The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by perpustakaanspensaka, 2021-04-09 12:11:32

EnsiklopediaSastraIndonesiaModern2003

EnsiklopediaSastraIndonesiaModern2003

Keywords: EnsiklopediaSastraIndonesiaModern2003

laki-laki,bernama Harti Notosoebagio dan Bangau". Umumnya cerita anak itu berasal
adiknya wanita. Haryati menikah dengan daribeberapanegara.Ceritaanak yangterbit
Sunarto Soebadio,guru ilmu pasti semasa ialah(1)Cadis Bulan,kisah dari Polinesia;(2)
Pria Bertudung,kisah dariPrancis;(3)Baginda
dia di SLTP dan SLTA tahun 1951. Suami- Bangau, kisah dari India;(4) Mencari Orang
yangLebih Bodoh,kisah dariEropa;(5)Macan
nya meninggaltahun 1961.Mereka dikaru- Tutuldalam Lubang,kisah dariAfrika;dan(6)
niai tiga orang anak,yaitu Lukna Hariani, AhliNujum karena Nastb,kisah dariPersia.
Admin, dan Windie yang ditinggal
ayahnya ketika berusia belum 2tahun. Karya-karya sastra yangdihasilkannya
ialah "Episode" cerita bersambung dalam
Pendidikan yang dilaluinya ialah ELS Femina No.96-99(1976-1977)(2)"DuniaTak
Madiun dan Jakarta(1940);BMP diJakarta; Berhenti Berputar", cerita bersambung
SMA di Jakarta (1946); Gemeetelijke Univer- dalam Femina No.104-108(1977),mendapat
siteit, Amsterdam,Belanda(1956),spesialis Hadiah Harapan dari Sayembara Femina
Jawa Kuno dan Sansekerta dari Jurusan yang diterbitkan tahun 1982 berbentuk
novellet; dan Selembut Bunga semula
Indo-Iraanse Taal en Letterkunde, dan diterbitkan secara bersambung dalam

doktor dari imiversitas yang sama (1971) Femina No. 122,123,dan 124 Tahun 1977-
dengan disertasinya Jnanasiddhanta, Secret
Lore ofthe Balinese Sarvapriest Tengetahuan 1978,mendapatHadiahI dariFemina tahun
Tertinggi dalam Arti Tersuci', yang
diterbitkanoleh MartinusNijhoffthe Hague 1977 dan diterbitkan dalam bentuk buku
sebagaiNomor VIISeri BibliothecIndonesica;
naskahnya disimpan di Bali. tahun 1978. Setelah itu, muncul lagi
novelnya yang berjudul Hidup Ferlu Akar
Kariernya dimulai sebagai dosen di (1981)diterbitkan oleh Gaya Favorit Press;
FSUI(1975-78),sebagai guru besar Bahasa kumpulan cerpennya mimcul tahun 1987
Sanskerta dan Jawa Kuno(1975-sekarang), berjudulKaca RiasAntik.Cerpen-cerpennya
Dekan FSUI(1975-1978),Direktur Jenderal
Kebudayaan(1978-1987),dan MenteriSosial antara lain
(1988-1992).
(1) "Ceramah vmtuk Wanita Asing"dalam
Anugerah yang pernah diterimanya
ialah Bintang Jasa "Knight Commander's Femina No.37;
Cross" dari Pemerintah Republik Federasi
Jerman karena ketekunannya mengum- (2) "SiBelang"dalam Femina No.26(1974:
pulkan benda-benda kuno untuk cagar
budaya;"Ibu MasyarakatBanten"tahxm 1988 18-19);
karena perhatiarmya terhadap tradisi prang (3) "Kenang-kenangan"dalamFemina No.
Banten;dan penghargaan dari India berkat
141(1978:78-79,82-84,87);
terjemahan cerita-cerita dari bahasa (4) "Berita di Surat Kabar" dalam Femina

Sansekerta bersama 40 orang dari berbagai No.166(1979:51-53);
negara tahvm 1976. Haryati juga menulis
cerita anak dengan nama samaran Amirati, (5) "SiSilap Wanita"dalamFemina No.155
seperti "Pangeran MAUI" dan "Baginda
(1979:73-74,90);

(6) "Isyarat" dalam Horison No.llTahun
ke-15(1980:379-380);

(7) "Tabrak Lari" dalam Femina No. 194

(1980:103-104);

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 39

(8) "Bayangan dariMasa Lampau"dalam selama tiga tahim,tetapi dia merasa bahwa
Femina No.25(1981:67-69,73-75); film bukanlah dunianya. Dia tidak pemah
merasa tua untuk belajar. Berbagai kursus
(9) "Irama"dalam Femina No.14(1981:69- untuk menambah wawasan pengetahuan
71). terutama yang eratdengan penulisan,selalu
Karyanya yangterakhir adalah Getaran- diikutinya.Dia menguasaibahasaInggrisse-

Getaran (1990) diterbitkan oleh Jambatan cara aktifserta bahasa Jerman,Prancis,dan
dengan nama Haryati S.(Mensos). Ketika
menjabat sebagai Menteri Sosial, dia Italia secara pasif.Dijuga bergiatdalam sent
diundang oleh Goethe Institut, Jakarta (22 lukis dan patung, bahkan sempat menga-
April1988)untuk memberikanceramah atas dakan pameran bersama Sitor Situmorang
dua cerpennya yang berjudul "Bagai di Gedimg Kesenian,Pasar Baru,Jakarta.
Beringin Rindang"dan"Balas Dendam".
Tahun 1964-1965 dia bekerja sebagai
AsbariNurpatria Krisna adalah pembantusuratkabar"Warta Dunia";tahun
1965 pembantu RRI Jakarta dalam acara
penults novel pop yang dikenal Siaran Kata;tahun 1970 pembantu majalah
bertepatan dengan saat memban- musik Aktuil serta penults dan wartawan
jirnya novel-novel berbau erotik paruh SinarHarapan;tahim 1972bekerja dimajalah
kedua dasawarsa 1960. Dia lahir pada ekonomiProgress,sebagaieditor pariwisata.
tanggal 20 Februari 1943 di Ketanggimgan Kegemarannya outdor life. Sekarang dia
Barat, Brebes,Jawa Tengah. Dia beragama bekerja sebagai redaktur surat kabar Suara
Kristen. Tempat tinggalnya di Cipinang
Cempedak I/lOE, Polonia, Jatinegara, Pembaharuan.
Jakarta Timur kemudian dia pindah ke
Kompleks PWI Cipinang Muara, Jakarta Ayahnya,Rusliani, memegang jabatan
Timur. Pendidikarmya SGA. Dia sempat sebagaipengawaspadadipabrik gula.Dunia
kuliah diIKIPJakarta(FKIP-UI)padatahun Baratdikenalnyalewatpemimpinpabiik gula
1962,yang kemudian ditinggalkarmya dan yang berkebangsaan Belanda. Dia menikah
dimasukinyalagitahun1964dijurusan yang denganJosephineJuju Mandagie(Yuyu A.N.
sama, yaitu Sastra dan Bahasa Indonesia, Krisna),gadis Kawanua,yang bekerja sebagai
tetapi tidak sampai selesai. Tahxm 1968 dia wartawan Progress, pada Rabu 16 Agustus
kembali lagi ke IKIP Jakarta dengan tujuan 1972. Istrinya juga turut membentuk peme-
mengambil Jurusan Sent Rupa, tetapi nang tropi Adinegoro untuk karya tulisnya
hatinya lebih cenderung untuk menjadi berjudul "Remang-Remang Jakarta". Pa-
penults dan wartawan. Akhirnya, Asbari sanganini dikaruniaitiga orang putra,tertua
Nurpatria Krisna memutuskan untuk meninggal dunia, yang kedua Travelino
belajarsendirisambil menimbailmu darior- Theofilus dan yang bvmgsu Rizal Aquino.
ang-orangyangberpengalaman.Kemudian, Dunia buku atau bacaan tak dapatdipisahkan
dia mengikuti pendidikan di Akademi dari pengarang ini. Kedua anaknya diberi
cinematografi Bidang Pehyutradaraan bekaldenganbacaan-bacaan yangbermanfaat
sehingga masing-masing memiliki per-
pustakaan. Di setiap sudut rumahnya yang
tampak hanya buku.

40 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem

Asbari mulai menulis tahun 1962. Ke- Angin Kumbang,(4)Bulan Bergoyang di Atas
Palka,(5)DiSepanjangSenen KramatRaya,(6)
mudian, dia mengembangkan bakatnya RanjangHiburan,(7)Surat Terakhir Maria,(8)
dengan banyak menulis cerpen,puisi, esai, 60 Gerilya Kobokan,(9)Latini,(10)Menerobos
novel,dan artikelumumlainnya dalam surat Lorong-Lorong Ibukota,(11)SepiHati Seorang
kabar Berita Yudha, Sinar Harapan, Kompas, Perempuan,(12)Ibu Guru Kami Cantik Sekali,
Intisari, Warta Dunia,dan Berita Minggu serta (13)Gigolo,(14)Savitri,(15)Suster Rarmta,(16)
majalah Tjaraka, Selecta, Lelaki, dan Aktuil. Ambulans,(17)Mama Siapakah Ayahku?,(18)
Novel-novelnya diterbitkan oleh Budajata, Suatu HaridiTahun 1948,(19)LelakiBinal,(20)
Bila Telepon Berdering,(21)SuratPacaran,(22)
Bina Sastra,Jakahasta,dan Iain-lain. Ibu Biati,(23)Keranda Merah di Kaki Langit,
(24)Bila Saga Mulai Menghitam,(25)Rumah
Kariernya berawal dari tulisannya Jahanam di Tengah Kota,(26)Dari Ranjang ke
tahun 1962. Dia pernah menyumbangkan Ranjang,(27) Walsa Tak Tersudahkan (1976),
karyanya untuk kegiatan pemuda GPIB dan(28)Mutiara Hitam(1985).
dalam bentuk oratorium Paskah.Novelnya
berjudul Ibu Guru Kami Cantik Sekali laris Tahun 1982-1983 dia memperoleh
pada pertengahan tahun 1960-an dan Tropi Adinegoro untuk karya jurnalistik
diterbitkan di Malaysia dalam surat kabar "Esai Perjalanan Menjelajah Kemiskinan
Utusan Melayu, kemudian dibukukan.
Tahun 1980 novel tersebut difilmkan yang Sesudah 37 Tahim Merdeka". Tahun 1984
dibintangi oleh Lenny Marlina dan
disutradaraiolehIda Farida.Asbaribekerja dia mendapatHadiah Ketiga dantahun1985
sebagai wartawan yang dimulai sebagai mfendapat.Hadiah Pertama Sayembara
tenaga lepas (free lance). Dia baru bekerja Penulisan Novel yang diselengarakan
sebagai wartawan tetap pada surat kabar majalah Sarinah diJakarta.

Warta Harian tahun 1971. Kemudian, dia AshadiSiregar terkenal sebagai

mendirikan majalah ekonomi Progress dan penulisnovelpopuler yang tokohnya
terakhir bekerja di majalah Aktuil. Asbari mahasiswa. Ashadi Siregar lahir
adalah salah seorang Pemenang Hadiah tanggal 3 Juli 1945 di Pematang Siantar,
Karya Jurnalistik Adinegoro 1982-1983. Sumatra Utara. Anak ketiga dari tujuh
bersaudara itu berasal dari keluarga yang
Asbari Nurpatria Krisna dikenal beragama Islam. Ayahnya bernama Abdul
sebagai penulis sastra pop yang erotik. Azis Siregar dan ibunya Ny. N. H. Azis
Siregar.Sehari-hariayahnya bekerjasebagai
Goenawan Mohamad dalam buku Seks, pegawai negeri di Kantor Gubemur Sumatra
Utara. Ayahnya meninggal dunia karena
Sastra, Kita (1980) menyatakan bahwa menderita penyakitjantung.
masalah seks yang dimasukkan ke dalam Ashadi Siregar menamatkan sekolah
karya sastra kontemporer merupakan satu dasar diPrapat,Sumatra Utara,tahun 1958.
bagian logis dari keleluasaan berbuat,satu Dia melanjutkan pendidikannya kesekolah
lanjutan darikekuasaan dankekayaan yang
tidak sah. Adegan-adegan seksual dalam
Gigolo dilukiskan dengan bebassekali.

Karya Asbari N. K. adalah (1) Dyah
Solidio,(2) Expres Bangkok Singapura,(3)

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern 41

menengah pertama (SMP)di Prapat dan Ashadi Siregar menulis novel Cintaku
tamat tahun 1961. Di Sekolah Menengah diKampus Biru pada tahxm 1972dan dimuat
Atas(SMA) Negeri Padang Sidempuan sebagai cerita bersambung dalam surat
AshadiSiregar memilih bagian B dan tamat kabar Kompas tahun 1972. Novel itu

tahun 1964. kemudian diterbitkan oleh PT Gramedia

Tahxm 1964 Ashadi Siregar mengikuti tahxm 1974.Hal yangsamajuga terjadi pada
kuliah diJurusanPubhsistik,FakultasSosial novel Kugapai Cintamu dan novel Terminal
Politik, Universitas Gadjah Mada,Yogya- Cinta Terakhir.Kedua novelitujuga dimuat
karta dan meraih gelar sarjana tahun 1970. sebagai cerita bersambung dalam surat
Sejak menyandang gelarsarjana publisistik, kabar Kompas yang mendapat sambutan
Ashadi"Siregar menetap diYogyakarta dan hangat pembacanya.
bekerja sebagai dosen muda di Jurusan
Publisistik tersebut. Ibunya, yang tinggal Aspar adalah seorang sastrawan
sendirian di kampungnya, dibawanya ke
Yogyakarta. Tiga orang adiknya yang Indonesia yang karyanya ber-
termuda juga ikut bersamanya di Yogya bentuk puisi, drama, atau novel.
karta.Diajuga dipercaya untuk memberikan Aspar lahir pada tanggal 10 April 1943 di
mata kuliah Advertensing dan Media Fihn. Bulukumba,Sulawesi Selatan. Nama leng-
kapnya Aspar Paturusi. Alamat terakhir
Sampai tahxm 1973 Ashadi Siregar di (hingga tahxm 2000)adalah di Sawokecik I
percaya sebagai pengasuh (penanggung
jawab) majalah mingguan Sendi di No. 19, Bukit Duri, Tebet,Jakarta Selatan.
Yogyakarta.Tahun 1973karena dimuatnya
txdisan yangberjudul"Mukaddimah"dalam Aspar beragama Islam. Istrinya bernama
majalah Sendi, Ashadi Siregar diajukan ke Sulasmiwati. Aspar memperoleh ijazah
pengadilan. Dia dituntut hukuman satu Bachelor ofArts(B. A.)dari Fakultas Sastra
tahxm penjara. Sejak saat itu pula majalah Filsafat Jurusan Paedagogik, Universitas
Sendi dilarang terbit.
Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan
Novel Ashadi Siregar muncul dari
berbagai pengalamannya dengan berbagai tahxm 1965.
ilustrasi tambahan. Ketika bertamasya ke
Danau Situ Patenggang,dia berhasU menxilis Aspar pernah mengajar di sebuah
novel yang beijudxil Marini yang terbit pada sekolah dasar diMakassarpadatahxm 1961-
1964. Dia juga tercatat sebagai pendiri
awal tahun 1970-an. Novel tersebut Dewan Kesenian Makasar dan menjabat
Ketua Departemen Sastra pada tahun 1969-
mengisahkan seorang istri yang jatuh cinta 1985. Dia pernah menjadi wartawan di
kepada calon insin5mr. Tahxm 1972 Ashadi penerbitan Bhakti Baru. Saat ini menjabat
menxilis cerita yang beijudxd "Warisan Sang
Jagoan" yang dinyatakan sebagai Pemenang Ketua Komite Teater di Dewan Kesenian
HarapanSayembaraPenxilisanRomanDewan
Kesenian Jakarta tahun 1972. Novel tersebut Jakarta mulai tahxm 1990.
Aspar mulai menulispada tahun 1957.
diterbitkantahun1976olehPenerbitGramedia.
Karyanya yang pertama berupa naskah
drama. Tahun 1959 naskah dramanya
dipentaskan oleh siswa SMEA Makassar.

42 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern

Sejak itu, Aspar menulis, menjadi pemain, Nusantara, Jakarta; antologi Ombak Losari
dansutradara sejumlah drama.Awaltahun (1993); Puisi Bosnia (1993) terbitan PT Glo
1975 dia bergabung dengan Teater Kecil bal Nusantara, Jakarta; Tonggak III. Ajip
asuhan Arifin C. Noer. Dia juga turut Rosidi (1991), Kratz (1988), dan Pamusuk
bermain di Taipei, Taiwan (1984) dengan Eneste (1990) menulis biografi pendek
TeaterSaja pimpinanIkranagara dan pemah Aspar,mendaftar,dan mengupaskaryanya.
pentas di Singapura dan Malaysia pada
tahun 1985. Aspar juga pernah meraih AsmaraHadimunculpadapermulaan
predikatsebagaiaktor terbaik pada Festival
tahun 1930-an. Asmara Hadi
Sinetron Indonesia tahun 1990 dalam
adalah seorang penyair yang gigih
sinetron "Anak Hilang" karya Slamet semangatkebangsaannya.Dialahir diTalo,
Bengkulu,tanggal8September 1915.
Raharjo. Pada tahun 1963 dan 1964 ia
menjuarai lomba deklamasi di Makassar. Asmara Hadi berasal dari keluarga
Tahun 1968 dia meraih hadiah pertama yang terpelajar.Ibunya bemama Khamaria
dan ayalmya Khobribin Merah Hosen gelar
Sayembara Mengarang Puisi yang dise- "Raja Api" yang.berasal dari Bengkulu.
lenggarakan oleh Ikatan Pers Mahasiswa Asmara Hadi mempunyai tiga orang
(IPMI)Cabang Makassar. saudara, yaitu Hanafi, Arifin, dan Mai-

Novelnya Arus (Bhakti Baru, Ujung mxmah Khamaria.
Pandang), pada tahun 1974 memperoleh
penghargaan dalam Sayembara Mengarang Pendidikan yang diperoleh Asmara
Roman DKJ. Dua dramanya, Dwfa Perda- Hadi adalah HIS Bengkulu, kemudian
maian dan Samindara masing-masing mem
peroleh penghargaan dalam Sayembara MULO di Jakarta, dan terakhir Sekolah

Penulisan Sandiwara Anak-Anak, Direk- Menengah Taman Siswa di Bandimg.
torat Pembinaan Kesenian Departemen Latar belakang pekerjaan Asmara

Pendidikan dan Kebudayaan tahun 1978 Hadi cukup beragam. Di bidang politik
dan penghargaan dalam Sayembara Penu dia aktif diPartindo dan terakhir sebagai
lisan Sandiwara Dewan Kesenian Jakarta anggota MPRSsampaitahun 1966.Selain
tahun 1980. Karya novelnya yang lain itu, ketika konstituante pertama diben-
adalah Pulau (1976). Aspar juga menulis tuk, dia menjabat menteri negara dan
novel anak-anak yang berjudul Kampung si Wakil Ketua DPRGR.Dalam pergerakan
Etin (1977) terbitan Kurnia Esa, Jakarta. pada masa penjajahan dia sering di-
Karyanya yang berbentuk puisi dimuat hukum buang. Tahun 1934-1935 dia
dalam bunga rampai Sajak-Sajak dari dibuang ke Ende,Flores bersama Bung
Makassar bersama Rahman Arge, Husni Karno. Dia juga beberapa kali dipenjara
Jamaludin,Arsal Alhabsi,dan Sinansari Ecip oleh Pemerintah Belanda. Selepas dari
(1974).Kumpulan puisinya berjudulSukma Ende,Asmara Hadi masih tetap berjuang
Laut terbitan PT Puisi Indonesia, Jakarta. bersama-sama Amir Syariffudin. Dia
Puisi-puisinya juga dimuat dalam Antologi harus meringkuk lagi dalam penjara

Puisi Indonesia (1992) terbitan PT Global tahun 1937.

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern 43

Dalam berjuang, Asmara Hadi mem- Bagi Asmara Hadi buku merupakan
punyai kekuatan dan semangat yang barang yang berharga. Sewaktu tinggal di
diteladaninya dari Rosa Luxemburg Yogyakarta, tahun 1943, Asmara Hadi
pejuang wanita pejuang revolusioner bekerja di Kantor Kementerian Pemuda.
berkebangsaan Jerman yang gigih, yang Ketika meninggalkan Yogyakarta, dia
sebagian besar hidupnya dihabiskan xmtuk mengutamakan membawabuku,sementara
perjuangan. Semangat Rosa Luxemburg pakaian hanya secukupnya.
itulah yang ikut memberi dorongan serta
keteguhan Asmara Hadi dalam berjuang. Selain menulis puisi, dia juga menulis
cerita pendek.Cerita pendek yangditulisnya,
Sebagaimana penyair Pujangga Baru antaralain"YangTidak DapatDihilangkan"
pada umumnya, Asmara Hadi banyak yang ditulisnya ketika dia pindah dari
menggunakan nama samaran,antara lain Yogyakarta ke Bandung. Cerpen ini berisi
Ipih A. Nama samaran yang dipilihnya riwayat seorang temannya selama per
mempunyai makna baginya. Nama Hadi juangan yang telah kehilangan semua harta
adalah bahagian dari namanya, yaitu bendanya. Cerpen yang kedua adalah "Di
AbdulHadi.Ketika diajatuh cinta kepada Belakang Kawat Berduri" berisi kisah
gadis yang bernama Ratna JuamiNingsih, pengalamannya selama ditawan. Cerpen
nama samarannya diganti lagi menjadi
Hadi-Ratna sebagai lambang persatuan tersebutkemudian diterbitkan oleh Penerbit

antara Asmara Hadi dan Ratna Juami. Pemandangan tahun 1942.
Sebagian besar puisi Asmara Hadi
Nama Hadi-Ratna menjadi populer dan
dipendekkan menjadi HR.Ketika menulis penuh dengan warna kesedihan karena
dimajalah Mandala,Asmara Hadimemakai kekasihnya yang pertama meninggal.
nama samaran lain,yaituIbnu Fatah. Perasaansedih karena kematian kekasihnya
dijadikannya sebagai cambuk dalam
Pengalamannya di bidang jumalistik berjuang. Kegagalan bercinta baginya
cukup banyak. Dia bekerja sebagai pe- menimbulkan semangat perjuangan yang
mimpin redaksi Pikiran Rakjat dan tahun tak kimjung padam.Semangat perjuangan
1938-1940 sebagai pemimpin majalah yangtak kunjung padam itulah yang antara
Toejoean Rakjat. Tahun 1935 Asmara Hadi lain melahirkan sajak "Kepada Dipone-
bekerja sebagai redaktur harian Bintang goro". Asmara Hadi merasa terhina oleh
Timoer pimpinan Parada Harahap dan ejekan orang Belanda, Vermijs, yang
tahxm 1939 sebagai redaktur majalah Effi- mengatakan bahwa Indonesia tidak akan
ciency yangterbitdiJakarta.Diajuga pemah merdeka.Hatinyaterasa mendidihsehingga
bekerja di Penerbit Pemandangan yang lahirlah sajak tersebut.
tidak lama kemudian berganti nama
menjadi Penerbit Pembangunan. Karena Semangatkebangsaan dalam puisinya
pergantian nama itu, tahun 1943 sejtunlah terlihat melaluiimsur-unsurromantik yang
karyawannya disalurkan ke Asia Raja, berpadu dengan patriotisme. Hal itu
sebagai penulis khusus mengenai ke- memberikan isi pada puisi-puisinya yang
budayaan dan filsafat. penuh harapan tmtuk masa depan bangsa
Indonesia. Kejayaan tanah air selalu

44 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem

membayang di pelupuk matanya,kejayaan Asmara Hadi meninggal dunia di
yang baru akan tercapai dalam alam kemer- rumahnya,Jalan Cilantah No.24 Bandung,
hariJumat,3September 1976 dalam usia 62
dekaan. Dia sadar bahwa kemerdekaan tahun. Jenazahnya dimakamkan di
Pemakaman Miislimin Sirnaraga, Jawa
memerlukan perjuangan.
Puisi-puisinya yangmenggambarkanse- Barat.

mangatkebangsaan antaralain(1)"Bangsaku AsrulSani dikenal sebagai salah
Bersatulah",(2)"Chandra Bhirawa",dimuat
dalam Pikiran Rakyat,No.31,Januari1938,(3) seorangsastrawan pelopor Angkatan
"Sengsara Doenia", dimuat dalam Tudjuan
Rakjat, Th. I, No. 1, Oktober 1938, dan (4) '45. Bersama Chairil Anwar dan
"Kemenangan Fasti" dimuat dalam
Poedjangga Baroe,No.1,Juli 1938. Rivai Apin, dia dianggap sebagai trio
pembaru puisi Indonesia. Di samping
Para kritikus yang berbicara tentang dikenal sebagai penyair, dia juga dikenal
Asmara Hadi,antara lain Teeuw dan J. U. sebagai penulis esai yang andal pada tahun
Nasution. Teeuw (1970) menilai Asmara
Hadisebagai pembaharu dalam pemodern- 1950-an.
an bentuk danisisajak,termasuk penganjur AsrulSanilahir
realisme masyarakat(sosialis).J.U.Nasution
menyatakan bahwa Asmara Hadi banyak diRao,suatudaerah
menyuarakansemangatkebangsaan melalui
puisi-puisinya sehingga puisi-puisinya itu Sumatra Barat,tang-
dapat disebut api nasionalisme. Selain itu,
dalam puisi-puisinya juga tergambar cita- anak kedua, dari
cita yang penuh harapan untuk masa depan
bangsa.Bahasa puisi Asmara Haditergolong f 1 dua bersaudara,se
lugas dan sederhana.
orang raja yang ber-
Puisi-puisi Asmara Hadi yang pernah
dimuat dalam Pikiran Rakjat, Poedjangga i 'i ^ gelar Sultan Marah
Baroe, Tudjuan Rakjat, dan Pandji Poestaka
oleh J. U. Nasution dikumpulkan dan li A BaiwscDokumenlasiPusai Bahasa SyaarniigSDyiapirerAtluaamnsRyaaoh
diterbitkan pada tahun 1965 dengan judul
Asmara Hadi Penjair Api Nasionalisme. Buku Mapat.^udaratung-
ini melukiskan cahaya kemenangan yang
terpancar dalam suramnya perjuangan. galnya bemama Chairul Basri.Sebagaimana
orang Minang pada umumnya, Asml Sani
Kira-kira tahun 1935 dia menikah juga berasal dari keluarga yang berlatar
belakang agama Islam. Meski tidak pemah
dengan seorang gadisbemama RatnaJuami dipukuljika tidaksembahyang,bukanberarti
Ningsih, anak angkat Ibu Inggit Ganarsih pendidikan agama diabaikan dalam
dan Bung Karno. Dari perkawinannya itu keluarganya. Asrul Sani, bahkan diseko-
mereka dikaruniaidelapan anak,lima orang
laki-laki dan tiga orang perempuan. lahkan secara khususdisekolah agama yang

bemama Dar el Ashar.

