The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Stop Mengeluh- Siap Kerja, Kerja dan Kerja (Indonesian -- Jubilee Enterprise -- ( WeLib.org )

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by PERPUSTAKAAN BINA ILMU SMPN 5 MADIUN, 2025-11-18 22:24:49

Stop Mengeluh- Siap Kerja, Kerja dan Kerja (Indonesian -- Jubilee Enterprise -- ( WeLib.org )

Stop Mengeluh- Siap Kerja, Kerja dan Kerja (Indonesian -- Jubilee Enterprise -- ( WeLib.org )

0 d .ill ■ 2 0 : 4 8\\ £ T & P . .s i t e K B K T A ,K B K T A , M KEWTA#4 ##r .Jubilee Enterprise


© Pesan dari +62 812- 6897-1534 @ CINTAStop Mengeluh,Siap Kerja, Kerja, dan KerjaJubilee Enterprise


U \\ a ll I.Vanksi P c la n g g a ra n P a u l 1 13I n d a n g -u n d a n g N o m o r 2 8 T a h u n 2 0 1 4tc n la n g H a k ( .ip ta( 1 ) S e tu p o ran g y ang d cn g an ta n p a h ak m clakukan pclanggaran hak ck o n o m i xebagaim ana d im a k iu d d alam pa>al 9 ayal ( I ) h u r u f i u n m k pcnggunaan sccara kom criial d ip id a n a d cn g an pidana penjara paling lam a 1 (« tu > ta h u n d a n aiau p id an a d en d a paling banyak Rp 1 0 0 0 0 0 . 0 0 0 . 0 0 (scram * ju ta ru p u h ).( 2 ) S e tu p o ra n g yang d cn g an u n jM h a k d an atau ta n p a i*in p cn cip ta atau pcm cgang hak cipta m clakukan pclanggaran h ak cko n o m i pcncipta sc lu g a in u iu d im ak su d d alam p aw l 9 av al (l> h u r u f C. h u ru f d . h u ru f f, d a n atau h u r u f h . u n iu k p cn g g u n aan sccara kom ersial d ip td an a dcngan pidana pen jara paling lam a 3 (tig a ) ta h u n d a n atau p id an a den d a paling banyak R p ^ 0 0 . 0 0 0 .0 0 0 . 0 0 (lim a ratus juta ru p ia h ).( 3 ) Setiap o ra n g yang d cn g an tan p a hak d an atau tanpa ixin pcncipta atau p rn icg an g hak m clakukan pclanggaran hak ck o n o m i pcncipta icbagaim ana d im a k tu d d alam paxil 9 ayat ( I ) h u r u f a. h u tu f b . h u m ) c. d an a ta u h u r u f g. u n tu k pcnggunaan *ocra k o m c tu l d ip id an a dcngan p id an a penpara paling lam a 4 (c m p a t) ta h u n d a n atau p x lan a denda paling banyak R p 1 . 0 0 0 .0 0 0 .0 0 0 .0 0 (»atu m iliar ru p iah ).( 4 ) S e tu p o ran g yang m c m rn u h i u n su t scb ag aim aiu d im aksud pada ayat ( 3 ) v ang d ilak u k an d alam b c n tu k p em b ajak an . d ip id an a dcngan pid an a p c n |a ra paling Lima 1 0 (sep u lu h ) tah u n d a n atau p id an a denda paling banyak R p 4 . 0 0 0 .0 0 0 . 0 0 0 . 0 0 (cm p at m iliar ru p iah ).20:49


©4G* t CUM ■ 20:49Stop Mengeluh,Siap Kerja, Kerja,dan KerjaJubilee EnterpriseP en erb it P T Elcx M e d ia K o m p u tin d o9K o m p a s G r a m e d ia


© £9 1G 0 ( J .A 1 2 0 :4 9Vop Virngrluh, Nop Kerja. Koya. dan Kerja)kinkv I m vrpnv O 2 0 1 7 ju b ila E m vprarH ak ( j p u JiU n d u n p I 'nding-U ndjnf;O ltntN ikM p e rta n u ludl olrfi lY rxtfi* I’ I F i n M edia K nm putinJn k rlom pok ( i n n n i i a - Jalu n a A n j g ^ i IKAPI. Jakaru7P C W 0204ISBN: 9 7 » - 6 0 2 -O 4 - 0 0 .W ^[)iljr»njc I x r u m m r j c n u h b n , m nniiK iiluipi. ju a i m cm pcrK invak v tiagian iu utd u ra h iu buku ini lanfw unn irttu ln dari [xtK ibiiD k ctak oW i IV netakan PT C ram cdia. ^ l u n t 1m diluat ungguftg im rib [Y ticu L u t


©4 G4t D [ J ~ ] . i l lKata Pengantar............................................................................viiBab 1 Belajar Tekun dari Leonardo.............................................1Bab 2 Di Atas Seutas Tali Niagara..............................................9Bab 3 Menonton Sirkus Matahari.............................................17Bab 4 Anak Tangga Pencakar Langit.......................................25Bab 5 Bukan Baling-Baling, tapi Lampu Pijar dari Bambu....35Bab 6 Filosofi Kelelawar............................................................ 45Bab 7 Bukan Penulis Biasa......................................................... 55Bab 8 Pasukan Ulat Sutra..........................................................65Bab 9 Tak Bisa Berlari, Tapi Cepat Tinggi................................ 73Bab 10 Malu Aku Malu, Pada Keluargaku................................81Bab 11 la Dijuluki “Kaisar Obat-obatan” .................................89Bab 12 Sekolah Khusus untuk Orang Buta di Paris...............97Bab 13 Siapa Pemegang Rekor Cegukan Dunia?................. 107Bab 14 Dari Rusia dengan Cinta.............................................. 115Bab 15 Sebuah Kisah yang Dicampakkan..............................12320:50


