513
Tanda Salib
Biasa hanya Salib benda sarat makna
Sakti mandraguna tanda kemenangan
Dari segala godaan dan cobaan sakral
Melindungi, memberi solusi, memberkati
Tanda Salib, menarikku kepada-Nya
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
514
Barisan
Berjajar_jajar, berjajar
Ke kiri, kiri, ke kiri
Ke kanan, kanan, ke kanan
345
Siap, maju, jalan
Berbaris, ritmis, harmonis
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
515
Pare Pahit
Dicuci, dirajang, lembut, tipis
Dimasukkan, ke dalam osengan bumbu
Ditambah, gula aren, matang
Dinikmati, pahit, dan memang pahit
Oseng pare, pahit rasanya, sejuta manfaatnya
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
346
516
Bus Akap
Di siang hari, kau berjalan, gagah
Melalui jalan tol, pakaianmu indah
Warna-warni, terompetmu, riang-ria
Pengikutmu, setiap hari berganti
Bus Akap berlalu-lintaslah, hati-hati
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
517
Tape Singkong
Pe tape, pe tape, suara penjajanya
Kucegat, kuberhentikan, kutanya
Mas ini tape singkong?
347
Buatnya pakai ragi?
Kucicip, manis, hmm, sip, kubeli satu kilo.
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
518
Daun Talas
Figur daun talas, hijau indah
Menarik, dipetik, artistik
Kuliner saat ini, kearifan lokal
Sajian kuliner daun talas, dominan
Buntil pakai areh, cabe, enak sekali
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
348
519
Sop Buah
Aneh membacanya, sop buah
Penasaran, aku mampir, pasang mata
Kutanya bareng 'ku senyum
Sop buahnya, bumbu apa, pedas?
Kucoba, enak manis, beli satu porsi lagi
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
520
Dosa
Pernahkah engkau merasa berdosa?
Rasa berdosa itu seperti apa?
Aku tak pernah tahu seperti apa dosa itu
349
Berikan aku contoh dosa, biar aku tahu
Akan dosaku, kumohon ampun pada-Mu
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
521
Jorok
Dia memang seksi memikat menarik
Dia sebagai buah bibir di kampungnya
Banyak yang menginginkan dirinya
Seorang yang entrepreneur banget
Dari pengakuannya dia jarang mandi
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
350
522
Sendangsono
Melangkah pelan menuju bukit
Tercegat alang-alang, ranting liar
Remang-remang bunyi lonceng
Berbareng, dengan angin utara
Terkesima, Goa Maria ada di depan
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
523
Merdeka
Merdeka jiwanya
Merdeka raganya
Jiwa raganya Merdeka
351
Merdeka dan Merdeka
Satu rasa, karsa, kata, "Merdeka!"
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
524
Ditembak
Berdua, Adil dan Dila duduk lemas
Tersenyum, puas, bahagia
Datanglah, orang tua Dila, heran
Lho, ada apa Dila kok sumringah?
Aku baru ditembak Adil melamarku
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
352
525
Mendung
Rintik hujan, masih menari
Langit atas masih agak gelap
Bunyi kentongan kecil menyanyi
Berhenti, pesan semangkok, pedas
Nikmat, mie ayam, di bawah mendung
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
526
Aduh
Aduh, duh, aduh!
Duh, aduh, duh!
Duh, aduh!
353
Aduh,8 duh!
Kapokmu kapan?
