Post Test yang kami buat bertujuan untuk mengetahui
bagaimana mereka menangkap materi yang telah disampaikan.
PREPHASE 1
1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Herfin Angelina?
“Akuntansi, kok satu keluarga?”
(Berdasarkan hasil survei, ada 50 responden yang menjawab
benar)
PREPHASE 2
1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Muhammad Fajar
Hafidz?
“Angkatanku,keluarga kecilku”
(Berdasarkan hasil survei, ada 85 responden yang menjawab
benar)
PREPHASE 3
1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Addinulsyah
Siregar?
“Antara Aku dan Angkatan”
(Berdasarkan hasil survei, ada 89 responden yang menjawab
benar)
95
PREPHASE 4
1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Yohanes Adji
Prakosa?
“Antara Aku,Kamu,dan KMA”
(Berdasarkan hasil survei, ada 95 responden yang menjawab
benar)
2. Apa peran KMA untuk Akundip?
Melayani, mengayomi, memfasilitasi, dan mewadahi
mahasiswa Akuntansi.
(Berdasarkan hasil survei, ada 120 responden yang menjawab
benar)
3. Siapa sajakah yang menjadi bagian dari KMA?
Seluruh Akundip.
(Berdasarkan hasil survei, ada 148 responden yang menjawab
benar)
MAIN EVENT (LKMM-PD) SESI 1
1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Tanjung Budi
Hapsari?
“Critical Thinking atau Berpikir Kritis”
96
(Berdasarkan hasil survei, ada 162 responden yang menjawab
benar)
MAIN EVENT (LKMM-PD) SESI 2
1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Adiyat Imaddudin?
“Time Management atau Manajemen Waktu”
(Berdasarkan hasil survei, ada 160 responden yang menjawab
benar)
MAIN EVENT (LKMM-PD) SESI 3
1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Shabilla
Ariningtyastuti?
“Pola Pikir Prestatif”
(Berdasarkan hasil survei, ada 147 responden yang menjawab
benar)
MAIN EVENT (LKMM-PD) SESI 4
1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Dwi Prasetyo?
“Personal Building”
97
(Berdasarkan hasil survei, ada 147 responden yang menjawab
benar)
MAIN EVENT (LKMM-PD) SESI 5
1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Wilhelmus Surya
Wicaksana Anggri?
“Entrepreneurship atau Kewirausahaan”
(Berdasarkan hasil survei, ada 97 responden yang menjawab
benar)
Melalui post test yang ada, dari 30 pertanyaan yang ada, hanya 11
pertanyaan yang dapat dinilai karena pertanyaan lainnya bertujuan untuk
mengetahui pendapat dan pandangan peserta terhadap materi yang telah
disampaikan. Dari 11 pertanyaan yang dijawab oleh 164 responden dapat
disimpulkan bahwa para peserta dapat menerima materi dengan baik karena
dari 164 responden sudah 70% hingga 99% menjawab pertanyaan dengan
baik dan benar meskipun ada beberapa yang menjawab hampir benar dan
masih ada beberapa yang tidak ingat terkait dengan materi yang
disampaikan ataupun izin saat acara Accounting Leadership and Solidarity.
D. Kritik dan Saran dari Peserta Accounting Leadership and Solidarity
2021
98
1. Kritik untuk Kegiatan Accounting Leadership and Solidarity
2021
a. Acara Accounting Leadership and Solidarity 2021 cukup
seru dan menarik, tetapi durasi pelaksanaan cukup lama
dan kurang tepat waktu sehingga peserta mudah jenuh.
(Didapat 67 pendapat serupa dari 164 responden)
b. Tugas yang memberatkan dan mengganggu kuliah.
(Didapat 11 pendapat serupa dari 164 responden)
c. Poin angkatan lebih transparan lagi.
(Didapat 1 pendapat serupa dari 164 responden)
2. Saran untuk Kegiatan Accounting Leadership and Solidarity
2021
a. Durasi waktu dibuat lebih singkat dan seefektif dan
seefisien mungkin serta tidak mengganggu waktu
ibadah.
(Didapat 47 pendapat serupa dari 164 suara)
b. Dapat berjalan dengan lebih baik, lebih seru, lebih
kreatif dan pembicara lebih menarik lagi agar peserta
lebih aktif serta harapannya dapat dilaksanakan secara
luring.
(Didapat 22 pendapat serupa dari 164 suara)
99
c. Semoga tugasnya lebih dipersedikit, tetapi mencakup
banyak makna.
(Didapat 8 pendapat serupa dari 164 suara)
d. Lebih diperbanyak gamesnya yang lebih seru lagi agar
tidak terlalu kaku atau bosan.
(Didapat 7 pendapat serupa dari 164 suara)
Secara keseluruhan, Accounting Leadership and Solidarity 2021
sudah mempertahankan dengan baik juga telah melakukan peningkatan dari
tahun sebelumnya di mana peserta menyampaikan antusias mereka terhadap
Accounting Leadership and Solidarity 2021. Accounting Leadership and
Solidarity 2021 juga telah menghadirkan acara yang baik, koordinasi yang
baik dengan peserta, publikasi dan pemilihan materi yang tepat untuk masa
sekarang sesuai dengan yang diharapkan oleh peserta.
3) SDT
I. Pelaksanaan Self Development Training 2021
A. Nama Kegiatan
Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Pra Dasar, Self
Development Training (SDT), Management Student Association
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro 2021.
B. Nilai dan Konsep
100
Self Development Training merupakan acara LKMM-Pra Dasar
untuk mahasiswa baru Program Studi S1 Manajemen FEB UNDIP
sebagai syarat aktif dalam organisasi dan membantu mahasiswa baru
menjadi mahasiswa yang unggul dalam softskill, yang dikemas dalam
webinar (video conference) selama 1 bulan yang terdiri dari 5 hari
prephase dan 1 hari puncak acara.
Self Development Training juga merupakan pelatihan dengan
pendekatan pembinaan moral dan mental yang positif. Pelatihan ini
menekankan sikap kepemimpinan yang mewujudkan tekad untuk
memberi yang terbaik kepada universitas serta produktif menghasilkan
gagasan baru kepada masyarakat dan bangsa Indonesia.
C. Tanggal Pelaksanaan
1. Prephase 1
Hari, Tanggal : Sabtu, 11 September 2021
Waktu : 09.30 - 11.17 WIB
Tempat : Zoom Meetings
2. Prephase 2
Hari, Tanggal : Sabtu, 18 September 2021
Waktu : 09.30 - 12.10 WIB
Tempat : Zoom Meetings
3. Prephase 3
101
Hari, Tanggal : Sabtu, 25 September 2021
Waktu : 09.30 - 12.00 WIB
Tempat : Zoom Meetings
4. Prephase 4
Hari, Tanggal : Sabtu, 2 Oktober 2021
Waktu : 10.30 - 11.50 WIB
Tempat : Zoom Meetings
5. Prephase 5
Hari, Tanggal : Sabtu, 9 Oktober 2021
Waktu : 09.30 - 12.20 WIB
Tempat : Zoom Meetings
6. Puncak
Hari, Tanggal : Sabtu, 30 Oktober 2021
Waktu : 09.30 - 12.46 WIB
Tempat : Zoom Meetings
D. Target Kuantitatif dan Kualitatif
1. Kuantitatif
102
Mahasiswa baru Program Studi S1 Manajemen
Universitas Diponegoro angkatan 2021 yaitu total 330
mahasiswa baru.