Pendidikan formalnya dimulai di

HollandsInlandsche School(HIS)Bukittinggi,
tahim 1933.Pada usia yangsangat muda ini

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem

dia sudah harusmeninggalkan orang tuanya Asrul Sani menikah dua kali. Pertama
di Rao (berjarak kira-kira 100 km dari
Bukittinggi) untuk tinggal di asrama dengan Siti Nuraini, temannya sesama
bersama kakaknya, Chairul Basri. Setelah sastrawan,tanggal29Maret1951,di Bogor.
tamatdariHISBukittinggi,dia melanjutkan Mereka dikaruniai tiga anak perempuan.
sekolahnya ke Jakarta. Dia masuk sekolah
teknik Koningin Wilhelmina School(KWS) Mereka bercerai tahun 1961. Sebelas tahun
yang terletak di Jalan Budi Utomo,dengan
masa belajar lima tahun. Akan tetapi, dia kemudian, tepatnya tanggal 29 Desember
gagal menyelesaikan sekolahnya. Dia 1972, Asrul Sani menikah yang kedua
menderita inferiority complex karena, kalinya dengan MutiaraSarumpaet.Mereka
juga dikaruniai tiga anak, ketiga-tiganya
ternyata, dia sama sekali tidak berbakat laki-laki,yaitu Syauki,Zaki,dan Gibran.
dalam halteknik.Kegemarannya mengutak-
ngatik gramafone, yang dikira ayahnya Minat Asrul pada bidang sastra
sebagai tanda-tanda awal menggemari bukaidah datang secara tiba-tiba. Bibitnya
masalah teknik,kiranya hanya gejala umum sudah ditanamkan oleh ibu dan ayahnya
seorang anak yang serba ingin tabu. sejak dia kecil. Bahkan, sebelum pandai
membaca,diatelah mendengarcerita"Surat
Tahim 1942 Asrul pindah ke sekolah kepada Radja" karangan Tagore yang
umum,SMP Taman Siswa, Jakarta. Di terkenal itu dari ibunya. Ibunya memang
sekolah inilah dia berkenalan dengan selalu membacakan cerita-cerita imtuknya
Pramoedya Ananta Toer dan bersama-sama ketika dia belum bisa membaca,sedangkan
menjadi anggota kelompok "Penggemar ayahnya kerap memanggil "tukang kaba"
(pendongeng yang menjajakan ceritanya
Sastra"disekolah mereka.Setelah tamatdari berkeliling kampung)ke rumah mereka.
Setiaptukang kabaitu datang,Asrulmerasa
SMP Taman Siswa,Asrul masuk ke Sekolah sangatsenangdan mendengarkanceritanya
dengan keingintahuan yang sangatbesar.
KedokteranHewan,Bogor,dan melanjutkan
ke Perguruan Tinggi Kedokteran Hewan Minat Asrul dalam menulis pertama
(sekarangInstitutPertanianBogor,IPB)hingga kali munculketika dia membaca puisi yang
meraih gdar kesarjanaannya tahun 1955. . ditulisolehSappho.Sapphodalam puisinya
itu menyanjung-nyanjungseorangcourtisan
Pekerjaannya sangat beragam. Dia yang berjalan dengan sandal beludru.
dikenalsebagaisastrawan,penulis skenario Sebagaipemula,tentusaja,Asrulbelum bisa
film, sutradara pentas dan film, Direktur menangkap makna puisi itu. Akan tetapi,
AkademiTeater NasionalIndonesia(ATM), kesan yangsatuitu,"Courtisan yangberjalan
Ketua Dewan KesenianJakarta(DKJ),Ketua dengan sandalbeludru",sangatterkesan di
LembagaSenimanBudayawan MuslimIndo hatinya.Setelah selesai membaca puisi itu,
nesia(Lesbumi),Anggota Badan Sensor Film dia merasa ada dorongan'yang kuat sekali
(BSF),PengurusPusatNahdatulUlama(MJ), didalam dirinya untuk menulis.
dan Anggota DPR-MPR (wakil seniman)
1966-1982.Darisekian banyak kegiatarmya, Tulisan pertamanya yang dipubli-
hanya kegiatan yang berhubimgan dengan kasikan berbentuk puisi yang berjudul
gelar kesarjanannya yang tidak terlihat. "Kekasih Pradjurit", dimuat dalam surat

46 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern

kabarPemandangan,tahun1943,ketika Asrul mereka kelola. Melalui"Gelanggang"irdlah,
mereka banyak menyatakan ide, gagasan,
duduk di kelas dua SMP Taman Siswa. dan cita-cita kepengarangan.

Sesuai denganzamannya,sajak itu bercerita Meski tidak terlalu lamaberkecimpung
tentang prajurit pembela tanah air. Setelah di dalam dunia sastra(pertengahan tahun
itu, bermunculan puisi dan cerpennya di 1950-an lebih banyak menggeluti dunia
berbagaimedia massa,antaralain dimajalah film),AsrulSani mempimyaiperanan yang
Siasat,Kisah,Konfrontasi,dan Gema Suasana
cukup penting di dalam peta kehidupan
serta suratkabar MimbarIndonesia danIndo
sastra di Indonesia. Prof. Dr. A. Teeiiw
nesia Raja.
ChairilAnwaradalahnama yangselalu mengatakanbahwa AsrulSaniadalahsalah
seorang yang terpenting dan menjadi
terkait eratdengan AsrulSard.Mereka ber- harapan pada angkatan sesudah perang.

sahabat. Keakraban mereka membuat Karya-karya yang dihasilkannya,
antara lain, Tiga Menguak Takdir (buku
mereka, secara tidak sadar, saling mem- kumpulanpuisibersama ChairilAnwardan
pengaruhi.Pengaruh itu dapat dilihat dari RivalApin,1950),Mantera(kumpulan puisi,
puisi mereka yang berjudul "Cerita buat
Dien Tamaela" (Chairil Anwar) dan 1975), Dari Suatu Masa dari Suatu Tempat
"Mantera"(Asrul Sard). Sumber inspirasi
mereka yang sama, yakni laut. Hanya (kumpulan cerpen,yang berisi,antara lain,
bedanya, laut bagi Chairil Anwar meru- cerpen "Museum" dan "Sahabat Saya
pakan"sesuatu yangromantis",sedangkan Cordiaz", 1972), Mahkamah (drama,1988),
bagiAsrulSard merupakan"suatu misteri". dan esai-esai yang tersebar di berbagai me
dia,antara lain berjudul"Catatan atas Kertas
Bersama Chairil Anwar jugalah, Merah Jambu" yang kemudian dikumpul-
ditambah dengan Rival Apin, mereka kan dan diedit Ajip Rosidi dengan kata
bertiga menerbitkan buku kumpulan puisi pengantar Taufik Abdullah. Selain itu, dia
yang berjudul Tiga Menguak Takdir (1950). juga menulisratusankaryaterjemahan yang
JudulTiga Menguak Takdir ditafsirkanorang meliputi puisi, cerpen, novel, dan drama,
bermacam-macam.Ada yang menafsirkan- serta puluhan naskah skenariofilm.
nya sebagai usaha mereka memberontak
"Takdir"(Sutan Takdir Alisjahbana),tokoh Ajip Rosidi dalam kata pengantar
Pujangga Baru yang dilambangkan sebagai vmtuk esai-esai Asrul Sani yang dieditnya
satu tembok yang kokoh dan ada pula yang dengan judul Surat-Surat Kepercayaan
menafsirkannya sebagai usaha mereka menyatakan bahwa sumbangan Asrul
dalam dunia sastra lebih banyak berbentuk
imtuk mencoba membuka,memahami,dan esai dan yang lebih nyata lagi adalah posisi
Asrul sebagai konseptor "Surat Keperca
mengerti"takdir"(nasib)manusia. yaan Gelanggang".Karena banyaknya esai
Setelah menerbitkan buku kumpulan yang ditulisnya, agar tidak muncul
anggapanbahwa dasawarsa 1950-an penulis
puisi bersama yang dirancang selama satu esai itu sedikit, Asrul menggunakan
setengah tahim itu, mereka bertiga menge- beberapa namasamaransepertiIda Anwar,
luarkan "Surat Kepercayaan Gelanggang".
Gelanggang itu sendiri sebenamya adalah
ruang budaya dalam majalah Siasat yang

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 47

Idham Mahmud, Ali Akbar, Ali Emran, tumbuh menjadi anak yang patuh kepada
Fajria Novari, dan F. Anwar. Taufik orangtua dantaatdalam menjalankanajaran
agama. Cerita tentang surga dan neraka
Abdullah menyebut Asrul sebagai salah sering didengamyaselagidia kecil,baik dari
seorang pemikir kebudayaan modem yang ibu maupun dari pembantunya.
cukup pentingdalam sejarah pemikiran kita.
Setelah dewasa,Hasan mengikutijejak
Atheisadalah novelkarya Achdiat orang tuanya berguru ke Banten untuk
memperdalam ajaran mistik. Hasan
Karta Mihardja. Novel tersebut melakukanbeberapasyaratdalam ajaranitu,
diterbitkan pertama kalitahim 1949 misalnya mandi40 kali dalam satu malam.
oleh Balai Pustaka. Secara berturut-turut, Akhirnya, Hasan terkena penyakit tbc.
cetakan ke-2 Atheis diterbitkan tahun 1957, Karena taatnya dalam menjalankan ajaran
cetakan ke-3tahixn1960,cetakan ke-4tahun agama, di kalangan teman-temannya
sekantor (di Kotapraja Bandung), dia
1960,cetakan ke-5 tahun 1969,cetakan ke-6 dijuluki sebagai kiyai.

tahun 1976, dan cetakan ke-18 tahun 2000. Tanpa diduga, Rusli (teman Hasan
waktu kecil) dan Kartini datang ke kantor
Sementara itu, Atheis juga diterbitkan di
Malaysia oleh Penerbit Abbas Bandong. Hasan.Pertemuan itu sangat penting bagi
Cetakan pertama tahun 1966,cetakan ke-2 Hasan.Dalam pandangannya,Kartini mirip
sekali dengan Rukmini,pacamya dulu. Di
tahun 1969,dan cetakan ke-3tahun 1970. samping itu,Hasan memandang Rusli dan

Atheisditerjemahkan ke dalam bahasa Kartini terlalu bebas dan modern. Hasan
Inggrisoleh R.J. Maguire,dan oleh Achdiat
Karta Mihardja tahun 1972, serta di bertekad mengislamkan kedua orang itu
terbitkan oleh Universitas of Queensland yang dipandangnya telah murtad.Namvm,
Press,Australia.Novelini diterbitkan pula Hasantidak mampuberbuatapa-apa,malah
dalam seri Asian and Pasific Writing dan sebaliknya terjerat oleh pokok-pokok
diterima dalam Indonesia Series of Transla pikiran Rusli yang selalu memberikan
tion Collection ofthe UNESCO.Di samping sanggahan terhadap keyakinan agamanya
itu,tahun 1974Sjuman Djaya mengangkat dengan retorika marxisme.Dia mulai aktif
novel Atheis ini ke dalam film layar lebar membaca literatur marxisme. Di samping
dengan pemeran utamanyaDeddySutomo. itu, Hasan mulai ikut dalam berbagai
kegiatan partai yang diadakan oleh Rusli
Dari segi fisik, Atheis terdiri atas 15 dan kawan-kawannya.
bagian.Setiapbagianditandaidengan huruf
Romawi.Novelinimenceritakankisah hidup Hubungan Hasan dengan Kartini dan
Hasan,anak Raden Wiradikarta,pensiunan Rusli makin akrab.Keimanan Hasan yang
mantriguru,yangtinggaldikampimgPanye- semula kuat mulai rapuh. Di sisi lain,
redan, Gamt. Keluarga Raden Wiradikarta muncul pula Anwar yang menganggap
adalah keluarga yang saleh dan taat Tuhanitu madat.Anwarjuga menaruh hati
menjalankan ajaran agama Islam penganut pada Kartini. Kartini pun sering bersikap
tarikat. Sejak kedl Hasan sudah mendapat agar Hasan cemburu. Untuk itu, Hasan
didikan agama secara mendalam. Dia

48 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem

lebih aktif lagi untuk menarik perhatian Di penginapan itu Hasan menemukan

Kartini. daftar nama Anwar dan Kartini. Hal ini

Hasan pulangkekampunghalamahnya menvmjukkan bahwa mereka pemah tidur
dan Anwarikutserta.Saatitu terjadilah per- disitu.Setelah Hasan mendapat penjelasan
tentangan paham antara Hasan dan orang dari pelayan penginapan itu, dengan
tuanya tentang masalah agama dan ihwal emosional dia ingin membalas kelakuan
memilih pasangan hidup. Dia kembali ke
Bandung.Sesampainya disana,Hasantetap mereka. Oleh karena itu, Hasan nekad
nekad menikah dengan Kartini.
mencari Anwar tanpa memperhatikan
Waktu terus berlalu,kehidupan rumah keadaansekitamya.Karena disangka mata-
tangga Hasan dan Kartini mulai berubah. mata musuh,Hasein ditembak oleh Jepang
Hasan mulai tidak percaya akan cinta dan akhirnya meninggal dunia. Dengan
Kartini. Di sisi lain, Hasan selalu teringat meninggalnya Hasan,Kartinipunputusasa.
akan pertengkarandenganayahnya,apalagi Kartini merasa berdosa kepada Hasan dan
setelah ayahnya itu meninggal tanpa dia tidak tahu bagaimana cara menebus
memaafkannya. Pertengkaran demi dosanya itu.
pertengkaran antara Hasan dan Kartinipun
terus berlangsung sehingga rumah tangga Kedudukan Atheis dalam sastra Indo
itu menjadiretak.Karena bertengkar,Kartini
meninggalkan rumah, dia pergi tanpa nesia sangat penting. Teihxm 1969 dengan
tujuan. Akhirnya, dia bertemu dengan novel itu, Achdiat memperoleh Hadiah
Anwar.Berkatrayuan Anwar,merekatidur Tahunan Pemerintah Republik Indonesia.Di
dipenginapan.Anwaringin melampiaskan samping itu, banyak sekali studi, ulasan,
nafsunya. Oleh karena itu, Kartini lari atau tanggapan, baik sebagai karya
meninggalkan penginapan tersebut. kesarjanaan, makalah, maupun artikel.
Mengenai Atheis, Mahayana dkk.(1992:80)
Hasan kembali teringat kepada berpendapat bahwa skripsi untuk sarjana
Tuhan dan dia menyesali kekeliruannya muda tercatat10buah(8buah dariFakultas
selama ini.Dia telah kehilangan orang-or-
ang yang dicintainya. Hasan baru pulang Sastra Universitas Nasional, 1 buah dari
dari kampung,saat itu Bandung dikuasai
oleh Jepang dan Jepang sedang menga- Universitas Gadjah Mada,dan 1 buah dari
dakan patroli.Banyak orang berlindung di
lubang perlindungan.Begitu pula Hasan. Fakultas Sastra, Universitas Indonesia,

Sesudah merasa keadaan aman, Hasan skripsi sarjana tercatat ada 6 buah (1 dari
Fakultas Sastra Universitas Diponegoro,2
keluar dari lubang perlindungan. Se- dari Fakultas Sastra Universitas Gadjah
mentara itu, penyakit TBC Hasan ber-
tambah parah. Hasan tidak mungkin lagi Mada,1 dari UniversitasJember,dan 2dari
melanjutkan perjalanan ke tempat ting- Fakultas Sastra Universitas Indonesia,tesis
galnya sehingga memutuskan untuk S2tercatat 1 buah dari FakultasSastra,Uni
mencari penginapan yang terdekat. versitas Gadjah Mada.Penelitian terhadap

Ensiklopedia Scistra Indonesia Modem Atheis yangtelah dipublikasikan,antaralain,
Roman Atheis Achdiat Karta Mihardja (1962)
oleh BoenS.Gemarjati,"Pendekatankepada

Roman Atheis" dalam Sastra Hindia Belanda

dan Kita(1983)olehSubagioSastrowardoyo,

49

MemahamiNovelAtheisoleh Kusdiratin,dkk. Azab dan Sengsara adalah novel

(1985). yang dikarang oleh MerariSiregar.
Boen S.Oemarjati dalam Roman Atheis Novel ini diterbitkan pertama kali
oleh Balai Pustaka tahun 1921. Walaupim
AchdiatKarta Mihardja(1962:34)berpendapat dengan oplah yang terbatas,novelini telah
bahwa melaluipembicaraan yangterdahiilu diterbitkan sampai dengan cetakan ke-6
kita ketahui betapa istimewanya Atheis,
sebagai karya sastra dengan pokok tahun 1984.
persoalannya yang berani dan jujur, tetapi
juga sebuah unikum ditilik dari sudut Novel ini menceritakan kesengsaraan
tokoh Mariamin setelah ditinggal matioleh
pengarangnya. ayahnya. Kesengsaraan itu menjadi ber-

Ajip Rosididalam Ichtiar Sedjarah Sastra larut-larut setelah Aminu'ddin menikah
Indonesia (1969:107) berpendapat bahwa
Atheis adalah sebuah roman yang me- dengan wanita lain, padahal Aminu'ddin
lukiskan kehidupan dan kemelut manusia telah berkasih-kasihan dengan Mariamin
Indonesia dalam menghadapi berbagai sejak mereka berdua itu masih duduk di
pengaruh dan tantanganzaman.Romanini sekolah dasar. Mereka telah berjanji imtuk
bentuknya sangat istimewa dan orisinal. kawin.Kesengsaraan Mariamin bertambah
Sebelumnya,tak pemah ada karya seperti parah setelah dia menikah dengan Kasibvm
itu di Indonesia, baik struktur maupun yang ternyata mengidap penyakit kotor
persoalannya. yang dapat menular kepada Mariamin.

