The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by GBI Rayon 7, 2022-02-10 07:32:42

Buku Panduan Pelayanan

Revisi ke 1 - 30 Maret 2021

yang akan menyerahkan anaknya maju
kedepan dan berdiri di mimbar.
c. Pendeta mengucapkan ayat Firman Tuhan
(Lukas 18:15-17).
d.Pendeta mengucap syukur dan doa singkat
untuk anak dan orang tua, meletakkan tangan
atas anak itu dan mengucapkan: "Dengan
iman orang tuamu, anak bernama ......
diserahkan kepada Tuhan Yesus. Mulai hari ini
engkau dilindungi dan dibela Tuhan. Kiranya
berkat Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh
Kudus didalam Nama Tuhan Yesus berlimpah
atasmu. Orang tua juga didoakan agar
hidupnya di berkati dan diberikan hikmat untuk
mendidik anak agar takut akan Tuhan.
e.Pelayanan selesai, orangtua beserta anak-
anak dan jemaat dipersilahkan duduk kembali.

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

48

4. Tata Alur
4.1 Permohonan Pelayanan Baptisan

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

49

4.2 Permohonan Pelayanan Konseling

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

50

4.3 Permohonan Pelayanan Kematian

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

51

4.4 Permohonan Pelayanan Pemberkatan Nikah

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

52

5. Lampiran
5.1 Contoh Formulir

5.1.1 Formulir Pelayanan Kunjungan

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

53

5.1.2 Formulir Pernyataan Sukarela untuk
Dibaptis

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

54

5.1.3 Formulir Pelepasan

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

55

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

56

5.1.4 Formulir Data Konseling

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

57

5.1.5 Formulir Syarat-syarat Pemberkatan
Nikah

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

58

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

59

5.1.6 Surat Pernyataan Kebenaran Biodata

Asri Bintang
Palembang / 2 Desember 1980
Perempuan
Kristen
Karyawan Swasta
Belum menikah
Jalan Durian Mekar Jaya
Rt/Rw 01/11 No 125

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

60

5.1.7 Surat Pernyataan Belum Pernah Menikah
di Gereja

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

61

5.1.8 Surat Pernyataan Dari Orang Tua Untuk
Menikah di Gereja

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

62

5.1.9 Formulir Data Jemaat yang Meninggal

Bejo
89 tahun
20 Maret 2012
1 Januari 1923
Sukiyem

Parjo
Ijah

Dartoso

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

63

5.2 Contoh Laporan
Laporan Pelayanan Pernikahan

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pelayanan Jemaat

64

Bab VI

Departemen Doa

1. Struktur Organisasi Departemen

Kepala Departemen

Sekretaris

Kabid. Kabid. Kabid. Kabid. Kabid. Kabid.
Menara Doa Pemetaan, Pembinaan Acara PIR, Jaringan Doa
Doa Keliling dan (HMC &
Kubu Doa dan HealingLine) Rumah Doa,
Diklat Perisai Doa

2. Tugas dan Tanggung Jawab

2.1. Departemen Doa adalah fasilitator kegiatan doa bagi
Cabang/Ranting dan Departemen terkait yang
bekerjasama dengan Gembala Cabang/Ranting
sebagai pusat kegerakan doa di Rayon 7.

2.2. Departemen Doa bertanggung jawab menyusun,
melaksanakan dan mendistribusikan program doa
kepada Cabang /Ranting.

2.3. Departemen Doa bertugas melaporkan setiap kegiatan
doa dan pesan-pesan profetik kepada Gembala
Sidang, Gembala Cabang/Ranting serta pelayan
jemaat (sesuai data yang masuk dari Cabang /
Ranting).

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

65

2.4. Departemen Doa bekerjasama dengan Gembala
Cabang/Ranting dalam pembinaan pasukan doa.

2.5. Departemen Doa menyelenggarakan Healing
Movement Camp (HMC) dan menindaklanjuti melalui
telpon (Healing Line).

3. Sistem dan Prosedur Kerja

3.1. Departemen Doa dibagi dalam 5 Bidang :
3.1.1. Bidang Menara Doa
(Motto : TANPA MENARA DOA TIDAK ADA
PENUAIAN)
a. Ketentuan Menara Doa :
1. Menara Doa hanya ada di Rayon (karena
harus 24 jam )
2. Pra Menara Doa dapat diadakan di Cabang
otonom (minimal 6 jam dan ada full timer
pendoa).
3. Cabang/Ranting kota Bogor diharapkan
masuk Menara Doa minimal 2 kali dalam
satu bulan.
4. Cabang/Ranting luar kota Bogor
mengadakan Menara Doa minimal satu
bulan sekali.
5. Seluruh pelayan jemaat Rayon 7 diwajibkan
masuk Menara Doa bersama Cabang
masing-masing, dapat juga secara pribadi
atau berkelompok dengan memberitahu
penjaga Menara Doa yang bertugas dan
mengisi daftar hadir yang tersedia.
6. Jemaat diperbolehkan masuk menara doa
hanya pada jam yang telah ditentukan
(10.00-12.00 hari Senin - Sabtu).
7. Departemen lain dapat mengisi Menara
Doa sesuai jadwal yang telah disepakati.

