Tahap pembelajaran Kegiatan Pembelajaran PPK Waktu ● ● Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya. Tanggung jawab ● ● Siswa melakukan pembersihan peralatan, media dan ruangan. Disiplin ● ● Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius Pertemuan Kedua ( 6 x 45 Menit ) Tahap pembelajaran Kegiatan Pembelajaran PPK Waktu Pendahuluan ● ● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Religius 25 menit ● ● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin ● ● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. ● ● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Rasa ingin tahu ● ● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 5
Tahap pembelajaran Kegiatan Pembelajaran PPK Waktu ● ● Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya, Literasi ● ● Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar. Inti Stimulus ● ● Guru menampilkan tayangan tentang Klasifikasi jasa 25 menit 45 menit 25 menit 30 menit ● ● Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang Klasifikasi jasa Identifikasi Masalah ● ● Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang Klasifikasi jasa ● ● Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang Klasifikasi jasa Pengumpulan data ● ● Guru meminta siswa mengali informasi tentang Klasifikasi jasa ● ● Siswa menggali informasi tentang tentang Klasifikasi jasa Pembuktian ● ● Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang Klasifikasi jasa FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 6
Tahap pembelajaran Kegiatan Pembelajaran PPK Waktu 45 menit ● ● Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik Kesimpulan ● ● Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang Klasifikasi jasa ● ● Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai Klasifikasi jasa ● ● Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru ● ● Siswa menyimpulkan materi tentang Klasifikasi jasa Penutup ● ● Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas 30 menit ● ● Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. ● ● Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya. Tanggung jawab ● ● Siswa melakukan pembersihan peralatan, media dan ruangan. Disiplin ● ● Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 7
I. Penilaian Pembelajaran ● Penilaian Skala Sikap ● Teknik penilaian : Observasi : sikap religius dan sikap sosial ● Bentuk penilaian : lembar pengamatan ● Instrumen penilaian : jurnal (terlampir) ● Pengetahuan ● Jenis/Teknik tes : tertulis, lisan,dan Penugasan ● Bentuk tes : uraian ● Instrumen Penilaian : (terlampir) ● Keterampilan Teknik/Bentuk Penilaian : ● Praktik/Performence ● Portofolio ● Instrumen Penilaian : (terlampir) Remedial Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan misalnya. FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 8
PROGRAM REMIDI Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Kelas/Semester : XII/ Ganjil Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Ulangan Harian Ke : …………………………………………….. Tanggal Ulangan Harian : …………………………………………….. Bentuk Ulangan Harian : …………………………………………….. Materi Ulangan Harian : Jenis layanan bengkel (KD / Indikator) : 3.3.1. Menyebutkan jenis layanan bengkel 3.2.2. Mendefinisikan jenis layanan bengkel 3.2.3. Menjelaskan jenis layanan bengkel KKM : 75 N o Nama Peserta Didik Nilai Ulangan Indikator yang Belum Dikuasai Bentuk Tindakan Remedial Nilai Setelah Remedial Keterangan 1 2 Pengayaan Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut : 1. Membaca buku-buku tentang materi yang relevan. 2. Mencari informasi secara online tentang materi 3. Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang materi 4. Mengamati langsung tentang materi yang ada di lingkungan sekitar. Purwokerto, Juni 2023 Guru Mata Pelajaran Fajar Suryono Lampiran FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 9
Materi Pembelajaran Pertemuan Pertama ( 6 x 45 Menit ) ● Karakteristik jasa Jasa Reparasi Motor : perkembangan dunia bisnis salah satunya disebabkan oleh naiknya kesejahteraan masyarakat. Dibentuknya jasa Reparasi motor ini dapat mengembangkan jasa pada umumnya sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru. Jasa dan barang mungkin bisa dikatakan sama karena keduanya sama-sama dibutuhkan oleh konsumen, namun keduanya memiliki banyak perbedaan jika dilihat dari segi melakukan kegiatan transaksi kebutuhan, dan fungsinya. Dalam karakteristik jasa, jasa ini termasuk dalam insparibility (jasa yang tidak terpisahkan) bahwasanya jasa tidak dapat dipisahkan dari penyedianya, entah penyedianya itu manusia atau mesin. Bila karyawan jasa menyediakan jasa karyawan, maka karyawan adalah bagian dari jasa. Karena pelanggan juga hadir yang juga merupakan sifat khusus dari jasa. Baik penyedia jasa maupun pelanggan mempengaruhi hasil jasa tadi. Referensi http://idham1306.blogspot.com/2013/05/a.html Pertemuan Kedua ( 6 x 45 Menit ) ● Klasifikasi jasa Sebagai konsekuensi dari adanya berbagai macam variasi bauran antara barang dan jasa diatas, maka sulit untuk menggeneralisir jasa bila tidak melakukan pembedaan lebih lanjut. Produk jasa bagaimanapun juga tidak ada yang benar-benar mirip antara yang satu dengan yang lain. Oleh karena itu, untuk memahami sector ini, ada beberapa cara pengklasifikasian produk jasa ini. Pertama, didasarkan atas tingkat kontak konsumen dengan pemberi jasa sebagai bagian dari sistem saat jasa tersebut dihasilkan. Kedua, jasa juga bisa diklasifikasikan berdasarkan kesamaanya dengan operasi manufaktur (griffin, 1996). ● Segmen pasar : segmen pasar dari jasa reparasi motor ini yaitu mencakup seluruh elemen masyarakat yang membutuhkan jasa ini. Seluruh elemen masyarakat menggunakan jasa ini dari menengah kebawah sampai menengah keatas. Maka jasa ini sangat familiar dengan masyarakat luas. ● Tingkat keberwujudan : jasa Reparasi Motor merupakan jasa yang termasuk dalam Owned goods service, yaitu jasa ini mencakup perubahan bentuk pada produk yang dimilik konsumen. Produk-produk yang dimiliki konsumen direparasi, dikembangkan atau ditingkatkan untuk kerjanya, atau dipelihara/dirawat oleh perusahaan jasa. ● Keterampilan penyedia jasa : perusahaan jasa semacam ini memerlukan professional service, karena dalam sebuah perusahaan reparasi motor diperlukan pekerja yang ahli untuk menerapkan kualitas pekerjaan yang baik, ini dibentuk karena bisa memikat para pelangganya untuk kembali menggunakan jasa reparasi motor ini. ● Tujuan per. Reparasi Motor : tujuan utama dari perusahaan ini yaitu untuk mencari profit, serta jasa ini membantu bagi para teknisi yang mempunyai kemampuan untuk dikembangkan, FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 10
sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi yang tidak mempunyai pekerjaan dengan menseleksi para pekerja terlebih dahulu. ● Tingkat intensitas karyawan : dikelompokan menjadi dua macam yaitu, equipment based service dan people based service. Pada perusahaan jasa reparasi motor ini termasuk dalam people basid service, karena perusahaan ini mempekerjakan manusia untuk menjalankan perusahaan ini. Jenis Jenis Pelayanan : ● Fast Track Atau Servis Cepat Jenis servis fast track ini merupakan jenis servis yang tidak membutuhkan waktu lama. “Bisanya ini dikhususkan untuk pengerjaan seperti penggantian oli saja, ” Jenis servis ini juga akan mempercepat konsumen, sehingga tak perlu antre dengan motor lain yang akan servis berkala. ● Service By Booking Jenis servis ini tentunya akan membuat konsumen terbebas dari antrean, sehingga lebih menghemat waktu. “Booking Service minimal harus dilakukan satu hari sebelumnya,” ● Light Service Light servis ini meliputi pengerjaan ringan hingga sedang. Misalnya seperti membersihkan throttle body, pasang shockbreaker, dan ganti komponen body. ● Heavy Repair Heavy repair merupakan jenis jasa servis berat yang biasanya memakan waktu lebih lama. Pengerjaannya diantara lain turun atau membelah mesin, press rangka, dan lain sebagainya. ● Claim Service Claim service merupakan hak konsumen jika motor Hondabarunya terkena masalah. Jika motornya masih ada garansi dan memenuhi syarat untuk digaransikan, maka konsumen dapat mengajukan klaim tersebut. "Claim service dilakukan jika motor tersebut memenuhi syarat untuk klaim. Contohnya track service yang jelas dan berurut. Selain itu, yang paling penting buku servisnya tidak hilang," Referensi http://idham1306.blogspot.com/2013/05/a.html https://www.gridoto.com/read/221018192/ini-5-jenis-jasa-servis-yang-bisa-ditemui-dibengkel-resmi-motor-honda?page=2#!%2F FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 11
● INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP 1. Penilaian Observasi Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik seharihari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap No Nama Siswa Sikap spiritual Sikap sosial Jumlah Skor Mensyukuri 1-4 Jujur 1-4 Kerja sama 1-4 Harga diri 1-4 1 2 3 4 a. Sikap Spiritual Indikator sikap spiritual “mensyukuri”: • Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran • Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi sesuai agama yang dianut • Saling menghormati, toleransi • Memelihara hubungan baik dengan sesama teman sekelas. Rubrik pemberian skor: • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. b. Sikap Sosial 1. Sikap jujur Indikator sikap sosial “jujur” • Tidak berbohong • Mengembalikan kepada yang berhak bila menemukan sesuatu • Tidak nyontek, tidak plagiarism • Terus terang. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 2. Sikap kerja sama Indikator sikap sosial “kerja sama” • Peduli kepada sesama • Saling membantu dalam hal kebaikan • Saling menghargai/ toleran • Ramah dengan sesama. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 12
• 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 3. Sikap Harga diri Indikator sikap sosial “harga diri” • Tidak suka dengan dominasi asing • Bersikap sopan untuk menegur bagi mereka yang mengejek • Cinta produk negeri sendiri • Menghargai dan menjaga karya-karya sekolah dan masyarakat sendiri. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. ● INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN Kisi Kisi Soal Uraian Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C3) Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / I KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentu k Soal No Soal 3.3 Mengklasifikasi jenisjenis pelayanan bengkel XII / 1 ● Karakteri stik jasa Pemahaman (C2) ● Menguraik an karakteristik jasa Uraian ● Klasifika si jasa Pemahaman (C2) ● Merinci klasifikasi jasa Uraian Pemahaman (C2) ● Menjelask an pengertian Fast Track Atau Servis Cepat,Service By Booking, Light Service, Heavy Repair, Claim Service Uraian Soal Uraian : 1. Apa yang anda ketahui tentang Fast Track atau Servis Cepat …? 2. Apa yang anda ketahui tentang Service By Booking …? 3. Apa yang anda ketahui tentang Light Service …? 4. Apa yang anda ketahui tentang Heavy Repair …? 5. Apa yang anda ketahui tentang Claim Service..? Pedoman Penskoran Soal Uraian : FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 13
NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR 1. Jawab: Fast Track atau Servis Cepat : Fast Track Service merupakan sebuah produk layanan yang memberikan jasa pada proses kedatangan & finishing, sekaligus memberikan pelayan yang lebih pada proses registrasi guna memberikan kenyamanan pada pelanggan. Sumber : https://www.maxmanroe.com/pengertian-kewirausahaan.html SKOR MAKSIMUM 10 2. Jawab: Service By Booking : Servis berkala merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh pemilik jika kendaraan mereka sudah mencapai kilometer tertentu dan harus melakukan servis. Untuk itu, harus ada solusi yang memudahkan konsumen, apalagi mereka yang hanya memiliki sedikit waktu, agar kendaraan mereka juga dapat terawat dengan baik. Biasanya jika Anda ingin melakukan servis berkala, Anda akan menyisihkan waktu cukup banyak. Hal ini lantaran tak sedikit juga yang melakukan servis berkala di bengkel resmi. Tak ayal, rutinitas melakukan servis berkala akan menyita waktu. Terlebih, hal itu Anda lakukan di akhir pekan. Ada cara untuk mengamankan waktu berharga Anda. Era digital membuat pola pencarian informasi menjadi lebih cepat dan mudah. Bukan itu saja, digital juga memberikan kemudahan bagi orang-orang yang memiliki kegiatan sangat padat. Digital membuat proses melakukan servis berkala di bengkel resmi menjadi lebih mudah. Jenis servis ini tentunya akan membuat konsumen terbebas dari antrean, sehingga lebih menghemat waktu. “Booking Service minimal harus dilakukan satu hari sebelumnya,” Sumber : https://www.seva.id/blog/sangat-mudah-mengatur-jadwal-servis-andadengan-layanan-booking-service-di-seva-id/ SKOR MAKSIMUM 30 3. Jawab: Light Service : Light servis ini meliputi pengerjaan ringan hingga sedang. Misalnya seperti membersihkan throttle body, pasang shockbreaker, dan ganti komponen body. Sumber : https://www.gridoto.com/read/221018192/ini-5-jenis-jasa-servis-yangbisa-ditemui-di-bengkel-resmi-motor-honda?page=2#!%2F SKOR MAKSIMUM 30 FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 14
NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR 4. Jawab: Heavy Repair : Heavy repair merupakan jenis jasa servis berat yang biasanya memakan waktu lebih lama. Pengerjaannya diantara lain turun atau membelah mesin, press rangka, dan lain sebagainya Claim Service : Claim service merupakan hak konsumen jika motor barunya terkena masalah. Jika motornya masih ada garansi dan memenuhi syarat untuk digaransikan, maka konsumen dapat mengajukan klaim tersebut. "Claim service dilakukan jika motor tersebut memenuhi syarat untuk klaim. Contohnya track service yang jelas dan berurut. Selain itu, yang paling penting buku servisnya tidak hilang," Sumber : https://www.gridoto.com/read/221018192/ini-5-jenis-jasa-servis-yangbisa-ditemui-di-bengkel-resmi-motor-honda?page=2#!%2F SKOR MAKSIMUM 30 TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 15
Kisi Kisi Soal Pilihan Ganda Jenjang Sekolah : SMK Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kurikulum : 2013 Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentu k Soal No Soal 3.3 Mengklasifikasi jenisjenis pelayanan bengkel XII / 1 ● Karakte ristik jasa Pemahaman (C2) ● Men guraikan karakteristi k jasa Uraian ● Klasifi kasi jasa Pemahaman (C2) ● Meri nci klasifikasi jasa Uraian Pemahaman (C2) ● Menj elaskan pengertian Fast Track ,Service By Booking, Light Service, Heavy Repair, Claim Service Uraian Soal Pilihan Ganda : Berilah tanda silang (x) pada salah satu huruf a, b, c, d, dan e di depan jawaban yang paling tepat ! 1. Pelayanan bengkel sepeda motor adalah layanan yang ditujukan …. A. Bawahan kepada atasannya B. Sesama karyawan C. Atasan kepada bawahannya D. Pemilik bengkel kepada karyawannya E. Seluruh anggota bengkel kepada konsumen 2. Layanan bengkel yang berupa penerimaan complain karena ketidak puasan hasil pekerjaan yang didapatkan oleh konsumen untuk mendapatkan perbaikan disebut …. A. Klaim B. Reject C. Garansi D. Booking E. Fast order 3. Pelayanan yang diwujudkan dalam penampilan, baik dari bentuk bangunan, penampilan karyawan, perlengkapan teknologi, dan penampilan fisik lainnya merupakan ukuran pelayanan secara …. A. Reliability B. Tangibles C. Responsiveness D. Assurance FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 16
E. Empathy 4. Pemberian layanan yang cepat diiringi penyampaian informasi yang jelas dan mudah dimengerti merupakan ukuran pelayanan secara …. A. Reliability B. Tangibles C. Responsiveness D. Assurance E. Empathy 5. Berikut ini adalah layanan yang masuk kriteria reliability adalah …. A. Fasilitas yang tersedia lengkap B. Tidak adanya kesalahan dalam pelaksanaan pekerjaan C. Tampilan bangunan bengkel yang megah dan menyakinkan D. Penampilan karyawan bengkel yang rapid an bersih E. Perlengkapan teknologi pendukung selalu update dengan perkembangan teknologi 6. Layanan berikut yang termasuk dalam kriteria tangibles adalah …. A. Terkait dengan kecepatan waktu pengerjaan B. Ketepatan waktu dalam menunggu antrian C. Tidak ada kesalahan dalam pelaksanaan pekerjaan D. Penampilan mekanik dengan pakaian yang rapid an bersih E. Sikap simpatik yang ditunjukkan oleh karyawan bengkel 7. Salah satu unsur pelayanan adalah empathy, merupakan bentuk layanan yang …. A. Memberikan pelayanan yang sesuai dengan harapan konsumen terkait kecepatan, ketepatan waktu, tidak ada kesalahan B. Kemampuan bengkel untuk menampilkan yang terbaik bagi pelanggan, baik dari sisi fisik C. Pelayanan yang cepat seiring dengan cara penyampaian yang jelas dan mudah dimengerti D. Jaminan dan kepastian yang diperoleh untuk mendapatkan kepercayaan E. Memberikan perhatian yang tulus dan bersifat pribadi kepada pelanggan 8. Dalam rangka peningkatan layanan bengkel, maka perlu dilakukan beberapa tahapan, dengan urutan …. A. Mendapatkan umpan balik dari konsumen, melakukan evaluasi, mengambil keputusan, melakukan langkah perbaikan, memberi reward kepada karyawan yang berprestasi B. Melakukan evaluasi, mendapat umpan balik dari konsumen, menentukan keputusan, melakukan perbaikan, memberi reward kepada karyawan yang berprestasi C. Menentukan keputusan, mendapat umpan balikdari konsumen, melakukan perbaikan, memberi reward kepada karyawan yang berprestasi D. Melakukan perbaikan, memberi reward kepada karyawan yang berprestasi, melakukan evaluasi, mendapat umpan balik dari konsumen kemudian mengambil keputusan E. Memberi reward kepada karyawan yang berprestasi, melakukan evaluasi, mendapat umpan balik dari konsumen, melakukan perbaikan 9. Layanan yang memungkinkan agar konsumen tidak perlu mengantri lama adalah …. A. Booking service B. Light service C. Heavy repair D. Fast service E. Body repair 10. Jenis layanan yang tidak membutuhkan antrian adalah …. A. Booking service FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 17
