4.2.1 Peraturan Direksi PT Pegadaian (Persero) Nomor 2 Tahun 2013
tentang Pedoman Prinsip Mengenali Nasabah
4.2.2 Peraturan Direksi PT Pegadaian (Persero) Nomor 35 Tahun 2013
Tentang Pelaporan Transaksi Keuangan Mencurigakan
4.2.3 Peraturan Direksi PT Pegadaian (Persero) Nomor 8 Tahun 2015
Tentang Pedoman Pengisian Formulir Data Nasabah
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit ini dapat diases di tempat kerja maupun tempat kerja simulasi.
1.2 Unit ini dapat diases dengan metode uji tertulis, wawancara, dan lisan.
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Pedoman Prinsip Mengenali Nasabah
3.1.2 Pedoman Pengisian Formulir Data Nasabah
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Membedakan nasabah berisiko tinggi dan berisiko rendah
3.2.2 Menganalisa karakter nasabah
3.2.3 Mengoperasikan system aplikasi
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam meverifikasi data
4.2 Ramah, sopan, sabar dan komunikatif sesuai dengan budaya
perusahaan
5. Aspek kritis
5.1 Tidak teliti dalam memeriksa keaslian identitas nasabah
5.2 Verifikasi nasabah tidak dilakukan
5.3 Pemisahan kriteria nasabah risiko tinggi tidak dilakukan
43
KODE UNIT : K.649210.010.01
JUDUL UNIT : Melakukan Penerimaan Barang Jaminan
DESKRIPSI UNIT : Unit kompetensi ini mencakup pengetahuan,
keterampilan dan sikap kerja untuk
melakukan penerimaan barang jaminan mulai
dari menyiapkan kegiatan penerimaan barang
jaminan sampai dengan melakukan
penerimaan barang jaminan. Unit ini tidak
memerlukan lisensi khusus.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Menyiapkan kegiatan 1.1 Formulir Permintaan Kredit (FPK)
penerimaan barang disiapkan sesuai SOP.
jaminan 1.2 Persyaratan gadai dijelaskan kepada
nasabah.
1.3 Nasabah diarahkan untuk mengisi
Formulir Permintaan Kredit (FPK).
1.4 Bukti identitas nasabah diverifikasi
kebenarannya.
1.5 Data permohonan pada Formulir
Permintaan Kredit (FPK) dikonfirmasi
kepada nasabah tersebut.
2. Melakukan 2.1 Barang jaminan diverifikasi dengan data
penerimaan barang permohonan pada Formulir Permintaan
jaminan Kredit (FPK).
2.2 Barang jaminan diterima sesuai SOP.
2.3 Barang jaminan diidentifikasi
berdasarkan kelompok barang jaminan.
2.4 Kolom serah terima pada Formulir
Permintaan Kredit (FPK) diisi sesuai SOP.
2.5 Kitir luar Formulir Permintaan Kredit
(FPK) diserahkan kepada nasabah
sebagai bukti penerimaan barang
jaminan.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1. Kelompok barang jaminan terdiri dari :
1.1.1. Kelompok barang jaminan emas
1.1.2. Kelompok barang jaminan berlian
1.1.3. Kelompok barang jaminan elektrik dan elektronik
1.1.4. Kelompok barang jaminan kendaraan bermotor
44
1.1.5. Kelompok barang jaminan barang gudang lainnya
1.2. Data permohonan pada Formulir Permintaan Kredit (FPK) harus
sudah terisi :
1.2.1. Data nasabah
1.2.2. Keterangan barang jaminan
1.2.3. Tanda tangan nasabah
1.3. Bukti identitas nasabah :
1.3.1. KTP atau
1.3.2. SIM atau
1.3.3. Paspor
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
(Tidak Ada.)
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Formulir Permintaan Kredit (FPK)
2.2.2 Alat Tulis Kantor
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 93/Pojk.12/2015 Pedoman
Penerapan Prinsip Mengenali Nasabah bagi Lembaga Keuangan Non
Bank
3.2 Peraturan Kepala PPATK Nomor 14/1.02/2011 Pedoman Penerapan
Prinsip Mengenali Nasabah bagi Pengguna Jasa Pergadaian
4. Norma dan standar
4.1. Norma
4.1.1 Undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian (Persero)
4.2. Standar
4.2.1 Pedoman Operasional Pegadaian Kredit Cepat Aman Peraturan
Direksi Nomor 2 Tahun 2013 tentang Pedoman Prinsip
Mengenali Nasabah
4.2.2 Peraturan Direksi Nomor 8 Tahun 2015 Tentang Pedoman
Pengisian Formulir Data Nasabah
4.2.3 Pedoman Operasional Pegadaian Kredit Cepat Aman
45
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1. Penilaian/asesmen kompetensi pada unit ini dapat dilakukan di
tempat kerja atau pada tempat yang disimulasikan dan harus
diterapkan secara individu
1.2. Perencanaan dan proses asesmen ditetapkan dan disepakati
bersama dengan mempertimbangkan aspek-aspek tujuan dan
konteks asesmen, ruang lingkup, kompetensi, persyaratan peserta,
sumber daya asesmen, tempat asesmen serta jadwal asesmen
1.3. Metode asesmen yang dapat diterapkan meliputi kombinasi metode
tes lisan, observasi-tempat kerja/demonstrasi/simulasi, verifikasi
bukti/portofolio dan wawancara serta metode lain yang relevan
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Prinsip mengenali nasabah
3.2 Keterampilan yang diperlukan
3.2.1 Melakukan verifikasi barang jaminan yang diterima
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam melakukan verifikasi barang dan dokumen yang
diserahkan
4.2 Komunikatif dalam melakukan verifikasi syarat dan ketentuan
penerimaan barang jaminan kepada nasabah sesuai dengan standard
pelayanan PT Pegadaian (Persero)
5. Aspek kritis
5.1 Ketelitian dalam melakukan verifikasi barang dan dokumen yang
diserahkan
5.2 Keefektifan dalam berkomunikasi dengan nasabah sesuai standard
pelayanan PT Pegadaian (Persero)
46
KODE UNIT : K.649210.011.01
JUDUL UNIT : Melakukan Penetapan Uang Pinjaman
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, keterampilan
dan sikap kerja untuk melakukan penetapan
uang pinjaman mulai dari menyiapkan
kegiatan penetapan uang pinjaman,
melakukan penetapan uang pinjaman dan
mencetak surat bukti kredit. Unit ini
memerlukan lisensi khusus telah lulus
pelatihan penaksiran barang jaminan elektrik
dan elektronik, kendaraan bermotor dan
gudang lainnya, pelatihan penaksiran barang
jaminan emas, dan pelatihan barang jaminan
berlian.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Menyiapkan kegiatan 1.1 Peralatan dan perlengkapan disiapkan
penetapan uang sesuai SOP.
pinjaman 1.2 Peralatan dan perlengkapan dipastikan
dalam kondisi baik.
2. Melakukan Penetapan 2.1 Hasil taksiran barang jaminan
Uang Pinjaman diverifikasi kebenarannya.
2.2 Nilai uang pinjaman dihitung sesuai
SOP.
2.3 Maksimal uang pinjaman dikonfirmasi
kepada nasabah untuk mendapatkan
kesepakatan.
2.4 Hasil penetapan uang pinjaman dicatat
pada Formulir Permintaan Kredit.
2.5 Formulir Permintaan Kredit
ditandatangani sesuai SOP.
3. Mencetak Surat Bukti 3.1 Isian dan keterangan yang tertera dalam
Kredit Formulir Permintaan Kredit diinput pada
sistem aplikasi operasional PT Pegadaian.