Stop MengeluhBab 16 Sepotong Pizza yang Menginspirasi.........................129Bab 17 Membakar Lukisan Jutaan Dollar...............................137Bab 18 Si Buta dari Dapur Neraka.......................................... 145Bab 19 Sukses dari Pembantu.................................................153Bab 20 Para Penakut................................................................163Bab 21 Sukses dari Bungkus Pizza...........................................171Bab 22 “Swoosh” ......................................................................179Bab 23 Di Balik Asinnya Garam................................................187Bab 24 Rasa Sakit yang Disengaja......................................... 195Bab 25 Katakan “Checkmate!” .............................................. 203Bab 26 Istimewa Bukan Berarti Lebih Enak..........................211Bab 27 Rambut Ratusan Juta...................................................217Bab 28 Nasihat dari Penangkap Bola.....................................229Bab 29 Bukti Harus Ada............................................................237Bab 30 Pelajaran dari Mr. Bean.............................................. 247Bab 31 Bermodal M im pi...........................................................257Bab 32 Pelajaran dari Si Tanpa-Lengan dan Kaki.................265Bab 33 Terkenal Tapi S akit...................................................... 273Bab 34 Bahkan Selebritis pun Tergila g ila ............................ 281Bab 35 Masa Depan yang Serba Tak Bisa Diprediksi.......... 285


Anak muda saat ini sangat mudah galau dan gelisah.Akibatnya, spirit bekerjanya menjadi turun dan produktivitasnya otomatis menjadi begitu rendah.Ada banyak faktor penting mengapa keluhan-keluhan anak muda sangat mudah keluar di masa-masa serba canggih seperti ini. Sebagai contoh, hadirnya social media dianggap menjadi salah satu pemicu mengapa anak muda menjadi terlalu reaktif terhadap lingkungan sekitarnya. Kalau sudah begini, tak heran jika kita mendengar begitu beratnya hidup yang harus ditanggung oleh anak-anak remaja.Buku ini hadir untuk alasan yang sederhana, yaitu membantu anak remaja dan dewasa menemukan keteguhan hati lewat pengalaman-pengalaman orang lain yang jauh lebih dulu hidup. Tokoh-tokoh tersebut, lewat cerita-cerita yang ada di buku ini, membuktikan bahwa kehidupan yang mereka jalani tidaklah lebih berbeda dibanding kehidupan remaja masa kini. Bahkan dalam banyak kasus, hidup tokoh-


Stop Mengeluhtokoh tersebut jauh lebih sulit. Oleh karena itu diharapkan, para remaja pun mengambil hikmat dari cerita-cerita itu untuk kebaikan mereka sendiri.Akhir kata, semoga buku ini menginspirasi dan menjadi jalan demi tercapainya masa depan remaja yang jauh lebih sehat dan produktif.Yogyakarta, 2017Gregorius Agung Founder Jubilee Enterprise“Information Technology is Our Passion and Book is Our Way”Do you need top-notch IT Book? Just.... thinkjubilee.com


□ . i l l 20:51BelajoRTekundaRiLeonardo


Stop MengeluhA pa saja yang akan kamu bayangkan tentang Leonardo da Vinci? Lukisan Monalisa atau The Last Supper yang super-misterius itu? Leonardo da Vinci— bernama lengkap Leonardo di ser Piero da Vinci— adalah seniman super genius. Selain kedua lukisan itu, pelukis yang selalu digambarkan sebagai tokoh yang brewokan ini juga terkenal dengan karya-karyanya yang lain seperti lukisan The Vitruvian Man, sketsa helicopter kuno, dan ajaran-ajarannya tentang anatomi tubuh. Bahkan kabarnya, aktor ganteng-imut yang pernah main di film Titanic, Leonardo diCaprio, diberi nama demikian oleh orang tuanya karena terinspirasi oleh sang maestro asal Italia ini. Ibunya, Irmelin, yang saat itu sedang mengandung Leonardo diCaprio sedang berkunjung ke salah satu museum di Italia dan melihat-lihat lukisan yang ada di situ. Ketika mengamati lukisan Monalisa, si bayi Leonardo menendang rahim ibunya dari dalam.Meskipun Leonardo da Vinci sangat hebat, tapi ia tetap mengawali kariernya dari bawah. Ceritanya, seorang petani meminta da Vinci (yang secara harafiah artinya, “dari kota Vinci”) melukis sebuah tameng. Leonardo pun menanggapinya dengan melukis sesosok naga yang sedang menyemburkan api. Ajaibnya, lukisan tersebut sangat hidup dan bagus. Kawannya, seorang pengamat lukisan, bernama Ser Piero menjual tameng itu ke kolektor seni yang kemudian pada akhimya terjual


® A l I A U H A M D A Q I IIBelajar Tekun dari Leonardoke tangan ksatria dari Milan. Setelah dibeli oleh si ksatria itu, Ser Piero membeli tameng bergambar buah hati retak yang tertusuk oleh anak panah dari pasar setempat dan memberikannya kepada si petani sebagai gantinya.Berapa bayaran Leonardo da Vinci untuk melukis tameng itu? la hanya dibayar sebesar 100 dukat. Padahal, tameng itu dijual oleh Ser Piero kepada ksatria dari Milan sebesar 300 dukat. Selisih nilai jual itu membuktikan bahwa sebenarnya Leonardo da Vinci berhak untuk dibayar lebih mahal karena talentanya yang langka itu. Tapi karena ia baru saja memulai mengembangkan kariernya, maka ia tak bisa menuntut bayaran yang lebih tinggi.Apapun cita-cita kita di masa mendatang, kita memang harus melaluinya dari bawah setapak demi setapak. Bahkan Boysband 2PM dari Korea itu tidak langsung mendadak nge-hits. Butuh waktu 4 tahun tanpa bayaran bagi mereka untuk berlatih, baik berlatih nge-dance atau menguasai bahasa Inggris. Tapi walaupun tak dibayar, mereka tetap melakoninya dengan total. Hasilnya, 2PM termasuk salah satu boysband terlaris di Korea Selatan.Jadi, bayaran murah di awal karier menjadi kesempatan bagi orang lain untuk menunggu performa terbaik yang bisa kamu tunjukkan. Di saat itulah, kamu harus mengembangkan diri dan memberikan totalitasmu


Stop Mengeluhyang paling dahsyat sehingga kamu layak mendapatkan bayaran-bayaran berikutnya yang lebih besar.INSPIRASI\"SETIAP ORAHG HEBAT D1HULA1 DARI BAYARAN YANG KECIL.”TrodukU vitad LkM rem V u iu d a i d a r i H ata\"H a ru A”\"Anda harus melakukan sesuatu yangAnda pikir takdapat melakukannya”—Eleanor RooseveltAda bagian otak manusia yang letaknya cukup tersembunyi, dekat dengan batang otak. Ukurannya pun kecil, menyerupai kacang almond. Bagian otak ini dijuluki “otak purba” karena mengontrol emosi, termasuk rasa takut, berhati-hati, waspada, dan berusaha menentang segala sesuatu yang dianggap dalam membuat manusia merasa “dirugikan.Nama bagian otak itu adalah amygdala. Kalau Anda takut kehilangan uang, maka itu artinya amygdala


