ENSIKLOPEDIA
SASTRA INDONESIA MODERN
PUSAT BAHASA
IfEMENTEmAJN PEJNDIBIKAN N-ASIONAL
00044265
(
^1
ENSIKLOPEDIA
SASTRA INDONESIA MODERN
PERPUSTAKAAN
BADAN BAHASA
KEMENTER!AN PEND1D!KAN NASIONAL
hadiah
PUSAT BAHASA
KEMENTERIAN PENDlDiKAN NASIONAL
PUSAT BAHASA
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
BADAM BA1-: Penyunting Utama
Dendy Sugono
No.Induk
Tgl. Penyunting Penyelia
e Tid. Abdul Rozak Zaidan
Penyunting
Edwar Djamaris,Anita K.Rustapa,
Siti Zahra Yundiafi,S. Amran Tasai,
Suyono Suyatno
Penyusun Awal
Edwar Djamaris, Anita K.Rustapa, Abdul Rozak Zaidan,Siti Zahra Yundiafi,S. Amran Tasai,Saksono Prijanto,
Prih Suharto, Mu'jizah, Fuji Santosa, B. Trisman, Agus Sri Danardana, Sastri Sunarti, Hani'ah, Amir Mahmud,
Suyono Suyatno,Atisah,Widodo Djati,Ni Nyoman Subardini,MainiTrisna Jayawati,Sulistiati,Nikmah Sunardjo,
Sri Sayekti,Muhammad Jaruki,Erli Yetti,Mardiyanto,Yeni MulyaniS., Muhammad Fanani,Juhriah,DwiPratiwi,
Nur Hayati,Putri Minerva Mutiara,Erhs Nur Mujiningsih,Joko Adi Sasmito,Martha Lena A.M.,Zaenal Hakim
Pusat Bahasa
Departemen Pendidikan Nasional
Jalan Daksinapati Barat IV
Rawamangun,Jakarta 13220
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Isi buku ini, baik sebagian maupun seluruhnya,dilarang diperbanyak
dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari penerbit,
kecuali dalam hal pengutipan untuk keperluan artikel atau karangan ilmiah
899.213 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem/Dendy Sugono(ed.)
ENS
Jakarta: Pusat Bahasa,2003
e
ISBN 979 685 308 6
KESUSASTRAANINDONESIA-ENSIKLOPEDIA
IV
KATA PENGANTAR
Dalam kehidupan masyarakat Indonesia telah terjadi berbagai perubahan balk sebagai
akibattatanan kehidupan dunia yangbaru,globalisasi,maupunsebagaidampak perkembangan
teknologi informasi yang amat pesat. Kondisi itu telah mempengaruhi perilaku masyarakat
Indonesia. Gerakan reformasi yang bergulir sejak 1998 telah mengubah paradigma tatanan
kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Tatanan kehidupan yang serba
sentralistik telah berubah ke desentralistik, masyarakat bawah yang menjadi sasaran(objek)
kini didorong menjadi pelaku(subjek)dalam proses pembangunan bangsa. Oleh karena itu,
Pusat Bahasa mengubah orientasi kiprahnya. Sejalan dengan perkembangan yang terjadi
tersebut, Pusat Bahasa berupaya meningkatkan mutu pelayanan kebahasaan kepada
masyarakat. Salah satu upaya peningkatan pelayanan itu ialah penyediaan bahan bacaan.
Penyediaan kebutuhan bacaanini merupakansalahsatu upaya peningkatan minatbaca menuju
perubahan orientasi dari budaya dengar-bicara ke budaya baca-tulis.
Dalam upaya peningkatan mutu sumber daya manusia,Presiden telah mencanangkan
"Gerakan NasionalPeningkatan MutuPendidikan"padatanggal2Mei2002dan disertaidengan
gerakan"PembangimanPerpustakaan"oleh MenteriPendidikan Nasionalserta disambutoleh
Ikatan Penerbit Indonesia dengan "Hari Buku Nasional" pada tanggal 17 Mei 2002. Untuk
menindaklanjutiberbagaiupaya kebijakantersebut,PusatBahasa berupaya menerbitkan hasil
pengembangan bahasa dan sastra untuk menyediakan bahan bacaan dalam rangka
pengembangan perpustakaan dan peningkatan minatbaca masyarakat.
Dalam upaya penyediaan bahan bacaan di tingkat pendidikan tinggi dan masyarakat
pada umumnya,Pusat Bahasa menerbitkan Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern. Buku itu
dipandang dapat menunjang upaya meningkatkan mutu dan apresiasi sastra Indonesia,
terutamadikalangan peminatsastra dan para mahasiswaserta pelajar yangingin memperdalam
dan memperluascakrawala pengetahuannya tentangsastraIndonesia.Melaluibuku Ensiklopedia
Sastra Indonesia Modern ini,pembaca akan memperoleh informasi yang agak lengkap tentang
kehidupan sastra Indonesia.
Kehadiranbukuinitidak terlepasdarikeijasama yangbaik denganberbagai pihak.Untuk
itu, saya sampaikan terima kasih kepada tim penjmsun dan penyunting. Rasa terima kasih
jugasayasampaikankepadaSdr.Radiyo,Ishak,danSriSutarti yangtelah turutmempersiapkan
naskah penerbitan ini.
Mudah-mudahan buku ini dapat memberikan manfaat dalam upaya peningkatan mutu
dan apresiasi sastra Indonesia dalam rangka peningkatan minat baca masyarakat untuk
memasuki kehidupan global abad ke-21.
Jakarta,September 2003 ' Dr.Dendy Sugono
PRAKATA
Alangkah luas dan beragamnyajagatsastra Indonesia. Apalagi kalau diingatbahwajagat
sastra Indonesia itu adalah suatu jagat sastra yang dihidupi dan sekaligus menghidupi
pluralisme budayaIndonesia.Atau,jagatsastraIndonesia itu pertama-tama dan paling utama
adalah jagat pluralisme budaya.
Indonesia yang "diusung" oleh sastra Indonesia adalah Indonesia yang terus-menerus
"menjadi" sebagai suatu kenyataan yang hingga saat ini belum selesai, masih berada dalam
proses,atau masLh berada dalam posisi "melaju ke" bukan dalam posisi"sudah berada di".
Dengan perkataanIain,Indonesia yangsejakreformasidikumandangkanadalah yangsemakin
tidak jelas, samar-samar. Di tengah-tengah yang tidak jelas dan samar-samar tentang sosok
Indonesia, sastra Indonesia memberikan sebuah janji bahwa Indonesia itu amat jelas ada.
Pembaca dapat mengunjunginya kapan pun mau,antara lain melalui ensiklopedia ini.
Pikiran-pikiran para pengarang yang turut mengusung keberadaan Indonesia itu telah
mewujud dalam berbagaiaspek kehidupansastraIndonesia.Aspek pertama dan utama adalah
"sang pengarang"Indonesia itu,manusia Indonesia yang berkreasi untuk Indonesia. Mereka
itusejak akhirabad ke-19dan permulaanawalabad ke-20sudah menghasilkankaryakreatifnya.
Demikianlah, dalam ensiklopedia ini ditampilkan sang pengarang dalam paparan yang
mencakupi sosok diri, perjalanan kreatif, serta karya yang dihasilkarmya berikut tanggapan
khalayak terhadap itu semua.Pengenalan pada ihwal sang pengarang akan mempertautkan
ingatan dengan karya kreatif yang diciptakannya.
Aspek berikutnya adalah karya sastra.Kehadiran karya sastra dalam berbagai genre dan
bentuknya sebagai bukti keberadaan pengarang menjadi pumpunan kedua. Karya sastralah
tradisi kreatif yang menghvmi jagat sastra Indonesia itu. Pembaca akan menemukan aneka
ragam paparan tentang karya sastra yang terkait dengan posisinya dalam peta sastra,paparan
isinya secara singkat,serta tanggapan.
khalayak ataskeberadaannya,serta paparanriwayatsingkatedisiteksnya.Paparanserupa
itu lebih menampilkan karya sastra dalam tanggapan yang positifsemata-mata.Ihwalnegatif
yang sudah pasti ada melekat dalam tanggapan pembaca dalam ensiklopedia ini tidak
dipaparkan.Halitu didasarkan pada pertimbanganbahwa ensiklopedia ini"dibatasioleh misi
memperkenalkan"dan memikatpembaca agar tertarik untuk membaca,"mengunjungi"dunia
rekaan sastra itu, membaca sastra Indonesia. Kalau jauh-jauh mereka memperoleh informasi
tentangkelemahan karya sastra,kehendakimtuk membacanyasedikitbanyakakanberkurang.
Aspek Iain yang akan dipaparkan dalam ensiklopedia ini adalah penerjemah yang
kehadiran karyaterjemaharmyaturutmemperkaya sastraIndonesiaserta memperluaswilayah
pembaca sastra Indonesia. Penerjemahan adalah bagian penting dalam perkembangan
pemikiran manusia Indonesia yang pada gilirarmya akan turut mengembangkan sastra itu
sendiri.Dalam aspek ini ditampilkaninformasi tentang sosok diri penerjemah dan hasil karya
terjemaharmya,serta'sumber penyebararmya.
VI
Penerbit adalah bagian yang tidak kalah pentingnya dalam kehidupan sastra. Tanpa
kehadiran penerbittakakanadasastradandistribusinya.Tanpa penerbit,sastra akantetaphidup
dalam dunia kelisanan yang setiap saat terancam kepunahan seiring dengan habisnya tradisi
kelisananitu yangamatterkaitdengan manusia pelisansastra.Olehkarenaitu,penerbitmenjadi
bagian amat penting dalam sistem distribusi sastra.Dengan adanya penerbit,lebih-lebih dalam
masyarakat modem,sastra bertahan dan mempertahankan diri untuk hidup.Begitulah,tradisi
penerbittermasuk bahan yang menjadi bagian penting dalam ensiklopedia ini.
Terkait dengan sistem distribusi ini, media massa menjadi bagian yang penting. Media
massa menjadi bagian yang tidak kalah pentingnya dari penerbit karena tradisi cetak melalui
media massa merupakan atau seringkali menjadi bagian dalam proses reproduksi sastra.
Informasitentang media massa itu mencakupinama,waktu,redaksi,serta masa kegiatannya.
Melalui media massa cetak ini pengarang berinteraksi secara lebih langgeng dengan
pembacanya. Oleh karena itu, melalui paparan tentang media massa ini akan diperoleh
informasidan dirasakan denyutnadikehidupansastrasekaligus.Dalam kaitanitulah,misalnya
dalamjagatsastraIndonesia dikenalapa yangdisebutsastra koran atausastra majalah.Dengan
demikian,media massa menjadi dunia-antara untuk kehidupan sastra diIndonesia.
Ihwal berikutnya yang menjadi bahan ensiklopedia ini ialah peristiwa sastra,
penghargaan sastra, mitologi, dan istilah khusus sastra. Pokok-pokok tersebut terkait
dengan informasi kehidupan sastra itu secara khusus. Peristiwa sastra, misalnya, akan
merekontruksi kehidupan sastra dari dalam. Peristiwa sastra itu biasanya diungkapkan
dalam media massa.Untuk sekadar menyebut contoh,Pengadilan Puisi di Bandung yang
berlangsung pada tahun 1970-an dan Heboh Sastra 1968 yang terkait dengan kasus
pemuatan cerpen "Langit Makin Mendung" karya Ki Panji Kusmin.Penghargaan sastra
berhubungan dengan penerimaan masyarakatterhadap prestasi karya dan kepengarangan
yang diberikan oleh instansi pemerintah ataupun lembaga swasta.Ihwal penghargaan ini
menunjukkan iklim kehidupan sastra yang menggembirakan.Dalam dunia ciptaan sastra,
khususnya puisi,seringkali ditemukan pemakaian alusi dan referensi yang terkait dengan
mitologi. Untuk itu, diperlukan pengetahuan sekadarnya menyangkut mitologi tersebut.
Gejala pemakaian alusi dan referensi mitologi itu tampak menonjol dalam puisi modern
sebab dalam kemodernannya penyair memerlukan sarana penyampaian gagasan yanglebih
singkat,tetapi padat. Pemakaian alusi dan referensi yang terkait dengan mitologi adalah
salah satu alternatif yang tergolong banyak dipilih.Dalam ensiklopedia iniihwal mitologi
termasuk yang dijadikan bahan sajian. Tentulah mitologi yang sudah dijadikan sarana
penyampaian gagasan telah mengalami aktualisasi makna yang sesuai dengan pikiran
penyair dalam situasi kemodernannya.
Istilah khusus sastra merupakan bagian kajian sastra. Gejala sastra yang tampak dalam
pengamatan pakar sastra seringkali menurut perlunya istilah khusus yang berfungsi
menjelaskan gejala kesastraan yangberlaku dalam berbagaiperiode kesejarahansastra.Tradisi
kritik sastra seringkali menghasilkan istilah khusus sastra itu. Dapatlah dipahamijika dalam
jagat sastra Indonesia tradisi kritik sastra itu belum memperlihatkan kegairahan hidup kritik
Vll
^ sastra.Beberapa pihak mengakuikurang berkembangnya kritik sastrasehingga istilah khusus
sastra pun tampak amatterbatas pemunculannya.
Ensiklopedia ini,dalam keterbatasannya,mencoba memperkenalkanjagatsastraIndone
sia denganberbagaiaspek yang mendukungnya.Dengan membaca ensiklopediaini,pembaca
diharapkandapatmemperolehinformasisekadarnya untuk memasukilebihjauh dunia sastra
Indonesia itu. Sebagaimana dikemukakan di awal prakata ini, ensiklopedia ini hendaknya
menjadi wahana yang dapat mengantarkan pembaca pada hasrat untuk memanfaatkan buku
sastra sebagai bacaan yang menyenangkan setelah sebelumnya berkelana dalam wahana
pengantar ini.
Jakarta,September 2003
vm
DAFTARISI v
..vi
KATA PENGANTAR
PRAKATA ix
DAFTAR ISI
1
ABADI 2
ABDOELMOEIS 4
ABDUL HADIW.M 7
ABUHANIFAH
8
ACHDIAT KARTA MIHARDJA
10
A.DAMHOERI 13
ADIL 14
ADINEGORO 15
AHMAD TOHARI 17
AIRLANGGA
; 18
AJIPROSIDI
21
AJIRABAS
22
AKTUIL 24
ALEX LEO ZULKARNAEN
25
AMAN DATUK MADJOINDO 29
ANAKPERAWAN DISARANG PENJAMUN 30
AGH KARTA HADIMADJA
32
ARENA 34
ARIFIN C.NOER 36
ARSWENDO ATMOWILOTO 38
ARYANTI... 40
ASBARINURPATRIA KRISNA 41
ASHADISIREGAR 42
ASPAR 43
ASMARA HADI 45
ASRUL SANI 48
ATHEIS 50
AZAB DAN SENGSARA 51
BAHRUM RANGKUTI 54
BAKO..... 56
BASIS 58
BEBASARI
IX
BELENGGU 60
BOEKAN PASARMALAM 62
BOENGA RUMAH MAKAN 63
B.SOELARTO 65
BUDAYA 67
BUDIDARMA .....68
BURRASUANTO 71
BURUNG-BURUNG MANYAR 73
CITRA .....75
CUMBUANSABANA 77
DAMARWULAN 79
DAN PERANG PUN USAI 81
DARDANELLA 82
DARIPUNCAK BUKIT TALANG 84
DARMAN MOENIR 86
DAYA 87
DEWIRIMBA 88
DIDALAM LEMBAH KEHIDUPAN 90
DIAN JANG TAK KUNDJUNG PADAM 91
DICKHARTOKO 92
DJALAN TERBUKA 93
DJAMILSUHERMAN 95
DJAWABAROE 97
DJOGJA DIDUDUia ! 99
DODONG DJIWAPRAJA 101
DOMBA-DOMBA REVOLUSI 103
EKSISTENSIALISME 104
FEMINA 105
GEDUNG KESENIAN JAKARTA 107
GELANGGANG SENIMAN MERDEKA 108
GEMA SUASANA 110
GEMA ISLAM 110
GOENAWAN MUHAMAD 112
HADIAH SASTRA MAJALAH KISAH TAHUN1953—1956 114
HADIAH PEGASUS 115
HADIAH SAYEMBARA KINCIR EMASRADIO NEDERLAND WERELDOMROEP 116
HADIAH SASTRA BADAN MUSYAWARAH KEBUDAYAAN NASIONAL(BMKN) 117
HADIAH SASTRA MAJALAH HORISON 129
HADIAH SASTRA PUSAT PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN BAHASA 120
HANS BAGUE JASSIN 122
HARIJADIS.HARTOWARDOYO ". 125
,
HARRY AVELING 127
HEBOH SASTRA 1968 129
HORISON 131
ISWASTA SETAHUN DIBEDAHULU 133
IBU KITA RAMINTEN 133
IBU 135
IKRANAGARA 136
INDONESIA 138
INDONESIA TUMPAH DARAHKU 140
ISA 141
ISMAIL MARAHIMIN 142
IWAN SIMATUPANG 143
J. E.TATENGKENG 145
JOESOEFSOU'YB 148
JONG SUMATRA 149
KAWAN BERGELOET 151
KEN AROK DAN KEN DEDES 152
KERING 153
KONFRONTASI 154
KOOONG 155
KORRIE LAYUN RAMPAN 156
KUBAH 157
KUNTOWIDJOJO 158
KWEE TEK HOAY 160
MARIANNE KATOPPO 162
MATU MONA 164
MAYAPADA 167
MERAHNYA MERAH 167
MERANTAU KE DELI 169
MERARISIREGAR 170
MH.RUSTANDIKARTAKUSUMA 172
MISBACHJUSA BIRAN ! 174
MOCHTARLUBIS 176
MOHAMMAD DIPONEGORO 179
MOTINGGO BOESJE 181
MUHAMMAD ALI .". 185
MUHAMMAD FUDOLI 186
MUHAMMAD BALFAS 188
NH.DINI 190
XI
NIRAWIT,TJETIPENDJUAL ORANG 193
NUGROHONOTOSUSANTO 194
196
NURSUTANISKANDAR 198
O.R. MANDANK 199
200
PANDJIPOESTAKA ; 202
203
PANTJAWARNA 205
207
PAUSSASTRA 209
210
PENGADILAN PUISI .......212
PERDJALANAN KE ACHIRAT 214
217
POESPA MEGA ;
220
PUSTAKAJAYA 221
.....223
PRAMOEDYA ANANTA TOER
225
PUTUWIJAYA
228
RAMADHAN K.H 230
231
RENDRA 232
233
RIJONO PRATIKTO 235
238
SANDYAKALA NING MAJAPAHIT :
239
SANGKURIANG '.
242
SAPARDIDJOKO DAMONO 245
247
SATYAGRAHAHOERIP ; 249
251
SAYEMBARA FEMINA 252
255
SENANDUNG HIDUP 257
258
SITOR SITUMORANG
261
SOEMAN HS 263
266
SUBAGIO SASTROWARDOYO
268
SUKRENIGADIS BALI
SUTAN TAKDIR ALISJAHBANA
TAUFIK ISMAIL
TITIE SAID SADIKUN
TIFASASTRA
TOELIS SOETAN SATI
TOHA MOHTAR
TRISNOJUWONO
UMARKAYAM
UPACARA
WILDAN YATIM
WING KARDJO
WISRANHADI
YAYASAN BUKU UTAMA
DAFTAR PUSTAKA
Xll
Abadiadalah nama surat kabar 7Desember1968 walaupun partai Masyumi
dilarang. Masa penerbitan kedua ini hanya
hariari yang terbit di Jakarta.Surat
kabar ini pertama kali terbit tahun bertahan enam tahun karena suratizin cetak
1951 dengan pemimpin redaksinya Suardi
(SIC)danSIT dicabuttanggal21 Januaridan
Tasrif.Alamatredaksiharianini mula-mula 23 Januari 1974 sehubimgan dengan pem-
beritaan mengenai demonstrasi mahasiSwa
di Jalan Blora, Nomor 36-37, kemudian pada saat kimjungan kenegaraan Perdana
pindah ke Jalan Kramat Raya 45, Jakarta. Menteri Jepang. Harian ini dilarang terbit
Abadi mempunyai motto "Untuk bangsa, tanpa batas waktu.
untuk negara, untuk agama". Harian ini
mempunyai tujuan menyuarakan pan- Iklan yangdimuatdalam Abadiadalah
dangan partaiMasyumi(MajelisSjmroMus iklan pakaian, obat, bioskop, acara radio,
lim Indonesia)terhadap hidup kenegaraan ucapan selamat, dan pengumuman.
di Indonesia. Pendistribusian harianiniberskala nasional.
