The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

File ini berisikan panduan pembelajaran mapel PBSM untuk kelas XII kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2023/2024.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by november.cheria, 2024-02-16 22:57:50

RPP PBSM KELAS XII

File ini berisikan panduan pembelajaran mapel PBSM untuk kelas XII kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2023/2024.

Nilai Praktik (NP) Persiapan Proses dan Hasil Kerja Sikap Kerja Waktu ∑ NK 1 2 3 5 6 Skor Perolehan Skor Maksimal Bobot 10% 60% 20% 10% NK Keterangan: ● Skor Perolehan merupakan penjumlahan skor per komponen penilaian ● Skor Maksimal merupakan skor maksimal per komponen penilaian ● Bobot diisi dengan persentase setiap komponen. Besarnya persentase dari setiap komponen ditetapkan secara proposional sesuai karakteristik kompetensi keahlian. Total bobot untuk komponen penilaian adalah 100 ● NK = Nilai Komponen merupakan perkalian dari skor perolehan dengan bobot dibagi skor maksimal ● NP = Nilai Praktik merupakan penjumlahan dari NK Purwokerto, Juni 2023 Guru Mata Pelajaran Fajar Suryono FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 14


SMK KESATRIAN PURWOKERTO RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TAHUN PELAJARAN 2023/2024 SMK Kesatrian Purwokerto Jl. Kesatrian NO. 62 Purwokerto 53115 Email: [email protected] Website : smkkesatrian-pwt..sch.id Telp. : (0281 )636122 Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / Ganjil Materi Pokok : Perawatan Berkala Peralatan Bengkel Pertemuan Ke : 1 dan 2 Alokasi Waktu : 12 x 45 menit A. Kompetensi Inti KI-3 (Pengetahuan) : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor. Pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional KI-4 (Keterampilan) : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor. Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi Klasifikasi Indikator 3.9 Memahami perawatan berkala peralatan 4.9 Melaksanakan perawatan berkala peralatan 3.9.1 Menguraikan jenis-jenis maintenance (perawatan) mesin/ peralatan kerja 3.9.2 Menyebutkan tujuan maintenance (perawatan / pemeliharaan) 3.9.3 Menugaskan perawatan berkala peralatan bengkel 4.9.1 Melakukan perawatan secara berkala peralatan 4.9.2 Melatih penggunaan alat yang digunakan dalam perawatan berkala peralatan bengkel Kunci Kunci Kunci Kunci Pendukung C. Tujuan Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Melalui langkah pembelajaran model Discovery Learning dengan pendekatan saintifik peserta didik : ● Menguraikan jenis-jenis maintenance (perawatan) mesin/ peralatan kerja ● Menyebutkan tujuan maintenance (perawatan / pemeliharaan) ● Menugaskan perawatan berkala peralatan bengkel Kemudian mengajukan pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data, menganalisa data, menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi pengetahuan (memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi), ● Melakukan perawatan secara berkala peralatan ● Melatih penggunaan alat yang digunakan dalam perawatan berkala peralatan bengkel Kemudian mengajukan pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data, menganalisa data, menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi keterampilan (mengamati, mencoba, menyaji, dan menalar), dan sikap (jujur, santun, dan tanggungjawab). D. Materi Pembelajaran Materi Faktual dapat diamati dengan indera atau alat ● Menguraikan jenis-jenis maintenance (perawatan) mesin/ peralatan kerja ● Menyebutkan tujuan maintenance (perawatan/ pemeliharaan) ● Menugaskan perawatan berkala peralatan bengkel FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 1


Materi Konseptual Gabungan antar fakta-fakta yang saling berhubungan ● Perawatan berkala peralatan Materi Prinsip Generalisasi hubungan antar konsep-konsep yang saling terkait ● Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja ● Tujuan Maintenance (Perawatan/Pemeliharaan) Materi Prosedural Sederetan langkah yang sistematis dalam menerapkan prinsip ● Prosedur melakukan perawatan secara berkala peralatan ● Cara melatih penggunaan alat yang digunakan dalam perawatan berkala peralatan bengkel E. Pendekatan, Strategi dan Metode ● Pendekatan : Saintifik ● Metode : Diskusi, Tanya Jawab, Demontrasi, Praktek dan Penugasan ● Model : Discovery Learning F. Alat dan Media Pembelajaran ● Vidio Pembelajaran. ● Slide Powerpoint. ● LCD Proyektor. G. SumberBelajar ● Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor, hal. 126-135, Perawatan Berkala Peralatan Bengkel, Samekto Wibowo, S.Pd., Grasindo, 2019 ● Hand Out ● Internet H. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama ( 6 x 45 Menit ) Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu Pendahuluan ● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Religius 25 menit ● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin ● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. ● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Rasa ingin tahu ● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung ● Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya, Literasi ● Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar. Inti Stimulus ● Guru menampilkan tayangan tentang Jenisjenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja 25 menit 45 menit 25 menit 30 menit ● Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja Identifikasi masalah ● Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja ● Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja Pengumpulan data ● Guru meminta siswa mengali informasi tentang Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja ● Siswa menggali informasi tentang tentang Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 2


Langkah Pembelajaran Tahapan Model Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, Waktu 45 menit Pembuktian ● Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja ● Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik kesimpulan ● Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja ● Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja ● Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru ● Siswa menyimpulkan materi tentang Jenisjenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja Penutup ● Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas 30 menit ● Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. ● Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya. Tanggung jawab ● Siswa melakukan pembersihan peralatan, media dan ruangan. Disiplin ● Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius Pertemuan Kedua ( 6 x 45 Menit ) Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu Pendahuluan ● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Religius 25 menit ● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin ● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. ● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Rasa ingin tahu ● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung ● Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya, Literasi ● Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar. Inti Stimulus ● Guru menampilkan tayangan tentang Tujuan Maintenance (Perawatan/Pemeliharaan) 25 menit 45 menit ● Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang Tujuan Maintenance (Perawatan/Pemeliharaan) Identifikasi masalah ● Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang Tujuan Maintenance (Perawatan/Pemeliharaan) ● Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang Tujuan Maintenance (Perawatan/Pemeliharaan) Pengumpulan data ● Guru meminta siswa mengali informasi tentang Tujuan Maintenance (Perawatan/Pemeliharaan) FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 3


Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, Waktu 25 menit 30 menit 45 menit ● Siswa menggali informasi tentang tentang Tujuan Maintenance (Perawatan/Pemeliharaan) Pembuktian ● Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang Tujuan Maintenance (Perawatan/Pemeliharaan) ● Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik kesimpulan ● Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang Tujuan Maintenance (Perawatan/Pemeliharaan) ● Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai Tujuan Maintenance (Perawatan/Pemeliharaan) ● Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru ● Siswa menyimpulkan materi tentang Tujuan Maintenance (Perawatan/Pemeliharaan) Penutup ● Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas 30 menit ● Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. ● Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya. Tanggung jawab ● Siswa melakukan pembersihan peralatan, media dan ruangan. Disiplin ● Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius I. Penilaian Pembelajaran ● Penilaian Skala Sikap ● Teknik penilaian : Observasi : sikap religius dan sikap sosial ● Bentuk penilaian : lembar pengamatan ● Instrumen penilaian : jurnal (terlampir) ● Pengetahuan ● Jenis/Teknik tes : tertulis, lisan,dan Penugasan ● Bentuk tes : uraian ● Instrumen Penilaian : (terlampir) ● Keterampilan Teknik/Bentuk Penilaian : ● Praktik/Performence ● Fortofolio ● Instrumen Penilaian : (terlampir) Remedial Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan misalnya. PROGRAM REMIDI Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Kelas/Semester : XII/ Ganjil FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 4


Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Ulangan Harian Ke : …………………………………………….. Tanggal Ulangan Harian : …………………………………………….. Bentuk Ulangan Harian : …………………………………………….. Materi Ulangan Harian : Penanganan Keadaan Darurat (KD / Indikator) : 3.9.1. Menguraikan jenis-jenis maintenance (perawatan) mesin/ peralatan kerja 3.9.2 Menyebutkan tujuan maintenance (perawatan / pemeliharaan) 3.9.3 Menugaskan perawatan berkala peralatan bengkel KKM : 75 N o Nama Peserta Didik Nilai Ulangan Indikator yang Belum Dikuasai Bentuk Tindakan Remedial Nilai Setelah Remedial Keterangan 1 2 3 4 Pengayaan Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut : 1. Membaca buku-buku tentang materi yang relevan. 2. Mencari informasi secara online tentang materi 3. Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang materi 4. Mengamati langsung tentang materi yang ada di lingkungan sekitar. Purwokerto, Juni 2023 Guru Mata Pelajaran Fajar Suryono MATERI PEMBELAJARAN Pertemuan Pertama ( 6 x 45 Menit ) ● Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja – Yang dimaksud dengan Maintenance adalah suatu kegiatan untuk merawat atau memelihara dan menjaga Mesin/peralatan dalam FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 5


kondisi yang terbaik supaya dapat digunakan untuk melakukan produksi sesuai dengan perencanaan. Dengan kata lain, Maintenance adalah kegiatan yang diperlukan untuk mempertahankan (retaining) dan mengembalikan (restoring) mesin ataupun peralatan kerja ke kondisi yang terbaik sehingga dapat melakukan produksi dengan optimal. Dengan berkurangnya tingkat kerusakan mesin dan peralatan kerja, kualitas, produktivitas dan efisiensi produksi akan meningkat dan menghasilkan profitabilitas yang tinggi bagi perusahaan. Pada dasarnya Maintenance atau Perawatan Mesin/Peralatan kerja memerlukan beberapa kegiatan seperti dibawah ini : ● Kegiatan Pemeriksaan/Pengecekan ● Kegiatan Meminyaki (Lubrication) ● Kegiatan Perbaikan/Reparasi pada kerusakan (Repairing) ● Kegiatan Penggantian Suku Cadang (Spare Part) atau Komponen. Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) Maintenance atau Perawatan dapat dibagi menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah: 1. Breakdown Maintenance (Perawatan saat terjadi Kerusakan) Breakdown Maintenance adalah perawatan yang dilakukan ketika sudah terjadi kerusakan pada mesin atau peralatan kerja sehingga Mesin tersebut tidak dapat beroperasi secara normal atau terhentinya operasional secara total dalam kondisi mendadak. Breakdown Maintenance ini harus dihindari karena akan terjadi kerugian akibat berhentinya Mesin produksi yang menyebabkan tidak tercapai Kualitas ataupun Output Produksi. 2. Preventive Maintenance (Perawatan Pencegahan) Preventive Maintenance atau kadang disebut juga Preventative Maintenance adalah jenis Maintenance yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan pada mesin selama operasi berlangsung. Contoh Preventive maintenance adalah melakukan penjadwalan untuk pengecekan (inspection) dan pembersihan (cleaning) atau pergantian suku cadang secara rutin dan berkala. Preventive Maintenace terdiri dua jenis, yakni : ▪ Periodic Maintenance (Perawatan berkala) Periodic Maintenance ini diantaranya adalah perawatan berkala yang terjadwal dalam melakukan pembersihan mesin, Inspeksi mesin, meminyaki mesin dan juga pergantian suku cadang yang terjadwal untuk mencegah terjadi kerusakan mesin secara mendadak yang dapat menganggu kelancaran produksi. Periodic Maintenance biasanya dilakukan dalam harian, mingguan, bulanan ataupun tahunan. ▪ Predictive Maintenance (Perawatan Prediktif) Predictive Maintenance adalah perawatan yang dilakukan untuk mengantisipasi kegagalan sebelum terjadi kerusakan total. Predictive Maintenance ini akan memprediksi kapan akan terjadinya kerusakan pada komponen tertentu pada mesin dengan cara melakukan analisa trend perilaku mesin/peralatan kerja. Berbeda dengan Periodic maintenance yang dilakukan berdasarkan waktu (Time Based), Predictive Maintenance lebih menitikberatkan pada Kondisi Mesin (Condition Based). 3. Corrective Maintenance (Perawatan Korektif) Corrective Maintenance adalah Perawatan yang dilakukan dengan cara mengidentifikasi penyebab kerusakan dan kemudian memperbaikinya sehingga Mesin atau peralatan Produksi dapat beroperasi normal kembali. Corrective Maintenance biasanya dilakukan pada mesin atau peralatan produksi yang sedang beroperasi secara abnormal (Mesin masih dapat beroperasi tetapi tidak optimal). Jenis-jenis Perawatan atau Maintenance diatas perlu dipelajari dan diketahui dalam menerapkan Total Productive Maintenance (TPM). Untuk mengukur kinerja Mesin, kita dapat menghitungnya dengan rumus OEE (Overall Equipment Effectiveness). Referensi https://ilmumanajemenindustri.com/jenis-maintenance-perawatan-mesin-peralatan-kerja/ FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 6


