NAMA GURU : Fajar Suryono, S.T. KODE GURU : AV MATA PELAJARAN : PBSM
SMK KESATRIAN PURWOKERTO RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TAHUN PELAJARAN 2022/2023 SMK Kesatrian Purwokerto Jl. Kesatrian NO. 62 Purwokerto 53115 Email: [email protected] Website : smkkesatrian-pwt..sch.id Telp. : (0281 )636122 Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / Ganjil Materi Pokok : Struktur organisasi bengkel otomotif Pertemuan Ke : 1 dan 2 Alokasi Waktu : 10 x 45 menit A. Kompetensi Inti KI-3 (Pengetahuan) : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor . Pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional KI-4 (Keterampilan) : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor . Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi Klasifikasi Indikator 3.1 Memahami struktur organisasi bengkel otomotif 4.1 Membuat struktur organisasi bengkel otomotif 3.1.1 Menjelaskan pengertian struktur organisasi 3.1.2 Menganalisis fungsi struktur organisasi 3.1.3 Menyebutkan langkah menyusun struktur organisasi 3.1.4 Merancang struktur organisasi bengkel 4.1.1 Melatih cara membuat struktur organisasi bengkel otomotif 4.1.2 Menempel hasil pembuatan bagan struktur bengkel sederhana Kunci Kunci Pendukung Kunci Kunci Pendukung C. Tujuan Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Melalui langkah pembelajaran model Discovery Learning dengan pendekatan saintifik peserta didik : Menjelaskan pengertian struktur organisasi Menganalisis fungsi struktur organisasi Menyebutkan langkah menyusun struktur organisasi Merancang struktur organisasi bengkel Kemudian mengajukan pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data, Melatih cara membuat struktur organisasi bengkel otomotif Menempel hasil pembuatan bagan struktur bengkel sederhana Kemudian mengajukan pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data, menganalisa data, FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 1
Pengetahuan Keterampilan menganalisa data, menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi pengetahuan (memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi), menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi keterampilan (mengamati, mencoba, menyaji, dan menalar), dan sikap (jujur, santun, dan tanggungjawab). D. Materi Pembelajaran Materi Faktual dapat diamati dengan indera atau alat Menjelaskan pengertian struktur organisasi Menganalisis fungsi struktur organisasi Menyebutkan langkah menyusun struktur organisasi Merancang struktur organisasi bengkel Materi Konseptual Gabungan antar fakta-fakta yang saling berhubungan Struktur organisasi bengkel otomotif Materi Prinsip Generalisasi hubungan antar konsep-konsep yang saling terkait Pengertian Struktur Organisasi Fungsi Struktur Organisasi Langkah Menyusun Struktur Organisasi Struktur Organisasi Bengkel Materi Prosedural Sederetan langkah yang sistematis dalam menerapkan prinsip Prosedur melatih cara membuat struktur organisasi bengkel otomotif Cara menempel hasil pembuatan bagan struktur bengkel sederhana E. Pendekatan, Strategi dan Metode Pendekatan : Saintifik Metode: Diskusi, Tanya Jawab, Demontrasi, Praktek dan Penugasan Model : Discovery learning F. Alat dan Media Pembelajaran Vidio Pembelajaran. Slide Powerpoint. LCD Proyektor. G. SumberBelajar Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor, hal. 10 - 15, Struktur Organisasi Bengkel Otomotif, Samekto Wibowo, S.Pd., Grasindo, 2019 Hand Out Internet FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 2
H. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama ( 6 x 45 Menit ) Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu Pendahuluan Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Religius 25 menit Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Rasa ingin tahu Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya, Literasi Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar. Inti Stimulus Guru menampilkan tayangan tentang Pengertian Struktur Organisasi dan Fungsi Struktur Organisasi 25 menit 45 menit Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang Pengertian Struktur Organisasi dan Fungsi Struktur Organisasi Identifikasi Masalah Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang Pengertian Struktur Organisasi dan Fungsi Struktur Organisasi Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang Pengertian Struktur Organisasi dan Fungsi Struktur Organisasi FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 3
Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu 25 menit 30 menit 45 menit Pengumpulan Data Guru meminta siswa mengali informasi tentang Pengertian Struktur Organisasi dan Fungsi Struktur Organisasi Siswa menggali informasi tentang tentang Pengertian Struktur Organisasi dan Fungsi Struktur Organisasi Pembuktian Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang Pengertian Struktur Organisasi dan Fungsi Struktur Organisasi Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik Kesimpulan Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang Pengertian Struktur Organisasi dan Fungsi Struktur Organisasi Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai Pengertian Struktur Organisasi dan Fungsi Struktur Organisasi Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru Siswa menyimpulkan materi tentang Pengertian Struktur Organisasi dan Fungsi Struktur Organisasi Penutup Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas 30 menit Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya. Tanggung jawab Siswa melakukan Disiplin FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 4
Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu pembersihan peralatan, media dan ruangan. Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius Pertemuan Kedua ( 6 x 45 Menit ) Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu Pendahuluan Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Religius 25 menit Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Rasa ingin tahu Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya, Literasi Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar. Inti Stimulus Guru menampilkan tayangan tentang Langkah Menyusun Struktur Organisasi dan Struktur Organisasi Bengkel 25 menit Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang Langkah Menyusun Struktur Organisasi dan Struktur Organisasi Bengkel FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 5
Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu 45 menit 25 menit 30 menit 45 menit Identifikasi Masalah Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang Langkah Menyusun Struktur Organisasi dan Struktur Organisasi Bengkel Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang Langkah Menyusun Struktur Organisasi dan Struktur Organisasi Bengkel Pengumpulan Data Guru meminta siswa mengali informasi tentang Langkah Menyusun Struktur Organisasi dan Struktur Organisasi Bengkel Siswa menggali informasi tentang tentang Langkah Menyusun Struktur Organisasi dan Struktur Organisasi Bengkel Pembuktian Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang Langkah Menyusun Struktur Organisasi dan Struktur Organisasi Bengkel Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik Kesimpulan Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang Langkah Menyusun Struktur Organisasi dan Struktur Organisasi Bengkel Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai Langkah Menyusun Struktur Organisasi dan Struktur Organisasi Bengkel FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 6
Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru Siswa menyimpulkan materi tentang Langkah Menyusun Struktur Organisasi dan Struktur Organisasi Bengkel Penutup Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas 30 menit Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya. Tanggung jawab Siswa melakukan pembersihan peralatan, media dan ruangan. Disiplin Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius I. Penilaian Pembelajaran Penilaian Skala Sikap Teknik penilaian : Observasi : sikap religiius dan sikap sosial Bentuk penilaian : lembar pengamatan Instrumen penilaian : jurnal (terlampir) Pengetahuan Jenis/Teknik tes : tertulis, lisan,dan Penugasan Bentuk tes : uraian Instrumen Penilaian : (terlampir) Keterampilan Teknik/Bentuk Penilaian : Praktik/Performence Portofolio Instrumen Penilaian : (terlampir) Remedial Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan misalnya. PROGRAM REMIDI FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 7
Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Kelas/Semester : XII / Ganjil Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Ulangan Harian Ke : …………………………………………….. Tanggal Ulangan Harian : …………………………………………….. Bentuk Ulangan Harian : …………………………………………….. Materi Ulangan Harian : …………………………………………….. (KD / Indikator) : 3.1.1. Menjelaskan pengertian struktur organisasi 3.1.2 Menganalisis fungsi struktur organisasi 3.1.3 Menyebutkan langkah menyusun struktur organisasi 3.1.4 Merancang struktur organisasi bengkel KKM : 75 No Nama Peserta Didik Nilai Ulangan Indikator yang Belum Dikuasai Bentuk Tindakan Remedial Nilai Setelah Remedial Keterangan 1 2 3 4 Pengayaan Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut : 1. Membaca buku-buku tentang materi yang relevan. 2. Mencari informasi secara online tentang materi 3. Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang materi 4. Mengamati langsung tentang materi yang ada di lingkungan sekitar. Purwokerto, Juni 2023 Guru Mata Pelajaran Fajar Suryono Lampiran FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 8
