REPORTASE 145
HARAU MENDUNIA MG
JANUARI
2021
Oleh Lisa Lazwardi, S.Pd
SMAN 1 Kecamatan Akabiliru
PESONA: Salah satu sisi Lembah Harau yang sangat memesona.
LEMBAH Harau, sebuah tebing seperti lukisan indah
destinasi wisata yang dengan tekstur alami. Daya
terletak di Kecamatan Harau, tarik ini membuat Harau
Kabupaten Lima Puluh Kota. menjadi tempat wajib untuk
Menyusuri jalan menuju kegiatan Internasional Tour
kawasan hutan lindung de Singkarak tiap tahun.
lembah Harau, mata kita
akan langsung disambut Terdapat resor dengan
hamparan sawah menghijau bangunan rumah gonjong.
yang dikelilingi tebing- Letaknya, di dasar lembah
tebing dengan granit terjal datar di antara tiga buah air
yang ketinggiannya sekitar terjun dengan ketinggian
100m sampai 300m. Tekstur 100 m. Daerah ini disebut
tanah liat pada permukaan dengan Kampung Sarasah.
Rumah yang dikelilingi hutan
Majalah Literasi Indonesia | MG
146 REPORTASE
MG lindung dan mengalir sungai
dengan air bening di depan-
JANUARI nya. Di sini, tersedia sampan
2021 yang bisa disewa pengun-
jung.
musim salju dan musim
Masyarakat Provinsi Su- semi. Disediakna juga baju
matera Barat dan Riau lebih Hanbook ala Korea dan
tertarik dengan keunikan Kimono ala Jepang. (Lisa
Kampung Eropa. Di sini, dib- Lazwardi/Kepala Sekolah
uat kawasan seperti miniatur SMAN 1 Akabiluru Kabupaten
Eropa yang mewakili ciri khas Lima Puluh Kota). n
berbagai negara. Ada minia-
tur Menara Eiffel, kincir angin
seperti di Belanda, Menara
Pisa, Menara Big Ben, kebun
bunga tulip, dan gedung-ge-
dung gaya Eropa.
Di tengah
berkembangnya kecintaan
masyarkat Indonesia
menonton drama
Korea, pengelola Harau
mengembangkan kawasan
baru yaitu ASEAN Heritage.
Namun, lebih dikenal dengan
Kampung Korea. Pengunjung
disambut dengan monumen
bertuliskan “I Love Seoul”
dan bunga sakura buatan
yang sedang bersemi ketika
melewati jembatan menuju
Kampung Korea. Wisatawan
akan terpukau ketika berjalan
di antara deretan rumah-
rumah bergaya Korea dan
tulisan-tulisan kanji di
deretan pertokoan seperti
di Korea dan Jepang. Di sini,
juga disediakan tempat
foto berlatarkan suasana
MG | Majalah Literasi Indonesia
REPORTASE 147
MG
JANUARI
2021
BIMTEK LURING PERDANA
DISDIK SUMBAR
Oleh RIWAYATUL ISMI
DINAS Pendidikan yang ada di hotel dipatuhi
Provinsi Sumatera Barat oleh semua peserta.
mengadakan Bimtek luring
perdana di masa transisi “Kegiatan ini kita lakukan
Covid-19 di hotel Kyriad Bumi setelah mengantongi izin
Minang Padang. Kegiatan dari pemerintah provin-
ini membahas Kurikulum si,” terang Kabid SMK Joko
Tingkat Satuan Pendidikan Purnomo. “Saya mengimbau
(KTSP) jenjang pendidikan seluruh sekolah yang ada di
SMA, SMK, dan SLB secara Sumatera Barat agar dapat
dua tahap. Tanggal 24-26 mendesain pembelajaran
Juni untuk SMA dan 28-30 dalam jaringan dengan
Juni 2020 untuk SMK serta memanfaatkan Learning
SLB. Management System dari
aplikasi manapun. Sehingga,
Selama pelaksanaan bim- pembelajaran dalam masa
tek, standar protokol kese- pandemi tetap efektif dan
hatan tetap dilaksanakan. mudah dikontrol,” lanjutnya
Ketersediaan pencuci tangan, dalam materi pembukaan
pemakaian masker, jarak periode kedua.
tempat duduk, serta keter-
tiban penggunaan sarana Materi utama yang didi-
skusikan adalah pemantapan
Majalah Literasi Indonesia | MG
148 REPORTASE
MG dokumen I, II, dan III KTSP
tahun ajaran 2020/2021 yang
JANUARI difasilitasi oleh Tim Pengem-
2021 bang Kurikulum Provinsi. Se-
banyak 33 orang wakil kepala
bidang kurikulum dari SMK “TEACHING FACTORY
se-Sumatera Barat terlibat MERUPAKAN SALAH SATU
hangat dalam pembahasan MODEL PEMBELAJARAN
topik analisis kondisi ideal
dan kondisi nyata sekolah YANG WAJIB DIMILIKI
berdasarkan SNP, penen- OLEH SETIAP SMK, AGAR
tuan visi, misi, dan tujuan SMK BEJALAN LAIAKNYA
sekolah, RPP berdasarkan INDUSTRI. SEPATUTNYA
SE Mendikbud No. 4 Tahun SMK MENIKAH DENGAN
2019, penilaian pembelajaran,
DUNIA USAHA DUNIA
analisis sinkroniasasi KD C2 INDUSTRI YANG SESUAI
dan C3 dengan SKKNI, serta
model pembelajaran teach- AGAR KURIKULUM
ing factory. RELEVAN DAN MEMENUHI
“Teaching factory merupa- TUNTUTAN ZAMAN,”
kan salah satu model pem-
belajaran yang wajib dimiliki menuhi tuntutan zaman,” tu-
oleh setiap SMK, agar SMK tur Amra Warda, koordinator
bejalan laiaknya industri. TPK SMK Provinsi Sumbar.
Sepatutnya SMK menikah
dengan dunia usaha dunia Seusai kegiatan bimtek
industri yang sesuai agar ini, diharapkan wakil kuri-
kurikulum relevan dan me- kulum menjadi jenderal
perencana pendidikan di
sekolah masing-masing yang
tertuang dalam dokumen
KTSP. (Riwayatul Ismi/Guru
Kejuruan UPW, SMK Negeri 2
Pariaman).n
MG | Majalah Literasi Indonesia
REPORTASE 149
MG
JANUARI
2021
PENERIMAAN PESERTA
DIDIK BARU
Oleh Mieke
JAWA TIMUR - Menteri Darurat Penyebaran Virus
Pendidikan dan Kebudayan Corona. Surat edaran ini
Nadiem Makarim pada antara lain berisi mengenai
Selasa, 24 Maret 2020, kebijakan Mendikbud
mengeluarkan Surat Edaran mengenai peniadaan
Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Ujian Nasional
Pelaksanaan Kebijakan tahun ini dan pelaksanaan
Pendidikan dalam Masa Pelaksanaan Penerimaan
Majalah Literasi Indonesia | MG
150 REPORTASE
MG Peserta Didik Baru (PPDB)
dikarenakan merebaknya
JANUARI virus Corona di Indonesia dan
2021 di dunia.
PPDB di tengah pandemi mengatur penyaluran kelebi-
Covid-19 dilakukan secara han siswa.
daring. Hal ini dilakukan agar
tidak ada kerumunan orang. Berdasarkan Peraturan Gu-
Orang tua dan siswa tidak bernur Jawa Barat Nomor 31
harus berangkat ke sekolah. Tahun 2020 diatur perband-
Dampak coronavirus, meng- ingan daya tampung sekolah.
haruskan pemanfaatan Te- Jalur zonasi paling sedikit
knologi Informatika di dunia 50%, jalur afirmasi paling se-
pendidikan. dikit 20%, jalur perpindahan
tugas orang tua/wali paling
Pendaftaran PPDB dilak- banyak 5%, dan jalur prestasi
sanakan dua tahap. Tahap sebanyak sisa kuota.
I pada 8 sampai dengan
12 Juli 2020. Daftar ulang Sekolah wajib melapor ke
dilaksanakan 23-24 Juni 2020. Dinas Pendidikan jika ber-
Tahap II dilaksanakan pada dasarkan hasil seleksi jumlah
25 Juni- 1 Juli 2020. Daftar calon siswa pada sekolah
ulang 9-10 Juli 2020. Permen- yang bersangkutan melebihi
dikbud Nomor 44 Tahun 2019 daya tampung. Selain itu se-
kolah tidak boleh menambah
jumlah rombongan belajar
dan atau ruang kelas baru
terkait PPDB. n
MG | Majalah Literasi Indonesia
REPORTASE 151
MG
JANUARI
2021
TAKDIR TELAH
MEMPERTEMUKAN KITA
Oleh Yesi Arisanti, S.Pd.
