The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Fataty Maulidiyah, 2021-01-17 07:29:53

Majalah Literasi Media Guru Indonesia

E-Book
Majalah Literasi Edisi-5

Keywords: Media Guru,Literasi,Pendidikan,Guru Penulis

TULISAN 45
ESAI
MG
mempelajari materi tersebut
dengan menjadikan dirinya JANUARI
sebagai seorang raja Majap- 2021
ahit. Manfaatnya siswa lebih
Materi yang diberikan guru faham dan mengerti karena
harus menarik dan menjad- ia terlibat langsung. Pada
ikan siswa aktif dan tertan- metode ini terdapat video
tang untuk memahaminya. pembelajaran. Siswa diajak
Pada tulisan ini, penulis akan untuk menyaksikan video
menguraikan metode pem- tentang materi yang disam-
belajaran sejarah. Pelajaran paikan.
sejarah merupakan salah satu
mata pelajaran yang memer- Setelah menyaksikan video
lukan tantangan tersendiri. tersebut, siswa akan menger-
Mengapa demikian? Karena jakan soal tentang apa yang
guru dituntut untuk mengu- dilihat dan diperankannya.
bah paradigma siswa bahwa Soal dikemas dalam bentuk
belajar sejarah itu cenderung cerita yang akan disambung-
membosankan, jenuh, bersifat kan melalui pemahamannya.
hapalan, dan bercerita tentang Harapannya, siswa dapat
masa lalu. belajar tanpa beban. Karena
dengan menyaksikan cerita
Pelajaran sejarah dapat pada video pembelajaran
membuat siswa menjadi dan masuk ke dalam cerita
asyik jika dikemas dengan seolah-olah mereka terlibat
metode yang tepat. Suatu pada peristiwa tersebut.
metode kembali ke masa lalu
menjadikan siswa sebagai Pelajaran sejarah adalah
salah satu subjek di dalamn- pelajaran yang menarik dan
ya. Jika melalui tatap muka, mengasyikan. Maka emosi
metode lorong waktu bisa siswalah yang harus kita
menjadi sebuah drama gugah agar meraka secara
musikalisasi. Tetapi, melalui tidak sadar belajar dan
pembelajaran daring, siswa mengetahui sejarah tanah
masuk ke dalam link yang airnya. Sejarah adalah cerita
sudah dibuat dari peristiwa kehidupan dan kehidupan
yang dibahas. Siswa akan itulah yang harus kita fahami.
berperan menjadi salah satu Belajar dari sejarah bukan
subyek dan akan memainkan belajar sejarah.n
materi tersebut.
Majalah Literasi Indonesia | MG
Misalnya materi Kera-
jaan Majapahit. Siswa akan

46 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

Produktivitas tanpa Batas,
Berkarya tanpa Jeda

Oleh: Nurrohmah Puji Mastuti, S.Pd
SMPN 2 Loceret, Kab. Nganjuk, Jawa Timur

Peningkatan Bahasa Indonesia (KBBI) pro-
produktivitas duktivitas/pro·duk·ti·vi·tas/n
seseorang adalah kemampuan untuk
sangatlah penting. menghasilkan sesuatu.
Begitu pula Produktivitas adalah ke-
dengan pendidikan, juga mampuan seseorang untuk
hal yang penting untuk menjadikan dirinya lebih pro-
kita perhatikan. Jangan fesional, dan terus berkarya
menutup mata dengan tanpa jeda.
hanya menuntut ilmu hingga
jenjang tertentu. Karena Suatu hari beberapa
kewajiban menuntut ilmu orang bertanya kepada saya.
itu selama hayat dikandung Mengapa saya sebagai guru
badan. IPA menyukai sastra, suka
membaca, dan menulis?
Seringkali penilaian Mereka menganggap as-
terhadap seseorang dengan ing karena saya bukan guru
melihat latar belakang pendi- bahasa, wartawan, ataupun
dikannya. Walaupun penca- pustakawan.
paian pendidikan tersebut
tidak dapat digunakan untuk Beberapa orang mengi-
mengukur tingginya produk- ra, pekerjaan tulis menulis
tivitas. (berliterasi) hanyalah milik
guru bahasa ataupun war-
Apakah produktivitas itu? tawan. Tentu tidak bukan?
Berdasarkan Kamus Besar Literasi juga bukan hanya

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 47
ESAI
MG
produktivitas yang luar biasa
bagi difabel sudah terlihat di JANUARI
depan mata. 2021

milik seseorang, tetapi hak Kapan lagi kita akan
setiap orang. Literasi bukan memulai? Menjadikan diri
hanya dilakukan oleh orang kita literat yang bermartabat.
yang pandai, tetapi dapat Dengan literat insyaallah
dilakukan oleh siapa saja kita akan terhormat dan
yang berusaha meninggal- bermanfaat sepanjang hayat.
kan kebodohan. Aamiin. n

Kemampuan berliterasi Majalah Literasi Indonesia | MG
tidak terbatas pada menulis
dan membaca. Ada beberapa
jenis literasi. Misalnya: literasi
numerik, bahasa, finansial,
dan literasi sains.

Ada pula literasi digital
yang merambah ke semua
lapisan masyarakat sehingga
mereka mengenal gawai
dan jenis gadget lainnya.
Segala informasi dapat
dengan mudah
diperoleh dari mana
saja dan kapan saja.

Masa pandemi
covid-19 sekarang
ini, menjadikan
banyak orang men-
genal teknologi.
Pembelajaran den-
gan cara tatap muka
dan luring berubah
menjadi pembelajaran
daring sehingga pembe-
lajaran tak akan garing.

Produktivitas tanpa batas
bukan hanya untuk kita
dengan tubuh yang sem-
purna secara fisik, namun

48 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

KESEMPATAN
LAIN DARI PJJ

ONLINE

Oleh: Siti Aisah
SDN Bojong Kiharib

Persiapan kegiatan PJJ pun habis untuk bermain
pembelajaran jarak saja.
jauh hari kelima
tahun pelajaran Sebagai guru, saya tentu
2020-2021. Saat itu merasa bertanggung jawab
baru selesai kegiatan masa dengan keadaan ini. Saya
pengenalan sekolah secara memberikan saran dalam
daring. Saya mengundang kegiatan PJJ yang belum
orang tua siswa yang dibagi dapat dipastikan batas
dalam enam sesi kehadiran waktunya. Orang tua tetap
dengan kurun waktu 30 mendampingi dan meman-
menit tiap sesi. Dari jumlah tau penggunaan gawai dari
peserta didik 26 orang. tiap anaknya. Mereka harus
benar-benar memastikan
Menjelang menit terakhir bahwa anak-anak memang
dari kesepakatan waktu un- menggunakan gawainya
tuk sesi ketiga, muncul orang untuk keperluan pembelaja-
tua siswa yang seharusnya ran jarak jauh semata. Bukan
hadir pada sesi kesatu. Saat mencari kesempatan dari
menerima buku paket, orang kegiatan PJJ online untuk
tua siswa tersebut mencerita- bermain game online.
kan kebiasaan anaknya yang
asyik bermain game online. Berdasarkan pengalaman
Niscaya kuota yang ren- tiga bulan di tahun pelajaran
cananya akan dipergunakan 2019-2020 dengan meng-
untuk mengikuti kegiatan gunakan grup WhatsApp
untuk pembelajaran jarak
MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 49
ESAI
MG
dan pengiriman tugas. Di
sela waktu tersebut, grup JANUARI
WhatsApp sengaja secara 2021
bergantian setelah pengiri-
jauh. Maka pada tahun man pesannya berubah.
pelajaran 2020-2021 ini, saya
memberikan aturan yang Karena sejatinya, dalam
super ketat. Mulai dengan kegiatan pembelajaran
informasi deskripsi grup se- bentuk apa pun merupakan
bagai kesepakatan bersama tanggung jawab bersama
tentang tujuan dibentuknya antara pihak sekolah dengan
grup WhatsApp dan hal-hal
yang tidak diperkenankan
dibagikan di grup.

Jadwal untuk pemanfatan masyarakat. Karena itu,
grup WhatsApp pun saya mari biasakan anak-anak
atur. Mulai dari waktu mengi- bersikap bijaksana dalam
si daftar hadir, menyimak menggunakan media sosial
materi pembelajaran dalam yang kian hari kian beragam
bentuk Power Point, paparan jenisnya.. n
materi, penyelesaian tugas
mandiri, tanggapan dan per-
tanyaan dari paparan materi,

Majalah Literasi Indonesia | MG

50 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS)
DARING DI TENGAH PANDEMI

Oleh: Supardi Harun Ar Rasyid
Founder di Lembaga Bahasa Inggris Gama Nusa

Learn from home bagaimana meningkatkan
(LFH) istilah yang minat baca siswa. Karena
ngetren saat banyak siswa yang lebih suka
ini di kalangan membaca chat WA daripada
siswa. Sejak membaca buku.
diberlakukan belajar dari
rumah (BDR) karena adanya Tahun lalu, saya membuat
covid-19, semua kegiatan rekapan pengunjung per-
sekolah dilaksanakan secara pustakaan di sekolah kami.
online atau daring. Saya Hasilnya adalah hanya 30%
sebagai guru bahasa Inggris yang berkunjung ke perpus-
di sekolah, mencari cara takaan. Mereka malas dan
enggan membaca buku di
MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 51
ESAI
MG
meningkatkan gerakan
literasi sekolah. Yaitu GLS JANUARI
online. Bagaimana caranya ? 2021
Ada beberapa cara yang bisa
perpustakaan. Alasannya ber- dilaksanakan.
macam-macam. Ada yang
bilang bukunya tidak leng- Pertama, mewajibkan
kap. Ada yang bilang hanya siswa untuk membaca buku
membuang-buang waktu. cerita minimal 5 halaman
setiap hari. Kedua, membuat
Hal ini membuat saya sinopsis dari salah satu buku
selaku kepala perpustakaan yang disenangi. Bisa buku
tergerak untuk meningkat- fiksi ataupun nonfiksi. Ketiga,
kan minat baca para siswa. mengadakan lomba-lomba
Di antaranya mewajibkan secara online. Yaitu lomba
semua siswa untuk memb- baca puisi ataupun pidato
aca buku selama lima belas baik berhasa Indonesia
menit di jam pelajaran per- ataupun berbahasa
tama. Selain itu mewajibkan Inggris. Dengan demikian
siswa untuk meminjam buku diharapkan semangat literasi
perpustakaan satu minggu para siswa tetap terjaga. n
satu buku. Selain itu, juga
mengadakan lomba-lomba Majalah Literasi Indonesia | MG
literasi. Seperti membaca
puisi, menulis cerpen, dan
sebagainya.