3.2 Surat Bukti Kredit dicetak sesuai SOP.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Unit kompetensi ini digunakan untuk penetapan uang pinjaman
dimana dalam pelaksanaanya berjenjang tergantung pada besar nilai
taksirannya sesuai SOP
47
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Komputer yang terintegrasi dengan sistem aplikasi operasianal
PT Pegadaian
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Formulir Permintaan Kredit (FPK)
2.2.2 Surat Bukti Kredit (SBK)
2.2.3 Alat Tulis Kantor sesuai kebutuhan
2.2.4 Alat hitung
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Kebijakan perusahaan
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Buku kedua bagian ketiga Bab XX pasal 1150 s.d. pasal 1161
Kitab Undang Hukum Perdata
4.1.2 Undang Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen
4.2 Standar
4.2.1 Pedoman Operasional Pegadaian Kredit Cepat Aman
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Penilaian/asesmen kompetensi pada unit ini dapat dilakukan di
tempat kerja atau pada tempat yang disimulasikan dan harus
diterapkan secara individu
1.2 Perencanaan dan proses asesmen ditetapkan dan disepakati bersama
dengan mempertimbangkan aspek-aspek tujuan dan konteks asesmen,
ruang lingkup, kompetensi, persyaratan peserta, sumber daya
asesmen, tempat asesmen serta jadwal asesmen
1.3 Metode asesmen yang dapat diterapkan meliputi kombinasi metode tes
lisan, observasi-tempat kerja/demonstrasi/simulasi, verifikasi
bukti/portofolio dan wawancara serta metode lain yang relevan
2. Persyaratan kompetensi
2.1 K.649210.016.01 Menaksir Barang Jaminan Elektrik dan Elektronik
2.2 K.649210.017.01 Menaksir Barang Jaminan Kendaraan Bermotor
2.3 K.649210.018.01 Menaksir Barang Jaminan Gudang Lainnya
48
2.4 K.649210.021.01 Melakukan Pengujian Barang Jaminan Emas dengan
cara Non Teknis
2.5 K.649210.025.01 Melakukan Identifikasi Barang Jaminan Berlian
3. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Menaksir Barang Jaminan
3.1.2 Komunikasi efektif sesuai standard pelayanan PT Pegadaian
3.2 Keterampilan yang diperlukan
3.2.1 Terampil berkomunikasi secara baik sesuai standard pelayanan
PT Pegadaian (Persero)
3.2.2 Terampil mengoperasikan komputer yang terintegrasi dengan
sistem aplikasi operasional PT Pegadaian
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Cermat dalam melakukan perhitungan untuk menetapkan uang
pinjaman
4.2 Komunikasi efektif sesuai standard pelayanan PT Pegadaian (Persero)
5. Aspek kritis
5.1 Ketelitian dalam melakukan perhitungan uang pinjaman
5.2 Kecermatan dalam melakukan perhitungan uang pinjaman
5.3 Kecermatan dalam melakukan input data pada sistem aplikasi
operasional PT Pegadaian
49
KODE UNIT : K.649210.012.01
JUDUL UNIT : Melakukan Penyegelan/Pematrisan Barang
Jaminan
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, keterampilan
dan sikap kerja untuk melakukan
penyegelan/pematrisan pada barang jaminan
mulai dari mempersiapkan kegiatan penyegelan
barang jaminan sampai dengan melakukan
penyegelan barang jaminan. Unit ini
memerlukan lisensi khusus telah lulus
pelatihan penaksiran barang jaminan elektrik
dan elektronik, kendaraan bermotor dan
gudang lainnya, pelatihan penaksiran barang
jaminan emas, dan pelatihan penaksiran
barang jaminan berlian.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Mempersiapkan 1.1 Perlengkapan dan peralatan penyegelan
kegiatan penyegelan barang jaminan disiapkan sesuai SOP.
barang jaminan 1.2 Perlengkapan dan peralatan penyegelan
barang jaminan dipastikan dalam kondisi
baik.
2. Melakukan penyegelan 2.1 Fisik barang jaminan diverifikasi dengan
barang jaminan keterangan yang tertera pada Dwilipat
Surat Bukti Kredit(SBK) dan Form
Permintaan Kredit(FPK).
2.2 Penyegelan/pematrisan barang jaminan
dilakukan sesuai SOP.
2.3 Barang jaminan yang telah tersegel
diserahkan kepada pengelola agunan
lengkap dengan berkasnya.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Unit kompetensi ini digunakan untuk penyegelan/pematrisan untuk
semua kelompok barang jaminan, mulai dari barang jaminan emas,
berlian, elektrik dan elektronik, kendaraan bermotor serta barang
gudang lainnya
1.2 Penyegelan/pematrisan barang jaminan untuk :
50
1.2.1 Barang jaminan kantong dimasukkan pada kantong barang
jaminan, kemudian disegel/dimatris dengan kantong tertutup
rapat dan diberi nomor sesuai Surat Bukti Kredit(SBK)
1.2.2 Barang jaminan gudang tertentu (kendaraan bermotor)
dipisahkan antara fisik dengan dokumen, selanjutnya
disegel/dimatris pada fisik barang jaminan dan dokumen
selanjutnya diberi nomor sesuai Surat Bukti Kredit(SBK)
1.3 Keterangan pada Dwilipat Surat Bukti Kredit (SBK) dan Form
Permintaan Kredit(FPK) yang harus diverifikasi adalah kecocokan:
1.2.1 Identitas Nasabah
1.2.2 Nomor Kredit
1.2.3 Jumlah barang jaminan
1.2.4 Jenis barang jaminan
1.2.5 Berat barang jaminan
1.2.6 Taksiran
1.2.7 Uang Pinjaman
1.2.8 Tanda Tangan Nasabah dan Penaksir
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Tang Kondektur
2.1.2 Matris
2.1.3 Tang Matris
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Kantong barang jaminan
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian (Persero)
4.2 Standar
4.2.1 Pedoman Operasional Pegadaian Kredit Cepat Aman
51
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Penilaian/asesmen kompetensi pada unit ini dapat dilakukan di
tempat kerja atau pada tempat yang disimulasikan dan harus
diterapkan secara individu
1.2 Dalam pelaksanaannya, peserta/asesi harus dilengkapi dengan
peralatan/perlengkapan, bahan serta fasilitas asesmen yang
dibutuhkan serta dilakukan pada tempat kerja/TUK yang aman
1.3 Perencanaan dan proses asesmen ditetapkan dan disepakati bersama
dengan mempertimbangkan aspek-aspek tujuan dan konteks
asesmen, ruang lingkup, kompetensi, persyaratan peserta, sumber
daya asesmen, tempat asesmen serta jadwal asesmen
1.4 Metode asesmen yang dapat diterapkan meliputi kombinasi metode
tes lisan, observasi-tempat kerja/demonstrasi/simulasi, verifikasi
bukti/portofolio dan wawancara serta metode lain yang relevan
2. Persyaratan kompetensi
2.1 K.649210.016.01 Menaksir Barang Jaminan Elektrik dan Elektronik
2.2 K.649210.017.01 Menaksir Barang Jaminan Kendaraan Bermotor
2.3 K.649210.018.01 Menaksir Barang Jaminan Gudang Lainnya
2.4 K.649210.024.01 Menentukan Nilai Taksiran Barang Jaminan Emas
3. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Menaksir Barang Jaminan
3.2 Keterampilan yang diperlukan
3.2.1 Menggunakan tang kondektur
3.2.2 Menggunakan tang matris
3.2.3 Pemasangan matris
3.2.4 Pemasangan mata itik
3.2.5 Teknik pembungkusan barang jaminan
4 Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam melakukan verifikasi Dwilipat Surat Bukti Kredit(SBK),
Formulir Permintaan Kredit(FPK) serta barang jaminan
4.2 Teliti dalam pemeriksaan kelengkapan barang jaminan yang
disegel/dimatris
4.3 Cermat dalam melakukan penyegelan/pematrisan barang jaminan
52
5 Aspek kritis
5.1 Ketelitian dalam melakukan verifikasi Dwilipat Surat Bukti
Kredit(SBK), Formulir Permintaan Kredit(FPK) serta barang jaminan
5.2 Kecermatan dalam melakukan penyegelan/pematrisan barang
jaminan
53
KODE UNIT : K.649210.013.01
JUDUL UNIT : Melakukan Verifikasi Pelunasan Uang
Pinjaman Untuk Barang Jaminan Yang Akan
Dikeluarkan
DESKRIPSI UNIT : Unit kompetensi ini mencakup pengetahuan,
keterampilan dan sikap kerja untuk melakukan
verifikasi dokumen terkait pelunasan, mulai dari
menyiapkan kegiatan verifikasi pelunasan
sampai dengan melakukan verifikasi pelunasan
barang jaminan. Unit ini tidak memerlukan
lisensi khusus.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Menyiapkan kegiatan 1.1 Perlengkapan dan peralatan disiapkan
verifikasi pelunasan sesuai SOP.
uang pinjaman untuk 1.2 Perlengkapan dan peralatan dipastikan
barang jaminan yang dalam kondisi baik.
akan dikeluarkan
2. Melakukan kegiatan 2.1 Surat Bukti Kredit (SBK), identitas diri
verifikasi pelunasan nasabah dan struk pelunasan diterima
uang pinjaman untuk dari nasabah.
barang jaminan yang 2.2 Surat Bukti Kredit (SBK), identitas diri
akan dikeluarkan nasabah dan struk pelunasan diverifikasi
kebenarannya.
2.3 Nomor bukti kredit pada Surat Bukti
Kredit (SBK) diinput dalam komputer
sistem aplikasi operasional PT Pegadaian
untuk melihat adanya pelunasan.
2.4 Data pada sistem aplikasi operasional PT
Pegadaian dicocokkan data Surat Bukti
Kredit (SBK), identitas diri nasabah dan
struk pelunasan.
