KATEGORI ENTREPRENEUR KARYA TULIS ILMIAH KARYA : SISWA - SISWI SMP TECHNO INSAN KAMIL TUBAN KELAS : VIII
i MILLE CREPE CAKES DURIAN Oleh : Kanaya Ghinarayya Danah Noor Sharifah Nur Indah Aulia Rizki YAYASAN BINA INSAN KAMIL TUBAN SMP Techno Insan Kamil Project Based Learning “Terakreditasi A” Berdasar SK BAP-S/M/No.200/BAP-S/X/2016 Office :Jl Al Falah II KelSidorejoKecTubanKabTubanPropinsiJawa Timur Indonesia Email :[email protected] Phone : 0356 333280 HP : 081 555 665134
ii LEMBAR PENGESAHAN Karya tulis ilmiah yang berjudul “Durian Mille Crepe Cake” Sebagai tugas akhir semester 2 di SMP Techno Insan Kamil Tuban ini telah disahkan pada : Hari : Sabtu Tanggal : 21 Mei 2022 Tuban, 21 Mei 2022 Mengetahui, Kepala SMP Techno Insan Kamil Guru Pembimbing Winartik, S.Pd Habibatul Barroh
iii ABSTRAK Durian adalah buah yang sering dijumpai di Indonesia. Buah ini biasa digunakan sebagai produk makanan, obat obatan dan varian rasa dalam makanan. Buah ini juga memiliki bermacam kandungan, di antaranya: karbohidrat, serat, protein, lemak, vitamin A, vitamin C, mineral, kalsium. Maka dari itu kami membuat Karya Tulis Ilmiah yang berjudul “Durian Mille Crepe Cake”. Mille crepe cake ini dibuat dengan salah satu tujuan agar masyarakat Indonesia mengetahui rasa durian dari hidangan penutup yaitu mille crepe cake. Dari penjelasan singkat diatas, ada Langkah percobaan dilakukan untuk membuat karya ilmiah ini. Yang pertama adalah membuat mille crepe cake dengan menyiapkan seluruh alat dan bahan yang dibutuhkan serta mengikuti lankah kerja yang terdapat pada bab III. Yang kedua membuat angket mengenai rasa, tekstur, aroma dan packaging. Dan yang terakhir, melakukan pengolahan data terkait hasil angket. Dari penelitian yang kami lakukan, diperoleh analisis data yang tepat dan masing masing aspek penilaian memiliki plus minus tersendiri. Kesimpulan dari penelitian ialah, beberapa aspek penilaian memiliki kategori sangat bagus. Serta beberapa kandungan dalam durian dipercaya dapat menjaga Kesehatan tulang dan untuk saran kami, perlu dilakukan ekstrak pada durian dan takaran yang pas dalam membuat adonan mille crepe cake.
iv KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan HidayahNya sehingga kami dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah saya yang berjudul ” Baso aci daun jeruk purut ( Citrus Hystrix D. C. )”. Karya tulis ilmiah ini dibuat sebagi syarat kenaikan kelas 8 di SMP Techhno Insan Kamil Tuban. Dalam pembuatan karya tulis ilmiah ini kami tidak akan berhasil dengan baik tanpa bantuan, doa dan dukungan dari beberapa pihak, oleh karena itu kami ingin mengucapkan terima kasih kepada : 1. Ustadzah Wiwin sebagai kepala SMP Techno Insan Kamil 2. Ustadzah Habibatul Barroh Sebagai guru pembimbing KTI 3. Kedua orang tua kami yang kami cintai 4. Teman-teman kami yang telah memberi dukungan penuh terhadap pembuatan KTI Kami menyadari bahwa pembuatan karya tulis ilmiah ini jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu kritik dan saran yang bersikap membangun dari segala pihak akan kami terima dengan senang hati, demi kesempurnaan karya tulis ilmiah kami selanjutnya. Tuban, 21 Mei 2022 Penyusun
v DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ............................................................................. i LEMBAR PENGESAHAN ................................................................... ii ABSTRAK........................................................................................... iii KATA PENGANTAR .......................................................................... iv DAFTAR ISI ....................................................................................... v BAB I PENDAHULUAN....................................................................... 1 1.1 Latar Belakang .................................................................... 1 1.2 Rumusan Masalah................................................................ 1 1.3 Tujuan Penelitian ................................................................. 2 1.4 Manfaat Penelitian ............................................................... 2 BAB II TINJAUAN PUSTAKA ............................................................ 3 2.1 Durian................................................................................... 3 2.2 Mille Crepe Cake ................................................................. 4 BAB III METODE PENELITIAN 5 3.1 Jenis Penelitian .................................................................... 5 3.2 Waktu dan Tempat Penelitian .............................................. 5 3.3 Alat dan Bahan .................................................................... 6 3.4 Variabel Percobaan ............................................................. 6 3.5.Langkah Kerja ..................................................................... 6 3.5.1 Pembuatan Produk............................................................ 6 3.5.2 Pengambilan respon masyarakat ...................................... 7 BAB IV PEMBAHASAN ...................................................................... 8 4.1 Data...................................................................................... 8 4.2 Analisis................................................................................. 9 4.3 Pembahasan ....................................................................... 9
vi BAB V PENUTUP............................................................................... 10 5.1 Simpulan .............................................................................. 10 5.2 Saran.................................................................................... 10 DAFTAR PUSAKA.............................................................................. 11 LAMPIRAN ......................................................................................... 12
1 BAB I LATAR BELAKANG 1.1 Latar Belakang Saat ini banyak makanan dan minuman yang sedang trend, salah satunya adalah mille crepes cake. Mille crepe cake adalah panekuk tipis yang terbuat dari gandum dan merupakan makanan yang sangat digemari di seluruh Eropa dan tempat lainnya. Bahan utamanya adalah terigu, telur, susu, mentega dan garam. Namun mille crepes cake masih susah ditemukan di Kota Tuban. Mille crepes cake membutuhkan waktu yang lama dan membutuhkan ketelatenan pada saat membuatnya. Durian merupakan buah yang kurang digemari masyarakat yang dikarenakan aroma durian yang agak menyengat. Dan biasanya orang orang hanya memakan daging durian saja, sedangkan biji duriannya dibuang. Padahal biji durian memiliki bnayak manfaat yang baik bagi tubuh, yaitu melancarkan pencernaan, bantu manjaga Kesehatan gigi, menjaga kekebalan tubuh, mencegah penyakit jatung. Durian memiliki banyak manfaat yang baik bagi Kesehatan tubuh. Nama ilmiah dari buah durian yaitu Durio Zibethinus. Ciri-Ciri buah durian adalah memiliki rasa yang manis dan legit, berbentuk bulat dan berduri, memiliki aroma yang khas dan berwarna cerah menarik. Durian biasanya digunakan untuk pengobatan, varian rasa dalam makanan ataupun langsung dihidangkan. Buah durian mengandung antioksida yang cukup tinggi. Tidak hanya itu dalam buah ini mengandung kerbohidrat, serat, protein, lemak, vitamin A dan vitamin C. Oleh sebab itu, kami menggabungkan antara buah durian dan crepes cake sehingga menjadi mille crepes cake durian. 1.2 Rumusan Masalah 1. Bagaimana cara membuat mille crepes cake dari buah durian? 2. Bagaimana prospek penjualan mille crepe cake di Tuban?