Harian ini diterbitkan oleh FT Kramat Halitu dapatdilihatdariadanya agen yang
tersebar diberbagaikota dansuratpembaca
Empat Lima. Halaman isi dan halaman yang datangnya dari berbagai kota,seperti
sampulnya menggunakan kertas koran. Jakarta, Solo,Padang,Yogyakarta, Brebes,
Abadi dapatbertahan cukup lama.Harian ini
mengalamidua kali masa penerbitan.Masa dan Bali.
penerbitan pertama berlangsung ketika
pemerintahan Soekamo dan yang kedua Abadimemuatbermacam-macam rubiik,
ketika pemerintahan Soeharto.
antaralain tajuk rencana,berita olahraga,surat
Keberadaan harian ini beberapa kali pembaca,perbendaharaanlama,ceritatentang
mendapat rmtangan. Abadi dilarang terbit orang,dan manifestasi yang berisi masalahfil-
pertama kali pada tanggal 13-14September safet,sastra,danseni.Rubrik Manifestasiterbit
1957 karena menyiarkan berita yang tidak setiap hari Sabtu dan diasuh oleh Bahrum
berasal dari juru bicara resmi Musyawarah Rangkuti, M.Saribi, dan Susanto Dwijodju-
Nasional. Waktu itu Musyawarah Nasional wono. Harian Abadi cukup terkenal dalam
diadakanxmtuk merujukkan para pemimpin dunia sastra karena banyak memuat karya
pemerintah pusat dan daerah-daerah yang sastra yang ditulis pengarang terkenal
memberontakserta antaraPresidenSoekamo Keterkenalan media ini diakui oleh
dan WakilPresiden M.Hatta.Larangan terbit Teeuw dalam bukimya SastraIndonesiaMod
yang kedua terjadi pada bulan September ern II,Pustaka Jaya,1989. Menurut Teeuw,
1960 dan baru beredar lagi awal bulan Abadimenjadiharianterkemuka pada masa
berikutnya. Akan tetapi, pada tanggal 31 pemerintahan Suharto. Karya sastra yang
Oktober 1960 itu juga Abadi yang dipimpin ditampilkan pun cukup beragam, antara
H.Sidi Mohammad Syaaf menutup sendiri lain, puisi yang berjudul "Sendja" karya
penerbitannya karena tidak bersedia Mansur Samin,"Sinar Mangkasara" karya
menandatangani ketentuan berupa persya- Bahrum Rangkuti,"Menempuh Padang
ratan imtuk memperoleh surat izin terbit Kenangan"karya M.Saribi,"Rahmat"karya
(SIT). Abadi terbit kembali pada tanggal L. K. Ara, dan "Berdjalan di Atas Bumi,
Lautan" karya Slamet Raharjo. Cerita
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
pendek yangdimuatdalam harianiniantara Kleinambtenaarsexamen{AmtenaTKedl),dan
lain berjudul"Dia yang Kehilangan"karya tiga tahun diStovia(sekolah dokter)Jakarta.
Hamzah Zainuddin, "Kisah Waktu Li- Dia keluardariStoviasebelum tamatkarena
buran" karya T. HLY. Affandi,"Di Suatu sakit. Dia magang di Departemen van
Pagi"karyaZubaidiA.L.,dan"Dua Orang Onderwijs en Eredienst,suatu departemen
Laki-Laki" karya Djoko Soebagio. Cerita yang dipimpin oleh Abendanon. Dia
bersambung yang dimuat dalam harian ini diangkat menjadi klerk di departemen itu
berupa terjemahan karya RudolfHess yang pada tahun 1903 lantaran sangat pintar
diterjemahkan oleh All Audah.Karya yang berbahasa Belanda. Dia keluar dari depar
lainnya berupa esai sastra.Tema karya sastra temen itu pada tahun 1905 karena tidak
yang dimuat dalam harian ini mempunyai disukai oleh pegawai-pegawai Belanda.
ciri khusuS/ yaitu masalah yang berkaitan Ketidaksukaan pegawai Belanda ter-
dengan ajaran Islam.Para pengarang yang hadapnya disebabkan oleh sifat patriotik
menulis dalam Abadi, antara lain, Tuty yang dimilikinya yang diperlihatkarmya di
Alawiyah A. S.,R. Soekatman, T. HLY. depan pegawai Belanda itu. Abdoel Moeis
Affandi, Buyung Jauh, Hadi S.,Taufiq diterima untuk bekerja sebagai korektor di
kantor harian De Preanger Bode di Bandimg.
Ismail,Mansur Samin,M.Saribi,M.Mohtar Karena kepintarannya dalam bahasa
Belanda, Abdoel Moeis diangkat sebagai
Sum, Kuslan Budiman, Mohd. Farchan hoofdcorrector.
Hisjam, L. K. Ara,Jimus Mukri Adi,Soe- Abdoel Moeis tercatatsebagai anggota
SerikatIslam yangdipimpinolehHajiOemar
marso Soemarsono, Faisal Ismail, Isman Said Tjokroaminoto. Dia dipercaya untuk
menjadi pemimpin redaksisuratkabar Kaum.
Chudori, dan Slamet Raharjo. Pembaca Muda,terbitan SerikatIslam di Bandung.Di
dalam surat kabar itu dia banyak menulis
sasaran media ini adalah kaum intelektual, dengan nama sandi"A.M."
khususnya yang beragama Islam. MelaluiSerikatIslamitu,dia giatdalam
gerakan memperoleh otonomi yang lebih
AbdoelMoeis yang bergelar Soetan luas bagiHindia sepanjangPerang Dunia I.
Sebagai anggota delegasi "Comite Indie
Penghoeloe adalah pengarang; Weerbaar" (Panitia Pertahanan Hindia),
terkenal deftgan novelnya yang tahun 1917 dia berkunjung ke Negeri
berjudul Salah Asuhan yang terbit pada Belanda.Sepulangnya dari Negeri Belanda,
tahun 1920-an. Dia lahir di Bukittinggi, dia tidak menemukan lagi Kaum Muda
Sumatrai Barat, tanggal 3 Juli 1886 dan
meninggaldunia diBandimg,pada tanggal karena surat kabar itu telah dibredel. Atas
17Juni1959.Ayahnya berasaldari Minang-
kabau,Sumatra Barat,yang terkemuka dan usaha Datuk Tumenggung di Jakarta,
berpengaruh.Ibunya berasal dariJawa,yang Serikat Islam dapat menerbitkan harian
memiliki keahlian pencak silat. Abdoel yang bernama Neratja. Abdoel Moeis
Moeis beragama Islam dan giat dalam memimpin harian itu.
organisasi politik beraliranIslam.
Abdoel Moeis menjalanipendidikan di
Europees Lagere School (ELS), lulus dari
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
Dia dilantik menjadianggota Volksraad Cerita anak-anak yang berjudul Sebatang
(Dewan Perwakilan Rakyat) yang dibuka Kara merupakansaduran darikarya Hector
secara resmi tanggal 18 Mei 1918. Karena Malot.Diajuga menulisnovelsejarah,yaitu
terjadi pertentangan dalam tubuhSerikatIs Surapati dan Robert Anak Surapati. Cerita
lam,dia meninggalkanJakarta dan kembali pendeknya yang terkenal berjudul "Suara
ke Sumatra Barat pada tahun 1923. Di Kakaknya". Selain itu, cerpennya yang
Sumatra Barat dia meneruskan gerakan berjudul "Di Tepi Laut" dimuat dalam
politiknya.AbdoelMoeis memimpin harian Boedaja No. 12, Tahun ke-2 (1948:14-15).
Utusan Melaju dan harian Perobahan yang Puisinya antara lain sebagai berikut.
dengan gigih melawan segala kebobrokan 1) "Ummat Hanjut di Dunia Gulita"
Belanda. Akah tetapi, setelah peristiwa
tahun 1926/1927 terjadi (perlawanannya dalam Boedaja No. 12, Tahun ke-2
terhadap politik pajak tanah dan perpan- (1948:5).
jangan waktu erfpacht dan ditambah lagi 2) "Insjaflah"dalam Boedaja No.4,Tahim
dengan aksinya dalam gerakan adat yang ke-3(1948:4).
sangat menggemparkan), Abdoel Moeis 3) "Kenangan" dalam Boedaja No. 12,
tidak bebas lagi dalam berpolitik. Dia Tahun ke-3(1948:3).
"dibuang" ke Pulau Jawa. Dia tidak 4) "Koedjoendjoeng" dalam Boedaja No.
menonjolkan diri lagi dalam Serikat Islam. 12,Tahun ke-2(1948:5).
Sejak itu dia menulis novel- novel dan 5) "Melati" dalam Boedaja No.12,Tahim
menyadur sastra asing. Dia tetap dengan ke-2(1948:15).
profesinya sebagai sastrawan sampai 6) "Rindoe Dendam" dalam Boedaja No.
meninggal dunia. 1,Tahim ke-3(1948:3).
Sebagai seorang wartawan, Abdoel Tentang kedudukan Abdoel Moeis
Moeisbanyak menulisberita dalam berbagai dalam perkembangan sastra Indonesia,kita
media massa.Diajuga menulissoal politik. dapat menyimak beberapa pendapat orang
tentangnya. A. Teeuw mengatakan bahwa
Novel Abdoel Moeis yang berjudul. Abdoel Moeis adalah orang yang termasuk
Salah Asuhan mendapat perhatian dari golongan pertamasastrawanIndonesia yang
berbagai kalangan.Halitu disebabkan oleh
persoalan citra pemuda Indonesia yang nasionalis. Pamusuk Eneste memasukkan
dilontarkannya dalam novel tersebut.
Beberapa kritikus banyak berkomentar Abdoel Moeis ke dalam Angkatan Balai
tentang AbdoelMoeis.Pengalaman menulis
yang telah mengangkat namanya adalah Pustaka karena Abdoel Moeis termasuk or
dalam bidang novel,cerita pendek,saduran,
dari terjemahan. Dia menerjemahkan Tom ang yang menerbitkan novelnya Penerbit
Sawyer karya Mark Twain ke dalam bahasa Balai Pustaka. Karya-karya Abdoel Moeis
Indonesia dengan judul Tom Sawyer Anak munculpada tahun 1920-an dan awaltahun
Amerika.Diajuga menerjemahkan Don Kisot
karya Cervanteskedalam bahasaIndonesia. 1930-an.
Abdoel Moeis dikukuhkan sebagai
Pahlawan Nasional dengan Surat Kepu-
tusan(SK)Presiden RepublikIndonesia No.
2183/59,tanggal30 Agustus 1959.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
AbdulHadiW.M.Namalengkapnya karena dia bertemu dengan seorang gadis
yang kemudian dinikahinya. Dia pun harus
adalah Abdul Hadi Widji Muthari bekerja untuk menghidupi keluarga. Kemu
Beliau adalah penyair,budayawan, dian,dia pindah ke kota Jakarta. Pada tahrm
dan cendekiawan muslim yang lahir pada 1991 Abdul Hadi mendapat tawaran menjadi
tanggal 24 Juni 1946 di kota Sumenep, penulis tamu dan pengajar (dosen)Sastra Is
Madura.Dia berasal dari kalangan keluarga lam di Pusat Pengajian Ilmu Kemanusiaan,
muslim yang taat beribadah.Orang tuanya UniversitasSainsMalaysia,Penang.Sementara
memiliki sebuah pesantren di kota kela- mengajar,diajuga menyelesaikan studinya di
hirannya,"Pesantren An-Naba". Dia tidak universitas tersebut hingga meraih gelar mas
suka menetap di kota kelahirannya yang ter(M.A.). Tahun 1997dia memperoleh gelar
kecil dan gersang. Abdul Hadi lebih suka doktor(Ph. D.)dengan disertasinya "Estetika
memilih mengembara meninggalkan kota Sastra Sufistik: Kajian Hermeneutik terhadap
kelahirannya untuk menuntut ilmu di luar Karya-Karya Shaykh Hamzah Fansuri".
pulau penghasil garam danjagung terbesar Disertasinya ini kemudian diterbitkan dalam
bentuk buku denganjudul Tasazoufyang Ter-
di Indonesia itu. tindasKajian Hermeneutik terhadap Karya-Karya
Pendidikan Hamzah Fansuri oleh Penerbit Paramadina
pm .jK dasar dan sekolah tahun 2001. Dengan buku ini, Abdul Hadi
memperoleh Hadiah Sastra Mastera tahun
menengah pertama- 2003dariMalaysia.Sejak disekolahdasar Ab
dul Hadisudah memilikikegemaran mende-
nya diselesaikan di ngarkan dongeng dan membaca karya sastra.
Tidak mengherankan apabila pada usia 14
m kota kelahirannya. tahun Abdul Hadi sudah mampu menulis
karya sastra,terutama puisi.Ketika duduk di
Ketika memasuki bangku sekolah lanjutan pertama,AbdulHadi
sudah terobsesi oleh sajak-sajak Chairil
sekolah menengah Anwar, terutama sajak "Lagu Siul II" yang
mengungkapkan Taron pada mati' dan
atas, Abdul Hadi 'ketangguhan tokoh Ahasveros menghadapi
Eros'. Atas obsesinya pada sajak Chairil
pergi ke Surabaya Anwar itu-danjuga pengalaman religiusnya
mendalami dan mengamalkan A1 Quran-di
untuk memmtut il- kemudian hari lahirlah sajak Abdul Hadi W.
M. yang dinilai banyak pakar sastra bersifat
Pokiimenlasi Pusiit Bahasa sufistik,"Tulran,Kita Begitu Dekat"(1976).
tamatnya dari SMA Sebelum menerbitkan beberapa buku
bagian sastra di Surabaya, Abdul Hadi di penerbit terkenal, Abdul Hadi menulis
melanjutkan studinya ke Fakultas Sastra sajak,cerpen,esai,kritik,dan artikel tentang
Universtas Gadjah Mada. Dia memasuki
Jurusan Filologi dan Sastra Indonesia hingga
mencapai gelar sarjana muda (1965-1967).
Kemudian, Abdul Hadi pindah ke Fakultas
Filsafat di universitas yang sama hingga
mencapai tingkat doktoral(1968-1971).
AbdulHadiselalu merasahausterhadap
ilmu pengetahuan. Dia kemudian belajar
antropologibudaya diFakultasSastra Univer
sitas Padjadjaran, Bandung (1971-1973).
Namun, studinya tidak diselesaikannya
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
kebudayaan,filsafat,sejarah,dan keagama- Kesenian Jakarta (1985-1990), serta dosen
an.Tulisannya itu tersebar dalam berbagai
majalah dan surat kabar, baik di dalam tamuSastra dan FilsafatIslam diUniversitas
negeri maupun di luar negeri. Beberapa
majalah dan surat kabar yang pernah me- Sains,Malaysia(1991-1997).
muat tulisannya antara lain Gema Sekembalinya dari Malaysia, 1997,
Mahasiswa, Mahasiszva Indonesia, Suara AbdulHadiW.M.menjaditenaga pengajar
tetap di Universitas Paramadina Mulya
Muhammadiyah, Adil, Sastra, Gelanggang, pimpinan Prof.Dr.Nurcholis Madjid yang
Mimbar Indonesia,Horison,Budaya Jaya,Ba terkenal sebagai seorang cendekiawan
muslim. Kepakaran Abdul Hadi dalam
sis, Ulumul Quran, Genta, Aktuil, Lelaki, Sastra Islam tidak diragukan lagi sehingga
dia pun diminta mengajarkan Sastra Islam
Tribun,Zamdn,Trem,Dewan Sastera(Malay
sia), Bahana dan Pangsura (Brunei Darus- di Jurusan Sastra Indonesia,Fakultas Sas
salam),Sinar Harapan,Kompas,Terbit,Pelita, tra, Universitas Indonesia (1999-kini).
Suara Karya,Suara Pembaharuan,dan Berita
Buana.Pada awalnya diajuga menerbitkan Selainitu,dia pim diminta menjadianggota
sajak-sajaknya dalam bentuk stensilan, Dewan Kurator BaytAl-Quran di Museum
antara lain Riwajat yang diterbitkan oleh Istiqlal. Dia juga menjadi penulis modul
Pusat Studi Kalimasada,Yogyakarta(1967), mata kuliah Karya-Karya Terpilih Kesusas-
dan Terlambat di Djalan yang diterbitkan
oleh Lingkaran Sastra dan Budaya, traan Asia di PusatPendidikanjarak Jauh,
Universitas Sains Malaysia. Dia juga
Mahasiswa Fakultas Sastra dan Kebuda menjadi redaktur jurnal kebudayaan
yaan, Universitas Gadjah Mada, Yogya Ulumul Quran,dan ikut serta menyukses-
kan program "Sastrawan Masuk Sekolah"
karta(1968). dan"Sastrawan Berbicara Siswa Bertanya".
Kegiatan itu merupakan program majalah
Sebagai seorang pelaku dan pemikir sastra Horison yang bekerja sama dengan
kebudayaan, Abdul Hadi pemah menjadi Ford Foimdation.Ketika reformasibergulir,
dalam pemilu multi partai 1999, nama
redaktur Gema Mahasiswa (terbitan UGM, Abdul HadiW.M.ikutterpampangsebagai
wakil daerah wilayah pemilihan Jawa
1967-1969), redaktur Mahasiswa Indonesia Timur dariPartaiPersatuan Pembangiman
pimpinan Dr. Hamzah Haz. Namun,
edisiJawa Tengahdi Yogyakarta(1969-1970), perolehan suara partaitersebuttidak cukup
redakturMahasiswaIndonesiaedisiJawa Barat untuk mengantarkan Abdul Hadi sebagai
di Bandung (1971-1973), redaksi majalah anggota DPR at.au MPR-RI periode 1999-
Dagang dan Industri(IKADIN, 1979-1981), 2004 sehingga tidak dapat menyuarakan
redaktur pelaksana majalah Budaya Jaya aspirasinya melalui lembaga tersebut.
(1977-1978),pengasuh lembaran kebudayaan Dalam kapasitasnya sebagai anggota
"Dialog" Harian Berita Buana (1978-1990), Majelis Kebudayaan Muhammadiyah dia
Staf Ahli Bagian Pernaskahan Perusahaan menjadi anggota Lembaga Sensor Film
Negara Balai Pustaka, dan Ketua Harian mewakili Muhammadiyah.
Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta
(1984^1990).Dia pimpemahdiimdanguntuk
menjadidosen Penulisan Kreatifdi Fakultas
Sastra Universitas Indonesia dan Institut
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
Sebagaipenyair,AbdtilHadiW.M.telah kumpulanesai yangtelah diterbitkan adalah
menghasilkan sejiimlah kumpulan sajak,
antara lain Laut Belum Pasang (Litera, 1971), (1)Kembali ke Akar Kembali ke Sumber: Esai-
Cermin,(Budaya Jaya, 1975), Potret Panjang Esai Sastra Profetik dan Sufistik (Pustaka
SeorangPengunjungPantaiSanur(PustakaJaya, Firdaus,1999),(2)Islam:Cakraxvala Estetikdan
1975),Meditasi(BudayaJaya,1976),Tergantung Budaya (Pustaka Firdaus, 1999), dan (3)
pada Angin(Budaya Jaya,1977),dan Anak Laut Tasawuf yang Tertindas: Kajian Hermeneutik
AnakAngin {198A).Buku kumpulan sajaknya terhadap Karya-Karya Hamzah Fansuri
terbaru adalah Pembawa Matahari(Bentang, (Paramadina,2001).
2002). Kumpulzin sajak Abdtil Hadi W. M.
dalambahasaInggrisbeijudulAtLast WieMeef Dengan berbekal puisi-puisinya,Abdul
Again (1987), dan kumpulan sajak bersama Hadi W. M. berkeliling dunia dengan
Darmanto Yatman dan Sutardji Calzourh mengikuti International Writing Program di
Bachri dalam bahasa Inggris diterbitkan di Universitas Iowa, Iowa City, Amerika
Calcutta, India, 1976^ dengan editor Harry Serikat(1973-1974),mengikutiLondon Poetry
Aveling,berjudul Arjuna in Meditation.Sajak- Festival, di London,Inggris (1974), meng-
sajak Abdul Hadi W.'M. tersebut telah hadiri Festival Penyair Internasional di
diterjemahkan ke berbagai bahasa asing, Rotterdam, Negeri Belanda (1974), mengi
antara lain Inggris,Jerman,Prands,Jepang, kuti Festival Shiraz,Iran(1976),Konferensi
Pengarang Asia Afrika, Manila, Filipina
Bel^da,Cina,Korea,Thailand,Arab,Urdu, (1976), mengikuti Mirbad Poetry Festival,
Bengali,dan Spanyol. Bhagdad (1989), dan masih banyak per-
temuansastra danfestivalpuisiregionaldan
Abdul Hadi W. M. juga terkenal internasional yang diikutinya,termasuk di
sebagaiseorang editor buku,pengulas,dan Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam,
penerjemah karya-karya sastra Islam dan
karya sastra dunia. Dalam bidang ini telah dan daerah-daerah lain di Indonesia.
dihasilkan sejumlah buku antara lain,(1)
Sastra Sufi:Sebuah Antologi(terjemahan dan Abdul Hadi W. M.juga menerima
esai, 1985),(2) Ruba'yat Omar Khayyam penghargaan atas prestasinya dalam bidang
(terjemahan dan esai, 1987),(3) Kumpulan penulisan puisi, antara lain, dari majalah
SajakIqbal:Pesan kepada Bangsa-BangSa Timur sastra Horison atas sajaknya "Madura"
(terjemahan puisi dan pembahasan,1986), (1968). Hadiah Buku Puisi Terbaik dari
(4) Pesan dari Timur: Muhammad Iqbal Dewan Kesenian Jakarta diperoleh Abdul
(terjemahan dan esai/ 1987),(5) Rumi dan Hadi W. M. pada tahun 1977 atas buku
Penyair(terjemahan puisidan esai,1987),(6) kumpulan sajaknya Meditasi (1976).