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

66

b. Tata cara di Menara Doa :
1. Dipimpin oleh penjaga Menara Doa,
Gembala Cabang/Ranting atau petugas
yang ditunjuk.
2. Tidak ada kotbah dan rapat evaluasi, hanya
berdoa dan memuji menyembah Tuhan
(tuntunan / penyataan dari Tuhan dapat
disampaikan secara singkat yang akan diuji
oleh team profetik dipimpin oleh Kadep Doa
dan hasilnya akan diuji oleh Gembala
Rayon). Secara tertib menyampaikan
pesan-pesan dan akan ditulis oleh penjaga
Menara Doa.

c. Menara Doa Khusus :
1. Menara Doa Pelayan Jemaat bersama
Gembala Sidang diadakan 1 bulan sekali
yang dihadiri seluruh Gembala Cabang /
Ranting dan Pelayan Jemaat (Fulltimer
wajib hadir untuk mendapat tuntunan dan
arahan dari Tuhan).
2. Menara Doa dan Puasa Pelayan Jemaat
bersama Gembala Pembina diadakan 1
bulan sekali di SICC.
3. Menara Doa Pemimpin Rayon 7 diadakan
setiap minggu pada hari Selasa jam 10.00-
12.00.
4. Menara Doa Full Timer diadakan setiap hari
Selasa jam 08.00-09.30.
5. Kegiatan Menara Doa Khusus disertai
dengan pesan-pesan Firman Tuhan.

3.1.2. Rumah Doa (diadakan di Cabang/Ranting)
a. Diadakan setiap minggu atau sesuai
kebutuhan, yang dipimpin oleh Gembala
Cabang/Ranting dan Ketua Bidang Doa yang
ditunjuk.
b. Hari, waktu dan tempat diatur oleh masing-

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

67

masing Cabang/Ranting.
c. Untuk kota Bogor, Rumah Doa akan disatukan

di Gedung Lautan yang jadwalnya akan diatur
bersama Departemen Doa dan Gembala/
Ketua Bidang Doa Cabang/Ranting (bagi
Cabang/Ranting yang akan atau sudah
melaksanakan Rumah Doa bisa dilakukan
seperti biasa).
d. Yang boleh hadir di Rumah Doa adalah
semua Pelayan Jemaat dan jemaat.
e. Harap mengisi Formulir laporan yang telah
disediakan dan mengirimkan ke Departemen
Doa melalui amplop doa yang disediakan
setiap minggu.
f. Hal-hal lain dapat dikoordinasikan lebih jauh
dengan Departemen Doa.
3.1.3. Kubu doa (diadakan di CoOL)
a. Kubu Doa diadakan di masing-masing
kelompok CoOL dimana anggota jemaat
CoOL dapat dibagi menjadi 3-5 orang
diwilayah kelompok CoOL tersebut. (catatan :
tidak diperkenankan hanya pria dan wanita
berduaan kecuali suami istri).
b. Kubu doa dapat menjadi cikal bakal kelompok
CoOL baru.
c. Kubu Doa dipimpin oleh pengurus kelompok
CoOL atau anggota jemaat yang dinilai sudah
mampu atas persetujuan Gembala CoOL.
d. Kubu Doa dapat dilaksanakan setiap minggu
atau sebulan 2 kali sesuai kebutuhan.
e. Usahakan tetap tertib dalam berdoa dan tidak
mengganggu lingkungan sekitarnya.
3.1.4. Mezbah keluarga (diadakan di setiap keluarga).
a. Sikap keluarga yang bersatu dalam takut akan
Tuhan.
b. Waktu setiap hari yang diluangkan oleh

