Musikmu malah memanggil mengundang
Sudah jenuh atau tak lagi peduli dengan pandemi
#gogyoshi_Thom. Malang, 07|09|2020. (Albertus
Hariyanto)
589
Doa
Isyarat dalam cahaya
Pandangan alam semesta
Luluh dalam sunyi
Terlantun menjelma gema
Berharap indah pada waktunya
#goguoshi_Anydee
395
590
Suara Cicak
Di dinding kamar
Tergugah dari mimpi
Mengingatkan siapa aku
Masih ada tugas menanti
Untuk menggapai cita
#gogyoshi_Anydee
591
Semangat
Tetaplah melangkah
Keyakinan yang kuat
Hiraukan kerikil penghalang jalan
Dalam benak tersimpan
396
Hari tua bahagia
#gogyoshi_Anydee
592
Gelisah dalam Sunyi
Pikiran melayang entah ke mana
Bagaikan tak punya iman
Seakan runtuhnya bait doa
Hanya menunggu hari esok bersinar
Tersenyum, dan berkata, usailah mimpimu
#gogyoshi_Anydee
397
593
Cahaya Bulan
Di langit malam
Memandang penuh kagum
Sampai kumandang adzan subuh
Cahaya bulan purnama terang
Anugerah terindah dalam hidupku
#gogyoshi _Anydee
594
Mimpi tak Terwujud
Lampu di jendela mulai redup
Habis minyak dan energi
Esok semakin tidak terbeli
Bocah menangis tanpa air mata
398
Keinginan yang tak terwujud
595
Jejak Rasaku
Mengiba rindu dalam syair syahdu
Menghujat setiap rintang waktu
Berteriak gaduh dalam letihku
Meminta sang waktu dekat denganku
Hingga mimpiku menjadi nyata
#gogyoshi_Anydee
399
596
Pada Malam
Melepaskan penat hati
Merebahkan tubuh yang lelah
Gelimang bait doa
Berharap mimpi indah
Dan hari esok yang lebih baik
#gogyoshi_Anydee
597
Cepat
Jangan terlambat
Rezeki telah menunggu
Langkah kaki mengayun
Gapai impian setiap insan
400
Menuju masa depan
#gogyoshi_Anydee
598
Subuh
Terbangun dari mimpi
Duduk bersimpuh khusuk
Mengeluh duka nestapa
Menyambut mentari rekah
Bersyukur pada ilahi
#gogyoshi_Anydee
401
599
Sesuatu yang Hilang
Terasa sangat sakit
Bagaikan bunga di tanah gersang
Terimpit tanpa air
Tumbuh kerdil tiada peduli
Kehilangan cahaya maupun warna yang biasa
dikagumi
H.S 24/7/2020. (Hantuk Supatmi)
600
Cinta Remaja
Dua hati saling mengisi
Tiada kata ataupun janji
Cinta remaja cinta yang suci
402
Tanpa suara pun cinta berarti
Tanpa noda mereka tahu cintanya sangat berarti
HS 30/7/2020. (Hantuk Supatmi)
403
GOGYOSHI 601-700
404
601
Indahnya Berbagi
Tanpa terucap terasa bahagia
Dengan ketulusan dan kejujuran
Tiada pandang punya atau tidak
Tak terasa air mata menetes bahagia
Betapa indah dan bahagianya berbagi
H.S 24/7/2020. (Hantuk Supatmi)
602
Perasaan
Tak terduga dia berdebar
Padahal tempatnya tesembunyi
Bagai malaikat pengingat setiap saat
Bisa membuat bahagia ataupun sedih
405
Melihat mendengar berita apa yang diterima
perasaan
H.S 26/7/2020.(Hantuk Supatmi)
603
Perasaan
Tempatmu terkurung dalam hidup
Kiasan warnamu tak terwujud
Tanpamu dunia khilaf
Denganmu arah bahagia dan pilu
Sakit, gembira kauraih jua
H.S.18/7/2020.(Hantuk Supatmi)
406
604
Rinduku
Terlalu jauh kutempatkan
Curahan hatiku tanpa kata juga suara
Hatiku berontak untuk menemukan rasa
Namun hanya helaan napas panjang
Rinduku terbelenggu era dan waktu
HS 30/7/2020. (Hantuk Supatmi)
605
Sakit
Semalam sangat sepi
Seluruh tubuh terasa layu
