Bahasa Indonesia
April – Juni 2023
Teks Persuasif
Pernahkah kamu terbujuk atau membujuk orang untuk berbuat sesuatu? Nah,
itu artinya kamu sudah cukup akrab dengan hal-hal yang persuasif. Itu berarti pula
teks persuasi bukan lagi hal yang asing bagi kehidupan kamu seharihari. Bahkan,
kemampuan untuk bisa memengaruhi orang (berpersuasi) sangat penting kamu
kuasai, misalnya dalam kegiatan berbicara di depan umum.
Perhatikanlah teks di bawah ini!
Teks tersebut merupakan contoh dari teks persuasif. Di dalamnya juga
terkandung bujukan. Hal itu sebagaimana yang tampak pada bagian akhir, yakni
"makanlah dengan pola makan sehat dan seimbang". Namun, sebelum
menyampaikan bujukan itu, penulis mengemukakan sejumlah pendapat yang bisa
mengantarkan pembaca untuk mau mengikuti bujukannya
Persuasi adalah komunikasi yang digunakan untuk memengaruhi dan
meyakinkan orang lain. Melalui persuasi setiap individu mencoba berusaha
mempengaruhi kepercayaan dan harapan orang lain. Persuasi pada prinsipnya
merupakan upaya menyampaikan informasi dan berinteraksi antar manusia dalam
kondisi di mana kedua belah pihak sama-sama memahami dan sepakat untuk
melakukan sesuatu yang penting bagi kedua belah pihak.
Dengan demikian, di dalam teks persuasif terdapat pendapat pendapat seperti
halnya di dalam teks argumentatif. Mungkin pula tersaji fakta. Di dalam teks
persuasif, baik pendapat ataupun fakta digunakan dalam rangka memengaruhi
pembaca agar mau mengikuti bujukan-bujukan itu.
Struktur Teks Persuasif
1. Pengenalan isu. Pengenalan soal isu menekankan pada pengantar umum, tetapi
masalah yang disampaikan masih sangat mendasar.
2. Rangkuman Argumen. Menekankan pada pendapat penulis yang di harap
mampu memengaruhi para pembaca, dalam hal ini rangkuman argument juga
untuk mengemukakan fakta serta data yang ingin disampaikan oleh penulis teks
persuasi.
3. Pernyataan ajakan. Pertanyaan ajakan merupakan inti dari teks persuasi yang
memang merupakan tujuan dibuatnya teks ini, ajakan memang bisa
150
disampaikan secara tersurat maupun tersirat. Hal itu tergantung dari selera
masing-masing para penulis.
4. Penegasan pernyataan kembali. Merupakan suatu upaya dari penulis memberi
tekanan terhadap persuasi yang akan disampaikan kepada para
pembaca.Ungkapan yang sering disampaikan adalah memberi penegasan
menggunakan kata demikianlah, dengan demikian dan oleh karena itu.
Kaidah Kebahasaan Teks Persuasi
1. Menggunakan kata-kata teknis atau peristilahan yang berkenaan dengan topik
yang dibahas. Contohnya yang berkaitan dengan tema korupsi, dapat
menggunakan kata: mencuri, hak rakyat, sewenang-wenang, dll.
2. Menggunakan kata-kata penghubung yang argumentatif. Misalnya, jika, sebab,
karena, dengan demikian, akibatnya, oleh karena itu.
3. Menggunakan kata-kata bujukan. Seperti, pentingnya, harus, sepantasnya, dan
kata kerja imperatif jadikanlah. Kata-kata sejenis juga sering pula kita temukan,
seperti jangan, sebaiknya, hendaknya, waspadalah.
Menulis teks persuasif
Sesuai dengan karakteristik teks persuasif, yakni sebagai teks yang berisi
bujukan atau ajakan. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam penulisannya
adalah menyiapkan sejumlah bujukan ataupun ajakan. Hal inilah yang juga berfungsi
sebagai tema utamanya.
Drama
Kata drama berasal dari bahasa Yunani draomai yang berarti beraksi,
bertindak, berbuat, dan berlaku. Pada hakikatnya, drama menggunakan beberapa
tokoh untuk mengungkapkan dialog disertai gerak-gerik dan unsur artistik
pertunjukan. Istilah drama sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak dahulu.
Hal itu terbukti dengan istilah-istilah yang sudah biasa kita gunakan, yang
151
pengertiannya hampir sama dengan pengertian drama. Berikut istilah-istilah yang
merujuk pada pengertian drama tradisional masyarakat.
a. Sandiwara. Istilah sandiwara diciptakan oleh Mangkunegara VII, berasal dari
kata bahasa Jawa sandhi yang berarti ’rahasia’, dan warah yang berarti
’pengajaran’. Oleh Ki Hajar Dewantara, istilah sandiwara sebagai pengajaran
yang dilakukan dengan perlambang, secara tidak langsung.
b. Lakon. Istilah ini memiliki beberapa kemungkinan arti, yaitu (1) cerita yang
dimainkan dalam drama, wayang, atau film (2) karangan yang berupa cerita
sandiwara, dan (3) perbuatan, kejadian, peristiwa.
c. Tonil. Istilah tonil berasal dari bahasa Belanda toneel, yang artinya
’pertunjukan’. Istilah ini populer pada masa penjajahan Belanda.
d. Sendratari. Sendratari kepanjangan dari seni drama dan tari. Sendratari berarti
pertunjukan serangkaian tari-tarian yang dilakukan oleh sekelompok orang
penari dan mengisahkan suatu cerita dengan tanpa menggunakan percakapan.
e. Tablo. Tablo merupakan drama yang menampilkan kisah dengan sikap dan
posisi pemain, dibantu oleh pencerita. Pemain-pemain tablo tidak berdialog.
Unsur-unsur Drama
1. Alur Cerita. Alur adalah rangkaian peristiwa dan konflik yang menggerakkan
jalan cerita. Alur drama mencakup bagian-bagian 1) pengenalan cerita; 2) konflik
awal; 3) perkembangan konflik; dan 4) penyelesaian.
2. Penokohan. Penokohan merupakan cara pengarang di dalam menggambarkan
karakter tokoh. Dalam pementasan drama, drama mempunyai posisi yang
penting. Tokohlah yang mengaktualisasikan naskah drama di atas pentas.
Tokoh yang didukung oleh latar peristiwa dan aspek-aspek lainnya akan
menampilkan cerita dan pesan-pesan yang ingin disampaikan. Berdasarkan
perannya, tokoh terbagi atas tokoh utama dan tokoh pembantu.
3. Latar. Latar adalah keterangan mengenai ruang dan waktu. Penjelasan latar
dalam drama dinyatakan dalam petunjuk pementasan. Bagian itu disebut
dengan kramagung. Latar juga dapat dinyatakan melalui percakapan para
tokohnya. Dalam pementasannya, latar dapat dinyatakan dalam tata panggung
ataupun tata cahaya.
4. Dialog.
152
Matematika
April - Mei 2023
STATISTIKA
A. Pengertian Statistika
Statistika adalah pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara
pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data,dan penarikan kesimpulan
berdasarkan kumpulan data yang dilakukan.
Data adalah suatu informasi yang diperoleh dari pengamatan atau penelitian.
B. Penyajian Data
Data dapat disajikan dengan:
1. Tabel Frekuensi
2. DiagramBatang
3. DiagramGaris
4. DiagramLingkaran
5. Piktogram
Contoh :
1. Data nilai ulangan matematika dari 30 siswa.
2. Data berat badan 40 siswa sebagai berikut :
153
Piktogram merupakan suatu cara menampilkan besar data dengan menggunakan
gambar-gambar tertentu yang sesuai dengan data yang diperoleh. Contoh piktogram
C. Menentukan Mean, Median dan Modus pada Data Tunggal
1. Mean adalah nilai rata-rata dari sekumpulan data yang banyak.
154
2. Median adalah nilai tengah dari sekumpulan data yang sudah diurutkan
dari kecil ke besar.
3. Modus adalah nilai yang sering muncul.
Contoh soal.
Diketahui nilai matematika kelas 7
10, 8, 9, 10, 8, 7, 7, 9, 9 , 8
Tentukan mean, median dan modus dari data tersebut!
Pembahasan:
➢ Mean
Mean = jumlah data / banyak data
= (10+8+9+10+8+7+7+9+9+8) / 10 = 85/10 = 8,5
➢ Median
Urutkan data terlebih dahulu
7 7 8 8 8 9 9 9 10 10
Karena jumlah datanya genap maka median dari data tersebut adalah
= (data ke 5 + data ke 6) / 2 = (8 + 9) / 2 = 17/ 2 = 8,5
➢ Modus
Nilai yang sering muncul adalah 8 & 9
Latihan
1. Berikut data nilai Matematika 40 orang siswa SMP kelas 7
9, 8, 9, 10, 6, 6, 8, 8, 6, 7, 7, 9, 9, 10, 10, 9, 8, 7, 8, 6,
9, 7, 7, 6, 6, 9, 8, 10, 7, 6, 9, 10, 6, 8, 7, 6, 6, 8, 10, 9.
Buatlah tabel frekuensi, diagram batang, dan diagram lingkaran berdasarkan
data di atas!
2. Perhatikan diagram lingkaran berikut ini!
Diagram lingkaran di atas menunjukkan jenis pekerjaan orang tua siswa. Jika
banyak siswa ada 40 anak, tentukan banyak siswa yang orang tuanya bekerja
sebagai
a. Petani;
b. Guru.
3. Diketahui nilai matematika kelas 7
155
10, 8, 9, 10, 8, 7, 7, 9, 9 , 8, 9
Tentukan mean, median dan modus dari data tersebut!
4. Diagram batang berikut ini menunjukkan produksi pupuk sebuah pabrik.
Selisih produksi pupuk bulan Maret dan Mei adalah…
5. Tabel frekuensi berikut menunjukkan hasil lemparan dadu.
Modus dan median dari data tersebut adalah ….