Pertemuan Kedua (6 x 45 Menit ) ● Tujuan Maintenance (Perawatan/Pemeliharaan) Tujuan-tujuan melakukan maintenance diantaranya adalah : ● Mesin dapat menghasilkan Output sesuai dengan kebutuhan yang direncanakan. ● Kualitas produk yang dihasilkan oleh Mesin dapat terjaga dan sesuai dengan harapan. ● Mencegah terjadinya kerusakan berat yang memerlukan biaya perbaikan yang lebih tinggi. ● Untuk menjamin keselamatan tenaga kerja yang menggunakan mesin yang bersangkutan. ● Tingkat Ketersediaan Mesin yang maksimum (berkurangnya downtime) ● Dapat memperpanjang masa pakai mesin atau peralatan kerja. Referensi https://ilmumanajemenindustri.com/jenis-maintenance-perawatan-mesin-peralatankerja/ Lampiran Instrumen Penilaian A. INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP 1. Penilaian Observasi Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap No Nama Siswa Sikap spiritual Sikap sosial Jumlah Skor FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 7


Mensyukuri 1-4 Jujur 1-4 Kerja sama 1-4 Harga diri 1-4 1 2 3 4 a. Sikap Spiritual Indikator sikap spiritual “mensyukuri”: • Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran • Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi sesuai agama yang dianut • Saling menghormati, toleransi • Memelihara hubungan baik dengan sesama teman sekelas. Rubrik pemberian skor: • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. b. Sikap Sosial 1. Sikap jujur Indikator sikap sosial “jujur” • Tidak berbohong • Mengembalikan kepada yang berhak bila menemukan sesuatu • Tidak nyontek, tidak plagiarism • Terus terang. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 2. Sikap kerja sama Indikator sikap sosial “kerja sama” • Peduli kepada sesama • Saling membantu dalam hal kebaikan • Saling menghargai/ toleran • Ramah dengan sesama. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 3. Sikap Harga diri Indikator sikap sosial “harga diri” • Tidak suka dengan dominasi asing • Bersikap sopan untuk menegur bagi mereka yang mengejek • Cinta produk negeri sendiri • Menghargai dan menjaga karya-karya sekolah dan masyarakat sendiri. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. B. INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN Kisi Kisi Soal Uraian Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C3) FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 8


Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / I KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal 3.9 Memahami perawatan berkala peralatan XII / 1 ● Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja Pemahaman (C2) ●Menguraikan jenis-jenis maintenance (perawatan) mesin/ peralatan kerja Uraian Pengetahuan (C1) ●Menyebutkan tujuan maintenance (perawatan / pemeliharaan) Uraian ● Tujuan Maintenance (Perawatan/Pemel iharaan) Penerapan (C3) ●Menugaskan perawatan berkala peralatan bengkel Uraian Soal Uraian : 1. Uraikan jenis-jenis maintenance (perawatan) mesin/ peralatan kerja…? 2. Sebutkan tujuan maintenance (perawatan / pemeliharaan)…? 3. Uraikan tujuan dalam perawatan peralatan bengkel…? 4. Sebutkan aturan yang rapi pada penyimpanan perawatan..? Pedoman Penskoran Soal Uraian : NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR 1. Jawab: Maintenance atau Perawatan dapat dibagi menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah: 1. Breakdown Maintenance (Perawatan saat terjadi Kerusakan) Breakdown Maintenance adalah perawatan yang dilakukan ketika sudah terjadi kerusakan pada mesin atau peralatan kerja sehingga Mesin tersebut tidak dapat beroperasi secara normal atau terhentinya operasional secara total dalam kondisi mendadak. Breakdown Maintenance ini harus dihindari karena akan terjadi kerugian akibat berhentinya Mesin produksi yang menyebabkan tidak tercapai Kualitas ataupun Output Produksi. 2. Preventive Maintenance (Perawatan Pencegahan) Preventive Maintenance atau kadang disebut juga Preventative Maintenance adalah jenis Maintenance yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan pada mesin selama operasi berlangsung. Contoh Preventive maintenance adalah melakukan penjadwalan untuk pengecekan (inspection) dan pembersihan (cleaning) atau pergantian suku cadang secara rutin dan berkala. Preventive Maintenace terdiri dua jenis, yakni : ▪ Periodic Maintenance (Perawatan berkala) Periodic Maintenance ini diantaranya adalah perawatan berkala yang terjadwal dalam melakukan pembersihan mesin, Inspeksi mesin, meminyaki mesin dan juga pergantian suku cadang yang terjadwal untuk mencegah terjadi kerusakan mesin secara mendadak yang dapat menganggu kelancaran produksi. Periodic Maintenance biasanya dilakukan dalam harian, mingguan, bulanan ataupun tahunan. ▪ Predictive Maintenance (Perawatan Prediktif) Predictive Maintenance adalah perawatan yang dilakukan untuk mengantisipasi kegagalan sebelum terjadi kerusakan total. Predictive Maintenance ini akan memprediksi kapan akan terjadinya kerusakan pada komponen tertentu pada mesin dengan cara melakukan analisa trend perilaku mesin/peralatan kerja. Berbeda dengan Periodic maintenance yang dilakukan berdasarkan waktu (Time Based), Predictive Maintenance lebih menitikberatkan pada Kondisi Mesin (Condition Based). ▪ Corrective Maintenance (Perawatan Korektif) Corrective Maintenance adalah Perawatan yang dilakukan dengan cara mengidentifikasi penyebab kerusakan dan kemudian memperbaikinya sehingga Mesin atau peralatan Produksi dapat beroperasi normal kembali. Corrective Maintenance biasanya dilakukan pada mesin atau peralatan produksi yang sedang beroperasi secara abnormal (Mesin masih dapat beroperasi tetapi tidak optimal). Jenis-jenis Perawatan atau Maintenance diatas perlu dipelajari dan diketahui dalam menerapkan Total Productive Maintenance (TPM). Untuk mengukur kinerja Mesin, kita dapat menghitungnya dengan rumus OEE (Overall Equipment Effectiveness). Sumber : https://ilmumanajemenindustri.com/jenis-maintenance-perawatan-mesin-peralatan-kerja/ SKOR MAKSIMUM 25 FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 9


NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR 2. Jawab: Tujuannya adalah untuk meminimalisasi kerusakan pada peralatan dan mengoptimalkan usia penggunaannya. Ada empat tujuan dalam perawatan ini: ● Usia peralatan lebih panjang dan awet ● Kondisi peralatan selalu baik dan optimal ● Persiapan peralatan selalu baik ketika ingin digunakan ● menjamin keselamatan bagi pengguna Sumber : https://peralatann.wordpress.com/2012/11/26/perawatan-peralatan-bengkel/ SKOR MAKSIMUM 25 3. Jawab: Cara Penanganan : ● Penanganan Kontaminan Cair melalui proses pengolahan primer (penyaringan, pengolahan awal, pengendapan, pengapungan) , pengolahan sekunder dengan mikroorganisme, desinfeksi, dan endapan lumpur. ● Penanganan kontaminan padat dapat melalui proses penimbunan terbuka, sanitary landfill (lubang yang dilapisi plastik), membuat kompos padat, dan daur ulang. ● Penangan kontaminan gas dapat melalui kontrol emisi, menghilangkan materi partikulat. ● Penanganan kontaminan B3 melalui penanganan khusus seperti sumur injeksi, kolam penyimpanan, dan terapan ilmu fisika biologi dan kimia. Sumber : https://www.sekolahkami.com/2019/04/pengertian-dan-fungsi-pengendalian.html SKOR MAKSIMUM 25 4. Jawab: Aturan yang rapi pada penyimpanan perawatan: ● Peralatan disimpan sesuai dengan jenisnya. ● Untuk peralatan yang sifatnya percobaan disimpan ditempat khusus ● Cek perlatan yang kira-kira membutuhkan perlindungan ● Untuk peralatan yang kering di cek kelembapannya. ● Untuk peralatan seperti kayu pipih, plastik, logam, dan yang relative panjang disimpan mendatar agar tidak melengkung. Sumber : https://peralatann.wordpress.com/2012/11/26/perawatan-peralatan-bengkel/ SKOR MAKSIMUM 25 TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 Kisi Kisi Soal Pilihan Ganda Jenjang Sekolah : SMK Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kurikulum : 2013 Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal 3.9 Memahami perawatan berkala peralatan XII / 1 ● Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja Pemahaman (C2) ●Menguraikan jenisjenis maintenance (perawatan) mesin/ peralatan kerja PG Pengetahuan (C1) ●Menyebutkan tujuan maintenance (perawatan / pemeliharaan) PG ● Tujuan Maintenance (Perawatan/Pemel iharaan) Penerapan (C3) ●Menugaskan perawatan berkala peralatan bengkel PG Soal Pilihan Ganda : Berilah tanda silang (x) pada salah satu huruf a, b, c, dan d, di depan jawaban yang paling tepat ! 1. Kegiatan untuk merawat atau memelihara peralatan agar dalam kondisi baik, sehingga dapat digunakan untuk melakukan pekerjaan sesuai perencanaan disebut …. FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 10


