5.2 Ketelitian dalam mencocokkan angka tabel karatase emas berdasar
berat jenis
93
KODE UNIT : K.649210.023.01
JUDUL UNIT : Melakukan Identifikasi Barang Jaminan Emas
Palsu
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, keterampilan
dan sikap untuk melakukan pengujian terhadap
barang jaminan emas palsu mulai dari
memverifikasi catatan hasil pengujian barang
jaminan emas secara non teknis, analisa kimia
dan berat jenis, melakukan pengujian barang
jaminan emas palsu dan menetapkan kesimpulan
hasil pengujian terhadap barang jaminan emas
palsu. Unit ini memerlukan lisensi khusus telah
lulus pelatihan penaksiran barang jaminan emas.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Memverifikasi catatan 1.1 Catatan hasil pengujian secara non teknis,
hasil pengujian analisa kimia, dan berat jenis di verifikasi
barang jaminan emas kesimpulan-kesimpulannya.
secara non teknis, 1.2 Langkah lanjutan ditentukan berdasarkan
analisa kimia dan hasil verifikasi.
berat jenis
2. Melakukan pengujian 2.1 Peralatan dan perlengkapan disiapkan
barang jaminan emas sesuai kebutuhan.
palsu 2.2 Pengujian Barang Jaminan emas
sepuhan dilakukan apabila diduga barang
jaminan emas sepuhan.
2.3 Pengujian Barang Jaminan emas lapisan
dilakukan apabila diduga barang jaminan
emas lapisan.
2.4 Pengujian Barang Jaminan emas rupa-
rupa dilakukan apabila diduga barang
jaminan emas rupa-rupa.
2.5 Pengujian Barang Jaminan emas isian
dilakukan apabila diduga barang jaminan
emas isian.
3. Menetapkan 3.1 Catatan hasil pengujian dibuat sesuai
kesimpulan hasil hasil dugaan masing-masing barang
pengujian terhadap jaminan emas.
barang jaminan emas 3.2 Kesimpulan jenis barang jaminan emas
palsu palsu dibuat sesuai hasil pengujian.
94
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Langkah lanjutan berupa kesimpulan dugaan jenis barang palsu
misalnya diduga sepuhan, diduga lapisan dan seterusnya
1.2 Pengujian Barang Jaminan diduga emas sepuhan dilakukan dengan
cara :
1.2.1 Barang Jaminan Emas digosokan pada batu uji untuk membuat
garis uji secara memanjang di satu bagian, kemudian pada
bagian barang yang digosokkan diperiksa menggunakan loupe
dengan teliti dan cermat adakah gradasi warnanya
1.2.2 Garis uji yang terdapat pada batu uji ditetesi air uji satu
kemudian pada tempat yang lain di garis uji tersebut di tetesi
dengan air uji dua selanjutnya perhatikan reaksi yang timbul
akan muncul gradasi reaksi
1.2.3 Pada garis uji yang telah diberi air uji dihisap dengan tisu,
kemudian diperiksa adakah gradasi ketebalan gosokan
1.2.4 Pada tisa yang dipakai menghisap air uji diperiksa apakah ada
meninggalkan bekas warna hijau atau hitam
1.2.5 Adanya gradasi warna, reaksi, dan sisa garis uji uji
menunjukkan tidak meratanya unsur emas pada barang
jaminan tersebut
1.2.6 Adanya bekas warna hijau atau hitam menunjukan adanya
logam lain selain emas pada barang jaminan emas tersebut
1.3 Pengujian Barang Jaminan emas lapisan dilakukan dengan cara :
1.3.1 Periksa denagn teliti setiap bagian barang jaminan emas
tersebut adakah bagian yang terkelupas atau berkerut, apabila
terdapat bagian yang terkelupas atau berkerut maka yang
terkelupas atau berkerut tersebut adalah lapisannya
1.3.2 Barang Jaminan emas digosokkan pada batu uji di satu tempat
dengan tebal dan keras kemudian diperiksa pada bagian
tersebut diperiksa dengan loupe apakah ada gradasi warna
lapisan pada bagian barang
1.3.3 Barang jaminan emas dibengkokkan, kemudian pada bagian
yang terbengkokkan diperiksa dengan loupe apakah ada bagian
yang berkerut atau terkelupas
95
1.3.4 Barang Jaminan Emas dibor atau dikikir atau dicutter
kemudian pada bagian barang tersebut ditetesi dengan air uji 1
apakah keluar endapan warna hijau, apabila keluar warna hijau
maka ada logam tembaga didalamnya atau pada bagian
tersebut hisap dengan tisu kemudian periksa apakah pada tisu
meninggalkan bekas warna hijau
1.3.5 Apabila tidak keluar endapan kemudian pada bagian yang
ditetesi air uji 1 tersebut ditetesi air uji 2 apabila keluar
endapan putih maka didalamnya terdapat logam perak atau
pada bagian tersebut hisap dengan tisu kemudian periksa
apakah pada tisu meninggalkan bekas warna hitam maka
kemungkinan ada logam lain selain emas
1.4 Pengujian Barang Jaminan emas rupa-rupa dilakukan dengan cara :
1.4.1 Gosok barang jaminan emas tersebut pada beberapa bagian
misalnya bagian tengah atas dan bawah
1.4.2 Perhatikan hasil dari gosokan tersebut, kemudian lakukan
pengujian seperti menguji dengan teknis analisa kimia dan
perhatikan reaksi yang ditimbulkan
1.4.3 Apabila berdasarkan pengujian tersebut terdapat beberapa
karatase maka hal ini menunjukkan bahwa barang jaminan
emas tersebut dibuat dengan berbagai karatase
1.5 Pengujian Barang Jaminan emas isian dapat dilakukan dengan cara :
1.5.1 Pada bagian barang yang seharusnya berlubang atau berongga
dimasuki dengan senar atau ijuk atau kawat lunak sehingga
dapat diketahui apakah ada benda lain didalamnya
1.5.2 Menempelkan magnit pada permukaan barang jaminan emas di
beberapa bagian kalau menempel di magnit maka didalam
barang jaminan emas tersebut ada logam selain emas misalnya
terdapat besi didalamnya
1.6 Kesimpulan hasil pengujian menunjukkan jenis perhiasan palsunya
sepuhan/lapisan/rupa-rupa/isian
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Bor Mini atau Cutter atau Kikir
2.1.2 Air uji emas
2.1.3 Batu uji
96
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Magnet
2.2.2 Kawat lunak atau senar atau ijuk
2.2.3 Loupe
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian (Persero)
5. Standar
5.1 Buku Pedoman Menaksir (BPM) Logam Perhiasan PERUM Pegadaian
5.2 Peraturan Direksi No. 24 / 2013 perihal Kewaspadaan menaksir
perhiasan emas palsu
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Penilaian/asesmen kompetensi pada unit ini dapat dilakukan di
tempat kerja atau pada tempat yang disimulasikan dan harus
diterapkan secara individu
1.2 Dalam pelaksanaannya, peserta/asesi harus dilengkapi dengan
peralatan/perlengkapan, bahan serta fasilitas asesmen yang
dibutuhkan serta dilakukan pada tempat kerja/TUK yang aman
1.3 Perencanaan dan proses asesmen ditetapkan dan disepakati bersama
dengan mempertimbangkan aspek-aspek tujuan dan konteks asesmen,
ruang lingkup, kompetensi, persyaratan peserta, sumber daya
asesmen, tempat asesmen serta jadwal asesmen
1.4 Metode asesmen yang dapat diterapkan meliputi kombinasi metode tes
lisan, observasi-tempat kerja/demonstrasi/simulasi, verifikasi
bukti/portofolio dan wawancara serta metode lain yang relevan
2. Persyaratan kompetensi
2.1 K.649210.021.01 Melakukan pengujian barang jaminan emas dengan
cara non teknis
2.1 K.649210.022.01 Melakukan pengujian barang jaminan emas dengan
teknis analisa kimia
97
2.2 K.649210.023.01 Melakukan pengujian barang jaminan emas dengan
teknis berat jenis
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Aneka ragam emas sepuhan
3.1.2 Aneka ragam emas lapisan
3.1.3 Aneka ragam emas rupa-rupa
3.1.4 Aneka ragam emas isian
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Melakukan pengujian dengan mengosok barang jaminan emas
pada batu uji, mengidentifikasi gradasi, membengkokkan,
menggunakan magnet, memasukkan ijuk, menggunakan
loupe, memverifikasi reaksi air uji
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam melakukan pengujian barang jaminan emas diduga palsu
4.2 Cermat dalam melakukan pengujian barang jaminan emas diduga
palsu
5. Aspek kritis
5.1 Ketelitian dalam melakukan pengujian barang jaminan emas yang
diduga palsu
5.2 Kecermatan dalam melakukan pengujian barang jaminan emas yang
diduga palsu
98
KODE UNIT : K.649210.024.01
JUDUL UNIT : Menentukan Nilai Taksiran Barang Jaminan
Emas
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, ketrampilan,
dan sikap untuk menentukan nilai taksiran
barang jaminan mulai dari mempersiapkan
kegiatan menentukan nilai taksiran barang
jaminan emas, menetapkan karatase dan nilai
berat barang jaminan emas dan menentukan
taksiran barang jaminan emas. Unit ini
memerlukan lisensi khusus telah lulus
pelatihan penaksiran barang jaminan emas.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Mempersiapkan 1.1 Peralatan dan perlengkapan disiapkan
kegiatan menentukan sesuai SOP.
nilai taksiran barang 1.2 Peralatan dan perlengkapan dipastikan
jaminan emas dalam kondisi baik.
