The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by SUKARNO JOYO HANDOKO, 2021-01-08 03:25:13

MODUL AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

READING STEP BY STEP , PLEASE

AGRIBINIS
TANAMAN SAYUR

JILID 2

Rina Kusumaningtyas

Pengarah:
Direktur Pembinaan SMK
Kepala Sub Direktorat Kurikulum
Kepala Seksi Penilaian
Kepala Seksi Pembelajaran
Penulis:
Gunadi Winarno
Pengendali Mutu:
Winih Wicaksono
Penyunting:
Rais Setiawan
Editor:
Heni Wulandari
Desain Sampul:
Sonny Rasdianto
Layout/Editing:
Ninda Zuhaira Fasya
Ahmad Zamzamy Umar

ii

Kata Pengantar

Dalam rangka merespon perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi diperlukan
langkah strategis untuk memperbaiki kualitas proses pembelajaran sekaligus proses penilaian.
Salah satu langkah strategis tersebut adalah melalui pemenuhan kebutuhan bahan ajar
khususnya bagi peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Bahan ajar tersebut untuk
pemenuhan mata pelajaran kejuruan, khususnya pada mata pelajaran dasar program keahlian
(C2) dan Kompetensi Keahlian ( C3)

Bahan ajar tersebut merupakan salah satu referensi dan disusun oleh guru-guru mata
pelajaran dari berbagai SMK, yang berbentuk modul dan berbentuk elektronik. Atas jerih payah
tersebut kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh penyusun dan para pihak yang telah
berkontribusi hingga terciptanya bahan ajar tersebut.

Kami menyadari masih terdapat kekurangan, dan kami harapkan adanya masukan yang
positif dan konstruktif untuk perbaikan di kemudian hari. Semoga bahan ajar ini bermanfaat dan
sesuai harapan mampu memperbaiki kualitas pembelajaran sekaligus memotivasi guru dalam
proses belajar di SMK.

iii

Puji syukur ke hadirat Allah SWT, yang Kritik yang membangun dan saran yang

telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya konstruktif akan selalu kami nantikan dengan

serta memberikan kemudahan kepada penulis senang hati, demi peningkatan kualitas yang

untuk menyelesaikan penulisan buku Agribisnis lebih baik lagi.

Tanaman Sayuran. Apresiasi positif pada Direktorat

Budidaya Tanaman Sayuran semakin Pembinaan SMK, Kementerian Pendidikan dan

pesat perkembangannya. Meskipun begitu Kebudayaan Republik Indonesia yang telah

tidak mematikan petani tradisional yang masih m e m b e r i k a n k e s e m p a t a n , m e w a d a h i ,

menanam sayuran. Tujuan penyusunan buku ini memberikan motivasi dan dukungan dalam

sebagai materi pengetahuan tentang Agribisnis pembuatan buku ini, CV Amanah Creative

Tanaman Sayuran bagi siswa Sekolah Yogyakarta atas kerja samanya dalam

Menengah Kejuruan (SMK) kelas XII khususnya berinovasi merintis penulisan dan penerbitan

Program Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan buku teks ini. Akhirnya, selamat membaca

dan Hortikultura. semoga buku teks ini bermanfaat, khususnya

Dalam buku ini dibahas mengenai dalam mendukung penguasaan kompetensi
karakteristik tanaman sayuran, persiapan mata pelajaran produktif Agribisnis Tanaman
lahan, penyemaian, penanaman, penyiraman, Sayuran di SMK Program Keahlian Agribisnis
pengendalian OPT, pemanenan, penanganan Tanaman Pangan dan Hortikultura. Amin.

pasca panen dan pemasaran hasil panen.

Dengan adanya buku ini diharapkan dapat

memudahkan siswa SMK dalam meningkatkan Yogyakarta, 12 Desember 2018
pemahaman dan ketrampilan saat mengikuti Penyusun
praktik di sekolah . Disamping itu juga dapat

digunakan sebagai pedoman untuk usaha

budidaya di rumah.

DAFTAR ISI

PRAKATA
DAFTAR ISI
JENIS DAN PERSYARATAN TUMBUH TANAMAN SAYURAN
A. Jenis dan Karakteristik Tanaman Sayuran
B. Syarat Tumbuh Tanaman Sayuran
C. Dampak Cuaca dan Iklim pada Sektor pertanian
BAB 2 PENGOLAHAN TANAH
A. Sanitasi dan Syarat Lahan
B. Sistem Pengolahan Lahan
C. Alat Pengolahan Lahan
BAB 3 PEMBUATAN BEDENGAN
A. Pembuatan Bedengan
B. Pengertian drainase
BAB 4 PEMBERIAN PUPUK (DASAR DAN SUSULAN) TANAMAN
SAYURAN
A. Jenis Unsur Hara dan Jenis Pupuk
B. Devisiensi Unsur Hara
C. Penentuan Jenis pupuk, jumlah, waktu dan cara pemupukan
BAB 5PEMASANGAN MULSA
A. Pemasangan Mulsa
B. Alat dan bahan untuk pemasangan mulsa
BAB 6 PEMBUATAN PESEMAIAN
A. Tempat Pesemaian
B. Penyiapan bahan tanam
C. Media tanam
D. Penyemaian bahan tanam
BAB VII PENANAMAN BIBIT TANAMAN SAYURAN
A. Kriteria Bibit Siap Tanam
B. Jarak Tanam
C. Lubang Tanam
D. Penanaman Tanaman Sayur
BAB VIII PENGAIRAN TANAMAN SAYURAN
A. Teknik Pengairan
B. Kebutuhan Air Bagi Tanaman
C. Pengukuran kelembaban tanah dengan tensiometer
BAB IX PENGAJIRAN TANAMAN SAYURAN
A. Jenis dan Bahan Ajir
B. Bentuk dan Teknik Mengajir
C. Pengikatan ajir dengan tanaman

v

DAFTAR ISI

BAB X PEMANGKASAN
A. Macam-macam pemangkasan
B. Bagian tanaman yang perlu dipangkas
C. Pelaksanaan pemangkasan secara umum
D. Teknik Pemangkasan
E. Membersihkan lahan setelah pemangkasan
F. Mengontrol penyinaran
G. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemangkasan
BAB XI PENGENDALIAN OPT TANAMAN SAYURAN
A. Bentuk kerusakan oleh sebab hama
B. Bentuk kerusakan oleh sebab penyakit
C. Metode pengendalian dan pelaksanaan pengendalian OPT
D. Alat dan bahan pengendali OPT
BAB XII PEMANENAN HASIL TANAMAN SAYURAN
A. Kriteria tanaman siap panen dan cara panen
B. Estimasi (taksasi) hasil
C. Kriteria Penentuan Saat Panen
D. Teknik pemanenan
BAB XIV PENANGANAN PASCA PANEN TANAMAN SAYURAN
A. Konsep pemasaran
B. Ruang lingkup pemasaran
C. Fungsi-fungsi pemasaran
D. Strategi dan perencanaan pemasaran
E. Penjualan tanaman sayuran
F. Daya Tarik Penjualan
GLOSARIUM
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR TABEL
CURRICULUM VITAE

v

BAB 1
JENIS DAN PERSYARATAN
TUMBUH TANAMAN SAYURAN

Setelah mempelajari ruang lingkup, karakteristik dan persyaratan tumbuh
tanaman sayuran, peserta didik mampu menjelaskan dan menentukan jenis-
jenis tanaman sayuran sesuai dengan kondisi lahan dan syarat tumbuhnya.

Jenis dan Persyaratan Jenis dan Karakteristik Jenis dan Karakteristik
Tumbuh Tanaman Sayuran Tanaman Sayuran Buah,

Umbi dan Batang

Persyaratan Tumbuh Iklim/Cuaca
Tanaman Sayuran buah Peranan Unsur Iklim bagi Tanaman
Syarat Tumbuh Tanaman Sayuran

Cuaca – Iklim - Syarat Tumbuh –Fotosintesis - Asparagus

1

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

Dengan semakin sadarnya dalam pola hidup Rendah Tinggi
sehat, sekarang ini sayuran banyak digemari
masyarakat karena sayuran merupkan sumber Cabe keriting Kubis
vitamin, mineral, protein nabati, dan serat.
Kandungan gizi yang tekandung dalam sayuran Tomat Brukoli
dapat memberi asupan gizi yang cukup untuk Kacang panjang Tomat
mencegah penyakit bagi tubuh. Banyak jenis Kentang
sayuran yang dikonsumsi, baik dalam bentuk Kangkung
segar (lalapan) maupun olahan seperti bayam,
kangkung, dan sawi, selada, tomat, cabe, terung Bawang merah Bawang putih
dll (Supriati dan Herliana,2014).
Paria Bayam
Gambar 1.1 Sayuran Buah Bayam Sawi
Sumber: Penulis Sawi Cabe paprika
Kol bunga Kol bunga
Pada umumnya masyarakat lebih menyukai
sayuran segar sehingga membutuhkan Wortel
penanganan yang baik dalam produksinya agar
memiliki kualitas yang baik. Pangsa pasar Labu siem
sayuran saat ini berkembang sangat bagus
sehingga ada wacana petani dataran rendah Tabel 1.1 Jenis tanaman sayuran
yang tadinya hanya sebagai petani tanaman
padi mulai menanam tanaman sayur juga. Ada b. Sayuran batang
beberapa jenis tanaman yang ada di Indonesia
dengan karakteristiknya masing-masing. 1)Batang di atas tanah dan tidak
A. Jenis dan Karakteristik Tanaman Sayuran berpati, misalnya asparagus,
kohlrabi
Penggolongan tanaman sayuran
berdasarkan tempat tumbuh 2)Batang di bawah tanah dan berpati,
misalnya kentang, yam, talas dan
1. Jenis tanaman sayuran yautia
Penggolongan tanaman berdasarkan
c. Sayuran daun
bagian yang dikonsumsi
a. Sayuran akar 1)Kelompok bawang, misalnya
1) P e m b e s a r a n a k a r t u n g g a n g , bawang merah, bawang putih dan
misalnya wortel, lobak dan bit gula bawang Bombay
2) Pembesaran akar lateral, misalnya
umbi-umbian 2) Kelompok daun lebar, misalnya
bayam, kubis, selada, seldri

d.Sayuran buah, misalnya timun, labu
siem, tomat, cabai, gambas.

e. Sayuran bunga, misalnya kubis bunga,
brokoli

f. Jamur, misalnya jamur merang, jamur
kuping dan jamur kayu

2. Kacang Panjang (Vigna unguiculata
ssp.)

Di Indonesia kacang panjang merupakan
tanaman yang biasa dibudidayakan di
musim penghujan. Bukan berarti kacang
panjang tidak cocok ditanam dimusim
kemarau, hanya saja dimusim hujan kurang

2

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

cocok ditanami tanaman lain seperti cabe. pertumbuhan dan produksi kacang panjang
Sehingga kacang panjang dipilih sebagai adalah daerah-daerah yang mempunyai
alternatif. suhu udara antara 20 – 30 derajat Celcius,
tempatnya terbuka (mendapat sinar
Kacang panjang merupakan tanaman matahari penuh), iklimnya kering, dan curah
semusim yang bersifat merambat, hujan tahunan antara 600 – 1.500 mm.
batangnya panjang liat dan sedikit berbulu
serta berbuku-buku hampir tidak jelas. Gambar 1.2 Kacang Panjang
Daun melekat pada tangkai daun yang agak Sumber : www.ruangtani.com/10-cara-mudah-
panjang. Letak daun tersusun 3 berwarna budidaya-kacang-panjang-berkualitas-tinggi/
hijau muda sampai hijau tua. Bunga
berbentuk seperti kupu-kupu, terletak pada 3. Terung (Solanum melongena)
ujung tangkai yang panjang, dan warna Terung termasuk tanaman semusim
bunga bervariasi antara putih, kuning atau
biru. Buah kacang berbentuk polong yang berbentuk perdu. Batangnya rendah
ukurannya panjang dan ramping serta (pendek), berkayu dan bercabang. Tinggi
berwarna hijau keputih-putihan atau putih tanaman bervariasi antara 50 – 150 cm
(buah muda) atau kemerah-merahan tergantung dari jenis ataupun varietasnya.
namun setelah tua menjadi putih kekuning- Permukaan kulit batang, cabang atau pun
kuningan atau hijau kekuning-kuningan. daun tertutup oleh bulu-bulu halus.
Biji kacang panjang bentuknya bulat Daunnya berbentuk bulat panjang dengan
memanjang dan pipih, di tengahnya pangkal dan ujungnya sempit, namun
terdapat bintik merah tua atau hitam bagian tengahnya lebar. Letak daun
belang-belang. Sistem perakaran tanaman berselang seling dan bertangkai pendek.
kacang panjang dapat menembus lapisan Bunga terong bentuknya mirip bintang,
olah tanah pada kedalaman hingga kurang berwarna biru atau lembayung cerah
lebih 60 cm dan cabang-cabang akarnya sampai warna yang lebih gelap. Bunga
dapat bersimbiosis dengan bakteri terong tidak mekar secara serempak dan
Rhizobium sp. untuk mengikat unsur penyerbukan bunga dapat berlangsung
Nitrogen bebas (N) dari udara, kemudian secara silang ataupun menyerbuk sendiri.
dibentuk bintil-bintil akar. Dari keragaman Bentuk buah terung ada yang bulat, bulat
jenis atau spesies, kacang panjang panjang dan setengah bulat. Ukuran
dikelompokkan menjadi dua tipe buahnya antara kecil sampai, sedang
pertumbuhan yaitu : kacang panjang tipe sampai besar. Warna kulit buah terung
merambat (kacang lanjaran), contohnya
kacang lanjaran biasa dan kacang usus,
serta kacang panjang tipe tegak (tidak
merambat), contohnya kacang tunggak atau
kacang tolo, kacang uci atau kacang ondel
dan kacang hibrida.

Kacang panjang mempunyai daya
adaptasi cukup luas terhadap lingkungan
tumbuh. Tanaman ini tumbuh dan
berproduksi dengan baik di dataran rendah
sampai dataran tinggi (pegunungan) tetapi
paling baik adalah di dataran rendah.
Persyaratan iklim yang paling ideal untuk

3

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

umumnya ungu, hijau keputih-putihan, merah sebenarnya atau disebut bawang
putih, putih keungu-unguan dan hitam atau Bombay, bawang Timur alias “Onion”
ungu tua. (Allium cepa L.). Daunnya berbentuk seperti
pipa, yaitu bulat kecil memanjang antara 50
Gambar 1.3 Terung – 70 cm, berlubang, bagian ujungnya
Sumber : Dokumen Pribadi meruncing, berwarna hijau muda sampai
hijau tua, dan letak daun melekat pada
Tanaman terung dapat tumbuh baik dan tangkai yang ukurannya relatif pendek.
berproduksi baik di dataran rendah sampai Bunga bawang merah, tangkai daun keluar
dataran tinggi 100 dpl. Selama dari ujung tanaman (titik tumbuh) yang
pertumbuhannya, terung menghendaki panjangnya antara 30 – 90 cm, dan
keadaan suhu udara antara 22 – 30 derajat ujungnya terdapat 50 – 200 kuntum bunga
Celcius, cuaca panas dan iklim kering, yang tersusun melingkar (bulat) seolah olah
sehingga cocok pada musim kemarau. Pada berbentuk payung. Tiap kuntum bunga
keadaan cuaca panas akan merangsang dan terdiri atas 5 – 6 helai daun bunga yang
mempercepat proses pembungaan ataupun berwarna putih, benang sari, putik dan
pembuahan. Namun bila suhu udara tinggi bakal buah berbentuk hampir segitiga.
(diatas 32 derajat Celcius), pembungaan Buah berbentuk bulat dengan ujungnya
dan pembuahan terung akan terganggu, tumpul membungkus biji berjumlah 2 – 3
yaitu bunga dan buah berguguran. Untuk butir, bentuk biji agak pipih. Biji bawang
mendapatkan produksi yang tinggi, tempat merah dapat dipergunakan sebagai bahan
penanaman terung harus terbuka perbanyakan tanaman secara generatif.
(mendapat sinar matahari) yang cukup,
Bawang merah dapat tumbuh dan
berproduksi dengan baik di dataran rendah
sampai dataran tinggi 1.100 meter di atas
permukaan laut. Membutuhkan suhu udara
antara 25-32 derajat Celcius dan iklim
kering, tempat terbuka dan mendapatkan
sinar matahari 70 % karena bawang merah
termasuk tanaman yang memerlukan sinar
matahari cukup panjang, ketinggian tempat
paling ideal antara 0 – 800 meter di atas
permukaan laut.

