The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by BAGUS APRILIAN PUTRA, 2023-08-29 12:45:22

Apresiasi Seni Rupa (XII IPS 2)

Terbaru

1 American Gothic Judul : American Gothic Karya : Grant Wood Tahun 1930 Lokasi : Amerika Dimensi Karya : 74,3 x 62,4 cm Media : Cat Minyak American Gothic adalah sebuah lukisan yang dibuat oleh seorang pelukis Amerika Serikat yang bernama Grant Wood. American Gothic dibuat pada tahun 1930 dan pertama kali dipamerkan di Institut Seni Chicago. Grant Wood menemukan inspirasi untuk menggambar American Gothic di Kota Eldon, lowa. Objek utama menarik perhatiannya adalah rumah-rumah kayu yang berukuran kecil dan memiliki jendela yang besar. Rumah ini disebut Carpenter Gothic. Wood membayangkan orang-orang yang menurutnya tinggal di rumah itu. Tokoh utama dalam lukisannya adalah petani dan anak perempuannya. Seni lukisan yang digunakan adalah seni Flemish Renaissance. Lukisan ini melambangkan kebudayaan Midwestern. Lukisan ini juga menyampaikan nilainilai pedesaan Amerika Serikat secara positif.


2 Lady With Kebaya Judul : Lady With Kebaya Karya : Basuki Abdullah Tahun 1971 Dimensi Karya : 113 x 76 cm Media : Cat Minyak Lukisan beraliran realisme yang mengusung gaya mooi indie ini menggambarkan sosok seorang wanita anggun dalam balutan kebaya ungu dan selendang merah. Kalung emas menghiasi leher jenjangnya. Sementara rambut hitamnya disanggul tradisional. Lukisan tersebut dibuat oleh maestro Basuki Abdullah. Sementara modelnya adalah Kartini Manoppo, seorang model dan pramugari Garuda Indonesia. Lukisan itulah yang menjadi awal mula percintaan sang pramugari dengan presiden pertama Indonesia, Soekarno. Kisah cinta Soekarno dan Kartini Manoppo memang berawal dari Lady with Kebaya. Setelah melihat lukisan tersebut pada suatu kesempatan, Soekarno langsung terpikat pada wanita yang menjadi modelnya. Sang proklamator lantas mencari tahu identitas wanita yang dilukis itu langsung dari Basuki Abdullah sendiri. Tak butuh waktu lama bagi Soekarno untuk mendekati sang model. Dia adalah Kartini Manoppo, seorang gadis ningrat kelahiran Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.


3 The Irony of Ruralism Judul : The Irony of Ruralism Karya : Eddy Susanto Tahun 2018 Dimensi Karya : 400 x 170 cm Media : Kanvas dan Medium Acrylic Karya seni yang diberi nama “The Irony of Ruralism” berisi pesan mengenai kehidupan orang kota yang pindah ke desa. Instalasi “The Irony of Ruralism” terdiri dari 9 panel kanvas bergambar rumah Joglo yang dilukis menggunakan cat arcylic. Bila dipandang dari dekat, sketsa rumah Joglo terbentuk dari tulisan dalam bahasa Jawa yang bercerita tentang sejarah penduduk Jawa. Instalasi seni yang dikerjakan selama satu tahun tersebut dibuat berdimensi dengan adanya gerbang rumah dan daun kering. Pengunjung banyak yang berfoto di tengah-tengah instalasi tersebut karena seolah berada di pekarangan rumah. “The Irony of Ruralism” merupakan satu dari sepuluh instalasi seni yang ditampilkan dalam rangka memperingati 10 tahun digelarnya Art Jakarta 2018.


4 Perburuan Rusa Judul : Perburuan Rusa Karya : Raden Saleh Syarif Bustaman Tahun 1846 Dimensi karya : 32 x 44 cm Media : Cat Minyak dan Kanvas Lukisan ini merupakan lukisan realisme dengan aliran corak romantisme. Aliran Romantisnya menampilkan karya-karya yang berceritera dahsyat, penuh kegetiran seperti tentang perkelahian dengan binatang buas. Pada lukisan ini, pelukis menggambarkan orangorang yang berada diatas kuda serta berusaha menyelamatkan dirinya dari terkaman harimau saat berburu rusa. Pada background digambarkan langit yang cenderung berwama terang seperti warna biru seolah olah menggambarkan keadaan cuaca yang sangat cerah untuk melakukan perburuan. Pada bagian obyek kuda dan padang savananya pun terlihat sangat realistis karena adanya goresan goresan detail dari pelukis. Lukisan inipun terlihat sangatlah nyata dapat dilihat dari keruhnya suasana perburuan rusa saat adanya perlawanan dan perebutan oleh seekor harimau. Nama : Abela Nurul Azza Kelas / Absen : XII IPS 2 / 01


5 Nama : Achmad Dany Firmanda Absen : 02 Kelas : XII IPS 2 Tugas Seni Budaya Apresiasi karya seniman Indonesia / Internasional DOA SEPANJANG HIDUP Pelukis : Heno Airlangga Media : Canva dan cat akrilik Ukuran : 150cm x 120cm Tahun : 2019 Saya mengapresiasi karya tersebut karena memiliki arti pesan yg memotivasi yaitu Orang yang berdoa adalah orang yang optimis, dia memiliki harapan dan kepercayaan kepada Tuhan YME, didalam setiap harapan, keinginan dan usaha selalu di iringi dengan Doa. Doa bisa membuat orang pesimis menjadi optimis, doa bisa membuat orang putus asa kembali memiliki semangat harapan, doa bisa membuat orang yang hilang kepercayaan dalam hidupnya kembali menemukan tujuan hidupnya.


