rata-rata nilai skala 3,97. Prephase 5 memiliki rata-rata nilai
skala 3,96. Puncak Day 1 memiliki rata-rata nilai skala 3,87.
Puncak Day 2 memiliki rata-rata nilai skala 3,92. Puncak Day 3
memiliki rata-rata nilai skala 3,93 dan dengan total rata-rata nilai
skala keseluruhan sesi adalah 3,94 dari total keseluruhan 105
responden.
Adapun hal-hal yang menjadi kendala dalam hal
ketepatan waktu dalam pelaksanaan yaitu adanya jeda 30 menit
untuk melakukan presensi link dan presensi foto dalam setiap
rangkaiannya.
Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara lain :
a. Mengurangi waktu pelaksanaan peresensi, tetapi
peserta diwajibkan untuk dapat melakukan
presensi dengan tepat waktu agar waktu dalam
memulai rangkaian lebih efektif.
2. Susunan Kegiatan Leading Program 2021
Kegiatan Leading Program 2021 sudah menarik dan
terstruktur dengan baik. Hal ini dapat dilihat pada grafik bahwa
untuk Prephase 1, memiliki rata-rata nilai skala 3,92. Prephase
45
2 dan 3, memiliki rata-rata nilai skala 3,92. Prephase 4, memiliki
rata-rata nilai skala 3,92. Prephase 5 memiliki rata-rata nilai
skala 3,94. Puncak Day 1, memiliki rata-rata nilai skala 3,95.
Puncak Day 2, memiliki rata-rata nilai skala 4,05. Puncak Day
3, memiliki rata-rata nilai skala 4,01 dan dengan total
keseluruhan sesi adalah 3,95 dari total keseluruhan 105
responden.
Masalah yang dihadapi terkait hal ini yaitu materi terlalu
padat pada setiap rangakainnya dan juga karena diadakan secara
online membuat peserta lebih cepat merasa bosan karena tidak
dapat berinteraksi langsung dengan peserta lain, panitia, dan
juga pembicara.
Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara lain:
a. Lebih memberikan inovasi-inovasi baru dalam
setiap rangkaiannya dan dapat menyusun
kegiatan yang lebih efektif dan efisien.
46
3. Koordinasi Panitia Leading Program 2021 dengan Peserta
Koordinasi kegiatan Leading Program 2021 sudah dapat
dikatakan berjalan dengan lancar, dimana peserta dipandu oleh
panitia melalui grup besar peserta yang berisikan perwakilan
panitia yang dibagi menjadi 15 kelompok. Dalam grup tersebut,
masing-masing kelompok didampingi oleh dua orang panitia
sebagai observer yang membantu mengkoordinasikan kegiatan
dan penugasan Leading Program 2021 disetiap rangkaiannya
kepada peserta. Hal ini dapat dilihat bahwa rata-rata nilai skala
adalah 4,33 dari total 105 responden.
Masalah yang dihadapi dalam koordinasi panitia dengan
peserta yaitu masih adanya peserta yang belum memahami
mengenai penugasan yang diberikan panitia.
Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara lain:
a. Mengingatkan peserta untuk dapat
memanfaatkan sesi tanya jawab mengenai
penugasan yang sudah disediakan panitia pada
saat rangkaian acara.
47
4. Publikasi dan Informasi Leading Program 2021
Publikasi dan informasi dari kegiatan Leading Program
2021 tersampaikan dengan baik kepada peserta. Karena
publikasi Leading Program 2021 disebarluaskan melalui
beberapa media sosial, seperti akun instagram @leapundip,
Grup Besar Peserta Leading Program 2021 di Line, serta Grup
Kelompok di Line dan WA. Hal ini dapat dilihat pada grafik
bahwa rata-rata nilai skala adalah 4,48 dari total 105 responden.
Pada rangkaian Leading Program 2021 tidak ditemukan
adanya kendala mengenai publikasi dan informasi karena seperti
yang sudah dijelaskan diatas, bahwa segala hal yang
berhubungan dengan kegiatan Leading Program 2021 sudah
disampaikan secara terstruktur melalui berbagai social media
yang ada.
5. Kesesuaian Bidang Pemateri
48
Pemateri yang dihadirkan pada acara Leading
Program 2021 sudah sesuai dengan bidang keahliannya karena
setiap pembicara memiliki banyak hal yang dapat di-sharing dan
juga memiliki pengalaman dalam menjadi pemateri. Hal ini
dapat dilihat dalam grafik bahwa untuk Prephase 1, memiliki
rata-rata nilai skala 4,22. Prephase 2 dan 3, memiliki rata-rata
nilai skala 4,22. Prephase 4, memiliki rata-rata nilai skala 4,20.
Prephase 5 memiliki rata-rata nilai skala 4,24. Puncak Day 1,
memiliki rata-rata nilai skala 4,22. Puncak Day 2, memiliki rata-
rata nilai skala 4,28. Puncak Day 3, memiliki rata-rata nilai skala
4,25 dan dengan total rata-rata nilai skala keseluruhan sesi
adalah 4,23 dari total keseluruhan 105 responden.
Pembicara pada Prephase 1 dibawakan oleh Dinda
Caesarli (Ekonomi Islam 2019) dan Noor Khaafidl Razzaaq
(Ekonomi Islam 2019) yang membawakan materi “Pengenalan
Pendikar Departemen” dengan baik dalam sebuah ppt untuk
menunjang materi yang disampaikan terkait dengan pengenalan
pendidikan karakter dalam departemen Ekonomi FEB UNDIP.
49
Selanjutnya pada Prephase 2 dan 3, pada sesi pertama
dibawakan oleh Bapak Darwanto, S.E., M.,si., M.sy selaku
Kepala Program Studi Ekonomi Islam dengan membawakan
materi mengenai “Sejarah Ekonomi Islam” dalam sebuah ppt
yang membantu penyampaian materi terkait dengan latar
belakang berdirinya Program Studi Ekonomi Islam di FEB
UNDIP. Selanjutnya, pembicara pada sesi kedua yaitu Dani
Kurnia Rachman, Muhamad Iqbal Fahmi dan Althaf Yufan
Ardafa selaku komting Ekonomi Islam angkatan 18, 19 & 20
membawakan materi “Pengenalan Struktur dan Solidaritas
Angkatan” yang disampaikan dengan baik melalui kegiatan
QnA.
Pada Prephase 4 sesi pembicara diisi oleh pembicara Ijai
Pratama Putra yang membawakan materi “Kewirausahaan”
dengan sebuah PPT yang membantu dalam proses penyampaian
materi mengenai kewirausahaan dan business plan dengan baik.
Sedangkan pada Prephase 5 dibawakan oleh pembicara
Adiyaksa Rahman Firdaus yang menyampaikan materi baru
pada Leading Program 2021 yaitu “Urgensi Keorganisasian”.
Materi ini disampaikan dengan baik melalui bantuan PPT yang
mempermudah peserta memahami dan mencatat poin-poin
penting.
Pada Puncak Hari 1 diisi oleh pembicara Muhammad
Abdullah Anas Al Masyhudi yang membawakan materi
“Analisis Potensi Diri, Personal Branding dan Time
Management”. Materi ini disampaikan dengan baik melalui
50
bantuan PPT untuk mempermudah penyampaian materi kepada
peserta.
