The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by esmiloenak, 2022-12-04 20:19:23

SM SMP Kelas 8 Semester 2 2022-2023

Preview

MATERI AJAR

SMPIT
AL-LAUZAH

SEMESTER II
JANUARI - JUNI 2023

KELAS 8

8

Daftar Isi

Januari – Maret
Daftar Isi..................................................................................................................... 1
Spider Webbing Tema ............................................................................................... 3
Webbing Tema Januari - Maret 2023......................................................................... 4
Panduan Isi Materi Tema Bulan Januari - Maret 2023 ............................................... 5
Webbing Lesson Plan Bulan Januari - Maret 2023 .................................................. 17
Target Pengajaran Al-Qur’an Metode Bittajwid ........................................................ 18
Pendidikan Agama Islam (PAI) ................................................................................ 19
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) ............................................. 28
Bahasa Indonesia .................................................................................................... 30
Matematika............................................................................................................... 42
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).................................................................................. 52
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) ................................................................................ 68
Bahasa Inggris ......................................................................................................... 80
Seni Budaya dan Prakarya (SBDP) ......................................................................... 89
Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK)............................................ 97
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)............................................................. 107
Bahasa Arab .......................................................................................................... 120

April – Juni
Webbing Tema April - Juni 2023 ............................................................................ 129
Panduan Isi Materi Tema Bulan April - Juni 2023 .................................................. 130
Webbing Lesson Plan Bulan April - Juni 2023 ....................................................... 137
Target Pengajaran Al-Qur’an Metode Bittajwid ...................................................... 138
Pendidikan Agama Islam (PAI) .............................................................................. 139
Pendidikan Pancaila dan Kewarganegaraan (PPKn) ............................................. 147
Bahasa Indonesia .................................................................................................. 150
Matematika............................................................................................................. 153
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)................................................................................ 161
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) .............................................................................. 169
Bahasa Inggris ....................................................................................................... 179
Seni Budaya dan Prakarya (SBDP) ....................................................................... 186

1

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK).......................................... 198
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)............................................................. 205
Bahasa Arab .......................................................................................................... 212

2

DirikuSpider Web
Lingkungan
Kelas VIII

AKU

3

Webing Tema
Kelas VIII

Januari-Maret

Kajian Q.S
At-Tahrim: 6

Manfaat Allah
berbuat baik Al-Wahhab

kepada Keluarga HR. Bukhari
keluarga
“Alhamdulillah, Allah
Adab dalam Al-Wahhab yang
keluarga Maha memberi

karunia atas nikmat
kebersamaan
keluarga”

Macam-macam Kisah Sa'ad
keluarga bin Abi

Waqqash

Pengertian
keluarga

4

Panduan Isi Materi Tema bulan Januari-Maret
SMPIT Al-Lauzah Tahun Pelajaran 2022-2023
Jl. Palapa, Parung Beunying, Serua. Ciputat Tangerang Selatan

Semester : Genap
Kelas
Tema : VIII
: “Alhamdulillah, Allah Al-Wahhab yang Maha memberi karunia atas
nikmat kebersamaan keluarga”

A. Al-Quran
Surat At-Tahrim:

‫ِش َدا ٌد‬ ٌَ ‫َملٰۤ ٕىِ َك ٌة‬ ‫َع َل ْي َها‬ ‫َوا ْ ِلح َجا َر ُة‬ ‫الَّنا ُس‬ ‫َّو ُق ْو ُد َها‬ ‫َنا ًرا‬ ‫َو َا ْه ِل ْي ُك ْم‬ ‫َا ْن ُف َس ُك ْم‬ ‫ُق ْ ٓوْا‬ ‫ٰا َم ُن ْوا‬ ‫َالّ ِذيْ َن‬ ‫يٰٓ َايُّ َها‬
‫ِغلاظ‬

‫ُي ْؤ َم ُر ْو َن‬ ‫َما‬ ‫َو َي ْف َع ُل ْو َن‬ ‫َا َم َر ُه ْم‬ ْ‫َم ٓا‬ ‫اٰ هّلَل‬ ‫َي ْع ُص ْو َن‬ َّ
‫لا‬

Terjemah:

Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka
yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya adalah malaikat-
malaikat yang kasar dan keras. Mereka tidak durhaka kepada Allah terhadap apa
yang Dia perintahkan kepadanya dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

B. Hadits Nabi

‫َر ُسو َل‬ ‫َيا‬ َ ََ ‫َو َسَّل َم‬ ‫َع َل ْي ِه‬ ‫اَّّٰل ُل‬ ‫َصَّلى‬ َّ ‫َر ُسو ِل‬ َ ‫َر ُج ٌل‬ ‫َجا َء‬ ََ ‫َع ْن ُه‬ ‫اَّّٰل ُل‬ ‫َر ِض َي‬ ‫ُه َيْر َر َة‬ َ ‫َع ْن‬
‫فقال‬ ‫اّٰل ِل‬ ‫ِإلى‬ ‫قال‬ ‫أِبي‬

‫ُأ ُّم َك‬ ‫ُثَّم‬ ‫َقا َل‬ ‫َم ْن‬ ‫ُثَّم‬ ‫َقا َل‬ ‫ُأ ُّم َك‬ ‫ُثَّم‬ ‫َقا َل‬ ‫َم ْن‬ ‫ُثَّم‬ ‫َقا َل‬ ‫ُأ ُّم َك‬ ‫َقا َل‬ ‫َص َحا َبِتي‬ ‫ِ ُبح ْس ِن‬ ‫الَّنا ِس‬ ‫َأ َح ُّق‬ ‫َم ْن‬ َّ
‫اّٰل ِل‬

‫َقا َل ُثَّم َم ْن َقا َل ُثَّم َأ ُبو َك‬

Dari Abu Hurairah radliallahu `anhu dia berkata; "Seorang laki-laki datang kepada
Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam sambil berkata; "Wahai Rasulullah, siapakah
orang yang paling berhak aku berbakti kepadanya?" beliau menjawab: "Ibumu." Dia
bertanya lagi; "Kemudian siapa?" beliau menjawab: "Ibumu." Dia bertanya lagi;
"kemudian siapa lagi?" beliau menjawab: "Ibumu." Dia bertanya lagi; "Kemudian
siapa?" dia menjawab: "Kemudian ayahmu." (HR. Bukhari).

5

C. Kisah

Sa’ad bin Abi Waqqash: Memuliakan Orang Tua

Sa'ad adalah teladan istiqamah dalam iman dan hidayah. Betapa mahalnya
hidayah itu bahkan harus dipertahankan dengan susah payah. Terkisahlah ibunda
Sa'ad yang melakukan mo gok makan berhari-hari demi menentang keislaman
anaknya.

Semakin hari semakin parahlah kondisi ibu Sa'ad ini. Dalam ujian keimanan
yang berat seperti ini, keimanan sang sahabat kokoh menghujam dan keluarlah
kalimat yang abadi itu. "Demi Allah, ketahuilah wahai ibunda, seandainya bunda
memiliki seratus nyawa, lalu ia keluar satu per satu, maka tidak lah anakmu ini akan
meninggalkan agama ini (Islam) walau ditebus dengan apa pun."

Akhirnya, hati ibundanya itu luluh. Tak lama berselang, turunlah ayat Alquran
terkait kisah Sa'ad ini, surah Luqman ayat ke-15. Artinya, "Dan seandainya kedua
orang tua memaksamu untuk mempersekutukan Aku (Allah), padahal itu tidak
sesuai dengan pendapatmu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya."

Di antara cerita kepahlawanan Sa'ad yang lainnya adalah ketika pasukan
Muslimin yang sedang dipimpinnya teradang Sungai Tigris. Kala itu, umat Islam
akan membebaskan Irak. Padahal, wilayah itu belum banyak dikenal oleh kaum
Muslimin umumnya yang berasal dari Jazirah Arab. Alih-alih mundur, Sa'ad
memerintahkan pasukannya untuk terus menyeberangi sungai demi menyukseskan
jihad ini. Berkatalah ia kepada pasukan, "Bacalah Hasbunallahu wa ni'mal wakiil."

Kemudian dikerahkan kudanya menerjuni sungai yang diikuti orang-orang
setelahnya. Maka, berduyun-duyun pasukan Muslim menyeberangi sungai. Ketika
ada salah seorang prajurit yang menjatuhkan air minumnya, dilandasi semangat
fastabiqul khairat, pasukan Muslimin berebut mencarikan tempat air itu. Demi
melihat pemandangan ini dan betapa tinggi semangat perjuangan kaum Muslimin,
para musuh gentar dan ketakutan.

Salman al-Farisi yang berada dalam pasukan Sa'ad pun takjub dan berkata
agama Islam masih baru, tetapi lautan telah dapat mereka taklukkan, sebagai halnya
daratan telah mereka kuasai. Demi Allah nyawa Salman berada di tangan-Nya,
pastilah mereka akan dapat keluar dengan selamat dengan ber bondong-bondong
sebagaimana mereka memasukinya berbondong-bondong.

D. Asmaul Husna

Allah Al-Wahhab (‫)الوهاب‬

Salah satu Asmaul Husna yang dimiliki oleh Allah SWT adalah Al-Wahhab.
Asmaul Husna Al-Wahhab memiliki arti, yaitu Yang Maha Pemberi Karunia. Lafal Al-

6

Wahhab berasal dari kata wahaba yang memiliki arti memberi atau memberikan
sesuatu tanpa adanya imbalan.

Al-Wahhab dapat dimaknai bahwa Allah SWT yang memberikan segala
karuniaNya tanpa mengharapkan adanya balasan dan tanpa permintaan dari
makhluknya. Dikutip dari laman Kanwil Kemenag Kalsel, tidaklah akan berbentuk
pemberian yang hakiki itu kecuali dari Allah SWT, sebab Dialah yang memberikan
semua yang dibutuhkan oleh orang yang membutuhkannya, bukan untuk suatu
tujuan, baik kini maupun nanti.

Asmaul Husna Al-Wahhab disebutkan sebanyak 3 kali di dalam kitab suci Al
Quran. Penyebutan nama dan sifat Asmaul Husna Al-Wahhab secara jelas di dalam
Al-Quran ditampilkan pada surah Ali Imran ayat 8, surah Shad ayat 9, dan surah
Shad ayat 35.

Pengamalan Asmaul Husna Al-Wahhab dalam diri seorang muslim dapat
diwujudkan dengan menerapkan sifat seperti memberikan sebagian harta kepada
orang yang kekurangan dengan ikhlas. Kemudian, juga membantu kesulitan
seseorang melalui akal pikiran, tenaga, motivasi, dan lainnya tanpa pamrih serta
tidak mengharapkan imbalan.1

E. Materi Keluarga

1. Adab Kepada Orang Tua

a. Pengertian adab dan orang tua
Adab menurut bahasa adalah kesopanan, kehalusan, akhlak atau bisa juga

sopan santun dan dalam kosa-kata bahasa Arab, kata Adab berasal dari tashrifan
(adaba-ya’dubu) yang berarti mengundang atau mengajak. Dinamakan adab karena
ia mengajak manusia kepada perbuatan terpuji dan mencegah manusia dari
perbuatan keji dan munkar.