PELUANG
Jika kalian pernah bermain ular tangga tentu kalian akan menggunakan dadu
untuk menentukan jumlah langkah yang harus kalian ambil. Pada proses
pelemparan dadu, hasil atau angka yang mungkin muncul adalah 1, 2, 3, 4, 5, atau
6. Nah, kemungkinan munculnya angka pada saat melempar dadu adalah salah satu
contoh Peluang Matematika.
Contoh lain dari peluang matematika adalah pelemparan koin. Pada saat
melempar koin ada dua buah kemungkinan sisi yang muncul. Sisi yang pertama
adalah angka (A) dan sisi yang kedua adalah gambar (A). Materi kali ini akan
membahas mengenai pengertian dan rumus peluang dalam matematika. Perhatikan
baik - baik pembahasan berikut ini:
A. Definisi Peluang
Peluang didefinisikan sebagai sebuah cara yang dilakukan untuk mengetahui
kemungkinan terjadinya sebuah peristiwa. Di dalam materi mengenai peluang,
dikenal beberapa istilah yang sering digunakan, seperti:
1. Ruang Sampel: himpunan dari semua hasil percobaan yang mungkin terjadi.
2. Titik Sampel: Merupakan anggota yang ada di dalam ruang sampel.
3. Kejadian: Merupakan himpunan bagian dari ruang sampel.
156
B. Rumus Peluang Matematika
Frekuensi merupakan perbandingan antara banyaknya percobaan yang
dilakukan dengan banyaknya kejadian yang diamati. Frekuensi bisa diketahui
dengan menggunakan rumus :
Apabila setiap titik sampel dari anggota ruang sampel S mempunyai peluang yang
sama, maka peluang kejadian K yang jumlah anggotanya dinyatakan dalam n(K)
bisa diketahui dengan rumus :
Peluang Munculnya kejadian bisa diperkirakan melalui notasi berikut ini :
Jika nilai P(K) = 0 maka kejadian K tersebut sangat mustahil untuk terjadi
Jika nilai P(K) = 1 maka kejadian K tersebut pasti akan terjadi
Contoh Soal :
Pada proses pelemparan sebuah dadu, tentukanlah peluang munculnya mata dadu
yang berangka ganjil.
Penyelesaian : = {1, 2, 3, 4, 5, 6}
Ruang sampel S
=6
n(S)
Mata dadu ganjil = {1, 3, 5}
n(K) =3
maka P(K) = 3 = 1
6 2
Kejadian Majemuk
Kejadian Majemuk merupakan dua atau lebih kejadian yang dioperasikan sehingga
terbentuklah sebuah kejadian yang baru.
Suatu kejadian K dan kejadian Komplemen berupa K' memenuhi persamaan :
P(K) + P(K') = 1 atau P(K') = 1 - P(K)
Contoh Soal :
Dari seperangkat kartu bridge, diambillah satu buah kartu secara acak. Tentukan
peluang terambilnya kartu yang bukan As!
Penyelesaian :
Jumlah kartu bidge = n(S) = 52
Jumlah kartu As = n(K) = 4
157
P(K) = 4/52 = 1/13
Peluang yang terambilnya bukan kartu As = P(K') = 1-P(K) = 1 - 1 = 12
13 13
Penjumlahan Peluang
Kejadian Saling Lepas
Dua buah kejadian A dan B dikatakan saling lepas jika tidak ada satupun elemen
pada kejadian A yang sama dengan elemen yang ada pada kejadian B. Untuk dua
buah kejadian yang saling lepas, maka peluang salah satu A atau B mungkin terjadi,
rumusnya adalah :
P(A ∪ B) = P(A) + P(B)
Contoh Soal :
Dua buah dadu masing - masing berwarna merah dan putih dilempar secara
bersamaan sebanyak satu kali, tentukanlah peluang munculnya mata dadu yang
berjumlah 3 atau 10!
Penyelesaian :
Hasil pelemparan dadu tersebut bisa digambarkan dengan tabel berikut ini :
Kejadian mata dadu berjumlah 3 ditandai dengan warna kuning
A = {(1, 2), (2, 1)}
n(A) = 2
Kejadian mata dadu berjumlah 10 ditandai dengan warna biru
B = {(4,6), (5,5), (6,4)}
Karena tidak ada elemen yang sama pada A dan B digunakan rumus :
P(A ∪ B) = P(A) + P(B)
= 2+ 3 = 5
36 36 36
Kejadian Tidak Saling Lepas
Artinya ada elemen A yang sama dengan elemen B, rumusnya adalah sebagai
berikut :
P(A ∪ B) = (P(A) + P(B) - P(A ∩ B)
158
Contoh Soal :
Sebuah kartu diambil dari tumpukkan kartu bridge secara acak. Tentukan peluang
dari kartu yang terambil adalah kartu hati dan kartu bergambar (K, Q, J)!
Penyelesaian :
Jumlah kartu bridge = n(S) = 52
Jumlah kartu hati = n(A) = 13
Jumlah kartu bergambar = n(B) = 12
Karena ada kartu bergambar yang merupakan kelompok kartu hati (J hati, Q hati,
dan K hati) maka A dan B tidak saling lepas sehingga digunakan rumus :
P(A ∪B) = P(A) + P(B) - P(A ∩ B)
= 13 + 12 - 3
52 52 52
= 22
52
= 11
26
Kejadian Saling Bebas
Dua buah kejadian bisa disebut saling bebas bila munculnya kejadian A tidak
berpengaruh pada munculnya kejadian B sehingga peluang kejadian A dan B terjadi
bersamaan bisa dituliskan menjadi :
P(A ∩ B) = P(A) x P(B)
Contoh Soal :
Dalam percobaan pelemparan dua buah dadu, tentukan peluang munculnya angka
genap pada dadu pertama dan angka ganjil prima pada dadu kedua!
Penyelesaian :
Misalkan A = Kejadian munculnya mata dadu genap pada dadu pertama = {2,4,6}
maka P(A) = 3
6
Misalkan B = Kejadian munculnya mata dadu ganjil prima pada dadu kedua = {3,5}
maka P(B) = 2
6
Karena kejadian A tidak berpengaruh pada kejadian B maka digunakan rumus :
P(A ∩ B) = P(A) x P(B)
= 3x 2
66
= 1
6
Kejadian Bersyarat
Kejadian bersyarat terjadi jika kejadian A mempengaruhi munculnya kejadian B atau
sebaliknya. Maka bisa dituliskan menjadi :
P(A ∩ B) = P(A) x P( )
atau
159
P(A ∩ B) = P(B) x P( )
Contoh Soal :
Sebuah kotak berisi 5 bola merah dan 4 bola hijau. Jika diambil dua buah bola satu
persatu tanpa adanya pengembalian, tentukanlah peluang bola yang terambil adalah
bola merah pada pengembalian pertama dan bola hijau pada pengembalian kedua!
Penyelesaian:
Pada pengembalian pertama tersedia 5 bola merah dari 9 bola yang ada. Maka :
P(M) = 5
9
Pada pengembalian kedua ada 4 bola hijau dari 8 bola yang tersisa (dengan syarat
bola merah telah terambil). Maka :
P( ) = 4
8
Karena kejadiannya saling berpengaruh, maka menggunakan rumus :
P(M ∩ H) = P(M) x P( )
= 5x 4 =5
9 8 18
Latihan
1. Pada pelemparan dua buah dadu, kejadian muka dadu berjumlah 5 adalah ....
2. Tiga mata uang dilempar sekaligus sebanyak 80 kali. Frekuensi harapan muncul
dua sisi angka adalah ....
3. Sebuah koin dilempar sekali. Peluang muncul angka adalah ....
4. Tiga belas kartu diberi nomor 1 sampai 13. Kartu-kartu tersebut dikocok kemudian
diambil 1 kartu secara acak. Peluang terambilnya kartu bernomor genap adalah
....
5. Ibu membeli telur puyuh sebanyak 500 butir. Ternyata 40 butir telur pecah. Jika
sebutir telur diambil secara acak, peluang terambilnya telur pecah adalah ....
160
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
April – Juni 2023
Sistem Pencernaan pada Manusia
A. Sistem Pencernaan pada Manusia
Pencernaan adalah proses memecah makanan menjadi molekul kecil sehingga
dapat diserap oleh tubuh melalui pembuluh darah.
1. Proses sistem pencernaan
Secara umum, proses pencernaan terdiri atas 2 jenis, yaitu proses
pencernaan mekanis dan kimiawi.
a. Proses Pencernaan Mekanik
Proses pencernaan mekanik merupakan proses pencernaan makanan yang
dilakukan dengan gerakan-gerakan seperti mengunyah, menelan, memompa,
menghancurkan, dan meremas makanan. Pencernaan mekanik bertujuan
untuk mengubah ukuran makanan menjadi lebih kecil.
b. Proses Pencernaan Kimiawi
Proses pencernaan kimiawi adalah proses pencernaan makanan yang
melibatkan enzim. Pencernaan kimiawi ini bertujuan buat mengubah partikel
makanan yang kecil-kecil jadi bentuk yang siap diserap sama tubuh.
2. Organ sistem pencernaan pada manusia
161
a. Saluran Pencernaan
1) Rongga Mulut
a) Gigi
• Fungsi =
Gigi Seri (incisor) = memotong dan menggigit makanan
Gigi taring (canicus) = merobek makanan
Gigi geraham (molar) = mengunyah makanan
Pada gigi terjadi pencernaan mekanis
• Gigi terbentuk dari tulang gigi yang disebut dentin
• Struktur gigi
• Susunan gigi
b) Lidah
• Sekumpulan otot lurik yang berfungsi sebagai alat bantu untuk
bersuara, melumatkan makanan dan menelan makanan
• Di dalam lidah, terdapat proses pencernaan kimiawi.
162
• Otot lidah menghasilkan air liur (saliva) yang mengandung enzim
ptialin dan amilase.