2. Kualitatif :
a. Peserta dapat menyelenggarakan acara pemilihan
komting secara mandiri sebelum hari puncak
pelaksanaan Self Development Training 2021.
b. Peserta aktif dalam kegiatan berorganisasi dan kegiatan
kampus lainnya baik dalam bidang akademik maupun
nonakademik.
c. Seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian Self
Development Training 2021 sampai selesai.
d. Melahirkan kader yang berkualitas untuk Organisasi
Mahasiswa, Departemen, Fakultas, maupun Universitas
Diponegoro.
E. Target Aktual yang Tercapai
1. Kuantitatif
Kegiatan Self Development Training 2021 dihadiri
setidaknya 98% dari jumlah mahasiswa baru atau sebanyak 325
orang dari total 330 mahasiswa baru.
2. Kualitatif
103
a. Peserta telah dapat menentukan komting angkatan 2021
sebelum acara puncak Self Development Training 2021.
b. Peserta mulai aktif dalam kegiatan berorganisasi
akademik maupun nonakademik.
c. Seluruh peserta telah dapat mengikuti rangkaian Self
Development Training 2021 hingga selesai.
d. Telah menghasilkan kader yang berkualitas untuk
Organisasi Mahasiswa, Departemen, Fakultas maupun
Universitas Diponegoro.
F. Kendala yang Dihadapi
1. Menjaga keaktifan peserta dalam mengikuti setiap Prephase dan
Puncak dari Self Development Training 2021.
2. Peserta yang acuh tak acuh terhadap kegiatan Self Development
Training 2021.
3. Tidak semua mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomika dan
Bisnis mengikuti kegiatan Self Development Training 2021
karena adanya jadwal kelas pengganti.
G. Saran
1. Karena kemungkinan besar tahun depan kegiatan Self
Development Training 2022 diadakan secara offline, sebaiknya
104
seluruh rangkaian kegiatan harus terstruktur dan lebih
dipersiapkan dari jauh-jauh hari.
2. Sebaiknya memilih panitia yang sesuai ketentuan agar
rangkaian acara terlaksana dengan baik.
3. Sebaiknya di tahun depan, publikasi informasi mengenai Self
Development Training 2022 ditingkatkan lagi, agar informasi
tersebar lebih luas dan lebih banyak mahasiswa Manajemen
FEB Universitas Diponegoro yang mengetahui acara ini dan
turut serta mengikuti rangkaian Self Development Training
sampai akhir.
II. Survei dan Analisis Kegiatan Self Development Training 2021
Survei terhadap kegiatan Self Development Training 2021
dibuat melalui platform Google Form yang kemudian disebarkan oleh
panitia Self Development Training 2021. Dari survei tersebut
didapatkan 100 responden yang mengisi survei dari total keseluruhan
330 peserta Self Development Training 2021. Dalam survei ada
beberapa pertanyaan yang menggunakan skala 1-5 di mana setiap nilai
skala memiliki arti yaitu, Skala 1 : Tidak Baik, Skala 2 : Kurang Baik,
Skala 3 : Cukup Baik, Skala 4 : Baik, dan Skala 5 : Sangat Baik. Dari
hasil survei tersebut, dapat disimpulkan bahwa :
A. Survei Kegiatan Self Devlopment Training 2021
1. Ketepatan Waktu Kegiatan Self Development Training 2021
105
Kegiatan Self Development Training 2021 diawali
dengan ketepatan waktu yang baik. Berdasarkan survei yang
diberikan terhadap peserta Self Development Training 2021,
untuk hal ketepatan waktu acara mendapatkan rata-rata
indikator Prephase 1 senilai 4,51, Prephase 2 senilai 4,58,
Prephase 3 senilai 4,49, Prephase 4 senilai 4,37, Prephase 5
senilai 4,65, dan Puncak Self Development Training 2021 senilai
4,70 dengan rata-rata secara keseluruhan senilai 4.55. Self
Development Training 2021 dimulai pada pukul 9.30 WIB pada
Prephase pertama hingga Puncak.
Adapun hal-hal yang menjadi kendala dalam hal
ketepatan waktu pelaksanaan acara yaitu kendala koneksi dari
operator dan tidak menyediakan cadangan panitia lain sehingga
beberapa rangkaian dimulai terlambat.
Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara lain :
a. Menyediakan back-up panitia lain untuk melakukan
share screen yang diperlukan agar tidak mengulur waktu
b. Melakukan double check kembali sebelum eksekusi
106
2. Susunan Kegiatan Self Development Training 2021
Berdasarkan hasil survei di atas, dapat disimpulkan
bahwa kegiatan Self Development Training 2021 ini menarik
dan terstruktur. Hal ini dapat dilihat bahwa Prephase 1 mendapat
rata-rata indikator senilai 4,52, Prephase 2 senilai 4,53, Prephase
3 senilai 4,56, Prephase 4 senilai 4,54, Prephase 5 senilai 4,61,
dan Puncak Self Development Training 2021 senilai 4,65 dengan
rata-rata secara keseluruhan senilai 4,56.
Kegiatan Self Development Training 2021 ini dilakukan
melalui Zoom Meeting yang diawali dengan absen, lalu
dilanjutkan dengan pembukaan, pemaparan materi, sesi games,
awarding, penugasan dan penutup di setiap prephase (sesi
materi yang diisi oleh pembicara) dan puncak.
Masalah yang dihadapi terkait hal ini yaitu banyak
mahasiswa Manajemen 2021 yang tidak ingin mengikuti
rangkaian Self Development Training 2021 dan ingin
mengundurkan diri. Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan
antara lain :
107
a. Susunan kegiatan dapat diinovasikan seperti menambah
games atau ice breaking maupun menyusun kegiatan
yang lebih efektif dan efisien.
3. Koordinasi Panitia Self Development Training 2021 dengan
Peserta
Koordinasi panitia Self Development Training 2021
dengan para peserta berjalan dengan lancar. Dapat dilihat pada
hasil survei di atas, sebanyak 68 responden memberi nilai 5, 29
responden memberi nilai 4, 2 responden memberi nilai 3, dan 1
responden memberi nilai 1 sehingga rata-rata nilainya adalah
sebesar 4,63.
Koordinasi tersebut berupa reminder untuk menghadiri
Self Development Training 2021, pembagian kelompok,
pengerjaan tugas, hingga interaksi antara panitia dan peserta
selama berjalannya acara Self Development Training 2021.
108
Masalah yang dihadapi dalam koordinasi panitia dengan
peserta yaitu masih adanya beberapa peserta yang pasif dalam
menerima informasi dari panitia maupun melalui perantara
kakak pembimbing (facilitator). Beberapa hal yang perlu
dimaksimalkan antara lain :
a. Panitia melalui facilitator tiap kelompok di acara Self
Development Training 2021 dapat ditingkatkan
komunikasinya dengan para peserta agar peserta
senantiasa terhubung dengan panitia dan informasi dapat
tersalurkan dengan baik serta memastikan bahwa seluruh
peserta menangkap informasi yang diberitahukan.