Gambar 1.4 Terong Gambar 1.5 Bawang Merah
Sumber : Dokumen pribadi Sumber : https://kabartani.com/panduan-praktis-budidaya-bawang-
merah-di-polybag.html/bibit-bawang-merah-siap-tanam-kabartani
4. Bawang Merah (Alliumcepa L.)
Spesies bawang merah yang banyak

ditanam di Indonesia terdiri dari 2 macam,
yaitu bawang merah biasa atau shallot alias
syalot (Allium ascalonicum L.), dan bawang

4

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

5. Cabe Merah (Capsicum annum L.) 6. Asparagus (Asparagus officinalis)
Cabe merah merupakan buah dan
Ada beberapa spesies asparagus, baik
tumbuhan dari genus Capsicum. Tanaman yang tumbuh liar maupun yang sudah
ini tergolong sayuran yang banyak sekali dibudidayakan. Asparagus termasuk
dibudidayakan di Indonesia karena tanaman tanaman tahunan yang banyak
memiliki harga yang tinggi dan sangat mengandung air (herbaceous). Tanaman ini
bermanfaat bagi kesehatan. tumbuh merumpun dan mempunyai akar
biasa dan akar yang berdaging lunak.
Bentuk daun cabe sangat bervariasi Perakaran biasa berfungsi menyerap unsur
menurut spesies dan varietasnya. Ada yang hara dari dalam tanah, sedangkan akar yang
berbentuk oval lonjong sampai lanset. berdaging lunak (fleshy) merupakan tempat
Warna permukaan daun bagian atas hijau penyimpanan makanan. Sistem
muda, hijau sampai hijau tua bahkan perakarannya menyebar ke semua arah.
kebiruan. Ukuran panjang daun 3-11 cm
dengan ebar 1-5 cm. Batang tanaman cabe Selama siklus hidupnya, tanaman
akan tumbuh pada katinggian tertentu saja, asparagus menghasilkan dua macam
kemudian membentuk banyak cabang. batang biasa dan batang di bawah tanah.
Batang berwarna hijau tua dan hijau muda. Batang biasa atau “aerial stem” umumnya
Akar tanaman cabe merah memiliki akar tumbuh ke atas tanah, sedangkan batang di
yang sangat berserabut. Bunga cabe bawah tanah (underground stem) atau
berbentuk seperti bintang. Bunga tumbuh “rhizome” umumnya disebut rebung (spear)
di dekat bagian daun dalam keadaan yang digunnakan sebagai sayuran. Tunas
tunggal atau berkelompok dalam satu asparagus yang muncul di permukaan tanah
tandannya. Dalam satu tandan (kelompok) berwarna putih bersih, tetapi lambat laun
terdapat 2-3 bunga. Sedangkan mahkota berubah menjadi kuning violet dan
memiliki bermacam-macam warna yaitu, akhirnya menjadi hijau. Bila dibiarkan
putih, putih kehijauan, dan keunguan. tumbuh terus, rebung ini akan
Memiliki diameter bunga antara 2-5 mm. menghasilkan daun dan menjadi tanaman
Bunga cabe adalah bunga sangat sempurna dewasa.
karena bunga jantan dan betina masak pada
waktu yang sama. Buah cabe memiliki Daun asparagus bentuknya ramping,
warna yang mencolok yaitu merah pada berukuran kecil dan lancip mirip jarum, dan
saat tua dan hijau pada saat muda. berwarna hijau. Sistem percabangan
tanaman ini jumlahnya banyak, tumbuh di
Gambar 1.6 Cabe sekeliling batang tempat menopang daun.
Sumber : https://bibitbunga.com/cara/ Asparagus termasuk tanaman berumah dua,
-menanam-cabe-merah-yang-baik-dan-benar/ artinya bunga jantan dan betina terdapat
pada tanaman yang berlainan (terpisah).
5 Tanaman asparagus berbunga betina,
menghasilkan buah yang bentuknya bundar
berwarna hijau sewaktu masih muda dan
berubah menjadi merah setelah tua
(matang). Ukuran bunga asparagus kecil-
kecil dan bentuknya mirip bunga bakung,
sehingga tanaman ini dimasukkan ke dalam
famili Liliaceae. Tanaman asparagus
berbunga jantan, biasanya menghasilkan
lebih banyak rebung dan ukuran rebungnya
lebih besar dari pada rebung asparagus
berbunga betina.

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

Bunganya kecil mungil berwarna kuning
cerah berdiameter 2 cm. Bunganya
mempunyai 6 buah benang sari dengan
kepala benang sari juga berwarna kuning
cerah.

Buah tomat yang masih muda biasanya

getir dan berbau tidak enak karena

mengandung lycopersicin yang berupa

lendir. Ketika buahnya semakin matang,

lycopersicin lambat laun hilang sendiri

Gambar 1.7 Asparagus sehingga baunya hilang dan rasanyapun
Sumber : https://www.amazine.co/18633/khasiat- jadi enak, asam-asam manis. Seiring dengan
asparagus-ketahui-13-manfaat-kesehatan-asparagus/ proses pematangan, warna buah yang

7. Tomat (Solanum lycopersicum) tadinya hijau sedikit demi sedikit berubah

Tanaman tomat termasuk tanaman menjadi kuning dan kemudian setelah
semusim, berbentuk perdu atau semak matang berwarna merah.

dengan tinggi bisa mencapai 2 m. Warna B. Syarat Tumbuh Tanaman Sayuran

batang hijau dan berbentuk persegi empat Cuacaa dalah keadaan udara pada suatu

sampai bulat. Pada permukaan batangnya tempat dan pada waktu yang singkat atau

ditumbuhi banyak rambut halus terutama di tertentu , sehingga cuaca selalu berubah-ubah

bagian yang berwarna hijau. Pada bagian dan daerahnya juga tidak begitu luas.

buku-bukunya terjadi penebalan dan Iklim adalah rata-rata keadaan cuaca pada
kadang-kadang pada buku bagian bawah daerah yang luas dan dalam waktu yang lama,
terdapat akar-akar pendek yang jika lama terjadinya perubahan iklim biasanya
dibiarkan (tidak dipangkas), tanaman tomat sekitar 30 tahunan.
akan mempunyai banyak cabang yang
menyebar rata. Unsur-unsur cuaca yang pokok meliputi
suhu, tekanan udara, kelembaban udara
Daunnya mempunyai bentuk yang khas,
yaitu berbentuk oval, bergerigi dan 1. Suhu Udara

mempunyai celas yang menyirip. Daunnya Bumi mendapatkan panas terutama

merupakan daun majemuk ganjil dengan diperoleh dari penyinaran matahari dengan
jalan pemanasan udara. Penyinaran
jumlah daun antar 5 – 7.
tersebut sebagian dipantulkan dan

dibiaskan, sebagian lagi diteruskan oleh

molekul-molekul udara langsung kearah

bumi. Pemanasan permukaan bumi

tersebut banyak sedikitnya sinar

ditentukan oleh hal-hal sebagai berikut :

a. Sudut Datang Matahari

Makin tegak matahari berarti makin
kecil sudut datang sinarnya maka
makin banyak panas yang diterima
oleh permukaan bumi.

Gambar 1.8 Tomat
Sumber : Dokumen Pribadi

6

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

b. Lama Penyinaran Matahari Tinggi rendah suhu menjadi salah satu
faktor yang menentukan tumbuh kembang,
Makin lama siang hari, penyinaran akan reproduksi dan juga kelangsungan hidup
lebih banyak. Di daerah tropika lama dari tanaman. Suhu yang baik bagi
siang rata-rata 12 jam. tumbuhan adalah antara 22 derajat celcius
sampai dengan 37 derajad celsius.
c. Keadaan Awan Temperatur yang lebih atau kurang dari
batas normal tersebut dapat
Makin banyak awan maka makin sedikit mengakibatkan pertumbuhan yang lambat
sinar yang sampai ke permukaan bumi. atau berhenti.

d. Keadaan Permukaan Bumi (Daratan 2. Faktor Cahaya Matahari
atau Air)
Sinar matahari sangat dibutuhkan oleh
Daratan lebih cepat menjadi panas tanaman untuk dapat melakukan
daripada air tetapi juga lebih cepat fotosintesis (khususnya tumbuhan hijau).
mengeluarkan panas. Oleh karena itu Jika suatu tanaman kekurangan cahaya
pada siang hari udara di daratan lebih matahari, maka tanaman itu bisa tampak
panas daripada udara di atas laut. Sinar pucat dan warna tanaman itu kekuning-
yang sampai di bumi 43 % diserap dan kuningan (etiolasi). Pada kecambah, justru
diubah menjadi panas. Suhu tertinggi sinar mentari dapat menghambat proses
pada jam satu atau dua siang dan pertumbuhan.
terendah pada jam empat atau lima
pagi. 3. Tekanan Udara

e. Keadaan topografi Tekanan udara pada suatau tempat
berubah sepanjang hari. Hal ini tergambar
Tinggi rendah suatu tempat, makin pada barogarf. Barograf adalah alat
tinggi, makin kecil temperaturnya. pencatat tekanan udara. Tekanan udara
tinggi terjadi pada jam 10 pagi dan jam 10
f. Keadaan Tanah malam serta tekanan rendah pada jam 4
pagi dan jam 4 sore.
Tanah putih memantulkan panas,
tanah hitam menyerap panas. 4. Kelembaban Udara

Udara bersifat diaterman, artinya dapat Kelembaban udara adalah tingkat
melewatkan panas metahari. Sifat kebasahan udara karena dalam udara air
diaterman terdapat pada udara murni. selalu terkandung dalam bentuk uap air.
Setelah panas matahari sampai ke Kandungan uap air dalam udara hangat
permukaan bumi, panas ini digunakan bumi lebih banyak daripada kandungan uap air
untuk memanasi udara di sekitarnya. Udara dalam udara dingin.Kalau udara banyak
dapat menjadi panas karena proses : mengandung uap air didinginkan maka
suhunya turun dan udara tidak dapat
· Konveksi, pemanasan secara vertikal menahan lagi uap air sebanyak itu. Uap air
berubah menjadi titik-titik air. Udara yang
· Adveksi, penyebaran panas secara mengandung uap air sebanyak yang dapat
horisontal dikandungnya disebut udara jenuh.

· Turbulensi, penyebaran pana secara Macam-macam kelembaban udara
berputar-putar. sebagai berikut :

· Konduksi, pemanasan secara a. Kelembaban relatif / Nisbi yaitu
kontak/bersinggungan. perbandingan jumlah uap air di udara
dengan yang terkandung di udara pada
Suhu udara diukur dengan menggunakan
termometer, keadaan suhu sepanjang hari
juga dapat diamati dengan termograf dan
kertas yang berisikan catatan suhu disebut
termogram.

7

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

suhu yang sama. Misalnya pada suhu Gambar 1.10 Embung
270C, udara tiap-tiap 1 m3 maksimal Sumber : Anonim. 2014
dapat memuat 25 gram uap air pada
suhu yang sama ada 20 gram uap 3. Memanfaatkan informasi dan prakiraan
air,maka lembab udara pada waktu itu iklim untuk memberikan peringatan dini
sama dengan 20/25 x 100% = 80 % dan rekomendasi pada masyarakat.

b. Kelembaban absolut / mutlak yaitu 4. Mempelajari sifat-sifat iklim dan
banyaknya uap air dalam gram pada 1 memanfaatkan hasilnya untuk
m3. Kadar air dalam udara dapat menyesuaikan pola tanam agar terhindar
mempengaruhi pertumbuhan serta dari puso.
perkembangan tumbuhan. Tempat
yang lembab menguntungkan bagi 5. Meningkatkan sistem pengamatan cuaca
tumbuhan di mana tumbuhan dapat sehingga antisipasi penyimpangan iklim
mendapatkan air lebih mudah serta dapat diketahui lebih awal.
berkurangnya penguapan yang akan
berdampak pada pembentukan sel 6. Memetakan daerah rawan bencana alam
yang lebih cepat. banjir dan kekeringan untuk penyusunan
pola tanam dan memilih jenis tanaman
C. Dampak Cuaca dan Iklim pada Sektor yang sesuai.
pertanian
7. Memilih tanaman yang sesuai dengan
Berbagai upaya untuk mengantisipasi pola hujan, misal: menggunakan
dampak penyimpangan iklim terhadap tanaman atau varietas yang tahan
bencana banjir dan kekeringan pada sektor genangan, tahan kering, umur pendek
pertanian telah dilakukan oleh pemerintah dan persemaian kering; kombinasi
maupun masyarakat. Secara umum upaya tanaman, sehingga kalau sebagian
antisipasi dikelompokkan menjadi antisipasi tanaman mengalami puso, yang lainnya
secara teknis dan antisipasi sosial- tetap bertahan dan memberikan hasil.
kelembagaan. Antisipasi secara teknis antara
lain: 8. Melakukan sistem pertanian konservasi
seperti terasering, menanam tanaman
1. Pembuatan waduk untuk menampung air penutup tanah, melakukan pergiliran
hujan, sehingga tidak terjadi banjir dan tanaman dan penghijauan DAS (Daerah
memanfaatkannya untuk irigasi atau Aliran Sungai)
lainnya pada saat kekurangan air
(kekeringan).

Gambar 1.9 Waduk atau bendung Gambar 1.11 Terasering
Sumber : Anonim. 2014 Sumber: www.id.baliglory.com/2016/04/subak-bali.html

2. Pembuatan embung mulai dari hulu
hingga hilir.

8

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

9. Pompanisasi dengan memanfaatkan air protein dan lain-lain melalui beberapa
tanah, air permukaan, air bendungan proses metabolisme tanaman.
atau checkdam, dan air daur ulang dari
saluran pembuangan. b. Selain radiasi surya, proses fotosintesis
sangat ditentukan oleh ketersediaan air,
Gambar 1.12 Penggunaan pompa air untuk mengairi tanaman konsentrasi CO2 dan suhu udara.
Sumber : https://kabartani.com/panduan-lengkap-menanam- Sedangkan proses respirasi dan
jagung-menggunakan-metode-tanpa-olah-tanah-tot.html beberapa proses metabolisme tanaman
secara signifikan dipengaruhi oleh suhu
10.Efisiensi penggunaan air seperti gilir udara dan beberapa unsur iklim lain.
iring dan irigasi hemat air. Proses transpirasi yang menguapkan air
dari jaringan tanaman ke atmosfer
Gambar 1.13 Penggunaan Drip Irigation (Irigasi Tetes ) merealisasikan proses dinamisasi dan
Sumber :https://m.indiamart.com/impcat/drip-irrigation-systems translokasi energi panas, air, hara dan
.html berbagai senyawa lainnya di dalam
jaringan tanaman. Secara fisika, proses
Peranan unsur-unsur iklim bagi tanaman transpirasi tanaman sangat ditentukan
a. Pertumbuhan dan produksi tanaman oleh ketersediaan air tanah (kelembaban
merupakan hasil akhir dari proses udara), radiasi surya, kelembaban nisbi
fotosintesis dan berbagai fisiologi dan angin.
lainnya. Proses fotosintesis sebagai
proses awal kehidupan tanaman pada c. Selain proses metabolisme, proses
dasarnya adalah proses fisiologi dan pembungaan, pengisian biji dan
fisika yang mengonversi energi surya pematangan biji atau buah juga sangat
(matahari) dalam bentuk gelombang dipengaruhi oleh radiasi surya
elektromagnetik menjadi energi kimia (intensitas dan lama penyinaran), suhu
dalam bentuk karbohidrat. Sebagian udara dan kelembaban nisbi serta angin.
energi kimia tersebut direduksi/ Oleh sebab itu, produkstivitas dan mutu
dirombak menjadi energi kinetik dan hasil tanaman yang banyak ditentukan
energi termal melalui proses respirasi pada fase pengisian dan pematangan biji
untuk memenuhi kebutuhan internal atau buah sangat dipengaruhi oleh
tanaman. Sedangkan bagian lainnya berbagai unsur iklim dan cuaca, terutama
direformasi menjadi beberapa jenis radiasi surya dan suhu udara.
senyawa organik, termasuk asam amino,
d. Secara aktual, berbagai proses fisiologi,
pertumbuhan dan produksi tanaman
sangat dipengaruhi oleh unsur cuaca,
yaitu keadaan atmosfer dari saat ke saat
selama umur tanaman, ketersediaan air
(kelembaban tanah) sangat ditentukan
oleh curah hujan dalam periode waktu
tertentu dan disebut sebagai unsur iklim,
yang pada hakikatnya adalah akumulasi
dari unsur cuaca (curah hujan dari saat ke
saat). Demikian juga, pertumbuhan dan
produksi tanaman merupakan
manivestasi akumulatif dari seluruh
proses fisiologi selama fase atau periode
pertumbuhan tertentu oleh sebab itu
dalam pengertian yang lebih teknis

