pertamanya yang diberi nama Marie Glaire ninggal dunia.Akan tetapi,dia sangathaus
Lintang. Dari Jeparig mereka pindah ke akan ilmu. Oleh karena itu, setiap ada
Kamboja.Tahun 1967lahir pula anak kedua kesempatan, dia menyempatkan diri
(laki-laki) bernama Louis Padang di mengikuti pendidikan, seperti mengikuti
L'Hay-'les Roses,Francis. Akhimya,mereka pendidikan untuk menjadipegawaiGIA.Di
menetap di Francis. Akan tetapi, rumah sampingitu,dengankelincahannya diajuga
tangga pasangan Nh.Dini dan Yves Coffin mengikuti Kursus BI Sejarah dan bahasa
ini akhirnya retak setelah mereka jalani asing pada tahun 1957.
selama kurang lebih dua puluh tahun.
Setelah menyelesaikan urusan perceraian- Nh. Dini pernah bekerja sebagai
nya,tahun 1980 Nh.Dini kembali ke tanah penyiar RRI Semarang. Setelah lulus
air dalam keadaansakitkanker.Akan tetapi, pendidikan di GIA, dia bekerja sebagai
kini kesehatarmya telah pulih kembali dan pramugari di Jakarta (1957—1960). Akan
aktif menulis sambil memupuk bakat tetapi,setelah bersuami,1960,Diniberhenti
menuliskepada anak-anak bersama pondok daripekerjaannya karena mengikutisuami.
bacaarmya di desa Kedimg Fani,beberapa
kilometer arah barat laut kota Semarang. Sebagai sastrawan, Nh. Dini menulis
Fondok baca yang semula berada di berbagai genre sastra, yaitu puisi, drama,
Semarangitu pindah ke Yogyakarta mengi- cerita pendek,dan novel. Akan tetapi, dia
kuti kepindahan Nh.Dini yang kini tinggal sangat terkenal sebagai novelis. Bakat
di Graha Wredha Mulya 1-A (2003). Selain kepengarangannya terbina sejak kecil,
itu, ada pula pondok baca cabang Jakarta, terutama karena dorongan ayahnya yang
dan Kupang Timur. selalu menyediakan bacaan bagi putri
bungstmya ini. Dia baru menyadari bahwa
Dalam hal keyakinan, Nh. Dini tidak bakatmenulisnya mimculketika gunmya di
tegas memeluk salah satu agama, hanya sekolah mengatakan bahwa tulisannya
diakuinya bahwa dia pernah mendapat merupakan yang terbaik di antara tulisan
pendidikan agama Islam Jawa. Kepada kawan-kawannya dan tulisannya itu
anaknya dia juga tidak memaksakan agama dijadikan sebagai contoh tulisan yang baik.
apa yang harus mereka anut walaupun dia Dia memupuk bakatnya dengan selalu
mengirim anak-anaknya ke gereja ketika mengisi majalah dinding disekolahnya.Dia
juga menulis esai dan puisi secara teratur
mereka masih kecil. Dini memberikan dalam buku hariaimya. Tahun 1952 puisi
Nh.Dini dimuatdalam majalah Budaja dan
kebebasan memilih agama kepada anak- Gadjah Mada diYogyakarta danjuga dibaca-
anaknya,hanya pendidikan tentang budaya kan pada acara "Kimtjup Mekar" di Radio
yangharusdianutanak-anaknya diaberikan. Jakarta.Cerpennyadimuatdidalam majalah
Mereka diberi kesempatan Untuk men- Kisah dan Mimbar Indonesia, seperti
dengarkan musikIndonesia,sepertigamelan "Kelahiran"(1956),"Fersinggahan"(1957),
Jav^a,Bali,Sxmda,disamping menari. dan "Hati yang Damai"(1960). Di dalam
lembar kebudayaan majalah Siasat dimuat
Dini tidak sempat mengenyam pendi cerita pendek yangberjudul"Fenungguan"
dikan di perguruan tinggi karena ketika
usianya tiga belas tahun, ayahnya me-
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 191
(1955),"Pagi Hudjan"(1957),"Pengenalan" Berikut ini sejumlah karya N.H.Dini,
(1959),"Sebuah Teluk"(1959),"Hati yang baik yangberbentuk puisi,kumpulan cerita
Damai"(1960),dan"SeorangPaman"(1960). pendek,maupun novel.
Bakat kesenimanannya tidak terbatas 1. Puisi
pada karya sastra.Bersama kakaknya,Teguh
Asmar,Nh.Dini mendirikan perkumpulan (1) "Bagi Seorang jang Menerima"
seni "Kuntjup Seri" yang kegiatannya {Gadjah Mada,1954)
berlatih karawitan atau gamelan, bermain
sandiwara, dan menyanyi, baik lagu-lagu (2) "Penggalan"{Gadjah Mada,1954)
Jawa maupun lagu Indonesia. Di samping (3) "Kematian"(Indonesia,1958)
aktifdalam kegiatanitu,Nh.Dinijuga masih 2. Kumpulan cerita pendek
sempat bekerja sebagai anggota redaksi (1) Dua Dunia(NV Nusantara,1956,)
ruangan "Kebudayaan" dalam majalah
pelajar kota Semarang,Gelora Muda. berisi 7cerita pendek yang salah
satunya berjudul"Dua Dunia".
Kariernya sebagai sastrawan diawali (2) Tuileries (Penerbit Sinar Harapan,
dengan menulis puisi dalam buku harian. 1982)berisi12judulcerita pendek
Selanjutnya, dia aktif menulis drama yang yang salah satunya berjudul
disajikan di RRl Semarang. Dalam acara
lomba drama di RRl Semarang, Nh. Dini "Tuileries".
mendapat hadiah pertama. Di samping
drama, cerita pendek juga merupakan (3) Segidan Garis(Pustaka Jaya,1983)
kegiatanlain yang digarapnya.Cerita-cerita berisi 12 cerita pendek dan
pendek itu kemudian dimuat dalam judulnya tidak diambil dari salah
berbagai media massa. Ada juga cerita satu cerita yang ada didalamnya.
pendeknya yang sudah diterbitkan dalam
kumpulan cerita pendek. 3. Novel
Tentang kesastraannya, A. Teeuw ber- (1) Hati jang Damai(NV Nusantara,
pendapatdalam bukunya SastraIndonesia Mod
em II,1989bahwa Nh.Diniadalah pengarang 1961)
sastra prosa Indonesia modem terkemuka.
Menurut Teeuw, novel- novelnya sangat (2) Pada Sebuah Kapal(Pustaka Jaya,
mengesankan,baikjumlah maupun mutunya.
Karya-karyanya dipuji sebagai karya yang 1972)
menimjukkan jejak-jejak kecenderungan dan
pengalaman intemasional sang pengarang, (3) La Barka(Pustaka Jaya,1975)
bukan sebagai novelis pertama-tama. Walau- (4) Sebuah Lorong diKotaku(1976)
pun demikian,dia hampir tidak terpengaruh (5) Namaku Hiroko (Pustaka Jaya,
oleh penuHsannovelBaratmodem,tetapiber-
pegang pada pribadinya. 1977)
192 (6) Padang Ilalang di Belakang Rumah
(Pustaka Jaya,1978)
(7) Langit dan Bumi Sahabat Kami
(Pustaka Jaya,1979)
(8) Sekayu(Pustaka Jaya,1981)
(9) Kuncup Berseri(GramediaPustaka
Utama,1982)
(10) Orang-Orang Trans(1985)
(11) Pertemuan Dua Hati (Gramedia,
1986).Novelini telah diangkatke
layar perak oleh Wim Umboh
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
(12) Keberangkatan(Gramedia,1987) Yon Ks (1992) mengatakan bahwa
(13) ]alan Bendungan(Jambatan,1989) novel itu ditulis ketika Pandji Tisna
(14) Tirai Menurun(Gramedia,1993) dalam keadaan sedih dan bingung karena
(15) Tanah Bam,Tanah Air Kedua(Gra-
waktu itu dia difitnah oleh Belanda. Dia
sindo,1997)
dituduh mau meracun ayahnya sendiri.
(16) Kemayoran: cerita Kenangan
Perasaan sakit had karena fitnah dan
(Gramedia,2000)
(17) fepun Negerinya Hiroko(Gramedia, tuduhan itu dituangkannya melalui
karyanya Ni Rawit, Tjeti Pendjual Orang.
Pustaka Utama,2000) Namun,justru bagian yang menceritakan
Biografi rasa sakit hatinya kepada Belanda itu,
Pangeran dari Negeri Seberang (Gaya terkena sensor Balai Pustaka. Sesudah
terbit, novel itu tersisih.
Favorit Press,1981)
Sesudah 40 tahun, yakni tahun 1975,
Nirawit,TjetiPendjualOrangadalah novelitu terbitkembali,PandjiTisna merasa
novel pertama karya Anak Agimg sangat berbahagia karena novelnya itu
Njoman Pandji Tisna yang banyak justru tumbuh kembali di tanah kelahiran-
melibatkan persoalan pemerintahan Hindia nya sendiri dan diterbitkan oleh Yayasan
Belanda.Novelini diterbitkan pertama kali Ilmu dan Seni, Lembaga Seniman Indone
tahun 1935.Pada cetakan pertama novelitu sia-Bali, Denpasar. Sesaat menjelang novel
tertera nama pengarang I Goesti Njoman P. ituselesai dicetak,Ajip Rosidi menawarkan
Tisna yang terbit tahun 1935 oleh Balai agar cetak ulang berikutnya diserahkan
Pustaka, Jakarta (dengan nomor kode BP kepadaPustakaJaya.Tiga tahtm kemudian,
yaitu tahim 1978,novelitu diterbitkan oleh
1198),tebal 170halaman.Cetakan kedua di Pustaka Jaya,Jakarta.
terbitkantahun1975oleh LembagaSeniman M. Yus dalam Kotnpas, 2 September
Indonesia-Bali,Denpasar,tebal186halaman 1975 berpendapat bahwa dalam Ni Rawit,
dan di dalamnya tercantum nama penga- Tjeti Pendjual Orang Pandji Tisna menjalin
rangnya Anak Agung Pandji Tisna(Proyek ciptasastranya dengan teliti.Insiden-insiden
Dokumentasi Ilmu dan Seni; No. 28). amatlogis mencapaisebab-akibat sehingga
Cetakan ketiga diterbitkan tahun 1978 oleh menumbuhkan alur yangindah,tidak kalah
Pustaka Jaya,Jakarta(dengan nomor kode indah dari alur-alur novelnya yang lahir
kemudian.Sekalipim sederhana,penokoh-
PJ 380)dan tebal 211 halaman. annyasempumasehingga mampu menum
buhkan rasa muak terhadap tokoh-tokoh-
NiRawit,TjetiPendjual Orang mengan- nya yang bersifat jelek, yang diwakili Ida
dung latar belakang sejarah yang berkaitan Wayan Ompog,Ni Rawit, dan 1 Lempod,
dengan penjajahan Belanda.Tema NiRazvit, sedangkan simpatijatuh pada tokoh-tokoh
Tjeti Pendjual Orang umumnya bertalian yang bersifat baik yang diwakili Ida Bagus
dengan hukum karma(karmapala),keper- Ngurah,Ida Ayu Kenderan,Ida Nyoman
cayaan yang dianut oleh umat Hindu,dan Rai, Ni Anis,I Kerta, dan beberapa tokoh
khususnya kekacauan politik di Bali pada
abad 17-19 ketika orang-orang Bali dijual 193
kepada Belanda sebagai budak.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
bawahan lainnya, yang seluruhnya memi- FakultasSastra UniversitasIndonesia(1959).
hak pada tokoh-tokoh yang baik itu. Bidang yang diminati dan dijadikan riset
utamanya adalah Revolusi Indonesia dan
Cerita NiRawit,TjetiPendjual Orangdi- Perang Kemerdekaan. Dia kemudian
bagi dua bagian. Bagian kesatu menceri- memperdalam metode sejarah dan filsafat
takan tokoh NiRawitdalam gerak-geriknya sejarah di Universitas London(1960-1961).
untuk mendapatkan seorang gadis bagiin- Gelar doktor dalam Ilmu-IlmuSastra Bidang
duk semangnya, dan bagian kedua men- Sejarah diraihnya di Universitas Indonesia
ceritakan keadaan NiRawitsetelah menjadi (1977),dengan tesis berjudul The Peta Army
pemburu budak (cerita ini terjadi dalam During the Japanese Occupation ofIndonesia.
abad yang lalu) memburu-buru seseorang Tahun 1979 dia dikukuhkan sebagai guru
yang tersebut dalam bagian kesatu hingga besar Ilmu Sejarah, Fakultas Sastra UI,
menemui ajalnya. dengan pidato pengukuhannya berjudul
Sejarah Demi Masa Kini.
Tahun 1936novelitu diterjemahkan ke
dalam bahasaJawa denganjudulIda Bagus- Semasa mahasiswa,diapemah menjabat
Ida Wayan oleh S. Sastrasoewignja. Tahun
1940 novel itu diterjemahkan ke dalam Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Sastra UI
bahasaSunda menjadiPanglayar DjadiTjulik
oleh Soerjana, dan tahim 1982 diterjemah (1952-1953)menjabat Ketua Gerakan Maha
kan ke dalam bahasa Jepang oleh Prof. siswa Jakarta(1955-1956),Ketua SerikatPers
Toshiki Kasuya. MahasiswaIndonesia(1955-1958),dan Ketua
BadanKerjaSamaKesenian MahasiswaIndo
NugrohoNotosusantoadalahsastra- nesia (1958). Dia pun pernah menjabat
redaktur majalah Gelora(1949-1950),Kompas
wan yang banyak menulis kisah {1951-1954),Mahasiswa(1957-1958),danIndo
perjuangan bangsa Indonesia nesia (1958). Selain itu, dia juga menjabat
dalam melawan Belanda. Karyanya lebih Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan
banyak yang berbentuk cerita pendek. FSUI(1963-1964), Pembantu Rektor Bidang
Nugroho Notosusanto lahir 15 Juni 1931 di Kemahasiswaan UI(1964-1967),Kepala Pusat
Rembang(Jawa Tengah),sebagaianak sulung Sejarah ABRI (dengan pangkat Brigadir
dari tiga bersaudara laki-laki. Dia beragama Jenderal TNI Tituler),Rektor Universitas In
Islam. Ayahnya,Prof. Mr.R.P. Notosusanto, donesia(1982-1985),dan MenteriPendidikan
guru besar di Fakultas Hukum Universitas dan Kebudayaan RI(1983-1985).
Gadjah Mada. Nugroho Notosusanto
menikah denganIrma Savitri dan beroleh tiga Dalam kemiliteran,kariernya dimulai
orang anak.Nugroho meninggal3Juni 1985 sebagai anggota Badan Keamanan Rakyat
diJakarta karena pendarahan di otak. (BKR)danTentara Pelajar Brigade 17(TKR)
Dia berpendidikan ELS Malang(1937- diYogyakarta(1945-1960).Dia mengajar di
1938)dan Jakarta(1938-1942),SR diJakarta Lemhanas dan Sesko ABRI(1964) serta di
(1944),SLTP di Yogyakarta(1947),SLTA di SekolahStafDinasLuar Negefi,Departemen
Yogyakarta (1951), tamat Jurusan Sejarah, Luar NegeriRI(1975).Jabatannya yanglain
adalah wakil ketua harian Badan Pembina
PahlawanPusat(1971),anggota DewanPers
194 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
(1974), dan anggota Badan Pertimbangan menulis cerita pendek dan puisi dalam
Kompas dan majalah Nasional,Kisah,Mimbar
Perintis Kemerdekaan(1975). Indonesia, Siasat,Forum, Budaja,dan Femina.
BersamaIsmailSaleh,Nugroho menu- Bukukumpulancerita pendeknya antaralain
Hudjan Kepagian(1958),Tiga Kota(1959),Rasa
lis The Coup Attemptofthe September30Move Sajange (1961), dan Hidjau Bumiku, Hidjau
ment in Indonesia(1968),berdasarkan bukti- Badjuku (1963). Karya ihniahnya antara lain
bukti dari pengadilan Mahmilub dan basil Seri Pahlawan Nasional(1972),Norma-Norma
pemeriksaan pendahuluan, sebagai Dasar Penelitian Sejarah Kontemporer (1978),
bantahan terhadap ulasan Cornell Paper, Tentara Peta pada Jaman Pendudukan Jepang
buletin terbitan CornellUniversity,Amerika (1979), dan Tercapainya Konsensus Nasional
1966-1969(editor, 1985). Dalam The Indone
Serikat. sian Quarterly, No.1/1975,Jakarta terdapat
tulisannya "The Historical Development ofthe
Jabatannya yang lainialah KetuaPenu- DualFunction ofIndonesian Armed Forces".
lisan Buku Teks Sejarah Hankam/ABRl,
Ketua Tim Pelaksana Pengisian Museum Buku terjemahannyaialahPerang Salib
Sejarah Tugu Nasional,dan Wakil Ketua 11 di Eropa(1968)dari Crusade in Europe karya
DwightD.Eisenhower,Kisah daripada Bahasa
dan Ketua Panel VIPanitia Penulisan Buku (1971)dariThe StoryofLanguagekarya Mario
Pei,dan Mengerti Sejarah(1975)dari Under
Standar Sejarah NasionalIndonesia:Tahun standingHistory:A PrimerofHistoricalMethod
1976dia diajak olehPresidenSoeharto untuk karya Louis Gottschalk.
mengadakan pertemuan bersama Jenderal
Amir Machmud, Jenderal M. Jusuf, dan Pengalamannya dalam dunia kemiliter-
MashuriS.H.rmtuk meluruskan penafsiran an dinukilkan Nugroho dalam Hudjan
tentang Peristiwa 11 Maret 1966. Kepagian, kumpulan cerita pendek tentang
pemuda-pemuda yang dalam usia muda
Berdasarkan usahanya bersama sudah harus mengalami kesukaran di garis
kawan-kawannya, tahun 1953 diadakan depan.H.B.Jassin menggolongkan Nugroho
Simposium Sastra oleh FakultasSastra,Uni- sebagai salah seorang wakil yang kuat dari
versitasIndonesia dengan harapan menjadi Angkatan 45 dalam Gema Tanah Air, kum
tradisi setiap tahun. Pada tahun 1954 dan pulan puisi dan cerita-cerita pendek antara
1955dia yang memimpinsimposiumitu dan tahun 1942-1948.Akan tetapi,dalam Angkatan
tahun 1957 dia dipilih sebagai pemrasaran 66,Jassinjuga memuatcerita pendeknyaMbah
soalcerpen Indonesia.Tahun 1955-1956dia Danu,diambil dari kumpulannya Tiga Kota,
menjadi Ketua Juri Hadiah Sastra Badan menceritakan pengalamannya di kota
Musyawarah KebudayaanNasional(BMKN). Rembang,Yogya,dan Jakarta.
Tahun 1958-1959 dia diangkat sebagai
pengurus BMKN dan tahun 1958 sebagai Setelah membaca Mbah Danu Jassin
anggota juri Lomba Penulisan Naskah mendapat kesan bahwa lingkungan dan
pendidikan awal Nugroho (Malang dan
Drama Kementerian PPK.
Jakarta di ELS) besar pengaruhnya pada
Nugroho Notosusanto dikenal sebagai
sejarawan dan sastrawan terkemuka di
Indonesia, yang menulis secara produktif.
Nugroho menghasilkan banyak karya,baik
karya ilmiah,fiksi,maupun terjemahan.Dia
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern 195
sikap dan pandangan hidupnya. Sikap Yudha Dharma, Satyalencana Peristiwa
memakaiukuran otak terhadap dunia nenek Kemerdekaan IdanII,Satyalencana Dwidya
moyang yang magis religius. Menurut Ajip Sistha,dan Satyalencana Penegak.
Rosidi, dalam bukunya Tjerita Pendek Indo
nesia(1968:137),Nugroho dalam enam cerita NurSutan Iskandar adalah penga-
pendek yang diterbitkan oleh Dinas
Penerbitan Balai Pustaka di bawah judul rang Indonesia yang banyak me
Hudjan Kepagian menulis tentang revolusi nulis novel sejak tahun 1920-an.
sudah beberapa tahun lampau. Dalam
waktu sekian tahun itu, Nugroho sempat IM .j, s Sceesndueariudneganngaunmukem-
meninjau, memikirkan, menganalisis, dan
merenungkan pengalamannya dengan P|pengarang dasa-
seluruh tubuh dan jiwanya.
f 9 warsaitu,NurSutan
Ketika membaca keenam cerita pendek 4 9 Iskandar amat ter-
yang terhimpun dalam Hudjan Kepagian,
ingatan Ajip Rosidi keras terkenang kepada F:,„,I BahamaDokume'nid.si Pii.Kai Bahasa wlnan. Dua noveh
bait-bait puisi Chairil Anwar "Krawang
Bekasi"(atau lebih benar adanya: bait-bait nya yang terkenal
sajak Archibald MacLeish yangditerjemahkan adalah Hoeloebalang Radja dan Salah Pilih.
secara "bebas" oleh Chairil Anwar). Dalam
beberapa bagian, Nugroho telah berhasil Nur Sutan Iskandar lahir di Sungai
menceritakandalam prosaapa yangdikatakan Batang,Sumatra Barat,tanggal3November
oleh bait-baititu(Rosidi,1968:138-139). 1893 dengan nama Muhammad Nur dan
meninggal di Jakarta tanggal 28 November
Ajip Rosidi juga menyatakan bahwa 1975. Dia kelahiran Minangkabau dalam
dalam cerita-cerita pendeknya yang lain, lingkrmganIslam.Setelah beristri,dia diberi
Nugroho melukiskansuasanafront,lengkap gelar Sutan Iskandar.
dengan segala kepercayaan, kekacauan,
nafsu, kekejaman, kemanusiaan, harapan, Sesudah menamatkan pelajararmya di
kebanggaan, keberanian, dan ketakutan.
Semuanya baik sekali dilukiskan,terutama sekolah rendah, tahun 1908 Nur Sutan Is
karena didukung oleh pengalaman dan
ingatan yang masih segar. Dalam istilah kandar menjadiguru sekolah desa diSungai
pengalaman ini,bukanlah diartikan semata- Batang.Pada waktuitu dia masuk ujian guru
mata yang secara langsung dialaminya. bantu, tetapi tidak berhasil. Untuk itu, dia
Namun,terutama pengetahuan yang luas diminta oleh guru kepala untuk "magang"
untuk menyusun latar belakang cerita (kwrekeling)di sekolah itu sebagai pelatihan
sehingga bisa kita terima sebagai sesuatu mengenali sekolah dan mengajar anak mu-
yang wajar dan"hidup"(1968:140). rid.Tahun1911 NurSutanIskandar diangkat
sebagai guru baru di Muara Bakti (Palem-
Nugroho memperoleh penghargaan bang).Tahim1914dia dipindahkankePadang
Bintang Dharma,Bintang Gerilya, Bintang dan mengajar disekolah rendah kelas II.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
Tahun1919NurSutanIskandar pindah tanIskandar telah menerjemahkan berbagai
keJakarta danbekerja diBalaiPustakaseba- buku, dari Quo Vadis hingga Conan Doyle,
gai korektor redaksi Melayu. Pada tahun dari buku tentang kasti hingga sayur-
1921 dia lulus dalam menempuh ujian KA.E sayuran. Dia menyadur kisah Abu Nawas.