Selanjutnya pada Puncak Hari 2 sesi pertama diisi oleh
pembicara Rahmatulah Yudha yang membawakan materi
“Sikap Kritis dan Pengenalan Lembaga Keorganisasian” yang
disampaikan dengan baik melalui sistem QnA kepada para
peserta tanpa bantuan PPT. Sedangkan pada sesi kedua disi
oleh pembicara Humam Dzaki Putra (Ekonomi Islam 2019)
yang membawakan materi “Dasar Komunikasi dan Teamwork”
dibantu dengan PPT untuk memudahkan penjelasan.
Pada rangkaian terakhir yaitu Puncak Hari 3 yang sesi
satu diisi oleh pembicara Dani Setiawan (Ekonomi Islam 2017)
yang membawakan materi “Pola Pikir Prestatif” melalui
bantuan PPT dan penjelasan secara teori maupun berdasarkan
pengalaman pembicara. Selanjutnya pada sesi kedua disi oleh
Febrian Achmad Sulton yang membawakan materi “Teknik
Sidang” sesuai dengan pengalaman dan kemampuan sebagai
Ketua Senat FEB UNDIP 2021 disertai dengan simulasi agar
mempermudah pemahaman pada peserta.
B. Survei Peserta Leading Program 2021
51
1. Penyampaian Materi
Peserta dengan baik dapat menerima materi yang
disampaikan. Sesuai dengan kesan yang diberikan oleh peserta,
melalui Leading Program 2021 mereka memperoleh ilmu yang
bermanfaat, menambah wawasan, juga dapat lebih mengenal
diri mereka dan passion mereka sesuai materi yang disampaikan
dan memberikan banyak hal-hal baru yang belum mereka
ketahui. Hal ini dapat dilihat pada grafik bahwa rata-rata nilai
skala adalah 4,26 dari total 105 responden.
Masalah yang dihadapi mengenai penyampaian materi
yaitu masih adanya beberapa pembicara yang dirasa masih
sedikit membosankan dalam penyampaiannya.
Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara lain:
a. Mengkoordinasikan pembicara agar dapat
menyampaikan materi sesuai dengan TOR yang
sebelumnya telah diberikan panitia dan dapat
menyampaikan materi dengan cara yang
menyenangkan.
52
2. Tema Materi
Tema materi yang diberikan dapat sangat memenuhi
kebutuhan peserta. Berdasarkan hasil survei di atas, diketahui
bahwa 49 dari 105 responden memberikan nilai 5 dan 45
responden lainnya memberi nilai 4. Rata-rata nilainya adalah
sebesar 4,36.
Hasil tersebut menunjukan bahwa materi yang diberikan
dalam acara Leading Program 2021 ini sudah memenuhi
kebutuhan peserta. Materi dalam acara Leading Program 2021
ini adalah “Pengenalan Pendikar Departemen”, “Sejarah
Ekonomi Islam”, “Pengenalan Struktur dan Solidaritas
Angkatan”, “Kewirausahaan”, “Urgensi Keorganisasian”,
“Analisis Potensi Diri, Personal Building, dan Time
Management”, “Sikap Kritis Mahasiswa”, “Dasar Komunikasi
dan Teamwork”, “Pola Pikir Prestatif”, dan “Teknik Sidang”.
Materi-materi ini sangat dibutuhkan oleh para mahasiswa baru
untuk menjalankan kehidupan perkuliahan ke depannya. Oleh
53
karena itu, materi-materi ini sudah sesuai dengan kebutuhan
para peserta.
3. Keaktifan Peserta
Peserta Leading Program 2021 dituntut aktif selama
acara berlangsung. Ketika memasuki sesi tanya jawab, peserta
berkontribusi aktif menjawab dan juga mengajukan pertanyaan
kepada pemateri dengan antusiasme yang tinggi sehingga acara
berlangsung sesuai dengan yang diharapkan, yaitu peserta dapat
berkontribusi aktif dan dapat disimpulkan bahwa peserta
Leading Program 2021 memperhatikan dengan cukup baik atas
materi yang telah diberikan. Hal ini dapat dilihat pada grafik
bahwa rata-rata nilai skala adalah 4,38 dari total 105 responden.
Selama kegiatan Leading Program 2021, tidak ada
kendala mengenai keaktifan peserta karena di setiap sesi tanya
jawab dan FGD, peserta dapat berkontribusi aktif dalam
bertanya dan berani untuk menyampaikan pendapatnya.
54
4. Diskusi Kelompok
Diskusi kelompok dapat berhasil dilakukan secara
kondusif dan membuahkan hasil dimana melalui diskusi
kelompok, para peserta dapat percaya diri untuk menyampaikan
pendapatnya mengenai tema yang dibahas serta menghasilkan
solusi yang terbaik. Hal ini dapat dilihat pada grafik bahwa rata-
rata nilai skala adalah 4,29 dari total 105 responden.
5. Penugasan
55
Penugasan yang diberikan, pada Prephase 1, yaitu
Bookis, Foto virtual angkatan, infografis mengenai tokoh dari
tiap kelompok, dan resume. Prephase 2 dan 3, yaitu resume
mengenai materi yang sudah dipaparkan oleh pembicara.
Prephase 4, yaitu membuat BMC (Business Plan Model Canvas)
dan resume. Prephase 5, yaitu memilih salah satu organisasi di
UNDIP yang peserta minati kemudian menjelaskan secara
singkat tentang organisasi tersebut beserta alasan memilih dan
resume. Puncak Hari 1, membuat mind map mengenai salah satu
dari materi yang sudah dipaparkan oleh pembicara, seperti
Analisis Potensi Diri, Personal Building, dan Time
Management, yang kemudian mind map tersebut dijelaskan ke
dalam bentuk video yang diunggah ke dalam IGTV dalam akun
Instagram masing-masing peserta. Puncak Hari 2, yaitu hafalan
mengenai pilihan surat dan hadist yang sudah diberikan oleh
panitia.
Dari penugasan yang diberikan, sudah dapat dikatakan
sesuai dengan materi yang dibawakan dan membawakan
dampak yang baik untuk peserta yang dapat diimplementasikan
dan berguna dalam lingkup dunia kampus, organisasi, dan
kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat dilihat pada grafik bahwa
rata-rata nilai skala adalah 4,17 dari total 105 responden.
6. Harapan Peserta Sebelum Mengikuti Kegiatan Leading
Program 2021
56
a. Meningkatkan kemampuan leadership dan
mengembangkan softskill yang dimiliki.
(Didapat 31 pendapat serupa dari 105 responden)
b. Menambah ilmu dan pengetahuan baru yang dapat
diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari serta
berguna bagi lingkungan kampus, masyarakat, dan lain
sebagainya.
(Didapat 28 pendapat serupa dari 105 responden)
c. Dapat mengenal teman angkatan, kakak tingkat, serta
pembicara, walaupun di situasi daring pada masa
pandemi saat ini.
(Didapat 17 pendapat serupa dari 105 responden)
7. Perubahan yang Peserta Lakukan Setelah Mengikuti Kegiatan
Leading Program 2021
a. Termotivasi untuk lebih aktif dan percaya diri.
(Didapat 31 pendapat serupa dari 105 responden)
b. Dapat mengatur waktu dengan skala dengan prioritas
yang baik.
