Kondisi busi penuh dengan endapan karbon Kondisi seperti ini disebabkan ada oli yang terbakar di dalam ruang bakar. Hal ini disebabkan kerusakan ring piston, piston, dinding silinder, penghantar katup dan seal katup. Bersihkan busi dengan spark plug cleaner: b. Menyetel celah busi Setel celah busi 0,8 - 1,1 mm c. Memeriksa kabel tegangan tinggi 1). Buka penutup distributor RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 29
2). Ukur nilai tahanan kabel tegangan tinggi Nilai tahanan kabel tegangan tinggi < 25 kilo ohm. Posisikan selektor pada 1 kilo ohm Kalibrasikan ohm meter Hubungkan tester pada terminal distributor dan ujunga kabel tegangan tinggi seperti gambar di bawah ini: d. Memeriksa coil pengapian 1. Buka penutup distributor 2. Periksa kumparan primer Set selektor pada 1 ohm Kalibrasi ohm meter RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 30
Colokkan tester pada terminal + dam - coil pengapian. RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 31
SMK KESATRIAN PURWOKERTO RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TAHUN PELAJARAN 2023/2024 SMK Kesatrian Purwokerto Jl. Kesatrian NO. 62 Purwokerto 53115 Email: [email protected] Website: smkkesatrian-pwt..sch.id Telp. : (0281 )636122 Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Mata Pelajaran : Pemeliharaan Kelistrikan Sepeda Motor Kelas / Semester : XII TBSM / Gasal Materi Pokok : Menganalisis kerusakan pada sistem pengisian Merinci langkah – langkah perbaikan sistem pengisian Menjelaskan prosedur pengetesan komponen sistem pengisian No. RPP : 6 Pertemuan Ke : 7 Alokasi Waktu : 7 JP X 45 Menit I. Kompetensi Inti KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik Bisnis Sepeda Motor pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional. KI 4 : Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik Bisnis Sepeda Motor Menampilkan kinerja mandiri dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan gerak alami, sampai dengan tindakan orisinal dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 1
tugas spesifik dibawah pengawasan langsung. II. Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) : KD 3. 13 : Menganalisis gangguan sistem pengisian IPK : 1. Menganalisis kerusakan pada sistem pengisian 2. Menguraikan langkah – langkah penanganan gangguan sistem pengisian 3. Menjelaskan prosedur pengetesan komponen sistem pengisian 3 3.1 3.2 Tujuan Pembelajaran : Setelah mengikuti proses pembelajaran: 1. Peserta didik dapat menganalisis kerusakan pada sistem pengisian sepeda motor dengan benar 2. Peserta didik dapat menguraikan langkah – langkah penanganan gangguan sistem pengisian sepeda motor dengan benar 3. Peserta didik dapat menjelaskan prosedur pengetesan komponen sistem pengisian sepeda motor dengan benar III. Materi Pembelajaran a. Materi Faktual (dapat diamati dengan indera atau alat) Menganalisis kerusakan pada siste pengisian Menguraikan langkah-langkah penanganan gangguan sistem pengisian Menjelaskan prosedur pengetesan komponen sistem pengisian b. Materi Konseptual (Gabungan antar fakta-fakta yang saling berhubungan) Masalah pada sistem pengisian c. Materi Prinsip (Generalisasi hubungan antar konsep-konsep yang saling terkait) Analisis kerusakan pada sistem pengisian Langkah-langkah penanganan gangguan pada sistem pengisian Cara pengetesan komponen sistem pengisian d. Materi Prosedural (sederetan langkah yang sistematis dalam menerapkan prinsip) Prosedur penanganan masalah pada sistem pengisian Prosedur pengetesan komponen-komponen sistem pengisian Cara melatih pengunaan alat yang digunakan dalam perawatan sistem pengisian IV. Strategi Pembelajaran : 1. Pendekatan : Saintifik 2. Metode : Diskusi, Tanya Jawab, Demontrasi, Praktek dan Penugasan 3. Model : Problem Based Learning V. Media / Alat / Bahan : Media : : Powerpoint, Internet Alat : Handphone, LCD Proyektor Bahan : Hand Out/ Modul, Manual book sepeda motor VI. Sumber Belajar : RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 2
1. Hand Out 2. Youtube, Internet, Google 3. Manual book sepeda motor VII. Kegiatan Pembelajaran : Pertemuan ke- 7 : 7 x 45 Menit LANGKAH PEMEBELAJARAN TAHAPAN MODEL PEMBELAJARAN DESKRIPSI KEGIATAN Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS WAKTU Pendahuluan Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran. Siswa melanjutkan membaca suratan pendek atau membaca AlQuran (Pend. Karakter Religius) Religius 45 Menit Siswa melakukan kegiatan pemanasan sebelum memulai pembelajaran Siswa melakukan kegiatan membersihkan, merapihkan barang/benda dilingkungan sekitar tempat tinggal siswa (Pend. Karakter Budaya Industri / 5S) guna pembiasaan softskill siswa Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. Disiplin Disiplin Berfikir Kritis Komunikasi Kreatif Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya Inti Stimulus Guru menampilkan tayangan tentang pengenalan sistem pengisian sepeda motor Literasi Komunikasi Berfikir kritis 180 Menit Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang pengenalan sistem pengisian sepeda motor Identifikasi masalah Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang pengenalan RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 3
sistem pengisian sepeda motor Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang sistem pengisian sepeda motor Kerjasama Kreatif Literasi Kerjasama Berfikir kritis Pengumpulan data Guru meminta siswa mengali informasi tentang sistem pengisian sepeda motor Siswa menggali informasi tentang tentang sistem pengisian sepeda motor Pembuktian Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang sistem pengisian sepeda motor Guru memfasilitasi dan mengarahkan siswa membentuk kelompok belajar dan membagikan lembar diskusi kelompok Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik kesimpulan Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang Masalah pada sistem pengisian Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai masalah pada sistem pengisian Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru Siswa menyimpulkan materi tentang masalah pada sistem sistem pengisian Kreatif Kerjasama Komunikasi Kreatif Penutup Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. Komunikasi Berfikir kritis Disiplin 90 Menit Siswa melakukan pembersihan peralatan, media dan ruangan. Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 4
VIII. Penilaian Pembelajaran, Remidial, dan Pengayaan a. Penilaian Pembelajaran Penilaian Skala Sikap Teknik penilaian : Observasi : sikap religiius dan sikap sosial Bentuk penilaian : lembar pengamatan Instrumen penilaian : No Nama Peserta didik Kerjasama Tanggung jawab Santun Pro Aktif Nilai Akhir 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. 2. 3. dst Rubrik Penilaian Peserta didik memperoleh skor: 4 = jika empat indikator terlihat 3 = jika tiga indikator terlihat 2 = jika dua indikator terlihat 1 = jika satu indikator terlihat Indikator Penilaian Sikap: 1. Kerjasama a. Terlibat aktif dalam bekerja kelompok b. Ketersediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan c. Bersedia membantu orang lain dalam satu kelompok yang mengalami kesulitan d. Rela berkorban untuk teman lain 2. Tanggung Jawab a. Melaksanakan tugas dengan baik b. Menerima resiko dari tindakan yang dilakukan c. Mengakui dan meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 5
d. Mengerjakan pekerjaan tepat waktu 3. Santun a. Baik budi bahasanya b. Menggunakan ungkapan yang tepat c. Mengekspresikan wajah yang cerah d. Berperilaku sopan 4. Proaktif a. Berinisiatif dalam bertindak b. Mampu menggunakan kesempatan c. Memiliki prinsip dalam bertindak d. bertindak dengan penuh tanggung jawab Nilai akhir sikap diperoleh berdasarkan modus (skor yang sering muncul) dari keempat aspek sikap di atas. Kategori nilai sikap: Sangat baik : apabila memperoleh nilai akhir 4 Baik : apabila memperoleh nilai akhir 3 Cukup : apabila memperoleh nilai akhir 2 Kurang : apabila memperoleh nilai akhir 1 Pengetahuan Pertemuan : 7 KD 3. 13: Menganalisis gangguan sistem pengisian IPK : 1. Menganalisis kerusakan pada sistem pengisian 2. Menguraikan langkah – langkah penanganan gangguan sistem pengisian 3. Menjelaskan prosedur pengetesan komponen sistem pengisian Kisi Kisi Soal Penilaian Harian Kompetensi Dasar Indikator Soal Tingkat Berfikir Jenis Soal Soal C1 C2 C3 C4 C5 C6 3.13 Menganalisis gangguan sistem pengisian Menganalisis kerusakan pada sistem pengisian Menguraikan langkah – langkah penanganan √ √ √ Pilihan Ganda 1 2 3 RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 6