{Klein Ambtenars Examen),yaitu ujian untuk NurSutan Iskandarjuga menyadur VAvare
menjadi pegawai rendahan setingkat de- karya Moliere untuk masyarakatIndonesia
ngan pengetahuanSD.Tahun 1924dialulus denganjudul Si Bachil.
ujian Burean Cursus diJakarta dan diangkat
sebagai redaktur di Balai Pustaka. H. B. Jassin menyatakan bahwa Nur
Sutan Iskandar sebagai tokoh penting
Kariemya diBalaiPustaka berkembang generasi 1920-an. Dia sangat penting bukan
sehingga menjadihoofdredacteur.Tahun 1950 saja karena karangannya yang asli, terje-
dia menjadidosendiFakultasSastra Univer- mahan,atau saduran,tetapi kedudukannya
di Balai Pustaka sebagai penimbang naskah
sitas Indonesia. dan penyunting naskah yang akan di-
terbitkan.Disampingitu,diajuga orang yang
Nur Sutan Iskandar pernah menjabat berjasa dan bersemangat dalam per-
pengurus Budi Utomo tahim 1929. Tahim kembangan bahasa dancita-cita kebangsaan.
1935-1942 dia menjabat bendahara Partai Di Balai Pustaka dia banyak meloloskan
Indonesia Raya(Parindra).Setelah Indone karya sastra,termasuk mengeditkarya itu.
sia merdeka, dia bekerja sebagai anggota
pengurus Partai Nasional Indonesia(PNI). A.Teeuw,dalam Pokok dan Tokoh me-
Pada pemilihan umum tahun 1955, Nur
Sutan Iskandar terpilih sebagai anggota nempatkan Nur Sutan Iskandar sebagai
pengarang pentingsebelum perang.Teeuw
konstituante. menyatakan bahwa Nur Sutan Iskandar
pastilah salah seorang pengarang Balai
Istri Nur Sutan Iskandar berasal dari Pustaka yang terkemuka sebelum perang
dunia.Balk melihatjumlahbuah tangannya
Minangkabau. Dari perkawinannya itu maupim isi(nilai) karangannya Nur Sutan
mereka memperoleh beberapa orang anak. Iskandar banyak mendapat perhatian dan
Anaknya yang tertua bernama Nursinah. selain itu, dia pada umumnya mempunyai
Nursinah yang menikah dengan pemuda pengaruh yang besar atas seluruh basil
Jawa yang oleh H.B.Jassin dijuluki sebagai
"perkawinanIndonesia"karena perkawinan kesusastraan Balai Pustaka.
seperti itu pada tahun 1930-an merupakan
peristiwa yang langka. Nama "Nursinah" Chairil Anwar, pelopor Angkatan 45,
pernah dipakai oleh Nur Sutan Iskandar menyatakan bahwa kita harus mengetahui
sebagai salah satu nama samarannya ketika dan meniru NurSutanIskandar dalam kegi-
menulis Apa Dajaku karena AkoePerempoean. atannyabekerja.NurSutanIskandar adalah
orang yang kuatfantasinya.
Nur Sutan Iskandar telah menulis
Zuber Usman mengemukakan bebera
banyak karya sastra. Tulisannya yang ter- pa pujian dan kritiknya terhadap Nur Sutan
akhir berangka tahun 1962. Di samping Iskandar.Dalam bukunya Kesusastraan Baru
menuliskarya asli,NurSutanIskandarjuga Indonesia,dia menyatakan bahwa kalau Nur
menerjemahkan beberapa karya sastra
asing.A.Teeuw mengatakan bahwa NurSu 197
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
Sutan Iskandar menceritakan sesuatu dia O.R.Mandank memeluk agamaIslam.
Dia menikah dan mempunyai dua orang
takkanberhentisebelum orangjemu memba- anak laki-laki dan satu orang perempuan
canya.Hasilkarya yangtelah ditulisoleh Nur serta beberapa cucu.Dia meninggaltanggal
Sutan Iskandar banyak sekali, antara lain
sebagaiberikut. 26 Desember 1995 di Jakarta dalam usia 82
1. Apa Dayaku karena Akoe Perempoean tahun.
(novel,1922)
Kumpulan puisinya yangterkenalber-
2. Tjintajang Membawa Maoet(novel,1926 judul Sebab Aku Terdiam (1939),memuat33
ditulis bersama Abd.Ager) puisi.Dalam kumpulan puisiinitercantum
semboyan yang ditulisO.R.Mandank yang
3. Salah Pilih(novel,1928)
4. Karena Mentoea(novel,1932) berasal dari firman Tuhan,"Adakah kamu
5. Hoeloebalang Radja(novel,1934)
6. KatakHendak DjadiLemboe(novel,1935) menyuruh manusia berbuat kebaikan dan
7. Neraka Doenia(novel,1937) kamu lupakan dirimu sendiri, padahal
8. Tjinta dan Kewadjiban (novel,1940, di-
kamu membaca Kitab: Tiadakah kamu
karang bersama dengan L.Wairata)
9. Tjinta Tanah Air(novel,1944) berakal?" Sebelum dibukukan, puisi-puisi
10. Tjobaan(novel,1946) O.R.Mandankdimuatdalam majalahPandji
11. Moetiara(novel,1946) Poestaka,Poedjangga Baroe,Penindjamn,dan
Pedoman Masjarakat. Kumpulan puisinya
O.R.Mandank adalah penyair yangberjudulSebab Aku Terdiam diterbitkan
tahun 1930-an yang banyak menu- oleh Pustaka Kita,Medan,tahun 1939.Salah
lis di Pandji Poestaka. Beberapa
sajaknya dianggap mengeritik ulama. satubaitpuisinya yangterdapatdalam Sebab
Nama sebenamya adalah Oemar gelar Aku Terdiam adalah sebagai berikut.
Datoek Radjo Mandank. Dia lahir di Kota
Panjang, Suliki, Sumatra Barat, tanggal 1 1
Januari1913.Dia masuk Sekolah Guru Nor Sekali akujatuh tepekur
Datang tersadar membentak diri
mal,PadangPanjang,tahun 1928dan tamat "Engkau bermimpiberasa masyhur?
tahun 1932. Setelah mendapat ijazah
Sekolah Guru Normal, dia mengajar di Ke dalam kaca lihatlah diri!
beberapa tempat di Sumatra Barat.
Kemudian, dia mengajar di Yayasan Nanti kausebutsegala "
Muhammadiyah,Medan,tahun 1936-1941.
Pada tahun-tahim itu juga dia mengajar di Selain menulis puisi, O. R. Mandank
Sekolah Landschap,Medan.Setelah kembali juga menulis novel yang berjudul Naruma-
keSumatra Barat,dia mengajar dibeberapa lina dan diterbitkan oleh Balai Pustaka,
Jakarta,tahun 1932. Buku itu mengisahkan
sekolah di Sumatra Barat. kehidupan Mak Naruma dengan anak ang-
katnya,Lina, dengan penuh kasih sayang,
padahalmereka bekerja membantingtulang
untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Novelnya yang lain berjudulPantun Orang
Muda yangditerbitkan diMedantahun 1939.
198 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
H.BJassin menyatakanbahwabiarpun cantumkan demikian, tidak disebutkan
O.R.Mandank tiadajelas corak keislaman-
nya,dia boleh dimasukkan kedalam barisan nama-nama dewan redaksi inajalah itu).
pujangga-pujangga sastraIslam.Komentar- Dengan redaksiBalaiPoestakaitu,agaknya
nya itu ditulisnya dalam bukimya Kesusas- memang majalah Pandji Poestaka ini diter
bitkan dengan tujuan yang sejalan dengan
traan Indonesia Modern dalam Kritik dan EseiI pendirian Balai Poestaka, yaitu menyedia-
kan"bacaan-bacaanbermutu"untuk rakyat.
(1985), Jakarta, yang diterbitkan oleh Nama PandjiPoestaka itu sendiri telah men-
jadisemboyan yang memotivasipara penge-
Gramedia. lola majalahitu,yaitu BalaiPoestakasebagai
bendera pelbagaibacaan diHindia Belanda
J. S. Badudu dkk. menyatakan bahwa Cpanji' berarti 'bendera' dan 'pustaka'
O. R. Mandank dalam menulis puisi
kadang-kadang menggunakan nama berarti'bacaan').
Untuk mencapai tujuan 'bendera
samaran. Nama samaran itu adalah
bacaan' di Hindia Belanda itu, majalah
Ketjoeboeng, Kris Yogi, dan Lalanang, di Pandji Poestaka dijual dengan harga yang
samping nama O. R. Mandank sendiri. murah sekali(menurutredaksi PandjiPoes
Dengan nama Ketjoeboeng dia menulis taka), yaitu seharga £10,00 untuk sebulan
"BangsaTanggoeli",dengan nama KrisYogi berlangganan dan seharga £25,00 untuk
dia menulis(1)"Iboekoe",(2)"Pagi Ilahi", berlangganan tiga bulan. Bahkan, apabila
(3)"Tempat-Nja",(4)"Lagoe Kampoeng", dengan harga yang rendah masih juga ada
(5)"O,Rang Seberang",(6)"Doea Sedjoli", pembaca majalahPandjiPoestaka yangtidak
dan(7)"Kenangan".Semuanya diterbitkan mampu membayamya,redaksi majalah itu
dalamPedoman Masjarakatawalparuhkedua
1930-an. Dengan nama Lalanang S. S. dia menganjurkanbeberapa brang pembacaber-
menulis (1)"Padi Nelaja",(2) "Boenga
Djelita", dan (3) Ki Raboel Alamin dalam gabung dalam membayar harga langganan
Poedjangga Baroe. sehingga harga majalah itu akan benar-
benarteijangkau.Sasaran pembacanya men-
PandjiFoestakaadalahnamamajalah cakupi pegawai pemerintah,swasta,peda-
gang, dan petani. Peredarannya meliputi
yang mendapat sambutan hangat wilayah kota dan desa.
karena dapat memenuhikebutuhan
pembacanya akan informasi yang aktual Pada waktu majalah Pandji Poestaka
pada masanya.Rubrik yang kaya dan bera- muncul,di Hindia Belanda memang telah
gam dalam majalahitu menempatkan maja banyak terbitan harian, mingguan, dan
lah tersebutsepertisuratkabar harian.Oleh bulanan.Namun,para pengelola majalahitu
karena itu,pada tahxm 1926 majalah Pandji bertekad untuk menerbitkanPandjiPoestaka
Poestaka diterbitkandua kaliseminggu.Pada dalamjangka panjang,dalam artimasaterbit
tahun 1941 tiras majalah tersebut mencapai majalah itu tidak hanya beberapa minggu
7.000 eksemplar. atau beberapa bulan saja. Tekad para
Redaksi majalahPandjiPoestaka adalah pengelola majalah Pandji Poestaka itu
Balai Poestaka(dalam majalah tersebut di- menjadikenyataan:PandjiPoestaka berakhir
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 199
terbit pada tahun 1945. Dengan demikian, menulis di majalah PandjiPoestaka mtara lain
majalahPandjiPoestaka selama masa terbit- Saadah Alim("Soeratnjajang Penghabisan"
nya telah mengalami dua zaman, yaitu
dalamPandjiPoestaka,Tahun XTV,10Novem
Zaman Pemerintahan Hindia Belanda dan ber 1936), N. St. I.(Noer Soetan Iskandar)
("Kartjis Lebaran..."dalam PandjiPoestaka
Zaman Pendudukan Jepang yang lamanya No.1-2,Tahun XIII,1Januari 1935),Soeman
mencapai 3 tahim. Hs.("Fatwa Membawa Ketjewa" dalam
PandjiPoestaka No.93/94,Tahim XVI,22No
Berakhimya penerbitan majalah Pandji vember1938),dan T.St.S.(ToelisSoetanSati)
Poestaka disebabkan oleh situasi politik. ("Menurutkan Kata Hati" dalam Pandji
Seperti diketahui,majalahini pada mulanya Poestaka No. 103/104, Tahun XIII, 27-31
diterbitkansebagaipelaksanaan"politiketis" Desember 1935). Sementara itu, beberapa
atau "politik balasjasa" Pemerintah Hindia penyair yang pemah menulisdimajalahPandji
Belanda yang telah menjajah dan menguras Poestaka antara lain A. H.(Amir Hamzah)
kekayaan alam Indonesia."Politik balasjasa" ("Boeah Rindoe I"dalam PandjiPoestaka No.
itu diwujudkan dalam bentuk penyediaan 53, Tahxm VIII, 4 Juli 1930), A. Damhoeri
"bacaan-bacaan bermutu" xmtuk rakyat di ("Sekoentoem KembangdiBalikPagar"dalam
negerijajahan. Pandji Poestaka No. 6, Tahun XI,20 Januari
1933), Selegoeri("Ratap Iboe" dalam Pandji
Ketika kekuasaan Jepang masuk ke
Indonesia tahun 1942, penerbitan majalah PoestakaNo.10,T^unM,3Febmari1933),dan
Pandji Poestaka terhenti beberapa saat. Ke-'
mudian, pada Zaman Pemerintah'an Pen U. T. Sontani ("Asia Raja" dalam Pandji
dudukan Jepang di Indonesia, Pemerintah Poestaka 23Januari 1943).Esai dan kritikjuga
mengambilalih dan melanjutkan penerbitan terdapatdalam majalahPandjiPoestaka,antara
majalah tersebut. Namun,Jepang mem- lain seri esai "Memadjoekan Kesoesastraan
berlakukan sensor yang sangat ketat Baroe:Menoedjoe Kesoesastraan BaroeI-VDI"
terhadap karya-karya yang akan dimuat di dalam beberapa nomorPandjiPoestaka tahim
majalahPandjiPoestakasehingga kebanyakan 1930-an karangan Sutan Takdir Alisjahbana
karya sastra yang dimuat mengikuti"corak dan"SedikittentangSadjak Baroe"karangan
dan wama" Jepang. Beberapa karya yang Armijn Pane {PandjiPoestaka,Tahun XV,No.
mencoba melawan"arusJepang"itu tampil
dalam corak alegoris untuk mengelabuisen 104,28 Desember 1937).
sor Jepang, misalnya beberapa puisi Maria
Amin("KeluhanPohon Mangga"). Pantjawamaadalahnama majalah
yang didirikan pada tanggal 1 Ok-
Walaupun majalah Pandji Poestaka tober1948diJakarta denganalamat
merupakan majalah yang bersifat umum, Jalan Asemka 29-30 Jakarta Kota. Penerbit
peran majalah ini dalam pengembangan majalah ini adalah FT Surya Praba.
kesusastraan di Indonesia cukup besar.
Banyak sastrawan yang di kemudian hari Pada tahun 1960, majalah Pantjawama
dikelola olehGoeiTekTjiangsebagaipemim-
terkenal dalam khazanah sastra Indonesia pinredaksi,Louw KenTjiaKoenHwasebagai
pemah menulis di majalah yang diterbitkan
oleh BalaiPoestakaitu.Cerpenisyangpemah
200 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
wakil pemimpin redaksi,dan KwaSien Biauw dalam Nomor197,halaman30-31,tanggal16
sebagai anggota redaksi. Pada tahim 1965 Oktober 1960.Pada tahun 1963dimuatcerpen
susunan pengelola majalahPantjawamaberu- "Studi jang Gagal' karya Mardiati dalam
bah,yaitu A.Karim D.P.sebagai pemimpin Nomor51,halaman10-11,tanggal26Oktober
umum, Djoni Hendra Sitompul sebagai 1963.Pada tahun 1964 dimuatcerpen"Tjinta
penanggung jawab, Tjia Koam Hwa dan Seorang Wanita Djuga Tidak" karya H. G.
Bambang Hirawan sebagai wakil peenang- Ugati,dalam Nomor71,halaman7-9,tanggal
gungjawab.Oey Hok Tjim sebagaijuru potret, 14 Maret 1964;cerpen"Kamar bedah" karya
Drs.Gunawan Wibisono,Teuku M.A.Sjahriar
Mahjoedin,M.Sc.,Dr.Sie Boen Liep,dan Liem Boen L, dalam Nomor 73, halaman 10-11,
Poen Kiesebagaipembantu.Majalahinimasih
terbit hingga tahun 1965. Pada tahun 1964, tanggal 28 Maret 1964. Cerpen "Manifes
harga majalahiniadalahRp50.00untukdalam Hidup" karya Boen L, dalam Nomor 74,
kota dan untuk pelanggan dari luar kota halaman 7-8, tanggal 4 April 1964; cerpen
ditambah biaya pengiriman Rp5. 00. Pada "Yang Lampau dan Yang Akan Datang"karya
tahun 1965 harga jual majalah ini menjadi
Rp65. 00. Kedudukan majalah ini dalam T.Ki Anan,dalam Nomor84,halaman 22-23
perkembangan sastra Indonesia dianggap
penting karena ikut menjoiburkan keberada- tanggal 13 Juni 1964; cerpen "Ibunda karya
ansastraIndonesia.Salahseorang pengarang
yang kita kenalsebagai penulis karya sastra Mardiati",dalam Nomor 87,halaman 22-23,
di dalam majalah Pantjawama adalah Rijono
tanggal4Juli 1964;cerpen"RejekiPak Umara"
Praktikto.' karya Rijono Praktikno dalam Nomor 89,
halaman 23-24, tanggal 18 Juli 1964; cerpen
Selain rubrik sastra, majalah ini juga "Perawan dan Kembang" karya Mardiati,
memuatrubrik kesehatan,politik,ekonomi, dalam Nomor 91,halaman 24r-25, tanggal 1
pendidikan, olahraga, dan busana sasaran Agustus 1964; cerpen "Orang Tua dan
majalah Pantjawama adalah kalangan Cenderawasih"karya Asrul Rubaiyah,pada
intelektual dari pembaca kalangan kelas nomor93,halaman46-47,tanggal15Agustus
menengah ke atas. Distribusi majalah ini 1964;cerpen "Musim Semi di Tokyo" karya
tersebar luas,yaitu Jakarta,Surabaya,Cire-
bon,Kebumen,Garut,Serang,Malang,dan KarelBudiman dalam Nomor95,halaman24-
Tegal.Selain beredar di dalam negeri,maja
lahinijuga beredarsampainegaraPolandia, 25,tanggal29Agustus1964.Pada tahun 1965
Jepang,dan Jerman. dimuat cerpen "Air Mata Baru" karya
Rubrik"Sastra"dalam majalah ini me A.Kahardalam Nomor113,halaman4r-5dan
muat cerita pendek baik asli maupun terje-
mahan.Majalah inijuga memuatcerita ber- Nomor 37 tanggal 2 Januari 1965; cerpen
sambung. "Pulang ke Tanah Garapan" karya M. S.
DjaelanyEka,dalam Nomor115halaman4-5
Dalam tahun 1960 dimuat cerpen tanggal16Januari1965;cerpen"Gerobaksapi"
"Makan Siang" karya Somerset Maugham karya Kho Phing Hwie dalam Nomor 116
halaman24r-25tanggal23Januari1965;cerpen
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern "Bergumul dengan Pasir" karya Kho Ping
Hwie dalam Nomor 119 halaman 12-13
tanggal 13 Februari Agustus 1965; cerpen
"Peratjunan"karya A.M.J.Soenanto,dalam
Nomor 120 halaman 6-7 dan Nomor 33
201
tanggal 20 Februari 1965; cerpen "Langkah Julukan Paus Sastra vmtuk H. B. Jassin
Pertama" karya Eska Dyan B.dalam Nomor
122 halaman 13-15 tanggal 6 Maret 1965; diperkuatpula denganbanyaknya tulisan H.
cerpen "Sebuah Lagu" karya Nguyen van B.Jassin yangberupakritikdanesaidiberbagai
Thongdalam Nomor125,halaman4-6tanggal media massa cetak,baik yang masih berupa
27Maret1965;cerpen"Fair"karyaIdrusIsmail tulisan lepas maupun yang sudah dibukukan.
dalam Nomor126halaman7-8tanggal3April Buku kumpulan kritik dan esainya,antara lain
1965;cerpen"Naema"karyaMohammad Dib berjudul Kesusastraan Indonesia Modern dalam
Kritik dan Esai(Gramedia, 1985,jilid 1-4).
dalam Nomor128halaman 11-13dan Nomor Bukunya yang lain ialah Chairil Anwar Pelopor
Angkatan 45 (cetakan ke-4, 1978) dan Amir
27 tanggal 17 April 1965; cerpen ""Gadis Hamzah Radja Penjair Pudjangga Earn(Gunung
Untimg" karya Aiping dalam Nomor 135 Agung,1962).Selainitu,masihbanyaklagibuku-
halaman 14-15 tanggal 5 Djuni 1965;cerpen buku H.B.Jassin,baik yang berupa kumpulan
"Pagi" karya IdrusIsmail dalam Nomor 142 kritikdanesaimaupvmkaryasastraasli.Diajuga
halaman 14-15 tanggal 24 Djuli 1965;cerpen menerjemahkansastra asing.
"MalamPesta"karyaKohardalam Nomor144
halaman 14r-15tanggal7Agustus1965;cerpen Paus Sastra sebagai julukan kepada
"Tjinta jang Pertama" karya Vu Nam dalam H.B.Jassin dapatdiperkuat dengan banyak-
Nomor 150halaman 12-14tanggal18Septem nya tulisan orang lain tentang H. B. Jassin.
Tulisan-tulisan itu dapat dibagi dalam dua
ber 1965. golongan,yaitu golongan yang menyanjung-
nyanjimg dan golongan yang mencaci maki.
Cerita bersambung (cerbung) yang Tulisan yangbersifatmenyanjungH.B.Jassin
pemahdimuatdimajalahPantjawama adalah antaralainberjudul"GebrakanPausSastraIn
cerita Mintaraga tahun 1960 Nomor 197 donesia" dalam Suara Karya,8 Juli 1983 oleh
halaman 25-28 tanggal 16 Oktober 1960; Junus Amrullah Adib dan "Paus,Jassin di
tahvm 1963 dimuat cerbung Pahlawan Tak Tengah Kita" dalam Tempo 30 Juli 1983 oleh
Dikenal karya Pak Har dalam Nomor 51 SapardiDjokoDamono.Tulisan yangmencaci
halaman 26-27tanggal26Oktober 1963.Pada makiJassin antaralainberjudul"KritikSastra:
tahvm 1965dimuatcerber Busonokarya R.M. Perlukah Adanya Paus?" dalam majalah
Tirto AdhiSoerjo dalam Nomor 145-150.
Harian Kami,7Februari1973,olehFaisalIsmail,
PausSastraadalahjulukanyangdibe- dan"Catalan Kecil atasCatalan Jassin"dalam
rikan kepada H. B. Jassin sebagai majalah Horison Oktober 1985 oleh Umar
kritikus yang berwibawa pada Junus. Untuk menunjang kepausan H. B.
masanya. Julukan itu dikemukakan oleh Jassin, tulisan yang berbicara tentang H. B.
Gajus Siagian,wartawan yang mempunyai Jassintercatatsekurang-kurangnya161 artikel
perhatian pada masalah sastra. Gajus yangtersebardalam media massa.Suratkabar
Siagian mengemukakan idenya itu dalam yang memuat artikel tentang H. B. Jassin,
tulisannya yang berjudul "Esai dan Kritik antaralain Berita Bmna,Pedoman Rakjat,Suara
Sastra Indonesia Dewasa Ini" yang di- Karya,Indonesia Raya, Srikandi, Kompas,Sinar
tulisnya dalam majalah Kisah,Januari 1957. Harapan, Suluh Indonesia, Waspada, Pelita,
202 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
Dwiwarna, Harian Kami, Hainan, Harmoni, 2) Pengadilan puisi dapat menentukan
mana yangboleh ditulisataudipriisikan
Angkatan Barn,Pikiran Rakyat, Barata Minggu,
Andjangsana, Merdeka, Singgalang, Yudha dan mana yang tidak boleh dipuisikan.
Minggu, Suara Pancaran Sastra, Mingguan
Nasional, Suluh Pelajar, Angkatan Bersenjata, Hal itu bermanfaat untuk mencegah
Minggu Ini, Harian Terbit, Berita Yudha, dan terjadinya kerusuhan-kerusuhan dalam
SurabayaPost Majalah yangmemuatkarangan masyarakat yang diakibatkan oleh
tentang H. B. Jassin antara lain Tempo, Basis, adanya hal-hal yang tidak perlu
Varia,Aktual,Konfrontasi,Horison,Kisah,Kartini, dipuisikan. Jika terjadi penulisan puisi
yang tidak perlu dipuisikan itu,tentu saja
Zaman,dan Intisari. akan terjadi efek yang negatif terhadap
masyarakat.