Namun, sejak pandemi
covid-19 ini, kegiatan literasi
di sekolah menurun. Hal ini
dikarenakan kegiatan belajar
mengajar siswa dilakukan
secara online atau daring dari
rumah. Tantangan tersendiri
memang, di saat kegiatan
belajar mengajar di lak-
sanakan di sekolah saja minat
baca hanya 30 persen apala-
gi sekarang, tidak belajar di
sekolah.

Tetapi, kepala sekolah
dan para guru harus saling
bahu-membahu untuk tetap

52 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

Pendidikan di Masa Kini

Oleh: Yohana Lisawidayanti

Pendidikan di masa siswa sangat canggih. Siswa
kini memang pun juga bisa menjadi
sangat berbeda sumber pengetahuan.
dengan pendidikan
di masa lalu. Saat ini, anak-anak sangat
Dulu, guru adalah sumber bebas dalam mencari penge-
pengetahuan segalanya tahuan. Tidak hanya dengan
dalam proses belajar guru. Bahkan, anak-anak
mengajar. Fasilitas yang sudah bisa mengakses sendi-
digunakan juga masih bisa ri di internet untuk mencari
dibilang sangat sederhana. sumber pengetahuan atau
Berbeda dengan masa kini, materi belajar yang belum
saat proses belajar mengajar dimengerti saat di sekolah.

MG | Majalah Literasi Indonesia Di masa kini semuanya

TULISAN 53
ESAI
MG
dalam belajar. Dan anak lebih
cendrung menjadi malas dan JANUARI
tidak kreatif. 2021

serba modern dan cang- Anak-anak yang di perde-
gih. Karena, kita tidak hanya saan juga cenderung tert-
dapat sumber belajar dari inggal daripada anak-anak
guru, tapi bisa dari internet yang di kota. Secara sistem
yang sangat luas cakupann- belajar, di kota akses untuk
ya. Sekarang juga anak-anak memenuhi fasilitas baik di
lebih canggih dari guru. Anak sekolah atau anak itu sendiri
tidak terpatok dengan guru cukup mudah, terjangkau,
untuk mengerjakan tugasn- dan mudah didapat. Tidak
ya. Apalagi fasilitas pen- seperti di perdesaan yang
dukung sangat memudah- menurut saya sangat susah
kan anak untuk berkarya di mencari fasilitas yang dibu-
zaman ini. Tetapi, kalau anak tuhkan.
tidak mengikuti perkemban-
gan dengan baik, anak akan Namun, tidak semuanya
sangat jauh tertinggal dan anak di perdesaan yang tert-
cendrung tidak kreatif. inggal. Masih ada orang-orang
yang peduli kepada anak-anak
Saya termasuk orang yang di perdesaan. Mereka me-
berada di pendidikan masa mikirkan dan berjuang anak-
kini. Di mana sumber pen- anak di desa agar mendapat-
getahuan bisa didapatkan kan pendidikan yang layak.
dengan mudah tanpa harus
bertanya kepada guru. Tetapi, Perbedaan anak zaman
ini membuat sebagian anak- sekarang dengan dulu juga
anak kehilangan semangat sangat berbeda dari pola
pikir dan keinginan untuk
bekerja. Banyak anak milenial
yang memilih pekerjaan yang
praktis. Mereka lebih suka
bekerja berpindah tempat
alias tidak suka bekerja di
dalam kantor. Sedangkan
anak zaman dahulu lebih
manut dan tidak seagresif
anak sekarang. n

Majalah Literasi Indonesia | MG

54 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

KESERUAN
MENDAMPINGI SISWA
BARU MODA DARING

Oleh: Yunita Kirnawati, S.Pd., M.M.
SMAN 1 Tanjungpinang, Kota Tanjungpinang

Tahun pelajaran sepekan mendampingi siswa
baru sudah kelas sepuluh sangat seru.
dimulai. Guru- Mereka mengajarkan saya
guru yang agar lebih sabar dan tidak
mengajar di kelas boleh baperan. Mengapa
lanjutan mungkin tidak akan demikian? Berdasarkan pen-
mengalami masalah dalam galaman, saya memiliki be-
hal pengenalan karakter berapa kesimpulan penyebab
siswa. Hal ini dikarenakan siswa berlaku demikian.
guru tersebut sudah pernah
bertatap muka sebelum Pertama, lamanya durasi
diberlakukan belajar jarak siswa tanpa kontak sama
jauh (BJJ). sekali dengan kawan-kawan-
nya, membuat mereka serasa
Meski tidak mengajar di reuni ketika berjumpa dalam
seluruh kelas, para guru ten- room meet (kebetulan seko-
tu pernah mendengar rekam lah kami menggunakan Goo-
jejak siswa tertentu yang gle Meet dalam pengenalan
sering diperbincangkan di lingkungan sekolah daring).
ruang majelis guru. Tantan- Sehingga room menjadi riuh
gan berat dalam pengenalan pada sesi pertama hari perta-
karakter siswa masa pandemi ma PLS.
ini dihadapi oleh guru yang
mengajar di tingkat pertama Kedua, siswa gembira
(kelas 1 SD, kelas 7 SMP, dan karena mendapat teman
kelas 10 SMA). baru dan suasana baru. Siswa
sibuk ingin tahu dengan
Pengalaman saya selama siapa ia sekelas. Mereka bere-

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 55
ESAI
MG

JANUARI
2021

but saling berkenalan. Meski Gimana cara masuk lagi?”.
sudah diperingatkan, tetap Padahal mereka mengirim
saja berulang. Bahkan, ketika pesan tersebut kepada guru
guru sedang memberikan pendamping.
materi.
Keempat, menghadapi
Ketiga, menggunakan siswa usia transisi dari anak-
moda daring memiliki tanta- anak ke remaja memang
ngan tersendiri. Siswa yang perlu kesabaran ekstra.
sering terlempar dari room Tingkah mereka yang
akan sering menghubungi kadang minta perhatian
guru pendamping melalui khusus membuat guru harus
pesan WhatsApp. Guru harus lebih sabar. Contohnya, di
sabar menjawab pesan siswa saat siswa mengirim pesan
yang kadang lupa sedang berdiskusi tentang ekskul
berbicara dengan guru. meski sudah tengah malam.
Begitulah keseruan yang
Seperti contoh kalimat ini. dialami selama sepekan
“Aduh, saya terlempar terus. mendampingi mereka. n
Gimana nih? Bantu donk!”
atau “Eh, saya terlempar. Majalah Literasi Indonesia | MG

56 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

PENGARUH INTERNET PADA
PENDIDIKAN DI MASA PANDEMI
COVID-19 DAN ERA REVOLUSI 4.0

Oleh: Delramiati, S.Pd.
Guru MtsN 2 Kota Payakumbuh

Internet dan kebutuhan di informasi dari berbagai
dunia pendidikan di masa server di seluruh dunia.
Pandemik Covid-19 Internet juga dapat menjadi
media komunikasi antar
Internet adalah salah pengguna di berbagai
satu penemuan paling belahan dunia. Internet
berpengaruh sepanjang tidak asing bagi guru dan
masa. Dengan internet peserta didik karena sudah
orang dapat mengakses membudaya dan kebutuhan

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 57
ESAI
MG
kota, kampung mereka
di kabupaten di pelosok JANUARI
yang sangat jauh. Mereka 2021
untuk mendapatkan sinyal
bagi masyarakat saat ini. atau jaringan, dengan
Aktivitas pembelajaran cara mendaki atau naik ke
tempat yang tinggi agar
terdampak pandemi terjangkau jaringan internet.
covid-19 menggunakan Selain itu, ada pula di antara
internet sangat meninggkat mereka harus mencapai
karena imbauan
pemerintah untuk bekerja tempat yang tinggi
dari rumah, belajar dari dengan jalan kaki
rumah, dan beribadah di atau mengendarai
rumah. Internet dibutuhkan motor, terkadang
untuk kegiatan jalanan licin
belajar mengajar menuju tempat
untuk anak tersebut kalau
sekolah sehari-hari. hujan. Alternatif
Sayangnya, tidak lain mereka
semua wilayah di menumpang ke
Indonesia sudah rumah teman yang
terdapat jaringan tinggal arah ke kota
internet yang
memadai. Bahkan, yang mudah terjangkau
di kota-kota besar jaringan internet, selama
sekalipun, kerap mereka belajar dan ujian
kita mendapatkan internet daring. Begitulah kendala
yang lambat koneksinya. peserta didik kami untuk
bisa belajar secara daring.
Madrasah kami terkendala
pembelajaran jarak jauh/PJJ Pandemi covid-19 yang
pada saat pandemi covid-19, dinilai membawa begitu
karena pembelajaran secara banyak dampak negatif,
daring tidak terlaksana ternyata juga membawa
dengan maksimal karena dampak positif bagi dunia
jaringan internet. Jaringan pendidikan. Dampak positif
internet yang tidak ini dapat memotivasi
terjangkau dan tidak ada untuk melewati masa-
koneksi sinyal membuat masa sulit agar tetap fokus
peserta didik susah untuk
belajar. Peserta didik kami Majalah Literasi Indonesia | MG
ada yang berasal dari luar

