ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
penjaminan kredit 5.2 Deklarasi dikirim kepada pihak
penjamin.
5.3 Imbal jasa penjaminan dibayar kepada
pihak penjamin
BATASAN VARIABEL
1. Kontek variabel
1.1 Tim mikro dapat mencakupi dan tidak terbatas pada :
1.1.1 Petugas Administrasi Mikro
1.1.2 Analis Kredit fidusia
1.1.3 Asisten Manajer Bisnis Mikro
1.2 Dokumen kredit fidusia harus mencakupi:
1.2.1 Surat permohonan kredit fidusia KUMK (Form KUMK-1)
1.2.2 Formulir checklist dokumen
1.2.3 Formulir Hasil Analisa Kelayakan Usaha Serta Taksiran Barang
Jaminan (Form KUMK -2).
1.2.4 Surat Pengesahan Pemeriksaan BPKB/STNK dan Bukti Cek
Fisik Kendaraan Bermotor dari Kepolisian setempat
1.2.5 Surat Perjanjian Hutang Piutang (Form KUMK-3)
1.2.6 Surat Perjanjian Jaminan Fidusia (Form KUMK-3a)
1.2.7 Akta Jaminan Fidusia dan Sertifikat Jaminan Fidusia
1.3 Dokumen angsuran harus mencakupi:
1.3.1 File Kartu Register Angsuran KUMK (Form KUMK-6),
dikelompokkan per bulan kredit fidusia
1.3.2 File Bukti Angsuran KUMK (Form KUMK-4); Tanda Bukti
Angsuran Kredit fidusia Nasabah sampai dengan angsuran
bulan terakhir yang telah diterima. Tanda bukti ini
ditempelkan/disatukan dengan Form KUMK6
1.3.3 File Rekapitulasi Register Nasabah KUMK (KUMK-4a)
1.3.4 File Laporan Hasil Perkunjungan Nasabah KUMK (Form KUMK-
14 dan KUMK-14a)
1.3.5 File Surat Peringatan/Somasi KUMK (Form KUMK-7)
2. Peralatan dan Perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Tempat pemyimpanan dokumen
2.1.2 Alat pengolah data
143
2.1.3 Alat pencetak dokumen
2.1.4 Alat hitung
2.1.5 Fasilitas internet
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Formulir
2.2.2 ATK
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Undang-undang Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia
3.2 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil
dan Menengah
3.3 Fatwa DSN MUI Nomor 68/DSN-MUI/III/2008 Tentang Rahn Tasjily
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian
4.2 Standar
4.2.1 Pedoman Operasional Kredit fidusia Angusuran Fidusia online
bab II perihal C perihal alur proses pegadaian kreasi
4.2.2 Pedoman Operasional Kredit fidusia Angusuran Fidusia online
bab III perihal B perihal langkah-langkah dalam analisa kredit
4.2.3 Pedoman Operasional Arrum
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit kompetensi ini dapat diases di tempat kerja maupun tempat kerja
simulasi
1.2 Unit kompetensi ini dapat diases dengan metode uji tertulis, uji lisan
wawancara, simulasi, demonstrasi dan roleplay
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Produk mikro
3.1.2 Analisa pengelolaan barang jaminan
3.1.3 Passion
144
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Mengoperasikan komputer
3.2.2 Mengoperasikan sistem aplikasi operasional PT Pegadaian
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam memeriksa kelengkapan dokumen kredit fidusia dan
dokumen angsuran
5. Aspek kritis
5.1 Kecermatan dan keakuratan dalam melakukan survai dokumen
5.2 Ketelitian, kecermatan, dan keakuratan dalam pengelolaan barang
jaminan
145
KODE UNIT : K.649210.037.01
JUDUL UNIT : Melakukan Monitoring
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, ketrampilan,
dan sikap kerja yang dibutuhkan untuk
melakukan monitoring mulai dari melakukan
hitungan jumlah dokumen secara periodik
sampai dengan melakukan monitoring
kolektibilitas kredit fidusia. Unit ini tidak
memerlukan lisensi khusus.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Melakukan hitungan 1.1 Jumlah dokumen kredit fidusia dihitung
jumlah dokumen sesuai ketentuan yang berlaku.
secara periodik. 1.2 Jumlah dokumen dicocokan dengan data
MIS.
2. Melakukan sampling 2.1 Pemeriksaan isi dokumen dilakukan sebesar
pemeriksaan isi 5% (lima persen) dari jumlah dokumen aktif.
dokumen 2.2 Pemeriksaan isi dokumen dilakukan setiap
bulan.
3. Melakukan sampling 3.1 Jadual kunjungan nasabah disiapkan sesuai
kunjungan nasabah ketentuan yang berlaku.
3.2 Nasabah yang akan dikunjungi dipilih dari
rekapitulasi data nasabah lancar
3.3 Kunjungan kepada nasabah dilakukan sesuai
ketentuan.
4. Melakukan 4.1 Daftar kredit fidusia disiapkan sesuai data
monitoring MIS.
kolektibilitas kredit 4.2 Kolektibilitas kredit dipilah berdasarkan
fidusia kualitas angsuran, lancar (tanpa tunggakan)
dan DPK, KL, DR, dan M (ada tunggakan)
4.3 Rekapitulasi data nasabah lancar dibuat
melalui sistem aplikasi operasional PT
Pegadaian.
4.4 Rekapitulasi data nasabah menunggak dibuat
melalui sistem aplikasi operasional PT
Pegadaian.
BATASAN VARIABEL
1. Kontek variabel
1.1 Secara periodik harus mencakupi :
146
1.1.1 Untuk Pemimpin Cabang dilakukan minimal 1 (satu) kali tiap
bulan
1.1.2 Untuk Deputi Pinwil Bidang Bisnis dilakukan minimal 1 (satu)
kali dalam dua bulan
1.2 Sesuai ketentuan harus mencakupi :
1.2.1 Untuk Asisten Manajer Produk Mikro sampling kunjungan
dilakukan terhadap 10% (sepuluh persen) dari jumlah nasabah
tiap bulannya minimal 10 (sepuluh) dokumen, yaitu nasabah
yang di KPK (Kuasa Pemutus Kredit fidusia) oleh Asman Mikro
sendiri
1.2.2 Untuk Deputy bidang bisnis sampling kunjungan dilakukan
terhadap 5% (lima persen) dari jumlah nasabah minimal 10
(sepuluh) dokumen tiap bulannya, yaitu nasabah yang di-KPK
(Kuasa Pemutus Kredit fidusia) oleh Asman Mikro maupun yang
di-KPK oleh Deputy Pinwil Bidang Bisnis sendiri
2. Peralatan dan Perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Alat pengolah data
2.1.2 Alat pencetak dokumen
2.1.3 Alat komunikasi
2.1.4 Alat hitung
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Alat tulis kantor
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian
4.2 Standar
4.2.1 Pedoman Operasional Kredit fidusia Angusuran Fidusia online
bab II perihal C perihal alur proses pegadaian kreasi
4.2.2 Pedoman Operasional Kredit fidusia Angusuran Fidusia online
bab III perihal B perihal langkah-langkah dalam analisa kredit
4.2.3 Pedoman Operasional Arrum
147
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit kompetensi ini dapat diases di tempat kerja maupun tempat kerja
simulasi
1.2 Unit kompetensi ini dapat diases dengan metode uji tertulis, uji lisan
wawancara, simulasi, demonstrasi dan roleplay.
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Produk mikro
3.1.2 Sistem aplikasi operasional PT Pegadaian
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Mengoperasikan komputer
3.2.2 Berkomunikasi secara efektif kepada nasabah
3.2.3 Bernegosiasi dengan nasaba
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam melakukan hitungan dokumen kredit fidusia
4.2 Teliti dalam memeriksa isi dokumen kredit fidusia
5. Aspek kritis
5.1 Ketelitian dalam melakukan pemeriksaan dokumen barang jaminan
kredit fidusia
148
KODE UNIT : K.649210.038.01
JUDUL UNIT : Melakukan Penagihan
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, ketrampilan,
dan sikap untuk melakukan monitoring mulai
dari melakukan hitungan jumlah dokumen,
melaksanakan pengawasan kolektibilitas kredit
fidusia, mengingatkan nasabah sampai dengan
penarikan barang jaminan untuk kredit fidusia.
Unit ini hanya berlaku di PT Pegadaian (Persero).
Unit ini biasanya berlaku untuk jabatan Petugas
Administrasi Mikro, Analis Kredit fidusia, Asman
Mikro, Deputy Pinwil Bidang Bisnis, Asman
Manajemen Risiko, Pemimpin Cabang dan
Pengelola UPC. Unit ini tidak memerlukan lisensi
khusus.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Melakukan penagihan 1.1 Informasi alamat dan nomor telepon nasabah
dengan upaya menunggak disipkan berdasarkan
persuasif rekapitulasi nasabah menunggak
1.2 Peringatan mengenai tunggakan angsuran
disampaikan kepada nasabah melalui
telepon, sms atau dengan surat.
1.3 Nasabah dikunjungi untuk mengetahui
penyebab terjadinya tunggakan, jika
peringatan melalui telepon, surat tidak
mendapatkan tanggapan.
1.4 Surat tugas penagihan kredit fidusia
menunggak dibuat.
1.5 Surat pernyataan kesanggupan membayar
dari nasabah dibuat.
2. Melakukan tindakan 2.1 Surat peringatan I dibuat jika upaya
somasi persuasif tidak mendapatkan tanggapan dari
nasabah dan tunggakan mencapai 3 kali
angsuran.
2.2 Surat peringatan I diserahkan kepada
nasabah.
2.3 Surat peringatan II dibuat jika 7 hari setelah
surat peringatan I diterima nasabah tidak
mendapatkan tanggapan.
2.4 Surat peringatan II diserahkan kepada
nasabah.
149
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
2.5 Surat peringatan III dibuat jika 7 hari setelah
surat peringatan II diterima nasabah tidak
mendapatkan tanggapan.
2.6 Surat peringatan III diserahkan kepada
nasabah.
3. Melakukan eksekusi 3.1 Dokumen penarikan agunan disiapkan, jika 7
hari setelah surat peringatan III diterima
nasabah tidak mendapatkan tanggapan.