Kompetensi Dasar Indikator Soal Tingkat Berfikir Jenis Soal Soal C1 C2 C3 C4 C5 C6 gangguan sistem pengisian Menjelaskan prosedur pengetesan komponen sistem pengisian √ √ √ √ √ √ √ 4 5 6 7 8 9 10 Soal Pilihan Ganda : Berilah tanda silang (x) pada salah satu huruf a, b, c, d, dan e di depan jawaban yang paling tepat ! 1. Sistem pada kendaraan yang berfungsi melakukan proses pengisian pada baterai dan menyuplai arus listrik ke seluruh sistem kelistrikan pada kendaraan ketika mesin sudah bekerja adalah.... a. Sistem Pengisian b. Sistem Pengapian c. Sistem Starter d. Sistem Penerangan e. Sistem Pemindah Tenaga 2. Yang termasuk komponen utama sistem pengisian adalah........ a. Generator b. Voltage regulator c. Rectifier d. Dinamo stater e. a,b,c benar 3. Komponen system pengisian yang dapat merubah energy gerak menjadi energy listrik yaitu.... a. Dioda b. Alternator c. Regulator d. Rotor e. Pulley 4. Arus yang dihasilkan oleh alternator merupakan tegangan AC atau alternating current, tegangan ini tidak bisa digunakan untuk mensuplai tegangan untuk beberapa komponen kendaraan yang membutuhkan tegangan DC, oleh karena itu diperlukan komponen system pengisian yaitu.. a. Alternator b. Pulley c. Rotor d. Dioda e. Regulator 5. Yang bukan merupakan terminal pada regulator adalah ….. RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 7
a. N b. F c. IG d. L e. C 6. Kumparan pada alternator yang berputar disebut dengan… a. Regulator b. Rotor coil c. Stator coil d. Diode e. Rectifier 7. Di dalam komponen regulator terdapat voltage regulator, yang berfungsi… a. Mengontrol besarnya tegangan pengisian b. Mengontrol tegangan yang masuk ke rotor coil c. Mengontrol tegangan lampu indicator pengisian d. Mengontrol arus pengisian e. Mengontrol hambatan kumparan alternator 8. Dalam system pengisian terdapat dua jenis yaitu pengisian konvensional dan pengisian dengan IC regulator. Kelebihan pengisian dengan ic regulator yaitu... a. A, B, C, D benar b. Dapat dirancang altenator yang mampu bekerja pada putaran tinggi, sehingga ukuran altenator lebih kecil untuk daya sama. c. Ukuran regulator lebih kecil sehingga memungkin dijadikan satu kesatuan dengan unit altenator d. Stabilitas pengaturan tegangan dan arus yang dihasilkan lebih tinggi. e. Rangkaian sistem pengisian lebih sederhana 9. Pada gambar diatas terdapat komponen yang bernama…. a. Stator b. Rectifier c. IC regulator d. Diode e. Alternator 10. Nomor 2, 3, dan 8 pada rangkaian tersebut adalah terminal... RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 8
a. B alternator, F alternator, dan L regulator b. N alternator, F alternator, dan L regulator c. B alternator, N alternator, dan IG regulator d. B alternator, F alternator, dan N regulator e. F alternator, B alternator, dan IG regulator Pedoman Penskoran Soal Pilihan Ganda : NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR Benar Salah 1 Jawaban : A 1 0 2 Jawaban : E 1 0 3 Jawaban : B 1 0 4 Jawaban : D 1 0 5 Jawaban : E 1 0 6 Jawaban : B 1 0 7 Jawaban : A 1 0 8 Jawaban : A 1 0 9 Jawaban : C 1 0 10 Jawaban : D 1 0 TOTAL SKOR MAKSIMUM 10 0 b. Remedial Kisi Kisi Soal Remedial Kompetensi Dasar Indikator Soal Tingkat Berfikir Jenis Soal Soal C1 C2 C3 C4 C5 C6 3.13 Menganalisis gangguan sistem starter Menganalisis kerusakan pada sistem pengisian. Menguraikan langkah – langkah penanganan gangguan sistem pengisian. √ √ √ √ Uraian 1 2 3 4 RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 9
Kompetensi Dasar Indikator Soal Tingkat Berfikir Jenis Soal Soal C1 C2 C3 C4 C5 C6 Menjelaskan prosedur pengetesan komponen sistem pengisian √ 5 Soal Uraian : 1. Berapa jumlah tegangan arus yang dihasilkan alternator, dan dampak pada alternator bila tegangan lebih dan kurang? 2. Apa yang dilakukan untuk mengecek regulator rectifier pada massa body agar tidak terjadi masalah? 3. Apa fungsi dari regulator rectifier selain penyearah arus? 4. Cara kerja masing-masing komponen sistem pengisian dari baterai sampai ke baterai lagi! 5. Apa penyebab baterai mati? Pedoman Penskoran Soal Uraian : NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR 1. Jawaban : Tegangan yang dihasilkan alternator adalah 13-14 volt. dan dampak bila teganganyang dihasilkan rendah pada alternator adalah daya yang dihasilkan kurang, sehingga pekerjaan sistem pengisian tidak berjalan dengan sempurna. Sedangkan bila tegangan yang dihasilkan terlalu tinggi maka akan terjadinya kerusakan pada baterai terutama. SKOR MAKSIMUM 10 2. Jawaban : Cara pertama lihat lampu headlamp raja, jika headlamp Raja tidak terang, bisa jadi salah satu penyebabnya kiprok anda sudah kurang bekerja maksimal ato lemot. Anda bisa mengakalinya dengan melepas batasan arus di kiprok (kabel putih=charging ACCU) tetapi bohlam headlamp standar harus diganti dengan yang lebih besar watt-nya agar tetap kuat pada arus besar pada saat putaran mesin tinggi. Anda juga bisa memasang saklar di stang ato memodifikasi fungsi saklar standar King di stang anda agar mudah untuk memutus & dan menyabung (on/off) fungsi charging ACCU yang sangat banyak memakan arus, sehingga fungsi instrument, klakson, sign dll tetap bisa bekerja. Kalo anda butuh untuk menggunakan lampu sign ato klakson tinggal swicth chargingnya dihidupkan setelah itu bisa dimatikan tergantung kebutuhan anda. Soalnya bisa pusing kalo diberhentikan polisi lalu instrument seperti lampu sign, taillamp, klakson kita gak nyala. SKOR MAKSIMUM 30 3. Jawaban : Fungsi lain dari rectifier adalah sebagai pengubah arus AC menjadi arus DC. Diode digunakan karena baterai yang digunakan sebagai penampung tegangan hanya bisa diisi kembali (charge) dengan arus yang sejenis yaitu RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 10
arus DC, sedangkan lilitan stator justru menghasilkan arus AC. Sifat semikonduktor yang unik mampu merubah arus AC menjadi arus DC sehingga alternator mampu mengisi kembali tegangan baterai. SKOR MAKSIMUM 20 4. Jawaban : Cara kerja pada saat kunci kontak ON dan mesin mati Bila KK diputar pada posisi ON, arus dari battry akan mengalir ke rotor dan merangsang rotor coil. Pada waktu yaang sama, arus battry juga mengalir ke lampu pengisian (CHG) dan akibaatnya lampu jaadi menyala (ON). Secara keseluruhan mengalirnya arus listrik sebagai berikut: a. Arus yang ke field coil Terminal (+) battrey - fusibel link - kunci kontak (IG switch) - sekring - terminal IG regulator - poin PL1 - poin PL0 - terminal F regulator - terminal F altenator - brush - slip ring - rotor coil - brush - terminal E alternator - massa body. Akibatnya rotor terangsang dan timbul kemagneten yang seharusnya arus ini disebut arus medan (field corrent). b. Arus ke lampu charge Terminal (+) bateray - fusibel link - kunci kontak IG (IG sekring) - lampu CHG - terminal L regulator - titik kontak P0 - titik kontak P1 - terminal E regulator - massa bodi. Akibatnya lampu change akan menyala. SKOR MAKSIMUM 20 5 Jawaban : Mengemudi dengan jarak pendek Suhu yang ekstrim Perangkat pada mobil Korosi atau karat Usia aki SKOR MAKSIMUM 20 TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 c. Pengayaan Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut : 1. Membaca buku-buku tentang materi yang relevan. 2. Mencari informasi secara online tentang materi 3. Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang materi 4. Mengamati langsung tentang materi yang ada di lingkungan sekitar. Purwokerto, Juli 2023 Guru Mata Pelajaran RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 11
Rosihan Wahyu Jatmiko, S.Pd. LKPD KEGIATAN DISKUSI Nama Anggota Kelompok : 1. ……………………………. 2. ………………………….... 3. …………………………… 4. …………………………… Kelas : XII TBSM ….. A. Topik Analisis kerusakan pada sistem pengisian beserta langkah-langkah penanganan dan prosedur pengetesan B. Tujuan Setelah selesai mempelajari LKPD ini diharapkan peserta didik mampu: 1. Menganalisis kerusakan pada sistem pengisian 2. Menguraikan langkah – langkah penanganan gangguan sistem pengisian 3. Menjelaskan prosedur pengetesan komponen sistem pengisian C. Kegiatan Diskusikan tentang sistem pengisian sepeda motor : - Fungsi sistem pengisian - Komponen-komponen sistem pengisian - Jenis-jenis kerusakan pada sistem pengisian - Langkah-langkah penanganan pada sistem pengisian - Prosedur pengetesan komponen sistem pengisian D. Lembar Jawab Diskusi ................................................................................................................................................................................ ................................................................................................................................................................................ ............................................................................................................................................................................... RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 12