9

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

dapat dinyatakan bahwa pertumbuhan sebaiknya melakukan budidaya tanaman
dan produksi tanaman dipengaruhi oleh bawang merah pada musim kemarau
berbagai unsur iklim (sebagai akumulasi dengan catatan adanya pengairan yang
keadaan cuaca) selama pertumbuhan cukup. Selain itu, tanaman ini juga tidak
tanaman. menyukai daerah dengan angin kencang
dan memiliki kabut, tetapi menyukai
Gambar 1.14 Proses Fotosintesis Tanaman daerah dengan angin yang bertiup secara
Sumber : www.egrafis.com/gambar/proses-fotosintesis-pada- terus menerus dengan kecepatan
tumbuhan-beserta-tempat sedang-lambat. Jika dilakukan
penanaman pada musim hujan, tanaman
Syarat Tumbuh Tanaman Sayuran bawang merah akan mengalami banyak
1. Tanaman kacang panjang tumbuh serta serangan penyakit berat yang
mengakibatkan penurunan kualitas
berproduksi dengan baik di dataran hingga terjadinya gagal panen. Suhu
rendah serta dataran tinggi kurang lebih terbaik untuk tanaman bawang merah
1500 m dari permukaan laut, namun adalah 25 – 32 derajat Celcius, dengan
yang terbaik di dataran rendah. iklim kering dan kelembaban udaranya
Penanaman di dataran tinggi, usia panen antara 80 – 90 persen serta mendapatkan
relatif lama dari saat tanam, tingkat intensitas matahari minimal 4 – 7 jam
produksi ataupun produktivitasnya lebih setiap harinya.
rendah apabila dibanding dengan
dataran rendah. Suhu idealnya 20 – 30 4. Tanaman Cabe dapat tumbuh dengan
derajat Celcius, tempat terbuka suhu ideal 24 – 28 derajat celcius.
(memperoleh matahari penuh), iklimnya Pertumbuhan akan terhambat jika suhu
kering, curah hujan pada 600 – 1.500 harian di areal budidaya terlalu dingin.
mm. Cabe tetap dapat tumbuh pada musim
2. Terung dapat tumbuh dengan mudah kemarau asal mendapatkan pengairan
dimana saja. Syarat tumbuh terung yang yang cukup. Curah hujan yang
baik adalah di dataran rendahmaupun dikehendaki tanaman cabe adalah 800 –
dataran tinggi sampai lebih dari 1000 2000 mm per tahun dengan kelembaban
meter di atas permukaan laut. Syarat 80 %. Tanah yang baik untuk tanaman
untuk tanaman terung adalah tanahnya cabe adalah jenis tanah liat berpasir,
subur dan air tanahnya tidak mempunyai sirkulasi udara yang baik,
menggenang. Derajat keasaman tanah dapat dengan mudah mengalirkan air
(pH) adalah 5 – 6. Waktu tanam yang serta aerasi yang baik. Pertumbuhan
terbaik ialah pada awal musim kemarau tanaman cabe akan optimum jika
(bulan Maret/April) atau pada musim ditanam pada tanah dengan pH 6 – 7.
hujan (Oktober/November). Musim tanam cabe biasanya ditanam
3. Tanaman bawang merah tidak mampu saat memasuki akhir musim hujan.
bertahan pada tanah atau daerah yang
memiliki curah hujan tinggi, sehingga 5. Sayuran asparagus membutuhkan lahan
di daerah dataran tinggi dengan
ketinggian sekitar 600 – 900 meter di
atas permukaan laut. Suhu yang optimal
untuk budidaya asparagus adalah 15 – 25
derajat celcius, dengan curah hujan
antara 2.500 – 3.000 mm dengan
intensitas curah hujan yang merata
sepanjang tahun. Tanah yang baik untuk

10

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

tanaman asparagus adalah tanah yang m e r a h p a d a p a t u n g d a n t u g u - t u g u
agak berpasir, mempunyai sedikit liat, m e r e k a . P e n i n g g a l a n Y u n a n i K u n o
berdrainase baik dan berlapis tebal m e m p e r j e l a s , b e t a p a t u a n y a u m u r
seperti tanah podsolik merah kuning, pembudidayaan bawang merah, yaitu 4000
andosol, atau latosol. Tingkat pH tanah tahun yang lalu. Di kawasan Eropa dan Spanyol
diduga tanaman bawang merah dibudidayakan
yang baik adalah 6 sampai 6,5.
1.000 tahun yang lalu, kemudian menyebar ke
6. Tanaman tomat dapat dibudidayakan di Amerika dan berkembang sampai ke Asia.
berbagai jenis tanah, mulai dari tanah

lempung berpasir sampai dengan

lempung berliat. Selain itu juga dapat

dibudidayakan pada jenis tanah-tanah

yang kaya akan bahan organik. Apapun

jenis tanahnya yang pasti harus memiliki Banyak yang berpikir bahwa penggolongan

drainase yang baik, karena tanaman sayur dan buah tergantung pada cara

tomat tidak tahan terhadap kelebihan air p e n g o l a h a n n y a . P e n d a p a t t e r s e b u t

yang terlalu lama. Kelebihan air yang bertentangan dengan ilmu botani. Ilmu botani

terlalu lama akan membuat tanaman menggolongkan bahwa semua bahan makanan

tomat mudah terserang penyakit. Oleh yang berasal dari akar, batang, dan daun

karena itu pada lahan yang drainasenya merupakan sayuran Sedangkan buah adalah

kurang baik harus diupayakan untuk bahan makanan yang tumbuh dari benih buah.

membuat bedengan yang agak tinggi, Masih bingung dengan penggolongan

sehingga akar tanaman tomat akan aman tersebut? Informasi lebih lanjut dapat dilihat di

dari kelebihan air yang terlalu lama.

Tanaman tomat menghendaki pH tanah

5,5 – 7. Tomat dapat dibudidayakan pada

dataran rendah sampai tinggi. Tanaman

ini tumbuh baik pada ketinggian 0 –

1.000 meter dpl, dengan ketinggian

optimumnya 200 – 700 meter dpl. Suhu

yang dikehendaki adalah 16 – 24 derajat

celcius. Di dalam pematangan buah suhu

optimum yang dibutuhkan tomat yaitu

18 – 24 derajat celcius. Suhu yang terlalu

rendah akan membuat pematangan buah

menjadi lambat dan bahkan buah bisa https://www.google.com/amp/s/www.idntimes.com/food
/dining-guide/amp/andi-aris/11-
menjadi tidak matang sama sekali.

Dari berbagai penelusuran litaratur dan Amati dan tulislah jenis tanaman sayuran
nara sumber, terdapat kesamaan pandangan buah apa saja yang tumbuh di daerahmu dan
bahwa bawang merah merupakan tanaman bagaimana karakteristik serta syarat
yang tertua dari silsilah budidaya tanaman tumbuhnya ! Presentasikan di depan kelas !
oleh manusia. Hal ini antara lain ditunjukkan
pada zaman i dan ii Dynasti (3.200 – 2.700 SM)
bangsa Mesir sering melukiskan bawang

11

penilaian harian praktik

Pertanyaan : Melakukan Identifikasi jenis tanaman

1. Apa syarat tumbuh tanaman bawang sayuran:

merah? Alat dan bahan :

2. Tanaman sayuran buah apa saya yang 1. Lahan tanaman sayuran

cocok tumbuh di dataran tinggi? 2. Alat tulis

3. Mengapa di dalam budidaya tanaman 3. Pakaian praktik
sayuran harus memperhatikan syarat
tumbuhnya ? 4. Sepatu boot

Jawab : 5. Topi

1. Tanaman bawang merah.tidak mampu Keselamatan kerja :
bertahan pada tanah atau daerah yang 1. Kenakan pakaian praktek , sepatu boot
dan topi
memiliki curah hujan tinggi. Sehingga

sebaiknya melakukan budidaya tanaman 2. Hati-hati sewaktu memasuki lahan

bawang merah pada musim kemarau tanaman sayuran

dengan catatan adanya pengairan yang Langkah kerja :
cukup. Selain itu, tanaman ini juga tidak
menyukai daerah dengan angin kencang 1. Siapkan alat identifikasi dan alat tulis

dan memiliki kabut, tetapi menyukai 2. Masuki lahan sayuran sekolah !

daerah dengan angin yang bertiup 3. Catat dan tunjukkan jenis-jenis tanaman

secara terus menerus dengan kecepatan sayuran buah yang terdapat pada lahan

sedang-lambat. Jika dilakukan itu !

penanaman pada musim hujan, tanaman 4. Lakukan identifikasi jenis sayuran
bawang merah akan mengalami banyak berdasarkan bagian yang dikonsumsi
serangan penyakit berat yang dan morfologi tanamannya!
mengakibatkan penurunan kualitas
hingga terjadinya gagal panen. Suhu 5. Lakukan identifikasi persyaratan tumbuh
terbaik untuk tanaman bawang merah tanaman sayuran berdasarkan jenis
adalah 25 – 32 derajat Celcius, dengan tanamannya !

iklim kering dan kelembaban udaranya

antara 80 – 90 persen serta

mendapatkan intensitas matahari

minimal 4 – 7 jam setiap harinya. 1. Penggolongan tanaman berdasarkan
bagian yang dikonsumsi sebagai berikut.
2. Tanaman sayuran buah yang cocok
tumbuh di dataran tinggi adalah wortel, a. Sayuran akar

labu siam, kacang panjang

3. Syarat tumbuh tanaman adalah syarat 1) Pembesaran akar tunggang, misalnya
mutlak yang harus diketahui dan wortel, lobak dan bit gula

diperhatikan pada melakukan 2) Pembesaran akar lateral, misalnya

penanaman. Dengan mengetahui syarat umbi-umbian

tumbuh dari komoditas yang akan b. Sayuran batang
ditanam maka kita dapat menentukan
langkah yang terbaik untuk 1) Batang di atas tanah dan tidak
memperlakukan komoditas yang berpati, misalnya asparagus,
ditanam sesuai karakteristik dan syarat kohlrabi.
tumbuhnya sehingga hasilnya maksimal
sesuai harapan. 2) Batang di bawah tanah dan berpati,
misalnya kentang, yam, talas dan
yautia.

12

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

c. Sayuran daun Tanaman bawang merah.tidak mampu
bertahan pada tanah atau daerah yang
1) Kelompok bawang, misalnya bawang memiliki curah hujan tinggi. Sehingga
merah, bawang putih dan bawang sebaiknya melakukan budidaya tanaman
Bombay. bawang merah pada musim kemarau
dengan catatan adanya pengairan yang
2) Kelompok daun lebar, misalnya cukup. Selain itu tanaman ini juga tidak
bayam, kubis, selada, seledri. menyukai daerah dengan angin kencang
dan memiliki kabut, tetapi menyukai daerah
d. Sayuran buah, misalnya timun, labu siem, dengan angin yang bertiup secara terus
tomat, cabai, gambas. menerus dengan kecepatan sedang-
lambat. Jika dilakukan penanaman pada
e. Sayuran bunga, misalnya kubis bunga, musim hujan, tanaman bawang merah akan
brokoli. mengalami banyak serangan penyakit berat
yang mengakibatkan penurunan kualitas
f. Jamur, misalnya jamur merang, jamur hingga terjadinya gagal panen. Suhu
kuping dan jamur kayu. terbaik untuk tanaman bawang merah
adalah 25–32 derajat Celcius, dengan iklim
2. Cuaca adalah keadaan udara pada suatu kering dan kelembaban udaranya antara
tempat dan pada waktu yang singkat atau 80–90% serta mendapatkan intensitas
tertentu, sehingga cuaca selalu berubah- matahari minimal 4–7 jam setiap harinya.
ubah dan daerahnya juga tidak begitu luas.

Iklim adalah rata-rata keadaan cuaca pada
daerah yang luas dan dalam waktu yang
lama, lama terjadinya perubahan iklim
biasanya sekitar 30 tahunan.

3. Syarat Tumbuh Tanaman Sayuran

Tanaman kacang panjang tumbuh penilaian harian
serta berproduksi dengan baik di dataran
rendah serta dataran tinggi kurang lebih Pertanyaan:
1500 m dari permukaan laut, namun yang 1. Sebutkan jenis tanaman sayuran batang
terbaik di dataran rendah. Penanaman di
dataran tinggi, usia panen relatif lama dari dan umbi !
saat tanam, tingkat produksi ataupun 2. Bagaimana peranan unsur iklim terhadap
produktifitasnya lebih rendah apabila
dibanding dengan dataran rendah. Suhu pertumbuhan tanaman sayuran buah ?
idealnya 20 – 30 derajat Celcius, tempat 3.Bagaimana persyaratan tumbuh tanaman
terbuka (memperoleh matahari penuh),
iklimnya kering, curah hujan pada asparagus ?
600–1.500 mm. 4. Jelaskan lingkungan yang paling ideal untuk

Terung dapat tumbuh dengan mudah membudidayakan bawang merah !
dimana saja. Syarat tumbuh terung yang 5. Sebutkan jenis sayuran berdasarkan bagian
baik adalah di dataran rendahmaupun
dataran tinggi sampai lebih dari 1000 meter yang dikonsumsi !
di atas permukaan laut. Syarat untuk
tanaman terung adalah tanahnya subur dan
air tanahnya tidak menggenang. Derajat
keasaman tanah (pH) adalah 5–6. Waktu
tanam yang terbaik ialah pada awal musim
kemarau (bulan Maret/April) atau pada
musim hujan (Oktober/November).

13

BAB 2
PENGOLAHAN TANAH

Setelah mempelajari tentang pengolahan tanah tanaman sayuran, peserta didik
mampu menjelaskan tahapan dalam melakukan pengolahan tanah.

Sanitasi dan Syarat Lahan Melakukan Pembersihan Melakukan pengkondisian
lahan dari gulma, lahan (pemilihan lahan,
Pengolahan Tanahnah batu-batuan Pemberian dolomit dst)

Sistem Pengolahan Lahan Sistem petakan
(bedengan)

Alat Pengolahan Lahan 1. Peralatan Pengolahan Tanah
2. Pola Pengolahan Tanah

Sanitasi – Lahan – Dolomit – Gulma – Bedengan – Pola Pengolahan Tanah

14

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

Gambar 2.1 Terbentuknya tanah Gambar 2.2 Sanitasi Lahan
Sumber : https://satujam.com/proses-pembentukan-tanah/ Sumber : Dokumen Pribadi

Tanah adalah tepat berpijak manusia, Lahan untuk pertanaman kacang panjang

hewan, tempat tumbuh tanaman dan benda perlu diolah lebih dahulu dengan dicangkul

mati. Terdapat dua komponen penting di sedalam kurang lebih 30 cm supaya

dalamnya yakni organik dan anorganik. Unsur gembur.Pengolahan tanah lahan terung

organik atau disebut juga sebagai komponen dilakukan 3-4 minggu sebelum tanam. Tanah

alamiah yang terdiri dari hewan, tumbuhan dan dicangkul sedalam 30-40 cm sampai

mikroorganisme. Unsur anorganik atau disebut berstruktur gembur, dibersihkan dari gulma

juga sebagai unsur hara yaitu nutrisi yang dan tanahnya diratakan. Bila pH rendah,

megandung mineral yang sangat dibutuhkan digunakan kapur Dolomit sebanyak 1-1,5

oleh tanaman. ton/ha dan diaplikasikan 3 minggu sebelum

Mengolah tanah berarti menempatkan tanam dengan cara disebar di permukaan
bahan anorganik, organik, mikroorganisme dan tanah dan diaduk rata.

tumbuhan hidup pada posisi yang pas sehingga Lahan untuk penanaman bawang merah

perputaran siklus menghasilkan sesuatu yang dicangkul cukup dalam hingga berstruktur

dapat dipanen sesuai dengan tujuan awal gembur, kemudian ditambahkan pupuk

penanamannya. Jadi pekerjaan petani adalah kandang kurang lebih 10 -20 ton per hektar.

memutar dan menempatkan segala sesuatu Hal ini dilakukan karena bawang merah

s e s u a i d e n g a n f u n g s i n y a s e h i n g g a menghendaki tanah yang gembur untuk

memberikan manfaat yang berkualitas dan pertumbuhannya. Buat parit keliling selebar

berkuantitas baik. 30 – 40 cm, kemudian tanah dikering anginkan

A. Sanitasi dan Syarat Lahan selama kurang lebih 14 hari. Kemudian buat

Lahan yang akan diolah untuk tanaman bedengan dengan ukuran lebar 1 meter
sayuran buah, batang sebaiknya sebidang dengan lebar dasar 1,2 meter, tinggi 0,3 m,
tanah yang gembur, banyak mengandung dengan panjang menyesuaikan kondisi lahan,
humus, subur, serta pembuangan airnya baik. dan jarak antar bedengan 0,4 meter. Ratakan
Derajat kemasaman (pH) tanah yang optimum permukaan bedengan hingga siap ditanami
untuk pertumbuhannya adalah antara pH 6 bibit bawang merah.

sampai pH 7. Tanah yang hendak digemburkan Lahan penanaman cabe dapat disiapkan
harus dibersihkan dari bebatuan, rerumputan, dengan pembajakan kemudian didiamkan
semak atau pepohonan yang tumbuh dan selama kurang lebih 2 minggu. Kemudian
bebas dari daerah ternaungi, karena tanaman dilakukan pembuatan bedengan dengan lebar
sayuran daun suka pada cahaya matahari 120 cm, tinggi 40 cm serta panjang bedengan
secara langsung. Kedalaman tanah yang menyesuaikan kondisi lahan. Setelah selesai
kemudian dilakukan pemupukan dasar.
dicangkul berkisar 30 sampai 40 cm.

