Manusia di Tengah-Tmgah Alam Semesta(Dian sendiri,baik tentang memilih maupim ten
Rakyat,1983).Dalam masalahpaididikan,dia tang men5aisim perkataan dan kalimat.Dari
menulisMMseum SebagaiAlatPendidikan(Dian cuplikan pendapat.SutanTakdir Alisjahbana
Rakyat,1954).Dalambidangsenidia mennUs itu jelaslah bahwa betapa besar perhatian
beberapa artikel,seperti"PerkembanganSeni Sutan Takdir Alisjahbana terhadap bahasa
Indonesia dan Kebudayaan yang sedang
Tumbuh"(tidak diterbitkan).Dalam masalah dan sastra.
sosial dia menulis "Pemandangan dalam
Doenia Soerat Kabar"(dalam majalah Pandji Berbagaipihaktelah memberikantang-
Poestaka, Tahun. Vn,1930). Dalam masalah gapan terhadap peranSutan Takdir Alisjah
agama,dia menulis"PembangunanEkonomi bana dalam memajukan daii mengembang-
danEtikEkonomiIslam"(dalam majalahIlmu kan kesusastraan di Indonesia. H.B.Jassin
dan Bndaya,ThnIV,No.3,April1982).Diajuga
menulis artikel tentang sejarah, seperti dalam Kesusastraan Indonesia Modern dalam
artikelnya yang berjudul "Gandhi,
Perlawanan Mengalah di India"(dalam Kritik dan EsaiI(1985)secara tidaklangsung
majalah PandjiPoestaka",Tahun.Vin,No.41, mengakuikedudukanSutan Takdir Alisjah
bana sebagai pemberi arah perkembangan
1930). kesusastraan Indonesia. Dikatakannya,
bahwa apabila membicarakanSutan Takdir
Dalam perjalanan kariemya,dia lebih Alisjahbana,pemimpin majalah Poedjangga
banyak menekunibahasa dansastra.Halitu Baroe, yang memberi arah pada perjalanan
terlihat dari pendirian majalah Poedjangga kesusastraan Indonesia pada umumnya,
Baroetahun1933yang dipimpiimyasendiri. bukanlah maksud saya imtuk menyelami
Majalah yang dipimpinnya itu memakaila dalam-dalam pandanganhidupdan cita-cita
bel"Majalah Kesoesastraandan Bahasaserta hidup sastrawanitu.Pamusuk mengatakan
Keboedayaan Oemoem".Dalam salah satu bahwa disampingsebagaisastrawan,Sutan
artikelnyaSutanTakdir Alisjahbana menyo- Takdir Alisjahbana juga dikenal sebagai
roti kelemahan prosa Melayu lama, yang pemikir,dalam halini pemikir kebudayaan.
disamakannya dengan sungai yang telah Sebagai pemikir kebudayaan,Sutan Takdir
dikuasai oleh manusia yang selalu tenang. Alisjahbana terkenal sebagai pemikir yang
Dia mengatakan bahwa "Permulaan cerita
hampir sama sekaliannya. Jalan cerita itu kontroversial. Kontroversial dalam arti
ptm kadang-kadang telah menurut semua
pikiran-pikiran Sutan Takdir Alisjahbana
model." sering tidak diterima umum atau malahan
bertentangan dengan pendapatumum yang
Dalam hal penulisan kreatif Sutan
Takdir Alisjahbana memberikan arahan berlaku.
kepada pengarangpemuladengan mengata
kan bahwa pengarang harus mengemukakan Berikutinisejumlah karyaSutanTakdir
perasaannyasendiri,pikirannya sendiri,dan Alisjahbana.
pemandangannya sendiri. Cara dia menyu- 1. Tak Putus Dirundung Malang (novel),
sim karangan itu pun hendaknya caranya
diterbitkan di Jakarta oleh Balai Pus-
taka tahun 1929dan edisi ke-10 dicetak
oleh Dian Rakyattahun 1989.
2. Dian yang TakKoendjoengPadam(novel)
diterbitkan oleh Balai Pustaka, 1932,
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 241
dan edisi ke-10 dicetak oleh Dian Rak- Taal-Land-en Volkenkunde (KITLV) Belanda
(1976-1994).
yat tahun 1989.
3. Lajar Terkembang (novel) diterbitkan Sutan Takdir Alisjahbana mendapat
anugerah dariKaisarJepang The Order ofSa
oleh BalaiPustaka,tahun 1937,dan edi cred Treasure, Gold and Scheer untuk karya-
nya Kalah dan Menang.
si ke-20 dicetak oleh Balai Pustaka
Taufiq Ismali penyair yang dikenal
tahun 1990.
luas sebagai tokoh sastrawan Ang-
4. Anak Perawan di Sarang Penjamoen(no
vel) diterbitkan oleh Balai Pustaka katan '66 ini lahir di Bukittinggi
tahun 1940,dan edisi ke-10 dicetak oleh 25 Juni 1935 dan
Dian Rakyat tahun 1989. -'ifWK s dibesarkan diPeka-
5. Tebaran Mega (kumpulan puisi) diter
/i, -if"" yah terkemuka,
bitkan oleh Pustaka Rakyattahun 1935
dan dicetak ulang tahun 1963. *T 35*'*• # M Ismail, dan ibunya,
6. Poeisi Lama (kumpulan dan komentar
tentang puisi Indonesia Klasik) di 'i II Tinur Muhammad
terbitkan oleh Dian Rakyattahun 1946, :.^^Ji - R
dan edisi ke-6 oleh Dian Rakyat tahun Nur. Dengan latar
DDookkuummeennttaassiiPPuussaaii BBaahhaassaa
1975. belakang keluarga
7. Puisi Baru (kumpulan dan komentar sepertiitulah Taufiq
tentang puisiIndonesia modern)diter dikenal sebagai penyair yang bernafaskan
bitkan oleh Dian Rakyat,Jakarta,tahun
1946, dan edisi ke-7 oleh Dian Rakyat keagamaan.
tahun 1975. Taufiq adalah anak sulung dari tiga
8. Grotta Azzura,Kisah Tjinta dan Tjita(no bersaudara,adiknya bernamaIdaIsmaildan
vel)diterbitkan oleh Dian Rakyattahun
1970 dan edisi ke-3 oleh Dian Rakyat RahmatIsmail.Dari perkawinannya dengan
tahun 1990. Esiyati Yatim, Taufiq dikarunia putra
9. Kalah dan Menang(novel)tahun 1978. tunggal Bram Ismail,M.B. A. yang bekerja
10. Lagu Pemacu Ombak(kumpulan puisi)
diPT Unilever,melanjutkan karier ayahnya
tahun 1978.
yang juga pernah bekerja di perusahaan
Keterlibatan Sutan Takdir Alisjahbana Amerika Serikat itu selama 12 tahun sejak
dalam organisasi protestinternationalantara
lain sebagai(1)anggota Committee ofDirec tahun 1978.
tors ofthe InternationalFederation ofPhilosophi
cal Societies di Brussel (1954-1959),(2) Pendidikan yang ditempuhnya diawali
anggota Societe de Linguistique duParis(1951- disekolah rakyat diSolo dan ditamatkan di
1994),dan(3)anggota World Futures Studies
Federation, Roma (1974-1994), dan (4) Sekolah RakyatMuhammadiyah Ngupasan,
anggota kehormatan Koninklijk Institute voor
Yogyakarta, tahun 1948. Kemudian, dia
melanjutkan pendidikan ke SMP I Bukit
tinggi dan tamat tahim 1952. Selanjutnya,
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
dia menempuh pendidikan SMA di Bogor menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fakultas
yang ditamatkannya di SMA Negeri
Pekalongan tahun 1956. Dia juga dikirim Kedokteran Hewan dan Petemakan, Uni
untuk belajar dalam rangka pertukaran
pelajar di White Fish Bay High School, versitas Indonesia tahun 1960-1961. Ke-
Milwakee, Wisconsin, Amerika Serikat mudian,pada tahim 1961-1963dia menjadi
tahun 1957. Selepas itu, dia melanjutkan Ketua II Dewan Mahasiswa, Universitas
pendidikannya ke Fakultas Kedokteran
Indonesia.
Hewan dan Petemakan, Universitas In4o-
Pengalamannya memimpin organisasi
nesia, Bogor tahun 1957-1963 sampai mahasiswa memberinya bekal untuk terus
memperoleh gelar dokter hewan. Dia juga berkiprah dalam berbagaiorganisasikema-
menempuh pendidikan non-gelar sepertidi syarakatan.Diaikutmendirikan Dewan Ke-
SchoolofLettersInternational WritingProgram, senianJakarta dan pemah menjadisekretaris
University of Iowa, tahun 1971-1972 dan dewan tersebut pada masa kepemimpinan
tahun 1991-1992.Tahun 1993Taufiq belajar TrisnoSumardjo hingga UmarKayam pada
di Mesir pada FacultyofLanguageand Litera akhir 1960-an dan awal1970-an.Dia pernah
ture America University in Cairo. juga menjabat Direktur Taman Ismail
Marzukidan RektorLPIQ.Selainitu,dia per
Taufiq Ismail pemah menjadi asisten nah menjadi Ketua Yayasan Bina Antar
dosen untuk mata kuliah Manajemen Budaya yang mengelola penyelenggaraan
Peternakan di almamatemya tahim 1961- pertukaran pelajar antarbangsa yang sejak
1964 dan dipecat gara-gara ikut menanda- 1957 hingga 1998 telah mengirimkan 1.700
tangani ManifesKebudayaan yang memba- siswaIndonesia kelimabelasnegara dan me-
talkan kepergiannya ke Amerika Serikat
untuk studi lanjutan dalam Manajemen nerima 1.600siswa Asia diIndonesia.Untuk
Peternakan di Florida.Pada tahun 1962 dia urusan itu,Taufiq pemah menjadi anggota
Board of Trustee AFSIS di New York tahim
menjadi guru Ilmu Pengantar Petemakan di 1974-1976 dan menjadi siswa pertama dari
Pesantren Darul Fallah, Ciampelas,Bogor. Indonesia untuk program tersebut. Setelah
Pada tahun 1963-1965 dia mengajarkan tidak menjadiDirekturLPKJ,Taufiq bekeqa
BahasaInggrisdiSMA ReginaPadsdanSKP di PT Unilever dan menjabat Manajer
Pamekar,Bogor. Hubungan LuarPT Unilever tersebut hing
ga memperoleh pensiim tahun 1990.
Taufiq selagi masih berstatus sebagai
pelajar dan mahasiswa telah terlibat dalam Pada tahun 1966, bersama-sama de-
organisasipelajar dan kemahasiswaan,yak-
ni Pelajar Islam Indonesia (PII) dan ngan Mochtar Lubis,P.K.Oyong,Zaini,dan
Himpunan MahasiswaIslam(HMI).Keterli- Arif Budiman,Taufik mendirikan majalah
batarmya dalam organisasi yang antikomu- sastra bulanan Horison. Sampai sekarang
nis itu menjadikan Taufiq menghadapi (2004) Taufik masih ikut mengendalikan
masalah pada masa akhir Orde Lama. majalah yang kegiatarmyasudah merambah
Kariemyaimtuk menjadidosen dan peneliti
di almamatemya terputus. Dia pernah ke sekolah-sekolah dalam bentuk temu sis
wa dengan sastrawan yang disebut SBSB
(Siswa Bertanya Sastrawan Bicara) di
berbagai kota besar diIndonesia.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 243
Kariernya sebagai penyair berawal kumpulan puisi dan reproduksi lukisan
ketika dia menulis puisi-puisi demonstrasi dalam dua bahasa denganjudul Ketika Kata,
yang terkumpul dalam Tirani dan Benteng Ketika Warna yang diterbitkan Yayasan
tahun1966.Dia dikenalsebagaipenyair par Anandatahun1995.Padatahun 1995itujuga
bersama L. K. Ara dan Hasyim K. S. dia
tisan dalam aksi demonstrasi mahasiswa menjadieditorantologisastra Aceh dibawah
judul Seulawah-antolo^ sastra Aceh yang
tahim 1966 itu dalam kapasitasnya sebagai diterbitkan Yayasan Nusantarabekerjasama
denganPemerintahDaerah KhususIstimewa
wartawan harian Kami. Pada tahun 1970 Aceh (kini Nanggroe Aceh Darussalam).
Bersama Hamid Jabbar,HerryDim,AgusR.
terbit kumpulan Puisi-Puisi Sepi yang Sarjono,Joni Ariadinata,Jamal D.Rahman,
disusul kemudian tahun 1972dengan Buku CecepSyamsulHari,dan Moch.WanAnwar,
Tamu Musium Perjuangan.Dia menulispuisi dia menjadi editor buku Dari Fansuri ke
anak-anak dan menghasilkan buku kum Handayani,sebuah antologi karya sastra In
pulan puisiKenalkan Saya Hewan yang terbit donesia yang melintasibeberapa abad.
tahun 1973 dan diterbitkan ulang oleh
Dalam bidang penerjemahan, Taufiq
Aries Lima tahun 1976. Pada tahim 1974
ikut bersama Ali Audah dan Gunawan
terbit kumpulan puisinya yang berjudul
LadangJagungolehPustakaJaya.Tahim 1990 Muhammad menerjemahkan karya Iqbal
terbitkumpulan puisinya untuk bukletbaca The Reconstruction ofReligius Thought in Is
puisi dilembarjudulPuisi-PuisiLangit oleh lam yang diterbitkan Tintamas tahun 1964.
Yayasan Ananda.Yayasan ini juga mener- Dengan dana dari Fullbright, Taufiq telah
bitkan ulang gabimgan Tirani dan Benteng menerjemahkan puisi-puisi penyair
dengan kata pengantar Kimtowijoyo tahun Amerika dalam rentang waktu 150 tahun
1993. Ketika Indonesia mengalami krisis setebal 850 halaman di bawah judul
multidimensi yang berakhir dengan jatuh- "Rerumputan Dedaunan". Antologi karya
nya pemerintahan Orde Baru, Taufiq terjemahan ini tidak dapat diterbitkan
menulispuisi yang mengimgkapkansituasi karena persoalan hakcipta yangtidak dapat
zaman yang bersangkutan dan mengum-
pulkannya dalam buku kumpulan puisi diselesaikan.