Pemerintah Republik Indonesia, melalui
Faust I(terjemahan karya Gothe,1990),(7) Departemen Pendidikan dan Kebudayaan,
memberiHadiah SeriibagiAbdulHadiatas
KaligrafiIslam(terjemahankarya Hasan Safi, prestasinya dalam penulisan sajak (1979).
1987),(8)Kehancuran dan Kebangunan(1987,
terjemahan kumpulan puisiJepang),dan(9) Tidak ketinggalan, Peiherintah Kerajaan
Hamzah Fansuri: Risalah Tasawuf dan Puisi-
puisinya (Mizan, Bandung, 1995). Buku Thailand melalui Putra Mahkota, di
Bangkok, memberi Hadiah Sastra ASEAN
kepada AbdulHadi W.M.pada tahvm 1985
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
atas karyanya berjudul Tergantung Pada Abu Hanifah menyandang berbagai
Angin (sajak, 1983). Beberapa pengamat profesi selain dokter. Dia berpengalaman
sastra, seperti A. Teeuw, Harry Aveling, dalam mengelola media massacetak,antara
Rene Carle, Ajip Rosidi, Goenawan Moha lain pernah menjadi redaktur majalah Jong
mad,dan Sapardi Djoko Damono ikut aktif
membicarakan karya-karya AbdulHadiW. Sumatra, Pemuda Indonesia, dan Indonesia
M. dan sudah barang tentu memberikan
apresiasibalk kepadanya. Raja. Dia juga aktif dalam pergerakan
kemerdekaan dan organisasi politik. Pada
AbuHanifah yang mendapatgelar masa pendudukan Jepang, dia tercatat
sebagai pemimpin Barisan Hizbullah dan
Datuk Maharaja Emas adalah ikut terjtm melawan serdadu Jepang yang
sastrawan yanglebih dikenalIndo ketika itu dengan beringas merusak rumah
nesia, khususnya sebagai penulis naskah ibadat. Atas jasanya menyelamatkan
lakon walaupun dia juga menulis novel. sejumlah gereja dari keganasan serdadu
Dalam naskahlakormya dia memakainama Jepang, Abu Hanifah mendapat anugerah
Bintang Kehormatan dari Sri Paus Johanes
samaran El Hakim. Abu Hanifah lahir di XXIII.Meskipim bekerja sebagaipemimpin
organisasi pergerakan Islam,Abu Hanifah
Padangpanjang, Sumatra Barat, tanggal 6 bukanlah orang yang fanatik dalam
Januari1906dan meninggalpada hariJumat beragama. Dia seorang nasionalis. Dalam
lakon Taufan diAtas Asia,misalnya,tampak
subuh 4 Januari 1980 di RSPAD Gatot pandangan Abu Hanifah yang meng-
Subroto,Jakarta. ungkapkan bahwa dasar-dasar ajaran
Islamlah yang patut dijadikan landasan
Abu Hanifah menamatkan pendi- ideal.Namim,diajuga melontarkangagasan
dikannya di Indische Arts tahxm 1932 dan tentang perlxmya persatuanantara golongan
sekolah tabib tinggitahun 1940.Tahun1962 Islam dan kaum nasionalis. Gagasan Abu
dia memperoleh gelar doktor honoris causa Hanifah ini bisa terwujud berkat pan-
dangannya bahwa dalam hidup ini perlu
dari Akademi Belle Artes Brazil. dicapaiharmord.MenurutJassin,pada saat
manusia telah naik meninggi melepaskan
Sesuai dengan pendidikannya,tahun diri dari hawa nafsu,di sana tidak ada lagi
1946 Abu Hanifah bekerja diRSUP Jakarta. Barat dan Timur. Di saria hanya ada
Dia pim pemah membuka praktik dokter di
Sukabumi.Selanjutnya,dia bertugassebagai harmoni.
dokter di daerah Rimbu. Pengalamannya
selama di Rimbu dituangkannya ke dalam Abu Hanifah digolongkan Jassin se
novelnya yang berjudul Dokter Rimbu. bagai penulis lakon masa Jepang. Lakon-
Karyanya yang lain yang berkaitan dengan lakonnya mencerminkan pandangan
profesinya sebagai dokter adalah naskah politiknya, terutama sikap politiknya
lakon yang berjudul Iritelek Istimewa yang terhadap pemerintah pendudukan Jepang.
mengetengahkan peran sosial seorang Ajip Rosidi (1982) mengatakan bahwa
dokter yang ingin menyumbangkan kegiatan di bidang politik temyata lebih
keahlian dan kebaktiannya pada tanah air
danbangsanya.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
menyita minatdan perhatian Abu Hanifah. 1952dia menjabat WakilKetua LembagaIn
Dia aktif berkecimpung dalam bidang donesia Urusan MasyarakatDunia.
politik dan pemerintahan. Abu Hanifah
adalah salah seorang tokoh dalam Kongres . Sebagaisastrawan,khususnya sebagai
Pemuda yang mencetuskan Sumpah penulis naskah lakon, Abu Hanifah
pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. berusaha mempertahankan kehidupan
Bulan September 1948 dia tercatat sebagai lakon di Indonesia, terutama pada masa
anggotaMasyumidanbulan Desember1949 pendudukan Jepang. Usahanya dalam
memperjuangkan penemuan nilai-nilai
dia terdaftar sebagai anggota Panitia budaya sendiri patut dihargai. Jika motto
Persiapan Nasional. Dalam Kabinet RIS Dardanella pada tahun 1930-an belum
(1950) dia menjabat Menteri Pendidikan, secarajelas mencanangkanbudayaIndone
Perigajaran, dari Kebudayaan. Jabatan ini sia,himpimansandiwara penggemar Maya,
yang mementaskan naskah lakon Abu
sesuai dengan minat dan perhatian Abu Hanifah denganjelasdan tegas menuliskan
Hanifah yang sudah ditekuninya. Sesimg- maksud dan tujuannya,yaitu"memajukan
guhnya Abu Hanifah juga terkenal sebagai seni sandiwara pada khususnya, kebu
seorang budayawan dan pelukis sekaligus dayaan pada umumnya,dengan berdasar
dapat berbicara panjang lebar tentang pada kebangsaan, kemanusiaan, dan
fisafat, sebagaimana dituangkan dalam ketuhanan".Dengan demikian,Maya yang
bukunya Rintisan Filsafat. Minat dan di dalamnya Abu Hanifah berperan me-
perhatiannya itu diungkapkan lewat rupakansatu-satunya himpxmansandiwara
tulisan-tulisan tentang dunia pendidikan. yang secara tegas merumuskan tujuan
Sebagai pelukis, dia pernah menye- aktivitasnya, yakni tegaknya kejayaan
lenggarakan pameranlukisan didalamdan budaya Indonesia.
diluar negeri.
Penghargaan atas usaha Abu Hanifah
Selain aktif berkecimpung sebagai juga dilontarkanoleh Jassin.MenurutJassin,
politikusdidalam negeri,diluarnegeriAbu sesungguhnya pembaruan yang dilakukan
Hanifahjuga berpengalamansebagaidiplo Abu Hanifah bukan sesuatu yangistimewa
mat.Diluar negeri,antaralain diRoma dan karena baru terlihatsebagaisuatu kemauan,
Brazil, dia pernah menjabat sebagai duta belum menjadi kenyataan.Namun,drama-
dramanya yang lahir dari suatu keyakinan
besar.Kemudian,dalam Interasiatic Relations dan pandangan hidup patut dihargai.
Conference di ISlew Delhi yang diseleng- AchdiatKarta Mihardja adalah
garakan bulan Maret 1947 dia tercatat pengarang terkenal dengan no-
sebagai pemimpin delegasi Indonesia. velnya Atheis. Penulisan namanya
Tahim 1950 dia dipercaya sebagai ketua sering disingkat menjadi Achdiat K.
delegasi Indonesia ke pertemuan Unesco Mihardja. Dia lahir di Cibatu, Garut,Jawa
yang diadakan di Florence dan tahun 1951 Barat tanggal 6 Maret 1911. Dia memulai
dia menjabatanggotaeksekutifpada Markas
Besar Uniqef di New York.Tahim 1951-1957
dia tercatat pula sebagai penasihat pada
Kementerian Luar Negeri,sedangkan tahun
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
pendidikan formalnya di HIS Bandung dan Musyawarah Kebudayaan Nasional
tamat tahun 1925. Dia melanjutkan (BMKN).Pada tahun itu juga,dia bertugas
pendidikannya ke AMS,bagian Sastra dan sebagai Ketua Seksi Kesusastraan Badan
Kebudayaan Timur di Solo tahun 1932. PenasihatSiaran Radio Republik Indonesia
Achdiat mempelajari ajaran tarekat (BPSR) dan sebagai Ketua Pen-rClxib
Kadariyyah-Naksyahbandi dari K. H.
Abdullah Mubarok dan pemah juga belajar Internasional Sentrum Indonesia. Tahun
filsafat dari Prof. Beerling dan Pastur Dr.
1954 Achdiat menjabat Ketua Bagian
Jacobs S. J.,dosen Filsafat Theisme di Uni- Naskah/Majalah Baru. Tahun 1959 dia
ddangkat sebagai anggota juri Hadiah
versitasIndonesia.Tahun 1956,dalam rangka
ColomboPlan,Achdiatmendapatkesempatan Berkala BMKN xmtuk kesusastraan. Tahxm
belajar bahasa dan sastraInggrisserta karang-
mengarang di Australia. 1959-1961 Achdiatmenjadidosen SastraIn
Achdiat mengawali pekerjaannya donesia Modem di Fakultas Sastra Urxiver-
dengan mengajar di Perguruan Nasional,
sitas Indonesia,Jakarta sampai memperoleh
faman Siswa. Tahun 1934 dia menjadi jabatan akademiklektor kepala.Padatahxm
1962 dia mendapat kesempatan untuk
anggota redaksi Bintang Timoer dan redaktur mengajarkan Drama Indonesia Modem di
mingguan Panindjauan. Tahun 1941 dia
ANU Canberra,Australia.
menjadiredaktur Balai Pustaka.Padazaman
pendudukan Jepang, Achdiat sempat Achdiat Karta Mihardja banyak menu-
menjadi penerjemah di bagian siaran radio. lis,baikberupakaryasastra maupxm esaiten-
Jakarta. Tahun 1946 dia memimpin ming tangsastra ataukebudayaan.Novelnya yang
guan Gelombang Zaman dan Kemddjoean beijudulAftes menjadikannyasebagaisalah
Rakjat yangterbitdiGarut.Padasaatitujtiga seorang pengarangnovelterkemxika diIndo
dia menjadi anggota Bagian Penerangah nesia. Banyak pakar sastra yang membi-
Penyelidik DivisiSiliwangi.Tahxm 1948dia
kembali bekerja sebagai redaktur Balai carakan ketokohah Achdiat A.Teeuw dalam
Pustaka.Tahxm 1949 dia menjabatredaktur
Sastra Baru Indonesia (1970) menyatakan
kebudayaan di berbagai majalah, seperti bahwa Achdiat sebagai tokoh sastra yang
Spektra dan Poedjangga Baroe, di samping penting dan amatterken^dengan novelnya
sebagai penyeleriggara rubrik "Kebu Atheis sebagai novel yang ditulis sesudah
dayaan" harian Indonesia Raja dan Konffon- perang yang benar-benar menarik dan ber-
tasi. Pada tahxm 1951-1961 dia dipercayai nilai. Demikian juga Ajip Rosidi dalam
memegang jabatan Kepala Bagian Naskah bukunya Icktisar Sedjarqh Sastra Indonesia
dan Majalah Jawatan Pendidikan Masya- (1969) menyatakan bahwa Achdiat mem
rakat,Kementerian Pendidikan Pengajafan peroleh sukses besar"dengan Atheis yang
dan Kebudayaan. menjadikannya pengarangromanterkemxika
diIndonesia.Boen S.Oemarjatimenerbitkan
Padatahxm 1951 Achdiatjuga menjabat buku Satu Pembicaraan Roman Atheis (1992)
WakilKetua OrganisasiPengarangIndone dan menunjukkan analisis tajam tentang
sia (OPl) dan anggota pengurus Badan novel itu. Soekono Wifyosxidarmo menxxlis
dalam bukunya Sastra Indonesia Modern:
PengantarkeArah StudiSastra(1985)danJakob
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
N Sumardjo dalam bukunya Lintasan Sastra 6) "Ajah Menjusul",Konfrontasi,
Indonesia Modern I(1992) juga mengulas
No.18,1957.
keunggulan Achdiat dengan novelnya itu. 7) "SiPemabok",Varia,No.104,
Berikut ini daftar karya Achdiat Karta Tahun m,1960.
Mihardja. 8) "Latihan Melukis", Budaya
1. Novel jaya.No.47,Tahun V,1972.
a. AtMsJakarta:BalaiPustaka(Cetakan Drama
1949, Cetakan 1957, Cetakan 1960, a. Bentrokan dalam Asrama. Jakarta:
Cetakan 1960,Cetakan 1969,Cetakan BalaiPustaka 1952.
1976).Kemudiannoveliniditerbitkan b. "Pak Dulahin Extremis".Indonesia,
di Malaysia oleh penerbit Abbas No.5,Tahun X,1959.
Bandong:Cetakan 11966,Cetetakan c. "Keluarga R.Sastro",Indonesia,No.
n 1969,Cetakan mi970. 8,Tahun V,1959.
b. Debu Cinta Bertebaran, Malaysia: Esai
Pena Mas,CetakanI,1973. a. Polemik Kebudajaan. Jakarta: Balai
2. Cerpen Pustaka,1948,sebagai editor.
a. Kumpulan b. "Pengaruh Kebudajaan Feodal",
1) Keretakan dan Ketegangan. Sikap,No.13,Tahun X,1948.
Jakarta:Balai Pustaka(Cetak
an I 1956, Cetakan II 1975,
A.Damhoeriadalahseorang sastra-CetakanIII1983).
2) Kesan dan Kenangan. Jakarta: wanIndonesia yang dikenalsebagai
Balai Pustaka(Cetakan 11960, pengarang novel Mentjari Djodoh
Cetakan II 1961, Cetakan III (1935) dan Depok Anak Pagai (1935). Dia
1984). dilahirkan di Desa Batu Payung, Ke-
3) Belitan Nasib.Singapura:Pus camatan Perwakilan Sago Halaban,Kabu-
taka Nasional,Cetakan11975. paten Lima Puluh Kota, Payakumbuh,
4) Pembunuh dan Anjing Hitam. Sumatra Barat, pada tanggal 31 Agustus
Jakarta:BalaiPustaka 1975. 1915 dan meninggal6 Oktober 2000.
b. Cerpen dalam Majalah Nama lengkap pengarang ini adalah
1) "Pak Sarkam", Peodjangga Ahmad Damhoeri. Dia beragama Islam. Di
Baroe,No.5,Tahun XIII,1951. dalam karyanya dia selalu menyingkat
2) "Buku Tuan X", Peodjangga namanya menjadi A. Damhoeri. Dia tidak
Baroe,No.7-8,TahunIV,1953. mau dipanggildengansebutan si Ahmad(di
3) "Saltm,Norma,Sophie",Prosfl, Minangkabaunama Ahmad kadang-kadang
No.2,Tahun 1,1953. bisa berubah menjadi Amaik). Nama
4) "Sutedjo dan Rukrnini",Indo panggilan sehari-harinya adalah Adam.Ada
nesia,No.8-9,TahunIV,1953. yang memanggilnya Bung Adam,ada pula
5) "Bekas Wartawan Sudirun", yang memanggil Pak Adam. Karena di
Indonesia,Tahun IV,1953. daerahnyanama A.Damhoerisangatbanyak.
10 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
BADAM BAHA.GA
KEE.EflTE.RIAN FE;1D;D'K/'.M
khusus untuknya ditambahkan kata ada,sekali-sekali tulisarmya masih muncul
pengarang. Jadi, dia dipanggil dengan juga di harian Sumatera Shimbun (Medan)
sebutan A.DamhoeriPengarang. dan harian Padang Nippo(Padang).
Novel Damhoeri yang pertama,Men- Selama perang kemerdekaan dan masa
tjari Djodoh, diterbitkait oleh Balai Pustaka Agresi II, A. Damhoeri ikut bergerilya di
Payakumbuh Selatan. Mula-mula dia aktif
pada tahun 1935. Novel tersebut laris di dalam barisanPenerangan MobilKewedana-
an Militer Payakumbuh Selatan.Kemudian,
pasaran sehingga dicetak ulang beberapa dia menjadistafWedana Militer Mahinuddin
kali.Pada masa-masaselanjutnya Damhoeri Hs. Pengalarrian di masa gerilya ini
tidak hanya menulis novel, tetapi juga direfleksikannyadalam novelDflriGunungke
menulis cerita pendek, cerita anak, puisi, Gunung yang diterbitkan oleh penerbitSaiful,
esai,danbukupelajaran.Bahkan,dia pemah
menulisteka-tekisewaktu mengasuhruang Medan,tahrm 1950.
"Kesusastraan"di majalah PandjiPoestaka.
Dari segi ekonomi Damhoeri termasuk
Damhoeri termasuk salah seorang pe keluarga yang tidak kaya.Oleh karena itu,
ngarang tigazaman,yakiuzaman penjajahan dia berusaha keras meningkatkan taraf
Belanda, zaman penjajahan Jepang, dan
zaman kemerdekaan.Pada masa penjajahan hidupnya. Menulis bukan satu-satunya
Belanda, Damhoeri pernah menggunakan ladang tempat mencari nafkah. Damhoeri
nama samaran, yaitu Aria Diningrat.. mempunyai pekerjaan tetap sebagai
Sehubungan dengan nama samaran itu,ada pegawai negeri. Lama-kelamaan kehi-
kisahtersendiri yang menyeretDamhoerike dupannya berubah menuju perbaikan,ter-
penjara. Damhoeri menulis karangan yang utama setelah beberapa karyanya dipesan
berjudul "Timur Tanah Airku" yang oleh Departemen Pendidikan dan Kebu-
dikirimnya ke Harian Persamaan, Padang. dayaan, Jakarta, dalam rangka paket
pengadaan buku Inpres.
Damhoeri meminta agar redaksi harian itu
menuliskan namasamarannya.Akan tetapi, Damhoeri mengawali pendidikarmya
dalam tulisannya itu temyata bukan nama
di Sekolah Gubernemen Kelas Dua
samaran yang tertera, tetapi nama aslinya,
Bangkinang (Sumatra) dan tamat tahun
yaitii A. Damhoeri. Tulisan Damhoeri itu
1928. Sekolah Gubernemen itu terkenal
dianggap menentang pemerintah yang
sedang berkuasa sehingga dikategorikan dengan namaJongen Vervolgschool,lamanya
dua tahun dan merupakan lanjutan dari
sebagai kejahatan melalui pers (pers delict). sekolah desa yang lamanya tiga tahun.
Oleh karena itu, Damhoeri dan pemimpin Damhoeri melanjutkan pendidikarmya ke
harian itu diajukan ke pengadilan dan sekolah normal di Padang Panjang dan di-
mereka dijatuhi hukuman penjara selama
empatbulan.Walaupim demikian,dia terus selesaikannya tahun 1934. Setelah itu, dia
menulissetelah keluar dari penjara. belajar berbagai ilmu (sastra, agama, dan
Pada masa penjajahan Jepang, Dam Iain-lain)secara autodidak.
hoeri menetap di desa kelahirarmya, Batu
Payimg.Meskiinspirasiuntuk menulistidak Karier Damhoeri di dunia pendidikan
berawal dari guru sekolah desa pada tahxm
1934-1936. Kemudian,dia mengajar di Se-
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 11
kolah Gemeente,Medan,tahvin 1938-1940. 4. "Ratu dari Pulau Mentawai" dalam
Pada tahun 1940-1942 Damhoeri mengajar
di HIS Medest, Medan. Pada tahun 1943- Pandji Islam No. 10-28 Tahun ke-8
(1941)(cerber).