3.2 Penarikan barang jaminan dilakukan sesuai
ketentuan yang berlaku.
3.3 Berita acara penarikan barang jaminan
dibuat dan divalidasi nasabah.
3.4 Barang jaminan hasil penarikan disimpan
sesuai ketentuan yang berlaku.
3.5 Dokumen penarikan barang jaminan
diadministrasikan sesuai ketentuan tang
berlaku.
BATASAN VARIABEL
1. Kontek variabel
1.1 Penyebab terjadinya tunggakan dapat mencakupi :
1.1.1 Nasabah mau tapi tidak mampu membayar angsuran
1.1.2 Nasabah mampu tapi tidak mau membayar angsuran
1.1.3 Nasabah tidak mau dan tidak mampu membayar angsuran
1.2 Penarikan barang jaminan dilakukan apabila setelah menerima surat
peringatan III nasabah tetap tidak melakukan pembayaran
2. Peralatan dan Perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Kendaraan bermotor
2.1.2 Alat pengolah data
2.1.3 Alat pencetak dokumen
2.1.4 Alat komunikasi
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Surat somasi
2.2.2 Blanko Kwitansi Pembayaran
2.2.3 Alat tulis kantor
2.2.4 Alat hitung
3. Peraturan yang diperlukan
(Tidak ada.)
150
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen
4.1.2 Standard etika perusahaan PT Pegadaian
4.2 Standar
4.2.1 Pedoman Operasional Kredit fidusia Angusuran Fidusia online
bab II perihal C perihal alur proses pegadaian kreasi
4.2.2 Pedoman Operasional Kredit fidusia Angusuran Fidusia online
bab III perihal B perihal langkah-langkah dalam analisa kredit
4.2.3 Pedoman Operasional Arrum
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit kompetensi ini dapat diases di tempat kerja maupun tempat kerja
simulasi
1.2 Unit kompetensi ini dapat diases dengan metode uji tertulis, uji lisan
wawancara, simulasi, demonstrasi dan roleplay.
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Produk mikro
3.1.2 Sistem aplikasi operasional PT Pegadaian
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Mengoperasikan komputer
3.2.2 Berkomunikasi secara efektif kepada nasabah
3.2.3 Bernegosiasi dengan nasabah
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Ramah dalam melakukan kunjungan kepada nasabah
4.2 Santun dalam penagihan
5. Aspek kritis
5.1 Kecermatan dalam membuat surat tugas penagihan kredit fidusia
menunggak
151
KODE UNIT : K.649210.039.01
JUDUL UNIT : Mengelola Kinerja Bisnis Emas
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, keterampilan
dan sikap untuk mengelola kinerja bisnis emas,
mulai dari membuat rencana dan anggaran
tahunan bisnis emas, sampai dengan membuat
laporan kinerja bisnis emas. Unit ini berlaku di
semua bidang Pergadaian. Unit ini biasanya
berlaku untuk jabatan Manajer Bisnis
Emas/Manajer Produk Emas. Unit ini tidak
memerlukan lisensi khusus.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Membuat rencana dan 1.1 Rencana dan anggaran tahunan bisnis
anggaran tahunan emas disusun berdasarkan kesepakatan
bisnis emas dengan bagian strategi penjualan dan
operasional.
1.2 Beberapa aspek dalam rencana dan
anggaran bisnis emas disusun.
1.3 Rencana dan anggaran bisnis yang telah
disusun, diajukan ke pejabat yang
berwenang untuk dimintakan persetujuan.
1.4 Program kerja dan pencapaian target
kinerja dilaksanakan sesuai rencana yang
disetujui.
2. Melaksanakan 2.1 Rencana kerja bisnis emas
rencana kerja guna diimplementasikan dalam bentuk produk
pencapaian kinerja emas, pembukaan Galeri 24 dan
bisnis emas kustodian.
2.2 Sistem dan prosedur yang diperlukan dalam
pelaksanaan rencana kerja disiapkan untuk
mencapai kinerja bisnis emas yang
diharapkan.
2.3 Seluruh sumber daya pada unit kerja
operasional bisnis emas dikoordinasikan
sesuai rencana kerja yang ditetapkan.
2.4 Target peningkatan omset, kenaikan jumlah
nasabah diupayakan dapat tercapai melalui
program pemasaran yang kreatif, inovatif
dan efektif.
3. Melakukan 3.1 Untuk pengembangan produk atau fitur
pengembangan produk emas dilakukan analisa pasar dan
produk emas guna kebutuhan konsumen.
3.2 Data yang diperlukan untuk mendukung
152
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
mempertahankan analisa pasar dan kebutuhan konsumen
pangsa pasar dikumpulkan bersama bagian penjualan
dan operasional.
3.3 Spesifikasi produk dan fitur dipersiapkan
sesuai dengan peluang dan kebutuhan
target segmen, serta konsep produk yang
telah direncanakan.
3.4 Pengembangan produk yang direncanakan
dilakukan feasibility study terhadap
potensi pendapatan dan profitability,
sumber daya (modal) yang dibutuhkan,
biaya produk, pricing, margin produk, SDM
dan strategi pemasaran yang diterapkan.
4. Melakukan monitoring 4.1 Pencapaian target omzet, pertumbuhan
dan evaluasi kinerja nasabah, profitabilitas bisnis emas
bisnis emas dimonitoring dan dievaluasi secara berkala.
4.2 Perkembangan/perubahan keinginan/
kebutuhan konsumen dipetakan melalui
riset pasar.
4.3 Daerah yang tertinggal dan berhasil dalam
penjualan produk dianalisa faktor kesulitan
dan kesuksesannya untuk persiapan
program berikutnya.
4.4 Hasil analisa kinerja bisnis emas dibuatkan
laporan bulanan kegiatan pemantauan.
5. Membuat laporan 5.1 Seluruh kegiatan pelaksanaan program
kinerja bisnis emas kerja yang berkaitan dengan produk bisnis
emas dilaporkan dalam laporan kinerja
bisnis emas.
5.2 Laporan kinerja bisnis emas dibuatkan
secara terpisah.
5.3 Laporan kinerja bisnis juga dilengkapi
dengan market share review, daily rate, daily
cost of fund, dan daily pass overdue untuk
kebutuhan informasi manajemen.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Bisnis Emas adalah kegiatan usaha yang dilakukan untuk
menciptakan nilai tambah pada produk emas melalui jasa penjualan
tunai maupun kredit, penyimpanan, konsinyasi dan lain-lain.
1.2 Bagian Strategi Penjualan dan Operasional adalah unit kerja yang
melakukan standarisasi cabang/unit pelayanan cabang, standarisasi
pelayanan, dan melakukan koordinasi perencanaan, monitoring,
153
pengawasan dan evaluasi atas kegiatan unit operasional dalam
pencapaian rencana penjualan dan target finansial lainnya.
1.3 Aspek dalam rencana dan anggaran bisnis emas mencakupi:
1.3.1 Peningkatan omset
1.3.2 Kenaikan jumlah nasabah
1.3.3 Margin
1.3.4 Beban operasional
1.4 Pejabat yang berwenang adalah petugas yang memiliki kedudukan
dan kewenangan menyetujui dan memutuskan rencana dan anggaran
tahunan bidang bisnis, yang mencakupi karyawan yang menduduki
jabatan sebagai direktur bisnis sampai dengan direktur utama.
1.5 Produk Emas adalah produk yang dikembangkan oleh Pegadaian
untuk memfasilitasi masyarakat untuk menyimpan emas, baik dalam
bentuk investasi maupun tabungan/ simpanan secara tunai maupun
kredit.
1.6 Galery 24 adalah Outlet yang melayani transaksi emas dalam skim
penjualan tunai, transaksi konsinyasi, transaksi buyback dan
transaksi jasa titipan produk emas.
1.7 Kustodian adalah unit pelayanan yang bertanggung jawab untuk
mengamankan asset pelanggannya dalam bentuk penyimpanan dan
penitipan emas.
1.8 Fitur Produk Emas adalah karakteristik/atribut atau sesuatu yang
melekat pada produk emas yang membedakan produk tersebut dengan
lainnya. Fitur produk emas Pegadaian yang ada antara lain :
1.8.1 MULIA
1.8.2 Galeri 24
1.8.3 Tabungan Emas
1.8.4 Layanan Keuangan Mikro - Emasku
1.9 Spesifikasi produk adalah uraian yang terperinci mengenai
persyaratan kinerja (performance) atau kualitas suatu produk/jasa
yang diberikan penyedian produk/jasa, termasuk didalamnya
kaitannta dengan harga produk, biaya dan manfaatnya.
1.10 Feasibility study adalah sebuah studi yang bertujuan untuk menilai
kelayakan implementasi sebuah bisnis
1.11 Laporan kinerja bisnis emas mencakupi:
1.11.1 Laporan kinerja produk emas
154
1.11.2 Laporan Galery 24,
1.11.3 Laporan Kustodian,
1.11.4 Laporan pertumbuhan omzet, pendapatan, jumlah nasabah
dan outstanding loan.
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Perangkat komputer
2.1.2 Jaringan online
2.1.3 Daftar harga emas/logam mulia.
2.1.4 Data kinerja bisnis emas tahun lalu
2.2 Perlengkapan
2.2.1 ATK
2.2.2 Flip chart
2.2.3 Aplikasi analisa harga
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2011 Tentang Perubahan
Bentuk Badan Hukum Perusahaan Umum Pegadaian menjadi
Perusahaan Perseroan
3.2 Peraturan Menteri Keuangan RI nomor : 30/PMK.03/2014 tentang
Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Emas Perhiasan
3.3 Peraturan Direksi nomor 5 tahun 2015 tentang Pedoman Pembelian
Emas Batangan dan Bahan Baku Emas pada Pelaku Usaha Emas
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor: 107/PMK.010/2015,
tentang Pemungutan Pajak Penghasilan sehubungan dengan
Pembayaran atas Penyerahan Barang dan Kegiatan di Bidang
Impor atau Kegiatan Usaha di Bidang Lain
4.1.2 Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2011 tentang
Perubahan Badan Hukum Perusahaan Umum (PERUM)
Pegadaian Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero)
4.2 Standar
(Tidak ada.)
155
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit ini dapat diases di tempat kerja maupun tempat kerja simulasi.
