Sem 1 / 2018 KANWIL DJPB PROVINSI DIY —————
bagi KPPN dalam memberikan keyakinan yang memadai bahwa tugas agar dilakukan evaluasi penyebab Nilai NKP K3 Pegawai yang tidak sesuai
dan fungsi KPPN telah dilaksanakan sesuai dengan SOP, peraturan dan/ kinerja riil. Evaluasi tersebut antara lain: pemberian jenis IKU ke pegawai,
atau petunjuk teknis yang berlaku. Selain itu Kepala KPPN juga dapat pembagian IKU antar pegawai, masih ada/tidaknya IKU yang bersifat
memperoleh informasi yang lebih dini apabila terdapat indikasi terjadinya tanggung renteng.
pelanggaran dalam pelaksanaan SOP, peraturan dan/atau petunjuk teknis 2. Pemanfaatan survey online untuk pengukuran kepuasan pengguna
yang berlaku yang dapat mengarah kepada tindakan yang menyimpang. layanan (apabila dimungkinkan), survey kepemimpinan, kuesioner umpan
Kegiiatan tersebut pada akhirnya akan memberikan masukan kepada balik, pengukuran indeks efektifitas edukasi dan komunikasi, dan lainnya .
Kepala KPPN dalam menjaga dan meningkatkan kualitas tata kelola Pelaksanaan survey secara online, selain meringankan beban biaya KPPN
penyelenggaran tugas dan fungsi KPPN. dan Satker, juga mendukung efektifitas dalam pemrosesan hasil pekerjaan.
3. Penyediaan monitoring antrian loket berbasis web / online untuk
h. Terhadap permasalahan terkait ketidaklengkapan data yang dituangkan peningkatan kepuasaan pengguna layanan (sembari menunggu
dalam Capaian IKU Kemenkeu Three dan kesalahan pencantuman formula pemberlakuan e-spm secara nasional)
untuk menghitung capaian IKU Kemenkeu Three, Tim Pembinaan dan 4. Peningkatan kualitas laporan Pengelolaan Kinerja baik dari segi materi
Supervisi menyampaikan rekomendasi agar KPPN selalu berpedoman maupun penyajian antara lain :
pada KMK 467/KMK.01/2014 dan Kepdirjen Perbendaharaan Nomor KEP- • Konten isi diupayakan informatif yaitu dengan menyajikan perbandingan
241/PB/2015 tentang Pengelolaan Kinerja. Selain itu, dalam menuangkan capaian periode berjalan dengan periode sebelumnya; mengidentifikasikan
data untuk memperhitungkan capaian IKU agar senantiasa berpedoman potensi maksimal dari setiap komponen target kinerja, serta
pada manual IKU tahun berjalan, mengingat DJPb merupakan organisasi mengungkapkan ulasan atas target kinerja yang belum tercapai secara
yang sangat dinamis sehingga dimungkinkan terjadi perubahan cara maksimal.
perhitungan IKU meskipun maksud dan tujuan IKU tersebut sama dengan • Metode penarikan hubungan permasalahan dengan perumusan rencana
tahun sebelumnya. Tim Pembinaan dan Supervisi juga memberikan aksi
masukan kepada para pengelola kinerja agar pada tahun 2018, Pengelola • Penambahan variasi grafik/ tabel yang mendukung
Kinerja atau mekanisme pengelolaan kinerja yang ada diharapkan dapat
menjadi trouble solver maupun entry point dalam upaya peningkatan 2. PERMASALAHAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN ADMINISTRASI
kinerja unit organisasi. Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu disusun a. Terhadap permasalahan surat penolakan atas permohonan
langkah strategis untuk perbaikan pengelolaan kinerja, misalnya : persetujuan pembukaan rekeningpengeluaran yang tidak ada pertinggal
surat permohonan beserta data pendukung dari satker, Tim Pembibnaan
1. Evaluasi atas nilai kinerja pegawai berdasarkan K3. Dalam NKP K3 Pegawai dan Supervisi menyampaikan rekomendasi agar KPPN meningkatkan
tahun 2016 dan 2017, terdapat variasi nilai kinerja yang didapatkan oleh tertib administrasi, agar hardcopy surat permohonan dari satker tetap
pegawai antara lain Sangat Baik, Baik, dan Cukup. Merujuk nilai NKP K3 dilampirkan pada pertinggal surat penolakan, sebagaimana dilakukan pada
pegawai tersebut agar dilakukan evaluasi apakah telah sesuai dengan
kinerja riil pegawai. Apabila belum sesuai dengan kinerja riil pegawai LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI
232
————— KANWIL DJPB PROVINSI DIY Sem 1 / 2018
surat persetujuan pembukaan rekening. Hal tersebut akan bermanfaat ABDI DALEM KERATON
apabila suatu saat KPPN menghadapi pemeriksaan, KPPN tetap memiliki
bukti dukung sehingga dapat menelusuri historySatuan Kerja terkait 233
penatausahaan rekening.
