The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

“Sehingga keberadaan bangunan merupakan tatanan yang memiliki muatan makna yang filosofis, meresap jiwa kita dengan keindahan melalui kecerdasan estetik yang akan menghantarkan kita menghargai dan mempertahankan sustainability dalam setiap ruang dan bentuk, sehingga keberadaan bangunan-kearsitekturan
selalu lekat dengan nilai-nilai luhur, bukan bagian dari kerusakan alam dan manusia.”
Dr. Zainul Adzfar, M.Ag.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Nur Yusril Muhammad Isnain isnain, 2023-12-25 19:34:24

Seni Arsitektur Timur

“Sehingga keberadaan bangunan merupakan tatanan yang memiliki muatan makna yang filosofis, meresap jiwa kita dengan keindahan melalui kecerdasan estetik yang akan menghantarkan kita menghargai dan mempertahankan sustainability dalam setiap ruang dan bentuk, sehingga keberadaan bangunan-kearsitekturan
selalu lekat dengan nilai-nilai luhur, bukan bagian dari kerusakan alam dan manusia.”
Dr. Zainul Adzfar, M.Ag.

Daftar Isi 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. DAFTAR ISI SAMBUTAN..............................................6 Estetika Seni Timur.................................12 Seni Prasejarah Timur.............................17 Seni Mesopotamia.................................17 Seni Mohenjondaro...............................42 Seni Mesir Kuno.......................................6 Seni Petra...............................................12 Seni Persia..............................................17 Seni China..............................................42 Seni Jepang..............................................6 Seni Korea..............................................12 Seni Afganistan.......................................17 Seni Mongol...........................................42 Seni India.................................................6 Seni Thailand..........................................12 Seni Kamboja.........................................17 Seni Malaysia.........................................42 Seni Islam.................................................6 Estetika Seni Nusantara..........................12 Seni Prasejarah Nusantara......................17


23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. Seni Hindhu Budha Nusantara..................6 Seni Islam Nusantara..............................12 Seni Bali.................................................17 Seni Papua.............................................42 Seni Dayak Kalimanta...............................6 Seni Modern Nusantara..........................12 Seni Islam Indonesia Modern.................17 Seni Rupa Mooi Indie.............................42 Gerakan Seni Rupa Baru Indonesia...........6 Seni Kontemporer Indonesia..................12 Daftar Pusaka.........................................12 Biodata Penulis.......................................12


6 SENI ARSITEKTUR TIMUR Dr. Zainul Adzfar, M.Ag. Ketua Program Studi Ilmu Seni & Arsitektur Islam Alhamdulillah temantaman Mahasiswa Progran Studi Ilmu Seni dan Arsitektur Islam (ISAI) angakatan 2023 telah berhsil mempersembahkan sebuah buku yang sangat inspiratif, Pengantar Seni dan Arsitektur Seni Barat dan Timur, Buku ini merupakan kajian dari pengembaraan mahasiswa yang notabene (masih) semester 1 (satu) yang menggali sisi seni arsitektur ke dalam peradaban, mengurai keindahan, dan membawa kita dalam perjalanan yang mempesona melintasi zaman dan benua. Dari zaman kuno hingga ke masa kini, seni dan arsitektur telah menjadi khazanah budaya yang memancarkan pesona serta memberi warna pada peradaban manusia. Dalam setiap halaman, buku ini membawa kita menelusuri jalan sejarah yang memukau dari dua dunia yang berbeda namun saling terkait secara mendalam: Seni Timur dan Seni Barat. Di sini, kita akan terbawa dalam kekayaan filosofis, kreativitas yang tak terbatas, dan perpaduan gagasan yang mengubah pandangan akan keindahan dan fungsi ruang. Karya seni Timur yang kaya akan spiritualitas, kedalaman filosofis, dan keanggunan simboliknya, serta seni Barat yang mengeksplorasi rasionalitas, eksperimen teknis, dan kebebasan artistiknya, membentuk landasan yang kokoh bagi kemajuan seni dan arsitektur. Dampaknya terasa dalam setiap lengkungan, tiap jendela, dan setiap ruang yang kita saksikan hingga saat ini. Dari keajaiban arsitektur


SENI ARSITEKTUR TIMUR 7 klasik hingga pencapaian modernitas yang memukau, buku ini tidak hanya menjadi kumpulan kisah-kisah inspiratif dari zaman lampau, tetapi juga jendela menuju pemahaman yang lebih dalam tentang esensi dari keindahan, fungsi, serta transformasi ide-ide yang terus mengalir dari masa ke masa. Melalui penceritaan dan analisis, buku ini mengajak kita untuk memahami bahwa seni dan arsitektur bukan sekadar struktur fisik, melainkan sebuah perwujudan dari jiwa dan pikiran manusia yang terus berkembang, terbentuk dari nilai-nilai yang tercermin dalam setiap susunan dan garisannya. Saya berharap buku ini bukan hanya menjadi sebuah bacaan, melainkan semacam insight perjalanan spiritual yang memperkaya wawasan kita tentang hubungan manusia dengan ruang, keindahan, dan nilai-nilai yang kita sandarkan dalam karya-karya yang kita ciptakan. Semoga buku ini menginspirasi teman-teman Mahasiswa, Dosen dan Para pemerhati di bidang kajian Seni, Arsitektur Islam. Sehingga keberadaan bangunan merupakan tatanan yang memiliki muatan makna yang filosofis, meresap jiwa kita dengan keindahan melalui kecerdasan estetik yang akan menghantarkan kita menghargai dan mempertahankan sustainability dalam setiap ruang dan bentuk, sehingga keberadaan bangunankearsitekturan selalu lekat dengan nilai-nilai luhur, bukan bagian dari kerusakan alam dan manusia. Terima kasih.


8 SENI ARSITEKTUR TIMUR Abdullah Ibnu Thalhah, M.Pd. Dosen Pengantar Seni Arsitektur Assalamu’alaikum wr. wb. Saya abdullah Ibnu thalha, Pertama saya ucapkan syukur alhamdulillah telah selesai tugas penyusunan buku dengan judul “Seni Arsitektur Timur”. Jadi buku ini, membahas tentang falsafah, sejarah dan praktek seni di dunia timur meliputi, seni persia, seni cina, seni india, seni mongol, asia Tenggara, seni budha, seni islam yang sangat beragam, jadi seni timur. Ini juga merupakan yang tumbuh berkembang sama dengan seni di dunia Barat, namun memang ada perbedaan secara falsafah. Pada dunia timur, seni telah berkembang sangat lama, sejak prasejarah sampai era modern sekarang ini, sekarang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Seni timur tumbuh dalam praktek-prakteknya yang beragam namun memiliki fungsi spiritual dan sosial yang baik, seperti fungsi pendidikan, peribadatan jadi seni menemani masyarakat dalam kebutuhan kehidupan sehari-hari mungkin terdapat seni yang manusia atau masyarakat itu sendiri. Selamat belajar dan selamat membaca buku ini, semoga semakin memperbanyak perspektif kita tentang seni dan arsitektur dan terus berkembang secara dinamis dan dewasa. Terimakasih, salam estetik Wassalamu’alaikum wr. wb.


SENI ARSITEKTUR TIMUR 9 “ seni menemani masyarakat dalam kebutuhan kehidupan sehari-hari mungkin terdapat seni yang manusia atau masyarakat itu sendiri ”


12 SENI ARSITEKTUR TIMUR Estetika Seni Timur (Doni Kurnia Saputra) A. SEJARAH SENI TIMUR Latar Belakang Kesenian memiliki sifat-sifat yang berkaitan dengan perkembangan atau inovasi. Di sisi lain, seni Timur sering hanya dinilai berdasarkan sifat-sifat yang berfokus pada pelestarian tradisi. Wabi-Sabi adalah satusatunya konsep estetika tradisional dari Jepang yang merujuk pada nilai-nilai ajaran Zen Buddhisme. “Wabi” mencakup makna seperti tidak senang, sepi, sunyi, lengang, suram, dan redup. Sementara itu, “Sabi” merujuk pada makna seperti kemelaratan, kesedihan, kemiskinan, dan kesepian.. Seni lukis representatif yang dikenal sebagai Naturalistik berkembang di Belahan Barat seiring ditemukannya ilmu anatomi dan perspektif. Fenomena ini juga dipengaruhi oleh filsafat antroposentris yang menegaskan bahwa manusia memiliki peran sentral dalam alam semesta dan segala isinya. Hal ini terkait erat dengan pengalaman manusia serta nilai-nilai kemanusiaan. Di sisi lain, kelompok seni lukis non-representatif lebih umum ditemukan di Belahan Bumi Timur. Mereka cenderung mengadopsi abstraksi yang sejalan dengan idealisme Timur, yang mengejar representasi yang lebih murni. Abstraksi dalam konteks ini merujuk pada lukisan yang sepenuhnya tidak representasional. Selama periode kuno di Asia dan zaman Buddha, pengaruh budaya kontinental terlihat dalam desain seni fungsional. Pengaruh ini mencakup karya seni seperti arsitektur, patung, dan lukisan Buddha. Warna-warna yang digunakan dalam karya-karya tersebut sering memberikan kesan https://properti.kompas.com/ read/2020/08/11/184711621/wabi-sabiinspirasi-desain-interior-jepang-yang-makindigandrungi?page=all


