The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

LAPORAN TAHUNAN RSUD MAMPANG PRAPATAN TAHUN 2022

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by indriasukma2017, 2023-04-04 21:21:50

LAPORAN TAHUNAN

LAPORAN TAHUNAN RSUD MAMPANG PRAPATAN TAHUN 2022

Keywords: #laporantahunan#rsudmampangprapatan#

83 Dari data diatas dapat dilihat ketersediaan obat sesuai formularium nasional pada tahun 2022 dengan rata-rata 98%. Nilai terkecil terdapat pada bulan Februari dan oktober, tetapi nilai tersebut masih sesuai dengan standard minimal yakni 95%. Penggunaan obat diluar formularum rumah sakit biasanya digunakan untuk keadaan yang darurat, atau tidak adanya obat subtitusi yang terdapat di rumah sakit, sehingga mengharuskan farmasi untuk menyediakan obat tersebut. Ketidaksesuaian penulisan resep dengan formularium nasional dikarenakan pasien dalam keadaan darurat atau kondisi pasien yang tidak dapat menerima obat yang sesuai dengan formularium nasional serta adanya permintaan dari dokter untuk meresepkan obat-obat tertentu. Tabel 5.9. Penggunaan 10 Obat Terbanyak di RSUD Mampang Prapatan Tahun 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Instalasi Farmasi, 2022) Metformin menjadi obat yang paling banyak digunakan ditahun ini, hal ini sesuai dengan penyakit terbanyak ditahun ini yakni Diabetel Melitus. Penggunaan metformin seringkali diresepkan dari DPJP Poli Penyakit Dalam dikarenakan selain berfungsi untuk menurunkan kadar gula dalam darah, juga berguna untuk mengembalikan respon alami tubuh terhadap insulin. Lansoprazol menjadi obat terbanyak kedua digunakan di bulan ini. Hal ini dikarenakan selain untuk mengobati gangguan lambung, Lansoprazol seringkali diresepkan untuk menanggulangi obat-obat lain yang mempengaruhi produksi berlebih asam lambung. No Nama Obat Satuan Total Pemakaian 1 Metformin 500 mg Tablet 284,766 2 Lansoprazol 20 mg Tablet 88,372 3 Parasetamol 500 mg Tablet 76,592 4 Adalat Oros 30 mg Tablet 66,543 5 Vitamin C 500 mg Tablet 56,783 6 Amlodipin 10 mg Tablet 48,559 7 Asetil Salisilat 80 mg Tablet 46,752 8 Gliquidon 30 mg Tablet 41,873 9 Glimepirid 2 mg Tablet 36,042 10 Mecobalamin 500 mg Tablet 29,872


84 5.4.2.2. Rekam Medis dan Loket Pendaftaran Rekam Medis adalah bagian penting yang diwajibkan ada pada setiap sarana pelayanan kesehatan (rumah sakit) beserta dokter yang melakukan pelayanan rawat jalan dan rawat inap. Peran rekam medis dalam peningkatan mutu pelayanan yaitu memberikan pelayanan yang cepat dan pengolahan data yang tepat sehingga akan diperoleh keluaran informasi yang akurat, relevan, serta tepat waktu. Hal tersebut akan terwujud apabila data yang dimasukkan lengkap dan benar. Gambar 5.14. Grafik Kelengkapan Berkas Rekam Medis dan Informed Consent RSUD Mampang Prapatan Tahun 2020 s/d 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Rekam Medis, 2022) Berdasarkan data diatas pada diagram dapat diberikan kesimpulan bahwa kelengkapan pengisian berkas rekam medis rawat jalan dan rawat inap dari tahun 2020 - 2022 mengalami peningkatan hampir mencapai target 100 %. Hal ini karena beberapa formulir rekam medis sudah EMR dan 0,01 % Masih ada beberapa formular yang belum lengkap hal ini karena salah satu faktornya adalah verifikasi oleh DPJP karena ada beberapa jadwal dokter partime sehingga tidak tercapai kelengkapan 1x24 jam. Gambar 5.15. Grafik Waktu Penyediaan Berkas Rekam Medis RSUD Mampang Prapatan Tahun 2020 s/d 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Rekam Medis, 2022)


85 Berdasarkan data diatas pada diagram dapat diberikan kesimpulan bahwa waktu penyediaan berkas rekam medis sudah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan yaitu waktu rawat jalan ≤ 10 menit dan waktu penyediaan berkas rawat inap ≤ 15 menit. 5.4.2.3. Laboratorium Pelayanan kesehatan Unit Laboratorium merupakan bagian penyelenggaraan pelayanan terpadu rumah sakit kepada pasien rawat jalan dan rawat inap, baik dalam keadaan sehari-hari maupun dalam mendukung operasi . Jumlah kunjungan pasien dan pemeriksaan di Laboratorium RSUD Mampang Prapatan dari tahun 2020 s/d 2022 sebagai berikut : Gambar 5.16. Grafik Jumlah Pasien dan Pemeriksaan di Laboratorium RSUD Mampang Prapatan Tahun 2020 s/d 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Laboratorium, 2022) Jumlah Pasien dan jumlah pemeriksaan pada tahun 2020, 2021 dan 2022 terus meningkat dikarenakan lebih banyaknya permintaan pemeriksaan laboratorium dari klinisi di RSUD Mampang Prapatan dan MCU. Selain itu karena adanya screening pemeriksaan terkait Covid 19 yg memerlukan pemeriksaan laboratorium sebagai diagnosa dan penunjangnya. Jumlah pasien Laboratorium berdasarkan jenis pembayaran dibagi menjadi 3 (Tiga) jenis, yaitu : pasien BPJS, pasien umum dan pasien gratis. Gambar 5.17. Grafik Jumlah Pasien Laboratorium Berdasarkan Jenis Pembayaran Tahun 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Laboratorium, 2022) 0 20 40 60 80 Jumlah Pasien Jumlah Pemeriksaan 2020 17,857 37,67 2021 23,425 46,228 2022 38,406 73,564 Jumlah Pasien dan pemeriksaan Persentase Jumlah kunjungan pasien berdasarkan jenisnya Pasien BPJS 87.78 % Pasien Umum 9.08 % Pasien Gratis 5.42 %


86 Pemeriksaan pasien di Laboratorium tahun 2022 tertinggi merupakan pasien BPJS sebesar 87,78%, pasien umum sebesar 9,08% dan selebihnya merupakan pasien gratis sebesar 5,42%. Pasien dengan kategori gratis berasal dari karyawan (MCU karyawan) dan program pemerintah diantaranya program pengobatan TB. Gambar 5.18. Grafik Jumlah Pemeriksaan Pasien di Laboratorim Tahun 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Laboratorium, 2022) Jumlah pemeriksaan di Laboratorim yang paling banyak yaitu kimia darah mencapai 22.210 pemeriksaan, disusul Hematologi mencapai 12.833 pemeriksaan dan Gula Darah sebanyak 13.210 pemeriksaan. 5.4.2.4. Radiologi Radiologi sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan memiliki peran yang sangat penting dalam upaya menunjang pelayanan kesehatan. Berikut grafik rincian jumlah kunjungan pasien dan pemeriksaan pasien di unit Radiologi RSUD Mampang Prapatan tahun 2020 s/d 2022 Gambar 5.19. Grafik Jumlah Kunjungan dan Pemeriksaan Pasien Radiologi RSUD Mampang Prapatan Tahun 2020 s/d 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Radiologi, 2022) Jumlah pemeriksaan di Laboratorium Kimia darah : 22210 Hematologi : 12833 Gula Darah : 13210 Urine : 3248 Serologi : 14122 Mikrobiologi : 45 Hemostasis : 2634 TCM : 3847 Feses : 176 Narkoba : 1189 GDT : 85 IT Ratio : 0 Malaria : 0 Filaria : 0 - 2.000 4.000 6.000 8.000 2020 2021 2022 Jumlah Pasien Rad 4.290 4.733 6.933 Jumlah Pemeriksaan Rad 4.409 4.793 7.009


87 Jumlah pasien di Radiologi RSUD Mampang Prapatan tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 31,73% dari 4.733 pasien pada tahun 2021 menjadi 6.933 pasien pada tahun 2022. Jumlah pemeriksaan juga mengalami peningkatan sebesar 31,62 % dari 4.793 pemeriksaan pada tahun 2021 menjadi 7.009 pemeriksaan pada tahun 2022. Hal ini disebabkan meningkatnya jumlah permintaan pemeriksaan rontgen terhadap pasien suspect Covid-19 dan pasien MCU. Gambar 5.20. Grafik Jenis Pemeriksaan di Radiologi RSUD Mampang Prapatan Tahun 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Radiologi, 2022) Total tindakan di unit Radiologi pada tahun 2022 sebanyak 7.009 dengan 8 jenis pemeriksaan yaitu Thorax, Extremitas Atas, Extremitas Bawah, Panoramic, Sinus/kepala, Vertebrae, Pelvis/Abdomen dan USG. Pemeriksaan Thorax merupakan pemeriksaan terbanyak dengan jumlah 4.591 pemeriksaan, pemeriksaan USG menduduki posisi kedua sebanyak 1.191 pemeriksaan, posisi ketiga pemeriksaan Vertebrae sebanyak 418 pemeriksaan. 5.4.2.5. Laundry Laundry di RSUD Mampang Prapatan merupakan tempat pengelolaan linen infeksius maupun non infeksius. Unit laundry berada dibawah garis koordinasi Kasie Penunjang Pelayanan. Adapun alur kegiatan pengelolaan linen di RSUD Mampang Prapatan adalah sebagai berikut : Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des THORAX 340 480 270 307 254 276 357 411 418 391 648 439 EXTREMITAS ATAS 13 5 11 9 11 7 16 15 15 15 21 21 EXTREMITAS BAWAH 26 13 23 27 29 22 37 35 39 38 47 41 PANORAMIC 9 4 14 7 9 5 10 20 10 14 8 8 CRANIUM/SPN 3 0 1 0 6 2 7 2 4 3 3 5 VERTEBRAE 40 20 32 21 31 30 44 47 45 32 47 29 PELVIS/ABDOMEN 13 5 14 11 9 9 11 10 14 5 3 15 USG 79 31 64 61 63 114 101 126 131 122 158 141 0 100 200 300 400 500 600 700 Jumlah Pemeriksaan


88 Gambar 5.21. Alur Pelayanan Laundry di RSUD Mampang Prapatan (Sumber : Laporan Tahunan Laundry, 2022) Laundry di RSUD Mampang Prapatan memiliki beberapa peralatan/perkakas kerja . Rincian data peralatan laundry sebagai berikut : Tabel 5.10. Data Linen Kotor Tahun 2020 sd 2022 Data Linen 2020 2021 2022 Linen Infeksius (Kg) 13.708,5 15.495 19.840 Linen Non Infeksius (Kg) 10.085 23.725 14.168 Total 23.794 39.220 34.008 (Sumber : Laporan Tahunan Laundry, 2022) Dari tabel diatas terlihat bahwa terjadi peningkatan linen kotor infeksius di tahun 2022. Pada tahun 2021, linen kotor infeksius sebanyak 15.495 kg sedangkan di tahun 2022 linen kotor infeksius sebanyak 19.840 kg. Sedangkan untuk linen kotor non infeksius pada tahun 2022 mengalami penurunan dari 23.725 kg pada tahun 2021 menjadi 14.168 kg pada tahun 2022. 5.4.2.6. CSSD (Central Sterile Supply Departement) CSSD (Central Sterile Supply Departement) adalah instalasi yang melayani pelayanan sterilisasi dengan fasilitas untuk menerima, mendesinfeksi, membersihkan, mengemas, mensteril, menyimpan dan mendistribusikan alat-alat (baik yang dapat dipakai berulang kali dan alat yang sekali pakai), sesuai dengan standar prosedur. Sarana dan prasarana yang dimilki di unit sterilisasi RSUD Mampang Prapatan sebagai berikut: 1) Peralatan di unit sterilisasi Tabel 5.11. Peralatan di Unit Sterilisasi RSUD Mampang Prapatan NO. NAMA BARANG JUMLAH KET. 1. Autoclave (Steam Sterilize) merk tutnauer tipe 3870EA 34,5L 1 unit Kondisi baik