2. Menetapkan karatase 2.1 Catatan hasil pengujian barang jaminan
dan berat barang secara non teknis dan teknis
jaminan emas dikumpulkan untuk pembuatan
kesimpulan karatase barang jaminan.
2.2 Karatase barang jaminan emas
ditetapkan sesuai hasil pengujian non
teknis dan teknis.
2.3 Penetapan karatase barang jaminan
emas dicatat pada Form Permintaan
Kredit.
2.4 Barang jaminan emas ditimbang sesuai
SOP.
2.5 Hasil penimbangan dicatat dalam Form
Permintaan Kredit.
2.6 Hasil penimbangan dikurangi bagian-
bagian yang bukan emas.
2.7 Hasil penimbangan setelah dikurangi
bagian-bagian yang bukan emas dicatat
dalam Form Permintaan Kredit.
3. Menentukan nilai 3.1 Standard Taksiran Logam di akses
taksiran barang melalui komputer dengan sistem aplikasi
jaminan emas operasional PT Pegadaian.
3.2 Standard Taksiran Logam dicatat dalam
form permintaan kredit sesuai karatase
99
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
barang jaminan emas.
3.3 Standard Taksiran Logam sesuai
karatase dikalikan dengan berat barang
jaminan emas bersih.
3.4 Nilai taksiran barang jaminan emas
ditentukan sesuai SOP.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Isian Form permintaan kredit harus sudah terdapat keterangan barang
jaminan emas dan karatasenya
1.2 Bagian-bagian yang bukan emas yang harus dikurangi beratnya adalah
:
1.2.1 Berat mata
1.2.2 Kotoran yang menempel barang jaminan
1.2.3 Logam selain emas yang menempel pada barang jaminan emas
1.3 Standart taksiran logam adalah nilai rupiah yang ditetapkan oleh
Kantor Pusat PT Pegadaian sebagai dasar untuk menentukan harga
emas yang berlaku pada hari itu
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Komputer yang telah terintegrasi dengan sistem aplikasi
operasional PT Pegadaian
2.1.2 Timbangan elektronik atau manual
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Alat tulis kantor sesuai kebutuhan
2.2.2 Alat hitung
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian (Persero)
4.2 Standar
4.2.1 Pedoman Operasional Pegadaian Kredit Cepat Aman
100
4.2.2 Peraturan Direktur PT Pegadaian (Persero) Nomor
27/Bisnis/2015 tentang Standart Taksiran Logam
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Penilaian/asesmen kompetensi pada unit ini dapat dilakukan di tempat
kerja atau pada tempat yang disimulasikan dan harus diterapkan
secara individu
1.2 Dalam pelaksanaannya, peserta/asesi harus dilengkapi dengan
peralatan/perlengkapan, bahan serta fasilitas asesmen yang
dibutuhkan serta dilakukan pada tempat kerja/TUK yang aman
1.3 Perencanaan dan proses asesmen ditetapkan dan disepakati bersama
dengan mempertimbangkan aspek-aspek tujuan dan konteks asesmen,
ruang lingkup, kompetensi, persyaratan peserta, sumber daya asesmen,
tempat asesmen serta jadwal asesmen
1.4 Metode asesmen yang dapat diterapkan meliputi kombinasi metode tes
lisan, observasi-tempat kerja/demonstrasi/simulasi, verifikasi
bukti/portofolio dan wawancara serta metode lain yang relevan
2. Persyaratan kompetensi
2.1 K.649210.022.01 Melakukan pengujian barang jaminan emas dengan
cara non teknis
2.2 K.649210.023.01 Melakukan pengujian barang jaminan emas dengan
teknis analisa kimia
2.3 K.639210.24.01 Melakukan pengujianbarang jaminan emas dengan
teknis berat jenis
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Metode dan teknik menaksir emas
3.1.2 Harga emas yang berlaku pada saat itu
3.1.3 Aplikasi Passion PT Pegadaian
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Mampu menaksir emas dengan baik benar
3.2.2 Mampu melakukan perhitungan taksiran barang jaminan emas
dengan baik dan benar
3.2.3 Mampu mengoperasikan komputer dengan aplikasi passion
101
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam melakukan perhitungan berat bersih barang jaminan emas
4.2 Cermat dalam menetapkan taksiran
5. Aspek kritis
5.1 Ketelitian dalam melakukan perhitungan berat bersih barang jaminan
emas
5.2 Kecermatan dalam menetapkan taksiran barang jaminan emas
102
KODE UNIT : K.649210.025.01
JUDUL UNIT : Melakukan Identifikasi Barang Jaminan Berlian
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, keterampilan dan
sikap kerja yang dibutuhkan untuk melakukan
identifikasi barang jaminan berlian mulai dari
melakukan persiapan kegiatan menaksir barang
jaminan berlian sampai dengan melakukan
pencatatan hasil identifikasi berlian. Unit ini
memerlukan lisensi khusus minimal telah lulus
pelatihan penaksiran barang jaminan berlian.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Melakukan persiapan 1.1 Peralatan identifikasi berlian disiapkan sesuai
kegiatan identifikasi SOP.
barang jaminan berlian 1.2 Berlian dibersihkan untuk memudahkan
proses identifikasi.
2. Mengidentifikasi 2.1 Identifikasi berlian dilakukan dengan melihat
berlian secara visual benda dari tafel berlian.
2.2 Identifikasi berlian dilakukan dengan uji
miring.
2.3 Identifikasi berlian dilakukan dengan melihat
sifat tidak tembus pandang pada berlian.
2.4 Identifikasi berlian dilakukan dengan melihat
efek daya hantar panas.
2.5 Identifikasi berlian dilakukan dengan
memberikan kelembaban.
2.6 Identifikasi berlian dilakukan dengan melihat
keausan garis batas gosokan.
3. Mengidentifikasi 3.1 Identifikasi berlian dilakukan dengan jarum
berlian dengan alat uji intan untuk memeriksa kekerasan.
3.2 Identifikasi berlian (lepas) dilakukan dengan
timbangan berat jenis untuk pemeriksaan
berat jenis berlian.
3.3 Identifikasi berlian dilakukan dengan alat
diamond selector untuk pemeriksaan daya
hantar panas.
4. Melakukan pencatatan 4.1 Kesimpulan hasil identifikasi berlian
hasil identifikasi berlian digunakan untuk menetapkan taksiran
barang jaminan berlian
4.2 Hasil identifikasi berlian ditulis dalam form
permintaan kredit (FPK).
103
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Identifikasi berlian dengan uji miring dengan memegang berlian
dengan tafel mendatar dan melihat dengan satu mata, berlian
dimiringkan maka berlian akan berkilau
1.2 Identifikasi berlian tidak tembus pandang dilakukan dengan
meletakkan berlian dengan posisi tafel diatas koran, tulisan tidak
terlihat maka berlian tersebut asli
1.3 Identifikasi berlian daya hantar panas dilakukan dengan cara berlian
dipegang maka akan terasa dingin dan kemudian cepat panas setelah
dipegang terus-menerus
1.4 Identifikasi berlian memberikan kelembaban dilakukan dengan cara
menghembuskan uap dari mulut, maka uap air yang melekat pada
berlian akan lebih cepat hilang
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Timbangan digital Berat Jenis
2.1.2 Loupe 10x
2.1.3 Jarum uji intan
2.1.4 Diamond selector
2.1.5 Lampu UV
2.1.6 Kuas/kain halus
2.1.7 Mikroskop
2.1.8 Lampu penerangan
2.2 Perlengkapan
2.2.1 ATK
2.2.2 Formulir Permintaan Kredit (FPK)
2.2.3 Alkohol
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian
104
4.2 Standar
4.2.1 Surat Edaran Direksi Nomor: 51/Lb.1.00/2009, tentang Tabel
Berlian 2009
4.2.2 Peraturan Direksi Nomor: 113/2013, tentang Perubahan
Peraturan Direksi Nomor : 87/2013, tentang Menaksir Permata
Berlian
4.2.3 Buku Pedoman Menaksir (BPM) Permata Intan PERUM
Pegadaian
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Penilaian dilakukan terhadap pengetahuan, keterampilan dan sikap
kerja yang dapat dilakukan dengan cara lisan, tertulis,
demonstrasi/praktik, dan/atau simulasi di tempat kerja dan/atau di
tempat uji kompetensi (TUK).
1.2 Hal-hal yang diperlukan dalam penilaian dan kondisi yang
berpengaruh atas tercapainya kompetensi ini adalah tempat uji yang
merepresentasikan tempat kerja, serta dilengkapi dengan peralatan
untuk demonstrasi/praktik.