1.2 Unit ini dapat diases dengan metode uji tertulis, uji lisan, wawancara,
portofolio, studi kasus, laporan pihak ketiga/ rekomendasi, dan
simulasi.
2. Persyaratan kompetensi
2.1 K.64GAD92.039.1 Membuat Inovasi Produk Bisnis Emas
2.2 K.64GAD92.040.1 Melakukan Peluncuran Produk Baru Bisnis Emas
2.3 K.64GAD92.041.1 Melakukkan Strategi Pemasaran Produk Bisnis
Emas
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Manajemen Keuangan dan Investasi
3.1.2 Seluk beluk tentang perdagangan Emas
3.1.3 Analisa Harga Pasar komoditas
3.1.4 Manajemen Proyek dan Studi kelayakan proyek
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Menyusun rencana dan anggaran kerj
3.2.2 Melakukan penghitungan komponen harga produk
3.2.3 Melakukan uji kelayakan produk
3.2.4 Melakukan sosialisasi dan training bisnis emas
3.2.5 Membuat laporan pertanggungjawaban
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Jujur dan berintegritas tinggi dalam pengelolaan bisnis emas
4.2 Visioner dalam pengembangan bisnis emas
4.3 Menjalin hubungan yang baik dengan banyak pihak dalam
pengembangan bisnis emas
4.4 Melakukan komunikasi efektif dengan menjalin hubungan dengan
pihak lain yang terkait dalam bisnis emas
5. Aspek kritis
5.1 Tidak tepat dalam menyusun program kerja guna keberhasilan kinerja
produknya
5.2 Tidak mampu melakukan negosiasi harga dengan pemasok bahan
baku produk.
156
5.3 Tidak mampu dalam mensosialisasikan dan memasarkan produk emas
pada para stakeholder
157
KODE UNIT : K.649210.040.01
JUDUL UNIT : Membuat Inovasi Produk Bisnis Emas
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakup pengetahuan, keterampilan
dan sikap untuk membuat inovasi produk bisnis
emas dari mengumpulkan data untuk
pengembangan produk atau fitur, sampai dengan
melakukan feasibility study dari produk sebelum
tahap peluncuran. Unit ini berlaku di semua
bidang Pergadaian. Unit ini biasanya berlaku
untuk jabatan Manajer Bisnis Emas/Manajer
Produk Emas. Unit ini tidak memerlukan lisensi
khusus.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Mengumpulkan data 1.1 Tujuan membuat inovasi produk diarahkan
untuk pengembangan untuk mempertahankan pangsa pasar
produk dan fitur produk bisnis emas.
1.2 Pengumpulan data yang diperlukan untuk
mendukung analisa keadaan pasar dan
kebutuhan konsumen dikoordinasikan
dengan Divisi Strategi Penjualan dan
Operasional.
1.3 Analisa keadaan pasar dan kebutuhan
konsumen dilakukan untuk
mengembangkan produk atau fitur produk
bisnis emas.
1.4 Hasil analisa tersebut disusun dalam
rencana inovasi dan pengembangan
produk Bisnis Emas.
2. Mengidentifikasi 2.1 Data yang diperoleh dari analisa keadaan
peluang pasar (gap pasar dan kebutuhan konsumen
dalam pasar) produk diidentifikasi bersama Divisi Pemasaran
emas sebagai peluang pasar.
2.2 Informasi tentang adanya gap dalam pasar
diidentifikasi sebagai bagian dari
pengembangan produk bisnis emas.
2.3 Peluang pasar dari data hasil analisa
keadaan pasar dan kebutuhan konsumen
disusun dalam daftar untuk setiap produk
atau fitur produk yang ada.
2.4 Peluang pasar dari masing-masing produk
bisnis emas dikembangkan sebagai inovasi
produk tersebut.
158
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
3. Mempersiapkan 3.1 Peluang pasar pada masing-masing produk
spesifikasi produk dan bisnis emas digunakan untuk menyusun
fitur sesuai dengan spesifikasi produk atau fitur produk.
peluang dan 3.2 Konsep produk disusun dari spesifikasi
kebutuhan target produk yang diperoleh dari peluang pasar
segmen dan target segmen yang dibidik.
3.3 Spesifikasi produk dan fitur produk bisnis
emas dirinci dalam komponen: harga
produk, biaya dan manfaat produk.
3.4 Spesifikasi produk dan fitur disesuaikan
dengan konsep produk yang diputuskan oleh
pejabat yang berwenang.
4. Melakukan feasibility 4.1 Feasibility study dilakukan dengan
study dari produk persetujuan pejabat yang berwenang.
sebelum tahap 4.2 Rencana inovasi dan pengembangan produk
peluncuran bisnis emas diuji kelayakannya sebelum ke
tahap peluncuran.
4.3 Potensi pendapatan dan profitability dari
produk inovasi diperkirakan nilainya sesuai
dengan target yang diharapkan.
4.4 Tahapan pencapaian bisnis dari produk baru
disusun timeline-nya sesuai rencana inovasi
dan pengembangan produk.
4.5 Sumber daya (Modal), biaya produk, pricing,
margin produk ditetapkan berdasarkan
peluang pasar masing-masing produk
inovasi.
4.6 Rencana peluncuran produk, pelatihan,
personel, dan pemasaran serta BOPO
dipersiapkan agar berjalan sesuai rencana
yang disusun.
4.7 Hasil feasibilty study tersebut dijadikan
acuan dalam menentukan langkah
peluncuran produk baru.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Analisa keadaan pasar dan kebutuhan konsumen adalah suatu
penyelenggaraan analisis untuk mengetahui dan mempelajari keadaan
pasar sehingga memungkinkan para pengambil keputusan
mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan konsumen, dan
mendapatkan peluang untuk memperkenalkan produk baru atau
memperbaiki dan melengkapi produk/jasa yang sudah ada.
1.2 Bagian Strategi Penjualan dan Operasional adalah unit kerja yang
melakukan standarisasi cabang/unit pelayanan cabang, standarisasi
159
pelayanan, dan melakukan koordinasi perencanaan, monitoring,
pengawasan dan evaluasi atas kegiatan unit operasional dalam
pencapaian rencana penjualan dan target finansial lainnya.
1.3 Rencana inovasi dan pengembangan produk adalah rencana yang
disusun secara terperinci dalam melakukan pengembangan produk
baru dalam periode tertentu.
1.4 Pejabat yang berwenang adalah petugas yang memiliki kedudukan
dan kewenangan menyetujui dan memutuskan rencana dan anggaran
tahunan bidang bisnis, yang mencakupi karyawan yang menduduki
jabatan sebagai direktur bisnis sampai dengan direktur utama.
1.5 Fitur Produk Emas adalah karakteristik/atribut atau sesuatu yang
melekat pada produk emas yang membedakan produk tersebut dengan
lainnya. Fitur produk emas Pegadaian yang ada antara lain :
1.5.1 MULIA
1.5.2 Galeri 24
1.5.3 Tabungan Emas
1.5.4 Layanan Keuangan Mikro - Emasku
1.6 Gap dalam pasar adalah kesenjangan antara kebutuhan dan keinginan
konsumen dengan kemampuan produk/jasa yang dapat
memenuhinya.
1.7 Spesifikasi produk adalah uraian yang terperinci mengenai
persyaratan kinerja (performance) atau kualitas suatu produk/jasa
yang diberikan penyedian produk/jasa, termasuk didalamnya
kaitannta dengan harga produk, biaya dan manfaatnya.
1.8 Feasibility study adalah sebuah studi yang bertujuan untuk menilai
kelayakan implementasi sebuah bisnis
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Perangkat komputer
2.1.2 Jaringan internet
2.2 Perlengkapan
2.2.1 ATK
2.2.2 Flip chart
2.2.3 Aplikasi analisa harga
2.2.4 Daftar harga emas/logam mulia
160
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2011 Tentang Perubahan
Bentuk Badan Hukum Perusahaan Umum Pegadaian menjadi
Perusahaan Perseroan.
3.2 Peraturan Menteri Keuangan RI nomor : 30/PMK.03/2014 tentang
Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Emas Perhiasan.
3.3 Peraturan Menteri Keuangan RI nomor: 107/PMK.010/2015, tentang
Pemungutan Pajak Penghasilan Sehubungan dengan Pembayaran atas
Penyerahan Barang dan Kegiatan di Bidang Impor atau Kegiatan
Usaha di Bidang Lain
3.4 Peraturan Direksi nomor 35 tahun 2014 ten Peraturan Direksi nomor
5 Tahun 2015 tentang Pedoman Pembelian Emas Batangan dan Bahan
Baku Emas pada Pelaku Usaha Emas
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1. Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2010 tentang
Perubahan Badan Hukum Perusahaan Umum (PERUM)
Pegadaian Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero)
4.2 Standar
(Tidak ada.)
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit ini dapat diasses di tempat kerja maupun tempat kerja simulasi.
1.2 Unit ini dapat diakses dengan metode uji tertulis, uji lisan, wawancara,
portofolio, studi kasus, laporan pihak ketiga/rekomendasi, dan
simulasi.
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Manajemen Keuangan dan Investasi
3.1.2 Seluk beluk perdagangan Emas
3.1.3 Analisa Harga Pasar komoditas
3.1.4 Manajemen Proyek dan Studi kelayakan proyek
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
161
3.2.1 Menyusun rencana dan anggaran kerja
3.2.2 Melakukan penghitungan komponen harga produk
3.2.3 Melakukan uji kelayakan produk
3.2.4 Melakukan analisa pasar dan konsumen
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Visioner dalam menentukan inovasi produk
4.2 Selalu mengembangkan diri dalam dalam rangka pengembangan
kinerja produk emas
4.3 Mampu menjalin hubungan yang baik dengan banyak pihak dalam
rangka mempertahankan pasar
5. Aspek kritis
5.1 Tidak akurat dalam menangkap peluang pengembangan produk baru
5.2 Tidak kreatif dalam menciptakan produk yang menarik dan memenuhi
permintaan pasar
5.3 Tidak mampu dalam mengkoordinasikan sumber daya yang ada untuk
menciptakan produk baru
162
KODE UNIT : K.649210.041.01
JUDUL UNIT : Melakukan Peluncuran Produk Baru Bisnis
Emas
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakup pengetahuan, keterampilan
dan sikap untuk melakukan peluncuran produk
baru bisnis emas dari membuat rencana
peluncuran produk baru, sampai dengan
melakukan eksekusi peluncuran produk baru
bisnis emas. Unit ini berlaku di semua bidang
Pergadaian. Unit ini biasanya berlaku untuk
jabatan Manajer Bisnis Emas/Manajer Produk
Emas. Unit ini tidak memerlukan lisensi
khusus.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Membuat rencana 1.1 Rencana peluncuran produk dipersiapkan
peluncuran produk berdasarkan spesifikasi produk baru
baru sesuai peluang pasar.
