The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Kumpulan Cerita Pendek

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Literasi SMAN 68 Jakarta, 2023-11-13 19:19:19

Cerita Pasti

Kumpulan Cerita Pendek

Keywords: cerpen

2 CERITA PASTI Penulis : Siswa dan siswi XI-4 Desain Sampul : Valerine Fayola Penyunting Naskah : Putri Yunita Desain Isi : Putri Yunita dan Valerine Fayola Penyusun : Putri Yunita Proofreader : Putri Yunita, Valerine Fayola Hak cipta dilindungi undang-undang All rights reserved Cetakan I, November 2023 Dibukukan oleh Putri Yunita, Valerine Fayola Diterbitkan oleh SMAN 68 Jakarta Jl. Salemba Raya No. 18 RT.003 RW.06 Kel. Kenari Kec. Senen, Jakarta Pusat DKI Jakarta, 10430 Telp. (021) 3142929-Faks. (021) 3142929 Situs web : https://sma68-jkt.sch.id/


KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan penyertaan-Nya kami dapat menyelesaian cerpen ini. Proses menulis cerpen ini merupakan suatu perjalanan yang penuh tantangan, penemuan, dan refleksi diri. kami sangat bersyukur karena telah diberi kesempatan untuk mengeksplorasi dunia tulis-menulis dan menghadirkan kumpulan cerita ini. Cerpen ini tidak hanya sekadar kumpulan kata-kata, tetapi juga sebuah potret kehidupan, emosi, dan pengalaman yang ingin kami bagikan. Kami berharap cerita ini dapat menghibur, menginspirasi, atau bahkan merangsang pemikiran para pembaca. Dalam proses menulisnya, kami belajar banyak tentang imajinasi, struktur cerita, dan kemampuan mengungkapkan perasaan melalui kata-kata. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada bu Raisya yang telah memberi kami panduan dan inspirasi dalam mengembangkan kemampuan menulis kami. Terima kasih juga kepada teman-teman sekelas yang selalu memberikan dukungan, kritik, dan saran yang konstruktif. Tanpa bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, cerpen ini tidak akan mencapai bentuknya yang sekarang. Semoga cerita ini dapat membawa para pembaca ke dalam dunia yang berbeda dan menggugah imajinasi serta emosi pembaca. Terima kasih atas perhatian dan kesempatan ini. Kami berharap cerpen ini dapat memberikan kontribusi kecil dalam memperkaya dunia sastra .


DAFTAR ISI Impian Dari Yang Tidak Dihargai.........................................................1 Pawai Kemenangan.............................................................................6 Awal Cinta Pertama ............................................................................9 Cinta Monyet....................................................................................13 Tak Terduga.......................................................................................16 Berdamai Dengan Waktu..................................................................22 Kisah Cinta Koridor Sekolah..............................................................28 Merebut Hati Pejuang dalam Perang................................................35 Swastamita .......................................................................................38 Pertemuan Kembali ..........................................................................51 Awal dari Kehidupan Amara .............................................................56 Dia Yang Ku Benci..............................................................................62 Bukan Hanya Aku..............................................................................66 Hujan di hatiku..................................................................................70 Badai di Rumah yang Tidak Pernah Berhenti ...................................73 Egois Hingga Hilang...........................................................................87 Keinginan ........................................................................................105 Kehidupan Diri Sendiri....................................................................108 Berlibur Bersama Keluarga Kecilku.................................................112 Di Balik Panggung ...........................................................................117 Perubahan ......................................................................................123 Semesta Menanti............................................................................126 Liburan Ke Bali ................................................................................132


2 Momen Euforia...............................................................................135 Aku Dan Mimpi ...............................................................................139 Maaf ya, Eileen ...............................................................................142 Perasaan Rahasia............................................................................152 Berlibur Berenang Bersama Keluarga.............................................157 Melukis Cinta Di Antara Bintang.....................................................160 Pertama Masuk Sekolah .................................................................164 Tabah ..............................................................................................167 I AM ................................................................................................171 Awal Yang Baru ..............................................................................174


1 Impian Dari Yang Tidak Dihargai Ahmad Nizar Fazari Disebuah rumah yang terlihat biasa, dengan pintu depan yang dicat hijau dan jendela besar di depan. Terlihat Ayah dan Ibu Gerrard duduk bersama di ruang tengah rumah mereka, dengan cahaya remang remang yang menyinari wajah mereka. Mereka adalah keluarga yang teridiri dari lima anggota keluarga yaitu Ayah, Ibu, dua anak laki-laki Gerrard dan Zema, serta Kakek yang bijaksana bagaikan nabi. Setiap anggota keluarga memiliki Impian dan hobi yang berbeda, yang akan menjadi “Benang Merah” dalam kisah mereka. Ayah, seorang pemilik perusahaan besar, selalu bermimpi untuk membuka toko musik. Ia adalah seorang pecinta musik garis keras. Setiap malam setelah anak-anak nya tidur, Ia akan duduk diruang tengah dan memainkan melodi-melodi indah dari gitar kesayangannya. Di sisi lain, Istrinya adalah seorang guru yang penuh kasih, yang selalu mendukung impian sang Ayah. Namun, Ibu memiliki impian sendiri yang selalu Ia pendam, yaitu untuk menjadi penulis terkenal. Anak sulung, Gerrard, adalah seorang pemain game yang berbakat, Orang tuanya selalu tidak berharap pada dirinya. Namun Gerrard menjadikan hal tersebut sebagai motivasinya untuk menjadi pemain game profesonal, dan ingin membanggakan orang tuanya lewat game. Sementara itu adiknya, Zema, adalah seorang seniman muda yang penuh dengan kreativitas. Dia memiliki mimpi besar untuk menjadi ilustrator buku anak-anak terkenal.


2 Kakek, sebagai pilar keluarga yang bijaksana, selalu menjadi penengah dalam konflik keluarga mereka. Ia selalu mengingatkan mereka akan pentingnya saling mendukung satu sama lain, meskipun memiliki impian dan hobi yang berbeda. Ia juga sering berbicara tentang “benang merah keluar” yang selalu mengikat mereka, agar terus bersama sebagai keluarga. Di suatu hari, keluar Gerrard berkumpul seperti biasa, untuk makan malam. Namun, di malam itu akan menjadi yang mengubah hidup keluarga mereka, karena Gerrard dengan berani mengungkapkan bahwa ia ingin menjadi pemain game e-sport profesional, Wajah Ayah dan Ibu tampak cemas dengan mimpi anak nya, begitu pula Zema yang tertawa dengan pengungkapan dari Gerrard. “Ger, apa yang kamu katakan?” tanya Ayah dengan nada cemas. “Ayah ingin kamu menjadi penerus perusahaan Ayah.” “Iya, Ger. Ibu pingin kamu punya masa depan yang terang.”di lanjut oleh Ibu dengan senyuman. Gerrard pun diam seribu kata, dan memilih untuk langsung pergi ke dalam kamar. Di dalam kamarnya Gerrard pun menelfon temannya dan bercerita tentang apa yang terjadi, Yang berakhir Gerrard bermain game online bersama dengan temannya. Di keesokan harinya, Gerrard dibangunkan oleh sang Ibu. “Ger, bangun mandi, sholat subuh, sarapan. Pakai seragam.” “Hah.... iya.” Gerrard menjawab dengan pelan karena masih mengantuk. Gerrard dengan badan yang masih lemas dan mata


3 yang hampir ingin tertutup lagi, beranjak dari kasur dan pergi menuju kamar mandi. Di saat sarapan, Gerrard terlihat sangat lemas karena di malam sebelumnya bermain game online bersama temannya sampai larut malam. “Kamu, kenapa Ger?” tanya Ibu dengan wajah khawatir. “Gapapa. Bu. Gerrard masih kurang tidur doang.” Zema yang mendengarnya, langsung mencela “GAME TEROS” dengan nada yang meledek. Gerrard yang kesal memilih untuk diam dan pergi kesekolah dengan motornya. Sesampainya di sekolah, Gerrard dengan terburu-buru kekelasnya yang berada di lantai 3. Sesampainya di kelas Gerrard langsung duduk di tempat Ia seharusnya duduk, dan diam. Gerrard adalah orang yang dingin bagaikan es di kutub artic, tapi sebenarnya di balik diamnya itu, Ia selalu berfikir bagaimana cara agar Ia bisa membanggakan orang tua nya lewat game online yang sangat Ia senangi. Tapi karena sifat dan wajahnya yang tampan inilah yang membuat Ia di senangi oleh para perempuan, tapi anehnya dia tidak pernah pacaran. Fadhel teman satu-satunya di sekolah, sekaligus teman yang biasa bermain game online bersamanya pun heran, kenapa Gerrard tidak ingin pacaran. Setelah selesainya jam sekolah, Gerrard memutuskan untuk berkumpul dengan teman-temannya yang berbeda sekolah darinya untuk bermain game bersama. Setelah berkumpul dengan temantemannya, Gerrard pulang kerumah pada malam hari. Gerrad membuka pintu. “Darimana aja kamu, HAH!?” ucap Ayah dengan nada yang begitu marah. “Baru pulang ngumpul sama teman aku.” jawab Gerrard dengan nada yg takut.