(Didapat 24 pendapat serupa dari 105 responden)
c. Menjadi lebih giat dan bersemangat dalam menjalankan
perkuliahan.
57
(Didapat 15 pendapat serupa dari 105 responden)
d. Menjalin relasi, tidak hanya dengan teman angkatan,
tetapi juga dengan kakak tingkat, serta para pembicara.
(Didapat 12 pendapat serupa dari 105 responden)
C. Post Test
Post Test yang kami buat bertujuan untuk mengetahui
bagaimana mereka menangkap materi yang telah disampaikan.
PREPHASE 1
1. Apa tema yang dibawakan oleh Dinda Caesarli dan Noor Khafid
Razaaq pada rangkaian Prephase 1?
“Pengenalan Pendikar Departemen”
(Berdasarkan hasil survei, ada 41 responden menjawab benar)
2. Apa itu LEAP?
Leading Program adalah wadah dari LKMM-PD yang
dikhususkan untuk mahasiswa baru sebagai simulasi pengenalan
kultur di dunia perkuliahan, terutama di lingkup Ekonomi Islam.
(Berdasarkan hasil survei, ada 86 responden menjawab benar)
3. Sebutkan alasan kenapa kalian wajib mengikuti LEAP!
a. Menambah relasi
58
b. Lebih mengenal kultur dan sistem akademik di EKIS
c. Sebagai bekal untuk mendaftar organisasi di kampus
d. Dapat melaksanakan LEAP bersama seangkatan dan
tidak mengulang di tahun depan
(Berdasarkan hasil survei, ada 84 responden menjawab benar)
4. Hal apa yang paling berkesan ketika kalian mengikuti seluruh
rangkaian LEAP 2021?
Pada saat sesi FGD, dapat lebih akrab dengan teman satu
angkatan dan kakak tingkat Ekonomi Islam, sesi games dan foto
presensi kelompok dengan filter yang unik.
(Berdasarkan hasil survei, ada 105 responden menjawab benar)
PREPHASE 2 DAN 3
1. Apa tema yang dibawakan oleh Bapak Darwanto, S.E., M.,si.,
M.sy dan Dani Kurnia Rachman, Muhamad Iqbal Fahmi dan
Althaf Yufan Ardafa pada rangkaian Prephase 2 dan 3?
“Sejarah Ekonomi Islam dan Pengenalan Struktur dan
Solidaritas Angkatan”
(Berdasarkan hasil survei, ada 82 responden menjawab benar)
2. Jelaskan secara singkat latar belakang didirikannya prodi
Ekonomi Islam UNDIP!
59
a. Perkembangan ekonomi dan keuangan Islam, baik di
tingkat nasional maupun internasional.
b. Kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan
kompetensi di bidang ekonomi dan perbankan Islam,
industri halal dan penelitian.
(Berdasarkan hasil survei, ada 96 responden menjawab benar)
3. Sebutkan visi dan misi prodi Ekonomi Islam UNDIP!
VISI
“Program Studi Terkemuka dan Pusat Keunggulan (Centre of
Excellent) dalam proses pelaksanaan Tri Dharma Perguruan
Tinggi di Bidang Ekonomi dan Bisnis Islam tingkat nasional
tahun 2020”
MISI
a. Mewujudkan sarjana Ekonomi Islam yang mempunyai
integritas dan pengetahuan luas dalam Ekonomi Islam.
b. Menyelenggarakan perkuliahan dan pendidikan yang
mencakup disiplin ilmu Ekonomi Islam, Bisnis Islam,
dan Akuntansi Islam secara komprehensif dan beretika.
c. Melakukan penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat dalam rangka pengembangan konsep dan
implementasi Ekonomi dan Bisnis Islam di masyarakat.
60
d. Mengembangkan program studi Ekonomi Islam sebagai
pengembangan unggulan secara nasional dengan berbagi
aktivitas publikasi.
(Berdasarkan hasil survei, ada 71 responden menjawab benar)
4. Seberapa penting solidaritas di dalam angkatan?
Solidaritas itu sangat penting karena dengan adanya solidaritas
dapat menghubungkan atau menguatkan hubungan antar
anggota agar dapat saling membantu sama lain, saling
melengkapi satu sama lain, serta mempererat kebersamaan.
(Berdasarkan hasil survei, ada 74 responden menjawab benar)
PREPHASE 4
1. Apa tema yang dibawakan oleh Ijay Pratama Putra pada
rangkaian Prephase 4?
“Kewirausahaan”
(Berdasarkan hasil survei, ada 49 responden menjawab benar)
2. Jelaskan pengertian dari Business Plan?
Business Plan adalah pernyataan formal atas tujuan berdirinya
sebuah bisnis dan alasan mengapa pendirinya yakin bahwa
tujuan tersebut dapat dicapai, serta merupakan strategi atau
rencana-rencana apa yang akan dijalankan untuk mencapai
tujuan tersebut.
61
(Berdasarkan hasil survei, ada 68 responden menjawab benar)
3. Karakteristik ide apa saja yang harus ada dalam Business Plan?
a. Social Enterprise dan Problem Solving
b. Uniqueness dan Market Demand
c. Kelayakan dan keberlanjutan usaha
d. Potensi keuntungan
(Berdasarkan hasil survei, ada 81 responden menjawab benar)
4. Apa saja strategi bisnis yang harus diperhatikan?
a. Apa yang diperhatikan?
b. Siapa pembelinya?
c. Bagaimana cara menjualnya?
d. Berapa profitnya?
e. Butuh modal berapa?
f. Kapan balik modalnya?
(Berdasarkan hasil survei, ada 86 responden menjawab benar)
PREPHASE 5
1. Apa tema yang dibawakan oleh Adiyaksa Rahman Firdaus pada
rangkaian Prephase 5?
62
“Urgensi Keorganisasian”
(Berdasarkan hasil survei, ada 90 responden menjawab benar)
2. Jelaskan pentingnya berorganisasi menurut kalian!
Menambah pengalaman, ilmu, wawasan, dan juga relasi.
(Berdasarkan hasil survei, ada 101 responden menjawab benar)
3. Sebutkan rumusan fungsi management menurut Henry Fayol!
a. Planning
b. Organizing
c. Commanding
d. Coordinating
e. Controlling
(Berdasarkan hasil survei, ada 76 responden menjawab benar)
4. Sebutkan salah satu organisasi yang kalian minati di UNDIP dan
jelaskan secara singkat mengenai organisasi tersebut!
Jawaban yang benar berisikan pilihan dan alasan, serta
penjelasan secara singkat terhadap organisasi yang peserta
minati.
(Berdasarkan hasil survei, ada 97 responden menjawab benar)
PUNCAK HARI 1
63
1. Apa tema yang dibawakan oleh Abdullah Anas Al-Masyhudi
pada rangkaian Puncak Hari 1?
“Analisis Potensi Diri, Personal Building, dan Time
Management”
(Berdasarkan hasil survei, ada 55 responden yang menjawab
benar)
2. Apa perbedaan minat, bakat, dan potensi?
Minat adalah seberapa besar seseorang merasa suka/tertarik atau
tidak suka/mengabaikan kepada suatu rangsangan.
Bakat adalah sebuah sifat dasar, kepandaian dan pembawaan
yang dibawa sejak lahir.