Belajar Tekun dari Leonardomasih berfungsi dengan normal dan “sehat”. Tapi kalau bagian otak ini rusak, maka Anda bisa jadi Chow YunFat wannabe alias “dewa judi”. Begitu kira-kira bunyi penelitian yang dilakukan oleh Dr. Benedetto de Martino dari California Institute of Technology.Amygdala bisa berfungsi positif. Misalnya, mencegah si empunya otak— yang adalah kita sendiri— dari masalah besar. Tapi, bagian otak ini juga punya sisi negatif, yaitu mencegah kita untuk berinovasi. Apa hubungannya? Secara sederhana, inovasi sering kali menggiring kita keluar dari zona nyaman untuk mengeksplorasi hal-hal baru yang mungkin saja berbahaya. Bayangkan kalau Anda ingin berinvestasi pada sebuah perusahaan. Sistem amygdala akan membuat Anda lebih waspada dan menahan diri untuk melakukan sesuatu yang berisiko besar karena khawatir Anda akan mengalami kegagalan.Amygdala bekerja seperti “suara-suara yang mendengung dalam otak”. Mirip suara hati. Suara itu mungkin saja menginterupsi diri Anda sendiri kalau ide-ide yang sedang Anda susun tak mungkin berhasil. Suara itu mungkin juga membisiki Anda kalau Anda bakal menjadi pusat lelucon kalau melakukan tindakan tertentu. Begitu seterusnya. Jadi pada dasarnya amygdala berusaha membuat hidup Anda tetap “stabil”.Kalau Anda ingin tetap ja-im (jaga image), amygdala sangat membantu. Tapi jika Anda ingin mengeksplorasi


Stop Mengeluhhal-hal baru, sistem otak ini harus ditaklukkan. Mengapa? Sebab jika tidak diatasi, Anda akan berada di ambang keragu-raguan terus-menerus. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan membuat afirmasi diri, “Saya harus!\". Atau, gunakan kata lain seperti, “ Ini begitu penting!”Misalnya, kalau Anda ragu-ragu apakah ingin meluncurkan produk baru atau menundanya sampai waktu tak terbatas, katakanlah “saya harus meluncurkan produk ini karena produk ini sangat hebat!” Cara seperti ini akan membantu Anda “mengobati” keragu-raguan. Jika berhasil, Anda bisa mensyukurinya. Tapi jika gagal, Anda perlu membaca bab lain yang membahas tentang pengaruh kegagalan dan produktivitas. Artinya, semua tindakan yang Anda lakukan tidak ada yang terasa sia-sia jika diukur dari “kacamata” produktivitas.Jadi, setiap saat otak memberi Anda sinyal keraguraguan, atasilah dengan perasaan pasti seperti “harus”, “penting”, “yakin”, dan kata-kata lain yang senada. Ini akan membuat Anda tetap produktif tanpa dibayangbayangi kegagalan. Dan mulai sekarang, berkatalah “harus!” agar Anda jauh lebih produktif.INSPIRASI UNTUK DUNIA KERJADalam organisasi, ketakutan itu sangat menular dan berbobot lebih berat. Mengapa? Karena dalam


©r=1 4GisS it ■ 20:53Bel^ar Tekun dari Leonardoorganisasi yang terjangkiti rasa takut tidak hanya satu orang saja, tapi sekelompok orang. Itulah mengapa ideide baru sering terjegal di tengah jalan karena mendapat “tentangan” dari banyak orang yang khawatir apabila ide itu dijalankan, posisi mereka di dalam perusahaan menjadi tak aman. Bisa membayangkan nasib para pegawai jika sebuah divisi gagal menjual produk inovatifnya? Itulah mengapa Zune (pesaing berat iPod) harus dibidani oleh 250 orang yang bekerja di Microsoft.INSPIRASI UNTUK DUNIA SEKOLAHMengapa tak ada yang mengacungkan jari untuk menjawabsoaldari seorangguru atau dosen? Jawabannya sederhana: karena takut salah. Masalahnya, membuat kesalahan masih diganjar dengan hukuman yang berat seperti dicap bodoh, dijadikan bahan lelucon, hingga menghadapi hukuman. Kondisi seperti ini sebenarnya merupakan anti-klimaks di dalam lembaga pendidikan yang seharusnya menjunjung tinggi “kesalahan”Tapi, jangan biarkan rasa takut akan kesalahan atau dicap buruk oleh orang lain menjadi penghambat produktivitas belajar Anda. “Matikan” amygdala dalam otak Anda agar Anda menjadi lebih berani menemukan ide-ide baru di lingkungan sekolah.


C2 .<ll ■ 20:53Bab 1Di A ta s S e u ta sT a li N ia g a r a


Stop MengeluhStephen Peer punya mimpi yang hebat. la tinggal di Stamford Township dan di tempat ia tinggal terdapat air terjun yang sangat terkenal di dunia. Nama air terjun itu adalah Niagara. Mimpinya cukup gila. la ingin melintasi air terjun Niagara dari atas hanya dengan bermodal bentangan tali. Dan ia ingin menjadi orang pertama dari daerah tersebut yang bisa melintasi air terjun Niagara hanya dengan seutas tali tipis. Di Amerika Serikat, atraksi seperti ini sering disebut dengan istilah tightrope walker (berjalan di atas tali).Kebetulan pada tahun 1873, ada seorang pemain tightrope walker yang sangat terkenal saat itu bernama Henry Bellini. Tak ingin kehilangan kesempatan, Stephen Peer mendekatinya dan meminta agar ia diizinkan untuk menjadi asisten. Gayung pun bersambut sebab Henry Bellini mempekerjakannya. Tapi sayangnya, kerja sama ini hanya berumur jagung. Masalahnya, Stephen Peer tidak bisa menahan hasratnya lagi. Suatu hari, ia menggunakan alat-alat Henry Bellini tanpa izin yang memicu amarah si empunya alat tersebut dan berakhir dengan pemutusan hubungan kerja.Pada tanggal 22 Juni 1887 akhirnya Stephen Peer berhasil melintasi air terjun Niagara hanya dengan seutas tali menempuh rute dari Jembatan Whirlpool menuju ke Penn Central Bridge, dan kembali lagi. Saat itu usianya sudah 47 tahun. Itu artinya, ia bisa mewujudkan mimpinya


