The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by emitapelawi10, 2022-03-18 02:54:18

Buku Jejak Kaderisasi FEB Undip 2021

Buku Jejak Kaderisasi FEB Undip 2021

perwakilan panitia yang kemudian dibagi menjadi beberapa
kelompok yang memiliki grup dan didampingi oleh dua orang
kakak pembimbing untuk membantu koordinasi lebih lanjut
mengenai kegiatan acara, informasi maupun penugasan dari
panitia kepada peserta Leadership Training Of Economic
Development 2021. Hal ini dapat dilihat bahwa rata-rata nilai
skala adalah 4,67 dari total 155 responden.

Masalah yang dihadapi dalam koordinasi panitia dengan
peserta yaitu masih adanya beberapa peserta yang pasif dalam
menerima informasi dari panitia melalui perantara kakak
pembimbing. Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara
lain :

a. Panitia melalui kakak pembimbing tiap kelompok di
acara Leadership Training Of Economic Development
2021 dapat ditingkatkan komunikasinya dengan para
peserta agar peserta senantiasa terhubung dengan panitia
dan informasi dapat tersalurkan dengan baik.

b. Kakak pembimbing harus senantiasa memantau grup
koordinasi dengan panitia agar apabila ada informasi
bisa langsung disampaikan kepada peserta.

4. Publikasi dan Informasi Leadership Training Of Economics
Development 2021

Publikasi dan informasi dari kegiatan Leadership
Training Of Economic Development 2021 tersampaikan dengan

145

baik kepada peserta begitu juga untuk desain kegiatan tahun ini
baik dan kreatif. Publikasi kegiatan Leadership Training Of
Economic Development 2021 hadir di media sosial @level.ie ,
hal ini dapat dilihat bahwa rata-rata nilai skala adalah 4,61 dari
total 155 responden.

Masalah yang dihadapi mengenai publikasi dan
informasi kegiatan Leadership Training Of Economic
Development 2021 yaitu masih pasifnya peserta dalam
mengakses media sosial Leadership Training Of Economics
Development 2021. Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan
antara lain :

a. Agar publikasi Leadership Training Of Economic
Development lebih maksimal, panitia dapat
menginfokan kepada para peserta bahwa peserta dapat
mengakses informasi maupun publikasi kegiatan
Leadership Training Of Economic Development melalui
platform media sosial @level.ie yang ada (dapat juga

146

diinformasikan melalui kakak pembimbing kepada para
peserta).

5. Kesesuaian Bidang Pemateri

Pemateri yang dihadirkan pada acara Leadership
Training Of Economic Development 2021 sesuai dengan bidang
keahliannya. Kelima pembicara memiliki banyak hal yang dapat
dibagikan dan memiliki pengalaman dalam menjadi pemateri.

Pembicara Prephase 1 yaitu Karima Nurul F yang sudah
berpengalaman. Hal ini terbukti lewat jabatan nya sebagai Ketua
Bidang Humas BEM FEB UNDIP. Pembicara juga pernah
menjadi Ketua Bidang Humas HMD IESP FEB UNDIP 2020.
Untuk skill public speaking dan pemahamannya mengenai
potensi diri tentu tak perlu diragukan lagi. Pembicara Prephase
1 membawakan tema “Analisis Potensi Diri dan Personal
Building”. Pembicara membawakan pemaparan materi Prephase
1 dengan baik dalam sebuah ppt yang dapat dipahami oleh

147

semua peserta. Hal ini dapat dilihat bahwa untuk Prephase 1,
memiliki rata-rata nilai skala 4,74 dari total perolehan 155 suara.

Selanjutnya, pada Prephase 2 dibawakan oleh pembicara
Fika Dea Putri yang pada Leadership Training Of Economics
Development tahun 2020 juga pernah menjadi pembicara.
Kemampuan manajemen waktunya sudah tidak perlu diragukan
lagi melihat prestasi yang mampu diraihnya meskipun memiliki
banyak kesibukan sebagai mahasiswa semester 7. Pembicara
membawakan tema “Manajemen Perencanaan dan Prioritas
Waktu” dengan baik dalam sebuah ppt yang membantu dalam
menyampaikan materi terkait. Hal ini dapat dilihat bahwa untuk
Prephase 2, memiliki rata-rata nilai skala 4,67 dari 155 jawaban
responden.

Pada Prephase 3 dibawakan oleh pembicara Haekal
Azmi R yang merupakan Ketua Bidang Keilmuan DESC FEB
UNDIP yang tentu sudah sangat berpengalaman dalam kajian
ilmiah. Pembicara juga pernah menyelesaikan studinya di luar
negeri dan memenangkan beberapa kali lomba kajian ilmiah.
Pembicara membawakan tema “Pencerdasan Kajian” dengan
baik melalui sebuah ppt yang berisikan materi. Hal ini dapat
dilihat bahwa untuk Prephase 3, memiliki rata-rata nilai skala
4,70 dari 155 jawaban responden.

Pada Prephase 4 tidak ada kegiatan pemberian materi,
tetapi pada Prephase 4 peserta melaksanakan ajang Business
Plan Competition untuk menyusun sebuah rancangan bisnis
yang dilombakan dengan kelompok lain. Pada kegiatan ini,
panitia mendatangkan pihak penilai (juri) diluar kepanitiaan

148

agar penilaian dapat berjalan dengan transparan dan lebih
profesional.

Kegiatan Prephase 5 dibawakan oleh pembicara
Immanuel Hugo Setiawan yang merupakan Ketua Himpunan
DESC FEB UNDIP. Untuk pemaparan materi tentu tidak perlu
diragukan lagi karena beliau adalah orang yang paling
memahami sejarah serta seluk beluk DESC FEB UNDIP.
Pembicara membawakan tema “Pencerdasan Himpunan”
dengan baik melalui sebuah ppt yang berisikan materi. Hal ini
dapat dilihat bahwa untuk Prephase 5, memiliki rata-rata nilai
skala 4,77 dari 155 jawaban responden.

Kegiatan Puncak Hari 1 dibawakan oleh pembicara
Bahrul Maarif, beliau pernah menjadi Staff Bidang Akademik
dan Keilmuan BEM FEB UNDIP. Selain itu, pembicara juga
memiliki jejak karier yang bagus selama menjadi mahasiswa
Ilmu Ekonomi FEB UNDIP. Pembicara juga merupakan
mahasiswa berprestasi FEB UNDIP yang tentu sudah sangat
kompeten untuk mengisi materi mengenai pola pikir prestatif
dan kritis. Pembicara membawakan tema “Pola Pikir Kritis dan
Prestatif” dengan baik melalui sebuah ppt yang berisikan materi.
Hal ini dapat dilihat bahwa untuk Puncak Hari 1, memiliki rata-
rata nilai skala 4,70 dari 155 jawaban responden.

