36 EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 37
Belum mampunya petani mendapat tinggi. Mereka pun tidak bisa mendapat Dengan adanya
keuntungan besar dari hasil perkebunan kopi keuntungan yang tinggi, bahkan bukan fasilitas yang
miliknya inilah yang membuat petani mulai tidak mungkin, tidak bisa menutup biaya
berpikir ulang untuk beralih ke penanaman operasional selama lima tahun tersebut. lengkap, maka
komoditas lain seperti sayur. Sebab, petani kopi di
menanam kopi memang tidak bisa langsung Kondisi ini yang membuat telah banyak Indonesia bisa
mendapatkan hasil. Begitu satu pohon kopi petani yang beralih menanam sayur.
ditanam maka petani harus menunggu Maklum saja, perkebunan sayur tidak butuh semakin amengolah
sekitar tiga tahun untuk bisa mendapatkan waktu bertahun-tahun untuk mendapatkan sendiri hasil
panen. hasilnya. Imbasnya, produksi kopi nasional
tidak bisa bertambah. panennya, sehingga
Panen pertama pun umumnya tidak kesejahteraan
bisa langsung mendapatkan jumlah Di sinilah dibutuhkan peran semua
besar. Sebab, idealnya pohon kopi akan pihak untuk membantu petani, mulai dari terangkat dan akan
mengeluarkan hasil panen besar setelah dua edukasi penanaman hingga pascapanen. berefek baik bagi
sampai tiga kali masa panen. Artinya, untuk Contohnya, mengedukasi masyarakat industri kopi di
mendapat panen berlimpah, petani harus bahwa mereka bisa tetap mendapat Indonesia.
menunggu hingga lima tahun dari pertama pendapatan tambahan dari menanam
kali menanam. kopi melalui sayur yang ditanam secara
tumpang sari.
Selama masa itu pula, mereka harus
mengeluarkan biaya untuk perawatan Selain itu, bantuan-bantuan pihak luar
dan pembelian pupuk. Namun, karena untuk memenuhi kebutuhan pascapanen,
pengetahuan yang belum memadai, seperti fasilitas penjemuran (green house)
begitu panen petani hanya menjual ceri sangat penting, mengingat untuk membuat
merah dengan harga yang tidak terlalu fasilitas ini dibutuhkan biaya yang tidak
murah. Dengan adanya fasilitas yang
38 EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA
lengkap, petani kopi di Indonesia bisa meningkatkan produktivitas tanaman
semakin mengolah sendiri hasil panennya. kopinya, melainkan juga bisa menjaga
Dengan begitu, kesejahteraan terangkat kondisi lahan perkebunan mereka agar tidak
dan akan berefek baik bagi industri kopi di cepat mengalami kerusakan. Penggunaan
Indonesia. pupuk organik mampu meningkatkan kadar
hara tanah juga produktivitas tanaman kopi
Pupuk dan Isu Kopi Organik serta mengendalikan serangan hama.
Masalah lain yang kerap dihadapi Jika demikian, petani pun tidak
oleh petani, khususnya petani-petani membutuhkan pestisida kimia. Sebab, meski
kopi kecil, adalah terkait kesediaan pupuk sudah menggunakan pupuk organik, petani
dan harganya. Seperti diketahui, pupuk tetap menggunakan pestisida kimia. Dan hal
menjadi elemen penting dalam menunjang itu sama saja tidak ada gunanya.
berhasil dan tidaknya panen, serta baik dan
tidaknya mutu hasil panen. Selama ekspedisi Hasil biji kopi dari pohon yang
Republikopi ke beberapa perkebunan, menggunakan pupuk organik akan
tim tak jarang mendapatkan petani yang sangat jauh lebih sehat untuk dikonsumsi,
mengeluhkan soal pupuk. dibandingkan yang tidak menggunakan
pupuk organik. Secara kasatmata, sulit
Untuk meningkatkan produktivitas, petani untuk membedakan mana biji kopi hasil dari
kopi membutuhkan pupuk organik yang pohon yang ditanam dengan menggunakan
baik. Ada dua alasan utama petani kopi pupuk organik atau bukan. Namun, hal itu
harus menggunakan pupuk organik untuk akan berimbas pada alasan kedua petani
tanaman mereka. harus menggunakan pupuk organik.
Pertama, dengan menggunakan Sebab, dengan menggunakan pupuk
pupuk organik, petani bukan hanya bisa organik, petani bisa dengan mudah menjual
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 39
hasil panen mereka bukan hanya di tingkat
domestik, melainkan juga luar negeri.
Seperti kita ketahui, negara-negara di
luar negeri sangat peduli dengan masalah
kesehatan pangan. Salah satu syarat utama
untuk ekspor hasil pertanian adalah organik,
termasuk untuk ekspor kopi.
Syarat mendapatkan sertifikat organik
untuk ekspor kopi ke Eropa dan Amerika pun
sangat ketat. Agar kopi bisa mendapatkan
sertifikat itu maka saat penanaman, petani
diwajibkan menggunakan setidaknya
95 persen pupuk organik dan tanpa
menggunakan pestisida kimia. Nantinya,
lembaga-lembaga yang mengeluarkan
sertifikat itu akan secara rutin memantau
hasil panen selama tiga kali berturut-turut.
Walau sulit, hasil panen kopi yang
menggunakan penanaman secara organik
mempunyai harga yang jauh lebih mahal
dibandingkan yang tidak. Tentu saja,
petani kopi bisa mendapatkan lebih banyak
keuntungan jika menggunakan metode ini.
40 EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA
Namun, untuk bisa mencapai hal itu, Pemasaran dan Produk
tentunya petani kopi butuh pupuk organik. Turunan Kopi
Sebagian besar petani masih belum bisa
mengolah dan membuat sendiri pupuk Kendala atau masalah lain yang kerap
organik, baik itu pupuk kandang maupun tim ekspedisi Republikopi temukan di tingkat
pupuk kompos. Sementara jika membeli, petani adalah masalah pemasaran hasil
tentu saja harga pupuk organik jauh lebih panen. Masih banyak petani yang tidak
mahal dibandingkan pupuk nonorganik. bisa menemukan pasar atau buyers untuk
mereka jual hasil panennya.