b. Terhadap permasalahan penatausahaan kartu cuti pegawai yang
belum lengkap, Tim Pembinaan dan Supervisi menyampaikan rekomendasi
agar KPPN lebih teliti dalam penatausahaan kartu cuti pegawai dan selalu
di upload pada situs https://pbnopen.kemenkeu.go.id. Sesuai dengan
Peraturan Badan Kepegawaian Negara RI Nomor 24 Tahun 2017 tentang
Tata Cara Pemberian Cuti PNS, walaupun permasalahan ini bersifat hanya
administratif,tetap penting untuk diperhatikan karena berkaitan dengan
hak-hak pegawai.
3. PERMASALAHAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN SARANA DAN
PRASARANA
Terhadap permasalahan aplikasi yang digunakan untuk melakukan pelayanan
langsung kepada Satker, terkadang tidak dapat digunakan secara optimal
akibat terkendala jaringan yang sibuk pada saat periode puncak layanan,
Tim Pembinaan dan Supervisi menyampaikan saran agar pada periode
puncak layanan tersebut Kepala KPPN membuat langkah-langkah strategis
agar tidak terjadi penumpukan antrian akibat proses operasional aplikasi
yang lambat. Kepala KPPN dapat membuat Tim Task Force untuk menangani
antrian yang memanjang akibat kondisi khusus (misalnya pembayaran Gaji
Ketigabelas, pembayaran Tunjangan Hari Raya, pengajuan SPM pada akhir
tahun anggaran). Petugas di Loket CSO dan pegawai Middle Office Pencairan
Dana dapat diperbantukan untuk melakukan rekonsiliasi gaji atau melakukan
verifikasi SPM secara substantif dan formal namun penyampaian ADK SPM
tetap dilakukan di Loket Konversi. Kepala KPPN juga dapat mengkondisikan
petugas keamanan untuk melakukan pengawasan pengambilan nomor
antrian agar yang mengambil benar-benar petugas satker pemilik KIPS dan
telah membawa dokumen pencairan anggaran. Langkah-langkah tersebut
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI
Sem 1 / 2018 KANWIL DJPB PROVINSI DIY —————
diharapkan dapat mengurangi waktu tunggu satker akibat operasional aplikasi dengan baik dalam mencapai tujuannya. Beberapa langkah yang dapat diambil
yang lambat. oleh Kepala KPPN antara lain:
4. PERMASALAHAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN SUMBER DAYA • Mendorong para pegawai KPPN untuk mempelajari peraturan terkait
MANUSIA (SDM) proses bisnis KPPN tidak sebatas pada ruang lingkup pekerjaan yang
Terhadap perbedaan antara detil permintaan koreksi yang disampaikan menjadi tanggungjawabnya, namun juga berusaha memahami secara
oleh satker dengan detil hasil koreksi yang dihasilkan oleh Aplikasi SPAN, komprehensif supaya roda pelayanan di KPPN berjalan dengan baik sesuai
Tim Pembinaan dan Supervisi Kanwil DJPb DIY menyarankan agar Petugas ketentuan. Hal tersebut akanmenjadi alat check and balance apabila
Validasi SPAN KPPN Yogyakarta lebih teliti dalam melakukan reviu terhadap ada SOP yang tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya. Merupakan
permintaan koreksi. Petugas validasi SPAN agar memastikan bahwa ADK data keniscayaan Reviu SOP dilakukan terlebih terhadap peraturan-peraturan
koreksi tagihan yang diunggah pada Aplikasi SPAN telah sama dengan detil baru.