4. Publikasi dan Informasi Self Development Training 2021
Publikasi informasi kegiatan Self Development Training
2021 tersampaikan dengan sangat baik kepada para peserta.
Dapat dilihat dari hasil survei, 70 responden memberi nilai 5, 24
responden lainnya memberi nilai 4, 5 responden memberi nilai
3, dan 1 responden memberi nilai 1 sehingga rata-rata nilainya
adalah sebesar 4,62.
109
Publikasi informasi kegiatan Self Development Training
ini dilakukan melalui Instagram yaitu @sdt.undip dan Official
Account LINE @msafebundip. Lalu informasi terkait
pelaksanaan Self Development Training 2021 ini juga dibagikan
melalui Grup LINE angkatan 2021. Semuanya berjalan dengan
lancar dan sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
Masalah yang dihadapi mengenai publikasi dan
informasi kegiatan Self Development Training 2021 yaitu masih
pasifnya peserta dalam mengakses media sosial Self
Development Training 2021 dan MSA FEB UNDIP. Beberapa
hal yang perlu dimaksimalkan antara lain :
a. Agar publikasi Self Development Training 2021 dapat
lebih maksimal, panitia dapat menginfokan kepada para
peserta bahwa peserta dapat mengakses informasi
maupun publikasi kegiatan Self Development Training
2021 melalui platform media sosial Self Development
Training 2021 yang sudah diinformasikan melalui
facilitator.
b. Mempromosikan akun media sosial Self Development
Training 2021 karena akun Instagram ini baru diakses
pada tahun 2021 ini sehingga peserta lebih paham
mengenai informasi rangkaian acara Self Development
Training 2021.
110
5. Kesesuaian Bidang Pemateri
Secara umum, para pembicara Self Development
Training 2021 telah menyampaikan materi yang sesuai dengan
bidang keahliannya. Berdasarkan survei yang diberikan
terhadap peserta Self Development Training 2021, untuk hal
kesesuaian bidang pemateri mendapatkan rata-rata indikator
Prephase 1 senilai 4,65, Prephase 2 senilai 4,68, Prephase 3
senilai 4,68, Prephase 4 senilai 4,65, Prephase 5 senilai 4,7, dan
Puncak senilai 4,69 dengan rata-rata secara keseluruhan senilai
3,89.
Pembicara pertama yaitu, Arifah Dea Riwinda. Ia
merupakan mahasiswi S1 tingkat akhir Universitas Diponegoro
Program Studi Manajemen angkatan 2018. Saat ini Ia
merupakan Vice Director dari Human Resource Development
MSA FEB Universitas Diponegoro. Memiliki kemampuan
organisasi yang kuat terbukti dengan mengelola proyek dan
acara yang sukses. Bidang yang diminati meliputi, human
resources, customer experience, people development dan
business development. Kak Dea membawakan materi “Life at
111
Management” pada Self Development Training 2021 Prephase
1. Dilihat dari survei yang telah dilakukan Kak Dea telah
membawakan materi dengan baik dan memberikan rasa nyaman
kepada mahasiswa Manajemen 2021 sehingga pesan dari Kak
Dea tersampaikan kepada para peserta.
Pembicara kedua yaitu, Edward Nathan Convial
Simbolon. Ia merupakan mahasiswa S1 tahun ketiga di
Universitas Diponegoro Program Studi Manajemen angkatan
2019. Ia merupakan salah satu fungsionaris MSA FEB
Universitas Diponegoro dimana Ia adalah Senior Staff dari
Project Division. Ia juga merupakan CEO dari StudentsxCEO
Semarang. Bidang yang diminati meliputi, human resources,
business development, business analyst, dan product
management. Kak Edward membawakan materi “Strategi
Manajemen Waktu dan Skala Prioritas” pada Self Development
Training 2021 Prephase 2. Dilihat dari survei yang telah
dilakukan Kak Edward telah membawakan materi dengan baik
dan memberikan rasa nyaman kepada mahasiswa Manajemen
2021 sehingga pesan dari Kak Edward tersampaikan kepada
para peserta.
Pembicara ketiga yaitu, Noel Jannus Siahaan. Ia
merupakan mahasiswa S1 tahun ketiga di Universitas
Diponegoro Program Studi Manajemen angkatan 2019. Ia juga
merupakan salah satu fungsionaris Senat Mahasiswa Fakultas
Ekonomika dan Bisnis sebagai Ketua Badan Kehormatan
dimana Ia memiliki tugas untuk menjaga marwah kehormatan
Senat dan juga mengelola kegiatan internal Senat. Kak Noel
membawakan materi “Teknis Sidang” pada Self Development
112
Training 2021 Prephase 2. Dilihat dari survei yang telah
dilakukan Kak Noel telah membawakan materi dengan baik dan
memberikan rasa nyaman kepada mahasiswa Manajemen 2021
sehingga pesan dari Kak Noel tersampaikan kepada para peserta.
Pembicara keempat yaitu, Al Razi Radja Haikal. Ia
merupakan mahasiswa S1 Manajemen angkatan 2019 di
Universitas Diponegoro. Ia juga merupakan CEO dari
ECOFINSC Universitas Diponegoro. Tidak hanya itu, tentunya
Ia merupakan seorang penggiat di bidang organisasi sehingga Ia
bisa menjabat sebagai CEO ECOFINSC 2021. Kak Razi
membawakan materi “Pengenalan Dasar-dasar Organisasi dan
Lembaga Kemahasiswaan” pada Self Development Training
2021 Prephase 3. Dilihat dari survei yang telah dilakukan Kak
Razi telah membawakan materi dengan baik dan memberikan
rasa nyaman kepada mahasiswa Manajemen 2021 sehingga
pesan dari Kak Razi tersampaikan kepada para peserta.
Pembicara kelima yaitu, Cahyaning Galuh. Ia
merupakan mahasiswi S1 Manajemen angkatan 2019 di
Universitas Diponegoro. Ia juga merupakan salah satu
fungsionaris MSA FEB Universitas Diponegoro yang menjabat
sebagai Senior Staff Student Development Division. Tak hanya
itu, ia merupakan pribadi yang mudah beradaptasi dan belajar
mengenai hal baru. Ia pun seorang yang aktif terlibat dalam
urusan manajemen organisasi dan berbagai kompetisi. Kak Aya
membawakan materi “Mengenali Potensi Diri dan Membangun
Pola Pikir Prestatif untuk Membangun Karakter Mahasiswa”
pada Self Development Training 2021 Prephase 3. Dilihat dari
survei yang telah dilakukan Kak Aya telah membawakan materi
113
dengan baik dan memberikan rasa nyaman kepada mahasiswa
Manajemen 2021 sehingga pesan dari Kak Aya tersampaikan
kepada para peserta.