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
527
Simbok
Senadyan sesangganmu sak githok
Nanging simbok mung tansah mesem
Agawe gumun janma kang ndelok
Agawe seneng lan tentrem
Rinonce bareng swasana kang adhem
#gogyoshi_jumit. 2212220. (Jumianto)
354
528
Mentari Bersinar
Mentari bersinar terang benderang
Di awan biru angkasa raya
Betapa senang ada sahabat datang
Hati ria tiada tara
Bersama sobat Gogyoshi Nusantara
#gogyishi_jumit. 2020. (Jumianto)
529
PJJ
Online, online, online
Laptop ada di depan
Di belakang laptop
Berjejer kursi-kursi kosong
Monolog di depan laptop
355
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
530
Sekilas Lintas
Pelan, waspada, fokus
Melewati jalan banyak marka
Satu, dua, tiga kulalui
Tiba di tempat, aman
Sekilas lintas, menuju kantor polisi
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
356
531
Cinta Ada
Pernah, kuingin melanglang buana
Mencoba mencari cinta, abadi cinta
Cinta tidak ke mana, tidak di mana
Cinta ada, harapan, karunia
Cinta ada di hati kita
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
532
Lukisan
Merenung, meraih gagasan
Spontan guratan goresan
Ditarik di dataran kanvas
357
Bentuk anti mainstrem pun terwujud
Wow, dibarengi rasa takjub
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
534
Puisi Ndlogokku
Jalan, lari dan kulari
Pelan, cepat, lebih cepat
Jalan datar, menonjol, polisi tidur
Jalan naik, turun, berbelok-belok
Kuberputar, kembali, istirahat, capek
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
358
535
Cinta
Ingin memelukmu, menciummu
Menidurimu, mengajakmu bercumbu
Penuh rayu, bulan madu
Cinta, akan kucari kamu, sampai mati
Di seluruh mata angin bumi ini
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
536
Langitku
Langitku ada di atas
Di atas langit ada langit, ada langit
Misteri langit tak pernah terkuak
359
Langitku ya langitku, ada di atas
Luas, tanpa batas, aku yang terbatas
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
537
Duniaku
Dunia, bulat, silindris, strategis
Tak pernah, mengeluh, menangis
Saat ini, tubuhnya, sedang dirusak
Manusia, sang perusak utama
Dan tak pernah tahu apa yang dilakukan
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
360
538
Tuhan
Aku yakin akan Tuhan
Tuhan memang ada
Pengasih dan Penyayang
Tuhan memberi rezeki pada kita
Pernahkah kita bersyukur karena-Nya?
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
539
Kesaksian
Bagiku, hidup ini, aneh, unik, wow
Berliku, simetri, asimetri, absurd
Pernah tak percaya dengan hidupku
361
Apakah aku masih hidup?
Aku masih hidup, Tuhan menjamahku
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
540
Di Warung Tegal
Tersaji hangat, panas, teh tawar
Nasi, orek tempe, sayap ayam
Dipiring kaca, ditemani sambal
Tanpa sendok dan garpu, tergesa
Kusantap semua, tanpa sisa, lapar
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
362
541
Minggat
Di dalam kamar wanita
Terdengar, teriakan, mencurigakan, penasaran
Kudatangi, kuintip, kupasang kuping
Bersihkan kamar, teriak ada singgat, kudengar
Minggat, dasar kupingku
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
542
Gambling
Tak ada arah tujuan, pergi dan pergi
Berjalan tanpa rambu-rambu
Hujan mulai menetes, jalan tertutup
363
Kabut putih menari-nari, dilewatinya
Beruntung, terdengar dentang lonceng
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
543
Neraca Hidup
Terkadang terlalu ke kiri
Terkadang ke kanan
Kehidupan
Bak neraca yang digunakan
Namun, hidup harus pasti
#gogyoshi_jumit_2020. (Jumianto)
364
544
Kemarau
Mereka beramai-ramai
Menuju arah kali kecil
Mau ke manakah mereka?
Buang air besar
Jangan dibuang, ini musim kemarau
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
545
Hujan Terang
Hujan, terang
Terang, hujan
Hujan lagi, terang lagi
365
Dingin, panas
Panas, dingin, demam
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
546
Toleransi
Bangsaku bukan bangsamu
Negaraku bukan negaramu
Budayaku bukan budayamu
Bahasaku bukan bahasamu
Janganlah kamu memaksaku
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
366
547
Biar
Mesti kubawakan hati
Kau bilang biar
Walau kubawakan nyawa
Kau bilang biar
Kubiarkan, kau bilang biar
#gogyoshi_jumit. 02102020. (Jumianto)
548
Guru
Pengorbananmu memenuhi hidup
Pelayananmu tiada meredup
Walau diguncang
Meski dihadang
Kau tetap tenang
367
#gogyoshi_jumit. 2020. ( Jumianto)
549
Kembang Langit
Sore itu, di langit cerah mewah
Bergerak sesuai keinginan angin
Kanan, kiri, naik, turun
Tarian indah, sumringah
Ratusan layangan, si kembang langit
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
368
550
Deru
Deru mesin motor dan mobil
Datang dan berlalu
Datang lagi
Berlalu lagi
Aku ada di pinggir jalan besar
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
551
Rembulan
Kuamati
Kuajak dialog
Kurenungkan
369
Kutahu, kau sumber ilhamku
Kubersyukur atas anugrah-Mu
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
552
Cerita Senin
Yang pasti, sudah disurvei
Melalui riset, serius
Dan sering ditulis
Senin ke Selasa, hanya sehari
Selasa ke Senin, bisa lima hari
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
370
553
Sangsaka
Berkibar di udara lautan luas
Bendera jiwa raga yang sakti
Ceritera panjang dalam juang
Semangat ikhlas membahana
Merah Putih sepanjang segala abad
#gogyoshi_SB. GRO. 2020. (Stephanus Bambang
Nugroho)
554
Penolakan
Warta-Mu hebat kudengar
Kisah-Mu indah terukir
Ucap-Mu wibawa penuh kuasa
371
Haruskah aku menjamu-Mu?
