The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by smptechnoinsankamil, 2023-06-22 04:59:07

KTI (Karya Tulis Ilmiah)ENTREPRENEUR KLS 8

KTI ENTREPRENEUR KLS 8

6 “Yang telah menjadikan bagimu bumi sebagai hamparan dan Yang telah menjadikan bagimu di bumi itu jalan-jalan, dan menurunkan dari langit air hujan. Maka kami tumbuhkan dengan air hujan itu berjenis-jenis dari tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam.” (Thaha ayat 53). Kacang almond adalah tanaman liar yang pohonnya sudah ada sejak 6.000 tahun sebelum masehi. Sebelum akhirnya di temukan dengan kandungan nutrisi yang tinggi, kaya antioksidan, dan vitamin E yang baik untuk kesehatan kulit. Kacang almond biasa dijadikan alternatif bagi orangorang yang sedang menjalankan program diet rendah karbohidrat, karena pelengkap kandungan karbohidratnya yang rendah, hanya 15% dalam satu porsi.


7 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif adalah penelitian dimana peneliti ditempatkan sebagai instrument kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara penggabungan dan analisis data bersifat induktif (Sugiono. 2010 : 9). Penelitian kualitatif menghasilkan dan mengolah data yang sifatnya deskriptif, seperti transkripsi wawancara dan observasi (Poerwandari (2005). Di definisikan bahwa kualitatif merupakan cara untuk melakukan pengamatan langsung pada individu dan berhubungan dengan orangorang tersebut untuk mendapatkan data yang digalinya (Moleong, J.L.2002 : 3). 3.2 Waktu Pelaksanaan Percobaan 1 Tempat : Perdin Sg Blok LL No. 3, Sumurgung, Tuban, Jawa Timur Hari/tanggal : Sabtu, 26 Maret, 2022 3.3 Plan 3.3.1 Alat : 1. Pencentak waffle 2. Baskom 3. Mixer 4. Sendok


8 5. Kuas mentega 6. Kompor 7. Talenan 3.3.2 Bahan 1. 900 gr tepung terigu protein tinggi 2. 200 ml susu hangat, low sugar 3. 6 gr ragi 4. 3 sdm bubuk stevia 5. ½ sdt garam 6. 250 gr mentega, suhu ruangan 7. Almond 3.3.3 Langkah Pembuatan : 1. Masukan tepung terigu dan garam, aduk rata. Di wadah kecil terpisah, campur susu cair hangat, ragi instan dan 2 sendok makan bubuk stevia. Lalu campurkan keduanya. 2. Tuang susu ragi dalam wadah tepung secara perlahan sambil diaduk. 3. Tuang bahan di alas yang sudah ditabur tepung, uleni adonan kurang lebih 5 menit. 4. Bulatkan adonan, lalu tutup menggunakan plastik wrap. Istirahatkan selama 1 jam. 5. Kempiskan adonan, kemudian gilas tipis memanjang. Olesi permukaan dengan butter, kemudian potong menjadi 4 bagian dan di tumpuk. 6. Lipat adonan menjadi 3 gulungan, kemudian simpan di freezer selama 45 menit. 7. Keluarkan dari freezer lalu pipihkan dengan roller hingga memanjang dan potong menjadi 10 bagian.


9 8. Ambil satu bagian adonan, belah tengah bagian bawah tarik ke samping luar kemudian gulung. 9. Gulingkan croffle ke dalam daun stevia, kemudian panggang croffle hingga matang kecoklatan. 10. Setelah dingin, taburi croffle dengan almond dan croffle siap disajikan. 3.3.4 Product Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan (Kotler, 2016). Sedangkan menurut Saladin (2016:71) produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian, dibeli, dipergunakan, atau dikonsumsi, dan yang dapat memuaskan keinginan dan kebutuhan. 3.3.5 Price Harga (price) adalah jumlah yang ditagihkan atas suatu produk atau jasa, lebih luas lagi harga dalah jumlah semua nilai yang diberikan oleh pelanggan untuk mendapatkan keuntungan dari memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa (Kotler dan Armstrong, 2012). Harga yang telah di perhitungkan = Rp. 10.000,-00 dengan keuntungan sebesar Rp. 2.000,-00. 3.3.6 Place Pemasaran merupakan kegiatan penting dalam perusahaan yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat melalui


10 suatu produk yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi konsumen, selain itu pemasaran ditujukan untuk meningkatkan keuntungan bagi perusahaan. Pada penelitian kali ini, tempat pemasaran yang kami pilih adalah pasar online. Beberapa tahun ke belakang, pasar online terbukti bisa mendapatkan konsumen lebih cepat. Di sebabkan oleh minat masyarakat yang lebih tertarik pada hal instan, sehingga semakin banyak marketplace yang tersedia lewat online. Situs pemasaran online ini memiliki spesifikasi khusus dengan menawarkan beberapa kelebihan, diantaranya dapat melihat model dan foto produk yang dipasarkan, menampilkan video pembuatan, menampilkan harga produk terkini, dan kualitas secara mendetail. 3.4 Pengumpulan Data Dalam proses pengumpulan data, kami menggunakan teknik angket. Angket atau kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab (Sugiyono, 2017:142). Angket Croffle Daun Stevia dan Kacang Almond : Kualitas 1 2 3 Tekstur Croffle Warna Croffle Bentuk Croffle Rasa Croffle Aroma Croffle