1946 Damhoeri mengajar di Sekolah 5. "RendangPadang"dalam PandjiIslam
Sambungan Payakumbuh. Dalam dunia No.43-44 Tahun ke-8(1941:836-839).
pendidikan yang digelutinya lama- 6. "Djalan Belakang"dalam Waktu No.19
kelamaan kariernya pun makin meningkat, Tahun ke-9(1955:36-37).
dari guru menjadi kepala sekolah desa.Dia
menjadi kepala sekolah di Sitanang 7. "Latifa"dalam Waktu No.26Tahun ke-
(Payakumbuh), Salibawan, dan Danau
Bengkuang pada tahun 1947-1956. 9(1955:36-38).
Pada tahun 1956-1958 Damhoeri men- Puisinya antara lain sebagai berikut.
1. "DiPekuburan"dalam PandjiPoestaka
jabat Kepala Seksi Kesenian Perwakilan
Daerah Kebudayaan Sumatra Tengah, No.83Tahun ke-11(1933:1299).
Bukittinggi. Dari Bukittinggi Damhoeri 2. "Ingin Beta hendak ke Sana" dalam
pindah ke Padang menjabat Kepala Seksi
Kesenian Inspeksi Daerah Kebudayaan PandjiPoestaka No.6Tahxm ke-11(1933:
Sumatra Barat,padatahxm 1960-1963.Pada 246).
tahxm 1964-1971 DamhoerimenjabatKepala 3. "Terkenangkan Bxmda" dalam Pandji
Dinas Kebudayaan Daerah 1 Kota Payakum Poestaka No. 93 Tahun ke-11 (1933:
buh sampai pensiim.
1460).
Kariemyadibidangtulis-menulisberawal
dari menulis di majalah PandjiPoestaka rubrik 4. "Bedaja" dalam Pandji Poestaka 13
"Taman Kanak-Kanaik". Damhoeri miilai Januari 1933.
menulis di majalah itu t^ggal 27 November 5. "Kendiri" dalam Poedjangga Baroe No.
12Tahun ke-1(1934:371).
1931.Tahun 1932-1934 Damhoeri membantu
Cerita bersambxmgnya berjudul"Saha-
majalah Pandji Poestaka untuk mengisi rubrik batSedjati"dalam PandjiPoestaka tanggal6,
"Memadjoekan Doenia Kesoesastraan". Dia
ikut mendirikan majalah Doenia Pengalaman 13,20,dan 27Oktober 1933.
pada tahun 1938-1939 di Medan dengan
kedudukansebagaianggota redaksi. Novelnya antar lain sebagai berikut.
1. Depok Anak Pagai,1935 dan 1965(ceta-
Cerpen karya A. Damhoeri antar lain
sebagai berikut. kan rV).Jakarta: NV.Nusantara.
1. "Lebai yang Sial" dalam Pandji Poestaka
2. Dari Gunung ke Gunung,1950,Medan:
No.11-12Tahun ke-10.(1932):166-168.
2. "Redakteur Chilaf,Medewerker Djadi Saiful.
Mempelai" dalam Pandji Islam No.13 3. Kurir,1950,Medan:Tjerdas.
Tahun ke-5(1938:305-306). 4. Terompah Usangjang Tak Sudah Didjahit,
3. "Sepaham Sependirian" dalam Pandji
Islam No.4Tahun ke-5(1938:33-95). 1953.Jakarta: Balai Pustaka.
12 5. Mentjari Djodoh, 1962(ce^kan IV),
Jakarta: Nusantara.
6. Telaga Darah. 1964. Payakxunbuh: Eleo-
nora.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
7. Rahasia dalam Surau(RajaKatak Menga- waktuitu beralamatdiKartopuran,Nomor
muk) 1968: Kuala Lumpur: Pustaka 102, Solo, Jawa Tengah. Prof. Dr. Hamka
adalahsalahseorang pelindung majalah ini.
Antara.
Motivasi kelahirannya adalah me-
8. Si Loreng dari Rimba Mangkisi, 1989, ngemban dan menjalankan ajaran Allah.
Para pengelolanya pertama kali,selainProf.
Jakarta: Balai Pustaka.
9. Gara-Gara Delima Hanyut. Dr. Hamka, tercatat H. Surono Wiro-
Karya esainya adalah sebagal berikut. hardjono,sebagaipemimpin umum redaksi,
1. "PenerbitanInpres:DampakPositifnya Sumanto, B. A.,sebagai wakil pemimpin
umum redaksi,Mardjono,sebagaisekretaris
terhadap Penerbit dan Pengarang", redaksi, dan Ichwan Dardiri, sebagai
Singgalang,19 Oktober 1985. pemimpin redaksi. Beberapa staf redaksi
2. "Efek Penerbitan Inpres pada Pener yang tercatat pada waktu itu adalah S. W.
bit",Singgalang,21 Oktober 1985. Wijaya,Sardjono,dan M.Dalyono.Majalah
Adilberakhir pada tahun 1976.Kematianitu
Damhoeri memasuki Organisasi disebabkan oleh dana yang tidak memadai.
PengarangIndonesia(OPI).Tahim 1946 dia
menjadianggota SidangPengarang,Depar- Majalah Adil berukuran 27,5 x 19,5 cm
temen Pendidikan dan Kebudayaan di dan mempergunakan kertaskoran.Dengan
Bukittinggi. Atas jasanya di bidang tulis- tampilan sampul yang terbuat dari kertas
tebal dan berkilat, majalah ini dapat
menulis/sastra, Damhoeri menerima dipasarkansecara nasionalhingga mencapai
Jakarta, Padang,dan Medan. Berdasarkan
piagam penghargaan dari Pemerintah surat pembaca yang.diterima redaksi yang
Provinsi Sumatra Barat dan piagam dari datang dari berbagai kota,antara Iain,dari
MehteriPendidikan danKebudayaan,Fuad Brebes, Klaten, Purworejo, Waleri, Cepu,
Ngawi, Bojonegoro, dan Babat dapat
Hassan. dipastikan bahwa majalah Adil sudah
tersebar di seluruh Pulau Jawa.
Damhoeri termasuk pengarang tahun
1930-1940-an. Teeuw menempatkan Dam Majalah ini memuat beberapa rubrik
hoeri sebagai pengarang roman picisan. penting,yaitusastra,agama,politik,ekonomi,
Sementara itu, Jassin menyatakan banyak kesehatan,pendidikan,olahraga,dan ikian.
karya (cerpen) Damhoeri yang baik Jakob Rubrik sastra mendapat tempat yang baik.
Sumarjo berpendapat bahwa novel Halitu terbuktidaribanyaknya karya sastra
Damhoeri(Depok Anak Pagai)sarat dengan yang dimuat di dalam majalah ini. Selain
informasisosiologis. sajak,cerita pendek,dan cerita bersambung,
juga dimuatkritik sastra.Rubriksastra yang
Adiladalah nama majalah beri- memuat karya sastra dengan sangat pesat
terlihat pada tahun 1970-an,terutama pada
ta yang banyak memuat karya tahun 1975, yang merupakan tahun ke-43
sastra,seperti cerita pendek,sajak, majalah Arfz7.Pada tahun 1975itu tercatat ada
dan cerita bersambung. Majalah Adil
diterbitkan pertama kali pada 1 Oktober
1932 yang dikelola oleh FT Adil,yang pada
Ensiklopedia Sastra Indorresia Modem 13
6buahcerita pendek,8buahsajak,dan1buah hanya diperuntukkan bagi anak-anak
kritik dan esai.Nama-nama sastrawan yang Belanda.Selanjutnya,dia meneruskan pen-
muricul dalam majalah ini antara lain S. didikan ke HIS, mengikuti kakak seba-
Harjo, M. Wiraguno, Wahyu Sumarto, paknya yang kebetulan menjadikepala HIS
Soempoenowati, Zaini Ali, Imam Sidikin, itu. Atas persetujuan ayalmya, dia mene
Thamzir, Rika Yst.,M. Akbar, Kingking ruskan pendidikan ke School Tot Opleiding
Subyarsih, Harum Ar.,Mohia Sri Martha
Vienata, Bagyo Sucahyo, A. Mahmud, van Inlandsche Arisen (STOVIA) sekolah
Bambang Sutrisno, Joko Susilo, Farindi N.
Abdulghofar, Noer Hamidy Th.,dan Toto kedokteran di Betawi. Kesenangannya
Yulliandy. menulis membawanya terjun ke dunia
jurnalistik sehingga studinya di sekolah
Majalah Adi7 terbit secara berkala dua kedokteran dihentikan. Rupanya pilihan
minggusekali(dwimingguan)dengan pem- hidupnya untuk terjun total dalam dunia
bacasasarannya khalayak umum,terutama persuratkabaran merupakan pilihan yang
kelas menengah dan atas. tepat.Dia menjaditokoh yangamatdisegani
dan berhasil menciptakan karya besar yang
Motto penerbitan majalah Adil adalah menjadikannya sebagai pelopor pers Indo
"Mengemban Amanat Allah dan Umat". nesia.Berkatkeija kerasnyaitulah,namanya
Adinegoroadalah namasamaran. diabadikan dalam "Hadiah Jurnalistik
Adinegoro"sejak tahun 1974.
Nama pengarang ini sebenarnya
Djamaluddin,yangpada masaawal Dalam dimia sastra nama Adinegoro
kegiatan menulisnya di media massa selalu sebenarnya tidak sebesar di dunia jurnalis
mencantumkan singkatan Dj. Pengasuh tik. Tampaknya kegemaran menulis karya
majalah Tjahaja Hindia,Landjumin Tumeng- sastra hanya berlangsung pada awal
gung meriyarankan agar Djamaluddin kegiatannya menulis. Dua karyanya, yaitu
memakai nama samaran Adinegoro agar Darah Moeda dan Asmara Djaja, diterbitkan
karangannya dapat menarik pembaca dari tahun 1926dantahun 1927.Namun,dengan
Jawa.Temyatanama samarannyajauh lebih kedua karyanya itu,Adinegoro dipandang
populer daripada nama sebenarnya. Oleh sebagai pengarang novel masa awal
karenaitulah,dia kemudiandikenaldengan Angkatan Balai Pustaka.
nama Djamaluddin Adinegoro.
Adinegorolahir diTalawi,Sawahlxmto, Darah Moeda menampilkan persoalan
Sumatra Barat pada 14 Agustus 1904 dan zaman itu yang biasa mempertentangkan
meninggal di Jakarta, 7 Januari 1967. kelompok orang tua dan kelompok orang
Ayahnya menjabatsebagaikepalalarasatau muda. Sesuai dengan judulnya, novel ini
demang dan bernama Usman Bagindo mengemukakan perkawinan antarsuku
Chatib. Sebagai anak seorang demang,dia yang terjadi di Minangkabau.Dalam novel
dapat diterima di Europeesche Lagere School ini terungkap keinginan pemuda yang
(ELS), sekolah rendah yang sebenarnya menolak perkawinan adat yang mengha-
ruskan pemuda Minang kawin dengan
gadissesama sukimya atau bahkan dengan
saudara dekat.
14 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
Asmara Djaja memperlihatkantema yang diterbitkan oleh Pustaka Jaya, mendapat
sama,yaknikemenanganorang muda atas or- hadiah dari Yayasan Buku Utama sebagai
ang tua dalam menentukan jodoh. Novel ini bacaan terbaik dalam bidangfiksitahun 1980.
juga mengetengahkan perkawinanantarsuku Novel Jantera Bianglala dinyatakan sebagai
yang berlangsung di Bandung meskipun or fiksi terbaik(1986). Hadiahnya berupa uang
ang tua si pemuda dengan sengaja mem- sebesar Rpl.000.000,00 diserahkan oleh
bawakan untuknya seorang gadis sesuku,si Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Fuad
pemuda tetap memilihistri yangtelah terlebih Hassan. Melalui novelnya yang berjudul
dahulu dikawirdnya.
Bekisar Merah,Ahmad Tohari meraih Hadiah
Selain dua novel itu, Adinegoro juga
berhasil menulis semacam novel perjalanan Sastra ASEAN tahun 1995.
dalam tigajilid denganjudulMelawatke Barat.
Dengan novel ini Adinegoro mengukuhkan Dia lahir tanggal 13Juni 1948 di Ting-
profesinya sebagai sastrawan sekaligus garjaya,Kecamatan Jatilawang,Banyumas,
sebagai wartawan. Dapat dikatakan bahwa Jawa Tengah dari keluarga santri. Ayahnya
kiprahnya dalam dunia kesusastraan seorang kiyai(pegawai KUA)dan ibunya
membawa jenis penulisan sastra yang pedagang kain. Dari segi ekonomi, ke-
sekarang dikenal sebagaisastra jurnalistik. hidupan keluarganya tidaklah kekurangan.
Namun, lingkungan masyarakatnya
Ahmad Tohari adalah sastrawan mengalami kelaparan (Prie Gs, Suara
Merdeka,9Januari 1994).
yang terkenal sebagai pengarang
trilogi novel Ronggeng Dukuh Paruk Ahmad Tohari menikah tahun 1970
(1982), Lintang Ke- dengan Siti Syamsiah. Istrinya bekerja
sebagai guru SD. Dari perkawinannya itu,
il|HiP| j^Hj mukusDinihari(1985), mereka dikaruniailima orang anak.Ahmad
Tohari sangat menyayangi keluarganya.
dan Jantera Bianglala Tahun 1981, ketika bekerja dan tinggal di
Jakarta, Tohari mengundurkan diri dari
(1986).Karya-karya- jabatan redaktur harian Merdeka. Hal itu
terjadi karena dia ingin berkumpulbersama
nya banyak menda- istri dan anak-anaknya di desa. Anak-
anaknya pernah pula dibawa ke Jakarta,
W' pat hadiah, seperti tetapi mereka tidak betah {Yudha Minggu,9
DDookkuu,m„eennt,aas.i,PiuPxua.t,cB,ashaahsmaa cerpennya yangber- Desember 1984).
Dalam mendidik anak-anaknya,
judul"J^sa-Jasa buat
Ahmad Tohari menanamkan pendidikan
Sanwirya" meme- keagamaan sejak dini. Menurutnya, agama
merupakan satu-satunya laku utama untuk
nangi Hadiah Hara- mewujudkan kecintaan manusia kepada
pauSayembara Cer* Tuhan dan kepada manusialainnya.Ahmad
Tohari selalu mengajak keluarganya untuk
pen Kincir EmasRa salat berjamaah dan dia sebagai imamnya.
dio Nederland Wereldomroep(1977).Novel
Di Kaki Bukit Cibalak memperoleh salah satu
hadiah Sayembara Penulisan Roman yang
diselenggarakan oleh Dewan Kesenian
Jakarta tahun 1979. Kubah (novel) yang
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
Dia juga selalu menekankan kepada anak- Nederland (Yudha Minggu,9 Desember
anaknya agar mereka tidak menjadi beban
masyarakat dan harus dermawan. Jadilah 1984). Setelah itu, karya-karya yang
orang yang memberijangan menjadi orang
yang meminta.Ahmad Toharimerasa bahwa ditulisnya banyak yang mendapatkan
anak-anaknya pim mengerti. Menurutnya,
anak-anaknyatumbuhsecara wajar.Mereka hadiah. .
semua masuk ke sekolah favorit di Purwo- Sampai sekarang dia masih aktif
kerto dan nilaimereka bagus-bagus(Prie Gs, menulis walaupun tidak produktif.Masalah
Suara Merdeka,9Januari 1994).
produktifdalam berkarya baginya tidaklah
Secaraformal,Ahmad Tohari mengan-
tongi ijazah SMAN II Purwokerto, ke- terlalu penting.Dia baru akan menulisjika
mudian dia kuliah di Fakultas Ekonomi, desakan-desakan untuk menulis sudah
Unversitas Jenderal Sudirman (UNSUD),
tidak dapatdibendimg lagi. Ahmad Tohari
Purwokerto, 1974—1975. Selanjutnya, dia
pindah ke Fakultas SosialPolitik(1975-1976) tidakingin tulisannyaitu bersifat'pasaran'.
juga hanya dijalaninya selama satu tahun,
lalu pindah keFakultasKedokteran YARSI, Jika menulis,dia harus menggimakan waktu
Jakarta,tahun 1967-1970,ditinggalkarmya.
Akhirnya, dia memilih tetap tinggal di secara total, tidak bisa diselang-seling
desanya, Tinggarjaya, mengasuh Pondok
dengan kerja yang lain (Djadjat Sudradjat,
Pesantren NU A1 Falah.
Media Indonesia, 7 April 1991). Berkaitan
Ahmad Tohari pemah bekerja di BNI
1946, sebagai tenaga honorer, yang dengan aktivitasnya didunia tulis-menulis,
mengurusi majalah perbaiikan tahun 1966-
1967. Kemudian dia bekerja di majalah tahun 1990 Ahmad Tohari mengikutiInter
Keluarga tahun 1979-1981 dan menjadi
redaktur pada harian Merdeka, majalah national Writing Prograni di Iowa,Amerika
Amamh,dan majalah Kartini.
Serikat,selama tiga bulan.
Karya-karyanya mulai dipublikasikan
tahun 1970-an.Sebenamyasebelum itu,saat Resep yang ampuh untuk menjadi
masih belajar di SMA,dia telah menulis,
tetapi tulisannya hanya disimpan di laci seorang penulis yang berhasil, menurut
meja belajarnya. Selepas SMA,barulah dia
mengirimkan karyanya itu ke berbagai me Ahmad Tohari, selain faktor bakat juga
dia massa. Beberapa cerpennya dimuat di
Kompas.Yang membuatsemangat menulis- harus rajin berlatih menulis dan banyak
nya menggebu-gebu adalah saatcerpennya
"Jasa-Jasa buat Sanwirya" menang dalam membaca(Yndha Minggu,9Desember 1984).
lomba cerpen yang diadakan oleh Radio
Karya-karya Ahmad Tohari yangtelah
diterjemahkan ke dalam bahasa asing,misal-
nya, Ronggeng Dukuh Paruk dan Kubah di-
terbitkan dalam bahasa Jepang atas biaya
Toyota Ford Foundation oleh Imura Cul
tural Co. Ltd. Tokyo, Jepang. Selain itu,
triloginovelnyatelah diterjemahkan pula ke
dalam bahasa Belanda dan Jerman. Novel
itu sudah diterjemahkan untuk pasar
bersama Eropa (Prie Cs, Suara Merdeka,9
Januari 1994).
Karya Ahmad Tohari yang ditrans-
formasi ke bentuk lain (film) adalah novel
Ronggeng Dukuh Paruk yang difilmkan oleh
Caruda Film dengan judul Darah Mahkota
Ronggeng. Konon, skenario film itu
16 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
menyimpang dari yang telah digariskan Airlangga adalah judul drama
pengarang sehingga Tohari tidak mau
melihat filmnya. Pemeran utama film itu karangan Sanusi Pane. Drama
adalah Enny Beatrice dan Ray Sahetapy tersebut ditulis pertama kalidalam
disutradaiYazman Yazid.Novelnya DiKaki
Bukit Cibalak(1979)ditransformasi menjadi bahasa Belanda dan diterbitkan tahun 1928.
bentuk sinetron (Erie Gs, Suara Merdeka,9
Januari 1994). Novelnya yang lain adalah Semula Airlangga adalah namaseorang raja
Lingkar Tanah Lingkar Air (1995). Buku diJawaTimur yang memerintah padatahun
kumpulan cerpenya berjudul Senyum 1019-1049.Airlangga datang kepada Dhar-
Karyamin(diterbitkan tahun 1989). mawangsa untuk meminang putriDharma-
wangsa.Pada saat itu terjadi serangan dari
Cerpennya yang lain adalah sebagai pasukan wara-wiri.Airlangga dapatmelari-
berikut. kan diri. Dia selamat.
1) "Tanah Gantungan"dalam Amanah,28 Airlangga,sebagai karya sastra adalah
drama yang memanfaatkan fakta sejarah
Desember 92-Januari 1993. dan menampilkan tokoh sejarah untuk
mengungkapkan gagasan kebangsaan
2) "Mata yang Enak Dipandang" dalam secara terselubung.TeksdramaAirlanggaitu
Kompas,29Desember 1991. mula-mula diterbitkan secara bersambung
dalam majalah Timboel tahim 1928.
3) "Zaman Nalar Sungsang"dalam Suara
Sanusi Pane menganggap bahwa dua
Merdeka,15 November 1993. dramanya yang ditulis dalam bahasa
Belanda, yaitu Airlangga dan Eenzame
4) "Sekuntnm Bunga telah Gugur"dalam Garoedavlucht pada hakikatnya melukiskan
perjuangan individualisme Barat terhadap
Suara Merdeka,7MeilSSA mistik, yang dalam dirinya bertambah
5) "Di Bawah Langit Dini Hari" dalam kentara, berkat Hinduisme, Budhisme,
Suara Merdeka,1 November 1993. Sufisme,dan filsafat Jawa.