15

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

di sekitar areal yang akan ditanami terung.
Tanah diolah dengan cangkul atau bajak
sedalam 30 – 40 cm sampai berstruktur
gembur.

Tahapan penyiapan lahan untuk bawang

merah adalah dengan membersihkan gulma

dan hal-hal yang mengganggu (batu) di sekitar

areal penanaman bawang merah. Pada

penanaman bawang merah biasanya lahannya

Gambar 2.3 Persiapan lahan Tanaman Cabai dibuat bedengan-bedengan. Tanah dicangkul

Sumber : https://takimzone.com/cara-menanam-cabe/ cukup dalam hingga strukturnya gembur

Untuk penanaman asparagus dipilih lahan kemudian diberikan pupuk kandang. Saluran
yang bukan bekas tanaman “kubis– kubisan”. drainase wajib ada karena selain fungsinya
Sisa–sisa tanaman dikumpulkan lalu dikubur, untuk pembuangan kelebihan air, juga untuk
kemudian tanah dicangkul sampai gembur. menjaga kelembaban jika ada air yang
Dibuat lubang-lubang tanaman dengan jarak tergenang.
tanam 70 cm (antar barisan) x 50 cm (dalam

barisan) atau 60 cm x 40 cm. Bila pH tanah

kurang dari 5,5 dilakukan pengapuran

menggunakan Kaptan/Dolomit dengan dosis

1,5 ton/ha dan diaplikasikan 3-4 minggu

sebelum tanam atau bersamaan dengan

pengolahan tanah.

Areal kacang panjang dapat berupa lahan Gambar 2.4 Pengolahan lahan Budidaya Tanaman Sayuran
tegalaan maupun lahan sawah bekas tanaman Sumber : Dokumen Pribadi
padi di musim kemarau. Sanitasi lahan
dilakukan dengan membersihkan gulma dan Lahan yang diperlukan untuk budidaya cabe
membuangnya ke penampungan sampah merah adalah tanah yang gembur dan memiliki
organik. Pengolahan tanahnya dilakukan porosotas yang baik. Sebelum cabe merah
dengan cara dibajak sedalam kurang lebih 30 ditanam cangkul atau bajak lahan sedalam 20-
cm hingga didapatkan struktur tanah yang 40 cm. Bersihkan dari batu atau kerikil dan sisa-
gembur.Tanah dibiarkan kering angin selama sisa akar tanaman. Apabila terlalu banyak
15 – 30 hari agar tanahnya matang benar dan gulma dan khawatir menganggu bisa gunakan
gas-gas beracun dalam tanah dapat menguap. herbisida.Budidaya cabe merah menghendaki
Setelah itu kemudian dilakukan pembuatan tanah yang memiliki tingkat keasaman tanah
bedengan dan saluran drainase. Pada tanah pH 6-7. Apabila nilainya terlalu rendah (asam),
yang kurang subur harus ditambahkan pupuk daun tanaman cabe merah akan terlihat pucat
kandang sebagai pupuk dasar. dan mudah terserang virus. Tanah yang asam
biasanya mudah ditumbuhi ilalang. Untuk
Lahan untuk tanaman terung sebaiknya menetralisirnya bisa gunakan kapur pertanian
bukan bekas pertanaman Solanaceae lainnya. atau dolomit sebanyak 2-4 ton/ha. Pemberian
Hal ini untuk mencegah kemungkinan adanya kapur atau dolomit dilakukan pada saat
serangan penyakit (patogen) tular tanah. pembajakan dan pembuatan bedengan.
Waktu yang paling baik untuk penyiapan
(pengolahan) tanah adalah 14 – 30 hari Lahan untuk kebun asparagus disiapkan
sebelum tanam. Sebelum pengolahan tanah
dilakukan pembersihan gulma terlebih dahulu

16

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

sebaik mungkin. Lahan dibersihkan dari kemudian dibuat bedengan atau petakan
rumput-rumput liar (gulma), pepohonan berukuran lebar 100- 120 cm, tinggi 50-60 cm,
maupun batu-batu kerikil berukuran besar. jarak antarpetakan 40 cm dan panjang petakan
Pada lahan untuk penanaman asparagus dapat tidak lebih dari 12 m. Bedengan ditaburi pupuk
dilakukan pencangkulan tanah atau dibajak kandang sebanyak 20 ton/ha, kemudian di
sedalam kurang lebih 35 cm hingga didapatkan campur dan diratakan.
struktur gumpal sampai gembur. Pada tanaman
asparagus terdapat 2 tahapan pengolahan Gambar 2.5 Pembuatan bedengan
tanahnya, yaitu Pengolahan tanah tahap 1 dan Sumber : Dokumen Pribadi
pengolahan tanah tahap 2. Setelah pengolahan
tanah kemudian membuat parit dan diberikan Tanah untuk penanaman sayur buah,batang
pupuk dasar. dicangkul sedalam 30–40 cm, kemudian diberi
pupuk kandang sapi atau kuda ± 10 ton/ha,
Tanaman tomat merupakan tanaman yang diaduk dan diratakan. Setelah itu, tanah dibuat
bisa tumbuh disegala tempat, dari daerah bedengan lebar 100 atau 120 cm. Apabila
dataran rendah sampai daerah dataran tinggi benih akan ditanam langsung, maka dibuat
(pegunungan) untuk pertumbuhan yang baik, alur/garitan dengan cangkul yang dimiringkan.
tanaman tomat membutuhkan tanah yang Jarak antara garitan ± 40 cm. Tetapi apabila
gembur, kadar keasaman pH antara lain 5-6, benih disemaikan terlebih dahulu maka dibuat
tanah sedikit mengandung pasir, dan banyak lubang tanam dengan jarak sesuai komoditas
mengandung humus, serta pengairan yang yang akan ditanam.
teratur dan cukup mulai tanam sampai C. Alat Pengolahan Lahan
tanaman mulai dari panen. Tomat juga
menyenangi tempat yang terbuka dan cukup 1. Mengolah lahan secara mekanis.
sinar matahari. Kurangnya sinar matahari Pengolahan lahan secara mekanis harus
menyebabkan pertumbuhan memanjang memperhatikan bebrapa hal antaralain:
(etiolasi), lemah, dan pucat karena a. Topografi (kenampakan permukaan
pembentukan zat hijau daun (klorofil) tidak lahan)
sempurna. Namun, sinar matahari yang terlalu Traktor dapat bekerja pada lahan
terik juga kurang baik karena transpirasi akan dengan topografi yang terbatas. Untuk
meningkat serta buah dan bunga akan mudah traktor tangan sebaiknya jangan
gugur. Dalam persiapan lahan tanaman tomat, melebihi 30°. Apabila lahan terlalu
sanitasi gulma wajib dilakukan. Hal ini karena miring, traktor bisa terguling. Lahan yang
gulma dapat menjadi inang penyakit yang bergelombang juga akan berpengaruh
dapat membuat tanaman tomat menjadi sakit. terhadap hasil pengolahan. Sebaiknya
Oleh karena itu, yang ideal dalam budidaya lahan yang demikian dibuat berteras
tomat harus dilakukan pemasangan mulsa. sehingga lahan bisa memenuhi syarat
Salah satu tujuan pemasangan mulsa adalah untuk diolah secara mekanis. Selain itu,
untuk menekan tumbuhnya gulma yang ada di
lahan tanaman tomat.

B. Sistem Pengolahan Lahan

Sistem petakan (bedengan)

Lahan sistem bedengan digunakan dalam
penanaman bawang merah dengan jarak
teratur, yaitu 20 cm x 20 cm, secara berjajar
atau berbaris. Tanah dicangkul atau dibajak
sedalam 30 cm atau lebih hingga gembur,

17

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

traktor sebagai kendaraan beroda, kuat dan daya tarik traktor yang sangat
memerlukan jalan dan jembatan untuk besar. Sehingga pengolahan akan tidak
memasuki lahan yang akan diolah. efisien. Tanah hasil olahan berfariasi dari
bongkahan besar sampai tanah yang
b. Vegetasi (tanaman yang tumbuh di hancur. Selain itu, juga menimbulkan
lahan) debu yang berterbangan.

Batang tanaman dan sisa tanaman · Apabila tanah dibasahi, tanah akan
yang cukup besar akan menghambat melunak. Hal ini ditandai dengan
implemen masuk ke dalam tanah berubahnya warna tanah menjadi lebih
sehingga hasil pengolahan tidak efektif. gelap. Namun, apabila tanah diambil dan
Batang tanaman yang lentur tetapi kuat digulung-gulung tidak liat dan tidak
(liat) akan tergulung oleh putaran mesin lengket, namun remah (pecah-pecah).
rotari sehingga akan menambah beban Kondisi ini cocok dilakukan pengolahan
dan dapat merusak mesin. Akar tanaman tanah. Pengolahan pada kondisi ini
yang kuat (liat) dan saling berhubungan sering dinamakan pengolahan tanah
akan mengikat tanah sehingga susah kering.
untuk diolah.
· Apabila tanah dibasahi lagi, tanah
Vegetasi yang sekiranya mengganggu akan liat dan lengket. Apabila diolah,
harus dipindahkan dari lahan atau akan lengket di implemen dan roda
dihancurkan. Vegetasi tersebut bisa traktor. Hasil pengolahan tidak akan
dibabat dengan parang/arit. Sekarang sempurna (tidak efektif) dan putaran
sudah ada mesin pemotong yang roda traktor mudah slip. Tanah dalam
digerakkan oleh traktor. Namun cara kondisi ini, kemampuan menyangganya
pengoperasiannya tidak dibahas pada sangat rendah, sehingga traktor yang
modul ini. memasuki lahan, rodanya akan masuk ke
dalam tanah.
c. Bebatuan
Apabila tanah lebih dibasahi lagi,
Bebatuan yang besar dan keras, tanah akan menjadi lumpur. Tanah tidak
apabila tertabrak oleh implemen, dapat akan lengket lagi namun dapat mengalir.
merusak implemen. Mata bajak singkal Kondisi ini juga cocok untuk dilakukan
atau piringan dapat pecah, sedang pisau pengolahan tanah. Pengolahan pada
mesin rotari dapat patah. kondisi ini sering dinamakan pengolahan
tanah basah.
Batu-batu yang besar harus
disingkirkan terlebih dahulu dari lahan 2. Mengamati peralatan pengolahan tanah
sebelum diolah, dengan cara dicongkel
dengan linggis atau digali dengan a. Jenis peralatan untuk pengolahan
cangkul. Batu yang telah tergali dapat tanah
diangkat untuk disingkirkan ke tepi
lahan. Sedang batu-batu yang kecil dapat Secara garis besar alat dan mesin
disingkirkan setelah lahan diolah. pengolahan tanah juga dibedakan
menjadi dua macam:
d. Kadar air tanah
1. Alat dan mesin pengolahan tanah
Kondisi kadar air tanah akan pertama (primary tillage equipment),
mempengaruhi sifat dari tanah itu yang digunakan untuk melakukan
sendiri. kegiatan pengolahan tanah pertama.
Peralatan pengolahan tanah ini biasanya
· Pada tanah yang terlalu kering, tanah berupa bajak (plow), dengan segala
akan sangat keras dan padat. Apabila jenisnya.
diolah, akan memerlukan implemen yang

18

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

Alat dan mesin pengolahan tanah Karena kehidupan tanah rentan sekali
kedua (secondary tillage equipment), terhadap gangguan dari luar, maka para
yang digunakan untuk melakukan petani perlu mengetahui rahasia
pengolahan tanah kedua. Peralatan kehidupan tanah dan bagaimana
pengolahan tanah ini biasanya berupa memperlakukannya. Selama ini berbagai
garu (harrow) dengan segala jenisnya. cara pertanian telah menganggu fauna
Rollmeter untuk mengukur lahan dan tanah. Traktor memadatkan struktur
bedengan, sabit, koret, parang untuk tanah, akibatnya hewan (misalnya
membersihkan lahan, cangkul, garpu cacing) kehilangan lingkungan hidupnya.
tanah, dan linggis untuk tanah bebatuan, Pestisida dan pupuk kimia dapat
perlu digunakan untuk pengolahan mematikan binatang yang hidup di
tanah. permukaan maupun di dalam tanah.

Gambar 2.7 Alat dan mesin pengolahan tanah pertama Oleh karena itu, pembajakan dengan
(Primary tillage equipment) traktor dilakukan tidak sesering mungkin
Sumber : Anonim, 2014 atau seminimal mungkin (Minimum
tillage), demikian pula penggunaan
Kegiatan pengolahan tanah pertama rotary.
(bajak) dan kedua (rotary). Di dalam tanah
terdapat aneka ragam jasad renik dan Lahan yang diperlukan untuk
bermacam-macam materi mati. Bila menanam berbagai jenis sayuran perlu
semua organisme di dalam tanah saling diukur sesuai dengan luas yang
bekerjasama maka tanah akan menjadi diinginkan, misalnya seluas 1.000 m2 ,
subur dan tanam-tanaman akan tumbuh maka lahan seluas tersebut perlu
serta hasil panen bagus. dibersihkan dari segala sesuatu yang
dapat mengganggu pertumbuhan
tanaman, seperti tunggul-tunggul sisa
tebangan pohon, rumput-rumput yang
tinggi atau semak, batu-batu dan
sebagainya.

Gambar 2.8 Alat dan mesin garu (Secondary tillage equipment) Gambar 2.9 Fauna dalam tanah
Sumber : web.ipb.ac.id/tepfteta/elearning/media/Teknik%20/ Sumber : Anonim, 2014
Mesin%20Budidaya%20Pertanian/Alat%20Pengolahan%20
tanah/index4april.html 3. Pola Pengolahan Tanah

Pola pengolahan tanah erat
hubungannya dengan waktu yang hilang
karena belokan selama pengolahan
tanah. Pola pengolahan harus dipilih
dengan tujuan untuk memperkecil
sebanyak mungkin pengangkatan alat.
Karena pada waktu diangkat alat itu tidak
bekerja. Oleh karena itu, harus

19

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

diusahakan bajak atau garu tetap bekerja Pengolahan tanah secara dasar
selama waktu operasi di lapangan. Makin dilakukan dengan mencangkul tanah ataupun
banyak pengangkatan alat pada waktu dibajak. Ada beberapa poin yang perlu
belok, makin rendah efisiensi kerjanya. diperhatikan ketika menyiapkan lahan.
Pola pengolahan tanah yang banyak Contohnya: Jika menanam cabai di area
dikenal dan dilakukan adalah pola spiral, persawahan jangan melakukan penanaman di
pola tepi, pola tengah dan pola alfa. Pola musim hujan, namun sebaliknya jika menanam
spiral yang paling banyak digunakan di daerah tegalan, sebaiknya jangan menanam
karena pembajakan dilakukan terus di musim kemarau karena struktur tanahnya
menerus tampa pengangkatan alat. menjadi semakin kering. Namun jika di daerah
tersebut memiliki sistem irigasi yang baikhal
ini tidak jadi masalah.

Gambar 2.30 Pola pengolahan tanah Pada tanah yang tandus sebenarnya
Sumber : a32121210.blokspot.com/2013/06/ dapat dibuat menjadi tanah yang baik ditanami
dasgro-ii.html?m=1 dengan campur tangan manusia. Cara
membuat tanah tandus bisa ditanami adalah,
4.Pola pengolahan tanah (pembajakan) metode mekanik, non biologis, dan metode
dengan traktor tangan biologis. Bagaimana caranya ? Untuk
mendapatkan informasi lebih lanjut, silakan
Pelaksanaa pengolahan tanah, perlu buka di
menggunakan pola-pola tertentu.Tujuan
dari pola pengolahan tanah ini adalah : https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/tanah/cara-menyuburkan
-tanah-kering-dan-tandus
a. Lebih efisien:

Apabila menggunakan pola yang
sesuai, diharapkan waktu yang
terbuang pada saat pengolahan tanah
(pada saat implemen pengolahan
tanah diangkat) sesedikit mungkin.
Lahan yang diolah tidak diolah lagi
sehingga diharapkan pekerjaan
pengolahan tanah bisa lebih efisien.

b. Lebih efektif:

Hasil pengolahan tanah (khususnya
untuk pembajakan) bisa merata.
Bagian lahan yang diangkat tanahnya
akan ditimbun kembali dari alur
berikutnya. Oleh karena itu,
diharapkan pekerjaan pengolahan
tanah bisa lebih efektif.