Kegiatan Puncak Hari 2 difokuskan pada ajang award
atau penghargaan. Kegiatan awarding meliputi pengumuman
peserta terbaik, kelompok terbaik, kakak pembimbing terbaik,
kelompok dengan kajian terbaik, kelompok pemenang business
plan competition, dan LCC. Setelah ajang awarding selesai,

149

kegiatan dilanjutkan dengan penampilan video pentas seni tiap
kelompok. Kemudian kegiatan ditutup dengan pengajuan calon
ketua angkatan 2021.

Untuk penilaian total mengenai kesesuaian bidang
pemateri adalah pada skala 4,71 dari perolehan 155 suara.

Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara lain :
a. Panitia dapat memaksimalkan rangkaian acara agar

suasana acara menjadi lebih aktif dan para peserta makin
bersemangat untuk mendengarkan para pembicara.
b. Panitia dapat mencari pembicara yang lebih
berkompeten lagi agar peserta semakin semangat
mendengarkan penyampaian materi.

B. Survei Peserta Leadership Training Of Economics Development
2021
1. Penyampaian Materi
Peserta dengan baik dapat menerima materi yang
disampaikan. Sesuai dengan kesan yang diberikan oleh peserta,
melalui Leadership Training Of Economic Development 2021
mereka memperoleh ilmu yang bermanfaat, menambah
wawasan, juga dapat lebih mengenal diri mereka dan passion
mereka sesuai materi yang disampaikan dan memberikan
banyak hal-hal baru yang belum mereka ketahui. Hal ini dapat

150

dilihat bahwa rata-rata nilai skala adalah 4,70 dari total 155
responden.

Masalah yang dihadapi mengenai penyampaian materi
yang diterima peserta yaitu masih adanya beberapa peserta yang
kurang fokus dan kurang aktif dalam mendengar maupun
berpartisipasi dalam penyampaian materi oleh pembicara.
Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara lain :

a. Peserta dapat diminta untuk selalu mendengarkan materi
dengan baik dengan selalu mengaktifkan kamera (jika
kegiatan Leadership Training Of Economic
Development dilaksanakan secara daring) ataupun
diminta agar senantiasa fokus agar peserta dapat
menerima materi yang disampaikan dengan baik.

151

2. Tema Materi

Tema materi yang diberikan sangat memenuhi
kebutuhan peserta. Berdasarkan survei, rata-rata skala yang
didapatkan untuk kesesuaian tema adalah sebesar 4,77 dari total
155 jawaban responden.

Hal ini menunjukkan bahwa materi yang diberikan
dalam acara Leadership Training Of Economic Development
2021 sudah memenuhi kebutuhan peserta. Materi yang
diberikan selama kegiatan berlangsung adalah seperti “Analisis
Potensi Diri”, “Manajemen Waktu”, “Pencerdasan Kajian”,
“Pencerdasan Himpunan”, dan “Pola Pikir Prestatif”, yang
tentunya sangat dibutuhkan dan berguna bagi peserta untuk
menjalankan kehidupan perkuliahan ke depannya.

Masalah atau kendala yang dihadapi dalam hal ini adalah
bagi beberapa peserta tema yang diangkat masih kurang
menarik. Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan :

152

a. Perlu adanya kegiatan survei oleh panitia sebelum acara
dimulai mengenai ketertarikan tema materi oleh peserta.

b. Perlu adanya pembaharuan tema di setiap tahunnya, agar
materi yang diberikan tidak bersifat monoton.

3. Keaktifan Peserta

Peserta Leadership Training Of Economic Development
2021 terpantau aktif selama acara berlangsung. Ketika acara
memasuki sesi tanya jawab, peserta aktif menjawab dan juga
mengajukan pertanyaan kepada pemateri dengan baik. Bahkan
tahun ini ada peningkatan yang sangat signifikan dari jumlah
penanya yang lebih banyak daripada tahun sebelumnya
sehingga acara berlangsung sesuai dengan yang diharapkan
yaitu peserta aktif dan semangat. Hal ini dapat dilihat bahwa
rata-rata nilai skala adalah 4,7 dari total 155 responden.

Masalah yang dihadapi dalam keaktifan peserta yaitu
beberapa peserta masih kurang aktif dan harus ditunjuk oleh

153

kakak pembimbing yang menunjukkan bahwa peserta malu
maupun ragu untuk aktif. Beberapa hal yang perlu
dimaksimalkan antara lain :

a. Peserta dapat diberikan dorongan atau ajakan untuk turut
aktif dan berpartisipasi dalam kegiatan Leadership
Training Of Economic Development oleh kakak
pembimbing, panitia, dan juga MC selama acara
berlangsung.

b. Memberikan apresiasi kepada peserta yang
memberanikan diri untuk bertanya ataupun menjawab
pertanyaan.

4. Diskusi Kelompok
Diskusi kelompok berjalan secara kondusif dan

membuahkan hasil di mana melalui diskusi kelompok, para
peserta dapat menyelesaikan dan memecahkan setiap penugasan
yang diberikan oleh panitia. Peserta juga dapat menghasilkan
keputusan lewat diskusi kelompok yang berjalan dengan baik.

154

Hal ini dapat dilihat bahwa rata-rata nilai skala adalah 4,7 dari
total 155 responden.

Masalah yang dihadapi dalam diskusi kelompok yaitu
para peserta masih membutuhkan arahan dan bantuan dari
panitia kakak pembimbing. Kemudian, ada beberapa peserta
yang apatis sehingga membuat teman satu kelompoknya merasa
tidak nyaman. Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara
lain :

a. Seluruh peserta di dalam kelompok dapat diminta untuk
lebih aktif berpartisipasi dalam diskusi ataupun
penugasan kelompok yang ada agar dapat menciptakan
suasana kelompok yang aktif, kondusif juga dapat
menuangkan solusi mengenai materi ataupun penugasan
yang dibahas bersama kelompok masing-masing.

b. Peserta yang apatis harus diberikan pelayanan yang lebih
dalam untuk mendorongnya agar mau berpartisipasi
dalam kegiatan kelompok.

155

5. Penugasan

Penugasan yang diberikan sesuai dengan materi dan
membawakan feedback yang baik untuk peserta. Penugasan
mengenai kajian, business plan competition, buku kuning, dll
sangat berguna bagi peserta. Hal ini dapat dilihat bahwa rata-
rata nilai skala adalah 4,32 dari total 155 responden.

Masalah yang dihadapi dalam penugasan yaitu adanya
peserta yang merasa terbebani akan penugasan karena kegiatan
bersamaan pada masa UTS. Beberapa hal yang perlu
dimaksimalkan antara lain :

a. Panitia (dapat melalui kakak pembimbing) dapat selalu
melakukan follow up mengenai penugasan yang
diberikan. Di mana jika peserta mengalami kendala
dalam mengerjakan penugasan, panitia dapat
membimbing dan membantu para peserta dalam
menyelesaikan penugasan yang ada.