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

68

keluarga dalam hadirat Tuhan. Dilaksanakan
pada pagi hari atau malam hari.
c. Di Pimpin oleh Kepala Keluarga.
d. Pelaksanaannya : Doa, Pujian, Penyembahan
dan pembacaan Firman Tuhan (pokok-pokok
doa dapat dilakukan sesuai kebutuhan).
3.1.5. Saat teduh / Doa pribadi.
a. Bagaimana melakukan Doa Pribadi / Saat
Teduh? (Habakuk 2:1-3)
1. Cari tempat yang tenang untuk menyendiri

menunggu Tuhan berbicara “Sapha “(Ibr) ;
tetap mengawasi, berharap, menunggu
jawaban Tuhan, Memusatkan mata hati.
2. Kebiasaan Doa Pribadi / saat teduh mulai
dari menit-menit pertama (5 menit,10 menit,
30 menit dan seterusnya terserah
bagaimana terjadinya hubungan kita
dengan Tuhan).
3. Saat teduh penting dilakukan pada pagi
hari (Ayub 7:18, Yes 50:4, Mat 6:33,
Mark 1:35 ).
4. Awali dengan Doa, Pujian dan
Penyembahan.
5. Baca dan renungkan Firman Tuhan
(Renungkan Yos 1:7-8 )
6. Mencatat hal hal yang didapat dari saat
teduh pada buku catatan rohani saudara
mengenai: Janji Tuhan, dosa yang
diingatkan, teguran, perintah Tuhan,
teladan yang harus diikuti.
b. Keuntungan Saat Teduh pada pagi hari
1. Pikiran masih segar, mencari wajah Tuhan
sebelum memulai seluruh kegiatan pada
hari itu dan mengisi bejana rohani kita
sebelum perjalanan pada hari itu.
2. Meningkatkan keintiman dengan Tuhan.

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

69

3.1.6. Doa Keliling
a. Rayon
1. Dipimpin langsung oleh Gembala Sidang
sebagai pemegang otoritas di Rayon dan
dibantu oleh Departemen Doa dan
Gembala Cabang/Ranting sebagai
pelaksana dilapangan bersama-sama
seluruh Pelayan Jemaat.
2. Diadakan 4 kali setahun setelah Doa
Pelayan Jemaat.
3. Doa keliling khusus seluruh Rayon dipimpin
oleh Departemen Doa atas mandat dari
Gembala Sidang.
4. Bila ada hal-hal khusus maka Gembala
Rayon dapat mengutus/menugaskan
Departemen Doa atau Gembala Cabang
mengadakan Doa keliling.
5. Laporan dan rute diatur oleh Departemen
Doa dikonsultasikan dengan Gembala
Rayon.
b. Cabang
1. Dipimpin oleh Gembala Cabang dibantu
Kabid Doa Cabang/Ranting.
2. Dilaksanakan oleh Pelayan Jemaat /
Pasukan Doa di Cabang/Ranting.
3. Rute, waktu dan sasaran dapat diatur
Cabang / Ranting masing-masing.
4. Pasukan Doa dipilih dan ditetapkan oleh
Gembala Cabang/Ranting masing-masing.
5. Pemetaan harus dilakukan sebelum doa
keliling.
6. Laporan diisi oleh Ketua Bidang Doa
Cabang/Ranting dan diserahkan ke kantor
gereja melalui amplop doa.
c. CoOL
1. Dipimpin oleh Gembala CoOL atau

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

70

pengurus yang ditunjuk setelah
berkoordinasi dengan Gembala Cabang /
Ranting, Mentor Distrik / Wilayah / Ketua
Bidang Doa Cabang / Ranting.
2. Wilayah, rute, dan waktu diatur oleh
gembala CoOL masing-masing dengan
mengisi Formulir laporan dan dikembalikan
kekantor gereja melalui amplop doa yang
telah disediakan.

3.2. Pembinaan dan pengajaran Doa
3.2.1. Diklat doa dan upgrading Pendoa dilaksanakan
di Rayon atau di Cabang/Ranting yang siap
mengadakan yang akan dilaksanakan oleh
Departemen Doa.
3.2.2. Pembinaan kepada Ketua Bidang Doa Cabang /
Ranting dilaksanakan setiap bulan bersamaan
dengan Doa Terobosan dan Fellowship Pasukan
Doa.
3.2.3. Bila ada acara khusus maka undangan akan
disampaikan melalui Gembala Cabang/Ranting.

3.3. Doa PIR ( Persiapan Ibadah Raya)
3.3.1. Dipimpin oleh Ketua Bidang Doa Cabang /
Ranting atau yang ditunjuk.
3.3.2. Diadakan satu jam sebelum ibadah dimulai dan
dapat dilanjutkan didalam ruangan ibadah
setelah ibadah dimulai.
3.3.3. Bila Pendoanya lebih dari 4 orang maka dapat
diatur menjadi 2 kelompok ( satu kelompok di
ruang doa dan yang satu kelompok di ruang
ibadah) khususnya bagi Cabang yang jumlah
ibadahnya lebih dari satu kali .
3.3.4. Mengisi laporan yang sudah disediakan dan
mengembalikan ke kantor gereja melalui amplop
doa yang tersedia.