89 NO. NAMA BARANG JUMLAH KET. 2. Autoclave (Steam Sterilize) merk tutnauer tipe 2540MK 21,5L 1 unit Kondisi baik 3. Perekat pouches merk wirapax 1 unit Kondisi baik 4. Meja besar 1 buah Kondisi baik 5. Meja kecil 1 buah Kondisi baik 6. Meja penyimpanan alat 1 buah Kondisi baik (Sumber Data : Laporan Tahunan Penunjang Non Medis, 2022) 2) Bahan/chemical sterilisasi Bahan-bahan yang digunakan dalam pengelolaan alat steril di RSUD Mampang Prapatan terdiri dari : a) Larutan enzym yang berfungsi untuk desinfeksi alat b) Pouches perekat untuk packing alat yang akan disterilkan c) Aquabides yang berfungsi untuk proses sterilisasi yang dimasukkan kedalam autoclave. 5.4.2.7. Gizi dan Dapur Gizi Penyelenggaraan makanan Rumah Sakit merupakan rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan menu, perencanaan kebutuhan bahan makanan, perencanaan anggaran belanja, pengadaan bahan makanan, penerimaan dan penyimpanan, pemasakan bahan makanan, distribusi dan pencatatan, pelaporan serta evaluasi. Pelayanan gizi di Rumah Sakit yang meliputi pelayanan rawat inap dan rawat jalan adalah serangkaian proses kegiatan asuhan gizi yang berkesinambungan dimulai dari asesmen/pengkajian, pemberian diagnose, intervensi gizi dan monitoring evaluasi kepada klien/pasien di rawat inap dan rawat jalan. Alur pelayanan gizi di RSUD Mampang Prapatan dapat dilihat pada Gambar 5.23, berikut ini : Gambar 5.22. Alur Pelayanan Gizi Rumah Sakit (Sumber : Laporan Tahunan Gizi, 2022)


90 Jumlah kunjungan pasien di klinik gizi dari tahun 2020 sampai 2022 sebagai berikut : Gambar 5.23. Grafik Jumlah Kunjungan Pasien di Klinik Gizi RSUD Mampang Prapatan Tahun 2020 s/d 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Gizi, 2022) Berdasarkan Gambar 5.23. dapat diketahui bahwa grafik kunjungan pasien di klinik gizi pada tahun 2022 mulai meningkat 33,3%. Pada tahun 2021 jumlah kunjungan sebanyak 30 pasien, pada tahun 2022 menjadi 45 pasien. Tugas utama unit gizi di RSUD Mampang Prapatan yaitu menyediakan menu diet pasien rawat inap sesuai dengan jenis penyakit dan instruksi dokter DPJP. Jumlah porsi makan utama pasien yaitu makan pagi, siang dan sore. Jumlah porsi makanan pada tahun 2022 sebagai berikut : Gambar 5.24. Grafik Jumlah Porsi Makan Pasien Rawat Inap RSUD Mampang PrapatanTahun 2020 sd 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Gizi, 2022) Dari grafik tersebut dapat diketahui bahwa jumlah porsi makan utama (pagi, siang, sore) pada tahun 2020 sebanyak 12.359 porsi, pada tahun 2021 sebanyak 18.628 porsi dan pada tahun 2022 sebanyak 29.974 porsi. Dapat dilihat perbandingan jumlah porsi makan utama dari tahun 2020 sampai 2022 mengalami kenaikan. 2020 2021 2022 33 30 45 0 500 1000 1500 2000 2500 3000 3500 JAN FEB MAR APR MEI JUN JUL AGT SEP OKT NOV DES 1524 1619 1469 951 817 756 738 786 859 744 770 1326 1769 1454 1706 1458 1423 2014 2016 1167 1241 1424 1400 1556 2987 1829 2111 2330 1977 2238 2405 2691 2889 2985 3005 2527 2020 2021 2022


91 Gambar 5.25. Grafik Jumlah Pasien Gizi Buruk di RSUD Mampang PrapatanTahun 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Gizi, 2022) Dari grafik tersebut dapat diketahui jumlah pasien gizi buruk di RSUD Mampang Prapatan selama tahun 2022 adalah sebanyak 8 orang. Pasien tersebut merupakan pasien dari Poli Anak dan Ruang Rawat Inap Anak. Setelah pasien pulang petugas gizi menginformasikan kepada petugas gizi Puskesmas Kecamatan untuk dilakukan pemantauan lanjutan. 5.4.2.8. Teknik Elektromedik Teknik elektromedik (Clinical Engineering) adalah bentuk pelayanan kesehatan yang ditujukan untuk memecahkan masalah dalam bidang biologi dan medis untuk perancangan dan pengembangan fasilitas alat kesehatan dalam mendukung prosedur diagnose klinis. Tanggungjawab Teknisi Elektromedik secara umum adalah menjamin terselenggaranya pelayanan kesehatan khususnya kelayakan siap pakai peralatan kesehatan dengan tingkat keakurasian dan keamanan serta mutu yang standar. Program kerja Teknik Elektromedik RSUD Mampang Prapatan sebagai berikut : 1) Kalibrasi semua alat sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2015 Tentang Pengujian dan Kalibrasi Alat Kesehatan. 2) Pemeliharaan berkala yang dilakukan sebulan sekali. 3) Perbaikan alat kesehatan. Pada tahun 2022 kalibrasi alat kesehatan dilaksanakan pada bulan April 2022. Jumlah alat yang sudah di kalibrasi dari tahun 2020 sampai 2022 sebagai berikut : Gambar 5.26. Grafik Jumlah Alat Terkalibrasi di RSUD Mampang Prapatan Tahun 2020 s/d 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Teknik Elektromedik, 2022) 2020 2021 2022 193 181 227 0 0 0 0 1 1 2 0 4 0 0 0 Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agust Sept Okt Nov Des


92 Jumlah alat yang sudah dikalibrasi pada tahun 2022 sebanyak 227 alat, mengalami kenaikan sebanyak 20,26% dibandingkan dengan tahun 2021 berjumlah 181 alat. Jumlah pekerjaan perbaikan dan pergantian spare alat kesehatan di RSUD Mampang Prapatan pada tahun 2020 sebanyak 90 alat, tahun 2021 sebanyak 96 alat, dan tahun 2022 sebanyak 45 alat, adapun rinciannya sebagai berikut : Gambar 5.27. Jumlah Perbaikan Alat Kesehatan di Tahun 2020 sd 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Teknik Elektromedik, 2022) Berdasarkan grafik di atas dapat diketahui bahwa setiap bulan terdapat kerusakan alat kesehatan. Jumlah perbaikan pada tahun 2022 mengalami penurunan sebesar 113,33% dari 96 alat pada tahun 2021 menjadi 45 alat pada tahun 2022. Pada tahun 2022 terdapat kenaikan jumlah pekerjaan perbaikan pada bulan Maret, Mei, Agustus, dan November 2022, sedangkan pada bulan lainnya mengalami penurunan. 5.4.2.9. Kesehatan Lingkungan Kesehatan lingkungan rumah sakit diartikan sebagai upaya penyehatan dan pengawasan lingkungan rumah sakit yang mungkin berisiko menimbulkan penyakit dan atau gangguan kesehatan bagi masyarakat sehingga tercipta derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya (Depkes RI, 2009). Upaya kesehatan lingkungan rumah sakit meliputi kegiatan-kegiatan yang kompleks sehingga memerlukan penanganan secara lintas program dan lintas sektor serta berdimensi multi disiplin, untuk itu diperlukan tenaga dan prasarana yang memadai dalam pengawasan lingkungan rumah sakit (Depkes RI, 2004). Sarana dan prasarana yang dimilki di unit Kesehatan Lingkungan adalah sebagai berikut : 1) Mesin IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) berserta perizinan IPLC (Instalasi Pembuangan Limbah Cair). 2) Rumah TPS Infeksius dan B3 berserta memiliki perizinan. 3) Alat lux meter dan sound level meter 6 8 18 14 6 6 6 6 9 4 3 4 10 11 10 7 7 7 3 8 5 9 11 8 3 2 5 3 6 4 4 5 2 2 7 2 Perbaikan Alat Kesehatan Tahun 2020 Tahun 2021 Tahun 2022


93 4) Mesin Hurricane ULV Cold Fogger Pengangkutan limbah infeksius di RSUD Mampang Prapatan diangkut secara rutin seminggu sekali oleh rekanan pengangkut limbah infeksius, data jenis limbah pada tahun 2022 sebagai berikut : Tabel 5.11. Data Jenis Limbah di RSUD Mampang Prapatan Tahun 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Kesehatan Lingkungan, 2022) Berdasarkan Tabel 5.11. dapat diketahui bahwa limbah infeksius dari jenis padat berjumlah 12.365 kg, limbah cair sebanyak 1.471 liter dan limbah jarum sebanyak 1.107 buah. Limbah Farmasi sebanyak 25 kg,dan bahan kimia kadaluwarsa sebanyak 7.776 kg. Tabel 5.12. Hasil Pemeriksaan Laboratorium Air Limbah Tahun 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Kesling, 2022) Pada pemeriksaan kualitas air limbah tahun 2022 sebagian besar parameter pemeriksaan telah memenuhi persyaratan, namun pada Agustus, September dan November terdapat parameter amoniak yang melebihi nilai standar baku mutu yang telah ditetapkan dan pada bulan Desember hasil pemeriksaan parameter Total Coliform pun melebihi standar baku mutu yang telah ditetapkan.


94 Kegiatan rutin petugas kesehatan lingkungan setiap tiga bulan sekali melakukan pengambilan sampel air minum di dapur, jenis pemeriksaan kimiawi dan mikrobiologi di Laboratorium Kesehatan Daerah. Hasil uji air bersih di RSUD Mampang Prapatan tahun 2022 sebagai berikut : Tabel 5.13. Laporan Hasil Uji Air Bersih Tahun 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Kesehatan Lingkungan, 2022) Pemeriksaan air minum pada tahun 2022 tidak terdapat temuan cemaran bakteri E.Coli, namun pada parameter Total Coliform masih ditemukan pada hasil pemeriksaan bulan Juni dan Desember. Pada bulan Juni dan Desember ditemukan kadar Total Coliform yang melebihi standar baku mutu yang telah ditetapkan. 5.4.2.10. Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit Dalam upaya menyediakan pelayanan yang bermutu maka Rumah Sakit Umum Daerah Mampang Prapatan melaksanakan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit. Rumah Sakit harus menjamin keselamatan dan kesehatan baik terhadap pasien, keluarga, staf dan maupun masyarakat sekitar dari berbagai potensi bahaya di rumah sakit. Upaya kesehatan dan keselamatan kerja yang dilaksanakan


95 secara terintegrasi dan menyeluruh sehingga resiko terjadinya Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan Kecelakaan Akibat Kerja (KAK) di rumah sakit dapat dihindari. K3RS berupaya untuk menerapkan standar keselamatan dan keamanan Langkah-langkah yang dilakukan untuk melaksanakan standar keselamatan dan keamanan sebagai berikut: a. Pemetaan area berisiko terjadinya gangguan keselamatan dan keamanan di Rumah Sakit. b. Identifikasi dan penilaian risiko yang komprehensif menyangkut keselamatan dan keamanan c. Melakukan upaya pengendalian dan pencegahan lain pada kejadian tidak aman. Program kerja dan kegiatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3 RS) pada tahun 2022 antara lain : isi ulang APAR, pelatihan K3 dan MCU (Medical Check Up) pegawai. Sarana dan prasarana yang dimilki di unit K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yaitu : APAR ( Alat Pemadan Api Ringan ) sebanyak 19 tabung, Hydrant yang aktif sebanyak 6 titik dan Sprinkler sebanyak 170 titik. Adapun capaian program kerja dan kegiatan tahun 2022 sebagai berikut : a. Kegiatan Isi Ulang APAR Kegiatan isi ulang tabung APAR dilakukan pada bulan November 2022 melalui CV. Surya Jaya dengan komposisi material Kimia Powder dan CO2. Adapun rinciannya yaitu : - Kimia Powder 6 kg sebanyak 3 tabung - Kimia Powder 3,5 kg sebanyak 7 tabung - CO2 3 kg sebanyak 9 tabung b. Pemeriksaan Kesehatan Karyawan Pada tahun 2022 telah dilaksanakan pemeriksaan kesehatan karyawan RSUD Mampang Prapatan pada tanggal 1 – 18 November 2022, ada sebanyak 194 karyawan yang mengikuti pemeriksaan. Sebanyak 45 karyawan dinyatakan sehat yang artinya tidak ada kelainan di berbagai pemeriksaan yang telah dilakukan. Sedangkan jumlah karyawan yang tidak sehat berjumlah 149 karyawan dengan berbagai macam diagnosa. Dan sebanyak 20 karyawan dengan pemeriksaan tidak lengkap sehingga tidak dapat ditentukan sehat atau tidaknya. Seluruh karyawan yang mengikuti pemeriksaan baik sehat maupun mengidap suatu penyakit diberikan saran sebagai tindak lanjutnya, dengan melakukan Germas ataupun pemeriksaan lanjutan. Apabila dilihat dari hasil pemeriksaan laboratorium untuk pemeriksaan laboratorium dan radiologi, sebanyak 45 karyawan dinyatakan dengan hasil normal, hiperkolesterol sebanyak 48 karyawan, dislipidemia sebanyak 65


