BAB 13
PENANGANAN PASCA
PANEN TANAMAN SAYURAN
Setelah mempelajari tentang penanganan pasca panen tanaman sayuran,
peserta didik diharapkan mampu melakukan penanganan pasca panen
tanaman sayuran sesuai prosedur yang benar
Busana Kulit dan Imitasi
PENGERTIAN UNSUR HARA UNSUR HARA FUNGSI DAN GEJALA
UNSUR HARA MAKRO MIKRO KEKURANGAN
UNSUR HARA
ESENSIAL
Unsur Hara Esensial, Unsur hara Makro dan Mikro, defisiensi, Klorosis, Nekrosis,
Solubilitas
14057
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
Sayuran segar sangat mudah mengalami 7) Pengangkutan
kerusakan atau bersifat perishable. Dalam
kondisi normal di pasar tradisional, sayuran 8) Pengolahan.
segar umumnya hanya mampu bertahan
selama satu hari, setelah itu jika dibisrkan 1. Pencucian dan pembuangan kotoran.
sayuran layu dan membusuk. Sangat penting
untuk menghasilkan sayuran dengan kualitas Hasil panen harus dicuci-bersih
tinggi sampai di tangan konsumen. Idealnya, terlebih dahulu sebelum dipasarkan
kualitas sayuran pada saat sampai ke tangan dengan tujuan untuk mencegah masuknya
konsumen harus sama dengan kualitas sayuran mikrobakteri dari kotoran yang melekat,
pada saat dipanen supaya dapat memperoleh melindungi konsumen dari residu
harga jual yang tinggi. Hal ini mudah dicapai berbahaya dan untuk lebih menarik minat
apabila jarak antara tempat budidaya tanaman konsumen. Kegiatan pembersihan ada dua
sayur dengan konsumen dekat. Apabila macam yaitu memotong bagian-bagian
jaraknya semakin jauh maka rantai pemasaran yang tidak berguna dan menghilangkan
akan semakin panjang, hal ini dapat kotoran yang melekat. Bagian-bagian yang
menyebabkan kualitas dan kuantitas sayuran tidak berguna terutama yang busuk harus
akan menurun ketika sampai di tangan dipotong supaya tidak mencemari bagian
konsumen. tanaman yang lain
Penanganan pasca panen bayam
terutama diarahkan untuk
mempertahankan kesegarannya, yaitu
dengan cara menempatkan bayam yang
baru dipanen di tempat berair, merendam
bagian akarnya dan transportasi
(pengiriman produk) dilaksanakan secepat
mungkin.
Gambar 13.1.Penanganan Pasca Panen Tanaman Sayuran Modern Gambar 13.2.Membersihkan hasil panen bawang merah
Sumber : /www.pinterest.com/pin/436004807656710161/ Sumber :https://kabartani.com/jenis-jenis-bawang-merah-yang
-sering-dibudidaya.html
A. Metode penanganan pasca panen tanaman
sayuran adalah : 2. Sortasi atau seleksi
1) P e n c u c i a n d a n p e m b u a n g a n
kotoran. Tidak semua tanaman atau bagian
2) Sortasi. tanaman yang dipanen layak untuk
3) Grading dipasarkan, karena itu perlu dilakukan
4) Pengemasan. sortasi. Sortasi dilakukan dengan tujuan
5) Penyimpanan. untuk memisahkan hasil panen yang baik
6) Pengeringan (tidak mengalami kerusakan fisik dan
terlihat menarik) dengan yang jelek (hasil
14067
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
yang telah mengalami kebusukan/ karena itulah setiap pedagang mempunyai
kerusakan fisik akibat penguapan atau kriteria sendiri untuk menentukan kelas-
serangan hama dan penyakit serta benda kelas mutu hasil panen yang diterima dari
asing yang tidak dikehendaki. petani, akibatnya standar mutu hasil panen
menjadi sangat beragam.
Sortasi hasil panen sayuran buah
sebagai contoh cabe adalah dengan Gambar 13.1.Grading
melakukan pemisahan antara cabe yang Sumber: www.Imgaagro.web.id/2015/08/budidaya-cabe-f1-
baik (buah mulus dan ukuran standar) dan
yang kurang baik (buah tidak sesuai laba-panah-merah.html
standar). Menempatkan cabe yang baik
pada bak/wadah
Sortasi sederhana bawang merah
dilakukan dengan membersihkantanah
yang melekat pada umbi dan
menghilangkan daunnya. Bawang merah
ditempatkan secara terpisah pada bak-bak
atau wadah dengan menpertimbangkan
besar dan kecil umbi.
Gambar 13.3.Sortasi hasil panen cabai merah Gambar 13.5.Grading
Sumber : https://gapoktankarangsari.wordpress.com/2014/11/ Sumber :https://www.bawangbawangan.com/2017/04/
16/standar-operasional-prosedur-sop-cabe-merah/ cara-panen-dan-pasca-panen-bawang-merah.html?m=0
3. Grading (pengkelasan) 4. Pengemasan hasil tanaman sayuran
Grading sangat penting karena grading Pengemasan hasil-hasil pertanian
merupakan cara yang dapat dilakukan selain untuk mempermudah dalam
untuk melihat mutu produk sehingga pengangkutan juga untuk mempermudah
dapat diberikan harga sesuai dengan dalam pemasaran dan distribusi,
mutunya, hasil panen yang bermutu tinggi karenanya bahan pengemas harus
harganya menjadi tinggi. Grading memenuhi beberapa syarat, syarat
bertujuan untuk memisahkan hasil panen terpenting adalah dapat melindungi
berdasarkan tingkat mutu sesuai dengan produk yang dikemas. Produk-produk yang
standar mutu yang ditentukan. Sebenarnya disimpan pada suhu dingin memerlukan
agak susah menyeragamkan hasil panen kemasan yang dapat mempercepat proses
dari beragam petani, hal ini disebabkan pendinginan. Selain itu karena produk
oleh perbedaan cara budidaya, areal akan dijual ke pasar maka bentuk
penanaman dan penanganan hasil panen, kemasannyapun harus menarik.
1047
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
Setelah dipanen cuci dan sortir penyimpanan yang tepat dalam kondisi
tanaman. Sebelum dikirim, sayuran buah lingkungan yang dapat mempertahankan
harus dikemas terlebih dahulu. mutunya. Kondisi lingkungan optimum
5. Penyimpanan untuk penyimpanan komoditas pertanian
adalah kondisi ruang yang dingin dan
Umur simpan dari komoditas pertanian lembab yang memungkinkan komoditas
dapat diperpanjang melalui teknik pertanian dapat disimpan lebih lama tanpa
banyak kehilangan sifat-sifat mutu seperti
Gambar 13.6.Contoh pengemasan asparagus cita rasa, tekstur dan kadar airnya.
Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Asparagus
Penyimpanan merupakan kegiatan
Gambar 13.7. Pengemasan tomat menyimpan atau menjaga sesuatu secara
Sumber :https://m.indonesian.alibaba.com/p-detail/Tomato- aman di suatu tempat tertentu untuk kurun
Packing-Container-60205352265.html?subject=tomato- waktu tertentu.
packing-container&language=indonesian&detailld
=60205352265&redirect Sistem Penyimpanan Tradisional:
Gambar 13.8.Pengemasan Sayuran - Untuk keperluan jangka pendek.
Sumber : dokumen pribadi danhttps://m.indonesian.alibaba
.com/p-detail/Box-cardboard-box-for-tomatoes-corrugated&detailld - Untuk keperluan jangka panjang
=50012418237&language=indonesian&redirect=1
Sistem Penyimpanan Modern:
14087
- Sistem tumpuk/stapelb.
- Sistem curah
Tanaman kacang panjang yang baru
dipanen ditempatkan di tempat yang
teduh, dan dijaga agar tidak cepat layu.
Kemudian dilakukan sortasi untuk
memisahkan bagian yang tua, busuk atau
sakit. Penyimpanan bisa mengggunakan
wadah berupa keranjang bambu, wadah
plastik atau karton yang berlubanglubang
untuk menjaga sirkulasi udara.
6. Pengeringan hasil tanaman sayuran
Hampir semua sayuran daun di jual dalam
kondisi segar, umumnya hanya ada
sayuran buah seperti cabe yang
dikeringkan untuk kemudian diproses
lebih lanjut.
7. Pengangkutan
Lokasi penanaman atau budidaya
pertanian pada umumnya berada didaerah
pedesaan atau dipegunungan, lokasi ini
jauh dari konsumen yang berdomisili
diperkotaan, supaya hasil pertanian dapat
sampai ke konsumen, hasil pertanian harus
diangkut ke kota. Alat angkut yang
digunakan adalah yang bergerak cepat
terutama untuk komoditas yang berbentuk
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
segar, proses pengangkutan yang lambat
dapat mengakibatkan kerusakan yang
parah.
Gambar 13.11.Bawang merah goreng
Sumber: https://brambanggorengblog.wordpress.com/tag/
brambang-goreng/
Gambar 13.9.Pengangkutan hasi panen Gambar 13.12.Serbuk cabe dan cabe kering
Sumber :https://www.tneutron.net/pangan/pengangkutan Sumber : https://www.epetani.com/2017/03/cara-membuat-
-hasil-pertanian-dan-perikanan/
bubuk-cabe.html?m=1
7. Pengolahan.
Agar dapat bertahan lebih lama Adanya penyimpangan yang melewati
batas kenormalannya terutama yang dapat
beberapa jenis sayuran daun dapat diolah diterima oleh panca indera atau parameter
dengan berbagai cara seperti sari buah lain yang bisa dipakai. Contoh analisis
(tomat), bawang goreng (bawang merah), kimia.
masakan sup (asparagus), serbuk cabe
kering (cabe merah). Bentuk-bentuk kerusakan :
Terjadinya kerusakn
Hasil panen dinyataan sayuran setelah 1) Perubahan struktur, contoh;
pasca panenkan rusak apabila: tepung dari gembur jadi gempal
coklat
Gambar 13.10.Sup Asparagus
Sumber :https://melezatkan.blogspot.com/2014/08/resep-cream 2) Perubahan tekstur, contoh; padat
-soup-asparagus.html?=1 jadi lembek
3) Perubahan warna, contoh; merah
jadi coklat
4) Perubahan rasa, contoh; manis
jadi masam
5) Perubahan aroma, contoh; wangi
jadi bau
Jenis kerusakan sayuran berdasarkan
penyebab kerusakan:
14097
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
v Kerusakan mikrobiologis : Media pembawa mikroorganisme pada
Kerusakan oleh jasad renik (jamur, hasil panen sayuran adalah udara, air, dan
bakteri, virus). Selain tanah. dan cara pembersihannya adalah
menyebabkan kerusakan pada dengan pencelupan, pencucian,
komoditas pertanian, juga dapat membersihkan bahan kontaminan dengan
menyebabkan gangguan pada air.
yang mengkonsumsi. Sifatnya
dapat menular dan dapat terjadi Daya simpan hasil panen sayuran
pada semua tingkat pengolahan.
Contoh jasad renik bisa Tujuan memperpanjang daya simpan :
menyerang kedelai , tempe
mentah dan tempe masak. 1) Menunggu kematangan komoditi
yang perlu / harus diperam
v Kerusakan mekanis : Kerusakan (memperbaiki kualitas)
karena mekanis pada waktu
panenan atau pengangkutan. 2) Menunggu harga baik / sesuai
Kerusakan seperti memar, mudah
memacu kerusakan mikrobiologis 3) Mempertahankan kualitas
karena terbentuk luka untuk
penetrasi patogen. 4) M e n u n g g u m u s i m t a n a m
berikutnya
v Kerusakan fisis : Karena perlakuan
terhadap komoditi hasil pertanian 5) Stabilitas ketahanan pangan.
(pengeringan dan pendinginan).
Contoh : Proses pengeringan tidak Kerusakan mekanis
sesuai, harusnya kering angin
tetapi dijemur langsung kena Kerusakan mekanis, secara alami di
matahari sehingga luar kering lapangan terjadi baik disengaja atau tidak
dalam basah. Pendinginan . Chiling disengaja. Secara sengaja pada saat
injury dan Freezing Injury. pemanenan baik dengan alat atau tidak
Kelemahan buahbuah tropika. dengan alat. Untuk menghindari
kerusakan mekanis dapat memakai alat
v Kerusakan fisiologis : karena potong khusus "Clipper". Luka bekas
reaksi-reaksi metabolisme di potongan dicelup dengan hormon 2,4 D
dalam bahan. Terjadinya agar selalu segar, karena tangkai yang layu
perombakan oleh enzim terutama / mati bisa menjadi tempat masuknya
pektolase penyebab busuk tangkai.
v Kerusakan kimiawi : Temperatur Kerusakan mekanis biasanya
yang turun menyebabkan disebabkan oleh penanganan kurang
oksidasi, denaturasi protein, hatihati pada panen – sortasi – pencucian –
proses koagulasi dalam bahan. pengepakan – pengangkutan.
