WRITTEN BY
SUGENG PRIONO, S.Pd., M.MPd
PROGRAM
PENGAWASAN
SEKOLAH
BERDASARKAN PERMENDIKBUD NO 143 TAHUN 2014
PENGGABUNGAN MENJADI SATU BUKU
EDISI TAHUN 2020
DAFTAR ISI
Halaman Judul.................................................................................................. i
Halaman Pengesahan ....................................................................................... ii
Kata Pengantar ................................................................................................. iii
Daftar isi.... ...................................................................................................... iv
Daftar Tabel ..................................................................................................... vi
Daftar Gambar.................................................................................................. vii
BAB I PENDAHULUAN......................................................................... 1
A. Latar Belakang........................................................................ 1
B. Landasan Hukum .................................................................... 3
C. Visi, Misi dan Tujuan Pengawasan ........................................ 4
D. Sasaran dan Strategi Pengawasan .......................................... 5
E. Alur Kegiatan Pengawasan..................................................... 6
F. Ruang Lingkup Pengawasan ................................................. 6
G. Manfaat Program Pengawasan .............................................. 7
BAB II EVALUASI HASIL PELAKSANAAN PROGRAM
PENGAWASAN TAHUN SEBELUMNYA ..............................
A. Identifikasi hasil pengawasan (tahun sebelumnya) ................ 9
B. Evaluasi Hasil Pengawasan (Tahun sebelumnya) ................. 9
C. Tindak Lanjut Hasil Pengawasan sebagai acuan dalam 18
Penyusunan Program Pengawasan ......................................... 40
BAB III PROGRAM PENGAWASAN SEKOLAH .................................. 47
A. Program Pembinaan Guru dan/atau Kepala Sekolah.............. 47
B. Program Pemantauan SNP...................................................... 54
C. Program Penilaian Kinerja Guru dan/atau Kepala Sekolah.... 55
D. Program Pembimbingan dan Pelatihan Profesional Guru dan/
63
atau Kepala Sekolah ..............................................................
ii
BAB IV PROGRAM SEMESTER.............................................................. 72
A. Program semester I (Januari-Juni) .......................................... 72
B. Program semester II (Juli-Desember)..................................... 79
BAB V RENCANA PENGAWASAN MANAJERIAL DAN DAN
AKADEMIK ................................................................................
A. Rencana Pengawasan Manajerial(RPM) ................................ 86
86
B. Rencana Pengawasan Akademik (RPA)................................. 93
BAB VI PENUTUP..................................................................................... 104
A. Kesimpulan ............................................................................ 104
B. Saran ....................................................................................... 104
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. Rencana Pengawasan
2. SK Pembagian Tugas Pengawas Sekolah
3. Instrumen Pengawasan Sekolah
4. Jadwal Pelaksanaan Pengawasan Sekolah
5. Instrumen Daftar Periksa Kesiapan Tapka COVID-19
6. Intrumen Supervisi Keterlaksanaan BDR
7. Instrumen Penilaian Laporan Pelaksanaan PJJ
8. Instrumen Pemantauan Fasilitas dan Penerapan Protokol Kesehatan
Pencegahan Covid-19
iii
DAFTAR TABEL
1. Identifikasi Hasil Pengawasan Tahun Sebelumnya Pada Sekolah Binaan.
2. Evaluasi Hasil Pengawasan Tahun Sebelumnya dan Tindak Lanjut Hasil
Pengawasan sebagai Acuan Penyusunan Program Pengawasan.
3. Identifikasi Hasil Pengawasan Tahun 2019.
4. Tindak Lanjut Hasil Pengawasan sebagai Acuan Program Pengawasan Tahun
2019.
5. Program Tahunan Pengawasan.
iv
DAFTAR GAMBAR
1. Alur Kegiatan Pengawas Sekolah Dasar.
v
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Berdasarkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 12 Tahun
2007 tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah, dan Peraturan Menteri
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refornasi Birokrasi Nomor 21 Tahun
2010 tentang Jabatan Fungsional Pengawas dan Angka Kreditnya,
Permendikbud nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemenuhan Beban Kerja
Pengawas Sekolah, pengawasan pendidikan harus direncanakan,
diorganisasikan, dan dilaksanakan selaras dengan paradigma baru
pendidikan yang bertumpu pada empat pilar yakni pendidikan untuk semua,
pendidikan demokratis, pendidikan yang bertumpu pada kebudayaan lokal,
dan pendidikan yang seimbang antara imtaq dan iptek melalui supervisi
pendidikan. Pengawas sekolah adalah PNS yang diberi tugas, tanggung
jawab, dan wewenang secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk
melaksanakan pengawasan akademik dan manajerial pada satuan
pendidikan. Empat Kegiatan kepengawasan meliputi : (1) menyusun
program pengawasan; (2) melaksanakan program pengawasan; (3) evaluasi
hasil pelaksanaan program, dan (4) melaksanakan pembimbingan dan
pelatihan profesional guru.
Kemampuan seorang pengawas sekolah dalam menjalankan tugas
pokok dan fungsinya minimal mempunyai enam dimensi kompetensi, hal ini
sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun
2007 tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah yang menegaskan bahwa
seorang pengawas harus memiliki 6 (enam) dimensi kompetensi minimal,
yaitu kompetensi kepribadian, supervisi manajerial, supervisi akademik,
evaluasi pendidikan, penelitian dan pengembangan serta kompetensi sosial.
