The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by GBI Rayon 7, 2022-02-10 07:32:42

Buku Panduan Pelayanan

Revisi ke 1 - 30 Maret 2021

Jemaat Induk
Danau Bogor Raya

Buku ini
Diberikan kepada :

{ _______________ }

Daftar Isi

BAB I : Struktur Organisasi.................................. 1
BAB II : Departemen Pendataan.......................... 2
BAB III : Departemen Sumber Daya Manusia

dan Umum................................................... 13
BAB IV : Departemen Pengajaran......................... 24
BAB V : Departemen Pelayanan Jemaat............ 34
BAB VI : Departemen Doa....................................... 65
BAB VII : Departemen Pujian dan

Penyembahan............................................. 85
BAB VIII : Departemen Misi.......................................103
BAB IX : Departemen Pemuda dan Anak........... 108
BAB X : Departemen CoOL.....................................114
BAB XI : Departemen Multimedia........................ 130
BAB XII : Departemen Keuangan........................... 136
BAB XIII : Departemen Wanita.................................146
BAB XIV : Departemen Sound System................... 147

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 ii



Bab II

Departemen Pendataan

Electronic Data Processing/EDP

1. Struktur Organisasi Departemen

Kepala Departemen

Bidang Pendataan Bidang Komputer

2. Tugas dan Tanggung Jawab

2.1. Menyediakan data Cabang/Ranting untuk bahan
evaluasi sebagai berikut :
• Data Jemaat
• Data Pengerja
• Data Jemaat per Cabang/Ranting
• Data KKJ
• Data Baptisan
• Data Penyerahan Anak
• Data Pernikahan

2.2. Mengumpulkan dan menyediakan data Departemen
sebagai berikut :
• Data HMC
• Data Diklat Cool
• Data RTS
• Data Seminar dan Pelatihan

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pendataan

2

3. Sistem dan Prosedur Kerja

3.1. Prosedur pembuatan KKJ dan Akte
3.1.1.Kartu Keluarga Jemaat (KKJ)
a.Jemaat mengambil Formulir KKJ (lihat
Lampiran 5.1.1.) di counter-counter Cabang /
Ranting yang bersangkutan.
b.Formulir tersebut diisi oleh jemaat dan anggota
keluarganya yang ingin terdaftar menjadi
anggota jemaat Gereja Bethel Indonesia
Jemaat Induk Danau Bogor Raya.
c.Menyerahkan formulir yang sudah terisi
lengkap beserta kelengkapan persyaratan ke
counter Cabang/Ranting.
d.KKJ yang sudah selesai akan diserahkan lewat
masing-masing counter Cabang/Ranting.
3.1.2.Akte Baptisan
a.Persyaratan utamanya adalah sudah lahir baru
dan berusia minimal 12 tahun.
b.Mengambil Formulir Baptisan Air (lihat
Lampiran 5.1.2.) di counter Cabang/Ranting.
c. Formulir diisi dengan lengkap disertai foto
berwarna 2 lembar ukuran 3x4 cm.
d.Sebelum dilakukan baptisan air akan dilakukan
terlebih dulu konseling pra baptisan dan
pengarahan baptisan oleh Pelayan Jemaat
yang sudah ditetapkan.
e.Menyerahkan formulir yang sudah terisi
lengkap beserta kelengkapan persyaratan ke
counter Cabang/Ranting untuk diproses
selanjutnya di kantor gereja.
f. Akte Baptisan yang sudah selesai akan
diserahkan lewat masing-masing counter
Cabang/Ranting.
3.1.3.Akte Penyerahan Anak
a.Persyaratan utamanya adalah salah satu dari

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pendataan

3

orang tua sudah dibaptis selam dengan
persetujuan kedua orang tua dan anak berusia
maksimal 12 tahun.
b.Mengambil Formulir Penyerahan Anak (lihat
Lampiran 5.1.3.) di counter Cabang/Ranting.
c. Diisi dengan lengkap disertai foto berwarna
anak 2 lembar ukuran 3x4 cm.
d.Acara ini biasanya dilakukan bersamaan
dengan Perjamuan Kudus di Cabang/Ranting
masing-masing.
e.Menyerahkan formulir yang terisi lengkap
beserta kelengkapan persyaratan ke counter
Cabang/Ranting untuk selanjutnya diproses di
kantor gereja.
f. Akte Penyerahan Anak yang sudah selesai
akan diserahkan lewat masing-masing counter
Cabang/Ranting.
3.2. Prosedur Pengisian Absensi Ibadah Raya
Guna meningkatkan akurasi data untuk kepentingan
evaluasi secara periodik maka dipandang perlu untuk
dibuat panduan Sistem Pelaporan dalam setiap
kegiatan ibadah di Cabang / Ranting sebagai berikut :
3.2.1.Data Ibadah Raya (IR)
a.Dibuat bersumber dari Laporan Absensi Ibadah
Raya yang mencatat selain Pengkotbah
Ibadah Raya (IR), Jiwa yang hadir termasuk
pengerja, imam musik dan aktifis.
b.Khusus untuk kolom absen pengerja agar
setiap pengerja yang hadir memberikan paraf
sebagai bukti kehadiran (lihat Lampiran
5.2). Untuk aktifis belum diwajibkan
memberikan paraf dalam absensi tersebut. Bila
ada pengerja yang mengundurkan diri atau
tidak aktif melayani oleh karena satu dan lain
hal agar diberitahukan secara tertulis oleh
Gembala Cabang/Ranting kepada bagian