Malu Aku Jadi Orang Indonesia tahim 1998
yang diterbitkan Yayasan Ananda. Taufiq beberapa kali memenuhi
undangan FestivalSastra dari 24 kota Asia,
Karya Taufiq yang lain berupa kum Amerika,Australia,Eropa,dan Afrika sejak
pulan tulisan artikeldan esaisastra yang di- tahun 1970. Kegiatan tersebut menjadikan
kerjakannya bersama denganDS Moeljanto puisi-puisinya diterjemahkan ke dalam ba
dibawahjudulPrahara Budaya(Mizan,1995). hasa Inggris, Francis, Jerman, Rusia, dan
Kumpulan artikelsastra tersebutmenghim- Cina.Undangan baca puisi didalam negeri
pun perbenturan dan perdebatan seputar diterimajuga daribeberapa kota diIndone
sastra pada masa dominasipolitik danbuda sia, seperti Banda Aceh, Medan,Padang,
ya Lekra pada paruh pertama dasawarsa Pekanbaru,Nusa Tenggara Barat,Makassar,
1960-an. Dia juga menjadi editor bersama
SutardjiCalzoum Bachri,HamidJabbar,Amri Menado,dan kota-kota di Jawa.
Yahya, dan Agus Dermawan untuk buku
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
244
Jerih payahnya dalam dunia sastra karena riwayat hidup pribadinya memang
telah menjadikannya penerima berbagai sarat dengan pengalaman sejarah dan
penghargaan, baik dari luar maupim dari menimjukkanketerUbatanpenuhdidalamnya.
dalam negeri.AnugerahSenidariPemeritah
RI diterimanya tahun 1970. Penghargaan Suminto A.Sayuti dalam pidato pada
dari Pusat Bahasa diterimanya tahim 1994 pengantarnya penganugerahan gelar Dr.
yang kemudian membawanya tmtuk me- HonorisCausaimtuk TaufiqIsmail menya
nerima Sea Write Award dari Kerajaan Thai takan bahwa diantara para sastrawan yang
land pada tahun itu juga.Pada tahim 1999 prihatin atassituasidan kondisi pengajaran
dia memperoleh penghargaan dalam sastra di Indonesia adalah Taufiq Ismail.
Dialah yang menggebrak khalayak pecinta
Pertemuan Sastrawan Nusantara 1999 di sastraIndonesia melaluipenelitiannya yang
dirumuskannya dalam pertanyaan"Benar-
NegeriJohor,Malasyia.Sampaitahim 2003 kah Bangsa Kita telah Rabun Membaca dan
dia menjadijuritetap dalam penilaian karya Lumpuh Menulis?" Suminto lebih lanjut
sastra yang dikelola Pusat Bahasa.Puncak menegaskan "Drh. Taufiq Ismail layak di-
penghargaan yang diterimanya adalah anugerahi doktor honoris causa di bidang
anugerah Dr.Honoris Causa dari Universi- pendidikan sastra karena yang bersang-
tas Negeri Yogyakarta tahun 2003. kutan telah menimjukkanjasanya yang be
gitu besar dibidang kebudayaan,khususnya
Posisi Taufiq dalam perkembangan dalam rangka meningkatkan apresiasi
sastraIndonesiabegitu penting.Dia menjadi masyarakat terhadap sastra Indonesia, di
tokoh utama Angkatan'66 yang dipopuler- samping yangbersangkutanjuga memenuhi
kan H.B. Jassin dengan puisi-puisi dalam syaratsebagaimana dituntutoleh peraturan
Tiranidan Benteng.H.B.Jassin(1967:140)me- perundang-undangan tentang penganuge
nyatakan bahwa Taufiq setara dengan Ren- rahan gelar kehormatan di negeriini".
dra. Lebih lanjut dinyatakan bahwa pada
Taufiq bersatu fantasi dan pemikiran,ide Dalam kapasitasituTaufiqjugasebagai
dan fakta dalam bentuk bahasa dan gaya salahseorang anggota BadanPertimbangan
yang estetis. Bahasa.Pikiran-pikirannya banyak dimanfa-
atkan untuk keperluan pembinaan sastra.
Teeuw (1989:144) menegaskan bahwa Dia juga menjadi konsultan Balai Pustaka
TaufiqIsmailitu disamping penyairnyanyi yang telah diembannya beberapa tahunlalu
sunyi,tetapijuga penyair yang membutuh- sambil terus memimpin majalah Horison
kan pendengar karena padanya ada pesan hingga sekarang(tahun 2003).
yang didasarkan pada keyakinan agamaIs
lam yang kuat dan sekaligus sebagai orang TitleSaid Sadikun adalahcerpenis
yang selalu melibatkan dirinya dengan
sungguh-simgguh kepada masalah sosial wanita Indonesia yang sangat pro-
politik pada masanya. duktif. Sebagai pengarang cerpen,
namanya mulai dikenal tahun 1960-an ber-
Kuntowijoyo dalam pengantar buku samaan dengan pengarang wanita lairmya,
Taufiq yangbequdulMa/w(Aku)JadiOrangIn-
donesia menyatakan bahwaTaufiqIsmailadalah 245
penyair yang sangat peka dengan sejarah
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
seperti Titis Basino, Mariane Katoppo, S. Sugihwarastahun 1958dan mereka dikaru-
Tjahjaningsih,dan SugiartiSiswadi. nia empatorang anak,yaitu(1)Dita Duhita
Hayuningtyas,(2)YudoDwinandaPria Adi,
Nama aslinyaketika masih keciladalah (3)Okky Trinanda Musyakti,dan(4)Eddy
Sitti Raya.Dialahir didesa Kauman,Bojone-
goro,Jawa Timur,tanggal 11 Juli 1935.Dia Catumanda Luhurbudi.
memulai pendidikan fonnalnya di sekolah
dasar tahun 1948 di Bojonegoro.Setelah lu Kehadirannya dalam dunia kesusastra-
lus,dia melanjutkan pendidikannya keSMP an Indonesia menarik perhatian para
tahun 1955juga dikota Bojonegoro.Setelah kritikus sastra.H.B.Jassin(1967:73)menge-
menamatkan SMA tahun 1959 di kota Ma- mukakan bahwa Titie memberikan kesan
lang,dia pindahkeJakarta dan melanjutkan yang jauh lebih dewasa jika dibandingkan
pendidikannya ke Fakultas Sastra,Jurusan dengan pengarang wanita lainnya.Dia ber-
Purbakala, Universitas Indonesia, tetapi cerita sewajamya dan latar yang digambar-
kannya tidak terasacanggxmg.Tokoh-tokoh
tidak tamat. yang digambarkan dalam cerita pendeknya
itu adalah manusia-manusia yang mengha-
Titie semula memilih duniajumalistik dapi hidup dengan penuh kesadaran,
sebagai lahan pekerjaannya. Dia pernah menegakkan keadilan dan kebenaran,serta
bekerja sebagairedaktur majalah mingguan menjaga martabat dan harga diri manusia.
Hidup (1957-1959) di Malang. Setelah ma
jalah initidakterbitlagi,dia bekerja di maja Ajip Rosidi dalam buku Cerita Pendek
lah Wanita (1959-1960). Dia juga pernah Indonesia memuji-mujiTitiesebagaiseorang
menjabat anggota DPRD darifraksi Golkar cerpenis yangsangatterampildan rajin me-
diBali.Sekembalinya dariBali,dia bersama- lukiskan dan memotret panorama Indone
sama dengan Drs. Lukman Umar mendi- sia.Tampaknyakegemararmyaini dilandasi
rikan majalah Kartini dan dia menjabat oleh latar belakang keluarganya yang
pemimpin redaksi(1973).Tahun 1973-1980 berasaldarikeluarga perintis kemerdekaan
dia bertugas sebagai staf ahli majalah Putri dan pemah dibuang ke Boven Digul.Selain
Indonesia dan Ananda.Dia keluar dari maja itu, tulisannya juga dilandasi oleh latar
lah Kartini dan bersama dengan adiknya, belakang pendidikan dan pekerjaannya.
Dra. Lies Said, mendirikan majalah Famili Kedua pendapat yang dikemukakan oleh
(1981). Tahun 1993 dia menjabat penang- H.B.Jassindan Ajip Rosiditersebutsetidak-
gung jawab Kelompok Kerja Peranan Wa tidaknya telah mengukuhkan Titie sebagai
nita dalam kepengurusanPersatuan Warta- cerpenis wanita yang perlu diperhitungkan
wan Indonesia Pusat. dalam kesusastraan Indonesia.
Titie yang beragama Islam ini berasal Berbeda dengan kedua pendapat di
dari keluarga yang gerriar menulis.Ibunya atas, Yudhistira dan Korrie Layun Rampan
bernama Hastuti Suwanti dan ayahnya (Merdeka,Rabu,3Juni 1981,Tahxm XXXV,No.
bemama Muhammad Said,,seorang guru, (182) menyatakan bahwa Titie Said adalah
tentara,dan penuUsdizamanBelanda.Sejak pengarang yangproduktif,antafalaindiaber-
kecil, dia sudah dilatih menulis oleh ayah hasil menulis Lembah Duka(1975)dan Jangan
nya.Titie menikah dengan Drs.H.Sadikun AmbitNyazvaku(1976)yangsudah difilmkan
246 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
Ketertarikannya terhadap sastra dimu- Karena seringnya Titie menuliscerita tentang
lai sejak dia duduk di bangku SMP.Ketika penyakit, dia dijuluki pengarang spesialis
itu, dia menulis puisi-puisi cengeng yang penyakit.
dimuat dalam majalah Brawijaya. Karena
merasa tidak sukses dengan menulis puisi, Novel-novelTitieSaid yanglainadalah
dia beralih menuliscerpen.Cerpen-cerpen- Fatima(Alam Budaya,Jakarta:1981),Bayang-
nyaitu pertama-tama dipublikasikan dalam Bayang Kehidupan (Alam Budaya, Jakarta:
berbagai majalah,antara lain dalam majalah 1982), Langit Hitam di Atas Ambarawa(Me
Roman,Widjaja,Indonesia,BeritaMinggu,Star dia Guna,Jakarta:1983),danSelamat Tinggal
Weekly,Varia,dan Sastra.Kemudian,cerpen- Jeanette(Alam Budaya,Jakarta:1986).
cerpen tersebut diterbitkan dalam buku
kumpulancerpen yangberjudulPerdjuangan Tifa Sastra adalah nama majalah
dan HatiPerempuan(Nusantara,1962).
yang memuat banyak karya sastra
Buku Perdjuangan dan Hati Perempuan dan diterbitkan pertama kali bulan
berisi dua belas cerpen,yaitu(1)"Hidup dan Maret 1972. Majalah ini diterbitkan oleh
Pertempuran",(2)"Qrang-OrangBuangan",(3) Penerbit Biro Majalah Senat Mahasiswa
"Daerah Perbatasan",(4)"Kawin",(5)"Buku FSUI dengan alamat Gang Kembang III,
Harian Seorang Gila",(6)"Dokter Tanti,(7) Nomor 42, Jakarta. Jenis penerbitannya
"Maira",(8)"DiAtasBumi",(9)"Angin Daun adalah majalah kebudayaan dan sastra.
Cemara",(10)"MenantiPutusan Hakim",(11) Alamat redaksi majalah Tifa Sastra
"Kepongor",dan(12)"Kelimutu".
adalah Fakultas Sastra,UniversitasIndone
Sejaktahun 1973TitieSaid Sadikun mulai
sia,Rawamangun,Jakarta Timur,KotakPos
menulis novel. Dalam menulis novel, dia 247dengan pemimpinredaksinyaPamusuk
Eneste dan Howrius Da Cosba,sedangkan
memanfaatkan profesinyasebagaiwartawan. staf redaksi Pardoman Pandjaitan, H. B.
Dialangsung mewawancaraitokohceritanya. Poedjianto,Amin Subarkah,Iman Hilman,
Salah satu novelnya,Jangan Ambit Nyawaku dan Bambang Widjianto,sekretaris redaksi
(1976), diterbitkan oleh Variasi Jaya-Kartini, Rati Ide Faiza dan pembantu umum J. R.
Jakarta yangditulisnyasetelahdia mewawan Chaniago dan Fauzi Abdullah.
carai tokoh utamanya seorang wanita yang
sedangterbaringsakitkanker diRumahSakit Majalah Tifa Sastra ini mempunyai
Cipto Mangunkusumo.Titiejuga mewawan motto "mengutamakan kebebasan berpen-
carai dokter ahli kanker di rumah sakit yang dapatbagi warganya."Sehubungan dengan
sama selama sebulan.Novelnya itu sudah di- mottotersebut,pembacasasarannya adalah
filmkan oleh Syumanjaya dan diedarkan oleh para mahasiswa, masyarakat umum,dan
PT Garuda Film.Begitujuga dengan novelnya pencipta sastra.
Lembah Duka (1975) diterbitkan oleh Team Majalah Tifa Sastra iniditerbitkansetiap
Group,Jakarta,bercerita tentang seorangibu bulan dengan tiras penerbitan sekitar 3.000
yang terpaksa menjadi pelacur xmtuk mem- eksemplar.Ukuran majalahini29x 20,5cm.
biayai anaknya yang sedang menjalani cud Jeniskertas yang dipakaiadalah kertasHVS.
darah karena menderita penyakit ginjal. Harganya per eksemplar Rp2,50.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 247
Walaupun tidak memiliki ruang khu- Majalahinilebih banyak memuatkritik
suskesusastraan atau kebudayaan,majalah dan esai,antara lain(1)"Ballada Kasan dan
ini memuatjenis karya sastra,seperti puisi, Fatima:Pembicaran Cerpen"oleh H.B.Jassin
kritikdan esai.Selainitu,majalahini memi (No.4,Tahun I,Juni 1972),(2)"Pentingnya
liki ruang khusus "Surat Pembaca". Surat Penulisan BiografiPengarang"olehFauzi,S.
Pembaca ini hanya berasal dari satu kota, H.(No. 4, Tahun I, Juni 1972),(3)"Dialog
yaitu Jakarta.Jenis karangan yang dimuat, Lewat:Dingin Tak Tercatat-nya:Goenawan
selainpuisidankritik esai,adalah artikelseni Mohamad"oleh Utjen Djusen Ranabrata(No.
dan film, biografi pengarang, sastra 6,Tahun I, Agustus 1972),(4)"Mengenang
bandingan, dan tinjauan bukii. Penyebar- Pengarang Bali:Nyoman Rasta Sindhu"oleh
luasan majalah Tifa Sastra ini hanya bersifat Pamusuk Eneste(No.7,Tahun I,September-
lokal sehingga agen majalah ini hanya di Oktober 1972),(5)"Kreativitas dalam Puisi"
oleh Utjen Djusen Ranabrata,(6)"Menuju
Fakultas Sastra, Universitas Indonesia, Sastra Bandingan" oleh Riga,(7)"Sejarah
Kesusastraan dan Penulisannya" oleh J. R.