Permeneg PAN dan RB Nomor 21 tahun 2010 tentang jabatan
pengawas dan angka kreditnya mengamanatkan bahwa jabatan fungsional
Pengawas Sekolah adalah jabatan fungsional yang mempunyai ruang
1
lingkup tugas, tanggung jawab dan wewenang untuk melaksanakan kegiatan
supervisi akademik dan manajerial pada satuan pendidikan. Regulasi
tersebut ditindaklanjuti oleh Peraturan bersama Menteri Pendidikan
Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 01/III/PB/2011,
Nomor 6 Tahun 2011 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional
Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya serta Peraturan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 143 Tahun 2014
tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka
Kreditnya. Unsur-unsur kegiatan dalam supervisi akademik dan manajerial
terdiri atas: 1) Penyusunan Program Supervisi; 2) Pelaksanaan Program
Supervisi; 3) Evaluasi Hasil Pelaksanaan Program Supervisi; 4)
Membimbing dan Melatih profesional Guru, dan: 5) Melaksanakan tugas di
daerah khusus. Untuk mengetahui sejauh mana prestasi yang dapat diraih
oleh jabatan fungsional pengawas sekolah dalam melaksanakan kegiatan
unsur-unsur supervisi tersebut, seorang pengawas perlu memiliki
pemahaman yang komprehensif mengenai ruang lingkup tugas dan kriteria
kinerja jabatan fungsional pengawas sekolah. Di samping itu, perlu juga,
memiliki kemampuan berpikir sistematis untuk memiliki Rencana Supervisi
Manajerial (RPM), dan Rencana Supervisi Akademik (RPA) berdasar hasil
identifikasi masalah pada sekolah binaan yang memberi kontribusi terhadap
peningkatan mutu pendidikan. Pada saat ini regulasi jabatan pengawas telah
direvisi menjadi Permeneg PAN dan RB Nomor 14 tahun 2016 tentang
jabatan pengawas dan angka kreditnya mengamanatkan bahwa jabatan
fungsional Pengawas Sekolah adalah jabatan fungsional yang mempunyai
ruang lingkup tugas, tanggung jawab dan wewenang untuk melaksanakan
kegiatan supervisi akademik dan manajerial pada satuan pendidikan, tindak
lanjutnya adalah Surat Edaran antara Kemendikbud dan Kepala BKN No.
01/Tahun 2016 dan No. 01/SE/XII/2016 Tanggal 13 Desember 2016. Hal
tersebut di atas sejalan dengan Permendikbud nomor 6 Tahun 2018 Tentang
Pemenuhan Beban Kerja Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah.
Sesuai Regulasi tersebut mengamanatkan bahwa tugas pokok
2
Pengawas Sekolah adalah melaksanakan tugas supervisi akademik dan
manajerial pada satuan pendidikan yang meliputi penyusunan program
supervisi, pelaksanaan pembinaan, pemantauan pelaksanaan 8 (delapan)
Standar Nasional Pendidikan, penilaian, pembimbingan dan pelatihan
profesional Guru, evaluasi hasil pelaksanaan program supervisi, dan
pelaksanaan tugas supervisi di daerah khusus. Kewajiban Pengawas Sekolah
dalam melaksanakan tugas adalah: menyusun program supervisi,
melaksanakan program supervisi, melaksakan evaluasi hasil pelaksanaan
program supervisi dan membimbing dan melatih profesional Guru. Kegiatan
supervisi pendidikan salah satu pelakunya adalah pengawas sekolah atau
pengawas satuan pendidikan. Pengawas sekolah adalah tenaga kependidikan
profesional berstatus PNS yang diangkat dan diberi tugas, tanggung jawab,
dan wewenang secara penuh oleh pejabat berwenang untuk melaksanakan
pengawasan akademik dan pengawasan manajerial melaui kegiatan
pemantauan, penilaian, pembinaan, pelaporan, dan tindak lanjut ( Zainal
Aqip, 2009). Supervisi pendidikan adalah bantuan profesional kesejawatan
yang dilakukan pengawas sekolah melalui dialog kajian masalah pendidikan
untuk menemukan solusi dan tindakan. Tujuannya adalah meningkatkan
kemampuan profesional kepala sekolah, guru, dan staf sekolah lainnya
dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Inti dari pengawasan adalah
pembinaan melalui supervisi akademik dan manajerial, bukan inspeksi atau
kontrol. Pengawasan juga memiliki arti suatu proses atau kegiatan melihat
dengan cermat apakah pelaksanaan program telah sesuai dengan program
kegiatan yang seharusnya.
Mengingat tugas, tanggung jawab, dan wewenang strategis pengawas
sekolah, maka agar pelaksanaan tugas berjalan secara optimal, efektif, dan
efisien maka mutlak diperlukan program pengawas yang realistis,
implementatif dan sesuai kebutuhan.
3
B. Landasan Hukum
1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional.
2. Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
3. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan atas
PP No.19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
4. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.
5. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2009 tentang Tunjangan
Profesi Guru dan Dosen, Tunjangan Khusus Guru dan Dosen, serta
Tunjangan Kehormatan Profesor.
6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2007
tentang Standar Kompetensi Pengawas Sekolah/Madrasah.
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007
tentang Standar Kompetensi Kepala Sekolah.
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007
tentang Standar Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 jo.
Nomor 11 Tahun 2008 tentang Serifikasi Guru Dalam Jabatan.
10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 30 tahun 2009 tentang
Beban Kerja Pengawas.
11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 15 tahun 2010 tentang
Standar Pelayanan Minimal.