20

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

Secara kelompok lakukan pengamatan berukuran lebar 100-120 cm, tinggi 50-60

pada hasil pengolahan tanah lahan tanaman cm, jarak antar petakan 40 cm dan panjang

sayuran buah, buat pertanyaan-pertanyaan petakan tidak lebih dari 12 m. Bedengan

dalam diskusi kelompok, kumpulkan informasi ditaburi pupuk kandang sebanyak 20

atau Anda dapat mencoba melakukan ton/ha, kemudian di campur dan diratakan.

pengolahan tanah pada suatu lahan kosong, 3. Tanah untuk penanaman sayur buah,batang
Anda dapat mencoba dengan menggunakan dicangkul sedalam 30–40 cm. Kemudian
Lembar Kerja yang ada.. Buat kesimpulan dari diberi pupuk kandang sapi atau kuda ± 10
apa yang telah Anda amati, diskusikan dan ton/ha, diaduk dan diratakan. Kemudian
c o b a , k e m u d i a n p r e s e n t a s i k a n h a s i l tanah dibuat bedengan lebar 100 atau 120
kesimpulan Anda.
cm. Apabila benih akan di tanam langsung,

maka dibuat alur/garitan dengan cangkul

yang dimiringkan. Jarak antara garitan ± 40

penilaian harian cm. Tetapi apabila benih disemaikan
terlebih dahulu maka dibuat lubang tanam

dengan jarak sesuai komoditas yang akan

Pertanyaan : ditanam.

1. Sebutkan 2 alat pengolahan tanah dan 4. Pengolahan lahan secara mekanis harus

fungsinya ! memperhatikan bebrapa hal antaralain:

2. Bagaimana lahan yang sesuai untuk a. Topografi (kenampakan permukaan
tanaman sayuran ? lahan)

1. Lahan yang akan diolah untuk tanaman Traktor dapat bekerja pada lahan
sayuran buah, batang sebaiknya sebidang dengan topografi yang terbatas. Untuk
tanah yang gembur, banyak mengandung traktor tangan sebaiknya jangan melebihi
humus, subur, serta pembuangan airnya 30°. Apabila lahan terlalu miring, traktor
baik. Derajat kemasaman (pH) tanah yang bisa terguling. Lahan yang bergelombang
optimum untuk pertumbuhannya adalah juga akan berpengaruh terhadap hasil
antara pH 6 sampai pH 7. Tanah yang pengolahan. Sebaiknya lahan yang
hendak digemburkan harus dibersihkan demikian dibuat berteras sehingga lahan
dari bebatuan, rerumputan, semak atau bisa memenuhi syarat untuk diolah secara
pepohonan yang tumbuh dan bebas dari mekanis. Selain itu, traktor sebagai
daerah ternaungi, karena tanaman sayuran kendaraan beroda, memerlukan jalan dan
daun suka pada cahaya matahari secara jembatan untuk memasuki lahan yang akan
langsung. Kedalaman tanah yang dicangkul diolah.
berkisar 30 sampai 40 cm.
b. Vegetasi (tanaman yang tumbuh di
2. Lahan sistem bedengan digunakan dalam lahan)
penanaman bawang merah dengan jarak
teratur, yaitu 20 cm x 20 cm, secara berjajar Batang tanaman dan sisa tanaman
atauberbaris. Tanah dicangkul atau dibajak yang cukup besar akan menghambat
sedalam 30 cm atau lebih hingga gembur, implemen masuk ke dalam tanah, sehingga
kemudian dibuat bedengan atau petakan hasil pengolahan tidak efektif. Batang
tanaman yang lentur tetapi kuat (liat) akan
tergulung oleh putaran mesin rotari,
sehingga akan menambah beban dan dapat
merusak mesin. Akar tanaman yang kuat
(liat) dan saling berhubungan akan

12017

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

mengikat tanah sehingga susah untuk Apabila tanah dibasahi lagi, tanah akan liat

diolah. dan lengket. Apabila diolah, akan lengket di

Vegetasi yang sekiranya mengganggu implemen dan roda traktor. Hasil
harus dipindahkan dari lahan atau pengolahan tidak akan sempurna (tidak
dihancurkan. Vegetasi tersebut bisa efektif). Sementara putaran roda traktor
dibabat dengan parang/arit. Sekarang mudah slip. Tanah dalam kondisi ini,
sudah ada mesin pemotong yang kemampuan menyangganya sangat rendah,
digerakkan oleh traktor. Namun cara sehingga traktor yang memasuki lahan,
pengoperasiannya tidak dibahas pada rodanya akan masuk ke dalam tanah.

modul ini. Apabila tanah lebih dibasahi lagi, tanah

c. Bebatuan akan menjadi lumpur. Tanah tidak akan

Bebatuan yang besar dan keras, lengket lagi namun dapat mengalir. Kondisi
apabila tertabrak oleh implemen, dapat ini juga cocok untuk dilakukan pengolahan
merusak implemen. Mata bajak singkal atau tanah. Pengolahan pada kondisi ini sering
piringan dapat pecah, sedang pisau mesin dinamakan pengolahan tanah basah.

rotari dapat patah. 2. Secara garis besar alat dan mesin

Batu-batu yang besar harus pengolahan tanah juga dibedakan menjadi
disingkirkan terlebih dahulu dari lahan dua macam:

sebelum diolah, dengan cara dicongkel a. Alat dan mesin pengolahan tanah
pertama (primary tillage equipment),
dengan linggis atau digali dengan cangkul.
yang digunakan untuk melakukan
Batu yang telah tergali dapat diangkat
kegiatan pengolahan tanah pertama.
untuk disingkirkan ke tepi lahan. Sedang
Peralatan pengolahan tanah ini biasanya
batu-batu yang kecil dapat disingkirkan
berupa bajak (plow), dengan segala
setelah lahan diolah.
jenisnya.
d. Kadar air tanah
b. Alat dan mesin pengolahan tanah kedua
Kondisi kadar air tanah akan (secondary tillage equipment), yang
mempengaruhi sifat dari tanah itu sendiri. digunakan untuk melakukan pengolahan

Pada tanah yang terlalu kering, tanah akan tanah kedua. Peralatan pengolahan

sangat keras dan padat. Apabila diolah, akan tanah ini biasanya berupa garu (harrow)

memerlukan implemen yang kuat dan daya dengan segala jenisnya. Rollmeter untuk

tarik traktor yang sangat besar. Sehingga mengukur lahan dan bedengan, sabit,

pengolahan akan tidak efisien. Tanah hasil koret, parang untuk membersihkan

olahan berfariasi dari bongkahan besar lahan, cangkul, garpu tanah, dan linggis

sampai tanah yang hancur. Selain itu juga untuk tanah bebatuan, perlu digunakan

menimbulkan debu yang berterbangan. untuk pengolahan tanah.

Apabila tanah dibasahi, tanah akan 3. Tujuan dari pola pengolahan tanah ini
melunak. Hal ini ditandai dengan adalah :
berubahnya warna tanah menjadi lebih
gelap. Namun apabila tanah diambil dan a. Lebih efisien:
digulung-gulung tidak liat dan tidak
lengket, namun remah (pecah-pecah). Apabila menggunakan pola yang sesuai,
diharapkan :

Kondisi ini cocok untuk dilakukan Waktu yang terbuang pada saat

pengolahan tanah. Pengolahan pada pengolahan tanah (pada saat implemen

kondisi ini sering dinamakan pengolahan pengolahan tanah diangkat) sesedikit

tanah kering.

12027

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

mungkin. Lahan yang diolah tidak diolah
lagi Sehingga diharapkan pekerjaan
pengolahan tanah bisa lebih efisien.
b. Lebih efektif:
Hasil pengolahan tanah (khususnya
untuk pembajakan) bisa merata. Bagian
lahan yang diangkat tanahnya akan
ditimbun kembali dari alur berikutnya.
Sehingga diharapkan pekerjaan
pengolahan tanah bisa lebih efektif.

penilaian harian

Pertanyaan :
1. Bagaimana persiapan lahan pada tanaman

cabai ?
2. Gambarkan beberapa pola pengolahan

tanah yang kamu ketahui !
3. Bagaimana syarat lahan yang siap diolah

secara mekanis ?
4. Apa saja jenis peralatan untuk pengolahan

tanah ?
5. Jelaskan tujuan pola pengolahan tanah ?

12037

BAB 3
PEMBUATAN BEDENGAN

Setelah menganalisis pembuatan bedengan tanaman sayuran, peserta didik
mampu menentukan tahapan dan melaksanakan dalam pembuatan bedengan.

Pengertian Bendengan Faktor-Faktor yang
Mempengaruhi Pembuatan
Pembuatan Bendengan
Bendengan

Pengertian Drainase

Bedengan - Drainase – Saluran pengelak – Saluran teras

24

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

Gambar 3.1 Pembuatan bedengan dengan alat berat Gambar 3.2 Bedengan
Sumber : https://www.socialzon.me/video/watch/6xOST4h13j8 Sumber : Dokumen Pribadi

Dalam budidaya tanaman sayuran yang Mengapa kita harus membuat bedengan ?
dilakukan di lahan-lahan datar, pembuatan Akar tanaman yang tergenang akan
bedengan atau guludan sudah sangat lazim mengganggu fungsi fisiologi tanaman.
dilakukan. Semua petani atau pembudidaya Dalam hal ini dua hal terpenting yang
sayuran bisa melakukannya, dan dengan akan terhambat adalah penyerapan air
adanya traktor pembuatan bedengan menjadi dan usur hara. Cekaman air tidak hanya
semakin mudah. Meskipun mudah, pembuatan terjadi ketika tanaman kekurangan air
bedengan perlu perhitungan agar penggunaan tetapi juga saat tergenang atau kelebihan
lahan lebih efisien. Hal ini penting dipahami air. Jika hal ini dibiarkan maka tanaman
ketika kita ingin meningkatkan produksi akan mengalami stres sehingga
melalui intensifikasi. Kegiatan pertumbuhannya terhambat. Pembuatan
pembelajaran p e m b u a t a n b e d e n g a n bedengan maupun guludan pada
tanaman sayuran berisikan uraian pokok dasarnya sama, hanya saja bedengan
materi: lahan pertanian yang telah diolah, dapat ditanami dua atau lebih barisan
petakan bedengan, saluran draenase, tanaman sementara guludan hanya untuk
pengertian bedengan dan saluran draenase, satu barisan tanaman saja. Bedengan dan
faktor-faktor yang mempengaruhi pembuatan guludan dibuat pada lahan datar,
bedengan, petakan, dan saluran drainase. sementara untuk lahan miring dibuatkan
teras. Hal ini karena pada lahan datar
A. Pembuatan Bedengan sangat mudah tergenang air ketika musim
hujan tiba, sehingga tanah untuk
1. Pengertian bedengan penanaman dibuat lebih tinggi. Bagian

Kata bedengan berasal dari bahasa Gambar 3.3 Pembentukan bedengan dengan cangkul
Inggris “bed” yang berarti tempat tidur, Sumber : Dokumen Pribadi
dalam hal ini tentu saja tempat tidur
tanaman, sehingga dapat diartikan
bedengan adalah sebagai tempat
tumbuhnya tanaman.

25

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

yang lebih rendah menjadi saluran pada daerah yang didominasi tanah
drainase. berpasir, petani membuat arah bedengan
sejajar dengan kemiringan lahan dengan
Perhitungan panjang bedengan pertimbangan bahwa tingkat erosi sangat
disesuaikan dengan ukuran atau kondisi rendah sehingga bisa diabaikan.
lahan. Pertimbangan ketinggian
bedengan adalah : Gambar 3.4. Pembuatan bedengan
Sumber : Dokumen Pribadi
- Lahan mudah tergenang atau tidak.
a. Pembuatan bedengan dipengaruhi oleh
Apabila lahan rentan genangan, maka jenis tanaman yang akan diusahakan,
bedengan dapat dibuat lebih tinggi, kemiringan lahan, kondisi iklim setempat
atau saluran drainase diperlebar terutama curah hujannya
namun konsekuensinya luas lahan
untuk pertanaman menjadi berkurang. Gambar 3.5 Ukuran bedengan tanaman sayuran daun
Sumber : Anonim, 2014
- Sistem irigasi lahan (apakah lahan
digenangi secara berkala atau tidak) 3. Petakan bedengan
Bedengan dengan ukuran lebar 120 cm
Khusus untuk lahan yang digenangi dan panjang sesuai dengan ukuran petak
secara berkala, agar memudahkan tanah. Tinggi bedeng 20 – 30 cm dengan
penggenangan maka bedengan dibuat jarak antar bedeng 30 cm.
tidak terlalu tinggi. Penggenangan ini Lebar bedangan bayam satu meter dan
bertujuan mengendalikan hama yang tinggi 20-30 cm sedangkan panjangnya
bersembunyi dalam tanah, misalnya mengikuti kondisi lahan. Jarak antar
pada budidaya tanaman sayuran yang bedengan 30 cm. Sebaiknya bedengan
berumbi. membujur dari timur-barat untuk
mendapatkan pencahayaan yang
2. Arah Bedengan maksimal.

Penentuan arah bedengan tergantung
dari pertimbangan pembuatnya. Jika
pertimbangannya adalah cahaya
matahari, maka timur-barat lebih baik
karena sinar akan masuk ke sela-sela
tanaman sepanjang hari. Namun arah ini
tidak mutlak bila ada faktor lingkungan
lain yang sulit untuk diabaikan. Pada
kondisi tertentu, utara-selatan jadi
pilihan karena pertimbangan arah angin.
Tanaman lebih kokoh terhadap terpaan
angin pada arah ini jika dibandingkan
dengan arah timur-barat.

Jika kita menanam secara tumpang sari
maka sebaiknya arah bedengan adalah
timur-barat agar distribusi cahaya merata
ke semua tanaman sepanjang hari.

Kemiringan lahan juga menentukan arah
bedengan dan bukan lagi utara-selatan
atau timur-barat. Pada daerah dengan
potensi erosi tinggi, bedengan dibuat
melintang terhadap kemiringan. Tetapi,

26

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

4. Fungsi Bedengan menjadi tinggi bedengan. Selain itu,
saluran drainase berfungsi juga sebagai
a. S e b a g a i m e d i a t u m b u h u n t u k jalan pemeliharaan sehingga sebaiknya
penanaman jenis tanaman budidaya lebar saluran drainase dibuat mudah
dilewati. Bila terlalu sempit,
b. Untuk mencegah tanaman dari pemeliharaan tanaman akan sulit dan jika
serangan hama dan penyakit terlalu lebar maka efisiensi lahan
berkurang.
c. Untuk menjaga kelembaban, pH, suhu
dan juga ketercukupan air tanah Gambar 3.6 Gambar pembuatan saluran drainase
Sumber : https://tanimandirijaya.
d. Supaya akar tanaman lebih kokoh
dengan porsi bedengan yang serasi wordpress.com/2015/04/26/lahan-baru/
dengan ukuran morfologi tanaman
Gambar 3.7 Gambar saluran drainase pada bawang merah
e. Mempermudah dalam irigasi lahan. Sumber : www.netralnews.com/news/ekonomi/read/
Dengan adanya bedengan maka 104027/luas-tanaman-
pemanfaatan air akan efektif bagi bawang-merah-di-kulon-progo-capai-534-hektare
tanaman, sehingga jika dilakukan
dengan bijak dalam irigasi lahan maka Gambar 3.8 Drainase pada tanaman asparagus
dapat mencegah dari kebusukan akar Sumber : https://kabartani.com/panduan-lengkap-cara-budidaya-
ketika tanaman mendapat pasokan air
irigasi yang berlebihan. asparagus.html

f. M e m p e r m u d a h p e t a n i d a l a m
pemantauan tanaman, dalam hal
perawatan, termasuk dalam hal
penyiraman, penyiangan dan juga
proses pemanenan tanaman.