Potensi berarti kemampuan yang mempunyai kemungkinan
untuk dikembangkan, kekuatan, kesanggupan dan daya.
(Berdasarkan hasil survei, ada 99 responden yang menjawab
benar)
3. Bagaimana cara mudah untuk mengenali diri sendiri?
a. Merenung/refleksi diri
b. Meminta feedback/penilaian dari orang lain.
c. Dengan menganalisis SWOT (Strength, Weakness,
Opportunities, dan Threat)
(Berdasarkan hasil survei, ada 90 responden yang menjawab
benar)
64
4. Apa saja step analisis SWOT?
Unsur SWOT: Strength, Weakness, Opportunities, Threat
Step Analisis SWOT
a. Identifikasi kelebihan, peluang, tantangan, dan
hambatan
b. Perumusan strategi
c. Membuat skala prioritas
d. Lakukan aksi
(Berdasarkan hasil survei, ada 88 responden yang menjawab
benar)
PUNCAK HARI 2
1. Apa tema yang dibawakan oleh Rahmatullah Yudha Welita dan
Humam Dzaki pada rangkaian Puncak Hari 2?
“Sikap Kritis Mahasiswa dan Dasar Komunikasi dan
Teamwork”
(Berdasarkan hasil survei, ada 48 responden yang menjawab
benar)
2. Bagaimana cara menumbuhkan sikap kritis mahasiswa?
a. Perbanyak literasi
65
b. Bertanya jika pikiran berasumsi
c. Mengikuti banyak forum dan diskusi terbuka
(Berdasarkan hasil survei, ada 94 responden yang menjawab
benar)
3. Bagaimana membangun teamwork yang progresif?
a. Selalu ingin beradaptasi
b. Rasa memiliki dalam tim
c. Berorientasi pada solusi
d. Membangun komunikasi yang baik
e. Mendahulukan kepentingan bersama
(Berdasarkan hasil survei, ada 90 responden menjawab benar)
4. Seperti apa sense of belonging dalam tim?
Sense of Belonging dalam tim dapat diartikan sebagai rasa
memiliki suatu kelompok atau organisasi dalam diri anggotanya
yang ditunjukan melalui ekspresi dan tindakan.
(Berdasarkan hasil survei, ada 94 responden menjawab benar)
PUNCAK HARI 3
1. Apa tema yang dibawakan oleh Dani Setiawan dan Febrian
Achmad Sulthon pada rangkaian Puncak Hari 3?
66
“Pola Pikir Prestatif dan Teknik Sidang”
(Berdasarkan hasil survei, 46 responden menjawab benar)
2. Bagaimana cara menumbuhkan pola pikir prestatif?
Cara menumbuhkan pola pikir prestatif adalah dengan cara
merencanakan hal-hal yang dapat mengembangkan potensi yang
ada di dalam diri sendiri.
(Berdasarkan hasil survei, ada 92 responden menjawab benar)
3. Jelaskan sikap ambisius yang baik menurut kalian?
Sikap ambisius yang baik adalah ketika terus berusaha untuk
mencapai apa sesuatu hal positif yang diinginkan dengan cara
atau usaha maksimal namun tidak sampai pada titik obsesi, yaitu
menghalalkan segala cara.
(Berdasarkan hasil survei, ada 98 responden menjawab benar)
4. Jelaskan mengenai hierarki peraturan dalam sidang!
a. TAP Musyawarah: adalah forum tertinggi untuk
mengambil keputusan.
b. PPO (Pedoman Pokok Organisasi): adalah undang-
undang dasar UNDIP.
c. GBHK (Garis-Garis Besar Haluan Kerja): adalah dasar
untuk melakukan program kerja.
d. PERSEMA (Peraturan Mahasiswa): adalah peraturan
mahasiswa yang lebih terperinci dari PPO.
67
e. Keputusan BEM: adalah peraturan seperti peraturan
presiden jika dalam suatu negara.
(Berdasarkan hasil survei, ada 70 responden menjawab benar)
Melalui post test yang ada, dapat kami simpulkan bahwa para
peserta dapat menerima materi dengan baik karena 105 responden sudah
75% hingga 95% menjawab pertanyaan dengan baik dan benar meskipun
ada beberapa yang menjawab hampir benar dan masih ada beberapa yang
tidak ingat terkait dengan materi yang disampaikan ataupun izin saat acara
Leading Program 2021.
D. Kritik dan Saran dari Peserta Leading Program 2021
1. Kritik untuk Kegiatan Leading Program 2021
a. Kurang tepat waktu dalam memulai rangkaian acara.
(Didapat 16 pendapat serupa dari 105 responden)
b. Durasi waktu di setiap rangkaiannya yang memakan
waktu cukup lama.
(Didapat 15 pendapat serupa dari 105 responden)
c. Terlalu difokuskan pada pemberian materi sehingga
dirasa membosankan.
(Didapat 9 pendapat serupa dari 105 responden)
d. Penugasan dirasa masih terlalu banyak.
68
(Didapat 7 pendapat serupa dari 105 responden)
2. Saran untuk Kegiatan Leading Program 2021
a. Kegiatan Leading Program dapat lebih variatif
kedepannya, tidak hanya difokuskan pada pemberian
materi.
(Didapat 33 pendapat serupa dari 105 responden)
b. Lebih memperhatikan durasi waktu, agar pelaksanaan
lebih efektif dan efisien.
(Didapat 13 pendapat serupa dari 105 responden)
c. Kegiatan Leading Program dapat dilaksanakan secara
offline dan lebih baik lagi kedepannya serta selalu
memberikan inovasi baru yang berbeda dari setiap
tahunnya.
(Didapat 8 pendapat serupa dari 105 responden)
Secara keseluruhan, kegiatan Leading Program 2021 sudah
mempertahankan dengan baik dan telah melakukan peningkatan dari tahun
sebelumnya dimana peserta menyampaikan antusias mereka terhadap
kegiatan Leading Program 2021. Kegiatan Leading Program 2021 juga
telah menghadirkan acara yang baik, koordinasi yang baik dengan peserta,
publikasi dan pemilihan materi yang tepat untuk masa sekarang sesuai
dengan yang diharapkan oleh peserta.
69
2) ATLAS
I. Pelaksanaan Accounting Leadership and Solidarity 2021
A. Nama Kegiatan
Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Pra Dasar,
Accounting Leadership and Solidarity (ATLAS), Keluarga Mahasiswa
Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro
2021.
B. Nilai dan Konsep
Kegiatan berbentuk paparan materi dan diskusi kelompok.
Kegiatan diisi oleh 4 pembicara selaku perwakilan angkatan Akuntansi
UNDIP 2018–2020 dan Ketua KMA FEB UNDIP sebagai representasi
himpunan, serta 5 pembicara untuk materi LKMM-PD sesuai dengan
syarat dan ketentuan.
Prephase 1 membawakan materi mengenai budaya akuntansi
secara umum, yang difokuskan untuk dapat lebih mengenalkan dan
menanamkan budaya satu keluarga yang ada dan mengakar di akuntansi
kepada mahasiswa baru. Harapannya, angkatan baru mampu
mengimplementasikan dan menjiwai rasa kekeluargaan yang ada di
Akuntansi FEB UNDIP.
