The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by salinamustakimfb, 2023-07-16 14:04:57

disertasi

viva UM

115 4.1.8 Deskripsi Penalaran Semiotik Multimodal Siswa SD dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Datar Subjek 8 (S8) Kegiatan penelitian dilakukan dengan mengamati aktivitas S8 selama menyelesaikan 2 masalah bangun datar, wawancara, observasi serta catatan lapang. Berikut deskripsi penyelesaian Masalah 1 dan 2 yang dilakukan oleh S8. Masalah 1 Pada Masalah 1, peneliti mendeskripsikan tahapan memahami masalah, rencana penyelesaian masalah, menjalankan rencana dan melihat kembali berdasarkan jawaban tertulis, wawancara, observasi serta catatan lapang. Tahap 1 Memahami Masalah Deskripsi tahapan memahami masalah yang dilakukan S8 dimulai dari jawaban tulis sebagaimana yang tercantum pada Gambar 4.63 berikut ini. Gambar 4. 63 Hasil Jawaban Tulis S8 Pada Tahap Memahami Masalah 1 Jawaban ini sebagai wujud dari hasil indikasi analisis yang dilakukan S8 pada Masalah 1. Hasil indikasi analisis menunjukkan kemampuan siswa dalam mendeteksi objek, tanda yang diketahui (tanda ikon)”. Proses pengambilan keputusan yang dilakukan S8 menggunakan indikasi analisis dengan melibatkan objek gambar kolam renang serta melibatkan jawaban tulis merupakan penalaran semiotik multimodal S8 pada tahap memahami masalah 1. Interpretant berupa kemampuan siswa untuk mendeteksi objek, tanda yang diketahui. Tahap 2 Rencana Penyelesaian Masalah Pada tahap rencana penyelesaian masalah, Jawaban S8 dideskripsikan berdasarkan hasil wawancara, observasi dan berdasarkan catatan lapang. S8 memberikan jawaban tulis dalam menelaah tanda, simbol, objek/gambar yang ditanyakan. Hasil wawancara (lisan) dengan S8 dapat diketahui dari kutipan wawancara berikut. P : apa yang ditanyakan pada Masalah 1 ini?


116 S8 : masalah 1 ini bertanya “Berapa keliling kolam renang Pak Adi?” (objek, tanda ikon) P : bagaimana cara menyelesaikannya? S8 : “menghitung ini, ini, ini... (sambil menunjuk ke semua sisi bangun)” (tanda indeks) S8 menggunakan gesture untuk menunjukkan sisi-sisi yang dihitung seperti tampak pada Gambar 4.64 di bawah ini. Gambar 4. 64 Gesture S8 pada Tahap Rencana Penyelesaian Masalah Hasil wawancara lengkap pada Lampiran 10. Berdasarkan hasil jawaban lisan diketahui bahwa tahapan rencana menyelesaikan masalah diawali dengan melakukan indikasi analisis, yaitu siswa menelaah objek, gambar atau simbol untuk menuliskan yang ditanyakan, yaitu “berapa keliling kolam Pak Adi?”. Selain itu, S8 juga menunjukkan gesture yang menyatakan bahwa keliling diperoleh dari penjumlahan semua sisinya. Hal ini termasuk prosedur penyelesaian masalah keliling. Indikator yang terakhir ini termasuk proses penalaran indikasi generalisasi. Objek yang digunakan adalah kolam renang Pak Adi. Sedangkan tanda yang digunakan berasal dari jawaban tulis, lisan dan gesture. Adapun interpretant adalah kemampuan S8 untuk menelaah objek, gambar atau simbol untuk menuliskan yang ditanyakan serta menyatakan makna keliling bangun dan prosedur penyelesaian masalah keliling. Oleh karenanya pada tahap ini juga muncul triad semiotic. Tahap 3 Menjalankan Penyelesaian Masalah Langkah awal yang dilakukan S8, yaitu mengubah ukuran-ukuran sisi bangun menjadi bentuk penjumlahan. S8 diindikasi integrasi khususnya indikator “siswa mengubah tanda ke dalam representasi lain”. Perubahan tanda dari ukuran yang tercantum pada gambar kolam renang menjadi penjumlahan melibatkan tanda “+” (jumlah). Pelibatan ini merupakan bagian dari tahapan indikasi integrasi,


117 khususnya indikator “siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah” sebagaimana Gambar 4.65 di bawah ini. Gambar 4. 65 Jawaban Tulis S8 saat Menjalankan Penyelesaian Masalah Hasil penjumlahkan melibatkan pengetahuan sebelumnya ini merupakan bagian dari kegiatan indikasi integrasi pada indikator “siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya”. Objek yang digunakan adalah kolam renang Pak Adi. Sedangkan tanda yang digunakan adalah komunikasi tulis. Adapun interpretant adalah kemampuan S8 untuk siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah. Oleh karenanya pada tahap ini juga muncul triad semiotic. Tahap 4 Melihat Kembali Berdasarkan hasil jawaban tulis, diketahui bahwa informasi melihat kembali yang dilakukan S8 berasal dari jawaban tulis. Jawaban tulis seperti Gambar 4.66. Gambar 4. 66 Jawaban S8 pada Tahap Melihat Kembali Bukti pertama pada jawaban tulis yang menunjukkan bukti adanya argumen matematis untuk mendukung penyelesaian masalah berupa kesimpulan yang ditandai kata “jadi” dan bilangan “37” (indikasi justifikasi). Selain itu pada bukti kedua terdapat penggunaan tanda garis “/” untuk melakukan pengecekan semua ukuran sisi telah dihitung seperti tampak pada Gambar 4.67 di bawah ini. Gambar 4. 67 Tanda Garis “/” pada Jawaban S8 Tahap Melihat Kembali


118 S8 juga menunjukkan kemampuan S8 dalam menyimpulkan penyelesaian masalah keliling sebagai hasil penjumlahan semua sisi-sisinya (intrepretant). Penyelesaian Masalah 1 oleh S8, yaitu memahami masalah (indikasi analisis), rencana penyelesaian masalah (indikasi analisis-generalisasi), menjalankan rencana (indikasi integrasi) serta melihat kembali (indikasi justifikasi). Pada setiap tahapan penyelesaian masalah diidentifikasi proses penalaran yang dilakukan siswa dengan melibatkan komponen semiotik, yaitu objek, tanda (ikon, simbol dan indeks) dan intrepretant. Secara umum proses penalaran semiotik multimodal siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar pada Masalah 1 sebagaimana Diagram 4.15 berikut ini.


11 Diagram 4. 15 Penalaran Semiotik Multimodal yan Siswa menyatakan yang mewakili makna keliling bangun datar Siswa mendeteksi tanda, simbol, objek/gambar yang diketahui T Menuliskan informasi Siswa menelaah tanda, simbol, objek/gambar yang ditanyakan T L Menuliskan pertanyaan RAM menyatakan pertanyaan: “Berapa keliling kolam Pak Adi? L G Pernyataan “menghitun ini, ini, ini.. (sambil menunjuk k semua sisi bangun)”


19 ng Dilakukan S8 dalam Menyelesaikan Masalah 1 Pernyataan prosedur penyelesaian masalah L Pernyataan: “kalau mau menghitung keliling ya ditambahkan semuanya (ukuran sisisisinya)” : ng .. ke Siswa menguba h tanda ke represent asi lain T Siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung penyelesaian masalah T Siswa menuliskan jawaban akhir Siswa menggunakan tanda garis “/” untuk melakukan pengecekan semua ukuran sisi telah dihitung Siswa menghubung kan simbol, tanda untuk menyelesaik an masalah Siswa menghubun gkan simbol dengan pengetahua n yang dimiliki sebelumnya G


120 Masalah 2 Pada Masalah 2, peneliti mendeskripsikan tahapan memahami masalah, rencana penyelesaian masalah, menjalankan rencana dan melihat kembali berdasarkan jawaban tertulis, wawancara, observasi serta catatan lapang. Tahap 1 Memahami Masalah Deskripsi tahapan memahami masalah yang dilakukan S8 dimulai dari jawaban tulis sebagaimana yang tercantum pada Gambar 4.68 berikut ini. Gambar 4. 68 Hasil Jawaban Tulis S8 pada Tahap Memahami Masalah 2 Jawaban ini sebagai wujud dari hasil indikasi analisis yang dilakukan S8 pada Masalah 2. Hasil indikasi analisis menunjukkan kemampuan siswa dalam mendeteksi objek, tanda yang diketahui (tanda ikon)”. Proses pengambilan keputusan yang dilakukan S8 menggunakan indikasi analisis dengan melibatkan objek Gambar kandang serta melibatkan multimodal tulis merupakan penalaran semiotik multimodal S8 pada tahap memahami Masalah 2. Interpretant berupa kemampuan siswa untuk mendeteksi objek, tanda yang diketahui. Tahap 2 Rencana Penyelesaian Masalah Pada tahap rencana penyelesaian masalah, Jawaban S8 dideskripsikan berdasarkan hasil wawancara, observasi dan berdasarkan catatan lapang. S8 memberikan jawaban tulis dalam menelaah tanda, simbol, objek/Gambar yang ditanyakan. Hasil wawancara (lisan) dengan S8 dapat diketahui dari kutipan wawancara berikut. P : apa yang ditanyakan pada masalah 2 ini? S8 : masalah 1 ini bertanya “Berapa keliling seluruh kandang?” (tanda ikon) P : bagaimana cara menyelesaikannya? S8 : “dihitung ininya... (sambil menunjuk ke semua sisi bangun)” (tanda indeks) S8 menggunakan gesture untuk menunjukkan sisi-sisi yang dihitung seperti tampak pada Gambar 4.69 di bawah ini.


121 Gambar 4. 69 Gesture S8 pada Tahap Rencana Penyelesaian Masalah Berdasarkan hasil jawaban lisan diketahui bahwa tahapan rencana menyelesaikan masalah diawali dengan melakukan indikasi analisis, yaitu siswa menelaah objek, Gambar atau simbol untuk menuliskan yang ditanyakan, menyatakan prosedur penyelesaian masalah keliling, menyatakan yang mewakili makna keliling bangun datar (indikasi generalisasi). Objek yang digunakan adalah kolam renang Pak Adi. Sedangkan tanda yang digunakan adalah komunikasi tulis, lisan dan gesture. Adapun interpretant adalah kemampuan S8 untuk menelaah objek, Gambar atau simbol untuk menuliskan yang ditanyakan serta menyatakan makna keliling bangun dan prosedur penyelesaian masalah keliling. Oleh karenanya pada tahap ini juga muncul triad semiotic. Tahap 3 Menjalankan Penyelesaian Masalah Subjek S8 menjalankan penyelesaian masalah sebagaimana dijelaskan dari hasil jawaban tulis. Pada saat wawancara dan observasi serta catatan lapang, S8 tidak memberikan keterangan. Langkah awal yang dilakukan, yaitu mengubah ukuran-ukuran sisi bangun menjadi bentuk penjumlahan. Dalam hal ini siswa melakukan proses indikasi integrasi khususnya indikator “siswa mengubah tanda ke dalam representasi lain”. Perubahan tanda dari ukuran yang tercantum pada Gambar kolam renang menjadi penjumlahan melibatkan tanda “+” (jumlah). Pelibatan ini merupakan bagian dari tahapan indikasi integrasi, khususnya indikator “siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah”. Hasil penjumlahkan melibatkan pengetahuan sebelumnya ini merupakan bagian dari kegiatan indikasi integrasi pada indikator “siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya”. Objek yang digunakan adalah kolam renang Pak Adi. Sedangkan tanda yang digunakan adalah komunikasi tulis sebagaimana Gambar 4.70 di bawah ini.