B. Pengertian Drainase

Kata drainase berasal dari bahasa Inggris
“drainage” yang berarti pembuangan air
sehingga saluran drainase dapat diartikan
sebagai saluran pembuanagn air, dalam hal
ini saluran pembuangan

1. Tujuan pembuatan saluran drainase

Tujuan utama pembuatan saluran
drainase adalah untuk mencegah
genangan dengan mengalirkan air aliran
permukaan, sehingga kekuatan air
mengalir tidak merusak tanah, tanaman,
dan/atau bangunan konservasi lainnya.
Di areal rawan longsor, pembuatan
saluran drainase ditujukan untuk
mengurangi laju infiltrasi dan perkolasi,
sehingga tanah tidak terlalu jenuh air,
sebagai faktor utama pemicu terjadinya
longsor. Lebar drainase akan menjadi
jarak antar bedengan, sementara
kedalaman saluran drainase sekaligus

27

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

digunakan petani dalam meringankan dan
mempercepat pengolahan lahan. Salah satu
contoh yang banyak digunakan adalah traktor.
Jenis alat pengolah tanah, bagian-bagiannya
dan bagaimana cara aplikasinya dapat anda
lihat di

Gambar 3.9 Saluran drainase pada terasering https://www.klikteknik.com/blog/teknologi-
Sumber : greenspiritblog.blogspot.com/2012/ pengolahan-lahan-pertanian-modern.htm
04/upaya-konservasi-di-kawasan-lahan.html?m=1

Bentuk saluran drainase, khususnya di
lahan usahatani dapat dibedakan
menjadi:

(1) saluran pengelak

(2) saluran teras dan

(3) saluran pembuangan air.

Pemeliharaan saluran drainase dilakukan
dengan pendalaman saluran-saluran
pembuangan air yang telah dangkal,
biasanya dilakukan bersama-sama
dengan pengendalian gulma.

Manusia sudah mulai memikirkan Manusia sudah mulai memikirkan
tentang sistem pembuangan limpahan air tentang sistem pembuangan limpahan air
hujan sejak zaman Romawi kuno. Bangunan hujan sejak zaman Romawi kuno. Bangunan
drainase perkotaan pertama kali dibuat di drainase perkotaan pertama kali dibuat di
Romawi berupa saluran bawah tanah yang Romawi berupa saluran bawah tanah yang
cukup besar, yang digunakan untuk cukup besar, yang digunakan untuk
menampung dan membuang limpahan air menampung dan membuang limpahan air
hujan. Pada awalnya sistem drainase dibangun hujan. Pada awalnya sistem drainase dibangun
hanya untuk menerima limpahan air hujan dan hanya untuk menerima limpahan air hujan dan
membuangnya ke badan air terdekat. membuangnya ke badan air terdekat.

Pada masa ini petani Indonesia dalam Secara kelompok lakukan pengamatan
pengolahan lahannya sudah menggunakan pada hasil pembuatan bedengan lahan
peralatan yang bukan tradisional lagi. tanaman sayuran kemudia buat pertanyaan-
Peralatan yang lebih modern sudah banyak pertanyaan dalam diskusi kelompok.
Kumpulkan informasi atau Anda dapat
mencoba melakukan pembuatan bedengan
pada suatu lahan yang telah diolah
sebelumnya. Anda dapat mencoba dengan
menggunakan lembar kerja yang ada. Buatlah
kesimpulan dari apa yang telah Anda amati,
diskusikan dan coba, kemudian presentasikan
hasil kesimpulan Anda!

28

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

Pertanyaan : 5. Kemiringan lahan juga menentukan arah

1. Jelaskan tujuan pengapuran pada lahan ! bedengan dan bukan lagi utara-selatan atau
timur-barat. Pada daerah dengan potensi
2. Bagaimana melakukan pengapuran pada erosi tinggi, bedengan dibut melintang
lahan ? terhadap kemiringan. Tetapi pada daerah
yang didominasi tanah berpasir, petani
3. Apa manfaat kapur yang diberikan ke dalam membuat arah bedengan sejajar dengan
tanah ?

kemiringan lahan dengan pertimbangan

bahwa tingkat erosi sangat rendah

sehingga bisa diabaikan.

1. Kata bedengan berasal dari bahasa Inggris 6. Pembuatan bedengan dipengaruhi oleh:
“bed” yang berarti tempat tidur, dalam hal jenis tanaman yang akan diusahakan,
ini tentu saja tempat tidur tanaman, kemiringan lahan, kondisi iklim setempat
sehingga dapat diartikan bedengan adalah terutama curah hujannya
sebagai tempat tumbuhnya tanaman.
7. Fungsi Bedengan
2. Pembuatan bedengan maupun guludan
pada dasarnya sama, hanya saja bedengan a. S e b a g a i m e d i a t u m b u h u n t u k
dapat ditanami dua atau lebih barisan penanaman jenis tanaman budidaya
tanaman sementara guludan hanya untuk
satu barisan tanaman saja. Bedengan dan b. Untuk mencegah tanaman dari serangan
guludan dibuat pada lahan datar, hama dan penyakit
sementara untuk lahan miring dibuatkan
teras. Hal ini karena pada lahan datar sangat c. Untuk menjaga kelembaban, pH, suhu
mudah tergenangair ketika musim hujan dan juga ketercukupan air tanah
tiba, sehingga tanah untuk penanaman
dibuat lebih tinggi. Bagian yang lebih d. Supaya akar tanaman lebih kokoh dengan
rendah menjadi saluran drainase. porsi bedengan yang serasi dengan
ukuran morfologi tanaman
3. Penentuan arah bedengan tergantung dari
pertimbangan pembuatnya. Jika e. Mempermudah dalam irigasi lahan.
pertimbangannya adalah cahaya matahari, Dengan adanya bedengan maka
maka timur-barat lebih baik karena sinar pemanfaatan air akan efektif bagi
akan masuk ke sela-sela tanaman tanaman, sehingga jika dilakukan dengan
sepanjang hari. Namun arah ini tidak mutlak bijak dalam irigasi lahan maka dapat
bila ada faktor lingkungan lain yang sulit mencegah dari kebusukan akar ketika
untuk diabaikan. Pada kondisi tertentu, tanaman mendapat pasokan air irigasi
utara-selatan jadi pilihan karena yang berlebihan.
pertimbangan arah angin. Tanaman lebih
kokoh terhadap terpaan angin pada arah ini f. M e m p e r m u d a h p e t a n i d a l a m
jika dibandingkan dengan arah timur-barat. pemantauan tanaman, dalam hal
perawatan, termasuk dalam hal
4. Jika kita menanam secara tumpang sari penyiraman, penyiangan dan juga proses
maka sebaiknya arah bedengan adalah pemanenan tanaman.
timur-barat agar distribusi cahaya merata
ke semua tanaman sepanjang hari. 8. Kata draenase berasal dari bahasa Inggris
“drainage” yang berarti pembuangan air
sehingga saluran draenase dapat diartikan

29

BAB 4
PEMBERIAN PUPUK (DASAR DAN SUSULAN)
TANAMAN SAYURAN

Setelah menganalisis pemberian pupuk (dasar dan susulan) tanaman sayuran,
peserta didik mampu menentukan jenis pupuk dan melaksanakan pemupukan
pada tanaman sayuran.

Pemberian Pupuk Unsur Hara dan - Penentuan cukup/kekurangan
Tanaman Sayuran Jenis Pupuk unsur hara

Definisi Unsur Hara -Unsur Hara
- Jenis Pupuk

Gejala dan tanda
kekurangan unsur hara

Penentuan Jenis Pupuk, - Penentuan Jenis Pupuk
Jumlah, Waktu, dan Cara - Waktu dan Cara
Pemupukan
Pemupukan

Pupuk – Unsur hara – Gejala – Defisiensi – Unsur makro – Unsur mikro – Pupuk
organik – Pupuk anorganik

30

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

Gambar 4.1 Unsur penyusun tanaman diperhatikan mengingat terutama pupuk
Sumber : https://ilmubudidaya.com/kelebihan-dan-kekurangan anorganik dapat berpengaruh negatif terhadap
-unsur-hara-makro-dan-mikro-pada-tumbuhan/unsur-hara- tanah apabila penggunaannya kurang
penyusun-tanaman-2 bijaksana.

Di alam sebenarnya sudah terdapat Hal-hal yang harus diperhatikan dalam
unsur-unsur yang diperlukan oleh tanaman. pemberian pupuk
Namun terkadang kebutuhan unsur-unsur 1. Mengamati lahan yang belum diberi
tersebut belum cukup untuk kebutuhan pupuk dasar dan lahan yang sudah diberi
tumbuh tanaman sehingga perlu ditambahkan. pupuk dasar.
Lahan yang belum diberi pupuk dasar
Unsur hara bermanfaat bagi tanaman merupakan suatu lahan yang sudah
apabila tersedia di zona penyerapan tanaman dibentuk menjadi bedengan namun
(sekitar akar dan daun) serta berada dalam permukaan bedengan tersebut belum
bentuk yang dapat diserap. Jika unsur haranya ditaburi pupuk dasar yang akan
tidak ada, lalu apa yang akan diserap tanaman? dicampurkan secara merata dengan tanah
Kemampuan tanaman dalam menyerap unsur permukaaan bedengan.
hara sangat spesifik, seperti C, H, O dapat Lahan yang sudah diberi pupuk dasar
diserap dalam bentuk gas. Selain itu unsur merupakan suatu lahan yang sudah
tersebut juga dapat diserap berbentuk ion dari dibentuk menjadi bedengan dan
dalam tanah. Ketiga unsur tersebut merupakan permukaan bedengan tersebut sudah
unsur nonmineral. Unsur mineral yang dapat ditaburi pupuk dasar yang telah
diserap dari dalam tanah adalah N, P, K, Ca, Mg, dicampurkan secara merata dengan tanah
S, Fe, Mn, Zn, Cu, Mo, B, Cl. permukaaan bedengan.

Pemupukan merupakan kegiatan Gambar 4.2 Pemberian pupuk kandang pada bedengan
penyediaan hara secara optimal sesuai Sumber. https://www.sampulpertanian.com
kebutuhan. Pemupukan yang baik dan benar /2017/01/bedengan-adalah.html?m=1
harus memperhatikan beberapa faktor, seperti
jenis pupuk, dosis pupuk, waktu pemupukan Untuk bedengan kacang panjang
dan cara/teknik pemberian pupuk. pemberian pupuk dasar berupa campuran
pupuk kandang sebanyak 10 ton/ha, 150 kg
Dalam budidaya tanaman sayuran, + TSP 100 kg + KCL 100 kg per hektar
pemupukan harus dilaksanakan secara diberikan merata di atas bedengan dan
bijaksana dan berimbang artinya bahwa diaduk merata dengan tanah. Cara
pemberian pupuk harus memperhatikan pemberian pupuk dasar ini dapat juga
kelestarian lingkungan serta tujuan dari diberikan ke dalam lubang di sisi kiri dan
pemupukan tersebut. Hal ini penting kanan lubang tanam sebanyak 3,5 – 8 gram
atau disesuaikan jarak tanam. Pemupukan
susulan diberikan waktu tanaman berumur

31

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

satu bulan setelah tanam menggunakan Anda diharapkan dapat membedakan ciri-
pupuk Urea 150 kg/ha yang diberikan dalam ciri tanaman sayuran yang belum dipupuk
alur-alur (larikan) diantara barisan tanaman dan yang sudah dipupuk tersebut.
atau ditugalkan di sekeliling tanaman
sejauh 20 – 25 cm dari batang kemudian 3 Sampel untuk analisis tanah dan daun
ditutup dengan tanah.Pemberian pupuk
pada bawang merah sangat bervariasi antar Anda perlu mengambil sampel tanah untuk
daerah produsen bawang merah. Pedoman dibawa ke laboratorium tanah kemudian
dari hasil-hasil penelitian yang dapat Anda minta bagian laboratorium tanah
dijadikan bahan acuan antara lain adalah untuk menganalisis tanah tersebut.
dosis pupuk 100 – 120 kg N, 150 kg P2O5
dan 100 kg K2O per hektar atau setara Tanah yang diambil adalah tanah yang akan
dengan 222 – 267 kg Urea atau 476 – 571 kg digunakan sebagai media tumbuh tanaman.
ZA + 489 kg TSP + 217 kg KCl per hektar. Untuk akurasi umumnya dibutuhkan lebih
Pemberian pupuk tersebut dilakukan 2 kali, kurang setengah kilogram tanah per satu
yaitu pada umur 2 minggu setelah tanam titik sampel.
dengan pupuk TSP dan KCl serta setengah
dosis pupuk Urea ataupun ZA, kemudia Tanah yang diambil bersifat heterogen,
diulang pada umur 4 minggu setelah tanam tidak tertumpu pada satu bagian saja dari
berupa Urea atau ZA setengah dosis sisanya. hamparan tanah yang tersedia. Untuk
Pemberian pupuk dilakukan dalam larikan menghasilkan data yang akurat umumnya
diantara barisan tanaman, atau ditugalkan dibutuhkan lebih kurang 20 titik sampel per
kemudian ditutup dengan tanah. satu hektar lahan. Kemudian 10 sampel
tanah dijadikan satu dan sepuluh lainnya
Gambar 4.3 Pemupukan bawang merah dengan penugalan pada kelompok kedua. Perlu diketahui hasil
Sumber. 8villages.com/full/petani/article/id/ analis tanah ini tidak mengukur hara yang
5aaa368f60c977b33b1b28b6 tersedia untuk tanaman akan tetapi
merupakan indeks dari sejumlah hara dalam
2. Tanaman yang belum dipupuk dan tanah.
tanaman yang sudah dipupuk
Anda dapat mengamati tanaman yang Analisis jaringan tanaman
belum dipupuk dan tanaman yang sudah
dipupuk susulan dengan cara menanyakan Anda juga perlu mengambil sampel jaringan
keadaan tersebut kepada petani sayuran. tanaman/daun untuk Anda bawa ke
Selain itu, dapat pula dengan cara studi laboratorium botani kemudian Anda minta
literatur dari berbagai sumber. Anda dapat bagian laboratorium tersebut untuk
pula membuat suatu percobaan tentang hal menganalisis jaringan tanaman tersebut
tersebut dengan bimbingan guru sehingga
Analisis tanaman dimulai dengan
melakukan pengumpulan sampel yang
mewakili. Pengelompokan sampel tanaman
dilakukan berdasarkan spesies, fase
pertumbuhan tanaman, dan dalam bentuk
apa ion hara yang akan diamati.

Umumnya kandungan hara dalam tanaman
berfluktuasi sejalan dengan fase
pertumbuhannya. Kandungan hara lebih
kecil pada tanaman yang tua dan bervariasi
diantara bagian-bagian tanaman. Misalnya,
jaringan reproduksi umumnya memiliki
konsentrasi posfor yang lebih tinggi
dibandingkan dengan jaringan vegetatif.

32

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

Analisis jaringan sangat menolong kita pelapukan. Sejalan dengan perkembangan
untuk lebih memahami kondisi pertanaman zaman, pengetahuan dan teknologi maka
kita. Sampel yang diambil merupakan berkembang pula pemakaian pupuk kimia
sampel yang berasal dari dua areal yang untuk memenuhi kebutuhan unsur hara yang
berbeda, satu areal tanaman dapat tumbuh diperlukan tanaman selama masa
normal dan satu lagi pada daerah yang pertumbuhannya.
mengalami gejala
Unsur hara esensial dan perannya bagi
Pada tanah-tanah yang baru dibuka pertumbuhan tanaman
biasanya kandungan unsur haranya masih
tinggi, sebaliknya pada tanah yang sudah Ada tiga kriteria esensial suatu unsur
intensif digunakan kandungan unsur hara yakni:
sudah berkurang/sedikit. Oleh karena itu, pada
tanah ini perlu penambahan unsur hara 1. T i d a k a d a n y a u n s u r t e r s e b u t
melaului pemberian pupuk atau pemupukan. mengakibatkan pertumbuhan tidak
normal, tanaman gagal menyelesaikan
Sebelum melakukan pemupukan, Anda daur hidupnya, atau kematian
prematur
Gambar 4.4 Lapisan tanah
Sumber : https://viranaluph.wordpress.com/materi/ 2. Fungsi unsur hara tersebut spesifik
dan tidak dapat digantikan oleh unsur
harus paham betul tentang apakah pupuk? yang lain
Ada berapa jenis pupuk? Bagaimana sifat dan
karakteristik masing-masing jenis pupuk? 3. U n s u r t e r s e b u t l a n g s u n g
mempengaruhi pertumbuhan atau
Pupuk didefinisikan sebagai metabolisme.
bahan/material atau unsur hara yang
ditambahkan ke dalam tanah dan tumbuhan Sampai saat ini dikenal sebanyak 16
baik berupa pupuk organik maupun pupuk unsur hara esensial bagi tanaman untuk
anorganik dengan tujuan untuk memenuhi pertumbuhan dan perkembangan yang sehat
atau melengkapi keadaan unsur hara dalam bagi semua tanaman. Unsur hara esensial
tanah yang tidak cukup tersedia untuk dibedakan menjadi dua jenis yakni hara bukan
memenuhi kebutuhan tanaman. mineral dan hara mineral. Hara bukan mineral
meliputi karbon (C), hydrogen (H), dan oksigen
Pada awalnya bahan pupuk yang (O). Ketiga unsur tersebut disebut hara bukan
digunakan adalah berupa kotoran ternak, sisa- mineral karena tidak berasal dari mineral yang
sisa tanaman yang telah mengalami ada di dalam tanah. Meskipun menyususn
95% biomassa tanaman, dan pasokan unsur
tersebut selalu dapat terpenuhi

Hara mineral tanaman meliputi nitrogen
(N), fosfor (P), kalium (K), sulfur (S), kalsium
(Ca), magnesium (Mg), besi (Fe), mangan (Mn),
tembaga (Cu), seng (Zn), molybdenum (Mo),
boron (B), dan chlorine (Cl).

