The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nurulseptiana23, 2021-01-16 22:35:30

BUKU MATEMATIKA Kelas V SD/MI PGSD KPT 2020

Buku matematika kelas V SD

Pembagian Pecahan dan Desimal

1. Pembagian

Pembagian adalah kebalikan dari oprasi hitungan perkalian.

Coba kamu perhatikan soal dibawah ini :

Siti membantu ibu membuat kue kembang goyang. Setiap adonan membutuhkan

tepung 0,2 kg atau 1 kg. Persediaan tepung dirumah siti 2 4kg.

55

Berapa adonan yang dapat dibuat?

Penyelesaian :

kalimat matematikanya adalah

2 4 : 1 = ....

55

14 x 5 = 70 = 14
5 1 5

Jadi, adonan yang dapat dibuat adalah 14 kali.

Kebalikan suatu bilangan pecahan

Bentuk pembagian bilangan pecahan dapat diubah menjadi bentuk perkalian atau

dengan balikan bilangan pecahan tersebut.

2 dan 5
5 2

Pecahan 2 dan 5 apabila dikalikan sama dengan 1, yaitu 2 x 5 = 1.
52 52

Kebalikan pecahan 2 adalah 5 dari kebalikan pecahan 5 adalah 2.
52 25

Carilah kebalikan dari pecahan-pecahan berikut!

1. 2 = 6

62

2. 3 = 4
4 3

3. 1 = 4
4 1

4. 2 = 7
7 2

5. 7 = 8
8 7

Kebalikan Bilangan Asli

Anggota bilangan asli adalah 1,2,3,... bilangan asli dapat diubah menjadi

pecahan dengan bentuk yang paling sederhana adalah pembilang bilangan itu

sendiri dengan penyebut 1.

Contoh:

Bilangan 2 apabila diubah menjadi bentuk pecahan adalah 2 kebalikan dari
1

1.

2

2. Pecahan

a. Pengertian pecahan

Pecahan adalah suatu bilangan yang merupakan hasil bagi antara bilangan

bulat dan bilangan asli.

Contoh bilangan pecahan:

1, 1, 2, 3, dan seterusnya.

3254

b. Jenis Bilangan pecahan

a. Pecahan Biasa

Pecahan biasa adalah pecahan yang terdiri atas pembagian dan penyebut.

Untuk pecahan paling sederhana, pembilang lebih kecil dari penyebutnya.

Contoh:
15, 41, 23, 42, 53, 54, dan seterusnya.
b. Pecahan Campuran

Pecahan campuran adalah pecahan yang terdiri atas bilangan bulat utuh dan

sbilangan pecahan biasa.

Contoh:

1 1 : 2 1: 2 3 dan seterusnya.

3 24

c. Pecahan Desimal

Pecahan desimal adalah hasil bagi pecahan biasa, yaitu antara bilangan asli

yang dibagi dengan bilangan 10 dan kelipatannya.

Contoh:
0,1 (dibaca nol koma satu) merupakan hasil pembagian dari 1 : 10.
1,5 (dibaca satu koma lima) merupakan hasil pembagian dari 3 : 2.

d. Pecahan Persen
Pecahan persen adalah pecahan yang merupakan hasil pembagian suatu
bilangan dengan seratus (100).
 Persen dinotasikan dengan %
 Persen artinya perseratus
Contoh:
5% artinya 5

100

30% artinya 30

100

e. Pecahan Senilai
Pecahan senilai adalah pecahan yang mempunyai nilai yang sama dengan
pecahan lain.
1 nilainya sama dengan 2

24

Keterangan:
Menyederhanakan suatu pecahan prinsipnya sama dengan mencari pecahan
yang senilai.
f. Mengurutkan Pecahan
Mengurutkan pecahan dapat dilakukan dengan syarat:
a. Penyebut suatu pecahan harus sama.
b. Urutan pecahan dapat merupakan urutan naik ataupun urutan turun.

Contoh :
Manakah yang lebih besar 2 dan 3 ?

35

Jawab :
 Menyamakan penyebut-penyebutnya dengan menentukan KPK
dari 3 dan 5.
 KPK dari 3 dan 5 adalah 15 maka :

2 = 2 5 = 10 dan 3 = 3 3 = 9
3 3 5 15 5 5 3 15

3. Pecahan Desimal

Bilangan desimal yaitu bilangan yang diperoleh dari hasil pembagian

suatu bilangan dengan angka sepuluh dan kelipatannya, yaitu 10, 100, 1000,

10.000 dan seterusnya.

Contoh :

a. 0,1 diperoleh dari 1 : 10

b. 1,6 diperoleh dari 16 : 10

c. 3,25 diperoleh dari 325 : 100

a. Menentukan Nilai Tempat Bilangan Desimal

Seperti pada bilangan bulat, bilangan pada pecahan desimal juga memiliki

nilai yang tergantung pada tempatnya.

Contoh: 0,1234
0  Menunjukan angka satuan
1  Menunjukan angka persepuluh (= 0,1)
2  Menunjukan angka perseratus (= 0,02)
3  Menunjukan angka perseribu (= 0,003)
4  Menunjukan angka persepuluh ribu (= 0,0004)

b. Penjumlahan dan Pengurangan Desimal

Langkah-langkah :

1. Urutan ( susun ) pecahan sesuai dengan nilai tempatnya .

2. Tempatkan koma pada hasil penjumlahan /pengurangan yang lurus

dengan koma pada bilangan desimal yang dijumlahkan /dikurangkan.

Contoh :

15,2 + 25,36 =...?

Jawab :

15,2

25,2 +

40,56

Jadi = 15,2 + 25,36 = 40,56

c. Perkalian Bilangan Desimal

Perkalian bialangan desimal caranya sama dengan perkalian

antarbilangan asli biasa. Bedanya adalah pada akhir perkalian ditambahkan

koma yang tempatnya bedasarkan jumlah angka dibelakang koma pada

bilangan yang dikalikan.

Contoh :

1. 4,62 x 3 = . . .?

Jawab :
4,62  ada dua angka dibelakang koma

3 x  ada dua angka dibelakang koma

13,86

Jadi, 4,62 x 3 = 13,86

2. 5,21 x 1,4 = . . .?

Jawab :
5,21  ada 2 angka dibelakang koma

1,4 x  ada 1 angka dibelakang koma
2084

521 +  ada 3 angka dibelakang koma
7,294

Jadi, 5,21 x 1,4 = 7,294

d. Pembagian Bilangan Desimal

Pada operasi pembagian bialangan desimal, jika bilangan

pembaginya merupakan pecahan desimal maka bialangan desimal harus

diubah menjadi bilangan bulat ( kalikan dengan 10, 100, 1.000, dan

seterusnya ).