58 TULISAN
ESAI
MG
meraih tujuan pendidikan
JANUARI Indonesia yang lebih maju.
2021 Dampak positifnya adalah
adanya motivasi orang tua
dan anak untuk belajar 4.0 dengan menerapkan
secara daring, terjadinya internet of things dapat
kerja sama antara guru mengembangkan
dan orang tua, semua kreativitas dan inovasinya
pihak baik orang tua, melalui tugas bersama
anak, dan pendidik terlibat (kolaborasi), tugas individu
untuk mensukseskan maupun project tertentu
pembelajaran daring, yang bermanfaat di
peserta didik semakin tengah situasi wabah
mahir dalam menggunakan ini. Contoh pemanfaatan
dan memanfaatkan fasilitas teknologi informasi di
internet yang berhubungan tengah pandemi covid-19
dengan pembelajaran tersebut, di antaranya di
daring, dan penerapan ilmu bidang pendidikan, yakni
di tengah keluarga. dengan mengadakan
kelas daring. Manfaat
Pendidikan di Era Revolusi internet sebagai salah satu
Industri.4.0 media terbesar di dunia
bisa digunakan sebagai
Pendidikan Era Revolusi pendorong majunya
Industri 4.0 adalah pendidikan masa depan.
fenomena yang merespons Dengan adanya pandemi
kebutuhan revolusi industri covid-19 ini itu adalah salah
dengan penyesuaian satu penerapan era revolusi
kurikulum baru sesuai 4.0 karena secara tidak
situasi saat ini. Kurikulum langsung dunia pendidikan
tersebut mampu membuka telah melaksanakannya
jendela dunia, pengajar dalam pembelajaran daring.
memperoleh lebih banyak n
referensi dan metode
pengajaran dan bimbingan
secara daring.

Pendidikan era Revolusi

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 59
ESAI
MG

JANUARI
2021

Majalah Literasi Indonesia | MG

60 TULISAN
ESAI
MG

AJJAGANUNUSUTAAURRSII
220022101

BELAJAR DARING DENGAN GIVE AWAY

Oleh: Susi Purwanti, S.Pd.
Pengajar di SMPN 1 Kotabaru, Karawang

Setelah Menteri pemateri belajar daring ini
Pendidikan dan harus bisa membangkitkan
Kebudayaan Nadiem minat anak. Memanfaatkan
Anwar Makarim sarana aplikasi pembelajaran
menerbitkan Surat daring yang tersedia di aplikasi
Edaran Nomor 4
Tahun 2020 tentang tak cukup diminati
Pelaksanaan anak. Guru acapkali
Pendidikan Dalam harus putar otak
Masa Darurat supaya kelas
Covid-19. Maka daringnya terisi
pembelajaran jarak penuh oleh peserta
jauh melalui daring didik.
menjadi pilihan para
guru. Penulis sebagai
guru yang sejak 18
Pertama, yang Maret 2020 sudah
harus dipertimbangkan selain harus menggunakan
masalah internet dan kuota pembelajaran jarak jauh. Memilih
adalah aplikasi pembelajaran aplikasi google classroom
daring yang bertebaran di yang memang sudah dibuat
google. Kita harus jeli memilih sejak awal semester genap.
sebagai media pembelajaran Niat awalnya adalah untuk
daring yang paling cocok dan pemberian tugas atau ketika
kita kuasai. Terutama juga penulis berhalangan hadir di
yang memudahkan siswa. kelas karena ada tugas keluar.
Mulai dari WA grup, google Ternyata di masa pandemi ini
classroom, webex, zoom, dan sangat berguna. Semua siswa di
masih banyak lagi. kelas yang penulis ajar memang
menjadi anggota kelas online di
Aplikasi apapun yang kita google classroom.
pilih harusnya anak-anak Namun, kenyataannya
selama pembelajaran daring ketika pembelajaran daring
mereka menyukainya. Guru diberlakukan, paling terisi
sebagai pemandu sekaligus setengahnya saja daftar hadir

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 61
ESAI
MG

JJAANNUUAARRII
22002211

dari kelas online tersebut. pertama hadir atau berhasil
Bahkan pernah kurang mengerjakan tugas lebih
dari setengahnya. Untuk dulu dibandingkan teman-
menarik minat sebagai temannya. Hadiah bisa
pembuka belajar daring, berupa coklat atau pulsa
memilih bermain tebak- kuota yang diberikan pada
tebakan terlebih dahulu di akhir bulan. Mau mencoba
kolom komentar google strategi ini? Semoga berhasil
classroom dan ini berhasil. dan menyenangkan bagi
Suatu saat pastinya ini juga anak, guru pun merasa
akan membosankan mereka. puas. Tentunya materi dapat
Strategi berikutnya penulis tersampaikan dengan baik
akan memberikan give away karena mereka gembira ketika
atau reward bagi siswa yang belajar daring.n

Majalah Literasi Indonesia | MG

62 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

MENEROPONG PELAKSANAAN
PPDB SMA DI SULSEL

Oleh: Sitti Rahma
Guru SMA Negeri 2 Makassar

Membludaknya pada hari terakhir PPDB
calon peserta jalur non zonasi, terdapat
didik baru, 538 pendaftar yg sudah
menimbulkan diverifikasi. Sedangkan
dilema dengan jumlah peserta yang mau
tidak berimbangnya kuota diterima hanya 88 orang
yang tersedia. Kekhawatiran atau sekitar 15% saja.
bukan hanya di kalangan
peserta didik saja, bahkan Pendaftar yang tidak
orang tua pun demikian. terjaring di jalur non zonasi,
Oleh karena jika tidak bisa kembali mendaftar
terjaring di SMA negeri, di jalur zonasi. Namun,
maka harus merogoh kocek persaingan di jalur ini
untuk masuk di SMA swasta. juga cukup ketat. Hal
ini terlihat dari jumlah
Terdapat dua jalur PPDB pendaftar yang mencapai
tingkat SMA yaitu jalur lebih dari 500 orang di
zonasi dan non zonasi. Jalur hari ke-3, sementara yang
non zonasi meliputi afirmasi, akan diterima 256 peserta
perpindahan orang tua, dan didik. Jika kita mengikuti
prestasi. Kuota non zonasi perkembangan jalur zonasi
paling banyak terisi melalui secara real time, hampir
jalur prestasi, meskipun setiap jam terjadi pegeseran
dengan persaingan yang urutan pendaftar dari zona
ketat. Data yang saya aman.
peroleh pada salah satu
SMA Negeri di Makassar, Dilansir dari headline Tribun
Sulsel, 1 Juli 2020, kuota PPDB

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 63
ESAI
MG

JANUARI
2021

SMA di Sulsel sebanyak 78.052 berdasarkan pengalaman
kursi. Peserta yang lolos seleksi sebelumnya, saya melihat
jalur non zonasi 21.125 orang, ada kecenderungan sekolah
tersedia kuota jalur zonasi tertentu terlalu banyak
56.927 peserta. Pendaftar pendaftarnya, sementara
di hari pertama PPDB jalur sekolah lain belum
zonasi 29.000 orang (sekitar terpenuhi kuotanya. Banyak
50% kuota). Berkaca dari data pendaftar yang memilih
tersebut, sepertinya masih sekolah dengan jarak
sulit bagi pendaftar terjaring cukup jauh dari rumahnya,
masuk sekolah negeri sementara sekolah yang
pilihannya. lebih dekat tidak dipilihnya.
Pendaftar memilih sekolah
Data di atas merupakan berdasarkan image sekolah
gambaran umum PPDB favorit maupun sekolah
Sulsel, tapi secara parsial unggulan. Pada hakikatnya
sudah tidak ada lagi
pengelompokan seperti itu.

Di sinilah perlunya
peranan sekolah atau
lembaga pendidikan
sebelumnya mengedukasi
calon peserta didik yang

akan mendaftar.
Bahwa semua
sekolah negeri
sekarang
levelnya sama,
tidak ada lagi
istilah sekolah
unggulan, favorit,
atau sejenisnya.
Pilihlah sekolah
yang betul-betul
jaraknya dekat
dari rumah,
agar semua
mendapatkan
peluang yang
sama.n

Majalah Literasi Indonesia | MG

64 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

SEMINAR ONLINE (WEBINAR)
MENG-UPGRADE DIRI SELAMA

MASA PANDEMI

Oleh: Syarah Aisha, S.Pd., M.A.
Guru SMA Swasta Nur Azizi Tanjung Morawa

Pandemi covid-19 pembelajaran jarak jauh
mengubah banyak (PJJ) yang dilakukan di
sistem dalam rumah aja. Kepala sekolah
berbagai bidang dituntut untuk merespon
di dunia termasuk dan mengambil keputusan
Indonesia, seperti ekonomi, yang mengharuskan
politik, teknologi hingga sekolah memberlakukan
pendidikan. Dalam bidang pembelajaran dari rumah
pendidikan mengubah sesuai dengan surat edaran
sistem pembelajaran Menteri Pendidikan dan
tatap muka atara guru Kebudayaan (Kemendikbud).
dan siswa menjadi sisem Kebijakan tersebut sebagai