Contoh : perubahan warna Pengangkutan di tingkat petani,
(browning) pengumpul (tengkulak). Konsumen.Untuk
memperlama daya simpan perlu dilakukan
v Kerusakan biologis : disebabkan pencegahan kerusakan mikrobiologis
oleh hama (serangga, tungau, tikus
dll. Kerusakan biologis (luka-luka) Cara mencegah kerusakan oleh
dapat memicu kerusakan mikroorganisme
kerusakan yang lainnya.
Kerusakan yang satu berinteraksi 1) menghindari kerusakan mekanis
dengan kerusakan yang lain.
2) k e b e r s i h a n d i t e m p a t
15007 penyimpanan
Sisa-sisa hasil panen sebelumnya di
tempat penyimpanan bisa jadi media
patogen yang menjadi sumber inokulum.
Untuk mengurangi terjadinya infeksi pada
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
hasil tanaman baru, sisa-sisa tersebut Bagaimanacara menghilangkan pestisida dari sayuran?
harus dibersihkan sebelum tempat
penyimpanan digunakan kembali. Untuk Dalam jumlah tertentu, penggunaan
mencegah kontaminasi bisa dilakukan pestisida untuk tanaman sayuran masih
pencucian dan penyelupan fungisida dapat ditolerir tubuh. Namun bila
dengan konsentrasi rendah. jumlahnya berlebihan bisa
membahayakan untuk kesehatan, seperti
Pengangkutan hasil tanaman sayuran menyebabkan kanker, ADHD pada anak,
Amatilah gambar di bawah ,informasi gangguan sistem saraf, gangguan tiroid
apa saja yang dapat Anda peroleh setelah dan melemahkan sistem kekebalan tubuh.
mengamati gambar tersebut? Diskusikan
dengan teman sekelas Anda, Buat Berikut beberapa cara untuk
kesimpulan mengurangi dan membersihkan sayuran
Cara membersihkan sayuran dari dari pestisida, seperti dilansir Hubpages,
pestisida Selasa (1/2/2011):
Pestisida digunakan untuk mencegah
hama pada tanaman sayuran. Sayangnya, § Cuci tangan Anda dengan sabun dan
kandungan pestisida tersebut bisa air mengalir sebelum memegang
berbahaya bagi tubuh manusia dalam produk makanan, termasuk saat akan
jangka panjang. mencuci buah dan sayur.
Gambar 13.13.Mobil pengangkut hasilpanen § Cuci sayuran dengan air bersih dan
Sumber : https://www.kerjasmart.com/2017/04/mobil-pick-up- mengalir untuk membersihkan sisa-
mendatangkan-rupiah-lebih.html?m=1 sisa tanah dan kotoran yang
menempel.
Sayuran sudah dipercaya sebagai
makanan sehat yang kaya serat. Tapi § Gunakan sikat gigi atau sikat yang
laporan kesehatan terbaru justru lembut untuk membersihkan
menemukan 67 jenis pestisida yang pestisida dari sayuran, serta tetap
akhirnya membuat sayuran 'kotor'. gunakan air yang mengalir
Pestisida merupakan bahan kimia yang § Buang daun terluar dari sayuran
digunakan untuk mengendalikan, berdaun dan kemudian bilas dengan
menolak, memikat atau membasmi hama, air bersih dan mengalir.
penyakit dan gulma yang tidak
berpengaruh pada tanaman. Pestisida § Kupas kulit sayuran yang memiliki
seringkali disebut sebagai 'racun'. Tapi kulit tebal, terutama buah dan sayur
banyak petani yang menggunakan yang dilapisi lilin.
pestisida untuk mencegah kerusakan atau
pembusukan. § Untuk menghilangkan lilin juga bisa
dengan dicuci dengan air hangat yang
dicampur garam dan air lemon atau
cuka
§ Jangan gunakan deterjen atau sabun
yang dapat meninggalkan sisa bahan
kimia lain di sayuran.
§ Memasak membantu
mengurangi beberapa sisa pestisida
dalam sayuran yang tidak hilang saat
dikupas atau dicuci.
10571
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
§ Sebaiknya belilah s a y u r a n
organik bila Anda tetap takut dengan
pestisida.
§ Jika memiliki kebun, Anda juga bisa
menanam sendiri sayuran sehingga
dapat mengkonsumsi sayuran sehat
Setelah panen, asparagus dapat www.academia.edu/30843020/KONSEP_SOP_PENANGANAN
disimpan di bawah suhu 15 derajat Celcius. _PASCAPANEN_Bawang_Merah
Selain itu di atas titik beku bahan dikenal
sebagai penyimpanan dingin atau Chilling Secara kelompok lakukan pengamatan
storage (0 – 10 derajat Celcius). Fungsi pada hasil penanganan pasca panen tanaman
penyimpanan ini untuk mempertahankan sayuran buat pertanyaan-pertanyaan dalam
kesegaran sayur. Bagian atas asparagus dapat diskusi kelompok, kumpulkan informasi atau
dibungkus menggunakan tali dan juga kertas, Anda dapat mencoba melakukan penanganan
setelah itu dapat dimasukkan ke bak khusus pasca panen tanaman sayuran buah , Anda
yang diisi dengan air setinggi kurang lebih 5 cm dapat menggunakan lembar kerja yang ada.
dengan posisi berdiri, sehingga bagian Buat kesimpulan dari apa yang telah Anda
bawahnya terendam air. Asparagus segar amati, diskusikan dan coba, kemudian
dapat disimpan maksimal dua sampai tiga presentasikan hasil kesimpulan Anda.
minggu dalam kondisi ideal 360 derajat F (20
derajat Celcius) dengan kelembaban relatif 95
sampai 99 %
Perlakuan segera setelah panen adalah
tindakan-tindakan yang harus dilakukan pada
komoditas segera setelah panen. Pada bawang
merah, tindakan tersebut berupa pengikatan, Pertanyaan :
p e n g u m p u l a n , p e n j e m u r a n a w a l , 1 Jelaskan bagaimana sortasi dan grading
(curing/pemilihan) sampai leher umbi hasil panen sayuran sebagai contoh, bawang
menyempit. Informasi lebih lanjut dapat merah, dilakukan!
dilihat di 2 Jelaskan bagaimana pengemasan dan
penyimpanan hasil tanaman sayuran sebagai
contoh tomat dilakukan!
15027
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
penilaian harian
Jawab : Langkah kerja
1. Sortasi hasil panen sayuran umbi sebagai 1) Lakukan do'a bersama sebelum Anda
contoh bawang merah adalah dengan melakukan langkah-Langkah kerja
melakukan membersihkan umbi dari akar- berikutnya, sesuai ajaran agama
akar dankotoran/tanah yang masih melekat, yang Anda anut.
kemudian diikat 2 – 5 kg/ikatan 2) Siapkan bahan dan alat yang akan
2. Tanaman tomat yang baru dipanen digunakan untuk panen dan pasca
ditempatkan di tempat yang teduh, panen
dibersihkan dan dipilah-pilah berdasarkan 3) Lakukan pencucian dan pembuangan
pengkelasannya. Pengemasan dalam skala kotoran hasil panen sesuai jenis
besar bisa dengan keranjang. Dalam skala tanaman
kecil dapa menggunakan dus yang 4) Lakukan sortasi hasil panen sesuai
diberikan lubang-lubang, dengan plastik, jenis tanaman.
sterofom 5) Lakukan grading hasil panen sesuai
jenis tanaman.
praktik 6) Lakukan pengemasan hasil panen
sesuai jenis tanaman
Silahkan Anda mencoba melaksanakan 7) Lakukan penyimpanan hasil panen
penanganan pasca panen tanaman sayuran sesuai jenis tanaman.
berdasarkan metode penanganan yang 8) dan Lakukan pengangkutan hasil
umumnya dilakukan pada tanaman sayuran panen sesuai jenis tanaman.
dengan menggunakan: 9)Lakukan semua langkah kerja di atas
{1-8)} dengan teliti, cermat, disiplin,
Bahan dan alat peduli dan kerjasama.
1) Bahan hasil panen
2) Air 1. Pencucian dan pembuangan kotoran.
3) Ember Hasil panen harus dicuci-bersih terlebih
4) Sunber air dahulu sebelum dipasarkan dengan tujuan
5) Selang air untuk mencegah masuknya mikrobakteri
6) Steriofom, bak dari kotoran yang melekat, melindungi
7) Plastik kemas, kertas konsumen dari residu berbahaya dan untuk
8) Timbangan duduk/batang lebih menarik minat konsumen. Kegiatan
9) Alat angkut, gerobak, mobil pembersihan ada dua macam yaitu
10) Alat pendingin atau ruangan memotong bagian-bagian yang tidak
berguna dan menghilangkan kotoran yang
pendingin melekat. Bagian-bagian yang tidak berguna
11) Alat potong manual atau mesin terutama yang busuk harus dipotong
supaya tidak mencemari bagian tanaman
Keselamatan kerja yang lain
1) Kenakan pakaian praktek , sepatu
boot dan topi
2) Hati-hati sewaktu menggunakan
peralatan tajam
15037
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
2. Tidak semua tanaman atau bagian tanaman mutunya. Kondisi lingkungan optimum
yang dipanen layak untuk dipasarkan, untuk penyimpanan komoditas pertanian
karena itu perlu dilakukan sortasi. Sortasi adalah kondisi ruang yang dingin dan
dilakukan dengan tujuan untuk lembab yang memungkinkan komoditas
memisahkan hasil panen yang baik (tidak pertanian dapat disimpan lebih lama tanpa
mengalami kerusakan fisik dan terlihat banyak kehilangan sifat-sifat mutu seperti
menarik) dengan yang jelek (hasil yang cita rasa, tekstur dan kadar airnya.
telah mengalami kebusukan/kerusakan
fisik akibat penguapan atau serangan hama 6. P e n y i m p a n a n m e r u p a k a n k e g i a t a n
dan penyakit serta benda asing yang tidak menyimpan atau menjaga sesuatu secara
dikehendaki. aman di suatu tempat tertentu untuk kurun
waktu tertentu.
3. Grading sangat penting karena grading
merupakan cara yang dapat dilakukan Hampir semua sayuran daun di jual dalam
untuk melihat mutu produk sehingga dapat kondisi segar, umumnya hanya ada sayuran
diberikan harga sesuai dengan mutunya, buah seperti cabe yang dikeringkan untuk
hasil panen yang bermutu tinggi harganya kemudian diproses lebih lanjut.
menjadi tinggi. Grading bertujuan untuk
memisahkan hasil panen berdasarkan 7. Agar dapat bertahan lebih lama beberapa
tingkat mutu sesuai dengan standar mutu jenis sayuran daun dapat diolah dengan
yang ditentukan. Sebenarnya agak susah berbagai cara seperti sari buah (tomat),
menyeragamkan hasil panen dari beragam bawang goreng (bawang merah), masakan
petani, hal ini disebabkan oleh perbedaan sup (asparagus), serbuk cabe kering (cabe
cara budidaya, areal penanaman dan merah).
penanganan hasil panen, karena itulah
setiap pedagang mempunyai kriteria 8. Hasil panen dinyatakan rusak apabila:
sendiri untuk menentukan kelas-kelas
mutu hasil panen yang diterima dari petani, Adanya penyimpangan yang melewati
akibatnya standar mutu hasil panen batas kenormalannya terutama yang dapat
menjadi sangat beragam. diterima oleh panca indera atau parameter
lain yang bisa dipakai. Contoh analisis
4. Pengemasan hasil-hasil pertanian selain kimia.
untuk mempermudah dalam pengangkutan
juga untuk mempermudah dalam Bentuk-bentuk kerusakan :
pemasaran dan distribusi, karenanya bahan
pengemas harus memenuhi beberapa a. Perubahan struktur, contoh; tepung dari
syarat, syarat terpenting adalah dapat gembur jadi gempal
melindungi produk yang dikemas.
b. Perubahan tekstur, contoh; padat jadi
5. Umur simpan dari komoditas pertanian lembek
dapat diperpanjang melalui teknik
penyimpanan yang tepat dalam kondisi c. Perubahan warna, contoh; merah jadi
lingkungan yang dapat mempertahankan coklat
d. Perubahan rasa, contoh; manis jadi
masam
e. Perubahan aroma, contoh; wangi jadi
bau
15047
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
Pertanyaan :
1. Jelaskan bagaimana pengemasan dan
penyimpanan hasil tanaman sayuran
sebagai contoh asparagus dilakukan!
2. Hasil panen dinyatakan rusak apabila
bagaimana, jelaskan!
3. J e l a s k a n j e n i s k e r u s a k a n s a y u r a n
berdasarkan penyebab kerusakan!