MATERI PEMBELAJARAN Pertemuan Pertama ( 6 x 45 Menit ) Pengertian Struktur Organisasi Struktur organisasi bengkel adalah merupakan susunan kelompok kerja / unit kerja yang terdiri dari 2 orang atau lebih dengan memiliki tugas dan tanggung jawab sesuai dengan posisi atau jabatan untuk mencapai tujuan /visi misi perusahaan. Dalam struktur organisasi tugas dan tanggung jawab masing-masing posisi atau jabatan akan lebih jelas dan terorganisir dengan baik. Dalam struktur organisasi yang baik dapat menjelaskan antara tugas dan tanggung jawab yang satu dengan yang lainnya dalam hubungan kerja, siapa yang memimpin , siapa yang melapor, siapa yang bertanggung jawab dalam suatu pekerjaan. Dalam sebuah perusahaan bengkel struktur organisasi sangat penting, karena ini merupakan bagian dari manajemen sebagai alat untuk membangun hubungan kerja. Hubungan diantara fungsi setiap karyawan, tanggung jawab, tugas, wewenang yang berbeda dalam perusahaan. Maka setiap karyawan akan saling ketergantungan satu dengan yang lainnya dalam mencapai tujuan perusahaan. Fungsi Struktur Organisasi Peranan struktur dalam suatu organisasi sangat penting untuk menjamin perkembangan bengkel, berikut fungsi struktur organisasi dalam sebuah perusahaan bengkel : 1. Kejelasan tanggung jawab setiap karyawan dan pimpinan dalam bengkel Dengan adanya struktur organisasi, maka dalam perusahaan bengkel akan jelas siapa yang bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan apa yang jadi tanggung jawab masingmasing karyawan sesuai dengan posisinya. 2. Kejelasan kedudukan jabatan setiap karyawan Dengan adanya struktur organisasi, maka kedudukan setiap karyawan jelas secara formal. siapa yang jadi pimpinan, siapa yang jadi bawahan, kepada siapa melapor melalui bagan dalam struktur. sehingga hal ini akan memudahkan setiap karyawan dalam berkoordinasi satu dengan yang lainnya untuk menghinari missed communication. 3. Kejelasan jalur hubungan kerja antar karyawan Dalam bagan struktur organisasi akan terlihat jelas hubungan kerja dalam melakukan tugas dan tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan sehingga lebih efektif. 4. Pengendalian dan pengawasan karyawan jelas Adanya Struktur organisasi, maka kedudukan setiap karyawan jelas. mana atasan dan mana bawahan, sehingga pengendalian karyawan dalam perusahaan akan lebih jelas dalam pelaksanaannya. Atasan akan mudah mengkoordinasi bawahannya dan mengevaluasi kinerja bawahannya sesuai dengan jalur organisasi. Fungsi dan tanggung jawab masing-masing anggota dikendalikan dan dievaluasi oleh atasannya berdasarkan alur hubungan kerja dalam struktur organisasi. Sumber : http://www.gudangimajinasi.com/2019/08/materi-memahami-struktur-organisasi.html Pertemuan Kedua ( 6 x 45 Menit ) Langkah Menyusun Struktur Organisasi Dalam membuat sebuah struktur organisasi dalam perusahaan bengkel ada bebrapa langkah yang harus diperhatikan yaitu : Menyusun atu merinci jenis pekerjaan yang ada dibengkel untuk mencapai tujuan bengkel Membagi jenis pekerjaan dalam aktivitas bengkel secara dan mengkualifikasikannya Mengkombinasikan pekerjaan yang sudah dikelompokan untuk dibagi - bagi pada setiap posisi dalam organisasi Menetapkan mekanisme untuk koordinasi pekerjaan tiap anggota organisasi Struktur Organisasi Bengkel Bengkel sepeda motor adalah perusahaan yang bergerak dibidang pelayanan jasa dan penjualan spare part. Salah satu faktor yang mempengaruhi kemajuan perusahaan bengkel sepeda motor FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 9
adalah management bengkel itu sendiri diantaranya adalah struktur organisasi bengkel. Struktur organisasi bengkel sangat penting untuk hubungan koordinasi antar karyawan. Selain itu SOP alur kerja bengkel sangat penting untuk menentukan tugas masing-masing karyawan. STRUKTUR ORGANISASI BENGKEL Tugas, Fungsi dan Tanggung Jawab bagian struktur organisasi bengkel : 1. Manager Fungsi : Memonitor, mengevaluasi langsung perkembangan perusahaan bengkel Tugas : Mengontrol, mengevaluasi semua sistem yang diterapkan dibengkel, membuat rencana pengembangan bengkel, mengembangkan SDM untuk meningkatkan kualitas kerja. Tanggung Jawab : Menjaga kelangsungan usaha bengkel, mengembangkan usaha bengkel, mengontrol kinerja karyawan. 2. Kepala Bengkel / Service Advisor Fungsi : Orang yang langsung berhubungan dengan konsumen untuk melayani dan menerima konsumen Tanggung Jawab : Menjamin operasional bengkel dengan baik, Menjaga hasil kualitas kerja bawahan, mengantisipasi kebutuhan konsumen, mengevaluasi dan melaporkan kondisi bengkel pada atasan, mengkoordinsi pekerjaan. Tugas : Melaksanakan pelayanan penerimaan konsumen dengan baik, mendiagnosa keluhan konsumen dengan baik, membuat pra WO (work order) yang sesuai dengan keluhan konsumen, melakukan pemeriksaan sepeda motor sebelum pengerjaan oleh teknisi, membuat estimasi biaya dan waktu pengerjaan, melaksanakan final check untuk mengontrol kualitas service 3. Kepala Mekanik Fungsi : Mengkoordinator pekerjaan teknisi dengan baik Tanggung jawab : Mengontrol pekerjaan teknisi untuk menjamin kualitas kerja teknisi Tugas : Membagi pekerjaan terhadap mekanik, membantu pekerjaan mekanik apabila terdapat kesulitan, menyerahkan work order FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 10
kepada mekanik, menyerahkan spart part yang dibutuhkan mekanik, mengefisiensikan waktu pengerjaan mekanik. 4. Admint service Fungsi : Mencatat administrasi bengkel dan mengelola keuangan Tanggung jawab : Melaporkan hasil kerja harian dan bulanan bengkel Tugas : Membuat work order / surat perintah kerja dengan benar, membuat laporan harian dan bulanan, mencatat pendapatan dan pengeluaran kas, membuat tagihan biaya pekerjaan service dan penjuakan part, membuat data base pelanggan 5. Admint spare part Fungsi : Pengadaan stock, penjualan stock dan mengontrol stock spare part Tanggung jawab : Melaporkan kondisi stock, pengeluaran da pengadaan stock Tugas : Mengeluarkan stock sesuai permintaan dalam surat perintah kerja, mencata pengeluaran stock, mencatat pengadaan stock, mengontrol ketersedian stock, membuat laporan penjualan, melkukan order stock sesuai kebutuhan 6. Gudang Part Fungsi : Menata penempatan stock, mengeluarkan stock sesuai permintaan, mengntrol stock Tanggung Jawab : menjaga, memelihara kelengkapan ketersedian stock spare part dalam gudang Tugas : Mengeluarkan stock sesuai surat perintah kerja dan pemesanan, mengontrol ketersediaan stock, menempatkan stock sesuai part lokasi, membuat laporan harian dan bulanan penjualan 7. Teknisi Fungsi : Melaksanakan pekerjaan service sesuai surat perintah kerja Tanggung jawab : Menjaga dan memelihara inventaris kelengkapan tools, menjaga kualitas kerja dengan baik, melaporkan kondisi kelengkapan toools Tugas : Melaksanakan pelayanan service sesuai surat perintah kerja dengan baik, menggunakan peralatan sesuai fungsinya, memelihara kebersihan area kerja : pakaian, pit dan tools. Referensi http://www.gudangimajinasi.com/2019/08/materi-memahami-struktur-organisasi.html Lampiran Instrumen Penilaian INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP 1. Penilaian Observasi FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 11
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap No Nama Siswa Sikap spiritual Sikap sosial Jumlah Skor Mensyukuri 1-4 Jujur 1-4 Kerja sama 1-4 Harga diri 1- 4 1 2 3 4 5 a. Sikap Spiritual Indikator sikap spiritual “mensyukuri”: • Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran • Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi sesuai agama yang dianut • Saling menghormati, toleransi • Memelihara hubungan baik dengan sesama teman sekelas. Rubrik pemberian skor: • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. b. Sikap Sosial 1. Sikap jujur Indikator sikap sosial “jujur” • Tidak berbohong • Mengembalikan kepada yang berhak bila menemukan sesuatu • Tidak nyontek, tidak plagiarism • Terus terang. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 2. Sikap kerja sama Indikator sikap sosial “kerja sama” • Peduli kepada sesama • Saling membantu dalam hal kebaikan • Saling menghargai/ toleran • Ramah dengan sesama. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 3. Sikap Harga diri Indikator sikap sosial “harga diri” • Tidak suka dengan dominasi asing • Bersikap sopan untuk menegur bagi mereka yang mengejek • Cinta produk negeri sendiri • Menghargai dan menjaga karya-karya sekolah dan masyarakat sendiri. FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 12
Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN Kisi Kisi Soal Uraian FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 13
Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C3) Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / I KD Kompetensi Dasar Bahan/ Kelas Semester Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal 3.1 Memahami struktur organisasi bengkel otomotif XII / 1 Pengertian Struktur Organisasi dan Fungsi Struktur Organisasi Pemaha man (C2) Menjelaskan pengertian struktur organisasi Uraian Analisis (C4) Menganalisis fungsi struktur organisasi Uraian Langkah Menyusun Struktur Organisasi dan Struktur Organisasi Bengkel Pengeta huan (C1) Menyebutkan langkah menyusun struktur organisasi Uraian Kreasi (C6) Merancang Struktur Organisasi Bengkel Uraian Soal Uraian : 1. Uraikan Pengertian Struktur Organisasi bengkel ! 2. Uraikan Fungsi Struktur Organisasi ..? 3. Sebutkan Langkah Menyusun Struktur Organisasi.? 4. Sebuah bengkel dapat bergerak optimal dan efisien dengan adanya komponen - komponen , uraikan komponen penting tersebut …? Pedoman Penskoran Soal Uraian : NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR 1. Jawab: Pengertian Struktur Organisasi bengkel : Struktur organisasi bengkel adalah merupakan susunan kelompok kerja / unit kerja yang terdiri dari 2 orang atau lebih dengan memiliki tugas dan tanggung jawab sesuai dengan posisi atau jabatan untuk mencapai tujuan /visi misi perusahaan. Dalam struktur organisasi tugas dan tanggung jawab masing-masing posisi atau jabatan akan lebih jelas dan terorganisir dengan baik. Dalam struktur organisasi yang baik dapat menjelaskan antara tugas dan tanggung jawab yang satu dengan yang lainnya dalam hubungan kerja, siapa yang memimpin , siapa yang melapor, siapa yang bertanggung jawab dalam suatu pekerjaan. Sumber : http://www.gudangimajinasi.com/2019/08/materi-memahami-strukturrganisasi.html SKOR MAKSIMUM 10 2. Jawab: Peranan struktur dalam suatu organisasi sangat penting untuk menjamin perkembangan bengkel, berikut fungsi struktur organisasi dalam sebuah perusahaan bengkel : 1. Kejelasan tanggung jawab setiap karyawan dan pimpinan dalam bengkel Dengan adanya struktur organisasi, maka dalam perusahaan bengkel akan jelas siapa yang bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan apa yang jadi tanggung jawab masing-masing karyawan sesuai dengan posisinya. 2. Kejelasan kedudukan jabatan setiap karyawan Dengan adanya struktur organisasi, maka kedudukan setiap karyawan jelas secara formal. siapa yang jadi pimpinan, siapa yang jadi bawahan, kepada siapa melapor melalui bagan dalam struktur. sehingga hal ini akan memudahkan setiap karyawan dalam berkoordinasi satu dengan yang lainnya untuk menghinari missed communication. FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 14
NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR 3. Kejelasan jalur hubungan kerja antar karyawan Dalam bagan struktur organisasi akan terlihat jelas hubungan kerja dalam melakukan tugas dan tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan sehingga lebih efektif. 4. Pengendalian dan pengawasan karyawan jelas Adanya Struktur organisasi, maka kedudukan setiap karyawan jelas. mana atasan dan mana bawahan, sehingga pengendalian karyawan dalam perusahaan akan lebih jelas dalam pelaksanaannya. Atasan akan mudah mengkoordinasi bawahannya dan mengevaluasi kinerja bawahannya sesuai dengan jalur organisasi. Fungsi dan tanggung jawab masing-masing anggota dikendalikan dan dievaluasi oleh atasannya berdasarkan alur hubungan kerja dalam struktur organisasi. Sumber : https://www.gridoto.com/read/221019561/mengenal-lagi-jenis-jenis-rangka-sepeda-motor? page=all#!%2F SKOR MAKSIMUM 30 3. Jawab: Dalam membuat sebuah struktur organisasi dalam perusahaan bengkel ada bebrapa langkah yang harus diperhatikan yaitu : o Menyusun atu merinci jenis pekerjaan yang ada dibengkel untuk mencapai tujuan bengkel o Membagi jenis pekerjaan dalam aktivitas bengkel secara dan mengkualifikasikannya o Mengkombinasikan pekerjaan yang sudah dikelompokan untuk dibagi - bagi pada setiap posisi dalam organisasi o Menetapkan mekanisme untuk koordinasi pekerjaan tiap anggota organisasi Sumber : http://www.gudangimajinasi.com/2019/08/materi-memahami-struktur-organisasi.html SKOR MAKSIMUM 20 4. Jawab: Sebuah perusahaan dapat bergerak optimal dan efisien dengan adanya komponenkomponen yang harus ada dalam struktur organisasi, diantaranya adalah: 1. Manager Fungsi : Memonitor, mengevaluasi langsung perkembangan perusahaan bengkel Tugas : Mengontrol, mengevaluasi semua sistem yang diterapkan dibengkel, membuat rencana pengembangan bengkel, mengembangkan SDM untuk meningkatkan kualitas kerja. Tanggung Jawab : Menjaga kelangsungan usaha bengkel, mengembangkan usaha bengkel, mengontrol kinerja karyawan. 2. Kepala Bengkel / Service Advisor Fungsi : Orang yang langsung berhubungan dengan konsumen untuk melayani dan menerima konsumen Tanggung Jawab : Menjamin operasional bengkel dengan baik, Menjaga hasil kualitas kerja bawahan, mengantisipasi kebutuhan konsumen, mengevaluasi dan melaporkan kondisi bengkel pada atasan, mengkoordinsi pekerjaan. Tugas : Melaksanakan pelayanan penerimaan konsumen dengan baik, mendiagnosa keluhan konsumen dengan baik, membuat pra WO (work order) yang sesuai dengan keluhan konsumen, melakukan pemeriksaan sepeda motor sebelum pengerjaan oleh teknisi, membuat estimasi biaya dan waktu pengerjaan, melaksanakan final check untuk mengontrol kualitas service 3. Kepala Mekanik Fungsi : Mengkoordinator pekerjaan teknisi dengan baik FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 15
NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR Tanggung jawab : Mengontrol pekerjaan teknisi untuk menjamin kualitas kerja teknisi Tugas : Membagi pekerjaan terhadap mekanik, membantu pekerjaan mekanik apabila terdapat kesulitan, menyerahkan work order kepada mekanik, menyerahkan spart part yang dibutuhkan mekanik, mengefisiensikan waktu pengerjaan mekanik. 4. Admint service Fungsi : Mencatat administrasi bengkel dan mengelola keuangan Tanggung jawab : Melaporkan hasil kerja harian dan bulanan bengkel Tugas : Membuat work order / surat perintah kerja dengan benar, membuat laporan harian dan bulanan, mencatat pendapatan dan pengeluaran kas, membuat tagihan biaya pekerjaan service dan penjuakan part, membuat data base pelanggan 5. Admint spare part Fungsi : Pengadaan stock, penjualan stock dan mengontrol stock spare part Tanggung jawab : Melaporkan kondisi stock, pengeluaran da pengadaan stock Tugas : Mengeluarkan stock sesuai permintaan dalam surat perintah kerja, mencata pengeluaran stock, mencatat pengadaan stock, mengontrol ketersedian stock, membuat laporan penjualan, melkukan order stock sesuai kebutuhan 6. Gudang Part Fungsi : Menata penempatan stock, mengeluarkan stock sesuai permintaan, mengntrol stock Tanggung Jawab : menjaga, memelihara kelengkapan ketersedian stock spare part dalam gudang Tugas : Mengeluarkan stock sesuai surat perintah kerja dan pemesanan, mengontrol ketersediaan stock, menempatkan stock sesuai part lokasi, membuat laporan harian dan bulanan penjualan 7. Teknisi Fungsi : Melaksanakan pekerjaan service sesuai surat perintah kerja Tanggung jawab : Menjaga dan memelihara inventaris kelengkapan tools, menjaga kualitas kerja dengan baik, melaporkan kondisi kelengkapan toools Tugas : Melaksanakan pelayanan service sesuai surat perintah kerja dengan baik, menggunakan peralatan sesuai fungsinya, memelihara kebersihan area kerja : pakaian, pit dan tools Sumber : http://www.gudangimajinasi.com/2019/08/materi-memahami-struktur-organisasi.html SKOR MAKSIMUM 40 TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 Kisi Kisi Soal Pilihan Ganda FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 16
Jenjang Sekolah : SMK Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kurikulum : 2013 Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda KD Kompetensi Dasar Bahan/ Kelas Semester Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal 3.1 Memahami struktur organisasi bengkel otomotif XII / 1 Pengertian Struktur Organisasi dan Fungsi Struktur Organisasi Pemahaman (C2) Menjelaskan pengertian struktur organisasi PG Analisis (C4) Menganalisis fungsi struktur organisasi PG Langkah Menyusun Struktur Organisasi dan Struktur Organisasi Bengkel Pengetahuan (C1) Menyebutkan langkah menyusun struktur organisasi PG Kreasi (C6) Merancang Struktur Organisasi Bengkel PG Soal Pilihan Ganda : Berilah tanda silang (x) pada salah satu huruf a, b, c, d, dan e di depan jawaban yang paling tepat ! 1. Struktur organisasi bengkel adalah …. A. Susunan kelompok kerja / unit kerja yang terdiri dari 2 orang atau lebih B. Suatu organisasi sangat penting untuk menjamin perkembangan bengkel C. Suatu Perusahaan bengkel akan jelas siapa yang bertanggung jawab D. Pekerjaan yang ada dibengkel untuk mencapai tujuan bengkel E. Pekerjaan dalam aktivitas bengkel secara dan mengkualifikasikannya 2. Kejelasan tanggung jawab tiap karyawan dan pimpinan dalam bengkel adalah fungsi …. A. Admint service B. Alur kerja bengkel C. Perusahaan yang bergerak dibidang pelayanan jasa D. Fungsi karyawan E. Struktur organisasi 3. Pengadaan stock, penjualan stock dan mengontrol stock spare part adalah fungsi dari………. A. Admint service B. Kepala Mekanik C. Kepala Bengkel D. Manager E. Admint spare part 4. Mengontrol, mengevaluasi semua sistem yang diterapkan dibengkel, membuat rencana pengembangan bengkel, mengembangkan SDM untuk meningkatkan kualitas kerja. Adalah tugas …. A. Service Advisor B. Manager C. Kepala Mekanik D. Admint service E. Admint spare part 5. Struktur organisasi dalam perusahaan bengkel ada bebrapa langkah yang harus diperhatikan yaitu… Kecuali A. Menyusun atu merinci jenis pekerjaan yang ada dibengkel untuk mencapai tujuan bengkel FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 17
B. Membagi jenis pekerjaan dalam aktivitas bengkel secara dan mengkualifikasikannya C. Mengkombinasikan pekerjaan yang sudah dikelompokan untuk dibagi - bagi pada setiap posisi dalam organisasi D. Menetapkan mekanisme untuk koordinasi pekerjaan tiap anggota organisasi E. Semua benar 6. Komponen struktur organisasi bengkel yang berfungsi mengkoordinator pekerjaan teknisi dengan baik adalah……… A. Admint service B. Gudang Part C. Kepala Mekanik D. Service Advisor E. Teknisi 7. Melaporkan kondisi stock, pengeluaran dan pengadaan stock adalag tanggung jawab dari…. A. Service Advisor B. Kepala Bengkel C. Kepala Mekanik D. Admint spare part E. Admint service 8. Peranan struktur dalam suatu organisasi sangat penting untuk menjamin perkembangan bengkel, berikut fungsi struktur organisasi dalam sebuah perusahaan bengkel …Kecuali.. A. Kejelasan tanggung jawab setiap karyawan dan pimpinan dalam bengkel B. Kejelasan kedudukan jabatan setiap karyawan C. Kejelasan jalur hubungan kerja antar karyawan D. Pengendalian dan pengawasan karyawan jelas E. Menyusun atu merinci jenis pekerjaan yang ada dibengkel untuk mencapai tujuan bengkel 9. Kejelasan kedudukan jabatan setiap karyawan…hal ini merupakan …? A. Peranan struktur organisasi B. Perusahaan bengkel sepeda motor. C. Fungsi dan tanggung jawab manager D. fungsi kepala mekanik E. Tugas Admint spare part 10. Kegiatan pengkoordinasian perlu memperhatikan hal-hal berikut, kecuali ... A. Simplifikasi B. Evaluasi C. Integrasi D. Koordinasi E. Sinkronisasi Pedoman Penskoran Soal Pilihan Ganda : NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR Benar Salah FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 18
1 Jawaban : A 10 2 Jawaban : E 10 3 Jawaban : E 10 4 Jawaban : B 10 5 Jawaban : E 10 6 Jawaban : C 10 7 Jawaban : D 10 8 Jawaban : E 10 9 Jawaban : A 10 10 Jawaban : A 10 TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 0 INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN Soal Praktek Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C3) Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / Ganjil No Komponen/Sub Komponen Pencapaian Kompetensi Tidak Ya CK 7,0-7,9 K 8,0-8,9 SK 9,0-10 1 2 3 4 5 6 I Persiapan Kerja (Skor maksimal 30) 1.1 Penggunaan pakaian kerja 1.2 Persiapan tools and equipment 1.3 Persiapan buku manual Melatih cara membuat struktur organisasi bengkel otomotif Menempel hasil pembuatan bagan struktur bengkel sederhana Sikap kerja a. kerapihan dalam bekerja Bekerja dengan rapih 85 - 100 Bekerja dengan cukup rapih 75 - 84 Bekerja dengan kurang rapih 65 - 74 b. Kedisiplinan dalam bekerja Bekerja dengan disiplin 85 - 100 Bekerja dengan cukup disiplin 75 - 84 Bekerja dengan kurang disiplin 65 - 74 c. Ketelitian dalam bekerja Bekerja dengan teliti 85 - 100 Bekerja dengan cukup teliti 75 - 84 Bekerja dengan kurang teliti 65 - 74 d. ketekunan dalam bekerja Bekerja dengan tekun 85 - 100 FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 19
Bekerja dengan cukup tekun 75 - 84 Bekerja dengan kurang tekun 65 - 74 RATA-RATA SIKAP KERJA 4 Waktu Penyelesaian pekerjaan Selesai sebelum waktu berakhir 85 - 100 Selesai tepat waktu 75 - 84 Selesai setelah waktu berakhir 65 - 74 RATA-RATA WAKTU Pengolahan Nilai Keterampilan : Nilai Praktik(NP) Persiapan Proses dan Hasil Kerja Sikap Kerja Waktu ∑ NP 1 2 3 5 6 Rata-rata skor perolehan Skor Maksimum Bobot 10% 60% 20% 10% NK Keterangan: Skor Perolehan merupakan penjumlahan skor per komponen penilaian Skor Maksimal merupakan skor maksimal per komponen penilaian Bobot diisi dengan persentase setiap komponen. Besarnya persentase dari setiap komponen ditetapkan secara proposional sesuai karakteristik kompetensi keahlian. Total bobot untuk komponen penilaian adalah 100 NK = Nilai Komponenmerupakan perkalian dari skor perolehan dengan bobot dibagi skor maksimum Purwokerto, Juni 2023 Guru Mata Pelajaran Fajar Suryono . FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 20