□ uDi Atas Seutas Tali Negarasetelah menunggu selama kira-kira 28 tahun sejak di usia 19 tahun ia bertekad ingin menaklukkan Niagara.Tapi kehebatan Stephen Peer berakhir pada tanggal 25 Juni 1887. Tiga hari setelah ia mampu menunjukkan keterampilannya menyeberangi air terjun Niagara, ia dilaporkan terjatuh dari tali yang menopangnya dan mengirim tubuh tak berdaya Stephen Seer ke atas batu kali berukuran besar yang menunggu dengan garang di bawah. la tevvas seketika. Menurut laporan yang berkembang, ia jatuh bukan karena terpeleset atau tidak mampu mempraktikkan keterampilannya. Sebelum ia mempertontonkan atraksinya, Stephen Peer mengajak teman-temannya mengadakan pesta minuman keras. Entah apa yang ia rayakan. Namun karena jaraknya hanya 3 hari dari atraksi pertamanya di tanggal 22 Juni, banyak yang mengira bahwa Stephen sedang merayakan “kemenangannya”, berhasil melintasi air terjun Niagara dengan gemilang. Namun sayang, gara-gara perayaannya tersebut, ia harus kehilangan nyawanya. Tubuhnya menjadi lunglai karena pengaruh minuman keras ketika ia berusaha mengulang lagi atraksinya di malam yang dingin saat itu juga.Seringkali, kita menjadi sangat mudah terlena hanya karena mampu menciptakan terobosan-terobosan spektakuler. Kita sering memuji diri sendiri. Hanya karena berprestasi, banyak dari kita yang terjangkiti penyakit20:54


© Pesan dari +62 852-7140-6127 @Stop Mengeluhcepat sombong dan merasa sok jago. Akibatnya, di saat kita diberi kesempatan untuk membuktikan diri, kita cukup terlena oleh predikat-predikat yang setinggi langit itu sehingga tidak mempersiapkan segala hal yang diperlukan untuk sukses-sukses berikutnya. Akibatnya, kita menjadi mudah terjatuh.Padahal, keberhasilan merupakan “hadiah” dari latihan dan persiapan yang panjang, bukan karena kerja instan semalam.INSPIRASI # 2\"UNTUK MENJADI YANG TERBA1K, HARUS NENYIA?KAN DIRI SEBAIK MUNGKIN.WitM tentang 'latihan“Latihan tidak menciptakan kesempurnaan.Hanya latihan yang sempurna yang menciptakankesempurnaan”—Vince LombardiProduktivitas sangat terkait dengan latihan. Semakin sering berlatih, semakin memicu produktivitas. Sebagai


Oi Atas Seutas Tali f'iagaracontoh, seorang pelukis seperti Pablo Picasso bisa menciptakan karya yang spektakuler karena dukungan latihan yang intensif dan “ekstrem” untuk ukuran seniman (6-8 lukisan per hari).Tapi, seorang psikolog dari Florida State University bernama Dr. K. Anders Ericsson punya hasil temuan yang mengejutkan. Dalam bukunya yang berjudul “The New Brain”, Ericsson menemukan bahwa pengulangan— yang artinya latihan terus-menerus— tidak membuat seseorang menjadi superior perform er (katakanlah, seorang ahli). Yang membuat seseorang menjadi superior adalah keinginan untuk mencapai level yang lebih tinggi lagi dalam setiap penampilan mereka. Lantas?Kuncinya bukan terletak pada seberapa lama seseorang berlatih, tapi bagaimana mereka melatih diri. Ambil contoh di dunia persilatan. Seorang anak yang ikut perkumpulan silat untuk mendalami ilmu bela diri akan merasa sangat bersemangat jika mereka mendapatkan jurus-jurus baru setiap kali latihan. Lebih-lebih lagi ada “bonus” dalam bentuk kenaikan tingkat setiap saat. Tapi jika mereka sudah mencapai tahap paling tinggi, misalnya Dan VII, pencapaian tersebut justru berbahaya karena tak ada ilmu baru yang bisa dipelajari. Kalau sudah mentok seperti ini, keahliannya bisa stagnan.Oleh karena itulah, seorang ahli tak pernah bosan dengan pekerjaannya karena setiap hari, mereka


Stop Mengeluhmenemukan sesuatu yang baru. Masalahnya, semua orang ingin berada di zona nyaman, yaitu melatih diri dengan keterampilan-keterampilan yang sudah dikuasai dan menghindari keterampilan yang tak begitu dikuasai. Bayangkanlah seorang penyanyi yang selalu berlatih vokal namun tak menyempatkan waktu berlatih koreografi. Inilah yang membedakan amatir dan orang ahli, yaitu kemampuan untuk mempelajari hal-hal baru.Kabar baiknya, keterampilan baru yang dilatih terus menerus menciptakan perbedaan fisiologis pada otak manusia. Sel-sel baru akan diciptakan untuk “merekam” keahlian baru yang kita kuasai itu tanpa memandang usia, apakah sudah tua atau masih muda. Kalau sudah begini, produktivitas adalah milik segala usia. Kuasai ilmu-ilmu baru dan Anda akan menjadi lebih produktif karena memiliki banyak keahlian.INSPIRASI UNTUK DUNIA KERJAJabatan baru menuntut adanya rentetan keahlian yang saat ini belum Anda kuasai. Satu-satunya alasan mengapa bos mengangkat Anda pada jabatan yang lebih tinggi adalah karena Anda punya “ ilm u” baru. Oleh karena itu, dedikasi untuk menyerap ilmu-ilmu baru merupakan salah satu bentuk produktivitas yang disukai oleh bos-bos manapun. Dedikasi inilah yang pada akhirnya membedakan seorang expert dan mayoritas pegawai


Di Atas Seutas Tali Nagarayang masuk dalam golongan “rata-rata” di dalam kantor. Harusnya, Anda berada di kelompok minoritas yang umumnya berisi para expert.INSPIRASI UNTUK DUNIA SEKOLAHSeraplah ilmu apapun selama Anda belajar di sekolah atau universitas. Nanti pada akhirnya, Anda akan tampak berbeda dengan mahasiswa lain yang belajar hanya untuk formalitas. W alaupun belajar itu tampaknya menyenangkan tapi tak ada yang menjamin kalau belajar itu prosesnya mengenakkan. Butuh dedikasi yang kuat untuk menyerap ilmu baru. Janganlah khawatir. Dedikasi adalah atribut yang membedakan antara mahasiswa hebat dan mahasiswa biasa-biasa saja.