Prephase 2 membawakan materi mengenai rasa kekeluargaan di
angkatan, hal ini difokuskan pada kekeluargaan, rasa saling memiliki
dan makna interaksi yang terjalin di angkatan. Harapannya, angkatan
2021 mampu memahami bahwa angkatan merupakan keluarga terdekat
mereka selama masa perkuliahan.
70
Prephase 3 terdapat penyampaian mengenai penyadaran
potensi dan partisipasi yang dapat diberikan oleh masing–masing
individu di angkatan 2021 untuk nama baik almamater, baik di lingkup
jurusan, fakultas maupun universitas. Harapannya, mahasiswa–
mahasiswi baru mampu memaksimalkan potensi mereka untuk
mengimplementasikan nilai cinta almamater.
Prephase 4 diisi dengan penyampaian materi oleh perwakilan
himpunan, yang mana adalah Keluarga Mahasiswa Akuntansi tahun
2021 yang menjelaskan mengenai tugas, makna dan peran himpunan
kepada mahasiswa angkatan 2021. Harapannya, mahasiswa–mahasiswi
dapat mengenal dan mengerti pewadahan yang dilayani oleh KMA
UNDIP dalam masa perkuliahan.
Prephase 5 berisi penyampaian keberjalanan rangkaian
Accounting Leadership and Solidarity 2021 selama hari pertama hingga
keempat. Hal ini bertujuan untuk menilai bagaimana progress dari
penyampaian materi pada pertemuan–pertemuan sebelumnya.
Prephase 6 merupakan kegiatan mandiri yang diserahkan
sepenuhnya kepada angkatan baru. Kegiatan ini diselenggarakan
dengan tujuan mempererat hubungan intra angkatan dan
memaksimalkan minat serta bakat dari angkatan mahasiswa baru yang
mana dalam penyelenggaraannya masih dalam pengawasan panitia .
Main Event (LKMM-PD) sesi pertama, penyampaian materi
mengenai Critical Thinking, dengan term of reference berupa definisi
critical thinking, alasan kita harus menerapkan critical thinking, dan
cara mengimplementasikannya baik dengan step secara kompleks
ataupun spontanitas.
71
Main Event sesi kedua, penyampaian mengenai manajemen
waktu, hal–hal yang disampaikan mengenai pentingnya bagi mahasiswa
untuk dapat mengatur waktu dengan baik dan langkah–langkah yang
dapat diimplementasikan untuk menerapkan manajemen waktu.
Main Event sesi ketiga, penjabaran mengenai pola pikir
prestatif. Hal ini merupakan materi yang material bagi mahasiswa,
materi yang disampaikan seputar pentingnya menerapkan pola pikir
prestatif di lingkungan perkuliahan yang dituntut mampu menjalankan
banyak peran sehingga siap untuk bersaing di dunia kerja.
Main Event sesi keempat, uraian materi mengenai personal
building, materi ini membantu mahasiswa untuk mengenal diri mereka
sendiri lebih baik, passion dan minat mereka. Hal ini diharapkan dapat
membantu mahasiswa untuk lebih mengenal jati diri mereka sendiri dan
dapat memaksimalkan potensi diri mereka.
Main Event sesi kelima, penyampaian materi mengenai
kewirausahaan, sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis kita
dituntut untuk selalu inovatif dan mampu memanfaatkan peluang.
Kewirausahaan merupakan harapan besar masyarakat kepada
mahasiswa ekonomi. Materi ini berisi ajakan, tips, dorongan, dan
pemanfaatan peluang yang relevan dengan jiwa usahawan.
Tema besar yang diusung Accounting Leadership and Solidarity
2021 adalah “Treasure Island”.
Nilai yang dibawa berfokus pada penjalinan interaksi
mahasiswa–mahasiswi baru baik intra maupun antar angkatan,
pengenalan dan penanaman budaya akuntansi, serta
pengimplementasian satu keluarga di kondisi pandemi.
72
C. Tanggal Pelaksanaan
1. Prephase 1
Hari, Tanggal : Sabtu, 4 September 2021
Waktu : 15.00 - 17.50 WIB
Tempat : Zoom Meetings
2. Prephase 2
Hari, Tanggal : Sabtu, 11 September 2021
Waktu : 15.15 - 17.20 WIB
Tempat : Zoom Meetings
3. Prephase 3
Hari, Tanggal : Sabtu, 18 September 2021
Waktu : 15.15 – 17.15 WIB
Tempat : Zoom Meetings
4. Prephase 4
Hari, Tanggal : Sabtu, 25 September 2021
Waktu : 15.15 – 17.20 WIB
Tempat : Zoom Meetings
5. Prephase 5
73
Hari, Tanggal : Minggu, 3 Oktober 2021
Waktu : 12.30 – 14.50 WIB
Tempat : Zoom Meetings
6. Prephase 6
Hari, Tanggal : Sabtu, 9 Oktober 2021
Waktu : 15.30 - 20.30 WIB
Tempat : Zoom Meetings
7. Main Event Day 1
Hari, Tanggal : Jumat, 29 Oktober 2021
Waktu : 18.30 – 21.45 WIB
Tempat : Zoom Meetings
8. Main Event Day 2 (Sesi 1 dan Sesi 2)
Hari/Tanggal : Sabtu, 30 Oktober 2021
Waktu : 15.00 – 17.40 WIB
Tempat : Zoom Meetings
9. Main Event Day 3 (Sesi 3, Sesi 4, Sesi 5)
Hari/Tanggal : Minggu, 31 Oktober 2021
Waktu : 12.30 – 15.35 WIB
Tempat : Zoom Meetings
74
D. Target Kuantitatif dan Kualitatif
1. Kuantitatif
Mahasiswa baru Program Studi S1 Akuntansi
Universitas Diponegoro angkatan 2021 mengikuti kegiatan
ATLAS secara keseluruhan dengan minimal kehadiran 97% dari
338 mahasiswa.
2. Kualitatif
a. Nilai satu keluarga dapat diserap dan diterapkan oleh
mahasiswa baru dengan baik.
b. Peserta dapat lebih mengenal intra dan antar angkatan.
c. Peserta mengenal himpunan akuntansi yaitu KMA.
d. Peserta dapat memahami, mengimplementasikan, dan
meneruskan nilai serta budaya akuntansi.
E. Target Aktual yang Tercapai
1. Kuantitatif
Total peserta yang mengikuti kegiatan Accounting
Leadership and Solidarity 2021 berjumlah 338 peserta yang
terdiri dari mahasiswa baru Akuntansi FEB UNDIP.
2. Kualitatif
75
a. Peserta terlihat paham mengenai satu keluarga baik di
kondisi online maupun offline.
b. Kondisi online ataupun bertatap muka secara langsung,
hubungan yang terjalin intra dan antar angkatan terlihat
baik.
c. Peserta mengetahui peran dan pelayanan yang diberikan
himpunan akuntansi yaitu KMA.
d. Pengimplementasian satu keluarga tidak dapat diukur,
tetapi dalam lingkup kecil, peserta menunjukkan
kepedulian dan rasa saling memiliki satu sama lain serta
rasa cinta akan akuntansi.
F. Kendala yang Dihadapi
1. Banyak peserta, yang masih kurang responsif terhadap
informasi dan kegiatan sehingga membutuhkan dorongan yang
lebih dari setiap panitia pelaksana.