SENI ARSITEKTUR TIMUR 13 gelap dan misterius, menjadi bukti dari adanya pengaruh zaman Jomon. 1. Zaman Pra-sejarah Lukisan pada Zaman Pra Sejarah, kirakira pada tahun 700 SM, menampilkan tema kegiatan manusia dalam kehidupan sehari-hari, seperti menari, berburu, atau panen. Objek yang dipamerkan melibatkan gambaran manusia dengan gerakan dan postur yang beragam, serta berbagai jenis hewan yang hidup di sekitarnya, seperti anjing, ikan, burung, capung, laba-laba, dan belalang. Lukisan ini mencerminkan hubungan erat dengan alam dan kehidupan sekitar. lingkunganya seperti pepohonan, bunga, rumput, dan awan. 2. Zaman Pertengahan Dalam lukisan abad pertengahan, tema interior dan eksterior umumnya mendominasi dikalangan masyarakat. Bahkan lukisan yang memiliki tema spasial juga menangkap objek. Diantaranya memiliki sebuah ajaran buddha, sastra klasik, tokoh, pahlawan, kehidupan raja rumah dan istana. Tema lukisan outdoor adalah pemandangan alam dan sekitarnya. Peristiwa pada masa perang dan suasana kehidupan masyarakat . https://jpicofmindonesia.org/2020/10/estetikarenaisans/ https://wwwkompascom/skola/https://www.kompas.com/skola/ read/2023/03/13/060000069/aliran-aliran-


14 SENI ARSITEKTUR TIMUR 3. Zaman Pra-modern Lukisan pramodern diperkenalkan ke budaya Barat di berbagai wilayah. Pada masa ini, para seniman mulai berusaha melestarikan unsur alam naturalisme sambil meninggalkan elemen-elemen tradisional. Sebagian seniman membentuk gerakangerakan baru untuk meninggalkan unsurunsur tradisional dan mengadopsi bentuk-bentuk yang terinspirasi dari gaya Eropa. Namun, upaya ini akhirnya ditinggalkan karena kebijakan isolasionis negara tersebut. 4. Zaman Modern Seni lukis modern merupakan kajian budaya fisik kontemporer, terutama dalam teknik melukis menggunakan kanvas dan cat minyak, pemanfaatan anatomi, perspektif, cetakan/grafik, desain objek seharihari, bahkan mencakup bidang seni lainnya seperti arsitektur perkotaan. Seni oriental mengacu pada seni visual yang berkembang di negara-negara Asia dan Afrika. Negara-negara Timur seperti Mesir, India, Cina, dan Jepang telah memiliki kebudayaan yang maju selama berabad-abad dan https://senirupasmasa.files.wordpress. com/2013/10/1b239-hieroglyphs.jpg?w=640 https://www.detik.com/edu/ detikpedia/d-5823320/gambar-prasejarahsejak-zaman-es-di-langit-langit-gua-apafungsinya


SENI ARSITEKTUR TIMUR 15 sangat mempengaruhi pola kebudayaan di kawasan tersebut. Seni oriental mencakup berbagai bentuk ekspresi seperti lukisan, patung, seni grafis, dan arsitektur yang mengekspresikan gagasan, mitos, kepercayaan, agama, dan preferensi estetika nasional. Seni oriental dapat diklasifikasikan menjadi seni kuno, seni klasik, seni tradisional, seni modern, dan seni kontemporer, tergantung pada karakteristik dan perkembangannya dalam masyarakat setempat. mengekspresikan gagasan, mitos, kepercayaan, agama, dan preferensi estetika suatu negara. Namun untuk secara umum seni rupa oriental dapat digolongkan menjadi seni kuno, seni klasik, seni tradisional, seni modern, dan seni kontemporer berdasarkan ciri-cirinya. A. FALSAFAH SENI TIMUR Estetika seni oriental merujuk pada pandangan estetika dan filosofi seni di wilayah Timur seperti Tiongkok, Timur Tengah (Islam), dan India. Dalam konteks Tiongkok, pandangan terhadap keindahan dipengaruhi oleh kepercayaan Tao, di mana karya seni dianggap indah jika dapat mencerminkan dan mengikuti aliran Tao. Di Timur Tengah, ekspresi estetika yang menggambarkan makhluk hidup mungkin kurang berkembang, tetapi estetika Islam mengonseptualisasikan definisi keindahan sebagai manifestasi alam, yang harus diungkapkan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum agama Islam. Pandangan estetis di India banyak dipengaruhi oleh kepercayaan Hindu dan Buddha yang memiliki pengaruh besar di wilayah tersebut. B. FILSAFAT SENI TIMUR https://yuwinaapriliyaputriyani3b2016.blogspot. com/2016/10/estetika-kontemporer-dan-estetikatimur.html


16 SENI ARSITEKTUR TIMUR Filsafat seni rupa Timur berkembang terutama di Asia, terfokus di negara-negara seperti India, Republik Rakyat Tiongkok, dan wilayah lain yang menjadi pusat filsafat. Empat tradisi besar yang membentuk landasan filsafat Timur adalah Hinduisme, Buddha, Taoisme, dan Konfusianisme. Setiap aliran filsafat ini memiliki kerangka pemikiran yang luas dan beragam, saling mempengaruhi satu sama lain. Beberapa karakteristik filsafat Timur meliputi: 1) Kebudayaan yang sangat berbeda: Filsafat Timur berkembang dalam konteks kebudayaan yang sangat berbeda, seperti India, Cina, dan Timur Tengah. 2) Unsur keagamaan: Filsafat Timur mencakup unsur keagamaan, sehingga memicu perdebatan di kalangan ulama apakah dapat dianggap sebagai filsafat atau tidak. 3) Interaksi dan pengaruh antar aliran filsafat: Ada banyak interaksi dan pengaruh antara berbagai aliran filsafat Timur, seperti pengaruh agama Buddha yang berasal dari Hinduisme. Sejarah filsafat Timur sering kali dianggap rendah dibandingkan dengan filsafat Barat, terutama karena perbedaan dalam standar evaluasi. Filsafat Timur sering dianggap kurang sesuai dengan standar Barat karena mengandung unsur keagamaan atau mistik. Meskipun terdapat perbedaan antara keduanya, menilai mana yang lebih baik sulit dilakukan karena keduanya memiliki ciri khas masing-masing. C. SOSIAL BUDAYA DI SENI TIMUR Estetika seni Oriental dipengaruhi oleh ajaran Islam dari Timur Tengah, menciptakan gambaran estetika makhluk yang https://www.kompasiana.com/ kopikeliling/54f34f87745513792b6c704c/ pelukis-dari-timur-tengah-yang-inspiratif-1


SENI ARSITEKTUR TIMUR 17 hampir tidak berevolusi. Dalam konteks yang lebih luas, Nabi Muhammad SAW juga menyatakan, “Sesungguhnya Allah menghendaki keindahan dalam segala hal,” sehingga seniman yang menciptakan karya seni dengan tujuan ekspresi estetika dianggap tidak berdosa. Estetika seni Islam tidak hanya menampilkan substansi, melainkan juga mengungkapkan esensi yang tidak ditemukan dalam estetika seni Barat. Estetika artistik Timur menunjukkan kecenderungan spiritualistik, kosmosentris, fungsional, dan institusional, sering digunakan untuk menguntungkan pemimpin agama dan penguasa mereka. Terdapat dua konsep penelitian dalam estetika Oriental: estetika Timur Dekat kuno dan estetika Oriental modern.. Budaya Timur Tengah memiliki kekayaan dan keberagaman budaya yang mencakup berbagai aspek, termasuk agama, seni, arsitektur, dan adat istiadat. Beberapa contoh seni Timur Tengah meliputi: 1. Musik dan Tari Timur Tengah mencakup penggunaan alat musik tradisional seperti oud, nay, dan qanun, serta tarian seperti tari perut dan dabke. Ini mencerminkan keanekaragaman budaya di wilayah tersebut. Peradaban dan Agama: Timur Tengah merupakan tempat lahirnya peradaban kuno yang berpengaruh seperti Mesir Kuno, Sumeria, Babilonia, Persia, Yunani, dan Roma. Islam mendominasi sebagai agama utama di wilayah ini, memberikan dasar moral, etika, dan praktik kehidupan sehari-hari. 2. Seni dan Arsitektur: Timur Tengah memiliki kekayaan tradisi seni dan arsitektur yang tercermin dalam bangunan, kuil pemujaan, dan tata kota. 3. Adat istiadat: Perkembangan adat istiadat di Timur Tengah mengalami perubahan seiring dengan dinamika sosial, politik, dan ekonomi dalam sejarhttps://www.nabawimulia.co.id/ perkembangan-kebudayaan-timur-