96 karyawan, ISK 8 karyawan, dan paru 8 karyawan. Sedangkan untuk berat badan overweight sebanyak 20 karyawan. Kesimpulan dari pelaksanaan pemeriksaan kesehatan karyawan yaitu, sebanyak 23% dengan hasil MCU sehat dan sebanyak 77% dengan hasil MCU berbagai diagnosa. Dan hasil diagnosa dokter kesimpulannya adalah 44% dengan diagnosa dislipidemia, 32% hiperkolesterol, 14% overweight, 5% ISK, dan 5% paru. c. Pelaksanaan Test Kebugaran Petugas Pada tahun 2022 telah dilaksanakan pengukuran kebugaran karyawan RSUD Mampang Prapatan pada tanggal 20 November – 25 Desember 2022, ada sebanyak 217 karyawan yang mengikuti pengukuran kebugaran. Sebanyak 23 (11%) karyawan dengan hasil kebugaran baik sekali, capaian waktu tercepat yaitu 4 menit 22 detik. Sebanyak 49 (23%) karyawan dengan hasil kebugaran baik, 81 (37%) karyawan dengan hasil kebugaran cukup, 55 (25%) karyawan dengan hasil kebugaran kurang, 3 (1%) karyawan dengan hasil kebugaran kurang sekali dan 6 (3%) karyawan dengan hasil kebugaran tidak bugar. d. Pelaporan Kecelakaan Kerja Pada tahun 2022 terdapat 3 kejadian kecelakaan kerja di area RSUD Mampang Prapatan. 1) Kejadian pertama, terjadi pada tanggal 24 April 2022. Pada hari minggu petugas laboratorium merapihkan safety box diruang sampling yang sudah terisi jarum bekas sampling. Tiba – tiba jari tangan petugas tertusuk jarum yg berada di dalam safety box tersebut. Jari tangan yang tertusuk yaitu jari telunjuk sebelah kanan. Petugas segera mengaliri jari yang tertusuk dengan air mengalir. Setelah itu petugas melakukan pemeriksaan hepatitis B, HIV dan anti HCV. 2) Kejadian kedua, terjadi pada tanggal 5 Agustus 2022. Petugas di ruang rawat inap Melati memasang infus pasien di ruang isolasi 2, kemudian petugas tertusuk jari telunjuknya sebelah kiri dengan jarum vemplon no.18 bekas pasien dan luka tusuknya mengeluarkan darah. Setelah itu petugas mencuci luka tusuk dengan air mengalir dan melakukan pemeriksaan laboratorium. 3) Kejadian ketiga, terjadi pada tangga 16 Agustus 2022. Seorang dokter spesialis sedang melakukan pelayanan poli obgyn yaitu melakukan pemeriksaan USG pada pasien dengan menduduki kursi yang memiliki roda pada kaki – kaki kursinya. Saat sedang duduk pada kursi tersebut dokter mendengan bunyi “krek” pada bagian bawah kursi, dan selang


97 beberapa menit kemudian roda kursi tersebut terbelah dan dokter yang sedang duduk pun terjatuh dalam posisi duduk. 5.4.2.11. Kamar Jenasah Kamar jenazah di RSUD Mampang Prapatan merupakan tempat penyimpanan mayat sementara hingga keluarga membawa jenazah tersebut pulang untuk dimakamkan. Sarana dan Prasarana yang dimiliki unit Kamar Jenazah RSUD Mampang Prapatan yaitu : lemari besi, kain mori, lemari kecil handcoon, masker, keranda jenazah, exhaust fan, 2 (dua) buah kursi lipat, wastafel dan stock pemulasaran Covid19. Tabel 5.14. Data Penggunaan Kamar Jenazah di RSUD Mampang PrapatanTahun 2020 s/d 2022 Bulan Tahun Pelaksanaan 2020 2021 2022 Januari 11 14 0 Februari 7 11 3 Maret 5 6 3 April 5 6 2 Mei 8 7 5 Juni 4 14 1 Juli 10 46 0 Agustus 8 8 4 September 18 8 3 Oktober 9 4 3 November 8 4 4 Desember 14 10 6 Total 107 138 34 (Sumber : Laporan Tahunan Kamar Jenazah, 2022) Penggunaan kamar jenazah di RSUD Mampang Prapatan hanya digunakan untuk penyimpanan jenazah sementara sebelum dibawa pulang pihak keluarga, kurang lebih selama 2 jam. Pada tahun 2020 sebanyak 107 jenazah dan tahun 2021 sebanyak 138 jenazah. Hal ini karena adanya peningkatan kasus Covid-19, pasien meninggal pada saat perawatan di rawat inap isolasi Covid-19 RSUD Mampang Prapatan. Pada tahun 2022 jumlah jenazah mengalami penurunan sebesar 75,3% dari 138 jenazah pada tahun 2021 menjadi 32 jenazah pada tahun 2022. Penurunan ini seiring dengan menurunnya angka kasus Covid-19. Adapun rincian pasien yang meninggal di RSUD Mampang Prapatan tahun 2022 sebagai berikut :


98 Tabel 5.15 Data Pasien Rawat Inap yang Meninggal Tahun 2022 Bulan Jumlah Pasien Ranap Tahun 2022 Total Mati Hidup Mati < 48 Jam Mati > 48 Jam Januari 289 0 0 0 Februari 213 3 0 3 Maret 256 3 0 3 April 271 1 1 2 Mei 255 3 2 5 Juni 261 1 0 1 Juli 281 0 0 0 Agustus 351 2 2 4 September 363 3 0 3 Oktober 340 0 3 3 November 334 3 1 4 Desember 346 6 0 6 Total 3.560 25 9 34 (Sumber : Laporan Tahunan Kamar Jenazah, 2022) Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa pada tahun 2022 total pasien yang meninggal sebesar 34 orang. Pasien meninggal pada saat dirawat <48 jam sebesar 25 orang, sedangkan yang meninggal > 48 jam sebanyak 9 orang. 5.4.2.12. Fisioterapi Pelayanan Fisioterapi meliputi tindakan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif pada berbagai kasus penyakit/gangguan kesehatan seperti: gangguan otot dan sendi (musculoskeletal), gangguan saraf (neurologi), gangguan THT, gangguan pernafasan dan paru, gangguan tulang (orthopaedic), gangguan kandungan, pediatric dan geriatric, paska bedah/operasi, sport injury, dan program kebugaran fisik dan lainnya. Unit Fisioterapi RSUD Mampang Prapatan memberikan pelayanan fisioterapi dengan kualitas global yang berorientasi pada kebutuhan pasien serta menggunakan konsep fisioterapi terkini yang didukung oleh fisioterapis yang profesional, modalitas fisioterapi yang modern, peralatan latihan yang lengkap dan memadai, serta program terapi yang komprehensif dan edukatif dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat. Sarana dan Prasarana yang dimiliki unit Fisioterapi RSUD Mampang Prapatan yaitu : Diathermi, Elektrosimulasi Terapi, Ultrasound Terapi, Nebulizer, Film Viewer, Infrared Terapy, Traksi, Combination Therapy, Lampu Infra Red, Tens Portabel dan Parafin bath.


99 Jumlah kunjungan pasien Fisioterapi di RSUD Mampang Prapatan pada tahun 2020 s/d 2022 sebagai berikut : Gambar 5.28. Grafik Jumlah Kunjungan Pasien Fisioterapi di RSUD Mampang Prapatan Tahun 2020 s/d 2022 (Sumber : Laporan Rekam Medis, 2022) Jumlah kunjungan pasien fisioterapi pada tahun 2021 mengalami penurunan sebesar 3,9% dari 4.536 pasien pada tahun 2020 menjadi 4.359 pasien pada tahun 2021. Penurunan ini dikarenakan pasien fisioterapi mayoritas lansia dimana pada usia tersebut rentan tertular Covid-19, sehingga pasien takut ke rumah sakit dan hal ini berdampak pada penurunan jumlah pasien. Pada tahun 2022 kunjungan pasien fisioterapi mengalami peningkatan sebesar 24,13% dari 4.359 pasien pada tahun 2021 menjadi 5.411 pasien pada tahun 2022. Hal ini karena menurunnya kasus Covid-19 sehingga pasien kembali melakukan fisioterapi dimana mayoritas pasien fisioterapi adalah lansia. 5.4.3. Sub Bagian Tata Usaha Sub Bagian Tata Usaha di RSUD Mampang Prapatan dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian Tata Usaha, dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh Kepala Satuan Pelayanan Keuangan & Perencanaan dan Kepala Satuan Pelayanan Umum & Kepegawaian. 5.4.3.1. Keuangan & Perencanaan RSUD Mampang Prapatan berkomitmen untuk membuat perencanaan anggaran sesuai dengan kebutuhan baik di unit pelayanan, umum maupun administrasi. DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) RSUD Mampang Prapatan Tahun Anggaran 2022 dengan Nomor : 072/DPA/2022 disahkan oleh Pejabat Pengelola Keuangan Daerah Provinsi DKI Jakarta pada tanggal 25 Januari 2022. Pagu anggaran pada APBD definitif RSUD Mampang Prapatan tahun 2022 sebesar Rp. 35.827.801.096,- yang terdiri dari 2 (Dua) program dan 4 (Empat) kegiatan. Adapun rincian anggarannya yaitu : APBD murni sebesar Rp 16.077.551.096,-, insentif Covid-19 sebesar Rp 750.250.000,- dan BLUD sebesar Rp 19.000.000.000. Adapun program dan kegiatan yang terdapat dalam DPA definitif tahun 2022 terdiri dari 2 (Dua) Program dan 4 (Empat) Kegiatan, yaitu: 2020 2021 2022 4.536 4.359 5.411


100 1. Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Provinsi Kegiatan : a. Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah b. Administrasi Keuangan Perangkat Daerah c. Peningkatan Pelayanan BLUD 2. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Kesehatan Kegiatan: Perencanaan Kebutuhan dan Pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan untuk UKP dan UKM di Wilayah Kabupaten/Kota. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2022 mengalami 6 (Enam) kali perubahan. Perubahan ini melalui mekanisme Pergeseran Anggaran Mendahului Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022. Tidak semua tahapan Pergeseran Anggaran diikuti oleh RSUD Mampang Prapatan, adapun kronologis Pergeseran Anggaran tersebut sebagai berikut : 1) Pergeseran Anggaran Pertama Pergeseran Anggaran Pertama terkait Upah Minimum Pekerja (UMP). Berdasarkan Instruksi Sekretaris Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 12 Tahun 2022 tentang Input Perubahan Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2022 tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2022, dilakukan input Perubahan Anggaran mendahului APBD Tahun Anggaran 2022 (Pergeseran Anggaran) pada tanggal 7 Maret sampai dengan 14 Maret 2022. Pada Pergeseran Anggaran Pertama ini terkait dengan penambahan UMP PJLP, anggaran semula dianggarkan sebesar Rp 4.453.935,536 menjadi Rp 4.641.854 per orang/bulan. RSUD Mampang Prapatan tidak mengikuti proses Pergeseran Anggaran Pertama ini dikarenakan PJLP menggunakan anggaran BLUD. Jadi total pagu anggarannya masih tetap seperti DPA Definitif Tahun Anggaran 2022. 2) Pergeseran Anggaran Kedua Pergeseran Anggaran Kedua terkait penambahan tunjangan penghasilan gaji 13 yang sebelumnya tidak terdapat dalam anggaran dan adanya tambahan Insentif Covid-19 untuk Dinas Kesehatan dan jajaran, termasuk RSUD Mampang Prapatan. RSUD Mampang Prapatan tidak mengusulkan penambahan tunjangan penghasilan gaji 13 karena menggunakan anggaran BLUD. Pergeseran Anggaran Kedua sesuai Instruksi Sekretaris Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 43 Tahun 2022 tentang Input Perubahan Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2022 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022, Dinas Kesehatan dan Jajaran termasuk RSUD Mampang Prapatan melakukan proses input perubahan Anggaran mendahului Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 (Pergeseran Anggaran Kedua) pada aplikasi Smart Planning Budgeting yang dilaksanakan tanggal 20 Mei sampai dengan 30 Mei 2022. Pergeseran Anggaran Kedua ini


