Gamet : A, a A,
a
F 1 : AA ( normal ) =
25 %
Aa ( normal heterozigot ) =
25%
Aa ( normal heterozigot ) =
25%
aa ( albino ) = 25%
Rasio fenotip : 75 % normal : 25%
albino
2. Polidaktili
Polidaktili adalah kelainan
genetika yang ditandai
bayanyaknya jari tangan
atau kaki melebihi normal,
misal jari tangan ataua kaki
berjumlah enam buah.
Contoh : persilangan wanita normal dengan genotip
(pp) dan penderita polidaktili yg mempunyai genotip PP
tau Pp.
1. Seorang wanita normal (pp ) dengan pria polidaktili
(Pp).
P : pp >< Pp
{ normal } {
polidaktili }
Gamet : p
P, p
F1 : Pp = polidaktili (50 % )
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 186
pp = normal ( 50% )
P: pp >< PP
{ normal } {
polidaktili } : p
Gamet :
Pp = polidaktili {100
p
F1
%}
3. Fenilketonuria
Fenilketonuria adalah kelainan genetika karena tubuh
tidak mampu melakukan metabolisme fenilanin.
Akibatnya, fenilanin tertimbun didalam daram dan
dibuang bersama urin. Penderita fenilketonuria
mengalami keterbelakangan mental dan ber-IQ
rendah. Secara fisik penderita fenilketonuria bermata
biru, berambut putih, dan kulitnya mirip albino.
Contoh : persilangan suami istri normal heterozigot
dengan gen resesif (ph) dan Ph sifat normal
1. Pasangan suami istri normal heterozigot
P: Phph ( normal ) ><
Phph ( normal )
Gamet : Ph, ph
Ph, ph
F 1 : 1 PhPh = normal ( 25% )
2 Phph = normal (
50% )
187 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
1 phph =
fenilketonuria (
25% )
Rasio fenotip FI
normal :
fenilketonuria = 3 :
1
4. Thalessemia
Contoh : persilangan pria dan wanita penderita
thalessemia minor
P : Thth ><
Thth
Gamet : Th, th
Th, th
F1 : 1 Thth =
thalessemia mayor ( 25 %)
2 Thth =
thalessemia minor (25%)
1 thth = normal (
25% )
5. Katarak
Katarak merupakn kerusakan
pada kornea mata. Katarak
dapat mengakibatkan
kebutaan.
Contoh : pewarisan penyakit katarak
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 188
1) wanita normal menikah dengan pria penderita
katarak.
P : kk ><
KK
( normal ) (
katarak )
Gamet : k
K
F1 : Kk ( katarak )
2) pasangan penderita katarak heterozigot.
P: Kk ><
Kk
Gamet ; K,k K,k
F1 : 1 KK menderita katarak
( 75% )
2 Kk
1 kk = normal ( 25% )
4. Cacat dan penyakit menurun yang terpaut
kromosom seks.
Gen- gen yang terangkai pada
kromosom kelamin disebut juga
gen terangkai kelamin. Cacat Dentinogenesis
dan penyakit yang diakibatkan imperfecta
oleh gen terangkai kelamin oleh
gen resesif yaitu : buta warna,
hemofilia, anodontia, dan
hypertrichosis.
189 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
Sementara itu, cacat dan penyakit yang diakibatkan
oleh gen terangkai kelmin oleh gen dominan, yaitu gigi
coklat.
B. Penyakit menurun terpaut kromosom X.
1) Buta Warna ( colour blind )
Buta warna merupakan cacat bawaan pada manusia.
Penderita penyakit ini tidak dapat membedakan warna
tertentu. Buta warna ditentukan oleh gen resesif cb ( colour
blind ) yg bertaut seks pada kromosom X. Ada dua macam
penyakit buta warna, yaitu
Buta warna parsial, jika tidak dapat membedakan warna
tertentu saja, misalnya merah atau hijau.
Buta warna total, jika tidak dapat membedakan semua
warna. Bagi penderita buta warna total, alam hanya tampak
seperti hitam putih saja.
Genotif Orang normal dan Buta Warna
Normal Buta warna
Wanita : XX atau XXcb XcbXcb
Pria : XY XcbY
Contoh
a) Wanita normal >< pria buta warna
P : XCBXCB >< XcbY
Gamet : XCB Xcb,Y
F1 : XCBXcb = normal karier
(perempuan )
XCBY = normal ( laki laki )
b) Wanita buta warna >< pria normal
P: XcXc >< XCY
Gamet : Xc XC, Y
F1 : XCXc = normal karier ( perempuan )
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 190
XcY = buta warna (laki laki )
2) Hemofilia
Hemofilia adalah suatu kelainan yang mengakibatkan
darah lambat membeku. Pada orang normal,
pembekuan darah memerlukan waktu kurang lebih 5 – 7
menit. Sementara itu, pada penderita hemofilia darah
akan membeku dalam waktu 50 menit sampai 2 jam. Hal
ini mengakibatkan penderita akan meninggal karena
kehabisan darah. Hemofilia disebabkan oleh gen resesif
h yg terpaut pada kromosom –X. Gen H mengakibatkan
sifat normal pada darah dan gen h merupakan penyebab
hemofilia.
Hemofili adalah penyakit terpaut kromosom X
Kelainan pada jaringan darah, dimana darah sukar
membeku jika mengalami luka
• XHXH = ♀ normal
• XHXh = ♀ normal carrier
• XhXh = ♀ hemofilia / letal
• XHY = ♂ normal
• XhY = ♂ hemofilia
Wanita hemofilia tidak Seorang ayah
pernah dijumpai karena hemofilia tidak
bersifat letal. Semua mewariskan sifat
wanita normal dan hemofilianya
beberapa diantaranya kepada anak laki
membawa sifat hemofilia lakinya, tetapi
191 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
Contoh : persilangan wanita normal dengan pria
hemofilia.
a) wanita normal homozigot dengan pria
hemofilia.
P: XHXH ><
XhY
F1 : XHXh = normal karier ( 50%
)
XHY = normal ( 50% )
b) wanita normal heterozigot dgn pria normal.
P : XHXh ><
XHY
F1 : XHXH = normal
XHXh = normal karier
( 75 % )
XHY = normal
XhY = hemofilia =
( 25% )
c). Wanita normal heterozigotik ( karier ) dgn
pria hemofilia.
