BIO LABORATORIUM
UJI KANDUNGAN GLUKOSA DALAM URINE
A. Tujuan Percobaan
Menguji adanya kandungan glukosa dalam urine
B. Alat dan Bahan
1. Alat
Tabung reaksi 2 buah, gelas kimia 250 ml, kaki tiga, pemanas spiritus.
2. Bahan
larutan gula, aquades, dan larutan benedict.
C. Langkah Kerja
1. Masukkan 5 ml-6ml larutan benedict ke dalam 2 tabung reaksi. Masukkan tabung
reaksi tersebut dalam gelas kimia berisi air, lalu panaskan gelas kimia berisi air
menggunakan kaki tiga (tripod) dan pemanas spiritus. Panaskan selama sekitar
10 menit.
2. Masukkan 8-10 tetes urine dalam tabung reaksi pertama dan 8-10 tetes air gula
pada tulang reaksi kedua. Biarkan selama beberapa menit dalam penangas.
3. Diskusikan hasil pengamatan anda bersama kelompok
334
D. Hasil Pengamatan
Tabel 8.1 Tabel Indeksi Temperatur Air pada Berbagai Kedalaman
Tabung Sebelum penambahan Setelah
larutan penambahan Keterangan
larutan
1
2
Jawablah pertanyaan berikut untuk menyimpulkan fakta.
1. Apakah yang terjadi setelah urine dan larutan benedict dimasukkan dalam
tabung reaksi yang dipanaskan ?
2. Jika terjadi perubahan warna, menunjukkan apakah hal tersebut ?
3. Apakah urine normal mengandung gula? Jika mengandung gula, bagian ginjal
saluran apakah yang terganggu kerjanya?
Pertanyaan:
1. Apa itu filtrasi dan dimana proses tersebut berlangsung di dalam ginjal?
2. Tuliskan lintasan awal filtrasi dimulai dengan glomerulus!
3. Mengapa lengkung henle dianggap penting?
4 Tuliskan lintasan urine dari ginjal sampai keluar tubuh!
5. Bagaimana perbedaan darah masuk ke ginjal dengan darah keluar dari ginjal?
2. Hati
Satu dari beberapa fungsi hati adalah melepas sel darah merah yang mati. Ketika
dilepas, sel darah merah dipecah menjadi zat sisa urea yang bernitrogen. Gugus NH2 yang
berlebihan pada asam amino dilepaskan (deaminasi) dan kemudia melalui serangkaian
reaksi-reaksi kimia diubah menjadi ammonia dan kemudian menjadi urea. Urea yang masuk
ke darah harus dilepaskan oleh ginjal. Fungsi lain hati antara lain penyimpan lemak dalam
bentuk glikogen, perombak dan pembentuk protein, penawar racun pada makanan, dan
perombak sel darah merah.
335
Pada tubuh manusia, hati merupakan kelenjar besar yang memiliki peranan penting
dalam sistem organ. Hati terletak pada bagian kanan di atas rongga perut (otot diafragma).
Beratnya sekitar 1,5 kg atau 3-5% dari total berat tubuh kita.
Pada bagian luar hati terdapat suatu selaput tipis yang dinamakan selaput hati
(kapsula hepatis). Darah disuplai ke dalam hati melalui dua pembuluh yaitu arteri hati dan
vena porta hepatis. Arteri hati membawa darah dengan kandungan oksigen dari jantung.
Sedangkan vena hati membawa darah yang mengandung sari makanan dari usus halus. Selain
berperan dalam proses pencernaan makanan, hati juga berfungsi sebagai alat ekskresi. Zat
yang dikeluarkan dari hati adalah cairan empedu. Cairan empedu merupakan cairan berwarna
hijau kebiruan yang berfungsi dalam mencerna makanan berlemak. Cairan ini disimpan dalam
suatu bagian yang disebut kantung empedu.
Zat-zat yang terkandung dalam cairan empedu yakni garam mineral, pigmen
(bilirubin dan biliverdin), kolesterol, fosfolopid, dan air. Di dalam hati terdapat sel yang
berfungsi merombak sel darah merah yang sudah tua dan rusak. Sel yang demikian
dinamakan sel histiosit. Sel darah merah yang tua dan rusak di dalam hati sekitar lebih
dari 10 juta sel. Dalam proses perombakannya, hemoglobin (Hb) dipecah menjadi zat besi
(Fe), hemin, dan globin. Zat besi akan diambil dan di simpan dalam hati, yang selanjutnya
dikembalikan ke sumsum tulang sehingga terbentuk eritrosit baru. Globin akan dibentuk
menjadi Hb baru. Sementara hemin dipecah menjadi bilirubin dan biliverdin yang berwarna
hijau biru. Zat warna empedu dikeluarkan ke usus 12 jari dan dioksidasi menjadi urobilin
yang berwarna kuning coklatan. Warna ini akan memberikan warna khas tersendiri pada
feses dan urine yang kita keluarkan setiap harinya. Apabila terjadi gangguan, pembuluh
empedu dapat mengalami penyumbatan. Penyebabnya adalah adanya pengendapan
kolesterol yang membentuk batu empedu. Alhasil, feses yang keluar berwarna cokelat abu-
abu. Oleh karena pembuluh empedu mengalami penyumbatan, empedu akan masuk ke dalam
peredaran darah, sehingga mengakibatkan darah berwarna kekuning-kuningan. Keadaan
demikian lazim dinamakan penyakit kuning. Organ hati dapat pula menghasilkan enzim
arginase. Enzim arginase merupakan enzim yang berperan dalam proses penguraian asam
amino. Prosesnya dinamakan deaminasi.
Asam amino yang
diuraikan yakni asam amino
arginin menjadi ornitin dan urea.
Ornitin akan mengikat amonia
dan karbondioksida yang
bersifat racun. Selanjutnya
ornitin akan dinetralkan dalam
hati. Adapun urea akan diserap
ginjal untuk dikeluarkan Gambar 8.4 Hati sebagai alat ekskresi yang melepas sel darah
bersama urimneer.ah (Sumber: www.google.com)
336
Diskusikan Bersama Teman Kelas Anda!
Bagaimana urea dibentuk di hati?
_____________________________________________________
_____________________________________________________
SAYA BELUM MENGERTI !!!
Setelah mambaca tentang hati, tanyakanlah hal-hal yang belum
dimengerti kepada teman atau dosen Anda!
_________________________________________________________
_________________________________________________________
_________________________________________________________
_________________________________________________________
____
3. Paru-Paru Gambar 8.5 Paru-paru sebagai tempat
repirasi bagi tubuh manusia
Proses respirasi seluler (Sumber:
menghasilkan CO2 dan H2O sebagai https://www.cancer.gov/images/cdr/live/CDR
zat sisa. Zat sisa tersebut masuk ke 466533.jpg )
alveoli dari kapiler yang
mengelilinginya. Ketika di dalam 337
alveoli, zat sisa masuk ke bronkiolus
dan kemudian pindah ke bronkus
dan kemudian menuju trakea lalu
keluar melalui hidung atau mulut.