2. Persyaratan kompetensi
(tidak ada)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Sifat-sifat Intan
3.1.2 Pengetahuan batu permata
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Kemampuan mengidentifikasi berlian secara visual
3.2.2 Menggunakan alat-alat identifikasi berlian
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam mengidentifikasi berlian
4.2 Jujur dalam mengidentifikasi berlian
5. Aspek kritis
5.1 Ketelitian dalam mengidentifikasikan berlian
5.2 Kecermatan dalam mengidentifikasikan berlian
105
KODE UNIT : K.649210.026.01
JUDUL UNIT : Menentukan Kualifikasi Barang Jaminan Berlian
Berdasarkan Formula 4C
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, keterampilan dan
sikap kerja yang dibutuhkan untuk menentukan
kualifikasi barang jaminan berlian berdasarkan
formula 4C mulai dari melakukan persiapan
kegiatan menentukan kualifikasi berlian sampai
dengan melakukan pencatatan penentuan
kualifikasi berlian. Unit ini memerlukan lisensi
khusus minimal telah lulus pelatihan penaksiran
barang jaminan berlian.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Melakukan persiapan 1.1 Peralatan untuk menentukan kualifikasi
kegiatan menentukan berlian disiapkan sesuai SOP.
kualifikasi berlian 1.2 Berlian dibersihkan untuk memudahkan
proses pemeriksaan.
2. Menentukan 2.1 Warna berlian ditentukan berdasarkan
kualifikasi warna penyimpangan dari warna putih (colourless).
(color) berlian 2.2 Warna berlian dibandingkan dengan contoh
warna berlian.
3. Menentukan 3.1 Kejernihan berlian ditentukan berdasarkan
kualifikasi kejernihan adanya cacat dalam (inklusi) dan cacat luar
(clarity) berlian (blemish).
3.2 Kejernihan berlian ditentukan secara visual
3.3 Kejernihan berlian ditentukan dengan loupe
4. Menentukan 4.1 Gosokan berlian dibandingkan dengan
kualifikasi gosokan gosokan standard model
(cut) berlian 4.2 Gosokan berlian ditentukan berdasarkan
unsur–unsur yang mempengaruhi
peringkat gosokan.
5. Menentukan 5.1 Pengukuran besar (Carat) berlian ditentukan
kualifikasi besar berdasarkan bentuk penampang berlian.
(carat) berlian 5.2 Besar (Carat) berlian ditentukan
menggunakan timbangan dan alat ukur
lainnya.
6. Melakukan 6.1 Kesimpulan hasil penentuan kualifikasi
pencatatan penentuan berlian digunakan untuk menetapkan
kualifikasi berlian taksiran barang jaminan berlian
6.2 Hasil penentuan kualifikasi berlian ditulis
dalam form permintaan kredit (FPK)
106
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Alat-alat untuk menentukan kualitas berlian dapat mencakupi tetapi
tidak terbatas pada:
1.1.1 Loupe 10x
1.1.2 Mikroskop
1.1.3 Lampu UV
1.1.4 Contoh Warna Berlian
1.1.5 Kuas/kain halus
1.1.6 Alkohol
1.1.7 Timbangan
1.1.8 Meetmess
1.1.9 Alat Moe
1.1.10 AD.leveridge
1.2 Warna (color) berlian yang berlaku di Pegadaian mencakupi dan
terbatas pada :
1.2.1 Warna pokok mencakupi peringkat warna D sampai dengan Z
1.2.2 Warna fancy mencakupi warna pink, violet, biru, hijau dan
merah
1.3 Kejernihan (clarity) berlian yang berlaku di Pegadaian mencakupi dan
terbatas pada :
1.3.1 Kejernihan visual mencakupi peringkat kejernihan flawless,
very-very small, very small dan small inclusion
1.3.2 Kejernihan Loupe mencakupi peringkat kejernihan inclusion 1,
inclusion 2 dan inclusion 3
1.4 Gosokan (cut) berlian yang berlaku di Pegadaian mencakupi dan
terbatas pada peringkat gosokan berlian very good, good, medium dan
poor
1.5 Unsur–unsur yang mempengaruhi peringkat gosokan mencakupi :
1.5.1 Kaca-kaca Gosokan
1.5.2 Perbandingan
1.5.3 Bentuk penampang rondise
1.5.4 Rondise
1.5.5 Kulet
1.6 Alat ukur lainnya mencakupi tetapi tidak terbatas pada;
1.6.1 MeetMess/pisau ukur
107
1.6.2 Alat Moe/Tabel Moe
1.6.3 A.D Leveridge
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Timbangan digital
2.1.2 Loupe 10x
2.1.3 Pisau Ukur/Meetmess
2.1.4 Alat Moe/tabel moe
2.1.5 A.D. Leveridge
2.1.6 Kuas/kain halus
2.1.7 Contoh warna berlian
2.1.8 Lampu UV
2.1.9 Mikroskop
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Alat tulis
2.2.2 FPK
2.2.3 Alkohol
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian
4.2 Standar
4.2.1 Surat Edaran nomor 51/lb/2009 tentang Tabel berlian 2009
4.2.2 Peraturan Direksi nomor 113/2013 tentang Perubahan
Peraturan Direksi nomor 87/2013 tentang Menaksir Permata
Berlian
4.2.3 Buku Pedoman Menaksir (BPM) Permata Intan PERUM
Pegadaian
PANDUAN PENILAIAN
1 Konteks penilaian
1.1 Penilaian dilakukan terhadap pengetahuan, keterampilan dan sikap
kerja yang dapat dilakukan dengan cara lisan, tertulis,
108
demonstrasi/praktik, dan/atau simulasi di tempat kerja dan/atau di
tempat uji kompetensi (TUK).
1.2 Hal-hal yang diperlukan dalam penilaian dan kondisi yang berpengaruh
atas tercapainya kompetensi ini adalah tempat uji yang
merepresentasikan tempat kerja, serta dilengkapi dengan peralatan
untuk demonstrasi/praktik.
2 Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3 Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Kualifikasi Permata Berlian
3.1.2 Pengetahuan batu permata
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Menggunakan alat-alat mengukur besar berlian
3.2.2 Menentukan kualifikasi formula 4C berlian
4 Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam menentukan kualifikasi berlian
4.2 Tepat dalam menentukan kualifikasi berlian
5 Aspek kritis
5.1 Ketelitian dalam menetapkan kualifikasi permata berlian
5.2 Ketelitian dalam menetapkan kualifikasi berlian
109
KODE UNIT : K.649210.027.01
JUDUL UNIT : Menentukan Nilai Taksiran Barang Jaminan
Berlian
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, keterampilan dan
sikap kerja yang dibutuhkan untuk menentukan nilai
taksiran barang jaminan berlian mulai dari
menentukan kualifikasi berlian dan menentukan
taksiran berlian. Unit ini memerlukan lisensi khusus
minimal lulus pelatihan penaksiran barang jaminan
berlian.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Menentukan 1.1 Hasil kualifikasi (4C) berlian dicatat dalam form
Kualifikasi Berlian permintaan kredit (FPK).
1.2 Angka tabel berlian ditentukan berdasarkan
kualifikasi berlian.
1.3 Angka tabel berlian dicatat dalam form
permintaan kredit.
2. Menentukan Taksiran 2.1 Standar Taksiran Permata (STP) dicatat pada
Berlian form permintaan kredit sesuai kualifikasi
berlian.
2.2 Nilai taksiran berlian ditentukan dengan
perhitungan berdasarkan Standar Taksiran
Permata (STP) dan hasil pemeriksaan barang.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Form permintaan kredit dapat mencakupi dan harus:
1.3.1 Identitas pemilik barang jaminan berlian atau yang dikuasakan
1.3.2 Keterangan barang jaminan berlian
1.3.3 Kualifikasi berlian
1.3.4 Angka tabel berlian
1.3.5 Standar taksiran permata
1.2 Standart taksiran permata adalah nilai rupiah yang ditetapkan oleh
Kantor Pusat PT Pegadaian sebagai dasar untuk menentukan harga
berlian yang berlaku mencakupi :
1.2.1 STP katagori I
1.2.2 STP katagori II
1.3 Nilai taksiran berlian ditentukan berdasarkan rumus taksiran
mencakupi dan tidak terbatas pada:
110
1.3.1 Berlian Bundar, Taksiran = Jumlah berlian x angka tabel x STP
1.3.2 Berlian gosokan fancy (Fancy Cut), bentuk Marquise, Pear, Oval,
Heat, Taksiran = Taksiran Berlian bundar x 80%
1.3.3 Berlian gosokan fancy (Fancy Cut), bentuk Emerald, Square,
Taksiran = Taksiran Berlian bundar x 70%
1.3.4 Berlian Kualifikasi Khusus Berlian Garam, Ngabut dan Minyak,
Taksiran = Juml Berlian x angka tabel (maks M, Poor, I3) x STP
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Tabel berlian
2.1.2 Kalkulator
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Alat tulis
2.2.2 Formulir permintaan kredit
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian
4.2 Standar
4.2.1 Surat Edaran Direksi Nomor: 51/Lb.1.00/2009, tentang Tabel
Berlian 2009
4.2.2 Peraturan Direksi Nomor: 113/2013, tentang Perubahan Peraturan
Direksi Nomor : 87/2013, tentang Menaksir Permata Berlian
4.2.3 Buku Pedoman Menaksir (BPM) Permata Intan PERUM Pegadaian
PANDUAN PENILAIAN
1 Konteks penilaian
1.1 Unit kompetensi ini dapat diakses di tempat kerja maupun di tempat
kerja simulasi
1.2 Unit kompetensi ini dapat diakses dengan metode observasi demontrasi,
uji tertulis, wawancara, portofolio, studi kasus, simulasi
2 Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3 Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
111
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Harga pasar pusat (HPP) dan standar taksiran permata (STP)
3.1.2 Metode dan teknik menaksir berlian
3.1.3 Aturan pendukung menaksir berlian
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Menentukan angka tabel berlian berdasarkan kualifikasi berlian
4 Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam menetapkan taksiran
4.2 Cermat dalam menaksir berlian
5 Aspek kritis
5.1 Kecermatan dalam menetapkan taksiran
5.2 Ketelitian dalam menetapkan taksiran berlian
112
KODE UNIT : K.649210.028.01
JUDUL UNIT : Mengelola Barang Jaminan Gudang
DESKRIPSI UNIT : Unit kompetensi ini mencakup pengetahuan,
keterampilan dan sikap kerja untuk mengelola
barang jaminan gudang mulai dari menerima
dan mengadministrasikan barang jaminan
gudang sampai dengan mengeluarkan barang
jaminan gudang. Unit ini tidak memerlukan
lisensi khusus.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Menerima dan 1.1 Barang jaminan gudang yang telah
mengadministrasikan tersegel/termatrys diterima dari petugas
barang jaminan penaksiran.