12. Permeneg PAN dan RB Nomor 21 Tahun 2010 Tentang Jabatan
Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya.
13. Permeneg PAN dan RB Nomor 14 Tahun 2016 Revisi atas Permeneg
PAN dan RB Nomor 21 Tahun 2010 Tentang Jabatan Fungsional
Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya.
14. Surat Edaran antara Kemendikbud dan Kepala BKN No. 01/Tahun
2016 dan No. 01/SE/XII/2016 Tanggal 13 Desember 2016.
15. Permendikbud nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemenuhan Beban
Kerja Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah.
4
16. Surat Edaran Mendikbud SE 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan
Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus
Disease (COVID-19);
17. Keputusan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 719/P/2020
Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Pada Satuan
Pendidikan Dalam Kondisi Khusus
18. Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan, Menteri
Agama, Menteri Kesehatan, Dan Menteri Dalam Negeri Nomor
01/KB/2020, 516, HK.03.01/MENKES/363/2020, 440-882 Tahun
2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun
Ajaran 2020/2021 Dan Tahun Akademik 2020/2021 Di Masa Pandemi
Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)
19. Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dan
Kebudayaan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman
Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat
Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19)
20. Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 1 Tahun
2020 tentnag Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-
19) Di Perguruan Tinggi, Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan
21. Surat Edaran Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun
2020 tentang Pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19) Pada
Satuan Pendidikan
C. Visi, Misi dan Tujuan Pengawasan
1. Visi
Visi pengawasan pendidikan adalah terwujudnya sistem
kepengawasan pendidikan yang mampu mendorong penyelenggaraan
pendidikan yang efisien dan efektif serta bersih dari praktik KKN
sehingga dapat mendorong terwujudnya pendidikan yang bermutu,
merata dan dapat dipertanggungjawabkan.
5
2. Misi
a. Mengembangkan sistem pengawasan yang efektif.
b. Mendorong terwujudnya akuntabilitas pengelolaan pendidikan.
c. Meningkatkan profesionalisme pengawas.
d. Meningkatkan koordinasi kepengawasan melalui lintas sektoral.
3. Tujuan pengawasan
a. Melaksanakan pembinaan kepada sekolah dalam rangka
pencapaian mutu pengelolaan sekolah yang bersih dan
berwibawa.
b. Mengadakan pemantauan penyelenggaraan pendidikan di
sekolah agar sesuai dengan standar yang ditetapkan.
c. Mengoptimalkan penilaian kinerja sekolah agar terwujud
standar nasional pengelolaan pendidikan.
D. Sasaran dan Strategi Pengawasan
1. Sasaran Pengawasan adalah :
a. Kepala Sekolah
b. Guru
c. Tenaga Kependidikan
2. Strategi
Pengawasan sekolah dilaksanakan dengan berbagai strategi sebagai
berikut :
a. Mengadakan pembinaan untuk menetapkan kriteria atau standar
kompetensi.
b. Memantau untuk membandingkan kinerja dengan SNP yang
ditetapkan serta menetapkan perbedaannya jika ada.
c. Melakukan penilaian untuk mengukur / menilai kinerja (
perfomance ) yang sedang atau sudah dilakukan.
d. Melakukan Pembimbingan dan Pelatihan Profesional Guru dan
atau Kepala Sekolah.
6
E. Alur Kegiatan Pengawasan
Alur Kegiatan Pengawas Sekolah Dasar dapat dilihat pada skema di
bawah ini :
DISDIKPORA PEMBINAAN
/UPTD K S,
GURU
DIKDAS DAN
LS
PENGAWAS PEMANTAUAN 8 PENINGKATAN
STANDAR NASIONAL MUTU
MENILAI KINERJA PENDIDIKAN
GURU /KS
PEMBIMBINGAN/
PELATIHAN
Gambar 1.
Alur Kegiatan Pengawas Sekolah
F. Ruang Lingkup Pengawasan
Ruang lingkup kepengawasan meliputi kepengawasan
akademik dan kepengawasan manajerial.
1. Kepengawasan akademik terdiri dari :
a. Pembinaan guru.
b. Pemantauan pelaksanaan standar nasional pendidikan di sekolah
terdiri atas : Standar isi, standar kompetensi lulusan, standar
proses, standar penilaian pendidikan.
c. Penilaian kinerja guru.
d. Pembimbingan dan pelatihan profesional guru.
e. Penilaian Kinerja Guru Pemula dalam program Induksi Guru
Pemula (berkaitan dengan pemberlakuan Permenpan nomor 16
tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka
Kreditnya).
7
f. Pengawasan pelaksanaan Program Induksi Guru Pemula.
2. Kepengawasan manajerial terdiri dari:
a. Pembinaan Kepala sekolah.
b. Pemantauan pelaksanaan standard nasional pendidikan yang
terdiri atas : standard pendidik dan tenaga kependidikan,
standard pengelolaan, standard sarana dan prasana, serta
standard pembiayaan.
c. Penilaian kinerja kepala sekolah.
G. Manfaat Program Pengawasan
1. Manfaat Teoretis
Mendapatkan pengetahuan atau teori baru tentang Penyusunan
Program Pengawasan .Hasil Penyusunan Program Pengawasan ini
akan bermanfaat bagi pengembangan Penyusunan Program
Pengawasan berikutnya.