2.5 Surat Bukti Kredit (SBK), identitas diri
nasabah dan struk pelunasan diserahkan
petugas pengelola agunan untuk
pengeluaran barang jaminan
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Diverifikasi kebenarannya harus mencakupi :
1.1.1 Kebenaran Surat Bukti Kredit(SBK)
1.1.2 Kebenaran Identitas diri dan nasabahnya
54
1.1.3 Kebenaran struk pelunasan
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1. Peralatan
2.1.1 Komputer yang terintegrasi dengan sistem aplikasi operasional
PT Pegadaian
2.2. Perlengkapan
2.2.1. Alat Tulis Kantor sesuai kebutuhan
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Undang Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian (Persero)
4.2 Standar
4.2.1 Pedoman Operasional Kantor Cabang Kredit Cepat Aman
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Penilaian/asesmen kompetensi pada unit ini dapat dilakukan di
tempat kerja atau pada tempat yang disimulasikan dan harus
diterapkan secara individu
1.2 Perencanaan dan proses asesmen ditetapkan dan disepakati bersama
dengan mempertimbangkan aspek-aspek tujuan dan konteks asesmen,
ruang lingkup, kompetensi, persyaratan peserta, sumber daya
asesmen, tempat asesmen serta jadwal asesmen
1.3 Metode asesmen yang dapat diterapkan meliputi kombinasi metode tes
lisan, observasi-tempat kerja/demonstrasi/simulasi, verifikasi
bukti/portofolio dan wawancara serta metode lain yang relevan
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Sistem dan prosedur penyerahan barang jaminan yang telah
dilunasi kreditnya
3.2 Keterampilan yang diperlukan
55
4.1.1 Mengoperasikan komputer yang terintegrasi dengan sistem
aplikasi opersional PT Pegadaian
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam melakukan verifikasi Surat Bukti Kredit(SBK), Identitas
diri dan nasabah, struk pelunasan dan data komputer dengan
aplikasi sistem operasional PT Pegadaian
4.2 Komunikatif dalam memberikan pelayanan kepada nasabah sesuai
dengan standard etika pelayanan PT Pegadaian
5. Aspek kritis
5.1 Ketelitian dalam melakukan verifikasi Surat Bukti Kredit(SBK),
Identitas diri dan nasabah, struk pelunasan dan data komputer
dengan aplikasi sistem operasional PT Pegadaian
56
KODE UNIT : K.649210.014.01
JUDUL UNIT : Menyelesaikan Barang Jaminan Dari Kredit
Yang Tidak Dilunasi
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, ketrampilan,
sikap untuk menyelesaikan barang jaminan
dari kredit yang tidak dilunasi mulai
menyiapkan barang jaminan yang telah jatuh
tempo dari mencetak daftar barang jaminan
yang telah jatuh tempo sampai dengan
melelang barang jaminan. Unit ini memerlukan
lisensi khusus telah lulus pelatihan penaksiran
barang jaminan elektrik dan elektronik,
kendaraan bermotor dan gudang lainnya,
pelatihan penaksiran barang jaminan emas,
dan pelatihan penaksiran barang jaminan
berlian.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Menyiapkan barang 1.1 Barang jaminan yang kreditnya telah
jaminan yang jatuh tempo diterima dari pengelola
kreditnya telah jatuh agunan menggunakan Berita Acara Serah
tempo Terima.
1.2 Masing-masing Barang Jaminan yang
kreditnya telah jatuh tempo dicocokkan
dengan daftar barang jaminan kredit jatuh
tempo dan Dwilipat Surat Bukti
Kredit(SBK)
1.3 Barang Jaminan yang kreditnya telah
jatuh tempo dilakukan penaksiran ulang.
1.4 Barang Jaminan yang kreditnya telah
jatuh tempo direklas secara sistem
melalui komputer yang terintegrasi
dengan sistem operasional PT Pegadaian.
57
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
2. Melakukan kegiatan 2.1 Barang jaminan dalam proses lelang
lelang barang disiapkan untuk proses lelang.
jaminan yang 2.2 Barang jaminan dalam proses lelang
kreditnya tidak (BJDPL) ditawarkan kepada peserta
dilunasi lelang.
2.3 Barang jaminan dalam proses lelang
(BJDPL) dijual kepada peserta lelang
dengan penawaran tertinggi.
2.4 Nilai penjualan lelang dari masing-masing
barang jaminan dicatat pada Daftar
Penjualan Lelang.
2.5 Barang Jaminan Dalam Proses Lelang
(BJDPL) yang tidak laku lelang disimpan
kembali sesuai SOP.
2.6 Uang hasil penjualan lelang diserahkan
kepada kasir lelang.
2.7 Uang hasil penjualan lelang diinput pada
komputer yang terintegrasi dengan sistem
aplikasi operasional PT Pegadaian
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Di reklas secara sistem adalah pengalihan status dari barang jaminan
aktif ke barang jaminan dalam proses lelang (BJDPL)
1.2 Disimpan dapat mencakupi :
1.2.1 Diserahkan kepada Pengelola Barang Jaminan sebagai barang
titipan
1.2.2 Barang titipan dapat dilakukan penjualan dengan mekanisme
lelang sewaktu-waktu
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Komputer yang terintegrasi dengan sistem aplikasi operasional
PT Pegadaian
2.1.2 Batu uji
2.1.3 Timbangan emas dan perlengkapannya
2.1.4 Timbangan berat jenis dan perlengkapannya
2.1.5 Jarum uji emas
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Alat tulis kantor
2.2.2 Air uji emas
2.2.3 Alat hitung
58
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian (Persero)
4.2 Standar
4.2.1 Pedoman Operasional Pegadaian Kredit Cepat Aman
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Penilaian/asesmen kompetensi pada unit ini dapat dilakukan di
tempat kerja atau pada tempat yang disimulasikan dan harus
diterapkan secara individu
1.2 Dalam pelaksanaannya, peserta/asesi harus dilengkapi dengan
peralatan/perlengkapan, bahan serta fasilitas asesmen yang
dibutuhkan serta dilakukan pada tempat kerja/TUK yang aman
1.3 Perencanaan dan proses asesmen ditetapkan dan disepakati bersama
dengan mempertimbangkan aspek-aspek tujuan dan konteks asesmen,
ruang lingkup, kompetensi, persyaratan peserta, sumber daya
asesmen, tempat asesmen serta jadwal asesmen
1.4 Metode asesmen yang dapat diterapkan meliputi kombinasi metode tes
lisan, observasi-tempat kerja/demonstrasi/simulasi, verifikasi
bukti/portofolio dan wawancara serta metode lain yang relevan
2. Persyaratan kompetensi
2.1 K.649210.016.01 Menaksir Barang Jaminan Elektrik dan Elektronik
2.2 K.649210.017.01 Menaksir Barang Jaminan Kendaraan Bermotor
2.3 K.649210.018.01 Menaksir Barang Jaminan Gudang Lainnya
2.4 K.649210.024.01 Menentukan Nilai Taksiran Barang Jaminan Emas
3. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Menaksir barang jaminan
3.1.2 Proses lelang pada operasional PT Pegadaian
3.1.3 Harga barang
59
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Menggunakan komputer yang terintegrasi dengan sistem aplikasi
operasional PT Pegadaian
3.2.2 Menawarkan barang
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Cermat dalam melakukan penaksiran barang jaminan dari kredit yang
telah jatuh tempo
4.2 Cermat dalam melakukan penjualan lelang
5. Aspek kritis
5.1 Kecermatan dalam melakukan penaksiran barang jaminan dari kredit
yang telah jatuh tempo
5.2 Kecermatan dalam melakukan penjualan lelang
60
KODE UNIT : K.649210.015.01
JUDUL UNIT : Menaksir Barang Jaminan Elektrik dan
Elektronik
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, ketrampilan
dan sikap kerja yang dibutuhkan untuk
menaksir barang jaminan elektrik dan
elektronik mulai dari melakukan persiapan
kegiatan menaksir barang jaminan elektrik
dan elektronik, melakukan pengecekan pada
barang jaminan elektrik dan elektronik, dan
menetapkan taksiran kondisi barang jaminan
elektrik dan elektronik. Unit ini memerlukan
lisensi khusus minimal telah lulus pelatihan
penaksiran barang jaminan elektronik,
kendaraan bermotor dan barang gudang
lainnya.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Melakukan persiapan 1.1 Peralatan dan perlengkapan disiapkan
kegiatan menaksir sesuai SOP.
barang jaminan 1.2 Informasi identitas diri nasabah diverifikasi
elektrik dan kebenarannya.
elektronik 1.3 Barang jaminan elektrik dan elektronik
disiapkan untuk dilakukan pengecekan.
2. Melakukan 2.1 Barang jaminan elektrik dan elektronik
pengecekan pada diperiksa mengikuti syarat umum dan
barang jaminan khusus penerimaan barang jaminan
elektrik dan gudang.
elektronik 2.2 Kondisi fisik barang jaminan dicek
mengikuti ketentuan pemeriksaan fisik
barang jaminan elektrik dan elektronik.