156

b. Penugasan yang diberikan juga dapat lebih menarik lagi
dan diberikan waktu yang cukup agar peserta dapat
mengerjakan penugasan yang ada dengan semangat dan
tepat waktu.

c. Apabila kegiatan kembali bersamaan dengan
pelaksanaan UTS, penugasan bisa sedikit dikurangi
untuk mengurangi beban peserta.

6. Harapan Peserta Sebelum Mengikuti Kegiatan Leadership
Training Of Economics Development 2021
a. Menjadi pribadi yang lebih baik.
(Didapat 50 pendapat serupa dari 155 suara)
b. Menambah relasi dengan teman baru.
(Didapat 45 pendapat serupa dari 155 suara)
c. Mencari pengalaman baru.
(Didapat 30 pendapat serupa dari 155 suara)
d. Berkontribusi untuk jurusan.
(Didapat 30 pendapat serupa dari 155 suara)

7. Perubahan yang Peserta Lakukan Setelah Mengikuti Kegiatan
Leadership Training Of Economics Development 2021

157

a. Menjadi pribadi yang kritis dan lebih aktif.
(Didapat 45 pendapat serupa dari 155 suara)

b. Mendapat teman baru.
(Didapat 45 pendapat serupa dari 155 suara)

c. Mendapatkan pengalaman baru.
(Didapat 40 pendapat serupa dari 155 suara)

d. Lebih bertanggung jawab.
(Didapat 20 pendapat serupa dari 155 suara)

e. Lain-lain.
(Didapat 5 pendapat serupa dari 155 suara)

Berdasarkan survei mengenai harapan peserta sebelum mengikuti
Leadership Training Of Economic Development 2021 dan perubahan yang
didapat oleh peserta setelah mengikuti kegiatan, dapat diketahui bahwa
kegiatan Leadership Training Of Economic Development 2021 sudah cukup
baik dalam mengakomodir dan memfasilitasi apa yang menjadi harapan
bagi para peserta. Hal ini dapat dilihat dari terpenuhinya harapan menjadi
lebih aktif (sebanyak 45 responden), mendapatkan relasi baru (45
responden), mendapatkan pengalaman baru (40 responden), dll.

C. Post Test

158

Post Test yang kami buat bertujuan untuk mengetahui
bagaimana mereka menangkap materi yang telah disampaikan.
PREPHASE 1

1. Apakah tema yang dibawakan oleh pembicara Karima Nurul F?
“Analisis Potensi Diri dan Personal Building”
(Berdasarkan hasil survei, ada 149 responden menjawab benar)

2. Apakah yang dimaksud dengan personal building?
Personal branding adalah proses dalam membentuk citra diri
kita untuk ditunjukkan kepada publik dan dapat membantu kita
untuk mengenal kekuatan diri secara positif dan potensi yang
kita miliki.
(Berdasarkan hasil survei, ada 126 responden menjawab benar)

3. Sebutkan 3 tips untuk meningkatkan kualitas diri!
Melatih kepercayaan diri, menambah koneksi dan
memperbanyak skill.
(Berdasarkan hasil survei, ada 87 responden menjawab benar)

4. Bagaimana cara mengetahui potensi diri menurut anda?
Analisis SWOT diri sendiri, belajar mencoba hal-hal baru,
berani menghadapi kegagalan, jangan takut untuk mencoba, dan
perluas wawasan dengan banyak membaca, mengikuti berbagai
kegiatan.

159

(Berdasarkan hasil survei, ada 92 responden menjawab benar)

PREPHASE 2
1. Apakah tema yang dibawakan oleh pembicara Fika Deaputri?
“Manajemen Perencanaan dan Prioritas Waktu”
(Berdasarkan hasil survei, ada 149 responden menjawab benar)
2. Metode apa yang dapat membantu kita dalam mengatur waktu
melalui pengelompokkan antara hal mendesak dan penting?
Priority Matrix.
(Berdasarkan hasil survei, ada 145 responden menjawab benar)
3. Sebutkan 4 komponen yang ada dalam matriks prioritas!
Penting mendesak, penting tidak mendesak, mendesak tidak
penting, tidak mendesak tidak penting.
(Berdasarkan hasil survei, ada 120 responden menjawab benar)
4. Sebutkan salah satu aplikasi yang dapat mempermudah
penyusunan manajemen waktu!
Google Calendar.
(Berdasarkan hasil survei, ada 145 responden menjawab benar)

PREPHASE 3

160

1. Apakah tema yang dibawakan oleh pembicara Haekal Azmi R?
“Pencerdasan Kajian”
(Berdasarkan hasil survei, ada 146 responden menjawab benar)

2. Pada bagian apa keseluruhan penulisan isi kajian diperlihatkan?
Abstrak.
(Berdasarkan hasil survei, ada 131 responden menjawab benar)

3. Sebutkan 3 macam bentuk tulisan akademik!
Tesis, skripsi, makalah.
(Berdasarkan hasil survei, ada 79 responden menjawab benar)

4. Penulisan akademik apa yang diperlukan untuk menyelesaikan
studi S-2?
Tesis
(Berdasarkan hasil survei, ada 147 responden menjawab benar)

PREPHASE 4

161

1. Apakah tema yang dibawakan oleh pembicara Immanuel Hugo
S?
“Pencerdasan Himpunan”
(Berdasarkan hasil survei, ada 125 responden menjawab benar)

2. Ada berapa jumlah bidang yang ada di DESC FEB UNDIP?
5 bidang.
(Berdasarkan hasil survei, ada 107 responden menjawab benar)

3. Sebutkan 3 biro yang ada di DESC FEB UNDIP!
Administrasi, Keuangan, Media dan Informasi
(Berdasarkan hasil survei, ada 119 responden menjawab benar)

4. Sebutkan 4 values di DESC FEB UNDIP!
Suportif, Profesional, Mengabdi, Berkelanjutan.
(Berdasarkan hasil survei, ada 111 responden menjawab benar)

PUNCAK HARI 1
1. Apakah tema yang dibawakan oleh pembicara Bahrul Maarif?
“Pola Pikir Kritis dan Prestatif”
(Berdasarkan hasil survei, ada 127 responden menjawab benar)
2. Apa yang dimaksud dengan pola pikir prestatif?

162

Pola pikir prestatif adalah pola pemikiran yang mengarah pada
pencapaian prestasi.
(Berdasarkan hasil survei, ada 103 responden menjawab benar)
3. Sebutkan 3 tantangan dalam menyusun pola hidup prestatif!
Malas, minder, tidak konsisten.
(Berdasarkan hasil survei, ada 112 responden menjawab benar)
4. Apa saja 4 poin dari berpikir kritis / kritis ?

a. Pemikiran yang berdasarkan fakta dan data
b. Rasional
c. Sistematis
d. Fokus
(Berdasarkan hasil survei, ada 101 responden menjawab benar)

Melalui post test yang ada, dari 25 pertanyaan yang dijawab oleh
155 responden dapat disimpulkan bahwa para peserta dapat menerima
materi dengan baik karena dari 155 responden sudah 70% hingga 99%
menjawab pertanyaan dengan baik dan benar meskipun ada beberapa yang
menjawab hampir benar dan masih ada beberapa yang tidak ingat terkait
dengan materi yang disampaikan ataupun izin saat acara Leadership
Training Of Economic Development.