SMK KESATRIAN PURWOKERTO RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TAHUN PELAJARAN 2023/2024 SMK Kesatrian Purwokerto Jl. Kesatrian NO. 62 Purwokerto 53115 Email: [email protected] Website : smkkesatrian-pwt..sch.id Telp. : (0281 )636122 Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / Gasal Materi Pokok : Jenis-jenis pelayanan bengkel dan faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel No. RPP : 2 Pertemuan Ke : 5-8 Alokasi Waktu : 24 Jp (6JP X 45 Menit) I. KompetensiInti KI-3 (Pengetahuan) : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor . Pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional KI-4 (Keterampilan) : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor . Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung II. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi Klasifikasi Indikator 3.2 Mengklasifikasikan jenis-jenis pelayanan bengkel dan mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel 4.2 Menjelaskan jenis-jenis layanan bengkel dan mendata faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel 3.2.1 Mendefinisikan jenis-jenis pelayanan bengkel 3.2.2 Menjelaskan jenis-jenis pelayanan bengkel 3.2.3 Mengklasifikasikan jenis-jenis pelayanan bengkel. 3.2.3 Mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel 3.2.4 Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel 3.2.4 Meyimpulkan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel 4.2.1 Menyebutkan jenis-jenis pelayanan bengkel 4.2.2 Mendefinisikan jenis-jenis pelayanan bengkel 4.2.3 Menjelaskan jenis-jenis pelayanan bengkel. 4.2.4 Memilah faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel 4.2.5 Membuat daftar faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel Kunci Kunci Pendukung Pendukung Pengayaan Pengayaan Pengayaan Kunci Pendukung III. Tujuan Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Melalui langkah pembelajaran model Discovery Learning dengan pendekatan saintifik peserta didik : ● Menguraikan karakteristik jasa ● Merinci klasifikasi jasa ● Mengidentifikasikan jenis-jenis layanan bengkel ● Membuat data tentang jenis-jenis pelayanan bengkel FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 1
Pengetahuan Keterampilan ● Menjelaskan pengertian Fast Track Atau Servis Cepat,Service By Booking, Light Service, Heavy Repair, Claim Service • Menjelaskan pengertian kewirausahaan • Menyebutkan langkah langkah membuat usaha kecil • Menganalisis keberhasilan usaha • Menyebutkan karakteristik wirausaha ● Mengumpulkan data – data tentang factor –faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel ● Mengidentifikasikan faktor-faktor yang mempen-garuhi keberhasilan bengkel IV. Materi Pembelajaran Materi Faktual dapat diamati dengan indera atau alat ● Menjelaskan pengertian kewirausahaan ● Menyebutkan langkah langkah membuat usaha kecil ● Menganalisis keberhasilan usaha ● Menyebutkan karakteristik wirausaha ● Mengkalkulasi modal dan peluang ● Menentukan lokasi, dan arah pemasaran ● Mendiagnosis hal hal yang mempengaruhi keberhasilan usaha Materi Konseptual Gabungan antar fakta-fakta yang saling berhubungan ● Jenis-jenis pelayanan bengkel ● Faktor- faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel Materi Prinsip Generalisasi hubungan antar konsepkonsep yang saling terkait ● Kewirausahaan ● Usaha Kecil ● Keberhasilan Usaha ● Karakteristik Wirausaha ● Modal ● Peluang ● Perencanaan ● Lokasi ● Pemasaran ● Pengalaman ● Hal yang Mempengaruhi Keberhasilan dan Kegagalan Bengkel Materi Prosedural Sederetan langkah yang sistematis dalam menerapkan prinsip ● Prosedur mengumpulkan data – data tentang factor –faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel ● Langkah - Langkah mengidentifikasikan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel V. Pendekatan, Strategi dan Metode ● Pendekatan : Saintifik ● Metode : Diskusi, Tanya Jawab, Demontrasi, Praktek dan Penugasan ● Model : Discovery Learning VI. Alat dan Media Pembelajaran ● Vidio Pembelajaran. ● Slide Powerpoint. ● LCD Proyektor. VII. SumberBelajar ● Hand Out ● Internet VIII. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke Lima ( 6 x 45 Menit ) FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 2
Langkah pemebelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Alokasi Waktu Pendahuluan ● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Religius ● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin ● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. ● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Rasa ingin tahu ● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung ● Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya, Literasi ● Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar. Inti Stimulus ● Guru menampilkan tayangan tentang pengertian kewirausahaan langkah langkah membuat usaha kecil Menganalisis keberhasilan usaha ● Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang Kewirausahaan, usaha kecil, keberhasilan usaha, karakteristik wirausaha dan modal Identifikasi masalah ● Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang Kewirausahaan, usaha kecil, keberhasilan usaha, karakteristik wirausaha dan modal ● Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang Kewirausahaan, usaha kecil, keberhasilan usaha, karakteristik wirausaha dan modal Pengumpulan data ● Guru meminta siswa mengali informasi tentang Kewirausahaan, usaha kecil, keberhasilan usaha, karakteristik wirausaha dan modal ● Siswa menggali informasi tentang tentang Kewirausahaan, usaha kecil, keberhasilan usaha, karakteristik wirausaha dan modal Pembuktian ● Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang Kewirausahaan, usaha kecil, keberhasilan usaha, karakteristik wirausaha dan modal ● Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik kesimpulan ● Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang Kewirausahaan, usaha kecil, keberhasilan usaha, karakteristik wirausaha dan modal ● Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai Kewirausahaan, usaha kecil, keberhasilan usaha, karakteristik wirausaha dan modal ● Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru ● Siswa menyimpulkan materi tentang Kewirausahaan, usaha kecil, keberhasilan usaha, karakteristik wirausaha dan modal Penutup ● Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas ● Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 3
Langkah pemebelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Alokasi Waktu ● Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya. Tanggung jawab ● Siswa melakukan pembersihan peralatan, media dan ruangan. Disiplin ● Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius Pertemuan Ke enam ( 6 x 45 Menit ) Langkah pemebelajaran Tahapan Model Pembelajaran Kegiatan Deskripsi Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Analisa Waktu Pendahuluan ● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Religius ● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin ● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. ● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Rasa ingin tahu ● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung ● Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya, Literasi ● Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar. Inti Stimulus ● Guru menampilkan tayangan tentang ● karakteristik jasa ● Merinci klasifikasi jasa ● Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel Identifikasi masalah ● Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel ● Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel Pengumpulan data ● Guru meminta siswa mengali informasi tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel ● Siswa menggali informasi tentang tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel Pembuktian ● Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 4
● Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik kesimpulan ● Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel ● Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel ● Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru ● Siswa menyimpulkan materi tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel Penutup ● Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas ● Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. ● Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya. Tanggung jawab ● Siswa melakukan pembersihan peralatan, media dan ruangan. Disiplin ● Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius Pertemuan Ke Tujuh ( 6 x 45 Menit ) FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 5
Langkah pemebelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Analisa Waktu Pendahuluan ● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Religius ● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin ● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. ● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Rasa ingin tahu ● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung ● Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya, Literasi ● Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar. Inti Stimulus ● Guru menampilkan tayangan tentang ● Mengidentifikasikan jenis-jenis layanan bengkel ● Membuat data tentang jenis-jenis pelayanan bengkel ● Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel Identifikasi masalah ● Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel ● Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel Pengumpulan data ● Guru meminta siswa mengali informasi tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel ● Siswa menggali informasi tentang tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel Pembuktian ● Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel ● Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik kesimpulan ● Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel ● Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel ● Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 6
● Siswa menyimpulkan materi tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel Penutup ● Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas ● Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. ● Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya. Tanggung jawab ● Siswa melakukan pembersihan peralatan, media dan ruangan. Disiplin ● Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius Pertemuan Ke Delapan ( 6 x 45 Menit ) Langkah pemebelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Analisa Waktu Pendahuluan ● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Religius ● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin ● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. ● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Rasa ingin tahu ● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung ● Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya, Literasi ● Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar. Inti Stimulus ● Guru menampilkan tayangan tentang ● Mengumpulkan data – data tentang factor – faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel ● Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel Identifikasi masalah ● Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel ● Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel Pengumpulan data ● Guru meminta siswa mengali informasi tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel ● Siswa menggali informasi tentang tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 7