Sedangkan menurut istilah, Adab berarti norma atau perilaku sopan santun
kepada orang lain terutama kepada orang yang lebih tua agar pergaulan sesama
manusia tetap terjaga dan harmonis yang didasarkan atas aturan agama, terutama
agama Islam.

Adapun orang tua adalah orang yang melahirkan, merawat, membesarkan, dan
mendidik kita sejak masih di dalam kandungan hingga dewasa.

1 Artikel Kunparan, diakses pada 16 November 2022, "Asmaul Husna Al-Wahhab Artinya Maha Pemberi Karunia & Dalil
Qur'an", https://tirto.id/gnXi

7

Jadi adab kepada orang tua adalah berperilaku sopan dan santun kepada
orang tua sesuai dengan aturan agama dan dalam lingkungan masyarakat tidak
melanggar norma-norma yang ada.2

b. Contoh perilaku terpuji terhadap orang tua
Adapun contoh perilaku adab terpuji terhadap orang tua adalah sebagai berikut:

1) Menaati mereka selama tidak mendurhakai Allah.

Mentaati kedua orang tua hikumnya wajib atas setiap muslim. Haram
hukumnya mendurhakai keduanya. Tidak diperbolehkan sedikitpun mendurhakai
mereka berdua kecuali apabila mereka menyuruh untuk menyekutukan Allah atau
mendurhakainya.

2) Berbicara dengan baik, merendahkan dan mendoakannya.

Setiap anak harus berkata baik kepada orang tua dalam bentuk ucapan
maupun perbuatan, serta merendahkan diri kepadanya dan mendoakan keduanya.
Orang tua terutama ibu telah begitu besar jasanya terhadap anak mulai dari
mengandung dan melahirkan hingga mendidik dan membesarkannya dengan susah
payah bahkan lebih bersusah payah lagi.

َ َ‫َو ِل َوالِ َد ْي َۗك‬ ‫ِل ْي‬ ‫ا ْش ُك ْر‬ َ ‫َعا َم ْي ِن‬ ‫ِف ْي‬ ‫َو ْه ٍن َّو ِف َصا ُل ٗه‬ ‫َع ٰلى‬ ‫َو ْه ًنا‬ ‫ُا ُّم ٗه‬ ‫ِب َوا ِل َد ْي ِهِۚ َح َم َل ْت ُه‬ ‫اْلِانْ َسا َن‬ ‫َو َوَّص ْي َنا‬
‫ِالَّي‬ ‫ا ِن‬

‫ا ْل َم ِص ْي ُر‬

Terjemah:

Kami mewasiatkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang
tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-
tambah dan menyapihnya dalam dua tahun) “Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada
kedua orang tuamu.” Hanya kepada-Ku (kamu) kembali. QS. Lukman: 14

Karena itu setiap anak wajib berlaku sebaik mungkin terhadap orang tuanya
dan tahu berterima kasih kepada mereka.

3) Meminta Izin Dan Restu Orang Tua.

Anak yang berbakti adalah anak yang selalu meminta restu orang tuanya dan
meminta izin kepada orang tuanya dalam hal apapun.Dalam hal ini berijtihad
seorang anak juga harus meminta izin kepada orang tuanya. Jika orang tua
mengijinkan maka boleh dilaksanakan. Tapi jika tidak ,maka jangan dikerjakan.
Hendaknya anak ikhlas menerima keputusan orang tuanya yang tidak member izin.

2 EDUGAMA: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan, Leni Elpita Sari dkk, Volume. 6, Nomor. 1,
Januari2020.

8

Sebab kepatuhannya mendatangkan kepatuhan yang besar dan bisa jadi hal itulah
yang terbaik untuk anak.

4) Menjalin silaturrahmi Yang Dijalin Oleh Orang Tua.

Setiap anak hendaklah melakukan kebaikan-kebaikan kepada orang tuanya.
Karena dengan melakukan silaturrahmi selain dari bentuk berbakti juga merupakan
perintah Rasul, kerena dengan melakukan silaturrahmi akan memperluas rezeki
atau dipanjangkan rezeki atau dipanjangkan umur. Hal ini merupakan salah satu
yang amat ditekankan oleh Rasulullah saw. Sebagai amalan kebaikan yang sangat
baik. Seperti yang dijelaskan dalam hadis Nabi yang artinya” Dari Anas Bin Malik ra.
Ia berkata” Mendengar Rasulullah saw bersabda. Barang siapa ingin dilapangkan
rezekinya atau dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturrahmi”
(HR.Muslim).

5) Membantu Orang Tua.

Pemenuhan kebutuhan materil orang tua merupakan kewajiban anak ketika
mampu meskipun demikian pemenuhan kewajiban tersebut bukanlah segalanya,
sebab ada aspek lain yang lebih dibutuhkan oleh kedua orang tua yakni aspek
psikologis atau kejiwaan. Hal ini merupakan ekspresi ihsan anak terhadap orang tua.
Dengan demikian, keharusan berbuat ihsan kepada kedua orang tua merupakan
kewajiban setelah beribadah kepada Allah. Kewajiban menyantuni keduanya
menjadi sangat penting ketika salah satu dari keduanya atau kedua-duanya telah
berumur lanjut.

6) Tidak memanggil dengan nama terangnya.

Seorang anak tidak dibenarkan memanggil orang tua dengan nama terangnya,
hal ini menunjukkan kesejajaran anak dengan orang tuanya. Padahal anak lebih
rendah dari orang tuanya. Sebagaimana dalam hadis berikut ini yang artinya”
Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah saw dengan membawa orang tua.
Beliau bertanya kepadanya, ‘ hai lelaki, siapa orang yang bersamamu itu?, ‘Ayahku.
“Beliau bersabda, Janganlah engkau berjalan di depannya, jangan mendahului
duduk, jangan panggil dia dengan namanya, dan jangan engkau mencaci makinya”.

7) Menafkahi orang tua/merelakan harta yang diambil.

Apabila orang tua mengambil harta anaknya, maka sang anak harus merelakan
harta yang diambilnya itu bila memang jumlahnya wajar, hal ini karena orag tua
sudah begitu banyak berkorban dengan hartanya untuk mendidik dan membesarkan
sang anak. Sebab menafkahi dan memenuhi kebutuhan mereka merupakan cara
anak berbakti kepada orang tuanya, maka sudah sepatutnya seorang anak
memenuhi kebutuhan orang tua.

9

8) Tidak mencela orang tua lain.

Seorang anak sangat dituntut untuk menjaga citra atau nama baik orang
tuanya. Karena itu Rasulullah saw sangat melarang seorang anak mencela orang
tua yang lain karena penghinaan itu akan berakibat pada dihinanya orang tuanya
sendiri. Untuk itu setiap anak dianjurkan berbuat baik pada kedua orang tuanya yaitu
memuliakan keduanya serta menjaga nama baik keduanya dengan tidak melakukan
maksiat yang dapat meredahkan nama baik keduanya.

9) Hubungan setelah orang tua meninggal dunia.

Meskipun orang tua sudah meninggal dunia, anak tetap harus berlaku baik
pada orang tuanya dengan melakukan hal-hal yang disebutkan oleh Rasulullah saw.

Dalam hadis yang merupakan jawaban atas pertanyaan Bani Salamah yang
bertanya sebagai berikut: Dari Abu Usaid Malik Bin Rabiah As-Sa’diy ra. Berkata:
“Takkala kami duduk dihadapan Rasulullah saw, tiba-tiba datanglah seorang laki-laki
dari Bani Salamah dan bertanya, Wahai Rasulullah “apakah ada kebaikan yang
dapat aku kerjakan untuk bapak dan ibuku sesudah mereka meninggal duania?
Rasulullah saw menjawab, ya yaitu menshalatkan jenazahnya, memintakan
ampunan baginya, menunaikan haji (wasiat), menghubungi keluarga yang tidak
dapat dihubungi, kecuali dengan keduanya (silaturrahmi), dan memuliakan kenalan
baik mereka.” (HR. Abu Daud).

c. Manfaat berbakti kepada orang tua

Keutamaan dari berbuat baik terhadap kedua orang tua adalah:

1) Merupakan amalan yang paling mulia.

Dari Abdullah Bin Mas’ud mudah-mudahan Allah meridhainya dia berkata:
Saya bertanya kepada Rasulullah salallahi alaihi wasallam, Apakah amalan yang
paling dicintai oleh Allah?, Bersabda Rasulullah SAW : “Shalat tepat pada
waktunya”, Saya bertanya kemudian apa lagi? Bersabda Rasulullah SAW “ Berbuat
baik kepada kedua orang tua. Saya bertanya lagi, lalu apa lagi? Rasulullah SAW
bersabda “ Berjihad di jalan Allah”.

2) Merupakan salah satu sebab-sebab diampuninya dosa.

Dalam surat Al-Ahqaf ayat 15-16 Allah mengatakan: ”Kami perintahkan kepada
manusia supaya berbuat baik kepada kedua ibu bapaknya. Ibunya telah
mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah
(pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehingga
apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun, Dia
berdoa ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmatMu yang
telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku

10

dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridhai dan berilah aku kebaikan yang akan
mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh aku bertaubat kepada Engkau, dan
sungguh aku termasuk orang muslim”. “Mereka itulah orang-orang yang kami terima
amal baiknya yang telah mereka kerjakan , dan (orang -orang) yang kami maafkan
kesalahan-kesalahannya, (mereka akan menjadi) penghuni-penghuni syurga. Itu
janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka”. (QS.Al-Ahqaf 15-16 ).

3) Sebab masuknya seseorang ke syurga.

Dari Muawiyah bin Jahimah mudah-mudahan Allah merihdai mereka berdua,
dia berkata kepada Rasulullah : Wahai Rasulullah, sya ingin berangkat untuk
berperang, dan saya datang kesini untuk minta nasehat pada Anda. Maka
Rasulullah Saw Bersabda: “ kamu masih memiliki ibu?”. Berkata dia, “ Ya” .
Bersabda Rasulullah Saw : “Tetaplah dengannya karena sesungguhnya syurga itu
dibawah telapak kakinya.”(Hadis Hasan diriwayatkan oleh Nasa’I dalam Sunnahnya
dan Ahmad dalam Musnatnya).

4) Merupakan keridhaan Allah.
Sebagaimana hadis-hadis yang lalu “Keridhaan Allah ada pada keridhaan

kedua orang tua dan kemurkaanNya ada pada kemurkaan kedua orang tua.” Allah
sangat membenci orang yang selalu membuat orang tua marah, sakit hati dan lain-
lain. Sebagai seorang anak maka kita berkewajiban untuk selalu membuat mereka
senang dan bangga terhadap apa yang kita capai.

5) Bertambahnya Umur dan Rejeki.

Sebagaiman kita ketahui bahwa silaturrahmi dapat memperluas rizki dan
memanjangkan umur seseorang dan silaturrahmi yang paling utama adalah
silaturrahmi dengan orang tua dan senantiasa berbuat baik kepada mereka. Jika
orang tua tinggal jauh dengan anak maka sang anak hendaknya selalu berusaha
menyambung komunikasi dengan mereka dan mengunjungi orang tuanya pada
suatu waktu untuk memastikan kondisi kedua orang tuanya.