163

D. Kritik dan Saran dari Peserta Leadership Training Of Economics
Development 2021
1. Kritik untuk Kegiatan Leadership Training Of Economics
Development 2021
a. Penugasan yang diberikan oleh panitia terlalu banyak.
(Didapat 50 pendapat serupa dari 155 responden)
b. Secara garis besar acara sudah berjalan dengan sangat
baik dan lancar.
(Didapat 50 pendapat serupa dari 155 responden)
c. Waktu pelaksanaan acara seringkali terlambat dari
jadwal.
(Didapat 45 pendapat serupa dari 155 responden)
d. Untuk waktu pelaksanaan terlalu lama.
(Didapat 10 pendapat serupa dari 155 responden)

2. Saran untuk Kegiatan Leadership Training Of Economics
Development 2021
a. Untuk waktu pelaksanaan tolong lebih on time dan
diusahakan tidak pada hari minggu.
(Didapat 60 pendapat serupa dari 155 responden)

164

b. Apabila bertepatan dengan pelaksanaan waktu ujian,
tugas sebaiknya dikurangi.
(Didapat 30 pendapat serupa dari 155 responden)

c. Untuk rangkaian acara dibuat lebih menarik lagi.
(Didapat 30 pendapat serupa dari 155 responden)

d. Untuk sesi games dan pemberian hadiah lebih
diperbanyak lagi agar peserta tidak bosan.
(Didapat 15 pendapat serupa dari 155 responden)

e. Untuk informasi kepada peserta tolong jangan diberikan
lewat chat Zoom.
(Didapat 10 pendapat serupa dari 155 responden)

f. Untuk pembicara mungkin bisa diundang dari luar FEB
agar acara lebih terkesan meriah.
(Didapat 10 pendapat serupa dari 155 responden)

Secara keseluruhan, kegiatan Leadership Training Of Economic
Development 2021 sudah terlaksana dengan baik juga telah melakukan
peningkatan dari tahun sebelumnya di mana peserta menyampaikan
antusias mereka terhadap kegiatan Leadership Training Of Economic
Development 2021. Kegiatan Leadership Training Of Economic
Development 2021 juga telah menghadirkan acara yang baik, koordinasi
yang baik dengan peserta, publikasi dan pemilihan materi yang tepat
untuk masa sekarang sesuai dengan yang diharapkan oleh peserta.

165

3. Kaderisasi Riset (GORe)
I. Pelaksanaan Grand Opening Research 2021
A. Nama Kegiatan

Sebuah kegiatan kaderisasi riset yang diselenggarakan oleh
Bidang Riset dan Keilmuan BEM FEB UNDIP untuk seluruh
mahasiswa baru Angkatan 2021. Acara tersebut adalah Grand Opening
Research (GOREH) 2021.

B. Nilai dan Konsep

Program ini terdiri dari beberapa rangkaian empat pilar riset,
yaitu KTI, Mawapres, PKM dan Debat. Kegiatan ini dilaksanakan dua
hari yang dibagi per harinya ada dua jurusan terdiri dari empat program
studi dimana hari pertama jurusan Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam,
sedangkan untuk hari kedua Program Studi Manajemen dan Akuntansi,
yang diikuti oleh seluruh mahasiswa baru FEB UNDIP 2021.

Adanya kegiatan ini ditujukan bagi seluruh mahasiswa FEB
dengan harapan dapat mencetak kader-kader riset yang akan
melanjutkan kiprah generasi sebelumnya yang lebih baik dari berbagai
segi. Kegiatan ini terdiri empat pembicara yaitu dosen, mawapres,
KDMI dan NUDC serta pemenang PIMNAS. Setelah kegiatan selesai,
mahasiswa baru diharapkan mengumpulkan resume terkait pilihan pilar
riset sendiri guna mengecek seberapa besar partisipasi dalam mengikuti
kegiatan ini.

Tema yang diusung adalah “Personal Branding Through
Research in New Normal” di mana tema ini maksudnya untuk personal

166

branding through research adalah pengembangan pribadi dalam riset.
Harapannya setelah acara ini, mahasiswa baru mendapat output untuk
terjun ke dunia riset serta membangun personal brandingnya sendiri.

C. Tanggal Pelaksanaan

1. Hari Pertama

Hari, Tanggal : Sabtu, 28 Agustus 2021

Waktu : 07.45 - 11.25 WIB

Tempat : Zoom Meetings dan YouTube

2. Hari Kedua

Hari, Tanggal : Minggu, 29 Agustus 2021

Waktu : 07.45 - 11.25 WIB

Tempat : Zoom Meetings dan YouTube

D. Target Kuantitatif dan Kualitatif

1. Kuantitatif

Mahasiswa baru angkatan 2021 Fakultas Ekonomika dan
Bisnis Universitas Diponegoro. Dengan sasaran peserta yaitu
1.017 mahasiswa baru 2021.

2. Kualitatif

167

a. Dapat menjadi ajang untuk memberikan informasi
terkait 4 pilar riset serta menjadi follow up dari sekolah
lomba.

b. Dapat meningkatkan awareness setiap pilar riset.
c. Dapat meningkatkan kehadiran mahasiswa baru di

tempat pilar tersebut.
d. Dapat meningkatnya jumlah pengumpulan PKM.

E. Target Aktual yang Tercapai
1. Kuantitatif
Total peserta yang mengikuti kegiatan Grand Opening
Research 2021 berjumlah 1.017 peserta yang terdiri dari
mahasiswa baru serta beberapa dari panitia pelaksana FEB
UNDIP 2021.
2. Kualitatif
a. Peserta dapat memahami urgensi penyampaian materi
dengan memahamkannya kembali melalui sesi tanya
jawab dan mengerjakan penugasan resume setiap materi
yang telah disampaikan.
b. Melalui Grand Opening Research 2021 dan dilanjutkan
dengan pembentukan kelompok PKM untuk bisa maju
ke PIMNAS di tahun 2022.

168

c. Konsep acara di Grand Opening Research ini melalui
penyampaian materi dapat dijalankan dengan baik.

F. Kendala yang Dihadapi
1. Kendala waktu yang terlambat sehingga tidak sesuai dengan
susunan kegiatan.
2. Pembicara pertama telat hadir tanpa adanya konfirmasi ke
panitia, sehingga di backup oleh dosen lain.
3. Peserta sedikit yang tidak menyalakan kamera.
4. Pembicara ketiga terjadi kendala mati listrik, sehingga waktunya
terlambat.