6 PARA PEJUANG Pelukis : Affandi Koesoma Media : Cat minyak Ukuran : 100cm x 135cm Tahun : 1972 Saya mengapresiasi lukisan “ Para Pejuang “ karya Affandi karena Lukisan ini memiliki keunikan goresan - goresan kuas sehingga karya lukisan bernilai seni tinggi, dan menggambarkan tentang semangat pahlawan- pahlawan Indonesia yang mengorbankan jiwa dan raga mereka untuk untuk meraih kemerdekaan Indonesia. Lukisan ini memiliki nilai dan makna sejarah karena lukisan ini terinspirasi dari semangat para Pejuang Indonesia yang seperti baja.


7 PATUNG SATRIA GATOT KACA Karya : I Wayan Winten Media : Beton bertulang dan cat putih Tahun : 1993 Saya mengapresiasi patung tersebut bukan karena keindahanya saja tetapi patung tersebut Menggambarkan jiwa ksatria nan gagah, patung Satria Gatotkaca ini berasal dari cerita Mahabharata. Gatotkaca sendiri adalah putra dari Bima, salah satu dari lima Pandawa yang juga terkenal dengan keberanian dan kegagahannya, dan menjadi salah satu ikonik Bali.


8 TUGU TANI Karya : Matvey Manizer dan Ossip Manizer Media/Teknik pembuatan : Campuran semen Tahun : 1963 Saya mengapresiasi Patung Pahlawan / Tugu Tani karena Patung tersebut tampak indah dan bermakna. Patung tersebut menunjukkan bahwa terdapat seorang aki-laki dan perempuan. Menurut saya, laki-laki dalam patung tersebut kurang menunjukkan bahwa ia adalah seorang petani karena pada tersebut petani itu menggunakan seragam tentara dan senjata buka nnya menggunakan baju santai dan cangkul. Namun, patung itu mempunyai makna yang indah karena menunjukkan seorang ibu yang mendukung anaknya melawan penjajahan.


9 TUGAS SENI BUDAYA ال رحم ن الرح ْيم ْ ْلال س اْم Nama : Akhmad Aziz Kelas : XII IPS 2 No abs : 04. JUDUL SENI : " the Comedian" KARYA/PEMBUAT : Maurizio Cattelan TAHUN 2019 MEDIA : pisang dan lakban #APRESIASI : Seni ini sangatlah unik begitupun Pemilik galeri Perrotin, Emmanuel Perrotin, mengatakan karya seni pisang sebagai simbol perdagangan global, tujuan ganda, dan mainan untuk humor. "Seniman yang membuatnya senang mengubah benda-benda duniawi menjadi karya seni 'komedi' dari rasa senang dan kritik. Dilansir dari NY Times, ide mengenai pisang muncul sejak setahun yang lalu. Suatu hari, seniman asal Italia Maurizio Cattelan sedang memikirkan sebuah patung yang berbentuk seperti pisang. Karya kontroversial yang menjadi perbincangan para pecinta seni berjudul 'The Comedian'. Seniman Italia Maurizio Cattelan yang membuatnya, sebelumnya ia dikenal membuat toilet emas berjudul 'American' yang terjual Rp 84,1 miliar.


10 JUDUL SENI : "Penghalang Tepi Barat Israel" KARYA/PEMBUAT : Banksy TAHUN : 2005 MEDIA : Batu pantai #APRESIASI Karya batu yang di ukir di atas merupakan karya seni seorang seniman Berna Banksy, dengan kata rahasia yang tertulis di atasnya yakni 'spike'. Karya Spike tersebut pun ditemukan di Palestina. Karya seni tersebut menggambarkan peperangan yang berada di Israel yang tak kunjung menemui titik temu, dan inisiatif tersebut membuat seniman ini mengukir seni tersebut Sejak saat itu, karya tersebut diperdagangkan beberapa kali. Sekarang menuju ke pelelangan dan hanya dijual senilai Rp 50 juta.