B. Light service C. Heavy repair D. Fast service E. Body repair Pedoman Penskoran Soal Pilihan Ganda : NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR Benar Salah 1 Jawaban : E 10 2 Jawaban : C 10 3 Jawaban : B 10 4 Jawaban : A 10 5 Jawaban : E 10 6 Jawaban : D 10 7 Jawaban : E 10 8 Jawaban : B 10 9 Jawaban : D 10 10 Jawaban : A 10 TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 0 FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 18
● INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN Soal Praktek Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C3) Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / I No Komponen/Sub Komponen Pencapaian Kompetensi Tidak Ya CK 7,0-7,9 K 8,0-8,9 SK 9,0-10 1 2 3 4 5 6 I Persiapan Kerja (Skor maksimal 30) 1.1 Penggunaan pakaian kerja 1.2 Persiapan tools and equipment 1.3 Persiapan buku manual ● Mengidentifikasikan jenis-jenis layanan bengkel ● Membuat data tentang jenis-jenis pelayanan bengkel Sikap kerja a. kerapihan dalam bekerja Bekerja dengan rapih 85 - 100 Bekerja dengan cukup rapih 75 - 84 Bekerja dengan kurang rapih 65 - 74 b. Kedisiplinan dalam bekerja Bekerja dengan disiplin 85 - 100 Bekerja dengan cukup disiplin 75 - 84 Bekerja dengan kurang disiplin 65 - 74 c. Ketelitian dalam bekerja Bekerja dengan teliti 85 - 100 Bekerja dengan cukup teliti 75 - 84 Bekerja dengan kurang teliti 65 - 74 d. ketekunan dalam bekerja Bekerja dengan tekun 85 - 100 Bekerja dengan cukup tekun 75 - 84 Bekerja dengan kurang tekun 65 - 74 RATA-RATA SIKAP KERJA 4 Waktu Penyelesaian pekerjaan Selesai sebelum waktu berakhir 85 - 100 Selesai tepat waktu 75 - 84 Selesai setelah waktu berakhir 65 - 74 RATA-RATA WAKTU Pengolahan Nilai Keterampilan : FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 19
Nilai Praktik(NP) Persiapan Proses dan Hasil Kerja Sikap Kerja Waktu ∑ NP 1 2 3 5 6 Rata-rata skor perolehan Skor Maksimum Bobot 10% 60% 20% 10% NK Keterangan: ▪ Skor Perolehan merupakan penjumlahan skor per komponen penilaian ▪ Skor Maksimal merupakan skor maksimal per komponen penilaian ▪ Bobot diisi dengan persentase setiap komponen. Besarnya persentase dari setiap komponen ditetapkan secara proposional sesuai karakteristik kompetensi keahlian. Total bobot untuk komponen penilaian adalah 100 ▪ NK = Nilai Komponenmerupakan perkalian dari skor perolehan dengan bobot dibagi skor maksimum Purwokerto, Juli 2023 Guru Mata Pelajaran Fajar Suryono FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 20
SMK KESATRIAN PURWOKERTO RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TAHUN PELAJARAN 2023/2024 SMK Kesatrian Purwokerto Jl. Kesatrian NO. 62 Purwokerto 53115 Email: [email protected] Website : smkkesatrian-pwt..sch.id Telp. : (0281 )636122 Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / Ganjil Materi Pokok : Undang-undang Ketenagakerjaan Pertemuan Ke : 1 dan 2 Alokasi Waktu : 10 x 45 menit A. Kompetensi Inti KI-3 (Pengetahuan) : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor . Pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional KI-4 (Keterampilan) : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor . Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi Klasifikasi Indikator 3.4 Memahami UndangUndangan ketenagakerjaan 4.4 Mengimple-mentasikan Undang-Undangan ketenaga-kerjaan 3.4.1 Menyebutkan Undang-Undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan 3.4.2 Menjelaskan aturan pengupahan di Indonesia 3.4.3 Menyebutkan struktur dan skala upah 3.4.4 Merinci tentang kewajiban pembayaran upah 3.4.5 Mengkalkulasi Perhitungan Upah Pokok 3.4.6 Menyebutkan Sanksi 3.4.7 Menguraikan tentang THR dan Pemutusan Hubungan Kerja 4.4.1 Menggunakan Undang-Undangan ketenaga-kerjaan dalam usaha bengkel 4.4.2 Menempatkan Undang-Undang ketenaga-kerjaan sebagai pedoman usaha bengkel Kunci Kunci Kunci Kunci Kunci Pendukung Pendukung Kunci Pendukung FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM 2023-24 1
C. Tujuan Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Melalui langkah pembelajaran model Discovery Learning dengan pendekatan saintifik peserta didik : ● Menyebutkan Undang-Undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan ● Menjelaskan aturan pengupahan di Indonesia ● Menyebutkan struktur dan skala upah ● Merinci tentang kewajiban pembayaran upah ● Mengkalkulasi Perhitungan Upah Pokok ● Menyebutkan Sanksi ● Menguraikan tentang THR dan Pemutusan Hubungan Kerja Kemudian mengajukan pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data, menganalisa data, menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi pengetahuan (memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi), ● Menggunakan Undang - Undangan ketenaga-kerjaan dalam usaha bengkel ● Menempatkan Undang - Undang ketenaga-kerjaan sebagai pedoman usaha bengkel Kemudian mengajukan pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data, menganalisa data, menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi keterampilan (mengamati, mencoba, menyaji, dan menalar), dan sikap (jujur, santun, dan tanggungjawab). D. Materi Pembelajaran Materi Faktual dapat diamati dengan indera atau alat ● Menyebutkan Undang - Undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan ● Menjelaskan aturan pengupahan di Indonesia ● Menyebutkan struktur dan skala upah ● Merinci tentang kewajiban pembayaran upah ● Mengkalkulasi Perhitungan Upah Pokok ● Menyebutkan Sanksi ● Menguraikan tentang THR dan Pemutusan Hubungan Kerja Materi Konseptual Gabungan antar fakta-fakta yang saling berhubungan ● Undang- Undangan ketenaga-kerjaan Materi Prinsip Generalisasi hubungan antar konsep-konsep yang saling terkait ● Aturan Pengupahan di Indonesia ● Struktur dan Skala Upah ● Kewajiban Pembayaran Upah ● Perhitungan Upah Pokok ● Sanksi ● Kedaluarsa ● Tunjangan Hari Raya ● Pemutusan Hubungan Kerja Materi Prosedural Sederetan langkah yang sistematis dalam menerapkan prinsip ● Prosedur menggunakan Undang - Undangan ketenaga-kerjaan dalam usaha bengkel ● Proses menempatkan Undang - Undang ketenagakerjaan sebagai pedoman usaha bengkel E. Pendekatan, Strategi dan Metode ● Pendekatan : Saintifik FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM 2023-24 2
● Metode : Diskusi, Tanya Jawab, Demontrasi, Praktek dan Penugasan ● Model : Discovery learning F. Alat dan Media Pembelajaran ● Vidio Pembelajaran. ● Slide Powerpoint. ● LCD Proyektor. G. SumberBelajar ● Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor, hal. 26 - 31, Jenis Layanan Bengkel, Samekto Wibowo, S.Pd., Grasindo, 2019 ● Hand Out ● Internet H. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama ( 6 x 45 Menit ) Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu Pendahuluan ● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Religius 25 menit ● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin ● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. ● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Rasa ingin tahu ● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung ● Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya, Literasi ● Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar. Inti Stimulus ● Guru menampilkan tayangan tentang Undang-Undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan 25 menit ● Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang Undang-Undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Identifikasi masalah ● Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang UndangUndang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM 2023-24 3
Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, Waktu 45 menit 25 menit 30 menit 45 menit ● Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang UndangUndang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Pengumpulan data ● Guru meminta siswa mengali informasi tentang UndangUndang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan ● Siswa menggali informasi tentang tentang UndangUndang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Pembuktian ● Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang Undang-Undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan ● Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik kesimpulan ● Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang Undang-Undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan ● Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai UndangUndang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan ● Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru ● Siswa menyimpulkan materi tentang Undang-Undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Penutup ● Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas 30 menit ● Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. ● Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya. Tanggung jawab ● Siswa melakukan pembersihan peralatan, media dan ruangan. Disiplin ● Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM 2023-24 4