Contoh :

6,25 : 0,5 = . . .?

Jawab :

6,25 : 0,5 = (6,25 x 100) : (0,5 x 100)

= 625 : 50

= 12,5

Jadi, 6,25 : 0,5 = 12,5

PEMBAGIAN PECAHAN DAN DESIMAL

NAMA : DWI DIAN NINGSIH
NIM : 20320041

Pembagian Pecahan

1.Kebalikan suatu Bilangan

a. Kebalikan Bilangan Pecahan

Bentuk dari pembagian bilangan pecahan dapat diubah menjadi bentuk lain seperti dalam
bentuk perkalian atau dalam bentuk perkalian dengan kebalikan bilangan tersebut.

Perhatikan contoh di bawah ini.

1 dan 3
3 1

Pecahan dari 1 dan 3 apabila dikalikan hasilnya yaitu 1 × 3 = 1.
3 1 3 1

Kebalikan dari pecahan apabila dikalikan hasilnya adalah 1.

b. Kebalikan Bilangan Asli

Bilangan asli dapat diubah menjadi pecahan sampai dengan bentuk yang paling sederhana
dengan pembilang dari bilangan itu sendiri dan dari penyebut 1. Yang termasuk bilangan asli
adalah 1,2,3,4…..

Perhatikan contoh di bawah ini.

Bilangan 2 jika diubah menjadi bentuk bilangan pecahan adalah 2
1

Sedangkan kebalikan dari 2 atau 2 adalah 1
1 2

c. Kebalikan Pecahan Campuran

Sebelum di kebalikan harus diubah dahulu menjadi bilangan pecahan biasa ,kemudian dicari
kebalikan bilangan itu.

Perhatikan contoh di bawah ini.

5 1 = 16
3 3

Jadi, kebalikan dari 16 adalah 3
3 16

2.Pembagian Bilangan Asli dengan Pecahan Biasa

Pembagian bilangan asli dengan pecahan biasa dapat diselesaikan dengan menggunakan
operasi perkalian pecahan.

Perhatikan contoh di bawah ini.

8 : 2 =…
5

Jawab :

8 : 2 = 8 × 5 = 40 = 20
5 2 2

3.Pembagian Pecahan Biasa dengan Bilangan Asli

Pembagian pecahan biasa dengan bilangan asli dapat diselesaikan dengan menggunakan
operasi perkalian pecahan.

Perhatikan contoh di bawah ini.

4 : 23 = …
8

Jawab :

4 : 23 = 4 : 213= 4 × 1 = 4 =416
8 8 8 23 184

4.Pembagian Bilangan Asli dengan Pecahan Campuran

Pembagian bilangan asli dengan pecahan campuran dapat diselesaikan dengan cara sebagai
berikut.

a. Pecahan campuran diubah terlebih dahulu menjadi pecahan biasa.
b. Bentuk pembagian diubah terlebih dahulu menjadi bentuk perkalian dengan cara kalikan

bilangan pertama dengan kebalikan dari bilangan kedua.

Perhatikan contoh di bawah ini.

6 : 5 2 = …
4

6 : 5 2 = 6 :242 = 6 × 4 = 6×4 = 24 = 1 2
4 22 22 22 22

5.Pembagian Pecahan Campuran dengan Bilangan Asli

Pembagian pecahan campuran dengan bilangan asli dapat diselesaikan dengan cara sebagai
berikut.

a. Pecahan campuran diubah terlebih dahulu menjadi pecahan biasa.
b. Bentuk pembaghian diubah terlebih dahulu menjadi bentuk perkalian dengan cara kalikan

bilangan pertama dengan kebalikan dari bilangan kedua.

Perhatikan contoh di bawah ini.

5 2 : 3 = …
5

Jawab:

552 : 3 = 27 : 3 = 27 × 1 = 27
5 5 3 15

6.Pembagian Pecahan Campuran dengan Pecahan Biasa

Pembagian pecahan campuran dengan pecahan biasa dapat diselesaikan dengan cara
sebagai berikut.

a. Pecahan campuran diubah terlebih dahulu menjadi pecahan biasa.
b. Bentuk pembagian diubah terlebih dahulu menjadi bentuk perkalian.Lalu ubahlah bilangan

pembagian tersebut dengan kebalikan bilangan kedua.

Perhatikan contoh di bawah ini.

8 2 : 1 = 66 : 1 = 66 × 4 = 256 = 32
8 4 8 4 8 1 8

7.Pembagian Pecahan Campuran dengan Pecahan Campuran

Dalam pembagian dua pecahan campuran ada beberapa hal yang harus dilakukan sebagai
berikut.

a. Pecahan campuran harus diubah menjadi pecahan biasa.
b. Selanjutnya,mengubah pembagian menjadi perkalian.
c. Bilangan pembagi diganti dengan kebalikan dari bilangan kedua.

Perhatikan contoh di bawah ini.

3 4 : 2 2
6 7

= 22 : 16

67

= 22 × 7
6 16

= 154
96

= 4787= 1 29
48

8.Perkalian dan Pembagian Pecahan

Operasi perkalian dan pembagian dapat diselesaikan dengan cara pecahan campuran diubah
terlebih dahulu menjadi pecahan biasa dan mengubah pembagian menjadi perkalian.

Perhatikan contoh di bawah ini.

2 × 2 5 : 4 = 2 × 17 × 5
3 6 5 3 6 4

= 170
72

= 2 26
72

= 2 13
36

9.Memecah Masalah Sehari-hari yang Melibatkan Pembagian Pecahan

Permasalahan sehari-hari memang selalu melibatkan konsep pembagian pecahan.Seperti
halnya contoh - contoh soal di bawah ini.

Contoh:

a. Ibu memiliki tepung terigu 60 kg.Karena ibu sering membuat kue untuk camilan di rumah

maka ibu membukus tepung terigu tadi dengan plastik yang memiliki berat masing-masing

1 kg.Berapa banyak kantong plastik yang di butuhkan untuk membungkus tepung terigu
2

tadi?

Jawab:

60 : 1 = 60 × 2
2 1 1

= 60 ×2
1

= 120

Jadi,banyak kantong plastik yang di butuhkan untuk membungkus tepung terigu yaitu 120

kantong.

b. Ayah membeli kue di warung 4 bagian,lalu akan di bagikan ke doni dan nita dengan bagian
6

yang sama rata.Berapa bagian kue yang akan diterima doni dan nita?

Jawab:

4 : 2 = 4 × 1 = 1
6 6 2 12

Jadi,doni dan nita masing-masing mendapat 1 bagian kue.