P: XHXh >< XhY
F1 : XHXh = normal karier ( 25% )
XhXh = hemofilia ( letal ) (
25% )
XHY = normal ( 25% )
XhY = hemofilia ( 25% )
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 192
Penugasan 1
1. Perhatikan gambar berikut ini dan berilah keterangan
untuk masing-masing peristiwa pada gambar tersebut
Gambar A Gambar B
Gambar D
Gambar C
Gambar E
2. Kelompokkan kelima gambar tersebut
yang mana yang menunjukkan cacat atau kelainan
terpaut autosom dan mana yang terpaut gonosom
193 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
Penugasan 2
Sidik jari berpola
Tujuan praktek
▪ Mengetahui pola sulur jari tangan
▪ Menguji perbandingan genetik pola sulur dari
populasi siswa dalam satu kelas
Timbulnya berbagai variasi di dalam suatu kelas
fenotip disebabkan karena pengaruh gen ganda (poligen
atau multiple gen), misalnya poligen pada manusia
antara lain perbedaan pigmentasi kulit, perbedaan tinggi
tubuh, sidik jari, bibir sumbing dan celah langit –langit.
Pola sidik jari selalu ada dalam setiap tangan dan
bersifat permanen mulai usia 3-4 bulan kehamilan dan
tidak dipengaruhi oleh lingkungan. Dalam artian, dari
bayi hingga dewasa pola itu tidak akan berubah
sebagaimana garis tangan. Setiap jari pun memiliki pola
sidik jari berbeda.
Ada empat pola dasar Dermatoglyphic tentang sidik jari
yang perlu diketahui, yakni Whorl atau Swirl, Arch, Loop,
dan Triradius. Selain itu hanyalah variasi dari kombinasi
keempat pola ini.
Setiap orang mungkin saja memiliki Whorl, Arch, atau
Loop di setiap ujung jari (sidik jari) yang berbeda,
mungkin sebuah Triradius pada gunung dari Luna dan di
bawah setiap jari, dan kebanyakan orang ada juga yang
mempunyai dua Whorl atau Loop di tangan lainnya. Pola-
pola dapat juga ditemukan pada ruas kedua dan ketiga
di setiap jari.
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 194
Alat Dan Bahan
❖ Bak stempel
❖ Kertas tulis
❖ Kaca pembesar
❖ Tinta stempel
Langkah Kerja:
✓ Tempatkan kesepuluh jari tangan pada bak stempel
yang sudah diberi tinta
✓ Cetakkan masing-masing jari tangan yang bertinta pada
kertas
✓ Amati sidik jari dengan menggunakan kaca pembesar
✓ Tentukan tipe pola sulurnya dan tulis hasil pengamatan
pada table
✓ Hitunglah frekuensi masing-masing pola dari setiap
anggota kelompok
Hasil pengamatan setiap siswa
Tangan Ibu telunjuk Jari Jari kelingking
jari tengah manis
195 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
Kanan
Kiri
Tabel perhitungan untuk setiap siswa dalam
kelompok
Nama Jumlah tiap pola Jumlah
No Siswa Arch Loop Whorl
Jumlah Total
Pertanyaan
1. Samakah pola sulur jari tangan anda yang kanan dan
yang kiri ?manakah pola yang terbanyak?
2. Pola manakah yang terbanyak di kelas anda?
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 196
3. Buat kesimpulan dari hasil percobaan yang anda
lakukan!
Rangkuman
Sifat pada diri manusia meliputi sifat fisik, fisiologi, dan
psikologi. Variasi sifat dikendalikan oleh gen-gen yang
bersifat dominan atau resesif. Selain faktor hereditas, faktor
lingkungan juga berpengaruh terhadap kemunculan suatu
karakter.
Contoh sifat-sifat fisik manusia yang bersifat dominan
dan resesif
1. Kelainan yang Disebabkan oleh Alel Dominan
Autosomal
Kelainan ini akan diderita oleh individu yang bergenotipe
homozigot dominan maupun heterozigot, sedangkan
individu yang bergenotipe homozigot resesif adalah
normal.
2. Kelainan yang Disebabkan oleh Alel Semidominan
Autosomal
Contohnya adalah sistinuria, yaitu kelainan berupa
tubuh terlalu banyak menyekresikan asam amino sistein
yang pada akhirnya menyebabkan batu ginjal. Individu
bergenotipe homozigot (CC) adalah penderita batu
ginjal. Individu bergenotipe heterozigot (Cc)
menyekresikan sistein tetapi tidak menimbulkan batu
ginjal. Individu bergenotipe resesif (cc) adalah normal.
3. Kelainan yang Disebabkan oleh Alel Resesif
Autosomal
Kelainan ini akan diderita oleh individu yang bergenotipe
homozigot resesif, sedangkan individu yang
bergenotipe homozigot dominan dan heterozigot adalah
normal.
197 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
a) Kelainan yang Tertaut pada Kromosom X
Buta warna
Kelainan berupa tidak dapat mengenali warna-warna
tertentu.
Hemofilia
Kelainan berupa darah sukar membeku jika terjadi luka.
b) Kelainan yang Tertaut pada Kromosom Y
Hanya diderita oleh laki-laki, contohnya hypertrichosis,
yaitu kelainan beruoa tumbuhnya rambut di bagian
tertentu dari daun telinga, wajah, atau anggota tubuh
lainnya
c) Kelainan yang Dipengaruhi oleh Hormon
Kelamin
Contoh: kebotakan yang dikendalikan oleh alel dominan
autosomal.
Genotipe homozigot dominan (BB) ➔ kebotakan pada
laki-laki dan perempuan.
Genotipe heterozigot (Bb) ➔ kebotakan pada laki-laki,
namun tidak pada perempuan, karena adanya pengaruh
hormon testosteron pada laki-laki.
Genotipe homozigot resesif (bb) ➔ normal.
Evaluasi
1. Seorang wanita normal yang bapaknya diketahui
butawarna menikah dengan seorang lelaki yang ibunya
adalah butawarna. Kemungkinan anak yang muncul
dalam perkawinan mereka adalah...
A. 100% laki-laki dan perempuan normal
B. 50% laki-laki dan perempuan butawarna
C. 50% wanita normal homozygote
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 198
D. 50% laki-laki normal
E. 100% laki-laki butawarna
2. Gamet yang terbentuk dari individu AaBb (A dan B
terdapat dalam kromosom yang sama) sewaktu meiosis
genotip aa bersifat letal. Keturunan yang diharapkan
hidup adalah …
A. 60% B. 25% C. 40% D.
75% E. 50%
3. Perhatikan peta silsilah hemofilia berikut ini!
Keteranga
n:
Berdasarkan peta silsilah diatas menunjukkan banyak
keturuanan yang mengalami hemofilia baik laki-laki
maupun wanita. Yang menjadi pembawa sifat hemofili
(carier) adalah ....