Berdasarkan jumlah unsur yang
dibutuhkan oleh tanaman, unsur hara esensial
dibedakan menjadi dua kelompok yaitu unsur
hara makro, dan unsur hara mikro

Unsur hara makro adalah unsure-unsur
hara yang dibutuhkan dalam jumlah besar
(0,1% - 5%), yang meliputi: C, H, O, N, P, K, Ca, S,

33

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

Mg. Unsur hara mikro adalah unsur hara yang
diperlukan tanaman dalam jumlah kecil, yakni
kurang dari 0,025%. Unsur hara mikro
meliputi: Fe, Mn, Cu, Zn, Mo, B dan Cl

A. Jenis Unsur Hara dan Jenis Pupuk Gambar 4.6 Tanaman tomat cukup nutrisi
1. Pupuk Organik (pupuk alam ) Sumber: kampoengilmu.com/tips-budidaya-tomat-dalam-pot/
Sumber utama bahan pembuatan pupuk
organik pada umumnya berasal dari organik / pupuk alam sebagai berikut:
jaringan tanaman baik berupa sampah-
sampah tanaman (seresah) maupun sisa- a. Menggemburkan lapisan tanah
sisa tanaman yang telah mati. Sumber permukaan ( topsoil )
bahan organik lain yang dapat dijadikan
sebagai bahan pembuatan pupuk organik b.Mampu menyediakan unsur hara
adalah limbah atau kotoran ternak serta makro dan mikro walaupun dalam
sisa-sisa makanannya. jumlah yang relatif kecil
Pupuk organik disebut juga sebagai
pupuk lengkap karena mempunyai c. Meningkatkan populasi dan aktifitas
komposisi kandungan unsur hara yang mikro organisme dalam tanah
tergolong lengkap, namun jumlah setiap
unsur hara relatif rendah. Kandungan unsur d.Memperbaiki granulasi tanah berpasir
hara pada pupuk organik sangat bervariasi, dan tanah padat, meningkatkan
hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor kualitas aerasi, memperbaiki drainase
seperti jenis ternak, umur ternak, jenis tanah dan meningkatkan kemampuan
hijauan yang dimakan ternak, jenis hijauan tanah dalam mengikat dan menyimpan
atau bahan organik, tingkat kematangan air
pupuk organik, proses dekomposisi bahan
organik dan lain sebagainya. e. Meningkatkan kesuburan tanah
Beberapa manfaat atau fungsi pupuk
f. Memperbaiki kelembaban tanah
Gambar 4.5 Daun tomat kurang unsur Nitrogen
Sumber: https://mitalom.com/gejala-visual-kekurangan g. Dapat membantu meningkatkan pH
-defisiensi-unsur-hara-pada-tanaman/ tanah terutama pada tanah asam.

Yang termasuk kelompok pupuk organik
(pupuk alam) yakni pupuk kandang (pupuk
padat dan pupuk cair ), pupuk hijau dan
kompos serta beberapa pupuk organik
lainnya.

a. Pupuk kandang

Pupuk kandang merupakan
pupuk organik yang berasal dari
kotoran ternak baik berupa kotoran

34

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

Gambar 4.7 Pupuk organik Keuntungan pemakaian pupuk
Sumber : www.gudangpetani.com/2018/08/penjelasan kandang antara lain:
-pupuk-organik-dan-anorganik.html a. Memperbaiki kesuburan fisika
tanah melalui perubahan struktur
padat (feses), cair (urine) dan sisa-sisa dan permeabilitas tanah
makanan yang bercampur menjadi b. Memperbaiki kesuburan kimia
satu. tanah karena mengandung unsur
N, P, K , Ca, Mg dan Cl
Sebelum pupuk kandang c. Meningkatkan kegiatan
dapat dimanfaatkan bagi tanaman, mikroorganisme tanah yang
pupuk ini mengalami proses berarti meningkatkan kesuburan
mineralisasi dan humifikasi dengan biologis
mikroorganisme pengurai. Kualitas
pupuk kandang ini ditentukan oleh Beberapa jenis pupuk kandang
kandungan unsur hara dan tingkat yang sering digunakan oleh petani
pelapukannya. Selain itu, kualitas dalam rangka untuk memenuhi
pupuk kandang ditentukan oleh kebutuhan pupuk serta perbaikan
perbandingan C/N. Pupuk kandang kondisi tanah antara lain: pupuk
yang banyak mengandung jerami kandang sapi, domba, unggas.
memiliki nilai perbandingan C/N yang 1) Pupuk Kandang Sapi
tinggi sehingga mikroorganisme
memerlukan waktu yang relatif lebih Pupuk kandang dari kotoran
lama untuk proses penguraiannya. sapi merupakan pupuk padat yang
banyak mengandung air dan lendir.
Komposisi kandungan unsur Dalam kondisi demikian peranan mikro
hara pada pupuk kandang ini sangat organisme untuk mengubah bahan-
bervariasi, ini dipengaruhi oleh bahan yang terkandung dalam pupuk
beberapa faktor. menjadi unsur hara yang tersedia bagi
pertumbuhan tanaman mengalami
Adapun faktor yang hambatan dan perubahan berlangsung
berpengaruh terhadap kandungan secara perlahan-lahan. Keadaan ini
unsur hara pupuk kandang antara lain: mencirikan bahwa pupuk kandang sapi
tergolong pupuk dingin. Karena pupuk
a. Macam bahan makanan dan sistem ini tergolong pupuk dingin maka
pemeliharaan sebaiknya pemakaian dalam tanah
dilakukan 3 atau 4 minggu sebelum
b. Kandungan bahan lain, misalnya tanam.
alas kandang dan sisa makanan 2) Pupuk kandang Kuda
yang belum dicerna
Gambar 4.8 Pupuk kandang sapi
c. Kesehatan dan umur ternak Sumber : https://kabartani.com/pupuk-kandang-kotoran-sapi.html

d. Jenis ternak

e. Teknik pengolahan pupuk kandang

35

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

Pupuk kandang dari kuda Pupuk kandang kambing
tergolong pupuk panas. Perombakan/ terdiri dari 67% bahan padat ( feses) dan
penguraian bahan organik (kotoran 33% bahan cair (urine), sedang
kuda) berlangsung sangat cepat, ini komposisi kandungan unsur hara
disebabkan oleh bahan cairnya banyak meliputi 0,95% N, 0,35% P2O5, dan
mengandung senyawa N yang 1,00% K2O. Dengan kandungan N yang
memungkinkan mikroorganisme tinggi dan kandungan air yang relatif
berkembang dengan aktif serta rendah merangsang jasad renik /
terbentuknya NH3 yang cukup banyak. mikroorganisme untuk melakukan
perubahan-perubahan secara cepat.
3) Pupuk kandang Babi Pupuk kandang kambing tergolong
pupuk panas, karena di dalam
perubahannya terbentuk panas.

5) Pupuk Kandang unggas

Gambar 4.8 Pupuk kandang kuda Gambar 4.10 Pupuk kandang kambing/domba
Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pupuk_organik Sumber : https://www.google.com/amp/s/m.bukalapak.com

Pupuk kandang babi memiliki /amp/hobi-koleksi/berkebun/pupuk-nutrisi-tanaman/
kandungan asam posfat dan asam
belerang yang relatif tinggi, namun Pada umumnya pupuk
kandungan kalium dan kapur relatif kandang dari unggas yang sering
rendah ini karena faktor makanan yang digunakan petani untuk
diberikan pada ternak tersebut. Pada mempertahankan kesuburan tanah dan
umumnya bahan makanan yang melengkapi ketersediaan pupuk bagi
diberikan pada ternak babi adalah pertumbuhan tanaman adalah pupuk
bahan yang mudah dicerna sehingga yang berasal dari peternakan ayam.
kurang menghasilkan pupuk. Pupuk Pupuk kandang unggas tergolong pupuk
kandang babi termasuk golongan pupuk panas. Berbagai kotoran unggas yang
dingin. dapat digunakan sebagai pupuk adalah
kotoran bebek, kotoran ayam, kotoran
4) Pupuk Kandang Kambing dan Domba merpati dan kotoran angsa.

2 Pupuk kimia yang dapat digunakan untuk
penanaman sayuran adalah:

Gambar 4.9 Pupuk kandang babi Gambar 4.11 Pupuk Kandang ayam
Sumber : www.metro24.co/pendidikan/teknologi/ Sumber : https://www.google.com/amp/s/ilmududidaya.com/
kotoran-babi-sudah-bisa-jadi-pembangkit-listrik/ cara-membuat-pupuk-organik-padat-dari-kotoran-ayam/amp

36

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

a. P u p u k y a n g m e n g a n d u n g N : sedang giat melakukan pertumbuhan.
Merupakan unsur utama pendorong Kekurangan unsur P menyebabkan
pertumbuhan tanaman. Didalam tubuh pertumbuhan tanaman menjadi lambat,
tanaman N dibutuhkan untuk warna daun menjadi pucat, kadang kala
pertumbuhan vegetatif yaitu pembentukan buah lambat.Jenis tanah
memperbanyak pertumbuhan akar, sangat menetukan kriteria ini. Pada
batang dan daun. Kekurangan unsur N tanah masam semua bentuk P dapat
menyebabkan ukuran sel menjadi dipakai, sedang pada tanah yang
pendek, kecil, dinding sel bertambah, berkapur hanya bentuk-bentuk yang
pertumbuhan tanaman terhambat dan mencair yang dapat dipakai. Contohnya
terjadi klorosis (daun pucat akibat adalah; TSP, SP 36 .
kekurangan zat hijau daun). Pupuk ini c. Pupuk yang mengandung Kalium :
melepaskan N pada waktu dibutuhkan
oleh tanaman. Hal ini dapat dipengaruhi Gambar 4.13 Pupuk yang mengandung unsur Phospor (P)
dengan dua jalan yaitu dengan waktu Sumber :https://www.google.com/amp/s/ilmududidaya.com/
pemupukan yang tepat dan dengan
pilihan bentuk N yang sesuai. Bentuk jenis-pupuk-yang-mengandung-fosfor-tinggi/amp
amoniak selalu memenuhi syarat. Bentuk
amoniak nitrat dipergunakan menjelang Yang bertugas memperlancar
musim penghujan dan bentuk nitrat metabolisme tubuh, memperbesar daya
digunakan menjelang musin kemarau. serat makanan dan memperkuat jarngan
Contohnya adalah; Urea, ZA tanaman sehingga bunga tidak gampang
b. Pupuk yang mengandung Phospor (P) : rontok.
Kelebihan unsur K mengakibatkan
Gambar 4.12 Pupuk yang mengandung Nitrogen terhambatnya proses fotosintesis dan
Sumber :https://www.lele.co,id/cari-tahu-perbedaan respirasi (pernapasan), daun menguning,
-pupuk-urea-dan-pupuk-za/ bercak–bercak pada helai daun,
pertumbuhan terhambat.
Merupakan bahan baku dan Kekurangan unsur K menyebabkan hasil
pembentukan karbohidrat ataupun menurun. Bila tanaman tidak tahan
cadangan makanan bagi tanaman. Unsur terhadap chloor maka pakailah kalium
P sangat dibutuhkan bagi tanaman yang sulfat. Sedang pada tanaman tahan
mau berbunga atau tanaman nuda yang chloor, menggunakan pupuk yang
mengandung Cl akan menjadi ekonomis.
d. Pupuk majemuk dan pupuk tunggal :

37

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

Gambar 4.14 Pupuk yang mengandung unsur Kalium Gambar 4.15 Pupuk yang mengandung unsur Kalium (K)
Sumber : https://belajartani.com/untuk-kebutuhan- Sumber : https://belajartani.
kalium-pilih-pupuk-zk-klc-atau-kno3/
com/untuk-kebutuhan-kalium-pilih-pupuk-zk-kcl-atau-kno3/
secara internasional pemakaian pupuk
majemuk pada perusahan-perusahan Kekurangan salah satu atau beberapa
besar selalu meningkat, sedang pada unsur hara akan mengakibatkan
perusahaan kecil, lebih menyukai pupuk pertumbuhan tanaman tidak sebagaimana
tunggal. Hal ini disebabkan oleh mestinya yaitu ada kelainan atau
penggunaan pupuk tunggal lebih murah penyimpangan-penyimpangan dan banyak
dari sudut pandang pekerjaan dan hasil pula tanaman yang mati muda yang
persatuan luas akan lebih tinggi. sebelumnya tampak layu dan mengering.
Contohnya adalah KCl Keadaan yang demikian akan merugikan
petani dan tentu saja sangat tidak
B. Devisiensi Unsur Hara diharapkan.

C. Penentuan Jenis pupuk, jumlah, waktu
dan cara pemupukan

Dalam pemilihan pupuk perlu
diketahui terlebih dahulu jumlah dan jenis
unsur hara yang dikandungnya serta
manfaat dari berbagai unsur hara
pembentuk pupuk tersebut. Setiap kemasan
pupuk akan diberi label yang menunjukkan
jenis dan unsur hara yang dikandungnya.

Kadangkala petunjuk pemakaiannya
juga dicantumkan pada kemasan.Oleh
karena itu, sangat penting untuk membaca
label kandungan pupuk sebelum
memutuskan untuk membelinya. Selain
menentukan jenis pupuk yang tepat, perlu
diketahui juga cara aplikasinya yang benar,
sehingga takaran pupuk yang diberikan
lebih efisien.

38

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

Gambar 4.16 C i r i d a u n k e k u r a n g a n u n s u r h a r a
Sumber : https://hidrafarm.blokspot.com/2016/12/gejala-
kekurangan-nutrisi-pada-tanaman.html?m-1

Kesalahan dalam aplikasi pupuk akan Gambar 4.18 Dolomit (kapur pertanian)
berakibat pada terganggunya pertumbuhan Sumber :https//m.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/berkebun/
tanaman. Bahkan unsur hara yang dikandung pupuk-nutrisi-tanaman/59lskz-jual-kapur-pertanian-kaptan-
oleh pupuk tidak dapat dimanfaatkan tanaman.
Pupuk diperlukan tanaman sayuran cap-kebomas-50kg
digolongkan menjadi dua, yakni pupuk organik
dan pupuk anorganik. Menurut cara melepaskan unsur hara,
pupuk akar dibedakan menjadi dua yakni
Menurut cara aplikasinya, pupuk buatan pupuk fast release dan pupuk slow release. Jika
dibedakan menjadi dua yaitu pupuk daun dan pupuk fast release ditebarkan ke tanah dalam
pupuk akar. Pupuk daun diberikan lewat waktu singkat unsur hara yang ada atau
penyemprotan pada daun tanaman. Contoh terkandung langsung dapat dimanfaatkan oleh
pupuk daun adalah Gandasil B dan D, Grow tanaman. Kelemahan pupuk ini adalah terlalu
More, dan Vitabloom. cepat habis, bukan hanya karena diserap oleh
tanaman tetapi juga menguap atau tercuci oleh
air.Yang termasuk pupuk fast release antara
lain urea, ZA dan KCL.

