2. Jacques-Dalcroze
Gerak berirama berasal juga dari seni musik yang digawangi oleh seorang guru
musik bernama Jacques-Dalcroze. Dalcroze mengharapkan setiap lagu dapat
menjadi sebuah gerakan dalam gerak berirama. Dalam sistem ini, tentu saja musik
lebih diutamakan dibandingkan gerakan.
Sementara itu, murid dari Dalcroze yang bernama Bode lebih sepakat bahwa
sebuah gerakan harus dilakukan dari dalam ke feri-feri. Maka tak heran apabila
gerak berirama sendiri dikenal juga dengan istilah “Ausdruck Gymnastiek” atau bisa
diartikan sebagai senam yang dijalankan dengan penuh perasaan.
Seiring dengan berjalannya waktu, murid dari Bode terus mengalami
pertumbuhan. Bahkan, para murid Bode mengaku sangat senang memberikan pada
saat latihan dengan alat seperti bola, gada dan simpai.
3. Rudolf Laban
Rudolf Laban (1879 – 1958) menjadi sang pelopor gerak berirama yang
berangkat dari seni tari. Gerak berirama ini bisa dikatakan sebagai sebuah aktivitas
olahraga yang mirip seperti seni tari khususnya balet. Gerak berirama yang
diajarkan Rudolf Laban lebih mengutamakan pada keindahan dan keserasian
gerakan. Oleh sebab itu, untuk melakukan gerak berirama ini dibutuhkan kelenturan
tubuh agar bisa menghasilkan gerakan yang sangat indah.
D. Unsur Gerak Berirama
Menurut buku yang berjudul Pembelajaran Gerak Senam Berirama Berbasis
Multimedia (2018) karya Oktariyana dan Oktariyani diketahui ada tiga unsur yang
perlu ditekankan dalam gerak berirama, yaitu kelenturan, keseimbangan,
kontinuitas, keluwesan tubuh, irama, dan fleksibilitas. Berikut ini adalah beberapa
unsur yang perlu diketahui dari gerak berirama, antara lain yaitu:
1. Kelenturan Tubuh
Dalam gerak berirama, unsur kelenturan tubuh dapat dipahami sebagai
kemampuan untuk menggerakkan anggota tubuh dengan leluasa tanpa adanya rasa
sakit. Hal ini dikarenakan kelenturan tubuh dalam gerak berirama sesuai dengan
bagian sendi dan otot yang dapat bergerak dengan bebas.
Misalnya saja pada saat melakukan gerakan seperti meliuk, membungkuk,
ataupun merentangkan badan. Oleh karena itu, ketika orang awam melihat
seseorang melakukan gerak berirama, seperti melihat badan yang patah.
2. Keseimbangan Tubuh
Unsur keseimbangan tubuh merupakan kemampuan seseorang dalam
mengendalikan atau mengontrol keseimbangan tubuh pada saat melakukan gerak
200
berirama. Unsur ini bisa dikatakan sangat penting karena membuat seseorang lebih
stabil pada saat bergerak.
Supaya seseorang memiliki keseimbangan tubuh pada saat melakukan senam
irama atau gerak berirama, maka dapat menggunakan latihan ayunan tangan dan
melangkahkan kaki serta tentu saja harus dibarengi juga dengan irama musik.
3. Kontinuitas Gerakan
Kontinuitas gerakan dalam gerak berirama bisa dipahami sebagai salah satu
unsur yang menjadikan rangkaian gerak selalu berlanjut atau tidak putus-putus.
Apabila satu bagian gerakan sudah usai, maka seseorang dapat melanjutkan
gerakan menuju bagian berikutnya sesuai dengan irama lagu yang mengiringi
senam.
Maka dari itu, ada baiknya untuk menyusun rangkaian gerak berirama yang
hendak ditampilkan agar kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Gerak
berirama pada dasarnya adalah sebuah senam yang dilakukan untuk
mengekspresikan rasa seni atau keindahan. Selain itu, gerak berirama juga memiliki
tujuan untuk membina dan meningkatkan seni gerak dengan irama.
4. Keluwesan Tubuh
Keluwesan tubuh pada saat melakukan gerak berirama dapat terlihat setelah
tubuh terbiasa dengan segala macam gerakan senam. Beberapa ciri terkait adanya
keluwesan tubuh dalam gerak berirama dapat dilihat ketika bagian tubuh tidak terlalu
kaku dalam bergerak. Supaya terbiasa melakukan gerak berirama dibutuhkan waktu
yang tidak sebentar, sehingga harus rajin dan ulet.