2. Manfaat Praktis
Secara praktis hasil Penyusunan Program Pengawasan ini dapat
dimanfaatkan bagi:
a. Pengawas Sekolah sebagai pedoman pelaksanaan pengawasan
pada tahun berjalan selain hal tersebut pengawas juga akan
memperoleh manfaat yaitu meningkatnya kompetensi menyusun
Rencana program pengawasan tahunan maupun program
pengawasan pada tugas pokok Pembimbingan Pelatihan
Profesional Guru dan atau Kepala Sekolah.
b. Sekolah Binaan sebagai lembaga akan memperoleh manfaat,
dengan dilaksanakanya program pengawasan ini maka pengawas
akan melaksanakan tugas pokok supervisi manajerial dan supervisi
akademik dengan baik pada semua sekolah binaan sebagai
dampaknya adalah meningkatkan mutu penyelenggaraan
pendidikan sekolah dan mutu penyelenggaraan pembelajaran.
8
BAB II EVALUASI HASIL PELAKSANAAN PROGRA
A. Identifikasi Hasil Pengawasan Tahun Sebelumnya (2019)
T
Identifikasi Hasil Pengawasan Ta
No Program Aspek/Materi supervisi Target
Pencapaian
1 Pembinaan a. Perencanaan pembelajaran 100% guru memiliki
Prota/promes/silabus/RPP/KK Prota/promes/silabus/
M/jurnal RPP/KKM/jurnal
Guru 100% guru
melaksanakan
b. Pelaksanaan pembelajaran; pembelajaran sesuai
pendahuluan, inti, penutup
ketentuan
c. Penilaian pembelajaran Standar Proses
d. Ekstrakurikuler
100% melaksanakan
sesuai dengan standar
penilaian
100% guru
melaksanakan sesuai
ketentuan
AM PENGAWASAN TAHUN TAHUN SEBELUMNYA
Table 1
ahun Sebelumnya Pada Sekolah Binaan
Hasil Kesenja Alternatif Pemecahan Keterangan (Nama
yang ngan Sekolah Binaan)
dicapai Masalah (tindak
lanjut) SMKN 1 Mempura
SMKN 1 Tualang
75% 25% Pembinaan melalui SMKS YPPI Tualang
MGMP SMKS Pro Skill Indonesia
SMKN 1 Minas
70% 30% Pendampingan SMKN 1 Tualang
individu/kelompok SMKS Baiturrahman
65% 35% Pendampingan
individu/kelompok
60% 40% Pemantauan dan
pembinaan
9
No Program Aspek/Materi supervisi Target
2 Pembinaan 1. Pengelolaan Sekolah Pencapaian
Kepala a. Rencana Kerja Sekolah
Sekolah Tahunan(1 tahun ) dan 100% Kepala Sekolah
Rencana Kerja Sekolah memiliki Rencana
4 tahun berdasarkan 8 Kerja Sekolah
SNP Tahunan (1 tahun ) dan
b. Pelaksanaan Rencana Rencana Kerja Sekolah
kerja Sekolah 1 tahun 4 tahun berdasarkan 8
dan 4 Tahun berdasarkan SNP
8 SNP
c. Pengawasan (Supervisi)
dan Evaluasi kepala
sekolah
d. Kepemimpinan sekolah
e. Sistim Informasi
Manajemen
Sekolah
Hasil Kesenja Alternatif Pemecahan Keterangan (Nama
yang ngan Masalah (tindak lanjut) Sekolah Binaan)
dicapai 30% Melaksanakan Bimbingan
70%
Teknis, Group Focus SMKN 1 Mempura
Discusion SMKN 1 Tualang
SMKS YPPI Tualang
SMKS Pro Skill Indonesia
SMKN 1 Minas
SMKN 1 Tualang
SMK Baiturrahman
10
No Program Aspek/Materi supervisi Target
Pencapaian
2. Rencana Keuangan Anggaran 90% Kepala Sekolah
Sekolah memiliki Rencana
Keuangan Anggaran
Sekolah
3. Penyusunan RKAS 90% Kepala Sekolah
berdasarkan 8 SNP memiliki Rencana
Keuangan Anggaran
Sekolah berdasarkan 8
SNP
4. Akreditasi Sekolah 100% Kepala Sekolah
a. Instrumen Akreditasi memiliki instrumen
Sekolah dan bukti fisiknya Akreditasi Sekolah
b. Pelaksanaan 8 SNP yang dan Bukti Fisiknya
kontinyu berdasakan 8 SNP
yang kontinue
Hasil Kesenja Alternatif Pemecahan Keterangan (Nama
yang ngan Masalah (tindak lanjut) Sekolah Binaan)
dicapai
20% Melaksanakan Bimbingan
70% Teknis, Group Focus
Discusion
70% 20% Melaksanakan Bimbingan
Teknis, Group Focus
Discusion
70% 30% Melaksanakan Bimbingan
Teknis, Group Focus
Discusion
11
No Program Aspek/Materi supervisi Target
Pencapaian
3. Pemantauan 1. Standar Isi Adanya Program
Pelaksanaan 2. Standar Proses Peningkatan Mutu
SNP 3. SKL untuk Tahun yang
4. Standar Pendidik dan Tenaga akan dating
Kependidikan
5. Standar Sarana
6. Standar Pengelolaan
7. Standar Pembiayaan
8. Standar Penilaian
Hasil Kesenja Alternatif Pemecahan Keterangan
yang ngan Masalah (tindak lanjut) (Nama Sekolah Binaan)
dicapai
20% Monitoring dan Supervisi
80% SMKN 1 Mempura
SMKN 1 Tualang
SMKS YPPI Tualang
SMKS Pro Skill Indonesia
SMKN 1 Minas
SMKN 1 Tualang