1.2 Perencanaan kesiapan sumber daya, biaya
produk, dan pemberian harga dibuat untuk
masing-masing produk baru.
1.3 Tahapan waktu dan tahapan wilayah
peluncuran ditentukan sesuai jadwal
dalam perencanaan.
1.4 Rencana pelatihan penjualan dan
operasional disusun sesuai spesifikasi
produk baru yang mau diluncurkan.
1.5 Dana pemasaran dan waktu ekskusi
pemasaran disiapkan dalam rencana
peluncuran produk.
2. Membuat strategi 2.1 Strategi pemasaran disusun dengan Divisi
pemasaran untuk Pemasaran.
peluncuran produk 2.2 Pelaksanaan strategi pemasaran
baru dikoordinasikan dengan divisi terkait.
2.3 Strategi pemasaran yang disusun dikaji
kelayakannya dengan Divisi Pemasaran
melalui uji pasar (pilot project)
3. Melakukan uji pasar 3.1. Uji pasar (pilot project) direncanakan untuk
(pilot project) setiap produk baru yang akan diluncurkan.
3.2. Uji pasar (pilot project) dilaksanakan
dengan tujuan mengukur sejauhmana
penerimaan pasar terhadap produk baru
3.3. Data yang diperoleh dalam uji pasar
163
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
dianalisa untuk memastikan faktor-faktor
yang diperlukan dalam peluncuran produk.
4. Melakukan evaluasi 4.1 Hasil uji pasar dievaluasi untuk
dan penyesuaian menentukan waktu yang tepat untuk
rencana peluncuran melakukan peluncuran produk.
produk baru 4.2 Kekurangan yang ditemukan selama uji
pasar digunakan untuk melakukan
penyesuaian rencana peluncuran produk
baru.
4.3 Persiapan peluncuran produk dan hasil uji
pasar dilaporkan ke Direktur Bisnis untuk
mendapatkan persetujuan ke tahap
berikutnya.
4.4 Rencana peluncuran produk dilakukan
persiapan akhir setelah mendapatkan
persetujuan Direksi.
5. Melakukan eksekusi 5.1 Persiapan akhir peluncuran produk
rencana peluncuran dikoordinasikan dengan divisi terkait.
produk baru pemasaran dan Divisi Penjualan.
5.2 Pelaksanaan peluncuran produk dipimpin
secara terintegrasi agar sesuai rencana
yang disusun.
5.3 Pelaksanaan peluncuran produk dipantau
dari awal hingga akhir.
5.4 Pelaksanaan peluncuran produk baru
dilaporkan secara menyeluruh kepada
pejabat yang berwenang sebagai bentuk
pertanggungjawaban.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Divisi terkait dapat mencakupi:
1.1.1 Divisi penjualan
1.1.2 Divisi pemasaran
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Kalkulator
2.1.2 Komputer
2.1.3 Jaringan internet
2.1.4 Telepon
2.1.5 Faksimili
2.2 Perlengkapan
2.2.1 ATK
164
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Peraturan Direksi PT Pegadaian (Persero) nomor 38 dan 81/2014
tentang Sewa Modal dan Penggolongan Uang Pinjaman
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Staatsblad tahun 1928 nomor 81 tentang pengurusan rumah
gadai Negara
4.1.2 Peraturan Pemerintah nomor 51 Tahun 2011 tentang perubahan
status dari Perusahaan Umum menjadi Perseroan Terbatas
4.2 Standar
(Tidak ada.)
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit ini dapat diases di tempat kerja maupun tempat kerja simulasi
1.2 Unit ini dapat diases dengan metode observasi demonstrasi, portofolio
uji tertulis, uji lisan, dan wawancara
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Harga pasar logam emas
3.1.2 Harga pasar logam permata
3.1.3 Harga pasar barang elektronik
3.1.4 Harga pasar barang gudang
3.1.5 Harga pasar kendaraan bermotor
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Mengakses internet
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam melakukan perhitungan uang pinjaman
5. Aspek kritis
5.1 Kebenaran dalam menetapkan uang pinjaman
165
KODE UNIT : K.649210.042.01
JUDUL UNIT : Melakukan Strategi Pemasaran Produk Bisnis
Emas
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, keterampilan
dan sikap untuk melakukan strategi
pemasaran produk bisnis emas dari mulai
membuat program promosi dan pemasaran
produk bisnis emas, sampai dengan
mengevaluasi pelaksanaan kegiatan promosi
dan pemasaran. Unit ini berlaku di semua
bidang Pergadaian. Unit ini biasanya berlaku
untuk jabatan Manajer Bisnis Emas/Manajer
Produk Emas. Unit ini tidak memerlukan
lisensi khusus.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Membuat program 1.1 Rencana program promosi dan pemasaran
promosi dan produk disiapkan berkoordinasi dengan
pemasaran produk Divisi Pemasaran dan Divisi Strategi
bisnis emas Penjualan dan Operasional.
1.2 Fitur produk andalan ditentukan untuk
memilih karakteristik yang ditampilkan
sebagai fokus utama program promosi.
1.3 Target konsumen dan target area
pemasaran dipilih sesuai fitur produk
yang diunggulkan.
1.4 Jangka waktu program promosi dan
pengiklanan fitur produk emas
ditentukan sebagai bagian dari Marketing
Colleteral.
1.5 Jenis program pemasaran dipilih apakah
yang bersifat defensif atau ofensif untuk
memenuhi keinginan pelanggan.
2. Menentukan target 2.1 Target dari program promosi dan
dari program promosi pemasaran dirinci dalam standar yang
dan pemasaran jelas secara individu dan kelompok.
2.2 Target program promosi dan pemasaran
disampaikan dalam proposal kegiatan
yang bermacam-macam, sesuai target
pasar produk bisnis emas.
2.3 Setiap proposal program promosi diteliti
satu per satu untuk ditetapkan target dan
jangka waktu pelaksanaannya.
166
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
2.4 Tim penjualan dan unit distribusi
dipastikan komitmennya dalam
menjalankan program promosi tersebut.
2.5 Batas akhir (deadline) program promosi
dan pemasaran disampaikan pada tim
penjualan dan unit distribusi agar
melakukan upaya yang efektif.
3. Mengendalikan 3.1. Kegiatan promosi dan pemasaran
kegiatan promosi dan dilaksanakan secara terkendali sesuai
pemasaran sesuai jadwal masing-masing produk emas.
dengan rencana target 3.2. Target program promosi dan pemasaran
dipastikan sesuai sasaran program dan
deadline waktu yang ditentukan.
3.3. Tahapan kegiatan promosi dan
pemasaran dilaksanakan sesuai rencana
target yang diharapkan pada setiap
produk
3.4. Tim penjualan dan unit distribusi diminta
melaporkan progress kerja masing-masing
untuk mengukur efektifitas kegiatan
promosi yang diadakan.
4. Mengevaluasi 4.1 Kegiatan promosi dan pemasaran
pelaksanaan kegiatan dievaluasi mulai dari perencanaan sampai
promosi dan dengan pelaksanaan.
pemasaran 4.2 Evaluasi pelaksanaan kegiatan promosi
dan pemasaran dilakukan bersama tim
penjualan dan unit distribusi terkait yang
mengikuti kegiatan.
4.3 Kegiatan promosi dan pemasaran yang
dievaluasi dalam beberapa aspek untuk
mengumpulkan umpan balik bagi
perbaikan produk dan pemasarannya.
4.4 Umpan balik hasil evaluasi disampaikan
sebagai rekomendasi pada Divisi
Pemasaran.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Bisnis Emas adalah kegiatan usaha yang dilakukan untuk
menciptakan nilai tambah pada produk emas melalui jasa penjualan
tunai maupun kredit, penyimpanan, konsinyasi dan lain-lain .
1.2 Divisi Strategi Penjualan dan Operasional adalah unit kerja yang
melakukan standarisasi cabang/unit pelayanan cabang, standarisasi
pelayanan, dan melakukan koordinasi perencanaan, monitoring,
167
pengawasan dan evaluasi atas kegiatan unit operasional dalam
pencapaian rencana penjualan dan target finansial lainnya:
1.3 Divisi Pemasaran adalah unit kerja yang mengkoordinasikan seluruh
program pemasaran dalam perusahaan, termasuk penyusunan strategi,
tema dan tujuan pemasaran.
1.4 Fitur Produk Emas adalah karakteristik/atribut atau sesuatu yang
melekat pada produk emas yang membedakan produk tersebut dengan
lainnya. Fitur produk emas Pegadaian yang ada antara lain :
1.4.1 MULIA
1.4.2 Galeri 24
1.4.3 Tabungan Emass
1.4.4 Layanan Keuangan Mikro - Emasku
1.5 Marketing Colleteral adalah keseluruhan pilihan media yang digunakan
untuk mendukung penjualan produk/jasa agar lebih mudah dan lebih
efektif.
1.6 Tim Penjualan adalah bagian dari unit kerja pada kantor area yang
melaksanakan berbagai program promosi dan penawaran penjualan,
baik secara langsung maupun tidak langsung kepada calon konsumen.
1.7 Unit distribusi adalah unit kerja yang melayani penjualan produk
bisnis emas melalui outlet atau pembukaan booth atau cara penjualan
insidental lainnya pada event tertentu yang diadakan oleh perusahaan.