4. Jelaskan cara mencegah kerusakan oleh
mikroorganisme!
5. jelaskan tujuan memperpanjang daya
simpan hasil panen sayuran!
15057
BAB 14
PEMASARAN HASIL
PANEN TANAMAN SAYURAN
Setelah mempelajari tentang pemasaran hasil tanaman sayuran, peserta didik
diharapkan mampu melakukan pemasaran sayuran sesuai prosedur yang benar
Strategi dan Prencanaan Pemasaran Penjualan tanaman sayuran
Strategi dan Prencanaan Pemasaran
1.Konsep Pemasaran 1.Analisis permintaan dan 1.Strategi dan media promosi
2.Runag lingkup pemasaran penawaran 2.Penjualan tatap muka
3.Fungsi-fungsi pemasaran 3.Publisitas
2.Permintaan dan penawaran
pasar
Pasar – Pemasaran – Penjualan – Strategi – Permintaan -Penawaran
156
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
Tidak sedikit kemampuan memproduksi § Pemasaran meliputi semua langkah
suatu barang dapat dilakukan oleh seseorang yang digunakan atau yang diperlukan
atau sekelompok orang. Namun setelah produk untuk mendapatkan barang-barang
terbentuk seringkali seseorang kesulitan akan tangible ke tangan konsumen. ( Philip
dijual kemana produk yang telah terbuat ini. dan Duncan).
Ternyata dalam menjual produk tidaklah hanya § Pemasaran meliputi keseluruhan
sebatas memasang atau menjajarkan dietalase system yang berhubungan dengan
saja, akan tetapi sebagai penjual produk harus kegiatan-kegiatan usaha yang
mengenal karakteristik produk yang akan bertujuan merencanakan,
dijual, hingga konsumen akan terpuaskan menentukan harga hingga
dengan penjelasannya. Begitu pula dalam mempromosikan dan
menentukan harga jual produk yang dijual, mendistribusikan barang dan jasa
siapa konsumen yang dihadapi, berapa yang akan memuaskan kebutuhan
keuntungan yang diharapkan akan diperoleh pembeli baik yang actual maupun yang
dari penjualannya, dan bagaimana potensial.(Ny. Stanton).
pengirimannya.
§ Pemasaran adalah pelaksanaan
Dalam pemilihan lokasi pemasaran kegiatan usaha niaga yang diarahkan
produkpun ternyata perlu keterampilan pada arus aliran barang dan jasa dari
khusus sehingga produk yang diharapkan oleh produsen ke konsumen. (American
konsumen dapat dipenuhi seleranya oleh kita Marketing Association).
sebagai penjual produk.
Dari keempat definisi yang
Setelah proses produksi dihasilkan dari dikemukakan diatas dapat dilihat
suatu kegiatan, selanjutnya adalah bagaimana kesamaan pengertian tentang pemasaran,
produk ini akan laku terjual. Menjual produk yaitu sebagai kegiatan
didalam pasar, ternyata tidaklah mudah dan penyampaian/penyaluran produk (barang
perlu trik-trik tertentu. Sebagai produsen akan dan jasa) dari produsen ke konsumen.
menikmati keuntungan dari produknya,
sementara sebagai konsumen akan menerima Ditinjau dari segi ekonomi, pemasaran
produk yang ia beli dengan kualitas dan harga merupakan kegiatan yang produktif
yang layak. karena menghasilkan pembentukan
kegunaan (utility) yang mencakup
A. Konsep pemasaran kegunaan tempat (place utility), waktu
Pasar dalam arti sempit adalah suatu (time utility), bentuk (form utility) dan
tempat/daerah bertemunya antara penjual kegunaan hak milik (own utility), sehingga
dan pembeli, atau daerah tempat terjadinya mempertinggi nilai guna atau manfaat
penawaran dan permintaan dalam ekonomi dari suatu barang yang dimiliki
menentukan harga. Pemasaran dalam arti luas oleh seorang konsumen.
adalah sebagai suatu sistem dari kegiatan- B. Ruang lingkup pemasaran
kegiatan yang saling berhubungan, ditujukan
untuk merencanakan, menetukan harga, Proses perpindahan barang dan jasa dari
mempromosikan, dan mendistribusikan tangan produsen ke tangan konsumen tidak
barang dan jasa kepada kelompok pembeli. sederhana. Jangkauan pemasaran sangat luas.
Berbagai tahap kegiatan harus dilalui oleh
Berbagai ahli memberikan pengertian barang dan jasa sebelum sampai ketangan
pemasaran: konsumen.
§ Pemasaran meliputi segala kegiatan Manajemen pemasarann adalah suatu
mendistribusikan barang dan jasa dari bagian kegiatan dari perusahaan yang sangat
tangan produsen ke tangan konsumen. erat berhubungan dengan situasi pasar.
(P.H.Nystrom). Kegiatan itu terdiri dari:
157
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
a) Mengetahui kebutuhan dan minat c) Promotion (Promosi), menyangkut
khusus pasar; pemilihan kebijakan promosi
(advertensi = iklan), yang tepat sesuai
b) Menciptakan dan menjamin adanya dengan barang jasa yang ditawarkan.
produk yang memenuhi kebutuhan Ø Iklan
pasar; Ø Promosi penjualan
Ø Penjualan lisan
c) Menciptakan dan memelihara pasar
dari produk. d) P l a c e ( p e n e m p a t a n / d i s t r i b u s i ) ,
menyangkut pemilihan cara
Aktivitas tersebut direncanakan, penyampaian barang/jasa sehingga
diorganisir dan dikendalikan untuk memenuhi sampai ke konsumen seperti:.
kehendak konsumen, pemilik, penyalur dan 1) Pemilihan saluran distribusi
semua pihak yang berkepentingan atas 2) Pembinaan saluran distribusi
kegiatan perusahaan tersebut. 3) Pembinaan hubungan dengan
saluran Pengangkutan
Kegiatan pemasaran tersebut dapat 4) Penggudangan
diperinci sebagai kegiatankegiatan: 5) Memilih lokasi distribusi.
a) Riset pasar Secara diagramatis manajemen
pemasaran yang maju dapat digambarkan
b) Manajemen produk sebagai berikut:
c) Penetapan harga Gambar 14.1 Diagramatis Manajemen Pemasaran
Sumber: Anonim, 2014
d) Promosi
Sebelum semua kegiatan tersebut dapat
e) Penjualan dengan sempurna dilakukan, maka perlu
dilakukan pengumpulan keterangan yang
f) Distribusi disebut dengan riset/penelitian pemasaran.
Ruang lingkup yang luas ini dapat Sehingga dengan demikian maka dapat
disederhanakan menjadi empat kegiatan diharapkan bahwa pengaruh tindakan kepada
utama yang sering disebut 4 P dalam konsumen dapat dilustrasikan sebagai berikut:
pemasaran. Unsur-unsur 4 P usaha-usaha
pemasaran adalah sebagai berikut:
a) P r o d u c t ( P r o d u k ) , m e n y a n g k u t
pemilihan barang atau jasa yang akan
ditawarkan secara tepat, seperti:
Ø Pengembangan produk baru
Ø Penyesuaian produk
Ø Merek
Ø Kemasan
b) Price (harga), menyangkut:
Ø Penetapan harga
Ø Pemberian kredit
Ø Cara pembayaran
Ø Diskriminasi harga
Penetapan harga jual barang/barang
produk sesuai dengan kualitas barang
dan dapat dijangkau konsumen.
158
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
Gambar14.2 Ilustrasi tindkan konsumen Penyimpanan hasil perlu dilakukan
Sumber; Anonim, 2014 selama proses pemasaran agar
terhindar dari gangguan hama
C. Fungsi-fungsi pemasaran penyakit yang mengurangi susut
barang.
Untuk melancarkan arus barang dari
produsen ke konsumen diperlukan tindakan 2) Fungsi pengangkutan
terhadap barang itu dalam proses pemasaran
yang disebut fungsi pemasaran. Yaitu mencakup perencanaan, seleksi
dan pengerahan semua alat
1. Fungsi permintaan ( Demand ) transpotasi dalam pemasaran.
Pengangkutan menghasilkan
Diperlukan dalam mencari tempat kegunaan tempat dalam
untuk menjual barang yang diinginkan memindahkan barang dari produsen
oleh pembeli menurut jumlah, kualitas (comodity), ketempat konsumen
dan kuantitasnya. (pengguna).
2. Fungsi penawaran ( Suply ) 4. Fungsi fasilitas
Diperlukan untuk memiliki barang Semua tindakan atau perlakuan yang
yang digunakan bagi konsumen dan menunjang kelancaran pelaksanaan
produksi. fungsi fungsi pertukaran dan fisik.
Fungsi fasilitas ini terdiri dari:
Fungsi ini dilaksanakan dengan
mencari sumber-sumber pemasaran, 1) Fungsi standarisasi dan grading
pengumpulan hasil dan kegiatan
lainnya yang berhubungan agar Yang dimaksud dengan “grading”
barang-barang selalu tersedia ialah kegiatan yang
ditempat dan kapan dikehendaki oleh mengklasifikasikan barang/ produk
konsumen. kedalam beberapa golongan mutu
yang berbeda, masing-masing dengan
3. Fungsi Fisik nama etiked dan harga tertentu.
Perbedaan itu dapat ditentukan oleh
Semua tindakan atau perilaku perbedaan bentuk , ukuran, rasa,
terhadap barang sehingga tingkat kematangan dan spesifikasi
memperoleh kegunaan tempat dan teknisnya. Sedangkan pengertian
kegunaan waktu disebut fungsi-fungsi “stasndarisasi ” adalah penentuan
fisik yang meliputi: ukuran atau patokan mutu tertentu,
misalnya warna, rupa, air, rasa, dll.
1) Fungsi penyimpanan Standar menunjukan keseragaman
barang diberbagai tempat/ penjual.
Diperlukan untuk menyimpan barang Dengan standarisasidan grading yang
selama waktu antara barang baik, maka pemasaran akan dapat
dihasilkan hingga jual dan kadang- berjalan lebih lancar dan produsen
kadang ada perlu pengelolaan lebih serta konsumen masing-masing
lanjut terhadap barang itu. Terutama terlindung dari paktekpraktek yang
pada hasil pertanian, fungsi ini kurang jujur dalam pemasaran.
mendatangkan kegunaan waktu dan
mempunyai hubungan dengan pola 2) Fungsi penanggungan resiko
konsumsi yang stabil dan
memperkecil terjadinya Produsen atau lembaga pemasaran
perubahan/fluktuasi harga. akan menanggung resiko
kemungkinan terjadinya kerusakan
159
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN proses produksi mulai dari setiap
jenis produk atau jasa yang
atau kehilangan atau yang dihasilkan terdiri dari dua jenis
berhubungan dengan kerugian selama biaya yaitu biaya tetap dan biaya
barang itu dalam proses pemasaran, variabel.
karena pangangkutan, penyimpanan
kecurian dll. Asumsi-asumsi yang digunakan
dalam analisis Break Event Point
Untuk meringankan beban resiko ini adalah:
produsen atau lembaga pemasaran
dapat berhubungan dengan lembaga Ø Biaya perusahaan dibagi
asuransi yang akan menanggungnya. dalam golongan biaya
variabel dan biaya tetap.
Ada dua macam resiko:
Ø Besarnya biaya variabel
• Resiko fisik; susut, kehilangan, secara total berubah-ubah
kebakaran, dll secara proporsional dengan
volume produksi atau
• Resiko ekonomis, yang penjualan. Ini berarti biaya
ditimbulkan oleh karena pengaruh variabel per unitnya adalah
harga dan situasi moneter. tetap sama.
5. Fungsi pembiayaan Ø Besarnya biaya tetap secara
totalitas adalah tidak berubah
Pembiayaan berarti mencari dan meskipun ada perubahan
mengelola modal uang dan barang volume produksi atau
dengan memperhatikan masalah penjualan. Ini berarti bahwa
solvabilitas (nilai kekayaan sendiri) biaya tetap per unitnya
dan likuiditas (ketersediaan uang berubah-ubah kareana
setiap saat untuk memenuhi adanya perubahan volume
kewajiban finansial sehari-hari). produksi.
Fungsi pembiayaan dimaksud adalah
mengatur (memanage) penggunaan Ø Harga jual per unit tidak
kekayaan yang dimiliki selama proses berubah selama periode yang
produksi sampai pemasaran hasil. dianalisis.