122 Gambar 4. 70 Jawaban Tulis S8 Menjalankan Penyelesaian Masalah 2 Adapun interpretant adalah Kemampuan S8 untuk siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah. Oleh karenanya pada tahap ini juga muncul triad semiotic. Tahap 4 Melihat Kembali Berdasarkan hasil jawaban tulis, diketahui bahwa informasi melihat kembali yang dilakukan S8 berasal dari jawaban tulis. Terdapat dua bukti melihat kembali yang dilakukan S8. Bukti pertama berdasarkan Gambar 4.71. Gambar 4. 71 Jawaban S8 pada Tahap Melihat Kembali Bukti pertama pada jawaban tulis yang menunjukkan bukti adanya argumen matematis untuk mendukung penyelesaian masalah berupa kesimpulan yang ditandai kata “jadi” dan bilangan “37” (indikasi justifikasi). Selain itu pada bukti kedua terdapat penggunaan tanda garis “/” untuk melakukan pengecekan semua ukuran sisi telah dihitung seperti tampak pada Gambar 4.72 di bawah ini. Gambar 4. 72 Tanda garis “/” pada Jawaban S8 Tahap Melihat Kembali Kedua bukti tahap melihat kembali ini menunjukkan penggunaan objek Gambar kolam melalui jawaban tulis, lisan, gesture dengan klasifikasi tanda ikon, simbol dan indeks. Selain tanda dan objek, terdapat intrepretant S8 berupa kemampuan S8 dalam menyimpulkan penyelesaian masalah keliling sebagai hasil penjumlahan semua sisi-sisinya.


123 Secara keseluruhan pada penyelesaian Masalah 2 yang dilakukan oleh S8 dapat disimpulkan proses penalaran yang terjadi, yaitu memahami masalah (indikasi analisis), rencana penyelesaian masalah (indikasi analisis-generalisasi), menjalankan rencana (indikasi integrasi) serta melihat kembali (indikasi justifikasi). Pada setiap tahapan penyelesaian masalah diidentifikasi proses penalaran yang dilakukan siswa dengan melibatkan komponen semiotik, yaitu objek, tanda (ikon, simbol dan indeks) dan intrepretant. Secara umum proses penalaran semiotik multimodal siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar pada Masalah 2 sebagaimana Diagram 4.16 berikut ini.


12 Diagram 4. 16 Penalaran Semiotik Multimodal yan Siswa menyatakan yang mewakili makna keliling bangun datar Siswa mendeteksi tanda, simbol, objek/gambar yang diketahui T Menuliskan informasi Siswa menelaah tanda, simbol, objek/gambar yang ditanyakan T L Menuliskan pertanyaan RAM menyatakan pertanyaan: “Berapa keliling seluruh kandang? G


24 ng Dilakukan S8 dalam Menyelesaikan Masalah 2 L Pernyataan prosedur penyelesaian masalah Pernyataan: “dihitung ininya... (sambil menunjuk ke semua sisi bangun)” Siswa mengubah tanda ke representasi lain T Siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung penyelesaian masalah T Siswa menuliskan jawaban akhir Siswa menggunakan tanda garis “/” untuk melakukan pengecekan semua ukuran sisi telah dihitung Siswa menghubung kan simbol, tanda untuk menyelesaika n masalah Siswa menghubungka n simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya


125 4.1.9 Deskripsi Penalaran Semiotik Multimodal Siswa SD dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Datar Subjek 9 (S9) Berikut deskripsi penyelesaian Masalah 1 dan 2 yang dilakukan oleh S9. Masalah 1 Pada Masalah 1, peneliti mendeskripsikan tahapan memahami masalah, rencana penyelesaian masalah, menjalankan rencana dan melihat kembali berdasarkan jawaban tertulis, wawancara, observasi serta catatan lapang. Tahap 1 Memahami Masalah Deskripsi tahapan memahami masalah yang dilakukan S9 dimulai dari jawaban tulis sebagaimana yang tercantum pada Gambar 4.73 berikut ini. Gambar 4. 73 Hasil Jawaban Tulis S9 Pada Tahap Memahami Masalah 1 Hasil jawaban tulis pada Gambar 4.73 menyatakan informasi yang diketahui serta melengkapi menggunakan tanda garis bawah pada masalah seperti Gambar 4.74 di bawah ini. Gambar 4. 74 Tanda pada Jawaban Tulis Tahap Memahami Masalah 1 Jawaban ini sebagai wujud dari hasil indikasi analisis yang dilakukan S9 pada Masalah 1. Hasil indikasi analisis menunjukkan kemampuan siswa dalam mendeteksi objek, tanda yang diketahui (tanda ikon)”. Interpretant berupa kemampuan siswa untuk mendeteksi objek, tanda yang diketahui. Tahap 2 Rencana Penyelesaian Masalah Pada tahap rencana penyelesaian masalah, Jawaban S9 dideskripsikan berdasarkan hasil wawancara, observasi dan berdasarkan catatan lapang. S9 memberikan jawaban tulis dalam menelaah tanda, simbol, objek/Gambar yang ditanyakan. Hasil wawancara (lisan), S9 mengulang kalimat pada Masalah 1. P : bagaimana cara menyelesaikannya?


126 S9 : kalau mau menghitung keliling ya dijumlahkan semua (ukuran) sisisisinya (tanda simbol) Gesture S9 saat menunjukkan sisi-sisi yang dihitung pada Gambar 4.75 berikut. Gambar 4. 75 Gesture S9 pada Tahap Rencana Penyelesaian Masalah Hasil wawancara lengkap pada Lampiran 11. Berdasarkan hasil jawaban lisan diketahui bahwa tahapan rencana menyelesaikan masalah diawali dengan melakukan indikasi analisis, yaitu siswa menelaah objek, gambar atau simbol untuk menuliskan yang ditanyakan. Selain itu, S9 juga menunjukkan gesture yang menyatakan prosedur penyelesaian masalah keliling. Indikator yang terakhir ini termasuk proses penalaran indikasi generalisasi. Objek yang digunakan adalah kolam renang Pak Adi. Sedangkan tanda yang digunakan adalah komunikasi tulis, lisan dan gesture. Adapun interpretant adalah Kemampuan S9 untuk menelaah objek, gambar atau simbol untuk menuliskan yang ditanyakan serta menyatakan makna keliling bangun dan prosedur penyelesaian masalah keliling. Oleh karenanya pada tahap ini juga muncul triad semiotic. Tahap 3 Menjalankan Penyelesaian Masalah Subjek S9 menjalankan penyelesaian masalah sebagaimana dijelaskan dari hasil jawaban tulis dan lisan. Langkah awal S9, yaitu mengubah ukuran-ukuran sisi bangun menjadi bentuk penjumlahan. S9 melakukan proses indikasi integrasi khususnya indikator siswa mengubah tanda ke dalam representasi lain. Siswa menuliskan “11+7+6+6+2+2+2+2 = 38”. Perubahan tanda dari ukuran yang tercantum pada gambar kolam renang menjadi penjumlahan melibatkan tanda “+” (jumlah). Pelibatan ini merupakan bagian dari tahapan indikasi integrasi, khususnya indikator “siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah”. Hasil penjumlahkan melibatkan pengetahuan sebelumnya ini merupakan bagian dari kegiatan indikasi integrasi pada indikator “siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya”. Objek yang digunakan


127 adalah kolam renang Pak Adi. Sedangkan tanda yang digunakan adalah komunikasi lisan, S9 menyatakan penjumlahan semua ukuran sisi untuk mendapat keliling bangun Adapun interpretant adalah kemampuan S9 untuk siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah. Oleh karenanya pada tahap ini juga muncul triad semiotic. Tahap 4 Melihat Kembali Berdasarkan hasil jawaban tulis, diketahui bahwa informasi melihat kembali yang dilakukan S9 berasal dari jawaban tulis. Terdapat dua bukti melihat kembali yang dilakukan S9. Bukti pertama berdasarkan Gambar 4.76. Gambar 4. 76 Jawaban S9 pada Tahap Melihat Kembali Bukti pertama pada jawaban tulis yang menunjukkan bukti adanya argumen matematis untuk mendukung penyelesaian masalah berupa kesimpulan yang ditandai kata “jawaban” dan bilangan “39” (indikasi justifikasi). Selain itu pada bukti kedua terdapat penggunaan tanda “√” untuk melakukan pengecekan semua ukuran sisi telah dihitung seperti tampak pada Gambar 4.77 di bawah ini. Gambar 4. 77 Tanda “√” pada Jawaban S9 Tahap Melihat Kembali Kedua bukti tahap melihat kembali ini menunjukkan penggunaan objek gambar kolam melalui komunikasi tulis, lisan, gesture dengan klasifikasi tanda ikon, simbol dan indeks. Selain tanda dan objek, terdapat intrepretant S9 berupa kemampuan S9 dalam menyimpulkan penyelesaian masalah keliling sebagai hasil penjumlahan semua sisi-sisinya. Secara umum proses penalaran semiotik multimodal siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar pada Masalah 2 sebagaimana Diagram 4.17 berikut ini.


12 Diagram 4. 17 Penalaran Semiotik Multimodal yan Siswa menyatak yang mewakili makna keliling bangun datar L G Siswa mendeteksi tanda, simbol, objek/gambar yang diketahui T Menuliskan informasi Menyatakan informasi yang melibatkan tanda garis Siswa menelaah tanda, simbol, objek/gambar yang ditanyakan T L Menuliskan pertanyaan Menyatakan pertanyaan dengan melibatkan simbol garis G Perny “Ini nam keli (sam menu sep gam


28 ng Dilakukan S9 dalam Menyelesaikan Masalah 1 kan i g L Pernyataan prosedur penyelesaian masalah L Pernyataan: “kalau mau menghitung keliling ya dijumlahkan semua (ukuran) sisisisinya” yataan: yang manya iling mbil unjuk perti mbar)” Siswa mengubah tanda ke representas i lain Siswa menuliskan : “11+7+6+6+2+2+2 +2 = 38” T Menyatakan penjumlahan semua ukuran sisi untuk mendapat keliling bangun L Siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung penyelesaian masalah T Siswa menuliskan jawaban akhir Siswa menggunakan tanda “√” untuk melakukan pengecekan semua ukuran sisi telah dihitung Siswa menghubungka n simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah Siswa menghubung kan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya


129 Masalah 2 Pada Masalah 2, peneliti mendeskripsikan tahapan memahami masalah, rencana penyelesaian masalah, menjalankan rencana dan melihat kembali berdasarkan jawaban tertulis, wawancara, observasi serta catatan lapang. Tahap 1 Memahami Masalah Deskripsi tahapan memahami masalah dimulai dari jawaban tulis sebagaimana yang tercantum pada Gambar 4.78 berikut ini. Gambar 4. 78 Hasil Jawaban Tulis S9 Pada Tahap Memahami Masalah 2 Hasil jawaban tulis pada Gambar 4.78 menyatakan informasi yang diketahui dengan menggunakan tanda garis bawah seperti Gambar 4.79 berikut ini. Gambar 4. 79 Tanda pada Jawaban Tulis di Tahapan Memahami Masalah 2 Hasil indikasi analisis menunjukkan kemampuan siswa dalam mendeteksi objek, tanda yang diketahui (tanda ikon)”. Proses pengambilan keputusan yang dilakukan S9 menggunakan indikasi analisis dengan melibatkan objek gambar kolam renang serta melibatkan multimodal tulis merupakan penalaran semiotik multimodal S9 pada tahap memahami masalah 2. Interpretant berupa kemampuan siswa untuk mendeteksi objek, tanda yang diketahui. Tahap 2 Rencana Penyelesaian Masalah Pada tahap rencana penyelesaian masalah, S9 memberikan jawaban tulis dalam menelaah tanda, simbol, objek/gambar yang ditanyakan. Hasil wawancara (lisan), S9 mengulang kalimat pada Masalah 2 sebagaimana Gambar 4.80 di bawah ini. Gambar 4. 80 Jawaban Tulis S9 Tahap Rencana Penyelesaian Masalah 2


130 Berdasarkan hasil jawaban lisan diketahui bahwa tahapan rencana menyelesaikan masalah diawali dengan melakukan indikasi analisis, yaitu siswa menelaah objek, gambar atau simbol untuk menuliskan yang ditanyakan (indikasi generalisasi). Objek yang digunakan adalah kolam renang Pak Adi. Sedangkan tanda yang digunakan adalah komunikasi tulis, lisan dan gesture. Adapun interpretant adalah kemampuan S9 untuk menelaah objek, gambar atau simbol untuk menuliskan yang ditanyakan serta menyatakan makna keliling bangun dan prosedur penyelesaian masalah keliling. Oleh karenanya pada tahap ini juga muncul triad semiotic. Tahap 3 Menjalankan Rencana Penyelesaian Masalah Langkah awal yang dilakukan S9, yaitu mengubah ukuran-ukuran sisi bangun menjadi bentuk penjumlahan. Dalam hal ini S9 melakukan proses indikasi integrasi khususnya indikator siswa mengubah tanda ke dalam representasi lain. Siswa menuliskan sebagaimana Gambar 4.81 di bawah ini. Gambar 4. 81 Jawaban Tulis S9 Tahap Menjalankan Rencana Penyelesaian Masalah Perubahan tanda dari ukuran yang tercantum pada Gambar kolam renang menjadi penjumlahan melibatkan tanda “+” (jumlah). Pelibatan ini merupakan bagian dari tahapan indikasi integrasi, khususnya indikator “siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah”. Hasil penjumlahkan melibatkan pengetahuan sebelumnya ini merupakan bagian dari kegiatan indikasi integrasi pada indikator “siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya”. Objek yang digunakan adalah kolam renang Pak Adi. Sedangkan tanda yang digunakan adalah komunikasi lisan, S9 menyatakan penjumlahan semua ukuran sisi untuk mendapat keliling bangun Adapun interpretant adalah kemampuan S9 untuk siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah. Oleh karenanya pada tahap ini juga muncul triad semiotic.


131 Tahap 4 Melihat Kembali Berdasarkan hasil jawaban tulis, diketahui bahwa informasi melihat kembali yang dilakukan S9 berasal dari jawaban tulis seperti Gambar 4.82. Gambar 4. 82 Jawaban S9 pada Tahap Melihat Kembali Jawaban tulis yang menunjukkan bukti adanya argumen matematis untuk mendukung penyelesaian masalah berupa penggunaan tanda “√” untuk melakukan pengecekan semua ukuran sisi telah dihitung. Jawaban ini menunjukkan penggunaan objek Gambar kolam melalui komunikasi tulis dengan klasifikasi tanda ikon. Selain tanda dan objek, terdapat intrepretant S9 berupa kemampuan S9 dalam menyimpulkan penyelesaian masalah keliling sebagai hasil penjumlahan semua sisi-sisinya. Secara keseluruhan pada penyelesaian Masalah 2 yang dilakukan oleh S9 dapat disimpulkan proses penalaran yang terjadi, yaitu memahami masalah (indikasi analisis), rencana penyelesaian masalah (indikator indikasi analisisindikasi generalisasi), menjalankan rencana (indikasi integrasi) serta melihat kembali (indikasi justifikasi). Pada setiap tahapan penyelesaian masalah diidentifikasi proses penalaran yang dilakukan siswa dengan melibatkan komponen semiotik, yaitu objek, tanda (ikon, simbol dan indeks) dan intrepretant. Secara umum proses Penalaran Semiotik Multimodal Siswa SD dalam Menyelesaikan Masalah bangun Datar pada Masalah 2 sebagaimana Diagram 4.18 berikut ini.


13 L G Siswa mendeteksi tanda, simbol, objek/gambar yang diketahui T Menuliskan informasi Menyatakan informasi yang melibatkan tanda garis serta ukuran sisi-sisi bangun Siswa menelaah tanda, simbol, objek/gambar yang ditanyakan T L Menuliskan pertanyaan Menyatakan pertanyaan dengan melibatkan simbol garis m t rep Diagram 4. 18 Penalaran Semiotik Multimodal yan


32 Siswa mengubah tanda ke presentasi lain T Siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung penyelesaian masalah Siswa menuliskan jawaban akhir Siswa menggunakan tanda “√” untuk melakukan pengecekan semua ukuran sisi telah dihitung Siswa menghubung kan simbol, tanda untuk menyelesaika n masalah Siswa menghubungk an simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya T ng Dilakukan S9 dalam Menyelesaikan Masalah 2


133 4.2 Penggunaan Objek Matematika Antarsubjek Pada penelitian yang berjudul “Penalaran Semiotik Multimodal Siswa SD dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Datar” diperoleh rangkuman penggunaan objek matematika dari masing-masing subjek. Berikut rangkuman penggunaan objek matematika antarsubjek. 4.2.1. Pola Penalaran Semiotik Multimodal Siswa SD dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Datar Penalaran yang dilakukan oleh 9 subjek penelitian pada Masalah 1 dan 2 diidentifikasi sesuai indikator yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil tes tulis, wawancara, observasi dan catatan lapang pada 9 subjek penelitian diperoleh rangkuman pola penalaran semiotik multimodal siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar pada Masalah 1 dan 2 sesuai penjelasan berikut ini. Masalah 1 Berdasarkan hasil analisis penalaran semiotik multimodal siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar, ditemukan pola yang dilakukan oleh 9 siswa sebagai subjek penelitian pada Masalah 1 seperti tercantum pada Tabel 4.1. Tabel 4. 3 Pola Penalaran Semiotik Multimodal Siswa SD dalam Menyelesaikan Masalah bangun Datar pada Masalah 1 No Subjek Pola Memahami Masalah Rencana Penyelesaian Masalah Menjalankan Penyelesaian Masalah Melihat Kembali Memahami Masalah Rencana Penyelesaian Masalah Menjalankan Penyelesaian Masalah Melihat Kembali 1. S1 A A-G I J - - - - 2. S2 A-I A-G I J - - - - 3. S3 A A-G I - A I I J 4. S4 A-I A-G I I-J - - - - 5. S5 A A-G I I-J - - - - 6. S6 A A-G I J - - - - 7. S7 A A-G I J - - - - 8. S8 A A-G I J - - - - 9. S9 A A-G I J - - - - Keterangan: A : Analisis; I : Integrasi; G : Generalisasi; J : Justifikasi Sebanyak 9 subjek penelitian menggunakan 5 pola untuk menyelesaikan Masalah 1. Adapun penjelasan 5 pola sebagai berikut. 1. Pola A,A-G,I,I-J Pada pola A,A-G,I,I-J yang dilakukan oleh S5 diidentifikasi pada setiap tahap penyelesaian masalah sesuai Polya. Tahap memahami masalah melakukan


134 proses indikasi analisis, tahap rencana penyelesaian masalah dilakukan dengan melakukan indikasi analisis dan indikasi generalisasi. Selanjutnya S5 menjalankan rencana penyelesaian masalah dengan mengikuti indikasi integrasi dan diakhiri dengan tahapan melihat kembali melakukan indikasi integrasi dan indikasi justifikasi. 2. Pola A,A-G,I,A,I,I,J Pola A,A-G,I,A,I,I,J dilakukan oleh S3 pada tahap penyelesaian masalah sesuai Polya. Tahap memahami masalah melakukan proses indikasi analisis, tahap rencana penyelesaian masalah dilakukan dengan melakukan indikasi analisis dan indikasi generalisasi. Selanjutnya S3 menjalankan rencana penyelesaian masalah dengan mengikuti indikasi integrasi. Setelah menjalankan rencana penyelesaian masalah, S3 kembali pada tahap memahami masalah. Pada tahap memahami masalah yang kedua ini, S3 melakukan indikasi analisis. Kemudian melakukan rencana penyelesaian jawaban dengan melakukan indikasi integrasi. Tahap selanjutnya, S3 menjalankan rencana penyelesaian masalah dengan melakukan indikasi integrasi dan diakhiri dengan tahapan melihat kembali menggunakan indikasi justifikasi. 3. Pola A,A-G,I,J Sebanyak 5 subjek penelitian, yaitu S1, S6, S7, S8,S9 melakukan penalaran semiotik dengan mengikuti pola A,A-G,I,J untuk menyelesaikan masalah bangun datar menggunakan masalah bangun datar. Pada tahap memahami masalah kelima subjek melakukan proses indikasi analisis sebagai bagian proses penalaran semiotik. Sedangkan tahap rencana penyelesaian masalah, kelimanya melakukan tahap indikasi analisis dan indikasi generalisasi. Pada tahap menjalankan rencana penyelesaian masalah, semua subjek penelitian indikasi integrasi. Diakhiri tahap melihat kembali dengan melakukan tahapan indikasi justifikasi. 4. Pola A-I,A-G,I,I-J Pola A-I,A-G,I,I-J dilakukan oleh Subjek S2. Pada tahap ini, subjek penelitian mengawali memahami masalah dengan melakukan proses indikasi analisis dan indikasi integrasi. Kemudian melanjutkan dengan melakukan indikasi analisis dan indikasi generalisasi pada tahap rencana penyelesaian masalah. Sedangkan pada tahap menjalankan rencana penyelesaian masalah, S2