G. Saran
Saran untuk kegiatan selanjutnya, panitia dapat melaksanakan

kegiatan Grand Opening Research 2022 lebih baik lagi dari tahun 2021.
Diharapkan dengan persiapan dengan matang dari mulai konsep,
timeline acara, pembicara dan teknis kegiatan. Diharapkan juga
menjalin komunikasi yang baik dengan pihak yang berkaitan dengan
acara untuk meminimalisir terjadinya kesalahan komunikasi atau ada
informasi yang tidak tersampaikan agar Grand Opening Research ini
tetap berjalan dengan baik dan lancar juga dapat memberikan manfaat
kepada semua orang.

169

II. Survei dan Analisis Grand Opening Research 2021
Survei terhadap kegiatan Grand Opening Research 2021 dibuat

melalui platform Google Form yang kemudian disebarkan oleh panitia
Grand Opening Research 2021, PJ setiap himpunan dan diposting pada
akun Instagram Akel serta BEM FEB UNDIP. Dari survei didapatkan
1.017 responden yang mengisi survei dari total keseluruhan 123 peserta
Grand Opening Research 2021. Dalam survei ada beberapa pertanyaan
yang menggunakan skala 1-5 dimana setiap nilai skala memiliki arti
yaitu, Skala 1 : Tidak Baik, Skala 2 : Kurang Baik, Skala 3 : Cukup
Baik, Skala 4 : Baik, dan Skala 5 : Sangat Baik. Dari hasil survei
tersebut, dapat disimpulkan bahwa :
A. Survei Kegiatan Grand Opening Research 2021

1. Ketepatan Waktu Kegiatan Grand Opening Research 2021

Kegiatan Grand Opening Research 2021 diawali dengan
ketepatan waktu tergolong baik. Hal ini dapat dilihat pada grafik
bahwa rata-rata nilai skala adalah 4,44 dari total 123 responden.

170

Adapun hal-hal yang menjadi kendala dalam hal
ketepatan waktu pelaksanaan acara yaitu adanya keterlambatan
pembicara untuk bergabung dalam persiapan sebelum acara dan
kendala pembicara pada sinyal sehingga menjadikan waktu
untuk accept peserta menjadi mundur dan acara mulai dengan
waktu yang bersamaan saat peserta bergabung ke dalam
platform acara.

Beberapa hal yang perlu dimaksimalkan antara lain :
a. Panitia dapat memastikan dan koordinasi kepada

pembicara agar bisa ontime serta dapat dimaksimalkan
dengan seluruh panitia dan yang bertugas saat kegiatan
berlangsung.

2. Susunan Kegiatan Grand Opening Research 2021

Kegiatan Grand Opening Research 2021 sudah menarik
dan struktur dengan baik. Hal ini dapat dilihat pada grafik bahwa
rata-rata nilai skala adalah 4,42 dari total 123 responden.

171

Hal ini dibandingkan dengan Grand Opening Research
2020, di tahun ini Grand Opening Research menarik dan
struktur dengan baik dalam materi yang disampaikan oleh
pemateri sehingga peserta mendapatkan informasi tentang
kegiatan yang dapat diikuti untuk mengembangkan potensi yang
ada.

Masalah yang dihadapi terkait hal ini yaitu susunan
kegiatan Grand Opening Research 2021 sangat padat dan
kurang akan sesi games. Beberapa hal yang perlu
dimaksimalkan antara lain :

a. Susunan kegiatan dapat diinovasikan seperti menambah
games atau ice breaking maupun menyusun kegiatan
yang lebih efektif dan efisien.

3. Koordinasi Panitia Grand Opening Research 2021 dengan
Peserta

Koordinasi kegiatan Grand Opening Research 2021
berjalan dengan lancar, dimana para peserta dipandu oleh panitia

172

yang disampaikan oleh MC terkait informasi-informasi yang
diberikan sudah tersampaikan melalui Meeting chat, informasi
maupun penugasan dari panitia kepada Grand Opening
Research 2021. Hal ini dapat dilihat bahwa rata-rata nilai skala
adalah 4,41 dari total 123 responden.

4. Publikasi dan Informasi Grand Opening Research 2021

Publikasi dan informasi kegiatan Grand Opening
Research 2021 tersampaikan dengan baik kepada peserta begitu
juga untuk desain kegiatan tahun ini baik dan kreatif dan mudah
tersampaikan isi kontennya.

Publikasi Grand Opening Research 2021 hadir di media
sosial @akelbemfebundip, dan juga seluruh media partner yang
terkait sehingga peserta Grand Opening Research 2021 dapat
mengetahui informasi dengan mudah. Hal ini dapat dilihat
bahwa rata-rata nilai skala adalah 4,53 memberi dari total 123
responden.

173

5. Kesesuaian Bidang Pemateri

Pemateri yang dihadirkan pada acara Grand Opening
Research 2021 sesuai dengan bidang keahliannya. Keempat
pembicara memiliki banyak pengalaman sebagai pemateri.

Pembicara pertama yaitu Ibu Maal Naylah, SE.,M.Si /
Ibu Shoimatul Fitria. S.E,.M.M di mana sudah berpengalaman
dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan selaku dosen
FEB UNDIP. Pembicara ini membawakan materi dengan baik
dalam sebuat ppt untuk menunjang materi yang disampaikan
terkait dengan mengenal PKM, memiliki rata-rata nilai 4,12 dari
total 123 responden.

Selanjutnya untuk pembicara kedua dibawakan oleh Kak
Fransiska Sonia Ricyanto, di mana sudah berpengalaman
menjadi Mawapres 2 UNDIP dan Mawapres FEB UNDIP.
Pembicara ini membawakan materi dengan baik dalam sebuat

174

ppt untuk menunjang materi yang disampaikan terkait dengan
mengenal mawapres, memiliki rata-rata nilai 4,10.

Pada pembicara ketiga dibawakan oleh Kak Luluk
Wahyu Setiawan yang sudah berpengalaman menjadi pemenang
lomba debate. Pembicara ini membawakan materi dengan baik
dalam sebuat ppt untuk menunjang materi yang disampaikan
terkait dengan mengenal debate, memiliki rata-rata nilai 4,05.

Untuk pembicara yang keempat dibawakan oleh Kak
Annisa Maulida Alfian yang sudah berpengalaman menjadi
pemenang lomba LKTI/Karya tulis ilmiah. Pembicara ini
membawakan materi dengan baik dalam sebuat ppt untuk
menunjang materi yang disampaikan terkait dengan mengenal
LKI/karya tulis ilmiah, memiliki rata-rata nilai 4,06.

Total rata-rata nilai skala keseluruhan sesi adalah 4,08
dari total keseluruhan 123 responden. Hal ini sudah baik dari
tahun sebelumnya, yang mana peserta Grand Opening Research
tahun 2020 banyak yang mengeluhkan terkait pembicara yang
saat penyampaiannya masih banyak peserta yang belum paham.
Hal ini dibuktikan pada diagram penilaian oleh peserta warna
ungu lebih tinggi daripada warna lainnya.

