The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by emitapelawi10, 2022-03-18 02:54:18

Buku Jejak Kaderisasi FEB Undip 2021

Buku Jejak Kaderisasi FEB Undip 2021

Masalah yang dihadapi saat sesi 2, tiba-tiba pembicara
sesi 2 mengajukan perubahan jam dikarenakan ada acara pada
saat jam yang sebelumnya telah ditentukan. Pembicara
mengajukan pukul 11.00 WIB yang awalnya pembicara sesi 2
direncanakan hadir pada pukul 13.00 WIB. Beberapa hal yang
perlu dimaksimalkan, antara lain:

a. Meningkatkan koordinasi dengan pembicara.
b. Kedepannya, untuk pembicara diberi maksimal hari

untuk merubah rundown acara yang sudah diberikan.

2. Susunan Kegiatan Islamic Motivation Training 2021

Kegiatan Islamic Motivation Training 2021 sudah
menarik dan struktur dengan baik. Hal ini dapat dilihat bahwa
untuk Sesi 1, 288 responden memilih nilai 4 dan Sesi 2, 285
responden memilih nilai 4 juga. Untuk penilaian rata-rata tiap
sesi, sesi 1 memiliki penilaian rata-rata 4,04 dan sesi 2 memiliki
penilaian rata-rata 4,00 dengan total rata-rata nilai skala

195

keseluruhan sesi adalah 4,02 dari total keseluruhan 628
responden.

Dibandingkan dengan Islamic Motivation Training
2020, Islamic Motivation Training tahun ini sudah dilengkapi
dengan games berhadiah yang mana dapat membangkitkan
semangat para peserta dengan aktif menjawab kuis di kolom
chat Microsoft Teams dan YouTube. Dilanjutkan dengan
pengumuman peserta terbaik, dan pembagian kelompok
mentoring yang bertujuan untuk mempertahankan tali
silaturahmi dengan maba muslim FEB UNDIP 2021.

Selain itu, untuk registrasi dan link absensi sudah lebih
dipermudah dibanding tahun lalu, yang mana di tahun 2020
terjadi ketidaksinkronan terkait SOP registrasi dan link
registrasinya. Pada link absensi dipersulit dengan harus
memasukkan file yang berbentuk .rar dan durasi yang diberikan
sangat sedikit.

Di tahun 2021 link registrasi dan link presensi
disesuaikan dengan SOP dan pengisiannya juga lebih
dipermudah. Kegiatan di tahun ini juga sudah dikemas jauh
lebih baik dari tahun sebelumnya yang mana di tahun 2020
kegiatan berjalan lebih lama dibanding tahun ini yang dapat
selesai sebelum waktu Ashar, sedangkan di tahun lalu
dikarenakan dimulai di waktu yang cukup siang, sehingga acara
berakhir ketika hari menuju petang.

Masalah yang dihadapi adalah ternyata banyak
mahasiswa baru yang kurang berkenan menggunakan dua
platform yakni YouTube dan Microsoft Teams. Mereka

196

menganggap bahwa peserta yang tidak dapat join ke dalam
Microsoft Teams tidak dapat berinteraksi langsung dengan
pembicara dan banyak juga peserta yang meninggalkan forum
ketika acara berlangsung. Beberapa hal yang dapat
dimaksimalkan, antara lain :

a. Panitia dapat menggunakan satu platform yang dapat
menampung banyak peserta, sehingga peserta dapat
dengan nyaman mengikuti kegiatan dan semua peserta
dapat berdiskusi langsung dengan pembicara.

b. Panitia dapat memaksimalkan koordinasi dengan peserta
yang ada di YouTube. Memantau dan mengawasi kolom
chat YouTube, sehingga ketika ada pertanyaan yang
disampaikan melalui kolom chat, tetap dapat
disampaikan ke pembicara.

3. Koordinasi Panitia Islamic Motivation Training 2021 dengan
Peserta

197

Koordinasi kegiatan Islamic Motivation Training 2021
berjalan dengan lancar, dimana setelah peserta mengisi link
registrasi akan dipandu untuk memasuki grup whatsapp sesuai
jurusan masing-masing, yang bertujuan agar koordinasi dan
pemberian informasi terkait kegiatan Islamic Motivation
Training 2021 dapat tersalurkan dengan baik. Hal ini dapat
dilihat dari penilaian rata-rata yang didapat yaitu sejumlah 4,31
dari total keseluruhan 628 responden.

Masalah yang dihadapi adalah meskipun sudah
disediakan grup Whatsapp untuk memfasilitasi segala
kebutuhan dan pertanyaan dari peserta (mahasiswa baru),
peserta masih banyak yang pasif untuk bertanya terkait
mekanisme acara Islamic Motivation Training tersebut.
Sehingga, banyak juga peserta yang tidak mengetahui bahwa
acara Islamic Motivation Training telah berjalan. Mahasiswa
baru menganggap, pemberitahuan yang bertubi-tubi melalui
grup Whatsapp dianggap kurang efektif, yang menyebabkan
mahasiswa baru untuk tidak memilih membuka group chat
tersebut. Beberapa hal yang dapat dimaksimalkan, antara lain :

a. Panitia dapat ikut meramaikan grup yang mana membuat
peserta juga tertarik dengan pembahasan yang ada di
dalam grup, sehingga mereka meluangkan waktu untuk
membuka grup tersebut dan mengetahui informasi apa
saja yang telah disampaikan.

b. Panitia dapat mengusahakan mencari beberapa volunteer
dari peserta yang nantinya mereka ikut membantu dalam
mengkoordinasikan angkatan mereka sendiri.

198

4. Publikasi dan Informasi Islamic Motivation Training 2021

Publikasi dan informasi kegiatan Islamic Motivation
Training 2021 tersampaikan dengan sangat baik kepada peserta.
Publikasi Islamic Motivation Training 2021 hadir di media
sosial @imot.official, @mizanfebundip, dan juga seluruh media
partner terkait sehingga peserta Islamic Motivation Training
2021 dapat mengetahui informasi dengan mudah. Hal ini dapat
dilihat dari penilaian rata-rata yang didapat yaitu sejumlah 4,46
dari total keseluruhan 628 responden.

Masalah yang dihadapi adalah ketika panitia kekurangan
orang untuk mengikuti syarat-syarat yang diberikan media
sosial media partner terkait. Sehingga publikasi melalui media
partner sedikit terhambat. Beberapa peserta tidak mengikuti
sosial media Islamic Motivation Training maupun Mizan FEB
UNDIP, sehingga informasi yang mereka dapat tidak
sepenuhnya dimengerti. Hal yang dapat dimaksimalkan, antara
lain :

199

a. Panitia dapat mengusahakan mencari beberapa volunteer
dari peserta yang nantinya mereka ikut membantu dalam
mengkoordinasikan angkatan mereka sendiri.

b. Memaksimalkan publikasi dengan hal-hal yang menarik
agar tidak menimbulkan kesan yang kaku dan dapat
menarik minat peserta.

