129 memperpanjang lisensi tersebut. 3) SIMRS Khanza Yayasan SIMRS Khanza Indonesia (YASKI) berdiri sejak 2017 di kota Klaten dengan No.Badan Hukum : AHU-0017373.AH.01.04. YASKI didirikan dengan tujuan dapat mengelola SIMKES Khanza menjadi SIM yang handal serta dapat dipakai dengan baik oleh penggunanya serta menjadi tempat berkumpul para pengguna SIMKES Khanza di Indonesia dan menjaga keberlangsungannya. SIMRS Khanza ini memiliki beragam aplikasi, baik desktop maupun web aplikasi atas kebijakan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta pada Tahun 2017, dihimbau semua RSUD tipe D menggunakan aplikasi SIMRS Khanza untuk menjaga keseragaman data, RSUD Mampang Prapatan mulai menggunakan aplikasi sampai saat ini tidak ada kendala dengan menggunakan aplikasi tersebut dari Tahun 2017 dan sudah banyak penambahan pengembangan internal dengan menambahkan fitur-fitur tambahan lainnya, baik pelayanan maupun penunjang. Tabel 5.31. Timeline Pengembangan Sistem Non Core Tahun 2022 N O Nama Kegiatan Unit atau Bagian yang Dituju PJ Target Pencapaian Kegiatan Kegiatan Keterangan 1. Monitoring dan Evaluasi User Unit Rawat Jalan dan Rawat Inap Indra Wijaya Memberikan After Sales pada Unit untuk memberikan pelayanan yang kurang paham dan mengerti mengenai SIMRS Help Desk (Melaporkan Permasalahan yang terjadi pada Unit untuk diberikan waktu tunggu perbaikan dalam suatu masalah) 2. Melakukan proses bridging infobed BPJS dan Kemenkes dengan SIMRS Khanza dan Dinas Kesehatan Unit Rawat Inap Gema Jaka Seweda Sistem infobed sudah bridging dengan SIMRS Khanza RSUD Update infobed secara realtime yang terhubung antara infobed BPJS, Kemenkes dan Dinas Kesehatan dengan SIMRS Khanza Unit Pendaftaran Muhammad Noer Iskandar Mampang. 3. Mengembangka n e-kinerja Unit Kepegawaia n Muhammad Noer Iskandar Tersedianya sistem e-kinerja Pengembangan sistem e-kinerja Unit Keuangan 4. Pembuatan sistem Pendaftaran 1.Unit Pendaftaran Gema Jaka Seweda Tersedianya Sistem Pendaftaran Online Pembuatan sistem Pendaftaran Online 2.Unit untuk pasien umum dan
130 N O Nama Kegiatan Unit atau Bagian yang Dituju PJ Target Pencapaian Kegiatan Kegiatan Keterangan Online Rawat Jalan BPJS 3.Unit Casemix 5. Pembuatan sistem Anjungan Pendaftaran Mandiri 4.Unit Pendaftaran Muhammad Noer Iskandar Tersedianya Anjungan Pendaftaran Mandiri untuk pasien. Pengembangan sistem Anjungan Pendaftaran Mandiri bridging BPJS 5. Unit Rekam Medis 6.Unit Rawat Jalan (Sumber : Laporan Tahunan Teknologi Informasi, 2022) 5. Aset Aset merupakan suatu sarana penunjang untuk terlaksananya operasional. Menurut Peraturan Gubernur No 204 Tahun 2016 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, Aset adalah sumber daya ekonomi yang dikuasai dan/atau dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan dari mana manfaat ekonomi dan/atau sosial di masa depan diharapkan dapat diperoleh, baik oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta maupun masyarakat, serta dapat diukur dalam satuan uang, termasuk sumber daya non keuangan yang diperlukan untuk penyediaan jasa bagi masyarakat umum dan sumber-sumber daya yang dipelihara karena alasan sejarah dan budaya. Manajemen aset adalah pengelolaan aset (kekayaan) perusahaan untuk memantau dan menghitung serta memanfaatkannya secara optimal. Pada tahun 2022 telah dilakukan pembelanjaan barang di RSUD Mampang Prapatan, adapun barang dibeli ada yang termasuk belanja modal aset tetap dan belanja modal aset tidak tetap. Berikut Laporan Aset RSUD mampang Prapatan Tahun 20232. Tabel .5.32. Belanja Modal Tahun 2022 No Nama Barang Jumlah Satuan Total Harga Asal Oleh 1 Lemari berkas Area Kasir Ukuran 600 x 800 x 3000 Material menggunakan plywood lapis HPL ex. Carta Bagian dalam plywood lapis melaminto dan 1 UNIT Rp. 8.325.000 BLUD
131 No Nama Barang Jumlah Satuan Total Harga Asal Oleh terdapat ambalan-ambalan dilapis HPL ex. Carta 2 KURSI TUNGGU Ukuran 500 x 500 x 2500 Rangka kayu plywood lapis HPL dengan dudukan busa 8cm lapis Bahan Oscar, 1 Set terdiri dari 5 seat tanpa hand rest 13 SET Rp. 54.834.000 BLUD 3 MEJA KERJA DOKTER Ukuran. 120 x 70 x 80 cm Material menggunakan Plywood lapis HPL ex. Carta, dilengkapi dengan Mobil drawer uk. 50 x 60 x 50cm dilengkapi dengan laci - laci dan Kunci dan 4 buah roda. Bagian dalam Mobile Drawer menggunakan plywood lapis melaminto. 2 UNIT Rp. 12.210.000 BLUD 4 Scanner Dokumen ADS2200 1 UNIT Rp. 7.200.000 BLUD 5 Tesena X-Ray Film Viewer 1 Film 3 BOX Rp. 9.787.500 BLUD 6 Epson Ecotank L3210 1 UNIT Rp. 2.873.000 BLUD 7 Kursi tipe donati WYBR 2 AL TC bahan oscar Hitam 3 UNIT Rp. 8.085.000 BLUD 8 Kursi tipe donati cope 2 bahan oscar Hitam 5 UNIT Rp. 9.845.000 BLUD 9 Kursi tipe donati titone v1-c bahan oscar hitam 6 UNIT Rp. 9.042.000 BLUD 10 Kursi tipe donati Axxet V1c bahan oscar hitam 5 UNIT Rp. 9.295.000 BLUD 11 Kursi tipe donati Do-67 Gr bahan oscar hitam 2 UNIT Rp. 1.914.000 BLUD 12 Kursi tipe Bomba 2 c bahan oscar hitam 3 UNIT Rp. 4.917.000 BLUD 13 Kursi type MC 3203 Bahan oscar hitam 3 UNIT Rp. 6.253.500 BLUD 14 HP Notebook Pavilion 15- EC2010AX 1 UNIT Rp. 15.517.310 BLUD
132 No Nama Barang Jumlah Satuan Total Harga Asal Oleh 15 Printer Epson L3210 2 UNIT Rp. 5.700.000 BLUD 16 Electric Gynaecolog 1 UNIT Rp. 43.062.000 BLUD 17 Infrared Lamp IL 102 1 UNIT Rp. 10.125.500 BLUD 18 Convective Air Warming Blanket 1 UNIT Rp. 54.099.000 BLUD 19 3A Hospyneb Nebulizer 1 UNIT Rp. 6.500.000 BLUD 20 AC Split Panasonic 1,5 PK YN12WKJ 1 UNIT Rp. 11.255.538 BLUD 21 AC Split Panasonic 1,5 PK YN12WKJ 1 UNIT Rp. 11.255.539 BLUD 22 AC Split Panasonic 2 PK YN18WKJ 1 UNIT Rp. 14.548.864 BLUD 23 AC Split Panasonic 2 PK YN18WKJ 1 UNIT Rp. 14.548.865 BLUD 24 Tens Digital Portable Ultima 5 1 UNIT Rp. 2.664.000 BLUD 25 Chamex Bag 6x8 cm Gymna Belgium 4 PACK Rp. 2.957.040 BLUD 26 Trolley Stainless Barang Pagar Jaring uk 100 x 65 x 105, material SS201, type TBPJ SS 01 1 UNIT Rp. 8.325.000 BLUD 27 Epson Ecotank L3210 1 UNIT Rp. 2.850.000 BLUD 28 Wheelchair stainless steel 6 UNIT Rp. 24.600.000 BLUD 29 Meja Kerja Dokter, ES1275 + ES3D 1 UNIT Rp. 3.052.500 BLUD 30 Kursi Dokter, donati WYBER 2 AL TC 1 UNIT Rp. 2.719.500 BLUD 31 Kursi Perawat, donati Cope 2 C 1 UNIT Rp. 2.053.500 BLUD 32 Kursi Pasien, donati bomba V1-C 1 UNIT Rp. 2.120.100 BLUD 33 Kursi Tindakan,Chairul UC906H 1 UNIT Rp. 1.378.730 BLUD 34 Chitose Cosmo 942 48 UNIT Rp. 21.876.000 BLUD 35 Linkys LGS 124-AP 21- Port Business 5 UNIT Rp. 10.240.000 BLUD 36 RJ45 Connector Category 6 2 UNIT Rp. 2.380.000 BLUD 37 WET & Dry Vacum Cleaner 15L 1 UNIT Rp. 2.378.730 BLUD 38 Freezer 1 UNIT Rp. 3.885.000 BLUD