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Perangkat komputer
2.1.2 Daftar fitur produk bisnis emas
2.1.3 Peralatan presentasi dan flip chart
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Mini booth dan tenda
2.2.2 Banner Produk
2.2.3 Brosur, spanduk, leaflet
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2011 Tentang Perubahan
Bentuk Badan Hukum Perusahaan Umum Pegadaian menjadi
Perusahaan Perseroan
3.2 Peraturan Menteri Keuangan RI nomor : 30/PMK.03/2014 tentang
Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Emas Perhiasan
168
3.3 Peraturan Menteri Keuangan RI nomor : 107/PMK.010/2015, tentang
Pemungutan Pajak Penghasilan Sehubungan dengan Pembayaran atas
Penyerahan Barang dan Kegiatan di Bidang Impor atau Kegiatan Usaha
di Bidang Lain
3.4 Peraturan Direksi nomor5 tahun 2015 tentang Pedoman Pembelian
Emas Batangan dan Bahan Baku Emas pada Pelaku Usaha Emas
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Undang Undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen
4.1.2 Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2010 tentang
Perubahan Badan Hukum Perusahaan Umum (PERUM)
Pegadaian Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero)
4.2 Standar
(Tidak ada.)
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit ini dapat diases di tempat kerja maupun tempat kerja simulasi
1.2 Unit ini dapat diases dengan metode observasi demonstrasi, uji tertulis,
uji lisan, wawancara, portofolio, studi kasus, laporan pihak
ketiga/rekomendasi, simulasi
2. Persyaratan kompetensi
(Tidak ada.)
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Manajemen Pemasaran
3.1.2 Alat-alat promosi/Advertising
3.1.3 Manajemen Proyek
3.1.4 Strategi Penjualan
3.1.5 Teknik negosiasi
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Menyusun rencana dan anggaran pemasaran
3.2.2 Melakukan penghitungan komponen biaya pemasaran
3.2.3 Melakukan uji kelayakan produk
3.2.4 Melakukan koordinasi antara unit kerja dan tim
169
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Integritas tinggi dalam mencapai target pemasaran
4.2 Kreatifitas yang tinggi dalam membuat program promosi bisnis emas
4.3 Rajin dan bersemangat dalam mengevaluasi pelaksanaan kegiatan
promosi
4.4 Komunikatif dalam menyampaikan program kepada divisi terkait
5. Aspek kritis
5.1 Koordinasi yang kuat antar tim dan unit kerja
5.2 Ketepatan dalam memilih bauran pemasaran sesuai target pasar
sasaran
170
KODE UNIT : K.649210.043.01
JUDUL UNIT : Mengelola Laboratorium Gemologi (G-Lab)
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, ketrampilan
dan sikap untuk mengelola laboratorium
gemologi, mulai dari membuat rencana bisnis
dan anggaran tahunan laboratorium gemologi
sampai dengan membuat pertanggungjawaban
kinerja pengelolaan laboratorium gemologi (G-
Lab). Unit ini berlaku di PT Pegadaian (Persero).
Unit ini biasanya berlaku untuk jabatan
Pengelola G-Lab. Unit ini memerlukan lisensi
khusus dari lembaga pendidikan gemologi.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Membuat rencana 1.1 Rencana bisnis dan anggaran tahunan
bisnis dan anggaran dibuat secara lengkap mencakup
tahunan laboratorium peningkatan omset dan kenaikan jumlah
gemologi. nasabah.
1.2 Margin keuntungan dan rencana beban
operasional dikolaborasikan dengan Divisi
Strategi Penjualan dan Operasional.
1.3 Rencana bisnis dan anggaran tahunan
yang disusun diajukan ke pejabat yang
berwenang.
1.4 Rencana bisnis dan anggaran tahunan
dilaksanakan melalui program kerja dan
produk layanan G-Lab.
2. Mempersiapkan alat 2.1 Kebutuhan peralatan pengujian dan
uji/taksir dan sarana penaksiran barang diajukan pengadaannya.
prasarana produk 2.2 Sarana dan prasarana untuk pekerjaan
laboratorium gemologi yang terkait dengan produk-produk G-Lab
dipersiapkan sesuai kebutuhan.
2.3 Peralatan pengujian, sarana dan prasarana
yang ada dipastikan sesuai fungsinya.
2.4 Perawatan peralatan pengujian, sarana dan
prasarana yang terkait dengan produk
dilakukan secara berkala.
3. Mengorganisasikan 3.1 Tenaga gemologi (Gemologist) yang ada
tenaga gemologi dalam diberikan tugas sesuai jenis produk yang
menjalankan tugasnya dilayani pada G-Lab.
sesuai produk G-Lab 3.2 Jadwal pelayanan dan penyampaian
produk G-Lab disusun menurut
kesepakatan para gemologist dan target
171
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
kinerja G-Lab.
3.3 Pelaksanaan tugas pekerjaan para
gemologist dikoordinasikan sesuai
ketentuan yang berlaku.
3.4 Pelaksanaan proses pelayanan jasa
pengujian dan jasa taksiran dilakukan
dengan benar oleh para gemologist dan
petugas pelayanan lainnya.
3.5 Permintaan pengujian dan penaksiran
barang oleh institusi pemerintah/badan
usaha lain yang bersifat antar lembaga
dikoordinasikan dengan pejabat yang
berwenang.
4. Melakukan 4.1 Prosedur kerja dan standar layanan produk
pengawasan terhadap G-Lab disusun agar menghasilkan
pelayanan produk dan kepuasan pada pelanggan.
pencapaian kinerja 4.2 Pelayanan jasa pengujian dan jasa taksiran
laboratorium gemologi dipastikan berjalan dengan lancar sesuai
(G-Lab) standar layanan yang ditetapkan.
4.3 Pencapaian kinerja G-Lab (jumlah omset,
pertumbuhan nasabah) dipantau dari
waktu ke waktu agar dapat dilakukan
langkah perbaikan.
4.4 Kinerja pelayanan dan produk G-Lab
diupayakan semaksimal mungkin mencapai
target.
4.5 Program kerja yang terkait peningkatan
layanan dan produk G-Lab dijalankan
secara menyeluruh.
5. Melakukan monitoring 5.1 Rencana survei pasar dan konsumen
keadaan pasar, disusun untuk mengumpulkan data
konsumen dan tentang kondisi pasar, konsumen dan
kompetitor yang kompetitor.
berpengaruh pada 5.2 Survei pasar juga dilakukan untuk
produk G-Lab memonitor keadaan pasar, konsumen dan
kompetitor yang berpengengaruh pada
kinerja produk G-Lab.
5.3 Tenaga gemologist yang ditunjuk
melakukan survei diminta membuat
analisa hasil survei tersebut.
5.4 Seluruh personil G-Lab dikumpulkan
untuk membahas hasil survei tersebut
untuk menemukan kekurangan dan
kelebihan produk.
6. Melakukan 6.1 Hasil analisa terhadap temuan survei
pengembangan digunakan untuk menyusun rencana
produk G-Lab untuk perbaikan dan pengembangan produk.
menangkap peluang 6.2 Peluang yang ada dalam kondisi pasar dan
pasar dan strategi kompetitor ditangkap sebagai
172
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
mempertahankan bagian dari proses perbaikan produk.
pangsa pasar produk. 6.3 Perbaikan produk dan layanan G-Lab
diarahkan untuk mempertahankan pangsa
pasar produk.
6.4 Inovasi produk dibuat untuk
mengakomodasi kebutuhan pelanggan yang
ditemukan.
6.5 Kerjasama dan pengembangan SDM
dilakukan dengan lembaga yang kredibel
dan kompeten dalam bidang gemologi.
7. Membuat laporan 7.1 Laporan kinerja G-Lab termasuk
pertanggungjawaban pertumbuhan pendapatan dan jumlah
kinerja pengelolaan nasabah disiapkan.
laboratorium gemologi 7.2 Laporan yang telah dibuat diserahkan
(G-Lab) kepada pejabat terkait untuk mendapatkan
koreksi dan pesetujuan.
7.3 Laporan pertanggungjawaban yang telah
disetujui di laporkan kepada Direksi.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Proses pelayanan jasa dapat mencakupi:
1.1.1 Jasa layanan pengujian
1.1.2 Jasa konsultasi batu permata
1.2 Pejabat yang berwenang dapat mencakupi:
1.2.1 Pengelola G-Lab
1.3 Kompetitor dapat mencakupi:
1.3.1 Jasa pengujian batu mulia yang dilakukan lembaga lain
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1. Komputer
2.1.2. Jaringan Internet
2.1.3. Aplikasi Forecasting
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Ruang kerja operasional
2.2.2 Meja dan Kursi kerja
2.2.3 Printer
2.2.4 Kamera digital dan mini tripod
2.2.5 Mesin facsimile
2.2.6 Line telepon direct dan local
173
2.2.7 Brandkast;
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Surat Edaran Nomor 37 Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis
Operasional Layanan Pegadaian G-Lab
3.2 Peraturan Direktur Nomor 150 Tahun 2012 tentang Pemberlakuan
Pedoman Produk dan Pedoman Operasional Standar Pegadaian G-Lab
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Staatsblad tahun 1928 nomor 81 tentang pengurusan rumah
gadai negara
4.1.2 Peraturan Pemerintah RI nomor 51 Tahun 2011 tentang
Perubahan Bentuk Badan Hukum Perusahaan Umum (PERUM)
Pegadaian menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).