4 “Ngumpul sama siapa aja kamu?” “Sama teman-teman doang.” “Kok bisa sampe malam, ngapain aja?” “Cuma main doang sama ngobrol-ngobrol doang, dari pada dirumah cuma diem dikamar doang, kan.” Kakek datang dan mentudahi pertengkaran tersebut, dan menangkan Ayah “Sudah-sudah, jangan ngomelin Gerrard gitu” dilanjut “Lagian, dia juga cuma kumpul doang sama temannya.” Karena nasihat dari Kakek, sang Ayahpun akhirnya tenang dan memberikan wejangan. “Yaudah, kapan-kapan kalo ngumpul gitu, jangan sampe malam ya.” Ayahpun pergi ke meja makan setelah mengatakan hal tersebut. Gerrard juga pergi mandi dan makan malam bersama seperti biasanya. Sudah bertahum-tahun Gerrard sekolah, sekarang dia sudah masuk dunia perkuliahan. Di saat kuliah inilah Gerrard memilih untuk tinggal sendiri dan pergi dari rumah. Gerrard. Disaat inilah Gerrard bekerja sebagai pemain DJ di club malam. walau berkerja di club malam Ia tetap tidak pernah minum-minuman beralkohol. Dengan bekerja seperni ini, Ia mampu membeli peralatan untuk sederhana untuk menjadi youtuber. Gerrard


5 membuat video youtube ketika Ia sedang bosan dan hanya isengiseng membuat video youtube. Setelah Ia lulus kuliah di Universitas Parahyangan, Ia memutuskan untuk menjadi content creator full-time, Ia akhirnya mendapatkan beberapa fans yang menyukai videovideo nya. Dan setelah Ia medapat banyak fans dari video dan livestreaming nya, Ia mendapat banyak uang dan membuat toko bajunya sendiri dan terkenal sebagai pebisnis di bidang fashion bertema pop culture. Dan akhirnya Ia dapat membanggakan orang tua nya lewat content content game dan lainnya yang Ia buat di youtube.


6 Pawai Kemenangan Ali Alhabsyi Ali menatap bendera Merah Putih dengan penuh semangat, ditiup angin sepoi yang menghentak pakaian putih-merahnya. Hari itu adalah saat yang telah lama ia nantikan. Ia berdiri di tengah-tengah lapangan, berdiri tegap bersama sahabatnya, Ilham dan Riyan, dalam pelatihan Paskibraka Indonesia. Mereka adalah tiga sahabat yang telah mengikuti perjalanan panjang bersama-sama sejak mereka bergabung dalam tim Paskibraka di sekolah mereka. Ali adalah seorang remaja berusia 17 tahun, dengan mata cokelatnya yang penuh semangat. Ia selalu memiliki mimpi untuk mengibarkan bendera Merah Putih di Hari Kemerdekaan. Namun, untuk mencapai mimpinya itu, ia harus melewati berbagai ujian yang tidak mudah, termasuk seleksi ketat dalam Purna Paskibraka Indonesia. Ilham, teman Ali yang penuh semangat, selalu berada di sisinya. Mereka bertiga tidak hanya sekadar teman, mereka adalah keluarga satu sama lain. Riyan , dengan senyum lebar di wajahnya, selalu menjadi sosok yang memberi semangat dan menenangkan saat Ali merasa cemas atau ragu. Mereka saling mendukung dan saling menguatkan, melewati latihan dan ujian dengan kebersamaan yang erat.


7 Orang tua Ali adalah sumber inspirasi dan dukungan terbesar. Ibu dan Ayah Ali selalu berada di selalu mendoakan anak lelaki nya berlatih. Mereka telah mengajarkan Ali tentang makna kemerdekaan sejak ia masih kecil, dan hari ini adalah bukti dari semua pelajaran yang telah diberikan. Purna Paskibraka Indonesia adalah ujian terbesar dalam hidup Ali. Ia harus melewati berbagai tahap seleksi yang sangat ketat, termasuk ujian fisik, ujian pengetahuan, dan ujian mental. Semua itu adalah bagian dari persiapan untuk memimpin upacara peringatan Hari Kemerdekaan yang akan datang. Ali dan teman-temannya berlatih tanpa henti, mengulang koreografi, memperdalam pengetahuan sejarah, dan membangun ketahanan mental mereka. Mereka belajar bagaimana mengibarkan bendera dengan gagah berani, berbaris dengan kedisiplinan yang tinggi, dan menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh semangat. Hari ujian akhirnya tiba. Ali, Ilham dan riyan menunjukkan yang terbaik dari kemampuan mereka. Mereka melewati setiap ujian dengan percaya diri dan tekad kuat untuk mencapai mimpinya. Akhirnya, hasil seleksi diumumkan. Pada akhirnya Ali dan ke tiga teman nya lulus dalam seleksi Purna Paskibraka Indonesia Pada pagi bersejarah 17 Agustus, mereka berdiri di tengah lapangan, siap untuk memimpin upacara peringatan Hari Kemerdekaan. Ali memegang erat bendera Merah Putih di tangannya. Di tribun, orang tua Ali menyaksikan dengan mata berkaca-kaca, penuh kebanggaan. Mereka adalah saksi dari


8 perjuangan anak mereka yang tak pernah berhenti berusaha dan memegang teguh nilai-nilai kemerdekaan. Ketika waktu tiba untuk mengibarkan bendera, Ali, Ilham, dan Riyan melangkah dengan gagah berani ke tengah lapangan. Mereka mengibarkan bendera Merah Putih dengan penuh kebanggaan, melambai-lambai dalam angin. Suara merdu lagu kebangsaan mengisi lapangan. Semua mata di sana melihat mereka dengan penuh hormat. Pawai kemenangan mereka telah dimulai. Ali, Ilham, dan Riyan telah mencapai mimpinya. Mereka adalah pahlawan muda yang membawa semangat kemerdekaan ke generasi mendatang. Dalam momen itu, Ali merasa betapa beruntungnya ia memiliki sahabat yang selalu ada di sisinya dan orang tua yang selalu mendukungnya. Pawai kemenangan mereka adalah pawai seluruh bangsa. Semua orang di sana merayakan kemerdekaan dengan penuh semangat, dan Ali tahu bahwa mereka telah berkontribusi dalam memperingati hari yang begitu penting dalam sejarah negara mereka.


9 Awal Cinta Pertama Amanda Bumi Aku mengenalnya semenjak aku berusia 15 tahun, tapi mulainya rasa itu ada ketika aku duduk di kelas satu SMA, semenjak itu aku merasa aneh, karena usiaku juga masih terbilang remaja. Entah apa yang aku rasa saat itu, aku tak mengerti apa yang sedang terjadi kala itu, aku seperti orang yang tak tentu arah yang hanya mengerti cinta monyet dan belum mengerti cinta yang sebenarnya itu. Saat aku sadari ternyata aku mulai suka, aku suka untuk yang pertama kali pada seseorang. Namun aku tak mampu melakukan apa yang ingin aku lakukan. Aku hanya mengaguminya dari kejauhan, aku hanya mampu melihat senyumnya dari sini dari koridor kala itu. Aku melihatnya tertawa dan melihat bermain bola di lapangan, apa lagi saat itu dia senyum padaku aku tak membayangkannya. Aku sungguh suka laki-laki yang aku pandang terlihat tampan dengan gayanya yang khas dan aku suka itu. Matanya sangat indah, rambutnya yang agak kriting menambah getaran dalam dada ini. Huuuuh aku suka dia, benar- benar suka dia. Rasa ini semakin hari semakin dalam. Setiap hari yang aku ingin hanya memandang wajahnya. Suatu hari aku melihat tatapan matanya, tatapan mata yang sangatsejuk. Yang mampu membuat jantung ini berdegup lebih cepat. Dan akhirnya aku mulai bisa dekat dengan dia, karena saat itu dia mengajak aku


10 berkenalan. Sangat menyenangkan, aku merasa sangat bahagia dan semua itu tak terbayangkan sedikit pun di benakku ini. Hingga suatu hari, apa yang aku takutkan terjadi, dia pergi. Pergi tanpa pesan terakhir. Kini, hanya ada aku dan kenangan itu. Aku hanya mampu mengingatnya, mengingat semua senyumnya dan tatapan indah itu. Aku berjalan sambil meneteskan air mata, air mata kehilangan dia. Dia, takkan pernah tau betapa sakitnya aku saat itu, saat dia pergi dariku. Aku tak mampu berkata apapun, aku hanya menangis dalam diam, menyesali semuanya. Aku mencoba tegar, aku mencoba terus untuk menutup luka ini, luka yang kau beri. Aku mencoba bahagia degan apa yang aku milikki saat itu. Aku mencoba bertahan dengan senyumanku, "Yaa Allah, jaga dia selama dia jauh dari sisiku". Dan saat itu aku mulai sadar, inilah cinta pertamaku. Di dalam penantianku, ada seorang pria datang dgn membawa sejuta cinta. Aku masih ingin diam, dan diam menunggu cintaku kembali dalam pelukku. Namun kehadirannya Membuat aku tertawa seperti dulu, tetapi sungguh dalam hati ini masih ada nama cinta pertamaku. Aku hanya mampu tertawa sesaat saja, setelah itu kembali menangis dalam diamku, dalam penantianku. Untuk sementara waktu, sakitku terobati oleh kehadirannya di dalam sepiku. Namun hanya sementara dan setelah itu kami berpisah. Tahun pun telah berganti namun cintaku tak pernah kembali. Aku tetap menunggu, menunggu dalam ketidak pastian ini.