B. Survei Peserta Grand Opening Research 2021
1. Penyampaian Materi

175

Peserta dengan sangat baik menerima materi yang

disampaikan. Sesuai dengan kesan yang mereka berikan,
melalui Grand Opening Research 2021 mereka mendapatkan
pengalaman baru, ilmu yang bermanfaat, termotivasi,
menambah wawasan dunia perisetan, dapat lebih memahami
tentang materi yang disampaikan dan mengetahui hal-hal yang
baru yang belum mereka ketahui. Hasil survei terdapat rata-rata
nilai 4,42 dari total 123 responden.

Masalah yang dihadapi mengenai penyampaian materi
yang diterima peserta yaitu masih adanya beberapa peserta yang
kurang fokus dan kurang aktif dalam mendengar maupun
berpartisipasi dalam penyampaian materi oleh pembicara. Hal
yang perlu dimaksimalkan antara lain :

a. Peserta dapat diminta untuk selalu mendengarkan materi
dengan baik dengan selalu mengaktifkan kamera.

176

2. Tema Materi

Materi yang diberikan sangat memenuhi kebutuhan
peserta Grand Opening Research tahun ini. Peserta menjadi
lebih percaya diri, lebih termotivasi, lebih terbuka pikirannya di
dalam perkuliahan, menjadikan mahasiswa aktif dan kreatif
serta menambah keaktifan, hingga dapat mengubah pola pikir
peserta menjadi lebih baik. Hasil survei rata-rata nilai 4,48 dari
total 123 responden.
3. Keaktifan Peserta

177

Peserta Grand Opening Research 2021 dituntut aktif
selama acara berlangsung. Ketika acara memasuki sesi tanya
jawab, peserta aktif menjawab dan juga mengajukan pertanyaan
kepada pemateri dengan baik sehingga acara berlangsung sesuai
dengan yang diharapkan yaitu peserta aktif dan semangat. Hal
ini dapat dilihat bahwa rata-rata nilai skala adalah 4,32 dari total
123 responden.

4. Diskusi Kelompok

Diskusi kelompok dapat berhasil dilakukan secara
kondusif dan membuahkan hasil di mana melalui diskusi
kelompok, para peserta dapat menyampaikan pendapatnya
mengenai tema yang dibahas untuk menghasilkan solusi yang
baik. Hal ini dapat dilihat bahwa rata-rata nilai skala adalah 4,23
dari total 123 responden. Masalah yang dihadapi dalam diskusi
kelompok yaitu para peserta masih membutuhkan arahan dan
bantuan dari panitia pelaksana khususnya kakak pembimbing.

178

5. Penugasan

Penugasan yang diberikan sesuai dengan materi dan
membawa dampak baik untuk peserta. Tidak hanya peserta
tetapi orang-orang di sekitar peserta juga mendapatkan dampak
yang baik, yang mana penugasan yang diberikan adalah
membuat resume terkait setiap materi yang telah disampaikan,
lalu post instastory di sosial media mereka masing-masing
sebagai bukti partisipasi dalam mengikuti Grand Opening
Research 2021. Peserta mengulas kembali materi yang
disampaikan sehingga dapat merasakan kebermanfaatannya isi
penugasan yang diberikan. Hasil survei terdapat rata-rata nilai
4,40 responden dari 123 responden.
6. Harapan Peserta Sebelum Mengikuti Kegiatan Grand Opening
Research 2021

a. Mendapatkan pengalaman baru, banyak ilmu dan
menambah wawasan baru.
(Didapat 59 pendapat serupa dari 123 responden)

179

b. Harapannya dapat mengenal lebih jauh tentang dunia
riset sendiri supaya kedepannya bisa mengembangkan
potensi yang masing-masing dimiliki.
(Didapat 11 pendapat serupa dari 123 responden)

c. Harapannya bahwa kegiatan Grand Opening Research
tidak membosankan, pembicaranya sangat
menginspirasi.
(Didapat 9 pendapat serupa dari 123 responden)

d. Harapannya menjadi mahasiswa yang aktif dan kreatif.
(Didapat 9 pendapat serupa dari 123 responden)

7. Perubahan yang Peserta Lakukan Setelah Mengikuti Kegiatan
Grand Opening Research 2021
a. Menjadi mahasiswa yang aktif, kritis, rajin, dan disiplin
dalam dunia perkuliahan dan perlombaan serta
organisasi.
(Didapat 47 pendapat serupa dari 123 responden)
b. Mendapat ilmu, wawasan, dan pengetahuan seputar
dunia riset tentang PKM, debate, LKTI sehingga
termotivasi mahasiswa yang berprestasi.
(Didapat 41 pendapat serupa dari 123 responden)

180

Berdasarkan survei mengenai harapan peserta sebelum
mengikuti Grand Opening Research 2021 dan perubahan yang didapat
oleh peserta setelah mengikuti kegiatan, dapat diketahui bahwa kegiatan
Grand Opening Research 2021 sudah baik dalam mengakomodir dan
memfasilitasi apa yang menjadi harapan bagi para peserta. Hal ini dapat
dilihat dari terpenuhinya harapan dengan perubahan yang didapat oleh
peserta, yaitu lebih mengenal potensi diri (sebanyak 123 responden).

C. Post Test
Post Test yang kami buat bertujuan untuk mengetahui

bagaimana mereka menangkap materi yang telah disampaikan.

Pemateri 1 Ibu Maal Naylah, SE.,M.Si / Ibu Shoimatul Fitria.
S.E,.M.M

1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Ibu Maal Naylah,
SE.,M.Si / Ibu Shoimatul Fitria. S.E,.M.M ?
“Pentingnya Program Kreativitas Mahasiswa/PKM Bagi
Mahasiswa”
(Berdasarkan hasil survei, ada 42 responden yang menjawab
benar)

2. Apa saja yang dipersiapkan dalam menyusun proposal PKM ?
a. Ide yang kreatif
b. Tertib administrasi

181

c. Strategi pemilihan PKM
d. Lengkap penulisannya
e. Anggota mencerminkan PKM
(Berdasarkan hasil survei, ada 70 responden yang menjawab
benar)
3. Apa saja poin – poin penilaian yang harus diperhatikan?
Pertama yang harus diperhatikan adalah administratifnya,
seperti tanda tangan atau tanggal pembuatan. Berkas
administratif harus rapi dan orisinil, karena banyak yang gagal
di PKM karena tanda tangannya tidak orisinil (hasil scan atau
copy-paste). Yang kedua adalah konten dan kebermanfaatannya.
(Berdasarkan hasil survei, ada 66 responden yang menjawab
benar)
4. Proposal seperti apa yang akan didanai?
Proposal yang akan didanai adalah proposal yang idenya :
a. Berbasis teknologi
b. Isu yang lagi trend/booming
c. Berbasis dari limbah
(Berdasarkan hasil survei, ada 62 responden yang menjawab
benar)