................................................................................................................................................................................ ................................................................................................................................................................................ ................................................................................................................................................................................ ................................................................................................................................................................................ ................................................................................................................................................................................ ................................................................................................................................................................................ ................................................................................................................................................................................ MODUL / HAND OUT PEMELIHARAAN KELISTRIKAN SEPEDA MOTOR (PKSM) KELAS XII SEMESTER GASAL KOMPETENSI KEAHLIAN : TEKNIK DAN BISNIS SEPEDA MOTOR Materi Pokok : Sistem pengisisan sepeda motor Memahami Sistem pengisian Mesin kendaraan dapat berputar karena ada siklus kerja mesin baik empat tak atau dua tak. Namun sebuah kendaraan khususnya sepeda motor tidak cukup dilengkapi mesin saja. Terdapat sistem lain yang tak kalah penting. Contohnya sistem penerangandan sistem klakson. Kedua sistem ini tidak bisa dihilangkan dari kendaraan bermotor karena berhubungan dengan keselamatan berkendara. Kita tahu kedua sistem ini dapat bekerja karena mendapatkan suply energi listrik. Listrik ini berasal dari baterai yang terletak dibawah jok motor. RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 13
Namun baterai hanyalah sebagai penyimpan arus. Dan apabila baterai tidak di charge, maka akan habis energinya. Untuk itu dalam sepeda motor harus dilengkapi dengan sistem pengisian (Charging Sytem). Lantas apa itu sistem pengisian ? dan bagaimana cara kerja sistem pengisian pada sepeda motor ? simak artikel dibawah ini. Pengertian Sistem Pengisian Sistem pengisian adalah sebuah rangkaian mekatronika yang berfungsi untuk melakukan suply energi listrik menuju baterai agar kebutuhan akan kelistrikan body atau mesin dapat dipenuhi. Charging system memanfaatkan putaran engkol untuk menciptakan energi listrik. Sehingga apabila diterjemahkan, sistem pengisian bekerja untuk mengubah sebagian putaran engkol menjadi energi listrik. Prinsip kerjanya sama seperti generator, dimana ketika terdapat kumparan berputar ditengah medan magnet, maka akan ada aliran listrik yang mengalir melalui kumparan itu. Komponen Sistem Pengapian Sepeda Motor Baterai Fuse Regulator/Kiprok Altenator Rectifier Cara Kerja Sistem Pengisian Sepeda Motor RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 14
Ketika kunci kontak berada ke posisi ON, arus mengalir dari baterai menuju altenator. Dialam altenator, arus listrik akan melewati kumparan stator, sehingga terjadilah kemagnetan didalam altenator. Saat mesin berputar, poros engkol juga akan berputar. Putaran crankshaft akan memutar pulley altenator. Sehingga kumparan rotor atau armature pada altenator berputar. Disinilah energi listrik tercipta. Listrik dapat tercipta karena terdapat kumparan yang memotong garis gaya magnet. Akibatnya elektron akan tercipta perpindahan elektron antara medan magnet dan kumparan. Perpindahan elektron ini akan menimbulkan beda potensial listrik dan akhirnya timbulah aliran listrik. Output dari altenator umumnya bersifat bolak-balik (AC). Untuk itu sebelum listrik keluar dari altenator, disearahkan terlebih dahulu oleh rectifier atau kumpulan dioda yang terletak didalam altenator. Sehingga hasil output sudah bersifat searah atau DC. Kita tahu bahwa putaran mesin itu berubah-ubah. Ketika mesin berputar pada RPM tinggi, arus listrik yang dihasilkan juga bertegangan lebih tinggi dari 12 volt. Untuk itu agar tidak terjadi overcurrent, rangkaian sistem pengisian dilengkapi dengan kiprok atau regulator. Output altenator yang telah bersifat DC akan dialirkan menuju regulator/kiprok untuk menstabilkan tegangan, output dari regulator yang akan digunakan sebagai energi untuk menyuplai semua beban kelistrikan. Namun sesuai skema diagram diatas, terdapat satu jalur dari altenator langsung menuju CDI unit. Hal ini sistem CDI pada motor memerlukan energi listrik yang besar seiring bertambahnya RPM. Sehingga arus tidak dialirkan melalui regulator. Memelihara sistem Pengisian. Sistem pengisian harus dirawat dengan baik supaya arus listrik tidak mengalami gangguan selama digunakan. jika sistem pengisian tidak dirawat dengan baik akan muncul beberapa akibat, seperti: Pengisian baterai kurang sempurna, energi listrik yang disimpan baterai kurang dan mesin tidak dapat distarter. Baterai tidak dapat menyimpan energi listrik. RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 15
Usai pemakaian baterai lebih pendek. Perawatan sistem pengisian meliputi beberapa hal, antara lain: Perawatan baterai Pemeriksaan V belt, Pemeriksaan pada V belt meliputi: pemeriksaan tegangan V belt dan kondisi fisik V belt, seperti keretakan. Pemeriksaan arus dan tegangan pengisian. B. MERAWAT BATERAI Pada kendaraan baik mobil maupun sepeda motor, baterai mempunyai peranan yang penting, baik saat mesin hidup maupun saat mesin distarter. Perawatan baterai yang baik akan memberikan beberapa manfaat seperti: Mencegah baterai dari kemungkinan kekurangan elektrolit baterai, Kekurangan elektrolit terjadi karena saat proses pengisian dan pengosongan terjadi penguapan. Jika elektrolit pada baterai kurang maka menyebabkan baterai menjadi panas, terjadi kristalisasi pada sel-sel baterai, dan bahan aktif pada sel baterai lepas. Jika bahan aktif baterai lepas menyebabkan efektifitas baterai menurun dan bahan aktif sel yang lepas akan jatuh di dasar kotak atau terselip di antara sel sehingga baterai dapat terjadi pengosongan sendiri (self discharge). Terminal baterai menjadi awet, Kerusakan yang terjadi pada terminal baterai biasanya adalah korosi. Korosi disebabkan oleh uap dari elektrolit dan panas akibat terminal kendur. Gangguan yang sering dirasakan adalah fungsi saat mesin distarter, dimana jika bateri kurang baik maka energi yang disimpan tidak cukup untuk melakukan starter sehingga kendaraan sulit distarter atau bahkan tidak bisa distarter. Penyebab energi listrik tidak cukup untuk melakukan starter disebabkan beberapa hal, yaitu: Energi listrik yang dihasilkan sistem pengisian lebih kecil dari energi listrik yang dibutuhkan untuk starter. Baterai sudah lemah sehingga tidak mampu menyimpan energi listrik atau terjadi pengosongan sendiri. Kontak pada terminal baterai maupun motor starter kotor atau kurang kuat. Jika kendaraan tidak digunakan dalam waktu yang lama maka energi yang tersimpan di baterai dapat kosong atau habis dengan sendirinya, hal ini disebut dengan self discharger. Besarnya self discharger ditunjukan dalam persentase kapasitas baterai. Besarnya self disharger biasanya berkisar 0,3-1,5% per RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 16
hari pada temperatur 20-30 derajat celcius tiap hari, atau baterai dapat kosong sendiri dalam waktu 1-3 bulan. Self discharge atau pengosongan sendiri pada baterai disebabkan beberapa hal, yaitu: Adanya bahan aktif yang rusak dan menempel antar sel baterai. Ketidak murnian logam seperti besi atau magnesium yang bercampur dengan elektrolit. Hal ini merupakan salah satu alasan mengapa menambah elektrolit harus menggunakan air suling atau air yang tidak mengandung logam. Bahan aktif baterai. Temperatur elektrolit baterai. Grafik Pengaruh Temperatur dan Bahan Aktif Terhadap Pengosongan Sendiri C. KEGIATAN YANG DILAKUKAN DALAM MERAWAT BATERAI Perawatan baterai meliputi dua hal, yaitu: Membersihkan terminal baterai dari karat atau kotoran yang lain. Memeriksa jumlah dan berat jenis elektrolit. Membersihkan terminal baterai Terminal baterai merupakan bagian yang mudah mengalami kerusakan akibat korosi, bila terminal korosi maka tahanan pada terminal bertambah dan terjadi penurunan tegangan pada beban sehingga beban tidak dapat berfungsi optimal. Untuk mencegah hal tersebut maka terminal harus dibersihkan. Pembersihan terminal baterai dilakukan dengan cara: 1. Kendorkan baut pengikat baterai sesuai dengan kontruksi baterai. 2. Bila terminal tersebut melekat dengan kuat pada pos baterai, jangan memukul atau mencungkil terminal baterai untuk melepaskannya. Ini dapat merusak posnya atau terminal baterai. Gunakan obeng untuk melebarkan terminal, kemudian tarik dengan traker khusus. RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 17