11 Sampai suatu hari, aku tau dia sudah tak sendiri lagi, dia mempunyai seorang kekasih. Aku hancuuuur saat itu. Aku harus melihat cinta pertamaku bersama wanitanya itu. Aku menangis sejadi-jadinya :'( Aku terus menangis dalam diamku. aku tak mampu lagi tersenyum saat itu. Rasanya hatiku sangat sakit saat itu, hatiku ada 1 dan akhirnya hancur berkepingkeping. "Yaa Allah, mengapa ini terjadi padaku??" Aku menutupi rapuhnya hatiku dengan caraku sendiri. Dan aku mencoba berpaling tapi selalu saja gagal, Mengapa? Akhirnya aku menemukan seorang pria, yang sangat aku harapkan bisa menggantikan dia. Namun ternyata aku salah, semua yang aku usahakan gagal. Entah apa yang aku rasakan saat itu, Aku galau... Aku kecewa... Aku harus rela dia bersama wanitanya. Namun aku tak sekuat yang aku kira, aku berharap aku mampu namun ternyata aku tak mampu. Aku terlalu rapuh untuk itu. Namun aku tak putus asa, aku terus menunggunya dan aku hanya menangis dalam diamku. Aku berdoa, suatu hari nanti DIA bisa mengerti akan perasaan yang ku derita ini. Setelah beberapa bulan, Allah mendengar doaku, aku kembali bisa dekat dengan cinta pertamaku itu. Ahhh, senangnya aku ini Lama-kelamaan aku semakin dekat dengan dia. Tak ku sangka sekarang dia membawa perempuan barunya lagi, untuk yang kedua kalinya hatiku benar-benar patah. Tapi ini adalah kenyataan yang harus aku terima. Dan 1 minggu setelah itu, aku mengundurkan diri atas penantianku, walaupun dia tak merespon atau membalas kata-kataku, tapi aku tahu, mungkin


12 dia bisa bahagia hanya bersama perempuannya yang Dia pilih. Perjuanganku selama 1 tahun ini hanya sia-sia atau tidak siasia, aku pun tidak tau. Yang pasti aku takan bisa untuk melupakan dia, aku akan menyimpanya di kotak bernama hati, hingga suatu saat semoga dia yang dapat membukanya lagi. Ternyata 2 minggu dia menyakitiku untuk kedua kalinya, dia menyadari kegigihanku mempertahankan dirinya, menyadari bahwa akulah yang pantas mengerti dia dan mendapingi hidup dia. Terima kasih ya Allah karena engkau telah memperkenankanku mencintai seseorang dan Engkau telah membukakan pintu hatinya untuk tulus mencintaiku lagi, walau masih membesit lukan dihaaati ini.


13 Cinta Monyet Chairunnisha Aprillia Rachma April, seorang Siswa SMA Kelas XII yang mempunyai sifat kekeh dan ingin berjuang apabila ia belum bisa mendapatkan apa yang ia mau. Pada Pertengahan tahun 2018 ada seorang perempuan yang bernama april dia sedang jatuh cinta kepada laki-laki yang bernama jefry. Dahulu, dirinya ialah laki-laki yang memberikan payungnya dikala hujan datang, dan yang memberikan bahunya di saat dunia melukaiku. Saat beberapa bulan kemudian, tiba-tiba muncul notif dari handphone april. Ternyata itu ialah chat dari Jefry "Hai april aku Jefry, simpan nomor Handphone ku ya april". Setelah membaca chat dari layar depan handphone nya, April pun langsung bergegas membuka roomchat nya untuk membalas pesan dari Jefry. Beberapa bulan kemudian setelah jefry muncul mengirim pesan kepada April, Jefry pun mengakhiri pesan dari april. April merasa sedih karena laki-laki yang ia sukai tidak lagi berkomunikasi dengan dirinya. April pun galau, memposting vidio vidio sedih, galau di sosmed instagramnya. Pada Tahun 2019 april pun masi menyimpan perasaan kepada jefry , tiba tiba ada seorang laki-laki yang bernama Gama ia datang ke kehidupan april Gama mengenal april dari sosmed instagramnya Gama mulai jatuh cinta kepada april , Gama tiba tiba mengirim pesan kepada april tanpa basa basi gama pun mengajak april ketemuan tetapi april menolak karena april masi menyimpan perasaan nya kepada Jefry. Pada malam hari ketika April ingin tidur April terbangun karena mendengar suara notif pesan dari handphone nya.


14 Saat april membuka roomchatnya april terkejut karena Jefry membalas pesan nya, Keesokan harinya Jefry dan April masih berlanjut cheattingan ,setelah sekian lama chettingan jefry merasa bosan tiba- tiba April pun di tinggal untuk kedua kalinya. Tetapi April masih terus berjuang untuk mendapatkan cintanya jefry. Pada tahun 2020 april mendapatkan info dari temannya kalau jefry sudah punya pacar. disitu April sangat kecewa kepada jefry, April berkata kepada dirinya sendiri “apakah aku menjauh aja ya dari Jefry, masa aku suka sama laki-laki yang sudah mempunyai pasangan”.setelah 3bulan April menunggu jefry kembali kepada dirinya tetapi jefry pun tidak Kembali kepada april. April ingin membuka hati untuk yang lain tetapi hati itu sudah habis di jefry. Setelah itu Jefry dan April berteman dan bermain bareng, April merasa bahagia karena bisa berkomunikasi langsung kepada Jefry tetapi beberapa hari kemudian Jefry tiba tiba tau kalau April menaruh perasaannya kepada dia. Jefry mulai menjaga jarak kepada April tetapi April belum merasa kalau Jefry menjauh kepadanya. Setiba Jefry dan April tidak sengaja bertemu di suatu jalan mereka berdua hanya bertatap tatapan, mereka berdua menjadi asing. Pada tahun 2021 bulan mei tanggal 2, Jefry datang lagi kepada April dan mengecheat april untuk menjadi pacarnya, april merasa aneh kalau yang cheat dia itu bukan Jefry karena dari 2018 April menunggu Jefry untuk membalas perasaannya tetapi Jefry membuat April kecewa.


15 April pun memastikan Jefry kalau itu benar- benar dia tanpa basa basi April pun menerima cintanya Jefry. April merasa bahagia karena laki-laki yang dia suka mencintai dirinya, selama 4bulan mereka pacaran Jefry mendadak meminta putus tetapi April tidak setuju karena April masi sangat ingin bersama-sama. April berusaha mengikhlaskan. Akhirnya Jefry dan April memutuskan untuk berteman baik.


16 Tak Terduga Christiano Messi Di tengah perbukitan yang hijau dan subur terletak sebuah kota yang dikenal sebagai “Kota Senja”. Kota ini dijuluki seperti itu karena setiap sore langitnya berwarna oranye cerah yang dicampur dengan warna merah muda keunguan. Di Kota Senja ini ada seorang wanita bernama Zania. Zania adalah seorang fotografer yang berbakat dan uniknya ia hanya tertarik untuk memotret manusia. Menurutnya, manusia adalah objek yang unik dan menarik. Mereka berbeda satu sama lainnya, dari fisik maupun pikiran. Intinya, Zania cinta manusia. Zania juga dikenal oleh masyarakat setempat karena kemampuannya sering dipakai jika ada acara. Dia juga dikenal sebagai orang yang ramah. Bahkan, kepala desa Kota senja pernah berkata, “Zania orangnya senyum mulu, saya penasaran giginya ngga kering tah?” saat ditanya oleh seorang lelaki. Zania datang ke Kota Senja dengan modal niat dan impian. Memotret adalah impian terbesar dari impian-impian besar lainnya. Ia meninggalkan kota lamanya dan menjelajahi dunia, meninggalkan keluarga dengan pamit dengan kesediaan ekonomi yang pas-pasan, mencari keindahan di setiap sudut bumi sehingga akhirnya menetap di Kota Senja. Zania menyetujui bahwa Kota Senja adalah Dia. Tenang, jujur, dan juga ceria. Begitu juga dengan masyarakatnya. Dibanding kota lain yang pernah ia kunjungi, Kota Senja satu-satunya kota yang mengisi kekosongan dalam dirinya.