A. Teeuw menilai drama Airlangga
6) "Pencuri" dalam Pandji Masjarakat,11
sebagai perwujudan besarnya minatSanusi
Februari1985. Paneterhadap tema yangbersifattradisional
dan mengandung unsur sejarah walaupun
7) "Orang-Orang Seberang Kali" dalam Muhammad Yamin juga memunculkan
Amanah,15 Agustus 1986.
drama Ken Arok dan Ken Dedes. H.B Jassin
8) "Ah,Jakarfa"dalam PandjiMasjarakat,
juga mengomentaridramaAirlangga dengan
11 September 1984. mengatakan bahwa Airlangga yang ditulis
9) "Penipu yang Keempat" dalam
dalam bahasa Belanda itu tidak kalah
Kompas,27Januari 1991.
10) "Warung Panajem" dalam Kompas,13 bagusnya dari karya SanusiPane yang lain.
Beberapa penulis buku pelajaran un
November 1994.
tuk SLIP dan SLTA menyebutkan bahwa
11) "Kenthus"dalam Kompas,1 Desember Airlangga merupakan karya Muhammad
Yamin yang terbit pada tahun 1943.
1985.
12) "Rumah yang Terang" dalam Kompas,
11 Agustus 1985.
13) "Daruan"dalam Kompas,19 Mei 1991.
14) "JembatanKa"dalam PandjiMasjarakat,
lljulil985.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 17
Buku-buku pelajaran tersebut antara lain yang masih muda usia jika dibandingkan
SariKesusastraan Indonesia 1(1984:48)yang dengantokoh^tokohsastraterkenalzamanitu.
disusun oleh J. S. Badudu,Kesusasteraan In
donesia 2 (1957:93) yang disusun oleh B. Ajip Rosidi mengawali pendidikan
Simorangkir Simandjuntak,dan Seni Sastera dasarnya di Jatiwangi, kemudian melan-
Indonesia (1980) yang disusun oleh Asis jutkan pendidikannya ke SMP yang di-
jalaninya di daerah Majalengka, Bandimg,
Safioedin.A.Teeuw berkomentarbahwa dia dan Jakarta. Selanjutnya, dia menempuh
pendidikan SMA di Jakarta yang ber-
tidak pemah menemukan buku Airlangga pindah-pindah dari SMA Jalan Batu bagian
karya Muhammad Yamin itu. B(waktu belajamya pagi hari)keSMA Budi
Utomobagian A(waktubelajamyasorehari),
Sampaisaatini draima Airlangga karya kemudian pindah ke Taman Siswa.Sayang,
Sanusi Pane ini belum diterjemahkan ke diatidak mengikutiujianakhirSMA.Halitu
dalam bahasaIndonesia.Akantetapi,drama sengaja dilakukannya karena dia ingin
itu mengisahkan perjuangan orangIndone membuktikanbahwatanpaijazah pxm orang
sia,kerajaan yangada diIndonesia,dan adat
istiadatIndonesia pada masa lampau. bisa hidup. Walaupun tidak berpenididikan
Ajip Rosidi(dulu ditulis Rossidhy) tinggi,Ajip Rosidi sangat aktif dalam dunia
adalah sastrawan dan pengarang bersastra.Sejak berusia 15 tahun(SMP),dia
yangserbabisa.DialahirdiJatiwangi, sudah sanggup menjadi pengasuh majalah
Soeloeh Peladjar. Pada usia 17 tahun dia
Cirebon, Jawa Barat 31 Januari 1938. Dia menjadiredaktur majalahProsa.Tahun1964-
1970Ajip menjabatredaktur penerbitTjupu-
beragama Islam. Karya kreatifnya ditulis manik. Tahun 1968-1979 dia menjadi
terutama pada periode 1953-1960.Akan tetapi, redaktur Budaya Jaya dan tahun 1966-1975
H. B. Jassin menggolongkannya ke dalam menjabatKetuaPaguyubanPengarangSastra
kelompok Angkatan66. Sxmdadan memimpinpenelitian pantundan
Ketika usia Ajip Rosidi dua tahun, folklorSunda.Tahun1967diabekerjasebagai
kedua orang tuanya berpisah sehingga dosen Universitas Padjadjaran dan tahun
setelah itu dia diasuh oleh neneknya (dari
pihak ibu),kemudian oleh pamannya(dari 1965-1968 menjabat Direktur Penerbit Duta
pihak bapak) yang bermukim di Jakarta.
Pada saat itu kehidupannya sangat seder- Rakyat.Ajip Rosidiadalah orang yang tidak
hana,bahkan boleh dikatakan kurang. Na- sepi dengan pekerjaan.Pada tahun 1971-1981
mun,hal itu merupakan cambuk bagi diri- dia memimpinPenerbitDuniaPustakaJaya.
nya imtuk memperbaikikehidupan.Akhir- Selain itu, tahun 1973-1979 dia juga
nya, dia berhasil dapat mengembangkan
kariemya dibidangsenisastra,baiksastraIn memimpin Ikatan PenerbitIndonesia.Tahun
donesia maupim sastra Sunda, di bidang 1973-1981 dia juga terpilih sebagai Ketua
penerbitan, dan di bidang pengetahuan Dewan Kesenian Jakarta, bahkan pernah
bahasa Indonesianya (ketika berada di mendapat kesempatan sebagai anggota staf
Jepang). Dia adalah tokoh di segala bidang
ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
tahun 1978-1980. Setelah berkecimpung
dalam dimia seni dan penerbitan diIndone-
18 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
sia, pada tahun 1980-an Ajip mengembang- Mimbar Indonesia, Siasat, Gelanggang, dan
kan sayap ilmu pengetahuannya di Jepang. Keboedajaan Indonesia.
Disaria dia diangkatsebagaigurubesartamu
di Osaka Gaikokugo Daigaku (Universitas Ajip Rosidi menulis puisi, cerita
Bahasa-Bahasa AsingOsaka),gurubesarluar pendek,novel,drama,terjemahan,saduran,
biasa di Kyoto Sangyo Daigaku (Universitas kritik, esai, dan buku yang erat kaitannya
Industri Kyoto),di Tenri Daigaku (Universi dengan bidangilmu yang dikuasainya,baik
tasTenri),dan di Osaka Gaidai{Osaka Univer dalam bahasa daerah maupunbahasa Indo
sity ofForeign Studies).Sejak tahun 1989 Ajip nesia.Karyanya antaralain sebagaiberikut.
memberikan Hadiah Sastra Rancage kepada 1. Kumpulan Puisi
sastrawan atau budayawan daerah yang
telahberjasa dalam bidangsastra danbudaya (1) Ketemu di Djalan bersama Sobron
daerah,khususnya Sunda danJawa.Halitu Aidit dan S. M. Ardan (Balai
membuktikan bahwa dia mampu mengem- Pustaka,1956).
bangkan kreativitasnya tanpa berhenti.
Bersama beberapa sastrawan dan buda (2) Pesta(Pembangiman,1956).
yawan Sunda Ajip berhasil menyusun (3) TjariMuatan(BalaiPustaka,1959).
EnsiklopediKebudayaan Sunda yangditerbitkan (4) Surat Tjinta Endaj Rasidin (Pem-
tahxm 2001. Ajip menikah dengan Patimah
ketika berusia 17 tahun.Pasangan itu telah bangunan,1960).
dikaruniai enam orang anak. Nama-nama (5) Djeram(GunungAgung,1970).
mereka adalah (1) Nxinun Nuki Aminten (6) Ulardan Kabut(PustakaJaya,1973).
(perempuan,tinggal bersama suaminya di (7) Sajak-SajakAnakMatahari(Pustaka
Muntilan,Jawa Tengah),(2) Titi Surti Astiti
(perempuan,sudah menikah,tinggaldiIhggris Jaya,1979).
karena mendapatbeasiswauntuksuatubidang (8) Nama dan Makna (Pustaka Jaya,
studi),(3) Uga Perceka (laki-laki, menikah
dengangadisJepangyangmasukagamaMam), 1988).
(4) Nundang Rundagi (laki-laki, menikah 2. Kumpulan Cerita Pendek
dengan Evy,tinggal di Cicalengka Bandung),
(1) DiTengah Keluarga(BalaiPustaka,
(5)Rangin^mbada(laki-laki,menikahdengan
1956).
gadisJepang,yang masuk agama Islam),dan (2) Tahoen-Tahoen Kematian(Gunung
(6) Titis Nitiswari(perempuan, mengajar di
Jepang,belum menikah). Agimg,1951).
(3) Pertemuan Kembali (Bukittinggi:
Kariernya di bidang sastra dimulai
sejak bersekolah di sekolah dasar. Kelas Nusantara,1962).
enam SD dia sudah menulisdan tulisannya (4) Sebuah Rumah buat Hari Tua
dimuat dalam surat kabar Indonesia Raya.
Ketika dia berusia empat belas tahun, (Pembangunan,1957).
karya-karyanya dimuat dalam majalah
3. Novel
(1) Perjalanan Pengantin(Pembangun
an,1958).
(2) Anak Tanah Air(Gramedia,1985).
4. Terjemahan dari Bahasa Sunda
(1) Mengurbankan Diri{Ngaiuadalkeun
Nyawa karya Moh.Ambri).
(2) Memuja Siluman {Munjung karya
Muh.Ambri).
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 19
(3) Jalan ke Surga(Jalan ka Sorga). Sumarga,1963).
(4) Dua Orang Dukun (Pusrtaka Jaya, (3) Kesusastraan Sunda Dewasa Ini
1970). (1966).
Terjemahan dari Bahasa Jepang
(1) Penari-Penari Jepang (kumpulan (4) Ichtisar Sedjarah Sastra Indonesia
(Bina Tjipta,1969).
cerita pendek karya Yasunari
Kawabata, diterjemahkan ber- (5) "Pembinaan Kebudajaan Daerah
Sunda"{Budaja Djaja,1970).
sama Matsuoka Kunio(Jambatan,
1985). (6) Jakarta dalam Puisi Indonesia
(2) NegeriSalju(novelkarya Yasunari (antologi puisi,1972).
Kawabata diterjemahkan bersama
(7) "My Experience in Recording
Matsuoka Kimio (Pustaka Jaya, Pantun Sunda"(prasaran dalam
Kongres Orientalis di Paris,1973).
1987).
(8) Masalah Angkatan dan Periodisasi
Saduran Sejarah Sastra Indonesia(1973).
(1) Lutung Kasarung (1958), tahun (9) PuisiIndonesiaI(Bandung,Pelajar
1962 diubah judulnya menjadi
PurbasariAju Wangi(PustakaJaya, 1975).
' 1962). (10) Laut Biru Langit Biru (antologi
pengarang sastra Indonesia,
(2) Tjiung Wanara(Cetakan ke-1 Gu- Pustaka Jaya,1977).
nung Agung,1961;Cetakan ke-2
ProyekPenelitianPantim danFol (11) "Peranan Seni dan Sastra dalam
klore Sunda, 1973, Cetakan ke-3 Pembangrman Bangsa"(Budaya
Jaya,1978).
Gunung AgUng,1968). (12) Beberapa Masalah UmatIslam diIn
(3) Mundinglaja di Kusumah (Cerita donesia (Bandung, Bulan Sabit,
Pantun Sunda, Tiara, Bandung, 1970).
1961).
(4) Sangkuriang Kesiangan (Tiara, (13) MengenalJepang(1981).
Bandung,1961). (14) Undang-Undang Hak Cipta(1982).
(5) Tjandra Kirana (drama, Gunung (15) Ngalanglang Kasusastraan Sunda
Agung,1969).
(6) Masyitoh(Gunung Agimg,1969). (Pustaka Jaya,1983).
(7) Badak Pamalang (Pustaka Jaya, (16) Pandangan SeorangAwam(1984).
1975). (17) Manusia Sunda(Ida)^!Press,1984).
(8) Roro Mendut (Gunung Agung, (18) Ngamajukeun SeniPintonan Sunda
1968,1977).
(1984).
Lain-lain
Kumpulan puisinya yang berjudul
(1) Cerita PendekIndonesia(Jambatan, Pesta memperoleh Hadiah Sastra Nasional
1959). BMKN untuk puisi-puisi tahun 1955/1956.
Selain itu, kumpulan cerpennya yang
(2) Kesusastraan Sunda Dewasa Ini berjudul Sebuah Rumah buat Hari Tua juga
(antologi bersama Rusman Sutia mendapat hadiah serupa untuk puisi-puisi
20 tahun 1957/1958.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
A. Teeuw dalam Sastra Indonesia Mo Jawa/Indonesia pada TokyoForeign Language
School. Kemudian, tahun 1937 Ajirabas
dern II(1989:114) menyatakan bahwa sejak bekeija di BalaiPustaka,sebagairedaktur.
karya pertamanya terbit pada pertengahan
tahun 1950-an, dia hampir tidak pernah Dia juga pernah bekerja sebagai
absen dari percaturan sastra. Sepanjang leksikograf diITC.Pada zaman penjajahan
waktu itu sampai 1989 dia telah menjadi Jepang, Ajirabas bekerja di Gunseikanbu
tokoh di segala bidang sastra sehingga sebagai Naimubu Santoo Syoki dan sebagai
orang cenderung tidak mau tahu tentang Mffoo Syoki.
betapa masih muda dia sebenamya.
Ajirabas juga mengabdikan keah-
Ajirabas adalah nama samaran liannya dibeberapa perguruantinggi,antara
dari Welfridus Yoseph Sabariya lain di IKIP Sanata Dharma(1963-1968),di
Universitas Sarjana Wijata, Taman Siswa,
Poerwadarminta. Dia lahir di Yogyakarta(1963-1964),dan di Universitas
EHponegoro(1964-1968).Dia tercatatsebagai
Yogyakarta tanggal12September 1904 dan pegawai di Lembaga Bahasa dan Kesu-
meninggaldiYogyakartatanggal28Novem sastraan,Jakarta,serta Lembaga Bahasa dan
ber 1968.Ajirabasberasal darisnku Jawa dan Budaya,Yogyakarta.
beragama Katolik.Dia menyelesaikan pen- Dia menikah dengan Ny. Agnes
didikan formalnya di sekolah dasar pada 1 Soekirah. Dari pernikahan itu mereka
dikaruniai10orang anak dan yang hidup8
Juni 1919 dan Normaalschool Ambarawa orang, yaitu Sukartinah, Supartinah,
pada 19 Mei 1925. Sutantri, Widharto, Sularti, Suhartinah,
Berbagai macam pekerjaan telah Winardi,dan Wiharsojo.Ayahnyabemama
R.I. Yudawihardja(M.Ng.Koedawetjana)
dijalaninya,tetapi sebagian besar hidupnya yang bekerja sebagai abdi dalem istana
dihabiskannya dilapangan pendidikan dan
Yogyakarta.
penyusiman kamus. Setelah menamatkan
Karyasastra yangditulisnyatidakterlalu
pendidikannya, tahun 1925 dia diangkat banyak. Dalam sastra Indonesia dia tercatat
hanya menulissatubuah puisi,tiga buah prosa,
menjadi guru bantu di Sekolah Kelas II danduabuahdrama,semuanyadimuatdalam
majalah. Dia juga pemah maiulis beberapa
Wirobrajan,Yogyakarta.Sekolah tempatdia puisi dalam bahasaJawa,tetapi puisi-pruisinya
itu belum dapatdilacakkeberadaannya.Selain
mengajar adalah sekolah missie. Tidak lama menggunakan nama Ajirabas, dalam
tulisannya dia juga menggunakan nama
kemudian,AjirabasdiangkatmenjadiKepala samaranSemplak atauSabarija.
Maleisch Chineesche School. Akan tetapi,
jabatan itu tidak lama dipegangnya,hanya Karier yang pernah dicapainya dalam
berkisar 3 bulan. Dia kembali lagi menjadi bidang kesusastraan diiulaitidak menonjol.
guru bantu sekolah kelas n.Sambil mengajar Diajustrulebih dikenalsebagaileksikograf
disekolah kelasII,pada tahun 1927Ajirabas yangtidak ada duanya diIndonesiasampai
diangkat sebagai guru Bahasa Mela)m dan
Jawa di Kleine Seminarie(sekolah menengah
untuk mendidik paderi), Yogyakarta, Dia
pemah melawatkeJepang tahun 1932-1935
dan selama di sana menjadi guru Bahasa
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 21
saat ini.Puncak karier yang pernah diraih Aktuiladalahnama majalah berita
oleh Ajirabas ialah menjadi redaktur di
yang banyak memuat karya sastra.
Balai Pustaka bersama Sutan Takdir Majalahiniterbitdua minggusekali
dengan ukuran lebar 21 cm dan panjang 28
Alisyahbana. cm. Penerbit majalah ini ialah CV. Aktuil
Dikampimgtempattinggalnya,Ngadi- dengan alamat redaksi Lengkong Kecil 57,
Bandung.Pemimpin redakstnya B.Juyanto
suryan,Yogyakarta,dia mengadakantaman dan Toto Rahardjo. Perwakilan redaksi
bacaandansaresehan macapatJawasampai majalah Aktuil terdapat di'Sumatra Utara,
meninggahiya.
Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, dan Jawa
Beberapa judul karya Ajirabas dalam Timur. Majalah ini terbit dengan sampul
bidangkesusastraan yarig tercatatadalahse- kertas luks,tetapi di dalamnya digunakan
bagaiberikut. kertas koran.Harga majalah ini Rp850,00.
a) Puisi Jenis rubrik yang dimuat dalam
majalah ini berupa pendapat-pendapat
"Di Mana Tempat Bahagia", dalam pembaca,artikel tentang politik,budaya,
Poedjangga Baroe, No 4-6 Tahim ke-6
(1938:100). kesenian, hukum, film, ekonomi, dan
b) Prosa biografi. Jenis karya sastra yang dimuat
adalah cerpen, puisi, dan kritik esai.
1) "TigaKelamin"dalamPandjiPoes- Banyak sastrawan terkenal menulisdalam
majalah ini, seperti Sitor Situmorang, W.
taka, No. 69 Tahun ke-16 S. Rendra, Ikranegara, Hamid Djabbar,
(1938:1340-1342). Sutardji Calzoum Bachri, Umar Kayam,
2) "Membela Kewadjiban" dalam Abdul Hadi W. M. , dan Subagio
Sastrowardoyo.
Pandji Poestaka,No.29 Tahtm ke-
Dalam majalah Aktuil terdapat ruang
21(1943:1061-1063). khusus "Surat Pembaca". Pengirimnya
3) "SadarakanDirinja"dalam Pandji berasal dari berbagai kota,seperti Surabaya,
Manado,Medan,Yogyakarta,Bali,Padang,
Poestaka, No. 1-2 Tahun ke-22 Jakarta, dan Semarang. Selain itu, majalah
(1944:21-23). Aktuil juga memuat ruang khusus sastra,
c) Drama yaitu"Prokem"dengan redaktur Nurhadie
Irawan. Pada tahun 1980 majalah ini
1) "Azaz Hidup" dalam Pandji memuatlembaran khusus untuk penyair.
Poestaka,No.57Tahunke-ll(1933: Jenis karya sastra yang berbentuk
886-888). cerpen banyak dimuat dalam majalah ini,
seperti(1)"lyem yang Babu dan yang Ibu"
2) "Bangsacara dan Ragapadmi" karya Djoko Quartantyo,Tahun XII No.11,
dalam Pandji Poestaka, No.13-16 24Maret1980;(2)"Mamadon Galogo"karya
Tahun ke-22(1944). Bram Andrianto,Tahim XII No. 16,2 Juni
Ajirabas memperoleh Satya Lencana Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
Kebudayaan dariPemerintah Republik Indo
nesia atas jasa-jasanya dalam bidang kebu
dayaan pada umumnya danbidangkebaha-
saanpadakhususnya yangdisampaikanoleh
Sri,Paku Alam VIU kepada istri almarhum
pada tanggal15Juni1970 diYogyakarta.