2. Adab Bersaudara

a. Makna adab bersaudara

Adab memiliki makna kebaikan budi pekerti atau kesopanan dan berkaitan erat
dengan akhlak. Adab sangat penting dimiliki seseorang dalam membina hubungan
dengan sesama. Jika tiap manusia memiliki nilai-nilai adab yang bagus dalam
berhubungan dengan saudara, teman, dan tetangga, maka keberuntungan bakal
bisa didapat selama menjalani kehidupan di dunia ini.

11

Dapat kita pahami bahwa adab bersaudara ialah perilaku atau akhlak yang
dimiliki seseorang dalam mejalin dan membina hubungan terhadap saudaranya agar
berjalan dengan baik.

b. Contoh perilaku terpuji terhadap saudara
Adab terhadap saudara diperlukan demi menjaga hubungan baik di dalam

keluarga. Keharmonisan pun bakal tercapai andai antar sesama saudara dapat
menerapkan perilaku baik dalam menjalin hubungan tersebut. Beberapa contoh
adab kepada saudara diantaranya ialah sebagai berikut:

1) Menjalin silaturrahmi

2) Saling perhatian dan kasih sayang

3) Menjaga nama baik keluarga

4) Menjauhi sifat permusuhan

5) Menjaga perasaan

6) Bertegur sapa dengan santun

7) Saling merendah dan tidak meremehkan satu sama lain.

c. Manfaat berbuat baik kepada saudara
Berikut manfaat yang bisa didapat ketika berbuat baik kepada saudara dan orang
lain:

1) Memperbaiki suasana hati dan merasakan bahagia

Kebaikan telah terbukti meningkatkan harga diri, jadi lebih berempati, dan
meningkatkan suasana hati. Mengutip dari Mayo Clinic Health System, kebaikan
bisa membuat seseorang lebih fokus terutama pada orang yang cenderung cemas
dan stres dengan situasi sosial. Kebaikan juga meningkatkan keterhubungan
dengan orang lain sehingga tidak kesepian.

2) Meningkatkan efek serotonin, dopamin, dan endorfin

Kebaikan bisa mengubah hidup secara besar-besaran. Dimulai dari
peningkatan produksi serotonin dan dopamin, neurotransmitter di otak yang
memberi Anda perasaan puas, sejahtera, dan kesenangan. Sedangkan endorfin
merupakan neurotransmiter yang berkaitan dengan kebahagiaan dan membunuh
rasa sakit.

3) Lebih bersikap baik pada diri sendiri

Selama sesuai dengan kapasitas Anda, mengerti dan membantu orang lain,
juga akan memberikan apa yang terbaik untuk Anda sendiri. Sebaliknya, berpikiran

12

buruk terhadap orang lain menciptakan lingkaran negatif yang
bikin insecure dan overthinking.

4) Lebih panjang umur

Menurut seorang penulis Christine Carter, orang berusia 55 tahun ke atas yang
mengikuti organisasi relawan berpotensi memiliki usia lebih panjang dan lebih sedikit
merasakan sakit serta nyeri. Tambah David R. Hamilton, Ph.D., melakukan kebaikan
memengaruhi tekanan darah. Ini merupakan pengaruh dari oksitosin yang disebut
juga dengan ‘kardioprotektif’ yang berfungsi melindungi jantung dengan menurunkan
tekanan darah.

3. Adab Bertetangga

a. Makna adab bertetangga

Umat Islam diperintahkan untuk menjaga hubungan baik antar sesama,
termasuk dengan tetangga. Sebab sebagai makhluk sosial, manusia tidak dapat
hidup tanpa bantuan orang lain. Dan tetangga merupakan orang terdekat setelah
keluarga yang dapat memberikan pertolongan dengan segera ketika seseorang
membutuhkannya. Oleh karena itu, dalam hubungan bertetangga hendaknya setiap
kita untuk selalu menjaga adab dan perilaku agar terjalin hubungan yang baik dan
harmonis.

b. Contoh perilaku terpuji terhadap saudara

Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut tentang adab bertetangga menurut
Islam

1) Dahulukan salam

Memberikan salam terlebih dahulu merupakan adab bertetangga yang
pertama. Selain itu, mengucap salam ketika berjumpa dinilai sopan dalam
kebiasaan sehari-hari. Orang-orang yang bertetangga dianjurkan saling
menyapa ketika bertemu dengan mengucapkan salam. Bagi pihak yang
mendahului mengucapkan salam, maka secara akhlak lebih baik dan
karenanya mendapatkan kebaikan yang lebih banyak.

2) Tidak mengganggu tetangga

Mendapat gangguan dari luar tentu sangat tidak nyaman. Maka dari itu,
saling tidak mengganggu adalah adab bertetangga yang harus diikuti oleh
umat Muslim yang baik. Ini akan menunjukkan bahwa adanya rasa saling
menghargai.

Adab ini dibahas dalam Hadits Riwayat Bukhari, di mana Rasulullah SAW
bersabda:

13

"Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah ia
mengganggu tetangganya."

Maka ada baiknya, contoh ketika akan mengadakan sebuah acara di
rumah, hendaknya meminta izin tetangga terdekat terlebih dahulu agar mereka
tidak merasa terganggu

3) Cara mengatasi gangguan tetangga

Apabila tetangga melakukan perbuatan yang mengganggu, ada baiknya
kita harus tetap bersabar. Sebenarnya kita tetap diperbolehkan menegur
mereka, namun dengan cara yang baik. Akan lebih baik jika gangguan tersebut
dibalas dengan kebaikan.

Rasulullah SAW bersabda:

“Ada tiga kelompok manusia yang dicintai Allah, … Disebutkan diantaranya:
“Seseorang yang mempunyai tetangga, ia selalu disakiti (diganggu) oleh
tetangganya, namun ia sabar atas gangguannya itu hingga keduanya dipisah
boleh kematian atau keberangkatannya” (HR. Ahmad).

4) Memaafkan Kesalahan Ucap

Ketika tetangga tidak sengaja melontarkan perkataan yang menyinggung,
maka kita harus memaafkannya. Sebab bisa jadi suatu saat kita juga
melakukan hal yang sama terhadap tetangga, secara disadari maupun tidak.
Memendam dendam juga bukan hal yang dianjurkan dalam Islam. Karena bisa
menimbulkan kebencian yang merugikan.

5) Siap sedia menolong tetangga

Jika tetangga kesulitan dengan harta, tertimpa musibah, bahkan
kehilangan, umat Muslim sepantasnya memberikan bantuan sesuai dengan
adab bertetangga. Berikan bantuan tersebut tanpa harus diminta, sebab itu
adalah hak seorang Muslim terhadap saudaranya.

6) Menjenguk tetangga yang sakit

Ketika tetangga ada yang sakit, maka ia berhak untuk dikunjungi. Artinya,
dalam adab bertetangga, tetangga yang tidak sakit berkewajiban
mengunjunginya tanpa memandang status sosial pihak yang sakit.
Bertetangga pada dasarnya adalah berteman sehingga kesetaraan di antara
mereka harus dijaga dengan baik.

7) Tidak iri pada tetangga

Ketika tetangga mendapatkan rezeki atau berbagai bentuk kebaikan, kita
tidak boleh merasa iri. Justru menurut adab bertetangga, kita harus ikut

14

berbahagia dengan kebaikan tersebut. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah
SAW yang berbunyi:

"Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak sempurna keimanan
seseorang hingga ia menyukai bagi tetangganya apa yang ia sukai bagi
dirinya." (HR Muslim).

8) Tidak menghalangi bangunan tetangga

Dalam bertetangga, tentu kita akan memiliki bangunan rumah yang saling
berdampingan. Bahkan bebrerapa rumah juga berdempetan. Sebagai tetangga
yang baik, hendaknya untuk tidak menghalangi tetangga untuk membangun
rumah atau menghalangi udara dan sinar matahari ke rumahnya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu,

‫ِج َدا ِر ِه‬ ‫ِفى‬ ‫َخ َش َب ًة‬ ‫َي ْغ ِر َز‬ َْ ‫َجا َر ُه‬ ‫َأ َح ُد ُك ْم‬ ‫َي ْم َن ْع‬ َ
‫أن‬ ‫لا‬

“Janganlah salah seorang di antara kalian melarang tetangganya
menancapkan kayu di dinding (tembok)nya” (HR.Bukhari Muslim).

9) Memelihara hak tetangga

Salah satu hal yang harus kita utamakan dalam adab bertetangga adalah
memelihara hak tetangga. Hak tetangga yang perlu dijaga adalah melindungi
harta mereka dari orang jahat, serta memberikan beberapa hadiah.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah,
aku memiliki dua tetangga, manakah yang aku beri hadiah?’ Rasulullah SAW

menjawab,

ًَ ‫ِم ْن َك‬ ‫ِه َما‬ ‫َر ِب‬ ْ َ َ
‫بابا‬ ‫ق‬ ‫أ‬ ‫ِإلى‬

‘Yang pintunya paling dekat dengan rumahmu’” (HR. Bukhari).

10) Turut berbelasungkawa pada yang tertimpa musibah

Seorang tetangga juga berhak dikunjungi ketika sedang tertimpa musibah
terutama kematian anggota keluarganya. Adab bertetangga yang sebaiknya
dilakukan dalam kunjungan takziah adalah ikut berbela sungkawa dengan
menunjukkan rasa duka dan mendoakan kebaikan terutama bagi si mayit dan
keluarga yang ditinggalkan.

11) Turut bergembira atas kegembiraannya

15

Janganlah seseorang merasa tidak senang atas keberhasilan
tetangganya disebabkan iri. Hal yang justru dianjurkan adalah saling
mengucapkan selamat atas keberhasilan sesama tangga. Adab bertetangga ini
mengajak umat Muslim untuk turut berbahagia atas apa yang diperoleh
tetangga. Dengan cara ini perasaan iri atas keberhasilan tetangga bisa
dihindarkan dan pertemanan sesama tetangga dapat terjaga.

16

Webbing Lesson Plan

Januari-Maret 2023

Level /Kelas : VIII (Delapan)

Tema : “Alhamdulillah, Allah Al-Wahhab yang Maha memberi karunia atas nikmat kebersamaan

keluarga”

Subtema : Keluarga

Goal tema :

1. Siswa mengetahui dan percaya bahwa Allah Al-Wahhab yang Maha memberi karunia atas nikmat kebersamaan

keluarga.

2. Siswa mengetahui peran keluarga dalam kehidupan sehari-hari.
3. Siswa mampu bersikap sesuai tuntunan Al Qur’an dalam lingkungan keluarga.

4. Siswa mampu berinteraksi dengan setiap anggota keluarga dan mampu berperan sesuai kodratnya masing-masing.

5. Siswa mampu berbahasa dengan baik dan benar serta mampu menempatkan penggunaan kata/kalimat yang sesuai

ketika berinteraksi bersama anggota keluarga.