Pembicara keenam yaitu, Elisabeth Lasmadearni. Ia
merupakan mahasiswi S1 Psikologi Universitas Diponegoro
yang tertarik pada bidang industri dan organisasi psikologi,
kesehatan mental, dan pemberdayaan generasi muda. Ia juga
merupakan pribadi yang ingin memperluas kemampuannya dan
penimplementasian bidang yang Ia minati. Kak Elisabeth
membawakan materi “Urgensi Perilaku Asertif dan
Keterkaitannya dengan Self-Leadership” pada Self Development
Training 2021 Prephase 5. Dilihat dari survei yang telah
dilakukan Kak Elisabeth telah membawakan materi dengan baik
dan memberikan rasa nyaman kepada mahasiswa Manajemen
2021 sehingga pesan dari Kak Elisabeth tersampaikan kepada
para peserta.
Pembicara ketujuh yaitu, Muhammad Salvariza. Ia
merupakan mahasiswa S1 Manajemen angkatan 2019 di
Universitas Diponegoro. Ia juga merupakan pribadi yang
bersemangat, dan siap menghadapi tantangan serta selalu
bersemangat untuk belajar dalam rangka meningkatkan dan
berkembang dalam situasi apapun. Terbukti dari berbagai
kompetisi dan organisasi yang Ia tekuni selama berkuliah di
Universitas Diponegoro. Kak Salva membawakan materi
“Kemampuan Mahasiswa dalam Berpikir Kritis” pada Self
Development Training 2021 Prephase 5. Dilihat dari survei yang
telah dilakukan Kak Salva telah membawakan materi dengan
baik dan memberikan rasa nyaman kepada mahasiswa
114
Manajemen 2021 sehingga pesan dari Kak Salva tersampaikan
kepada para peserta.
Pembicara kedelapan yaitu, Fitria Latifanisa. Ia
merupakan Sarjana Psikologi Universitas Indonesia (2016-
2020) yang sedang bereksplorasi mempelajari human resources
management, mental health dan people development melalui
tanggung jawab dirinya dan proyek yang Ia buat. Ia juga tak
segan untuk mengikuti berbagai kegiatan yang bisa memperluas
eksplorasinya yang berkaitan dengan bidang yang Ia minati.
Kak Fitria membawakan materi “Managing Stress and
Overthinking” pada Puncak Self Development Training 2021.
Dilihat dari survei yang telah dilakukan Kak Fitria telah
membawakan materi dengan baik dan memberikan rasa nyaman
kepada mahasiswa Manajemen 2021 sehingga pesan dari Kak
Fitria tersampaikan kepada para peserta.
Panitia Self Development Training 2021 telah memilih
pembicara untuk acara ini sesuai dengan bidang keahliannya
masing-masing dilihat dari pengalaman masing-masing
pembicara.
B. Survei Peserta Self Development Training 2021
1. Penyampaian Materi
115
Peserta sangat dapat menerima penyampaian materi
dengan baik. Dapat kita lihat pada hasil survei di atas bahwa 73
dari 100 responden memberikan nilai 5, 24 responden memberi
nilai 4, 2 responden memberi nilai 3, dan 1 dari 100 responden
memberi nilai 1. Rata-rata nilainya adalah sebesar 4,68.
Hasil ini menunjukan bahwa para pembicara dapat
menyampaikan materinya dengan baik dan para peserta juga
dapat menyerap wawasan yang dibagikan oleh para pembicara
dengan baik juga.
Masalah yang dihadapi mengenai penyampaian materi
yang diterima peserta yaitu terdapat beberapa peserta yang
kurang fokus dan kurang aktif dalam mendengar maupun
berpartisipasi dalam penyampaian materi oleh pembicara.
Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara lain :
116
a. Peserta dapat diminta untuk selalu mendengarkan materi
dengan baik dengan selalu mengaktifkan kamera
ataupun diminta agar senantiasa fokus agar peserta dapat
menerima materi yang disampaikan dengan baik.
b. Facilitator memberi dukungan melalui group chat yang
sudah dibuat sedari awal bersama dengan para peserta di
tiap kelompok.
2. Tema Materi
Tema materi yang diberikan dapat sangat memenuhi
kebutuhan peserta. Berdasarkan hasil survei di atas, diketahui
bahwa 74 dari 100 responden memberikan nilai 5 dan 24
responden lainnya memberi nilai 4. Rata-rata nilainya adalah
sebesar 4,70.
Hasil tersebut menunjukan bahwa materi yang diberikan
dalam acara Self Development Training 2021 ini sudah
memenuhi kebutuhan peserta. Materi dalam acara Self
117
Development Training 2021 ini adalah “Life at Management”,
“Strategi Manajemen Waktu dan Skala Prioritas”, “Teknik
Sidang”, “Mengenali Potensi Diri dan Membangun Pola Pikir
Prestatif untuk Membangun Karakter Mahasiswa”, “Pengenalan
Dasar-Dasar Organisasi dan Lembaga Kemahasiswaan”,
“Kemampuan Mahasiswa dalam Berpikir Kritis”, “Urgensi
Perilaku Asertif dan Keterkaitannya dengan Self-Leadership”
dan “Managing Stress and Overthinking”. Materi-materi ini
sangat dibutuhkan oleh para mahasiswa baru untuk menjalankan
kehidupan perkuliahan ke depannya. Oleh karena itu, materi-
materi ini sudah sesuai dengan kebutuhan para peserta.
Masalah yang dihadapi dalam hal ini ada bagi beberapa
peserta tema yang diangkat kurang menarik dan membosankan
sehingga beberapa peserta merasa tidak nyaman mengikuti
rangkaian acara. Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan :
a. Panitia melakukan survei kegiatan mengenai tema yang
akan diangkat dalam rangkaian Self Development
Training 2021.
b. Mengangkat tema kekinian yang membuat peserta
menjadi semangat dan selalu aktif berpartisipasi dalam
rangkaian Self Development Training 2021.
3. Keaktifan Peserta
118
Pada acara Self Development Training 2021 ini, para
peserta sangat dituntut untuk aktif selama sesi berlangsung. Bisa
dilihat pada hasil survei di atas bahwa mayoritas responden yang
terdiri dari 55 responden memberikan nilai 5, 38 responden
memberi nilai 4, 6 responden memberi nilai 3, dan 1 responden
memberi nilai 1 sehingga rata-rata nilainya adalah sebesar 4,46.
Dalam acara ini para panitia, baik MC, kakak
pembimbing (fasilitator) dan panitia lainnya berusaha untuk
mengajak para peserta untuk aktif selama sesi berlangsung.
Keaktifan tersebut dapat berupa respon di Meeting chat,
bertanya pada saat sesi Q&A ataupun menjawab MC saat
berusaha berinteraksi dengan para peserta.
Masalah yang dihadapi dalam diskusi kelompok yaitu
para peserta acuh tak acuh dan membutuhkan arahan dari panitia
pelaksana khususnya facilitator. Beberapa hal yang perlu
dimaksimalkan antara lain :
119
a. Seluruh peserta di dalam kelompok dapat diminta untuk
lebih aktif berpartisipasi dalam diskusi ataupun
penugasan kelompok yang ada agar dapat menciptakan
suasana kelompok yang aktif, kondusif juga dapat
menuangkan solusi mengenai materi ataupun penugasan
yang dibahas bersama kelompok masing-masing.
4. Diskusi Kelompok
Diskusi kelompok dilakukan dengan sangat kondusif
dan dapat membuahkan solusi. Berdasarkan hasil survei di atas,
70 dari 100 responden memberikan nilai 5, 27 responden
memberi nilai 4, 2 responden memberi nilai 3, dan 1 responden
memberi nilai 1 sehingga rata-rata nilainya adalah sebesar 4,65.