gudang 1.2 Dokumen barang jaminan gudang
diterima dari petugas penaksiran.
1.3 Barang jaminan dicocokkan dengan
dokumen kepemilikan/kelengkapan dan
identitas barang dari petugas penaksiran.
1.4 Barang jaminan gudang dimasukkan ke
dalam gudang atau tempat penyimpanan.
1.5 Barang jaminan gudang dikelompokkan
menurut jenisnya menjadi : kendaraan
bermotor, barang elektrik dan
elektronik, dan barang gudang lainnya.
2. Mengelola barang 2.1 Fisik kendaraan bermotor disimpan di
jaminan gudang jenis gudang mobil atau gudang motor.
kendaraan bermotor 2.2 Dokumen kepemilikan kendaraan
bermotor disimpan dilemari besi
(brandkas).
2.3 Kendaraan bermotor dikelola sesuai
dengan SOP.
3. Mengelola barang 3.1 Fisik barang jaminan gudang jenis elektrik
jaminan barang dan elektronik dimasukkan ke dalam
gudang jenis elektrik kardus/plastik barang jaminan gudang.
dan elektronik 3.2 Barang jaminan gudang jenis elektrik dan
elektronik disimpan pada rak barang
jaminan yang ada di dalam gudang.
3.3 Barang jaminan gudang jenis elektrik dan
elektronik disimpan pada rak berdasarkan
klasifikasi barang.
3.4 Barang jaminan gudang jenis elektrik dan
elektronik dikelola sesuai dengan SOP.
113
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
4. Mengelola barang 4.1 Fisik barang jaminan gudang lainnya
jaminan gudang disimpan di tempat khusus berdasarkan
lainnya klasifikasinya.
4.2 Barang jaminan gudang lainnya dikelola
sesuai dengan SOP.
5. Mengeluarkan barang 5.1 Keperluan mengeluarkan barang
jaminan gudang jaminan gudang dipastikan berdasarkan
permintaan petugas yang berwenang atau
pelunasan.
5.2 Barang jaminan gudang yang akan
dikeluarkan disiapkan fisik dan
dokumennya.
5.3 Fisik barang jaminan dikeluarkan dari
gudang.
BATASAN VARIABEL
1. Kontek variabel
1.1 Dokumen barang jaminan gudang mencakupi :
1.1.1 Kuitansi pembelian barang gudang dan atau
1.1.2 Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor
1.2 Kendaraan bermotor adalah semua kendaraan beroda dua atau lebih
yang mencakup didalamnya mobil dan sepeda motor.
1.3 Barang Elektrik dan Elektronik adalah semua peralatan yang
mencakup didalamnya peralatan :
1.3.1 Barang Elektrik : Setrika, lemari es, Televisi
1.3.2 Barang Elektronik : Komputer/laptop, handphone, kamera.
1.4 Barang gudang lainnya adalah semua barang yang tidak termasuk ke
dalam kelompok kendaraan bermotor, barang Elektrik dan Elektronik,
mencakup barang-barang seperti : kain/tekstil, sepeda, alat-alat
pertanian dan lain-lain.
1.5 Dikelola berarti menerapkan 5R mencakupi:
1.5.1 Ringkas
1.5.2 Rapi
1.5.3 Resik
1.5.4 Rawat
1.5.5 Rajin
1.6 Keperluan untuk mengeluarkan barang jaminan mencakupi:
1.6.1 Adanya pelunasan
114
1.6.2 Adanya pemeriksaan Internal (Pengelola unit, Pimpinan cabang,
auditor) dan Eksternal (Kepolisian/kejaksaan dengan
persetujuan Ketua Pengadilan setempat, BPK dan KAP sesuai
batas kewenangannya).
1.6.3 Adanya pelelangan
2. Peralatan dan Perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Peralatan kebersihan
2.1.2 Alat pengolah data
2.1.3 Troli (kereta dorong) barang jaminan
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Alat tulis kantor
2.2.2 Liaspen
2.2.3 Alat penerangan gudang (senter, lampu, dll)
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Staatblad tahun 1928 nomor. 21 tentang Pandhuist Regelement
(Pengurusan rumah Gadai Negara)
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Undang Undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen
4.1.2 Standar Etika Perusahaan PT Pegadaian (Persero)
4.2 Standar
4.2.1 Peraturan Direksi nomor 35 tahun 2014 tentang Optimalisasi
Penerimaan Barang Gudang
4.2.2 Peraturan Direksi nomor 2 tahun 2015 tentang Pematrysan
Barang Jaminan
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit kompetensi ini dapat diases di tempat kerja maupun tempat kerja
simulasi
1.2 Unit kompetensi ini dapat diases dengan metode uji tertulis, uji lisan
dan wawancara
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada).
115
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Manajemen Persediaan
3.1.2 Pengetahuan tentang barang elektronika
3.1.3 Pengetahuan perawatan otomotif
3.1.4 Pengetahuan SMK3
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Mengecek kondisi tempat penyimpanan barang jaminan
3.2.2 Memantau melalui CCTV
3.2.3 Melakukan penataan barang jaminan
3.2.4 Melakukan penghitungan jumlah barang jaminan.
3.2.5 Membuat jadwal perawatan barang jaminan
3.2.6 Mampu membuat chek list kondisi kebersihan tempat
penyimpanan
3.2.7 Mampu membuat manual buku gudang
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Semangat yang tinggi pada saat melakukan penataan dan perawatan
barang jaminan
4.2 Jujur dan memiliki integritas tinggi dalam melakukan pengelolaan
barang gudang
4.3 Rajin dan tekun dalam memastikan kondisi tempat penyimpanan agar
aman dan bersih
4.4 Teliti dan cermat dalam melakukan penataan barang jaminan
4.5 Komunikatif dalam menangani keluhan pelanggan terkait dengan
kondisi barang jaminan yang dserahkan
5. Aspek kritis
5.1 Tempat penyimpanan sesuai dengan jenis barang jaminan
5.2 Pengeluaran barang jaminan
116
KODE UNIT : K.649210.029.01
JUDUL UNIT : Mengelola Barang Jaminan Kantong
DESKRIPSI UNIT : Unit kompetensi ini mencakup pengetahuan,
keterampilan dan sikap untuk mengelola
barang jaminan kantong mulai dari menerima
dan mengadministrasikan Barang Jaminan
Kantong sampai dengan mengelola Barang
Jaminan Kantong. Unit ini berlaku di semua
bidang Pergadaian. Unit ini biasanya berlaku
untuk jabatan Pengelola Agunan. Unit ini
tidak memerlukan lisensi khusus.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Menerima dan 1.1 Barang Jaminan Kantong yang telah
mengadministrasikan termatrys diterima dari petugas
Barang Jaminan penaksiran.
Kantong 1.2 Fisik Barang Jaminan Kantong dihitung
berdasarkan SOP.
1.3 Barang Jaminan Kantong yang diterima
diadministrasikan sesuai SOP.
2. Mengelola Barang 2.1 Barang Jaminan Kantong disusun
Jaminan Kantong berdasarkan urutan nomor SBK.
2.2 Barang Jaminan Kantong disimpan
ditempat penyimpanan.
2.3 Barang Jaminan Kantong dikelola
sesuai dengan SOP.
3. Mengeluarkan Barang 3.1 Keperluan mengeluarkan barang
Jaminan Kantong jaminan kantong dipastikan berdasarkan
permintaan petugas yang berwenang atau
pelunasan.
3.2 Barang Jaminan Kantong yang akan
dikeluarkan disiapkan fisiknya.
3.3 Barang Jaminan kantong yang
dikeluarkan di administrasikan sesuai
dengan SOP.