Kusdiratin etal dalam MemahamiNovel Karena Mariamin tidak mau melakukan

Atheis (1985:65), antara lain, berpendapat hubunganintim dengan Kasibun,terjadilah
bahwa tema novel Atheis adalah kegon- percekcokan dalam rumah tangga mereka.
cangan kepercayaan yang disebabkan oleh Akhimya,Kasibun memukuldan menyiksa
tidak adanya keseimbangan antara Mariamin.Halitu menyebabkan terjadinya
hubimgan vertikaldahhubimganhorisontal perceraian di antara mereka. Akhirnya,
dalam kehidupan manusia. Kegoncangan Mariamin meninggalkarena tidak sanggup
itu dialami oleh Hasan, seorang pemuda lagi menahan segala kesengsaraan itu.
yang isi hatinya mendesak-desak dan
terpecah-pecah dalam kegugupan karena Novelini munculpertama kalidengan
tidak bisa memiliki pendirian yang benar. judul Azab dan Sengsara Seorang Anak Gadis.
Pada edisiselanjutnya anakjudul"Seorang
S. Amran Tasai, dkk.(1997:122-123), Anak Gadis"tidak disertakanlagi.Novelini
antara lain, berpendapat bahwa ada tercatatsebagai buku kesusastraan Indone
beberapa novelyangbertokohkan manusia- sia modem yang mula-mula terbit.Beberapa
manxisia penggelisah.Novelitu,antara lain, kritikussastraberbicara mengenainovelini,
Atheis. Terungkap befbagai wujud per- baik dalam seminar maupim dalam buku
nyataan kegelisahan seseorang terhadap
atau media massa. Zuber Usman dalam
sesuatu.Kekecewaan Hasan dalam novelitu
bukunya Kesusastraan Indonesia Baru
merupakan kegelisahan orang yang tidak menganggap novel ini adalah novel yang
mau mengakui adanya Tuhan. mula-mula terbit. Buku-buku pada masa-
masa sebelumnya adalah cerita-cerita yang

50 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem

diterbitkan dengan memakaibahasa Melayu dan Nuria, orang tua Mariamin. Motif itu
rendah dan bahasa daerah, seperti bahasa adalah peristiwa dari kaya sekaya-kayanya
Aceh,bahasa Minangkabau,bahasa Bugis, menjadi miskin semiskin-miskinnya.Umar
dan bahasa Batak. Pendapat itu juga Junus juga melihat motif tersebut dalam
cerita Sitti Nurbaya karya Marah Rush,yaitu
dikemukakan oleh A. Teeuw dalam Sastra jatuh miskinnya Bagindo Sulaiman. Oleh
sebab itu, Umar Junus mengatakan bahwa
Baru Indonesia yang menyatakanbahwa Azab pada Azab dan Sengsara dia mungkin berupa
dan Sengsara adalah novel orisinal yang per- lukisan tentang keburukan orang yang
tama. Dalam kritiknya yang lain, Teeuw berkelahi dengan keluarga sendiri atau or
menyatakan bahwa novel itu melukiskan ang yang bersifat materialistik sebagaimana
watak-watak dalam bentuk hitam dan putih terlihat dalam berbagai peristiwa.
dan gaya karangan yang merayu-rayu-
pengarangnya sering menghadapi para Bahrum Rangkuti awal kepenga-
pembaca secara langsung untuk
memberikan komentar-komentarnya-atas rangannya ditandai oleh hasil
perilaku tokoh. karyanya yang berupa naskah
sandiwara radio dan puisi. Naskah
Dalam bukunya yang berjudul sandiwara yang dikarangnya, antara lain,
Himpunan Seni Sastra Indonesia, Asis "Laila Majenun","Asmara Dahana", dan
Safioedin menyatakan bahwanoveliniberisi "Sinar Memantjar dari Djabal En Nur".
hal-hal dan kejadian-kejadian yang Kepengarangan Bahrum Rangkutidiwamai
sebenarnya yang terjadi dalam masyarakat pikiran-pikiran Iqbal, seorang pengarang
(menentang kawin paksa). Karangannya Pakistan yang dikaguminya.Halitu tampak
sudah merupakan karangan asli walaupun lebih jelas ketika dia membacakan puisi-
masih ada bekas jejak kesusastraan lama puisi Iqbal di Taman Ismail Marzuki tahun
(bahasa klise). 1969.Beberapajudulpuisinya dimuatdalam
majalah Pandji Poestaka, Pantja Raja, Gema
Pendapat Ajip Rosidi dalam Ichtisar Suasana,Gema,Siasat,dan Horison.Sebagian
Sejarah Sastra Indonesia(1969)hampir senada besar puisinya belum sempat diterbitkan,
dengan pendapat kritikus yang lain. Azab tetapi sudah terkumpul dengan judul
dan Sengsara adalah novel pertama tentang "Nafiri Tjiputat".
ka-win paksa yang kemudianimtuk kurang Bahrum Rangkuti lahir tanggal 7
lebih dua puluh tahun lamanya menjadi Agustus 1919 di Galang, Riau. Nama
tema yang paling digemari dan paling lengkapnya adalah Bahrum Azaham Syah
banyak dikemukakan dalam novel-novel Rangkuti Pane A1 Paguri.Ibimya bernama
Siti Hanifah Siregar yang menyenangi
Indonesia. tasawuf dan mistik. Ayahnya bernama
Muhammad Tosib Rangkuti yang men-
Umar Junus, seorang kritikus Sastra
Indonesia di Malaysia, dalam bukunya dalami tarikat.
Perkembangan Novel-Novel Indonesia melihat
adanya persamaan motif antara novel Azab
dan Sengsara dengan HikayatsiMiskin dalam
Sastra Melayu Klasik. Motif tersebut
diarahkannya kepada tokoh Sutan Baringin

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem

Tahun1947Bahrum Rangkuti menikah tahim 1933di Medan.Setamatdari HIS,dia
dengan gadis yang berasal dari Sumatra
Utara, yaitu Apul Batubara. Dia seorang melanjutkan pendidikannya kehogere burger
bidan. Nyonya Apul Batubara sangat school (HBS), setingkat dengan sekolah
mendorong suaminya dalam segala menengah pertama, di Medan dan tamat
kegiatan. Mereka tekun beribadah dan
tergolongorang yangsenangberamalsaleh. tahun 1937.Setelah tamatdariHBS,Bahrum
Untuk itu, pasangan suami istri ini ingin
mengubah situasi orang-orang yang Rangkuti melanjutkan studi ke algemene
terlantar agar kehidupan mereka menjadi middelbare school(AMS) di Yogyakarta,
setingkat dengan sekolah menengah atas,
lebihbaik. dan tamattahim 1940.Dari Yogyakarta dia
pindah ke Jakarta dan meneruskan pendi
Pasangan Bahrum Rangkuti dengan dikannya ke Faculteit der Lettern yang
ApulBatubara dikaruniaiempatoranganak, kemudian menjadiFakultasSastra,Univer-
dua laki-laki dan dua perempuan, yaitu sitas Indonesia. Di situ dia belajar ba-
hasa-bahasa Timur sampai tingkat sarjana
Komarul Zaman, Fachrurmisa, Mahmuda muda. Akan tetapi, sebelum menamatkan
kuliahnya, tahun 1950 Bahrum Rangkuti
Suraya,dan Basiruddin. mendapat kesempatan belajar di Jamiatul
Ketaatannya terhadap agama diwarisi
Mubasheren,Rabwah,Pakistan.
dari ibunya, di samping dari pelajaran
agama yang diperolehnya sejak kecil dari Tokoh yang dikaguminya adalah Mu
madrasah.Sampaiakhir hayatnya dia tetap hammad Zafrullah Khan,filosofIslam yang
berkecimpimgdalam dunia keagamaan(Is pemah menjabatMenteriLuar NegeriPakis
lam) baik sebagai penceramah, dosen, tan.Disampingitu,dia sangatterpikatoleh
mauptm sebagai pengelola yayasan imtuk pikiran-pikiran Muhammad Iqbal.Bahkan,
orang-orang yang terlantar. Bahrum telah menerjemahkan kumpulan
puisi Muhammad Iqbal yang berjudul
Menurut Indonesia O. Galelano, se
orang wartawan dan sastrawan, Bahrum Asrar-i-Khudi ke dalam bahasa Indonesia

Rangkutisekeluarga selalusederhanadalam deganjudul"Rahasia-Rahasia Pribadi"
hidupnya.Dia mengawalikegiatansosialnya
dengan mengelola orang-orang yang ter Sekembali dari Pakistan, Bahrum
lantar,pada saatdia berusaha sebagai penjual
minyak tanah di rumahnya, di Kebon Rangkutimelanjutkankuliahnya diFakultas
Kacang.Sejak kecilBahrum Rangkutisudah Sastra, Universitas Indonesia dengan
mengenaldan mencintaibahasa Arab karena mengambil studi tentang sastra Islam dan
pendidikanagamanyaberawaldi madrasah. tamat tahun 1960. Dia menguasaai tujuh
Kemahirannya berbahasa Arab bertambah bahasa, yaitu Inggris, Francis, Jerman,
ketika dia berguru pada Hamka di Medan Belanda,Arab,Urdu,dan Melayu.

selama enam bulan. Keberhasilan studi Bahrum Rangkuti
hingga memperoleh gelarprofesortidak ter-
Pendidikan umum Bahrum Rangkuti lepas darijasa beberapa tokoh,sepertiProf.
diawali di hollands inlandche school (HIS), Hoesein Djajadiningrat yang mengajarkan
setingkat dengan sekolah dasar sampai Sejarah dan Lembaga-Lembaga Islam yang
selalu meminjamkan buku-buku serta

52 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern

membuka pintu rumahnya seluas-luasnya kumpulan puisinya yang berjudul "Nafiri
untuk Bahrum Rangkuti. Ciputat".

Pekerjaan Bahrum Rangkuti meliputi Sebagai seorang rohaniwan, Bahrum
berbagai bidang, seperti pengarang, guru, Rangkuti sering berceramah agama Islam.
wartawan,rohaniwan,pegawai negeri,dan Berkatceramahnyatentang aspeksosialhari
rayadan Mikrajdimuka para perwira ALRI,
militer.
al^mya dia diminta menjadi Ketua Dinas
Di bidang kewartawanan,pada masa
Jepang tahim 1942-1945,Bahrum Rangkuti PerawatanRohaniIslam AngkatanLautdan
bekerja sebagai Hoso Kanrikyoku dan men- diberi pangkat kolonel tituler. Tahim 1969
jabatsebagairedaksi majalah Indonesia.Dia dia mendapat tugas sebagai anggota
juga turut aktif di Jazoa Hokokai.Saatitu dia DPRGR, menggantikan Laksamana Muda
juga memasuki Gerakan Baru, organisasi Mursalin.Tahim 1971 dia diangkatsebagai
pemuda-pemudaIndonesia yang menyong- Sekretaris Jenderal Departemen Agama di
song kemerdekaan.Malangbaginya,karena bawah Menteri Agama, Mukti Ali. Tahun
organisasiinidituduh hendak memberontak 1976 Bahrum Rangkuti pensiun dari
oleh pemerintah Jepang,dia lalu ditangkap Departemen Agama. Akan tetapi, tidak
berarti dia pensiun dari pekerjaannya. Dia
dan dipenjara di Rumah Tahanan Seksi III ditugasi MenteriAgama menjadigurubesar
dalamIlmuSejarah dan KebudayaanIslam,
Senen bersama Basuki Resobowo, Chairil Institut Agama Islam Negeri(IAIN)Syarif
HidayatuUahdan pengukuhaimya berlang-
Anwar, dan Burhanuddin Muhammad sung tanggal 18 Desember 1976.

Diah. Dalam dunia kepengarangan Bahrum
Rangkuti hidup sezaman dengan Chairil
Tahun 1945-1950dia memasukiBarisan Anwar,AsrulSard,dan H.B.Jassin.Hampir
semua puisi Bahrum Rangkutibemafaskan
Keamanan Rakyat(BKR),Tentara Republik keagamaan.

Indonesia(TRI),dan Tentara NasionalIndo Keloerga Gerilja karya Pramoedya
nesia (TNI). Tahun 1947 Bahrum Rangkuti Ananta Toer danDiBawah Lindoengan Ka'bah
karya Hamka telah membangkitkan
menjadi anggota Tentara Rakyat.Ketika itu seleranya imtuk bersastra. Khusus untuk
dia mencoba melarikan jip tentara Belanda Pramoedya Ananta Toer,Bahrum Rangkuti
yang menurut rencananya akan diserahkan telah membuat buku berjudul Pramoedya
kepada tentara Republik di Cikampek. Ananta Toer dan Karja Seninja yang diterbit-
kan Gufiimg Agung tahim 1963.
Namun,sebelum rencanaituberhasU,diadan
Sebagai sastrawan, Bahrum Rangkuti
teman-temannya ditangkap Belanda pemah mendapatsorotan.Ketika menggelar
sehingga ditahan diGlodok. sandiwara radio tentang Nabi Muhammad
yang berjudul "Sinar Memantjar di Djabal
Setelah merdeka, Bahrum Rangkuti Ennur"dia diprotes keras.Protesitu meru-
mendapat kesempatan menjadi sekretaris
dan guru Bahasa Urdu dan Bahasa Inggris
di Kedutaan Besar Republik Indonesia di
Karachi, Pakistan. Kesempatan itu juga
dimanfaatkannya untuk memperdalam
agama Islam di/s/amic Stwdies.

Tahun 1953 Bahrum pulang ke
kampung halamannya. Saat itu, lahirlah

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 53

pakan salah satu sebab mengapa dia ke-1 (1948:707-717),(5)"Sajuti Parinduri
mempelajari buku Muhammad Iqbal yang Alfaghuri" atau"Antero Krisis Tjita,Moral,
berjudul The Reconstruction of Religius
Thoughtin Islam.Balfas menamainya filosof dan Benda"dalam Zenith No.1-3Tahun ke-
"kuda lumping" karena gayanya yang
2(1952:33-64),dan(6)"Laut,Perempuan,dan
bombastis. Tuhan"dalam Gema Tanah Air(1969).

Karya sastra yang dihasilkan Bahrum EsaiyangditulisolehBahrum Rangkuti,
Rangkuti berbentuk puisi, cerpen, drama, antara lain"Setahun diNegeriBulan Bintang
dan esai. Sayangnya, puisinya belum ada I-III" dalam Zenith (1951) dan "Pengantar
yang diterbitkanberupa buku,tetapi masih kepada Tjita Iqbal" dalam Indonesia (1953),
tersebar dalam beberapa majalah,antaralain sedangkan terjemahannya antara lain (1)
Gema, Pandji Poestaka, Gema Islam, dan "Puisi Dunia" dari "Antagone" karya
Sophocles (1948), (2) "Dengan Benih
Horison. Kemerdekaan" karya Alexander Pushkin
(1949),(3)"WaktuItu AdalahPedang"(1953),
Karya Bahrum Rangkuti yang ber dan(4)"Iqbal di Hadapan Rumi"karya M.
bentuk puisi, antara lain (1)"Toehankoe" Iqbal(1953).
dalam PandjiPoestaka No.9-10Tahim ke-21
(1943:334),(2)"Akibat" dalam Pantja Raja Setelah menjalani berbagai penga-
No. 24 Tahun ke-1 (1946:671),(3)"Laila" laman, baik sebagai orang sipil maupun
sebagai orang yang berkecimpung dalam
dalam Gema Suasana No. 4 Tahun ke-1 ketentaraan, Bahrum Rangkuti meninggal
dunia karena tekanan darah tinggi pada
(1948:199),(4)"Pasar Ikan" dalam Gema tanggal 13 Agustus 1977,pukul 06.00 WIB
Suasana No. 7 Tahun ke-1 (1948: 396),(5) di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut,Jakarta,
"Sajak-Sajak Muhammad Iqbal" dalam
Siasat No. 219 Tahun ke-5 (1951:12),(6) dalam usia 58 tahun.

"Lebaran di Tengah-Tengah Gelombang" Bakeadalah sebuah novel karya

dalam Horison No.12Tahun ke-6(1971:368). Darman Moenir yang tebalnya
102halaman.Noveltersebut pernah
Drama yang dihasilkannya ialah (1) diikutkandalamsayembara yangkemudian
"Laila dan Madjenim"dalam Gema Suasana berhasil sebagai pemenang pertama dalam
SayembaraPenulisanRoman yangdiadakan
No.5 Tahun ke-2(1949:195-214),(2)"Sinar
Memantjar dari Djabal Ennur"dalam Indo oleh Dewan Kesenian Jakarta tahrm 1980.
nesia No.6 Tahun ke-1(1949:323-344),dan
(3)"Ardjvma Wiwaha"dalam Indonesia No. Dengan kemenangannya itulah kemudian
2Tahun ke-2(1950:113-128).
novel Bako diterbitkan oleh Penerbit Balai
Cerpen yang ditulisnya ialah (1)"Di-
tolong Arwah"dalam PandjiPoestaka No.95 Pustaka,Jakarta tahim 1983.
Tahun ke-14 (1936:1864^1865),(2)"Rindu" Tema novel tersebut adalah pem-
dalam Poedjangga Baroe No. 7 Tahun ke-8
(1941: 181),(3)"Renungan Djiwa" dalam berontakan terhadap adat-istiadatdidaerah
Pandji Poestaka No. 27-28 Tahun ke-20 Minangkabau. Pemberontakan yang di-
(1942:1008),(4)"Ngobrol dengan Tjak maksudkan adalah perkawinan yang

Lahana"dalam Gema Soeasana No.12Tahun

54 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern

dilakukan oleh tokoh Ayah yang menikah novel Warisan karya Chairul Harun. Kedua
dengan perempuan pantai yang sudah novel tersebut sama-sama pemah menjadi
menjanda dan berasal dari kampung lain. pemenang dalam sayembara penuUsan novel
Perbuatan seperti itu tentunya merupakan yangdiselenggarakanolehDewan Kesenian
alb bagi seorang pemuda bujangan yang Jakarta. Mursal Esten dalam makalahnya
berasal dari Minangkabau, dalam ling- yang berjudul "Pembicaraan Novel'Bako'
kungan keluarga Bako(saudara atau sanak Darman Moenir" menyimpulkan bahwa
famiU darikeluargaayahnya).Ditambahlagi novel Bako isinya menimbulkan rasa haru
si tokoh Ayah membawa pulang istrinya bagi pembacanya. Bahasanya termasuk
(Ibu)itu kekampunghalamannyasehingga lancar walaupundihiasidenganbahasa yang
masyarakat sekitarnya menjadi heboh. sifatnya hiperbola. Temanya menarik
meskipun tidak didukung oleh unsur-unsur
Perbuatan itu mencerminkan sebuah penokohan,plot,danlatar.Apabila novelini

pemberontakan terhadap adatistiadatyang berhasil meraih hadiah utama dalam sa
yembara Penulisan Roman Dewan Kesenian
mengharuskan perkawinan dilakukan
Jakarta pada tahxm 1980, hal itu dianggap
dengan orang sekampungnya bukan wajarkarenajarangsekalidiikutsertakan ro-
dengan orang di luar kampungnya. Adat
istiadat sudah menetapkan bahwa per man-roman yang mengisahkan adatistiadat
kawinan yang berlaku adalah perjodohan
yang memungkinkan terjadinya kawin kedaerahan(khususnya Minangkabau)pada
paksa, apabila si pemuda dan pemudinya tahun 1980-an dalam setiap sayembara.
Iswanto dalam artikelnya yang berjudul
menolak untuk dijodohkan. "Raja Ali Haji,'Bako', pribadi Melayu dan
Perkawinan antara Ayah dan Ibu itu
Chairil Anwar: Catalan dari Diskusi FKIP
melahirkan si Aku yang menjadi tokoh
utama dalam novel itu. Si Akulah yang UNRI Pekanbaru-FPBS IKIP Padang" yang
kemudianberperanaktifdalam keseluruhan
peristiwa dalam novel itu. Dialah yang kemudian dimuat dalam surat kabar
berhadapan dengan segala permasalahan
yang dihadapi keluarganya. Dia yang Singgalang, Kamis tanggal 3 Mei 1984,
bercerita,berdialog,dan merenungkan per halaman 4,kolom 3-6, menyatakan bahwa
masalahan yangtimbul.Si Akuselalu hadir
dalam lima bagian yangterkandung dalam kita telah diajak xmtuk meras^an bagaimana
novelitu,baik dalam bagian"Ayah","Ibu",
"Umi","Bak Tuo",maupun"Gaek". budaya Minangkabau, khususnya sistem
matrilinealnya yang diberontak oleh tokoh-
Syarifudin Arifindalam artikelnya yang tokohdalam novelitu.Sebagaicontoh,tokoh

berjudul "Merombak Sistem Matrilineal di Ayah, Bak Tuo, Umi,Gaek,Ibu, dan Aku
telah diberontak sehingga diibaratkan adat
Minangkabau" yang dimuat dalam surat
kabar Hainan, Selasa, 28 Februari 1984, Minangkabau saat ini telah berada di atas
menyebut novel Bako sebagai novel kedua
yang membicarakan masalah Minangkabau lemari dan berdebu.Sayangnya pemberon
pada dasawarsa delapan puluh ini setelah takan itu arahnya tidak tegas, pembe
rontakan hanya ditujukan kepada mamak-
mamaknya yangtidak menyediakantempat

untuk orang sumando. Pemberontakan itu
hanya ditujukanpada pemangkuadat,bukan

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 55

pada adat istiadat yang masih berlaku di dan Martin Suhartono sebagai redaksi.
tanah Minangkabau itu sendiri sehingga Sepeninggal Dick Hartoko yang memasuki
belum adaperubahanadatsebagairevisiadat masa pensiim dan kemudian meninggal,
pada zaman sekarang ini. Edwar E^'amaris Sindhimata menjadi pemimpin redaksi.
melaluiartikelnya yangbeijudul"Nilai-NUai
Alamat redaksinya sudah mengalami
dalam Novel 'Bake' Darman Moenir" tiga kalipindah;tahun1951-1969beralamat
di Jalan Code 2, Yogyakarta; tahim 1970-
merumuskanadalima nilai yangditemukan
dalam novel itu, yaitu penyantun, mengu- 1996 beralamat di Jalan Abu Bakar All 1,
tamakan pendidikan,kebijaksanaan, tahu
diri,danlarangan berjudi. Yogyakarta dan tahun 1997 beralamat di
Jalan Cempaka 9, Yogyakarta, Majalah ini
Basisadalah majalah kebudayaan
umum bulanan yang terbit pertama dicetak oleh Percetakan Kanisius dan
kali di Yogyakarta pada tanggal 15
diterbitkan oleh Yayasan BP Basis.Basis edisi
Agustus1951 dansampaisekarang majalah Desember1995merupakan Basis wajahlama
dengan ukuran 15 cm x 24 cm, isi 40
ini masih terbit. halaman. Tahxm 1996 Basis tampil dengan
wajah baru(ukuran 21 cm x 28 cm,jumlah
Pemimpinredaksi majalahinipertama halaman menjadi 80,sampul berwarna,isi
kali adalah Prof.Dr.N.Drijarkara. Anggota lebih bervariasi). Harga eceran majalah ini
redaksinya ialah R. Soekadija, Prof R. mengalamibeberapa kali perubahan mulai
Sukarta, dan Prof. Dr. P. J. Zoetmulder. dari Rp7,50 per tiga bulan (1951) sampai
Mereka mempunyai peran yang sangat denganRp36.000,00(1995)enam edisiuntuk
pentingdalam memajukan majalahitu.Pada
bulan Oktober1970,kepengurusan majalah satu tahun.
ini mengalami perubahan, yaitu Drs. Th.
Koendjono, sebagai penanggung jawab, Rubrik-rubrik yang dimuat dalam
Dick Hartoko,sebagai wakil redaksi, dan majalah itu pun selalu berubah.Tahim 1951-
Sapardi Djoko Damono sebagai perigelola 1970 rubrik yang dimuat, antara lain
rubrik puisi. Pada bulan Januari-Februari "Perburuhan", "Pengajaran", "Filsafat",
1997Bflszs menjadimajalahdwibulanan(No. "Ketuhanan","Sosiologi","Soal Wanita",
01-02,Th.46). Susiman kepengurusan pxm "Ekonomi", "Pengetahuan", "Soal-Soal
berubah lagi. Dick Hartoko sebagai pe
mimpin redaksi,Sindhunata,sebagai wakil Intemasional", dan "Soal-Soal Indonesia",
pemimpin redaksi,A.Sudiarja sebagai wakil
redaktm:pelaksana,Budi Sardjono sebagai serta rubrik "Puisi". Pada tahim 1970-1996

sekretaris redaksi, serta Frans Magnis- rubrik yang dimuat, antara lain "Tanda-
Suseno, P. Swantoro, Raymond Toruan,I
Kuntara Wiryamartana,J. B.Banawiratma, Tanda Zaman","Kronik", "Puisi", dan
"Resensi Buku". Tahim 1997 rubrik yang
dan AndySiswantosebagaidewanredaksi,
sedangkanB.Rahmanto,IMarsana Windhu, dimuat antara lain "Tanda-Tanda Zaman",

"Kaca Benggala","Udar Gagasan","Takar

Buku","Selembar Kisah","Tebarasa","Kem-

balike Basis",dan"Bayang-Bayang".
Pendistribusiarmya berskala nasional,

yang dapat dilihat dari adanya pembaca
yang berasal dariberbagai kota,antara lain