A. 1, 2 generasi ke II dan 3, 5 generasi ke III
B. 1, 4 , 6 generasi ke II dan 3, 5, 8 generasi ke III
199 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
C. 2, 3 , 6 generasi ke II dan 3, 5, 8 generasi ke III
D. 4 generasi ke II dan 5 , 8 generasi ke III
E. 4 generasi ke II dan 5 generasi ke III
4. Seorang wanita buta warna yang ayahnya penderita
hemofilia kawin dengan seorang pria berpenglihatan
normal dan penderita hemofilia. Kemungkinan yang
terjadi pada keturunan keluarga itu adalah …
A. 50% dari anak laki-laki bermata normal, tetapi
menderita hemofilia
B. 50% dari laki-laki tidak hemofilia dan tidak buta warna
C. Semua anak perempuan buta warna dan laki-laki
hemophilia
D. Semua anak laki-laki buta warna dan hemophilia
E. 25% carier buta warna dan sub letal hemophilia
5. Dibawah ini yang termasuk cacat menurun terpaut
autosom adalah...
A. Hemofilia C. Buta warna E. Anodontia
B. Albino D. Cacat mental
6. Perhatikan pernyataan berikut ini!
Pernyataan Benar Salah
Brachidactily merupakan
cacat dan penyakit menurun
yang disebabkan oleh gen
dominan
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 200
Thalasemia merupakan cacat
dan penyakit menurun yang
disebabkan oleh gen dominan
Albino merupakan cacat dan
penyakit menurun yang
disebabkan oleh gen resesif
7. Peta silsilah di bawah ini mengenai sifat buta warna
yang terpaut kromosom X, jika gen (C) untuk
penglihatan normal dan gen (c) untuk buta warna.
Orang nomor berapa sajakah yang memiliki gen buta
warna (c) ?
8. Perhatikan peta silsilah keluarga berikut !
201 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
Berdasarkan peta silsilah tersebut, kemungkinan genotip
ibunya adalah …
A. IBIB , XX C. IBIO , XX E. IBIO ,
XcbXcb
B. IBIB , XXcb D. . IBIO , XXcb
9. Perhatikan gambar berikut!
Berdasarkan diagram di atas, maka genotif dari bagian
yang bertanda A dan B masing-masing adalah…
A. XHXH dan XhY C XhXh dan XHY E. XHXh dan
XHY . B. XHXH dan XHY D. XHXh dan
XhY
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 202
10. Dalam suatu keluarga ditemukan anaknya albino,
sedangkan kedua orang tuanya normal. Dari data ini
kemungkinan genotip kedua orang tuanya adalah…
A. Ayah homozigot dominan, ibu heterozigot
B. Ayah homozigot resesif, ibu heterozigot
C. Ayah heterozigot, ibu homozigot dominan
D. Ayah heterozigot, ibu heterozigot
E. Ayah homozigot resesif, ibu homozigot dominan
Penilaian Diri
Berilah tanda centang (√) pada kolom “ya” atau ”tidak” yang
paling menggambarkan kemampuan dirimu. Lakukan
dengan jujur!
NO KEMAMPUAN DIRI YA TIDAK
1 Apakah kamu memahami tahapan
pembelahan sel mitosis?
2 Apakah kamu memahami tahapan
pembelahan sel meiosis?
3 Apakah kamu memahami proses
gametogenesis pada hewan?
4 Apakah kamu memahami proses
gametogenesis pada tumbuhan?
203 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
Umpan Balik dan Tindak Lanjut
Setelah kamu mengerjakan evaluasi dan mengisi
penilaian diri, selanjutnya cocokan jawabanmu pada soal
evaluasi dengan kunci jawabab. Untuk mengetahui tingkat
pemahaman atau ketuntasan pada pembelajaran ini
gunakan rumus berikut:
Skor jawaban benar yang
diperoleh
Rumus tingkat pemahaman =
X 100%
100
Kriteria Tingkat Pemahaman
90% - 100% = Amat Baik
80% - 89% = Baik
60% - 79% = Cukup
< 60% = Kurang
Batas minimal tingkat pemahaman adalah “Baik” dan kamu
dapat melanjutkan ke pembelajaran selanjutnya. Jika
tingkat pemahamanmu “cukup” atau “kurang” silahkan
mempelajari Kembali bagian yang belum dimengerti dalam
pembelajaran ini dan ulangi mengerjakan Latihan soal.
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 204
205 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
PEMBELAJARAN 7a
HEREDITAS PADA MANUSIA
➢ Kompetensi Dasar
Menganalisis pola-pola hereditas pada manusia
3.7.1 Menganalisis bagaimana penurunan sifat
hemofilia dari peta silsilah pada Ratu Victoria
4.7 Menyajikan data hasil studi kasus tentang pola
pola hereditas pada manusia dalam berbagai
aspek kehidupan
➢ Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi tentang “Hereditas pada
manusia”, siswa dapat:
1. Menganalisis kelainan atau penyakit yang
diturunkan melalui kromosom seks
2. Menganalisis penurunan sifat hemofilia dari peta
silsilah pada Ratu Victoria
➢ Materi
Terdapat beberapa penyakit yang diwariskan
oleh kedua orang tua kepada anaknya. Penyakit ini
disebut penyakit menurun. Umumnya, penyakit
menurun bersifat resesif yang hanya muncul pada
keadaan homozigot resesif, sedangkan yang bersifat
heterozigot adalah normal carier (pembawa sifat).
Kelainan/Penyakit ada yang diwariskan melalui
keromosom seks dan ada pula yang diwariskan
melaui kromosom autosom.
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 206
A. Kelainan Penyakit yang diturunkan melalui
kormosom seks (gonosom)
Kelainan/penyakit menurun yang diturunkan
melalui gonosom ada yang terpaut kromosom X
da nada juga yang terpaut pada kromosom X.
1. Hemofilia
Hemofilia adalah kelainan darah yang
diakibatkan karena kurangnya produksi dari
salah satu factor pembeku darah. Atau terjadi
gangguan dalam proses pembekuan darah.
Ketika terjadi pendarahan, darah yang normal
akan membeku dalam waktu 5 menit,
sedangkan darah penderita hemofilia
memerlukan waktu antar 16-20 menit untuk
membeku. Oleh sebab itu orang yang
menderita penyakit hemofilia jika terkena luka
maka pendarahan yang terjadi tidak dapat
terhenti. Pembekuan darah adalah cara
alami tubuh untuk mencegah kehilangan
darah secara berlebihan.
Pada umumnya trombosit akan menuju
ke daerah yang terkena luka dan berkumpul
hingga membentuk suatu sumbatan. Proses
tersebut disebut dengan koagulasi. Ketika
gumpalan darah telah terbentuk dan
pendarahan terhenti, maka gumpalan darah
akan diserap kembali oleh tubuh dan
menimbulkan jaringan luka. Sementara itu
seseorang yang menderita hemofilia, darah
yang menggumpal tidak diserap kembali ke
seluruh tubuh melainkan ikut ke dalam aliran
darah dan menempel pada dinidng pembuluh
207 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
darah yang ditemukan didaerah paru-paru,
otak dan daerah lainnya.