Guru SD Semen Padang, Yayasan Igasar
Semen Padang, Sumatra Barat
SURABAYA - majalahlit- dengan tema “Tantangan
erasi.id – Itulah semangat dan Peluang di Era Digi-
literasi yang ingin dihadir- tal”. Acara ini dihadiri 300
kan TNGP 2020 pada We- gurusianer melalui Zoom
binar MediaGuru Indonesia Meeting dan ratusan lainnya
International Book Fair (IIBF) melalui YouTube MediaGuru.
yang dilaksanakan pada
Minggu, 4 Oktober 2020. Takdir telah memper-
Webinar TNGP dilaksanakan temukan kita adalah sil-
aturahmi nasional yang
Majalah Literasi Indonesia | MG
152 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
MENYIKAPI PEMBELAJARAN
HOME LEARNING
Oleh: Sari Mulyani, S.Pd., M.Si.
Guru SMAN 66 Jakarta
Sejak dikeluarkannya Kondisi ini memaksan semua
Keputusan pihak untuk berbenah dalam
Gubernur DKI waktu singkat dan cepat.
Jakarta Nomor Harus mengubah cara belajar
337 tahun 2020 dari yang biasa, menjadi luar
tentang status tanggap biasa.
darurat terhadap covid-19,
dinas pendidikan menyikapi Di masa pandemi covid-19,
dengan merumahkan semua siswa dipaksa untuk
guru dan muridnya. Guru mengikuti pembelajaran
diminta untuk melakukan jarak jauh. Jauh dari guru-
pembelajaran jarak jauh. guru, teman-teman, dan
sekolah. Semua itu ditempuh
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 153
OPINI
MG
JANUARI
2021
guna menyelesaikan dalam pembelajaran. Guru
materi di akhir semester dapat mencari cara yang
genap tahun pelajaran kreatif dan berbiaya murah
2019/2020. Suka tidak suka, meriah untuk pembelajaran.
semua siswa terpaksa dan Aktivitas HL yang murah
dipaksakan untuk mengikuti meriah dapat dilakukan
pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan
ini. Meski demikian, whatsapp dan google
sekolah tidak menargetkan classroom secara simultan.
pencapaian kurikulum Aktivitas itu sering dikenal
agar para siswa tidak stres dengan blended learning.
menghadapi ini. Sungguh
siswa tahun pelajaran Pada google classroom
2019/2020 adalah siswa yang (GCR), dapat dibuat ruang-
tangguh. Peristiwa ini pasti ruang kelas sebanyak kelas
akan terkenang hingga besar yang diampu. Aktivitas yang
nanti. diberikan pada tiap kelas di
Berdasarkan GCR dapat berupa
survei online dari tugas, materi,
seorang pengawas kuis, ulangan, dan
SMA, Bapak Slamet pertanyaan guru.
Wibowo, dari 3000 Pada aplikasi ini,
lebih responden guru juga dapat
yang mengikuti menyisipkan file,
pembelajaran video, audio, dan
Home Learning link.
(HL) 60% menikmati, 30%
merasa berat, dan 10% biasa- GCR memiliki
biasa saja. Kegiatan HL ini beberapa kelebihan. Dengan
menjadi berat karena beban GCR, guru mudah untuk
kuota dan penggunaan daya menarik nilai-nilai semua
listrik meningkat signifikan. siswa yang mengerjakan,
baik dalam bentuk excel
Guru, sebagai perancang maupun PDF. GCR dapat
skenario pembelajaran menginfokan remedial bagi
HL, hendaknya dapat beberapa siswa tertentu,
berkreasi dengan maksimal sehingga hanya siswa
pada pembelajaran yang tersebut yang mengerjakan
dibuatnya. Kreativitas guru tugas. Komunikasi tugas,
sangat menentukan antusias kuis, ulangan, dan lain-lain
murid dan suasana senang itu semua dapat dilakukan di
GCR. n
Majalah Literasi Indonesia | MG
154 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
ARUS PERUBAHAN
AKIBAT COVID-19
Oleh: Jabariah Abbas, S.Si., M.Pd
Guru SMAN 11 Pinrang
Munculnya telah banyak menimbulkan
covid-19 di dampak secara global.
Kota Wuhan, Setelah virus itu merebak
Cina, akhir ke berbagai belahan dunia,
Desember 2019, secara signifikan mengubah
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 155
OPINI
MG
JANUARI
2021
hampir seluruh tatanan Physical distancing
kehidupan. maupun social distancing
yang diberlakukan pula
Untuk mencegah dan untuk mencegah penularan.
memutus mata rantai Masyarakat diminta untuk
penularan covid-19, menghindari kerumunan
pemerintah Indonesia dan pengaturan jarak.
menerapkan Pembatasan Kegiatan ini menjadi hal yang
Sosial Berskala Besar (PSBB). sulit dilakukan di tengah
Pembatasan ini memberikan masyarakat yang padat
dampak sosial yang dan tingkat kedisiplinan
signifikan bagi masyarakat, yang rendah. Beragam
termasuk golongan migran kegiatan pembatasan ini pun
muda yang mobilitasnya perlahan-lahan memberikan
mengharuskannya berada dampak di berbagai sisi.
pada kota atau kabupaten
yang berbeda dengan Sektor wisata kehilangan
daerah asalnya. Kembalinya pemasukan akibat kebijakan
ke kampung akan berisiko yang mengharuskan
tinggi menimbulkan local penutupan tempat wisata
transmition virus. Sementara, dan hiburan. Turis luar
pilihan bekerja di rumah maupun domestik otomatis
dirasa kurang nyaman. tidak dapat mengunjungi
Majalah Literasi Indonesia | MG
156 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
tempat tempat wisata. home, dilakukan di rumah.
Bidang transportasi Hal ini tentu menimbulkan
distraksi dan dampak
turut mengalami kerugian. psikologis yang dapat
Beberapa penerbangan menghambat pekerjaan.
ditutup, terutama Banyak perusahaan harus
penerbangan antarnegara. bertahan dengan kondisi
Ojek, taksi, bus, dan ini. Ada pula yang terpaksa
angkutan lainnya kehilangan harus mengurangi karyawan.
penumpang karena mobilitas Akibatnya, penggangguran
masyarakat menurun drastis meningkat, sehingga turut
akibat takut berada di ruang memicu ketidakstabilan
ruang publik. ekonomi.
Kebutuhan dan distribusi Sektor lain yang tidak kalah
pangan serta barang telak dampaknya adalah
terganggu. Masyarakat pendidikan. Kegiatan belajar
mengalami anomali aktivitas. mengajar yang sebelumnya
Kegiatan yang semula berlangsung secara direct,
bersifat work from office bertatap muka dengan
berubah menjadi work from
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 157
OPINI
MG
JANUARI
2021
peserta didik di dalam kelas, Semua pihak dituntut
berubah menjadi indirect. untuk bersinergi melawan
Semua kegiatan belajar corona secara bersama
mengajar dilakukan di rumah sama. Generasi milineal
secara daring. yang menganut gaya hidup
no gadget, no life tidak
Penggunaan teknologi ketinggalan mengambil
menjadi syarat utama peran. Mereka yang
terlaksananya pembelajaran lahir di tahun 1980-an ini
jarak jauh ataupun kebijakan telah mengalami banyak
bekerja dari rumah. Hal sistem kehidupan yang
ini menuntut kecakapan bertransformasi. Dengan
dan penguasaan teknologi kemampuan teknologi
oleh semua pihak. Di sisi digital, kreativitas, dan daya
lain, ketersediaan jaringan adaptifnya mengampanyekan
yang sulit dan tidak merata pencegahan covid-19.
menjadi faktor penghambat (Rp14.500.000). n
nyata.
Majalah Literasi Indonesia | MG
158 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
CARA GURU
BERTAHAN DI ERA
DISRUPSI PENDIDIKAN
Oleh: Suwandi, S.Pd.
Guru SMAN 73 Jakarta
Inovasi sejatinya mengandung begitu banyak kebaikan.
Namun di sisi lain, inovasi juga dapat berfungsi
sebagai lonceng kematian
bagi segala bentuk keterbelakangan.
A khir-akhir sangat mendasar atau
ini sejumlah fundamental. Keberadaan
tokoh gemar disrupsi ini merupakan
menggaungkan sebuah konsekuensi dari
istilah disrupsi perkembangan teknologi.
yang disandingkan dengan Munculnya berbagai inovasi
kata pendidikan. Hal ini yang membawa perubahan
menjadi sangat menarik ke arah kebaikan juga
untuk dicermati oleh para sekaligus berperan sebagai
guru untuk lebih memahami galian kubur bagi segala
apa sebenarnya yang keterbelakangan.
dimaksud dengan disrupsi
pendidikan itu. Ketika disrupsi ini
disandingkan dengan
Disrupsi menurut KBBI pendidikan, maka ia
memiliki arti hal yang mengandung pengertian
tercabut dari akarnya. adanya perubahan
Dengan kata lain, elementer pada dunia
disrupsi dapat diartikan pendidikan yang disebabkan
sebagai perubahan yang oleh perkembangan zaman.