□ .ill ■ 20:55Bab 3Menonton SiRkus Ma+ahaRi» i * * * > « *


Stop MengeluhPada tahun 2000, George Harrison bertemu dengan Guy Laliberte di suatu tempat. Mereka berdua telah bersahabat sejak lama. George Harrison adalah musisi, gitaris ex-Beatles, dan Guy Laliberte adalah seorang pemilik sirkus terkenal asal Kanada, Cirque de Soleil. Mereka berdua mempunyai mimpi indah yang sama, ingin membuat sirkus kolaborasi, perpaduan atraksi akrobatik dengan iringan lagu The Beatles yang nanti pada tahun 2006 dipentaskan dengan tema judul “Beatles Love”. Sayang, George Harrison yang menggagas ide ini, meninggal dunia terlebih dulu pada tahun 2001 lalu.Sukses atraksi “Beatles Love” dan juga performa lainnya yang ditunjukkan oleh Cirque de Soleil, tidak lepas dari peran pendirinya, Guy Laliberte. Dulunya, ia seorang busking, atau biasa disebut dengan istilah “pemain atraksi jalanan”. Spesialisasinya adalah permainan sembur-api, akordion, dan stiltwalker (atraksi mirip berjalan di atas enggrang, namun dengan celana yang sangat panjang sehingga seolah-olah, si aktor memiliki tubuh ekstra jangkung). Sebenarnya, sangat jarang ada pemain— atau pemilik sirkus— yang sangat sukses. Guy Laliberte merupakan sebuah pengecualian. la— pada tahun 2011— diberi predikat orang terkaya ke-11 di seluruh Kanada oleh Majalah The Forbes. Mengapa? Karena setiap saat ia mampu menampilkan pertunjukan-pertunjukan baru yang berbeda dari sirkus-sirkus lainnya. Sebagai contoh,


©r=1 4GisS it Q U l ■ 20:56Menonton Sirkus Mataharibelum ada sirkus satu pun di dunia yang memadukan lagu rock dan atraksi akrobatik seperti “Beatles Love”. Atau tengok saja acara “Criss Angle Believe\" yang memadukan sulap tingkat tinggi dan permainan akrobatik. Di acara ini, Guy mengundang pesulap Criss Angel yang hebat itu. Pada tahun 2009, sekali lagi Guy menciptakan sirkus yang tak pernah dibuat sebelumnya, sirkus Viva Elvis. Dilihat dari namanya, sirkus ini memadukan lagu-lagu Elvis Presley dan akrobat-akrobat tingkat tinggi dari para pemainnya.Sering kali kita mengeluh terhadap hidup kita yang terasa monoton dan datar. Orang-orang di sekitar kita pun tidak begitu mengapresiasi keahlian dan keterampilan yang kita miliki. Mengapa? Karena keahlian yang kita kuasai itu dianggap biasa-biasa saja oleh orang lain. Karena dianggap biasa itulah, orang lain menjadi mudah bosan terhadap diri kita. Repotnya lagi, kita pun pada satu titik, bosan pada diri sendiri sehingga tidak mampu menjalani hidup dengan “kepala tegak”. Lantas? Cobalah temukan keahlian-keahlian baru setiap saat. Sama seperti Guy Laliberte yang mencari tema-tema, peluangpeluang, dan atraksi-atraksi baru untuk “menghidupi” acara sirkusnya, kamu pun juga bisa mempelajari ilmuilmu baru sehingga jika muncul peluang, kamu bisa menyabetnya dengan cepat.


Stop MengeluhINSPIRASI # 3\"JANGAN BIARKAN ORANG LAIN BOSAN TERHADAP DIRIHU. TEHUKAN KEAHLIAN BARU SETIAP HARI UNTUK MENCARI PELUANGPELUANG BARU.\"Carilah Vaya Vngkit“Seperti kolaborasi musik: seseorang harus menyukailainnya. ”— Klaus SchulzeSetelah lulus dari Grosse Pointe South High School di Michigan, Anthony M. Fadell mendirikan perusahaan bernama Constructive Instruments dimana ia bertindak sebagai CEO. Di situ, ia menciptakan teknologi yang disebut dengan istilah MediaText untuk membantu anakanak kecil belajar. Sebagai orang yang bekerja di industri teknologi, namanya memang tidak diperhitungkan sampai pada tahun 2001, ia menemukan teknologi yang mengubah sejarah Apple Inc hingga hari ini. Produk itu bernama iPod yang sudah dipatenkan atas nama dirinya sendiri.


Menonton Sirkus Mataharila memang bukan orang baru di Apple karena pernah bergabung pada tahun 1992. Oleh karena itulah, saat perusahaan peninggalan mendiang Steve Jobs ini merekrutnya lagi di tahun 2001, Apple langsung “menganugerahi” jabatan sebagai Senior Vice President of the iPod Division.Saat menciptakan iPod, ide dasarnya sangat sederhana, yaitu kebutuhan. la ingin menciptakan player MP3 sendiri dengan ukuran yang sangat kecil, sekecil korek api yang bisa dimasukkan ke dalam saku. Tapi yang menjadi fakta tak terbantahkan adalah, jika saja iPod ini tak “dirangkul” oleh Apple, mungkin penemuan Fadell tidaklah signifikan dalam sejarah.Banyak sekali penemuan-penemuan mendadak begitu sukses setelah “dirangkul” oleh perusahaan besar yang memiliki keuangan tak terbatas serta sumber daya yang melimpah. Inilah salah satu manfaat terbesar dari keberadaan “daya ungkit”. Perusahaan-perusahaan semacam Apple, Microsoft, atau lainnya memiliki daya ungkit yang tak dimiliki oleh orang biasa atau perusahaan kecil. Uang, jaringan, publikasi, distribusi, dan retail. Apple memiliki semua daya ungkit ini yang tak dipunyai Fadell. Oleh karena itulah, produktivitas Fadell meningkat tajam karena mendapat dukungan dari “teman” yang jauh lebih kuat.