Tidak! Mata batinku tertutup degil egoku
#gogyoshi_Thom Malang, 31082020. (Albertus
Hariyanto)
555
Menjemput Pagi
Kidung alam syukur berpadu
Bagai paduan suara malaikat surga
Bangunkan jiwa pejuang raga
Melangkah pasti menjemput pagi
Mengolah sejengkal tanah tersisa
Malang. 24082020. (Albertus Hariyanto)
372
556
Hujan
Mendung bergelayut sedari pagi
Sejenak tersibak angin yang lewat
Terik kembali tertutup awan hitam
Hujan-Mu turun di langit kota ini
Walau sejenak mampu lepaskan dahaga rumput-
rumput kering
#gogyoshi_Thom. Malang, 02092020. (Albertus
Hariyanto)
557
Panas
Mentari bersinar terik
Udara panas menggelitik
Menghempas
373
Meranggas
Terengah-engah nafas
#gogyoshi_jumit.2020.(Jumianto)
558
Menyangkal Diri
Berpikir kehidupan rohaniawan itu enak
Berpikir hidup berkeluarga itu bahagia
Berpikir membayangkan nikmat itu nyata
Semua itu adalah pikiran semu manusia
Ternyata penyangkalan diri adalah jalan yang
dikehendaki-Nya
#gogyoshi_Thom. Malang, 30082020. (Albertus
Hariyanto)
374
559
Kau
Kau, ya kau!
Kaukah itu?
Kau dulu tak lagi terlihat ada dalam kau
Kau kini kenapa bukan kau yang dulu
Tetaplah kau dulu, kini, dan selamanya
#Thom. Malang, 27082020. (Albertus Hariyanto)
560
Tak Bisa Terpejam
Entah mengapa
Ada apa sebenarnya?
Mata ini tak bisa terpejam
Jarum jam sudah menunjuk 01.11
375
Kupaksa tapi tetap terjaga
#gogyoshi_Thom. Malang, 01092020. (Albertus
Hariyanto)
561
Tertarik
Wajah itu membayang dalam angan
Teduh tatap-Mu mengguncang raga
Tertarik jiwa ingin menjamah
Namun berat rasanya
Gumpalan dosa menindih jiwa
#Thom.Malang, 27082020. (Albertus Hariyanto)
376
562
Tegurmu
Angkuh pongahku yang tak Kau inginkan
Menutup nadi bersujud sembah
Murkakah Engkau, Tuhan ?
Hingga sebutir debu Kau-tanam dalam raga
Inikah tegur-Mu, 'tuk sadarkan'ku?