PengadilanPuisiadalah peristiwa 3) Pengadilanpuisiiniberhakmenjatuhkan
hukumankepada penyair-penyair yang
yang melibatkan kritikusdansastra- suka mengacau;hukuman yang diberi-
wan dalam forum"pengadilan" yang
diadakan diAula UniversitasParahyangan, kan adalah hukuman mental.
Bandung, pada tanggal 8 September 1974
untuk mengadili puisi Indonesia mutakhir. Pernyataan tersebut dilatarbelakangi
Acara pengadilan puisi itu dipicu oleh oleh kecemasannya terhadap sajak-sajak
pemyataan Darmanto Jatman pada tahun yang anti kemapanan yang banyak muncul
1972 dalam karangannya yang berjudul pada waktu itu.
"Tentang Pengadilan Puisi". Dalam
karangan itu secara tersirat dinyatakan AtaspernyataanDarmantoitulah acara
bahwa ada ketidakpuasannya terhadap pengadilan puisi diadakan. Dalam penga
kehidupan puisi Indonesia pada saat itu. dilan tersebutyangbertindaksebagaiHakim
Ketidakpuasan itu menyangkut (1)sistem
penilaian terhadap puisiIndonesia modern, Ketua adalah Sanento Yuliman; Hakim
(2)kritikussastra Indonesia,(3)media yang
memuat sastra Indonesia,serta(4)penyair Anggota adalah Darmanto Jatman.;Jaksa
mapan dan epigon.
Darmanto Jatman menyatakan bahwa Penuntut Umum adalah SlametSukimanto;
ada tiga hal yang memaksa kita untuk
melakukan pengadilan puisi. Pembelaadalah TaufiqIsmail,SapardiDjoko
1) Pengadilan itu harus mengesahkan hak Damono(absen), dan Hendrawan Nadesul
hidup puisi Indonesia. Dengan disah- (absen);Saksiyang meringankanadalahSaini
kannya hak hidup puisi Indonesia itu K.M.(Bandmg),Andri Darmadji(Jakarta),
para penyair sudah tidak lagi di- Wing Kardjo(Bandimg),Abdul Hadi W.M.
kejar-kejar pernyataan tuntutan: (Bandimg),Umbu Landu Paranggi(Yogya,
relevankah kehadiran puisi tersebut di absen),danYudhistira ArdiNoegraha(Jakar
ta);Saksiyang memberatkan adalahSutardji
Indonesia? Calzoum Bachri (Bandung) dan Sides
Sudyanto D.S.Jakarta).
Pengadilan Puisi merupakan "pem-
berontakan"terhadap perpuisianIndonesia.
Pemberontakan tersebut ditujukan kepada
kritikussastraIndonesia,penyair mapanIn-
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 203
donesia,dan majalah sastra yang ada diIn peminatsastra dan masyarakatumum
donesia.Kritikus sastra yang dimaksudkan karena akan mengisruhkan perkem
dalam pengadilan puisi itu adalah H. B. bangansastra puisi yang kita harapkan
Jassin dan M.S. Hutagalung.Kedua orang sehat dan wajar.
itu dianggap tidak mampu lagi mengikuti
perkembangan pui^i Indonesia mutakhir. Majelis hakim dalam sidang penga
Penyair mapan Indonesia yang dimak dilan itu menolak tuntutan jaksa penuntut.
sudkan adalah Subagio Sastrowardoyo, Majelis hakim yang diketuai oleh Sanento
Yuliman mengambil keputusan sebagai
Rendra, dan Goenawan Moehammad.
berikut.
Mereka bertiga itu dianggap menghambat
perkembangan puisiIndonesia yang wajar. 1) Para kritikus sastra tetap diizinkan
Majalah sastra yang didakwa dalam untuk menulis dan mengembangkan
pengadilan itu adalah majalah Horison. kegiatan serta meneruskan eksisten-
Majalahitu dianggap tidaklagi menampimg sinya dengan catatan harus segera
aspirasi orang banyak dan telah berubah mengikuti kursus penaikan mutu
menjadimajalah keluarga atau majalah klik. dalam sekolah kritikus sastra, yang
akan segera didirikan.
Tuntutanjaksa(SlametSukimanto)ter-
hadap ketiga kelemahankehadiran puisiter- 2) Para redaktur Horison tetap diizinkan
sebutadalah sebagai berikut. terus memegang jabatan mereka,
1) Para kritikus sastra yang tidak mampu selama mereka tidak merasa malu.Jika
lagi mengikuti perkembangan kehi- dikehendaki sendiri, mereka boleh
dupan puisi mutakhir Indonesia, mengundurkan diri.
khususnya H. B. Jassin dan M. S.
Hutagalung,harus"dipensiunkan"dari 3) Para penyair mapan masih diberi
peranannya sebagaikritikus. peluang untuk berkembang terus.
2) Para editor majalah sastra,khususnya Begitu juga para penyair epigon dan
SapardiDjoko Damono,sebagaieditor inkarnatif,boleh menulisterusdengan
majalah Horison,"dicutibesarkan". keharusan segera masuk ke dalam
3) Para penyair mapan: Subagio Sastro panti asuhan atau rumah perawatan
wardoyo, Goenawan Moehammad,
Sapardi Djoko Damono,W.S.Rendra, epigon.
dan epigon-epigonnya harus dikena-
kan hukuman pembuangan. Para 4) Majalah sastra Horison tidak perlu di
inkarnasinya dibuang ke pulau yang
paling terpencil. cabut surat izin cetak dan surat izin
4) Majalah Horison dan majalah Budaya
Jaya harus dicabut suratizin terbitnya terbitnya, hanya di belakang nama
(SIT)dan yang sudah terbit selama ini
dinyatakan tidak berlaku. Kedua lama harusdiembel-embelikata"Bam"
majalah itu dilarang dibaca oleh
sehingga menjadiHorison Baru.Masya
rakat luas tetap mendapat izin untuk
membaca sastra dan membaca puisi.
Dampak peristiwa itu terjadi tiga belas
hari kemudian.Pada tanggal 21 September
1974 diselenggarakan acara "Jawaban atas
204 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
Pengadilan Puisi" di Jakarta. Yang terlibat yang berjudul "Puisi Kita Dewasa Ini:
dalam acara tersebut adalah H. B. Jassin, JawabanSaya terhadapSlametSukimanto"
M.S.Hutagalung,Goenawan Mohammad, menyatakan bahwa dengan pandangan
dan SapardiI>joko Damono.Mereka tampil Sukirnanto dalam pengadilan puisi itu
dengan mengemukakan pendirian mereka M. S. Hutagalung merasa tidak perlu
masing-masingsertasikap mereka terhadap mengubah prinsip-prinsip yangdiyakininya
acara "Pengadilan Puisi" yang diadakan di selama ini. Pendiriannya itu disertai pula
Bandimg itu. dengansikapnya terhadap pengadilan puisi
itu. Tuduhan tentang kesalahan kritikus
H.B.Jassin dengan makalah yang ber- dalam melihatperkembangansastra adalah
judul "Beberapa Catalan Bertalian dengan
PengadilanPuisiIndonesia Modem"menge tidak beralasan dan tidak benar. Sudut
mukakan pendiriannya sebagaiberikut.
pandang Sukirnantolah yang brengsek.
Seorang kritikus tidaklah diangkat Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa
imtuk bertugas sebagai kritikus dan tidak pandangan-pandangan Sukimanto adalah
pula ada yang karena usianya yang sudah pandangan yang tidak sehat.
lanjut diberhentikan dari pekerjaannya
sebagai kritikus. Apabila seorang kritikus Sapardi Djoko Damono mengemuka
dianggap tidak becus, lebih simpatiklah kan pendiriannya dalam makalahnya yang
rasanya bila tampil kritikus lain untuk berjudul"Catalan alasPengadilanPuisidan
memperlihatkan kelihaiannya sehingga Tuntutan Slamet Kirnanto"sebagai berikut.
dengansendirinya kritikus yangtidakbecus
itu tergeser kedudukannya. Tapi tidak Pencacimakian terhadap majalah
sedetik pun saya terpikir akan berhenti Horison merupakan tindakan yang aneh
sebagaikaryawan dilapangankesusastraan karena majalah itu merupakan sumber
sekalipun nanti sudah berhenti sebagai terpenting bagi puji- pujiannya. Sapardi
pegawai. menganggap bahwa Slamet Sukirnanto
merupakan korban kekocakan Darmanto
Pendirian H.B. Jassin itu mempakan Jatman.Sikap Sapardiitu terlihatjugadalam
penolakannya terhadap keputusan makalahnya. Sapardi menganggap bahwa
"PengadilanPuisi"itu.Oleh sebab itu,H.B. keputusan pengadilan puisi tidak dapat
Jassin mengemukakan sikapnya terhadap diterima karena kerendahan mutu majalah
pengadilan puisi itu, yang menolak ter
hadap apa yang dituduhkan kepadanya. Horison tidak ditentukan dan ditimtut oleh
H.B.Jassin menganggapbahwa pengadilan
puisi itu hanya suatu permainan kanak- Slamet Sukimanto.
kanak yang lucu.Akan tetapi,pengadilan
itu merupakan perangsang untuk menim- PerdjalanankeAchiratadalahnovel
bulkan kesungguhan dalam mencari
karya Ddjamil Suherman yang
kebenaran material. mula-mula terbit sebagai cerita ber-
sambung dalam majalah Sastra No. 3-7
Hampir sama dengan pendirian H.B. Tahun II, 1962. Karya tersebut meraih
Jassin,M.S.Hutagalung dalam makalahnya Hadiah Kedua majalah Sastra tahxm 1962.
Cerita bersambvmgitu kemudian diterbitkan
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 205
pertama kalisebagaibuku noveltahun 1963 perhitungkan. Mereka berjalan menuju
oleh Penerbit NV Nusantara, Bukittinggi. padang Mahsyardengan tingkahlaku yang
ganjil. Banyak pula di antara mereka yang
Cetakan kedua novel itu diterbitkan oleh berkepala binatang. Semuanya menyuara-
Pustaka Salman,Bandung. Novel tersebut kan kecemasan.
diterbitkanjuga dalam edisi bahasa Malay
sia tahun 1981 olehPenerbitPustaka Melayu Di antara lautan manusia, terdapat
Baru,Malaysia. Salamahdanibunya,jugaSalim,berjalan ter-
seok-seok.DaripertemuanituSalim menge-
Novel ini berkisah tentang perjalanan tahuimengapaistrinyabunuh diri.Temyata
penyebabnya Kasim. Rupanya Kasim,
roh manusia ke alam akhirat. Dikisahkan seniman murtad, berusaha menggoda
Salamah hingga janda itu mata gelap dan
bahwa Salim meninggal karena tertabrak terpaksa memilih perbuatan bunuh diri.
mobilsepulang darikantor.Ketikajasadnya
terbujur kaku di rumahnya,rohnya mela- Tibalah giliran Kasim diadilidipadang
yang-layang.Dia tahu betapa sedilmya hati Mahsyar.Sebagaiseniman yang mengingin-
ibu dan istrinya. Dia ingin agar tidak ada kan kebebasan mutlak tanpa memper-
tangisan pada saat kematiannya. Namun, timbangkan norma ketuhanan, neraca
Salim lewatrohnya hanya mampu menjadi raksasa yang menimbang perbuatannya
penonton. Ketika jasadnya telah dikubur, timpang ke kiri. Hal itu berarti bahwa
dosanyalebihbesar daripadaamalsalehnya.
roh itu meluncur deras menembusi Kasim berusaha menolak putusan malaikat
itu, tetapi tidak berdaya karena bukti-
cakrawala sepi.Dalam sesaat dia sampai di buktinya tidak dapat dibantah kebenaran-
pintu langit pertama. Malaikat Munkar nya.Kasim divonis50tahim digodok dalam
mengusirnya agar dia turun kembali ke api neraka.
dunia.MalaikatNakirsegera menolongnya.
Dia diizinkan melewati pintu pertama Ketikatiba giliran pengadilanterhadap
karena kematiannya dalam tugas telah Salamah,Salim berusaha membelanya.Sala
menempatkannya sebagai orang yang mati
syahid walaupun dalam tingkat rendah. mah didakwa melakukan dosa besar karena
Lalu,masuklah dia keruangan dibalik pintu
yang dijaga Munkar dan Nakir. Di situ dia bunuh diri yang berarti mendahului takdir
bertemu dengan Nabi Adam yang sedang Allah.Neraca menunjukkanbahwa dosanya
tafakur. Sambil berseru mengagungkan lebih besar daripada amal salehnya.
kebesaran Allah, Salim terpana akan Pembelaan Salim tidak mempengaruhi
ketakjubarmya. putusan. Lalu, tampillah ibu Salamah.
Berkat cinta kasih seorang ibu yang begitu
Sementaraitu,darikejauhan terdengar tulus ikhlas, Salamah dapat ditolongnya.
jerit tangis perempuan dan ternyata itu Salim,Salamah,dan ibunya diperbolehkan
suara istrinya, Salamah. Dia ingin melanjutkan perjalanan.Mereka dinyatakan
menolongnya, tetapi tidak bisa berbuat
apa-apa karenaistrinya berbuatdosa besar, bebas atas hukuman neraka.
yakni bunuh diri.
Studi tentang novel ini, antara lain,
Setelah kiamat,hari perhitungan tiba. dilakukan oleh(1)Ajip Rosidi,1969,dalam
Amal perbuatan manusia di dxmia akan di-
206 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
Ikhtisar Sejarah Sastra Indonesia, Bandung: sebagaipemecahan persoalan.Dengan kata
lain,novelPerdjalanan keAchirat merupakan
Bina Cipta;(2) Abdul Rozak Zaidan,1971, contoh genre sastra keagamaan.
"Perdjalanan ke Achirat karya Djamil Suher-
man: Tinjauan Struktural", Yogyakarta: PoespaMegaadalahbukukumpulan
FakultasSastra UniversitasGadjah Mada,(3)
puisikarya SanusiPane yang kedua
Subhan, 1987,"Unsur Islam dalam Novel (1927), setelah buku pertamanya
Pantjaran Tjinta(1926).Bukukumpulan puisi
Perdjalanan ke Achirat", Jakarta: Fakultas Poespa Mega dicetak pertama kali oleh
Sastra Universitas Indonesia;(4) Suyatno, PenerbitBintang Kedjora,Yogyakarta,1927.
Cetakan kedua dan seterusnya diterbitkan
1990, "Fakta Cerita,'Tema, dan Masalah oleh Pustaka Jaya, Jakarta, 1971 dan 1975.
Selain dalam dua penerbitanitu,puisi-puisi
Novel Djamil Suherman", Yogyakarta: yangdimuatdalamPoespa Megajuga dimuat
Fakultas Sastra, Universitas Gadjah Mada; dalam buku Perkembangan Puisi Indonesia
(5) Maman S. Mahayana et al. 1992,dalam Tahun 20-an hingga Tahiin 40-an yang ditulis
Ringkasan dan Ulasan NovelIndonesia Modern, oleh J. S.Badudu dkk.
Dalam buku Poespa Mega terdapat 34
Jakarta:Gramedia Widiasarana Indonesia. puisi, yaitu(1)"Ke Pantai",(2)"Perisai",(3)
"Melati",(4)"Sebagai Merpati",(5)"Di Tepi
Ajip Rosidi dalam Ichtisar Sedjarah Sas Danau",(6)"Sendja",(7)"Sungai",(8)"Mimpi",
tra Indonesia(1969:190)menyatakan bahwa (9)"Sawah",(10)"Rindu",(11)"Bimbang",(12)
dalam novel Perdjalanan ke Achirat Djamil "Gamelan",(13)"Djiwa",(14)"Gembala",(15)
Suherman telah mengangkat masalah "Terang Bulan",(16) "Kenangan",(17)
agama sebagai masalah sastra. Sementara "Sadjak", (18) "Di Lingkoengan Adat
itu, Maman S. Mahayana et al. (1992:114) Lembaga",(19)"Padma",(20)"Tedja",(21)"Air
menyatakanbahwa noveltipisiniamatsarat Mantjur",(22) "Bxmga",(23) "Menumbuk
dengan mistis kehidupan di alam akhirat. Padi",(24)"Kematian Anak",(25)"Ingin
Pelukisannya yangamatmencekam,banyak Lupa",(26)"Tjinta Moeda",(27)"Tjandi",(28)
disisipi dialog,terkesan sebagai pembelaan "MenantiKata",(29)"Panggilan",(30)"Tanah
apabila kita melakukan perbuatan dosa. Karang",(31)"Menari",(32)"Magrib",(33)
Novel ini merupakan novel religius yang "Waoeu",dan(34)"Di Lereng Salak".
penuh dengan dakwah, tetapi menarik Beberapa kritikusdan pengamatsastra
karena latar suasananya sangat mendukimg yang membicarakan puisi-puisi yang
keseluruhan cerita.Selanjutnya,dinyatakan terdapat dalam buku Poespa Mega, antara
bahwadalam beberapa bagian,dialogantara lain(1)Amir Hamzah,1941,"Kesusastraan
Birman(pelukis)danjaksa penuntutumum Indonesia Baru"dalam Poedjangga Baroe,(2)
mengenai pemikiran filsafat-sungguhpun
hanya sepintas-terkesan adanya pengaruh A.Teeuw,1952,dalam Pokokdan Tokoh I,(3)
karya Mohammad Iqbal,Javid Namah,yang H.B.Jassin,1954,Kesusastraan Indonesia Mo-
juga mempertentangkan filsafat Barat
dengan filsafatIslam.
Goenawan Mohammad dalam Antologi
Esei tentang Persoalan Sastra (1969:89) me
nyatakan bahwa novelPerdjalanan keAchirat
mulai menempatkan kehidupan beragama
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 207
dern dalam Kritik dan Esai, bab "Pudjangga Dalam bentuk,kata nan rancak
Modern",(4)Fachruddin Ambo Enre,1963,
Perkembangan Puisi Indonesia dalam Masa Dicaritimbang dengan pilihannya
Duapuluhan,(5)J. U.Nasution.1963 dalam Tanya pertama keluar di hati
Pudjangga SanusiPane,(6)BakriSiregar,1964 Setelah sajak dibaca tamat
dalam Sedjarah Sastra Indonesia Modem I,(7) Sehingga mana tersebutsakti
Ajip Rosidi, 1969 dalam Ichtisar Sedjarah Mengikat diri di dalam hikmat
SastraIndonesia,(8)Ajip Rosidi,1975dalam,
PuisiIndonesia I,dan(9)Herman J. Waluyo, Rasa bujangga waktu menyusun
Kata yang datang berduyim-duyun
1991, "Sanusi Pane" dalam Teori dan
Apresiasi Puisi. Dari dalam,bukan nan dicari
Dalam bukunya yangberjudulTeoridan Haruskembalidalam pembaca
Apresiasi Puisi, Waluyo menyatakan bahwa Sebagaibayang di muka kaca
Poespa Mega merupakan ratapan patah hati Harusbergoncang hati nurani
penyair terhadap kekasihnya. Di dalam
kumpulan puisi itu penyair merindukan {Poespa Mega,1975:26)
kedamaian, ketenangan hidup, dan ke-
bahagiaan.Dia merindukankekasihnya yang Hampir semua puisi yang terkumpul
telah pergi meninggalkan dirinya. dalam Poespa Mega berbentuk soneta(sajak
empat belas larik).Puisi"Ke Pantai"terdiri
Pada umumnya para pengamat dan atas32larikdandibagiatas8bait yangsetiap
kritikus sastra berpendapat bahwa Poespa baitnya terdiri atas 4 larik. Selain itu, ada
Mega merupakan karya Sanusi Pane yang puisi yang terdiriatas56larik,yangberjudul
berhasil menyajikankonsepsitentang alam. "Kenangan".
Selain itu, warna alam dalam kumpulan
puisi Poespa Mega begitu kuat,seolah-olah Puisi berbentuk soneta dalam Poespa
SanusiPaneingin bersatu dengan alam.Hal Mega pada umumnya mengacu ke soneta
itu sesuai dengan konsep unio mistico, Italia, yaitu 4 4 3 3. Bentuk soneta dalam
paham yang dianut Sanusi Pane, yang Poespa Mega merupakan perpaduan antara
mencoba memahami manusia sebagai kekuatan estetika pantun dansyair Melayu.
bagian dari alam dan sekaligus merupakan
kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari Puisi-puisi yang terdapatdalam Poespa
alam.Manusia dianggapsebagaidunia kecil Megabelum diterjemahkan ke dalam bahasa
danalam sebagaiduniabesar,tempatsemua asing.Akan tetapi,adabeberapa puisidalam
makhluk hidup berada. Poespa Mega yang dijadikan bahan pelajaran
disekolah,misalnya puisi"KePantai"dalam
Salah satu puisi yang terdapat dalam buku Terampil Berbahasa Indonesia 4 (J. D.
Poespa Mega berjudul"Sadjak". Parera dan S. Amran Tasai,1996:39-40)dan
sajak "Sawah"dalam buku Pintar Berbahasa
SAJAK Indonesia3(H.G.Tarigandan DjagoTarigan,
Di mana harga karangan sajak 1996:127).Selainitu,puisi"Gamelan"dikutip
sebagaicontohsoneta dalam bukuKamusIsti-
Bukankah dalam maksud isinya lah Sastra(Abdul Rozak Zaidan dkk.).
208 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
Pustaka Jaya lahir tahun 1971 di Dalam perkembangan selanjutnya
terasa perlu untuk mengubah Badan
Jakarta atas saran Asrul Sani dan Penerbit Pustaka Jaya menjadi berbentuk
Perseroan Terbtas. Untuk itu disampaikan
beberapa anggota DKJ lainnya yang Ketua Yayasan Yaya raya untuk mudahnya
mengganggap perlu adanya penerbit buku- memanfaatkan jasa bank selain mengikuti
buku bermutu. Dalam perkembangan jejak majalah Tempo yang telah lebih dulu
riwayat pengelolaannya, penerbitan buku- berbentuk PT. Rapat Pleno DKJ di tahun
bukuketikaitu mengalamikemacetan.Minat 1974 menyetujui saran itu. PT Dinamika
baca sangat lemah. Penerbitan Pemerintah, Pustaka Jaya inilah yang bersama Yayasan
Pustaka Jaya tak ada yang bisa berbuat Jaya Raya membentuk PT Pustaka Jaya
banyak.Sementara itu,dari kalangan swasta dengan masing-masing memiliki saham
tidak ada yang berani tampil karena lima persen.
resikonya memangterlalu besar.
Misi Pustaka Jaya pada umumnya
Untuk mengisi kebutuhan itu, Ali menerbitkan buku-buku yang baik,
Sadikin (Gubernur DKI) menyerahkan khususnya buku-bukusastra.Selainitujuga
masalahnya kepadaYayasanJaya Raya yang dimaksudkan tmtuk meningkatkan minat
diketuai Ir. Ciputra, yang beberapa waktu baca masyarakat melalui penerbitan buku-
sebelumnya telah memberikan bantuan buku anak yang diharapkan dapat
modal kepada beberapa wartawan xmtuk memupukkebiasaan membaca.Oleh karena
mendirikan majalah Tempo. Tidak lama itu, jumlah buku anak-anak dan dewasa
kemudian, disepakatilah pembentukan pada tahun 1975 berbanding empat-satu.
Akan tetapi, tahun 1981 perubahan buku
badan penerbit buku itu oleh Yayasan Jaya dewasa jauh lebih banyak dari buku anak-
anak.Semua itutergantung daribanyaknya
Raya. Yayasan itu tidak berbentuk badan jumlah naskah yang masuk.
hukum melainkanhanya merupakanbagian
dari Yayasan Jaya Raya. Rachmat, seorang yang bertugas
dibagian penjualan buku menilai kegiatan
Pustaka Jaya pun mulai bergerak ber- Pustaka Jaya selama ini telah banyak
bekaUcan modal pinjaman sebesar dua puluh
jutarupiah.Dewanpengawasterdiridaridela- membuahkan hasil. Dalam hal minat baca
panorang(masing-masingempatdariDKJdan
Yayasan Jaya Raya).Mereka adalah Ir.Ciputra telah terlihat gejala-gejala peningkatan.