18 SENI ARSITEKTUR TIMUR wasan tersebut. Praktik keagamaan seperti puasa Ramadhan, salat, ziarah, dan perayaan keagamaan seperti Idul Fitri dan Idul Adha menjadi bagian integral dari adat istiadat masyarakat Muslim di wilayah tersebut. 4. Globalisasi dan Modernisasi: Dampak globalisasi dan modernisasi juga memengaruhi perkembangan adat istiadat di Timur Tengah. Perubahan gaya hidup, urbanisasi, dan penetrasi budaya Barat juga telah mengubah adat istiadat tradisional. Selain itu, Timur Tengah juga mempunyai budaya unik lainnya seperti Seyi (daging asap khas daging merah), Rota Aksara, seni tari Bonnet, ritual Bijalung Hiu Paana, dan ritual Pasola. D. ESTETIKA DALAM SENI TIMUR Estetika dalam seni rupa Timur mencakup konsep keindahan dan nilai estetika yang berbeda dengan Barat. Contohnya, estetika seni rupa Islam di Timur Tengah menekankan esensi daripada sekadar substansi, dengan kaidah dan fatwa yang berbeda dari perkembangan estetika di belahan dunia lain. Konsep estetika di negara-negara Timur menunjukkan kecenderungan spiritualistik, kosmosentris, fungsional, dan institusional, seringkali digunakan untuk menguntungkan para pemimpin agama dan penguasa mereka. E. DESAIN DI DALAM SENI TIMUR Estetika seni Timur memiliki cara pandang yang berbeda dengan seni Barat. Di Timur, seperti Timur Tengah, Islam, Tiongkok dan India, estetika seni rupa tidak hanya menunjukkan substansi, tetapi juga mengungkapkan esensi. Estetika Timur cenderung menunjukkan esensi. Estetika Timur cenderung menunjukkan kecenderungan spiritual, kosmosentris, fungsional, dan institusional, karena sering digunakan untuk menguntungkan para pemimpin agama dan penguasa mereka. https://id.wikipedia.org/wiki/Taoisme


SENI ARSITEKTUR TIMUR 19 Seni oriental ditandai oleh beragam desain yang berkembang seiring waktu, termasuk seni rupa, seni grafis, dan seni cetak grafis. Sejarah seni Oriental dimulai dari peristiwa budaya yang memunculkan berbagai jenis karya seni dan desain. Seni grafis, sebagai bagian dari seni rupa dua dimensi, digunakan untuk mengekspresikan pikiran, gagasan, dan emosi. Teknik cetak grafis pertama kali ditemukan di Tiongkok dan digunakan untuk mereproduksi teks dengan nuansa religius. Seni oriental juga mencakup seni Mesir kuno yang menampilkan beragam motif seperti hieroglif, lukisan, dan patung. Estetika di negara-negara Timur memiliki keunikan dan ciri khas masing-masing. Sebagai contoh, estetika di Cina berakar pada ajaran Tao, di mana seniman diharapkan untuk menggambarkan keindahan dunia dan mengekspresikannya melalui karya seni. Di Timur Tengah, estetika sangat terkait dengan ajaran Islam, yang melarang penggambaran makhluk hidup dalam seni karena kekhawatiran akan penghormatan berlebihan. Di India, keindahan seni juga menekankan pengalaman keindahan dalam jiwa seniman dan keterkaitannya dengan alam. Perkembangan estetika di negara-negara Timur terjadi sejak zaman primitif hingga era modern, dipengaruhi oleh berbagai agama utama yang ada di wilayah tersebut. F. ARTEFAK DI SENI TIMUR Artefak dalam seni Timur merupakan objek-objek budaya buatan manusia dari masa lalu yang meninggalkan bekas. Artefak dapat terbuat dari material seperti kayu, batu, logam, perunggu, tulang hewan, atau bahan lainnya. Bentuknya juga bisa berbagai macam, mulai dari candi yang indah, benteng, prasasti, pakaian, makam, perlengkapan rumah, senjata, batu nisan, hingga bangunan kuburan. Artefak dapat dikategorikan sebagai sumber sejarah utama. Secara melalui artefak, kita https://news.solopos.com/belandabakal-kembalikan-artefak-era-


20 SENI ARSITEKTUR TIMUR dapat menginterpretasikan gambaran mengenai bagaimana manusia dan kebudayaannya pada masa yang telah berlalu. Artefak memberikan kontribusi penting dalam mengevaluasi perkembangan budaya pada setiap periode sejarah yang telah dilewati. Seni rupa tradisional yang termasuk di dalam senirupa timur meliputi seni lukis, seni pahat, seni grafis, dan seni arsitektur. Di antara seni kuno, terdapat karya seni yang ditemukan di gua-gua, artefak, senjata, batu nisan, dan bangunan.


SENI ARSITEKTUR TIMUR 21 Seni Prasejarah Timur (Mukhlis Anshori) Seni prasejarah Timur melibatkan berbagai bentuk seni yang berasal dari wilayah-wilayah seperti Mesopotamia, Persia, India Kuno, dan Tiongkok Kuno. Ini mencakup seni relief, arsitektur monumental, dan seni keramik yang mencerminkan keberagaman budaya serta perkembangan peradaban di wilayah-wilayah tersebut. Karya seni prasejarah Timur sering kali menggambarkan berbagai aspek kehidupan seharihari, mitologi, dan kepercayaan agama, menjadi cerminan dari kompleksitas dan kekayaan budaya di masa itu. A. Mestopamia esopotamia/RMN-GRAND-PALAIS/MUSEE-DULOUVRE/STEPHANE-OLIVIER/bbc.com Mesopotamia adalah sebuah wilayah historis di Asia Barat yang terletak di antara dua sungai besar, Efrat dan Tigris. Wilayah ini membentuk bagian utara dari wilayah yang membentuk Bulan Sabit Subur. Sejarah Mesopotamia terus berkembang dengan berbagai peristiwa dan kejadian, mencerminkan keragaman dan kompleksitas peradaban yang ada di wilayah tersebut. Kepercayaan dan budaya peradaban Mesopotamia menjadi ciri khasnya, dan pengaruhnya terus terasa hingga zaman modern. Peradaban Mesopotamia tidak hanya kaya dalam aspek keagamaan, tetapi juga memiliki warisan budaya yang beragam, d antaranya yaitu; 1. Cuneiform: Tulisan cuneiform, sistem penulisan paku tanah liat yang dicetak dengan ujung segitiga, juga merupakan bagian penting dari seni Mesopotamia. Inskripsiini ditemukan pada prasasti dan tablet tanah liat yang mencakup berbagai topik mulai dari hukum dan sejarah hingga puisi epik seperti “Epik Gilgamesh.” 2. Gerbang Ishtar:


22 SENI ARSITEKTUR TIMUR Salah satu contoh arsitektur monumental yang luar biasa dari Mesopotamia adalah Gerbang Ishtar di Babilon. Gerbang ini merupakan pintu masuk ke kota Babilon yang megah dan dihiasi dengan relief-releif yang menggambarkan dewa-dewi dan makhluk-makhluk mitologis. 3. Sistem Irigasi: Mesopotamia juga dikenal dengan sistem irigasi yang maju. Pemandangan pertanian dan irigasi sering muncul dalam seni mereka, mencerminkan pentingnya pertanian dalam kehidupan sehari-hari dan perkembangan peradaban mereka.Ciri Khas Keagamaan: Seni Mesopotamia secara khusus mencerminkan keagamaan yang kuat. Patung-patung dewa dan relief-relief di kuil-kuil menggambarkan dewa-dewi yang disembah dan digambarkan dalam posisi menghormati atau memberikan berkah. 4. Material yang Digunakan: Bahan-bahan yang digunakan dalam seni dan arsitektur termasuk batu, tanah liat, dan tembikar. Keterampilan teknis mereka dalam mengolah material ini memberikan karakteristik unik pada karya seni mereka. 5. Pentingnya Keberlanjutan Hidup Setelah Mati: Seni Mesopotamia juga mencerminkan kepercayaan akan kehidupan setelah mati. Makammakam dan artefak funerary memberikan pandangan tentang keyakinan dan praktik keagamaan terkait dengan kehidupan setelah mati. Semua elemen ini bersamasama menciptakan warisan artistik yang luar biasa dan kompleks dari peradaban Mesopotamia yang telah memberikan pengaruh besar pada perkembangan seni dan arsitektur di seluruh dunia. B. Persia Tembikar mereka dibuat dengan tingkat kerumitan yang tinggi, sering kali dihiasi dengan gambaran pemandangan alam dan mitologi yang memukau. Selain kemajuan dalam seni, peradaban Persia juga terkenal karena kontribusinya yang signifikan dalam berbagai bidang ilmu, termasuk matematika, astronomi, kedokteran, dan


SENI ARSITEKTUR TIMUR 23 Salah satu contoh arsitektur filsafat. Keunggulan Kekaisaran Persia juga termanifestasi dalam penggunaan bentuk awal layanan pos, pembangunan jaringan jalan raya dan karavan yang canggih, serta implementasi sistem perpajakan dan administrasi yang efisien. Peradaban Persia, yang juga dikenal sebagai Kekaisaran Persia, telah diakui sebagai salah satu kerajaan terbesar dan terkuat di dunia kuno. Prestasinya tidak hanya terbatas pada bidang militer, tetapi juga mencakup pencapaian signifikan dalam seni, ilmu pengetahuan, dan sistem administratif, menjadikan peradaban ini sebagai salah satu penanda penting dalam sejarah manusia. Kekaisaran Persia, didirikan pada abad ke-6 SM oleh dinasti Achaemenid, berlangsung hingga penaklukan oleh Alexander Agung pada abad ke-4 SM. Wilayah kekaisaran ini mencakup Iran modern dan sekitarnya, melibatkan wilayah yang luas dari Balkan hingga India. Peradaban Persia dikenal dengan sistem pemerintahan yang sangat maju, dengan administrasi terpusat dan pasukan yang kuat, memungkinkan pengendalian efektif atas kekaisaran. Selain itu, Kekaisaran Persia terkenal dengan keragaman budayanya dan sikap toleransinya. Populasi kekaisaran ini terdiri dari banyak kelompok etnis dan bahasa yang berbeda. Dalam bidang seni dan budaya, orang Persia terkenal karena kecintaan mereka pada seni, termasuk sastra, musik, tari, dan seni visual. Karya sastra, seperti yang dihasilkan oleh tokoh seperti Ferdowsi dan Rumi, masih banyak dibaca dan dirayakan. wallpainting-di-chehel-sotoun-isfahaniran-bebas-royalti-lukisan/istockphoto. com ancient-origins.net/darwing of the six kings of the earth fresco at qasr amra