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 65
ESAI
MG

JANUARI
2021

upaya untuk meminimalisir organisasi mengadakan
penyebaran virus corona di seminar online (webinar)
tengah masyarakat dengan baik free maupun berbayar.
menjaga jarak satu sama lain Saya ikut berkecimpung
(physical distancing). meramaikan berbagai
webinar melalui webex,
Pembelajaran dari rumah zoom cloud meeting, group
dengan daring (online) terjadi whatsapp, dan telegram
pro dan kontra bagi guru, dari setiap webinar yang
siswa, maupun orang tua. diadakan. Salah satu
Dalam proses pembelajaran, tantangan bagi saya adalah
siswa terbata-bata saya harus mampu meng-
menyelesaikan tumpukan upgrade diri dengan materi-
tugas yang diberikan materi yang disajikan dan
sedangkan orang tua dapat mengaplikasikannya
merasa stres mendampingi dalam proses pembelajaran
dan menyediakan alat selama daring maupun tatap
pendukung dalam proses muka nantinya.
tersebut, seperti handphone,
laptop, maupun paket Webinar yang saya ikuti
internet. Saya sendiri juga bertujuan bukan hanya
merasakan dan mengalami untuk berburu sertifikat,
hal yang sama. Saya berperan melainkan untuk mencari
sebagai orang tua yang harus ilmu baik dalam bidang
mendampingi anak saya pendidikan dan teknologi
yang duduk di bangku TK serta mendapatkan
menyelesaikan tugas dalam banyak teman baru yang
bentuk tulisan dan praktik hebat dengan visi dan
diberikan oleh gurunya. misi yang sama. Bagi saya,
Di sisi lain, saya juga harus sertifikat adalah reward
menyajikan bahan ajar yang dalam kegiatan tersebut.
inovatif untuk mendorong Harapan saya, feedback dari
siswa saya menjadi aktif dan webinar yang diikuti, saya
kreatif dalam pembelajaran mampu menyajikan materi
daring. Dalam hal ini, saya pembelajaran yang menarik
yang berperan sebagai untuk siswa melalui video
seorang guru maupun orang maupun quiz online yang
tua harus melek terhadap berhubungan dengan mata
teknologi. pelajaran yang saya ampu.
n
Selama masa pandemi,
berbagai instansi atau

Majalah Literasi Indonesia | MG

66 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

SINERGI SEKOLAH
MENGHADAPI

PEMBELAJARAN
DARING

Oleh: Kholipah, S.Pd.
Guru SMPN 1 Welahan

Menteri yang sangat penting dalam
Pendidikan dan pelaksanaan pembelajaran
Kebudayaan daring. Dibutuhkan satu
(Mendikbud) sinergi yang baik antar
Nadiem Anwar pemangku kepentingan yang
Makarim menerbitkan Surat tercakup dalam 8 standar
Edaran Nomor 4 Tahun pendidikan yang meliputi:
2020 tentang Pelaksanaan standar Isi, standar proses,
Pendidikan Dalam Masa standar kompetensi lulusan,
Darurat Coronavirus Disease standar pendidik dan tenaga
(covid-19). Salah satu pokok kependidikan, standar sarana
penting dalam edaran ini dan prasarana,
adalah keputusan proses standar pengelolaan,
pembelajaran dilaksanakan standar pembiayaan,
dari rumah. standar penilaian pendidikan.
Semua mempunyai peran
Sekolah merupakan bagian

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 67
ESAI
MG

JANUARI
2021

sama besar. bisa dilaksanakan adalah
Sistem pembelajaran dengan memanfaatkan
tenaga TI yang dimiliki
mengalami perubahan sekolah menularkan ilmu,
yang sangat frontal semua pelaksanaan IHT, kemudian
harus berbasis TI membuat membuat formula yang
banyak pihak menjadi gagap paling mudah, menfaatkan
baik tenaga pendidik, siswa konten atau aplikasi
maupun orang tua. Terutama pembelajaran daring yang
tenaga pendidik. Menurut banyak kita temukan
sumber dari Kementrian disesuaikan dengan kondisi
Pendidikan dan Kebudayaan, sekolah masing-masing.
2019, ada 316 ribu guru akan
pensiun sepanjang 2019- Melakukan pendampingan
2023 artinya sekarang dalam pada guru yang mempunyai
masa pandemi covid-19 kemampuan TI terbatas
setiap sekolah memiliki
tenaga pendidik sampai bisa, sehingga
mendekati usia proses belajar
pension, tetapi mengajar melalui
masih mempunyai daring bisa
kewajiban untuk terlaksana sesuai
mengajar dengan yang diharapkan.
jumlah cukup Sinergi wali siswa
signifikan. Ada dengan pihak
kecenderungan pada
usia ini tenaga pendidik sekolah tidak kalah
enggan berpikir berat untuk penting karena selama
mempelajari TI bahkan pembelajaran daring siswa
merasa menjadi sebuah akan lebih banyak di rumah
beban. komunikasi yang baik
antara wali siswa dengan
Peran penting tim pihak sekolah membuat
kurikulum sekolahlah siswa menjadi lebih terarah.
yang harus bersama- Pembelajaran daring
sama mencari cara memang mempunyai
untuk bisa memfasilitasi tantangan yang besar
tenaga pendidik dengan setelah sumber daya
kemampuan TI terbatas manusia dipersiapkan, harus
supaya bisa tetap didukung sarana prasarana,
melaksanakan kewajiban pembiayaan dan seluruh
mengajarnya. Langkah yang aspek yang diperlukan
supaya tidak timpang. n

Majalah Literasi Indonesia | MG

68 TULISAN
ESAI
MG

AJJGAAUNNSUUTAAURRSII
220022011

PEMBELAJARAN IDEAL:
MUNGKINKAH TERCAPAI DI MASA

PANDEMI COVID-19

Oleh: Estu Puji Handayani, S.Pd., M.Pd.
Guru SMP Negeri 7 Bondowoso

Pembelajaran take and give ilmu. Cara
ideal merupakan belajar yang dicanangkan
pembelajaran pemerintah saat ini dengan
yang mampu tujuan memutus rantai
mendorong penyebaran covid-19, dikenal
terbentuknya keaktifan dengan istilah belajar dari
dan kreativitas peserta rumah (BDR), dapatkah
didik secara keseluruhan, pembelajran daring
tujuan pembelajaran dan luring menciptakan
tercapai, dan atmosfer pembelajaran ideal?
proses pembelajaran
menyenangkan. Menilik berbagai
Pembelajaran daring (dalam masalah yang dihadapi,
jaringan) yaitu pemanfaatan keterbatasan dana pada
pembelajaran sekolah dalam menyiapkan
menggunakan
koneksi internet aplikasi unlimited
(online), sedangkan yang dapat
pembelajaran menghadirkan
luring (luar interaksi langsung
jaringan) tidak antara guru dan
membutuhkan peserta didik pada
koneksi saat pembelajaran
internet (offline). daring.
Pembelajaran jarak jauh
(PJJ), tidak terjadi tatap muka Kemampuan
langsung antara guru dan guru sebagai
peserta didik dalam proses pembimbing dalam
melaksanakan proses
pembelajaran online,
minimal memiliki alat

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 69
ESAI
MG
(lembaga bimbingan belajar),
dari 300 peserta didik JANUARI
hanya 55% yang bergabung. 2021
Berdalih tidak mempunyai
pendukung seperti android, tidak ada paketan
smartphone/laptop, harus data, sinyal jelek, dan tidak
melek teknologi dalam dapat mengakses walaupun
menguasai kecanggihan langkah penggunaan sudah
aplikasi dalam pembelajaran. diberikan.
Kenyataan di sekolah masih
ada guru yang tidak tertarik Dukungan orang tua secara
me-refresh diri dalam era fisik dan psikologis, serta
digital. menjalankan pendampingan
secara maksimal bagi anak
Kesiapan peserta didik sangat penting saat BDR.
belum maksimal, setiap
kelas ada 1-3 peserta Kolaborasi apik antara
didik yang tidak memiliki kreativitas guru dalam
gadget, 70% milik pribadi mengajar, kesiapan peserta
selebihnya pinjam orang didik, fasilitas dan sarana
tua, jenis gadget tidak terpenuhi, serta kepedulian
support terhadap aplikasi orang tua merupakan unsur-
yang membutuhkan storage unsur yang layak dilengkapi
besar. Terbukti pada saat dalam PJJ. Kalaupun semua
mengenalkan pembelajaran kendala tersebut terpenuhi,
menggunakan aplikasi zoom pembelajaran ideal belum
webinar partner dengan LBB dapat dipastikan terwujud,
karena guru tidak dapat
memantau langsung
aktivitas siswa, sulitnya
memanage pengelolaan
kelas daring/luring, dan
kemungkinan kecil mampu
mengondisikan suasana
belajar yang kondusif
selama pembelajaran jarak
jauh. Kehadiran sosok guru
tidak akan tergantikan oleh
apapun. Mengombinasikan
face to face dan daring
akan mewujudkan
mempebelajaran ideal. n

Majalah Literasi Indonesia | MG

70 TULISAN
ESAI
MG

JJAANNUUAARRII
22002211

PENDIDIKAN DALAM DUNIA MAYA

Oleh: Serly, S.I.Pust.
Pengelola Perpustakaan SMAN 1 Tanjungpandan

Dulu internet anak sampai orang tua, dan
atau dunia dari kalangan bawah sampai
maya hanyalah kalangan atas. Situasi ini juga
angan-angan bisa disebut dengan demam
saja, yang bisa
dimanfaatkan oleh dunia maya. Bagaimana
sebagian saja tidak, setiap orang
seperti orang di mana pun
kuliahan dan berada, pasti
orang kaya. selalu membawa
Namun, sekarang HP dan laptop.
ini internet sudah Baik itu bangun
mewabah seperti tidur, makan, dan
suatu penyakit yang bekerja.
tersebar diseluruh Dunia maya
dunia. Saat ini siapa pun bisa
menggunakannya dari anak- telah menjadi suatu
kebutuhan, setelah
pendidikan. Merupakan

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 71
ESAI
MG

JANUARI
2021

kebutuhan semua manusia kebenaran informasi tersebut
dan menjadi kunci bagi barulah diinformasikan lagi
kemajuan sebuah bangsa. kembali.
Apalagi, saat ini dalam
kondisi pendemi covid-19. Nah, siapa saja pasti
Sekolah-sekolah ditutup menginginkan ke arah yang
dan tidak diperbolehkan positif, maka dari itu kita
mengadakan suatu harus mengimbanginya
perkumpulan. Pelajar dengan pendidikan yang
maupun pengajar berkualitas dan keimanan
dituntut dalam kegiatan yaitu dapat membedakan
belajar mengajar harus efek-efek yang ditimbulkan
menggunakan HP dan dan dapat mengendalikan
laptop sebagai media belajar. dunia dalam genggaman
Juga harus bisa dalam kita. Apalagi sekarang ini
mengoperasikannya. Setiap banyak informasi-informasi
ada kelas, mereka harus hoax yang dengan mudah
siap untuk belajar dengan orang menginformasikannya
memegang HP ataupun kembali. Dengan berbekal
laptopnya. Tugas-tugas pun pendidikan dan keimanan,
haruslah dikumpulkan juga kita tidak terpengaruh lagi
melalui daring. dengan hal-hal negatif.