(ketua),Asrul Sani,HBJassin,Ramadhan KH, Salah satu petunjuk dapat dilihat dari
banyaknya penerbit-penerbit baru yang
Ali Audah,Budiman Kusika,Wardiman,dan muncul mengikuti Penerbit Pustaka Jaya.
Pustaka Jaya dapat berkembang karena
Masagung.SebagaidireksidiketuaiAyipRosidi buku-buku yang dikeluarkannya banyak
dan Drs.Soepamo(YayasanJaya Raya)sebagai dipakai masyarakat.
anggota urusan manajemen. Susunan
pengurus PT Pustaka Jaya terdiri dari Ajip SasaranPenerbitPustakaJaya adalahse-
Rosidi(Presdir),RachmatMarta(Direksi)serta luruh masyarakat kota dan daerah.Sebagian
komisaris.Sedangkan Jr.Ciputra tetap sebagai
ketua, Adnan Rusdi Surjadi dan Iravati buku-buku merekaberedar diPxrlauJawa,ter-
Sudiarso.PustakaJaya sendiriberalamatjalan
lOramatn,nomor31 A,Jakarta Timur.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 209
utama di kota Jakarta, Surabaya, Bandung, dongeng-dongeng Indonesia, Dongeng-
danJogyakarta,sedangkandiluarPulauJawa, dongeng Mancanegara,Kisah-kisah Klasik
bukuPustakaJaya yangpalinglakuadalahdi
Palembang, Medan,dan Padang. Penjualan Barat,Kisah-kisah Modem Indonesia,Kisah-
buku-bukutersebutumumnyatunai(dengan
rabat35%)atau kreditsatu bulan(rabat30%) kisah Modern Terjemahan, Pengetahuan
Populer serta Boografi Orang-prang
melalui toko buku. Mereka tidak berminat Terkenal,dan SeriPustakaRemaja.Kemudian
lagiada SeriPustaka Prosa bempa Buku-buku
memasarkan melaluiperwakilan.Oleh karena Roman Asli, Buku-Buku Roman Terje
itu, Penerbit Pustaka Jaya sampai sekarang mahan,serta Kximpulan CeritaPendek.Seri
masihberproduksi. lainnyaPustakaPuisi,Pustaka Drama,Pustaka
Kedudukan Pustaka Jaya dalam Eseidan Kritik,PustakaIslam,Pustaka Seni,dan
perkembangan sastra dapat dilihat dari Pustaka Daerah(Sxmda dan Jawa).
karya sastra yang diproduksinya. Pada
tahun 1950, buku-buku sastra yang Pramoedya Ananta Toer terkenal
sebagai pengarang novel tahun
diterbitkan Balai Pustaka dicetak sekitar 1940-an dengan noveinya, antara
lain, Keloearga Gerilja dan Perboeroean.
4000 atau 5000 eks setiap judul. Dari oplag Pramoedya Ananta Toerlahir diBlora,Jawa
itu setiap tahunnya telah mengalami cetak Tengah,tanggal 6 Februari 1925. Ayahnya
ulang, misalnya karya Idrus, Pramudya, adalah seorang guru yang mula-mula
Achdiat,dll. Begitu pula dengan buku ter- bertugas di HIS di kota Rembang,kemudian
jemahan dariDostojevskydanShakespeare. menjadigurusekolahswasta BoediOetomo
Tahun 1971, buku Ramadhan KH (Royan sampai menjadi kepala sekolah tersebut.
Revolusi) dan Ali Audah (Jalan Terbuka)di Ibunya anak penghulu di Rembang.
cetak lebih sedikit. Pramoedya Ananta Toer menamatkan
pendidikan disekolah rendah(sekolah dasar)
Pengarang yang biasa mengirimkan Instituut Boedi Oetomo di Blora.Kemudian,
tulisannya antara lain, untuk roman yaitu dia melanjutkan pendidikannyaselama satu
karangan Nh. Dini,Sutan Takdir Alisyah- setengah tahun ke sekolah teknik radio
bana,Armjin Pane,Mochtar Lubis,dan lain {Radiovakschool Surabaya)di Surabaya tahxm
sebagainya. Untuk La Barka karya Nh.Dini 1940-1941. Dia tidak memiliki ijazah dari
mencapai20.000eksemplar.Buku puisi yang
biasateijualbanyakhanyalahkarya Rendra. sekolahitukarenaijazah yangdikirimkannya
Sedangkan buku anak-anak yang paling ke Bandxmg untuk disahkan tidak pemah
laris adalah Tom Sawyer(Mark Twain)yang diterima kembali di Surabaya. Hal itu di-
mendekatiangka dua belasribu eksemplar. sebabkan oleh kedatangan Jepang ke Indo
nesia padaawaltahxm 1942.Jepang mendarat
Keterkenalarmya dalam dunia sastra
dapat dilihat dari buku-buku yang di di Rembang tanggal3Maret1942.
produksinya. Buku-buku tersebut banyak Bulan Mei 1942 Pramoedya Ananta
yang telah dicetak ulang. Kini lengkapnya
meliputi Seri Buku bacaan Bergambar(xmtuk Toer meninggalkan Rembang dan Blora
anak-anak yangbaru pandai membaca),Seri
PustakaAnak(xmtukusia 10-15tahunberupa
210 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
pergikeJakarta.Dia bekerja diKantor Berita Tahun 1958 Pramoedya Ananta Toer
Domei. Sambil bekerja, dia mengikuti terlibat sebagai anggota Pimpinan Pusat
pendidikan di Taman Siswa (1942-1943), Lembaga Kesenian Rakyat (Lekra) yang
mengikuti kursus di Sekolah Stenografi
(1944-1945),kemudian mengikuti kuliah di berada di bawah Partai KomunisIndonesia
Sekolah Tinggi Islam Jakarta (1945)imtuk
mata kuliah Filsafat,Sosiologi,dan Sejarah. (PKI).Keterlibatarmya dengan Lekra mem-
perhadapkannya denganseniman golongan
Tahun1945diakeluar dariKantorBerita lain yang tidak sealiran,terutama seniman
yang menentang PKI, seperti penanda
Domei dan pergi menjelajahi Pulau Jawa. tangan Manifesto Kebudayaan.
Bulan Agustus1945,saatkemerdekaanIndo
nesia diproklamasikan,diasedangberada di Tahxm 1962dia menjabatredaktur Len-
Kediri.Tahim 1946 dia ikut menjadi prajurit tera. Dia juga bekerja sebagai dosen di
resmi sampai mendapat pangkat Letnan II
Tentara Keamanan Rakyat(TKR) yang di- Fakultas Sastra Universitas Res Publika,
tempatkan di Cikampek, dengan sekutu
Front Jakarta Timur.Dia kembali ke Jakarta Jakarta,sebagai dosen Akademi Jumalistik
tahun 1947 dengan menyusup melalui Dr. Abdul Rival. Pramoedya Ananta Toer
penjagaan. Dia ditangkap militer Belanda dibuang ke Pulau Buru setelah kejatuhan
yang berada di Cipinang.Tanggal22JuH 1947 Partai Komimis Indonesia ketika partai itu
dia ditangkap marinir Belanda karena hendak menggulingkan Pemerintahan
menyimpan dokumen gerakanbawah tanah Republik Indonesia tanggal 30 September
menentang Belanda.Dia dipenjarakantanpa 1965(Gestapu/PKI).
diadili di penjara Bukit Duri sampai tahun
1949. Tahun 1950-1951 dia bekerja sebagai Pada penangkapan yang dilakukan oleh
gerombolan pemuda bertppeng tanggal 13
redaktur Balai Pustaka. Tahun 1950 dia Oktober 1965, dia mendapatkan penghinaan
dan perlakuan yang kejam.Pendengarannya
menerima hadiah sastra dari Balai Pustaka rusakkarenadipukuldenganTommygunpada
bagian kepalanya.Setelahitu,dia dipenjarakan
atas novelnya yang berjudul Perboeroean. di Tangerang,Salemba,CUacap,dan selama
Pada tahim yang sama dia menikah dengan sepuluh tahim hidup di pengasingan Pulau
wanita yang sering datang ke penjara ketika Buru.Selepasdari pengasingan diPulau Buru,
dia berada di penjara. dia menghasilkan beberapa buku yang pada
umumnya dilarang oleh Kejaksaan Agung.
Tahun 1952 Pramoedya Ananta Toer Namun,penerbitan luar negeri memung-
mendirikan dan memimpin Literary dan
Fitures Agency Duta sampai tahun 1954. kinkan buku-buku itu terbit dan beredar luas,
Tahun 1953 dia pergi ke Negeri Belanda
sebagaitamu Sticusa(Yayasan Belanda Keija bahkan diterjemahkan ke dalam beberapa
Sama Kebudayaan).Tahun 1956dia berkun- bahasa asing, terutama bahasa Inggris dan
jungkePeking,Tiongkok,vmtuk menghadiri Belanda. Buku itu ialah Bumi Manusia (1980),
peringatan hari kematian Lu Sun. Dia AnakSemm Bangsa(1980),Jejak Langkah(1985),
terkagum-kagum terhadap kejayaan Runtah Kaca(1988),NyanyiSunyiSeorang BisuI
RevolusiTiongkok dalam segala bidang. (1995) n (1996), Arus Baltk (1995), Arok Dedes
(1999), dan Larasati (2000). Beberapa tahun
teirakhirinisejumlahbukuPramoedya Ananta
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 211
Toer yang semula dilarang beredar oleh kesadaran"yang te-
Kejaksaan Agung diterbitkan kembali oleh
penerbit Hasta Mitra, seperti Bumi Manusia, ^^h sadar manusia.
Anak Semua Bangsa, termasuk buku-buku
Pramoedya yang ditulis tahun 1950-an {tjerita Putu Wijaya lahir
dariBlora,Perboeroean,Koroepsi,Keloearga Gerilja,
dan PanggilAkoe KartiniSadja). " 1944 di Puri Anom,
Karya Pram dalam terbitan KPG Dokumeniasi Pusat Bahasa Tabanan, Bali. Na-
1. MflngzV(2000)
2. Kronik Revolusi I,II(1999),III(2000) ..
3. Cerita-Cerita dari Digul(2001)
4. Perawan Remaja dalam Cengkraman Mi- ma lengkapnya ada-
liter (2001) lah I Gusti Ngurah
Pramoedya Ananta Toer memperoleh Putu Wijaya. Dari
16 penghargaan, antara lain Penghargaan
Balai Pustaka(1951).Tahun 1995 dia mene- namanya ini dapat diketahui bahwa dia
rima Hadiah Magsaysay dari Filipina.
Pengukuhan Pramoedya Ananta Toer berasal dari keturunan bangsawan.Ayahnya
sebagai penerima hadiah tersebut menim-
bulkan pro dan kontra dikalangan masyara- bernama I Gusti Ngurah Raka.
kat saat itu mengingat sejarah masa
silamnya yang dikenal sebagai pemasung Putu Wijaya menamatkan sekolah
kebebasan. Hal itu yang menjadi dasar
Mochtar Lubis mengembalikan hadiah yang rakyat, sekolah menengah pertama, dan
sama yang diterimanya tahun 1958. Se-
mentara itu,Yayasan Magsaysay memberi- sekolah menengah atas diBali.Setelahtamat
kan penghargaan kepada Pramoedya
dengan alasan bahwa Pram dinilai berhasil sekolah menengah atas di Bali,Putu Wijaya
melakukan pencerahan dengan cerita yang masuk ke Fakultas Hukum, Universitas
bernas tentang sejarah kebangkitan dan
kehidupan modern masyarakat Indonesia. Gadjah Mada. Dia mendapat gelar sarjana
PEN International (1998), dan Kota hukum tanggal 28 Juni 1969. Ketika
Fukuoka-Yokatopia Foundation(2000).
berkuliah di Fakultas Hukum,Putu Wijaya
PutuWijaya dikenalsebagaisastra-
juga belajar di Akademi Seni Drama dan
wan, penulis naskah drama, dan
sekaligus sebagai wartawan. Dari Film (Asdrafi) selama satu tahun, yaitu
tangan Putu Wijaya telah munculbeberapa
tahun 1964. Dalam kehidupan sehari-hari
Putu Wijaya tidak pernah memakai gelar
"sarjana hukumnya".
Tahun 1968 dia ikut bermain di Bengkel
Teater Rendra dan sempat mementaskan
"Bip-Bop" dan "Pozzo" dalam drama
Menunggu GodotdiJakarta tahun 1969.Sejak
tahun 1959 Putu Wijaya bermain drama
dengan Kelompok Sanggar Bambu. Di
sanggar itu Putu Wijaya menyutradarai
pementasan Lautan Bernyanyitahun 1968.
Setelah pindah ke Jakarta,Putu Wijaya
bergabung dengan kelompok Teater Kedl
pimpinan Arifin C. Noer. Dia juga meng-
gabungkan diri dengan kelompok Teater
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
Populer pimpinanTegiih Karya.Disamping Dalam berkarier Putu Wijaya terkenal
sebagaipenulisnaskah drama.Daritangan-
itu,Putu Wijayajuga bekerja sebagaired^tur nya telah muncul beberapa naskah drama
modern yang beraliran arus kesadaran.
majalah Ekspres.Setelah memimpin majalah Naskah drama yang ditulisnya tidak sama
Ekspres(karena majalahitu mati),dia bekerja dengan naskah drama konvensional. Di
sebagai redaktur majalah Tempo. Pada saat samping itu, Putu Wijaya juga menulis
itulahPutu Wijaya mendapatdukungandari beberapa novel yang beraliran baru.Novel-
beberapa temarmya di Tempo untuk men- novelnya juga bercorak "arus kesadaran",
diiikansebuah teater. Akhimya,Putu Wijaya "absurd", seperti juga corak-corak novel
mendirikanTeater Mandiri.Diajuga pemah IwanSimatupang.Novelbercorak kejiwaan
menjadiredaktur majalah Zaman. dan filsafat merupakan ciri tulisan Putu
Wijaya.
Tahun 1973Putu Wijaya mendapatbea-
siswa untuk belajar drama di Jepang selama Putu Wijaya juga menulis cerita
satutahun.Dalam mengikutipelajaranitu,dia pendek.Beberapa cerita pendeknya muncul,
ikut hidup dengan kelompok masyarakat baik yang berupa buku maupun yang terbit
komunaldiIttoen,Jepang.DisanaPutuWijaya di berbagai majalah dan surat kabar.Sama
hidup sebagai petard. Putu juga menyertai seperti drama dan novelnya,cerita pendek
kelompok itu untuk berkeliling dalam usaha Putu Wijaya juga bercorak baru, beraliran
memberikan pertunjukan "sandiwara rakyat kesadaran baru, yang mengungkapkan
keliling" yangbemama"Swaraji".Putu Wijaya banyak stream consciousness.
hanyasanggup menjalanibeasiswaituselama
tujuhbulan.Dia kembalikeIndonesia dan aktif Banyak kritikus dan pengamat sastra
kembalisebagaistafredaksimajalah Tempo. yang memberikan kritik dan komentar
terhadap Putu Wijaya. A.Teeuw menyata-
Tahun 1974 Putu Wijaya mendapat kan bahwa Putu Wijaya adalah orang yang
kesempatan untuk mengikuti lokakarya sangat energetik dan serbabisa. Dia bukan
penulisan kreatif di Iowa City, Amerika hanya wartawan dan anggota tetap staf
Serikat. Kegiatan itu bemama International redaksi majalah Tempo, melainkan juga
Writing Program yang diselenggarakan oleh sutradara dan penulis drama.Unsur keter-
UniversitasNegeriIowa.Setelah pulangkeIn asingan(sebagaicirikhas manusia modem)
donesia tahim 1975,Putu Wijaya mendapat makinjelasdalam novel-novelnya.Disinilah
kesempatan untuk bermain drama dalam Fes dia menunjukkan bakatnya sebagai novelis
tival Teater Sedunia di Nancy,sebelah timur sepenuh-penuhnya. Novel-novel itu
kota Paris,Prancis.Tahun 1985 Putu Wijaya agaknya memberikan harapan besar pada
mengikuti kegiatan Festival Horizonte IE di masa mendatang, asal saja Putu Wijaya
berhasilmembebaskankarya kreatifnya dari
Berlin,Jerman. imsur-unsur kewartawanannya yang kuat
serta pengaruh godaan komersial.
Putu Wijaya pernah merukah dengan
ReniJajmsman sekitar tahun 1980-an.Akan Umar Junus menyamakan kedudukan
tetapi, usia perkawinan mereka tidak ber- Putu WijayadenganIwanSimatupangjika di-
langsunglama.Dia kemudian menikahlagi
dengan Dewi Pramimawati dan dikarurua 213
seorang anak perempuan.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
lihat dari kehadiran novelnya. Umar Junns produksi untuk pembuatan sinetron di
menyatakan bahwa kalau pengetahuan televisi.Diatelah menyutradarai3buahfilm
pembaca taitang novel diikatoleh novel-novel untuk layar putih:"Cas-Cis-Cus,Zig Zag",
Balai Pustaka, maka pengetahuan ini tidak dan "Plong". Untuk jenis sinetron rumah
akan mengimbaunya untuk memberikan produksinya telah menghasilkan "Dukun
reaksi positif terhadap novel-novel yang Palsu"(13 episode),"Pas"(52 episode),
ditulisIwanSitnatupangataupunPutuWijaya "None"(39episode),"Warteg"(20episode),
meskipim dengan mudah pembaca tersebut dan"Jari-JariCinta".Putu Wijaya mendapat
dapat memahami novel Mochtar Lubis dan beberapa penghargaan dan hadiah atas
Ramadhan K.H.Untuk memtingkinkan dapat karya-karyanya. Tahun 1967 naskah Putu
memberikan reaksi positif terhadap novel Wijaya "Lautan Bernyanyi" mendapat
Iwan Simatupang dan Putu Wijaya,seorang hadiah ketiga dari Badan Pembina Teater
pembaca mestilah melepaskan diri dari Nasional Indonesia dalam Sayembara
kerangka pemikiran yang diciptakan Penulisan Lakon.Tahun 1980 Putu Wijaya
pengetahuannya tentang novel-novel Balai memperoleh Hadiah Sastra Asean (SEA
Pustaka.Novel-novelPutu Wijaya dan Iwan Write Award) yang diselenggarakan di
Simatupang diciptakan dengan kerangka Bangkok,Thailand atas karyanya Telegram.
pemikiran yang telah berbedasamasekali.
RamadhanK.H.(RamadhanKartaha-
Putu Wijaya telah menuliskarya sastra
dalam jumlah yang besar. Beberapa drama dimadja) lahir di Bandung, Jawa
yang ditulisPutu Wijaya,antaralainsebagai Barat, tanggal 16 Maret 1927. Dia
berikut:{\)Lautan Bernyanyi,1967;(2)Anu, beragama Islam.Sebagai pemeluk agama Is
1974;(3)Aduh,175;(4)Dag Dig Dug,1976; lam yang simgguh-sungguh, dia mengeja-
wantahkan kepercayaan kepada Tuhan antara
(5)Edan,1977;dan(6)Gerr,1986. lain secara tersirat terungkap dalam hampir
semua novelnya yang selalu menampilkan
Beberapa kumpulan cerita pendek tokoh yang bertahan dalam kejujuran.
Putu Wijaya adalahsebagaiberikut:(1)Bom, Dikota Cianjur Ramadhan dibesarkan
1978;(2)Es,1980;dan(3)Ores,1982. oleh ibunya yang telah bercerai dengan
ayahnya.Pada masa pendudukanJepang di
Kumpulan puisiPutu Wijaya berjudul
Indonesia,dia bersekolah diSMPSukabumi
Dadaku adalah Perisaiku,1974. tahun 1940. Namun, tatkala berkobar
Beberapa novel yang ditulis Putu revolusi kemerdekaan Indonesia, dia
Wijaya adalahsebagaiberikut:(1)Bila Malam
Bertambah Malam,1971;(2)Telegram,1972;(3) melanjutkan pendidikannya ke sekolah
Pabrik, 1976;(4)Stasiun,1977;(5) Ms,1977; menengah atas di Bogor tahun 1943.
(6)Tak Cukup Sedih,1977;(7)Ratu,1977;(8)
Sah,1977;(9)Keok,1978;(10)Sobat,1981;(11) Pada tahim 1948dia melanjutkanseko-
Lho,1982;(12)Nyali,1983;(13)Pol,1987;dan lahnya ke ITB(Institut Teknologi Bandung),
(14)Perang,1995. tetapi hanya bertahan satu tahun.
Kemudian,dia pergi ke Jakarta dan melan-
Sejak tahim 1990-an Putu bergiatjuga
dalam dunia perfilman. Dia mendirikan
"Putu Wijaya MandiriProduction",rumah
214 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem'
jutkan kuliahnya ke Akademi Dinas Luar Tahun 1958 Ramadhan bekerja di
Negeri(ADLN)juga tidak sampai selesai. kantorberita Antara.Pada tahimitu pula dia
Pada saat masih kuliah di tingkat tiga,dia mengawini Pruistin Atmajasaputra atau
tergoda oleh tawaran untuk meliput lebih dikenal dengan sebutan Ines. Rama
kegiatan pesta olah raga Asian Games di dhan,yang oleh teman-temannya dipanggil
New Delhi.Kesempatanitu pim tidak disia- akrab dengansebutan Atun,adalahseorang
siakan.Disampingsuka olah raga,dia men- humoris. Dia diasuh oleh ibunya yang
dapat kesempatan melihat Taj Mahal dan bernama Sadiah. Figur ibu baginya meru-
Old Delhi yang indah itu. Kecintaan pakan segala-galanya karena ibunya yang
Ramadhan terhadap kesusastraansungguh telahberceraidengan ayahnya itubertindak
tidak main-main. Pada tingkat terakhir di sebagaiayah sekaligus.
AkademiDinasLuar Negeridia meninggal-
Tahun 1966 Ramadahan beserta
kan akademi itu. Dia menerima tawaran ke
Pemimpin Redaksi Kantor Berita Antara,
luar negeri untuk mempelajari seni dan Bandung ditahan karena dicurigai terlibat
kebudayaan."Saya Tinggalkan Dunia Dip Gestapu.Akan tetapi,penahanan itu hanya
lomat karena Sajak" adalah judul pidato berlangsung 18 hari. Situasi itu pun tidak
Ramadhan K. H. pada saat menerima lepas dari pengamatan Ramadhan sebagai
Anugerah Sea Write Award, di Bangkok seorang seniman. Perjalanannya itu
ditulisnya dalam sajak-sajaknya.
tahun 1994.
Ramadhan juga pernah bergabung
Ramadhan bersama-sama dengan dengan majalah Kisah di Jakarta mengasuh
NugrohoNotosusanto,menerbitkan majalah rubrik "Persada". Dia juga pemah bekerja
mahasiswa bernama Kompas (1951-1954). di majalah Siasat,Jakarta. Banyak kegiatan
diplomasi dalam bidang kesenian dan
Surat-surat dan artikel Ramadhan dan kebudayaan yang dilakukannya meskipun
dia bukan pejabat resmi. Dia banyak men-
Nugroho banyak diterbitkan dalam majalah dorong dan mengusahakan agar kesenian
Indonesia dikenal di luar negeri dan
tersebut. sebaliknya. Hal itu dilakukan ketika dia
bekerja sebagai sekretaris di Dewan Ke
Pada tahun 1956 Ramadhan bersama senian Jakarta (1971-1974) dan sebagai
direktur pelaksana dewan tersebut(1977).
dengan beberapa pengarang lain yang
berasal dariJawa Barat mendirikan organisasi Karier Ramadhan di bidang tulis-
kebudayaan yang bernama Kiwari. Yang menulisdimulainyasejak diabekerjasebagai
bergabimg dalam organisasi tersebut antara
lain, Achdiat Kartamiharja, Ajip Rosidi, wartawan tahun 1952. Mula-mula dia
Dodong Djiwapraja, dan Wing Karjo.