56 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem

Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Karya sastra yang dimuat dalam
Semarang, Salatiga, Solo, Medan,Jember, majalah ini selama penerbitannya sangat
danEnde.Suratpembaca umumnyaberasal banyak,terutama esaidan puisi.Tahim 1951-
1957Basis memuatkuranglebih 2-5 puisidan
darimahasiswa. lima esai pada setiap penerbitannya.Tahun
1957-1970puisiyangdimuatlebihbanyaklagi,
Majalah Basis hampir setiap tahun
mengadakan sayembara penulisan esai antara 20-35. Tahim 1970-1990 puisi yang
dengan hadiah berupa uang tunai. Karya dimuat mulai berkurang antara 2-5 puisi,
yang berhasil sebagai juara akan dimuat
dalam majalah tersebut dan penulisnya bahkanbeberapa edisiterbitannya pemahtidak
memuatpuisi.Puisiyang dimuattahun 1951-
diberi honorariutn. 1960,antaralain"DjanganTakut"karyaSlamet
Mulyana,"Kesalahan"karya Yuddha,"Sjair si
Dalam perkembangansastraIndonesia, Pandir" karya Th.K.;"Saatjang Biasa Tiba"
majalah Basis memiliki peranan panting, karyaW.S.Rendra,"Tuhanku"karya A.Liem
khususnya untuk puisi dan esai. Hal itu Sioe Siet, "Doa Pemuda" karya Th. K:
terbukti darilamanya waktu terbit majalah "PemberianTuhan"karyaTrisnanto,"Penjadar
itu, dari tahim 1951-sekarang. Pentingnya Kedjajaan" karya K. Armin Soehad,"Mang
majalah Basis ini,antara lain dikemukakan Tenggelam di Alam Tjinta Abadi" karya
oleh Mochtar Lubis. Menurutnya, majalah Tjempakasari,"Massa"karyaR.G.Sisw^tho,
Basis merupakan satu dari sekian majalah "Tandjung" karya Ajatrohaedi,"Pulang
kebudayaan yang dapat bertahan hidup Petang"karya Sapardi Djoko Damono,"Mu-
lama di Indonesia. Eka Budianta juga seiun" karya Kusni Sulang,"Diri" karya A.
menyatakan bahwa majalah Basis merupa Wmarto,"ElegiPipitTunggal"karya Achmad
kan majalah yang memperlihatkankesetiaan Rivai Nasution,"Angin dari Timur" karya
dan ketekunan bekerja daribulan ke bulan. Kusni Sulang,"Alangkah Merdunya" karya
Dengan kehadirannya selama hampir 50
tahun. Basis telah berusaha keras untuk Arifin C. Noor,"Ballada Matinya Seorang
mengembangkan tradisi berpikir yang Pemberontak"karya SapardiE^oko Damono,
berkesinambungan di kalangan cende- "Bodongan" karya Mansur Samin, dan
"Paskah" karya Sitor Situmorang.Puisi yang
kiawan Indonesia. dimuattahun 1970-1980antara lain"Njanjian
dari DekatDjendela"(1970)karya AbdulHadi
MajalahBasis pemahdipujioleh peneliti W.M.,"Terkenang"(1970)karyaSapardiDjoko
sejarah Indonesia, Nobuto Yamamoto dari Damono,"TopengTjirebon"(1971)karya Ajip
Universitas Keio, Jepang. Dia menyatakan Rosidi, Tembang-Tembang Rindu"(1971)
bahwa tajuk yang beijudul "Tanda-Tanda
Zaman"itu indah,bukan hanya bahasanya karya Hendro Siswanggono,"Perpisahan"
bagus, melainkan juga dari tulisan yang (1972) karya Floribertus Rahardi, "Tsvpi
singkat itu dapat dirasakan permasalahan Terdampar Sepi,di TempatIni"(1972)karya
yang ada dalam kebudayaan Indonesia.
Keberhasilan tajuk itu tidak terlepas dari Abrar Yusra,"Rahasia"(1974) karya Korrie
peran Dick Hartoko.Halitu pun diakuioleh
Hendro Sangkoyo dari Institut Teknologi Layun Rampan,"Ibu di Kursi Beroda"(1974)
Bandxmg(ITB)dan Cornell University. karya Rusli Marzuki Suria,"Sesaat,Sebelum

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 57

Kupulaskan Mata"(1975)kaiya Sutirman Eka Suryanata. Dalam Basis juga dimuat karya
Ardhana,"Solitud I, H"(1976) karya Emha terjemahan, seperti "Ibunda" yang di-
Ainun Najib,"Momentum"(1976)kaiya Linus terjemahkan oleh Nh.Dini dari karya Guido
SutyadiAg.,"Parangtritis"(1976)kaiyaSlamet
Kimtohaditomo,"Dari DimensiLatin"(1979), Gezelle.
"Quo Vadis"(1979), dan "Trimurti"(1979)
karya Putu Arya Tirtawirya,"SekarangBahwa Majalah Basis tidak terlepas dari peran
Aku Merasa Tua"(1980)karya Darmanto Jt., serta para pengarang. Pengarang yang
"Keberangkatan"(1980)karya Eka Budianta, menulis tahun 1950-an, antara lain Ajip
"Jumat Agung"(1981)karya Mardi Widayat, Rosidi, Budi Darma, Rendra, PP. Janta,
"Parfum"(1982) karya Kamo Kartadibrata, Ayatrohaedi, Timbul Darmanto, A. Broto,
"Kotagede-Yogya,Suatu Pagi"(1982) karya Didi Suwardi, Ahar, Soeparwata Wira-
Darwis Khudori,"Bayangan Langit Malam" atmadja, Heru Soetopo, Sapardi Djoko
(1984)karya AgusVirsaba,"Malam Semarang-
Batang"(1984) karya Ragil Suwama Prago- Damono, Soelarto, dan Made Samanta.
lapati,"Batu-Batu Beterbangan"(1985)karya
Pengarang yang menulis tahun 1960-an,
D.ZawawiImron,"Berita,Cerita dan Derita" antara lain A. Winarto, Hartojo Andang-
djaja, Kusni Sulang,Subagyo Josep, F. W.
(1985) karya Ariel Heryanto,"Ronggeng Santapratugnja, Achmad Rivai Nasution,
Topeng"(1987)kaiyaImam BudhiSantoso,dan Arifin C. Noor, Hartojo Andangdjaja,
"Gunung Baka"(1987)karya Ragil Suwama.
Tahun 1990-1995,Basis memuatkurang lebih RachmatDjoko Pradopo,Trisno Sumardjo,
2-3puisidan4esaisetiap penerbitannya.Puisi dan Umbu Landu Paranggi. Pengarang
yang dimuat tahun 1990-an antara lain "Esai-
Esaiyang Hilang"(1990)karya Afrizal Makia, yang menulistahun 1980-an antara lain Eka

"L'arbreTriste"(1990),"Salto Mortale"(1990), Budianta,Anggia Putra,Dt.A.Azmansjah,
dan "Kemarau"(1992) karya Korrie Layun Putu Arya Tirtawirya,NyomanTusthiEddi,
Rampan,serta"Jika Kita Pulang Nanti"(1992) Darmanto Jt. ,Linus Suryadi A. G, dan
karya Hedi Santosa. Pada awal tahun 1996 Korrie Layun Rampan. Pengarang yang

karya sastra yang dimuat mulai beragam, menulis tahun 1990-an antara lain Sitor
bukan hanya puisi dan esai, melainkan juga
cerita pendek dan artikel-artikel umum.Setiap Situmorang, Bur Rasuanto, Prasetyo,
terbit majalahini menyajikansatucerita pendek
dan 1-2 puisi. Cerita pendek dan puisi yang Elisabeth D.,Ahmadim Y.Herfanda,Yanu
sa Nugroho,Ica Pamungkas,dan Jamal T.
terbit dalam Basis antara lain "Halte"(1997) Suryanata.

karya Lea Pamimgkas,"Kapok"(1997)kaiya Bebasari adalah drama(lakon) yang
Yanusa Nugroho,"Berita Samudra Selatan"
(1997)karyaSitorSitumorang,"WajahTuhan" ditulis oleh Rustam Effendi. Dialog
(1997)karya Ahmadim Y.Herfanda,"Nyamuk yang ada dalam Bebasari berbentuk
Muhibat"(1997) karya Bakdi Soemanto,dan puisi sehingga H. B. Jassin menyebutnya
"Boneka-Boneka" (1997) karya Jamal T. sebagai drama bersajak. Bebasari terbit

pertama kali tahim 1926. Naskah Bebasari
lahir pada saat murid-murid MULO di
Padang hendak mementaskan sebuah
drama pada suatu pesta sekolah karena

58 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern

belum ada naskah drama yangsiap.Rustam dirampasnya,serta m^epaskanBebasaridari
Effendi akhimya menulis naskah Bebasari kurungan.Bujangga kawin dengan Bebasari,
dalam bentuk sajak. Drama ini tidak jadi seperti yang telah dijanjikan oleh peruntungan
dipentaskan karena dilarang oleh Pemerin- alam darimulanya.

tah Hindia Belanda. Tahim 1953 Penerbit Bahasa yang dipakai dalam Bebasari
adalah bahasa puisi. Contoh bahasa yang
Fasco,Jakarta,menerbitkan kembali drama dipakai dalam Bebasari dapat dilihat pada
penggalan berikutini.
Bebasariini dalam tiga babak.
Bebasari yang terdiri atas tiga babak BEBASARI

mengisahkan masalah yang dihadapi Kakanda,darizaman bergantizaman
kerajaan Maharaja Takutar. Maharaja Tetap hatiku nenanti tuan

Takutar telah ditaklukkan oleh Rawana. Karena bakal membawa merdeka

Kerajaannya dirampas karena Rawana Saban cintamu kepada loka
mendengar kabar dari ahli nujum bahwa
Bujangga, anak Maharaja Takutar, akan Susah payah tuan kemari
dijodohkan dengan putri Bebasari, anak Menyeberangi darah menempur diri
Bangsawan Sabari. Rawana tidak percaya O,kakanda,junjimgan beta
pada peruntungan yang telah ditentukan Tidak kemenangan dapat dipinta
Tiap pekerjaan meminta korban
lebih dahulu. Rawana memisahkan Tiap asmara melupakan badan

Bujangga dengan Bebasari dan mengurimg Adapim kita hidup di sini
Bebasari dalam terungku yang dijaga Selintaslalu sebagai mimpi
dengan ketat olehjin dan peri. Selama hidup tak putus perang
Itulah kehendakzaman sekarang
Ketika Bujangga telah berumur, dia Asmara sayap usaha yang tinggi
bermimpi melihat wajah Bebasari dan Asmara kepada Bangsa sendiri
timbullah cintanya yang sangat besar.
Bujangga menanyakan arti mimpinya itu Rustam Effendi sendiri mengatakan
kepada ayahnya. Ayahnya menerangkan
bahwa Bebasariadalahtunangan Bujangga. bahwaBebasariditerbitkansewaktu keinsafan
Bujangga merasa bahwa dia berkewajiban
mencari Bebasari. Bujangga hendak pergi nasional kita baru mulai membakarjantimg
mencari Bebasari, tetapi ditahan oleh angan-angan pemuda-pemuda kita, yang
ayahnya dan pamarmya,Sabari. pada saatitu sedang ditimangtidurkan oleh
paham-paham penjajah. Komentar itu
Dakarati dan Sabainaracu menyuruh dikemukakanoleh Rustam Effendipada kata
Bujangga imtuk menyelamatkan Bebasari. pendahuluan bUkuBebasariyang diterbitkan
Bujangga, karena keras cintanya, tiada
mengindahkan perkataan Sabari.Dia pergi oleh PenerbitFasco,Jakarta.
meninggalkan negerinya, menempuh Boen S. Oemarjati mengatakan bahwa
tempat Rawana mengurung Bebasari,yang
ditimjukkan oleh Sabainaracu. betapa erat jalinan simbolisme Roestam

Bujangga mengalahkanlaskardanrakyat 59

Rawana,mengusirl^wana darikerajaan yang

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem

Effendidengan kenyataan dapatkitaselami dalam Pudjangga Baroe,Tahim VII, Nomor
dalam penamaan tokoh-tokohnya yang 10,11, dan 12(April, Mei, dan Juni 1940).
ternyata betul-betul mendukung watak Pada tahim itu juga novel itu diterbitkan
sebagaimana dilambangkan. Bebasari, oleh Pustaka Rakyat, Jakarta. Cetakan
simbol Ibu Pertiwi yang terjajah, memper- terakhir, yaitu cetakan ke-18, terbit tahun
oleh kemerdekaannya berkat kebulatan 2000 oleh Penerbit Dian Rakyat dengan
tekad pahlawan-pahlawan mudanya,berkat harga Rpl5.000,00.Pada bagian pengantar
perjuangan seluruh bangsanya. cetakan keempat, tahim 1954, pengarang
novelinimenyatakanbahwa ketika dikirim
A.Teeuw menyatakan bahwa Bebasari ke penerbit Pujangga Baru,novel ini diberi
merupakari drama bersajak yang menyu- judul Pintu Kemana? Akan tetapi, setelah
gnhkan simbolisme.Bebasari adalah drama novelitu dicetak,judulnya diubah menjadi
yang berbentuk kiasan dan dalam karyaitu Belenggu.Selanjutnya,Armijn Pane menya
pengarangnya menggambarkan perjuangan
menentang tirani penjajahan dengan cara takan bahwa setelah novel ini terbit, dia
yangtidak mimgkinakan disalahpahamkan
oleh pihak penguasa, yang ketika itu amat lebih banyak dicacimaki daripada dipuji,
sensitif terhadap manifestasi nasionalisme baiksecaralangsimg maupim melaluisurat
seperti itu. H. B. Jassin menunjukkan kabar,sepertioleh H.B.Jassin,Sutan Takdir
pentingnya Bebasari sebagai usaha menco- Alisjahbana,Jubaar Ajub,Ida Nasution,S.
K. Trimurti, Karim Halim, L. K. Bohang,
bakan bentuk baru dalam kesastraan Indo Slametmuljono,A.Teeuw,atau oleh M.R.
Dajoh. Pada cetakan keempat itu Armijn
nesia,yaitubentuk syair yang diperbaharui Pane akan membuang kata-kata Belanda
yang dipergunakan dalam percakapan. karena pembaca banyak yang tidak tahu
Selanjutnya, Jassin menegaskaii bahwa maksudnya,tetapi tidak jadi dilaksanakan
dengan mudah kita melihatsimbolik hasrat
bangga Indonesia yang hendak merdeka karena bahasa Indonesia sudah mulai
{Bebasari,perkataan bebas ada di dalamnya)
berkembang. Dia juga menjelaskan bahwa
Belengguadalah namanovelkarya novel itu tidak dapat dilepaskan dari Kisah
antara Manusia (kumpulan cerpen) karena
ArmijnPanedantergolong ke dalam cerpen-cerpen yang dimuatdalam bukuitu
Angkatan Pujangga Baru. Novel telah mendorong lahimya Belenggu.
karangan Armijn Pane ini pertama kali
ditawarkan penulisnya kepada Balai Dalam majalahIndonesia,24Desember
Pustaka untuk diterbitkan. Namim,pihak 1955 (tanpa penulis), dinyatakan bahwa
redaktur penerbittersebut menolak naskah salah satu novel sebelum perang yang
itu karena novel tersebut dianggap tidak menarikadalahnovelBelenggu karya Armijn
memenuhi kriteria buku yang "baik" Pane.Noveltersebutbanyak memunculkan
permasalahan baru, seperti permasalahan
menurutukuran BalaiPustaka saatitu.Atas marxisme dan pemikiran eksistensialisme.
Kedua masalah itu menyebabkan tidak
usaha Sutan Takdir Alisyahbana,novel itu tampaknya suasana Indonesia di dalam
diterbitkan sebagai cerita bersambung
novel tersebut. Lukisan alam atau lukisan
60
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem

watak orang tidak bersangkut-pautdengan menceritakan pengalaman perkawinan
dunia Indonesia. Namun, perlu diakui seorang intelektual,Dokter Sukartono.Gaya
bahwa komposisi novel ini tergolong baru penuturannya lebih menyajikan monolog
interior atau cakapan dalaman daripada
dalam kesusastraan Indonesia, sesuai perbuatan-perbuatan konkret para pelaku-
nya. Dalam Ensiklopedi Nasional Indonesia,
dengan masyarakat modem yang dinamis, 1988, dinyatakan bahwa novel ini meru-
termasuk dalam bahasanya. pakankaryaavantgarde padazamarmya dan
menggimakan prinsip novelaruskesadaran
A. Teeuw (1967) menyatakan bahwa yang berkembang di Indonesia setelah
dengan novelnya ini Armijn Pane dapatdi-
katakansebagaipenghubungantara periode tahun 1970-an.
sebelum dan sesudah Perang Dunia II.
Bahasa yang digunakan dan tema yang Penerbit novel ini mengulas bahwa
dipilihnya menunjukkanadanya perbedaan
dengan karya pengarang sezamannya semula novelini ditolak oleh BalaiPustaka
seperti karya Sutan Takdir Alisjahbana,
kemudian dicela dan dipuji. Akhirnya,
Sanusi Pane,dan Amir Hamzah. novel ini dipandang sebagai salah satu
karya sastra Indonesia modern yang perlu
Umar Junus(1981)menyatakan bahwa dibaca karena isinya mengandungimpian,
dengan novelnya ini Armijn Pane memper- perasaan, dan kritik sosial yang tajam
lihatkan pandangan yang berbeda dari ke- tentang situasi manusia Indonesia pada
banyakan pengarang sebelum perang. Dia saat pancaroba.
tidak menerima dan juga tidak menolak
kemodemanbegitusaja.Diajustru memper- H.B.Jassin(1940)menyatakan bahwa
pembaca novel Belenggoe dipaksa berpikir
soalkan hakikat modem dan tradisi. Dalam sendiridan mencarijawabarmyasendiriatas
pertanyaan yang timbuldihatinya.Lukisan
kaitannya dengan pembaruan itu, Armijn tentang pancaroba, misalnya, tepat disaji-
Pane menyadari pentingnya teknik penu-
lisan dan kematangan berpikir yang kan,bukan imtuk ditiru, melainkan imtuk
memungkinkannya dapatmenyiratkan dan
menyuratkan maksudnya. Selanjutnya, diperlihatkan kepada angkatan yang akan
Umar Junus (1974) menyatakan bahwa datang,terutama untuk pencapaian kema-
melalui novel Belenggu Armijn Pane juan bangsaIndonesia.SutanTakdir Alisjah
berusaha menyajikan suatu remmgan baru bana(1940)menyatakanbahwa ArmijnPane
pada masanya;renungan tentang manusia adalah seorang romantikus. Dia suka
mengembara dalamjiwanya dan melompat
modern. Hakikat manusia tidak akan dengan tidak memperdulikan logika se-
hingga dalam novelinitampak menarik per-
terlepasdaribelenggu,kungkungan hidup, mainan perasaan pengarangnya.Ida Nasu-
danegoismebaik dalam diri,pemikirannya, tion (1947) menyatakan bahwa Belenggoe
maupun dalam sikap. mempakanpuncakkehidupan dan kegiatan
pengarang Indonesia modem.Bahasa yang
Pada mulanya novel ini ditolak oleh dipakai di dalamnya menunjukkan adanya
Balai Pustaka karena isi dan gaya penu- pembaharuan bahasa, yang ditandai oleh
lisannya menyimpang dari syarat-syarat
penerbit pemerintah kolonial. Novel ini
menimbulkan pertentangan karena isinya

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 61

adanya peralihan pemakaian bahasa, dari karena terlalu dilebih-lebihkan(H.B.Jassin,
bahasa Melayu kebahasaIndonesia.Dalam 1940). Tokoh utama, Dokter Sukartono,

dunia sastra Indonesia, novel ini menam- berpendidikan Barat, tetapi meragukan
pengetahuan Baratnya.Diabercita-cita mod
pilkan aliran baru,zaman baru, dan gaya em,tetapi batinnya tidak bertenaga untuk
bahasa yang baru. Sebelum muncul novel melaksanakan cita-citanya itu sehingga
ini, yang menarik pengarang hanyalah hidupnya di antara dua dimia,yaitu dunia
dunia kawin paksa dan perjuangan kaum Barat dan dunia Timur.Lebih lanjut Jassin
muda menghadapi adat. Belenggu berkisah menegaskan bahwa Tini menghendaki
tentang peradabanbaru melaluitokoh Tono adanya persamaan hak antara pria dan
wanita, tetapi hal itu disajikan terlalu
dan Tini serta Yah. berlebihan. Dia tidak hanya menghendaki
persamaan hak,tetapijuga ingin mengatasi
Sapardi E^'oko Damono(1993) menya- pria.Sebagaiakibatnya,kaum pria dijadikan
takan bahwa novel ini mengisahkan cinta saingannya, bahkan dijadikan musuhnya.
segitiga antara Dokter Sukartono (Tono), Rasa bermusuhan itu tidak hanya tertuju
istrinya (Tini), dan pacar gelapnya (Yah). kepadasuaminya,tetapijuga kepada kaum
Temyata Tono tidak dapat membahagiakan pria pada umumnya.
Tini sebab Tono terlalu sibuk dengan
pekerjaannya. Tini pun tidak mau menjadi BoekanPasar Malam adalahjudul
korban kesibukansuaminya.Oleh karena itu,
Tini menyibukkan diri disebuah organisasi salah satu karyaPramoedya Ananta
sosialwanita.Diatidak mauberperansebagai Toer yang terbittahrm 1951(Poesta-
pelayan setia suami.Sebagai akibatnya,Tono ka Rakyat). Novel tersebut tergolong ke
melampiaskan kekecewaannya dengan dalam karya Pramoedya yang belum dekat
menjalincinta denganYah.Halitudiketahui dengan Lekra.Selain diterbitkan diIndone
Tinisehingga dia menyerahkanTonokepada sia novel ini telah diterbitkan di Malaysia
Yah.Namun,Yah merasatidak pantasuntuk (1951)dan diterjemahkan ke dalam bahasa
mendampingiTono. Belanda dan Inggris.

Selanjutnya Sapardi Djoko Damono Novel Boekan Pasar Malam ditulis de
menyatakan bahwa novel ini menggam-
barkan adanya perubahan,dari masyarakat ngan sudut pandang orang pertama. Kata
pramodem ke masyarakat modern. Para ganti aku dipakai sebagai tokoh utamanya.
tokohnya telah menghayati perubahan dan Novel ini memang berkisah tentang kege-
menjadi korban perubahan. Tokoh dalam lisahan tokoh aku pada saat menghadapi
noveliniberbeda dengantokohdalam novel kematian bapaknya. Karya Pramoedya ini
sebelumnya,sepertidalam SittiNurbaya dan merupakan kritik terhadap zamannya.
Layar Terkembang.Tokohdalam keduanovel Dalam novel ini Pramoedya melihat dunia
itu hanya berbicara tentang perubahan, selingkungnya sebagai dunia yang hancur
mengharapkan perubahan, dan memilih yang dalam novel ini diwakili oleh rumah
perubahan. desanya yang dalam keadaan bobrok dan

Tokoh-tokoh yang dilukiskan dalam
novel ini hampir menyerupai karikatur

62 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern

runtvih.Itulah yangdinyatakan oleh Prof.A. yang mencoba imtuk merekam gambaran
H.Johns dalam tulisarmya yang dimuat di situasiIndonesiasesudah perang dansegala
Bintang Timur,No.24.26Januari 1964. akibatriya.