12

c. Rita memiliki tali untuk mengikat plastik sepanjang 50 m.Untuk mengikat 1 plastik Rita

membutuhkan tali sepanjang 1 m. Berapa banyak tali yang di butuhkan Rita untuk mengikat
4

plastik?

Jawab:

50 : 1 = 50 × 4

41

= 200

Jadi,tali yang dibutuhkan oleh rita adalah 200

d. Pak Jaya memiliki besi sepanjang 40 m. Besi itu akan di potong menjadi 15 bagian dengan
ukuran sama. Berapa panjang besi di setiap bagianya?

Jawab :

40 : 15 = 40 × 1
15

= 40
15

= 8 m
3

Jadi,panjang besi disetiap bagianya adalah 8 m
3

Pecahan Desimal

1. Mengenal Pecahan Desimal

Bilangan pecahan desimal adalah bilangan pecahan yang penyebutnya terdiri dari kelipatan
10.Kemudian memiliki ciri-ciri ditulis dengan tanda koma (,).

Contoh :

Bentuk dari pecahan decimal adalah 6 = 0,6.
10

2. Perkalian Desimal

Bilangan pecahan desimal adalah bilangan pecahan yang penyebutnya terdiri dari kelipatan
10,100,1000,dan seterusnya. Cara menyelesaikan perkalian desimal adalah mengubah bentuk
desimal menjadi bentuk pecahan atau dikalikan terlebih dahulu dengan cara susun.

a. Perkalian Desimal dengan Cara Mengubah menjadi Bentuk Pecahan
Mengubah desimal menjadi bentuk pecahan kemudian dikalikan dengan cara perkalian

susun.
Perhatikan contoh di bawah ini.

0,5 × 0,25 = …
Jawab :

0,5 × 0,25 = 5 × 25 = 125 = 0,125
10 100 1.000

b. Perkalian Desimal dengan Perkalian Biasa
Mengerjakan perkalian decimal dengan cara perkalian susun.

Perhatikan contoh di bawah ini.

0,15 × 0,5 = …
Jawab :

0,15

0,5 ×
75

000 ×
0,075

3. Pembagian pada Pecahan Desimal

Cara penyelesaian pembagian pecahan desimal dengan cara diubah terlebih dahulu
menjadi pecahan biasa atau dengan cara pembagian bersusun.

Perhatikan contoh di bawah ini.

0,8 : 0,4 =

Jawab:

Cara I

0,8 : 0,4 = 8 : 4
10 10

= 8 × 10
10 4

= 80 = 2
40 1

Cara II

0,4√0,8 kalikan dengan 10 menjadi 4√8

4. Memecahkan Masalah Sehari-hari yang Melibatkan Perkaliann dan Pembagian Desimal.

Permasalahan sehari-hari sangat banyak yang biasanya diselesaikan dengan menggunakan
perkalian dan pembagian desimal.

Perhatikan contoh di bawah ini.

a. Nana menanam daun bawang dengan pertumbuhan setiap bulannya 0,3 cm.Setelah 4 bulan
menanam berapa tinggi daun bawang yang ditanam oleh nana?

Jawab :

4 × 0,3 = 4 × 3
1 10

= 12
10

= 0,12

Jadi,tinggi daun bawang yang ditanam oleh nana adalah 0,12 cm.

b. Gavin dan wafda memiliki tinggi badan yang berbeda,tinggi badan wafda 1,8 meter
sedangkan gavin 0,3 lebih tinggi dari wafda.berapa tinggi badan gavin jika memiliki selisih 0,3
dengan
wafda?

Jawab:

0,3 × 1,8 = 3 × 1 8
10 10

= 3 × 18
10 10

= 54
100

= 0,54

Jadi,gavin memiliki tinggi badan 0,54 meter.

c. Vanesa memiliki kue balok 8,5 batang yang akan diberikan secara merata dengan bagian
yang sama kepada kelurganya,dan setiap anggota keluarga akan mendapat 1,7 batang kue
balok. Berapa anggota keluarga yang akan mdendapat kue balok tadi?

Jawab:

8,5 : 1,7 = 85 : 17 = 85 × 10 = 5
10 10 10 17

Jadi,anggota keluarga vanesa yang akan mendapat kue balok ada 5 orang.

Nama : Rizki Tri Mulyani
NIM : 20320007
Fakultas : PGSD

SATUAN PANJANG

Matematika tak bisa lepas dari angka,pada kali ini kita akan membahas tentang satuan
panjang.Perhatikan beberapa benda di sekitar mejamu.Bukankah disitu terdapat pulpen dan
buku? Coba ukur panjang kedua benda tersebut dengan jengkal kalian masing-
masing.Bandingkan hasil pengukuranmu dengan beberapa pekerjaan teman
sekelas.bandingkan juga dengan hasil pengukuran gurumu.Apakah hasilnya sama atau
berbeda-beda?mengapa demikian?

Oke...pada kali ini kita akan mengetahui mengapa hasil pengukuran kalian berbeda-
beda,padahal benda yang kita ukur memiliki panjang yang sama.Kesalahan ini terletak pada
alat yang kalian gunakan,yaitu jengkal tangan kalian .Coba perhatikan secara seksama dan
bandingkan panjang jengkal kalian dengan panjang jengkal beberapa teman.Jelaskan,
panjangnya berbeda.Sehingga jengkal tangan tidak bisa kita gunakan sebagai alat ukur
panjang yang baku,karena panjang jengkal setiap orang tidak sama.

Kembali fokus. Ingat,matematika bukanlah dongeng.Dibaca,dipahami,dipraktekkan.Jadi apa
itu satuan panjang dan bagaimana caranya untuk mendapatkan hasil pengukuran pulpen dan
buku dengan hasil yang yang sama?

Simak pembahasannya.Pahami,cermati dan teliti ya,

Satuan panjang adalah satuan yang di gunakan untuk mengukur panjang suatu
benda.Satuan panjang dalam sistem internasional adalah meter.Disekitar kita banyak sekali
alat yang di gunakan untuk mengukur panjang suatu benda,misalnya meteran yang
digunakan oleh seorang penjahit untuk mengukur panjang baju dan penggaris yang biasa kita
gunakan untuk menggambar peta.

Aha...sekarang aku mengerti apa itu satuan panjang dan apa itu alat ukur
panjang.Sekarang saya akan membuktikannya.Mengukur panjang buku dan pulpen dengan
penggaris.Bandingkan juga pekerjaanmu dengan temanmu bahkan juga gurumu,bukankah
hasilnya sama?