135 melakukan proses indikasi integrasi. Pada tahap terakhir yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan Masalah 1, yaitu melihat kembali. S2 melakukan tahapan indikasi integrasi dan indikasi justifikasi. 5. Pola A-I,A-G,I,J Subjek S4 melakukan Pola A-I,A-G,I,J pada saat menyelesaikan masalah bangun datar pada Masalah 1. Tahap memahami masalah, S4 melakukan proses indikasi analisis dan indikasi integrasi. Sedangkan pada tahap rencana penyelesaian masalah, S4 melakukan indikasi analisis dan indikasi generalisasi. Kemudian pada tahap menjalankan rencana penyelesaian masalah melakukan indikasi integrasi dan diakhiri dengan melakukan indikasi justifikasi pada tahap melihat kembali. Berdasarkan uraian pola penalaran semiotik multimodal siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar pada Masalah 1, diketahui terdapat pola yang berbeda. Adanya 5 pola ini menghasilkan pola A,A-G,I,J sebagai pola yang paling banyak dilakukan oleh subjek penelitian. Masalah 2 Berdasarkan hasil analisis penalaran semiotik multimodal siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar Masalah 2, diperoleh uraian pola yang dilakukan 9 subjek penelitian sebagai berikut. Tabel 4. 4 Pola penalaran semiotik multimodal siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar pada Masalah 2 No Subjek Pola Memahami Masalah Rencana Penyelesaian Masalah Menjalankan Penyelesaian Masalah Melihat Kembali Memahami Masalah Rencana Penyelesaian Masalah Menjalankan Penyelesaian Masalah Melihat Kembali 1. S1 A A-G I J - - - - 2. S2 A-I A-G I - A G I J 3. S3 A A-G I J - - - - 4. S4 A-I A-G I J - - - - 5. S5 A A-G I - A I I J 6. S6 A A-G I J - - - - 7. S7 A A-G I J - - - - 8. S8 A A-G I J - - - - 9. S9 A A-G I J - - - - Keterangan: A : Analisis; I : Integrasi; G : Generalisasi; J : Justifikasi Hasil analisis pola penalaran semiotik multimodal siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar pada Masalah 2, diketahui bahwa terdapat 3


136 pola yang digunakan 9 subjek penelitian. Adapun pola tersebut dijelaskan berikut ini. 1. Pola A,A-G,I,J Berdasarkan hasil analisis pola penalaran semiotik multimodal siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar khususnya Masalah 2, diketahui subjek penelitian S1, S3, S4, S6, S7, S8, S9 menggunakan pola A,A-G,I,J. Pada tahap memahami masalah dilakukan melalui langkah yang diindikasikan indikasi analisis. Sedangkan pada tahapan rencana penyelesaian masalah, 7 subjek penelitian melakukan yang diindikasikan indikasi analisis dan indikasi generalisasi. Dilanjutkan kegiatan yang termasuk indikasi integrasi pada tahap menjalankan rencana penyelesaian masalah. Tahapan terakhir penalaran yang dilakukan 7 siswa ini adalah kegiatan yang termasuk indikasi justifikasi. 2. Pola A-I,A-G,I,A,G,I,J Subjek S2 melakukan pola A-I,A-G,I,A,G,I,J pada saat menyelesaikan Masalah 2. Adapun kegiatan yang dilakukan pada tahapan memahami masalah adalahkegiatan yang termasuk indikasi analisis dilanjutkan indikasi integrasi. Kemudian pada tahap rencana penyelesaian masalah, S2 melakukan indikasi analisis kemudian indikasi generalisasi. Selanjutnya pada tahap menjalankan rencana penyelesaian masalah, S2 melakukan proses indikasi integrasi. Pada saat S2 menjalankan rencana penyelesaian masalah, S2 melakukan proses indikasi analisis kembali sebagai bagian memahami masalah. Hal ini karena S2 merasa terdapat salah perhitungan. Setelah melakukan kegiatan yang termasuk indikasi analisis, S2 melakukan indikasi generalisasi pada tahap rencana penyelesaian masalah. Langkah selanjutnya, S2 melakukan indikasi integrasi pada tahap menjalankan rencana penyelesaian masalah dan diakhiri melakukan indikasi justifikasi pada tahap melihat kembali. 3. Pola A,A-G,I,A,I,I,J Tahapan penalaran yang dilakukan oleh S5 memiliki pola A,A-G,I,A,I,I,J dalam menyelesaikan bangun datar. Hal ini dapat diketahui dari tahapan penyelesaian masalah yang dilakukan oleh S5. Pada tahapan memahami masalah, S5 melakukan indikasi analisis. Kemudian pada tahapan rencana penyelesaian masalah, S5 melakukan indikasi analisis dan indikasi generalisasi. Sedangkan


137 indikasi integrasi dilakukan S5 pada tahap menjalankan rencana penyelesaian masalah. Hasil indikasi integrasi yang dilakukan pada tahap ini mengantarkan S5 untuk melakukan indikasi analisis kembali sebagai bagian memahami masalah yang kedua. Selanjutnya, S5 melakukan indikasi integrasi kembali untuk menindaklanjuti hasil sebelumnya sebagai bagian dari rencana penyelesaian masalah. Tahapan menjalankan rencana penyelesaian masalah, S5 melakukan indikasi integrasi dan ditutup dengan melakukan indikasi justifikasi pada tahap terakhir, yaitu melihat kembali. Berdasarkan penjelasan pola pada Masalah 1 dan 2 yang dilakukan oleh 9 subjek penelitian, maka diperoleh 6 pola yang berbeda. Pola penalaran semiotik multimodal siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar, yaitu pola A,AG,I,I-J, pola A,A-G,I,A,I,I,J, pola A,A-G,I,J, pola A-I,A-G,I,I-J, pola A-I,A-G,I,J, pola A-I,A-G,I,A,G,I,J. 4.2.2 Jenis Penalaran pada Pola Penalaran Semiotik Multimodal Siswa SD dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Datar Berdasarkan uraian pada sub bab sebelumnya, diketahui bahwa pola yang digunakan oleh 9 subjek penelitian, yaitu pola A,A-G,I,I-J, pola A,A-G,I,A,I,I,J, pola A,A-G,I,J, pola A-I,A-G,I,I-J, pola A-I,A-G,I,J, pola A-I,A-G,I,A,G,I,J. Setiap pola diidentifikasi kualitas penalaran melalui pengklasifikasian jenis penalarannya sebagaimana penjelasan berikut. 1. Pola A,A-G,I,I-J Pada pola A,A-G,I,I-J yang dilakukan oleh S5 dimulai dari tahap memahami Masalah 1 dengan melakukan proses indikasi analisis. S5 menuliskan kembali informasi terkait gambar dan ukuran kolam renang. Informasi ini ditampilkan melalui jawaban tulis dan lisan. Pada tahap rencana penyelesaian masalah, S5 melakukan indikasi analisis dan indikasi generalisasi. Hal ini ditunjukkan melalui jawaban tulis berisi pertanyaan yang tercantum pada masalah. Selain itu juga menggunakan gesture S5 saat menunjuk pertanyaan yang tercantum pada masalah serta prosedur untuk memperoleh keliling. Selanjutnya S5 menjalankan rencana penyelesaian masalah dengan mengikuti indikasi integrasi. Pada tahap ini, S5 menggunakan strategi menjumlahkan semua sisi bangun. Tahap terakhir, yaitu


138 tahap melihat kembali melakukan indikasi integrasi dan indikasi justifikasi. S5 menyatakan kesimpulan berupa pernyataan bahwa keliling bangun diperoleh melalui penjumlahan semua ukuran sisi-sisinya. Secara umum, pada pola A,AG,I,I-J yang dilakukan S5 menggunakan strategi dengan mengingat prosedur penentuan keliling. S5 melakukan tindakan sesuai aturan pemerolehan keliling bangun datar dalam menyelesaikan Masalah 1. Aturan yang dilakukan S5 sesuai instruksi yang diberikan guru dalam menyelesaikan masalah bangun datar. Penalaran yang dilakukan oleh S5 dengan mengingat seperangkat aturan dalam menyelesaikan masalah termasuk jenis penalaran algoritma (Algorithmic Reasoning/AR). 2. Pola A,A-G,I,A,I,I,J Masalah 1 Pola A,A-G,I,A,I,I,J dilakukan oleh S3 pada tahap penyelesaian Masalah 1 sesuai Tahap Polya. Tahap memahami masalah melakukan proses indikasi analisis dengan mendeteksi informasi yang diketahui. Tahap rencana penyelesaian masalah dilakukan dengan melakukan indikasi analisis dan indikasi generalisasi. S3 menyatakan prosedur perhitungan keliling dengan menambahkan ukuran semua sisi bangun. Selanjutnya S3 menjalankan rencana penyelesaian masalah dengan mengikuti indikasi integrasi. S3 menjumlahkan semua ukuran bangun. Setelah menjalankan rencana penyelesaian masalah, S3 kembali pada tahap memahami masalah. Pada tahap memahami masalah yang kedua ini, S3 melakukan indikasi analisis. Tahap analisis, S3 mendeteksi informasi terkait ukuran bangun. Kemudian melakukan rencana penyelesaian jawaban dengan melakukan indikasi integrasi. Secara lisan, S3 menyatakan akan menghitung ulang penjumlahan semua ukuran sisi-sisinya. Tahap selanjutnya, S3 menjalankan rencana penyelesaian masalah dengan melakukan indikasi integrasi. Langkah yang dilakukan S3 adalah menghitung kembali penjumlahan semua ukuran sisinya dan diakhiri dengan tahapan melihat kembali menggunakan indikasi justifikasi. S3 menyatakan bahwa penjumlahan semua ukuran sisinya sudah benar. Secara umum, pada pola A,A-G,I,A,I,I,J dilakukan oleh S3 menggunakan strategi dengan menyatakan prosedur penentuan keliling. S3 menggunakan aturan pemerolehan keliling bangun datar dalam menyelesaikan Masalah 1. Aturan yang dilakukan S3


139 sesuai instruksi yang diberikan guru dalam menyelesaikan masalah bangun datar. Oleh karenanya, penalaran yang dilakukan oleh S3 dengan mengingat seperangkat aturan dalam menyelesaikan masalah ini termasuk jenis penalaran algoritma (Algorithmic Reasoning/AR). Masalah 2 Tahap penalaran yang dilakukan oleh S5 memiliki pola A,A-G,I,A,I,I,J dalam menyelesaikan bangun datar. Pada tahapan memahami Masalah 2, S5 mendeteksi informasi yang diketahui (indikasi analisis). Kemudian pada tahapan rencana penyelesaian masalah, S5 menyatakan informasi yang diketahui (indikasi analisis) dan menyatakan informasi terkait prosedur penyelesaian masalah (indikasi generalisasi). Sedangkan indikasi integrasi dilakukan S5 pada tahap menjalankan rencana penyelesaian masalah. Hasil indikasi integrasi yang dilakukan pada tahap ini mengantarkan S5 untuk melakukan indikasi analisis kembali sebagai bagian memahami masalah yang kedua. Selanjutnya, S5 melakukan indikasi integrasi kembali untuk menindaklanjuti hasil sebelumnya sebagai bagian dari rencana penyelesaian masalah. Langkah selanjutnya, S2 melakukan indikasi integrasi pada tahap menjalankan rencana penyelesaian masalah dan diakhiri melakukan indikasi justifikasi pada tahap melihat kembali. Secara umum, penalaran yang dilakukan subjek penelitian pada pola A,AG,I,A,I,I,J mengikuti strategi menyatakan algorima penentuan keliling bangun. Oleh karenanya, penalaran pada pola A,A-G,I,A,I,I,J menyatakan seperangkat aturan dalam menyelesaikan masalah keliling bangun. Penalaran ini yang termasuk jenis penalaran algoritma (Algorithmic Reasoning/AR). 3. Pola A,A-G,I,J Masalah 1 Pola A,A-G,I,J dilakukan oleh 5 subjek penelitian, yaitu S1, S6, S7, S8,S9. Pada tahap memahami masalah kelima subjek menuliskan informasi yang diketahui. Hal ini menandai adanya indikasi analisis sebagai bagian proses penalaran semiotik. Sedangkan tahap rencana penyelesaian masalah, kelimanya melakukan tahap indikasi analisis dan indikasi generalisasi. Kelima subjek penelitian, menuliskan pertanyaan yang ditanyakan. Selain itu juga menyatakan prosedur dalam menentukan keliling bangun. Pada tahap menjalankan rencana