6. Siswa mampu menjaga adab dan peduli terhadap keadaan dan kondisi di lingkungan keluarga.

Kosa kata : - Mendeskripsikan konsep usaha dan - Mendemonstrasikan tindak tutur dengan
- Usaha merumuskan secara matematis persamaan memperhatikan susunan gramatikal
- Lingkaran usaha dan energi tersebut, memahami Bahasa Arab (jumlah ismiyah dan fi’liyah),
- Questions konsep energi potensial dan energi kinetik baik secara lisan maupun tulisan.
- Perkembangan Ilmu serta sumber energi dalam fotosintesis
- Kebugaran Jasmani
- Poster - Menjelaskan dan membuktikan teorema
- UUD Pythagoras dan Tripel Pythagoras
- Mobilitas
- Teks Eksplanasi
- Excel

Konsep :
- Phytagoras
- Bangun Ruang

Surat:

- Yasiin : 82-83 - Mengidentifikasi

- Al-Baqarah : 255-283 informasi dari teks

- Menganalisis pengaruh ekplanasi berupa

Doa : interaksi sosial dalam paparan kejadian

- Doa teguh dalam islam ruang yang berbeda suatu fenomena

terhadap kehidupan alam yang

Hadits : sosial budaya serta “Alhamdulillah, Allah diperdengarkan
Al-Wahhab yang Maha
- Keutamaan akhlak pengembangan memberi karunia atas atau dibaca
terpuji kehidupan kebangsaan nikmat kebersamaan
keluarga” dengan

memperhatikan

struktur, unsur

Asmaul Husna kebahasaan, dan
- Allah Al-Wahab
isi secara tertulis

- Memahami struktur

Kegiatan Pendukung : teks dan unsur
- Open mind
kebahasaan yang

berkaitan dengan

- Pemilu BES tema hiwayah
- Pelantikan dan Sertijab
dengan susunan
BES
- Guru Tamu gramitikal jumlah
- PTS
- Program kelas ismiyah dan fi’liyah.

Physical health:

- Dapat menjaga Gross Motor:

kesehatan indera - Dapat Memahami

pengelihatan (mata) kombinasi keterampilan

Fine Motor: berbentuk rangkaian
gerak sederhana dalam
- Memahami prosedur aktivitas spesifik senam
lantai
menggambar poster

dengan berbagai teknik

17

Target Pengajaran Al-Qur’an Metode Bittajwid
Doa’a dan Hadits
Kelas VIII

Bulan Januari - Maret
Tahsin dan Tahfidz

Surah Yasin 82-83

Surah Al-Baqarah ayat 255-283

Doa Teguh dalam Islam

‫ِدي ِن َك‬ ‫َع َلى‬ َْ ‫َث ِب ْت‬ ُُ ‫ُم َق ِل َب‬ ‫َيا‬
‫قلِبي‬ ‫القلو ِب‬

Artinya:
“Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku dalam agamamu”.

Hadits Keutamaan Akhlak Terpuji

Rasulullah SAW bersabda:

‫َما ِم ْن َش ْي ٍئ ُيو َض ُع ِفى ال ِم ْي َزا ِن َأ ْث َق ُل ِم ْن ُح ْس ِن الُخ ُل ِق َو ِإَّن َصا ِح َب ُح ْس ِن‬
‫ا ُلخ ُل ِق َل َي ْب ُل َغ ِب ٖه َد َر َج َة َصا ِح ِب الَّص ْو ِم َوالَّص َلا ِة‬

Artinya : Tidak ada sesuatu yang diletakkan pada timbangan hari kiamat yang lebih
berat daripada berakhlak mulia, dan sesungguhnya orang yang berakhlak mulia itu
bisa mencapai derajat orang yang berpuasa dan shalat.

18

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI-BP)

Bulan Januari-Maret 2023

PERTUMBUHAN ILMU PENGETAHUAN PADA MASA BANI UMAYYAH DAN
ABBASIYAH

A. Bani Umayyah

1. Daulah Umayyah di Damaskus (661-750M)

Daulah Umayyah berdiri selama 90 tahun (40 – 132 H / 661 – 750 M).
Pendirinya bernama Muawiyah bin Abi Sufyan bin Harb bin Umayyah. Daulah
Umayyah menjadikan Damaskus sebagai pusat pemerintahannya. Kalian pasti tahu
bahwa saat ini Damaskus menjadi ibukota negara Suriah. Sebagai pendiri Daulah
Umayyah, Muawiyah bin Abi Sufyan sekaligus menjadi Khalifah pertama.

Pada saat Daulah Umayyah diperintah oleh al-Walid bin ‘Abdul Malik, keadaan
negara sangat tenteram, makmur, dan tertib. Umat Islam merasa nyaman dan hidup
bahagia. Pada masa pemerintahannya yang berjalan kurang lebih sepuluh tahun itu
tercatat suatu perluasan wilayah dari Afrika Utara menuju wilayah barat daya, benua
Eropa, yaitu pada tahun 711 M. Setelah Aljazair dan Maroko dapat ditundukkan,
Tariq bin Ziyad, pemimpin pasukan Islam, dengan pasukannya menyeberangi selat
yang memisahkan antara Maroko (magrib) dengan benua Eropa, dan mendarat di
suatu tempat yang sekarang dikenal dengan nama Gibraltar (Jabal Thariq). Tentara
Spanyol dapat dikalahkan. Dengan demikian, Spanyol menjadi daerah perluasan
selanjutnya. Ibu kota Spanyol, Cordoba, dapat dikuasai dengan cepat. Menyusul
setelah itu kota-kota lain seperti Sevilla, Elvira dan Toledo.

Di zaman Khalifah Umar bin Abdul Aziz, perluasan wilayah dilakukan ke
Perancis melalui pegunungan Pirenia. Misi ini dipimpin oleh Abdurrahman bin
Abdullah al-Ghafiqi. Dengan keberhasilan perluasan wilayah ke beberapa daerah,
baik di timur maupun barat, wilayah kekuasaan Islam masa Bani Umayyah ini betul-
betul sangat luas. Daerah-daerah itu meliputi Spanyol, Afrika Utara, Syria, Palestina,
Jazirah Arab, Irak, sebagian Asia Kecil, Persia, Afganistan, daerah yang sekarang
disebut Pakistan, Turkmenistan, Uzbekistan, dan Kirgistan di Asia Tengah.

Pada masa Muawiyah bin Abu Sufyan, jabatan khusus seorang hakim (qadi)
mulai berkembang menjadi profesi tersendiri. Qadi adalah seorang ahli di bidang
kehakiman. Abdul Malik bin Marwan mengubah mata uang Bizantium dan Persia
yang dipakai di daerah-daerah yang dikuasai Islam. Untuk itu, dia mencetak uang
tersendiri pada tahun 659 M dengan memakai kata-kata dan tulisan Arab. Khalifah
Abdul Malik bin Marwan juga berhasil memberlakukan bahasa Arab sebagai bahasa
resmi administrasi pemerintahan Islam. Keberhasilan ini dilanjutkan oleh puteranya

19

al-Walid bin Abdul Malik (705-715 M) meningkatkan pembangunan, di antaranya
membangun panti-panti untuk orang cacat dan pekerjanya digaji oleh negara secara
tetap.

Selain kemajuan dalam bidang pemerintahan, ilmu pengetahuan juga
dikembangkan pada masa itu. Perkembangan ilmu pengetahuan tersebut meliputi:

a. Ilmu agama, seperti: al-Qur’ān, Hadis, dan fiqih. Proses pembukuan hadis terjadi
pada masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz sejak saat itulah hadis mengalami
perkembangan pesat.

b. Ilmu sejarah dan geografi, yaitu segala ilmu yang membahas tentang perjalanan
hidup, kisah, dan riwayat. Ubaid ibn Syariyah al-Jurhumi berhasil menulis berbagai
peristiwa sejarah.

c. Ilmu pengetahuan bidang bahasa, yaitu segala ilmu yang mempelajari bahasa,
nahwu, saraf, dan lain-lain.

d. Bidang ilmu filsafat, yaitu segala ilmu yang pada umumnya berasal dari bangsa
asing, seperti ilmu mantik, kimia, astronomi, ilmu hitung, dan ilmu yang berhubungan
dengan itu, serta ilmu kedokteran.

2. Daulah Umayyah di Andalusia (756 M – 1031 M)

Kekuasaan Bani Umayyah di Damaskus berakhir pada tahun 750 M,
kekhalifahan pindah ke tangan Bani Abbasiyah. Namun, salah satu penerus Bani
Umayyah yang bernama Abdurrahman ad-Dakhil dapat meloloskan diri pada tahun
755 M. Ia dapat lolos dari kejaran pasukan Bani Abbasiyah dan masuk ke Andalusia
(Spanyol). Di Spanyol sebagian besar umat Islam di sana masih setia dengan Bani
Umayyah. Ia kemudian mendirikan pemerintahan sendiri dan mengangkat dirinya
sebagai amir (pemimpin) dengan pusat kekuasaan di Cordoba.

Pada masa pemerintahan Daulah Umayyah di Andalusia (Spanyol), Cordoba
menjadi pusat berkembangnya ilmu pengetahuan. Pesatnya perkembangan ilmu
pengetahuan terjadi pada masa pemerintahan amir yang ke-8 yakni Abdurrahman
an-Nasir dan amir yang ke-9 yakni Hakam al-Muntasir.

Kemajuan ilmu pengetahuan dan kebudayaan di Kota Cordoba ditandai
dengan adanya Universitas Cordoba. Universitas ini memiliki perpustakaan dengan
koleksi buku mencapai 400.000 judul. Pada masa kejayaannya Cordoba memiliki
491 masjid dan 900 pemandian umum. Karena air di kota ini tidak layak minum,
pemerintah memiiki inisiatif untuk membangun instalasi air minum dari pegunungan
sepanjang 80 km.

20

3. Perkembangan Ilmu Pengetahuan

Pada masa pemerintahan Bani Umayyah, ilmu pengetahuan mengalami
kemajuan yang sangat berarti. Adapun perkembangan ilmu pengetahuan pada masa
ini dapat dikelompokkan sebagai berikut:

a. Ilmu Kimia

Di antara ahli kimia ketika itu adalah Abu al-Qasim Abbas ibn Farnas yang
mengembangakan ilmu kimia murni dan kimia terapan. Ilmu kimia murni maupun
kimia terapan adalah dasar bagi ilmu farmasi yang erat kaitannya dengan ilmu
kedokteran.

b. Kedokteran

Di antara ahli kedokteran ketika itu adalah Abu al-Qasim al-Zahrawi. Ia dikenal
sebagai ahli bedah, perintis ilmu penyakit telinga, dan pelopor ilmu penyakit kulit. Di
dunia Barat dikenal dengan Abulcasis. Karyanya berjudul al-Ta’rif li man ‘Ajaza ‘an
al-Ta’līf, yang pada abad XII telah diterjemahkan oleh Gerard of Cremona dan
dicetak ulang di Genoa (1497M), Basle (1541 M) dan di Oxford (1778 M). Buku
tersebut menjadi rujukan di universitas-universitas di Eropa.

c. Sejarah

1) Abu Marwan Abdul Malik bin Habib, salah satu bukunya berjudul al-Tarikh. Ia
meninggal pada tahun 852 M.

2) Abu Bakar Muhammad bin Umar, dikenal dengan Ibnu Quthiyah. Karya bukunya
berjudul Tarikh Iftitah al-Andalus. Hayyan bin Khallaf bin Hayyan, karyanya al-
Muqtabis fi Tarikh Rijaal Andalus dan al-Matin.

d. Bahasa dan sastra

Di antara tokoh terkenal bidang sastra ketika itu adalah:

1) Ali al-Qali, karyanya al-Amali dan al-Nawadir, wafat pada tahun 696 M.