2. Terjadinya kesalahan teknis dikarenakan kendala jaringan yang
mengakibatkan audio atau video yang diputar menjadi
bermasalah (volume audio kecil).
3. Masih banyaknya peserta yang terlambat menghadiri kegiatan
dan mengikuti kegiatan di tempat yang tidak kondusif.
G. Saran
76
Saran untuk kegiatan selanjutnya, panitia dapat melaksanakan
kegiatan Accounting Leadership and Solidarity ini dengan lebih baik
dari tahun 2021. Diharapkan persiapannya dengan matang dari mulai
konsep, timeline acara, pembicara dan teknis kegiatan. Diharapkan juga
menjalin komunikasi yang baik dengan pihak yang berkaitan dengan
acara untuk meminimalisir terjadinya kesalahan komunikasi atau ada
informasi yang tidak tersampaikan agar Accounting Leadership and
Solidarity ini tetap berjalan dengan baik dan lancar juga dapat
memberikan manfaat kepada semua orang.
II. Survei dan Analisis Kegiatan Accounting Leadership and Solidarity
2021
Survei terhadap kegiatan Accounting Leadership and Solidarity
2021 dibuat melalui platform Google Form yang kemudian disebarkan
oleh panitia Accounting Leadership and Solidarity 2021. Dari survei
didapatkan 164 responden yang mengisi survei dari total keseluruhan
338 peserta Accounting Leadership and Solidarity 2021. Dalam survei
ada beberapa pertanyaan yang menggunakan skala 1-5 dimana setiap
nilai skala memiliki arti yaitu, Skala 1 : Tidak Baik, Skala 2 : Kurang
Baik, Skala 3 : Cukup Baik, Skala 4 : Baik, dan Skala 5 : Sangat Baik.
Dari hasil survei tersebut, dapat disimpulkan bahwa :
A. Survei Kegiatan Accounting Leadership and Solidarity 2021
77
1. Ketepatan Waktu Kegiatan Accounting Leadership and
Solidarity 2021
Kegiatan Accounting Leadership and Solidarity 2021
berjalan dengan ketepatan waktu yang baik. Untuk Prephase 1,
memiliki rata-rata nilai skala 4,2. Prephase 2, memiliki rata-rata
nilai skala 4,14. Prephase 3, memiliki rata-rata nilai skala 4,12.
Prephase 4, memiliki rata rata nilai skala 4,12. Prephase 5,
memiliki rata-rata nilai skala 4,14. Main Event Day 1, memiliki
rata-rata nilai skala 4,1. Main Event Day 2, memiliki rata-rata
nilai skala 4,12 dan Main Event Day 3, memiliki rata-rata nilai
skala 4,1 dan dengan total rata-rata nilai skala keseluruhan sesi
adalah 4,13 dari total keseluruhan 164 responden.
Adapun hal-hal yang menjadi kendala dalam hal
ketepatan waktu pelaksanaan acara yaitu adanya keterlambatan
panitia untuk bergabung dalam persiapan sebelum acara
sehingga menjadikan waktu untuk accept peserta menjadi
mundur dan peserta terlambat bergabung karena ada kelas mata
kuliah.
Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara lain :
78
a. Panitia dapat accept peserta 25-30 menit sebelum
kegiatan dimulai agar menghindari keterlambatan
peserta bergabung platform acara.
b. Panitia dapat menginfokan kepada peserta agar
mempersiapkan diri lebih awal atau dapat bergabung 55-
60 menit sebelum kegiatan dimulai.
c. Koordinasi mengenai susunan acara dapat
dimaksimalkan dengan seluruh panitia dan yang
bertugas saat kegiatan berlangsung.
d. Panitia juga dapat mengkoordinasikan lebih baik lagi
dengan pembicara mengenai estimasi waktu pembicara
agar pembicara tepat waktu dalam membawakan materi.
2. Susunan Kegiatan Accounting Leadership and Solidarity 2021
Kegiatan Accounting Leadership and Solidarity 2021
sudah menarik dan terstruktur dengan baik. Hal ini dapat dilihat
bahwa untuk Prephase 1, memiliki rata-rata nilai skala 4,39.
Prephase 2, memiliki rata-rata nilai skala 4,37. Prephase 3,
79
memiliki rata-rata nilai skala 4,34. Prephase 4, memiliki rata-
rata nilai skala 4,37. Prephase 5, memiliki rata-rata nilai skala
4,34. Main Event Day 1, memiliki rata-rata nilai skala 4,32.
Main Event Day 2, memiliki rata-rata nilai skala 4,44 dan Main
Event Day 3, memiliki rata-rata nilai skala 4,45 dan dengan total
rata-rata nilai skala keseluruhan sesi adalah 4,37 dari total
keseluruhan 164 responden. Hal ini menunjukkan bahwa
Accounting Leadership and Solidarity 2021 dapat menghasilkan
kegiatan yang menarik dan terstruktur sama seperti Accounting
Leadership and Solidarity 2020.
Masalah yang dihadapi terkait hal ini yaitu susunan
kegiatan yang sangat padat dan kurangnya sesi games dalam
pelaksanaannya. Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara
lain :
a. Susunan kegiatan dapat diinovasikan seperti menambah
games atau ice breaking maupun menyusun kegiatan
yang lebih efektif dan efisien.
80
3. Koordinasi Panitia Accounting Leadership and Solidarity 2021
dengan Peserta
Koordinasi kegiatan Accounting Leadership and
Solidarity 2021 berjalan dengan lancar, di mana para peserta
dipandu oleh panitia melalui grup besar peserta yang berisi
perwakilan panitia yang kemudian dibagi menjadi beberapa
kelompok yang memiliki grup dan didampingi oleh salah
seorang panitia sebagai kakak asuh yang membantu koordinasi
lebih lanjut mengenai kegiatan acara, informasi maupun
penugasan dari panitia kepada peserta Pelatihan Accounting
Leadership and Solidarity 2021. Hal ini dapat dilihat bahwa
rata-rata nilai skala adalah 4,55 dari total 164 responden.
Masalah yang dihadapi dalam koordinasi panitia dengan
peserta yaitu masih adanya beberapa peserta yang pasif dalam
menerima informasi dari panitia melalui perantara kakak asuh.
Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara lain :
a. Panitia melalui kakak asuh tiap kelompok di Accounting
Leadership and Solidarity dapat ditingkatkan
81
komunikasinya dengan para peserta agar peserta
senantiasa terhubung dengan panitia dan informasi dapat
tersalurkan dengan baik.
4. Publikasi dan Informasi Accounting Leadership and Solidarity
2021
Publikasi dan informasi dari Accounting Leadership and
Solidarity 2021 tersampaikan dengan baik kepada peserta. Hal
ini dapat dilihat bahwa rata-rata nilai skala adalah 4,68 dari total
164 responden. Masalah yang dihadapi mengenai publikasi dan
informasi Accounting Leadership and Solidarity yaitu masih
pasifnya peserta dan masih ada beberapa yang belum menyimak
dengan teliti. Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara
lain :
a. Agar publikasi Accounting Leadership and Solidarity
dapat lebih maksimal, panitia dapat menginfokan kepada
para peserta dari jauh-jauh hari sehingga peserta bisa
82
menyimak dengan teliti dan mempersiapkan dengan
matang. Panitia juga bisa memberi info di setiap
kelompok lewat kakak asuh agar peserta yang tidak
membaca di grup besar tidak melewatkan infonya.