140 penyelesaian masalah, semua subjek penelitian indikasi integrasi. Subjek penelitian mengubah dalam bentuk penjumlahan semua ukuran sisi-sisinya. Langkah berikutnya menghitung jumlah semua ukuran sisi-sisinya. Diakhiri tahap melihat kembali dengan melakukan tahapan indikasi justifikasi. Kelima subjek penelitian memberikan argumen berupa kesimpulan perhitungan keliling bangun. Secara umum, pola A,A-G,I,J menggunakan strategi mengingat dan menyatakan algorima penentuan keliling bangun. Kelima subjek penelitian menyampaikan aturan pemerolehan keliling bangun datar dalam menyelesaikan masalah berupa penjumlahan semua ukuran sisi-sisinya. Oleh karenanya, penalaran pada pola A,A-G,I,J dengan mengingat dan menyatakan seperangkat aturan dalam menyelesaikan masalah keliling bangun termasuk jenis penalaran algoritma (Algorithmic Reasoning/AR). Masalah 2 Pola A,A-G,I,J dilakukan oleh 7 subjek penelitian, yaitu S1, S3, S4, S6, S7, S8, S9. Tahap memahami Masalah 2, subjek penelitian menyampaikan informasi yang diketahui seperti yang siswa tulis pada lembar jawaban dan dilengkapi keterangan tambahan dari jawaban lisan (indikasi analisis). Sedangkan pada tahapan rencana penyelesaian masalah, 7 subjek penelitian menyatakan pertanyaan yang ditanyakan masalah 2 (indikasi analisis) serta menyampaikan pernyataan yang mewakili makna keliling dan prosedur menentukan keliling bangun (indikasi generalisasi). Dilanjutkan pada tahap menjalankan rencana penyelesaian masalah dengan mengubah ukuran sisi menjadi bentuk operasi penjumlahan dan menghitung hasil penjumlahan (indikasi integrasi). Tahapan terakhir, subjek penelitian memberikan argumen matematis berupa kesimpulan dengan mencantumkan kata “jadi” (indikasi justifikasi). Secara umum, penalaran yang dilakukan subjek penelitian pada pola A,A-G,I,J mengikuti strategi mengingat dan menyatakan algorima penentuan keliling bangun. Oleh karenanya, penalaran pada pola A,AG,I,J menyatakan seperangkat aturan dalam menyelesaikan masalah keliling bangun. Penalaran ini yang termasuk jenis penalaran algoritma (Algorithmic Reasoning/AR).


141 4. Pola A-I,A-G,I,I-J Pola A-I,A-G,I,I-J dilakukan oleh Subjek S2. Pada tahap ini, subjek penelitian mengawali memahami masalah dengan menuliskan informasi yang diketahui (indikasi analisis) dengan menggunakan operasi perkalian sebagai bagian untuk menyelesaikan masalah (indikasi integrasi). Pada tahap rencana penyelesaian masalah, S2 menuliskan pertanyaan yang ditanyakan pada masalah (indikasi analisis) dan menyatakan prosedur penentuan keliling dengan menjumlahkan semua sisinya (indikasi generalisasi). Sedangkan pada tahap menjalankan rencana penyelesaian masalah, S2 melakukan proses mengubah informasi gambar dan ukurannya dalam bentuk operasi penjumlahan (indikasi integrasi). Pada tahap terakhir yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan Masalah 1, yaitu melihat kembali. S2 menyatakan hasil akhir merupakan hasil dari perkalian dan penjumlahan. Operasi perkalian digunakan untuk menyatakan sisi yang memiliki ukuran sama, sehingga perkalian dimaknai sebagai penjumlahan berulang (indikasi integrasi) dan (indikasi justifikasi). Secara umum, pola A-I,AG,I,I-J menggunakan strategi mengingat dan menyatakan algorima penentuan keliling bangun. S2 menyampaikan aturan pemerolehan keliling bangun datar dalam menyelesaikan masalah berupa penjumlahan semua ukuran sisi-sisinya. Oleh karenanya, penalaran pada pola A-I,A-G,I,I-J menyatakan seperangkat aturan dalam menyelesaikan masalah keliling bangun. Penalaran ini yang termasuk jenis penalaran algoritma (Algorithmic Reasoning/AR). 5. Pola A-I,A-G,I,J Pola A-I,A-G,I,J dilakukan oleh subjek S4 untuk menyelesaikan Masalah 1. Tahap memahami masalah, S4 melakukan proses menuliskan informasi ukuran sisi yang diketahui (indikasi analisis) dengan mengubah bentuk angka dan satuannnya (indikasi integrasi). Sedangkan pada tahap rencana penyelesaian masalah, S4 menyatakan pertanyaan yang ditanyakan Masalah 1 (indikasi analisis) dan menyampaikan menyatakan prosedur mencari keliling bangun dengan menjumlahkan ukuran sisi (indikasi generalisasi). Kemudian pada tahap menjalankan rencana penyelesaian masalah, S4 mengubah ukuran sisi menjadi bentuk operasi penjumlahan dan menghitung hasil penjumlahan (indikasi integrasi). Pada tahap melihat kembali, S4 menjelaskan cara mencari keliling


142 bangun dengan menjumlahkan ukuran sisi yang diketahui “7m+2m+6m+11m” (indikasi justifikasi). Secara umum, pola A-I,A-G,I,J menggunakan strategi mengingat dan menyatakan algorima penentuan keliling bangun. S4 menyampaikan aturan pemerolehan keliling bangun datar dalam menyelesaikan masalah berupa penjumlahan semua ukuran sisi-sisinya. Oleh karenanya, penalaran pada pola AI,A-G,I,J menyatakan seperangkat aturan dalam menyelesaikan masalah keliling bangun. Penalaran ini yang termasuk jenis penalaran algoritma (Algorithmic Reasoning/AR). 6. Pola A-I,A-G,I,A,G,I,J Pola A-I,A-G,I,A,G,I,J dilakukan oleh S2 untuk menyelesaikan Masalah 2. Adapun tahapan memahami masalah dilakukan dengan menuliskan informasi (indikasi analisis) dalam bentuk operasi penjumlahan (indikasi integrasi). Kemudian pada tahap rencana penyelesaian masalah, S2 menyatakan pertanyaan yang ditanyakan (indikasi analisis) dan menyampaikan pernyataan yang mewakili makna keliling serta prosedur perhitungan keliling (indikasi generalisasi). Selanjutnya pada tahap menjalankan rencana penyelesaian masalah, S2 melakukan proses mengubah tanda dalam bentuk operasi penjumlahan (indikasi integrasi). Setelah dilakukan wawancara, S2 merasa ada salah perhitungan sehingga kembali menjalankan rencana penyelesaian masalah, S2 melakukan proses indikasi analisis kembali sebagai bagian memahami masalah. Hal ini karena S2 merasa terdapat salah perhitungan. Setelah melakukan kegiatan yang termasuk indikasi analisis, S2 melakukan indikasi generalisasi pada tahap rencana penyelesaian masalah. Langkah selanjutnya, S2 melakukan indikasi integrasi pada tahap menjalankan rencana penyelesaian masalah dan diakhiri melakukan indikasi justifikasi pada tahap melihat kembali. Secara umum, penalaran yang dilakukan subjek penelitian pada pola A-I,A-G,I,A,G,I,J mengikuti strategi menyatakan algorima penentuan keliling bangun. Oleh karenanya, penalaran pada pola A-I,A-G,I,A,G,I,J menyatakan seperangkat aturan dalam menyelesaikan masalah keliling bangun. Penalaran ini yang termasuk jenis penalaran algoritma (Algorithmic Reasoning/AR). Berdasarkan hasil pengklasifikasian jenis penalaran pada pola penalaran semiotik multimodal siswa SD dalam menyelesaikan Masalah 1 dan 2 diketahui


143 bahwa subjek penelitian melakukan satu jenis penalaran. Adapun jenis penalaran yang digunakan oleh subjek penelitian pada enam pola yang berbeda adalah penalaran algoritma (Algorithmic Reasoning/AR). 4.2.3 Multimodal pada Pola Penalaran Semiotik Multimodal Siswa SD dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Datar Analisis multimodal yang dilakukan subjek penelitian dijelaskan berdasarkan pola penalaran semiotik multimodal siswa SD dalam menyelesaikan Masalah 1 dan 2. Adapun pola tersebut adalah pola A,A-G,I,I-J, pola A,AG,I,A,I,I,J, pola A,A-G,I,J, pola A-I,A-G,I,I-J, pola A-I,A-G,I,J, pola A-I,AG,I,A,G,I,J. Berikut penjelasan multimodal pada setiap pola. 1. Multimodal pada pola A,A-G,I,I-J Multimodal pada pola A,A-G,I,I-J, tahap memahami masalah melakukan proses indikasi analisis, tahap rencana penyelesaian masalah dilakukan dengan melakukan indikasi analisis dan indikasi generalisasi. Selanjutnya menjalankan rencana penyelesaian masalah dengan mengikuti indikasi integrasi dan diakhiri dengan tahap melihat kembali melakukan indikasi integrasi dan indikasi justifikasi. Dapat dirangkum multimodal yang ditunjukkan seperti Tabel 4.5 berikut. Tabel 4. 5 Multimodal pada Pola Analisis, Analisis-Generalisasi, Integrasi, Integrasi-Justifikasi (Pola A,A-G,I,I-J) Subjek Masalah Komponen Analisis AnalisisGeneralisasi Integrasi Integrasi-Justifikasi T L G T L G T L G T L G S5 1 √ √ - √ √ √ √ - - - √ √ Subjek S5 menggunakan multimodal pada tahap rencana penyelesaian masalah dengan memberikan jawaban tulis, lisan dan gesture. Pada tahap ini siswa melakukan indikasi analisis dan indikasi generalisasi. 2. Multimodal pada pola A,A-G,I,A,I,I,J Multimodal pada pola A,A-G,I,A,I,I,J, tahap memahami masalah melakukan proses indikasi analisis, tahap rencana penyelesaian masalah dilakukan dengan melakukan indikasi analisis dan indikasi generalisasi.