5. Kesesuaian Bidang Pemateri

Pemateri yang dihadirkan pada acara Islamic
Motivation Training 2021 sesuai dengan bidang keahliannya.
Kedua pembicara memiliki banyak pengalaman sebagai
pemateri. Pembicara sesi pertama yaitu Ust. Ahmad Musyafiq,
membawakan materi dengan tema “Mencintai Diri Sendiri
sebagai Bentuk Cinta Kepada Allah Ta’ala” yang dikemas
dengan sangat baik dalam sebuah ppt untuk menunjang materi
yang disampaikan terkait dengan bagaimana meraih sukses
dengan cinta. Pembicara aktif berkomunikasi dengan peserta
dan juga peserta diajak untuk bersholawat untuk diaplikasikan

200

dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat dilihat dari penilaian
rata-rata yang didapat yaitu sejumlah 4,32 dari total keseluruhan
628 responden.

Pemateri sesi kedua yaitu Ust. Muhammad Zamakhsari
Al Hamid, adalah seorang sarjana lulusan Universitas
Diponegoro yang mana usianya juga tidak terpaut jauh dengan
peserta, sehingga pembawaan beliau tidak membosankan dan
peserta pun dapat dengan nyaman menerima materi yang
disampaikan. Beliau membawakan materi dengan menarik yang
bertemakan “Bentuk Cinta kepada Diri Sendiri”. Hal ini sudah
lebih baik dari tahun sebelumnya, yang mana peserta Islamic
Motivation Training tahun 2020 banyak yang mengeluhkan
terkait pembicara yang kurang sesuai dari segi usia dan berharap
dengan pembicara yang lebih milenial sehingga lebih sesuai
dengan peserta. Hal ini dapat dilihat dari penilaian rata-rata yang
didapat yaitu sejumlah 4,3 dari total keseluruhan 628 responden.
Untuk total rata-rata penilaian keseluruhan adalah sebesar 4,31
dari total keseluruhan 628 responden.

Tidak ada masalah yang dihadapi terkait dengan
kesesuaian bidang oleh pemateri. Semua materi yang diberikan
sudah sesuai dengan ToR yang disepakati oleh panitia.

B. Survei Peserta Islamic Mptivation Training 2021

1. Penyampaian Materi

201

Peserta dengan sangat baik menerima materi yang
disampaikan. Sesuai dengan kesan yang mereka berikan,
melalui Islamic Motivation Training 2021 mereka mendapatkan
ilmu yang bermanfaat, menambah wawasan, dapat lebih
memahami tentang materi yang disampaikan dan mengetahui
hal-hal yang baru yang belum mereka ketahui. Hal ini dapat
dilihat dari penilaian rata-rata yang didapat yaitu sejumlah 4,42
dari total keseluruhan 628 responden.

Masalah yang dihadapi adalah pembicara kedua tidak
menggunakan PPT dalam mengemas materinya sehingga
peserta kesulitan dalam membuat penugasan yang mana diambil
dari materi yang telah disampaikan. Beberapa hal yang dapat
dimaksimalkan, antara lain :

a. Panitia dapat mengusulkan kepada pembicara terkait
PPT untuk memudahkan peserta dalam mencatat dan
mengingat catatannya untuk waktu yang lama.

202

b. Panitia menyediakan record materi tiap sesi, yang mana
untuk memudahkan peserta mengakses materi yang telah
disampaikan.

2. Tema Materi

Materi yang diberikan sangat memenuhi kebutuhan
peserta Islamic Motivation Training tahun ini. Mereka menjadi
lebih percaya diri, lebih termotivasi, lebih mencintai diri sendiri,
menambah kecintaan mereka kepada Allah SWT, hingga dapat
mengubah pola pikir mereka menjadi lebih baik. Hal ini dapat
dilihat dari penilaian rata-rata yang didapat yaitu sejumlah 4,53
dari total keseluruhan 628 responden.

Tidak ada masalah yang dihadapi untuk tema materi
yang telah diajukan, karena dengan banyak pertimbangan dan
juga atas saran oleh pembina, tema yang diusung tahun ini
adalah tema yang sesuai dan sangat penting untuk remaja saat

203

ini dan khususnya untuk mahasiswa baru muslim FEB UNDIP
agar lebih bersyukur atas diri mereka sendiri.

3. Keaktifan Peserta

Peserta Islamic Motivation Training 2021 dituntut aktif
selama acara berlangsung. Ketika pemateri bertanya peserta
harus menjawab pertanyaan yang diajukan pemateri dengan
baik. Dan saat sesi tanya jawab peserta banyak yang aktif
bertanya sehingga acara berlangsung sesuai dengan yang
diharapkan yaitu peserta aktif dan semangat. Hal ini dapat
dilihat dari penilaian rata-rata yang didapat yaitu sejumlah 4,13
dari total keseluruhan 628 responden.

Masalah yang dihadapi adalah keterbatasan waktu.
Banyak peserta aktif dan mengajukan pertanyaan, akan tetapi
keterbatasan waktu membuat panitia membatasi maksimal tiga

204

penanya. Peserta yang hadir melalui YouTube pun kesusahan
untuk bertanya. Beberapa hal yang dapat dimaksimalkan :

a. Panitia dapat memfasilitasi peserta yang ingin lebih jauh
untuk bertanya dengan memberikan akses kepada
pembicara tersebut.

b. Menampung pertanyaan dan akan dibahas kembali
melalui grup peserta, sehingga grup dapat aktif kembali.

4. Diskusi Kelompok

Diskusi dengan pemateri berjalan dengan kondusif dan
menghasilkan sebuah solusi. Dimana banyak peserta yang
menyampaikan keresahan yang selama ini mereka rasakan dan
mendapatkan sebuah solusi dari pemateri. Hal ini dapat dilihat
dari penilaian rata-rata yang didapat yaitu sejumlah 4,15 dari
total keseluruhan 628 responden.

205

Masalah yang dihadapi juga terkait dengan keterbatasan
waktu, yang mana membuat peserta yang memiliki keresahan
tidak semuanya mendapatkan solusi terkait dengan keresahan
yang mereka rasakan. Beberapa hal yang dapat dimaksimalkan
adalah :

a. Memfasilitasi dengan kegiatan mentoring.
b. Memberikan akses agar peserta dapat berkomunikasi

langsung dengan pembicara.

5. Penugasan

Penugasan yang diberikan sesuai dengan materi dan
membawa dampak baik untuk peserta. Tidak hanya peserta
tetapi orang-orang di sekitar peserta juga mendapatkan dampak
yang baik, yang mana penugasan yang diberikan adalah
membuat mind mapping terkait dua materi yang telah
disampaikan, lalu membagikannya di sosial media mereka

206

masing-masing. Sehingga bukan hanya peserta yang merasakan
kebermanfaatannya tetapi juga orang-orang di sekitar peserta
dapat merasakan kebermanfaatan dari isi penugasan yang
diberikan. Hal ini dapat dilihat dari penilaian rata-rata yang
didapat yaitu sejumlah 4,31 dari total keseluruhan 628
responden.

Masalah yang dihadapi adalah beberapa peserta
mengunci sosial media mereka dan menyulitkan panitia dalam
mengecek penugasan peserta. Beberapa peserta telat dalam
mengumpulkan penugasan dan ada juga peserta yang tidak
membuat penugasan dikarenakan ketidaktahuan mereka terkait
dengan kegiatan Islamic Motivation Training. Beberapa hal
yang dapat dimaksimalkan adalah :

a. Panitia dapat aktif untuk mengingatkan peserta melalui
grup terkait dengan penugasan dan deadline
pengumpulan penugasan.

b. Peserta juga diharapkan aktif untuk segala bentuk
kegiatan sebelum kegiatan resmi berakhir.