• Enzim ptialin dan amilase akan menguraikan kandungan pati atau
amilum dalam makanan, menjadi gula sederhana yang dapat
diserap tubuh.
• Makanan yang sudah dicerna akan membentuk bulatan-bulatan
yang disebut bolus
2) Faring
• Saluran tempat bermuara nya udara dari rongg hidung dan makanan
dari rongga mulut
• Faring memiliki pannjang 12 cm
• Di dalam faring terdapat epiglotis yang berfungsi menjaga
kemungkinan masuknya makanan kedalam saluran yang salah
3) Kerongkongan (Esofagus)
• Tabung berotot yang panjangnya sekitar 25-60 cm dengan diameter
sekitar 2 cm
• Fungsi = menghantarkan makanan yang sudah berupa bolus ke dalam
lambung
• Kerongkongan terdapat gerakan peristaltik berupa gerakan meremas
yang terjadi tiga kai setiap menit dan mendorong perlahan ke lambung
4) Lambung
• Otot lambung berkontraksi mengaduk-aduk bolus, memecahkan secara
mekanis dan mencampurnya dengan getah lambung
• Zat-zat yang terdapat di lambung, diantaranya:
Pepsin = enzim yang memecah protein menjadi pepton
Asam klorida = berfungsi untuk membunuh kuman dan bakteri
(HCl) pada makananan dan mengaktifkan pepsinogen
menjadi pepsin.
Renin =mengendapkan protein susu
• Fungsi lambung:
1. Mencerna protein
2. Menyimpan makanan (selama 2-5 jam)
3. Memtikan mikroorganisme berbahaya yang ada di lambung arena
ada asam lambung
• Bolus yang sudah diproses akan menjadi bahan kekuningan yang
disebut kimus dan akan masuk ke usus halus.
5) Usus Halus
• Usus halus merupakan organ pencernaan yang terletak di antara
lambung dan usus besar.
163
• Usus halus memiliki 3 bagian, yaitu:
Usus dua belas jari = berfungsi sebagai tempat pencernaan
(Duodenum) makanan secara kimiawi. Memiliki
panjang 25 cm dan memiliki 2 saluran
yaitu saluran getah pankreas dan
saluran empedu.
Usus tengah (jejunum) = tempat berakhirnya proses
pencernaan. Memiliki panjang sekitar 7
meter.
Usus penyerapan (ileum) = berfungsi menyerap makanan. Sari-
sari makanan akan diserap oleh jonjot
usus (vili).
6) Usus Besar
• Fungsi = mengatur sisa air pada makanan
• Usus besar terdiri atas empat bagian, yaitu usus buntu (caecum), usus
besar bagian naik, mendatar dan turun.
• Pada usus buntu terdapat umbai cacing (apendiks) yang berfungsi
untuk melawan infeksi.
B. Kelainan Sistem Pencernaan pada Manusia
Gangguan pada sistem pencernaan makanan dapat disebabkan oleh faktor luar,
seperti makanan yang beracun atau toksin bakteri dan faktor dalam, seperti
kelainan alat pencernaan makanan. Gangguan tersebut antara lain:
1. Apendisitis, yaitu peradangan pada apendiks (umbai cacing) yang
disebabkan oleh infeksi bakteri.
2. Diare, yaitu keadaan dimana peristaltik dipercepat sehingga feses cair dan
berlendir.
3. Xerostomia adalah istilah bagi penyakit pada rongga mulut yang ditandai
dengan produksi air ludah.
4. Konstipasi atau sembelit, yaitu keadaan dimana feses lambat didorong,
absorbsi air cukup tinggi, dan akibatnya feses menjadi keras.
5. Parotitis atau penyakit gondong, yaitu adanya virus yang menyerang kelenjar
air ludah di bagian bawah telinga.
C. Nutrisi dan Zat Makanan
Banyak faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan manusia,
diantaranya adalah makanan. Melalui makanan, manusia dapat memperoleh
nutrisi yang dibutuhkan. Nutrisi tersebut yaitu :
a. Karbohidrat
Karbohidrat digunakan sebagai sumber energi bagi tubuh kita. Karbohidrat
terdapat pada beras, jagung, gandum, kentang, ubi-ubian, buah-buahan, dan
madu.
b. Protein
164
Protein berfungsi sebagai penghasil energi, pengganti sel-sel yang rusak, dan
pembentuk antibodi. Contohnya adalah kedelai, kacang hijau, dan kacang
tanah.
c. Lemak
Lemak berfungsi sebagai cadangan energi dan pelarut vitamin A, D, E, dan K.
Seperti lemak hewani misalnya daging, susu, ikan, telur, dan minyak ikan.
lemak tumbuhan atau lemak nabati, misalnya kelapa, kemiri, kacang-
kacangan, dan alpukat.
d. Vitamin
Vitamin berfungsi sebagai komponen organik enzim yang disebut sebagai
koenzim. Terdapat dua kelompok vitamin, yaitu vitamin yang larut dalam
lemak (A, D, E, dan K) dan vitamin yang larut dalam air (vitamin B dan C).
e. Mineral
Mineral berfungsi dalam proses pembangunan sel, membantu reaksi kimia
tubuh, mengangkat oksigen ke seluruh tubuh, dan pembentukan dan
pemeliharaan tulang. Contoh mineral seperti kalsium, fosfor, besi, iodium,
seng, kalium, dan natrium.
f. Air
Sekitar 60-80% sel tubuh makhluk hidup terdiri atas air. Air dibutuhkan oleh
tubuh sebagai pembentuk sel dan cairan tubuh, pengatur suhu tubuh, pelarut
zat-zat gizi lain, media transportasi, dan media pengeluaran sisa
metabolisme.
Uji Kompetensi
Jawablah dengan benar pertanyaan dibawah ini !
1. Manusia memerlukan makanan untuk…
2. Fungsi karbohidrat bagi tubuh ialah....
3. Fungsi protein bagi tubuh ialah…
4. Proses pencernaan makanan secara mekanik terjadi pada organ…
5. Proses perubahan makanan dengan bantuan enzim disebut…
6. Jelaskan perbedaan pencernaan mekanis dan kimiawi!
7. Bahan makanan apa sajakah yang terkandung dalam bahan makanan
berikut?
a. Keju
b. Putih telur
c. Singkong
d. Jeruk
8. Sebutkan urutan saluran pencernaan dari awal hingga akhir?
9. Jelaskan mengapa waktu yang diperlukan makanan untuk dicerna pada
tiap organ berbeda-beda?
165
10. Jelaskan 3 macam kelainan yang menyerang sistem percernaan manusia?
Sistem Saraf, Panca Indera dan Gangguannya
A. Sistem saraf pada manusia
Sistem saraf merupakan suatu struktur yang terdiri dari komponen-komponen
sel saraf (neuron).
Fungsi dari sistem saraf pusat yaitu:
• Memelihara fungsi tubuh
• Mengatur kontraksi otot
• Mengatur respon yang berasal dari ransangan dari berbagai organ
Sistem saraf pada manusia terdiri dari
1. Sistem saraf pusat
Sistem saraf pusat berfungsi menerima informasi dari semua area tubuh dan
kemudian mengkoordinasikan semua arus lalu lintas tersebut untuk
menghasilkan respons tubuh. Organ tubuh yang termasuk dalam sistem saraf
pusat manusia meliputi:
a. Saraf otak
Sistem saraf adalah sistem kompleks yang berperan dalam mengatur dan
mengoordinasikan seluruh aktivitas tubuh. Saraf otak dibagi menjadi
beberapa bagian, yaitu:
Cerebrum = berfungsi mengendalikan pemikiran, perilaku, bahasa,
Brainstem pengindraan hingga kepribadian seseorang.
Diencepalon
= Menyampaikan semua informasi berasal dari tubuh ke
Cerebelum otak atau sebaliknya
= Membentuk pusat inti dari otak depan yang dikelilingi
oleh belahan otak. Diencephalon terdiri dari thalamus
dan hypothalamus.
= berfungsi untuk kontrol kontraksi otot, postur dan
keseimbangan.
b. Sel Saraf Neuron
sel saraf mempunyai badan sel (cell body) yang fungsinya sangat penting
dalam kerja sistem saraf. Neuron terdiri dari beberapa bagian, yaitu:
Dendrit = merupakan perpanjangan atau percabangan dari
badan sel. Dendrit berfungsi sebagai penerima
Badan sel rangsang, memperluas area untuk menerima sinyal
Akson dari sel saraf lain. Dendrit juga berfungsi
menghantarkan sinyal ke badan sel.
= Badan sel merupakan tempat proses dari impuls
yang diterima oleh ujung- ujung saraf.
= Akson berfungsi mengantarkan rangsang dari atau
ke badan sel.
166
c. Sum-sum tulang belakang
Sumsum tulang belakang (spinal cord), atau disebut juga dengan medula
spinalis, adalah kumpulan serabut saraf yang berada di sepanjang tulang
belakang, yang membentang dari bagian bawah otak hingga ke punggung
bagian bawah. Medula spinalis berfungsi untuk mengoordinasikan aktivitas
sehari-hari manusia, seperti bergerak, merasakan sakit atau sensasi
lainnya (panas dan dingin, getaran, tajam dan tumpul), hingga mengontrol
berbagai fungsi tubuh, seperti pernapasan, tekanan darah, atau detak
jantung.
2. Sistem saraf tepi
Sistem saraf tepi merupakan kumpulan saraf lanjutan dari otak dan spinal
cord. Sel-sel saraf ini membawa impuls dari dan ke saraf pusat. Saraf tepi
berfungsi menghubungkan respon sistem saraf pusat ke organ tubuh dan
bagian lainnya di tubuh.
a. Sistem saraf otonom
Sistem saraf otonom merupakan bagian dari sistem saraf motorik yang
mengendalikan berbagai fungsi tubuh manusia.