Talib Samat dalam artikelnya yang BoengaRumahMakanadalahdrama
berjudul"Pramoedya AnantaToer"yang di
muat dalam majalah Dian Bil. 147,Septem- satu babak karya Utuy Tatang Sontani
ber-Oktober 1981,menyatakanbahwa tokoh yang terkenal dan banyak dipen-
dalam novelPramoedya padaumumnyaber-
watakbekudan mendatar,gayakarangannya taskan sekitar tahun 1950-an. Drama ini
kadang-kadang agak dipaksakan, serta
dialognya tidak teratur. Prof. Teeuw dalam selesai ditulis pada permulaan tahun 1947
bukunya Sastra Earn Indonesia menyatakan
dan diterbitkan tahun 1948 oleh Balai
bahwa Boekan PasarMalam ditulistidaklama
Poestaka,Jakarta. Cetakan keduanya terbit
setelah kunjunganPramoedyakeBlora pada
bulan Mei 1950. Dia melakukan kunjimgan tahim 1954,berukuran 18,7x 13,5cm,setebal
itu dengan istri yang dikawininya setelah
menerima kabar bahwa ayahnya sakit. 39 halaman oleh Balai Poestaka juga.
Teeuw juga menyatakan bahwa Pramoedya Cetakan ketiga diterbitkan tahun 2002
dalam novelnya Boekan Pasar Malam telah bersama-sama karya Utuy yanglainnya.

berhasil menimbulkankesan suasanasuram. Drama Boenga Rumah Makan yang ter-
diri atas 21 adegan menceritakan seorang
Suasana yang tak terdamaikan bagi orang gadiscantik pelayanrumah makanbemama
yang merupakan mangsa zaman yang tak Ani. Sebelum menjadi pelayan Rumah

berbelas kasihan itu. Makan Sambara milik Sudarma, anak

Teeuwjuga menyatakanbahwanovelini Sudarma, Kamaen, menjumpai Ani dalam
sangatdekathubungannyadenganTjerita dari
Blora. Perbedaannya ialah bahwa Tjerita dari keadaan melarat. Kamaen lalu membawa
Blora mengisahkan masa muda pengarang di
kota Blora.Keduanya mengisahkan keluarga Ani ke rumah makan milik ayahnya dan
Pramoedya di kota Blora, terutama kisah mempekerjakan Ani sebagai pelayan. Sejak
mengenai aiyahnya.Sebuah aitikel mengenai Ani bekerja di rumah makan itu, banyak
novel ini dimuat dalam majalah Bijdragen V. pembeli berbelanja, terutama pemuda-
131,1975berjudulTheFather's Vision in Boekan pemuda.Mereka datangbukanhanya untuk
PasarMalam olehIlyasZaidi. berbelanja, tetapi vmtuk bertemu Ani dan
menggodanya.
Apabila dibandingkan dengan karya-
karya Pramoedya yanglain novelini ada di Di antara pengimjung rumah makan
bawahPerboeroean,Tjerita dariBlora,dan Ke- itu Ani tertarik pada Kapten Suherman,
loearga Gerilja. Kedua karya yang pertama tetapi ternyata Kapten Suherman tidak
mendapat hadiah. bermaksud kawin dengan Ani meskipim
Ani mencintainya. Ani sangat kecewa dan
Dalam perkembangankesastraanIndo sekaligus menyadaribahwa orang-orangitu
nesia novelini merupakan salah satu novel hanya menyukai sen5aimannya dan tidak
menyukaiair matanya.Kamaen yangserius
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem mencintainya menyatakan isi hatinya dan
mengajak Aniuntukberumahtangga,tetapi

63

ditolak oleh Ani dengan alasan Ani masih itu dengan jujur mengatakan bahwa
senang bekerja sebagai pelayan dan Kamaenhanyasebagaiabangsaja dan tidak
menyayangi Karnaen hanyalah sebagai mencintainya. Iskandar secara jujur juga
seorang adik terhadap abangnya. mengatakan bahwa Ani diperalat oleh
keluargaSudarmarmtuk melariskanrumah
Pemuda lain yang datang ke rumah makannya itu dengan kecantikarmya.
makan itu adalah Iskandar, seorang
gelandangan seniman. Dia datang tidak H.B.Jassin sangat berkeberatan apabila
untuk belanja^ tetapi untuk duduk-duduk drama Boenga Rumah Makan ini dikatakan
saja. Hal ini membuat Ani marah hingga bersifatpsikologis.Dalam Kesusastraan Indo
terjadipertengkaran.Iskandar menghinadan
menyindir Ani yang dikatakannya hanya nesia Modern dalam Kritikdan EseiII,1985:148,
memperdagangkan kecantikannya dengan
menjadi pelayan di rumah makan itu dan Jassin mengatakan bahwa tidak jelas
menipu orang-orang yang datang untuk baginya mengenai segi kejiwaan Ani.
makan di situ. Ani dan Kamaen menyuruh Mengapa Ani memilih Iskandar,
Iskandar meninggalkan tempat itu, tetapi pengangguran yanghidup merdeka dengan
Iskandar tidak mau pergisehingga Kamaen luntang-Iantung dan bukari memilih
menelepon polisi. Akhimya,Iskandar pergi Karnaen yang telah menolong dan serins
juga setelah berhasil memukul roboh mencintainya walaupun menurut Jassin,
cinta memang tidak dapat dipaksakan.Ani
Karnaen. mencintai Kapten Suherman,tetapi Kapten
Suherman tidak mau mengawininya.
Ketika polisi berhasil menangkap Menurut Jassin,tindakan Ani itu hanyalah
Iskandar danhendak menangkapnyadengan
tuduhan penghinaan, Ani justru membela berdasarkan emosi semata dan tidak
Iskandar"dan mengatakan bahwa Iskandar
tidak menghina,tetapi mengatakan hal yang dikendalikan oleh pikirannya.Kedangkalan
sebenarnya. Bahkan, Ani kemudian pikiran Ani dan kurang tajam pandangan-
memutuskan akan meninggalkan rumah nya tercermin dalam sikapnya terhadap
makanitu dan pergibersamaIskandar,orang Kapten Suherman. Ani dapat jatuh cinta
yang jujur. Ani akan "menjauhi kepalsuan pada Suherman hanya karena Suherman
dalam rumah makan" dan ingin "hidup pandai mengatakan 'indah' ketika
merdeka".Iskandar bersedia hidup bersama memandang wajah Ani dan melontarkan
Ani dan berjanji akan mencari pekerjaan. kata-kata rayuan kosOng, sedangkan
Sudarma sangat menyesalisemua kejadian itu Kamaen yang telah menolong dan benar-
dan xmtuk sementara akan menutup rumah benar ingin mengajaknya berumah tangga
ditolaknya dan hanya dianggap sebagai
makan itu. kakak saja. Demikian pula mengenai jalan
pikiran Iskandar yang dinilai Jassin tidak
Drama Boenga Rumah Makan ini meng- tepat ketika menjawab pertanyaan polisi
ungkapkan pertentangan persoalan mengapa dia tidak bekerja. Iskandar
kejujuran dalam kehidupan. Bersikap jujur beranggapan bahwa dia tidak perlu bekerja
jauhlebih baik daripada berlagak kaya atau karena hanyatinggalsendirian didunia dan
berlagak pejuang.Anidalam konteksdrama untuk apa dia bekerja apabila pekerjaan itu

64 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem

hanyalah menipu atau mendustai orang 11 September 1936. Ayahnya bernama R.
lain. Akan tetapl, ketika Ani mau hidup Soekiter danibunya R.A.Mariah.Dia meni-
bersamanya, Iskandar bersedia menerima kah dengan Siti Hartati dan memperoleh
Ani dan mau bekerja hanya karena Ani tiga orang anak, yakni Dyah Sutiarti
menganggapnya sebagai"orangjujur". Soelarto, Muhammad Cahyahadi Soelarto,
dan Dyah Lias Nuraini Soelarto. Dia
Menurut pendapatBeenSri Oemarjati meninggal di Yogyakarta tanggal 3 Maret
dalam bukunya Bentuk Lakon dalam SastraIn
donesia(1971:204),diantara penulis-penulis 1992.
muda pada masanya,Utuy Tatang Sontani
dan Kirdjomuljo termasuk penulis yang Pendidikan yang ditempuhnya adalah
berhasil menuangkan hasil pengendapan-
nya ke dalam lakon yang terdiri atas satu SMP tamat tahim 1954, kemudian melan-
babak.Didalam karya-karya merekaterlihat jutkan ke SMA-A (Sastra)dan tamat tahun
bahwa keberanian dan kematangannya itu
dicapaiberkatlatihan yangbanyak danajeg, 1957.Selepas itu,dia mengikuti Kursus B-1
mengingat bahwa penulisnya bukanlah Sejarah TingkatIII,tetapitidak memperoleh
seorang teaterwan danteknik penulisarmya ijazah. Pada tahun 1960 dia mengikuti
belum terlalu jauh dari teknik penulisan kursus D2/Isampai memperoleh ijazahnya.
cerita pendek.
Pada tahim 1957 dia menjadi pegawai
Dalam suatu wawancara dengan InspeksiDaerahKebudayan,DepartemenPen
redaksi Kisah (IV/12, Desember 1956), didikan dan Kebudayaan, Provinsi Jawa
mengapa dia menulis cerita sandiwara satu Tengah, di Semarang. Ketika bekerja di
babak dan tidak beberapa babak, Utuy Semarang,dia terHbatdalam berbagaikegiatan
menerangkan bahwa dalam drama satu kesenian,antaralain pentassenidrama danikut
babak dia dapat menitikberatkan perhatian mendirikanorganisasipencintasend dansastra
pada persoalan manusia dalam satu waktu, Gaya Dinamika,Semarang. Selanjutnya, dia
persoalan manusia dalam hidupnya yang bekerja diLembaga Musikologidan Koreografi
begitu panjang.MenurutUtuy,menjmguh- (LMK), Yoyakarta tanggal 1 Februari 1960.
kan persoalan manusia pada suatu waktu Ketika LMK lebur,dia pindah ke Balai Pene-
adalah pendekatan yang sedekat-dekatnya UtianSejarahdanBudayatahun1979.Pada1981
kepada hidup yangsebenamya.Lebihlanjut nama kantor tersebut diganti menjadi Balai
dia mengatakan bahwa dasar dari cerita Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional,
yang dibuatnya ialah "tragedi manusia Yogyakarta.Tanggal1Juni1988dia memasuki
(dalam pengertian 't menselijke) di tengah- masa pension dengan pangkatIH-b.
tengah bukan manusia {'t on menselijke")".
Kiprahnya dalam sastra diawalinya
.Soelarto nama lengkapnya adalah dengan menjadi redaktur kebudayaan
harian Tanah Air dan Daulat Rakjat yang
B Bambang Soelarto.Tempatdan tang- terbit di Semarang tahun 1955-1956. Sejak
gal kelahirarmya adalah Purworejo tahun itulah dia banyak menulis cerpen,
novel, dan drama. Karyanya, terutama
cerpen,tersebar dalam Siasat, Mimbar Indo
nesia, Budaja,Cerita, Sastra,Minggii Pagi,Star
Weekly,Sinar Harapan,dan Horison. Cerpen

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 65

itu dikvimpulkan dalam antologi berjudul bahwa Soelarto adalah sahabat Iwan
Catatan Tahun'60.Cerpennyayangberjudul
"Rapat Perdamaian" memperoleh hadiah Simatupang. Visi dan sikap politik Iwan
dari Masyarakat Sastra tahun 1961, se- yang terimgkap dalam surat-suratnya itu
dangkan dramanya yang berjudul Domba- menyiratkan hal yang sama tentang
Domba Revolusi memperoleh hadiah yang Soelarto. Soelarto dikenal Iwan sebagai
sama imtuk tahim 1962.Dengan dramanya pengarang yang sikap politiknya berse-
ini B. Soelarto lebih terkenal karena pada berangan dengan kelompok Lekra. Dia
menjaditemanbercurahrasa dan pikirIwan
awaldasawarsa 1960itu dinilai antirevolusi Simatupang. Dengan Domba-Domba Revo
lusi,Soelarto dianggap antirevolusi karena
oleh kelompok Lekra sehingga karya sastra lakon itu menampilkan sinisme
terhadap revolusi. Dua cerpen Soelarto
tersebut dikritik habis-habisan. Ketika yakni "Tanah" dan "Rapat Perdamaian"
yang dimuat dalam Sastra edisi September
diterbitkan dalam bentuk buku, drama 1961 dan Oktober 1961 menyebabkan
majalah tersebut dianggap reaksioner oleh
tersebutdireka menjadinoveldenganjudul kelompok Lekra.
Tanpa Nama (1963). Novelnya yang lain
adalah Si Nona dan Kasta Baru,sedangkan Kedudukan B. Soelarto dalam drmia
dramanya Orang-Orang Konsekuen dan Tak
Terpatahkan (1967) dan kumpulan sastra sastraIndonesia cukup penting.H.B.Jassin
lakonbeijudulLima Drama(1985).Selainitu, (1985) inenegaskan bahwa B. Soelarto
diajuga menulisbuku Teknik MenulisLakon. dengan drama Domba-Domba Revolusi
menggemparkan khalayak sastra Indonesia.
B.Soelarto juga telah menerjemahkan Jassin juga menyebut Soelarto tergolong
beberapa karya asing, seperti Betina dan sastrawan yang mengajari kita untuk cinta
Komedi Kecil (kumpulan cerpen Guy de pada manusia-manusia kecil dengan
Maupassant). Dia juga menerjemahkan permasalahan-permasalahannya,manusia-
novel Emile Zola Tambang Batubara dan manusia sebangsa kita juga, meskipun
dramanya Therese Raquin.Pada tahun 1986 cerpennya yang berjudul "Tanah" dan
dia menulisbukudenganjudulDariKongres "Rapat Perdamaian" dikatakan oleh
PemudaIndonesiaPertama keSumpah Pemuda. kelompok Lekra sebagai karya yang
Atas kecermatan dari kelengkapan do- memiliki tendens untuk memusuhi rakyat
kumen pribadinya terbit Surat-Surat Politik dan memusuhi perdamaian sehingga
Iwan Simatupang 1964-1966 (1986) yang dianggap sebagai karya sastra yang
disimting oleh Frans Parera.Buku tersebut
memuat surat-surat Iwan kepada Soelarto. reaksioner.
Sayang sekalisuratB.Soelarto sendiri tidak
dapat diselamatkan seiring dengan A.Teeuw(1989)menUaikaiya B.Soelarto
meninggalnyaIwan Simatupang. khususnya Domba-Domba Revolusi sebagai
karya yang penting karena memmjukkan
Secara tidak langsung Surat-Surat usaha Soelarto untuk mengatasi realisme
Politik Iwan Simatupang 1964-1966 dapat sehari-hari yang dalam kisah-kisah peranglain
menjadi sumber informasi tentang B. terlalu biasa.Melaluikarya tersebut,terungkap
Soelarto, terutama yang berhubungan
dengan persoalan politik.Dapatdinyatakan

66 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem

konfrontasi simbolis dari seorang pemimpin berukuran 15 x 22 cm,diterbitkan sebulan
politik,seorang usahawan,seorang dosen,se
orang penyair,dan seorang gadis yang polos, sekali. Flalaman isi menggunakan kertas
tetapi berbudi. Ketiga yang pertama kendati berjenis HVSdansampulnya kertas karton.
dengansegalaslogan mereka yang mulukserta
berpamer semangat patriotik gagal terhadap Susunan pengasuh majalah pernah
ujian kemanusiaan yang menentukan.Dalam mengalami perubahan setelah berpindah
bahasa Jakob Sumardjo(1992),Soelarto mem- tempat ke Jalan Faridan M. Noto No. 11,
persoalkan pengagungan "pahlawan-pah- Yogyakarta.Susunan redaksinya pada saat
lawan" pada zaman revolusi yang sering itu bertambah, yaitu Koesnadi, Motinggo
dipergunakan oleh kaum petualang demi Boesje> Idrus Ismail, dan Mat Dhelan
keuntunganpribadisendiri.SikapsinisSoelarto (sebagaidewan redaksi).
terhadap kaum petualang demikian itu
rupanya mendatangkankiitikpihakpenguasa Majalah Boedaja tergolong majalah ke-
budayaan yang memuatberbagaiinformasi
waktu itu bahwa drama Soelarto ini dan ulasan kegiatan kebudayaan, seperti
kesenian,sejarah,berita budaya,dan karya
"antirevolusi" atau melemahkan keagungan sastra. Penyebaran majalah ini cukup luas
makna revolusi yang sedang diagung- hingga ke tingkat nasional. Kota-kota yang
agungkan pada masaitu. tercakup oleh peredaran majalah Boedaja
adalah Yogyakarta, Surakarta, Malang,
Budayaadalah nama majalah yang Madiim,Makassar, Medan,Jakarta, Bogor,
Magelang, Cilacap, Bondowoso, dan
diterbitkan pertama kali pada bulan Bandung.
Februari1953olehJawatan Kebuda-
yaan Pusat Departemen PDK, Urusan Majalah Boedaja mempunyai peran
Kesenian, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang peiiting dalam kehidupan kesusas-
Jalan Mahameru No. 11, Yogyakarta. traanIndonesia karena memuatkaryasastra
Motivasi kelahiran majalah Budaya ini secara rutindan menyediakanruangkhusus
adalah keinginan orang-orang yang meme- kesusasteraan. Editor bidang sastra adalah
lihara rasa kemanusiaan,kemerdekaan,dan Nasjah Djamin dan Motinggo Boesje.
persaudaraanimtuk memperbaikikeadaan Majalah ini juga memuat berita-berita dan
masyarakat yang kehilangan kepribadian sayembara serta kegiatan sastra,baik yang
agar selanjutnya selalu bertindak selaras, diselenggarakan oleh lembaga, maupun
rasional. Susunan redaksinya adalah yang diselenggarakan oleh sastrawan,
Adiatmo Hardjoputro(penanggimgjawab), misalnya yang dilakukan oleh Subagio
Soeroso(sekretaris),Kusnadi,Kirdjomoeljo, Sastrowardojobulan Agustus1958bertema
Nasjah Djamin, dan Loekman Effendi Pengumpulan dan Pendaftaran Buah
(dewan redaksi). Karangan Cerita Drama Baru. Penye-
Selama beredar majalah ini sudah lengaraan sayembara yang dilakukan oleh
menerbitkan 32 nomor dengan terbitan lembaga, misalnya dilakukan oleh Bagian
terakhir bulan Februari 1963. Majalah ini Kesenian Jawatan Kebudayaan Kemen-
terian PP dan K,Yogyakarta pada tanggal
28 April 1958. Jenis kegiatannya berupa

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 67

pembacaan puisi untuk memperingati 9 bukukumpulan sajak yangberjudul Daerah
tahxin meninggabaya Chairil Anwar.
Perbatasan.
Pengarang yang menulis karya sastra
dalam majalahiniantaralainSubagioSastro- Diantara karya sastra yang diterbitkan
wardojo dengan puisinya yang berjudul dalam majalah iniada karya sastra yang ter-
"Penjair" dimuat dalam nomor 4-5,Tahun kenal dalam dunia sastra Indonesia,seperti
X,April/Mel1961,Motinggo Boesje dengan drama"Barabah"karya Motinggo Boesje di
dramanya yang berjudul "Badai sampai muatdalam Nomor4,5,Tahim X,April,Mei
1961. Selain puisi, drama, dan cerpen juga
Sore" dimuat dalam Nomor 11/12, Tahun dimuatesaidalam majalahini,seperti"Prosa
VII, November/Desember 1958, Trisno Indonesia"oleh Nugroho Notosusanto(Boe-
daja, No. 2, Tahun VII, Februari 1958),
Sumardjo dengan puisinya yang berjudul "SebuahPengertian tentang Heroisme"oleh
"KutjingdanLebaran"dimuatdalam Nomor Wiratmo Sukito {Budaja,No.10,Tahun Vll,
3, Tahun X, Maret 1961, M. Diponegoro
dengan puisinya yang berjudul "Iblis" Oktober 1958),"Situasi Sastra PuisiSesudah
Tahun 45" oleh Subagio Sastrowardojo
dimuat dalam Nomor 1-2, Tahun XII, {Boedaja, No.8,9,Tahun Vn,Agustus,Sep
tember 1958,"Angin Laut, Pulang, dan
Januari/Februari 1963, dan Sapardi Djoko Sinangka"oleh MotinggoBoesje{Boedaya,No.
Damono dan WS Rendra dengan puisinya 10, Tahun Vll, Oktober 1958, "Bahasan
tentang Lomba Deklamasi PKM" oleh M.
"KamiSelalu Bertemu di Kota"dimuatdalam
Diponegoro {Boedaja, No. 8/9, Tahun Vll,
Nomor 6,7,8,Tahim X,Juni,Juli, Agustus Agustus/September 1958,"Pendjelmaan
Kebudajaan Minangkabau" oleh A. Rival
1961. Yogi{Boedaya,No.11,TahunI,Februari1953),
dan"Ada Humanisme di Oranje Nassaulaan-
Padatahxm 1953tarifberlangganansatu
triwulan majalah ini Rp7,50; tarif setengah 5dan Komunismetelah MatiBersama Lenin"
tahun Rpl5,00. Pada tahun 1963 ada
perubahan harga, yaitu Rp22,00 per olehPramoedya Ananta Toer{Boedaja,No.8,
eksemplar,sedangkan satu kuartal Rp30,00, Th.1,Agustus 1953).
dan setahun Rpl20,00. Gara berlangganan
majalah ini ialah dengan membayar uang BudiDarma dapat dikategorikan
langganan untuk jangka waktu tertentu.
Pembaca sasaran majalah Budaja ini adalah sebagaipenulisserba bisa.Karyanya
golongan masyarakatkelas menengah. berbentuk cerita pendek,novel,esai,
dan puisi yang tersebar di berbagai media
Pada tahun 1958 majalah ini memuat21 massa,baik didalam negeri maupim diluar
puisi,8esai,2drama,dan 1 cerpen;tahun 1961 negeridansebagianbesarsudah diterbitkan.
memuat 23 puisi dan 1 drama; tahun 1962 Namun,dia lebih dikenalsebagai cerpenis,
memuat 3 puisi dan tahim 1963 memuat 1 novelis, dan esais. Sebagai novelis, Budi
Darma dianggap memelopori penggunaan
drama. teknik kolase, yaitu teknik penempelan

Karya sastra yang pemah diumumkan
dalam majalah ini ada yang sudah di-
terbitkan menjadi buku, yaitu puisi karya
Subagio Sastrowardojo yang berjudul
"Nawangwulan".Puisi itu terdapat dalam

68 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem

potongan iklan bioskop dan tiket Serikat. Kemudian, tahun 1970 -1971, dia
pertunjukan dalam karya-karyanya,seperti
dalam Orang-Orang Bloomington dan Olenka. mendapat beasiswa dari East West Centre
dalam studi nirgelar mengenai basic humani
BudiDarma la- ties'ilmu budaya dasar'di Universitas Ha

hir tanggal 25 April waii,Honolulu,Amerika Serikat.
Setamat dari Jurusan Sastra Inggris,
Islam. Pendidikan
sekolah dasar di- Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada,
sejak tahun 1963 sampai sekarang, Budi
selesaikannya tahun 1950 di Kudus, Jawa Darma mengabdikan diri sebagai pengajar
Tengah. Sekolah menengah pertama di Universitas NegeriSurabaya(dahuluIKIP
diselesaikannya tahun 1953di Salatiga,Jawa Surabaya). Dalam perjalanan pengabdian-
Tengah. Kemudian pendidikan sekolah nya sebagai dosen Unesa (Universitas
menengah atas diselesaikannya di kota Negeri Surabaya), dia pernah menjabat
Semarang tahun 1956. Setamat sekolah KetuaJurusan Sastra Inggris(1966-1970dan
menengah atas, Budi Darma meneruskan 1980-1984),Dekan FakultasKeguruan Sastra
kuliah di Jurusan Sastra Inggris, Fakultas dan Seni (1963-1966 dan 1970-1974), dan
Sastra,Universitas Gadjah Mada dan selesai Rektor IKIP Surabaya (1984-1988). Tahun
tahun 1963 dan memperoleh penghargaan 1980, setelah meraih gelar doktor, Budi
Bintang Wisuda Bhakti. Judul skripsinya Darma menjadi visiting associate research di
adalah Tragic Heroes in the Plays ofMarlowe.
Gelar Master ofArts in English Creative Writ Universitas Indiana.
ing diselesaikannya tahun 1975 di Universi
tas Indiana,Bloomington,Indiana,Amerika Budi Darma menikah pada tanggal 14
Serikat atas biaya Fullbright dengan judul Maret 1968 dengan Sitaresmi,S.H.,yang lahir
tesis The Death and the Alive. Dengan biaya 7 September 1938. Dari pernikahan itu,
mereka dikaruniai tiga orang anak, yaitu
dari The Ford Foundation, Budi Darma Diana (lahir di Banyuwangi, 15 Mei 1969),
Guritno (lahir di Banyuwangi,4 Februari
menyelesaikan pendidikan doktor di Uni 1972), dan Hananto Widodo (lahir di
versitas Indiana, Bloomington, Indiana, Surabaya,3Juni 1974).Kedua orangtua Budi
Amerika Serikat pada tahun 1980. Judul Darma berasal dariRembang.Ayahnya yang
disertasinya Character and Moral Jugment in lahir pada tahun 1900 di Rembang bernama
Jane Austin's Novel.Selama satu tahun(1967) Munandar Darmowidagdo dan bekerja
BudiDarma mengikutiInternational Writing sebagaipegawaikantor pos.Ibunya bemama
Program di Universitas Iowa, Amerika Sri Kunmaryati yanglahir diRembang tahrm
1909. Karena tugas yang diemban ayahnya,
BudiDarmaseringberpindah-pindah tempat
tinggal mengikuti ayahnya, antara lain di
Bandung,Yogyakarta,dan Semarang.