24 SENI ARSITEKTUR TIMUR Hingga saat ini. Keahlian orang Persia dalam kerajinan logam dan tembikar yang rumit, sering dihiasi dengan pemandangan alam dan mitologi, juga menjadi sorotan. Tidak hanya dalam pencapaian artistik, orang Persia juga memberikan kontribusi signifikan dalam bidang pengetahuan lainnya, seperti matematika, astronomi, kedokteran, dan filsafat. Kekaisaran Persia dikenal karena menggunakan bentuk awal layanan pos, memiliki jaringan jalan raya dan karavan yang berkembang, serta sistem perpajakan dan administrasi yang canggih. Budaya peradaban Persia, yang juga dikenal sebagai Kekaisaran Persia, sangat kaya dan beragam. Dipengaruhi oleh sejarah dan geografi kekaisaran, kecintaan pada seni, toleransi, dan keragaman budaya menjadi ciri khasnya. Awalnya beragama Zoroastrian, peradaban Persia berkembang menjadi lebih beragam seiring waktu, dengan warganya mempraktikkan berbagai keyakinan agama, termasuk Zoroastrianisme, Yudaisme, Kristen, dan Islam. Orang Persia menghasilkan beragam seni visual, melibatkan pengerjaan logam, tembikar, dan pahatan. Pengerjaan logam menjadi bentuk seni yang sangat penting di Kekaisaran Persia, di mana bejana dan perhiasan emas serta perak dianggap sangat berharga. Keterampilan orang Persia dalam pengecoran dan pengukiran logam tercermin dalam karya-karya mereka yang sering kali menampilkan desain dan gambar yang rumit, terinspirasi dari alam dan mitologi. Tembikar juga memainkan peran kunci dalam seni Kekaisaran Persia, dengan pengrajin tembikar Persia terkenal karena menggunakan warna-warna cerah dan desain yang rumit. Tembikar Persia sering dihiasi dengan pemandangan alam dan mitologi, serta gambar kehidupan seharihari dan peperangan. Patung juga memiliki peran yang signifikan dalam seni rupa Kekaisaran Persia, dengan orang Persia menciptakan banyak patung besar dan mengesankan, termasuk patung dan relief batu. Karya patung Persia sering menggambarkan gambar dewa


SENI ARSITEKTUR TIMUR 25 Achaemenid, berlangsung hingga penaklukan oleh Alexander dan sekitarnya, melibatkan wilayah yang luas dari Balkan hingga India. Peradaban dan pahlawan mitologi Persia, selain potret raja Persia dan tokoh penting lainnya. Secara keseluruhan, peradaban Persia kuno dikenal karena kecintaannya pada seni dan memberikan kontribusi signifikan pada berbagai bentuk seni rupa, termasuk pengerjaan logam, tembikar, dan pahatan. C. India Kuno Seni India kuno mencerminkan kekayaan dan keragaman warisan budaya yang mengagumkan. Dalam bentuk-bentuk seperti patung, lukisan, dan arsitektur, seni ini menjadi cermin dari keyakinan agama, struktur sosial, dan peristiwa sejarah pada masa itu. Keunikan seni India kuno tercermin dalam detail yang rumit, penggunaan warna-warna cerah, dan simbolisme spiritual yang kaya. Seni ini tidak hanya merupakan bentuk ekspresi artistik semata, tetapi juga berfungsi sebagai sarana untuk menyampaikan nilai-nilai dan makna yang mendalam bagi masyarakat pada zamannya. Warisan seni India kuno terus memberikan inspirasi dan mempengaruhi seniman kontemporer di seluruh dunia. Kehebatan artistik dan kreativitas peradaban ini tetap relevan, membawa warisan budaya yang terus hidup dan berkembang dalam dunia seni modern. 1. -Seni India kuno berasal dari 3000 SM.Itu termasuk lukisan, patung, dan arsitektur. 2. -Lukisan gua ditemukan di situs seperti Ajanta. 3. -Tema Buddha menonjol pada seni awal.Kuil sering kali menampilkan patung dewa. 4. -Pilar Ashoka menunjukkan patung India awal.Gaya lukisan miniatur India pun sangat detail. Mudra (gerakan tangan) sangat penting dalam seni. 5. -Terakota banyak digunakan untuk membuat ancient-origins.net/darwing of the six kings of the earth fresco at qasr amra


26 SENI ARSITEKTUR TIMUR D. Tiongkok kuno Setelah Tiongkok jatuh ke tangan Mongol pada tahun 1279 M, seniman Tiongkok tidak hanya selamat dari penganiayaan, tetapi juga tidak dipaksa untuk menciptakan karya seni dalam gaya Mongol. Sebaliknya, selama masa Dinasti Yuan, tradisi lukisan Tiongkok terus berkembang dengan tingkat keahlian yang semakin tinggi. Para seniman fokus pada pembuatan gambar pemandangan, meskipun gambar manusia menjadi lebih dominan dalam representasi pemandangan dibandingkan dengan masa Dinasti Sung. Mereka juga lebih memperhatikan variasi sapuan kuas dan penggunaan permukaan lukisan yang beragam. Lukisan objek diam seperti bunga tetap memiliki peran penting, bahkan mungkin menjadi lebih menonjol. Selama periode ini, lukisan menjadi kegiatan yang diadopsi oleh banyak orang kaya sebagai wujud kesarjanaan dan keahlian seni mereka. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menunjukkan bahwa mereka adalah individu yang terpelajar dan memiliki jiwa seni. Selain lukisan, seni tembikar juga terus berkembang pesat selama masa Dinasti Yuan. fang-congyi-divine-mountains.jpg/ id.m.wikibooks.org


SENI ARSITEKTUR TIMUR 27 Seni Mesopotamia (Raihana Nur Hafizah ) A. Wilayah Mesopotamia Mesopotamia adalah sebuah wilayah historis di Asia Barat yang terletak di antara dua sungai besar, Efrat dan Tigris. Wilayah ini membentuk bagian utara dari wilayah yang membentuk Bulan Sabit Subur. Saat ini, Mesopotamia mencakup sebagian besar wilayah Republik Irak, dan secara lebih luas mencakup beberapa bagian dari wilayah Iran, Kuwait, Suriah, dan Turki. Wilayah ini dikenal sebagai “Negeri antara dua sungai” karena letak geografisnya yang strategis di antara sungai-sungai tersebut. Mesopotamia merupakan tempat lahir peradaban kuno dan menyaksikan perkembangan budaya, agama, dan sistem sosial yang inovatif pada masa lalu. Mesopotamia memainkan peran yang sangat signifikan dalam sejarah manusia sebagai tempat perkembangan terawal dari Revolusi Neolitikum sejak sekitar tahun 10.000 SM. Kawasan ini telah menjadi saksi beberapa perkembangan krusial dalam sejarah manusia, termasuk penemuan roda, pertanian tanaman sereal pertama, serta perkembangan aksara kursif, matematika, astronomi, dan pertanian. Daerah ini diakui sebagai tempat lahirnya beberapa peradaban manusia awal di dunia, termasuk Sumeria, Akkadia, Assiria, dan Babilonia. Nama Mesopotamia, yang berarti “tanah antara dua sungai” dalam bahasa Yunani, digunakan oleh para penulis Yunani dan Latin Kuno, seperti Polybius (abad ke-2 SM) dan Strabo (60 SM-20 M). Sejarah Mesopotamia dimulai dengan tumbuhnya peradaban yang dianggap sebagai pusat Gambar 2 Wilayah Mesopotamia.