133 No Nama Barang Jumlah Satuan Total Harga Asal Oleh 39 RTM - Dressing Trolley TR020 S/S 3 Rak + Laci 2 1 UNIT Rp. 7.600.000 BLUD 40 AC Split Baru Panasonic 1,5 3 UNIT Rp. 38.531.649 BLUD 41 AC Split Baru Panasonic 1 PK 2 UNIT Rp. 19.145.207 BLUD 42 AC Split Baru Panasonic 2 PK 2 UNIT Rp. 32.274.418 BLUD 43 AC Split Panasonic 2 PK 2 UNIT Rp. 29.480.845 BLUD 44 AC Split Panasonic 2 PK 2 UNIT Rp. 28.473.193 BLUD 45 Thermometer Ruangan dan Kulkas indoor dan outdoor 35 BUAH Rp. 18.648.000 BLUD 46 Bak Spuit stainless stell 6 BUAH Rp. 333.000 BLUD 47 Baskom Mandi stainless steel diameter 32 cm 6 BUAH Rp. 479.520 BLUD 48 Pompa Submersible Otomatis 0,4 Kw 220 Volt 2 UNIT Rp. 4..995.000 BLUD 49 Paraffin Bath type wpb-200 power 180 watt/220V 1 UNIT Rp. 6.243.750 BLUD 50 Show case SCN 148x 1 UNIT Rp. 3.600.000 BLUD (Sumber : Laporan Aset, 2022) a) Aset Hibah dan Transfer Pada tahun 2022, RSUD Mampang Prapatan mendapatkan Transferan Tanah ex rumah dinas camat seluas 180 m2, memanjang, terletak di sisi kiri antara Gedung 1 dan Gedung 2, yang semula difungsikan sebagai lahan kebun oleh UKPD sebelumnya, yaitu UP3D. Selain itu juga mendapat Kendaraan Dinas Operasional Khusus (ambulans) dari AGD yang dilengkapi oleh perlengkapan di dalamnya antara lain karoseri, instalasi gas medis dan alat medis lainnya dengan spesifikasi sebagai Ambulans Basic. Untuk barang transfer dan hibah ada yang sudah dilengkapi dengan BAST, dan barang tersebut sudah tercatat di dalam SIERA dengan data data sebagai berikut:. berikut terlampir untuk data-datanya: Tabel 5.33. Aset Hibah dan Transfer Tahun 2022 No Nama Barang Spesifikasi Jumlah Satuan Total Harga Asal Oleh 1 Tanah Ex Rumah Dinas Camat 180 m2 Rp. 1.341.900.000 Dinkes 2 Mobil Ambulans Toyota Hiace 1 Unit Rp. 462.680.863 Trf AGD Dinkes
134 No Nama Barang Spesifikasi Jumlah Satuan Total Harga Asal Oleh 3 Perlengkapan Interior dan Eksterior 1 Unit Rp. 232.062.675 Trf AGD Dinkes 4 Head Immobilizer Serenity SR-H1 1 Unit Rp. 950.000 Trf AGD Dinkes 5 Hecting Set ABN 1 Unit Rp. 2.519.000 Trf AGD Dinkes 6 Long Spine Board Serenity Spine Board SR-S6A 1 Unit Rp. 1.030.000 Trf AGD Dinkes 7 Scoope Stretcher Indomed 1 Unit Rp. 2.340.000 Trf AGD Dinkes 8 Suction Onemed Portable Phlegm 1 Unit Rp. 2.419.800 Trf AGD Dinkes 9 Tensimeter Suction Unit 7EG 1 Unit Rp. 393.800 Trf AGD Dinkes 10 Thermometer Onemed Elitech 1 Unit Rp. 1.397.000 Trf AGD Dinkes (Sumber : Laporan Aset, 2022) a) Belanja Modal Tak Terduga Tahun 2022 tidak ada pembelanjaan barang milik daerah di Rumah Sakit Umum Daerah Mampang Prapatan yang menggunakan anggaran BTT. Tabel 5.35 Belanja Modal Tak Terduga Tahun 2022 No Nama Barang Spesifikasi Jumlah Satuan Total Harga Asal Oleh 1 NIHIL NIHIL NIHIL NIHIL NIHIL NIHIL (Sumber : Laporan Aset, 2022) b) Penghapusan Barang Untuk usulan penghapusan barang rusak berat di tahun 2022 yang sudah selesai dan sudah terbit Surat Keputusannya adalah alat radiologi, yaitu X-Ray Mobile tahun perolehan 2012 RSUD Mampang Prapatan juga telah mengajukan usulan penghapusan dalam sistem Siera, serta mengirimkan surat usulan penghapusan ke Badan Aset Provinsi DKI Jakarta. Berikut adalah rekapan yang telah diusulkan :
135 Tabel 5.36. Penghapusan Barang Tahun 2022 No Nama Barang Spesifikai No Reg Jumlah Satuan Total Harga Tahun Perolehan 1 154010101002 LCD IN2102 LUMEN 000001 1 Unit 10.200.000 2008 2 154010101002 ABSENSI HANKEY 000002 1 Unit 35,750,000 2009 3 154010101002 KULKAS 000003 1 Unit 5,940,000 2009 4 154010101002 LEMARI PINTU SORONG 000005 1 Unit 11,220,000 2010 5 154010101002 RAK BESI 000004 1 Unit 9,350,000 2010 6 154010101002 AED PLUS DEFIBRILLATOR 000036 1 Unit 226,767,188 2011 7 154010101002 BIOTEK 000011 1 Unit 394,955,000 2011 8 154010101002 CLEANER TROLLEY 000006 1 Unit 3,829,300. 2011 9 154010101002 EMERGENCY TROLLEY 000035 1 Unit 8,842,000 2011 10 154010101002 GENSET 000056 1 Unit 206,384,000 2011 11 154010101002 MEJA KOMPUTER 000027 1 Unit 20,370,240 2011 12 154010101002 PC LCD MONITOR 000012 1 Unit 6,043,000 2011 13 154010101002 TELEVISI 000010 1 Unit 3,099,000 2011 14 154010101002 WHITE BOARD (LARGE SITE) 000007 1 Unit 2,212,850 2011 15 154010101002 DISPENSER 000013 1 Unit 6,397,600 2011 16 154010101002 MOBILE X-RAY 000014 1 Unit 946,277,090 2012 17 154010101002 INCUBATOR BAYI 000015 1 Unit 41,800,000 2012 18 154010101002 MICRO PIPET 000016 1 Unit 2,997,775 2013 19 154010101002 STERILISATOR KERING 000031 1 Unit 3,300,000 2013 20 154010101002 SYRINGE PUMP 000034 1 Unit 22,000,000 2013
136 No Nama Barang Spesifikai No Reg Jumlah Satuan Total Harga Tahun Perolehan 21 154010101002 MAYOR BASIC INSTRUMENT SET 000022 1 Unit 74,386,365 2015 22 154010101002 MINOR BASIC INSTRUMENT SET 000023 1 Unit 40,631,412 2015 23 154010101002 PRINTER 000017 1 Unit 3,845,400 2015 24 154010101002 PRINTER 000018 1 Unit 3,845,400 2015 25 154010101002 PRINTER 000019 1 Unit 3,845,400 2015 26 154010101002 PRINTER 000020 1 Unit 3,845,400 2015 27 154010101002 PRINTER 000021 1 Unit 3,845,400 2015 28 154010101002 PRINTER 000037 1 Unit 2,900,000 2016 29 154010101002 PRINTER 000038 1 Unit 2,900,000 2016 30 154010101002 PRINTER 000039 1 Unit 2,900,000 2016 31 154010101002 PRINTER 000040 1 Unit 2,900,000 2016 32 154010101002 PRINTER EPSON 000041 1 Unit 4,730,000 2016 33 154010101002 PRINTER EPSON 000042 1 Unit 4,730,000 2016 34 154010101002 PRINTER EPSON 000043 1 Unit 2,292,400 2016 (Sumber : Laporan Aset, 2022) c) Mutasi Barang Mutasi barang RSUD Mampang Prapatan tahun 2022 sebagai berikut : - Pada bulan Januari 2022 perpindahan barang di dominasi oleh penyaluran barang dari pembelian Belanja Tidak Terduga (BTT). - Pada bulan April 2022 terjadi perpindahan Ruang Loket, Farmasi, Poli IPD, Poli Anak dan MCU ke Gedung 2 Lantai 1. - Pada bulan Mei 2022 terjadi perpindahan Ruang Bersalin lama ke Ruang Bersalin baru. - Pada bulan September 2022 terjadi perpindahan Ruang TB Dots dan IGD Bapil. Pada bulan Oktober 2022 terjadi perpindahan Poli Rawat Jalan secara keseluruhan dari Gedung 1 Lantai 4 ke Gedung 2 Lantai 2, kecuali Poli Gigi yang
137 belum dapat dilakukan perpindahan. - Pada bulan November terdapat perpindahan barang untuk Ruang IGD Ponek dan Laktasi sebagai pemenuhan persyaratan Rekredensial BPJS. - Dan terakhir pada bulan Desember 2022 terjadi perpindahan Ruang Manajemen secara keseluruhan dari GKM ke Gedung 2 Lantai 3. Untuk bulan yang lainnya hanya terdapat perpindahan beberapa barang di beberapa ruangan yang berbeda-beda. Tabel 5.7. Laporan Mutasi Aset Tahun 2022 BULAN JUMLAH MUTASI Januari 70 Februari 4 Maret 3 April 99 Mei 25 Juni 3 Juli 0 Agustus 1 September 34 Oktober 106 November 12 Desember 115 (Sumber : Laporan Aset, 2022) d) Hutang Belanja Modal Pihak Ke 3 Belanja modal yang dilakukan oleh Rumah Sakit Umum Daerah Mampang Prapatan pada Tahun Anggaran 2022 sebagian besar untuk pembayarannya menggunakan BLUD, adapun beberapa barang yang telah dibelanjakan/ datang masih belum dibayarkan dikarenakan nilai realisasi belanja sudah melebihi Pagu anggaran yang telah ditentukan. Oleh karena itu untuk pembelanjaan yang sudah dilakukan dan belum dibayarkan dicatat sebagai Hutang Pihak Ke-3. Jenis barang yang menjadi hutang yaitu ada
138 belanja Modal Peralatan dan Mesin, Pemeliharaan dan Barang dan Jasa, yang dimana untuk belanja modal peralatan dan mesin harus diinput terlebih dahulu di dalam SIERA. Untuk Belanja hutang jasa konsultan dan pembangunan jembatan penghubung akan dikoreksi setelah dilakukan pembayaran. Berikut adalah untuk rincian barang sebagai berikut: Tabel 5.8. Hutang Belanja Modal Tahun 2022 (Sumber : Laporan Aset, 2022)