Proses ini disebut relaksasi dan
lintasan sebaliknya digunakan oleh
oksigen masuk ke dalam tubuh.
Diskusikan Bersama Teman Kelas Anda!
Bagaimana karbondioksida dan air diperoleh dari darah menuju ke alveoli?
_____________________________________________________
_____________________________________________________
SAYA BELUM MENGERTI !!!
Setelah mambaca tentang paru-paru, tanyakanlah hal-hal yang belum
dimengerti kepada teman atau dosen Anda!
_________________________________________________________
_________________________________________________________
_________________________________________________________
_________________________________________________________
____
4. Kulit
Kulit adalah organ eksternal tubuh terbesar dan berada di baris terdepan dalam
hal melawan penyakit. Kulit juga organ ekskresi penting dalam membuang urea, air dan garam
dalam pembentukan perspiration atau keringat kelenjar keringat di dalam kulit merupakan
tabung melingkar dengan saluran yang memanjang ke permukaan membentuk celah yang
disebut Pore (Pori). Kulit melepas panas ketika air menguap dari permukaannya. Evaporasi
membentuk efek dingin yang menurunkan suhu tubuh. Panas juga dapat dilepas melalui
radiasi ke atmosfir ketika darah mengalir melalui kapiler yang melebar didekat permukaan
kulit. Pada air dingin, kapiler mengerut dan melepaskan darah melalui kulit, dan menyimpan
panas. Kulit memiliki peranan penting dalam mempertahankan suhu tubuh.
Mekanisme pengeluaran keringat setiap harinya manusia dewasa mengeluarkan
keringat kira-kira 225 ml. Semua keringat yang dihasilkan berasal dari sekitar 2 juta
kelenjar keringat yang tersebar pada seluruh lapisan dermis. Proses pengeluaran keringat
tersebut dipengaruhi oleh hipotalamus. Hipotalamus merupakan sistem saraf pusat
pengatur suhu badan yang menghasilkan enzim bradikinin. Enzim bradikinin mempengaruhi
338
kerja kelenjar keringat untuk mengeluarkan keringat. Selain dipengaruhi hipotalamus,
kerja kelenjar keringat juga dipengaruhi oleh perubahan suhu lingkungan.
Gambar 8.6 Kulit sebagai organ ekskresi yang membuang air, garam, dan urea
(Sumber: https://mypearlpoint-production.s3.amazonaws.com/nci_media/CDR0000579043.jpg)
Suhu pembuluh darah yang tinggi (karena suhu lingkungan tinggi) akan memberikan
rangsangan terhadap hipotalamus. Oleh rangsangan tersebut, hipotalamus segera
mempengaruhi kelenjar keringat untuk menyerap air, garam, urea, dan berbagai zat sisa
metabolisme dari pembuluh kapiler darah. Berbagai zat ini dikeluarkan melalui saluran
keringat dan pori-pori kelenjar keringat ke permukaan kulit dalam bentuk keringat. Keringat
segera menguap dan suhu tubuh turun sehingga normal kembali. Apabila keringat yang
keluar terlalu berlebihan, kadar garam yang berada dalam darah bisa berkurang.
Akibatnya, otot bisa mengalami kekejangan atau mungkin bisa pula pingsan. Selain itu
karena pembuluh darah pada lapisan dermis mengembang, kulit wajah bisa menjadi merah.
Keadaan ini dapat terjadi saat kita melakukan aktivitas fisik yang berat. Namun,
sebaliknya kulit kita dapat memucat bila pembuluh darah pada dermis menyempit,
misalnya saja saat kita ketakutan.
Diskusikan Bersama Teman Kelas Anda!
Bagaimana kulit membantu mempertahankan suhu homeostasis?
_____________________________________________________
_____________________________________________________
339
SAYA BELUM MENGERTI !!!
Setelah mambaca tentang kulit, tanyakanlah hal-hal yang belum
dimengerti kepada teman atau dosen Anda!
_________________________________________________________
_________________________________________________________
_________________________________________________________
C. Kelainan Sistem Ekskresi Pada Manusia
1. Sistitis
Cystitis adalah peradangan yang terjadi di kantung urinaria. Biasanya, terjadi
karena infeksi oleh bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Hematuria terjadi ketika
ditemukan eritrosit dalam urine. Penyebabnya bermacam-macam, seperti adanya batu
dalam ginjal, tumor di renal pelvis, ureter, kandung kemih, kelenjar prostat atau uretra.
2. Glomerulonefritis
Glomerulonefritis adalah peradangan yang terjadi di glomerulus sehingga proses
filtrasi darah terganggu.
3. Hematuria
Hematuria terjadi ketika ditemukan eritrosit dalam urine. Penyebabnya
bermacam-macam, seperti adanya batu da lam ginjal, tumor di renal pelvis, ureter,
kandung kemih, kelenjar prostat atau uretra.
4. Batu ginjal
Batu ginjal adalah adanya objek keras yang ditemukan di pelvis renalis ginjal.
Komposisi batu ginjal adalah asam urat, kalsium oksalat, dan kalsium fosfat. Batu ginjal
terjadi karena terlalu banyak mengonsumsi garam mineral, tetapi sedikit mengonsumsi air.
Batu ginjal tersebut sering mengakibatkan iritasi dan pendarahan pada bagian ginjal yang
kontak dengannya.
5. Gagal ginjal
Gagal ginjal terjadi karena ketidakmampuan ginjal untuk melakukan fungsinya
secara normal. Hal ini dapat terjadi karena senyawa toksik, seperti merkuri, arsenik,
karbon tetraklorida, insektisida, antibiotik, dan obat penghilang sakit pada tingkat yang
tinggi. Gagal ginjal dapat diatasi dengan dialysis. Kita lebih mengenalnya sebagai proses
cuci darah. Jika kerusakan ginjal sangat parah, dapat dilakukan transplantasi ginjal yang
baru.
340
D. Sistem Ekskresi pada Hewan
1. Sistem Eksresi pada Ikan
Ikan mempunyai sepasang ginjal yang bentuknya memanjang dan berwarna
cokelat. Saluran kemih dan saluran kelamin bersatu membentuk saluran urogenital dan
bermuara pada lubang urogenital yang terletak di belakang anus. Zat sisa yang dikeluarkan
ikan bersifat cair. Ikan yang hidup di air tawar dan di air laut mempunyai cara pengeluaran
yang berbeda. Pada ikan air tawar terus menerus mengeluarkan air dan akibatnya
terbentuk urin yang dengan jumlah besar, bersifat encer, mengandung amonia dan sedikit
zat terlarut. Sedangkan pada ikan air laut, permukaan tubuhnya impermeabel terhadap
air dan ion-ion masih dapat lewat, dan akibatnya terbentuk urin yang sedikit, pekat dan
mengandung amonia yang banyak.