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 159
OPINI
MG
JANUARI
2021
Perubahan teknologi, Sebagai pencipta teori
terutama pada teknologi disrupsi, Professor Clayton
telekomunikasi dan digital, Christensen pada tahun
telah mengubah banyak 2014 memberikan prediksi
tatanan sebelumnya. yang mencengangkan.
Prediksinya, 50% dari
Sebagaimana yang seluruh universitas di AS
diungkapkan oleh Profesor akan bangkrut dalam 10-15
Clayton Christensen dari tahun ke depan. Lebih lanjut,
Harvard University, “Disrupsi dia menyebutkan bahwa
menggantikan pasar lama kebangkrutan itu disebabkan
industri dan teknologi karena universitas itu
yang menghasilkan suatu terdisrupsi oleh beragam
kebaruan yang lebih efisien terobosan inovasi seperti
dan menyeluruh. Ia bersifat online learning dan MOOCs
destruktif dan kreatif.”
Majalah Literasi Indonesia | MG
160 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
(Massive Online Open merambah dunia pendidikan.
Courses). Akses internet yang mudah
diperoleh masyarakat
Di sektor tranportasi, membuat segala macam
kemunculan penyedia jasa pengetahuan tersebar luas
transportasi online menjadi di dunia maya. Kursus-
bisnis baru yang jauh lebih kursus online, bimbingan
besar dari sebelumnya. Hal ini belajar virtual, dan penjualan
menyebabkan tidak sedikit bahan ajar digital membuat
pengusaha transportasi guru harus mampu adaptif
konvensional mengalami dengan inovasi di dunia
kebangkrutan total. Di pendidikan yang pastinya
sektor ekonomi juga terjadi juga tidak akan bisa
perubahan elementer. dihindarkan.
Masyarakat secara signifikan
mulai bergerak secara masif
beralih transaksi dari pasar di
dunia nyata ke pasar di dunia
maya.
Sungguh merupakan hal
yang tidak terhindarkan
ketika perkembangan
teknologi informasi ini juga
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 161
OPINI
MG
JANUARI
2021
Ketika disrupsi ini
disandingkan dengan
pendidikan, maka ia
mengandung pengertian
adanya perubahan elementer
pada dunia pendidikan
yang disebabkan oleh
perkembangan zaman.
Menghadapi fenomena bisa bertahan menghadapi
ini, Kepala Badan Penelitian era disrupsi pendidikan?
dan Pengembangan Setidaknya ada beberapa
Kementrian Pendidikan hal mendasar yang harus
dan Kebudayaan, Totok dilakukan agar guru tetap
Suprayitno, juga ikut angkat mampu mempertahankan
bicara. Menurutnya, paling eksistensinya di masa depan.
tidak ada tiga tantangan Pertama, terus mengasah
bagi dunia pendidikan kemampuan diri dalam
akibat dari situasi era menggunakan berbagai
disrupsi teknologi ini, yaitu aplikasi teknologi yang
tantangan pada kurikulum, diimplemantasikan kepada
pembelajaran, dan asesmen. dunia pendidikan. Kedua,
Harus dipikirkan caranya memiliki kemampuan
membentuk kurikulum manajerial pengelolaan
yang bisa beradaptasi, ini kelas secara virtual. Ketiga,
mendisrupsi kebiasaan yang lebih kuat lagi menekankan
ada selama ini. Mungkin pendidikan karakter,
lebih baik secara bertahap, pembimbingan psikologi,
sehingga polanya mengikuti dan penanaman aspek
perkembangan zaman. religi yang tidak mungkin
digantikan oleh mesin dan
Lalu, apa yang harus teknologi. n
dilakukan para guru untuk
Majalah Literasi Indonesia | MG
162 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
E-LEARNING
PASCAPANDEMI
Oleh: Elvina
Guru MTsN 1 Pasaman, Sumatera Barat
Dunia tengah lain-lain akan mengubah
memasuki pola kehidupan manusia.
revolusi digital. Termasuk di dunia
Penggunaan pendidikan.
Internet of
Things (IoT), big data, cloud Pembelajaran
database, blokchain, dan pascapandemi dapat melalui
media elektronik (e-learning)
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 163
OPINI
MG
JANUARI
2021
baik secara sinkron maupun Sejak dikeluarkannya
nir-sinkron. E. learning nir- surat Edaran Nomor
sinkron dapat dilakukan 36962/MPK.A/HK/2020
secara daring maupun tertanggal 17 maret 2020
luring. Pada pembelajaran oleh Mendikbud, seluruh
daring, pendidik dan peserta kegiatan belajar mengajar di
didik pada waktu yang sekolah dilaksanakan secara
sama berada dalam aplikasi daring untuk memutus
atau platform internet rantai penyebaran pandemi
yang sama, sehingga Covid-19. Namun, new
dapat berinteraksi layaknya normal pendidikan yang
pembelajaran konvensional. telah mulai dilaksanakan
Pada pembelajaran luring, seharusnya disempurnakan
pendidik melakukan hingga memenuhi konsep
pengunggahan materi blended learning. Blended
melalui web, mengirim lewat learning adalah sebuah
surat elektronik, ataupun konsep pendidikan
mengunggah materi yang mengombinasikan
melalui media sosial. Dalam pertemuan tatap muka
cara luring, peserta didik di ruangan kelas dengan
melakukan pembelajaran e-learning. Ketika itu terjadi,
secara mandiri tanpa terikat dunia pendidikan akan
waktu dan tempat. benar-benar berada dalam
era education 4.0.
Di sisi lain, e-learning
secara sinkron hanya dapat Tentu saja, semua
terjadi secara daring. Cara itu butuh persiapan.
pembelajaran seperti ini Penulis berpendapat, ada
adalah kesadaran terhadap enam hal penting dalam
era Industrial Revolution 4.0 mempersiapkan e-learning.
yang membawa perubahan.
Education 4.0 merupakan Pertama, guru dan
sebuah respon kreatif saat siswa harus meningkatkan
manusia memanfaatkan keterampilan internet dan
teknologi digital, open literasi komputer. Paling
sources contens, dan tidak, Learning Management
global classroom dalam System, media komunikasi
menerapkan pembelajaran berbasis audio-video,
sepanjang hayat, flexible media sosial, serta media
education system, dan penyimpanan data yang
personalized learning. dapat digunakan membantu
terjadinya kegiatan belajar
Majalah Literasi Indonesia | MG
164 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
mengajar yang berkualitas. (OBE), yakni (1) pencapaian
Pertimbangan dari sisi siswa pembelajaran, (2) aktivitas
adalah koneksi internet. pembelajaran, dan (3)
Terutama di daerah terpencil, metode asesmen yang
terluar, dan tertinggal akan telah disusun dalam
sangat terbebani dengan rencana pembelajaran
menggunakan paket data. semester (RPS). RPS
ditentukan kembali mana
Kedua, guru harus yang dapat disampaikan
melakukan penjajaran secara e-learning dan mana
konstruktif ulang terhadap yang tidak. Guru harus
keselarasan tiga komponen memetakan ulang capaian
Outcome Based Edukation
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 165
OPINI
MG
JANUARI
2021
pembelajaran Keenam, sekolah harus
terhadap aktivitas mempersiapkan infrastruktur
pembelajaran, dan bandwidth yang cukup.
termasuk penentuan Itu dibutuhkan ketika
metode asesmen menggunakan Wi-Fi sekolah.
yang sesuai bagi
setiap capaian Setidaknya, enam hal di
pembelajaran. atas bisa menjadi langkah
awal bagi sekolah saat
Ketiga, guru menyusun e-learning guna
harus menjamin mewujudkan education 4.0.
kesiapan materi Kegiatan yang akan menjadi
pembelajaran dengan new normal pasca pandemi
perspektif belajar Covid-19. n
mandiri dalam format
digital sedemikian
rupa, sehingga siswa
mudah memahami
materi, terutama
diberikan secara
luring. Guru dapat
menggunakan software
simulasi yang open source
ataupun rekaman audio-
video. Untuk materi praktik,
mengunakan toolbox. Guru
diharapkan menyiapkan
tutorial, sehingga siswa dapat
mempelajari secara mandiri.
Keempat, tentukan
durasi setiap unit
pembelajaran. Ini penting,
terutama dalam memberikan
tugas yang bermakna.
Kelima, asesmen
dalam bentuk kuis dan
tugas mandiri harus
disederhanakan. Tentunya
untuk memudahkan
kegiatan.
Majalah Literasi Indonesia | MG
166 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
MENYONGSONG
ERA PERUBAHAN
DI MASA PANDEMI
Oleh: Juli Astuti, S.Pd.,SD
Guru SD Kademangan 1 Bondowoso
Haruskah kita tentang dunia pendidikan
terpaku pada kita saat ini. Banyak
pembelajaran sekali kalangan yang
pola lama di mencermati, menilai, dan
masa pandemi mempertanyakan tentang
ini? Itulah yang selalu tugas dan fungsi pokok yang
menjadi sorotan publik diemban oleh seorang guru.