6. Harapan Peserta Sebelum Mengikuti Kegiatan Islamic
Motivation Training 2021

a. Menambah wawasan yang bertambah sehingga
mendapatkan ilmu yang nantinya dapat bermanfaat dan
berguna dalam kehidupan.

(Didapat 312 pendapat serupa dari 628 responden)

207

b. Dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan taat beragama
agar berguna bagi diri sendiri dan orang sekitar.

(Didapat 127 pendapat serupa dari 628 responden)

c. Mempelajari lebih dalam tentang nilai-nilai keagamaan
islam.

(Didapat 125 pendapat serupa dari 628 responden)

d. Dapat menjalin ukhuwah dengan baik antar sesama
teman agar dapat saling mengingatkan dan sharing satu
sama lain dalam hal kebaikan.

(Didapat 18 pendapat serupa dari 628 responden)

e. Melihat tema dari Islamic Motivation Training 2021
yaitu "Love Yourself, Grow with Mentoring", saya
berharap kegiatan mentoring Islamic Motivation
Training dapat menjadikan saya lebih mencintai diri
saya sendiri dengan mengetahui cara mencintai diri itu
sendiri. Semoga dengan adanya kegiatan Islamic
Motivation Training ini dapat menambah pengetahuan
serta lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

(Didapat 13 pendapat serupa dari 628 responden)

f. Kegiatan Islamic Motivation Training 2021 dapat
dimulai dan selesai tepat waktu sesuai dengan rundown
yang telah disusun.

(Didapat 11 pendapat serupa dari 628 responden)

208

7. Perubahan yang Peserta Lakukan Setelah Mengikuti Kegiatan
Islamic Motivation Training 2021
a. Dapat lebih meluangkan waktu untuk beribadah dan
mendekatkan diri kepada Allah SWT.
(Didapat 87 pendapat serupa dari 628 responden)
b. Bisa mengimplementasikan hal baik yang diajarkan di
kegiatan Islamic Motivation Training misalnya dengan
lebih bisa mencintai diri sendiri, lebih rajin beribadah,
lebih semangat mencari ilmu, dan menjadi lebih baik
lagi dari hari kemarin.
(Didapat 75 pendapat serupa dari 628 responden)
c. Penataan waktu kegiatan dan ibadah menjadi
termanajemen.
(Didapat 26 pendapat serupa dari total 628 responden)
d. Menambah pemahaman tentunya pada saat acara
mengisi materi, dalam mentoring yang diadakan itu seru
banget ternyata ga setegang yang aku bayangkan di
mentoring itu.
(Didapat 13 pendapat serupa dari 628 responden)
e. Lebih mencintai Allah SWT dengan diawali dengan
mencintai diri sendiri terlebih dahulu seperti menjaga

209

perilaku, perkataan, dan juga perbuatan. Lebih giat untuk
membaca Al Quran.
(Didapat 11 pendapat serupa dari 628 responden)

Berdasarkan survei mengenai harapan sebelum mengikuti kegiatan
dan perubahan yang mereka rasakan setelah mengikuti kegiatan Islamic
Motivation Training 2021, dapat diketahui bahwa kegiatan Islamic
Motivation Training 2021 yang mengusung tema “Love Yourself Grow
with Mentoring” sudah cukup baik dalam mengakomodir dan memfasilitasi
apa yang menjadi harapan bagi peserta. Hal ini dapat dilihat dari
terpenuhinya harapan menambah wawasan sehingga mendapatkan ilmu
yang nantinya dapat bermanfaat dan berguna dalam kehidupan. (sebanyak
312 responden) dengan perubahan yang didapat oleh peserta, yaitu dapat
lebih meluangkan waktu untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada
Allah SWT (sebanyak 87 responden).

C. Post Test
Post Test yang kami buat bertujuan untuk mengetahui

bagaimana mereka menangkap materi yang telah disampaikan.
SESI 1

1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Ust. Ahmad
Musyafiq?

210

Mencintai Diri Sendiri sebagai Bentuk Cinta kepada Allah
dengan judul materi yang disampaikan “Meraih Sukses dengan
Cinta”.
(Berdasarkan hasil survei, ada 534 responden yang menjawab
benar)
2. Empat Pilar kunci meraih sukses dengan cinta

a. Cinta kepada Allah SWT.
b. Cinta kepada orang yang mencintai Allah SWT.
c. Cinta kepada apa yang dapat mendekatkan diri kepada

Allah SWT.
d. Cinta kepada Allah SWT yang menjadi tertinggi.
(Berdasarkan hasil survei, ada 590 responden yang menjawab
benar)
3. Dimana Sajakah Tempat untuk Kita Dapat Mendekatkan Diri
Kepada Allah SWT?
Intinya adalah tempat yang baik yang mana tempat itu dapat
membuat kita bersemangat untuk berlomba-lomba dalam
kebaikan. Seperti masjid, musholla, sekolah, kampus, dll.
(Berdasarkan hasil survei, ada 456 responden yang menjawab
benar)

SESI 2

211

1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Ust. Muhammad
Zamakhsari Al Hamid?

Mentoring Bentuk Cinta Diri Sendiri dengan judul materi yang
disampaikan “Bentuk Cinta kepada Diri Sendiri”.

(Berdasarkan hasil survei, ada 562 responden yang menjawab
benar)

2. Sebutkan 4 Rukun Halaqah

a. Taaruf : saling mengenal

b. Tafahum : saling memahami

c. Taawun : saling tolong-menolong

d. Takaful : menolong seseorang tanpa harus

dibilang/disuruh (bahasa hati)

(Berdasarkan hasil survei, ada 482 responden yang menjawab
benar)

Melalui post test yang ada, dari 10 pertanyaan yang ada, hanya 5
pertanyaan yang dapat dinilai karena pertanyaan lainnya bertujuan untuk
mengetahui pendapat dan pandangan peserta terhadap materi yang telah
disampaikan. Dari 5 pertanyaan yang dijawab oleh 628 responden, dapat
kami simpulkan bahwa para peserta menerima materi dengan baik karena
sudah lebih dari 50% menjawab pertanyaan dengan baik dan benar
meskipun ada beberapa yang tidak ingat terkait dengan materi yang
disampaikan.

212

D. Kritik dan Saran dari Peserta Islamic Motivation Training 2021

1. Kritik untuk Kegiatan Islamic Motivation Training 2021

a. Meskipun materi yang disampaikan menarik dan
menambah wawasan tetapi kegiatan agak kurang seru
mungkin karena waktunya yang lama dan kurang
interaktif serta peserta yang hanya sebagian saja yang
masuk dalam platform utama.

(Didapat 71 pendapat serupa dari 628 responden)

b. Islamic Motivation Training 2021 sudah terlaksana
dengan baik, namun saya kurang menyukai waktu
penyelenggaraannya. Acara Islamic Motivation Training
berlangsung cukup lama dan di hari minggu, yang bagi
sebagian besar orang merupakan hari untuk keluarga
atau untuk istirahat.