28 SENI ARSITEKTUR TIMUR peradaban tertua di dunia, yang didirikan oleh bangsa Sumeria. Mereka membangun kota-kota kuno terkenal seperti Ur, Ereck, dan Kish. Pada suatu saat, bangsa Akkadia, di bawah pimpinan Sargon Agung, melakukan penaklukan politis di wilayah tersebut. Meskipun Sargon Agung melakukan penaklukan politis, pengaruh kultural Sumeria tetap kuat, dan terjadi akulturasi budaya antara Sumeria dan Akkadia, dikenal sebagai Jilid Sumeria-Akkadia. Sejarah Mesopotamia terus berkembang dengan berbagai peristiwa dan kejadian, mencerminkan keragaman dan kompleksitas peradaban yang ada di wilayah tersebut. Kepercayaan dan budaya peradaban Mesopotamia menjadi ciri khasnya, dan pengaruhnya terus terasa hingga zaman modern. Mesopotamia Peradaban Mesopotamia dikenal dengan kepercayaan politeistiknya, yang mengakui dan memuja banyak dewa dan dewi. Dewa-dewi ini mewakili berbagai aspek alam, seperti langit, bumi, air, matahari, bulan, bintang, angin, dan api. Beberapa dewa utama yang dihormati oleh bangsa-bangsa Mesopotamia meliputi Anu, Dewa Langit dan Ayah dari semua dewa; Enlil, Dewa Angin dan Badai, serta Raja dari semua dewa; Ea, Dewa Air Tawar dan Pengetahuan, serta Pelindung Manusia; Marduk, Dewa Matahari dan Keadilan, serta Pelindung Kota Babilonia; Ishtar, Dewi Cinta, Kesuburan, dan Perang; serta Nergal, Dewa Kematian, Bencana, dan Neraka. Untuk menyembah dewa-dewa mereka, bangsa Mesopotamia membangun kuilkuil khusus yang disebut ziggurat. Ziggurat adalah struktur bangunan tinggi seperti gunung, dibangun lebih tinggi dari rumah penduduk setempat, dan memiliki menara bertingkat-tingkat dengan tangga. Di puncak ziggurat terdapat ruang suci yang hanya boleh diakses oleh imam dan imam perempuan.


SENI ARSITEKTUR TIMUR 29 Peradaban Mesopotamia tidak hanya kaya dalam aspek keagamaan, tetapi juga memiliki warisan budaya yang beragam. Mereka menciptakan berbagai karya sastra, termasuk puisi, mitologi, hikayat, dan epos. Salah satu karya sastra paling terkenal dari Mesopotamia adalah “Epos Gilgamesh,” yang mengisahkan petualangan raja Uruk bernama Gilgamesh dan sahabatnya Enkidu. Selain itu, peradaban ini mengembangkan berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi, seperti matematika, astronomi, astrologi, kedokteran, metalurgi, irigasi, dan navigasi. Mereka menggunakan sistem numerasi berbasis 60, yang masih digunakan dalam pengukuran waktu (jam, menit, detik) dan sudut (derajat, menit, detik) hingga saat ini. Peninggalan seni rupa Mesopotamia, terutama patung batu dan tanah liat, menunjukkan kecanggihan dan kekayaan artistik. Karya-karya ini menciptakan pesona dan daya tarik seni yang bersaing dengan seni rupa Mesir Kuno di kawasan barat Eurasia selama milenium ke-4 SM hingga ditaklukkan oleh Kekaisaran Akhemeniyah Persia pada abad ke-6 SM. Meskipun sedikit lukisan yang bertahan dari waktu tersebut, seni rupa Mesopotamia mencirikan pembubuhan warna pada pola hiasan geometris dan tumbuhan pada patung-patungnya. Seni Bangunan Pada seni rupa Mesir, umumnya menggunakan sistem arsitektur yang melibatkan bangunan monumental seperti piramida, sementara di Mesopotamia, mereka cenderung menggunakan bahan seperti terakota dan prinsip susun timbun, terutama pada ziggurat mereka. Sebagai contoh, dalam lukisan “The Tower of Babel” (1563) karya seniman Flemish Pieter Bruegel the Elder, menara tersebut disusun di Belgia, bukan di dataran Mesopotamia yang dijelaskan daGambar 3 The Towe of Babel


30 SENI ARSITEKTUR TIMUR lam Alkitab. Seniman memilih lokasi ini untuk karya seni mereka tanpa harus membatasi diri pada konteks geografis sejarah. Pembangunan lengkungan-lengkungan dalam versi Bruegel tentang menara ini diinspirasi oleh studi seniman terhadap Colosseum di Roma. Istana ini dikelilingi oleh tembok raksasa untuk alasan geografis dan keamanan. Parit yang luas mengelilinginya, dan dibangun di dataran yang tinggi. Istana ini dilengkapi dengan menara penjaga atau benteng, dihiasi dengan mewah, termasuk hiasan-hiasan. Hanya tiang-tiang tempel yang mendukung atapnya, yang dirancang datar dan melengkung. Zigurat adalah bangunan Zigurat adalah bangunan bertingkat yang mengesankan menara, dengan tangga yang melihat ke atas dan permukaannya dihiasi. Zigurat berfungsi sebagai kuil Dewa Marduk dan observatorium. Stele adalah tugu batu yang dipahat, mirip dengan obeGambar 6 Zigurat Gambar 4 Istana Gambar 5 Stele Naramis Tugu


SENI ARSITEKTUR TIMUR 31 lisk (Mesir) dan menhir (Prasejarah). Stele digunakan sebagai tugu peringatan. Sebagai contoh, Stele Naram-Sin menggambarkan kemenangan dalam peperangan yang diraih oleh Naram-Sin. Penggambaran raja dengan ukuran lebih besar mengikuti prinsip yang sama dengan relief Mesir. Seni Patung Pada seni Mesopotamia, seni patung dimulai dengan gaya kaku, primitif, dan ekspresif. Kemudian, mengalami perkembangan menjadi gaya realistis dengan proporsi tubuh yang kaku, otot-otot yang diperbesar secara dekoratif, dan bagian kepala yang mendekati bentuk bola atau bulat. Selain itu, terdapat pengaruh kubisme dalam perkembangan seni patung Mesopotamia. Seni Relief Relief dapat ditemukan dalam berbagai bentuk seni, termasuk istana, stela, prasasti, dan benda kerajinan. Beberapa contoh relief terkenal dalam seni Mesopotamia melibatkan Istana Sargon di Khorsabad, Stela Naram-Sin, dan Stela Hammurabi (Kerajaan Lama). Selain itu, contoh konkret lainnya adalah relief singa yang terletak di jalan menuju kuil, memiliki tinggi 3 kaki 5 inci, dan berasal dari Babylonia pada sekitar tahun 575 SM. Pada zaman melek-aksara perdana, saat Mesopotamia berada di bawah pemerintahan Uruk, dihasilkan karya-karya seni yang canggih seperti Bejana Warka dan stempel-stempel Gambar 8 Penjaga Ambang


32 SENI ARSITEKTUR TIMUR silinder. Singa Betina Guennol, sebuah patung batu gamping kecil dari Elam sekitar 3000– 2800 SM, menampilkan bentuk separuh manusia dan separuh singa. Tak lama setelah periode itu, muncul patung-patung yang menggambarkan imam-imam dan pemuja-pemuja dengan mata besar, sebagian besar terbuat dari pualam dan memiliki tinggi sekitar satu kaki. Patung-patung ini sering menggambarkan adegan upacara penyembahan berhala di kuil, meskipun hanya sejumlah kecil yang bertahan. Patung-patung dari zaman Sumeria dan Akkadia umumnya menampilkan mata besar membelalak dan janggut panjang pada sosok pria. Beberapa mahakarya ditemukan di makam kerajaan di Ur (sekitar 2650 SM), termasuk dua patung domba dalam belukar, lembu tembaga, dan sebuah kepala lembu pada salah satu lira-lira dari Ur. Pada zaman-zaman berikutnya sebelum munculnya Kekaisaran Asiria Baru, seni rupa Mesopotamia tetap ada dalam bentuk stempel-stempel silinder, patung-patung utuh yang relatif kecil, dan relief-relief dalam berbagai ukuran, termasuk plakatplakat murah dari cetakan gerabah untuk rumah-rumah, sebagian terkait dengan keagamaan dan sebagian lainnya tampaknya tidak. Seni Rupa Tertua Pada sekitar 7000 SM, pertanian telah berkembang dengan baik, terutama di tiga daerah Gambar 10 Jericho


SENI ARSITEKTUR TIMUR 33 di Timur Dekat, yaitu Yordania, Iran, dan Anatolia. Jericho, yang terletak di lembah Sungai Yordania, telah menjadi pemukiman sejak sekitar 9000 SM. Kota ini diisi dengan rumah-rumah yang terbuat dari bata dan dikelilingi oleh dinding setebal lima kaki, dengan tinggi dan diameter mencapai 30 kaki. Pada sekitar 7000 SM, tempat pemukiman ini ditinggalkan oleh penduduk asli, namun kemudian dihuni oleh penduduk baru. Seni lain yang menarik adalah yang ditemukan di Catal Huyuk. Bahkan lebih mengesankan dari penemuan di atas adalah apa yang terdapat di Anatolia. Penggalian di Hacilar dan Catal Huyuk menunjukkan bahwa tidak hanya daerah dataran tinggi Anatolia menjadi lokasi kebudayaan Neolitikum antara 7000–5000 SM, tetapi mungkin juga merupakan kebudayaan yang paling maju pada masa tersebut. Ciri Khas Seni dan Arsitektur Mesopotamia Seni dan arsitektur Mesopotamia ditandai oleh penggunaan simbol-simbol agama, keunikan dalam pembuatan karya seni, dan konsep estetika yang menekankan kekuatan, keindahan, dan keberanian. Pengaruh Seni dan Arsitektur Mesopotamia Terhadap Kebudayaan Dunia Seni dan arsitektur Mesopotamia memberikan pengaruh yang signifikan pada kebudayaan dunia, antara lain: Pengaruh pada Seni dan Arsitektur Timur Tengah. Seni dan arsitektur Mesopotamia memberikan pengaruh yang signifikan pada seni dan arsitektur di wilayah Timur Tengah, seperti pada seni dan arsitektur bangsa Persia dan Arab. Pengaruh pada Seni dan Arsitektur Dunia Barat. Seni dan arsitektur Mesopotamia juga memberikan pengaruh pada seni dan arsitektur di dunia barat, seperti pada seni dan arsitektur Romawi dan Yunani Kuno. Pengaruh ini terlihat pada teknik