KONVERSI SATUAN PANJANG

Matematika hadir untuk menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi di sekitar kita.
Misalnya tadi siang di sekolah kita mendapatkan hasil pengukuran panjang buku yang tadi
dilakukan adalah 23 cm.Lalu di rumah ayah tengah sibuk mengukur sebuah lemari yang
tingginya 1,8 meter.Tak lama kemudian ibu pulang dari pasar dan mengatakan bahwa terjadi
kemacetan di Jalan Argo Indah sepanjang 5 kilometer.centimeter,meter dan kilometer apakah
itu?

Centimeter,meter dan kilometer merupakan beberapa bentuk dari satuan panjang.Ada
7 satuan panjang yang harus kita ketahui,diantaranya:
kilometer,hektometer,dekameter,meter,desimeter,centimeter dan milimeter.

Apakah satuan-satuan itu mempunyai nilai yang sama?tentu saja tidak.Satuan-satuan
itu memiliki nilai yang berbeda.Namun satuan itu bisa diubah menjadi sama nilainya dengan
cara mengkonversikan nilainya.

Konversi satuan panjang yaitu cara untuk mengubah nilai dari satuan yang satu ke
satuan yang lain.Untuk mempermudah kita dalam mengubahnya,kita bisa menggunakan
tangga satuan panjang . Berikut ini adalah tangga satuan panjang

KM

HM *Setiap turun 1 tangga kita
DAM kalikan dengan 10

M *Setiap naik 1 tangga kita
DM bagi dengan 10

CM

MM

Keterangan :
KM = kilometer
HM = hektometer
DAM = dekameter
M = meter
DM = desimeter
CM = centimeter
MM = milimeter

Untuk mempermudah dalam mengingat ketujuh satuan panjang tersebut,kita bisa
mengingatnya dengan kata-kata di bawah ini.

Kilometer (km) Kamar

Hektometer(hm) Eko

Dekameter (dam) Dekat

Meter (m) Motor

Desimeter( dm) Desi

Centimeter(cm) Cuma

Milimeter(mm) Minjam

Sehingga jika di hafalkan urutannya menjadi Kamar Eko dekat Motor Desi Cuma
Minjam.Cukup mudah,bukan.Tapi ingat matematika bukan hanya sekedar untuk di hafal,jadi
jangan cuma di hafal tapi kita perlu banyak berlatih.Jangan bosan untuk mengajak pensilmu
untuk menari-nari di atas kertas ya...

Oke,kembali fokus. Perhatikan tangga satuan panjang tersebut.Peraturanya adalah
setiap naik 1 tangga maka nilainya dibagi dengan 10,sedangkan setiap turun 1 tangga maka
nilainya di kali dengan 10. Hal ini berlaku untuk kelipatan juga ya teman-teman. Jadi misal
turun 3 tangga maka nilainya menjadi dikali 10 sebanyak 3 kali ; di kali 10 lalu dikali 10
lalu dikali lagi dengan 10 atau sama dikali dengan 1000 . Hal ini juga berlaku
sebaliknya.Kalo ia naik sebanyak dua tangga ; maka, dibagi dengan 10 lalu di bagi dengan 10
atau sama dibagi dengan 100

Untuk lebih jelasnya pahami konversi satuan di bawah ini :

 1 Km=1000 M

(Kilometer ke meter turun 3 tangga sehingga dikali (10x10x10).

Nilainya menjadi 1 x 1000 = 1000 meter.)

 20 Dm = 0,2 Dam

(Desimeter ke dekameter naik 2 tangga, sehingga dibagi dengan 10 sebanyak 2 kali
(:10:10). Nilainya menjadi 20 : 100 = 0,2 dekameter)

Ayo mencoba,

1.) Pak Agus membeli dua buah pipa yang panjangnya 2,5 meter.Pipa itu akan ia gunakan

untuk mengambil air di sumur.Jika kedalaman sumur adalah 350 dekameter,berapa

centimeter pipa yang pak Agus miliki?
Jawab : 2x250 m – 350 dam = ...... m

2 x 2,5 m – (350 : 10 m)
= 5 m – 3,5 m
= 1,5 meter

2.) Dalam rangka memperingati ulang tahun sekokah,sekolah andini akan mengadakan

lomba merias kelas.Untuk memeriahkan itu kelas andini akan merias kelasnya dengan

pita berwarna warni.Ada pita berwarna merah sepanjang 1 meter,pita kuning sepanjang

85 centimeter dan pita hijau sepanjang 9 desimeter.Berapa centimeter panjang

keseluruhan pita?

Jawab : 1 m + 85 cm + 9 dm = ...... cm
=(1x100 cm) + 85 cm + (9 x 10 cm)
= 100 cm + 85 cm + 90 cm
= 275 cm

3.) Jarak antara kota A dan Kota C adalah 92 kilometer.Kota B terletak di antara kota A dan

C.Jika rak antara kota A dan B adalah 485 hektometer,berapa dekameter jarak antara

kota B dan kota C?

Jawab : Kota A Kota B Kota C

485 Hm 92 km

Jarak Kota B ke Kota C = ..... dam
= 92 Km – 485 Hm
=(92 x 100 dam) – (485 x 10 Dam)
= 9200 dam – 4850 dam

= 4350 dam

4.) Untuk membuat sebuah gamis polos,seorang penjahit biasanya menggunakan 3,5 meter

bahan.Jika penjahit ingin membuat variasi gamis yang terdiri dari dua warna yaitu merah
dan coklat,berapa centimeter bahan coklat yang diperlukan jika tersedia 2,5 meter bahan
merah?
Jawab : Untuk membuat sebuah gamis polos memerlukan 3,5 meter bahan.Jika ingin
membuat variasi dua warna dan sudah ada bahan 2,5 meter bahan warna merah maka,
Bahan coklat = bahan untuk sebuah gamis - bahan berwarna merah

=3,5 m – 2,5 m
= 1 meter
5.) 2500 Hm + 4 m + 300cm=........dm

= ( 2500 x 1000 dm) + ( 4x 10 dm ) +(300 : 10 dm)
= 2500000 dm + 40 dm + 30 dm
= 2500070 dm
6.) 4,4 m + 80cm – 48 dm =.......mm
= (4,4x 1000 mm) + (80x10 mm) – (48x100mm)
=4400 mm + 800 mm – 4800
= 400 mm
7.) 10 m + 15 m – 13 m=..................cm

= 25m – 13 m = ........... cm
=(12x 100 cm )
= 1200 cm
8.) Sebuah bambu panjangnya 5 meter.Bambu itu akan di potong menjadi 4 bagian sama

panjang.Berapa centimeter panjang setiap potongan bambu tersebut?

Jawab : panjang bambu 5 m = (5x100cm) = 500 cm
500 cm : 4 =125 cm
9.) Luki membeli segulung tali rafia di pasar.Tali itu ia gunakan untuk membuat jemuran

baju sepanjang 2 meter.Kemudian ia menggunakan 150 centimeter untuk mengikat tiang

bendera di halaman rumahnya.Sisanya sebanyak 15 desimeter ia berikan kepada

Budi.Berapa meter panjag tali rafia milik Luki mula-mula?