Jakarta Timur. Chaniago,(8)"Kesusastraan Indonesia di
Mata Subagio Sastrowardoyo",(9)"Stilistik
Pembaca sasarannya adalah masyarakat dan Karya Sastra Tito Soewojo" oleh Siti
pecintasastra dankhalayakumumserta para Adiprigadari,(10)"PentingnyaDchtisarSastra
mahasiswafakultassastra.Karyasastra yang Daerah"oleh Drs.Halum Siahaan,(11)"Tiga
dimuatdalam majalahinihanya puisi,antara Hari di Dunianya Trisno Sumardjo(Sebuah
lain (1)"Balada Empu Sedah",(2)"Berdua Penyajian yang Gagal)" oleh Riris K. Toha
Bersampan",(3)"Berdua Malam-Malam",(4) Sarumpaet,(12)"Sutardji Calzoum Bachri:
"Embim",(5)"Malam"karyaPiek Ardijanto Penyair atau Dukun?"olehPutu Arya Tirta-
Soepriyadi"(No.22,Tahim III, April 1974), wirya,(13)"Katanya Sutardji dan Metode
(6)"Kubakar Cintaku",(7)"Membayang Praktis" oleh A. Fuad Salim,(14)"Sebuah
Besiku Wama di Angkasa",(8)"Menyingkap Potret Lama:Gerson Poyk"oleh Putu Arya
Wajah Mimpi,Percakapan pada Simyi",(9) Tirtawirya, (15) "Rayani Lubis yang
"Senja Hari Bukit Dagi", dan (10)"Tentu Konsisten" oleh Linus Suryadi A. G.(16)
Anginlah yang Menyembunyikan Wajah "Kritikus dan Pengarang Dua dalam Satu
Kasihku"karyaEmha AinunNadjib"(No.25, Napas" oleh Gde Sukara,(17)"Unsur Vir
Tahun III,Juli-September 1974),(11)"Jalan tuoso dalam Puisi"oleh LinusSuryadi A.G.
Layang",(12)"Malam Kental",(13)"Mentari ,(18)"Aduh-nya Putu Wijaya" oleh H. B.
Senja Kala",(14)"PrambananI",(15)"Pram- Poedjianto,(18)Sajak-Sajak Parera 1922"oleh
banan II-III",(16)"Sajak" Linus Suryadi A. Rush Marzuki Saria,(20)"Kronik, Wildan
Yatim: Pengalaman dan Pemikiran dalam
G."(No,26,Tahun III, Oktober-Desember Mencipta",(21)"Humanisme Universil
Realisme Sosial" oleh Dinullah Rayes,(21)
1974),(17)"Rambutku yang Lepas",(18) "Daerah Perbatasan: Penjinakan Kader
"Sajak tentangPerempuan yang Berdatangan Intelektual dalam Puisi"oleh LinusSxuyadi
ke Rinduku" karya Joss Sarhadi(No. 28,
Tahun IV, Maret-April 1975). Selain itu,
T.MulyaLijbis",(TahunIV,Agustus-Desember
1975danpuisi-puisiperdamaianoldiRuminten
Harahap(No.37,Tahun V,Juni1976).
248 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
A. G.,(22)"Tentang Sajak Emha Ainun Toelis Soetan Sati adalah sastrawan
Nadjib",(23)"SajaktentangSajak"oleh Utjen
Djusen Ranabrata, (24) "Coenawan yang lahir tahun 1898 di Bukittinggi,
Mohammad: Mengendor? Sekilas tentang Sumatra Barat. Dia meninggal
tanggal16April1942dalam usia yangrelatif
Interlude Sesudah Parikesit buat Coenawan masih muda(44tahun),pada saat anaknya
masih mendambakan kasih sayangnya.Dia
Mohammad"olehIgnesKleden,(25)"Badan penganut agama Islam yang teguh,seperti
tercermin dalam karya-karyanya.
Koordinasi Sastrawan Indonesia oleh
Toelis Soetan Sati menikah dua kali.
Ayatrohaedi,.(26) "Apresiasi Puisi" oleh
Linus Suryadi A. G.,(27) "Sekali-kali Istrinya yang pertama telah melahirkan
Kesimpangsiuran dalam Kritik Sastra Kita" seorang putra,bemamaSofyan.Akantetapi,
oleh Emha Aimm Nadjib,(28)"Makna Puisi dalam usia yang masih muda,tahvm 1944,
imtuk Kehidupan Kita Dewasa Ini" oleh M. dua tahunsetelah ToelisSutan Sati mening
S. Hutagalung,(29)"Kesusastraan Tidak gal,anakitu meninggaldunia.Denganistri
harus MenjadiCermin Keadaan Masyarakat" nya yang kedua,Djuz'ah,Toelis Sutan Sati
oleh Ignes IQeden,(30)"Sekali Lagi tentang menikah pada tahun 1930.Djuz'ah mening
PengarangSastrawan Indonesia"oleh Dami gal tahun 1955 dan mereka dikaruniai
N.Toda,(31)"Pertanyaan untuk Puisi Kon- seorang putri,bernama Erawati.
temporer"oleh Sumardi,(32)"Catalan untuk
Emha AinunNadjib"oleh M.S.Hutagalung, Toelis Sutan Sati menempuh pendi-
(33)"Proses Kreatif:Kelahir^Sebuah Puisi", dikan pertamadi Volkschool(sekolahrakyat),
(34)"Diskusi Berisi Cerpen: Apa yang Kau kemudian Normaalschool (sekolah pendi-
Cari"olehT.Mulya Lubis,(35)"AnalisPuisi: dikan guru),danterakhirKweekschool(seko
Perjalanan Terakldr"oleh MadeSukada,(36) lah guru bantu). Dengan bekal pendidikan
"Sebuah Sajak Ibarat Sebatang Rokok"oleh itu, mula-mula dia bekerja sebagai guru
Putu Arya Tirtawirya,(37)"Karya Sastra Volkschool, setingkat sekolah rakyat, 1914r-
dalam Kehidupan Agama"olehJohn Titaley, 1917.Setelahitu,dia beralih profesi,sebagai
(38)"Penyair-Penyair, Sudahkah Anda pegawai BalaiPustaka.
Memilih Peran Sebagai Penyaksi Mata
Zaman" oleh Dami N. Toda,(39)"Manifes DiBalaiPustaka mula-mxila diabekerja
Kebudayaan" oleh Wiratmo Sukito,(40) sebagai pembantu korektor (1920), kemu
Perkembangan Seting dalam NovelIndone dian menjadi korektor (1920-1924). Selan-
sia"oleh Jakob Sumardjo,(41)"Catalan Kritik jutnya,dia diangkatsebagairedaktur(1930-
Sastra Sekitar Penciptaan Novel 1970-an" 1938) dan akhirnya sampai pada jabatan
oleh Dami dan Abdul Hadi W. M.,(42) pemimpin redaksi.Tahun1940ToelisSutan
"Kejujuran yangKurangMujur"anonim,(43) Sati pensiun dari pekerjaannya.Dua tahun
"Sebuah Impian dari Konflik Sosial"anonim, setelah pensiun,ToelisSutanSatimeninggal
dan(44)"Satire"oleh Mochtar Lubis. dunia.
Bekerja diBalaiPustaka bagiToelisSu
tan Sati merupakan langkah awal yang
sesuai dengan hati nuraninya.Pengalaman
bekerja di BalaiPustaka itu rupanya berpe-
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 249
ngaruh pada profesi kepengarangannya. pendek yang ditulisnya berjudul"Hilang
Akal Baroe Tawakal","Tjintjin Hikmat",
Dalam dunia kesusastraan,ToelisSutanSati
"Dekat Lebaran","Hoekoeman Toehan",
tercatat sebagai salah seorang pengarang
dari Angkatan 1920-an atau pengarang Balai "Karena Budi","Penipoe jang Litjin",
Pustaka, seangkatan dengan Nur Sutan "Salah Tampa","Salah Mengerti","Kita
Seasal dan Sebangsa Boekan?","Karena
Iskandar, Abas Sutan Pamuncak Nan Sati, Tjemboeroe", dan "Pertjobaan Tjinta".
dan Iain-lain (Teeuw, 1959). Sebagai Semua cerita pendek itu dimuat dalam
sastrawan,dia telah menulis berbagaijenis majalah PandjiPoestaka(1933-1936).Seperti
tema sajaknya,tema cerita pendeknyajuga
karya sastra, baik karya asli maupun sa- berupa nasihat.Novelnya berjudulSengsara
duran dari cerita daerah maupun ter- Membawa Nikmat(BalaiPustaka,1928),Tak
jemahan dari bahasa asing. Disangka(BalaiPustaka,1929),Memutuskan
Pertalian (Balai Pustaka, 1932), dan Tidak
Teeuw berpendapat bahwa karya Membalas Guna(BalaiPustaka,1932).Dalam
keempat novel itu tercermin latar budaya
Toelis Sutan Sati memiliki keistimewaan Minangkabau,terutama dalam novel yang
disebutkan pertama dan kedua.Tayangan
tersendiri, yaitu tentang penggambaran sinetron di televisi "Sengsara Membawa
dunia Minangkabau, baik dari segi latar, Nikmat" telah mengangkat nama Toelis
maupun dari segi tokohnya. Latar budaya Sutan Sati ke kalangan yang lebih luas.
masyarakat Minangkabau dilukiskannya
secara kental,seperti yang terdapat dalam Toelis Sutan Satijuga menerjemahkan
novel Sengsara Membawa Nikmat. Tokoh dan menyadurberbagaicerita.Terjemahan-
nya berasaldaricerita rakyatMinangkabau
Midvm,Kacak,dan Tuanku Laras menurut yang berjudul Si Oembut Moeda (Balai
Pustaka, 1930) dan Sabai Nan Aloeih (Balai
istri Toelis Soetan Sati, Djuz'ah, adalah Pustaka,1929).Saduran yang dihasilkannya
gambaran tokoh-tokoh yang ada saat itu berasal dari karangan P. D.J. Pangemanan
dalam masyarakat Minangkabau. Djuz'ah berjudul Syair Rosina(Balai Pustaka,1933)
mendengar keteranganitu dariToelisSutan dan dari cerita Parsi berjudul Sjair Sitti
Sati,selain darimasyarakatdikampxmgnya. Marhoemah jang Saleh(Balai Pustaka,1930).
Sifat-sifat tokoh itu menggambarkan sifat SemuakaryaToelisSutanSatitelah dibicara-
tokoh yang terdapat dalam masyarakat kan Anita K. Rustapa dalam bukunya
Minangkabau. Karena lukisan masyarakat berjudul Dunia Kepengarangan Toelis Soetan
Minangkabau yang sangat kental, Teeuw Satidan AnalisisKaryanya(ChandraPratama,
berpendapat bahwa itulah yang bernilai 1997). Anita berpendapat bahwa pesan
pengarang dalam karya-karyanya sangat
dalam novel itu. jelas.Hampirsemua pesannya mengandung
nilai didik, baik dalam puisi, cerpen,
Karyanya ada yang berbentuk sajak, maupun novel.Pada umumnya nilai didik
cerita pendek, novel, dan saduran dari
bahasa daerah dan asing. Tiga puisinya
berjudul "Koerban Malaise", "Sjair
Oenggas Bertoeah",dan"Selamat Hari Raja
Aidil Fitri" dimuat dalam majalah Pandji
Poestaka(1931,1932,dan 1933).Bahasa yang
digunakan dalam puisi itu sangat
sederhana. Isinya berupa nasihat. Cerita
250 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
itu diwujudkan dalam cerita yang mengan- Jakarta dan memulai hidupnya dari awal
dung nilai moral bahwa yang baik akan yang pahit. Sebelum menekuni profesinya
mendapat ganjaran dan yang buruk akan sebagai sastrawan, dia menjalani berbagai
mendapat hukuman. profesi,antara lain sebagai perancang grafts
dan ilustrator buku.Ilustrasinya menghiasi
Toha Mohtar adalah sastrawan yang beberapa majalah,sepertidalam majalah Ro
man, Aneka, Terang Bulan, Tegang, dan
terkenaldengan karyanya yangber- Nasional. Ketika itu dia sempat menulis
judul Pulang. Penggunaan nama beberapajudulcerita pendek dan menyadur
samaran dalam kafangahnya merupakan cerita detektif.Kemudian,diabekerjasebagai
salahsatu ciriToha Mohtar yang kurangse- korektor majalahJayabaya.Tahun 1952-1953
nang terhadap publikasi. Nama samaran dia bekeijasebagairedaktur majalahRia dan
yang sering digimakan dalam kaya sastra-
nya,antaralain,Badarijah U.P.(namakakak tahun 1972-1983 berhasil menerbitkan
perempuannya), Matulessy, M. Lessy, Tati
Mohtar, Elly, Gutomo, Wahyudi, dan majalah anak-anak Kawanku bersama
kawannya Julius R. S. dan Sutedja. Sehu-
Ridwan. btmgan dengan hobinya yang suka meng-
gambar, dia bekerja sebagai guru Meng-
Toha Mohtar,lahir tanggal17Septem gambardisekolahTamanSiswatahim 1954-
ber 1926 di Ngadiluwih,Kediri,Jawa Timur. 1959. Selain itu, dia juga pemah bekerja di
Dia anak kedua dari seorang ayah yang Perusahaan Film Negara (PFN) dan
berprofesi sebagai penghulu.Toha Mohtar menerima pesanan membuatgambar poster
menikah dengan Tjitjih Sudarsih, seorang
janda yang berasal dari Tasikmalaya tahim berukuran besar untuk kamaval atau lomba
1955. Dari perkawinannya itu, mereka
dikaruniai tiga orang anak, Elly Taswelli, dekorasi pada perayazm Hari Kemerdekaan
Sasongko IXunadi,dan Tomang Suselo. Me 17Agustus1945.Pada tahim 1971 kariemya
reka juga memiliki seorang anak angkat sebagai penulis mulai meningkat. Dia
yang bemama Gutomo. terkenal sebagai penulis yangjujur,disiplin,
dan tegas karena pernah bekerja sebagai
Sebagai pengarang,dia mulai menulis
tahun 1947sampaidengantahun 1992.Pada pegawaisipil disal^satu dinas kemiliteran.
masa tuanya, Toha Mohtar menderita
penyakit paru-paru.Dia meninggal tanggal H. B. Jassin dalam bukunya yang
berjudulKesusastraanIndonesiaModem dalam
17 Mei 1992 di Rumah Sakit Mitra,Jakarta. Kritik dan Esai II menyatakan bahwa Toha
Jenazahnya dikebumikan di pemakaman Mohtar melaluikaryanya telah memberikan
suatu pembaharuan dan menyajikan karya
Melaka, Jakarta; Semasa hidupnya, Toha sastra yangsegar pada masaitu,yangbelum
MohtarmemelukagamaIslam.Sifatnya yang pemahdiberikan penulisnoveldiIndonesia.
humorisbanyak mewamaikarya-karyanya. Dengan modal kejujuran, seperti yang
tercermin dalam karya-karyanya, dia telah
Toha Mohtar hanya sempat menge- menunjukkan kepada khalayak bahwa hidup
nyam pendidikan sampai kelas dua SMA ini hendaknya disyukuri dan dilalui dengan
pada tahun 1947.Tahtm 1950 dia pindah ke baik danjujur.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 251
Di antara beberapa karyanya novel akhirhayatnya,Toha Mohtar masih menulis
yang berjudul Pulang (1958) menarik beberapa novel yang belum sempat terbit,
perhatian pembaca, terutama di kampus yaitu"Pelarian","Pembebasan",dan"Berita
dari Daerah Pinggir".