Pemateri 2 Fransiska Sonia Ricyanto

182

1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Kak Fransiska Sonia
Ricyanto?
Personal Branding dan Prestasi "Menjadi Sosok Mahasiswa
Berprestasi"
(Berdasarkan hasil survei, ada 38 responden yang menjawab
benar)

2. Apa itu mawapres?
Mawapres atau Mahasiswa Berprestasi merupakan kegiatan
yang bertujuan untuk memilih dan memberikan penghargaan
kepada mahasiswa yang meraih prestasi tinggi, baik dalam
bidang akademik maupun nonakademik.
(Berdasarkan hasil survei, ada 77 responden yang menjawab
benar)

3. Apa saja yang diperlukan untuk menjadi mahasiswa berprestasi?
Yang diperlukan untuk menjadi mahasiswa berprestasi adalah:
a. Prestasi
b. Motivasi dan mental yang kuat
c. Karya tulis ilmiah
d. IPK
e. Pengalaman organisasi dan volunteering
f. Kemampuan berbahasa Inggris baik lisan maupun
tulisan

183

g. Attitude yang baik
(Berdasarkan hasil survei, ada 120 responden yang
menjawab benar)

Pemateri 3 Luluk Wahyu Setiawan
1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Kak Luluk Wahyu
Setiawan?
“Berpikir Kritis dan Aktif dalam Lomba Debat”
(Berdasarkan hasil survei, ada 16 responden yang menjawab
benar)
2. Apa itu debat?
Debat adalah diskusi ilmiah dan pertukaran pendapat mengenai
suatu permasalahan (mosi) dengan memberikan masing-masing
alasan berdasarkan data, fakta, dan logis untuk mempertahankan
alasan masing-masing.
(Berdasarkan hasil survei, ada 114 responden yang menjawab
benar)
3. Apa saja tips membangun argument?
Tips Membangun Argumen :
a. Harus memiliki daya literasi tinggi
b. Menyesuaikan dengan Heading Argument
c. Perhatikan pada poin signifikansi dampak

184

d. Sering berlatih
e. Kerjasama tim
(Berdasarkan hasil survei, ada 114 responden yang menjawab
benar)
4. Apa yang penting diperhatikan pada debat?
Perhatikan posisi masing-masing serta pergunakan waktu sebaik
mungkin, seperti berikut
Peranan pembicara dalam sistem Asian Parlementary:
a. Pertama : membuka perdebatan, menjelaskan dan

deskripsi topik, menyampaikan argumen utama (7 menit
20 detik).
b. Kedua : meneruskan kasus pembicara pertama,
memberikan klarifikasi jika perlu, memberikan argumen
tambahan (7 menit 20 detik).
c. Ketiga : memberikan sanggahan, menegaskan kembali
posisi di topik, menyimpulkan argumen tim (7 menit 20
detik).
d. Replay : menyampaikan rangkuman jalannya debat,
menegaskan keunggulan yang dimiliki tim, membahas
masing-masing tim terkait topik (4 menit 20 detik).
(Berdasarkan hasil survei, ada 88 responden yang menjawab
benar)

185

Pemateri 4 Annisa Maulida Alfian
1. Apa tema yang dibawakan oleh pembicara Annisa Maulida
Alfian?
“Tips dan Trik Berprestasi Melalui Lomba Kepenulisan Ilmiah”
(Berdasarkan hasil survei, ada 121 responden yang menjawab
benar)
2. Apa pengertian LKTI?
Menurut Eko Susilo, karya tulis ilmiah adalah artikel yang
diperoleh sesuai dengan sifat ilmiah dan didasarkan pada
observasi, evaluasi, penelitian dalam bidang tertentu, disusun
menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan bahasa
bersantun dan isinya dapat dipertanggungjawabkan
kebenarannya/keilmiahannya.
(Berdasarkan hasil survei, ada 121 responden yang menjawab
benar)
3. LKTI yang baik itu seperti apa?
a. Judul yang mampu mengikat perhatian
b. Singkat menarik dan jelas, usahakan judul mengandung
branding
c. Menggunakan kata baku, tidak copy paste, dan unik.
d. Memiliki karakteristik tersendiri
e. Pilih topik ide yang memiliki urgensi yang tinggi
f. Menyesuaikan dengan kondisi saat ini.

186

g. Aplikatif dan memiliki dampak yang luas.
h. Ide yang sesuai dengan tujuan pemerintah atau

organisasi dunia
i. Singkat dan tidak berbelit-belit.
(Berdasarkan hasil survei, ada 121 responden yang menjawab
benar)
4. Apa saja manfaat karya tulis ilmiah?
Manfaat Karya Tulis Ilmiah :
a. Melatih pengembangan keterampilan membaca efektif
b. Pengenalan terhadap aktivitas kepustakaan
c. Mendapatkan kepuasan intelektual
d. Memperluas ilmu pengetahuan
e. Sebagai bahan acuan untuk peneliti selanjutnya
(Berdasarkan hasil survei, ada 107 responden yang menjawab
benar)

D. Kritik dan Saran dari Peserta Grand Opening Research 2021
1. Kritik untuk Kegiatan Grand Opening Research 2021
a. Acara lebih baik dan menarik lagi, pemilihan waktu di
akhir pekan dan keterlambatan acara perlu diperhatikan.
(Didapat 33 pendapat serupa dari 123 responden)

187

b. Memilih pemateri yang menarik, sesuai dengan
bidangnya dan interaktif.
(Didapat 6 pendapat serupa dari 123 responden)

2. Saran untuk Kegiatan Grand Opening Research 2021
a. Semoga Grand Opening Research tahun depan makin
menarik dan tidak membosankan.
(Didapat 62 pendapat serupa dari 123 responden)
b. Pemilihan materi dan pemateri yang bermanfaat bagi
peserta.
(Didapat 22 pendapat serupa dari 123 responden)
c. Pelaksanaan LIMAS bisa mulai dilaksanakan mulai
semester 2.
(Didapat 7 pendapat serupa dari 123 responden)

Secara keseluruhan, kegiatan Grand Opening Research 2021 ini
mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang mana para peserta
menyampaikan antusias mereka terhadap kegiatan Grand Opening
Research 2021, dan sesuai dengan evaluasi dari tahun lalu, tahun ini
sudah lebih baik, mulai dari koordinasi dengan peserta, publikasi yang
sudah mulai merata, pemilihan pemateri yang sesuai dengan yang
diharapkan oleh para peserta dan juga terkait dengan link registrasi dan

188

link presensi yang sudah diperbaiki dan lebih baik dari tahun
sebelumnya.