SMKS Baiturrahman
12
No Program Aspek/Materi supervisi Target
Pencapaian
4 Penilaian 1. Perencanaan Pembelajaran
Kinerja a. Program Tahunan Hasil Penilaian
Guru b. Program Semester Kinerja Guru minimal
c. Silabus 75%
d. RPP
e. KKM
f. Agenda Harian Guru
g. Jadwal Tatap Muka
h. Absensi Siswa
i. Kalender Pendidikan
j. Buku Nilai
2. Pelaksanaan Pembelajaran
a. Pendahuluan
b. Kegiatan Inti melalui
Tatap Muka ,Penugasan
Terstruktur dan Kegiatan
Mandiri Tidak Terstruktur
Kegiatan tatapmuka
dilakukan melualui
• Eksplorasi
• Elaborasi
• Konfirmasi
c. Penutup
Hasil Kesenja Alternatif Pemecahan Keterangan
yang ngan Masalah (tindak lanjut) (Nama Sekolah Binaan)
dicapai
5% Melaksanakan Bimbingan
70%
Personal kepada Guru SMKN 1 Mempura
yang belum mencapai SMKN 1 Tualang
target SMKS YPPI Tualang
SMKS Pro Skill Indonesia
SMKN 1 Minas
SMKN 1 Tualang
SMKS Baiturrahman
13
No Program Aspek/Materi supervisi Target
Pencapaian
3. Penilaian Hasil Pembelajaran
a. Daftar Nilai sesuai dengan
standar penilaian
b. melakukan tes dengan
UlanganHarian,UTS,UAS
/UKK
c. melakukan penilaian
Ahlak Mulia dan
Kepribadian
d. Melakukan penilaian
Psikomotor
e. Melakukan Analisis
Ulangan Harian
f. Remedial dan Pengayaan
g. Instrumen tes setiap KD
h. Bank Soal
i. Kartu soal
j. Analisi Penilaian
4. Tugas Tambahan
a. Melatih dan membimbing
siswa dalam Remedial dan
pengayaan
b. Membimbing siswa dalam
Hasil Kesenja Alternatif Pemecahan Keterangan
yang ngan Masalah (tindak lanjut) (Nama Sekolah Binaan)
dicapai
14
No Program Aspek/Materi supervisi Target
Pencapaian
Pengembangan Diri
melalui BK dan Kegiatan
Ekstra Kurikuler
c. Kegiatan KIR
4. TUGAS TAMBAHAN
a. Melatih dan membimbing
siswa dalam Remedial dan
pengayaan
b. Membimbing siswa dalam
Pengembangan Diri
melalui BK dan Kegiatan
Ekstra Kurikuler
c. Kegiatan KIR
6 Pembimbin a. Program Supervisi 100% Guru dan
gan dan Kepala Sekolah
Pelatihan mendapatkan layanan
guru dan Supervisi
atau Kepala
b. Program Pemantauan 100% Sekolah
Sekolah mendapatkan
pemantauan
Hasil Kesenja Alternatif Keterangan
yang ngan Pemecahan (Nama Sekolah Binaan)
Masalah (tindak lanjut )
dicapai
80% 20% Melaksanakan Supervisi
pada skala prioritas Guru
yang belum memenuhi
standar
80% 20% Melaksanakan pemantauan
15
No Program Aspek/Materi supervisi Target
Pencapaian
c. Evaluasi hasil Supervisi dan
pemantauan 100% Pengawas
melaksanakan
d. Program tindak lanjut evaluasi hasil
supervisi dan
pemantauan
100% Pengawas
melaksanakan
program tindak lanjut
Hasil Kesenja Alternatif Keterangan
yang ngan Pemecahan (Nama Sekolah Binaan)
dicapai Masalah (tindak lanjut )
80% 20% Melakukan Evaluasi hasil
Supervisi dan pemantauan
80% 20% Melaksankan program
tindak lanjut
16
B. Evaluasi Hasil Pengawasan Tahun Sebelumnya (2019)
Tab
Analisis dan Evaluasi Hasil Pengawasan Tahun Sebelumnya dan Tin
Pengaw
No Aspek/Materi Kegiatan Sasaran Target
1 Perencanaan Melakukan Adanya program 100% dari
pembelajaran pendampingan administrasi jumlah guru
Prota/promes/sila dalam perencanaan mempunyai
bus/RPP/KKM/ju meningkatkan pembelajaran administrasi
rnal kemampuan yang sesuai perencanaan
Guru menyusun dengan pembelajara
administrasi kurikulum yang n sesuai
perencanaan berlaku dengan
pembelajaran/Pro krikulum
gram Bimbingan yang berlaku
(Prota/promes/sil
abus/RPP/KKM/j
urnal)
2 Pelaksanaan Melakukan Setiap guru dapat 85% dari
pembelajaran; pendampingan melaksanakan jumlah guru
pendahuluan, inti, dalam pembelajaran dapat
penutup meningkatkan sesuai standar melaksanakan
kemampuan guru proses dengan pembelajaran
dalam proses baik yang
pelaksanaan
ble 2
ndak Lanjut Hasil Pengawasan sebagai Acuan Penyusunan Program
wasan
Metode Hambatan Ketercapaian Kesimpulan Tindak lanjut
Mainset Guru 75%
Bimbingan Perlu Pembimbingan
Teknis, peningkatan di MGMP
Focus terhadap Guru
Group yang belum dalam bentuk
menyusun Konsultasi
Discusion Perencanaan Diskusi,
(FGD) pembelajaran Workshop,
Prota/promes/sil Bintek,
abus/RPP/KKM Pemberian
/jurnal Contoh, diklat