UniversitasIndonesia danPusatPembinaan
Trisnojuwono adalah sastrawan
dan Pengembangan Bahasa, Departemen
Pendidikan Nasional, dan berbagai yang banyak menulis beberapa kar
perguruan tinggi lainnya. Beberapa kritik ya sastra dengan latar perjuangan
dan tanggapan tentang novelPulang antara melawan penjajah. Trisnojuwono lahir di
lain artikel yangberjudul(l)"Pulang:sebuah Sosrokusuman,Yogyakarta,hari KamisPon,
novel Toha Mohtar" karya Masran bin tanggal 12 November 1926. Dia adalah
Sabran (Fakultas Sastra Universitas Nasio pemeluk agama Islam yang taat. Trisno
nal,Jakarta,1975);(2)''NovelPulangsebagai juwono meninggaldunia tanggal29Oktober
Tanggapanterhadap KeadaanSosial"karya 1996 di Bandung.
Trisnojuwonoadalah anak kadim Har-
Sunu Wasono (Fakultas Sastra Universitas joprawiro,seorang mandor listrik.Dialahir
sebagaianaksulung dan satu-satunya anak
Indonesia, 1985;(3)"Karya-Karya Toha laki-lakidariempatbersaudara.Tahim 1950
MohtarSebagaiHasilSastra danPenerapan-
nya di SLTA" karya Djoemilah (Fakultas dia merantau keJakarta.Setelahenam tahun
Keguruan Sastra dan Seni, IKIP Jakarta, diJakarta,dia meminangSulasmiSumandi,
1970);(4)"GayaPrismisdalam PulangKarya. gadis kota Tegal,anak R.A.Harsokusumo.
Toha Mohtar" karya Pudentia T. Kamadi, Mereka menikah tanggal28Juli1956.Tidak
dalam Basuki Soehardi dan Mirhadjir(Edi lama kemudian, Trisnojuwono kawin lagi
tor),SeriPenerbitan Ilmiah Fakultas Sastra, dengan gadis Sunda bernama Nunung
Malia Atmawijaya. Ternyata, hubungan
Universitas Indonesia, 1983; dan (5) kedua wanita itu sangat baik seperti ke-
luarga.Istri pertama Trisnojuwono menem-
"Biografi Pengarang Toha Mohtar" karya pati rumah di Kompleks Wartawan III/35
Saksono Prijanto (Pusat Pembinaan dan Bandimg,sedangkan istri kedua bertempat
Pengembangan Bahasa,1995. tinggaldiPerumahan BaleEndah,Bandimg.
Hasil karya Toha Mohtar antara lain Dari perkawinannya dengan Sulasmi
sebagaiberikut.(1)Pulang(novel,Jakarta:FT Sumadi,Trisnojuwonomemperolehsatu or-
Pembangiman, 1962) memp^roleh hadiah ang putri dan satu orang putra, yakni
penghargaan dari Badan Musyawarah Tristanti Milayani, lahir 28 Juli 1962, dan
Kebudayaan Nasional(BMKN),(2)Daerah Tristan Indrawan, yang dikenal dengan
Tak Bertuan (novel, Jakarta: Pustaka Jaya, nama Inong. Tristanti Milayani menyele-
1963) memperoleh Hadiah Sastra Yayasan saikan pendidikannya di IPB, Jurusan
Yamin,(3) Novel Kabul Rendah (Jakarta: Planologi, dan menikah dengan Atok.
Budajata 1968),(4) Salah Langkah Bukan Mereka dikaruniai dua orang anak. Dari
Karena Aku(novel,Jakarta:Jambatan,1968),
(5) Antara Wills dan Gunung Kelud (novel,
Jakarta: Jambatan, 1969), dan (6)Jayamada
(novel, Jakarta: Pustaka Jaya, 1971) yang
ditulis bersama Soekanto S. A. Menjelang
252 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
perkawinannya dengan Nunimg,Trisnoju- Trisnojuwono suka berpetualang
wono juga mendapat dua anak, yakni sehingga mempunyai banyak pengalaman.
Hampir semua pekerjaan yang digelutinya
Tristian Wirawan,lahir30Oktober1965,dan selalu dekat dengan maut. Mula-mula dia
terlibat dalam pertempuran di zaman
Triustanti Sintawardani,lahir 1 Januari 1967. revolusi tahun 1945. Hampir selama satu
tahun, dia berpetualang melakukan per
Tristian Wirawan sangat menyukai olah tempuran ke berbagai daerah, antara lain
raga terjun payung dan meninggal dunia Semarang,Magelang,dan Surabaya.Tahun
tanggal27Januari1989karena payung yang 1946 Trisnojuwono kembali ke Yogyakarta
diterjunkannya tidak dapat mengembang dan bergabung dengan pasukan Tentara
dengan sempuma. Rakyat Mataram(TRM).Selama berstatus se
bagaianggotaTRM,dia aktifmengikutiper
Trisnojuwono sangatdisayangi oleh or- tempuran di Srondol dan Semarang.Tahun
ang tuanya karena ketika masih bayi, dia 1947Trisnojuwonobergabimg dengan ALRI
pemah diramal oleh orang Jepang,pemilik dan sempat mengikuti pertempuran di
tokodiYogyakarta,bahwadiaakan menjadi Sumatra Tengah selama satu bulan. Tidak
orang yang pandai. Oleh karena itu,orang lama kemudian,dia kembali ke Yogyakarta
tuanya menyekolahkannyakeHISKarusius, dan bergabung dengan pasukan Corps
di Kidul Loji meskipun biayanya sarigat Mahasiswa (CM). Tahun 1949 dia sakit
mahal. Trisnojuwono tidak tergolong sehingga dirawatdiRSUPSemarang.Ketika
sebagai anak yang pintar dan tidak juga
tergolong anak yang bodoh. Kemampuan- dirawatdirumahsakititu,dia melarikan diri.
nyabiasa-biasasaja dantidak pemahtinggal
Tahim 1950 dia merantau ke Jakarta. Mula-
kelas. muladiabekeijasebagaipegawaiTata Usaha
Technisch Institut. Kemudian, dia diangkat
Setelah lulus dari HIS,Trisnojuwono sebagai kopral, kemudian naik pangkat
melanjutkan sekolahnya ke SMP,kemudian sebagaisersan.Ketika berpangkatsersan itu,
keSMA.Namun,belum sempatmenyelesai- dia dipindahkan ke Brigade23Siliwangi yang
kan sekolah, dia ikut berpetualang dengan dipimpinoleh MayorKemalIdrisdankepala
para pejuang untuk bertempur melawan stafnya H.R.Dharsono.Tahun1951 pangkat
Trisnojuwono naik lagi menjadi sersan
Belanda. Tahun 1946 dia masuk Tentara mayor.Karier Trisnojuwono di militer terus
menanjaksehingga dia ditugaskan mengikuti
RakyatMataram(TRM)diYogyakarta.Tahun beberapa jenis pelatihan di bidang militer.
1947dia menyelesaikan SMA.Seusai perang Tahun 1952dia tercatatsebagaisalah seorang
revolusi, tahun 1950 Trisnojuwono masuk yang ikut mendirikan Korps Komando di
bawah pimpinan Mayor A. Visser atas
menjadiTentara NasionalIndonesia(TNI)dan penunjukan Kolonel Kawilarang. Pada
pemah mengikutipelatihan CombatIntelligence perkembangan berikutnya,KorpsKomando
itu menjadi Pasukan Elite Angkatan Darat
di Bandung. Setelah selesai mengikuti
pelatihan itu,dia melanjutkan pendidikan ke
Kursus Radio Telegrafi dan Latihan Dasar
yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan
Udara.Selainitu,diajuga mengikutipelatihan
terjim payung yang pertama kali bagi TNI
Angkatan Darat. Dalam pelatihan itu, dia
mendapatkan wingdan brevet.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 253
TNI, yaitu RPKAD/Kopassus. Karier hebat yang akan diceritakan, semuanya
kemiliteran Trisnojuwono berakhir tahun menunjukkan teknik bercerita dengan gaya
1953 karena dia dinonaktifkan dari jabatan bahasa yang sederhana saja. Yang kurang
dan keanggotaannya dan dinyatakan positif bisa dipahami Trisnojuwono ialah ketidak-
sakitrohanioleh dr.SyarifThayeb. seimbangan dalam bercerita sehingga
kadang-kadang dia hams bertanya dengan
Karier Trisnojuwono dalam dunia ke- kalimattanya untuk diri sendiri.Mohamad
pengarangan dimulai sekitar tahun 1953 Rustandi(1958)menilai karya Trisnojuwono
sebagai aliran realisme humanis,mempakan
setelah dinonaktifkan dari dinas militer!Dia pengaruh gaya realisme Idrus dan gaya
Pramoedya Ananta Toer. A. D. Donggo
mula-mula menulispuisi,kemudianberalih (1960) mengatakan bahwa Trisnojuwono
kecerita pendekdannovel.Pada tahap awal telah memberikan sebuah fragmen dan
dia mengalami kegagalan, tetapi tidak dokumentasisastra revolusikepada kita dan
menjadikan dirinya putus asa. Dia belajar kita telah menerima buku itu sebagaimana
kepada penulis-penulis yang telah punya adahya.H.B.Jassin(1967)berpendapatbah
nama,seperti Riyono Praktikto,S. M.Ardan, wa satu hal yang mengherankan bahwa
SukantoS.A,Ajip Rosidi,Sobron Aidit,dan Trisnojuwono yang memberikan harapan-
Syuman E^'aya. harapan baik dengan bukimya Laki-Lakidan
Mesiu(1957)menyodorkan kumpulan Angin
Pada awal kepengarangannya, tema Laut (1958) yang dinilai berada sedikit di
cerita pendek yang dipilihnya adalah masa- bawah laki-Laki dan Mesiu Selain itu,Jassin
lah perdntaan yangdimuatdidalam majalah juga berpendapat bahwa entah sadar atau
hiburan,seperti majalah Aneka dan majalah tidak Trisnojuwono menggimakan antikli-
Ria selama hampir tiga tahun. Namun, maksdalam alur ceritanya.
majalahtersebutbubar.Selainitu,dia tercatat
sebagai wartawan dan redaktur beberapa Ajip Rosidi(1968)menyatakan bahwa
penerbitan,sepertiTrio,Aneka,BeritaMinggu, cerita-cerita pendek Trisnojuwono melukis-
dan terakhir sebagai wartawan di harian Piki- kan kehidupan tentara dan keadaansewak-
ranRakyat,Bandung.Selama menjadi warta tu revolusi. Selain itu, kumpulan cerita
wan,dia lebih suka meliputkegiatan-kegia- pendek Laki-Lakidan Mesiu dapatdikatakan
tan lapangan,seperti meliput penumpasan sebagai"daerah bam"dalam kesusastraan
gerombolanPGRS/PARAKU olehPasukan Indonesia.Yakob Sumaijo(1974)menyata
RPKADdipedalamanKalimantan Barat.Dia kan bahwa cerita pendek dan novelTrisno
juga pemah meliput berita pada suatu ope- juwono selalu kembali pada dunia militer
rasi yang dilakukan oleh Batalyon Zeni di dan percintaan.Trisnojuwonotidak pemah
Wamena,Irian Jaya. beranjak daridua dunianya itu dan tak per-
nah terjun dalam masalah keagamaan,
Peranan Trisnojuwono dalam khaza- sosial,politik,dan filsafat.
nahsastraIndonesia dapattenmgkap mela-
lui pendapat yang disampaikan beberapa Trisnojuwono lebih dikenal sebagai
kritikus. Motinggo Boesye (1958) menya- cerpenis karena sebagian besar karya yang
takan bahwa keistimewaan cerita-cerita
Trisnojuwono ialah adanya saat-saat yang
memaksa kita tertarik karena adasuatu yang
254 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
dihasilkannya berbentuk cerita pendek. (4) Kisah-Kisah Revolusi ditulis tahun 1965,
Akan tetapi,dia juga menulis novel.Karya tanpa penerbit. Buku ini memuat 10
Trisnojuwono yang berbentuk novel ialah cerita pendek, yaitu "Kisah Seorang
(1)PagarKawatBerduri yangditerbitkan oleh Pradjurit","Terang Bulan di Telaga Tji-
PenerbitDjambatan,Jakarta tahun 1963;(2) bitung","Matinja Seorang Penembak",
"Kebun KopiSedang Berbunga","Kubu-
Biarkan MatahariMembersihkan Dulu,diterbit ran diAtasBukit","SetelahSubuh Mulai
Menyepuh Langit","Air Mata di Pipi
kan oleh Sapta, Bandung tahun 1965;(3) Tidak Diusapnya","Jendelanja Tidak
Bulan Madu,tanpa tahun terbit dan nama Tertutup","Kendaraan Terachir", dan
penerbit;dan(4)Petualang diterbitkan tahxm "TjintjinKawin".
1981,tanpa penerbit.