Di sinilah dibutuhkan bantuan dan
peran dari pihak-pihak luar, untuk selain Dampak dari kesulitan dalam
memberikan fasilitas pengolahan untuk menemukan pasar yang bisa menyerap
pupuk organik, juga pelatihan dalam hasil panen tanaman kopi dengan harga
membuatnya. Misalnya, cara mengubah yang layak dan bagus, yaitu banyak petani
kulit buah kopi menjadi pupuk organik yang akhirnya jatuh ke tangan tengkulak.
atau kotoran hewan ternak menjadi pupuk Meski pada zaman sekarang segala hal telah
kandang. Dengan bantuan tersebut, petani menjadi mudah dengan berkembangnya
bisa mendapatkan hasil panen yang bisa teknologi informatika, jangan menyamakan
mengangkat taraf hidup mereka. kondisi di perkotaan dengan petani yang
berada di pelosok-pelosok atau di kaki-
kaki gunung. Jangankan menjajakan hasil
panennya di marketplace, terkadang untuk
mengakses internet saja mereka sulitnya
minta ampun.
Kehadiran koperasi tani tampaknya
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 41
42 EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA
juga belum signifikan untuk bisa mengatasi
masalah ini. Sebab, masih banyak petani
yang belum terwadahi dalam koperasi
tani. Selain itu, kekuatan koperasi tani
untuk menyerap hasil panen perkebunan-
perkebunan di sekitarnya pun masih
terbatas. Bahkan, ada juga koperasi tani
yang hanya memilih untuk menyerap hasil
panen dari perkebunan-perkebunan ‘geng’-
nya.
Sulitnya pasar untuk menjual hasil
panen kopi, membuat petani selain akhirnya
menyerah pada bujukan tengkulak, juga
membuat mereka akhirnya tak fokus untuk
mengembangkan perkebunan kopi. Untuk
inilah dibutuhkan bantuan dari pihak luar,
yang mampu mencarikan pasar untuk para
petani tersebut. Pihak-pihak luar juga bisa
memberikan bantuan untuk mendukung
berkembangnya badan usaha milik desa
(bumdes), yang bisa lebih mampu untuk
menyerap hasil panen petani, dibandingkan
koperasi tani.
Hal lain yang bisa dilakukan oleh pihak-
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 43
pihak luar adalah dengan mengembangkan UMK ini. Dengan adanya UMK ini, bukan
usaha menengah kecil (UMK), yang bisa hanya petani kopi yang akan meningkat
mengolah produk-produk turunan kopi. Hal taraf kesejahteraannya, melainkan juga
ini bisa menjadi alternatif untuk menyerap masyarakat yang tinggal di sekitar. Dengan
hasil panen kopi dari para petani. begitu, masyarakat meski bukan petani
kopi akan mendukung kemajuan dan
UMK ini bisa berbentuk usaha untuk me- pengembangan perkebunan kopi yang ada
roasting atau menyangrai biji kopi secara di wilayah mereka. l
modern sehingga hasil panen kopi di tingkat
Sulitnya pasar petani tidak menumpuk. Selain itu, dengan
untuk menjual adanya usaha ini, nilai produk petani yang
hasil panen kopi, dijual juga akan bertambah. Sebab, dengan
membuat petani semakin tumbuhnya home brewer atau
selain akhirnya penyeduh di rumah, pasar untuk menjual
menyerah pada hasil kopi yang sudah sampai pada tahap
bujukan tengkulak, disangrai semakin besar.
juga membuat
mereka akhirnya Bukan itu saja, kopi-kopi yang sudah
tak fokus untuk disangrai ini juga bisa diolah menjadi kopi-
mengembangkan kopi siap seduh atau sudah digiling. Produk
perkebunan kopi ini bisa dipasarkan sebagai bentuk oleh-oleh
khas daerah. Termasuk membuat suvenir-
mereka. suvenir dari biji-biji kopi yang berkualitas
rendah dan tidak layak untuk dijual.
Namun, tentu saja tidak sedikit modal
yang dibutuhkan untuk mengembangkan
Ekspedisi Republikopi Pertamina
pertamina
dan kopi
nus a nta r a
02
52 EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 53
Menjawab
Problematik Kopi
Melalui Kesejahteraan
Manusia, Alam,
dan Lingkungan
K opi merupakan hasil bumi Indonesia yang
memiliki nilai ekonomi tinggi. Komoditas ini
termasuk salah satu penghasil devisa negara
selain minyak dan gas. Berdasarkan data
International Coffee Organization (ICO),
Indonesia termasuk produsen kopi terbesar keempat di
dunia. Produksinya mencapai 565 ribu ton kopi per tahun
pada 2018 hingga 2019. Dari jumlah tersebut, 70 persennya
berjenis robusta. Kementerian Perdagangan mencatat ekspor
kopi nusantara pada periode Januari-Juni 2020 mencapai
620,41 juta dolar AS.
Potensi kopi Indonesia sangatlah besar. Pasarnya
54 EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA
Sebagai perusahaan diperkirakan akan terus tumbuh. Baik Sementara itu, kedekatan tidak langsung
energi nasional, di dalam negeri maupun luar negeri. terhubung melalui program Tanggung
Sayangnya, pertumbuhan tersebut masih Jawab Sosial Lingkungan perusahaan.
Pertamina memang menemui banyak kendala, terutama di Mencakup program Corporate Social
berkomitmen sektor petani dan pengusaha kopi. Seperti Responsibility (CSR), program Bina
disebutkan sebelumnya, permasalahan di Lingkungan, dan Program Kemitraan.
untuk senantiasa antaranya seputar edukasi dan sarana,
memprioritaskan pupuk dan isu kopi organik, serta pemasaran Sebagai perusahaan energi nasional,
keseimbangan dan dan produk turunan kopi. Hal-hal itu dapat Pertamina memang berkomitmen untuk
kelestarian alam, memperlambat laju kemajuan industri kopi, senantiasa memprioritaskan keseimbangan
lingkungan, dan khususnya di tingkat hulu. dan kelestarian alam, lingkungan, dan
masyarakat. Dengan menyejahterakan
masyarakat. Menjawab seluruh permasalahan manusia, alam, dan lingkungan, Pertamina
tersebut memang tidak bisa dilakukan akan mampu mencapai pertumbuhan bisnis
petani dan pengusaha kopi saja. Dukungan yang berkelanjutan.
dibutuhkan dari berbagai pihak, termasuk
dari Pertamina. Sebagai perusahaan milik Ada beberapa inisiatif strategis
negara yang bergerak di bidang energi yang diterapkan Pertamina sebagai
meliputi minyak, gas, serta energi baru dan wujud komitmennya tersebut, termasuk
terbarukan, Pertamina memiliki kedekatan kaitannya dengan kopi. Di antaranya
langsung ataupun tidak langsung dengan adalah pemberdayaan masyarakat secara
kopi. Kedekatan langsung bisa dilihat berkelanjutan (pendidikan perubahan
berdasarkan wilayah kerjanya. Tidak sedikit perilaku, pola pikir, serta pelatihan
area tempat Pertamina beroperasi yang keterampilan dan kesehatan), berwawasan
dekat dengan perkebunan kopi. pelestarian lingkungan terkait strategi bisnis,
dan dilaksanakan secara tuntas (termasuk
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 55
56 EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA
penyediaan prasarana, perubahan pola
pikir, perilaku, tata nilai, dan membekali
dengan pengetahuan/keterampilan).