BATASAN VARIABEL
1. Kontek variabel
1.1 Tempat Penyimpanan, mencakupi :
1.1.1 Kluis/khazanah
1.1.2 Brankas
117
1.2 Dikelola berarti menerapkan 5R mencakupi:
1.2.1 Ringkas
1.2.2 Rapi
1.2.3 Resik
1.2.4 Rawat
1.2.5 Rajin
1.3 Keperluan untuk mengeluarkan barang jaminan mencakupi:
1.3.1 Adanya pelunasan
1.3.2 Adanya pemeriksaan internal (Pengelola unit, Pimpinan cabang,
auditor) dan eksternal (Kepolisian/kejaksaan dengan persetujuan
Ketua Pengadilan setempat, BPK dan KAP sesuai batas
kewenangannya).
1.3.3 Adanya pelelangan
2. Peralatan dan Perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Peralatan kebersihan
2.1.2 Alat pengolah data
2.1.3 Kawat penggantung barang jaminan kantong
2.1.4 Keranjang barang jaminan kantong
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Alat tulis kantor
2.2.2 Liaspen
2.2.3 Senter atau lampu penerangan gudang
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Staatblad tahun 1928 nomor. 21 tentang Pandhuist Regelement
(Pengurusan rumah Gadai Negara).
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Undang Undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen.
4.2 Standar
4.2.1 Peraturan Direksi nomor 92 tahun 2013 tentang Implementasi
Aplikasi PASSION
4.2.2 Peraturan Direksi nomor 2 tahun 2015 tentang Pematrysan
Barang Jaminan
118
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit kompetensi ini dapat diases di tempat kerja maupun tempat kerja
simulasi.
1.2 Unit kompetensi ini dapat diases dengan metode uji tertulis, uji lisan
dan wawancara.
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada).
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan :
3.1.1 Manajemen persediaan
3.1.2 Pengetahuan tentang barang emas
3.1.3 Pengetahuan SMK3
3.2 Ketrampilan yang diperlukan :
3.2.1 Mengecek kondisi tempat penyimpanan barang jaminan
kantong
3.2.2 Memantau melalui CCTV
3.2.3 Melakukan penataan barang jaminan kantong
3.2.4 Melakukan penghitungan jumlah barang jaminan kantong
3.2.5 Membuat jadwal perawatan barang jaminan kantong
3.2.6 Mampu membuat chek list kondisi kebersihan tempat
penyimpanan barang jaminan kantong
3.2.7 Mampu membuat manual buku gudang
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Semangat yang tinggi pada saat melakukan penataan dan perawatan
barang jaminan
4.2 Jujur dan memiliki integritas tinggi dalam melakukan pengelolaan
barang jaminan
4.3 Rajin dan tekun dalam memastikan kondisi tempat penyimpanan agar
aman dan bersih
4.4 Teliti dan cermat dalam melakukan penataan barang jaminan
4.5 Komunikatif dalam menangani keluhan pelanggan terkait dengan
kondisi barang jaminan yang diserahkan
5. Aspek kritis
5.1 Ketelitian dalam menyimpan barang jaminan kantong
5.2 Pengeluaran barang jaminan kantong
119
KODE UNIT : K.649210.030.01
JUDUL UNIT : Mengelola Dokumen Barang Jaminan
DESKRIPSI UNIT : Unit kompetensi ini mencakup pengetahuan,
keterampilan dan sikap untuk mengelola
dokumen barang jaminan mulai dari
menerima dokumen barang jaminan gudang
sampai dengan mengeluarkan dokumen
barang jaminan gudang. Unit ini berlaku di
semua bidang Pergadaian. Unit ini biasanya
berlaku untuk jabatan Pengelola Agunan.
Unit ini tidak memerlukan lisensi khusus.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Menerima dokumen 1.1 Dokumen barang jaminan diterima dari
barang jaminan petugas penaksiran atau tim mikro.
1.2 Dokumen Barang jaminan dicocokkan
dengan Surat Bukti Kredit dwilipat ,
atau dokumen perjanjian atau dengan
checklist dokumen dari tim mikro.
2. Mengelola dokumen 2.1 Dokumen barang jaminan disusun
barang jaminan berdasarkan kategori produk.
2.2 Dokumen barang Jaminan disimpan
dilemari besi (brandkas).
2.3 Dokumen barang jaminan dikelola sesuai
dengan SOP.
3. Mengeluarkan 3.1 Keperluan mengeluarkan dokumen
dokumen barang barang jaminan dipastikan berdasarkan
jaminan permintaan petugas yang berwenang.
3.2 Dokumen barang jaminan dikeluarkan
dari gudang.
BATASAN VARIABEL
1. Kontek variabel
1.1 Dokumen barang jaminan gudang mencakupi :
1.1.1 Kuitansi pembelian barang gudang dan atau
1.1.2 Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor
1.2 Surat Bukti Kredit Dwilipat adalah Salinan dari surat Bukti Kredit
1.3 Kategori produk adalah produk – produk yang dijual di Kantor cabang
seperti :
120
1.3.1 Kredit Cepat Aman
1.3.2 KREASI
1.3.3 KRESNA
1.3.4 Jasa Titipan
1.4 Dikelola berarti menerapkan 5R mencakupi:
1.4.1 Ringkas
1.4.2 Rapi
1.4.3 Resik
1.4.4 Rawat
1.4.5 Rajin
1.5 Keperluan untuk mengeluarkan barang jaminan mencakupi:
1.5.1 Adanya pelunasan
1.5.2 Adanya pemeriksaan internal (Pengelola unit, Pimpinan cabang,
auditor) dan eksternal (Kepolisian/kejaksaan dengan
persetujuan Ketua Pengadilan setempat, BPK dan KAP sesuai
batas kewenangannya).
1.5.3 Adanya pelelangan
2. Peralatan dan Perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Lemari besi (brandkas)
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Alat tulis kantor
2.2.2 Amplop
2.2.3 Liaspen
2.2.4 Senter atau lampu penerangan gudang
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Staatblad tahun 1928 nomor. 21 tentang Pandhuist Regelement
(Pengurusan rumah Gadai Negara).
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Undang Undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen.
4.2 Standar
4.2.1 Peraturan Direksi nomor 92 tahun 2013 tentang Implementasi
Aplikasi PASSION
121
4.2.2 Peraturan Direksi nomor 2 tahun 2015 tentang Pematrysan
Barang Jaminan
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit kompetensi ini dapat diases di tempat kerja maupun tempat kerja
simulasi.
1.2 Unit kompetensi ini dapat diases dengan metode uji tertulis, uji lisan
dan wawancara.
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada).
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Manajemen persediaan
3.1.2 Pengelolaan administrasi dan kearsipan
3.1.3 Pengetahuan SMK3
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Mengecek kondisi tempat penyimpanan dokumen barang
jaminan
3.2.2 Memantau melalui CCTV
3.2.3 Melakukan penataan dokumen barang jaminan
3.2.4 Melakukan penghitungan jumlah dokumen barang jaminan.
3.2.5 Mampu membuat chek list kondisi kebersihan tempat
penyimpanan
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Semangat yang tinggi pada saat melakukan penataan dan perawatan
dokumen barang jaminan
4.2 Jujur dan memiliki integritas tinggi dalam melakukan pengelolaan
dokumen barang jaminan
4.3 Rajin dan tekun dalam memastikan kondisi tempat penyimpanan agar
aman dan bersih
4.4 Teliti dan cermat dalam melakukan penataan dokumen barang
jaminan
4.5 Komunikatif dalam menangani keluhan pelanggan terkait dengan
kondisi dokumen barang jaminan yang diserahkan
122
5. Aspek kritis
5.1 Ketelitian dalam mengelola dokumen barang jaminan
5.2 Penyimpanan dokumen barang jaminan
123
KODE UNIT : K.649210.31.01
JUDUL UNIT : Mengadministrasikan Barang Jaminan
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakup pengetahuan, ketrampilan
dan sikap untuk mengadministrasikan barang
jaminan mulai dari melakukan verifikasi
jumlah barang jaminan yang masuk sampai
dengan menghitung fisik barang jaminan
secara berkala. Unit ini tidak memerlukan
lisensi khusus.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Melakukan verifikasi 1.1 Jumlah barang jaminan divalidasi dengan
jumlah barang jumlah yang ada di daftar pencairan
jaminan yang masuk kredit.
1.2 Barang jaminan divalidasi dengan
keterangan barang jaminan di surat
bukti kredit dwilipat.
1.3 Barang jaminan berupa dokumen
divalidasi dengan cheklist dokumen dari
tim Mikro dan data barang titipan.
2. Melakukan verifikasi 2.1 Jumlah struk pengambilan barang
jumlah barang jaminan divalidasi dengan jumlah SBK
jaminan yang keluar yang ada di daftar pengeluaran barang
jaminan.
2.2 Jumlah struk pengambilan dokumen
barang jaminan divalidasi dengan jumlah
yang ada pada daftar pelunasan atau
pengambilan barang jaminan.
2.3 Nomor-nomor Surat Bukti Kredit
divalidasi dengan daftar pengeluaran
barang jaminan.
3. Mengadministrasikan 3.1 Daftar pencairan kredit dicetak melalui
mutasi masuk dan sistem aplikasi operasional.
keluar barang 3.2 Laporan serah terima barang jaminan
jaminan dicetak melalui sistem aplikasi
operasional.