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pendataan

4

Pendataan Departemen EDP.
c. Diwajibkan dalam setiap pengumuman Ibadah

Raya disebutkan jumlah total jiwa yang hadir
dalam ibadah tersebut.
Laporan Rata-rata Kehadiran Jemaat Ibadah
Raya dibuat setiap bulannya dan di distribusikan
ke setiap Cabang/Ranting untuk menjadi bahan
evaluasi bagi Cabang/Ranting yang
bersangkutan (lihat Lampiran 5.3).
3.2.2.Data Sekolah Minggu
Dibuat bersumber dari Laporan Absensi Ibadah
Raya yang mencatat jumlah anak yang hadir
dalam setiap Sekolah Minggu. Laporan Rata-rata
Kehadiran anak sekolah minggu dibuat setiap
bulannya dan di distribusikan ke setiap Cabang /
Ranting untuk menjadi bahan evaluasi bagi
Cabang / Ranting yang bersangkutan (lihat
Lampiran 5.2).
3.2.3.Data Ibadah Dewasa Muda, Pemuda dan
Remaja
a.Dibuat bersumber dari Laporan Kehadiran
Dewasa Muda, Pemuda dan Remaja mencatat
selain Pengkotbah Ibadah, jumlah Jiwa yang
hadir termasuk pengerja, imam musik dan
aktivis.
b.Khusus untuk kolom absen pengerja agar
setiap pengerja yang hadir memberikan paraf
sebagai bukti kehadiran (lihat Lampiran
5.4.). Untuk aktivis belum diwajibkan
memberikan paraf dalam absensi tersebut.
c. Diwajibkan dalam setiap pengumuman Ibadah
disebutkan jumlah total jiwa yang hadir dalam
ibadah tersebut.
Laporan Rata-rata Kehadiran Jemaat Dewasa
Muda, Pemuda dan Remaja dibuat setiap

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pendataan

5

bulannya dan di distribusikan ke setiap Cabang /
Ranting untuk menjadi bahan evaluasi bagi
Cabang / Ranting yang bersangkutan (lihat
Lampiran 5.2).

4. Tata Alur
4.1 Pembuatan KKJ / Akte

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pendataan

6

5. Lampiran
5.1 Contoh Formulir
5.1.1. Formulir KKJ

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pendataan

7

5.1.2. Formulir Baptisan Air

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pendataan

8

5.1.3. Formulir Penyerahan Anak

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pendataan

9

5.2. Contoh Pengisian Absensi Ibadah Raya

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pendataan

10

5.3. Laporan Kegiatan Cabang

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pendataan

11

5.4. Contoh Pengisian Ibadah Remaja, Pemuda dan
Dewasa Muda

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pendataan

12

Bab III

Departemen Sumber Daya Manusia
dan Umum (SDM)

1. Struktur Organisasi Departemen

Kepala Departemen

Sekretaris

Bagian Umum

Office Boy Cleaning Driver
Outsearch

2. Tugas dan Tanggung Jawab

2.1. Membantu Gembala Cabang/Ranting dalam
mengkonseling Diaken/Diakones baru pada waktu
pengangkatannya (Contoh form dapat dilihat di
Lampiran 5.1.1)

2.2. Memeriksa kelengkapan administrasi
pengangkatan dari seluruh Pelayan Jemaat.

2.3. Membantu Gembala Sidang dalam mengatur
urusan administrasi acara Menara Doa Puasa

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen SDM dan Umum

13

Pelayan Jemaat di SICC.
2.4. Mengawasi :

2.4.1. Staf Departemen Umum dalam mengatur
pemakaian kendaraan kantor gereja dengan
sopirnya untuk keperluan kantor dan Cabang /
Ranting (Contoh form dapat dilihat di
Lampiran 5.1.3.)

2.4.2. Staf Departemen Umum dalam mengatur
pemakaian Ruang Serba Guna (di Gedung
Setiajaya lantai 4) untuk keperluan kantor dan
keperluan Cabang/Ranting (Contoh form dapat
dilihat di Lampiran 5.1.4)

2.4.3. Staf Departemen Umum dalam hal
penyimpanan map-map Departemen dan
Warta Jemaat didalam lemari loker kantor
gereja untuk diantar/diambil oleh Petugas
kantor gereja/Cabang/Ranting pada setiap
hari Sabtu.

2.4.4. Staf Departemen Umum dalam mengatur
distribusi anggur & roti perjamuan kudus.

2.4.5. Staf Departemen Umum dalam hal operasional
dan perawatan generator listrik.

2.4.6. Staf Departemen Umum dalam mengatur
petugas kebersihan kantor & penyediaan
minuman, pesuruh kantor dan penggunaan
mesin foto copy.