5. Irama
Sesuai dengan namanya, gerak berirama merupakan perpaduan antara
gerakan dengan irama. Gerak berirama yang baik bergantung pada keberadaan
irama yang sesuai dengan rangkaian gerakan. Irama sendiri adalah gerakan yang
dilakukan secara bersamaan dengan tempo gerakan tersebut.
Irama yang banyak dikenal dan digunakan oleh banyak orang terutama para
siswa antara lain, irama 2/3, 3/2, atau juga 4/4. Misalnya saja, lagu irama 2/3 adalah
potong bebek angsa, irama 3/4 adalah burung kakaktua, dan irama 4/4 contohnya
pada lagu potong padi.
6. Fleksibilitas (Kelentukan Tubuh)
Unsur gerak berirama yang terakhir adalah fleksibilitas atau sering juga disebut
kelentukan tubuh. Fleksibilitas merupakan kemampuan seseorang dalam melakukan
gerakan sendi dan otot dengan dinamis pada sudut tertentu. Fleksibilitas sendiri
disesuaikan pada kemudahan dalam melipat tubuh dan anggota badan, mulai dari
gerakan meliuk, merentang, menekuk, dan membungkuk.
201
Fleksibilitas menjadi penting karena dapat menjadikan seseorang tidak merasa
takut mengalami cedera pada saat melakukan rangkaian gerakan senam irama.
Fleksibilitas dalam gerak berirama sendiri bisa dilihat dari kelincahan gerakan. Hal
ini tentu bisa didapatkan dari sebuah pelatihan gerak berirama yang rutin dan
konsisten.
E. Contoh Gerak Berirama
Berikut ini adalah beberapa bentuk atau kombinasi gerak pola langkah dalam
olahraga gerak berirama dari modul pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan
Kesehatan kelas VII, antara lain yaitu:
1. Gerak berirama pola langkah biasa atau looppas
Cara melakukan gerak pola langkah biasa atau looppas, yaitu:
• Seseorang memiliki sikap awal berdiri tegak sembari kedua tangan berada di
pinggang.
• Ketika hitungan pertama, kaki kanan dapat dilangkahkan dari mulai tumit,
telapak, hingga disusul dengan ujung jari.
• Pada saat sampai hitungan kedua, berikutnya adalah melangkahkan kaki kiri,
sama seperti yang dilakukan pada saat melangkahkah kaki kanan.
2. Gerak Berirama pola langkah rapat atau bijtrekpass
Cara melakukan gerak pola langkah rapat atau bijtrekpass, yaitu:
• Sikap awal adalah berdiri tegak sembari kedua tangan diletakkan di pinggang.
• Pada saat hitungan pertama, kaki kanan melangkah ke arah depan.
• Berikutnya, ketika sampai hitungan kedua, kaki kiri menyusul untuk
dilangkahkan ke arah depan.
• Kemudian, kaki kiri dapat digerakkan untuk melangkah ke arah depan hingga
posisinya sejajar dengan kaki kanan.
• Lakukan gerakan kedua kaki tersebut secara bergantian.
3. Gerak Berirama pola langkah depan atau galoppas
Cara melakukan gerak pola langkah depan atau galoppas, yaitu:
• Sikap awal berdiri tegak dengan kedua tangan diletakkan di pinggang.
202
• Mulai pada hitungan pertama, kaki kanan harus melangkah ke arah depan.
• Pada saat sampai hitungan kedua, kaki kiri dapat digerakkan ke arah depan
yang dengan melangkah kaki kanan bersama-sama.
• Berikutnya, kedua kaki dapat melangkah secara bergantian untuk beberapa
hitungan ke depan secara bergantian. (Hitungan dapat disesuaikan dengan
instruksi pemimpin gerak berirama atau ketukan irama pada lagu atau musik).
4. Gerak berirama pola silang
Cara melakukan gerak pola silang, yaitu:
• Gerakan dimulai dengan sikap awal yaitu berdiri tegak dengan kedua tangan
yang tepat berada di pinggang.
• Berikutnya, pada hitungan pertama, kaki kiri dapat disilangkan dengan kaki
kanan melalui depan.
• Selanjutnya, pada hitungan kedua, kaki kanan dapat melangkah ke arah
samping kiri.
• Gerakan tersebut dapat dilanjutkan secara terus menerus. Hingga
kebalikannya dengan irama 2/4. Gerakan dilakukan 4 x 8 hitungan.