2 3. Bagaimana respon masyarakat terhadap mille crepe cake yang dibuat? 1.3 Tujuan Penelitian 1. Mengetahui cara membuat mille crepes cake dari durian. 2. Mengetahui prospek penjualan mille crepe cake di Tuban. 3. Mengetahui bagaimana respon masyarakat terhadap mille crepe cake yang dibuat. 1.4 Manfaat Penelitian 1. Memperkenalkan mille crepe cake di Tuban. 2. Memanfaatkan biji durian yang tidak berharga menjadi sesuatu yang layak dijual.
3 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Durian Durio Zibethinus atau yang biasa disebut dengan buah Durian. Durian sudah tidak asing dikalangan masyarakat Indonesia. Durian biasanya dicampurkan kedalam beberapa varian makanan, contohnya pancake durian, ketan durian, bolu durian, dan pudding durian. Durian memiliki bentuk yang berbeda-beda, ada yang besar sedang maupun kecil. Durian memiliki duri pendek dan kecil. Durian merupakan buah musiman yang artinya secara alami tidak bisa berbuah sepanjang tahun dan hanya berbuah sekali dalam satu musim. Varian durian yaitu durian Montong, durian Musang King, durian Lai, dan durian Kura kura. Durian memiliki ukuran 10 m x 10 m hingga 12 m x 12 m, tergantung dari ukiran tanaman/kultivarnya. 2.1.1 Kandungan pada durian • Kandungan pada kulit Kulit durian mengandung kandungan pati, pektin, mintak atsiri, flavonoid, saponin, unsur selulosa, lignin, serta senyama ethanol. Kulit buah durian dapan digunakan sebagai pengusir nyamuk dan akarnya dapat mengobati infeksi pada kuku. • Kandungan pada buah Mengonsumsi 1 buah durian memiliki banyak kandungannya yaitu air 65g, Energi 134(Kal), Protein 2,5g, Lemak 3g, Karbohidrat 28g, Serat 3,5g, Kalsium 7mg, Fosfor 44mg, Zat besi 1,3mg, Natrium 1mg, Kalium 601mg, Seng(Zinc) 0,3mg, Beta-karoten 146mcg, Thiamin(vitamin B1) 0,10mg, Riboflavin(vitamin B2) 0,19mg, vitamin C 53mg. 2.2.1 Manfaat durian bagi Kesehatan • Meredakan demam
4 • Membantu meredakan gejala penyakit liver • Meredakan gejala darah tinggi • Membantu meringankan gejala malaria • Mempercepat penyembuhan luka 2.2 Mille Crepe Cake Crepe adalah panekuk tipis yang terbuat dari gandum dan merupakan makanan yang sangat digemari di seluruh Eropa dan tempat lainnya. Bahan utamanya adalah terigu, telur, susu, mentega dan garam. Cara membuat Mille Crepe Cake : 1. Crepes: kocok telur lalu masukkan susu cair, gula pasir, dan mentega cair, aduk rata dengan whisk, lalu masukkan tepung terigu sambil diayak, masukkan garam, aduk rata. Jika masih bergerindil, saring adonan. Sisihkan. Buat dadar tipis-tipis, lakukan hingga adonan habis. 2. Ambil satu lembar crepe, oles whip cream, lalu tutup dengan selembar crepe lagi, begitu seterusnya hingga adonan habis. Hias sesuai selera. Masukkan ke dalam kulkas sebentar supaya lebih set.
5 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis penelitian Jenis penelitian yang kami lakukan adalah kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Proses dan makna (perspektif subjek) lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. 3.2 Waktu dan Tempat Penelitian • Pembuatan produk Waktu : Februari – Maret 2022 Tempat peneliatian: Dr. Wahidin Gang Nakula 4 No. 15. • Pengambilan sample respon Waktu : Maret 2022 Tempat : 1. Dr. Wahidin Gang Nakula 4 No. 15 2. Perum Karang Indah BB-18 3. Jl. Karang Indah Timur No. Ruko 2 3.3 Alat dan Bahan Alat : - Mangkok - Whisk - Sendok - Saringan - Teflon - Spatula - Piring - Pisau
6 Bahan : - 1 buah Durian - Biji durian - 300gr tepung terigu protein sedang - 3 butir telur - 1 sdt vanilla bubuk - 680ml susu cair - 6 sdm gula pasir - 3 sdm margarin cair - 1 jumput garam - 200gr whipping cream - 400ml air cair 3.4 Variabel Percobaan 3.4.1 Variabel kontrol Tabel variabel kontrol dari bahan-bahan pembuatan mille crepe cake. 3.4.2 Variabel Manipulasi : - 3.4.3 Variabel Respon : Mille crepe cake Bahan Takaran Tepung terigu protein sedang 300gram Tepung biji durian 15gram Telur 3 butir Vanilla bubuk 1sdt Susu cair 680ml Gula pasir 6sdm Margarin 3sdm Garam 1 jumput Whip cream 200gram Air mineral 400ml
7 3.5 Langkah Kerja 3.5.1 Pembuatan produk 3.5.1.1 Plan (rencana pembuatan) - Memisahkan biji durian dengan dagingnya - Mengeringkan biji durian - Buat adonan Crepes: kocok telur lalu masukkan susu cair, gula pasir, dan mentega cair, aduk rata dengan whisk, lalu masukkan tepung terigu sambil diayak, masukkan garam, aduk rata. Jika masih bergerindil, saring adonan. Sisihkan. Buat dadar tipis-tipis, lakukan hingga adonan habis. - Mencampurkan whip cream dengan daging durian - Mengoles whip cream diantara crepes 3.5.1.2 Product - Ukuran Mille crepe cake 12x12 - Memakai kemasan bagasse box - Memakai logo design sendiri 3.5.1.3 Price (Perkiraan harga) - Perkiraan harganya yaitu sekitar RP. 45.000,00 3.5.1.4 Place (Tempat pemasaran) - Toko kue lokal atau Toko kue ternama - Online shop 3.5.2 Pengambilan respon masyarakat - Menyiapkan angket - Menyebar angket - Mengambil hasil angket
8 BAB IV PEMBAHASAN 4.1. Data Hasil Pengamatan No. Nama Respon Aroma Rasa Tekstur Packaging 1. Bu Hetti 3 3 3 3 2. Pak Irwan 3 3 3 3 3. Bu Juniarti 2 3 3 3 4. Pak Kusrin 2 3 3 3 5. Widya 2 3 3 3 6. Bu Eti 3 3 3 3 7. Pak Suryana 3 3 3 3 Aspek penilaian : 1. Aroma 3 = aroma durian mendominasi pada mille crepe cake 2 = aroma durian kurang mendominasi pada mille crepe cake 1 = aroma durian tidak mendominasi pada mille crepe cake 2. Rasa 3 = jika mille crepe cake terasa manis, tidak membosankan dan membuat ketagihan 2 = jika memenuhi 2 aspek dalam skor 3 1 = jika memenuhi 1 aspek dalam skor 3 3. Tekstur 3 = jika mille crepe cake kenyal, lembut dan tidak gosong