2.3 Fitur barang jaminan dicek mengikuti
ketentuan pemeriksaan fitur barang
jaminan elektrik dan elektronik.
2.4 Kelengkapan barang jaminan dicek
mengikuti ketentuan pemeriksaan
kelengkapan barang jaminan elektrik dan
elektronik
2.5 Program software pada barang jenis
komputer dicek mengikuti ketentuan
pemeriksaan software.
61
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
3. Menetapkan taksiran 3.1 Kesimpulan hasil pengecekan digunakan
kondisi barang untuk menetapkan taksiran kondisi barang
jaminan elektrik dan jaminan elektrik dan elektronik.
elektronik 3.2 Penetapan taksiran kondisi barang jaminan
elektrik dan elektronik dicatat dalam
formulir permintaan kredit (FPK).
BATASAN VARIABEL .
1. Konteks variabel
1.1 Syarat umum penerimaan barang jaminan gudang mencakupi :
1.1.1 Barang tersebut bukan termasuk barang yang dilarang untuk
diterima sebagai barang jaminan
1.1.2 Barang yang dijaminkan tidak termasuk dalam daftar barang
yang dilaporkan hilang oleh masyarakat
1.1.3 Kondisi minimum 70 %
1.1.4 Perlengkapan standart dan masih berfungsi dengan baik
1.1.5 Apabila barang tersebut memerlukan bukti kepemilikan harus
disertakan
1.1.6 Penentuan besaran patok sesuai maupun plafon dengan Surat
Edaran Direksi/Peraturan Direksi PT Pegadaian (Persero)
1.2 Syarat khusus penerimaan barang jaminan elektrik dan elektronik
mencakupi :
1.2.1 Jelas kepemilikannya dan sebaiknya dilengkapi kuitansi
1.2.2 Kelengkapan tombol-tombol/panel
1.2.3 Komputer pembuatan 2 tahun terakhir dan patok taksiran 55%
1.2.4 Kamera pembuatan 3 tahun terakhir dan patok taksiran 60%
1.2.5 Telepon pembuatan 2 tahun terakhir dan patok taksiran 60%
1.2.6 Jam/arloji patok taksiran 50% kecuali arloji emas tidak
berfungsi dan berbingkai emas maka ditaksir emasnya
1.2.7 Alat rumah tangga elektronik pembuatan 3 tahun terakhir dan
patok taksiran 65%
1.2.8 Barang jaminan elektrik dan elektronik jenis alat rumah tangga
elektrik pembuatan 5 tahun terakhir dan patok taksiran 75%
1.3 Ketentuan pemeriksaan fisik barang elektrik dan elektronik mencakupi
:
1.3.1 Pemeriksaan keseluruhan chasing apakah masih utuh, tidak
ada beret/gores, pecah
62
1.3.2 Pemeriksaan baut belakang chasing apakah masih utuh, tidak
lecet bekas dibuka
1.4 Ketentuan pemeriksaan fitur barang elektrik dan elektronik mencakupi
:
1.4.1 Pengecekan fitur-fitur dari barang elektrik dan elektronik
apakah masih berfungsi semua
1.5 Ketentuan pemeriksaan kelengkapan barang elektrik dan elektronik
mencakupi pengecekan kelengkapan :
1.5.1 Dus
1.5.2 Remote control
1.5.3 Antena
1.5.4 Buku manual
1.5.5 Keyboard
1.5.6 Mouse
1.5.7 Speaker aktif
1.5.8 Tas
1.5.9 Charger
1.5.10 Kabel data
1.6 Ketentuan pemeriksan software di Pegadaian mencakupi :
1.6.1 Pengecekan spesifikasi komputer dengan pemeriksaan melalui
DX diag
1.6.2 Pengecekan spesifikasi komputer dengan pemeriksaan melalui
system tool
1.6.3 Pengecekan spesifikasi komputer dengan pemeriksaan melalui
device manager
1.6.4 Pengecekan tahun pembuatan
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Alat hitung
2.1.2 Alat pengujian barang elektrik dan elektronik
2.2 Perlengkapan
2.2.1 ATK
2.2.2 Formulir permintaan kredit (FPK)
2.2.3 Bahan atau informasi terkait harga pasar
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
63
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian
4.2 Standar
4.2.1 Buku Pedoman Menaksir (BPM) Barang Gudang PERUM
Pegadaian
4.2.2 Surat Edaran Direksi Perum Pegadaian nomor 53 tahun 2003
tentang Kriteria Penerimaan Barang Jaminan Gudang
4.2.3 Peraturan Direksi PT Pegadaian (Persero) nomor 35 tahun 2014
tentang Penerimaan Barang Jaminan Gudang
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Penilaian dilakukan terhadap pengetahuan, keterampilan dan sikap
kerja yang dapat dilakukan dengan cara lisan, tertulis,
demonstrasi/praktik, dan/atau simulasi di tempat kerja dan/atau di
tempat uji kompetensi (TUK).
1.2 Hal-hal yang diperlukan dalam penilaian dan kondisi yang berpengaruh
atas tercapainya kompetensi ini adalah tempat uji yang
merepresentasikan tempat kerja, serta dilengkapi dengan peralatan
untuk demonstrasi/praktik.
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Mengetahui metode dan teknik menaksir Barang jaminan
gudang
3.1.2 Mengetahui aturan pendukung penerimaan barang jaminan
gudang
3.1.3 Mengetahui harga pasar barang elektronik dan elektrik
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Mengoperasikan fungsi fitur-fitur barang elektronik dan elektrik
3.2.2 Mengoperasikan komputer untuk pemeriksaan software
64
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam melakukan pemeriksaan administrasi
4.2 Teliti dalam melakukan pemeriksaan teknis
5. Aspek kritis
5.1 Ketelitian dalam memeriksa keaslian barang jaminan elektrik dan
elektronik
5.2 Kecermatan dalam menentukan taksiran kondisi barang jaminan
elektrik dan elektronik
65
KODE UNIT : K.649210.016.01
JUDUL UNIT : Menaksir Barang Jaminan Kendaraan
Bermotor
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, ketrampilan
dan sikap kerja yang dibutuhkan untuk
menaksir barang jaminan kendaraan bermotor
mulai dari melakukan persiapan kegiatan
menaksir barang jaminan kendaraan
bermotor, melakukan pengecekan pada barang
jaminan kendaraan bermotor, dan menetapkan
taksiran kondisi barang jaminan kendaraan
bermotor. Unit ini memerlukan lisensi khusus
minimal telah lulus pelatihan penaksiran
barang jaminan elektronik, kendaraan
bermotor dan barang gudang lainnya.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Melakukan persiapan 1.1 Peralatan dan perlengkapan disiapkan
kegiatan menaksir sesuai SOP.
barang jaminan 1.2 Informasi identitas diri nasabah
kendaraan bermotor diverifikasi kebenarannya.
1.3 Barang jaminan kendaraan bermotor
disiapkan untuk dilakukan pengecekan.
2. Melakukan 2.1 Surat kuasa dibuatkan bila nama
pengecekan pada pemohon tidak sama dengan nama pada
barang jaminan BPKB/STNK.
kendaraan bermotor 2.2 Dokumen BPKB, nomor polisi dan fisik
dicek mengikuti SOP.
2.3 Informasi usia kendaraan dicek mengikuti
syarat khusus yang berlaku.
2.4 Body kendaraan bermotor dicek mengikuti
ketentuan pemeriksaan bodi kendaraan
bermotor.
2.5 Cat kendaraan bermotor dicek mengikuti
ketentuan pemeriksaan cat kendaraan
bermotor.
2.6 Chasis kendaraan bermotor dicek
mengikuti ketentuan pemeriksaan chasis
kendaraan bermotor.
2.7 Mesin kendaraan bermotor dicek
mengikuti ketentuan pemeriksaan mesin
66
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
kendaraan bermotor.
2.8 Sistem kemudi kendaraan bermotor dicek
mengikuti ketentuan pemeriksaan
sistem kemudi kendaraan bermotor.
2.9 Suspensi kendaraan bermotor dicek
mengikuti ketentuan pemeriksaan
suspensi kendaraan bermotor.
2.10 Transmisi kendaraan bermotor dicek
mengikuti ketentuan pemeriksaan
transmisi kendaraan bermotor.
2.11 Body kendaraan bermotor dicek mengikuti
ketentuan pemeriksaan kelistrikan dan
kelengkapan kendaraan bermotor.
2.12 Kendaraan bermotor dilakukan uji (test
drive).
3. Menetapkan taksiran 3.1 Kesimpulan hasil pengecekan digunakan
kondisi barang untuk menetapkan taksiran kondisi
jaminan kendaraan barang jaminan kendaraan bermotor.
bermotor 3.2 Penetapan taksiran kondisi barang
jaminan kendaraan bermotor dicatat
dalam formulir permintaan kredit (FPK).