139 5. Umum dan Rumah Tangga Persediaan Rumah Tangga (Gudang) bertugas untuk memastikan penyediaan kebutuhan baik Alat Tulis Kantor, Alat Rumah Tangga lainnya dan kebutuhan penunjang lainnya. Adapun laporan persediaan yang dibuat untuk laporan persediaan adalah laporan persediaan dari semua unit yang memiliki stok persediaan barang. Tabel 5.39. Laporan Persediaan Barang per 31 Desember 2022 No Nama Barang Subsidi BLUD 1 Obat Rp71.031.775 Rp984.818.779 2 Alkes Pakai Habis Rp10.187.000 Rp299.506.174 3 Bahan Laboratorium Rp - Rp296.348.703 4 Alat Rumah Tangga Rp - Rp22.161.131 5 Alat Tulis Kantor Rp - Rp108.062.008 6 Cetakan Umum Rp1.616.160 Rp35.458.950 7 Radiologi Rp - Rp34.761.600 8 Instalasi Gizi Rp - Rp4.078.873 Rp82.628.475 Rp1.520.285.351 Total Rp1.602.913.826 (Sumber : Laporan Tahunan Umum dan Rumah Tangga, 2022) Total saldo persediaan pada periode triwulan IV tahun 2022 per 31 Desember 2022 sebesar Rp. 1.602.913.826,-. Persediaan pada 31 Desember 2021 adalah Rp. 2.974.408.366,- lebih besar daripada stok opname di tahun 2022 dikarenakan dengan tidak disahkannya APBD-P, sehingga harus melakukan efisiensi pembelanjaan, artinya belanja atau pengadaan barang, pada saat barang dibutuhkan saja. 6. Hubungan Masyarakat (Humas) Pada tahun 2022 unit HUMAS dan PKRS memiliki program kerja yang sudah dijalankan, antara lain : a) Penanganan keluhan pelanggan b) Mengurus perjanjian kerjasama dengan klinik, puskesmas danperusahaan c) Memberikan informasi via media sosial
140 d) Melakukan promosi kesehatan e) Membuat media KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi Adapun rincian dari kegiatan tersebut akan dijelaskan lebih detail dalam uraian berikut ini. a) Penanganan Keluhan Pelanggan Gambar 5.34. Jumlah Keluhan Pasien RSUD Mampang Prapatan yang Ditangani Tahun 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Humas, 2022) Selama periode Januari – Desember tahun 2022, jumlah keluhan yang ditangani unit Humas sebanyak 44 keluhan. Berdasarkan data pada Grafik 2.2 jumlah keluhan yang masuk ke unit Humas tertinggi yaitu pada bulan Februari dan Agustus sebanyak 7 keluhan, terendah pada bulan September sebanyak 1 keluhan saja. Gambar 5.34. Keluhan Berdasarkan Sumbernya Tahun 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Humas, 2022)
141 Unit Humas menangani berbagai keluhan, baik yang masuk melalui media sosial (Instagram), kotak saran, aplikasi Citizen Relation Management (CRM), WhatsApp Humas dan ulasan Google ataupun penyampaian keluhan secara langsung. Adapun sumber keluhan pelanggan yang masuk dengan rincian melalui Ulasan Google 31 keluhan, kotak saran sebanyak 6 keluhan, Aplikasi CRM sebanyak 2 keluhan, Instagram sebanyak 2 keluhan, Tatap muka sebanyak 2 keluhan dan Email sebanyak 1 keluhan. Sumber aduan tertinggi yaitu melalui Ulasan Google sebanyak 70% dan terendah melalui email yaitu 2%. Gambar 5.35. Keluhan Berdasarkan Penyebab Tahun 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Humas, 2022) Keluhan pelanggan yang ditangani unit Humas pada periode Januari – Desember tahun 2022 terdiri dari berbagai jenis keluhan antara lain, terkait pelanggan mengeluhkan jam pelayanan yang berubah dan juga kuota yang terbatas sebanyak 15 keluhan, terkait biaya 1 keluhan, sikap petugas yang kurang ramah 13 keluhan, sistem pendaftaran 7 keluhan dan sarana prasarana yang belum maksimal 2 keluhan. Penyebab aduan tertinggi yaitu seputar pelayanan yang diberikan sebanyak 34% dan terendah melalui biaya dan minimnya sarana prasarana yaitu 2%.
142 b) Memberikan informasi melalui media sosial dan media cetak Gambar 5.36. Data Grafik Jumlah Infografis Rumah Sakit Periode Januari - Desember 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Humas, 2022) Selama periode Januari – Desember tahun 2022, jumlah infografis rumah sakit yang dibuat oleh unit Humas sebanyak 194 infografis. Berdasarkan data pada Grafik 2.5 jumlah infografis tertinggi yaitu pada bulan April dan terendah pada bulan Februari dan September sebanyak 5. Infografis yang dibuat tentunya sesuai dengan Pedoman Media Sosial dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta seperti penerapan logo, penggunaan warna dan penerapan narahubung. Infografis dilaporkan setiap bulannya kepada Pihak Manajemen RSUD Mampang Prapatan dan dikirimkan ke Sie. Datin Dinas Kesehatan melalui email dan juga diunggah pada Sistem Informasi Pelaporan Strategi Komunikasi setiap bulannya. Selama tahun 2022, terdapat 1 pelaporan tidak 100% pada bulan Agustus dikarenakan ada kendala jaringan/sistem. Gambar 5.37. Data Grafik Jumlah infografis provinsi Periode Januari - Desember 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Humas, 2022)
143 Selain infografis yang dibuat oleh rumah sakit, Humas juga melaksanakan pemberian informasi di luar rumah sakit (provinsi) mengenai layanan Kesehatan yaitu Jaminan Kesehatan Jakarta ( Jamkesjak). Selama periode Januari – Desember tahun 2022, jumlah infografis provinsi yang dibuat oleh unit Humas sebanyak 71 infografis. Berdasarkan data pada Grafik 2.6 jumlah infografis tertinggi yaitu pada bulan Juni sebanyak 13 dan terendah pada bulan Januari sebanyak 2. Infografis provinsi dibuat langsung dari tim Jamkesjak dan diunggah kembali pada akun Instagram RSUD Mampang Prapatan. Infografis provinsi yang telah diunggah ulang dilaporkan setiap bulannya kepada Pihak Manajemen RSUD Mampang Prapatan dan diunggah pada Sistem Informasi Pelaporan Strategi Komunikasi setiap bulannya (STRAKOM) c) Melakukan Kegiatan Pemasaran Pelayanan Medical Check Up Pada tahun 2022 Unit Humas melakukan pemasaran jenis pelayanan Kesehatan RSMP kepada para pengguna jasa, ke beberapa pihak, dengan mengenalkan jenis jenis layanan yang ada di RSUD, antara lain berbagai paket MCU, Pemeriksaan Covid -19 (Antigen,PCR), vaksin dsb. Berikut adalah tabel kegiatan hasil pemasaran jenis jenis Pelayanan kesehatan di tahun 2022: Tabel 5.40 Kegiatan Hasil Pemasaran Jenis-jenis Pelayanan Kesehatan di Tahun 2022 No Nama Perusahaan Jenis pelayanan Tanggal Pelaksanaan Jumlah Peserta 1 Trans TV Pemeriksaan antigen 07 Februari 2022 100 orang 2 PT. Adhi Karya Vaksinasi 03 Februari 2022 400 orang 3 Kelurahan Kuningan Barat Vaksinasi 21 Februari 2022 89 orang 4 Kelurahan Tegal Parang Pemeriksaan antigen 23 Februari 2022 48 orang 5 Kelurahan Mampang Prapatan Pemeriksaan antigen 02 Maret 2022 55 orang 6 Lingkungan Hidup Wilayah Mampang Prapatan Tes narkoba 20-21 Desember 2022 112 orang 7 Lingkungan Hidup Wilayah Cilandak Tes narkoba 22-23 Desember 2022 92 orang
144 No Nama Perusahaan Jenis pelayanan Tanggal Pelaksanaan Jumlah Peserta 8 Sudin Lingkungan Hidup Tes narkoba 20-21 Desember 2022 80 orang 9 Trans 7 MCU Karyawan 4-28 Desember 2022 18 orang 10 PT. Indonesia Power MCU Karyawan 28-30 Desember 2022 , 02 – 05 Januari 2023 86 orang 11 Kementerian Inventaris MCU PNS 07 Desember 2022 15 orang 12 Puskesmas Kec.Mampang Prapatan Tes Narkoba 23 Desember 2022 50 orang 13 PPSU Kelurahan Bangka Tes Narkoba 27 Desember 2022 81 orang 14 PPSU Kelurahan Kuningan Barat Tes narkoba 29 Desember 2022 59 orang 15 PPSU Kelurahan Mampang Prapatan Tes narkoba 29 Desember 2022 55 orang 16 PPSU Kelurahan Tegal Parang Tes narkoba 30 Desember 2022 50 orang 17 Dishub Kecamatan Pancoran Tes narkoba 29 Desember 2022 20 orang 18 Dishub Kecamatan Mampang Prapatan Tes narkoba 29 Desember 2022 33 orang (Sumber : Laporan Tahunan Humas, 2022) d) Melaksanakan Kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit Pada tahun 2022, Humas PKRS menjalankan kegiatan promosi kesehatan seperti pengkajian penyakit tertinggi, melakukan edukasi kesehatan kepada pasien baik di rawat jalan maupun rawat inap, pengunjung, pegawai dan masyarakat sekitar, menyediakan akses informasi mencakup jenis pelayanan yang tersedia dapat berupa website maupun media komunikasi dan edukasi (KIE) kesehatan berupa media cetak (leaflet, flyer, poster dan sebagainya) serta media audiovisual pada ruang tunggu pasien, menerapkan Germas (Gerakan Masyarakat) pada pegawai di jam 10 pagi secara berkala dan gerakan memakan buah dan sayur.