Stop MengeluhFenomena daya ungkit seperti ini juga berlaku di dunia musik. Sheila on 7 mungkin bukan “siapa-siapa” kalau tak dibantu oleh Sony Music. Daya ungkit acara “Ajang Musisi Lokal” yang diselenggarakan Radio Geronimo dan G-lndie Production di Yogyakarta mungkin memiliki pengaruh atas karier penyanyi asal Yogyakarta ini. Tapi kekuatannya tak seberapa jika dibandingkan dengan nama besar Sony Music. Andaikan tak ada label besar yang sudi menandatangani kontrak dengan group musik ini, apakah Sheila on 7 pernah menjadi group musik paling produktif? Belum tentu.Kalau sudah begini, kita jadi tahu persis bahwa produktivitas terkait dengan kerja sama dengan pihak lain yang lebih kuat. Seorang penulis membutuhkan penerbit, seorang seniman kayu membutuhkan jalur distribusi ke Eropa, pembuat consumer goods membutuhkan jaringan retailer seperti Indomart atau Alfamart. Tanpa kekuatan pihak lain, produktivitas bisa turun ke level paling “melantai”.INSPIRASI UNTUK DUNIA KERJAPerusahaan manapun tak akan pernah bisa menjadi “sesuatu” kalau tak didukung pihak lain. Konsumen akhir (end user) memang menentukan produktivitas. Artinya, seorang produsen akan bersemangat untuk memproduksi lebih banyak barang berkualitas. Tapi


□ U iMenonton Sirkus Mataharitetap saja produsen membutuhkan “penyambung lidah” antara pabrik dan konsumen seperti toko, distributor, dan retailer. Temukan siapa saja yang dapat menaikkan produktivitas Anda. Ajaklah bekerja sama.INSPIRASI UNTUK DUNIA SEKOLAHDibanding orang yang bekerja di perusahaan besar, mahasiswa memang masih kesulitan menemukan daya ungkit dari pihak lain. Mengapa? Karena mahasiswa masih dianggap sebagai pihak di luar para profesional. Tapi bukan berarti mahasiswa tak punya daya ungkit sama sekali. Nama besar universitas dan sekolah bisa dijadikan daya ungkit juga. Seorang mahasiswa yang melakukan penelitian di bawah bendera universitas akan jauh lebih dihargai dibanding orang lain yang lebih pintar namun tak memiliki daya ungkit yang kuat. Jadi, selama masih berada di balik layar universitas, manfaatkan nama besar tersebut untuk kepentingan Anda.20:56


□u 20:57


Stop MengeluhArc de Triumph— atau dalam bahasa aslinya, yaitu Bahasa Perancis disebut Arc de Triomphe— didirikan di tengah-tengah jalan antara Place Charles de Gaulle dan Champs-Elysees. Didirikan pada tahun 1806 untuk memperingati kemenangan Kaisar Napoleon dalam peperangan di Austerlitz. Jika kamu pergi ke Paris, jangan lupa untuk menaiki gedung ini hingga sampai di puncaknya. Total, ada 284 anak tangga yang harus kamu daki kalau mau menjejakkan kaki di atas gedung ini. Saat merayap naik mungkin kamu belum merasa kelelahan sama sekali.Jika kamu berjalan kaki kira-kira 15 sampai 25 menit ke sekitar Arc de Triumph, maka kamu akan menemukan menara Eiffel yang sangat tersohor itu. Didirikan 83 tahun kemudian setelah pembangunan Arc de Triumph, La dame de fer, nama julukan untuk menara Eiffel yang artinya “ iron lady\" ini didirikan di lokasi yang sekarang disebut dengan nama Champ de Mars, masih di kota yang sama, yaitu Paris. Menara ini punya tinggi sekitar 324 meter. Jika kamu ingin mendakinya menggunakan anak tangga, maka total ada 1710 anak tangga yang harus didaki. Saat mendaki ke atas, apakah sudah terdengar keluhan “pegal”, “capek”, dan desahan napas yang ngos-ngosan?Mari kita \"terbang” jauh ke negara lain, Amerika Serikat, yang secara “psikologis” merupakan “musuh”


□ u 20:57Anak Tangga Ftencakar LangitPerancis. Di New York, tepatnya di persimpangan jalan antara Fifth Avenue dan West 34th Street, terdapat gedung yang pada awal tahun 40-an dianggap gedung tertinggi sedunia. Karena sangat ngetop, gedung ini dijadikan set ketika film King Kong dibuat oleh Hollywood. Di film itu, King Kong digambarkan sedang melawan pesawatpesawat pemburu yang terbang berputar-putar seperti nyamuk. Gedung ini punya tinggi 443 meter, atau 119 meter lebih tinggi dibandingkan menara Eiffel. Jika kamu ingin menuju puncaknya, maka kamu harus mendaki 1860 anak tangga satu demi satu! Melihat banyaknya anak tangga yang harus didaki, mungkin hati pun akan menjadi semakin ciut. Pada tahap ini, biasanya orang akan mudah menyerah dan tak mau menaiki anak-anak tangga itu dan berhenti di tengah jalan.“Menaiki anak tangga” adalah gambaran tentang mencapai cita-cita. Jika anak tangganya sangat banyak, pasti gedungnya pun tinggi. Begitu pun kalau cita-cita kita setinggi langit; anak tangga yang harus didaki pun semakin banyak dan terjal. Lantas? Untuk mendaki anak tangga menuju cita-cita yang tinggi, paling tidak ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Pertama adalah mental. Orang yang sukses tak akan pernah mengeluh “kelelahan”. Yang kedua adalah tujuan. Orang yang hebat punya tujuan yang pasti, misalnya “mendaki ribuan anak tangga” hingga menuju ke puncak tertinggi. Tanpa