A. Maintenance B. Kalibrasi C. Reparasi D. Repair E. Servis 2. Salah satu fungsi maintenance adalah retaining, artinya …. A. Mempertahankan peralatan kerja ke dalam kondisi yang terbaik B. Mengembalikan peralatan kerja ke dalam kondisi yang terbaik C. Mengkondisikan peralatan kerja ke dalam kondisi yang terbaik D. Menata kembali peralatan kerja ke dalam kondisi yang terbaik E. Memperbaiki peralatan kerja ke dalam kondisi yang terbaik 3. Apabila terjadi kelainan pada peralatan, maka harus segera dilakukan tindakan agar mengembalikan peralatan kerja ke dalam kondisi yang terbaik yang disebut …. A. Rescheduling B. Rekalibrasi C. Retaining D. Restoring E. Reboisasi 4. Suatu tindakan perawatan yang dilakukan saat kegiatan pekerjaan sedang berlangsung yang disebabkan karena terjadinya kerusakan pada peralatan bengkel disebut …. A. Planned maintenance B. Periodic maintenance C. Predictive maintenance D. Emergency maintenance E. Preventive maintenance 5. Adanya keterlambatan kerja yang diakibatkan oleh permasalahan pada peralatan disebut …. A. Break down B. Down time C. Next time D. Fast time E. On time 6. Conditional Based Maintenance (CBM) adalah perawatan peralatan bengkel yang didasarkan pada …. A. Menyesuaikan petunjuk dalam manual book B. Terjadinya kelainan pada peralatan C. Sesuai dengan peraturan bengkel D. Waktu yang sudah dijadwalkan E. Sesuai dengan perencanaan 7. Jenis perawatan yang dilakukan setelah terjadinya kerusakan peralatan disebut …. A. Breakdown maintenance B. Preventive maintenance C. Predictive maintenance D. Periodic maintenance E. Planned maintenance 8. Tindakan pengelasan pada peralatan yang mengalami keretakan termasuk dalam jenis perawatan …. A. Breakdown maintenance B. Preventive maintenance C. Predictive maintenance D. Periodic maintenance E. Planned maintenance 9. Berikut ini yang termasuk pemeriksaan/inspeksi internal adalah …. A. Getaran B. Panas berlebih C. Timbul asap berlebih D. Keausan streng penggerak E. Suara tidak normal pada mesin 10. Jarak renggang busi pada mesin kompresor adalah …. A. 0,2 – 0,3 mm B. 0,3 – 0,4 mm C. 0,4 – 0,5 mm D. 0,6 – 0,7 mm E. 0,7 – 0,8 mm FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 11


Pedoman Penskoran Soal Pilihan Ganda : NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR Benar Salah 1 Jawaban : A 10 2 Jawaban : A 10 3 Jawaban : D 10 4 Jawaban : D 10 5 Jawaban : B 10 6 Jawaban : B 10 7 Jawaban : A 10 8 Jawaban : A 10 9 Jawaban : D 10 10 Jawaban : D 10 TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 0 C. INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN Kisi Kisi Keterampilan Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C3) Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / I KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soa l 4.9 Melaksana-kan perawatan berkala peralatan XII / 1 ● Perawatan berkala peralatan Memanipulasi (P2) ●Melakukan perawatan secara berkala peralatan Praktek Memanipulasi (P2) ●Melatih penggunaan alat yang digunakan dalam perawatan berkala peralatan bengkel Praktek No Komponen/Sub Komponen Penilaian Indikator Skor 1 Persiapan Kerja a. Penggunaan alat dan bahan Penggunaan alat dan bahan sesuai prosedur 91 - 100 Penggunaan alat dan bahan kurang sesuai prosedur 80 - 90 Penggunaan alat dan bahan tidak sesuai prosedur 70 - 79 b. Ketersediaan alat dan bahan Ketersediaan alat dan bahan lengkap 91 - 100 Ketersediaan alat dan bahan cukup lengkap 80 - 90 Ketersediaan alat dan bahan kurang lengkap 70 - 79 2 Proses dan Hasil Kerja a. Memahami melakukan perawatan secara berkala peralatan Melakukan perawatan secara berkala peralatan tinggi 91 - 100 Melakukan perawatan secara berkala peralatan cukup 80 - 90 Melakukan perawatan secara berkala peralatan kurang 70 - 79 b. Kemampuan melatih penggunaan alat yang digunakan dalam Kemampuan melatih penggunaan alat yang digunakan dalam perawatan berkala peralatan bengkel tinggi 91 - 100 FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 12


No Komponen/Sub Komponen Penilaian Indikator Skor perawatan berkala peralatan bengkel Kemampuan melatih penggunaan alat yang digunakan dalam perawatan berkala peralatan bengkel cukup 80 - 90 Kemampuan melatih penggunaan alat yang digunakan dalam perawatan berkala peralatan bengkel kurang 70 - 79 c. Kemampuan mendapatkan informasi Kemampuan mendapatkan informasi lengkap 91 - 100 Kemampuan mendapatkan informasi cukup lengkap 80 - 90 Kemampuan mendapatkan informasi kurang lengkap 70 - 79 d. Kemampuan dalam bekerja Kemampuan dalam bekerja tepat 91 - 100 Kemampuan dalam bekerja cukup tepat 80 - 90 Kemampuan dalam bekerja kurang tepat 70 - 79 e. Laporan Hasil Laporan disusun rapih 91 - 100 Hasil Laporan disusun cukup rapih 80 - 90 Hasil Laporan disusun kurang rapih 70 - 79 3 Sikap kerja a. Keterampilan dalam bekerja Bekerja dengan terampil 91 -100 Bekerja dengan cukup terampil 80 - 90 Bekerja dengan kurang terampil 70 - 79 b. Kedisiplinan dalam bekerja Bekerja dengan disiplin 91 - 100 Bekerja dengan cukup disiplin 80 - 90 Bekerja dengan kurang disiplin 70 - 79 c. Tanggung jawab dalam bekerja Bertanggung jawab 91 - 100 Cukup bertanggung jawab 80 - 90 Kurang bertanggung jawab 70 - 79 d. Konsentrasi dalam bekerja Bekerja dengan konsentrasi 91 - 100 Bekerja dengan cukup konsentrasi 80 - 90 Bekerja dengan kurang konsentrasi 70 - 79 4 Waktu Penyelesaian pekerjaan Selesai sebelum waktu berakhir 91 - 100 Selesai tepat waktu 80 - 90 Selesai setelah waktu berakhir 70 - 79 Pengolahan Nilai Keterampilan : Nilai Praktik (NP) Persiapan Proses dan Hasil Kerja Sikap Kerja Waktu ∑ NK 1 2 3 5 6 Skor Perolehan Skor Maksimal Bobot 10% 60% 20% 10% NK Keterangan: ● Skor Perolehan merupakan penjumlahan skor per komponen penilaian ● Skor Maksimal merupakan skor maksimal per komponen penilaian ● Bobot diisi dengan persentase setiap komponen. Besarnya persentase dari setiap komponen ditetapkan secara proposional sesuai karakteristik kompetensi keahlian. Total bobot untuk komponen penilaian adalah 100 ● NK = Nilai Komponen merupakan perkalian dari skor perolehan dengan bobot dibagi skor maksimal FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 13


● NP = Nilai Praktik merupakan penjumlahan dari NK Purwokerto, Juni 2023 Guru Mata Pelajaran Fajar Suryono FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 14


SMK KESATRIAN PURWOKERTO RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TAHUN PELAJARAN 2023/2024 SMK Kesatrian Purwokerto Jl. Kesatrian NO. 62 Purwokerto 53115 Email: [email protected] Website : smkkesatrian-pwt..sch.id Telp. : (0281 )636122 Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Mata Pelajaran : Gambar Teknik Otomotif Kelas / Semester : XII / Genap Materi Pokok : Alur Kerja Bengkel Pertemuan Ke : 1 Alokasi Waktu : 5 x 45 menit A. Kompetensi Inti KI-3 (Pengetahuan) : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor . Pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional KI-4 (Keterampilan) : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor . Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi Klasifikasi Indikator 3.10 Menerapkan alur kerja di bengkel 4.10 Melaksana-kan alur kerja di bengkel 3.10.1 Menjelaskan tahap penerimaan pekerjaan di bengkel 3.10.2 Menyebutkan cara – cara pengecekan pengerjaan 4.10.1 Mengoperasikan alur kerja di bengkel Kunci Kunci Kunci C. Tujuan Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Melalui langkah pembelajaran model Discovery Learning dengan pendekatan saintifik peserta didik : ● Menjelaskan tahap penerimaan pekerjaan di bengkel ● Menyebutkan cara – cara pengecekan pengerjaan Kemudian mengajukan pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data, menganalisa data, menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi pengetahuan (memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi), ● Mengoperasikan alur kerja di bengkel Kemudian mengajukan pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data, menganalisa data, menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi keterampilan (mengamati, mencoba, menyaji, dan menalar), dan sikap (jujur, santun, dan tanggungjawab). FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 1


D. Materi Pembelajaran Materi Faktual dapat diamati dengan indera atau alat ● Menjelaskan tahap penerimaan pekerjaan di bengkel ● Menyebutkan cara – cara pengecekan pengerjaan Materi Konseptual Gabungan antar fakta-fakta yang saling berhubungan ● Alur kerja di bengkel Materi Prinsip Generalisasi hubungan antar konsepkonsep yang saling terkait ● Penerimaan ● Pengecekan ● Pengerjaan Materi Prosedural Sederetan langkah yang sistematis dalam menerapkan prinsip ● Langkah – langkah mengoperasikan alur kerja di bengkel E. Pendekatan, Strategi dan Metode ● Pendekatan : Saintifik ● Metode : Diskusi, Tanya Jawab, Demontrasi, Praktek dan Penugasan ● Model : Discovery learning F. Alat dan Media Pembelajaran ● Vidio Pembelajaran. ● Slide Powerpoint. ● LCD Proyektor. G. SumberBelajar ● Hand Out ● Internet H. Kegiatan Pembelajaran Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu Pendahuluan ● ● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Religius ● ● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin ● ● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. ● ● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Rasa ingin tahu ● ● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 2


Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu ● ● Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya, Literasi ● ● Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar. Inti Menstimulus ● ● Guru menampilkan tayangan tentang Penerimaan, Pengecekan dan Pengerjaan ● ● Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang Penerimaan, Pengecekan dan Pengerjaan Mengidentifikasi Masalah ● ● Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang Penerimaan, Pengecekan dan Pengerjaan ● ● Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang Penerimaan, Pengecekan dan Pengerjaan Mengumpulkan data ● ● Guru meminta siswa mengali informasi tentang Penerimaan, Pengecekan dan Pengerjaan ● ● Siswa menggali informasi tentang tentang Penerimaan, Pengecekan dan Pengerjaan Pembuktian ● ● Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang Penerimaan, Pengecekan dan Pengerjaan ● ● Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik Kesimpulan ● ● Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang Penerimaan, Pengecekan dan Pengerjaan ● ● Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai Penerimaan, Pengecekan dan Pengerjaan ● ● Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru ● ● Siswa menyimpulkan materi tentang Penerimaan, Pengecekan dan Pengerjaan Penutup ● ● Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas ● ● Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. ● ● Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya. Tanggung jawab FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 3


Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu ● ● Siswa melakukan pembersihan peralatan, media dan ruangan. Disiplin ● ● Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius I. Penilaian Pembelajaran ● Penilaian Skala Sikap ● Teknik penilaian : Observasi : sikap religius dan sikap sosial ● Bentuk penilaian : lembar pengamatan ● Instrumen penilaian : jurnal (terlampir) ● Pengetahuan ● Jenis/Teknik tes : tertulis, lisan dan Penugasan ● Bentuk tes : uraian ● Instrumen Penilaian : (terlampir) ● Keterampilan Teknik/Bentuk Penilaian : ● Praktik/Performence ● Fortofolio ● Instrumen Penilaian : (terlampir) Remedial Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan misalnya. FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 4