Gambar 8.7 Sistem ekskresi pada ikan terdiri atas sepasang ginjal yang bentuknya memanjang dan berwarna
cokelat (Sumber: www.google.com )
2. Sistem Ekskresi pada Serangga
Alat ekskresi yang dimiliki serangga berupa tubulus malpighi. Tubulus Malpighi
terdapat didalam hemosoel dan tergenang darah. Lubang ekskresi tidak langsung keluar
dari tubuh, tetapi sel-sel tubulus zat-zat hasil metabolisme dan meneruskan masuk ke
lumer tubulus, dan diserap kembali. Hal ini menyebabkan kadar air turun, maka asam urat
mengendap. Tubulus malpighi menuju usus dan di usus air banyak diabsorpsi. Asam urat
keluar bersama feses, sehingga belalang dapat membuang limbah nitrogen dan tidak harus
kehilangan banyak air.
341
Gambar 8.8 Alat ekskresi pada serangga berupa tubulus malpighi
(Sumber: www.google.com )
SAYA BELUM MENGERTI !!!
Setelah mambaca tentang sistem ekskresi pada hewan, tanyakanlah
hal-hal yang belum dimengerti kepada teman atau dosen Anda!
_________________________________________________________
_________________________________________________________
_________________________________________________________
_________________________________________________________
_______
342
343
RUANG PETA KONSEP
Setelah Anda membaca materi tentang sistem ekskresi, buatlah peta konsep!
Caranya, daftarkanlah kata-kata atau konsep penting. Selanjutnya hubungkan
konsep yang satu dengan yang lain dengan menggunakan preposisi.
344
RUANG ISTILAH
PENTING
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
345
REVIEW
PENGETAHUAN
Bagian ini berfugsi untuk mereview pengetahuan anda setelah mempelajari
modul di rumah. Anda diminta untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan
berdasarkan hasil bacaan Anda. Review pengetahuan mengharapkan jawaban yang
akan menjadi dasar bagi anda untuk berpikir pada tingkat yang lebih kompleks.
1. Jelaskan proses pembentukan urine?
Jawab:
2. Jelaskan mekanisme pertukaran udara pada proses pernapasan manusia!
Jawaban :
3. Jelaskan proses pembentukan keringat apabila suhu lingkungan menigkat!
Jawaban :
346
EVALUASI
Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang paling tepat!
1. Defenisi dari ekskresi adalah ...
a. keluarnya keringat ke permukaan kulit untuk mendinginkan tubuh
b. pengeluaran produk-produk buangan metabolisme yang tidak diperlukan oleh
tubuh
c. pembuangan hasil tidak terpakai dari pencernaan tubuh
d. keluarnya urine dari kandungan kemih
e. keluarnya feses dari anus
2. Manakah yang termasuk proses ekskresi pada pilihan dibawah ini ?
a. Pengeluaran insulin dari pankreas
b. Keluarnya feses dari anus
c. Pengeluaran saliva dari glandula saliva
d. Pengeluaran air mata dari kelenjar lakrimal
e. Pengeluaran CO2 paru paru
3. Perhatikan Gambar Dibawah Ini!
Gambar diatas merupakan salah satu organ yang membuang zat sisa berupa ….
a. O dan H2O
b. O2 dan H2O
c. H2O dan CO2
d. H2O dan O2
e. CO2 dan O2
4. Bagian-bagian ginjal dari luar ke dalam adalah…
a. pelvis-medula-korteks
347
b. korteks-medula-pelvis
c. medula-korteks-pelvis
d. korteks-pelvis-medula
e. medula-pelviks-korteks
5. Organ tubuh yang mempunyai fungsi menghasilkan bilirubin adalah …
a. hati d. Ginjal
b. kulit e. Usus
c. paru-paru
6. Bagian ginjal yang berfungsi menyaring darah terdapat pada...
a. Glomerulus
b. Lengkung henle
c. Kapsula bowman
d. Tubulus kontortus
e. Arteriola
7. Kelenjar pada kulit yang aktivitasnya di bawah pengaruh hipotalamus adalah...
a. kelenjar minyak
b. kelenjar keringat
c. kelenjar air mata
d. kelenjar susu
e. kelenjar paratiroid
8. Zat – zat yang mengalami reabsorpsi pada tubulus kontortus adalah
a. air, asam urat, glukosa
b. Air, garam mineral, glukosa
c. air, asam amino, urea, glukosa
d. garam mineral, asam urat, urea, glukosa
e. garam mineral, air, zat warna empedu, glukosa
9. Urutan proses yang terjadi dalam ginjal adalah…
a. filtrasi- augmentasi-reabsorpsi
b. augmentasi – filtrasi – reabsorpsi
c. augmentasi – reabsorpsi-filtrasi
d. reabsorpsi – filtrasi – augmentasi
e. filtrasi- reabsorpsi-augmentasi
10. Pengeluaran keringat pada tubuh manusia dipengaruhi oleh faktor di bawah ini, kecuali
a. Emosi
b. Aktivitas tubuh
c. Suhu
d. Rangsangan saraf
e. Kelancaran penyerapan air pada ginjal
348
Mendatar:
1. Proses penyerapan kembali zat-zat yang masih
berguna yang terdapat pada urine primer
5. Terjadi ketika ditemukan eritrosit dalam urine
6. Mengatur keseimbangan osmotik dan
mempertahankan keseimbangan ion dalam plasma
9. Pengeluaran zat sisa metabolisme (Sampah
metabolisme) yaitu sisa-sisa
penguraian/pembentukan sejumlah molekul yang
dilakukan di dalam sel tubuh
10. Bagian ginjal yang letaknya lebih luar dan berwarna
merah tua
11. Mempunyai sepasang ginjal yang bentuknya
memanjang dan berwarna cokelat
12. Alat eksresi yang mengeluarkan urea, air dan garam
349
Menurun:
2. Suatu proses pengeluaran zat sisa yang tidak diperlukan oleh
tubuh dalam bentuk urine
3. Arteri kecil dari arteri renal membawa darah ke bola kapiler
4. Melepas sel darah merah yang mati
7. Alat ekskresi yang dimiliki berupa tubulus malpighi
8. Langkah pertama dalam proses pembentukan urine
350
BAB 9
SISTEM REPRODUKSI
MANUSIA
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari bab ini, Mahasiswa diharapkan dapat:
1. Mengidentifikasi alat-alat reproduksi pada manusia
2. Mengkomunikasikan cara pembentukan sel kelamin pada manusia
3. Menjelaskan cara mengendalikan kelahiran dengan alat kontrasepsi
4. Menyebutkan macam kelainan sistem reproduksi pada manusia
PETUNJUK KERJA
1. a. Perhatikan petunjuk modul!
b. Bacalah modul pembelajaran Anda
dengan cermat, garis bawahi semua kata-
kata atau ide penting!
