The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by smptechnoinsankamil, 2023-06-22 04:59:07

KTI (Karya Tulis Ilmiah)ENTREPRENEUR KLS 8

KTI ENTREPRENEUR KLS 8

11 Di Al-Quran dijelaskan dalam surat An-Nahl ayat 66: Dan juga dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 168:


12 Bahan sirup telang : • 400 ml air • 100 gr gula pasir • Telang secukupnya Bahan wipecream : • 50 gr bubuk wipecream • 100 ml air dingin Bahan milkshake : • 1 liter susu UHT • 50 gr bubuk wipecream • Sirup telang BAB III METODE PENELITIAN 3.1 METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Metode eksperimen merupakan pengamatan langsung menggunakan alat indera atau alat bantu untuk penginderaan suatu subjek atau objek 3.2 JADWAL DAN TEMPAT PENELITIAN No. Jenis Kegiatan Febuari April Mei 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 Uji coba Milkshake Telang 1 2 Uji coba Milkshake Telang 2 3 Uji coba Milkshake Telang 3 4 Uji coba Milkshake Telang 4 3.3 ALAT DAN BAHAN Berikut ini alat dan bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan milkshake telang Alat : • Kompor • Panci • Mangkuk • Sendok • Mixer • Whisker (pengaduk) • Gelas saji


13 3.4 Variabel Variabel adalah objek penelitian, atau apa yang menjadi fokus di dalam suatu penelitian. Variabel terbagi menjadi tiga, yaitu variabel bebas, variabel terikat dan variabel respon. 3.4.1 VARIABLE BEBAS Variabel bebas adalah variabel yang menjadi penyebab atau memengaruhi, meliputi faktor- faktor yang diukur, dimanipulasi atau dipilih oleh peneliti, tujuannya agar dapat menentukan hubungan antara fenomena yang diobservasi atau diamati. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah bunga telang, gula dan telur. 3.4.2 VARIABLE TERIKAT Variabel terikat adalah faktor-faktor yang diamati dan diukur dalam rangka menentukan pengaruh variabel bebas, di dalamnya itu termasuk faktor yang muncul atau tidak muncul, atau berubah sesuai dengan yang diperkenalkan oleh penulis. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah susu uht, gula, wipecream, sirup telang. 3.4.3 VARIABLE RESPON Variabel respon adalah variabel yang mendefinisikan tentang semua hal yang terjadi apabila kamu melakukan tindakan terhadap percobaan tersebut. Variabel respon dalam penelitian ini adalah rasa, warna, tampilan. 3.5 LANGKAH KERJA Penelitian ini memerlukan langkah kerja membuat milkshake bunga telang untuk mendapatkan hasil sesuai yang penulis harapkan. Langkah kerja membuat milkshake berbahan bunga telang sebagai berikut :


14 Cara membuat sirup telang : 1.Cuci bunga telang hingga bersih 2.Nyalakan kompor dan rebus air hingga mendidih 3.Masukan bunga telang yang sudah di cuci 4.Dan masukan gula 5.Aduk hingga merata 6.Setelah mendidih matikan kompor 7.Biarkan hingga dingin Cara membuat wipecream : 1.Masukan bubuk wipecream ke wadah 2.Tambahkan air yeng sudah di takar 3.Mixer sampai merata Cara membuat campuran susu : 1. Masukan 1 liter susu ke blender 2. Masukan bubuk wipecream 3. Masukan sirup telang 4. Blender hingga merata 5. Sajikan dengan toping wipecream


15 BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Data Rasa Warna Nilai 1 Jika Kurang Manis Nilai 2 Jika Manis Nilai 3 Jika Terlalu Manis Nilai 1 Jika Pucat Nilai 2 Jika Cerah Nilai 3 Jika Terlalu Gelap Tingkat Kekentalan Tampilan Nilai 1 Jika Kental Nilai 2 Jika Pas Nilai 3 Jika Encer Nilai 1 Jika Kurang Menarik Nilai 2 Jika Menarik Nilai 3 Jika Sangat Menarik NO. NAMA RASA KEKENTALAN TAMPILAN WARNA 1 Pak Bambang 2 2 2 1 2 Bu Ira 2 2 2 1 3 Bu Bisri 3 3 3 3 4 Pak Andik 2 2 2 2 5 Pak Agung 3 2 2 2 6 Pak Yusuf 2 2 2 1 0 0 0 3 4 5 5 2 2 1 1 1 0 1 2 3 4 5 6 RASA KENTAL TAMPILAN WARNA KUALITAS MILKSHAKE TELANG Nilai 1 Nilai 2 Nilai 3