11 #APRESIASI JUDUL SENI : "American" KARYA/PEMBUAT : Maurizio Cattelan TAHUN. : 2016 MEDIA. : Emas 18 karat Karya seni ini mengartikan Guggenheim mengaitkan makna patung itu dengan karier Donald Trump, menulis pada September 2016 bahwa "estetika 'takhta' ini tidak mengingat apa pun selain kelebihan berlapis emas dari usaha real estat dan tempat tinggal pribadi Trump".Cattelan sendiri menolak untuk memberikan interpretasi atas karyanya, yang ia bayangkan sebelum pencalonan presiden Trump. Dia mengatakan bahwa koneksi ke Trump adalah "lapisan lain, tetapi itu seharusnya bukan satu-satunya. Karya ini juga digambarkan sebagai interpretasi Air Mancur patung Marcel Duchamp tahun 1917 . Kritikus seni Jonathan Jones , menggunakan karya di Istana Blenheim, berpendapat bahwa rasanya "Seperti kencing di porselen. Tapi di sini, di antara semua foto Winston muda, rasanya juga seperti kencing di sejarah Inggris." Dia juga menemukan patung yang mengingatkan pada rambut Perdana Menteri Boris Johnson saat itu.


12 #APRESIASI JUDUL SENI : "Lo Sono" KARYA/SENI : Salvatore Garau TAHUN 2021 JENIS : •Seni konseptual •Patung tidak terlihat UKURAN : 150 cm × 150 cm (59 inci × 59 inci) Karya seni ini memanglah tidak terlihat tetapi Siapa sangka karya seni tersebut menarik minat banyak orang, bahkan laku terjual seharga USD 18,190 atau senilai Rp 259 juta. Namun tak disebutkan informasi tentang siapakah orang yang membelinya. Lo Sono bukanlah karya seni fenomenal pertama yang dihasilkan Salvatore Garau. Sebelumnya ia sempat membuat Buddha in Contemplazione, yang pernah dipamerkan di Piazza Della Scala di Milan pada bulan lalu. Karya tersebut menggambarkan nafsu manusia yang tida fisiknya dan sangatlah fatamorgana di dunia ر اب ا ْلمين ْ عْال ال ه ْل ا حمد ال


13 TUGAS SENI BUDAYA APRESIASI KARYA SENI RUPA Nama : Aqilah Putri Azzahra Absen : 07 Kelas : XII IPS 2 KEBERADAANKU Seniman : I Made Mahendra ( Mangku ) Media : Kanvas, media campuran Ukuran : 160cm x 140cm Tahun : 1997


14 Apresiasi : Saya mengapresiasi karya tersebut karena terepresentasikan lewat bahasa visual. Belasan karyanya berupa lukisan yang tengah dieksposisikannnya ini, dalam gradasi tertentu, memberi nilai dan makna yang selaras dengan pemikiran para feminis dalam menyoal hakhak dan nilai-nilai keperempuanannya. SPIRIT OF WOMAN Seniman : I Made Toris Mahendra Media : Canva dan cat akrilik Ukuran : 300cm x 190cm Tahun : 2013 Apresiasi : Saya mengapresiasi lukisan tersebut karena mengandung arti yg penting bagi para wanita yaitu Semangat Wanita, warna merah yg memiliki arti berani dan semangat menjalani setiap kehidupan yg dialami para wanita


15 MIRAH DAN BIRU Seniman : Srihadi Soedarsono Media : Canvas dan cat minyak Ukuran : 140cm x 108cm Tahun : 1965 Apresiasi : Saya mengapresiasi karya tersebut karena lewat karyanya, Srihadi tak sekadar melukiskan keindahan landscape, tapi juga menggunakan bahasa satire yang merespons realitas yang terjadi di Indonesia.


16 MONUMEN PANCASILA SAKTI Seniman : Edhi Sunarso Media : Terbuat dari Perunggu Tahun : 1967 Apresiasi : Saya mengapresiasi Patung/Monumen Pancasila Sakti karena tak hanya menjadi simbol, patung ini juga menyimpan nilai sejarah. Lubang dan rumah penyiksaan menjadi saksi bisu peristiwa bersejarah, yang merenggut nyawa para Jendral tersebut dan Monumen ini digunakan untuk mengenang, menghormati, dan menghargai jasa-jasa para pahlawan tanah air.


17 The Jewish Bride Judul : The Jewish Bride Karya : Rembrandt Tahun 1665 Lokasi. : Amsterdam Dimensi karya : 1,22 m x 1,66 m Media : Cat Minyak Lukisan itu mendapatkan namanya saat ini pada awal abad ke-19, ketika seorang kolektor seni Amsterdam mengidentifikasi subjek tersebut sebagai subjek seorang ayah Yahudi yang menganugerahkan kalung kepada putrinya pada hari pernikahannya. Penafsiran ini tidak lagi diterima, dan identitas pasangan tersebut tidak pasti. Ambiguitas diperparah dengan kurangnya konteks anekdotal, hanya menyisakan tema universal sentral, yaitu pasangan yang bersatu dalam cinta. Dugaan spekulatif mengenai identitas pasangan tersebut berkisar dari putra Rembrandt, Titus dan istrinya, atau penyair Amsterdam Miguel de Barrios dan istrinya. Juga dipertimbangkan beberapa pasangan dari Perjanjian Lama , termasuk Abraham dan Sarah ,Boas dan Rut , atau Ishak dan Ribka , yang didukung oleh gambar seniman beberapa tahun sebelumnya. Sementara bukti teknis menunjukkan bahwa Rembrandt awalnya membayangkan komposisi yang lebih besar dan lebih rumit, penempatan tanda tangannya di kiri bawah menunjukkan bahwa dimensinya saat ini tidak jauh berbeda dari dimensi pada saat penyelesaiannya. Menurut penulis biografi Rembrandt Christopher White, komposisi yang sudah selesai adalah "salah satu ekspresi terbesar dari perpaduan lembut antara cinta spiritual dan fisik dalam sejarah seni lukis."