1) Sistem simpatik
Sistem ini mengatur respons perlawanan dari dalam tubuh ketika ada
ancaman pada diri terjadi. Sistem ini juga mempersiapkan tubuh untuk
mengeluarkan energi dan menghadapi potensi ancaman di lingkungan.
2) Sistem parasimpatik
Sistem ini berguna menjaga fungsi tubuh normal setelah ada sesuatu
yang mengancam diri. Setelah ancaman berlalu, sistem ini akan
memperlambat detak jantung, memperlambat pernapasan, mengurangi
aliran darah ke otot, dan menyempitkan pupil mata. Ini memungkinkan
kita untuk mengembalikan tubuh ke kondisi rileks yang normal.
b. Sistem saraf somatik
Sistem ini terdiri dari serabut saraf perifer. Fungsi saraf ini mengambil
informasi sensorik atau sensasi dari organ perifer seperti kulit, dan nantinya
dibawa ke sistem saraf pusat. Pada saraf somatik juga terdiri serabut saraf
motor yang keluar dari otak dan membawa pesan untuk menggerakkan
tubuh yang dibantu oleh otot rangka.
B. Kelainan pada sistem saraf
Paralisa bell = penyakit yang terjadi pada otak akibat kelemahan unilateral
wajah serta kelumpuhan. Penyakit ini diakibatkan oleh
infeksi pada meningitis yang bermula dari infeksi dari
telingga dalam.
Alzheimer = penyakit kemunduran mental (Demensia), disorientasi,
gangguan bicara, dan gangguan kognitif.
Ensefalitis = kondisi di mana otak mengalami infeksi serta mengalami
pembengkakan otak. Penyebabnya dapat berupa virus
yang dibawa oleh nyamuk atau serangga pengisap darah
167
Hidrosefalus maupun virus gondong, HIV, herpes, dan adenovirus.
= kondisi cairan serebrospinal yang jumlahnya berlebihan
Epilepsi
sehingga cairan yang membasahi otak dan sumsum tulang
Hungtington belakang tersebut akan mengalami akumulasi di dalam
ruang ventrikuler otak.
Radang = kondisi otak yang menyebabkan penderita sensitif sehingga
Tulang mengalami kejang berulang-ulang dan kejadian tersebut
Belakang berlangsung mendadak yang berkaitan dengan adanya
Meningitis pelepasan kelistrikan saraf secara abnormal.
= penyakit genetik akibat degenarasi di bagian korteks
Neuritis serebral dan ganglia basal yang dapat menyebabkan
gerakan-gerakan tidak sengaja, kemunduran mental dan
Parkinson demensia.
Gegar Otak = kondisi dimana tulang belakang meradang dikarenakan
infeksi poliomyelitis, salah satu contoh bentuk infeksi pada
tulang belakang pada bagian kelabu, sehingga saraf
motorik tak dapat berfungsi.
= penyakit peradangan yang terjadi pada selaput pembungkus
otak dan tulang belakang yang disebabkan oleh infeksi
bakteri seperti Haemophilus influenzae, Streptococcus
pneumoniae, Listeria monocytogenes, dan Neisseria
meningitidis.
= iritasi pada neuron yang diakibatkan oleh infeksi, kurang
vitamin, keracunan (seperti keracunan gas karbon
monoksida dan logam berat), serta karena obat-obatan
tertentu.
= penyakit yang dapat menyebabkan kerapuhan pada otot
secara progresif, kehilangan gerakan sadar (akinesia) serta
mengalami tremor yang tidak sengaja.
= kondisi akibat benturan mekanis seperti kecelakaan pada
otak sehingga dapat menyebabkan gangguan fungsi otak.
Uji Kompetensi
Jawablah dengan benar pertanyaan di bawah ini !
1. Salah satu bagian otak yang berfungsi sebagai kontrol kontraksi otot, postur
dan keseimbangan yaitu...
2. Salah satu penyakit yang disebabkan benturan mekanis seperti kecelakaan
pada otak sehingga dapat menyebabkan gangguan fungsi otak yaitu....
3. Sistem saraf yang berguna menjaga fungsi tubuh normal setelah ada sesuatu
yang mengancam diri disebut dengan sistem...
4. Sistem saraf yang mengatur respons perlawanan dari dalam tubuh ketika ada
ancaman pada diri terjadi disebut dengan sistem...
5. Fungsi dari sistem saraf pusat yaitu....
168
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
April – Juni 2023
A. Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang serta Peran Pelaku Ekonomi
dalam Suatu Perekonomian.
1. Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang dalam Permintaan, Penawaran,
dan Teknologi.
Di Kelas VII, kalian telah mempelajari tentang kebutuhan manusia. Kalian tentu
memahami bahwa kebutuhan manusia itu bermacam-macam dan selalu bertambah
baik jumlah maupun kualitasnya. Coba kalian hitung berapa macam jumlah barang
yang kalian gunakan setiap hari? Kalian mungkin akan terkejut bahwa dalam satu
hari kalian menggunakan puluhan barang untuk dikonsumsi. Tentunya barang yang
kalian konsumsi berbeda dengan barang yang dikonsumsi orang lain. Hal itu
menunjukkan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap manusia berbeda-beda
dan beraneka macam. Namun, perlu kalian ketahui bahwa faktor ruang akan
menentukan tindakan seseorang sebagai konsumen. Masyarakat kota memiliki
perilaku konsumsi yang berbeda jika dibandingkan dengan masyarakat desa,
pegunungan ataupun masyarakat pesisir pantai. Demikian pula tindakan atau
perilakunya dalam mengalokasikan sumber daya yang ada. Dilihat dari fungsinya
sebagai konsumen, masyarakat kota lebih banyak membeli barang dan jasa karena
ditunjang pendapatan yang tinggi dan munculnya pasar-pasar modern, seperti
supermarket dan hypermarket. Berbeda dengan perilaku masyarakat di daerah
perdesaan atau pegunungan, yang pendapatannya rendah, akses jalannya kurang
baik yang membuat pendistribusian barang atau jasa menjadi kurang lancar.
Akibatnya, masyarakat desa atau pegunungan lebih sedikit membeli barang dan
jasa. Barang dan jasa yang dibutuhkan manusia sebagian besar dihasilkan oleh
manusia, dan hanya sebagian kecil yang disediakan langsung oleh alam. Oleh
karena itu, manusia harus melakukan kegiatan untuk menghasilkan barang dan jasa
yang biasa disebut dengan istilah produksi.
Sebagai negara tropis yang memiliki ribuan pulau dan lautan yang luas,
Indonesia mempunyai kekayaan alam yang cukup banyak. Di daratan, suhu dan
curah hujan yang tinggi memungkinkan penduduknya menanam berbagai macam
barang pertanian dan perkebunan. Curah hujan yang tinggi juga menjamin
tersedianya air untuk kepentingan budidaya perikanan darat. Indonesia juga memiliki
laut yang luas dan garis pantai yang sangat panjang. Potensi ikan di Indonesia
cukup banyak. Di samping itu, ditemukan pula berbagai jenis bahan tambang di
dasar laut. Di sepanjang pesisir juga terdapat kekayaan alam berupa terumbu
karang, rumput laut, dan tentu saja keindahan alam yang dapat dikembangkan untuk
kepentingan pariwisata. Indonesia memiliki terumbu karang terluas di dunia.
Terumbu karang Indonesia tidak hanya luas, tetapi juga beraneka ragam dalam hal
sumber daya hayatinya. Selain kekayaan laut, tanah, dan air, Indonesia juga
memiliki banyak sumber daya mineral dan hasil hutan.
169
2. Pengertian pelaku ekonomi
Pelaku ekonomi adalah orang/lembaga yang melakukan kegiatan ekonomi.
Ada 4 (empat) pelaku ekonomi, yaitu rumah tangga keluarga/konsumen, rumah
tangga perusahaan/produsen, rumah tangga pemerintah, dan rumah tangga luar
negeri. Keempat pelaku tersebut berperan penting dalam menggerakkan
perekonomian negara sesuai dengan peran masing-masing. Kelompok masyarakat
yang melakukan kegiatan konsumsi terhadap barang dan jasa untuk memenuhi
kebutuhan hidup diri sendiri ataupun keluarga dinamakan rumah tangga konsumen
(RTK).
Pihak yang melakukan kegiatan produksi yaitu kegiatan untuk menghasilkan
barang dan jasa guna memenuhi kepentingan orang lain dinamakan rumah tangga
produsen (RTP). Selain pihak yang menghasilkan dan mengonsumsi barang dan
jasa, ada pihak yang bertugas untuk mengatur, mengendalikan, serta mengadakan
kontrol terhadap jalannya roda perekonomian, yang disebut rumah tangga
pemerintah.
Hasil produksi sebagian disalurkan ke pembeli dalam negeri, sebagian lagi
dijual ke masyarakat luar negeri. Hal ini menimbulkan arus barang dan jasa dari
dalam negeri ke luar negeri, yang disebut ekspor. Selain kegiatan menjual barang
dan jasa ke luar negeri, ada pula kegiatan membeli barang dan jasa dari negara-
negara lain. Arus barang dan jasa yang masuk dari luar negeri ke dalam negeri
disebut impor. Orang/lembaga yang melakukan kegiatan ekspor dan impor disebut
rumah tangga luar negeri. Jadi, pelaku ekonomi terdiri atas rumah tangga keluarga,
rumah tangga perusahaan, rumah tangga pemerintah, dan rumah tangga luar
negeri.