11 Indikator Nilai : TEKSTUR Nilai 3 = Luar renyah, dalam berisi Nilai 2 = Kurang renyah, dalam berisi Nilai 1 = Tidak renyah dan tidak berisi BENTUK Nilai 3 = Luar utuh, dalam tidak hancur Nilai 2 = Luar pecah, dalam tidak hancur Nilai 1 = Luar pecah dan dalam hancur WARNA Nilai 3 = Cokelat ke-emasan, matang seluruhnya Nilai 2 = Kurang cokelat ke-emasan, matang seluruhnya Nilai 1 = Tidak cokelat ke-emasan dan tidak matang RASA Nilai 3 = Manis dan gurih Nilai 2 = Terlalu manis dan gurih Nilai 1 = Tidak manis dan tidak gurih AROMA Nilai 3 = Tidak tercium aroma ragi Nilai 2 = Sedikit tercium aroma ragi Nilai 1 = Tercium aroma ragi Keterangan : 3 = Cukup bagus 2 = Sedikit kurang bagus 1 = kurang bagus


12 BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Data Dalam proses pengumpulan data, kami menggunakan teknik angket. Angket atau kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab (Sugiyono, 2017:142). Angket kami meliputi : Angket Responden Grafik responden NAMA TEKSTUR BENTUK WARNA RASA AROMA Kakak Jihan 3 2 3 3 1 Kakak Rafa 2 2 3 2 1 Rama 3 1 3 3 2 Mbak Nur 3 3 2 2 2 Tante Ida 3 3 3 3 3 Arya Ningsih 2 3 2 3 2 Mbak Delina 3 2 1 3 2 Ibu Dinda 3 2 2 3 1 Ibu Kia 3 3 3 2 2 Skor Total 25 21 22 24 16 TEKSTUR BENTUK WARNA RASA AROMA 0 1 1 0 3 2 4 2 3 5 7 4 5 6 1 KUALITAS CROFFLE DAUN STEVIA DAN KACANG ALMOND 1 2 3


13 4.2 Pembahasan Skala konversi : 4.3 Analisis Data Berdasarkan data hasil pengamatan, dapat di ketahui bahwa : 1. Score yang didapat untuk tesktur adalah 92,6. Jika dihitung menggunakan rumus : Nilai = 25 27 × 100 = 92,6 (Predikat : A) Alasan = Lapisan luar croffle terpanggang dengan baik, sehingga memiliki tekstur yang renyah dan tercetak rapi. Bagian dalam croffle matang dan berisi. 2. Score yang didapat untuk bentuk adalah 77,8. Jika dihitung menggunakan rumus : Nilai = 21 27 × 100 = 77,8 (Predikat : C) Alasan = Layer yang ada di dalam croffle hancur karena penggunaan mentega yang kurang, sehingga tiap lapisan saling menempel. 3. Score yang didapat untuk warna adalah 81,5. Jika dihitung menggunakan rumus : Nilai = 22 27 × 100 = 81,5 (Predikat : B) Rentang nilai Predikat 90 – 100 Sangat bagus 79 – 89 Bagus 65 – 78 Cukup bagus < 65 Kurang


14 Alasan = Warna dari croffle tampak cokelat ke-emasan karena terpanggang dengan baik, tapi sedikit bercampur dengan warna hijau hasil lelehan dari daun stevia. 4. Score yang didapat untuk rasa adalah 88,9. Jika dihitung menggunakan rumus : Nilai = 24 27 × 100 = 88,9 (Predikat : B) Alasan = Rasa yang di hasilkan oleh daun stevia terasa manis dan berhasil menjadi pengganti gula non kalori. Almond yang di jadikan topping menambah rasa gurih pada croffle. 5. Score yang didapat untuk aroma adalah 59,3. Jika dihitung menggunakan rumus : Nilai = 16 27 × 100 = 59,3 (Predikat : D) Alasan = Tidak ada aroma yang di munculkan oleh croffle daun stevia dan kacang almond. Sedikit tercium aroma ragi. 4.4 Desain Desain kali ini terdapat pada box yang akan kami gunakan untuk mengemas Croffle Daun Stevia dan Kacang Almond : 1. Logo 2. Box kardus 3. Sticker croffle 4. Kertas minyak


15 BAB V PENUTUP 5.1 Simpulan Berdasarkan pembahasan pada penelitian ini, terdapat 2 simpulan : 1. Pengaruh Daun Stevia sebagai pengganti gula : stevia terbukti efektif untuk pengganti gula, karena rasanya yang lebih manis dan mengandung 0 kalori. Penambahan stevia tidak menimbulkan aroma yang pekat serta tidak mengubah tekstur pada adonan. Stevia mudah di dapatkan dan mudah di olah. Dalam proses menjadikan stevia sebagai pengganti gula, stevia dapat di keringkan, kemudian di ubah menjadi bubuk. 2. Harga jual yang sesuai untuk Croffle Daun Stevia dan Kacang Almond adalah Rp. 10.000,-00 dengan keuntungan sebesar Rp. 2.000,-00 5.2 Saran Berdasarkan pembahasan pada penelitian ini, terdapat 4 saran : 1. Saat membuat adonan croffle, ragi harus di perhatikan agar aktif sehingga adonan dapat mengembang dengan sempurna. 2. Bahan baku maupun bahan tambahan harus menggunakan takaran yang sesuai, sehingga tidak terjadi kegagalan saat membuat croffle. 3. Adonan croffle di pastikan mengembang dan kalis, untuk memudahkan pembuat dalam memipihkan adonannya. 4. Saat menggulung adonan croffle dengan troll, harus di pipihkan setipis mungkin. Agar saat di panggang, adonan croffle dapat matang sampai ke dalam.