Berdasarkan tingkat keparahannya,
hemofilia dapat dibagi menjadi tiga yaitu
ringan, sedang, dan berat. Hemofilia
tingkat ringan, apabila memiliki jumlah faktor
pembekuan sekitar 5% - 50%. Penderita
hemofilia tingkat ringan biasanya tidak
menyadari kondisinya, dan akan diketahui
jika penderita mengalami luka. Adapun
hemofilia tingkat sedang apabila memiliki
jumlah faktor pembekuan sekitar 1% - 5%.
Penderita hemofilia tingkat sedang akan
mudah memar dan rentan mengalami
pendarahan sendi. Sedangkan hemofilia
tingkat berat adalah apabila memiliki jumlah
faktor pembekuan sekitar kurang dari 1%.
Penderita hemofilia tingkat berat biasanya
ditandai dengan mudah sekali mengalami
pendarahan tanpa sebab yang jelas.
Pendarahan pada hemofilia dapat diobati
dengan cara memberikan atau menyuntikkan
obat faktor pembeku darah secara langsung
ke dalam vena. Penanganan medis dengan
menyuntikan faktor pembeku darah hanyalah
salah satu cara agar penderita memiliki tubuh
yang sehat kembali. Olahraga dan menjaga
kebugaran tubuh, serta menggunakan
pelindung yang tepat saat berolahraga dan
mempertahankan berat badan yang
seimbang, agar tidak menambah beban pada
persendian di bagian bawah tubuh
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 208
merupakan cara untuk mencegah penyakit
hemofilia.
Gen pembeku darah terdapat pada
kromosom X nonhomolog dan bersifat
dominan. Simbol H (mampu memproduksi
pembeku darah), sementara gen resesifnya
dengan simbol h (tidak mampu memproduksi
faktor pembeku darah). Penderita hemofilia
lebih sering didapati pada pria. Kondisi ini
dikarenakan hemofilia diwariskan melalui
mutasi genetik pada kromosom X dari ibu..
Sementara wanita hanya menjadi pembawa
gen hemofilia.
Adapun genotipe pria yang memiliki
penyakit hemofilia adalah XhY. Sedangkan
pada pria normal, genotipenya adalah XHY.
Sementara seorang wanita yang memiliki
penyakit hemofilia memiliki genotipe XhXh.
Wanita yang tidak memiliki penyakit hemofilia
memiliki genotipe XHXH atau XHXh. Wanita
dengan genotipe XHXH tidak mewarisi sifat
hemofilia dan tidak akan mewarisi sifat
tersebut kepada keturunannya. Sedangkan
perempuan dengan genotipe XHXh tidak
memiliki penyakit hemofilia namun bisa
menurunkan sifat hemofilia kepada
keturunannya (carier/pembawa sifat).
Orangtua yang tidak mempunyai penyakit
hemofilia memiliki kemungkinan mempunyai
anak dengan penyakit hemofilia. Kondisi ini
akan terjadi jika ibunya adalah normal carrier
atau pembawa sifat. Bagaimanakah sifat
209 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
hemofilia bisa menurun kepada anak-
anaknya? Simak contoh persilangan sifat
hemofilia berikut ini!
Contoh Soal
Perhatikan peta silsilah hemofilia di bawah ini!
Berapakah kemungkinan anaknya yang lahir
bergenotipe normal?
A. 12,5%
B. 25%
C. 30%
D. 50%
E. 75%
Jawab:
Pria normal menikah dengan wanita carier
P : XY x XHXh
G: XHXH, XHXh, XHY, XhY
XHX H = wanita normal
XY = pria normal
XHXh = wanita normal carier
XhY = pria hemofilia
prosentase anaknya yang bergenotip
mormal = 50%
Jadi jawaban yang tepat adalah D
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 210
➢ Penugasan 1
Perhatikan peta silsilah berikut ini!
Dari peta silsilah di atas,
tentukan…
1. Genotip no 1, 2,
2. Fenotip no 3, 4, 5 dan 6
3. Genotip no 4
4. Adakah pria carier?
5. Berapakah prosentasi wanita carier pada
anak keturunannya
Jawab:
211 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
2. Penurunan sifat hemofilia pada Ratu Victoria
Perhatikan peta silsilah penurunan sifat hemofilia
pada keturanan Ratu Victoria berikut ini!
Berdasarkan peta silsilah di atas, tampak bahwa
Ratu Victoria sebagai pembawa sifat hemofilia
menurunkan gen tersebut kepada ketiga anaknya.
Satu orang sebagai penderita dan dua orang lainnya
sebagai pembawa sifat. Pada dua generasi
berikutnya, juga ditemukan keturunan yang
menderita hemofilia dan pembawa sifat. Sehingga
dari kasus tersebut hemofilia seringkali disebut
dengan “The Royal Diseases” atau penyakit
kerajaan. Ini di sebabkan karena Ratu Inggris, yaitu
Ratu Victoria (1837-1901) adalah seorang pembawa
sifat/carrier penyakit hemofilia.
Penyebab Ratu Victoria dapat menjadi seorang
pembawa penyakit genetik hemofilia adalah bahwa
beberapa keluarga kerajaan besar di Eropa akrab
dengan praktik perkawinan sedarah atau inses.
Padahal praktik pernikahan antar saudara di
kalangan keluarga dapat menimbulkan efek buruk
untuk keturunannya. Sebenarnya Ratu Victoria
bukan pelaku inses, tetapi perilaku keluarganya yang
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 212
membuat ia menjadi carier atau pembawa sifat
penyakit hemofilia.
Hal ini terbukti dari kasus yang terjadi pada anak
kedelapannya, yaitu Leopod yang menderita
hemofilia dan dua anak perempuannya yaitu Putri
Alice, dan Putri Beatrice sebagai carier. Pada tahun
1868 surat kabar British Medical Journal pernah
memberitakan bahwa
Leopold meninggal dunia akibat pendarahan otak.
Saat itu Leopold berusia 31 tahun. Sedangkan anak
laki-laki dari Alice, Viscount Trematon, juga
meninggal akibat perdarahan otak pada tahun 1928.
Tidak ada anggota keluarga Victoria yang masih
hidup dari dinasti yang berkuasa sekarang atau di
masa lalu di Eropa yang diketahui memiliki gejala
hemofilia atau diyakini membawa gen
tersebut. Keturunan terakhir Victoria yang diketahui
menderita penyakit hemofilia adalah
Infante Don Gonzalo, yang terlahir pada tahun 1914.
Namun, karena gen hemofilia biasanya tetap
tersembunyi maka kemungkinan kecil bahwa
penyakit tersebut dapat muncul kembali, terutama di
antara keturunan Spanyol yaitu dari keturunan Putri
Beatrice. Seperti yang sudah diketahui bahwa
Victoria telah meninggalkan banyak keturunan di
keluarga kerajaan dan bangsawan.