Jawab : 2 m + 150 cm + 15 dm=..... m
= 2 m + ( 150 : 100 m) + (15 : 10 m)
=2m + 1,5 m + 1,5 m
=5m

Selamat berlatih,selamat belajar,selamat mencoba.

SATUAN
PANJANG

BELAJAR MATEMATIKA

KELAS V SD

AGUSTINA SRI HARTATI (20320043)
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
UNDARIS UNGARAN

Memahami Satuan Panjang

Di kehidupan sehari-hari pasti kita pernah mendengar kata-kata Kilometer (km),
Meter (m), Centimeter (cm), Apakah kalian tahu apakah itu ?

Iya ,betul itu adalah satuan panjang. Satuan panjang adalah satuan besaran
pokok yang memiliki standar satuan internasional yaitu meter. Satuan internasional memiliki
arti bahwa satuan tersebut menjadi satuan umum yang digunakan dan telah melalui
persetujuan dari internasional. Dan hampir di semua negara di dunia ini menggunakan satuan
meter untuk mendefinisikan panjang.

Turunan dari meter itu termasuk adalah km, hm, dam, cm dan mm. Berikut ialah
satuan ukuran umum yang bisa dikonversi dalam berbagai keperluan yang disusun
berdasarkan urutan dari yang terbesar sampai dengan urutan yang terkecil :

Satuan Panjang Satuan Panjang

1. km = Kilo Meter 1. km = Kilo Meter
2. hm = Hekto Meter 2. hm = Hekto Meter
3. dam = Deka Meter 3. dam = Deka Meter
4. m = Meter 4. m = Meter
5. dm = Desi Meter 5. dm = Desi Meter
6. cm = Centi Meter 6. cm = Centi Meter
7. mm = Milli Meter 7. mm = Milli Meter

X 10 (Tiap turun satu tingkat) : 10 (Tiap naik satu tingkat)

km (Kilo Meter)
: 10 X 10

hm (Hekto Meter)

Dam ( Deka Meter )

m ( Meter )

Dm (Desi Meter )

Cm ( Centi Meter )

mm (Milli Meter)

: 10 (Tiap naik satu tingkat) x 10 (Tiap turun satu tingkat)

Berdasarkan pemaparan diatas, terdapat 7 satuan dari ukuran besar hingga ukuran
terkecil. Untuk mengonversikan satuan, setiap turun satu tangga dikalikan dengan nilai
10. Sedangkan untuk konversi dalam satuan yang nilainya lebih besar yaitu dengan menaiki
tangganya, maka setiap naik satu tangga harus dibagi dengan nilai 10.

Mari bernyanyi, siapa yang tahu lagu Doraemon ? kita akan menyanyikan lagu
Doraemon tetapi syair dan liriknya kita ganti dengan nama- nama satuan panjang berikut ini
liriknya lakukan sebanyak 3 kali ya . . . . anak-anak mari kita berdiri dan belajar bernyanyi
satuan panjang.

SATUAN PANJANG ( Versi Doraemon )
MARI KITA BELAJAR
BELAJAR DAN BERNYANYI
KILOMETER HECTOMETER
DECAMETER DAN METER
DECIMETER CENTIMETER
YA... YANG TERAKHIR MILIMETER
YA.. YA.. YA..
AKU HAFAL SEKALI SANTUAN PANJANG
Ulangi sebanyak 3 kali
Contoh Soal 1 :

1. 8 hm = … dm 11. 2.500 dm = … hm
2. 12 km = … m 12. 4800 mm = … dm
3. 60 km = … m 13. 1200 m = … km
4. 150 dm = … mm 14. 1700 dam = … km
5. 5,4 km = … dm 15. 10.200 dm = … km
6. 1,5 dam = … dm 16. 200 cm = … m
7. 0,25 km = … m 17. 1.750 cm = … dam
8. 1 m = … mm 18. 75 dm = … dam
9. 4 dam = … cm 19. 3,7 mm = … cm
10. 5 km = … cm 20. 30 m = … hm

Kunci Jawaban : 11. 2.500 dm = 2,5 hm
1. 8 hm = 8000 dm 12. 4800 mm = 48 dm
2. 12 km =12.000 m 13. 1200 m =1,2 km
3. 60 km = 60.000 m 14. 1700 dam = 17 km
4. 150 dm = 15.000 mm 15. 10.200 dm = 1,2 km
5. 5,4 km = 54.000 dm 16. 200 cm = 2 m
6. 1,5 dam = 150 dm 17. 1.750 cm = 1,75 dam
7. 0,25 km = 250 m 18. 75 dm = 0.75 dam
8. 1 m = 1.000 mm 19. 3,7 mm = 0,37 cm
9. 4 dam = 4.000 cm 20. 30 m = 0,3 hm
10. 5 km = 500.000 cm
Contoh Soal 2 :

Perhatikan denah berikut ini !
Konversikan satuan panjang pada denah gambar di bawah ini menjadi satuan km !

1. Berapa Satuan Panjang Rumah Shelo ke Kantor Pos = . . . . km

2. Berapa Satuan Panjang rumah Shelo ke rumah Arka = . . . . km

3. Berapa Satuan Panjang rumah Arka ke sekolah = . . . . km

4. Berapa Satuan panjang rumah Shelo ke Sekolah jika lewat rumah Arka = . . . . km

5. Jika Shelo dan Arka akan ke pasar melewati jalur kanto Pos, Berapa satuan panjang

dalam km = . . . . km

Kunci Jawab
1. Rumah Shelo ke pasar 50 hm = 5 km

Pasar ke Kantor Pos 1 km
5 km + 1 Km = 6 km
Jadi satuan panjang Rumah Shelo ke kantor Pos = 6 km
2. Rumah Shelo ke rumah Arka 500 dam
500 dam = 5 km
Jadi satuan panjang rumah Shelo ke rumah Arka adalah 5 km
3. Rumah arka ke Sekolah 600.000 cm
600.000 cm = 6 km
Jadi satuan panjang rumah Arka ke sekolah adalah 6 km
4. Rumah Shelo kerumah Aka 500 dam = 5 km
Rumah Arka ke Sekolah 600.000 cm = 6 km
5 km + 6 km = 11 km
Jadi satuan panjang rumah Shelo ke sekolah jika melewati jalur rumah arka
adalah 11 km
5. Sekolah ke Kantor Pos 5.000 m = 5 km
Kantor Pos Ke Pasar 1 km
5 km +1 km = 6 Km
Jadi satuan panjang sekolah ke Pasar jika melewati jalur Kantor Pos adalah 6
km.