2. Kerja semua tugas yang ada di
modul seperti:
▪ Tahukah Anda!
▪ Ruang Peta Konsep
▪ Saya Belum Mengerti
▪ Pikirkan!
▪ Ruang Rangkuman
▪ Ruang Istilah Penting
351
A. PENDAHULUAN
Objek kajian biologi sangat luas dan mencakup semua makhluk hidup.
Karenanya dikenal berbagai cabang biologi yang mengkhususkan diri pada setiap
kelompok organisme, seperti botani, zoology, dan mikrobiologi. Berbagai aspek
kehidupan digali. Cir-ciri fisik dipelajari dalam anatomi sedang fungsinya dalam
fisiologi; perilaku dipelajari dalam etologi, interaksi antarsesama makhluk dengan
alam sekitar mereka dipelajari dalam ekologi. Salah satu yang dipelajari dalam
anatomi fisiologi manusia adalah sistem reproduksi.
Makhluk hidup dapat mempertahankan keberlangsungan hidupnya dengan
salah satu cirinya yakni kemampuan untuk melakukan perbanyak diri, salah
satunya dengan melakukan reproduksi. Reproduksi merupakan kemampuan untuk
menghasilkan keturunan yang baru yang bertujuan untuk mempertahankan dan
melestarikan jenisnya agar tidak punah. Reproduksi pada manusia dengan cara
fertilisasi melalui perkembangbiakan secara generatif atau seksual.
Reproduksi dapat berlangsung setelah manusia tersebut mencapai masa
pubertas atau dewasa kelamin, hal ini diatur oleh kelenjar-kelenjar endokrin dan
hormon yang dihasilkan dalam tubuh manusia.Reproduksi juga merupakan bagian
dari proses tubuh yang bertanggung jawab terhadap kelangsungan suatu
generasi. Reproduksi secara fisiologis tidak vital bagi kehidupan individual dan
meskipun siklus reproduksi suatu manusia berhenti, manusia tersebut masih
dapat bertahan hidup, sebagai contoh manusia yang dilakukan vasektomi pada
alat reproduksinya (testes atau ovarium) atau mencapai menopause dan
andropouse tidak akan mati.
Alat reproduksi pada manusia secara garis besar dibagi atas dua yaitu alat
reproduksi laki-laki dan alat reproduksi pada perempuan. Proses perkembang
biakan pada manusia yang meliputi alat reproduksi perlu untuk diketahui sejak
dini. Oleh karena itu kegunaan dan fungsi dari alat tersebut serta proses yang
akan berlangsung akan dibahas lebih lanjut pada bab ini.
352
B. CARA REPRODUKSI
Pada berbagai jenis hewan dan manusia, cara reproduksi dikelompokkan menjadi dua
yaitu reproduksi secara aseksual atau vegetatif (secara tidak kawin) dan reproduksi
secara seksual atau generatif (secara kawin).
Pada reproduksi secara aseksual, organisme baru yang dihasilkan merupakan hasil
pembentukan yang berasal dari individu induk atau sebagian tubuh individu induk. Cara
seperti ini meliputi pembelahan sel, fragmentasi, pembentukan zooid, strobilasi, dan
pembentukan tunas.
Reproduksi secara seksual adalah perkembangbiakan yang melibatkan dua individu
yang berbeda jenis kelamin atau melibatkan persatuan dua buah gamet yaitu sel sperma
dan sel telur. Beberapa ciri-ciri umum reproduksi yang berlangsung secara seksual yaitu:
a. Individu baru yang dihasilkan melibatkan persatuan dua sel kelamin yang berbeda.
b. Individu baru yang dihasilkan bervariasi sebagai akibat adanya rekombinasi genetik
pada pembentukan gamet pada fase profase miosis pertama., dan adanya fertilisasi
yang melibatkan persilangan antara materi genetik dari kedua parental.
c. Pada organisme dimorfik, kedua parental yang berbeda jenis kelaminnya mutlak
dibutuhkan, sedangkan pada organisme hermaprodit adalah relatif.
d. Umumnya berlangsung pada organisme yang telah dewasa secara seksual.
e. Vertebrata tinggi pada umumnya membutuhkan alat-alat reproduksi khusus yang
sangat terspesialisasi, yaitu alat reproduksi utama berupa gonad dan alat
reproduksi tambahan berupa saluran-saluran reproduksi dan kelenjar-kelenjar
tambahan lainnya.
Bila sel telur bertemu dengan sel sperma, maka terjadilah fertilisasi atau
pembuahan. Pembuahan menghasilkan zygot. Dengan demikian untuk terbentuknya suatu
zygot, diperlukan penggabungan dua gamet (sel sperma dan sel telur) pada saat pembuahan
atau fertilisasi. Dikenal ada tiga tipe penggabungan gamet yaitu:
1. Isogami, yaitu persatuan dua buah gamet yang secara morfologis sama, tetapi
secara fisiologis dan genetik berbeda, misalnya pada beberapa jenis protozoa.
2. Heterogami atau anisogami, yaitu persatuan dua gamet yang secara morfologis
berbeda, yaitu mikrogamet yang bersifat motil (dapat bergerak) dan makrogamet
yang bersifat non motil (tidak dapat bergerak).
3. Oogami, yaitu persatuan antara dua gamet berupa sperma dan sel telur.
353
SAYA BELUM MENGERTI !!!
Setelah mambaca tentang cara reproduksi, tanyakanlah
hal-hal yang belum dimengerti kepada teman atau dosen Anda!
_________________________________________________________
_________________________________________________________
_________________________________________________________
_________________________________________________________
____
C. ALAT REPRODUKSI MANUSIA
Organ-organ reproduksi secara umum dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu alat
reproduksi utama atau gonad dan alat reproduksi tambahan. Gonad terdiri atas testis dan
ovarium, sedangkan alat reproduksi tambahan terdiri atas saluran-saluran reproduksi
beserta kelenjar-kelenjar assesoris atau kelenjar-kelanjar tambahan.
1. Organ Reproduksi Jantan
Secara umum organ reproduksi pada manusia dan mamalia jantan terdiri atas (i)
testis, (ii) epididimis, (iii) vas deferens, (iv) kelenjar tambahan misalnya kelenjar prostat,
vesikula seminalis, kelenjar koagulasi, dan kelenjar bulbourethra, (v) urethra, dan (vi)
penis.