2) Abu Bakar Muhammad Ibn Umar. Di samping terkenal sebagai ahli sejarah, ia
adalah seorang ahli bahasa Arab, nahwu, penyair, dan sastrawan. Ia menulis buku
dengan judul al-Af’al dan Fa’alta wa Af’alat. Ia meninggal pada tahun 977 M.

3) Abu Amr Ahmad ibn Muhammad ibn Abd Rabbih, karya prosa diberi nama al-
‘Aqd al-Farid. Ia meninggal tahun 940 M.

4) Abu Amir Abdullah ibn Syuhaid. Lahir di Cordova pada tahun 382 H/992 M dan
wafat pada tahun 1035 M. Karyanya dalam bentuk prosa adalah Risalah al - awabi’
wa al-Zawabig, Kasyf al-Dakk wa A£ar al-Syakk dan Hanut ‘Athar.

21

4. Pertumbuhan Kebudayaan

Selain ilmu pengetahuan pada masa Bani Umayah juga berhasil mengembangkan
bidang lainnya, yaitu:

a. Arsitektur

Pada masa Walid dibangun juga sebuah masjid agung yang terkenal dengan
sebutan Masjid Damaskus yang diarsiteki oleh Abu Ubaidah bin Jarrah serta
dibangunnya sebuah kota baru yaitu kota Kairawan oleh Uqbah bin Nafi.

b. Organisasi militer

Pada masa pemerintahan Bani Umayyah ini militer dikelompokkan menjadi 3
angkatan yaitu angkatan darat (al-jund), angkatan laut (al- bahiriyah) dan angkatan
kepolisian.

c. Perdagangan

Setelah Bani Umayah berhasil menaklukkan bebagai wilayah, jalur perdangan
menjadi semakin lancar. Ibu Kota Basrah di Teluk Persi pun menjadi pelabuhan
dagang yang ramai dan makmur, begitu pula Kota Aden.

d. Kerajinan

Ketika Khalifah Abdul Malik menjabat, mulailah dirintis pembuatan tiras (semacam
bordiran), yakni cap resmi yang dicetak pada pakaian khalifah dan para pembesar
pemerintahan.

B. Bani Abbasiyah

1. Pemerintahan Bani Abbasiyah

Pemerintahan Daulah Abbasiyah merupakan kelanjutan dari pemerintahan
sebelumnya dari Bani Umayyah. Pendiri dari Daulah Abbasiyah ini adalah Abdullah
al-Saffah ibn Muhammad ibn Ali ibn Abdullah ibn al-Abbas. Pola pemerintahan yang
diterapkan oleh Daulah Abbasiyah berbeda-beda sesuai dengan perubahan politik,
sosial, dan budaya. Kekuasaannya berlangsung dalam rentang waktu yang cukup
panjang, dari tahun 132 H (750 M) s.d. 656 H (1258 M).

Berdasarkan perubahan pola pemerintahan dan politik, para sejarawan
biasanya membagi masa pemerintahan Daulah Abbas menjadi lima periode:

a. Periode Pertama (132 -232 H / 750-847 M), disebut periode pengaruh Arab dan
Persia pertama.

b. Periode Kedua (232- 334 H /847-945 M), disebut periode pengaruh Turki pertama.

22

c. Periode Ketiga (334- 447 H / 945-1055 M), masa kekuasaan dinasti Bani Buwaih
dalam pemerintahan Khilafah Abbasiyah. Periode ini disebut juga masa pengaruh
Persia kedua.

d. Periode Keempat (447- 590 H / 1055-l194 M), masa kekuasaan daulah Bani
Seljuk dalam pemerintahan Khilafah Abbasiyah; biasanya disebut juga dengan masa
pengaruh Turki kedua (di bawah kendali) Kesultanan Seljuk Raya (salajiqah al-
Kubra/Seljuk Agung).

e. Periode Kelima (590- 656 H / 1194-1258 M), masa khalifah bebas dari pengaruh
dinasti lain, tetapi kekuasaannya hanya efektif di sekitar kota Bagdad dan diakhiri
oleh invasi dari bangsa Mongol.

Daulah Abbasiyah mengalami masa keemasan pada masa diperintah oleh
Khalifah Harun ar-Rasyid (786-809 M) dan puteranya al-Ma’mun (813-833 M). Harun
ar-Rasyid adalah seorang khalifah yang adil dan memiliki jiwa sosial yang sangat
tinggi. Untuk meningkatkan kesejahteraan dan layanan kesehatan, dia mendirikan
rumah sakit, lembaga pendidikan dokter, dan farmasi. Pada masa pemerintahannya
sudah terdapat paling tidak sekitar 800 orang dokter.

Perhatian pemerintah terhadap masalah pendidikan dan ilmu pengetahuan
berlanjut pada saat Daulah Abbasiyah dipimpin oleh Khalifah al-Ma’mun. Khalifah al-
Ma’mun adalah khalifah setelah Harun ar-Rasyid. al-Makmun juga dikenal sebagai
khalifah yang sangat cinta kepada ilmu filsafat. Pada masa pemerintahannya,
penerjemahan buku-buku asing digalakkan. Untuk keperluan penerjemahan ini ia
mendirikan lebaga yang bernama Baitul Hikmah sebagai pusat penerjemahan
sekaligus berfungsi sebagai perguruan tinggi dengan perpustakaan yang besar.

2. Perkembangan Ilmu Pengetahuan pada Masa Bani Abbasiyah

Pada masa Daulah Abbasiyah merupakan masa keemasan (The Golden Age)
bagi umat Islam. Pada masa itu Umat Islam telah mencapai puncak kemuliaan, baik
dalam bidang ekonomi, peradaban, dan kekuasaan. Selain itu juga telah
berkembang berbagai cabang ilmu pengetahuan, ditambah lagi dengan banyaknya
penerjemahan buku-buku dari bahasa asing ke dalam bahasa Arab. Adapun
cendekiawan-cendekiawan Islam pada masa Daulah Abasiyah adalah sebagai
berikut:

Bidang ilmu Filsafat

Tokoh cendekiawan Islam di bidang ilmu filsafat ini adalah Abu Nasyar Muhammad
bin Muhammad bin Tarhan yang dikenal dengan al-Farabi, Abu Yusuf bin Ishak yang
dikenal dengan al-Kindi, Ibnu Sina, al-Ghazali, Ibnu Rusd, Ibnu Bajah dan Ibnu
Tufail.

23

Bidang ilmu Kedokteran

Tokoh cendekiawan Islam di bidang kedokteran ini adalah Jabir bin Hayyan yang
dikenal sebagai bapak ilmu kimia, Hunaian bin Ishak yang dikenal sebagai ahli
penerjemah buku-buku asing, Ibnu Sahal, ar-Razi (ahli penyakit campak dan cacar),
dan Thabit Ibnu Qurra.

Bidang ilmu Matematika

Tokoh cendekiawan Islam di bidang ilmu matematika ini adalah Muhammad bin
Musa al-Khawarizmi (penemu huruf nol) yang dengan bukunya Algebra, Geometri
Ilmu Matematika, Umar bin Farukhan (bukunya Quadripartitum), Banu Musa (ilmu
mengukur permukaan, datar, dan bulat).

Bidang ilmu Falak

Tokoh cendekiawan Islam dibidang ilmu Falak ini adalah Abu Masyar al- Falaky
(bukunya Isbatul Ulum dan Haiatul Falak), Jabir Batany (membuat teropong
bintang), Raihan Bairuny (bukunya al-Afarul Bagiyah’ainil Khaliyah, Istikhrajul Autad
dan lain-lain).

Bidang ilmu Astronomi

Tokoh cendekiawan Islam di bidang Astronomi adalah al-Farazi (pencipta Astro
Lobe), al-Gattani/Albetagnius, al-Farghoni atau Alfragenius.

Bidang ilmu Tafsir

Tokoh cendekiawan Islam di bidang ilmu Tafsir ini adalah Ibnu Jarir at-abary, Ibnu
Atiyah al-Andalusy, as-Suda, Mupatil bin Sulaiman, Muhammad bin Ishak dan lain-
lain.

Bidang ilmu Hadis

Tokoh cendekiawan Islam di bidang ilmu Hadis ini adalah Imam Bukhari, Imam
Muslim, Ibnu Majah, Abu Daud, at-Tarmidzi, dan lain-lain

Bidang ilmu Kalam (tauhid)

Tokoh cendekiawan Islam di bidang ilmu Kalam ini adalah Wasil bin Atha’, Abu
Huzail al-Allaf, ad-Dhaam, Abu Hasan al-Asy’ary, Hujjatul Islam Imam al-Gazali.
Pembahasan ilmu tauhid semakin luas dibandingkan dengan zaman sebelumnya.

Bidang ilmu Tasawuf (ilmu mendekatkan diri pada Allah Swt.)

Tokoh cendekiawan Islam di bidang ilmu Tasawuf ini adalah al-Qusyairy dengan
karyanya ar-RiShalatul Qusyairiyah, Syahabuddin dengan karyanya Awariful Ma’arif,
Imam al-Gazali dengan karyanya al-Bashut, al-Wajiz, dan lain-lain.

24

Para imam Fuqaha (ahli fiqh)

Tokoh cendekiawan Islam para iman Fuqaha ini adalah Imam Abu Hanifah, Imam
Maliki, Imam Syafi’i, dan Imam Ahmad bin Hambali.

3. Perkembangan Kebudayaan pada Masa Bani Abbasiyah

Pusat peradaban Islam pada masa Daulah Abbasiyah

a. Kota Bagdad, merupakan ibu kota negara Kerajaan Abbasiyah yang didirikan oleh
Khalifah Abu Ja’far al-Mansur (754 – 775 M) pada tahun 762 M. Kota ini terletak di
tepian Sungai Tigris. Masa keemasan Kota Bagdad terjadi pada pemerintahan
Khalifah Harun ar-Rasyid (786 – 809 M) dan anaknya al-Ma’mun (813 – 833M).

b. Kota Samarra, letaknya di sebelah timur Sungai Tigris yang berjarak kurang lebih
60 km dari Kota Bagdad. Di kota ini terdapat 17 istana mungil yang menjadi contoh
seni bangunan Islam di kota-kota lain.

Kemajuan yang dicapai tidak hanya mencakup kepentingan sosial saja, tetapi
juga peradaban di semua aspek kehidupan, seperti: administrasi pemerintahan
dengan biro-bironya, sistem organisasi militer, administrasi wilayah pemerintahan,
pertanian, perdagangan, dan industri, Islamisasi pemerintahan, kajian dalam bidang
kedokteran, astronomi, matematika, geografi, historiografi, filsafat Islam, teologi,
hukum (fiqh), dan etika Islam, sastra, seni, dan penerjemahan serta pendidikan,
kesenian, arsitektur, meliputi pendidikan dasar (kuttab), menengah, dan perguruan
tinggi, perpustakaan dan toko buku, media tulis, seni rupa, seni musik, dan arsitek.

SHALAT KHUSUF, KUSŪF DAN ISTISQA’

A. SHALAT KHUSUF

Shalat Sunnah khusūf (khusūfus syamsi) adalah Shalat sunnah yang
dilaksanakan ketika terjadi gerhana matahari. Hukum melaksanakan Shalat ini
adalah sunnah muakkad.