dan lainnya
Bimbingan Belum 70% Perlu perubahan Pembimbingan
Kelompok maksimalnya pola pikir dan di MGMP
Pelaksanaan perilaku guru dalam bentuk
pembelajaran dalam Konsultasi
sesua standar melaksankaan Diskusi,
proses proses Workshop,
kurikulum, pembelajaran Bintek,
Pemberian
17
No Aspek/Materi Kegiatan Sasaran Target
pembelajaran/bi sesuai
mbingan standar
proses
dengan baik
3 Penilaian Melakukan Adanya 75% dari
pembelajaran pendampingan administrasi jumlah guru
membimbing penilaian hasil mempunyai
4 Ekstrakurikuler pembelajaran administrasi
guru dalam yang sesuai
meningkatkan Penilaian
kemampuan dengan hasil belajar
melaksankan Kurikulum peserta didik
penilaian hasil
belajar peserta Terlaksananya 100%
didik ekstrakulikuler sekolah
Pemantauan sesuai aturan melaksanakan
pelaksanaan
ekstrakulikuler yang berlaku ekstrakurikul
(wajib/ Pramuka
maupun pilihan) er
5 Pengelolaan Pemantauan Semua Kepala 100%
Sekolah terhadap Sekolah mampu
Metode Hambatan Ketercapaian Kesimpulan Tindak lanjut
Contoh 60% Contoh, diklat
Bimbingan pembelajar sesuai standar
Kelompok an saintific 75% yang berlaku dan lainnya
75% (Pakem/saintific
Bimbingan Pemahaman /pembelajaran Pembimbingan di
Kelompok guru konstektualning/ MGMP dalam
FGD terhadap CTL) bentuk Konsultasi
pedoman Perlu Diskusi,
penilaian, pemahaman
contoh kepada guru Workshop,
penilaian tentang Bintek,
autenik pedoman
pelaksanaan Pemberian
Ekstrakurik penilaian hasil Contoh, diklat
uler belajar peserta
didik (sesuai dan lainnya
terlaksana aturan yang
tetapi berlaku) Pembimbingan di
Perlu MGMP dalam
administrasi pemahaman
belum penyusunan bentuk Konsultasi
program Diskusi,
dikerjakan administrasi
secara rutin ekstrakurikuler Workshop,
secara benar dan Bintek,
Rendahn baik
ya Pemberian
kemampu Perlu Contoh, diklat
an peningkatan
dan lainnya
Pembimbingan di
MGMP dalam
18
No Aspek/Materi Kegiatan Sasaran Target
a. Rencana pengelolaan mengelola
Kerja sekolah sekolah dengan
Sekolah
Tahunan(1 baik sesuai
tahun ) dan pemenuhan SNP
Rencana
Kerja Sekolah
4 tahun
berdasarkan 8
SNP
b. Pelaksanaan
Rencana kerja
Sekolah 1
tahun dan 4
Tahun
berdasarkan 8
SNP
c. Pengawasan
(Supervisi)
dan Evaluasi
kepala
sekolah
d. Kepemimpina
n sekolah
e. Sistim
Informasi
Manajemen
Sekolah
Metode Hambatan Ketercapaian Kesimpulan Tindak lanjut
Kepala Seklah kemampuan bentuk Konsultasi
dalam Kepala Sekolah Diskusi,
pengoperasion dalam Workshop,
alkan IT pengoperasional Bintek,
kan IT Pemberian
Contoh, diklat
dan lainnya
19
No Aspek/Materi Kegiatan Sasaran Target
6 Rencana
Memberikan Adanya 90% B
Keuangan masukan dalam dokumen terkait pengelolaan
Anggaran dengan Rencana
Sekolah mengelola sekolah F
Rencana Keuangan sesuai
7 Penyusunan Keuangan Anggaran dengan SNP
RKAS Anggaran Sekolah yang
berdasarkan 8 Sekolah disyahkan oleh
SNP pihak-pihak
Memberikan berkepentingan
8 Akreditasi masukan dalam
Sekolah 1. Adanya 90% B
Penyusunan
RKAS dokumen pengelolaan
berdasarkan 8 terkait sekolah F
SNP
dengan sesuai
Mengadakan
pembimbingan Penyusunan dengan SNP
RKAS
berdasarkan
8 SNPyang
disyahkan
oleh pihak-
pihak
berkepenting
an
2. Kepala
Sekolah pada
Sekolah
Binaan
1. Adanya 1. 100% B
dokumen sekolah T
Metode Hambatan Ketercapaia Kesimpulan Tindak lanjut
n
Bimbingan Kemampuan Perlu Pembimbingan di
Teknis, dalam 80% pemahaman MGMP dalam
administrasi
Focus Group administrasi pengelolaan bentuk Konsultasi
Discusion pengelolaan keuangan Diskusi,
keuangan
Pemahaman Workshop,
Sekolah Penyusunan Bintek,
Bimbingan Kemampuan 75% RKAS Pemberian
Teknis, dalam Contoh, diklat
Focus Group administrasi dan lainnya
Discusion pengelolaan
keuangan Pembimbingan di
MGMP dalam
Sekolah
bentuk Konsultasi
Diskusi,
Workshop,
Bintek,
Pemberian
Contoh, diklat
dan lainnya
Bimbingan 1. Kurangnya 75% Perlu Pembimbingan di
Teknis waktu memprogramka MGMP dalam
20
No Aspek/Materi Kegiatan Sasaran Target
a. Instrumen dan terkait terakredita
Akreditasi pendampingan dengan si minimal
Sekolah dan akreditasi B.