Pertemuan Kedua ( 6 x 45 Menit ) Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu Pendahuluan ● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Religius 25 menit ● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin ● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. ● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Rasa ingin tahu ● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung ● Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya, Literasi ● Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar. Inti Stimulus ● Guru menampilkan tayangan tentang Aturan Pengupahan di Indonesia, Struktur dan Skala Upah, Kewajiban Pembayaran Upah, Perhitungan Upah Pokok, Sanksi dan THR serta PHK 25 menit ● Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang Aturan Pengupahan di Indonesia, Struktur dan Skala Upah, Kewajiban Pembayaran Upah, Perhitungan Upah Pokok, Sanksi dan THR serta PHK FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM 2023-24 5
Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, Waktu 45 menit 25 menit Identifikasi masalah ● Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang Aturan Pengupahan di Indonesia, Struktur dan Skala Upah, Kewajiban Pembayaran Upah, Perhitungan Upah Pokok, Sanksi dan THR serta PHK ● Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang Aturan Pengupahan di Indonesia, Struktur dan Skala Upah, Kewajiban Pembayaran Upah, Perhitungan Upah Pokok, Sanksi dan THR serta PHK Pengumpulan data ● Guru meminta siswa mengali informasi tentang Aturan Pengupahan di Indonesia, Struktur dan Skala Upah, Kewajiban Pembayaran Upah, Perhitungan Upah Pokok, Sanksi dan THR serta PHK ● Siswa menggali informasi tentang tentang Aturan Pengupahan di Indonesia, Struktur dan Skala Upah, Kewajiban Pembayaran Upah, Perhitungan Upah Pokok, Sanksi dan THR serta PHK Pembuktian ● Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang Aturan Pengupahan di Indonesia, Struktur dan Skala Upah, Kewajiban Pembayaran Upah, Perhitungan Upah Pokok, Sanksi dan THR serta PHK ● Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM 2023-24 6
Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, Waktu 30 menit 45 menit Menarik kesimpulan ● Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang Aturan Pengupahan di Indonesia, Struktur dan Skala Upah, Kewajiban Pembayaran Upah, Perhitungan Upah Pokok, Sanksi dan THR serta PHK ● Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai Aturan Pengupahan di Indonesia, Struktur dan Skala Upah, Kewajiban Pembayaran Upah, Perhitungan Upah Pokok, Sanksi dan THR serta PHK ● Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru ● Siswa menyimpulkan materi tentang Aturan Pengupahan di Indonesia, Struktur dan Skala Upah, Kewajiban Pembayaran Upah, Perhitungan Upah Pokok, Sanksi dan THR serta PHK Penutup ● Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas 30 menit ● Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. ● Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya. Tanggung jawab ● Siswa melakukan pembersihan peralatan, media dan ruangan. Disiplin ● Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius I. Penilaian Pembelajaran ● Penilaian Skala Sikap ● Teknik penilaian : Observasi : sikap religius dan sikap sosial ● Bentuk penilaian : lembar pengamatan ● Instrumen penilaian : jurnal (terlampir) ● Pengetahuan ● Jenis/Teknik tes : tertulis, lisan,dan Penugasan ● Bentuk tes : uraian FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM 2023-24 7
● Instrumen Penilaian : (terlampir) ● Keterampilan Teknik/Bentuk Penilaian : ● Praktik/Performence ● Portofolio ● Instrumen Penilaian : (terlampir) Remedial Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan misalnya. PROGRAM REMIDI Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Kelas/Semester : XII/ Ganjil Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Ulangan Harian Ke : …………………………………………….. Tanggal Ulangan Harian : …………………………………………….. Bentuk Ulangan Harian : …………………………………………….. Materi Ulangan Harian : Undang-undang Ketenagakerjaan (KD / Indikator) : 3.4.1. Menyebutkan Undang-Undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan 3.4.2 Menjelaskan aturan pengupahan di Indonesia 3.4.3 Menyebutkan struktur dan skala upah 3.4.4 Merinci tentang kewajiban pembayaran upah 3.4.5 Mengkalkulasi Perhitungan Upah Pokok FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM 2023-24 8
3.4.6 Menyebutkan Sanksi 3.4.7 Menguraikan tentang THR dan Pemutusan Hubungan Kerja KKM : 75 N o Nama Peserta Didik Nilai Ulangan Indikator yang Belum Dikuasai Bentuk Tindakan Remedial Nilai Setelah Remedial Keterangan 1 2 3 4 Pengayaan Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut : 1. Membaca buku-buku tentang materi yang relevan. 2. Mencari informasi secara online tentang materi 3. Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang materi 4. Mengamati langsung tentang materi yang ada di lingkungan sekitar. Purwokerto, Juni 2023 Guru Mata Pelajaran Fajar Suryono Lampiran Instrumen Penilaian ● INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP 1. Penilaian Observasi Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik seharihari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap No Nama Siswa Sikap spiritual Sikap sosial Jumlah Skor Mensyukuri 1-4 Jujur 1-4 Kerja sama 1-4 Harga diri 1-4 1 2 3 a. Sikap Spiritual Indikator sikap spiritual “mensyukuri”: • Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM 2023-24 9
• Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi sesuai agama yang dianut • Saling menghormati, toleransi • Memelihara hubungan baik dengan sesama teman sekelas. Rubrik pemberian skor: • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. b. Sikap Sosial 1. Sikap jujur Indikator sikap sosial “jujur” • Tidak berbohong • Mengembalikan kepada yang berhak bila menemukan sesuatu • Tidak nyontek, tidak plagiarism • Terus terang. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 2. Sikap kerja sama Indikator sikap sosial “kerja sama” • Peduli kepada sesama • Saling membantu dalam hal kebaikan • Saling menghargai/ toleran • Ramah dengan sesama. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 3. Sikap Harga diri Indikator sikap sosial “harga diri” • Tidak suka dengan dominasi asing • Bersikap sopan untuk menegur bagi mereka yang mengejek • Cinta produk negeri sendiri • Menghargai dan menjaga karya-karya sekolah dan masyarakat sendiri. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. ● INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM 2023-24 10
Kisi Kisi Soal Uraian Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C3) Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / I KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal 3.4 Memahami UndangUndangan ketenaga-kerjaan XII / 1 ● Undang-Undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Pemahaman (C2) ●Menyebutkan Undang-Undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Uraian ● Aturan Pengupahan di Indonesia, Struktur dan Skala Upah, Kewajiban Pembayaran Upah, Perhitungan Upah Pokok, Sanksi dan THR serta PHK Pemahaman (C2) ●Merinci Aturan Pengupahan di Indonesia, Struktur dan Skala Upah, Kewajiban Pembayaran Upah, Perhitungan Upah Pokok, Sanksi dan THR serta PHK Uraian Soal Uraian : 1. Jelaskan aturan pengupahan di Indonesia…? 2. Apa yang dimaksud dengan Struktur Skala Upah? 3. Apa komponen upah dalam Struktur Skala Upah tersebut? 4. Sebutkan Sanksi jika perusahaan tidak membayar THR..? Pedoman Penskoran Soal Uraian : FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM 2023-24 11
NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR 1. Jawab: Aturan pengupahan di Indonesia: Pengupahan telah diatur pada Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (“UU Ketenagakerjaan”). Menurut Pasal 88 ayat (1) UU Ketenagakerjaan, setiap pekerja/buruh berhak memperoleh penghasilan yang memenuhi penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Maka dari itu, pemerintah meminta perusahaan memberikan kompensasi dalam bentuk-bentuk sebagai berikut: ● upah minimum; ● upah kerja lembur; ● upah tidak masuk kerja karena berhalangan; ● upah tidak masuk kerja karena melakukan kegiatan lain di luar pekerjaannya; ● upah karena menjalankan hak waktu istirahat kerjanya; ● bentuk dan cara pembayaran upah; ● denda dan potongan upah; ● hal-hal yang dapat diperhitungkan dengan upah; ● struktur dan skala pengupahan yang proporsional; ● upah untuk pembayaran pesangon; dan ● upah untuk perhitungan pajak penghasilan. Sumber : https://www.gadjian.com/guide/uu-ketenagakerjaan SKOR MAKSIMUM 15 2. Jawab: Struktur Skala Upah : Menurut Pasal 1 angkat 3 Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 1 Tahun 2017 tentang Struktur dan Skala Upah, Definisi Struktur dan Skala Upah adalah Susunan Tingkat Upah dari yang terendah sampai dengan yang tertinggi atau dari yang tertinggi sampai dengan yang terendah yang memuat kisaran nominal upah dari yang terkecil sampai dengan yang terbesar untuk setiap golongan jabatan. Sumber : https://gajimu.com/gaji/gaji-minimum/struktur-skala-upah SKOR MAKSIMUM 10 3. Jawab: Komponen upah dalam Struktur Skala Upah : Komponen Upah yang tercantum dalam struktur skala upah ialah Upah Pokok. Yang dimaksud dengan upah pokok adalah imbalan dasar yang dibayarkan kepada pekerja menurut tingkat atau jenis pekerjaan yang besarnya ditetapkan berdasarkan kesepakatan, hal ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor 07 Tahun 1990. Selain itu di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015, dijelaskan juga mengenai komponen upah. Apabila komponen upah terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap, maka besarnya upah pokok paling sedikit 75 % dari Upah Pokok dan Tunjangan Tetap. Namun, jika Komponen upah terdiri dari upah pokok, tunjangan tetap, dan tunjangan tidak tetap, maka besarnya upah pokok yakni 75% dari Upah Pokok dan Tunjangan Tetap. Hal ini sesuai dengan Pasal 5 ayat (2) dan ayat (3) PP 78 tahun 2015 Sumber : https://gajimu.com/gaji/gaji-minimum/struktur-skala-upah SKOR MAKSIMUM 35 FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM 2023-24 12
NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR 4. Jawab: Sanksi Bagi Perusahaan yang Tak Bayar THR Karyawan : Adapun THR wajib dibayarkan oleh perusahaan paling lambat 7 hari sebelum hari Raya Keagamaan (Lebaran). "Paling lambat H-7, namun kita dorong 2 minggu sebelumnya bisa dibayarkan," Perusahaan yang terlambat atau tidak membayar THR Keagamaan maka perusahaan tersebut akan dikenakan sanksi administratif. Itu seperti diatur dalam Permenaker Nomor 20 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pemberian Sanksi Administratif Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan. Sanksi bagi perusahaan yang tidak atau telat membayar THR sesuai Permenaker Nomor 20 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pemberian Sanksi Administratif Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan adalah sebagai berikut: ● Sanksi Administratif ● Teguran Tertulis ● Pembatasan Kegiatan Usaha ● Penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi hingga ● Pembekuan Kegiatan Usaha Sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/3970954/sanksi-bagi-perusahaan-yang-tak-bayarthr-karyawan SKOR MAKSIMUM 40 TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 Kisi Kisi Soal Pilihan Ganda Jenjang Sekolah : SMK Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kurikulum : 2013 Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal 3.4 Memahami UndangUndangan ketenagakerjaan XII / 1 ● Undang-Undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Pemahama n (C2) ●Menyebutkan Undang-Undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Uraian ● Aturan Pengupahan di Indonesia, Struktur dan Skala Upah, Kewajiban Pembayaran Upah, Perhitungan Upah Pokok, Sanksi dan THR serta PHK Pemahama n (C2) ●Merinci Aturan Pengupahan di Indonesia, Struktur dan Skala Upah, Kewajiban Pembayaran Upah, Perhitungan Upah Pokok, Sanksi dan THR serta PHK Uraian FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM 2023-24 13
Soal Pilihan Ganda : Berilah tanda silang (x) pada salah satu huruf a, b, c, dan d, di depan jawaban yang paling tepat ! 1. Menurut UU No. 1 Tahun 1951, pekerja dihentikan menjalankan pekerjaan dalam satu hari lebih dari.... a) 7 jam b) 9 jam c) 10 jam d) 12 jam 2. Dalam UU Ketenagakerjaan, pekerja harus didiberi waktu istirahat sedikit-sedikitnya setengah jam apabila yang bersangkutan sudah menjalankan pekerjaan selama.... a) 3 jam b) 4 jam c) 5 jam d) 6 jam 3. Selama menjalankan istirahat panjang tahun kedelapan, pekerja didiberi kompensasi hak istirahat tahunan pada tahun kedelapan sebesar.... a) 7 hari upah b) Setengah bulan upah c) Satu bulan upah d) Satu setengah bulan upah 4. Imbalan dasar yang dibayarkan kepada pekerja berdasarkan tingkat atau jenis pekerja yang besarnya diputuskan berdasarkan kesepakatan disebut... a) Tidak boleh tidak tetap b) Upah pokok c) Tuntidakboleh tetap d) Honorarium 5. Yang tidak termasuk isi dari peraturan perusahaan adalah.... a) Tata tertib perusahaan b) Syarat kerja c) Upah kerja d) Jam kerja 6. Peraturan perundang-undangan yang masih tetap berlaku sebelum UU Ketenagakerjaan dibuat adalah.... a) Buku III cuilan 7A KUHPerdata b) Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945 c) Pasal II aturan peralihan Undang-Undang Dasar 1945 d) UU Nomor 12 Tahun 1948 7. Undang-undang ketenagakerjaan yang dikeluarkan oleh pemerintah Orde Baru pada tahun 1969 a) UU No. 1 Tahun 1970 b) UU No. 14 Tahun 1969 c) PP No. 33 Tahun 1969 d) PP No. 47 Tahun 1969 FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM 2023-24 14
8. Sejak tahun 1976 problem keselamatan, kesehatan kerja dan kondisi kerja ditangani dalam kerangka kerja aktivitas internasional untuk peningkatan kondisi dan lingkungan kerja yang disebut.... a) ILO b) PIACT c) ILC d) UNDP 9. Sanksi bagi pengusaha yang tidak menyampaikannya kartu tanda kepesertaan berdasarkan pasal 47 karakter a PP 14 Tahun 1993, yaitu .... a) Sanksi pelanggaran hukum b) Melaporkan kepada tubuh penyelenggara c) Peringatan yang disertai berupa pencabutan izin usaha d) Peringatan yang berupa denda kepada pengusaha 10. Akibat kesalahan pekerja yang bekerja tidak berdasarkan mekanisme keselamatan kerja, maka dikala terjadi kecelakaan yang berakibat luka parah; perilaku pengusaha adalah.... a) Wajib mengambarkan bahwa pengusaha tidak bersalah alasannya yaitu sudah memenuhi prosedur b) Pengusaha wajib memdiberi ganti rugi (tuntidakboleh ) kepada istri atau suami pekerja yang meninggalkannya c) Mempersiapkan masukana keselamatan kerja sesuai ketentuan yang berlaku d) Tidak wajib mempersembahkan ganti kerugian alasannya yaitu kesalahan pekerja sendiri Pedoman Penskoran Soal Pilihan Ganda : NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR Benar Salah 1 Jawaban : 2 Jawaban : 3 Jawaban : 4 Jawaban : 5 Jawaban : 6 Jawaban : 7 Jawaban : 8 Jawaban : 9 Jawaban : 10 Jawaban : TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 0 ● INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN Soal Praktek Nama Sekolah : Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C3) Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / I FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM 2023-24 15
No Komponen/Sub Komponen Pencapaian Kompetensi Tidak Ya CK 7,0-7,9 K 8,0-8,9 SK 9,0-10 1 2 3 4 5 6 I Persiapan Kerja (Skor maksimal 30) 1.1 Penggunaan pakaian kerja 1.2 Persiapan tools and equipment 1.3 Persiapan buku manual ● Menggunakan Undang-Undangan ketenagakerjaan dalam usaha bengkel ● Menempatkan Undang-Undang ketenagakerjaan sebagai pedoman usaha bengkel Sikap kerja a. kerapihan dalam bekerja Bekerja dengan rapih 85 - 100 Bekerja dengan cukup rapih 75 - 84 Bekerja dengan kurang rapih 65 - 74 b. Kedisiplinan dalam bekerja Bekerja dengan disiplin 85 - 100 Bekerja dengan cukup disiplin 75 - 84 Bekerja dengan kurang disiplin 65 - 74 c. Ketelitian dalam bekerja Bekerja dengan teliti 85 - 100 Bekerja dengan cukup teliti 75 - 84 Bekerja dengan kurang teliti 65 - 74 d. ketekunan dalam bekerja Bekerja dengan tekun 85 - 100 Bekerja dengan cukup tekun 75 - 84 Bekerja dengan kurang tekun 65 - 74 RATA-RATA SIKAP KERJA 4 Waktu Penyelesaian pekerjaan Selesai sebelum waktu berakhir 85 - 100 Selesai tepat waktu 75 - 84 Selesai setelah waktu berakhir 65 - 74 RATA-RATA WAKTU Pengolahan Nilai Keterampilan : Nilai Praktik(NP) Persiapan Proses dan Hasil Kerja Sikap Kerja Waktu ∑ NP 1 2 3 5 6 Rata-rata skor perolehan FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM 2023-24 16
Skor Maksimum Bobot 10% 60% 20% 10% NK Keterangan: ▪ Skor Perolehan merupakan penjumlahan skor per komponen penilaian ▪ Skor Maksimal merupakan skor maksimal per komponen penilaian ▪ Bobot diisi dengan persentase setiap komponen. Besarnya persentase dari setiap komponen ditetapkan secara proposional sesuai karakteristik kompetensi keahlian. Total bobot untuk komponen penilaian adalah 100 ▪ NK = Nilai Komponenmerupakan perkalian dari skor perolehan dengan bobot dibagi skor maksimum Purwokerto, Juni 2022 Guru Mata Pelajaran Fajar Suryono FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM 2023-24 17