170
3. Peran Pelaku Ekonomi dalam Perekonomian
a. Peran Rumah Tangga Keluarga/Rumah Tangga Konsumen (RTK)
Rumah tangga konsumen adalah kelompok masyarakat yang melakukan
kegiatan konsumsi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Rumah
tangga konsumen membutuhkan barang dan jasa yang dihasilkan oleh rumah
tangga perusahaan. Jadi, barang dan jasa yang dihasilkan oleh rumah tangga
perusahaan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga konsumen. Rumah
tangga konsumen memiliki dua peran, yaitu: sebagai konsumen dan sebagai
penyedia faktor produksi, yang meliputi penyediaan lahan, tenaga kerja, modal, dan
keahlian. Ketika konsumen membeli barang dan jasa dari produsen, konsumen
berkewajiban membayar barang dan jasa yang diterima. Oleh karena itu, rumah
tangga keluarga/ konsumen harus memiliki pendapatan. Pendapatan rumah tangga
keluarga diperoleh dari penggunaan faktor produksi yang dimilikinya. Pendapatan
rumah tangga keluarga terdiri atas:
1) Sewa (rent), yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga keluarga karena
telah menyewakan tanahnya kepada perusahaan.
2) Upah (wage), yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga keluarga karena
telah mengorbankan tenaganya untuk bekerja pada perusahaan dalam
kegiatan produksi. 3) Bunga (interest), yaitu balas jasa yang diterima rumah
tangga keluarga karena telah meminjamkan sejumlah dana untuk modal
usaha perusahaan dalam kegiatan produksi.
3) Laba/keuntungan (profit), yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga
keluarga karena telah memberikan kontribusi berupa tenaga dan pikirannya
dalam mengelola perusahaan sehingga perusahaan memperoleh laba.
Pendapatan yang diterima rumah tangga keluarga berupa sewa, upah/gaji,
bunga dan keuntungan tersebut akan dibelanjakan kepada perusahaan melalui
pembelian barang dan jasa yang mereka butuhkan. Pendapatan yang diterima
rumah tangga perusahaan dari penjualan barang dan jasa akan digunakan untuk
membayar balas jasa rumah tangga keluarga karena telah meminjamkan faktor
produksi kepada rumah tangga perusahaan.
Rumah tangga keluarga/konsumen menjalankan peran yang pertama, yaitu
sebagai konsumen, dengan cara mengonsumsi barang dan jasa yang dihasilkan
oleh rumah tangga produsen. Barang dan jasa yang dihasilkan oleh produsen dijual
kepada konsumen. Konsumen membayar barang dan jasa tersebut dengan uang
dari hasil penggunaan faktor produksi yang mereka pinjamkan ke rumah tangga
perusahaan. Pertemuan permintaan barang dan jasa dari konsumen dengan
penawaran barang dan jasa dari produsen terjadi di pasar output atau pasar produk.
Peran yang kedua dari rumah tangga konsumen adalah sebagai penyedia
faktor produksi bagi rumah tangga produsen. Penawaran faktor produksi terjadi di
pasar input atau pasar faktor produksi. Salah satu contoh pasar input adalah pasar
tenaga kerja. Tenaga kerja merupakan salah satu faktor produksi yang penting bagi
setiap perusahaan.
171
b. Peran Rumah Tangga Perusahaan/Rumah Tangga Produsen (RTP)
Rumah tangga perusahaan atau biasa disebut sebagai produsen merupakan
pelaku ekonomi yang berperan sebagai penyedia barang dan jasa bagi konsumen.
Perusahaan mengorganisasikan berbagai faktor produksi yang disediakan
konsumen, kemudian melakukan proses produksi untuk menghasilkan barang. Hasil
produksi ini kemudian dijual atau ditawarkan di pasar. Rumah tangga produsen di
Indonesia dikelompokkan menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan
Usaha Milik Swasta (BUMS), dan Koperasi. Dalam perekonomian, rumah tangga
perusahaan berperan sebagai produsen sekaligus pengguna faktor produksi.
Adapun penjelasan dari masing-masing peran tersebut akan dipaparkan dalam
uraian di bawah ini.
Peran pertama dari rumah tangga perusahaan adalah memproduksi
barang/jasa. Barang/jasa yang dihasilkan perusahaan kemudian ditawarkan kepada
konsumen atau pembeli. Pada subbab sebelumnya, kalian sudah mengetahui salah
satu peran rumah tangga konsumen, yaitu sebagai penyedia faktor produksi.
c. Peran Rumah Tangga Pemerintah
1) Pengatur atau Regulator dalam Perekonomian
Pemerintah berperan sebagai pengatur atau regulator dalam perekonomian
suatu negara. Perekonomian harus diatur sehingga perekonomian dapat
menyejahterakan masyarakat secara adil dan merata. Regulasi dan aturan yang
dibuat oleh pemerintah antara lain berupa pemberian subsidi pada perusahaan
dalam negeri sehingga mampu bersaing dengan produk dari luar. Peran lain
pemerintah adalah menentukan besarnya pajak. Dengan adanya aturan tentang
pajak progresif, orang yang kaya dipungut pajak yang tinggi, orang yang miskin
dipungut pajak yang rendah, bahkan orang yang sangat miskin tidak dipungut pajak
tetapi malah disubsidi.
2) Konsumen
Seperti halnya rumah tangga keluarga, rumah tangga pemerintah juga memiliki
peran sebagai konsumen. Dalam menjalankan fungsinya sebagai pengatur,
pemerintah membutuhkan sarana dan prasarana penunjang, yang dibeli dari rumah
tangga perusahaan/produsen. Contohnya, kantor dinas pendidikan, untuk
menjalankan aktivitasnya sehari-hari, membutuhkan kertas, printer, dan tinta. Untuk
itu, pemerintah harus membeli ke perusahaan atau produsen.
3) Produsen
Selain sebagai konsumen, pemerintah juga berperan sebagai produsen. Dalam
menjalankan perannya sebagai produsen, pemerintah memproduksi barang atau
jasa. Pada subbab sebelumnya telah dijelaskan bahwa rumah tangga produsen di
negara kita salah satunya berbentuk BUMN (Badan Usaha Milik Negara). BUMN
adalah badan usaha yang dimiliki oleh pemerintah. Maka, pemerintah juga berperan
sebagai rumah tangga produsen.
172
B. Perdagangan dan Perdagangan Antardaerah/Antarpulau
a. Pengertian Perdagangan dan Perdagangan Antarpulau
Perdagangan atau perniagaan merupakan kegiatan tukar menukar
barang atau jasa berdasarkan kesepakatan bersama tanpa ada unsur
pemaksaan. Perdagangan antardaerah atau antarpulau merupakan
perdagangan yang dilakukan oleh penduduk/ lembaga suatu daerah atau
pulau dengan penduduk/lembaga suatu daerah atau pulau lain dalam
satu batas wilayah negara atas dasar kesepakatan bersama.
b. Tujuan perdagangan antar pulau
Tujuan adanya perdagangan antarpulau antara lain adalah sebagai
berikut:
- Memperoleh keuntungan
- Memperluas jangkauan pasar
c. Faktor Pendorong dan Manfaat Perdagangan Antarpulau/Antardaerah
Faktor pendorong
- Perbedaan Faktor Produksi yang Dimiliki
- Perbedaan Tingkat Harga Antardaerah
Manfaat
- Menyediakan alternatif alat pemuas kebutuhan bagi konsumen
- Meningkatkan produktivitas
- Memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat
C. Perdagangan Antarnegara
a. Pengertian dan ruang Lingkup Perdagangan Antarnegara/Internasional
Perdagangan antarnegara atau sering disebut perdagangan internasional
merupakan aktivitas perdagangan yang dilakukan oleh masyarakat suatu
negara dengan masyarakat negara lain atas dasar kesepakatan bersama.
Masyarakat yang dimaksud dapat berupa individu, kelompok, lembaga,
pemerintah suatu negara dengan negara lain. Ruang lingkup
perdagangan antarnegara berkaitan dengan beberapa kegiatan, yaitu:
1) Perpindahan barang dan jasa dari suatu negara ke negara yang lain.
2) Perpindahan modal melalui investasi asing dari luar negeri ke dalam
negeri. 3) Perpindahan tenaga kerja dari suatu negara ke negara
lain.
3) Perpindahan teknologi dengan mendirikan pabrik-pabrik di negara
lain.
4) Penyampaian informasi tentang kepastian adanya bahan baku dan
pangsa pasar.
b. Aktivitas perdagangan antarnegara
1) Ekspor. Ekspor merupakan kegiatan menjual barang atau produk ke
luar negeri. Ekspor dilakukan oleh seseorang atau badan. Pelaku
ekspor ini disebut eksportir. Tujuan utama kegiatan ekspor adalah
173
untuk memperoleh keuntungan. Barang yang diekspor akan dibayar
oleh pihak pembeli dengan alat pembayaran berupa mata uang asing
atau mata uang luar negeri, seperti Dollar. Mata uang asing ini
selanjutnya ditukarkan menjadi Rupiah pada bank dalam negeri. Mata
uang asing ini ditampung oleh pemerintah dan disebut sebagai devisa
negara.
2) Impor. Impor merupakan kegiatan membeli barang dari luar negeri.
Seseorang atau badan yang melakukan impor disebut importir.
Seorang importir membayar barang yang ia beli dengan mata uang
asing. Importir dapat menukarkan uang rupiah mereka dengan mata
uang asing di bank dalam negeri. Selanjutnya, digunakan untuk
membayar barang yang diimpor.
c. Kebijakan pemerintah untuk mendorong ekspor
1. Memberi kemudahan kepada produsen barang ekspor
2. Menjaga Kestabilan Nilai Tukar Rupiah
3. Membuat Perjanjian Dagang Internasional
4. Meningkatkan Promosi
d. Faktor pendorong ekspor
1. Keadaan Pasar Luar Negeri
2. Keuletan Eksportir untuk Menangkap Peluang Pasar
3. Kondisi Sosial, Ekonomi, Politik Suatu Negara
e. Manfaat Perdagangan Antarnegara
1. Memperoleh Keuntungan
2. Memperoleh Barang yang Tidak Dapat Diproduksi di dalam Negeri
3. Menjalin Persahabatan Antarnegara
f. Faktor-Faktor yang Mendorong Perdagangan Antarnegara
174
Banyak faktor yang mendorong suatu negara melakukan perdagangan
antarnegara, di antaranya:
1) Untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri.