9 2 = jika memenuhi 2 aspek dalam skor 3 1 = jika memenuhi 1 aspek dalam skor 3 4. Packaging 3 = packaging menarik, terdapat logo, dan terkemas rapi 2 = jika memenuhi 2 aspek dalam skor 3 1 = jika memenuhi 1 aspek dalam skor 3 4.2. Analisis Data Berdasarkan data diatas dapat diketahui : 1. Aroma = 18 (7x3) 100 Nilai aroma = 85,71 2. Rasa = 21 (7x3) 100 Nilai aroma = 100 3. Tekstur = 18 (7x3) 100 Nilai tekstur = 100 4. Packaging = 18 (7x3) 100 Nilai packaging = 100 1.3 Pembahasan 1.3.1 Aroma Berdasarkan analisis data, didapatkan nilai dari Aroma adalah 85,71, jika Dibandingkan dengan skala dibawah Rentang Nilai Predikat 80 – 100 Sangat Bagus 75 – 80 Bagus >75 Kurang
10 Maka Aroma dari Mille crepe cake yang kami buat dikategorikan sangat bagus 1.3.2 Rasa Berdasarkan analisis data, didapatkan nilai dari rasa adalah 100 Jika dibandingkan dengan skala di bawah Rentang Nilai Predikat 80-100 Sangat Bagus 75-80 Bagus >75 Kurang Maka rasa dari mille crepe cake yang kami buat dikategorikan sangat bagus 1.3.3 Tekstur Berdasarkan analisis data, didapatkan nilai dari tekstur 100 adalah Jika dibandingkan dengan skala di bawah Rentang Nilai Predikat 80-100 Sangat Bagus 75-80 Bagus >75 Kurang Maka tekstur dari mille crepe cake yang kami buat dikategorikan sangat bagus 1.3.4 Packaging Berdasarkan analisis data, didapatkan nilai dari packaging 100 adalah Jika dibandingkan dengan skala di bawah Rentang Nilai Predikat 80-100 Sangat Bagus 75-80 Bagus >75 Kurang Maka packaging dari mille crepe cake yang kami buat dikategorikan sangat bagus
11 BAB V PENUTUP 5.1 Simpulan Berdasarkan pembahasan yang telah kami lakukan, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Cara membuat mille crepe cake. Buat adonan Crepes: kocok telur lalu masukkan susu cair, gula pasir, dan mentega cair, aduk rata dengan whisk, lalu masukkan tepung terigu sambil diayak, masukkan garam, aduk rata. Jika masih bergerindil, saring adonan. Sisihkan. Buat dadar tipis-tipis, lakukan hingga adonan habis. Kemudian mencampurkan whip cream dengan daging durian, mengoles whip cream diantara lapisan mile crepe cake dan di tumpuk. 2. Berdasarkan penilaian responden diatas mengatakan bahwa tekstur, rasa, aroma dan packaging sangat bagus 5.2 Saran Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka beberapa saran sebagai berikut dapat dipertimbangkan untuk kemajuan penelitian dibidang entrepreneur bagi pembaca : 1. Untuk penelitian selanjutnya, dapat ditambahkan variasi bahan buah lain untuk mille crepe cake 2. Dapat mengombinasikan dua buah dalam satu mille crepe cake.
12 DAFTAR PUSTAKA Dr. Sienny Agustin, 2021. 22 November https://www.alodokter.com/ini-manfaat-durianbagi-kesehatan-tubuh Shahfara Raida, 27 Agustus 2021 https://www.briliofood.net/resep/11-resep-millecrepe-enak-dan-praktis-dibuat-pakai-teflon-210827s.html Kurnia Azizah, 16 Februari 2021 https://m.merdeka.com/trending/7-jenis-durianunggul-yang-cepat-berbuah-dan-banyak-digemari-kln.html Sylvia Setio, 19 Januari 2022 https://tanihub.com/blog/ini-manfaat-dan-kandungannutrisi-buah-durian/
13 LAMPIRAN
i STROOPCONE DARI BEKATUL Disusun oleh : Salwaa Nara Samahita Rara Naylah Syakiroh YAYASAN BINA INSAN KAMIL TUBAN SMP Techno Insan Kamil Project based learning “Terakreditasi A” Berdasarkan SK BAP-S/M/No.200/BAP-S/X/2016 Office :Jl Al Falah II Kel Sidorejo Kec Tuban Provinsi Jawa Timur Indonesia Email :[email protected] Phone : 0356 333 280 HP : 081 555 665134
ii LEMBAR PENGESAHAN Karya tulis ilmiah yang berjudul “Stroopcone Dari Bekatul” Sebagai tugas akhir semester 2 di SMP Techno Insan Kamil Tuban ini telah disahkan pada : Hari : Jum’at Tanggal : 10 Juni 2022 Tuban, Mengetahui, Plt. Kepala SMP TECHNO Insan Kamil Guru Pembimbing Winantik, S.Pd. Alfi Rizki, S.Pd
iii KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan HidayahNya sehingga kami dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah kami yang berjudul “Stroopcone dari Bekatul”. Karya tulis ilmiah ini dibuat sebagai syarat kenaikan kelas 9 di SMP Techno Insan Kamil Tuban. Dalam pembuatan karya tulis ilmiah ini, kami tidak akan berhasil dengan baik tanpa bantuan, doa dan dukungan dari beberapa pihak, oleh karena itu kami ingin menucapkan terima kasih kepada : A. Ustadzah Wiwin sebagai Plt.Kepala SMP TECHNO Insan Kamil Tuban B. Ustadz Alfi Rizki dan Ustadzah Ayu sebagai pembimbing KTI C. Kedua orang tua saya yang saya cintai Kami menyadari penyusunan karya tulis ilmiah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak akan kami terima dengan senang hati, demi kesempurnaan karya tulis ilmiah berikutnya.
iv ABSTRAK Stroopcone Dari Bekatul ini adalah makanan yang banyak dijumpai di Indonesia, khususnya di daerah Tuban Jawa Timur ini banyak sekali pedagang yang menjual Stroopcone. Stroopcone ini juga memiliki berbagai kandungan, diantaranya adalah Protein, Karbohidrat, Serat, Kalsium, Besi, Vitamin B6, Vitamin B12, Vitamin A, dan Vitamin E. Adapun manfaat Stroopcone dari bekatul ini adalah Meningkatkan mood dan memberikan energi tambahan. Maka dari itu, dibuatlah Karya Tulis Ilmiah kami yang berjudul “Stroopcone dari Bekatul”. Dari penjelasan singkat diatas, adapun langkah percobaan yang dilakukan untuk membuat karya ilmiah ini. Yang pertama ialah, membuat Stroopcone dengan menyiapkan seluruh alat dan bahan yang dibutuhkan serta mengikuti langkah kerja yang terdapat pada BAB III, yang ke II yaitu membuat angket mengenai produk Stroopcone, dan yang terakhir, melakukan pengolahan data terkait hasil angket. Dari penelitian yang kami lakukan, diperoleh analisis data yang tepat dan masing-masing aspek penilaian memiliki plus minus tersendiri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, beberapa aspek penilaian memiliki kategori kurang dan bagus, Dan untuk saran kami, perlu dilakukan ekstrak pada Stroopcone ini dan takaran yang pas dalam mencampurkan bekatul agar tekstur Stroopcone tidak hancur.