144 Selanjutnya menjalankan rencana penyelesaian masalah dengan mengikuti indikasi integrasi. Kembali pada tahap memahami masalah, siswa melakukan indikasi analisis. Kemudian pada rencana penyelesaian masalah, siswa diindikasikan melakukan integrasi. Pada tahap selanjutnya, yaitu menjalankan rencana penyelesaian masalah, siswa melakukan indikasi integrasi dan diakhiri dengan tahap melihat kembali melakukan indikasi justifikasi. Dapat dirangkum multimodal yang ditunjukkan seperti Tabel 4.6 berikut. Tabel 4. 6 Multimodal pada Pola Analisis, Analisis-Generalisasi, Integrasi, Analisis, Integrasi, Integrasi, Justifikasi (Pola A,A-G,I,A,I,I,J) Subjek Masalah Analisis AnalisisGeneralisasi Integrasi Analisis Integrasi Integrasi Justifikasi T L G T L G T L G T L G T L G T L G T L G S3 1 √ √ √ √ √ √ √ √ - - - √ - √ - √ - - √ √ √ S5 2 √ √ - √ √ √ √ - - - - √ - √ - √ - √ √ - √ Berdasarkan Tabel 4.6 diketahui bahwa kedua subjek (S3, S5) menggunakan multimodal tulis, lisan dan gesture pada tahap rencana penyelesaian masalah dengan indikasi analisis dan generalisasi. 3. Multimodal pada pola A,A-G,I,J Multimodal pada pola A,A-G,I,J dengan indikasi analisis pada tahap memahami masalah, indikasi analisis dan generalisasi pada tahap rencana penyelesaian masalah, indikasi integrasi pada tahap menjalankan rencana penyelesaian masalah serta indikasi justifikasi pada tahap melihat kembali tampak dari Tabel 4.7 berikut ini. Tabel 4. 7 Multimodal pada Pola Analisis, Analisis-Generalisasi, Integrasi, Justifikasi (Pola A, A-G, I, J) Subjek Masalah Komponen Analisis Analisis-Generalisasi Integrasi Justifikasi T L G T L G T L G T L G S1 1 √ √ √ √ - - √ - - √ √ √ 2 √ √ √ √ - - - √ √ √ - - S3 1 √ √ √ √ √ - - √ √ √ √ √ 2 √ √ - √ - √ - √ √ √ √ √ S4 1 √ √ - √ √ √ - √ √ √ - - 2 √ √ √ √ - - - √ - √ - - S6 1 √ √ √ √ - - - √ √ √ - - 2 √ - - √ - - - √ √ √ - - S7 1 √ √ - √ - - - √ √ √ - - 2 √ √ - √ - - - √ - √ - - S8 1 √ √ - √ - - - √ √ √ - - 2 √ √ - √ - - - √ √ √ - - S9 1 √ √ √ √ √ - - √ √ √ - - 2 √ √ √ √ - - - - - √ - -


145 Multimodal pada pola A, A-G, I, J, pada kegiatan yang diindikasikan termasuk tahapan analisis,semua siswa melakukan jawaban tulis. Adapun kegiatan yang diindikasi tahapan analisis dan generalisasi, semua siswa melakukan jawaban tulis. Sedangkan jawaban lainnya berupa lisan dan gesture. Pada kegiatan yang diindikasikan termasuk tahapan integrasi, siswa lebih banyak menggunakan jawaban lisan dan gesture. Hampir tidak ada yang melakukan melalui jawaban tulis. Pada kegiatan yang diindikasi justifikasi, sebagian besar siswa melakukan jawaban tulis. Sedangkan jawaban lainnya juga ditampilkan melalui lisan dan gesture. 4. Multimodal pada Pola A-I,A-G,I,I-J Multimodal pada pola A-I,A-G,I,I-J, tahap memahami masalah melakukan proses indikasi analisis dan integrasi, tahap rencana penyelesaian masalah dilakukan dengan melakukan indikasi analisis dan indikasi generalisasi. Selanjutnya menjalankan rencana penyelesaian masalah dengan mengikuti indikasi integrasi. Siswa melakukan indikasi integrasi dan justifikasi pada tahap melihat kembali. Dapat dirangkum multimodal yang ditunjukkan seperti Tabel 4.8 berikut. Tabel 4. 8 Multimodal pada Pola Analisis-Integrasi, Analisis-Generalisasi, Integrasi, Integrasi-Justifikasi (Pola A-I,A-G,I,I-J) Subjek Masalah AnalisisIntegrasi AnalisisGeneralisasi Integrasi IntegrasiJustifikasi T L G T L G T L G T L G S2 1 √ √ √ √ √ √ √ - - √ - - Berdasarkan Tabel 4.8 diketahui bahwa subjek S2 menggunakan multimodal tulis, lisan dan gesture pada tahap memahami masalah dengan analisisintegrasi, rencana penyelesaian masalah dengan indikasi analisis dan generalisasi. 5. Multimodal pada Pola A-I,A-G,I,J Multimodal pada pola A-I,A-G,I,J, tahap memahami masalah melakukan proses indikasi analisis dan integrasi, tahap rencana penyelesaian masalah dilakukan dengan melakukan indikasi analisis dan indikasi generalisasi. Selanjutnya menjalankan rencana penyelesaian masalah dengan mengikuti


146 indikasi integrasi. Siswa melakukan indikasi justifikasi pada tahap melihat kembali. Dapat dirangkum multimodal yang ditunjukkan seperti Tabel 4.9 berikut. Tabel 4. 9 Multimodal pada Pola Analisis-Integrasi, Analisis-Generalisasi, Integrasi, Justifikasi (Pola A-I,A-G,I,J) Subjek Masalah AnalisisIntegrasi AnalisisGeneralisasi Integrasi Justifikasi T L G T L G T L G T L G S4 1 √ √ - √ √ √ √ - - √ √ √ Berdasarkan Tabel 4.9 diketahui bahwa Subjek S4 menggunakan multimodal tulis, lisan dan gesture pada tahap rencana penyelesaian masalah dengan indikasi analisis dan generalisasi, tahap melihat kembali dengan indikasi justifikasi. 6. Multimodal pada Pola A-I,A-G,I,A,G,I,J Multimodal pada pola A-I,A-G,I,A,G,I,J, tahap memahami masalah melakukan proses indikasi analisis dan integrasi, tahap rencana penyelesaian masalah dilakukan dengan melakukan indikasi analisis dan indikasi generalisasi. Selanjutnya menjalankan rencana penyelesaian masalah dengan mengikuti indikasi integrasi. Kemudian Subjek S2 melakukan tahap memahami masalah dengan indikasi analisis. Tahap rencana penyelesaian masalah dilakukan dengan melakukan indikasi generalisasi. Selanjutnya menjalankan rencana penyelesaian masalah dengan mengikuti indikasi integrasi. S2 melakukan indikasi justifikasi pada tahap melihat kembali. Dapat dirangkum multimodal yang ditunjukkan seperti Tabel 4.10 berikut. Tabel 4. 10 Multimodal pada Pola Analisis-Integrasi, Analisis-Generalisasi, Integrasi, Analisis, Generalisasi, Integrasi, Justifikasi (Pola A-I,A-G,I,A,G,I,J) Subjek Masalah AnalisisIntegrasi AnalisisGeneralisasi Integrasi Analisis Generalis asi Integrasi Justifikasi T L G T L G T L G T L G T L G T L G T L G S2 2 √ √ - √ √ √ √ - - √ - - √ √ - √ - - √ √ √ Berdasarkan Tabel 4.10 diketahui bahwa Subjek S2 menggunakan multimodal tulis, lisan dan gesture pada tahap rencana penyelesaian masalah


147 dengan indikasi analisis dan generalisasi, tahap melihat kembali dengan indikasi justifikasi. 4.2.4 Triad Semiotic pada Pola Penalaran Semiotik Multimodal Siswa SD dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Datar Pola yang paling banyak digunakan pada penalaran semiotik multimodal siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar adalah pola A, A-G, I, J. Peirce mengklasifikasikan teori semiotiknya ke dalam tiga aspek, yaitu tanda, objek, dan interpretant (triad semiotic). Dimensi triad semiotic pada pola A, A-G, I, J sebagaimana uraian berikut. Triad semiotic pada saat melakukan Indikasi Analisis Masalah 1 Pada masalah 1, ditemukan beberapa triad semiotic pada saat melakukan indikasi analisis. Triad semiotic pertama dilakukan oleh S1, S3, S8, S9. Keempat subjek penelitian ini menggunakan tanda berupa jawaban tulisan, lisan dan gesture. Ketiga tanda ini menggunakan jenis tanda ikon, indeks dan simbol. Sedangkan objek yang digunakan adalah gambar kolam renang beserta ukurannya. Adapun interpretant kelima subjek penelitian, berupa kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui (bentuk kolam renang, ukuran sisi serta simbol-simbol yang digunakan seperti panjang dan lebar). Triad semiotic kedua pada saat melakukan indikasi analisis dilakukan oleh 2 subjek penelitian (S6, S7). Ketiga subjek penelitian ini menggunakan tanda berupa jawaban tulis. Jenis tanda ini menggunakan jenis tanda ikon, dan indeks. Sedangkan objek yang digunakan adalah gambar dan ukuran kolam renang. Adapun interpretant subjek penelitian, berupa kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui (bentuk kolam renang, ukuran sisi). Triad semiotic ketiga pada saat melakukan indikasi analisis masalah dilakukan oleh 1 subjek penelitian (S4). S4 menggunakan tanda berupa jawaban tulis dan lisan. Jenis tanda ini menggunakan jenis tanda ikon, simbol dan indeks. Sedangkan objek yang digunakan adalah gambar dan ukuran kolam renang. Adapun interpretant keempat subjek penelitian, berupa kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui (bentuk kolam renang, ukuran sisi). Secara


148 umum, triad semiotic pada tahap analisis masalah 1 memiliki 3 tipe seperti dijelaskan pada Tabel 4.11 di bawah ini. Tabel 4. 11 Triad Semiotic pada Indikasi Analisis Masalah 1 Subjek Triad Semiotic pada Indikasi Analisis Masalah 1 Tanda Objek Interpretant S1 ikon, indeks, simbol Gambar kolam renang dan sisisisi kolam renang Kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui berupa bentuk bangun, simbol bilangan dan ukuran sisi-sisi kolam renang S3 ikon, indeks, simbol Gambar kolam renang dan sisisisi kolam renang Kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui berupa bentuk bangun, simbol bilangan dan ukuran sisi-sisi kolam renang S4 tanda ikon, indeks, simbol Gambar kolam renang dan sisisisi kolam renang Kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui berupa bentuk bangun, simbol bilangan dan ukuran sisi-sisi kolam renang S6 tanda ikon, indeks Gambar kolam renang dan sisisisi kolam renang Kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui berupa bentuk bangun, dan ukuran sisi-sisi kolam renang S7 tanda ikon, indeks Gambar kolam renang dan sisisisi kolam renang Kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui berupa bentuk bangun, dan ukuran sisi-sisi kolam renang S8 ikon, indeks, simbol Gambar kolam renang dan sisisisi kolam renang Kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui berupa bentuk bangun, simbol bilangan dan ukuran sisi-sisi kolam renang S9 ikon, indeks, simbol Gambar kolam renang dan sisisisi kolam renang Kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui berupa bentuk bangun, simbol bilangan dan ukuran sisi-sisi kolam renang Masalah 2 Pada Masalah 2, ditemukan beberapa triad semiotic yang muncul pada saat melakukan indikasi analisis. Triad semiotic pertama pada saat melakukan indikasi analisis dilakukan oleh 3 subjek penelitian (S1, S3, S9). Ketiga subjek penelitian ini menggunakan tanda berupa jawaban tulisan, lisan dan gesture. Ketiga tanda ini menggunakan jenis tanda ikon dan indeks. Sedangkan objek yang digunakan adalah Gambar 3 kandang. Adapun interpretant ketiga subjek penelitian, berupa kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui (Gambar 3 kandang).