145 Kegiatan Promkes dilakukan dan dilaporkan setiap bulannya kepada Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan. Adapun media cetak yang dibuat selama kurun waktu tahun 2022 sebanyak sebagai berikut : Tabel 5.41. Media Cetak yang Dibuat Tahun 2022 No Jenis Media Jumlah 1 Poster 27 2 Spanduk 2 3 Stiker 123 4 Brosur 142 5 Signage 33 6 Standing Banner 7 7 Kipas edukasi 200 8 Pin penyakit Kesehatan 200 (Sumber : Laporan Tahunan Humas, 2022) e) Menyelenggarakan Peringatan Hari Penting Selain tugas tugas yang dijelaskan di atas, Humas juga melaksanakan tugas lainnya seperti berperan aktif dalam penyelenggaraan perayaan - perayaan Hari Penting di RSUD Mampang Prapatan. Pada tahun 2022, hari-hari Penting yang telah dilaksanakan antara lain adalah: - Hari ulang tahun RSUD Mampang Prapatan, dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2022 s.d. 01 April 2022 dengan beberapa rangkaian kegiatan seperti : 1) Kegiatan Donor Darah yang dilaksanakan tanggal 30 Maret 2022 diikuti oleh 50 pegawai RSUD Mampang Prapatan. Kegiatan dimulai dari jam 08.00 s.d. 13.00 di Eks. Ruang Kamar Operasi Lantai 1 RSUD Mampang Prapatan dan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia.
146 2) Webinar Kesehatan, dilaksanakan tanggal 28 Maret 2022 dengan topik Mengenali Nyeri Lutut dan Penyebabnya. Kegiatan ini menghadirkan dokter spesialis Rehabilitasi Medik yaitu dr. Leni Gracia Sp.KFR sebagai narasumber pada pasien yang berada di area tunggu rawat jalan dan juga melalui zoom. Peserta webinar dihadiri oleh 75 orang dan 31 melalui webinar. 3) Puncak Peringatan HUT RSUD Mampang Prapatan, dilaksanakan pada tanggal 01 April 2022 ditandai dengan peresmian Gedung Rawat Jalan di gedung baru. Turut hadir meresmikan Wakil Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Adm. Jakarta Selatan, Camat serta Lurah wilayah Mampang Prapatan, Anggota DPRD Bapak Ahmad Yani, para Direktur RSUD di Jakarta Selatan, Kepala Puskesmas.
147 5) HUT Republik Indonesia Dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia, RSUD Mampang Prapatan mengadakan beberapa lomba seperti tenis meja, e-sports football, lomba catur, lomba menghias tumpeng, pemilihan duta hospitality dll. Rangkaian acara dimulai sejak tanggal 08 Agustus 2022 s.d. 19 Agustus 2022 dan diikuti oleh seluruh pegawai yang ada di RSUD Mampang Prapatan. 6) HUT Provinsi DKI Jakarta Dalam rangka memperingati HUT Provinsi DKI Jakarta, RSUD Mampang Prapatan turut memeriahkan dukungan layanan kesehatan pada stand booth di Acara Pekan Raya Jakarta di Jiexpo Kemayoran pada tanggal 06 Juli 2022. Dalam kegiatan ini diisi dengan layanan vaksinasi Covid-19 , konsultasi dokter dan penyuluhan seputar penyakit hipertensi.
148 7) Hari Kesehatan Nasional Dalam rangka memperingati HKN tahun 2022, RSUD Mampang Prapatan mengadakan senam Germas bersama dan gerakan makan buah bersama yang diikuti oleh 45 orang pegawai dan diadakan diarea parkir gedung manajemen. RSUD Mampang Prapatan. Juga hadir dalam peringatan HKN yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan dan turut hadir dokter spesialis penyakit dalam dari RSUD Mampang Prapatan yaitu dr. M. Hafiz Aini Sp.PD sebagai narasumber dalam acara tersebut RSUD Mampang Prapatan juga ikut memeriahkan acara HKN oleh Sudinkes Jakarta Selatan dengan mengikuti lomba turnamen futsal se Jakarta Selatan. Selain itu, RSUD Mampang Prapatan juga ikut memeriahkan acara HKN oleh Walikota Jakarta Selatan dengan menghadirkan narasumber sebagai edukator penyuluhan kesehatan lomba cuci tangan pada SD se Jakarta Selatan.
149 f) Rebranding RSUD Mampang Prapatan Pada tahun 2022 terjadi transformasi perubahan logo dan pembuatan image/ Citra Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat (rebranding) berdasarkan SK Kepala Dinas Kesehatan Nomor 99 Tahun 2022 dan diperkuat dasar acuannya yaitu Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 562 Tahun 2022, tentang Penjenamaan Rumah Sakit Daerah Milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, walaupun penuh dinamika dalam Transformasi Logo sampai bentuk terupdate pada bulan September 2022 (yang digunakan saat ini). Pada transformasi dan rebranding logo, sasaran tidak hanya secara visual media digital/ media sosial, namun juga penempatan meliputi media standarisasi visual bangunan, signage, dan interior. Berdasarkan pertemuan virtual dan komunikasi intensif dalam media Whatsapp Grup atau komunikasi secara personal dengan Subbag Sarpras Dinas Kesehatan, penerapan ditargetkan selesai sebelum ulang tahun Jakarta pada tanggal 22 Juni 2022. Pada awal pelaksanaan dilakukan pembuatan desain rancangan pada Fasad Gedung 2, Direktori Totem, Signame Ruangan, Signage Lift, Lobby, dan penanda setiap lantai yang dikerjakan oleh Tim Internal dan Pihak Ketiga selaku Penyedia/ Konsultan Eksternal/ Vendor kegiatan, dengan berdasarkan hasil persetujuan rancangan dan arahan koordinasi Humas dengan Subbag Sarpras Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Humas bertugas juga sebagai konsultan internal untuk memastikan tepatnya penggunaan bentuk logo, warna yang digunakan, dan material lainnya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam Guidebook Rebranding ataupun arahan Subbag Sarpras Dinas Kesehatan. Berikut ini adalah visual rancangan pada RSUD Mampang Prapatan: a. Signame Pagar Pada desain ini area tembok dasar pondasi logo memiliki lebar 16m. Area Logo (nama, icon, dan nama daerah), memiliki lebar 1510 cm, ditambahkan jarak 45 cm dari kiri dan kanan sebelum pilar tembok pagar kanan dan kiri. Kemudian untuk tinggi masing-masing huruf 70cm dan kapital, serta tinggi icon bunga 150cm. Untuk ketebalan dimensi Logo Horizontal 10 cm. Pada kerangka tulisan, memiliki tinggi tiang besi penyangga huruf 45 cm, diameter pipa 1,5 inch, dan warna cat tiang besi menyesuaikan estetika huruf
150 (putih). Plat besi dasar tiang tebal 5mm, dan mekanisme di bor dan baut ke tembok pagar. Untuk bahan material kerangka signame logo terbuat dari Plat Galvanis pada sisi samping dan belakang, yang dicat warna putih. Material sisi depan logo terbuat dari Akrilik Putih setebal 4mm. Kemudian Penerangan menggunakan jenis Front Light, dan menggunakan lampu led yang menempel di sisi belakang masing-masing bagian dalam huruf dan icon. Lampu Led menggunakan jenis model 12 Volt, berwarna putih, dan untuk jaringan instalasi listrik mengikuti jalur lampu taman, serta terdapat panel tersendiri termasuk untuk saklar pada lampu tersebut. Gambar 5.38 Rancangan Signame Pagar Gambar 5.39 Rancangan Nyala/ Cahaya Signame Pagar
151 Gambar 5.40 Lembar Kerja Rancangan Signame Pagar b. Signage dan Signame Gedung Internal Berikut ini adalah rencana yang didesain oleh Tim Humas dan Kolaborasi Tim Sarpras RSUD Mampang Prapatan dalam aplikasi penempatan Rebranding Logo yang berupa sign internal Gedung dan nama ruangan. Spesifikasi dari rencana tersebut, pada Sign Mainboard memiliki ukuran tinggi 50cm dan lebar 150cm, dengan penempatan digantung serta berbahan Clear akrilik, dan pada signame ruangan memiliki ukuran tinggi 14cm dan lebar 44cm, dengan penempatan pada pintu masuk ruangan, serta berbahan akrilik yang dapat diselipkan bahan albatros untuk nama ruangan.