Sesi diskusi ini dilakukan pada prephase ke-4 dimana
dilakukan Focus Group Discussion mengenai Business Case.
Masalah yang dihadapi dalam diskusi kelompok yaitu para
peserta masih membutuhkan arahan dan dorongan dari panitia
120
khususnya facilitator. Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan
antara lain :
a. Seluruh peserta di dalam kelompok dapat diminta untuk
lebih aktif berpartisipasi dalam diskusi agar menciptakan
suasana yang kondusif dalam melalukan diskusi.
5. Penugasan
Penugasan yang diberikan sangat sesuai dengan materi
dan membawa dampak baik untuk para peserta. Jika kita lihat
pada hasil survei di atas, 68 responden memberi nilai 5, 27
responden memberi nilai 4, 4 orang memberi nilai 3, dan 1 orang
memberi nilai 1 sehingga rata-rata nilainya adalah sebesar 4,61.
Secara umum, hasil ini menunjukan bahwa penugasan
yang diberikan yaitu Mission of The Week yang berupa membuat
podcast, video A day in my life, Leaderless Group Discussion,
Role Play sudah sesuai dengan materi yang disampaikan dan
memberikan dampak baik bagi para peserta. Tugas yang
121
diberikan memang sudah disesuaikan dengan materi yang
diberikan oleh panitia, agar para peserta dapat memetik manfaat
dari materi yang telah disampaikan oleh para pembicara.
Masalah yang dihadapi dalam penugasan yaitu adanya
peserta yang merasa terbebani akan penugasan. Beberapa hal
yang perlu dimaksimalkan antara lain :
a. Panitia melalui facilitator dapat selalu melakukan follow
up mengenai penugasan yang diberikan. Di mana jika
peserta mengalami kendala dalam mengerjakan
penugasan, panitia dapat membimbing dan membantu
para peserta dalam menyelesaikan penugasan yang ada.
b. Penugasan yang diberikan juga dapat lebih menarik lagi
dan diberikan waktu yang cukup agar peserta dapat
mengerjakan penugasan yang ada dengan semangat dan
tepat waktu.
6. Harapan Peserta Sebelum Mengikuti Kegiatan Self Development
Training 2021
a. Mengembangkan kepribadian diri, softskill dan
hardskill.
(Didapat 50 pendapat serupa dari 100 responden)
b. Menambah informasi mengenai dunia perkuliahan
terutama di Program Studi Manajemen.
(Didapat 30 pendapat serupa dari 100 responden)
122
c. Menambah teman seangkatan Manajemen 2021,
wawasan, pengalaman, dan ilmu dalam bidang
perkuliahan.
(Didapat 20 pendapat serupa dari 100 responden)
7. Perubahan yang Peserta Lakukan Setelah Mengikuti Kegiatan
Self Development Training 2021
a. Menjadi pribadi yang lebih baik, bisa beradaptasi dengan
dunia perkuliahan.
(Didapat 60 pendapat serupa dari 100 responden)
b. Menjadi pribadi yang bisa mengatur waktu, proaktif dan
mempunyai skill public speaking yang lebih baik.
(Didapat 40 pendapat serupa dari 100 responden)
Sejauh ini, Self Development Training telah mampu mewujudkan
hal-hal yang menjadi harapan para peserta Self Development Training 2021.
Dapat dilihat melalui hasil survei yang dibagikan para peserta telah mampu
mengikuti dan mendapatkan hasil memuaskan dari rangkaian kegiatan Self
Development Training 2021 serta Self Development Training 2021 dapat
mampu mewujudkan keinginan peserta.
C. Post Test
123
Post Test yang dibuat bertujuan untuk mengetahui bagaimana
mereka menangkap materi yang telah disampaikan.
PREPHASE 1
1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Arifah Dea Riwinda?
“Life at Management UNDIP”
(Berdasarkan hasil survei, 87 responden menjawab benar)
2. Keuntungan apa saja yang kita miliki sebagai seorang
mahasiswa manajemen?
a. Setiap jenjang karier di tiap-tiap bidang pasti
membutuhkan seorang manajer.
b. Sangat mudah bagi kamu untuk bisa bekerja di bidang
apapun.
c. Peluang karir yang bisa kamu dapatkan semakin luas.
d. Sumber referensi dari ilmu manajemen sangat luas.
e. Banyak peluang untuk self-development di berbagai
bidang keilmuan.
(Berdasarkan hasil survei, 95 responden menjawab benar)
3. Konsentrasi apa saja yang terdapat dalam jurusan manajemen?
a. Finance
124
b. Marketing
c. Human Resources
d. Business Operation
e. Entrepreneurship
f. International Business (IUP Students)
(Berdasarkan hasil survei, 95 responden menjawab benar)
4. Apa yang kamu ketahui mengenai KKN?
Merupakan kegiatan wajib tahunan yang diadakan oleh
Universitas Diponegoro, kegiatan ini merupakan kegiatan
pengabdian pada masyarakat.
(Berdasarkan hasil survei, 92 responden menjawab benar)
PREPHASE 2
1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Edward Nathan
Convial Simbolon?
“Prioritize Tasks and Manage Your Time”
(Berdasarkan hasil survei, 89 responden menjawab benar)
2. Apa tema yang dibawakan oleh Noel Jannus Siahaan?
“Teknik Sidang”
(Berdasarkan hasil survei, 91 responden menjawab benar)
125
3. Bagaimana cara membagi waktu antara kegiatan akademik dan
non akademik menurut Kak Edward?
Prioritize activities and obligations, use a calendar-app, dan try
half-sized goals.
(Berdasarkan hasil survei, 52 responden menjawab benar)
4. Apa saja perangkat yang harus disiapkan sebelum memulai
sidang?
Materi sidang, palu sidang, presidium, dan peserta sidang.
(Berdasarkan hasil survei, 95 responden menjawab benar)
5. Pelajaran moral apa yang didapat dari cerita "The Turtle and The
Rabbit?"
Pesan moral yang didapat adalah bahwa kekurangan atau
kelemahan bukanlah penghalang untuk meraih keberhasilan.
Cukup konsisten dan bersungguh-sungguh dalam melakukan
segala sesuatu, maka kita akan meraih keberhasilan seperti kura-
kura. Berkomitmen terhadap sesuatu yang kita raih adalah suatu
hal yang esensial agar kita juga termotivasi untuk selalu meraih
hal tersebut.
(Berdasarkan hasil survei, 98 responden menjawab benar)
PREPHASE 3
1. Apa tema yang dibawakan oleh Kak Aya?
126
“Mengenali Potensi Diri dan Membangun Pola Pikir Prestatif
Untuk Pembangunan Karakter Mahasiswa”
(Berdasarkan hasil survei, 98 responden menjawab benar)
2. Apa tema yang dibawakan oleh Kak Razi?
“Pengenalan Dasar-Dasar Organisasi dan Lembaga
Kemahasiswaan”
(Berdasarkan hasil survei, 95 responden menjawab benar)
3. Apa itu organisasi?
Organisasi adalah suatu sistem perserikatan formal, berstruktur,
dan terkoordinasi dari sekelompok orang yang bekerjasama
dalam mencapai tujuan tertentu.