bukti fisiknya dalam Sekolah 2. Adanya
mempersiapkan disyahkan program
b. Pelaksanaan 8 oleh pihak- peningkat
SNP yang akreditasi pihak an mutu
kontinyu sekolah berkepenting untuk
an tahun
2. Kepala yang akan
Sekolah pada datang
Sekolah
Binaan
9 Standar Isi Melakukan Kepala Sekolah Mengetahui B
pendampingan daerah binaan kelemahan K
dalam dan
pelaksanaan kelebihan
standar isi di
dalam
sekolah mengelola 8
standar NSP
Metode Hambatan Ketercapaian Kesimpulan Tindak lanjut
75% n kegiatan bentuk Konsultasi
Bimbingan kepala akreditasi
Kelompok sekolah sekolah dan Diskusi,
dalam dimasukkan Workshop,
mempersi pada RKS dan
apkan Bintek,
akreditasi. RKAS Pemberian
2. Kepala Contoh, diklat
Sekolah 1. Dalam dan lainnya
belum mengelola
memprogr sekolah Pembimbingan di
amkan Perlu MGMP dalam
akreditasi memenuhi
pada standar bentuk Konsultasi
RKAS/R nasional Diskusi,
KS penidikan
Kepala Workshop,
Sekolah 2. Diperlukan Bintek,
belum adanya
menyesuaikan pedoman Pemberian
pengelolaan pemenuhan Contoh, diklat
sekolah sesuai staandar
8 standar pada setiap dan lainnya
nasional
21
No Aspek/Materi Kegiatan Sasaran Target
10 Standar Proses Melakukan Kepala Sekolah Mengetahui B
pendampingan daerah binaan kelemahan K
dalam dan
pelaksanaan kelebihan
standar proses di
dalam
sekolah mengelola 8
standar NSP
11 SKL Melakukan Kepala Sekolah Mengetahui B
pendampingan daerah binaan kelemahan K
dalam dan
pelaksanaan kelebihan
standar dalam
Kompentasi mengelola 8
Lulusan di standar NSP
sekolah
Metode Hambatan Ketercapaian Kesimpulan Tindak lanjut
Bimbingan 75%
Kelompok Kepala sekolah Pembimbingan di
Sekolah 75% MGMP dalam
Bimbingan belum 1. Dalam
Kelompok menyesuaikan mengelola bentuk Konsultasi
pengelolaan sekolah Diskusi,
sekolah sesuai Perlu
8 standar memenuhi Workshop,
nasional standar Bintek,
nasional
Kepala penidikan Pemberian
Sekolah Contoh, diklat
belum 2. Diperlukan
menyesuaikan adanya dan lainnya
pengelolaan pedoman
sekolah sesuai pemenuhan Pembimbingan di
8 standar staandar MGMP dalam
nasional pada setiap
sekolah bentuk Konsultasi
Diskusi,
1. Dalam
mengelola Workshop,
sekolah Bintek,
Perlu
memenuhi Pemberian
standar Contoh, diklat
nasional
penidikan dan lainnya
2. Diperlukan
adanya
pedoman
pemenuhan
staandar
22
No Aspek/Materi Kegiatan Sasaran Target
12 Standar Pendidik Melakukan Kepala Sekolah Mengetahui B
dan Tenaga pendampingan daerah binaan kelemahan K
Kependidikan
dalam dan
pelaksanaan kelebihan
standar Pendidik
dan Tenaga dalam
Kependidikan di mengelola 8
standar NSP
sekolah
13 Standar Sarana Melakukan Kepala Sekolah Mengetahui B
dan Prasarana pendampingan daerah binaan kelemahan K
dalam dan
pengelolaan kelebihan
standar sarana
dan prasarana di dalam
mengelola 8
sekolah standar NSP
Metode Hambatan Ketercapaian Kesimpulan Tindak lanjut
Bimbingan 75%
Kelompok Kepala pada setiap Pembimbingan di
Sekolah 75% sekolah MGMP dalam
Bimbingan belum
Kelompok menyesuaikan 1. Dalam bentuk Konsultasi
pengelolaan mengelola Diskusi,
sekolah sesuai sekolah
8 standar Perlu Workshop,
nasional memenuhi Bintek,
standar
Kepala nasional Pemberian
Sekolah penidikan Contoh, diklat
belum
menyesuaikan 2. Diperlukan dan lainnya
pengelolaan adanya
sekolah sesuai pedoman Pembimbingan di
8 standar pemenuhan MGMP dalam
nasional staandar
pada setiap bentuk Konsultasi
sekolah Diskusi,
1. Dalam Workshop,
mengelola Bintek,
sekolah
Perlu Pemberian
memenuhi Contoh, diklat
standar
nasional dan lainnya
penidikan
2. Diperlukan
adanya
pedoman
pemenuhan
23
No Aspek/Materi Kegiatan Sasaran Target
14 Standar Melakukan Kepala Sekolah Mengetahui B
Pengelolaan pendampingan daerah binaan kelemahan K
dalam dan
melaksnakan kelebihan
standar dalam
pengelolaan di mengelola 8
standar NSP
sekolah
15 Standar Memberikan Kepala Sekolah Mengetahui B
Pembiayaan masukan dan daerah binaan kelemahan K
pengawasan
dan
dalam kelebihan
pengelolaan
dalam
standar mengelola 8
Pembiayaan di standar NSP