Dari peristiwa yang terjadi pada keturunan Ratu
Victoria, kita bisa mengambil pelajaran yang sangat
berharga, yaitu untuk mengatasi masalah penyakit
menurun, dapat diusahakan dengan tiga cara yaitu
Eugenetika, Eutenika, dan Eufenika. Eugenetika
adalah usaha perbaikan generasi dengan
213 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
menggunakan hukum hereditas. Hal ini bertujuan
untuk memperoleh keturunan yang lebih baik dan
terhindar dari berbagai penyakit genetic. Eutenika,
yaitu dengan cara meningkatkan mutu lingkungan,
misalnya dengan makanan bergizi, pendidikan yang
layak, dan faktor pendukung kehidupan yang baik.
Sedangkan Eufenika yaitu dengan menyembuhkan
penyakit terkait genetik.
Adapun hal-hal yang perlu dilakukan untuk
memperoleh keturunan yang baik dan terhindar dari
penyakit genetik antara lain adalah sebagai berikut:
menghindari perkawinan dengan saudara dekat,
memahami karakter-karakter tertentu melalui peta
silsilah keluarga, menghindari pernikahan dengan
penderita gangguan mental, melakukan
pemeriksaan kesehatan sebelum menikah, tidak
merencanakan memiliki banyak anak bagi pasangan
suami istri yang memiliki kualitas genetik kurang baik.
➢ Penugasan 2
Menganalisis Pedigree Kelainan atau Penyakit
Menurun pada Manusia
Tujuan Anda diharapkan mampu:
- Menjelaskan genotip dan fenotip kelainan dan
penyakit menurun pada
- manusia
- Menganalisis pedigree yang menunjukkan
adanya pewarisan kelainan atau penyakit genetik
Media:
- Alat tulis
- Kertas/kertas karton
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 214
- Buku/sumber belajar lain yang mendukung
Langkah Penugasan
Cermatilah pedigree penyakit menurun hemofilia
pada keluarga kerajaan Inggris (gambar 7.2)
kemudian jawablah pertanyaan!
1. Adakah pria karier dan wanita hemofilia pada
silsilah tersebut?
2. Tuliskan genotip Ratu Victoria dan Pangeran
Albert!
3. Sebutkan wanita-wanita pembawa gen (karier)
hemofilia pada silsilah tersebut!
4. Perhatikan generasi ke dua dan ke tiga dari peta
silsilah keluarga Ratu Victoria di atas!
5. Bagaimanakah genotip putra putrinya?
➢ Rangkuman materi
1. Hemofilia merupakan contoh penyakit yang
terpaut pada kromosom X.
2. Hemofilia adalah kelainan darah yang
diakibatkan kurangnya produksi dari salah satu
faktor pembeku darah dalam tubuhnya.
3. Penderita penyakit hemofilia lebih banyak
dialami kaum pria dibandingkan dengan wanita
karena pengaruh gen h pada wanita ditutupi oleh
pasangannya yaitu H (XHXh), sedangkan pada
pria tidak (XhY).
4. Untuk mengatasi masalah penyakit menurun,
dapat diusahakan dengan tiga cara yaitu
eugenetika, eutenika dan eufenika.
5. Menghindari perkawinan dengan saudara dekat,
memahami peta silsilah keluarga, menghindari
215 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
pernikahan dengan penderita gangguan mental,
melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum
menikah dan tidak merencanakan memiliki
banyak anak bagi pasangan suami istri yang
memiliki kualitas genetik kurang baik.
Video Persilangan Hemofilia:
https://www.youtube.com/watch?v=n6lMHL8GXdU
➢ Latihan Soal
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan memberi
tanda silang (X) pada hurup A, B, C, D atau E!
1. Berikut ini yang bukan ciri penyakit menurun
(cacat yang diwariskan) adalah…
A. umumnya dikendalikan oleh gen resesif
B. tidak dapat menular
C. tidak dapat disembuhkan
D. dapat dihindarkan
E. terpaut kromosom kelamin
2. Tubuh manusia normal mempunyai sistem
pertahanan yang baik sehingga memungkinkan
untuk mengatasi masalah infeksi atau luka pada
tubuh. Pada kondisi normal, seorang yang
mengalami luka akan pulih dengan sendirinya
dalam waktu tertentu. Beberapa orang tidak
memiliki mekanisme pembekuan darah yang baik
sehingga luka tidak dapat tertutup secara baik.
Mekanisme pembekuan darah tersebut tidak
dimiliki oleh semua orang.. Penyakit ini disebut…
A. hemofilia
B. buta warna
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 216
C. anadontia
D. dede
E. brachidactili
3. Hemofilia adalah kelainan genetic yang
disebabkan oleh gen resesif yang terkait
kromosom X. seorang pria hemofilia dapat lahir
dari perkawinan…
1. Ayah normal, ibu normal heterozygot
2. Ayah normal, ibu hemofilia
3. Ayah norma, ibu normal carier
4. Ayah hemophilia, ibu normal homozygote
5. Dari pernyataan di atas manakah yang
benar?
A. 1
B. 1,2 dan 3
C. 1 dan 3
D. 2 dan 4
E. 1,2,3 dan 4
4. Seorang pria normal menikahi wanita normal
yang ayahnya hemofilia. Kemungkinan anak pria
mereka yang hemofilia adalah…
A. 0%
B. 12,5%
C. 25%
D. 50%
E. 75%
5. Hemofilia disebabkan oleh gen terpaut seks X
resesif. Jika seorang wanita normal (ayahnya
hemophilia) menikah dengan pria normal,
bagaimanakah kemungkinan fenotip anak-
anaknya…
217 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
A. Semua anaknya carier hemofilia
B. 50% anak prianya carier hemofilia
C. 50% anak prianya hemofilia
D. 75% anaknya normal, 25% anak prianya
hemofilia
E. 100% anaknya hemophilia
6. Seorang wanita normal bersuami pria hemofilia.
Anak perempuannya menikah dengan laki-laki
normal. Kemungkinan cucu yang lahir adalah:
A. 25% hemofilia; 75% normal
B. 50% hemofilia; 50% normal
C. 50% hemofilia; 25% normal; 25% carier
D. 75% hemofilia; 25% normal
E. 25% hemofilia; 50% normal; 25% carier
7. Hemophilia adalah kelainan genetic yang
disebabkan oleh gen resesif yang terpaut
kromosom X. Seorang laki-laki hemophilia tidak
dapat lahir dari perkawinan antar orang tua yang
memiliki genotip…
A. XY dan XHXH
B. XhY dan XHXh
C. XY dan XHXh
D. XHY dan XHXh
E. XY dan XHXh
8. Ratu Victoria diduga pembawa sifat gen
penyebab hemofilia pada keluarga kerajaan
Inggris. Genotip Ratu Victoria dan Pangeran
Albert adalah…
A. XX dan XY
B. XHXH dan XhY
C. XHXh dan XhY
D. XHXh dan XY
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 218
E. XX dan XhY
9. Dengan memperhatikan silsilah penurunan
hemofilia padkeluarga Ratu Victoria! Sebutkan
wanita-wanita pembawa sifat hemofilia pada
silsilah tersebut!