17 Di suatu pagi, Zania dikejutkan oleh kericuhan yang ada di depan rumahnya. Banyak ibu-ibu dan remaja Perempuan yang mengelilingi seorang lelaki yang ia tidak tahu siapa. Lalu, ia pergi ke halaman rumahnya. “Kamu Zania Maharani?” tanya seorang lelaki yang dikerumuni itu. “Iya, betul.” jawab Zania dengan kebingungan. “Perkenalkan, nama saya Ziro Carlo.” Kata lelaki itu sambil mengajak Zania menjabat tangan. “Saya dengar kamu fotografer di sini, saya tertarik dengan fotofotomu, saya ingin bekerja sama” kagum Ziro “Ziro Carlo?!” Zani terkejut. Nama itu adalah nama yang membuatnya makin yakin kalau fotografi adalah tujuan hidupnya saat masa kuliah. “Saya juga sangat mengenal lukisan-lukisan Bapak. Saya sangat setuju dengan tawarannya, Pak,” ungkap kagum Zania. Sebenarnya, saat ini Zania sedang sangat malu. Bayangkan saja berkenalan dengan orang yang ia kagumi dengan muka baru bangun tidur, rambut dicepol, dan baju tidur kuningnya. Keesokan harinya, mereka bertemu tepat di waktu dan tempat yang sudah mereka rencanakan. Mereka berencana untuk membahas konsep kerja sama mereka nanti. Ziro ingin fokus


18 pada pemandangan langit yang dimiliki Kota Senja. Namun, Zania memiliki pemikiran yang berbeda. “Kalau dari saya, saya ingin lebih fokus pada masyarakatmasyarakat yang ada di Kora Senja sih, Pak. Selama saya tinggal 2 tahun di sini, saya melihat banyak yang unik dari sifatnya, cara berbicaranya, sampai seninya. Banyak orang berbakat di sini, Pak.” “Dan terlebih lagi, saya hanya memotret manusia sebagai objek,” ungkap Zania. “Baik, kalau begitu nanti kita coba keduanya. Saya akan memperlihatkan keindahan pemandangan langitnya dan kamu akan memperlihatkan keunikan masyarakatnya,” tawar Ziro. “Dan satu lagi, jangan panggil saya ‘Pak’, kita seumuran lho,” tegas Ziro sambil tertawa kecil. “Hehe, siap Ziro,” jawab Zania dengan gemetar. Masih aneh rasanya memanggil akrab idolanya. Sore telah tiba. Ziro dan Zania juga telah tiba di puncak perbukitan Kota Senja. Ziro mengeluarkan alat-alat melukisnya dan langsung menaruh garis horizontal untuk memulai lukisannya. Zania masih tidak menyangka, dia bisa melihat pertunjukan langsung dari Ziro Carlo. Tapi, dia bersikap seolah tidak ada degupan jantung yang kencang dalam dirinya.


19 Ini sudah hari ke sepuluh mereka bersama. Masih melakukan hal yang sama. Namun, sekarang lebih kenal satu sama lain. Di tengah Ziro melukis, ia bertanya, “Zania, adakah alasan kamu tidak mau memotret pemandangan?” “Hmmm, tidak sih. Tapi, kalau harus dicari alasannya alam tidak selalu indah. Menurutku, ada kalanya alam menjadi bencana dan aku ngga suka kemungkinan itu,” jawab Zania. “Menarik,” ucap Ziro. “Oh iya, aku juga ngga pernah liat kamu gambar manusia, selalu pemandangan. Ada alasannya kah?” tanya balik Zania. “Aku ngga begitu suka manusia. Mereka sering mengecewakan. Aku ngga suka fakta itu,” jawab Ziro. “Mereka siapa?” tanya Zania. “Orang tuaku. Mereka selalu bertengkar,” jawab spontan Ziro. Ziro tak menyangka bahwa ia bisa menceritakan masalah yang sangat ingin ia kubur pada Zania. “Aku mengerti. Kadang hal terjadi tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Adikku meninggal di pesawat saat ia ingin pulang dari kuliahnya. Sebenarnya itu alasan mengapa aku tidak terlalu suka, mungkin tidak suka melihat pemandangan,” ungkap Zania. “Namun, mengapa kamu memilih Kota Senja?” tanya Ziro.


20 “Aku memilih Kota Senja bukan karena pemandangannya, tapi karena orangnya. Sesaat setelah kembaranku meninggal, semua berubah. Aku seperti orang yang kehilangan jalan. Kalau aku di sini dikenal sebagai orang yang ceria, dulu tidak. Mukaku selalu muram, aku tidak pernah tersenyum. Aku merasa dunia ini tidak adil. Apalagi langit yang dilewati adikku saat itu. Namun, aku merasa kalau kekosonganku terisi oleh orang-orang di sini. Mereka terlihat sangat tulus, mereka membantuku keluar dari lobang hitam yang dalam. Jadi, kamu Ziro, harus semangat dan aku akan selalu mendukungmu menemukan dirimu yang paling tulus. Kamu pasti bisa melewati ini semua,” jawab Zania. Ziro tersenyum. “Terima kasih, Zania. Aku ke sini dengan tujuan itu. Caraku beristirahat dari berisiknya dunia, ya, melihat pemandangan. Makanya, aku ke sini. Dan alasan lain mengapa aku ke sini adalah karena kamu, Zania.” Zania terkejut. “Iya, aku tau kamu selalu mendukungku lewat komentarkomentar yang kamu tulis. Asal kamu tahu, itu sangat mendukungku. Aku sempat memeriksa akunmu dan dari situ aku tau kalau kamu seorang fotografer dan lagi-lagi kamu juga yang mengenalkan aku tempat indah ini,” ungkap Ziro. Zania menutup mulutnya. “Aku malu,” katanya. “Kenapa harus malu? Kamu sangat berbakat, berani, dan …”


21 “Cantik,” kata Ziro. “Sudah, Ziro. Aku malu.” Mereka berdua terdiam, melihat satu sama lain. Lalu, melihat pemandangan di depan dengan tersenyum. Baru sekitar semingguan mereka bertemu, tapi, ada rasa senyaman dan seterbuka ini diantara mereka berdua. 2 bulan mereka mengerjakan proyek bersama, akhirnya telah sampai hari di mana mereka mempertunjukkan karya mereka. Mereka memang sengaja menyewa tempat di tengah kota supaya semua orang yang mereka cintai bisa datang, khususnya keluarga. Zania dan Ziro berencana untuk mau melepaskan dan mengikhlaskan. Acara berjalan dengan lancar, pertemuan antar dua keluarga juga berjalan dengan lancar. Zania dan Ziro bangga bisa sampai ke tahap ini. Zania yang awalnya berkelana mencari sesuatu yang bisa mengisi kekosongan dalam dirinya bertemu dengan Ziro yang mendapatkan dan menjadikan Zania tujuan saat ingin rehat dari kebisingan dunia. Zani mencari dan Ziro menghampiri. Mungkin hubungan kedua manusia ini masih belum ke tahap yang romantis. Tapi, mereka dan kita semua yakin kalau dari sekarang dan selamanya mereka akan mendukung satu sama lain.


22 Berdamai Dengan Waktu Dhian Maghviroh Seorang gadis bernama Quenna Azalea Marquen , dia gadis yang periang penuh kehangatan dan dikelilingi banyak teman walapun dia hanya tinggal dengan ibu nya dia tidak pernah merasa keepian karena dia memiliki ibu yang seperti teman nya sendiri dan juga memiliki nenek , kakek , bibi , dan keluarga yang selalu ada untuk diri nya. Walaupun tidak ada sosok ayah di hidupnya hari-hari tetap dia jalani dengan perasaan senang. Akan tetapi kehidupan nya berubah drastis setelah dia mengetahui sebuah kenyataan bahwa ibu nya harus menikah lagi dan menempuh hidup baru bersama keluarga baru nya , pertengkaran kecil mulai terjadi , nenek dan bibi nya tidak setuju jika ibu nya menikah lagi , tetapi ibu nya tidak mempunyai pilihan lain dan tetap menikah , detik itu juga nenek dan kakek nya memutuskan hubungan dengan ibu nya , Azalea pun dikirim dan dititipkan di kota untuk tinggal bersama bibi dan paman nya. Dia menangis untuk pertama kali nya karena merasa asing dengan tempat yang dia tinggali sekarang , dia merindukan sosok ibu nya dan merindukan kehangatan keluarga nya . Terdengar suara langkah kaki yang semakin dekat Azalea pun dengan cepat mengusap air mata nya , tak lama kemudian munculah sesosok wanita yang sedang berjalan menghampiri nya, dialah bibi nya Azalea. “Nak, Azalea anggap ini rumah Azalea sendiri ya mulai besok Azalea sudah masuk sekolah bibi sudah daftarkan Azalea sekolah,” ucap bibi dengan mengelus rambut Azalea dengan lembut.