4.2 Standar
4.2.1 Buku Standard Operating Procedure PEGADAIAN G-Lab
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit ini dapat diases di tempat kerja maupun tempat kerja simulasi
1.2 Unit ini dapat diases dengan metode observasi demonstrasi,
wawancara, portofolio, studi kasus, laporan pihak
ketiga/rekomendasi, dan simulasi
2. Persyaratan kompetensi
2.1 K.649210.019.1 Melakukan pembuatan air uji
2.2 K.649210.020.1 Melakukan identifikasi emas non teknis
2.3 K.649210.021.1 Melakukan pengujian emas dengan teknis analis
kimia
2.4 K.649210.022.1 Melakukan pengujian emas dengan teknis berat jenis
2.5 K.649210.024.1 Menentukan nilai taksiran barang jaminan emas
2.6 K.649210.025.1 Melakukan identifikasi barang jaminan berlian
2.7 K.649210.026.1 Melakukan kualifikasi barang jaminan berdasarkan
formula 4 C
2.8 K.649210.027.1 Menentukan nilai taksiran barang jaminan berlian
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
174
3.1.1 Lokasi pasar batu mulia
3.1.2 Penjual dan pembeli batu mulia
3.1.3 Komunitas batu mulia
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Mengidentifikasi dan membedakan keaslian batu mulia
3.2.2 Menggunakan dan merawat peralatan dengan baik dan benar
3.2.3 Membangun jaringan pada komunitas batu mulia
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam menyusun rencana bisnis dan anggaran tahunan
4.2 Cekatan dalam menangkap peluang pasar
5. Aspek kritis
5.1 Salah dalam dalam menyusun anggaran sehingga terjadi kelebihan
atau kekurangan anggaran
5.2 Tidak dapat menangkap peluang pasar sehingga tidak dapat bersaing
dengan kompetitor
175
KODE UNIT : K.649210.044.01
JUDUL UNIT : Menyiapkan Peralatan Standar Laboratorium
Gemologi
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, ketrampilan,
dan sikap untuk menyiapkan peralatan standar
laboratorium gemologi, mulai dari menyusun
rencana pengadaan peralatan standar
laboratorium gemologi sampai dengan
memastikan peralatan laboratorium gemologi
bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan. Unit
ini berlaku di PT Pegadaian (Persero). Unit ini
biasanya berlaku untuk jabatan Pengelola G-
Lab, Gemologist dan Ahli Taksir. Unit ini
memerlukan lisensi khusus dari lembaga
pendidikan gemologi.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Menyusun rencana 1.1 Rencana pengadaaan peralatan dibuat
pengadaan peralatan secara lengkap yang mencakup peralatan
standar laboratorium standar Laboratorium Gemologi.
gemologi 1.2 Anggaran pengadaan peralatan
laboratorium gemologi dikoordinasikan
dengan divisi terkait.
1.3 Rencana pengadaan dan anggaran
peralatan dikoordinasikan kepada pejabat
terkait.
2. Menginventarisasi 2.1 Peralatan standar diinventarisir untuk
kebutuhan peralatan memenuhi kebutuhan laboratorium
satandar laboratorium gemologi.
gemologi 2.2 Peralatan standar yang telah di
inventarisir disesuaikan dengan referensi
yang ada.
2.3 Peralatan standar gemologi diajukan
kepada pejabat yang berwenang untuk
mendapat persetujuan.
2.4 Daftar inventaris peralatan yang
dibutuhkan dan telah disetujui diserahkan
kepada Divisi Logistik.
3. Memastikan peralatan 3.1 Peralatan laboratorium gemologi diterima
laboratorium gemologi dari Divisi Logistik.
bisa digunakan 3.2 Peralatan yang sudah diterima diperiksa
jumlah.
176
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
3.3 Peralatan dioperasikan satu persatu untuk
memastikan alat tersebut berfungsi.
3.4 Berita Acara serah terima peralatan
laboratorium gemologi ditandatangani oleh
penerima barang setelah dipastikan semua
peralatan berfungsi dengan baik.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
(Tidak ada)
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Komputer
2.1.2 Printer
2.2 Perlengkapan
2.2.1 ATK
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Surat Edaran Nomor 37 Tahun 2012 tentang tentang Petunjuk Teknis
Operasional Layanan Pegadaian G-Lab
3.2 Peraturan Direktur Nomor150 Tahun 2012 tentang Pemberlakuan
Pedoman Produk dan Pedoman Operasional Standar Pegadaian G-Lab
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Staatsblad tahun 1928 nomor 81 tentang pengurusan rumah
gadai negara
4.1.2 Peraturan Pemerintah RI nomor 51 Tahun 2011 tentang
Perubahan Bentuk Badan Hukum Perusahaan Umum (PERUM)
Pegadaian menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).
4.2 Standar
4.2.1 Buku Standard Operating Procedure PEGADAIAN G-Lab
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit ini dapat diases di tempat kerja maupun tempat kerja simulasi
177
1.2 Unit ini dapat diases dengan metode observasi demonstrasi, uji tertulis,
uji lisan, wawancara, portofolio, studi kasus, laporan pihak
ketiga/rekomendasi, dan simulasi
2. Persyaratan kompetensi
2.1 K.649210.019.1 Melakukan pembuatan air uji
2.2 K.649210.020.1 Melakukan identifikasi emas non teknis
2.3 K.649210.021.1 Melakukan pengujian emas dengan teknis analis kimia
2.4 K.649210.022.1 Melakukan pengujian emas dengan teknis berat jenis
2.5 K.649210.024.1 Menentukan nilai taksiran barang jaminan emas
2.6 K.649210.025.1 Melakukan identifikasi barang jaminan berlian
2.7 K.649210.026.1 Melakukan kualifikasi barang jaminan berdasarkan
formula 4 C
2.8 K.649210.027.1 Menentukan nilai taksiran barang jaminan berlian
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Lokasi pasar batu mulia
3.1.2 Penjual dan pembeli batu mulia
3.1.3 Komunitas batu mulia
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
2.2.1 Menggunakan dan merawat peralatan dengan baik dan benar
2.2.2 Membangun jaringan pada komunitas batu mulia
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Teliti dalam memeriksa peralatan gemologi
5. Aspek kritis
5.1 Peralatan gemologi tidak diperiksa secara cermat sehingga tidak dapat
berfungsi dengan baik
5.2 Peralatan yang diterima tidak diperiksa sehingga jumlahnya kurang
dan tidak sesuai dengan kebutuhan
178
KODE UNIT : K.649210.45.01
JUDUL UNIT : Melakukan Identifikasi Batu Permata
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, ketrampilan
dan sikap untuk melakukan identifikasi batu
permata, mulai dari menerima permohonan
identifikasi batu permata sampai dengan
membuat kesimpulan hasil identifikasi batu
permata.Unit ini berlaku di semua bidang
Gemologi. Unit ini biasanya berlaku untuk
jabatan Gemologist dan Ahli Taksir. Unit ini
memerlukan lisensi khusus dari lembaga
pendidikan gemologi.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Menerima 1.1 Formulir permohonan identifikasi dan
permohonan batu permata diterima dari nasabah atau
identifikasi batu customer.
permata 1.2 Copy formulir diserahkan ke nasabah
untuk bukti pengambilan hasil
identifikasi.
1.3 Identitas batu permata yang diterima
dimasukkan datanya dalam examination
sheet.
1.4 Nasabah dipersilahkan untuk menunggu.
2. Melakukan 2.1 Alat ukur dimensi batu permata
pengukuran dimensi dipersiapkan.
batu permata 2.2 Batu permata yang akan diukur
dibersihkan fisiknya agar pengukuran
akurat.
2.3 Batu permata diukur dimensinya dalam
ukuran panjang, lebar dan tinggi dengan
satuan milimeter.
2.4 Hasil pengukuran dimensi batu permata
dicantumkan pada examination sheet.
3. Menentukan berat 3.1. Alat ukur berat/timbangan dipersiapkan
dan berat jenis batu untuk dipergunakan mengukur berat
permata batu permata.
3.2. Batu permata diletakkan pada tempat di
timbangan untuk ditimbang berat
keringnya.
3.3. Hasil pengukuran berat batu permata
ditulis pada examination sheet dalam
satuan gram.
179
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
3.4. Batu permata dimasukkan pada tempat
pada timbangan yang berada dalam
bejana yang berisi air untuk ditimbang
berat basahnya.
3.5. Hasil pengukuran berat basah batu
permata dicantumkan dalam examination
sheet dalam satuan gram atau centimeter
kubik sesuai setting alat timbangan
yang dipakai.
3.6. Nilai berat kering dan berat basah batu
permata digunakan untuk menghitung
Berat Jenis batu permata.
3.7. Hasil perhitungan berat jenis Batu
Permata dimasukkan dalam examination
sheet.
4. Menentukan warna 4.1 Batu permata dibersihkan fisiknya agar
batu permata penentuan warna tepat dan akurat.
4.2 Batu permata dibedakan menurut
komponen warnanya yaitu : hue,
saturation dan tone.
4.3 Penentuan warna batu permata diuji
dengan beberapa alat seperti : Proper
Lighting System, color communication
system, dan lain-lain.
4.4 Warna hasil pengujian batu permata
dibandingkan dengan color master yang
ada.
5. Mentukan karakter 5.1 Batu permata ditentukan transparansi
optik dari batu dan luster-nya dengan menggunakan alat
permata pen light.
5.2 Batu permata ditentukan optic character
dan figure character-nya dengan
menggunakan alat Polariscope.
5.3 Batu permata ditentukan pleochroisme-
nya dengan Discroscope.
5.4 Batu permata diukur indeks biasnya
(refraktif indeksnya) dengan Refractometer
5.5 Batu permata dilihat reaksinya terhadap
sinar Ultra violet dengan Short Wave/Long
Wave UV Lamp.
5.6 Batu Permata dilihat karakter inklusi
yang ada didalamnya dengan
menggunakan Microscope.
5.7 Hasil pemerikasaan seluruh karakter
optik batu permata dimasukkan dalam
examination sheet.
6. Membuat kesimpulan 6.1 Semua hasil pemeriksaan batu permata
hasil identifikasi batu yang dicatat dalam examination sheet
permata dibandingkan dengan Gemstone
180
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
Identification Chart yang ada dalam
referensi gemologi.
6.2 Ciri-ciri yang identik dengan batu permata
yang diidentifikasi dipilih dari referensi
gemologi tersebut dipakai sebagai acuan
yang menentukan varietas dan spesies
batu permata tersebut.
6.3 Jenis batu permata sintetik atau natural
serta treatmentnya ditentukan dari
karakter inklusi Batu Permata yang
diidentifikasi.