A. Helena
B. Alice de Hesse dan Beatrice
C. Victoria dan Alexandra
D. Victoria dan Victoria Eugenie
E. Beatrice
10. Untuk menghindari penyakit menurun seseorang
yang akan menikah dapat menggunakan prinsip
eugenetika. Yaitu cara yang dapat ditempuh
dengan melalui…
A. tidak menikah dengan saudara atau kerabat
dekat
B. meningkatkan pendidikan diri sendiri dan
calon pasangan
C. meningkatkan gaya hidup diri sendiri dan
calon pasangan
D. menikah dengan jodoh yang sudah
ditentukan orang tua
E. meningkatkan pergaulan agar dapat bebas
memilih pasangan
➢ Penilaian diri
Berilah tanda ✓ pada kolom “ya” jika mampu
memahami dan pada kolom “tidak” jika belum mampu
memahami kemampuan berikut!
219 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
NO KEMAMPUAN DIRI YA TIDAK
1. Apakah Ananda memahami hereditas pada manusia?
2. Apakah Ananda memahami kelainan terpaut
kromosom X?
3. Apakah Ananda memahami tentang hemofilia?
4. Apakah Ananda memahami persilangan pada
hemofilia?
5. Apakah Ananda dapat menganalisis peta silsilah
keturunan Ratu Viictoria?
Tabel 1. Penilaian Diri 1
➢ Umpan balik dan tindak lanjut
Supaya Ananda dapat mengetahui tingkat
penguasaan terhadap materi, cocokkan hasil kerja
Ananda dengan kunci jawaban yang ada di bagian akhir
modul ini. Hitunglah jawaban benar Ananda kemudian
gunakan rumus berikut :
Rumus tingkat pemahaman = Skor yang diperoleh X 100%
Jumlah skor maksimum
Kriteria Tingkat Pemahaman
90% - 100% = Amat baik
80% - 89% = Baik
60% - 79% = Cukup
< 60% = Kurang
Apabila kriteria tingkat pemahaman Ananda cukup
atau kurang, maka Ananda harus mengulang.
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 220
PEMBELAJARAN 7b
HEREDITAS PADA MANUSIA
➢ Kompetensi Dasar
Menganalisis pola-pola hereditas pada manusia
3.7.2 Menjelaskan mekanisme pewarisan penyakit
menurun dan golongan darah, pola
pewarisan jenis kelamin pada manusia, cacat
dan penyakit yang menurun yang terpaut
kromosom autosom
4.7 Menyajikan data hasil studi kasus tentang pola-
pola hereditas pada manusia dalam berbagai
aspek kehidupan
➢ Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi tentang “Hereditas pada
manusia”, siswa dapat :
1. Menentukan mekanisme pewarisan penyakit
menurun
2. Menentukan mekanisme penggolongan darah,
3. Menentukan pola pewarisan jenis kelamin pada
manusia,
4. Menghubungkan penyakit menurun yang
terpaut kromosom seks
5. Menghubungkan penyakit menurun yang
terpaut kromosom autosom
6. Mengkomunikasikan data hasil studi kasus
tentang pola-pola hereditas pada manusia
dalam berbagai aspek kehidupan
221 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
➢ Materi
Pada pembahasan materi yang telah lalu,
ananda sudah mempelajari kelainan/penyakit yang
dapat diwariskan melalui kromosom kelamin.
Kelainan/penyakit menurun tidak menular, tidak
dapat disembuhkan, dapat dicegah dan pada
umumnya dikendalikan oleh gen resesif. Berikut ini
kelainan/penyakit yang diturunkan melalui kromosom
X.
A. Kelainan Penyakit yang diturunkan melalui
kormosom X
1. Buta warna
Buta warna adalah ketidakmampuan
seseorang untuk membedakan warna baik
parsial (sebagian) maupun buta warna total.
Penderita buta warna parsial tidak bisa
membedakan warna merah dan warna hijau,
sedangkan buta warna total tidak bisa
membedakan semua warna, dalam
penglihatannya hanya warna hitam dan putih
saja.
Penyakit buta warna dikendalikan oleh gen
resesif yang terpaut seks (terpaut pada
kromosom X). Kemungkinan tipe genotipe
orang normal dan buta warna sebagai berikut:
XX, XcbX = wanita normal
XcbXcb = wanita buta warna
XY = pria normal
XcbY = pria buta warna
Contoh:
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 222
Jika pria normal menikah dengan wanita
pembawa buta warna, maka
kemungkinan anaknya adalah….
P : Pria normal x wanita pembawa buta
warna (carier)
(XY) x (XcbX)
G: X Xcb
YX
F1 : XcbX = wanita normal (carier)
XX = wanita normal
XcbY = pria buta warna
XY = pria normal
Jadi rasio fenotip : 25% wanita normal, 25%
pria normal, 25% wanita normal carier, 25%
pria buta warna
2. Anodontia
Anodontia adalah suatu keadaan dimana
gigi tidak terbentuk sama sekali (ompong)
yang disebabkan oleh alel resesif dan terpaut
pada kromosom X. Kondisi ini sering
dikaitkan dengan sindrom pada saraf, yaitu
ektodermal displasia dan kelaian pada kulit.
Gangguan/kelainan penyakit ini dapat
menyebabkan terjadinya komplikasi berupa
kesulitan dalam aktivitas yang melibatkan
fungsi gigi. Misalnya seperti makan
(mengunyah), bicara, dan juga gangguan
estetitika.
Contoh:
223 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
Wanita bergigi coklat heterozigot menikah
dengan pria normal, kemungkinan anak-
anaknya adalah…
P : wanita gigi coklat x laki-laki gigi normal
(XBXb) x (XbY)
G : XB Xb
Xb Y
F1 : XBXb (Perempuan gigi coklat)
XbXb (Perempuan gigi normal)
XBY (Laki-laki gigi coklat)
XbY (Laki-laki gigi normal)
Maka rasio fenotipnya adalah : Gigi
coklat : Gigi normal 50% : 50%
B. Kelainan/penyakit menurun yang diturunkan
melalui kromosom Y.