2.4.7. Receptionis dalam menerima telepon yang
masuk/keluar.

2.4.8. Receptionis dalam menerima tamu.

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen SDM dan Umum

14

3. Sistem dan Prosedur Kerja

3.1.Pengangkatan Pelayan Jemaat Cabang/Ranting
3.1.1. Deskripsi Tugas dan Batasan
a. Aktivis :
Aktivis diangkat dari Pengurus Cool yang ingin
melayani di Ibadah Raya. Secara garis besar
Aktivis melaksanakan tugas-tugas yang tidak
berhubungan langsung dengan jemaat.
b. Pengerja :
Pengerja diangkat dari Aktivis atau langsung
dari jemaat yang sudah melayani dengan
rekomendasi dari Gembala. Pengerja
melaksanakan tugas-tugas yang berhubungan
langsung dengan jemaat di Ibadah Raya
tetapi tidak melayani diatas mimbar.
c. Diaken & Diakones :
Diaken diangkat oleh Gembala Rayon atau
yang ditunjuk atas usulan Gembala Cabang
dari Pengerja yang sudah melayani 2 tahun
dan sudah memenuhi syarat (ITim.3:8-10,
12-13) dan ingin lebih sungguh lagi masuk
dalam pelayanan; bisa juga pindahan sebagai
Diaken Rayon lain dengan menunjukkan surat
pengantar dari Gembala Rayon tersebut.

Diakones diangkat oleh Gembala Rayon atau
yang ditunjuk atas usulan Gembala Cabang
karena mengikuti pelayanan suami sebagai
Diaken dan sudah memenuhi syarat. Bila
suami meninggal dunia atau pindah tempat
kerja sedangkan istri tetap tinggal di wilayah
Rayon Bogor maka istri tetap dianggap
sebagai Diakones, kecuali ada hal-hal
tertentu di mana yang bersangkutan tidak mau
lagi terlibat di dalam pelayanan.

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen SDM dan Umum

15

3.2. Persyaratan sebagai Pelayan Jemaat Cabang/Ranting
3.2.1. Memiliki Kartu Keluarga Jemaat (KKJ).
3.2.2. Sudah dibaptis selam.
3.2.3. Sudan terima baptisan Roh Kudus.
3.2.4. Tidak mempunyai masalah hubungan orang-tua,
suami-isteri dan anak.
3.2.5. Tidak mempunyai masalah kehidupan sosial dan
usaha pekerjaan.
3.2.6. Wajib mengikuti seluruh kegiatan yang diadakan
oleh GBI Jemaat Induk Danau Bogor Raya dan
Cabang/Ranting gereja lokal.
3.2.7. Memiliki sertifikat KOM 100.

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen SDM dan Umum

16

4. Tata Alur
4.1 Pengangkatan Pengerja dan Diaken/Diakones

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen SDM dan Umum

17

4.2 Mutasi Pelayan Jemaat Cabang/Ranting

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen SDM dan Umum

18

4.3 Permintaan Perlengkapan barang Cabang/Ranting

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen SDM dan Umum

19

5. Lampiran
5.1 Contoh Formulir

5.1.1 Formulir Pengangkatan Pelayan Jemaat

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen SDM dan Umum

20

5.1.2 Formulir Mutasi Pelayan Jemaat

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen SDM dan Umum

21

5.1.3 Formulir Peminjaman Mobil

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen SDM dan Umum

22

5.1.4 Formulir Peminjaman Ruangan

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen SDM dan Umum

23

Bab IV

Departemen Pengajaran

1. Struktur Organisasi Departemen

Kepala Departemen

Sekretaris

Diklat KOM KOM Nasional BP2N Utusan
dan Lokal dan Guru Agama
Theologia
Internasional Kristen

2. Tugas dan Tanggung Jawab

2.1. Memperlengkapi jemaat Tuhan dalam hal
pemahaman Firman Tuhan melalui sarana belajar
mengajar di kelas, melalui diskusi formal dan
informal, atau melalui media seperti warta jemaat,
website, dan email.

2.2. Mempersiapkan sarana belajar mengajar termasuk
diantaranya, melatih dan menjadwal guru,
menyediakan bahan pelajaran dan tempat
pelaksanaan baik di seluruh Cabang atau Ranting.

2.3. Mengadakan seminar-seminar baik secara internal
maupun secara eksternal ( di luar GBI Jemaat Induk

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pengajaran

24

Danau Bogor Raya ).
2.4. Mendukung pelaksanaan KOM Nasional dan

Internasional.
2.5. Melakukan evaluasi secara berkala terhadap

pelaksanaan kelas-kelas KOM dan melaporkannya
kepada Gembala Sidang dan Divisi Pengajaran Pusat.
2.6. Bekerjasama dengan Departemen lain maupun
Cabang/Ranting dalam hal pelaksanaan pembinaan
Pelayan Jemaat.

3. Sistem dan Prosedur Kerja

3.1. Pendaftaran, Pelaksanaan Kelas dan Wisuda Murid
KOM
3.1.1 Calon murid KOM Mendaftarkan diri di counter
Cabang / Ranting atau langsung ke kantor
gereja dengan mengisi formulir yang tersedia.
3.1.2 Calon murid memilih kelas yang akan diikuti.
3.1.3 Formulir yang telah diisi dikirimkan oleh
Cabang/Ranting ke kantor gereja.
3.1.4 Calon murid datang pada hari pertama kelas
yang dipilih dan melakukan registrasi ulang.
3.1.5 Murid mengikuti kelas KOM yang diadakan
sesuai dengan jadwal. Jika Tidak bisa mengikuti
topik pelajaran (absen) maka murid dapat
mengikuti topik pelajaran tersebut pada kelas
atau angkatan yang lainnya.
3.1.6 Setelah pelaksaanaan kelas KOM selesai, data
pelaksanaan kelas (absensi, hasil ujian dll)
dikirim ke Divisi Pengajaran Pusat (Jakarta) oleh
Departemen Pengajaran untuk dibuatkan
sertifikat.
3.1.7 Setelah sertifikat selesai dibuat dan
ditandatangani oleh Gembala Pembina,