permintaan koreksi dari Satker sebelum melakukan validasi secara sistem
pada Aplikasi SPAN. • Implementasi Sistem manajemen Mutu ISO 9001:2015 yang saat ini
telah diberlakukan, hendaknya dapat menjadi momentum evaluasi dan
Terkait dengan permasalahan yang ditemukan oleh Tim Pembinaan dan perbaikan terhadap pelaksanaan proses bisnis.
Supervisi, dapat ditarik garis merah bahwa sebagian besar akar masalahnya
terletak pada human error atau kesalahan yang dilakukan SDM. Dalam • Pengujian kepatuhan yang diamanatkan oleh Kepdirjen nonor KEP-525/
menjalankan proses bisnis di KPPN, karena pemahaman terhadap peraturan, PB/2017 hendaknya dapat benar-benar dapat dimanfaatkan sebagai alat
tingkat kedisiplinan, tingkat ketelitian, dan tingkat problem solving yang untuk memberikan masukan yang dapat memelihara dan meningkatkan
berbeda satu sama lain. kualitas tata kelola penyelenggaraan tugas dan fungsi KPPN.
Harus diakui bahwa tantangan pengelolaan SDM pada DJPb saat ini cukup • Melaksanakan sosialisasi internal dan melakukan GKM secara teratur
beragam, antara lain terkait perubahan komposisi generasi SDM, kesiapan SDM untuk membahas peraturan yang berkaitan dengan tugas pokok sehari-
untuk mendukung program strategis DJPb, belum meratanya skill/ kompetensi hari sebagai upaya menyamakan pemahaman dan persepsi terhadap
analitis pegawai DJPb dan belum membudayanya program self development. suatu peraturan sehingga diperoleh standar pelayanan yang sama oleh
Terkait hal tersebut, agar dijadikan tantangan organisasi, Kepala KPPN harus seluruh pegawai KPPN. Kepala KPPN memastikan bahwa peraturan yang
responsif dan mencari solusi terbaik untuk kelangsungan pelayanan yang telah di-GKM-kan telah diimplementasikan sesuai dengan ketentuan.
excellent di KPPN.
Para Kepala KPPN hendaknya senantiasa mengupayakan dan memastikan • Melakukan mutasi internal minimal satu kali dalam satu tahun dengan
bahwa program Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan untuk tetap memperhatikan kepentingan dan kemampuan pegawai.
meningkatkan kemampuan dan kapasitas sumber daya manusia berjalan
• Peka terhadap perubahan yang terjadi pada organisasi serta responsif
234 terhadap peraturan ataupun ketentuan baru dalam pelaksanaan tugas di
KPPN.
• Memegang teguh prinsip pelayanan yang bertujuan memberikan kepuasan
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI
————— KANWIL DJPB PROVINSI DIY Sem 1 / 2018
KERIS JAWA
terhadap pengguna layanan tanpa melanggar ketentuan yang berlaku arus informasi dan perkembangan teknologi.
sehingga tidak berpotensi menimbulkan kerugian bagipegawai maupun • Effective dan efficient, yang bermakna efektif yaitu setiap pekerjaan
organisasi.
dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi dalam batas waktu
Sejalan dengan budaya kerja Kementerian Keuangan, Kepala KPPN dapat yang ditentukan. Efisien yaitu mencapai tujuan organisasi dengan
mendorong para pegawainya untuk memahami dan mengimplementasikan menggunakan input (biaya) yang sama untuk menghasilkan output (hasil)
grand design budaya organisasi di lingkungan DJPb tahun 2018 – 2020. Budaya yang lebih besar.
tersebut dikenal dengan SMILE-C, yaitu: • Commitment, yang bermakna bahwa setiap pegawai DJPb siapberkomitmen
menjaga nilai Kementerian Keuangan dan terus meningkatkan prestasi.