Pertamina menerapkan empat strategi
tersebut melalui beberapa pendekatan.
Pendekatan Edukasi
Kopi tumbuh subur di nusantara
berkat keuntungan geografis. Indonesia
secara komposisi dan struktur adalah
negara kepulauan yang memiliki banyak
pegunungan vulkanis. Karena itu, tanahnya
sangat subur, berkat dampak letusan
gunung berapi. Kesuburan tanah dan
ketinggian wilayah merupakan dua hal
penting dalam budi daya kopi. Ketinggian,
misalnya, dapat memengaruhi karakter dan
kompleksitas cita rasa kopi khususnya, untuk
jenis arabika.
Namun, bicara kekayaan alam di
kawasan pegunungan Indonesia tentu
bukan sekadar kopi atau hasil perkebunan.
Tersimpan banyak potensi lain di sana,
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 57
terutama energi. Geotermal atau panas Energy (PGE) setidaknya memiliki empat Pertamina
bumi salah satunya. Energi terbarukan lokasi pengelolaan dan eksplorasi geotermal memberikan bantuan
ini banyak ditemukan di kawasan gunung yang dekat dengan perkebunan kopi.
vulkanis. Secara keseluruhan, Indonesia berupa fasilitas
memiliki 40 persen dari seluruh potensi Pertama, Area Kamojang terletak di untuk peningkatan
panas bumi di dunia. Total potensi energi WKP Kamojang-Darajat, Provinsi Jawa
panas bumi yang dimiliki Indonesia Barat. Di sini terdapat lima unit PLTP yang perkebunan dan
sebanyak 29.215 GWe. Sumber-sumber beroperasi secara komersial sejak 1983. Total produksi kopi di
tersebut tersebar di 251 lokasi Sumatra, kapasitas terpasang pada saat ini sebesar kawasan tersebut.
Jawa, Nusa Tenggara, Maluku, hingga ujung 235 megawatt. Kawasan ini tidak jauh dari Pendampingan
barat Papua. Sebagian potensinya sudah sentra perkebunan kopi arabika. juga dilakukan dari
dikelola oleh Pertamina. proses awal sampai
Kedua, Area Karaha terletak di WKP
Vice President CSR & Small Medium Karaha Cakrabuana, Tasikmalaya, dan akhir.
Enterpises Partnership Program (SMEPP) Garut, Provinsi Jawa Barat. Terdapat
Pertamina, Arya Dwi Paramita, memaparkan satu unit PLTP yang beroperasi secara
bahwa Pertamina menggarap semua komersial sejak tahun 2018 di sini. Total
sektor energi di hulu dan hilir. Tidak hanya kapasitas terpasang di wilayah yang dekat
mengeksplorasi produksi minyak dan dengan perkebunan arabika ini sebesar 30
gas, pengelolaan geotermal termasuk di megawatt.
dalamnya. “Nah, kebanyakan wilayah
operasi itu berada di pelosok dan di Ketiga adalah Lapangan Panas Bumi
ketinggian. Artinya, di situlah juga tempat Bukit Daun yang terletak di WKP Hululais,
beradanya kopi,” ujar dia. Provinsi Bengkulu, Sumatra. Area yang
masih dalam tahap eksplorasi ini dikenal
Pertamina melalui Pertamina Geothermal dekat dengan kawasan penghasil kopi
robusta.
58 EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA
PGE saat ini juga Terakhir, Area Ulu Belu terletak di WKP prasarana belajar. Sejumlah fasilitas
tengah menjalankan Gunung Way Panas, Provinsi Lampung, dihibahkan. Mulai dari pulper (pemisah
Sumatra. Kawasan yang dikenal sebagai kulit kopi), alat sangrai (roasting) kopi mini,
proyek perkebunan salah satu sentra perkebunan kopi robusta penggiling (grinder kopi), hingga mesin
kopi organik ini memiliki empat unit PLTP yang beroperasi pembuat kopi olahan.
secara komersial sejak tahun 2011. Total
bersama petani di kapasitas terpasang pada saat ini sebesar Dukungan lain berupa pembekalan ilmu
Ulu Belu. Luasnya 220 megawatt. dan pengetahuan. Sejumlah ahli dan pakar
terkait kopi dihadirkan secara berkala di
dua hektare. Area Ulu Belu merupakan salah satu Rumah Belajar untuk meningkatkan kualitas
contoh baik keterlibatan Pertamina dalam dan wawasan petani. Materi pengajaran
menerapkan pemberdayaan masyarakat termasuk bagaimana proses tanam yang
lewat community development. Pendekatan baik, pascapanen, hingga pengolahan kopi
awalnya melalui edukasi. PGE berkolaborasi dan cara pemasarannya.
dengan petani kopi yang tergabung dalam
Komunitas Bumi Ulu Belu. Kerja sama PGE saat ini juga tengah menjalankan
kemudian tercipta melalui Rumah Belajar. proyek perkebunan kopi organik bersama
petani di Ulu Belu. Luasnya dua hektare.
Rumah Belajar berawal sebagai tempat Permintaan akan kopi yang bebas zat kimia
diskusi untuk menjawab permasalahan memang sedang tumbuh. Ini membuka
seputar kopi di tingkat petani. Tempat peluang baru bagi petani dalam penjualan
tersebut kini menjadi salah satu pusat kopinya. Selain faktor bisnis, proyek ini
pendidikan, pengembangan, dan tentu saja bagian dari upaya mendorong
pembinaan petani kopi di wilayah Dusun kesadaran masyarakat terhadap produk
Tegal Rejo, Ulu Belu, dan sekitarnya. hasil bumi yang lebih aman dan ramah
terhadap lingkungan.