101 dikarenakan terdapat tambahan anggaran insentif Covid-19, terkait adanya tren kenaikan kembali kasus Covid-19 sejak awal tahun 2022. Anggaran belanja insentif Covid-19 semula sebanyak Rp 750.250.000, mengusulkan tambahan sebesar Rp 1.826.000.000 sehingga total menjadi Rp 2.576.250.000. Anggaran insentif tenaga kesehatan dan tenaga penunjang yang menangani Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) berasal dari DBH (Dana Bantuan Hibah) Pemerintah Pusat. Pada tanggal 16 Juni 2022, Perubahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran RSUD Mampang Prapatan Tahun Anggaran 2022 Pergeseran Anggaran Kedua dengan Nomor : 072/P-DPA/2022 disahkan oleh Pejabat Pengelola Keuangan Daerah Provinsi DKI Jakarta. Jadi total keseluruhan anggaran RSUD Mampang Prapatan tahun 2022 setelah ditambah anggaran belanja insentif Covid-19 sebesar Rp 37.653.801.096, yang terdiri dari APBD murni sebesar Rp 16.077.551.096, Insentif Covid-19 sebesar Rp 2.576.250.000 dan BLUD sebesar Rp 19.000.000.000. 3) Pergeseran Anggaran Ketiga Pergeseran Anggaran Ketiga terkait subsidi pangan yang hanya dianggarkan sampai September 2022. RSUD Mampang Prapatan tidak ikut dalam Pergeseran Anggaran Ketiga. 4) Pergeseran Anggaran Keempat Pergeseran Anggaran Keempat ini berdasarkan Peraturan Gubernur (PERGUB) Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 47 Tahun 2022 Tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022, terkait mengantisipasi dan menindaklanjuti dampak dari kenaikan BBM. RSUD Mampang Prapatan juga tidak ikut dalam Pergeseran Anggaran Keempat ini karena BBM menggunakan anggaran BLUD. 5) Pergeseran Anggaran Kelima Pergeseran Anggaran Kelima terkait dampak tidak disahkannya APBD Perubahan 2022. Pergeseran ini berdasarkan Instruksi Sekretaris Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 100 Tahun 2022 tentang Input Perubahan Kelima Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2022 tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2022, Dinas Kesehatan dan Jajaran termasuk RSUD Mampang Prapatan melakukan proses input perubahan Anggaran Tahun Anggaran 2022 (Pergeseran Anggaran Kelima) pada aplikasi Smart Planning Budgeting yang dilaksanakan tanggal 21 Oktober sampai dengan 16 Oktober 2022. Adapun diantara penyebab tidak disahkannya APBD Perubahan Pemprov. DKI Jakarta yaitu : pada rapat KUA PPAS hari Selasa tanggal 11 Oktober 2022


102 dinyatakan bahwa usulan APBD Perubahan Tahun 2022 Pemprov. DKI Jakarta tidak disetujui. Hal ini karena usulan APBD Perubahan Tahun 2022 Pemprov. DKI Jakarta terlambat diusulkan ke Kemendagri. Dateline usulan APBD Perubahan Tahun 2022 ke Kemendagri tgl 30 September 2022, karena Pemprov DKI Jakarta sampai tgl 30 September 2022 belum mengajukan usulan perubahan, maka dianggap Pemprov. DKI Jakarta tidak mengusulkan Anggaran Perubahan Tahun 2022. Dampak dari tidak disetujuinya usulan APBD Perubahan Tahun 2022 ini terdapat beberapa kegiatan yang tidak dapat terlaksana karena kurangnya atau tidak adanya ketersediaan anggaran. Untuk mengatasi hal ini, Pemprov. DKI Jakarta menggunakan mekanisme Pergeseran Anggaran terkait anggaran yang bersifat Darsak (Darurat Mendesak). Beberapa penambahan akan disetujui asalkan masuk ke kriteria Darsak. Tentang kriteria Darsak terdapat dalam Permendagri No. 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah. Pada pergeseran Anggaran Kelima RSUD Mampang Prapatan mengusulkan : a. Anggaran APBD dikembalikan sebagaimana semula, dimana rencana semula dilakukan pengurangan TKD Non PNS 1 bulan APBD, dialihkan ke BLUD sebesar Rp 654.290.531 dan pengurangan belanja listrik 2 bulan sebesar Rp 101.466.026 dari APBD dialihkan ke BLUD, minta agar dikembalikan lagi seperti semula. b. Meminta tambahan anggaran untuk mencukupi kebutuhan belanja pegawai dan TALI untuk dua bulan (November & Desember 2022) sebesar Rp 781.339.106. Adapun rinciannya sebagai berikut : tambahan belanja TALI sebesar Rp 69.400.00 dan belanja Non PNS sebesar Rp 711.939.106. Dampak dari tidak disahkannya APBD Perubahan 2022 ini juga berimbas pada anggaran BLUD. Semula mengusulkan tambahan belanja sebesar Rp 10.000.000.000 dan berharap ada tambahan anggaran dari anggaran belanja semula Rp 19.000.000.000 menjadi Rp 29.000.000.000 yang akan digunakan untuk renovasi gedung dan menambah biaya operasional gagal. RSUD Mampang Prapatan menyikapinya dengan menggunakan strategi belanja skala prioritas dengan kategori Darsak (Darurat dan Mendesak) dan negosiasi dengan penyedia meminta penangguhan pembayaran terhadap belanja-belanja yang dipesan dan sudah datang. Terhadap belanja-belanja yang bersifat Darsak diupayakan negosiasi dengan perjanjian pembayaran tahun 2023. Pada tanggal 31 Oktober Tahun 2022, Perubahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran RSUD Mampang Prapatan Tahun Anggaran 2022 Pergeseran Anggaran Kelima dengan Nomor : 072/P-DPA/2022 disahkan oleh Pejabat


103 Pengelola Keuangan Daerah Provinsi DKI Jakarta. Jadi total keseluruhan anggaran RSUD Mampang Prapatan tahun 2022 pada Pergeseran Kelima sebesar Rp 38.435.140.202, yang terdiri dari APBD murni sebesar Rp 16.858.890.202, Insentif Covid-19 sebesar Rp 2.576.250.000 dan BLUD sebesar Rp 19.000.000.000. 6) Pergeseran Anggaran Keenam Pada Pergeseran Anggaran Keenam ini RSUD Mampang Prapatan mengusulkan tambahan anggaran gaji PJLP selama dua bulan (November & Desember 2022) Dengan total Rp 352.780.904, yang terdiri dari 14 Petugas Keamanan dan 24 Petugas Kebersihan. Hal ini sesuai dengan Berita Acara Pergeseran Anggaran Belanja Tidak Terduga ke Program/Kegiatan/Sub Kegiatan/Penjabaran Aktivitas Sub Kegiatan pada Perangkat Daerah/Unit Kerja Perangkat Daerah untuk Pemenuhan Belanja Wajib dan Mengikat Melalui Perubahan Peraturan Gubernur Tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2022, Tanggal 17 November 2022. DPA Pergeseran Keenam RSUD Mampang Prapatan dengan nomor 072/P-DPA/2022 disahkan tanggal 05 Desember 2022 dengan total pagu anggaran sebesar Rp 38.787.921.106 yang terdiri dari APBD murni sebesar Rp 17.211.671.106, Insentif Covid-19 sebesar Rp 2.576.250.000 dan BLUD sebesar Rp 19.000.000.000. Realisasi pendapatan dan belanja RSUD Mampang Prapatan pada tahun 2022 sebagai berikut : 1) Realisasi Pendapatan Pendapatan BLUD RSUD Mampang Prapatan berasal dari jasa layanan dan pendapatan lain-lain yang sah. Pendapatan lain-lain yang sah ini berasal dari pendapatan jasa giro, pendapatan jasa layanan berasal dari pendapatan pasien umum, pasien BPJS dan jasa layanan lainnya yaitu : klaim MOW (Metode Operasi Wanita), klaim BPJS Ketenagakerjaan, klaim TB, Swab, klaim MOU CWS (Church World Service), dan lain-lain. Pencatatan dan pelaporan pendapatan yang dilakukan oleh bendahara penerimaan RSUD Mampang Prapatan berdasarkan basis kas (cash basis) yakni sebuah metode pencatatan di dalam akuntansi, yang hanya mencatat transaksi, jika ada penerimaan atau pengeluaran kas. Sedangkan yang dimaksud Basis akrual (accrual basis) yaitu sebuah teknik pencatatan akuntansi, yang pencatatannya dilakukan saat terjadinya transaksi walaupun kas belum diterima. Di dalam basis akrual sebuah pendapatan akan diakui ketika perusahaan memiliki hak untuk melakukan penagihan dari hasil transaksi


104 Gambar 5.29. Realisasi Pendapatan RSUD Mampang Prapatan Tahun 2020 s/d 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Perencanaan Anggaran, 2022) Pada tahun 2020 pendapatan BLUD melebihi target sebesar 143,85% dari target Rp 9.919.307.373,-, realisasi sebesar Rp 14.269.329.746,-. Realisasi pendapatan tahun 2020 besar dikarenakan adanya pembayaran piutang klaim BPJS tahun 2019 sebesar Rp 3.485.040.600,- ditambah realisasi pendapatan BLUD tahun 2020 cash basis sebesar Rp 10.784.289.146,-. Pada tahun 2021 pendapatan BLUD juga melebihi target sebesar 185,74% dari target Rp 11.631.003.256,-, realisasi Rp 21.603.545.689,-. Realisasi pendapatan BLUD tahun 2021 besar dikarenakan adanya klaim pasien Covid-19 sebanyak Rp 8.420.627.500,-. Jadi pendapatan RSUD Mampang Prapatan diluar klaim pasien Covid-19 sebesar Rp 13.182.918.179,-. Tabel 5.16. Data Pendapatan Tahun 2022 BULAN JASA LAYANAN PASIEN TOTAL UMUM PASIEN BPJS KLAIM COVID JASA LAYANAN LAINNYA JASA GIRO JANUARI 172.032.000 1.206.216.269 0 641.800 16.815.207 1.395.705.276 FEBRUARI 109.538.001 8.550.000 0 35.871.000 16.179.578 170.138.579 MARET 134.663.999 1.881.211.909 0 28.840.800 13.589.536 2.058.306.244 APRIL 145.261.231 95.370.637 2.210.000 17.660.000 13.730.209 274.232.077 MEI 146.629.163 1.328.293.772 7.113.215.700 340.000 12.311.684 8.600.790.319 JUNI 213.911.698 1.803.111.591 0 85.000 21.829.076 2.038.937.365 JULI 186.155.123 1.234.067.252 0 0 19.161.324 1.439.383.699 AGUSTUS 196.184.584 1.240.698.948 0 0 19.172.763 1.456.056.295 SEPTEMBER 218.619.352 1.283.370.461 0 18.800.000 8.170.000 1.528.959.813 OKTOBER 203.308.305 1.357.846.745 130.390.300 18.351.949 1.709.897.299 NOVEMBER 314.114.398 1.258.724.163 0 18.258.855 1.591.097.416 DESEMBER 265.751.433 1.160.156.240 151.150.158 18.668.156 1.595.725.987 TOTAL 2.306.169.287 13.857.617.987 7.115.425.700 383.779.058 196.238.337 23.859.230.369 (Sumber : Laporan Bendahara Penerimaan, 2022)