Sendi-sendi nyeri tak tertahan
Kuucap syukur pada-Mu Tuhan
407
Masih mengasihi diriku, memberikanku sakit
HS.SAKIT5-6/8/2020. (Hantuk Supatmi)
606
Perasaan
Tidak terduga datangnya
Bisa marah tanpa gejala
Tetap manis meski luka
Tersimpan rapat dengan derita
Tersapu senyum walau hanya di bibir seorang ibu
tua
H.S 22/7/2020. (Hantuk Supatmi)
408
607
Lelah
Perjalananku lumayan jauh
Sampai tujuan istirahat
Penat letih merasuk sukma
Membawa mimpi lara
Ilusi dunia yang fana
HS.Lawang 18/7/2020. (Hantuk Supatmi)
608
Jeritan Hati
Tersirat dalam wajah
Rintihan pilu jauh di dalam
Cobaan anak menunjam hati seorang ibu
Tiada leleh mutiara di pipi
409
Kehancurannya terasa sampai akhir nanti
HS.20/7/2020. (Hantuk Supatmi)
609
Mimpiku
Angan yang merasuk ke jiwa
Melayang jauh ke masa silam
Masa remaja yang indah
Merajut asa merakit mimpi
Aku terbangun semua hanyalah mimpi
HS. Gogyoshi. (Hantuk Supatmi)
410
610
Rindu
Terpendam tanpa bisa terucap
Puluhan tahun rindu tersembunyi
Rasa yang tak mungkin terobati
Jauh di sana kau berada
Hanya 'ku punya rindu yang tak tersampaikan
HS 8/8/2020. (Hantuk Supatmi)
611
Puji Syukur
Ungkapan rasa hati
Senang … susah tetaplah bersyukur
Sehat sakit banyaklah bersyukur
Karena hanya Tuhan yang Maha Tahu
411
Segala sesuatu tetaplah bersyukur
HS. 8/8/2020. (Hantuk Supatmi)
612
Zona Hijau
Tumbuh subur sangat luas
Korban berjatuhan setiap saat
Kampung kecil di pinggiran kota
Dinyatakan zona hijau oleh yang Kuasa
Campur tangan Tuhan 'tuk membersihkannya
6/8/2020. (Hantuk Supatmi)
412
613
Kecewa
Rasa marah tak terungkap
Serumpun bunga yang tak tersiram
Berhati kerdil tanpa terucap
Kecewa yang didapat
Kurangnya bersyukur anugrah Illahi
HS 3/8/2020. (Hantuk Supatmi)
614
Kenangan
Lama sudah berlalu
Tangan itu selalu membelaiku
Dengan rayu dan memujiku
Berangkatlah engkau pasti bisa
413
Kini tinggal kenangan ibu yang penuh kasih
HS.25/8/2020. (Hantuk Supatmi)
615
Kasih
Sebuah kata penuh makna
Kasih ibu kepada anaknya
Kasih Tuhan kepada ummat-Nya
Namun demikian banyak manusia membuangnya
Tanpa sadar manusia hanya mementingkan dirinya
HS 25/8/2020. (Hantuk Supatmi)
414
616
Resah
'Ku tak bisa tidur
Ada rasa yang mengganjal
Dalam hati tersembunyi
Apa itu aku pun tak tahu
Kekawatiran yang belum tentu
HS 8/8/2020. (Hantuk Supatmi)
617
Karyaku
Segulung tali
Kurajut dengan tanganku
Kuangan bisa memberi
415
Kenangan di masa senjaku
Tetap menjadi kenangan bila 'ku tiada
HS.8/8/2020.MR. (Hantuk Supatmi)
618
Rindu yang Jauh
Rindu kasih-Mu
Kasih-Mu yang jauh
Uluran tangan-Mu
Menjadikan 'ku teduh
Tuntunlah aku menuju surga-Mu
HS 7/8/2020. (Hantuk Supatmi)
416
619
Godaan
Kita hidup pasti ada godaan
Godaan dan cobaan, silih berganti
Suka-duka manusia menghadapi
Yang paling berat dihadapi
Godaan manusia tak berbudi
HS 13/8/2020. (Hantuk Supatmi)
620
Menunggu
Hati ini lelah
Mereka hanya bisa bicara
Besok lusa, seminggu, sebulan, setahun
Tak berpikir kenapa berjanji
417
Jangan sampai berjanji jikalau tak pasti
HS 26/8/2020. (Hantuk Supatmi)
621
Puji Syukur
Sosialisasi juga silaturahmi
Warga kampung Tangguh Semeru