Stop Mengeluhtujuan yang pasti, orang bisa berhenti di tengah jalan karena merasa usahanya sia-sia dan tak pernah berujung. Yang ketiga adalah latihan fisik. Punya semangat tapi tak ada tenaga atau keterampilan, maka tak akan ada pencapaian apapun. Orang sukses pun harus rajin melatih fisiknya agar tidak kelelahan memburu suksessukses berikutnya. Jadi, apakah siap mendaki anak-anak tangga lain yang lebih banyak? Semakin banyak, semakin tinggi pula cita-cita yang bisa diraih.\"JANGAN MENGELUH KELELAHAN AfABILA HANYA MENAIKI RATUSAN ANAK TANGGA. ADA RIBUAN ANAK TANGGA LAIN YANG MENUNGGU UNTUK DIDAKI.”DUema Deadline“Aku punya tenggat-waktu (deadline). Aku senang. Aku pikir itu akan membantuku menyelesaikantugasku.\" —Michael ChabonINSPIRASI


© Pesan dari +62 815-8478-3893 @Anak Tangga Ftencakar LangitChristoph Niemann, seorang penulis artikel New Yorker dan Wired pernah menulis kalau deadline itu penting. Menurutnya, deadline bisa membuat kita berpikir sungguh-sungguh dan serius. Pendapat seperti ini benar. Seringkali, deadline yang longgar membuat munculnya banyak “penyakit”. Yang paling parah adalah penyakit “menunda-nunda”. Karena merasa deadline masih amat jauh di cakrawala, maka kita cenderung menundanya sampai mendekati akhir-akhir tenggat waktu. Terlebih, orang Indonesia sangat suka menunda-nunda seperti ini.Penyakit kedua jika deadline dilonggarkan adalah munculnya kesan suka “meributkan hal-hal yang tidak penting”. Jika bekerja secara tim, mungkin anggota lain akan melakukan “revisi” seperti mengubah-ubah warna, bentuk, kata-kata, dan lain sebagainya sampai mereka merasa puas. Masalahnya, sering kali pengubahan atribut sebuah produk tidak membawa efek apapun yang signifikan.Dengan adanya deadline yang ketat, setiap orang akan bergegas dan berpikir secara cepat. Mereka akan mengeluarkan “jurus” apapun untuk mengejar target yang ketat sehingga pekerjaan menjadi cepat kelar dengan pengerjaan yang sepenuh hati.Tapi, penelitian lain mungkin akan membuat kita berkecil hati jika selama ini kita sangat percaya kalau deadline begitu penting. Sebagai contoh, salah satu


Stop Mengeluhpenelitian yang dirilis oleh Harvard University membuktikan jika seseorang “tertekan” oleh deadline, mereka justru akan menjadi kurang kreatif. Penelitian ini didukung pula oleh jurnal yang dirilis oleh Journal of Applied Psychology yang ditulis oleh Marcus Baer dan Greg Oldham pada tahun 2006. Hasilnya pun cenderung sama. Kreativitas akan menurun kalau dikejar deadline yang “kejam”.Mengapa bisa begitu? Kreativitas sendiri adalah sebuah proses panjang dan bertahap yang biasanya bergerak secara linear. Proses pertama adalah preparation. Di sini, orang-orang kreatif menyiapkan diri untuk mengerjakan suatu tugas yang baru. Mereka mendengarkan masalah yang terjadi, mengumpulkan data-data, dan membicarakan segala kemungkinan yang bisa dilakukan. Intinya, semua hal yang terkait dengan sebuah masalah— dalam hal ini proyek yang diberikan klien—akan dikumpulkan dan disatukan terlebih dulu.Proses kedua adalah incubation. Orang-orang kreatif membutuhkan waktu untuk memikirkan bagaimana memecahkan tugas tersebut secara efisien. Caranya, mereka mulai mengasah otak, menggabung-gabungkan informasi yang ada di dalam pikirannya, berusaha menautkan satu informasi dengan informasi lainnya, untuk menghasilkan karya kreatif. Ingat kata Steve Jobs, “Creativity is Connecting Things\". Proses ini sering kali


Anak Tangga Ftencakar Langitmemakan waktu karena menaut-nautkan informasi untuk menghasilkan karya baru tidak bisa dipaksa-haruscepat. Mengapa? Karena proses ini melibatkan alam bawah sadar. Seringkali, momen menemukan kaitan antara satu hal dengan hal lain yang amat berbeda muncul secara tiba-tiba dan tak dapat diduga. Tapi yang jelas, prosesnya tidak bisa “dipaksa”.Proses ketiga adalah illumination. Setelah tautan informasi itu tercipta, mulailah orang-orang kreatif menemukan “pola” untuk memecahkan masalah.Sedangkan proses terakhir adalah verification. Di sini, orang-orang kreatif harus membuktikan kalau “tem uannya” itu memang benar-benar dapat membantu memecahkan masalah atau tugas-tugas dari klien.Dari keempat proses di atas, jelas terlihat kalau proses kedua, yaitu incubation, adalah proses yang tak bisa “dihadang” oleh waktu. Jadi, deadline yang ketat bisa “dilimpahkan” kepada anggota tim— atau diri Anda sendiri— apabila proses incubation ini telah selesai dan Anda masuk ke proses-proses berikutnya yang lebih teknis. Saat semua ide sudah siap diimplementasikan ke dalam sebuah produk atau jasa, maka deadline yang amat ketat bisa langsung diterapkan. Saat eksekusi ide, Anda bisa mengabaikan faktor-faktor kreativitas yang membutuhkan pikiran bawah sadar karena semuanya,


Stop Mengeluhbaik pola maupun cara implementasinya, sudah menjadi serba jelas.INSPIRASI UNTUK DUNIA KERJAProses incubation membutuhkan waktu. Itulah sebabnya, mengerjakan banyak tugas kreatif dari satu tugas ke tugas lain secara bergantian dan berganti-ganti, bukanlah prinsip kerja yang efektif. Akan jauh lebih efektif kalau Anda memecahkan satu tugas terlebih dulu dan jika sudah tiba saat ide itu dieksekusi, Anda bisa beralih ke tugas lain dan mengerjakan tugas-tugas itu secara simultan. Incubation sendiri membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding proses kerja yang lain. Oleh karena itu, jika pun Anda tak bisa menghindar dari deadline yang ketat, Anda harus melakukan tawar-menawar waktu dengan pihak klien agar Anda punya waktu yang lebih longgar untuk masa incubation.INSPIRASI UNTUK DUNIA SEKOLAHMengapa menjelang ujian ada “hari atau masa tenang”? Supaya Anda punya waktu untuk melakukan incubation. Di saat tenang seperti itu, mengait-ngaitkan informasi yang Anda dapat ketika kuliah untuk menuntaskan soalsoal ujian, cukuplah efektif. Oleh karena itu, di masa tenang, cara terbaik untuk memanfaatkan waktu adalah dengan berkonsentrasi diri pada ujian dan bukannya


Anak Tangga Ftencakar Langitmembuang-buang waktu untuk pergi bersama temanteman. Liburan dan hiburan yang Anda jalani bersama teman-teman itu bisa merusak informasi-informasi yang sudah melekat di otak Anda.