152 Gambar 5.41. Signage Gedung Internal Gambar 5.42 Signage Gedung Internal dan Perlantai
153 Gambar 5.43 Signame Ruangan c. Direktori Totem Pada Direktori Totem dimensi neonbox Lebar 130 cm, tinggi 370 cm, dan memiliki tebal samping 30cm. Pada bagian pondasi neon box memiliki tinggi 50 cm, tebal samping pondasi 40 cm. Pondasi terbuat dari bahan cor, dengan cakar ayam, dan finishing material tembok pondasi dengan batu alam candi, campuran warna hitam dan abu-abu, ukuran kecil, disusun memanjang, serta diberikan clear coating. Penerangan menggunakan jenis Front Light, menggunakan lampu jenis Led, berwarna putih, dan untuk jaringan instalasi listrik mengikuti jalur lampu taman, serta terdapat panel tersendiri termasuk untuk saklar pada lampu tersebut. Material rangka neon box terbuat dari Plat Galvanis, dan pada sisi samping dilapisi dengan stiker printing dengan gradasi warna. Posisi dimensi neonbox direktori totem berada 60cm didalam halaman, 40 cm berada di pilar pagar eksisting, 30 cm berada di sempadan. Pada penulisan atau desain sisi utama (bentuk J di sebelah kanan) dan sisi baliknya menggunakan akrilik buram putih susu, setebal 4mm. Dilapisi cutting sticker warna biru untuk isi direktori, dan logo. Terdapat sticker printing berwarna gradasi pada huruf J pada icon bunga logo rumah sehat. Sisi utama menggunakan sticker printing warna gradasi bentuk J pada sisi kanan. Sisi baliknya menggunakan sticker printing warna gradasi bentuk J pada sisi kiri. Sudut bawah kaki J pada sisi utama direktori dibuat melengkung. Desain menggunakan nama jenis font Helvetica Neue Medium, dengan warna biru.
154 Gambar 5.44. Rancangan Sign Direktori Totem Gambar 5.45. Implementasi Sign Direktori Totem d. Fasad Gedung Pada bagian Fasad Gedung, rancangan meliputi pemberian ACP untuk menutup bagian penamaan gedung lama, dan untuk memberikan kesan rata pada bagian tengah gedung. Area penambahan ACP pada sisi depan bagian tengah gedung, seluas 6m x 8m. Area penambahan ACP pada sisi depan bagian atas gedung, tempat background logo fasad, seluas 1,9m x 17,74m. ACP merk Seven, dengan warna menyesuaikan dengan warna abu-abu muda dinding eksterior gedung. Kerangka pondasi ACP dengan besi holo setebal 1,4 mm.
155 Gambar 5.46. Penambahan ACP Bagian Tengah Gedung 2 Pada bagian Atas Fasad Gedung, area Logo Horizontal (nama, icon, dan nama daerah), memiliki jarak 65 cm dari kiri dan kanan bidang ACP atas gedung. Area nama logo dan icon, berjarak 1,4 m dengan nama daerah/ nama RSUD. Kemudian bahan material kerangka logo terbuat dari Plat Galvanis, yang diberikan cat setara warna sticker Dark Blue. Tinggi masing-masing huruf nama logo 41cm untuk kapital, 30cm huruf non kapital, dan jarak antar baris 28cm. Untuk ketebalan dimensi Logo Horizontal sebesar 8 cm, dengan material sisi depan logo terbuat dari Akrilik Putih setebal 4mm, dilapisi stiker Oracal. Pada penerangan menggunakan jenis Front Light, dan menggunakan lampu led yang menempel di sisi belakang masing-masing bagian dalam huruf dan icon. Penerangan menggunakan lampu jenis Led Model 12 Volt, berwarna putih, dan untuk jaringan instalasi listrik mengikuti jalur lampu taman, serta terdapat panel tersendiri termasuk untuk saklar pada lampu tersebut. Gambar 5.47. Penambahan ACP Bagian Atas Gedung 2 dan Pemberian Signame
156 Gambar 5.48 Lembar Kerja Rancangan Signame Fasad Gedung e. Signage Gedung Eksternal Pada Signage Gedung Eksternal memiliki dimensi neon box Lebar 184 cm, tinggi 118 cm, dan memiliki tebal samping 30cm. Untuk rangka neonbox, menggunakan kerangka neon box lama, sehingga tidak bisa memiliki sudut rounded atau melengkung pada bagian desain J sudut bawah. Pondasi terbuat dari bahan cor, dengan cakar ayam, dan ditopang material tiang besi holo berwarna hitam dan Penerangan menggunakan jenis Front Light, menggunakan lampu jenis Led, berwarna putih, dan untuk jaringan instalasi listrik mengikuti jalur lampu taman, serta terdapat panel tersendiri termasuk untuk saklar pada lampu tersebut. Material rangka neon box terbuat dari Plat Galvanis, dengan Posisi dimensi neon box IGD berada di dalam halaman RSUD diantara gedung 2 dan 1, untuk mengarahkan kepada area IGD, dengan penempatan sign tiang berada di tanah/ sempadan.
157 Gambar 5.49. Rancangan Desain Signage Gedung Eksternal f. Desain Ambulans Selain itu, unit Humas juga membuat rencana sementara desain dalam aplikasi penempatan Rebranding Logo tampilan berupa Ambulans. Karena pada pada panduan logo belum tersedia untuk ambulans jenis mobil Hyundai H-1.(terutama perbedaan tampak samping dan belakang mobil yang berbeda kerangka). Namun untuk implementasi rebranding logo ambulans tertunda sementara, dikarenakan menunggu datangnya Hibah Ambulans jenis baru dari UPT AGD, dan kemudian terbatasnya anggaran rebranding dikarenakan APBD-P TA 2022 yang tidak disahkan. Bersyukurnya, pada bulan September, hibah ambulans AGD datang, sudah dengan tampilan rebranding yang baru, yaitu mobil Ambulans merek brand Toyota jenis Hiace dengan spesifikasi Ambulans Basic, yang diberikan AGD Dinkes Provinsi DKI Jakarta kepada RSUD Mampang Prapatan.. Gambar 5.50. Rancangan Implementasi Rebranding Pada Ambulans
158 Gambar 5.51. Hibah Ambulans dari UPT AGD 7. Kesekretariatan Kesekretariatan RSUD Mampang Prapatan memiliki tugas : a. Membuat pengantar disposisi Surat Masuk Direktur RSUD Mampang Prapatan; b. Mengoperasikan aplikasi e-Office RSUD Mampang Prapatan sebagai operator surat masuk; c. Membuat draft Surat Menyurat yang akan di setujui Ka. Sub. Bag. Tata Usaha/ Kasie Pelayanan Medik dan Keperawatan/ Kasie Pelayanan Penunjang; d. Penomoran Surat; e. Pengarsipan Surat Menyurat; f. Pelaporan Surat Menyurat, antara lain : Jumlah Surat Masuk dan Surat Keluar, Kerumahtanggaan dan Penggunaan e-Office; g. Pelayanan Administrasi Perjalanan Dinas; h. Pelayanan administrasi umum, penyusunan pengklaiman jaminan Umum di RSUD Mampang Prapatan; i. Pelaporan penerimaan klaim jaminan umum yang digabungkan dengan Laporan Keuangan; j. Pengelolaan ketatausahaan, kerumahtanggaan dan kearsipan RSUD; k. Pengelolaan upacara dan pengaturan acara RSUD; l. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Direktur dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha sesuai dengan tugas dan fungsinya.
159 Gambar 5.52. Grafik Surat Masuk dan Surat Keluar Tahun 2022 Berdasarkan Grafik diatas dapat dilihat bahwa pada tahun 2022 terdapat jumlah surat masuk sebanyak 1464 nomor yang sudah didisposisikan ke bagian/unit terkait untuk ditindaklanjuti, sedangkan jumlah surat keluar sebanyak 3095 nomor dan sudah ditindaklanjuti oleh unit-unit terkait. Persentase jumlah surat masuk 32% dan jumlah surat keluar 68%. Gambar 5.53. Grafik Kegiatan Kerumahtanggaan Tahun 2022 Berdasarkan Grafik diatas dapat dilihat bahwa pada Tahun 2022 terdapat 849 Kegiatan Dinas Luar seperti Sosialisasi dan Rapat Koordinasi yang merupakan undangan dari instansi lain ataupun kegiatan koordinasi ke instansi lain serta terdapat 7 Kegiatan Kedinasan di Rumah Sakit yang merupakan tamu dari Instansi lain yang merupakan undangan dari Acara yang dilaksanakan RSUD Mampang Prapatan ataupun tamu yang akan berkoordinasi ke RSUD Mampang Prapatan. Persentase Kegiatan Dinas Luar 99% dan Kegiatan Kedinasan di Rumah Sakit 1%.