PGE memberikan dukungan melalui
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 59
60 EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 61
Pendekatan Kelestarian “Karena keberadaaan pohon itu sangat
Lingkungan erat kaitannya dengan bisnis kami. Dengan
energi. Contoh untuk di sektor geotermal,
Pertamina tidak hanya memiliki misalnya. Pohon (yang mampu menyimpan
kedekatan dengan kopi berbasis wilayah cadangan air) sangat memberikan dampak
kerja geotermal. Hubungan juga terjalin positif pada proses bisnis dari geotermal itu
lewat usaha hulu di bidang eksplorasi sendiri. Karena, sistem kerjanya adalah air
serta produksi gas dan minyak bumi. berada di bawah permukaan yang bertemu
Salah satunya, di Gunung Puntang, Hutan dengan panas bumi, sehingga dia keluar
Lindung Gunung Malabar, melalui PT menjadi uap, menjadi energi. Sama halnya
Pertamina EP Asset 3 Field Subang, Jawa juga dengan yang di oil and gas (minyak
Barat. Pertamina masuk ke wilayah tersebut dan gas). Pohon itu memiliki daya serap Co2
pada 2017, melalui pendekatan pelestarian (karbon dioksida) yang cukup baik. Sering
lingkungan. disebut sebagai paru-paru bumi. Sehingga
untuk melestarikan itu menjadi concern kita,”
Vice President CSR &SMEPP Pertamina, ujar Arya.
Arya Dwi Paramita, mengatakan bahwa
wilayah kerja Pertamina di sektor hulu Pertamina masuk ke wilayah Gunung
memang banyak yang berdekatan dengan Puntang karena penebangan pohon
wilayah hutan. Karena itu, keseimbangan menjadi salah satu permasalahan serius
dan kelestarian alam menjadi salah satu di sana. Masyarakat setempat sebagian
prioritas Pertamina sebagai perusahaan, besar menebang pohon demi memenuhi
yang menjalankan tanggung jawab kebutuhan hidup sehari-hari. Mereka juga
sosial lingkungan. Dalam hal ini menjaga berburu Owa Jawa untuk dijual. Padahal,
keberadaan pohon. satwa tersebut termasuk yang dilindungi.
62 EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA
Akhirnya, mereka Pertamina melihat pangkal persoalan
melihat bahwa tersebut adalah faktor ekonomi warga
setempat. Solusi yang dikembangkan
menebang pohon, kemudian adalah menghubungkan tiga
berburu owa itu aspek (triple bottom line), yakni people,
profit, dan planet di kawasan tersebut.
sudah bukan opsi Pertama, yakni pendekatan pemberdayaan
ekonomi buat masyarakatnya kemudian pelestarian
alamnya, juga peningkatan ekonominya.
mereka. Karena Ketika semuanya dikombinasikan menjadi
mereka sudah satu, niat awal melestarikan lingkungan
mendapatkan dapat terjawab.
potensi lain yang “Pada saat kita masuk untuk pelestarian,
lebih baik. Yaitu, kopi konsep ekonomi ini harus ketemu dengan
konsep lingkungan. Jadi artinya, si
dan wisata. lingkungan ini dilestarikan harus didukung
dengan ekonomi. Apa yang bisa melahirkan
nilai ekonomi di wilayah itu? Nah, di wilayah
pegunungan itu kebetulan merupakan
habitatnya kopi,” ujar Arya.
Kopi merupakan salah satu program
yang mendampingi program pelestarian
lingkungan di Puntang. Pertamina
memberikan bantuan berupa fasilitas untuk
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 63
peningkatan perkebunan dan produksi
kopi di kawasan tersebut. Pendampingan
juga dilakukan dari proses awal sampai
akhir. Dampaknya cukup besar. Pada
tahun-tahun pertama program berjalan,
ada sekitar 137 orang, yang per orangnya
rata-rata mendapatkan pendapatan sekitar
Rp 150 ribuan. “Saat ini petani bertambah
menjadi sekitar 197 orang. Pendapatan per
orang itu bisa tembus di atas Rp 500 ribu,”
ujar Arya.
Pertamina juga kemudian bersinergi
dengan stakeholder setempat, seperti
pemerintah daerah dan pengelola kawasan,
untuk mengangkat nilai ekonomi wisata
di Gunung Puntang. Jadi, pendapatan
masyarakat tidak lagi hanya dari kopi,
tetapi juga dari sektor pariwisata. Di
antaranya, lewat wisata kopi dan camping
ground.
“Akhirnya, mereka melihat bahwa
menebang pohon, berburu owa itu sudah
bukan opsi ekonomi buat mereka. Karena
mereka sudah mendapatkan potensi lain
64 EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 65
yang lebih baik. Yaitu, kopi dan wisata,” ujar Pendekatan Kemitraan SMEPP adalah
Arya. program kemitraan
Small Medium Enterprises Partnership
Dengan demikian, misi penyelamatan Program (SMEPP) merupakan upaya yang bertujuan
lingkungan Gunung Puntang akhirnya dapat Pertamina untuk meningkatkan kemampuan membantu usaha
tercapai. Bahkan, masyarakat setempat usaha kecil agar menjadi tangguh
kini ikut terlibat dalam menjaganya. Selaras dan mandiri. Program ini dilakukan mikro kecil
dengan konsep community involvment dan dengan menyalurkan dana pinjaman, menengah (UMKM),
development yang diterapkan Pertamina. pendampingan, serta pembinaan usaha. termasuk di bidang
Arya menilai, misi pelestarian lingkungan Melalui program ini, Pertamina termasuk ikut
memang tidak pernah bisa dilakukan sendiri. berperan menjawab permasalahan kopi. kopi. Salah satu
Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan contoh terbaik
keterlibatan pihak lain. SMEPP adalah program kemitraan yang keberhasilan
bertujuan membantu usaha mikro kecil
“Pertamina sendiri nggak akan bisa. menengah (UMKM), termasuk di bidang program ini ada di
Ada Pertamina, ada kemudian pengelola kopi. Salah satu contoh terbaik keberhasilan Aceh.
kawasan hutan setempat, dan pemerintah program ini ada di Aceh. Masuk ke dalam
daerah, dan tentunya masyarakat itu wilayah Pertamina Marketing Operation
sendiri. Kelompok kelompok masyarakat Region (MOR) I. Pengusaha kopi dengan
desa yang ada di hutan itu. Bersama-sama. unit usaha Bawadi Coffee, termasuk yang
Masyarakat dilibatkan,” ujar dia. merasakan manfaat program kemitraan.
Usahanya tidak hanya berkembang
di dalam negeri, tetapi juga hingga
mancanegara.