16 DAFTAR PUSTAKA 1. Yola Desnera Putri, Haruman Kartamihardja, Intan Lisna. 2019. Formulasi dan Evaluasi Losion Tabir Surya Ekstrak Daun Stevia. 2. R. D. Ratnani, R. Anggraeni. 2005. Ekstraksi Gula Stevia Dari Tanaman Stevia Rebaudiana Bertoni. 3. Robetmi Jumpakita Pinem, Dinalestari Purbawati. 2021. Praktik Pelatihan Foto Produk Untuk Kinerja Pemasaran Produk Pada Usaha Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro. 4. Mariana Raini, Ani Isnawati. 2011. Khasiat dan Keamanan Stevia Sebagai Pemanis Pengganti Gula. 5. Yudha Eko Pangestu. 2021. Cake Croffle With Brown Sugar Rumahan. 6. Croffle di akses pada = https://m.liputan6.com/lifestyle/read/4625033/sejarah-croffle-camilanpopuler-yang-sedang-digandrungi?page=2 7. Kacang almond di akses pada = https://gonutify.com/kacang-almond/ 8. Surat At-Thaha ayat 53 di akses pada = https://tafsirweb.com/5295-suratthaha-ayat-53.html 9. Hadist riwayat Bukhari di akses pada = https://www.radiorodja.com/31596-tidaklah-allah-menurunkanpenyakit-kecuali-dia-juga-menurunkan-penawarnya/


17 LAMPIRAN


i PANCAKE SAUS SEREH JAHE Disusun oleh : Den Isyana Putri Nirwana Aulya Dinda Oktavianingrum Khansa Ad-Dayyina YAYASAN BINA INSAN KAMIL TUBAN SMP Techno Insan Kamil Project Based Learning “Terakreditasi A” Berdasar SK BAP-S/M/No.200/BAP-S/X/2016 Office : Jl Al Falah II Kel Sidorejo Kec Tuban Kab Tuban Propinsi Jawa Timur Indonesia Email : [email protected] Phone : 0356 333280 HP : 081 555 665134


ii LEMBAR PENGESAHAN Karya tulis ilmiah yang berjudul “PANCAKE SAUS SEREH JAHE ” Sebagai tugas akhir semester 2 di SMP Techno Insan Kamil Tuban ini telah disahkan pada : Hari : Tanggal : Tuban, Mengetahui, Kepala SMP Techno Insan Kamil Guru Pembimbing Winantik, S.Pd. Sa’idatunnisa’,S.Si.


iii KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan HidayahNya sehingga kami dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah kami yang berjudul “PANCAKE SAUS SEREH JAHE”. Karya tulis ilmiah ini dibuat sebagai syarat kenaikan kelas 9 di SMP Techno Insan Kamil Tuban. Dalam pembuatan karya tulis ilmiah ini, kami tidak akan berhasil dengan baik tanpa bantuan, doa dan dukungan dari beberapa pihak, oleh karena itu kami ingin menucapkan terima kasih kepada : A. Ustadzah Wiwin sebagai Kepala sekolah SMP TECHNO Insan Kamil Tuban B. Ustadzah Sa’idatunnisa’ dan Ustadzah Selvilya Anggara sebagai pembimbing KTI C. Kedua orang tua saya yang saya cintai Kami menyadari penyusunan karya tulis ilmiah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak akan kami terima dengan senang hati, demi kesempurnaan karya tulis ilmiah berikutnya.


iv DAFTAR ISI Halaman Judul .....................................................................................................i Lembar Pengesahan ............................................................................................ii Kata pengantar......................................................................................................iii Abstrak………….......................................................................................................iv Daftar Isi................................................................................................................v Daftar Isi...............................................................................................................vi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang .....................................................................................1 1.2 Rumusan Masalah................................................................................2 1.3 Tujuan Penelitian..................................................................................2 1.4 Manfaat Penelitian...............................................................................2 BAB III TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pancake................................................................................................3 2.2 Sereh…………………………………………………………………................................3 2.3 Jahe……………………………………………………………………...............................4 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian ...............................................................................6 3.2 Tempat dan waktu …………….................................................................6 3.3 Plan………………......................................................................................6 3.4 Product………..………..............................................................................8 3.5 Price…..………..………..............................................................................8 3.6 Place….………..………...............................................................................8 3.4 Teknik pengambilan data.....................................................................8 3.4 Teknik pengambilan data.....................................................................9 BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Data Hasil Pengamatan .......................................................................10 4.2 Analisis Data ........................................................................................10


v 4.3 Desain………………………………………………………………………………………………11 BAB V KESIMPULAN 5.1 Simpulan .........................................................................................................12 5.2 Saran................................................................................................................12 Daftar Pustaka .....................................................................................................13 Lampiran ..............................................................................................................14


vi ABSTRAK Jaman sudah berkembang pesat. Mengikuti selera anak-anak muda yang unik dan serba ‘trend’. Sekarang sudah jarang anak-anak muda yang menyukai rempahrempah. Padahal rempah-rempah bisa dimanfaatkan sebagai jamu atau ramuan herbal alami yang bagus untuk tubuh. Pancake termasuk salah satu makanan yang disukai anak muda jaman sekarang. Sereh dan jahe juga salah satu rempahrempah yang bagus untuk tubuh, karena manfaat campuran sereh dan jahe yang dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan. Pancake dengan saus sereh jahe pastinya memiliki banyak manfaat terutama bagi kesehatan dan dapat menarik anak-anak muda untuk mencobanya sehingga anak-anak muda jaman sekarang menyukai rempah-rempah.