6.4 Kesimpulan tentang identifikasi batu
permata tersebut dicatat dalam
examination sheet untuk dicantumkan
dalam memo atau sertifikat hasil
pengujian.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Formulir Permohonan Identifikasi Batu Permata adalah formulir yang
harus diisi oleh nasabah ketika akan mengajukan permohonan
identifikasi batu permata
1.2 Examination Sheet adalah kertas kerja petugas gemologi yang terkait
identifikasi batu permata untuk mengambil suatu kesimpulan
1.3 Alat ukur dimensi adalah alat ukur untuk menentukan panjang, lebar
dan tinggi batu permata dalam satuan milimeter
1.4 Alat ukur berat/timbangan adalah alat ukur yang digunakan untuk
menentukan berat batu permata dalam satuan carat atau gram
1.5 Setting alat timbangan adalah penyetelan alat timbangan guna
menentukan satuan yang akan dipakai. Satuan yang dipakai dalam
menentukan berat batu permata dan berlian adalah gram dan carat
1.6 Berat kering adalah besar massa/berat benda saat ditimbang dalam
udara bebas
1.7 Berat basah adalah Berat basah adalah berat suatu benda ketika
dilakukan pengukuran di dalam air
1.8 Hue adalah warna dasar dari suatu benda yang mencakupi:
1.8.1 Merah
1.8.2 Oranye
1.8.3 Kuning
1.8.4 Hijau
181
1.8.5 Biru
1.8.6 Nila
1.8.7 Ungu
1.9 Saturation adalah kualitas atau intensitas dari warna dasar,
pendeskripsiannya mencakupi:
1.9.1 Low
1.9.2 Moderate
1.9.3 High
1.10 Tone adalah tingkat kecerahan atau kegelapan suatu warna. Tone
berkaitan dengan intensitas warna hitam di dalam suatu warna
1.11 Proper Lighting System adalah sistem pencahayaan yang digunakan
sebagai dasar dalam mengidentifikasi suatu batu permata
1.12 Color communication system adalah sistem standar gemologi dalam
menentukan suatu warna batu permata
1.13 Color master adalah master warna yang digunakan sebagai referensi
penentuan warna suatu batu permata
1.14 Transparansi adalah tingkat keleluasaan cahaya dalam melewati suatu
batu permata
1.15 Luster adalah kuantitas dan kualitas cahaya yang dipantulkan dari
permukaan suatu batu permata
1.16 Optic character adalah karakter optik dari suatu batu permata yang
ditandai dengan adanya indeks bias tunggal atau ganda
1.17 Interference figure adalah efek optik yang terlihat pada batu permata
dengan indeks bias ganda menggunakan pencahayaan polarisasi yang
terpusat (convergent polarized light)
1.18 Pleochroisme variasi warna yang berbeda (dua atau tiga warna) yang
terlihat pada batu permata dengan indeks bias ganda pada arah kristal
yang berbeda
1.19 Gemstone Identification Chart adalah daftar batu permata dengan
properti dan karakter masing-masing yang dijadikan rujukan
gemologist untuk menentukan varietas dan spesies batu permata
1.20 Memo atau sertifikat hasil pengujian adalah sertifikasi tentang
spesifikasi dan kualitas batu
1.21 Dokumen pendukung harus mencakupi
1.21.1 Foto copy ktp
1.21.2 Bukti pembayaran untuk nasabah
182
1.21.3 Rekapitulasi penerimaan memo
1.21.4 BukuKas
1.21.5 Kasdebet
1.21.6 Kas kredit
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1 Microscope GIA stereo
2.1.2 Polariscope GIA
2.1.3 Refractometer
2.1.4 Dichroscope
2.1.5 Spectroscope
2.1.6 Lampu SW/LW UV
2.1.7 Thermal Tester (Presidium Gems tester)
2.1.8 Analytical Balance (SG) 0,0001
2.1.9 Pocket digital gauge
2.1.10 Digital caliper
2.1.11 Loupe Bausch n Lomb 10x
2.1.12 Pinset lock
2.1.13 Senter putih
2.1.14 Senter kuning
2.1.15 Desk daylight lamp
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Ruang kerja operasional
2.2.2 Meja dan Kursi kerja
2.2.3 Komputer
2.2.4 Printer
2.2.5 Kamera digital dan mini tripod
2.2.6 Mesin facsimile
2.2.7 Line telepon direct dan local
2.2.8 Brankas
2.2.9 Lemari arsip (tahan api)
2.2.10 Mesin laminating Hot and cold
2.2.11 Alat pemotong Kertas
2.2.12 ATK pendukung pencetakan memo diamond grading
183
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Surat Edaran Direktur PT Pegadaian Nomor 37 tahun 2012 tentang
Petunjuk Teknis Operasional Layanan Pegadaian G-Lab
3.2 Peraturan Direktur PT Pegadaian 150 tahun 2012 tentang
Pemberlakuan Pedoman Produk dan Pedoman Operasional Standar
Pegadaian G-Lab
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Staatsblad tahun 1928 nomor 81 tentang pengurusan rumah
gadai negara
4.1.2 Peraturan Pemerintah RI nomor 51 Tahun 2011 tentang
Perubahan Bentuk Badan Hukum Perusahaan Umum (PERUM)
Pegadaian menjadi Perusahaan Perseroan (Persero)
4.2 Standar
4.2.1 Buku Standard Operating Procedure PEGADAIAN G-Lab
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit ini dapat diases di tempat kerja maupun tempat kerja simulasi
1.2 Unit ini dapat diases dengan metode observasi demonstrasi, uji
tertulis, uji lisan, wawancara, portofolio, studi kasus, laporan pihak
ketiga/rekomendasi, dan simulasi
2. Persyaratan kompetensi
2.1 K.649210.019.1 Melakukan pembuatan air uji
2.2 K.649210.020.1 Melakukan identifikasi emas non teknis
2.3 K.649210.021.1 Melakukan pengujian emas dengan teknis analis
kimia
2.4 K.649210.022.1 Melakukan pengujian emas dengan teknis berat jenis
2.5 K.649210.024.1 Menentukan nilai taksiran barang jaminan emas
2.6 K.649210.025.1 Melakukan identifikasi barang jaminan berlian
2.7 K.649210.026.1 Melakukan kualifikasi barang jaminan berdasarkan
formula 4 C
2.8 K.649210.027.1 Menentukan nilai taksiran barang jaminan berlia
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Lokasi pasar batu mulia
184
3.1.2 Penjual dan pembeli batu mulia
3.1.3 Komunitas batu mulia
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Mengidentifikasi dan membedakan keaslian batu mulia
3.2.2 Menggunakan dan merawat peralatan dengan baik dan benar
3.2.3 Membangun jaringan pada komunitas batu mulia
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Ramah dalam melayani nasabah yang akan melakukan pengujian batu
permata
4.2 Komunikatif dalam memberikan penjelasan terkait identifikasi batu
permata
4.3 Rapi dalam penampilan saat melayani
4.4 Teliti dalam identifikasi batu permata
4.5 Terampil dalam menggunakan peralatan identifikasi batu permata
4.6 Cekatan dalam melaksanakan tugas terkait identifikasi batu permata
4.7
5. Aspek kritis
5.1 Kebenaran dalam mengidentifikasi batu
5.2 Ketelitian dalam menguji karakteristik batu
185
KODE UNIT : K.649210.046.01
JUDUL UNIT : Melakukan Pengujian Kualitas (Grading) Batu
Permata Non Berlian
DESKRIPSI UNIT : Unit ini mencakupi pengetahuan, ketrampilan
dan sikap untuk melakukan pengujian kualitas
(grading) batu permata non berlian, mulai dari
menerima permohonan pengujian kualitas batu
permata non berlian sampai dengan membuat
kesimpulan hasil kualitas batu permata non
berlian. Unit ini berlaku di PT Pegadaian
(Persero). Unit ini biasanya berlaku untuk
jabatan Gemologist dan Ahli Taksir. Unit ini
memerlukan lisensi khusus dari lembaga
pendidikan gemologi.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Menerima 1.1 Formulir permohonan pengujian dan
permohonan barang (batu permata non berlian) diterima
pengujian kualitas dari nasabah atau customer.
batu permata non 1.2 Copy formulir diserahkan ke nasabah untuk
berlian bukti pengambilan hasil pengujian.
1.3 Barang (batu permata non berlian) yang
diterima dimasukkan datanya dalam
examination sheet.
1.4 Nasabah dipersilahkan untuk menunggu.
2. Menentukan bentuk 2.1 Batu permata non berlian ditentukan
gosokan dan bentuk dan gosokannya.
melakukan 2.2 Alat ukur dimensi batu permata non
pengukuran dimensi berlian dipersiapkan jenisnya.
batu permata non 2.3 Batu permata yang akan diukur dibersihkan
berlian fisiknya agar pengukuran akurat.
2.4 Batu permata non berlian diukur
dimensinya dalam ukuran panjang, lebar
dan tinggi dengan satuan milimeter.
2.5 Hasil penentuan bentuk dan gosokan serta
pengukuran dimensi batu permata non
berlian dicantumkan pada examination
sheet.
3. Menentukan berat 3.1 Alat ukur berat/timbangan dipersiapkan
dan berat jenis batu untuk dipergunakan mengukur berat batu
permata non berlian permata non berlian.
3.2 Batu permata diletakkan pada tempat pada
186
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
timbangan untuk ditimbang berat
keringnya.
3.3 Hasil pengukuran berat batu permata non
berlian ditulis pada examination sheet dalam
satuan gram.
3.4 Batu permata non berlian dimasukkan pada
tempat pada timbangan yang berada dalam
bejana yang berisi air untuk ditimbang berat
basahnya.
3.5 Hasil pengukuran berat basah batu permata
non berlian dicantumkan dalam examination
sheet dalam satuan gram atau centimeter
kubik sesuai setting alat timbangan yang
dipakai.
3.6 Nilai berat kering dan berat basah batu
permata digunakan untuk menghitung Berat
Jenis batu permata non berlian.
3.7 Hasil perhitungan berat jenis dimasukkan
dalam examination sheet.
4. Mentukan karakter 4.1 Batu permata non berlian ditentukan
optik dari batu transparansi dan luster-nya dengan
permata non berlian menggunakan alat pen light.
4.2 Batu permata non berlian ditentukan optic
character dan optic figure-nya dengan
menggunakan alat Polariscope.
4.3 Batu permata non berlian ditentukan
pleochroisme-nya dengan Discroscope (jika
ada)
4.4 Batu permata non berlian diukur indeks
biasnya (refraktif indeksnya) dengan
Refractometer.
4.5 Batu permata non berlian dilihat reaksinya
terhadap sinar Ultra violet dengan Short
Wave/Long Wave UV Lamp.
4.6 Batu Permata non berlian dilihat reaksi
spektrumnya dengan menggunakan
Spectroscope.
4.7 Hasil pemerikasaan seluruh karakter optik
batu permata dimasukkan dalam
examination sheet.