Adapun tata cara pelaksanaan Shalat gerhana matahari secara rinci sebagai berikut:

1. Berniat untuk Shalat kusūf (Shalat gerhana matahari). Niat Shalat harus dilakukan
dengan ikhlas di dalam hati. Jika diucapkan bacaan niatnya ta’ala:

‫َت َعال َى‬ َّ )‫ِ(إ َما ًما‬ ‫َم ْأ ُم ْو ًما‬ ‫َر ْك َع َت ْي ِن‬ ‫ْا ُلخ ُس ْو ِف‬ ‫ُسَّن َة‬ ‫ُأ َص ِلي‬
‫ِّٰل ِل‬

Artinya: “saya berniat Shalat Gerhana matahari dua rakaat karena Allah ta’ala”

25

2. Setelah takbiratul ihram, lalu membaca doa iftitah, kemudian membaca surah al-
Fatihah dilanjutkan dengan membaca surah-surah yang panjang.

3. Rukuk yang lama dan panjang dengan membaca tasbih sebanyak- banyaknya.

4. Iktidal dengan mengucapkan ”Sami’allāhu liman hamidah” tangan Kembali
bersedekap di dada.

5. Membaca surah al-Fātihah dilanjutkan dengan membaca surah al- Qur’ān yang
lain.

6. Kembali melakukan rukuk yang panjang dengan membaca tasbih yang
sebanyak-banyaknya.

7. Iktidal dengan mengucapkan ”Sami’allāhu liman hamidah”

8. Sujud seperti biasa tetapi sujudnya agak dipanjangkan disbanding dengan Shalat
pada umumnya.

9. Duduk di antara dua sujud seperti biasa.

10. Sujud yang kedua agak dipanjangkan.

11. Bangkit menuju rakaat yang kedua, kemudian melaksanakan rakaat yang kedua
sebagaimana rakaat yang pertama dilaksanakan.

12. Pada sujud yang terakhir rakaat yang kedua dianjurkan untuk memperbanyak
istigfar dan tasbih memohon ampunan kepada Allah Swt.

13. Setelah selesai Shalat, imam atau khatib berdiri menyampaikan khutbah dengan
pesan yang intinya gerhana adalah salah satu kejadian yang menunjukkan
kekuasaan Allah Swt.

B. SHALAT KUSUF

Shalat sunnah kusuf (kusūful qamari) adalah Shalat sunnah yang dilaksanakan
ketika terjadi peristiwa gerhana bulan. Hukum melaksanakan Shalat ini adalah
sunnah muakkad. Sedangkan waktu Shalat gerhana bulan mulai terjadinya gerhana
bulan sampai bulan tampak utuh kembali.

Adapun tata cara peksanaannya, hampir sama dengan pelaksanaan Shalat
gerhana matahari, yang membedakan adalah bunyi niatnya. Niat Shalat harus
dilakukan dengan ikhlas di dalam hati.

Jika diucapkan maka bunyi niatnya adalah:

‫َت َعال َى‬ َّ )‫(ِإ َما ًما‬ ‫َم ْأ ُم ْو ًما‬ ‫َر ْك َع َت ْي ِن‬ ‫ْال ُك ُس ْو ِف‬ ‫ُسَّن َة‬ ‫ُأ َص ِلي‬
‫ِّٰل ِل‬

26

Artinya: “Saya berniat Shalat Gerhana bulan dua rakaat karena Allah ta’ala,”

C. SHALAT ISTISQA
Shalat sunnah istisqā adalah Shalat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan
untuk memohon diturunkan hujan. Pada saat terjadi kemarau yang berkepanjangan
sehingga sulit mendapatkan air, umat Islam disunnahkan melaksanakan Shalat
istisqā untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt, memohon ampun, seraya berdoa
agar segera diturunkan hujan.
Adapun tata cara melaksanakan Shalat istisqā sebagai berikut:
1. Setelah semua bersiap untuk Shalat, muadzin tidak perlu mengumandangkan
azān dan iqāmah, cukup dengan seruan:

‫الَّص َلا َة َجا ِم َع َة‬

Artinya: “Mari Shalat berjamaah"
2. Shalat sunnah dilaksanakan seperti Shalat sunnah yang lainnya. Setelah membaca

surah al-Fatihah dilanjutkan membaca surah-surah yang panjang.
Setelah salam, khatib membaca dua khutbah. Pada khutbah yang pertama dimulai
dengan membaca istigfar sembilan kali dan yang kedua dimulai dengan membaca
istigfar tujuh kali.

27

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Januari – Maret 2023

Memaknai Peraturan Perundang-Undangan

A. Makna Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan di Indonesia
1. Pengertian Peraturan Perundang-undangan Nasional

Menurut ketentuan umum UU No. 12 Tahun 2011 tentang pembentukan
peraturan perundang-undangan. Peraturan Perundang-undangan adalah
peraturan tertulis yang memuat norma hukum yang mengikat secara umum dan
dibentuk atau ditetapkan oleh lembaga negara atau pejabat yang berwenang
melalui prosedur yang ditetapkan dalam Peraturan Perundang-undangan.
Peraturan perundang-undangan menurut Undang-Undang Nomor 12 Tahun
2011 memiliki pengertian peraturan tertulis yang memuat norma hukum yang
mengikat secara umum dan dibentuk atau ditetapkan oleh lembaga negara atau
pejabat yang berwenang melalui prosedur yang ditetapkan dalam peraturan
perundang-undangan.
2. Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan di Indonesia
Jenis dan hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia sesuai Pasal 7
UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan
Perundangundangan terdiri atas:
a. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
b. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat
c. Undang-Undang/Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang
d. Peraturan Pemerintah (PP)
e. Peraturan Presiden (Perpres)
f. Peraturan Daerah Provinsi (Perda Provinsi)
g. Peraturan Daerah Kota/Kabupaten (Perda Kota/Kabupaten)

B. Menampilkan Sikap sesuai dengan Peraturan Perundang undangan
a. Pengetahuan hukum
b. Pemahaman kaidah-kaidah hukum
c. Sikap terhadap norma-norma hukum d. Perilaku hukum

Semangat Kebangkitan Nasional 1908
A. Kondisi Bangsa Indonesia Sebelum Tahun 1908

Awal dimulainya penjajahan Belanda di Indonesia dimulai sejak didirikannya
Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) pada tanggal 20 Maret 1602. Sejak
VOC berdiri, dimulailah berbagai bentuk kekerasan yang menimpa rakyat Indonesia.
Penderitaan rakyat Indonesia terjadi dalam berbagai segi kehidupan. Di berbagai
daerah, VOC melakukan tindakan dengan melaksanakan politik devide et impera
(adu domba), yaitu mengadu domba antara kerajaan yang satu dan kerajaan yang
lain atau mengadu domba di dalam kerajaan itu sendiri.

28

B. Perintis Kebangkitan Nasional dalam Perjuangan kemerdekaan Republik
Indonesia

Dokter Wahidin Soedirohusodo menggagas tentang perlunya mendirikan
organisasi yang bertujuan memajukan pendidikan dan meninggikan martabat
bangsa. Gagasan ini ternyata disambut baik oleh para pelajar STOVIA, pada tanggal
20 Mei 1908 lahirlah Budi Utomo. Budi Utomo berasal dari kata Sanskerta, yaitu
bodhi atau budhi berarti ”keterbukaan jiwa”, ”pikiran”, ”kesadaran”, ”akal”, atau
”pengadilan”, yang juga bisa berarti ”daya untuk membentuk dan menjungjung
konsepsi dan ide-ide umum”. Adapun perkataan utomo berasal dari utama, yang
dalam bahasa Sanskerta berarti ”tingkat pertama” atau ”sangat baik”.

C. Mewujudkan Persatuan dan Kebanggaan sebagai Bangsa Wujud Nilai
Kebangkitan Nasional

1. Mewujudkan Persatuan Indonesia
Pengertian ”Persatuan Indonesia” adalah sebagai faktor kunci, yaitu sebagai
sumber semangat, motivasi dan penggerak perjuangan Indonesia. Hal itu
tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi sebagai berikut: ” Dan
perjuangan pergerakan Indonesia telah sampailah pada saat yang berbahagia
dengan selamat sentausa menghantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu
gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil
dan makmur .”

2. Kebanggaan sebagai Bangsa Indonesia
Bangga sebagai bangsa dan bertanah air Indonesia terwujud dalam bentuk
merasa besar hati atau merasa bahagia atau merasa gagah menjadi bangsa
Indonesia. Sudah sewajarnya kita bangga bertanah air Indonesia.

29

Bahasa Indonesia
Januari – Maret 2023

Teks Eksplanasi
Berbicara tentang teks, ada banyak jenis teks yang ada selama ini. Salah
satunya adalah teks eksplanasi, tetapi apakah kamu tahu apa itu teks eksplanasi?
Kamu mungkin pernah membaca artikel tentang bencana alam di media
massa. Teks eksplanasi adalah teks atau paragraf yang berisi tentang “alasan” dan
“metode” proses terjadinya suatu peristiwa. Peristiwa tersebut dapat berupa alam,
sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan fenomena lain yang dapat terjadi. Selalu ada
hubungan sebab akibat dan proses dalam peristiwa-peristiwa yang terjadi di sekitar
kita, baik alam maupun sosial. Definisi lain tentang teks eksplanasi adalah teks berisi
penjelasan-penjelasan tentang proses terjadinya fenomena-fenomena alam maupun
sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Cerita tentang proses peristiwa seperti di atas akan kamu pelajari pada bab
ini. Cerita semacam itu pula yang disebut eksplanasi. Peristiwa-peristiwa alam,
seperti terjadinya hujan, gempa bumi, dan peristiwa alam lainnya dapat disajikan
dalam bentuk eksplanasi. Begitupun peristiwa-peristiwa yang terkait dengan
masalah sosial, budaya; mungkin pula dengan politik dan ekonomi; banyak yang
disajikan dalam jenis teks eksplanasi.

30

Tidak hanya sebagai pembaca, dengan mempelajari bab ini diharapkan kamu pun
bisa menyampaikannya dengan lebih baik dan menarik. Ayo, kita mulai
mempelajarinya!

Pengalamanku

1. Bagaimana ceritanya kamu bisa datang ke sekolah pada hari ini?

2. Urutkan kembali peristiwanya secara lebih terperinci?

Agar bisa memahami teks eksplanasi lebih baik lagi, yuk simak ciri-ciri dari teks
eksplanasi ini!

Ciri-ciri Teks Eksplanasi

1. Strukturnya Jelas, Ciri-ciri teks eksplanasi yang paling menonjol adalah
strukturnya yang jelas. Oleh karena itu, struktur deskripsi dimulai dengan
pernyataan umum, diikuti dengan urutan hubungan sebab akibat, dan kemudian
ke interpretasi atau ketentuan penulis.

2. Fakta, Menurut sifatnya, teks eksplanasi berbasis data yang merupakan fakta,
berdasarkan data, dan memuat pembahasan ilmiah menurut ilmu pengetahuan
yang berlaku. Oleh karena itu, jenis teks ini tidak dibuat secara imajinatif.