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

71

3.4. Perisai Doa
3.4.1. Perisai doa bagi Gembala Sidang dan Wakil
dilakukan oleh seluruh Pendoa, Gembala
Cabang, Staff Kantor Gereja, seluruh Pelayan
Jemaat dan jemaat.
3.4.2. Perisai doa bagi Gembala Cabang/Ranting
dilakukan oleh seluruh Pelayan Jemaat dan
jemaat di Cabang / Ranting.
3.4.3. Perisai doa bagi Kepala Departemen dilakukan
oleh masing-masing Staff Departemen.
3.4.4. Perisai doa bagi Gembala CoOL dan Pengurus
CoOL dilakukan oleh anggota CoOL.

3.5. Tudung Doa
3.5.1. Tudung Doa dilakukan oleh pemegang otoritas di
GBI Jemaat Induk Danau Bogor Raya dimulai
dari Gembala Sidang sampai ke Gembala CoOL
bagi anggota dibawahnya.
3.5.2. Kepala keluarga wajib menjadi tudung doa bagi
anggota keluarganya.

3.6. HMC
3.6.1. Pemahaman HMC
a. HMC adalah pelayanan pemulihan sesuai
dengan visi yang didapat dari Gembala
Pembina sejak tahun 2006.
b. Pelayanan Kesembuhan melalui pemulihan
Gambar diri, Kesembuhan Luka batin,
Pemulihan Hati Bapa dan Pelayanan
Pelepasan dari segala kerterikatan.
c. Agar setiap peserta mengalami kesembuhan
secara holistic (hati, fisik, ekonomi, keluarga).
d. Mengalami pemulihan hubungan yang
harmonis dengan Tuhan dan sesama.
e. Mengalami hidup berkemenangan dan
berbuah –buah.

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

72

f. Menjadi Umat yang layak dan maksimal.
3.6.2. Ada 6 stream Healing Movement Ministry :

a. Healing Movement Center melalui proyek
Sentul International Convention Center (Visi
Tuhan bagi Transformasi Indonesia).

b. Healing Movement Crusade melalui KKR
Kesembuhan.

c. Healing Movement for the poor melalui
Yayasan Kasih Peduli Masyarakat Indonesia
(YKPMI).

d. Healing Movement Camp melalui retreat
encounter.

e. Healing Movement Media.
f. Healing Movement Concert “HadiratMu

Membawa Kesembuhan”.
3.6.3. MENGAPA PERLU HMC.

a. Sebab jemaat yang belum dipulihkan
biasanya sulit untuk membangun hubungan
dengan Tuhan, mengalami kepahitan, menjadi
trouble maker di gereja sehingga tidak dapat
melayani dengan efektif, menjadi orang yang
pasif atau pesimis.

b. Oleh karena itu jemaat diharapkan mengikuti
Healing Movement Camp agar mengalami
pemulihan. Sehingga menjadi anggota jemaat
yang merdeka, optimis, hidup
berkemenangan. Dan menjadi pelaku-pelaku
firman serta siap terlibat aktif dalam
pelayanan.

3.6.4. Tata Cara Pelaksanaan.
a. HMC diselenggarakan oleh Rayon dan
Cabang / Ranting atas persetujuan Gembala
Rayon.
b. Apabila ada Cabang / Ranting otonom yang
ingin mengadakan HMC harus membuat surat
pengajuan kepada Kordinator HMC Rayon.

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

73

Pembiayaan/proposal melalui Koordinator
HMC Rayon dengan sumber dana dari
kontribusi peserta dan subsidi.
c. Pembicara HMC di Cabang / Ranting
dikoordinasikan dengan Team HMC Rayon.
3.6.5. Pendaftaran Peserta.
a. Setiap peserta harus mengisi formulir
pendaftaran HMC secara lengkap.
b. Melakukan pendaftaran di kantor Gereja /di
Cabang / Ranting yang bersangkutan (bukan
pada hari H di tempat HMC).
c. Membayar uang pendaftaran di counter
Cabang / Ranting.
d. Pendaftaran ditutup seminggu sebelum hari
HMC agar penyelenggara dapat mengatur
kelompok sesuai usia, status dan gender
dengan tujuan agar peserta dapat dilayani
secara maksimal oleh fasilitor yang tepat.
3.6.6. Kategori peserta HMC.
a. Umum.
b. WBI, Mandiri, Umas.
c. Dewasa Muda.
d. Pemuda / Remaja.
e. Kids (Anak Sekolah Minggu)
3.6.7. Ketentuan Jumlah Peserta HMC
a. Untuk cabang besar 75-120 peserta.
b. Untuk cabang sedang 50-75 peserta.
c. Untuk ranting / pos PI 25-50 peserta.
3.6.8. Ketentuan bagi Gereja diluar GBI Jemaat Induk
Danau Bogor Raya.
a. Mengirim surat permohonan kepada Gembala
Sidang GBI Jemaat Induk Danau Bogor Raya.
b. Membentuk panitia lokal yang berfungsi
sebagai penanggung jawab HMC dari gereja
tersebut.
c. Bersedia mengikuti semua persyaratan dan