Gambar 9.1 Alat-alat reproduksi pada laki-laki
(Sumber: http://www.drashishdas.com.au/understanding-the-male-reproductive-system)
354
a. Testis
Pada manusia dan kebanyakan mamalia lain, testis dewasa terletak pada suatu
kantung yang disebut skrotum. Skrotum berperan penting dalam mempertahankan testis
pada suhu di bawah suhu intraabdominal. Tidak semua mamalia memiliki skrotum misalnya
pada ikan paus, gajah dan anjing laut. Hewan-hewan yang tidak memiliki skrotum, testisnya
tetap berada di dalam rongga perut.
Gambar 9.2 Struktur testis manusia
(Sumber: https://basicmedicalkey.com/male-reproductive-system-2/a )
Fungsi utama testis (gonad jantan) adalah menghasilkan spermatozoa dan hormon-
hormon reproduksi jantan, utamanya androgen. Testis merupakan organ reproduksi utama
pada jantan, dan biasanya berpasangan. Pada manusia testis terbagi menjadi ruang-ruang
kecil yang disebut lobulus testis. Testis terdiri atas dua buah. Testis umumnya berbentuk
bulat lonjong. Testis dikelilingi oleh jaringan ikat yang disebut tunika albugenia. Di dalam
testis terdapat saluran-saluran halus yang melilit-lilit yang disebut tubulus seminiferus,
tempat berlangsungnya spermatogenesis. Pada dinding tubulus seminiferus terdapat sel-
sel spermatogenik. Di antara sel-sel spermatogenik terdapat sel-sel sertoli. Sel-sel
spermatogenik terdiri atas spermatogonia, spermatosit, spermatid dan spermatozoa. Sel
sertoli paling sedikit memiliki tiga fungsi adalah (i) penyokong, pelindung dan mengatur
nutrisi spermatozoa yang sedang berkembang, (ii) fagositosis dan (iii) sekresi androgen
binding protein atau ABP. Ruang-ruang di antara tubulus seminiferus diisi oleh jaringan
interstitial yang kaya dengan pembuluh darah dan limfa. Jaringan interstitial mengandung
sel-sel leydig yang berfungsi memproduksi hormon testosteron.
b. Epididimis
Pada manusia panjang epididimis berkisar 4- 6 m. Saluran ini sangat berkelok-kelok.
Epididimis menghubungkan antara testis dengan vas deferens, terdiri atas 3 daerah
utama adalah (i) caput, (ii) korpus, dan (iii) cauda. Caput adalah bagian depan atau kepala
yang menampung cairan testis yang berisi spermatozoa lewat ductuli efferentes. Corpus
355
adalah bagian tengah atau badan, melekat pada bagian samping testis, sedangkan cauda
adalah bagian ujung atau ekor yang berhubungan dengan vas deferens. Epididimis dibatasi
oleh jaringan ikat pada bagian luar, lapisan tipis otot polos di tengah dan epitel berlapis
banyak palsu dibagian dalam yang membatasi lumen epididimis. Secara umum epididimis
berfungsi untuk (i) absorpsi, (i) maturasi, (iii) transportasi, (iv) penyimpan spermatozoa
dan (v) eliminasi sperma yang tersimpan terlalu lama dan tidak diejakulasi. Pada manusia,
testis menghasilkan cairan 20-40 ml/hari. Cairan tersebut akan diabsorpsi kembali oleh
epididimis bagian caput sebanyak 98%. Mekanisme eliminasi spermatozoa pada epididimis
adalah (i) mengalami fragmentasi, lalu diabsorpsi oleh epitel, (ii) difagositosis oleh sel
darah putih, dan (iii) disalurkan ke uretra yang akan keluar bersama dengan urin.
c. Kelenjar-kelenjar assesori dan penis
Kelenjar-kelenjar assesori terdiri atas vesikula seminalis, kelenjar prostat dan
kelenjar bulbourethra. Ketiga kelenjar tersebut terdapat dalam keadaan berpasangan.
d. Penis
Penis merupakan alat kopulasi. Kopulasi adalah peristiwa masuknya penis di dalam
vagina untuk menyalurkan sperma. Saluran uretra pada penis berfungsi ganda, yaitu
menyalurkan semen dan urin. Penis terdiri atas 3 massa selindris jaringan erektil dan
urethra. Bagian luarnya diliputi oleh kulit. Dua diantara selinder tersebut adalah korpora
kavernosa penis yang terletak pada bagian dorsal dan yang satunya terletak dibagian
ventral dan disebut korpus kavernosum urethrae dan mengelilingi urethra. Pada bagian
ujungnya mengalami pelebaran membentuk glans penis.
2. Organ Reproduksi Betina
Pada manusia organ reproduksi
betina biasanya terdiri atas 2 buah
ovarium, 2 buah oviduk, uterus, vagina
dan genitalia luar.
Gambar 9.3 Alat reproduksi perempuan
(Sumber: https://se.dreamstime.com/arkivbild-
urin-
kvinnligsystem-image23478922 )
356
a. Ovarium
Ovarium berbentuk amandel, terdiri atas dua daerah utama yaitu medulla dan
korteks. Medulla mengandung beberapa pembuluh darah dan sedikit jaringan ikat longgar.
Korteks terutama mengandung folikel ovarium dengan stadium perkembangan yang
berbeda. Folikel ovarium terdiri atas oosit yang dikelilingi oleh sel-sel folikel. Folikel
ovarium terdiri atas oosit yang dikelilingi oleh sel-sel folikel. Folikel ovarium tertanam di
dalam stroma korteks. Dapat dibedakan atas tiga jenis adalah (i) folikel-folikel
primordial, (ii) folikel-folikel yang sedang tumbuh, terdiri atas folikel primer, folikel
sekunder dan folikel tersier, (iii) folikel Graaf.
Gambar 9.4 Ovarium pada wanita
(Sumber: http://humananatomychart.us/page/190/ )
b. Uterus atau rahim dan oviduk
Pada manusia, dinding uterus terdiri atas tiga lapis, yaitu (i) perimetrium yang
merupakan lapisan luar serosa dan terdiri atas jaringan ikat,(ii) miometrium ditengah
yang terdiri atas otot polos, dan (iii) endometrium atau mukosa uterus. Oviduct atau
tuba fallopii pada manusia panjangnya sekitar 12 cm, berfungsi sebagai saluran telur.
357
Gambar 9.5 Uterus pada perempuan
(Sumber: https://www.online-sciences.com/the-living-organisms/the-function-
of-the-uterus-in-the-female-reproductive-system/)
SAYA BELUM MENGERTI !!!
Setelah mambaca tentang alat reproduksi, tanyakanlah hal-hal yang
belum dimengerti kepada teman atau dosen Anda!