23 “iya bi terimakasih sudah mau menampung Azalea untuk tinggal disini,” ucap Azalea sambil memeluk bibi nya. Keesokan hari nya Azalea terbangun dan bergegas berangkat ke sekolah , sambil menuruni tangga dia melihat bibi nya sedang sibuk menyiapkan sarapan di susul dengan paman nya yang sedang duduk meminum secangkir kopi , lagi lagi dia merindukan ibu , nenek dan kake nya yang kini berjauhan dengan nya. “Azalea sini Nak, bibi sudah siapkan sarapan untuk Azalea,” ucap bibi yang melambaikan tangan nya kea rah Azalea. Azalea pun bergegas menuruni tangga dan duduk menghampiri paman dan bibi nya. Setelah selesai menyantap sarapan nya dia pun berpamitan kepada bibi dan paman nya. Sesampainya di sekolah dia memasuki kelas bersama dengan guru nya , lalu guru nya pun memperkenalkan dia kepada teman-teman nya. Setelah itu Azalea pun duduk di bangku kosong sesuai perintah ibu guru nya . Waktu berjalan begitu cepat Azalea sudah mulai terbiasa tinggal di tempat bibi nya, dia juga mempunyai banyak teman , tidak hanya teman dia juga mempunyai seorang kekasih , dia bernama Ezra Demien Alexander. Selain rumah bibi nya bagi dia Ezra adalah tempat paling nyaman untuk dia pulang , Ezra selalu ada ketika dia butuhkan , Ezra tak pernah lelah mendengar semua keluh kesah nya. Bel berbunyi menandakan jam pelajaran akan segera dimulai, tak lama selesai bel berbunyi , ibu guru pun masuk disusul dengan seorang gadis di belakangnya , dia adalah Emilia Grezilie , sama seperti Azalea dia murid pindahan dari desa. Awal mula kehancuran hubungannya dengan Ezra adalah saat dia mengetauhi bahwa murid pindahan tersebut mengakui dari


24 pertama kali bertemu dengan Ezra dia sudah memiliki ketertarikan dan mulai timbul rasa suka pada Ezra. Jam istrihat menjadi saksi pertengkaran besar antara Azalea dan Grezilie. “Azalea, kamu gak pantes dan ga akan pernah cocok sama Ezra, dari latar belakang keluarga aja udah beda,” ucap Grezilie dengan nada tak senang. “Aku tidak butuh pendapatmu, bagiku kamu orang baru dalam hidupku yang mencoba untuk menghancurkan hubunganku dengan Ezra,” ucap Azalea. “Kamu ga sadar Ezra keluarga nya cemara , hidup dia terjamin kasian banget kalau dia harus punya masa depan kayak kamu , keluarga aja ga jelas mana ibu mu mana ayahmu , hidup kamu aja masih nyusahin orang lain masih numpang sama orang lain, bener bener gatau malu kamu,” ucap Grezilie. “ Sekali lagi aku ingatkan jangan pernah membawa keluargaku dalam pertengkaran ini, tau apa kamu tentang keluarga ku,” ucap Azalea dengan tegas. Setelah pertengkaran itu Azalea pun meninggalkan tempat tersebut dan pergi ke kelas , tak sadar air matanya jatuh saat dia mengingat perkataan Grezilia tentang keluarganya. Ezra yang mendegar pertengkaran tersebut bergegas mencari Azalea , setelah menemukan nya dia pun memeluk Azalea dan berusaha menenangkannya , setelah melihat Azalea tenang dia mencari Grezilie dan memperingatkan nya agar Grezilie berhenti menganggu Azalea dan sekaligus meminta Grezilie untuk melupakan perasaan nya pada nya. Waktu berlalu hari ini adalah waktu pengambilan rapot semester, Azalea senang dan puas melihat isi rapot nya yang diambilkan


25 bibi nya , saat dia dan bibinya ingin keluar dari kelas , dia terkejut melihat sesosok wanita yang sedang berdiri di samping Grezilie , dia adalah ibu nya , tak bias menahan tangis air mata nya jatuh sambil memeluk ibu nya dia berkata, “Ibu aku merindukan mu, sangat sangat merindukanmu, ibu kemana aja,” ucap Azalea sambil sesengukan menangis. “Maafkan ibu nak, ibu tidak punya pilihan lain, tapi sekarang ibu kan udah ada disini ,” ucap ibu nya sambil menenangkan Azalea yang belum berhenti menangis. Ibu melanjutkan biacara nya, “Kenalin nak ini Grezilie anak ibu, dia saudara kamu , ibu tidak menyangka kalian akan di pertemukan disini,” ucap ibu dengan nada bahagia. Lagi lagi air mata nya jatuh dia tidak menyangka wanita yang berkelahi dengan nya waktu itu adalah saudara tiri nya, dia bingung perasaan nya campur aduk antara senang akhirnya dia di pertemukan dengan ibu nya atau kecewa dan sedih mengetahui kenyataan pahit bahwa ibu nya sudah bahagia dengan keluarga baru nya bahkan tanpa nya . Tak lama kemudian dating sesosok laki laki yang dimana dia adalah ayah dari Grezilie sekaligus suami dari ibu nya , dia pun melepas pelukan ibu nya dan lari meninggalkan ibu nya , perasaan nya yang dia rasakan sekarang adalah perasaan kecewa. Sudah satu minggu dia tidak masuk sekolah dia pun hanya menghabiskan waktu nya dikamar dengan membaca buku dan merenungi masalah masalah yang terjadi, bibi nya tidak dapat berbuat apa apa dia hanya bisa menyiapkan makanan dan membawa nya ke kamar Azalea, begitu pun dengan Ezra karena dia tau semua butuh waktu untuk sembuh, entah butuh waktu berapa lama Ezra


26 tetap menunggu Azalea. Sampai akhirnya , dia Azale perlahan menuruni tangga. “Selamat pagi bibi, selamat pagi paman, “ teriak Azalea dengan perasaan senang. Sontak membuat bibi dan paman nya terkejut, keponakan tersayang nya yang sudah dia anggap seperti anak sendiri akhirnya keluar kamar dengan wajah yang sudah tidak murung lagi. “Walah walah anak cantikku mau kemana pagi pagi udah rapi begini,” ucap bibi dengan perasaan bahagia nya. “Mau berangkat sekolah dong bi, udah lama aku ga bertemu temanku, mereka pasti sangat merindukan aku,” ucap Azalea penuh semangat. “Iya lah pasti mereka sangat merindukan kamu, paman dan bibi aja merindukan kamu gimana dengan mereka,” ucap paman. Azalea pun menyantap sarapan nya dan pergi ke sekolah, dia terkejut saat teman nya berlari dan memeluknya. “AZALEA………KEMANA AJA KAMU KAMU LUPA YA SAMA KAMI,KAMI SANGAT MERINDUKAN KAMU TAU,”ucap teman teman nya. Dari kejauhan terlihat Ezra tersenyum bahagia melihat kekasih nya yang sudah kembali ke sekolah. Tiba-tiba Azalea pergi menhampiri seseorang…….. “Hai Gezilie, senang bias bertemu sama kamu lagi aku minta maaf kalau selama ini aku ada salah sama kamu, salam nya buat ibu dan ayah kamu, bahagia selalu untuk kalian,” ucap Azalea yang sedang berusaha agar tidak mengeluarkan air mata nya.


27 “Aku yang minta maaf, aku udah menghina keluarga kamu, mulai sekarang kita berteman ya, keluarga aku keluarga kamu juga,” ucap Grezilia. Pada akhirnya segala permasalahan dan segala sesuatu semua hanya membutuhkan waktu, seperti Azalea yang akhirnya dapat berdamai dengan waktu, dimana dia dapat melewati masa-masa sulitnya dan mulai terbiasa dengan kenyataan hidup yang terjadi pada dirinya, semua nya hanya butuh waktu.


28 Kisah Cinta Koridor Sekolah Diva Silvia Hafied Kalian tahu hal yang paling menyebalkan didunia? Ada seorang yang tiba tiba datang mengganggu dan membuka mulutnya sesuka hati. Sialnya orang itu tidak bisa aku hindar. Hari ini adalah hari yang ku nanti yaitu dimana belajar dirumah telah usai dan akhirnya aku bisa bertemu dan menghilangkan rasa rinduku kepada semua teman. Tetapi hari sial tidak ada dikalender, aku bertemu dengan laki laki yang seenaknya berbicara kepadaku di koridor sekolah dia berbicara "hai div sini tangan kamu aku gandeng”, katanya. Seketika akupun terkejut dengan yang dia ucapkan kepaku saat itu bukan nya aku terbawa perasaan akan tetapi sebaliknya, dia membuatku semakin risih dan emosi bahkan aku tidak tahu siapa dia sebenarnya. Akhirnya aku memutuskan untuk melupakan kejadian tersebut. Bel masuk berbunyi, pembiasaan dimulai. Pada saat pembiasaan berlangsung. Aku sedang memandang sekolahku ada sesuatu yang janggal saat aku melihat lelaki yang baris disamping kanan ku. Ternyata dia lelaki yang tadi di koridor?! yang mengganggu ku tadi?!. Ohh tuhan mengapa aku harus melihat dia lagi, aku jadi teringat kejadian tadi. Ketika pembiasaan diri aku merasa diperhatikan namun aku berusaha cuek dan santai beranggapan kalau hari ini tidak ada kejadian apa apa. Akhirnya lelaki itu sadar kalau wanita yang dia goda tadi ada disebelahnya namun dia bersikap cuek dan seolah olah tidak merasa bersalah. Aku berfikir kejadian tadi hanyalah lelucon yang diminta temannya. Pembiasaan telah selesai lalu aku dan siswa lainnya kembali ke kelas masing masing, sesaat