Sekolah
Metode Hambatan Ketercapaian Kesimpulan Tindak lanjut
Bimbingan 75%
Kelompok Kepala staandar Pembimbingan di
Sekolah 75% pada setiap MGMP dalam
Bimbingan belum sekolah
Kelompok menyesuaikan 1. Dalam bentuk Konsultasi
pengelolaan mengelola Diskusi,
sekolah sesuai sekolah
8 standar Perlu Workshop,
nasional memenuhi Bintek,
standar
Kepala nasional Pemberian
Sekolah penidikan Contoh, diklat
belum 2. Diperlukan
menyesuaikan adanya dan lainnya
pengelolaan pedoman
sekolah sesuai pemenuhan Pembimbingan di
8 standar staandar MGMP dalam
nasional pada setiap
sekolah bentuk Konsultasi
1. Dalam Diskusi,
mengelola
sekolah Workshop,
Perlu Bintek,
memenuhi
standar Pemberian
nasional Contoh, diklat
penidikan
2. Diperlukan dan lainnya
adanya
pedoman
24
No Aspek/Materi Kegiatan Sasaran Target
16 Standar Penilaian Melakukan Kepala Sekolah Mengetahui B
pendampingan daerah binaan kelemahan K
dalam dan
kelebihan
pengelolaan
dalam
standar Penilaian mengelola 8
standar NSP
di sekolah
17 Perencanaan Melakukan Adanya program 100% dari B
Pembelajaran pendampingan administrasi jumlah guru
perencanaan mempunyai
a. Program dalam pembelajaran administrasi
Tahunan meningkatkan yang sesuai perencanaan D
kemampuan dengan pembelajaran
b. Program Guru menyusun sesuai dengan
Semester administrasi kurikulum yang kurikulum
perencanaan berlaku yang berlaku
c. Silabus pembelajaran/Pro
d. RPP gram Bimbingan
e. KKM
Metode Hambatan Ketercapaian Kesimpulan Tindak lanjut
75%
Bimbingan Kepala pemenuhan Pembimbingan di
Kelompok Sekolah 75% staandar MGMP dalam
belum pada setiap
Bimbingan menyesuaikan sekolah bentuk Konsultasi
Teknis, pengelolaan 1. Dalam Diskusi,
Focus sekolah sesuai mengelola
Group 8 standar sekolah Workshop,
nasional Perlu Bintek,
Discusion memenuhi
(FGD) Mainset Guru standar Pemberian
nasional Contoh, diklat
penidikan
2. Diperlukan dan lainnya
adanya
pedoman Pembimbingan di
pemenuhan MGMP dalam
staandar
pada setiap bentuk Konsultasi
sekolah Diskusi,
Perlu Workshop,
peningkatan Bintek,
terhadap Guru
yang belum Pemberian
menyusun Contoh, diklat
Perencanaan
pembelajaran dan lainnya
Prota/promes/sil
abus/RPP/KKM
/jurnal
25
No Aspek/Materi Kegiatan Sasaran Target
f. Agenda (Prota/promes/sil
Harian Guru abus/RPP/KKM/j
g. Jadwal Tatap urnal)
Muka
h. Absensi
Siswa
i. Kalender
Pendidikan
j. Buku Nilai
18 Pelaksanaan Melakukan Setiap guru dapat 85% dari B
Pembelajaran pendampingan melaksanakan jumlah guru K
a. Pendahuluan dalam pembelajaran dapat
meningkatkan sesuai standar melaksanakan
b. Kegiatan Inti kemampuan guru proses dengan pembelajaran
melalui Tatap dalam proses yang sesuai
Muka pelaksanaan baik standar proses
,Penugasan pembelajaran/bi dengan baik
Terstruktur
dan Kegiatan mbingan
Mandiri
Tidak
Terstruktur
c. Kegiatan
tatapmuka
dilakukan
melualui
• Eksplorasi
• Elaborasi
Metode Hambatan Ketercapaian Kesimpulan Tindak lanjut
Bimbingan Belum 70% Perlu perubahan Pembimbingan di
Kelompok maksimalnya pola pikir dan MGMP dalam
Pelaksanaan perilaku guru bentuk Konsultasi
pembelajaran dalam Diskusi,
sesua standar melaksankaan Workshop,
proses proses Bintek,
kurikulum, pembelajaran Pemberian
Contoh sesuai standar Contoh, diklat
pembelajaran yang berlaku dan lainnya
saintific (Pakem/saintific
/pembelajaran
konstektualning/
CTL)
26
No Aspek/Materi Kegiatan Sasaran Target
• Konfirma Melakukan Adanya 75% dari B
si pendampingan administrasi jumlah guru K
membimbing penilaian hasil mempunyai
d. Penutup pembelajaran administrasi
guru dalam yang sesuai
19 Penilaian Hasil meningkatkan Penilaian
Pembelajaran kemampuan dengan hasil belajar
melaksankan Kurikulum peserta didik
a. Daftar Nilai penilaian hasil
sesuai dengan belajar peserta
standar
penilaian didik
b. melakukan
tes dengan
UlanganHaria
n,UTS,UAS/
UKK
c. melakukan
penilaian
Ahlak Mulia
dan
Kepribadian
d. Melakukan
penilaian
Psikomotor
e. Melakukan
Analisis
Ulangan
Harian
f. Remedial dan