Melepas Terminal Baterai 3. Bersihkan terminal baterai menggunakan amplas atau sikat khusus. Membersihkan Terminal Baterai 4. Oleskan grease atau vet pada terminal dan konektor, kemudian pasang terminal dan kencangkan baut pengikatnya. 5. Lakukan pemeriksaan tahanan pada terminal baterai dengan menggunakan volt meter. Caranya: Colok ukur positip dihubungkan terminal pisitip baterai dan colok ukur negatip dihubungkan konektor baterai Lakukan starter mesin, dan tegangan pada volt meter harus tetap Nol, bila volt meter menunjukkan tegangan maka terdapat tahanan pada terminal baterai. Memeriksa Tahanan Terminal Baterai RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 18
Memeriksa jumlah dan berat jenis elektrolit Dalam pemeriksaan elektrolit ada dua hal yang dilakukan yaitu: pemeriksaan jumlah elektrolit dan berat jenis elektrolit. Jumlah elektrolit di dalam baterai dapat berkurang karena beberapa hal, seperti: Cairan elektrolit menguap, Selama proses pengisian maupun pengosongan listrik pada baterai terjadi efek panas sehingga eletrolit baterai menguap sehingga jumlah elektrolit berkurang. Jumlah elektrolit yang baik adalah diantara tanda batas Upper Level dengan Lower Level. Jumlah elektrolit yang kurang menyebabkan sel baterai cepat rusak, sedang jumlah elektrolit berlebihan menyebabkan tumpahnya elektrolit saat batarai panas akibat pengisian atau pengosongan berlebihan. Untuk menambah jumlah elektrolit yang kurang cukup dengan menambah H2O atau terjual dengan nama Air Accu. Over Charging, Penyebab elektrolit cepat berkurang dapat disebabkan oleh overcharging, oleh karena bila berkurangnya elektrolit tidak wajar maka periksa dan setel arus pengisian. Baterai retak, Keretakan baterai dapat pula menyebabkan elektrolit cepat berkurang, selain itu cairan elektrolit dapat mengenai bagian kendaraan, karena cairan bersifat korotif maka bagian kendaraan yang terkena elektrolit akan korosi. Elektrolit baterai yang dijual ada dua macam yaitu air accu dan air zuur. Air accu merupakan air murni (H2O) dengan sedikit asam sulfat, sedangkan air zuur kandungan asam sulfatnya cukup besar sehingga berat jenisnya lebih tinggi. Air accu digunakan untu menambah elektrolit baterai yang berkurang, sedangkan air zuur digunakan untuk mengisi baterai pada kondisi kosong. Penambahan elektrolit dengan air zuur menyebabkan berat jenis elektrolit terlalu tinggi. Kesalahan ini dapat menyebabkan interprestasi hasil pengukuran keliru, sebab hasil pengukuran menunjukkan berat jenis elektrolit baterai tinggi tetapi kapasitas listrik yang tersimpan kecil. Selain jumlah elektrolit pemeriksaan juga perlu dilakukan terhadap berat jenis elektrolit. Pemeriksaan berat jenis elektrolit baterai menggunakan alat hidrometer. Pemeriksaan berat jenis elektrolit baterai merupakan salah satu metode untuk mengetahui kapasitas baterai. Baterai penuh mempunyai Bj 1,27-1,28, baterai kosong Bj 1,100-1,130. Hubungan berat jenis dan kapasitas adalah sebagai berikut: RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 19
Grafik Hubungan Berat Jenis dan Kapasitas Baterai Berat jenis elektrolit berubah sebesar Grafik Hubungan Temperatur Dengan Berat Jenis Elektrolit Dari hasil pengukuran akan diperoleh data kondisi elektrolit, bila berat jenis elektrolit lebih dari 1,280 maka tambahkan air suling agar berat jenis berkurang 1.280 penyebab terllu tingginya berat jenis dapat disebabkan kekeliruha waktu menambah elektrolit, saat lektrolit kurang harus ditambahkan air suling bukan RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 20
elektrolit atau air zuur. Lakukan pengisian penuh, bila hasil pengukuran urang dari 1.210 atau ganti dengan baterai baterai baru. Perbedaan berat jenis antar sel tidak boleh melebihi 0.040, bila hal ini terjadi maka lakukan pengisian penuh, kemudian ukur kembali beratjenisnya, bila berat jenis antar sel melebihi 0.030, setel berat jenis dengan menambah air suling atau menambah air zuur sampai elektrolit hamper sama, namun bila tidak bisa dilakukan, ganti dengan baterai baru. Terdapat beberapa produsen baterai menggunakan indicator berat jenis baterai yang menjadi satu kesatuan dengan sumbat baterai, atau dipasang satu indicator tersendiri. Adanya indicator berat jenis baterai membuat perawatan lebih mudah, karena saat perawatan pemeriksaan berat jenis membutuhkan waktu yang cukup lama, dan bila tidak dilakukan degan hati-hati elektrolit dapat tumpah/menetes pada kendaraan. Indikator pada baterai jenis ini mempunyai 3 warna, yaitu: Warna hijau (green) , sebagai indikasi baterai masih baik Warna hijau gelap (dark green) , sebagai indikasi baterai perlu diperiksa elektrolitnya dan diisi Kuning (yellow), sebagai indikasi baterai perlu diganti Baterai dengan Indikator Berat Jenis Elektrolit Pembangkitan Listrik 3 Phase dengan Rangkaian Bintang dan Segitiga Pembangkit listrik 3 Phase adalah pembangkit yang menghasilkan 3 sumber dari sebuah pembangkit Tiga kumparan stator U, V dan W dikonstruksikan membentuk sudut 120o . Selama gerakan rotasi dari rotor dihasilkan tegangan AC tiga fasa RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 21
Kumparan dirangkai menjadi rangkaian segitiga atau rangkaian bintang dengan cara menghubungkan ujung ujungnya. Pada umumnya tiga kumparan stator memiliki enam ujung keluaran (out put). Melalui penggabungan ujung ujung kumparan didapatkan tiga keluaran. Kumparan stator dari generator AC dapat dikenal melalui tiga warna kabel, biasanya berwarna putih atau kuning. Pada rangkaian bintang (rangkaian Y ) selalu dua kumparan dirangkaikan secara seri. Akhir dari tiga kumparan U2,V2 dan W2 dihubungkan satu dengan yang lain membentuk rangkaian bintang.Ujung dari kumpara U1,V1,W1. Dikeluarkan untuk dihubungkan diluar dengan sebutan L1,L2 dan L3.(gambar 3) .Pada rangkaian bintang kebanyakan terminal N dibuat terbuka. Pemeriksaan sistem pengisian sepeda motor perlu dilakukan secara berkala, atau pada saat terjadi kesalahan pada sistem kelistrikan sepeda mototr terutama pada saat terdapat indikasi baterai mengalami tegangan drop. Pada dasarnya secara umum pemeriksaan sistem pengisian sepeda motor ini selalu dilakukan pada saat dilakukan service rutin pada sepeda motor kita di bengkel resmi. Tahapan Pemeriksaan Sistem Pengisian Sepeda Motor Berikut beberapa tahap dalam pemeriksaan sistem pengisian sepeda motor : RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 22
Pemeriksaan Kebocoran Arus Periksalah baterai dari pengosongan diri yang berlebihan dengan cara memeriksa kebocoran arus ketika semua beban pemakai tidak dinyalakan. Caranya seperti ditunjukkan dalam gambar.. lepas kabel minus dari baterai kemudian rangkaikan Amper meter kabel berwarna merah hubungkan dengan minus baterai dan warna hitam dengan ujung kabel yang terlepas. Selama mengukur jangan menghidupkan kunci kontak kemudian bacalah hasil pengukuran. Gambar 1. Pemeriksaan kebocoran arus Hasil pengukuran yang baik adalah tidak ada arus mengalir dengan penunjukan amper meter 0 amper. Bila ada/terbaca ada arus mengalir maka pada rangkaian ada kebocoran arus. Periksa bagian bagian dari rangkaian dengan cara melepas satu persatu soketnya. apabila soket sedang terlepas arus tetap terbaca berarti kebocoran bukan pada jalur soket yang dilepas. Dan sebaliknya apabila soket sedang dilepas dan arus tidak mengalir lagi berarti pada rangkaian tersebut ada komponen atau kabel yang hubung singkat. Catatan : Jangan menggunakan amper meter yang ukurannya lebih kecil dari arus yang semestinya,karena dapat merusakkan alat ukur. Pemeriksaan Tegangan Dan Arus Pengisian Sebelum memulai pekerjaan ini lakukan pengecekan pada baterai (baterai harus dalam kondisi penuh ) dengan cara mengukur berat jenis elektrolit baterai dapat diketahui kondisi baterai yaitu berat jenis elektrolit 1,28 kg/l pada 20 C tetapi bila baterai yang terpasang adalah baterai MF (Maintenance Free) maka pengecekan ini tidak dapat dilakukan.Ukurlah besar arus pengisian dengan cata melihat gambar diatas,yaitu dengan cara melepas sekring utama,pasanglah kabel hitam ampermeter pada sisi baterai dan sisi merah pada sisi pemakai (kabel bodi) Lakukan Start dengan Kick Starter jangan menggunakan elektrik starter karena akan merusakkan ampermeter.Setelah mesin hidup naikkan putaran mesin sesuai spesifikasi merk dan type sepeda motor kemudian baca hasil pengkuran dan bandingkan dengan spesifikasi arus yang dihasilkan dengan buku manual sepedamotor yang bersangkutan.Lakukan juga seperti hal yang sama tetapi nyalakan lampu kepala. RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 23