A. Ayo Mengamati

Sebuah Bus melakukan perjalanan dari Jogjakarta menuju ke Ungaran.
Jarak yang dtempuh Bus tersebut adalah 90 Km. Bus berangkat dari Jogja
pukul 06.40 dan sampai di Ungaran pukul 08.10. Lama perjalannya sekitar
1 jam 30 menit. Bagaimana cara menghitung kecepatan Bus tersebut???

© Nurul Septiana (20320008) KECEPATAN - MATEMATIKA untuk SD/MI Kelas V 1

B. Kecepatan

Kecepatan merupakan perbandingan antar jarak tempuh
suatu benda atau orang dengan waktu yang dibutuhkan untuk
menempuh jarark tersebut.
Kecepatan rata-rata merupakan kecepatan yang ditempuh
dari suatu tempat ke tempat tertentu.

Cara mudah menghafal rumus segitiga Kecepatan, Jarak, dan Waktu
Segitiga JKW (Jarak, Waktu, Kecepatan)

Caranya J Keterangan:
KW J = Jarak
1. Pahami dulu gambar K = Kecepatan
segitiga JKW W = Waktu

2. Tanda garis vertical
menandakan perkalian

3. Tanda garis horizontal
menandakan pembagian.

4. Lihat rumus dan hafalkan

Kecepatan (K) = ( )
( )

© Nurul Septiana (20320008) KECEPATAN - MATEMATIKA untuk SD/MI Kelas V 2

Memahami Satuan Waktu Konversi Waktu

Berikut ini adalah konversi Contoh :
beberapa satuan waktu.
1 menit = 60 detik 1. 4 jam = ……… menit
1 jam = 60 menit 2. 1 jam 15 menit = ……….. detik
1 jam = 3.600 detik 3. 360 detik = ………. Menit
4. 480 menit 3.600 detik ……….. jam
1 hari = 24 jam
1 minggu = 7 hari Jawab :
1 bulan = 4 minggu
1 bulan = 30 hari 1. 4 jam = 4 x 60 menit = 120 menit
2. 1 jam 15 menit = (1 x 3.600 detik) +
1 tahun = 12 bulan
1 tahun = 2 semester (15 x 60 detik) = 3.600 + 900 = 4.500
1 triwulan = 3 bulan detik
1 caturwulan = 4 bulan 3. 360 detik = 360 = 6 menit
1 tahun = 3 caturwulan
1 tahun = 4 triwulan 60
1 tahun = 52 minggu 4. 480 menit 3.600 detik = 480 + 3.600

60 3.600

= 8 + 1 = 9 jam

© Nurul Septiana (20320008) KECEPATAN - MATEMATIKA untuk SD/MI Kelas V 3

Memahami Satuan Panjang

Contoh :

1. 5 km = …….dam
2. 8 m = ……….mm
3. 5.000 dm = …………dam
4. 450.000 cm =………..dm

Jawab :

1. 5 km = 5 x 100 = 500 dam
2. 8 m = 8 x 1.000 = 8.000 dm

3. 5.000 dm = 5.000 x 1 = 50 dam

100
4. 450.000 cm = 450.000 x 1 = 45 dm

10.000

© Nurul Septiana (20320008) KECEPATAN - MATEMATIKA untuk SD/MI Kelas V 4

C. Contoh Soal Kecepatan

1. Diketahui jarak dari kota A ke Kota B adalah 80 km. Jika Haris berangkat dari

kota X pukul 09.00 dan sampi di kota Y pukul 11.00 menggunakan sepeda

motor. Berapa kecepatan sepeda motor Haris?

Jawab :

Diketahui J = 80 km

W = 11.00 – 09.00 = 2 jam

Ditanya K?

Penyelesaian :

= 40 km/jam
K= =


Jadi, kecepatan sepeda motor Haris 40 km/jam.

2. Pak Enggar mengendarai mobilnya ke kantor dengan waktu 30 menit. Jika

jarak yang ditempuh 7,5 km maka berapa kecepatan mobil yang dikendarai

Pak Enggar?

Jawab :

Diketahui J = 7,5 km
Ditanya W = 30 menit = 30 x jam = 0,5 jam



K?

Penyelesaian :
K = = , = 15 km/jam

,

Jadi, kecepatan mobil yang dikendarai Pak Enggar adalah 15 km/jam.

© Nurul Septiana (20320008) KECEPATAN - MATEMATIKA untuk SD/MI Kelas V 5

© Nurul Septiana (20320008) KECEPATAN - MATEMATIKA untuk SD/MI Kelas V 6

3. Pandu mengendarai sepeda motor ke rumah Paman Pandu yang berjarak

100.000 meter dari rumah, Pandu membutuhkan waktu 2 jam untuk sampai ke

rumah Pamannya. Berapa km/jam kecepatan sepeda motor yang dikendarai

Pandu?

Jawab : J = 100.000 meter = 100.000 x = 100 km
Diketahui .

W = 2 jam

Ditanya K?

Penyelesaian :


K= = = 50 km/jam


Jadi, kecepatan sepeda motor yang dikendarai Pandu adalah 50 km/jam

4. Ervan bersepeda dari rumah ke sekolah membutuhkan waktu 15 menit. Jarak

rumah Ervan ke sekolah adalah 1.500 meter. Berapa km/jam kecepatan sepeda

Ervan agar dia sampai di sekolah tepat waktu?

Jawab : J = 1.500 meter = 1.500 x = 1,5 km
Diketahui
.
Ditanya
W = 15 menit = 15 x jam= 0,25 jam



K?

Penyelesaian :

,

K = = , = 6 km/jam

Jadi, kecepatan kecepatan sepeda Ervan agar dia sampai di sekolah tepat
waktu adalah 6 km/jam.

© Nurul Septiana (20320008) KECEPATAN - MATEMATIKA untuk SD/MI Kelas V 7

D. Ayo Berlatih

Konversikan Satuan Waktu Berikut ini !

1. 3 jam = ………. menit
2. 15 menit = ………. detik
3. 8 jam = ………. detik
4. 420 menit = ………. jam
5. 7.200 detik = ………. jam

Konversikan Satuan Panjang Berikut ini !

1. 15 km = ………. m
2. 6 hm = ………. dm
3. 3.500 dm = ………. hm
4. 5.400 dam = ……….km
5. 15.200 mm = ……….cm

Lengkapilah Tabel Kecepatan Berikut Ini !