Trisnojuwono juga menulis beberapa
Sebagian besar karya Trisnojuwono cerita pendek yang tidak pemah dibukukan,
berbentuk cerita pendek yang tersebar da- yang tersebar di beberapa surat kabar dan
lam beberapa majalah.Cerita pendek karya majalah, seperti Roman, Trio, PiUran Rakyat,
Trisnojuwono yang telah dibukukan antara Siasat,Berita Minggu,dan Star Weekly.Cerita-
lain sebagaiberikut. cerita pendek itu, antara lain "Widjaja Ku-
(1) Laki-Laki dan Mesiu diterbitkan oleh FT suma","Malam Minggu","Omong-Omong
denganKangDipo","SehidupSemati","Fan-
Pembangunan,Jakarta, tahun 1957. Di taisieImpromptu,"DjohanPemudaPemalu",
dalam buku itu dimuat 10 judul cerita "Cubanera","Mata-Mata","Gugur Btmga",
pendek,yaitu"Tinggul","KopralTohir", "Tiga Hari di Rumah Gila","Tuk Bugel",
"DroppingZone","Restoran","Sebelvun "Wadjah Aju","Elastria","DiKampung",dan
Pajung Terbuka","Pa Parman","Pagar "Lepas".
Kawat Berduri", "Di Kaki Merapi,
"Rantjah",dan"LewatTambim" Karyanya yang telah diterjemahkan
(2) Angin Laut diterbitkan oleh PT Pem antara lain cerita pendek "Di Kaki Merapi"
bangunan,Jakarta,tahim 1958.Bukuini dialihbahasakan ke dalam bahasa Inggris
memuat13cerita pendek,yaitu"Angin oleh Dewwent May denganjudul"At the Foot
ofMount Merapi" yang dimuatdalam Indone
Laut","Awal Musim Semi","Permain-
sian Observer.
an", "Kutjing","Anak dan Angan-
Angan","Ular Belang","Pahlawan","Pa Umar Kayam adalah penulis terna-
Amin","Retnowati","MatanjaSebening
ma di Indonesia yang setidak-
Mataku","Rumah Baru",dan"Sahabat tidaknya memilikitiga sebutan se-
kaligus:sastrawan,budayawan,dan sosio-
Pena",. log.Dialahir diNgawi,Jawa Timur,tanggal
30 April 1932dan meninggal16 Maret2002
(3) DiMedan Perang diterbitkan NV Nusan-
tara, Bukittinggi tahim 1962. Buku ini di Rumah Sakit MMC,Jakarta. Dia tidak
memuat 12 cerita pendek, yaitu "Di
Medan Perang"," Kota Ke^il","Mata-
Mata","Pahlawan","DiIbukota","Kereta
Makan","Hadiah", Di Kampung",
"Surat-SuratTjinta Mendjelang Magrib",
"Sebuah Taman diKota",dan"Ibunda".
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 255
hanya menulis karya sastra (cerpen dan dan karya Robert Middelmans yang pemah
novel),tetapljuga menulisesai,kolom,dan utamanya dimainkan Rendra. Berikut ini
karya ilmiah. Dalam posisinya sebagai adalahdaftarkaryasastra yangtelahdihasUkan
penulis,doktorsosiologidariCornell Univer UmarBCayam.
sity,Amerika Serikatini dinilaiolehsemen- 1. Seribu Kunang-Kunang di Manhattan
tara pakar tidak sepenuhnya berada di du-
nia ilmu,tetapljuga tidak sepenuhnya ber (kumpulan cerpen, Jakarta, Pustaka
Jaya,1972)
ada di dunia seni. Dia memadukan kedua- 2. Sri Sumarah dan Bawuk (dua novel
pendek,Jakarta,Pustaka Jaya,1975)
nya(ilmu danseni)sehingga padabeberapa 3. Para Priyayi: Sebuah Novel (novel,
tulisannya sulit dicari benang merah yang Jakarta,Pustaka Utama Grafiti,1992)
dapat secara tegas membedakan tulisan- 4. Parta Krama(kumpulancerpen,Yogya-
tulisannyaitusebagaikaryafiksiatau karya karta,Yayasan untuk Indonesia,1997)
5. Jalan Menikung: Para Priyayi 2(novel,
ilmiah. Hal itu terutama terlihat dalam Jakarta,Pustaka Utama Grafiti,1999)
karya-karya yangditulisnyasetelah Kunang- Seribu Kunang-KunangdiManhattanserta
Kunangdi Manhattan(1972),seperti Sri Suma-
rah dan Bawuk (novelet, 1975),Para Priyayi SriSumarah dan Bawuk diterbitkan dalam satu
(novel, 1997), dan Jalan Menikung (novel,
edisi bahasa Inggris(1980)dan dalam edisi
1999). bahasa Belanda (1981). Secara terpisah
Dalam peta kesusastraan Indonesia, cerpen-cerpenUmarKayam,terutama yang
terkumpul dalam Seribu Kunang-Kunang di
UmarKayam dikenalsebagaipenulis prosa Manhattan,itu pundisalinorangkeberbagai
(cerpen dan novel)yangberhasil.Meskipun bahasa asing, seperti Jepang,Jerman, dan
tidak tergolong sebagai penulis yang pro- Perancis. Khusus cerpennya yang berjudul
duktif,dia dianggaptelah melahirkankarya "Seribu Kunang-Kunang di Manhattan"
sastra(cerpen dan novel)yangberkualitas. telah disalinkebeberapa bahasa Nusantara,
sepertiJawa,Sunda,Minang,dan Makassar.
Umar Kayam berasal dari priyayi yang
bergelar raden mas.Dia pemah bekerja seba Berdasarkan angka tahunnya, antara
gaiguru besar padaFakultasSastra,Universi- penerbitan SriSumarah dan Bawuk(1975)dan
tas Gadjah Mada. Setelah itu, dia dipilih ParaPriyayi:SebudhNovel(1992)terdapatrentang
menjadiKetua Dewan KesenianJakarta hing- waktu yangsangatlama,yakni17tahun.Hal
ga tahun 1972.Dia baru mulai menulis karya itu tidak berarti bahwa pada saat itu Umar
sastra ketika mendapat kesempatan mem- Kayam tidak berkarya. Sebagian besar
perdalam ihmmya di Amerika.Sebelumnya, kolomnya yang setiap hariSelasa mimculdi
sejak masih sebagai mahasiswa di Fakultas
Sastra,UniversitasGadjahMada,perhatiannya harianKedaulatan Ral^at,Yogyakarta,ditulis
lebih difokuskan padajenis kegiatan dibidang
senilainnya,yaituteaterdanfilm.Konon,tahun dalam rentang waktu itu. Kolom-kolom itu
1954/1955UmarKayam dikenalsebagaiaktivis kemudian dihimpim dan diterbitkan dalam
Teater Fakultas Sastra,Pedagogik,dan Filsafat tiga kumpulan, masing-masing berjudul
UGM. Dia pernah menyutradarai lakon sebagaiberikut.
"Hanya Satu Kali"saduran Sitor Situmorang
256 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
(1) Mangan Ora Mangan Kumpul(berisi127 wan,danseniman.Makalah-makalah mere-
kolom yang terbit antara 12 Mei 1987
hingga 30Januari 1990,Jakarta,Pustaka ka,yangsebagianbesarberupa pembicaraan
Utama Grafiti,1995) tentang Umar Kayam dan karya-karyanya,
dihimpun oleh AprinusSalam(Ed.)dalam
(2) Sugih Tanpa Banda:Mangan OraMangan satu kumpulan yang diberi judul Umar
Kumpul2(berisi 113kolom yang terbit Kayam danfaring Semiotik(1998).
antara 29Januari1991 hingga4Januari
Upacaraadalahnovelkarya Korrie
1994, Jakarta, Pustaka Utama Grafiti,
1994) Layxm Rampan. Naskah ini mem-
perolehHadiahSayembara Menga-
(3) Madhep Ngalor Sugih, Madhep Ngidul rang Roman yang diselenggarakan Dewan
Sugih:Mangan OrangMangan Kumpul3 KesenianJakarta tahun 1976.Novelini-yang
(berisi 115 kolom yang terbit antara 11
Januari1994hingga 31 Desember1996, terdiri atas lima belahan-kemudian
" Jakarta,Pustaka Utama Grafiti,1997). diterbitkan Dunia Pustaka Jaya, Jakarta,
tahvm 1978 dengan tebal 128 halaman (5
Di samping menulis karya sastra dan halaman di antaranya merupakan kete-
kolom,Umar Kayam juga banyak menulis ranganistilah Benuaq).
esai. Bukan hanya esai sastra dan esai ten-
tang senilainnya(teater danfilm)yang ditu- Dalam kata pengantamya yang ditulis
lisnya,melainkanjuga esaitentangkebuda- oleh Dodong Djiwapradja(salah satujiuiSa
yaan.Sebagian esaikebudayaan itu dimuat yembara MengarangRomanDewanKeseni
dalam Seni,Tradisi,Masyarakat(UmarKayam,
1981) dan Sejumlah Masalah Sastra (Satya- an Jakarta tahun 1976), dikatakan bahwa
graha Hoerip[Editor],1983).Sementaraitu, novel Upacara melukiskanpengalamanbatin
dibidangfilm UmarK^yam pemahbermain yangdihayatiolehtokoh"aku"tatkala men-
sebagai aktor dalam film "Karmila" dan jalanipelbagaiupacara meruwat{crisis rite),
"Pengkhianatan G-30-S PKI". Dalam film yang diselenggarakan oleh penduduk
yang keduaitu dia memerankantokohBung perkampungan suku Dayak di pedalaman
KarnosebagaiPresiden RepublikIndonesia Kalimantan. Berbagai macam upacara
pertama. dilukiskan dalam novel ini: mulai dari
Sebagai guru besar, Umar Kayam se- pengembaraan roh si"aku"ke lumut(surga)
benarnya masih dapat bertugas sebagai dalam upacaraindividualbagikesembuhan
pegawai negeri hingga berusia tujuh puluh si "aku", balian (perdukiman) dalam hu-
tahim.Namun,hal itu tidak dilakukannya. bvmgannya dengan nasuq juus (pencarian
Pada saat usianya mencapai 65 tahun,dia jiwa yanghilang)kewangkey(upacara pengu-
telah memutuskan untuk pensiun. buran tulang manusia),nalin taun(pesta ta-
himan,pemberian persembahan pada alam
Untuk menyambutharipensiunUmar dan dewa-dewa) untuk menyelamatkan
Kayam, pada pertengahan Juli 1997 di kampung dari malapetaka, sampai ke
Universitas Gadjah Mada diselenggarakan pelulung (upacara perkawinan)-si "aku"
seminar yang melibatkanilmuwan,budaya- menaikijenjang perkawinan setelah sekian
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 257
tahun mengalami "petualangan asmara". telah menjawab tantangan salah satu teori
Ritus demi ritus dan peristiwa demi sastra modern, yang menyatakan bahwa
peristiwa dilukiskan dalambahasasimbolis kalau ingin terus hidup, sastra harus
dan padat serta irama dan imaji puitis. menjadikan mitossebagaisalahsatusumber
inspirasinya. Dalam kaitan itu, Ariel Her-
Upacara adalah novel Korrie Layun yanto(Horison XIV/1,Januari 1979)menaf-
Rampan yang pertama ketika dia berusia 23 sirkanbahwatokoh aku dalam novel Upaca
tahun (dia lahir di Samarinda,17 Agustus ra ini tak layak dipandang sebagai tokoh
1953).Novelinimemperoleh Hadiah Kedua
(hadiah pertama tidak ada)dalam Sayem- sentral;tokohsentral dalam novelini adalah
bara Mengarang Roman yang diseleng-
garakan Dewan Kesenian Jakarta. Dalam upacara-upacara ritual itu sendiri. Di sisi
wawancara dengan Agus Dermawan T. lain,Th.Sri Rahayu Prihatmi{Pusara No.3,
(Kompas,12April1977:"NovelisBaru Korrie Th. 47, Maret 1979) setengah menggugat
Layun Rampan[23Tahim]:3TahunDipikir, pernyataan Dodong Djiwapradja dengan
Seminggu Ditulis = Juara!")/ Korrie menje- mengatakanbahwa keberhasilan novel Upa
laskan bahwa Upacara telah terpikirkan tiga
tahunsebelum novelinidinyatakansebagai cara bukan karena noveltersebutbersumber
pemenang. Bagian pertama novel ini
pada mitos, melainkan karena pengarang-
diselesaikan tahun 1974 dan secara kese- nya mampu menjelmakan pengalaman
jiwanya ke dalam kata.
luruhan novelini digarapnya dalam tempo
seminggu. Korrie menyatakan bahwa dia Dengan kebaruan yang ditampilkan-
terdorong menulisnovel Upacara karena ke- nya-yaitu dengan menggarap kehidupan
inginannya mengomurukasikan bahasajiwa budaya lokal yang tradisional,yang hampir-
suatusuku kepadasuku yanglain,darisatu hampir tidak pemah disentuh oleh sastra-
individu keindividu yang lain. wanIain-novel Upacaratelah menempatkan
dirinya sebagai salah satu tonggak yang
Sejalan dengan keinginan Korrie itu patut diperhitungkan dalam pernovelan
Herman Ks.{Waspada,9,16,23 Maret 1980) Indonesia, sebagaimana dikemukakan
dalam tulisannya "Melihat Upacara Korrie sejumlah kritikus ketika menanggapi
LayunRampan",menyambutnovel Upacara
sebagainovelyangtelah merambah wilayah kelahiran novel itu.
barudalam penulisannovelIndonesia,yaitu
dengan jalan menampilkan adat-istiadat WildanYatim adalah sastrawan
yang bersifat tradisional yang masih hidup dan pakar dalarii bidang biologi.
dalam suku tertentu-sesuatu yang tidak Dia telah berkali-kali mendapat-
banyak digarap dalam novel-novelIndone kan hadiah dalam sayembara mengarang.
sia yang Iain.