4. Kaderisasi Rohani

1) IMOT (Islamic Motivation Training)
I. Pelaksanaan Islamic Motivation Training 2021
A. Nama Kegiatan
Islamic Motivation Training (IMOT) Mizan Fakultas
Ekonomika dan Bisnis Universitasi Diponegoro 2021.
B. Nilai dan Konsep
Berbentuk webinar dengan 2 sesi dan diisi oleh 2 pembicara, 1
eksternal dan 1 internal (mahasiswa), berfokus pada dua isi utama tema
besar yakni penguatan nilai Islam (eksternal) dan tentang seluk beluk
mentoring (internal), diharapkan dapat mencapai fokus utama acara ini
yakni penguatan nilai Islam dan pengenalan terhadap mentoring agama
Islam kepada mahasiswa baru agar tertarik dan termotivasi ikut
mentoring.
Sesi pertama difokuskan pada hal-hal yang wajib dilaksanakan
dalam Islamic Motivation Training dan bersifat lebih serius untuk
memaparkan atau menguatkan nilai Islam baik secara umum atau
khusus oleh pembicara.
Sesi kedua direncanakan lebih santai diisi oleh pembicara
internal dengan berfokus pada pengenalan mentoring, sharing,

189

inspirasi, branding, dan motivasi mentoring, games, pengumuman
kelompok mentoring dan peserta terbaik.

Tema dan Tagline yang diusung adalah “Love Yourself, Grow
with Mentoring” dengan Tagline: Tumbuh dengan Cinta!!!

Nilai yang dibawa :

a. Nilai Islam : berfokus pada rasa syukur dan aplikasinya
atas diri sendiri dan hal-hal yang dianugerahkan pada
diri sendiri oleh Allah, - bagaimana memanfaatkannya
dan bertumbuh dengan baik.

b. Mentoring : berfokus pada pengenalan mentoring adalah
bentuk cinta diri sendiri yang akan membawa perubahan
lebih baik bahkan untuk sekitarnya.

C. Tanggal Pelaksanaan

Hari, Tanggal : Minggu, 5 September 2021

Waktu : 08.00 - 14.00 WIB

Tempat : Ms.Teams dan YouTube

D. Target Kuantitatif dan Kualitatif
1. Kuantitatif

190

Mahasiswa baru Muslim angkatan 2021 Fakultas
Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Dengan sasaran
peserta yaitu 700 mahasiswa baru 2021.
2. Kualitatif

a. Peserta dapat memahami konsep serta urgensi
pentingnya mentoring untuk menguatkan ukhuwah
islamiah antar mahasiswa Muslim di Fakultas
Ekonomika dan Bisnis UNDIP.

b. Menjalin serta mempererat tali silaturahmi antar
mahasiswa dengan diadakannya rangkaian seminar dan
talkshow kerohanian Islam secara online.

c. Menjalankan konsep ukhuwah islamiah dengan metode
amar ma'ruf nahi mungkar melalui pembentukan
kelompok mentoring.

E. Target Aktual yang Tercapai
1. Kuantitatif
Total peserta yang mengikuti kegiatan Islamic
Motivation Training 2021 berjumlah 980 orang.
2. Kualitatif
a. Peserta memahami urgensi mentoring dengan
memahamkannya kembali melalui sesi tanya jawab dan

191

membuat mind mapping terkait materi yang telah
disampaikan.
b. Melalui Islamic Motivation Training 2021 dan
dilanjutkan dengan pembentukan kelompok mentoring,
tali silaturahmi akan selalu terjaga.
c. Konsep ukhuwah islamiah dengan metode amar ma'ruf
nahi mungkar melalui pembentukan kelompok
mentoring dapat dijalankan dengan baik.

F. Kendala yang Dihadapi
1. Perubahan rundown di Hari-H pelaksanaan Islamic Motivation
Training 2021, menjadi lebih cepat dari waktu yang ditentukan
sebelumnya, dikarenakan usulan dari pembicara kedua.
2. Banyak mahasiswa baru yang kurang responsif terhadap
informasi dalam grup angkatan, banyak yang mengakui
cenderung hanya membuka informasi grup mata kuliah,
sehingga banyak laporan masuk setelah pelaksanaan acara
dimulai mereka baru mengkonfirmasi baru mengetahui
informasi Islamic Motivation Training 2021.
3. Terjadi kesalahan teknis pada saat live streaming di YouTube,
yang ditayangkan tidak berjalan atau hanya stuck, kemungkinan
terdapat kendala sinyal dari operator.

192

4. Kesalahan teknis saat penayangan lagu kebangsaan Indonesia
Raya dan Mars UNDIP sound sempat tidak terdengar oleh
peserta Islamic Motivation Training 2021.

5. Kesulitan saat menghubungi perwakilan umat beragama karena
pelaksanaan kegiatan secara online.

G. Saran

Saran untuk kegiatan selanjutnya, panitia dapat melaksanakan
kegiatan Islamic Motivation Training (IMOT) ini dengan lebih baik dari
tahun 2021. Mempersiapkan semuanya dengan matang. Mulai dari
konsep, pembicara, dan kegiatannya. Menjalin komunikasi dengan
pihak terkait dengan acara dengan baik untuk meminimalisir terjadinya
miss komunikasi. Agar kegiatan Islamic Motivation Training (IMOT)
ini tetap berjalan dengan lancar dan bermanfaat untuk semua orang.

II. Survei dan Analisis Islamic Motivation Training 2021
Survei terhadap kegiatan Islamic Motivation Training 2021

dibuat melalui platform Google Form yang kemudian disebarkan oleh
panitia Islamic Motivation Training 2021. Dari survei tersebut
didapatkan 628 responden yang mengisi survei dari total keseluruhan
980 peserta Islamic Motivation Training 2021. Dalam survei ada
beberapa pertanyaan yang menggunakan skala 1-5 di mana setiap nilai
skala memiliki arti yaitu, Skala 1 : Tidak Baik, Skala 2 : Kurang Baik,
Skala 3 : Cukup Baik, Skala 4 : Baik, dan Skala 5 : Sangat Baik. Dari
hasil survei tersebut, dapat kami simpulkan bahwa :

193

A. Survei Kegiatan Islamic Motivation Training 2021
1. Ketepatan Waktu Kegiatan Islamic Motivation Training 2021

Kegiatan Islamic Motivation Training 2021 diawali
dengan ketepatan waktu yang baik. Sesi 1, 318 responden
memilih nilai 4 dan di Sesi 2, 324 responden memilih nilai 4.
Untuk penilaian rata-rata tiap sesi, sesi 1 memiliki penilaian
rata-rata 4,08 dan sesi 2 memiliki penilaian rata-rata 4,06 dengan
total rata-rata nilai skala keseluruhan sesi adalah 4,07 dari total
keseluruhan 628 responden.

Hal ini adalah salah satu peningkatan dari Islamic
Motivation Training 2020 yang mana peserta Islamic
Motivation Training 2020 mengeluhkan terkait
keterlambatan/ketidaktepatan waktu tiap sesinya. Islamic
Motivation Training 2021 dimulai pukul 08.00 WIB lalu
pemaparan materi sesi 1 dimulai pukul 09.00 WIB dan
dilanjutkan oleh pemaparan materi sesi 2 pukul 10.30 WIB.

194


Click to View FlipBook Version