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 167
OPINI
MG
JANUARI
2021
Di masa pandemi saat ini, pola lama, karena sistem
bahkan tak sedikit tudingan itu dianggap sudah
miring itu diarahkan kepada kadaluwarsa, sehingga
para pendidik yang selama tidak akan cocok lagi untuk
masa pandemi ini dianggap mengatasi pembelajaran
tidak mampu melaksanakan pada saat pandemi ini.
tugas mengajarnya. Protokol kesehatanlah yang
Akibatnya, guru dianggap harus selalu dijaga dan akan
telah menikmati gaji menjadi sebuah budaya
buta, seperti yang pernah nasional dengan tetap
disampaikan oleh oknum menjaga jarak, sehingga
dalam sebuah media sistem pembelajaran jarak
beberapa waktu yang lalu. jauhlah, yang cocok untuk
dilakukan.
Kemudian, mengapa
perubahan pola Lalu bagaimanakah sikap
pembelajaran itu harus kita dalam menyongsong
dilakukan? Sebab di masa era perubahan tersebut?
pademi covid-19 ini, kita Beberapa waktu yang lalu
tidak lagi bisa mengajar telah dicanangkan kurikulum
dengan sistem pembelajaran pendidikan Merdeka Belajar
Majalah Literasi Indonesia | MG
168 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
oleh Mendikbud Nadiem tatap muka atau luring,
Makarim. Asesemen berubah menjadi daring
dalam kurikulum tersebut, dengan melihat tayangan
tidak berdasarkan pada video, youtube, tutorial,
pencapaian mata pelajaran pengisian google formulir,
atau penguasaan materi bahkan mencari informasi
kurikulum. Namun, justru materi melalui dunia internet.
cenderung pada penugasan, Perubahan itu berlaku untuk
berupa portofolio, tugas semua siswa, mulai dari
kelompok, karya tulis, PAUD, TK, SD, SMP, SMA
dan praktikum, dengan bahkan Perguruan Tinggi.
menyertakan program link
match. Hal ini bertujuan Lalu bagaimanakah
untuk mempersiapkan peran para praktisi
siswa pada peningkatan pendidikan dasar kita?
keterampilan (skill) yang Akankah mereka mampu
diarahkan menuju dunia berdaya saing, untuk turut
usaha dan industri. Dunia serta menyambut era
usaha atau industri yang perubahan pada program
dimaksud seperti industri pembelajaran yang berbasis
kreatif, contohnya membuat kurikulum Merdeka Belajar
desain, musik, karya tulis, pada tingkat sekolah dasar?
dan masih banyak yang Jawabannya ada di pundak
lainya. para pendidik kita. Bersama
pemeritah yang akan
Lalu siapakah yang akan memberikan layanan internet
melakukan perubahan pendidikan kepada seluruh
tersebut? Tentunya yang guru dan siswa di berbagai
pertama kali adalah guru. daerah secara merata.
Oleh sebab itu, perlu adanya Dengan tujuan untuk
peningkatan kualitas mempermudah layanan
diri setiap guru, untuk pendidikan daring sebab
memahami dan mempelajari pendidikan dasar merupakan
lebih lanjut tentang dunia tempat pertama kalinya
internet. Menjadi guru tidak seorang siswa dibentuk dan
boleh gaptek alias gagap ditempa, untuk menjadi
teknologi. seperti yang kita harapkan.
Tentunya menjadi generasi
Berikutnya adalah siswa, penerus bangsa yang unggul,
semua siswa akan melakukan mampu berdaya saing dan
perubahan. Awalnya, mereka bermartabat. n
terbiasa belajar dengan
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 169
OPINI
MG
JANUARI
2021
Urgensi Pembelajaran
Tatap Muka
Oleh: Rosihan Ari Wibowo, S.Pd., Gr.
UPTD Satuan Pendidikan SDN Wringinagung 01 Kab. Jember
Sudah lima
bulan Indonesia
dihantam
pandemi covid-19.
Bencana nonalam
ini sangat berdampak
pada sendi kehidupan,
tanpa terkecuali pada
dunia pendidikan.
Covid-19 menyebabkan
pembelajaran jarak jauh
(PJJ) terus diperpanjang
sampai waktu yang
Majalah Literasi Indonesia | MG
170 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
tidak ditentukan. Hingga Pertama, dari segi orang
awal tahun ajaran 2020- tua. Orang tua kesulitan
2021, pemerintah belum dalam mendampingi belajar
mengeluarkan regulasi yang siswa di rumah. Terutama
mengatur pembelajaran bagi orang tua siswa
secara tatap muka. Walaupun SMP dan SMA atau yang
SKB 4 menteri yang sederajat. Mereka tidak bisa
mengatur pembelajaran membantu ketika anaknya
di masa pandemi covid-19 menemui kesulitan belajar.
telah diterbitkan. Namun, Belum lagi kedua orang tua
di Indonesia hanya enam sama-sama bekerja. Sedikit
persen daerah yang banyak timbul kekhawatiran
diperbolehkan melaksanakan pada diri mereka terkait
pembelajaran tatap muka akses internet yang bebas
karena berstatus zona hijau. digunakan siswa di rumah.
Hal ini semakin runyam
Pemberlakuan PJJ yang karena kesenjangan
terus diperpanjang membuat ekonomi. Mereka yang
orang tua di berbagai kurang mampu tidak bisa
daerah mulai gerah. Mereka membelikan HP untuk siswa.
beramai-ramai memprotes Ironisnya, hal ini jarang sekali
kebijakan PJJ yang terus diperhatikan.
diperpanjang. Seperti yang
terjadi di Desa Tebul Barat, Kedua, dari segi siswa.
Kecamatan Pengantenan, Kebanyakan siswa masih
Kabupaten Pamekasan menganggap PJJ sama
pada Senin, 13 Juli 2020. halnya dengan liburan.
Sekelompok ibu-ibu Instruksi kepada guru agar
mendatangi sekolah. Mereka tidak membebani siswa
tidak tahan dengan PJJ dengan tugas yang banyak
yang sudah berjalan selama sangat memengaruhi pola
4 bulan. Mereka menuntut belajar siswa. Sedikitnya
pembelajaran dilaksanakan tugas sekolah menyebabkan
secara tatap muka. Ibu-ibu siswa mencari alternatif
tersebut beralasan bahwa kesibukan yang lain. Mereka
tidak dapat mengawasi tidak memanfaatkan waktu
belajar siswa di rumah karena untuk belajar. Sebaliknya
kedua orang tua harus waktu tersebut habis
bekerja. Alhasil siswa lebih digunakan untuk bermain
banyak bermain. (Kompas. game online dan video Tik
com, 14 Juli 2020). Tok.
Setidaknya ada Ketiga, dari segi geografis.
beberapa alasan yang Di Indonesia masih banyak
menuntut disegerakannya daerah yang belum
pembelajaran tatap muka. terjangkau akses internet.
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 171
OPINI
MG
JANUARI
2021
Hal ini menuntut guru budi pekerti dari guru lebih
untuk segera menentukan mengena bila pelajaran
model pembelajaran. Model dilaksanakan secara tatap
yang paling ideal untuk muka karena mendidik
segera dilaksanakan adalah membutuhkan sentuhan
pembelajaran tatap muka langsung dari hati ke hati. n
guru keliling (guling). Tentu
harus memperhatikan Majalah Literasi Indonesia | MG
protokol kesehatan selama
pandemi.
Terkait dengan hal di atas
pemerintah harus segera
mengeluarkan regulasi.
Aturan itu nantinya dapat
meredam kendala-kendala
di atas. Tindakan yang
paling tepat adalah segera
mengadakan kegiatan
tatap muka dengan
mengedepankan protokol
kesehatan secara ketat.
Dalam hal ini, pemerintah
dapat mencontoh Australia
yang sudah menerapkan
kombinasi antara daring dan
luring. Di sana, siswa masuk
sekali dalam seminggu
untuk sekadar mengevaluasi
tugas-tugas daring yang
diberikan guru selama
sepekan (Kompas.com, 29
Mei 2020).
Pemberlakuan
pembelajaran tatap muka
dapat menghilangkan
kekhawatiran orang tua
terhadap pengaruh negatif
internet. Terutama bila
kedua orang tua sama-sama
bekerja. Mereka lebih tenang
bila siswa berada dalam
pengawasan langsung dari
gurunya. Hal yang lebih
penting asupan nasihat dan
172 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
Complexcity Ditepis
Kepemimpinan
Transformasional Digital
Oleh: Dr. Rosida Amalia,MPd.
Doktor Ilmu Pendidikan, Praktisi Pendidikan di Dinas Kab Ciamis
Sungguh ironis terminologi Cliffort Geertz: Pendidikan
di Indonesia mengalami involusi. Manusia Indonesia
bukan makin cerdas, berwawasan luas, berdedikasi,
kreatif, jujur, dan adil serta beretos kerja tinggi. Malah
dalam waktu lama mundur, mengerut, atau mungkret.
Supinah Saadi, psikolog UI menguatkan bahwa
perbaikan pendidikan di Indonesia terasa hanya tambal
sulam. (Persiapan Ujian Komprehensif S3: 2012).