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Pemilik mencakupi :
1.1.1 Nama yang tercantum dalam BPKB/STNK
1.2 Surat kuasa mencakupi :
1.2.1 Nama pemohon tidak tercantum dalam BPKB/STNK maka harus
menggunakan surat kuasa menggadai, dibuat di depan petugas
Pegadaian oleh nama yang tercantum dalam BPKB/STNK
dikuasakan kepada pemohon
1.3 Syarat khusus yang berlaku mencakupi:
1.3.1 Mobil dengan tahun pembuatan maksimum 10 tahun terakhir
1.3.2 Sepeda motor tahun pembuatan maksimum 5 tahun terakhir
1.4 Ketentuan pemeriksaan bodi kendaraan bermotor mencakupi:
1.4.1 Pemeriksaan keseluruhan bodi apakah serasi/simetris
1.4.2 Pemeriksaan kelurusan garis/nat bodi
1.5 Ketentuan pemeriksaan cat kendaraan bermotor mencakupi:
1.5.1 Pemeriksaan apakah catnya orisinil, tambal sulam, ganti total
1.6 Ketentuan pemeriksaan chasis kendaraan bermotor mencakupi:
1.6.1 Pemeriksaan kelurusan chasis
67
1.6.2 Dicocokkan antara nomor chasis dengan data pada BPKB
1.7 Ketentuan pemeriksaan mesin kendaraan bermotor mencakupi:
1.7.1 Pemeriksaan apakah ada rembesan oli pada mesin
1.7.2 Pengecekan suara mesin
1.7.3 Pengecekan keausan baut mesin
1.7.4 Dicocokkan antara nomor mesin dengan data pada BPKB
1.8 Ketentuan pemeriksaan kemudi kendaraan bermotor mencakupi:
1.8.1 Pemeriksaan kemudi apakah semi/berat/posisi tengah
1.9 Ketentuan pemeriksaan suspensi kendaraan bermotor mencakupi:
1.9.1 Pemeriksaan dengan menekan bodi kendaraan, untuk
shockbreaker gas bila ditekan langsung naik dan shockbreaker
gas bila ditekan akan kembali pelan ke asal/atas
1.10 Ketentuan pemeriksaan transmisi kendaraan bermotor mencakupi:
1.10.1 Untuk transmisi manual dilakukan dengan menginjak kopling,
suara mesin sama/tidak ada beda dengan sebelum kopling
diinjak
1.10.2 Untuk transmisi otomatis dilakukan dengan mencoba semua gigi
transmisi dan dipastikan ada hentakan
1.11 Ketentuan pemeriksaan kelistrikan dan kelengkapan kendaraan
bermotor mencakupi:
1.11.1 Pemeriksaan kelistrikan dilakukan dengan mencoba semua
peralatan elektronik dan dipastikan berfungsi dengan baik
1.11.2 Pemeriksaan kelengkapan dilakukan dengan mengecek adanya
kelengkapan kendaraan, seperti dongkrak, kunci roda, tool kit
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Alat hitung
2.2 Perlengkapan
2.2.1 ATK
2.2.2 Formulir permintaan kredit (FPK)
2.2.3 Bahan atau informasi terkait harga pasar
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen
68
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian
4.2 Standar
4.2.1 Buku Pedoman Menaksir (BPM) Barang Gudang PERUM
Pegadaian
4.2.2 Surat Edaran Direksi Perum Pegadaian nomor 42 tahun 2003
tentang Penerimaan Kendaraan Bermotor
4.2.3 Surat Edaran Direksi Perum Pegadaian nomor 53 tahun 2003
tentang Kriteria Penerimaan Barang Jaminan Gudang
4.2.4 Peraturan Direksi PT Pegadaian (Persero) nomor 35 tahun 2014
tentang Penerimaan Barang Jaminan Gudang
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Penilaian dilakukan terhadap pengetahuan, keterampilan dan
sikap
kerja yang dapat dilakukan dengan cara lisan, tertulis,
demonstrasi/praktik, dan/atau simulasi di tempat kerja dan/atau di
tempat uji kompetensi (TUK).
1.2 Hal-hal yang diperlukan dalam penilaian dan kondisi yang berpengaruh
atas tercapainya kompetensi ini adalah tempat uji yang
merepresentasikan tempat kerja, serta dilengkapi dengan peralatan
untuk demonstrasi/praktik.
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Metode dan teknik menaksir kendaraan bermotor
3.1.2 Aturan pendukung penerimaan kendaraan bermotor
3.1.3 Harga Pasar kendaraan bermotor
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Mengemudikan sepeda motor
3.2.2 Mengemudikan mobil
3.2.3 Melakukan cek fisik kendaraan bermotor
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam melakukan pemeriksaan administrasi
4.2 Teliti dalam melakukan pemeriksaan teknis
69
5. Aspek kritis
5.1 Ketelitian dalam memeriksa kebenaran kepemilikan kendaraan
bermotor
5.2 Ketelitian dalam memeriksa keaslian BPKB/STNK
5.3 Kecermatan dalam menetapkan taksiran kondisi barang jaminan
kendaraan bermotor
70
KODE UNIT : K.649210.017.01
JUDUL UNIT : Menaksir Barang Jaminan Barang Gudang
Lainnya
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, ketrampilan
dan sikap kerja yang dibutuhkan untuk
menaksir barang jaminan barang gudang
lainnya mulai dari melakukan persiapan
kegiatan menaksir barang jaminan barang
gudang lainnya, melakukan pengecekan pada
barang jaminan barang gudang lainnya, dan
menetapkan taksiran kondisi barang jaminan
barang gudang lainnya. Unit ini memerlukan
lisensi khusus minimal telah lulus pelatihan
penaksiran barang jaminan elektronik,
kendaraan bermotor dan barang gudang
lainnya.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Melakukan persiapan 1.1 Peralatan dan perlengkapan disiapkan
kegiatan menaksir sesuai SOP.
barang jaminan 1.2 Informasi identitas diri nasabah diverifikasi
barang gudang kebenarannya.
lainnya 1.3 Barang jaminan barang gudang lainnya
disiapkan untuk dilakukan pengecekan.
2. Melakukan 2.1 Barang jaminan barang gudang lainnya
pengecekan pada diperiksa mengikuti syarat umum dan
barang jaminan khusus penerimaan barang jaminan
barang gudang gudang.
lainnya 2.2 Fisik barang jaminan dicek kondisinya
mengikuti SOP
2.3 Fungsi barang jaminan dicek mengikuti
SOP
3. Menetapkan taksiran 3.1 Kesimpulan hasil pengecekan digunakan
kondisi barang untuk menetapkan taksiran kondisi barang
jaminan barang jaminan barang gudang lainnya.
gudang lainnya 3.2 Penetapan taksiran kondisi barang jaminan
barang gudang lainnya dicatat dalam
formulir permintaan kredit (FPK).
71
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Barang gudang lainnya adalah barang gudang yang tidak termasuk
kelompok elektrik dan elektronika dan kelompok kendaraan bermotor
mencakupi :
1.1.1 Alat rumah tangga non elektrik
1.1.2 Kain/tekstil
1.1.3 Mesin Jahit
1.1.4 Alat kantor
1.1.5 Sepeda
1.2 Syarat umum penerimaan barang jaminan gudang mencakupi:
1.2.1 Barang tersebut bukan termasuk barang yang dilarang untuk
diterima sebagai barang jaminan
1.2.2 Barang yang dijaminkan tidak termasuk dalam daftar barang
yang dilaporkan hilang oleh masyarakat.
1.2.3 Kondisi minimum 70 %
1.2.4 Perlengkapan standart dan masih berfungsi dengan baik
1.2.5 Apabila barang tersebut memerlukan bukti kepemilikan harus
disertakan
1.2.6 Penentuan besaran patok sesuai maupun plafon dengan Surat
Edaran Direksi/Peraturan Direksi PT Pegadaian (Persero)
1.3 Syarat khusus penerimaan barang rumah tangga mencakupi:
1.3.1 Kelengkapan tombol/switch
1.3.2 Alat rumah tangga non elektrik tidak ada syarat khusus dan
patok taksiran 85%
1.3.3 Kain/tekstil kondisi 100% baru, berukuran normal dan patok
taksiran 90%
1.3.4 Mesin jahit pembuatan 10 tahun terakhir dan patok taksiran
90%
1.3.5 Alat kantor pembuatan 10 tahun terakhir
1.3.6 Sepeda pembuatan 7 tahun terakhir kecuali sepeda klasik dan
patok taksiran 90%
2. Peralatan dan Perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Alat hitung
72
2.2 Perlengkapan
2.2.1 ATK
2.2.2 Formulir permintaan kredit (FPK)
2.2.3 Bahan atau informasi terkait harga pasar
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian
4.2 Standar
4.2.1 Buku Pedoman Menaksir (BPM) Barang Gudang PERUM
Pegadaian
4.2.2 Surat Edaran Direksi Perum Pegadaian nomor 53 tahun 2003
tentang Kriteria Penerimaan Barang Jaminan Gudang
4.2.3 Peraturan Direksi PT Pegadaian (Persero) nomor 35 tahun 2014
tentang Penerimaan Barang Jaminan Gudang
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Penilaian dilakukan terhadap pengetahuan, keterampilan dan
sikap
kerja yang dapat dilakukan dengan cara lisan, tertulis,
demonstrasi/praktik, dan/atau simulasi di tempat kerja dan/atau di
tempat uji kompetensi (TUK).