SMK KESATRIAN PURWOKERTO RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TAHUN PELAJARAN 2023/2024 SMK Kesatrian Purwokerto Jl. Kesatrian NO. 62 Purwokerto 53115 Email: [email protected] Website : smkkesatrian-pwt..sch.id Telp. : (0281 )636122 Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / Ganjil Materi Pokok : Tata Laksana Bengkel Pertemuan Ke : 1 dan 2 Alokasi Waktu : 12 x 45 menit A. Kompetensi Inti KI-3 (Pengetahuan) : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor . Pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional KI-4 (Keterampilan) : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor . Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi Klasifikasi Indikator 3.5 Memahami tata laksana bengkel 4.5 Menentukan tata laksana bengkel 3.5.1 Menjelaskan pengertian manajemen 3.5.2 Menyebutkan pengertian dan fungsi bengkel 3.5.3 Merinci perencanaan kegiatan bengkel 3.5.4 Merancang pengorganisasian sarana dan prasarana bengkel 3.5.5 Merancang pengawasan dan perawatan sarana dan prasarana bengkel 4.5.1 Membuat tata laksana bengkel 4.5.2 Menggunakan tata laksana bengkel dalam membangun usaha bengkel Kunci Kunci Kunci Kunci Pendukung Kunci Pendukung FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-2024 1
C. Tujuan Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Melalui langkah pembelajaran model Discovery Learning dengan pendekatan saintifik peserta didik : ● Menjelaskan pengertian manajemen ● Menyebutkan pengertian dan fungsi bengkel ● Merinci perencanaan kegiatan bengkel ● Merancang pengorganisasian sarana dan prasarana bengkel ● Merancang pengawasan dan perawatan sarana dan prasarana bengkel Kemudian mengajukan pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data, menganalisa data, menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi pengetahuan (memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi), ● Membuat tata laksana bengkel ● Menggunakan tata laksana bengkel dalam membangun usaha bengkel Kemudian mengajukan pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data, menganalisa data, menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi keterampilan (mengamati, mencoba, menyaji, dan menalar), dan sikap (jujur, santun, dan tanggungjawab). D. Materi Pembelajaran Materi Faktual dapat diamati dengan indera atau alat ● Menjelaskan pengertian manajemen ● Menyebutkan pengertian dan fungsi bengkel ● Merinci perencanaan kegiatan bengkel ● Merancang pengorganisasian sarana dan prasarana bengkel ● Merancang pengawasan dan perawatan sarana dan prasarana bengkel Materi Konseptual Gabungan antar fakta-fakta yang saling berhubungan ● Tata laksana bengkel Materi Prinsip Generalisasi hubungan antar konsep-konsep yang saling terkait ● Pengertian Manajemen ● Pengertian dan Fungsi Bengkel ● Perencanaan Kegiatan Bengkel ● Pengorganisasian Sarana dan Prasarana Bengkel ● Pengawasan dan Perawatan Sarana dan Prasarana Bengkel Materi Prosedural Sederetan langkah yang sistematis dalam menerapkan prinsip ● Prosedur membuat tata laksana bengkel ● Proses menggunakan tata laksana bengkel dalam membangun usaha bengkel E. Pendekatan, Strategi dan Metode ● Pendekatan : Saintifik ● Metode : Diskusi, Tanya Jawab, Demontrasi, Praktek dan Penugasan ● Model : Discovery learning F. Alat dan Media Pembelajaran ● Vidio Pembelajaran. ● Slide Powerpoint. ● LCD Proyektor. G. SumberBelajar ● Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor, hal. 64–70, Tata Laksana Bengkel, Samekto Wibowo, S.Pd., Grasindo, 2019 ● Hand Out ● Internet H. Kegiatan Pembelajaran FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-2024 2
Pertemuan Pertama ( 6 x 45 Menit ) Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu Pendahuluan ● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Religius 25 menit ● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin ● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. ● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Rasa ingin tahu ● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung ● Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya, Literasi ● Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar. Inti Stimulus ● Guru menampilkan tayangan tentang Pengertian Manajemen dan Bengkel dan Jenis layanan bengkel 25 menit 45 menit ● Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang Pengertian Manajemen dan Bengkel dan Jenis layanan bengkel Identifikasi masalah ● Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang Pengertian Manajemen dan Bengkel dan Jenis layanan bengkel FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-2024 3
Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, Waktu 25 menit 30 menit 45 menit ● Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang Pengertian Manajemen dan Bengkel dan Jenis layanan bengkel Pengumpulan data ● Guru meminta siswa mengali informasi tentang Pengertian Manajemen dan Bengkel dan Jenis layanan bengkel ● Siswa menggali informasi tentang tentang Pengertian Manajemen dan Bengkel dan Jenis layanan bengkel Pembuktian ● Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang Pengertian Manajemen dan Bengkel dan Jenis layanan bengkel ● Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik kesimpulan ● Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang Pengertian Manajemen dan Bengkel dan Jenis layanan bengkel ● Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai Pengertian Manajemen dan Bengkel dan Jenis layanan bengkel ● Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru ● Siswa menyimpulkan materi tentang Pengertian Manajemen dan Bengkel dan Jenis layanan bengkel Penutup ● Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas 30 menit ● Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-2024 4
Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, Waktu ● Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya. Tanggung jawab ● Siswa melakukan pembersihan peralatan, media dan ruangan. Disiplin ● Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius Pertemuan Kedua ( 6 x 45 Menit ) Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu Pendahuluan ● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Religius 25 menit ● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin ● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. ● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Rasa ingin tahu ● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung ● Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya, Literasi ● Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar. Inti Stimulus ● Guru menampilkan tayangan tentang Sertifikasi dan Klasifikasi bengkel 25 menit 45 menit ● Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang Sertifikasi dan Klasifikasi bengkel Identifikasi masalah ● Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang Sertifikasi dan Klasifikasi bengkel FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-2024 5
Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, Waktu 25 menit 30 menit 45 menit ● Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang Sertifikasi dan Klasifikasi bengkel Pengumpulan data ● Guru meminta siswa mengali informasi tentang Sertifikasi dan Klasifikasi bengkel ● Siswa menggali informasi tentang tentang Sertifikasi dan Klasifikasi bengkel Pembuktian ● Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang Sertifikasi dan Klasifikasi bengkel ● Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik kesimpulan ● Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang Sertifikasi dan Klasifikasi bengkel ● Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai Sertifikasi dan Klasifikasi bengkel ● Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru ● Siswa menyimpulkan materi tentang Sertifikasi dan Klasifikasi bengkel Penutup ● Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas 30 menit ● Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. ● Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya. Tanggung jawab ● Siswa melakukan pembersihan peralatan, media dan ruangan. Disiplin ● Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius I. Penilaian Pembelajaran ● Penilaian Skala Sikap ● Teknik penilaian : Observasi : sikap religius dan sikap sosial ● Bentuk penilaian : lembar pengamatan FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-2024 6
● Instrumen penilaian : jurnal (terlampir) ● Pengetahuan ● Jenis/Teknik tes : tertulis, lisan,dan Penugasan ● Bentuk tes : uraian ● Instrumen Penilaian : (terlampir) ● Keterampilan Teknik/Bentuk Penilaian : ● Praktik/Performence ● Portofolio ● Instrumen Penilaian : (terlampir) Remedial Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan misalnya. PROGRAM REMIDI Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Kelas/Semester : XII/ Ganjil Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Ulangan Harian Ke : …………………………………………….. Tanggal Ulangan Harian : …………………………………………….. Bentuk Ulangan Harian : …………………………………………….. Materi Ulangan Harian : Tata Laksana Bengkel (KD / Indikator) : 3.5.1 Menjelaskan pengertian manajemen 3.5.2 Menyebutkan pengertian dan fungsi bengkel 3.5.3 Merinci perencanaan kegiatan bengkel 3.5.4 Merancang pengorganisasian sarana dan prasarana bengkel FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-2024 7