3.3 Daftar pengambilan barang jaminan
dicetak melalui sistem aplikasi
operasional.
3.4 Rincian sisa barang jaminan dicetak
melalui sistem aplikasi operasional.
4. Menghitung fisik 4.1 Jumlah fisik barang jaminan per-rubrik
barang jaminan dihitung berdasarkan saldo pada sistem
124
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
secara berkala informasi manajemen (MIS).
4.2 Jumlah fisik dokumen barang jaminan
dihitung berdasarkan saldo pada sistem
informasi manajemen (MIS) .
4.3 Hasil penghitungan fisik barang jaminan
divalidasi dengan dokumen rincian sisa
barang jaminan.
4.4 Hasil penghitungan barang jaminan
dicatat pada buku pencatatan hasil
penghitungan baran jaminan.
4.5 Buku pencatatan hasil penghitungan
barang jaminan diverifikasi oleh Pengelola
agunan.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Surat bukti kredit dwilipat adalah salinan dari surat bukti kredit atau
surat bukti gadai
1.2 Cheklist Dokumen dari tim Mikro adalah Daftar pencairan kredit yang
masih aktif dan dokumen yang diserahkan sebagai barang jaminan
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Alat pengolah data
2.1.2 Alat pencetak dokumen
2.1.3 Alat penyimpan daya listrik
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Alat Tulis Kantor
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Staatsblad tahun 1928 nomor 81 tentang pengurusan rumah gadai
negara
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Standar Etika Perusahaan PT Pegadaian (Persero)
4.2 Standar
4.2.1 POKC SE.83/LB.1.00/2010 perihal Pemberlakuan Pedoman
Operasional Pegadaian Kredit Cepat Aman (POPKCA) Non Online
tanggal 11 Oktober 2010
4.2.2 Peraturan Direksi nomor 29 tahun 2014 tentang Petunjuk
Teknis Kredit Angsuran Sistem Fidusia (KREASI) Online
125
4.2.3 Peraturan Direksi nomor 16/Bisnis I/2015 tentang Perubahana
kedua atas Perdir 29 tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis
Kredit Angsuran Sistem Fidusia (KREASI) Online
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit ini dapat diasses ditempat kerja. Unit ini dapat diases ditempat
kerja maupun tempat kerja simulasi
1.2 Unit ini dapat diases dengan observasi demonstrasi, portofolio, uji lisan
maupun tertulis
2. Persyaratan kompetensi
2.1 K.649210.28.01 Mengelola barang jaminan gudang
2.2 K.649210.29.01 Mengelola barang jaminan kantong
2.3 K.649210.30.01 Mengelola dokumen barang jaminan
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Jenis dan sifat barang jaminan
3.1.2 Pengetahuan administrasi dan kearsipan
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Mengelompokkan barang jaminan
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Jujur dalam melakukan pencatatan baik barang yang masuk maupun
barang yang keluar sesuai transaksi dan dokumen yang ada
4.2 Tekun dan teliti dalam mengeluarkan barang dan memasukan barang
dan mencatatnya sesuai dokumen dan transaksi yang dilakukan
4.3 Dedikasi tinggi dalam menjaga keamanan, kebenaran dan keakuratan
saldo barang yang tersimpan digudang baik kualitas maupun
kuantitasnya
5. Aspek kritis
5.1 Kedisiplinan dalam pencatatatan mutasi barang jaminan
5.2 Kecermatan dalam penghitungan barang jaminan
5.3 ketelitian dalam menvalidasi data barang jaminan
126
KODE UNIT : K.649210.32.01
JUDUL UNIT : Memelihara Kondisi Gudang Tempat
Penyimpaan Barang Jaminan
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakup pengetahuan, ketrampilan
dan sikap untuk melakukan pemeriksaan
kondisi gudang/tempat penyimpanan barang
jaminan mulai dari menentukan gudang mana
yang akan diperiksa sampai dengan membuat
berita acara hasil pemeriksaan kondisi gudang.
Unit ini hanya berlaku di PT Pegadaian
(Persero). Unit ini biasanya berlaku untuk
jabatan Pemimpin Cabang atau Pengelola
Agunan.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Menentukan Gudang 1.1 Jadwal pemeriksaan dibuat secara acak.
mana yang akan 1.2 Gudang yang akan diperiksa ditentukan
diperiksa yang mana.
2. Melakukan pemerik- 2.1 Kunci gudang diminta ke Pengelola
saan Gudang yang Agunan, bila pemeriksaan dilakukan oleh
diperiksa Pemimpin Cabang.
2.2 Kebersihan gudang diperiksa.
2.3 Kerapian penyimpanan agunan diperiksa.
2.4 Kelengkapan gudang diperiksa.
3. Membuat berita acara 3.1 Berita acara pemeriksaan gudang dibuat.
hasil pemeriksaan 3.2 Berita acara diverifikasi.
gudang 3.3 Berita acara pemeriksaan dipastikan
diverifikasi oleh Pengelola agunan.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Secara acak adalah penentuan gudang mana yang akan diperiksa dibuat
tidak berurutan.
1.2 Kelengkapan gudang dapat mencakupi tidak terbatas pada :
1.2.1 Kunci Gudang
1.2.2 Lampu emergency
1.2.3 Sapu
1.2.4 Pembersih debu
127
1.2.5 Alat pel lantai
1.2.6 APAR
1.2.7 Kertas atau plastik pembungkus
1.2.8 Penyedot debu
1.2.9 Charge ACCU
1.2.10 Kamera CCTV dan door contact pada pintu dan jendela
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Komputer
2.1.2 Printer
2.1.3 UPS
2.2 Perlengkapan
2.2.1 ATK
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 POKC SE.83/LB.1.00/2010 perihal Pemberlakuan Pedoman Operasional
Pegadaian Kredit Cepat Aman (POPKCA) Non Online tanggal 11 Oktober
2010
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Staatsblad tahun 1928 nomor 81 tentang pengurusan rumah
gadai negara
4.1.2 Peraturan Pemerintah RI nomor 51 Tahun 2011 tentang
Perubahan Bentuk Badan Hukum Perusahaan Umum (PERUM)
Pegadaian menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).
4.2 Standar
(Tidak ada.)
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit ini dapat diases ditempat kerja maupun tempat kerja simulasi
1.2 Unit ini dapat diases dengan observasi demonstrasi, portofolio, uji
lisan maupun tertulis
2. Persyaratan kompetensi
2.1. K.64GAD92.028.1 Mengelola barang jaminan gudang
2.2. K.64GAD92.029.1 Mengelola barang jaminan kantong
2.3. K.64GAD92.030.1 Mengelola dokumen barang jaminan
128
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Jenis dan sifat barang jaminan
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Mengelompokkan barang jaminan
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Jujur dalam melakukan pemeriksaan kondisi gudang/tempat
penyimpanan barang jaminan
4.2 Tekun dalam melaksanakan pemeriksaan gudang/tempat
penyimpanan barang jaminan secara berkelanjutan sesuai ketentuan
yang berlaku
4.3 Dedikasi tinggi dalam menciptakan kondisi gudang/tempat
penyimpanan barang jaminan yang aman, sehat ,efisien dan efektif
5. Aspek kritis
5.1 Tidak ada kunci gudang
5.2 Tidak menyeluruh dalam pemeriksaan kondisi gudang
5.3 Tidak menindaklanjuti temuan pemeriksaan kondisi gudang
129
KODE UNIT : K.649210.033.01
JUDUL UNIT : Melakukan Survai Awal Permohonan Kredit
Fidusia
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, ketrampilan
dan sikap kerja yang dibutuhkan untuk
melakukan survai awal permohonan kredit
fidusia, mulai dari menerima dokumen
permohonan kredit fidusia sampai dengan
melakukan entry data hasil survai awal. Unit
ini tidak memerlukan lisensi khusus.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Menerima dokumen 1.1 Dokumen permohonan kredit fidusia
permohonan kredit diterima dari petugas pemasar.
fidusia 1.2 Dokumen permohonan kredit disiapkan
untuk dilakukan verifikasi.
2. Melakukan verifikasi 2.1 Dokumen permohonan kredit fidusia
kelengkapan dokumen diverifikasi kelengkapannya.
permohonan kredit 2.2 Dokumen permohonan kredit fidusia
fidusia diverifikasi kebenarannya.
3. Melakukan survai 3.1 Tempat tinggal calon nasabah disurvai
awal kebenarannya.
3.2 Tempat dan jenis usaha calon nasabah
disurvai kebenarannya.
3.3 Obyek jaminan calon nasabah disurvai
kebenarannya.
4. Melakukan entry data 4.1 Kesimpulan hasil survai awal digunakan
hasil survai awal untuk entry data calon nasabah ke
sistem aplikasi operasional PT Pegadaian.