5. Kesesuaian Bidang Pemateri
Pemateri yang dihadirkan pada acara Accounting
Leadership and Solidarity 2021 sesuai dengan bidang
keahliannya. Kesembilan pembicara memiliki banyak hal yang
dapat dibagikan dan memiliki pengalaman dalam menjadi
pemateri.
Pembicara Prephase 1, yaitu Herfin Angelina selaku
ketua angkatan dari Akuntansi Universitas Diponegoro
angkatan 2018 yang sudah berpengalaman dan mengerti betul
apa itu satu keluarga di akuntansi karena sudah 3 tahun berada
di Akuntansi, pembicara Prephase 1 membawakan tema sesi 1
dengan baik dalam sebuah ppt dan video untuk menunjang
materi yang disampaikan terkait dengan satu keluarga. Hal ini
dapat dilihat bahwa untuk Prephase 1, memiliki rata-rata nilai
skala 4,52 .
83
Selanjutnya pada Prephase 2 dibawakan oleh
Muhammad Fajar Hafidz yang merupakan ketua angkatan dari
Akuntansi Universitas Diponegoro angkatan 2019 yang sudah
berpengalaman dan mengerti apa arti angkatan yang ada di
akuntansi juga membawakan tema Prephase 2 dengan baik
dalam sebuah ppt yang membantu dalam menyampaikan materi
terkait dengan angkatan. Hal ini dapat dilihat bahwa untuk
Prephase 2, memiliki rata-rata nilai skala 4,46.
Pada Prephase 3 dibawakan oleh Addinulsyah Siregar
juga merupakan ketua angkatan dari Akuntansi Universitas
Diponegoro angkatan 2020 yang sudah berpengalaman dan
mengerti bagaimana menggali potensi dan memberikan
partisipasi dalam angkatan yang membawakan tema Prephase 3
dengan baik juga melalui sebuah ppt yang berisikan materi yang
disampaikan mengenai bagaimana kita menggali potensi dan
berpartisipasi untuk angkatan dan membanggakan almamater.
Hal ini dapat dilihat bahwa untuk Prephase 3, memiliki rata-rata
nilai skala 4,42.
Pada Prephase 4 dibawakan oleh Adji Prakosa selaku
ketua himpunan Keluarga Mahasiswa Akuntansi 2021 yang
sudah berpengalaman dan memiliki pengetahuan yang luas
mengenai himpunan yang ada di akuntansi yang membawakan
tema Prephase 4 dengan baik melalui sebuah ppt yang berisikan
materi yang disampaikan mengenai Keluarga Mahasiswa
Akuntansi. Hal ini dapat dilihat bahwa untuk Prephase 4,
memiliki rata-rata nilai skala 4,52.
84
Selanjutnya ada pembicara pada Main Event atau
LKMM-PD yang menghadirkan lima pembicara, yaitu Tanjung
Budi Hapsari yang merupakan mahasiswi dari Akuntansi
Unviersitas Diponegoro angkatan 2018 yang memiliki berbagai
pengalaman di Himpunan Keluarga Mahasiswa Akuntansi,
pemateri membawakan materi dengan baik dan berbagi
pengalaman yang menarik bagi para peserta dengan
menghadirkan ppt. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata nilai skala
4,56.
Lalu pembicara kedua pada LKMM-PD yaitu Adiyat
Imaddudin yang merupakan seorang mahasiswa Akuntansi
Unviersitas Diponegoro angkatan 2018 yang merupakan
pembicara yang sudah memiliki banyak pengalaman dan
mempunyai manajemen waktu yang sangat baik sehingga bisa
dibagikan dan dikemas dengan baik melalui ppt. Hal ini dapat
dilihat dari rata-rata nilai skala 4,48.
Pembicara ketiga pada LKMM-PD, yaitu Shabilla
Ariningtyastuti yang merupakan alumni dari Akuntansi
Universitas Diponegoro yang memiliki banyak pengalaman dan
sangat kompeten pada bidangnya, pemateri membawakan
materi dengan baik dan berbagi pengalaman yang menarik
kepada para peserta melalui ppt. Hal ini dapat dilihat dari rata-
rata nilai skala 4,57.
Selanjutnya pembicara keempat pada LKMM-PD, yaitu
Dwi Prasetyo yang merupakan mahasiswa aktif Akuntansi
Unviersitas Diponegoro 2018 dengan berbagai pengalaman dan
sangat kompeten untuk membawakan materi personal building,
85
pemateri membawakan materi dengan baik dan berbagi
pengalaman-pengalaman. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata nilai
skala 4,42.
Pembicara kelima pada LKMM-PD, yaitu Wilhelmus
Surya Wicaksana Anggri yang merupakan alumni dari
Akuntansi Universitas Diponegoro yang memiliki berbagai
pengalaman dalam dunia kewirausahaan sehingga bisa
membawakan materi dengan baik dan berbagi pengalaman
kepada peserta. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata nilai skala
4,39.
Pada LKMM-PD ini para pembicara melakukan sesi
interaktif dengan peserta sehingga peserta bisa mendengarkan
dan menerima materi-materi dengan baik. Hal ini dapat dilihat
bahwa pada Main Event, memiliki rata-rata nilai skala 4,48.
Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara lain :
a. Panitia dapat memaksimalkan pembicara yang lebih
menarik dan lebih membawa suasana acara menjadi
lebih aktif dan para peserta semakin bersemangat untuk
mendengarkan para pembicara.
b. Panitia dapat meningkatkan koordinasi dengan para
pembicara mengenai materi yang akan dibawakan agar
pembicara dapat membawakan materi dengan tepat
sasaran dan sesuai dengan briefing yang sudah diadakan
oleh panitia dengan para pembicara.
86
B. Survei Peserta Accounting Leadership and Solidarity 2021
1. Penyampaian Materi
Peserta dapat menerima dengan baik materi yang
disampaikan. Sesuai dengan kesan yang diberikan oleh peserta,
melalui Accounting Leadership and Solidarity 2021 mereka
memperoleh ilmu yang bermanfaat, menambah wawasan, juga
dapat lebih mengenal diri mereka dan passion mereka sesuai
materi yang disampaikan dan memberikan banyak hal-hal baru
yang belum mereka ketahui. Hal ini dapat dilihat bahwa rata-
rata nilai skala adalah 4,50 dari total 164 responden.
Masalah yang dihadapi mengenai penyampaian materi
yang diterima peserta yaitu masih adanya beberapa peserta yang
kurang fokus dan kurang aktif dalam mendengar maupun
berpartisipasi dalam penyampaian materi oleh pembicara.
Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara lain :
a. Peserta dapat diminta untuk selalu mendengarkan materi
dengan baik dengan selalu mengaktifkan kamera (jika
87
Accounting Leadership and Solidarity dilaksanakan
secara daring) ataupun diminta agar senantiasa fokus
agar peserta dapat menerima materi yang disampaikan
dengan baik.
b. Panitia dapat memberikan peserta penugasan mengenai
materi yang dibawakan oleh pembicara agar peserta
lebih menerima dan memahami materi yang
disampaikan.