(Didapat 40 pendapat serupa dari 628 responden)

c. Untuk kegiatan Islamic Motivation Training 2021 yang
sudah terlaksana sudah bagus dan terlaksana dengan
baik menurut saya. Tetapi dalam pelaksanaannya terlalu
fokus ke materi dan sehingga membuat peserta mungkin
terlalu serius. Sehingga menurut saya selain
penyampaian materi bisa juga terdapat game yang
berhubungan dengan materi tersebut.

(Didapat 21 pendapat serupa dari 628 responden)

213

d. Untuk penugasan tidak harus di post di Instagram dan
dalam jangka waktu yang cukup lama, serta kegiatan
mentoring kebanyakan diadakan di weekend yang mana
kadang justru jadwal cukup padat di hari-hari itu.
(Didapat 8 pendapat serupa dari 628 responden)

2. Saran untuk Kegiatan Islamic Motivation Training 2021
a. Kegiatan disusun lebih baik, menarik dan informatif
dengan menambahkan beberapa kegiatan seperti games
yang sesuai materi.
(Didapat 246 pendapat serupa dari 628 responden)
b. Pemilihan waktu pelaksanaan perlu diperhatikan agar
banyak peserta dapat mengikuti kegiatan Islamic
Motivation Training secara fokus dan kegiatan dimulai
tepat waktu sesuai jadwal yang telah diumumkan.
(Didapat 69 pendapat serupa dari 628 responden)
c. Menggunakan platform yang memadai agar peserta
dapat bergabung di media yang sama.
(Didapat 23 pendapat serupa dari 628 responden)
d. Mengundang pemateri yang lebih interaktif dengan
pembawaan materi lebih menarik.
(Didapat 18 pendapat serupa dari 628 responden)

214

e. Mengurangi risiko kemungkinan kendala jaringan dan
lainnya agar tidak mengganggu kegiatan.
(Didapat 9 pendapat serupa dari 628 responden)

Secara keseluruhan, kegiatan Islamic Motivation Training 2021
mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang mana para peserta
menyampaikan antusias mereka terhadap kegiatan Islamic Motivation
Training 2021, dan sesuai dengan evaluasi dari tahun lalu, tahun ini sudah
lebih baik, mulai dari koordinasi dengan peserta, publikasi yang sudah
mulai merata, pemilihan pemateri yang sesuai dengan yang diharapkan
peserta yaitu milenial, dan juga terkait dengan link registrasi dan link
presensi yang sudah diperbaiki dan lebih baik dari tahun sebelumnya.

2) REKOLEKSI
I. Pelaksanaan Rekoleksi 2021
A. Nama Kegiatan
Rekoleksi Pelayanan Rohani Mahasiswa Katolik Fakultas
Ekonomika dan Bisnis UNDIP 2021.

B. Nilai dan Konsep
Rekoleksi PRMK 2021 dikemas dalam bentuk webinar yang

berisi sesi-sesi pemaparan materi terkait tema yang diangkat, dan
diselingi beberapa untuk mencairkan suasana (pada setiap sesinya, baik

215

di hari pertama, kedua, maupun ketiga). Tujuan dibuatnya acara ini
adalah untuk memberikan wawasan dan pengetahuan baru kepada para
mahasiswa baru untuk mempersiapkan diri mereka menghadapi
kehidupan perkuliahan maupun kehidupan rohani mereka sehari-hari.
Dengan konsep seperti ini, diharapkan para mahasiswa Katolik FEB
UNDIP angkatan 2021 dapat memahami materi yang disampaikan dan
menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, tetapi selama berjalannya
acara, mereka juga tetap bisa merasa senang dan bisa menikmati acara
dari awal sampai akhir.

Tema besar yang dibawa pada Rekoleksi PRMK 2021 ialah
“Strengthen Your Faith In Togetherness”.

Nilai yang dibawa :

a. Menjadikan Pelayanan Rohani Mahasiswa Katolik
sebagai saluran mahasiswa hidup, tumbuh, dan
berkembang bagi masyarakat dan saling menginspirasi
satu sama lain.

b. Menjadikan Pelayanan Rohani Mahasiswa Katolik
sebagai sarana mahasiswa untuk belajar menjalankan
hidup berdampingan dengan saudara-saudara lain yang
berbeda keyakinan.

c. Membangkitkan semangat baru dan keyakinan iman
akan Yesus sebagai tujuan hidup.

C. Tanggal Pelaksanaan

216

1. Hari 1

Hari, Tanggal : Jumat, 22 Oktober 2021

Waktu : 19.30-21.00 WIB

Tempat : Ms. Teams

2. Hari 2

Hari, Tanggal : Sabtu, 23 Oktober 2021

Waktu : 09.30-12.00 WIB

Tempat : Ms. Teams

3. Hari 3

Hari, Tanggal : Minggu, 24 Oktober 2021

Waktu : 09.30-12.00 WIB

Tempat : Ms. Teams

D. Target Kuantitatif dan Kualitatif

1. Kuantitatif

Mahasiswa baru Katolik angkatan 2021 Fakultas
Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro sebanyak 39
orang, mahasiswa Katolik angkatan 2020 sebanyak 5 orang dan
mahasiswa Katolik angkatan 2019 sebanyak 5 orang dengan
total sasaran peserta yaitu 49 orang.

217

2. Kualitatif
a. Menjalin dan mempererat hubungan persaudaraan antar
mahasiswa Katolik di lingkungan FEB.
b. Menyelenggarakan kegiatan yang dapat bermanfaat bagi
mahasiswa anggota PRMK FEB UNDIP.
c. Membantu mahasiswa Katolik FEB UNDIP untuk
menyadari bahwa mereka hidup, tumbuh, dan
berkembang di tengah masyarakat serta merupakan
bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat tersebut.

E. Target Aktual yang Tercapai
1. Kuantitatif
Rekoleksi PRMK FEB 2021 dihadiri oleh lebih dari 64
orang yang terdiri dari mahasiswa Katolik FEB UNDIP
angkatan 2021 (27 orang), angkatan 2020 (33 orang), angkatan
2019 (4 orang).
2. Kualitatif
a. Berhasil menjalin dan mempererat hubungan
persaudaraan antar mahasiswa Katolik di lingkungan
FEB lewat kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan seperti
penugasan dan games selama acara berlangsung.
b. Berhasil menyelenggarakan kegiatan yang dapat
bermanfaat bagi mahasiswa anggota PRMK FEB

218

UNDIP, dibuktikan melalui hasil survei yang telah
disebar kepada para peserta Rekoleksi 2021.
c. Berhasil membantu mahasiswa Katolik FEB UNDIP
untuk menyadari bahwa mereka hidup, tumbuh, dan
berkembang di tengah masyarakat melalui materi-materi
yang disampaikan (detail materi ada di bagian survei).

F. Kendala yang Dihadapi
1. Tidak semua mahasiswa baru menghadiri Rekoleksi PRMK
2021
2. Ada beberapa konten media sosial yang waktu postingnya
melebihi timeline yang telah ditentukan.

G. Saran
1. Sebaiknya di tahun depan, publikasi informasi mengenai
Rekoleksi ditingkatkan lagi, agar informasi tersebar lebih luas
dan lebih banyak mahasiswa baru yang mengetahui acara ini dan
tertarik untuk ikut.
2. Sebaiknya di tahun depan ditingkatkan lagi kinerja tiap
divisinya, jangan sampai ada yang melebihi timeline yang
ditentukan agar proses berjalannya acara dapat menjadi lebih
baik.