4.2 Data calon nasabah hasil survai direkam
ke dalam sistem aplikasi operasional PT
Pegadaian sebagai internal checking.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Dokumen permohonan kredit fidusia harus mencakupi :
1.1.1 Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan menunjukan
aslinya
1.1.2 Fotokopi Kartu Keluarga (KK) dengan menunjukan asli
130
1.1.3 Fotokopi Surat Nikah (jika sudah menikah) dengan
menunjukkan aslinya
1.1.4 Fotokopi Surat Cerai (jika pernah menikah) dengan
menunjukkan aslinya
1.1.5 Asli Surat Keterangan Usaha; atau fotokopi surat izin usaha
(SIUP/SITU/TDP/HO) dengan menunjukkan aslinya
1.1.6 Fotokopi rekening tagihan telepon/listrik/PDAM 3 (tiga) bulan
terakhir
1.1.7 Fotokopi bukti pembayaran PBB tahun terakhir dengan
menunjukkan aslinya
1.1.8 Fotokopi dan Asli dokumen kepemilikan agunan yang
diperlukan/BPKB
1.1.9 Fotokopi Surat Tanda Nomor Kendaraan/STNK dan resi
pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor/PKB yang masih
berlaku
1.1.10 Asli dan fotokopi Surat Ijin Trayek
1.1.11 Fotokopi Buku Kir yang masih berlaku dengan menunjukkan
aslinya jika agunan berupa angkutan umum dan barang
1.2 Kebutuhan dan peruntukan harus mencakupi :
1.2.1 Data dalam formulir permohonan kredit fidusia
1.3 Tempat tinggal nasabah harus mencakupi :
1.3.1 Penduduk yang memiliki tempat tinggal tetap
1.4 Tempat dan jenis usaha harus mencakupi :
1.4.1 Jarak tempat usaha dengan outlet penyelenggara kredit fidusia
mikro maksimal 15 km
1.4.2 Jenis usaha calon nasabah sudah berjalan minimal 1 tahun
1.5 Obyek jaminan harus mencakupi :
1.5.1 Kendaraan bermotor plat hitam dan kuning
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Kendaraan bermotor
2.1.2 Alat pengolah data
2.1.3 Alat pencetak dokumen
2.1.4 Alat komunikasi
2.1.5 Fasilitas internet
131
2.2 Perlengkapan
2.2.1 ATK
2.2.2 Form permohonan kredit fidusia
2.2.3 Dokumen pendukung
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaia
4.2 Standar
4.2.1 Pedoman Operasional Kredit fidusia Angusuran Fidusia online
bab II perihal C perihal alur proses pegadaian kreasi
4.2.2 Pedoman Operasional Kredit fidusia Angusuran Fidusia online
bab III perihal B perihal langkah-langkah dalam analisa kredit
4.2.3 Pedoman Operasional Arrum
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit kompetensi ini dapat diases di tempat kerja maupun tempat kerja
simulasi
1.2 Unit kompetensi ini dapat diases dengan metode uji tertulis, uji lisan,
wawancara, simulasi, demonstrasi dan roleplay
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Teknik komunikasi yang baik
3.1.2 Cara melakukan survai
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Berkomunikasi dengan calon nasabah
3.2.2 Mengelola dokumen
3.2.3 Mengoperasikan komputer
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Jujur dalam mensurvai kebenaran data nasabah
4.2 Cermat dalam melakukan survai dokumen
132
4.3 Rapi dalam menyimpan dokumen
5. Aspek kritis
5.1 Ketepatan verifikasi data yang diberikan calon nasabah
5.2 Ketelitian dalam melakukan survai
133
KODE UNIT : K.649210.034.01
JUDUL UNIT : Melakukan Analisa Kredit Fidusia
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, ketrampilan,
dan sikap kerja yang dibutuhkan untuk
melakukan analisa kredit fidusia mulai dari
melakukan verifikasi internal checking,
melakukan proses analisa kredit fidusia, dan
membuat rekomendasi kredit fidusia. Unit ini
memerlukan lisensi khusus minimal telah lulus
pelatihan analisa kredit fidusia.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Melakukan verifikasi 1.1 Dokumen permohonan kredit fidusia
internal checking dan hasil survai awal diterima dari
petugas administrasi mikro.
1.2 Dokumen permohonan kredit fidusia
diverifikasi kelengkapannya.
1.3 Dokumen permohonan kredit fidusia
diverifikasi kebenarannya.
1.4 Hasil survai awal permohonan kredit
fidusia pada sistem aplikasi operasional
PT Pegadaian diverifikasi kebenarannya.
2. Melakukan proses 2.1 Lokasi usaha calon nasabah disurvai
analisa kredit fidusia kebenarannya.
2.2 Penggalian informasi calon nasabah
dilakukan pada orang-orang kunci.
2.3 Barang jaminan disurvai kelengkapan
dan kebenarannya.
2.4 Analisa kredit fidusia dilakukan sesuai
prinsip 5C.
3. Membuat rekomendasi 3.1 Resume dilakukan terhadap hasil
kredit fidusia analisa kredit fidusia.
3.2 Rekomendasi kredit fidusia dibuat
sesuai SOP.
3.3 Rekomendasi diajukan pada pemutus
kredit fidusia.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Dokumen permohonan kredit fidusia harus mencakupi :
1.1.1 Formulir Permohonan Kredit fidusia
1.1.2 Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan menunjukan
aslinya
134
1.1.3 Fotokopi Kartu Keluarga (KK) dengan menunjukan asli
1.1.4 Fotokopi Surat Nikah (jika sudah menikah) dengan
menunjukkan aslinya
1.1.5 Fotokopi Surat Cerai (jika pernah menikah) dengan
menunjukkan aslinya
1.1.6 Asli Surat Keterangan Usaha; atau fotokopi surat izin usaha
(SIUP/SITU/TDP/HO) dengan menunjukkan aslinya
1.1.7 Fotokopi rekening tagihan telepon/listrik/PDAM 3 (tiga) bulan
terakhir
1.1.8 Fotokopi bukti pembayaran PBB tahun terakhir dengan
menunjukkan aslinya
1.1.9 Fotokopi dan Asli dokumen kepemilikan agunan yang
diperlukan/BPKB
1.1.10 Fotokopi Surat Tanda Nomor Kendaraan/STNK dan resi
pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor/PKB yang masih
berlaku
1.1.11 Asli dan fotokopi Surat Ijin Trayek
1.1.12 Fotokopi Buku Kir yang masih berlaku dengan menunjukkan
aslinya jika agunan berupa angkutan umum dan barang
1.1.13 Formulir checklist dokumen
1.2 Orang-orang kunci harus mencakupi :
1.2.1 Orang-orang yang dianggap bisa memberikan informasi secara
cermat dan akurat tentang 5C (Character, Capital, Capacity,
Collateral, dan Condition) calon nasabah
1.3 Kelengkapan dan kebenarannya harus mencakupi :
1.3.1 Usia kendaraan bermotor roda dua dan roda empat atau lebih
plat nomor kuning/umum adalah maksimum 10 tahun terakhir
sampai dengan jangka waktu kredit fidusia yang dimohonkan
dinyatakan lunas
1.3.2 Usia kendaraan bermotor roda empat berplat nomor
hitam/pribadi adalah maksimum 15 tahun terakhir sampai
dengan jangka waktu kredit fidusia yang dimohonkan
dinyatakan lunas
1.3.3 Pengecekan ke Polres setempat untuk pemeriksaan keabsahan
BPKB dan cek fisik barang jaminan dilakukan.
135
1.3.4 Khusus kendaraan roda empat atau lebih berplat nomor
kuning/umum harus dilengkapi dengan asli Surat Ijin Trayek
dan foto copy Buku KIR dari Dinas Lalu Lintas dan Angkutan
Jalan Raya setempat yang masih berlaku
1.3.5 Kendaraan bermotor harus memiliki bukti kepemilikan yang
lengkap dan sah yakni BPKB, STNK dan faktur pabrikan asli
1.3.6 Nama pemilik yang tertera di BPKB harus sama dengan
identitas calon nasabah
1.3.7 Kendaraan bukan milik yayasan/lembaga, tidak sedang dalam
kasus di Kepolisian dan tidak dalam sengketa
1.3.8 Jika nama pada BPKB tidak sama dengan calon nasabah tetapi
terdapat hubungan keluarga sedarah harus menyertakan surat
persetujuan menjaminkan kendaraan dari pemilik yang
namanya tertera di BPKB bermaterai cukup
1.3.9 Jika kendaraan belum dibaliknamakan, harus ada surat
pernyataan dari pemilik lama bahwa kendaraan tersebut adalah
benar- benar milik pemohon kredit fidusia yang dilampiri foto
copy KTP pemilik yang tertera di BPKB/pemilik lama dan
kuitansi pembelian bermetarai cukup
1.4 5C harus mencakupi :
1.4.1 Karakter (Character) yaitu reputasi calon nasabah, usia calon
nasabah, status tempat tinggal, lamanya tinggal di tempat
sekarang
1.4.2 Permodalan (Capital) yaitu sumber pendanaan, status tempat
usaha, dan kondisi bangunan tempat usaha
1.4.3 Usaha yang dijalankan (Condition) yaitu lamanya bisnis yang
sama, laba penjualan, lokasi usaha, tingkat pengembalian
angsuran, sarana dan prasarana serta stabilitas pendapatan
1.4.4 Manajemen usaha (Capacity) yaitu perijinan usaha, pengelolaan
keuangan, personil, dan ketergantungan kepada pemasok
1.4.5 Collateral yaitu kendaraan bermotor roda dua dan roda empat
atau lebih, merk kendaraan bermotor dengan harga jual bekas
kompetitif dan kondisi kendaraan minimum 70%
2. Peralatan dan Perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Kendaraan bermotor untuk survei lapangan
136
2.1.2 Alat pengolah data
2.1.3 Alat pencetak dokumen
2.1.4 Alat hitung
2.1.5 Alat komunikasi
2.1.6 Fasilitas internet
2.2 Perlengkapan
2.2.1 ATK
2.2.2 Formulir analisa kredit
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Undang-undang Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia
3.2 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan
Menengah
3.3 Fatwa DSN MUI Nomor 68/DSN-MUI/III/2008 Tentang Rahn Tasjily
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian
4.2 Standar
4.2.1 Pedoman Operasional Kredit fidusia Angusuran Fidusia online
bab II perihal C perihal alur proses pegadaian kreasi
4.2.2 Pedoman Operasional Kredit fidusia Angusuran Fidusia online
bab III perihal B perihal langkah-langkah dalam analisa kredit
4.2.3 Pedoman Operasional Arrum
4.2.4 Peraturan Direksi nomor 27 Tahun 2014 tentang Struktur
Organisasi dan Tata Kerja
4.2.5 Keputusan Direksi PERUM Pegadaian Nomor
107/UL.2.00.22.2/2002 tanggal 24 September 2002 tentang
Pelaksanaan Kredit fidusia Usaha Mikro Pegadian.