3. Tidak meyakinkan atau tidak bersifat persuasif, Teks eksplanasi berbeda dengan
editorial. Ketika editorial berpengaruh, pernyataan itu lebih banyak
menyampaikan fakta. Penjelasan yang diberikan lebih merupakan penjelasan
tentang proses sebab akibat dari fenomena tersebut.

4. Membuat penanda urutan, Penanda urutan menekankan urutan atau
menggunakan level titik. Misalnya, gunakan urutan Pertama, Kedua, Ketiga,
Keempat, dan seterusnya. Bagian terakhir berisi informasi dan data penting yang
dapat menjawab peristiwa tersebut. Itulah ciri teks ini. Dibandingkan dengan teks
lain, teks ini cenderung tidak terpengaruh oleh data atau teori. Murni
menjelaskan dan menjawab hanya satu fenomena.

Struktur Teks Eksplanasi
1. Judul

Seperti halnya teks apapun, judul itu tentu saja harus ada. Tulislah dengan
bahasa yang singkat, padat dan jelas dalam kaitannya dengan penulisan judul
yang baik. Penulisan judul tidak harus terlalu panjang, menghilangkan esensi
dari apa yang dideskripsikan.
2. Pernyataan Umum
Untuk membuat pernyataan umum, kamu dapat menuliskannya dengan
informasi sederhana tentang fenomena tersebut. Misalnya, mulailah dengan
menjelaskan mengapa ini terjadi. Atau mengapa ini hanya terjadi sekarang,
bukan kemarin atau di masa depan?

31

3. Menjelaskan Urutan Sebab dan Akibat
Inti dari cara menulisnya adalah penjelasan kausalitas. Di sinilah penjelasan
yang lebih jelas tentang proses dimulai. Bagaimana tahapan sebelum fenomena
ini terjadi? Selanjutnya, apa dampaknya? Dan penjelasan bagaimana
menghadapi fenomena yang sama ketika terulang di masa depan.

4. Interpretasi
Bagian interpretasi ini tentu saja dapat diisi dengan pendapat dan perspektif
penulis, berdasarkan deskripsi data dan fenomena itu sendiri. Terakhir, tutup
dengan kesimpulan. Kesimpulan harus singkat, padat dan jelas.

Simak Contoh Teks Eksplanasi berikut ini!

32

33

Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

1. Menggunakan konjungsi kausalitas, antara lain, sebab, karena, oleh sebab itu,
oleh karena itu, sehingga.
Contoh: Kerusakan hutan yang terjadi di Indonesia, terutama di Pulau Jawa, telah
mengakibatkan bencana banjir dan tanah longsor. Kerusakan tersebut disebabkan
oleh maraknya penebang liar yang mengakibatkan menurunnya fungsi hutan
sebagai resapan air.

2. Menggunakan konjungsi kronologis (hubungan waktu), seperti kemudian, lalu,
setelah itu, pada akhirnya.
Contoh: Berdasarkan piagam itu, Sultan Agung diangkat Tumenggung
Wiraangunangun sebagai Bupati Bandung. Ketika itu, pemerintahan Kabupaten
Bandung berpusat di daerah Krapyak atau Bojongasih. Tepatnya, di tepi Sungai
Cikapundung, dekat muaranya yaitu Sungai Citarum. Nama Krapyak kemudian

34

berganti menjadi Citeureup. Nama itu hingga kini tetap abadi menjadi salah satu
nama desa di Dayeuhkolot.
3. Menggunakan kata benda yang merujuk pada jenis fenomena, bukannya pada

kata ganti penceritanya. Kata ganti yang dimaksud, misalnya, Kabupaten
Bandung, burung, gerhana, kesenian daerah, perkembangan budaya Papua.
4. Di dalam teks itu pun sering dijumpai kata teknis atau peristilahan, sesuai
dengan topik yang dibahasnya.
Contoh: Terpuruknya industri pariwisata saat ini, ternyata telah mendorong
masyarakat perdesaan melirik sektor pertanian. Banyak pemuda atau pasangan
muda yang dulu bekerja di kota seperti Denpasar, Sanur atau Kuta, kemudian
memilih pulang ke kampung. Pasalnya, krisis akibat terpuruknya pariwisata itu
tidak hanya dirasakan industri pariwisata, tetapi juga sektor kerajinan tangan dan
peternakan.
Kata-kata yang bergaris bawah merupakan kata-kata teknis sektor usaha dan
bidang ekonomi.

Meringkas Teks Eksplanasi

Meringkas adalah memperpendek tulisan atau teks karangan dengan tetap
mempertahankan tulisan aslinya. Meringkas bertujuan untuk mengetahui gagasan
utama atau ide-ide pokok teks tersebut. Bagaimana cara membuat ringkasan yang
tepat? Cermatilah langkah-langkah di bawah ini!
1. Bacalah tulisan asli/karangan aslinya dengan seksama. Bacalah tulisan asli

berkali-kali agar kita dapat mengetahui dengan pasti kalimat/ide pokok yang haus
diambil dan dijadikan ringkasan.
2. Sambil membaca, catatlah ide-ide pokok beserta kalimat-kalimat utama tiap ide
pokok tersebut.
3. Rangkailah seluruh kalimat utama sehingga menjadi sebuah paragraf baru yang
lebih ringkas dari tulisan aslinya.

35

Agar kamu lebih paham, baca dan cermatilah teks eksplanasi berikut beserta
contoh ringkasannya.

Ide pokok tiap paragraf pada teks “Terjadinya Gempa Bumi Tektonik” adalah
sebagai berikut:
Paragraf 1: Pengertian gempa bumi
Paragraf 2: Penyebab gempa bumi
Paragraf 3: bagaimana proses terjadinya gempa bumi
Paragraf 4: akibat terjadinya gempa bumi
Setelah ditentukan ide pokok pada setiap paragraf, rangkailah menjadi satu
kesatuan yang utuh seperti berikut.

36

Teks Ulasan
Dalam kehidupan sehari-hari yang kita jalani ini tidak bisa lepas dari yang
namanya sebuah karya yang sudah dibuat oleh orang lain. Adapun, karya-karya
yang dimaksud, seperti musik, karya seni, sastra, puisis, buku, lagu, dan masih
banyak lagi. Dengan adanya karya-karya tersebut, maka ada juga seseorang atau
kelompok yang memberikan ulasan terhadap karya tersebut atau lebih tepatnya
membuat teks ulasan. Teks ulasan terdiri dari dua kata, yaitu teks dan ulasan.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), teks adalah naskah yang berupa
kata-kata asli dari pengarang; bahan tertulis untuk dasar memberikan pelajaran,
berpidato, dan sebagainya. Sedangkan ulasan dalam Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI) adalah kupasan atau tafsiran atau komentar. Ulasan itu sendiri
mungkin lebih sering kita dengar kata review.
Jadi, dapat dikatakan bahwa teks ulasan adalah suatu karangan isinya
berupa berbagai macam kupasan atau komentar dalam memberikan
pandangan terhadap suatu objek. Dengan membuat teks ini, maka penulis teks
ulasan akan memberikan informasi terkait dengan objek yang sedang diulasnya.
Oleh sebab itu, teks ini bisa dibilang sifatnya cenderung subjektif atau hanya berupa
suatu pertimbangan rekomendasi. Teks ini juga memiliki sebutan lain, yaitu teks
resensi.

37

Contoh teks ulasan sebuah film

Film ”Laskar Pelangi” adalah sebuah adaptasi dari novel Andrea Hirata dengan judul yang sama. Film ini berlokasi di Belitong,
Sumatra. Film ini diawali dengan tokoh Ikal dewasa (Lukman Sardi) yang kembali ke tanah kelahirannya setelah merantau. Dia lalu
flash back ke masa kecilnya dulu sewaktu masih di SD Muhammadiyah yang sederhana dengan dua guru yang bersahaja, Bu
Muslimah (Cut Mini) dan Pak Harfan (Ikranagara).

Lima tahun berlalu dan film bercerita tentang anggota Laskar Pelangi kelimanya duduk di kelas V, melalui sudut pandang Ikal kecil
(Zulfani). Selain Ikal, ada juga tokoh Lintang (Ferdian) yang amat jenius dan Mahar (Verrys Yamarno) yang menunjukkan bakat seni
luar biasa. Tokoh-tokoh yang lain adalah Akiong, Harun, Sahara, dan Kucai.

Keputusan penting sutradara Riri Riza dan produser Mira Lesmana yang memilih anak-anak asli Belitong sebagai pemain ternyata
tepat. Mereka bisa menyelami karakter masing-masing walaupun tidak punya pengalaman akting sebelumnya. Memang, Riri dan
Mira terkenal akan kemampuannya mengorbitkan bakat-bakat baru seperti yang terjadi pada Rachel Maryam.

Zulfani dan Ferdian menunjukkan penampilan yang luar biasa sebagai orang baru dalam dunia akting tanpa pengalaman. Kepolosan
mereka terasa sangat natural, berbeda dengan bintang-bintang cilik lain yang sering mondar-mandir di layar televisi kita. Anda pasti
tanpa sadar tersenyum saat menyaksikan kisah cinta Ikal dengan seorang gadis Tionghoa yang ditemuinya di pasar, menunjukkan
betapa naturalnya penampilan dia.

Inti dari film ini, secara emosional, sebenarnya Lintang. Penonton langsung jatuh cinta sejak kemunculan pertama Ikal di layar.
Sebagai anak termiskin dari sebuah komunitas miskin, gayanya yang terengah-engah menggenjot sepeda yang terlalu besar
untuknya adalah sebuah scene tak terlupakan. Sementara itu, aktor veteran Ikranagara, memberikan penampilan memukau sebagai
Pak Harfan. Dia sukses membawakan karakter guru senior yang bersemangat, baik hati, dan sanggup mengambil hati anak-anak
asuhannya.

Skenarionya agak berbeda dibanding cerita di novel dengan penambahan beberapa karakter guru yang tidak dituliskan oleh Andrea.
Sebuah hal yang wajar, tentu saja. Memang ini film lawas keluaran 2008. Akan tetapi, tidak ada ruginya menonton ”Laskar Pelangi”
berkali-kali karena film ini memang "beda" dan berani melawan arus utama sinema Indonesia. (resensifilmbagus.blogspot.com.
dengan beberapa penyesuaian

Tujuan Teks Ulasan

Dibuatnya teks ulasan oleh penulis bukanlah tanpa alasan, tetapi ada tujuannya,
diantaranya:

1. Membantu pembaca dalam memahami isi atau makna dari sebuah karya
2. Memberikan pertimbangan kepada pembaca sebelum melakukan hal untuk

memilih, membeli, memiliki, dan menikmati sebuah karya atau buku.
3. Mengetahui perbandingan dari karya yang diulas dengan karya lainnya (masih

yang sejenis, seperti buku dengan buku, film dengan film, dan sebagainya)
4. Memberikan informasi kepada pembaca berupa kekurangan dan kelebihan atau

keunggulan dan kelemahan dari suatu karya atau produk.
5. Memberitahukan kepada orang banyak tentang layak atau tidaknya suatu karya

untuk dimiliki.
6. Memberikan kemudahan bagi pembaca dalam memahami hubungan sebuah

karya dengan karya yang serupa.