_________________________________________________________
_________________________________________________________
_________________________________________________________
_________________________________________________________
____
D. SIKLUS MENSTRUASI
Siklus menstruasi adalah siklus reproduksi yang berlangsung pada hewan primata
betina dewasa seksual yang ditandai dengan adanya haid. Pada manusia menstruasi
biasanya ber-akhir pada umur di atas 45 hingga 50 tahun, periode ini biasa disebut
periode menopause. Lama siklus menstruasi biasanya kurang lebih 28 hari. Siklus
menstruasi biasanya dimulai antara 12 dan 15 tahun. Periode ini biasa disebut periode
menarch.
358
Siklus menstruasi terdiri atas 3 fase adalah (i) fase proliferasi, (ii) fase sekresi,
(iii) fase menstruasi. Fase proliferasi merupakan fase dimana kelenjar endometrium
mengalami pertumbuhan sebagai akibat berlangsungnya pembelahan sel secara
berulangulang. Pada fase ini kadar hormon esterogen di dalam plasma darah meningkat.
Pada akhir fase ini performance kelenjar tampak lurus, lumen sempit dan sel-sel mulai
mengakumulasi glikogen pada daerah disekitar inti, arteri spiralis memanjang dan
berkelok-kelok.
Fase sekresi atau fase luteal dimulai setelah ovulasi dan sangat tergantung pada
pembentukan korpus luteum yang mensekresikan progesteron. Progesteron bekerja
merangsang sel-sel kelenjar untuk bersekresi. Kelenjar menjadi berkelok-kelok karena
lumennya melebar akibat bahan sekret yang terakumulasi di dalamnya. Pada fase ini
endometrium mencapai tebal yang maksimum sebagai akibat penimbunan bahan sekret dan
terjadinya oedema stroma. Selama fase ini pembelahan mitosis mulai sangat menurun,
sementara itu pemanjangan dan berkelok-keloknya arteri spiralis terus berlangsung dan
meluas ke bagian superfisial endometrium.
Fase menstruasi terjadi bila ovum tidak dibuahi sehingga tidak ada implantasi. Tidak
adanya implantasi menyebabkan tidak terbentuknya plasenta. Tidak adanya plasenta
menyebabkan tidak terbentuknya hCG, sehingga tidak ada yang memelihara korpus luteum.
Akibatnya korpus luteum berdegenerasi. Degenerasi korpus luteum menjadi korpus
albican menyebabkan produksi progesteron menurun secara drastis hingga mencapai
kadar yang tidak mempu mempertahankan penebalan endometrium. Akibatnya terjadi
penyusutan dan peluruhan endometrium.
Pada umumnya panjang siklus menstruasi rata-rata berkisar 28 hari. Menstruasi
adalah peristiwa keluarnya darah dari vagina. Darah haid berasal dari lumen uterus dan
timbul akibat terlepasnya bagian lapisan fungsional dari endometrium yang sebelumnya
dipersiapkan untuk menerima sel telur yang telah dibuahi atau zygot. Lama menstruasi
berkisar 2-6 hari. Jangka waktu dari hari pertama haid sampai hari pertama haid
berikutnya disebut daur haid atau siklus menstruasi. Siklus menstruasi dianggap normal
apabila berlangsung diantara 21-45 hari lamanya, dan dikatakan teratur bilamana
perbedaan dalam daur haid yang dialami seorang wanita tidak lebih dari satu minggu
lamanya.
Perubahan-perubahan selama siklus menstruasi sangat erat kaitannya dengan
perubahan-perubahan yang berlangsung di dalam ovarium. Perubahan-perubahan yang
berlangsung pada ovarium meliputi tiga tahap adalah (i) pra ovulasi (ii) ovulasi, dan (iii)
pasca ovulasi. Tahap pra ovulasi adalah jangka waktu antara hari pertama haid sampai saat
ovulasi. Lamanya tahap praovulasi dapat berubah-ubah pada seseorang dan berbeda
359
diantara para wanita. Tahap pasca ovulasi adalah jangka waktu antara ovulasi sampai hari
pertama haid berikutnya. Untuk semua siklus menstruasi, lamanya tahap pasca ovulasi
tetap sama adalah rata-rata 14 hari, adalah antara 12-16 hari lamanya. Oleh sebab itu
panajang pendeknya daur menstruasi tidak ditentukan oleh tahap pasca ovulasi melainkan
oleh tahap pra ovulasi.
Gambar 9.6 Kejadian-kejadian penting selama siklus menstruasi
(Sumber: http://www.siklusmenstruasi.com/ )
Diskusikan Bersama Teman Kelas Anda!
Apa yang akan terjadi jika terdapat lebih dari satu folikel yang
dapat berkembang secara sempurna dalam satu siklus menstruasi?
______________________________________________________
______________________________________________________
______________________________________________________
______________________________________________________
360
SAYA BELUM MENGERTI !!!
Setelah mambaca tentang siklus
menstruasi, tanyakanlah hal-hal yang
belum dimengerti kepada teman atau
dosen anda!
E. PEMBENTUKAN SEL SPERMA DAN SEL TELUR
1. Spermatogenesis
Spermatogenesis adalah proses pembentukan sperma. Proses tersebut berlangsung
di dalam testis. Setelah spermatogonia membelah secara mitosis, dilanjutkan dengan
pembelahan miosis. Pada pembelahan miosis I, spermatosit primer menghasilkan
spermatosit sekunder yang haploid diad. Melalui pembelahan miosis kedua, spermatosit
sekunder membelah dan menghasilkan spermatid yang haploid monad. Dalam proses ini,
setiap satu sel spermatosit primer menghasilkan 4 spermatid dan spermatid mengalami
differensiasi dan diubah menjadi spermatozoa melalui spermiogenesis.
Gambar 9.7 Spermatogenesis
2.(SOumobgeern: ehtistp://byjus.com/biology/spermatogenesis/ )
361
Oogenesis adalah proses pembentukan gamet betina atau sel telur yang berlangsung
di dalam gonad betina atau ovarium. Mula-mula oogonia mengalami proliferasi secara
mitosis, kemudian tumbuh menjadi oosit primer, lalu memasuki tahapan pemasakan
(miosis). Pembelahan miosis pertama menghasilkan satu sel oosit sekunder, dan satu sel
polosit atau badan polar pertama. Pada pembelahan miosis kedua, oosit sekunder
membelah menghasilkan satu sel ootid dan satu badan polar pertama atau polosit. Badan
polar seringkali mengalami degenerasi sebelum memasuki pembelahan miosis kedua.
Oogenesia pada manusia secara teoritis satu oosit primer menghasilkan satu ovum yang
fungsional dan tiga polosit.
Gambar 9.8 Oogenesis
(Sumber: http://www.siklusmenstruasi.com/ )
SAYA BELUM MENGERTI!
Setelah mambaca tentang pembentukan sel
sperma dan sel telur, tanyakanlah hal-hal
yang belum dimengerti kepada teman atau
dosen anda!