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pengajaran

25

dikirimkan kembali ke Departemen Pengajaran.
3.1.8 Departemen Pengajaran akan mengumumkan

daftar lulusan dan tempat serta waktu
pelaksanaan wisuda.
3.1.9 Pada saat pelaksanaan wisuda lulusan KOM,
Sertifikat diberikan kepada wisudawan.
3.2.Permohonan Pembukaan kelas KOM di Cabang /
Ranting.
3.2.1 Gembala membuat surat permohonan dan
mengisi formulir pembukaan kelas KOM dan
melampirkan daftar calon murid KOM. Kelas
KOM akan dibuka jika terdapat minimal 20 calon
peserta.
3.2.2 Formulir diserahkan kepada Gembala Sidang.
Khusus untuk Cabang / Ranting non-otonom
disertai dengan tembusan kepada Departemen
Keuangan.
3.2.3 Formulir yang sudah diperiksa dan disetujui
oleh Gembala Sidang, diserahkan kepada
Departemen Pengajaran untuk tindak lanjut
persiapan dan pelaksanaan kelas KOM.
3.2.4 Pelaksanaan kelas KOM disesuaikan dengan
jadwal di Cabang / Ranting.

4. Silabus KOM

4.1. KOM 100 – Pencari Tuhan
a. Tema : Mengenal Allah dan Tinggal di Dalam
Kristus
b. Target : Jiwa Baru, seluruh Jemaat. Wajib bagi
pengerja.
c. Total :
*Reguler: 29 pertemuan, @ 1 pelajaran ;
#. Pelaksanaan : Selasa & Kamis Setiap
Minggu, pkl 19:00 – 21:00

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pengajaran

26

*Intensif : 16 pertemuan, @ 3 pelajaran ;
#. Pelaksanaan : Sabtu, Setiap Dua Minggu,
pkl 9:00-15:00

d. Minimal jumlah peserta : 25 orang
4.2. KOM 200 – Pelayan Tuhan

a. Tema : Mengubah Hidup dan Menjangkau
Sesama.

b. Target : Pelayan Jemaat dan jemaat yang ingin
melayani

c. Total Pertemuan : 30 (Versi sebelumnya 36
Pertemuan, ujian ditiadakan) +
Tugas Magang.

d. Minimal jumlah peserta : 25 orang

4.3. KOM 300 – Prajurit Tuhan
a. Tema : Merebut Kota-Kota dan Membangun
Pelayanan.
b. Target : Pelayan Jemaat, Diaken, Full Timer.
c. Total Petemuan : 28 Pertemuan + Tugas Akhir +
Mission Trip
d. Minimal jumlah peserta : 25 orang

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pengajaran

27

5. Tata Alur

5.1 Tata Alur Pendaftaran, Pelaksanaan Kelas dan
Wisuda Murid KOM

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pengajaran

28

5.2 Tata Alur Pendaftaran, Pelaksanaan Kelas dan
Wisuda Murid KOM di Cabang/Ranting

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pengajaran

29

6. Lampiran
6.1 Formulir Pendaftaran KOM

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pengajaran

30

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pengajaran

31

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pengajaran

32

6.2 Daftar Guru KOM

a

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pengajaran

33

Bab V

Departemen Pelayanan Jemaat

1. Struktur Organisasi Departemen

Kepala Departemen

Wakil Sekretaris
Kepala Departemen

Staff

2. Tugas dan Tanggung Jawab

2.1 Membantu Gembala Cabang / Ranting untuk
mengadakan pelayanan kunjungan .

2.2 Membantu Gembala Cabang / Ranting untuk
mengadakan pelayanan baptisan
( konseling prabaptis , pelepasan , pengarahan
baptisan & membaptis )

2.3 Membantu Gembala Cabang / Ranting untuk
pelayanan konseling & pelepasan di Counseling
Center.

2.4 Membantu Gembala Cabang / Ranting untuk
mengadakan pelayanan kematian .

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

34

2.5 Membantu Gembala Cabang / Ranting untuk
mengadakan pelayanan pemberkatan rumah .

2.6 Membantu Gembala Cabang / Ranting untuk
mengadakan pelayanan pernikahan .

2.7 Membantu Gembala Cabang / Ranting untuk
mengadakan pelayanan Perjamuan Kudus bagi
jemaat yang menderita sakit.

3. Sistem dan Prosedur Kerja

3.1 Pelayanan Kunjungan
3.1.1 Departemen pelayanan jemaat menyediakan
pelayanan kunjungan perjamuan kudus sesuai
permintaan yang bersangkutan melalui /
sepengetahuan Gembalanya.
3.1.2 Setiap Pelayan Jemaat Cabang/Ranting yang
melakukan pelayanan kunjungan wajib
membuat laporan dan dikirim ke Departemen
Pelayanan Jemaat melalui petugas counter .
Form Kunjungan dapat di minta di Departemen
Pelayanan Jemaat atau melalui Gembala Cool.
3.1.3 Laporan tersebut akan dibuat rekapitulasinya
oleh Departemen Pelayanan Jemaat dan dikirim
ke seluruh Gembala Cabang sebagai bahan
evaluasi.