34 SENI ARSITEKTUR TIMUR dan gaya ukiran, relief, dan arsitektur bangunan.


SENI ARSITEKTUR TIMUR 35 Seni Mohenjondaro (Auliyah) Harappa merupakan kota pertama yang merancang sistem sanitasi. Penataan masa pembangunan yang diterapkan oleh kota Mohenjodaro adalah organisasi grid. Jalan di kota Mohenjodaro berupa jalan sejajar tegak lurus sehingga membentuk blok – blok yang digunakan sebagai tempat pendirian bangunan. Konsep ini bisa dilihat pada kawasan perumahan modern atau apartemen yang tiap rumah tertata sangat rapih dan berada dijalur lurus. Kontributor Foto AlexelA Format Foto 3000 × 2000 piksel • 10 × 6,7 in • DPI 300 • JPG 1000 × 667 piksel • 3,3 × 2,2 in • DPI 300 • JPG 500 × 334 piksel • 1,7 × 1,1 in • DPI 300 • JPG sementara tulisan-tulisan kuno sering mengungkap rahasia peradaban, tidak demikian halnya dengan Mohenjo-daro, yang penduduknya menggunakan apa yang dikenal sebagai Aksara Lembah Indus. “Itu adalah bahasa piktografik dengan lebih dari 400 tanda. Masih belum diterjemahkan,” kata pemandu saya Solangi. Apa yang sebenarnya terjadi pada Mohenjo-daro adalah misteri lain yang belum terpecahkan. Secara kolektif, para peneliti tidak yakin mengapa kota itu ditinggalkan sekitar tahun 1700 SM, meskipun diyakini secara luas bahwa faktor iklim berperan. Meski begitu, Rizvi menjelaskan, hilangnya Mohenjo-daro tidak serta merta dalam sekejap. “Kota itu sendiri tidak tiba-tiba dievakuasi. Sekitar 1900 SM, Anda melihat pergeseran terjadi, lebih sedikit jejak orang yang


36 SENI ARSITEKTUR TIMUR tinggal di kota mulai muncul dalam catatan material. Bukan karena semua orang pergi, tetapi ada lingkungan tertentu yang mulai terlihat keadaan rusak. “Periode waktu belakangan ini tidak memiliki kepadatan populasi yang sama dengan periode waktu sebelumnya. Anda melihat pergerakan lambat orang meninggalkan kota, “katanya. Sekarang, beberapa ribu tahun kemudian, kota ini sekali lagi dalam bahaya setelah banjir dahsyat melanda Pakistan pada Agustus 2022. Dr Asma Ibrahim, seorang arkeolog dan museolog yang terlibat dalam pekerjaan pelestarian di seluruh negeri, membenarkan hal itu. Saat ini Mohenjo-daro telah telah rusak dan banjir yang melanda situs itu menjadi hal yang ditakutkan para arkeolog. Ketika ditanya tentang bagaimana Mohenjo-daro dapat dilindungi ke depan, Ibrahim merekomendasikan penggunaan saluran untuk mengalihkan kelebihan air dari lokasi tetapi menekankan bahwa diperlukan “strategi jangka panjang”. Rencana yang panjang untuk kawasan tersebut tidak hanya akan menguntungkan situs arkeologi, tetapi juga banyak penduduk setempat, seperti Solangi, yang tinggal di sekitarnya. Dari rumah Solangi di desa Dandh, stupa terlihat jelas. “Bagi saya, Mohenjo-daro adalah harta peradaban kuno. Kita harus menjaganya untuk generasi mendatang,” tegasnya. Saat saya menyusuri jalan setapak, saya setuju dengan penjelasan Solangi. Saya memikirkan jalan-jalan yang teratur dan batu bata yang dipotong dengan sempurna. Kolam di dalam tanah dikenal sebagai Pemandian Besar. Sistem sanitasi yang tersebar luas yang dapat mengungguli beberapa infrastruktur yang terlihat di Pakistan saat ini.


SENI ARSITEKTUR TIMUR 37 waktu belakangan ini tidak memiliki kepadatan populasi yang sama dengan periode waktu sebelumnya. Anda melihat pergerakan lambat orang meninggalkan kota, “katanya. Sekarang, beberapa ribu tahun kemudian, kota ini sekali lagi dalam bahaya setelah banjir dahsyat melanda Pakistan pada Agustus 2022. Dr Asma Ibrahim, seorang arkeolog dan museolog yang terlibat dalam pekerjaan pelestarian di seluruh negeri, membenarkan hal itu. Saat ini Mohenjo-daro telah telah rusak dan banjir yang melanda situs itu menjadi hal yang ditakutkan para arkeolog. Ketika ditanya tentang bagaimana Mohenjo-daro dapat dilindungi ke depan, Ibrahim merekomendasikan penggunaan saluran untuk mengalihkan kelebihan air dari lokasi tetapi menekankan bahwa diperlukan “strategi jangka panjang”. Rencana yang panjang untuk kawasan tersebut tidak hanya akan menguntungkan situs arkeologi, tetapi juga banyak penduduk setempat, seperti Solangi, yang tinggal di sekitarnya. Dari rumah Solangi di desa Dandh, stupa terlihat jelas. “Bagi saya, Mohenjo-daro adalah harta peradaban kuno. Kita harus menjaganya untuk generasi mendatang,” tegasnya. Saat saya menyusuri jalan setapak, saya setuju dengan penjelasan Solangi. Saya memikirkan jalan-jalan yang teratur dan batu bata yang dipotong dengan sempurna. Kolam di dalam tanah dikenal sebagai Pemandian Besar. Sistem sanitasi yang tersebar luas yang dapat mengungguli beberapa infrastruktur yang terlihat di Pakistan saat ini. Seperti yang dikatakan Solangi dengan cerdik, “Kekayaan publik dihabiskan untuk kesejahteraan publik.” • Misteri jalan setapak kuno


38 SENI ARSITEKTUR TIMUR • yang menghubungkan Samudra Pasifik dan Atlantik • Kota peninggalan umat Islam di Spanyol yang warganya diusir paksa • Sisa-sisa istana bangsa Aztec ditemukan di bawah bangunan megah di pusat kota Meksiko City • Kisah satu-satunya kerajaan di Meksiko yang tak bisa dijajah suku Aztec Dan setidaknya untuk sementara, investasi mereka terbayar. Mohenjo-daro berkembang pesat, dan penduduknya dapat menikmati standar hidup yang jauh melampaui norma pada masanya. Duduk di dalam motor bajai dalam perjalanan kembali ke Larkana beberapa jam kemudian, saya merasa bersyukur. Selama ribuan tahun, Mohenjo-daro terkubur dalam tanah dan pasir, tampaknya hilang selamanya di dataran Pedalaman Sindh. Namun, berkat upaya tak kenal lelah selama seabad terakhir dari pemandu yang berdedikasi seperti Solangi dan arkeolog, salah satu kota paling maju di dunia kuno dapat kembali dilalui sekali lagi. Kontributor Foto AlexelA Format Foto 3000 × 2000 piksel • 10 × 6,7 in • DPI 300 • JPG 1000 × 667 piksel • 3,3 × 2,2 in • DPI 300 • JPG 500 × 334 piksel • 1,7 × 1,1 in • DPI 300 • JPG Mohenjo-daro adalah salah satu situs arkeologi kuno yang terletak di lembah Sungai Indus, di wilayah yang sekarang menjadi Pakistan. Situs ini mer-


SENI ARSITEKTUR TIMUR 39 upakan sisa-sisa kota kuno dari peradaban Mohenjo-daro yang berkembang sekitar 2600 hingga 1900 SM. Meskipun banyak yang belum diketahui tentang budaya ini, arkeolog telah mengidentifikasi beberapa aspek sosial, budaya, dan seni yang dapat ditarik dari peninggalan arkeologis. 1. Struktur Kota: - Mohenjo-daro adalah salah satu kota kuno yang paling maju pada masanya. Kota ini didesain dengan rapi dan memiliki sistem sanitasi yang canggih, dengan saluran air dan toilet-toilet yang terhubung. - Struktur-struktur kota ini mencerminkan tingkat organisasi sosial dan keahlian teknik masyarakat Mohenjo-daro. 2. Seni Relief dan Artefak: - Arkeolog menemukan artefak seni, seperti segel segel batu, patung-patung kecil, dan prasasti batu, yang memberikan gambaran tentang seni dan kerajinan masyarakat ini. - Seni relief pada dinding-dinding bangunan juga memberikan petunjuk tentang seni rupa yang berkembang pada masa itu. 3. Bahasa dan Tulisan: - Meskipun belum sepenuhnya diuraikan, ada bukti sistem tulisan di Mohenjo-daro, yang dikenal sebagai aksara Indus. Sayangnya, hingga saat ini, belum ada yang dapat menguraikan sepenuhnya sistem tulisan ini, sehing-