149 Triad semiotic kedua pada saat melakukan indikasi analisis masalah 2 dilakukan oleh 3 subjek penelitian (S4, S7, S9) Ketiga subjek penelitian ini menggunakan tanda berupa jawaban tulis dan lisan. Jenis tanda ini menggunakan jenis tanda ikon, indeks dan simbol. Sedangkan objek yang digunakan adalah gambar dan ukuran beserta satuan yang digunakan. Adapun interpretant, berupa kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui (bentuk bangun, ukuran dan simbol sisi-sisi kandang). Tipe ketiga triad semiotic pada saat melakukan indikasi analisis dilakukan oleh 2 subjek penelitian (S6, S8). Keduanya menggunakan tanda berupa jawaban tulis. Jenis tanda ini menggunakan jenis tanda ikon. Sedangkan objek yang digunakan adalah gambar 3 kandang. Adapun interpretant subjek penelitian, berupa kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui (bentuk 3 kandang ayam). Ketiga tipe triad semiotic dapat dirangkum pada Tabel 4.12 berikut ini. Tabel 4. 12 Triad Semiotic pada Tahap Indikasi Analisis Masalah 2 Subjek Triad Semiotic pada Indikasi Analisis Masalah 2 Tanda Objek Interpretant S1 tanda ikon, indeks Gambar 3 kandang Kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui berupa bentuk kandang S3 tanda ikon, indeks Gambar 3 kandang Kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui berupa bentuk kandang S4 tanda ikon, indeks, simbol Gambar 3 kandang, ukuran kandang Kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui berupa bentuk bangun, ukuran dan simbol sisi-sisi kandang S6 tanda ikon Gambar gambar 3 kandang Kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui (bentuk 3 kandang ayam) S7 tanda ikon, indeks, simbol Gambar 3 kandang, ukuran kandang Kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui berupa bentuk bangun, ukuran dan simbol sisi-sisi kandang S8 tanda ikon Gambar gambar 3 kandang Kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui (bentuk 3 kandang ayam) S9 tanda ikon, indeks Gambar 3 kandang Kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui berupa bentuk kandang


150 Pada indikasi analisis dapat disimpulkan triad semiotic pada tahap indikasi analisis melalui tanda ikon, indeks, dan simbol. Objek yang digunakan siswa menggunakan gambar dan ukuran sisi-sisinya. Indikasi interpretant yang dilakukan siswa berupa kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui. Triad Semiotic pada indikasi analisis sesuai Gambar 4.83 berikut ini. Gambar 4. 83 Triad Semiotic pada Tahap Indikasi Analisis Triad Semiotic pada saat Melakukan Analisis dan Generalisasi Masalah 1 Pada masalah 1, ditemukan beberapa triad semiotic pada saat melakukan indikasi analisis dan generalisasi. Triad semiotic pertama triad semiotic pada saat melakukan analisis dan generalisasi dilakukan oleh 5 subjek penelitian (S3, S4, S6, S8, S9). Sebanyak 5 subjek penelitian ini menggunakan tanda berupa jawaban tulisan, lisan dan gesture. Ketiga tanda ini menggunakan jenis tanda ikon, indeks dan simbol. Sedangkan objek yang digunakan adalah gambar dan ukuran kolam renang beserta satuan ukurannya. Adapun interpretant, berupa kemampuan siswa menyatakan yang ditanyakan dan rencana penyelesaian masalah. Adapun tipe triad semiotic tipe 1 triad semiotic pada saat melakukan indikasi analisis dan generalisasi masalah 1. Triad semiotic kedua pada saat melakukan analisis dan generalisasi masalah 1 dilakukan oleh 1 subjek penelitian (S1). S1 menggunakan tanda berupa jawaban lisan dan gesture. Jenis tanda ini menggunakan jenis tanda ikon, simbol dan indeks. Sedangkan objek yang digunakan adalah gambar dan ukuran 3 kandang. Adapun interpretant, berupa kemampuan siswa menyatakan yang ditanyakan beserta rencana penyelesaiannya. Triad semiotic ketiga pada saat melakukan indikasi analisis dan generalisasi masalah 1 dilakukan oleh 1 subjek penelitian (S7). S7 menggunakan tanda berupa jawaban tulis dan lisan. Jenis tanda ini Kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui (interpretant) Gambar dan ukuran sisi-sisinya (objek) Jawaban Tulis, Lisan, Gesture (tanda ikon, indeks, simbol) TS


151 menggunakan jenis tanda ikon dan simbol. Sedangkan objek yang digunakan adalah gambar dan ukuran kolam renang. Adapun interpretant, berupa kemampuan siswa menuliskan yang ditanyakan dan rencana penyelesaian masalah. Secara umum, triad semiotic pada tahap analisis masalah 1 memiliki 2 tipe seperti dijelaskan pada Tabel 4.13 di bawah ini. Tabel 4. 13 Triad Semiotic pada Indikasi Analisis-Generalisasi Masalah 1 Subjek Triad Semiotic pada Indikasi Analisis-Generalisasi Masalah 1 Tanda Objek Interpretant S1 tanda ikon, indeks dan simbol Gambar dan ukuran 3 kandang Kemampuan siswa menyatakan yang ditanyakan beserta rencana penyelesaiannya S3 tanda ikon, indeks, simbol Gambar dan ukuran 3 kandang serta satuan ukurannya Kemampuan siswa menyatakan yang ditanyakan dan rencana penyelesaian masalah S4 tanda ikon, indeks, simbol Gambar dan ukuran 3 kandang serta satuan ukurannya Kemampuan siswa menyatakan yang ditanyakan dan rencana penyelesaian masalah S6 tanda ikon, indeks, simbol Gambar dan ukuran 3 kandang serta satuan ukurannya Kemampuan siswa menyatakan yang ditanyakan dan rencana penyelesaian masalah S7 tanda ikon, indeks, simbol Gambar kolam renang dan sisisisi 3 kandang Kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui berupa bentuk bangun, simbol bilangan dan ukuran sisi-sisi kolam renang S8 tanda ikon, indeks, simbol Gambar dan ukuran 3 kandang serta satuan ukurannya Kemampuan siswa menyatakan yang ditanyakan dan rencana penyelesaian masalah S9 tanda ikon, indeks, simbol Gambar dan ukuran 3 kandang serta satuan ukurannya Kemampuan siswa menyatakan yang ditanyakan dan rencana penyelesaian masalah Masalah 2 Pada Masalah 2, ditemukan beberapa triad semiotic yang muncul pada saat melakukan indikasi analisis dan generalisasi. Triad semiotic pertama pada saat melakukan analisis dan generalisasi dilakukan oleh 6 subjek penelitian (S1, S3, S4, S7, S8, S9). Sebanyak 6 subjek penelitian tersebut menggunakan tanda berupa jawaban tulisan, lisan dan gesture. Ketiga tanda ini menggunakan jenis tanda ikon,


152 indeks dan simbol. Sedangkan objek yang digunakan adalah gambar dan ukuran 3 kandang beserta satuan ukurannya. Adapun interpretant, berupa kemampuan siswa menyatakan yang ditanyakan dan rencana penyelesaian masalah. Triad semiotic kedua pada saat melakukan indikasi analisis dan generalisasi dilakukan oleh 1 subjek penelitian (S6). S6 menggunakan tanda berupa jawaban tulis dan lisan. Jenis tanda ini menggunakan jenis tanda ikon dan simbol. Sedangkan objek yang digunakan adalah gambar dan ukuran kolam renang. Adapun interpretant, berupa kemampuan siswa menuliskan yang ditanyakan dan rencana penyelesaian masalah. Berdasarkan uraian dan gambar triad semiotic pada masalah 1 dan 2 terdapat 2 tipe saat siswa diindikasi melakukan analisis dan generalisasi. Tabel 4. 14 Triad Semiotic pada Indikasi Analisis-Generalisasi Masalah 2 Subjek Triad Semiotic pada Indikasi Analisis-Generalisasi Masalah 2 Tanda Objek Interpretant S1 tanda ikon, indeks, simbol Gambar dan ukuran 3 kandang serta satuan ukurannya Kemampuan siswa menyatakan yang ditanyakan dan rencana penyelesaian masalah S3 tanda ikon, indeks, simbol Gambar dan ukuran 3 kandang serta satuan ukurannya Kemampuan siswa menyatakan yang ditanyakan dan rencana penyelesaian masalah S4 tanda ikon, indeks, simbol Gambar dan ukuran 3 kandang serta satuan ukurannya Kemampuan siswa menyatakan yang ditanyakan dan rencana penyelesaian masalah S6 tanda ikon, indeks, simbol Gambar kolam renang dan sisi-sisi 3 kandang Kemampuan siswa menyatakan informasi yang diketahui berupa bentuk bangun, simbol bilangan dan ukuran sisi-sisi kolam renang S7 tanda ikon, indeks, simbol Gambar dan ukuran 3 kandang serta satuan ukurannya Kemampuan siswa menyatakan yang ditanyakan dan rencana penyelesaian masalah S8 tanda ikon, indeks, simbol Gambar dan ukuran 3 kandang serta satuan ukurannya Kemampuan siswa menyatakan yang ditanyakan dan rencana penyelesaian masalah S9 tanda ikon, indeks, simbol Gambar dan ukuran 3 kandang serta satuan ukurannya Kemampuan siswa menyatakan yang ditanyakan dan rencana penyelesaian masalah Secara umum ditemukan pada tahap indikasi analisis dan generalisasi, subjek penelitian melakukan dengan melibatkan tanda ikon, indeks dan simbol.


153 Objek yang digunakan berupa gambar, ukuran sisi-sisinya beserta satuan ukurannya. Indikasi interpretant dilakukan melalui kemampuan siswa menyatakan yang ditanyakan beserta rencana penyelesaiannya. Triad Semiotic pada indikasi analisis-generalisasi sesuai Gambar 4.84 berikut ini. Gambar 4. 84 Triad Semiotic pada Tahap Indikasi Analisis-Generalisasi Triad Semiotic pada saat Melakukan Indikasi Integrasi Masalah 1 Pada masalah 1, ditemukan beberapa triad semiotic yang muncul pada saat melakukan indikasi integrasi. Triad semiotic pertama pada saat melakukan indikasi integrasi dilakukan oleh 5 subjek penelitian (S1, S4, S6, S7, S8). Sebanyak 5 subjek penelitian ini menggunakan tanda berupa jawaban tulis. Tanda ini menggunakan jenis tanda simbol. Sedangkan objek yang digunakan adalah ukuran kolam renang. Adapun interpretant, berupa kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya. Triad semiotic kedua pada saat melakukan indikasi integrasi masalah 1 dilakukan oleh 2 subjek penelitian (S3 dan S9). Kedua subjek penelitian menggunakan tanda berupa jawaban tulis dan lisan. Jenis tanda ini menggunakan jenis tanda ikon dan simbol. Sedangkan objek yang digunakan adalah gambar dan ukuran kolam renang. Adapun interpretant, berupa kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya (interpretant). Kedua tipe triad semiotic dapat dirangkum pada Tabel 4.15 berikut ini. Kemampuan siswa menyatakan yang ditanyakan beserta rencana penyelesaiannya (interpretant) Gambar dan ukuran sisi-sisinya (objek) Jawaban Tulis, Lisan, Gesture (tanda ikon, indeks, simbol) TS