16 4.2 ANALISA 4.2.1 Analisis data Berdasarkan data hasil pengamatan, dapat diketahui bahwa : ➢ Skor yang didapatkan untuk Rasa adalah 14, jika dihitung menggunakan rumus Nilai = 14 24 × 100 = 58 Jadi nilai yang didapat yang di dapat adalah 58 Berdasarkan data hasil pengamatan, dapat diketahui bahwa : ➢ Skor yang didapatkan untuk Tingkat Kekentalan adalah 13, jika dihitung menggunakan rumus Nilai =13 24 × 100 = 54 Jadi nilai yang didapat yang di dapat adalah 54 Berdasarkan data hasil pengamatan, dapat diketahui bahwa : ➢ Skor yang didapatkan untuk Tampilan adalah 13, jika dihitung menggunakan rumus Nilai = 13 24 × 100 = 54 Jadi nilai yang didapat yang di dapat adalah 54 Berdasarkan data hasil pengamatan, dapat diketahui bahwa : ➢ Skor yang didapatkan untuk Warna adalah 10, jika dihitung menggunakan rumus Nilai = 10 24 × 100 = 41 Jadi nilai yang didapat yang di dapat adalah 41 4.2.1 Pembahasan • Dari analisis data didapatkan nilai Rasa adalah 58. Jika dilakukan perbandingan ke skala konversi di bawah ini . • Dari analisis data didapatkan nilai Tingkat Kekentalan adalah 54 Jika dilakukan perbandingan ke skala konversi di bawah ini .


17 • Dari analisis data didapatkan nilai Tampilan adalah 54. Jika dilakukan perbandingan ke skala konversi di bawah ini . • Dari analisis data didapatkan nilai Warna adalah 41. Jika dilakukan perbandingan ke skala konversi di bawah ini . Rentang Nilai Predikat 90-100 Sangat bagus 70-90 Bagus <70 Kurang bagus Maka Rasa Milkshake tergolong kurang bagus Tekstur Milkshake tergolong kurang bagus Warna Milkshake s tergolong kurang bagus Tampilan Milkshake tergolong kurang bagus 4.2.1 Pengolahan Milkshake Telang Cara membuat Milkshake Telang tidaklah sulit yaitu setelah alat dan bahan siap, bunga telang yang sudah di petik dari batangnya dicuci dengan air mengalir agar bakteri atau kotoran yang menempel di bunga hilang. Setelah itu daun di jemur dibawah terik sinar matahari selama 2 hari agar kering 4.2.2 Analisis Grafik Milkshake Telang mengandung yang mempunyai banyak vitamin penting yang dapat membuat pencernaan menjadi lancar. Karena minuman yang memiliki vitamin baik akan membuat proses berpindahnya maknanan yang membahayakan dan makan vitamin juga tidak akan membebani kerja pencernaan tubuh. 4.2.3 Efektifitas Milkshake Telang sebagai pelancar pencernaan Kandungan pada Milkshake Telang yang kami buat berbahan susu rendah kalori, gula rendah kalori, wipe cream, dan bunga telang yang sudah dikeringkan. Bahan-bahan ini merupakan bahan efektifitas milkshake pada umumnya, karena kami mencari bahan milkshake yang rendah kalori sebagai pelancar pencernaan.


18 BAB V PENUTUP 5.1 Simpulan Dari hasil pembahasan diatas, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : 1. Kandungan pada milkshake telang yang kami buat dapat digunakan untuk pelancar pencernaan karena mengandung zat yang rendah kalori. 2. Cara pembuatan milkshake telang adalah sebagai berikut: masukan 1 liter susu, bubuk wipe cream, sirup telang (yang telah direbus dengan air panas), blender hingga merata. 3. Kualitas yang terdapat pada milkshake telang yang kami buat, 4 orang menyatakan rasanya manis, 5 orang menyatakan tingkat kekentalannya pas, dan 5 orang menyatakan tampilannya menarik. 5.2 Saran Ketika membuat Milkshake Telang sebaiknya tidak menggunakan gula pasir terlalu banyak karena gula pasir memiliki kalori yang tinggi dan tidak cocok untuk pencernaan.