Pupuk slow release atau yang sering
disebut dengan pupuk lepas terkendali
(controlled release) akan melepaskan unsur
hara yang dikandungnya sedikit demi sedikit
sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Gambar 4.17. Peberian pupuk daun pada tanaman cabe Dengan demikian, manfaat yang
Sumber: https://belajartani.com/bagaimana-cara-aplikasi-pupuk dirasakan dari satu kali aplikasi lebih lama bila
-daun-yang-tepat-pelajari-kaidah-kaidahnya-disini/ dibandingkan dengan pupuk fast release.
Mekanisme ini dapat terjadi karena unsur hara
Pupuk akar diserpenebaran ap tanaman yang dikandung pupuk slow release dilindungi
lewat akar dengan cara di tanah. Contoh pupuk secara kimiawi dan mekanis. Perlindungan
akar adalah : urea, NPK, dan dolomit secara mekanis berupa pembungkus bahan
pupuk dengan selaput polimer atau selaput
yang mirip dengan bahan pembungkus kapsul.
Contohnya, polimer coated urea dan sulfur

39

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

coated urea. Perlindungan secara kimiawi 50 ton/hektar atau kurang lebih 20 – 50 kg per
dilakukan dengan cara mencampur bahan meter persegi pe luas bidang alur. Pupuk
pupuk menggunakan zat kimia, sehingga buatan yang digunakan adalah 50 kg N/ha ( 100
bahan tersebut lepas secara terkendali. kg urea atau 240 kg ZA) + Phospor 100 kg P2O5
Contohnya Methylin urea, Urea Formaldehide ton/ha (210 kg TSP) + Kalium 150 kg K2O/ ha
dan Isobutilidern Diurea. (300 kg KCl) taburkan secara merata di
sepanjang alur. Campurkan pupuk kandang
Waktu dan cara pemupukan dan pupuk buatan dengan tanah dalam alur
serata mungkin.
Pemupukan yang tepat didasarkan pada
pertumbuhan tanaman dan sifat-sifat pupuk. Gambar 4.19 Pemupukan
Bagi pupuk yang mudah larut bersifat mobil, Sumber. Anonim, 2014
maka cara pemberiannya diberikan secara
bertahap (spilit application) seperti yang Pupuk ditempatkan pada lubang-lubang
terjadi pada Urea dan KCl, apalagi tekstur tanah benih/bibit. Pemupukan ini cocok untu    k
kasar. Pupuk yang melarutnya lambat dapat tanaman kentang, cabai dan buah-buahan.
diberikan sekaligus, SP 36 , DSP dan ESP.
Gambar 4.20 Pemupukan dengan alat
Cara-cara pemupukan terdiri dari: Sumber: Anonim 2014

1) Side band (samping tanaman), yaitu Pupuk berupa pupuk cair atau pupuk padat
ditugal di satu atau dua sisi tanaman. yang dicairkan terlebih dulu.Pemupukan
dengan alat semprot.
2) In the row (dalam larikan), yaitu
diberikan pada jarak 5.5 cm dengan Untuk bedengan kacang panjang
kedalaman 5 cm. pemberian pupuk dasar berupa campuran
pupuk kandang sebanyak 10 ton/ha, 150 kg +
3) Top dressed atau side dressed, yang

diberikan setelah tanaman tumbuh.dangpsmutilmuhlakchlor,fmenghu.akppeSrocdetnahtkdiymNARUYSMTIBG:lagnutkpdmejP..simonkeidajneklCguting.CohyadlKc.PupkyangmedKli:Yangbertusmplcoitubh,meprsadyknmeprkuatjngshibtidakgmpnro.Kelbihanusrmgktterhambnyposfidrespia(n),dumengui,brcak–pdhldaun,pertmbh.Kekurangsmybhilmeur.Bl
azintersnok-ulpmkulcphimajeukpdmrshn-ba-nahuesarloumnigtbekkt,d3pcperusahnkcil,bm/mc.irypuktngal.Hjidsebohpetlnguaktlbihmurahdistpng:spekjdanhsilpertukbGambr4.1Pupk/SyngedsKli()Sumber:hmuilatps/lajni.com/untoKrsngk-ebhalipdz3eykpP701

4) Popup, diberikan bersamaan dengan biji
yang tanam, khusus untuk pupuk IG
rendah

5) Foliar application diberikan lewat daun,
khususnya untuk pupuk cair atau pupuk
yang tergolong ke dalam mikroelemen

6) Fertigation, diberikan melalui air irigasi,
khsususnya untuk pupuk nitrogen.

Hal yang perlu diperhatikan dalam
memupuk yang baik adalah :

1.Diusahakan pemupukan dilakukan pada
waktu air tanah dalam keadaan jumlah
yang cukup

2.Tanah tidak dalam keadaan kering

3.Air tidak mngalir

Melakukan pemupukan dasar pada
bedengan

Untuk bedengan asparagus setelah
diratakan, bedengan diberi pupuk kandang
sepanjang alur serata mungkin, sebanyak 20 –

40

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

TSP 100 kg + KCL 100 kg per hektar diberikan Kelangkaan pupuk di Indonesia dan harganya
merata di atas bedengan dan diaduk merata yang tinggi menimbulkan masalah bagi petani
dengan tanah. Cara pemberia pupuk dasar ini kita. Padahal dengan kemajuan teknologi, akan
dapat juga diberikan ke dalam lubang di sisi kiri banyak penemuan baru yang membuat hidup
dan kanan lubang tanam sebanyak 3,5 – 8 gram manusia dan semua makluk hidup di bumi ini
atau disesuaikan jarak tanam. menjadi lebih baik dan lebih mudah. Salah
satunya adalah penemuan dari Ir. Ali Zum
Pemberian pupuk pada bawang merah Mashar, MA.M.Si, peneliti di Depnakertrans,
sangat bervariasi antardaerah produsen yaitu pupuk Organik Unggul Mikroba Google
bawang merah. Pedoman dari hasil-hasil dengan teknologi Bioperforasi (yang diberi
penelitian yang dapat dijadikan bahan acuan nama Bio P 2000 Z). Informasi lebih lanjut
antara lain adalah dosis pupuk 100 – 120 kg N, silakan kunjungi
150 kg P2O5 dan 100 kg K2O per hektar atau
setara dengan 222 – 267 kg Urea atau 476 – https://www.google.com/amp/s/indonesiapr
571 kg ZA + 489 kg TSP + 217 kg KCl per hektar. oud.wordpress.com/2010/02/10/ali-zum-
Pemberian pupuk dilakukan dalam larikan mashar-penemu-pupuk-organik-mikroba-
diantara barisan tanaman, atau ditugalkan google/amp/
kemudia ditutup dengan tanah.

Kegunaan pupuk kandang untuk
memperkaya unsur hara dan nutrisi. Arang
sekam diperlukan untuk menggemburkan
tanah agar pencabutan bibit tidak merusak
akar tanaman.

Sebelum tanam, pada budidaya terong
dilakukan pemupukan dasar pada lubang
tanam yang tersedia (disiapkan). Jenis dan
dosis pupuk yang digunakan adalah campuran
Urea 150 kg + TSP 300 kg + KCl 150 kg per
hektar atau sekitar 10 gram campuran pupuk
per tanaman. Pupuk dasar tersebut dicampur
merata dengan tanah atau diberikan per
lubang tanam.

Pada tahun 1840, setelah menekuni Silahkan Anda menganalisis dan
unsur Nitrogen, Liebig menemukan hukum menyimpulkan hasil pengamatan dari
minimum Liebig (Law of Minimum). Dari hukum membaca informasi dan menggali informasi
inilah Liebig menemukan pentingnya unsur dari petani tentang pemupukan dasar tanaman
nitrogen untuk tanaman lewat senyawa cabai dan tomat di sekitar tempat tinggalmu.
amonia. Penemuan pupuk bernitrogen oleh Apakah setiap petani dalam memberikan
Liebig saat itu masih asing karena masih pemupukan dasar terdapat perbedaan ? Atau
banyak yang menggunakan pupuk kandang adakah hal-hal yang perlu pengembangan.
sehingga secara komersial tidak laku dan tidak Catatlah sebagai bahan laporan hasil
begitu sukses. Namun di kemudian hari, pupuk pembelajaran ini.
kimia ini menjadi alternatif selain pupuk
kandang. Itulah alasan mengapa Liebig dijuluki .
“Bapak Pupuk Kimia”

41

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

Silahkan Anda mencoba melaksanakan 5)Lakukan semua langkah kerja di atas (1
pemberian pupuk dasar tanaman sayuran – 4) dengan teliti, cermat, disiplin,
dengan menggunakan:

Bahan dan alat :

Alat :

1.Gembor 1. P e m u p u k a n m e r u p a k a n k e g i a t a n
penyediaan hara secara optimal sesuai
2.Ember kebutuhan. Pemupukan yang baik dan
benar harus memperhatikan beberapa
3.Gayung faktor, seperti jenis pupuk, dosis pupuk,
waktu pemupukan dan cara/teknik
4.Timbangan pemberian pupuk.

5.Nampan 2. Dalam budidaya tanaman sayuran,
pemupukan harus dilaksanakan secara
6.Sekop kecil bijaksana dan berimbang artinya bahwa
pemberian pupuk harus memperhatikan
Bahan kelestarian lingkungan serta tujuan dari
pemupukan tersebut. Hal ini penting
1.Lahan sayuran daun diperhatikan mengingat terutama pupuk
anorganik dapat berpengaruh negatif
2.Pupuk Urea, TSP, KCl terhadap tanah apabila penggunaannya
kurang bijaksana.
3.Air
3. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam
Keselamatan kerja : pemberian pupuk

1)Kenakan pakaian praktek , sepatu boot a. Mengamati lahan yang belum diberi
dan topi pupuk dasar dan lahan yang sudah diberi
pupuk dasar.
2)Hati-hati sewaktu menggunakan
peralatan tajam b. Tanaman yang belum dipupuk dan
tanaman yang sudah dipupuk
Langkah kerja :
c. Sampel untuk analisa tanah dan daun
1)Lakukan do'a bersama sebelum Anda
melakukan langkah-langkah kerja 4. P u p u k d i d e f i n i s i k a n s e b a g a i
berikutnya, sesuai ajaran agama yang bahan/material atau unsur hara yang
Anda anut. ditambahkan ke dalam tanah dan tumbuhan
baik berupa pupuk organik maupun pupuk
2)Siapkan alat dan bahan anorganik dengan tujuan untuk memenuhi
atau melengkapi keadaan unsur hara dalam
3)Timbang pupuk sesuai kebutuhan tanah yang tidak cukup tersedia untuk
memenuhi kebutuhan tanaman.
4)Taburkan pupuk dasar di atas
bedengan atau dengan cara 5. Ada tiga kriteria esensial suatu unsur yakni:
pemberian pada tiap lubang tanam.
Pemberian pupuk kandang dapat a.T i d a k a d a n y a u n s u r t e r s e b u t
dilakukan pada waktu kegiatan mengakibatkan pertumbuhan tidak
penggemburan tanah, tercampur normal, tanaman gagal
secara merata, pemberian pupuk menyelesaikan daur hidupnya, atau
kandang pada saat penggemburan kematian prematur;
sebanyak 60%, dan 40% diberikan
pada setiap lubang tanam, sedangkan
untuk pupuk dasar seperti Urea, TSP
dan KCl sebanyak 15% dari jumlah
kebutuhan pupuk 1 hektar. Jumlah
kebutuhan pupuk untuk tanaman
sayuran 1 hektar, masing – masing
adalah, Urea 450 kg, TSP 300 kg dan
KCl 150 kg.

42

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

b. Fungsi unsur hara tersebut spesifik padat dan pupuk cair), pupuk hijau dan
dan tidak dapat digantikan oleh unsure Kompos serta beberapa pupuk organik
yang lain; lainnya

c. U n s u r t e r s e b u t l a n g s u n g 8. Pupuk kimia yang dapat dipergunakan
mempengaruhi pertumbuhan atau untuk penanaman sayuran adalah:
metabolisme
a. Pupuk yang mengandung N: Merupakan
6. Unsur hara makro adalah unsure-unsur hara unsur utama pendorong pertumbuhan
yang dibutuhkan dalam jumlah besar (0,1% tanaman. Didalam tubuh tanaman N
- 5%), yang meliputi: C, H, O, N, P, K, Ca, S, dibutuhkan untuk pertumbuhan
Mg. Unsur hara mikro adalah unsur hara vegetatif yaitu memperbanyak
yang diperlukan tanaman dalam jumlah pertumbuhan akar, batang dan daun.
kecil, yakni kurang dari 0,025%. Unsur hara
mikro meliputi: Fe, Mn, Cu, Zn, Mo, B dan Cl b. Pupuk yang mengandung Phospor (P):
Merupakan bahan baku dan
7. Pupuk Organik (pupuk alam ) pembentukan karbohidrat ataupun
cadangan makanan bagi tanaman.
Sumber utama bahan pembuatan pupuk
organik pada umumnya berasal dari c. Pupuk yang mengandung Kalium: Yang
jaringan tanaman baik berupa sampah- bertugas memperlancar metabolisme
sampah tanaman (seresah) maupun sisa- tubuh, memperbesar daya serat
sisa tanaman yang telah mati. Sumber makanan dan memperkuat jarngan
bahan organik lain yang dapat dijadikan tanaman sehingga bunga tidak gampang
sebagai bahan pembuatan pupuk organik rontok.
adalah limbah atau kotoran ternak serta
sisa-sisa makanannya. Kekurangan salah satu atau beberapa unsur
hara akan mengakibatkan pertumbuhan
Beberapa manfaat atau fungsi pupuk tanaman tidak sebagaimana mestinya yaitu
organik/pupuk alam sebagai berikut: ada kelainan atau penyimpangan-
penyimpangan dan banyak pula tanaman
a. Menggemburkan lapisan tanah yang mati muda yang sebelumnya tampak
permukaan ( topsoil ) layu dan mengering.

a. Mampu menyediakan unsur hara 9. Dalam pemilihan pupuk perlu diketahui
makro dan mikro walaupun dalam terlebih dahulu jumlah dan jenis unsur hara
jumlah yang relatif kecil yang dikandungnya, serta manfaat dari
berbagai unsur hara pembentuk pupuk
b. Meningkatkan populasi dan aktifitas tersebut. Setiap kemasan pupuk yang
mikro organisme dalam tanah diberi label yang menunjukkan jenis dan
unsur hara yang dikandungnya.
c. Memperbaiki granulasi tanah berpasir
dan tanah padat, meningkatkan 10. Kesalahan dalam aplikasi pupuk akan
kualitas aerasi, memperbaiki drainase berakibat pada terganggunya pertumbuhan
tanah dan meningkatkan kemampuan tanaman. Bahkan unsur hara yang
tanah dalam mengikat dan menyimpan dikandung oleh pupuk tidak dapat
air dimanfaatkan tanaman.Pupuk diperlukan
tanaman sayuran digolongkan menjadi dua,
d. Meningkatkan kesuburan tanah yakni pupuk organik dan pupuk anorganik.

e. Memperbaiki kelembaban tanah 11. Menurut cara aplikasinya, pupuk
buatan dibedakan menjadi dua yaitu pupuk
f. Dapat membantu meningkatkan pH daun dan pupuk akar. Pupuk daun
tanah terutama pada tanah asam.

Yang termasuk kelompok pupuk organik
(pupuk alam) yakni pupuk kandang (pupuk

43

AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

diberikan lewat penyemprotan pada daun 1.Jelaskan bagaimana proses pemupukan
tanaman. Contoh pupuk daun adalah dasar pada bedengan untuk tanaman kacang
Gandasil B dan D, Grow More, dan panjang!
Vitabloom.
2.Jelaskan bagaimana proses pemupukan
12. Menurut cara melepaskan unsur hara, dasar pada bedengan untuk tanaman cabe!
pupuk akar dibedakan menjadi dua yakni
pupuk fast release dan pupuk slow 3.Jelaskan bagaimana proses pemupukan
release.Jika pupuk fast release ditebarkan dasar pada bedengan untuk tanaman tomat!
ke tanah dalam waktu singkat unsur hara
yang ada atau terkandung langsung dapat 4.Bagaimana melakukan pemberian pupuk
dimanfaatkan oleh tanaman. Kelemahan pada tanaman asparagus?
pupuk ini adalah terlalu cepat habis, bukan
hanya karena diserap oleh tanaman tetapi 5.Pupuk apa yang digunakan pada pemupukan
juga menguap atau tercuci oleh air, yang dasar tanaman terong?
termasuk pupuk fast release antara lain
urea, ZA dan KCL.

13. Cara-cara pemupukan terdiri dari:

a. Side band (samping tanaman), yaitu
ditugal di satu atau dua sisi tanaman.

b. In the row (dalam larikan), yaitu
diberikan pada jarak 5.5 cm dengan
kedalaman 5 cm.

c. Top dressed atau side dressed, yang
diberikan setalah tanaman tumbuh.

d. Pop up, diberikan bersamaan dengan
biji yang tanam, khusus untuk pupuk IG
rendah.

e. Foliar application, diberikan lewat
daun, khususnya untuk pupuk cair atau
pupuk yang tergolong kedalam mikro
elemen.

f. Fertigation, diberikan melalui air
irigasi, khsususnya untuk pupuk
nitrogen.

14. Hal yang perlu diperhatikan dalam
memupuk yang baik adalah:

a. Diusahakan pemupukan dilakukan
pada waktu air tanah dalam keadaan
jumlah yang cukup.

b. Tanah tidak dalam keadaan kering.

c. Air tidak mengalir.

44


Click to View FlipBook Version