Selain terpaut pada kromosom X, gen yang
terpaut pada kromosom Y juga dapat
menyebabkan kelainan genetik. Gen-gen yang
terpaut pada kromosom Y disebut holandric
sehingga hanya laki-laki saja yang dapat
menderita kelainan ini. Contohnya adalah
hypertrichosis. Hypertrichosis merupakan
kelainan berupa adanya pertumbuhan rambut
pada tepi daun telinga, wajah, atau anggota
tubuh lainnya. Tumbuhnya rambut dimulai dari
sejak lahir atau selama masa pertumbuhan. Hal
ini disebabkan karena adanya gen h yang bersifat
resesif, terpaut pada kromosom Y. Pria
hypertrichosis memiliki genotip XYHt sedangkan
pria normal memiliki genotip XY. Jika penderita
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 224
(XX) hypertrichosis menikah maka sudah pasti akan
memiliki keturunan anak pria hypertrichosis.
Misal Seorang wanita normal menikah dengan
pria hypertrichosis, maka kemungkinan
keturunannya memiliki genotif
P : perempuan normal x pria hypertrichosis
x (XYHt)
G : X X, YHt
F1 : XX = wanita normal (50%)
XYHt = pria hypertrichosis(50%)
C. Golongan Darah
Penggolongan darah pada manusia
dibedakan pada terdapat tidaknya aglutinogen
(antigen) di dalam sel darah merah. Oleh karena
itu paenggolongan darah pada manusia dibagi ke
dalam beberapa sistem penggolongan darah,
yaitu
a) Sistem A, B, O.
Sistem penggolongan darah A, B dan O
pada manusia dibedakan atas 4 macam,
yaitu: Jika Golongan darah A; maka dalam sel
darah merahnya terdapat antigen A. Adanya
antigen tersebut dikendalikan oleh gen IA, Jika
Golongan darah B; maka dalam sel darah
merahnya terdapat antigen B. Adanya
antigen tersebut dikendalikan oleh gen IB,
Jika Golongan darah A dan B; maka dalam
sel darah merahnya terdapat antigen A dan
B, masing-masing kemunculannya
dikendalikan oleh gen IA dan IB. Dan jika
225 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
golongan darah O , maka dalam sel darah
merahnya tidak terdapat antigen A atau B.
b) Sistem M N
Penggolongan darah sistem M, MN, dan
N, disebabkan oleh adanya antigen M, MN,
atau N. Antigen M ditentukan oleh gen IM,
antigen MN ditentukan oleh Im dan In,
sedangkan antigen N, ditentukan oleh gen IN.
Sistem Rhesus (Rh)
c) Sistem Rhesus
Berdasarkan ada atau tidaknya antigen
rhesus, darah manusia dapat dibedakan
menjadi dua golongan, yaitu golongan Rh+
(apabila dalam sel darah merahnya
ditemukan antigen rhesus) dan golongan Rh-
(apabila dalam sel darah merahnya tidak
ditemukan antigen rhesus). Adanya antigen
Rh di dalam darah dikendalikan oleh gen IRh,
yang dominan terhadap Irh.
Perlu Ananda ketahui jika individu Rh+
menerima darah dari individu Rh+ maka tidak
akan terjadi penggumpalan dalam darahnya,
sebab tidak ada reaksi antibodi terhadap
antigen Rh dalam tubuh resipien. Demikian
juga individu Rh+ yang menerima darah dari
individu Rh– tidak akan mengalami reaksi
penggumpalan, karena resipien tidak
mempunyai antibodi. Namun jika individu Rh–
menerima darah dari individu Rh+, pada
awalnya tidak terjadi penggumpalan dalam
darahnya, tetapi ketika menerima darah
kembali untuk kedua kalinya maka akan
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 226
terjadi penggumpalan, sebab antibodi
sebelumnya yang sudah terbentuk akan
menyerang pada antigen baru. Contoh, ibu
Rh– menikah dengan suami Rh+, bayi
pertama Rh+ lahir dengan selamat. Apabila
ibu melahirkan untuk kedua kalinya dengan
bayi Rh+, Akan mengakibatkan bayi tersebut
mengalami penyakit anemia berat yang
disebut dengan Erythroblastosis fetalis .
➢ Penugasan 1
Perhatikan peta silsilah berikut ini!
Apabila individu no 1 adalah normal
homozygote, maka tentukanlah:
1. Genotip individu 2!
2. Genotip individu 3!
3. Genotip individu 4!
4. Genotip anak dari perkawinan no 3 dan 4!
227 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
5. Ratio anak dari perkawinan no 3 dan 4!
D. Penentuan Jenis Kelamin
Penentuan Jenis Kelamin (determinasi seks)
pada manusia ditentukan oleh pasangan
kromosom yang berjumlah 46 buah atau 23
pasang kromosom. Adapun pasangan kromosom
ke-22 disebut dengan kromosom
autosom/kromosom tubuh. Sedangkan
pasangan kromosom ke-23 disebut kromosom
kelamin, dimana kromosom “X“ untuk jenis
kelamin wanita dan kromosom “Y“ untuk jenis
kelamin pria.
Berikut ini merupakan penentuan jenis
kelamin pada manusia saat proses fertilisasi oleh
sperma. Proses pembelahan meiosis pada
wanita, dari setiap ovumnya hanya menghasilkan
satu macam sel gamet/kromosom, yaitu
koromosom X. Sementara pada pria
menghasilkan satu sel sperma yang
mengandung satu buah kromosom, yaitu
kromosom X atau kromosom Y. Jika ovum
dibuahi oleh sperma yang mengandung
kromosom X, maka zigot akan mengandung dua
buah kromosom X, sehingga keturunan yang
dihasilkan akan berjenis kelamin wanita.
Sedangkan jika ovum dibuahi oleh sperma yang
mengandung kromosom Y, maka zigot akan
mengandung satu buah kromosom X dan satu
buah kromosom Y. Sehingga keturunan yang
dihasilkan akan berjenis kelamin pria. Dengan
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 228
demikian dapat ditentukan simbol jenis kelamin
pada manusia adalah sebagai berikut :
XX untuk jenis kelamin wanita
XY untuk jenis kelamin pria
E. Kelainan Penyakit yang diturunkan melalui
kormosom Autosom
1. Albino
Albino merupakan kelainan yang
disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh
seseorang dalam membentuk pigmen melanin
(warna kulit). Sehingga menyebabkan penderita
albino tampak seperti bule. Orang yang
menderita penyakit ini mudah terkena kanker kulit
sebab tidak tahan terhadap sinar matahari.
Albino dikendalikan oleh gen autosom yang
bersifat resesif dengan simbol a sebagai gen
penyebab albino dan A sebagai gen normal.
Contoh:
Wanita normal heterozigot menikah dengan pria
normal heterozigot maka
kemungkinannya anak yang lahir albino adalah…
Jawab:
P (Parental) : wanita normal heterozigot x pria
normal heterozigot
(Aa) x (Aa)
G (Gamet) : A, a, A, a
F1 (Filial 1) : AA : normal homozigot (25%) , Aa :
normal heterozigot (50%) dan aa : albino (25%).