3.2 Pelayanan Baptisan Selam
3.2.1 Departemen Pelayanan Jemaat membantu
untuk pengarahan baptisan & pelaksanaan
baptisan setiap hari Selasa - Sabtu pada jam
yang disepakati dengan membawa Form
Baptisan yang sudah ditanda tangani / disetujui
oleh Gembala Cabang.
3.2.2 Bila yang akan dibaptis berasal dari agama lain
dan berusia diatas 21 tahun.

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

35

a.Yang bersangkutan harus membuat Surat
Pernyataan yang di tanda-tangani diatas
materai Rp. 6.000.

b.Menyerahkan fotocopy KTP yang masih
berlaku ( tanda pengenal lainnya ).

3.2.3 Bila berusia 12-21 tahun, maka Surat
Pernyataan tersebut harus disertakan ijin /
tanda tangan persetujuan dari kedua orang tua
yang bersangkutan.

3.2.4 Hamba Tuhan yang melayani adalah pejabat dari
Gereja Bethel Indonesia (Pdt, Pdm atau Pdp)
yang ditunjuk Gembala Sidang.

3.2.5 Mereka yang pernah dibaptis selam, tidak
diperkenankan untuk baptis ulang. Dianjurkan
untuk mengurus surat-surat/akte baptisan
dengan gereja dimana dia dibaptis. Kalau
sampai pengurusan akte tidak menemui hasil
dengan alasan-alasan yang kuat ( misalkan
gereja yang dahulu sudah tidak ada lagi , tidak
diberikan oleh gereja tersebut karena telah
dipandang bukan sebagai jemaat lagi ), maka
dapat dibicarakan dengan Gembala setempat
untuk mendapat rekomendasi Gembala.

3.2.6 Tata Cara Ibadah Baptisan
a.Mereka yang akan dibaptis sudah mengikuti
pengarahan Baptisan dan Doa Pelepasan,
yang dilayani oleh team pelayanan jemaat
gereja lokal yang dibentuk oleh gembala atau
oleh Departemen Pelayanan Pusat Jemaat
GBI Jemaat Induk Danau Bogor Raya.
b.Calon baptisan mengenakan jubah putih, dan
Pembaptis mengenakan jubah biru.
c.Ibadah singkat, dengan menyanyikan 1-2 lagu
yang dipimpin Pemuji dengan musik gitar /
keyboard.
d.Memastikan dengan pertanyaan-pertanyaan

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

36

seperti: Sudah terima Yesus dalam hati?,
sudah sungguh-sungguh bertobat? sudah
sungguh-sungguh ingin dibaptis atau hanya
ikut-ikutan saja?
e.Mendoakan mereka sambil menumpangkan
tangan atas mereka supaya Kuasa Tuhan
dicurahkan atas mereka, sambil mematahkan
setiap intervensi Iblis dalam Ibadah Baptisan
selam.
f. Memperagakan bentuk tangan pada waktu
akan dibaptis seperti, tangan dilipat dan
ditaruh didada supaya Pendeta dapat
memegangnya saat membaptisanya.
g.Memberitahukan kepada calon baptisan
supaya merindukan baptisan Roh Kudus saat
keluar dari air. Dan baptisan Roh Kudus
dilakukan oleh Yesus sendiri.
h.Di kolam Pendeta berdoa bersyukur untuk
mereka/dia yang telah menyerahkan diri untuk
dibaptis, dan sambil mematahkan kutuk dan
dosa serta kuasa-kuasa kegelapan dengan
mendeklarasikan kemenangan, kelepasan,
berkat dan lain-lain.
i. Formula Baptisan Selam ( terlampir ) ,
“Didalam nama Allah Bapa, Allah Anak dan
Allah Roh Kudus yaitu didalam nama Tuhan
Yesus Kristus (sambil menumpangkan atas
kepalanya) aku sebagai hamba Tuhan dan
dengan otoritas Tuhan Kristus dan Gereja
Bethel Indonesia aku baptiskan engkau
(sebutkan namanya dengan jelas) supaya
engkau mati bersama Kristus dan bangkit
bersama Kristus, berjalan dalam kemenangan
untuk menjadi saksi Kristus dimanapun engkau
berada”. Kemudian Pendeta membaptisnya
(tangan kanan Pendeta memegang kedua

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

37

tangan yang akan dibaptis dan tangan kiri
memegang punggung atas)
j. Setelah keluar dari air Pendeta kembali
mendoakan dan menumpangkan tangan,
mohon supaya dia mengalami baptisan dalam
Roh oleh Tuhan Yesus. Pendeta mengucapkan
selamat kepada saudara yang baru saja
dibaptis
k. Setelah Baptisan selesai mereka kembali
duduk untuk diarahkan tentang apa yang harus
mereka lakukan setelah dibaptis. (lihat di buku
pengarahan baptisan)

3.3 Pelayanan Konseling & Pelepasan
3.3.1 Departemen menyediakan tempat khusus
konseling & pelepasan (Conseling Center)
bertempat di Kantor Gereja Gedung Setyajaya.
3.3.2 Tata cara pelayanan konseling :
a.Buat jadwal Konseling. Kapan konselingnya,
dimana konselingnya dan berapa lama
Konselingnya.
b.Diawali dengan doa & ditutup dengan doa.
c. Siapkan Formulir Konseli ( terlampir ) untuk
data bagi konselor, identitas konseli, keluarga,
pekerjaan dan status terkini dari konseli yang
dapat dipergunakan dikemudian hari sebagai
evaluasi perkembangan konseli.
d.Jangan merasa diri kuat dan sok rohani. Dalam
konseling sebaiknya dilakukan dengan cara :
Konselor pria mengkonseling konseli pria, dan
konselor wanita mengkonseling konseli wanita.
e.Disiapkan/belajar ayat-ayat yang tepat/sesuai
kebutuhan konseli, jangan kuatir, ayatnya bisa
dibuka di Matius 6:25-34; I Petrus 5:7 dll.
Harus diarahkan kepada Tuhan Yesus Kristus
sebagai jawaban atas persoalan/masalahnya,