Gambar 2. Pemeriksaan Tegangan dan Arus Pengisian Pada saat yang bersamaan catat juga tegangan dengan voltmeter yaitu volt meter dihubungkan pada terminal plus dan minus baterai. Setelah melakukan pemeriksaan seperti diatas ,hasilnya dapat disimpulkan dibandingkan hal hal yang umum terjadi pada system pengisian sepeda motor : 1. Tegangan melebihi tegangan jepit baterai (12Volt) dan arus yang mengalir kecil,hal ini menunjukkan system pegisian normal. 2. Terjadi tegangan dan arus pengisian yang besar,ini menunjukkan pengisian tidak normal. Ada kondisi lain yang terjadi pada saat melakukan pengukuran ini seperti dibawah ini berikut kemungkinan penyebabnya. 1. Tegangan semakin tinggi dan arus semakin besar bila putarannya dinaikkan,kemungkinan penyebabnya adalah usia baterai sudah tua atau pemasangan baterai yang tidak sesuai kapasitasnya (terlalu besar) 2. Arus pengisian normal tetapi tegangan pengisian terlalutinggi jika putaran semakin tinggi, ke mungkinan penyebabnya adala kerusakan pada regulator rectifier. 3. Tegangan pegisian terlalu rendah Arus pengisian terlalu kecil, kemungkinan penyebabnya adalah kerusakan regulator rectifier (meregulasi terlalu rendah), atau kumparan generator rusak. Pemeriksaan Kumparan Pengisian RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 24
Gambar 3. Pemeriksaan Kumparan Pengisian Pemeriksaan kumparan generator pembangkit dapat dilakukan melalui soket yang akan masuk ke regulator berjumlah 4 pin.Lepas soket dari regulator dengan cara menekan pengunci soket dan menarik keluar. Ukur ujung pada ujung pin kabel berwarna hijau (G) pada sisi generator terhadap massa/bodi,hasilnya harus ada kontinuitas hubungan/tanpa tahanan. Ukur ujung pin pada konektor kabel berwarna merah (R) terhadap massa,hasilnya harus ada tegangan baterai. Ukur pada ujung pin kabel berwarna putih (W) terhadap massa maka hasilnya harus ada tahanan berkisar antara1,1 -1,2 ohm. Pemeriksaan Regulator Rectifier Bila Regulator rectifier rusak maka komponen tersebut tidak dapat diperbaiki, maka komponen tersebut harus diganti baru.Adapun cara pemeriksaan bisa dilakukan dengan tahapan seperti yang dibahas sebelumnya.Setelah diperiksa ternyata kesimpulan hasil pemeriksaan menyimpulkan bahwa regulator rectifier rusak maka dapat dilakukan pengukuran kembali pada regulator untuk lebih meyakinkan bahwa benar-benar regulator rectifier rusak. Untuk itu ada cara lain menguji regulator rectifier sebagai berikut : RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 25
Cara pemeriksaan : Warna Kabel Pemeriksaan Kabel Baterai (merah/putih atau merah) Harus ada tegangan antara kabel merah dengan massa Kabel massa (hijau) Harus ada kontinuitas hubungan antara kabel hijau dengan body. Kabel pengisian (putih) Harus ada nilai tahanan sesuai standar Kabel lampu penerangan jalan (kuning) Harus ada nilai tahanan sesuai standar Setelah pemeriksaan selesai dan hasil pemeriksaan memenuhi syarat atau sama dengan kondisi yang disebutkan pada tabel pemeriksaan tetapi hasil pengukuran tegangan pada sistem pengisian tidak sesuai dengan ketentuan (14,5 Volt) maka gantilah regulator tersebut dengan yang baru. RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 26
SMK KESATRIAN PURWOKERTO RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TAHUN PELAJARAN 2023/2024 SMK Kesatrian Purwokerto Jl. Kesatrian NO. 62 Purwokerto 53115 Email: [email protected] Website: smkkesatrian-pwt..sch.id Telp. : (0281 )636122 Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Mata Pelajaran : Pemeliharaan Kelistrikan Sepeda Motor Kelas / Semester : XII TBSM / Genap Materi Pokok : Menjelaskan lampu indikator injeksi berkedip Menyebutkan macam macam cara mengatasi lampu injeksi berkedip Menjelaskan arti kedipan lampu indikator No. RPP : 19 Pertemuan Ke : 6 Alokasi Waktu : 7 JP X 45 Menit I. Kompetensi Inti KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik Bisnis Sepeda Motor pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional. KI 4 : Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik Bisnis Sepeda Motor Menampilkan kinerja mandiri dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan gerak alami, sampai dengan tindakan orisinal dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik. RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 1
II. Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) : KD 3. 16 : Mengevaluasi indikator kode kerusakan sistem injeksi IPK : 1. Menjelaskan lampu indikator injeksi berkedip 2. Menyebutkan macam macam cara mengatasi lampu injeksi berkedip 3. Menjelaskan arti kedipan lampu indikator 3.1 3.2 Tujuan Pembelajaran : Setelah mengikuti proses pembelajaran: 1. Peserta didik dapat menjelaskan lampu indikator injeksi berkedip pada sepeda motor injeksi dengan benar 2. Peserta didik dapat menyebutkan macam macam cara mengatasi lampu injeksi berkedip pada sepeda motor injeksi dengan benar 3. Peserta didik dapat menjelaskan arti kedipan lampu indikator pada sepeda motor injeksi dengan benar III. Materi Pembelajaran a. Materi Faktual (dapat diamati dengan indera atau alat) Menjelaskan lampu indikator injeksi berkedip Menyebutkan macam-macam cara mengatasi lampu injeksi berkedip Menjelaskan arti kedipan lampu indikator b. Materi Konseptual (Gabungan antar fakta-fakta yang saling berhubungan) Sistem Injeksi Elektronik c. Materi Prinsip (Generalisasi hubungan antar konsep-konsep yang saling terkait) Penjelasan lampu indikator injeksi berkedip Jenis-jenis cara mengatasi lampu injeksi berkedip Membaca arti kedipan lampu indikator d. Materi Prosedural (sederetan langkah yang sistematis dalam menerapkan prinsip) Prosedur membaca kedipan pada lampu indikator Prosedur cara mengatasi lampu injeksi berkedip Cara melatih pengunaan alat yang digunakan dalam perawatan sistem injeksi IV. Strategi Pembelajaran : 1. Pendekatan : Saintifik 2. Metode : Diskusi, Tanya Jawab, Demontrasi, Praktek dan Penugasan 3. Model : Problem Based Learning V. Media / Alat / Bahan : Media : : Powerpoint, Internet Alat : Handphone, LCD Proyektor Bahan : Hand Out/ Modul, LKPD, Manual book sepeda motor VI. Sumber Belajar : 1. Hand Out 2. Youtube, Internet, Google RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 2
3. Manual book sepeda motor VII. Kegiatan Pembelajaran : Pertemuan ke- 6 : 7 x 45 Menit LANGKAH PEMEBELAJARAN TAHAPAN MODEL PEMBELAJARAN DESKRIPSI KEGIATAN Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS WAKTU Pendahuluan Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran. Siswa melanjutkan membaca suratan pendek atau membaca AlQuran (Pend. Karakter Religius) Religius 45 Menit Siswa melakukan kegiatan pemanasan sebelum memulai pembelajaran Siswa melakukan kegiatan membersihkan, merapihkan barang/benda dilingkungan sekitar tempat tinggal siswa (Pend. Karakter Budaya Industri / 5S) guna pembiasaan softskill siswa Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. Disiplin Literasi Berfikir kritis Literasi Komunikasi Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya Inti Stimulus Guru menampilkan tayangan tentang pengenalan sistem injeksi sepeda motor Literasi Komunikasi Berfikir kritis 180 Menit Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang pengenalan sistem injeksi sepeda motor Identifikasi masalah Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang pengenalan sistem pengapian injeksi sepeda Kerjasama RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 3
motor Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang sistem injeksi sepeda motor Literasi Kerjasama Berfikir kritis Pengumpulan data Guru meminta siswa mengali informasi tentang sistem injeksi sepeda motor Siswa menggali informasi tentang tentang sistem injeksi sepeda motor Pembuktian Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang sistem injeksi sepeda motor Guru memfasilitasi dan mengarahkan siswa membentuk kelompok belajar dan membagikan lembar diskusi kelompok Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik kesimpulan Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang masalah pada sistem injeksi Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai masalah pada sistem injeksi Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru Siswa menyimpulkan materi tentang masalah pada sistem sistem injeksi Komunikasi Kreatif Penutup Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. Komunikasi Disiplin 90 Menit Siswa melakukan pembersihan peralatan, media dan ruangan. Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 4