Organisasiinibanyak menerbitkanbukuke meriulis cerita pendek, kemudian lebih
susastraan dalamIsahasa Indonesia ataupun banyak menulispuisidan akhirnya menulis
dalam bahasa Sunda. Organisasi tersebut novel.Dia pun dikenalsebagai penerjemah
menimbulkan berbagai reaksi karena sastra Spanyol, antara lain puisi karya
dianggap sebagai gerakan separatisme,
provinsialisme,atau sukuisme.Akan tetapi, Federico Garcia Lorca ke dalam bahasa In-
semua itu akhirnya dapat disangkal oleh
215
Ramadhan.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
donesia. Ramadhan sangat mengagumi 5. Karya Kerja Sama
penyair Spanyol, terutama, Lorca, se-
dangkan penyair Indonesianya Chairil (1) Blauer Abend in Berlin(Malam Biru
di Berlin).
Anwar.
Antologidwibahasa puisiJerman
Beberapa karya Ramadhan K. H.
sebagai berikut. selama 800 tahun diterbitkan dan
1. Puisi diterjemahkan oleh.Herausgegeben
und Ubersetztvan dan diterjemah
Priangan siJelita. 1975.Jakarta:FT Dunia
kan oleh Ramadhan K. H. dan
Pustaka.
Berthold Damshauser1989,dalam
2. Novel
rangka40tahun Republik Federal
(1) Royan Revolusi. 1972. Jakarta:
Gunvmg Agung. Jerman.
(2) Kemelut Hidup. 1977. Jakarta: (2) Am Raudedes Reisteldh atau Pinggir
Pustaka Jaya. Sawa: Zweisprachige Antologie
Modemer Indonesischer Lyrik atau
(3) Keluarga Permana. 1978. Jakarta: Antologi Dwi Bahasa Puisi Indone
Pustaka Jaya.
sia Modern diterbitkan oleh PT
(4) Ladang Perminus. 1990. Jakarta:
Dunia Pustaka Jaya.Jakarta.1990.
Pustaka Utama Grafiti. Buku ini diterbitkan dengan
3. Karya Teijemahan bantuan Kedutaan Besar RI di
(1) Rumah Bernarda Alba (drama,
Bonn dan Yayasan Bina Bhakti di
1957) Jakarta dalam rangka ulangtahun
(2) Yerma(drama,1959)
kemerdekaan RI ke-45.
(3) Spasmes d'une Revolusion. Temps
fou Puyraimond(World Copyright Atas jasanya di bidang tulis-menulis
by Puyraimond.Paris:1977) dan sastra,Ramadhanbanyak memperoleh
hadiah.Puisi-puisinya yangsudah menjadi
(4) RomansaKaum Gitani.1973.Jakarta: bukukumpulan puisi,yaituPriangan siJelita
Pustaka Jaya. memperoleh HadiahSastra NasionalBMKN
tahun 1957-1958. Novelnya yang berjudul
Biografi Royan Revolusi memperoleh Hadiah
(1) Kuantar he Gerbang:Kisah CintaIbu
Nasional IKAPI-Unesco tahun 1968. Pada
Inggitdengan Bung Karno(1981)
(2) Gelombang Hidupku:Dezvi Dja dari tahim 1975,novelnya yangberjudulKemelut
Hidup sebagai pemenang ketiga Sayembara
Dardanella(1982) Roman Dewan Kesenian Jakarta (DKJ).
(3) A.E.Kawilarang:UntukSangMerah Keluarga Permana meraih Hadiah Pertama
dalam Sayembara Mengarang Roman,DKJ
Putih(1988)
tahvm 1976.
(4) Menguak Duniaku: Kisah Sejati
Ramadhantermasuk pengarangtahun
Kelainan Seksml(ditulisbersama R 1950-an yang terus menulis hingga tahun
Prie Prawirakusumah(1988)
(5) Suharto: Pikiran, Ucapan, dan 1980-an.
Tindakan Saya(ditulis bersama G.
Dwipayana,1988)
216 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
Rendra terkenal sebagai penyair (AADA) untuk belajar drama dan seni.
Keberangkatannya ke Amerika Serikat itu
yang terkemuka di Indonesia sejak membuat kegiatan teater Yogyakarta
tahun 1950-an. Rendra juga men- terhenti.Pendidikannyaitu diselesaikannya
dapatjulukansecara tidak resmisebagai"Si
Burung Merak"yangdalam penampilannya tahun 1967.
sebagai deklamator selalu penuh pesona.
Rendra lahir tanggal 7 November 1935 di Tahun1968Rendra mendirikan Bengkel
Surakarta (Solo), Jawa Tengah. Ayahnya, Teater.Bengkel Teater itu sangatterkenal di
Raden Cyprianus Sugeng Brotoatmodjo
(Broto), terkenal sebagai guru bahasa Indonesia karena memberi warna dan
terutama BahasaIndonesia dan BahasaJawa
SMA Katolik diSolo.Selain bergelutdengan suasana baru dalam kehidupan teater diIn
pendidikan bahasa Indonesia di SMA donesia,khususnya Yogyakarta.
Katolik Solo itu, Pak Broto juga terkenal
sebagai orang yang bisa bermain drama Mula-mula Rendra memeluk agama
Katolik dengan nama lengkapnya Willi-
tradisional. brordusSurendra Broto.Dia menikahdengan
Sunarti Suwandi, salah seorang pemain
Rendra masuk taman kanak-kanak drama dalam grup Bengkel Teater, yang
banyak memberikaninspirasikepadaRendra
tahun 1942. Kemudian, dia melanjutkan dalam berkarya. Tahun 1970 dia beralih
pendidikan ke SD,SMP,dan SMA hingga agama dariKatolik keIslam,tepatnya ketika
tahun 1952. Semua pendidikan itu dija- dia menikah denganSitoresmiPrabuningrat.
laninya di sekolah Katolik, Solo, Jawa Sejak saat itu dia hanya memakai nama
Tengah.Setelah tamatSMA,Rendra bemiat Rendra.Keduaistrinya pemaindramadalam
belajar di Akademi Luar Negeri di Jakarta. Bengkel Teater. Akan tetapi,rumah tangga
Akan tetapi, sekolah itu telah ditutup Rendra, baik dengan Sunarti maupun
sebelum Rendra tiba di Jakarta. Rendra dengan Sitoresmi, tidak berlangsimg terus.
melanjutkan kuliah diJurusan Sastra Barat, Mereka bercerai baik-baik.Rendra akhimya
Fakultas Sastra, Universitas Gadjah Mada, menikah dengan KenZuraida,istrinya yang
Yogyakarta, tetapi hanya mencapai gelar ketiga, yang juga pemain drama. Bersama
sarjana muda. Bengkel Teater Rendra berdiam di Jalan
Mangga Raya 89,Depok,Jawa Barat.
Tahun 1954 Rendra diundang oleh
Minat menulis puisi bagi Rendra telah
Pemerintah Amerika Serikat untuk tumbuh sejak dia duduk di SMP kelas 2.
Begitu juga,minatnya terhadap drama dan
menghadiriseminartentangkesusastraan di cerita pendek sudah terlihat sejak di SMP.
Universitas Harvard.Rendra berkeliling di Namim,puisinya diterbitkan pertama kali
Amerikaselama dua bulan untuk mengenal tahun 1952 di majalah Siasat. Setelah itu,
lebih dekat kehidupan kesusastraan di sepanjangtahim 1950-an puisi-puisiRendra
Amerika Serikat. Dengan adanya penga-
terus dimuatdalam Siasat,Kisah,Seni,Basis,
laman itu, tahun 1961 dia mendirikan ke-
dan Konfrontasi. Pada tahun 1960-an puisi-
lompok teater di Yogyakarta. puisi Rendra terbit dalam majalah Budaya,
Tahun 1964 dia mendapat beasiswa Indonesia,MimbarIndonesia,Quadrant,Selecta,
dari American Academy of Dramatical Art
Ensiklopedia Sastra Indorresia Modem 217
dan Horison. Pada tahun 1970-an puisi UmarKayam dalam EdiHoryono(2000:
Rendra banyak dimuatdi majalah Pelopor. 12)mengisahkan perkenalannya pertamakali
dengan Rendra ketika mementaskan drama
Bakdi Snmanto (2000; x) bahwa sejak satu babak karangan Robert Middelmans
tahun 1950-an Rendra sudah sangat dikenal yangdisadurSitorSitumorang denganjudul
oleh masyarakat seniman di Surakarta. "Hanya Satu Kali" dan Rendra bermain
Puisinya yang dimuat dalam majalah Kisah cemerlang sebagai pemeran utama drama itu.
dan lain-Iainnya itu yang kemudian dikum- Umar Kayam menutup kesannya tentang
pulkandalam Ballada Orang-orangTercintadan Rendra: Rendra tumbuh sebagai aktor dan
sajak-sajak itu sering dipilih imtuk lomba sutradara diYogya.KemudiankeYale Actor
Studio,dan pengamatan-pengamatan yang
deklamasidi mana-mana. intens di Broadway danoffBroadway.Waktu
dia pulang dan mulai tampil dengan "Bib-
Rendra sudah mulai menulis drama Bob"yang menggemparkan itu,tahulah kami
semua bahwa Rendra sudahjadi.
ketika bersekolah di SMA.Drama pertama
yang ditulisnya berjudul"KakiPalsu"yang A.Teeuw(1989)dalam bukunya Sastra
dimainkan di sekolahnya. Pada masa di Indonesia Modern II menyatakan bahwa
SMA (1952) dia juga menulis drama yang Rendra tidak dapat dimasukkan ke dalam
berjudul "Orang-Orang di Tikungan salah satu angkatan atau kelompok sastra
E^'alan". Naskah drama itu memenangkan karena karya-karyanya mempunyai
hadiah pertama lomba penulisan lakon kepribadian dan kebebasan sendiri. H. B.
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Jassin juga menyatakan bahwa Rendra
Yogyakarta tahun 1954. adalah sastrawan yang sangat penting.
Pendapatyangsamajuga dikemukakanoleh
Setelahitu,kegiatannya dalam menulis Harry Aveling dalam tulisannya yang
berjudul "A Thematic History ofIndonesian
naskah drama dan bermain drama terusber- Poetry:1920 to 1974".Rainer Carle membuat
disertasinya tentang karya-karya Rendra
kembang. Dramanya yang berjudul "Bip- dengan judul Rendras Gedichtsammlungen
Bop"dipentaskan pertama kali tahim 1968. (1957-1972): Ein Beitrag zur Kenntnis der
Drama ini terkenal dengan judul "Teater Zeitgennossichen Indonesischen Literature,
Mini Kata" karena mempergunakan kata Hamburg 1977.Karya-karya Rendra secara
yang sangat sedikit, hanya ditampilkan terperinci adalah sebagaiberikut.
dalam gerak dan lagu. Tahun 1988 drama
itu dipentaskan pula di Taman Ismail a. Puisi
Marzuki, Jakarta. Rendra juga menulis
drama terjemahan,antara lain Odipus Sang 1. Balada Orang-Orang Tertjinta
Raja dan Kasidah Barzanji. (kumpulan puisi,1957)
Rendrajuga menuliscerpen dalam ber- 2. 4 Kumpulan Sadjak (kumpulan
bagai majalah. Salah satu cerita pendeknya puisi,1961)
berjudul 'Ta Punya Leher yang Indah"
dimuat dalam majalah Kisah tahun 1956. 3. Blues untuk Bonnie (kumpulan
Beberapacerita pendeknya dikumpulkannya puisi,1971)
dalam sebuah kumpulan cerita pendek
denganjudulla Sudah Bertualang yang terbit
tahun 1963.
218 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
4. Sajak-Sajak Sepatu Tua(kumpulan 10. "Kasidah Barzanji" karya A1
puisi,1972) Barzanji terjemahan Su'bah Asa
5. Potret Fembangunan dalam Puisi 11. "Egmont"karya Goethe
(kumpulan puisi,1983) 12. "Mastodon dan Burung Condor"
6. Nyanyian Orang Urakan (kum karya Rendra(1973)
pulan puisi,1985) 13. "Perjuangan Suku Naga" karya
7. Disebabkan oleh Angin(kumpulan Rendra
puisi 1993)
14. "PanembahanResso"karyaRendra
8. Orang-OrangRangkasbitung(kum 15. "Sabda"(banyolan)karya Rendra
pulan pviisi,1993)
e. Esai
b. Cerpen
la Sudah Bertualang (kumpulan cerita Mempertimbangkan Tradisi(kumpulan
pendek,1963) esai,1983)
c. Drama Beberapa karya Rendra telah diterje-
mahkan ke dalam bahasa Inggris, Jerman,
1. Orang-Orang di Tikoengan Djalan Jepang, Hindi, dan Belanda. Atas prestasi
(drama,1954) dan dedikasinya sebagai seniman terkenal,
Rendra mendapat beberapa penghargaan
2. Selamatan Anak Tjoetjoe Sulaiman dan hadiah sebagai berikut.
(drama,1967)
a. Hadiah
3. Mastodon dan Burung Kondor 1. Hadiah Sastra Nasional BMKN
(drama,1972) tahun 1957.
4. KisahPerjmngan Suku Naga(drama, 2. Anugerah Seni dari Menteri
1975) Pendidikan dan Kebudayaan
5. SEKDA(drama,1977) tahun 1970.
6. Panembahan Reso(drama,1986)
d. Pentas Drama(Teater),antara lain 3. Hadiah dari Akademi Jakarta
1. "Paraguay Tercinta"(1961)karya
tahun 1975.
Fritz Hochwalder
4. Hadiah Adam Malik tahun 1989.
2. "OdipusSangRaja"karyaSophocles
3. "Oedipus di Colonus" karya 5. Wertheim Award untuk perju
angan Hak-Hak Asasi Kemanu-
Sophocles
4. "Antigone"karya Sophocles siaan dalam Seni tahim 1991.
5. "Lysistirata"karya Aristophanes
6. "Menunggu Godot" karya 6. SEA Write Award tahim 1996.
Samuel Beckett b. Undangan pentas dan festival, antara
7. "Macbeth"karya William Shakes lain
1. FestivalPuisiIntemasionalRotter
peare
dam,tahun 1971
8. "Hamlet" karya William Shakes 2. Festival Puisi Intemasional,
peare Rotterdam,tahun 1979
3. Festival Puisi Dimia III, Amster
9. "Pangeran Homburg" karya
dam,tahun 1981
Heinrich von Kleist
Ensiklopedia Sastra Iirdonesia Modem 219
Festival Puisi Internasional Val- Rijono Pratikto mulai tertarik pada
miki.New Delh,i tahun 1985 kesusastraan setelah membaca beberapa
5. Festival Horizonte,Berlin karanganIdrus.H.B.Jassin dalam Kesusastra
6. Festival Seni New York I,tahun
an Indonesia Modern: Kritik dan Esai
1985
menyatakanbahwa karya-karya Rijono yang
Festival Dunia Puisi Vagarth, pertama banyak dipengaruhi oleh Idrus.
Bhopal,tahun 1989 Rijono terpengaruh oleh karya Idrus
terutama dalam stilistikanya.Gaya bercerita
8. Festival Dunia Puisi Kuala Rijono yangsingkat-singkat,meloncat-loncat,
di Sana sini ada ironi yang pahit,cenderung
Lumpur,tahim 1992 ke sinisme dan sarkasme, mengingatkan
9. Interlit 3(International Literary pembaca pada gaya Idms. Sinisme Rijono
tidak begitu tajam seperti sinisme Idrus.
Festival3,Erlangen,Berlin,tahxm
Nama Rijono Pratikto muncul sekitar
1993 awaltahun1950-an.Saatitu Rijonobemmur
10. Festival Internasional Adelaide lima belas tahun dan masih duduk di
tahtm 1994 bangku SMP. Kehadirannya dalam dunia
kesusastraan Indonesia menarik perhatian
11. Festival Tokyo tahun 1995 para kritikus sastra. Ajip Rosidi(1968:142)
mengemukakan bahwa Rijono maju ke
Rijono Fratikto adalah seorang
muka dalam dunia kesusastraan Indonesia
pengarang yang sering mengarang
cerpen pada permulaan pemun- sebagai pengarang muda. Dia dikenal
culannya ketika berusia 15 tahun. Dia sebagai pengarang yang paling produktif,
cerpenis yang lahir diAmbarawa tanggal27 menarik,dan mengagumkan.PendapatAjip
Agustus1932.RijonotamatSMPtahun 1951, tersebut mengandung pujian dan rasa
lalu meneruskan ke SMA Jurusan B dan kagum sekaligus menggantungkanharapan
tamattahim 1954.Setelahitu,dia mengikuti pada seorang cerpenis muda.MenurutAjip
pendidikan di Institut Teknologi Bandimg, Rosidi,cerita-cerita Rijono sangat fantastis;
Jurusan Bangunan, tetapi tidak sampai kekuatan cerita-cerita pendeknya terutama
selesai. Selanjutnya Rijono Pratikto mena- dalam kegilaanfantasinya.Diabisa memberi
matkan pendidikannya di Fakultas Publi- bentuk kepada kejadian sehari-hari yang
sistik,UniversitasPadjadjaran.Selama revo- terlalu biasa sebagai cerita berdasarkan
lusi pecah,Rijono berada di Ambarawa.Di fantasinya belaka.Fantasi itu begitu hidup
tempat itu ayahnya, yang menjabat kepala danluassehingga sering tidak mempimyai
polisi, hilang. Rumah beserta isinya habis hubungan dengan kehidupan-kehidupan
kita sebagai manusia.
terbakar.
Sementara itu, H. B. Jassin (1961)
Rijono Pratikto pemah bekerja di RRI menyatakan bahwa di samping sifat
Bandung dan menjabat redaktur harian fantasinya yang luar biasa, keistimewaan
Warta Bandimg untuk ruang"Kebudayaan Rijono terletak dalam kecakapannya
dan Kesusastraan".Dia pemahjuga menga-
jar di Fakultas Publisistik, Universitas
Padjadjaran,Bandung sampai tahun 1988.
220 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
membangun cerita. Daya penambat inilah itu,selalu mendengar suara-suara biola dan
kekuatan Rijono. rintihan pada malam hari, sementara
suaminya tidak mendengar suara apa pim.
Cerita-cerita pendek Rijono Pratikno Suaraitu datangnya daridalamlantaikamar.
pertama-tamadipublikasikandalam berbagai Setelah lantai dibongkar, ternyata di
majalah,antaralain dalam Zenith danMimbar dalamnya ditemukan sebuah rangka.
Indonesia.Cerita pendeknya yangterbitdalam Kemudian, rangka itu dipindahkan dan
majalahZenith antaralainadalah"SiRangka" Suriah pun meninggal. Rijono dalam cerita
{Zenith No.7Tahun 1,1951),"Arjati"(Zenith pendek ini mengungkapkan hal-hal yang
misterius yangberkaitandengankepercayaan
No.6 Tahun III, 1953), dan "Putusan"(Ze yang terdapatdalam masyarakat.
nith No.4Tahtm IV,1954).Cerpennya yang Cerita pendeklairmya yang terkumpul
dimuat dalam majalah Mimbar Indonesia, dalam Si Rangka ialah "Kepandjangannja",
antara lain"Api"(MimbarIndonesia No.II,5 "Pembalasan pada Manusia","Tiga Benua",
Maret 1949). Cerita-cerita pendek tersebut "Tangan","Melia","PadaSebuah Lukisan",
kemudian diterbitkan dalam buku kumpulan "SetiaSeekor Andjing",dan"Tawananjang
cerpen Apz(BalaiPustaka,1951)dan Si^ngka Lari".
dan Beberapa Tjerita Pendek Lainnja Sesungguhnya cerita-cerita pendek
(Pembangunan,1958).Buku kumpulan cerita RijonoPraktito hanya mengungkapkanfan
pendek Apiini menggambarkan cerita-cerita. tasi dan misteri belaka. Sebuah cerita pen
yang penuh fantasi.Misalnya,cerita pendek deknya yang berjudul"Putusan"mengung
"Pantalon dan Sepatuku" mengungkapkan kapkan konflik keluarga."
pengalaman seorang tokoh yang masih
berstatus anak sekolah. Cerita pendek Berikutinidaftar karya Rijono Pratikto.
"Buku"menggambarkan pengalaman anak- 1. Api, kumpulan cerpen, 1951. Jakarta:
anak yangmelahirkansemacamfilsafat.Gaya
cerita pendek "Isak Kawin" mengingatkan BalaiPustaka
kita pada cerita Idrus, dan cerita pendek
"Dengan Maut" mulai memperlihatkan 2. SiRangkadan Beberapa TjeritaPendekLain,
kemauanRijonoPratikto,yaitu menciptakan kumpulan cerpen 1958. Jakarta: Pem-
suasana yang seram, dan menggetarkan, bangiman.
denganjalinan aku yang penuh ketegangan. Yang Keempatpuluhsatunya (terjemahan,
Sementara itu, dalam kumpulan cerita 1958).
pendek yang kedua"Si Rangka"keseraman "Arjati", cerita pendek. Zenith No. 6
itu makin tampak. Hal itu disebabkan oleh Tahun m,1953),dan
adanya hubungancerita dengankepercayaan
dan takhyul. Dalam cerita pendek "Si 5. "Putusan",cerita pendek,(Zenith No.4
Rangka" Rijono mengungkapkan adanya
misteri dalam kehidupan ini. Misteri itu Tahun IV,1954).
hanya bisa dialami (didengar dan dilihat)
oleh orang tertentu,tetapi tidak bisa dialami Sandyakala Ning Madjapahit adalah
oleh orang lain. Suriah,tokoh cerita pendek
drama sejarah yang ditulis oleh
Sanusi Pane pada tahun 1930-an.
Dramainipertamakalidimuatdalam majalah
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern 221
Timbul Nomor 1-6, Tahun VII, 1932, dan menegakkan kerajaan yang hampir runtuh.
Akan tetapi, dengan disingkirkannya sama
Nomor3-4Februari1933.SetelahSanusiPane sekali elemen penyelamat dan pendukung
satu-satunya, runtuhlah pula tiang-tiang
meninggal,diJakarta,2Jiini1966atasinisiatif kejayaan negara tersebut. Keagungan jiwa
Ajip Rosidi,tahun 1971 drama Sandyakala Ning menjadi dasar penokohan. Damar Wulan
Madjapahit itu diterbitkan kembali oleh dipertentangkan dengan tokoh-tokoh yang
PenerbitPustaka Jaya,Jakarta,dalam bentuk berjiwa kerdil dan murka, dengan meng-
buku. Untuk pertama kali, buku ini dicetak gxmakan DewiSuhita sebagai perantara ekse-
sebanyaktigaribueksemplar.Sandyakala Ning kutif.Diasebetulnya diperalatmajeliskerajaan
Madjapahittemyata mendapatsambutan yang untuk mengesahkan tindakan-tindakan keji,
hangat di kalangan masyarakat sastra Indo justrukarena diasendiritidak punya wibawa
nesia. Sebagai buktinya pada tahun 1976 penentu.SanusiPane menggunakandinamik
drama itu dicetak ulang dan dijadikan buku perbuatan sebagai dasar penokohan.
bacaan Wajib bagi pelajar sekolah menengah
umum diIndonesiasehinggadicetaksebanyak Ajip Rodisi dalam bukunya Ikhtisar
lima ribueksemplar. Sejarah Sastra Indonesia(1989)dan A.Teeuw
dalam bukunya Sastra Barn IndonesiaI(1980)
Drama Sandyakala Ning Madjapahit ter- mengaitkan hubungan antara drama
diri atas lima bagian atau lima babak. Sandyakala Ning Majapahit dengan karya-
Penulisan drama ini berdasar pada cerita karya romantisidealissastraPujangga Baru.
sejarah menjelang runtuhnya Kerajaan Drama yang bersifat kepahlawanan itu
Majapahit, di Jawa Timur. Sumber cerita mampu mendorong semangat perjuangan
berasal daribuku-buku bahasa Jawa,seperti bangsaIndonesia dalam memerdekakan diri
dari belenggu penjajah.