1.2 Hal-hal yang diperlukan dalam penilaian dan kondisi yang berpengaruh
atas tercapainya kompetensi ini adalah tempat uji yang
merepresentasikan tempat kerja, serta dilengkapi dengan peralatan
untuk demonstrasi/praktik.
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Metode dan teknik menaksir barang gudang lainnya
3.1.2 Mengerti aturan pendukung penerimaan barang gudang lainnya
3.1.3 Harga Pasar barang gudang lainnya
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
73
3.2.1 Mengoperasikan fungsi-fungsi barang gudang lainnya
3.2.2 Mengoperasikan komputer
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam melakukan pemeriksaan administrasi
4.2 Teliti dalam melakukan pemeriksaan teknis
5. Aspek kritis
5.1 Ketelitian dalam memeriksa keaslian barang jaminan barang gudang
lainnya
5.2 Kecermatan dalam menentukan taksiran kondisi barang jaminan
barang gudang lainnya
74
KODE UNIT : K.649210.018.01
JUDUL UNIT : Menentukan Nilai Taksiran Barang Jaminan
Gudang
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, ketrampilan
dan sikap kerja yang dibutuhkan untuk
menentukan nilai taksiran barang jaminan
gudang mulai dari menentukan taksiran
kondisi barang jaminan gudang dan
menentukan taksiran barang jaminan gudang.
Unit ini memerlukan lisensi khusus minimal
telah lulus pelatihan penaksiran barang
jaminan elektronik, kendaraan bermotor dan
barang gudang lainnya
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Menentukan taksiran 1.1 Taksiran kondisi barang gudang ditentukan
kondisi barang sesuai dengan hasil pemeriksaan teknis.
jaminan gudang 1.2 Hasil pemeriksaan ditulis dalam formulir
permintaan kredit (FPK).
2. Menentukan taksiran 1.1 Harga pasar setempat (HPS) diakses dari
barang jaminan daftar HPS sesuai kondisi barang gudang
gudang untuk menentukan nilai taksiran.
1.2 Nilai taksiran dihitung sesuai aturan
penentuan taksiran di Pegadaian.
1.3 Nilai hitungan taksiran dicatat dalam
formulir permintaan kredit.
BATASAN VARIABEL
1. Kontek variabel
1.1 Formulir permintaan kredit dapat mencakupi dan harus:
1.1.1 Identitas pemilik
1.1.2 Keterangan barang jaminan
1.1.3 Tanda tangan pemilik
1.2 Aturan penentuan taksiran di Pegadaian mencakupi :
1.2.1 Rumus taksiran = patok taksiran x HPS
2. Peralatan dan Perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Alat hitung
75
2.2 Perlengkapan
2.2.1 ATK
2.2.2 Formulir permintaan kredit (FPK)
2.2.3 Bahan atau informasi terkait harga pasar
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian
4.2 Standar
4.2.1 Buku Pedoman Menaksir (BPM) PERUM Pegadaian
4.2.2 Surat Edaran Direksi Perum Pegadaian nomor 53 tahun 2003
tentang Kriteria Penerimaan Barang Jaminan Gudang
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Penilaian dilakukan terhadap pengetahuan, keterampilan dan
sikap
kerja yang dapat dilakukan dengan cara lisan, tertulis,
demonstrasi/praktik, dan/atau simulasi di tempat kerja dan/atau di
tempat uji kompetensi (TUK).
1.2 Hal-hal yang diperlukan dalam penilaian dan kondisi yang berpengaruh
atas tercapainya kompetensi ini adalah tempat uji yang
merepresentasikan tempat kerja, serta dilengkapi dengan peralatan
untuk demonstrasi/praktik.
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Mengerti aturan pendukung penerimaan barang gudang
3.1.2 Harga Pasar barang gudang
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Mengakses data harga pasar setempat
3.2.2 Mengoperasikan alat hitung
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam menghitung nilai taksiran
76
4.2 Cermat dalam menghitung nilai taksiran
5. Aspek kritis
5.1 Ketelitian dalam mengakses harga pasar setempat sesuai kondisi
barang jaminan
5.2 Kecermatan dalam menghitung taksiran barang jaminan gudang
77
KODE UNIT : K.649210.019.01
JUDUL UNIT : Melakukan Pembuatan Air Uji Emas
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, ketrampilan
dan sikap untuk melakukan kegiatan
pembuatan air uji emas mulai dari
mempersiapkan kegiatan pembuatan air uji
emas, melakukan kegiatan pembuatan air uji
emas dan melakukan kegiatan kalibrasi air uji
emas. Unit ini memerlukan lisensi khusus
telah lulus pelatihan penaksiran barang
jaminan emas.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Mempersiapkan 1.1 Bahan pembuatan air uji disiapkan
kegiatan pembuatan sesuai standart air uji.
air uji emas 1.2 Peralatan dan perlengkapan pembuatan
air uji disiapkan untuk mendukung
kecermatan dan keselamatan kerja.
2. Melakukan kegiatan 2.1 HNO3 dimasukkan dalam botol air uji
pembuatan air uji yang disebut sebagai air uji satu.
emas 2.2 HNO3 dicampur HCL dengan
perbandingan 3 dibanding 2 bagian yang
disebut sebagai air uji dua.
2.3 Air uji dua dimasukkan dalam botol air
uji.
3. Melakukan kegiatan 3.1 Air uji satu dan air uji dua yang telah
kalibrasi air uji emas dibuat dikalibrasi dengan jarum uji
emas standart.
3.2 Air uji satu dan air uji dua dipastikan
sudah sesuai standart.
3.3 Air uji satu dan air uji dua disimpan
untuk melakukan pengujian barang
jaminan emas dengan metode analisa
kimia.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Bahan pembuatan air uji emas adalah :
1.1.1 HNO3 dengan Berat Jenis 1,316 gr/cc
1.1.2 HCL dengan Berat Jenis 1,15 gr/cc
78
1.2 Jarum uji emas standart terdiri dari :
1.2.1 Jarum uji Emas Kuning
1.2.2 Jarum uji Emas Merah
1.2.3 Jarum uji Emas Putih
2. Peralatan dan Perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Jarum Uji Emas Kuning atau Jarum Uji Emas Merah
2.1.2 Batu Uji
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Gelas ukur
2.2.2 Pipet
2.2.3 Sarung tangan karet
2.2.4 Botol air uji
2.2.5 Masker
2.2.6 Air
2.2.7 Tisu
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian (Persero)
4.2 Standar
4.2.1 Buku Pedoman Menaksir (BPM) Logam Perhiasan PERUM
Pegadaian bab pembuatan air uji emas
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Penilaian/asesmen kompetensi pada unit ini dapat dilakukan di
tempat kerja atau pada tempat yang disimulasikan dan harus
diterapkan secara individu
1.2 Dalam pelaksanaannya, peserta/asesi harus dilengkapi dengan
peralatan/perlengkapan, bahan serta fasilitas asesmen yang
dibutuhkan serta dilakukan pada tempat kerja/TUK yang aman
79
1.3 Perencanaan dan proses asesmen ditetapkan dan disepakati bersama
dengan mempertimbangkan aspek-aspek tujuan dan konteks asesmen,
ruang lingkup, kompetensi, persyaratan peserta, sumber daya
asesmen, tempat asesmen serta jadwal asesmen
1.4 Metode asesmen yang dapat diterapkan meliputi kombinasi metode tes
lisan, observasi-tempat kerja/demonstrasi/simulasi, verifikasi
bukti/portofolio dan wawancara serta metode lain yang relevan
2. Persyaratan kompetensi
2.1 K.649210.021.01 Melakukan Pengujian Emas Dengan Metode Analisa
Kimia
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Mengetahui jenis-jenis emas dan karatasenya
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Mampu menaksir barang jaminan emas dengan metode analisa
kimia
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Cermat dalam melakukan menuangkan air uji
4.2 Cermat dalam melakukan kalibrasi hasil pembuatan air uji emas
dengan jarum uji emas
5. Aspek kritis
5.1 Ketepatan dalam mencampur HNO3 dan HCL sesuai dengan
perbandingan yang ditetapkan
5.2 Kehati-hatian dalam menuangkan, meletakkan, menyimpan bahan air
uji emas
5.3 Keakuratan dalam melakukan kalibrasi terhadap hasil pembuatan air
uji emas dengan jarum uji emas
80
KODE UNIT : K.649210.020.01
JUDUL UNIT : Melakukan Pengujian Barang Jaminan Emas
Dengan Cara Non Teknis
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, keterampilan
dan sikap untuk melakukan pengujian
terhadap barang jaminan emas dengan cara
non teknis mulai dari mempersiapkan kegiatan
pengujian barang jaminan emas dengan cara
non teknis, melakukan kegiatan pengujian
barang jaminan emas dengan cara non teknis
dan menentukan hasil pengujian barang
jaminan emas secara non teknis. Unit ini
memerlukan lisensi khusus telah lulus
pelatihan penaksiran barang jaminan emas.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Mempersiapkan 1.3 Peralatan dan perlengkapan disiapkan
kegiatan pengujian sesuai kebutuhan.
barang jaminan emas 1.4 Peralatan dan peralatan dipastikan dalam
dengan cara non teknis kondisi baik.