40 SENI ARSITEKTUR TIMUR ga pemahaman tentang bahasa dan sastra mereka terbatas. 1. Sosial dan Budaya: - Pola rumah tangga dan struktur sosial Mohenjo-daro tampaknya cukup kompleks. Terdapat bukti bahwa masyarakat ini mungkin memiliki sistem kasta atau lapisan sosial. - Keberagaman kerajinan tangan, seperti pembuatan perhiasan dan karya seni lainnya, menunjukkan kemajuan budaya dan ekonomi yang kuat. 2. Keagamaan dan Ritual: - Meskipun sulit untuk menentukan secara pasti sistem keagamaan Mohenjo-daro, temuantemuan seperti pemandian besar dan struktur ritual menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dan ritualistik memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat ini. 3. Pertanian dan Perdagangan: - Keberhasilan Mohenjo-daro sebagian besar bergantung pada pertanian dan perdagangan yang berkembang. Masyarakat ini dikenal sebagai petani dan pedagang yang pandai, dan penemuan seperti segel perdagangan mengindikasikan aktivitas perdagangan yang signifikan. Meskipun banyak yang telah diketahui tentang Mohenjo-daro, masih banyak misteri yang mengelilingi peradaban ini. Keterbatasan penge-


SENI ARSITEKTUR TIMUR 41 tahuan kita disebabkan oleh sulitnya mendekripsi sistem tulisan mereka dan kurangnya catatan sejarah yang terlestarikan.


42 SENI ARSITEKTUR TIMUR Seni Mesir Kuno (Nilna Marfu’ah) Seni Mesir Kuno dapat di katakan sebagai karya dua dimensi dan tiga dimensi yang memiliki tujuan estetika dan fungsional. Seni rupa Mesir sangat erat hubungannya dengan kekuasaan dan kepercayaan Mesir. Banyaknya karya seni monumental yang bersifat kekuasaan dan keagamaan hadir memenuhi lembaran sejarah Mesir. Masyarakat Mesir Kuno biasa membuat karya seni seperti seni patung, seni Lukis, arsitektur, dan kepercayaan religious dengan Desain Egyptian. Desain yang memiliki gaya desain yang dikembangkan selama dinasti Faraid dan meliputi berbagai elemen seperti hieroglif, relief, dan simbol-simbol mitologi Mesir. Periode Dinasti Awal (3000 – 2686 SM) Ini merupakan salah satu Peninggalan pada periode awal yang dikenal sebagai periode “Archaic” pada era Neolitik dan penyatuan Mesir di kalangan atas maupun bawah. Pada saat inilah Mesir datang untuk diperintah oleh raja seperti Tuhan. Pada periode ini raja pertama Mesir diidentifikasi sebagai Menes atau Narmer. Saat ini yang diyakini mereka adalah orang yang sama, jadi lebih sering disebut seperti itu dan kalian akan menemukan orang menyebut firaun pertama sebagai Narmer. Pada periode ini raja mengesahkan kekuasaan negara atas tanah, pekerja, dan sumber daya alam, yang penting bagi pertumbuhan peradaban Mesir kuno. Kerajaan Lama (2686-2181 SM) Palet Narmer Gambar melalui Wikimedia C


SENI ARSITEKTUR TIMUR 43 Era Kerajaan Lama dimulai sekitar Dinasti ketiga Mesir. Bertepatan dengan Djoser, yang memerintah sekitar 2691- 2625 SM. Djoser memerintahkan pembangunan piramida pertama di Saqqara yang disebut Piramid Djoser (seperti pada gambar). Di sepanjang era Kerajaan Lama, piramida pertama Mesir diciptakan. Pada periode ini kemajuan berkembang pesat dalam bidang arsitektur, seni, dan teknologi dibuat. Kemajuan ini didorong karena meningkatnya produktivitas pertanian, yang dimungkinkan karena pemerintahan pusat dibina dengan baik. Di bawah pengarahan wazir, pejabat-pejabat negara mengumpulkan pajak, mengatur proyek irigasi untuk meningkatkan hasil panen, mengumpulkan petani untuk bekerja di proyek-proyek pembangunan, dan menetapkan sistem keadilan untuk menjaga keamanan. Bangsa Mesir kuno pada periode ini telah mampu mengembangkan sebuah material kilap yang dikenal sebagai tembikar glasir bening, yang dianggap sebagai bahan artifisial yang cukup berharga. Kerajaan Tengah (2000-1700 SM) Pada era ini muncul patung blok, patung peringatan yang menggambarkan sosok duduk atau jongkok dengan tangan terbaring di atas lutut, seringkali mengenakan jubah dan memberikan bentuk tubuh seperti blok. Kestabilan ekonomi dan pemerintahan menurun, sehingga gubernur-gubernur regional tidak lagi tergantung pada firaun dalam masa krisis. Pemimpin lokal, yang tiPiramid Djoser. Gambar oleh Charlesjsha Bloki patung Senemut. Gambar oleh Andreas Praefcke


44 SENI ARSITEKTUR TIMUR dak membayar upeti kepada firaun, menggunakan kebebasan baru mereka untuk mengembangkan budaya di provinsi-provinsi. Provinsi-provinsi ini menjadi lebih kaya setelah menguasai sumber daya mereka sendiri, dan perbedaan status sosial mulai terjadi pada periode ini. Kerajaan Baru ( 1550- 1069 SM) Era ini terkenal karena masa dimana bangsawan cukup boros. Karena saat orang kaya itu mewah, karya seni yang menakjubkan akan tercipta. Sepanjang masa Kerajaan Baru, orang-orang mati dikubur bersama Kitab orang mati yang berisi kumpulan teks dari mantra untuk membantu perjalanan seseorang ke alam baka ditulis dan dilukis pada papirus dan dikuburkan bersama mereka di peti mati. Tradisi ini terus berlanjut sampai era berikutnya. Pada periode ini firaun firaun kerjaan baru berhasil membawa kesejahteraan yang tak tertandingi sebelumnya. Namun, ketika masa pemerintahan Amenhotep IV, ia melakukan reformasi yang radikal dan kacau, ketika masa raja baru kuil-kuil dan mulai dibangun lebih banyak dan berani melawan bangsa Het dalam pertempuran Kadesh, walaupun pada akhirnya ia menyetujui traktat perdamaian. Dampak pada pertempuran ini untuk masalah internalnya yaitu korupsi, penjarahan makam, dan kerusuhan. Periode Akhir dan Alam Baka (664-332 SM) Pada Periode Akhir skala karya seni berkurang dibandingkan era yang pernah ada sebelSebagian dari Kitab Orang Mati. Gambar melalui Wikimedia Commons Gayer-Anderson Cat, dipercaya sebagai representasi Bastet. Gambar oleh Einsamer Schütze


SENI ARSITEKTUR TIMUR 45 umnya. Angka perunggu menjadi lebih umum selama masa ini dan berlanjut ke periode Ptolemeus yang diikuti. Hewan, terutama tokoh seperti Bastet dan Apis, dibuat dalam bentuk perunggu selama Periode Akhir. Pada periode ini Mesir Kuno dikuasai oleh berbagai negara seperti Yunani, Romawi, Persia, dll. Akibatnya, kehidupan masyarakat berubah ubah seiring dengan pergantian penguasa. Peradaban Mesir Kuno sendiri memiliki berbagai karakteristik seperti, sistem pemerintahan yang kuat dan sentralistik, Firaun yang dianggap sebagai dewa hidup di bumi yang membuat pemerintah di Mesir Kuno berotoritas tinggi, perekonomian Mesir Kuno yang sangat tergantung pada pertanian, terutama hasil panen dari sungai Nil yang subur dan sistem irigasi yang canggih sehingga mereka menghasilkan surplus makanan sehingga mendukung pertumbuhan populasi dan proyek-proyek besar, seperti pembangunan piramida. Selain itu, karakteristik paling mencolok dari peradaban ini adalah arsitektur bangunan mereka, terbukti dengan kuil-kuil megah, makam, dan kota-kota yang tidak kalah indah. Ada yang tidak kalah khas dari arsitekturnya, yaitu Hieroglif yang merupakan bentuk tulisan khas Mesir Kuno juga dianggap sebagai bentuk seni. Seni ini menggambarkan aspek-aspek penting dari kehidupan dan kepercayaan mereka.