19 DAFTAR PUSTAKA Bunga Telang (https://www.kompasiana.com/desty34123/6028ab22d541df142c5bf5e3/bungatelang) Milkshake (https://mifftah9576.wordpress.com/2016/05/18/pengertian-milkshake/klikdokter.com) Variabel (*https://www.romadecade.org/pengertian-variabel/)


20 LAMPIRAN


1 NUGGET IKAN TENGGIRI & BROKOLI Disusun oleh: Berliana Dewi Primadianti Nurylia Aisha Rahmadina Safira Fairuz Ramadhani YAYASAN BINA INSAN KAMIL TUBAN SMP Techno Insan Kamil “terakredikasi A” berdasarkan sk bap-s/M/no.200/bap-s/x/2016 Office: JL. Al Falah ll Kel Sidorejo Kec Tuban Provinsi Jawa Timur Indonesia Email: [email protected] phone : 0356 333280 hp : 081 555 665134


2 LEMBAR PENGESAHAN Karya Tulis Ilmiyah yang berjudul “Nugget Ikan Tenggiri dan Brokoli” sebagai Tugas Akhir Semester II di SMP Techno Insan Kamil Tuban ini dengan disahkan pada Hari : Kamis Tanggal : 20 Januari 2022 Mengetahui, Tuban, 14 Juni 2022 Kepala SMP Techno Insan Kamil Tuban Guru Pembimbing Winartik, S.Pd. Nurul Kholifah May Sari, S.Pd


3 ABSTRAK Ikan di kenal salah satu makhluk hidup yang punya manfaat dan kandungan gizi yang luar biasa. Kita sebagai manusia bisa dengan mudah memanfaatkan kondisi tersebut. Kandungan omega-3 pada ikan bisa membantu kita untuk memelihara fungsi otak, meningkatkan daya ingat, dan konsentrasi. Selain itu ikan ini juga terkenal dengan tekstur daging yang lembut dan lengket. Duri dari ikan tenggiri juga tergolong mudah dilepaskan namun tetap harus berhati-hati karena durinya berukuran besar sehingga bisa melukai tangan. tapi bonusnya, rasa dari ikan tenggiri ini gurih dan khas. Ikan tenggiri memiliki manfaat sebagai olahan makanan untuk Menjaga kesehatan otak, Menjaga kesehatan mata, Mengurangi resiko kanker, Memperbaiki mood. Sehingga ikan tengiri sangat bagus untuk dikonsumsi. Brokoli bermanfaat sebagai antioksidan yang berfungsi mendetoksifikasi radikal bebas dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh, awet muda, menurunkan resiko diabetes dan penyakit jantung, serta mencegah tumbuh kembangnya sel kanker. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Suatu tindakan pengamatan, yang di lakukan untuk mengecek atau mengalahkan hipotesi atau mengenali hubungan sebab akibat gejala. Berdasarkan analisis data, dapat diketahui bahwa pada penilaian aroma, jumlah nilai adalah 64 yang artinya nugget memiliki aroma yang kurang. Pada penilaian tekstur, jumlah nilai adalah 84 yang artinya nugget memiliki tekstur yang bagus. Pada penilaian bentuk, jumlah nilai adalah 56 yang artinya nugget memiliki bentuk yang kurang. Pada penilaian packaging, jumlah nilai adalah 72 yang artinya nugget memiliki packaging yang kurang. Pada penilaian rasa, jumlah nilai adalah 95 yang artinya nugget memiliki rasa yang sangat bagus.


4 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan Hidayah Nya sehingga kami dapat menyelesaikan karya tulis ilmiyah yang berjudul “Nugget Tenggiri & Brokoli”. Karya ini dibuat sebagai syarat kenaikan kelas 9 di SMP Techno Islam Insan Kamil Tuban. Dalam pembuatan karya tulis ilmiyah ini kami tidak akan berhasil dengan baik tanpa bantuan, doa dan dukungan dari beberapa pihak, oleh karena itu kami ingin mengucapkan terimakasih kepada : 1. Ustadzah Winartik, S.Pd sebagai Kepala Sekolah SMP Techno Insan Kamil Tuban 2. Ustadz Mohamad Fauzan, S.Pd.I sebagai Walikelas Al - Jazari 3. Ustadzah Nurul Kholifah May Sari, S.Pd sebagai Guru pembimbing KTI 4. Kedua orang tua yang kami cintai 5. Teman – teman kami yang telah memberi dukungan penuh terhadap KTI Kami menyadari bahwa karya tulis ilmiyah ini jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu kritik dan saran yang bersikap membangun dari segala pihak akan kami terima dengan senang hati, demi kesempurnaan karya tulis ilmiyah kami selanjutnya Tuban, 9 Juni 2022 Penyusun