Program kemitraan bisa disebut tahap
lebih lanjut dari rangkaian kegiatan
66 EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA
SMEPP adalah community development yang dijalankan membawa Bawadi Coffee ke pameran
program kemitraan Pertamina. Berbeda dengan program yang di luar negeri, yakni Cina. Di sana, ia
dijalankan di Gunung Puntang, misalnya. ditemukan dengan para off taker (pembeli).
yang bertujuan Tahapan di sana dapat disebut fase “Alhamdulillah. Dari pameran itu, ia bisa
membantu usaha embrio, awal. Petani kopi dibekali dengan deal dapat Rp 1,4 miliar,” ujar Arya.
pengetahuan teknis kemudian penjualan.
mikro kecil “Itu yang masih belum masuk ke program Arya memastikan bussines matching
menengah (UMKM), kemitraan. Masih embrio awal. Masih kita tujuannya mempertemukan pengusaha
termasuk di bidang dampingi,” ujar Vice President CSR & SMEPP kecil dengan ekosistem usahanya. Sebagai
Pertamina, Arya Dwi Paramita. BUMN, ia memastikan bahwa Pertamina
kopi. Salah satu tidak berbisnis kopi dan hanya bertugas
contoh terbaik Sementara itu, program kemitraan mendampingi. “Karena bisnis kami
keberhasilan adalah tahap pengembangan lebih maju. tetap energi. Ini bagian dari community
Pendampingan sudah setengah mandiri. development. Tapi menarik, kalau kita sudah
program ini ada di Itu karena ada pinjaman usaha yang harus bisa mengantarkan mereka sampai sana.
Aceh. dikembalikan dan ada beban tanggung Mereka menemukan pasarnya dan mereka
jawab di sana. Selain itu, pada fase ini, berhasil mandiri,” ujarnya.
Pertamina juga melakukan bantuan
berupa penguatan pemasaran. Salah Mandiri yang dimaksud adalah ketika
satunya melalui bussines matching, yakni mitra pengusaha sudah menyelesaikan
menjodohkan pembeli dengan penjual. tanggung jawabnya dalam program
Harapannya, mitra UMKM naik kelas dan kemitraan. Mereka juga sudah memiliki
akhirnya berjalan mandiri. omzet dan aset yang memungkinkan
pengembangan usaha lebih besar lagi.
Salah satu contoh bussines matching
yang dilakukan Pertamina adalah dengan “Biasanya, mereka akan mengambil
untuk pengembangan usaha lagi. Dia akan
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 67
mengambil pinjaman komersial. Karena
sudah bankable. Asetnya sudah bagus,
omzetnya sudah bagus. Kalau di kami kan
dibatasi. Omzetnya tidak boleh lebih dari Rp
2,5 miliar. Asetnya nonbangunan itu tidak
boleh lebih dari Rp 500 juta. Jadi memang
benar-benar UMKM. Tapi kalau dia sudah
besar, kita bangga yah. Seperti melepas dia
sudah sarjana,” ujar Arya.
Memberi Dampak Luas
Pertamina mengimplementasikan
program Tanggung Jawab Sosial
Lingkungan untuk tujuan people, planet,
and profit (3P). Tujuan ini menjadi fokus
Pertamina dalam menjalankan operasinya.
Produk-produk yang dikembangkan dan
jasa yang diberikan peduli terhadap
kelestarian lingkungan, khususnya bumi
untuk kepentingan dan masa depan
generasi yang akan datang. Selain itu,
setiap kegiatan CSR juga diharapkan dapat
memberikan dampak manfaat luas kepada
Arya Dwi Paramita
Vice President CSR & SMEPP Pertamina
68 EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 69
masyarakat atau lingkungan sekitar.
Beberapa pendekatan yang sudah dipaparkan
sebelumnya menunjukkan hal tersebut. Contohnya,
komunitas petani di Ulu Belu perlahan menularkan
pengetahuan dan keterampilan yang mereka dapat dari
Rumah Belajar kepada petani lain, di luar kelompok mereka.
Mereka diharapkan juga menjadi motor penggerak yang
mendorong perubahan di masyarakat secara baik dan
menyeluruh. Tidak eksklusif.
Begitu juga, di kawasan Gunung Puntang. Berawal dari
misi pelestarian alam, dampaknya kemudian meluas dan
menyentuh pengembangan perekonomian masyarakat
sekitar melalui kopi. Mereka yang awalnya mencari uang
dengan menebang pohon dan berburu satwa, sudah
meninggalkannya. Berkat kopi dan wisata, kebutuhan
hidupnya dapat terpenuhi. Kini, bahkan mereka beralih
peran dengan ikut menjaga kelestarian lingkungan di
Gunung Puntang, Malabar, Jawa Barat. Aceh pun begitu.
Lewat pendekatan kemitraan, Bawadi Coffee awalnya
hanya mempekerjakan lima petani kopi. Belakangan, setelah
usahanya berkembang, bahkan hingga Negara Cina,
pekerjanya bertambah menjadi 1.140 orang. Dampaknya
cukup besar.
70 EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 71
Namun, tidak hanya tiga contoh di atas. baik,” ujar Arya.
Pertamina juga melakukan beberapa inovasi
CSR terkait memperluas manfaat kopi. Salah Pengembangan lain yang baru berjalan
satunya di Gresik, Jawa Timur. PT Pertamina dan diharapkan memberi manfaat juga
Lubricants mengembangkan budi daya berlangsung di Toraja, Sulawesi Selatan.
kopi dengan cara unik. Mereka menjalankan Pertamina melalui Fuel Terminal Pallopo
program ngopi bayar pakai sampah. Jadi, melakukan TSJL dengan pendekatan
untuk bisa menikmati secangkir kopi, warga pendidikan, pembinaan UMKM, dan
tidak perlu mengeluarkan uang. Cukup pengembangan wisata. Melalui lembaga
membawa sampah. Natsir Eco School yang dikelola Pak
Natsir, seorang yang berkomitmen tinggi
“Ini sebenarnya, misi lingkungan untuk mengembangkan kualitas masyarakat
mengumpulkan sampah. Jadi sampah sekitar. Di antaranya, melalui pendidikan
plastik, ada harganya di sana. Datang gratis dan pengembangan produk hasil bumi
ngopi, bawa sampah,” ujar Arya. setempat. Salah satunya kopi.
Sampah kering yang dapat dikumpulkan Pertamina hadir memberikan dukungan
per bulan melalui program ini mencapai melalui fasilitas dan pelatihan-pelatihan.
900 kilogram, dengan omzet per bulannya Diharapkan, melalui Natsir Eco School,
mencapai Rp 20 juta. Dalam program ini, Pertamina dapat mengembangkan potensi
Pertamina juga memberdayakan 10 orang di sumber daya manusia dan alam Toraja lebih
kedai. baik lagi.