Dia lahir tanggal 11 Juli 1933diPadang
Sementara itu, Dodong Djiwapradja Sidempuan,Sumatra Utara dan berasaldari
keluarga muslim yangtaat.Dia menamatkan
dalam pengantarnovelitu mengemiikakan pendidikannya di Madrasah Ibtidaiyah
Muhammadiyah tahim 1946,SD di Ujimg
bahwa novel Upacara telah menjadikan Gadingtahun 1948,BMPdiLubukSikaping
mitos sebagaisumber inspirasinya sehingga
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
258
tahun 1951,SMA diJakarta tahim 1954,dan Chekov.Karya terjemahanitu dimuatdalam
InstitutTeknologiBandung,Jurusan Biologi surat kabar Hainan dan Aman Makmur(Pa-
tahun 1961. Tahun 1981 dia memperoleh dang),Mahasiswa Indonesia(Bandung),dan
Certificate in MedicalScience diHongkong Uni Kompas(Jakarta).Pada tahun 1966-1968,dia
versity dan tahun 1988 meraih gelar doktor giat menulis artikel nonsastra,yaknifeature
dari UniversitasPadjadjaran,Bandung. sosial politik danilmu pengetahuan populer
(biologi) yang dimuat di Mahasiswa Indone
Sewaktu masihberstatussebagaimaha- sia dan Pikiran Rakjat (Bandung), serta
siswa,dia aktifdalam organisasiHimpunan Kompas dan Indonesia Raja (Jakarta). Sejak
Mahasiswa Islam (HMI). Setelah meraih tahun 1969 hingga 1980 dia mulai menum-
gelar sarjana, dia aktif dalam KASI dan pahkan perhatiannya untuk menulis karya
menjabatWakilKetua KASIBandungtahim sastra.Cerpennya yangdimuatpertama kali
di majalah Horison berjudul "Di Puncak
1966-1968. BukitPadang Hilalang."^lanjutnya,cerpen-
cerpennya terbitsekitar dua atau tigajudul
Pengalamannya dalam dunia karang- per tahun.Selain dalam Horison,cerpennya
mengarang berawal ketika dia duduk di juga terbit di Kompas,Pikiran Rakjat, Budaja
Djaja,dan Indonesia Raja Minggu.
kelas duaSMP.Dia meraih Hadiah Pertama
Kariernya dalam dunia pendidikan
Sayembara MengarangProsa yangdiadakan bermula ketika dia masih berstatus sebagai
oleh Kantor Wilayah Pendidikan dan mahasiswa,yaitu sebagai asisten Zoologi di
Kebudayaan Kabupaten Pasaman. Ketika ITB Bandung (tahun 1957-1961). Setelah
bersekolah disalah satuSMA diJakarta,dia tamatdariITB,dia kembali keSmnatra dan
mulai menulis cerpen dan cerpen tersebut
dikirimkan ke berbagai majalah yang terbit diangkatsebagai dosen Biologi,di Fakultas
Kedokteran Universitas Andalas, Padang
di Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya. (tahun 1961-1965), pejabat Dekan FIPIA
Cerpen pertamanya "Menyingkir" dimuat Universitas Andalas,Padang(tahun 1963-
dalam majalah Sunday Courier.Ketika masih 1965). Setelah itu,dia kembali ke Bandung
berstatus sebagai mahasiswa, dia sibuk bekerja sebagai dosen Biologi di Fakultas
dengan studi dan hampir-hampir tidak Kedokteran, Universitas Padjadjaran, Ban
mempunyai kesempatan menulis. Namim, dung(tahun 1965-1988).
dia pernah menjabat redaktur mingguan
Mahasiswa Indonesia edisi Jawa Barat dan Selain menulis karya sastra, Wildan
redaktur majalah Scientiee tahun 1958.Sete Yatimjuga menulisbuku pelajaran(texbook),
lah tamat sarjana muda, dia mencoba terutama yang berkaitan dengan bidang
menulislagidankarya-karyanya dikirimkan ilmu yang ditekuninya, antara lain Biologi
ke berbagai majalah dan surat kabar ming (1974),Reproduksidan Embriologi(1978),dan
guan.Cerpennya banyak dimuatdi majalah
Pedoman Minggu,Jakarta, dan "Lembaran Genetika(1980).
Minggu"Pikiran Rakyat,Bandung.
Karya-karya sastranya yang telah
Setelah memperoleh gelarsarjana,seki- diterbitkan antaralain(1)SaatOrangBerterus
tar tahun 1961-1965, dia giat menerjemah- Terang(kumpulan cerpen, 1974),(2) Jalur
kan cerpen berbahasa Inggris karya penga-
rang asing,seperti Hemingway dan Anton
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 259
Membenam(kumpulan cerpen,1974),(3)Di Yatim"-dalam bukuPamusuk Eneste,1983,
Muka Pintu (kumpulan cerpen, 1975),(4) Cerpen Indonesia Mutakhir, Jakarta: Gra-
Pertengkaran (kumpulan cerpen, 1976),(5) media-menyatakan bahwa bobot sastra
Galau Meredam(novel,1977),(6)Petualangan dalam cerpen-cerpen Wildan Yatim terletak
Tarn(novelremaja,1979),(7)Pondok di Balik pada kemampuannya menggunakan kata
Bukit{novel remaja,1979),(8)Tak Ada Lagi
Bayang-Bayang (novel, 1981),(9) Hati Ber- secara intens di balik masalah sederhana
nyanyi(novel, 1981),(10) Mengarung Badai
(novel,1981),(11)Meniti Sinar Senja(novel, yang diungkapkannya. Wildan dalam
1981), dan (12) Senandung (kumpulan membuka cerita-ceritanya selalu dengan
cerpen,1988). pelukisan situasi tempat tertentu dengan
jemih dan bahasa yang bening dan hidup.
Cerpennya yangberjudul"SurauBaru"
memperoleh Hadiah Penghargaan dari Selain itu, Goenawan Mohammad dalam
majalah Horison tahun 1969, sedangkan
cerpen"Perburuan Penghabisan" memper artikelnya yang berjudul "Posisi Sastra
oleh Hadiah Hiburan Sayembara Menga- Keagamaan Kita Dewasa Ini" dalam
rang Cerpen Horison tahun 1977/1978. Antologi Esei tentang Persoalan-2 Sastra
Karyanya yangberjudul"Pergolakan"men- susunanSatyagraha Hoerip,Jakarta,1969:89
dapatHadiah KetigaSayembara Mengarang menyatakan bahwa Wildan Yatim adalah
Roman yang diselenggarakan oleh Panitia pelopor genre "sastra keagamaan". Di
Tahun Buku Internasional DKJ, Jakarta samping itu, Jakob Sumardjo dalam Pe-
tahun 1972. Dua tahun kemudian (1974) ngantar Novel Indonesia, Jakarta 1983:91,
penerbitKarya Unipres,menyatakan bahwa
naskah itu diterbitkan dalam bentuk buku meskipun Wildanbanyak mengisahkan ke-
hidupan pedesaan,terutamadalam cerpen-
oleh penerbit Pustaka Jaya.Tahun berikut- cerpennya, sebenarnya dia seorang mo-
nya (1975) novel tersebut meraih Hadiah dernis yang menginginkan adanya
Yayasan Buku Utama,Departemen Pendi- "modemisasi" desa. Wildan memang cer^
dikan dan Kebudayaan,Jakarta. mat dalam melukiskan detail kehidupan
pedesaan, tetapi kadang-kadang begitu
AohK.Hadimadja,1970,dalam artikel detailnya hingga terlalu banyak memotret
yang berjudul "Wildan Yatim dalam dan mengesankan adanya keberlarutan
Horison"-yen^ telah menelaah empat nuansa perasaan halus dan lembut yang
cerpennya yangberjudul"Sendja diSebuah sederhana yang hampir termasuk seorang
Kedung", Bintang-Bintang seperti dapat naturalis. Dia mengangkat kehidupan
Digalah","Surau Baru", dan "Djaring sehari-harikedalam noveldengancara yang
Labah-Labah Memutih"-menyimpulkan formal konvensional. Dia tidak tergerak
bahwa tulisan Wildan Yatim lincah,teruta- untuk menulis dengan gaya yang mutakhir
ma kalau dia melukiskan alam Minang- yang mewamaiangkatannya dalam majalah
kabau sehingga sangat tepat kalau dia
disebutsebagai pelukis alam.Sementara itu Horison.
Wilson Nadeak,"Saat Orang Berterus
Terang:Kumpulan Cerpen Wildan Wildan
260 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
WingKardjo namalengkapnya sarjana saja.Dia melajutkan kuliah diUniver
sitas Paris VII dan menyelesaikan program
Wing Kardjo Wangsaatmadja, doktomya tahun 1981. Judul disertasinya
"SitorSitumorang:La VieetI'oeuvred'un Poete
lahir diGarut,JawaBarattanggal
23April1937.Sampai tahxin 1973dia masih Indonesien".Setelah kembali dari Paris,imtuk
membujang, seperti yang dikutip dalam beberapalamaiaberada diBandimgkembali
ke almamatemya,FakultasSastra,Universi
petikan catatan H.B.Jassin berikut. tas Fajajaran. Di Fakultas itu dia pernah
menjabat sebagai Fembantu Dekan Bidang
Wing Kardjo,atau yangdalam cacatan
Kemahasiswaan.Kemudian,tahun 1984 dia
H.B. Jassin disebut Wing Kardjo Wangsa
berangkatkeJepangimtuk mengajar diUni
atmadja, makin tampak sering masuk ke- versitas Tokyo dan Universitas Tenri,Nara,
Jepang,sampai dia meninggal.
lompok pemmggu-penunggukafediTaman
Selainitu,dia pemah menjabatredaktur
Ismail Marzviki,bersama sejumlah seniman- kebudayaan disurat kabar Indonesia Express
seniman bujangan lain Dan dari situ dan redaktur surat kabarIndonesia(Khatulis-
profile seorang Wing Kardjo, penyair tizva). Pada tahun 1977 dia mengikuti Festi
val Penyair Internasional di Rotterdam,
membujang,
Belanda.Padafestivaltersebut,dia membaca-
(Kompas, No. 213, Tahun. VIII, 1973,
halaman. 5, dalam artikel "Wing Kardjo kan puisi bersama penyair-penyair dari
Wangsaatmadja:Penyair antara Garut dan negara lain. Dalam Festival itu ikut juga
Sorborine") penyair Indonesia lainnya, seperti Abdul
Hadi W.M.,Ajip Rosidi,TaufiqIsmail,dan
Dalam kutipan tersebuttersiratbahwa Sutardji Calzoum Bachri.
pada tahun 1973,dalam usia 36 tahim,dia
masihsendiri.Halitu dimungkinkankarena Selain menulis sajak,dia juga menulis
seringnya dia berkelana ke luar negeri. esaidan wawancara.Tulisan-tulisannya itu
dimuatdalam majalah Budaja Djaja,Archipel,
Tahun 1959dia pindah keJakarta,selama dan beberapa media cetak lainnya.
tiga tahun, untuk mengikuti kuliah B-1
Francis. Kemudian,dia pergi ke Paris pada Kumpulansajaknya yang pertama ber-
tahun 1965,selamalima tahun,untuk mengi judul Selembar Daun. Buku itu diterbitkan
kutikuliah Diplomede Utterature Francaisepada oleh Pustaka Jaya tahun 1974dan berisi puisi
Universitas Sorbonne. Sekembalinya dari yangditulisnya dua belastahun.Puisi-puisi
Francis,dia tinggaldiBandung dan melanjut- yangdimuatdalam bukuitusemula tersebar
kan kuliahnya di Jurusan Francis, Fakultas dalam berbagai media cetak di Indonesia
Sastra, Universitas Fadjadjaran, dan tamat selama dia tingaldiFrancis.Pada tahun 1975
tahun 1973. Selama di Bandung dia pemah terbitbukukumpulan puisinya yangkedua
bekeija sebagai guru SMA dan mengajar di yang berjudul Perumahan dan diterbitkan
Seskoad.Selain di Bandimg,dia juga sering oleh Budaya Jaya. Buku puisinya yang ter-
pulang-pergi ke Jakarta untuk mengajar di baru berjudul Fragmen Malam, dan terbit
Lembaga Fendidikan Kesenian, Jakarta. tahun 1977oleh Pustaka Jaya.
Usahanya untuk belajar tidak sekadarsampai
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 261
Selain sebagai penyair. Wing Kardjo Ferancis seperti Charles Baudelaire. Menurut
juga terkenalsebagai penerjemah.Hasilter- Subijantoro puisi Wing Kardjo yang bergaya
jemahannya dalam bahasa Indonesia yang Baudelairekurang tepatuntuk bumiIndone
berasal dari kumpulan puisi Francis beiju- sia ini karena tidak sesuai dengan sim-
dul Sajak-Sajak Modern Perancis dalam Dua bolismenya itu.Diajuga berpendapatbahwa
Bahasa(Antholo^BilinguedelaPoezieModeme Wing belum menil^ati puisi-puisi Indone
Francaise) diterbitkan oleh Pustaka Jaya. sia sehingga seringterlihatkekeringandalam
Selain itu, dia juga menerjemahkan karya karyanya.Salah satu sajaknya yang beijudul
Antonie de Saint Exupery dengan judul "Dari Pant Beaux-Arts" telah mengingatkan
Pangeran Cilik dan terbit tahun 1979. pembacapadapuisiBaudelaire yangbeijudul
"Le Spleen deParis(Empedu Kota Paris)".