Macam-macam analisis Ø Perusahaan hanya
pembiayaan memproduksi satu macam
produk, apabila diproduksi
1) Break Event Point (BEP) lebih dari satu macam produk
pertimbangan penghasilan
Analisis Break Event Point adalah penjualan antara
suatu teknik analisis untuk masingmasing produk adalah
mempelajari hubungan antara tetap konstan.
biaya tetap, biaya variabel,
keuntungan dan volume kegiatan. BEP dapat dihitung dengan dua
Analisis Break Event Point dalam cara yaitu:
perencanaan keuntungan
merupakan suatu pendekatan (a) Atas dasar penjualan dalam
perencanaan keuntungan yang unitBEP
mendasarkan pada hubungan
antara cost (biaya) dengan revenu
(penghasilan penjualan). Salah
satu syarat perhitungan analisis
Break Event Point adalah bahwa
semua biaya yang terkait dengan
160
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
FC = Biaya tetap Bt = Benefit pada tahun ke-t
P = Harga jual per unit
VC = Biaya variabel per unit Ct = Biaya pada tahun ke-t
b) Atas dasar penjualan dalam rupiah
t = lamanya waktu investasi
FC = Biaya tetap
VC = Biaya variabel per unit I = tingkat bunga
P = Penjualan
2) Analisis keuntungan 4) PBP/Payback Period
Π = TP – TC
Keterangan : Tingkat pengembalian investasi
Π = Keuntungan diartikan sebagai jangka waktu
TP = Total pendapatan kembalinya investasi yang
TC = Total pengeluaran dikeluarkan melalui keuntungan yang
3) Analsis NPV diperoleh dari suatu proyek.
Perhitungan NPV dalam suatu Menghitung Payback Period tidak
penilaian investasii merupakan cara perlu memperhitungkan tingkat
yang praktis untuk mengetahui apakah bunga dan Present Value dengan
proyek menguntungkan atau tidak. menggunakan discount factor.
NPV adalah selisih antara Present Penghitungan Payback Period
Value dari arus Benefit dikurangi hendaknya dilakukan setelah
Present Value PV dari arus biaya menghitung IRR dan kriteria investasi
(Soekartawi, 1996). Proyek yang lainnya. Semakin cepat tingkat
memberikan keuntungan adalah pengembalian investasi maka proyek
proyek yang memberikan nilai positif layak untuk diusahakan dan
atau NPV > 0, artinya manfaat yang sebaliknya semakin lambat investasi
diterima proyek lebih besar dari yang digunakan itu dikembalikan
semua biaya total yang dikeluarkan. maka proyek tidak layak untuk
Jika NPV = 0, berarti manfaat yang diusahakan.
diperoleh hanya cukup untuk
menutupi biaya total yang PBP = Payback
dikeluarkan. NPV < 0, berarti rugi,
biaya total yang dikeluarkan lebih PeriodTp-1 =Jumlah benefit yang
besar dari manfaat yang diperoleh. telah di-discount
Secara matematis NPV dirumuskan
sebagai berikut : Bicp-1 =Jumlah benefit yang
telah di-discount
161 sebelum Payback Period
Bp =Jumlah benefit pada
Payback Period berada
5) Analsis R/C Ratio
Analisis data yang digunakan adalah
R/C rasio. R/C rasio usahatani
menunjukkan perbandingan antara
nilai produksi (penerimaan) dengan
total biaya usahatani (Soekartawi,
2005). Penghasilan petani tergantung
pada dua faktor utama: harga jual dan
biaya usahatani. Adapun rumus R/C
rasio adalah sebagai berikut :=
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
TR adalah Total penerimaan, TC adalah barang dan harganya dikenal dengan
total biaya, NT adalah biaya tetap, NTT hukum permintaan yang berbunyi: “ makin
adalah biaya tidak tetap. Total tinggi harga suatu barang, makin sedikit
penerimaan kegiatan usaha yang jumlah barang yang diminta ; sebaliknya
diperoleh dari total produksi fisik makin rendah harga suatu barang makin
dikalikan dengan harga produksi. banyak jumlah barang yang diminta”. Teori
Implikasi R/C rasio yang didapatkan penawaran yang yang menjelaskan sifat
ada 3 kemungkinan, yaitu : hubungan antara jumlah barang yang
ditawarkan dan harganya dikenal dengan
1) Jika R/C rasio > 1, maka kegiatan hukum penawaran yang berbunyi : “ makin
usaha tani adalah tinggi harga suatu barang, makin banyak
menguntungkan. jumlah barang yang ditawarkan oleh para
penjual; sebaliknya makin rendah harga
2) Jika R/C rasio = 1, maka kegiatan suatu barang, makin sedikit jumlah barang
usaha tani adalah impas. yang ditawarkan”. Berdasarkan hubungan
permintaan pembeli dan penawaran
3) Jika R/C rasio < 1, maka kegiatan penjual, akan dapat ditentukan harga
usaha tani adalah rugi (Soekartawi, pasar dan jumlah barang yang diperjual-
2005 dalam Amik Krismawati dan belikan.
Andy Bhermana, 2005).
Permintaan seseorang atau suatu
7. Fungsi keterangan pasar masyarakat akan produk tanaman sayuran
daun ditentukan oleh banyak faktor.
Fungsi keterangan pasar atau fungsi
informasi pasar dapat mengarahkan Diantara faktor-faktor tersebut yang
aktifitas produksi, kapan, apa dan kemana terpenting adalah:
hasil produksi itu disalurkan, dan juga
dapat menentukan tindakan ekonomi a) Harga barang itu sendiri
dalam jangka pendek dan jangka panjang.
b) Harga barang-barang lain yang
Fungsi imformasi pasar adalah bersifat substitutif terhadap
gambaran perkiraan permintaan dan barang tersebut
penawaran mendatang. Informasi yang
valid umumnya dapat menggunakan c) Pendapatan rumah-tangga atau
imformasi harga lima tahun yang lalu yang pendapatan masyarakat
menggambarkan jumlah permintaan dan
penawaran yang terjadi dibeberapa sentra d) Selera seseorang atau masyarakat
pasar.
e) Jumlah penduduk.
D. Strategi dan perencanaan pemasaran
Untuk analisis permintaan ini sangat
1. Analisis permintaan dan penawaran sukar menganalisis pengaruh dari semua
faktor-faktor tersebut terhadap
Teori permintaan menjelaskan sifat permintaan suatu barang secara bersama-
para pembeli dalam permintaan suatu sama sekaligus. Oleh karena itu, ahli
barang, sedangkan teori penawaran ekonomi menyederhanakan analisis
menjelaskan sifat para penjual dalam tersebut, dengan menganggap bahwa
penawaran suatu barang. permintaan suatu barang terutama
dipengaruhi oleh harga barang itu sendiri,
Teori permintaan yang menjelaskan sedangkan faktor-faktor lainnya dianggap
sifat hubungan antara jumlah permintaan tidak berubah atau ceteris paribus. Jadi,
162
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
sesuai dengan hukum permintaan, yang dan informasi mengenai situasi
dianalisis dalam permintaan suatu barang pemasaran, yang meliputi :
adalah hubungan antara jumlah barang
yang diminta dan harga barang itu sendiri. · Situasi Pasar. Data dan informasi
Analisis permintaan ini dapat dilakukan mengenai besar dan
dengan pendekatan grafis atau matematis. pertumbuhan pasar selama
Pendekatan grafis akan menghasilkan beberapa tahun dan
kurva permintaan, sedangkan pendekatan kecenderungannya pada
matematis akan menghasilkan fungsi beberapa tahun mendatang,
permintaan. serta kecenderungan perubahan
persepsi dan perilaku
2. Permintaan dan penawaran pasar konsumen.
Permintaan pasar adalah penjumlahan · Situasi Produk. Data
permintaan individu di suatu pasar. perkembangan penjualan,
Sebagai misal, di suatu pasar gula pasir tingkat harga, marjin kontribusi,
terdapat dua individu , yaitu Ali dan Badu, dan keuntungan.
yang memiliki sifat permintaan gula pasir
berbeda. Untuk memperoleh permintaan · Situasi Persaingan. Data pesaing
pasar, kita dapat menjumlahkan menyangkut, kapsitas, pangsa
permintaan ke dua individu tersebut. pasar, tujuan dan strategi, mutu
Sehingga, kurve permintaan pasar adalah produk, dan berbagai
penjumlahan horizontal kurve-kurve karakteristik pesaing yang
permintaan individu. Seperti halnya relevan.
permintaan pasar, penawaran pasar juga
merupakan penjumlahan penawaran · Situasi Distribusi. Jenis, jumlah,
barang dari semua penjual di suatu pasar. wilayah dan peranan saluran
Dengan penalaran dan cara yang sama distribusi (mis. sumber
seperti pada analisis permintaan pasar, informasi, sarana promosi,
dapat dilakukan analisis penawaran pasar. berusaha menambah pembeli,
melakukan penyesuaian,
3. Menyusun rencana pemasaran melakukan negosiasi harga dan
cara pembayaran, melakukan
Suatu rencana pemasaran pada distribusi fisik saja, melakukan
umumnya berisi delapan bagian, yakni : pembiayaan distribusi, dan atau
Ringkasan eksekutif; Analisis situasi; turut menanggung resiko.Situasi
Analisis SWOT dan Analisis masalah; Lingkungan Makro. Situasi
Sasaran Pemasaran; Strategi Pemasaran; lingkungan demografi, ekonomi,
Program Aksi; Proyeksi Rugi Laba; dan sosial budaya, politik, hukum,
Pengendalian. Masing-masing bagian hankam, dan teknologi.
tersebut akan diuraikan di bawah ini.
c) Analisis SWOT dan Analisis
a) Ringkasan Eksekutif. Ringkasan masalah.
eksekutif tersebut merupakan ikhtisar
dari seluruh rencana pemasaran yang Melakukan identifikasi dan analisis
telah dibuat, sehingga dapat terhadap peluang dan ancaman yang
memberikan gambaran mengenai hal- mungkin dihadapi oleh perusahaan
hal pokok isi rencana pemasaran sebagai hasil intraksi lingkungan
tersebut. eksternal yang dapat mempengaruhi
kinerja perusahaan. Pengaruh hasil
b) Analisis Situasi. Menyajikan data intraksi lingkungan internal
perusahaan juga perlu diidentifikasi
163
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
dan dianalisis berupa kekuatan dan · Tenaga penjual : Menambah
kelemahan. Dengan demikian, setelah jumlah dan meningkatkan
analisis SWOT dilakukan kemampuan tenaga penjual
dirumuskanlah masalah-masalah serta memberikan insentif yang
pokok yang harus dijadikan dasar baik.
dalam penentuan sasaran, strategi dan
rencana aksi/taktik. · Pelayanan : Produk mudah dan
murah untuk diperoleh.
d) Sasaran.
· Promosi : Meningkatkan
Mendefinisikan sasaran (tujuan) yang anggaran promosi untuk
ingin dicapai, baik sasaran keuangan mencetak leaflet/ spanduk kecil
maupun sasaran pemasaran. Sasaran yang akan ditempatkan di
keuangan antara lain adalah ROI, Arus warungwarung, serta untuk
kas, dan keuntungan. Sasaran hadiah.
pemasaran antara lain adalah target
dan pertumbuhan penjualan, pangsa · Litbang : Menaikkan anggaran
pasar, jangkauan pemasaran, jumlah sebesar 10% untuk
saluran distribusi, tingkat harga, dan menyempurnakan disain label
lain-lain. kemasan untuk segmen kelas
menengah.
e) Strategi pemasaran.
· Riset Pemasaran : Menekankan
Strategi pemasaran dirumuskan pada kegiatan marketing
berdasarkan SWOT dan sasaran yang intelegent untuk mengamati
ingin dicapai, dan penetapannya gerak-gerik pesaing, serta
terutama didasarkan pada melakukan jajak pendapat
pertimbangan biaya dan manfaat, serta mengenai persepsi konsumen
kemampuan sumberdaya untuk terhadap produk kecap merek X.
melaksanakannya.
f) Program Aksi. Berisi rincian setaip
Contoh pernyataan strategi unsur dari strategi pemasaran yang
pemasaran bayam Jepang dipaparkan telah disusun, terutama untuk
di bawah ini. menjawab apa yang akan dilakukan,
kapan dilakukan, siapa yang
· Pasar sasaran : Kelas menengah melakukan, dan berapa biayanya?
ke atas.
g) Proyeksi Rugi Laba. Menyusun
· Penempatan : Produk bayam anggaran dan proyeksi rugi laba dari
yang kaya dengan protein, enak rencana pemasaran yang akan
dan murah dilakukan.
· Lini produk : Melakukan h) Pengendalian. Menyusun rencana
diversifikasi merek dan kemasan evaluasi dan monitoring secara
untuk membedakan segmen berkala mengenai pelaksanaan
pasar kelas menengah dan kelas rencana, sehingga penyimpangan
bawah dan dengan harga yang dalam pelaksanaan dapat segera
berbeda. dilakukan pengendalian.