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 173
OPINI
MG
JANUARI
2021
Comlplexcity itu diperluas kecuali pada
perlahan ditepis daerah 3T. Jalur afirmasi
berbagai inovasi. diberikan kesempatan
Ide kurikulum banyak bagi peserta didik.
merdeka belajar, Selain itu, penerapan karakter
bermotto “Merdeka Belajar, dipertimbangkan untuk
Guru Penggerak.” Aplikasinya pencarian aplikasi asas
pada empat pokok kebijakan Pancasila oleh siswa. Desain
Kemendikbud RI (Nadiem program pelatihan guru
A. Makarim). Penghapusan penggerak di sekolah sasaran
Ujian Nasional (UN) diganti menggunakan metode
oleh Minimum (AKM), daring/digitalisasi, loka karya
menekankan penalaran dan pendampingan.
literasi dan numerik
berdasarkan praktik terbaik Dulu dunia digitalisasi
tes PISA. AKM dilaksanakan sangat asing, tidak dilirik.
di kelas 4, 8, dan 11. Itu Kini semua mata tertuju
masukan perbaikan pada digital. Bahkan, Menteri
pembelajaran sebelum Kominfo mengusahakan
menyelesaikan pendidikan. percepatan digitalisasi
Indonesia. Beliau merujuk
Pelaksanaan USBN (Ujian pentingnya payung
Sekolah Berstandar Nasional) hukum pada segala teknik
berdasarkan otonomi sekolah pelaksanaan. Misalnya pusat
pelaksanaannya. Contoh data atau aplikasi harus
instrumennya karya tulis, dilindungi hukum. Hukum
portofolio, atau penugasan. melindungi dari hacking
Penyederhanaan RPP satu perusak data. Data dari
lembar. PPDB sistem zonasi daerah bisa langsung diakses
Majalah Literasi Indonesia | MG
174 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
oleh pusat. secara informal selain formal.
Seiring era pandemi Terbukti mempengaruhi
hubungan kekuasaan,
covid-19, menuai musibah. efektifitas, dan iklim sekolah
Namun, dunia pendidikan kekeluargaan.
malah menuai berkah.
Metode daring dipaksa Warga sekolah
untuk diterapkan. Tentu mengimplementasikan
saja harus menunjukkan perubahan digital berbagai
inovasi melibatkan komponen (Implementing
berbagai komponen suatu educational change).
lembaga pendidikan. Diperlukan kompetensi guru
Diperlukan kepemimpinan melek digital (Digital talent).
dan manajemen yang Bagaimanakah caranya? Bisa
efektif. Kepemimpinan melalui sharring, pelatihan,
transformasional digital serta workshop di sekolah.
dijadikan visi dimensi sentral Pelatihan sederhana dengan
kepemimpinan. Ketersediaan menggunakan narasumber
infrastruktur digital serta teman sejawat lebih efektif
harus didukung mitra kerja dan efisien. Hubungan
digitalisasi. Contoh bentuk antara yang dilatih dan
sederhana di lembaga pelatih kekeluargaan. Biaya
pendidikan adalah data, tool pelatihan pun murah. Tidak
(alat) berupa HP dan laptop. lupa program pembelajaran
Didukung jaringan internet harus ditingkatkan. Hal ini
atau ketersediaan pulsa.
Seorang kepala sekolah
harus mempersiapkan
manajemen kepemimpinan
transformasional digitalisasi.
Kepala sekolah harus
menentukan tujuan
sekolah berbasis digitalisasi
(Determining the goals
of the school). Tujuan ini
harus mempertimbangkan
kearifan lokal pada visi
dan misi sekolah. Itu harus
dicapai dengan alat digital.
Mengorganisasikan sekolah
(Organizing the school)
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 175
OPINI
MG
JANUARI
2021
harus siap pakai di lapangan. Terakhir sekolah dengan
Meminjam istilah Nadiem masyarakat (orang tua
harus kawin masal jangan siswa/komite sekolah)
hanya kencan pada sekolah harus bekerja sama.
vokasional. Artinya lulusan Hubungan harmonis
membuahkan suatu yang akan memperlancar
bermanfaat. Maka harus pembelajaran. Semua
memilih materi pembelajaran komunikasi atau pertemuan
yang berorientasi kerja atau dilakukan secara virtual.
keterampilan swadaya. Sampai pembagian rapor
Misalnya untuk mata pelajaran pun harus secara daring.
bahasa Indonesia: teks Dengan demikian dunia
prosedur, diharapkan siswa pendidikan akan mengalami
dapat menciptakan prosedur inovasi revolusi 4.0. Bukti
pembuatan sesuatu yang nyata menepis atau
menghasilkan. Misalnya menu setidaknya mengurangi
makanan dapat dijual laku di kompleksitas (complexcity).
pasaran. n
Majalah Literasi Indonesia | MG
176 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
KONSEP BDR MASA
PANDEMI COVID-19
Oleh Abdul Latif Rusdi, M.Pd.
Guru SMPN 39 Medan
Sudahkah pembelajaran pada tahun
pelaksanaan Belajar ajaran baru bagi zona
dari Rumah (BDR) merah, orange, dan kuning
pada semester dilakukan dengan belajar dari
yang lalu di rumah. Jumlah zona yang
evaluasi? Lantas model BDR akan menyelenggarakan
yang bagaimanakah yang pembelajaran BDR hampir 94
realistis dilaksanakan pada persen. Artinya, pelaksanaan
tahun ajaran mendatang? BDR akan menjadi ciri
pembelajaran pada semester
Pemerintah telah depan.
memastikan bahwa
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 177
OPINI
MG
JANUARI
2021
Lantas, apakah smartphone siswa. Dari
pembelajaran BDR sudah hasil pendataan yang
memiliki format ideal pada dilakukan para guru, hanya
setiap sekolah, daerah dan 30 persen siswa yang
nasional? Sejauh ini yang memiliki smartphone sendiri.
ada baru sebatas modul Siswa yang meminjam
penyelenggaraannya smartphone milik orang tua
saja. Namun secara atau kakaknya sebanyak
teknis, bagaimana format 40 persen. Sementara
penyelenggaraannya siswa yang sama sekali
mungkin masih dalam tidak memiliki smartphone
pembahasan stakeholder sebanyak 30 persen.
pendidikan. Berdasarkan riset kecil-
kecilan ini, perlu dilakukan
Dari evaluasi di sekolah skema pembelajaran BDR
tempat penulis mengajar, yang dapat merangkul
pelaksanaan BDR pada semua pihak.
semester lalu belum
berjalan dengan optimal. Ketiga, ketersediaan
Beberapa persoalan muncul paket internet siswa. Pada
dalam pelaksanaannya. Di semester lalu, Mendikbud
antaranya, kapasitas jaringan telah memberikan
di sekolah dan sekitarnya keleluasaan kepada
yang terbatas, ketersediaan sekolah untuk menyalurlan
smartphone siswa, dana BOS. Salah satunya
ketersediaan paket internet
siswa, dan kemampuan guru
dalam melaksanakan BDR.
Pertama masalah kapasitas
jaringan di lingkungan
sekolah dan siswa. Alangkah
arifnya jika pemerintah
melakukan terobosan
dengan melibatkan BUMN
yang berkaitan dengan
jaringan internet. Dengan
harapan, proses BDR pada
semester depan dapat
berlangsung dengan lancar.
Kedua, ketersediaan
Majalah Literasi Indonesia | MG
178 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
dengan memperbolehlan ditambah.
membelikan paket data bagi Materi yang diberikan
siswa. Akhirnya, siswa dapat
mengikuti pembelajaran sebaiknya dikerjakan dalam
daring tanpa memikirkan bentuk proyek. Lalu setiap
keterbatasan kuota lagi. bulan, siswa melaporkan
progres proyek yang dia
Keempat, kemampuan kerjakan. Progres bulanan
guru dalam melakukan BDR. ini dijadikan nilai Ulangan
Harus diakui, belum semua Harian (UH). Nah, pada
guru mampu mengajar akhir semester, siswa telah
secara daring. Namun, berkat menyelesaikan 4 level
kegigihan dan kolaborasi materi yang ditugaskan.
bersama, kelemahan ini Hingga saat akhir semester,
sedikit tertutupi. Banyak siswa mengumpulkan hasil
juga guru yang sebelumnya proyeknya yang sudah
“alergi” dengan pembelajaran dalam bentuk produk.
daring, mau tak mau harus Produk inilah yang dijadikan
belajar kembali. nilai akhir semester. Jadi jika
jumlah pelajaran sebanyak
Tahun ajaran baru 10, maka produk yang
ini sudah dipastikan dikumpulkan sebanyak 10
pembelajaran dilakukan juga.
dari rumah. Berdasarkan
problem yang dituangkan Pola penyampaian
di atas, ada beberapa solusi materi dan tugas ini dapat
yang dapat ditawarkan. disampaikan dalam 3 model
Agar seluruh siswa terlibat penyampaian. Pertama
aktif dalam pembelajaran. model daring, kedua
Jangan sampai ada siswa model semi daring, ketiga
yang tidak terakomodasi. model luring (jemput-antar
tugas ke sekolah). Dengan
Solusi yang penulis demikian semua siswa
tawarkan adalah Satu Siswa dengan latar belakang yang
Satu Materi Satu Semester. berbeda akan terakomodasi.