Beberapa orang pemah membicarakan
karya-karyanya antara lain seseorang yang Wing Kardjo sering mendapatkan
berinisial DIHA.Dia membuat esai tentang kritikan bahwa puisi-puisinya terkesan
WingKardjo yangdimuatdalam suratkabar pesimistis,sedangkanorangnyajustru peng-
Swadesi,Nomor 1519,Tahun XXIX,Minggu, gembira.H.B.Jassinsendiripemah mengu-
sulkan supaya karya-karya Wing lebih
7-13 Oktober 1997, halaman XIX, kol 1-4, bersifat garang, berkonfrontasi dengan
korupsi,dan segala kebejatan yang tersebar
denganjudul"Wing Kardjo,Nyanyian Lelaki di masyarakat.Kritikansemacamitu dimuat
yang Lelah".DIHA berpendapat bahwa ke- dalam Suara Karya, No. 1512, Tahun VI,
hidupan Wing Kardjodihabiskannya diluar
negeri, seperti Francis dan Jepang. DIHA Jumat,12Maret 1976,halaman 4.
menyatakan bahwa karyanya yang berupa
kumpulan puisi berjudul Fragmen Malam Buku kumpulan puisi Wing yang
merupakan karya Wing Kardjo yang dapat kedua berjudul Perumahan. Herman Ks.
menimbulkan kekaguman dalam hati pemah mengulaspuisiitu melaluiartikelnya
penyairIndonesialainnya.Hasilkarya Wing yang berjudul"Perumahan KumpulanSajak
itu telah membuktikan bahwa dia seorang Wing Kardjo"yang dimuatdalam Waspada,
pengembara sejati yang telah berkeliling Tahun XXXVIII, No. 12057, tanggal 17
dunia.DIHA menyimpulkan bahwa dalam Februari 1980. Dikatakannya bahwa kum
usianya yang maldn senja itu. Wing Kardjo pulan puisinya yang kedua itu masih
tampak masih tetap bersemangat dalam hampir sama dengan yang pertama, yaitu
kepenyairannya. sekitar penggambaran perasaan hati yang
resah karena keinginan hatinya yang tidak
Subijantoro Atmosuwito,melaluiartikel- pernah tercapai.Kehidupannya yang selalu
nya yang dimuat dalam Kompas, Selasa,6 digumulidengan perasaanduka cita tersirat
Desember 1972 halaman Vni,dengan judul dalam puisi-puisinya. Dengan kumpulan
"Simbolisme dalam Sajak-Sajak Wing Kardjo", puisinya ini Wing Karjo memperoleh peng-
menyatakan bahwa Wing Kaijo mendapatkan hargaan dari Fusat Fembinaan dan Fe-
inspirasidaripemandanganalam yangindah ngembangan Bahasa tahun 1998.
terutama dari pengalamannya selama
bermukim di Francis. Dia lebih banyak Ciri khas Wing Kardjo tersirat dalam
dipengaruhi oleh penyair-penyair asal tanggapannya ketika dia menangkis
262 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
kritikan tersebut(H.B.Jassin). Wing Kardjo nya. Wisran Hadi lahir di Lapai, Padang,
menyatakanbahwa dia mengarang terlepas pada 27 Juli 1945. Tambahan Hadi di bela-
darifaktorluar.Dia berpendapatbahwa or- kang namanya merupakan singkatan dari
ang luar tidak berhak mendikte ketika dia nama orang tuanya, Haji Darwas Idris.
membuat puisi, orang Iain tidak boleh Wisran,anak ketiga dari tiga belas bersau-
menuntut kepada dirinya karena apa yang dara,dibesarkan dalam lingkungan pendi-
keluar dari pikirannya ditentukan oleh dikan agama Islam yang taat. Ayahnya,
dirinya sendiri. Wing juga menerangkan H.DarwasIdris,adalahseorangimam besar
bahwa puisi-puisinya merupakan hasil masjid Muhammadiyah Padang dan juga
rekaman mimpi oleh otak yang rusak. Hal
itu merupakan bayang-bayang dan bukan ahli tafsir terkemuka di Indonesia. Masa
pengetahuan. Wing menyatakan bahwa
puisi-puisinya hanya mampu menyinggung kecil Wisran banyak dipengaruhioleh kese-
nian Minangkabau tradisional,seperti per-
masalah secara umum dan tidak bisa tunjukan randai dan kaba (cerita rakyat
Minangkabau).
menunjuk sesuatu atau seseorang.
Kekhasan Wing.terlihat jelas bahwa dia Masa pendidikan dilalui Wisran didua
tidakingin orang lain mendikte,bahkan me- tempat,yaitu Padang dan Yogyakarta.Pen
nentukan puisi-puisi yang diciptakannya. didikan dasar (sekolah rakyat dan sekolah
Selain itu, kekhasannya terletak pada gaya lanjutan)ditempuh Wisran di kota Padang.
yang dipakainya ketika menulis puisi. Dia Setelah tamat Sekolah Guru Agama di
dipengaruhi gaya penyair Francis yang Padang, Wisran melanjutkan pendidikan-
nya di AkademiSeniRupaIndonesia(ASRI)
bernama Charles Baudelaire. Yogyakarta dan tamat tahun 1969. Sebagai
seorang pelukis,Wisran aktifmelakukan pa-
Wisran Hadi adalah seorang pur- meran lukisan di kota Yogyakarta sejak
tahun 1967,baik pemeran tunggal maupun
nawirawan,novelis,penyair,dan berkelompok. Dia pernah mengikuti Inter
cerpenis yang berasaldariSuma national Writing Program diIowa University,
tra Barat yang banyak menghasilkan karya- USA tahun 1997; mengikuti Observasi
karyanya di tanah Teater Modern Amerika di USA,1978; dan
kelahirannya. Di
mengikuti Observasi Teater Modern Ame
Dokumentaxi Pusai Bahaso transformasikan rika dan Jepang tahun 1986. Sebagai seni-
man, Wisran tidak menggeluti dunia lukis
dalam karya-karya- saja,tetapijuga memasukidunia akting dan
aktif di berbagai kegiatan kesenian, baik
tingkat daerah maupun nasional. Hobinya
sebagai penulis membuahkan hasil sebagai
penulis drama terkemuka diIndonesia yang
memiliki ciri khas kedaerahan.
Naskah-naskah drama yang dihasilkan
Wisran mengantarkan dirinya sebagai
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
pelanggan pemenang lomba penulisan bentuk yang baru.Dia tidak mengetengah-
naskah sandiwara yang sering diadakan kan mitologidannilai-rulailamaitusebagai-
oleh Dewan KesenianJakarta.Penghargaan mana adanya,tetapi"mengobrak-abriknya"
sebagai pemenang Sayembara Penulisan sehingga menjadisesuatu yangbaru.Kedur-
Naskah Sandiwara yang diselenggarakan hakaan Malin Kundang berubah menjadi
oleh Dewan Kesenian Jakarta diperolehnya kebaikan di tangan Wisran Hadi. Malin
sejak tahun 1975-1981,1984,1985,dan 1998. Kundangdalam mitologiMinangkabau dan
Tahun 1991 dia menerima penghargaan cerita lama Minangkabau dikenal sebagai
sebagai seniman teladan dari Pemda anak durhaka,diubah oleh Wisran menjadi
Tingkat II Padang dan menerima peng anak yang berguna. Ada beberapa karya
hargaan dariPusatPembinaan dan Pengem- Wisran yang menggimakan teknik pence-
bangan Bahasa dengan karyanya yang ritaan sepertiitu.Disampingitu,religiusitas
berjudul"]alan Lurus"tahun 1978. juga banyak mewamaikarya-karya Wisran.
Selain menulis naskah drama,Wisran Selainkarya-karyadalam bentuknaskah
juga menulis puisi,cerpen,dan novel,serta lakon,Wisranjuga menulispuisi,cerpen,dan
novel.Drama yang dihasilkannya berjumlah
memiliki sebuah kelompok teater dengan sekitar 50 karya, yaitu (1)"Dua Buah Segi
nama Bumi Teater yang berdiri tahun 1978 Tiga", 1972, dipentaskan di SSRI Padang,
diPadang.Padasuatu masakelompokteater (2)"Sumur Tua", 1972, dipentaskan di
yang dipimpin Wisran Hadi pernah me Padang,(3)"Gaung",1975, dipentaskan di
miliki anggota sebanyak tujuh ratus orang. Padang,(4)"Putri Cendana: Drama Anak-
Darman Moenir,salahseorangsastrawanIn Anak" 1975, dipentaskan di Padang,
(5)"Angsa-AngsaBermahkota:Drama Anak-
donesia asal Sumatra Barat adalah salah Anak" 1975, dipentaskan di Padang,
(6) "Kejaran Bimgsa Drama Anak-Anak",
seorang murid Wisran Hadi.Saatini,Wisran
lebih banyak menghabiskan waktunya 1975,(7)"Putri Mawar:Drama Anak-Anak'"
dengan menulissetelah pensiim dari dosen
1975,(8)"Saijah dan Adinda:Drama Remaja",
tamu FakultasSastra Universitas Andalasdan 1975dipentaskandiPadang,(9)"Ehm.."1975
dipentaskan di TIM Jakarta,(10)"Memuara
INS Kayu Tanam. Bersama istri terdntanya ke Telaga", 1976, (11) "Ring", 1976
Upita Agustine, yang juga seorang penyair, dipentaskan Bumi Teater di Padang,
dia dikaruniailimaorang putra. (12)"Tetangga",1977,(13)"SandiBa Sandi",
1977,(14)"Payung Kuning",1977,(15)"Sim-
Yang menarik darikarya-karya Wisran pang",1977,(16)"Astaga",1977,(17)"Anggun
adalahadanya upaya untuk menghidupkan NanTongga",1977,(18)"CinduaMato",1977,
kembali tradisi dan mitologilama Minang- (19)"Malin Kundang", 1978, dipentaskan
kabau dan Melayu ke dalam bentuk keki- BumiTeater diPadang,(20)"Malin Deman",
nian.Akan tetapi,upaya penghidupankem 1978, dipentaskan Bumi Teater di Padang,
bali mitologidannilailamaitutidak trmduk (21)"Perguruan", 1978, dipentaskan Bumi
kepada pemikiran masyarakatnya. Wisran
dalam karya-karyanya berupaya mentrans- Teater diHMJakarta dan kotalaindiIndone-
formasikan mitologi dan nilai-nilai (lama)
Minangkabau yang ada dalam tradisi dan
cerita-cerita lama Minangkabau ke dalam
264 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
sia,(22)"Puti Bungsu", 1979, dipentaskan 1986;(15)"Bukan Salah Penghulu",1986;dan
Bumi Teater di TIM Jakarta,(23)"Tuanku (16) "Penghulu Internasional", 1987.
Yayai", 1979.(24)"Imam Borijol", 1980, di Sementara itu, novel karya Wisran Hadi,
pentaskan Bnmi Teater diPadang,(25)"Ter antara lain(1)Bayang-Bayang dan Buih,1977,
minal (operet)", 1980,(26)"Kemerdekaan", (2) Di Pinggir Kota, di Pinggir Kita, 1977,
1980,(2/0 "Baeram Kumpulan Sandiwara": (3) Imam (cerita bersambung di Republika),
("Baeram","Nilam Sari","NilonaU","Sutan 1996,(4) Tamu, 1996, dan (5) Orang-Orang
Pamenan","Sabai", dan "Istri Kita"), 1981, Blanti, 2000. Di samping itu, Wisran juga
(28)"Pewaris",1981,dipentaskanBumiTeater mengumpulkan puisi-puisinya dalam satu
di Padang dan kota lain di Sumatra; antologi yangberjudul Simalakama,1975.
(29) "Nurani", 1981,(30)"Titian"; 1982,
Kegigihan Wisran Hadi menekuni
(31)"Perantau Pulau Puti"; 1982. dunia sastra membuahkan berbagai peng-
(32)"Nyonya-Nyonya",1982;(33)"Tuanku hargaanatasprestasinya,Penghargaan yang
NanRenceh",1982,dipentaskan BumiTeater pernah diperolehnya antara lain (1) Pe-
di Padang;(34)"Sabai Nan Aluih",(naskah menang Harapan Ketiga Lomba Penulisan
Naskah Sandiwara Dewan Kesenian Jakarta
randai),1982,(35)"PaimbangDunia",(naskah (DKJ) untuk karyanya "Gaung" 1975,
randai)1982,(36)"Makan Bajamba",(naskah (2) Pemenang Lomba Penulisan Naskah
randai) 1983,(37)"Manjau Ari",(naskah Sandiwara DKJ untuk karyanya Ring,1976,
randai), 1984,(38)"Dara Jingga", 1984, (4) Pemenang Lomba Penulisan Naskah
dipentaskan Bumi Teater di TIM Jakarta; Sandiwara DKJ imtuk karyanya "Anggun
(39)"Penyeberangan",1984;(40)"Senandung Nan Tongga", 1976,(5)Pemenang Lomba
Penulisan Nasah Sandiwara DKJ untuk
^menanjimg",1985;(41)"JalanLurus",1985; karyanya "Cindua Mato", 1977,
(6) Pemenang Lomba Penulisan Naskah
(42)"Drama Perjuangan",1985.(43)"Teater Sandiwara DKJ untuk karyanya "Malin
Kundang", 1978,(7) Pemenang Lomba
Elektronik", 1985.(44)"Kebun Tuan",1985, Penulisan Naskah Sandiwara DKJ untuk
(45)"Ibu Suri",1988.(46)"Matri Lini",1988, karyanya "Perguruan",1979,(8)Pemenang
(47) "Salonsong", 1988,(48)"Ceramah lomba Penulisan Naskah Sandiwara DKJ
untuk karyanya "Imam Bonjol", 1980,
Alamiah",1989,(49)"Mandi Angin",1999, (9) Pemenang Lomba Penulisan Naskah
(50)"EmpatSandiwara Orang Melayu",2000. Sandiwara DKJ untuk karyanya"Pewaris",
1981,(10) Pemenang Lomba Penulisan
Selanjutnya,cerita pendek yangdihasil- Naskah Sandiwara DKJ untuk karyanya
kan Wisran Hadi antara lain (1)"Sketsa", "Penyeberangan", 1984,(11) Pemenang
Lomba Penulisan Naskah Sandiwara DKJ
1975;(2)"Tembok",1976;(3)"Nenek",1976; untuk karyanya "Senandung Semenan-
(4)"Direktumya Seorang Sastrawan",1977; jung", 1985, (12) Pemenang Lomba
Penulisan Naskah Sandiwara DKJ untuk
(5)"Sore Itu Daun-Daim Mahoni Gugur
Lagi", 1977;(6)"Pintu Gerbang", 1978;
(7) "Sri", 1979;(8)"Harga Meja Tulis Itu"
1982;(9)"Lawan Berat",1982;(10)"Tersapa
Patung Kuda",1982;(11)Bertanyalah pada
Dewa",1982;(12)"Festival Garundang",
1982;(13) "Liem Ken Doang", 1986;
(14) "Catatan Kumal Si Malin Kundang",
Ensiklop>edia Sastra Indonesia Modem 265
karyanya "Gading Cempaka", 1998/ menciptakaniklim yangsehatdan kondusif
(13) Pemenang Penghargaan Penulisan imtuk pengembangan perbukuan nasional,
Karya Sastra Terbaik PusatPembinaan dan (2) mengadakan penilaian buku terbitan
Pengembangan Bahasa atas karyanya Jalan berbagai bidang ilmu dan memberikan
hadiah kepada pengarang buku terbaik,
Lurus,1991,dan(14)Penerima Hadiah S.E. serta memberikan penghargaan kepada
A.Write Award,2000,atas karyanya Empat penerbit-penerbit setiap tahun sesuai
Sandiwara Orang Melayu. dengan keputusan Badan Pengurus,(3)
menyusun dan mengirim hasil penilaian
Meskipun dalam berkarya Wisran kepada organisasi yang relevan, baik
tidak peritah membayangkan akan me- sebagai bahan informasi maupim sebagai
nerima bermacam penghargaan,komitmen- rekomendasi, (4) mengadakan usaha
nya terhadap upaya pengembangan sastra peningkatan dana,antara lain berupa sum-
Indonesia memberinya berbagai keberun- bangan masyarakat, khususnya dari para
tungan dalam hidupnya. pemerhati di bidang pendidikan dan
perbukuan nasional.