5. Gerakan berirama pola langkah samping atau disebut zijpas
Cara melakukan gerak pola langkah samping atau disebut zijpas, yaitu:
• Gerakan pola samping dimulai dengan sikap awal berdiri tegak dengan kedua
tangan diletakkan di pinggang.
• Pada saat hitungan pertama, kaki kanan dapat melangkah ke arah samping
kanan.
• Kemudian, pada saat hitungan kedua, kaki kiri dapat digerakan untuk
menyusul kaki kanan hingga rapat atau sejajar.
• Selanjutnya, lakukan gerakan yang sama ke arah samping kiri.
• Gerakan dapat dilakukan secara berulang-ulang atau bergantian dengan
menggunakan pola hitungan 4 x 8.
6. Gerak berirama pola lompat ke depan
Cara melakukan gerak pola lompat ke depan, yaitu:
• Gerakan lompat ke depan diawali dengan sikap awal berdiri tegak dengan
kedua tangan berada di pinggang.
• Pada saat hitungan ke satu, kaki kanan melompat bersamaan mengayunkan
kaki kiri.
• Berikutnya, pada hitungan kedua, lakukan gerakan melompat untuk kaki kiri
bersamaan dengan mengayunkan kaki kanan.
• Lakukan gerakan tersebut secara bergantian atau berulang-ulang secara 4 x
8 hitungan.
203
7. Gerak berirama pola lompat dengan membuka dan menutup kaki
Cara melakukan gerak pola lompat dengan membuka dan menutup kaki, yaitu:
• Awali gerakan dengan sikap awal berdiri tegak dengan posisi kedua tangan
diletakkan di pinggang.
• Pada saat hitungan pertama, kedua kaki dapat digerakkan hingga terbuka
lebar ke arah samping.
• Setelah itu atau hitungan kedua, tutup kembali kedua kaki secara rapat dan
bersamaan.
• Lakukan gerakan tersebut secara berulang dan terus menerus sesuai dengan
hitungan yang diterapkan (4 x 8 hitungan atau lebih).
F. Manfaat Gerak Berirama
Setelah membahas berbagai hal tentang gerak berirama, berikut ini merupakan
beberapa manfaat gerak berirama yang bisa Grameds rasakan. Menurut buku
Pembelajaran Gerak Senam Berirama Berbasis Multimedia terdapat beberapa
manfaat dari gerak berirama, antara lain, yakni:
• Gerak berirama dapat digunakan untuk membakar lemak berlebih,
meningkatkan daya tahan jantung dan paru-paru, memperbaiki penampilan
beberapa bagian tubuh tertentu.
• Gerak berirama merupakan salah satu jenis olahraga atau senam yang bisa
digunakan untuk menurunkan berat badan.
• Apabila dilakukan dengan ringan, sistem tubuh dapat ditingkatkan sekaligus
dapat menghilangkan kebiasaan buruk, seperti merokok.
• Olahraga ini dapat meningkatkan koordinasi, kelincahan, daya tahan,
kelentukan, keseimbangan dan berbagai macam kegiatan lainnya.
• Tubuh menjadi lebih sehat dan suasana hati lebih bahagia karena pengaruh
alunan musik.
204
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
April - Juni 2023
Membuat dokumen pengolah angka sederhana dengan Microsoft Office Excel
1. Pembuatan Dokumen Baru
➢ Klik Office Button > New
➢ Pada Kotak Dialog yang muncul Pilih > Blank Document > klik tombol
Create
➢ Untuk membuat dokumen baru dari Templates, pilih pada bagian
kelompok Templates, Klik Tombol Create
➢ Pada windows yang muncul, letakkan kursor di mana anda akan mulai
mengetik.
2. Mengatur Lebar Kolom
205
➢ Langkah pertama yaitu pilih kolom yang dimana lebarnya ingin dirubah.
➢ Atau Pilih beberapa kolom apabila menghendaki lebih dari satu kolom
yang ingin dirubah.
➢ Kemudian klik kanan dan pilih “Column Width”.
3. Mengatur Halaman
Berikut cara untuk mengatur halaman pada Microsoft Excel.