· Harga : Sedikit lebih rendah dari E. Penjualan tanaman sayuran
harga pesaing 1. Melakukan survey pasar
· Saluran distribusi : Konsentrasi Tujuan survey pasar adalah untuk
pada warung-warung, grosir, dan mengetahui seberapa besar minat
warung baso, dan mie rebus.
164
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
konsumen terhadap produk yang akan kita Price = harga
usahakan? Berapa besar potensi pasar?
Jenis kegiatan apa yang mereka Promotion = promosi
sukai/senangi. Berapa besar budget yang
bersedia mereka belanjakan? Berapa lama Produk Harga
kegiatan yang mereka inginkan. Untuk
mendukung di dalam penjualan suatu Konsumen
produk ada baiknya dilakukan suatu
promosi.
Dapat dibayangkan berapa besar biaya Empat unsur pokok bauran pemasaran
yang dikeluarkan perusahaan untuk dapat
menayangkan penggambaran produknya Peranan promosi adalah
pada stasiun televisi bila sekali berkomunikasi dengan individu-individu
penayangan dengan durasi hitungan detik atau kelompok-kelompok atau organisasi-
harus dikeluarkan biaya jutaan rupiah. organisasi untuk secara la atau tidak
Belum lagi iming-iming hadiah (tanpa langsung membantu pertukaran–
diundi) misalnya pada produk Indofood pertukaran dengan jalan mempengaruhi
khususnya mie instant yang hanya cukup salah satu diantara audiensi tersebut
mengumpulkan potongan kata hingga untuk menerima dan membeli produk
tersambung menjadi kalimat Per-Ma-Ta- yang dihasilkan. Sehingga peranan dasar
Sa-Ri-Mi. dari promosi adalah komunikasi.
Itulah dahsyatnya efek yang 2. Sifat Dasar dan Kebutuhan Akan
ditimbulkan karena kegiatan promosi Promosi
hingga milyaran rupiahpun mereka
lakukan untuk meningkatkan volume Pada dasarnya promosi dapat
penjualannya yang pada akhirnya akan dikatakan memberikan informasi,
meningkastkan laba perusahaan. persuasi, dan komunikasi. Memberi
informasi berarti adalah mempersuasi dan
Berbeda dengan produk perusahaan sebaliknya orang yang dipersuasi juga
yang tidak mengenal iklan dan promosi mendapatkan informasi. Sehingga tujuan
penjualan serta publisitas, maka dasar dari promosi adalah mengubah pola
produknyapun berkutat diwilayah itu saja permintaan akan produk tertentu dimana
dan dengan konsumen yang sangat melalui promosi perusahaan yang
terbatas. bersangkutan mencoba :
Promosi menurut J. Stanton mencakup Menggeser kurva permintaan akan
: periklanan, penjualan tatap muka, dan produk tertentu ke kanan atau mengubah
alat alat untuk menjual lainnya. bentuk dari kurva permintaan tersebut.
Promosi merupakan elemen penting Atau dengan kata lain mengusahakan
dari apa yang biasanya dinamakan bauran agar permintaan menjadi in elastis apabila
atau ramuan pemasaran. Sehingga ada harga meningkat dan ia menjadi elastis
empat P dari bauran pemasaran menurut apabila harga turun.
Jerome Mac Carthyyang terdiri dari :
Product = produk
Place =tempat atau saluran
distribusi
165
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
Permintaan yang Tujuan Adalah merupakan sebuah bentuik
komunikasi non personal yang harus
permintaan Berlaku diberikan imbalan (pembayaran)
dengan promosi tentang sebuah organisasi dan atau
produk-produknya yang ditransmisi
Kurva permintaan dan promosi kepada audiensi sasaran dengan
bantuan media massa. Dalam
Melalui tindakan promosi perusahaan mengembangkan suatu program
yang bersangkutan mengharap akan periklanan, manajemen pemasaran
bertambahnya volume penjualan produk perlu mengambil lima keputusan
tertentu pada harga tertentu.Kebanyakan sebagai berikut :
orang mengetahui bahwa upaya-upaya
promosional hampir selalu bersifat 1) Menetapkan sasaran
persuasi, tetapi orang lupa fakta bahwa
promosi merupakan suatu bentuk penting Sasaran iklan dapatlah
komunikasi. Komunikasi merupakan diklasifikasikan, untuk
sebuah proses untuk mencoba memberitahukan, untuk
menciptakan suasana pemahaman meyakinkan, atau untuk
diantara mereka, mengingatkan akan suatu produk
kepada masyarakat.
Begitu pentingnya promosi pada
perusahaan karena adanya jarak antara 2) Menetapkan anggaran periklanan
produsen dan konsumen semakin
bertambah dan jumlah pembeli potensial Dalam menetapkan anggaran
meningkat, maka problem komunikasi periklanan didasarkan pada
dalam pasar menjadi amat penting. Salah kemampuan perusahaan,
satu tujuan promosi adalah menyebarkan persentase dari hasil penjualan,
informasi agar pembeli potensial persaingan berimbang, maupun
mengetahui lebih banyak tentang produk sasaran dan tugas.
yang dipromosikan.
3) Menciptakan pesan periklanan
3. Strategi dan Jenis Media Promosi
Adalah merupakan hasil
Pemasaran tidak hanya berhubungan kreativitas yang menghasilkan
dengan produik, harga produk, dan produk iklan yang bermakna bagi
pendistribusian produk, tetapi berkait pula konsumen.
dengan mengkomunikasikan produk ini
kepada masyarakat agar produk dikenal 4) Memilih media periklanan
dan pada akhirnya dibeli. Untuk
mengkomunikasikan produk ini perlu Adalah menentukan media
disusun strategi yang sering disebut
dengan strategi bauran promosi, yang penyampai pesan. Langkah
terdiri dari empat komponen utama yaitu
periklanan, promosi penjualan, publisitas, penting dalam
dan penjualan tatap muka.
mempertimbangkan adalah
a) Periklanan (advertising)
jangkauan, prekwensi, serta
dampak periklanan.
5)Mengevaluasi program periklanan
Adalah program teratur untuk
mengevaluasi pengaruh penjualan
dari periklanan.
Media yang biasanya dipilih guna
menstansmisi pengiklanan adalah:
televisi, radio, surat kabar/koran,
166
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
majalah, leaflet, display luar/billboard, 4) Pemasar harus menetapkan
katalog, buku kuning telepon, internet, lamanya waktu berpromosi
dan lain-lain.
5) Pemasar harus menetapkan
Sementara efektivitas periklanan anggaran promosi penjualannya.
dalam penjualan produk adalah sulit
diukur, namun beberapa fungsi Dalam hal mengevaluasi program ini
periklanan adalah sebagai berikut : metode yang paling umum dipakai
adalah dengan membandingkan
1) Sebagai pemberitahuan kepada penjualan sebelum, selama, dan
calon pembeli dan pelanggan sesudah promosi dilakukan. Antara
tentang produknya lain :
2) Membantu para salesman untuk 1) Pemasar harus dapat menetapkan
meraih calon pelanggan atau sasaran promosi penjualan
konsumen membeli produk
2) Pemasar harus memilih sarana
3) Meniumbulkan penjualan secara yang trerbaik
langsung
3) Pemasar harsus mendesain
4) M e m b a n g u n n a m a b a i k program promosi penjualan
perusahaan
4) Pemasar harus melakukan uji
b) P r o m o s i p e n j u a l a n ( s a l e s pendahuluan
promotion)
5) Pemasar melaksanakan dan
Adalah insentif jangka pendek mengevaluasi hasil-hasilnya.
untuk meningkatkan penjualan suatu
produk atau jasa dimana diharapkan c) Penjualan Tatap Muka (Personal
pembelian dilakukan sekarang juga. Selling)
Wujud nyata kegiatan promosi
penjualan ini misalnya adalah: Penjualan tatap muka merupakan
sebuah proses dimana para pelanggan
1) Pemberian kupon, diberi informasi dan mereka
dipersuasi untuk membeli produk-
2) Obral produk melalui komunikasi secara
personal dalam suatu situasi
3) Kontes pertukaran. Penjualan tatap muka ini
memberikan feed back/ umpan balik
4) Pameran segera, yang memungkinkan para
pemasar menyesuaikan pesan mereka
5) Pemberian contoh produk secara guna memperbaiki komunikasinya.
gratis, dan lain-lain.
Pada penjualan tatap muka ini ada
Langkah-langkah yang ditempuh dua hal penting yaitu : mengenai
dalam mengembangkan program langkah-langkah penjualan dan
promosi penjualanm adalah : menilai kinerja para salesman
1) Pemasar harus menentukan 1) Langkah dalam proses penjualan
besarnya insentif yang akan
diberikan Dimulai dengan mengkjlasifikasi
calon pelanggan dimana calon
2) Pemasar harus menetapkan syarat pelanggan yang respon nya positif
keikutsertaan peserta yang dilakukan pendekatan agar
mau menerima salesman untuk
3) Pemasar harus memutuskan melakukan penyajian dan
bagaimana cara mempromosikan
dan menyebarluaskan program
promosinya
167
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
demontrasi pemakian atau berita dan upaya untuk merangsang
penggunaan produk. Tidak jarang personal media masa untuk
calon pelanggan melakukan menyiarkan atau mencetaknya.
keberatan hingga salesman perlu Contohnya adalah penyiaran seorang
dibekali penanganan keberatan. tokoh usahawan bidang agribisnis
Selanjutnya adalah menutup yang telah memasuki wilayah pasar
penjualan dengan gerakan fisik, swalayan ibukota.
pernyataan atau komentar dan
terima kasih yang sebelumnya F. Daya Tarik Penjualan
telah dijelaskan kapan kunjungan
berikutnya, kapan penyerahan Beberapa cara dapat dilakukan untuk
produk, bagaimana system memberikan kepuasan. Pada umumnya
pembayarannya dan lain-lain. manajemen percaya bahwa kebijakan daya
tarik penjualan yang effektif dapat
2) Menilai kinerja salesman memberikan kepuasan kepada pelanggan/
konsumen. Daya tarik penjualan antara lain :
Indikator penilaian terhadap pelayanan terhadap pelanggan, kualitas
salesman antara lain : produk, gaya dan pengepakan, harga, dan
reputasi perusahaan.
o Rata-rata jumlah kunjungan
perorang perhari 1. Pelayanan pelanggan
o Rata-rata waktu yang Pelayanan terhadap pelanggan dapat
diperrlukan per kunjungan berupa bantuan personel, memberikan
kesenangan dan kenyamanan, dan
o Rata-rata pendapatan pelayanan purna jual, serta pemberian
perkunjungan fasilitas kredit.
o Rata-rata biaya perkunjungan a) Bantuan personel.
o Rata-rata biaya jaminan Dapat berupa konsultasi gratis,
perkunjungan latihan atau kursus kilat tentang
penggunaan produk yang dibeli,
o Prosentase pesanan per 100 menjamu langganan pada setiap kali
kunjungan penjualan datang ke perusahaan atau ke toko.
o Jumlah pelanggan baru per b) M e m b e r i k a n k e s e n a n g a n d a n
periode kenyamanan pembeli
o Jumlah debitur macet per Contoh dalam keseharian adalah
periode pemasangan AC pada ruang
penjualan, pengantaran barang yang
o Biaya armada penjualan telah dibeli, penukaran kembali
barang yang tidak sesuai,
d) Publisitas atau hubungan pembungkusan barang yang lebih
Masyarakat menarik, pemberian hadiah saat
lebaran, dan lain-lain.
Adalah merupakan bentuk
komunikasi non personal dalam c) Pelayanan purna jual.
bentuk berita sehubungan dengan
organisasi tertentu dan atau tantang Yaitu memberikan pemeliharaan
produk-produknya yang ditransmisi dan atau penggantian elemen
melalui perantaraan sebuah media tertentu yang rusak dalam kurun
massa dan tidak dipungut biaya sama waktu tertentu.
sekali tetapi bukan juga cuma-cuma.
Apabila ada biaya sehubungan dengan
tindakan mempersiapkan release
168
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
d) Pemberian fasilitas kredit. keyakinan orang kepada perusahaan itu.
Sehingga apapun kualitasnya tidaklah
Dapat diwujudkan dalam menjadi pertimbangan lagi bagi para
pembayaran beberapa kali, dan atau pembeli.
pemberian kredit saprotan, atau
pemberian kesempatan pembayaran Pendiri perusahaan konsultan marketing
setelah panen, dan lain-lain. MarkPlus Inc ini terkenal sebagai pakar
pemasaran yang memiliki pemikiran inovatif
2. Kualitas sebagai daya tarik penjualan dan jauh ke depan. Hermawan Kartajaya,
adalah laki-laki yang selalu menyebut dirinya
Kualitas produk yang baik merupakan sebagai seorang guru karena cintanya sebagai
suatu daya tarik penjualan. Untuk barang pengajar ternyata menjadi inspirasi banyak
atau produk yang telah ada orang dalam bidang pemasaran. Mottonya
standarisasinya peningkatan kualitas adalah “Jika ingin membangun brand yang
berarti adalah tambahan biaya. Untuk itu kuat, perusahaan tidak boleh hanya
perusahaan dapat melakukan jalan lain mengandalkan iklan. Perusahaan harus
dengan pemberian jaminan purna jual. melakukan sesuatu yang mengena di benak
Mengingat pemahaman yang ada di konsumen, tidak sekedar menjual tetapi
masyarakat bahwa kualitas sering memiliki implikasi jangka panjang.
dihubungkan dengan garansi purna jual.