3.5.5 Merancang pengawasan dan perawatan sarana dan prasarana bengkel KKM : 75 N o Nama Peserta Didik Nilai Ulangan Indikator yang Belum Dikuasai Bentuk Tindakan Remedial Nilai Setelah Remedial Keterangan 1 2 3 Pengayaan Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut : 1. Membaca buku-buku tentang materi yang relevan. 2. Mencari informasi secara online tentang materi 3. Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang materi 4. Mengamati langsung tentang materi yang ada di lingkungan sekitar. Purwokerto, Juni 2023 Guru Mata Pelajaran Fajar Suryono MATERI PEMBELAJARAN Pertemuan Pertama ( 6 x 45 Menit ) ● Pengertian Manajemen dan Bengkel dan Jenis layanan bengkel Pengertian Manajemen Apa yang dimaksud dengan manajemen? Pengertian Manajemen adalah sebuah proses untuk mengatur sesuatu yang dilakukan oleh sekelompok orang atau organisasi untuk mencapai tujuan organisasi tersebut dengan cara bekerja sama memanfaatkan sumber daya yang dimiliki. Secara etimologi kata manajemen diambil dari bahasa Perancis kuno, yaitu menagement, yang artinya adalah seni dalam mengatur dan melaksanakan. Manajemen dapat juga didefinisikan sebagai upaya perencanaan, pengkoordinasian, pengorganisasian dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efisien dan efektif. Efektif dalam hal ini adalah untuk mencapai tujuan sesuai perencanaan dan efisien untuk melaksanakan pekerjaan dengan benar dan teroganisir. FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-2024 8
Menurut T. Hani Handoko, ada tiga alasan utama mengapa manajemen diperlukan: Manajemen diperlukan agar tujuan pribadi dan organisasi dapat tercapai Berikutnya, manajemen juga diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara tujuan-tujuan, sasaran, dan kegiatan, yang saling bertentangan dari pihak yang punya kepentingan dalam organisasi. Manajemen dibutuhkan untuk mencapai efisiensi dan efektivitas suatu kerja organisasi Sebuah organisasi yang sedang berkembang membutuhkan manajemen dalam beberapa hal; mencakup manajemen strategi, manajemen sumber daya manusia, produksi, pemasaran, dan manajemen lainnya. Referensi https://www.maxmanroe.com/vid/manajemen/pengertian-manajemen.html Pengertian dan Fungsi Bengkel Bengkel Ialah tempat (bangunan atau ruangan) untuk perawatan / pemeliharaan, perbaikan, modifikasi alt danmesin, tempat pembuatan bagian mesin dan perakitan alsin..Perkakas bengkel hampir selalu tersedia pada setiap satuan kehidupan. Hal tersebut disebabkan oleh sifat alami barang-barang perlengkapan kehidupanyang selalu membutuhkan perawatan serta mengalami kerusakan dari waktu ke waktu. Dapat dikatakanbahwa pekerjaan perbengkelan hampir selalu menyertai setiap pemilikan barang. Mesin-mesin jugamengalami kerusakan dalam pemakaiannya, sehingga diperlukan perbaikan. Pekerjaan Dalam Bengkel Sesuai dengan fungsinya, di dalam bengkel dilakukan kegiatan : ● Perawatan alsin: cek rutin, ganti oli, dan lain-lain. ● Perbaikan alsin ● Pembuatan komponen alsin untuk penggantian ● Pembuatan komponen dan perakitan alsin Modal pendirian bengkel Untuk bisa dilaksanakannya kegiatan perbengkelan diperlukan: ● Peralatan (perkakas) secukupnya sesuai kebutuhan setempat. ● Bangunan / gedung tempat dilakukan kegiatan. ● Persediaan suku cadang untuk suku yang biasanya sering memerlukan penggantian. Referensi https://mkadafi28.wordpress.com/2015/10/13/pengertian-bengkel/ Pertemuan Kedua ( 6 x 45 Menit ) ● Sertifikasi dan Klasifikasi bengkel Sertifikasi dan Klasifikasi bengkel a. Sertifikasi Bengkel ● Berdasar UU No. 14 tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya,pasal 13 ayat 3 dinyatakan bahwa, setiap kendaraan yang akan dioperasikan di jalan wajib diuji dalam rangka menjamin keselamatan, kelestarian lingkungan, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. ● PP No. 44 Tahun 1993 tentang Kendaraan dan pengemudi pasal 126, 127, 128, dan 129, dinyatakan bahwa setiap kendaraan bermotor harus memenuhi persyaratan teknis dan kelaikan kendaraan bermotor. Kendaraan bermotor yang diwajibkan memenuhi persyaratan uji berkala saat ini baru pada kendaraan bermotor komersial (penumpang dan angkutan barang). Namun untuk waktu mendatang ketentuan ini akan diberlakukan kepada kendaraan pribadi yang kelaikannya akan diuji pada bengkel swasta. Bengkel-bengkel yang menjadi tempat uji kelayakan kendaraan pribadi adalah bengkel yang telah lulus program sertifikasi. FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-2024 9
b. Tujuan sertifikasi bengkel: ● Bagi bengkel, untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, optimalisasi fungsi bengkel, dan mengembangkan bisnis perbengkelan. ● Bagi masyarakat, untuk memberikan transparansi kualitas pelayanan bengkel, penghematan biaya pemeliharaan kendaraan bermotor, serta menjaga keselamatan dan kelestarian lingkungan. ● Bagi pemerintah, untuk pembinaan bengkel secara berkesinambungan, menunjang program keselamatan dan kelestarian lingkungan, serta sosialisasi perawatan kendaraan bermotor secara teratur. c. Klasifikasi Bengkel Sesuai dengan SK Menteri Perindustrian dan Perdagangan No. 551/MPP/Kep/10/1999 maka dalam program sertifikasi, bengkel diklasifikasikan berdasarkan Kelas dan Tipe Bengkel. Unsur-unsur yang dinilai dalam penentuan Kelas dan Tipe bengkel terdiri dari: ● Unsur Sistem Mutu. ● Unsur Fasilitas & Peralatan. ● Unsur Mekanik. ● Unsur Manajemen Informasi. Penilaian sistem mutu, yang dilihat adalah apakah dalam melaksanakan pelayanan terhadap pelanggan, seluruh personil bengkel melakukan kegiatannya sesuai dengan pedoman yang telah distandarkan. Pedoman tersebut mencakup seluruh kegiatan operasional bengkel, mulai dari tahap penerimaan hingga penyerahan kembali kendaraan kepada pelanggan. Penilaian unsur Fasilitas & Peralatan antara lain apakah bengkel sudah memiliki fasilitas umum, tempat penyimpanan, fasilitas keselamatan, tempat pembuangan limbah, stall tempat perbaikan, serta peralatan sesuai dengan tipe bengkel. Penilaian unsur Mekanik, yang dilihat adakah keberadaan mekanik, kelas serta perbandingan jumlahnya. Penilai unsur manajemen informasi, antara lain mengenai prosedur kerja di bengkel misalnya SOP (Standar Operasional Prosedur), dokumen-dokumen lain serta penunjang. Dengan program sertifikasi, ditetapkan Kelas Bengkel yang menunjukkan kualitas bengkel. Penentuan kelas bengkel didasarkan pada hasil penilaian ke empat unsur tersebut. ● Bengkel kelas I, nilai > 80 ● Bengkel kelas II, nilai 60 – 80 ● Bengkel kelas III, nilai < 60 Lampiran Instrumen Penilaian ● INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP 1. Penilaian Observasi Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap No Nama Siswa Sikap spiritual Sikap sosial Jumlah Skor Mensyukuri 1-4 Jujur 1-4 Kerja sama 1-4 Harga diri 1-4 1 2 3 4 a. Sikap Spiritual Indikator sikap spiritual “mensyukuri”: FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-2024 10
• Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran • Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi sesuai agama yang dianut • Saling menghormati, toleransi • Memelihara hubungan baik dengan sesama teman sekelas. Rubrik pemberian skor: • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. b. Sikap Sosial 1. Sikap jujur Indikator sikap sosial “jujur” • Tidak berbohong • Mengembalikan kepada yang berhak bila menemukan sesuatu • Tidak nyontek, tidak plagiarism • Terus terang. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 2. Sikap kerja sama Indikator sikap sosial “kerja sama” • Peduli kepada sesama • Saling membantu dalam hal kebaikan • Saling menghargai/ toleran • Ramah dengan sesama. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 3. Sikap Harga diri Indikator sikap sosial “harga diri” • Tidak suka dengan dominasi asing • Bersikap sopan untuk menegur bagi mereka yang mengejek • Cinta produk negeri sendiri • Menghargai dan menjaga karya-karya sekolah dan masyarakat sendiri. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. ● INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN Kisi Kisi Soal Uraian Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C3) FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-2024 11