Banyaknya aplikasi Usaha untuk
tersebar, seperti Facebook, meningkatkan kualitas
BBM, Instagram, Whatsapp, pendidikan dan keimanan
Telegram, dan lain dalam menggunakan
sebagainya dapat diakses internet menjadi sangat
dengan mudah. Namun, penting dan harus
semuanya itu haruslah semaksimal mungkin dalam
diiringi dengan kecerdasan rangka menjawab tantangan
otak dan spiritual. Bukan globalisasi dan kemajuan
tidak mungkin dunia IPTEK suatu bangsa dalam
maya ini dapat membawa dunia modern. Lembaga
pengaruh buruk bagi pendidikan dituntut harus
pengguna. Jika ingin bisa melahirkan generasi
mendapatkan pengaruh ke pendidikan berkualitas yang
arah yang positif atau baik, siap menghadapi berbagai
setiap informasi yang didapat segi kehidupan modern
haruslah disaring terlebih dan bersaing di dunia maya
dahulu atau dicari tahu maupun dunia nyata. n

Majalah Literasi Indonesia | MG

72 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

PENDIDIKAN
KARAKTER VS
DEGRADASI MORAL

Oleh: Dewi Rokhimah, S.Pd.
Guru SMPN 1 Kuta Selatan

Pendidikan karakter, se- isme, dan sosial secara bersa-
jak lama diupayakan maan. Karakter tersebut men-
dan ditumbuhkem- jadi sangat kuat dan melekat
bangkan. Antara lain, untuk menghadapi penjajah.
HOS Cokroaminoto,
untuk menghadapi kolonial- Tokoh pendidikan nasional
isme, membentuk organisasi Ki Hajar Dewantara, dengan
yang mampu membangkitkan semboyannya, ing ngarso sung
karakter nasionalisme, spiritual- tulada, ing madyo Mangun
Karso, Tut Wuri Handayani.

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 73
ESAI
MG

JANUARI
2021

Apakah masih relevan, dalam li mendaur ulang karakter,
era industri 4.0? seperti tercantum dalam
Perpres nomor 87 tahun 2017
Tentunya masih sangat relevan, tentang penguatan pendidikan
dan merupakan pijakan dari pen- karakter. PPK adalah gerakan
didikan nasional Indonesia. pendidikan, untuk memperkuat
karakter peserta didik, melalui
Implementasinya pada harmonisasi olah hati, olah rasa,
zaman ini, di depan, guru harus olah piker, dan olahraga dengan
memberikan tauladan, un- pelibatan dan kerja sama antara
tuk semua orang. Di tengah, satuan pendidikan, keluarga,
sebagai pembangkit kemauan dan masyarakat sebagai bagian
dari peserta didik. Tut Wuri dari gerakan nasional revolusi
Handayani, maka harus bisa mental.
memberikan motivasi dan
dorongan semangat moral Tidak bisa dipungkiri saat ini,
kepada peserta didik. Ini mem- internet dan media sosial adalah
beri pembelajaran kepada kita penunjang utama, dalam ke-
bahwa, para pendahulu bangsa berhasilan pendidikan nasional.
pun telah menanamkan pendi- Mengacu pada Perpres di atas,
dikan karakter ini, dalam segala bahwa sangat penting pendi-
bidang kehidupan. dikan karakter bagi generasi
milenial saat ini.
Sebetulnya pendidikan karak-
ter, sudah melekat sejak dulu, Demikian pentingnya pen-
tapi seiring berjalannya waktu, guatan pendidikan karakter,
karakter positif yang pernah maka pendidikan menjadi
tumbuh dalam kehidupan pilar yang sangat fundamental,
masyarakat Indonesia, men- dalam mewarnai karakteristik
galami pelemahan, pembiasan, peserta didik. Pendidik adalah
dan distorsi dalam berbagai faktor utama selain lingkungan
kehidupan. Hilangnya ketelad- dan keluarga, ini merupakan
anan yang menyebabkan faktor satu entitas yang mempen-
ter-degradasi-kannya karak- garuhi pembentukan karakter
ter-karakter positif. peserta didik. Seluruh kom-
ponen, dari pemerintah hingga
Hasil penelitian di Harvard, sekolah, harus bersinergi, bahu
Amerika, menunjukkan bahwa membahu menyelesaikan
kesuksesan 80 persen oleh soft segala kendala, demi terwujud-
skill, sangat berkaitan dengan nya Pendidikan nasional yang
karakter. berkualitas, menuju generasi
emas yang berkarakter. n
Fenomena itulah, yang
kemudian menjadi salah satu
pendorong untuk kemba-

Majalah Literasi Indonesia | MG

74 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

PPDB SARANA MEMBANGUN
KEJUJURAN

Oleh: Eva Sadestina, S.Pd.
Guru SMAN 10 Bandarlampung

Menjelang Penerimaan Peserta Didik
tahun ajaran Baru tertuang dalam Pera-
baru banyak turan Menteri Pendidikan
orang tua dan Kebudayaan Nomor 44
sibuk mencari Tahun 2019. Ada empat jalur
sekolah baru buat pendaftaran: jalur zonasi,
pendidikan anaknya. jalur afirmasi jalur perpin-
Ada beberapa faktor dahan tugas orang tua/
yang menjadi bahan wali, dan jalur prestasi. Pada
pertimbangan dalam pelaksanaanya, ada sebagian
memilih sekolah. Di orang tua berupaya untuk
antaranya faktor
ekonomi, mutu manipulasi data
sekolah, dan kependudukan
perhitungan sebagai syarat
jarak dari rumah. pendaftaran jalur
Berdasarkan zonasi. Begitu pula
kenyataan di dengan pendaft-
lapangan, saya aran jalur prestasi.
melihat sekolah Ditemukan kasus
negeri masih pemalsuan piag-
menjadi favorit am saat mengikuti
calon peserta didik. lomba-lomba.
Sungguh kejadian tersebut

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 75
ESAI
MG

JJAANNUUAARRII
22002211

amat menyedihkan. Orang pelaksanaan PPDB. Para
tua tega berbuat curang aparat yang terkait dengan
dengan mengorbankan pembuatan surat keteran-
prinsip kejujuran. Hal ini gan berdomisili dituntut
bertentangan dengan tujuan benar-benar melaksanakan
pendidikan yang ada dalam tugas dengan baik. Akhrinya,
Undang-undang Nomor 20 data yang diberikan calon
Tahun 2003 Pasal 3, Tentang peserta didik saat mendaft-
Sistem Pendidikan Nasional. ar, adalah benar data yang
akurat. Apabila semua
Kejujuran merupakan lan- orang yang terkait dengan
dasan berpijak dalam setiap pelakasanaan PPDB men-
langkah. Termasuk dalam hal junjung tinggi nilai kejujuran
menuntut ilmu. Kejujuran maka program ini dapat ber-
termasuk dalam nilai moral. jalan dengan baik. Tidak ada
Karakter jujur ini penting lagi warna kecurangan, keti-
dan harus dimiliki semua dakadilan, kongkalingkong,
generasi muda. Untuk itu dan kekecewaan. Semoga!n
sebagai orang tua hendakn-
ya berupaya memberi contoh
yang baik kepada anaknya.
Orang tua bertanggung
jawab terhadap pendidikan
moral keluarga. Dengan
menerapkan perilaku
jujur dihara-
pkan kelak
mereka akan
mencontoh
apa yang
dilakukan
orang tua.
Peran pemer-
intah juga
sangat dihara-
pkan. Pemer-
intah harus
tegas terha-
dap berbagai
pelanggaran
terkait dengan

Majalah Literasi Indonesia | MG

76 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

SIAPKAH SEKOLAH
UNTUK NEW
NORMAL?