160 Menindaklanjuti Instruksi Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 64 Tahun 2021 tentang Percepatan Penggunaan e-Office. e-Office/ Naskah Dinas Elektronik adalah informasi yang terekam dalam media elektronik sebagai alat komunikasi kedinasan yang dibuat dan/ atau diterima oleh pejabat yang berwenang dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam sebuah sistem yang meliputi perangkat lunak dan basis datanya yang terhubung dengan jaringan intra pemerintah dan dapat diakses oleh semua pengguna aplikasi Naskah Dinas Elektronik. Untuk penggunaan e-Office di RSUD Mampang Prapatan hanya dapat digunakan oleh Eselon III dan IV. Penggunaan e-Office di Lingkungan UKPD Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta baru dapat digunakan untuk Surat Masuk yang diterima saja. 8. Pengelolaan Administrasi dan Hukum Bagian Pengelolaan Administrasi dan Hukum baru dibentuk pada tahun 2022, bagian ini merupakan bagian yang terletak di bawah Bagian Umum dan Kepegawaian Bagian Pengelolaan Administrasi dan Hukum tugas pokoknya membantu kelancaraan administrasi Hukum dan kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh Rumah Sakit sejalan dengan Peraturan-Peraturan yang berlaku. Tugas pokok administrasi dan Hukum (Legal) adalah sebagai berikut : 1. Melaksanakan persiapan peraturan perundang-undangan tentang rumah sakit; 2. Melaksanakan perencanaan dan menyusun peraturan perundang-undangan tentang rumah sakit; 3. Mendokumentasikan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan Rumah Sakit baik yang berasal dari dalam maupun dari luar rumah sakit; 4. Sebagai rujukan konsultasi hukum di lingkup rumah sakit; 5. Menyiapkan kontrak kerja karyawan Non PNS; 6. Membuat draft dan Naskah MoU Rumah sakit dengan pihak lain; 7. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Direktur dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha sesuai dengan tugas dan fungsinya. Dalam menunjang kelancaraan kegiatan di Rumah Sakit Umum Daerah Mampang Prapatan bagian pengelolaan Administrasi dan Hukum mempunyai tugas pokok untuk memberikan kepastian, masukan, dan pendampingan hukum bagi pimpinan Rumah Sakit.
161 Kegiatan pada tahun 2022 yang dilakukan adalah sebagai berikut : 1) Pembuatan dan Verifikasi Draft Perjanjian Kerjasama Untuk menunjang kebutuhan RSUD Mampang Prapatan terdapat beberapa aspek yang membutuhkan pelayanan atau tugas dari pihak eksternal terkait kelancaran pembuangan Limbah B3, fasilitas Kesling dan fasilitas penunjang lainnya. Maka perlu diadakannya Kerjasama dalam bentuk MoU yang dibuat serta diverifikasi untuk kelancarannya. Tahun 2022 terdapat Jumlah Surat Perjanjian Kerjasama yang baru dan diperpanjang sebanyak 17 Perjanjian Kerjasama, sedangkan Jumlah Perjanjian Kerjasama yang telah selesai masa waktunya dan tidak diperpanjang sebanyak 6 Perjanjian Kerjasama. Persentase Jumlah Perjanjian Kerjasama yang baru dan diperpanjang sebesar 74% dan Jumlah Perjanjian Kerjasama yang telah selesai masa waktunya dan tidak diperpanjang sebesar 36%. 2) Pemanggilan, Pembinaan dan Hukum Disiplin Pegawai Selama Tahun 2022 Dalam rangka menegakan disiplin dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pegawai di lingkungan Rumah Sakit Umum Mampang Prapatan dalam selama kurun waktu 1 (Satu) tahun terdapat beberapa pegawai yang dipanggil untuk diberikan bimbingan, pengarahan dan terdapat juga beberapa yang mendapatkan hukum disiplin karena dianggap telah melanggar peraturan yang berlaku. Selama Tahun Anggaran 2022 terdapat 16 pemanggilan pegawai untuk dilakukan pembimbingan disiplin pegawai. Terdapat pegawai terdapat melanggar peraturan yang ditetapkan oleh peraturan direktur RSUD Mampang Prapatan, sehingga diberikan hukuman disiplin pegawai. Tabel 5.42 Daftar Pembinaan Pegawai Terkait Pelanggaran Disiplin Tahun 2022 No Inisial Bulan Jenis Kasus Tindak Lanjut 1 CM Februari Komplain Pasien Hukdis Pertama 2 MA Februari Komplain Pasien Hukdis Pertama 3 LHH Maret Absensi Kehadiran dan Keterlambatan Hukdis Pertama
162 No Inisial Bulan Jenis Kasus Tindak Lanjut 4 AS Maret Absensi Kehadiran dan Keterlambatan Hukdis Ketiga 5 AW Maret Penilaian Pegawai Baru Tidak lanjut kontrak 6 JS Juli Indisipliner berkas diajukan ke Dinas Kesehatan 7 JS Juli Indisipliner berkas diajukan ke Dinas Kesehatan 8 TMS Agustus Indisipliner berkas diajukan ke Dinas Kesehatan 9 ADK Oktober Indisipliner Pertama dan Terakhir 10 RPA Desember Absensi Kehadiran dan Keterlambatan Teguran Lisan 11 N Desember Absensi Kehadiran dan Keterlambatan Teguran Lisan 12 K Desember Absensi Kehadiran dan Keterlambatan Teguran Lisan 13 MR Desember Absensi Kehadiran dan Keterlambatan Teguran Lisan 14 R Desember Absensi Kehadiran dan Keterlambatan Teguran Lisan 15 VA Desember Absensi Kehadiran dan Keterlambatan Teguran Lisan 16 H Desember Absensi Kehadiran dan Keterlambatan Teguran Lisan 3) Menyiapkan Draft Surat Keputusan (SK) Direktur Dalam rangka memberikan suatu kepastian hukum yang dimana dilakukan sebagai dasar pelaksanaan suatu keputusan yang dituangkan dalam suatu Surat Keputusan Direktur ini untuk dapat dilaksanakannya isi dalam Surat Keputusan dimaksud, Pengelolaan Administrasi dan Hukum membuat draft Surat Keputusan dimaksud yang nantinya akan di review oleh Ka Sub Bag Tata Usaha untuk dapat
163 disahkan dan diedarkan, selama kurun waktu 2022 Pengelolaan Administrasi dan Hukum telah membuat 17 (Enam Belas) SK Direktur RSUD Mampang Prapatan. 4) Penyiapan Data-Data Penunjang Kegiatan Pengelolaan Administrasi dan Hukum, Kepegawaian dan Ka Sub Bag TU Untuk kelancaraan kegiatan pekerjaan bagian Pengelolaan Administrasi dan Hukum dirasa perlu mempersiapkan beberapa data – data dukung yang digunakan sebagai bahan kegiatan di RSUD Mampang Prapatan. Dalam kurun waktu 2022 beberapa data – data yang disiapkan oleh Pengelolaan Administrasi dan Hukum antara lain pada tahun 2022 terdapat Jumlah penyiapan data-data yang dilaksanakan diantaranya sebanyak 10 Penyiapan Bahan Paparan, 22 Merekap data MoU, 11 Penyiapan bahan kegiatan penunjang lainnya dan 17 Penyiapan Data Akreditasi. 5) Tugas Tambahan Selain tugas pokok bagian Pengelolaan Administrasi dan Hukum diatas terdapat beberapa tugas tambahan yang dilaksanakan oleh bagian Pengelolaan Administrasi dan Hukum untuk dapat menunjang kinerja dan koordinasi, diantaranya yaitu : sebanyak 25% kegiatan Rapat Koordinasi secara online yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta dan sebagainya. Pengelolaan Administrasi dan Hukum diminta untuk ikut hadir agar dapat memahami kegiatan dimaksud dan mengaplikasikannya di RSUD Mampang Prapatan. Pengelolaan Administrasi dan Hukum juga membantu Kepegawaian dalam Proses Rekrutmen Calon Pegawai Baru untuk memenuhi Anjab ABK yang telah dibuat agar dapat teralokasi dengan baik. Sebanyak 19% di Tahun 2022 melaksanakan Rekrutmen Calon Pegawai Baru. Untuk menunjang dan memberikan pelatihan tambahan Pengelolaan Administrasi dan Hukum juga diikutkan ke dalam pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan secara internal maupun oleh eksternal, sebanyak 9% Pengelolaan Administrasi dan Hukum melaksanakan pelatihan. Pengelolaan Administrasi dan Hukum juga di Tahun 2022 diberikan tugas tambahan sebagai perwakilan RSUD Mampang Prapatan untuk menghadiri Rapat Mingguan (Rapat Minggon) di Kecamatan Mampang Prapatan. Dilaksanakan