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / I KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal 3.5 Memahami tata laksana bengkel XII / 1 ● Pengertian Manajemen dan Bengkel dan Jenis layanan bengkel Pemahaman (C2) ●Menjelaskan Pengertian Manajemen dan Bengkel Uraian Pemahaman (C2) ●Menyebutkan Jenis layanan bengkel Uraian ● Sertifikasi dan Klasifikasi bengkel Pemahaman (C2) ●Merinci Sertifikasi dan Klasifikasi bengkel Uraian Soal Uraian : 1. Jelaskan Pengertian Manajemen dan Bengkel …? 2. Sebutkan Jenis layanan bengkel ? 3. Uraikan Tujuan sertifikasi bengkel ? 4. Sebutkan Unsur-unsur yang dinilai dalam penentuan Kelas dan Tipe bengkel ..? Pedoman Penskoran Soal Uraian : NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR 1. Jawab: Pengertian Manajemen dan Bengkel : Manajemen Bengkel adalah suatu proses perencanaan,pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian suatu tempatmerawat dan memperbaiki mesin ataupun peralatan lain. Sumber : http://mapelotomotif.blogspot.com/2015/11/materi-manajemen-bengkel.html SKOR MAKSIMUM 25 2. Jawab: Jenis layanan bengkel : engine tune up, ganti oli, modifikasi mesin, body repair, spooring, balancing, kakikaki mobil, power steering, kopling, perbaikan AC dsb. Jenis bengkel yang memberikan layanan lengkap one stop service.. Sumber : http://mapelotomotif.blogspot.com/2015/11/materi-manajemen-bengkel.html SKOR MAKSIMUM 25 FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-2024 12
NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR 3. Jawab: Tujuan sertifikasi bengkel: ● Bagi bengkel, untuk meningkatkan kepuasan pelanggan,optimalisasi fungsi bengkel, dan mengembangkan bisnisperbengkelan. ● Bagi masyarakat, untuk memberikan transparansi kualitaspelayanan bengkel, penghe matan biaya pemeliharaankendaraan bermotor, serta menjaga keselamatan dankelesta rian lingkungan. ● Bagi pemerintah, untuk pembinaan bengkel secaraberkesinambungan, menunjang pro gram keselamatan dankelestarian lingkungan, serta sosialisasi perawatan kendaraanb ermotor secara teratur. Sumber : http://mapelotomotif.blogspot.com/2015/11/materi-manajemen-bengkel.html SKOR MAKSIMUM 25 4. Jawab: Unsur - unsur yang dinilai dalam penentuan Kelas dan Tipebengkel terdiri dari: ● Unsur Sistem Mutu. ● Unsur Fasilitas & Peralatan. ● Unsur Mekanik. ● Unsur Manajemen Informasi. Sumber : http://mapelotomotif.blogspot.com/2015/11/materi-manajemen-bengkel.html SKOR MAKSIMUM 25 TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 Kisi Kisi Soal Pilihan Ganda Jenjang Sekolah : SMK Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kurikulum : 2013 Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal 3.5 Memahami tata laksana bengkel XII / 1 ● Pengertian Manajemen dan Bengkel dan Jenis layanan Pemahaman (C2) ●Menjelaskan Pengertian Manajemen dan Bengkel PG FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-2024 13
KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal bengkel Pemahaman (C2) ●Menyebutkan Jenis layanan bengkel PG ● Sertifikasi dan Klasifikasi bengkel Pemahaman (C2) ●Merinci Sertifikasi dan Klasifikasi bengkel PG Soal Pilihan Ganda : Berilah tanda silang (x) pada salah satu huruf a, b, c, dan d, di depan jawaban yang paling tepat ! 1. Bentuk layanan tambahan yang sangat mempengaruhi konsumen agar menjadi konsumen tetap adalah …. A. Proses servis sesuai SOP B. Tersedianya spare part yang lengkap C. Tersedianya mekanik yang professional D. Tersedianya service advisor yang professional E. Ruang tunggu yang nyaman dan layanan yang ramah 2. Bentuk promosi yang murah namun dapat menyebar dengan cepat, yakni …. A. Jaringan social media B. Pamphlet C. Voucher D. Baleho E. Brosur 3. Promosi yang berwujud kertas bergambar yang berisi informasi tentang bengkel yang kita tawarkan dinamakan …. A. Pamphlet, brosur, voucher B. Baleho, medsos, voucher C. Voucher, medsos, brosur D. Medsos, brosur, baleho E. Brosur, baleho, medsos 4. Selain untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan bengkel yang kita kelola, pertemuan antar karyawan yang dilakukan tiap akhir bulan memiliki fungsi utama untuk …. A. Menentukan target B. Menentukan visi dan misi C. Menentukan perencanaan D. Menentukan reward bagi karyawan E. Menentukan tindak lanjut terhadap pelayanan yang telah dilaksanakan 5. Dalam usaha evaluasi terhadap pelayanan bengkel yang telah dilaksanakan, maka hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah …. A. Jumlah motor yang dikerjakan B. Ketercapaian target tiap bulannya C. Jumlah konsumen yang datang ke bengkel D. Keluhan yang disampaikan oleh konsumen kepada kita E. Banyaknya motor yang datang setelah mendapatkan pelayanan 6. Penataan barang harus sistematis agar …. A. Mempermudah pencarian spare part saat dibutuhkan konsumen B. Memberikan kesan bengkel terlihat nyaman C. Mempermudah akses jalan buat konsumen D. Menarik konsumen saat melihatnya E. Memudahkan penataan 7. Berikut contoh spare part yang harus diletakkan di bagian atas,yaitu…. A. Ban B. Knalpot FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-2024 14
C. Bohlam lampu D. Shock breaker E. Aki atau baterai 8. Spare part berikut yang diletakkan di bagian belakang adalah …. A. Bohlam lampu B. Kampas rem C. Knalpot D. V belt E. Busi 9. Alasan knalpot diletakkan di bagian bawah dan belakang gudang, karena …. A. Harganya mahal B. Rawan pencurian C. Terbuat dari logam D. Memudahkan pengambilan E. Barang berat dan jarang laku 10. Tempat kunci yang berwujud rak, memiliki roda untuk memudahkan menggeser saat pengerjaan disebut …. A. Bikelift B. Tools box C. Meja kerja D. Etalase kaca E. Mechanic truster Pedoman Penskoran Soal Pilihan Ganda : NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR Benar Salah 1 Jawaban : E 10 2 Jawaban : A 10 3 Jawaban : A 10 4 Jawaban : E 10 5 Jawaban : D 10 6 Jawaban : A 10 7 Jawaban : C 10 8 Jawaban : C 10 9 Jawaban : E 10 10 Jawaban : B 10 TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 0 ● INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN Kisi Kisi Keterampilan Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C3) Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / I KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-2024 15
3.5 Memahami tata laksana bengkel XII / 1 ● Tata laksana bengkel Memanipulasi (P2) ●Membuat tata laksana bengkel Praktek Artikulasi (P4) ●Menggunakan tata laksana bengkel dalam membangun usaha bengkel Praktek No Komponen/Sub Komponen Penilaian Indikator Skor 1 Persiapan Kerja a. Penggunaan alat dan bahan Penggunaan alat dan bahan sesuai prosedur 91 - 100 Penggunaan alat dan bahan kurang sesuai prosedur 80 - 90 Penggunaan alat dan bahan tidak sesuai prosedur 70 - 79 b. Ketersediaan alat dan bahan Ketersediaan alat dan bahan lengkap 91 - 100 Ketersediaan alat dan bahan cukup lengkap 80 - 90 Ketersediaan alat dan bahan kurang lengkap 70 - 79 2 Proses dan Hasil Kerja a. Memahami membuat tata laksana bengkel Membuat tata laksana bengkel tinggi 91 - 100 Membuat tata laksana bengkel cukup 80 - 90 Membuat tata laksana bengkel kurang 70 - 79 b. Kemampuan menggunakan tata laksana bengkel dalam membangun usaha bengkel Kemampuan menggunakan tata laksana bengkel dalam membangun usaha bengkel tinggi 91 - 100 Kemampuan menggunakan tata laksana bengkel dalam membangun usaha bengkel cukup 80 - 90 Kemampuan menggunakan tata laksana bengkel dalam membangun usaha bengkel kurang 70 - 79 c. Kemampuan mendapatkan informasi Kemampuan mendapatkan informasi lengkap 91 - 100 Kemampuan mendapatkan informasi cukup lengkap 80 - 90 Kemampuan mendapatkan informasi kurang lengkap 70 - 79 d. Kemampuan dalam bekerja Kemampuan dalam bekerja tepat 91 - 100 Kemampuan dalam bekerja cukup tepat 80 - 90 Kemampuan dalam bekerja kurang tepat 70 - 79 e. Laporan Hasil Laporan disusun rapih 91 - 100 Hasil Laporan disusun cukup rapih 80 - 90 Hasil Laporan disusun kurang rapih 70 - 79 3 Sikap kerja a. Keterampilan dalam bekerja Bekerja dengan terampil 91 -100 Bekerja dengan cukup terampil 80 - 90 Bekerja dengan kurang terampil 70 - 79 b. Kedisiplinan dalam bekerja Bekerja dengan disiplin 91 - 100 Bekerja dengan cukup disiplin 80 - 90 Bekerja dengan kurang disiplin 70 - 79 c. Tanggung jawab dalam bekerja Bertanggung jawab 91 - 100 Cukup bertanggung jawab 80 - 90 Kurang bertanggung jawab 70 - 79 d. Konsentrasi dalam bekerja Bekerja dengan konsentrasi 91 - 100 Bekerja dengan cukup konsentrasi 80 - 90 Bekerja dengan kurang konsentrasi 70 - 79 4 Waktu Penyelesaian pekerjaan Selesai sebelum waktu berakhir 91 - 100 Selesai tepat waktu 80 - 90 Selesai setelah waktu berakhir 70 - 79 FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-2024 16
Pengolahan Nilai Keterampilan : Nilai Praktik (NP) Persiapan Proses dan Hasil Kerja Sikap Kerja Waktu ∑ NK 1 2 3 5 6 Skor Perolehan Skor Maksimal Bobot 10% 60% 20% 10% NK Keterangan: ● Skor Perolehan merupakan penjumlahan skor per komponen penilaian ● Skor Maksimal merupakan skor maksimal per komponen penilaian ● Bobot diisi dengan persentase setiap komponen. Besarnya persentase dari setiap komponen ditetapkan secara proposional sesuai karakteristik kompetensi keahlian. Total bobot untuk komponen penilaian adalah 100 ● NK = Nilai Komponen merupakan perkalian dari skor perolehan dengan bobot dibagi skor maksimal ● NP = Nilai Praktik merupakan penjumlahan dari NK Purwokerto, Juni 2023 Guru Mata Pelajaran Fajar Suryono FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-2024 17