(Berdasarkan hasil survei, 98 responden menjawab benar)
4. Bagaimana kita bisa mengenali potensi yang terdapat dalam diri
kita?
Bidang apa saja yang kita senangi, bertanya kepada orang
terdekat, banyak membaca untuk menambah pengetahuan.
(Berdasarkan hasil survei, 95 responden menjawab benar)
5. Menurut kamu, mengapa kita harus mengikuti organisasi?
Membuka dan menambah relasi, menjadi wadah pengembangan
kemampuan, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, anak
manajemen.
127
(Berdasarkan hasil survei, 97 responden menjawab benar)
PREPHASE 4
Untuk Prephase 4 Self Development Training 2021, pihak
panitia tidak mengundang pembicara dikarenakan di prephase 4 peserta
Self Development Training 2021 melakukan sesi diskusi atau Focus
Group Discussion (FGD) mengenai Business Case di masing-masing
kelompok yang telah ditentukan oleh panitia sebelumnya.
PREPHASE 5
1. Apa tema yang dibawakan oleh Kak Salvariza?
“Critical Thinking (The Art of Mind)”
(Berdasarkan hasil survei, 90 responden menjawab benar)
2. Apa tema yang dibawakan oleh Kak Elisabeth?
“Urgensi Perilaku Asertif dan Keterkaitannya dengan Self-
Leadership”
(Berdasarkan hasil survei, 92 responden menjawab benar)
3. Apa yang kamu ketahui mengenai perilaku asertif?
Kemampuan untuk menyampaikan apa yang diinginkan,
dirasakan, dan dipikirkan kepada orang lain namun dengan tetap
128
menjaga dan menghargai hak-hak serta perasaan pihak lain
tanpa bermaksud menyerang orang lain.
(Berdasarkan hasil survei 99 responden menjawab benar)
4. Apa itu pola pikir kritis?
Cara berpikir mengenai informasi dan relevansinya dengan
suatu konteks tertentu.
(Berdasarkan hasil survei, 90 responden menjawab benar)
5. Bagaimana cara menghadapi anggota organisasi dengan sifat
pasif-agresif?
Cari tahu mengapa mereka tidak dapat mengkomunikasikan
perasaannya, tegur mereka secara personal, lalu berikan
feedback yang positif.
(Berdasarkan hasil survei, 90 responden menjawab benar)
PUNCAK
1. Apa tema yang dibawakan oleh Kak Fitria?
“Managing Stress and Overthinking”
(Berdasarkan hasil survei, 97 responden menjawab benar)
2. Bagaimana cara kita menghadapi overthinking?
a. Berhenti sejenak (relaksasi) dan cari penyebabnya.
129
b. Menerima masalah yang telah terjadi atau menerima hal
yang akan terjadi di masa depan apapun itu.
c. Berpikir terbuka dan positif untuk membatasi
terjebak/terjerumus lebih dalam ke pikiran negatif.
d. Berlatih mindfulness.
e. Mencari distraksi.
(Berdasarkan hasil survei, 97 responden menjawab benar)
3. Bagaimana jika salah jurusan terjadi pada diri kita?
Renungkan diri, terbuka terhadap segala opsi termasuk pindah
jurusan, menggali lebih dalam jurusan yang sedang dijalani.
(Berdasarkan hasil survei, 98 responden menjawab benar)
4. Menurut kamu, apa kita perlu untuk mengendalikan rasa stress
dalam diri kita?
Perlu, karena jika tidak dikendalikan akan menyebabkan mental
illness, serangan panik, depresi, dan self-harm bahkan suicidal.
(Berdasarkan hasil survei, 98 responden menjawab benar)
Melalui post test yang ada, dapat disimpulkan bahwa para peserta
menerima materi dengan baik karena sudah lebih dari 80% menjawab
pertanyaan dengan baik dan benar meskipun ada beberapa yang tidak ingat
terkait dengan materi yang disampaikan.
130
D. Kritik dan Saran dari Peserta Self Development Training 2021
1. Kritik untuk Kegiatan Self Development Training 2021
a. Secara keseluruhan acara SDT sudah berjalan dengan
baik dan sesuai dengan yang diharapkan.
(Didapat 40 pendapat serupa dari 100 responden)
b. Acara terkadang tidak berjalan sesuai dengan waktu
yang telah ditentukan, terjadi kemoloran waktu.
(Didapat 30 pendapat serupa dari 100 responden)
c. Untuk persiapan teknis lebih diperhatikan lagi agar tidak
terjadi kendala di tengah acara berlangsung.
(Didapat 20 pendapat serupa dari 100 responden)
d. Koordinasi fasilitator dengan peserta kurang jelas
sehingga informasi yang didapat kurang jelas.
(Didapat 10 pendapat serupa dari 100 responden)
2. Saran untuk Kegiatan Self Development Training 2021
a. Rangkaian acara lebih seru, lebih menarik, dan kejelasan
waktu di setiap rangkaian.
(Didapat 40 pendapat serupa dari 100 responden)
131
b. Menghadirkan speaker yang lebih menarik lagi. Seperti
yang lebih muda, ternama dan memiliki jabatan agar
semakin tercermin bahwa lulusan Manajemen
merupakan lulusan terbaik.
(Didapat 20 pendapat serupa dari 100 responden)
c. Durasi waktu rangkaian dipersingkat dan jangan
dilakukan pada waktu akhir pekan.
(Didapat 20 pendapat serupa dari 100 responden)
d. Untuk games diperbanyak dan diperpanjang waktunya
serta dibuat lebih menarik lagi.
(Didapat 20 pendapat serupa dari 100 responden)
Secara keseluruhan, kegiatan Self Development Training 2021 ini
mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang mana para peserta
menyampaikan antusias mereka terhadap kegiatan Self Development
Training 2021, dan sesuai dengan evaluasi dari tahun lalu, tahun ini sudah
lebih baik, mulai dari koordinasi dengan peserta, publikasi yang sudah
mulai merata, pemilihan pemateri yang sesuai dengan yang diharapkan oleh
para peserta dan juga terkait dengan link registrasi dan link presensi yang
sudah diperbaiki dan lebih baik dari tahun sebelumnya.
132
4) LEVEL
I. Pelaksanaan Leadership Training Of Economics Development 2021
A. Nama Kegiatan
Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Pra Dasar,
Leadership Training Of Economics Development (LEVEL),
Diponegoro Economic Students Community (DESC) Fakultas
Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro 2021.
B. Nilai dan Konsep
Kegiatan berbentuk latihan kepemimpinan, pemaparan materi,
diskusi kelompok, dan beberapa jenis inovasi kegiatan yang menunjang
perkembangan skill mahasiswa baru. Kegiatan pemaparan materi diisi
oleh lima pembicara dari Program Studi Ilmu Ekonomi Fakultas
Ekonomika dan Bisnis. Setiap pertemuan diisi dengan tema materi yang
berbeda-beda. Kegiatan juga diisi oleh beberapa pembicara di luar
materi untuk mengisi kegiatan bonding angkatan. Kemudian, dalam
ajang business plan competition mendatangkan juri di luar panitia untuk
melakukan penilaian.