#Thom. Malang, 24-08-2020 (Albertus Hariyanto)
563
Tanpa Angin
Hari ini buksn kemarin
Dingin sekarang daripada kemarin
Walaupun tenang tanpa angin
Tetapi malam ini
377
Membawa cuaca berbeda
#Thom. Malang, 27082020. (Albertus Hariyanto)
564
Hari Ini
Hari ini saperti hari-hari biasanya
Sang pagi menyibak tirai penghangat
Rasa malas menggoda suguhkan nikmat
Terbersit wajah-wajah lugu merayu
Membisik lembut, ingin melihat dunia
#Thom. Malang, 28082020. (Albertus Hariyanto)
378
565
Iya dan Tidak
Batinnya bergolak antara iya dan tidak
Buram bayang terhalang linang
Terus mendekap atau melepasmu
Lihat bocah mungil antara iya dan tidak
Kokoh tegak kini menggenggam dunia
#Thom. Malang, 26082020. (Albertus Hariyanto)
566
Hasrat
Terhalang terik yang tak pernah henti
Menyeruak mendung yang mencoba menahan
Bergulat rasa terpendam dalam rasa
Ingin itu menerjang bak pejuang
379
Tuangkan kangen lepaskan hasrat mimpi
#Thom. Malang,27082020. (Albertus Hariyanto)
567
Masa Lalu
Terbayang terngiang sangat dekat
Kelam, sedih, bahagia teraduk menyatu
Dekat, dekat dan sangat dekat
Tak lagi kuikuti dendang dansa bersama iramamu
Masamu dulu kutinggal demi mimpi kini dan esok
#gogyoshi_Thom. Malang, 30082020. (Albertus
Hariyanto)
380
568
Tak Menyangka
Tak terbersit ingin itu menyapa yang di sana
Tiba-tiba, kau lempar gambarmu dari dinding rindu
Segeralah kuayun angan melayang tanpa berpikir
ragu
Sejenak diam dan tak menyangka
Ternyata kaupendam dalam, rasa itu dalam lubukmu
#gogyoshi_Thom. Malang, 29082020. (Albertus
Hariyanto)
569
Layang-Layang
Kaki telanjang bocah-bocah itu
Tak berpikir ada duri dan batu
381
Menarik mengulur tak peduli waktu
Riang terpancar saat berhasil terbang
Ah, teringat masa kecil mengejar layang-layang
#gogyoshi_Thom. Malang, 31082020. (Albertus
Hariyanto)
570
Rutinitas
Seolah irama waktu tak pernah berlalu
Berputar, berganti, dan terus melaju
Begitu dan begitu tak pernah henti
Tak berpikir kisah lelah pemain waktu
Menarilah dalam giat, agar tak kaku ototmu
#gogyosi_Thom. Malang, 31082020. (Albertus
Hariyanto)
382
571
Terkungkung (1)
Dari balik buram kaca jendela kamar
Mengintip gemerlap gempita dunia
Hanya dan seperti inikah aku menikmatimu?
Terkungkung yang entah sampai kapan
Sayapku kaku tak bisa melayang di samudera raya-
Mu
#Thom. Malang, 28082020. (Albertus Hariyanto)
572
Terkungkung (2)
Hampir setengah warsa berlalu
Tak lagi kunikmati sungging manismu
Tak lagi terlihat rapi putih gigi dan dekik pipimu
383
Bahkan, aroma wangi napasmu terhalang kain
penyumbat
Merdekamu terkungkung oleh mala yang menguji
negeri ini
#Thom. Malang, 28082020. (Albertus Hariyanto)
573
Berkat
Bukan lupa juga karena bukan tidak ada
Lelapku memanjakan mata
Mentari merangkak mempercepat putaran waktu
Hingga suguhan olahmu tak lagi kunikmati
Syukur, berkat-Mu, Kau-lewatkan rekanku
#gogyoshi_Thom. Malang, 31082020. (Albertus
Hariyanto)
384
574
Azan
Lantang terdengar menyelubung jagad
Mengajak sujud, simpuh tengadah
Hanya sesaat bukan se-Ahad
Lantunkan ayat dzikirkan niat
Banyak tertarik, tak sedikit yang nampik
#Thom. Malang, 27082020. (Albertus Hariyanto)
575
Ronda Malam
Satu per satu mereka datang menuju gardu
Dengan balutan sarung yang melingkar di leher
Dua, tiga, empat akhirnya bersatu
Dingin malam itu terhapus hangat canda ceritanya
385
Yang entah apa isi bicaranya
#gogyoshi_Thom. Malang, 01092020. (Albertus
Hariyanto)
576
Dua Itu Satu
Berawal dari tatapan yang tak berarti
Bergejolak menggoda dalam angan
Semakin dekat, dekat, dan tanpa sekat
Dua itu menyatu dalam ikrar tulus suci
Jangan pernah lepas tapaki terjal jalan itu
#gogyoshi_Thom. Malang, 29082020. (Albertus
Hariyanto)
386
577
Soreku
Sore itu sembari mengisap nikmat
Sendiri duduk di kursi teras
Kau kagetkan aku dengan secangkir kopi sukaku
Sejenak senyumku menyapamu, sebagai ganti
lelahmu
Sebenarnya, kaulah soreku yang sesungguhnya
#gogyoshi_Thom.Malang, 30082020. (Albertus
Hariyanto)
578
Kecilku
Teriakmu buyarkan cengk'rama santaiku
Rengekmu memaksaku beranjak dari lincak bambu
387
Sejenak kurangkai cerita seadanya
Melirih suara dan bulat matamu mulai sayu
Nyenyaklah tidurmu kecilku, sambut ceriamu esok
hari
#gogyoshi_Thom. Malang, 30082020. (Albertus
Hariyanto)
579
Geregetan
Datang awal berharap cepat
Tiba di tempat tidak terlambat
Nomor awal langsung kudapat
Nunggu menunggu hampir sekarat
Geregetan pingin kudamprat.