362
F. PEMBUAHAN
Fertilisasi pada berbagai jenis hewan sangat bervariasi. Namun demikian
berdasarkan tempat berlangsungnya, dikenal ada dua yaitu fertilisasi internal dan
fertilisasi eksternal. Fertilisasi internal adalah fertilisasi yang berlangsung di dalam
tubuh induk misalnya dijumpai pada manusia, berbagai dan jenis mamalia, burung dan
reptil. Sedangkan fertilisasi eksternal adalah fertilisasi yang berlangsung di luar tubuh
induk misalnya dijumpai pada katak, ikan dan kebanyakan hewan in vertebrata yang hidup
di air. Hasil fertilisasi adalah zigot.
Gambar 9.9 Fertilisasi
(Sumber: Gleencoe Science, Biology)
Sperma dan telur yang telah matang, bila bertemu memungkinkan terjadinya
pembuahan (fertilisasi). Hasil pembuahan adalah zygot, yaitu hasil penyatuan antara sel
sperma dan sel telur.
Zygot yang telah terbentuk selanjutnya mengalami serangkaian pembelahan sel.
Adanya pembelahan sel mengubah keadaan zygot yang satu sel menjadi banyak sel. Zygot
yang membelah-belah akhirnya membentuk morula, dan morula berubah menjadi blastula,
yaitu embrio berbentuk bulat dan memiliki rongga. Rongga blastula disebut blastocoel.
Blastula pada manusia dan kebanyakan mamalia disebut blastokista. Pada hewan yang
embrionya berkembang di dalam rahim, misalnya pada manusia, selama proses pembelahan
berlangsung, embrio mulai bergerak dari tempat berlangsungnya fertilisasi menuju rongga
rahim. Pada saat ia mencapai stadium blastula (blastokista), embrio tersebut kemudian
terimplantasi atau tertanam pada dinding rahim. Blastokista kemudian mengalami
perkembangan lebih lanjut.
363
Gambar 9.10 Perkembangan embrio
(Sumber: http://www.jendelailmupengetahuan.com/2015/10/proses-pembuahan-pada-manusia.html )
PIKIRKAN!!!
Diskusikan bersama teman kelas Anda!
Apa yang terjadi jika plasenta tidak segera dipotong saat bayi baru
lahir?
SAYA BELUM MENGERTI!!!
Setelah mambaca tentang pembuahan, tanyakanlah hal-hal
yang belum dimengerti kepada teman atau dosen anda!
364
G. PENGATURAN KELAHIRAN
Untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, maka laju kelahiran perlu diatur
melalui berbagai cara. Untuk itu pemerintah melaksanakan program Keluarga Berencana.
Pengaturan kelahiran dapat ditempuh dengan berbagai cara yaitu:
1. Secara biologis atau sering disebut sistem kalender atau pantangberkala,
Gambar 9.11 Menstrual cycle of 28 days
(Sumber: http://www.fullcirclehealthcareinc.com/menstrual- )cycles.html )
2. Secara kontrasepsi yaitu dengan menggunakan hormon-hormon sintesis, dapat
berupa pil atau suntikan
Gambar 9.12 Obat kontrasepsi berupa pil dan cairan suntik
(Sumber: http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup )
365
3. Secara mekanik misalnya dengan menggunakan kondom/spiral
Gambar 9.13 Alat kontrasepsi spiral
(Sumber: http://intimatehealthhelp.net )
4. Pengaturan secara kimiawi, misalnya penggunaan spermisida yang dapat membunuh
spermatozoa
Gambar 12.14 Spermisida
(Sumber:http://www.heardcountyrecreationdepartment.com/k/contraceptives-sponge )
5. Melalui pembedahan atau sterilisasi misalnya vasektomi pada laki-laki dan tubektomi
pada wanita.
366
Gambar 9.15 Vasektomi dan tubektomi
(Sumber:http://www.heardcountyrecreationdepartment.com/k/contraceptives-0sponge )
SAYA BELUM MENGERTI!!!
Setelah mambaca tentang pengaturan kelahiran,
tanyakanlah hal-hal yang belum dimengerti kepada
teman atau dosen Anda!
H. PENYAKIT KELAMIN
Penyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah penyakit dimana
kekebalan tubuh menjadi lumpuh. AIDS disebabkan oleh Virus HIV (Human
Immunodeficiency Virus) yang menyerang sel-sel darah putih (Sel T helper) yang
berperan menjaga kekebalan tubuh. Bila tubuh terinfeksi HIV maka sel T helper akan
hancur sehingga menyebabkan orang yang terinfeksi HIV tidak mempunyai sistem
pertahanan terhadap serangan virus atau bakteri. Gejala penyakit AIDS baru dapat
dirasakan penderita 8 sampai 10 tahun setelah virus menginfeksi. HIV ditularkan melalui
hubungan seksual, transfuse darah , jarum suntik. Ibu yang mengidap HIV dapat
menularkan HIV kepada bayi di dalam kandungannya. Sampai saat ini penyakit AIDS belum
ditemukan obatnya.
367
AIDS dapat menimbulkan gejala seperti mudah lelah atau lelah berkepanjangan,
sesak napas dan batuk-batuk berkepanjangan, pembesaran kelenjar di sekitar leher dan
lipatan paha, sering demam disertai keringat tanpa sebab di malam hari, berat badan
menurun drastis, diare berkepanjangan, dan timbulnya bercak-bercak merah kebiruan
pada kulit. Penyakit kelamin yang lain adalah gonorea, sifiis, herpes genital, klamidia,
trikomoniasis, kandidiasis vagina dan kutil kelamin.
SAYA BELUM MENGERTI!!!
Setelah mambaca tentang penyakit
kelamin, tanyakanlah hal-hal yang belum
dimengerti kepada teman atau dosen
Anda!
368
BIO LABORATORIUM
PENGAMATAN FOLIKEL PADA OVARIUM
A. Alat dan Bahan
1. Mikroskop
2. Preparat awetan ovarium
B. Langkah Pengamatan:
1. Meletakkan preparat tersebut diatas meja preparat mikroskop,
mengamati secara bertahap dengan pembesaran lemah dan
pembesaran kuat.
2. Mengamati secara seksama preparat ovarium yang terdapat folikel-
folikel.
3. Menggambar bayangan preparat ovarium yang terlihat pada
mikroskop.
C. Hasil Pengamatan
Hasil Pengaamatan Foto mikroskop penampang melintang
ovarium dan folikel
Perbesaran:
Keterangan gambar
Buatlah deskripsi singkat mengenai objek yang telah anda amati!
369
RUANG RANGKUMAN
370
RUANG PETA KONSEP
Setelah Anda membaca materi sistem reproduksi manusia, buatlah
peta konsep! Caranya, daftarkanlah kata-kata atau konsep
penting. Selanjutnya hubungkan konsep yang satu dengan yang lain
dengan menggunkan preposisi.