1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Era milenial merupakan generasi yang lahir pada kisaran 1980 hingga 2000- an. Riset yang dilakukan mengatakan generasi milenial menyimpan potensi besar untuk bisnis. Di era milenial ini semua serba bervariasi. Sejalan dengan keinginan anak-anak muda yang memiliki selera unik dan serba 'trend'. Sebagian besar produsen memasarkan usaha yang dimiliki ke anak-anak muda. Produk yang sering dipasarkan adalah produk makanan. Makanan yang bervariasi dan kekinian menjadi daya tarik tersendiri bagi anak muda. Pancake adalah salah satu jajanan yang disukai oleh anak muda. Pancake memiliki tekstur yang fluffy/lembut. Selain tekstur, Pancake juga digemari karena memiliki topping yang beraneka rasa. Selain menambah rasa Pancake, topping juga mempercantik bentuk makanan sehingga lebih menarik dan lezat. Termasuk makanan seperti Pancake dengan rasa saus sereh jahe, menjadikan Pancake sebagai makanan yang disukai oleh muda-mudi jaman sekarang. Sebagian besar anak muda jaman sekarang menyukai makanan Pancake maka dari itu penulis membuat suatu karya tulis ilmiah yang berjudul Pancake Saus Sereh Jahe. Pancake tersebut mengkombinasikan rempah-rempah yaitu sereh dan jahe. Selain bentuk dan rasa, manfaat dari makanan yang telah di konsumsi juga menjadi point utama bagi mereka. Manfaat dari sereh dan jahe juga sangat bermanfaat yaitu mencegah berbagai penyakit, meredakan peradangan, menyehatkan pencernaan. Dengan menghadirkan Pancake dengan kombinasi yang menyehatkan akan menjadi sesuatu hal baru.


2 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang tersebut, maka muncul dua rumusan masalah sebagai berikut. 1. Bagaimana kualitas Pancake saus sereh jahe? 2. Bagaimana desain pengemasan Pancake saus sereh jahe agar menarik? 1.3 Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka mucul dua tujuan sebagai berikut. 1. Untuk mengetahui kualitas Pancake saus sereh jahe yang telah dibuat 2. Untuk membuat desain pengemasan Pancake saus sereh jahe agar menarik 1.4 Manfaat Penelitian Berdasarkan uraian tersebut manfaat yang diharapkan sebagai berikut. 1. Dapat mengetahui manfaat dari perpaduan Pancake saus sereh jahe 2. Dapat meningkatkan nilai guna sereh dan jahe


3 BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Pancake Pancake adalah kue dengan bahan dasar tepung terigu, telur, gula, dan susu segar. Rasanya yang manis dan lembut membuat camilan ini banyak disukai orang dari berbagai kalangan. Cara membuatnya relatif cepat dan mudah, sehingga membuat kue ini kerap dihidangkan sebagai sarapan karena tidak banyak menghabiskan waktu. Pancake berbentuk bundar, datar, tipis,dan biasanya disajikan secara bertingkat. Dalam penyajiannya, Pancake sering ditambahkan berbagai macam topping atau saus seperti butter, susu kental manis, keju, coklat, atau yang lainnya sesui selera (Andre, 2021). 2.2 Sereh Tanaman ini berasal dari Asia Tenggara atau Sri Lanka. Tanaman ini tumbuh alami di Sri Lanka, tetapi dapat ditanam pada berbagai kondisi tanah di daerah tropis yang lembab, cukup sinar matahari dan memiliki curah hujan relatif tinggi. Bahasa latin dari sereh adalah Cymbopogon citrus. Daerah Tanaman sereh banyak di temukan di daerah jawa, dataran rendah dengan ketinggian 60-140 mdpl. Daun sereh berwarna hijau dan tidak bertangkai, daunnya kesat, panjang, runcing, serta memiliki aroma yang kuat dan khas. Sereh umumnya adalah rempahrempah yang sangat penting untuk bumbu dapur agar masakan lebih sedap dan beraroma, selain bisa di jadikan sebagai bumbu dapur sereh juga bisa di manfaatkan sebagai jamu atau ramuan herbal alami yang bagus untuk tubuh.


4 KLASIFIKASI TANAMAN SEREH eprints.umm.ac.id hadits yang menerangkan tentang makanan sebagai obat yaitu diantaranya terdapat dalam hadits riwayat Bukhari: “Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan akan menurunkan pula obat untuk penyakit tersebut.” 2.3 Jahe Jahe merupakan tanaman yang termasuk rempah-rempah dengan nama latin Zingiber officinale. Jahe sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari, terutama di bidang kesehatan. Jahe diketahui berasal dari Asia Pasifik yang tersebar dari India sampai Cina. Di Indonesia sendiri, tanaman jahe relatif mudah ditemukan dan penggunaannya sudah meluas bukan hanya untuk keperluan memasak, tetapi juga untuk kesehatan, dan kecantikan. Manfaat jahe untuk wajah juga sudah mulai dikenal oleh masyarakat luas tidak hanya di Indonesia tapi juga mancanegara. Dari jenis, bentuk, besar rimpang, dan warnanya, jahe Kingdom Plantae Subkingdom Tracheobionta Divisi Magnoliophyta Subdivisi Angiospermae Kelas Monocotyledonae Subkelas Commelinidae Ordo Poales Famili Poaceae/Graminae Genus Cymbopogon Spesies Cymbopogon citrus


5 dibagi atas tiga jenis, yaitu jahe putih besar, jahe putih kecil, dan jahe merah. Jahe dapat ditanam di tanah yang memiliki ketinggian 200-600 meter di atas permukaan laut dengan rata-rata curah hujan 2.500- 4.000 mm/tahun. Namun, pada umumnya, jahe di Indonesia hanya ditanam di pekarangan rumah dan pemanfaatannya pun sebatas untuk konsumsi rumah tangga. (sahabatnestle.co.id) Tanaman jahe (Zingiber officinale Rosc.) termasuk dalam keluargatumbuhan berbunga (temu-temuan).Diantara jenis rimpang jahe, ada 2 jenis jahe yang telah dikenal secara umum, yaitu jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) dan jahe putih (Zingiber officinale var. amarum)(Gholib, 2008).Rimpang jahe termasuk kelas Monocotyledonae, bangsa Zingiberales, suku Zingiberaceae, marga Zingiber ( e-journal.uajy.ac.id) 2.3.1 Landasan Al Qur’an Ayat yang membicarakan tentang rempah-rempah sebagai obat diantaranya terdapat dalam Q. S Al Insan ayat 17: ً ا ل ْ ي ِ ب جَ ْ ن َ ا ز َ ه ُ اج َ ِمز َ ان َ اك سً ْ أ َ اك َ ه ْ ِفي َ ن ْ و َ ق س ْ ُ ي َ و