Maka makin lama garansi difahami Usai panen sayuran atau buah biasanya
sebagai kualitas yang lebih baik. petani bingung untuk memasarkan hasil
panennya. Terlebih ketika panen raya dengan
3. Tekanan pada gaya dan pengepakan stok melimpah. Ada tips alternatif yang dapat
dilakukan yaitu dengan mengunjungi
Pelanggan atau konsumen kita masih
melihat penampilannya bukan dari apa https://m.facebook.com/karsapetanipintar/posts/1243970822410271
yang ada didalamnya. Penampilan atau
gaya atau bentuk suiatu produk harus
menjadi bahan pertimbangan. Buatlah
model dan pembungkusnya yang
menarik.
4. Harga sebagai daya tarik
Untuk dapat menarik calon konsumen
atau calon pelanggan, maka dapat dibuat
katalog harga agar konsumen atau
pelanggan dapat menghitung apa yang
akan mereka beli. Atau dapat pula menulis
harga jual yang seakan memberikan kesan
murah meskipun sebenarnya adalah jauh
diatas kesan itu. Sebagai contoh harga jual
yang memberikan kesan psikologis
adalah harga Rp 1950,-. Harga Rp 1950,-
terkesan masih dalam batas seribu rupiah,
padahal tetap harus mengeluarkan uang
sejumlah 2 lembar uang ribuan.
5. Reputasi perusahaan
Reputasi perusahaan sebagai daya
tarik penjualan dapat difahami mengingat
169
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
Silahkan Anda menganalisis dan Langkah kerja
menyimpulkan hasil pengamatan dari 1. Lakukan do'a bersama sebelum Anda
membaca informasi tentang pembukuan
usahatani tanaman sayuran tanaman sayuran, melakukan langkah-Langkah kerja
hasil diskusi dan hasil mencoba melaksanakan berikutnya, sesuai ajaran agama yang
pembukuan usahatani tanaman sayuran Anda anut.
tanaman sayuran. Apakah ada halhal yang 2. Siapkan bahan dan alat yang akan
sama atau berbeda atau perlu pengembangan, digunakan
semuanya itu perlu Anda catat sebagai bahan 3. Buat format buku kas
laporan hasil pembelajaran ini.Pertanyaan : 4. Tuliskan modal awal dari usaha Anda
5. Masukkan data biaya produksi tanaman
penilaian harian sayuran ke dalam format
6. Masukkan data hasil penjualan produksi
Pertanyaan: tanaman sayuran ke dalam format
Petani sayuran menjual produknya dengan 7. Hitung saldo akhir usaha Anda
harga Rp. 5.000,00 per ikat. Petani tersebut 8. Lakukan semua langkah kerja di atas (1 – 7)
memiliki biaya tahunan sebesar Rp. dengan teliti, jujur dan tanggung jawab
1.000.000,00 dan biaya variabel sebesar Rp.
2.500,00 per ikat berapapun volume yang 1. Pasar dalam arti sempit adalah suatu
dijual. Tentukan titik impas (Break Even Point) tempat/daerah bertemunya antara
nya ! penjual dan pembeli, atau daerah tempat
terjadinya penawaran dan permintaan
Jawab : dalam menentukan harga. Pemasaran
BEP (unit) = FC/(P-V) dalam arti luas adalah sebagai suatu
sistem dari kegiatan-kegiatan yang saling
= 1.000.000 / (5.000 – 2.500) unit berhubungan, ditujukan untuk
= 400 unit merencanakan, menetukan harga,
BEP dalam rupiah adalah : mempromosikan, dan mendistribusikan
BEP (Rp) = QBE x P barang dan jasa kepada kelompok
= (400 x 5000) = Rp. 2.000.000,00 pembeli.
praktik 2. Manajemen pemasaran adalah suatu
bagian kegiatan dari perusahaan yang
Silahkan Anda mencoba melaksanakan sangat erat berhubungan dengan situasi
pembukuan usaha tanaman sayuran dengan pasar.
menggunakan: Kegiatan itu terdiri dari:
Bahan dan alat a. Mengetahui kebutuhan dan minat
1. Data biaya produksi tanaman sayuran khusus pasar;
2. Data hasil penjualan produksi tanaman b. Menciptakan dan menjamin adanya
produk yang memenuhi kebutuhan
sayuran pasar;
3. Alat tulis menulis, kalkulator. c. Menciptakan dan memelihara pasar
dari produk.
170
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
Aktivitas tersebut direncanakan, c. Fungsi Fisik
diorganisir dan dikendalikan untuk
memenuhi kehendak konsumen, pemilik, Semua tindakan atau perilaku
penyalur dan semua pihak yang terhadap barang sehingga
berkepentingan atas kegiatan perusahaan memperoleh kegunaan tempat dan
tersebut. kegunaan waktu disebut fungsi-fungsi
fisik.
3. Kegiatan pemasaran tersebut dapat 6. Fungsi pembiayaan
diperinci sebagai kegiatan-kegiatan: Pembiayaan berarti mencari dan
a. Riset pasar mengelola modal uang dan barang
b. Manajemen produk dengan memperhatikan masalah
c. Penetapan harga solvabilitas (nilai kekayaan sendiri) dan
d. Promosi likuiditas (ketersediaan uang setiap saat
e. Penjualan untuk memenuhi kewajiban finansial
sehari-hari). Fungsi pembiayaan
f. Distribusi dimaksud adalah mengatur (memanage)
4. Unsur-unsur 4 P usaha-usaha pemasaran penggunaan kekayaan yang dimiliki
adalah sebagai berikut: selama proses produksi sampai
pemasaran hasil.
a. P r o d u c t ( P r o d u k ) , m e n y a n g k u t
pemilihan barang atau jasa yang akan Macam-macam analisis pembiayaan
ditawarkan secara tepat a. Break Event Point (BEP)
b. Price (harga) Analisis Break Event Point adalah suatu
teknik analisis untuk mempelajari
c. Promotion (promosi) hubungan antara biaya tetap, biaya
variabel, keuntungan dan volume
d. Place (penempatan distribusi) kegiatan. Analisis Break Event Point dalam
perencanaan keuntungan merupakan
5. Fungsi-fungsi pemasaran suatu pendekatan perencanaan
keuntungan yang mendasarkan pada
Yang meliputi fungsi pemasaran adalah : hubungan antara cost (biaya) dengan
revenu (penghasilan penjualan). Salah
a. Fungsi permintaan ( Demand ) satu syarat perhitungan analisis Break
Event Point adalah bahwa semua biaya
Diperlukan dalam mencari tempat yang terkait dengan proses produksi mulai
untuk menjual barang yang diinginkan dari setiap jenis produk atau jasa yang
oleh pembeli menurut jumlah, kualitas dihasilkan terdiri dari dua jenis biaya yaitu
dan kuantitasnya. biaya tetap dan biaya variabel.
b. Fungsi penawaran ( Suply )
Diperlukan untuk memiliki barang
yang digunakan bagi konsumen dan
produksi.
Fungsi ini dilaksanakan dengan BEP dapat dihitung dengan dua cara yaitu:
mencari sumber-sumber pemasaran, 1) Atas dasar penjualan dalam unit
pengumpulan hasil dan kegiatan
lainnya yang berhubungan agar
barang-barang selalu tersedia
ditempat dan kapan dikehendaki oleh
konsumen.
171
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
FC = Biaya tetap Bt = Benefit pada tahun ke-t
P = Harga jual per unit
VC = Biaya variabel per unit Ct = Biaya pada tahun ke-t
2) Atas dasar penjualan dalam rupiah
t = lamanya waktu investasi
FC = Biaya tetap
VC = Biaya variabel per unit i = tingkat bunga
P = Penjualan
3) Analisis keuntungan 5) PBP/Payback Period
Π = TP – TC
Keterangan : Tingkat pengembalian investasi
Π = Keuntungan diartikan sebagai jangka waktu
TP = Total pendapatan kembalinya investasi yang
TC = Total pengeluaran dikeluarkan melalui keuntungan yang
4) Analsis NPV diperoleh dari suatu proyek.
Perhitungan NPV dalam suatu Menghitung Payback Period tidak
penilaian investasii merupakan cara perlu memperhitungkan tingkat
yang praktis untuk mengetahui apakah bunga dan Present Value dengan
proyek menguntungkan atau tidak. menggunakan discount factor.
NPV adalah selisih antara Present Penghitungan Payback Period
Value dari arus Benefit dikurangi hendaknya dilakukan setelah
Present Value PV dari arus biaya menghitung IRR dan kriteria investasi
(Soekartawi, 1996). Proyek yang lainnya. Semakin cepat tingkat
memberikan keuntungan adalah pengembalian investasi maka proyek
proyek yang memberikan nilai positif layak untuk diusahakan dan
atau NPV > 0, artinya manfaat yang sebaliknya semakin lambat investasi
diterima proyek lebih besar dari yang digunakan itu dikembalikan
semua biaya total yang dikeluarkan. maka proyek tidak layak untuk
Jika NPV = 0, berarti manfaat yang diusahakan.
diperoleh hanya cukup untuk
menutupi biaya total yang PBP =Payback Period
dikeluarkan. NPV < 0, berarti rugi,
biaya total yang dikeluarkan lebih Tp-1 =Jumlah benefit yang telah
besar dari manfaat yang diperoleh. di-discount
Secara matematis NPV dirumuskan
sebagai berikut : Bicp-1 =Jumlah benefit yang telah
di-discount sebelum
172 Payback Period
Bp = J u m l a h b e n e f i t p a d a
Payback Period berada
6) Analsis R/C Ratio
Analisis data yang digunakan adalah
R/C rasio. R/C rasio usahatani
menunjukkan perbandingan antara
nilai produksi (penerimaan) dengan
total biaya usahatani (Soekartawi,
2005). Penghasilan petani tergantung
pada dua faktor utama: harga jual dan
biaya usahatani. Adapun rumus R/C
rasio adalah sebagai berikut :
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
penilaian harian
Pertanyaan :
1. Jelaskan pengertian pemasaran ditinjau
dari segi ekonomi!
TR adalah Total penerimaan, TC adalah 2.
total biaya, NT adalah biaya tetap, NTT 3. Fungsi pemasaran diperlukan untuk apa?
adalah biaya tidak tetap. Total 4. Jelaskan!.
penerimaan kegiatan usaha yang 5.
diperoleh dari total produksi fisik Fungsi permintaan (Demand) diperlukan
dikalikan dengan harga produksi. untuk apa? Jelaskan!.
Implikasi R/C rasio yang didapatkan
ada 3 kemungkinan, yaitu : Fungsi penawaran (Supply) diperlukan
untuk apa? Jelaskan!.
a) Jika R/C rasio > 1, maka kegiatan
usaha tani adalah menguntungkan. Jelaskan 2 dua macam resiko dalam
pemasaran!
b) Jika R/C rasio = 1, maka kegiatan penilaian harian
usaha tani adalah impas.
c) Jika R/C rasio < 1, maka kegiatan
usaha tani adalah rugi (Soekartawi, JAWABLAH PERTANYAAN DIBAWAH INI
2005 dalam Amik Krismawati dan DENGAN MEMILIH YANG PALING TEPAT
Andy Bhermana, 2005).