5. Mentukan karakter 5.1 Karakter inklusi batu permata non berlian
inklusi dari batu dilihat dengan menggunakan mikroskop.
permata non berlian 5.2 Jenis batu permata non berlian sintetik atau
natural ditentukan dari karakter inklusinya.
5.3 Penentuan treatment dilihat dengan
menggunakan mikroskop.
6. Menentukan varietas 6.1 Semua hasil pemeriksaan batu permata non
dan spesies batu berlian yang dicatat dalam examination sheet
permata non berlian dibandingkan dengan katalog batu permata
187
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
yang ada dalam referensi gemologi.
6.2 Ciri-ciri yang identik dengan batu permata
non berlian yang diidentifikasi dipilih dari
referensi gemologi tersebut dipakai sebagai
acuan yang menentukan jenis batu permata
non berlian tersebut.
6.3 Kesimpulan tentang identifikasi batu
permata non berlian tersebut dibuat dan
dicatat dalam examination sheet untuk
dicantumkan dalam memo atau sertifikat
hasil pengujian.
7. Menentukan kualitas 7.1 Kualitas warna batu permata non berlian
warna batu permata ditentukan dari Hue, Tone, dan Saturation
dari batu permata.
7.2 Kualitas warna batu permata non berlian
juga dipengaruhi oleh color zoning dan
pleochroism.
7.3 Kualitas warna batu permata non berlian
ditentukan dalam 5 kriteria : Poor, Fair,
Good, Very Good, Excellent.
8. Menentukan kualitas 8.1 Kejernihan batu permata non berlian
kejernihan batu dipengaruhi oleh inklusi yang ada
permata non berlian didalamnya.
8.2 Kualitas kejernihan batu permata non
berlian ditentukan dalam 8 (delapan) kriteria
: Clean, Lightly Included 1, Lightly Included
2, Moderately Included 1, Moderately
Included 2, Very Included 1, Very Included
2, Highly Included.varietas dan spesies batu
permata.
9. Menentukan kualitas 9.1 Batu permata non berlian ditentukan
cutting batu permata Brilliancy Grade-nya : Poor, Fair, Good, Very
non berlian Good, atau Excellent.
9.2 Batu permata non berlian ditentukan
Crown/ Pavilion Ratio-nya : 1:2, 1:3, 1:4,
1:5, atau 1:6+.
9.3 Batu permata non berlian ditentukan Total
Depth Percentage-nya : Poor, Fair, Good,
Excellent.
9.4 Batu permata non berlian ditentukan
Pavilion Bulge-nya : None, Slight, Moderate,
Large.
9.5 Batu permata ditentukan Girdle thickness-
nya : Very Thin, Thin, Medium, Thick, Very
Thick.
9.6 Batu permata non berlian ditentukan
Length/ Width ratio-nya :Preferred,
Acceptable, Too long, Too short.
9.7 Batu permata non berlian ditentukan
188
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
Symmetry dan finish-nya: Poor, Fair, Good,
Very Good, Excellent.varietas dan spesies
batu permata.
10. Menentukan 10.1 Blangko sertifikat dan alat penulisan
kualitas batu permata dipersiapkan untuk menuangkan hasil
per bagian dan pengujian batu permata
menuangkan dalam 10.2 Hasil pengujian kualitas batu permata non
sertifikat berlian meliputi kualitas warna, kejernihan,
dan gosokan dituangkan dalam sertifikat
color stone grading.
BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
1.1 Formulir Permohonan Identifikasi Batu Permata adalah formulir yang
harus diisi oleh nasabah ketika akan mengajukan permohonan
identifikasi batu permata.
1.2 Examination Sheet adalah kertas kerja petugas gemologi yang terkait
identifikasi dan pengujian kualitas batu permata dan berlian untuk
mengambil suatu kesimpulan
1.3 Alat ukur dimensi adalah alat ukur untuk menentukan panjang,
lebar dan tinggi batu permata dalam satuan milimeter
1.4 Alat ukur berat/timbangan adalah alat ukur yang digunakan untuk
menentukan berat batu permata dalam satuan carat atau gram
1.5 setting alat timbangan adalah penyetelan alat timbangan guna
menentukan satuan yang akan dipakai. Satuan yang dipakai dalam
menentukan berat batu permata dan berlian adalah gram dan carat.
1.6 berat kering adalah berat suatu benda ketika dilakukan pengukuran
pada udara bebas.
1.7 berat basah adalah berat suatu benda ketika dilakukan pengukuran
didalam air.
1.8 Hue adalah warna dasar dari suatu benda antara lain merah,
oranye,kuning, hijau, biru, nila, ungu.
1.9 Saturation adalah kualitas atau intensitas dari warna dasar.
Biasanya didiskripsikan dengan low, moderate dan high
1.10 Tone adalah tingkat kecerahan atau kegelapan suatu warna. Tone
berkaitan dengan intensitas warna hitam di dalam suatu warna.
189
1.11 Proper Lighting System adalah sistem pencahayaan yang digunakan
sebagai dasar dalam mengidentifikasi suatu batu permata.
1.12 Color communication system adalah sistem standar gemologi dalam
menentukan suatu warna batu permata.
1.13 Color master adalah master warna yang digunakan sebagai referensi
penentuan warna suatu batu permata.
1.14 Transparansi adalah tingkat keleluasaan cahaya dalam melewati
suatu batu permata.
1.15 Luster adalah kuantitas dan kualitas cahaya yang dipantulkan dari
permukaan suatu batu permata.
1.16 Optic character adalah karakter optik dari suatu batu permata yang
ditandai dengan adanya indeks bias tunggal atau ganda.
1.17 Interference figure adalah efek optik yang terlihat pada batu permata
dengan indeks bias ganda menggunakan pencahayaan polarisasi
yang terpusat (convergent polarized light).
1.18 Pleochroisme variasi warna yang berbeda (dua atau tiga warna) yang
terlihat pada batu permata dengan indeks bias ganda pada arah
kristal yang berbeda.
1.19 Gemstone Identification Chart adalah daftar batu permata dengan
properti dan karakter masing-masing yang dijadikan rujukan
gemologist untuk menentukan varietas dan spesies batu permata.
1.20 Memo atau sertifikat hasil pengujian adalah sertifikasi tentang
spesifikasi dan kualitas batu.
2. Peralatan dan perlengkapan
2.1 Peralatan
2.1.1. Microscope GIA stereo
2.1.2. Polariscope GIA
Refractometer
2.1.3.
Dichroscope
2.1.4.
Spectroscope
2.1.5.
2.1.6. Lampu SW/LW UV
2.1.7. Thermal Tester (Presidium Gems tester)
2.1.8. Analytical Balance (SG) 0,0001
Pocket digital gauge
2.1.9.
2.1.10. Digital caliper
2.1.11. Loupe Bausch n Lomb 10x
190
2.1.12. Pinset lock
2.1.13. Senter putih
2.1.14. Senter kuning
2.1.15. Desk daylight lamp
2.2 Perlengkapan
2.2.1 Ruang kerja operasional
2.2.2 Meja dan Kursi kerja
2.2.3 Komputer
2.2.4 Printer
2.2.5 Kamera digital dan mini tripod
2.2.6 Mesin facsimile
2.2.7 Line telepon direct dan local
2.2.8 Brandkast;
2.2.9 Lemari arsip (tahan api);
2.2.10 Mesin laminating Hot and cold;
2.2.11 Alat pemotong Kertas.
2.2.12 ATK pendukung pencetakan memo diamond grading
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Peraturan Surat Edaran Nomor 37 Tahun 2012 tentang Petunjuk
Teknis Operasional Layanan Pegadaian G-Lab
3.2 Peraturan Direktur Nomor150 Tahun 2012 tentang Pemberlakuan
Pedoman Produk dan Pedoman Operasional Standar Pegadaian G-Lab
4. Norma dan standar
4.1 Norma
4.1.1 Staatsblad tahun 1928 nomor 81 tentang pengurusan rumah
gadai negara
4.1.2 Peraturan Pemerintah RI nomor 51 Tahun 2011 tentang
Perubahan Bentuk Badan Hukum Perusahaan Umum (PERUM)
Pegadaian menjadi Perusahaan Perseroan (Persero)
4.2 Standar
4.2.1 Buku Standard Operating Procedure PEGADAIAN G-Lab
191
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks penilaian
1.1 Unit ini dapat diases di tempat kerja maupun tempat kerja simulasi
1.2 Unit ini dapat diases dengan metode observasi demonstrasi, uji
tertulis, uji lisan, wawancara, portofolio, studi kasus, laporan pihak
ketiga/rekomendasi, dan simulasi
2. Persyaratan kompetensi
2.1 K.649210.019.1 Melakukan pembuatan air uji
2.2 K.649210.020.1 Melakukan identifikasi emas non teknis
2.3 K.649210.021.1 Melakukan pengujian emas dengan teknis analis
kimia
2.4 K.649210.022.1 Melakukan pengujian emas dengan teknis berat jenis
2.5 K.649210.024.1 Menentukan nilai taksiran barang jaminan emas
2.6 K.649210.025.1 Melakukan identifikasi barang jaminan berlian
2.7 K.649210.026.1 Melakukan kualifikasi barang jaminan berdasarkan
formula 4 C
2.8 K.649210.027.1 Menentukan nilai taksiran barang jaminan berlia
3. Pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan
3.1 Pengetahuan yang diperlukan
3.1.1 Lokasi pasar batu mulia
3.1.2 Penjual dan pembeli batu mulia
3.1.3 Komunitas batu mulia
3.2 Ketrampilan yang diperlukan
3.2.1 Mengidentifikasi dan membedakan keaslian batu mulia
3.2.2 Menggunakan dan merawat peralatan dengan baik dan benar
3.2.3 Membangun jaringan pada komunitas batu mulia
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Ramah dalam melayani nasabah yang akan melakukan pengujian
batu permata
4.2 Komunikatif dalam memberikan penjelasan terkait identifikasi batu
permata
4.3 Rapi dalam penampilan saat melayani
4.4 Teliti dalam identifikasi batu permata
4.5 Terampil dalam menggunakan peralatan identifikasi batu permata
4.6 Cekatan dalam melaksanakan tugas terkait identifikasi batu permata
192