6 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen kualitatif. Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui akibat yang ditimbulkan dari suatu perlakuan yang diberikan secara sengaja oleh peneliti. Riset yang bersifat penejalasan dan menggunakan analisis. 3.2 Tempat dan waktu Hari tanggal: Sabtu, 26 maret 2022 Tempat: Gg. Arjuna No.03 gedongombo semanding 3.3 Plan 3.3.1 Alat 1. kompor 2. Teflon 3. Mangkok 4. Sendok 5. Spatula 3.3.2 Bahan 1. 100 gram tepung terigu 2. sdm gula pasir 3. garam secukupnya 4. 1 sdt baking powder 5. 1 butir telur ayam 6. 100ml susu cair 7. 30gram mentega 3.3.3 Langkah Kerja 1. Campur tepung terigu, gula pasir, garam, dan baking powder. Aduk rata. Tuang campuran telur dan susu cair. Aduk sampai adonan tercampur rata dan lembut. 2. Masukan mentega cair. Aduk rata. 3. Olesi teflon dengan sedikit mentega dan panaskan diatas kompor. Kemudian tuang 1 sendok sayur adonan ke dalam teflon 4. Masak Pancake sampai adonan di bagian dalam teflon berwarna kuning keemasan atau kuning kecoklatan. Tandanya, kita akan melihat bentuk


7 gelembung diatas adonan, maka adonan harus dibalik secara perlahan. maasak sebentar dan angkat.


8 3.4 Product Produk adalah suatu yang bersifat kompleks, yang dapat diraba maupun tidak dapat diraba, yang di dalamnya termasuk kemasan, harga, prestise perusahaan dan pelayanan jasa perusahaan yang diterima oleh pembeli untuk memuaskan keinginan dan kebutuhannya. (Arief Rakhman Kurniawan, 2014) 3.5 Price Menurut Kotler dan Armstrong (2012), price adalah jumlah yang ditagihkan atas suatu produk atau jasa, lebih luas lagi harga adalah jumlah semua nilai yang diberikan oleh pelanggan untuk mendapatkan keuntungan dari memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa. Menurut Andi (2015) Harga menjadi faktor utama yang dapat mempengaruhi pilihan seorang pembeli, harga cukup berperan dalam menentukan pembelian konsumen, untuk itu sebelum menetapkan suatu harga, sebaiknya perusahaan melihat beberapa refrensi harga suatu produk yang dinilai cukup tinggi dalam penjualan. 3.6 Place pemasaran adalah suatu proses sosial yang didalamnya individu atau kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dari pihak lain. (kharisma, 2016) 3.7 Teknik pengambilan data Teknik pengambilan data yang kami gunakan dengan cara angket. angket adalah suatu instrumen penelitian yang tersusun dari rangkaian pertanyaan atau jenis konfirmasi lainnya, yang memiliki tujuan untuk mengumpulkan informasi tertentu dari responden.Untuk melakukan angket, dapat dilakukan dengan tatap muka, telepon, pos, maupun secara digital. Angket Pancake Saus Sereh Jahe Nama : Kualitas 1 2 3 Warna pancake Tekstur pancake Rasa pancake Warna saus Aroma Saus


9 Indikator Pancake Warna: 3 jika warnanya coklat 2 jika kuning kecoklatan 1 jika coklat kehitaman Tekstur:3 jika lembut 2 jika kurang lembut 1 jika keras Rasa: 3 jika manis dan gurih 2 jika manis 1 jika asin Indikator Saus Warna: 3 jika merah kecoklatan 2 jika merah 1 jika hitam Aroma: 3 jika pekat &tidak menyengat 2 jika pekat dan menyengat 1 jika asin


10 BAB IV PEMBAHASAN 4.2 Analisis Data Berdasarkan data diatas dapat diketahui: 1. Aroma = Skor keseluruhan aroma / Skor maksimal aroma X 100 Nilai aroma = 14 / 21 X 100 = 66,7 (D) Alasan: karena pancake nya gosong dan menyebab kan bau yang tidak sedap pada pancake 2. Tekstur = Skor keseluruhan tekstur / Skor maksimal tekstur X 100 Nilai tekstur = 18 / 21 X 100 = 85,7 (B) Alasan: Karena kita menambahkan tepung, soda kue, dan susu melebihi takaran. Maka membuat tekstur pancake menjadi terasa padat. 3. Rasa = Skor keseluruhan Rasa / skor maksimal Rasa X 100 Nilai Rasa = 20 / 21 X 100 = 95 (A) Nama Pancake Saus Warna Tekstur Rasa Aroma Warna Ismiati (bunda nisyaa) 2 3 3 2 3 Mega Putri 1 3 3 1 3 Safira Jamilatur 2 2 3 1 3 Aurel 3 2 3 1 3 Alfina 2 3 3 1 2 Selly 2 3 3 2 3 Ust. qirom 2 2 2 1 2 Skor Total 14 18 20 9 19