2) Keinginan memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan
negara.
3) Adanya perbedaan kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan
teknologi dalam mengolah sumber daya ekonomi. 4) Adanya kelebihan
produk dalam negeri sehingga perlu pasar baru untuk menjual produk
tersebut.
5) Adanya perbedaan keadaan seperti sumber daya alam, iklim, tenaga
kerja, budaya, dan jumlah penduduk yang menyebabkan adanya
perbedaan hasil produksi dan adanya keterbatasan produksi.
6) Keinginan membuka kerja sama, hubungan politik, dan dukungan dari
negara lain.
7) Terjadinya era globalisasi sehingga tidak satu negara pun di dunia
dapat hidup sendiri.
C. Penguatan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di Indonesia
a. Potensi Ekonomi Maritim Indonesia
Ekonomi kelautan (marine economy) merupakan kegiatan ekonomi yang
dilakukan di wilayah pesisir dan lautan serta di darat yang menggunakan sumber
daya alam (SDA) dan jasa-jasa lingkungan kelautan untuk menghasilkan barang dan
jasa. Ekonomi maritim (maritime economy) merupakan kegiatan ekonomi yang
mencakup transportasi laut, industri galangan kapal dan perawatannya,
pembangunan dan pengoperasian pelabuhan beserta industri dan jasa terkait.
Berdasarkan kedua pengertian di atas, tentu kalian sudah mengetahui
perbedaan antara ekonomi kelautan dan ekonomi maritim. Apa kira-kira kesamaan
dari dua hal tersebut? Kesamaannya adalah keduanya sama-sama bertujuan untuk
meningkatkan kesejahteraan umat manusia. Untuk menguji pemahaman kalian,
jawablah beberapa pertanyaan berikut, dengan cara memberi tanda (X) pada kolom
yang sesuai, seperti contoh nomor 1 Tabel 3.7
175
c. Kondisi Ekonomi Maritim di Indonesia dan Negara-Negara ASEAN
Keprihatinan terhadap sektor kelautan nasional mengharuskan adanya
kebijakan strategis untuk mempercepat pengembangan keunggulan di berbagai sub-
sektor kelautan. Pembangunan ekonomi maritim ingin menjadikan kekayaan potensi
kemaritiman sebagai landasan untuk mengadakan ketersediaan infrastruktur yang
berkualitas terutama di sektor kemaritiman. Dengan demikian, iklim bisnis dan
investasi maritim yang baik akan berkembang. Pembangunan ekonomi maritim akan
membawa industri pada kebutuhan akan sumber daya manusia kemaritiman dan
inovasi teknologi yang berbasis pada pendidikan kemaritiman yang unggul dan
modern. Jika proses ini dapat berlangsung, maka pembangunan ekonomi maritim
dipastikan akan dapat membawa masyarakat ke arah kemakmuran. Pembangunan
di bidang kelautan diarahkan untuk mencapai empat tujuan, yakni:
1) Pertumbuhan ekonomi tinggi secara berkelanjutan.
2) Peningkatan kesejahteraan seluruh pelaku usaha, khususnya para
nelayan, pembudidaya ikan, dan masyarakat kelautan lainnya yang
berskala kecil.
3) Terpeliharanya kelestarian lingkungan dan sumber daya kelautan.
4) Menjadikan laut sebagai pemersatu dan tegaknya kedaulatan bangsa.
Selanjutnya, kondisi ekonomi maritim di Indonesia, dilihat dari:
a) Sektor Pelayaran
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, industri pelayaran merupakan
infrastruktur dan tulang punggung kehidupan berbangsa dan bernegara.
Namun dalam realita, industri pelayaran nasional saat ini dalam kondisi
176
belum begitu baik. Ditinjau dari segi daya saing, pangsa muatan armada
kapal nasional masih tergolong rendah. Industri galangan kapal, yang
sebenarnya sangat strategis karena mempunyai rantai hulu-hilir yang
panjang, hingga saat ini belum berkembang. Sistem pelabuhan saat ini
hanya berperan sebagai cabang atau ranting dari Singapura atau
pelabuhan luar negeri lainnya. Pelayanannya masih belum efisien dan
belum produktif. Daya saing sumber daya manusia di sektor pelayaran
masih relatif rendah.
b) Sektor perikanan
Potensi sektor perikanan Indonesia sangat besar dan sepantasnya
Indonesia menjadi negara industri perikanan terbesar di Asia. Namun
demikian, kontribusi sektor perikanan terhadap pendapatan nasional masih
rendah. Pertambahan kawasan budidaya perikanan pun masih sangat
kurang.
c) Sektor pariwisata bahari
Pengembangan pariwisata bahari diyakini dapat mempunyai efek berganda
(multiplier effect) yang dapat menyerap tenaga kerja, meningkatkan
pendapatan masyarakat, mendatangkan wisatawan yang berasal dari luar
negeri (devisa). Selain itu, pengembangan pariwisata bahari mempunyai
dampak positif untuk tumbuh-bangkitnya jiwa dan budaya bahari yang dapat
memberikan efek berganda dalam mendorong terwujudnya negara maritim
yang tangguh. Namun demikian, hingga saat ini pariwisata bahari belum
berkembang dengan baik.
b. Penguatan Agrikultur di Indonesia
Ekonomi agrikultur merupakan upaya peningkatan perekonomian dengan
memberdayakan sektor pertanian. Agrikultur merupakan kegiatan pemanfaatan
sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan,
bahan baku industri, sumber energi, atau untuk mengelola lingkungan hidupnya.
Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang termasuk dalam agrikultur biasa
dipahami orang sebagai budidaya tanaman, bercocok tanam, atau pembesaran
hewan ternak. Agrikultur dapat pula berupa pemanfaatan mikroorganisme dan
bioenzim dalam pengolahan produk lanjutan, seperti pembuatan keju dan tempe,
atau sekedar ekstraksi semata, seperti penangkapan ikan atau eksploitasi hutan.
177
178
ENGLISH
April – Juni 2023
DO YOU LIKE GOING TO PARTIES?
Role play
Choose one of the dialogues. Act out the dialoguewith your friends.
Dialogue 1
Diana, her friends Shinta and Toni are walking home from school. They are talking about
a party at Diana’s house tonight.
Diana : Shinta, I am going to have a party tonight. Would you like to come?
Shinta: I’d love to! By the way, what are youcelebrating?
Diana : I won the Science Olympics last week.
Shinta: Congratulations. Wow, you’re very clever.
Diana : Not at all. You just have to study harder. Will you come to my party?
Toni : I’m sorry, I can’t. My parents are going to go to the hospital. I may be late
getting to your party, is that all right?
Diana : Yes, it’s all right as long as you are allowedby your parents.
Shinta: Hmm, speaking about parents, I have to call my father to ask his
permission.
Dialogue 2
Shinta is using her cell phone to call her father at her house.
Shinta : Hello, good afternoon, Dad!
Mr Kusye : Afternoon, Shinta.
Shinta : Dad, can I go to Diana’s party tonight, please?Tomorrow is a holiday.
I don’t have any homework.
Mr Kusye : Yes, certainly, but what time will the party be over?
Shinta : I think about 11 p.m., Dad.
Mr Kusye : Well, I’m afraid I can’t let you stay until11, Shinta. We are going
to go to your grandparents the next morning. How about if I pick you
up at 10, so you’ll have time to rest before you go for the trip.
Shinta : All right, Dad. Thanks. See you later.
179
Answer the questions orally based on the dialogue
1. Who is going to have a party?
2. Does Shinta accept the invitation to the party?
3. How about Toni? Does he accept the invitation too?
4. Is Toni going to come to the party?
5. Does Shinta’s father allow Shinta to stay at Diana’sparty until the
party is over? Why or why not?
Complete the dialogues below using the expressions of accepting and
declining invitation.
1. Your friend invites you to come to his/her house to do homework together.
Nia : Do you want to come to my house? We can do our homework
together.
Adi :
2. It is late in the evening, your friend asks you to come to his/her house for a drink.
Ajeng : Come and have a drink at my house.
Ika :
3. You are invited by your new friend to watch a football match at the football
stadium. Your favourite team is going to play.
Bayu : Would you like to come and watch the football game with me? The
Indonesian teamis going to play against the All-Star team.
180
Ikbal : _______________________________________
4. A new orchestra is going to perform tonight. Your father asks you to accompany
him and your mother, but you have a test tomorrow.
Mr Roy : Son, a new orchestra is going to perform at the assembly hall
tonight. Would youcome to join me and your mother to theconcert?
Dika : ______________________________________
5. Your father is having dinner in the dining room. He asks you to come with him.
But you’ve already eaten your dinner.
Mr Rafly : Anjas, have you had your dinner yet? Come to join me?
Donny : ___________________________________
MAKING TELEPHONE CALLS
Your teacher and you will talk about telephoning. First, answer the following
questions:
What is your phone number? Sometimes you need to mention a phone number.
How would you do it? Each figure is spoken individually. When the number of a
pair is the same, it is read as ‘double’. Look at the examples below:
0341463293 (oh three four one four six three two nine three)
0817532747 (oh eight one seven five three two seven four seven)
0264995544 (oh six four double nine double five double four)
Now, practice saying these phone numbers correctly.
0855 234 472 363 496 663
567 475 0272 338 225
770 099 496371
Listen and repeat the following phone conversation.Then, answer the questions.
181
Bob
Bob
Bob
Bob
(a minute later)
Adi
Bob
Bob Pic. 7.2 (Dit. PSMP, 2006)
: Bye.
1. Who are the speakers? Do they know each other?
2. How does Bob open the conversation?
3. What does Bob want?
4. What does Adi offer?
5. What will Adi tell Mary?
Listen and repeat after the teacher. Observe how the speakers open the conversation
and close the conversation. Finally answer the questions below!