➢ Klik menu PageLayout pada lembar kerja Excel Anda, kira-kira tampilan
menu PageLayout seperti gambar berikut
➢ Untuk mengatur garis tepi Anda bisa pilih Margin, untuk mengatur posisi
kertas silakan pilih orientations (ada dua pilihan potrait dan landscape),
untuk mengatur ukuran kertas silakan klik size
➢ Tampilan jendela custom margin
➢ Tampilan jendela PageSetup untuk mengatur halaman, orientations,
scaling
206
4. Mengkopi Data Pada Sel
➢ Blok data yang akan disalin
➢ Pada Tab Home di Grup Clipboard, klik Ikon Cut
➢ Pilihlah cell tujuan di mana data tersebut akan dipindahkan
➢ Pada Tab Home di Grup Clipboard, klik Ikon Paste
➢ Selesai
5. Mencari Teks atau Angka Pada Sel
➢ Klik tab Home.
➢ Pada grup Editing,
➢ klik Find & Select.
➢ Klik Find.
➢ Masukkan teks yang ingin dicari. Klik Find Next. Klik Close untuk
menutup.
6. Menghapus Sel, Baris, Kolom, dan Sheet
➢ Pilih baris atau kolom yang akan dihapus. Caranya, header kolom atau
baris yang hendak dihapus
➢ Lalu klik menu (ribbon home).
➢ Kemudian pada grup cells yang berada pada bagian kanan ribbon, dan
klik tombol (delete).
➢ Dan selanjutnya pada popup menu pilih itam (delete rows) Untuk
menghapus baris Atau,
➢ Meng klik (item delete sheet columns) Untuk menghapus kolom.
➢ Kemudian baris atau kolom yang di pilih akan di hapus.
207
7. Mengubah Bentuk Font (Huruf)
➢ Yang pertama sekali klik (tombol office) yang ada pada bagian kiri
jendela Microsoft Excel.
➢ Lalu isi kotak (Use this font) yang semula (Body font) Gantikan dengan
font pilihan anda, Misalnya, (Arial) Atau (Times New Roman).
➢ Kemudian pada (font size) Anda isikan dengan ukuran yang anda
inginkan, Misalnya, (12 point).
➢ Kemudian anda Klik (Ok).
208
8. Mengubah Ukuran Font
➢ Pada font size maka anda dapat mengisikan dengan ukuran yang
disesuaikan dengan kebutuhan anda.
➢ Lanjutkan dengan memilih “OK”
➢ Terakhir microsoft excel akan meminta anda untuk merestart ulang dan
akan berdampak pada perubahan konfigurasi yang telah
dilakukan.Sehingga sebaiknya ketika anda mengganti font default
microsoft excel dan merestart aplikasi anda sudah menyimpan
pekerjaan anda.
9. Menyisip dan Menempatkan Objek pada Dokumen
➢ Buka lembar Microsotf exel.
209
➢ Pada bagian menu, klik Insert, lalu klik picture
➢ Pilih gambar mana yang dimasukkan, klik gambarnya, lalu klik Insert,
selesai
10. Menyisip atau menempatkan Objek Berupa Variasi Teks
➢ Pada tab Insert, di group Text, klik WordArt
➢ Pilih Style WordArt yang anda inginkan
➢ Ketikkan tulisan yang ingin dijadikan WordArt
11. Menyimpan Dokumen
➢ Klik Office Button, lalu pilih menu Save atau Save As.
210
- Save : menyimpan dokumen baru atau dokumen lama dengan
nama yang sama.
- Save As : menyimpan dokumen baru yang belum pernah
disimpan atau dokumen lama dengan nama baru.
➢ Jika kamu menyorot ikon Save As maka akan muncul kotak pilihan
format penyimpanan data. Pilih Excel Workbook atau kamu dapat
langsung mengklik ikon Save As, maka akan muncul kotak dialog Save
As.
➢ Tentukan folder tempat penyimpanan dokumen kamu pada kotak isian
Save In dengan acara klik tombol panah kecil di ujung lalu pilih folder
yang diinginkan.
➢ Ketikkan nama dokumen kamu pada kotak File Name.
➢ Isilah kotak isian Save as type dengan Excel Workbook.
➢ Klik tombol Save.
12. Mencetak Dokumen
➢ Klik tab File.
➢ Klik Print atau bisa dengan menekan CTRL+P.
➢ Klik tombol Print.
211
Bahasa Arab
April - Juni 2023
الدرس الخامس
المهنة
212
213
214
215
216
217
218
Jl. Palapa Raya, Serua, Kec. Ciputat,
Kota Tangerang Selatan, Banten 15414
Telepon : (021) 74636002
Email : [email protected]
Facebook : SEKOLAH ISLAM TERPADU AL-LAUZAH