22
1980;(3)"Dua Wanita"karya Anastasia W. Triyadi,Tahim XIII No.15,25 Mei1982;dan
,Tahvin XII No. 18,30 Junil980;(4)"Dari (23)"Pareira" karya Agus Susarso, Tahun
Cupido ke Narita"karya Buyunk,Tahun XH
No. 21, 18 Agustus 1980;(5)"Perjanjian XinNo.l6,8Junil981.
dengan Perdamaian" karya Asbari
Nurpatria Kresna, Tahun XII No. 23, 18 Puisi juga banyak dimuat dalam
Agustus1980;(6)"Surat Seorang Suami" majalah ini,antaralain(1)"Kebayoran",(2)
karyaJ.S.GiovaniSitohang,Tahun XIIINo. "Norodom-Norodom", dan (3)"Langit di
18, 6 Juli 1981 (7)"Yang Lalu Biar Saja KakiTentara"karya NurhadiIrawan,Tahun
Berlalu" karya Otje A,Tahun XIII No.20,3 XIII No.20,3Agustus 1981;(4)"Lima Puisi
Agustusl981;(8)"Cinta Seorang Seniman" Ikranegara", Tahim XIII No. 11,30 Maret
karya Zainuddin Tamir Koto, Tahun XIII 1981;(5)"Lima Puisi Ali Ahmad Said",
No. 20, 3 Agustusl981;(9) "Melawan Tahun XIIINo.12,13April1981;(6)"Empat
Misteri" karya Firman Triyadi,Tahim XIII
No.22,31Agustus 1981;(10)"Protes" karya Puisi Pablo Neruda",Tahun XIII No.14,11
Firman Triyadi, Tahun XIII No. 22,
31Agustus 1981;(11) "Sahabat" karya Mei 1981;(7)"Puisi-Puisi Hamid Djabbar"
Afrizal Anoda,Tahun XIII No.25,12 Okto- karya Eksekusi,"Telegram","Slogan",dan
ber 1981;(12)"Si Pardidam" karya Jack
"UUUUU",Tahun XIII No.15,25 Mei1981;
Hoetabarat,Tahim XIV No.1,15 November
(8)"Balon Gas";(9)"Senandung di Hutan
1981;(13)"Anugerah"karya Firman Triyadi, Rara", dan (10)"Paradoks" karya Sandy
Tahun XIV No. 2,30 November 1981;(14) Tyas, Tahun XIII No. 16,8 Juni 1981;(11)
"Lingkxmgan" karya Pudwianto Arisanto, "Nyanyian Seorang Pelarian";(12)"Beri
Tahxm XIV No. 3, 12 Desember 1981;(15)
"Tumbal Memperpanjang Hidup" karya Aku Seberkas";(13)"Ke dalam Luka-Luka
Mp Wesi Geni, Tahun XIV No. 4, 24 Kuserahkan Sangsiku";dan(14)"Soliloqui"
Desember 1981;(16)"Episode Manis di karya Eddy Soet Riyono,Tahun XII No.8,
Ginza"karya Buyunk,Tahun XIII No.6,22
Januari 1981 (17);"Apa yang Bisa dan Apa llFebruari 1980.
yang Tidak Bisa Kawin"karya Teguh Esha,
Tahun XIII No. 8, 16 Februari 1981;(18) Selaincerpen dan puisi,majalah Aktuil
"BukuHarian"karyaJack Hutabarat,Tahun juga memuat kritik dan esai, seperti (1)
XIII No.9,2 Maret 1981;(19)"Maria Aku "Sajak Sandy Tyas Tidak Hanya Sajak Protes
Sosial"karyaSutardjiCalzoum Bahri,Tahun
Berdiri antara Hidup Menanti Mati"karya XIII No.22,31Agustus1981;(2)"Darmanto
D.Sj. Giovani Sitohang,Tahun XIII No.10, Penyair Kurang Berbobot" karya Subagio
16 Maret 1981;(20)"Yang Paling Gombal Sastrowardoyo,Tahun XIII No.23;14 Sep
dalam Hidup Ini" karya Mira Sato,Tahun tember 1981;(3) "Teater Putu Wijaya
Penganjur Paham Euthanasia Terbalik"
XIII No.11,30Maret1981;(21)"Pertaruhan" karya Nurhadi Irawan,Tahun XIII No.24,
karya Anton Cheko,Tahun XIII No.14,11 28 September 1981;(4)"Menyimak Puisi
Penyair Cilik Evelyn" karya Ny. Sjam-
Mei 1981;(22) "Santet" karya Firman soeddin Ch. Haesy, Tahun XIII No. 26,2
November 1981;(5)"Sastra Indonesia Masih
Konsep Wayang dan Dongeng Pelanduk"
karya NurhadiIrawan,Tahun XII No.26,2
November 1981;(6)"Doel Kocek" karya
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 23
Nurhadi Irawan, Tahun XIV No. 4, 24 tanggal 12 Maret 1999 di Jakarta. Ibunya
Desember 1981;(8)"Pembacaan Sajak di bernama Mariana dan ayahnya bernama
Zulkamaen.Kedua orang tuanya berasal dari
TIM Kenapa Harus Diteriaki" karya Djoko Matur, Minangkabau, tetapi menikah di
Quartantyo, Tahun XIII No.6, 22 Januari Malang. Ayahnya bekerja sebagai pegawai
1981;(9)"Soemardjono Mempertahankan Balai Pustaka bagian perpustakaan keliling.
Kehormatannya" karya Wibowo Soenadji, Pada masa Jepang keluarga ini menetap di
Tahun XIII No.9,2Maret 1981;(10)"Beng- Matur(sekitar tahun 1942).Istrinya bemama
kel Teater Rendra Sekarang" karya Janoe, Nurul Aini berdarah Ambon-Jawa yang
dinikahinya tahun 1967 sepulang dia dari
Tahun XIII No.9,2 Maret 1981 (11);"Tuan Jerman.Alex Leo beragama Islam,berputra
tiga orang,semuanyalaki-laki.Terakhir,dia
KondekturSebuah Teater"karya AS,Tahun giat di bidang penyiaran dan dialah orang
yang merancang xmdang-xmdangpenyiaran.
XIII No. 11,30 Maret 1981;(12)"Melawan
Alex Leo menyelesaikan SMP danSMA-
Mesin"karya W.S.Rendra,Tahun XIII No. nya di Malang. Tahvm 1954 setelah tamat
13,27 April 1981;(13)"Srimulatatau Rendra SMA,dia pergikeJakarta danbekeijadiBalai
Mana yang Kita Butuhkan" karya Umar Pustaka. Dia mulai menulis karya sastra
Kayam,Tahun XIIINo.14,11 Mel1981;(14)
"Sastra Berhasil Dipayungi Raja" karya tahvm 1952ketika masih bersekolah diSMA.
AgusSusarso,TahunXm No.16,8Juni1981;
(15)"Zatako dan Puisi-Puisinya karya Pada saat itu dia memimpin sebuah
Irawan dan Beny pun Pulang Kandang" perkumpulanteater yanganggotanya,antara
karya Nirwan, Tahun XIII No. 17,22 Juni lain,TitieSaid,Tatik Maljati,dan Widiasuria.
1981;(16)"Teater Mandirinya Putu Wijaya Bakat kepengarangannya muncul saat dia
DiangkatdariKisah TragisKematianKusni aktifdi perkumpulan teater tersebut.
Kasdut"karyaFirdaiisH.M.,Tahun XnNo.
20, 28 Juli 1980;(17)"Novel Merdeka Keberadaannya sebagaipengarang se-
Tanahku Merdeka Negeriku"karya W.Y., makin kukuh saat sebuah cerpennya yang
Tahun XII No.23,14 September 1980;(18) berjudvd"Pantai"dimuatdihalaman depan
"Main Teater MenjadiSetting"karya Djoko majalah Kisah. Karya tersebut dikomentari
Quartantyo,Tahun Xni No.1,10 Novem oleh H. B. Jassin sebagai cerpen yang
berbobot yang kemudian diterjemahkan ke
ber 1980;dan (19)"Puisi-Puisi Pancasila,
dalam bahasa Jerman dan dimuat dalam
WhyNot?"karya Drs.NurdenHaka,Tahxm
kumpulan cerpen Perlen im Reisfled yang
XIII No. 3, 8 Desember 1980. Selain itu, dieditorioleh HilgersHesse(Tubingen,1971;
buku itu memuat cerpen-cerpen Indonesia
biografi para tokoh politik dan negarawan lainnya dalam bahasa Jerman). Alex Leo
serta sastrawanjuga dimuatdalam majalah menulis cerpen,novel,dan naskah drama.
ini, seperti "Biografi Sitor Situmorang", Dia pemah menulis satu serial sandiwara
radio terjemahan dari karya Sherlock
Tahun XH No.11,24 Maret 1980. Holmes. Dia juga menulis drama televisi.
Sampaitaihim 1965dia masih menulissastra.
lex Leo Zulkamaen adalah sastra
A wan yang lahir di Lahat tang-
gal19 Agustus1935dan meninggal
24 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
Setelah itu, dia hanya menulis naskah- 3) "Papa Pergi ke Geredja"(terjemahan)
naskah drama di TVRI. karya Carlos Bulosan {Pustaka dan
Budaja,No.2,Tahun I,Juni 1959);
Tahim 1987 Alex Leo Ziilkamaen di- 4) Hakim Ketjil (CV Murnibaru 1962
diceritakankembalidariTheOo^ord En
angkat sebagai Direktur Jendral Radio, glish CourseforMalaya)berbentuk cerita
Televisi,danFilm.Padaawalnya dia masuk anak;
ke RRI sebagai pembaca cerpen di siaran
kebudayaan. Makin lama Alex Leo makin 5) Mendwng(Bukittinggi,Nusantara:1963);
dekat bergaul dengan pihak RRI. Dia pim 6) "Periode Cinta Kasih" {Bahana Maha-
menjadi tertarik untuk bekeija disana,lalu
melamar menjadireporter,saatitu bemama siswa Pekanbaru, No. 488, Tahun V,
Desember 1987,halaman6kol5-6);
Pusat Pekabaran RRI. Mulailah Alex Leo 7) "Pantai" dalam majalah Kisah, Juni
bekerja di sana, yaitu sebelum tahun 1958, 1954,No.6,Tahun IIhalaman 161 dibi-
padahal dia masih bekeqa di BalaiPustaka.
Siang dia bekerja di Balai Pustaka dan carakan olehH.B.Jassin(cerpeniniada
malam hari bekerja di RRI. dihalamansampul;nama yang dipakai
Selain tertarik pada bidang sastra,dia Andrea A'xandra Leo)
juga tertarik pada bidang politik sehingga 8) "Maafkan Nenekku"(Roman, No. 4,
menjadi reporter politik. Dia juga mempu-
nyai minat di bidang olah raga,kemudian Tahim III,April 1956).
menjadi reporter olahraga. Dia tinggal di
Jerman tahim 1964-1967 imtuk memper- Aman Datuk Madjoindo adalah
dalam masalah penyi^ran.Tahun 1962sete
lah beberapatahunbekerjasebagaireporter pengarang cerita anak-anak yang
RRI,TVRI mengadakan seleksi pegawai.Dia cukup terkenal.Salahsatu diantara
mulai bekerja di TVRI bulan Januari 1962 ceritanya beijudul SiDoelAnak Betawi.Cerita
dan tanggal 24 Agustus dalam acara SEA ini pada tahim 1970-an diangkat ke layar
GamesIV dia menjadi reporter pertama di putih oleh Sjumandjaja yang kemudian
TVRI. Setahun kemudian dia mendapat dijadikan dasar cerita sinetron pada dasa-
kesempatan melanjutkan pendidikan ke warsa 1990 di RCTI dengan judul "Si Dul
Jerman. Sepulangnya dari Jerman, dia
diangkatsebagai Kepala Pemberitaan TVRI, Anak Sekolahan I-IV."
kemudian sebagai Direktur TVRI sampai
tahun 1987. Karya-karyanya, antara lain Aman Datuk Madjoindolahir diSupa-
sebagai berikut.
1) "KeluargaKapuju^in"(KisahdariNegara yang,Solok,Sumatra Barattahun 1896dan
meninggal di Surukan, Solok, Sumatra
Kambing)dalam majalahSastraNo.1-10,
Barat tanggal 6 Desember 1969. Agama
Januari-Oktober 1969Tahun VR; yang dianutnya Islam. Berdasarkan
keterangan dalam riwayat hidup yang
2) Orang jang Kembali: Kutnpulan Tjerita ditulisnya, sejak 25 Februari 1947-8 Sep
tember 1969,diperolehinformasibahwa dia
Pendek 1953-1955(BalaiPustaka,1956, mempunyaiseorang anak laki-laki dari per-
kawinannya yang pertama bemama Rusli.
1960,1976); Karena dia bercerai dengan istrinya,anak
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 25
itu dibawa istrinya ke Malaysia. Dari SutanPamuntjak yang menurutnyabanyak
perkawinannya yang kedua, Aman mempunyai andil dalam perjalanan
mempunyaiseorang anak perempuan yang kariernya sebagai pengarang.
bemama Sitti Damsiar yang memberinya
Aman mengakhiri tugasnya di Balai
cucu 10 orang. Pustaka tanggal 30 Juni 1958. Akan tetapi,
keesokan harinya dia mulai bekerja di
Aman bersekolah di Inlandsche School Penerbit Djambatan yang dipimpin oleh
Sutan Pamimtjak.
'Sekolah Bumiputera'sampaikelasIItahun
Aman Datuk Madjoindo adalah kar-
1906-1911. Dia bercita-cita menjadi yawan yang rajin, tetapi kurang memper-
hatikah kesehatan. Sebagai akibatnya, dia
pengarangdanjugaingin menjadiredaktur sakit paru-paru dan harus dirawat diSana
dan penerjemah buku anak-anak ke dalam torium Cisarua, Bogor. Tahun 1927 dia
bahasa Melayu. Karena keinginannya itu, mengambil cuti istirahat di Solok karena
dia mengikuti kursus bahasa Belanda sore udaranyasama dengan diCisarua.Namun,
di Solok dia tidak dapat beristirahat
hari di Meester Cornelis (sekarang sehingga ketika baru mulai bekerja lagi,
beberapa bulan kemudian dia harusdirawat
Jatinegara).Pada waktu mengikuti kursus
itu, dia tinggal di rumah ibu Sarimun di kembali diSanatorium Cisarua.
Meester Comelisagar dekatdengan tempat
kursus kalau pulang malam.Setelah lulus Karena terdorong oleh keinginannya
kursus, Aman diangkat sebagai redaktur, mengisi majalah mingguan Pandji Poestaka,
yang memberinya banyak kesempatan
untuk menyadur, menerjemahkan, dan setelah keluar dariSanatorium Cisarua,dia
mengarang. Dia bekerja sampai malam,
tetapi masih melanjutkan kursus bahasa mengarang cerita anak-anak Betawi asli
Belanda sampai mendapat Diploma Klein yang tidak mau bersekolah dan hanya
Ambtenaars Eeksammen 'ujian pegawai mengaji saja.Sebagaiakibatnya,anak-anak
rendah' dan melanjutkan lagi ke Betawi ketinggalan dari anak-anak luar
Jakarta. Judul cerita yang dikarangnya
Breuscursus.
adalah Si Doel Anak Betawi. Cerita itu
Aman menjadi gpru di Solok tahun
1912-1914 dan guru Kelas II di Sulit Air, ditulisnya selama tiga bulan dengan meng-
Padang tahun 1914-1919. Tahun 1919 gunakan dialek Betawi. Dalam pen-
Aman merantau ke Jakarta dan bekerja di dahuluannya disebutkan bahwa cerita itu
menggunakan dialek Betawi untuk
toko buku. Namun,karena suatu hal, dia diperkenalkan kepada orang luar Jakarta.
Aman melanjutkancerita SiDoelAnak Betawi
keluar dan bekerja di Tanjung Priuk, yang kemudian menjadi Si Doel Anak
sebagai kuli.Tahun 1920,Aman bekerja di DjaMrtadenganjudulPerboeatan Doekoen{Si
Balai Pustaka yang pada waktu itu masih DoelAnak Sekolahan 11).Bukuinijuga ditulis
bersatu dengan Kunstring 'kesenian' di dalam dialek Betawi dengan latar adat
Gondangdia Lama bersama dengan Nur istiadatJakarta,terutama yangberhubungan
SutanIskandarsebagaiMaleische Redactuur dengan perjodohan dan perkawinan.
'Redaksi Bahasa Melayu'. Dia berkenalan
dengan stafredaksi yanglain,sepertiTulis
Sutan Sati, Sutan Muhammad Zein, dan
26 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
Menurut Aman,dalam berkarya dia Bukucerita anak yanglainberjudulKoentoem
dibimbing dan didorong oleh Sutan MelatidanPoetriLarangan.
Pamtintjak.Mula-mula dia maicoba menulis
tentang anak-anak di kampungnya dengan Karangannya umumnya merupakan
kehidupan yang sangat dikenakiya,seperti hasil renungan dari kehidupan yang
menggembalakan kerbau, bermain layang- dilihatnya. Buku Sebabnja Rafiah Tersesat
layang,mengajidantidurdisurau,belajar di merupakan hasil renungannya melihat
kehidupan buruh di kota besar.Kesukaran
sekol^,dan berkelahi.Dia menynkaicerita hidup dannasib yangdipermainkanoleh or-
ang yangberkuasadankaya menumbuhkan
Tom Sowyer dariAmerika sehingga banyak inspirasinya untuk menulisnovelitu.Dalam
menimba pengetahuan dari cerita itu. Pada novel itu dia berusaha memmjukkan jalan
keluar untuk mengatasi kesulitan dalam
waktu mula-mnla mennliscerita anak,tokoh kehidupan mereka.
utamanya adalah dirinya ketika masih kecil
Ketika berada didaerahPuncak selama
dengannama Mustapa.Ceritaituditerbitkan
dengan judul Anak Desa. Pada cetakan tiga bulan diperkebimanteh,Amanbanyak
berikutnya judulnya diubah menjadi Tjita-
tjita Moestapa karena harus menyesuaikan melihat kemesuman tuan-tuan Belanda
judul dan isi. Tahim 1935 di negeri Belanda
buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa terhadap wanita. Dia melihat rentetan
Belanda denganjudul Desa Jongen. peristiwa yang menyiksa batinnya dan
menggugahnya untuk menulis novel
Perhatiannyaterhadap cerita anak-anak Menebus Dosa. Dalam buku Si Tjebol
sangat besar. Banyak karya yang ditulisnya, Rindoekan Boelan Aman berkisah tentang
misalnya cerita Srigoenting yang melukiskan seorang suku Nias yang hendak ber-
keberanian dan semangat pahlawan dalam menantukanbangsawan Padang.Cerita itu
menyiratkan bahwa keinginan itu harus
dada anak-anak untuk membela keadilan, sesuai dengan kemampuan.
seperti burung srigunting. Selain untuk Rasa kebangsaannyasangattinggi.Dia
menumbuhkansemangatanak-anak,diajuga bercita-cita untuk membangkitkanrasa per-
ingin memberi hiburan dan mengasah satuan lewat perkawinan antarsuku.
keterampilan berpikir, misalnya, dalam Pikirannyaitu diwujudkan dalam karyanya
karyanya yang berjudul Pak Djanggoet dan yangberjudulRoesmaladem,yang mencerita-
kan perkawinan Jawa dan Andalas(Suma
BoedjangBingoeng.Dal^bukuApdl^hItu300 tra). Buku itu ditulisnya bersama dengan
Soejono Hardjosoemarto. Buku-bukunya
Teka-teki? dikatakan bahwa teka-teki itu yanglain ialah Sampaikan Salamku kepadanja
dan Njingkirkeun Rurubed yang diterjemah
merupakan permainan yang menggembira- kan oleh Marga Soelaksana.
kan pada waktu anak-anak berkumpul dan
beristirahat. Dalam pendahuluan buku itu Selain sebagai pengarang, Aman juga
diceritakanbahwadikampungnyaanak yang bekerja sebagai penerjemah. Buku Kembar
berusia enam atau tujuh tahun tidak Enam adalah terjemahan Aman bersama
diperbolehkan tidur dirumah.Mereka harus Sutan Pamuntjak dari karya John Kieviet.
mengaji dan tidur di surau sambil bermain
teka-teki.Teka-tekiitulah yangdikumpulkan- 27
nya dan diterbitkan menjadi sebuah buku.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
Terjemahanbuku SetangkaiDaun Surga a. Novel
berasal dari karya Cor Bruijn. Dia juga
menyukai karya-karya Kipling,pengarang (1) MeneboesDosa.1932.Jakarta:Balai
cerita anak dari Inggris, dan Johan Buss,
pengarang Belanda. Pustaka.
Selain menerjemahkan cerita anak,dia (2) Roesmala Dewi.1932.Jakarta:Balai
juga sering menyadur dan mengumpulkan Pustaka(bersama dengan Hardjo-
cerita klasik Minangkabautentangberkasih sumarto).
sayang yang diketahui oleh orang luar
daerahnya,yang diungkapkan dalam buku (3) Nyingkirkeun Roeroebed. 1933.(di-
Tjerita MalinDeman danPoetriBoengsoe.Buku terjemahkan oleh Marga Soelak-
GoelBakaivaliberupa prosalirik yangberasal s^a).Jakarta: Balai Pustaka.
dari tanah Hindu,tetapi yang disadur oleh
Aman ialah yang berasal dari Perancis (4) Si Tjebol Rindoekan Bulan. 1934.
berjudul La Rose de Bakawali. Saduran lain
ialah Cindur Mata dan Tambo Minangkabau Jakarta: Balai Pustaka.
dan Adatnya yang dikerjakan bersama
Ahmad Dt. Batuah. Buku Sjair Silindoeng (5) Sebabnja Rafiah Tersesat. 1934.