11 Alasan: karena rasa dari mentega pancake yang gurih dan adonan gula yang manis 4. Aroma saus= Skor keseluruhan Aroma / skor maksimal aroma X 100 Nilai Aroma = 9 / 21 X 100 = 42,8 (D) Alasan: : karena takaran jahe dan sereh lebih sedikit daripada takaran gula jawa, hal itu yang menjadikan aroma pada saus kurang menyengat 5. Warna saus = Skor keseluruhan Warna / skor maksimal warna X 100 Nilai Warna = 19 / 21 X 100 = 90,5 (B) Alasan: Karena saat melelehkan gula jawa dan menambahkan potongan jahe dan sereh warna gula jawa tadi tidak terlalu pekat. 4.3 Desain Desain adalah rancangan dari suatu produk atau benda yang akan dibuat. 1. Logo = Menciptakan dan menyampaikan citra/gambaran positif pada produk 2. Box kardus = Warnanya yg membuat lebih indah dan juga untuk mengurangi sampah plastik 3. Sendok kecil = Memudahkan untuk mengkonsumsi 4. Cup kecil = Wadah saus sereh jahe


12 BAB V KESIMPULAN 5.1 Simpulan Dari percobaan yang sudah kami lakukan, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: campuran sereh dan jahe dapat efektif mengatasi berbagai masalah kesehatan khususnya pada anak remaja. Dengan dipadukan pancake, kini dapat menarik perhatian anak anak remaja untuk mencoba 5.2 Saran Saran yang dapat diberikan adalah: 1. Saat memasak pancake gunakan api kecil 2. Jangan terlalu memberikan gula yang berlebihan karna dapat memicu ke gosongan 3. Campurkan bahan-bahan sesuai takaran agar mendapatkan hasil yang memuaskan


13 DAFTAR PUSTAKA Sereh, diakses di http://eprints.umm.ac.id/42803/3/jiptummpp-gdl-ditayulian48644-3-babii.pdf Jahe, Diakses di https://sahabatnestle.co.id/content/kesehatan/mengenallebih-jauh-tentang-jahe.html Product, Diakses di https://repository.unugha.ac.id/798/4/BAB%20II.pdf Price, Diakses di http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/4511/3/BAB%20II.pdf Place, Diakses di http://eprints.umpo.ac.id/4084/3/BAB%20II.pdf


14 LAMPIRAN


i ES KRIM LITEL (BROKOLI & WORTEL) Disusun Oleh : Zulkarnain Haikal Al Ghoni Darrel Naufal Erawista Evaldo Fairuz Hazimulfikri YAYASAN BINA INSAN KAMIL TUBAN SMP Techno Insan Kamil Project Based Learning “Terakreditasi A” Berdasar SK BAP-S/M/No.200/BAP-S/X/2016 Office :Jl Al Falah II KelSidorejoKecTubanKabTubanPropinsiJawa Timur Indonesia Email :[email protected] Phone : 0356 333280 HP : 081 555 665134


ii LEMBAR PENGESAHAN Karya tulis ilmiah yang berjudul “Es Krim Litel (Brokoli & Wortel)” Sebagai tugas akhir semester 2 di SMP TECHNO Insan Kamil Tuban ini telah disahkan pada : Hari : Senin Tanggal : 13/06/2022 Tuban, 13/06/2022 Mengetahui, Kepala SMP TECHNO Insan Kamil Guru Pembimbing Winartik, S.Pd. Sa’idatunnisa, S.Pd.


iii ABSTRAK Wortel merupakan salah satu jenis sayuran umbi yang memiliki peranan penting dalam penyediaan bahan pangan, khususya penyediaan sumber vitamin dan mineral. Sebagai sumber pangan hayati, wortel banyak mengandung vitamin A dan zat zat yang lain yang berkhasiat obat, sehingga sangat baik untuk mencegah berbagai penyakit. Brokoli termasuk kedalam jenis sayuran yang cukup banyak diminati. Brokoli merupakan sumber antioksidan yang melimpah dan termasuk jenis sayuran Cruciferae. Brokoli disebut sumber antioksidan karena memiliki kandungan lutein dan glutation yang tinggi.


iv KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Allah SWT atas Rahmat dan Hidayahnya sehingga dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah yang berjudul “Es Krim Litel”. Karya tulis ilmiah ini disusun sebagai tugas akhir semester 2 di SMP TECHNO Insan Kamil Tuban. Dalam pembuatan karya tulis imliah ini tidak akan berhasil dengan baik apabila tidak ada bantuan dan bimbingan dari beberapa pihak, oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada : a. Ustadzah Wiwin sebagai Plt. Kepala SMP TECHNO Insan Kamil b. Ustadzah Nisa sebagai pembimbing KTI c. Kedua orang tua saya yang saya cintai Kami menyadari penyusunan karya tulis ilmiah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak akan kami terima dengan senang hati, demi kesempurnaan karya tulis ilmiah berikutnya. Tuban, 25 Mei 2022 Penyusun


v DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL.................................................................................................... i LEMBAR PENGESAHAN........................................................................................... ii ABSTRAK..…………………………………………………………………………………………………………. iii KATA PENGANTAR................................................................................................. iV DAFTAR ISI.............................................................................................................. V BAB I PENDAHULUAN............................................................................................. 1 1.1 Latar Belakang...................................................................................... 1 1.2 Rumusan Masalah................................................................................ 1 1.3 Tujuan Penelitian ................................................................................. 2 1.4 Manfaat Penelitian…..………………………………………………………………………. 2 BAB II TINJAUAN PUSTAKA..................................................................................... 3 2.1 Es Krim.................................................................................................. 3 2.2 Wortel……............................................................................................. 3 2.3 Brokoli.................................................................................................. 5 BAB III METODE PENELITIAN.................................................................................. 7 3.1 Jenis Penelitian..................................................................................... 7 3.2 Tempat dan Waktu Penelitian……........................................................ 7 3.3 Alat dan Bahan..................................................................................... 7 3.4 Cara pembuatan…..……......................................................................... 8


vi 3.5 Rincian harga pemasaran..…….............................................................. 9 3.6 Strategi pemasaran………….................................................................. 10 BAB IV HASIL DAN PERCOBAAN........................................................................... 11 4.1 Data.....................................................................................................11 4.2 Analisis Data……..................................................................................13 4.3 Respon masyarakat………….……………………………………………..……………. 14 BAB V PENUTUP................................................................................................... 15 5.1 Simpulan......................................................................................................... 15 5.2 Saran............................................................................................................... 15 DAFTAR PUSTAKA................................................................................................. 16