VIII. Penilaian Pembelajaran, Remidial, dan Pengayaan a. Penilaian Pembelajaran Penilaian Skala Sikap Teknik penilaian : Observasi : sikap religiius dan sikap sosial Bentuk penilaian : lembar pengamatan Instrumen penilaian : No Nama Peserta didik Kerjasama Tanggung jawab Santun Pro Aktif Nilai Akhir 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. 2. 3. dst Rubrik Penilaian Peserta didik memperoleh skor: 4 = jika empat indikator terlihat 3 = jika tiga indikator terlihat 2 = jika dua indikator terlihat 1 = jika satu indikator terlihat Indikator Penilaian Sikap: 1. Kerjasama a. Terlibat aktif dalam bekerja kelompok b. Ketersediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan c. Bersedia membantu orang lain dalam satu kelompok yang mengalami kesulitan d. Rela berkorban untuk teman lain 2. Tanggung Jawab a. Melaksanakan tugas dengan baik b. Menerima resiko dari tindakan yang dilakukan c. Mengakui dan meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan d. Mengerjakan pekerjaan tepat waktu RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 5
3. Santun a. Baik budi bahasanya b. Menggunakan ungkapan yang tepat c. Mengekspresikan wajah yang cerah d. Berperilaku sopan 4. Proaktif a. Berinisiatif dalam bertindak b. Mampu menggunakan kesempatan c. Memiliki prinsip dalam bertindak d. bertindak dengan penuh tanggung jawab Nilai akhir sikap diperoleh berdasarkan modus (skor yang sering muncul) dari keempat aspek sikap di atas. Kategori nilai sikap: Sangat baik : apabila memperoleh nilai akhir 4 Baik : apabila memperoleh nilai akhir 3 Cukup : apabila memperoleh nilai akhir 2 Kurang : apabila memperoleh nilai akhir 1 Pengetahuan Pertemuan : 6 KD 3. 16 : Mengevaluasi indikator kode kerusakan sistem injeksi IPK : 1 Menjelaskan lampu indikator injeksi berkedip 2. Menyebutkan macam macam cara mengatasi lampu injeksi berkedip 3. Menjelaskan arti kedipan lampu indikator Kisi Kisi Soal Penilaian Harian Kompetensi Dasar Indikator Soal Tingkat Berfikir Jenis Soal Soal C1 C2 C3 C4 C5 C6 3.16. Mengevalua si indikator kode kerusakan sistem injeksi Menjelaskan lampu indikator injeksi berkedip Menyebutkan macam √ √ √ √ Pilihan Ganda 1 2 3 4 RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 6
Kompetensi Dasar Indikator Soal Tingkat Berfikir Jenis Soal Soal C1 C2 C3 C4 C5 C6 macam cara mengatasi lampu injeksi berkedip Menjelaskan arti kedipan lampu indikator √ √ √ √ √ √ 5 6 7 8 9 10 Soal Pilihan Ganda : Berilah tanda silang (x) pada salah satu huruf a, b, c, dan d, di depan jawaban yang paling tepat ! 1 Apakah yang harus diperbaiki apabila kode kerusan pada motor Yamaha berkedip 12 kali ? a. TPS b. IAT c. Coolant Temperature sensor d. Crankshaft position Sensor e. O2 sensor 2 Apakah yang harus diperbaiki apabila kode kerusan pada motor Yamaha berkedip 21 kali ? a. TPS b. IAT c. Coolant Temperature sensor d. Crankshaft position Sensor e. O2 sensor 3 Apakah yang harus diperbaiki apabila kode kerusan pada motor Yamaha berkedip 15 kali ? a. TPS b. IAT c. Coolant Temperature sensor d. Crankshaft position Sensor e. O2 sensor 4. Apakah yang harus diperbaiki apabila kode kerusan pada motor Yamaha berkedip 15 kali ? a. TPS b. IAT c. Coolant Temperature sensor d. Crankshaft position Sensor e. O2 sensor 5. Apakah yang harus diperbaiki apabila kode kerusan pada motor Yamaha berkedip 24 kali ? a. TPS b. IAT c. Coolant Temperature sensor d. Crankshaft position Sensor e. O2 sensor RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 7
6. Apakah yang harus diperbaiki apabila kode kerusan pada motor Yamaha berkedip 39 kali ? a. TPS b. Fuel injeksi c. Coolant Temperature sensor d. Crankshaft position Sensor e. O2 sensor 7. Apakah yang harus diperbaiki apabila kode kerusan pada motor Yamaha berkedip 14 kali ? a. Intake Pressure Sensor b. Fuel injeksi c. Coolant Temperature sensor d. Crankshaft position Sensor e. O2 sensor 8. Apakah yang harus diperbaiki apabila kode kerusan pada motor Yamaha berkedip 22 kali ? a. Intake Pressure Sensor b. Fuel injeksi c. Intake Temperature Sensor d. Crankshaft position Sensor e. O2 sensor 9. Apakah yang harus diperbaiki apabila kode kerusan pada motor Yamaha berkedip 28 kali ? a. Intake Pressure Sensor b. Fuel injeksi c. Intake Temperature Sensor d. Engine Temperature Sensor e. O2 sensor 10. Apakah yang harus diperbaiki apabila kode kerusan pada motor Yamaha berkedip 42 kali ? a. Intake Pressure Sensor b. Fuel injeksi c. Intake Temperature Sensor d. Engine Temperature Sensor e. Speed Sensor Pedoman Penskoran Soal Pilihan Ganda : NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR Benar Salah 1 Jawaban : D 10 0 2 Jawaban : C 10 0 3 Jawaban : A 10 0 4 Jawaban : B 10 0 5 Jawaban : E 10 0 6 Jawaban : B 10 0 7 Jawaban : A 10 0 8 Jawaban : C 10 0 9 Jawaban : D 10 0 10 Jawaban : E 10 0 TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 0 RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 8
b. Remedial Kisi-kisi soal remedial Kompetensi Dasar Indikator Soal Tingkat Berfikir Jenis Soal Soal C1 C2 C3 C4 C5 C6 3.16. Mengevalua si indikator kode kerusakan sistem injeksi Menjelaskan lampu indikator injeksi berkedip Menyebutkan macam macam cara mengatasi lampu injeksi berkedip Menjelaskan arti kedipan lampu indikator √ √ √ Uraian 1 2 3 Soal Uraian : 1. Sebutkan beberapa permasalahan yang sering terjadi ketika lampu indikator Anda menyala terus.! 2. Jelaskan dan gambarkan Kode–Kode Diagnosa di ECU Motor Metik…? 3. Uraikan Penyebab Indikator Engine Check Sepeda Motor Menyala…? Pedoman Penskoran Soal Uraian : NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR 1. Jawaban : Berikut ini beberapa permasalahan yang sering terjadi ketika lampu indikator Anda menyala terus. Masalah Pulser Pulser atau pick up coil adalah komponen yang berfungsi menentukan waktu pengapian kepada CDI atau ECU ke SCR, kemudian memerintahkan SCR untuk membuka kapasitor dan melepaskannya. Jika pulser dalam kondisi lemah biasanya akan menyebabkan sepeda motor tersendat – sendat, seperti kehabisan bensin dan sering kali mogok. Masalah Throttle Position Sensor (TPS) RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 9
Throttle Position merupakan sensor berfungsi membaca besaran bukaan gas dan memberikan sinyal tersebut ke ECU. Jika terjadi kerusakan, gejala yang ditimbulkan adalah putaran mesin jadi berat, bahkan tidak bisa idle. Jika terus dibiarkan, TPS yang rusak nantinya juga dapat menyebabkan tarikan motor menjadi kurang responsif. Masalah ECU motor ECU merupakan salah satu elemen paling penting pada sepeda motor. Sebab di dalam ECU lah semua fitur pada mesin injeksi dikontrol. Seperti riding mode, bukaan bensin, dan campuran udara. Jika terjadi kerusakan pada ECU, mungkin bisa merusak seluruh sistem mesin dari sepeda motor injeksi Anda. Masalah Saringan Udara Saringan udara pada motor bertugas menyaring udara yang masuk ke dalam ruang bakar agar tidak tercampur dengan partikel kotoran dan debu. Jika kondisi filter udara kotor maka akan berakibat pada tarikan gas motor jadi berat dan tidak stabil. Selain itu motor juga akan mendadak mati atau mogok bila filter udara kotor tetap digunakan. Power Supply ke Fuel Injector Rusak Kerusakan ini disebabkan karena regulator tidak berfungsi dan battery (aki) tidak terisi dengan sepenuhnya. Namun bisa jadi juga karena terlalu over pengisiannya (over charging). Jika indikator menunjukkan kedipan hingga 46 kali maka ini pertanda ada kerusakan pada power supply. Sumber : https://planetban.com/blog/lampu-indikator-motor-injeksi-nyala-terus-apa-bahayanya SKOR MAKSIMUM 30 2. Jawaban : Berikut adalah kode kerusakan motor metik Yamaha saat proses diagnosa. Dari kode nomor yang dikeluarkan, bisa langsung terjawab kendala yang terjadi di motor kalian. NO KODE DIAGNOSA 1 12 Cranksaft Position Sensor, atau dalam motor sistem karbu sering disebut “pulser” 2 13 Intake Pressure Sensor terlepas atau terjadi hubungan arus pendek 3 14 Intake Pressure Sensor tersumbat 4 15 Throttle Position Sensor (TPS), terlepas atau terjadi hubungan arus pendek. 5 16 Throttle Position Sensor (TPS) macet 6 19 Side Stand Switch, standar samping patah atau lepas RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 10
7 22 Intake Temperature Sensor lepas atau terjadi hubungan arus pendek 8 24 O2 Sensor 9 28 Engine Temperature Sensor 10 37 ISC Valve macet pada posisi terbuka 11 39 Injector 12 42 Speed Sensor 13 44 EEPROM Error 14 46 Power Suply ke Fuel Injector 15 50 Rusaknya Memori ECU 16 61 ISC tidak bekerja. 17 79 Terlalu banyak udara masuk Semoga informasi ini bisa membantu dan memudahkan dalam menganalisa dan mendiagnosa kerusakan motor metik Anda. Namun yang pastinya, punya motor metik dengan sistem injeksi harus rajin dan telaten dalam hal perawatan Sumber : https://www.carmudi.co.id/journal/kenali-kode-kerusakan-di-motor-metik-anda-yamaha/ SKOR MAKSIMUM 30 3. Jawaban : Penyebab Indikator Engine Check Sepeda Motor Menyala "Jika indikator tersebut menyala atau aktif, artinya terjadi malfungsi atau masalah pada mesin atau komponen lainnya," RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 11