Beberapa bulan sepi mencekam banyak warga jatuh
sakit
Kini kebahagiaan telah diraih
Kampung Tangguh Semeru berhasil kembali sehat
dan dinyatakan bersih corona
HS.MR 30/8/2020. (Hantuk Supatmi)
418
622
Diam dalam Hidup
Kehidupanku tanpa terucap
Kuserahkan hanya pada Illahi
Biar orang berkata apa
Kujalani hidup sampai tutup usia
Rahasia hidupku hanya Tuhan yang tahu
HS 18/8/2020. (Hantuk Supatmi)
623
Hati
Tak tampak namun tahu
Berdetak jika terpacu
Menghela napas bila kau letih
Engkau organ tubuh paling sensitif
419
Kujaga engkau jangan sampai terluka
HS. MR 19/8/2020. (Hantuk Supatmi)
624
Kasih Sayang
Kasih seperti hanya sebuah ungkapan
Kasih yang tulus dibawa sampai mati
Kasih tumbuh dengan perasaan … sayang
Kasih ibu tiada tara apa pun kasih sayang kita
Tak akan pernah bisa menandingi kasih ibu kepada
anaknya
HS 26/8/2020. (Hantuk Supatmi)
420
625
Kemarau
Cuaca tidak menentu
Sebentar panas sebentar mendung
Musim pun tak bisa ditebak
Musim kemarau pun bisa hujan
Namun kemarau ini sering sekali hujan
HS.27/8/2020. (Hantuk Supatmi)
626
Terlena
Antara cinta dan dusta
Hasrat hati menggebu
Tanpa syarat jiwa terbelenggu
Tak pupus harapan yang dusta
421
Hanya ingin mengumbar janji palsu belaka
HS.MR30/8/2020. (Hantuk Supatmi)
627
Rindu
Tak terasa lama sekali kita berpisah
Terasa ada yang hilang dalam diriku
Di sudut ruang hati ada rindu
Di mana perih dan pilu
Bila kulewati tempat di mana kita bersama
HS 27/8/2020. (Hantuk Supatmi)
422
628
Masa Remaja
Seindah impiannya
Apa pun yang dilakukan serasa bahagia
Gejolak jiwa muda seluas samudera
Hari-hari dipenuhi keindahan
Tanpa lelah tanpa jenuh hanya gembira
HS.29/8/2020. (Hantuk Supatmi)
629
Hujan
Malam tak berbintang
Di luar mendung bergelayutan
Angin pun meniup kencang
Namun tak kudengar suara petir menyambar
423
Rupanya hujan turun cukup deras
HS.12/8/2020. (Hantuk Supatmi)
630
Bungaku
Anggrek tidaklah harum
Wajah dan warnanya mempesona
Butuh kesabaran merawatnya
Bertahun aku menunggu
Bunga anggrekku baru belajar berbunga
HS 16/8/2020. (Hantuk Supatmi)
424
631
Tak Terarah
Semalam jiwa keliaran
Hati pun tak menentu
Angan terasa pilu
Dari pikiran tak terarah
Hanya karena sekelumit kata 'tidak'
HS.29/8/2020. (Hantuk Supatmi)
632
Perjalanan
Jauh 'ku pernah berjalan
Di negara orang yang tidak kukenal
Hanya demi sesuap nasi
Perjalanan hidup yang telah ditetapkan
425
Tetap aku jalani sampai kembaliku nanti
HS.31/8/2020 (Merantau). (Hantuk Supatmi)
633
Rinduku Padamu
Telah lama kumenunggu
Engkau berjanji akan segera datang
Tak terasa sudah dua tahun berlalu
Engkau bilang tak boleh bohong
Namun apa engkau gantung rinduku padamu
HS. 29/8/2020 (Rindu). (Hantuk Supatmi)
426
634
Puji Syukur
Pagi kubawa jalan
Ingin rasanya teriak kencang
Seorang tua renta membawa sepeda keliling
kampung
Jual kerupuk rumah ke rumah
Puji syukur 'ku bergumam dalam hati
HS.29/8/2020. (Hantuk Supatmi)
635
Perasaan
Hati dan jiwa yang sedang terpadu
Indah bila kita bersyukur
Punah bila kita suka berfitnah
427
Jaga perasaan jangan terluka
Hidup bersyukur dan bahagia
HS.30/8/2020. (Hantuk Supatmi)