Delima disadurnya berdasarkan cerita
Asscheoeter, sedangkan Sjair Anis Aldjalis Jakarta: Balai Pustaka.
disadurnya dari cerita Seriboe Satoe Malam. (6) Perboeatan Doekoen (Si Doel Anak
Begitujuga Sjair Siti Noeriah Memboenoeh Diri
disadurnya berdasarkan cerita lama dan Sekolahan II). 1935. Jakarta: Balai
diterbitkan Balai Piistaka tahun 1934. Pustaka.
Kumpulancerita Tjempa Biroe,Pantja Warna, (7) Sampaikan Salamkoe kepadanja.
Djentaju dan Seroeling diambil Aman dari 1935.Jakarta: Balai Pustaka.
"Taman Kanak-Kanak".Karya sadurannya
yang lain berjudul Hang Toeah,PoetriRimba b. Cerita Anak
Larangan,Sedjarah Melayoe,dan HikajatLima
Toemenggoeng. (1) Sepuluh Tjerita Kanak-Kanak.1959.
Jakarta: Balai Pustaka.
Tulisan yang membicarakan karya-
karya AmanDatuk Madjoindoialah"Ditulis (2) PakDjanggoetdan BoedjangBingoeng.
secara Kompanyon:Novel"Sebabnya Rafiah 1935.Jakarta:BalaiPustaka.
Tersesat"olehJakob Sumardjo dalam Pikiran
Rakyat,4Februari1981serta A.Teeuw dalam (3) Srigoenting. 1953. Cetakan ke-3.
buku Pokok dan Tokoh yang diterbitkan oleh Jakarta: Balai Pustaka.
Pembangunan,Jakarta.
(4) Si Dul Anak Betawi.1956.Cetakan
Karya Aman Datuk Madjoindo antara
lain sebagaiberikut. ke-13 th.1989.
(5) Koentoem Melati. 1940,1949,1955
cetakan ke-3.Jakarta:Perpustaka-
an Perguruan Kem.P.P.& K.
(6) PutriRimba Larangan.Cetakan ke-
4.1957.Jakarta: Balai Pustaka
c. Terjemahan
(1) Kembar Enam(diterjemahkan dari
John Kieviet bersama Sutan
Pamuntjak. 1929. Jakarta: Balai
Pustaka.
(2) SetangkaiDaun Surga(diterjemah
kan dari karya Car Bruijn) t. th.
Jakarta: Balai Pustaka.
28 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
d. Saduran ke dalam karya Angkatan Pujangga Baru.
Delapantahunkemudian,yaknitahun 1940,
(1) Sjair Silindoeng Delitna. 1931. novel ini terbit pertama kali dalam bentuk
bukuolehPustaka Rakyat,Jakarta.Cetakan
Jakarta: Balai Pustaka. kedua tahim 1957dan cetakan ketiga tahun
(2) Sjair si Banso (Gadis Durhaka) 1963 juga diterbitkan oleh penerbit itu.
Tahxm 1964 terbit edisi bahasa Melayu di
(1931). Malaysia setelah setahun sebelumnya
(3) Sjair Anis Aldjalis (disadur dari (tahun 1963) diangkat ke layar lebar oleh
UsmarIsmail,sebagaisutradara.Tahim 1977
cerita Seribu Satu Malam). 1933.
Jakarta: BalaiPustaka. cetakan kelima novel ini diterbitkan oleh
(4) SjairSiti Noeriah Memboenoeh Diri.
1934.Jakarta: BalaiPustaka. Dian Rakyat dan hingga tahim 1990 telah
(5) Gael Bakawali. 1936.Jakarta: Balai mengalamicetak ulang kesebelas.
Pustaka. Anak Perawan di Sarang Penyamun me-
ngisahkan perjalanan hidup seorang gadis
(6) Hang Toeah. 1946. Jakarta: Balai yang menjadi korban perampokan. Dalam
novel tersebutdikisahkan pertemuanSayu,
Pustaka. anak gadis itu, dengan Medasing,seorang
penyamun, berawal ketika keluarga
(7) Poetri Rimba Larangan. 1957. perawan itu dirampok oleh Medasing.
Medasing menculik Sayu. Medasing
Jakarta: Balai Pustaka. mengalami luka berat ketika merampok.
Dalam keadaan luka parah Medasing
(8) Hikajat Lima Tumenggung. 1958. dirawat oleh Sayu hingga sembuh. Berkat
sikap manusiawi anak gadis itu sang
Jakarta: Balai Pustaka. penyamim akhimya menginsyafidosa yang
diperbuatnya. Pada akhirnya, sang gadis
(9) Sedjarah Melaju. 1959. Jakarta: dengan sang penyamun saling jatuh cinta
Djambatai\. dan membina rumah tangga bahagia.
(10) Tjindur Mata.1964.Cetakan ke-4. Atas dasar ringkasan cerita, dapat di-
rumuskanbahwatemanovelitu adalah per-
Jakarta: Balai Pustaka. buatan baik dapat mengatasi perilaku
buruk.AnakPerawan diSarangPenyamun ini
(11) Malim Deman dan Putri Bungsu. sudah difilmkan,bahkanfilrrmya membuat
Cetakan ke-2.1965.Jakarta: Balai
buku itu lebih terkenal. Duduh Durahman
Pustaka.
dalam Kompas tanggal 30 Oktober 1970
e. Pepatah dan Peribahasa mengatakan bahwa film"Anak Perawan di
(1) SOOPepatah untukAnak-Anak.1961. Sarang Penyamim" yang disutradarai oleh
Jakarta: Balai Pustaka. UsmarIsmail,pesarmyajauhlebih mencuat
(2) Pepatah untuk Anak-Anak. 1961. daripada buku aslinya. Sebagai film, Anak
Jakarta: Balai Pustaka.
(3) Peribahasa.1961 dan 1983.Jakarta:
Balai Pustaka.
AnakPerawandiSarangPenjamun
adalahsalahsatu novelkaryaSutan
Takdir Alisyahbana. Novel ini
pertama kali terbit sebagai cerita bersam-
bungdalam majalahPenindjauan tahun 1932.
Oleh karenaitu,novelinidapatdigolongkan
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 29
Perawan di Sarang Penyamun diolah Usmar menjadi panas. Persoalannya ialah bahwa
Ismail oleh situasi kejiwaan semacam"Seven pengganyangan"Malaysia"jadidihubungkan
Samurai". Dari segala segi, film ini me- dengan perfilman"Anak Perawan di Sarang
rupakan hasil kerja yang jarang terdapat Penjamim" karena penulisnya Sutan Takdir
Alisyahbana.Bahkan,salah seorang wartawan
dalam dunia film Indonesia. Selain itu, menyarankan kepada Usmar Ismail apakah
sebaiknya nama Sutan Takdir Alisyahbana
menurut Duduh Durahman, dengan dihapus. Dalam menjawab pertanyaan
difilmkannya cerita novel semacam Anak wartawan, Usmar menyatakan bahwa dia
Perawan di Sarang Penyamun,Apa yang Kau tidak dapatmelihatdan mengemukakansegi
Carl Palupi, dan Bernapas dalam Lumpur positif dari film "Anak Perawan di Sarang
merupakan perangsang bagi insan film Penyamun"itu dalam hubungannya dengan
untuk lebih banyak mengambil buku "pengganyangan Malaysia", perjuangan
sebagai bahan penyusunan skenario film. antiimperialisme pada umumnya dan untuk
Dengan cara itu, menurut Duduh Durah kemenangan revolusirakyatIndonesia.
man,dapat diambil manfaat yang banyak,
antara lain memperkenalkan sastra ke me Idrus dalam Kesusastraan Baru Indone
dia yanglebih luasdan memperkaya dunia
sia karya Zuber Usman yang diterbitkan
film kita sendiri. Gunung Agung, Jakarta tahun 1972
berpendapat bahwa pada umumnya hal
Dalamtulisan yangbeijudul"Hubungan yang dibeberkan pengarang dapatditerima
Manikebu antaraS.Takdir Alisyahbana Anak akal sehat,intelegensi,dan rasa keindahan
Perawan di Sarang Penjamun; Usmar Ismail
dalam koran Minggu Pagi Yogya,tanggal 5 kita. Oleh karena itu, buku ini bukanlah
April 1964, menyatakan bahwa film "Anak
PerawandiSarangPenjamun"padasaatpem- cerita biasa saja,melainkan roman sebenar-
buatannya tidak memikirkan hubunganfilm benarnya. Soal yang diperbincangkan
itu dengan pengarang novelnya karena pada adalah soal yang segar dan aneh, tetapi
saat itu Sutan Takdir Alisyahbana adalah simgguhpun begitu,dapatditerima dan hal
sastrawan yang tidak punya tanah air.Pada inihanya mungkin dengan perbendaharaan
saatituSutan Takdir Alisyahbana ada diMa ilmujiwa.
laysia, padahal hubtmgan antara Indonesia
dan Malaysia pada saat itu tidak baik Kedudukan novel Anak Perawan di
(konfrontasi).AnakPerawan diSarangPenjamun
dalam novelsangatberbeda denganfilmnya. Sarang Penyamun dalam perkembangan
Cerita aslinya tidak memerinciwatak pelaku, sastraIndonesia cukup baik.Halitu terbukti
sedangkan UsmarIsmail membeiikan watak dari banyaknya tanggapan dari pembaca,
yang jelas kepada pendukxmg cerita. Usmar khususnya sastrawan.
mengakui bahwa film "Anak Perawan di
SarangPenyamun"yang telah diversikan dan Aoh Karta Hadimadja awalkepe-
difilmkan itu sesuai dengan selera film yang
tidak realis danhanyasegiromantisnya yang ngarangannya ditandai oleh hasil
ditonjolkan.Suasana konferensi pers saatitu karyanya yang berupa sajak.Bakat
kepengarangannyainitimbulketika dirawat
diSanatorium Cisarua,Bogor.Untuk meng-
30 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
HMHiH hilangkan kebosan- Dalam hal pekerjaan, Aoh senang ber-
tualang dan berpindah-pindah. Pada tahun
■' an serta ketegangan 1957 dia pernah menjadi wartawan Star
pikiran, dia banyak Weekly dan tahun 1950-1952 wartawan di
\ Mimbar Oemoem, Medan. Dia juga sempat
membaca buku,ter- menghadiri pesta perayaan kemerdekaan
?' ' utama buku agama Malaysia diKuala Lumpur. Setelahitu, Aoh
H kembali mengembara ke Eropa. Ketika di
sastra. Sejak itu, Eropa, Aoh tinggal di London dan bekerja
Dok.n,,n,a.,p.«.,BaHa.a sebagaipenyiar radioBBChingga tahim1970.
bangkitlahkeinginan-
Hidupbertahun-tahunmengembara di
nya untuk menulis. negeri orang ternyata membuat Aoh rindu
Aoh Karta Ha- pada kampung halaman. Setelah lebih
kurang dua puluh tahun tinggal di negeri
dimadjalaMr dlBaH" orang, Aoh kembali ke Indonesia tahun
1971. Namun,belum genap 3 tahun tinggal
dung pada tanggal diIndonesia, tanggal 17 Maret 1973, Tuhan
15 September 1911. Yang Mahakuasa memanggilnya. Jenazah-
Dia adalah putra seorang patih di nya dimakamkan di pemakaman umum
Sumedang, Jawa Barat. Sebagai seorang
anak patih, Aoh dapat dengan mudah Karet, Jakarta.
memasuki sekolah-sekolah Belanda. Oleh Bakat kepengarangan Aoh tumbuh
dengansubur.Karya-karyanyaitumencakupi
karena itu, bahasa asing yang pertama kali puisi, cerpen, dan esai yang kemudian
dikuasainya adalah bahasa Belanda. Pen- diterbitkan Balai Pustaka danPustaka Jaya.
didikannya secara formal hanya sampai Pada tahun 1947 dia mendapatkan hadiah
MULO {Meer Uitgebreid Lager Onderwijs), dari Balai Pustaka untuk karyanya yang
setingkat SMP. Walaupun hanya tamat berjudul Zahrah.
MULO, berkat kegemaran membacanya
yangbesar,dia dapat menyejajarkandirinya Untuk menambah pengetahuannya di
dengan orang-orang yang berpendidikan bidang sastra, pada zaman Jepang Aoh
lebih tinggi daripadanya. menggabungkan diri dengan Pusat
Kebudayaan di Jakarta. Di Pusat Kebu-
Setelah menamatkan MULO, dia dayaanitu Aohbekerja sebagaipenerjemah
langsung bekerja sebagai employee di kesusastraan Sunda klasik. Selain itu, dia
perkebunankaret ParakanSalak,Sukabumi,
Jawa Barat. Pekerjaanitu dijalaninya sampai juga banyak membaca buku-buku karya
dengan tahun 1939 karena Aoh harus Hamka. Aoh tidak hanya mengenalHamka
dirawat di Sanatorium Cisarua, Bogor. melalui buku-bukunya, tetapi langsung
dengan orangnya. Bahkan, dia juga bergaul
Pada tahun 1949-1952 Aoh tinggal di denganayahHamka.Melalui dua orang ter-
Sumatra untuk melakukan penyelidikan sebut, Aohmemperdalam sastra. Aohmeng-
budaya. Sepulangnya dari Sumatra, dia anggap kedua orang itu sebagai gurimya.
sempat bekerja di Balai Pustaka sebagai
redaktur selamabeberapa bulan. Setelahitu,
dia pergi ke negeri Belanda. Di negeri
Belanda dia bekerja sebagai penerjemah di
Sticusa Amsterdam selama empat tahun
(1952-1956).
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
Kepengarangan Aoh muncul tidak nonfiksi. Karya fiksinya adalah(1)Zahrah.
hanya ketika tinggaldiIndonesia.Selama di
London ternyata Aoh tidak mengendurkan Cetakan 1.1950,Jakarta: Balai Pustaka.Buku
perhatiannya terhadap perkembangan
sastra Indonesia. Dari sana dia banyak tersebut dicetak ulang oleh Pustaka Jaya
mengirimkan esainya tentang berbagai dengan judul Petjahan Ratna (kumpulan
corak puisi penyair-penyair muda yang sajak dan drama) 1971;(2) Sepi Terasing
dimuat di berbagai majalah,seperti Boedaja (novel), 1975, Jakarta: Pustaka Jaya;(3)
Djaja,Horison,danIndonesia Raja.Pada masa- Manusia dan Tanahnya (kumpulan cerpen,
masa itu muncul karyanya dalam bentuk 1972, Jakarta Pustaka Jaya;(4) Poligami
cerpen yang kemudian dibukukan dan (kumpulan cerpen), 1975,Jakarta: Pustaka
diberijudul Poligami.Dalam karyanya Aoh Jaya;(5)Dan Terhamparlah DaratyangKuning
sering menggimakan namasamaran Karlan LautyangBiru(novel),1975,Jakarta:Pustaka
Jaya.
Hadi.
Karya Aoh Karta Hadimadja yang
Anugerah yang pemah diperolehnya belum terbit berbentuk drama dan puisi,
selain dari Balai Pustaka,juga Anugerah yaitu (1)"Arus Perdjuangan"(drama),(2)
SenidariPemerintahIndonesia.Sejak tahvm "Bumiku"(puisi),(3)"Bunga Merdeka"
(drama),dan(4)"Kapten Sjaf"(drama).
1976 BBC London Seksi Indonesia selalu
Arenaadalah nama majalah yang
mengadakan sayembara penulisan puisi
dengan nama"Sayembara Sajak BBC"guna diterbitkan pertama kali tanggal
memperingatidan mengenangjasa-jasa Aoh 1 Mei 1946 oleh penerbit Firma
Karta Hadimadja. Pustaka Maju,Jalan Sutomo P.342,Medan,
Sumatra Utara dengan motto"Segar Bemilai
Karya-karyanya banyak disoroti oleh dan Populer".
kritikusdan pakarsastra,sepertiTeeuw dan Stafredaksi majalah Arena pada tahun
H.B.Jassin. 1955 adalah M. Aerbie (direksi). Abbas
Hassan dan AsrulTumenggimg(pemimpin
Menurut Teeuw(1978),Aoh termasuk
redaksi),Muslim R.dan Nasrun Araby(tata
tokoh sastrawan Indonesia yang patut usaha).Pada tahun 1956 pengelola majalah
dicatat dalam sejarah sastra Indonesia ini mengalami perubahan: Mahdhar
meskipun hampirsepertiga masa hidupnya (direksi), Pardjo (wakil direksi). Abbas
dihabiskannya di luar negeri. "Dia Hassan(ketua redaksi),AsrulTumenggimg,
sesungguhnya menjadi sebagian dari
perkembangan kesusasteraan sesudah Matu Mona, dan Marzuki Markiman
perang". Jassin (1975) menyatakan bahwa
sajak-sajak yang ditulis oleh Aoh Karta (sebagai dewan redaksi).
Hadimadja bemafaskan ketuhanan,seperti Rubrik yang terdapat dalam majalah
"Di Bawah Kaki Kebesaranmu" yang
dimuatdalam majalahPantja Raja,Th.I,No. Arenainibermacam-macam,yaitu olahraga,
19,17 Agustus 1946. politik,ekonomi,sosial,sastra,pendidikan,
adat istiadat, agama, dan biografi. Tahun
Karyasastra yang dihasilkannyacukup 1957 rubrik dalam majalah itu sudah
banyak, ada yang berbentuk fiksi dan
32 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
berkurang, yang masih ada ialah rubrik Majalah Arena mempunyai peran
politik, kebudayaan, pengetahuan umum, penting dalam perkembangan sastra Indo
dan sastra. Ruang khusus sastra memuat nesia- karena banyak karya sastra yang
puisi, cerita pendek, cerita bersambung, diterbitkannya. Tahun 1955 majalah ini
menerbitkan 20puisi,28cerita pendek,dan
drama,dan kritik esaisecara rutin.Editor di 2cerita bersambung;tahun 1956 menerbit
kan 20 puisi, 24 cerita pendek, 4 cerita
bidang sastra adalah Asri Muchtar dan bersambung,dan9esai;tahxm 1957 mener
bitkan41 puisi,27cerita pendek,1cerita ber
Marzuki Markiman. Selain itu, untuk sambung,1 drama,dan 19 esai; dan tahun
1958 menerbitkan 21 puisi,3cerita pendek,
memberikan kesempatan kepada pembaca dan 1 cerita bersambtmg.
mengungkapkan gagasannya, majalah
Arena menyediakan ruang khusus untuk Penulissastra dalam majalahinicukup
pembaca(surat pembaca). banyak dan namanya terkenal sampai saat
ini, seperti Matu Mona,Suwardi Idris, A.
Penulis"suratpembaca"tersebutberasal Damhoeri, Bokor Hutasuhut, Boejoeng
darikalangan masyarakatintelektualdariber- Saleh,Pramoedya Ananta Toer, L. K. Ara,
bagai kota, seperti Lhok Seumawe, Riau, dan E^'amil Suherman.Selain itu, ada juga
Bukittinggi, Padang,Solok, Jakarta, Bogor, penulis sepertiIwi Kentjana,A.Soekardi,A.
Bandung, Cirebon, Malang, Makassar,
Manan Thaib, Bachran, Burhanuddin
Manado,dan Ambon.
Ahmad, D. Ch. Nasution, W. A. Kemals
Majalah ini tidak hanya dipasarkan di
dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. Django,D.Zaxihidhie,Asri Muchtar,Tedja,
Agennya di luar negeri terdapat di A.Fauzy,BachtiarEffendi,dan Raizul Masa.
Singapura dan Malaysia, sedangkan di
dalam negeriantaralaindiMedan,Kotaraja, Diantara karya sastra yang diterbitkan
Padang, Jakarta, Tegal, Yogyakarta, dalam majalah Arena dapat disebut,antara
Singaraja,dan Manado. lain cerita pendek"DuaSaudara Kandung"
karya Matu Mona dan"Menanti Surat dari
Majalah Arena terbit dua kali sebulan Rantau" karya A. Damhoeri. Puisi (1)
(dwimingguan)dengan ukuran 21 x 28cm. "Manusia Baru"karyaHartojo Andangdjaja
Jeniskertas yang digunakannya,baik untuk dalam Arena No. 3 Tahun I, 1946;(2)
halaman isi maupun halaman sampul, "Mendjelang Fadjar" karya A. A. Katili
adalah kertas koran.Harga majalah ini per
eksemplar Rp3,50 dan untuk luar negeri dalam Arena No. 4-5, Tahun I, 1946;(3)
Rp4,00. Harga langganan per kuartal(6 "Kosong"karya A.A.Katilidalam Arena No.
nomor)Rp20,00.