7. Analisis permintaan dan penawaran 1. Pemberian air yang diberikan dengan
Teori permintaan menjelaskan sifat para kecepatan rendah di sekitar tanaman
pembeli dalam permintaan suatu barang, menggunakan emitter adalah ....
sedangkan teori penawaran menjelaskan A. Sprinkler irrigation
sifat para penjual dalam penawaran suatu B. Drip irrigation
barang. C. Surface irrigation
D. Flooding
Teori permintaan yang menjelaskan sifat E. Corrugation irrigation
hubungan antara jumlah permintaan
barang dan harganya dikenal dengan
hukum permintaan yang berbunyi: “ makin
tinggi harga suatu barang, makin sedikit 2. Faktor yang mempengaruhi kebutuhan air
jumlah barang yang diminta ; sebaliknya tanaman adalah ....
makin rendah harga suatu barang makin
banyak jumlah barang yang diminta”. A. Fase pertumbuhan tanaman
8. Tujuan survey pasar adalah untuk B. Jumlah air
mengetahui seberapa besar minat C. Teknik pengolahan tanah
konsumen terhadap produk yang akan kita D.Pola tanam
usahakan? Berapa besar potensi pasar? E. Naungan
Jenis kegiatan apa yang mereka
sukai/senangi. Berapa besar budget yang
bersedia mereka belanjakan? Berapa lama 3. Di bawah ini yang bukan merupakan fungsi
kegiatan yang mereka inginkan. Untuk air adalah ....
mendukung di dalam penjualan suatu A. Reagen/bahan yang penting dalam
produk ada baiknya dilakukan suatu proses fotosintesa dan dalam proses
promosi. hidrolitik seperti perubahan pati menjadi
gula
173
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
B. Pelarut garam, gas dan berbagai material C. Layu tanaman
yang bergerak ke dalam tanaman, D. Kering sementara
melalui dinding sel dan jaringan xylem E. Kering permanen
serta menjamin kesinambungannya
C. Sesuatu yang esensial untuk menjamin 7. Air yang merupakan lapisan tipis kondisi air
adanya turgiditas pertumbuhan sel, dalam tanah pada saat tanaman menjadi
stabilitas bentuk daun, proses membuka layu permanen karena tanaman tidak
dan menutupnya mulut daun, proses mampu lagi menarik air dari tanah,
membuka dan menutupnya mulut daun, mengelilingi partikel tanah disebut ....
kelangsungan gerak struktur tanaman. A. Air gravitasi
B. Air kapiler
D. S e b a g a i p e r a n t a r a p e r p i n d a h a n C. Air higroskopis
kromoson yang dapat menentukan D. Kapasitas lapang
terjadinya varietas baru pada tanaman E. Kapasitas permukaan
E. Bagian dari protoplasma, biasanya 8. Kebutuhan air total bagi pertumbuhan
membentuk 85 % sampai 90 % dari tanaman secara umum berkisar .... selama
berat keseluruhan bagian hijau tanaman satu musim.
(jaringan yang sedang tumbuh). A. 500 – 700 mm
B. 600 – 800 mm
4. Kebutuhan air tanaman selalu merujuk pada C. 700 – 900 mm
satu tanaman yang tumbuh pada kondisi D. 800 – 1000 mm
optimal, yaitu .... E. 900 – 1100 mm
A. Tanaman tumbuh tunggi
B. Tajuknya melebar
C. Pertumbuhannya terhambat
D. Tanaman dari beberapa varietas
E. Bebas hama dan penyakit
9. Salah satu ciri dari kaso adalah ....
5. Pemberian air harus tepat waktu maupun A. Diameternya besar dan dagingnya tebal
jumlah. Ciri tanaman yang cukup air adalah
.... B. B a n y a k d i g u n a k a n u n t u k b a h a n
bangunan di pedesaan, dagingnya tipis
A. Batang nampak kekar C. Jarak antar bukunya pendek, tanaman
B. Lemas lebih pendek
C. Buahnya banyak
D. Warna daun pucat mengkilap D. Bentuk seperti ilalang, batangnya
E. Bunga besar berbuku-buku mirip tanaman tebu tetapi
diameter batangnya relatif kecil-kecil.
E. Sering digunakan sebagai tanaman hias
6. Ditandai dengan kondisi tanaman terlihat 10. Jenis tanaman berikut yang tidak perlu
layu pada siang hari, namun pada sore dan dilakukan pemasangan ajir adalah ...
pagi harinya tampak segar kembali disebut A. Wortel
.... B. Timun
C. Cabai
A. Layu permanen
B. Layu sementara
174
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
D. Kacang panjang A. Memotong pucuk
E. Labu siam B. Memotong cabang balik
C. Memotong cabang
11. Salah satu faktor yang mempengaruhi D. Memotong daun-daun kering
pengajiran adalah .... E. Memotong buah muda
A. Waktu pengajiran
B. Lahan 15. P r i n s i p k e g i a t a n p e m a n g k a s a n
C. Jenis tanaman peremajaan adalah ....
D. A l a t y a n g d i g u n a k a n d a l a m A. Memangkas tunas air
pemasangan ajir B. Memangkas cabang balik
C. Memangkas ranting tua
E. Tenaga yang mengerjakan
12. Membuat agar tanaman tidak tumbuh D. Memangkas batang pokok/utama
begitu tinggi, maka perlu adanya E. Memangkas tunas
pemangkasan pucuk (pemenggalan),
guna menghentikan pertumbuhan ke atas 16. Tujuan dalam melakukan pemancungan
dan memberikan kesempatan cabang- (headlingback) adalah ....
cabang primer (samping), bisa A. Menumbuhkan tunas baru
memanjang. Keterangan tersebut B. Menumbuhkan cabang-cang baru yang
merupakan pemangkasan .... banyak
C. Memotong bagian cabang yang kering
A. Bentuk D. Memangkas ranting-ranting yang
tumpang tindih
B. Produksi
C. Peremajaan
D. Pemeliharaan E. Menumbuhkan tanaman yang kompak
E. Pemeliharaan continue dan menyemak
13. Pemangkasan dengan mengurangi 17. Terdapat bercak berwarna keperakan
rimbunya pohon atau tumbuhnya cabang- pada daun cabai dan kemudian menjadi
cabang baru yang tidak dikehendaki keriting. Hal tersebut merupakan ciri-ciri
sehingga sinar matahari dapat diterima tanaman terserang hama ....
cukup dan tanaman terhindar dari
cendawan/jamur merupakan kegiatan A. Tungau
pemangkasan ....
B. Trips
A. Bentuk
C. Kumbang
B. Produksi
D. Kutu daun
C. Peremajaan
E. Ulat
D. Pemeliharaan 18. Pertumbuhan yang mengecil dari bagian
E. Pemeliharaan continue tumbuhan dengan kekurangan sel-sel,
kerdil, ukuran tidak normal, yang
14. Berikut ini yang bukan merupakan disebabkan oleh infeksi bakteri, virus
kegiatan dalam pemangkasan produksi disebut ....
adalah ....
175
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
A. Hipoplasia 22. Alat K3 yang harus digunakan pada saat
B. Hiperplasia melakukan pengendalian secara kimia
C. Hipasblasia adalah ....
D. Hiperblast
E. Hypoblast A. Masker, sepatu boot, topi
B. Masker, kaca mata, topi
C. Masker, sarung tangan, sepatu boot
19. Apabila batangnya dipotong melintang D. Masker, kaca mata, sarung tangan
akan kelihatan penampang melintang E. Masker, sepatu boot, baju kerja
berwarna coklat apabila kita pijat akan
keluar lendir yang berwarna putih, hal 23. Tanaman bawang merah siap panen pada
tersebut merupakan ciri dari tanaman umur ... hari setelah tanam.
yang terserang .... A. 60 – 70
B. 60 – 80
A. Kutu daun C. 60 – 90
D. 60 – 100
B. Thrips E. 60 – 110
C. Jamur
D. Virus
E. Bakteri
20. Mengambil atau menangkap hama dapat 24. Kriteria bawang merah siap panen adalah
dilakukan dengan berbagai cara misalnya ....
dengan menggunakan jaring serangga,
atau perangkap, merupakan pengendalian A. Hampir 60% – 90 % leher batangnya
OPT secara .... lemas dan daun menguning
A. Kimia B. Umbi masih berada di dalam tanah
(belum kelihatan)
B. Fisik
C. Pada tanamannya masih terlihat
C. Nabati adanya batang bunga
D. Kultur teknik D. Batangnya berisi, tegar, daunnya segar
dan buahnya sudah termbul sebagian
E. Manual di atas permukaan tanah
21. Kegiatan budidaya tanaman yang E. Batangnya tegar segar dan kulit
dilakukan dengan tujuan agar populasi buahnya mengkilap dan memerah
HPT tidak menyebabkan terjadinya
serangan yang merugikan secara ekonomi 25. Tujuan taksasi hasil tanaman adalah ...
merupakan metode pengendalian secara A. Memperkirakan jumlah produksi yang
.... akan diperoleh
B. Menentukan harga jual
A. Rotasi tanaman C. Menentukan metode pemanenan
D. Menentukan luasan pemanenan
B. Hayati E. Menghitung persentasi luasan panen
C. Nabati
D. Ekonomis
E. Kultur teknis 26. Pak Tono mempunyai lahan seluas 1 ha,
176
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
akan ditanami dengan jarak tanam 5 m x 5 30. Tujuan memperpanjang daya simpan hasil
m. Persentase tumbuh dari jumlah pohon panen sayuran adalah ....
yang ditanam di lahan tersebut adalah 90 A. Menunggu harga naik/sesuai
%. Hasil produksi sampel tanaman adalah B. Menjadikan bentuk olahan lain
30 kg. Taksasi hasilnya adalah .... C. Mempertahankan kesegaran
D. Memperbaiki kerusakan mekanis
A. 1,08 ton E. Mencegah timbulnya organisme
pengganggu
B. 10,8 ton
C. 108 ton
D. 1080 kg
E. 10800 kg ESSAY
27. K r i t e r i a p e n e n t u a n s a a t p a n e n
berdasarkan penampakan visul meliputi
.... 1. Apa penyebab dan gejala serangan layu
bakteri pada tanaman kacang panjang!
A. Tingkat kekenyalan, bernas, berat
2. Bagaimana bentuk kerusakan yang
buah
disebabkan ulat tanah (Agrotis ipsilon)pada
B. Kandungan air dalam buah tanaman tomat?
C. Kandungan gula dalam buah 3. Bagaimana merangsang agar pertumbuhan
D. Keadaan kulit, ukuran buah rebung asparagus baik dan sesuai standar
E. Umur tanaman, ukuran buah mutu baik?
4. Bagaimana melakukan penyimpanan umbi
28. Keterlambatan petani asparagus dalam bawang merah?
melakukan pemanenan akan menurunkan 5. Mengapa dalam budidaya tanaman sayuran
kualitasnya, hal tersebut dapat dilihat dari buah harus melakukan analisis usaha?
....
A. Rebung pendek-pendek
B. Rebung panjang
C. Tanah di sekitarnya merekah
D. Warna rebung putih bersih Setelah mempelajari bab kedelapan
E. Warna rebung hijau atau violet sampai keempat belas ini dan mengerjakan
evaluasi semester genap, cobalah refleksi diri
29. Memisahkan hasil panen berdasarkan Anda mengenai materi pada satu semester ini,
tingkat mutu sesuai standar mutu yang apakah masih ada materi yang belum
ditentukan disebut .... dimengerti? Adakah yang masih ingin
A. Sortasi ditanyakan pada guru pengampu? Jika iya,
B. Grading diskusikan dengan teman maupun guru Anda.
C. Pembersihan Sampaikan juga kekurangan atau kelebihan
D. Taksasi kegiatan pembelajaran selama satu semester
E. Pemisahan hasil ini kepada guru pengampu untuk perbaikan
kegiatan pembelajaran ke depan.
177
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
Aksi Agraris Kanisius. 1993. Dasar-dasar Rukmana, Rahmat. 1994. Budidaya Asparagus.
Bercocok Tanam. Yogyakarta: Kanisius Jakarta: Penerbit Kanisius
Anonim. 2014. Agribisnis Tanaman Sayuran. Rukmana, Rahmat. 1994. Budidaya Tanaman
Jakarta : Direktorat Pembinaan SMK Sayuran Hibrida. Jakarta: Kanisius
Kemendikbud RI
Rukmana, Rahmat. 1995. Bertanam Kacang
Anonim. 2014. Dasar-Dasar Budidaya Panjang. Jakarta: Penerbit Kanisius
Tanaman. Jakarta : Direktorat Pembinaan
SMK Kemendikbud RI Santoso, Budu, H. 1988. Jahe. Yogyakarta:
Kanisius
DS Suwito, M. 1987. Berccocok tanam Tomat.
Jakarta: Titik Terang Setiadi. 1987. Bertanam Cabe. Jakarta: Penebar
Suwadaya
Haryadi, 1989. dasar – dasar hortikultura.
Jakarta: Penebar Swadaya Setiadi. 1999. Bertanam Sayuran. Jakarta:
Penebar Swadaya
Jumin, Basri, H. 1991. Dasar-dasar Agronomi.
Jakarta: Rajawali Pers Soekartawi. 1989. Manajemen Pemasaran
Hasil Pertanian. Jakarta: Rajawali Pers
Kalie, Baga, DM. 1985. Bertanam Sayuran.