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

74

tata tertib dari HMC GBI Jemaat Induk Danau
Bogor Raya.
d. Biaya ditanggung oleh gereja tersebut kecuali
ada perjanjian dan atas persetujuan Gembala
Sidang GBI Jemaat Induk Danau Bogor Raya.
e. Pembinaan lanjutan Peserta HMC menjadi
tanggung jawab dari gereja tersebut, kecuali
ada permintaan khusus kepada team HMC
untuk ditindak lanjuti setelah mendapat
persetujuan Gembala Sidang GBI Jemaat
Induk Danau Bogor Raya.
3.6.9. Modul dalam HMC
a. Gambar Diri.
b. Luka Batin.
c. Hati Bapa.
d. Pelepasan.
e. Kekudusan dan Keterbukaan (Sesi Khusus)

3.7. Healling Line Service ( Pelayanan Melalui Telpon ).
3.7.1 Healling Line Service adalah pelayan tindak
lanjut dari HMC, kegiatan-kegiatan Doa,
Breaktrough Prayer, Seminar, KKR, Twelve
Weeks of Wholeness dan kegiatan lainnya.
3.7.2 Tujuan Healing Line Service adalah mendoakan
setiap pokok doa dan melayani jemaat melalui
pelayanan telpon.
3.7.3 Pelayanan ini dilayani oleh team fasilitator HMC
dan pendoa serta pelayan khusus yang sudah
dilatih.
Healing Line Service bekerjasama dengan
Departemen Pelayanan Jemaat khususnya bagi
jemaat yang akan dilayani konseling lebih lanjut

3.8. Bidang Jaringan Doa
3.8.1 Bidang jaringan Doa adalah salah satu bidang
pelayanan dari Departemen Doa yang bertugas

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

75

untuk menjalin hubungan dengan kelompok
kelompok doa yang ada (JDN, JDS atau Gereja-
gereja lain ).
3.8.2 Dalam berjejaring diharapkan dapat
meningkatkan kerjasama dan kekuatan spiritual
dalam peperangan rohani.
3.8.3 Dengan berjejaring maka kita akan
meningkatkan unity antara Rayon dengan
Cabang/Ranting.
3.8.4 Dengan berjejaring kita dapat membangun
menara doa sekota bersama-sama.

3.9 Bogor House of Prayer (BHOP)
3.9.1 Bogor House Of Prayer (BHOP) adalah wadah
kegerakan doa yang di fasilitasi oleh Dept Doa.
3.9.2 Tujuan Bogor House of Prayer (BHOP) adalah
menjaga api doa agar tetap berkobar di kota
Bogor.
3.9.3 Acara yang dilakukan adalah Pujian dan
Penyembahan, Doa Terobosan, Seminar Doa,
Pengajaran dan Doa Pemulihan.
3.9.4 Bekerjasama dengan Departemen lain untuk
mengadakan kegiatan doa sesuai dengan
kebutuhan Departemen masing-masing.

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

76

4. Tata Alur

4.1. HMC

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

77

4.2. DOA

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

78

4.3. Diklat DOA

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

79

4.4. Doa Keliling

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

80

4.5. Lima Unsur HMC

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

81

4.6. Ciri-ciri orang belum dipulihkan

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

82

5. Lampiran

5.1. Contoh Formulir
5.1.1. Formulir Evaluasi HMC

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

83

5.1.2. Formulir Pendaftaran HMC

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Doa

84

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Ka. Dept. Pujian Penyembahan

Wk. Ka. Dept. Pujian Penyembahan

SEKRETARIAT DEPT. PUJIAN PENYEMBA

Sekretaris 1 DPP Sekretaris 2 D

BIDANG CABANG AUDISI REKRUTMENT

Departemen Pujian dan Penyembahan OTONOM WL PELATIHAN PEMBEKALA
NON OTONOM Singer
85 Pemusik
Creative Ministry Vocal Nilai - Nilai Pelayan