PROGRAM REMIDI Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Kelas/Semester : XII / Genap Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Ulangan Harian Ke : …………………………………………….. Tanggal Ulangan Harian : …………………………………………….. Bentuk Ulangan Harian : …………………………………………….. Materi Ulangan Harian : Alur Kerja Bengkel (KD / Indikator) : 3.10.1 Menjelaskan tahap penerimaan pekerjaan di bengkel 3.10.2 Menyebutkan cara – cara pengecekan pengerjaan KKM : 75 N o Nama Peserta Didik Nilai Ulangan Indikator yang Belum Dikuasai Bentuk Tindakan Remedial Nilai Setelah Remedial Keterangan 1 2 3 4 Pengayaan Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut : 1. Membaca buku-buku tentang materi yang relevan. 2. Mencari informasi secara online tentang materi 3. Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang materi 4. Mengamati langsung tentang materi yang ada di lingkungan sekitar. Purwokerto, Juni 2023 Guru Mata Pelajaran Fajar Suryono MATERI PEMBELAJARAN FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 5


● Penerimaan, Pengecekan dan Pengerjaan Secara umum bengkel umum ataupun bengkel rekanan untuk kendaraan dan alat berat mempunyai alur kerja sebagai berikut : 1. PENERIMAAN Pada tahap ini customer baru memasuki area bengkel, petugas parkir memberikan kartu (semacam kartu parkir) yang berisi nomor urut kedatangan customer pada area bengkel, petugas parkir membuat foto kendaraan yang telah diberikan nomor urut, dan mengirimkan foto tersebut ( via WA ) kepada admin bengkel. Admin bengkel menerima customer berdasarkan nomor urut yang diberikan oleh petugas parkir tersebut, dan mempersilahkan customer menyampaikan keluhan kondisi kendaraannya dan layanan yang diharapkan dapat diberikan oleh bengkel. Admin membuat data customer dan kendaaraan baru ke dalam system, kemudian entry keluhan customer kedalam system ( PLAN ), setelah itu mencetak ( print out ) hasil entry tersebut kepada mekanik, customer dipersilahkan menunggu, di ruang tunggu. 2. PENGECEKAN Mekanik berdasarkan form yang diberikan oleh admin, melakukan pengecekan awal terhadap kendaraan, kemudian memberikan diagnosanya tentang tindakan ( pekerjaan ) apa yang akan dilakukan, beserta kebutuhan sparepart apa yang diperlukan. Setelah melakukan pengecekan mekanik menyerahkan kembali form keluhan kepada admin. Admin mengentry kembali ke dalam system untuk memberikan tambahan data tentang pekerjaan dan kebutuhan sparepart untuk mengatasi masalah kendaraan customer (ANTRIAN ) Admin mencetak hasil entry, dengan output berupa report " perkiraan service ", yang langsung disampaikan kepada customer secara langsung atau by email. Customer memeriksa perkiraan service dan menandatanganinya bila disetujui, lalu menyerahkan kembali kepada admin. Berdasarkan perkiraan service yang telah disetujui oleh customer, admin mengedit data service sesuai persetujuan customer ( PROSES ), kemudian mencetak WO ( work order ) yang langsung diberikan kepada mekanik. 3. PENGERJAAN Berdasarkan WO yang diterimanya, mekanik yang ditunjuk berdasarkan WO, meminta sparepart yang tercatat di WO kepada mekanik, apabila ada sparepart tambahan yang tidak tercatat di WO bila nilainya tidak terlalu material dapar langsung dikerjakan, bila jumlahnya cukup material maka mengembalikan kepada admin untuk meminta persetujuan customer, setelah semua disetujui oleh customer dan barang sudah diminta ke bagian logistik ( Gudang ), mekanik mengerjakan service kendaraan. Mekanik mengerjakan pekerjaan service dengan sebaik-baiknya. Tambahan sparepart atau pekerjaan, maupun catatan selengkapnya dicatat oleh mekanik pada WO, kemudian diserahkan kembali kepada kepala mekanik. Referensi https://hems-web.blogspot.com/2019/02/alur-kerja-bengkel.html Lampiran Instrumen Penilaian A. ISTRUMEN PENILAIAN SIKAP FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 6


1. Penilaian Observasi Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap No Nama Siswa Sikap spiritual Sikap sosial Jumlah Skor Mensyukuri 1-4 Jujur 1-4 Kerja sama 1-4 Harga diri 1-4 1 2 3 a. Sikap Spiritual Indikator sikap spiritual “mensyukuri”: • Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran • Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi sesuai agama yang dianut • Saling menghormati, toleransi • Memelihara hubungan baik dengan sesama teman sekelas. Rubrik pemberian skor: • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. b. Sikap Sosial 1. Sikap jujur Indikator sikap sosial “jujur” • Tidak berbohong • Mengembalikan kepada yang berhak bila menemukan sesuatu • Tidak nyontek, tidak plagiarism • Terus terang. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 2. Sikap kerja sama Indikator sikap sosial “kerja sama” • Peduli kepada sesama • Saling membantu dalam hal kebaikan • Saling menghargai/ toleran • Ramah dengan sesama. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 3. Sikap Harga diri Indikator sikap sosial “harga diri” • Tidak suka dengan dominasi asing • Bersikap sopan untuk menegur bagi mereka yang mengejek • Cinta produk negeri sendiri • Menghargai dan menjaga karya-karya sekolah dan masyarakat sendiri. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 7


• 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. B. INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN Kisi Kisi Soal Uraian Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C3) Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / I KD Kompete nsi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal 3.10 Menerapk an alur kerja di bengkel XII / 2 ● Penerimaan, Pengecekan dan Pengerjaan Pemahaman (C2) ●Menjelaskan tahap penerimaan pekerjaan di bengkel Uraian 1 Pemahaman (C2) ●Menjelaskan tahap penerimaan pekerjaan di bengkel Uraian 2 Pengetahua n (C1) ●Menyebutka n cara – cara pengecekan pengerjaan Uraian 3 Soal Uraian : 1. Jelaskan tahap penerimaan pekerjaan di bengkel…? 2. Tahapan pengecekan awal berguna untuk …. 3. Sebutkan cara – cara pengecekan pengerjaan…? Pedoman Penskoran Soal Uraian : NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR 1. Jawab: Tahap penerimaan pekerjaan di bengkel : Pada tahap ini customer baru memasuki area bengkel, petugas parkir memberikan kartu ( semacam kartu parkir ) yang berisi nomor urut kedatangan customer pada area bengkel, petugas parkir membuat foto kendaraan yang telah diberikan nomor urut, dan mengirimkan foto tersebut ( via WA ) kepada admin bengkel. Admin bengkel menerima customer berdasarkan nomor urut yang diberikan oleh petugas parkir tersebut, dan mempersilahkan customer menyampaikan keluhan kondisi kendaraannya dan layanan yang diharapkan dapat diberikan oleh bengkel. Admin membuat data customer dan kendaaraan baru ke dalam system, kemudian entry keluhan customer kedalam system ( PLAN ), setelah itu mencetak ( print out ) hasil entry tersebut kepada mekanik, customer dipersilahkan menunggu, di ruang tunggu. Sumber : https://hems-web.blogspot.com/2019/02/alur-kerja-bengkel.html SKOR MAKSIMUM 40 2. memberikan diagnosanya tentang tindakan ( pekerjaan ) apa yang akan dilakukan, beserta kebutuhan sparepart apa yang diperlukan. SKOR MAKSIMUM 20 FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 8


NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR 3. Jawab: Cara – cara pengecekan pengerjaan : ● Mekanik berdasarkan form yang diberikan oleh admin, melakukan pengecekan awal terhadap kendaraan, kemudian memberikan diagnosanya tentang tindakan ( pekerjaan ) apa yang akan dilakukan, beserta kebutuhan sparepart apa yang diperlukan. ● Setelah melakukan pengecekan mekanik menyerahkan kembali form keluhan kepada admin. ● Admin mengentry kembali ke dalam system untuk memberikan tambahan data tentang pekerjaan dan kebutuhan sparepart untuk mengatasi masalah kendaraan customer ( ANTRIAN). ● Admin mencetak hasil entry, dengan output berupa report " perkiraan service ", yang langsung disampaikan kepada customer secara langsung atau by email. ● Customer memeriksa perkiraan service dan menandatanganinya bila disetujui, lalu menyerahkan kembali kepada admin. ● Berdasarkan perkiraan service yang telah disetujui oleh customer, admin mengedit data service sesuai persetujuan customer ( PROSES ), kemudian mencetak WO ( work order ) yang langsung diberikan kepada mekanik. Sumber : https://hems-web.blogspot.com/2019/02/alur-kerja-bengkel.html SKOR MAKSIMUM 40 TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 C. INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN Kisi Kisi Keterampilan Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C3) Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / Genap KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal 4.10 Melaksana-kan alur kerja di bengkel XII / 2 ● Alur kerja di bengkel Penerapan (C3) ●Mengoperasi-kan alur kerja di bengkel Praktek No Komponen/Sub Komponen Penilaian Indikator Skor 1 Persiapan Kerja a. Penggunaan alat dan bahan Penggunaan alat dan bahan sesuai prosedur 91 - 100 Penggunaan alat dan bahan kurang sesuai prosedur 80 - 90 Penggunaan alat dan bahan tidak sesuai prosedur 70 - 79 b. Ketersediaan alat dan bahan Ketersediaan alat dan bahan lengkap 91 - 100 Ketersediaan alat dan bahan cukup lengkap 80 - 90 Ketersediaan alat dan bahan kurang lengkap 70 - 79 2 Proses dan Hasil Kerja a. Memahami mengoperasikan alur kerja di bengkel Mengoperasikan alur kerja di bengkel tinggi 91 - 100 Mengoperasikan alur kerja di bengkel cukup 80 - 90 Mengoperasikan alur kerja di bengkel kurang 70 - 79 b. Kemampuan mengoreksi Kemampuan mengoreksi pekerjaan yang tidak sesuai dengan alur kerja di bengkel tinggi 91 - 100 FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 9


No Komponen/Sub Komponen Penilaian Indikator Skor pekerjaan yang tidak sesuai dengan alur kerja di bengkel Kemampuan mengoreksi pekerjaan yang tidak sesuai dengan alur kerja di bengkel cukup 80 - 90 Kemampuan mengoreksi pekerjaan yang tidak sesuai dengan alur kerja di bengkel kurang 70 - 79 c. Kemampuan mendapatkan informasi Kemampuan mendapatkan informasi lengkap 91 - 100 Kemampuan mendapatkan informasi cukup lengkap 80 - 90 Kemampuan mendapatkan informasi kurang lengkap 70 - 79 d. Kemampuan dalam bekerja Kemampuan dalam bekerja tepat 91 - 100 Kemampuan dalam bekerja cukup tepat 80 - 90 Kemampuan dalam bekerja kurang tepat 70 - 79 e. Laporan Hasil Laporan disusun rapih 91 - 100 Hasil Laporan disusun cukup rapih 80 - 90 Hasil Laporan disusun kurang rapih 70 - 79 3 Sikap kerja a. Keterampilan dalam bekerja Bekerja dengan terampil 91 -100 Bekerja dengan cukup terampil 80 - 90 Bekerja dengan kurang terampil 70 - 79 b. Kedisiplinan dalam bekerja Bekerja dengan disiplin 91 - 100 Bekerja dengan cukup disiplin 80 - 90 Bekerja dengan kurang disiplin 70 - 79 c. Tanggung jawab dalam bekerja Bertanggung jawab 91 - 100 Cukup bertanggung jawab 80 - 90 Kurang bertanggung jawab 70 - 79 d. Konsentrasi dalam bekerja Bekerja dengan konsentrasi 91 - 100 Bekerja dengan cukup konsentrasi 80 - 90 Bekerja dengan kurang konsentrasi 70 - 79 4 Waktu Penyelesaian pekerjaan Selesai sebelum waktu berakhir 91 - 100 Selesai tepat waktu 80 - 90 Selesai setelah waktu berakhir 70 - 79 FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 10