5 DAFTAR PUSTAKA HALAMAN JUDUL....................................................................................................................i KATA PENGANTAR.................................................................................................................ii DAFTAR ISI.............................................................................................................................iii ABSTRAK................................................................................................................................iv BAB I : PENDAHULUAN.........................................................................................................7 1.1 Latar belakang...........................................................................................................7 1.2 Rumusan masalah......................................................................................................7 1.3 Tujuan masalah..........................................................................................................7 1.4 Spesifikasi penelitian yang diharapkan......................................................................7 1.5 Manfaat penelitian.....................................................................................................8 BAB II : TINJAUAN PUSTAKA..................................................................................................9 2.1 Ikan Tenggiri.............................................................................................................9 2.2 Brokoli.......................................................................................................................11 2.3 Nugget.......................................................................................................................11 BAB II : METODE PENELITIAN...............................................................................................12 3.1 Gambaran umum....................................................................................................12 3.2 Jadwal dan tempat penelitian.................................................................................12 3.3 Jenis penelitian........................................................................................................13 3.4 Alat dan bahan........................................................................................................13 3.5 Variabel percobaan.................................................................................................14 3.6 Langkah kerja..........................................................................................................14 3.7 Produk.....................................................................................................................14 3.8 Price (harga jual).....................................................................................................15 3.9 Strategi pemasaran.................................................................................................15 BAB IV : PEMBAHASAN......................................................................................................16 4.1 Data.........................................................................................................................16 4.2 Analisis data............................................................................................................18 4.3 Pembahasan............................................................................................................19 BAB V : PENUTUP..................................................................................................................21


6 5.1 Kesimpulan.............................................................................................................21 5.2 Saran.......................................................................................................................21


7 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Ikan di kenal salah satu makhluk hidup yang punya manfaat dan kandungan gizi yang luar biasa. Kita sebagai manusia bisa dengan mudah memanfaatkan kondisi tersebut. Kandungan omega-3 pada ikan bisa membantu kita untuk memelihara fungsi otak, meningkatkan daya ingat, dan konsentrasi. Ikan tenggiri memiliki tubuh yang panjang, warna dari badannya adalah abu-abu mengkilat, tidak memiliki sisik, dan bertubuh besar. Biasanya ikan tenggiri mencapai panjang hingga 220 cm. Ikan tenggiri ini memiliki moncong yang runcing, mulut lebar serta gigi-gigi yang tajam. Tekstur daging ikan tenggiri banyak sekali seratnya. Selain itu ikan ini juga terkenal dengan tekstur daging yang lembut dan lengket. Duri dari ikan tenggiri juga tergolong mudah dilepaskan namun tetap harus berhati-hati karena durinya berukuran besar sehingga bisa melukai tangan Anda. tapi bonusnya, rasa dari ikan tenggiri ini gurih dan khas. Ikan tenggiri memiliki manfaat sebagai olahan makanan untuk Menjaga kesehatan otak, Menjaga kesehatan mata, Mengurangi resiko kanker, Memperbaiki mood. Sehingga ikan tengiri sangat bagus untuk dikonsumsi. Brokoli bermanfaat sebagai antioksidan yang berfungsi mendetoksifikasi radikal bebas dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh, awet muda, menurunkan resiko diabetes dan penyakit jantung, serta mencegah tumbuh kembangnya sel kanker. 1.2 Rumusan Masalah 1. Bagaimana sistem penjualan pada Nugget Tenggiri & Brokoli? 2. Bagaimana respon masyarakat terhadap Nugget Tenggiri & Brokoli? 3. Bagaimana kualitas Nugget tenggiri & Brokoli? 1.3 Tujuan Penelitian 1. Mengetahui cara penjualan Nugget Tenggiri & Brokoli 2. Mengetahui respon masyarakat terhadap Nugget Tenggiri & Brokoli 3. Mengetahui kualitas Nugget Tenggiri & Brokoli 1.4 Spesifikasi Penelitian yang diharapkan 1. Peneliti dapat memasarkan Nugget Ikan Tenggiri dan Brokoli di seluruh Indonesia 2. Peneliti dapat memenuhi gizi sehat bagi anak-anak yang tidak suka memakan sayuran 3. Peneliti dapat menjual nugget dengan harga murah


8 1.5 Manfaat penelitian 1. Brokoli hijau banyak dari mencegah & menyembuhkan kanker, mengendalikan tekanan darah dan kolestrol dll 2. Biar anak-anak semakin suka makan sayur & ikan