46 SENI ARSITEKTUR TIMUR Seni Petra (Tia Nur Rahmawati) sejarah Petra Kota Batu yang Telah TerkuburPetra merupakan peninggalan kaum Nabatean, mereka adalah bangsa Arab yang kreatif dan produktif dimasa itu. Daerah ini terletak di selatan Yordania. Kekreatifan mereka Ini bisa kita dilihat dari ukiran di beberapa bukit gunung bebatuan yang mereka pahat menjadi sebuah kota. Ukirannya tak terkalahkan keindahannya dengan ukiran-ukiran pada jaman sekarang padahal mereka itu telah hidup 2000 tahun silam yang lalu. Selain sebagai arsitek mereka juga menguasai perekonomian yang sangat maju. Dan menguasai jalur perdagangan dengan memungut cukai dan melindungi kafilah-kafilah yang membawa rempah-rempah, sutera India, gading Afrika dan kulit hewanPada suatu saat itu kerajaan Nebatean pernah dikuasai oleh kerajaan Romawi, yaitu kira-kira pada tahun 106 Masehi, kemudian mengalihkan jalur kekuasaan perdagangan mereka ke Basrah (Iraq). Sehingga perekonomian mereka terabaikan. Dan Petra lenyap namanya dari bumi. Kemudian pada tahun 1812 M, David Robert berkebangsaan Swiss, menemukan kembali kota ini. Beliau menggap bahwa reruntuhan yang ada di Wadi Musa merupakan peninggalan kaum Nabatean.Pata tahun 1924, para ahli Arkeology dari Inggris melakukan ekpedisi terhadap reruntuhan yang ada di Wadi Musa. Tempat ini sangat menarik sekali dengan ukiran bangunan yang ada pada bukit dapat menarik perhatian para arsitek jaman sekarang sehingga seni yang dipakai oleh kaum Nabatean ini dicontoh oleh mereka dalam membuat bangunan-bangunan bertingkat dengan ukiran yang khas. Tempat ini sangatlah jauh dari perkampungan, dan harus menelusuri jurang-jurang dan celahan tebing gunung yang tiingginya mencapai ratusan meter.Mengubur Kota Petra (alBatrâu). Daulah al-Anbâth


SENI ARSITEKTUR TIMUR 47 (Nabaten) adalah satu suku Arab yang datang dari Jazirah Arab, dan tinggal didaerah padang pasir yang terletak ditenggara Palestina yang berbatasan dengan Hijaz (Arab Saudi) dan Wadi ‘Urbah dengan Lembah Siria dan Palestina. Daulah al-Anbâth adalah kerajaan al-Adumiyyah yang tegak berdiri didaerah ini dan bergabung dengan Daulah Anbâth al-Fâtihin yang pusat pemerintahannya di Al-Batrâu (Petra). Kerajaan ini berdiri disekitar abad keempat sebelum masehi. Kemudian kerajaan ini meluas sampai ke Damaskus, Madâin Shâlih dan tegak berdiri sampai kerajaan Rumawi dibawah kekuasaan al-Amrathur menaklukkan daerah ini 106 M. Satu diantara dua kota yang disebutkan dalam al-Quran, mereka membangun rumahrumahnya dari gunung-gunung batu yang dipahat, yang kokoh kuat, sehingga mereka sombong dan angkuh ketika nabi dan rasul datang menyampaikan risalah kepada mereka. Meraka itu adalah kaum Tsâmûd ummat nabi Shâlih yang terkenaldengan Ashhâb al-Hijir, yaitu antara Syam (Siria) dan Madinah, dan di al-Batrâu atau Petra, 160 km dari Amman. Mereka memahat gunung-gunung untuk tempat tinggal dimusim dingin, sebagai benteng pertahanan dan penjagaan kesehatan dan keamanan serta memanjangkan umur. Dalam perhitungan mereka rumah semacam itu aman dari keruntuhan, aman dari terkena kejatuhan benda dari atas, aman dari azab dan aman dari mati terutama aman dari serangan musuh, karena jalan menuju Petra itu hanya satu jalan yang dbatasi oleh dua gunung, sedangkan kotanya dilingkari oleh gunung-gunung petra di malam hari al_khazneh.jpg/id.m.wikipedia.org Terletak di antara Laut Merah dan Laut Mati dan dihuni sejak zaman prasejarah, ibu kota suku Nabatea yang terbuat dari batu, pada


48 SENI ARSITEKTUR TIMUR zaman Helenistik dan Romawi menjadi pusat karavan utama untuk dupa Arab, sutra Tiongkok, dan rempah-rempah India. , persimpangan jalan antara Arabia, hingga periode abad pertengahan memberikan kesaksian luar biasa tentang peradaban yang kini hilang yang saling menggantikan di situs tersebut. Kuil/makam Nabataean/ Helenistik yang dramatis dan didekati melalui celah batu berliku alami (Siq), yang merupakan pintu masuk utama dari timur ke kota perdagangan yang dulunya luas, mewakili pencapaian artistik yang unik. Itu adalah mahakarya kota yang hilang yang telah memikat pengunjung sejak awal abad ke19. Pendekatan pintu masuk dan permukiman itu sendiri dimungkinkan oleh kejeniusan kreatif sistem distribusi dan penyimpanan air yang ekstensif. Falsafah Petra (Arab: لٱْ ب َ ت ْ ر َ .translit, ا Al-Batrāʾ; bahasa Yunani Kuno: Πέτρα, “Batu”, Nabatea: ), awalnya dikenal penduduknya sebagai Raqmu[3][4] adalah kota bersejarah dan arkeologi di Yordania selatan. Berbatasan dengan gunung gunung. Jabal Al-Madbah, di cekungan yang dikelilingi oleh pegunungan yang membentuk sisi timur lembah Arabah yang membentang dari Laut Mati ke Teluk Aqaba. Daerah sekitar Petra telah dihuni sejak 7000 SM, dan orang-orang Nabatea mungkin telah menetap di tempat yang akan menjadi ibu kota kerajaan mereka pada awal abad ke-4 SM. Pekerjaan arkeologi hanya menemukan bukti kehadiran Nabatea sejak abad kedua SM,[5] pada saat itu Petra telah menjadi ibu kota mereka. Orang-orang Nabatea adalah orang Arab nomaden yang berinvestasi di Petra yang dekat dengan rute perdagangan dupa dengan menjadikannya sebagai pusat perdagangan regional utama. Sebagian dari Kitab Orang Mati. Gambar Sosial Budaya melalui Wikimedia Commons


SENI ARSITEKTUR TIMUR 49 Dalam dekade terakhir, pariwisata dan pembangunan terkait telah meningkat pesat, menarik modal investasi dan kesadaran akan perlunya keselarasan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian warisan budaya. Namun, masih menjadi perdebatan apakah hak-hak, masa depan ekonomi, dan martabat penduduk asli akan terjamin secara setara. Kegiatan perencanaan baru-baru ini yang melibatkan Petra National Trust, UNESCO, dan Kementerian Pariwisata dan Perencanaan Yordania menunjukkan bahwa tekanan untuk perubahan di Petra sedang mencapai titik balik. Namun, beberapa karakteristik proses pengambilan keputusan menunjukkan bahwa nasib masyarakat Bedul masih lemah, meskipun terdapat potensi solusi positif dan tersedianya keuntungan dari pariwisata. Sejarah dan Ekonomi Tradisional Meskipun hanya berjumlah sekitar 1.000 orang, suku Bedul mewakili kasus berbeda dimana masyarakat adat menghadapi manfaat dan juga ancaman modernisasi yang pesat. Kajian etnohistoris mengamankan keberadaan suku Bedul hingga Lembah Petra setidaknya hingga awal abad ke-19. Meskipun kesinambungan sebelum masa tersebut ditunjukkan oleh sejarah lisan dan catatan arkeologi, tidak adanya bukti langsung membuat mustahil untuk menetapkan klaim spesifik mengenai periode sebelumnya. Estetika Bangunan arsitektur kunonya memiliki warna yang sangat cantik. Fakta inilah yang membuat Johann Ludwid Burckhardt tidak ragu memberikannya sebutan ‘a red rose city’. Pasalnya warna bangunan kuno The Treasury memang berwarna red rose. Ikon terbaik Petra ini juga pernah muncul dalam salah satu scen terbaik film Indiana Jones, Desain Reruntuhan kuno Yunani dan Romawi telah dibangun dengan pengetahuan teknik dan arsitektur yang mengesankan. Petra benar-benar berbeda. Monumen ini tidak dibangun sama sekali, tetapi diukir di bebatuan.


50 SENI ARSITEKTUR TIMUR Itu merupakan pencapaian yang luar biasa!. Penelitian arkeologi terbaru menunjukkan bahwa mereka membuat seluruh arsitektur kuno dari atas ke bawah. “Batubatu berukir dibentuk di bagian atas, dengan demikian akhirnya membentuk tanjakan di mana para pekerja dapat berdiri untuk sisa pekerjaan,” pungkasnya. Selain itu, kota kuno ini juga tercatat memiliki luas mencapai 264 km2, Dengan kondisi tanah kering dan bukit bebatuan yang tinggi di setiap arah pandangan. Kondisi tanah bebatuan membuat desain bangunan kuno semakin terlihat megah. Alasan inilah yang membuat kota kuno Petra kerap disebut sebagai Kota Batu. Artefak 1. Petra merupakan situs arkeologi yang terkenal berkat arsitektur bangunannya yang dipahat di tebing bebatuan. 2. Petra terletak di Ma’an, Yordania, tepatnya di 232 km ke arah selatan dari ibu kota Yordania, Amman 3. Sesuai dengan kondisinya yang berada di bebatuan, kata Petra berasal dari bahasa Yunani, yaitu Petros yang berarti batu 4.Berbagai catatan menyebutkan bahwa Petra pernah menjadi pusat perdagangan di antara 400 Sebelum Masehi hingga 106 Masehi 5.Selain menjadi pusat perdagangan, Petra juga sempat dijadikan ibu kota dari Kerajaan Nabatean pada tahun 312 Sebelum Masehi Sebagian dari Kitab Orang Mati. Gambar melalui Wikimedia Commons


Click to View FlipBook Version