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

38

bukan kepada konselor yang punya
keterbatasan. Hal ini harus diberitahukan
kepada konseli.
f. Catat apa yang menjadi persoalan / masalah /
pergumulan dan solusinya, lalu ajak konseli
menyerahkannya hidupnya ke dalam Tangan
Tuhan yang Perkasa. Temukan dalam diri
konseli, apakah memerlukan pelepasan atau
hanya bimbingan lanjutan. Tetap bersikap
simpatik sepanjang waktu konseling. Buat
kesimpulan sementara dari hasil konseling.
g.Bimbingan konseling untuk mengenal siapa
dirinya dalam Kristus, kemudian masuk dalam
doa bersama.
h.Tidak diperkenankan melaksanakan proses
konseling dengan lawan jenis tanpa
didampingi oleh pasangan atau orang lain.

3.4 Pelayanan Kematian
3.4.1 Departemen Pelayanan Jemaat membantu
pelayanan kematian kepada Cabang :
a.Membantu dalam Ibadah – ibadah kematian :
Ibadah Penghiburan, Ibadah Tutup Peti,
Ibadah Pelepasan Jenazah dan Ibadah
Pemakaman.
b.Membantu menyediakan data jemaat yang
meninggal.
c. Membantu penyediaan sound system pada
ibadah kematian.
d.Membuat lembaran jadwal ibadah kematian.
e.Membantu pemberitahuan lewat SMS
(broadcast) kepada Gembala Cabang di mana
jemaat tersebut beribadah.
f. Mengumumkan berita kematian di Warta
Jemaat.
g.Bagi Cabang Otonom dapat melaksanakan

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

39

sendiri sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
3.4.2 Petunjuk pelaksanaan pelayanan kematian.

a.Keluarga jemaat yang meninggal menghubungi
dokter terdekat atau dokter PUSKESMAS /
Rumah Sakit untuk memperoleh visum (surat
keterangan meninggal) apabila meninggal
dirumah.

b.Keluarga Jemaat menghubungi RT/RW
setempat (pemberitahuan untuk mendapatkan
Surat Keterangan Meninggal dari Kelurahan).

c. Keluarga Jemaat menghubungi Gembala
Cabang/Gembala CoOL dimana jemaat yang
bersangkutan beribadah untuk mendapatkan
pelayanan lebih lanjut.

d.Keluarga jemaat menghubungi Rumah Duka
dan ambulans untuk jemput jenazah bila akan
disemayamkan di rumah duka.

e.Apabila jenasah dimakamkan diluar kota,
harus mendapatkan surat jalan dari Dinas
Kesehatan (hal ini sudah termasuk apabila
memakai jasa rumah duka).

f. Surat-surat yang harus disiapkan :
· Fotocopy kartu keluarga yang meninggal.
· Fotocopy KTP yang meninggal.
· Surat keterangan meninggal dari rumah sakit
atau dokter.
· Surat keterangan meninggal dari Kelurahan
dan fotocopy KTP penanggung jawab (suami,
istri, anak, adik atau kakak) .

3.4.3 Tata cara pelayanan kematian.
a.Ibadah Penghiburan
· Salam Pembukaan (turut bersimpati untuk
keluarga yang di tinggalkan).
· Lagu Pujian 1-2 lagu yang berhubungan
dengan penghiburan dan menguatkan (10 -
15 menit).

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

40

· Firman Tuhan (15 - 20 menit) yang
mencakup :
a. Ucapan turut bersimpati atas nama
Gembala Sidang dan seluruh tim
penggembalaan.
b. Bermakna penghiburan, penginjilan dan
memberikan kekuatan.
c. Mendoakan keluarga almarhum /
almarhumah.

· Kata sambutan dari keluarga.
· Pengumuman.
· Penutup dan Doa Berkat.
b.Untuk Ibadah Penutupan Peti, sama dengan
diatas hanya sebelum peti ditutup, Pendeta
memberikan kesempatan kepada keluarga dan
tamu yang hadir untuk menuangkan minyak
c. Ibadah Pemakaman
· Salam Pembukaan (Turut bersimpati untuk

keluarga yang di tinggalkan).
· Lagu Pujian 1-2 lagu, yang berhubungan

dengan penghiburan dan kekuatan (10 - 15
menit).

· FirmanTuhan (15 - 20 menit).
· Foto bersama keluarga.

· Peti diturunkan oleh petugas pemakaman.
· Penaburan bunga oleh keluarga dan hadirin.

· Pendeta mengucapkan kata-kata seperti
yang ada di dalam Pengkhotbah 12:7 “Debu

kembali menjadi tanah seperti semula dan
roh kembali kepada Allah yang

mengaruniakannya” (sambil pendeta
mengambil tanah menghamburkan tanah ke

dalam liang lahat).
· Selama proses penguburan berjalan,

pemimpin pujian menaikkan puji-pujian.
· Doa Penutup/Berkat oleh Pendeta.