1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kita membutuhkan tubuh sehat untuk melakukan aktifitas. Sehingga kita harus memakan makanan bergizi. Ada banyak makanan bergizi yang kita biasa konsumsi, contohnya sayuran. Namun banyak yang tidak menyukai sayuran dan lebih menyukai jajanan tidak sehat, sehingga ada eskrim litel yaitu eskrim brokoli dan wortel. Brokoli termasuk kedalam jenis sayuran yang cukup banyak diminati . Brokoli merupakan sumber antioksidan yang melimpah dan termasuk jenis sayuran Cruciferae. Brokoli disebut sumber antioksidan karena memiliki kandungan lutein dan glutation yang tinggi. Kandungan antioksidan lutein pada tanaman brokoli lebih tinggi dibandingkan dengan kubis. Wortel merupakan salah satu jenis sayuran umbi yang memiliki peranan penting dalam penyediaan bahan pangan, khususnya penyediaan sumber vitamin dan mineral. Sebagai sumber pangan hayati, wortel banyak mengandung vitamin A dan zat zat yang lain yang berkhasiat obat, sehingga sangat baik untuk mencegah berbagai penyakit. Wortel juga memiliki rasa enak (agak manis) sehingga di gemari oleh masyarakat. 1.2 Rumusan Masalah Bedasarkan uraian latar belakang tersebut, maka terdapat dua rumusan masalah dalam penelitian ini. 1. Bagaimanakah kualitas Eskrim Litel? 2. Bagaimanakah respon masyarakat terhadap Eskrim Litel?


2 1.3 Tujuan Tujuan memberikan arah yang spesifik dalam penelitian. Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka terdapat dua tujuan dalam penelitian ini. 1. Untuk mengetahui Eskrim Litel bisa diminati masyarakat. 2. Untuk mengetahui Eskrim Litel bisa menjadi snack sehat. 1.4 Manfaat Setiap penelitian yang dilakukan tentunya memiliki manfaat yang ingin dicapai. Untuk itu penelitian ini memiliki dua manfaat sebagai berikut. 1. Memberikan inovasi baru untuk mengonsumsi Eskrim Litel. 2. Memberikan variasi baru dalam bidang kuliner.


3 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Es Krim Pengertian es krim menurut Badan Standarisasi Nasional yang tercantum dalam SNI No. 01-3713-1995 adalah jenis makanan semi padat yang dibuat dengan cara pembekuan tepung es krim dari campuran susu, lemak hewani maupun nabati, gula dengan atau tanpa bahan makanan lain dan bahan makanan yang diizinkan. Menurut Chan (2009) es krim adalah buih setengah beku yang mengandung lemak teremulsi dan udara. Bahan utama dari es krim adalah lemak (susu), gula, krim dan air. Sebagai tambahan diberi gula, emulsifier, stabilizer dan perasa. Es krim memiliki sumber energi yang cukup tinggi. Kandungan lemak dalam es krim tiga sampai empat kali lebih banyak daripada susu dan setengah dari total padatannya berupa gula (laktosa, sukrosa, dan lain - lain). Es krim dapat digunakan untuk menambah berat badan dan untuk membantu pertumbuhan anak - anak (Arbuckle, 2013). 2.2 Wortel Wortel merupakan tanaman sayuran umbi semusim yang berbentuk semak (perdu) yang tumbuh tegak dengan ketinggian antara (30 – 100) cm atau lebih, tergantung jenis atau varietasnya. Wortel tergolong sebagai tanaman semusim karena hanya berproduksi satu kali dan kemudian mati. Tanaman wortel memiliki umur yang pendek yaitu sekitar (70 – 120) hari tergantung varietasnya. Kulit dan daging umbi wortel berwarna kuning atau jingga. Wortel memiliki batang pendek yang hampir tidak tampak. Warna kuning dari umbi 7 wortel berwarna kemerahan dikarenakan adanya pigmen karoten. Kulitnya tipis dan rasanya enak, renyah, gurih, dan agak manis. (Dewi, 2014) dalam jurnal Wortel


4 Kedudukan taksonomi dari wortel yaitu: Kerajaan: Plantae Divisi: Spermatophyta Subdivisi: Angiospermae Kelas: Dicotyledonae Bangsa: Umbelliferales Suku: Umbelliferae Marga: Daucus Jenis: Daucus carota L. (Dewi, 2014) Umumnya, bentuk wortel yang terdapat di Indonesia dibedakan menjadi dua tipe, yaitu Imperator dan Chantenay. Tipe Imperator memiliki ujung umbi yang runcing, sedangkan tipe Chantenay memiliki bentuk ujung umbi yang tumpul. Tekstur dari Imperator juga sedikit kasar dan keras, sedangkan Chantenay lebih halus. Bentuk wortel dapat dilihat pada gambar 1 Kandungan Pada 100 gram Wortel Energi 36 kkal Protein 1 gram Lemak 0,6 gram Karbohidrat 7,9 gram Serat 1 gram Vitamin A 7,1 mikrogram