Keyboard

Drum & Perkusi

Bas & Gitar
Creative Ministry

AHAN Bab VII
DPP
Departemen Pujian dan
PENJADWALAN ACARA Penyembahan
COOL
AN WL & SINGER DOA 1. Struktur Organisasi Departemen
PEMUSIK ACARA
nan, dll PEMBINAAN

2. Tugas dan Tanggung Jawab

2.1. Bertanggungjawab untuk warna pujian penyembahan
(pemulihan pondok Daud) di setiap ibadah raya
Cabang / Ranting yang dibawah penggembalaan
GBI Jemaat Induk Danau Bogor Raya.

2.2. Melakukan koordinasi dengan Gembala Cabang /
Ranting otonom dan kota ataupun koordinator pujian
penyembahan Cabang / Ranting otonom dan kota
tentang segala hal yang berkaitan dengan pujian
penyembahan (misalnya : audisi, pelatihan skill,
seminar pujian penyembahan, memberikan
kesempatan kursus gratis kepada mereka yang
memerlukan pelatihan dll).

2.3. Mempersiapkan penjadwalan pelayan Imam Pemuji
Penyembah yang akan bertugas di ibadah raya dan
ibadah dewasa muda atau ibadah-ibadah tengah
minggu lain seperti WBI, Umas, Rumah Berkat, Wanita
Mandiri, Pernikahan serta ibadah berdasarkan
permohonan pelayanan dari pihak luar (penjadwalan
ini dilakukan dengan memperhatikan ketentuan-
ketentuan yang berlaku).

2.4. Mempersiapkan pelaksanaan perekrutan anggota
Departemen Pujian dan Penyembahan, khususnya
dalam hal tertib kelengkapan administratif dan
berkoordinasi dengan bagian lain yang terkait seperti
dengan Departemen soundsystem dan tempat untuk
dapat menggunakan fasilitas yang akan dibutuhkan
dalam proses perekrutan.

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pujian dan Penyembahan

86

3. Sistem dan Prosedur Kerja

3.1. Perekrutan.
Langkah-langkah yang harus dilakukan bagi setiap
jemaat yang memiliki KKJ dan ingin melayani sebagai
Pelayan pujian penyembahan seperti singer, pemain
musik (keyboard, bass, gitar akustik, drum) dan penari
adalah sebagai berikut :
3.1.1. Audisi
Audisi dapat diikuti oleh setiap jemaat yang
dilakukan oleh Departemen Pujian
Penyembahan Rayon. Hasil audisi dapat berupa:
tidak lulus, diulang kembali dan lulus.
3.1.2. Interview
Dilakukan hanya bagi mereka yang lulus dalam
audisi dan memenuhi persyaratan yang sudah
ditentukan (form terlampir).
Interview dilakukan oleh Departemen Pujian
Penyembahan Rayon atau Gembala
Cabang/Ranting otonom (form terlampir)
Hasil interview berupa : tidak lulus, dalam proses
dan lulus.
3.1.3. Masa Orientasi
Mereka yang mengikuti masa orientasi adalah
mereka yang lulus dalam tahap interview dan
lamanya 2 bulan.
Selama masa orientasi, Calon Pelayan wajib
mengikuti semua kegiatan Departemen Pujian
Penyembahan yang ada seperti Menara Doa,
Cool, training, fellowship dll.
Hasil masa orientasi berupa : ditangguhkan (
bagi mereka yang absensi kehadirannya
dibawah 70% dan harus mengulang kembali
masa orientasi) dan siap melayani
3.1.4. Pengangkatan sebagai Pelayan Pujian
Penyembahan

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pujian dan Penyembahan

87

Mereka yang lulus dalam masa orientasi akan
didoakan oleh Gembala Sidang di acara Doa
Pelayan Jemaat untuk siap diutus dan melayani.
3.1.5.Penjadwalan
Mereka yang sudah didoakan oleh Gembala
Sidang memiliki kesempatan untuk dapat
dijadwal atau melayani dalam Departemen
Pujian Penyembahan dan bersedia utk melayani
kemanapun sesuai jadwal.
Keterangan :
Untuk pengangkatan seorang Worship Leader,
audisi didasarkan atas :
a.Sudah melayani sebagai singer selama 6

bulan.
b.Rekomendasi dari Kepala Departemen Pujian

Penyembahan atau Gembala Cabang otonom.
c. Audisi dilakukan oleh Departemen Pujian

Penyembahan Rayon.