18 Mond Crucifixion Judul : Mond Crucifixion Karya : Raffaello Sanzio Tahun 1503 Lokasi. : National Portrait Galeri Dimensi karya : 2,83 m x 1,67 m Media : Cat Minyak Salah satu karya awal Raphael, altar ini dipesan oleh pedagang wol dan bankir Domenico Gavari untuk kapel penguburannya yang didedikasikan untuk Saint Jerome di gereja S. Domenico di Città di Castello, Umbria.Tubuh Kristus tergantung dari Salib. Dua malaikat berdiri tegak di atas gumpalan tipis awan di kedua sisinya, menangkap darah yang mengalir dari luka-lukanya dalam cawan emas yang mengingatkan pada cawan di mana anggur akan disajikan selama Misa di altar di bawah.Matahari dan bulan terlihat di langit, menandai gerhana yang bertepatan dengan kematian Kristus. Saint Jerome dan Maria Magdalena berada di kaki Salib, menatap tubuh Kristus dengan hormat dan kasihan. Perawan, berpakaian hitam keunguan untuk menunjukkan berkabung, berdiri di sebelah kiri Salib dengan Yohanes Penginjil di sebelah kanan. Mereka berdua melihat ke arah penonton dan meremas tangan mereka dalam kesedihan. Scrovegni Chapel Frescoes


19 Judul : Scrovegni Chapel Frescoes Karya : Giotto Di Bondone Tahun 1305 Lokasi. : Italia Kapel Scrovegni (sering disebut Kapel Arena karena kedekatan aslinya dengan reruntuhan arena Romawi) diterima secara universal sebagai mahakarya Giotto di Bondone. Selesai pada tahun 1305 untuk keluarga Enrico Scrovegni di Padua, Italia, lukisan dinding yang menghiasi dinding dan langit-langit kapel menceritakan kisah emosional yang kompleks tentang kehidupan Maria dan Yesus.Kejeniusan Kapel terletak pada tata letak naratif: di Bondone menyusun adegan-adegan yang berbeda secara kronologis, dalam garis-garis horizontal. Kehidupan Maria muncul pertama kali, diikuti oleh kehidupan dan pelayanan Yesus, dan akhirnya berpuncak pada adegan-adegan yang menggambarkan Sengsara. Namun, saat band dibaca secara vertikal, penonton akan tercengang saat menyadari bahwa setiap adegan menandakan adegan berikutnya.Di antara lukisan dinding Kapel Scrovegni adalah beberapa karya paling terkenal di Bondone. Itu Ratapan, misalnya, penggambaran mengharukan tentang para pelayat Kristus yang mengelilinginya di kayu salib, sangat terkenal, terutama karena emosi mentah yang terlihat di wajah subjek.Lukisan dinding terkenal lainnya termasuk Membesarkan Lazarus, Pernikahan di Kana, dan Noli Me Tangere ( "Jangan sentuh aku" ). Kapel Scrovegni, bukti nyata kemampuan di Bondone menggunakan gambar untuk menceritakan kisah yang rumit, telah dipertahankan selama lebih dari tujuh abad dan sekarang terbuka untuk pengunjung di Padua, Italia. The Goldfish


20 Judul : The Goldfish Karya : Henri Matisse Tahun 1912 Lokasi. : Rusia Dimensi karya : 140 cm × 98 cm Media : Cat Minyak Pada awal 1900-an, Matisse memantapkan dirinya sebagai pemimpin gerakan seni Fauvisme . Fauvisme menekankan penggunaan warna dan kualitaslukisan yang kua, berlawanandengan representasi realistis yang ditemukan dalam seni Impresionis . Pada tahun 1912, Matisse mengunjungi Tangier , Maroko , di mana dia mencatat bagaimana penduduk setempat akan terpesona oleh ikan mas yang berenang di dalam mangkuk. Tak lama setelah kunjungannya ke Maroko, Matisse menghasilkan serangkaian lukisan yang menampilkan Ikan Mas antara musim semi dan awal musim panas. Ikan mas dilukis di konservatori taman Matisse di rumahnya di Issy-les-Moulineaux . Dia pindah ke sana untuk menghindari tekanan Paris.