“Sampahnya kami serahkan ke bagian Pertamina setidaknya sudah bermitra
yang memang ada pengolahan sendiri. Tapi dengan sekitar 65 petani budi daya kopi
dari sini, kita bisa memberdayakan 10 orang. se-Indonesia hingga saat ini. Terhitung
Efek dominonya (manfaatnya) berjalan sejak tahun 1993 sampai tahun 2020. Selain
72 EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA
petani, ada sekitar 45 pedagang atau
pengusaha kopi se-Indonesia yang juga
dibina.
Arya melihat beberapa petani terbukti
mampu memberi dampak ke orang lain.
Minimal dimulai dari lingkungan keluarga
lalu ke ekosistem atau lingkungan sekitarnya.
Beberapa wilayah pengembangan
masyarakat kopi, bahkan berkembang jadi
kawasan pariwisata. Itu membuat kelompok
masyarakat desa yang lain mendapat
manfaat. Baik itu dari segi kuliner maupun
usaha lain. Hal ini kemudian menjadi
semacam satu ekosistem yang lengkap. Efek
dominonya bergerak meluas.
“Jadi itulah kenapa kita sekarang
mengarahkan teman-teman Pertamina
untuk, yuk, kita cari wirausahawan, yang
memang kalau kita bantu itu dia berdampak.
Tidak hanya untuk dirinya. Bisa lebih luas,”
ujar Arya.
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 73
Tantangan Terbesar
Vice President CSR & SMEPP Pertamina,
Arya Dwi Paramita, mengatakan bahwa
pembinaan terhadap para pelaku
usaha kopi melalui pengembangan dan
pemberdayaan masyarakat, bukan tanpa
tantangan. Setidaknya, ada tiga yang
menurutnya terberat.
Pertama adalah resources atau sumber
daya. Pertamina dipastikan tidak pernah
bisa berjalan sendiri. Artinya, harus inklusif.
Pertamina akan menggandeng semua
sumber daya, potensi yang ada, yang
bisa dilibatkan jadi bermitra. Pertamina
memastikan akan ada pendampingan
dengan beneficiaries atau penerima
manfaat. “Mitra biasanya nanti kita seleksi.
Dan ini sesuai dengan bidangnya masing-
masing,” ujar dia.
Sumber daya juga menjadi tantangan
karena Pertamina pada dasarnya, bergerak
di bidang energi sebagai core bisnisnya.
Karena itu, Pertamina butuh bekerja sama
dengan sumber daya di bidang lain yang
74 EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 75
sesuai, sekaligus menjalankan misi pemberdayaan
masyarakat. “Itu menjadi strategi kami ke
depan. Jadi kami partnership dengan beberapa
lembaga,” ujarnya.
Tantangan yang kedua adalah terkait
geografis. Indonesia merupakan negara
archipelago atau kepulauan. Pulau-pulaunya
tersebar di mana-mana. Wilayah kerja Pertamina
pada dasarnya, ada di semua tempat tersebut.
Jadi, karena sebaran yang luas ini, Pertamina
juga harus memfokuskan ke beberapa titik-titik
potensial.
Saat ini, terdapat kebijakan di Kementerian
76 EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 77
BUMN mengenai pembagian klaster atau
wilayah. Pertamina pun berkoordinasi
dengan BUMN lain terkait wilayah-wilayah
sasaran pemberian manfaat. Hal itu
memastikan program pemberdayaan dapat
berjalan tanpa saling tumpang tindih.
Pertamina sendiri memprioritaskan sasaran
pembinaan dari wilayah sekitar operasional
mereka atau Ring I.
“Kalau semua industri, baik BUMN
maupun swasta berbuat sama, itu peta
Indonesia rata (pembagian wilayahnya).
Insya Allah rata. Karena di setiap sudut
Indonesia, pasti ada kegiatan ekonomi.
Terberdayakan. Tinggal, nanti, bagaimana
mengelolanya,” ujar Arya.
Sementara itu, tantangan terakhir adalah
pasar. Menurut dia, ini salah satu tantangan
yang uncontrollable. Berada di luar kendali
Pertamina. Meski begitu, Arya meyakini
pasar dapat tercipta bila para pelaku di
sektor hilir, yang langsung ke konsumen,
memiliki inovasi-inovasi baru. Apalagi,
pada era digital sekarang. Konsumen tidak
BANGKITKAN SIKLUS PROGRAM CSR & SMEPP
PEMBERDAYAAN KOPI
ENERGI
BUDIDAYA KOPI ENDEMIK
KOPI INDONESIA
Budidaya dilakukan mulai dari menciptakan
Pertamina mendukung pemerintah untuk mencapai tujuan varietas kopi baru (hasil kawin silang) hingga
pembangunan berkelanjutan (SDGs) dalam rangka revitalisasi bibit setempat yang pernah ada.
meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan mendukung
pelestarian lingkungan melalui ekosistem daratan. Komitmen 1 Beberpa dikenalkan sebagai kopi Geothermal.
menjalankan ISO 26000 dalam pelestarian lingkungan serta
pelibatan & pengembangan masyarakat. HIBAH PERALATAN HOME INDUSTRI
Bantuan Peralatan Skala Home Industri (Mesin
Giling, Roasting, Grinder, dll) diberikan dengan
tujuan menghasilkan biji kopi pilihan dan
mengikuti standard international HACCH dan
2 pengolahan ramah lingkungan.
UPSKILLING & PEMASARAN
Pelatihan Kewirausahaan hingga Pelatihan Barista
diadakan guna mendongkrak pmasaran
disamping inovasi terhadap varian produk yang
dijual, keikutsertaan pada kompetisi dan
3 pameran.
PEMBERIAN MODAL USAHA
Modal usaha diberikan dalam bentuk Program
Kemitraan secara bergilir dan bergulir untuk
menunjang kemandirian kelompok pembudidaya
4 maupun kelompok Home Industri dan
Perdagangan.
Program Kemitraan Kopi Pertamina
Mitra Binaan 1993-2020
45 65
PETANI PEDAGANG &
PEMBUDIDAYA PENGUSAHA KOPI
KOPI SE-INDONESIA SE-INDONESIA
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 79
perlu jauh-jauh datang ke produsen untuk kelompok, dan individu; atau ekosistem di
memesan produk yang mereka inginkan. luar mereka. Karena itu, Pertamina selalu
mengupayakan membawa mitra mereka
Pertamina sendiri memiliki platform menuju kemandirian. Tidak selalu, misalnya
digital Galeri Entrepreneur Nusantara atau menjaga mereka dalam konteks hibah
@gen_umkm. Di sini, mitra bisa memasarkan sarana, prasarana, hingga pembiayaan.
produk-produk mereka secara daring. Hal itu demi mengurangi ketergantungan.
Mereka juga bisa langsung menjual setiap Pertamina ingin memastikan agar mereka
produknya di toko-toko online mainstream naik kelas ke tahapan-tahapan berikutnya
yang ada sekarang. sampai menuju kemandirian. Dengan begitu,
rangkaian fase pengembangan masyarakat
“Teman-teman mitra kami, yang dapat dijalankan dengan baik sebagai satu
binaan kami, itu kami didik untuk itu. kesatuan. Satu rantai. l
Jadi, bagaimana dia bisa menyajikan
Pertamina ingin produk menarik secara visual. Lalu dia
memastikan agar memasarkannya. Kemudian dia bisa
mereka naik kelas mendapatkan hasilnya tanpa harus orang
ke tahapan-tahapan datang ke tokonya. Sekarang order kopi
berikutnya sampai tidak harus beli ke toko. Tinggal online saja,”
menuju kemandirian. kata dia.
Arya mengakui bahwa setiap kegiatan
pengembangan masyarakat yang dilakukan
Pertamina tidak selalu berjalan mulus.
Berbagai kendala bisa hadir. Dengan
berbagai faktor penyebab. Baik itu
secara internal; faktor semangat, faktor
80 EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA
WILAYAH CSR & SMEPP KOPI PERTAMINA
SUMATRA PROVINSI JAMBI
PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM - (UMKM) Kopi Bubuk Tiga Bola
(Kab. Sarolangun)
- Bawadi Coffe Banda Aceh (Daerah yang diliput Republikopi)
- (UMKM) Ranch Coffee Shop (Kec. Lueng Bata, Banda Aceh) - (UMKM) Kopi Taniko Cap Jangki
- Kebun Kopi-Abd. Rahman (Kabupaten Bener Meriah) (Kota Kerinci)
- Kebun Kopi-Abdullah (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah)
- Kebun Kopi-Ajwar Anas (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) PROVINSI BENGKULU
- Perkebunan Kopi Ambia (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah)
- Kebun Kopi - Aminah (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - Kopi Hululais (Robusta)_PGE Proyek
- Kebun Kopi - Aryandi (Kecamatan Permata Kabupaten Bener meriah) Hululais, Bengkulu
- Kebun Kopi - Asli (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah)
- Perkebunan Kopi Darmadi (Kecamatan Permata, Kabupaten Bintang Meriah) - (UMKM) Sumaxco Coffee (Kota Bengkulu)
- Kebun Kopi - Dina Mariana (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah)
- Perkebunan Kopi Fahmi (Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah) PROVINSI LAMPUNG
- Kebun Kopi - Fauziah (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah)
- Perkebunan Kopi Gunawan (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - Kopi Beloe (Robusta) pge Area Ulu Belu, Tanggamus
- Perkebunan Kopi Gurnadi ( Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) (Daerah yang diliput Republikopi)
- Kebun Kopi - Hadijah (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) Kopi Intan (Kel. Pasir Gintung, Kota Bandar Lampung)
- Kebun kopi - Ibrahim Saleh (Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) Kopi Lampung (Kec. Terbanggi Besar, Kab. Lampung Tengah)
- Kebun Kopi - Iswan Sufrijal (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah)
- Kebun Kopi - Iwan Ariandi (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) PROVINSI SUMATRA SELATAN
- Kebun kopi - Jusnadi (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah)
- Perkebunan Kopi Khalidin (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) Ind. Kopi Basket Ball (Ps Kuto, Kota Palembang)
- Kebun Kopi - Lili Suryani (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) Kopi Cap Onta (Ps Kuto, Kota Palembang)
- Kebun Kopi - Mahdi (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) PK. Kopi Bubuk Kelinci (30 ILIR PLG, Kota Palembang)
- Kebun Kopi - Mahmud (Kecamatan Permata Kabupaten Bener) - (UMKM) Penggilingan Padi & Kopi Semidang (Kota Pagar Alam)
- Kebun Kopi Muhammad Amin (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah)
- Kebun Kopi - Nirwana (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) PROVINSI SUMATRA UTARA
- Perkebunan Kopi Nova Susanti (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah)
- Kebun Kopi - Pandavek Nasution (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) Fitri Kopi (Ujung Payung, Kabupaten Karo)
- Perkebunan Kopi Rabumah (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) Malabar Kopi (Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan)
- Perkebunan Kopi Rahmayani (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) Warung Kopi / Dirhamsyah (Kec. Berastagi Kab. Karo)
- Perkebunan Kopi Ramlah (Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) Warung Kopi / Ikhlas (Kec. Berastagi, Kab. Karo)
- Kebun Kopi – Sabariman ( Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) Kedai Kopi dan Makanan / Irawati Sitompul (Kec Pandan, Kab. Tapanuli Tengah)
- Kebun kopi – Sabri (Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) Warung Kopi & Peternakan Kambing /Irwanto (Kec. Berastagi Kab. Karo)
- Kebun Kopi Sahnan (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) R.M. & Kedai Kopi Surya (Sidorame Barat I, Kota Medan)
- Kebun Kopi - Salawati (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) Warung Kopi & Kelontong / Jerni Silaban (A) (Kec. Tukka, Kota Sibolga)
- Perkebunan Kopi Samsul Bahri Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) Tambal Ban & Warung Kopi / Junaidi (Kab. Langkat)
- Kebun Kopi – Sanaiyah (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) Pangkalan Gas & Kedai Kopi (Kel. Banjar, Kota Pematang Siantar)
- Kebun Kopi Selamat (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) Kedai Kopi / Mhd. Hasan BA (Kec. Medan Perjuangan, Kota Medan)
- Kebun kopi - Senang Miko (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) Kedai Kopi / Ponidi (Kota Medan)
- Kebun Kopi - Senang Miko, S.Pd (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) Rumah Makan & Wr.Kopi / Rina Yanti (Kabupaten Langkat)
- Perkebunan Kopi Seri Dewi (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) Kedai Kopi / Tony Damanik (Kodya Pematang Siantar)
- Perkebunan Kopi Rohmah (Kecamatan Permata Kabupaten Bener) - (UMKM) UD. Jaya Distributor Kopi/Aryanto S Pakpahan (KEC. Dolok Sanggul, Kab.
- Perkebunan Kopi Wahyuni (Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah)
- Kebun Kopi – Yahya (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) Hasudutan Tapanuli Utara)
- Kebun Kopi – Yandi (Kecamatan Permata Kabupaten Bener) - (UMKM) Warung Kopi/Rina Yanti (Kabupaten Langkat)
- Kebun Kopi - Yan Diana (Kecamatan Buntul Peteri Kabupaten Bener Meriah) - (UMKM) Kedai Kopi / Zakaria YS (Kec. Medan Perjuangan, Kota Medan)
- Pertanian Kopi Zainuddin (Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah) - Petani Kopi/Waldemar Silaban (Kabupaten Tapanuli Utara)
- Kebun Kopi/Rusmaida Simanjuntak (Kabupaten Tapanuli Tengah)
EKSPLORASI ENERGI KOPI NUSANTARA 81
PROVINSI NTT KEP MALUKU SULAWESI
- (UMKM) Warung Makan dan Kopi PROVINSI MALUKU UTARA PROVINSI SULAWESI SELATAN
(Kec. Larantuka, Kab. Flores Timur)
- (UMKM) Kopi Guraka (Kota Ternate) - Natsir Eco School, Kabupaten Toraja
- (UMKM) Exo Coffee (Kec. Komodo, (Daerah yang diliput Republikopi)
Kab. Manggarai Barat) PROVINSI MALUKU
- (UMKM) KUB. De Carita Kopinesia (Kel. Balang Nipa,
PROVINSI KEPULAUAN RIAU - (UMKM) Warung Kopi “Baeko” (Salahutu, Kabupaten Kabupaten Sinjai)
Maluku Tengah)
- (UMKM) Warung Kopi & Martabak/Solahuddin - (UMKM) Kopi Mix (Kota Makassar)
(Kota Batam) PAPUA - (UMKM) Queen Coffee (Kota Makassar)
- (UMKM) Arhaj Coffee (Kec. Tamalate Kota Makassar)
PROVINSI RIAU PROVINSI PAPUA BARAT - (UMKM) Palawa Coffee Industri (Kab. Toraja Utara
- (UMKM) Kedai Kopi Sari Rasa (Kota Dumai) - (UMKM) Kedai Kopi Nur Rahman (Kel. Remu Selatan, Sulawesi Selatan)
- (UMKM) Kedai Kopi Jamaluddin (Kota Pekanbaru) Kabupaten Sorong) - (UMKM) Dipo Coffee (Kec. Ujung Pandang Kota
- (UMKM) UD. Lontong & Kopi / Mawardi (Kel.
- (UMKM) Siti Halmia (Remu Selatan, Sorong) Makassar)
Buluh Kasap, Kota Dumai) - (UMKM) Red Beans Coffee (Kec. Sanggalangi Kab.
- (UMKM) Warung Kopi Mbak Morah / Mujirah PROVINSI PAPUA
Toraja Utara)
(Kabupaten Bengkalis) - Highland Roastery (Kota Jayapura, Papua - (UMKM) Cindy (Kel. Bara Bara, Kota Makassar)
- (UMKM) Warung Pecel & Kopi Nasfiah (Kota (Wawancara by phone)
PROVINSI SULAWESI UTARA
Dumai) - (UMKM) Warung Kopi Sultan Sikki (Abepura, Kota Jayapura)
- (UMKM) Percetakan Batako + Kedai Kopi / Nasril - (UMKM) Otentik Kopi (Waena, Heram, Kota Jayapura) - Penggilingan Kopi Lanny Telly Kumean (Kec.
- Petani Kopi Otto Oweng (Kotaraja, Kabupaten Jayapura) Modayag, Kabupaten Minahasa)
(Dumai Timur, Kota Dumai) - Kebun Kopi “Laplap” (Distrik Asologaima, Kabupaten
- (UMKM) Kedai Kopi Sudarjo (Kel. Sukajadi, Kota PROVINSI GORONTALO
Jayawijaya)
Dumai) - Kebun Kopi Stepamus Kolago (Distrik Piramid, Kabupaten - (UMKM) Kedai Kopi Abay (Kec. Kota Timur, Kota
- (UMKM) Warung Nasi Secangkir Kopi / S. Wirawan Gorontalo)
Jayawijaya)
(Kel. Jaya Mukti, Kota Dumai) - Kebun Kopi “Wuri Ambut” (Distrik Asologaima, Kabupaten - (UMKM) Kopi Pinogu Mantap (Kec. Pinogu Kab.
- (UMKM) Kedai Kopi Pa' Kicap / Syafril (Kel. Rimba Bonebolango Provinsi Gorontalo)
Jayawijaya)
Sekampung, Kota Dumai) - (UMKM) Warung Kopi (Kel. Mulosipatu Kec. Sipatana
- (Petani) Penggilingan Padi & Kopi Dedi MK Kab. Gorontalo Provinsi)
(Kabupaten Merangin) JAWA PROVINSI JAWA TENGAH
PROVINSI JAWA BARAT - (UMKM) Kopi Petikmera (Pamriyan) (Kecamatan
Pituruh, Kabupaten Purworejo)
- Kopi Puntang & Owa Jawa, Gunung Puntang, Malabar,
Kabupaten Bandung (Daerah yang diliput Republikopi) - (UMKM) Kopi Baledono Singodranan (Kecamatan
Purworejo, Kabupaten Purworejo)
- Kopi Karaha (Arabika)_PGE Area Karaha (Tasikmalaya)
- (Budidaya) Penyoe Kakopi (Arabika) _PGE Area Kamojang - (UMKM) Mas Dhu Kopi (Kecamatan Candiroto,
Kabupaten Temanggung)
(Kab. Bandung)
- (UMKM) Kopi Geulis (Kelurahan Tanjungsari, Kabupaten - (UMKM) We Coffee & Tea (Kecamatan Reban
Kabupaten Batang)
Sumedang)
- (UMKM) PD. Kopi Wangi (Babakan Asih, Kota Bandung) PROVINSI JAWA TIMUR
- (UMKM) Dadan Coffee (Kabupaten Kuningan)
- Pertanian Kopi Agus (Kabupaten Garut) - (UMKM) Warung Makan Kopi (Kelurahan Taman,
- Pertanian Kopi Wawan Suwandi (Margamulya, Kabupaten Kabupaten Sidoarjo)
Garut) - (UMKM) Warung Kopi Bu Fah (Gunung Anyar,
Surabaya)
PROVINSI DKI JAKARTA
- (UMKM) Warung Kopi dan Kuliner (Kabupaten
- (UMKM) Warung Kopi "Yanto" (Kel. Sukapura, Jakarta Utara) Sidoarjo)
Sumber: Data Pertamina (2001-2020)