105 Pada Tabel 26 dapat diketahui bahwa pendapatan RSUD Mampang Prapatan pada tahun 2022 mencapai Rp. 23.859.230.369,- yang berasal dari pendapatan pasien umum sebesar 9,67% dengan nominal Rp. 2.306.169.287,-, pasien BPJS sebesar Rp. 13.857.617.987 atau 58,08% , klaim covid sebesar Rp 7.115.425.700 atau 29,82%, jasa layanan lainnya sebesar Rp 383.779.058,- atau 1,61%, dan jasa giro sebesar Rp 196.238.337 atau 0,82%. Jadi pendapatan terbesar RSUD Mampang Prapatan pada tahun 2022 dari klaim BPJS sebesar 58,08%. a) Pendapatan Klaim BPJS Tahun 2022 Pendapatan klaim BPJS terdiri dari dua jenis yaitu klaim BPJS dan klaim Pelayanan Pasien Covid-19 . Klaim BPJS dibagi menjadi dua bagian yaitu : klaim rawat jalan dan rawat inap. Di Tahun 2022 jumlah klaim rawat jalan sejumlah 35.691 kasus dan pasien rawat inap berjumlah 2.598 kasus . Untuk klaim pending yang belum diklaimkan kembali untuk rawat jalan berjumlah 663 kasus dan rawat inap 156 kasus. Jumlah tersebut diatas terdiri dari klaim pending dari bulan September dan bulan Desember tahun 2022. Berikut tabel pendapatan klaim BPJS dan klaim Covid -19 baik rawat inap dan rawat jalan Tabel 5.17. Klaim BPJS Rawat Inap dan Rawat Jalan Tahun 2022 NO BULAN RAWAT INAP RAWAT JALAN JUMLAH 1 Januari 502.285.300 589.751.000 1.092.036.300 2 Februari 283.526.200 416.441.400 699.967.600 3 Maret 440.712.700 579.890.600 1.020.603.300 4 April 468.553.800 500.806.200 969.360.000 5 Mei 433.813.100 441.860.700 875.673.800 6 Juni 447.176.400 545.501.400 992.677.800 7 Juli 496.588.600 549.819.600 1.046.408.200 8 Agustus 556.607.000 651.982.900 1.208.589.900 9 September 600.467.000 667.169.400 1.267.636.400 10 Oktober 618.338.500 632.018.700 1.250.357.200 11 November 512.070.100 629.843.000 1.141.913.100 12 Desember 600.190.600 608.221.000 1.208.411.600 Total 5.960.329.300 6.813.305.900 12.773.635.200 (Sumber : Laporan Tahunan Casemix, 2022) Klaim BPJS baik rawat inap dan rawat jalan kita ajukan dengan pengiriman TXT kepada pihak BPJS setelah tim casemix menyelesaikan inputan di aplikasi INA CBG's beserta dengan urutan prosedur lainnya seperti penscanan, pengurutan dll. Tim BPJS menerima dan memverifikasi klaim tersebut . Setelah 14 hari tim casemix


106 menerima BAHV (Berita Acara Hasil Verifikasi). Tim casemix membuat penagihan kepada pihak BPJS sesuai dengan regulasi yang diberikan oleh BPJS setelah 14 hari pengiriman sudah dapat cair di rekening BLUD RSUD Mampang Prapatan. Tabel 5.18. Pendapatan Klaim BPJS Januari s/d Desember Tahun 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Casemix, 2022) Selama tahun 2022, terdapat pengajuan klaim BPJS sebesar Rp. 12.871.408.794,- Dan dari total tersebut, terdapat pending klaim sebesar Rp. 1.365.440.933,- yang sudah diklaimkan kembali, dibayarkan oleh pihak BPJS dan sudah masuk dalam laporan pembayaran klaim BPJS, dan klaim tidak layak menjadi sebesar Rp. 0 . Sehingga total pengajuan klaim yang dapat divalidasi sebesar Rp. 11.944.510.214,- Namun pada berita acara di bulan pelayanan September ada pemotongan audit klaim sebesar Rp. 13.943.200,-, piutang BPJS kepada RS sebesar Rp. 910.069.900,- sehingga total pendapatan klaim BPJS pada tahun 2022 sebesar Rp. 11.944.510.214,- dari total pengajuan Rp. 12.871.408.794,- b) Pendapatan Klaim Covid-19 di Tahun 2022 Pada tahun 2022 tim Casemix masih mengklaim Pelayanan Pasien Covid - 19 baik rawat jalan dan rawat inap . Untuk rawat jalan dengan jumlah kasus 739 dan untuk rawat inap dengan jumlah 188 kasus. Di Bulan Februari tahun 2022 RSMP mengalami penurunan jumlah kunjungan dikarenakan di bulan tersebut kasus Covid-19 sedang meningkat dan menyebabkan pendapatan klaim BPJS RSMP menurun sedangkan pendapatan dari Pelayanan Pasien Covid-19 naik. Pada bulan Maret tarif klaim Covid mengalami perubahan tarif di INACBG’s karena disesuaikan dengan PMK No. 5673 tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Pelayanan Pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-


107 19) sehingga berdampak pada pendapatan klaim Pelayanan Pasien Covid-19 di RSUD Mampang Prapatan. Tabel 5.19. Pendapatan Klaim Covid-19 Tahun 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Casemix, 2022) Selama tahun 2022, terdapat pengajuan klaim covid-19 sebesar Rp.1.882.245.000,- Dan dari total tersebut, terdapat pending klaim sebesar Rp. 942.133.500,- yang sudah kami klaim kembali dan telah di verifikasi sebesar Rp. 940.111.500,-. dan klaim dispute di bulan pelayanan Maret sebesar Rp. 787.000,- dikarenakan identitas pasien yang tidak ada dalam dokumen klaim. Sehingga total pengajuan klaim yang dapat diverifikasi sebesar Rp. 940.111.500,- . total pendapatan klaim Covid-19 pada tahun 2022 sebesar Rp. 225.790.200 ,- . Piutang Kemenkes kepada RS sebesar 741.321.300,- disebabkan RS menolak untuk membayar rekon dengan pihak Kemenkes yang menagih penggunaan sejumlah APD yang semula diartikan sebagai hibah murni, sehingga RS hanya mendapatkan uang muka saja, belum ada pelunasan dari Kemenkes. 2) Realisasi Belanja Anggaran belanja RSUD Mampang Prapatan berasal dari APBD dan BLUD. Anggaran belanja BLUD berasal dari pendapatan murni BLUD dari jasa layanan dan pendapatan lain-lain yang sah. Anggaran belanja APBD berasal dari subsidi Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta. Realisasi belanja RSUD Mampang Prapatan berfluktuatif dari tahun ke tahun. Data realisasi belanja RSUD Mampang Prapatan pada tahun 2020 s/d 2022 tertuang dalam Gambar 5.31.


108 Gambar 5.30. Grafik Realisasi Belanja Tahun 2020 s/d 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Perencanaan Anggaran, 2022) Realisasi serapan anggaran belanja pada tahun 2020 sebesar 92,56% dari target Rp 32.976.233.109, realisasi Rp 30.522.198.886. Pada tahun 2021 capaian realisasi serapan anggaran 92,73% dari target Rp 43.418.180.605, realisasi Rp 40.263.461.071. Serapan anggaran tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 12,79% dibandingkan tahun 2021. Serapan anggaran tahun 2022 hingga mencapai 104,59%, dari target Rp 38.787.921.106, realisasi Rp 40.569.992.983. Hal ini karena penggunaan ambang batas BLUD dampak tidak disahkannya APBD Perubahan 2022.


10 Tabel Capaian Program d NO. PROGRAM KEGIATAN SUB KEGIATAN RINCIAN KEGIAT A. APBD MURNI 1 1.02.01 PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAH AN DAERAH PROVINSI 1.02.01.1.08 Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah 1.02.01.1.08.02 Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik Penyediaan J Komunikasi, S Daya Air dan L


09 5.20. an Kegiatan Tahun 2022 N SUB TAN KODE REKENING PAGU ANGGARAN PERGESERAN VI 2022 REALISASI % 17.211.671.106 16.980.715.116 98,66 Jasa Sumber Listrik 170.866.026 129.836.701 75,99 5.1.02.02.01.0061 | Belanja Tagihan Listrik 149.000.000 108.758.910 72,99 5.1.02.02.01.0059 Belanja Tagihan Telepon 1.800.000 1.505.901 83,66 5.1.02.02.01.0060 Belanja Tagihan Air 3.057.512 2.571.890 84,12 5.1.02.02.01.0063 Belanja Kawat/Faksimili/In ternet/TV Berlangganan 17.008.514 17.000.000 99,95


11 NO. PROGRAM KEGIATAN SUB KEGIATAN RINCIAN KEGIAT 2 1.02.01 PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAH AN DAERAH PROVINSI 1.02.01.1.08 Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah 1.02.01.1.08.04 Penyediaan Jasa Pelayanan Umum Kantor Penyediaan Ja Pelayanan Um Kantor 3 1.02.01 PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAH AN DAERAH PROVINSI 1.02.01.1.08 Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah 1.02.01.1.09.09 Pemeliharaan/Reha bilitasi Gedung Kantor dan Bangunan Lainnya Penyediaan Ja Pengadaan Perlengkapan Kebersihan Ka 4 1.02.03 PROGRAM PENINGKATA N KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN 1.02.03.2.02 Perencanaan Kebutuhan dan Pendayagunaan Sumberdaya Manusia Kesehatan untuk UKP dan UKM di Wilayah Kabupaten/Kota 1.02.03.2.02.02 Pemenuhan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan sesuai Standar Pemberdayaa Sumber Daya (SDM) Urusan Kesehatan


10 N SUB TAN KODE REKENING PAGU ANGGARAN PERGESERAN VI 2022 REALISASI % asa mum 5.1.02.02.01.0031 Belanja Jasa Tenaga Keamanan 129.971.912 129.235.403 99,43 asa dan antor 5.1.02.02.01.0030 Belanja Jasa Tenaga Kebersihan 222.808.992 222.428.359 99,83 aan Manusia n 5.1.02.02.01.0014 | Belanja Jasa Tenaga Kesehatan 16.688.024.176 16.499.214.653 98,87


11 NO. PROGRAM KEGIATAN SUB KEGIATAN RINCIAN KEGIAT B. APBD - INSENTIF COVID 5 1.02.01 PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAH AN DAERAH PROVINSI 1.02.01.1.02 Administrasi Keuangan Perangkat Daerah 1.02.01.1.02.01 Penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN Pemberian Ins Tenaga Keseh yang Menanga Virus Disease (COVID-19) K Tahun 2022 (Pengendalian19) 6 1.02.03 PROGRAM PENINGKATA N KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN 1.02.03.1.01 Perencanaan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan untuk UKM dan UKP Provinsi 1.02.03.1.01.01 Pemenuhan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan Pemberian Ins Tenaga KesehASN yang Me Corona Virus 2019 (Covid-1 Tahun 2022 (Pengendalian19) 7 1.02.03 PROGRAM PENINGKATA N KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN 1.02.03.1.01 Perencanaan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan untuk UKM dan UKP Provinsi 1.02.03.1.01.01 Pemenuhan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan Pemberian Ins Tenaga Penun Menangani Co Virus Disease (COVID-19) (Pengendalian19)


11 N SUB TAN KODE REKENING PAGU ANGGARAN PERGESERAN VI 2022 REALISASI % 2.576.250.000 2.488.036.008 96,58 sentif Bagi hatan ASN ani Corona 2019 Kinerja n COVID 5.1.02.02.01.0075 | Belanja Insentif Tenaga Kesehatan Penanganan COVID-19 175.000.000 88.750.008 50,71 sentif Bagi hatan Nonnangani Disease 9) Kinerja n COVID 5.1.02.02.01.0075 | Belanja Insentif Tenaga Kesehatan Penanganan COVID-19 2.025.000.000 2.023.036.000 99,90 sentif Bagi njang yang orona 2019 n COVID 5.1.02.02.01.0075 | Belanja Insentif Tenaga Kesehatan Penanganan COVID-19 | 376.250.000 376.250.000 100,00


11 NO. PROGRAM KEGIATAN SUB KEGIATAN RINCIAN KEGIAT TOTAL APBD MURNI + INSENTIF COVID-19 C. BLUD 8 1.02.01 PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAH AN DAERAH PROVINSI 1.02.01.1.10 Peningkatan Pelayanan BLUD 1.02.01.1.10.01 Pelayanan dan Penunjang Pelayanan BLUD Peningkatan L Umum Daerah TOTAL SPS KESELURUHAN TAHUN 2022 (APBD+B (Sumber : Laporan Tahunan P Program dan kegiatan RSUD Mampang Prapatan pada t pada akhir tahun terjadi beberapa kali pergeseran angg


12 N SUB TAN KODE REKENING PAGU ANGGARAN PERGESERAN VI 2022 REALISASI % 19.787.921.106 19.468.751.124 105,16 19.000.000.000 21.101.241.859 111,06 Layanan h 5.1.02.99.99.9999 | Belanja Barang Jasa BLUD 16.711.602.000 19.400.497.681 116,09 5.2.02.99.99.9999 | Belanja Modal Peralatan dan Mesin BLUD 2.249.650.357 1.661.996.535 73,88 5.2.03.99.99.9999 | Belanja Modal Gedung dan Bangunan BLUD 38.747.643 38.747.643 100,00 BLUD) 38.787.921.106 40.569.992.983 104,59 Perencanaan Anggaran, 2022) tahun 2022 secara keseluruhan berjalan dengan baik meskipun garan karena tidak disahkannya APBD Perubahan 2022.