Budi Darma mulai menulis tahun 1969

meskipun sebelumnya sudah pernah

menulis.Selain dalam bahasa Indonesia,dia

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern

juga menulisdalam bahasaInggris.Beberapa Sumbangan Budi Darma kepada
cerita pendeknya yang dituiis dalam bahasa kemajuan kehidupan sastra sangat besar.
Inggrisdimuatdiberbagaimedia massa yang Dalam kerangka keija sama Majelis Sastra
terbit di Indiana, Bloomington, Amerika
Serikat, tetapi dia mengakui sudah tidak Asia Tenggara (Mastera), Budi Darma
mempunyai dokumennya. Tulisan Budi membimbing cerpenis dan esais muda
Darmadimuattersebar dibeberapa majalah, berbakatdariBnmeiDarussalam,Indonesia,
antara lain Budaja (Yogyakarta), Basis
(Yogyakarta), Contact (Yogyakarta), Gama dan Malaysia dalam wadah Program
(Yogyakarta), Gadjah Mada (Yogyakarta), Penulisan Mastera(dahulu Bengkel Sastra
Gema Mahasiswa (Yogyakarta), Indonesia
Qakarta), Roman Qakarta), Tjerita (Jakarta), Mastera): Cerpen,tahim 1998 di Indonesia
Forum (Jakarta),dan Gelora(Surabaya)serta danProgramPenulisan Mastera:Esai,tahun
suratkabar MingguPagi(Yogyakarta),Berita 1999. Budi Darma juga terlibat dalam
Nasional(Yogyakarta),Tanah Air(Semarang),
Kontak(Surabaya),dan Djawa Post(Surabaya). pembimbingan berbagai lokakarya dan
Di samping itu, dia juga pemah mengisi
siaran mengenai sastra dan budaya di RRI penataransastra bagipegawaiPusatBahasa
(Semarang,Yogyakarta,dan Surabaya)dan
TVRI(Surabaya). dan dosen muda dari berbagai perguruan
tinggi di Indonesia yang diselenggarakan
Kesenangan membaca yang dimiliki oleh PusatBahasa,Departemen Pendidikan
Budi Darma diperkirakan ditularkan oleh
ibimya. Orang tua Budi Darma, terutama Nasional.
ibimya,memilikitradisi membaca yangbaik
untuk ukuranzamannya.Jenisbacaan yang Budi Darma dapat dikategorikan
amat dikenal dan dikuasai ibunya adalah sebagai pengarang yang kurang produktif.
cerita wayang dan mitologi Jawa. Dari Menurut pengakuannya, dia memerlukan
kesenangan membaca yang ditularkan waktu khususimtuk menghasilkan sebuah
ibunya inilah Budi Darma akhirnya juga karya sastra, baik cerita pendek, novel,
gemar membaca.Selainitu,ketika berkuliah maupun esai. Kesibukannya sebagai guru
di Universitas Gadjah Mada,Budi Darma besar Ilmu Sastra di Universitas Negeri
tinggaldirumah pamannya,yaituProf.Mr. Surabaya dan pengalamannya menjabat
Notosusanto (ayah Prof. Dr. Nugroho ketua jurusan,dekan,dan rektor membuat
Notosusanto). Diskusi Umiah yang sering Budi Darma sering diundang dalam
dilakukan dengan pamannya itu telah kegiatan ilmiah,seperti seminar,lokakarya,
membuka dan memperluas cakrawala dan penataran olehberbagaipihak.Bahkan,
keilmuan Budi Darma. Dari kesenangan untuk menulis novel Ny. Talis Budi Darma
membacanya itulah muncul keinginan mendapatkan biaya dari pemerintah
menulissebagaiwujud pengendapanproses Amerika dan tinggal dinegaraitu,Agustus
pembacaan yang dilakukannya.
1990-Maret 1991.

Karyanya yang berupa novel dan
sudah diterbitkan adalah(1)Olenka(1983),
(2) Ny. Talis (1997), dan (3) Rafilus (1988).
Kumpulan cerita pendeknya yang sudah
dibukukan adalah Orang-Orang Bloomington
(1950). Selain itu, ada karyanya yang
berbentukesaijugasudah diterbitkan,yaitu

70 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem

(1) Sejumlah Esai Sastra (1984),(2) Solilokui memperoleh penghargaan dari Kompas
(1983), dan (3) Harmonium (1996). Budi dalam beberapa kali penerbitan cerita
Darma menerjemahkan The Legacy karya pendek Kompas terbaik. Cerpennya yang
Intsi V.Himanyunga(1996,Yayasan Obor). berjudul "Derabat" menjadi judul buku
Dia juga menulis karya nonsastra, yaitu kumpulan cerita pendek terbaik Kompas
Sejarah 10November1945,(terbittahim 1987, tahun 1999 dan Budi Darma menyandang
Pemda Jatim), Culture in Surabaya (terbit sebutan penulis cerita pendek yang setia
tahun 1992,IKIP Surabaya),Modern Litera hingga usia senja.
ture of ASEAN (Editor Kepala, 2000), dan
Kumpulan EsaiSastra ASEAN{Asean Commit BurRasuanto yang dikenalsebagai
tee on Culture and Information). Beberapa
karya Budi Darma yang berbentuk cerita cerpenis,lahir di Palembang,Suma
pendek pernah ditransformasi dalam tra Selatan, tanggal 6 April 1937.
bentuk drama, yaitu "Orez"(dipentaskan Istrinyabemama Masnun.Merekadikaruniai
mahasiswa ISI Yogyakarta) dan "Kritikus tiga orang anak,dua perempuan dansatulaki-
Adinan" (dipentaskan mahasiswa STSI laki.Setelah menamatkansekolah menengah
Bandimg). umum bagian B tahun 1957, dia pernah
bekerja sebagai buruh kilang minyak di PT
Novelnya Olenka memperoleh Hadiah Stanvac, Sungai Gerong, tahun 1960. Dia
PertamaSayembara MengarangNaskahRo menulis cerita pendek sejak bekerja di
perusahaan minyak itu. Di tempat itu dia
man Dewan Kesenian Jakarta,1980. Novel menyaksikan berbagai peristiwa dan suasana
itu juga memperoleh penghargaan dari yang penuh dengan rasa iri, dendam,dan
Dewan Kesenian Jakarta sebagai novel persaingan, khususnya yang terjadi di
terbaik 1983. Tahim 1984 dia memperoleh kalangan pegawai yang merasa lebih senior,
penghargaan Sea Write Award dari peme- tetapi bergaji kecil(Kompas, 22 Juni 1980).
Pendidikan terakhir Bur l^suanto adalahS3
rintahThailand ataskaryanya yangberjudul
Orang-Orang Bloomington. Anugerah Seni FilsafatdariUniversitasIndonesiatahun2000.
diperolehnya dari pemerintah Indonesia
pada tahun 1993. Bur Rasuanto mengawali kesastra-
wanaimya sebagai cerpenis dengan mem-
Budi Darma tercatat sebagai anggota publikasikan cerita pendeknya melalui
Modern Language Association (MLA), New majalah Sastratahim 1960.Dibawah asuhan
York,1977-1990.Tahun 1982/1983namanya H.B.Jassin,dia berusaha menjadi cerpenis
yangbaik.Cerita pendeknya diserahkannya
tercatatdalam buku Who's Who in The World. kepada Jassin sebelum dipublikasikan agar
Jassin memberikan kritik dan catatan.Jassin
Menurut Teeuw (1989:200), Budi puntidaksegan-segan mengkritik,memuji,
bahkan merekomendasikantulisarmya agar
Darmaialah pengarang yang menghasUkan dipublikasikan dalam majalah Sastra atau
karya yang bersifat absurd, seperti yang
tampak pada "Kritikus Adinan" {Horison, Mimbar Indonesia.

1974:4,103ff).
Kegiatan BudiDarmasebagaicerpenis

tampaknya masih berlangsxmghingga dasa-
warsa 1990-an. Beberapa cerita pendeknya

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 71

Tiga cerpen Bur Rasuanto, yaitu "Dis Tanah Air(semulaberupa ceritabersambung
charge"(1961), "Ethyl Plant"(1962), dar\ dalam harian SinarHarapan(1969),SangAyah
"Pertunjukan"(1962) memperoleh hadiah (Jakarta; Budajata,1969),Tambang Emas bagi
tahunan majalah Sastra sebagaicerita pendek
terbaik. Kemudian,pada tahun 1963, ketiga Wan Muda,(novel anak-anak, 1976), dan
cerita pendek tersebut dan beberapa cerita Tuyet(Jakarta:Gramedia,1978).
pendek yang lain yang tersebar di beberapa
majalahdihimpun dalam dua kumpulancer Selain sebagai pengarang. Bur Rasu
pen,yaituBumiyangBerpeluh danMerekaakan anto juga berfvmgsi sebagai wartawan pe-
Bangkit. Dalam buku Bumi yang Berpeluh rang diHarian Kami.Tahun1967dia meliput
dimuat delapan cerita pendek, yaitu "Anak Perang Vietnam. Di samplng pernah
Lelaki","Masa Percobaan","Tangki 209", bertugas di Harian Kami, Bur juga pemah
"Bulletin","EthylPlant","MsKarachi","Dis bekerja sebagai redaktur Harian Indonesia
charge",dan"Debu-DebuDUebuh",sementara Raja.Dia menulisberbagaiartikel,antaralain
kumpulan cerpennya Mereka akan Bangkit artikel kebudayaan, politik, dan tinjauan
memuat sembilan cerita pendek,"Aman", umum,terutama yangberkaitan dengan tu-
"Biduk Tambaiigan", "Upahku yang gasnya meliput perang.Tulisan-tulisarmya

Terakhir","Kembali Menanti","Dia Tidak antara lain "Sketsa-Sketsa Eksklusif dari

akan Bercerita","Pertunjtikan","Makam", Laos" dalam Sinar Harapan,18 Juli 1968-14
"Piket",dan"Orang Perantara". Agustus1968,yang mengxmgkapkan penga-
lamannya selama bertugas sebagai
Dengan terbitnya dua buku itu. Bur wartawan perang di Laos. Selain itu,
Rasuanto terkenal sebagai penulis cerita
pendek.Cirikhascerita pendeknya berlatar "Masalah Mediator dalam Konflik Vietnam"
kehidupan kaum buruh industri permi-
nyakan. H. B. Jassin menyatakan bahwa dalam Kompas,2Desember 1967,"Vietnam
cerita pendek yang berlatar lingkungan di Selatan Sungai Ben Hai" dalam Harian
perkilangan minyak merupakan daerah Kami, 12 Desember 1967, dan "Dengan
baru bagi pengarang Indonesia dan Bur
Rasuantolah pertama kali yang mengxmg- Pasukan Korea Selatan di Vietnam" dalam
kapkan persoalan itu dalam saStra dengan
pengetahuan dan pengalaman yang Sinar Harapan,5Juli 1968.
diperolehnya selama beberapa tahun
bekerja di Stanvac. Tahun 1966Bur Rasuantoikutdemon-

Sebagaipengarang.Bur mengaku tidak strasi mahasiswa yang memmtut keadilan
cukup produktif, khususnya dalam hal dan kebenaran. Bahkan, beberapa tahun
mengarang novel.MenurutBur{Kompas,22 sebelumnya dia ikut menandatangani
Juni 1980), mengarang cerpen terasa lebih Manifes Kebudayaan dan sangat aktif
ringan dan mudah daripada menciptakan
novel. Walaupun demikian, ada empat memperjuangkannya. Sebagai akibatnya,
novel yang telah ditulisnya, yaitu Manusia
dua kumpulan cerita pendeknya dilarang
terbit. Selain itu, hadiah sastra Yayasan
Yamin yang akan dianugerahkan ke-
padanyajuga gagaldiperolehnya.Lembaga
Kebudayaan Rakyat(Lekra)yangbernaung
di bawah PKI yang mengetahui Bur
Rasuanto sebagai penandatangan pertama
ManifesKebudayaan mengeroyoknyalewat

72 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern

media massa yang mereka kuasai dan Burung-Burung Manyarinitelah mengalami
berhasil menghasut pengurus Yayasan enam kali penerbitan.Semuanya diterbitkan
Yamin untuk membatalkan pemberian oleh penerbit yang sama,yaitu Djambatan.

hadiah itu. Novel ini tergolong sangat panjang
ceritanya. Tebalnya 261 halaman dengan
Dariperistiwa demonstrasi mahasiswa
yang menentang pemerintahan Orde Lama ukuran 14 x 21 cm. Pada halaman muka
itu lahirlah puisi-puisi Bur Rasuanto yang
terhimpun dalam Mereka telah Bangkit diberi keterangan bahwa buku ini adalah
(Februari 1966), yang diterbitkan oleh sebuah roman. Menurut pengakuan
SanggarIbukota.Karya tersebutmerupakan pengarangnya,bukuiniselesai ditulis pada
puisi-puisi perlawananterhadaprezim yang
berkuasa pada saatitu. waktu dia berusia 50 tahun.

Sampaitahim 1970nama BurRasuanto Penataannya disusun menjadi tiga
masih muncul di Horison dengan cerpen- bagian yang didasarkan pada tahun
cerpennya. Dia pun aktif di Indonesia Raja, terjadinya peristiwa yang dialami tokoh
Ekspres,danikutmendirikan majalah Tempo. utama pria,Setodewa. Bagian 1,1934-1944,
Tahun 1990 Bur Rasuanto terpilih sebagai terdiri atas4subbagian,Bagian n,1945-1950,
Ketua Dewan KesenianJakarta.Hingga kini terdiri atas9subbagian,dan Bagian III,1968-
dia masih menulisdibeberapa media massa. 1978,terdiri atas9subbagian. Buku ini ada
juga yang menyebutsebagairomansejarah,
Jakob Sumardjo dalam PengantarNovel mungkin karena di dalamnya berisi
Indonesia(1983:253)menyatakanbahwa Bur peristiwa yang bernilai sejarah atau yang
Rasuantobukanlahorangbaru dalam sastra erat kaitannya dengan peristiwa sejarah.
Indonesia, dia tokoh sastra yang sudah Misalnya,latar waktu yang menggunakan
mapan dalam sejarah sastraIndonesia mod tahim yang ada kaitannya dengan sejarah,
seperti pada saat penjajahan Belanda,
ern. Bur muncul dalam sastra Indonesia Jepang, dan Sekutu, Demikian pula latar
tempatyang mengacupadalatar nyata yang
sebagai pengarang dalam majalah Sastra sangat berperan dalam masa penjajahan,
awal tahun 1960-an. Novelnya yang
berjudul Tuyet ditulis berdasarkan laporan seperti Batavia,Yogyakarta,Hin^a Belanda,
jurnalistiknya sewaktu bertugas sebagai
wartawan perang di Vietnam(1967). Den Haag, dan Akademi Breda Holland.
Bahkan,namatokoh yangdimimculkan pun
Burung-BunmgManyaradalahnovel merupakantokohsejarah yangsangatnyata,
karya Y. B. Mangunwijaya yang sepertiSukarno,Hatta,Haji AgusSalim,dan
diterbitkan pertama kali oleh Syahrir walaupun yang banyak disebut
PenerbitDjambatan,Jakarta,Agustustahun hanya Syahrir. Jadi, isi novel ini dikaitkan
dengan peristiwa sejarah yang konkretdan
1981.Cetakan kedua Desember tahim 1981, faktual, yakni perjuangan senjata dan
diplomasiantara bangsa Belanda danIndo
cetakan ketiga Jtmi 1983,cetakan keempat nesia pada zaman Perang Kemerdekaan.

Maret 1986, cetakan kelima Oktober 1985, Burung-Burung Manyar karya Y. B.
Mangunwijaya ini dapat dimasukkan ke
dan cetakan keenam Agustus 1993. Jadi,

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 73

dalam kategori novel percintaan karena di Marianne Katoppo dalam surat kabar
dalamnya mengisahkan cinta antara tokoh Sinar Harapan mengemukakan tanggapan-
Setodewa dan Atik. Akan tetapi, hal itu nya bahwabanyak hal yang menarik dalam
sebenarnya bukan merupakan hal yang buku ini. Bukan saja gaya bercerita
Mangtmwijaya yang khas,bahasanya yang
utama. hidup juga mampu membawa pembaca ke
alam pikiran sang tokoh. Demikian juga,
Burung-Burung Manyar mengixngkap- lembaran sejarah yang dibuka kembali
kan pengetahuan dan pengalaman manusia dengan titik pandang yang kini jarang
yangluassekalitentangperilaku dan pikiran
manusia sebagaimana dikemukakan be- ditemukan dalam sastra Indonesia.
berapa pengamatsastra.H.B.Jassin dalam
tulisannya yang disimpan di Pusat Rasyid Sartuni dalam penelitiannya
yang berjudul "Penonjolan Unsur Peno-
Dokumentasi Sastra H. B. Jassin, belum kohan dalam Roman Burung-Burung Manyar"
diterbitkan, berpendapat bahwa novel ini menyatakan bahwa dalam novel ini terlihat
bernada humor, kadang-kadang tajam kecenderimgan adanya penonjolan unsur
mengiris. Dia menganalisis dan mengejek penokohan. Unsur itu memperlihatkan
diri tak tanggung-tanggung. Hal itu penonjolan yang jelas tentang pencarian
merupakan suatu kedewasaan jiwa. Setodewa,tokoh protagonis,terhadapibunya
dan kekasihnya, sekaligus melakukan
Bahasanya segar dan gurih, ngelotok, dan pencarian "jatidirinya".
kontemporer. Isinya penuh pengalaman
dahsyat, keras, dan kasar, tetapi juga Penanggap lain, Th. Sri Rahayu
romantik, penuh kelembutan dan ke-
mesraan. Jakob Sumardjo berpendapat Prihatmi, dari Universitas Diponegoro,
bahwa nilaibukuiniterutamaterletak pada menyatakan bahwa dipandang dari sudut
keberanian pengarang imtuk mengisahkan pengisahannya, novel ini menarik. Cara
konflikjiwaseorangantirepublik pada masa menghadirkan tokoh diperhitungkan
revolusi.Disampingitu,ditampilkan penga dengan cermat.
rang tentang kehidupan tentara KNIL dan
digunakannya gaya humor dan kadang- Tanggapan yang positif itu wajar
kadang terselip ejekan yang penuh kejutan. karena dari penggimaan simbol saja,novel
ini menarik. Mulai judul sampai
Subagio Sastrowardoyo, dalam tu- subjudulnya menggunakan istilah yang
lisarmya berjudul "Pulanglah Dia si Dewa berupa simboldan yang merangsang selera
Putih" yang dimuat dalam bukunya Pe imtuk mengetahui apa yang ada di balik
ngarang Modern sebagai Manusia Perbatasan simbol-simbol itu, Sebagai contoh, nama
(Balai Pustaka, 1989) berpendapat bahwa subjudul pertama adalah "Anak Kolong".
karya sastrabesarselalu mengimbauangan- Kata "Anak Kolong" adalah julukan bagi
angan kita untuk bergerak dengan leluasa anak-anak serdadu yang tinggal di tangsi-
didalam ruangjagatnyaimtuk menemukan tangsiserdadu Belanda.AnakKolongdalam
maknabagikehidupan kita sendiri.Burung- novel ini digunakan sebagai julukan yang
dipakai tokoh protagonis,Setodewa, yang
Burung Manyar tel^sanggup memberikan memangtinggalditangsiBelanda Gamisun

makna itu. Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem

74

Divisi II Magelang. Dari julukan "anak rangnya ke tingkat penghargaan sebagai
kolong" itu tersirat gambaran tokoh yang pemenang Hadiah Sastra Asean{SEA Write
anak serdadu Belanda dan juga gambaran Award). Para penilai telah mendasarkan
latar sejarah zaman Belanda. Sebutan Iain pemberian penghargaan itu pada novel
yang digunakan dalam novelini,antaraIain
"anakemas","buah gugur","kimcup mekar", tersebut.
"anak harimau mengamuk","merpatilepas",
"singa mengerti","banteng-bantengmuncul", Citrapadamulanyaadalahsalahsatu
"macan tutui meraung","cenderawasih
dipanah","bnrung kul mendamba","firdaus puisi karya Usmar Ismail yang di-
kobra", "nisan perhitungan","gunung ciptakan di Malang pada tanggal20
September 1943. Kemudian,Usmar Ismail
rawan","aulahhil^ah","istana peijuangan", memintaseorang komponis,C.Simanjutak,
untuk mengaransemen puisinyaitu menjadi
dan"sarangmanyarbaru".Sebutanitu pada sebuah lagu. Akhir tahun 1943, di Bangil,
sebagianbesar mengandungsimboldan di Jawa Timur, Usmar Ismail mengangkat
gunakan untuk menamai subjudul dalam "Citra" sebagai suatu pejrtunjukan sandi-
novelitu.Jadi,bagian-bagianitutidak diberi wara yang tokoh utamanya seorang gadis
judul dengan kata-kata yang bermakna
harfiah,tetapidiberijudul yangberupalam- bernama Citra. Pada awal tahun 1950-an,
bang.Padalambangitutersiratmakna yang
dalam tentang isi cerita. Selain itu, tersirat drama"Citra"itudifihnkan dan merupakan
pula latar sejarah yang membangkitkan film pertama ciptaan Usmar Ismail. Sejak
ingatan pembaca. tahun 1970-an, sampai sekarang,"Citra"
merupakan lambang supermasi film Indo
NovelBurung-BurungManyartelah di- nesia dengan piala citranya. Jadi, "Citra
terjemahkan ke dalam beberapa bahasa.
Novel tersebut jelas mempunyai kedu- adalah judul puisi, judul lagu, judul
dukan yang penting dalam perkembangan
sastra Indonesia karena pengarangnya sandiwara,namatokoh utama drama,judul
telah menunjukkan kelebihan dalam hal film,danakhimya nama piala perfilmanIn
keberanian dan ketajamannya menam- donesia sebagai lambang supermasi dunia
pilkan setiap unsur dalam novelitu.Tahun perfilman Indonesia.