21 Nama : Bagus Aprilian Putra Kelas : XII IPS 2 No. Absen : 09 The Annunciation Pelukis : Leonardo Da Vinci Tahun: sekitar 1472-1475 Media: Cat, Cat Minyak dan Tempera Dimensi: 98 cm x 217 cm Teknik yang digunakan Leonardo dalam melukis adalah sapuan kuas ringan yang berbasis cat. Dengan penggambaran dan pewarnaan yang menyatu dan merata. menjadikan lukisan tersebut tampak lebih indah. Serta tambahan unsur gelap terang menjadikan lukisan itu tampak lebih terlihat realistis. Lukisan The Annunciation menggambarkan malaikat Gabriel, yang dikirim oleh Tuhan untuk mengumumkan kepada seorang perawan, yaitu Maria, bahwa dia akan secara ajaib mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, untuk diberi nama Yesus, dan disebut " Anak Allah "yang pemerintahannya tidak akan pernah berakhir. Dalam melukiskan sayap malaikat gabriel tersebut, Leonardo terinspirasi darisayap seekor burung yang terbang. Dan sayap itu ia perpanjang.Lukisan itu sangat populer untuk karya seni dan telah sering digambarkan dalam seni Florence. Malaikat itu memegang bunga lily Madonna, simbol keperawanan Maria dan kota Florence.


22 Perkelahian Dengan Singa Karya: Raden Saleh Tahun: 1870 Media: Cat minyak diatas kanvas Dimensi: 194 cm x 271 cm Pada lukisan karya Raden Saleh yang berjudul "Perkelahian dengan Singa" itu menggambarkan perkelahian antara seorang laki-laki aljazair yang mengendarai kuda menghadapi singa di padangpasir. Tampak disana otot-otot singa dan ketakutan kuda tergambar dengan menarik. Seorang pembantunya nampak mati tersungkur. kuda jatuh dan terasa pula suasana yang dramatic dan emosional padapertarungan antaramanusia dan singa dalam lukisan tersebut. Pada pewarnaannya menggunakan warna yang gelap kelam, langit kemerahan dan tandusnya gurun, menyebabkan lukisan tersebut gagah dan elok untuk dilihat. Dan keharmonisan warna background dengan objek sangat menyatu.


23 Harmonis Karya: Ahmad Savic A Tahun: 2009 Media: Cat air Menarik sekali lukisan ini mendapatkan gagasan dari sebuah pohon yang pada dasarnya menyatu dengan alam namun Savic menampilkan dalam keadaan berada di perkotaan. Bukan menjadi sosok pohon yang paling mendominasi keadaan kering di kota namun gagasannya dalam menampilkan subjek utama adalah merupakan bentuk keharmonisan yang unik. Borobudur Dipagi Hari Karya: Affandi Tahun: 1983 Media: Cat minyak diatas canvas Dimensi : 150 cm X 200 cm Apresiasi saya terhadap karya seni ini adalah menggambarkan ada sesuatu yang dimiliki oleh candi borobudur. Yang pada setiap gradasi warna nya banyak menyimpan suatu kenangankenangan pada massa itu yang tergambar pada setiap stupa nya. Borobudur pagi hari menjadi ciri khas yang dimiliki umat.


24 Harapan Media :Oil and Canvas Ukuran :100x125cm Pelukis :Haryono Deskripsi Lukisan bertemakan naturalisme yang kuat.Lukisan ini menggambarkan interaksi hewan dan lingkungan dengan sempurna.Detail yang dimiliki lukisan ini menjadikan suasana pada lukisan ini semakin nyata.


25 Sis Cut Sunflowers Media :Oil and Canvas Ukuran :120x88 Pelukis :Afandi Judul :Sis Cut Sunflowers Deskripsi Enam bunga matahari yang mekar pada satu pohon bunga matahari,disinari Cahaya matahari terang,dominasi warna kekuningan.Bunga Matahari dimaknai sebagai simbol harapan dan keindahan,sebagaimana matahari yang selalu menyinari kehidupan,dan membuat dunia penuh warna.Lukisan Bunga matahari menjadi unik dan istimewa dalam gaya lukisan abstrak. Keindahan bunga matahari telah menarik daya imajinasi para pelukis besar,dan hamper semua pelukis pernah melukis bunga matahari,termasuk sang pelukis maestro Affandi,bahkan Van Gogh sang pelukis maestro Dunia pun melukis beberapa versi berbeda dengan tema bunga matahari.


26 Italian Night’s Escape Pelukis :Leonid Afremov Judul :Italian Night’s Escape Media : Oil and Canvas Deskripsi Unsur yang membentuk lukisan tersebut memberikan makna dan kesan harmonis.Komponen yang dilukiskan pun membuat keseimbangan yang bagus. Pengamat bisamerasakan irama lukisan melalui tekanan dan arah goresan kuas serta perbedaan intensitaswarna yang ada. Kekonsistenan warna yang digunakan memberikan keselarasan yang baik.Gemerlap lampu kota yang digambarkan di bawah langit malam yang temaram memberikanfokus terhadap panorama kota itu sendiri.Secara keseluruhan, pengamat bisa merasakan kekhasan gaya Leonid Afremovmelalui gorean kuas dan perpaduan warna yang digunakan dalam setiap hasil karyanya.Menurut saya pribadi, semua hasil lukisan Leonid Afrenov sangatlah unik. Ia mampumemasukan sekian banyak warna ke dalam sebuah lukisan tanpa merusakkeseimbangannya. Selain itu, goresan kuas ala Leonid Afremov menambah keunikan dankeindahan pada setiap lukisannya.