Pengolahan Nilai Keterampilan : Nilai Praktik (NP) Persiapan Proses dan Hasil Kerja Sikap Kerja Waktu ∑ NK 1 2 3 5 6 Skor Perolehan Skor Maksimal Bobot 10% 60% 20% 10% NK Keterangan: ● Skor Perolehan merupakan penjumlahan skor per komponen penilaian ● Skor Maksimal merupakan skor maksimal per komponen penilaian ● Bobot diisi dengan persentase setiap komponen. Besarnya persentase dari setiap komponen ditetapkan secara proposional sesuai karakteristik kompetensi keahlian. Total bobot untuk komponen penilaian adalah 100 ● NK = Nilai Komponen merupakan perkalian dari skor perolehan dengan bobot dibagi skor maksimal ● NP = Nilai Praktik merupakan penjumlahan dari NK Purwokerto, Juni 2023 Guru Mata Pelajaran Fajar Suryono FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 11


SMK KESATRIAN PURWOKERTO RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TAHUN PELAJARAN 2023/2024 SMK Kesatrian Purwokerto Jl. Kesatrian NO. 62 Purwokerto 53115 Email: [email protected] Website : smkkesatrian-pwt..sch.id Telp. : (0281 )636122 Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Mata Pelajaran : Gambar Teknik Otomotif Kelas / Semester : XII / Genap Materi Pokok : Alur Kerja Bengkel Pertemuan Ke : 2 Alokasi Waktu : 6 x 45 menit A. Kompetensi Inti KI-3 (Pengetahuan) : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor . Pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional KI-4 (Keterampilan) : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor . Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.10 Menerapkan alur kerja di bengkel 4.10 Melaksanakan alur kerja di bengkel 3.10.3. Menerapkan alur kerja di bengkel 4.10.2 Melaksanakan alur kerja di bengkel C. Tujuan Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Melalui langkah pembelajaran model Discovery Learning dengan pendekatan saintifik peserta didik : ● Menerapkan alur kerja di bengkel Kemudian mengajukan pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data, menganalisa data, menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi pengetahuan (memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi), ● Melaksanakan alur kerja di bengkel Kemudian mengajukan pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data, menganalisa data, menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi keterampilan (mengamati, mencoba, menyaji, dan menalar), dan sikap (jujur, santun, dan tanggungjawab). FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 1


D. Materi Pembelajaran Materi Faktual dapat diamati dengan indera atau alat ● Melaksanakan alur kerja di bengkel Materi Konseptual Gabungan antar fakta-fakta yang saling berhubungan ● Alur kerja di bengkel Materi Prinsip Generalisasi hubungan antar konsepkonsep yang saling terkait ● Penataan layout bengkel Materi Prosedural Sederetan langkah yang sistematis dalam menerapkan prinsip ● Prosedur alur kerja layanan bengkel E. Pendekatan, Strategi dan Metode ● Pendekatan : Saintifik ● Metode : Diskusi, Tanya Jawab, Demontrasi, Praktek dan Penugasan ● Model : Discovery learning F. Alat dan Media Pembelajaran ● Vidio Pembelajaran. ● Slide Powerpoint. ● LCD Proyektor. G. SumberBelajar ● Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor, Samekto Wibowo, S.Pd., Grasindo, 2019 ● Hand Out ● Internet H. Kegiatan Pembelajaran Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu Pendahuluan ● ● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Religius 25 menit ● ● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin ● ● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. ● ● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Rasa ingin tahu ● ● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 2


Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu ● ● Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya, Literasi ● ● Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar. INTI Stimulus ● ● Guru menampilkan tayangan tentang Penerapan alur kerja di bengkel 25 menit 45 menit 25 menit 30 menit 45 menit ● ● Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang Penerapan alur kerja di bengkel Mengidentifikasi Masalah ● ● Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang Penerapan alur kerja di bengkel ● ● Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang Penerapan alur kerja di bengkel Pengumpulan data ● ● Guru meminta siswa mengali informasi tentang Penerapan alur kerja di bengkel ● ● Siswa menggali informasi tentang tentang Penerapan alur kerja di bengkel Pembuktian ● ● Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang Penerapan alur kerja di bengkel ● ● Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik Kesimpulan ● ● Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang Penerapan alur kerja di bengkel ● ● Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai Penerapan alur kerja di bengkel ● ● Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru ● ● Siswa menyimpulkan materi tentang Penerapan alur kerja di bengkel Penutup ● ● Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas 30 menit ● ● Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. ● ● Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya. Tanggung jawab ● ● Siswa melakukan pembersihan peralatan, media dan ruangan. Disiplin ● ● Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius I. Penilaian Pembelajaran FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 3


● Penilaian Skala Sikap ● Teknik penilaian : Observasi : sikap religius dan sikap sosial ● Bentuk penilaian : lembar pengamatan ● Instrumen penilaian : jurnal (terlampir) ● Pengetahuan ● Jenis/Teknik tes : tertulis, lisan,dan Penugasan ● Bentuk tes : uraian ● Instrumen Penilaian : (terlampir) ● Keterampilan Teknik/Bentuk Penilaian : ● Praktik/Performence ● Portofolio ● Instrumen Penilaian : (terlampir) Remedial Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan misalnya. CONTOH PROGRAM REMIDI Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Kelas/Semester : XII / Genap Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Ulangan Harian Ke : …………………………………………….. Tanggal Ulangan Harian : …………………………………………….. Bentuk Ulangan Harian : …………………………………………….. Materi Ulangan Harian : Alur Kerja Bengkel (KD / Indikator) : 3.10.2 Menerapkan alur kerja di bengkel KKM : 75 N o Nama Peserta Didik Nilai Ulangan Indikator yang Belum Dikuasai Bentuk Tindakan Remedial Nilai Setelah Remedial Keterangan 1 2 Pengayaan Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut : 1. Membaca buku-buku tentang materi yang relevan. 2. Mencari informasi secara online tentang materi 3. Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang materi 4. Mengamati langsung tentang materi yang ada di lingkungan sekitar. Purwokerto , Juni 2023 Guru Mata Pelajaran Fajar Suryono MATERI PEMBELAJARAN FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 4


Persyaratan Sistem Manajemen Informasi Bengkel yang Baik : 1. Mempunyai sistem manajemen informasi atau sistem pengendalian data bengkel yang akurat dan sesuai,yang bertujuan untuk agar pedoman,catatan,dan data-data yang direkampun mudah diidentifikasi,diakses, ditelusuri, dianalisis dan dipergunakan oleh karyawan bengkel. 2. Mempunyai prosedur pemelihraan dan pengendalian/controlling atas database,agar pengendalian database bisa berjalan dengan kontinyu. 3. Mempunyai sistem aktualisasi data,agar informasi yang ditampilkan benar,akurat,dan up to date 4. Menyimpan data yang di dokumentasikan minimal untuk 2 tahun,meliputi : ⮚ Data kegiatan operasional bengkel meliputi : pengelolaan suku cadang,proses perawatan dan perbaikan,data historis kendaraan dan faktur atau invoice ⮚ Data profil / kondisi fasilitas dan sarana bengkel meliputi : catatan dan jumlah peralatan dan fasilitas,pemeliharaan dan kalibrasi untuk alat yang membutuhkan kalibrasi ulang. dan data lainnya yang diperlukan ⮚ Pedoman ( Standar Operatimg Sistem ) bengkel Alur Kerja Bengkel : Bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi operasional dalam sebuah bengkel,contohnya : 1. Proses pelayanan dimulai ketika pelanggan datang ke bengkel dengan membawa kendaraan yang akan diservis 2. Service advisor akan melayani dan memeriksa keluhan pelanggan,lalu memperkirakan apakah kerusakannya bisa diperbaiki atau harus ganti baru 3. Apabila pelanggan sudah setuju dengan estimasi biaya yang ditawarkan, SA akan membuat surat perintah kepada mekanik agar segera dikerjakan. 4. Kemudian setelah surat perintah keluar maka SA akan menyerahkan estimasi biaya kepada bagian keuangan untuk dimasukkan kedalam database. 5.Apabila kendaraan sudah selesai Kepala mekanik akan menyerahkan kendaraan yang telah selesai ke SA 6. setelah memeriksa kelengkapan kendaraan SA akan menghubungi pemilik kendaraan dan mengatakan sudah selesai diperbaiki dan seterusnya. Ini hanya contoh saja,tergantung tempat anda bengkelnya bagaimana tinggal menyesuaikan saja. Penatan Ruang dan Display Produk 1. hendaknya diatur dengan menekankan kepada arus lalu lintas kendaraan yang masuk ke bengkel anda,kecukupan ruang parkir adalah syarat mutlak yang harus dimiliki. 2. Jangan lupa memberikan ruang pandang yang jelas,sehingga konsumen bisa melihat kendaraannya yang sedang diperbaiki 3. Untuk display produk anda bisa meminta contoh produk dan brosur brosur dari suplier 4. Jangan lupa pasang poster berisikan prosedur pelayanan konsumen dan jaminan kualitas yang bisa didapatkan konsumen,dan bila perlu no telpon khusus untuk mengatasi keluhan konsumen. SISTEM KERJA : 1. Alur pertama : konsumen diterima oleh petugas Service advisor untuk didengar apa aja keluhannya. 2. Setelah dicatat apapun keluhannya, maka konsumen dipersilakan mendaftar di front Desk untuk mendapat no antrian. Sementara keluhannya telah dicatat di “kaplet” komputer kecil yang langsung link ke data base komputer AHASS. FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 5