29 sebelum pembelajaran di kelas akan dimulai salah satu temanku bertanya "diva ada seseorang yang meminta nomor telepon mu, dia seorang lelaki. Bolehkah aku memberikan nya?" ucap dia yang membuat aku penasaraan akan sosok lelaki tersebut. Akhirnya aku memperbolehkan temanku untuk memberikan nomor telepon ku kepada orang misterius itu, selang beberapa saat kemudian terdengar suara notif hpku berbunyi. Ada nomor tidak dikenal mengirimkan pesan kepadaku "hai salam kenal", ucap lelaki kepadaku. Aku bertanya kepada diriku sendiri siapa dia sebenarnya?. Kemudian, akupun membalas dengan rasa canggung dan ragu - ragu “Siapa?”, diapun merespon dengan cepat balasanku “Aku Hikmal dari kelas 9D. Yang tadi dikoridor menyapamu”. Ternyata dia seketika akupun terdiam sejenak karena kaget ternyata dia yang tadi ingin mengandeng tanganku saat dikoridor sekolah tadi pagi?. Dengan rasa kaget aku merespon “Owh, ternyata kamu yang tadi menyapaku?”, Dengan sigap dia membalas pesanku dengan sangat amat fast respon “Iya, hehehe. Maaf yaa aku menyapamu dengan cara yang berlebihan (dengan emoji tersenyum)”. Akupun merasa malu ketika mengetahui bahwa yang mengirimkan pesan itu adalah lelaki yang tadi menyapaku. Belum sempat merespon “Yaudah aku kerjain tugas dulu ya. Semangat (dengan emoji senyum)”. Akupun terseyum malu saat membaca pesan itu, “Yaudah aku juga. Makasih”. Dengan rasa penasaran dan tersenyum malu akupun mengerjakan tugas yang telah diberikan guru kepada siswa siswi yang ada dikelas. (Bell pulangpun berbunyi) aku segera turun kebawah untuk bergegas pulang, entah kebetulan atau bukan saat didepan gerbang aku melihat lelaki itu berdiri didepan sekolah sambil melambaikan


30 tangan kepadaku. Spontan tanpa sadar. Aku melambaikan tangan kembali kepadanya dengan raut wajah senang dan melompat lompat kegirangan. Aku bergegas menghampiri papaku yang sudah menunggu dan kembali pulang kerumah. Tibanya aku dirumah, notif hpku berbunyi dan setelah aku cek ternyata dia kembali mengirimkan pesan kepadaku “Kamu sudah sampai dirumah?” semakin kaget aku membaca pesan itu akupun membalas dengan rasa cuek “sudah” diapun membalas “Jangan sok jual mahal nanti aku beli ( emoji tertawa )” akupun dibuat risih olehnya kala itu. Aku membalasnya “Masa sih?” diapun kembali menjawab “Iyalahh, Btw kamu tinggal dimana?” aku membalas “Dipaseban. Kenapa?” dia kembali membalas “Owh paseba, berarti dekat dengan rumahku. Gimana tadi tugasnya bisa?” dengan percaya diri aku membalas “Bisalah masa enggak. Kan aku pinter” dia membalas “Yakin pinter?” aku kembali membalas pesan itu “Iyalahh jelas. Seorang Diva masa gak pinter sih?” diapun kembali membalas “Iyadehh sipaling pinter” tidak sempat merespon dia kembali mengirimkan pesan kepaku “Tadi kenapa kok keliatannya seneng bangett pass ngeliat aku lambaikan tangan ke kamu?” dengan rasa malu dan seolah cuek aku membalas pesannya “Gapapa, seneng aja udah jam pulang sekolah” dia membalas “Yakin? Seneng udah jam pulang atau tadi ngeliat aku lagi?” sambil tertawa dan tersenyum malupun aku membalas dengan pura - pura tidak ada yang terjadi ketika jam pulang sekolah


31 “Enggak, aku emang seneng aja udah jam pulang sekolah terus juga udah dijemput sama papa” dia membalas “Owh gitu. Yaudah yaa, aku mau cuci motor aku dulu” aku membalas “Ok”. Entah apa yang ada dipikiranku saat itu, aku teringat semua kejadian tadi disekolah dengan rasa senang dan sambil tertawa karena mengingat yang telah terjadi disekolah tadi. 1 Jam kemudian dia kembali mengirimkan pesan kepaku “Udah selesai nih nyuci motornya. Aku mau mandi dulu terus kerumah abang aku dulu soalnya ada perlu” aku yang pemalupun seketika mulai luluh karena apa yang dia lakukan selalu memberikan kabar kepadaku. Aku kembali merespon “yaudah”, tidak tahu apa yang terjadi pada diriku, tapi aku mengunggu dia mengirimkan pesan kepada lagi. Selang beberapa saat kemudian, dia kembali mengirimkan pesan kepada “Udah. Kamu lagi apa?” aku segera membalas “Ok. Lagi buka tiktok” dia kembali bertanya padaku “Kamu udah makan?” aku membalas “Belum. Emang kenapa?” dia membalas “Yaudah sekarang mendingan kamu makan nanti sakit”. Aku merasa aneh kenapa dia memberikan perhatian kepada padahal kita baru kenal tadi siang disekolah. Aku membalas “Okeh. Ini sebentar lagi mau makan” tidak habis fikir dia kembali mencari topik pembicaraan agar terus bisa chattan denganku “Kamu udah belajar?” katanya, “Ini lagi belajar. Kenapa?” aku membalas dengan keheranan kenapa dia seperhatian ini kepaku?. Dia kembali mengirimkan aku pesan “Yaudah semangat ya. Aku juga lagi belajar” aku membalas dengan tersenyum tipis dan berusaha tetap cuek kepadanya “Ok. Makasih” tidak ada habisnya dia kembali mengirimkan pesan


32 kepadaku “Btw, setelah SMP kamu emang mau masuk sekolah mana?” aku membalas dengan singkat “SMAN 31 Jakarta” dia kembali membalas “Owh, Itumah deket dari rumah aku. Aku juga niatnya kalo semisalnya enggak dapet SMK negeri aku mau masuk sekolah itu” aku sempat dibuat keheranan lagi oleh sikap dia yang seperti ini, Aku kembali membalas “Owh gitu, iya aku udah lama pengen masuk ke sekolah itu. Karena kualitasnya yang bagus dan ekskulnya ada yang aku suka” dia kembali bertanya kepadaku “Emang apa ekskul yang kamu suka?” dengan sigap aku menjawab “Aku suka dance makanya aku mau kembangin apa yang aku suka disana” dia kembali bertanya “Bukannya sebelumya kamu ikut ekskul paskibra disekolah ya?” aku segera membalas “Iya aku ikut ekskul itu tapi aku keluar karena kecapean dan enggak kuat panas” dia membalas “Owh gitu yaudah. Sekarang udah malam aku mau tidur, Semangat ulangannya. Good Night” aku membalas “Night too” Chattan pun berakhir. Pagi telah tiba, aku terbagun dan melihat ada pesan dari dia lagi “Good Morning. Semangat ya ulangannya (emoji senyum)” akupun mulai terbiasa dengan sikap dia yang seperti ini dan mulai merasa nyaman, “iyaa makasih, kamu juga ya. Semangat” Kataku. Aku segera bersiap dan bergegas berangkat kesekolah pada saat itu, akupun tiba disekolah dan aku melihat dia sedang bercanda bersama teman temannya didepan kelas. Akupun tersenyum kearahnya dan diapun memberikan senyuman kembali kepadaku saat itu, aku semakin dibuat luluh olehya. Waktu ulanganpun sudah dimulai saat itu, aku dan diapun mengerjakan ulangan tersebut. Setelah beberapa saat dia mengirimkan foto dirinya kepadaku saat itu. Sungguh entah


33 keberapa kalinya aku tersipu malu karena sikap dia kepadaku yang sangat manis. Singkat cerita jam pelajaran sekolah pun telah selesai, aku segera bergegas merapihkan alat tulis dan buku pelajaran. Setelah itu aku segera keluar kelas dan menuju ke gerbang sekolah, ternyata hal yang sama terjadi lagi seperti kemarin. Akupun langsung pulang kerumah karena papa sudah menjemput dan menungguku didepan sekolah. Setibanya dirumah aku langsung berganti pakaian. Ketika dikamar aku teringat dengan dia, dan aku langsung mengirimkan pesan kepadanya melalui media social. Dalam percakapan itu akupun semakin nyaman kepada sosok Hikmal, karena aku suka akan sikap dia yang begitu ramah dan baik kepaku. Pada malam harinya, aku dan hikmal pergi keluar untuk sekedar jalan – jalan untuk menikmati suasana malam Jakarta. Disepanjang perjalanan kita banyak bertukar cerita yang membuat aku semakin nnyaman dengan dia. Pada pukul 21.00 PM aku diantar oleh Hikmal kembali pulang kerumah. Sebelum tertidur, aku memastikan apakah Hikmal sudah sampai rumah dengan selamat melalui pesan disosial media. Ketika aku sudah mendapatkan kabar bahwa dia baik – baik saja, akupun bisa tidur dengan fikiran yang tenang. Keesokan harinya, ketika aku sudah terbangun dari tidur ternyata ada pesan ucapan selamat pagi dari Hikmal yang membuat aku tersenyum malu. Pada pukul 13.00 WIB aku mendapatkan pesan kembali dari Hikmal yang mengajakku pergi keluar untuk makan malam bersama. Pada malam hari


34 pukul 19.00 wib aku sudah rapih dan bersiap untuk pergi bersama dengan Hikmal. Tiba – tiba bel rumah pun berbunyi menandakan Hikmal telah tiba dirumahku. Kita pun bergegas untuk pergi ke tempat makan yang sudah disiapkan oleh Hikmal. Setelah tiba ditempat makan kita langsung memesan makanan. Tiba – tiba ketika aku sedang menikmati makanan yang sudah dipesan, Hikmal membuatku terkejut. Kalian tahu apa yang membuatku sangat terkejut? Dia tiba – tiba menyatakan perasaannya kepadaku dengan cara yang sangat amat romantis. Seketika akupun terdiam tanpa sepatah katapun. Dia pun berkata “Apakah kamu ingin menjadi kekasihku?”. Dengan yakin akupun menjawab “Iya, aku mau jadi kekasihmu” Akhirnya kita berdua tersenyum bahagia dan menikmati makan malam hingga selesai dengan perasaan yang bahagia. Pada akhirnya kitapun memiliki hubungan sebagai kekasih dan hingga saat ini aku telah menjalani hubungan selama 1 tahun 6 bulan bersama Hikmal dengan rasa bahagia dan tidak pernah berubah