27 Kampung In The Moonlight Pelukis :Tay Mo Leong Judul : Kampung in the Moonlight Ukuran :80 x 60cm Deskripsi Dalam karya ini garisan memainkan peranan yang penting dari semua aspek.Melalui karya ini garisan terhasil dari cantuman-cantuman satu dari titik yang bersambungan.Garisan juga boleh dihasilkan dengan berbagai bahan dan teknik.Dalam karya ini bahan yang digunakan untuk menghasilkan garisan adalah pensil,pastel dan pensil warna.Garisan-garisan yang dilukis secara berulang-ulang akan menimbulkan ilusi irama dalam karya diatas. Pelukis telah menggunakan berbagai pendekatan dari garisan garisan yang dipilih.Pemilihan garisan-garisan yang berwarna juga memberikan kesan impak pada karya seni diatas.Warna terang dan cerah dalam karya ini menghasilkan perasaan riang dan gembira.Hasil kubahan dalam karya ini yang berwarna-warni membuat alam sekeliling bertambah cantik dan menarik.Dalam karya ini juga warna dijadikan alat komunikasi yang sangat berkesan.Pelukis karya ini menggunakan warna yang lebih menarik untuk tujuan ekspresif diri.Warna yang diatur atau disusun dalam karya The Kampung ln The Moonlight adalah digunakan mengikut kesesuaian warna itu sendiri.la untuk menghasilkan mood, idea yang simbolik dan emosi seseorang individu.Warna biru yang digunakan itu adalah menghasilkan perasaan tenang.Tokoh tersebut menitikberatkan pemilihan warna yang sesuai untuk mendapatkan satu kombinasi yang menarik.


28 Nama : Dzulfikar Nur S No Absen 11 Kelas : XII IPS 2 Wanderer above the Sea of Fog - Pelukis : Caspar David Friedrich - Ukuran : 94.8 cm × 74.8 cm - Media : Cat minyak dan kanvas - Tahun pembuatan : 1818 . Lukisan Wanderer above the Sea of Fog adalah salah satu karya terkenal dari seniman Romantis Jerman, Caspar David Friedrich. Lukisan ini merupakan bagian dari periode Romantis, di mana alam dan kehendak manusia menjadi tema utama. Lukisan ini dianggap sebagai salah satu mahakarya Romantisisme dan dianggap sebagaisalah satu karya yang paling representative Lukisan ini mengalami perenungan yang mendalam tentang keajaiban alamdan eksistensi manusia di hadapannya. Pemandangan yang dilukiskan dengan indahnya, dengan gunung yang menjulang tinggi dan lautan kabut yang misterius, menyampaikan pesan tentang besarnya kekuatan alam dan betapa kecilnya kita sebagai manusia di hadapannya.


29 Nama : Dzulfikar Nur S No Absen 11 Kelas : XII IPS 2 The School of Athens - Pelukis : Raffaelo Sanzio - Ukuran : 500 cm × 770 cm - Media : Tembok Stanza Signatura - Tahun pembuatan : 1570 Lukisan itu menampilkan proyeksi perspektif yang akurat, ciri khas era Renaisans. Raphael belajar perspektif dari Leonardo, dan menjadikan Plato sebagai sentrall dalam lukisan itu. Tema dari lukisan, adalah kelahiran kembali filsafat Yunani kuno dan budaya di Eropa Saya mengapresiasikan lukisan ini karena Melalui lukisan The School of Athens, Raffaelo Sanzio telah menciptakan sebuah karya seni yang memukau dan mendalam. Lukisan ini mengajak kita untuk melihat ke dalam dunia filsafat klasik dengan cara yang indah dan mendalam. Setiap detail dalam lukisan ini begitu mengesankan dan bermakna. Kompilasi tokoh-tokoh besar dari zaman kuno yang hadir dalam satu ruangan mencerminkan kompleksitas dan keberagaman pemikiran manusia. Seolah-olah, waktu berhenti sejenak dan para filsuf ini berkumpul untuk berdiskusi dan bertukar gagasan. Ekspresi dalam wajah para tokoh menggambarkan semangat mereka dalam mencari kebenaran dan pengetahuan.