Oleh: Yestri Alia Jatom, S.Pd.
Guru SDIT Cahaya Pelangi

New normal dunia pendidikan.
sebuah istilah Pandemi covid-19 yang
yang sekarang
sering terdengar muncul pada Desember
di telinga kita. 2019 lalu telah membuat
Kata new normal jika dunia berduka, karena virus
diartikan dalam bahasa ini merengut banyak korban
Indonesia berarti kenormalan jiwa, melumpuhkan pere-
baru. Kondisi new normal konomian dan aktivitas kita.
ini akan berbeda Berbagai upaya yang telah
dengan kondisi
awal di mana dilakukan cukup
aktivitas kita menekan penye-
yang biasa baran virus ini,
akan berubah seperti mengu-
dengan batasan rangi aktivitas
atau ketentuan di luar rumah,
tertentu. penerapan Phys-
Kita digiring ical Distancing,
dalam tatanan pembiasaan per-
kehidupan baru. ilaku bersih dan
Saat ini seluruh sehat. Perlahan
elemen masyarakat tengah virus ini dapat
bersiap dengan kondisi new ditekan walau
normal, tak terkecuali dalam masih menyebar hingga saat
ini. Di sisi lain roda kehidupan
terus berputar dan tuntutan

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 77
ESAI
MG
di sekolah dengan melak-
sanakan protokol keseha- JANUARI
tan, melakukan koordinasi 2021
dengan dinas kesehatan
hidup terus berjalan, dengan setempat, menyiapkan
kondisi yang perlahan mulai sarana yang sesuai standar
stabil pemerintah kemudian kesehatan covid-19 seperti
mengambil langkah me- sarana CPTS, membiasakan
nerepkan new normal. perilaku bersih dan sehat,
melakukan sosialisasi ten-
Dalam dunia pendidikan tang protokol kesehatan
langkah yang diambil Ke- yang akan diterapkan, me-
mendikbud dengan menge- jaga jarak, kemudian lang-
luarkan edaran Nomor 3 kah-langkah dalam menan-
Tahun 2020 mengenai gani covid-19 berdasarkan
pencegahan dan penanga- tingkat penyebaran yang
nan covid-19 pada satuan berbeda di lingkungan
satuan pendidikan, agar
pendidikan sebagai upaya terhindar dari covid-19.
kejelasan standar pelaksa-
naan pendidikan di sekolah. Dengan adanya acuan
Menurut saya edaran ini tersebut diharapkan kesia-
dapat menjadi acuan bagi pan seluruh satuan pendi-
satuan pendidikan menye- dikan melaksanakan acuan
lenggarakan pembelajaran yang ada. Tentunya hal ini
pada era new normal saat tidak ditimpakan seluruhn-
ini. Edaran tersebut men- ya pada satuan pendidikan.
jelaskan bagaimana penye- Perlu adanya korelasi yang
lenggaraan pendidikan baik mulai dari keluarga
peserta didik, lingkungan,
hingga pihak-pihak yang
terkait. Hal yang tak kalah
penting bagaimana kesada-
ran dan kedisiplinan semua
pihak dalam pelaksanaann-
ya agar virus covid-19 tidak
merugikan diri sendiri dan
orang lain, serta new nor-
mal ini dapat berjalan baik
hingga tatanan kehidupan
kita kembali normal. n

Majalah Literasi Indonesia | MG

78 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

CERDAS USIA
DINI

Oleh: Murni Asih
Penasihat TPA Almira/PAUD Mawar, Kudus

“Pendidikan adalah Peristiwa tersebut menuntut
senjata paling ampuh lahirnya sebuah sistem baru
untuk mengubah dunia.” di dunia pendidikan, salah
(Nelson Mandela). satunya melalui daring (dalam
Pendapat di atas jaringan). Seluruh jenjang pen-
memiliki relevansi dengan didikan mengalami dampak
munculnya pandemi corona. luar biasa terutama di Indone-

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 79
ESAI
MG
memudahkan untuk belajar,
merangsang kecerdasan otak, JANUARI
mengasah otak untuk selalu 2021
berpikir maju (menjawab rasa
sia. Mulai jenjang perkuliahan ingin tahu), melatih belajar
sampai paling rendah, yaitu mandiri, belajar dengan happy
anak usia dini. di ruang berbeda. Nilai negatif
seperti komunikasi antar anak
Bagaimana menggunakan dan sosialisasi anak kurang,
sistem daring bagi anak ruang bermain berkurang.
usia dini? Salah satu upaya Kesehatan mata, leher, pung-
yang harus dilakukan ada- gung, kepala bisa terganggu.
lah dengan mengenalkan
cara pembelajaran dengan Disadari atau
menggunakan smartphone, tidak, kehadiran
computer/laptop, gadget, era digitalisasi ti-
dan tablet. Mau tidak mau dak bisa ditampik
zaman menuntut begitu saja dan
untuk menguasai harus dihadapi
teknologi. Mere- bukan untuk
baknya pandemi ditakuti. Siap
melahirkan istilah tidak siap harus
New Normal, siap menerima
di mana akan perubahan.
muncul manu- Apa yang perlu
sia baru dengan dipersiapkan?
ruang yang Kesiapan pendidik
berbeda. Hal ini dan orang tua untuk memi-
juga selaras den- lihkan software yang tepat
gan hadirnya era bagi anak usia dini. Pendidik,
revolusi industri orang tua, dan anak harus
4.0. Di negara maju, anak usia bersinergi untuk menentukan
tiga tahun sudah dikenalkan bagaimana belajar dengan
atau terbiasa dengan laptop/ senang, nyaman, aman, dan
komputer, tablet, android. bahagia. Sekarang banyak
ditemui berbagai cerita, video,
Di Indonesia? Mau tak mau dan game-game yang eduka-
harus bisa menjalani sebuah tif. Ada yang diberikan dalam
proses perubahan yang da- bentuk dongeng, fabel, cerita
dakan. Salah satu nilai positif bergambar, atau hiburan be-
adanya pandemi corona me- rupa musik. n
maksa mengubah cara belajar
yang lebih efektif dan efisien.
Memiliki nilai positif dan nega-
tif, nilai positif yang bisa diam-
bil antara lain, membantu

Majalah Literasi Indonesia | MG

80 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

LITERASI
SELAMATKAN
GENERASI EMAS

Oleh: Nazlah, S.Pd.I.
Guru PAI dan Budipekerti, SMAN 3 Pangkalpinang

Januari 2020, perhatian depan gawai dan komputer.
saya terfokus pada Kebiasaan ini kalau dilakukan
kebijakan SMA Negeri tanpa ada kontrol dari orang
3 Pangkalpinang, yang tua, guru ataupun pihak
disampaikan oleh Dra. terkait akan menyebabkan
S.R Kunlistiani sebagai kepala rusaknya generasi emas yang
sekolah. Yaitu memberikan kita gaung-gaungkan selama
tugas akhir berupa Karya ini.
Tulis Ilmiah bagi peserta
didik kelas XII dan Rendahnya budaya literasi
dijadikan sebagai di lingkungan pendidikan
syarat kelulusan. membuat kementerian
pendidikan dan ke-
Banyak sekali budayaan meng-
jenis literasi yang galakkan program
ditawarkan pada literasi pada setiap
situs internet jenjang pendi-
dapat menambah dikan. Untuk men-
wawasan, belum dukung program
dimanfaat dengan pemerintah terse-
maksimal oleh but, sekolah-seko-
peserta didik. Situs yang
sehari-hari akrab dengan lah dapat merealisasikannya
peserta didik kita yaitu situs dengan cara membiasakan
“games.” Bahkan menimbul- peserta didik dan guru un-
kan efek kecanduan. Ham- tuk membaca buku cetak
pir separuh dari waktunya maupun elektronik selama 15
dihabiskan dengan sia-sia di menit, kemudian menuang-
kan kembali berupa rangku-
MMGG || MMaajjaallaahh LLiitteerraassii IInnddoonneessiiaa

TULISAN 81
ESAI
MG

JJAANNUUAARRII
22002211

man yang ditulis pada buku SMA. Oleh karena peserta
jurnal membaca yang dimiliki didik telah dibekali dengan
masing-masing. Pada awaln- literasi sejak awal bergabung
ya mungkin baik guru mau- di sekolah.
pun peserta didik mengalami
kesulitan untuk melakukan- Hal ini sangat besar man-
nya. Bak kata pepatah ulah faatnya bagi keberlangsun-
bisa karena biasa. Bahkan, gan pendidikan peserta didik
pada minggu tertentu setiap pada jenjang perguruan
bulannya para peserta didik tinggi, dunia kerja, maupun
dapat diajak merangkai kata saat terjun dalam kehidupan
melalui pantun, puisi, atau- bermasyarakat. Dengan
pun cerita dengan tema yang keberpihakan kurikulum, kita
telah ditentukan oleh pihak memberikan tempat yang
kurikulum. Membuat kompe- istimewa bagi pentingnya
tisi menulis tingkat sekolah membangun karakter bu-
dapat memicu semangat daya literasi di sekolah, yakni
berliterasi para peserta didik membaca dan menulis sam-
lebih terasah. Menjadikan pai menghasilkan sebuah
karya-karya peserta didik se- karya. Akhirnya, dengan us-
buah buku yang didokumen- aha sadar kita telah menye-
kan di perpustakaan sekolah. lamatkan generasi emas dari
kebuta aksaraan dan
Maka saya pikir bukanlah wahana literasi dari
suatu yang mustahil. Kalau keterpurukan.n
selama ini parameter yang
digunakan untuk mengukur
tingkat penguasaan kom-
petensi peserta didik
selama tiga tahun
menempuh pendi-
dikan pada setiap
jenjang hanyalah
Ujian praktek, Ujian
Sekolah (US) dan
Ujian Nasional (UN),
dapat kita tambah-
kan KTI sebagai alat
ukur penguasaan
kompetensi berikut-
nya untuk tingkat

MMaajjaallaahh LLiitteerraassii IInnddoonneessiiaa || MMGG

82 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

MEMBANGUN KARAKTER ANAK
SAAT PANDEMI COVID-19

Oleh: Lulu’ Anwariyah, S.S.
Guru Bahasa Inggris di MTsN 4 Banyuwangi

Pandemi covid-19 Dalam kondisi saat ini peran
telah mengubah keluarga menjadi tombak
pembiasaan utama dalam membangun
belajar siswa karakter anak yang
yang terpusat di sesungguhnya.
rumah masing-masing.
Saatnya membangun Beberapa nilai karakter
karakter anak ketika di yang bisa dibangun da-
rumah saja, banyak aktivitas lam keluarga pada masa di
yang bisa kita tanamkan rumah aja yakni, (1) Religius
untuk membentuk karakter adalah sikap ketaatan dan
anak yang sesungguhnya. kepatuhan dalam mema-
Berdasarkan Peraturan hami dan melaksanakan
Menteri ajaran agama. Membangun
Pendidikan dan
Kebudayaan karakter religius
Republik harus dengan
Indonesia penguatan con-
Nomor 20 Tahun toh dari kedua
2018 Tentang orang tua yang
Penguatan secara disiplin
Pendidikan melaksanakan
Karakter kepatuhan
Pada Satuan beribadah. (2)
Pendidikan Gotong royong
formal melalui mencerminkan
harmonisasi olah hati, olah sikap tindakan
rasa, olah pikir, dan olahraga semangat kerja
dengan bekerja sama sama dalam menyelesaikan
antara satuan pendidikan, pekerjaan di rumah. Anak-
keluarga, dan masyarakat. anak secara rutin diajak
untuk mendisiplinkan diri
menyelesaikan kebutuhan