Serat Pararaton, S'erat Kanda, Serat Damar-
Jakob Soemardjo dalam bukunya Perkem-
woelan,dan Babad Blambangan. bangan TeaterModern dan Sastra DramaIndone
Para peneliti dan kritikus sastra yang sia(1992)mengatakanbahwa hampirseluruh
sastra drama Pujangga Baru, termasuk
pernah membahas drama Sandyakala Ning Sandyakala Ning Majapahitkarya SanusiPane,
Majapahitantara lain BoenS.Oemarjati,sarjana mengandung kemuraman pandangan,yakni
tentang kehancuran dan kegagalan(Ken Arok,
Fakultas Sastra UniversitasIndonesia,dalam Kertajaya, dan Damar Wulan). Namun,di
tengah penggambaran kehancuran dan
tulisannya yang berjudul Bentuk Lakon dalam runtuhnya suatu kekuasaan tersebut masih
Sastra Indonesia pada tahun 1963. Boen terselip secara samar-samar harapan akan
membuatsinopsis dan membahasdrama San terang yang baru.Rupanya drama ini ditulis
dyakala Ning Madjapahit secara panjang lebar sebagai penyalur rasa tertekan kaum
dan secara kuantitatif. Pada akhir pemba- intelektual oleh tindasan pemerintahan de
hasannya itu Boen menyimpulkan sebagai Jong yang amat keras terhadap pergerakan
berikut.SanusiPane dalam drama ini hendak sekitar tahun 1930-an.Sastra drama masa itu
menunjukkan kepada kita bahwa kejayaan Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
suatukerajaan harusdidukungolehkejujuran
dan keunggulan pribadi para pemimpinnya.
Ratu Senapati yang jiwanya bersih dari
angkara danharta,yanghidupsesuaidengan
zamannya, bisa menyelamatkan dan
222
menyalurkan semangatnasionalisme dengan Sangkuriangadalahsalahsatujudul
melahirkan eskapisme ke masa silam dan
idiom lambang-lambangnya. cerita rakyat yang hidup dalam ma-
syarakatSunda.Cerita ini termasuk
SunuWasonodalam bukunyaDramaIn legenda dalam bentuk cerita pantxm yang
donesia Sebelum Perang (1989) mengatakan intinya mengemukakan asal-usul Gunung
bahwa drama Sandyakala Ning Majapahit ter- Tangkuban Perahu.
masuklakon yangbertemakan unsursejarah. Nama Sangkuriang berasal dari Sang
Tema yang demikian menggambarkan Guriang,sedangkan nama kecilnya Jakasona;
kehidupan masa silam, yakni masa ketika jaka artinya'pemuda',sona artinya 'anjing'.
Majapahit menjelang runtuh. Yang hendak Jakasona setelah bergaul dan dididik para
ditekankandalam dramainiagaknyakonflik- guriang(siluman pengolah lahan pertanian)
konflik para aparat kerajaan yang berakibat namanya berubah menjadi Sangkuriang.
runtuhnya kerajaan. Tokoh-tokoh yang Legenda tentang asal-usul Gunung
Tangkuban Perahu ini amat populer.
terlibat dalam konflik adalah Ratu, kaum Beberapa pengarangtelah mengubahlegenda
ini. Utuy Tatang Sontani menuliskan kisah
bangsawan dan agamawan,serta Damar legenda inidenganjudulSangkuriang Dayang
Wulan sebagai tertuduh dan sebagai tokoh Sumbi(1953). Ajip Rosidi menulis buku Sang
sentral(tokoh utama).Pandangan-pandangan KuriangKesiangan:Sebuah Cerita RakyatSunda,
tokoh Damar Wulan mewakili pandangan diterbitkan oleh Pustaka Jaya. tahun 1975.
Sanusi Pane dan iklim sosial budaya politik Saini K. M.menyadur cerita "Sangkuriang"
yang sedang "hangat" pada masa itu. Sunu dengan judul"Gunung Tangkuban Perahu"
Wasono (1989) mengategorikan drama
Sandyakala Ning Majapahit sebagai drama diterbitkan oleh Gramedia tahun 1992.
sejarah karena ceritanya berdasar pada buku
sejarah. Cerita "Sangkuriang" mengisahkan se-
orang anak yang mencintai ibu kandungnya
Puji Santosa (1991a, 1991b, dan 1993) karena ketidaktahuannya bahwa perempuan
berpendapat bahwa lakon Sandyakala Ning yang dicintainya itu adalah ibunya.Anak itu
Majapahit merupakan simbol hancurnya bemamaSangkuriang.Waktu masih kecil,dia
peradaban lama dan bangkitnya peradaban pergi mengembara dan meninggalkanibxmya.
baru. Hal itu ditandai dengan hancurnya Salah satu tanda yang dikenali ibunya ialah
Kerajaan Majapahit (sebagai simbol adanya pitak dikepalanya karena pemah di-
hancurnya pemerintahan kolonial Belanda) pukul hingga terluka. Setelah dewasa, dia
dan bangkitnya panji-panji keislaman di tidak mengenal ibunya. Dia mengira bahwa
Kerajaan Bintara (simbol berdirinya negara perempuan yang dicintainya itu bukan
Republik Indonesia). Gagasan Sanusi Pane ibunya.Di mata Sangkuriang DayangSumbi
yang disampaikan secara simbolis melalui ituseorang perempuanmuda yangcantikdan
karya dramaitu disebabkan oleh penindasan menawan.Ibu Sangkuriang,Dayang Sumbi,
zaman kolonial Belanda yang sangat kejam juga terpikatpadaSangkuriang yangtampan.
kepada bangsajajaharmya. Namun, ketika nielihat pitak di kepala
Sangkuriang, Dayang Sumbi menyadari
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern 223
bahwa sesungguhnya Sangkxiriang itu anak tampaknyabukan untuk mengukuhkan ketiga
kandungnya sendiri. Dia bertambah yakin mitositu,melainkan untuk memungkiiiketiga
setelah mendengar cerita dari Sangkuriang mitos tersebut. Dalam drama itu Sangkuriang
tentangasal-usulbekaslukadikepalanya yang dikisahkan sebagai orang yang tidak berhasU
sama dengan peristiwa yang menimpa mempeiistriibunya.
Sangkuriang ketika masih kanak-kanak.
Selain terdapat dalam drama Wisran
SangkuriangtidakpercayabahwaDayang Hadi, Puti Bungsu, Sangkuriang juga
SumbiituibunyameskipunDayangSumbitelah terdapatdalam beberapa sajak,yaitu"Telah
menjelaskannya.SeandainyaDayangSumbiitu Musnah Sangkuriang"karya Apip Mustopa,
ibunya,pikirSangkuriang,ibunyaitupastitelah "Sangkuriang"karya NyomanTusthiEddy,
menunjukkantanda-tandaketuaan.Namun,pe- dan"Sangkuriang"karya Eka Budianta.
rempuan yang dilihatnya itu masih tampak
muda seperti gadis. Sangkuriang tidak Telah Musnah Sangkuriang
menyadaribahwaibunyaituawetmuda.Sang (karya Apip Mustopa)
kuriang tetap bertekad untuk meminang
DayangSumbisebagaiistrinya.DayangSumbi telah musnah Sangkuriang
tidak bisa mengelak. Dia mengajukan syarat di dasar Bandung
yang beratkepada Sangkuriang,yakni dibuat-
kanperahu dalam waktusemalam.Sangkuriang dihanyut air Cikapundung
menyanggupi syarat yang diajukan Dayang duka itu tertumpah di Citarum
Sumbi. Akan tetapi, ketika Sangkuriang akan menembus gimung-gunung
menyelesaikan perahuitu,tiba-tiba haiimenjadi lari ke pesisir utara
terang karena dewa-dewa mengabulkan
permohonan Dayang Sumbi untuk memper- mencari makna
cepatwaktu malam.Sangkuriangsangatmarah
kepada Dayang Sumbi.Dia menuduh Dayang di sawah-sawah yang panas
Sumbi sebagai seorang perempuan licik. yang dari bawah kandimgnya
Sangkuriang mengejar Dayang Sumbi. Ketika menyembur sumber api
hampir tertangkap,Dewa menolong Dayang
Sumbi.DayangSumbimenghQangdan menjadi telah musnah Sangkuriang
bunga jaksi. Sangkuriang menendang perahu di dasar Bandung
yang hampir selesai,perahu terlempar danter-
dihembus angin dinihari
balik.
kekecewaan itu dilarikan
Legenda Sangkuriang,sebagaimana di-
gambarkandimuka,jugaterdapatdalamdrama lintas tonggak pegunungan
Wisran Hadi yang berjudulPuH Bungsu.Akan ke pesisir selatan
tetapi,dal^ drama Puti Bungsu Wisran Hadi mencari keyakinan
menggabungkan tiga mitos sekaligus, yaitu di desa-desa tersembunyi
mitos"Malin Kundang","Malin Deman",dan yang bawah kandungannya
"Sangkuriang". Pemunculan ketiga mitos itu menyimpan teka-teki
telah musnah Sangkuriang
di dasar Bandimg
224 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
Sangkuriang Telah datang lelaki itu
(karya Eka Budianta) ditempuhnya padang duka
patah atas maunya
Akulah senja,katak-katak sawah, mengapa dewa begitu murka
Kepondang di hutan dan gemerisik insekta ditangkup biduk menghentak garba malam
Seruling gembala,kecapi memanggil malam
Angin bukit,pulang,pulanglah sayang enyah ibunda
Dayang Sumbi merindukan anaknya
Gelap tuba,bikinlah danau,pemuda berdarah belantara
Buatlah perahu(aku tak lihatlukamu)
telah menyerah lelaki durhaka
Akulah Sangkuriang,marl kemari peri-per
Tebanglah bukit-bukit,kuburlah hutan Sapardi Djoko Damono terkenal
Seruling,siapkan perahu
Letakkan angklung,ayunkan kapakmu sebagai penyair. Di samping itu,
Ombak,penuhilah telagaku Sapardi juga terkenal sebagai dosen,
Biarlah matahari besok tersipu-sipu pengamat sastra, kritikus sastra, dan pakar
Dan sijengger berkokok,rayakan
kemenanganku sastra.
Akulah senja,tidur kau fajar Sapardi Djoko
Jangan ganggu,simpan dulu selendangmu
Priangan,ada yang berdebar di dadaku Damono lahir seba-
Menunggu rampung bahtera kekasihku
Tunggu,tunggulah fajar gai anak pertama
Akulah senja,akulah Priangan
Musik kekal di dalam jiwamu ^ pasangan Sadyoko
(Jan Saparian, di
Sangkuriang
(karya Nyoman Tusthi Eddy) Solo, Jawa Tengah,
tanggal 20 Maret
alah kutuk tercecah jadi darah
sumbang suara ibunda i' T 1940. Dia berasal
merah fajar di telaga
ditolaknya pinta bersaksi bulan tua I i j dari Solo tepatnya
biduk dan kayuh menebas dosa
I?' . " , b/j Nadijayan dan ber-
malam-malam dititi bintang
mabuk gelita kepayang DDookkuummeenntatassii PPuussaatt Bahasa agama I^sl■,am.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem Sapardi Djoko
Damono menikah dengan Wardiningsih,
juga dari Jawa. Dari perkawinan itu mereka
dikaruniai dua orang anak, seorang
perempuan (Rasti Sunyandani) dan seorang
laki-laki (RizkiHenriko).
Pendidikan yang dijalaninya adalahSR
(sekolah rakyat) Kraton "Kasatriyan", Balu-
warti. Solo. Setelah tamat sekolah rakyat,
Sapardi melanjutkan pendidikan ke SMP
Negeri II Solo. Setelah menyelesaikan
pendidikan sekolahmenengah atas, Sapardi
kuliah di Eakultas Sastra dan Kebudayaan,
Universitas Gadjah Mada, Yogyakata, Pustaka,Jakarta(sejak 1987);sebagai Sekre
Jurusan Sastra Inggris.Dia pemah memper- taris Yayasan Lontar,Jakarta(sejak 1987);dan
dalam pengetahuan tentang humanities di sebagai Ketua Pelaksana Pekan Apresiasi
University of Hawaii,Amerika Serikattahun Sastra 1988, Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan,Jakarta(1988).
1970-1971. .
Tahun 1986 di Wisma Arga Mulya,
Tahun 1989 Sapardi Djoko Damono Tugu, Bogor, di depan peserta Penataran
memperoleh gelar doktordalamilmu sastra Sastra Tahap I dan Tahap IIPusatPembina
dengandisertasi yangberjudul"NovelJawa an dan Pengembangan Bahasa,dia menge-
Tahun 1950-an: Telaah Fungsi, Isi, dan mukakan argumenimtuk mendirikan orga-
Struktur".Tahun1995SapardiDjoko Damo nisasi profesi kesastraan di Indonesia. Dua
no dikukuhkan sebagai guru besar di tahim kemudian,yaitu tahxm 1988,berhasil
diumumkan nama organisasi yang didiri-
Fakultas Sastra,UniversitasIndonesia. karmya,yaitu Himpunan Sarjana-Kesusas-
traan Indonesia (HISKI). Sapardi Djoko
Sapardi bekerja sebagai dosen tetap, Damonoterpilih sebagaiKetua Umum Hiski
Ketua Jurusan Bahasa Inggris,IKIP Malang Pusatselamatiga periode.Selainitu,diajuga
tahun 1964-1968. Dia diangkat sebagai do tercatat sebagai anggota Himpiman Pem-
sen tetap diFakultasSastra-Budaya,Univer bina Bahasa Indonesia(HPBI),dan sebagai
sitas Diponegoro, Semarang, tahun 1968- anggota Koninklijk Instituut vor Taal Land-en
1973.Sejak tahun 1974sampaisekarang dia VolkenkundeiKlTLY).
bekerja sebagai dosen tetap di Fakultas
Dalam usaha mendukung pengem
Sastra,UniversitasIndonesia,Jurusan Sastra bangan kariernya sebagai sastrawan,
Indonesia. Dia menjabat Pembantu Dekan Sapardi sering menghadiri berbagai perte-
III, Fakultas Sastra, Universitas Indonesia muan intemasional.Tahim 1971 dia meng
tahun 1979-1982. Sejak tahun 1982-1996 hadiri Translation Workshop danPoetryInter
national, Rotterdam, negeri Belanda. Pada
Sapardi diangkatsebagaiPembantu Dekan tahun 1978itujuga dia menghadiri Seminar
on Literatureand Social Changein Asia di Aus
I Fakultas Satra, Universitas Indonesia. tralia National University, Camberra, dan
sebagai penulis dalam Festival Seni di
Selain itu, pada tahun 1996-1999 dia Adelaide.Pada tahunitujuga dia mengikuti
menjabat Dekan Fakultas Sastra,Universitas
Bienale International de Poesie di Knokke-
Indonesia.
Heusit, Belgia. Sejak tahun 1978 Sapardi
Di samping bekerja sebagai dosen di menjabat Country Editor majalah Tenggara
Journaal ofSoutheast Asian Literature, Kuala
Fakultas Sastra, Universitas Indonesia, Lumpur. Sejak 1982 dia tercatat sebagai
anggota penyusxm Anthropology ofAsean Lit
Sapardipemah menjabatDirekturPelaksana
"Yayasan Indonesia" Jakarta (1973-1980), erature, COCI, ASEAN. Tahun 1988 dalam
menjabat redaksi majalah sastra Horison,
Jakarta (tahun 1973), sebagai Sekretaris rangka Kanita Asia,Sapardi menjadipenulis
Yayasan Dokumentasi Sastra H. B. Jassin
(sejak 1975); sebagai anggota Dewan Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
Kesenian Jakarta (1977-1979); sebagai
anggota redaksi majalah Pembinaan Bahasa
Indonesia,Jakarta(sejak 1983);sebagaianggota
Badan Pertimbangan Perbukuan Balai
226
dalam Discussion dan sebagai anggota terbit kumpulan cerpennya berjudul
KomitePendiriAsean Poetry Centre diBharat Pengarang Telah Mati.
Bhavan,Bhopal,India.
Sebagai pakar sastra, Sapardi Djoko
PerananSapardiDjoko Damonodalam Damono menulis beberapa buku yang
kehidupan sastraIndonesia sangatpanting. sangat penting, yaitu (1) Sosiologi Sastra:
A. Teeuw dalam bukunya Sastra Indonesia Sebuah Pengantar Ringkas (1978),(2) Novel
Modern II (1989: 141-142) menyatakan Sastra Indonesia Sebelum Perang (1979),(3)
bahwa Sapardi adalah seorang cendekiawan Kesusastraan Indonesia Modern: Beberapa
muda yang mulai menulis sekitar tahun Catalan(1999),(4)Bilang Begini,Maksudnya
1960.Ada perkembangan yangjelasterlihat Begitu (1990),(5) Novel Jawa Tahun 1950-
dalam puisi Sapardi, terutama dalam hal amTelaah Fungsi,Isi,dan Struktur(1996),(6)
suSunan formal puisi-puisinya. Oleh sebab Politik,Idiologi,dan Sastra Hibrida(1999),(7)
itu, sudah barang tentu sangat perlu Sihir Rendra:Permainan Makna(1999).
mengikutijejak Sapardidalam tahim-tahvm
mendatang. Dia seorang penyair yang Sapardi Djoko Damono menerjemah-
orisinil dan kreatif, dengan percobaan- kan beberapa karya sastra asing ke dalam
percobaan pembaharuannya yang me- bahasa Indonesia.Hasil terjemahan tersebut
ngejutkan,tetapi dalam segala kerendahan
hatinya,bolehjadi menjadipetunjuktentang antara lain Lelaki Tua dan Laut(The Old Man
perkembangan-perkembangan mendatang.
and theSea,Hemingway),DaisyManis(Daisy
PuisiSapardi dikagumi Abdul Hadi W. MilleSfHenry James), Puisi Brasilia Modem,
M. dengan alasan bahwa puisi Sapardi George Siferis, Sepilihan Sajak, Puisi Cina
banyak kesamaan dengan yang ada dalam
persajakan Baratsejak akhirabad ke-19yang Klasik,Puisi Klasik,Shakuntala,Dimensi Mistik
disebutsimbolisme.Untuk bisa memahami dalam Islam karya AnnemarieSchimmel,dan
Afrika yang Resah(Songoflxnoino dan Songof
karya-karya Sapardi dengan sebaik-baiknya, OcololehOkotp'Bitek),Duka Cita bagiElektra
kita harus ingat bahwa dia dengan sengaja (Mourning Becomes Electra oleh Eugene
memilih tetap berada dalam hubungan O'Neill),Amarah(The Gropes of Wrath,John
dengan konvensi-konvensi persajakan. Steinbeck),dan sebagainya.
Pamusuk Eneste dalam bukunya Beberapa penghargaan dan hadiah
Ikhtisar Kesusastraan Indonesia Modern(1988) sastra diterima Sapardi Djoko Damono atas
memasukkan Sapardi Djoko Damono ke prestasinya dalam menulispuisi.Tahim 1978
dalam kelompok pengarang Angkatan 1970- dia menerima penghargaan Cultural Award
an.Sapardi mengumpulkansajaknya dalam
buku yang berjudul Duka-Mu Abadi(1969), dari Pemerintah Australia. Tahrm 1983 dia
Mata Pisau (1974), Akuarium (1974), Perahu
Kertas(1983),dan Sihir Hujan (1984),Hujan memperoleh hadiah Anugerah Puisi-Puisi
Bulan Juni{199A),Arloji(1998),Ayat-AyatApi Putera II untuk bukunya Sihir Hujan dari
(2000),MataJendela(2000)Ada Berita Apa Hari Malaysia.Tahun 1984 dia mendapathadiah
Ini,dan Den Sastro(2003).Dalam tahun 2001 dari Dewan Kesenian Jakarta atas bukxmya
yang berjudulPerahu Kertas.Tahun 1985 dia
menerima Mataram Award.Tahxm 1986 dia
menerima hadiah SEA Write Award(Hadiah
Sastra Asean) dari Thailand. Sapardi juga
Ensiklopedia Sastra Indorresia Modem 227
mendapat Anugerah Seni dari Departemen taman kanak-kanak zaman Belanda.Setelah
Pendidikan dan Kebudayaan tahun 1990.
Dalam tahiin 1996 dia memperoleh Kalyana tamatELS,Satyagraha melanjutkan sekolah
Kretya dari Menristek RI. ke SR di Kediri,kemudian ke SMP di Blitar
dan pindah ke Nganjuk. Di bangku SMP
SatyagrahaHoeriptidakbisadilepas- inilahSatyagraha mulaimenulis.Dia menulis
beberapa puisi yang dimuat di surat kabar
kan dari dunia kesusastraan Indo daerah. Ketika itu dia menggunakan nama
nesia, khususnya cerita pendek. Dia samaran 1. Poreh dan 1. Gst. Poreh. Setelah
dikenal dengan nama sapaan Mas Oyik
(orang yangidealismenya kerakyatan). tamat SMP,Satyagraha pindah ke Malang
Satyagraha Hoeriplahir tanggal7April untuk meneruskansekolah keSMA.DiSMA
1934 di Lamongan,Jawa Timur dari ke-
luarga berada. Nama lengkapnya Raden Bagian A, ketika berada di Malang, dia
Hoerip Satyagraha Prawirodihardjo. Ayah- pemah menjadi murid Iwan Simatupang,
nya, Raden Soeprobo Prawiradimulja,
pemah bekerja sebagai Sekretaris Wilayah sastrawan terkemuka tahun 1960-an.Teman-
Daerah Kabupaten Lamongan,sebagaicamat
(asisten wedana) di Blitar, sebagai patih temannya diSMA yangakhimyasama-sama
Nganjuk, sebagai Bupati Bondowoso, dan menjadisastrawan ar\taralain Alex Leo,Titie
terakhir menjadi residen di Surabaya. Said Sadikun,dan Budihardjo Sn. Di SMA,
Ibimya,yangbemamaRadenRara Suhartini Satyagraha makinsering menulissastra yang
Sumodihardjo, saudara sepupu Presiden dimuat di media massa cetak, seperti
Sukarno.Satyagraha Hoerip anak pertama Mingguan Minggu, majalah Aneka, Starmus,
darilima bersaudara.Namim,hanya Satya dan Minggu Pagi. Setelah tamat SMA,atas
graha yang menekuni dunia tulis menulis. kehendak ayahnya, Satyagraha kuliah di
Bakat menulis Satyagraha sudah terlihat FakultasHukumsebagaipenerima beasiswa
sejak kecil. Dia gemar membaca. Ketika ikatan dinas. Meskipun kuliah di Fakultas
Jepang berkuasa,Satyagraha masih sempat Hukum,dia lebih sering terlihat di Fakultas
secara sembunjd-sembimyimencaribacaan- Sastra. Selama menjadi mahasiwa, dia giat
bacaan berbahasa Belanda yang ketika itu mengasuh majalah mahasiswa. Bersama
sudah dilarang.Meskipun lahir dari keluarga beberapa orang temannya, dia mendirikan
kaya,Satyagraha tetap bersikap sederhana.
Dia lebih senang hidup di desa-desa GM Sos (Gerakan Mahasiwa Sosialis).
menyelamikehidupan rakyatkecil.