v DAFTAR ISI Halaman Judul ……………………………………………………………………………………………………i Lembar Pengesahan …………………………………………………………………………………………..ii Kata Pengantar ………………………………………………………………………………………………….iii Abstrak ……………………………………………………………………………………………………………..iv Daftar Isi ……………………………………………………………………………………………………………v BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang …………………………………………………………………………………..1 1.2 Rumusan Masalah …………………………………………………………………………….1 1.3 Tujuan Penelitian ………………………………………………………………………………2 1.4 Manfaat Penelitian ……………………………………………………………………………2 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kajian Ayat Mengenai Perdagangan …………………………………………………..3 2.2 Bekatul ………………………………………………………………………………………………4 2.3 Telur ………………………………………………………………………………………………….4 2.4 Gula …………………………………………………………………………………………………..4 2.5 Tepung ………………………………………………………………………………………………4 2.6 Susu Cair ……………………………………………………………………………………………4 2.7 Mentega ……………………………………………………………………………………………4 2.8 Fermipan …………………………………………………………………………………………..4 2.9 Vanili …………………………………………………………………………………………………4 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Peenelitian …………………………………………………………………………..5 3.2 Waktu dan Tempat Penelitian ……………………………………………………………5 3.3 Alat dan Bahan …………………………………………………………………………………..5 3.4 Variabel Percobaan ……………………………………………………………………………6 3.5 Langkah Kerja …………………………………………………………………………………….6 BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Data Hasil Pengamatan ………………………………………………………………………7 4.2 Analisis Data ………………………………………………………………………………………7 4.3 Pembahasan 4.3.1 Aroma ……………………………………………………………………………….8
vi 4.3.2 Tekstur ………………………………………………………………………………8 4.3.3 Packaging ………………………………………………………………………….9 4.3.4 Rasa ………………………………………………………………………………....9 BAB V KESIMPULAN 5.1 Simpulan ………………………………………………………………………………………..10 5.2 Saran ………………………………………………………………………………………………10 Daftar Pustaka ………………………………………………………………………………………………...11 Lampiran ………………………………………………………………………………………………………….12
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada zaman sekarang banyak sekali masyarakat yang memilih membeli makanan di luar untuk menghemat waktu ataupun sekedar untuk hang-out. Sehingga tidak heran ada banyak sekali tempat jajanan kekinian yang menjamur di berbagai penjuru kota. Makanan yang ditawarkan pun bermacam-macam, mulai dari makanan rumahan, makanan padang, makanan cepat saji, ataupun kuliner lain yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Ini tentunya bisa menjadi peluang usaha yang sangat baik bagi wirausahawan pemula untuk mengembangkan bisnis di bidang kuliner. Stroopcone merupakan makanan ringan Tuban Jawa Timur yang sudah dikonsumsi beberapa ratus tahun. Stroopcone sudah terkenal dan disukai di seluruh dunia karena rasanya yang enak, mudah dibuat, dan bentuknya yang unik. Stroopcone terbuat dari campuran tepung, susu, telur dan mentega yang dibakar dengan cetakan khusus berbentuk menyerupai sarang lebah, biasanya dapat dimakan langsung ataupun diberi tambahan gula halus, sirup maple, buahbuahan ataupun es krim sebagai pelengkap. Stroopcone merupakan jajanan yang dapat dengan mudah ditemukan di sudut-sudut kota, Stroopcone ini bisa juga dijadikan sebagai sarapan. Di Tuban Jawa Timur, jajanan ini terkenal dengan Stroopcone kaki limanya yang berbentuk bulat. Kesuksesan Stroopcone inilah yang mengilhami dibuatnya usaha “Stroopcone‟ ini dan diharapkan masyarakat Tuban Jawa Timur dapat menggemari Stroopcone seperti kuliner-kuliner lainnya dan menjadikan usaha Stroopcone ini menguntungkan. 1.2 Rumusan Masalah Rumusan masalah pada Karya Tulis Ilmiah kami adalah sebagai berikut: 1. Apakah bekatul dapat digunakan untuk pembuatan Stroopcone? 2. Bagaimana cara pembuatan Stroopcone dari Bekatul? 3. Apa manfaat dan kandungan Stroopcone dari bekatul bagi tubuh manusia? 4. Bagaimana pemasaran Stroopcone dari bekatul?
2 1.3 Tujuan Penelitian Tujuan penilitian dari Karya Tulis Ilmiah kami adalah sebagai berikut: 1. Untuk mengetahui pemanfaatan bekatul dalam pembuatan Stroopcone 2. Mengetahui cara pembuatan Stroopcone dari bekatul 3. Agar mengetahui cara pemasaran pada Stroopcone dari bekatul 4. Agar bekatul dapat dimanfaatkan bagi tubuh manusia, karena bekatul memiliki berbagai kandungan bagi kesehatan tubuh. 1.4 Manfaat Penelitian Manfaat dari Karya Tulis Ilmiah kami adalah sebagai berikut: 1. Dapat mengenalkan Stroopcone Dari Bekatul menjadi produk kuliner yang unik dan digemari masyarakat di sekitar Tuban Jawa Timur. 2. Dapat memasarkan Stroopcone Dari Bekatul ini dapat menjadi jajanan favorite baru bagi masyarakat yang enak, bergizi, dan juga terjangkau. 3. Dapat membuka lapangan usaha baru bagi masyarakat di Tuban Jawa Timur.