9 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Ikan Tenggiri Ikan tenggiri merupakan komoditas penting yang pengusahaannya telah dilakukan secara intensif untuk memenuhi kebutuhan pasar, baik dalam negeri maupun ekspor.Belum adanya kontrol baik penangkapan dan biologi terhadap pemanfaatannya dapat membahayakan keberlanjutan perikanan ikan tenggiri (Noegroho dan Hidayat, 2014). Menurut Hapsari, 2021, Ikan yang bentuknya memanjang dan pipih ini ternyata memiliki banyak kandungan gizi yang menyehatkan untuk tubuh. Dalam 100 gram ikan tenggiri, terkandung beragam nutrisi sebagai berikut: Air: 71.67 gram Energi: 139 kkal Protein: 19.29 gram Lemak: 6.3 gram Kalsium: 11 miligram (mg) Zat besi: 0.44 mg Magnesium: 33 mg Fosfor: 205 mg Kalium: 446 mg Natrium: 59 mg Seng: 0.49 mg Tembaga: 0.055 mg Mangan: 0.014 mg Selenium: 36.5 mikrogram (mcg) Vitamin C: 1.6 mg Thiamin (Vitamin B1): 0.13 mg Riboflavin (Vitamin B2): 0.17 mg Niasin: 2.3 mg Asam pantotenat: 0.75 mg Vitamin B6: 0.4 mg Folat: 1 mcg Kolin: 50.5 mg Vitamin B12: 2.4 mcg


10 Vitamin A: 39 mcg Asam lemak: 1.828 gram Vitamin E: 0.69 mg Vitamin K: 0.1 mcg Manfaat kesehatan ikan tenggiri Mencegah penyakit kanker Ikan tenggiri merupakan salah satu jenis ikan yang kaya akan kandungan antioksidan, coenzyme Q10, dan asam lemak omega-3. Nutrisi-nutrisi pada ikan tenggiri tersebut memiliki manfaat dalam membantu Anda mencegah penyakit kanker. Pasalnya, masingmasing dapat melakukan perlawanan terhadap berbagai faktor risiko kanker. Mencegah penyakit jantung Sebuah penelitian pada jurnal Nutrients menyatakan suplemen selenium memberikan pengaruh positif terhadap kesehatan jantung. Oleh sebab itu, para ahli menyarankan Anda untuk mengonsumsi ikan yang memiliki kandungan asam lemak omega-3 setidaknya dua kali dalam seminggu untuk menurunkan risiko penyakit ini. Menurunkan risiko diabetes Ternyata, asam lemak dalam ikan tenggiri tak hanya baik untuk kesehatan jantung, tetapi juga memiliki manfaat untuk mencegah risiko diabetes. Pasalnya, asam lemak tak jenuh berperan penting dalam mengontrol kadar gula darah. Dengan begitu, mengonsumsi ikan ini dapat membantu Anda menurunkan risiko diabetes. Meningkatkan daya tahan tubuh Selain itu, salah satu kandungan antioksidan pada ikan tenggiri, Coenzyme Q10, juga memiliki khasiat untuk melindungi sel dari kerusakan yang dapat meningkatkan risiko kanker. Tak hanya itu, antioksidan ini juga dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi. Mencegah anemia Kandungan zat besi, vitamin B12, dan folat pada ikan tenggiri ternyata memiliki manfaat dalam pencegahan anemia. Pasalnya, kekurangan salah satu dari nutrisi ini memang dapat menyebabkan anemia, dan kondisi ini sering kali terjadi pada remaja dan anak muda. Mencegah penurunan fungsi kognitif Pertambahan usia dapat menjadi penyebab Anda mengalami penurunan fungsi kognitif. Fungsi ini berkaitan dengan kemampuan Anda memproses informasi dan berbagai aktivitas mental otak lainnya. Nah, untuk mendapatkan manfaat pencegahan terhadap penurunan fungsi kognitif, Anda bisa mengonsumsi ikan tenggiri.