YayasanBuku Utamaadalah nama
yayasan yang memberikan hadiah Struktur organisasi Yayasan Buku
untuk buku terbaik setiap tahun, Utama terdiri atas Badan Pengurus,Pengu
termasukbukusastra.Yayasan Buku Utama
adalah yayasan nirlaba yang beralamatdi rus Harian, Badan Penasihat, dan Perwa-
Jalan Merdeka Selatan, No. 11, Jakarta. kilan.MenteriPendidikan dan Kebudayaan
Yayasan ini didirikan oleh Panitia Nasio- menjabat Ketua Umum Yayasan. Badan
pengurus yayasan ini terdiri atas 24 orang.
nal Tahun Buku Internasional 1972Indo Kegiatan sehari-hari yayasan dilaksanakan
oleh Sekretaris Jenderal Departemen
nesia tanggal 28 Desember 1973 berda- Pendidikan dan Kebudayaan,selaku Ketua
Harian.Ketua Harian dibantu oleh seorang
sarkan Akte Notaris No.166. Kemudian, sekretaris,seorang bendahara,dan tiga or
ang pengurus harian.
tanggal16Juni 1980 akta ini diperbaharui
sesuai dengan hasil rapat Badan Pengu- Sebagaisuatu lembaga,Yayasan Buku
rus tentang perubahan anggaran dasar Utama melaksanakan kegiatan penilaian
yayasan. Yayasan tersebut berada di buku pertama kali pada tahim 1975. Buku-
bawah Departemen Pendidikan dan Ke- buku yang dinilai tahun 1975 itu adalah
budayaan,Republik Indonesia. buku-buku bacaan ilmiah populer dan
Pendirian Yayasan BukuUtama bertu- bacaan fiksi terbitan tahun 1973/1974.
juan untuk mendorong dan mengembang-
kan penulisan buku-buku di bidahg sastra Kegiatan seperti itu dilaksanakan sampai
dan ilmu pengetahuan, terutama yang tahun 1977. Mulai tahvm 1978,di samping
bersifatpopuler.Untuk mencapaitujuanitu, bacaanilmiah populer dan bacaanfiksi,juga
Yayasan Buku Utama melaksanakan dinilai buku-buku pelajaran bidang IPA,
berbagai kegiatan,antara lain(1) memper- IPTEK, dan IPS. Kegiatan serupa dilak
kenalkan cita-cita dan tujuan yayasan sanakan sampaitahun 1981.Tahim 1982di-
dengan cara mendorong masyarakat
266 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
lakukan penilaian buku-buku bacaan usia matematika,IPS,biologi,ilmu bahasa dan
prasekolah,SD,untuk buku pelajaran ilmu sastra, fisika, dan puisi. Selanjutnya, sejak
pengetahuan praktis,civic,ilmu pengetahu- tahun 1988-1999 dilakukan penilaian buku
bacaan anak-anak dan remaja (fiksi dan
an kultural, dan bacaan fiksi. Tahun 1985 nonfiksi), sains dan teknologi, IPS, dan
dilakukan penilaian buku sains dan mate- humaniora.
matika,IPS, humaniora,fiksi, dan sejarah.
Tahun1987dilakukan penilaian bukusains.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 267
Daftar Pustaka
PUSTAKA RUJUKAN
Alisjahbana,Sutan Takdir.1979.Puisi Baru.Jakarta:Dian Rakyat.
Alisjahbana,Sutan Takdir.1940."Belenggu".Dalam Pujangga Baru.Jakarta.
Badudu,J. S. et al. 1984."J. E.Tatengkeng".Dalam Perkembangan Puisi Indonesia Tahun 20-an
hingga tahun 40-an. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa,Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan.
Berita Mingguan Tempo.1981.Apa&Siapa Sejumlah OrangIndonesia 1981-1982.Jakarta:Grafiti
Pers.
Brahim.1968.Drama dalam Pendidikan.Jakarta:Gunung Agung.
Damono,SapardiDjoko.1993."PerubahanSosialBudayaSeperti yangTercermin dalam Sastra".
Seminar Mabbim,Cisarua,Bogor.
Eneste,Pamusuk.1990.Leksikon Kesusastraan Indonesia Modern.Jakarta:Djambatan.
Hooykaas,C. 1951.Perintis Sastera(Terjemahan Raihoel Amar gl. Datoek Besar.Jakarta; J. B.
Wolters-Groningen.
Hoerip,Satyagraha.1979.Cerita PendekIndonesia 2.Jakarta:PusatPembinaan dan Pengembangan
Bahasa.
Ismail,Taufiq.1993. Tirani dan Benteng.Jakarta:Yayasan Ananda.
I. N.,Soebagio.1981.Jagat Wartawan Indonesia.Jakarta:Gimung Agxmg.
Jassin,H.B.1967.Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Esei.Jakarta:Gimimg Agung.
Jassin,H.B.1969. Gema Tanah Air Jakarta:Balai Pustaka.
Jassin,H.B.1940."Belenggu".Majalah Pudjangga Baru,Jakarta.
Jassin,H.B.1963.Pujangga Baru:Prosa dan Puisi.Jakarta:Gimung Agung.
Jassin,H.B.1985.Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan EsaiII. Jakarta:Gramedia.
Jassin,H.B.1966.Chairil Anwar Pelopor Angkatan 45.Jakarta:Gramedia.
Junus,Umar.1974.Perkembangan Novel-Novel Indonesia.Kuala Lumpur.
Kratz, E. U. 1988. Bibliography ofIndonesian Literature in Jourrmls. Yogyakarta: Gadjah Mada
University Press.
Kusdiratin,dkk.1985. Memahami Novel Atheis. Jakarta:Pusat Pembinaan dan Pengembangan
Bahasa.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Liaw Yock Fang/H.B.Jassin.1974.The Complete PoemsofChairil Anwar.Singapore:University
Education Press.
268 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
Mahayana, Maman dkk. 1992. Ringkasan dan Ulasan Novel Indonesia Modern. Jakarta:
Grasindo.
Mona,Matu.1965."Daftar Pengarang Indonesia(biografi)".Jakarta:PDS.H.B.Jassin.
Nio Joe Lan.1962.Sastra Indonesia Tionghoa.Jakarta:Gunung Agung.
Oemarjati,Boen S.1962.Roman Atheis Achdiat Karta Mihardja.Jakarta:Gunung Agung.
Oemarjati,Boen S.1971.Bentuk Lakon dalam Sastra Indonesia.Jakarta:Gunung Agung.
Oemarjati. Boen S. et. al. 1999. "Novel Indonesia Modem 15 Tahun Sesudah Kemerdekaan
(1946-1960): Telaah Struktur Estetika dan Tema". Jakarta: Pusat Pembinaan dan
Pengembangan Bahasa.
Pane,Armijn.1992.Belenggu.Jakarta:Dian Rakyat.
Rosidi,Ajip. 1969.Ikhtisar Sejarah Sastra Indonesia. Bandimg:Binacipta.
Rosidi,Ajip.1968. Tjerita Pendek Indonesia.Jakarta:Gunimg Agung.
Rustapa, Anita K. dkk. 1997. Antologi Biografi Pengarang Sastra Indonesia 1920-1950. Jakarta:
PusatPembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Rosidi, Ajip. 1973."In Memoriam J. E. Tatengkeng". Dalam Masalah Angkatan dan Periodisasi
Sejarah Sastra Indonesia.Jakarta:Pustaka Jaya.
Rosidi,Ajip.1975."J.E.Tatengkeng:Rindu Dendam dan"Biografia J. E.Tatengkeng".Dalam
PuisiIndonesia.Bandung:CV Pelajar.
Rustapa,Anita K.etal.1997."J.E.Tatengkeng(1907-1968)".Dalam AntologiBiografiPengarang
Sastra Indonesia 1929-1950. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa,
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Saleh,Mbijo.1967.Sahdiwara dalam Pendidikan.Jakarta:Gimung Agung.
Suryadi,Linus A.G.1987.Tonggak 1.Jakarta:Gramedia.
Sumardjo,Jakob.1992.Perkembangan Teater Modern dan Sastra Drama Indonesia.Bandung:Citra
Adiyta Bakti.
Sukada, I Made. 1983. "Ni Rawit, Ceti Penjual Orang: Analisis Struktural dan Semiotik".
Yogyakarta:Fakultas Sastra Universitas Gajah Mada.
Shadily, Hasan(pemred umum).1984. Ensiklopedi Indonesia. Jilid 6. Jakarta: Ichtiar Baru-Van
Hoeve.
Sidharta,Myra.100 Tahun Kwee Tek Hoay.Jakarta:Sinar Harapan.
Siregar, Bakri. 1964. Sejarah Sastra Indonesia Modern I. Jakarta: Akademi Bahasa dan Sastra
Multatuli.
Soeman Hs.1941.Kawan Bergeloet. Batavia: Balai Poetaka.
Teeuv^,A.1955.Pokokdan Tokoh dalam Kesusastraan Indonesia Baru dengan sebuah sumbangan dari
DR.R. Roolvink. Jakarta:PT Pembangunan.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 269
Teeuw,A.1980. Sastra Baru Indonesia I. Flores-Ende: Nusa Indah.
Teeuw.1980."Terikat dalam Pembebasan Kata"dalam Tergantung Pada Kata.Jakarta:Pustaka
Jaya,him. 145-156.
Teeuw,A.1989.Kesusastraan Indonesia Modern 11.Jakarta:Pustaka Jaya.
Tisna,A.A.Pandji.1978.Ni Rawit,CetiPenjual Orang.Jakarta:Pustaka Jaya.
Tim Ensiklopedi Nasional Indonesia.1988. Ensiklopedi Nasional Indonesia.Jakarta.
Usman,Zuber.1964.Kesusastraan Baru Indonesia.Jakarta: Gunung Agung.
Waluyo,Herman.1987.J. E.Tatengkeng".Dalam Teori dan ApresiasiPuisi.Jakarta: Erlangga.
Yusuf,Suhendra.1995.Leksikon Sastra.Bandung:Mandar Maju.
PUSTAKA SUMBER
A.SURAT KABAR
Ahmad,H.M.Joesoef. 1987."Almarhum Matu Mona".Jakarta: Kotnpas,21 Juli. Jakarta.
Ayoeb,J.1955."Belenggu:Armijn Pane Mencerca DekadensiBorjuisIndonesia"Dalam Harian
Rakyat,12 November.Jakarta.
B.02,"Profil Penerima Hadiah Seni".Dalam Suara Karya,4September 1981.
MTH."KaryaSoeman HS.PantasDijadikan Sinetron Film"dalam harian Riau Post,29 Novem
ber 1991.
Mafirion dan Taufik Ikram Jamil. 1990."Soeman Hs.Pelopor yang Dicuri Bekas Muridnya".
Dalam Kompas,tanggal2Oktober.Jakarta.
MulyadidanSiholManullang.1994."LebihJauh denganSoeman Hs."Dalam SuaraPembaruan,
Jakarta.
Nursady, Moh Ady. 1991. Soeman Hs. Kini Penyair RRl Pekanbaru". dalam Pikiran Rakyat,
Bandimg.
Rosidi, Ajip."Mengenang Anak Agimg Panji Tisna(11 Pebruari 1908-2 Juni 1978)". Jakarta:
Sinar Harapan Rabu,14 Jxmi 1978,halaman 10.
Sumardjo, Jakob. "Terbit Pertama Kali Tahun 1936 Sukreni Gadis Bali". Pikiran Rakyat, 17
Desember 1980,halaman Vll,Bandimg.
Sumardjo,Yakob.1975."In Memoriam M.Balfas".Dalam Harian Pikiran Rakyat,No.72,Th.X,
Him.5,Rabu 18 Juni 1975.
Suarsa,1 Made."Seorang Lagi Putra Besar Bali yang Pergi: Pengarang 1 Swasta Setahun di
Bedahulu,dll.".Sinar Harapan Rabu,14Juni 1978,halaman 10,Jakarta.
Sumardi.1975."Balfas dan Tragedi Retak: Kenangan Pribadi dan Karyanya". Dalam Harian
Kompas,Th.XI,Him.4,Selasa 15 Juli 1975.
270 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
Tampubolon,Bismark.1990.Suman Hs.siPencuriAnakPerawan yang MerindukanBukunya".
Dalam Mingguan Merdeka,19 Agustus.Jakarta.
Yus, M."Anak Agung Pandji Tlsna: Empat Tahun di Lereng Gunung Batur untuk Menulis
Buku".Kompas Selasa 2September 1975,halaman 5.
B.MAJALAH
AS,M.Yusuf."Empat Tahun Bertapa di Lereng Gunung Batur: Anak Agung Pandji Tisna".
Majalah Selecta No.763,3 Mei 1976,halaman 30-31.
Mohamad,Goenawan."Posisi Sastra Keagamaan Kita Dewasa Ini",Horison,no.7Juli 1966.
Quinn,George."ElementsofTraditionalTheatrein a ModemIndonesian Novel:PandjiTisna's
Sukreni Gadis Bali".Kuala Lumpur:Tenggara 9Joumal ofSoutheast Asian Literature 1979,
halaman 55-64.
Rampan,Korrie Layun. 1979."Selamat Pergi Pengarang Orang-Orang Sial". Dalam majalah
Warnasari,No.13,Th.II. Jakarta.
Sumedi H.,Puji."Soeman HS.:1904-1999.Dalam majalah DR.,17-22 Mei 1999.
Toda,Dami N.1977."Peta Perpuisian Indonesia 1970-an, dalam Sketsa". Tifa Sastra,25 Mei
1977(ceramah Dies Natalis ke-5).Dimuat dalam Satyagraha Hoerip(Ed.)1982.Sejumlah
Majalah Sastra.Jakarta:Sinar Harapan.
Yon Ks.1992."Anak AgungPandjiTisna dan'Sukreni'".Jakarta:Majalah Sarinah No.262,2-15
November,halaman 65-66 dan 85-86 dan 97.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 271
U- 60