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

41

· Kata Sambutan dan Ucapan terima kasih
dari pihak keluarga dan pengumuman jika
ada.

3.5 Pelayanan Pemberkatan Rumah
3.5.1 Jemaat dapat menghubungi Gembala CoOL, Tim
Pelayanan Jemaat setempat atau dapat
langsung ke Gembala Cabang masing-masing
untuk mendapatkan pelayanan.
3.5.2 Yang boleh melayani pemberkatan rumah adalah
Gembala Cabang atau Gembala CoOL dan
Diaken yang sudah mendapat persetujuan
Gembala Cabang setempat.
3.5.3 Tata cara pelayanan pemberkatan rumah :
a.Peralatan yg harus dibawa: minyak urapan
atau sejenisnya yang dapat dipakai dalam doa.
b.Melakukan observasi terhadap pemilik rumah
untuk :
· Mencari tahu latar belakang kerohaniannya,
pekerjaan, dosa-dosa yg belum dibereskan
atau ada alat-alat yang tanpa disadari
merupakan media kuasa gelap seperti guci,
keris, patung penyembahan berhala dll.
· Mengetahui asal-usul tempat dari rumah
yang akan ditempati.
c. Hal-hal yg harus didoakan adalah keluarga yg
tinggal dirumah tersebut. Bagi anggota
keluarga yang belum percaya Tuhan Yesus
akan ditindaklanjuti.
d.Yang akan diurapi adalah rumah secara
keseluruhan seperti lantai, ambang pintu dan
ruangannya serta pagar rumah.
e.Mengarahkan keluarga tersebut untuk
beribadah kepada Tuhan Yesus, membangun
mezbah keluarga, membaca Alkitab secara
teratur dan menyerahkan hidupnya kepada
Tuhan Yesus Kristus.

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

42

3.6. Pelayanan Pernikahan
3.6.1 Prosedur Pernikahan
a.Mengambil form “Surat Keterangan Pernikahan
dari Gembala” untuk memperoleh persetujuan
(mengikuti acara Pra Konseling) selambat-
lambatnya 6 bulan sebelum acara
pemberkatan nikah.
b.Menyerahkan form “Surat Keterangan
Pernikahan dari Gembala” kepada bagian
pernikahan untuk mendapatkan form
Pemberkatan Nikah.
c. Mengisi dan melengkapi persyaratan form
“Pemberkatan Nikah” dan dikembalikan
kebagian pernikahan selambat-lambatnya 3
bulan sebelum acara pemberkatan nikah.
d.Calon mempelai sudah menjadi jemaat
minimal 1 tahun.
e.Harus mengikuti Bimbingan Pra Nikah (BPN).
f. Harus mengikuti konseling pernikahan oleh
Pejabat/Gembala yang ditunjuk oleh Gembala
Sidang.

3.6.2 Tata Cara Pernikahan
a.Pada acara pernikahan, calon mempelai
masuk dalam ruangan diiringi pujian/nyanyian
dan semua hadirin berdiri.
b.Calon mempelai duduk dihadapan mimbar
yang telah disediakan. Wanita disebelah
kanan, Pria disebelah kiri (orangtua wanita
duduk disebelah kanan anaknya dan orangtua
pria duduk disebelah kiri anaknya).
c. Pujian dan penyembahan (5 – 10 menit).
d.Pemberitaan Firman (15 – 30 menit).
e.Pendeta mempersilahkan kedua calon
mempelai berdiri, lalu mengucapkan Janji
Nikah yang dimulai oleh calon mempelai Pria

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

43

kemudian calon mempelai Wanita.
f. Penandatanganan Janji Nikah.
g.Penyematan Cincin, Pendeta mempersilahkan

calon mempelai berdiri, lalu Pendeta
melanjutkan (sesudah mengambil tempat
cincin) ditujukan kepada calon mempelai
perempuan : “Sdri…. cincin yang bundar dan
terbuat dari emas melambangkan Kasih
Kristus yang tidak pernah putus dan tidak
pernah pudar yang mengikat engkau kepada
Sdr... Terimalah cincin ini dan sematkan pada
jari manis tangan kanan calon suamimu”
(cincin ini disematkan oleh calon mempelai
wanita kepada jari manis calon mempelai pria).
Kemudian ditujukan kepada calon mempelai
pria : “Sdr… cincin yang bundar dan terbuat
dari emas melambangkan Kasih Kristus yang
tidak pernah putus dan tidak pernah pudar
yang mengikat engkau kepada Sdri...
Terimalah cincin ini dan sematkan pada jari
manis tangan kanan calon istrimu (cincin ini
disematkan oleh calon mempelai pria kepada
jari manis calon mempelai wanita).
h.Doa Pemberkatan . Kedua calon mempelai
dipersilahkan berlutut ditempat yang telah
disediakan, tangan kedua calon mempelai
ditaruh diatas Alkitab yang terbuka di I Korintus
13 (tentang kasih Allah yang sempurna).
i. Pendeta menumpangkan tangan atas kedua
calon mempelai sambil berdoa sambil
mengucapkan : ”Dengan otoritas dari GBI
Jemaat Induk Danau Bogor Raya dan dalam
nama Tuhan Yesus, pada hari ini saya
mensahkan Sdr... dan Sdri... menjadi suami
istri yang sah dihadapan Tuhan. Apa yang
sudah dipersatukan oleh Allah tidak dapat