113 Total realisasi penyerapan anggaran tahun 2022 mencapai 104,59%, serapan anggaran > 100% dikarenakan RSUD Mampang Prapatan menggunakan pagu ambang batas BLUD sebesar 12 % atau Rp 2.280.000.000 dari total keseluruhan belanja BLUD Rp 19.000.000.000, sehingga total pagu anggaran BLUD menjadi Rp 21.280.000.000. Rincian realisasi anggaran tahun 2022 sebagai berikut : 1. Anggaran APBD Murni Target belanja APBD Murni tahun 2022 sebesar Rp 17.211.671.106, realisasi sebesar Rp 16.980.715.116 capaian serapan anggaran 98,66%. 2. Anggaran Insentif Covid-19 Serapan anggaran belanja insentif keseluruhan sebesar 96,58%, dari target Rp 2.576.250.000,-, realisasi Rp 2.488.036.008,-. Terdapat satu rincian sub kegiatan yang serapannya rendah yaitu Pemberian Insentif Bagi Tenaga Kesehatan ASN yang Menangani COVID-19 dari target 175.000.000 realisasi Rp 88.750.008 atau 50,71%. Hal ini karena ASN yang menangani Covid-19 di RSUD Mampang hanya 2 orang, 1 orang dokter dan 1 orang perawat sehingga pada saat adanya pergantian shift jaga ASN tersebut insentif tidak bisa dialihkan ke Non ASN, karena pada saat shift malam jarang menjumpai pasien Covid-19 berobat, mayoritas berobat di pagi hari. 3. Anggaran BLUD Total capaian serapan anggaran belanja BLUD tahun 2022 sebesar 111,06% dari target Rp 19.000.000.000, realisasi Rp 21.101.241.859. Serapan anggaran > 100% dikarenakan RSUD Mampang Prapatan menggunakan pagu ambang batas BLUD sebesar 12 % atau Rp 2.280.000.000 dari total keseluruhan belanja BLUD Rp 19.000.000.000. Belanja BLUD tahun 2022 dibagi menjadi dua jenis belanja, yaitu : a. Belanja barang dan jasa, capaian serapan anggaran 116,69% dari target Rp 16.711.602.000, realisasi sebesar Rp 19.400.497.681,-. b. Belanja modal, terdiri dari : - Belanja Modal Peralatan dan Mesin BLUD, realisasi 73,88% dari target Rp 2.249.650.357, realisasi TRp 1.661.996.535. - Belanja Modal Gedung dan Bangunan BLUD, realisasi 100% sebesar Rp 38.747.643. 3) Piutang Tahun 2022 Piutang RSUD Mampang Prapatan per 31 Desember 2022 sebesar Rp 792.661.000 berasal dari Piutang Klaim Covid-19 Kemenkes, Piutang TB & TCM, dan Piutang MCU Perusahaan.


114 Tabel 5.21. Piutang RSUD Mampang Prapatan Tahun 2022 NO URAIAN PIUTANG PER 31 DESEMBER 2022 1 Piutang Pelayanan BPJS - 2 Piutang Askes - 3 Piutang KB - 4 Piutang RSUD - 5 Piutang Pengelola AGD dan Labkesda - 6 Piutang Klaim Covid Kemenkes 714.321.300 7 Piutang TB & TCM 59.839.700 8 Piutang MCU Perusahaan 18.500.000 TOTAL 792.661.000 4) Pembiayaan Total nilai pembiayaan RSUD Mampang Prapatan diperoleh dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Tahun lalu berdasarkan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp 9.973.205.557,-. Namun SiLPA atau penerimaan pembiayaan RSUD Mampang Prapatan yang tertera pada DPA Definitif Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp 5.000.000.000,-, Penerimaan pembiayaan sebesar Rp 4.973.205.557 belum dapat digunakan karena belum masuk ke DPA 2022 terkait tidak disahkannya APBD Perubahan 2022. 5.4.3.2. Umum & Kepegawaian Pelayanan kesehatan di RSUD Mampang Prapatan dapat berjalan lancar tak lepas dari peranan bagian lain yang mendukung palayanan, diantaranya bagian umum dan kepegawaian. Bagian umum dan kepegawaian mencakup Kepegawaian, Sarana & Prasarana, IT, Aset, Humas, Diklat (Pendididkan dan Pelatihan), Kesekretariatan, Legal, dan lainnya. 1. Kepegawaian Sub Bagian Kepegawaian bertanggung jawab terhadap operasional bagian Kepegawaian serta melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap staf administrasi kepegawaian. Data SDM pada tahun 2022 sebagai berikut : a) Komposisi SDM Berdasarkan Status Kepegawian


115 Gambar 5.31. Komposisi SDM Berdasarkan Status Kepegawaian Tahun 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Kepegawaian, 2022) Pada grafik dijelaskan tentang komposisi SDM berdasarkan status kepegawaian di RSUD Mampang Prapatan pada tahun 2022 yakni jumlah karyawan Non PNS lebih dominan daripada PNS maupun PJLP. Mayoritas karyawan di RSUD Mampang Prapatan adalah Non PNS sebanyak 193 orang atau sebesar 75 %, kemudian PJLP sebanyak 38 orang atau 15%, dan jumlah karyawan PNS sangat minim yaitu 27 orang atau hanya sebesar 10 %. Total keseluruhan karyawan baik dari PNS, Non PNS maupun PJLP pada tahun 2022 berjumlah 258 orang. b) Komposisi SDM Berdasarkan Jenis Pendidikan Tabel 5.22. Komposisi SDM Berdasarkan Jenis Pendidikan Tahun 2022 No. PENDIDIKAN TMT 2022 1 Pasca Sarjana (S2) / Dokter Spesialis 23 Dokter Spesialis 21 S2 2 2 Sarjana (S1) 44 Dokter Umum 17 Dokter Gigi 2 S1 Apoteker 3 S1 Ners 4 S1 Umum/Sederajat 18 3 D IV Kesehatan 2 4 D III (Diploma III) 125 D III Kesehatan 108 D III Umum/Sederajat 16 D I 1 5 SMA Sederajat 61


116 No. PENDIDIKAN TMT 2022 6 SMP 2 7 SD - TOTAL PNS, NON PNS dan PJLP 258 (Sumber : Laporan Tahunan Kepegawaian, 2022) Pada tabel diatas tampak bahwa karyawan dengan kualifikasi pendidikan D-III kesehatan merupakan karyawan terbanyak di RSUD Mampang Prapatan, mencapai 48,4% atau 125 karyawan pada tahun 2022. Posisi kedua yaitu karyawan dengan pendidikan SMA/Sederajat, mencapai 23.6% atau 61 karyawan pada tahun 2022, posisi ke tiga pendidikan S1 mencapai 17,1% atau 44 karyawan, posisi ke empat pendidikan S2 mencapai 8,9% atau 23 karyawan, kemudian pendidikan DIV kesehatan dan Pendidikan SMP mencapai 0.8% atau masing masing 2 karyawan. c) Komposisi SDM Berdasarkan Kelompok Staf Medik Fungsional (SMF) Tabel 5.23. Dokter Spesialis Medik Dasar NO NAMA SPESIALISASI 1 dr. Alvin Nursalim, SpPD Penyakit Dalam 2 dr.Muhammad Hafiz Aini, SpPD Penyakit Dalam 3 dr. Anna Puteri Gozali, Sp.PD Penyakit Dalam 4 dr. Hesti Nurmala Rizqi, Sp.Og Obsgyn 5 dr. Gustaf Irianto, Sp.OG Obsgyn 6 dr. Ronny Kumala Bangun ,SpOG Obsgyn 7 dr. Dion Darius Samsudin, Sp.A Anak 8 dr. Cindra Kurnia Damayanti, Sp.A Anak 9 dr. Buddy Setiawan Sebastian, SpB Bedah (Sumber : Laporan Tahunan Kepegawaian, 2022) Pada tahun 2022 RSUD Mampang Prapatan memiliki 4 (Empat) pelayanan Dokter Spesialis Medik Dasar yaitu Penyakit Dalam, Obgyn, Anak dan Bedah. Jumlah dokter Spesialis Medik Dasar sebanyak 9 (Sembilan) dokter spesialis, yang terdiri dari 3 (Tiga) dokter spesialis Penyakit Dalam, 3 (Tiga) dokter Obgyn, 2 (Dua) dokter spesialis Anak dan 1 (Satu) dokter spesialis Bedah. Tabel 5.24. Dokter Spesialis Medik Lainnya NO NAMA SPESIALISASI 1 dr. Leni Onna Gracia Panjaitan, Sp.KFR Rehabilitasi Medik


117 NO NAMA SPESIALISASI 2 dr. Maria Agnes Berliana, SpAn Anestesi 3 dr. Yasir Mustapa Banadji, Sp.An Anestesi 4 dr. Awaluddin Basri, Sp.An Anestesi 5 dr. Shofiah Sari, Sp.THT-KL THT 6 dr. Rosa Marlina, SpP Paru 7 dr. Erman Kennedy Aliharakan, Sp.N Saraf 8 dr. Natan Payangan, Sp.S Saraf 9 drg. Silviana Swastiningtyas, Sp.KG Konservasi Gigi (Sumber : Laporan Tahunan Kepegawaian, 2022) Pada tahun 2022 RSUD Mampang Prapatan memiliki 6 (Enam) pelayanan spesialis medik lainnya yaitu spesialis Rehabilitasi Medik, Anestesi, THT, Paru, Saraf dan Konservasi Gigi dengan total 9 (Sembilan) dokter spesialis. Tabel 5.28. Dokter Spesialis Penunjang Medik NO NAMA SPESIALISASI 1 dr. Bambang Dwi Karyanto, SpRad Radiologi 2 dr. Na’imatul Mahanani, Sp.PK Patologi Klinik (Sumber : Laporan Tahunan Kepegawaian, 2022) Pada tahun 2022 RSUD Mampang Prapatan memiliki 2 (Dua) pelayanan dokter spesialis penunjang medik yaitu Radiologi dan Patologi Klinik dengan 2 (Dua) orang dokter spesialis. Tabel 5.26. Dokter Gigi Umum (Sumber : Laporan tahunan Kepegawaian, 2022) Pada tahun 2022 RSUD Mampang Prapatan memiliki 2 (Dua) dokter Gigi Umum dengan status PNS. Tabel 5.27. Dokter Umum NO NAMA STATUS PEGAWAI 1 dr. Gagat Dwieka Wahyu PNS 2 dr. Shirley Christine Pinta NON PNS 3 dr. Yura Pradiptama NON PNS NO NAMA STATUS PEGAWAI 1 drg. Hermina S PNS 2 drg. Tri Listiani PNS


118 NO NAMA STATUS PEGAWAI 4 dr. Tiffani Shavira Arnetha NON PNS 5 dr. Lathiifa Herly Hendy NON PNS 6 dr. Singgih Eka Prasetyo NON PNS 7 dr. Riskidio Aryo Hardianto NON PNS 8 dr. Deza Anggraini NON PNS 9 dr. kamilah NON PNS 10 dr. Sheila Prilia Andini NON PNS 11 dr. Rio Surya Saputro NON PNS 12 dr. Revita Anisa Pertiwi NON PNS 13 Dr. Firman Satriioaji NON PNS 14 dr. Katharina Listyaningrum Prastiwi NON PNS 15 dr. Giovanni Anrini Lamria NON PNS (Sumber : Laporan Tahunan Kepegawaian, 2022) Pada tahun 2022 RSUD Mampang Prapatan memiliki 15 dokter Umum, 1 (Satu) orang dengan status PNS dan 14 orang dengan status Non PNS. 2.Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan dilakukan dengan meningkatkan kualitas SDM tenaga medis maupun non medis dengan melaksanakan pendidikan dan pelatihan pegawai melalui unit Diklat di RSUD Mampang Prapatan. Hal ini sangat dibutuhkan agar pegawai mendapat dukungan dan bantuan dalam pengembangan kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan standar profesi dan ketentuan pegawai yang berlaku. Setiap karyawan di RSUD Mampang Prapatan diwajibkan untuk mengikuti Diklat 20 jam setiap tahunnya hal ini mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 129/Menkes/SK/II/2008, tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. Data capaian pendidikan dan pelatihan di RSUD Mampang Prapatan tahun 2022 seperti tercantum dalam Gambar 5.33. Gambar 5.32. Capaian Diklat Pegawai RSUD Mampang Prapatan Tahun 2022 (Sumber : Laporan Tahunan Diklat, 2022)