Setiap siswa hanya diberikan n
satu materi saja dalam satu
semester. Namun, materi
yang diberikan memiliki
4 level tingkat kesulitan.
Walaupun materinya tetap
sama, tapi setiap bulan
tingkat kesulitan akan
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 179
OPINI
MG
PEMBELAJARAN
DARING, JANUARI
2021
SIAPKAH KITA?
Oleh Hj. Lili Herawati, S.Pd., M.Pd.
Guru SMPN 2 Dumai
Dampak pandemi
covid-19 di
masyarakat sangat
luas. Hampir semua
lini kehidupan
terkena imbas tidak terkecuali
sektor pendidikan. Situasi
ini mengharuskan lembaga
pendidikan untuk mencari
Majalah Literasi Indonesia | MG
180 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
terobosan baru pelaksanaan sebaik mungkin. Untuk itu
pendidikan. guru harus menyiapkan
kompetensi dirinya dalam
Pembelajaran secara daring pembelajaran secara daring.
merupakan satu-satunya
solusi yang bisa dilakukan Menghadapi pembelajaran
selama masa pandemi ini. daring di new normal mau
Agar pembelajaran daring tidak mau para guru harus
ini dapat diterima siswa siap. Bagi guru-guru yang
dengan baik maka guru selama ini sudah terbiasa
harus menyiapkan metode menggunakan internet
pembelajaran daring sebaik dalam pembelajaran ini
mungkin. tidak masalah. Namun,
bagi guru yang selama ini
CNN Indonesia dalam gagap teknologi jelas ini
situsnya menulis KPAI memberatkan bagi mereka.
menyatakan 76,7% siswa Jadi harus bagaimana?
tidak senang belajar di Solusinya guru harus belajar.
rumah. Survei ini dilakukan Tidak ada yang tidak bisa
kepada 1.700 responden asalkan ada niat untuk
dari jenjang TK sampai belajar. Guru harus belajar
SMA di 20 provinsi dan 54 agar kredibilitasnya di depan
kabupaten/kota. Salah satu siswa meningkat. Berani
faktor penyebab siswa tidak mengajar, harus siap untuk
senang belajar di rumah belajar. Sudah bisa karena
karena kebanyakan guru biasa. Bukankah tajamnya
hanya memberikan tugas pisau karena sering diasah?
saja tanpa ada interaksi.
Banyak fitur-fitur
Hasil survei KPAI ini pembelajaran secara daring
harus dijadikan kajian oleh menggunakan internet.
guru untuk memperbaiki Pembelajaran daring jangan
pembelajaran daring. dilakukan hanya dengan
Pembelajaran daring memberikan tugas kepada
yang menyenangkan siswa saja. Selama ini tidak
dan menarik bagi siswa bisa pungkiri sebagian besar
akan menyebabkan guru melakukan daring
materi pembelajaran akan hanya dengan mengirim
diterima siswa dengan baik. tugas kepada siswa. Siswa
Pembelajaran daring yang menjawab tugas dan siswa
terencana, terukur, terjadwal, mengirim jawabannya
dan terpantau harus didesign
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 181
OPINI
MG
JANUARI
2021
kepada guru, hanya sebagian banyak dikeluhkan orang
kecil guru yang merespon tua, disebabkan kehidupan
balik tugas siswa. Bagi ekonomi yang lagi susah.
sebagian guru yang penting Menggratiskan kuota
tugas sampai kepada siswa buat siswa yang berasal
dan siswa mengirim jawaban dari keluarga yang kurang
balik kepada guru. mampu adalah solusi untuk
pembelajaran daring.
Untuk ke depannya guru
diharapkan dapat melakukan Kebijakan penggunaan
pembelajaran tatap muka sebagian dana BOS untuk
secara daring kepada membeli kuota bagi guru
siswa. Dengan berinteraksi agar pelaksanaan daring
daring secara tatap muka dapat berlangsung harus
guru dapat berinteraksi lebih ditingkatkan. Karena
dengan siswa. Guru dapat sangat membantu sekali bagi
menyampaikan pesan moral guru dalam melaksanakan
dari setiap pembelajaran tugasnya memberikan
yang diberikannya. Ini akan pembelajaran daring secara
lebih bermakna kepada bermakna kepada peserta
siswa. didik terutama bagi para
guru honorer. n
Tidak semua daerah siap
dengan pembelajaran daring Profil Singkat
disebabkan keterbatasan
sarana dan prasarana. Peran Hj. Lili Herawati, S.Pd, M.Pd.
pemerintah diharapkan seorang staf pengajar
di sini. Bagi daerah yang IPA di SMPN 2 Dumai.
tidak terjangkau jaringan
internet pemerintah harus Menyelesaikan S1 jurusan
memberikan solusi. Karena pendidikan Fisika di IKIP
suatu program tidak akan Padang tahun 1998 dan
bisa terealisasi dengan baik S2 jurusan Manajeman
kalau tidak ada sinergi antara Pendidikan di Universitas
pelaksana program dan
pemangku kebijakan. Riau tahun 2013.
Internet murah
diperlukan. Faktor mahalnya
membeli kuota merupakan
kendala dalam pembelajaran
secara daring. Kendala ini
Majalah Literasi Indonesia | MG
182 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
PEMBELAJARAN
ONLINE:
ANTARA
GUSAR
DAN
WEBINAR
Oleh Leonora Fitri Agustina Hutabarat
Guru SMPN 116 Jakarta
Pada pertengahan pembelajaran daring.
bulan Maret 2020, Menyikapi kebijakan
dunia pendidikan
Indonesia tersebut, maka desain
dikejutkan dengan pembelajaran harus diubah
dikeluarkannya surat edaran menjadi moda pembelajaran
Menteri Pendidikan dan online dengan perangkat
Kebudayaan No. 4 Tahun
2020 tentang Pelaksanaan
Kebijakan Pendidikan dalam
Masa Darurat Penyebaran
Covid-19. Salah satu poin
pentingnya menyebutkan
bahwa berkaitan dengan
penyebaran covid-19 yang
semakin meningkat, maka
proses belajar dilaksanakan
dari rumah melalui
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 183
OPINI
MG
JANUARI
2021
komunikasi (minimal HP) dan pengenalan terhadap
yang terkoneksi internet. budaya Indonesia. Sangat
Hal ini membuat kegusaran menarik dan terjangkau
para guru dan siswa, tak bagi seluruh siswa di
terkecuali orang tua siswa. seluruh wilayah Indonesia.
Kondisi perekonomian Namun, cara ini ternyata
yang umumnya menengah menyisakan permasalahan
ke bawah, diperparah bagi siswa. Tayangan televisi
dengan berhentinya yang bersifat satu arah,
aktivitas ekonomi orang tidak memungkinkan siswa
tua selama pandemik, untuk bertanya ketika gagal
tidak memungkinkan paham tentang materi
siswa memiliki HP pribadi. yang disampaikan atau saat
Apalagi harus membeli kesulitan mengerjakan soal-
kuota tambahan untuk soal yang diberikan.
pembelajaran online. Belum
lagi keterbatasan jangkauan Biar bagaimanapun,
internet dan kemampuan pembelajaran yang efektif
TI yang belum merata di adalah pembelajaran dua
seluruh wilayah Indonesia, arah. Untuk itu guru harus
menambah daftar kegusaran putar otak untuk mendesain
terkait peluncuran kebijakan pembelajaran yang
pembelajaran jarak jauh memungkinkan transfer
tersebut. of knowledge berlangsung
efektif dan bermakna bagi
Menjawab kegusaran siswa. Hal ini bukan hal yang
itu, Kemendikbud RI mudah, apalagi dengan
hadir memberikan solusi kemampuan TI guru yang
dengan tayangan program sangat terbatas. Oleh
pendidikan melalui TVRI.