371
RUANG ISTILAH
PENTING
_
_
_
_
_
_
_
_
_
_
_
372
REVIEW
PENGETAHUAN
Bagian ini berfugsi untuk mereview pengetahuan Anda setelah
mempelajari modul di rumah. Anda diminta untuk menjawab pertanyaan-
pertanyaan berdasarkan hasil bacaan Anda. Review pengetahuan
mengharapkan jawaban yang akan menjadi dasar bagi Anda untuk berpikir
pada tingkat yang lebih kompleks.
1. Jelaskan fungsi dari sistem reproduksi!
Jawab:
2. Tuliskan urutan saluran reproduksi pada pria!
Jawab:
3. Sebutkan urutan saluran reproduksi pada wanita!
Jawab:
4. Sebutkan secara berurutan jalur perjalanan sperma dari testis!
Jawab:
5. Sebutkan fungsi dari:
a. Ovarium
b. Testis
c. Vas deferens
d. Oviduk
Jawab:
373
REVIEW
PENGETAHUAN
6. Jelaskan istilah-istilah berikut:
a. spermatozoa
b. implantasi
c. embrio
d. fetus
Jawab:
7. Jelaskan bagaimana proses terjadinya menstruasi!
Jawab:
8. Apakah yang dimaksud dengan menopause?
Jawab:
9. Mengapa pembuahan pada manusia disebut fertilisasi internal?
Jawab:
10. Pada manusia, dimanakah terjadinya peristiwa fertilisasi?
Jawab:
374
REVIEW
PENGETAHUAN
11. Apa yang terjadi pada sel telur setelah dibuahi?
Jawab:
12. Jelaskan apa yang dimaksud dengan spermatogenesis dan oogenesis!
Jawab:
13. Tuliskan perbedaan antara spermatogenesis dan oogenesis!
Jawab:
14. Apa yang kamu ketahui tentang penyakit AIDS? Jelaskan pula bagaimana
mencegah penularan AIDS!
Jawab:
375
EVALUASI
1. Berikut ini adalah saluran reproduksi pada pria secara urut . . . .
A.testis, vas deferens, epididimis, uretra, penis
B. testis, epididimis, vas deferens, uretra, penis
C. testis, uretra, vas deferens, epididimis, penis
D. testis, epididimis, uretra, vas deferens, penis
E. testis, vas deferens, uretra, epididimis, penis
2. Peristiwa pelepasan ovum dari ovarium disebut . . . .
A. menstruasi
B. fertilisasi
C. ovipar
D. ovulasi
E.oviduk
Perhatikan gambar di bawah ini untuk nomor 3 dan 4 !.
376
3. Oviduk dan uterus berturut-turut ditunjukkan oleh gambar nomor . . . .
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 5 dan 1
4. Tempat terjadinya fertilisasi ditunjukkan oleh gambar nomor . . . .
A. 1
B. 3
C. 2
D. 4
E. 5
5. Di dalam penis terdapat saluran yang disebut uretra. Saluran ini berfungsi untuk
A.saluran sperma dan urine
B. penghasil sperma dan hormon
C. penghasil sperma dan urine
D. saluran sperma dari testis ke kantong sperma
E. penghasil ovum
6. Masa pubertas ditandai dengan dihasilkan dan dikeluarkannya . . . .
A.sperma oleh pria atau sel telur oleh wanita
B. testosteron oleh testis dan estrogen oleh ovarium
C. testosteron dan FSH
D. FSH dan LH
E. estrogen
7. Selaput pembungkus embrio salah satunya adalah amnion yang mempunyai fungsi
A.melindungi ibu dan janin
B. pertukaran zat antara ibu dan janin
C. melindungi embrio dari benturan
D. memberi makanan dan O2 pada embrio
E. penghasil sperma dan urine
377
8. Penghubung antara ibu dan embrio adalah . . . .
A. plasenta
B. amnion
C. khorion
D. yolk
E. tuba fallopi
9. Selain menghasilkan sel sperma, testis juga berfungsi sebagai tempat
pembentukan hormon ....
A. insulin
B. estrogen
C. progesteron
D. testesteron
E. folikel stimulating hormone
10. Seorang wanita sudah tidak produktif untuk bereproduksi yang ditandai
dengan tidak mengalami menstruasi disebut ....
A. oogenis
B. permatogenesis
C. ovulasi
D. menopause
E. spermatogenesis
11. Pada kembar identik .....
A.satu ovum dibuahi dua sperma
B. dua ovum dibuahi dua spermah
C. satu ovum dibuahi satu sperma
D. dua ovum dibuahi satu sperma
E. tiga ovum dibuahi satu sperma
12. Pernyataan berikut adalah usaha untuk mencegah penularan virus HIV, kecuali
A.menggunakan jarum suntik yang steril
B. peralatan operasi harus steril
C. tidak perlu melakukan donor darah
378
D.memeriksa darah sebelum melakukan transfusi darah
E. menggunakan jarum suntik sekali pakai
13. Sperma yang matang disimpan dalam....
A. urretra
B. epididimis
C. saluran prostat
D. tubulus seminiferus
E. vas deferens
14. Hormon yang dihasilkan oleh korpus luteum adalah....
A. prolaktin
B. progesteron
C.oksitosin
D.LH
E.FSH
15. Urutan perkembangan zigot yang benar sebelum implantasi adalah...
A. Morula-blastula-gastrula
B. Gastrula-morula-blastula
C. Blastula-gastrula-morula
D. Morula-gastrula-blastula
E. Blastula-moruls-gastrula
379
Perhatikan teka teki silang berikut ini pada bagian kolom dan baris, sudah terisi
jawaban. Tugas Anda adalah membuat pertanyaan pada tempat yang telah
disiapkan!
Menurun Mendatar
1. 2.
4. 3.
6. 5.
7. 9.
8. 10.
11. 13.
12. 15.
14. 16.
380
BAB 10
SISTEM
REPRODUKSI
HEWAN
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa diharapkan dapat
1. Mengidentifikasi alat-alat reproduksi pada hewan
2. Mengkomunikasikan alat-alat perkembangbiakan hewan
3. Mengkomunikasikan cara pembentukan sel kelamin pada tumbuhan
PETUNJUK KERJA
1. a. Perhatikan petunjuk modul!
b. Baca modul pembelajaran Anda dengan cermat, garis
bawahi semua kata-kata atau ide penting!
2. Kerja semua tugas yang ada di modul seperti:
▪ Info Penting
▪ Pikirkan!
▪ Saya Belum Mengerti
▪ Ruang Rangkuman
▪ Ruang Peta Konsep
▪ Ruang Istilah Penting
▪ Reviw Pengetahuan
▪ Teka Teki Silang
▪ Bio Laboratorium
381