1987 novel itu terbit dalam edisi bahasa "Citra"dimuatdalam bukukumpulan
puisiPoentoeng Berasap karya Usmar Ismail
Jepang dengan judul Arasi no Naka no (Balai Pustaka, 1950). Puisi itu kemudian
Manyar dan tahun 1987 juga terbit dalam dikutip oleh MbijoSaleh(1967:74-75)dalam
bahasa Belanda denganjudul Het Boek van bukunya Sandiwara dalam Pendidikan
de Wevervogel.Kemudian,pada tahim 1989 (Gunung Agung). Sebagai karya drama,
"Citra" pertama kali dipentaskan pada
diterjemahkan dan diterbitkan dalam bulan Desember 1943 oleh kelompok
bahasa Inggris dengan judul The Weaver- sandiwara Maya pimpinan Usmar Ismail
sendiri di Bangil, Jawa Timur. Drama ter
birds. sebut kemudian digabiingkan dengan dua
drama lainnya,"Api" dan "Liburan Se-
Tahun 1983 novel Burung-Burung
Manyar telah mengangkat derajat penga

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 75

niman", dan diterbitkan dalam buku diciptakannya itu diberi judul "Citra".
Setelah selesai, lagu itu diberikan kepada
berjudul Sedih dan Gembira (Balai Pustaka, Sutopo sebagai tanda kenang-kenangan
darinya.Sutopo sangatsenang memainkan
1948). lagu"Citra"itu dipianonya.Seiring dengan
kesenangan Sutopo memainkan lagu
Drama "Gitra" terdiri atas tiga babak "Citra"itu,cinta Sutopopada Citra tumbuh,
yang berlatar cerita disebuah pabrik tenun tetapitetap dipendam dalam hatinya.Tentu
"Jawa Timur".Ketika Jepang mengalahkan saja Citra tidak paham akan hal itu.
Belanda di Jawa pada bulan Maret 1942,
pabrik tenun "Jawa Timur" itu ditutup Pada suatu hari datanglah Harsono,
karena ditinggalkan oleh orang-orang adik tiri Sutopo, yang baru datang dari
Belanda. Sesudah lima bulan Jepang Jakarta.Sekolah Hakim Tinggitempatbelajar
berkuasa di Jawa,pabrik tenxm itu dibuka Harsono ditutup. Dia pulang ke Bangil dan
kembali dan dipimpin oleh Sutopo.Pabrik hidupnyasepertitanpa pegangan.Setiap hari
itu merupakan warisan dari Suriowinoto, pekerjaarmyabertualang.Secara diam-diam,
ayah kandung Harsono atau ayah tiri Harsono menjalin cinta dengan Citra.Gadis
Sutopo. Sepeninggal Suriowinoto, pabrik manis itu dinodainya sehingga hamil.
tenun itu beralih menjadi milik Ny. Sebelum sempat mengawini Citra,Harsono
Suriowinoto.Dalam memimpin perusahaan kabur bersama seorang janda kaya ke
ituSutopo,dibantuolehCitra,seorang gadis Surabaya. Ketika mengetahui perilaku adik
remaja yang cantik parasnya. tirinya itu, Sutopo marah. Dikejarnya
Harsono yang pergibersamajanda kaya itu.
Citra adalah anak pungut keluarga Namun, Sutopo ketinggalan kereta api.
Suriowinoto yang dipelihara sejak kecil. Untuk menjaga kehormatan keluarganya,
Sutopo terpaksa mengawini Citra. Perka-
Asal-usul anak itu tidak diketahui. Pak winan mereka hanya bersifatlahiriah.

Gondo,seorang mandor pabriktenun"Jawa Citra melahirkan Rilwan,anak Harsono.
Timur", menemukan anak itu di depan
rumahnya. Setelah agak besar, Citra UmurRilwantidak panjang,hanyabeberapa
dijadikan anak angkat oleh keluarga bulan. Sutopo ikut bersedih ketika melihat
Citra yang selalu dirundung kemurungan.
Suriowinoto.
Setelah setahun,ada kabar bahwa istri
Pada suatu hari pabrik tenun itu ke-
datangan seorang komponis muda,Komel Harsono meninggal. Sepeninggal istrinya
namanya. Dia datang ke pabrik karena itu, Harsono menjadi seorang kaya yang
diutus oleh pemerintah untuk menggem- dermawan. Sutopo bermaksud mencari
birakan para pekerja pabrik. Salah satu Harsono ke Surabaya dan memaksanya
keahliannya adalah mengarang lagu dan datang supaya mengambil Citra. Namun,
menyanyikannya di hadapan para pekerja ketika Citra mendengar maksud Sutopoitu,
pabrik. Suatu ketika dia berjalan-jalan di dia bingung dan mencoba bunuh diri
kebvm kapas.Diabertemu dengan Citra dan dengan terjun ke sungai. Tak lama kemu-
bercakap-cakap sebentar. dian,Harsono datang.Harsonosudahjatuh

Pertemuan Kornel dengan Citra di Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
kebun kapas menggerakkan hati Kornel
imtuk menciptak^sebuahlagu.Lagu yang

76

miskin karena semua harta bendanya Citra mampu memanearkan sinar kasih
diberikan kepadafakir miskin.Dia hendak yang lembut dan penuh kemesraan. Mbijo
mengambilanaknya yang dikandimg Citra Saleh dalam bukunya Sandiwara dalam
dahulu. Namun, Harsono tidak menge- Pendidikan (1967) menyatakan bahwa
tahui bahwa Citra sudah dinikahi Sutopo "Citra" merupakan sandiwara yang melu-
demi menjaga kehormatan Citra dan kiskan pasang surut romantik revolusi In
keluarganya. donesia. Drama ini besar manfaatnya bagi
pendidikan, terutama sebagai bahan
Sutopo bersedia menyerahkan Citra indoktrinasi mental para tunas muda bangsa
kepada Harsonojika Citra tidak keberatan.
Citra dan Harsono dipertemukan untuk Indonesia.
memecahkan persoalan mereka berdua.
Citra menolak pergi bersama Harsono Cumbuan Sabana adalah novel kar
karena cintanya terlanjur diberikan kepada
Sutopo walaupun tidak sepenuh hati. ya Gerson Poyk yang diterbitkan
Setelah pertemuan itu, Harsono menjadi pertama kali oleh Penerbit Nusa
insafdanbeijanjiakanberbuatdijalan yang
benar. Dia kemudian memilih pergi Indah,Ende-FIores tahxm 1979.
menjadi barisan jibaku untuk membela
tanah air setelah menyerahkan Citra Novel Cumbuan Sabana ini berkisah
kepada Sutopo.
tentang percintaan antaraseorang pemuda
Cukup banyak para kritikus dan Timor bemama Niko Benfinit dan seorang
peneliti sastra yang membicarakan drama gadis, anak raja, yang bernama Irma
"Citra" karya Usmar Ismail. Teeuw Sonbait. Niko seorang sarjana pertanian
(1978:157) menyatakan bahwa isi "Citra" lulusan Amerika dan Irma seorang bidan.
merupakan sintesis dari cita-cita dan Mereka saling mencintai,tetapiIrma tidak
tanggung jawab pribadi dan kebangsaan diizinkan menikah dengan rakyat biasa
sehingga dia sampai kepada simpulan oleh ayahnya karenaIrma telah dijodohkan
bahwa "Citra"ialah Indonesia.H.B.Jassin dengan anak keturunan bangsawan.Akan
menyatakan bahwa"Citra" tergolong hasil tetapi,Irma tidak mau.Perbedaan martabat
kesusastraan karena di dalamnya masih rakyat dan bahgsawan, terutama raja,
kelihatan corak dan tokoh jiwa pengarang- masih kuat sehingga rakyat hanya pantas
nya pada masa romantik dan juga pemuda mengunyah ampas sirih yang telah
yang penuhidealismedalam masasturm and dikimyah raja.
drang meskipun bertendensi propaganda
(1981:172-176). Boen S. Oemarjati dalam Irma dan Niko memutuskan untuk
bukimya BentukLakon dalam SastraIndonesia
(Gimimg Agimg,1971)menyatakan bahwa melarikan diri ke daerah Rote, tempat
"Citra" adalah lambang kesueian dan Paman Feonale.Perjalanan Irma dan Niko
ke Rote ditempuh pada waktu malam hari
kemesraan klasik Indonesia. Dari milieu dengan mengendarai kuda serta berbekal
lima batangan emas milik ayah Irma yang
jelata yang tak bernama dan tak berasal. telah dicurinya. Untuk menghindari
pembalasanayaJiIrma,Niko mengungsikan
ayah,ibu,dan adiknya keluar daerah.

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 77

Dalam peijalanan Niko danIrmaselalu masyarakat yangsudah berpikiran modem
dibayangirasa ketakutan akan dikejar oleh tidak mautunduk pada kemauan raja yang
ayah Irma. Akhirnya, mereka sampai ke masih berpikiran tradisional. Flal itu
tempat Paman Feonale.Di tempat itu Irma merupakan suatu isyarat dari kaum muda
yang berkehendak tidak lagi merendahkan
dan Niko dinikahkan secara adat oleh derajat masyarakat kelas bawah.Mimculnya
novel yang berisi pertentangan adat atau
Paman Feonale. Paman Feonale berupaya kebudayaan ini mendapat perhatian yang
menyelesaikan permasalahan dengan cara baik dari para pembaca.
mengirimkanseratusorang yangbersenjata
lengkap dengan membawa lima batangan Dalam perkembangan kesusasteraan
emas yang dicuri Irma. Batangan emas itu Indonesia modem,novel itu memperoleh
akandikembalikankepada ayahIrma.Akan tanggapan yang baik. Hal itu terlihat dari
tetapi,utusan perdamaianitu tidak berhasil. adanya perhatian para peminat sastra dan
Kepala utusanPaman Feonaletewas dalam sorotan berbagai kritikus, seperti Jakob
perang melawan kakak Irma. Kakak Irma Sumardjo dalam bukimya Lintasan SastraIn
jugatewasyang menyebabkanraja ters^rang donesia Modern I, Bandung: Citra Aditya
penyakitjantungsehingga meninggaldunia. Bakti, 1922. Jakob mengemukakan bahwa
novel Cumbuan Sabana karya Gerson Poyk
Tema novel Cumbuan Sabana ini adalah ini memperlihatkan kekayaan pengalaman-
nya dalam pengembaraaimya di beberapa
pertentangan adat dengan alam modern wilayah Indonesia ataupun di dunia
(hubungan manusia dengan manusia). internasional serta pengalamannya yang
Pengarang menampilkan permasalahan per- luas dari berbagai kalangan sosial. Namun,
bedaan kelas dan adat yang masih berlaku perhatiannya banyakdicurahkan pada para
di lingkimgan kerajaan. Hal itu tercermin seniman dan rakyat kecil.
dari hubungan antara Niko dan Irma.Dari
Menurut Pamusuk Eneste dalam
peristiwa itu terlihat adanya interaksi
antartokoh dalam menentang adat yang bukunya Proses Kreatif II: Mengapa dan
dianggap sudah tidak cocok dengan Bagaimana Saya Mengarang (1984), novel
perkembangan zaman. Niko Benfinit,
pemudaketunmanrakyatbiasa yangsudah Cumbuan Sabana bertolak dari momen kunci
berwawasan internasional, ditentang oleh
ayahIrma,yangtidak mengizinkananaknya ketika jongkok pagi di kakus asrama SGB
menikah dengan orang yang tidak sedarah yang terbuka dan dari sebuah adegan
atau tidak sederajat karena akan meren- pertemuan Raja Timor dengan rakyatnya.
dahkan martabat orang tua. Akan tetapi, Menurut Putu Arya Tirtawirya dalam
Niko ingin mengubah kebiasaan raja yang bukimya KritikSastra:Sebuah Antologi(1984),
selalu merendahkan martabat rakyat biasa humor yang terungkap dalam novel
dengan cara memberikan ampas sirih Cumbuan Sabana merupakan pencerminan
kepada rakyat. sikap hidup sehari-hari Gerson Poyk,
sebagai seorang pribadi yang juga penuh
Makna dalam novelCMmbwflM Sfl&flnflini humor, yang terselip di sana-sini dalam
Cumbuan Sabana. Akan tetapi, bukankah
adalah perteritanganduaadat/kebudayaan
yangberlaku diTimor,yaitusuatugolongan

78 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem

humor yang vulgar,melainkan humor yang tayuban,wayangan,atau genjringan untuk
nyelekit, samar, dan mengandung kritik berkumpul di antara sanak keluarga.

sosial. Damarwulan dikisahkan dalam Waxva-

Korrie Layim Rampan dalam Kesusas- can Damarwulan yang diterbitkan ulang di
teraan Tanpa Kehadiran Sastra(1984)menya- Jakarta tahim 1979 oleh'Departemen Pendi-
dikan dan Kebudayaan. Karya tersebut
takan bahwa roman dari daratan tandus ditulis oleh Mas Sastradireja dalam bentuk
puisi dengan berbagai variasi tembang
Pulau Timor ini berisi kisah pelarian Niko (Sinom,Asmaradana,Pangkur,Durma,Mijil,
danIrma.Mereka dengankuda menempuh Dangdanggula,Megatruh,dan Kinanti).Ada
sabana pedalaman Pulau Timor menuju beberapa sumber cerita damarwulan, yaitu
kota Kupang.Kisah yang penuhketegangan
inilah yang dinukilkan pengarang dalam (1) Wawacan Damarwulan ditulis oleh Mas
novelnya.Kisah itu menyiratkan latar alam
sabana Timor yang dilukiskan dengan Sastradireja yang diterbitkan oleh
cermat oleh Gerson Poyk yang memang Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
tidak asing lagi bagi dirinya dalam dialog-
dialog segar dan ditopang kearifan yang tahun 1979,(2)SeratDamarwulan ditulis oleh
memancar dari perenungan-perenungan
yangfilosofis.Tampakpengarang menguras R.RanggaPrawiradrredja,dan(3)Langendriya
semua kemampuan dirinya menerapkan Damarwulan JumenengNata.
aneka efek penulisan sastra.
Dalam Waxvacan Damarwulan diceritakan
Supriyanto Efz dalam Pikiran Rakyat,
Nomor276,Tahun ke-26,Minggu,5Januari bahwa Damarwulan adalah putra sulung
1992 mengemukakan bahwa novel Cumbuan Mahapatih Kudalapian,sedangkan Raden
Sabana karya Gerson Poyk ini lahir dan Kudararangin, Raden Kudataliharsa, dan
bertolak dari pengalaman yang membekas Raden Antakawulan adalah adik-adiknya.
pada diri pengarangsebagai momen kimci, Ketika anaknya masih kedl,ibu Damarwulan
yaitu ketika Gerson Poyk tinggal di asrama meninggal. Namun,Mahapatih tidak mau
SGB dan dari sebuah adegan pertemuan kawinlagikarenaterlanjurbersumpahkepada
Raja Timor dengan rakyatnya. istrinya untuk tidak akan menikah lagi. Oleh
karenaitu,dia menanggalkanpangkatnyadan
Damarwulan adalah tokoh yang di-
kenaldalamtradisisastraJawa yang meninggalkan negara imtuk bertapa ^ atas
berlatar sejarahZaman Majapahit.
Cerita tentang Damarwulan sering dipentas- gunung. Ketika sudah dewasa,Damarwulan
kan grup kesenian tradisional,baik sebagai disuruh ayahnya mengabdi ke Majapahit
drama dan wayang orang,maupunsebagai
denganmorgab^lebihdahulukepadapaman-
seni tari. Pementasan cerita ini biasa
nya, Logender, yang menjabat patih. Mula-
diadakan pada waktu perkawihan, khi- mula Patih Logender menjadikan Damar
tanan,atau kelahiran dengan mengadakan wulan,sebagai penjaga istalnya (kandang
kuda), kemudian sebagai pencari rumput
imtuk kuda. Karena Anjasmara, putri Patih
Logender,menyukai dan sering datang men-
jenguk Damarwulan,akhimya Damarwulan
dan kedua punakawannya dipenjarakan oleh
LayangSeta danLayangKumitir.

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 79

Pada masa itu yang memerintah di tetapi kemudian dihidupkannya kembali.
MajapahitadalahputriPrabuBrawijaya yang Damarwulan akhimya menikah dengan Ratu
bernama Kencanawungu. Ratu Kencana- Kencanawxmgu dan diangkat menjadi Raja
wungu dilamar oleh Bupati Blambangan Majapahit.
yang bemama Minakjingga. Ratu menolak
lamaran itu sehingga Minakjingga marah, Serat Damarwulan yang ditulis oleh
lalu memberontak.Dia menyerangbeberapa R.Rangga Prawiradirja dicetak tahun 1981
kabupaten dan mengalahkannya dengan oleh Departemen Pendidikan dan
tujuan Ratu menyerah dan mau menikah Kebudayaan. Isi ceritanya hampir sama
dengannya. Dengan cara bersemedi, Ratu dengan Wawacan Damarwulan,tetapi hanya
menerima petunjuk bahwa yang dapat sampai pada perkawinan dua anak
mengalahkan Minakjinggo adalah Damar- Ranggalawe yangbemamaRadenBimtaran
wulan. Ratu menyuruh Patih Logender dan Raden Watangan.
mencari orang yang bemama Damarwulan
sehingga Damarwulan dikeluarkan dari Langendriya Damarwulan Jumeneng
penjara. Ratu menyuruh Damarwulan
membunuh Minakjinggo dan membawa Nfltfl ditulis oleh Sumarsana,diterbitkan di
kepalanya ke Majapahit.Tanpa diikuti bala
tentara,Damarwulan dan kedua panakawan- Jakarta oleh Departemen Pendidikan dan
nya pergi ke Blambangan.Dengan bantuan Kebudayaan tahun 1982^ Isi ceritanya,
Nyi Dewi Waita, putri Minakkoncar dari apabila dibandingkan dengan Wawacan
Tuban, dan Dewi Puyengan, putri Damarwulan,mempakanlanjutan dariSerat
Tumenggvmg Waleri dari Waleri, Damar
wulan dapat mengalahkan Minakjinggo. Damarwulan.
Kepala Menakjinggo dirampas oleh Layang
Seta dan Layang Kumitir,lalu diserahkan Nama Dama:rwulan dipakai dalam
kepada Ratu Majapahit. Dikatakannya
sastra Indonesia modem oleh Sanusi Pane,
bahwa Damarwulan sudah mati dan
dalam drama yangberjudulSandyakala Ning
mayatnya dimakan anjing.Anjasmara,yang Madjapahit yang diterbitkan oleh Balai
mendengar laporan kedua kakaknya,pergi Pustaka,Jakarta,tahim 1937.Dalam drama
menyusul Damarwulan. Di tengah jalan Sanusi Pane ini Damarwulan ditampilkan
Anjasmara bertemu dengan Damarwulan sebagai figur pembela dan penyelamat
dan menceritakan laporan kakaknya. Majapahit.Pembimuhan atas Damarwulan
Damarwulan tiba di Majapahit dengan membawa keruntuhan Kerajaan Majapahit.
membawa rampasan dan buktibahwa dialah
yang membunuh Minakjinggo. Ratu Dalam sajak "Asmaradana" karya
menyuruh mereka bertanding untuk
membuktikansiapapembunuh Minalqinggo Goenawan Mohamad tokoh Damarwulan
yang sebenamya. Layang Seta dan Layang
Kumitir dapat dibunuh oleh Damarwulan, ditampilkan sebagai subjek lirik yang
bercakap dengan Anjasmara, kekasihnya.
Meskiptm namaDamarwulantidak disebut
dalam puisiitu,pengetahuan tentang nama
itu penting imtuk memahami lebih jauh
puisi tersebut. Berikut kutipan puisi

"Asmaradana".

80 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem

ASMARADANA DalamsuratkabarSuara Karya,25April
1987 dinyatakan bahwa novel Dan Perang
la dengar kepak sayap kelelawar dan pun Usai telah diterjemahkan ke dalam
guyur sisa hujan dari dann, karena angin bahasa Inggris denganjudul And the War is
pada kemnning.la dengar resah kuda serta Over. Novel itu diperkenalkan tanggal 28
langkah pedati ketika langitbersih kembali
menampakkan bimasakti,yangjauh.Tapi di April 1987 di Konsulat Jenderal RI di New
antara mereka berdua, tidak ada yang York dan Gedung KBRI Washington DC
tanggal29 April 1987.
berkata-kata.
SapardiDjoko Damono dalam"Sebuah
Lalu ia ucapkan perpisahan itu, Mosaik Naratif" {Tempo, 26 Januari 1980,
kematian itu. Ia melihat peta, nisbi, Tahun IX, halaman 290) mengemukakan
ringkasan cerita novel tersebut lengkap
perjalanandansebuah peperangan yangtak dengan struktur ceritanya secara ringkas.
Artikel itu diharapkan menarik minat para
semuanya disebutkan. pembaca agar berkenan membaca novelitu
Lalu ia tabu perempuan itu tak akan
secara utuh.
menangis.Sebab bilaesok pagipadarumput
halaman ada tapak yang menjauh ke utara, "Sepeninggal Perang yang Sunyi"
ia tak akan mencatat yang telah lewat dan
yang akan tiba,karena ia tak beranilagi. tulisanS.I.Poeradisastra,dalam Kompas,No.
219,Tahun XV,Minggu,10 Februari 1980,
Anjasmara,adikku,tinggallah,seperti
dulu.Bulan pun lamban dalam angin,abai halaman 8 menyatakan bahwa Ismail
Marahimin mengelompokkan seluruh isi
dalamwaktu. cerita ke dalam beberapa bab, yakni (a)
TawananTeladan;(b)Jepang yangLain dari
Lewat remang dan kunang-kunang, yang Lain,(c) Dosa dan Malu sebagai
kaulupakan wajahku,kulupakan wajahmu. Sumber;(d)Takut,dan beberapa catatan lain
seperti catatan tentang kesalahan istilah
Goenawan Mohamad,1971 berbahasaJepang yangdipergunakandalam
novel itu. Poeradisastra menyatakan pula
Dan Perang Pun Usai adalah novel bahwa keberatan yang dapat timbul pada
karya Ismail Marahimin yang di- pembaca adalah penggunaan berulang-
terbitkan tahim 1979. Novel terse- ulang block mailsebagaimotifbagitindakan
but ditulis dalam rangka mengikuti Satiyah yang menyerahkepada Misran dan
Sayembara Mengarang Roman Dewan Ke- Lena yang menyerah kepada Kliwon.
senian Jakarta pada tahun 1977 dan mem-
perolehhadiah kedua.Selain itu,tahuh 1987 Kdrrie Layim Rampan dalam "Novel
novelDanPerangpun UsaimendapatHadiah Perang dan Romusha" {Suara Karya, No.
Pegasus yang disponsori oleh Mobil
Corporation,New York. 2714,TahunIX,Senin3Maret1980,halaman

Novel Dan Perang pun Usai mengisah- 6) mencoba menyimpulkan seringkas
kan percintaan seorang wanita Indonesia mimgkin kisah cerita tersebut,yaknitentang
danseorang opsirJepang.Kisahiniberlatar pelarian sekawanan orang tawanan Jepang
daerah terpencil di Sumatra pada masa
pendudukan Jepang. di daerahPekanbaru.Pelarianitu dilakukan

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 81

diujungsaattentaraJepangakan menyerah mengungkapkanbahwa novelitu menyirat-
danbeberapa orang Belanda dapatlolosdari kan perilaku seks tiap-tiap tokohnya, dari
berondongan senjata Letnan Ose. Yang tokoh berbangsa Belanda, Indonesia, dan
lainnya tewas,termasuk Kliwon dan Lena Jepang. Pada akhir cerita itu tokoh utama,
kekasihnya. Cerita yang singkat itu Letnan Ose dan Satiyah yang menjunjimg
disuguhkan dalam sorot baliknya yang tinggi norma dan kesucian sebuah per-
selalu berulang sehingga novel ini jadi cintaan berhasil mereguk manisnya suatu
perkawinan.Sebaliknya,tokoh Kliwon dan
panjang sampai 244 halaman. Dari kisah Lena yang melakukankebebasanseksdalam
percintaan mati tertembak. Lain halnya
beralur sorot balik itu pembaca dapat dengan tokoh Wimpi,seorang berbangsa
mengetahui perilaku para tokoh dalam Belanda yang telah melakukan kebebasan
seks tanpa mengenal dosa, dia bebas dan
cerita itu.
berhasil lolos ketika melarikan diri dari
"Novel Indonesia akan Diedarkan di
cengkeraman tentara Jepang.
Amerika" tulisan Ismail Marahimin dalam
Dardanella adalah nama kelompok
Smra Karya,No.4869,Th. ke-17,Sabtu,25
April1987,halaman11,menceritakan proses sandiwara yang didirikan oleh
penulisan novelDanPerangpun Usflihingga seorangpendatangberdarah Rusia,
penyebarannya lewat media cetak.Seluruh
biaya publikasi itu disponsori oleh Mobil kelahiran Penang, Willy Klimanoff. Willy
Corporation New York,sedangkan pelak- mula-mula bekerja di komidl stambul
sanaannya dilakukan oleh anak perusa- Constantinopel.Pada saatitulah Willy Kli
haannya, Mobil Oil Indonesia, sebuah manoff mengganti namanya menjadi A.
perusahaan kontraktor Pertamina.
Piedro.
Yakob Sumardjo,dalam Pikiran Rakyat
Bandtmg,No.328,Tahtm XIV,27Februari Karena tidak puas hanya menjadi
1980,halaman 7memaparkan struktur cerita pemain pada rombongan sandiwara:itu,A.
novel tersebut dengan lengkap,antara lain Piedro mulai mengusahakan suatu him-
tentang alurcerita itu.Penulis mengisahkan punan di bawah pimpinannya agar dia
cerita itu dengan teknik aku mahatahu. dapat menyalurkan keinginan dan bakat
Teknik cerita semacam itu memang tepat seiunya.Tanggal 21 Juni 1926 keinginan A.
untuk sebuah cerita tentang pelarian. Piedro itu terwujud dengan berdirinya ke
Dengan menitipkan beberapa alur balik, lompok sandiwara,Dardanella,di Sidoarjo.
cerita menjadimenegang.IsmailMarahinun
menyuguhkanteknik penceritaan alur balik Dardanellalahirditengah-tengah masa
semacam itu bertujuan untuk menjabarkan kejayaan Orion(Miss Riboet's Orion,nama
watak para tokoh cerita itu, yakni dengan rombongan teater profesional).Oleh karena
menyisip-nyisipkan riwayat lengkap para
pelakunya agar pembaca memahamitokoh- itu, motivasi kelahiran Dardanella adalah
tokoh tersebutlebihjelas.
menyaingi kepopuleran,keberhasilan,dan
"Kesamaan Nasib danDoronganSeks"
kesuksesanOrion.Orion populerdansukses
tulisan Damiri Machmud, halaman 6 berkatbintang panggung yangcantik,yaitu