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

44

diceraikan oleh manusia. Kiranya berkat Allah
Bapa, Allah Putra dan Allah Roh Kudus yaitu
Tuhan Yesus Kristus turun dan berlimpah atas
hidup kalian berdua” (selanjutnya Pendeta
berdoa untuk kehidupan rumah tangga, usaha
pekerjaan dan keturunan).
j. Pembukaan kerudung. Pendeta berkata
kepada mempelai laki-laki: ”Bukalah kerudung
dan terimalah dia sebagai istri yang Tuhan
telah karuniakan padamu” (kepada mempelai
perempuan: “Terimalah suamimu yang Tuhan
telah karuniakan kepadamu” (tanda kasih
mereka dinyatakan dengan ciuman).
k. Memohon doa restu dan mengucapkan terima
kasih pada orangtua, yang membesarkan,
mendidik dan mengasihi dengan tulus dan
sukacita sampai menghantarkan anak-anak
mereka dalam pernikahan.

l. Pemberian Alkitab dan Akte Nikah. Pendeta
memegang sebuahAlkitab baru sambil berkata:
“Sdr….. Dan sdri….. , atas nama jemaat GBI…
saya memberikan sebuah Alkitab sebagai
pedoman bagimu. Apapun yang terjadi dalam
kehidupan rumah tangga, kalian harus kembali
kepada Firman Tuhan”.

m.Persembahan sulung dari kedua mempelai.
n.Doa penutup & Berkat
o.Pemberian ucapan selamat dan foto bersama.

3.7 Pelayanan Perjamuan Kudus
3.7.1 Pelayanan Perjamuan Kudus dilayani oleh
seorang hamba Tuhan yang merupakan Pejabat
Gereja Bethel Indonesia (Pdt, Pdm. Pdp).
3.7.2 Tata cara pelayanan perjamuan kudus :
a.Pendeta mempersilahkan jemaat bangkit

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

45

berdiri, sementara pelayan-pelayan perjamuan
kudus maju ke depan dan ada satu atau dua
orang yang dipercayakan untuk berdiri di
belakang meja untuk diteruskan kepada
pelayan-pelayan dan diteruskan kepada
jemaat.
Pendeta mengucap syukur bersama-sama
jemaat kemudian merenungkan segala
kebaikan Tuhan atas hidup kita.
c. Roti dan anggur dibagikan kepada jemaat
sambil menaikkan lagu pujian yang
bertemakan tentang Kasih Tuhan.
d.Pendeta menanyakan kepada Jemaat apakah
semua sudah terlayani dengan baik atau
masih adakah yang belum menerima anggur
dan roti, sekaligus memberitahukan bahwa
yang boleh makan dan minum perjamuan
kudus adalah mereka yang sudah percaya
kepada Tuhan Yesus dan berumur minimal 12
tahun.
e.Pendeta membacakan Firman Tuhan dalam
1 Kor 11:23-26 Sebab apa yang telah
kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari
Tuhan, yaitu bahwa Tuhan Yesus, pada malam
waktu Ia diserahkan, mengambil roti dan
sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya; Ia
memecah-mecahkannya dan berkata: "Inilah
tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu;
perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!"
Pendeta berkata: Jemaat kekasih Tuhan,
angkat tinggi roti diatas kepala, sambil berkata:
“Bukankah roti yang kita pecah-pecahkan
adalah persekutuan dengan tubuh Kristus?”
(I Kor 10:16b)
f. Jemaat bersama-sama berkata: Amin dan
Pendeta berkata “mari kita makan roti

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

46

bersama-sama dalam nama Tuhan Yesus”
g.Beberapa saat kemudian.... Pendeta berkata

lagi kepada jemaat: "Mari kita angkat cawan
diatas kepala sambil mengucap syukur dan
merenungkan kebaikan Tuhan”. Lalu Pendeta
membaca lagi dalam I Korintus 11:25
Demikian juga Ia mengambil cawan sesudah
makan, lalu berkata: "Cawan ini adalah
perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-
Ku; perbuatlah ini setiap kali kamu
meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!".
Kemudian Pendeta berkata: “Bukankah cawan
pengucapan syukur, yang atasnya kita
ucapkan syukur, adalah persekutuan dengan
darah Kristus” (I Kor 10:16a). Jemaat bersama-
sama berkata: Amin dan Pendeta berkata,
“mari kita minum bersama-sama dalam nama
Tuhan Yesus”.
h.Bersama-sama mengucap syukur dan
menyembah Tuhan, kemudian menyanyikan
lagu pujian Terima kasih Yesusku, terimakasih
Yesusku, Puji syukur hanya bagiMu Tuhan
(2X). Amin.2.7
3.8 Pelayanan penyerahan anak
3.8.1 Persiapan Untuk Penyerahan Anak :
a.Orang tua sudah dibaptis air dan anak berusia
maksimal 12 tahun
b.Mengisi formulir penyerahan anak (dapat
diambil di Counter Cabang/Ranting)
c. Formulir diisi dengan lengkap dan jelas disertai
foto berukuran 3X4 berwarna sebanyak 2
lembar.
3.8.2 Tata cara penyerahan anak
a.Pendeta/Gembala harus sudah mempunyai
data dari anak yang akan diserahkan.
b.Pendeta/Gembala mengundang orang tua

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

47


Click to View FlipBook Version