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 83
ESAI
MG

JANUARI
2021

diri mereka melalui pem- santun sehingga tercipta
biasaan nilai gotong royong. kerja sama secara kolaboratif
(3) Mandiri adalah sikap dan dengan baik. Inilah saat yang
prilaku yang tidak tergan- tepat bagi orang tua untuk
tung kepada orang lain da- membuka komunikasi yang
lam menyelesaikan berbagai harmonis dengan anak.
tugas dan persoalan. Jika
selama ini anak-anak belajar Pelajaran yang sesung-
dengan bantuan guru, maka guhnya adalah datang dari
secara mandiri orang tua kegiatan pembiasaan yang
membimbing dan meng- diterapkan orang tua di
arahkan kegiatan belajar rumah. Kegiatan tersebut
mereka. (4) Tanggug jawab merupakan bentuk praktik
adalah sikap dan prilaku ses- langsung dari teori yang mer-
eorang dalam melaksanakan eka dapatkan dari bangku se-
tugas dan kewajibannya, baik kolah bersama guru mereka.
berkaitan dengan diri sendiri Semoga para orang tua tidak
maupun dengan orang lain. merasa bosan dan lelah da-
Nilai sikap religius, gotong lam melaksanakan tugas dan
royong, dan mandiri akan tanggung jawabnya sebagai
membentuk sikap tanng- guru di rumah. Tetap akan
gung jawab anak terhadap lahir generasi emas lewat ru-
kewajibannya. (5) Komunika- mah mereka masing-masing
tif adalah sikap dan tindakan jika orang tua mampu mem-
terbuka terhadap orang lain bangun karakter mereka
melalui komunikasi yang selama di rumah saja. n

Majalah Literasi Indonesia | MG

84 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

PUITISASI
PENDIDIKAN DARING

Oleh: Sumadi, S.Pd.SD.
Guru SDN 25 Kelapa Bangka Barat,

Kepulauan Bangka Belitung

Menurut pasal proses pembelajaran
1 Undang- agar peserta didik secara
Undang aktif mengembangkan
Nomor 20 potensi dirinya untuk
Tahun 2003 memiliki kekuatan spiritual
tentang Sistem Pendidikan keagamaan, pengendalian
Nasional, pendidikan adalah diri, kepribadian,
usaha sadar dan terencana kecerdasan, akhlak
untuk mewujudkan mulia, serta keterampilan
suasana belajar dan yang diperlukan dirinya,

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 85
ESAI
MG

JANUARI
2021

masyarakat, bangsa dan culan. Salah satunya, tidak
negara. semua siswa bisa mengak-
ses disebabkan permasala-
Kebijakan pemerintah han jaringan. Banyak orang
meliburkan semua sekolah tua mengeluhkan kenyata-
mulai dari tingkat PAUD an yang mereka hadapi.
sampai perguruan tinggi, Mereka tidak bisa mengak-
berdampak pada perubahan ses internet sebagaimana
pendidikan, dari tatap muka daerah-daerah lain. Dengan
menjadi sistem daring. Me- melakukan proses belajar
mang tidak bisa dipungkiri, mengajar secara daring,
peran guru sedikit tergeser. maka akses internet menja-
Bukan berarti tergantikan di satu-satunya cara untuk
karena peran guru dalam mengurangi aktivitas di luar
pendidikan tetap sebagai rumah dan untuk mengikuti
poros utama. Guru menjadi kegiatan pembelajaran.
penentu kemajuan suatu
pendidikan. Tugas belajar daring
tidak akan mudah berjalan
Pemanfaatan teknologi sesuai dengan realita. Masih
merupakan solusi efektif da- ada daerah yang memang
lam menjalankan pembela- layanan internetnya tidak
jaran daring. Sebab, banyak tersedia. Ada pula orang
sekali media yang bisa diak- tua siswa yang tidak memi-
ses seperti youtube, Rumah liki ponsel pintar sebagai
Belajar dari Kemendikbud, menunjang pembelajaran
Ruang Guru, serta program daring.
TVRI Belajar dari Rumah.
Untuk itu, kembali
Akhir-akhir ini, internet orang tua siswa menjadi
telah menjadi kebutuhan sekolah bagi proses
krusial di semua kalangan pembelajaran anak atau
dimulai dari masyarakat akan ada kebijakan yang
bawah hingga masyarakat lebih berpihak dan layak
kelas atas. Terutama bagi diprioritaskan untuk
dunia pendidikan di saat pembelajaran jarak jauh.
pandemi ini. Beralihnya Apabila dibiarkan, kondisi
sistem tatap muka ke dar- ini akan menjadi bom waktu
ing, jelas memerlukan akses yang akan meledakkan
internet yang stabil. pendidikan di Indonesia.n

Ketika pendidikan jarak
jauh diterapkan, banyak
sekali masalah bermun-

Majalah Literasi Indonesia | MG

86 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

SENGSARA
MEMBAWA NIKMAT

Oleh: Prihatini Ridyawati, S.Pd., M.Pd.
Guru Seni Budaya SMPN 5 Ambarawa, Jawa Tengah

T ersiksa? Jelas budaya minimal menguasai
iya. Apalagi bila dua bidang studi. Apalagi bila
semua kegiatan guru tersebut merupakan
dilakukan dengan satu-satunya guru di sekolah
keterpaksaan. tersebut. Guru yang tidak
Bagi guru seni budaya yang berkompeten dengan
harus mengajar empat bidangnya akan merasa
bidang seni, yaitu seni terpaksa saat diminta
musik, rupa, tari dan teater, untuk mengajar. Padahal,
ini menjadi sebuah siksaan. kemampuan yang dimiliki
Bagaimana tidak? Guru seni hanya sekadarnya. Bisa

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 87
ESAI
MG
puan. Bagaimana dengan
bermain musik? Bagi saya, JANUARI
apapun akan terpaksa dilaku- 2021
kan karena itulah pengala-
dibayangkan bagaimana man yang berharga. Tentun-
seorang guru harus ya, sebagai guru seni budaya
mempelajari salah satu yang harus bisa menguasai
bidang seni yang belum bidang seni yang diminati
dikuasainya. Sebuah oleh peserta didik.
keterpaksaan yang akan
diambil. Keterpaksaan men-
ciptakan karya bertambah
Berkesenian dalam pembe- dengan adanya Permen PAN
lajaran identik dengan ber- No. 16 tahun 2009 tentang
eksplorasi, mencipta sebuah Kenaikan Pangkat. Selain bisa
karya. Hasil dari empat bidang menghasilkan cipta karya
studi antara lain mengaranse- sendiri, juga dapat membuat
men sebuah lagu, mencip- sebuah tulisan bagaimana
takan sebuah tarian, membuat proses penciptaannya. Untuk
karya lukisan, dan memprak- itulah kelas menulis saya ikuti
tikkan drama yang nantinya agar tulisan tentang laporan
ditampilkan dalam akhir penciptaan layak dihasilkan.
pembelajaran. Keterampilan Berbagai kelas saya ikuti. Be-
menciptakan sebuah karya gitu pun dengan bermacam
seni akan semakin baik bila grup menulis. Tujuannya ha-
terus di asah. Hal inilah yang nyalah supaya pembelajaran
memacu saya selaku guru seni tentang menulis yang baik
budaya untuk memberikan dapat saya serap dan karya
contoh terlebih dahulu terha- cipta yang dihasilkan dapat
dap peserta didik. dituangkan.

Hal inilah yang membuat Dari berbagai tuntutan
saya bergabung dengan ko- sebagai guru seni budaya
munitas seni tradisional guna membuat saya untuk terus
mengasah kemampuan berpikir mencari ide guna
dalam menciptakan karya menciptakan berbagai ma-
tari dan melestarikan budaya cam karya seni. Keterpaksaan
daerah. Keinginan untuk yang terus-menerus justru
memperoleh pengalaman membuat terbuai, baik secara
berkesenian merambah pada teori dari tulisan atau praktik
bidang seni rupa, keikutserta- berkarya melalui pameran dan
an dengan kelompok perupa pergelaran karya seni. n
dirasa paling tepat. Bahkan,
dengan terjun langsung
mengikuti kegiatan pameran
membuktikan akan kemam-

Majalah Literasi Indonesia | MG

88 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

PERJUANGAN

Oleh: Dra. Hasnah Mila, M.M.
Guru SMPN 2 Kota Pariaman, Sumatera Barat

Hidup adalah dalam dirinya untuk maju
perjuangan. dan selalu mengayuh biduk
Bagaimanapun kehidupan, akhirnya mereka
kebahagiaan memetik buah yang manis.
seseorang itu
adalah berkat perjuangan Saat seseorang itu mampu
beliau. Perjuangan yang berjuang dan berusaha
mungkin dengan cicilan sekuat tenaga dengan apa
peluh, jerih payah, dan kerja
keras yang telah berhari- yang diinginkannya,
hari, berbulan-bulan, saat itulah
bahkan bertahun- bahagia
tahun telah dirasakan
dirintisnya. nikmatnya.
Nikmat
Namun, begitu yang
seseorang
mengalami
kebahagiaannya,
tidak semudah
yang dilihat hari
ini. Mereka penuh
perjuangan
dahulunya.
Ada yang
merangkak
dari nol,
pelan-pelan
berjalan
tertatih-
tatih, bahkan
terseok-seok.
Namun, dengan
keyakinan dari

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 89
ESAI
MG
seseorang menginginkan
sesuatu, tapi malas untuk JANUARI
melakukannya, malas untuk 2021
mengusahakannya. Itulah
Beruntunglah orang- kesia-siaan untuk dirinya
orang yang punya sendiri. Malas suatu penyakit
tekad untuk meraih yang sulit ada obatnya. Hanya
sesuatu. Kemudian, dia obat paling jitu yang bisa
bekerja dan berbuat menyembuhkan, yaitu dari
sekuat tenaga agar dalam diri sendiri. Obat yang
mampu mencapai apa lain mungkin tekad dalam
yang diinginkannya. diri sendiri. Secara internal
oleh dan untuk diri sendiri.
luar biasa dari hasil jerih
payah akan sangat terasa. Kenapa ada rasa malas di
Perjuangan tiada akhir, diri seseorang itu? Salah satu
lebih-lebih di usia senja. faktor yang disikapi di sini
Perjuangan dan kerja keras adalah bila sedari kecil orang
untuk menuju kehidupan tuanya tidak mengajarkan
abadi sangatlah diharuskan. disiplin pada diri si anak.
Perjuangan untuk mencapai Tidak mencoba membiarkan
jannah-Nya harus diwaspadai si anak mandiri. Segala
dan dilakukan dengan tekun sesuatu dibantu dan ditolong
serta khusuk. serta dikelonin.