11 2.2 Brokoli Brokoli merupakan salah satu tanaman yang mengandung mengandung sulforaphane. Sulforaphane merupakan suatu senyawa antioksidan untuk mencegah penyakit kanker. Kandungan sulforaphane merupakan salah satu indikator kualitas sayuran. Sayuran dalam bentuk microgreens mempunyai kandungan nutrisi seperti folat, vitamin C, vitamin K, zat besi dan tinggi potasium (kalium), serta mengandung senyawa antioksidan seperti sulforaphane. Microgreens merupakan produk inovasi budidaya pertanian perkotaan. Microgreens dapat dibudidayakan di lahan sempit secara vertikultur (bertingkat) dan tidak membutuhkan radiasi matahari yang terlalu banyak. Microgereens merupakan sayuran yang dipanen pada usia yang sangat muda. Pemanenan dilakukan saat daun sejati pertama muncul dengan kotiledon sepenuhnya melebar. Microgreens tanaman brokoli ditanam di Green House Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jawa Timur pada bulan November-Desember 2018. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktorial yaitu media tanam yang terdiri dari 4 level dan pemberian air kelapa terdiri dari 2 level yang menghasilkan 8 kombinasi dan diulang sebanyak 3 kali. Status kandungan sulforaphane meningkat dengan adanya penambahan nutrisi dari air kelapa pada semua media tanam yang diujikan. Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan media tanam cocopeat dengan pemberian air kelapa (M 2 S 2). (Widiwurjani,dkk:2019) 2.3 Nugget Nugget adalah makanan yang pertama kali dikenalkan di Amerika Serikat sebagai makanan yang praktis dan cepat saji sesuai dengan aktivitas masyarakat yang padat (Nurzainah dan Namida, 2005). Nugget merupakan produk olahan dari daging giling, diberi penambahan bumbu, dicetak kemudian dilumuri dengan tepung roti pada bagian permukaannya dan digoreng (Syamsir, 2008). Nugget merupakan salah satu bentuk produk makanan beku siap saji, yaitu produk yang telah mengalami pemanasan sampai setengah matang (precooked), kemudian dibekukan. Produk beku siap saji ini hanya memerlukan waktu penggorengan selama 1 menit pada suhu 150º C. Tekstur nugget tergantung dari bahan asalnya (Astawan, 2007). Bahan utama pembuatan nugget biasanya berasal dari bahan pangan hewani yaitu daging ayam, daging sapi, dan ikan. Selain terbuat dari daging dan ikan, nugget juga dapat dibuat dari sayuran. Pengolahan sayur menjadi olahan lain dapat menjadi upaya meningkatkan minat konsumen khususnya anak-anak yang tidak menyukai sayur dan menambah nilai gizi produk karena terdapat kandungan vitamin, mineral, dan serat (Alamsyah, 2007).


12 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Gambaran umum 1. Nugget tenggiri & brokoli Merupakan makanan alternatif nugget dengan bahan baku tenggiri dan brokoli. Tenggiri dan brokoli kaya akan serat dan manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh kita. Tenggiri dan brokoli dapat dikonsumsi dengan cara dikukus atau dijadikan produk olahan lainnya. Tenggiri dan brokoli mudah ditemukan dipasaran dengan harga yang terjangkau pula. 2. Keunggulan nugget tenggiri & brokoli Nugget tenggiri brokoli merupakan salah satu jenis nugget berbahan dasar tenggiri dan brokoli dengan keunggulan rasa yang enak dan teksturnya sangat lembut. Dan yang tak kalah penting adalah kaya akan kandungan serat pangan. Hal ini dikarenakan pada tengiri memiliki kandungan serat makanan total sebanyak 109 g pada basis per 2,6 g berat lemak tenggiri dan brokoli memiliki kandungan serat makanan total sebanyak 91 g. tenggiri dan brokoli juga memilliki kandungan protein yang baik dibandingkan dengan semacam bubur lainnya. Khususnya kaya protein dan omega 3, juga berbagai macam vitamin. Mengingat keunggulan tersebut maka nugget tenggiri brokoli sangat aman dan penuh manfaat apabila dijadikan alternatif camilan sehat bagi semua kalangan dan semua jenjang umur. 3. Peluang pasar Selama ini, pemanfaatan tenggiri dan brokoli hanya sebatas diolah sebagai jajanan ringan, biasanya cukup digoreng dan dikukus. Nugget tenggiri brokoli merupakan inovasi baru di bidang kuliner dengan peluang pemasaran yang cukup menjanjikan. Nugget tenggiri brokoli masih mampu bersaing dengan produk sosissosissan serupa yang telah ada dipasaran dikarenakan rasanya yang enak dan tekstur nugget tenggiri brokoli yang sangat lembut dan renyah ditambah dengan kemasan yang menarik dan eye catching sebagai oleh-oleh atau hantaran. 3.2 Jadwal dan Tempat Penelitian J. Kegiatan Januari Februari Maret April Mei 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 BAB 1 2 BAB 2