Sehingga dari perkawinan antara wanita normal
heterozigot x pria normal heterozigot
menghasilkan 25% albino.
229 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
2. Gangguan Mental
Pernahkah Ananda melihat orang dengan
gangguan mental? Apakah yang
menyebabkan orang tersebut mengalami
gangguan mental? Gangguan mental atau
orang gila disebabkan karena tubuh tidak
dapat mengubah enzim fenilalanin menjadi
tiroksin, yang akibatnya terjadi penimbunan
fenilalanin di dalam tubuh yang seharusnya
dibuang melalui urin. Fenilalanin yang
mempunyai senyawa tinggi yaitu fenil piruvat
yang dapat merusak sistem saraf.
Terdapat beberapa faktor yang
menyebabkan gangguan mental ini di
antaranya adalah fenilketonuria (fku). Individu
yang menderita gangguan ini bergenotipe
homozigot resesif. Penyebab seseorang
menderita gangguan mental adalah karena
pengaruh pasangan alel gen resesif
homozigot yang diwariskan dari kedua kedua
orang tuanya yang bergenotipe heterozigot.
Contoh: P : Aa x Aa
Ibu carier x Bapak carier
G : A, A, a, a,
F1 : AA : Aa : Aa : aa
Normal : Carier : Carier : Gangguan mental
Perbandingan normal : Carier : gangguan
mental = 1 : 2 : 1
Dari hasil perkawinan tersebut tampak
kemungkinan yang bergenotipe homozigot
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 230
homozigot resesif (aa) yang menderita cacat
mental.
F. Peta Silsilah Keluarga (Pedigree)
Pedigree adalah catatan asal usul mengenai
suatu sifat. Biasanya berupa bagan atau
menyerupai pohon struktur yang menggambarkan
hubungan keluarga dengan symbol-simbol yang
menyatakan orang dan garis keturunan dari nenek
moyang sampai anak cucu selama beberapa
generasi secara berturut-turut..
Mengapa untuk mengetahui karakter suatu
penyakit harus menggunakan peta silsilah
keluarga? Hal ini dimaksudkan agar pewarisan sifat
keturunan yang terdapat dalam suatu keluarga
dapat dirunut dan dipelajari oleh beberapa
generasi. Perhatikan gambar contoh peta silsilah
berikut ini!
Gambar 7.1 peta silsilah (pedigree)
231 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
➢ Penugasan 2.
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Di dalam sel tubuh dan sel kelamin terdapat
autosom dan kromosom seks. Tuliskan jumlah
kromosom masing-masing pada manusia!
2. Jika seseorang wanita albino menikah dengan
orang normal homozigot, tentukan:
A. Genotip kedua orang tua
B. Genotip keturunanya
3. Tuliskan peta silsilah keluargamu!
Video Persilangan Peta Silsilah:
https://www.youtube.com/watch?v=TbbY84FedP8
➢ Rangkuman materi
1. Cacat dan penyakit dapat diwariskan melalui
gen, yang diturunkan lewat kromosom kelamin
dan kromosom tubuh.
2. Cacat yang diturunkan lewat kromosom kelamin
misalnya hemofilia, buta warna dan anadontia.
Sedangkan cacat yang diturunkan lewat
kromosom tubuh yang sifatnya resesif misalnya
albino, botak, fenilketonuria.
3. Anodontia adalah suatu keadaan yang sering
dikaitkan dengan sindrom pada saraf yaitu
ektodermal displasia dan kelaian pada kulit.
Yang menyebabkan penderita mengalami
ompong, disebabkan tidak tumbuhnya benih
gigi.
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 232
4. Pedigree adalah catatan asal usul mengenai
suatu sifat..
5. Manfaat peta silsilah menggunakan pohon
keluarga adalah dapat membantu dalam
menentukan sifat yang dibawa oleh kromosom
sex atau kromosom autosom, dapat
memberikan gambaran mengenai penyakit atau
sifat yang diwariskan apakah merupakan gen
dominan atau resesif dan dapat menentukan
apakah individu tersebut dengan sifat yang
heterozigot atau homozigot.
➢ Latihan Soal
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan memberi
tanda silang (X) pada hurup A, B, C, D atau E!
1. Seorang ayah buta warna menurunkan gen buta
warna tersebut kepada…
A. 50% dari cucu laki-lakinya
B. 50% dari anak laki-lakinya
C. 100 % dari anak laki-lakinya
D. 100% dari anak perempuannya
E. 100% dari cucu perempuannya
2. Perhatikan peta silsilah berikut ini!
Berdasarkan bagan tersebut di atas, genotip
individu no 1 dan 2 adalah…
233 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII
A. XX DAN XcbY
B. XX DAN XY
C. XXcb DAN XcbY
D. XXcb DAN XY
E. XCcbXcb DAN XcbY
3. Berikut ini diagram pewarisan gen buta warna
pada manusia:
P : XcbX X XcbY
F1 : XcbX, XY, XcbXcb, XY
Kasus yang sama dengan pola pewarisan
gen di atas adalah …
A. albino, dari gen resesif ayah dan ibunya
B. thalassemia, dari gen dominan ayah dan
ibunya
C. bisu tuli, dari interaksi antara gen ayah dan
ibunya
D. hipertrichosis, dari gen yang terpaut pada
kromosom Y
E. hemofili, dari gen yang terpaut pada
kromosom X
4. Jika terdapat 10.000 degan rasio laki laki dan
perempuan sama.Terdapat 8% penduduk pria
mendarita buta warna berapa jumlah penduduk
wanita normal tetapi membawa sifat buta warna?
A. 736
B. 1472
C. 0,1472
D. 0,0736
E. 0,92
5. Kromosom sel somatik wanita normal, terdiri atas
...
A. 44 autosom dan satu kromosom X
MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII 234
B. 22 pasang autosom dan satu kromosom X
C. 23 pasang autosom dan sepasang kromosom
X
D. 44 autosom dan sepasang kromosom X
E. 22 autosom dan sepasang kromosom X
6. Perhatikan peta silsilah pewarisan golongan
darah berikut!
Individu x memiliki golongan darah…
A. Heterozigot
B. Homozigot
C. A
D. AB
E. O
7. Dibawah ini adalah kelainan/penyakit menurun
pada manusia:
1) Imbisil
2) buta warna
3) albino
4) hemofilia
5) thallasemia
Penyakit menurun yang terdapat pada autosom
adalah…
A. 1, 2, 3
B. 1, 3, 5
C. 2, 3, 4
D. 2, 4, 5
E. 2, 3, 5
235 MODUL BIOLOGI SMA KELAS XII