4.2.6 Keputusan Direksi PERUM Pegadaian Nomor 40/US.2.00/2005
tanggal 01 April 2005 tentang Pedoman Operasional Kredit
fidusia Angsuran Sistem Fidusia (Kreasi).
4.2.7 Peraturan Direksi nomor 16 Tahun 2015 tanggal 24 April 2015
tentang Petunjuk Teknis Pegadaian Kredit fidusia Angsuran
Sistem Fidusia (Kreasi) Online
137
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit kompetensi ini dapat diases di tempat kerja maupun tempat kerja
simulasi
1.2 Unit kompetensi ini dapat diases dengan metode uji tertulis, uji lisan,
wawancara, simulasi, demonstrasi dan roleplay
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Produk mikro
3.1.2 Analisa kelayakan usaha
3.1.3 Mengoperasikan sistem aplikasi operasional PT Pegadaian
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Analisa 5C dalam menilai kelayakan usaha
3.2.2 Mengoperasikan komputer
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam memeriksa kelengkapan persyaratan dokumen
permohonan kredit fidusia calon nasabah
4.2 Tepat dalam melakukan analisa kredit
5. Aspek kritis
5.1 Kecermatan dalam melakukan proses analisa 5C
138
KODE UNIT : K.649210.035.01
JUDUL UNIT : Menetapkan Keputusan Kredit fidusia
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, ketrampilan,
dan sikap kerja yang dibutuhkan untuk
menetapkan keputusan kredit fidusia mulai dari
melakukan verifikasi dokumen sampai dengan
membuat Surat Keputusan Kredit fidusia/SKK.
Unit ini memerlukan lisensi khusus minimal
telah lulus Analis Kredit fidusia
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Melakukan verifikasi 1.1 Dokumen permohonan kredit fidusia
dokumen diverifikasi kelengkapannya.
1.2 Dokumen permohonan kredit fidusia
diverifikasi kebenarannya.
2. Melakukan review 2.1 Hasil credit scoring system diperiksa ulang
terhadap hasil kebenarannya.
analisa kredit 2.2 Hasil analisa kredit fidusia diverifikasi
kebenarannya.
2.3 Survai lapangan dilakukan jika terdapat
hal yang dianggap perlu.
2.4 Hasil input analisa kredit fidusia pada
sistem aplikasi operasional PT Pegadaian
divalidasi kebenarannya.
3. Melakukan approval 3.1 Persetujuan kredit fidusia dilakukan
kredit fidusia berdasarkan hasil rekomendasi analis
kredit.
3.2 Persetujuan kredit fidusia divalidasi sesuai
hasil review analisa kredit.
4. Membuat Surat 4.1 Surat Keputusan Kredit fidusia dicetak
Keputusan Kredit pada sistem aplikasi operasional PT
fidusia/SKK Pegadaian.
4.2 Surat Keputusan Kredit fidusia divalidasi
sebagai bukti persetujuan kredit.
BATASAN VARIABEL
1. Kontek variabel
1.1 Hal yang dianggap perlu harus mencakupi:
1.1.1 Hasil analisa kredit fidusia belum dapat meyakinkan pengambil
keputusan
139
1.1.2 Pemohon kredit fidusia adalah calon nasabah dengan nilai
permohonan kredit fidusia di atas Rp 25 juta
2. Peralatan dan Perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Kendaraan bermotor untuk survei
2.1.2 Komputer dan Printer
2.1.3 Telepon dan Faximile
2.1.4 Fasilitas internet
2.2 Perlengkapan
2.2.1 ATK
2.2.2 Kalkulator
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Undang-undang Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia
3.2 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil
dan Menengah
3.3 Fatwa DSN MUI Nomor 68/DSN-MUI/III/2008 Tentang Rahn Tasjily
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian
4.2 Standar
4.2.1 Pedoman Operasional Kredit fidusia Angusuran Fidusia online
bab II perihal C perihal alur proses pegadaian kreasi
4.2.2 Pedoman Operasional Kredit fidusia Angusuran Fidusia online
bab III perihal B perihal langkah-langkah dalam analisa kredit
4.2.3 Pedoman Operasional Arrum
4.2.4 Peraturan Direksi nomor 27 Tahun 2014 tentang Struktur
Organisasi dan Tata Kerja
4.2.5 Keputusan Direksi PERUM Pegadaian Nomor
107/UL.2.00.22.2/2002 tanggal 24 September 2002 tentang
Pelaksanaan Kredit fidusia Usaha Mikro Pegadian.
4.2.6 Keputusan Direksi PERUM Pegadaian Nomor 40/US.2.00/2005
tanggal 01 April 2005 tentang Pedoman Operasional Kredit
fidusia Angsuran Sistem Fidusia (Kreasi).
140
4.2.7 Peraturan Direksi nomor 16 Tahun 2015 tanggal 24 April 2015
tentang Petunjuk Teknis Pegadaian Kredit fidusia Angsuran
Sistem Fidusia (Kreasi) Online
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit kompetensi ini dapat diases di tempat kerja maupun tempat
kerja simulasi
1.2 Unit kompetensi ini dapat diases dengan metode uji tertulis, uji lisan,
wawancara, simulasi, demonstrasi dan roleplay
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Produk mikro
3.1.2 Analisa 5C
3.1.3 Sistem aplikasi operasional PT Pegadaian
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Mengoperasikan komputer dengan menggunakan passion
3.2.3 Mengoperasikan komputer dan printer
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam memsurvai dokumen permohonan kredit fidusia calon
nasabah
4.2 Teliti dalam memeriksa resume hasil analisa kredit fidusia dan data
passion
4.3 Cermat dalam pengambilan keputusan kredit fidusia
5. Aspek kritis
5.1 Tidak teliti dalam memsurvai dokumen permohonan kredit fidusia
calon nasabah
5.2 Tidak teliti dalam memeriksa resume hasil analisa kredit fidusia dan
data passion
5.3 Tidak cermat dalam pengambilan keputusan kredit fidusia
141
KODE UNIT : K.649210.036.01
JUDUL UNIT : Melakukan Administrasi Kredit Fidusia
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, ketrampilan,
dan sikap kerja yang dibutuhkan untuk
melakukan administrasi kredit fidusia mulai
melakukan verifikasi dokumen permohonan
kredit fidusia sampai dengan melakukan
pendaftaran penjaminan kredit. Unit ini
memerlukan lisensi khusus minimal lulus
pelatihan analis kredit fidusia.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Melakukan verifikasi 1.1 Dokumen permohonan kredit fidusia
dokumen permohonan diterima dari tim mikro.
kredit fidusia 1.2 Dokumen permohonan kredit fidusia
diverifikasi kelengkapannya.
1.3 Surat Keputusan Kredit fidusia diterima
dari pemutus kredit.
2. Membuat jadual akad 2.1 Konfirmasi keputusan kredit fidusia
kredit disampaikan kepada calon nasabah.
2.2 Jadual akad kredit dibuat sesuai
kesepakatan.
3. Melaksanakan akad 3.1 Perjanjian Kredit fidusia dibuat melalui
kredit fidusia sistem aplikasi operasional PT
Pegadaian.
3.2 Rekening titipan nasabah dibuat melalui
sistem aplikasi operasional PT Pegadaian
3.3 Perjanjian Kredit fidusia dibacakan
dihadapan nasabah.
3.4 Perjanjian kredit fidusia ditandatangani
bersama nasabah
4. Melakukan 4.1 Permohonan pendaftaran jaminan
pendaftaran jaminan fidusia dibuat sesuai ketentuan yang
fidusia berlaku.
4.2 Permohonan pendaftaran jaminan
fidusia divalidasi sesuai ketentuan yang
berlaku.
4.3 Permohonan pendaftaran jaminan
dikirimkan ke kantor Kemenkumham
wilayah setempat.
5. Melakukan 5.1 Deklarasi penjaminan dibuat sesuai
pendaftaran ketentuan yang berlaku.
142