13 3 BAB 3 4 BAB 4 5 BAB 5 3.3 Jenis penelitian Jenis penelitian yang dilakukan penulis adalah bersifat kualitatif, penelitian kualitatif adalah penlitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis 3.3.1 Waktu dan Tempat penelitian Percobaan 1 Hari/Tanggal : Senin, 16 Mei 2022 Lokasi : Desa Mentoso, Kec. Jenu, Kab. Tuban Percobaan 2 Hari/Tanggal : Jum’at, 10 Juni 2022 Lokasi : Perumahan Tuban Akbar, JL. Kutilang Blok E-15 3.4 Alat dan Bahan 3.4.1 Alat No. Jenis Alat Fungsi Alat 1. Pisau Untuk memotong ikan tenggiri dan sayur brokoli 2. Baskom Menjadi wadah adonan nugget 3. Cetakan/Loyang Untuk menghasilkan bentuk mugget 4. sendok Mengaduk adonan yang belum tercampur merata 5. Pengukus Mengukus adonan nugget yang telah di cetak 6. blender Mengaduk/mengocok adonan 3.4.2 Bahan No. Jenis Bahan Jumlah Bahan Fungsi Bahan 1. Tenggiri 1 ekor Sebagai bahan dasar pembuatan nugget 2. Brokoli 1 buah Sebagai bahan dasar pembuatan


14 nugget 3. Tepung terigu 4 sdm Menyatukan adonan 4. Tepung roti Secukupnya Menjadikan tektur luar nugget crispy dan kriuk 5. Garam 3 sdt Memberikan sedikit rasa gurih 6. Minyak goreng 80 ml Menggoreng 7. Telur 2 Buah 1 butir masukkan ke bahan adonan nugget dan 1 butir masuk ke tepung roti 8. Kemasan Membuat tampilan produk menjadi lebih menarik 9. Bawang bombay ¼ Bawang bombay Menetralisir bau amis pada nugget 3.5 Variabel Percobaan 3.4.1 Variabel Control : Telur, tepung terigu 3.4.2 Variabel Respon: : Kualitas rasa nugget tenggiri brokoli, tanggapan masyarakat dengan adanya produk “Nugget T.B”. 3.6 Langkah Kerja 1. Siapkan alat dan bahan 2. Timbang ikan tenggiri, lalu di blender 3. Potong brokoli dengan ukuran kecil, campurkan bersama adonan tenggiri yang telah di blender 4. Tambahkan tepung terigu dan telur, iris bawang bombay hingga kecil-kecil, serta campurkan dengan bahan bumbu lainnya. 5. Aduk hingga rata dan tuang adonan ke dalam loyang, lalu kukus 6. Setelah dikukus, tunggu hingga dingin, dan potong nugget dengan ukuran sedang / kecil 7. Baluri nugget dengan telur dan tepung roti secara berulang 8. Letakkan di dalam wadah, diamkan di freezer selama beberapa menit 9. Goreng nugget hingga matang dan siap disajikan 3.7 Produk Packaging : Packing kertas & sticker Bentuk : Kotak


15 Rasa : Gurih Tekstur : Lembut & crispy 3.8 Price (Harga jual) Modal a. Bahan untuk membuat Nugget tenggiri & brokoli No Jenis Bahan Jumlah Bahan Biaya 1. Tenggiri 100 gr Rp 1.000,- 2. Brokoli 65 gr Rp 4.000,- 3. Tepung terigu 50 gr Rp 2.000,- 4. Tepung roti 200 gr Rp 12.000,- 5. Garam ½ sdt Rp 500,- 6. Minyak goreng 80 ml Rp 1.000,- 7. Telur 2 butir Rp 1.000,- 8. Bawang bombay 80 gr Rp 3.500,- 9. Kemasan 100 gr Rp 1.000,- TOTAL Rp 47.500,- b. Peralatan Penunjang No. Jenis Alat Biaya 1. Pisau Rp 88.000 2. Baskom Rp 5.000 3. Cetakan/Loyang Rp 25.000 4. Sendok Rp 16.000 5. Pengukus Rp 625.000 6. Blender Rp 150.000 Harga Produk : Rp 47.500 Harga jual : Rp 80.000 Asumsi produk terjual : Rp 47.500 x 10 pcs : Rp 475.000 3.9 Strategi Pemasaran Pada saat normal :


16 1. CFD (Car free day) 2. Menjual ke sekolah LB Pada saat online : 1. Mempromosikan melalui online shop 2. Mempromosikan melalui media social