Satyagraha tercatat sebagai salah seorang
Sebagaianak pamongpraja yangselalu penanda tangan Manifes Kebudayaan.
berpindah-pindah tempat tinggal, Satya
graha menjalani pendidikan dengan ter- Sebagaiorang yanggemar mengembara
d^berpindah-pindah tempattinggal,Satya
sendat-sendat. Dia mulai memasuki dunia graha dapat dikatakan tidak mempunyai
pekerjaan tetap. Dia juga berpindah-pindah
sekolah pada tahun 1940-an di ELS,sekolah dari pekerjaan yang satu ke pekeijaan yang
lain. Tahun 1960 Satyagraha bekerja sebagai
wartawan Minggu Pagi di Yogyakarta. Satu
tahim kemudian(1961)diabekerjadiPenerbit
Ganaco, Bandung. Tahun 1964 Satyagraha
bekerja sebagai Sekretaris Kedutaan Besar
228 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
Aljazair.Tahun 1966-1967diabekeija sebagai dari 11 Pengarang. Buku tersebut diter-
wartawan Harian Kami,kemudian pindah ke jemahkan ke dalam bahasa Inggris dengan
judul 11 Indonesian Short Stories, dan
suratkabar SinarHarapan hinggat^im 1969.
diterbitkan oleh Penerbit Wira Pratama
Tahxm 1972-1973Satyagraha mengikutiInter
national WritingProgram di UniversitasIowa, tahun 1991.
Iowa City, Amerika Serikat. Satyagraha
kembali bekerja diSinarHarapan sebagaiedi Pengalaman yangsangatberharga bagi
torseniortahun 1980.Tahun1982Satyagraha Satyagraha adalah ketika dia mendapat
diangkatsebagaidosen tamu diIndonesia Stud
Hadiah NhemisdariPemerintah Chili tahxm
ies SummerInstitute,Universitas Ohio,Athens,
1987.Pada waktuituSatyagraha dinyatakan
Amerika Serikat.Profesi dosenitu agaklama sebagai pemenang Sayembara penulisan
berlangsimg karena diajuga member!kuliah cerpen yangdiselenggarakanoleh Kedutaan
dan sebagai dosen pengujidiModem Indone
Besar Chili untuk Indonesia di Jakarta
sian Literature and Culture. Tahun 1990
tanggal 27 Agustus 1987. Tahun 1968
Satyagrahadikukuhkansebagaiprofesortamu Satyagraha Hoerip berkatcerita pendeknya
diJurusanPusatStudiAsiaTenggara,Univer "Sebelum yang Terakhir" mendapat pujian
sitas Kyoto,Jepang. Tahun 1990-an sampai
akhir hayatnya-meninggaltanggal14Oktober dari redaksi Horison. Selain itu,tahim 1997
1998-kegiatannya hanya menulis dan
menulis,baik menulis sastra,artikel tentang berkat cerita pendek "Sarinah Kembang
sastra,artikelsosial,maupim kiitiksastra. Cikembang" mendapat penghargaan dari
Pusat Pembinaan dan Pengembangan
Satyagraha menikah dengan gadis
Manadobemama Agustina Wilhelmina Ulag Bahasa.
Nieman,penganutagama Kristen yang taat,
tanggal14 Mei1964.Daripemikahannyaitu Berdasarkan pengalaman menulisnya,
mereka dianugerahilimaoranganak.Setelah Satyagraha pernah menulis cerita film
menikah, Satyagraha akhirnya memeluk dengan judul Palupi. Cerita itu kemudian
agama Kristen. digarap Asrul Sani menjadi film dan
berubah judul menjadi Apa yang Kau Cari
Pria yangtidak pemah berhasil meraih Palupi? Cerita pendek "Pada Titik Kulmi-
gelar sarjana dairi beberapa perguruan nasi"termuatdalam brmgarampaiLautBiru
tinggi itu tampaknya mengkhususkan diri Langit Biru susiman Ajip Rosidi.
untuk menulis cerita pendek. Bahkan,dia
sempat mendapat julukan "suhu cerita Satyagraha juga aktif menulis artikel-
pendek"diIndonesia.Dia tidak hanya ahli
mencipta cerita pendek, tetapi juga aktif artikel sosial,antara lain"BuatPara Pemim-
mengumpulkan cerita-cerita pendekIndo
nesia dan menerjemahkannya ke bahasa pin BerpikirdanBertindaksebagaiTeladan"
asing.Selainitu,Satyagraha pemah bekerja Sinar Harapan, 12 Desember 1967,"Bahaja
sebagai editor buku yang berjudul "New Tenggelamnja Warisan Kebudajaan Kita
York After Midnight",kumpulan 11 cerpen karena Pemerintah & Para Sardjana Tak
Mentjegahnja",SinarHarapan,9]anuari1968,
dan "Kesadaran Rakjat, Kuntji Paling
Utama",Sinar Harapan,28 Mei1968.
Goenawan Mohammad dalam"Catalan
Pinggir 26 Oktober 1998" dalam Tempo me-
nyatakan bahwa bagaimanapim,Satyagraha
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 229
Hoerip adalah penulis yang bisa jadi saksi kompetendalam bidangnya.Sebagaicontoh,
utama pergulatan intelektual di Indonesia Ketua Dewan Juri Sayembara Mengarang
yang mau tak man menyangkutbanyak hal, Cerpen VI/1980 adalah Mirta Hartohadi-.
dari cerita pendek sampai kekuasaan yang prodjo dan Ketua Dewan Juri Sayembara
jatuh bangim. NoveletFemina1980adalah Dr.UmarKayam.
Para pemenang yang terpilih pada periode
SayembaraFemina adalahsayem- itu adalah sebagaiberikut.
bara sastra yang diselenggarakan Pemenang Sayembara Mengarang
oleh majalah mingguan wanita Cerpen VI/1980
Femina yang terbit di Jakarta. Majalah ini 1. Maria A. Sardjono ("Kucing Putih
berskala nasional dan tergolong majalah
wanita terpopuler diIndonesia.Sayembara Bermata Hijau")
Femina ini ada dua jenis, yaitu Sayembara 2. AgnesYardSardjono("Pulang Memetik
Mengarang Cerpen dan Sayembara Mengarang
NoveletFemina.Sayembara ini dimulai tahun Teh")
1976dansecara rutin dilakukansetiaptahim 3. PutuWijaya("Babi")
hingga sekarang(tahxm 2003).
Hadiah yang disediakan oleh panitia Pemenang Penghargaan
penyelenggara bagipara pemenangsayem 1. Ls. Rahayu ("Titik Hujan yang
bara berupa uang tunai. Jumlah hadiah
untuk pemenangsayembaracerpen dansa Gersang")
yembara novelet berbeda. Hadiah sayem 2. K.Usman("Setelah Musim Jamur")
bara novelet lebih besar daripada hadiah 3. Djohansyah Ana("KabutPedalaman")
sayembara cerpen.Seiring denganberjalan- 4. Rohyati Solihin ("Pintu yang Selalu
nya waktu,tentu saja,besamya hadiah yang
diberikanjuga tidak sama setiap tahurmya. Tertutup")
Kegiatan sayembara ini bersifat nasio 5. Eliabeth Wonomukti("SuratdariKam-
nal dan terbuka untuk umum dengan
beberapa persyaratan,antaralain(1)peserta pung")
berusia 25 tahun ke atas,(2) karya ditulis Pemenang Sayembara Novelet Femina
dalam bahasaIndonesia dengan memperha-
tikan Ejaan- yang Disempurnakan,(3) 1980
peserta boleh mengirim lebih dari satu
naskah,(4)karya harus asli,bukan saduran 1. M.Joenoes Joesoef("Di Ujung Lorong
ataujiplakan,danbelum pemah diterbitkan
dalam bentuk apa pvm,(5)tema bebas,dan Kelabu")
(6)boleh memakai nama samaran. 2. Ariswara("Takkan pemah Menyerah")
3. Prasanti("Ujung Wajah Masa Lalu")
Untuk menilaikarya-karya yangmasuk,
pihak Panitia menimjuk satu tim juri yang Pemenang Penghargaan
1. K. Usman ("Mawar Hitam Peng-
habisan")
2. Mustika Heliati("HariSudah Malam di
TonleSap")
3. Karmaputra("Tumird")
Semua karya yang terpilih sebagai
pemenang dimuat dalam majalah Femina
secara bergiliran.Disampingitu,karya yang
belum mendapat penghargaan, tetapi
230 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
dianggap menarik juga dimuat. Selain "Musafir Mendaki Grmimg",(45)"Seteguk
dimuat dalam majalah Femina, karya para Air",(46)"Kepada Kekasih",(47)"Mengapa
pemenang sayembara mi juga diterbitkan Gelak Sering Itu",dan(48)"Ujian".
dalam bentuk buku oleh majalah Femina.
Puisi-puisiSamadi yang dimuatdalam
SenandungHidupadalahbukukum- buku Senandung Hidup pada umumnya
berbentuk puisi baru, tidak ada pantun
pulan puisikaryaSamadi(1918-1958). atau syair. Puisi yang dimuat dalam
Buku kumpulan sajak ini pertama Senandung Hidup sebagian besar berbentuk
puisi bebas, dari yang paling pendek (4
kaliterbittahun 1941 diMedan oleh Penerbit larik)sampai yang paling panjang(68larik).
Ada beberapa puisi yang ditulis dalam
Boekoe Tjerdas.Setelah 17tahun kematian bentuk soneta dan kuatrin(empatseuntai,
ada yang satu bait,dua bait,dan tiga bait)
Samadi,buku tersebut diterbitkan kembali sebagaibentuk puisiterikat.Hampirsemua
puisi dalam Senandung Hidup berbentuk
atas prakarsa Ajip Rosidi oleh Penerbit lirik atau curahan perasaan dan pikiran
Pustaka Jaya,Jakarta,1975. penyairnya.
Dalam buku Senandung Hidup dimuat Puisi-puisitersebutpada umumnyabe-
48 puisisebagai berikut. rupalukisan alam,nyanyian kesunyian,ke-
pahitan hidup, dan pujaan kepada Tuhan
(1)"Kepada Ibuku",(2)"Kepada Rang Sang MahaPencipta.Kedudukaimya dalam
Lalu",(3)"Angkatan Baru",(4)"Berharap", sastra Indonesia,buku Senandung Hidup ini
(5) "Mujur",(6) "Sadar",(7) "Cinta",(8) tidak terlalu menonjol.Namim,puisi-puisi
"Keluh",(9) "Tetap',(10)"O, Bulan",(11) banyak dikutip para penulis buku yang
"Dagang",(12)"Sansai",(13)"Ah,Diri",(14) ditampilkan dalam bukimya itu.
"HatiSiapa TidakkanRawan",(15)"Nikmat
Batin Berjuang",(16)"Tanah Bahagia",(17) Beberapa puisi dalam Senandung Hidup
"Sesap",(18)"Tahu Kau"",(19)"O,Hati", dimuat dalam buku Perkembangan Puisi Indo
(20)"Dengar",(21)"Aku Tahu...Ah,Aku nesia Tahun 20-an hingga Tahun4D-an karyaJ.S.
Tahu",(22)"Lihatlah Alam",(23)"Ba'Mana Badudu, dkk. 1984, halaman 778-814, yang
Aku 'Kan Diam",(24) "Ratapan",(25)
"AdakahTuan Ketahui",(26)"Berkabung di diterbitkan oleh Pusat Pembinaan dan
Hari Raya",(27)"Sedia",(28) "Jangan
Dikenang",(29)"Di Tepi Danau",(30) Pengembangan Bahasa.Sepuluh puisitersebut
"Tempatku Lahir",(31)"Sebab Samadi terdapatjuga dalam TonggakIsusunan Linus
Berbilang Masa",(32)"Menerawang",(33) Suryadi A.G.,1987,halaman 243-251, yang
"Kepada Rang Jaxih",(34)"Aku Kembali, diterbitican oleh Gramedia,Jakarta, yaitu:(1)
Kekasih",(35)"Menangis",(36)"Betapa Ge- "Kepada Ibuku",(2)"Hidup",(3)"Angkatan
rang akan Jadinya',(37)"Hidup",(38)"Tidak- Baru",(4)"Cinta",(5)"DiTepiDanau Manin-
lah Iman akan Mendalam",(39)"Dia yang jau",(6)"Hanya NakTahu BahwaTakTahu",
(7)"Niat Hati",(8)"Asal Tak Hina di Sisi
Tahu",(40)"Asal Tak Hina di Sisi Tuhan", Tiihan",(9)"Musafir Mendaki Gunung",dan
(41)"Pada Junjungan",(42)"NiatHati",(43) (10)"Kepada Rang Lalu".
"Hanya Nak Tahu bahwa Tak Tahu",(44)
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 231
Kritikus yang pemah membicarakan Pusuk Buhit, sebelah barat Danau Toba,
puisi yang dimuat dalam buku Senandung
Hidup antara lain H. B. Jassin (1955) dalam Sumatra Utara.
bukuKesusastraanIndonesia Modem dalam Kritik Nama kecil Sitor Situmorang adalah
Raja Usu,yang diambil dari nama leluhur-
dan EsaiIIpadabab"BeberapaPengarangdan nya. Beberapa waktu kemudian,nama itu
PenyairIslam".Jassin memberikan aplus ke- berubah menjadi"Sitor"sehingga padasaat
pada puisi-puisi Senandung Hidup sebagai dia masuk ke sekolah rakyat, namanya
alternatif dari puisi-puisi Pujangga Baru. terdaftar sebagai Raja Usu alias Sitor
Sriyanto(1994)"Biografi Pengarang Samadi Situmorang.
dan Kaiyanya" dan(1995)"Samadi Penyair
yangTerlupakan"lebih menekankankepada Sitor Situmorang masuk sekolah rakyat
peran kepenyairan Samadi yang terlupakan (HIS)padatahun1931 diBalige.Ketikanaik
karena tidak pemah dikenal melalui buku ke kelas 5,dia pindah ke Sibolga bersama-
pelajarah apresiasisastra disekolah. sama dengan kakak tuanya yang menjadi
pegawai di Sibolga. Setelah tamat sekolah
Salahsatupuisidalam karyaSenandung rakyattahim 1938,Sitor Situmorang masuk
Hidup adalah sebagaiberikut. ke SMP(MULO)di Tarutung dan tamat
HIDUP tahun 1941. Setelah tamat SMP, Sitor
Ketika lahir disambutebang, berangkatke Batavia Jakarta)dan masukke
Ketika mati dilepassalat, sekolah menengah atas (AMS). Hal itu
Antara azan dengan sembahyang,
Wahai hidup,alangkah singkat! didukung oleh saudara-saudaranya agar
Sitor dapat memperoleh pendidikan yang
Datang ke dunia telanjang bulat, setinggi-tingginya. Sitor berkeinginan
Pulang hanya berkain kafan, masuk ke sekolah tinggi jurusan hukum
Jangan ke alam hati tertambat,
Alam tak dapat menolong badan! setelah tamatSMA(AMS).
Sitor Situmorang adalah sastrawan Kedatangan Jepang membuyarkan
yang dikenal sebagai pengarang harapan Sitor. Jepang menawarkan pendi
puisi modem dengan gaya pantun. dikan yanglebih baik untuk Sitor diTokyo.
Puisinya yang amat terkenal sebagai puisi Tahim 1943Sitor diberangkatkan keJepang
paling pendek berjudul"Malam Lebaran". imtuk menimba ilmu diJepang.
Dari tangan Sitor Situmorang lahir
beberapa kumpulan puisi terkenal,antara Ayah Sitor bemama Ompu Babiat dan
lain Surat Kertas Hijau dengan puisinya ibunya berasal dari marga Simbolon.
yang sangat baik. Sitor Situmorang lahir Sebelum bertempat tinggal di Lembah
tanggal 2 Oktober 1924 di Desa Harian- Harianboho, ayahnya tinggal di Lintong.
boho,sebuahlembah kecil dikakiGunimg Ayahnya seorang kepala adat marga,yaitu
marga Situmorang. Ibu Sitor adalah istri
kedua dariOmpu Babiat.
Setelah pulang dari Jepang, dia
dipekerjakan di kantor keuangan Jepang
yang ada di Sibolga. Beberapa lama
kemudian,karena situasiSibolga tidak aman.
232 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
kantoritu dipindahkan ke Tamtungsehingga terkenal dan terkemuka(Ajip Rosidi,1969.
Sitorikutpiila keTamtung.Sitorbekerjapada Ichtisar Sedjarah Sastra Indonesia. Bandung:
Jepang hingga berakhirnya pemerintahan Binatjipta). Teeuw dalam Sastra Baru Indo
Jepang diIndonesia. nesia(1980)menyatakan bahwa kunjungan-
nya ke Eropa itu mengakibatkan Sitor
Tahun 1945SitorSitumorang menikah terpengaruh sangat kuat oleh eksisten-
dengan gadisberpendidikan Belanda,anak sialisme yang dikenalnya begitu dekatsela
seorang demang.
ma dia berada di Paris.
Setelah Jepangjatuh,tahun 1946 Sitor
bekerja sebagai redaktur surat kabar Smra Sitor Situmorang mendapat kesem-
Nasional yang diterbitkan oleh Komite Nasi- patan untuk memperdalam pengetahuan-
onaldaerah Tapanuli.Pada saatitulah Sitor nya mengenaisinematografi di Universitas
mulai berkenalan dan bergaul dengan California, Los Angeles, Amerika Serikat
dunia tulis-menulis.Akan tetapi,Sitoringin tahim 1956-1957.Sitor kemudian bekerja di
menjadi wartawan kota besar. Dengan Jawatan Kebudayaan Departemen Pendi-
seizin istrinya, Sitor berangkat ke Medan dikan danKebudayaan,Jakarta.Disamping
dan bekerja disurat kabar Waspada Medan itu, Sitor juga bekerja sebagai dosen
sejak tahun 1947. Dengan demikian,Sitor
mulai bergaul dengan orang-orang PNI Akademi Teater Nasional Indonesia. Sitor
karena pemimpin Waspada,yaitu Muham
mad Said, berpartai PNI. Karena ada juga pernah menjabat anggota Dewan
revolusi sosial,Sitor kembali ke Tarutung Perancang Nasional, anggota MPRS,dan
dan meninggalkan Waspada.Tahunitujuga Ketua Lembaga Kebudayaan Nasional
Sitor melamar ke Suara Merdeka di Pema- tahun 1959-1965.
tang Siantar dan diterima bekerja di sana. Tulisan Sitor yang awal banyak
Pada saat dia kembali ke Waspada Medan, dipengaruhi oleh Chairil. Puisi-puisinya
Sitor diutus untuk menjalankan kewarta- yang dimuat dalam Surat Kertas Hidjau
wanarmya di Jakarta dan Yogyakarta. Di bertemakan percintaan dan pengembaraan.
Jakarta pada saat itu terbit majalah sastra Puisi-puisinya yang ditulistahim 1953-1954
dimuat dalam buku yang berjudul Dalam
Siasat. Setelah membaca Siasat Sitor Sadjak(1955)dan Wadjah Tak Bernama(1955).
mengetahuibahwa diJakarta ada beberapa Puisinya yang dianggap sealiran
sastrawan yang terkenal, seperti Chairil dengan puisi-puisi Lekra,seperti puisinya
yang terkumpul dalam Peta Perdjalanan.
Anwar dan Asrul Sani. Sitor berkenalan
Soeman Hs. terkenal sebagai sastra
dengan karya-karya mereka.
Tahun 1950 Sitor mendapat besiswa wan Angkatan Balai Pustaka yang
menulis jenis cerita detektif. Nama
dari Pemerintahan Belanda tmtuk pergi ke panjangnya adalah Soeman Hasiboean.
Eropa. Akhimya,Sitor berangkat ke Eropa Soeman Hs.adalah anak keenamdaritujuh
untuk menuntut ilmu selama tiga tahun. bersaudara. Dia lahir bulan April 1904 di
Setelah pulangkembalikeJakarta,dia mulai daerah Sibuhuan, Hutanopan, Tapanuli
merasakan bahwa dia mampu menulis.
Ketika itu sebenarnya Sitor sudah mulai
Ensiklopedia Sastra Indorresia Modem 233
Selatan,Sumatra Utara.Keduaorangtuanya upeti pada Pemerintah Jepang.Soeman Hs.
berasaldarisana.Ayahnya bernama Wahid, memelopori rakyat Riau agar menyembu-
keturunan Raja Mandailing. Ibunya ber nyikan hasil ladangnya. Kegiatan Soeman
Hs. diketahui oleh Perdana Mentri Jepang
nama Turumim Lubis. sehingga Soeman Hs. akan "dihabisi" di
hutan dengan cara diajak berburu.Soeman
Setelah menikah,kedua orang tuanya Hs. masih dilindungi oleh Tuhan Yang
meninggalkan Tapanull berhijrah ke Maha Esa.Saatitu hujan turim terus-mene-
Bangkalis, Riau, dan menetap di sana. Di rus sehingga niat Perdana Menteri Jepang
tempatini ayah Soeman Hs. menjadi Lebai mengajaknya berburu pun batal.
sehingga namanya terkenal dengan Lebai
Wahid.Selain petani,Wahid juga mengajar Tahun 1945-1946 dia diangkatsebagai
mengaji. anggota DPR Daerah Riau dan sebagai
Ketua KNI (Komite Nasional Indonesia).
Pendidikan yang ditempuh Soeman Pada Perang Agresi Militer Belanda Kedua
Hs. adalah sekolah Melayu (setingkat SR), tahun 1948 Soeman Hs. menjabat Koman-
danPangkalan Gerilya merangkap Wedana
lulus tahun 1918. Pada Zaman Pemerintah
Rokan Kanan. Tahun 1954 Soeman Hs.
Belanda, dia bersekolah di Normaal Cursus
menjabat kepala Kantor Pendidikan
(setingkat SMP) di Medan. Di tempat itu Pengajaran dan Kebudayaan Kabupaten
Soeman Hs.belajarsambil mengajar.Tahim Kampar dan Kotamadya Pakanbaru.Jabatan
1920Soeman Hs.terpilihimtuk melanjutkan terakhir yang dipegangnya adalah Kepala
sekolah ke sekolah guru di Normaal School
(setingkatSMA)di Langsa,Aceh,dan tamat PP dan K Kementerian Pendidikan dan
tahun 1923.Setamat dari Normaal Schooldia Kebudayaan hingga pensiun tahim 1950.
Bakatkepengarangannya diawali dari
diangkat menjadi guru HIS hingga tahun
kegemarannya membaca buku.Buku-buku
1930. yang disukainya ialah buku cerita detektif,
antara lain terjemahan dari bahasa Prancis
Soeman Hs. berhasil mendirikan karya Sir Arthur Coonan Doyl. Dari karya
Arthur tersebut timbul niatnya untuk
sekolah di Riau tahun 1930. Tahun 1930- menulis.Oleh karenaitu,dia disebutsebagai
pelopor penulisan cerita detektif.
1942 Soeman Hs. menjabat kepala sekolah
rakyat(SR) di Pasir Pangarayan. Tahun Kepengarangannya muncul karena
1943-1945 Soeman Hs. diangkat sebagai mendapat dorongan dari M. Kasim.
penilik sekolah rakyat di Rokan Kanan dan M. Kasim, gurunya, sering menceritakan
Rokan Kiri. Atas jasanya di bidang pendi pengalamannya dalam menulis sehingga
dikan itu dia mendapat anugerah(piagam timbulkeinginanSoemanHs.imtuk menjadi
penghargaan)dari Departemen Pendidikan
dan Kebudayaan tanggal 29 Agustus 1981. pengarang.
Pengabdiannya kepada negara dan Soeman Hs. mulai mengarang pada
bangsa Indonesia tidak hanya di bidang waktu tinggal di Siak Inderapura. Tahun
pendidikan.Diajugaikutbeijuang memper- 1930-an merupakan masa jayanya ke-
tahankan bangsa dan negara dari penjajah
Belanda dan Jepang. Pada Zaman Jepang
Soeman Hs.hampir dijatuhihukuman mati
karena melarang rakyat untuk menyetor
234 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
pengarangan Soeman Hs.Karyanya adalah hanya diharapkansebagaicermin,tetapijuga
(1)Kasih Tak Terlarai,BalaiPustaka,1930,(2) harus mampu berperan sebagai kompas.