Pembuktian ● Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel ● Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik kesimpulan ● Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel ● Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel ● Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru ● Siswa menyimpulkan materi tentang Peluang, Perencanaan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel Penutup ● Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas ● Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. ● Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya. Tanggung jawab ● Siswa melakukan pembersihan peralatan, media dan ruangan. Disiplin ● Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius IX. Penilaian Pembelajaran ● Penilaian Skala Sikap ● Teknik penilaian : Observasi : sikap religiius dan sikap sosial ● Bentuk penilaian : lembar pengamatan ● Instrumen penilaian : jurnal (terlampir) ● Pengetahuan ● Jenis/Teknik tes : tertulis, lisan,dan Penugasan ● Bentuk tes : uraian ● Instrumen Penilaian : (terlampir) ● Keterampilan Teknik/Bentuk Penilaian : ● Praktik/Performence ● Fortofolio ● Instrumen Penilaian : (terlampir) Remedial Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan misalnya. PROGRAM REMIDI Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Kelas/Semester : XII / Ganjil FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 8
Mata Pelajaran : PBSM Ulangan Harian Ke : 1 Tanggal Ulangan Harian : - Bentuk Ulangan Harian : Praktek Materi Ulangan Harian : Jenis-jenis pelayanan bengkel dan faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel (KD / Indikator) : Mengklasifikasikan jenis-jenis pelayanan bengkel dan mengidentifikasi aktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel KKM : 75 N o Nama Peserta Didik Nilai Ulangan Indikator yang Belum Dikuasai Bentuk Tindakan Remedial Nilai Setelah Remedial Keterangan 1 2 3 4 5 6 dst Pengayaan Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut : 1. Membaca buku-buku tentang materi yang relevan. 2. Mencari informasi secara online tentang materi 3. Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang materi 4. Mengamati langsung tentang materi yang ada di lingkungan sekitar. Purwokerto, Juni 2023 Guru Mata Pelajaran Fajar Suryono Lampiran Materi Pembelajaran Pertemuan Pertama ( 6 x 45 Menit ) ● Kewirausahaan FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 9
Kewirausahaan berasal dari kata wirausaha yang diberi awalan ke- dan diberi akhiran –an yang mempunyai sifat membuat kata benda wirausaha menjadi memiliki pengertian abstrak , yaitu hal-hal yang berhubungan dengan wirausaha. Wira mempunyai ari berani dan usaha mempunyai arti sebagai kegiatan bisnis yang komersial maupun nonkomersil. Maka secara harfiah , kewirausahaan dapat diartikan sebagai hal-hal yang bersangkutan dengan keberanian seseorang untuk menjalankan suatu kegiatan bisnis. Kewirausahaan adalah padaan kata entrepreneurship dalam bahasa inggris. Entrepreneurship . Menurut Edvardson adalah sebuah kata yang digunakan untuk menjelaskan perilaku-perilaku pemikiran strategis dan berani mengambil risiko yang akan memberikan hasil peluang bagi individu dan organisasi. Menurut Prawirokusumo wirausaha adalah mereka yang melakukan upaya-upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan ide, dan meramu sumber daya untuk menemukan peluang (opportunity) dan perbaikan (preparation) hidup. ● Usaha Kecil Beberapa pakar manajemen yang menulis tentang usaha kecil tidak memberikan batasan yang tegas. Para pakar tersebut hanya memberikan indikator sebagai tolok ukur. Tolok ukur yang lazim digunakan antara lain jumlah kekayaan, seperti uang tunai, persediaan, tanah, mesin untuk produksi dan sumber daya lainnya yang dimiliki. Kemudian jumlah besarnya penyertaan yang dianggap sebagai modal kerja. Indikator lain adalah jumlah total penjualan dalam setahun dan jumlah pegawai yang dipekerjakan. Sirpolis dalam bukunya yang berjudul Small Business Management, memberikan sedikit gambaran bahwa yang masuk dalam kategori usaha kecil antara lain usaha yang dijalankan oleh pasangan suami istri, seperti warung makan, atau toko meracang disekitar perumahan. ● Jenis-Jenis Usaha Orang memilih jenis usaha yang dilakukannya secara latah yaitu meniru keberhasilan usaha orang lain. Misalnya, ada seorang yang buka warung dan laris, maka ia pun meniru jualan serupa di dekatnya. Umumnya pihak peniru gagal dalam melakukan usaha. Ini disebabkan kondisi setiap orang tidak selalu sama dengan orang lain . Dikalangan usahawan, telah dikenal 3 jenis usaha, yaitu:13 ▪ Perdagangan dan distribusi Jenis usaha ini kegiatannya memindahkan barang dari produsen ke konsumen atau dari tempat yang berkelebihan barang ke tempat lain yang kekurangan atau membutuhkan. Bentuk usaha yang termasuk kelompok ini adalah toko, warung atau rumah makan, pedagang perantara, peragenan, dan penyalur. ▪ Produksi atau industry Usaha jenis ini adalah mengubah bahan menjadi barang atau mengubah barang menjadi barang lain yang bernilai tambah. Contoh bentuk usaha yang termasuk jenis ini adalah industry pangan, alat rumah tangga, kerajinan, bahan bangunan, termasuk perikanan, pertanian, dan perkebunan ▪ Jasa komersial Jenis usaha jasa komersial merupakan usaha dengan kegiatan pelayanan dan menjual usaha. Contohnya adalah biro perjalanan, peristiwa, salon, dan juga bengkel ● Keberhasilan Usaha Perusahaan atau organisasi pasti ingin mencapai sasaran yang ditetapkan seperti menetapkan keberhasilan usaha. Salah satu langkah untuk mengukur keberhasilan adalah dengan melakukan penilaian kinerja, selain itu dapat digunakan sebagi masukan untuk perbaikan atau peningkatan kinerja organisasi selanjutnya. ● Kriteria Keberhasilan Usaha Skala Kecil Penelitian Ghost et all, tentang wirausaha kecil di Singapura menunjukkan hasil bahwa dari 85% responden yang menjawab, 70% wirausaha menggunakan net profit growth untuk mengukur keberhasilan usaha, disusul laba penjualan (sales revenue growth) (61%), laba setelah pajak (return on investment) (50%), dan pangsa pasar (market share) (48%). 38% dari wirausaha yang menggunakan kriteria keberhasilan laba bersih (net profit growth), berpendapat bahwa prestasi 6-10% pertumbuhan pertahun merupakan indikator keberhasilan usaha. ● Faktor-Faktor Keberhasilan Usaha Adapun faktor-faktor keberhasilan usaha yaitu: a. Faktor peluang Banyak peluang emas tetapi belum tentu tepat untuk seorang wirausaha, karena peluang yang tepat mengandung keselarasan, keserasian, dan keharmonisan antara bisnis yang dijalankan, kondisi, situasi, keadaan pasar, sehingga dapat diketahui peluang tersebut. Peluang emas seringkali hanya berjangka waktu pendek atau hanya sekedar momentum. Hal ini yang membuat bisnis hanya mempunyai usia yang singkat karena peluang emas yang bersifat momentum saja. Peluang yang tepat dan berhasil adalah peluang yang berskala industry dan bisa tumbuh besar. b. Faktor Manusia (SDM) Terdapat 5 faktor yang menjadi kesuksesan dalam operasional, yaitu ● SDM yang berkualitas, hal ini penting karena SDM atau manusia yang merencanakan, strategic planner, ● Melakukan pelaksanaan yang sesuai dan tepat dengan perencanaan serta kreatif dalam mengatasi masalah dan itu membutuhkan SDM yang handal sebagai manager yang hebat. ● Mengawasi suatu pekerjaan sesuai dengan perencanaan dan target yang dibutuhkan. Controller yang hebat mencakup quality control, financial control, serta supervisor. ● Mengembangkan suatu usaha membutuhkan orang yang hebat dalam memasarkan dan menjual, yaitu marketer dan seller. ● Faktor kepemimpinan atau leadership. Jika tidak ada leader, maka tidak ada pengikut, begitu sebaliknya. Faktor SDM menjadi sangat penting. Tidak aka nada kesuksesan bila tidak mempunyai pemimpin yang hebat. FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 10
c. Faktor Keuangan Arus kas merupakan hal yang penting. Sebab, bila arus khas tidak mengalir maka bisnis akan berhenti dan mati. Faktor biaya juga sangat penting dalam kelangsungan usaha. d. Faktor Organisasi Organisasi usaha mempunyai sifat tidak statis tetapi dinamis, kreatif, dan berwawasann ke depan. e. Faktor Perencanaan Bekerja tanpa adanya rencana seperti berjalan tanpa adanya tujuan. Sehingga faktor perencanaan merupakan faktor penting. f. Faktor Pengelolaan Usaha Keberhasilan dalam usaha juga dibutuhkan dalam hal tindakan, maka faktor pengelolaan usaha merupakan hal penting. g. Faktor Pemasaran dan Penjualan Penjualan dan pemasaran mempunyai peran penting bagi kelancaran usaha, karena penjualan merupakan dasar dari kemampuann kewirausahaan. h. Faktor Administrasi Tanpa pencatatan dan dokumentasi yang baik dan pengumpulan serta pengelompokan data administraasi, maka strategi, taktik, perencanaan, pengembangan, program-program, dan arah perusahaan menjadi tidak berjalan sesuai harapan karena hanya dilakukan berdasarkan feeling atau perasaan. Hal ini berbahaya dan akan menjadi penghalang bagi kesuksesan berwirausaha. i. Faktor peraturan pemerintah, politik, sosial, ekonomi, dan budaya lokal. j. Catatan bisnis Banyak usaha yang sulit dan tidak berkembang hanya disebabkan pengusaha tidak tahu sejauh mana bisnisnya berjalan. ● Karakteristik Wirausaha ● Modal Mendirikan suatu usaha diperlukan sejumlah modal (uang) dan tenaga (keahlian). Modal dalam bentuk uang diperlukan untuk membiayai segala keperluan usaha, mulai dari biaya prainvestasi yaitu modal yang digunakan untuk membiayai pendirian usaha mulai dari persiapan yang diperlukan sampai perusahaan tersebut berdiri (memiliki badan usaha), contohnya biaya awal yang harus dikeuarkan adalah biaya survey lapangan, biaya pembuatan study kelayakan, izin-izin dan lainnya. setelah biaya prainvestasi dikeluarkan, selanjutnya adalah biaya untuk membeli sejumlah aktiva (harga) tetap. Biaya ini digunakan untuk mengoperasikan perusahaan atau sebagai tempat atau alat untuk melakukan kegiatan, seperti pembelian tanah, pendirian bangunan atau edung, pembelian mesin-mesin, dan peralatan kantor. Modal juga diperlukan untuk membiayai operasi usaha pada saat bisnis tersebut dijalankan. Jenis biaya ini misalnya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya lainnya Sumber : http://repo.iain-tulungagung.ac.id/11227/5/BAB%202.pdf Pertemuan Kedua ( 6 x 45 Menit ) ● Peluang Peluang usaha merupakan kesempatan yang harus diambil oleh seorang wirausahawan untuk mewujudkan atau melaksanakan suatu usaha dengan keberanian mengambil risiko. Peluang usaha bukan datang sendiri tetapi seorang wirausaha harus sanggup dan mampu menemukan tindakan yang tepat dan layak untuk mewujudkan peluang tersebut sebagai suatu kenyataan dengan kreatifitas dan inovasi. ● Perencanaan Perencanaan usaha adalah suatu cetak biru tertulis (blue-print) yang berisikan tentang misi usaha, usulan usaha, operasional usaha, rincian finansial, strategi usaha, peluang pasar yang mungkin diperoleh, dan kemampuan serta ketrampilan pengelolanya. Perencanaan usaha memiliki dua fungsi penting ● Lokasi Untuk menjalankan kegiatan usaha diperlukan tempat usaha yang dikenal dengan lokasi. Lokasi penting sebagai tempat menjalankan aktivitas yang melayani konsumen (nasabah/pelanggan, aktivitas produksi, aktivitas penyimpanan. FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 11