17 BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Data No Nama Aroma Tekstur Bentuk Packaging Rasa 1 Dinara 3 3 2 2 3 2 Arini 3 3 1 1 3 3 Bunga firdaus 3 3 1 2 3 4 Agis 3 3 2 3 3 5 Azka 3 3 2 3 3 6 Intan 1 3 2 2 3 7 Mirza 3 3 2 3 3 8 Bila 1 3 3 2 3 9 Ust. Faiza 3 3 2 2 3 10 Ust. Nisa 1 2 2 3 3 11 Ust. Selvy 1 2 1 1 3 12 Ust. Naila 1 1 1 2 3 13 Ust. Ayu 3 1 2 2 3 14 Ust. Nurul 2 3 2 1 3 15 Us. Alfi 2 2 1 3 1 16 Mama Safira 2 3 1 3 3 skor total 31 41 27 35 46 skor keseluruhan 48 48 48 48 48 Keterangan : Aroma : Skor 1 : tidak beraroma Skor 2 : menyengat Skor 3 : wangi Tekstur : Skor 1 : bergeronjal Skor 2 : kasar Skor 3 : lembut Bentuk : Skor 1 : kurang simetris Skor 2 : hampir simetris Skor 3 : simetris Packaging : Skor 1 : tidak ramah Skor 2 : kurang ramah Skor 3 : ramah lingkungan Rasa : Skor 1 : hambar Skor 2 : asin Skor 3 : gurih 4.2 Analisis data


18 Berdasarkan data hasil penelitian, dapat diketahui bahwa : Skor yang didapatkan pada aroma adalah 31, dengan perhitungan : Nilai = 31 : 48 = 0,64 x 100 = 64 Didapatkan nilai aroma sebesar 64 Skor yang didapatkan pada tekstur adalah 41, dengan perhitungan : Nilai = 41 : 48 = 0,85 x 100 = 85 Didapatkan nilai tekstur sebesar 85 Skor yang didapatkan pada bentuk adalah 27, dengan perhitungan : Nilai = 27 : 48 = 0,56 x 100 = 56 Didapatkan nilai bentuk sebesar 56 Skor yang didapatkan pada packaging adalah 35, dengan perhitungan : Nilai = 35 : 48 = 0,72 x 100 = 72 Didapatkan nilai packaging sebesar 72 Skor yang didapatkan pada rasa adalah 46, dengan perhitungan : Nilai = 46 : 48 = 0,95 x 100 = 95 Didapatkan nilai rasa sebesar 95 0 2 4 6 8 10 12 14 16 Aroma Tekstur Bentuk Packaging Rasa 1 2 3


19 4.3 Pembahasan Dari analisis data didapatkan nilai aroma adalah 64. Jika dilakukan perbandingan ke skala konversi di bawah ini Rentang nilai predikat 90 – 100 Sangat bagus 79 – 89 Bagus <79 Kurang Maka aroma nugget kurang Dari analisis data didapatkan nilai tekstur adalah 85. Jika dilakukan perbandingan ke skala konversi di bawah ini Rentang nilai predikat 90 – 100 Sangat bagus 79 – 89 Bagus <79 Kurang Maka tekstur nugget bagus Dari analisis data didapatkan nilai bentuk adalah 56. Jika dilakukan perbandingan ke skala konversi di bawah ini Rentang nilai predikat 90 – 100 Sangat bagus 79 – 89 Bagus <79 Kurang Maka bentuk nugget kurang Dari analisis data didapatkan nilai packaging adalah 72. Jika dilakukan perbandingan ke skala konversi di bawah ini


20 Rentang nilai predikat 90 – 100 Sangat bagus 79 – 89 Bagus <79 Kurang Maka packaging nugget kurang Dari analisis data didapatkan nilai rasa adalah 95 . Jika dilakukan perbandingan ke skala konversi di bawah ini Rentang nilai predikat 90 – 100 Sangat bagus 79 – 89 Bagus <79 Kurang Maka rasa nugget sangat bagus


21 BAB V SARAN & KESIMPULAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa : 1. Kualitas Nugget Tenggiri & Brokoli yang peneliti buat memiliki kualitas yang kurang bagus dalam segi aroma, bentuk, dan packaging. Namun memiliki kualitas bagus dalam segi tekstur dan rasa 2. Harga jual yang sesuai untuk Nugget Tenggiri & Brokoli seharga Rp. 15.000,- dengan keuntungan sebesar Rp. 5.000,- 5.2 Saran Jika ingin melakukan penelitian yang sama maka harus menambahkan aroma, menyempurnakan bentuk dan memperbaiki packaging supaya lebih bagus


Click to View FlipBook Version