Ada beberapa hal yang menyebabkan indikator check engine menyala. Bisa jadi karena aki atau baterai mulai tekor, sensor yang tidak terbaca engine control unit (ECU), ECU rusak, kabel speedometer putus, bias juga kabel speedometer-nya putus. Jika indikator engine check menyala terus tapi tidak mempengaruhi kinerja mesin motor, tidak usah panik. Sumber : https://www.medcom.id/otomotif/tips/9K5jzOaN-penyebab-indikator-engine-check-sepedamotor-menyala SKOR MAKSIMUM 40 TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 c. Pengayaan Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut : 1. Membaca buku-buku tentang materi yang relevan. 2. Mencari informasi secara online tentang materi 3. Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang materi 4. Mengamati langsung tentang materi yang ada di lingkungan sekitar. Purwokerto, Juli 2023 Guru Mata Pelajaran Rosihan Wahyu Jatmiko, S.Pd. RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 12
LKPD KEGIATAN DISKUSI Nama Anggota Kelompok : 1. ……………………………. 2. ………………………….... 3. …………………………… 4. …………………………… Kelas : XII TBSM ….. A. Topik Evaluasi lampu indicator injeksi berkedip dan memahami jumlah kedipan dan kode kerusakan B. Tujuan Setelah selesai mempelajari LKPD ini diharapkan peserta didik mampu: 1. Menjelaskan lampu indikator injeksi berkedip 2. Menyebutkan macam macam cara mengatasi lampu injeksi berkedip 3. Menjelaskan arti kedipan lampu indikator C. Kegiatan Diskusikan tentang sistem starter sepeda motor : - Apa itu sistem sistem injeksi - Sebutkan kode-kode kerusakan pada sepeda motor injeksi - Sebutkan kode-kode diagnose pada sepeda motor injeksi - Langkah-langkah perbaikan dan reset kode kerusakan D. Lembar Jawab Diskusi ................................................................................................................................................................................ ................................................................................................................................................................................ ............................................................................................................................................................................... RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 13
................................................................................................................................................................................ ................................................................................................................................................................................ ................................................................................................................................................................................ ................................................................................................................................................................................ ................................................................................................................................................................................ ................................................................................................................................................................................ ................................................................................................................................................................................ ................................................................................................................................................................................ MODUL / HAND OUT PEMELIHARAAN KELISTRIKAN SEPEDA MOTOR (PKSM) KELAS XII SEMESTER GASAL KOMPETENSI KEAHLIAN : TEKNIK DAN BISNIS SEPEDA MOTOR Materi Pokok : Sistem Injeksi Pengertian EFI (Electronic Fuel Injection) EFI adalah sebuah kata singkatan dari Electronic Fuel Injection. Adapun pengertian dari EFI adalah sebuah sistem penyemprotan bahan bakar yang dalam kerjanya dikontrol secara elektronik agar didapatkan nilai campuran udara dan bahan bakar selalu sesuai dengan kebutuhan motor bakar, sehingga didapatkan daya motor yang optimal dengan pemakaian bahan bakar yang minimal serta mempunyai gas buang yang ramah lingkungan. Dalam kehidupan sehari hari nama EFI telah dipakai oleh merk Toyota, sedangkan merk lain mempunyai nama nama yang berbeda, akan tetapi prinsip dari semua sistem tersebut adalah sama. Fungsi dan cara kerja injeksi Fungsi dan cara kerja komponen injeksi Bahan bakar bensin elektronik Sistem EFI itu terdiri dari tiga system utama,yaitu system bahan bakar,system induksi udara,dan system control elektronik. Untuk sepeda motornya bisa dilihat di Sepeda Motor Injeksi Honda. Sistem Bahan bakar Sitem Bahan Bakar berfungsi untuk menyalurkan bahan bakar dari tangki ke ruang bakar. Komponen system bahan bakar terdiri atas 1. Pompa Bahan bakar Pompa bahan bakar berfungsi utuk menyalurkan bahan bakar dari tangki ke injector.Pompa bahan bakar yang digunakan adalah pompa bahan bakar listrik 2. Fuel pulsation damper RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 14
Fuel pulsation damper berfungsi sebagai penyerap perubahan tekanan pada saluran tekanan karena adanya injeksi.Tekanan bahan bakar dalam intake manifold dipertahankan oleh pressure regulator 3. Pressure Regulator Pressure regulator berfungsi mengatur tekanan bahan bakar ke injector-injektor.Jumlah bahan bakar yang di injeksikan diatur oleh sinyal yang di berikan ke injector sehingga tekanan harus tetap pada tiaptiap injketor.Untuk mendapatkan jumlah penyemprotan yang tepat,tekanan bahan bakar harus dipertahankan lebih kurang 2,55 kg/cm2. 4. Injektor Injektor adalah sebuah nozzle elektromagnetik yang kerjanya dikontrol leh computer.Injektor dilengkapi dengan heat insulator pada saluran masuk atau pada kepala slinder yang dekat dengan lubang pemasukan 5. Cold start injektor Cold start Injektor digunakan untuk mensuplai bahan-bahan pada saat suhu motor masih rendah.Injektor ini dipsang di baian tengah ruangan udara masuk.Injektor bekerja hanya pada saat start bila temperature air pendingin di bawah 220 Celsius. Sistem induksi udara berfungsi untuk menyediakan sejumlah udara yang diperlukan untuk pembakaran terdiri atas: Throttle body Throttle body terdiri atas katup therottle untuk mengontroludara masuk,sebuah system by pass udara yang mengatur aliran udara pada putaran idle dan sebuah throttle position sensor untuk menyensor kondisi terbukanya katup therottle. Katup udara Katup udara di gunakan untuk fast idle yang bekerjanya oleh bimetal dan heat coil motor dalam keadaan dingin.Katup udara di pasangkan pada permukaan samping kanan slinder.Jika putaran fast idle selama pemanasan tidak stabil atau rendah maka hali ini antara lain disebabkan oleh kesalahan pembukaan katup udara. Air flow meter Air flow meter mendeteksi jumlah udara yang masuk dan mengirimkan sinyal ke computer yang menentukan dasar jumlah injeksi.Air flow meter terdiri atas plat pengukur,pegas kembali ,baut penyekat campuran idle,sensor udaa masuk dan switch pompa bahan bakar. system Kontrol Elektronik (ECU) RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 15
Sistem Kontrol elektronik mempunyai bermacam-macam sensor yang terdiri atas air flow meter,Sensor air pendingin,sensor psisi katup gas,sensor udara masuk,sensor gas tekan,dan sensor tekanan mesin.Perangkat ini akan menentukan lama kerja injector.Kelengkapan yang lain adalah main relay yang menyediakan sumber arus listrik ke computer.Circuit opening relay yang mengontrol kerja pompa bahan bakar dan sebuah resistor yang menstabilkan kerja injector.. Prinsip Sistem Kontrol EFI (Electronic Fuel Injection) System yang digunakan pada electronic fuel injection terbagi atas sensor-sensor, ECU dan actuator. Sensor-sensor merupakan informan atau pemberi informasi tentang kondisi-kondisi yang berkaitan dengan penentuan jumlah bahan bakar yang harus diinjeksikan dan kapan harus di injeksikan. Pemberian informasi dapat berupa sinyal analog ataupun digital. Sensor-sensor yang mengirim informasi dalam bentuk analog seperti misalnya TPS (Throttle Position Sensor dan mass air flow). Informasi lainnya dan sensor-sensor lainnya antara lain jumlah udara yang masuk (aliran), suhu air (water temperatur sensor), sensor oksigen (oxygen sensor), knocking sensor, dan masih banyak lagi. Sensor-sensor ini kemudian mengirimkan informasi ke ECU (Electronic Control Unit) yang kemudian dikirim ke actuator untuk eksekusi. Jadi actuator merupakan bagian/komponen yang akan diperintah oleh ECU dan perintah dapat berupa analog ataupun digital. Pemberian perintah berupa analog diberikan pada pompa bensin elektrik dan lampu engine kontrol. Sedangkan pemberian perintah berupa sinyal digital diberikan pada injector, coil pengapian, katup pernapasan tangki, pengatur idle, pemanas sensor lamda dan steeker diagnosa. Macam-macam Sistem EFI D-EFI (Tipe manifold absolute control) Sistem D-EFI mengukur tekanan udara dalam intake manifold dan kemudian melakukan penghitungan jumlah udara yang masuk, tetapi karena tekanan dan jumlah udara dalam intake manifold tidak dalam konvensi yang tepat, sistem D-EFI tidak begitu akurat dibandingkan dengan sistem L-EFI. RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 16