3.2. Hal – hal dalam Ibadah
3.2.1.Yang dapat melayani pujian penyembahan di
atas mimbar dalam ibadah-ibadah adalah Imam
Pujian Penyembahan yang sudah lulus dalam
rangkaian audisi sampai ke doa pengutusan oleh
Gembala Sidang dalam acara Doa Pelayan
Jemaat dan tidak berstatus berdiam diri, kecuali
dalam keadaan khusus maka Koordinator
Ibadah/ Gembala Otonom berhak menentukan
Pelayan Pujian Penyembahan untuk melayani di
mimbar.
3.2.2.Departemen Pujian Penyembahan atau Gembala
Cabang/Ranting otonom memiliki kewenangan
untuk pelayanan pujian penyembahan di mimbar
pada setiap ibadah seperti :
a.Dalam menentukan alat musik yang akan
digunakan dalam ibadah pada cabang

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pujian dan Penyembahan

88

3.3. Hal-hal yang harus diperhatikan oleh setiap Imam
Pujian Penyembahan :
3.3.1.Wajib mengikuti Menara Doa dan kegiatan lain
yang sudah direncanakan dalam agenda
tahunan Departemen Pujian Penyembahan,
kegiatan Doa Pelayan Jemaat GBI Danau Bogor
Raya.
3.3.2.Memiliki komitmen pada pelayanan yang sudah
ditetapkan sesuai jadwal yang dikeluarkan
Departemen Pujian Penyembahan. Jika
berhalangan untuk melayani sesuai jadwal yang
ditetapkan, harus menghubungi Departemen
Pujian Penyembahan bagian penjadwalan
minimal 4 hari sebelum hari pelayanan, kecuali
sakit atau hal-hal lain yang bersifat mendadak.

3.4. Hal-hal yang dapat menjadi sanksi indisipliner
(pengurangan jadwal atau tidak dijadwal sementara) :
3.4.1.Mereka yang tidak mengikuti menara doa atau
event-event doa yang sudah ditetapkan.
3.4.2.Jika tidak hadir melayani dalam ibadah yang
sudah ditetapkan tanpa pemberitahuan maka
akan dikenakan sanksi indisipliner dengan tidak
di jadwal selama 1 bulan di bulan berikutnya.
3.4.3.Tidak memakai seragam seperti yang sudah
ditetapkan di dalam jadwal akan mendapat
pengurangan jadwal di bulan berikutnya.
3.4.4.Keterlambatan kehadiran sampai 10 menit dalam
ibadah dapat ditolerir sampai 2 kali dalam 1
bulan, dengan alasan yang dapat diterima,
selebihnya akan mendapat tindakan indisipliner
berupa pengurangan jadwal.
3.4.5.Tidak melayani sesuai bidang yang ditentukan
pada penjadwalan maka tidak akan dijadwal
sementara selama 1 bulan.

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pujian dan Penyembahan

89

Contoh : Dijadwal melayani sebagai singer, tetapi
di mimbar melayani bidang lain tanpa
persetujuan bagian penjadwalan.
3.4.6.Mengganti jadwal sendiri tanpa berkoordinasi
dengan bagian penjadwalan akan mendapat
sanksi tidak dijadwal sementara selama 1 bulan.

3.5. Hal-hal mengenai cuti dan berdiam diri
Cuti adalah kondisi tidak melayani dalam kurun waktu
tertentu karena hal-hal : pindah kota sementara waktu
karena sekolah atau tugas kerja, pergi ke kota lain
dalam rangka mengunjungi orang tua, melahirkan,
sakit dll.
Berdiam diri adalah kondisi tidak melayani karena
adanya masalah yang berakibat pada kondisi rohani
Imam Pujian Penyembahan seperti : perselingkuhan,
kehidupan sex yang tidak benar, narkoba, dll
3.5.1.Ijin cuti dapat diajukan dengan membuat surat
yang ditujukan kepada Gembala Sidang atau
Gembala Cabang/Ranting otonom dengan
menjelaskan alasannya dan kurun waktu cuti.
3.5.2.Kondisi berdiam diri dapat diajukan oleh Imam
Pujian Penyembahan itu sendiri atau Kepala
Departemen Pujian Penyembahan atau Gembala
Cabang/Ranting dengan persetujuan Gembala
Sidang sesuai waktu yang ditentukan.
3.5.3.Selama kondisi berdiam diri Imam Pujian
Penyembahan tidak boleh melayani mimbar di
Cabang/Ranting manapun di seluruh GBI Jemaat
Induk Danau Bogor Raya maupun diluar gereja
dengan tetap berada dalam pengawasan rohani
seorang Konselor yang sudah ditetapkan dan
tetap mengikuti semua program/kegiatan
Departemen Pujian Penyembahan yang ada.