35 Merebut Hati Pejuang dalam Perang Fikri Erdiansyah Pada suatu pagi yang cerah, dalam reruntuhan yang masih meroketkan asap, seorang pejuang yang tangguh bernama Amir berdiri tegak di tengah medan perang. Amir adalah pria yang telah melewati banyak perang dan selalu dihormati oleh rekanrekannya. Namun, di hatinya, ada satu peperangan yang lebih rumit daripada pertempuran apapun yang pernah ia hadapi - perang merebut hati seorang perawat medis, Sara, yang bertugas di kamp militer tempatnya berada. Sara adalah seorang wanita pemberani, dengan senyum yang dapat mencerahkan bahkan hari tergelap. Dia telah menyelamatkan banyak nyawa, termasuk Amir, dan setiap kali mereka bertemu, hati Amir berdebar kencang. Namun, Amir merasa sungkan untuk mendekati Sara, karena perasaannya yang bercampur antara cinta dan ketakutan akan kehilangan seorang pejuang seperti dirinya. Suatu hari, saat Amir kembali dari medan perang yang penuh kekacauan, dia melihat Sara bekerja dengan penuh tekun di tenda medis. Dia memutuskan bahwa dia tidak akan lagi menyimpan perasaannya sendiri. Amir mendekati Sara dan dengan penuh kerendahan hati, dia berkata, "Sara, aku tidak tahu bagaimana mengungkapkan perasaanku, tetapi aku merasa seperti aku berperang tidak hanya untuk negaraku, tetapi juga untuk hatimu."


36 Sara pun tersipu dengan perkataan amir. “Namun, aku hanya sebuah perawat yang hanya bisa membantu kamu saat berjuang” kata sarah. Amir pun tersenyum sambil berdiri kesakitan berkata “aku selalu menghargai profesi apapun bahkan saya tahu bahwa perawat yang rela mengkorbankan waktu dan tenaga demi membantu para pejuang” balas Amir. Sara pun terharu dengan perkataan Amir yang sedang memuji profesinya. Degup hati yang kencang membuat Amir seketika berfikir “Apakah saya berjuang demi negara dengan hati yang penuh cinta namun ku gak bisa berjuang sendirian”. Lalu, Amir berkata “Apakah kamu cinta terhadap negeri ini sebagaimana ku berjuang untuk negeri ini” Sara melihat Amir dengan mata yang dipenuhi air mata, dan dia tersenyum dengan lembut. "Amir, aku juga merasakan hal yang sama," katanya. "Aku telah lama mengagumi keberanian dan kebaikan hatimu. Perang ini mungkin telah merusak banyak hal, tetapi dia juga telah membuka mataku pada cinta sejati." Sara dengan malu-malu menampar Amir dengan keras. “aaa sakit sekali kenapa kau menamparku” “Iya karena kamu lagi ngelantur” “loh kok ngelantur, aku benar serius dengan mu” “apa kau serius mau meminang ku” “tentu saja sebagai pejuang bukan hanya negara yang kucinta namun, ku selalu melihat kamu menjadi pahlawan bagiku”. Amir dengan serius mengatakan kata-kata yang membuat sara tersipu. Mereka akhirnya berdua saling tersenyum, dan dalam keheningan medan perang yang penuh dengan kekacauan, mereka menemukan ketenangan dalam pelukan satu sama lain. Cinta mereka tumbuh lebih dalam setiap hari, memberi mereka


37 kekuatan untuk melanjutkan perjuangan mereka melawan musuh bersama-sama. Meskipun perang berlanjut dan risiko selalu mengintai, Amir dan Sara menemukan bahwa cinta mereka adalah sumber kekuatan yang tak tergoyahkan. Mereka adalah pejuang sejati yang melindungi satu sama lain dalam perang, dan mereka tahu bahwa dengan hati yang bersatu, mereka dapat menghadapi apapun yang datang. Cerpen ini menceritakan tentang bagaimana cinta bisa tumbuh di tengah perang, mengikat dua jiwa yang sebelumnya terpisah oleh kewajiban dan ketakutan. Cinta mereka memberi mereka kekuatan dan harapan dalam situasi yang penuh dengan kekacauan.


38 Swastamita Frecylia Febriana Adelci Ihalauw Kalau rajash bisa curhat ke NIKI, pasti rajash bakal bilang begini ‘niki, kayaknya dia ngga bisa deh take a chance with me..’ Masa-masa sma adalah masa masa yang menyenangkan, yang dimana masa-masa sma itu gak bisa di ulang dua kali. Masa masa sma itu ngga lengkap kalau gak ada cerita kisah cinta monyetnya. Sama seperti rajash, rajash juga punya perempuan yang dia sukai dari jaman smp dan syukurnya aja rajash bisa satu sekolah lagi sama dia. Karna memang definisi cinta pertama rajash ada pada perempuan itu, anindya sheila swastamita. Anindya sheila swastamita, perempuan cantik yang sangat menyukai hujan. Kenapa harus hujan, kenapa gak rajash aja yang dia sukain? EITSSS sabar dulu. Karna menurut seila hujan itu identik banget sama kegalauan, dan sheila suka banget sama galau. Walaupun sebenarnya sheila sendiri gak tau apa yang lagi dia galau’in. Selain hujan sheila juga suka sama senja, kalau kata rajash pas banget sama orangnya, sama sama indah. Buat rajash sheila itu indah banget, mulai dari cara dia berbicara, dari cara dia menjelaskan sesuatu yang rumit jadi mudah, dan juga dari senyumnya yang paling indah tiada lawan bahkan kalau di bandingkan dengan bunga magnolia, bunganya masih kalah jauh sama sheila. Sejak smp sheila itu sudah di kenal oleh banyak orang bahkan sampai senior saja banyak yang kepincut dengan kecantikan sheila, sangking tidak relanya sheila disukai kakak kelas rajash sampai rela pukul-pukulan dengan seniornya sendiri.


39 Tapi saat itu, sheila tidak marah dengan rajash. Justru sheila sangat amat berterima kasih, karna rajash dirinya sudah tidak pernah lagi di tungguin di depan gerbang sekolah sampai sampai dipaksa untuk pulang bareng. Rajash tersenyum, dan hari itu adalah hari dimana rajash dan sheila saling berbicara untuk pertama kalinya. Oh iya untuk pertama kalinya juga, jok motor belakang rajash membonceng seorang bidadari saat itu. “makasih ya jash, tapi maaf gara gara gue muka lo jadi banyak luka..” ucap sheila sambil memundukan kepalanya. Memang ini seharusnya urusan sheila sendiri, tapi kenapa rajash berbuat sejauh ini demi dirinya?. “iya, gapapa kok shei. Nggak seberapa ini mah” Walaupun masih smp, tetap saja 3 tinju yang melayang di wajahnya itu tetap saja terasa sangat sakit. Sejujurnya rajash ingin sekali meringis kesakitan saat itu, tapi ia tidak bisa. Melihat wajah sheila yang cantik dan manis ini sudah membuat sakitnya hilang. “ke rumah gue ya jash, gue obatin dulu lukanya” “gapapa shei? Orang tua lo nanti gimana?” tanya rajash bingung. Bukan apa apa, tapi untuk anak seusia mereka saat itu, sangat mudah dicurigai apalagi sheila ini anak satu satunya di keluarganya. Pasti rajash dan sheila akan mendapatkan banyak cibiran nantinya. Entah dari orang-orang sekitar atau gosip dari teman sekolah. “gapapa kok, orang tua gue jarang dirumah. Karna kerjaan nya diluar kota” rajash menangguk kecil. Sekarang dia paham kenapa sheila suka menyendiri waktu jam makan siang. Bahkan


40 sheila lebih memilih makan di roofop sekolah sendiri dibandingkan dengan teman- teman nya. Sampai dimana rajash pun tiba dirumah sheila yang super duper mewah, tapi di dalamnya hanya terisi beberapa orang saja, seperti para pekerja disana dan juga.. sheila sendiri. “shei maaf kalau gue nanya nya terkesan nggak sopan, lo gak kesepian?” sheila terkekeh pelan. “kalau lo tanya kesepian, jujur gue kesepian. Dari sd gue belum punya temen ama sekali, tapi sekarang ada. Jadi gue ngga ngerasa kesepian” balas sheila sambil tersenyum. “siapa?” “lo” Oh indahnya masa masa smp, awal perkenalan yang sangat manis untuk rajash dan juga.. untuk sheila, maybe?. Ini lah alasan rajash sangat menyukai sheila, bahkan sampai tergila gila dibuat olehnya. Setelah kejadian itu, mereka menjadi lebih banyak interaksi. Mulai dari belajar bersama untuk ujian tes sma nanti, beli buku bareng. Bahkan sheila sendiri sudah cukup terkenal dikeluarga rajash. Sampai dimana 6 bulan yang membahagiakan bersama sheila harus terpisah karna sheila akan lanjut bersekolah di luar negeri. “harus banget ya shei?” tanya rajsh dengan wajah psrahnya. Sejujurnya kalau nanti sheila bilang mereka akan bertemu lagi nanti, rajash oke oke saja. Tapi apa bisa?? “rajash, maaf. Kita pasti ketemu lagi nanti” rajash menghela nafasnya pelan. Seketika saat itu, rajash ingin sekali mengatakan bahawa ia menyukai sheila. Tapi.. itu tidak mungkin, terlslu cepat rasanya. Dan akhirnya rajash tetap memendam rasa itu, sampai mereka bertemu lagi nanti.