Prephase 1 membawakan tema “Analisis Potensi Diri dan
Personal Building”, yang difokuskan untuk memberikan pemahaman
kepada mahasiswa baru mengenai apa itu potensi diri dan bagaimana
cara mengetahui potensi diri yang dimiliki. Pemberian materi ini
merupakan perwujudan nilai analisis potensi diri dan personal building.
Prephase 2 membawakan tema materi “Manajemen
Perencanaan dan Prioritas Waktu”, yang difokuskan untuk memberikan
pencerdasan kepada mahasiswa baru mengenai cara mengatur waktu
dengan baik menggunakan matriks prioritas. Selain itu, materi ini juga
133
berfokus untuk menyadarkan mahasiswa baru bahwa manajemen waktu
merupakan hal yang sangat penting untuk masa depan. Pemberian
materi ini merupakan perwujudan nilai manajemen diri dan manajemen
waktu.
Prephase 3 membawakan tema “Pencerdasan Kajian”, yang
difokuskan untuk memberikan pelatihan dalam menyusun sebuah karya
tulis dan kajian ilmiah yang nantinya akan berguna untuk menunjang
proses perkuliahan di Program Studi Ilmu Ekonomi. Pemberian materi
ini juga merupakan perwujudan dari pencerdasan nilai akademik dalam
pelaksanaan kaderisasi dengan harapan agar mahasiswa baru unggul
dalam bidang akademik.
Prephase 4 berfokus pada ajang Business Plan Competition
antar kelompok Leadership Training Of Economics Development 2021.
Kegiatan ini mendatangkan juri dari luar kepanitiaan yang kompeten di
bidangnya untuk melaksanakan penilaian. Kegiatan ini merupakan
perwujudan nilai kewirausahaan dalam kaderisasi dengan harapan agar
mahasiswa baru nantinya bisa menjadi seorang entrepreneur yang
sukses dan mampu membuka lapangan pekerjaan.
Prephase 5 membawakan tema “Pencerdasan Himpunan” yang
difokuskan untuk memberikan pencerdasan seputar himpunan
mahasiswa Program Studi Ilmu Ekonomi kepada seluruh mahasiswa
baru. Kegiatan ini merupakan perwujudan nilai dasar organisasi dan
pengenalan lembaga kemahasiswaan.
Puncak Hari 1 membawakan tema “Pola Pikir Kritis dan
Prestatif” yang difokuskan untuk memberikan pemahaman kepada
mahasiswa baru mengenai bagaimana bentuk pola pikir mahasiswa
yang harus mampu kritis dan analitis. Selain itu, dalam Puncak Hari 1
134
juga mengadakan ajang lomba cerdas cermat antar kelompok
Leadership Training Of Economics Development 2021. Kegiatan ini
bertujuan untuk mengingatkan kembali peserta Leadership Training Of
Economics Development 2021 mengenai materi-materi yang telah
diberikan selama Prephase berlangsung. Kegiatan ini merupakan
perwujudan dari nilai pola pikir prestatif dan team work atau kerja sama.
Puncak Hari 2 berfokus pada ajang awarding atau penghargaan.
Mulai dari penghargaan untuk peserta terbaik, kelompok terbaik, kakak
pembimbing terbaik, kelompok pemenang Business Plan Competition,
kelompok dengan kajian terbaik, dan pemenang LCC. Pada Puncak Hari
2 juga dilaksanakan kegiatan pencalonan Ketua Angkatan 2021. Selain
itu, pada Puncak Hari 2 juga dilaksanakan penutupan kegiatan
Leadership Training Of Economics Development 2021.
Tema besar yang diusung adalah “Make A Good Teamwork, Get
A Big Dreamwork”, dengan tagline “Trust Each Other, Empower One
Another!”.
Secara garis besar, nilai yang dibawakan dalam Leadership
Training Of Economics Development tahun ini adalah team work
sebagai nilai utama, integrity, morality, entrepreneurship, knowledge,
caring, dan leadership. Ketujuh nilai ini diwujudkan ke dalam dua
bentuk kegiatan yaitu pemberian materi dan inovasi kegiatan seperti
lomba cerdas cermat, Business Plan Competition, dan bonding
angkatan.
C. Tanggal Pelaksanaan
135
1. Prephase 1
Hari, Tanggal : Sabtu, 11 September 2021
Waktu : 09.00 – 12.00 WIB
Tempat : Zoom Meetings
2. Prephase 2
Hari, Tanggal : Sabtu, 18 September 2021
Waktu : 09.00 - 12.00 WIB
Tempat : Zoom Meetings
3. Prephase 3
Hari, Tanggal : Minggu, 26 September 2021
Waktu : 09.00 – 12.00 WIB
Tempat : Zoom Meetings
4. Prephase 4
Hari, Tanggal : Sabtu, 2 Oktober 2021
Waktu : 09.00 – 12.00 WIB
Tempat : Zoom Meetings
5. Prephase 5
Hari, Tanggal : Sabtu, 9 Oktober 2021
Waktu : 09.00 – 12.00 WIB
136
Tempat : Zoom Meetings
6. Puncak Hari 1
Hari/Tanggal : Sabtu, 30 Oktober 2021
Waktu : 09.00 – 13.00 WIB
Tempat : Zoom Meetings
7. Puncak Hari 2
Hari, Tanggal : Minggu, 31 Oktober 2021
Waktu : 09.00 – 13.30.00 WIB
Tempat : Zoom Meetings
D. Target Kuantitatif dan Kualitatif
1. Kuantitatif
Mahasiswa baru Program Studi Ilmu Ekonomi 2021
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro dengan
sasaran peserta yaitu 237 orang.
2. Kualitatif
a. Peserta dapat menerapkan budaya kerja sama yang baik
dengan teman seangkatannya dan juga kakak tingkatnya
di lingkungan perkuliahan.
137
b. Peserta dapat bertanggungjawab dan berpegang teguh
terhadap nilai yang diberikan lewat kegiatan Leadership
Training Of Economics Development 2021.
c. Peserta dapat menjunjung tinggi nilai moral seperti
sopan dan santun terhadap teman seangkatan, kakak
tingkat, dan dosen.
d. Peserta dapat memahami dasar-dasar kewirausahaan dan
sifat yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan.
Diharapkan juga peserta mampu untuk merancang
sebuah business plan
e. Peserta memiliki wawasan yang luas seputar jurusan,
fakultas, dan universitas. Diharapkan juga peserta dapat
memahami materi yang diberikan selama kegiatan
berlangsung.
f. Peserta memiliki rasa kepedulian yang tinggi terhadap
sesama teman seangkatan, kakak tingkat, dan
masyarakat kampus. Peserta juga diharapkan dapat lebih
peka terhadap isu kampus dan isu nasional yang sedang
terjadi.
g. Peserta memiliki jiwa kepemimpinan yang baik.
E. Target Aktual yang Tercapai
1. Kuantitatif
138
Total peserta yang mengikuti kegiatan Leadership
Training Of Economics Development 2021 berjumlah kurang
lebih 236 peserta yang terdiri dari mahasiswa baru Ilmu
Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNDIP. Berdasarkan
keterangan dari kakak pembimbing ada sekitar 1 orang anak
yang mengundurkan diri dari UNDIP karena ingin pindah ke
Universitas lain.