No Jarak tempuh Waktu tempuh Kecepatan

(km/hm/dam/m) (jam atau menit) (km/jam)

1 120 km 60 menit ....km/jam

2 20.000 meter 2 jam ....km/jam

3 400 hm 30 menit ....km/jam

4 240 km 4 jam ....km/jam

5 7500 dam 1 jam 30 menit ....km/jam

© Nurul Septiana (20320008) KECEPATAN - MATEMATIKA untuk SD/MI Kelas V 8

E. Ayo Mengerjakan

Pilihlah jawaban yang benar !

1. Sebuah mobil menempuh jarak 30 km dalam waktu 30 menit. Kecepatan mobil
tersebut adalah…..km/jam

a. 70 km/jam c. 50 km/jam

b. 60 km/jam d. 65 km/jam

2. Sebuah kereta api selama 15 menit dapat menempuh jarak 12 km/jam.
Kecepatan kereta api tersebut adalah….. km/jam

a. 40 km/jam c. 46 km/jam

b. 44 km/jam d. 48 km/jam

3. Sebuah sepeda dalam waktu 20 menit dapat menempuh jarak 3500 meter.

Kecepatan sepeda tersebut adalah….. meter/menit

a. 170 meter/menit c. 1.750 meter/menit

b. 175 meter/menit d. 1.700 meter/menit

4. Kereta api Argomulyo berangkat dari stasiun A pukul 17.05 dan sampai di

stasiun B pukul 18.35. Jarak kedua stasiun tersebut adalah 135 km. Kecepatan

kereta api tersebut adalah….. km/jam

a. 85 km/jam c. 90 km/jam

b. 95 km/jam d. 100 km/jam

5. Alingga berlari sejauh 500 meter dalam waktu 50 detik. Kecepatan lari Alinnga

adalah….meter/detik

a. 100 meter/deti c. 250 meter/detik

b. 10 meter/detik d. 25 meter/detik

© Nurul Septiana (20320008) KECEPATAN - MATEMATIKA untuk SD/MI Kelas V 9

F. Ayo Mengerjakan

Kerjakanlah soal berikut dengan menuliskan cara dan hasilnya di buku tulismu!
1. Bu Sekar berangkat ke sekolah pukul 06.20 dengan mengendarai sepeda
motor. Bu sekar sampai di sekolah pukul 06.35. Jika jarak yang ditempuh Bu
Sekar ke sekolah 12 km. Berapa kecepatan sepeda motor Bu Sekar?

2. Btari bersepeda mengeliligi lapangan sepakbola sebanyak 15 kali selama 30
menit. Jika setiap mengelilingi lapangan sepakbola berarti Btrai telah
menempuh jarak 48 meter. Maka berapa km/jam kecepatan kayuhan sepeda
Btari?

3. Sebuah pesawat terbang dari Bandung menuju Bali pada pukul 11.00 dan
sampai di Bali pukul 13.30. Apabila jarak kedua kota tersebut adalah 1.500 km,
maka berpa kecepatan pesawat terbang tersebut?

4. Sakti akan mengunjungi rumah neneknya di di Surabaya yang berjarak 120 km.
Sakti berangkat dari rumah pukul 08.00 dan sampai dirumah neneknya pukul
10.00. berapa kecepatan perjalanan Sakti?

5. Nada mengendarai motornya dari rumah ke kantor yang berjarak sekitar 25
km dengan waktu 2 jam. Berapa kecepatan sepeda motor Nada?

© Nurul Septiana (20320008) KECEPATAN - MATEMATIKA untuk SD/MI Kelas V 10

MATEMATIKA
Itu

MENYENANGKAN

Jika kamu tidak mengejar apa yang kamu
inginkan maka kamu tidak akan pernah
memilikinya
Jika kamu tidak bertanya, maka jawabannya
adalah tidak
Jika kamu tidak mengambil langkah maju maka
kamu selalu berada di tempat yang sama.

BELAJAR

KELAS V SD

Yusup Sabila 20320044
Pendidikan Guru Sekolah Dasar
UNDARIS

DAFTADAFRTARIISSI I

A.MEMAHAMI KONSEP DASAR SATUAN
A.MEMAHAMI KONSEP DASAR SATUAN

1.Memahami Satuan Waktu
1.Memahami Satuan Waktu

2.Memahami Satuan Panjang
2.Memahami Satuan Panjang
B.PEMBBA.HPAESMANBAKHECAESPAANTAKNECEPATAN
1.Penge1r.tPiaennKgeecretpiaantaKnecepatan
2.Rumu2s.KReucmepuastaKnecepatan
3.Latiha3n.LSaotailhan Soal dan Pembahasan

4.Latihan Soal

A.MEMAHAMI KONSEP DASAR SATUAN

1.Memahami Satuan Waktu

Satuan Waktu itu seperti detik, menit, jam, hari,
minggu, bulan, triwulan, caturwulan, semester, tahun,
lustrum, windu, dasawarsa, abad, dan milenium.

Berikut ini adalah konversi beberapa satuan waktu.

1 menit = 60 detik Konversi Waktu

1 jam = 60 menit Contoh

1 jam = 3.600 detik 1. 2 jam = … menit

1 hari = 24 jam 2. 1 jam 10 menit = … detik

1 minggu = 7 hari Jawab

A1 b.MulaEnMAH=A4MmiIngKgOu NSEP DASAR SATUAN

1. 2 jam = 2 x 60 menit =

11.MbEuMlaAnHAMI SA=T3U0AhNaWriAKTU 120 menit

1 tahun = 12 bulan 2. 1 jam 10 menit = 60
1 tahun = 2 semester menit +10 menit =70
menit

1 triwulan = 3 bulan 70 x 60 detik =4200 detik

1 caturwulan = 4 bulan

1 tahun = 3 caturwulan

1 tahun = 4 triwulan
1 tahun = 52 minggu

1 lustrum = 5 tahun

1 windu = 8 tahun
1 abad = 100 tahun

1 milenium = 1.000 tahun

2.Memahami Satuan Panjang
Satuan panjang terdiri atas km, hm, dam, m, dm,

cm, mm. Berikut konversi beberapa satuan panjang.
Rangkuman :

1 km = 1000 m
1 km = 100 dam
1 dm = 10 cm
1 mm = 1 /10 cm
1 mm = 1/ 100 dm

Contoh:
5 km = ... m
1000 dm = ... hm
Jawab : 5 km = 5 x 1000 = 5000 m

1
1000 dm = 1000 x 1000 = 1 hm

b.

B.PEMBAHASAN KECEPATAN
1.Pengertian Kecepatan
Kecepatan adalah perbandingan antara jarak dengan
waktu.
Kecepatan rata –rata adalah Kecepatan dari suatu
tempat menuju tempat tertentu atau juga bisa di sebut
sesuatu jarak dari tempat A ke tempat B yang diukur
lamanya dengan waktu untuk menuju tempat B.
2.Rumus kecepatan

jarak

Kecepatan rata-rata = waktu

Secara simbol dapat dituliskan sebagai berikut.