5 Thiamin (Vitamin B1) 0,04 miligram Riboflavin (Vitamin B2) 0,04 miligram Niasin (Vitamin B3) 1 miligram Vitamin C 18 miligram Kalsium 45 miligram Fosfor 74 miligram Besi 1 miligram Natrium 70 miligram Kalium 245 miligram Tembaga 0,06 miligram Zinc 0,3 miligram 2.3 Brokoli Brokoli adalah salah satu jenis sayuran yang mudah ditemui di Indonesia. Sayuran bernama ilmiah Brassica oleracea itu termasuk jenis kubis-kubisan. Brokoli masuk dalam kategori superfood atau pangan super. Ini karena sayuran berwarna hijau gelap tersebut dikenal dengan berbagai macam manfaat kesehatan. Manfaat tersebut dapat kita dapatkan dari kandungan nutrisinya yang kaya (Resa, Tahun 2020) Penulis : Resa Eka Ayu Sartika Kedudukan taksonomi dari Brokoli yaitu: Divisi: spermatophyte Subdivisio: magnoliophyte Kelas: magnoliopsida


6 Bangsa: capparales Suku: Brassicaceae Marga: Brassica Jenis: Brassica oleracea var italica Kandungan Pada 91 gram Brokoli Kalori 31 kal Air 89 persen Protein 2,5 gram Karbohidrat 6 gram Gula 1,5 gram Serat 2,4 gram Lemak 0,4 gram


7 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis penelitian Metode kualitatif Metode kualitatif merupakan metode yang fokus pada pengamatan yang mendalam. Oleh karenanya, penggunaan metode kualitatif dalam penelitian dapat menghasilkan kajian atas suatu fenomena yang lebih komprehensif. Penelitian kualitatif yang memperhatikan humanisme atau individu manusia dan perilaku manusia merupakana jawaban atas kesadaran bahwa semua akibat dari perbuatan manusia terpengaruh pada aspek-aspek internal individu. 3.2 Waktu dan Tempat Penelitian Di rumah : Aldo Jalan : Jl. Raya Penambangan Gg. smr Gempol Hari : Minggu Jam : pukul 09.00-12.00 WIB 3.3 Alat Dan Bahan 1. Alat Blender Mixer Freezer Pisau Telenan Cetakan eskrim Baskom


8 2. Bahan Es Brokoli 100 g Brokoli Air 1. 1 sdt Jeruk lemon 2. 1 sdt Air jahe 1 lt Susu 200 g Gula pasir 3 Kuning telor Tepung maizena 30 g Whipping cream bubuk 3. Bahan Es Wortel 300 g wortel 150 g gula pasir 150 ml susu cair 300 ml krim kental ½ sdt garam 3.4 Cara pembuatan Cara membuat es brokoli 1. Campur susu dan gula pasir menjadi satu, masak di atas api sedang hingga hampir mendidih. Masukkan larutan maizena, aduk-aduk hingga adonan menjadi kental dan matang. Angkat. 2. Tempatkan kuning telur dalam wadah, kocok hingga lembut dan mengembang. Tuang adonan santan sedikit demi sedikit sambil dikocok perlahan hingga santan habis dan adonan tercampur rata.


9 3. Masukkan brokoli, air jeruk, air jahe, dan whipping cream, aduk atau kocok perlahan hingga tercampur rata. Biarkan hingga dingin, lalu masukkan ke dalam freezer hingga mengeras. 4. Setelah keras, kocok adonan dengan mixer selama kurang lebih 5 menit hingga halus lalu bekukan kembali didalam freezer, lakukan 2-3 kali hingga adonan es krim benar-benar lembut. 5. Masukkan dalam wadah sesuai selera, bekukan kembali didalam freezer. Cara membuat es wortel 1. Siapkan panci, masukkan susu cair, gula pasir, garam. Aduk rata hingga larut. Masak terus jangan sampai mendidih. Angkat dan dinginkan 2. Tambahkan krim kental dan wortel. Aduk merata. 3. Tuang adonan es krim ke dalam wadah kemudian masukkanke dalam freezer selama 2-3 jam. 4. Setelah 2-3 jam di dalam freezer, keluarkan adonan es krim dan kocok dengan mixer hingga halus selama kurang lebih 5 menit. 5. Taruh di dalam wadah yang bertutup. 6. Tutup wadah rapat-rapat dan simpan di dalam freezer. 7. Jika es telah membeku, siapkan wadah untuk penyajian. 3.5 Rincian Harga Pemasaran Modal: 70.000 Susu Kental: 14.000 Lemon: 5.000


10 Gula: 14.500 Wadah: 1.000 Wortel 2 Biji Jumbo: 8.000 Brokoli: 15.000 Tepung Maizena: 6.500 Sisa Uang: 6.000 Dijadikan 4 Bungkus 1 Bungkus Dijual Dengan Harga 18.000 3.6 Strategi pemasaran Memasarkan Es Krim Litel lewat online atau lewat iklan agar bisa diminati orang dan membelinya.


11 BAB IV Pembahasan 4.1 Data Es Krim Wortel Nama Warna Tekstur Rasa Aroma Aldo 3 3 3 3 Darrel 3 3 3 3 Haikal 3 3 3 3 Javied 3 2 3 1 Caesar 2 2 3 2 Kaka 3 3 2 3 Total 17 16 17 15 Es Krim Brokoli Nama Warna Tekstur Rasa Aroma Aldo 3 1 2 2 Darrel 3 2 2 2 Haikal 3 2 2 2 Javied 3 2 3 3 Caesar 2 2 3 2 Kaka 2 2 3 3 Total 16 11 15 14


12 Warna Wortel Nilai 1 jika Putih Nilai 2 jika Kuning Nilai 3 jika Oranye Tekstur Nilai 1 jika Kasar Nilai 2 jika Kurang lembut Nilai 3 jika Lembut Warna Brokoli Nilai 1 jika Putih Nilai 2 jika Hijau Nilai 3 jika Hijau muda Aroma Nilai 1 jika Tidak beraroma Nilai 2 jika Bau menyengat Nilai 3 jika Beraroma tapi tidak menyengat Rasa Nilai 1 jika Hambar Nilai 2 jika Biasa saja Nilai 3 jika Manis


Click to View FlipBook Version