2. Kualitatif
a. Peserta mampu menerapkan budaya kerja sama yang
baik dengan teman seangkatan dan kelompok nya dari
minggu ke minggu selama Leadership Training Of
Economics Development berlangsung.
b. Peserta mampu bertanggung jawab dalam
menyelesaikan penugasan yang diberikan oleh panitia
selama kegiatan berlangsung.
c. Peserta mampu untuk berkomunikasi dengan etika yang
baik terhadap teman seangkatan, kakak tingkat, dan
dosen.
d. Peserta mampu menyusun sebuah business plan dengan
baik.
e. Peserta memiliki pengetahuan seputar jurusan, fakultas,
dan universitas. Kemudian, peserta juga mampu untuk
menerima dan mengingat pemberian materi selama
Prephase dengan baik. Hal ini bisa dilihat dari perolehan
nilai peserta yang tinggi saat pelaksanaan LCC.
139
f. Peserta menjadi lebih peduli terhadap teman seangkatan
dan kakak tingkatnya. Selain itu, peserta juga lebih peka
terhadap isu kampus dan isu nasional yang sedang terjadi
saat ini. Hal ini dilihat dari inisiatif peserta untuk saling
menyemangati rekan seangkatan dan kakak tingkatnya
pada saat UTS berlangsung.
g. Peserta memiliki jiwa kepemimpinan yang baik dan
mampu untuk menjadi seorang pemimpin, hal ini dapat
dilihat dari inisiatif peserta untuk mencalonkan diri
menjadi ketua angkatan.
F. Kendala yang Dihadapi
1. Beberapa peserta masih kurang responsif dan aktif terhadap
informasi dan kegiatan sehingga membutuhkan dorongan yang
lebih dari setiap panitia pelaksana.
2. Adanya kesalahan teknis dikarenakan kendala jaringan yang
mengakibatkan audio atau video yang diputar menjadi
bermasalah (video yang ditampilkan lag, audio kurang
terdengar).
3. Terkadang waktu pelaksanaan acara sedikit mundur
dikarenakan waktu briefing panitia yang terlambat.
4. Perubahan jadwal kegiatan yang mengganggu waktu
pelaksanaan ibadah beberapa peserta sehingga ada beberapa
orang yang keberatan untuk mengikuti kegiatan. Hal ini
140
dikarenakan ada kegiatan lain yang mengharuskan peserta untuk
ikut pada hari yang bersamaan.
G. Saran
Saran untuk kegiatan selanjutnya, panitia dapat melaksanakan
kegiatan Leadership Training Of Economics Development ini dengan
lebih baik dari tahun 2021. Diharapkan persiapan bisa lebih matang dari
mulai konsep, timeline acara, pembicara dan teknis kegiatan.
Diharapkan juga menjalin komunikasi yang baik dengan pihak yang
berkaitan dengan acara untuk meminimalisir terjadinya kesalahan
komunikasi atau ada informasi yang tidak tersampaikan agar kegiatan
Leadership Training Of Economics Development ini dapat berjalan
dengan baik, lancar, dan memberikan manfaat kepada semua orang.
Semoga kegiatan Leadership Training Of Economics Development
tahun berikutnya lebih sukses dari tahun ini.
II. Survei dan Analisis Kegiatan Leadership Training Of Economics
Development 2021
Survei terhadap kegiatan Leadership Training Of Economics
Development 2021 dibuat melalui platform Google Form yang
kemudian disebarkan oleh panitia Leadership Training Of Economics
Development 2021. Dari survei didapatkan 155 responden yang mengisi
survei dari total keseluruhan 237 peserta LEVEL 2021. Dalam survei
ada beberapa pertanyaan yang menggunakan skala 1-5 di mana setiap
nilai skala memiliki arti yaitu, Skala 1 : Tidak Baik, Skala 2 : Kurang
141
Baik, Skala 3 : Cukup Baik, Skala 4 : Baik, dan Skala 5 : Sangat Baik.
Dari hasil survei tersebut, dapat disimpulkan bahwa :
A. Survei Kegiatan Leadership Training Of Economics Development
2021
1. Ketepatan Waktu Kegiatan Leadership Training Of Economics
Development 2021
Kegiatan Leadership Training Of Economic
Development 2021 berjalan dengan ketepatan waktu yang baik.
Untuk Prephase 1, memiliki rata-rata nilai skala 4,35. Prephase
2, memiliki rata-rata nilai skala 4,45. Prephase 3, memiliki rata-
rata nilai skala 4,41. Prephase 4, memiliki rata-rata nilai skala
4,51. Prephase 5, memiliki rata-rata nilai skala 4,45. Puncak
Hari 1, memiliki rata-rata nilai skala 4,41. Puncak Hari 2,
memiliki rata-rata nilai skala 4,48. Total rata-rata nilai skala
keseluruhan sesi adalah 4,43 dari total keseluruhan 155
responden.
Adapun hal-hal yang menjadi kendala dalam hal
ketepatan waktu pelaksanaan acara yaitu pelaksanaan briefing
panitia yang mundur dari jadwal sehingga menjadikan waktu
untuk accept peserta menjadi mundur.
142
Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara lain :
a. Panitia dapat memulai briefing lebih awal agar waktu
pelaksanaan acara tidak mundur lagi.
b. Informasi waktu pelaksanaan briefing harus diinfokan
dengan jelas kepada panitia yang lain agar tidak ada
panitia yang terlambat.
c. Koordinasi mengenai susunan acara dapat
dimaksimalkan dengan seluruh panitia dan yang
bertugas saat kegiatan berlangsung.
2. Susunan Kegiatan Leadership Training Of Economics
Development 2021
Kegiatan Leadership Training Of Economic
Development 2021 sudah menarik dan terstruktur dengan baik.
Hal ini dapat dilihat bahwa untuk Prephase 1, memiliki rata-rata
nilai skala 4,64. Prephase 2, memiliki rata-rata nilai skala 4,61.
Prephase 3, memiliki rata-rata nilai skala 4,54. Prephase 4,
memiliki rata-rata nilai skala 4,55. Prephase 5, memiliki rata-
rata nilai skala 4,67. Puncak Hari 1, memiliki rata-rata nilai skala
4,74. Puncak Hari 2, memiliki rata-rata nilai skala 4,74. Total
143
rata-rata nilai skala keseluruhan sesi adalah 4,64 dari total
keseluruhan 155 responden. Hal ini menunjukkan bahwa
kegiatan Leadership Training Of Economic Development 2021
dapat menghasilkan kegiatan yang menarik dan terstruktur.
Masalah yang dihadapi terkait hal ini yaitu susunan
kegiatan yang sangat padat dan kurangnya sesi games dalam
pelaksanaannya. Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara
lain :
a. Susunan kegiatan dapat diinovasikan seperti menambah
games atau ice breaking maupun menyusun kegiatan
yang lebih efektif dan efisien.
3. Koordinasi Panitia Leadership Training Of Economics
Development 2021 dengan Peserta
Koordinasi kegiatan Leadership Training Of Economic
Development 2021 berjalan dengan lancar, di mana para peserta
dipandu oleh panitia melalui grup besar peserta yang berisi
144