219

II. Survei dan Analisis Kegiatan Rekoleksi 2021
Survei terhadap kegiatan Rekoleksi 2021 dibuat melalui

platform Google Form yang kemudian disebarkan oleh panitia
Rekoleksi 2021. Dari survei tersebut didapatkan 20 responden yang
mengisi survei dari total keseluruhan 64 peserta Rekoleksi 2021. Dalam
survei ada beberapa pertanyaan yang menggunakan skala 1-5 di mana
setiap nilai skala memiliki arti yaitu, Skala 1 : Tidak Baik, Skala 2 :
Kurang Baik, Skala 3 : Cukup Baik, Skala 4 : Baik, dan Skala 5 : Sangat
Baik. Dari hasil survei tersebut, dapat kami simpulkan bahwa :
A. Survei Kegiatan Rekoleksi 2021

1. Ketepatan Waktu Kegiatan Rekoleksi 2021

Kegiatan Rekoleksi diawali dengan ketepatan waktu
yang sangat baik. Berdasarkan survei yang diberikan terhadap
peserta Rekoleksi 2021, untuk hal ketepatan waktu acara
mendapatkan rata-rata indikator Sesi 1 senilai 4,70, Sesi 2
senilai 4,75, Sesi 3 senilai 4,65, Sesi 4 senilai 4,70, dan Sesi 5
senilai 4,65 dengan rata-rata secara keseluruhan senilai 4,69.
Rekoleksi PRMK 2021 dimulai pada pukul 18.30 WIB di hari
pertama dan pukul 09.30 WIB di hari kedua dan ketiga.

220

2. Susunan Kegiatan Rekoleksi 2021

Berdasarkan hasil survei di atas, dapat disimpulkan
bahwa kegiatan Rekoleksi 2021 ini sangat menarik dan
terstruktur. Berdasarkan survei yang diberikan terhadap peserta
Rekoleksi 2021, untuk susunan kegiatan mendapatkan rata-rata
indikator Sesi 1 senilai 4,40, Sesi 2 senilai 4,45, Sesi 3 senilai
4,50, Sesi 4 senilai 4,50, dan Sesi 5 senilai 4,50 dengan rata-rata
secara keseluruhan senilai 4,47.

Kegiatan Rekoleksi 2021 ini dilakukan melalui Ms
Teams. Kegiatan ini diawali dengan absen, lalu dilanjutkan
dengan pembukaan, pemaparan materi, sesi games, dan
penutup. Khusus pada hari ketiga (setelah sesi 5), terdapat sesi
awarding yang diberikan kepada kelompok terbaik dalam
beberapa kategori. Kegiatan ini berjalan dengan baik, para
peserta pun menikmati kegiatan ini dari awal sampai akhir acara.

221

3. Koordinasi Panitia Rekoleksi 2021 dengan Peserta

Koordinasi panitia Rekoleksi 2021 dengan para peserta
berjalan dengan sangat lancar. Dapat dilihat pada hasil survei di
atas, sebanyak 9 responden memberi nilai 5, 8 responden
memberi nilai 4, dan 3 responden memberi nilai 3 sehingga rata-
rata nilainya adalah sebesar 4,30.

Hasil ini menunjukan bahwa koordinasi panitia
Rekoleksi dengan para peserta sudah berjalan dengan cukup
lancar. Koordinasi tersebut berupa reminder untuk menghadiri
rekoleksi, pembagian kelompok, pengerjaan tugas, sampai
interaksi antara panitia dan peserta selama berjalannya acara
Rekoleksi 2021.

4. Publikasi dan Informasi Rekoleksi 2021

222

Publikasi informasi kegiatan Rekoleksi tersampaikan
dengan sangat baik kepada para peserta. Dapat dilihat dari hasil
survei, 10 responden memberi nilai 5 dan 10 responden lainnya
memberi nilai 4 sehingga rata-rata nilainya adalah sebesar 4,50.

Publikasi informasi kegiatan Rekoleksi ini dilakukan
melalui Instagram Rekoleksi PRMK 2021 yaitu
@rekoleksiprmkfeb. Lalu informasi terkait pelaksanaan
Rekoleksi 2021 ini juga dibagikan melalui Grup LINE para
peserta rekoleksi. Semuanya berjalan dengan lancar dan sesuai
dengan timeline yang ditentukan.

5. Kesesuaian Bidang Pemateri

223

Secara umum, para pembicara Rekoleksi 2021 telah
menyampaikan materi yang sangat sesuai dengan bidang
keahliannya. Berdasarkan survei yang diberikan terhadap
peserta Rekoleksi 2021, untuk hal kesesuaian bidang pemateri
mendapatkan rata-rata indikator Sesi 1 senilai 4,30, Sesi 2
senilai 4,40, Sesi 3 senilai 4,45, Sesi 4 senilai 4,40, dan Sesi 5
senilai 4,45 dengan rata-rata secara keseluruhan senilai 4,40.
Hasil ini menunjukan bahwa para pembicara telah
menyampaikan materi sesuai dengan bidang keahliannya.

Pembicara pertama yaitu Hipolitus Hamonangan
merupakan Ketua PRMK FEB 2021, dia juga aktif dalam
berbagai kegiatan organisasi seperti menjadi staff KOKERMA
dan KMA, selain itu dia juga aktif di berbagai kepanitiaan untuk
mengembangkan dirinya, itulah mengapa dia terpilih menjadi
pembicara pertama dengan tema “Pengenalan Diri.”

Pembicara kedua yaitu Emilia Francisca Mahasiswa
yang aktif dalam berorganisasi. Dia pernah menjabat sebagai
CFO StudentxCEOs Semarang, dia juga pernah mengikuti

224

berbagai course dan meraih banyak prestasi dalam perlombaan.
Pengalaman tersebut membuat Emilia Francisca menjadi orang
yang tepat untuk menjadi pembicara dengan tema “Pendidikan
Karakter”.

Pembicara ketiga yaitu Brigita Adira adalah mahasiswa
yang aktif dalam organisasi dan perlombaan. Saat ini dia
menjabat sebagai kepala divisi liturgi di PRMK FEB UNDIP
dan sebelumnya dia juga memiliki pengalaman menjadi Ketua
Rohani Katolik sewaktu SMA. Itulah yang membuatnya layak
untuk menjadi pembicara dengan tema “Kerohanian”.

Pembicara keempat yaitu Christian Krishna adalah
mahasiswa yang memiliki banyak pengalaman organisasi. Saat
ini dia sedang menjabat menjadi Manager of External Education
di KSPM FEB UNDIP. Dia juga memiliki pengalaman sebagai
Ketua Pasar Modal Diponegoro dan berbagai program kerja
lainnya. Itulah yang membuatnya layak membagikan
pengalamannya seputar “Kepemimpinan”.

Pembicara kelima yaitu Matthew Caesar adalah
mahasiswa yang sangat aktif dalam berorganisasi. Saat ini dia
sedang menjabat sebagai staff di 2 organisasi yaitu MSA FEB
UNDIP dan EECC FEB UNDIP. Dia juga memiliki banyak
pengalaman menjadi ketua dan koordinator acara di
organisasinya. Namun dia tetap memiliki prestasi akademik
yang baik selama kuliah, itulah mengapa dia terpilih untuk
membagikan pengalamannya seputar organisasi dengan judul
materi “Growing Up With Organization”.