Lokasi merupakan tempat melayani konsumen, dapat pula diartikan sebagai tempat untuk memajangkan barang-barang dagangannya. Konsumen dapat melihat langsung barang yang diproduksi atau dijual baik jenis, jumlah maupun harganya. Dengan demikian, konsumen dapat lebih mudah memilih dan bertransaksi atau melakukan pembelanjaan terhadap produk yang ditawarkan secara langsung. ● Pemasaran Pemasaran menurut Kotler dan Lane merupakan suatu proses sosial yang di dalamnya terdapat individu dan kelompok yang mendapat apa yang dibutuhkan dan diinginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dar pihak lain.31 Pemasaran merupakan kegiatan manusia yang berlangsung dalam kaitannya dengan pasar atau berarti bekerja dengan pasar untuk mewujudkan pertukaran yang potensial dengan maksud memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. ● Pengalaman Menurut Duchesneau wirausaha yang berhasil adalah mereka yang dibesarkan oleh orang tua yang juga wirausaha, karena mereka memiliki pengalaman luas dalam usaha. Pentingnya pengalaman pada keberhasilan usaha skala kecil. Haswell menyatakan bahwa alasan utama kegagalan usaha adalah kurangnya kemampuan manajerial dan pengalaman. Wood berpendapat kurangnya pengalaman adalah salah satu penyebab kegagalan usaha. Referensi http://repo.iain-tulungagung.ac.id/11227/5/BAB%202.pdf Lampiran Instrumen Penilaian ● ISTRUMEN PENILAIAN SIKAP 1. Penilaian Observasi Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 12
No Nama Siswa Sikap spiritual Sikap sosial Jumlah Skor Mensyukuri 1- 4 Jujur 1-4 Kerja sama 1-4 Harga diri 1- 4 1 2 3 4 5 6 a. Sikap Spiritual Indikator sikap spiritual “mensyukuri”: • Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran • Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi sesuai agama yang dianut • Saling menghormati, toleransi • Memelihara hubungan baik dengan sesama teman sekelas. Rubrik pemberian skor: • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. b. Sikap Sosial 1. Sikap jujur Indikator sikap sosial “jujur” • Tidak berbohong • Mengembalikan kepada yang berhak bila menemukan sesuatu • Tidak nyontek, tidak plagiarism • Terus terang. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 2. Sikap kerja sama Indikator sikap sosial “kerja sama” • Peduli kepada sesama • Saling membantu dalam hal kebaikan • Saling menghargai/ toleran • Ramah dengan sesama. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 3. Sikap Harga diri Indikator sikap sosial “harga diri” • Tidak suka dengan dominasi asing • Bersikap sopan untuk menegur bagi mereka yang mengejek • Cinta produk negeri sendiri • Menghargai dan menjaga karya-karya sekolah dan masyarakat sendiri. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 13
• 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN Kisi Kisi Soal Uraian Nama Sekolah : Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C3) Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / I FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 14
KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal 3.2 Mengidentifikasi faktorfaktor yang mempen-garuhi keberhasilan bengkel XII / 1 ● Kewirausahaan, usaha kecil, keberhasi-lan usaha, karakteristik wirausaha dan modal Pemahaman (C2) ●Menjelaskan pengertian kewirausahaan Uraian Pengetahuan (C1) ●Menyebutkan langkah langkah membuat usaha kecil Uraian Analisis (C4) ●Menganalisis keberhasilan usaha Uraian Pengetahuan (C1) ●Menyebutkan karakteristik wirausaha Uraian ● Peluang, Perenca-naan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempenga-ruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel Penerapan (C3) ●Mengkalkulasi modal dan peluang Uraian Penerapan (C3) ●Menentukan lokasi, dan arah pemasaran Uraian Analisis (C4) ●Mendiagnosis hal hal yang mempengaruhi keberhasilan usaha Uraian Soal Uraian : 1. Jelaskan pengertian kewirausahaan…? 2. Sebutkan langkah langkah membuat usaha kecil..? 3. Uraikan cara- cara menganalisa keberhasilan usaha…? 4. Sebutkan karakteristik wirausaha…? Pedoman Penskoran Soal Uraian : NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR 1. Jawab: FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 15
pengertian kewirausahaan adalah suatu proses dalam melakukan atau menciptakan sesuatu yang baru dengan cara kreatif dan penuh inovasi yang memberikan manfaat bagi orang lain dan bernilai tambah. Sumber : https://www.maxmanroe.com/pengertian-kewirausahaan.html SKOR MAKSIMUM 10 2. Jawab: Langkah langkah membuat usaha kecil : ● Lakukan Riset Umumnya seseorang yang akan memulai bisnis kecil-kecilan sudah memiliki ide utamanya, namun belum berhasil menyeimbangkannya dengan realita. Jadi, penting untuk selalu mengecek dan melakukan riset untuk mengetahui apakah ide Anda memiliki potensi untuk sukses. ● Membuat Rencana Anda membutuhkan sebuah rencana sebelum menjadikan ide bisnis menjadi kenyataan. Sebuah ide yang tidak dilengkapi dengan perencanaan matang bisa berujung kegagalan, walau sudah dilakukan riset sebelumnya. Perencanaan bisnis (business plan) merupakan sebuah gambaran yang akan membimbing bisnis Anda dari fase startup hingga berkembang. DAN pastinya ini adalah keharusan bagi semua bisnis, tidak peduli apa jenis bisnis Anda.. ● Buat Rencana Keuangan Memulai bisnis kecil-kecilan memang tidak membutuhkan banyak modal, tetapi tentu tetap membutuhkan modal awal dan kemampuan untuk mengatasi biaya operasionalnya sebelum Anda bisa memperoleh keuntungan. Cobalah buat perencanaan keuangan sederhana yang mengestimasikan biaya-biaya yang Anda butuhkan. Contohnya, untuk modal awal Anda membutuhkan biaya izin usaha, peralatan, biaya legal, asuransi, branding, riset pasar, penyimpanan, acara pembukaan, penyewaan lokasi bisnis, dan sebagainya ● Tentukan Struktur Bisnis Bisnis kecil-kecilan Anda bisa saja mandiri, bermitra, atau berupa CV atau PT. Oleh karena itu, tentukan sejak awal seperti apa struktur bisnis Anda, kemudian lakukan reevaluasi dan ubah apabila memang kurang sesuai. Bergantung pada kompleksitas bisnisnya, biasanya Anda disarankan untuk berdiskusi dengan tenaga ahli seperti pengacara untuk memastikan Anda mengambil struktur bisnis yang tepat. ● Pilih dan Ajukan Nama Bisnis Anda Tahukah Anda bahwa nama bisnis memiliki peranan penting di hampir seluruh aspek bisnis? Pastikan untuk memikirkan seluruh implikasi potensialnya sebelum Anda memutuskan nama bisnis. Begitu Anda menentukan nama bisnisnya, Anda perlu mengecek hak patennya, apakah sudah ada bisnis dengan nama yang sama? Jika Anda memiliki struktur bisnis Perseroan Terbatas (PT), maka tidak boleh ada nama bisnis yang sama. ● Peroleh Izin Usaha Setiap struktur bisnis memiliki prosedur pengajuan izin usahanya. Ini adalah kewajiban Anda sebagai pebisnis untuk dapat memulai bisnis legal di Indonesia. Anda bisa kembali membaca dua artikel di atas untuk melihat apa saja syarat-syarat yang dibutuhkan dalam pengajuan CV dan PT. ● Tentukan Sistem Keuangannya Bisnis kecil-kecilan akan berjalan dengan efektif saat ada sistem yang berlaku. Salah satu sistem paling penting untuk bisnis kecil adalah sistem keuangan. Sistem akunting dibutuhkan untuk membuat dan mengelola anggaran, menentukan harga, menyelaraskan bisnis, dan mengajukan pajak. ● Tentukan Lokasi Bisnis Lokasi merupakan salah satu faktor penting yang bisa mempengaruhi bisnis Anda. Mengapa? Karena biasanya strategis tidaknya lokasi berpengaruh terhadap kelancaran bisnis Anda. Anda bisa membuka kantor, atau menyewa ruko (rumah toko), bahkan membuat gerai. FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 16
Namun Anda perlu memikirkan, apakah lokasinya strategis? Apakah luasnya sesuai dan bisa menampung mesin dan peralatan yang ada? Serta poin-poin lainnya. ● Persiapkan Tim Apabila Anda hendak merekrut pegawai, kini saat yang tepat untuk melakukannya. Tentukan apa saja posisi yang dibutuhkan dan seperti apa kualifikasi yang tepat untuk setiap jabatan tersebut. Apabila Anda memilih untuk mencari pekerja paruh waktu, maka pertimbangkan juga job description dan kualifikasinya. Jika Anda merupakan pebisnis mandiri yang menjalani bisnis sendirian, Anda mungkin saja tidak butuh merekrut pegawai. ● Promosikan Bisnis Anda Tidak peduli seberapa bagus produk atau jasa yang ditawarkan, bisnis akan gagal jika konsumen tidak mengenal atau mengetahui produk/jasa Anda. Di sinilah pentingnya sebuah pemasaran atau promosi, di mana Anda harus mulai menarik minat konsumen dan klien. Buatlah sebuah perencanaan pemasaran kemudian lihat dan pelajari bagaimana bisnis sejenis menjalani pemasarannya. Sumber : https://www.finansialku.com/10-langkah-merintis-dan-memulai-bisnis-kecil-kecilan/ SKOR MAKSIMUM 30 3. Jawab: Cara menganalisa keberhasilan usaha : 1. Identifikasi peluang dan persaingan Sebelum memulai usaha, identifikasi produk bisa jadi langkah pertama untuk menghadapi ketatnya persaingan. Produk yang unik dan berbeda dari kompetitor tentu akan dicari masyarakat. Berbeda jika produk yang dijual sama saja. Tentu konsumen akan tetap memilih produk sejenis namun dengan harga jual yang lebih murah. Disamping itu, penjual yang sudah memiliki kredibilitas akan lebih dicari konsumennya. 2. Mengenal pasar lebih jauh Karakteristik pasar sangat penting untuk dikenali lebih jauh saat melakukan analisis peluang usaha. Target seperti apa yang Anda tuju dan apakah mereka tertarik pada produk yang akan ditawarkan. Kedua poin tersebut sangat penting sebelum memulai usaha. Seberapa besar ukuran pasar yang menjadi targetmu. Untuk mengetahui pasar, Anda bisa memulainya dengan mengumpulkan data pasar minimal 3 tahun ke belakang untuk semua industri dan pasar secara menyeluruh. Jika sudah melakukan analisis tersebut berdasarkan penemuan yang sudah ada, Anda bisa menilai apakah ukuran dan karakteristik pasar sesuai dengan produk atau jasa yang ingin ditawarkan. 3. Modal untuk mengembangkan usaha Modal merupakan bagian dari analisis peluang usaha yang paling penting. Sebelum memulai bisnis, Anda perlu memikirkannya sebaik mungkin agar dana yang dibutuhkan sesuai. Apabila bisnis yang ingin dijalankan membutuhkan dana besar, Anda harus sudah mulai memikirkannya. Dari mana sumber dana yang bisa Anda dapat. Apakah dengan mengajukan pinjaman tanpa riba atau pinjaman perseorangan dengan system bagi hasil dll. Mulailah identifikasi beragam alternatif pilihan untuk mendapatkan modal. Tentunya, harus bisa memberi kesejahteraan finansial bagi perusahaan maupun pekerjanya. 4. Kemampuan produksi Jika produk yang ingin Anda jual membutuhkan proses produksi, tentunya ada banyak alat produksi yang dibutuhkan. Mulai dari peralatan produksi, perlengkapan produksi, hingga kebutuhan tenaga kerja. Ini tentu bukan hal yang mudah. Anda harus mulai memikirkan biaya untuk peralatanperalatan tersebut. Ini termasuk bagian penting dalam analisis peluang usaha 5. Merancang Business Plan Setelah menemukan bisnis apa yang ingin dijalankan, saatnya Anda mulai merancang business plan. Ini merupakan tahap awal yang dilakukan oleh seorang calon entrepreneur FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 17