Mentjari Pentjoeri Anak Perawan, Balai
Pustaka, 1932,(3) Pertjobaan Setia, Balai Sebagaisastrawan,Soeman Hs.meng-
Pustaka, 1932,(4) Kawan Bergeloet, Balai hasilkan banyak karya.Hampir60tahun dia
Pustaka,1939,dan(5)Tebusan Darah,Balai tidak lagi menulis. Pada masa tuanya dia
lebih disibukkan dengan kegiatannya
Pustaka,1939. sebagai pendidik, terutama pada yayasan
yang didirikannya.Sebagai orang muslim,
Karya-karyanya tidak hanya berben- dia sudah melaksanakan ibadah haji.
tuk novel dan cerita pendek.Dia juga me-
nulis puisi yang dimuat dalam majalah Soeman Hs. meninggal dxmia dalam
Pandji Poestaka dan Poedjangga Baroe. Dia usia 95 tahun, tepatnya hari Sabtu,8 Mei
juga menulis puisi yang dimuat dalam 1999,dirumahnyaJalan Tangkubanperahu,
majalah Pandji Poestaka dan Poedjangga Pekanbaru.Dia meninggalkan enam orang
Baroe.Pada tahun 1993 novel pertamanya, anak, 21 cucu, dan 28 cicit. Kematiannya
MentjariPentjoeri Anak Perawan,diangkat ke mengagetkan orang karena tidak menderita
layar televisi untuk dijadikan sinetron.Hal sakitlebih dahulu.Sekitar pukul11.00 WIB
tiba-tiba pingsan ketika duduk di kursi, di
itu berartibahwa kemunculan Soeman Hs. beranda rumah.Jenazahnya dimakamkan di
Pemakamam Umum Senapelan, Riau, di
dan karyanya ikut mengembangkan sastra samping makam istrinya.
Indonesia. Novel Mentjari Pentjoeri Anak
Perawan menceritakan keuletan seseorang Subagio Sastrowardoyo terkenal
dalam mencari pencuri gadis.
sebagai penulis puisi. Ada tujuh
Soeman Hs. adalah salah seorang kumpulan puisi yangsudah dihasil-
pemula pengarang cerita pendek. Dia kannya,yaitu Smphoni{1957),Daerah Perba-
bersama M. Kasim menulis cerita pendek tasan {1970),KeroncongMotinggo(1975),Buku
yang berindukkan latar belakang kebuda- Harian(1979),Hari dan Hara(1982),Simponi
yaan Melayu.Diajuga berpendapatbahwa Dua(1989),serta Dan Kematian Makin Akrab
ada beberapafaktor yang kurang diperhati- (1995).
kan oleh pengarang sastra Indonesia.Salah Subagio lahir tanggal 1 Februari 1924
satu faktor tersebut adalah kurangnya di Madiun,Jawa Timur dan meninggal di
perhatian masyarakatpada bahasa Melayu. Jakarta,pada usia 72 tahun,tanggal 18 Juli
Padahal,bahasa Melayu merupakan induk 1996.AyahnyabemamaSutedjo danibunya
bahasa Indonesia. Hal itulah yang menye- bernama Soejati. Ayahnya pensiunan
babkan sastra Indonesia menjadirancu dan
kurang diminati pembaca. Wedana Distrik Uteran, Madiun. Dia
MenurutSoeman Hs.,setiap karangan- menikah dan dikaruniai tiga orang anak.
nya berusaha "mendobrak" kekolotan adat Subagio berpendidikan HIS (di Bandung
istiadat Melajoi agar adat itu lebih longgar. dan Jakarta), HBS, SMP, dan SMA (di
Selain itu,diajuga berpendapat bahwa dunia Yogyakarta), Fakultas Sastra, Universitas
sastra harus digeluti dengan pikiran yang
jerrdh, tanpa beban, dan jujur. Sastra tidak
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 235
Gadjah Mada(tamat1958),dan meraih gelar Pusinya "Dan Kematian pun Semakin
M.A.dari Department of Comparative Litera Akrab" memperoleh hadiah dari majalah
Horison untuk puisi yang dimuat dalam
ture, Universitas Yale, Amerika Serikat majalah itu tahun 1966/1967.Subagio juga
(1963). mendapat Anugerah Seni dari Pemerintah
RI untuk kumpulan puisinya Daerah
Subagiopemah menjabatKetuaJurusan Perbatasan (1970). Selain itu, dia juga
Bahasa Indonesia Knrsus B-1 di Yogyakarta mendapat penghargaan South East Asia
(1954r-58).Diajuga pemah mengajar diFakul- Write Award(SEA Write Award)pada tahim
tas Sastra UGM (1958-61); Sekolah Staf 1991 atas kumpulan puisinya Simponi Dua.
Komando Angkatan Darat(SESKOAD)di
Bandung(1966-71),diSalisbury Teackerrs Col Studi mengenai puisi Subagio, antara
lege, Australia Selatan(1971-74),dan di Uni
versitas Flinders,Australia Selatan(1974r-81). lain, dilakukan oleh Tim Peneliti Fakultas
Dia juga pernah bekerja sebagai anggota
Dewan KesenianJakarta(1982-84).Selainitu, Sastra UGM dalam Memahami Sajak-Sajak
dia juga pemah bekerja sebagai anggota Ke- Subagio Sastrowardojo (1978) dan Wahyu
lompok Kerja Sosial Budaya Lemhanas dan Wibowo dalam Menyingkap Dunia Subagio
Sflstrowflrdoyo.LinusSuryadiAgdalam"Kxim-
Direktur Muda Penerbitan PN Balai Pustaka pulan Puisi Subagio Sastrowardojo: Ke-
roncong Motingggo"Kompas,16 Maret1976;
(1981). Selain penulis puisi,dia juga penulis AgusS.R.Baruridalam"MenikmatiSimphoni-
esai. Karya-karya esainya terkumpul dalam nya Subagio Sastrowardojo: Katarsis dari
Dosa"dalam Terbit,11Juni1983;Hardidalam
bukuSastra Hindia Belan^dan Kita(1983)yang "Subagio Sastrowardojo Menjawab" dalam
memperoleh Hadiah Sastra Dewan Kesenian Horison XVn:ll-12,Desember 1983;Herman
Jakarta 1983. Kumpulan esainya yang lain
berjudul Bakat Alam dan Intelektualitas(1972), KS dalam "Kemelut Batin Subagio Sastro
Manusia TerasingdiBalik Simbolisme Sitor(1976), wardojo"dalamHonsow XVn:2,Februari1983;
SosokPribadidalam Sajak(1980),danPengarang AsyafBustanirdalam"EksistensidalamSajak-
Modern sebagai Manusia Perbatasan (1989), Sajak Subagio Sastrowardojo" Singgalang,19
Subagiojugaikutmen)aisunbeberapa bunga September 1988; Muhammad Ridlo Eisy
ratnpai,yaitu Bunga RampaiSastra Asean:Sastra dalam "Usaha Memahami Sajak Subagio
Lisan Indonesia(1983),Modem Asean Plays In Sastrowardojo"Pikiran Rakyat,26 November
donesia(1992)yang didalanmya dimuatdrama 1981;Alie Emje dalam "KontemplasiSubagio
Sastrowardojo" Merdeka,20 Desember 1985;
"The Bottomless Well","Wow","Time Aoh K. Hadimadja dalam "Memahami
Subagio Sastrowardojo" Indonesia Raya,
Bomb",dan"Dhemit";serta Anthology ofAsean
Februari1969;Herman K.S.dalam"Kemelut
Literatures: Volume Ilia: The Islamic Period in
Batin Subagio Sastrowardojo" Waspada
Indonesian Literature(1994). Minggu, 15 Februari 1981; Korrie Layun
Selain menulis puisi,Subagiojuga me- Rampan dalam "Menikmati Sajak-Sajak
Mutakhir SubagioSastrowardojo"Suara Karya,
nulis cerita pendek. Cerpen-cerpennya
terkumpul dalam Kedjantanan di Sumbing 19 Januari 1979; A. Teeuw membahas salah
(1965). Cerpennya yang berjudul "Kedjan
tanan di Sumbing" memperoleh Hadiah Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem
Pertama dari majalah Kisah tahun 1955.
236
satu puisi Subagio yang berjudul "Salju" perbatasan antara hidup dan mati, antara
dalam buktinya Tergantung pada Kata.Selain
itu,Teeuwjuga membicarakanSubagiodalam kekalahan dan kematian. Hal itu terlihat
bukunya Kesusastraan Indonesia Modem II.
dalam kumpulan puisinyaDaerahPerbatasan
Teeuw menyatakan bahwa Subagio dan Salju. Selanjutnya, penyair menyadari
adalah seorang cendekiawan yang bacaan- bahwa hidup ini dapat ditafsirkan dengan
nya sangat luas. Subagio tidak hanya caratertentu,sepertiterlihatdalam Keroncong
cendekia, tetapi juga memiliki wawasan Motinggo,/Ketika kukecup mulut/lidahku teldh
budaya lengkap.Subagio berasal dari latar mengecap/ kesat selera maut/ dalam sajak
belakang budaya Jawa. Dia mengambil "Keroncong Motinggo".Mauttidak terelak-
tema-tema karya sastranya dari segala kan lagi, tetapi Subagio sudah rela vmtuk
penjuru,dariagama Kristen,mitologiJawa, menjalaninya. Dia sudah menemukan
agamaIslam,dankekafiran modem.Sebagai sintesisnya dalam satu kata yang diimgkap-
seorang penyair modern,dia menanggung kan oleh dalang "Hong".Subagio memang
segala duka cita yang wajar bagi seorang seorang intelektual. Dia menuHs esai-esai
manusia modern. Ada tiga motif pokok yang berbobot,tetapi dalam hal penciptaan,
dalam puisi-puisinya,yaitu kesepian,cinta dia tidak bermain-main dengan otak.
jasmaniah, dan nasib yang tidak menentu Puisinya lahir dengan spontanitas yang tinggi
dengan maut sebagai ketidakmenentuan sebagai sesuatu yang mengalir dari alam
yang paling mengerikan. bawah sadarnya, sebagai manusia yang
selalu memikirkan mautdankeberadaannya
Motif maut merupakan motif yang sebagai manusia, dan Tuhan sebagai
cukup dominan dalam puisi-puisi Subagio, penciptanya.
terutama dalam puisi-puisinya yang
pertama. Pada masa awal kepenyairannya Dia ternyata seorang pengarang
Subagio mengakui bahwa maut memang lengkap, dalam arti bahwa dia mencipta
menakutkan baginya. Dia menyatakan puisi dan cerpen serta menulis esai tentang
bahwa puisi-puisinya yang bertema sastra lisan dan drama. Perhatiannya
kematian bolehlah dipandang sebagai beragam.Namim,dalam halpenciptaan dia
karangan seorang pengecut yang beringsut- memusatkan perhatiannya dalam puisi.Dia
ingsutkengerian menyaksikankegagalan diri menciptakan puisi yang kaya dalam hal
hendak mencapaikeabadian.Perkembangan bahasa, perpuisinya, dan perangkat
motifdalam puisiSubagioselanjutnyaadalah perpuisiaimya. Puisinya terlihat utuh dan
Tuhan.Tuhan seringkali menjadi titik sentral kata-katanya kaya dengan makna.Tidakada
dalam puisi-puisinya Ada perkembangan satu kata pun yang terlihat sia-sia dalam
tema dalam puisi Subagio, kalau pada puisi Subagio.
awakiyaSubagioragu-ragudan merasangeri
menghadapi maut seperti terlihat dalam Subagio Sastrowardojo digolongkan
puisinya yang terkumpul dalam Simponi oleh Ajip Rosidi ke dalam pengarang
(1957),puisi-puisinya yangkemudian makin periode 1953-1961. Ajip Rosidi dalam
akrab dengan maut. Penyair berada dalam bukimya menyatakanbahwaselain sebagai
penyair,Subagiojuga penting dengan prosa
dan esai-esainya.
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 237
SukreniGadis Bali adalah novel yang bakal diperolehnya secara tidak sadar
telah menjual anak gadisnya sendiri.
kedua karya Anak Agung Nyoman Kemalangan ini merupakan hukum karma
Pandji Tisna yang diterbitkan terhadap tingkah lakunya pada masa yang
pertama kalitahun 1936oleh BalaiPustaka, lampau. Dalam novel ini pun terdapat
Jakarta(dengannomor kode BP 1225),tebal kritikan pengarangnya yang tidak setuju
150halaman.Dalam cetakan pertama novel kepadabeberapa cara dankepercayaan yang
itu tertera nama pengarang1GoestiNjoman ketika itu masih hidup dalam masyarakat
P.Tisna,cetakan pertama diterbitkantahun Bali.Pandji Tisna memang terkenalsebagai
putra Bali yang mempunyaicita-cita hendak
1936,cetakan keduatahun 1942,dancetakan mengubah keadaan masyarakat Bali yang
terbelakang dan menyedihkan.
ketiga tahim 1948tebal84halaman.Cetakan
keempat terbit tahun 1952 dan cetakan Dalam ApresiasiKarya Sastra danPujang-
ga Indonesia,Yandianto menyatakan bahwa
kelima tahun 1965, tebal 150 halaman.
novel ini membicarakan soal karma dari
Cetakan keenam terbit tahxm 1978,cetakan
kejadian baik dan buruk.
ketujuh tahun 1983,dan cetakan kedelapan Jakob Sumardjo menyatakan bahwa
tahun 1986, tebal 100 halaman. Seluruh Sukreni Gadis Bali memperlihatkan warna
daerah yang menyatu dengan permasalahan
cetakan tersebut diterbitkan oleh Balai yang digarapnya. Latar Bali dipergunakan
secara integral dengan tema novelnya.
Pustaka. Secara sosiologis, novel ini amat menarik
karena memberikan gambaran kehidupan
Tema novel ini berkaitan dengan hu- masyarakatBalisekitartahun 1930-an antara
kum karma.Jika berbuat curang,orang itu lain mengenaistatus orang Bali.
akan dicurangi orang lain.
Pada tahun 1954 Pandji Tisna dan
Teeuw mengatakan bahwa Sukreni anaknya membuat film Sukreni Gadis Bali.
Gadis Bali(1936),yang dicetak ulangsehabis Menurut Pandji Tisna, film itu banyak
perang, hampir serupa betul dengan Ni disensor orang-orang pusat. Orang-orang
Rawit, baik tentang isi maupun tentang yang berada di sekitar Gubernur Sutedja
susunannya. Sukreni ialah seorang gadis waktu itu berusaha keras agar film itu
yang dijual oleh Mak Propot kepada orang dilarang.Penonton tidak dapat menikmati
yang mengejar-ngejar perempuansehingga film itu sesuai dengan apa yang dimaksud
dia jatuh ke dalam lembah kehinaan dan oleh Pandji Tisna.
akhirnya, dia melarikan diri. Anaknya
kemudian menjadi seorang penjahat yang Dalam novel ini kenyataan tersebut
terkenaldan mengalamikematiannya secara tersuratdalam perbuatan Men Negara yang
menyedihkan karena dibunuh bapaknya memperkosa Ni Luh Sukreni, anak kan-
yang tidak pernah mengenalnya. Dalam dungnya.Selainitu,akibatperbuatannya itu
novelini pun terdapat pula lukisan-lukisan harta bendanya hangusterbakar.Tokohlain
yang indah tentang suasana di Bali. yang mendapat hukum karma adalah
Dalam Ichtisar Sedjarah SastraIndonesia,
Ajip Rosidi menyatakan bahwa novel ini
melukiskan kehidupan masyarakat Bali
yang keras dan kejam. Seorang ibu yang
hanya mementingkan keuntungan materi
238 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modern
I Gusti Made Tusan.Karena ketidaktahuan- ngatakan bahwa otak Indonesia harus di-
asah menyamai otak Barat. Walaupun
nya, dia membunuh I Gustam, anak banyak ditentang orang, Sutan Takdir
kandungnya, hasil kejahatannya memper- Alisjahbana tetap dengan pendiriannya itu.
kosa NiLuh Sukreni.Jadi,siasatbusuk Men Sutan Takdir Alisjahbana lahir di Natal,
Negara mendapat hukum karma dengan Tapanuli, Sumatra Utara, tanggal 11
diperkosanya Ni Luh Sukreni (anaknya Februari1908dan meninggaltanggal31 Juli
sendiri) oleh Mantri Polisi I Gusti Made 1993. Jenazahnya dimakamkan di sebuah
Tusan. Kemudian,perbuatan jahat I Gusti bukit disekitar Bogor.
Made Tusan yang memperkosa Ni Luh
Sukreni, mendapat hukum karma dengan Sutan Takdir Alisjahbana menempuh
pendidikan dasar di HIS Bengkulu.Setelah
terbimuhnya I Gusti Made Tusan,oleh pa tamatdari HIS,dia melanjutkan pendidikan
rang I Gustam, anaknya, yang tidak ke Kweekschool di Bukittinggi.Kemudian,dia
diketahuinya.Demikianjuga halnya dengan pindah ke Lahat, lalu ke Muara Enim.
IGustam.Dia matiditanganayah kandimg- Setelah menamatkan pendidikan di Kweek
school, dia melanjutkan sekolahnya ke
nya(Tusan)karena merampok. Hogere Kweekschool(HKS)Bandung tahim
Dalam novel ini yang diceritakan 1925-1928. Pendidikan yang dijalaninya di
Bandung itu adalah pendidikan guru.
bukan hanya Ni Luh Sukreni. Jadi, bukan Tahun 1931 dia mengikuti pendidikan di
dia yang menjadi tokoh utamanya,melain- Hoofdacte Cursus Jakarta,sejenis pendidikan
kan Men Negara. Ni Luh Sukreni baru guru,dan tamattahim 1933.Tahun 1937dia
munculpada pertengahan cerita dansangat mengikuti kuliah di Rechtshcogeschool
sedikitdiceritakan.Disampingitu,dia tidak (Sekolah Hakim Tinggi)Jakarta dan tamat
langsung terlibat dalam berbagai masalah tahun 1942.Di samping itu,tahim 1940 dia
yang terungkap dalam cerita. mengikuti kuliah di Fakultas Sastra,
UniversiteitvanIndonesie,program studiIlmu
Tokoh-tokoh yang terlibat dalam
SukreniGadis Baliadalah Men Negara,IGusti Bahasa Umum,Filsafat Asia Timur dan
Made Tusan, Ni Luh Sukreni, Ida Gde tamattahun 1942.Tahun 1979Sutan Takdir
Swamba, I Made Aseman, dan I Gustam
Alisjahbana mendapat gelar Doctor Honoris
merupakan tokoh-tokoh yang banyak
memegang peranan,sedangkanINegara,Ni Causa untuk Ilmu Bahasa dari Universitas
Negari, I Gerundung,Pan Gumiarning,I
NyomanRaka,I Mudjana,ISudiana,IKetut Indonesia dan tahun 1987 mendapat gelar
Rai,Chatterjee,dan Iain-lain adalah tokoh-
tokoh komplementer yang peranannya Doctor Honoris Causa untukIlmu Sastra dari
tidak dapat diabaikan walau pemun-
culannya hanya sepintas. UniversitiSains Malaysia.
Sutan Takdir Alisjahbana mulaibekerja
utan Takdir Alisjahbana adalah
sebagai guru sekolah dasar {Hollandsch
Spengarang Indonesia yang banyak Inlandsche School) di Palembang, Sumatra
berorientasi ke dimia Barat. Dia me-
Selatan,tahun 1928-1929.Setelah duatahun
mengajar,tahun 1930dia pindah keJakarta.
Dia menjabatredaktur kepala pada Penerbit
Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem 239
BalaiPustaka dan pimpinan majalah Pandji gal dunia tahun 1935. Tahun 1941 Sutan
Takdir Alisjahbana menikah denganRaden
Poestaka tahun 1930-1942.Tahun 1942-1945 Roro Sugiarti. Dari pemikahan itu,mereka
memperoleh dua orang anak, yaitu Mirta
dia bertugas sebagai penulis ahli dan dan Sri Artaria. Raden Roro Sugiarti me-
anggota Komisi Bahasa Indonesia,Jakarta. ninggal dimia tahun 1952 di Los Angeles.
Tahun 1945 -1950 menjabat Ketua Komisi Tahun 1993 Sutan Takdir Alisjahbana
menikah lagi dengan Dr. Margaret Axer di
Bahasa Indonesia. Dalam tahim-tahun itu, Bonn,Jerman Barat.Daripemikahannya itu,
mereka memperoleh anak empat orang,
dia juga menjabat Ketua Yayasan Me- yaitu Tamalia, Marita, Marga, dan Mario.
majukanIhnudan Kebudayaan.Kemudian, Karena mengusai berbagai bidang ilmu
dia diangkat sebagai guru dan Direktur Sutan Takdir Alisjahbana banyak menulis
SMA Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebu tentang ilmu-ilmu itu.
dayaan. Tahun 1946-1948 dia bertugas
sebagai dosen di Universitas Indonesia Sutan Takdir Alisjahbanatelah menulis
novel yang berjudulTakPoetoes Diroendoeng
untuk mata kuliah Bahasa Indonesia,Sastra, Malang yang diterbitkan oleh BalaiPustaka
tahxm 1929. Selain itu, novelnya yang lain
dan Sejarah Kebudayaan. Setelah men- ialah Lajar Terkembang. Dia juga menulis
dirikan Universitas Nasional,dia menjabat puisi, antara lain Tebaran Megfl(kumpulan
rektor universitas itu. Di samping itu, dia puisi)dan esai sastra,antara lain Kebangkitan
menjabat guru besar luar biasa di Akademi PuisiBarn Indonesia.Tidaksedikitpula tulis-
Luar Negeri,Jakarta;guru besar di Univer annya yang berhubimgan dengan masalah
sitas Andalas; guru besar di Akademi bahasa,seperti Tata Bahasa Baru BahasaIndo
Jurnalistik;guru besar di University of Ma nesia dan Dari Perjuangan dan Pertumbuhan
laya, Kuala Lumpur; dosen di Fakultas Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Modern
Pascasarjana IAIN Sunan Kalijaga, (kumpulan karangan tentang bahasa Indo
Yogyakarta; dan dosen di Fakultas nesia). Dia pun menulis masalah kebuda
Pascasarjana IAIN Syarif Hidayatullah, yaansepertitulisannya yangterdapatdalam
Ciputat,Jakarta. Polemik Kebudayaan(BalaiPustaka,EdisiIII,
1977)dan Perkembangan Sejarah Kebudayaan
Tahim 1933 Sutan Takdir Alisjahbana Dilihat dari Jurusan Nilai-Nilai(Idajni,edisi
mendirikan dan menerbitkan majalah Poe-
djangga Baroe bersama-sama dengan Amir II,1977).
Hamzah dan Armijn Pane. Majalah ini
menyuarakan pembaharuan sastra. Sutan Salah satu karangannya yang menjadi
Takdir Alisjahbana menampilkan beberapa pemicu terjadinya polemik pada tahim 1936
tulisan yangberorientasipada pendiriannya dimuatdalam bukukumpulankarangan yang
itu,yaitu pembaruan ala Barat. disvinting oleh Achdiat K. Mihardja dengan
judul Polemik Kebudayaan.Selain itu,dia juga
Sutan Takdir Alisjahbana beragamaIs menulis masalah filsafat,seperti Pembimbing
lam.Sampaiakhirhayatnya diatelahberistri ke Pilsafat(Dian Rakyat, 1945) dan. Kelakuan
tiga kali. Tahun 1929 dia menikah dengan
Raden Ajeng Rohani Daha. Dari perni-
kahannya itu, mereka memperoleh tiga or-
ang anak, yaitu Samiati, Iskandar, dan
Sofyan.Raden Ajeng RohaniDaha mening-
240 Ensiklopedia Sastra Indonesia Modem