Mr. Kale is speaking on the phone with the secretary of Parker Industries.
Listen and repeat!
182
Study the telephone conversation in Activities 3 and 4 above once again.
Observe how the conversation begins, develops and ends. Can you identify the
expression to open the telephone conversation? Right you can say ‘Hello’. The
response is also ‘Hello’. Here are some more expressions you may use in the
beginning stageof a telephone conversation. Listen and repeat.
You may use some expressions in the next stage to end a phone conversation
asfollows. Listen and Repeat.
183
Here are some expressions used in telephoning. Match the expressions on the
right column with the Indonesian equivalents on the left. Draw lines to match
them.
Expressions Indonesian equivalents
1. Would you like to wait for a moment? a. Maaf, saluran sibuk
2. May I ask who’s speaking, please? b. Bisakah saya tulis pesan Anda?
3. I’m sorry the line is busy. c. Mohon telepon kembali
4. Could you hang off the telephone, please. d. Mohon tunggu sebentar
5. I’m sorry you dial the wrong number. e. Maaf, salah sambung
6. Would you like to call back? f. Apakah mau meninggalkan pesan?
7. Can I take a message? g. Mohon meletakkan telepon
8. Would you like to leave the message? h. Boleh tanya, siapa yang bicara.
184
Listen and repeat after the teacher.
When you make a request in a telephone conversation as shown in Activity 8, you
need to know polite patterns. Here are some examples. Repeat after the teacher
POLITE REQUESTS POSSIBLE RESPONSES
(a). May I speak to John, please? Wait a moment.
(b). Could I speak to John, please? He is out.
(c). Can I speak to John, please? Yes. Certainly.
(d). Do you mind if …? Wrong number.
(e). Would you mind if …? Sure. (informal)
Okay. (informal)
185
Seni Budaya dan Prakarya (SBDP)
April - Juni 2023
MEMBUAT KOMIK
Komik merupakan salah satu sarana menyampaikan pesan melalui gambar. Di
dalam komik, selain gambar terdapat juga dialog. Ada kesatuan utuh antara bahasa
gambar dengan bahas kata. Pada komik juga menampilkan tokoh dan karakter.
A. Konsep Menggambar Komik.
Komik merupakan sebuah karya seni yang memuat komposisi antara huruf dan
gambar. Komik sering juga disebut dengan cerita bergambar. Komik dibuat dalam
dalam berbagai macam ukuran sesuai dengan kebutuhan. Ada komik yang dibuat
dengan cerita dalam bentuk buku tetapi ada juga yang dibuat dengan cerita pendek
atau hanya selembar kertas saja.
Menggambar komik memerlukan ketelitian dan ketekunan dalam membangun
karakter dan tokoh dalam cerita. Seorang komikus juga dituntut terampil dalam
penggunaan media dan bahan yang digunakan. Komik sering digambar diatas
berbagai macam kertas dengan menggunakan pena hitam atau pensil berwarna. Ciri
utama dari komik mempunyai sifat menarik perhatian mata, sehingga berbagai tokoh
dan karakter dapat menarik perhatian pembaca.
Komik memiliki fungsi menyampaikan pesan secara singkat dengan
menggunakan kata dan gambar. Untuk itu, dalam menggambar komik ada kesatuan
utuh antara gambar yang ditampilkan dengan kata yang ditulis. Pada komik, kata
hendaknya ditulis sesingkat mungkin tetapi memiliki pesan kuat dan jelas.
186
187
B. Syarat Menggambar Komik.
Untuk menggambar komik dibutuhkan beberapa syarat antara lain kemampuan
dalam menggambar dan menyusun kata – kata. Selain kemampuan tersebut, ada
beberapa langkah yang harus dilalui dalam menggambar komik.
Langkah-langkah itu antara lain sebagai berikut:
1. Menentukan Topik dan Tujuan.
Sebelum menggambar komik, langkah pertama yang harus dilakukan adalah
menentukan tema. Penentuan tema berdasarkan pesan yang ingin disampaikan.
Misalnya, tema tentang kejujuran, persahabatan, lingkungan alam semesta.
Berdasarkan tema tersebut kemudian pikirkan bentuk visualisasinya dan kata
yang digunakan untuk memperkuat gambar visual tersebut. Perhatikan contoh tema
atau topic pada gambar komik berikut.
2. Membuat Kalimat Singkat dan Mudah Diingat.
Komik berfungsi mengirim pesan kepada orang yang melihatnya. Untuk itu,
pilih kata yang singkat tetapi berkesan disertai gambar pendukungnya agar saat
membaca kata maupun kalimat pada komik orang akan senantiasa ingat terhadap
pesan yang ingin disampaikan.
188
Untuk itu, buatlah kalimat yang mudah dicerna agar mudah dimengerti
pembaca. Dengan kata yang mudah diingat, pesan yang ditulis oleh pembuat komik
bisa tersampaikan dengan baik. Buatlah kalimat yang jelas serta menarik perhatian
orang untuk melakukan membaca komik tersebut.
3. Menggunakan Gambar
Komik selain menggunakan kata atau kalimat juga disertai dengan gambar.
Penggunaan gambar sebagai salah satu penyampai pesan yang paling menarik.
Proporsi penggunaan gambar dengan kata atau kalimat disesuaikan dengan
kebutuhan cerita yang akan disampaikan.
Penggunaan gambar dan kata dapat juga dilakukan dengan memperhatikan
tokoh dan karakter yang ingin dibuat. Pada komik sebaiknya dengan menggunakan
warna-warna yang mencolok sehingga mengundang perhatian orang untuk
membaca narasi komik.
4. Menggunakan Media yang Tepat
Penggunaan media dalam menggambar komik dapat disesuaikan dengan
media yang digunakan. Jika komik tersebut berupa buku dapat merupakan satu
kesatuan cerita utuh tetapi dapat pula merupakan kumpulan cerita pendek. Jika
komik hanya merupakan cerita pendek dapat menggunakan hanya selembar kertas.
189
Gambar komik tergantung dari panjang atau pendeknya cerita. Saat sekarang
ini, penggunaan media dalam menggambar komik sangat beragam. Ada juga komik
yang sudah dibuat secara digital.
Menggambar komik dapat dilakukan tidak hanya menggunakan peralatan dan
bahan seperti membuat gambar atau lukisan tetapi juga dapat menggunakan alat
bantu computer. Menggambar komik dengan menggunakan alat bantu computer
memudahkan dalam berekspresi karena jika terjadi kesalahan dapat segera diganti.
Hal ini berbeda jika menggambar komik masih menggunakan dengan teknik
menggambar ada kesalahan sulit untuk melakukan perbaikan (revisi). Menggambar
komik unsur utama yang penting adalah pesan yang ingin disampaikan baru
kemudian unsur keindahan.
C. Jenis - Jenis Komik
Seperti jenis karya sastra yang lainnya komik juga terbagi menjadi
beberapa kategori yang berdasarkan pada beberapa bagian. Antara lain;
➢ Berdasarkan penampilan
Bentuk komik jikalau ditinjau berdasarkan pada penampilan, terbagi atas
beberapa macam. Diantaranya;
1. Komik Strip
Komik strip merupakan komik yang hanya terdapat sedikit gambar saja. Selian
gambar yang disajikan sedikit gagasan yang ada dalam komik juga hanya sedikit.
Meskipun hanya menggunakan sedikit gambar dan juga tulisan namun sudah
menggambarkan suatu gagasan yang utuh.
Komik strip ini banyak dijumpai di surat kabar dan majalah. Karena
keterbatasan tempat untuk memuat komik jika dalam surat kabar atau majalah
sehingga cerita dan gambar diringkas sedemikian rupa dan hanya menyajikan
pokok-pokoknya saja.
190
2. Komik Buku
Komik jenis ini merupakan jenis komik yang paling banyak ditemui. Komik buku
merupakan komik yang menampilkan cerita secara utuh dalam satu buku. Selian itu
biasanya juga terdapat seri-seri dari setipa judul yang menampilkan cerita secara
berkelanjutan.
Namun ada juga jenis komik buku yang tidak berkelanjutan atau berseri
tergantung penulis apakah akan membuat cerita habis hanya dalam satu buku atau
lebih.
191
3. Komik dengan genre humor
Komik humor merupakan jenis komik yang emnampilkan cerita lucu yang
membuat pembaca untuk tertawa. Unsur kelucuan dalam komik humor terdapat
dalam teks yang disisipkan atau juga dapat berasal dari gambar-gambar yang dibuat
secara lucu.
4. Komik biografi dan komik ilmiah
Komik biografi biasanya menampilkan kisah hidup seorang tokoh yang
berpengaruh yang ditampilkan dalam bentuk-bentuk gambar yang berututan atau
dalam bentuk komik. Meskipun terdapat pula jenis buku biografi yang hanya
menampilkan tulisan dari kisah-kisah tokoh inspiratif berbeda dengan itu dalam
komik biografi terdapat gambar-gambar pendukung.
Komik ilmiah merupakan komik yang berisi perpaduan antara narasi dan juga
gambar. Dalam komik ilmiha lebih ditekankan cerita yang berisi proses penemuan
terhadap produk terbaru. Seperti cerita-cerita penemuan bolam lampu, penemuan
pesawat telepon dan lain sebagainnya.
192
➢ Berdasarkan genre cerita
Adapun jenis komik jika dilihat berdasarkan genre cerita terbagai atas
beberapa bentuk. Antara lain;
1. Komik Edukasi
Seperti jenisnya yaitu komik edukasi, dalam komik jenis ini lebih ditekankan
pada tujuan edukasi atau pendidikan dengan tidak mengesampingkan fungsi
hiburannya. Karena komik banyak digemari oleh anak-anak dan juga remaja
sehingga penulis tidak hanya menampilkan nilai komersialnya saja tetapi juga turut
memperhatikan nilai edukasinya.