225

Panitia rekoleksi telah memilih pembicara untuk acara
ini sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing dilihat
dari pengalaman masing-masing pembicara.

B. Survei Peserta Rekoleksi 2021
1. Penyampaian Materi

Peserta sangat dapat menerima penyampaian materi
dengan baik. Dapat kita lihat pada hasil survei di atas bahwa 14
dari 20 responden memberikan nilai 5 dan 6 responden lainnya
memberi nilai 4. Rata-rata nilainya adalah sebesar 4,70.

Hasil ini menunjukan bahwa para pembicara dapat
menyampaikan materinya dengan baik dan para peserta juga
dapat menyerap wawasan yang dibagikan oleh para pembicara
dengan baik juga.

226

2. Tema Materi

Tema materi yang diberikan dapat sangat memenuhi
kebutuhan peserta. Berdasarkan hasil survei di atas, diketahui
bahwa 17 dari 20 responden memberikan nilai 5 dan 3
responden lainnya memberi nilai 4. Rata-rata nilainya adalah
sebesar 4,85.

Hasil tersebut menunjukan bahwa materi yang diberikan
dalam acara Rekoleksi 2021 ini sudah cukup memenuhi
kebutuhan peserta. Materi dalam acara Rekoleksi 2021 ini
adalah “Pengenalan Diri”, “Pendidikan Karakter”,
“Kerohanian”, “Kepemimpinan”, dan “Organisasi”. Materi-
materi ini sangat dibutuhkan oleh para mahasiswa baru untuk
menjalankan kehidupan perkuliahan ke depannya. Oleh karena
itu, materi-materi ini sudah sesuai dengan kebutuhan para
peserta.

3. Keaktifan Peserta

227

Pada acara Rekoleksi 2021 ini, para peserta sangat
dituntut untuk aktif selama sesi berlangsung. Bisa kita lihat pada
hasil survei di atas bahwa mayoritas responden yang terdiri dari
15 responden memberikan nilai 5, 4 responden memberi nilai 4
dan 1 responden memberi nilai 3 sehingga rata-rata nilainya
adalah sebesar 4,70.

Dalam acara ini para panitia, baik MC, kakak
pembimbing dan panitia lainnya berusaha untuk mengajak para
peserta untuk aktif selama sesi berlangsung. Keaktifan tersebut
dapat berupa respons di Meeting chat, bertanya pada saat sesi
Q&A ataupun menjawab MC saat berusaha berinteraksi dengan
para peserta.

4. Diskusi Kelompok

228

Diskusi kelompok dilakukan dengan sangat kondusif dan dapat
membuahkan solusi. Berdasarkan hasil survei di atas, 14 dari 20
responden memberikan nilai 5 dan 6 responden lainnya memberi
nilai 4 sehingga rata-rata nilainya adalah sebesar 4,70.

Sesi diskusi ini dilakukan setelah pembicara
memaparkan materi, yaitu pada sesi tanya jawab. Para peserta
bertanya kepada pembicara sesuai dengan materi yang
disampaikan, lalu pembicara menjawabnya satu per satu.
Semuanya berjalan dengan kondusif dan membuahkan solusi
bagi para peserta.

5. Penugasan

229

Penugasan yang diberikan sangat sesuai dengan materi
dan membawa dampak baik untuk para peserta. Jika kita lihat
pada hasil survei di atas, 13 responden memberi nilai 5, 6
responden memberi nilai 4 dan 1 orang memberi nilai 3 sehingga
rata-rata nilainya adalah sebesar 4,60.

Secara umum, hasil ini menunjukan bahwa penugasan
yang diberikan sudah sesuai dengan materi yang disampaikan
dan memberikan dampak baik bagi para peserta. Tugas yang
diberikan memang sudah disesuaikan dengan materi yang
diberikan oleh panitia, agar para peserta dapat memetik manfaat
dari materi yang telah disampaikan oleh para pembicara.

6. Harapan Peserta Sebelum Mengikuti Kegiatan Rekoleksi 2021
a. Menjadi pribadi yang lebih baik lagi dengan
meningkatkan iman kepada Tuhan dengan mendapat
materi sesuai ajaran agama Katolik.

230

(Didapat 8 pendapat serupa dari 20 responden)
b. Menambah relasi pertemanan dengan mahasiswa FEB

yang beragama Katolik dan mengenal PRMK.
(Didapat 8 pendapat serupa dari 20 responden)

7. Perubahan yang Peserta Lakukan Setelah Mengikuti Kegiatan
Rekoleksi 2021
a. Belajar untuk lebih percaya diri dan selalu menjadi
pribadi yang bersyukur.
(Didapat 5 pendapat serupa dari 20 responden)
b. Lebih paham dunia perkuliahan dan menjadi seorang
mahasiswa.
(Didapat 4 pendapat serupa dari 20 responden)
c. Mendapat relasi pertemanan baru khususnya di
lingkungan PRMK FEB.
(Didapat 4 pendapat serupa dari 20 responden)

C. Post Test
Post Test yang kami buat bertujuan untuk mengetahui

bagaimana mereka menangkap materi yang telah disampaikan.

231

SESI 1
1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Hipolitus
Hamonangan R?
“Pengenalan Diri”
(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab benar)
2. Apa itu pengenalan diri?
Pengenalan diri merupakan hal yang didalamnya sangat terkait
erat dengan konsep diri sebab untuk mengenal diri kita harus
paham konsep diri yang merupakan kesadaran dan pemahaman
terhadap diri sendiri dimana nantinya akan mempengaruhi
perilaku seseorang.
(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab benar)
3. Mengapa pengenalan diri itu penting?
Karena dengan mengenal diri kita dapat menyadari setiap
kelemahan maupun kelebihan kita, kita juga bisa lebih pandai
mengendalikan diri, punya sikap tenggang rasa dan juga dapat
berusaha jujur terhadap diri sendiri serta menyadari peranannya.
(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab benar)
4. Bagaimana cara kita mengenal diri kita lebih dalam?
a. Kejujuran terhadap diri sendiri, pandai mengendalikan
diri, menyadari kelemahan diri, tenggang rasa.

232

b. Belajar. Dengan pengetahuan, harapan dan penilaian
akan membentuk konsep diri terutama kala kita
berinteraksi dengan orang lain.

c. Menilai diri sendiri, tanyakan ke orang lain mengenai
diri kita.

d. Menerima diri apa adanya dan tetap bersyukur dengan
hal itu, mencoba menggali potensi lebih dalam.
(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab
benar)

SESI 2
1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Emilia Francisca?
“Pendidikan Karakter”
(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab benar)
2. Apa yang dimaksud dengan pendidikan karakter?
Pendidikan karakter adalah sebuah proses yang harus kita lalui
agar karakter kita dapat berkembang menjadi lebih baik,
membuang segala keburukan dan berusaha untuk terus
menyerap segala hal yang positif dari berbagai pengalaman
sehingga kita dapat menjadi seseorang yang lebih baik.
(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab benar)
3. Mengapa pendidikan karakter sangat diperlukan di masa kini?