38

7. Mengajak pembaca untuk memikirkan, merenungkan, dan mendiskusikan setiap
masalah yang ada di dalam karya yang sedang diulas.

8. Memberikan pertimbangan kepada pembaca apakah suatu karya yang sedang
diulas pantas untuk diikmati atau tidak.

9. Memperlihatkan suatu penilaian dari penulis teks initerhadap karya yang sedang
diulas.

10. Memberitahukan informasi-informasi yang jelas tentang sebuah karya.

Ciri-ciri Teks Ulasan

• Memiliki sebutan lain yang dikenal oleh banyak orang, yaitu resensi.
• Didalamnya berisi tentang keunggulan dan kelemahan atau kelebihan dan

kekurangan dari suatu karya atau objek yang diulas.
• Memasukkan pendapat tentang isi dari suatu karya yang sedang diulas.
• Struktur teks terdiri dari orientasi, tafsiran, evaluasi, dan rangkuman.
• Pendapat atau opini yang ada di dalam teks ulasan berupa fakta yang sudah

diinterpretasikan.
• Informasi berasal dari opini penulis dalam mengulas atau mengupas produk

atau karya.

Struktur Teks Ulasan

Teks ulasan terdiri dari beberapa struktur, yaitu orientasi, tafsiran, evaluasi,
dan rangkuman.

1. Orientasi. Orientasi merupakan struktur yang terletak di bagian awal dan isinya
berupa pengenalan terhadap karya (karya sastra, film, musik, dan sebagainya)
yang akan diulas. Maka dari itu, pada bagian atau struktur teks ini, kita
(sebagai pembaca) akan membaca latar belakang dari hal yang akan diulas.

2. Tafsiran. Struktur kedua adalah tafsiran atau pandangan, penilaian, dan
pengukuran penulis teks ini terhadap karya yang akan diulas. Pada struktur
tafsiran isinya berupa gambaran atau penjelasan tentang karya yang akan
diulas secara lebih detail. Pada struktur ini, biasanya hal yang akan diulas
berupa keunggulan, kelemahan, kualitas, keunikan, dan sebagainya dari karya
yang diulas.

3. Evaluasi. struktur ini, penulis teks ini akan menjelaskan secara lebih mendalam
terhadap karya yang diulas. Dalam hal ini, pembahasan yang ada pada struktur
evaluasi, seperti kelebihan dan kekurangan dari karya yang sedang diulas.
Pada tahapan inilah, pembaca menjadi tahu kelebihan dan kekurangan dari
karya yang diulas, sehingga bisa menentukan apakah karya (yang ada di
dalam ulasan) layak untuk dinikmati atau tidak.

4. Rangkuman. Seperti namanya, maka pada struktur ini, penulis akan mengambil
kesimpulan dari semua pembahasan yang sudah dilakukan. Pada bagian ini

39

juga, penulis akan memberikan tanggapan atau komentar terhadap karya yang
diulas, apakah termasuk karya yang berkualitas atau tidak.

Kaidah Kebahasaan Teks Ulasan

1. Banyak menggunakan konjungsi penerang: bahwa, yakni, yaitu.
Contoh: Novel ini banyak memberikan pelajaran pada pembacanya, antara
lain, bahwa kita harus pandai bergaul dengan orang lain.

2. Banyak Menggunakan konjungsi temporal: sejak, semenjak, kemudian,
awalnya, akhirnya.
Contoh:
- Sejak saat itulah, pemahaman Hasan tentang agama mulai berubah. Ia
mulai meragukan keberadaan Tuhan.
- Kemudian, ia mencari Anwar.

3. Banyak menggunakan konjungsi penyebab: karena, sebab, akan tetapi.
Contoh: Akan tetapi, karena Rusli juga pandai bicara, kemudian dialah yang
berbalik memengaruhi Hasan.

4. Menggunakan pernyataan-pernyataan yang berupa saran atau rekomendasi
pada bagian akhir teks. Hal ini ditandai oleh kata jangan, harus, hendaknya.
Contoh:
- Jangan sampai salah pergaulan hingga pada akhirnya kita malah tersesat.
Bahkan, sampai mengingkari ajaran agama.
- Kita harus senantiasa berpegang teguh pada agama dan selalu meyakini
dengan keberadaan Tuhan Semesta Alam.

Menyusun Teks Ulasan

Untuk menyusun sebuah teks ulasan kalian harus melakukan langkah-langkah
berikut ini:

a. Mencatat identitas buku atau karya yang akan diulas, yang meliputi judul,
penulis, nama penerbit, tahun terbit, termasuk ketebalan. Kalau perlu
termasuk harga buku.

b. Mencatat hal-hal menarik/penting dari isi buku.
c. Menelaah kelebihan dan kelemahan isi buku.
d. Merumuskan kesimpulan tentang isi dan kesan-kesan buku itu secara

keseluruhan.
e. Membuat saran-saran untuk pembaca.

Yuk Berlatih!
1. Bacalah sebuah buku, baik itu buku sastra maupun buku ilmiah populer.

Usahakan buku itu merupakan terbitan terbaru!
2. Catatlah identitas buku dan hal-hal lainnya!

40

Judul Buku
Penulis
Penerbit
Tahun Terbit
Halaman
Informasi Penting:
Kelebihan dan Kelemahan:
Simpulan:
Saran:

41

Matematika
Januari - Maret 2023
TEOREMA PYTHAGORAS DAN GARIS-GARIS PADA SEGITIGA
A. Tokoh Pythagoras

B. Pengertian Teorema Pythagoras
Teorema Pythagoras adalah rumus yang berhubungan dengan segitiga siku-

siku. Pada setiap segitiga siku-siku terdapat 2 sisi siku-siku dan 1 sisi miring. Sesui
dengan teorema yang diungkapkan oleh Pythagoras bahwa kuadrat sisi miring
suatu segitiga siku-siku sama dengan jumlah kuadrat dari sisi-sisi lainnya.
Maka dari segitiga siku-siku ABC dengan sudut siku-siku di C, diperoleh :

42

Latihan
1. Sebuah segitiga siku-siku memiliki panjang sisi miring 25 cm. Salah satu sisi

tegak lurus memiliki panjang 24 cm. Panjang satu sisi yang lain adalah.........
2. Perhatikan gambar berikut ini!

Keliling segitiga ABC adalah....
3. Pak Amir memiliki tanah berbentuk segitiga seperti diperlihatkan pada gambar

berikut ini.

Luas tanah Pak Amir adalah....
4. Perhatikan gambar sebuah bangun datar berikut!

Keliling bangun pada gambar di atas adalah....
5. Panjang sisi CD pada bangun berikut adalah....cm

43

6. Diberikan sebuah segitiga PQR pada gambar berikut!

Panjang sisi PQ adalah....

LINGKARAN

A. Unsur-Unsur Lingkaran

1 Titik Pusat• Garis pusat yang berada tepat di tengah-tengah lingkaran.
2 Jari-jari
Sebuah garis yang menghubungkan antar titik pusat dengan
3 Diameter titik lengkung pada keliling lingkaran. Jari-jari lingkaran
disimbolkan r dalam rumus.
4 Tali Busur
Sebuah garis panjang lurus yang menghubungkan antara
5 Busur dua titik pada keliling lingkaran yang melewati titik pusat
6 Juring lingkaran. Diameter ini biasa disimbolkan dengan d atau D.

7 Tembereng Garis lurus yang menghubungkan dua titik pada keliling
8 Apotema lingkaran, namun tidak melalui titik pusat lingkaran. Hal ini
44 sedikit berbeda dengan diameter yang garisnya melalui titik
pusat.

Garis lengkung yang merupakan bagian dari keliling
lingkaran.

Luas daerah dalam lingkaran yang dibatasi oleh dua garis
jari-jari dan dibatasi oleh sebuah busur lingkaran. Letaknya
berada di antara dua buah jari-jari tersebut.

Luas daerah yang berada di dalam lingkaran yang dibatasi
oleh busur lingkaran dan tali busur lingkaran.

Jarak terpendek antara tali busur dengan titik pusat
lingkaran. Garis apotema umumnya berada tegak lurus

dengan tali busur
B. Keliling dan Luas Lingkaran
C. Panjang Busur dan Luas Juring

D. Sudut Pusat dan Sudut Keliling
E. Segiempat Tali Busur

45

F. Garis Singgung Lingkaran
Garis singgung lingkaran adalah garis yang memotong lingkaran tepat di satu

titik yang disebut titik singgung lingkaran. Setiap garis singgung lingkaran selalu
tegak lurus terhadap jari-jari (diameter) yang melalui titik singgungnya. Dari satu titik
pada lingkaran hanya dapat dibuat satu garis singgung. Dari satu titik di luar
lingkaran dapat dibuat dua garis singgung lingkaran. Garis singgung persekutuan
adalah garis yang tepat menyinggung dua lingkaran.

Garis singgung lingkaran adalah garis yang memotong lingkaran di satu titik
dan tegak lurus dengan jari-jari yang melalui titik singgungnya.

Garis a adalah garis singgung lingkaran yang menyinggung lingkaran di titik A.
Garis a tegak lurus dengan OA.

Maka panjang AB = √ −
Dari dua lingkaran yang saling lepas dapat dibuat dua garis singgung
persekutuan luar dan dua garis singgung persekutuan dalam.

46

Latihan
1. Garis BC pada lingkaran di bawah ini disebut ….

2. Keliling lingkaran yang berjari-jari 14 cm adalah …. (π = 22/7)
3. Roda sepeda berjari-jari 35 cm dan berputar sebanyak 2.000 kali. Panjang

lintasan yang dilalui sepeda tersebut adalah …. (π = 22/7)
4. Sebuah lingkaran berdiameter 28 cm. Luas lingkaran tersebut adalah ….

(π = 22/7)
5. Luas lingkaran yang kelilingnya 12,56 cm dengan π = 3,14 adalah ….
6. Pada gambar di atas, O adalah pusat lingkaran. Jika besar ∠BCD = 35o, maka

besar ∠AOD adalah ….

7. Luas juring dengan sudut pusat 90o dan panjang diameter 7 cm adalah ….
8. Panjang jari-jari sebuah lingkaran 16 cm dan jarak titik di luar lingkaran dengan

pusat lingkaran adalah 34 cm. Panjang garis singgung lingkaran adalah ….
9. Perhatikan gambar !

KL dan KM adalah garis singgung lingkaran yang berpusat di O. Berapa luas
daerah KLOM?
10. Panjang jari-jari dua lingkaran masing-masing 20 cm dan 10 cm. Jika jarak
kedua pusat lingkaran 78 cm, maka panjang garis singgung persekutuan dalam
kedua lingkaran adalah ….

47

BANGUN RUANG SISI DATAR
A. Bangun Ruang Sisi Datar

B. Jaring-Jaring Bangun Ruang Sisi Datar
1. Kubus

2. Balok

48

3. Limas

4. Prisma

C. Luas Permukaan dan Volume Bangun Ruang Sisi Datar

Tabel Luas Permukaan Bangun Ruang Sisi Datar
Bangun Ruang Sisi Datar Luas Permukaan dan Volume Kubus

Luas Permukaan :
6 x sisi x sisi = 6 x s2

Volume :

s x s x s = s3

Kubus

49


Click to View FlipBook Version