3 BAB II KAJIAN PUSTAKA 4.1 Kajian ayat yang mengenai perdagangan لْ ب َ ي ِّ ع َ ا ن ِ ِ با َ ليع ن ب ل ب ِ َ ا َ م ب َ ف ِ ت َ ر َ ق َ ا َ لْ ن َ ب ْ َ ف َ ق ب ا َ َ ب َ ي َ ن َ ا َ ِو كا ب َ َ ه م لْف ب َ ل ه ليم َ ع َ َ َ لْ ن َ ب ا َ ه َ ر ب ا َ ِ َ ذ ب َ لح ا َ لتق ا ْ ب َ ت َ ا ن ِ َ لان ب َ ل ه ليم َ ع َ َ “Penjual dan pembeli memiliki hak khiyar selagi mereka berada di dalam satu majelis dan belum berpisah. Jika keduanya jujur dan transparan maka transksi jual belinya akan diberkahi. Namun jika keduanya dusta dan tidak transparan, keberkahan transaksinya akan dicabut.” (HR. Bukhari 2079 & Muslim 3937). 4.1.2 Bekatul Bekatul adalah bagian terluar dari bagian bulir yang terbungkus oleh sekam. Bulir adalah buah sekaligus biji berbagai tumbuhan serealia sejati, seperti padi, gandum dan jelai. karena serealia inilah yang dikenal dalam budaya Nusantara. Namun, bekatul dapat diperoleh pula dari jagung, gandum, milet serta jelai. Proses pemisahan bekatul dari bagian beras lainnya dikenal sebagai penyosohan (polishing) untuk memperpanjang masa penyimpanan beras, sekaligus memutihkannya. Kandungan gizi bekatul dikenal luas sejak ditemukannya vitamin B1 (tiamin) dari beras yang belum disosoh. Kandungan gizi lainnya adalah serat pangan, pati, protein, serta mineral. Selain kaya dengan kandungan gizinya, bekatul dikenal juga dengan berbagai banyak manfaat untuk kesehatan kita. Kandungan nutrisi bekatul: Protein, Lemak, Serat pangan, Vitamin E, Vitamin B kompleks, terutama vitamin B1 (thiamin), Mineral, seperti zat besi, zinc, tembaga, mangan, fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium. 4.1.3 Telur Telur dikenal sebagai sumber protein alami yang dapat ditemukan dengan mudah. Kandungan gizi telur cukup beragam dan meliputi banyak nutrisi, seperti protein, vitamin, dan mineral. Karenanya, selain mudah diolah menjadi menu
4 makanan yang lezat, kandungan gizi dalam telur juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Lantas, apa saja kandungan baik yang ada di dalam telur? Telur rebus juga mengandung sebuah kandungan seperti kandungan vitamin A, vitamin D, vitamin B12, vitamin C, zat besi, vitamin B6, dan magnesium. Dengan kandungan vitamin sebanyak itu, tak heran jika sebutir telur rebus bisa membuat tubuh lebih sehat, terutama pada telur rebus. Hingga memiliki banyak manfaat dalam menyehatkan tubuh. 4.1.4 Gula Ternyata ada beberapa manfaat gula pasir untuk kesehatan. Gula pasir umumnya dikaitkan dengan dampak buruk pada kesehatan. Konsumsi gula pasir terutama yang berlebihan pasti akan dihubungkan dengan risiko diabetes (penyakit kencing manis). Diabetes adalah kondisi kronik yang ditandai dengan kadar gula darah yang tanggi. Padahal, jika gula pasir dikonsumsi dalam jumlah wajar, terdapat manfaat bagi kesehatan yang dapat diperoleh. Secara umum, gula pasir memang tidak kaya akan Vitamin ataupun mineral. Satu sendok teh gula pasir mengandung 16 kalori dan 4 gram karbohidrat. Walaupun begitu, gula pasir tetap memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh kita, seperti: Menyimpan energi sebagai lemak yang sehat, Memperbaiki suasana hati dan membuat bahagia, Membuat tubuh lebih berenergi, dan lain lain. 4.1.5 Tepung Salah satu jenis tepung yang umum adalah tepung terigu putih serba guna yang terbuat dari gandum. Biasanya label nutrisi tepung menunjukkan bahwa satu cangkir atau cup mengandung 455 kalori, tetapi Anda tidak akan mengkonsumsi banyak kalori ketika Anda mengkonsumsinya. Karena tepung akan dicampur dengan bahan lainnya untuk membuat roti, muffin, kue atau makanan lainnya. Menurut data USDA, secangkir tepung serba guna yang diperkaya, dan sudah diputihkan adalah sumber selenium, riboflavin, niacin, dan tiamin yang sangat baik. Dan juga merupakan sumber tembaga, zat besi, fosfor, dan zinc yang baik.
5 4.1.6 Susu cair Minum susu identik dengan kebiasaan yang kita lakukan saat anak-anak. Susu juga erat kaitannya dengan pertumbuhan bayi. Kandungan susu yang kaya manfaat bagi tubuh bikin rutinitas mengonsumsi susu terkadang berlanjut hingga balita, remaja, bahkan dewasa. Susu murni kaya akan beragam nutrisi, seperti kalori, protein, lemak, kalsium, vitamin D, kalium, fosfor, selenium, vitamin A, magnesium, dan B12. Susu juga kaya protein. Secangkir susu mengandung 8 gram protein dan mengandung semua semilan asam amino esensial. 4.1.7 Mentega Mentega memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh yaitu; Membantu Pembakaran Lemak, sumber energi, menjaga kesehatan mata, mencegah diabetes, menurunkan risiko penyakit jantung, mencukupi kebutuhan Vitamin dan Mineral. Mentega juga Memiliki kandungan Conjugated Linoleic Acid. 4.1.8 Fermipan Fermipan adalah salah satu bahan pengembang instan berjenis ragi kering. Jadi, fermipan adalah salah satu merek ragi instan. Saking populernya, banyak orang tidak menyadari kalau fermipan sebenarnya adalah ragi itu sendiri. Ragi atau dikenal juga dengan sebuatan yeast merupakan mikroorganisme dari jenis Saccharomyces cerevisiae. Dalam pembuatan roti dan kue, ragi berfungsi untuk memfermentasi karbohidrat dan menghasilkan CO2 (karbon dioksida) dan menciptakan alkohol dalam tepung. Adonan roti atau kue akan mengembang karena CO2 yang terperangkap dalam gluten (zat dalam tepung). Alkohol yang tercipta juga menguap selama proses pemanggangan. fermipan juga merupakan bahan pengembang yang nantinya akan membuat roti atau kue buatanmu menjadi lebih mengembang. Cara kerja fermipan adalah harus berkumpul dengan gula dan air. Nantinya fermipan akan mengubah gula menjadi karbondioksidan sehingga adonan roti atau kue menjadi mekar sesuai yang diinginkan.