233

Pendidikan karakter sangat diperlukan di masa kini karena
banyaknya orang yang merasa bahwa karakter dirinya lebih baik
daripada orang lain. Karakter tersebut menunjukkan keegoisan
dan karakter buruk dari seseorang. Pendidikan karakter ini juga
memberikan arahan kepada semua orang untuk mengatur
dirinya, agar tidak memiliki stres yang berlebihan dan kesedihan
yang berlarut-larut.
(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menawab benar)
4. Bagaimana cara menumbuhkan karakter yang baik dalam diri
kita?
Cara untuk menumbuhkan karakter ini memerlukan beberapa
langkah, yang pertama yaitu proses mencari interest diri, salah
satu cara yang mudah yaitu dengan mencoba semua hal yang
baru dengan membuat prioritas. kedua yaitu mencari pergaulan
luas yang positif dan mendukung kita. terakhir yaitu belajar
untuk percaya dengan diri sendiri dan nilai yang kita pegang dan
berusaha untuk menghargai diri sendiri dan orang lain.
(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab benar)

SESI 3
1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Brigita Adira?
“Kerohanian”
(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab benar)

234

2. Apa yang dimaksud dengan kerohanian?

Kerohanian adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan
jiwa/kebatinan manusia. Dalam hal ini mencakup agama
(bagaimana hubungan kita dengan Tuhan) yang merupakan
salah satu aspek kerohanian. Kerohanian adalah cara seseorang
memandang dan menjalani kehidupannya.

(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab benar)

3. Mengapa kita perlu memperkuat kerohanian kita?

Manusia terdiri dari jasmani dan rohani. Ada makanan jasmani
dan ada makanan rohani. Kedua-duanya sama pentingnya.
Kerohanian mengatur kejiwaan seseorang, perasaan bahagia,
lega, sakit, semuanya sama pentingnya dengan rasa lapar, haus,
dan lainnya. Artinya rohani dan jasmani saling berkaitan.
Kerohanian perlu diperkuat karena kondisi kerohanian yang
bermasalah (mudah cemas, stress, bosan, takut, mudah marah)
secara langsung/tidak langsung mempengaruhi jasmani.
Contohnya, kerohanian yang bermasalah menyebabkan
kehilangan nafsu makan, yang berimbas pada kehidupan kita
secara keseluruhan. Maka perlu kerohanian yang kuat sehingga
kita tidak mudah goyah dengan situasi yang tidak pasti.

(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab benar)

4. Apa saja manfaat dari kerohanian?

Memahami tujuan dalam hidup, dengan kerohanian, pikiran
manusia semakin terbuka dan tidak sempit. Kita bisa lebih
memahami segala sesuatu dengan baik dan mengerti apa yang

235

terbaik untuk kita. Orang yang memiliki kerohanian mau
mengikuti bimbingan Allah. Dengan kerohanian, kita memiliki
support system, yaitu Allah sendiri. Bila kita gagal, mungkin ada
rasa kecewa, namun tidak berlarut-larut. Justru akan membuat
kita termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi. Artinya,
kerohanian selain membantu kita memahami tujuan hidup, kita
juga dapat mengembangkan diri dan mengetahui apa yang baik
dan tidak baik untuk diri sendiri sekaligus tidak mudah
menyerah karena kita memiliki support system sendiri.
(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab benar)

SESI 4
1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Christian Krishna P.?
“Kepemimpinan”
(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab benar)
2. Apa itu kepemimpinan?
Kepemimpinan adalah jiwa seseorang yang memiliki hasrat
untuk memimpin atau mengomandoi suatu organisasi demi
mencapai suatu tujuan yang sudah direncanakan.
Kepemimpinan ini akan identik dengan atasan dan bawahan
yang kedudukannya berbeda, sehingga perlunya pelayanan yang
dilakukan oleh seorang pemimpin.
(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab benar)

236

3. Menurut kamu, pemimpin yang baik itu seperti apa?

Pemimpin yang baik itu adalah pemimpin yang mau melayani
dan turun ke lapangan/TKP untuk membantu dan membimbing
karyawannya agar hasil kerja yang diperoleh bisa sesuai dengan
keinginan. Pemimpin yang baik juga lebih memilih jalan
kesederhanaan dan lebih suka dianggap memiliki derajat yang
sama dalam bekerja, biasanya mereka bukanlah pemimpin yang
gila akan jabatan dan mementingkan karyawannya daripada
dirinya sendiri.

(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab benar)

4. Bagaimana cara menjadi pemimpin yang baik?

Cara menjadi pemimpin yang baik adalah memahami keadaan
lingkungan sekitarnya, apakah keadaannya kondusif atau malah
sebaliknya. Pemimpin yang baik juga lebih memahami perasaan
bawahan atau karyawannya demi proses pelayanan dalam hal
membantu kesulitan/hambatan apa saja yang ada di lapangan.
Karakter yang dimiliki oleh mereka yang merupakan seorang
pemimpin juga tidak boleh terlihat sebagai penguasa yang
semena-mena.

(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab benar)

SESI 5

1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Matthew Caesar?

Organisasi (Judul PPT: Growing Up with Organization)

237

(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab benar)

2. Apa itu organisasi?

Organisasi adalah kesatuan sosial yang dikoordinasikan secara
sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi,
yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk
mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.

(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab benar)

3. Mengapa kita perlu bergabung ke dalam organisasi?

Bergabung dalam organisasi akan membantu kita mempelajari
kepemimpinan (leadership), komunikasi (communication), dan
kerjasama (teamwork). Aspek-aspek tersebut akan mendorong
pembentukan soft skill lainnya yang tentu menjadi hal yang
krusial di masa kini. Dengan berorganisasi, kita semakin
memahami bagaimana memimpin orang lain untuk memiliki
tujuan yang sama, berkomunikasi dengan berbagai jenis
karakter, dan membantu kita untuk menyeimbangkan diri
dengan bekerja bersama tim.

(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab benar)

4. Mengapa anggota-anggota organisasi harus memiliki tujuan
yang sama?

Salah satu syarat terbentuknya organisasi adalah persamaan
tujuan. Mengapa? Dengan persamaan tujuan, masing-masing
anggota tidak lagi sibuk berdebat ingin A ingin B, tetapi sudah
lebih fokus ke arah tujuan keseluruhan dari suatu organisasi.

238

Suatu organisasi pasti memiliki satu atau beberapa goals, dan
tugas anggota-anggotanya adalah mencapai tujuan tersebut,
bukan lagi tujuan pribadi. Maka, apabila tujuan masing-masing
anggota sudah sama, mereka akan fokus mengarahkan
pikirannya untuk pemecahan masalah dalam rangka perwujudan
visi misi organisasi sehingga organisasi tersebut dapat berjalan
dengan lancar dan mencapai tujuannya.
(Berdasarkan hasil survei, ada 20 responden menjawab benar)

Melalui post test yang ada, dapat kami simpulkan bahwa para
peserta menerima materi dengan baik karena sudah lebih dari 80%
menjawab pertanyaan dengan baik dan benar meskipun ada beberapa yang
tidak ingat terkait dengan materi yang disampaikan.