2. Melakukan kegiatan 2.1 Barang jaminan Emas ditimang-timang
pengujian barang dengan telapak tangan untuk
jaminan emas dengan mengidentifkasi kesesuaian berat dan
cara non teknis besar barang.
2.2 Barang Jaminan Emas dijatuhkan
dilantai atau benda yang keras untuk
mengidentifikasi ciri khas bunyi.
2.3 Barang Jaminan emas dibengkokkan
untuk mengidentifikasi ada tidaknya
bagian yang berkerut atau kisut-kisut.
2.4 Barang Jaminan Emas diperiksa dengan
loupe untuk mengidentifikasi ada
tidaknya bagian yang terkelupas, gradasi
warna, dan atau kerutan.
2.5 Barang Jaminan emas ditempeli dengan
magnit untuk mengidentifikasi ada
tidaknya logam lain selain emas.
2.6 Barang Jaminan emas dicium baunya
untuk mengidentifikasi baunya amis atau
tidak.
2.7 Barang Jaminan emas yang berongga
atau berlubang dimasuki ijuk atau
kawat lunak atau senar untuk
mengidentifikasi ada tidaknya isian pada
81
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
bagian yang berongga atau berlubang.
3. Menentukan hasil 3.1 Kesimpulan kewajaran barang jaminan
pengujian barang emas ditentukan sesuai hasil pengujian
jaminan emas secara non teknis.
non teknis 3.2 Kesimpulan hasil pengujian non teknis
dicatat sabagai bahan pertimbangan
dalam pengujian teknis.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Barang jaminan emas dijatuhkan di lantai atau benda keras lain harus
dilakukan dengan hati-hati jangan sampai menimbulkan kerusakan.
Dijatuhkan untuk memperkirakan karatase emas dengan ciri khas
bunyi sebagai berikut:
1.1.1 Apabila diatas 22 karat akan terdengar pekak dan apabila
dibawah 22 karat akan terdengar nyaring
1.1.2 Apabila terlihat seperti emas 22 karat akan tetapi saat
dijatuhkan bunyinya nyaring maka harus diwaspadai
kemungkinan barang jaminan emas tersebut palsu
1.2 Barang jaminan emas dibengkokkan harus dilakukan dengan hati-hati
jangan sampai patah. Ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat
kisut-kisut atau kerutan maka kemungkinan barang jaminan emas
tersebut adalah emas lapisan
1.3 Barang jaminan emas diperiksa dengan menggunakan loupe untuk
mengetahui :
1.3.1 Apabila terdapat batasan-batasan lapisan, pengelupasan lapisan
maka kemungkinan barang jaminan tersebut adalah emas
lapisan
1.3.2 Apabila terdapat gradasi warna maka kemungkinan barang
jaminan emas tersebut adalah emas sepuhan
1.4 Barang jaminan emas ditempeli magnit untuk mengidentifikasi
kemungkinan ada tidaknya logam selain emas dengan asumsi emas
tidak bisa menempel pada magnit
1.5 Barang jaminan emas dicium baunya untuk mengidentifikasi perhiasan
emas berbau amis atau tidak dengan asumsi emas asli tidak berbau
amis
82
1.6 Barang jaminan emas yang berongga atau berlubang dimasuki
ijuk/kawat lunak/senar untuk mengidentifikasi perhiasan yang
seharusnya berlubang/berongga benar-benar kosong ataukah terdapat
isian
1.7 Kesimpulan barang jaminan emas berupa :
1.7.1 Wajar karena berdasarkan identifikasi non teknis tidak terdapat
gradasi warna atau tidak terdapat kerutan dan lain-lain atau
1.7.2 Tidak wajar karena berdasarkan identifikasi non teknis terdapat
gradasi warna atau terdapat isian dan lain-lain.
1.8 Bahan pertimbangan untuk melakukan pengujian barang jaminan
secara teknis meliputi :
1.8.1 Melakukan pengujian barang jaminan emas dengan teknis
analisa kimia dan atau
1.8.2 Melakukan pengujian barang jaminan emas dengan teknis berat
jenis
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Magnit
2.1.2 Perhiasan emas
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Kawat lunak atau senar atau ijuk
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian (Persero)
4.2 Standar
4.2.1 Peraturan Direksi No. 24 tahun 2013 perihal Kewaspadaan
menaksir perhiasan emas palsu.
4.2.2 Buku Pedoman Menaksir (BPM) Logam Perhiasan PERUM
Pegadaian
83
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1. Penilaian/asesmen kompetensi pada unit ini dapat dilakukan di tempat
kerja atau pada tempat yang disimulasikan dan harus diterapkan
secara individu
1.2. Dalam pelaksanaannya, peserta/asesi harus dilengkapi dengan
peralatan/perlengkapan, bahan serta fasilitas asesmen yang
dibutuhkan serta dilakukan pada tempat kerja/TUK yang aman
1.3. Perencanaan dan proses asesmen ditetapkan dan disepakati bersama
dengan mempertimbangkan aspek-aspek tujuan dan konteks asesmen,
ruang lingkup, kompetensi, persyaratan peserta, sumber daya asesmen,
tempat asesmen serta jadwal asesmen
1.4. Metode asesmen yang dapat diterapkan meliputi kombinasi metode tes
lisan, observasi-tempat kerja/demonstrasi/simulasi, verifikasi
bukti/portofolio dan wawancara serta metode lain yang relevan
2. Persyaratan kompetensi
2.1. K.649210.023.01 Melakukan Pengujian Barang Jaminan Emas Dengan
Teknis Analisa Kimia
2.2. K.649210.024.01 Melakukan Pengujian Barang Jaminan Emas Dengan
Teknis Berat Jenis
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Aneka ragam logam perhiasan
3.1.2 Aneka ragam emas lapisan
3.1.3 Aneka ragam emas sepuhan
3.1.4 Aneka ragam emas rupa-rupa
3.1.5 Aneka ragam isian
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Menimang-nimang barang jaminan emas dengan telapak tangan
3.2.2 Menjatuhkan barang jaminan emas pada lantai atau benda yang
keras
3.2.3 Membengkokkan barang jaminan emas
3.2.4 Menempelkan magnit pada barang jaminan emas
3.2.5 Mencium bau barang jaminan emas
3.2.6 Memasukkan ijuk atau kawat lunak atau senar pada barang
jaminan emas
84
4. Memeriksa barang jaminan emas dengan menggunakan loupe Sikap kerja
yang diperlukan
4.1 Teliti dan cermat dalam melakukan pengujian barang jaminan emas
dengan cara non teknis
4.2 Hati-hati dalam menjatuhkan barang jaminan emas di lantai atau
benda keras jangan sampai merusak barang
4.3 Hati-hati dalam membengkokkan barang jaminan emas jangan sampai
merusak barang
5. Aspek kritis
5.1 Ketelitian dan kecermatan dalam melakukan pengujian barang jaminan
emas dengan cara non teknis
5.2 Kehati-hatian dalam menjatuhkan barang jaminan emas di lantai atau
benda keras
5.3 Kehati-hatian dalam membengkokkan barang jaminan emas
5.4 Kecermatan dalam menentukan kewajaran barang jaminan emas
85
KODE UNIT : K.649210.021.01
JUDUL UNIT : Melakukan Pengujian Barang Jaminan Emas
Dengan Metode Analisa Kimia
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, ketrampilan,
sikap untuk melakukan pengujian barang
jaminan emas dengan metode analisa kimia
mulai dari mempersiapkan kegiatan pengujian
barang jaminan emas dengan metode analisa
kimia, melakukan kegiatan pengujian barang
jaminan emas dengan metode analisa kimia
dan menetapkan hasil pengujian barang
jaminan emas dengan metode analisa kimia.