#Thom. Malang, 28082020. (Albertus Hariyanto)
388
580
Waktunya Membayar Uang Kuliah
Ma, sekarang sudah waktunya membayar kuliah
Terakhir tanggal dua puluh lima bulan ini
Sesak napas di ini mendengar katamu
Ya, nak jawabku menyenangkan hatinya
Walaupun agak sulit tak apa demi kepandaian
anakku
#gogyoshi_Thom. Malang, 02092020. (Albertus
Hariyanto)
581
Gogyoshi
Hanya lima kalimat singkat yang mampu terucap
Ungkapkan rasa yang tak sempat terdengar
389
Pilu, duka, pedih, asa, cinta, juga bahagia
Tertuang kosongkan tumpukan rasa dalam hati
Lega terbuang, jerit suara jiwa dalam gogyoshi
#gogyoshi_Thom. Malang, 03092020. (Albertus
Hariyanto)
582
Tak Terasa
Seperti biasa kujalani hariku ikuti waktu
Irama hari ini masih sama seperti kemarin dan hari-
hari sebelumnya
Sesaat diam memandang cermin di depanku
Ada sesuatu yang beda pada rambut kepal
Ubaaaan, tak terasa ternyata usiaku mendekati
kepala lima
#gogyoshi_Thom. Malang, 03092020. (Albertus
Hariyanto)
390
583
Bangku Muridku
Dingin, sepi, menyendiri
Kelas ini membisu.
Cepatlah datang dan aduklah riuhmu
Sirnakan debu dan temani aku
Ratap lirih bangku-bangku itu
#gogyoshi_Thom. Malang, 04092020. (Albertus
Hariyanto)
584
Waktu Subuh
Sayub terdengar olehku ajakan sujud pada-Nya
Masih terasa berat mataku untuk melek
391
Kau teriak lirih memaksaku beranjak dari tempat
nikmatku
Bapak sakit, kudengar jelas ucapmu, kita berangkat
sekarang
Gegasku berbenah, segeralah sehat Pak, doa kami
anak cucu
#gogyoshi_Thom. Sidoarjo, 05092020. (Albertus
Hariyanto)
585
Tukang Cukur
Lincah tangamu memainkan gunting dan sisir
Satu per satu kaulayani mereka dengan senyuman
Tak peduli tua, muda, anak-anak, bahkan balita
sekalipun
Kau ikuti pinta mau mereka
Tangan terampilmu mampu ubah penampilannya
392
#gogyoshi_Thom. Malang, 06092020. (Albertus
Hariyanto)
586
Ada yang Tiada
Pernahkah indra baumu mencium wangi aroma?
Tapi, pernahkah mata indramu tahu rupa wangi itu?
Percayakah engkau bahwa Tuhan itu ada?
Pernahkah engkau melihat-Nya?
Percayalah Dia ada untukku, untukmu, untuk semua
cipta-Nya
#gogyoshi_Thom. Malang, 05092020. (Albertus
Hariyanto)
393
587
Soremu
Dari pelataran rumah di bawah pohon jambu
Kulihat bocah-bocah itu tanpa beban
Berlarian ke sana kemari bersama
Teriak gembira tertawa lepas
Esok tetaplah nikmati soremu dengan bahagia
#gogyoshi_Thom. Malang, 07|09|2020. (Albertus
Hariyanto)
588
Tak Lagi Peduli
Terdengar dentum keras musik dangdut
Pertanda ciri khas gelar hajatan
Kala gencar aturan berjaga jarak
394