3. mekanik mengerjakkan Mekanik Mengerjakan Setelah sepeda anda dah mandi en bersih, maka mekanik tinggal menservis sepeda Honda anda sesuai dengan permintaan dari konsumen diawal tadi. 4. Habis dari mekanik, apakah langsung ke konsumen ? ini hebatnya… di AHASS setiap pengerjaan mekanik akan di Final Inspection. Untuk memastikan kualitas pekerjaan mekanik, serta memastikan apakah tidak ada yang terlewat. 5. Setelah itu, barulah konsumen dipanggil untuk mengambil sepeda motornya en diberi penjelasan mengenai apa yang dah dikerjakan oleh Mekanik pada kendaraan anda. ataupun lebih lengkapnya lagi : 6. Tahap Persiapan Awal Sebelum ke Bengkel Siapkan surat-surat / dokumen sepeda motor yang kita miliki, misalnya KTP, STNK sepeda motor, kartu garansi dan buku perawatan sepeda motor (jika masih baru dan mendapatkan service awal gratis). Jangan lupa sebaiknya bawa kunci serep sepeda motor untuk diberikan ke bengkel agar kunci utama yang kita biasa pakai tidak kotor dan tidak perlu dibongkar-bongkar dari gantungan kunci yang menyatu dengan kunci penting lainnya. Pastikan bengkel masih buka dan masih menerima pendaftaran service dengan menelpon ke bengkel resmi. Jangan sampai salah bengkel dengan memilih bengkel yang merek dagangnya berbeda dengan merek sepeda motor kita. Bawalah uang secukupnya untuk service agar tidak pulang atau mencari-cari mesin atm ketika uangnya kurang untuk membayar jasa bengkel resmi. 7. Tahap Pendaftaran di Loket Pendaftaran Setelah kita tiba di dalam bengkel resmi, cari saja loket pendaftaran service sepeda motor. Kemudian temui petugas dan kemukakan keinginan untuk menyervis sepeda motor. Biasanya nanti akan dimintai dokumen seperti STNK asli, kunci sepeda motor dan jika masih baru dan ingin meminta layanan service gratis akan diminta buku perawatan yang didapat berbarengan pada saat dulu menerima sepeda motor. Mungkin ada formulir isian, pertanyaan lisan dan atau tanda tangan yang harus kita lengkapi sebelum permohonan kita diterima. Jangan lupa untuk memberitahu petugas jaga loket pendaftaran jika pada sepeda motor kita ada keluhan, masalah atau gangguan teknis. Setelah semua selesai biasanya akan diberikan nomor antrian layanan service sepeda motor. Kita boleh menunggu sampai seluruh proses selesai, namun bisa juga pulang dulu dan kembali lagi setelah sepeda motor kita selesai diperbaiki. 8. Tahap Perbaikan atau Perawatan Oleh Mekanik Setelah sepeda motor kita mendapat giliran diservis oleh mekanik bengkel resmi, maka kita boleh menemani mekanik untuk memastikan mekanik telah melakukan tugasnya dengan baik dan benar, untuk belajar cara menservice sepeda motor kita sendiri, dan juga untuk menyampaikan berbagai masalah dan keluhan mengenai sepeda motor yang biasa kita gunakan tersebut. Sepeda motor kita nanti akan dicoba oleh mekanik setelah diservice. Tanyakanlah apakah kondisinya baik atau tidak agar kita bisa tahu masalah-masalah yang masih ada pada sepeda motor kita. Gunakan kesempatan yang berharga itu untuk menggali informasi dari mekanik dan juga untuk memastikan kedaraan kita bebas dari masalah teknis. 9. Tahap Pasca Perbaikan Setelah sepeda motor kita selesai diperbaiki atau diservis, maka kita tinggal memberikan nomor antrian kepada petugas kasir atau petugas pendaftaran dan mengatakan bahwa motor kita sudah selesai diservis. Nanti petugas akan menghitung biaya perbaikan atau service sepeda motor kita dan menagih uang servicenya. Kemudian kita bayar sampai lunas, kemudian petugas akan memberikan berbagai dokumen dan kunci yang tadi disita sementara serta memberikan bon atau struk pembayaran kita. Setelah semua selesai maka kita bisa pulang atau kembali melanjutkan aktivitas kita dengan mengendarai sepeda motor yang telah diservis di bengkel resmi. Sampai di FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 6


rumah, simpan dokumen-dokumen dan kunci serep di tempat yang aman dan mudah diingat untuk service selanjutnya. Demikian tips cara menyervice sepeda motor kita di bengkel resmi, kurang lebih mohon maaf jika organisasi.org ada kekurangan atau pun kesalahan. ANALISIS PADA GAMBAR : Langkah- langkah kerja bengkel mobil besar: 1. Customer baru customer yang mempunyai masalah sengan kendaraanya memasuki atau memilih satu bengkel. 2. Service Advisor dibagian ini customer melakukan estimasi untuk memperkirakan kerusakan dan biaya yang diperlukan untuk memperbaiki mobil tersebut. 3. Administrasi bagian melakukan pendataan atau memasukan data customer setelah melakukan estimasi di bagian service advisor. 4. Mekanik dibagian ini barulah melakukan perbaikan yang perlu dilakukan untuk memperbaiki kerusakn atau problem yang terjadi pada kendaraan tersebut, baik itu mengganti sparepart atau memperbaiki yang lainya. 5. Kasir Pada bagian ini melakukan pembayaran atas jasa yang diberikan suatu bengkel kepada customer. Lampiran Instrumen Penilaian A. ISTRUMEN PENILAIAN SIKAP 1. Penilaian Observasi Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap No Nama Siswa Sikap spiritual Sikap sosial Jumlah Skor Mensyukuri 1-4 Jujur 1-4 Kerja sama 1-4 Harga diri 1-4 1 2 3 4 5 a. Sikap Spiritual Indikator sikap spiritual “mensyukuri”: • Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran • Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi sesuai agama yang dianut • Saling menghormati, toleransi • Memelihara hubungan baik dengan sesama teman sekelas. Rubrik pemberian skor: • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 7


• 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. b. Sikap Sosial 1. Sikap jujur Indikator sikap sosial “jujur” • Tidak berbohong • Mengembalikan kepada yang berhak bila menemukan sesuatu • Tidak nyontek, tidak plagiarism • Terus terang. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 2. Sikap kerja sama Indikator sikap sosial “kerja sama” • Peduli kepada sesama • Saling membantu dalam hal kebaikan • Saling menghargai/ toleran • Ramah dengan sesama. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 3. Sikap Harga diri Indikator sikap sosial “harga diri” • Tidak suka dengan dominasi asing • Bersikap sopan untuk menegur bagi mereka yang mengejek • Cinta produk negeri sendiri • Menghargai dan menjaga karya-karya sekolah dan masyarakat sendiri. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. B. INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN Kisi Kisi Soal Pilihan Ganda Jenjang Sekolah : SMK Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kurikulum : 2013 Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal 3.10 Menerapkan alur kerja di bengkel XII / 2 ● Penerapan alur kerja di bengkel Mengingat (C1) ●Mengidentifikasialur kerja di bengkel PG Memahami (C2) ●Menerangkan alur kerja di bengkel PG Penerapan (C3) ●Menerapkan alur kerja di bengkel PG Soal Pilihan Ganda : FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 8


Berilah tanda silang (x) pada salah satu huruf a, b, c, dan d, di depan jawaban yang paling tepat ! 1. Yang bukan tujuan dari adanya tata letak ruang bengkel adalah …. A. meminimalisir jarak pelaksanaan pekerjaan B. memberikan kemudahan dalam pengawasan C. membuat jarak antara pejabat bawah dengan pejabat atasan D. memberikan kemudahan bagi alur komunikasi dan alur kerja E. meminimalisir gangguan yang timbul dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya 2. Yang bukan merupakan dampak strategis dari hasil keputusan tentang layout adalah …. A. mengurangi tingkat complain dari konsumen karena tidak dapat melihat proses pengerjaan motornya B. kontak antara konsumen dengan petugas di bengkel C. layout yang bagus akan menaikkan citra bengkel D. kapasitas yang bisa ditampung dalam ruangan E. kelancaran proses kerja di bengkel 3. Tempat yang tidak dapat dijadikan point of interest adalah …. A. bengkel yang bersih dan rapi B. tempat sampah yang warna warni C. ruang tunggu yang nyaman dan bersih D. gudang spare part yang lengkap dan tertata baik E. tempat ibadah yang tersedia bersih dan nyaman 4. Barang yang tidak dapat diletakkan di ruang tunggu, yakni …. A. papan informasi B. rak dispenser C. kursi tunggu D. televisi E. bikelift 5. Berikut ini adalah penataan point of interest yang tidak tepat pada ruangan adalah …. A. televisi yang besar pada ruang tunggu B. rak helm pada parkiran antrian service C. televisi pada area service mekanik D. papan control antrian pada area SA E. mekanik truster pada PIT service 6. Karyawan yang bertugas mencatat segala sesuatu tentang kendaraan yang diservis dan keluhan yang disampaikan konsumen adalah …. A. Mekanik B. Front desk C. Service advisor D. Final check E. Asisten mekanik 7. Saat menentukan prioritas peralatan bengkel di PIT service, maka barang peralatan berikut ini yang merupakan prioritas utama adalah …. A. Papan pengumuman B. Papan antrian C. Mechanic truster D. Bikelift E. Tool box 8. Yang bertugas menerima saat konsumen datang kemudian memberikan informasi mengenai keadaan sepeda motor, yakni …. A. Service advisor B. Kepala mekanik C. Front desk D. Mekanik E. Asisten mekanik FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 9


9. Saat melaksanakan penataan gudang spare part maka harus memperhatikan beberapa hal. Tindakan yang tidak tepat sehingga membuat pekerjaan tidak efektif dan efisien adalah …. A. barang datang awal dijual lebih awal B. menumpuk kardus di depan pintu C. barang cepat laku berada di depan D. barang datang akhir dijual akhir E. barang berat berada di bawah 10. Suatu perencanaan belum bisa dikatakan baik apabila …. A. memiliki tujuan yang jelas dan spesifik B. memuat analisis pekerjaan yang akan dijalankan C. memiliki tujuan yang sangat luas dan ada beberapa arah D. sederhana dan tidak terlalu sulit dalam menjalankannya E. fleksibel atau dapat mengikuti perkembangan yang terjadi Pedoman Penskoran Soal Pilihan Ganda : NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR Benar Salah 1 Jawaban : C 10 2 Jawaban : C 10 3 Jawaban : B 10 4 Jawaban : E 10 5 Jawaban : C 10 6 Jawaban : B 10 7 Jawaban : E 10 8 Jawaban : A 10 9 Jawaban : B 10 10 Jawaban : C 10 TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 0 C. INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 10


Kisi Kisi Keterampilan Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C3) Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / Genap KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal 4.10 Melaksanakan alur kerja di bengkel XII / 2 ● Alur kerja di bengkel Manipula si (P2) Mengoreksi pekerjaan yang tidak sesuai dengan alur kerja di bengkel Praktek No Komponen/Sub Komponen Penilaian Indikator Skor 1 Persiapan Kerja a. Penggunaan alat dan bahan Penggunaan alat dan bahan sesuai prosedur 91 - 100 Penggunaan alat dan bahan kurang sesuai prosedur 80 - 90 Penggunaan alat dan bahan tidak sesuai prosedur 70 - 79 b. Ketersediaan alat dan bahan Ketersediaan alat dan bahan lengkap 91 - 100 Ketersediaan alat dan bahan cukup lengkap 80 - 90 Ketersediaan alat dan bahan kurang lengkap 70 - 79 2 Proses dan Hasil Kerja a. Memahami mengoperasikan alur kerja di bengkel Mengoperasikan alur kerja di bengkel tinggi 91 - 100 Mengoperasikan alur kerja di bengkel cukup 80 - 90 Mengoperasikan alur kerja di bengkel kurang 70 - 79 b. Kemampuan mengoreksi pekerjaan yang tidak sesuai dengan alur kerja di bengkel Kemampuan mengoreksi pekerjaan yang tidak sesuai dengan alur kerja di bengkel tinggi 91 - 100 Kemampuan mengoreksi pekerjaan yang tidak sesuai dengan alur kerja di bengkel cukup 80 - 90 Kemampuan mengoreksi pekerjaan yang tidak sesuai dengan alur kerja di bengkel kurang 70 - 79 c. Kemampuan mendapatkan informasi Kemampuan mendapatkan informasi lengkap 91 - 100 Kemampuan mendapatkan informasi cukup lengkap 80 - 90 Kemampuan mendapatkan informasi kurang lengkap 70 - 79 d. Kemampuan dalam bekerja Kemampuan dalam bekerja tepat 91 - 100 Kemampuan dalam bekerja cukup tepat 80 - 90 Kemampuan dalam bekerja kurang tepat 70 - 79 e. Laporan Hasil Laporan disusun rapih 91 - 100 Hasil Laporan disusun cukup rapih 80 - 90 Hasil Laporan disusun kurang rapih 70 - 79 3 Sikap kerja a. Keterampilan dalam bekerja Bekerja dengan terampil 91 -100 Bekerja dengan cukup terampil 80 - 90 Bekerja dengan kurang terampil 70 - 79 b. Kedisiplinan dalam bekerja Bekerja dengan disiplin 91 - 100 Bekerja dengan cukup disiplin 80 - 90 FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 11