10,Tahim 1, 1946. Selain karya sastra yang
Majalah Arena cukup diminati berbentuk puisi, dan cerpen, artikel yang
pembaca.Halitu terlihat dari pertambahan berupa kritik sastrajuga banyak diterbitkan
tiras penerbitannya. Pada tahun pertama dalam majalah Arena, seperti "Keadaan
terbit dengan tiras 3. 000 eksemplar dan Sosial para Pengarang" oleh Pramoedya
tahun kedua, yaitu tanggal 15 September Ananta Toerdan"PengarangIndonesia dan
1956,tirasnya berjumlah 10.000eksemplar. Ekonomi"oleh DjamilSuherman.
Sasaran pembaca majalah Arena adalah
masyarakatkelas menengah.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 33
Arifin C. Noer, yang nama pimpinan W.S.Rendra.Denganberawaldari
keaktifannya di teater itulah, dia pindah ke
lengkapnya Arifin Chairin Noer, Jakarta untuk mendirikanTeater Kecil(1968).
adalah dramawan, penulis sajak, Teaterinikemudian menjadiajangkreativitas
penulis skenario, serta sutradara film dan dan aktivitasnya dalam mengembangkan
dunia kesenian diIndonesia,khususnya seni
sinetron. Dia lahir di kota Cirebon, Jawa teater. Teater Kecil juga dimanfaatkannya
Barat, 10 Maret 1941 dan meninggal di semacam laboratorium untuk mengem
Jakarta, 28 Mei 1995. Arifin berasal dari bangkan eksperimennya.
kalangan keluargasederhana.Orangtuanya Pada awalnya Arifin berpikir bahwa
hanya penjagalkambing dan ahli memasak untuk sebuah kelompok kesenian perlu
daging tersebut menjadi sate dan gulai penyantun dana tetap sehingga kehidupan
kambing.Meskipun demikian,halitu tidak berteater dapat berjalan terus. Oleh karena
membuat Arifin menjadi terbelakang dan
tertinggal pendidikannya dariteman-teman itu, dia tidak menolak ketika ditawari
seangkatannya.
pekerjaan di KawasanIndustri Pulogadimg,
Sekolah dasardansekolahlanjutan per- Jakarta Timur, sebagai manajer pengelola
tama diselesaikan di kota kelahirannya, BalaiBimbingan danLatihan Kerja.Namtm,
pekerjaan itu justru membuatnya merasa
Cirebon(1957).Setelah menamatkansekolah terpasung dalam berkesenian. Rutinitas
sehari-hari dalam bekerja itu membuatnya
lanjutan pertama (1957), dia pergi me- tidak bebas mengadakan eksperimen
ngembara keSurakarta>JawaTengah.Dikota kesenian. Padahal, gaji yang diterimanya
itu Arifin masukkesekolahlanjutan atasdan cukup besar apabila dibandingkan dengan
mulaibelajarkesenian.Dia merasaberuntung honomya sebagai Ketua Dewan Kesenian
dapat berkenalan dengan Sapardi Djoko Jakarta.Selainitu,dia mendapatkanfasilitas
Damono,Dedy Sutomo,Mochtar Hadi,dan kantor yang cukup mewah,berupa rumah
W. S. Rendra. Setamatnya dari sekolah dan mobil. Dia hanya mampu bertahan
lanjutanatas(1960),dia masih merasakerasan bekerja selama empat tahun, sebagai
tinggal di kota itu.Kemudian,dia masuk ke manajer bisnis.
Jurusan Administrasi Negara,FakultasSosial
dan Politik, Universitas Tjokroaminoto, Setelah melepaskan jabatan strategis-
Surakarta,hingga tingkatdoktoral. nyasebagai manajer bisnis,Arifin berangkat
ke Amerika Serikat xmtuk mengikuti Inter
Dari kota Solo yang penuh dengan national WritingProgram diUniversitasIowa,
kenangan-karena pertama kali Arifin Iowa City, USA (1972-1973). Sepulangnya
menikah dengan gadis bemama Nurul Aini dari Amerika, dia mengembangkan bakat
seninya tidak terbatas pada penulisan sajak
awal tahun 1960-an-Arifin meneruskan dan teater,tetapi juga merambah ke dunia
filmlayarlebar,sebagaipenulisskenario dan
perjalanannya ke kota Yogyakarta. Kota sutradara.Temyata duniafilm membuatnya
pelajar yang memiliki segudang aktivitas makin terkenal di berbagai lapisan masya-
kebudayaanitumembuatArifin makinkreatif
menulis puisi dan menekuni teater.Pertama
kali dia bergabung dengan Teater Muslim
pimpinan Mohammad Diponegoro, kemu
dian bergabung dengan Bengkel Teater
34 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
rakat.Uangnya pim makinbanyaksehingga Puisi-Puisi yang Kehilangan Puisi(1967),(4)
dapat menghidupi Teater Kecil yang Selamat Pagi,Jajang(1979),dan(5)Nyanyian
dipimpinnya dan seluruh keluarganya. Sepi(1995). Buku dramanya antara lain(1)
Lampu Neon (1960),(2) Matahari di Sebuah
Akhir tahun 1970-an,dia diimdang ke Djalan Ketjil(1963),(3)Nenek Tertjinta(1963),
(4) Prita Istri Kita (1967),(5) Mega-Mega
sebuah akademi teater di Amerika Serikat (1967),(6) Sepasang Pengantin (1968),(7)
Kapai-Kapai (1970),(8) Sumur Tanpa Dasar
untuk menjadi dosen tamu di sana. (1971),(9)KasirKita(1972),(10)Tengul(1973),
Pekerjaan ini pim cukup merepotkan dan (11)OrkesMadunIatawa Madekurdan Tarkeni
penuh tantangan baginya karena dia biasa (1974),(12)Umang-Umang(1976),(13)Sandek,
terjun ke lapangan memimpin sebuah Pemuda Pekerja(1979),(14)Dalam Bayangan
pertunjukan.Dunia akademistidak banyak Tuhan atawa Interogasi I(1984),(15) Ari-Ari
memberiinspirasipengembangan kesenian atawa InterograsiII(1986),dan(16)Ozon atawa
yang digelutinya sehingga awaltahun 1980- Orkes Madun IV(1989).
an dia kembali ke tanah air. Sepulangnya
dari luar negeri, dia ditawari pekerjaan Selain itu, dia juga menyutradarai
sebagai kepala humas majalah Sarinah. banyak film dan sinetron serta menulis
Namun, pekerjaan itu kurang memba- skenarionya, antara lain (1)"Pemberang"
hagiakan kehidupan batinnya untuk (1972), (2) "Rio Anakku" (1973), (3)
berkesenian. Dia meninggalkan pekerjaan- "Melawan Badai"(1974),(4)"Petualang-
nya sebagai kepala humas majalah tersebut Petualang" (1974), (5) "Suci sang
dengan segala fasilitasnya. Primadona"(1978),(6)"Harmoniku"(1979),
(7) "Lingkaran-Lingkaran" (1980),(8)
Dia mulai menulis sejak duduk di "SeranganFajar"(1981),(9)"Pengkhianatan
bangkuSMA di kota Solo akhir tahim 1950- G. 30 S/PKI" (1983), (10) "Matahari-
an. Karya-karyanya tersebar di berbagai Matahari"(1985),(11)"SumurTanpa Dasar"
penerbitan,suratkabar,dan majalah,antara (1989),(12)"Taksi"(1990),dan(13)"Keris"
(1995).Berkatfilm dansinetron garapannya
lain Indonesia, Sastra, Gelora, Basis, Suara itu, Arifin C. Noer memperoleh piala The
Golden Harvest pada Festival Film Asia
Muhammadiyah, dan Horison. Tulisannya (1972),piala Citra dalam FestivalFilm Indo
yang pertama berupa sajak, yang nesia (1973, 1974, 1990), dan piala Vidia
menggambarkancurahan perasaancintanya dalam Festival Sinetron Indonesia (1995).
kepada seorang gadis, Nurul Aini (1963), Film garapannya yang mendapat peng-
yang kemudian ternyata menjadi istrinya. hargaan terbesar adalah"Pengkhianatan G.
Demikian pula naskah lakon yang 30. S/PKI" yang dibintangi Umar Kayam.
ditulisnya,misalnya "Prita Istri Kita"(1967) Film ini diputar setiap tahim melalui TVRI
yang kemudian dipersembahkan sebagai dalam memperingati "Hari Kesaktian
mas kawinnya. Kemudian, Arifin menulis Pancasila" pada masa pemerintahan
puisidan naskahlakon yangsangatreligius,
humanis, sosial, dan absurd. Dia juga Suharto.
menulis skenario film dan sinetron, kritik
dan esai drama,serta seni pentas yang lain.
Buku kumpulan puisinya antara lain
(1)Nurul Aini(1963),(2)SitiAisah(1964),(3)
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 35
Sebagai sastrawan yang unggul dan penataran sastra, penelitian mandiri,
kreatif, dia juga sering mendapat hadiah makalahseminardansimposium,kritik dan
sastra, antara lain (1)Pemenang Sayembara esai dalam majalah dan jurnal, hingga
disertasi-antara lain,(1)"Simbolisme Drama
Penulisan Naskah Lakon dariTeater Muslim, Kapai-KapaiKarya Arifin C.Noer"(1978),(2)
SimbolismeDrama Kapai-KapaiKarya Arifin
Yogyakarta(1963)ataskaryanya"Mataharidi C. Noer: Fungsi dan Maknanya sebagai
Sebuah Djalan Ketjil" dan"Nenek Tertjinta", Binaan Struktur dan Tekstur" (1979),(3)
(2)Anugerah Saii dari Pemerintah Republik "Manusia Underdogs di Balik Trilogi Drama
Indonesia(1972)atasjasanya dalam mengem-
bangkan kesenian di Indonesia,(3) Hadiah Arifin C.Noer"(1980),(4)"Mega-Mega Karya
Sastra dari Pusat Pembinaan dan Pengem-
bangan Bahasa(1990)atasdrama Sumur Tanpa Arifin C. Noer: Sebuah Drama Simbolis"
Dasar yang membawa dia untuk menerima Sea
Write Award dari Putra Mahkota Kerajaan (1981),(5)"Drama Tengul Karya Arifin C.
Thailand.Dramanya Kapai-Kapai diteijemah- Noer: Sebuah Tinjauan Sosiologi Sastra"
kan ke dalam bahasa Inggris oleh Harry (1982),(6)"Orkes Madun 2A atawa Umang-
Aveling denganjudul Moths dan diterbitkan Umang Karya Arifin C. Noer:Garapan dan
di Kuala Lumpur,Malaysia. Kemtmgkinan Penyutradaraarmya"(1984),
(7)"Dalam Bayangan Tuhan atawaInterogasiI
Sejumlah pengamat dan peneMti sastra Karya Arifin C. Noer: Sebuah Perjalanan
telah membicarakan karya Arifin C. Noer
antara lain,(1) Goenawan Mohamad dalam Panjang Mencari Keselarasan, Keserasian,
bukxmya Seks, Sastra, Kita (1980) berjudul dan Keseimbangan"(1985),(8)"Simbolisme
"Sebuah Pembelaan untuk Teater Indonesia Drama OrkesMadun2A atawa Umang-Umang
Karya Arifin C. Noer"(1990),(9) Proses
Mutakhir",(2) Taufik Ismail dalam Horison
Kreatif Drama Ozone atawa Orkes Madun IV
Nomor6TahunI,Desember1966,"Puisi-Puisi
Karya Arifin C. Noer: Telaah Struktur dan
yang Kehilangan Puisi",(3) Korrie Layun Tekstur" (1991),(10)"Simbolisme Drama
Rampan dalam bukunya PuisiIndonesia Hari Ari-AriatawaInterogasiNomor2Karya Arifin
Ini: Sebuah Kritik (1985, Yayasan Arus),(4) C. Noer"(1992),(11)"Analisis Tokoh dan
Abdul Hadi W. M.dalam buku Ozone dan Penokohan Drama Madekur dan Tarkeni
Berita Buana(1989)sebagaipengantarpemen- atawa OrkesMadun Bagian Satu Karya Arifin
tasan drama Ozone karya Arifin C.Noer,(5)
C. Noer" (1997), dan (12)"Tokoh dan
Jamal D.Rahman dalam Lembar Mastera No. Penokohan dalam Caturlogi Drama Orkes
Madun Karya Arifin C. Noer" (disertasi
2,Januari2000,sisipan majalahsastraHorison, doktor Program Pascasarjana Universitas
Dewan Sastera(Malaysia),dan Bahana(Brunei Indonesia,1998).
Darussalam)dengan esainya"Sumur Tanpa
Dasar:Pergulatan Absurditas",dan(6)Sudiro Arswendo Atmowiloto adalah pe-
Satoto yang mulai menulis tentangnya dari ngarang serba bisa dan sebagian
tahun 1978sampai1998. besar karyanya berupa novel. Isi
ceritanya bernada humoris, fantastis.
Sudiro Satoto adalah penulis dan
peneliti spesialis karya-karya Arifin C.
Noer-dari laporan penelitian dalam
36 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
Bwjft _\m m , spekvilatif, dan suka konsultan penerbitan Subentra Citra Media
(1974-1990), sebagai pemimpin redaksi
bersensasi, seperti dalam majalah-remaja Hai,sebagai pemim
pin redaksi/penanggung jawab majalah
^ yu ketika dia berada Monitor (1986), dan pengarah redaksi
majalah Senang (1998). Akhirnya, dia
jjL dalam tahanan. Ar- berhasiljuga menjadi penulis cerpen,puisi,
cerita anak,sandiwara,dan artikel tentang
swendo Atmowiloto kebudayaan. Karyanya dimuat dalam
berbagai media massa,antara lain Kompas,
Dokumer,a,iPusalBahas^ lahir tanggal 26 No- Sinar Harapan, Aktual, dan Horison. Ka-
Vembei 1948 dl SolO, rangannya,antara lain diterbitkan oleh pe-
Jawa Tengah.Setelah nerbit Gramedia, Pustaka Utama Grafiti,
lulus sekolah mene- Ikapi,dan,PT Temprint.
ngah atas,dia masuk ke FakultasPendidikan Arswendo Atmowiloto telah menerima
Bahasa dan Sastra, IKIP Solo, tetapi tidak
tamat.Arswendosemula bercita-cita menjadi beberapa penghargaan, balk dari dalam
dokter atau menjadi pemimpin di salah satu negeri maupun dari luar negeri. Penghar
gaan itu,antara lain berupa"FladiahZakse"
instansi pemerintah.Akan tetapi,cita-cita itu (1972) untuk karya eseinya yang berjudul
tidak tercapai. Meskipun begitu, dia tidak "Buyung Hok dalam Kreativitas Kompro-
berputus asa. Setelah keluar dari Fakultas mi".Demikian pula tulisan dramanya,ber
Pendidikan Bahasa dan Sastra,dia bekerja di judul"Penantang Tuhan"dan"Bayiku yang
pabrik bihun,kemudian di pabrik susu. Dia Pertama," memperoleh Hadiah Harapan
pemah juga bekepa sebagai penjaga sepeda dan Hadiah Perangsang Minat Menulis
dan sebagai pemungutbola dilapangan tenis dalam Sayembara Penulisan Naskah
karyawan Pabrik Gula. Sandiwara DKJ tahun 1972 dan tahun 1973.
Tahun 1975 dia memperoleh Hadiah
Arswendo Atmowiloto menganut Harapan dalam sayembara serupa untuk
agama Kristen dan menikah dengan wanita drama"SangPangeran",sedangkan drama
yangseiman dengannya bemama AgnesSri nya "Sang Pemahat" memperoleh Hadiah
Hartini pada tahun 1971.Dari perkawinan- Harapan I.Hasilkarya yang telah ditulisnya,
nya itu, mereka memperoleh tiga orang antara lain berupa naskah sandiwara anak-
putra,yaitu Albertus Wibisono,Pramudha anak DKJ 1976 dan beberapa judul cerita
anak. Judul buku tersebut antara lain, Ito
Wardhana,dan Cicilia Tiara. (1973) dan Lawan Jadi Kawan (1973). Selain
itu, dia juga telah menulis beberapa novel,
Pada tahun 1971,dia merintiskariemya antara lain Bayang-Bayang Baur(1976),Semes-
sebagai sastrawan. Cerpen pertamanya ra Merapi Merbabu (1977), 2 x Cinta (1976),
muncul berjudul "Sleko", nama jalan di Saat-Saat (1981), Airlangga (1985), Senopati
Stasiun Tawang, Semarang. Cerpen itu Pamungkas(1986),Canting(1986),dan Peng-
dimuat dalam majalah Mingguan Bahari. Di
samping sebagai penulis kreatif, dia juga
aktif sebagai pemimpin di Bengkel Sastra
Pusat Kesenian Jawa Tengah, Solo, pada
tahun 1972.Setelah itu,dia bekerja sebagai
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
khianatan G30/S/PKI(1986).NovelCantingdi- Dalam kancah perjuangannya sebagai
angkatmenjadisebuah sajiansinetron Tele- penulis kreatif dan eksentrik, pada tahun
visiPendidikanIndonesia(TPI)tahnn 2000. 1990-an Arswendo (42 tahun) pernah
terkena sangsi hukum karena dianggap
Diajuga menulisbeberapa cerpen,lalu
dikumpulkan dalam satu buku,antara lain melecehkan nama Nabi Muhammad SAW.
berjudul Surat dengan Sampul Putih (1979),
Telaah tentang Televisi (kumpulan cerpen Olehkarenaitu,diahamsberurusan dengan
1986)danPelajaranPertama Galon Ayah(kum Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Masya
pulan cerpen,1981).Ketika berada di dalam rakat menganggap tindakan memban-
tahanan, dia pun menulis novel bernada dingkan nama Nabi Muhammad SAW
dengan pemimpin lainnya di dunia ini
absurditas, humoris (anekdot), dan santai. termasuk tindakan tidak benar. Sebagai
Jenisnya,antaralain tentang kehidupan or- akibatnya,tulisanitu dianggapsubversidan
ang-orang tahanan beserta masyarakat melanggarPasal156A KUHP danPasal157
KUHP.Tabloid yang memuatartikeltersebut
umum di ibu kota yang mengalami dilarang terbit beberapa waktu lamanya.
keputusasaan menghadapisituasi yangsulit. Setelah itu, Arswendo menyatakan penye-
Novel-novelitu berjudul(1)Abal-Abal(1994), salannya dan meminta maaf kepada
(2) AUK (1994),(3) Surkumur, Mudukur, dan masyarakat melalui media TVRI dan
Plekenyun (1995). Sebagai penulis dan beberapa surat kabar ibu kota.
pengamatkaryasastra,baik sastraIndonesia
maupun sastra Jawa,dia pemah mendapat Aryanti adalah nama samaran
kecaman dandianggapsebagaipengkhianat
karena pendapatnya yang dianggap keliru Prof.Dr.HaryatiSubadio.Dia telah
oleh para pengamat sastra lainnya. menulis tiga buah novel yang
Arswendo Atmowiloto berpendapatbahwa berjudul SelembutBunga(1978),Hidup Perlu
"sastra Jawa telah mati".Tuduhan yang di Akar(1981),dan Dunia Tak BerhentiBerputar
anggap keliru itu disangkal olehnya karena (1982), yang semuanya diterbitkan oleh
diabermaksud bahwa"perkembangansastra Gaya Favorit Press, sedangkan kumpulan
Jawa saat itu dan masa yang akan datang cerpennya yang berjudul Kaca Rias Antik
memerlukan wadah tersetidiri yang dia pun (1987)dicetakoleh DianRakyat,yangdalam
belum tahusepertiapa wadahitu.Arswendo penyajiannya dianggap baru,yakni masalah
melihat selama ini sastra Jawa berkembang irasionalyang terkaitdengan makhluk halus
melalui pengantar bahasa Indonesia. yang tampaknya tidak ada,tetapi sebetul-
nyaada. .
Sebagaipembacadan penggemarkarya Aryanti atau Haryati Subadio lahir di
sastra, dia menghargai penulis komik, Jakarta,24 Juni 1928 dan beragama Islam.
khususnya komik wayang dan silat yang Ayahnya bernama Raden Pandji Noto-
dianggap banyak berjasa dalam pendidikan soebagio,seorang ahlihukum yang pernah
anak. Sementara itu, dia beranggapan menjabat sebagai hakim agung. Haryati
bahwa pemerintah tidak pemah memberi anakkeduadaritiga bersaudara.Kakaknya,
penghargaankepada penuliskomik wayang
dan silat tersebut.
38 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern