The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Fataty Maulidiyah, 2021-01-17 07:29:53

Majalah Literasi Media Guru Indonesia

E-Book
Majalah Literasi Edisi-5

Keywords: Media Guru,Literasi,Pendidikan,Guru Penulis

2 DAFTAR

MG HALAMAN

JANUARI

2021

DAFTAR ISI
07 CATATAN PEMRED

# Mencela Karya Orang Lain

09 CEO’S NOTE

# Semakin Dekat, Semakin Semangat

11 LAPORAN UTAMA

11 Dengan Tulisan, Karier dan Prestasi Cemerlang
14 Manfaat Penting Mengubah KTI Jadi Buku
16 Hanya dengan Satu Artikel Dapat Angka Kredit Dua,

Mau?
18 Mendidik Anak dengan Mendongeng
21 Komnasdik Jatim Targetkan Rekor Muri Bidang

Literasi
24 Di Sasisabu, Siswa Tidak Hanya Diajari Menulis

28 ESAI

28 Matsama sebagai Perekat Kebersamaan di Madrasah
30 Pemimpin yang Sesungguhnya
32 Covid-19 Makin Bertambah di Indonesia Akibat

Pemerintah Banyak Gaya
34 Mural Literate
36 Pembelajaran Asyik dengan TTS

SUSUNAN REDAKSI ALAMAT REDAKSI
Jl. Dharmawangsa VII/14 Surabaya 60286
Pemimpin Umum : Mohammad Ihsan Telp. 031-5036539, HP. 0818-334-141
Website : www.majalahliterasi.id
Pemimpin Redaksi : Eko Prasetyo Email: [email protected]

Redaktur Pelaksana : Abdur Rohman ISSN 2656-5269

Redaktur : Syaiful Rahman

Andi M. Yasin

Fadibah Setiawan

MG | Majalah Literasi Indonesia

DAFTAR 3
HALAMAN
MG
38 TULISAN ESAI
JANUARI
38 Hareudang Literasi 2021
40 Literasi Digital Anak Perumahan
42 Ayo, Jadi Insan Literat
44 Lorong Waktu Ubah Pasif Menjadi Aktif
46 Produktivitas Tanpa Batas, Berkarya Tanpa Jeda
48 Kesempatan Lain dari PPJ Online
50: Gerakan Literasi Sekolah Daring di Tengah Pandemi
52: Pendidikan di Masa Kini
54 Keseruan Mendampingi Siswa Baru Moda Daring
56 Pengaruh Internet pada Pendidikan di Masa Pan-

demi Covid-19 dan Era Revolusi 4.0
60 Belajar Daring dengan Give Away
62 Meneropong Pelaksanaan PPDB SMA di Sulses
64 Seminar Online (Webinar) Meng-Upgrade Diri Selama

Masa Pandemi
66 Sinergi Sekolah Menghadapi Pembelajaran Daring
68 Pembelajaran Ideal: Mungkinkah Tercapai di Masa

Pandemi Covid-19
70 Pendidikan dalam Dunia Maya
72 Pendidikan Karakter vs Degradasi Moral
74 PPDB Sarana Membenahi Kejujuran
76 Siapkah Sekolah untuk New Normal?
78 Cerdas Usia Dini
80 Literasi Selamatkan Generasi Emas
82 Membangun Karakter Anak saat Pandemi Covid-19
84 Pitisasi Pendidikan Daring
86 Sengsara Membawa Nikmat
88 Perjuangan
90 Gaji 13 Hoax atau Fakta
92 Mari, Selamatkan Bumi!
94 Coronavirus Disease, Guru Terbaru di Sendi Ke-

hidupan
96 Menyongsong Era Perubahan di Masa Pandemi

Majalah Literasi Indonesia | MG

4 DAFTAR
HALAMAN
MG

JANUARI
2021

98 Membangun Masjid Menjadi Pusat Literasi
100 Gerakan Literasi, Bukan Basa Basi
102 Pertanian Perkotaan dan Generasi Milenial
104 MPLS di Masa Pandemi
106 Daring Oh Daring
108 Saat Tidak Berani Masuk Rumah Sakit
110 Transformasi Pembelajaran di Masa Pandemi

Covid-19
112 Corona Datang Membawa Hikmah
114 Covid-19 Minggat dari Indonesia, Suatu Kemustahilan?
116 Menulis Serasa Makan Coklat
118 Zonasi dan Usia Tua
120 Pemimpin yang Sesungguhnya

122 RESENSI BUKU

122 Anakku Banyak Akal Bukan NAkal
124 Mencumbu Kenangan
126 Yang Tertulis Itu Abadi
128 Seluk Beluk Merdeka Belajar?
130 Mengajarlah dengan Hati, Beri Solusi Bukan Eksekusi

132 KARYA PUISI

132 Karya Adinda Putri Wulandari
133 Karya Annisa Fahillah Rasyid
134 Karya Hilma Qurrota Aini

133 CERITA PENDEK

135 Tak Peduli Yang Mereka Katakan
Karya Syafa Fitria Primanda

MG | Majalah Literasi Indonesia

DAFTAR 5
HALAMAN
MG
141 REPORTASE
JANUARI
141 PPDB Online vs Jaringan Internet 2021
143 Sosialisasi New Normal di Nagari Singkarak
145 Harau Mendunia
147 Bintek Luring Perdana Disdik Sumbar
149 Penerimaan Peserta Didik Baru
151 Takdir Telah Mempertemukan Kita
152 Menyikapi Pembelajaran Home Learning

154 OPINI

154 Arus Perubahan Akibat Covid-19
158 Cara Guru Bertahan di Era Disrupsi Pendidikan
162 E-Learning Pascapandemi
166 Menyongsong Era Perubahan di Masa Pandemi
169 Urgensi Pembelajaran Tatap Muka
172 Complexcity Ditepis Kepemimpinan Transforma-

sional Digital
176 Konsep BDR Masa Pandemi Covid-19
179 Pembelajaran Daring, Siapkah Kita?
182 Pembelajaran Online: Antara Gusar dan Webinar
185 Pojok Baca di Sekolah
188 RPP Mantap, Awal Sukses Mengajar
191 Guru Penggerak, Merdeka Belajar
194 Kesiapan Guru Menghadapi Pelaksanaan Pembela-

jaran Kenormalan Baru
197 Mengubah Pola Pikir di Era Digitalisasi
200 Pembelajaran Daring, Efektifkah?
203 Sapesatu Kopel: Pembelajaran New Normal
206 Simalakama, PBM Daring atau Tatap Muka
209 Menyikapi Pembelajaran Masa Darurat
211 Revolusi Pendidikan di Tengah Pandemi
214 Google Classroom dan Pembelajaran Daring
217 Kelas Ideal di Masa Depan
220 Penentu Keberhasilan Gerakan Literasi Sekolah

Majalah Literasi Indonesia | MG

6

MG

JANUARI
2021

223 Memberdayakan Perpustakaan Sekolah
226 Guru Harus Melek Internet
229 Telegram, Solusi Pembelajaran Jarak Jauh
232 Guru Tak Akan Tergantikan
235 Membumikan Literasi di Madrasah
238 Meneguhkan Pembelajaran Virtual di Era Digital
241 Urgensi Literasi Digital di Masa Pandemi
244 Kontribusi Viral bagi Pendidikan Moral
247 Belajar Daring Anti Garing
250 Memilih Bergerak Sendiri daripada Digerakkan
253 Laba Rugi Pembelajaran Jarak Jauh
256 Model Daring yang Kompak
256 Menelisik Dilema Belajar Daring
262 Jadwal KBM Tatap Muka vs Pandemi
265 Dukungan Literasi Digital dalam Edukasi Keluarga
268 Dukungan Literasi Digital dalam Edukasi Keluarga
271 Meningkatkan Kualitas Diri dengan Literasi
274 Dosen Penggerak untuk Merdeka Belajar
277 Memanaftkan Internet Secara Positif
280 Awas, Guru Direbut Internet
282 Kebijakan Baru PPDB: Kemana Usia Berlebih Haris Sekolah?
286 Pembelajaran Atap Muka Aman
289 Zonasi Meresahkan Masyarakat
291 Geliat Pendidikan Informal di Era Pandemi
294 Literasi Perpustakaan Seoman HS
297 Pembantaian Motivasi
299 Peran Guru Tidak Tergantikan oleh Teknologi
301 Kebersamaan Pembelajaran di Rumah
304 Dana BOS Ditolak, Sekolah Mangkrak
307 Pembelajaran Online vs Screen Time
310 Pembelajaran Konstekstual pada Masa Pandemi
312 Perlukah PKRS Komprehensif bagi Remaja?
315 CBT Menjaga Lingkungan Hidup
318 Literasi, Harga Mati!
321 Pendidikan Karakter Membina Akhlak Peserta Didik
325 KARYA FOTO: Wastafelku Sebagian dari Ikhtiar Sehat

MG | Majalah Literasi Indonesia

CATATAN 7
PEMRED
MG
MENCELA KARYA
ORANG LAIN JANUARI
2021

Oleh Eko Prasetyo

Standar mutu. Inilah kritik terkait buku yang ditulis
yang saya pelajari oleh kaum pemula. Saya tak
dalam total quality mau berbasa-basi kali ini.
management Kritik yang diutarakan oleh
(TQM). “mereka” lebih pas disebut
Karena bergelut di bidang celaan. Mereka menyebut
komunikasi, penerbitan, dan buku-buku pemula ini
pendidikan, saya tertarik sebagai karya yang tak
untuk belajar lebih dalam bermutu. Bahkan, ada yang
tentang manajemen mutu menyebutnya buku abal-abal.
terpadu ini. Maka, saya
membaca teori dari ahli TQM Saya jadi teringat pesan
macam Edward Demming, Prof. Budi Darma, guru kami
Phillip Crosby, dan Joseph di IKIP Surabaya yang sangat
Juran. rendah hati itu. Menurut
beliau, penulis yang baik itu
Setidaknya, setelah mampu menghargai karya
mempelajari buku babonnya, orang lain.
saya dapat menarik
kesimpulan bahwa mutu itu Saya dan teman-teman
harus melalui proses. instruktur di MediaGuru telah
mendampingi ribuan guru
Nah, saya acap membaca dalam pelatihan menulis.

Majalah Literasi Indonesia | MG

8 CATATAN
PEMRED
MG
Visinya memang ajakan
JANUARI untuk membumikan literasi
2021 menulis. Yang patut dicatat,
banyak di antara mereka
yang nol puthul alias benar- menulis buku. Gara-garanya,
benar pemula. bukunya dihina habis-
habisan dan disebut jelek.
Sebagai praktisi bahasa
Indonesia, saya bisa katakan Dalam TQM, ada proses
bahwa tak sedikit tulisan untuk menuju standar mutu.
peserta yang kacau balau. Sama halnya ketika saya
Sulit dipahami. Untuk menarik ke situasi ini. Amat
mengeditnya, saya rasa tak elok jika seseorang yang
rambut saja bisa rontok. merasa dirinya profesional dan
hebat justru merendahkan
Tapi, ketika mereka berhasil karya orang lain.
menerbitkan buku perdana,
kami harus mengapresiasi Kalaulah niatnya
itu. Pencapaian mereka mengkritik, ada baiknya
tersebut dapat dikatakan diberikan pula upaya dan
sebagai prestasi yang kiat terbaik untuk mencapai
memang layak diapresiasi. standar.
Bukan digembosi dengan
mencela karya mereka Akan lebih indah lagi
sebagai karya yang tak apabila topik standar mutu
bermutu dan sangat buruk. ini diwujudkan dalam wajah
sinergi. Bukan kompetisi
Alhasil, saya pernah yang ujungnya saling
mendapat laporan seorang menjatuhkan satu sama lain.
guru yang ingin berhenti
Hidup hanya sekali, mari
MG | Majalah Literasi Indonesia saling berbagi manfaat.
Sebab, sebaik-baik manusia
adalah yang bermanfaat
bagi sesamanya. Khairun nas
anfa’uhum lin nas.

Terakhir, saya ingin
menutup tulisan ini dengan
kalimat kondang milik
Mohammad Rishad Sakhi.
“Respecting someone
indicate the quality of your
personality.” (Menghargai
seseorang menunjukkan
kualitas kepribadian Anda).n

Castralokananta,
4 Desember 2020.

CEO’S 9
NOTE
MG

JANUARI
2021

SEMAKIN DEKAT,
SEMAKIN SEMANGAT

Catatan Mohammad Ihsan
Founder & CEO MediaGuru

Apa yang terlintas Tentu semakin semangat.
di pikiran saat Inginnya cepat-cepat.
kita sedang
menempuh Begitulah perasaan saat
perjalanan membaca tugu kecil berisi
sangat jauh lalu mengetahui informasi jarak kota terdekat
bahwa tujuan yang hendak seperti foto ini. Saya rasa be-
dituju sudah semakin dekat? gitu pula perasaan para guru-
Yang berarti sebentar lagi sianer setelah tahu Piagam
sampai di tempat? Gurusiana 365 yang dituju
hanya tinggal hitungan hari.

Majalah Literasi Indonesia | MG

10 CEO’S
NOTE
MG
Semakin dekat, semakin
JANUARI semangat.
2021
Yang di belakang saya itu
foto tugu titik nol kilometer serupa banyak dipasang di
Kota Bogor. Lokasinya persis tepi jalan raya antarprovinsi.
di depan Kantor Balai Kota Selain sebagai penanda jarak,
Bogor. Di samping Hotel bagi saya fungsinya bisa juga
Salak tempat saya dan tim sebagai penyemangat. Makin
MediaGuru menginap untuk dekat tujuan, hilang lelah,
mengikuti kegiatan bersama berganti semangat.
Kemendikbud pada 26-28
Desember 2020. Begitu juga perasaan para
gurusianer. Pada 2019, saat
Di seberang jalan ada memulai mengikuti tantan-
Kebun Raya Bogor, dengan gan menulis di Gurusiana, ra-
Istana Presiden berada di sa-rasanya enggak mungkin
dalamnya. Bahkan, dulunya bisa menulis setahun penuh.
tugu titik nol penanda pusat Tiap hari posting minimal
kota Bogor ini juga berada di satu tulisan, selama 365 hari
area dalam Kebun Raya. Lalu, tanpa berhenti. Istilah pela-
dengan pertimbangan agar wak Asmuni, itu termasuk hil
banyak orang bisa melihatn- yang mustahal.
ya, dipindah ke pinggir jalan
depan Balaikota. Seperti Tapi sekarang? Target 365
tampak dalam foto. hari itu kian dekat saja. Hanya
hitungan hari akan sampai
Informasi yang tertulis di tujuan. Menerima penghar-
itu: JKT 59, Bgr 0, Jtn 47. Mak- gaan Piagam Gurusiana 365.
sudnya jarak dari tugu ke JKT Mendapatkan kartu eksklusif
(Jakarta) 59 km, nol kilometer Gurusiana 365 Member Club.
ke Bgr (Bogor). Nah, yang Jtn
itu terus terang saya nggak Duh, membayangkannya
paham. Apakah maksudnya saja sudah meleleh air mata
Jatinegara 47 km? Warga Bo- ini. Bahagia. Bangga.
gor mungkin lebih paham.
Selamat ya buat para
Poin saya, kalau kita sedang peraih Piagam Gurusiana
menempuh perjalanan 365. n
ribuan atau ratusan kilometer
ke Jakarta, lalu tahu bahwa Surabaya, 30 Desember 2020
jarak ke ibu kota negara han-
ya tinggal 59 kilometer, pasti
kita lebih semangat. Tugu

MG | Majalah Literasi Indonesia

LAPORAN 11
UTAMA
MG

JANUARI
2021

CEO MediaGuru Mohammad Ihsan saat membuka rangkaian acara webinar
dalam rangka alam acara Indonesia International Book Fair (IIBF) tahun 2020.

DENGAN TULISAN, KARIER
DAN PRESTASI CEMERLANG

Dalam acara pada acara IIBF ini ada
Indonesia sekitar 75 acara yang akan
International Book dilaksanakan. Bahkan, acara
Fair (IIBF) tahun tersebut diisi oleh para
2020, MediaGuru penulis terkenal dan mereka
mendapatkan panggung yang sudah mendapatkan
yang cukup besar. Ada enam penghargaan dari IKAPI.
webinar yang dipegang
oleh MediaGuru. Salah “Karena guru-guru di
satunya adalah webinar satu MediaGuru ini memiliki
guru satu buku (sagusabu) semangat berani mengajar
dengan narasumber CEO dan siap belajar maka
MediaGuru Mohammad saya mengundang Anda
Ihsan, Selasa, 29 September untuk mengikuti seluruh
2020. kegiatan yang diadakan
di IIBF ini, selain yang
Mohammad Ihsan diadakan oleh MediaGuru.
menyampaikan bahwa Anda dapat belajar dari

Majalah Literasi Indonesia | MG

12 LAPORAN
UTAMA
MG

JANUARI
2021

Antusiasme peserta mengikuti webinar Indonesia International Book Fair
(IIBF) tahun 2020 bersama Pustaka MediaGuru.

penulis-penulis terkenal dan Kementerian Agama
sudah mendapat banyak Kabupaten Bintan dan
penghargaan,” tuturnya. Tokoh Penggerak Literasi
Nasional 2019 merupakan
Mohammad Ihsan salah seorang yang berhasil
menegaskan bahwa membangun kariernya
kegiatan MediaGuru di IIBF bersama MediaGuru. Dia
tidak dimaksudkan untuk menceritakan bahwa
memberikan pelatihan. sejak bergabung dengan
Kegiatan itu dimaksudkan MediaGuru bukan hanya
untuk berbagi pengalaman menghasilkan karya
dari para penulis alumni berupa buku, tetapi juga
MediaGuru. Maka itu, pada berhasil meraih berbagai
webinar sagusabu diundang penghargaan dan
beberapa alumni MediaGuru peningkatan karier hingga
yang sudah berhasil menulis menjabat sebagai Kepala
buku bahkan dengan Kepala Kantor Kementerian
menulis tersebut mereka Agama Kabupaten Bintan.
dapat meningkatkan
kariernya. “Saya yakin, bersama
MediaGuru dan melalui
Drs. H. Erman Zaruddin, MediaGuru, bangsa ini akan
M.M.Pd., Kepala Kantor

MG | Majalah Literasi Indonesia

LAPORAN 13
UTAMA
MG

JANUARI
2021

semakin baik dan maju, Alhamdulillah MediaGuru
karena guru adalah yang membimbing saya selama
ditiru dan digugu dan guru sebulan untuk menulis dan
adalah tangan baiknya saya berhasil menyelesaikan
pendidikan. Oleh karena buku selama dua minggu,”
itu, teruslah menulis dan tuturnya.
menulislah,” tuturnya.
Beberapa tamu lain yang
Marniar Sinaga, Kepala SD juga berbagi keberhasilannya
IT Ar-Raudah Medan, sebagai ketika bergabung dengan
tamu kedua, berbagi cerita Media Guru Indonesia.
bagaimana dia berhasil menulis Misalnya, Alphian Sahruddin,
lima buku. Bahkan melalui S.Pd., M.Pd. dari Makasar
buku, Marniar mendapatkan dinobatkan sebagai Tokoh
penghargaan dari Bupati Penggiat Literasi Daerah 2019
Deli Serdang ketika Hari Guru dan menjadi Duta Seribu Guru
Nasional dan juga diangkat ke luar negeri; Ilget Nengsi,
sebagai kepala sekolah. S.Pd., Guru MAN Tanah
Datar yang mendapatkan
“Siapa sangka, melalui buku kesempatan jalan-jalan keluar
kita dapat penghargaan yang negeri; dan Pardi S. Salama
sebelumnya tidak pernah dari Sulawesi Tengah yang
disangka,” kata Marniar Sinaga. diangkat sebagai kepala
sekolah berkat buku yang
Tamu yang terakhir, Edit ditulisnya.
Kadila, S.Pd., Pengelola PAUD
Al-Hafizh dan Guru Biologi SMA Mohammad Ihsan
Cirsarua Bogor Jawa Barat. menutup webinar sagusabu
Mulanya, Edit tidak pernah dengan mengutip kata-kata
berpikir bahwa guru seperti dari Zig Ziglar, “You don’t
dirinya dapat menulis buku. have to be great to start, but
Apalagi dia merasa tak perlu you start to great.”
menulis karena jabatannya
guru IPA dan menulis hanya “Jadi intinya, jangan
untuk guru bahasa Indonesia. menunggu Anda menjadi orang
hebat dulu untuk menulis, tapi
Edit Kadila memulai mulailah
kegemaran menulisnya dari dulu dengan
kelas menulis Sagusabu menulis
II di DKI Jakarta. Kini dia maka Anda
menghasilkan tiga buku. akan menjadi
orang hebat,”
“Alhamdulillah, MediaGuru tutupnya. n (SR)
welcome sekali kepada
pendatang baru seperti saya.

Majalah Literasi Indonesia | MG

14 LAPORAN
UTAMA
MG

JANUARI
2021

KbaThIK: ITstIiqmoemnajahd, iinbsutkruuk. tur KTI MediaGuru memandu bagaimana cara mengu-

MANFAAT PENTING MENGUBAH
KTI JADI BUKU

Di dunia akademik, 2020, dalam kegiatan Indo-
karya tulis ilmiah nesia International Book Fair
(KTI) sangat lekat (IIBF), MediaGuru menyeleng-
kaitannya, seperti garakan webinar Mengubah
skripsi, tesis, KTI Menjadi Buku. Kegiatan
desertasi, dan artikel jurnal. ini diisi langsung oleh nara-
Sayangnya, KTI-KTI tersebut sumber dari MediaGuru, yaitu
memiliki jangkauan pembaca Istiqomah, S.Pd., M.Pd.
yang sangat terbatas. Oleh
karena itu, MediaGuru Menurut Istiqomah, ada
membuat sebuah program banyak alasan kenapa kita
bernama Mengubah KTI perlu mengubah KTI menjadi
Menjadi Buku. buku. Di antaranya karena
buku lebih mudah dan efektif
Pada Rabu, 30 September untuk menjangkau dan di-

MG | Majalah Literasi Indonesia

LAPORAN 15
UTAMA
MG
Padahal, tambahnya, dalam
KTI terdapat temuan yang JANUARI
sangat penting dan temuan 2021
itu perlu untuk dipublikasikan
“KTI MEMILIKI PEMBACA kepada pembaca yang lebih
luas agar bermanfaat bagi
YANG SANGAT TERBATAS banyak orang. Manfaat itu
yang menjadi alasan utama
DAN BAHASANYA KAKU, kenapa KTI harus diterbitkan
menjadi buku.
SEDANGKAN BUKU
Istiqomah juga menuturkan
MEMILIKI PEMBACA bahwa ada beberapa syarat
naskah KTI dapat dibukukan.
YANG LUAS DAN BAHASA Beberapa syarat tersebut ada-
lah memiliki nilai kebenaran,
YANG LUWES. up to date, terbebas dari plagi-
asi, dan isinya bukan rahasia.
KETIKA KTI MAU
“Ketika KTI mau dibukukan
DIBUKUKAN MAKA maka harus memenuhi beber-
apa syarat dulu agar manfaat
HARUS MEMENUHI dapat didapatkan,” jelasnya.

BEBERAPA SYARAT DULU Adapun kelas KTI yang dise-
diakan oleh MediaGuru bertu-
AGAR MANFAAT DAPAT juan untuk membantu mereka
yang memiliki KTI dan ingin
DIDAPATKAN.” mengubahnya menjadi buku.
Menurut Istiqomah, yang bisa
ISTIQOMAH dapatkan oleh mereka yang
mengikuti kelas Mengubah
jangkau oleh pembaca. KTI Menjadi Buku, di antaranya
“Kalau KTI itu diserahkan ke mendapatkan bimbingan dan
keberadaan komunitas ang-
perpus, yakinlah, kalau diba- gota MediaGuru yang menca-
ca lima orang saja, itu sudah pai 86 ribu,
hebat,” tuturnya. sehingga an-
ggota dapat
Istiqomah juga mencerita- berbagi ban-
kan pengalamannya menulis yak pengeta-
KTI dan menyerahkannya huan. n (SYAIFUL
ke perpustakaan. Ternyata,
setelah ditanya kepada petu- RAHMAN)
gas perpustakaan, tak seorang
pun yang meminjamnya un-
tuk dibaca. Bahkan, dia men-
awarkannya kepada beberapa
orang untuk dibaca.

“KTI memiliki pembaca
yang sangat terbatas dan
bahasanya kaku, sedangkan
buku memiliki pembaca yang
luas dan bahasa yang luwes,”
tegasnya.

Majalah Literasi Indonesia | MG

16 LAPORAN
UTAMA
MG

JANUARI
2021

AweRbTinIKarEML:ePneumlisreAdrMtikeedliaIlGmuirauh, Eko Prasetyo saat menjadi pembicara dalam
tional Book Fair (IIBF) 2020. Populer dalam panggung Indonesia Interna-

HANYA DENGAN SATU ARTIKEL DAPAT
ANGKA KREDIT DUA, MAU?

Kendati termasuk Fair (IIBF) 2020.
tulisan pendek, Narasumber webinar,
menulis artikel
ilmiah populer Pemimpin Redaksi Meda-
bukan hal Guru Eko Prasetyo memulai
mudah bagi sebagian materi dengan memapar-
orang. Pada Kamis, 01 kan tentang tulisan ilmiah
Oktober 2020, MediaGuru populer berdasarkan Buku 4
menyelenggarakan webinar Kemendikbud dan KBBI. Dia
Menulis Artikel Ilmiah juga menyampaikan bahwa
Populer dalam panggung tulisan artikel ilmiah populer
Indonesia International Book dapat memberikan banyak
manfaat bila dimuat di media

MG | Majalah Literasi Indonesia

LAPORAN 17
UTAMA
MG

JANUARI
2021

massa atau laman resmi, kan pemahaman bagaima-

termasuk terbit di majalah na penulisan artikel ilmiah

besutan Medi- populer, mulai

aGuru. Misalnya, ADA BEBERAPA HAL dari pemilihan

bagi guru, ini PENTING YANG PERLU topik, sistemati-

akan berkorelasi DIPERHATIKAN SAAT ka, pembuatan
terhadap angka MENULIS ARTIKEL ILMIAH outline, hingga
kredit. swasunting
POPULER AGAR TIDAK dan dikirim ke
“MediaGuru DITOLAK BERDASARKAN media massa.
memiliki ma-

jalah yang ber- BUKU 4 KEMENDIKBUD Penulis pun

nama Majalah MESKI SUDAH TERBIT DI akan mendapa-

Literasi Indone- MEDIA MASSA. tkan manfaat-
sia yang terbit nya bila tulisan

secara digital tersebut terbit.

dan bisa dicetak Sebelum

oleh penulisnya. mengakhi-

Majalah ini berskala nasional ri webinar Menulis Artikel

dan ber-ISSN. Artinya, tulisan Ilmiah Populer, Eko Prasetyo

guru yang terbit di Majalah menyampaikan hal pent-

Literasi Indonesia akan ing terkait program Kelas

mendapat angka kredit dua,” Menulis Majalah Literasi

jelas Eko Prasetyo. yang diselenggarakan oleh

Namun, kata Eko Prasetyo, MediaGuru. Salah satu ma-

ada hal penting yang perlu teri penting di dalam kelas

diperhatikan saat menulis tersebut adalah pelatihan

artikel ilmiah populer agar dan fasilitas pendampingan

tidak ditolak berdasarkan setelah pelaksanaan kelas

Buku 4 Kemendikbud meski selesai. n (SYAIFUL RAHMAN)

sudah terbit di media massa.

Di antara sebabnya adalah isi

tulisan terlalu luas serta tidak

menyangkut bidang pen-

didikan pada satuan pendi-

dikan di mana penulis bertu-

gas dan tidak di-print out bila

terbit di media online.

Untuk menghindari kesala-

han tersebut, menurut Eko

Prasetyo, kita membutuh-

Majalah Literasi Indonesia | MG

18 LAPORAN
UTAMA
MG

JANUARI
2021

DAyOoNMGeEnNdoGn:gWenigw.ik Puspitasari, M.Pd. menjadi pemateri utama pada webinar

MENDIDIK ANAK DENGAN
MENDONGENG

Anak kecil paling Umum Ikatan Pendidik
suka menyimak Penulis Sumatra Utara (IPPSU)
dongeng. Wiwik Puspitasari, M.Pd.
Bahkan, tanpa mengupas tuntas terkait
disadari, mendongeng.
kepribadian anak juga dapat
terbentuk berdasarkan Menurut Wiwik Puspitasari,
dongeng yang sering dia ada banyak manfaat yang bisa
dengar. Di panggung didapatkan dari mendongeng.
Indonesia International Book Salah satunya, mendongeng
Fair (IIBF) 2020, MediaGuru merupakan bagian dari
menyajikan webinar Ayo kreativitas dan membangun
Mendongeng. Dalam kegiatan imajinasi. Karena itu, pendidik
tersebut, Jumat, 02 Oktober harus memiliki kemampuan
2020, Instruktur Nasional mendongeng.
MediaGuru sekaligus Ketua
“Penting bagi para pendidik
MG | Majalah Literasi Indonesia untuk kreatif, karena biasanya

LAPORAN 19
UTAMA
MG

JANUARI
2021

anak-anak akan melihat seru-seruan meng-create atau
sejauh mana kita memberikan membuat buku dari dongeng
kasih sayang secara kreatif. kita yang selama ini kita
Sayangnya sama, tapi caranya ceritakan kepada anak-anak,”
berbeda dan salah satunya tuturnya.
adalah dengan mendongeng,”
jelasnya. Dalam kesempatan ini juga
hadir dua bintang tamu, yaitu
Wiwik menjelaskan, Sheista Melisa Halim, S.Pd. dan
mendongeng tidak Aprilia Susanti, M.Pd.
dapat dilakukan dengan
sembarangan. Pendogeng Sheista Melisa Halim ber­
tetap harus memiliki modal bagi pengalaman tentang
untuk melakukannya agar pentingnya mendongeng
dongengnya tidak kaku dalam dunia pendidikan.
sehingga menyenangkan Menurutnya, mendongeng
bagi anak-anak. Beberapa sangat penting karena di
modal yang harus dimiliki antaranya dapat melejitkan
pendongeng di antaranya, IQ anak dan meningkatkan
ekspresi, mimik, intonasi, dan perkembangan bahasa anak
improvisasi. Tentu saja dalam secara drastis.
dongeng itu juga harus ada
kandungan nilai dan moral Apa yang dikatakan
yang hendak disampaikan. Sheista Melisa Halim bukan
sekadar basa-basi, tapi dia
“Sebenarnya modal sudah membuktikannya
pertama dan utama dalam sendiri. Manfaat itu tampak
mendongeng adalah niat, pada anaknya sendiri yang
dan bila niat itu ada maka kita mendapat dongeng sejak
akan melakukannya sepenuh lahir. Dia tidak menduga
hati,” jelasnya. anaknya di usia sembilan
tahun mampu menunjukkan
Sesuatu yang juga tidak perkembangan bahasa dan
kalah penting adalah kreativitasnya dengan menulis
menuliskan dongeng itu dan buku.
menjadikannya sebuah buku.
Dengan demikian, dongeng “Saya ingin membagikan
itu akan lebih bermanfaat pengalaman ini kepada
bagi orang banyak. Itu semua orang tua agar mereka
sebabnya MediaGuru juga memiliki waktu mendongeng
menyelenggarakan Kelas untuk buah hatinya sehingga
Menulis Cerita Anak. anak-anak tumbuh sehat
secara jasmani dan karakter
“Di dalam kelas ini, kita akan yang positif,” tuturnya.

Majalah Literasi Indonesia | MG

20 LAPORAN
UTAMA
MG

JANUARI
2021

tPeEnNtaTngINpGenNtiYnAgnMyaEmNeDnOdoNnGgeEnNgGd:alSahmeidstuanMiaepliesnadHidailkiman.ber­bagi pengalaman

Sementara itu, Aprilia kegiatan mendongeng
Susanti menceritakan yang dia lakukan di tengah
pengalaman mendongeng keluarganya.
kepada anak-anaknya.
Baginya, hal terpenting Sebelum webinar berakhir,
ketika mendongeng adalah Wiwik Puspitasari menjawab
memberi kesempatan kepada salah satu pertanyaan penting
anak untuk melanjutkan cerita dari peserta webinar tentang
berdasarkan imajinasinya. bagaimana mengelola suara.
Menurutnya, pengelolaan
“Sebenarnnya kegiatan suara memang penting dan
mendongeng ini wajib, bukan juga akan sangat menentukan
hanya untuk ibu saja, tapi juga dongeng menjadi menarik.
ayah,” jelasnya. Salah satunya dapat dilakukan
dengan intonasi dan ekspresif
Aprilia Susanti melihat dengan meniru. n (SYAIFUL
manfaat positif di luar dugaan
terjadi pada anak-anaknya. RAHMAN)
Saat kelas 1 SD anaknya
sudah lancar dan hobi
membaca meski belum bisa
menulis. Bahkan, anaknya
sudah proses menebitkan
buku. Menurutnya, itu
dampak positif dari

MG | Majalah Literasi Indonesia

LAPORAN 21
UTAMA
MG

JANUARI
2021

KOMNASDIK JATIM
TARGETKAN REKOR MURI

BIDANG LITERASI

Kualitas pendidikan “Melihat belum banyak
Indonesia sangat guru yang menghasilkan
dipengaruhi oleh karya buku, kami mencoba
kualitas guru- mengadakan workshop
gurunya. Dua tentang penulisan secara
komponen penting dalam online. Ternyata banyak guru
penilaian kompetensi guru yang berminat. Awalnya hanya
adalah penilaian pendidikan untuk Jatim, namun ternyata
karakter dan penilaian literasi. permintaan dari provinsi lain
Melihat fakta itu, Komnas juga cukup banyak. Sehingga
Pendidikan Jatim merasa kami membuat grup
perlu membantu Pemerintah Penggerak Literasi Jatim yg
dalam peningkatan mutu kemudian kami ubah menjadi
pendidikan, khususnya guru- grup Penggerak Literasi
guru. Indonesia,” tutur Kunjung

Majalah Literasi Indonesia | MG

22 LAPORAN
UTAMA
MG

JANUARI
2021

KUNJUNGAN Komnas Pendidikan Jatim untuk memajukan literasi sekolah.

SUMBER: JAWAPOS.COM

Wahyudi, S.T., M.Si., Ketua Komnas Pendidikan Jatim
Komnas Pendidikan Jatim menyodorkan tema untuk
kepada reporter Majalah literasi, yaitu Membangun
Literasi Indonesia, Sabtu, 17 Ekosistem Sekolah dan
Oktober 2020 via WhatsApp. Madrasah Berbudaya Baca
Tulis dengan Kreatif di Masa
Kunjung Wahyudi juga Pandemi Covid-19.
bercerita bagaimana awal
kemunculan ide untuk “Hasil koordinasi akhirnya
meraih Rekor Muri di bidang muncul surat edaran dari
literasi. Pada 2 Juli 2020, Dinas Pendidikan Provinsi
Komnas Pendidikan Jatim Jatim dan Kantor Wilayah
telah berhasil mencatatkan Kementerian Agama Provinsi
Rekor Muri untuk Pendidikan Jatim yang setuju dan
Karakter dengan peserta mendukung kegiatan literasi
terbanyak, yaitu 23.564 orang tersebut,” jelas pria yang
dari 34 provinsi dan 9 negara. kini menempuh pendidikan
Magister Ilmu Politik di
Pengalaman itulah Universitas Wijaya Kusuma
yang mendorong Komnas Surabaya itu.
Pendidikan Jatim untuk
mendapatkan Rekor Muri Adapun langkah-
di bidang literasi. Komnas langkah yang dilakukan,
Pendidikan Jatim telah yaitu membuat website
melakukan koordinasi dengan literasi dengan nama www.
Kepala Dinas Pendidikan melekaksara.com, bekerja
Provinsi Jatim dan Kepala sama dengan MediaGuru
Kantor Wilayah Kementerian untuk menyelenggarakan
Agama Provinsi Jatim. workshop penulisan secara

MG | Majalah Literasi Indonesia

LAPORAN 23
UTAMA
MG
yang ditargetkan adalah
sebanyak 2.000 buku. JANUARI
2021
“Sementara itu, untuk data
online, hasil dari workshop Penggerak Literasi Indonesia
dan pendampingan selama sudah terdaftar sebanyak 318
satu bulan berupa karya dari 33 provinsi. Dari Jatim
buku dikirimkan ke Komnas sebanyak 294 orang. Ini
Pendidikan Jatim untuk didata akan terus bertambah. Serta
dan saat hari H ditunjukkan dari 11 negara ada 18 orang,”
ke Tim Muri, melakukan pungkasnya. n (SYAIFUL RAHMAN)
komunikasi dengan para guru
penggerak Literasi Seluruh Ketua Komnas Pendidikan Jatim,
Indonesia agar terus berkarya Kunjung Wahyudi, S.T., M.Si
untuk pendidikan Indonesia,
dan melakukan komunikasi Majalah Literasi Indonesia | MG
dengan para penerbit lain
untuk bisa membantu
menggerakkan guru-guru di
daerah masing-masing.

Sampai wawancara
ini berlangsung, sudah
terkumpul 211 buku di
Komnas Pendidikan Jatim
dan ada beberapa daerah
yang sudah siap untuk
mengirimkan buku, yaitu
Magetan (400 buku), Kediri
(50 buku), Bojonegoro
(100 buku), Tulungagung (100
buku), Malang (100
buku), Pasuruan (50
buku), Madiun (150
buku), Pacitan
(100 buku),
dan masih ada
daerah-daerah
lain di luar Jatim
yang juga mulai
mengirimkan
buku-buku
hasil karya
guru dan
siswa. Jumlah

24 LAPORAN
UTAMA
MG

JANUARI
2021

MNAedRiaSGUuMrucuilsikai, salah satu penulis yang berhasil menerbitkan buku bersama
mengikuti pelatihan Sasisabu.

DI SASISABU, SISWA TIDAK
HANYA DIAJARI MENULIS

Kemampuan literasi memberikan penjelasan dan
sangat penting menjawab semua pertanyaan
ditanamkan sejak seputar sasisabu.
dini. Oleh karena
itu, MediaGuru Menurut Syaiful, mulanya
membuat program satu siswa program MediaGuru adalah
satu buku (sasisabu) yang Sagusabu. Namun, banyak
khusus untuk melatih siswa siswa yang juga ikut serta
menulis buku. Di panggung pada pelaksanaan Sagusabu
Indonesia International Book Fair sehingga MediaGuru me-
(IIBF) 2020, Sabtu, 03 Oktober launching program Sasisabu
2020, MediaGuru mengadakan pada 2018 untuk mewadahi
webinar Satu Siswa Satu Buku. siswa yang ingin menjadi
penulis dan menulis buku.
Dua narasumber, yaitu Syaiful
Rahman dan Aprilia Susanti “Dalam program itu, adik-
adik tidak hanya kami latih

MG | Majalah Literasi Indonesia

LAPORAN 25
UTAMA
MG

JANUARI
2021

untuk bisa menulis, tapi juga “Apa sih bedanya sasisabu
untuk berani mencari teman daring dan offline? Sebenarnya
baru, berani berteman, berani sama. Secara konsep
bertanya, dan bahkan juga sama. Materi sama. Tidak
mendapat pendampingan ada perbedaan. Ilmu yang
selama satu bulan,” jelasnya. diberikan sama, tidak ada yang
dikurangi. Peserta juga akan
Sudah banyak alumni mendapatkan pendampingan,”
sasisabu yang merasakan jelas Aprilia Susanti.
manfaatnya. Di antaranya
Mohammad Aurel dari SDIT Aprilia menyarankan bagi
Darul Mukmin Kabupaten siswa yang ingin belajar dan
Karimun Kepulauan Riau. mengasah kemampuan
Aurel mengikuti kelas Sasisabu menulisnya dapat mem-
di Jakarta. Tak perlu lama, posting tulisannya di sasisabu.
keinginannya terkabul. Dia id. Di laman ini, siswa
berhasil menulis buku perdanya dapat berbagi dan saling
dengan judul Mimpi Jadi mendukung membenahi dan
Youtuber Cilik. Sekarang dia meningkatkan kemampuan
sedang proses menyelesaikan menulis.
buku kedua dengan judul My
Father is My Idol. Nur Azizah Basyirah
Syamsuddin, alumni Sasisabu
“Saya sebenarnya pemalu, Daring IV berbagi pengalaman
tapi karena saya dan penulis mengikuti sasisabu daring. Dia
cilik lainya punya tujuan yang sudah menghasilkan buku
sama, rasa malu itu tertutupi pertama dengan judul Kutukan
oleh semangat,” tuturnya saat Buku Misterius. Selain itu, dia
diberi kesempatan berbagi juga sempat ditulis di Majalah
dengan peserta webinar. Literasi Indonesia dalam rubrik
Sosok Inspiratif.
Sebelum masa pandemi
ini, Sasisabu diselenggerakan “Saya menulis di lembaran
secara offline dengan cara kertas, kemudian hilang
tim sasisabu mendatangi entah ke mana. Namun,
sekolah atau tempat pelatihan. semua berubah sejak ibu
Namun, sejak pandemi saya menemukan pamflet
sasisabu dilakukan secara sasisabu daring di facebook.
daring. Menurut Aprilia Susanti, Beliau menawarkan kepada
jumlah alumni sasisabu daring saya untuk mengisi pandemi
sudah mencapai ratusan dan dengan berkarya,” tutur siswa
bahkan sudah banyak yang MTs YPKP Sentani Papua itu.
menghasilkan buku.
Bagi Azizah, sebelum bertemu

Majalah Literasi Indonesia | MG

26 LAPORAN
UTAMA
MG

JANUARI
2021

ANTUSIASME para penulis cilik dalam mengikuti webinar Sasisabu IIBF 2020.

dengan sasisabu, menulis menjadi kalah sama yang besar. Tapi,
sesuatu yang sangat sulit, apalagi untuk di bawah aku, aku punya
sampai menerbitkannya. Setelah pandangan kayak gini, hebat
bergabung dengan sasisabu, ya dia, masih kecil sudah mau
kesulitan itu hilang dan dia berhasil menulis, keren ya dia, masih
menghasilkan buku perdana. kecil sudah belajar menulis.
Dengan itu aku jadi terinspirasi,
Bintang tamu ketiga termotivasi, dan tambah
yang juga mendapatkan semangat,” tuturnya.
kesempatan berbagi adalah
Malida Firyal Kautsar dari MAN Malida juga
2 Kota Serang. Dia juga salah merekomendasikan peserta
satu alumni Sasisabu Daring IV webinar untuk bergabung
dan sudah menghasilkan buku dengan kelas sasisabu.
berjudul Kalimat Setelah Titik. Menurut Malida, banyak yang
didapatkan di kelas itu selain
“Menurutku, yang menarik ilmu kepenulisan.
di sasisabu ini, aku ketemu
dengan teman-teman dari Webinar Sasisabu pada
berbagai usia. Ada yang di atas kegiatan IIBF tersebut diakhiri
aku dan di bawah aku. Untuk dengan kuis untuk peserta
di atas aku, aku mandangnya webinar. Mereka yang berhasil
gini, aku masih kecil, aku masih menjawab akan mendapatkan
punya banyak peluang untuk hadiah berupa voucher
jadi penulis, aku enggak mau pelatihan sasisabu gratis. n (FUL)

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 121
ESAI
MG

JANUARI
2021

Majalah Literasi Indonesia | MG

28 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

MATSAMA SEBAGAI PEREKAT

KEBERSAMAAN
DI MADRASAH

Oleh: Yuni Hasnidar, S.Pd., M.M.Pd.
Kepala MAN Karimun, Kepulauan Riau

Pada Juni sekolah umum dike-
2020, saya nal dengan sebutan
menemani MOS. Pengenalan
putri saya siswa baru MAN
ke sebuah Karimun, Kepulauan
pusat perbelanjaan Riau, digelar pada
terbesar di Kota Juli 2020. Tujuannya,
Batam. Nagoya memberi informasi
Hill, inilah tempat sekaligus promosi
belanja favorit berlokasi di program hebat dan capaian
pusat kota tersebut. Saat prestasi madrasah kepada
menungguinya bertransaksi, siswa baru dan orang tua.
saya memilih duduk di kursi Dengan demikian, peminat
yang tersedia. Mata saya menjadi tahu seperti apa
tertuju pada kassa yang madrasah pilihannya, tenaga
berjejer lima. Saya tertarik pendidik yang ada, sistim
mengamati lebih detil. pembelajaran, fasilitas sarana
prasarana dan lainnya.
Tatkala tiba di tempat Sehubungan dengan
tugas saya membuat co- kondisi pandemi Covid-19
rat-coret. Isinya terkait yang terus meluas penyeb-
program persiapan menyam- arannya, saya selaku kepala
but siswa baru. Masa ta’aruf madrasah ingin matsama
siswa madrasah disingkat hadir dengan konsep keki-
dengan matsama, yang di

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 29
ESAI
MG

JANUARI
2021

nian namun menyehatkan. ke dua keberadaan siswa
Mengenang kembali Nagoya tetap sama. Satu di antara
Hill, saya ingin mengangkat- kreativitas siswa yang men-
nya menjadi inspirasi anak curi perhatian pasar yakni
negeri. Betapa sesungguhn- melukis di atas talenan
ya sebagian dari anak ma- diakhiri dengan memberi
drasah asal kepulauan belum warna sesuai selera.
punya kesempatan melihat
pusat perbelanjaan mewah Ada awal tentu ada akhirn-
secara langsung. Jangankan ya. Di akhir kegiatan matsa-
untuk membeli barang yang ma, siswa diundang hadir ke
disukai, bisa makan dan bisa madrasah untuk 15 menit.
membayar uang sekolah saja Bukan tanpa alasan, pihak
itu sudah bersyukur. madrasah sangat tahu ada
rindu untuk madrasah dan
Itulah yang mendasari dipi- seisinya. Harapannya, dengan
lihnya “kasir” sebagai tempat desain matsama ala pusat
transaksi. Selain memberi ke- perbelanjaan, bisa melebur
san berbeda, ciptakan kegia- rasa antara siswa, kakak
tan menyenangkan, bernilai kelas, serta guru. Tak kenal
edukasi tinggi. Dipersiapkan maka tak sayang. Benar saja
7 kasir untuk 70 siswa. Satu 15 menit itu syahdu melepas
kasir melayani 10 siswa secara rindu. n
bergantian. OSIS sangat
berperan. Mereka bersikap
seolah-olah seperti kasir yang
siap melayani pelanggan
(siswa baru).

Masa orientasi siswa MAN
Karimun dibuat variatif.
Siswa mengikuti aktivitas
dalam jaringan dan luar
jaringan. Untuk hari pertama,
siswa didampingi orang tua
mengikuti acara pembukaan
melalui kanal YouTube MAN
Karimun. Siswa beraktivitas
dari rumah. Dilanjutkan hari

Majalah Literasi Indonesia | MG

30 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

PEMIMPIN YANG
SESUNGGUHNYA

Oleh: Riza Sofia, M.Pd.
Kepala MAS Batu Taba Kab. Tanah Datar dan Guru Kimia

MAN 4 Tanah Datar, Sumatra Barat

“Setiap kalian adalah mempertanggungjawabkan
pemimpin dan setiap apa yang dipimpinnya.
pemimpin akan dimintai Tanggung jawab seorang
pertanggungjawaban pemimpin itu sangat berat.
atas yang dipimpinnya.” Bukan hanya di dunia, tetapi
(HR. Al-Bukhari dan Muslim). sampai ke akhirat masih diminta
pertanggungjawabannya.
Kutipan hadis ini Apakah sebagai pemimpin suatu
menjelaskan bahwa manusia lembaga, organisasi, pemimpin
terlahir sebagai pemimpin. dalam keluarga, bahkan yang
Seorang pemimpin akan

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 31
ESAI
MG

JANUARI
2021

lebih kecil lagi adalah pemimpin Datar pada Januari 2019.
bagi diri kita sendiri. Dua jabatan yang harus

Maju mundurnya suatu saya jalani. Saya harus siap
lembaga atau organisasi memimpin dan siap untuk di
tergantung kepada pimpin. Ada pelajaran yang
pemimpinnya.
Bagaimana cara dapat saya petik dari
seorang pemimpin kondisi ini. Menjadi
dapat mengayomi seorang pemimpin
orang-orang yang sesungguhnya
dipimpinnya adalah orang
untuk mencapai yang mampu
visi dan misi suatu menguasi diri dari
lembaga. Apalagi karakter buruk
pemimpin suatu yang dimilikinya
lembaga pendidikan
swasta yang dikelola oleh untuk diubah menjadi
masyarakat atas dasar lebih baik.
pengabdian dan sikap sosial.
Hal ini membutuhkan seorang Seorang pemimpin harus
pemimpin yang berkomitmen menyadari bahwa orang yang
untuk melakukan perubahan- dipimpinnya mempunyai
perubahan dengan dasar karakter yang beragam. Jadi,
keikhlasan. seorang pemimpin semestinya
harus bersikap fleksibel dan
Contohnya perubahan demokratis. Pemimpin harus
status saya dari guru Pegawai siap menerima kritik dan
Negeri Sipil (PNS) di madrasah saran dari bawahannya dan
negeri dan menjadi kepala mampu mengarahkan untuk
sekolah di madrasah swasta. mewujudkan tujuan lembaga
Dua tanggung jawab atau organisasi. Jika kerja sama
yang saya jalani sekaligus. sudah terjalin antara pemimpin
Saya mengajar di MAN 4 dengan yang dipimpin, visi
Kabupaten Tanah Datar dan misi yang diinginkan
dan kepala sekolah di suatu akan tercapai. Semoga kita
madrasah swasta, yaitu MAS bisa menjadi pemimpin yang
Batu Tebal Kabupaten Tanah bertanggung jawab, baik di
dunia dan di akhirat.n

Majalah Literasi Indonesia | MG

32 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

COVID-19 MAKIN BERTAMBAH
DI INDONESIA AKIBAT

PEMERINTAH BANYAK GAYA

Oleh: Fadhlil Wafi
Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang

Sejak Maret 2020, warganya, di saat itu pula
Covid-19 sudah pemerintah Indonesia sibuk
memasuki menyepelekan virus tersebut.
Indonesia. Virus ini
mengakibatkan  “Tapi (ini), guyonan sama
penderitanya meninggal Pak Presiden, ya. Insyaallah,
dunia dengan sekejap mata. ya, (virus) COVID-19 tidak
Sebelum Covid-19 masuk masuk ke Indonesia karena
ke Indonesia, beberapa setiap hari kita makan nasi
negara yang berada di dalam kucing, jadi kebal,” tutur Budi
kawasan Asia Tenggara lebih Karya dalam Republika.  Satu
dulu merasakan sangat bulan setelah pernyataan ini,
berbahayanya corona. tepatnya 16 Maret, Budi Karya
Sebut saja seperti Vietnam, dinyatakan positif Covid-19.
Singapura, dan Malaysia.
Bahkan, di Singapura, WNI Ketika negara tetangga
yang pertama kali terinfeksi. sudah hampir selesai
membasmi virus di negaranya,
Namun, penderita corona Indonesia mulai siap siaga dan
bisa dikendalikan di beberapa yakin bisa mengatasi Covid-19
negara tersebut. Hal itu karena jika merambah ke NKRI.
pemerintahnya cepat tanggap Fasilitas yang lengkap sudah
dalam menangani kasus- dimiliki Indonesia.
kasus yang baru muncul.
Di saat pemerintah negara “Sejak awal, pemerintah
tetangga sibuk mengatasi benar-benar mempersiapkan.
virus corona yang menyerang Rumah sakit lebih dari seratus
dengan ruang isolasi yang
MG | Majalah Literasi Indonesia baik,” kata Jokowi.

TULISAN 33
ESAI
MG
dengan syarat mematuhi
protokol kesehatan JANUARI
2021
Istilah-istilah yang
Hal tersebut disampaikan disampaikan pemerintah
Jokowi bersamaan dengan seperti social distancing,
pengumuan seorang ibu 61 lockdown, new normal,
tahun bersama anaknya 31 dan lainnya seperti angin
tahun yang berdomisili di belaka. Rata-rata, masyarakat
Depok, Jawa Barat dinyatakan yang kurang edukasi tidak
positif. memahami makna dari
istilah tersebut. Sebaiknya,
Hari demi hari kasus positif pemerintah menyampaikan
corona terus bertambah di edukasi terhadap masyarakat
Indonesia. Pemerintah pun awam dengan bahasa atau
mengeluarkan berbagai istilah yang lebih sederhana
kebijakan agar corona tidak lagi. Tidak banyak gaya
semakin meluasnya. Berbagai dalam menyampaikan suatu
saran banyak disampaikan istilah agar tidak terjerumus
masyarakat. Salah seperti rumus fisika. Banyak
satunya agar pemerintah gaya=banyak tekanan.. n
mengeluarkan perintah
lockdown, mengingat sangat Majalah Literasi Indonesia | MG
berbahayanya Covid-19 ini.

Berbagai kebijakan
dikeluarkan pemerintah.
Setelah PSBB alias
Pembatasan
Sosial Berskala
Besar, terbitlah
kebijakan baru,
New Normal.
Kebijakan ini
mengingat
ekonomi
negara yang
dirasa mulai
goyah. Dalam
kebijakan ini,
masyarakat
boleh
beraktivitas

34 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

MURAL
LITERATE

Oleh: Dewi Rochmana
Guru SMAN 1 Puncu Kabupate Kediri

“ Hasil Programme for Kemendikbud kala itu. Lebih
International Student lanjut beliau menyatakan,
Assessment (PISA) “Diperoleh gambaran masih
untuk kemampuan ditemukan tingginya jarak
baca siswa Indonesia, mutu dan hasil pendidikan
berada dalam kelompok tiap daerah.”
kurang dengan rerata 371.
Hasil tersebut menjadi Untuk meningkatkan
alarm dini untuk melakukan upaya tersebut pemerintah
perubahan paradigma telah melakukan gerakan
pendidikan di Indonesia.” literasi nasional (GLN). Gaung
Demikian disampaikan oleh tersebut berkumandang
Totok Suprayitno, kepala BPP sampai ke pelosok. Lantas,
bagaimanakah kaum bawah

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 35
ESAI
MG
mengupayakan gerakan
literasi bagi anak yang JANUARI
tidak suka membaca, maka 2021
sekolah melakukan upaya
mengejawantahkan? Jelas, dengan menggiatkan literasi
telah disampaikan bahwa dengan cara menggambar.
tiap daerah memiliki mutu Kegiatan menggambar di
yang berbeda, bahkan dinding yang dikenal dengan
mungkin lebih rendah. ‘mural’ yang dilakukan secara
berkelompok dengan tema
Tidak mudah mengajak tertentu.
anak-anak untuk membaca.
Dan kenyataan tersebut Menggambar di dinding
terjadi di sekolah saya. Dari dengan tema tertentu,
waktu awal pembelajaran membuat anak mencari
untuk membaca bacaan tahu tentang topik tersebut
ringan pun tidak semua agar mural yang dihasilkan
anak mau melakukannya. sesuai dengan harapan. Ada
Ada saja alasan mereka berbagai macam mural yang
untuk keluar kelas. Untuk mereka buat. Di antaranya,
gambar buku yang disusun
di rak dengan rapi, gambar
wayang, gambar peringatan
hoaks, gambar tentang
adiwiyata, dan masih banyak
lagi. Beberapa gambar juga
diselipkan kata-kata motivasi,
peringatan, atau anjuran
yang mereka buat sendiri.

Literasi dapat dilakukan
dengan berbagai macam
cara untuk melatih siswa
fokus dan konsentrasi
tentang suatu hal. Selain itu,
juga melatih diri untuk bisa
menulis, merangkai kata-
kata, dan meningkatkan
pengetahuan.n

Majalah Literasi Indonesia | MG

36 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

PEMBELAJARAN ASYIK
DENGAN TEKA-TEKI
SILANG

Oleh: Donni Saputra, S.Pd., M.Pd.
SDN 12 Api-Api Kec. Bayang, Kab. Pesisir Selatan

Banyak orang tua belajar di rumah. Ditambah
yang mengeluh lagi, bagi orang tua yang
dengan tugas kehidupannya kurang
yang diberikan berkecukupan akan sulit
oleh guru pada mendampingi anaknya
masa pandemi. Hal itu belajar. Sebab, hari-hari
wajar saja terjadi karena para orang tua (ayah) sibuk
tidak semua orang tua mencari makan untuk anak
memiliki kemampuan untuk dan istrinya di luar.
membimbing anaknya
Agar anak-anak dapat

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 37
ESAI
MG

JANUARI
2021

belajar sendiri di rumah, baik kesulitan mendampingi

didampingi oleh orang tua anaknya karena siswa dapat

atau tidak, maka guru harus belajar sendiri. Kedua, siswa

mempreteli pembelajaran terbiasa membaca tanpa

yang diberikan dengan merasa dipaksa. Ketiga, guru

cara lebih baik. Yang dapat akan terbiasa mencarikan

menarik minat siswa tanpa solusi terhadap pembelajaran

dipaksa. Salah satu solusinya yang akan diberikan.

adalah pembelajaran Kelemahan dari

dijadikan permainan. pembelajaran yang dipreteli

Karena anak usia sekolah dengan teka-teki silang

dasar sangat ini adalah

menggemari AGAR ANAK-ANAK kurang tepat
permainan. DAPAT BELAJAR digunakan pada
mata pelajaran
Permainan yang SENDIRI DI RUMAH, matematika.
ditawari adalah BAIK DIDAMPINGI Karena
teka-teki silang. OLEH ORANG TUA matematika lebih
Pembelajaran ATAU TIDAK, MAKA banyak dalam
yang direkayasa bentuk uraian.
dengan teka- GURU HARUS
teki silang akan MEMPRETELI Para guru
menantang PEMBELAJARAN harus kreatif
siswa untuk YANG DIBERIKAN mengemas
DENGAN CARA
LEBIH BAIK.

terus membaca pembelajaran.

untuk dapat Sehingga

menyelesaikannya. Dalam pembelajaran yang

hal ini dua tujuan dapat dikerjakan oleh para siswa di

dicapai. Yaitu memaksa rumah tidak menjadi momok

siswa membaca untuk bisa yang menakutkan. Dan juga

menjawab pertanyaan teka- tidak menjadi beban bagi orang

teki silang dan siswa dapat tua. Maka, salah satu solusinya

belajar sendiri. adalah dengan menjadikan

Beberapa keuntungan pembelajaran menjadi

pembelajaran dengan gemas dan mengasyikkan.

teka-teki silang. Pertama, Dan hal ini tentu solusinya

mengurangi keluhan para adalah pembelajaran metode

orang tua yang merasa menjawab teka-teki silang. n

Majalah Literasi Indonesia | MG

38 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

Hareudang Literasi

Oleh: Fatima Zahro , S.Pd.I.
MI Darussalam 02 Jember

Hareudang menulis). Wah, bagaimana
berasal dari rasanya semangat literasi itu
bahasa Sunda sih?
yang artinya
gerah. Gerah Membaca dan menulis
berarti panas. Dalam hal menjadi pasangan yang
ini maksud dari hareudang serasi ketika subjeknya
literasi adalah semangat mampu menginovasikan
untuk literat (membaca dan keduanya. Artinya, dengan
membaca pengetahuan

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 39
ESAI
MG
kata-katanya belum pernah
dipakai oleh pembaca. JANUARI
2021
Setelah kata-kata keren
akan bertambah. Dengan itu didapat, seseorang ingin
pengetahuan bertambah, menggunakan juga kata
keinginan mencurahkan tersebut untuk digunakan
pengetahuan diwujudkan dalam kesehariannya.
dengan menulis. Khususnya dalam menulis.
Merangkai kata ke sebuah
Bagi seseorang yang kalimat. Kalimat ke seonggok
literat, membaca dan paragraf. Sehingga menjadi
menulis hal yang mudah paragraf padu dan mengalir
dilakukan. Setebal apa menjadi sebuah buku.
pun buku dengan senang Semua bisa tercipta dari satu
hati dibacanya. Apa sih atau beberapa buku yang
alasannya? Seseorang yang dibaca. Semua yang ditulis
keingintahuannya tinggi dalam sebuah buku akan
pada sesuatu hal. Maka, bermanfaat bagi pembaca.
orang tersebut rela mencari Jika buku seseorang dibaca
apa yang ingin diketahuinya. dan tulisannya bermanfaat
Dalam hal ini literasi. bagi orang lain, maka
mengalir juga pahala bagi
Buku tebal dimakan penulis.
mentah-mentah. Maksudnya,
jika orang tersebut sudah Seseorang yang memili-
literat, membaca bagaikan ki semangat literasi tinggi,
makan kerupuk. Tidak ada dapat dipastikan pengeta-
bosannya. Baca lagi, baca huannya juga luas. Karena
lagi, baca lagi, sampai tuntas, dengan banyak membaca,
dan sampai mengetahui orang tersebut akan berse-
maksud dari yang dibacanya. lancar ke mana pun yang dia
mau. Biasanya, bagi seorang
Setelah mengetahui yang literat ketika memba-
isi yang dibaca, biasanya ca serasa menjadi subjek di
orang tersebut akan banyak dalamnya. Dengan itu, gairah
mentransfer kata-kata membacanya terus menerus
yang pernah dibaca pada mengalir bagaikan air men-
perpustakaan kata yang galir. Tahniah! n
dimilikinya. Apalagi, buku
yang dibaca dari penulis
andal dan terkenal. Pastinya
banyak kosakata yang keren
menewen. Maksudnya,

Majalah Literasi Indonesia | MG

40 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

LITERASI DIGITAL
ANAK RUMAHAN

Oleh: Fauzur Rahman

Sejak 4 bulan lalu rebahan”. Dikarenakan
bisa dikatakan saya saya lebih banyak di rumah
jadi anak rumahan. daripada kerja di luar.
Bahkan, bisa juga Istilah kerennya work from
dikatakan “kaum home (WFH). Tempo dulu
saat zaman penjajahan,
pendahulu kita berjuang

dengan mengangkat
senjata. Namun,
sekarang di masa
pandemi, kita
berjuang dengan
berdiam diri di rumah.

Istilah itu biasanya
disebut dengan stay at
home. Kalimat tetap tinggal
di rumah, kini menjadi
trending topic digital.

Dulu ketika saya kecil, jika
mendengar barang digital,
saya beranggapan yang
memilikinya berarti orang
kaya. Apalagi, jika mempu-
nyai komputer atau barang
digital lainnya, pasti jadi
rebutan. Bahkan, saya sering
ditegur orang tua akan
bahaya dari barang digital

MMGG || MMaajjaallaahh LLiitteerraassii IInnddoonneessiiaa

TULISAN 41
ESAI
MG
yang ditemui yang
membuktikan peserta didik JANUARI
yang kecanduan dengan 2021
barang digital. Namun,
tersebut. Orang tua saya balik lagi. Sesuatu hal itu
bilang, nanti saya tidak fokus pasti ada nilai positif dan
dan nilai rapor turun karena negatifnya. Inilah tugas kita
kecanduan barang digital. sebagai guru dan orang tua,
membimbing anak dalam
Bisa dikatakan pada masa penggunaan barang digital
dulu, barang digital ini mu- tersebut. Jadi perkembangan
suh literasi. Barang digital barang digital saat ini sangat
yang dulunya sebagai sarana dominan penggunaannya
hiburan dan informasi, sedik- sebagai media belajar,
it banyaknya dapat meng- terutama HP. Kita sebagai
hambat kemajuan prestasi guru atapun orang tua, harus
belajar. Namun, saat ini tak bisa memanfaatkannya
dapat dimungkiri, ketika wa- secara efektif dan efisien.n
bah covid-19 terjadi, barang
digital bertransformasi men-
jadi media belajar yang wajib
dimiliki anak. Literasi belajar
yang dulu wajib punya dan
baca buku, kini berubah
menjadi literasi wajib belajar
melalui HP.

Literasi digital ibarat
sebuah pisau bermata dua.
Ada kalanya memberikan sisi
positif, seperti sebagai media
belajar atau alat pencari
informasi bermanfaat, cepat,
dan tepat. Ada pula kalanya
memberikan efek negatif.
Seperti membuat kecan-
duan.

Banyak hasil penelitian
dan permasalahan

Majalah Literasi Indonesia | MG

42 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

AYO, JADI
INSAN LITERAT

Oleh: Dra. Juni Damajanti

Guru Teknik Bangunan SMKN 3 Bondowoso

Beberapa tahun di masing-masing kelas
terakhir, gaung maupun di tempat-tempat
literasi santer banyak siswa berkumpul.
dikumandangkan.
Terutama di Di tingkat atas, seperti
bidang pendidikan. Pihak kantor cabang Dinas Pendi-
sekolah terus berlomba dikan Wilayah Bondowoso
menyiapkan sarana dan contohnya. Pernah menga-
prasarana guna memenuhi dakan kegiatan semacam
kebutuhan siswa dalam giat pelatihan menulis buku.
literasi. Sudut-sudut baca Kegiatan tersebut diikuti
gencar digalakkan. Baik oleh pengawas maupun para
kepala sekolah. Baik SMA,
MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 43
ESAI
MG

JANUARI
2021

SMK, maupun PKPLK. Dari kan semua karya tulis
sini tampak bahwa literasi siswa-siswi. Hal ini dimak-
adalah kebutuhan dasar yang sudkan agar hasil karya siswa
harus mulai dikenalkan dan berupa tulisan dapat dibaca
diterapkan oleh semua insan oleh temannya yang lain.
pendidik.
Untuk majalah sekolah,
Saya patut bersyukur, di saya lihat masih belum bisa
SMKN 3 Bondowoso tempat terlaksana dengan maksimal.
saya bertugas, beberapa Baru satu kali saja mencetak.
tahun ini giat dan lantang Maka, dengan menggunakan
menyuarakan pentingnya sarana majalah dinding,
literasi kepada semua warga merupakan solusi tepat
sekolah. Terbukti, dengan dan cepat untuk sementara
diberikannya waktu khusus waktu agar bisa menampung
di awal pembelajaran, siswa karya siswa-siswi. Ke depan,
diajak selama 15 menit untuk saya dan teman-teman harus
berliterasi bersama-sama. berjuang lebih keras lagi
dalam menggiatkan literasi
Di setiap pojok kelas, dise- di sekolah. Karena saya yakin,
diakan semacam sudut baca dengan berliterasi akan
dari rak kayu dengan berma- membuka semua jendela
cam buku sumbangan dari ilmu. n
siswa-siswi. Lalu, bagaimana
dengan gurunya? Alham-
dulillah banyak guru yang
menulis dan sudah meng-
hasilkan beberapa buku. Bah-
kan, mereka beberapa waktu
lalu mendapat penghargaan
dari kepala cabang Dinas
Pendidikan dalam sebuah
upacara peringatan Hari Ke-
merdekaan RI ke-74.

Tak sampai di situ, saya
dan beberapa teman guru di
sekolah memesan beberapa
majalah dinding. Majalah
dinding tersebut menampil-

Majalah Literasi Indonesia | MG

44 TULISAN
ESAI
MG

JJAANNUUAARRII
22002211

LORONG WAKTU
UBAH PASIF

MENJADI AKTIF

Oleh: Lia Kristiana, M.Pd.
Guru Sejarah SMAN 10 Bandar Lampung

Pembelajaran daring Pada masa pandemi
adalah metode belajar seperti saat ini, dibutuhkan
yang menggunakan kecakapan dan kreativitas da-
model interaktif berbasis lam melaksanakan kegiatan
internet dan learning pembelajaran daring. Kegia-
management system (LMS). tan belajar di sekolah, yang
Berdasarkan Kamus Besar dipandu oleh guru dapat
Bahasa Indonesia (KBBI) menciptakan suasana kelas
Kemendikbud, pengertian yang beragam. Siswa dapat
daring adalah dalam aktif dan kreatif apabila guru
jaring(an); terhubung melalui merancang pelaksanaan
jejaring komputer, internet, pembelajaran dengan sistem
dan sebagainya. yang baik.

MG | Majalah Literasi Indonesia


Click to View FlipBook Version