Saluran televisi yang
sudah mulai ditinggalkan
pemirsanya, kembali
mengibarkan layar bak
pahlawan penyelamat di
tengah kegusaran guru dan
siswa. Tayangan disediakan
untuk jenjang SD, SMP,
dan SMA dengan materi-
materi menarik yang sarat
dengan praktik kehidupan
Majalah Literasi Indonesia | MG
184 ARTIKEL
OPINI
MG
SEJPATNEUMABREI R
20201
karena itu, Kemendikbud Ribuan guru dari seluruh
menjalin kerja sama dengan Indonesia menyambut
REFO Indonesia untuk baik pelaksanaan webinar-
menyelenggarakan Web webinar ini. Walaupun
Seminar (Webinar) gratis awalnya tersendat-sendat
dalam rangka meningkatkan mengoperasikan aplikasi
kompetensi TI guru-guru video converence, tapi
Indonesia. Rangkaian berbekal semangat dedikasi,
seminar terkait pemanfaatan akhirnya semakin banyak
fasilitas layanan google guru yang berpartisipasi
sebagai alternatif media menjadi peserta pembelajar.
pembelajaran disajikan Hal ini menunjukkan bahwa
secara nasional melalui live guru Indonesia mampu
streaming youtube. menyikapi perubahan
secara positif dan memiliki
Tak hanya REFO semangat belajar tinggi
Indonesia, berbagai untuk memberikan yang
lembaga dan komunitas terbaik bagi anak didiknya.
pendidikan melalui Di tengah masalah selalu
aplikasi video conference ada hikmah. Di tengah
juga memanfaatkan kegusaran, webinar
kesempatan pandemik ini memberikan pencerahan.
untuk menyelenggarakan Perlahan tapi pasti,
berbagai webinar bagi para pembelajaran online di
guru. Materinya sangat Indonesia akan semakin
beragam. Mulai yang sifatnya disempurnakan seiring
umum perihal pendidikan dengan kemampuan TI guru
life skill selama pandemik, yang semakin meningkat
hingga cara mendesain berkat webinar-webinar
pembelajaran online yang berkualitas. n
efektif bagi siswa selama
belajar di rumah. Berbagai Profil Singkat
tokoh aktivis pendidikan juga
menyemarakkan panggung Leonora Fitri Agustina
webinar. Mereka membekali Hutabarat, seorang
para guru dengan berbagai pendidik di SMPN 116
tips jitu dan kreatif untuk Jakarta untuk mata
menciptakan pembelajaran
online yang menarik bagi pelajaran matematika.
siswa.
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 185
OPINI
MG
SEJPATNEUMABREI R
20201
POJOK BACA
DI SEKOLAH
Oleh Karmini, S.Pd.
Guru kelas SDN 016550 Sei Kamah II
Kec Sei Dadap Asahan Sumatera Utara
Sesuai amanat (GLS), dapat diwujudkan
Pembukaan UUD dengan mengembangkan
1945, bahwa salah pojok baca di tiap kelas. Mulai
satu tujuan negara dari jenjang SD, SMP, dan
Republik Indonesia SMA. Mengapa pojok baca itu
itu adalah mencerdaskan sangat penting?
kehidupan bangsa. Untuk itu
melalui Kementrian Pen- Tidak semua sekolah me-
didikan dan Kebudayaan miliki fasilitas perpustakaan
meluncurkan gerakan literasi yang lengkap. Bahkan, ada
sekolah. sekolah yang tidak memi-
liki perpustakaan, terutama
Gerakan Literasi Sekolah sekolah dasar yang ada di
Majalah Literasi Indonesia | MG
186 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
pedesaan. Selain itu, be- Di pojok baca harus dise-
sarnya pengaruh gadget diakan perlengkapan yang
pada siswa di mana informasi lain seperti tempat duduk
mudah didapat tanpa susah siswa saat membaca. Khusus
membaca. Padahal kita tahu siswa sekolah dasar sebaik
buku adalah jendela dunia. tempat duduk saat mem-
Adapun alasan lainnya adalah baca dibuat lesehan. Pojok
untuk melaksanakan amanat baca yang tersusun dan
Kemendikbud no. 65 tahun tertata dengan baik dapat
2013, bahwa tujuan perpusa- menarik minat siswa dan
takaan adalah mengem- dapat menumbuhkan budi
bangkan budaya baca tulis, pekerti yang baik. Akhirnya,
belajar sepanjang hayat, dan tujuan dan manfaat pojok
terampil mengambil informa- baca itu dapat tersampai-
si dari berbagai sumber. kan. Hal ini sejalan dengan
Permendikbud no. 23 tahun
Untuk mengatasi perma- 2015, tentang penumbuhan
salahan tersebut, diperlukan budi pekerti pada anak. Pojok
solusi. Salah satunya adalah baca ini juga dapat mendu-
membuat pojok baca di tiap kung implementasi kuriku-
kelas terutama di sekolah lum 2013.
dasar. Pojok baca bisa dil-
etakkan di sudut depan atau Dari paparan tersebut
belakang kelas. dapat disimpulkan bahwa
tujuan pojok baca itu adalah
Agar terlihat menarik, po- untuk merangsang siswa
jok baca dilengkapi dengan gemar membaca dan menu-
buku yang sesuai dengan lis, merangsang siswa untuk
tingkatan kelas. Baik buku memiliki daya pikir yang baik,
ilmu pengetahuan maupun dan merangsang siswa untuk
buku cerita. Kelengkapan lebih dekat pada buku, seh-
berikutnya adalah rak buku, ingga konsep belajar sepan-
pagar pembatas, dan desain jang hayat dapat terwujud.
yang menarik. Harapan penulis dengan
adanya pojok baca, gerakan
Khusus jenjang sekolah literasi sekolah dapat berjalan
dasar guru harus lebih kreatif dengan baik, di mana budaya
untuk mendesain pojok membaca sebelum belajar,
baca, agar siswa nyaman saat minimal lima belas menit
membaca buku. Desain ini dapat terlaksana.n
harus sesuai dengan tema
yang diusung tiap jenjang
kelas.
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 187
OPINI
MG
JANUARI
2021
Majalah Literasi Indonesia | MG
188 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
RPP MANTAP,
AWAL SUKSES
MENGAJAR
Oleh Yulizeslika, S.Si. M.Si.
Guru di SMAN 1 Warungkiara Sukabumi
Tahun ajaran yaitu merencanakan
baru umumnya pembelajaran, melaksanakan
disertai dengan pembelajaran, dan menilai
kesibukan guru hasil pembelajaran.
dalam menyiapkan Berdasarkan Lampiran
Rencana Pelaksanaan IV Permendikbud nomor
Pembelajaran (RPP). Ada 81 A Tahun 2013 tentang
beberapa kegiatan pokok Implementasi Kurikulum
guru dalam pasal 35 Undang- Pedoman Umum
Undang No. 14 Tahun 2005 Pembelajaran, pelaksanaan
tentang guru dan dosen, pembelajaran didahului
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 189
OPINI
MG
JANUARI
2021
dengan penyiapan Rencana Langkah pembelajaran
Pelaksanaan Pembelajaran yang dibuat tidak sinkron
(RPP). Umumnya, RPP dengan tujuan pembelajaran,
disusun untuk satu bahkan instrumen penilaian
pertemuan tatap muka atau kadang tidak sesuai dengan
lebih. kompetensi yang diharapkan
dicapai oleh siswa.
Selama ini, penyusunan
Rencana Pelaksanaan Strategi pembelajaran
Pembelajaran (RPP) dalam RPP yang seragam
sering kali menjadi beban membuat sebagian siswa
bagi guru. Berbagai kesulitan mengikuti
ketentuan yang mengikat pembelajaran saat RPP
dalam penyusunan RPP tersebut diimplementasikan
membuat guru kehilangan di kelas. Bukan karena para
kemerdekaan dalam siswa tersebut tidak pandai,
menyusun pembelajarannya tetapi strategi pembelajaran
sendiri, sehingga RPP yang digunakan guru tidak
disusun sebatas kewajiban sesuai dengan gaya belajar
tanpa melihat kesesuaiannya dan kebutuhan siswa.
dengan kebutuhan
pembelajaran di kelas. Guru selayaknya memiliki
Sebagian guru menyalin RPP kemampuan memadai
dari guru sekolah lain tanpa dalam mengembangkan
memerhatikan perbedaan RPP yang akan menjadi
kondisi sekolah tempat rujukan pelaksanaan
mereka mengajar dengan pembelajaran di kelas.
kondisi sekolah tempat Mendikbud telah
guru yang RPP-nya disalin mengeluarkan surat edaran
tersebut mengajar. RPP Nomor 14 tahun 2019
bahkan juga diperjualbelikan tentang Penyederhanaan
karena besarnya kebutuhan RPP. Dalam surat edaran
akan RPP siap pakai. tersebut dinyatakan bahwa
komponen inti RPP adalah
Sebagian guru berusaha tujuan pembelajaran,
mengembangkan RPP kegiatan pembelajaran,
sendiri, tetapi RPP tersebut dan penilaian. Komponen
tidak mempertimbangkan lain menjadi komponen
karakteristik siswa dan tidak pelengkap. Dengan
menunjukkan keterkaitan penyederhanaan ini,
tujuan pembelajaran diharapkan guru mampu
dengan kompetensi dasar. mengembangkan RPP
Majalah Literasi Indonesia | MG
190 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
dengan lebih efektif dan menantang, mendorong
efisien. kreativitas siswa, dan
menumbuhkan kecintaan
Sesungguhnya RPP pada belajar. Tercapainya
adalah alat penting bagi tujuan pembelajaran dapat
guru dalam menjalankan diketahui dari hasil penilaian.
profesinya. Sebelum Instrumen penilaian yang
menyusun RPP, guru perlu disusun harus mampu
mengidentifikasi karakteristik menunjukkan kemampuan
siswa yang akan belajar. siswa dalam menguasai
Informasi karakteristik kompetensi dalam ranah
siswa bisa diperoleh dari kognitif, afektif, dan
data administrasi sekolah, psikomotor.
pengamatan langsung,
dan informasi dari guru- Kemampuan guru untuk
guru yang mengajar pada mengembangkan RPP dan
tingkatan kelas sebelumnya. melaksanakannya di kelas
akan membawa keberhasilan
Setelah informasi dalam pembelajaran.
karakteristik siswa diperoleh, RPP yang mantap akan
guru dapat menyusun tujuan membawa guru sukses
pembelajaran yang menjadi dalam memfasilitasi siswa
pemandu arah menuju belajar, sementara itu
kompetensi yang ingin siswa mampu mencapai
dicapai. Untuk mencapai kompetensi tertentu dan
tujuan pembelajaran, guru senang belajar. n
dapat merancang strategi
pembelajaran yang relevan Profil Singkat
dengan karakteristk siswa.