sebelum memulai bisnisnya. Business plan berbentuk pernyataan formal dan tertulis yang dibuat agar bisnisnya bisa mencapai tujuan. Banyak orang yang mengalami kegagalan dalam bisnisnya karena kurang memiliki perencanaan yang matang. 6. Sumber dana Hal terpenting merancang rencana bisnis adalah dengan mencantumkan sumber dana yang didapat. Apakah sumber dana berasal dari pribadi, perbankan, atau investor. Dalam hal ini, sumber dana harus dicantumkan sejelas mungkin agar tidak menimbulkan kekeliruan di kemudian hari. Apabila Anda berencana mendapatkan dana dari investor ataupun kreditur, ada beberapa poin yang harus bisa jawab. Beberapa diantaranya apakah bisnis tersebut bisa menghasilkan uang (mulai dari risiko dan return agar investor atau kreditur mau berinvestasi), apakah pemilik usaha benar-benar memahami bisnisnya dan mengetahui siapa orang yang layak dipercaya untuk berinvestasi. 7. Menyelaraskan persepsi di antara pemilik saham Di dalam sebuah bisnis, biasanya ada beberapa orang yang terlibat di dalamnya. Adanya business plan sangat bermanfaat dalam membantu pemilik saham untuk saling menyelaraskan persepsi. Tujuannya tentu agar tidak ada kesalahpahaman di masa yang akan datang. Tentu saja untuk meminimalisir konflik yang mungkin saja bisa terjadi. Sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/3801781/7-cara-analisis-peluang-usaha-bagi-pengusahapemula SKOR MAKSIMUM 30 4. Jawab: Karakteristik wirausaha : 1. Memiliki Rasa Percaya Diri Memiliki Kepercayaan diri yang kuat, ketidaktergantungan terhadap orang lain. 2. Berorientasi pada Tugas dan Hasil Maksudnya adalah Seorang wirausaha harus mempunyai sikap tanggung jawab pada tugastugas yang dibebankan kepadanya. Ia juga harus bertanggung jawab pada hasil dari tugas yang dibebankannya. 3. Berani Menanggung Risiko Berani menanggung resiko berhubungan dengan sikap keinginan untuk bertanggung jawab. Para wirausahawan siap menanggung resiko atas segala tindakan yang diambilnya. Dalam bertindak, wirausahawan akan memikirkan tindakannya secara matang, sehingga risiko yang akan muncul akibat tindakannya dapat diperkirakan. 4. Memiliki Jiwa Kepemimpinan Kepemimpinan sangat dibutuhkan oleh seorang wirausaha untuk memimpin anak-anak buahnya atau pegawainya. Seseorang tidak akan bisa menjadi seorang wirausaha bila ia tidak bisa memimpin, baik memimpin diri sendiri maupun memimpin orang lain. 5. Keorisinalan Sifat Orisinal tentu tidak selalu ada pada diri seseorang. Orisinal berarti tidak hanya mengekor pada orang lain, tetapi memiliki pendapat sendiri, ada ide yang orisinal, ada kemampuan untuk melaksanakan sesuatu. 6. Berorientasi ke Masa Depan Seseorang wirausaha harus- lah mempunyai visi ke depan apa yang hendak ia lakukan? Apa yang ingin dicapai? Sebuah usaha bukan didirikan hanya untuk sementara, tetapi untuk selamanya. Oleh sebab itu, seorang wira- usaha akan menyusun perencanaan (planning) dan strategi yang matang agar jelas langkah- langkah yang akan dilaksanakan. 7. Jujur dan Tekun Untuk menjadi seorang wirausaha juga dibutuhkan sikap jujur dan tekun. Jujur terhadap diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan pegawai-pegawainya. Tekun dalam mencari ide-ide baru yang lebih kreatif dari ide-ide yang sudah ada dan tekun dalam merintis usahanya yang baru akan mulai berkembang. 8. Memiliki Kreativitas Tinggi Kreativitas adalah menciptakan sesuatu dari yang asalnya tidak ada. Rahasia kewirausahaan dalam menciptakan nilai tambah barang dan jasa terletak pada penerapan kreativitas dan inovasi untuk memecahkan masalah dan meraih peluang yang dihadapi setiap hari. 9. Selalu Memiliki Komitmen dalam Pekerjaan, Etos Kerja dan Tanggung Jawab Seorang wirausaha harus memiliki jiwa komitmen dalam usahanya dan tekad yang bulat didalam mencurahkan semua perhatiannya pada usaha yang digelutinya. Dalam FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 18
menjalankan usahanya tersebut, seorang wirausaha yang sukses terus memiliki tekad yang menggebu-gebu dan memiliki semangat yang tinggi dalam mengembangkan usahanya. Ia tidak pernah setengah-setengah dalam berusaha, berani menanggung resiko, selalu bekerja keras, dan tidak takut menghadapi peluang-peluang yang ada. Tanpa usaha yang sungguhsungguh terhadap pekerjaan yang digelutinya, wirausaha sehebat apapun pasti akan menemui jalan kegagalan dalam usahanya. Oleh karena itu, penting sekali bagi seorang wirausaha untuk memiliki komitmen terhadap usaha dan pekerjaannya. 10. Selalu Mencari Peluang Esensi kewirausahaan yaitu tanggapan yang positif terhadap peluang untuk memperoleh keuntungan untuk diri sendiri dan atau pelayanan yang lebih baik pada pelanggan dan masyarakat, cara yang etis dan produktif untuk mencapai tujuan, serta sikap mental untuk merealisasikan tanggapan yang positif tersebut. Pengertian itu juga menampung wirausaha yang bukan pengusaha, termasuk yang mengelola organisasi nirlaba yang bertujuan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pelanggan/masyarakat. 11. Mandiri atau Tidak Ketergantungan pada Orang Lain Seorang wirausaha dituntut untuk selalu menciptakan hal baru dengan jalan mengkombinasikan sumber-sumber yang ada disekitarnya, mengembangkan teknologi baru, menemukan pengetahuan baru, menemukan cara baru untuk menghasilkan barang dan jasa yang baru yang lebih efisien, memperbaiki produk dan jasa yang sudah ada, dan menemukan cara baru untuk memberikan kepuasan konsumen. Oleh karena itu, seorang wirausaha hendaknya mandiri dan tidak bergantung pada orang lain agar ia dapat lebih berkreasi dan berinovasi dengan kemampuannya. 12. Memiliki Kemampuan Manajerial Salah satu jiwa kewirausahaan yang harus dimiliki seorang wirausaha adalah kemampuan untuk memanajerial atau mengurus usaha yang sedang digelutinya. Seorang wirausaha harus memiliki kemampuan perencanaan usaha, mengorganisasikan usaha, memvisualisasikan usaha, mengelola usaha dan sumber daya manusia, mengontrol usaha, maupun kemampuan mengintegrasikan operasi perusahaannya yang kesemuanya itu adalah merupakan kemampuan manajerial yang wajib dimiliki dari seorang wirausaha. 13. Disiplin Dalam melakukan kegiatannya, seorang wirausaha harus memiliki kedisiplinan yang tinggi. Arti kata disiplin itu sendiri adalah ketepatan komitmen wirausaha terhadap tugas dan pekerjaannya. Ketepatan yang dimaksud bersifat menyeluruh, yaitu ketepatan terhadap waktu, kualitas pekerjaan, sistem kerja, dan sebagainya 14. Realistis Seseorang dikatakan realistis bila orang tersebut mampu menggunakan fakta atau realita sebagai landasan berfikir yang rasional dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindakan atau perbuatannya. 15. Memiliki Motif Berprestasi Tinggi Para ahli mengemukakan bahwa seseorang memiliki minat dalam berwirausaha karena adanya motif tertentu, yaitu motif berprestasi (achievement motive). Menurut Gede Anggan Suhanda, motif berprestasi adalah suatu nilai sosial yang menekankan pada hasrat untuk mencapai yang terbaik guna mencapai kepuasan secara pribadi. Faktor dasarnya adalah kebutuhan yang harus dipenuhi. 16. Memiliki Mimpi Tidak ada wirausahawan yang tidak mempunyai mimpi, dan akan lebih sukses lagi bila mempunyai visi dan misi ke depan disertai dengan kemampuan untuk mewujudkan impiannya. 17. Memiliki Ketegasan Seorang wirausaha itu mempunyai hasrat ingin maju, tegas, energik, penuh semangat, dan tidak bekerja lambat. Setiap keputusan yang diambil selalu diperhitungkan. Kecepatan dan ketepatan merupakan faktor kunci dalam kesuksesan bisnisnya. 18. Memiliki Determination (Ketetapan Hati/ Kebulatan Tekad) Seorang wirausaha mempunyai keteguhan hati serta rasa tanggung jawab yang tinggi, sehingga tidak pernah menyerah begitu saja ketika menghadapi persoalan, walaupun dihadapkan pada halangan dan rintangan yang tidak mungkin dapat diatasi. 19. Mempunyai Dedication (Pengabdian) Seorang wirausaha yang cerdas itu mempunyai dedikasi yang tinggi terhadap bisnisnya, karena dedikasi yang tinggi maka kesuksesan akan selalu menghampirinya. Seorang wirausaha yang berdedikasi tinggi terhadap bisnisnya. Kadang-kadang mengorbankan kepentingan keluarga untuk sementara. Wirausahawan di dalam melaksanakan pekerjaanya tidak mengenal lelah. 20. Dapat mengendalikan emosi Seorang wirausaha harus dapat mengendalikan dirinya dari amarah. Tetap tenang FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 19
menghadapi segala masalah untuk menjadi seorang pemimpin yang baik Dan dari semua karakteristik diatas ada hal yang terbaik yaitu “Rajin Bersedekah” Sumber : http://shadowsky-network.blogspot.com/2015/01/20-karakteristik-wirausaha-kewirausahaan.html SKOR MAKSIMUM 30 TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 Kisi Kisi Soal Pilihan Ganda Jenjang Sekolah: SMK Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kurikulum : 2013 Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal 3.2 Mengidentifikasi faktorfaktor yang mempen-garuhi keberhasilan bengkel XII / 1 ● Kewirausahaan, usaha kecil, keberhasi-lan usaha, karakteristik wirausaha dan Pemahaman (C2) ●Menjelaskan pengertian kewirausahaan PG Pengetahuan (C1) ●Menyebutkan langkah langkah membuat usaha kecil PG FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 20