6 4.1.9 Vanili Di dalam tanaman vanili, terdapat kandungan mineral bermanfaat berupa magnesium dan potasium. Magnesium membantu fungsi otot dan saraf, sementara potasium juga penting agar jantung dan ginjal bisa berfungsi optimal. Idealnya, orang dewasa memerlukan 2.600-3.400 mg potasium dan 320-410 mg magnesium setiap harinya.Sumber asupan mineral seperti potasium dan magnesium bisa diperoleh dari mana saja, utamanya makanan bergizi. Meskipun ekstrak vanili hanya berkontribusi sedikit yaitu sekitar 6 mg dalam satu sendok makannya, tetap saja bisa memberikan manfaat bagi tubuh.Selain beberapa manfaat tanaman vanili untuk kesehatan di atas, ada juga klaim yang menyebut vanili dapat meredakan perut kembung hingga demam. Namun, masih perlu lebih banyak lagi bukti ilmiah untuk memastikan efektivitas manfaatnya. 4.2 Cara pemasaran 1. Memasarkan produk makanan dengan foto 2. Memanfaatkan media social 3. Menggunakan kemasan yang menarik dan higienis 4. Menggunakan cara promosi dengan unik 5. Membuat giveaway 6. Melakukan endorse
7 BAB III METODE PENELITIAN 1.1 Metode Penelitian Metode penelitian yang kita gunakan adalah metode kuantitatif. Kuantitatif adalah hubungan antar variabel, menguji teori, melakukan generalisasi fenomena sosial yang diteliti. 1.2 Waktu dan tempat penelitian pertama Waktu : 11.00 WIB – 14.00 WIB Tempat : Jl. Mojopahit Gg. III (Ada yang salah jadi kita mengulanginya di kemudian hari) 1.3 Waktu dan tempat penelitian kedua Waktu : 10.00 WIB – 12.00 WIB Tempat : Jl. Mojopahit Gg. III 1.4 Alat dan Bahan Alat: - Balloon whisk - Sendok takar - Kuas - Cetakan Stroopcone - Wadah / mangkok Bahan: - Bekatul 100 gr - Tepung terigu 150 gr - Fermipan 3 gr - Garam ½ sdt - Susu cair 240 ml - Mentega 60 gr - 1 butir telur
8 - Vannili secukupnya - Gula 1-2 sdm dapat ditambahkan sesuai selera 1.5 Variabel percobaan 3.1.1 Variabel Control: Bekatul 120gr, Tepung Terigu 120gr, Tepung Maizena 20gr, Ragi 3gr, Garam ½ sdt, Baking Powder ½ sdt, Susu 240ml, Mentega 60gr, ½ Butir Telur, Susu Bubuk ½ sdt, Gula 1-2 sdm (dapat ditambahkan sesuai selera). 3.1.2 Variabel Manipulasi: Bekatul, bagian terluar dari bulir yang terbungkus oleh sekam atau bisa di sebut juga makanan ayam (dedeg) dan sudah diolah menjadi makanan manusia bisa di sebut juga dengan (Rice bran). 3.1.3 Variabel Respon: Stroopcone dari bekatul 1.6 Langkah Kerja: - Hangatkan susu dengan microwave lalu tambahkan mentega, aduk hingga cair - Pindahkan ke mangkuk yang lebih besar, masukkan garam, baking powder, telur, dan ragi, aduk hingga cair - Masukka tepung Maizena, susu bubuk, bekatul, dan terigu, aduk kembali hingga tercampur dengan rata, tutup adonan dengan plastic wrap diamkan selama 60-90 menit - Panaskan cetakan yang akan digunakan, tuangkan adonan ke dalam cetakan, panggang di api kecil sedang hingga berwarna kecokelatan - Stroopcone siap dimakan / disajikan
9 BAB VI PEMBAHASAN 4.1 Data Hasil Pengamatan Nama Aroma Tekstur Packaging Rasa Ratna Cylvia Nugraheny (Bunda salwaa) 2 3 3 3 Kasiyati Ningsih (Bunda rara) 2 2 1 2 Rina Okita Wimara (Bunda bunga) 3 2 2 2 Ust. Aldhiah 3 3 2 3 Ust. Persitarini Ayu 3 2 2 2 Ust. Wiwin 3 3 2 2 Ustd. Eko Julianto 3 3 2 3 Ust. Nurul Kholifah 3 2 2 3 Ust. Habibah 3 2 2 3 Shintya Putri 3 3 2 3 Pamungkas 3 3 2 3 Prina wulansari 3 2 1 2 Mansyur hadi supatno (ayah bunga) 3 3 2 2 Herman Setiawan (ayah salwaa) 3 3 2 3 Abdul Ghofir (ayah rara) 3 3 2 3 Skor Total 43 39 29 39
10 4.2 Analisis Data Berdasarkan data di atas dapat diketahui : 1. Aroma = Skor keseluruhan aroma / Skor maksimal aroma X 100 Nilai aroma = 43 / 45 X 100 = 95,5 2. Tekstur = Skor keseluruhan tekstur / Skor maksimal tekstur X 100 Nilai tekstur = 39 / 45 X 100 = 86,6 3. Packaging = Skor keseluruhan packaging / skor maksimal packaging X 100 Nilai packaging = 29 / 45 X 100 = 64,4 4. Rasa = Skor keseluruhan rasa / skor maksimal rasa X 100 Nilai rasa = 39 / 45 X 100 = 86,6 4.3 Pembahasan 4.3.1 Aroma Berdasarkan analisis data, didapatkan nilai dari Aroma adalah (95,5), jika dibandingkan dengan skala dibawah. Rentang Nilai Predikat 80 – 100 Sangat bagus 75 – 80 Bagus >75 Kurang Maka Aroma dari Stroopcone yang kami buat dikategorikan Sangat bagus. Stroopcone yang kami buat memiliki aroma adonan Stroopcone yang kuat. 4.3.2 Tekstur Berdasarkan analisis data, didapatkan nilai dari Tekstur adalah (86,6) jika dibandingkan dengan skala di bawah. Rentang Nilai Predikat 80 – 100 Sangat bagus 75 – 80 Bagus
11 >75 Kurang Maka Tekstur dari Stroopcone yang kami buat dikategorikan Sangat bagus. Stroopcone yang kami buat memiliki tekstur yang lembut, jadi tekstur dari Stroopcone yang kami buat tidak memiliki tekstur yang kasar pada saat di makan. 4.3.3 Packaging Berdasarkan analisis data, didapatkan nilai dari Packaging adalah (64,4) jika dibandingkan dengan skala di bawah. Rentang Nilai Predikat 80 – 100 Sangat bagus 75 – 80 Bagus >75 Kurang Maka Packaging dari Stroopcone yang kami buat dikategorikan kurang. Karena Stroopcone yang kami buat memiliki packaging yang kurang manarik. 4.3.4 Rasa Berdasarkan analisis data, didapatkan nilai dari rasa adalah (86,6) jika dibandingkan dengan skala di bawah. Rentang Nilai Predikat 80 – 100 Sangat bagus 75 – 80 Bagus >75 Kurang Maka Sensasi dari Stroopcone yang kami buat dapat dikategorikan sanagt bagus. Karena Stroopcone yang kami buat memiliki rasa yang gurih dan ada sedikit campuran rasa yang manis.
12 BAB V KESIMPULAN 5.1 Simpulan Dari percobaan yang sudah kami lakukan, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Aspek aroma, rasa dan packaging pada stroopcone yang kami buat dikategorikan Sangat bagus 2. Aspek tekstur pada stroopcone yang kami buat dikategorikan Kurang 3. Stroopcone mengandung berbagai Gula, Vitamin, Protein, dan Karbohidrat untuk memenuhi kebutuhan manusia. 5.2 Saran Saran yang anda berikan adalah: 1. Untuk mandapatkan tekstur yang lembut tidak pecah, jangan terlalu banyak mencampurkan Bekatul. Bisa di kira – kira sekitar 1 ½ sendok makan. 2. Setiap pembuatan Stroopcone jangan lupa oleskan mentega ke cetakan agar tidak lengket pada cetakan Stroopcone.