Beruntunglah orang- Oleh sebab itu, mari
orang yang punya tekad sejenak tafakur dan
untuk meraih sesuatu. introspeksi. Sudahkah anak-
Kemudian, dia bekerja dan anak diajari dengan hidup
berbuat sekuat tenaga berjuang, hidup mandiri,
agar mampu mencapai dan hidup berdikari agar
apa yang diinginkannya. kebahagiaan yang didapat
Nah, pada saat sesuatu kelak terasa nikmat?
yang dicita-citakan dan Fastabikhul khairat! Itu
diinginkan itu tercapai, di sepatah kata Arab yang
situlah kebahagiaan paling punya makna dalam untuk
sempurna dapat dirasakan. menjalankan kehidupan
Di situlah nikmat Allah SWT di dunia fana ini. Mari
yang paling besar terasa berlomba-lomba untuk
buat insan yang beriman dan kebahagiaan hidup di dunia
meyakini adanya Allah, Sang dan menuju hidup yang
Pemberi nikmat terbesar itu. kekal abadi. n

Berbeda dengan Majalah Literasi Indonesia | MG

90 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

GAJI 13 HOAX ATAU FAKTA

Oleh: Isa Kurniawati, S.Pd.
Guru SDN Wonosari 1, Kabupaten Bondowoso

B elakangan ini, ajaran baru. Tunjangan ini
media online sudah diberlakukan sejak
diramaikan dengan Indonesia masih dipimpin
berita tentang oleh Presiden SBY. Besar
gaji 13. Hampir tunjangan gaji 13 sebesar gaji
tiap hari berita terkait tidak pokok plus tunjangan.
pernah absen. Para pegawai
pemerintah memburu Pencairan gaji 13 biasanya
kevalidan berita itu. Namun dilaksanakan pada awal
sayang, apa pun beritanya, Juli. Mengapa? Karena pada
isinya tetap sama. Berkisar bulan ini warga pendidikan
tentang kabar tidak jelas dari menyambut tahun ajaran
gaji 13. baru. Gaji 13 menjadi angin
segar bagi orang tua yang
Gaji 13 merupakan berstatus ASN, Polri, TNI,
tunjangan kesejahteraan pegawai pemerintahan, dan
untuk PNS yang diberikan pensiunan.
tiap tahun. Tunjangan
tersebut diberikan untuk Akibat pandemi covid-19,
ASN, Polri, TNI, pensiunan, gaji 13 belum dapat
dan pegawai pemerintah dicairkan awal bulan Juli.
lainnya. Tunjangan Dari jauh hari pemerintah
ini bertujuan untuk sudah mengatakan hal itu.
meringankan beban orang Pemerintah, melalui Menkeu,
tua menyongsong tahun mengatakan, pembahasan
gaji 13 akan dilaksanakan
MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 91
ESAI
MG

JANUARI
2021

pada kuartal keempat. warga yang baik, hendaknya
Ini berarti pencairan gaji mendukung pemerintah
13 dilaksanakan setelah untuk menuntaskan
pembahasan. Saat ini, pandemi ini. Termasuk
pemerintah dan jajarannya tidak mendiskreditkan
lebih fokus ke penuntasan langkah pemerintah
penyebaran virus. dengan menyebar berita
yang tidak jelas. Semoga
Bulan Juli merupakan langkah pemerintah dalam
bulan kebutuhan anak penuntasan masalah ini
sekolah. Pada bulan ini dapat segera terwujud dan
orang tua harus merogoh pencairan gaji 13 dapat
kocek yang dalam untuk segera direalisasikan. n
kebutuhan sekolah anak.
Memang pada masa
pandemi, pembelajaran
masih menggunakan daring.
Namun, kebutuhan biaya
sekolah tetap harus
dipenuhi. Wajar kalau
orang tua sangat
menantikan berita
yang terkait dengan
gaji 13. Walaupun
akhirnya berita itu
hanya sebatas
berita.

Lalu, apakah
berita itu
hoaks?
Jawabnya
tidak karena
gaji 13 sudah
ada dalam
PP. Namun,
waktunya
saja yang
diatur ulang.
Sebagai

Majalah Literasi Indonesia | MG

92 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

MARI, SELAMATKAN

BUMI!

Oleh: Kharirotus Sakdiyah, M.Pd.I.
Guru MAN 6 Jombang

S urabaya saat ini penghargaan, baik
terlihat begitu tingkat nasional maupun
sejuk dan internasional, seperti “Global
indah, seperti Green City” yang diadakan di
memasuki daerah New York.
pegunungan. Banyaknya
taman-taman kota, Keindahan Kota Surabaya
tumbuhan di sepanjang ternyata tidak banyak diikuti
jalan, dan sungai yang oleh daerah lain, khususnya
bersih bebas dari sampah. di Jawa Timur. Seperti di
Pemandangan Kota Surabaya daerah saya sendiri. Di
yang indah tidak terlepas pinggir jalan raya pohon-
dari kegigihan Wali Kota pohon ditebangi akibat
Surabaya Tri Rismaharini. Hal pelebaran jalan. Walaupun
ini membuat Kota Surabaya sebagian kecil ditebang
berkali-kali mendapatkan karena usia yang sudah
tua. Banyaknya orang yang

MG | Majalah Literasi Indonesia

TULISAN 93
ESAI
MG
warga sekolah. Di antaranya
murid, guru, orang tua, dan JANUARI
lingkungan masyarakat demi 2021
terciptanya upaya pelestarian
membuang sampah tidak lingkungan hidup.
pada tempatnya. Terkadang
di pinggir jalan sampah Jika diperhatikan lebih
menumpuk, padahal bukan seksama, ternyata program
tempat pembuangan adiwiyata di sekolah belum
sampah, bahkan sungai menampakkan hasil.
penuh dengan sampah. Padahal banyak sekolah di
tempat saya yang sudah
Pada 1985 sewaktu saya mendapatkan penghargaan
masih kecil, sungai-sungai sebagai sekolah adiwiyata
sangat jernih, dan sejuk tingkat nasional.
bila dipandang. Kadang
anak-anak mandi di sungai Bagaimana cara
sampai lima kali sehari. Saat menyadarkan masyarakat?
ini jangankan untuk mandi, Butuh kerja sama dari semua
melihatnya saja rasanya pihak. Baik pemerintah
ingin menangis. Terlihat dari tingkat kabupaten/
kotor dan baunya pun tidak kota sampai tingkat desa.
sedap. Bahkan di musim Dunia pendidikan juga
kemarau sampah seperti sangat berperan aktif
menggunung karena tidak dengan program adiwiyata
hanyut di bawa air. Melihat Para peserta didik diajak
keadaan seperti ini siapa turun langsung ke tempat-
yang harus disalahkan? tempat atau lingkungan
Dunia pendidikan atau yang kotor, seperti sungai.
memang masyarakat yang Guru bisa menjelaskan
tidak mau peduli dengan dampak langsung dari
lingkungan dan masa depan perilaku membuang
anak cucunya? sampah sembarangan. Hal
ini dapat mengakibatkan
Pemerintah melalui dunia rusaknya lingkuingan,
pendidikan sudah membuat pencemaran air, dan bau
program sekolah adiwiyata, yang menyengat. Semua
yakni sekolah yang bertujuan itu dapat menimbulkan
mewujudkan masyarakat berbagai macam penyakit.
sekolah yang peduli dan Mari selamatkan bumi, demi
berbudaya lingkungan. anak cucu kita. n
Program ini menciptakan
kondisi yang lebih baik bagi
sekolah untuk menjadi
wadah pembelajaran,
juga penyadaran segenap

Majalah Literasi Indonesia | MG

94 TULISAN
ESAI
MG

JANUARI
2021

CORONAVIRUS DISEASE, GURU
TERBARU DI SENDI KEHIDUPAN

Oleh: Maria Rosita S.
Wakil Bidang Kesiswaan SMPN 25 Jakarta

World Health Pemerintah telah melakukan
Organiza- berbagai upaya, seperti me-
tion (WHO) makai masker, menjaga jarak,
telah me- dan bekerja dari rumah (work
netapkan from home). Hal ini untuk
coronavirus disease 2019 mencegah dan meminimal-
(covid-19) sebagai pandemi isir penyebaran virus korona
global pada Rabu, 11 Maret di instansi pemerintahan
2020. Covid-19 pertama kali atau swasta.
muncul di Indonesia pada
Maret 2020. Sejak itu kasus Kebijakan di dunia pendi-
covid-19 terus bertambah. dikan menerapkan belajar
dari rumah sejak 13 April

MG | Majalah Literasi Indonesia


Click to View FlipBook Version