Keragaman siswa dari Yulizeslika S.Si, M.Si. lahir
segi minat, gaya belajar, di Sungai Penuh Jambi.
dan motivasi belajar Saat ini mengabdi di SMAN
perlu diakomodasi dalam 1 Warungkiara Sukabumi
merancang strategi Jawa Barat sebagai guru
pembelajaran yang akan Biologi. Email: zeslika@
diterapkan dalam kegiatan
pembelajaran di kelas. gmail.com.
Kegiatan belajar dirancang
untuk memberikan
pengalaman belajar yang
bermakna, menyenangkan,
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 191
OPINI
MG
JANUARI
2021
Guru Penggerak,
Merdeka Belajar
Oleh Iqbal, S.Pd.I.
Guru MAN 1 Aceh Timur
Merdeka itu
bebas, leluasa.
Guru dan
peserta didik
bebas berkreasi
dan berinovasi di dalam
kegiatan belajar mengajar.
Kebijakan yang relevan
dengan era revoluasi industri
4.0, dinisiasi Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia yang
dikomandoi Mas Nadiem state of mind, our bodies
Makarim, membawa cannot know absolute
pembaharuan pendidikan freedom but our minds can”,
Indonesia, walaupun terjadi (kemerdekaan adalah suatu
pro kontra di masyarakat kondisi pikiran, badan kita
dalam menginterpretasikan tidak akan pernah merasakan
merdeka belajar, mesti kemerdekaan yang mutlak,
dihadapi dengan sikap tetapi pikiran kita bisa).
dialogis. Pendidikan Konsep nalar inilah
seyogyanya membangun yang mendasari program
kreativitas dan imajinasi merdeka belajar. Sebenarnya
peserta didik, sehingga konsep ini pertama sekali
pendidikan kita di masa dicetuskan oleh Bapak
depan semakin cerah. Pendidikan Indonesia, Ki
Seorang novelis Amerika Hajar Dewantara dengan
Serikat, Walter Mosley rumus “Ngandel Kandel
mengutarakan, “Freedom is a Kendel Bandel”. Ngandel
Majalah Literasi Indonesia | MG
192 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
artinya percaya, jika kita perubahan paradigma
percaya terhadap pemikiran terhadap pendidikan, bahwa
sendiri maka kita tidak akan setiap orang dapat belajar
mudah tergoyahkan oleh dengan berbagai media
pendapat orang lain jika belajar, dalam situasi dan
tidak tergoyahkan maka kondisi yang diciptakan
kita akan berani (kendel) secara bersama-sama antara
menghadapi siapa pun guru dengan peserta didik.
dalam berargumentasi. Saat ini, di masa pandemi
Merdeka belajar mendorong covid-19 belajar mengalami
manusia Indonesia agar proses perubahan dari
cerdas (intelektual dan
karakter) serta mampu pembelajaran luring
bertindak dalam (offline) menjadi daring
melakukan sesuatu (online), guru dan
tanpa diperintah. peserta didik bertemu
Menurut Prof. di ruang virtual melalui
Howard Gardner, pembelajaran jarak
kecerdasan jauh. Pandemi
diartikan sebagai berimbas
kemampuan pada aspek
menciptakan pembelajaran
nilai tambah dalam dunia
dan kemampuan pendidikan kita.
menyelesaikan Guru dituntut
masalah, baik bagi melek teknologi
dirinya, orang lain, pembelajaran, agar
maupun alam semesta. kegiatan belajar
mengajar terus
Merdeka belajar, guru, berlangsung dalam
dan peserta didik bebas suasana dan kondisi
untuk memilih materi
pembelajaran, lokasi apapun, guru masa kini
belajar, media belajar, dituntut untuk terus
dan metode belajar yang di- bergerak meningkatkan
setting senyaman mungkin kapasitas diri.
dan semudah mungkin Guru penggerak, melek
dengan tetap mengacu pada literasi dan teknologi.
kurikulum nasional. Di era 4.0 Era revolusi industri 4.0
realitas pendidikan semakin memungkinkan kegiatan
dinamis seiring dengan belajar mengajar terjadi di
ruang virtual (digital). Hal ini
MG | Majalah Literasi Indonesia
ARTIKEL 193
OPINI
MG
JANUARI
2021
membuat mudahnya guru dengan istilah freedom to
dan peserta didik belajar learn, sebuah istilah yang
di mana saja, sehingga kita diambil dari buku karangan
kenal dengan istilah merdeka Carl Rogers (1969) menuliskan
belajar, interpretasinya prinsip pembelajaran
belajar tidak mesti yang humanistik. Pertama, setiap
runut dan ‘ngejelimet’ anak memiliki kompetensi
tetapi peserta didik bisa alamiah untuk belajar.
menjadikan lingkungan Kedua, pembelajaran
belajar menjadi sumber bermakna, tatkala peserta
belajar. Guru menjadi didik merasakan manfaat
fasilitator, mendorong belajar. Ketiga, pembelajaran
peserta didik agar aktif kondusif mendukung
dan kreatif dalam belajar proses belajar peserta didik.
sehingga kompetensi peserta Keempat, pembelajaran
didik dapat dimaksimalkan. efektif tak sekadar teori,
tetapi praktik. Kelima,
Guru penggerak merdeka peserta didik aktif belajar.
belajar mendorong peserta Kita berharap kebijakan
didik menjadi manusia merdeka belajar bersama
seutuhnya dengan segala guru penggerak mampu
potensi dan keunikan meningkatkan kualitas
kecerdasan, output-nya pendidikan Indonesia.
peserta didik mampu berpikir Pendidikan yang membuat
tingkat tinggi, saintifik, dan guru dan peserta didik
berkarakter. Guru kreatif dan bahagia mengajar, bahagia
inovatif sangat diharapkan belajar. n
dunia pendidikan untuk
mengeksekusi kebijakan Profil Singkat
merdeka belajar melingkupi
empat aspek yaitu, Ujian Iqbal, S.Pd.I. adalah seorang
Sekolah Berstandar Nasional guru yang mengajar di
(USBN), Ujian Nasional MAN 1 Aceh Timur.
(UN), Rencana Pelaksanaan gmail.com.
Pembelajaran (RPP)
satu lembar, Peraturan
Penerimaan Peserta Didik
Baru (PPDB) sistem zonasi.
Bila kita telisik lebih jauh,
maka kita menemukan
relevansi merdeka belajar
Majalah Literasi Indonesia | MG
194 ARTIKEL
OPINI
MG
JANUARI
2021
KESIAPAN GURU
MENGHADAPI
PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN
KENORMALAN BARU
Oleh Jansje B.J Kese, S.Pd., SD
Guru SDN 3 Way Mengaku, Lampung Barat
Terkait masa berbagai keterbatasan yang
pandemi covid-19 ada. Bagi guru sendiri ini
yang dialami menjadi tantangan baru
oleh seluruh untuk melaksanakan tugas
masyarakat dan pelayanannya dalam
di wilayah Indonesia mengajar. Dari medsos
mengharuskan tidak maupun media cetak dan
melakukan aktivitas atau elektronik banyak guru
pekerjaan di luar rumah. mengungkapkan keluhan
Tidak terkecuali dengan tentang berbagai kendala
satuan pendidikan. Selama yang dihadapinya, baik
tiga bulan proses belajar berkaitan dengan fasilitas
dan mengajar dilaksanakan penunjang maupun
dari rumah. Tidak pernah kompetensi diri. Alhasil
terbayangkan oleh semua meskipun tidak maksimal
pelaku pendidikan, bahwa oleh karena berbagai
hal ini akan terjadi. keterbatasan, proses belajar
itu tetap harus berlangsung.
Tiga bulan bukanlah waktu
yang singkat bagi guru dan Saat ini penerapan
siswa dalam melasanakan masa kenormalan baru
proses belajar. Bagi siswa mulai diberlakukan oleh
ini menjadi model belajar pemerintah. Berbagai
yang baru yang wajib fasilitas umum akan
diikuti mereka dengan beroperasi kembali, tidak
MG | Majalah Literasi Indonesia