636
Hati
Terlalu peka terhadap sesuatu
Ia tersembunyi dalam raga
Meskipun ia sakit tak akan mengeluh
Bahagia pun tak akan melonjak
Hati hanya dirasakan seseorang
G.N.29/8/2020
428
637
Perih
Malam semakin larut
Tak terasa air mata membasahi pipi
Sangat perih dirasakan hati
Mengenang masa-masa silam
Peristiwa pilu yang tak mungkin terlupakan
GN.3/9/2020
638
September
Dari suka cita dan duka
Bulan Agustus sorak sorai gempita
Bulan September awal sudah terasa
Setiap malam sirine dibunyikan
429
Di akhir bulan September telah mencetak sejarah
bangsa Indonesia berduka
GN.3/9/2020.(Mengenang September)
639
Karyaku
Tangan tuaku selalu ada yang dikerjakan
Meskipun tidak sebaik dulu
Kucoba merajut dengan tangan rentaku
Tak kusangka banyak yang suka
Terima kasih ya Allah Kau-tuntun hamba-Mu untuk
berkarya
G. N. 4/9/2020
430
640
Koruptor
Koruptor
Kau tersohor
Namun
Hidupmu kotor
Kejahatanmu meneror
#gogyoshi_jumit. 2020. (Jumianto)
641
Ada Tanya
Ke manakah langkahku nanti?
Entah siapa pun tiada tahu
Hanya daun-daun berbisik ramai
Saat egoisme melanda bumi Nusantara
Dari oknum-oknum tak bertanggung jawab
431
(Solo, 21 Juli 2020. #Mas Tom. Robertus Sutartomo)
642
Malam Nan Hening
Hati bergetar lirih
Menerpa relung hati
Menembus jauh ke dalam
Menghunjam dalam sepi
Merenung sendiri menyibak hidup
Solo, 25 Juli 2020 #MasTom. (Robertus Sutartomo)
432
643
Malam Takbir
Gema takbiran berkumandang indah
Menyusup relung-relung hati yang paling dalam
Terasa sejuk dan damai di dada
Sebuah teladan ketulusan hati dan kesetiaan
Bermakna bijaksana dalam kehidupan
Solo, 1 Agustus 2020 #MasTom. (Robertus Sutartomo)
644
Pagi
Semarak menikmati suasana nan sejuk
Hawa dingin menyelinap di sela-sela tubuh
Kicauan burung turut menyemarakkan
Sang bagaskara mulai mengintip di ufuk timur
433
Sungguh pagi nan indah dan memesona
Solo, 6 Agustus 2020. (Robertus Sutartomo)
#Antara_gunung Merapu, Merbabu_dan_Lawu
645
Zona Merah
Jerit pilu dalam hati tiap insan
Tiada berdaya terhantam bertubi-tubi
Si laknat covid-19 nan merajalela
Bagai tak punya hati dan belas kasihan
Enyah-enyahlah dikau dalam kehidupan manusia
Solo, 19 Juli 2020 #RBM. (Robertus Sutartomo)
434
646
Luruh
Hati nan gundah
Tiada satu pun menyayangi
Sendiri dalam sepi
Termangu dalam kerinduan
Sebuah kasih sayang dan kebahagiaan
Solo, 15 Agustus 2020 #TomRobertTirta. (Robertus
Sutartomo)
647
Malam Menjelang
Gemerisik dedaunan tertiup sang bayu
Mendendangkan suara nan indah
Unggas malam pun ikut meramaikannya
435
Insan yang terbuai dalam alunannya
Terbang melayang mengarungi angan
Solo, 22 Juli 2020. (Robertus Sutartomo)
Antara_Gunung Merapi, Merbabu_dan_Lawu
648
Pagi Dini Hari
Kesunyian menyergap
Kegelapan masih menyelimuti
Kegiatan insan masih sepi
Terlena di sudut ruang
Bermimpi indah
Solo, 19 Agustus 2020 #TomRobertTirta. (Robertus
Sutartomo)
436
649
Bulan
Separuh penampilanmu di angkasa pekat
Mengintip di sela-sela ranting dan dedaunan
Sinar membias menerangi bumi
Suara unggas malam mulai berdendang
Membentuk simponi alam nan indah
Solo, 27 Agustus 2020 #masTomRobertTirta.