No Komponen/Sub Komponen Penilaian Indikator Skor Bekerja dengan kurang disiplin 70 - 79 c. Tanggung jawab dalam bekerja Bertanggung jawab 91 - 100 Cukup bertanggung jawab 80 - 90 Kurang bertanggung jawab 70 - 79 d. Konsentrasi dalam bekerja Bekerja dengan konsentrasi 91 - 100 Bekerja dengan cukup konsentrasi 80 - 90 Bekerja dengan kurang konsentrasi 70 - 79 4 Waktu Penyelesaian pekerjaan Selesai sebelum waktu berakhir 91 - 100 Selesai tepat waktu 80 - 90 Selesai setelah waktu berakhir 70 - 79 Pengolahan Nilai Keterampilan : Nilai Praktik (NP) Persiapan Proses dan Hasil Kerja Sikap Kerja Waktu ∑ NK 1 2 3 5 6 Skor Perolehan Skor Maksimal Bobot 10% 60% 20% 10% NK Keterangan: ● Skor Perolehan merupakan penjumlahan skor per komponen penilaian ● Skor Maksimal merupakan skor maksimal per komponen penilaian ● Bobot diisi dengan persentase setiap komponen. Besarnya persentase dari setiap komponen ditetapkan secara proposional sesuai karakteristik kompetensi keahlian. Total bobot komponen penilaian adalah 100 ● NK = Nilai Komponen merupakan perkalian dari skor perolehan dengan bobot dibagi skor maksimal ● NP = Nilai Praktik merupakan penjumlahan dari NK Purwokerto , Juni 2023 Guru Mata Pelajaran Fajar Suryono FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 12


SMK KESATRIAN PURWOKERTO RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TAHUN PELAJARAN 2023/2024 SMK Kesatrian Purwokerto Jl. Kesatrian NO. 62 Purwokerto 53115 Email: [email protected] Website : smkkesatrian-pwt..sch.id Telp. : (0281 )636122 Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Mata Pelajaran : Gambar Teknik Otomotif Kelas / Semester : XII / Genap Materi Pokok : Prinsip Kerja Teknisi Profesional Pertemuan Ke : 3 Alokasi Waktu : 6 x 45 menit A. Kompetensi Inti KI-3 (Pengetahuan) : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor . Pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional KI-4 (Keterampilan) : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor . Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi Klasifikasi Indikator 3.11 Memahami prinsipprinsip teknisi professional 4.11 Menerapkan prinsip-prinsip teknisi profesional 3.11.1. Mengidentifikasi prinsip teknisi professional 3.11.2. Menjelaskan prinsip teknisi professional 3.11.3. Mencontohkan prinsip teknisi profesional 4.11.1 Mereplikasi prinsip teknisi professional 4.11.2 Melaksanakan profesionalisme dalam karier dan pekerjaan Kunci Kunci Kunci Pendukung C. Tujuan Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Melalui langkah pembelajaran model Discovery Learning dengan pendekatan saintifik peserta didik : ●Mengidentifikasi prinsip-prinsip teknisi professional ●Menjelaskan prinsip-prinsip teknisi professional ●Mencontohkan prinsip-prinsip teknisi profesional Kemudian mengajukan pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data, menganalisa data, menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi pengetahuan (memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi), ● Mereplikasi prinsip-prinsip teknisi professional ● Melaksanakan profesionalisme dalam karier dan pekerjaan Kemudian mengajukan pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data, menganalisa data, menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi keterampilan (mengamati, mencoba, menyaji, dan menalar), dan sikap (jujur, santun, dan tanggungjawab). FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 1


D. Materi Pembelajaran Materi Faktual dapat diamati dengan indera atau alat ● Mengidentifikasi prinsip-prinsip teknisi professional ● Menjelaskan prinsip-prinsip teknisi professional ● Mencontohkan prinsip-prinsip teknisi profesional Materi Konseptual Gabungan antar fakta-fakta yang saling berhubungan ● Prinsip-prinsip teknisi professional Materi Prinsip Generalisasi hubungan antar konsep-konsep yang saling terkait ● Prinsip-prinsip teknisi professional Materi Prosedural Sederetan langkah yang sistematis dalam menerapkan prinsip ● Langkah – langkah melaksanakan prinsip-prinsip teknisi professional E. Pendekatan, Strategi dan Metode ● Pendekatan : Saintifik ● Metode : Diskusi, Tanya Jawab, Demontrasi, Praktek dan Penugasan ● Model : Discovery learning F. Alat dan Media Pembelajaran ● Vidio Pembelajaran. ● Slide Powerpoint. ● LCD Proyektor. G. SumberBelajar ● Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor, Samekto Wibowo, S.Pd., Grasindo, 2019 ● Hand Out ● Internet H. Kegiatan Pembelajaran Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu Pendahuluan ● ● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Religius 25 menit ● ● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin ● ● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. ● ● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Rasa ingin tahu ● ● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung ● ● Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Materi sebelumnya, Literasi ● ● Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar. Inti Stimulus FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 2


Langkah Pembelajaran Tahapan Model Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Nilai Karakter, Literasi, 4C, HOTS Waktu ● ● Guru menampilkan tayangan tentang Prinsip-prinsip teknisi professional 25 menit 45 menit 25 menit 30 menit 45 menit ● ● Siswa mengamati dan memahami tayangan tentang Prinsip-prinsip teknisi professional Identifikasi Masalah ● ● Guru menanyakan maksud dari tayangan tentang Prinsip-prinsip teknisi professional ● ● Siswa secara berkelompok mendiskusikan tentang Prinsipprinsip teknisi professional Pengumpulan Data ● ● Guru meminta siswa mengali informasi tentang Prinsip-prinsip teknisi professional ● ● Siswa menggali informasi tentang tentang Prinsip-prinsip teknisi professional Pembuktian ● ● Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang Prinsip-prinsip teknisi professional ● ● Siswa menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik Kesimpulan ● ● Siswa menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang Prinsip-prinsip teknisi professional ● ● Siswa lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai Prinsip-prinsip teknisi professional ● ● Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan guru ● ● Siswa menyimpulkan materi tentang Prinsip-prinsip teknisi professional Penutup ● ● Guru menyimpulkan pelajaran yang sudah dibahas 30 menit ● ● Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis. ● ● Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya. Tanggung jawab ● ● Siswa melakukan pembersihan peralatan, media dan ruangan. Disiplin ● ● Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum selesai pembelajaran. Religius FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 3


I. Penilaian Pembelajaran ● Penilaian Skala Sikap ● Teknik penilaian : Observasi : sikap religius dan sikap sosial ● Bentuk penilaian : lembar pengamatan ● Instrumen penilaian : jurnal (terlampir) ● Pengetahuan ● Jenis/Teknik tes : tertulis, lisan,dan Penugasan ● Bentuk tes : uraian ● Instrumen Penilaian : (terlampir) ● Keterampilan Teknik/Bentuk Penilaian : ● Praktik/Performence ● Portofolio ● Instrumen Penilaian : (terlampir) Remedial Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan misalnya. PROGRAM REMIDI Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Kelas/Semester : XII / Genap Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Ulangan Harian Ke : …………………………………………….. Tanggal Ulangan Harian : …………………………………………….. FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 4


Bentuk Ulangan Harian : …………………………………………….. Materi Ulangan Harian : Prinsip Kerja Teknisi Profesional (KD / Indikator) : 3.11.1. Mengidentifikasi prinsip teknisi professional 3.11.2. Menjelaskan prinsip teknisi professional 3.11.3. Mencontohkan prinsip teknisi profesional KKM : 75 N o Nama Peserta Didik Nilai Ulangan Indikator yang Belum Dikuasai Bentuk Tindakan Remedial Nilai Setelah Remedial Keterangan 1 2 3 4 5 Pengayaan Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut : 1. Membaca buku-buku tentang materi yang relevan. 2. Mencari informasi secara online tentang materi 3. Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang materi 4. Mengamati langsung tentang materi yang ada di lingkungan sekitar. Purwokerto, Juni 2023 Guru Mata Pelajaran Fajar Suryono MATERI PEMBELAJARAN PRINSIP-PRINSIP TEKNISI PROFESSIONAL Prinsip-prinsip teknisi profesional: 1. Penampilan Profesional ● Mengenakan seragam yang bersih ● Selalu mengenakan sepatu kerja (safety shoes) FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 5


2. Penanganan dan Perlakuan Kendaraan yang Baik ● Gunakan selalu seat cover, floor mate, steering cover, fender cover dan grill cover ● Kendarai kendaraan pelanggan dengan hati-hati ● Jangan menggunakan perlengkapan audio pelanggan 3. Kerapihan dan Kebersihan ● Membuang item-item yang tidak di perlukan ● Bekerja dengan kendaraan diparkir lurus di stall 4. Keselamatan Kerja ● Gunakan APD (alat pelindung diri) 5. Perencanaan dan Persiapan ● Pastikan anda memahami permintaan pelanggan dan instruksi service advisor ● Rencanakan pekerjaan anda ● Pastikan bahwa part yang diperlukan ada di stok ● Lakukan pekerjaan sesuai dengan repair order untuk menghindari kesalahan 6. Pekerjaan yang Cepat dan Dapat dihandalkan ● Gunakan SST (special service tool) yang tepat ● Bekerjalah sesuai dengan buku pedoman reparasi ● Manfaatkan pelatihan yang tersedia 7. Selesai Sesuai Waktu yang dijanjikan ● sesekali periksa apakah anda dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu 8. Memeriksa pekerjaan Bila Telah Selesai ● Pastikan bahwa pekerjaan utama telah diselesaikan ● Stel kembali jam, radio, dll bila memorinya telah di hapus 9. Simpan Part-part Lama ● Letakan part-part lama di dalam kantong plastik ● Letakkan part-part lama di dalam kendaraan 10. Tindak Lanjut ● Beritahu foreman bila ada informasi tambahan yang tidak tertulis di order perbaikan ● Beritahu foreman bila pekerjaan telah selesai dan minta untuk mengeceknya kembali Referensi https://achmadmuhibbudin.wordpress.com/2011/05/25/10-prinsip-teknisi-profesional/ Lampiran Instrumen Penilaian A. ISTRUMEN PENILAIAN SIKAP 1. Penilaian Observasi Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik seharihari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 6


No Nama Siswa Sikap spiritual Sikap sosial Jumlah Skor Mensyukuri 1-4 Jujur 1-4 Kerja sama 1-4 Harga diri 1-4 1 2 3 4 5 a. Sikap Spiritual Indikator sikap spiritual “mensyukuri”: • Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran • Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi sesuai agama yang dianut • Saling menghormati, toleransi • Memelihara hubungan baik dengan sesama teman sekelas. Rubrik pemberian skor: • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. b. Sikap Sosial 1. Sikap jujur Indikator sikap sosial “jujur” • Tidak berbohong • Mengembalikan kepada yang berhak bila menemukan sesuatu • Tidak nyontek, tidak plagiarism • Terus terang. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 2. Sikap kerja sama Indikator sikap sosial “kerja sama” • Peduli kepada sesama • Saling membantu dalam hal kebaikan • Saling menghargai/ toleran • Ramah dengan sesama. Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 3. Sikap Harga diri Indikator sikap sosial “harga diri” • Tidak suka dengan dominasi asing • Bersikap sopan untuk menegur bagi mereka yang mengejek • Cinta produk negeri sendiri • Menghargai dan menjaga karya-karya sekolah dan masyarakat sendiri. FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 7