2. Tema Materi
Tema materi yang diberikan dapat sangat memenuhi kebutuhan
peserta. Berdasarkan hasil survei di atas, diketahui bahwa 106
dari 164 responden memberikan nilai 5 dan 55 responden
lainnya memberi nilai 4. Rata-rata nilainya adalah sebesar 4,60.
Hasil tersebut menunjukan bahwa materi yang diberikan
dalam acara Accounting Leadership and Solidarity 2021 ini
sudah memenuhi kebutuhan peserta. Materi dalam acara
Accounting Leadership and Solidarity 2021 ini adalah
88
“Akuntansi, Kok Satu Keluarga?”, “Angkatanku, Keluarga
Kecilku”, “Antara Aku dan Angkatan”, “Antara Aku, Kamu,
dan KMA”, “Critical Thinking”, “Time Management”, “Pola
Pikir Prestatif”, “Personal Building”, dan “Entrepreneurship”.
Materi-materi ini sangat dibutuhkan oleh para mahasiswa baru
untuk menjalankan kehidupan perkuliahan ke depannya. Oleh
karena itu, materi-materi ini sudah sesuai dengan kebutuhan
para peserta.
3. Keaktifan Peserta
Peserta Accounting Leadership and Solidarity 2021
dituntut aktif selama acara berlangsung. Ketika acara memasuki
sesi tanya jawab, peserta aktif menjawab dan juga mengajukan
pertanyaan kepada pemateri dengan baik sehingga acara
berlangsung sesuai dengan yang diharapkan yaitu peserta aktif
dan semangat. Hal ini dapat dilihat bahwa rata-rata nilai skala
adalah 4,38 dari total 164 responden.
Masalah yang dihadapi dalam keaktifan peserta yaitu
peserta masih harus ditunjuk oleh pembawa acara yang
89
menunjukkan bahwa peserta malu maupun ragu untuk aktif.
Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara lain :
a. Peserta dapat diberikan dorongan atau ajakan untuk turut
aktif dan berpartisipasi dalam Accounting Leadership
and Solidarity melalui sesi tanya jawab ataupun
penugasan yang ada. Pada sesi tanya jawab, panitia dapat
menyemangati atau memberi apresiasi para peserta
untuk memberikan pertanyaan ataupun tanggapan
mengenai materi yang dibawakan (dapat melalui kakak
asuh di grup kelompok ataupun melalui keseluruhan
panitia yang berada di tempat atau platform yang sama).
4. Diskusi Kelompok
Diskusi kelompok dapat berhasil dilakukan secara
kondusif dan membuahkan hasil dimana melalui diskusi
kelompok, para peserta dapat menyampaikan pendapatnya
mengenai tema yang dibahas untuk menghasilkan solusi yang
baik. Hal ini dapat dilihat bahwa rata-rata nilai skala adalah 4,65
90
dari total 164 responden. Masalah yang dihadapi dalam diskusi
kelompok yaitu para peserta masih membutuhkan arahan dan
bantuan dari panitia pelaksana khususnya kakak asuh. Beberapa
hal yang perlu dimaksimalkan antara lain :
a. Seluruh peserta di dalam kelompok dapat diminta untuk
lebih aktif berpartisipasi dalam diskusi ataupun
penugasan kelompok yang ada agar dapat menciptakan
suasana kelompok yang aktif, kondusif juga dapat
menuangkan solusi mengenai materi ataupun penugasan
yang dibahas bersama kelompok masing-masing.
5. Penugasan
Penugasan yang diberikan sesuai dengan materi dan
membawakan dampak yang baik untuk peserta. Tidak hanya
untuk kepentingan dampak diri sendiri juga untuk orang-orang
sekitar juga untuk Akuntansi melalui penugasan resume materi,
buku kuning, membuat video, juga penugasan diskusi kelompok
91
mengenai tema materi dan dibagikan oleh peserta melalui sosial
media kelompok masing-masing. Hal ini dapat dilihat bahwa
rata-rata nilai skala adalah 4,48 dari total 164 responden.
Masalah yang dihadapi dalam penugasan yaitu adanya
peserta yang merasa terbebani akan penugasan karena
Accounting Leadership and Solidarity yang terlaksana pada
masa perkuliahan. Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan
antara lain :
a. Panitia (dapat melalui kakak asuh) dapat selalu
melakukan follow up mengenai penugasan yang
diberikan. Di mana jika peserta mengalami kendala
dalam mengerjakan penugasan, panitia dapat
membimbing dan membantu para peserta dalam
menyelesaikan penugasan yang ada.
b. Penugasan yang diberikan juga dapat lebih menarik lagi
dan diberikan waktu yang cukup agar peserta dapat
mengerjakan penugasan yang ada dengan semangat dan
tepat waktu.
c. Penugasan yang diberikan harus sesuai dengan materi
dan dapat diminimalkan dan masih mencakup
keseluruhan penugasan dari materi yang dibawakan agar
para peserta semakin memahami materi yang
disampaikan melalui penugasan yang ada serta
memberikan dampak yang baik bagi para peserta melalui
penugasan yang dikerjakan.
92
6. Harapan Peserta Sebelum Mengikuti Kegiatan Accounting
Leadership and Solidarity 2021
a. Menambah relasi di Program Studi Akuntansi
Universitas Diponegoro dan semakin mengenal keluarga
di Program Studi Akuntansi Universitas Diponegoro.
(Didapat 52 pendapat serupa dari total 164 responden)
b. Lebih mengenal dan mengetahui iklim, budaya, serta
tradisi yang ada di Program Studi Akuntansi Universitas
Diponegoro.
(Didapat 48 pendapat serupa dari total 164 responden)
c. Mendapatkan ilmu dan menambah wawasan baru dalam
mengembangkan diri juga dapat
mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
(Didapat 25 pendapat serupa dari total 164 responden)
d. Menghadirkan acara yang seru dan tidak terlupakan.
(Didapat 11 pendapat serupa dari 164 responden)
7. Perubahan yang Peserta Lakukan Setelah Mengikuti Kegiatan
Accounting Leadership and Solidarity 2021
a. Lebih mengenal keluarga Program Studi Akuntansi
Universitas Diponegoro.
(Didapat 65 pendapat serupa dari total 164 responden)
93
b. Mengalami perubahan menjadi lebih baik dan
meningkatnya manajemen diri dan waktu menjadi lebih
baik lagi.
(Didapat 35 pendapat serupa dari 164 responden)
c. Menjadi lebih aktif dan bersemangat dalam menjalankan
perkuliahan.
(Didapat 26 pendapat serupa dari 164 responden)
d. Menjadi lebih peduli terhadap keluarga Akuntansi
Universitas Diponegoro dan lingkungan.
(Didapat 15 pendapat serupa dari 164 responden)
Berdasarkan survei mengenai harapan peserta sebelum mengikuti
Accounting Leadership and Solidarity 2021 dan perubahan yang didapat
oleh peserta setelah mengikuti kegiatan, dapat diketahui bahwa Accounting
Leadership and Solidarity 2021 sudah cukup baik dalam mengakomodir
dan memfasilitasi apa yang menjadi harapan bagi para peserta. Hal ini dapat
dilihat dari terpenuhinya harapan meningkatkan relasi (sebanyak 65
responden) dengan perubahan yang didapat oleh peserta, yaitu lebih
mengenal potensi diri dan manajemen diri serta waktu yang lebih baik
(sebanyak 35 responden).
C. Post Test
94