(Robertus Sutartomo)
650
Lewat Tengah Malam
Senyap menyelimuti malam
Menyusuri lorong-lorong perkampungan
Terlelap semua penghuninya
437
Tersentak dalam raungan mesin motor
Oleh para generasi muda milenial
Solo, 27 Agustus 2020 #masTomRobertTirta.
(Robertus Sutartomo)
651
Malam Nan Sunyi
Paruh rembulan mengintip di antara dedaunan
Binatang malam pun enggan untuk berbunyi
Seakan turut merasakan berduka
Luka menganga akibat dari perselingkuhan
Di malam yang semakin pekat penuh kegelapan
Solo, 29 Agustus 2020 #MasTomRobertTirta.
(Robertus Sutartomo)
438
652
Rindu
Kugenggam rindu
Dalam saku baju
Sesekali kurogoh saku
Masih ada di sana
Masih terasa bekas lukanya
#rindu#Pras1ut. bgr. 04082020 (Prasetya Utama)
653
Virus
Sejak kapan adamu
Aku tak tahu
Yang kutahu engkau berdua
Ke mana-mana
439
Bersama kebaikan.
Pras1ut@Bgr. 11082020. (Prasetya Utama)
654
Senja Kala
Rembang petang
Warna warni selendang
Tertelan gelap yang mulai membayang
Aku pernah tersesat ke dalam kelana
Realitas terbalut maya
Pras1utBgr.24082020.(Prasetya Utama)
440
655
Bahagia
Saya
Kami
Kamu
Kita warga dari negeri
Orang-orang bahagia
pras1 ut@ bgr. 22082020. (Prasetya Utama)
656
Rongsok
Rongsok kutempel di tembok
Tak tahu apa jadinya
Pengisi waktu senggang
Perintang waktu menghibur diri
441
Biar tak linglung
Pras1ut.@Bgr. 28082020. (Prasetya Utama)
657
Resesi
Resesi ya istirahat, diam dalam sunyi
Sambil tenggelam dalam misteri
Entah sampai kapan begini
Mati di dalam hidup di balik topeng-topeng
Saling pandang sambil mengambil jarak meregang
keakraban antar sahabat
Pras 1ut@Bgr. 18082020. (Prasetya Utama)
442
658
Susur
Tembakau itu dibungkus rapi
Dalam daun sirih bersama enjet dan gambir
Berputar dalam bibir nenek buyut
Terus dan terus begitu
Matanya menerawang jauh
[email protected].(Prasetya Utama)
659
Jam Malam
Bogor tengah malam
Pulang kerja turun hujan
Menerobos jam malam
Pulang memeluk mereka
443
Yang tak lelah merenda harapan
[email protected].(Prasetya Utama)
660
Hujan (1)
Gerimis turun lebih cepat
Malam belum larut
Kuambil korek dan rokok
Kutaruh dalam kantong
Kutangguhkan ronda malam
(Prasetya Utama)
444