L-EFI (Tipe air flow meter) Dalam sistem L-EFI, air flow meter langsung mampu mengukur jumlah udara yang mengalir melalui intake manifold. Air flow meter mengukur jumlah udara dengan sangat akurat, sistem L-EFI dapat mengontrol penginjeksian bahan bakar lebih tepat dibandingkan dengan sistem D-EFI. Nama-nama Komponen dan Fungsi Sistem EFI Komponen pada sistem EFI mobil dan fungsinya RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 17
1. Tanki bahan bakar Fungsi tanki bahan bakar adalah sebagai wadah penampung bensin selaku sumber tenaga dari mobil. Mobil-mobil keluaran dibawah tahun 2000 mungkin masih banyak ditemui tanki berbahan plat logam. Namun pada mobil-mobil sekarang, tanki bahan bakar banyak dibuat dari bahan plastik tebal yang memiliki bobot ringan namun kuat menampung bahan bakar. Meski ringan, kelemahan tanki berbahan plastik ini rawan bocor kalau terkena benturan. 2. Fuel filter Filter bensin berfungsi untuk menyaring kotoran yang terbawa oleh aliran bensin saat melintasi fuel feed. Dengan adanya filter ini maka bensin yang masuk ke injector nantinya sudah dalam kondisi bersih. Ada dua filter bensin dalam sistem efi yakni ; Filter kasar, terbuat dari rajutan kawat yang memiliki pori cukup besar. Fungsinya sebagai penyaring kotoran padat berukuran besar. Filter halus, terbuat dari bahan seperti kain dengan pori lebih kecil sehingga mampu menyaring kotoran berpartikel kecil. Pada fuel filter juga terdapat water sedimenter yang berfungsi memisahkan air kalau ada air yang terbawa aliran bensin. 3. Fuel pump Pompa bensin memiliki dua fungsi yakni ; Untuk mengalirkan bensin dari tanki ke injector. Meningkatkan tekanan bahan bakar pada fuel feed. RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 18
Pompa bensin memang bukan hanya pada sistem EFI, tapi pada mesin-mesin karburator juga disediakan fuel pump. Namun pada sistem EFI, fuel pump sudah digerakan oleh energi listrik. Sehingga tidak membebani mesin. Lokasi fuel pump ini juga tersembunyi terendam didalam tanki bahan bakar. 4. Delivery pipe Delivery pipe adalah pipa yang terletak di ujung saluran bensin, fungsinya untuk menampung bensin yang dipompa oleh fuel pump. Pipa delivery ini biasanya terbuat dari bahan yang lebih keras, karena disinilah titik temu antara saluran bensin dan semua injector. Kalau dilihat, pipa ini memiliki beberapa lubang yang terdiri dari inlet hose yang terhubung ke saluran bensin dari tanki serta injector hose yang terhubung ke semua injector. 5. Injector Fungsi injektor adalah untuk mengeluarkan bensin dari dalam delivery pipe dengan komposisi yang pas. Injektor bekerja menggunakan sebuah solenoid. Ketika pada posisi normal (mesin mati) solenoid ini tidak mendapatkan tegangan listrik sehingga noozle pada injector tidak membuka. Sementara saat piston berada pada langkah hisap, solenoid akan diberikan tegangan listrik oleh ECU. Akibatnya timbul berakan aksial yang menyebabkan noozle terbuka. Karena bensin didalam delivery pipe itu sudah bertekanan, maka ketika noozle membuka bensin otomatis akan keluar. Lama waktu pemberian listrik ke solenoid ini mempengaruhi komposisi bensin yang keluar, semakin lama maka akan semakin banyak. 6. Pressure regulator Pressure regulator berfungsi untuk menjaga tekanan didalam saluran bensin tetap stabil. Pressure regulator diperlukan karena untuk menanggulangi kelebihan tekanan yang diakibatkan pompa bensin yang terus bekerja. Ketika terdeteksi tekanan bensin berlebih, maka bensin akan dialirkan kembali ke tanki sampai tekanan stabil. Besar kecil tekakan didalam saluran bensin ini juga mempengaruhi komposisi bensin yang keluar ke intake. 7. Fuel feed Fuel feed atau disebut juga selang bahan bakar berfungsi sebagai tempat mengalirnya bensin dari tanki ke injector. Umumnya selang bahan bakar terbuat dari bahan seperti mika yang memiki bobot ringan namun kuat menahan bensin bertekanan. RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 19
Hanya saja, kelemahan bahan mika terletak pada kekuatannya apabila tertekuk. Maka akan mudah pecah. 8. Return feed Sebenarnya selang ini hampir sama seperti fuel feed, namun return feed berfungsi untuk mengalirkan bensin sisa saat kelebihan tekanan kembali menuju tanki. Saluran ini memanjang dari delivery pipe ke tanki. 9. Sensor Kalau berbicara soal sensor, berarti kita masuk ke komponen elektrikal EFI. Ada tiga komponen kelistrikan efi, yakni sensor, ECU dan injektor. Sensor sendiri merupakan alat untuk mendeteksi, yang hasilnya dijadikan sebagai acuan bagi ECU untuk menentukan lamanya injektor membuka. Apa yang dideteksi ? Ada beberapa kondisi yang dieteksi oleh sensor, antara lain massa udara yang masuk ke mesin, suhu udara yang masuk ke mesin, serta sudut pembukaan sensor. Oleh karena itu dalam mesin efi setidaknya ada 5 sensor yang terdiri dari ; MAF sensor IAT sensor MAP sensor TPS sensor CKP sensor Tapi pada mobil sekarang, sistem EFI tidak hanya bergantung pada 5 sensor itu. Ada beberapa tambahan sensor agar komposisi bensin yang keluar dari injektor semakin akurat. 10. ECU Apabila sensor fungsinya untuk mendeteksi, maka ECU berfungsi untuk mengolah data-data yang diperoleh dari sensor. Data dari 5 sensor tadi akan dikirimkan ke dalam ECU, lalu ECU akan melakukan processing. Hasil pemrosesan data didalam ECU berupa tegangan dengah interval waktu tertentu yang dikirimkan ke injektor agar noozle terbuka. Bagaimana ECU bisa mengolah data ? Kalau ini, mirip processor komputer namun yang diolah ada listrik yang memiliki tegangan variatif. Dan setiap nilai tegangannya memiliki arti tersendiri. 11. Baterai RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 20
Pada sistem bahan bakar konvensional, baterai tidak menjadi bagian penting. Namun pada sistem EFI, karena namanya juga Electronic fuel injection, maka artinya sistem ini bekerja secara elektronika. Barang elektronika pasti memerlukan arus listrik, dengan kata lain sistem EFI tidak bisa dijalankan tanpa adanya arus dari baterai. Fungsi baterai pada sistem EFI adalah sebagai pemberi tegangan referensi (umumnya 5 volt) yang nantinya akan diolah oleh sensor sehingga memberikan tegangan balik ke ECU dengan nilai tegangan antara 0 hingga 5 Volt. Sepeda motor berteknologi injeksi biasanya dilengkapi dengan lampu indikator pada panel speedometer. Lampu yang disebut MIL (Malfunction Indicator Light) ini berfungsi sebagai pemberitahu kondisi mesin, khususnya sensor-sensor pada sepeda motor. Untuk mengetahui kerusakan yang terjadi, Anda bisa melakukan penghitungan pada jumlah kedipan yang muncul. Honda sendiri memiliki standar kode yang berupa jumlah dari kedipan MIL tersebut. "Kedipannya terdiri atas satuan dan puluhan. Untuk satuan lampu berkedip antara 0,3 atau 0,4 detik. Sedangkan puluhan ditandai dengan kedipan lebih lama. Jumlah kedipan ini nantinya akan membentuk kode yang merepresentasikan kerusakan," ucap Agung Sugihono, Training Fasilitator PT Daya Adicipta Mustika. Lalu apa saja kode kerusakan tersebut, simak berikut ini. 1. Kode kerusakan pada sepeda motor Honda 1. Kedipan Kode ini memastikan motor Anda mengalami kerusakan pada Manifold Absolute Pressure (MAP) yang mendeteksi tingkat kevakuman pada intake manifold. 7 kedipan Apabila kode ini muncul, Engine Oli Temperatura atau Engine Coolent Temperature mengalami gangguan. Gangguan ini menyebabkan sistem pembakaran tidak bisa bekerja secara maksimal yang berimbas pada pemborosan bahan bakar. 8 kedipan Kode ini menunjukkan terjadinya gangguan pada sensor Throttle Position. Kerusakan pada sensor tersebut menyebabkan pemborosan bahan bakar dan sulit starter. 9 kedipan Dipastikan Intake Air Temperature Anda mengalami gangguan. IAT sendiri bekerja dengan cara mendeteksi suhu udara yang melewati throttle body, kemudian mengubah suhu menjadi sinyal listrik yang dikirim ke ECU. Dengan adanya sensor IAT, jumlah bahan bakar yang diinjeksikan akan selalu pada tingkat yang optimal. 12 kedipan Kode ini menunjukkan Injector sepeda motor Anda mengalami masalah. Gangguan ini biasanya menyebabkan motor tak bisa dinyalakan. 21 kedipan Gangguan sensor O2 akan diproyeksikan melalui kode ini. Sensor ini sendiri befungsi untuk mendeteksi gas buang terhadap gas-gas beracun dan kondisi pembakaran mesin. 29 kedipan Idle Air Control Valve merupakan komponen yang membantu dalam penyalaan mesin. Apabila kode ini muncul, dipastikan IACV Anda mengalami gangguan. RPP / PKSM / XII / TBSM / ROSIHAN WAHYU JATMIKO, S.PD. / 2023/2024 21