2. Komik Promosi
Komik promosi dibuat untuk keperluan promosi atau meperkenalkan suatu
produk. Dengan sasarn pembaca merupakan anak-anak komik promosi ini
diharapkan dapat memperkenalkan suatu produk dengan membangkitkan imajinasi
pembaca melalui narasi yang dibuat menjadi gambar-gambar yang menarik.
193
3. Komik Wayang
Komik wayang merupakan komik yang mengangkat cerita pewayangan
misalnya kisah Mahabarata atau Ramayana. Selain digunakan sebagai hiburan bagi
pembacanya komik wayang ini juga dapat turut andil dalam melestarikan unsur
budaya asli nusantara.
194
4. Komik silat
Komik silat merupakan komik yang cukup populer karena menggambarkan
adegan laga dari tokoh cerita. Komik ini bercerita mengenai pertarungan antar
tokohnya seperti komik yang bercerita mengenai samurai, Kungfu dan yang paling
populer adalah komik Naruto.
D. Ciri-Ciri dan Tujuan Komik
Komik dapat dikenali dengan beberapa karakteristik tertentu. Salah satunya
adalah bahasa yang sederhana. Berikut ciri-ciri komik yang dikutip dari (2020:140-
141):
1. Melibatkan Pembaca
Komik mampu melibatkan pembaca secara emosional. Gambar dan teksnya
proporsional sehingga ketika membaca cerita komik, pembaca merasa ikut terlibat
dalam cerita dan menjadi tokoh utama.
2. Bahasa Percakapan
Selain menggunakan gambar, komik juga memakai bahasa percakapan sehari-
hari. Sehingga, pembaca mudah memahami bacaan dalam komik.
3. Watak Sederhana
195
Gambaran watak dalam komik biasanya dilukiskan secara sederhana. Ini
dilakukan agar pembaca bisa memahami karakter tokoh komik dengan mudah.
4. Humor Mudah Dipahami
Komik kerap menyisipkan humor yang mudah dipahami oleh pembaca.
Biasanya, humor yang diambil berasal dari kondisi masyarakat.
Adapun tujuan komik adalah:
1. Untuk mengembangkan kreativitas seseorang dengan menggunakan
gambar serta mengembangkan daya imajinasi.
2. Untuk mengaplikasikan seni ke dalam komik atau karikatur.
3. Untuk menjadi hiburan masyarakat yang membacanya.
E. Bahan dan Alat Menggambar Komik
Untuk membuat gambar komik dengan teknik menggambar tanpa alat bantu
computer (manual) tetap memerlukan alat dan bahan. Pada prinsipnya kebutuhan
membuat komik hampir sama dengan kebutuhan menggambar atau melukis.
Sebelum melakukan aktivitas menggambar perlu menyediakan peralatannya.
Ada beberapa peralatan yang perlu disediakan diantaranya seperti
terdapat di bawah ini:
1. Kertas Gambar
Menggambar pada dasarnya membutuhkan kertas berwarna netral (putih, abu-
abu atau coklat) dan dapat menyerap atau mengikat bahan pewarna. Kertas gambar
yang dapat digunakan dengan berbagai alat gambar misalnya kertas padalarang,
HVS, Kuarto dan karton.
2. Pensil Menggambar.
Pensil dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
a. Pensil dengan tanda “H”
Pensil H memiliki sifat keras dan cocok digunakan untuk membuat garis
yang tipis.
b. Pensil dengan tanda “B”
Pensil B memiliki sifat lunak dan cocok digunakan untuk membuat garis
tebal atau hitam pekat.
196
Pensil H dan Pensil B dibedakan dari segi tingkat kekerasan dan
kepekatan hasilnya. Pensil H dan Pensil B diberi tanda angka untuk
membedakan jenisnya.
Pensil B
Makin besar angkanya, makin lunak sifatnya dan makin pekat hasil
goresannya
Pensil H
Makin besar angkanya, makin keras sifatnya dan makin tipis hasil
goresannya.
3. Pensil Warna
Pensil warna memiliki variasi warna yang banyak menghasilkan warna lembut.
Peserta didik bisa menggunakan pensil warna untuk mewarnai gambar dengan cara
gradasi, yaitu pemberian warna dari arah gelap berlanjut kea rah lebih terang atau
sebaliknya.
4. Penggaris
Banyak ragam dan bentuk penggaris yang digunakan pada proses pembuatan
komik sesuai kebutuhan pembuat komik, antara lain penggaris mika, penggaris siku,
busur maupun penggaris mistar. Penggaris berfungsi membentuk garis yang
dibutuhkan untuk membuat strip-strip kolom pada komik.
197
Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK)
April - Juni 2023
PEMBELAJARAN 6: PEMBELAJARAN GERAK BERIRAMA
A. Pengertian Gerak Berirama
Secara umum, gerak berirama atau sering disebut juga dengan senam irama
merupakan sebuah aktivitas yang dilakukan dengan musik atau lagu sebagai
pengiringnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), senam irama adalah
aktivitas menggerakkan tubuh dengan mengikuti irama dari lagu atau musik.
Dikutip dari Encyclopaedia Britannica (2015), gerak berirama atau yang lebih
dikenal dalam Bahasa Inggris sebagai rhythmic gymnastics merupakan suatu
aktivitas fisik yang dilakukan dengan menggunakan bantuan, misalnya saja seperti
bola, tali, dan pita.
Sementara itu, menurut Oktariyana dan Oktariyani dalam bukunya yang
berjudul Pembelajaran Gerak Senam Berirama Berbasis Multimedia, gerak berirama
banyak dilakukan sebagai tujuan untuk meningkatkan kebugaran, kesehatan, dan
tentunya kelenturan tubuh, terutama peningkatan daya tahan kardiovaskuler dan
kelenturan sendi tubuh.
Gerak berirama juga bisa dilakukan dengan menggunakan alat maupun tanpa
alat. Misalnya saja, beberapa alat yang sering digunakan seperti, gada, simpai,
tongkat, bola, pita, dan topi. Rangkaian gerak senam irama juga dapat dilakukan
dengan cara berjalan, berlari, melompat, loncat, serta ayunan, dan putaran tangan.
Sesuai namanya, gerak berirama merupakan olahraga yang didalamnya
terdapat unsur koordinasi gerak yang mengikuti irama (ketukan), baik itu dari musik
maupun dengan tanpa musik. Maka dari itu, gerak berirama memerlukan
keselarasan yang sangat baik antara gerakan dengan irama.
Dalam perkembangannya, gerak berirama telah menjadi sebuah cabang
olahraga yang dilombakan. Federation Internationale de Gymnastique atau disingkat
FIG menjadi organisasi internasional yang menaungi para atlet gerak berirama.
B. Sejarah Gerak Berirama
Gerak berirama pada awalnya memiliki sejarah yang sangat panjang. Dikutip
dari halaman daring Olympic.org, gerak berirama kali pertama diketahui pada abad
ke-18. Pada saat itu, aktivitas ini lebih dikenal sebagai gerakan senam kelompok
yang disertai dengan beberapa koreografi dasar.
Ketertarikan masyarakat Eropa terhadap aktivitas senam pada waktu itu
menjadikan munculnya banyak perlombaan untuk gerak berirama. Gerak berirama
198
adalah sebuah perpaduan yang sangat menarik dari beberapa disiplin ilmu. Misalnya
saja, balet klasikal, seperti plies dan arabesques.
Di Indonesia sendiri, gerak berirama mulai dikenal pada tahun 1912 di zaman
penjajahan Belanda. Gerak berirama masuk bersamaan dengan ditetapkannya
pendidikan jasmani sebagai salah satu pelajaran wajib di berbagai sekolah Hindia
Belanda. Sementara itu, di era penjajahan Jepang, gerak berirama mengalami
pelarangan, sehingga diganti dengan Taiso atau senam pagi yang harus
dilaksanakan di sekolah-sekolah.
Dalam perkembangannya, gerak berirama mulai dimasukan sebagai salah satu
cabang olahraga oleh Federation Internationale de Gymnastique (FIG) pada tahun
1963. Setahun berselang, lebih tepatnya pada 1964 di Budapest, Hongaria, untuk
pertama kalinya diadakan kompetisi atau turnamen internasional untuk cabang
olahraga gerak berirama.
Ludmila Savinkova dari Uni Soviet merupakan atlet yang menjadi juara dunia
pertama untuk kategori senam irama. Dengan diselenggarakannya kompetisi
internasional tersebut, tentu saja berhasil menjadikan masyarakat dunia lebih
antusias. Tak heran apabila setiap tahunnya, jumlah atlet untuk senam irama
semakin bertambah.
Seiring berjalannya waktu, tepatnya pada tahun 1984, gerak berirama secara
resmi terdaftar sebagai salah satu cabang olahraga dalam kompetisi terbesar di
dunia, yaitu olimpiade. Atlet yang mendapat medali emas untuk kategori gerak
berirama adalah Lori Fung dari Kanada.
Sampai pada tahun 1992, kompetisi untuk senam irama hanya
diselenggarakan secara khusus untuk kategori tunggal putri. Baru pada tahun 1996,
kategori tim atau kelompok untuk senam irama mulai dilombakan dalam dalam
olimpiade.
C. Jenis-Jenis Gerak Berirama
Menurut buku Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, ada tiga jenis gerak
berirama yang pada akhirnya menjadikan gerak berirama seperti sekarang. Tiga
jenis gerak berirama tersebut antara lain yaitu:
1. Delsarte
Gerak berirama pertama kali dipelopori oleh seorang sutradara yang bernama
Delsarte (1811 hingga 1871). Oleh sebab itu, sampai saat ini jenis gerak berirama ini
diberi nama gerak berirama Delsarte.
Gerak berirama ini pada dasarnya berasal dari sebuah seni sandiwara.
Delsarte sendiri menginginkan agar setiap gerakan dari pemerannya dapat
dilakukan selayaknya gerakan yang wajar.
199