Unit ini memerlukan lisensi khusus telah lulus
pelatihan penaksiran barang jaminan emas.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Mempersiapkan 1.1 Perlengkapan dan peralatan disiapkan
kegiatan pengujian sesuai standart.
barang jaminan emas 1.2 Peralatan dan perlengkapan dipastikan
dengan metode dalam kondisi baik.
analisa kimia
2. Melakukan kegiatan 2.1 Barang Jaminan Emas digosokkan
pengujian barang pada batu uji hingga meninggalkan garis
jaminan emas dengan uji yang jelas.
metode analisa kimia 2.2 Garis uji ditetesi dengan air uji satu.
2.3 Reaksi dari air uji satu terhadap garis uji
diidentifikasi untuk menentukan
karatase.
2.4 Pada tempat lain di garis uji ditetesi air
uji dua.
2.5 Reaksi dari air uji dua terhadap garis uji
diidentifikasi untuk menentukan
karatase.
3. Menetapkan hasil 3.1 Karatase ditetapkan sesuai hasil dari
pengujian barang reaksi garis uji terhadap air uji satu
jaminan emas dengan dan air uji dua.
metode analisa kimia 3.2 Penetapan karatase berdasarkan
pengujian analisa kimia di catat sebagai
bahan pengambilan kesimpulan pada
keputusan kredit.
86
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Barang jaminan emas digosokkan pada batu uji harus diperhatikan
hal-hal sebagai berikut :
1.1.1 Jangan menggoreskan barang jaminan emas pada bagian pateri,
karena kadar bahan pateri lebih muda dibanding perhiasan
sehingga reaksi kimia akan menunjukkan kadar lebih muda
1.1.2 Jangan menggoreskan barang jaminan emas pada bagian
lemah/lunak, karena dapat patah atau bengkok
1.1.3 Goreskan dibagian yang agak terlindung agar bekas goresan
tidak mudah terlihat
1.1.4 Goreskan beberapa kali pada beberapa bagian barang jaminan
emas, sehingga apabila barang jaminan emas terbuat dari emas
rupa-rupa dapat terdeteksi
1.2 Hasil dari reaksi garis uji terhadap air uji satu dan air uji dua dipakai
untuk menentukan karatase barang jaminan emas sesuai dengan
jarum uji emas standart
1.3 Penetapan karatase harus tepat dengan batasan toleransi adalah dua
karat ke bawah atau ke atas
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Batu Uji
2.1.2 Jarum Uji Emas Merah
2.1.3 Jarum Uji Emas Kuning
2.1.4 Jarum Uji Emas Putih
2.1.5 Perhiasan emas
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Air Uji HNO3
2.2.2 Air Uji Campuran HNO3 dan HCL perbandingan 3:2
2.2.3 Tisu
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen
87
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian (Persero)
4.2 Standar
4.2.1 Buku Pedoman Menaksir (BPM) Logam Perhiasan PERUM
Pegadaian bab pengujian barang jaminan emas dengan metode
analisa kimia
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1. Penilaian/asesmen kompetensi pada unit ini dapat dilakukan di
tempat kerja atau pada tempat yang disimulasikan dan harus
diterapkan secara individu
1.2. Dalam pelaksanaannya, peserta/asesi harus dilengkapi dengan
peralatan/perlengkapan, bahan serta fasilitas asesmen yang
dibutuhkan serta dilakukan pada tempat kerja/TUK yang aman
1.3. Perencanaan dan proses asesmen ditetapkan dan disepakati bersama
dengan mempertimbangkan aspek-aspek tujuan dan konteks asesmen,
ruang lingkup, kompetensi, persyaratan peserta, sumber daya
asesmen, tempat asesmen serta jadwal asesmen
1.4. Metode asesmen yang dapat diterapkan meliputi kombinasi metode tes
lisan, observasi-tempat kerja/demonstrasi/simulasi, verifikasi
bukti/portofolio dan wawancara serta metode lain yang relevan
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Reaksi Air Uji terhadap karatase emas
3.1.2 Air Uji emas
3.1.3 Jarum Uji emas
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Membuat garis uji pada batu uji
3.2.2 Mengidentifikasi reaksi air uji terhadap garis uji
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Cermat dalam mengidentifikasi reaksi yang ditimbulkan air uji
terhadap garis uji
88
5. Aspek kritis
5.1 Kecermatan dalam mengidentifikasi reaksi yang ditimbulkan air uji
terhadap garis uji
89
KODE UNIT : K.649210.022.01
JUDUL UNIT : Melakukan Pengujian Barang Jaminan Emas
Dengan Metode Berat Jenis
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, keterampilan
dan sikap untuk melakukan pengujian emas
perhiasan dengan metode berat jenis mulai dari
mempersiapkan kegiatan pengujian barang
jaminan emas dengan metode berat jenis,
melakukan pengujian barang jaminan emas
dengan metode berat jenis dan menetapkan
hasil pengujian barang jaminan emas dengan
metode berat jenis. Unit ini memerlukan lisensi
khusus telah lulus pelatihan penaksiran
barang jaminan emas.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Mempersiapkan 1.1 Peralatan disiapkan sesuai SOP.
kegiatan pengujian 1.2 Perlengkapan disiapkan sesuai
barang jaminan emas kebutuhan.
dengan metode berat 1.3 Peralatan dan perlengkapan dipastikan
jenis dalam kondisi baik.
2. Melakukan kegiatan 2.1 Barang yang akan dicari Berat Jenisnya
pengujian barang ditimbang sesuai SOP.
jaminan emas dengan 2.2 Hasil penimbangan barang dicatat
metode berat jenis dengan sebutan Berat Kering.
2.3 Penimbangan dalam air dilakukan
sesuai SOP.
2.4 Hasil penimbangan dalam air dicatat
dengan sebutan Berat Basah.
3. Menetapkan hasil 3.1 Catatan hasil penimbangan di hitung
pengujian barang dengan formula standart.
jaminan emas dengan 3.2 Hasil perhitungan dicocokkan dengan
metode berat jenis tabel berat jenis karatase emas.
3.3 Karatase emas ditetapkan sesuai tabel
berat jenis karatase emas.
3.4 Penetapan karatase berdasarkan
pengujian dengan metode berat jenis
dicatat sebagai bahan pembuatan
kesimpulan pada keputusan kredit.
90
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Penimbangan berat jenis harus memperhatikan hal-hal sebagai
berikut :
1.1.1 Tali pengikat barang harus yang tidak menyerap air
1.1.2 Air yang digunakan harus bersih dan mempunyai Berat Jenis
Satu
1.4.1 Barang yang dicari berat jenisnya, tidak boleh bermata, bukan
barang kosongan, bukan barang yang banyak lekukannya,
tidak mempunyai rongga
1.4.2 Barang yang masuk dalam bejana (toples) harus masuk
seluruhnya tetapi tidak menyentuh dinding dan dasar
bejana(toples)
1.4.3 Formula standart untuk mencari Berat Jenis adalah :
1.4.3.1 Cari volume dengan rumus : BK – BB = V
1.4.3.2 Cari berat jenis dengan rumus : BK/V = BJ
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Timbangan Hidrostatis manual atau Timbangan Elektronika
dan kelengkapannya
2.1.2 Barang jaminan emas
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Alat tulis kantor sesuai kebutuhan
2.2.2 Alat hitung
2.2.3 Tali pengikat sesuai kebutuhan
2.2.4 Air bersih
2.2.5 Tabel Karatase Emas berdasar Berat Jenis
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian (Persero)
91
4.2 Standar
4.2.1. Buku Pedoman Menaksir (BPM) Logam Perhiasan PERUM
Pegadaian bab melakukan pengujian barang jaminan emas
dengan metode berat jenis
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1. Penilaian/asesmen kompetensi pada unit ini dapat dilakukan di
tempat kerja atau pada tempat yang disimulasikan dan harus
diterapkan secara individu
1.2. Dalam pelaksanaannya, peserta/asesi harus dilengkapi dengan
peralatan/perlengkapan, bahan serta fasilitas asesmen yang
dibutuhkan serta dilakukan pada tempat kerja/TUK yang aman
1.3. Perencanaan dan proses asesmen ditetapkan dan disepakati bersama
dengan mempertimbangkan aspek-aspek tujuan dan konteks
asesmen, ruang lingkup, kompetensi, persyaratan peserta, sumber
daya asesmen, tempat asesmen serta jadwal asesmen
1.4. Metode asesmen yang dapat diterapkan meliputi kombinasi metode
tes lisan, observasi-tempat kerja/demonstrasi/simulasi, verifikasi
bukti/portofolio dan wawancara serta metode lain yang relevan
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Berat Jenis beberapa macam logam
3.1.2 Cara-cara melakukan pengujian berat jenis
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Melakukan pengujian berat jenis
3.2.2 Melakukan perhitungan berat jenis
3.2.3 Melihat tabel karatase emas berdasarkan berat jenis
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Cermat dalam melakukan penimbangan
4.2 Teliti dalam mencocokkan angka tabel karatase emas berdasar berat
jenis
5. Aspek kritis
5.1 Kecermatan dalam melakukan penimbangan
92