13 DAFTAR PUSAKA Kompas.com, 2020. Diakses di https://health.kompas.com/read/2020/02/27/160100468/7-manfaat-kesehatanmakan-bekatul-yang-mulai-sulit-ditemukan?page=all Pada tanggal 27/02/20. Rizki, 2021. Diakses di https://www.lemonilo.com/blog/kandungan-gizi-telurbagi-tubuh-yang-jarangdiketahui?gclid=EAIaIQobChMIsNfu9t6Y9gIVDzErCh2z9wRBEAAYASAAEgLHpPD_ BwE Pada tanggal 12/02/21. dr. Nanda, 2021. Diakses di https://aido.id/health-articles/adakah-manfaat-gulapasir-bagi-kesehatan/detail Pada tanggal 23/05/21. Ourstory.id, 2018. Diakses di https://ourstory.id/kandungan-nutrisi-dalamtepung/ Pada tanggal 20/12/18. Dhita, 2021. Diakses di Manfaat Minum Susu bagi Tubuh: Kaya Nutrisi Hingga Kuatkan Tulang (tirto.id) Pada tanggal 23/11/21. Novi, 2021. Diakses di https://www.merdeka.com/jabar/7-khasiat-mentega-bagikesehatan-tubuh-berikut-jenis-jenisnya-kln.html Pada tanggal 15/07/21. Novi Fuji Astuti , 2020. Diakses di https://www.merdeka.com/jabar/fermipanadalah-ragi-pengembang-lengkap-dengan-manfaat-dan-cara-menggunakannyakln.html Pada tanggal 09/09/20. Dr. Andika Pawitri, 2020. Diakses di https://www.sehatq.com/artikel/manfaatmenarik-tanaman-vanili-bagi-kesehatan-tubuh Pada tanggal 17/08/20.
14 LAMPIRAN . Percobaan kedua berhasil . Percobaan pertama gagal
i CROFFLE DAUN STEVIA DAN KACANG ALMOND Disusun Oleh : Kafiya Hana Razita Khanza Syafiya Putri Arya YAYASAN BINA INSAN KAMIL TUBAN SMP Techno Insan Kamil Project Based Learning “Terakreditasi A” Berdasar SK BAP-S/M/No.200/BAP-S/X/2016 Office : Jl Al Falah II Kel Sidorejo Kec Tuban Kab Tuban Propinsi Jawa Timur Indonesia Email : [email protected] Phone : 0356 333280 HP : 081 555 665134
ii LEMBAR PENGESAHAN Karya tulis ilmiah yang berjudul “Croffle Daun Stevia Dan Kacang Almond” sebagai tugas akhir semester 2 SMP TECHNO Insan Kamil Tuban ini telah disahkan pada: Hari : Jum’at Tanggal : 10 Juni 2022 Tuban, Juni 2022 Mengetahui, Kepala SMP TECHNO Insan Kamil Guru Pembimbing Winartik, S.Pd. Sa’idatunnisa’, S.Si.
iii KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan Hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah saya yang berjudul “Croffle Daun Stevia dan Kacang Almond”. Karya tulis ilmiah ini dibuat sebagai syarat kenaikan kelas 8 di SMP TECHNO Insan Kamil Tuban. Dalam pembuatan karya tulis ilmiah ini kami tidak akan berhasil dengan baik tanpa bantuan, doa dan dukungan dari beberapa pihak, oleh karena itu kami ingin mengucap terima kasih kepada : 1. Ustadzah Wiwin sebagai Kepala SMP TECHNO Insan Kamil Tuban. 2. Ustadzah Sa’idatunnisa’ dan Ustadzah Selvilya Anggara sebagai pembimbing KTI. 3. Kedua orang tua saya yang saya cintai. 4. Teman-teman yang telah memberi dukungan penuh terhadap pembuatan KTI. Kami menyadari bahwa pembuatan karya tulis ini jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu kritik dan saran yang bersikap membangundari segala pihak akan kami terima dengan senang hati, demi kesempurnaan karya tulis ilmiah kami selanjutnya. Tuban, 02 Juni 2020
iv DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ................................................................................................ i LEMBAR PENGESAHAN ....................................................................................... ii ABSTRAK.............................................................................................................. iii KATA PENGANTAR............................................................................................... iv DAFTAR ISI........................................................................................................... v BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................... 1 1.1 Latar Belakang....................................................................................... 1 1.2 Rumusan Masalah................................................................................. 1 1.3 Tujuan ................................................................................................... 1 1.4 Manfaat................................................................................................. 1 BAB II TINJAUAN PUSTAKA.................................................................................. 2 2.1 Croffle.................................................................................................... 2 2.2 Daun Stevia ........................................................................................... 2 2.3 Kacang Almond ..................................................................................... 3 BAB III METODE PENELITIAN............................................................................... 5 3.1 Metode Penelitian ................................................................................. 5 3.2 Waktu Pelaksanaan............................................................................... 5 3.3 Plan........................................................................................................ 5 3.4 Pengumpulan Data................................................................................ 6 BAB IV PEMBAHASAN.......................................................................................... 7 4.1 Data....................................................................................................... 7 4.2 Pembahasan.......................................................................................... 7 4.3 Analisis Data.......................................................................................... 7 BAB V PENUTUP .................................................................................................. 9 5.1 Simpulan ............................................................................................... 9 5.2 Saran ..................................................................................................... 9 DAFTAR PUSTAKA................................................................................................ 10 LAMPIRAN
v ABSTRAK Sifat ketertarikan seseorang terhadap suatu hal yang menjadi sorotan publik bisa di manfaatkan dengan membuat penawaran inovasi baru kepada khalayak umum. Dengan itu, muncul lah sebuah ide dengan croffle sebagai poin utama. Di sisi lain, croffle dan rasa manisnya adalah hal yang tidak dapat di pisahkan, sedangkan rasa manis tidak dapat di terima di semua kalangan. Sehingga kami menyertakan daun stevia sebagai alternatif gula. Ide ini juga menyertakan kacang almond yang di kenal dengan kandungannya yang beragam. Sehingga kami membuat trobosan baru untuk mencampurkannya dan mengolahnya menjadi adonan croffle. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif adalah penelitian dimana peneliti ditempatkan sebagai instrument kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara penggabungan dan analisis data bersifat induktif. Hasil penelitian yang didapatkan cukup bagus meliputi rasa brownis kawis dengan presentase 100%, tekstur croffle daun stevia dan kacang almond memiliki presentase sebesar 92,6%, bentuk memiliki presentase sebesar 77,8%, warna memiliki presentase sebesar 81,5%, rasa memiliki presentase sebesar 88,9%, dan aroma memiliki presentase sebesar 59,3%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa stevia terbukti efektif untuk pengganti gula, karena rasanya yang lebih manis dan mengandung 0 kalori. Penambahan stevia tidak menimbulkan aroma yang pekat serta tidak mengubah tekstur pada adonan. Harga jual yang sesuai untuk Croffle Daun Stevia dan Kacang Almond adalah Rp. 10.000,-00 dengan keuntungan sebesar Rp. 2.000,-00.