D. Kritik dan Saran dari Peserta Rekoleksi 2021
1. Kritik untuk Kegiatan Rekoleksi 2021
a. Koordinasi dan penyampaian informasi pada awal
kegiatan lebih jelas dan detail agar tidak terjadi
kesalahpahaman.
(Didapat 2 pendapat serupa dari 20 responden)
b. Memberi waktu 1-2 minggu sebelumnya untuk tiap
kelompok mengadakan bonding agar ketika kegiatan
Rekoleksi berlangsung sudah akrab dengan teman
sekelompoknya.

239

(Didapat 2 pendapat serupa dari 20 responden)
c. Tidak mengadakan kegiatan di hari Minggu dan durasi

kegiatan jangan terlalu lama tiap harinya.
(Didapat 2 pendapat serupa dari 20 responden)

2. Saran untuk Kegiatan Rekoleksi 2021
a. Kegiatan lebih menarik dan kreatif, ditambah gamesnya,
dan ditambah ibadah sebelum kegiatan.
(Didapat 5 pendapat serupa dari 20 responden)
b. Koordinasi dan penyampaian informasi lebih jelas dan
detail agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam
pengerjaan tugas.
(Didapat 3 pendapat serupa dari 20 responden)
c. Lebih akrab antar kelompok dan antar angkatan.
(Didapat 2 pendapat serupa dari 20 responden)

Secara keseluruhan, kegiatan Rekoleksi 2021 ini mengalami
peningkatan dari tahun sebelumnya yang mana para peserta menyampaikan
antusias mereka terhadap kegiatan Rekoleksi 2021, dan sesuai dengan
evaluasi dari tahun lalu, tahun ini sudah lebih baik, mulai dari koordinasi
dengan peserta, publikasi yang sudah mulai merata, pemilihan pemateri
yang sesuai dengan yang diharapkan oleh para peserta dan juga terkait

240

dengan link registrasi dan link presensi yang sudah diperbaiki dan lebih baik
dari tahun sebelumnya.

3) RETREAT
I. Pelaksanaan Pelatihan Manajemen Diri Menghadapi Tantangan atau
Permasalahan Global 2021
A. Nama Kegiatan
Pelatihan Manajemen Diri Menghadapi Tantangan atau
Permasalahan Global Persekutuan Mahasiswa Kristen Fakultas
Ekonomika dan Bisnis UNDIP 2021.
Nama kegiatan ini merupakan nama baru yang sebelumnya
dikenal dengan Retret Awal Mahasiswa Angkatan (RAMA)
Persekutuan Mahasiswa Kristen Fakultas Ekonomika dan Bisnis
UNDIP 2021. Perubahan nama terjadi atas dasar perubahan nama dari
Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNDIP.

B. Nilai dan Konsep
Kegiatan berbentuk ibadah, pemaparan materi/firman) dan talk

show. Kegiatan diisi oleh lima pembicara dari eksternal yang terdiri dari
tiga sesi dan satu talk show. Setiap sesi membawakan sub tema berbeda.

Sesi pertama membawakan sub tema “Unique Gift From God”,
yang difokuskan untuk dapat menyadarkan bahwa setiap pribadi
memiliki bakat/talenta dari Tuhan dan agar setiap mahasiswa PMK FEB
UNDIP mampu menyadari talenta yang telah diberikan oleh Tuhan

241

kepada peserta serta mampu mengembangkan talenta yang sudah
diberikan Tuhan kepada peserta dan memanfaatkannya untuk
kemuliaan Tuhan.

Sesi kedua membawakan sub tema “Firm Commitment”, yang
difokuskan untuk meneguhkan komitmen dan iman di masa pandemi
terlebih dalam mengembangkan dan memanfaatkan talenta yang
dimiliki ataupun dalam melakukan setiap hal positif di masa pandemi
serta harus meyakini bahwa setiap hal positif yang dilakukan tidak akan
sia-sia terlebih untuk kemuliaan Tuhan.

Sesi ketiga membawakan sub tema “Create Your Journey”,
yang difokuskan untuk setiap mahasiswa PMK FEB UNDIP menyadari
bahwa peserta tetap mampu mengembangkan dan memanfaatkan
karunia yang dimiliki meskipun dalam situasi pandemi seperti saat ini
dan mampu menemukan inovasi-inovasi baru dan berpikir kreatif
tentang bagaimana cara mengembangkan dan memanfaatkan talenta
yang peserta miliki di masa pandemi seperti saat ini.

Sesi talk show dihadirkan dengan mengangkat tema utama
Pelatihan Manajemen Diri Menghadapi Tantangan atau Permasalahan
Global 2021 yaitu “Impactful and Creative” dengan judul “Shine Your
Way!” di mana pada sesi talk show ini diisi dengan interaktif antara
pembicara, moderator dan peserta yang menghadirkan dua pembicara
eksternal (satu alumni PMK FEB UNDIP dan satu influencer). Pada sesi
ini, difokuskan untuk peserta dapat kembali bersemangat dalam
melakukan kegiatan walaupun sedang menghadapi keadaan yang
kurang baik dan dapat menyadari karunia yang diberikan Tuhan dan
berusaha untuk merealisasikan karunia yang dimiliki agar memberikan
dampak baik bagi sekitarnya. Mahasiswa PMK FEB juga dapat

242

merealisasikannya melalui kegiatan kreatif yang merupakan inovasi
yang baik di masa pandemi ini sehingga membawa dampak positif.

Tema besar yang diusung adalah “Impactful and Creative”,
dengan tema utama “Shine Your Way!”.

Nilai yang dibawa berfokus pada pengembangan kemampuan
bersosialisasi dengan sesama mahasiswa dan menumbuhkan iman
kepercayaan mereka kepada Tuhan, makin mempererat tali kasih dan
persaudaraan di antara sesama mahasiswa baru dan juga dengan anggota
PMK lain serta dapat menjadi mahasiswa yang tetap update dengan
perkembangan zaman terlebih di masa pandemi saat ini.

C. Tanggal Pelaksanaan

1. Sesi 1

Hari, Tanggal : Jumat, 22 Oktober 2021

Waktu : 15.00 - 17.18 WIB

Tempat : Zoom Meetings

2. Sesi 2

Hari, Tanggal : Sabtu, 23 Oktober 2021

Waktu : 10.00 - 11.45 WIB

Tempat : Zoom Meetings

3. Sesi 3

243

Hari, Tanggal : Sabtu, 23 Oktober 2021

Waktu : 15.30 -18.55 WIB

Tempat : Zoom Meetings

4. Sesi Talk Show

Hari, Tanggal : Minggu, 24 Oktober 2021

Waktu : 14.00 - 18.51 WIB

Tempat : Zoom Meetings

D. Target Kuantitatif dan Kualitatif

1. Kuantitatif

Mahasiswa baru Kristen Protestan angkatan 2021
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro
sebanyak 133 orang.

2. Kualitatif

a. Peserta dapat peduli terhadap berbagai permasalahan
yang sedang terjadi dan memiliki pandangan yang benar
sesuai dengan Firman Allah sehingga pada akhirnya
mampu memberikan solusi yang tepat.

b. Mengimani karya penyelamatan-Nya sebagai wujud
ucapan syukur atas kasih karunia Allah.

244


Click to View FlipBook Version