164 seminggu sekali dalam rapat tersebut memberikan informasi mingguan terkait update yang terjadi di lingkungan Kecamatan Mampang Prapatan. Sebanyak 47% Pengelolaan Administrasi dan Hukum melaksanakan rapat minggon sebagai perwakilan RSUD Mampang Prapatan, sebelumnya yang mewakilkan adalah Humas RSUD Mampang Prapatan. Akan tetapi pelaksanaan perwakilan rapat minggon ini dapat dihadiri oleh Humas dan/ atau Pengelolaan Administrasi dan Hukum RSUD Mampang Prapatan. 5.5.UPAYA MENINGKATKAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan maka Rumah Sakit berkewajiban melakukan pengukuran Indikator Mutu Nasional (INM) pelayanan kesehatan dan dilaporkan kepada Kementrian Kesehatan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan dan sesuai dengan Instruksi Kepala Dinas No.29 Tahun 2021 tentang Pengawasan dan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (IKP) dan Indikator Nasional Mutu (INM). 1) Penginputan 13 indikator mutu rumah sakit setiap tanggal 5, mencakup standar : a. Kepatuhan Kebersihan Tangan b. Kepatuhan Penggunaan APD c. Kepatuhan Identifikasi Pasien d. Waktu Tanggap Seksio Sesarea Emergensi e. Waktu Tunggu Rawat Jalan f. Penundaan Operasi Elektif g. Kepatuhan Waktu Visite DPJP h. Pelaporan Hasil Kritis Laboratorium i. Kepatuhan Penggunaan Formularium Nasional j. Kepatuhan Terhadap Clinical Pathway k. Kepatuhan Upaya Pencegahan Risiko Pasien Jatuh l. Kecepatan Waktu Tanggap Komplain m. Kepuasan Pasien 2) Penginputan 10 Indikator Area Prioritas a. Indikator Sasaran Keselamatan Pasien, Sasaran I : Kepatuhan identifikasi
165 pasien b. Indikator Sasaran Keselamatan Pasien, Sasaran II : Peningkatan Komunikasi Efektif (SBAR) c. Indikator Sasaran Keselamatan Pasien, Sasaran III : Meningkatkan Keamanan obat (Kesalahan penyerahan perbekalan farmasi). d. Indikator Sasaran Keselamatan Pasien, Sasaran IV : Meningkatkan sisi yang benar, prosedur yang benar, pasien yang benar pada pembedahan (Tidak ada terjadinya operasi salah sisi). e. Indikator Sasaran Keselamatan Pasien, Sasaran V : Mengurangi Resiko Infeksi Akibat Perawatan Kesehatan (Kepatuhan Hand Hygiene). f. Indikator Sasaran Keselamatan Pasien, Sasaran VI : (Mengurangi Risiko Cedera Pasien Jatuh). g. Indikator pelayanan klinis prioritas : tumbuh kembang pada anak h. Indikator sesuai tujuan strategis rumah sakit(KPI):indicator mutu teknik elektromedik rumah sakit (Ketepatan Waktu Kalibrasi Alat) i. Indikator terkait perbaikan system : waktu tunggu Elektronik resep j. Indikator terkait manajemen resiko : Pemakaian APD 3) Pemilihan dan penetapan indikator mutu tingkat rumah sakit dilakukan oleh pimpinan rumah sakit sedangkan tingkat unit dipilih oleh kepala unit (Kepala Instalasi, Kepala bidang, Kepala Urusan, Kepala ruangan). Pemilihan dan penetapan dilakukan berdasarkan prioritas dengan kriteria berisiko tinggi bagi pasien, memerlukan biaya tinggi, diberikan dalam volume besar, atau cenderung menimbulkan masalah. 4) Penyusunan profil indikator mutu rumah sakit meliputi : a) Judul indikator b) Definisi operasional c) Tujuan dan dimensi mutu d) Dasar pemikiran/alasan pemilihan indikator e) Numerator, denumerator, dan formula pengukuran f) Metodologi pengumpulan data g) Cakupan data
166 h) Frekuensi pengumpulan data i) Frekuensi analisis data j) Metodologi analisis data k) Sumber data l) Penanggung jawab pengumpul data m) Publikasi data 5) Pengumpulan (sensus harian), validasi dan analisis data serta pelaporan dan desiminasi/publikasi data. a) Pengumpulan data dilakukan oleh pengumpul data yang sudah ditetapkan sesuai dengan profil indikator, yakni dengan cara penginputan ke https://mutufasyankes.kemkes.go.id/simar. b) Validasi data dilakukan oleh validator yang tidak terlibat dalam pengumpulan data yang diatur dalam panduan dan SPO validasi data. c) Analisis data dilakukan pada data yang sudah valid sesuai dengan metodologi analisis statistik sesuai profil indikator (SPO Analisis Data). 6) Perbaikan mutu dengan menggunakan siklus Plan-Do-Study-Action (PDSA). Apabila capaian indikator mutu belum mencapai standar atau target maka harus dilakukan upaya perbaikan dengan menggunakan siklus PDSA (Plan, Do, Study, Act). Konsep PDSA merupakan panduan bagi setiap manajer untuk proses perbaikan kualitas secara terus menerus tanpa berhenti tapi meningkat ke keadaan yang lebih baik dan dijalankan di seluruh bagian organisasi. Siklus PDSA terdiri dari 4 langkah yakni : a) Plan (Merencanakan) Pada tahap Plan dilakukan identifikasi peluang, analisis proses yang berjalan dan pengembangan solusi/ perbaikan. Pada identifikasi peluang dilakukan identifikasi dan penetapan prioritas untuk perbaikan, terdiri dari 3 fase yakni : identifikasi masalah, pembentukan tim (bila diperlukan), dan memiliki kepentingan yang paling besar untuk dilakukan solusi. Pada analisis proses yang berjalan dilakukan pemahaman tentang proses dan bagaimana proses tersebut dilaksanakan pada saat ini, dapat dilakukan
167 dengan diagram alur proses. Pada tahap ini dilakukan identifikasi masalahmasalah yang terkait dengan proses pelayanan dan penentuan penyebabpenyebab yang memungkinkan munculnya masalah-masalah tersebut. Penentuan penyebab dapat menggunakan diagram sebab akibat menurut Ischikawa (cause-effect analysis/ fishbone diagram). Setelah penyebab munculnya masalah terindentifikasi, langkah selanjutnya adalah menetapkan solusi-solusi yang memungkinkan bisa diambil dan merekomendasikan solusi terbaik untuk perbaikan. b) Do (Melaksanakan/Menguji coba) Pada tahap Do dilakukan implementasi dalam bentuk uji coba solusi terbaik yang sudah ditetapkan pada tahap Plan. c) Study (Mengevaluasi) Pada tahap Study dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap efektifitas implementasi dari solusi/ perbaikan dengan membandingkan hasil pengukuran perubahan/ perbaikan proses dapat dilakukan dengan menggunakan run chart, control chart, pareto diagram, histogram, check sheet, atau kuesioner. d) Act (Bertindak) Pada tahap Act, dilakukan tindakan berdasarkan hal-hal yang dipelajari pada tahap Study. Bila perubahan/ perbaikan tidak berhasil, dilakukan kembali langkah-langkah PDSA dengan rencana (Plan) yang berbeda. Bila berhasil, perubahan/ perbaikan tersebut dijadikan sebagai standar dan diberlakukan pada lingkungan yang lebih luas. 7) Mempertahankan perbaikan yang sudah dicapai. Pencatatan kegiatan dilakukan setiap bulan melalui sensus harian yang dilakukan oleh penanggung jawab data disetiap unit melalui aplikasi https://mutufasyankes.kemkes.go.id/simar. Data yang sudah terkumpulakan dilaporkan kepada Tim Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien RSUD Mampang Prapatan selambat-lambatnya tanggal 5 bulan berikutnya untuk dilakukan pengolahan data. Laporan Komite PMKP (Laporan pelaksanaan, monitoring dan evaluasi
168 program PMKP dan Laporan PDSA) diserahkan kepada Direktur Rumah Sakit setiap 6 bulan. Ketua Komite PMKP memimpin rapat mutu setiap bulan bersama Kepala unit dan pemegang data, membahas hasil evaluasi indikator mutu serta menentukan prioritas indikator mutu yang akan diperbaiki. Hasil tersebut akan disampaikan kembali kepada unit kerja melalui Kepala unit terkait untuk ditindak lanjuti dan dilakukan perbaikan. Hasil pencapaian indikator mutu dilaporkan oleh Direktur Rumah Sakit dan kepada Dinas kesehatan setiap 6 bulan. 5.5.1.Pelaporan Kegiatan INM A. Indikator Nasional Mutu (INM) Hasil Indikator Nasional Mutu ( INM) RSUD Mampang Prapatan tahun 2022 sebagai brikut : a) Kepatuhan Kebersihan Tangan Gambar 5.54. Kepatuhan kebersihan Tangan Tahun 2022 Analisa: seluruh petugas melakukan kepatuhan kebersihan tangan 6 langkah dan five moment. Rencana Tindak Lanjut: 1. Melakukan monitoring rutin kepatuhan kebersihan tangan di Unit. 2. Melakukan refreshing 6 langkah mencuci tangan dan five moment.
169 3. Melengkapi sarana dan prasarana kebersihan tangan. b) Kepatuhan Penggunaan APD Gambar 5.55. Kepatuhan Penggunaan APD Tahun 2022 Analisa: Seluruh Petugas melakukan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri. Rencana Tindak Lanjut: 1) Melakukan monitoring audit kepatuhan penggunaan APD (Alat Pelindung Diri). 2) Melakukan refreshing penggunaan dan pelepasan APD (Alat Pelindung Diri). c) Kepatuhan Identifikasi Pasien Gambar 5.56. Kepatuhan Identifikasi Pasien Tahun 2022 Analisa: Kepatuhan identifikasi pasien tercapai. Rencana Tindak Lanjut: Memonitoring setiap identifikasi pasien yang dirawat.