119 Untuk pemenuhan kebutuhan diklat di RSUD Mampang Prapatan diperlukan 20 JPL pelaksanaan Diklat dari masing-masing pegawai dalam kurun waktu setahun. Setiap tahunnya Diklat selalu merekap data jumlah para pegawai yang sudah mencapai target 20 JPL dan pegawai yang masih belum mencapai 20 JPL. Dari data kegiatan diklat yang sudah dilaksanakan selama kurun waktu setahun, untuk pegawai yang sudah mencapai 20 JPL sebanyak 255 pegawai, sedangkan yang masih belum mencapai 20 JPL sebanyak 3 pegawai (dikarenakan baru bergabung di RSUD Mampang Prapatan bulan Oktober 2022). Yang menjadi ciri khas pelaksanaan kegiatan Diklat di Tahun 2022 adalah pelaksanaan Diklat Hospitality pegawai yang terdiri dari : Tenaga Kesehatan dan Tenaga Penunjang, Tata Usaha dan Back-Office . Bahwa dalam rangka proses perubahan yang mendukung terwujudnya Visi dan Misi Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan sesuai dengan arahan dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, RSUD Mampang Prapatan sudah melaksanakan Beberapa Kegiatan Hospitality dimulai pada bulan Maret tahun 2022 s.d Desember 2022 dengan Data Monitoring dan Evaluasi Penerapan Hospitality sebagai berikut : 1) Pelaksanaan TW I Capaian kinerja di bulan Maret sebesar 80.49%. Laporan Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi/Pelatihan Hospitality TW I, jumlah pegawai yang sudah dilatih sebanyak 30 orang (Nakes: 15 orang pegawai, Tenaga Penunjang : 15 orang pegawai) sesuai dengan arahan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta diminta melatih minimal 30 orang terlebih dahulu karena baru awal pertama kali pelatihan Hospitality bagi nakes dan penunjang di seluruh Rumah Sakit di Jakarta. Pelatihan Hospitality Angkatan ke I bagi Tenaga Kesehatan dan Tenaga Penunjang dilaksanakan pada tanggal 24 Maret 2022 s.d 26 Maret 2022 bertempat di Wisma GKM Maison melalui Zoom Meeting dan Luring (Praktik) 2) Pelaksanaan TW II Capaian kinerja di bulan Juni sebesar 100% . Laporan Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi/Pelatihan Hospitality TW II jumlah pegawai yang sudah dilatih sebanyak 171 orang (Nakes : 109 orang pegawai,Tenaga Penunjang : 62 orang pegawai) . Pelatihan Hospitality Angkatan ke 2 bagi Tenaga Kesehatan dan Penunjang dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 2022 s.d 15 Mei 2022 bertempat di Wisma GKM Maison melalui Zoom Meeting dan Luring (Praktik) 3) Pelaksanaan TW III Capaian kinerja di bulan September sebesar 100% . Laporan Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi/Pelatihan Hospitality TW III jumlah yang pegawai sudah


120 dilatih sebanyak 257 orang ( Nakes : 111 orang pegawai, Tenaga Penunjang : 54 orang , Tata Usaha dan back office : 78 orang pegawai ). Pelatihan Hospitality Angkatan ke 3,4,5,6 : bagi Tenaga Kesehatan, Tenaga Penunjang , Tata Usaha, Back Office dilaksanakan pada a. tanggal 12 Mei 2022 s.d 15 Mei 2022 b. tanggal 19 Mei 2022 s.d 21 Mei 2022 c. tanggal 25 Mei. 27 Mei. 28 Mei 2022 d. tanggal 23 Agustus 2022 s.d 24 Agustus 2022 tanggal 25 Agustus 2022 s.d 26 Agustus 2022 4) Pelaksanaan TW IV Sesuai dengan arahan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta bahwa untuk TW IV, Kegiatan evaluasi capaian Diklat dilaksanakan dengan cara memberikan kuesioner atau menanyakan langsung ke pasien dalam bentuk kepuasan pelanggan terhadap implementasi standar hospitality di RSUD Mampang Prapatan . Kegiatan Kuesioner kepuasan pelanggan/pasien yang datang berkunjung ataupun yang sedang menjalani pengobatan rawat inap di RSUD Mampang Prapatan sebanyak 542 responden (Rawat Inap: 191 responden, Rawat Jalan: 351 responden). Kegiatan pelaksanaan Kuesioner dilaksanakan mulai tanggal 16 November 2022 s.d tanggal 9 Desember 2022. 3. Instalasi Pemeliharaan Sarana & Prasarana Rumah Sakit (IPSRS) IPSRS bertugas untuk memastikan semua sarana dan prasarana dapat digunakan dan berjalan dengan baik. Serta tidak ada kerusakan di tempat dilakukannya pelayanan. Dan memastikan seluruh alat sudah melalui uji coba atau pengecekan ulang setiap bulannya sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam melaksanakan tugas. Tupoksi IPSRS secara garis besar berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 114 Tahun 2021 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Daerah yaitu : 1. Pengelolaan Prasarana dan Sarana RSUD Pengelolaan Sarana dan Prasarana RSUD dengan uraian kegiatan antara lain memastikan tersedianya Utilitas Utama Rumah Sakit berfungsi dengan baik.antara lain: 1. Mengontrol penyediaan, pemakaian dan pemeliharaan air bersih. 2) Mengontrol penyediaan, pemakaian dan pemeliharaan sumber daya listrik. 3) Mengontrol penyediaan, pemakaian dan pemeliharaan Catu Daya Pengganti Khusus (CDPK) Genset. 4) Mengontrol penyediaan, pemakaian dan pemeliharaan lift.


121 5) Mengontrol penyediaan, pemakaian dan pemeliharaan penangkal petir 2. Melaksanakan monitoring dan pemeliharaan kegiatan rehab total/rehab berat/rehab sedang/rehab ringan sarana dan prasarana RSUD sesuai lingkup tugas dan fungsinya dengan kegiatan antara lain:; 1) Melakukan pemeliharaan dan perbaikan gedung Rumah Sakit 2) Melakukan monitoring kegiatan pemeliharaan atau rehab gedung yang dilaksanakan oleh Pihak ke -3 3) Memastikan kenyamanan dan sistem tata udara berfungsi dengan baik untuk seluruh pengunjung maupun karyawan Rumah Sakit. 4) Melakukan pengecekan, pemeliharaan dan pengawasan maintenance aset baik sendiri maupun oleh pihak ke -3 3. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Direktur dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha sesuai dengan tugas dan fungsinya. Kegiatan Tim Sarana & Prasarana Rumah Sakit (IPSRS) pada tahun 2021, diantaranya yaitu : 1. Pengelolaan Prasarana dan Sarana RSUD Pengelolaan Sarana dan Prasarana RSUD dengan uraian kegiatan antara lain memastikan tersedianya Utilitas Utama Rumah Sakit berfungsi dengan baik.antara lain: 1) Ketersediaan Air Bersih RSUD Mampang Prapatan pada tahun 2022 telah memiliki 2 Gedung, yaitu Gedung 1 dan Gedung 2. Untuk sumber air bersih telah dilakukan pengalihan dari air tanah menjadi dari PAM sejak tahun 2018. Dan Gedung 2 sebelumnya masih menggunakan sumber air tanah. Pada saat difungsikan menjadi Rumah Sakit, maka penggunaan air tanah dihentikan, dan saat ini Gedung 2 mendapat supply penyediaan air dari Gedung 1. Penggunaan air bersih di gedung 1 didukung dengan 4 pompa. Dimana dua pompa digunakan untuk pengisi toren dari ground tank dan dua lagi digunakan untuk pendorong air dari toren ke seluruh gedung 1. Sementara untuk gedung 2 didukung dengan 2 pompa, dimana kedua pompa itu digunakan untuk mengisi toren. Sedangkan pompa pendorong dari toren ke seluruh Gedung belum tersedia, sehingga masih menggunakan daya gravitasi. Pada TW 4 tahun 2022, telah dilakukan pembuatan ground tank baru, untuk memenuhi kebutuhan supply air bersih sebesar 64 kubik, dimana pembangunan tersebut telah selesai secara fisik, namun untuk jaringan/ instalasinya belum terselesaikan dalam tahun 2022 sehingga belum dapat digunakan sesuai dengan fungsinya. Rencana penyambungan Instalasi / jaringan air akan dilanjutkan pada tahun 2023. Berikut adalah pemakaian air bersih dari monitoring pemakaian


122 bulanan pada tahun 2022: Tabel 28. Pemakaian Air Bersih Tahun 2022 (Sumber : Laporan Tahunan IPSRS, 2022) Berdasarkan tabel diatas total pemakaian air PAM di RSUD Mampang Prapatan pada bulan Januari sampai dengan Desember tahun 2022 sebanyak 7719 m³. Penggunaan air mengalami kenaikan pemakaian pertama pada bulan April, yaitu pada saat penggunaan secara resmi Lantai 1 Gedung 2. Dan kenaikan terbesar pemakaian air pada bulan September 2022 yaitu sebanyak 824 m³ dikarenakan adanya kegiatan Renovasi lantai 2 Gedung 2 dan perpindahan poli pada bulan Oktober dan seterusnya. 2) Sumber Daya Listrik RSUD Mampang Prapatan menggunakan sumber listrik premium sejak 2018 dengan daya masing-masing 160.000 kpa. Keunggulan penggunaan listrik premium memiliki dua sumber gardu yang berbeda sehingga kalau terjadi pemadaman di gardu yang satu dapat di backup gardu yang lain. Pelanggan listrik premium akan mendapatkan pelayanan prioritas saat terjadi pemadaman listrik. a) Pemeliharaan Panel Listrik RSUD Mampang Prapatan pada tahun 2022 telah memiliki 2 Gedung, yaitu Gedung 1 dan Gedung 2. Untuk gedung 1 RSUD Mampang Prapatan menggunakan sumber listrik premium sejak 2018 dengan daya 164 KVA. Kegiatan pengecekan dan pemeliharaan Panel listrik dilakukan setiap seminggu sekali. Selama bulan Januari sampai dengan Desember 2022 keadaan panel listrik tidak ditemukan kendala. Pada bulan OKtober 2022 telah dilakukan uji fungsi untuk perpanjangan izin laik fungsi Gedung 1. Pada bulan September untuk Gedung 2 telah dilakukan penambahan daya dari 83 KVA ke 164 KVA namun belum sebagai Pelanggan PLN Premium,