modal Analisis (C4) ●Menganalisis keberhasilan usaha PG Pengetahuan (C1) ●Menyebutkan karakteristik wirausaha PG ● Peluang, Perenca-naan, Lokasi, Pemasaran dan hal yang mempenga-ruhi keberhasilan dan kegagalan bengkel Penerapan (C3) ●Mengkalkulasi modal dan peluang PG Penerapan (C3) ●Menentukan lokasi, dan arah pemasaran PG Analisis (C4) ●Mendiagnosis hal hal yang mempengaruhi keberhasilan usaha PG Soal Pilihan Ganda : Berilah tanda silang (x) pada salah satu huruf a, b, c, d, dan e di depan jawaban yang paling tepat ! 1. Beberapa hal yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan bengkel di antaranya …Kecuali.. a) Mental b) Pengetahuan bisnis bengkel c) Sumber daya manusia d) Modal e) Pekerjaan 2. Selalu BERDOA dan BERUSAHA, manusia sebagai hamba Allah memiliki kewajiban untuk terus berdoa dan tawaduq dihadapan-Nya, dan manusia dalam kaitannya dengan tujuan hidup maka ia harus selalu berusaha; jadi ketika ada usaha mesti di-imbangi dengan doa demikian sebaliknya. Ketika kita hanya berdoa saja tanpa usaha tentu keberhasilan dan kesuksesan hanya benar-benar menjadi MIMPI. Ini merupakan salah satu faktor ……. a) Perusahaan produksi b) Kegagalan usaha c) Perusahaan jasa FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 21
d) Keberhasilan usaha e) Struktur organisasi 3. Pengadaan stock, penjualan stock dan mengontrol stock spare part adalah fungsi dari………. a) Admint service b) Kepala Mekanik c) Kepala Bengkel d) Manager e) Admint spare part 4. Mengontrol, mengevaluasi semua sistem yang diterapkan dibengkel, membuat rencana pengembangan bengkel, mengembangkan SDM untuk meningkatkan kualitas kerja. Adalah tugas …. a) Service Advisor b) Manager c) Kepala Mekanik d) Admint service e) Admint spare part 5. Struktur organisasi dalam perusahaan bengkel ada bebrapa langkah yang harus diperhatikan yaitu…Kecuali a) Menyusun atu merinci jenis pekerjaan yang ada dibengkel untuk mencapai tujuan bengkel b) Membagi jenis pekerjaan dalam aktivitas bengkel secara dan mengkualifikasikannya c) Mengkombinasikan pekerjaan yang sudah dikelompokan untuk dibagi - bagi pada setiap posisi dalam organisasi d) Menetapkan mekanisme untuk koordinasi pekerjaan tiap anggota organisasi e) Semua benar 6. Komponen struktur organisasi bengkel yang berfungsi mengkoordinator pekerjaan teknisi dengan baik adalah……… a) Admint service b) Gudang Part c) Kepala Mekanik d) Service Advisor e) Teknisi 7. Melaporkan kondisi stock, pengeluaran dan pengadaan stock adalag tanggung jawab dari…. a) Service Advisor b) Kepala Bengkel c) Kepala Mekanik d) Admint spare part e) Admint service 8. Peranan struktur dalam suatu organisasi sangat penting untuk menjamin perkembangan bengkel, berikut fungsi struktur organisasi dalam sebuah perusahaan bengkel …Kecuali.. a) Kejelasan tanggung jawab setiap karyawan dan pimpinan dalam bengkel b) Kejelasan kedudukan jabatan setiap karyawan c) Kejelasan jalur hubungan kerja antar karyawan d) Pengendalian dan pengawasan karyawan jelas e) Menyusun atu merinci jenis pekerjaan yang ada dibengkel untuk mencapai tujuan bengkel 9. Kejelasan kedudukan jabatan setiap karyawan…hal ini merupakan …? a) Peranan struktur organisasi b) Perusahaan bengkel sepeda motor. c) Fungsi dan tanggung jawab manager d) fungsi kepala mekanik e) Tugas Admint spare part 10. Kegiatan pengkoordinasian perlu memperhatikan hal-hal berikut, kecuali ... a) Simplifikasi b) Evaluasi c) Integrasi d) Koordinasi e) Sinkronisasi FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 22
Pedoman Penskoran Soal Pilihan Ganda : NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR Benar Salah 1 Jawaban : E 2 Jawaban : D 3 Jawaban : E 4 Jawaban : B 5 Jawaban : E 6 Jawaban : C 7 Jawaban : D 8 Jawaban : E 9 Jawaban : A 10 Jawaban : A TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 0 ● INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN Soal Praktek Nama Sekolah : Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C3) Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / I No Komponen/Sub Komponen Pencapaian Kompetensi Tidak Ya CK 7,0-7,9 K 8,0-8,9 SK 9,0-10 1 2 3 4 5 6 I Persiapan Kerja (Skor maksimal 30) FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 23
1.1 Penggunaan pakaian kerja 1.2 Persiapan tools and equipment 1.3 Persiapan buku manual ● Mengumpulkan data – data tentang factor –faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel ● Mengidentifikasikan faktor-faktor yang mempen-garuhi keberhasilan bengkel Sikap kerja a. kerapihan dalam bekerja Bekerja dengan rapih 85 - 100 Bekerja dengan cukup rapih 75 - 84 Bekerja dengan kurang rapih 65 - 74 b. Kedisiplinan dalam bekerja Bekerja dengan disiplin 85 - 100 Bekerja dengan cukup disiplin 75 - 84 Bekerja dengan kurang disiplin 65 - 74 c. Ketelitian dalam bekerja Bekerja dengan teliti 85 - 100 Bekerja dengan cukup teliti 75 - 84 Bekerja dengan kurang teliti 65 - 74 d. ketekunan dalam bekerja Bekerja dengan tekun 85 - 100 Bekerja dengan cukup tekun 75 - 84 Bekerja dengan kurang tekun 65 - 74 RATA-RATA SIKAP KERJA 4 Waktu Penyelesaian pekerjaan Selesai sebelum waktu berakhir 85 - 100 Selesai tepat waktu 75 - 84 Selesai setelah waktu berakhir 65 - 74 RATA-RATA WAKTU Pengolahan Nilai Keterampilan : Nilai Praktik(NP) Persiapan Proses dan Hasil Kerja Sikap Kerja Waktu ∑ NP 1 2 3 5 6 FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 24
Rata-rata skor perolehan Skor Maksimum Bobot 10% 60% 20% 10% NK Keterangan: ▪ Skor Perolehan merupakan penjumlahan skor per komponen penilaian ▪ Skor Maksimal merupakan skor maksimal per komponen penilaian ▪ Bobot diisi dengan persentase setiap komponen. Besarnya persentase dari setiap komponen ditetapkan secara proposional sesuai karakteristik kompetensi keahlian. Total bobot untuk komponen penilaian adalah 100 ▪ NK = Nilai Komponenmerupakan perkalian dari skor perolehan dengan bobot dibagi skor maksimum Purwokerto, Juli 2023 Guru Mata Pelajaran Fajar Suryono FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 25
SMK KESATRIAN PURWOKERTO RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TAHUN PELAJARAN 2022/2023 SMK Kesatrian Purwokerto Jl. Kesatrian NO. 62 Purwokerto 53115 Email: [email protected] Website : smkkesatrian-pwt..sch.id Telp. : (0281 )636122 Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / Ganjil Materi Pokok : Jenis Layanan Bengkel Pertemuan Ke : 1 dan 2 Alokasi Waktu : 10 x 45 menit A. Kompetensi Inti KI-3 (Pengetahuan) : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor . Pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional KI-4 (Keterampilan) : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor . Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi Klasifikasi Indikator 3.3 Mengklasi-fikasi jenis-jenis pelayanan bengkel 4.3 Menjelaskan jenisjenis layanan bengkel 3.3.1 . Mendefinisikan jenis layanan bengkel 3.3.2. Menjelaskan jenis layanan bengkel 3.3.3. Mengklasifikasikan jenis layanan bengkel 4.3.1. Menyebutkan jenis pelayanan bengkel 4.3.2. Mendefinisikan jenis layanan bengkel 4.3.3. Menjelaskan jenis layanan bengkel Kunci Kunci Kunci Kunci Pendukung C. Tujuan Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Melalui langkah pembelajaran model Discovery Learning dengan pendekatan saintifik peserta didik : ● Mendefinisikan jenis layanan bengkel ● Menjelaskan jenis layanan bengkel ● Mengklasifikasikan jenis layanan bengkel Kemudian mengajukan pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data, menganalisa data, menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi pengetahuan (memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi), ● Menyebutkan jenis pelayanan bengkel ● Mendefinisikan jenis layanan bengkel ● Menjelaskan jenis layanan bengkel Kemudian mengajukan pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data, menganalisa data, menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi keterampilan (mengamati, mencoba, menyaji, dan menalar), dan sikap (jujur, santun, dan tanggungjawab). FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 1
D. Materi Pembelajaran Materi Faktual dapat diamati dengan indera atau alat ● Menguraikan karakteristik jasa ● Merinci klasifikasi jasa ● Menjelaskan pengertian Fast Track Atau Servis Cepat,Service By Booking, Light Service, Heavy Repair, Claim Service Materi Konseptual Gabungan antar fakta-fakta yang saling berhubungan ● Jenis-jenis pelayanan bengkel Materi Prinsip Generalisasi hubungan antar konsep-konsep yang saling terkait ● Karakteristik jasa ● Klasifikasi jasa ✔ Fast Track Atau Servis Cepat ✔ Service By Booking ✔ Light Service ✔ Heavy Repair ✔ Claim Service Materi Prosedural Sederetan langkah yang sistematis dalam menerapkan prinsip ● Prosedur mengidentifikasikan jenis-jenis layanan bengkel ● Langkah - Langkah membuat data tentang jenisjenis pelayanan bengkel E. Pendekatan, Strategi dan Metode ● Pendekatan : Saintifik ● Metode : Diskusi, Tanya Jawab, Demontrasi, Praktek dan Penugasan ● Model : Discovery learning F. Alat dan Media Pembelajaran ● Vidio Pembelajaran. ● Slide Powerpoint. ● LCD Proyektor. G. SumberBelajar ● Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor, hal. 26 - 31, Jenis Layanan Bengkel, Samekto Wibowo, S.Pd., Grasindo, 2019 ● Hand Out ● Internet H. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama ( 6 x 45 Menit ) Tahap pembelajaran Kegiatan Pembelajaran PPK Waktu Pendahuluan ● ● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Religius 25 menit ● ● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 2
Tahap pembelajaran Kegiatan Pembelajaran PPK Waktu ● ● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. ● ● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Rasa ingin tahu ● ● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung ● ● Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya, Literasi ● ● Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar. Inti Stimulus ● ● Guru menampilkan tayangan tentang Karakteristik jasa 25 menit 45 menit 25 ● ● Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang Karakteristik jasa Identifikasi Masalah ● ● Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang Karakteristik jasa ● ● Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang Karakteristik jasa Pengumpulan data FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 3
Tahap pembelajaran Kegiatan Pembelajaran PPK Waktu menit 30 menit 45 menit ● ● Guru meminta siswa mengali informasi tentang Karakteristik jasa ● ● Siswa menggali informasi tentang tentang Karakteristik jasa Pembuktian ● ● Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang Karakteristik jasa ● ● Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik Kesimpulan ● ● Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang Karakteristik jasa ● ● Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai Karakteristik jasa ● ● Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru ● ● Siswa menyimpulkan materi tentang Karakteristik jasa Penutup ● ● Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas 30 menit ● ● Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 4