V=

Keterangan:
Huruf kecil ( v ) adalah kecepatan rata rata
Huruf kapital ( S ) adalah jarak yang di tempuh
Huruf kecil ( t ) adalah waktu yang di tempuh
Cara mudah menghafal rumus kecpatan dengan kata
yaitu: VINA DENGAN SITI
Vina artinya( v ) kecepatan
Dengan artinya (sama dengan )
Siti artinya ( S ) jarak yang di bagi ( t ) waktu

3.Latihan Soal dan Pembahasan

a. Pak Yusup mengendarai sepeda motor selama 2 jam dan menempuh jarak
50 km. Tentukan kecepatan sepeda motor Pak Yusup!

Penyelesaian :

Diketahui : t = 2 jam

S = 50 km

Ditanya : v ?

Jawab = v = St

= =


Jadi ,kecepatan sepeda motor Pak Yusup adalah 50 km/jam

b. Pak Yusup mengendarai sepeda motor selama 20 menit dan menempuh
jarak 10 km. Tentukan kecepatan sepeda motor Pak Yusup!

Penyelesaian :

Diketahui : t = 20 menit
S = 10 km

Di tanya = v ?

Jawab S
= v= t

= 10 = , /

20

Jadi, kecepatan sepeda motor Pak Yusup adalah , /

c. Konversikan satuan kecepatan berikut ini!
- 10 km/jam = ... m/menit

=10 = x =166,6 m/menit



4.Latihan Soal

Konversikan satuan kecepatan berikut ini!

a. 60 km/jam = …......... km/menit

b. 400 m/menit = …..........km/menit

c. 200 km/jam = …......... m/menit

d. 100 km/jam = …......... m/detik

e. 5,5 km/jam = …..........m/menit

Hitungah Kecepatan berikut ini !

a. Pak Agus mengendarai sepeda motor selama 2 jam dan menempuh
jarak 100 km. Tentukan kecepatan sepeda motor Pak Agus!

b. Pak Yusup mengendarai sepeda motor selama 1 jam dan menempuh
jarak 1000 m Tentukan kecepatan sepeda motor Pak Yusup!

c. Pak Ali mengendarai sepeda motor selama 20 menit dan menempuh
jarak 500 m . Tentukan kecepatan sepeda motor Pak Ali!



Jarak Tempuh

Jarak tempuh adalah panjang lintasan yang dilalui oleh suatu
obyek yang bergerak, mulai dari posisi awal dan selesai pada
posisi akhir.

Secara matematis, dapat
dicari dengan rumus
berikut ini

Caranya : Keterangan:
J = Jarak
1. Pahami dulu gambar segitiga
JKW J K = Kecepatan

2. Tanda garis vertical W = Waktu
menandakan perkalian
KW
3. Tanda garis horizontal
menandakan pembagian.

4. Lihat rumus dan hafalkan

Jarak (J) = Kecepatan (K) X Waktu (W)

M. Fahmi Danang Dz. (20320011) JARAK TEMPUH - MATEMATIKA untuk SD Kelas V 1

Soal Cerita dan Pembahasan

1. Mega pergi bertamasya ke luar kota mengendarai sepeda motor dengan kecepatan
70 km/jam. Lama perjalanan yang ditempuh Mega adalah 2 jam. Berapa kilometer
jarak yang ditempuh oleh Mega?
Pembahasan
Diketahui : K = 70 km/jam
W = 2 jam
Ditanyakan : J = …?
Jawab : J = K x W
= 70 km/jam x 2 jam
= 140 km
Jadi, jarak yang ditempuh Mega adalah 140 km.

2. Rizqi berangkat ke sekolah dari rumah mengendarai sepeda dengan kecepatan 10
km/jam. Dia bersepeda selama 30 menit. Berapa kilometerkah jarak sekolah dengan
rumah Rizqi?
Pembahasan
Diketahui : K = 10 km/jam
W = 30 menit = 30 x 1 jam = ½ jam

60

Ditanyakan : J = …?
Jawab : J = K x W

= 10 km/jam x ½ jam
= 5 km
Jadi, jarak sekolah dengan rumah Rizqi adalah 5 km.

M. Fahmi Danang Dz. (20320011) JARAK TEMPUH - MATEMATIKA untuk SD Kelas V 2

3. Pada pagi hari, Wulan pergi bekerja dengan mengendarai sepeda motor miliknya
sendiri. Wulan memacu sepeda motornya dengan kecepatan 60 km/jam, dan
melakukan perjalanan selama 45 menit. Berapa kilometer jarak yang ditempuh oleh
Wulan?

Pembahasan

Diketahui : K = 60 km/jam

W = 45 menit = 45 x 1 jam = ¾ jam

60

Ditanyakan : J = …?

Jawab : J = K x W

= 60 km/jam x ¾ jam

= 45 km

Jadi, jarak yang ditempuh oleh Wulan adalah 45 km.

4. Sebuah kereta berangkat dari stasiun A pukul 09.00 WIB menuju ke stasiun B.
Kereta tersebut melaju dengan kecepatan 80 km/jam. Waktu menunjukkan pukul
11.30 WIB, dan kereta tersebut sampai di stasiun B. Berapa km jarak yang ditempuh
kereta tersebut?

Pembahasan

Diketahui : W = 11.30 – 09.00 = 2 jam 30 menit = 2 ½ jam

K = 80 km/jam

Ditanyakan : J = …?

Jawab : J = K x W

= 80 km/jam x 2 ½ jam

= 200 km

Jadi, jarak yang ditempuh kereta tersebut adalah 200 km.

M. Fahmi Danang Dz. (20320011) JARAK TEMPUH - MATEMATIKA untuk SD Kelas V 3

Soal Mencongak

Lengkapilah titik-titik di bawah ini!

No Kecepatan Waktu tempuh Jarak Tempuh
(km atau m)
(km/jam atau m/menit) (jam atau menit)
... km
1 60 km/jam 2 jam ... km
... km
2 90 km/jam 2 ½ jam ... m
... m
3 75 km/jam 180 menit

4 25 m/menit 10 menit

5 10 m/menit 45 menit

Soal Istimewa

Ade dapat naik sepeda sejauh 15 km dalam waktu 50
menit. Dengan kecepatan yang sama, berapa kilometer
jarak yang dapat ditempuh Ade dalam waktu 40 menit?

M. Fahmi Danang Dz. (20320011) JARAK TEMPUH - MATEMATIKA untuk SD Kelas V 4


Click to View FlipBook Version