123 dikarenakan ada kendala mis komunikasi dengan pihak PLN terkait paket pekerjaan Penaikan Daya. hal tersebut sudah dilakukan komunikasi dengan pihak PLN, namun belum ada kesepakatan terkait Pelanggan Premium, karena dikenakan pembayaran lagi dengan nilai yang lumayan besar. Dengan beralih fungsinya Gedung 2 dari gedung perkantoran menjadi Rumah Sakit, maka perlu dilakukan penggantian Instalasi Listrik, antara lain penyesuaian MCCB sesuai kebutuhan. Pada Gedung 2, baru dilakukan penggantian MCCB lantai 2 saja, karena terkait dengan kebutuhan daya listrik untuk alat alat kedokteran, dimana di lantai 2 adalah berfungsi sebagai Pelayanan Poliklinik. Sedangkan penggantian MCCB untuk lantai 1, 3 dan 4 akan dilaksanakan tahun 2023. b) Pemeliharaan Genset RSUD Mampang Prapatan memiliki genset merk Caterpillar dengan kapasitas 200 KVA. Genset ini merupakan pembelian tahun anggaran 2017. Kondisi BBM di genset per Desember 2022 sebesar 350 liter di tangki utama dan 200 liter di tangki tambahan. Tidak ada pemakaian genset dalam 1 tahun, dikarenakan RSUD Mampang Prapatan telah menggunakan atau berlangganan listrik premium, yang setiap ada kejadian padam listrik, maka akan terjadi pemindahan arus listrik ke listrik premium secara otomatis, dengan interval waktu sekitar 5 detik. Pemeliharaan dan pengecekan Genset selalu dilakukan dengan cara mengecek dan melakukan pemanasan secara rutin setiap seminggu sekali. Untuk pemeliharan besar, akan dilakukan servis besar dengan memanggil pihak ke 3 . c) Elevator/ Lift RSUD Mampang Prapatan pada tahun 2022 telah memiliki 2 Gedung, yaitu Gedung 1 dan Gedung 2. Untuk gedung 1 RSUD Mampang Prapatan memiliki fasilitas lift untuk mempermudah karyawan dan pasien saat berobat ke RSUD Mampang Prapatan. Gedung 1 memiliki dua lift merk Otis dengan kapasitas 1080 kg / 10 orang. Lift ini merupakan lift hasil hibahan Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan. Lift yang dibangun pada tahun 2012. Servis rutin lift dilakukan setiap satu bulan sekali yang dilakukan oleh Pihak ke 3 (PT Otis) pada setiap awal bulan. Pada bulan Oktober 2022 dilakukan uji beban untuk memperpanjang izin laik fungsi. Dari hasil uji beban tersebut, lift Gedung 1 masih Laik fungsi, dengan kapasitas maksimal 1350 kg (kembali sesuai kapasitas semula). Untuk kebutuhan pemenuhan kenyamanan pelayanan pasien dan pengguna Gedung 2, maka dilakukan pembangunan pembuatan lift, dengan sistem lelang yang dimenangkan oleh Penyedia PT Mitsubishi, dengan kapasitas lift 1600 kg. List tersebut dibangun secara gendong, terletak di sisi kanan Gedung


124 2, yang akan berfungsi pada tahun 2023. d) Pemeliharaan Penangkal Petir Dengan adanya 2 Gedung pada RSUD Mampang Prapatan, maka tersedia juga 2 Unit Penangkal petir yang berfungsi memberikan perlindungan pada masing masing setiap gedung. Selama Januari sampai dengan Desember 2022 tidak ada masalah terkait dengan keamanan petir. Pada bulan Oktober telah dilakukan pengujian untuk memperpanjang izin laik fungsi Penangkal Petir Gedung 1 dan Gedung 2 dan telah dinyatakan laik fungsi. e) Pemeliharaan Genset RSUD Mampang Prapatan memiliki genset merk Caterpillar dengan kapasitas 200 KVA. Genset ini merupakan pembelian tahun anggaran 2017. Genset selalu dilakukan pengecekan dan pemanasan rutin setiap seminggu sekali. Kondisi BBM di genset per Desember 2020 sebesar 350 liter di tangki utama dan 100 liter di tangki tambahan. f) Elevator / Lift RSUD Mampang Prapatan memiliki fasilitas lift untuk mempermudah karyawan dan pasien saat berobat ke RSUD Mampang Prapatan. RSUD Mampang Prapatan memiliki dua lift merk Otis dengan kapasitas 1080 kg /10 orang. Lift ini merupakan lift hasil hibahan Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan. Lift selalu dilakukan pemeliharaan setiap sebulan sekali pada minggu pertama. 2. Melaksanakan monitoring dan pemeliharaan kegiatan rehab total/rehab berat/rehab sedang/rehab ringan sarana dan prasarana RSUD sesuai lingkup tugas dan fungsinya dengan kegiatan antara lain; 1) Pemeliharaan dan perbaikan Gedung Gedung RSUD Mampang Prapatan berasal dari gedung Puskesmas Mampang Prapatan yang selesai dibagun tahun 2011. Karena penggunanya untuk Puskesmas sehingga untuk pemanfaatan sebagai RSUD menjumpai banyak kendala. Selama tahun 2022 telah dilakukan perbaikan, renovasi dan pemeliharaan gedung tersebut. daftar kegiatan Sedangkan pada Gedung 2, juga telah dilakukan renovasi sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan untuk penunjang pelayanan rumah sakit. Pemeliharaan Gedung 1 dan 2 selama tahun 2022 sebagaimana dalam lampiran laporan. 2) Maintenance AC RSUD Mampang Prapatan mempunyai AC split 106 unit berada diseluruh gedung Rumah Sakit, dimana sebanyak 20 unit hibah dari Puskesmas mampang prapatan dan sebanyak 60 merupakan belanja modal RSUD Mampang Prapatan tahun anggaran 2017 s/d 2021 dan pada tahun


125 2022 terdapat penambahan belanja AC sebanyak 28 Unit, dikarenakan adanya penambahan Gedung 2 dan penggantian beberapa AC rusak pada Gedung 1. RSUD Mampang Prapatan melakukan maintenance AC setiap 3 bulan sekali dimana pada tahun 2022 dilakukan maintenance AC pada bulan Februari, Mei-Juni, Agustus-September tahun 2022 dengan menggunakan Penyedia PT Trinity. Uraian jumlah AC dan penempatannya, serta pekerjaan maintenance AC sebagaimana dalam lampiran Daftar Tabel. 3) Memastikan kenyamanan dan sistem tata udara berfungsi dengan baik untuk seluruh pengunjung maupun karyawan Rumah Sakit. RSUD Mampang Prapatan mempunyai sistem tata udara sejumlah 5 sistem, dimana terletak pada Ruang OK, Ruang VK, Ruang Ranap Melati, Ruang Ranap Cempaka dan Ruang Ranap Isolasi. Dimana sistem tata udara tersebut dilakukan maintenance oleh pihak ketiga yaitu PT Sadarindo. 4. Unit Data dan SIMRS Unit Data dan SIMRS memiliki tugas utama sebagai pengelola data sistem informasi RSUD Mampang Prapatan terdiri dari : a) Koordinator Unit Data dan SIMRS b) Pengolah Data Rumah Sakit c) Pelaksana Sistem Core dan Non Core d) Pelaksana Jaringan e) Pelaksana Pemeliharaan Data inventaris perangkat IT tahun 2022 yang dimiliki RSUD Mampang Prapatan meliputi perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) dan perangkat lainnya. Adapun inventaris IT yang dimiliki RSUD Mampang Prapatan tahun 2020 antara lain: 1) Inventaris Perangkat Keras (Hardware) Perangkat keras (hardware) adalah bagian dari sistem komputer sebagai perangkat yang dapat dilihat secara fisik dan bertindak untuk menjalankan instruksi dari perangkat lunak (software). Perangkat keras komputer juga disebut dengan hardware. Hardware berperan secara menyeluruh terhadap kinerja suatu sistem komputer. Data inventaris perangkat keras yang dimiliki oleh rumah sakit sampai Tahun 2022 terlampir pada tabel sebagai berikut :


126 Tabel 5.29. Daftar Inventaris Perangkat Keras (Hardware) RSUD Mampang PrapatanTahun 2022 No Sarana/ Prasarana Jumlah Satuan Keterangan 1 Ruang Server 1 Ruang Tidak Memadai 2 Komputer 70 Unit Baik 3 Laptop 17 Unit Baik 4 Printer Laserjet 2 Unit Baik 5 Printer Inkjet 22 Unit Baik 6 Printer Dotmatrix 2 Unit Baik 7 Printer Label 1 Unit Baik 8 Printer Gelang 1 Unit Baik 9 Printer Thermal 2 Unit Baik 10 Scanner 6 Unit Baik 11 CCTV 45 Unit Baik 12 Telphone 52 Unit Baik 13 SIMRS 1 Buah Baik 14 Server 3 Unit Baik 15 Router 3 Unit Baik 16 Switch 12 Unit Baik 17 Mesin Antrian Pasien 1 Unit Baik 18 Anjungan Pendaftaran Mandiri 1 Unit Baik 19 Access Point 8 Unit Baik (Sumber : Laporan Tahunan Teknologi Informasi, 2022) 2) Inventaris Perangkat Lunak (Software) Perangkat lainnya Perangkat lunak (software) dan perangkat lainnya adalahsuatu program atau aplikasi yang terpasang pada suatu terminal yang dapat digunakan oleh end-user untuk suatu fungsi tertentu. Data inventaris perangkat lunak dan perangkat inventaris lainnya yang dimiliki oleh RSUD Mampang Prapatan sampai dengan periode tahun 2022 adalah server domain hosting, lisensi SSL (Secure Socket Layer), lisensi SISMADAK dan SIMRS Khanza dengan rincian sebagai berikut :


127 Tabel 5.30. Daftar Inventaris Perangkat Lunak dan Perangkat Lainnya NO JENIS PERANGKAT LUNAK DAN PERANGKAT LAINNYA JUMLAH 1. Server Domain Hosting, nama domain : www.rsudmampangprapatan.id 1 paket 2. Lisensi antivirus server SSL Comodo 1 lisensi 3. Lisensi SISMADAK 5.0.3 1 lisensi 4. SIMRS Khanza 1 Sistem 5. Google Console Dev 1 Sistem 6. Google Drive – Storage Cloud 1 Sistem 7. Zoom Webinar 1 Sistem (Sumber : Laporan Tahunan Teknologi Informasi, 2022) Berikut ini terlampir spesifikasi dari perangkat lunak dan perangkat lainnya yang dimiliki oleh RSUD Mampang Prapatan : 1) Server domain hosting Tabel 5.31. Perbedaan Domain Hosting Lama dengan Hosting Baru SPESIFIKASI DOMAIN HOSTING LAMA (www.rsukmampangprap atan.jakarta.go.id) SPESIFIKASI DOMAIN HOSTING BARU (www.rsudmampangprapata n.id) PERALIHAN DOMAIN (https://rsudmampangpr apatan.jakarta.go.id) (mulai digunakan Bulan Maret 2016) (mulai digunakan tanggal 24 Januari 2019) mulai digunakan tanggal 10 Oktober 2021) PAKET 10 Mbs PAKET DOMAIN & HOSTING 1 Gbps Spesifikasi : Spesifikasi : Bandwidth 10 Mbs - Space HD :unlimited. - Space HD :unlimited. Spesifikasi : - RAM :1GB. - RAM : 128GB. - Space HD :unlimited. - Processor : 2core. - Pendukung Lainnya : ● SSD untuk MysQL & Cache ● cPanel Terbaru ● Multiple PHP-Versions ● CageFS Security ● Backup Data Otomatis - RAM :1GB - Processor : 2core. BACKUP - Space HD : 1 Tb - RAM : 8GB - Processor : Core i7 (Sumber : Laporan Tahunan Teknologi Informasi, 2022)


128 Pengamatan layanan internet Diskominfotik dengan menggunakan tools http://speedtest.jakarta.go.id/. Pada periode tahun 2021 (tepatnya pada tanggal 10 Oktober 2021), terjadi perubahan domain hosting rumah sakit dari www.rsudmampangprapatan.id menjadi www.rsudmampangprapatan.jakarta.go.id. Perubahan domain hosting tersebut didasari atas peraturan pemerintah yang mengharuskan setiap SKPD menggunakan domain pemerintah dan upgrade spesifikasi domain & hosting itu sendiri. Perbedaan yang mendasar dari spesikasi domain hosting lama dan domain hosting baru adalah perbedaan jalur komunikasi data dan sudah memilikiSSL (Secure Socket Layer) yang diberikan oleh diskominfotik. Pada domain hosting yang lama, proses komunikasi data menjadi satu dengan beberapa domain hosting pelanggan lain sehingga kemungkinan loading komunikasi data yang lambat bisa terjadi lebih sering disaat jumlah traffic akses lebih tinggi dari jumlah normal. Hal yang berbeda untuk domain hosting yang baru, proses komunikasi data dibuat khusus dan tidak bercampur dengan domain hosting pelanggan lain sehingga komunikasi data dapat terjadi lebih cepat. Spesifikasi RAM dan processor juga mengalami peningkatan pada domain hosting yang baru. Namun untuk space harddisk dibatasi hanya sebesar 40GB karena pada paket dedicated domain hosting tidak memiliki layanan disk space unlimited. Jumlah disk space tersebut juga menyesuaikan dengan anggaran perpanjang domain hosting rumah sakit di tahun 2021. 2) Lisensi antivirus Lisensi antivirus yang dimiliki oleh RSUD Mampang adalah merk kaspersky. Jumlah Jumlah lisensi antivirus yang dimiliki oleh RSUD Mampang tidak mengalami peningkatan selama periode tahun 2022 (karena jaringan Diskominfo hanya mengizinkan lisensi antivirus jenis ini untuk berjalan di jaringannya). Namun dengan peralihan sub domain pada https yang di berikan jakarta.go.id kami tidak


Click to View FlipBook Version