154 Tabel 4. 15 Triad Semiotic pada Tahap Indikasi Integrasi Masalah 1 Subjek Triad Semiotic pada Indikasi Integrasi Masalah 1 Tanda Objek Interpretant S1 tanda simbol Ukuran kolam renang kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya S3 tanda ikon, dan simbol Gambar dan ukuran kolam renang kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya S4 tanda simbol Ukuran kolam renang kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya S6 tanda simbol Ukuran kolam renang kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya S7 tanda simbol Ukuran kolam renang kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya S8 tanda simbol Ukuran kolam renang kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya S9 tanda ikon, dan simbol Gambar dan ukuran kolam renang kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya Masalah 2 Pada masalah 2, ditemukan beberapa triad semiotic yang muncul pada saat melakukan indikasi integrasi. Triad semiotic pertama pada saat melakukan indikasi integrasi dilakukan oleh 6 subjek penelitian (S1, S4, S6, S7, S8, S9). Sebanyak 6 subjek penelitian ini menggunakan tanda berupa jawaban tulis. Tanda ini menggunakan jenis tanda simbol. Sedangkan objek yang digunakan adalah ukuran


155 3 kandang. Adapun interpretant, berupa kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya (interpretant). Triad semiotic kedua pada saat melakukan indikasi integrasi masalah 2 dilakukan oleh 1 subjek penelitian (S3). S3 menggunakan tanda berupa jawaban tulis dan lisan. Jenis tanda ini menggunakan jenis tanda ikon dan simbol. Sedangkan objek yang digunakan adalah gambar dan ukuran 3 kandang. Adapun interpretant, berupa kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya (interpretant). Berdasarkan uraian triad semiotic pada indikasi integrasi masalah 2 memiliki 2 tipe sesuai tabel pada Tabel 4.16 berikut ini. Tabel 4. 16 Triad Semiotic pada Tahap Indikasi Integrasi Masalah 2 Subjek Triad Semiotic pada Indikasi Integrasi Masalah 2 Tanda Objek Interpretant S1 tanda simbol Ukuran 3 kandang Kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya S3 tanda ikon, simbol Gambar dan ukuran 3 kandang Kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya S4 tanda simbol Ukuran 3 kandang Kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya S6 tanda simbol Ukuran 3 kandang Kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya S7 tanda simbol Ukuran 3 kandang Kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya


156 Subjek Triad Semiotic pada Indikasi Integrasi Masalah 2 Tanda Objek Interpretant S8 tanda simbol Ukuran 3 kandang Kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya S9 tanda simbol Ukuran 3 kandang Kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya Secara umum, pada indikasi integrasi, siswa melakukan melalui tanda simbol. Adapun objek, dilakukan melalui ukuran-ukuran yang tercantum pada gambar. Interpretant dilakukan siswa melalui kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya. Triad Semiotic pada indikasi integrasi sesuai Gambar 4.85 berikut ini. Gambar 4. 85 Triad Semiotic pada Tahap Indikasi Analisis-Generalisasi Triad Semiotic pada saat Melakukan Indikasi Justifikasi Masalah 1 Pada masalah 1, ditemukan beberapa triad semiotic yang muncul pada saat melakukan indikasi justifikasi. Triad semiotic pertama pada saat melakukan indikasi justifikasi dilakukan oleh 4 subjek penelitian (S1, S6, S8, S9). Sebanyak 4 subjek penelitian ini menggunakan tanda berupa jawaban tulis. Tanda ini menggunakan jenis tanda simbol. Sedangkan objek yang digunakan adalah Kemampuan siswa mengubah tanda ke representasi lain, kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah, dan kemampuan siswa menghubungkan simbol dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya (interpretant) Ukuran-ukuran sisi-sisinya (objek) Jawaban Lisan, Gesture (tanda simbol) TS


157 gambar. Adapun interpretant, berupa kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung penyelesaian masalah. Adapun tipe triad semiotic tipe 1 dari tahap melihat kembali masalah 1. Triad semiotic kedua pada saat melakukan indikasi justifikasi masalah 1 dilakukan oleh 2 subjek penelitian (S3 dan S7). Kedua subjek penelitian menggunakan tanda berupa jawaban tulis, lisan dan gesture. Jenis tanda ini menggunakan jenis tanda ikon, simbol dan indeks. Sedangkan objek yang digunakan adalah ukuran kolam renang. Adapun interpretant, berupa kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung penyelesaian masalah. Triad semiotic ketiga pada saat melakukan indikasi justifikasi masalah 1 dilakukan oleh 1 subjek penelitian (S4). S4 menggunakan tanda berupa jawaban tulis. Jenis tanda ini menggunakan jenis tanda simbol. Sedangkan objek yang digunakan adalah gambar kolam renang. Adapun interpretant, berupa kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah dan kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung solusi penyelesaian masalah (interpretant). Ketiga tipe triad semiotic pada indikasi justifikasi sesuai tabel pada Tabel 4.17 berikut ini. Tabel 4. 17 Triad Semiotic pada Tahap Indikasi Justifikasi Masalah 1 Subjek Triad Semiotic pada Indikasi Justifikasi Masalah 1 Tanda Objek Interpretant S1 tanda simbol Gambar kolam renang Kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung penyelesaian masalah S3 tanda ikon, indeks dan simbol Ukuran kolam renang Kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung penyelesaian masalah S4 tanda simbol Gambar kolam renang Kemampuan siswa menghubungkan simbol, tanda untuk menyelesaikan masalah dan kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung solusi penyelesaian masalah S6 tanda simbol Gambar kolam renang Kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung penyelesaian masalah


158 Subjek Triad Semiotic pada Indikasi Justifikasi Masalah 1 Tanda Objek Interpretant S7 tanda ikon, indeks dan simbol Ukuran kolam renang Kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung penyelesaian masalah S8 tanda simbol Gambar kolam renang Kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung penyelesaian masalah S9 tanda simbol Gambar kolam renang Kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung penyelesaian masalah Masalah 2 Pada masalah 2, ditemukan beberapa triad semiotic yang muncul pada saat melakukan indikasi justifikasi pada masalah 2. Triad semiotic pertama pada saat melakukan indikasi justifikasi masalah 2 dilakukan oleh 6 subjek penelitian (S1, S4, S6, S7, S8, S9). Sebanyak 6 subjek penelitian ini menggunakan tanda berupa jawaban tulis. Tanda ini menggunakan jenis tanda simbol. Sedangkan objek yang digunakan adalah gambar. Adapun interpretant, berupa kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung solusi penyelesaian masalah. Triad semiotic kedua pada saat melakukan indikasi justifikasi pada masalah 2 dilakukan oleh 1 subjek penelitian (S3). S3 menggunakan tanda berupa jawaban tulis, lisan dan gesture. Tanda yang digunakan jenis tanda ikon, indeks dan simbol. Sedangkan objek yang digunakan adalah ukuran gambar. Adapun interpretant, berupa kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung solusi penyelesaian masalah. Kedua tipe triad semiotic pada indikasi justifikasi sesuai tabel pada Tabel 4.18 berikut ini. Tabel 4. 18 Triad Semiotic pada Tahap Indikasi Justifikasi Masalah 2 Subjek Triad Semiotic pada Indikasi Justifikasi Masalah 1 Tanda Objek Interpretant S1 tanda simbol Gambar 3 kandang kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung solusi penyelesaian masalah S3 tanda ikon, indeks dan simbol Ukuran 3 kandang kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung solusi penyelesaian masalah


159 Subjek Triad Semiotic pada Indikasi Justifikasi Masalah 1 Tanda Objek Interpretant S4 tanda simbol Gambar 3 kandang kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung solusi penyelesaian masalah S6 tanda simbol Gambar 3 kandang kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung solusi penyelesaian masalah S7 tanda simbol Gambar 3 kandang kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung solusi penyelesaian masalah S8 tanda simbol Gambar 3 kandang kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung solusi penyelesaian masalah S9 tanda simbol Gambar 3 kandang kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung solusi penyelesaian masalah Berdasarkan uraian triad semiotic saat siswa diindikasi melakukan justifikasi. Pada masalah 1 diketahui terdapat 3 tipe yang dilakukan siswa. Sedangkan pada masalah 2 terdapat 2 tipe triad semiotic yang dilakukan siswa. Secara umum pada saat siswa diindikasi melakukan justifikasi, siswa melakukan melalui tanda simbol. Adapun objek dilakukan siswa melalui gambar. Sedangkan pada indikasi interpretant, dilakukan melalui kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung solusi penyelesaian masalah. Triad Semiotic pada indikasi integrasi sesuai Gambar 4.86 berikut ini. Gambar 4. 86 Triad Semiotic pada Tahap Indikasi Justifikasi 4.3 Temuan Penelitian Pada penelitian yang berjudul “Penalaran Semiotik Multimodal Siswa SD dalam Menyelesaikan Masalah bangun Datar” diperoleh beberapa temuan penelitian. Berikut penjelasan temuan penelitian. kemampuan siswa memberikan argumen matematis untuk mendukung solusi penyelesaian masalah (interpretant) Gambar (objek) Jawaban Tulis, Lisan, Gesture (tanda simbol) TS


160 4.3.1 Pola Penalaran Semiotik Multimodal Siswa SD dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Datar Berdasarkan hasil tes tulis, wawancara, observasi dan catatan lapang pada siswa diperoleh temuan penelitian. Adapun temuan penelitian berupa pola penalaran semiotik multimodal siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar sesuai Tabel 4.19 berikut ini. Tabel 4. 19 Pola Penalaran Semiotik Multimodal Siswa SD dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Datar No Pola Jumlah Siswa Masalah 1 Masalah 2 1. A,A-G,I,I-J 1 - 2. A,A-G,I,A,I,I,J 1 1 3. A,A-G,I,J 5 7 4. A-I,A-G,I,I-J 1 - 5. A-I,A-G,I,J 1 - 6. A-I,A-G,I,A,G,I,J - 1 Keterangan: A : Analisis; I : Integrasi; G : Generalisasi; J : Justifikasi Berdasarkan Tabel 4.19 diketahui terdapat 6 pola yang dilakukan oleh siswa dalam melakukan penalaran semiotik multimodal siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar. Pola penalaran semiotik multimodal siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar, yaitu pola A,A-G,I,I-J, pola A,A-G,I,A,I,I,J, pola A,A-G,I,J, pola A-I,A-G,I,I-J, pola A-I,A-G,I,J, pola A-I,A-G,I,A,G,I,J. Pola A,A-G,I,I-J diawali tahap memahami masalah melalui langkah yang diindikasikan analisis. Sedangkan pada tahapan rencana penyelesaian masalah, siswa melakukan indikasi analisis dan indikasi generalisasi. Dilanjutkan kegiatan yang termasuk indikasi integrasi pada tahap menjalankan rencana penyelesaian masalah. Tahapan melihat kembali, siswa melakukan indikasi integrasi dan justifikasi. Pola A,A-G,I,A,I,I,J dimulai tahap memahami masalah melalui langkah yang diindikasikan analisis. Sedangkan pada tahap rencana penyelesaian masalah, siswa melakukan indikasi analisis dan indikasi generalisasi. Dilanjutkan kegiatan yang termasuk indikasi integrasi pada tahap menjalankan rencana penyelesaian masalah. Setelah tahap menjalankan rencana penyelesaian masalah, siswa mengulangi kembali dengan pada tahap memahami masalah. Pada tahap memahami masalah, siswa melakukan indikasi analisis. Sedangkan tahap rencana


Click to View FlipBook Version