• Share and Care, yang bermakna bahwa setiap pegawai harus memiliku
rasa saling peduli dan berbagi untuk meningkatkan sinergi dan kerja sama. Melalui pelaksanaan perilaku terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam
grand design budaya organisasi DJPb tersebut, diharapkan seluruh KPPN di
• Modern, yang bermakna bahwa setiap pegawai harus siap dalam lingkup Kanwil DJPb Provinsi DIY dapat melakukan pekerjaan dengan lebih
pelaksanaan pekerjaan dengan dukungan teknologi yang modern baik dari berbagai sisi dan berkompetisi secara sehat dalam mencapai tujuan
organisasi.
• Innovative, yang bermakna bahwa DJPb akan mendorong setiap pegawai
untuk menujukkan inovasi dalam penyelesaian pekerjaan 235
• Learn, yang bermaksa para pegawai di lingkungan DJPb diharapkan untuk
terus belajar di kantor maupun di luar kantor untuk mengimbangi derasnya
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI
Sem 1 / 2018 KANWIL DJPB PROVINSI DIY —————
B. REKOMENDASI KEPADAKANTOR PUSAT DITJEN Tabel 119 Surat Usulan Kebutuhan Sarana Prasarana pada KPPN
PERBENDAHARAAN C.Q. BAGIAN ORGANISASI DAN TATA
LAKSANA SETDITJEN PERBENDAHARAAN. KPPN Keterangan
No
I. PERMASALAHAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN SARANA DAN
PRASARANA 1. KPPN Yogyakarta Surat Kepala KPPN Yogyakarta tanggal 14 Februari 2018, Nomor : S-
2. KPPN Wonosari 552/ WPB.15/KP.01/2018
Hasil Survey Kepuasan Pegawai yang disebar di KPPN Lingkup Kanwil DJPb Surat Kepala KPPN Wonosari tanggal 23 Mei 2017, Nomor : S-
DIY pada periode semester II 2017 dan semester I 2018 menunjukkan terus 3. KPPN Wates 474/WPB.15/KP.03/2017 tentang Permintaan PC Unit, Printer dan
menurunnya indeks kepuasan pegawai. Hasil perbandingan Indeks Kepuasan Uninteruptible Power Supply (UPS)
Pegawai pada kedua periode tersebut di KPPN Yogyakarta adalah turun 2,87% Aplikasi SAKURA, 996 – Pengadaan Perangkat Pengolah Data dan
KPPN Wonosari turun 3,58% dan KPPN Wates turun 6,3%. Trend menurun Komunikasi
ini disebabkan antara lain karena ketidakpuasan pegawai terhadap kondisi Surat Kepala KPPN Wates tanggal 9 November 2017 Nomor : S-1033/
sarana prasarana pendukung yang tidak memenuhi harapan para pegawai. WPB.15/ KP.0210/2017 tentang Permintaan Peralatan dan Mesin
Seluruh KPPN lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I.Yogyakarta, Surat Kepala KPPN Watestanggal 20 Februari 2018 Nomor : S-184/
menghadapi permasalahan yang berhubungan dengan kondisi sarana dan WPB.15/KP.0301/2018 tentang Usulan Kebutuhan Anggaran TA 2019
prasarana penunjang berlangsungnya proses bisnis pada KPPN, antara
lain komputer yang spesifikasinya sudah tidak qualified untuk aplikasi yang Sampai dengan saat ini, ini belum ada tindak lanjut dari Kantor Pusat DJPb
digunakan maupun kondisi mesin antrean dan printer pencetakan KIPS yang terkait surat yang disampaikan oleh KPPN. Namun demikian, KPPN Yogyakarta,
rusak. Wonosari dan Wates senantiasa berkoordinasi dengan Kanwil DJPb Provinsi DIY
baik pada saat masa pembinaan dan supervisi berlangsung mapupun melalui
KPPN Yogyakarta, Wonosari dan Wates telah bersurat ke Kantor Pusat DJPb media komunikasi berupaya menjalankan troubleshooting guna kelancaran
terkait permasalahan tersebut melalui surat sebagai berikut: proses bisnis pada KPPN.