Rubrik pemberian skor • 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. B. INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN Kisi Kisi Soal Uraian Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C3) Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / Genap KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal 3.11 Memahami prinsipprinsip teknisi professional XII / 2 ● Prinsip - prinsip teknisi professional dan Pemahaman (C2) ●Mengidentifikasi prinsip - prinsip teknisi professional Uraian Penerapan (C3) ●Menjelaskan profesionalisme dalam karier dan pekerjaan Uraian ●Mencontohkan profesionalisme dalam karier dan pekerjaan Uraian Soal Uraian : 1. Apa yang dimaksud dengan teknisi professional ? 2. Sebutkan ciri penampilan teknisi professional ! 3. Bagaimana sikap teknisi professional terhadap pekerjaannya ? 4. Teknisi professional menghasilkan pekerjaan yang cepat dan dapat diandalkan, jelaskan maksud prinsip tersebut ! 5. Apa yang menjadi tujuan utama dari pelatihan teknisi professional ? Pedoman Penskoran Soal Uraian : NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR 1. Jawab: Teknisi professional adalah seseorang yang menguasai bidang teknologi tertentu dan memiliki pekerjaan dan berpegang teguh pada nilai moral dalam menerapkan pekerjaannya SKOR MAKSIMUM 10 2. Jawab: Prinsip-prinsip teknisi profesional: 1. Penampilan Profesional FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 8


NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR ● Mengenakan seragam yang bersih ● Selalu mengenakan sepatu kerja (safety shoes) 2. Penanganan dan Perlakuan Kendaraan yang Baik ● Gunakan selalu seat cover, floor mate, steering cover, fender cover dan grill cover ● Kendarai kendaraan pelanggan dengan hati-hati ● Jangan menggunakan perlengkapan audio pelanggan 3. Kerapihan dan Kebersihan ● Membuang item-item yang tidak di perlukan ● Bekerja dengan kendaraan diparkir lurus di stall 4. Keselamatan Kerja ● Gunakan APD (alat pelindung diri) 5. Perencanaan dan Persiapan ● Pastikan anda memahami permintaan pelanggan dan instruksi service advisor ● Rencanakan pekerjaan anda ● Pastikan bahwa part yang diperlukan ada di stok ● Lakukan pekerjaan sesuai dengan repair order untuk menghindari kesalahan 6. Pekerjaan yang Cepat dan Dapat dihandalkan ● Gunakan SST (special service tool) yang tepat ● Bekerjalah sesuai dengan buku pedoman reparasi ● Manfaatkan pelatihan yang tersedia 7. Selesai Sesuai Waktu yang dijanjikan ● Sesekali periksa apakah anda dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu 8. Memeriksa pekerjaan Bila Telah Selesai ● Pastikan bahwa pekerjaan utama telah diselesaikan ● Stel kembali jam, radio, dll bila memorinya telah di hapus 9. Simpan Part-part Lama ● Letakan part-part lama di dalam kantong plastik ● Letakkan part-part lama di dalam kendaraan 10. Tindak Lanjut ● Beritahu foreman bila ada informasi tambahan yang tidak tertulis di order perbaikan ● Beritahu foreman bila pekerjaan telah selesai dan minta untuk mengeceknya kembali SKOR MAKSIMUM 25 3. Jawab : Profesionalisme dalam karier dan pekerjaan : 1. Miliki tanggung jawab Artinya seorang profesional harus punya rasa tanggung jawab terhadap pelaksanaan segala hal dalam perjalanan karier dan pekerjaanya. Ia juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa orang-orang yang dilayaninya dan profesinya tidak dirugikan atas sikap dan perbuatannya. Profesional sejati akan selalu belajar meningkatkan kompetensi yang mendukung profesinya, bekerja keras dan tekun berusaha. 2. Bersikap proaktif Rasa tanggung jawab itu membuat seorang profesional berani mengambil inisiatif untuk melakukan apa saja yang diperlukan demi mencapai standar kualitas, dalam hal ini performa atau kinerja yang tinggi. Ia mengerjakan hal-hal yang bahkan di luar job description, sepanjang itu perlu dilakukan. Tidak selalu menunggu perintah. Akan tetapi inisiatif itu hendaknya tidak berakibat mencemarkan nama baiknya, nama baik profesinya, atau merugikan kepentingan masyarakat luas. 3. Adanya rasa cinta pada pekerjaan Seorang profesional memiliki passion pada apa yang dikerjakannya. Uang atau penghasilan bukanlah tujuan utama. Seseorang yang mengawali karier hanya demi mengejar keuntungan saja, maka ia tidak akan pernah maju. Kalaupun ia bisa mencapai posisi yang tinggi, ia tidak akan pernah merasa bahagia dalam pekerjaannya. Kerja akan terasa sebagai kewajiban yang membosankan, meresahkan dan menyiksa. Selain itu, cinta juga bisa berarti adanya rasa kepedulian terhadap kebutuhan klien atau orang yang dilayani. FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 9


NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR 4. Adanya kesetiaan atau loyalitas Atas dasar cinta tersebut, profesional sejati menunjukkan kesetiaan pada profesi yang dipilihnya. Untuk itu ia akan memperjuangkan dan mempertahankan nama baik profesi agar tidak tercemar oleh kata, sikap dan tindakannya sehari-hari. Ia bertindak hati-hati dan penuh perhitungan, mendisiplin diri untuk terus menerus mengembangkan karakter yang positif. 5. Menundukkan diri pada nilai-nilai etis Termasuk peraturan perusahaan, peraturan perundangan, dan hukum, sepanjang norma yang berlaku itu sesuai dengan hati nurani. Untuk itu profesional sejati punya integritas yang kokoh. 6. Mau belajar dari kesalahan Tak ada orang yang steril dari berbuat salah, setiap orang bisa saja melakukan kesalahan. Hindari bersikap arogan dan berkelit dari kesalahan. Seorang professional adalah orang yang terbuka terhadap kritik yang membangun dan terus berupaya meningkatkan diri. Ia juga melepaskan diri dari kecenderungan mencari kambing hitam dan menyalahkan orang lain. 7. Jujur dan bisa dipercaya Dalam dunia kerja yang ketat kompetisi ini, nilai kejujuran kian diabaikan. Padahal, jika sekali saja ketahuan bahwa seorang karyawan tidak bisa dipercaya, maka jatuhlah reputasinya seketika. Selain itu, seorang professional juga harus bisa memegang rahasia yang dipercayakan. SKOR MAKSIMUM 35 4. Jawab: Teknisi professional cepat dan dapat diandalkan, maksudnya menggunakan SST dan taster yang cepat, bekerja sesuai BPR, mendapatkan informasi terbaru melalui bulletin, memanfaatkan pelatihan yang tersedia SKOR MAKSIMUM 5 5. Tujuan utama pelatihan teknisi professional adalah : a. Menerapkan K3 di bengkel sepeda motor b. Melakukan analisa kerusakan sepeda motor c. Melakukan problem solving dalam menangani kerusakan sepeda motor. d. Memperbaiki system sepeda motor e. Menerapkan manajemen bengkel sepeda motor SKOR MAKSIMUM 25 TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 Kisi Kisi Soal Pilihan Ganda Jenjang Sekolah : SMK Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kurikulum : 2013 Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 10


3.11 Memahami prinsip-prinsip teknisi professional XII / 2 ● Prinsipprinsip teknisi professional Meniru (P1) ●Mereplikasi prinsip - prinsip teknisi professional PG Manipul asi (P2) ●Melaksanakan profesionalisme dalam karier dan pekerjaan PG Soal Pilihan Ganda : Berilah tanda silang (x) pada salah satu huruf a, b, c, dan d, di depan jawaban yang paling tepat ! 1. Keahlian seseorang yang disebut professional didapatkan melalui …. A. proses pendidikan dan pelatihan B. proses pembiasaan C. proses pengalaman D. proses magang E. proses otodidak 2. Mengenakan seragam yang rapi dan bersih termasuk dalam kriteria teknisi professional dengan kriteria …. A. keselamatan kerja B. kerapihan dan kebersihan C. tindak lanjut D. penampilan professional E. perencanaan dan persiapan 3. Untuk menghindari kesalahan, pekerjaan dilakukan berdasarkan …. A. Job order B. Return job C. Repair order D. Final check E. Part order 4. Apabila ada informasi tambahan dan tidak tertulis di dalam order perbaikan, maka teknisi perlu melaporkan kepada …. A. Service advisor B. Kepala mekanik C. Kepala bengkel D. Front desk E. Final check 5. Pernyataan i. Mengkonfirmasi alasan utama pelanggan membawa kendaraan ke bengkel ii. Bekerja sesuai dengan buku pedoman reparasi iii. Merencanakan urutan dan persiapan pekerjaan iv. Memastikan ketersediaan part yang diperlukan v. Bertanya kepada service advisor apabila terdapat hal-hal yang meragukan Kriteria teknisi professional berdasarkan perencanaan dan persiapannya ditunjukkan oleh pernyataan …. A. i dan ii B. i dan iii C. i dan iv D. i, ii, dan iii E. i, iii, dan iv 6. Yang merupakan penampilan professional adalah …. A. membawa lap dan majun bersih di saku B. mengantongi benda keras/logam di saku C. menggunakan jam tangan atau cincin D. menggunakan ikat pinggang E. menggunakan tali tambur FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 11


7. Latar belakang atau alasan penting untuk mengadakan pendidikan dan pelatihan bagi karyawan, yaitu …. A. Meningkatkan daya saing perusahaan dan memperbaiki produktifitas B. Meningkatkan daya saing antara karyawan untuk memperoleh kedudukan C. Adanya perubahan lingkungan maupun tenaga kerja misalnya teknologi baru D. Memberikan pemahaman kepada karyawan baru dalam menjalankan pekerjaannya E. Menyesuaikan peraturan pelaksanaan pekerjaan dengan peraturan dari pemerintah maupun industri 8. Seorang Pekerja yang menjalankan suatu Profesi tertentu disebut dengan.... A. Profesionalisme B. Profesional C. Profesor D. Profesi E. Prof 9. Berani berbuat, menyadari sebuah kewajiban dan tetap mengedepankan idealisme merupakan nilai moral yang harus dijunjung tinggi dalam melaksanakan suatu .... A. Profesionalisme B. Pekerjaan C. Keahlian D. Profesor E. Profesi 10. Bang Said yang dalam kesehariannya trampil dan pintar dalam mengayuh becaknya, demi menghidupi keluarga merupakan perwujudan dari sebuah .... A. Profesionalisme B. Kewajiban C. Pekerjaan D. Tuntutan E. Profesi Pedoman Penskoran Soal Pilihan Ganda : NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR Benar Salah 1 Jawaban : A 10 2 Jawaban : B 10 3 Jawaban : A 10 4 Jawaban : B 10 5 Jawaban : d 10 6 Jawaban : C 10 7 Jawaban : A 10 8 Jawaban : D 10 9 Jawaban : A 10 10 Jawaban : C 10 TOTAL SKOR MAKSIMUM 100 0 C. INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN Kisi Kisi Keterampilan Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C3) Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kelas / Semester : XII / II KD Kompetensi Dasar Kelas/ Sem. Konten/ Materi Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No Soal FAJAR SURYONO/PBSM/TBSM/2023-24 12


Click to View FlipBook Version