Jakarta: Penebar swadaya Soenarjono, Hendro, 1996. Menuju Sukses
Usahatani Sayuran. Jakarta: Trubus
Kartasapoetra, AG. 1989. Kerusakan Tanah
Pertanian dan Usaha Untuk Soepardi, Goeswono. 1983. Sifat dan Ciri
Merehabilitasinya. Jakarta: Bina Aksara. Tanah. Bogor: IPB
Kartasapoetra. Gunarsih. A. 1996. Pengaruh Supriyono. 1986. Manajemen Strategi dan
Iklim terhadap Tanaman dan Tanah Kebijakan Bisnis. Yogyakarta: BPFE
(Klimatologi). Jakarta: PT. Bina Aksara
Suryatna, Efendi. 1977. Bercocok Tanam
Kuswanto, Hendarto. 1996. Dasar-dasar Jagung. Jakarta: CV. Yasaguna
Teknologi, Produksi dan Sertifikasi Benih.
Yogyakarta: Penerbit Andi Sutedjo, Mulyani, M dan Kartasapoetra. 1988.
Pengantar Ilmu Tanah.Terbentuknya Tanah
Martoharsono, Suharsono. 1977. Pengolahan dan Tanah Pertanian. Jakarta: Bina Aksara
Teh. Yogyakarta: Yayasan Fakultas
Teknoogi Pertanian Universitas Gajah Mada Suwarsono. 1999. Manajemen strategi.
Yogyakarta: UPP YKPN
Mugnisjah, Qamara, Wahju dan Setiawan Asep.
1991. Produksi Benih. Jakarta: Bumi Aksara Tim Penulis PS. 1997. Tomat Pembudidayaan
Secara Komersial. Jakarta: Penebar
Pantastico. 1989. Fisiologi Pasca Panen Swadaya
Penanganan dan Pemanfaatan Buah-
buahan dan sayur-sayuran Tropika dan Tim Prima Tani Balitsa (Wiwin Setiawati, Rini
Subtropika (Terjemahan) Gadjah Mada Murtiningsih, Gina Aliya Sopha, dan Tri
University. Handayani). .Petunjuk Teknis Budidaya
Tanaman Sayuran Penerbitan cetakan ini
Rismunandar. 1990. Membudidayakan dibiayai oleh DIPA Balitsa Tahun Anggaran
Tanaman Buah-buahan. Bandung: Sinar 2007.
Baru
Winard. 1992. Harga dan Penetapan harga.
Rukmana, Rahmat. 1994. Bawang Merah Bandung: Citra Aditya Bakti
Budidaya dan Pengolahan Pasca Panen.
Jakarta: Penerbit Kanisius Winardi. 1992. Promosi dan Periklanan.
Bandung: Mandar Maju
Rukmana, Rahmat. 1994. Bertanam Terung.
Jakarta: Penerbit Kanisius
178
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
Cabang primer adalah cabang yang tumbuh Sortasi adalah penyisihan/pembuangan
dari batang pokok produk-produk yang tidak sesuai
Cabang sekunder adalah cabang yang tumbuh Tunas air adalah cabang yang tumbuh pada
dari cabang primer batang pokok maupun pada cabang yang
mengarah vertikal
Cabang balik adalah cabang yang tumbuh ke
arah yangberlawanan dengan arah yang Translokasi adalah proses aliran
diinginkan.
Cabang liar adalah cabang yang tumbuh
ditempat yang tidak diingnkan.
Disease adalah penyakit yang disebabkan
jamur/bakteri/virus
Dosis pupuk adalah ukuran yang harus
diberikan/diterima per tanaman atau per
luasan
Fisiologis adalah struktur bagian-bagian
tanaman.
Gejala adalah perubahan yang tampak
ditimbulkan oleh bakteri, jamur, virus
Grading adalah pengkelasan mutu suatu
produk
Identifikasi adalah suatu kegiatan untuk
mengetahui lebih jelas dan mendalam
dengan melalui beberapa tahapan
Konsentrasi adalah kepekatan suatu cairan
Klasifikasi adalah bagian-bagian yang berbeda
tetapi masih satu lingkup
Metabolisme adalah proses-proses biokimia
yang berlangsung pada tanaman
Mikroorganisme adalah organisme atau
mahluk hidup yang sangat kecil yang hanya
dapat dilihat dibawah mikroskop
Penyakit adalah suatu mikroorganisme yang
terdiri dari bakteri, jamur, virus.
Prasyarat adalah sesuatu untuk melakukan
kegiatan tetapi sebelumnya memenuhi
beberapa tahapan-tahapan yang harus
dilakukan
Predator adalah suatu mikroorganisme yang
menguntungkan
Ramah lingkungan adalah suatu kegiatan yang
memperhatikan lingkungan sekitarnya
supaya tidak mengalami perubahan
179
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
Gambar 1.1 Sayuran buah Gambar 4.4 Lapisan tanah
Gambar 1.2 Kacang Panjang Gambar 4.5 Daun tomat kurang unsur nitrogen
Gambar 1.3 Terung Gambar 4.6 Tanaman tomat cukup nutrisi
Gambar 1.4 Terong Gambar 4.7 Pupuk organik
Gambar 1.5 Bawang Merah Gambar 4.8 Pupuk kandang sapi
Gambar 1.6 Cabe Gambar 4.9 Pupuk kandang kuda
Gambar 1.7 Asparagus Gambar 4.10 Pupuk kandang babi
Gambar 1.8 Tomat Gambar 4.11 Pupuk kandang kambing/domba
Gambar 1.9 Waduk atau bendung Gambar 4.12 Pupuk kandang ayam
Gambar 1.10 Embung Gambar 4.13 Pupuk yang mengandung unsur
nitrogen
Gambar 1.11 Terasering
Gambar 4.14 Pupuk yang mengandung unsur
Gambar 1.12 Penggunaan pompa air untuk Phospor (P)
mengairi tanaman
Gambar Pupuk yang mengandung unsur
Gambar 1.13 Penggunaan Drip Irigation Kalium (K)
(Irigasi Tetes )
Gambar 4.15 Ciri daun kekurangan unsur
Gambar 1.14 Proses Fotosintesis Tanaman hara
Gambar 2.1 diambil Gambar 4.16 Pupuk Daun
Gambar 2.2 Sanitasi Lahan Gambar 4.17 Dolomit (kapur pertanian)
ambar 2.3 P e n g o l a h a n l a h a n B u d i d a y a Gambar 4.18 Pemupukan
Tanaman Sayuran
Gambar 4.19 Pemupukan dengan alat
Gambar 2.4 Pembuatan bedengan
Gambar 4.20 Pemupukan di sekitar tanaman
Gambar 2.5 Alat dan mesin pengolahan tanah
pertama(Primary tillage equipment) Gambar 4.21 Pemberian pupuk dasar
Gambar 2.6 Alat dan mesin garu (Secondary Gambar 5.1 Beberapa jenis mulsa organik
tillage equipment) Gambar 5.3 Bedengan dengan mulsa plastik
Gambar 1.15 Fauna dalam tanah hitam perak
Gambar 3.1 Pembuatan bedengan dengan alat Gambar 5.4 Pengaruh mulsa putih plastik
berat terhadap cahaya matahari yang datang
Gambar 3.2 Pembentukan bedengan Gambar 5.5 Parang
Gambar 3.3 . Pembuatan bedengan Gambar 5.6 Cangkul
Gambar 3.4 U k u r a n b e d e n g a n t a n a m a n Gambar 5.7 Sekop
sayuran daun Gambar 5.8 Tumpukan jerami
Gambar 5.9 Gunting
Gambar 3.5 pembuatan saluran drainase Gambar 5.10 Parang
Gambar 5.11 Mulsa plastik
Gambar 3.6 saluran drainase Gambar 5.12 Penjepit mulsa
Gambar 5.13 Alat pelubang mulsa
Gambar 3.7 Saluran drainase pada terasering Gambar 5.14 Pemasangan mulsa plastik perak
Gambar 4.1 Unsur penyusun tanaman hitam
Gambar 4.2 Pemberian pupuk kandang pada
bedengan
Gambar 4.3 Pemupukan bawang merah
dengan penugalan
180
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
Gambar 5.15 Pemasangan mulsa plastik perak Gambar 7.1 Perkembangan tumbuhan
hitam Gambar 7.2Bibit yang baik
Gambar 7.3 Pembuatan jarak dan lubang
Gambar 5.16 Gambar pemasangan mulsa tanam
secara manual Gambar 7.4 Menanam
Gambar 8.1 Siklus Air
Gambar 5.17 Pemasangan mulsa dengan alat Gambar 8.2 Permberian air permukaan tanah
mesin Gambar 8.3 Sprinkle Irigation
Gambar 8.4 Drip Irigation
Gambar 5.18 Gambar pembuatan lubang Gambar 8.5 Konduksi air, mineral dan nutrisi
tanam
pada tanaman
Gambar 5.19 Alat pelubang mulsa Gambar 8.6 Tensiometer
Gambar 9.1 Pengajiran
Gambar 5.20 Pembuatan lubang tanam Gambar 9.2 Ajir masa kini
Gambar 9.3 Ajir modern
Gambar 5.8 Gambar pembuatan lubang tanam Gambar 9.4 Ajir masa kini
Gambar 9.5 Cabang kayu untuk ajir
Gambar 5.9 Alat pelubang mulsa Gambar 9.6 Tanaman kaso
Gambar 9.7 Bambu kuning
Gambar 5.10 M e m b u a t l u b a n g t a n a m Gambar 9.8 Bambu aur
dengan alat pelubang kaleng yang diisi Gambar 9.9 Bambu tali
dengan arang Gambar 9.10 Bambu gombong
Gambar 9.11 Sistem ajir miring
Gambar 6.5 Kemasan benih sayuran Gambar 9.12 Sistem ajir tegak
bersertifikat Gambar 10.1 Pemangkasan
Gambar 10.2 Gunting pangkas
Gambar 6.6 Benih Asparagus Gambar 10.3 Pemangkasan peremajaan
Gambar 10.4 Pemangkasan pucuk
Gambar 6.7 Benih bawang merah Gambar 10.5 Pewiwilan
Gambar 11.1 Beberapa contoh hama tanaman
Gambar 6.8 Biji tomat yang baru dikeluarkan
dari buahnya sayuran
Gambar 11.2 Tanaman yang terkena
Gambar 6.9 Benih tomat
hiperplasia
Gambar 6.10 Benih cabai yang sudah direndam Gambar 11.3 Tanaman yang tidak tumbuh
fungisida
seperti seharusnya karena Hipoplasia
Gambar 6.11 Benih kacang panjang Gambar 11.4 Tanaman terkena penyakit layu
Gambar 11.5 Gejala Nekrosis
Gambar 6.12 Benih Sayuran Gambar 11.6 Hama Plutella xylostella pada
Gambar 6.13 Tanah tanaman kubis
Gambar 6.14 Arang sekam
Gambar 6.15 pupuk kandang
Gambar 6.16 Pasir
Gambar 6.17 Sekam padi
Gambar 6.18 Pupuk kascing
Gambar 6.19 PEmbuatan lubang semai dan
menyemai
Gambar 6.20 Penyemaian benih
Gambar 6.21 Penjarangan dan pemindahan ke
polibag
Gambar 6.22 Transplanting
Gambar 6.23 Transplating bibit cabe
Gambar 6.24 Pemeliharaan bibit di pesemaian
dengan penyiraman
181
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
Gambar 11.7 Penggunaan perangkap kuning
(yellow trap)
Gambar 11.8 T a n a m a n s e l a d a d e n g a n
repellent kenikir
Gambar 11.9 Berbagai jenis tanaman kenikir
(Tagetes sp)
Gambar 11.10 Bandotan (Ageratum conyzoides
Linn.)
Gambar 11.11 Knapsack sprayer
Tabel 1.1 Jenis Tanaman Sayuran
Tabel 9.1 Contoh tipe mulut serangga hama
kelompok serangga
Tabel 9.2 Metode pembuatan pestisida nabati
dari bawang putih
Tabel 9.3 Metode pembuatan pestisida nabati
dari babandotan
182
AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN
Nama Lengkap : Rina Kusumaningtyas, SP
Telepon /HP : 083840652681
Alamat Kantor :Kadekrowo, Gilangharjo, Pandak, Bantul
Kompetensi Keahlian :Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura
Riwayat Pekerjaan/Profesi (10 Tahun Terakhir)
1. Guru
Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar
1. S1 Agronomi (1999)
Informasi Lain dari Penulis
Tinggal di Bantul, Lahir di Bantul, 10November 1976, Sekolah Dasar di lalui di SD Muhammadiyah
Trisigan. Demikian juga untuk jenjang SMP di lalui di daerah yang sama tepatnya di SMPN 1
Sanden. Tahun 1992 melanjutkan ke SMAN 1 Sanden pada Jurusan Biologi. Tahun
1995melanjutkan kuliah di Jurusan Agronomi Universitas Wangsa Manggala Yogyakarta. Lulus
S1 tahun 1999, kemudian menikah dengan Agus Prasetyo Wibowo, SIP.Tahun 2005mulai
menjadi guru di SMKN 1 Pandak sampai sekarang.
183