82 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern

Miss Riboet. Untuk menyaingi Orion, angan, menjadikan penonton terbuai oleh
Dardanella mengetengahkan seorang mimpidan kemewahan.Selanjutnya,dalam
bintang yang sedang menanjak namanya babak kedua ditampilkan cerita-cerita
saat itu, yaitu Tan Tjeng Bok.Tan Tjek Bok realistis yang tengah terjadi di masyarakat,
khusus memerankan tokoh pahlawan yang seperti lakon Nyai Dasima dan Si Conat.
pandai memainkan pedang. Dalam per- Bahkan, pada akhirnya, Dardanella sama
kembangan selanjutnya, bintang-bintang sekali meninggalkan tradisi komedi
seperti Dewi Dja dan Astaman bergabiing bangsawan,lakon dimamkan sama sekali
ke Dardanella. Kemudian, menyusul pula tanpa nyanyian.Tidak hanya dalam tradisi
Anjar Asmara dan Nyoo Cheong Seng lakon, dalam tradisi pementasannya pun
bergabimg ke Dardanella sebagai penulis Dardanella mengadakan perombakan.
naskah. Kedua penulis naskah itu berani Dalam satu pementasan berkumpul
menyajikan cerita-cerita yang agak"berat" penonton disatutempatatau gedung untuk
dan "problematik" karena mereka menge- menyaksikan pertimjukan yang digelar di
tahui bahwa penonton rombongan sandi-
wara itu ada yang datang dari golongan atas panggtmg.
terpelajar, di samping penonton dari Boen S. Gemarjati melihat sifat teater
golongan tidak terpelajar. Meskipun
demikian, Dardanella tidak melupakan Dardanella dari dua sudut pandang.
motto yang dipakaidalam pertunjukannya, Pertama, dari lakonnya; kedua, dari cara
yaitu"memberitontonan yang memuaskan penyajiannya diatas panggimg.Jika dilihat
darilakonnya,Dardanella menampilkan(1)
publik". cerita-cerita yang pOpuler masa itu yang
Bahasa yang digxmakan para pemain berasal dari Inggris, antara lain The Three
Musketeers,Zorro,dan Two Lovers,(2)cerita-
Dardanella adalah bahasa Melayu. ceritalama yang terkenal,antara lain Graaf
Demikian pula,apabila sedang mementas- de Monte Cristo,(3) cerita-cerita yang ter-
kan lakon-lakon yang ditulis dalam bahasa golong dalam noveh yangjudulnya meng
asing, yang berasal dari luar negeri, para gunakan bahasa Belanda, antara lain De
pemain menggunakan bahasa Melayu. Roos van Tjikembang,Lily van Tjikampek,dan
Misalnya, lakon-lakon Victor Ido yang De Roos van Serang. Jika dilihat dari cara
ditulis dalam bahasa Belanda,dipentaskan penyajiannya diatas panggung,Dardanella
mementingkan gerak,sedangkan nyanyian
para pemain Dardanella dalam bahasa diperdengarkan seperlunya. Satu lakon
terdiri atas 8 atau 9 babak. Fertunjukan
Melayu. Dardanella dipandang sebagai hiburan
Tradisi sandiwara yang dikembang- yang sopan, yang dipanggungkan di
tempat atau gedung tertentu.
kannya tidakbanyakberbeda dengantradisi
komedibangsawan.Namun,dalam perkem- Masa kejayaan Dardanellaberlangsimg
bangan selanjutnya,Dardanella menampil-
kan lakon yang sudah mengarah kepada sekitar 10 tahun. Pada tahun 1935 Dar
penceritaan lakon-lakon yang realistis.
Misalnya,lakondalam babak pertama masih danella mengadakan perjalanan keliling
bersifat hikayat, bermain dalam angan- Asia.Akan tetapi,perjalanan kelilingdimia

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 83

juga merupakan masa perpecahan dan Munandartahusahabatnyaitusetia kepada
bubarnya rombongan. Pimpinan rom- Pemerintah Indonesia. Munandar pun
bongan sandiwara, A. Piedro bersama menanyakan sebab-sebabnya, kemudian
istrinya, Dewi Dja,dan tiga puluh pemain Kamain mengajak Mimandar menghindar
meneruskan perjalanan, sedangkan Anjar dari orangramaiagarpembicaraan mereka
Asmara dan istrinya kembali ke Jawa,lalu tidak diketahui orang lain.
membentuk rombongan sandiwara Iain
yang diberi nama Bolero. Nyoo Cheong Kamainmengisahkanbahwa malam se-
Seng dan Fifi Young juga mengimdurkan belum APRI memasuki kota, dia didatangi
oleh Junus, tokoh PRRI, agar segera me-
diri dari Dardanella,kemudian mendirikan nyingkir keluar kota.Jika tidak menyingkir,
Kamain diancam akan dibunuh.Kamain pun
rombongansandiwara yangbaru,yaituFifi menyingkir,sedangkan Alida,istrinya,tetap
Yoxmg's Pagoda. di kota Solok karena sedang mengandimg.
Akhimya,Kamain ikut dengan Mimandar
Kehadiran rombongan sandiwara dan menjadijaminan Munandar.
Dardanella yang telah menampilkan
Sepeninggal suaminya, Alida sangat
karakterisasi drama dan teater diIndonesia sedih dan badannya bertambah kurus.
Sekali-kali untuk menghibiu:dirinya,Alida
merupakan tahap permulaan timbul dan
tumbuhnya konsep drama dan teater mod menemui Martini,istri Mimandar. Martini

em dalam sastra Indonesia. menyarankan agar Alida tetap bersabar
sebab sebenamya Martinijuga kecewa dan
DariPuncak BukitTalangadalah sedih suaminya itu ikut ke hutan. Letnan
Sudarno(anggota APRI)menemui Martini
novel karya SoewardiIdris. Novel dan Alida.LetnanSudamoingin membantu
ini terbit pertama kali tahim 1964 kedua perempuan itu.

oleh Penerbit Wilendra. Kota Solok telah diduduki oleh APRI,

Dari segi fisik,novel ini terdiri atas 10 pasukan PRRI menyingkir ke Desa Koto
bagian.Setiap bagianditandaidenganhuruf Hilalang dan desa lainnya, di dekat bukit
Latin. Ilustrasi kulit luar ialah seorang Talang. Munandar dan Karnain tidur di
serdadu yangsedangberdiridan memegang pondok Nenek Boge.Nenek Boge memiliki
senjata membelakangi seorang gadis. seorangcucu yang cantik,namanya Kartina.
Ilustratomya adalah Djanain.
Di sisi lain, Munandar merasa lega
DariPuncak Bukit Talang menceritakan karena dia dapat menitipkan surat untuk
kisah hidup Munandar, seorang aktivis istrinya di kota.Dia berharap-harap cemas
PRRI(Pemerintah Revolusioner Republik sebab surat balasan dari istrinya tidakjuga
Indonesia), yang menentang Pemerintah datang. Tengah malam, baru Munandar
Republik Indonesia. Akhimya, Munandar dapatmemejamkan matanya.Namun,tidak
sadar,kemudian menyerahkan diri kepada lama kemudian terdengar suara tembakan
APRI(Angkatan Perang Republik Indone di mana-mana. Semua orang yang ada di
sia)dan mendapat ampxman. pondok itu lari menyelamatkan diri.

Munandar terkejut melihat Karnain Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
ada di daerah yang dikuasaiPRRI,padahal

84

Mxinandar bersama Kartina lari ke dalam mata-mata APRI.Jimus membujuk koman-
dan pasukan agar membunuh Karnain.
lembah.Kartinasangatberterima kasih atas Akhirnya, Karnain pun tewas terbunuh.
pertolongan Munandar. Mereka pun Munandar sangat sedih atas kematian
kembali ke pondok dan masing-masing sahabatnya itu. Dia mengajak Nenek Boge
menceritakan pengalamannya. danKartina kembalikeSolok.Sesampainya
di Solok, Munandar diampuni oleh
Bukit Talang ditinggalkan penghimi-
nya, mereka menyingkir ke Kacukah, Pemerintah Indonesia. Mereka disuruh
sebuah perkampungan baru. Begitu pula
Munandar, Karnain, Nenek Boge, dan kembali kepada keluarga masing-masing.
Kartina. Kartina ingin kembali ke Solok Hal itu di luar bayangan Mimandar.Mula-
karena sudah lama tidak mengajar, tetapi mula dia membayangkan akan dipenjara,
dilarang oleh neneknya. tetapi ternyata tidak.

Kartina makin menyenangi Munandar Munandar pulang ke rumah ibunya,
karena merasa berhutangbudikepadalelaki kaum keluarganya menyambut dengan
itu.Ingatan Mimandar kepadaistrinya pun gembira. Namun, Martini tidak datang
beranggsur-angsur lenyap digantikan oleh menyambut Munandar. Ibu Munandar
menjelaskan bahwa Martinisudah pergi ke
Kartina. Jawa bersama suaminya, Letnan Sudamo.
Setelah mendengar penjelasan ibunya,
KotaSoloksudah mulairamaikembali. Munandar diam saja. Dia berpikir bahwa
dalam keadaan perangapa pun bisa terjadi.
Orang-orang dari daerah pengungsian Dia pun bisa menerima kepergian Martini.
mulaiberdatangan.Dariorang yangkembali
Alida dan anaknya muncul menanya-
ke kota itu beredar berita bahwa Mimandar kan Karnain. Sebelum Munandar menje
laskankeadaan yangsebenamya,Alidatelah
telah kawin di tempat pertempuran.Berita menangis meraung-raung hingga pingsan.
itu pun sampai pada Martini. Mendengar Munandar tems-menems membujuk Alida
berita itu.Martinisangatsakithatinya.Mar agar sabar menerima segala cobaan. Lama-
tini mendapatnasihat dari Letnan Sudamo kelamaan Alidabisa melupakanKamain.Dia
mulai tergantung pada Munandar. Alida
agar wanita itu lebih berhati-hati sebab berterusterangkepada Munandarbahwadia
dan anaknya sangat membutuhkan Munan
beritaitubelum tentukebenarannya.Letnan dar. Munandar bingung sebab Nenek Boge
Sudarno menceritakankisah hidupnya yang dan Kartina pun datang hendak men-
menjadi korban fitnah sehingga harus jemputnya. Munandar memutuskan untuk
bercerai dengan istri yang dicintainya.
NasihatLetnanSudamotidak diperhatikan memilih Kartina dan menolak Alida karena

oleh Martini. Dia memutuskan untuk tidak ingin menodai persahabatannya
dengan Kamain. Munandar menginginkan
mengajukan cerai ke pengadilan agama. hidupnya ini menjadi indah, terbebas dari
noda dan nafsu ketidakjujuran.
Awal tahun 1960 kedudukan PRRI

makin melemah. Pasukan APRI terus-

menerus mengadakan patroli dan pe-
ngejaranterhadap pemberontak.Padasuatu
malam pasukan APRI menyerang sarang
PRRI,banyak korban di pihak PRRI.Junus
mencurigaidan memfitnahKamainsebagai

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 85

Berdasarkan ringkasan cerita tersebut, Kegemarannya menulis dimulai sejak
dapat disimpulkan bahwa tema novel Dari
Puncak Bukit Talang adalah kesadaran atau dia berusia 18 tahun. Tulisan-tulisannya
keinsafan seorang pemberontak membawa berbentuk puisi, cerita pendek,serta esai
sastra dan budaya. Tulisan-tulisan itu
kebahagiaan. dimuat di berbagai media massa,seperti di
majalah Horison, Titian, Pandji Masjarakat,
Kedudukan novel ini dalam sastra
Pertiwi, Kartini, Ummul Qur'an, dan Kalam
Indonesia sangat penting sebab novel ini serta diharian Kompas,Pelita,SinarHarapan,
hanya satu-satunya yang membahas SuaraPembaruan,Suara Karya,Media Indone
masalah PRRI.Jassin(1967:70,72)antara lain,
berpendapat bahwa Soewardi Idris sia,Indonesia Raya,Republika, Berita Minggu
memperlihatkan kemampuannya sebagai (Singapura), dan di surat kabar terbitan
pengarang. Ada suatu kematangan cara Sumatra Barat,sepeiti.Hainan.
berpikir pada tokoh-tokohnya. Soewardi
Karya-karyanya yang berupa puisike
Idrisamatbaik melukiskanhubunganantara mudiandikumpulkan dalam bukuantologi,
masing-masing berjudul Kenapa Hari Panas
dua hati yang sama-sama kecewa.Martini Sekali?(1975) dan Tanpa Makna.Selain itu,
beberapa puisinya dimuat dalam buku
dan Sudarno. Ada keseimbangan yang Tonggak 4: Antologi Puisi Indonesia Modern
(oleh LinusSuryadi Ag.),1987;Dari Negeri
menarikdalam pelukisan pihak-pihak yang Pod2(disusun oleh F.Rahardi),Dari Negeri
bersangkutan, masing-masing dengan Pod 3(disusxm oleh Adri Darmadji,dkk.).
pertimbangannya yang dipikir masak-
masak meskipun bersifatsubjektif. Karyanya yang berbentuk cerpen
dimuatdalam buku antologi Cerpen-Cerpen
DarmanMoenir adalah novelis
yang lahir di Sawah Tengah, Nnsantara Mntakhir (oleh Suratman Mar-
Batusangkar, Sumatra Barat,
tanggal 27 Juli 1952. Dia menikah dengan kasan, Dewan Bahasa dan Pustaka,

Dra. Darhana Bakar. Mereka dikaruniai 6 Kualalumpur,Malaysia). Kemudian,karya
esainya dimuat dalam birku antologi Asian
orang anak,tiga orang laki-laki dan tiga or-
Writers on Literatnre and Justice. Cerpen-
ang perempuan.
cerpennya yang telah diantologikan
Darman pernah kuliah diSekolahSeni berjudul Jelaga Pnsaka Tinggi, diterbitkan
Rupa Indonesia tahun 1974; kuliah di oleh Angkasa,Bandimg,1997,dengan kata
Jurusan Bahasa Inggris, Akademi Bahasa pengantar oleh H. B. Jassin. Antologi itu
Asing(ABA)Prayoga,Padang;dan tahim memuat 23 cerita pendek yang pernah
dimuatdiberbagaisuratkabardan majalah,
1981 kuliah di Jurusan Bahasa dan Sastra sepertiRepublika,MediaIndonesia,dan Suara
Karya serta majalah Horison.
Inggris, Universitas Bimg Hatta, Padang
Darman Moenir juga pernah mem-
(tidak tamat). perolehhadiah dalam sayembara penulisan
Diabekerja diMuseum NegeriProvinsi karya fiksi, misalnya novel Bako mendapat
Hadiah Utama Sayembara Mengarang Ro-
Sumatra Barat(Eneste,1990:49),kemudian
bekerja sebagai korektor di harian Hainan,
Padang.

86 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern

man DKJtahim 1980,kemudian diterbitkan Dayaadalah nama majalahilmiah

oleh Balai Pustaka tahun 1983. Buku ini populer yang menyajikan rubrik
sastra secara rutin. Majalah itu
dicetaklilangoleh penerbityangsamatahim terbit pada bulan Februari tahun 1949.
1994.Selain itu,novel lain juga diterbitkan Sesuai dengan moto penerbitannya
oleh Balai Pustaka, seperti Dendang, 1988 "Majalah Daya Umum",pembaca sasaran
yang dicetak ulang tahun 1990 dan 1993. majalah ini adalah golongan masyarakat
NovelAku,Keluargaku,Tetanggaku merupa- menengah ke bawah. Alamat redaksi di
kan Pemenang Kedua Sayembara Menga- Jalan Dr.Wahidin No.1JakartaPusat,yaitu
rang Novel Majalah Kartini, 1993. Novel alamatyangsamadengan penerbitnya,Balai
Gumam diterbitkan oleh CV 28-28,Padang. Pustaka. Majalah ini hanya dapat bertahan
sampaitahun ke-2(1950).
Pada tahun 1992Darman Moenir menerima Majalah ini berukuran 21,5 x 29,5 cm.
Kertas terbuat dari bahan campuran HVS
Hadiah Sastra dari Pemerintah Republik
dan kertas koran. Bahan kertas untuk
Indonesia.
halaman isi dan sampulsama.Sampulatau
Disampingitu,adajugakaryanya yang cover minimal dua wama. Harga majalah
berbentuk novel anak-anak, seperti Surat pada saatitu Fl,25 per eksemplar,langganan
dari Seorang Prajurit 45 kepada Cucunya, F6, untuk minimal 3 bulan. Agen dan
diterbitkan oleh Angkasa Raya,Padangdan pelanggan diberidiskon.Caraberlangganan
DiLembah Situjuh Batur diterbitkan olehTiga dilakukan dengan terlebih dulu menyerah-
SariUtama,Padang.Diajuga menuliscerita kan uang lewat pos paling lambat satu
anak-anak,sepertiIngin JadiPak Habibie,Adik minggusebelum terbit.
Bertanya tentangLaut,dan Dongengdan Kisah
dariMinangkabau,semuanya diterbitkanoleh Penyebarluasan majalah Daya
Esa,Padang. mencapai tingkat nasional. Pelanggan
majalah tersebut, antara lain, berasal dari
Dengan Individual Grand dari Ford kota Bandung, Semarang, Banjarmasin,
Foimdation,Darman Moenir mengadakan Surabaya, Denpasar, Singaraja, Medan,
Makasar,danPalu.Tiap terbitdiperkirakan
penelitian tentang"Tambo Minangkabau". mencapai 5.000—10.000 tiras.
Dia juga sering mengikuti pertemuan
sastrawan, baik di dalam maupun di luar Sifatpopuler majalahitu tercermin dari
negeri, seperti Konferensi Pengarang Asia informasi yang sangat beragam dengan
yang diselenggarakan Pen Club di Filipina penyajian bahasa yang sangat mudah
(tahun 1980),Hari Sastra diIpoh,Malaysia dipahami oleh berbagai kalangan. Se-
(1980),Pertemuan Dunia Melayu'82diMa mentara "Rubrik Kesusastraan" yang
laysia(1982),Kongres Kesenian I diJakarta disajikan mencakup cerita pendek, puisi,
(1985),International WritingProgram diIowa
City, Amerika Serikat (1988), Kongres dan esai.
Kebudayaan di Jakarta(1991),dan A Semi
nar on "Experiments and Freedom" yang Jenis-jenis rubrik yang pernah hadir
diselenggarakan oleh The Lontar Foundation dalam majalah Daya ialah"Urusan Umum",
dan The Association ofAmerican Publishers di "Pendidikan", "Kebudajaan", "Suara

Ciloto,Jawa Barat(1996).

Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 87

Wanita","Halaman Bergambar","Serba- "Mentjari Anak Hilang" karya Pramudya
serbi","Warta Berita","Tjampur Aduk",
"Tjatatan Pinggir","Daja Kata","Tindjauan Ananta Toer diterbitkan dalam buku
Dunia","Tjetusan Redaksi","Resensi",
"Kesusastraan", "Esai", "Cerpen", "Piiisi", kumpulan cerpen Pertjikan Reoolusi terbitan
"Film","Bintang-bintangFilm","Melanijong Balai Pustaka tahun 1950. Cerpen "Si Enoh
Buta"karya M.Balfasdimuatkembalidalam
ke Dunia Film","Ekonomi, Kesehatan", buku kumpulan cerpen Lingkaran-2 Retak
"Halaman Lukisan",dan Iain-lain.
terbitan Balai Pustaka tahim 1952.
Penulis karya sastra yang dimuat
dalam majalah Daya diberi honorarium. Sebagai majalah komersial, majalah
Dalam majalah itu sempat dimuat puisi Daya pun menerimaiklan.Berdasarkanjenis
karya Chairil Anwar berjudul "Aku" barang yang diiklankan, iklan-iklan
dengan ilustrasi seekor kuda sedang lepas ditujukankepada masyarakat menengah ke
bebas berlari. Penulis puisi lairmya antara bawah. Berkaitan dengan iklan, majalah
lainSk.Muljadidan M.A.Salmim yanglebih Daya sempat memuat pengumuman
dikenal sebagai sastrawan Sunda. Para pemenang sayembara mengarang yang
penulis cerpen yang sempat menorehkan diselenggarakan oleh Balai Pustaka tahun
namanya dimajalah miantaralain M.Balfas, 1949. Sayembara itu sebenamya diadakan
Rijono Pratikto, Pramudya Ananta Toer, oleh majalah Pstnbimbing Pembaca, yang
Mundingsari, dan M. A. Salmxm. Penulis berada di bawah sponsor Balai Pustaka.
Berdasarkan pengumuman itu, terdapat
esai atau resensi buku antara lain Idrus, para pemenang yang sebelumnya tidak
dikenal sebagai sastrawan Indonesia.
Amal Hamzah,dan A.,K.M.(diduga nama Mereka adalah Widodo sebagai pemenang
samaran dari Achdiat Karta Mihardja ketiga dengan naskah romannya "Udji
pengarangromanAf/zeis).Jajaraneditor atau Zaman" dan Zunaidah dengan judul
redaktur khusus yang menangani rubrik romannya"Patah Tumbuh Hilang Berganti"
kesusastraan adalah orang-orang yang sebagai pemenang kedua. Sementara
kemudian berkembang menjadi penulis pemenang pertama diperoleh Pramudya
andal, yaitu Asmara Hadi, Hasan Amin, Ananta Toerdengan naskahromanberjudul
Amal Hamzah, Utuy T. Sontani, Jusuf
"Perburuan".
Halim,dan Bratakusxuna.
DewiRimba adalah novel hasil
Adanya penulis ataupun redaktur
yang tampil dalam Daya, yang kemudian karya dua orang sastrawan,
menjadisastrawanIndonesia memmjukkan yaitu M. Dahlan Idris dan Nur
bahwa majalah Daya benar-benar telah SutanIskandar.DewiRimba pertama kalidi
memberikan peran bagi perkembangan
terbitkan tahun 1935 oleh Penerbit Balai
kesusastraan Indonesia.
Pustaka,Jakarta.Cetakan kedua diterbitkan
Karya-karyasastra yangpemahdimuat
dalam Daya ada pula yang terbit kembali tahim 1979 oleh Proyek Penerbitan Buku
dalam buku, seperti cerpen karangan M.
Balfas dan Pramudya Ananta Toer. Cerpen Bacaan Sastra Indonesia dan Daerah,Pusat

Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

88 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem


Click to View FlipBook Version