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pujian dan Penyembahan

90

3.6. Hal-hal mengenai pelayanan di luar jadwal seperti ke
Gereja Cabang/Ranting atau Gereja Lain
3.6.1.Untuk melayani ke luar,baik ke Cabang/Ranting
GBI Rayon 7 atau gereja lain, sepanjang tidak
ada jadwal yang sudah ditetapkan oleh
Departemen Pujian Penyembahan pada waktu
tsb, maka harus mengajukan surat permohonan
pelayanan dari Gembala gereja yang
bersangkutan yang ditujukan kepada Gembala
Sidang.
3.6.2.Jika ada hal-hal yang bertentangan dengan
yang sudah ditetapkan diatas maka pelayanan
keluar tersebut dianggap sebagai pelayanan
yang menyimpang dari ketentuan yang ada,
sehingga diberikan sanksi berupa teguran dari
Gembala Sidang.

3.7. Hal – hal mengenai Keanggotaan.
3.7.1.Mereka yang menjadi anggota Departemen
Pujian Penyembahan GBI Rayon 7 adalah
mereka yang lulus dalam tahap audisi, interview,
masa orientasi dan sudah mengikuti doa
pengutusan oleh Gembala Sidang.
3.7.2.Mereka yang akan pindah / mutasi ke cabang
lain harus meyertakan surat rekomendasi dari
Gembala Cabang/Ranting sebelumnya.
3.7.3.Keanggotaan Imam Pujian Penyembahan akan
dihapus bila :
3.7.3.1. Mereka yang sudah menjadi anggota
Departemen Pujian Penyembahan tetapi
mengajukan cuti tanpa disertai surat
keterangan dan kejelasan batas waktu.
3.7.3.2. Selama waktu berdiam diri tidak
mengikuti kegiatan yang sudah
ditetapkan oleh Gembala Sidang.

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pujian dan Penyembahan

91

Keterangan :
a. Kepala Departemen Pujian Penyembahan dan
Gembala Cabang/Ranting otonom berhak
memanggil yang bersangkutan untuk ditanya
ulang tentang komitmen sebagai Imam Pujian
Penyembahan.
b. Apabila Imam Pujian Penyembahan tidak
menanggapi panggilan dari Kepala
Departemen Pujian Penyembahan atau
Gembala Cabang/Ranting otonom maka yang
bersangkutan dianggap sudah tidak
berkomitmen sehingga dihapus dari
keanggotaannya.
c. Bila yang bersangkutan di waktu yang akan
datang menginginkan kembali menjadi Imam
Pujian Penyembahan maka harus mengikuti
audisi ulang.

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pujian dan Penyembahan

92

4. Tata Alur

4.1. Audisi

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pujian dan Penyembahan

93

5. Lampiran

5.1. Contoh Formulir
5.1.1. Formulir Absensi Tugas Ibadah Raya

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pujian dan Penyembahan

94

5.1.2. Formulir Pendaftaran Calon Anggota Imam Pujian
Penyembahan

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pujian dan Penyembahan

95

5.1.3. Formulir Wawancara Calon Anggota Imam
Pujian Penyembahan

GEREJA BETHEL INDONESIA JEMAAT INDUK DANAU BOGOR RAYA
FORMULIR WAWANCARA CALON ANGGOTA
DEPARTEMEN PUJIAN DAN PENYEMBAHAN

I. BIODATA : ..........................................................................................................
Nama : ..........................................................................................................
Alamat ..........................................................................................................
: ..........................................................................................................
No. Telp/ HP : ..........................................................................................................
Tempat/tgl. Lahir : ..........................................................................................................
Pekerjaan / Sekolah : ..........................................................................................................
Jabatan / Kelas : ..........................................................................................................
Alamat Pekerjaan / ..........................................................................................................
Sekolah

II. KELUARGA

Nama Ayah : ..........................................................................................................

Nama Ibu : ..........................................................................................................

Alamat : ..........................................................................................................

Jumlah Saudara Kandung : ..........................................................................................................

Anak ke : ..........................................................................................................

Suku : .....................................................WNI / WNA

Status : Sudah / Belum berkeluarga

Jika Sudah :

- Nama Suami / Istri : ..........................................................................................................

- Nama Anak : 1. ........................................... Usia ......................................... thn

Panduan Pelayanan | Rev. 01/130330 Departemen Pujian dan Penyembahan

96


Click to View FlipBook Version