41 “i hope so..” Setelah itu, sheila hilang tanpa kabar. Semua sosial media milik sheila sudah rajash cek, namun tetap tidak ada balasan apa apa. Rajah diambang kegalauan hebat saat itu, sampai dimana rajash mulai mengikhlaskan sheila, walaupun rajash masih sering mengecek sosial media milik gebetan nya itu. Setelah libur panjang dan tes masuk sekolah mengengah atas atau yang biasa kita sering sebut sma, rajash berhasil masuk di sekolah impian nya. SMA Mandala, sekolah yang masuk top 3 di bandung dan menjadi sekolah paling favorit nomor 1 disana. Bahagianya rajash saat itu saat tau bahwa dirinya di terima disekolah impian nya dari awal smp. Di masa sma, rajash membuka lembaran baru. Mulai dari nilanilainya yang dulu jelek menjadi bagus dan bahkan rajash mendapatkan peringkat nomor 1 dengan nilai tertinggi disekolahnya. Dan hampir semua nilai rajash itu nyaris sempurna, tidak hanya itu rajash juga bergabung dalam sebuah band yang dimana menjadi awalan rajash mendapatkan julukan dari anak anak sekolah dengan sebutan ‘the man with the most handsome visuals’. dengan julukan itu, hampir setiap harinya rajash mendapatkan surat cinta dari para perempuan, bukan hanya teman sengkatan nya, bahkan sampai adik kelas juga ikut mengirimkan surat cinta tersebut. Dan sekarang, rajash sudah memasuki tahun ketiga di masa sma nya yang dimana hanya dengan hitungan bulan mereka sudah lulus dari sekolah ini, dan juga rajash masih setia menunggu kabar dari seorang wanita yang saat ini masih menjadi pujaan hatinya. “anjir, banyak juga anak mutasi yang mau masuk ke sini” gumam pelan zidan sambil melihat daftar nama siswa/siswi


42 mutasi dari sekolah lain. Mendengar hal itu, rajash sedikit berharap bahwa sheila akan mutasi ke sekolahnya, walaupun rasanya tidak sangat tidak mungkin.. “salfok sedikit nggak ngaruh” bisik zidan pada teman nya, sambil menunjukan salah satu nama siswi mutasi dengan skor tes paling tinggi. Reygan dan jeremia terkejut bukan main, rasanya jantung mereka akan copot bila membayangkan saingan mereka akan bertambah satu. Menyaingi rajash saja mereka belum bisa, ini lagi siswi dengan skor tes paling tinggi. Auto lolos peringkat angkatan ini mah. Udah pas kali ah, setara sama rajash. “jash, lo nggak mau liat?” tawar zidan dengan senyum isengnya. Rajash tau tujuan zidan mau tunjukin, pasti karna siswinya cantik. Tapi rajash tidak terlalu tertarik dengan tawaran zidan, karna mau sebanyak apapun zidan menujukan banyak wajah siswi atau wanita di dunia ini, tetap yang paling cantik adalah sheila seorang. “nggak minat” “yakin, swastamita itu siapa yaa” seketika rajash terdiam, nama swastamita tengiang-iang dikepala nya saat ini. Dengan cepat rajash merebut ponsel milik zidan dan mencari nama swastamita tadi. Dengan harapan itu adalah sheila. “bukan sheila, ambil nih hp lo” mood rajash langsung berubah seketika, ia sudah berharap betul bahwa itu adalah sheila. Sore mejelang malam, rajash baru saja selesai kegiatan ekskul. Sangat lelah, rasanya malam ini rajash ingin sekali cepat-cepat ampai rumah. Jujur rajash sangat membenci kegiatan yang membuat dia berkeringat, tapi dia sangat menyukai basket dari


43 dulu. Mengingat sang ayah adalah mantan atlet basket, jadi rajash mempelajarinya sedikit. Dengan keadaan lelah, rajash kembali pulang dengan mengendarai motor. Angin malam yang berhembus sangat kencang menandkan bahwa hari ini akan hujan deras. Tak sengaja rajash memutar jalan melewati blok rumah sheila, dan rumah itu masih sama. Gelap dan tak berpenghuni. Keesokan harinya rajash bangun dengan keadaan demam, dan kondisinya juga sangat tidaak memingkinkan untuk sekolah. Alhasil, hari ini rajsh mengambil cuti dan beristirahat. Sesekali rajash juga melihat beberapa anak kecil yang sedang bermain diluar lewat jendela kamarnya. Betapa senangnya masa masa anak kecil dulu, bermain dengan teman-teman tanpa harus memikirkan apa apa. Namun sekarang, rajash harua memikirkan langkah selanjutna agar bisa tembus di kampus impian nya. “abang, bunda masak sop. Abang mau makan pagi nggak?” tanya seorang kamar kecil yang masuk ke dalam kamar rajash. Itu adalah tara, adik kecil manisnya. “boleh bilangin bunda jangan pakai bawang goreng ya” tara menangguk kecil, lalu segera kembali kebawah untuk mengambilkan makanan sang kakak. Tak lama makanan pun sampai dikamar rajash, seperti biasa rajash selalu tidak menyadari kalau ada seseorang yang masuk ke kamarnya. Ia masih fokus melihat anak kecil yang sedang bermain di depan rumanya. Wanita itu tersenyum melihat kelakuan rajash yang masih sama seperti dulu.


44 “jadi kapan lo ma makan, rajash” seketika jantung rajash berdetak sangat kecang, suara yang sudah lama ia rindukan sejak dulu. Dirinya masih terpaku di depan jendela, melihat bayangan wanita itu dengan mata yang berkaca-kaca. Sontak dengan cepat rajash membalikan poisi tubuhnya menghadap wanita itu. Betapa rindunya rajash saat ini, air matanya tidak bisa tertahan lagi, bahkan ia tidak mampu mengerakan tubuhnya untuk mengusap pipi lembut wanita itu. “rajash? Lo dengerin gue kan? Ayo kapan mau makan nya” “s-sheila..” gumam rajash pelan sambil meneteskan air matanya. Sheila tersenyum tipis, lalu berjalan mendekat dan memeluk erat rajash. “rajash, I miss you..” kalimat utama yang sangat-amat susah sheila ucapkan, akhirnya berhasil ia lontarkan kepada laki laki yang telah lama ia rindukan. “i miss you more than anything, sheila” rajash membalas pelukan sheila dengan sangat erat. Kini dua orang yang terpisah kembali bertemu dengan rasa rindu yang tertahan dan akhirnya terpecahkan. “shei, lo kemana aja. Gue nungguin lo” “maaf ya jash, kalau lama. Dan makasih uah nungguin gue sampai sekarang.” “lo nggak berubah ya shei, masih tetap sama manisnya” baru aja ketemu, sheila sudah kena gombalan buaya darat yang satu ini.


45 “apaan sih, jangan gitu deh. Udah sekarang makan dulu, terus obatnya diminum” “iya shei, bawel banget kayak sheila waktu smp” kekeh rajash sambil memakan sop buatan bundanya yang enaknya itu gak ada tandigan nya. “jwadi kapwam lo balik” tanya rajash dengan makanan yang penuh dengan makanan nya. Sheila hanya bisa meggelengkan kepalanya. “habisin dulu maknan nya baru ngomong jash” rajash tekekeh, lalu secepat mungkin ia menghabiskan makanan nya agar bisa mengobrol dengan sheila lebih lama. Melihat rajash yang makan lahap karna ingin mengobrol dengan dirinya, itu terlihat sangat lucu. “jadi, kapan lo balik?” tanya rajash. “semalem, sekitr jam 10an. Terus gue ketemu bunda di depan, gue mapir deh tadinya mau ketemu lo, tapi bunda bilang lo udah tidur. Jadi ya mampirnya hari ini aja. Rajash menangguk kecil, lalu setelah itu sheila pun pergi ke bawah dan meminggalkan rajash yang masih berada di kamarnya untuk membersihkan diri alian mandi. Setelah mandi dan siap-siap tak lupa untuk menggunakan parfum supaya sheila nanti tidak mencium bau bau aneh dari tubuhnya. 1 tahun berlalu, sejak pertemuan di kamar rajash yang menurut nya sangat tidak romantis jadi rajash memikirkan untuk mengajak sheila untuk ngedate. Karna rajash mendapatkan kabar baik, kalau sheila akan bersekolah di SMA Mandala. Tapi hal itu tidak bisa rajash lakukan sendiri, jadi rajash meminta bantuan dari teman teman dekatnya.


Click to View FlipBook Version