170 d) Waktu Tanggap Sektio Caesarea Emergency Gambar 5.57. Waktu Tanggap Sektio Caesarea Emergency Tahun 2022 Analisa: Tidak ada pasien seksio sesarea emergency kategori I. Rencana Tindak Lanjut: Memonitoring setiap pasien sektio caesarea emergency kategori I. e) Waktu Tunggu Rawat Jalan Gambar 5.58. Waktu Tunggu Rawat Jalan Tahun 2022 Analisa: Waktu tunggu rawat jalan kurang atau sama dengan 60 menit rata rata mencapai diatas 80%. Rencana Tindak Lanjut: Memonitoring waktu tunggu rawat jalan
171 f) Penundaan Operasi Elektif Gambar 5.59. Penundaan Operasi Elektif Tahun 2022 Analisa: Penundaan operasi elektif saat ini belum tercapai dikarenakan kedatangan DPJP tidak sesuai jadwal operasi yang sudah ditentukan di awal. Rencana Tindak Lanjut: Diskusi bersama dalam penjadwalan operasi agar sesuai dengan yang sudah ditentukan oleh DPJP g) Kepatuhan Waktu Visite DPJP Gambar 5.60. Kepatuhan Waktu Visite DPJP Tahun 2022
172 Analisa: Kepatuhan waktu visite dokter tercapai. Rencana Tindak Lanjut: Memonitoring setiap dokter visite. h) Pelaporan Hasil Kritis Laboratorium Gambar 5.61. Pelaporan Hasil Kritis Laboratorium Tahun 2022 Analisa: Waktu pelaporan hasil kritis sudah memenuhi target. Rencana Tindak Lanjut: Mempertahankan waktu kecepatan pelaporan hasil kritis. i) Kepatuhan Penggunaan Formularium Nasional Gambar 5.62. Kepatuhan Penggunaan Formularium Tahun 2022 Analisa: Jumlah resep yang sesuai dengan formularium dengan jumlah keseluruhan resep sudah mencapai 100%. Rencana Tindak Lanjut: mempertahankan kepatuhan penggunaan formularium.
173 j. Kepatuhan Terhadap Clinical Pathway Gambar 5.63. Kepatuhan Terhadap Alur Klinis (Clinical Pathway) Tahun 2022 Analisa: Kepatuhan terhadap alur klinis (Clinical Pathway) tercapai. Rencana Tindak Lanjut: Memonitoring Kepatuhan terhadap alur klinis (Clinical Pathway). k. Kepatuhan Upaya Pencegahan Risiko Pasien Jatuh Gambar 5.64. Kepatuhan Upaya Pencegahan Risiko Pasien Jatuh Tahun 2022 Analisa: Upaya pencegahan resiko pasien jatuh sudah memenuhi target, rata - rata kepatuhan upaya pencegahan resiko pasien jatuh sudah dijalankan.
174 Rencana Tindak Lanjut: Mempertahankan upaya pencegahan resiko pasien jatuh. l. Kecepatan Waktu Tanggap Komplain Gambar 5.65. Kecepatan Waktu Tanggap Komplain Tahun 2022 Analisa: Kinerja pelayanan keseluruhan di RSUD Mampang Prapatan Cukup Baik. Rencana Tindak Lanjut: Mempertahankan komunikasi efektif dan mutu pelayanan rumah sakit. m. Kepuasan Pasien Gambar 5.66. Kepuasan Pasien Tahun 2022 Analisa: Kepuasan pasien dan keluarga masih sesuai target tidak ada dibawah target rat-rata pasien puas dengan pelayanan yang sesuai peraturan. Rencana Tindak Lanjut: Selalu mempertahankan mutu pelayanan rumah sakit.
175 5.5.3. Pelaporan Kegiatan 10 Area Prioritas A. 10 Indikator Area Prioritas B. Analisa dana Rencana Tindak Lanjut 10 Indikator Area Prioritas Tabel 5.43. 10 Indikator Area Prioritas RSUD Mampang Prapatan Tahun 2022 No Indikator Prioritas Analisa Rencana Tindak Lanjut 1 Indikator Sasaran Keselamatan Pasien, Sasaran I : Kepatuhan identifikasi pasien Kepatuhan identifikasi pasien tercapai Memonitoring setiap identifikasi pasien yang dirawat 2 Indikator Sasaran Keselamatan Pasien, Kepatuhan penginputan SBAR tercapai Memonitoring setiap penginputa SBAR di SIMRS Sasaran II : Peningkatan Komunikasi Efektif (SBAR) 3 Indikator Sasaran Keselamatan Pasien, Sasaran III : Meningkatkan Keamanan obat (Kesalahan penyerahan perbekalan farmasi). Jumlah resep yabg sesuai dengan formularium dengan jumlah keseluruhan resep sudah mencapai 100% Mempertahankan kepatuhan penggunaan formularium 4 Indikator Sasaran Keselamatan Pasien, Sasaran IV : Meningkatkan sisi yang benar, prosedur yang benar, pasien yang benar pada pembedahan (Tidak ada terjadinya operasi salah sisi). Tidak ada pasien operasi salah sisi Memonitoring setiap pasien operasi 5 Indikator Sasaran Keselamatan Pasien, Sasaran V : Mengurangi Resiko Infeksi Akibat Perawatan Kesehatan (Kepatuhan Hand Hygiene). Seluruh Petugas melakukan kepatuhan kebersihan tangan 6 langkah dan five moment. 1. Melakukan monitoring rutin kepatuhan kebersihan tangan di Unit. 2. Melakukan refreshing 6 langkah mencuci tangan dan five moment. 3. Melengkapi sarana dan prasarana kebersihan tangan.
176 No Indikator Prioritas Analisa Rencana Tindak Lanjut 6 Indikator Sasaran Keselamatan Pasien, Sasaran VI : (Mengurangi Risiko Cedera Pasien Jatuh). Upaya pencegahan resiko pasien jatuh sudah memenuhi target, rata - rata kepatuhan upaya pencegahan resiko pasien jatuh sudah dijalankan. Mempertahankan upaya pencegahan resiko pasien jatuh 7 Indikator pelayanan klinis prioritas : tumbuh kembang pada anak seluruh pasien anak dengan keterlambatan tumbuh kembang sudah dilakukan skrining tumbuh kembang dengan tim tumbuh kebang. memonitoring dan mengedukasi pasien untuk rutin kontrol yang mengalami gangguan tumbuh kembang anak 8 Indikator sesuai tujuan strategis rumah sakit(KPI):indicator mutu teknik elektromedik rumah sakit (Ketepatan Waktu Kalibrasi Alat) semua alat sudah terkalibrasi memonitoring alat kalibrasi 9 Indikator terkait perbaikan sistem : waktu tunggu Elektronik resep Waktu Tunggu Elektronik resep menuhi target pemantauan waktu distribusi resep yang tervalidasi 10 Indikator terkait manajemen resiko : Pemakaian APD Seluruh Petugas melakukan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri. 1. Melakukan monitoring audit kepatuhan penggunaan APD (Alat Pelindung Diri). 2. Melakukan refreshing penggunaan dan pelepasan APD (Alat Pelindung Diri).
177 Hasil 13 Indikator Nasional Mutu ( INM), sebagai berikut : a) Kepatuhan Kebersihan Tangan Gambar 5.67. Grafik Indikator Nasional Mutu ( INM) Kepatuhan Kebersihan Tangan (Sumber : Laporan Tahunan PMKP, 2022) Analisa : seluruh petugas melakukan kepatuhan kebersihan tangan 6 langkah dan five moment. Rencana Tindak Lanjut : i) Melakukan monitoring rutin kepatuhan kebersihan tangan di Unit. ii) Melakukan refreshing 6 langkah mencuci tangan dan five moment. iii) Melengkapi sarana dan prasarana kebersihan tangan. b) Kepatuhan Penggunaan APD Gambar 5.68. Grafik Indikator Nasional Mutu ( INM) Kepatuhan Penggunaan APD (Sumber : Laporan Tahunan PMKP, 2022) Analisa: Seluruh Petugas melakukan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri. Rencana Tindak Lanjut: i) Melakukan monitoring audit kepatuhan penggunaan APD (Alat Pelindung Diri). ii) Melakukan refreshing penggunaan dan pelepasan APD (Alat Pelindung Diri).
178 c) Kepatuhan Identifikasi Pasien Gambar 5.69. Grafik Indikator Nasional Mutu (INM) Kepatuhan Identifikasi Pasien Analisa : kepatuhan identifikasi pasien tercapai Rencana Tindak Lanjut : Memonitoring setiap identifikasi pasien yang dirawat. d) Waktu Tanggap Seksio Sesaria Emergensi Gambar 5.70. Grafik Indikator Nasional Mutu (INM) Waktu Tanggap Sesaria Emergensi Analisa: Tidak ada pasien seksio sesarea emergency kategori I. Rencana Tindak Lanjut: Memonitoring setiap pasien seksio sesarea emergency kategori I. e) Waktu Tunggu Rawat Jalan Gambar 5.71. Grafik Indikator Nasional Mutu (INM) Waktu Tunggu Rawat Jalan Analisa : Waktu tunggu rawat jalan kurang atau sama dengan 60 menit rata-rata mencapai diatas 80%. Rencana Tindak Lanjut : Memonitoring waktu tunggu rawat jala