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Inovasi dalam bidang kuliner setiap tahunnya selalu berkembang dan dengan mudah diperbincangkan. Sifat ketertarikan seseorang terhadap suatu hal yang menjadi sorotan publik bisa di manfaatkan dengan membuat penawaran inovasi baru kepada khalayak umum. Dengan itu, muncul lah sebuah ide dengan croffle sebagai poin utama. Croffle adalah salah satu makanan yang digemari oleh banyak orang, dari mulai remaja hingga lanjut usia. Kudapan unik ini hadir dengan rasa manis dan bentuknya yang lezat. Ide ini membawa rasa minat orang-orang terhadap croffle. Di sisi lain, croffle dan rasa manisnya adalah hal yang tidak dapat di pisahkan. Jika mengonsumsi croffle berlebih dengan keadaan konsumen yang beragam akan menjadi problema baru karena rasa manis tidak dapat di terima di semua kalangan. Maka dari itu, ide baru ini akan muncul dengan menambahkan daun stevia sebagai alternatif. Daun stevia memiliki rasa yang manis, sehingga dapat menjadi pengganti gula yang alami dan rendah kalori. Dua kandungan yang membuat tanaman stevia menjadi manis adalah stevioside dan rebaudioside A. Untuk menyeimbangkan manfaat dari daun stevia, ide ini menyertakan kacang almond yang di kenal dengan kandungannya yang beragam seperti, vitamin E, protein, serat, kalium, fosfor, magnesium, dan karbohidrat. Kandungan magnesium yang tinggi dalam kacang almond diketahui dapat menurunkan tekanan darah tinggi, vitamin E merupakan antioksidan yang mampu melindungi sel darah dari kerusakan, dan
2 kandungan serat yang tinggi di dalam kacang almond juga dapat memberikan efek kenyang lebih lama. Daun stevia dan kacang almond adalah dua komponen yang sama-sama bermanfaat dan belum pernah di campurkan. Sehingga kami membuat trobosan baru untuk mencampurkannya dan mengolahnya menjadi adonan croffle. Pada akhirnya, penulis memutuskan untuk membuat penelitian berjudul, “Croffle Daun Stevia dan Kacang Almond.” 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang tersebut, maka muncul dua rumusan masalah, sebagai berikut : 1. Bagaimana pengaruh daun stevia sebagai pengganti gula? 2. Bagaimana harga jual yang sesuai untuk Croffle Daun Stevia dan Kacang Almond? 1.3 Tujuan Berdasarkan uraian masalah tersebut, maka muncul dua tujuan, sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui pengaruh daun stevia terhadap croffle. 2. Untuk mengetahui harga jual yang sesuai untuk Croffle Daun Stevia dan Kacang Almond. 1.4 Manfaat Penelitian Berdasarkan uraian rumusan masalah dan tujuan, maka muncul lah tiga manfaat, sebagai berikut : 1. Mendapat informasi bahwa daun stevia dapat di olah menjadi pengganti gula. 2. Dapat mengetahui harga jual croffle daun stevia dan kacang almond.
3 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Croffle Croffle merupakan perpaduan dari 2 makanan, yaitu croissant dan waffle. Croffle dibuat dari adonan croissant yang di masak menggunakan alat pencetak waffle. Croissant biasanya berbentuk bulan sabit, sedangkan waffle beraneka ragam sesuai dengan cetakannya. Bentuk dari croffle sendiri merupakan gabungan dari croissant dan waffle. Croffle mulai dikenal dan naik daun pada saat aktris sekaligus penyanyi Kang Min-kyung menampilkannya pada akun Youtube miliknya yang memiliki lebih dari 600.000 subscriber. Perpaduan dari kedua makanan ini menarik minat banyak masyarakat. Croffle pertama kali dibuat oleh Louise Lennox, seorang koki pastry asal Dublin, Irlandia. Pada tahun 2017, croffle pertama kali dijual di La petite Boulangerie milik Cuisine de France, yaitu sebuah kafe yang terletak di Dublin. Croffle biasanya disajikan sebagai hidangan penutup karena memiliki cita rasa manis atau gurih dengan tambahan berbagai topping. Lennox dan Cuisine de France lalu mengembangkan croffle dengan aneka topping, seperti memberi isian alpukat, tomat manis, krim keju feta, dan taburan remukan hazelnut panggang atau gremolata. Croffle menjadi satusatunya jenis makanan baru yang bisa disajikan sebagai camilan atau makanan penutup (Angka Kesehatan Gizi, 2021).
4 2.2 Daun Stevia Stevia Rebaudiana termasuk familia Compositae merupakan tumbuhan berbentuk perdu basah. Kualitas daun stevia dipengaruhi banyak faktor lingkungan seperti jenis tanah, irigasi, penyinaran, sirkulasi udara dan juga dipengaruhi oleh gangguan bakteri dan jamur. Awalnya tanaman ini bernama Eupatorium rebaudianum dan berubah nama menjadi Stevia rebaudiana Bertoni pada tahun 1905 (Lemus-Mondaca et, al., 2012). Sejak tahun 1970, stevia digunakan di Jepang. Ekstrak stevia menjadi sangat populer dan sekarang digunakan sebagai pemanis secara komersial dengan pasar di atas 50%. Tidak seperti pemanis lainnya, stevia tidak memberikan rasa pahit pada akhirnya. Rahasia kemanisan stevia terletak pada molekul kompleksnya yang disebut steviosid yang merupakan glikosida tersusun dari glukosa, sophorose dan steviol. Stevia digunakan sebagai pemanis mulai dari saus kedelai, sayur±sayuran hingga minuman ringan. Sebagai pemanis tanpa kalori, tanpa penambahan bahan kimia dan tanpa menimbulkan efek samping yang serius (Mariana, 2011). Ayat Al Quran yang berkaitan dengan daun stevia adalah sebagai berikut : “Tidaklah Allah menurunkan penyakit kecuali Dia juga menurunkan penawarnya.” (HR Bukhari). Stevia mampu meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin. Dengan begitu, pengidap diabetes serta mereka yang ingin menjaga berat badan dapat menyiasati apa yang akan di konsumsi dengan menambahkan stevia.
5 2.3 Kacang Almond Kacang almond yang berbahasa latin, Prunus dulcis, adalah pohon yang tumbuh di daerah Asia Barat Daya. Tom Gradziel dari University of California, Davis, mengatakan bahwa almond pada dasarnya adalah biji dari buah almond. Sebagai buah berbiji, almond adalah bagian dari keluarga (family) yang sama dengan buah ceri, persik, dan mangga. Ada dua varietas, macang almond manis yakni jenis yang biasa dimakan yangdikonsumsi sebagai kacang dan dipakai dalam masakan atau sebagai sumber minyakalmond atau tepung almond. Minyak almond pahit dipakai dalam pembuatan ekstrak penyedap untuk makanan dan minuman (Isabel, 2020). Almond telah dipelajari secara ekstensif untuk mendapatkan manfaatnya pada kesehatan jantung, diabetes, dan manajemen berat badan. Kombinasi nutrisi almond yang unik – protein nabati, serat dan lemak tak jenuh tunggal, ditambah nutrisi penting seperti vitamin E dan magnesium – membantu membuat mereka camilan sehat jantung. Kacang almond juga menjadi salah satu sumber serat pangan yang dibutuhkan tubuh dan memiliki indeks glikemik yang rendah dibandingkan kacangkacangan lainnya (Jenny Heap, 2010). Ayat Al Quran yang berkaitan dengan kacang almond adalah sebagai berikut :