Terkait dengan pemenuhan sarana prasarana dan kelancaran proses layanan
terhadap stakeholder, Kantor Pusat DJPb agar dapat segera menindaklanjuti
permasalahan yang dihadapi oleh KPPN dengan cara menambah alokasi
belanja modal untuk didistribusikan pada KPPN yang memerlukan.
236 LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
I. PERMASALAHAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN SUMBER DAYA 223377
MANUSIA (SDM)
Berdasarkan data kepegawaian, KPPN Lingkup Kanwil DJPb Provinsi DIY
seluruhnya mengalami kekosongan pada sebagian formasi Pejabat Eselon IV
atau akan memasuki masa purna bakti.
Tabel 120 Pemetaan Jumlah Pejabat di KPPN
No KPPN Pejabat Eselon III Pejabat Eselon IV
1 Yogyakarta Seharusnya Kondisi Saat ini Seharusnya Kondisi
2 Wonosari Saat ini
3 Wates
Keterangan 1 orang 1 orang 5 orang 4 orang
1 orang 1 orang 4 orang 1 orang
1 orang 1 orang 4 orang 3 orang
TMT 1 Januari 2019 Kepala KPPN TMT 1 Desember 2018 Kasubbag
Wonosari memasuki masa pensiun Umum KPPN Wates Pensiun
TMT 1 Maret 2019 Kasi Pencairan
Dana KPPN Wates Pensiun
Kekosongan formasi Kepala Seksi yang terlalu lama akan membawa dampak
yang kurang baik bagi KPPN karena pengawasan atas jalannya proses bisnis
serta output hasil pekerjaan menjadi tidak maksimal. Oleh karena itu, Tim
Pembinaan dan Supervisi memberikan rekomendasi kepada Kantor Pusat
DJPb untuk segera mengisi kekosongan formasi tersebut dengan Sumber
Daya Manusia yang diharapkan masih memiliki usia produktif yang panjang
sehingga dapat mendukung capaian prestasi pada KPPN Lingkup Kanwil DJPb
Provinsi DIY.
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI
Capacity Building Lingkup Kanwil DJPb Provinsi DIY
“Bersinergi Untuk Prestasi Yang Lebih Baik”
Magetan - Sarangan – Mojosemi : “Lake to Remember”
————— KANWIL DJPB PROVINSI DIY Sem 1 / 2018
-LALAMMPPIRIRAANN
MUSEUM BUDAYA RUMAH TEMBI
Museum Rumah Budaya Tembi mempunyai beberapa koleksi yang variatif, berupa peralatan tradisional jawa antara lain peralatan dapur seperti tungku dan dandang, senjata berupa keris dan tombak, peral-
atan bertani berupa bajak, peralatan seni gamelan dan bartik, dan juga foto foto jaman dahulu, poster kuno bahkan ada sepeda motor kuno serta perpustakaan dengan jumlah naskah yang mencapai kurang
lebih 5000 buah
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 239
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
240 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 224411
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
242 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 224433
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
244 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 224455
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
246 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 224477
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
248 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 224499
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
250 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 225511
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
252 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 225533
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
254 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 225555
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
256 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 225577
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
258 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 225599
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
260 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 226611
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
262 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 226633
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
264 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 226655
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
266 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 226677
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
268 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 226699
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
270 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 227711
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
272 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 227733
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
274 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 227755
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
276 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 227777
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
278 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 227799
Sem 1 / 2018 KPPN YOGYAKARTA —————
280 LAPORAN HASIL PEMBINA AN DAN SUPERVISI
——————KAKNPPWNILYDOJGPYBAPKRAORVTAINSI DIY Sem 1 / 2018
LAPORAN HASIL PEMBINAAN DAN SUPERVISI 228811