30 Nama : Dzulfikar Nur S No Absen 11 Kelas : XII IPS 2 Nighthawks - Pelukis : Edward Hopper - Ukuran : 84,1 cm × 152,4 cm - Media : Lukisan minyak - Tahun pembuatan : 1877 - 1881 Nighthawks adalah sebuah lukisan minyak di atas kanvas karya Edward Hopper yang menggambarkan empat orang di rumah makan pada waktu larut malam seperti yang dilihat melalui jendela kaca restoran. Cahaya yang datang dari restoran menerangi pemandangan jalanan perkotaan yang gelap dan sepi. Bartender mungkin seorang pelayan kedai es krim, ketiga tamu adalah manusia malam, sesuai dengan judul pada lukisan itu. Apresiasi dari lukisan ini ialah Melalui lukisan Nighthawks, Edward Hopper telah menciptakan sebuah karya seni yang menyentuh jiwa dan memikat hati. Lukisan ini menghadirkan sebuah suasana gelap dan misterius yang menarik kita ke dalam cerita yang penuh dengan misteri dan keheningan Ekspresi wajah tokoh-tokoh dalam lukisan ini mencerminkan perasaan kesepian dan refleksi dalam hati mereka. Kita bisa merasakan isolasi dan kerinduan yang mendalamPenggunaan cahaya dan bayangan dalam lukisan ini sungguh memukau. Cahaya neon yang menyala terang menciptakan kontras yang kuat dengan kegelapan di luar jendela. Hal ini mengundang kita untuk merenungkan tentang perbedaan dan dualitas dalam hidup.


31 Nama : Dzulfikar Nur S No Absen 11 Kelas : XII IPS 2 Apollo and Daphne - Pembuat : Gian Lorenzo Bernini - Dimensi : 243 Cm - Media : Marble - Tahun pembuatan : 1622 – 1625 Melalui patung Apollo and Daphne, Gian Lorenzo Bernini telah menciptakan sebuah karya seni yang menakjubkan dan penuh emosi. Patung ini menangkap momen klimaks dari kisah cinta tragis antara Apollo dan Daphne, dan menghadirkannya dalam bentuk yang begitu hidup dan dramatis. Melalui patung Apollo and Daphne, Gian Lorenzo Bernini telah menciptakan sebuah karya seni yang menakjubkan dan penuh emosi. Patung ini menangkap momen klimaks dari kisah cinta tragis antara Apollo dan Daphne, dan menghadirkannya dalam bentuk yang begitu hidup dan dramatis.


32 Apresiasi Karya Seni Rupa Judul : Perburuan Banteng Karya : Raden Saleh Media : Oil Painting Lukisan ini dibuat pada tahun 1855. Pada lukisan ini terdapat sekitar 6 orang pemburu yang menunggang kuda dan mereka sedang memburu banteng. Pada lukisan ini para pemburu tampak beringas bersemangat untuk membunuh banteng berwarna hitam tersebut. Suasana yang ditampilkan dalam lukisan ini cukup menegangkan karena perlawanan dari sang banteng berhasil menjatuhkan beberapa pemburu yang sedang menangkap banteng tersebut. Lalu bisa dilihat di dalam lukisan ini terdapat gradasi - gradasi yang sangatbagus sehingga membuat lukisan tersebut menjadi lebih indah dan juga jelas sehingga membuat orang – orang yang melihatnya mudah mengerti sebenarnya ada gambar apa dalam lukisan tersebut. Salah satu fakta dari lukisan ini senndiri adalah lukisan ini termasuk dalam 10 lukisan Indonesia termahal sepanjang masa dan bisa terjual dengan harga sekitar 120 milyar untuk satu lukisannya.


33 Judul : Singa Terluka Karya : Raden Saleh Media : Oil Painting Lukisan ini dibuat pada 1839 . Lukisan ini memperlihatkan bagaimana seekor singa yang tertusuk oleh sesuatu . dapat dilihat , di lukisan tersebut sang singa membuka mulutnya seolah merasa kesakitan. Lukisan tersebut memiliki gradasi warna yang gelap .Saya mengapresiasi lukisan ini karena menggambarkan kebanggaan,semangat dan perjuangan yang mengekspresikan masalah sosial saat ini.


34 Judul : From the lake Karya : Georgia o’keeffe Media : Oil Painting Lukisan in,i dibuat oleh Georgia o’keefe pada tahun 1924. Georgia menghabiskan waktunya di danau George untuk melukis beberapa lukisan, salah satunya from the lake. Lukisan ini mempunyai warna yang sangat dinamis, terpampang dalam segi abstrak yang diambil dari keadaan alam yang sebenarnya.


35 Judul : Little mermaid Karya : Edvard Eriksen Tempat : Denmark Little mermaid adalah sosok patung perempuan yang memiliki tinggi 125 meter dan memiliki berat 175 kilogram. Patung ini terbuat dari campuran perunggu dan granit. Little mermaid ini adalah salah satu patung ikonik yang melambangkan kota – kota besar antara lain ; Mannaken pis di Brussels, Patung liberty di New york dan Merlion di Singapura. Patung ini menceritakan tentang seorang putri duyung yang menyelamatkan pangeran yang tenggelam dengan membawanya ke pantai dan menungguinya hingga ada yang datang untuk menemui pangeran tersebut.


36 TUGAS SENI BUDAYA “APRESIASI SENI” Nama : Hineli Yusdika Jabur Kelas : XII - IPS 2 No. Absen : 13 1. No 5, 1948 Seniman : Jackson Pollock Tahun : 1948 Ukuran : 2,4 m × 1,2 m (8 kaki × 4 kaki) Lukisan ini adalah lukisan karya seniman Jackson Pollock "The King of Abstract". Jika dilihat sekilas, seperti sebuah gambar peta buta yang dilintasi sebuah benang warna kuning kemudian dilukis secara acak yang menjadikannya lukisan abstrak. Sekarang nilai dari lukisan karya Jayson Pollock sudah mencapai $162.700.000, sungguh sebuah nominal yang sangat mencengangkan untuk nilai dari sebuah lukisan. Akan tetapi, para kolektor lukisan mahal tidak segan-segan mengeluarkan uang hanya untuk membeli karya hasil lukisan Jackson Pollock ini.


37 2. Water Lilies and Japanese Bridge, 1899 Seniman : Claude Monet Tahun : 1899 Ukuran : 90 cm × 90 cm Media : Cat minyak Karya Claude Monet seorang pelukis impresionis. Lukisan bunga teratai di kolam dan jembatan gaya Jepang di atasnya. Warna lukisan didominasi hijau dan biru. Bagian gelap dan terang lukisan dikomposisikan secara harmonis menimbulkan sensasi warna menyenangkan. Teknik lukisan impasto, cat dikuaskan berlapis-lapis, menghasilkan tekstur tebal yang membuat lukisan semakin menarik. Monet melukiskan keindahan teratai dengan ketekunan dan kesungguhan. Pekerjaan yang dilaksanakan dengan kesungguhan dan ketekunan menghasilkan lukisan-lukisan masterpiece.


38 3. Patung Liberty Letak : Pulau Liberty Manhattan, New York, AS Ketinggian : Dari dasar patung hingga puncak: 151 kaki 1 inci (46 meter) Diresmikan : 28 Oktober 1886 Pemahat : Frédéric Auguste Bartholdi Karya 3 dimensi ini didirikan oleh Frederic Augustue, Gustave Eiffel, Richard Morris, dan Eugene Viollet. Teknik yang digunakan untuk membuat patung Liberty adalah teknik cor atau menuang, bahan yang digunakan untuk membuat patung tersebut adalah tembaga, besi tempa, dan baja. Corak atau gaya yang digunakan adalah corak representatif atau corak imitatif. Patung dengan corak ini menganut bentuk-bentuk alam (makhluk hidup). Perwujudan patung corak ini berdasarkan fisio plastik atau bentuk fisik baik anatomi, proporsi, maupun gerak. Patung Liberty bisa dikatakan sebagai patung lengkap karena terdiri dari bagian atas sampai bawah. 4. Langit-langit Kapel Sistina


39 Seniman : Michelangelo Buonarotti Tahun : 1508 - 1512 Letak : Kota Vatikan Spesifikasi : Panjang 409 meter (1.342 ft), Lebar 134 meter (440 ft), Tinggi 207 meter (679 ft) Lukisan tersebut merupakan salah satu bagian dari lukisan Renaisans Tertinggi. Kapel tersebut dibangun di bawah pimpinan Pope Sixtus IV pada tahun 1477 hingga tahun 1480. Eksterior Kapel Sistina sederhana, tetapi interiornya penuh dengan karya seni. Lukisannya mengandung tiga tema, yakni penciptaan dunia oleh Tuhan, hubungan Tuhan dengan umat manusia, dan jatuhnya umat manusia dari Taman Eden. Selain itu ada juga 12 tokoh biblikal di dalamnya. Fungsi kapel tersebut hingga saat ini adalah dimanfaatkan sebagai tempat kumpul para kardinal Gereja Katholik dalam rangka memilih Paus baru seperti yang dilakukan pada tahun 2013 silam.


40 The Starry Night Judul : The Starry Night Karya : Vincent Van Gogh Tahun 1889 Lokasi. : Museum of Modern Art Dimensi karya : 74 cm × 92 cm Media : Cat Minyak Bagi sebagian besar seniman, terlebih pencinta seni lukis pasti tidak asing dengan lukisan The Starry Night karya Vincent Van Gogh. Dalam bahasa Indonesia, The Starry Night diartikan sebagai Malam Berbintang. Vincent Van Gogh merupakan pelukis asal Belanda yang lahir pada 30 Maret 1853 dan anak kedua dari enam bersaudara. Sementara bukti teknis menunjukkan bahwa Rembrandt awalnya membayangkan komposisi yang lebih besar dan lebih rumit, penempatan tanda tangannya di kiri bawah menunjukkan bahwa dimensinya saat ini tidak jauh berbeda dari dimensi pada saat penyelesaiannya. Menurut penulis biografi Rembrandt Christopher White, komposisi yang sudah selesai adalah "salah satu ekspresi terbesar dari perpaduan lembut antara cinta spiritual dan fisik dalam sejarah seni lukis." Girl With a Pearl Earring


Click to View FlipBook Version