Stop MengeluhHitung berapa jumlah lampu pijar yang ada di kamarmu. Di tengah-tengahnya terdapat kawat pijar yang biasanya terbuat dari bahan yang disebut dengan “panggilan” tungsten. Kawat ini akan memancarkan cahaya jika dialiri listrik yang kuat dan cukup tangguh menahan panas sehingga tidak akan meleleh. Tapi tahukah kamu, saat lampu pijar ditemukan oleh Thomas Alfa Edison, kawat lampu pijar tidak terbuat dari logam tapi dari tumbuh-tumbuhan. Lebih tepatnya, kawat untuk memendarkan cahaya pada lampu pijar buatan Thomas Alfa Edison, si penemu lampu pijar itu, terbuat dari serat bambu. Bukan sembarang bambu, tapi bambu khusus yang hanya ditemukan di Jepang, disebut dengan bambu Kyoto.Kabarnya, sebelum berhasil menemukan bambu Kyoto sebagai materi pemijar cahaya, Thomas Alfa Edison sudah meneliti kira-kira 100 jenis bambu lainnya. Ternyata, bambu Kyoto-lah yang paling ideal. Garagara menggunakan bambu Kyoto dari Jepang itulah, Thomas Alfa Edison diganjar sebuah monument megah yang dibangun di daerah gunung yang sakral, Gunung Otokoyama. Bahkan, setiap tanggal 18 Oktober, tanggal kematian Alfa Edison, para wakil pemimpin perusahaan yang bergerak di bidang elektronik, menyempatkan diri memberi penghormatan di depan monument itu,


Bukan Baling-Baling, tapi Lampu Pijar dari Bambulengkap dengan iringan lagu kebangsaan Jepang dan Amerika Serikat.Bambu memang banyak jenisnya. Banyak pula manfaatnya. Lain Thomas Alfa Edison, lain pula Alexander Graham Bell. Pada tahun 1877 Graham Bell menciptakan alat perekam dan pemutar suara yang diberi nama phonograph (yang secara harafiah berarti “penulis suara”). Jarum yang berfungsi untuk merekam dan memutar ulang hasil rekaman itu terbuat dari bambu juga yang biasa disebut “Fibre”. Bell meraut ujung bambu, meruncingkannya, dan menjadikannya perekam suara. Ada empat jenis runcingan bambu yang ia ciptakan yang masing-masing “menyanyikan” tonasi suara yang berbeda-beda. Pada tanggal 12 November 1907, jarum bambu ini dipatenkan oleh Graham Bell.Sangat sering kita mendengar kata-kata bijak dengan kata kunci “bambu”. Hidup kita akan menjadi lebih ideal dan menyenangkan kalau kita bisa membantu orang lain bagaimana pun keadaannya, mirip sebatang bambu. Oleh karena itu, semakin banyak memiliki skill (keahlian) semakin mudah pula kita menjadi “bala bantuan” bagi orang lain. Kelak, kita bisa menjadi seperti bambu. Bisa memijarkan cahaya maupun merekam suara. Artinya, kita bisa menolong orang lain dengan beragam keahlian yang kita miliki.


©r=1 4GlaS 4t Q U l ■ 2 1 : 0 0Stop MengeluhINSPIRASI # 5\"HIDUP MEMCOMTOH SEBATAHG BAMBU. BAGAIMANAPUK KEADAANNYA BISA MENJADI BERGUHA BAG1 ORANG LAIN.''Salah” adalah Spon&or&hip TroduktivUad\"Sukses terbentuk dari satu kesalahan ke kesalahanberikutnya tanpa kehilangan antusiasme”—Winston Churchill“Tidak mungkin hidup tanpa kegagalan pada sesuatu, kecuali jika Anda hidup dengan begitu hati-hati yang bisa jadi itu artinya Anda tidak hidup sama sekali— dalam hal ini, Anda gagal secara otomatis.”“Aku salah maka aku ada.”Kalimat pada paragraf pertama meluncur dari mulut seorang perempuan yang kekayaannya melebihi Ratu Elizabeth II. Padahal dulunya ia adalah seorang ibu miskin yang terpaksa harus menghidupi anak perempuan satusatunya. la adalah J.K. Rowling, creator Harry Potter yang dianggap merupakan salah satu novel anak-anak paling “dahsyat” sepanjang sejarah buku.


Bukan Baling-Baling, tapi Lampu Pijar dari BambuSedangkan kalimat kedua diucapkan oleh Santo Agustinus dari Hippo, biaravvan Katolik yang hidup di tahun 400-an. Keduanya mengandung makna yang sama. “Salah\" itu manusiawi. Lebih dari itu, “salah\" itu mengarahkan kita kepada produktivitas.Ibarat melaju kencang ke sebuah kota yang asing menggunakan mobil, Anda akan tersesat dan membelok ke gang-gang buntu yang tidak membawa Anda kemanapun. Suatu saat, jika besok Anda kembali lagi ke kota itu, Anda tidak lagi mengarahkan mobil ke rute-rute yang salah karena kesalahan masa lalu menjadi “peta” untuk keputusan masa mendatang.Tapi di satu sisi, tak dapat dielakkan kalau salah itu menyakitkan! Artinya? Anda harus pahami bahwa kesalahan itu memiliki ragam akibat yang berbeda. Salah seorang kolumnis majalah Fast Company bemama James Hunt membagi kesalahan dalam beberapa bentuk.Yang pertama adalah “Abject Failure” atau kesalahan yang “fatal”, “menyengsarakan banyak orang”, “hina”, dan kata-kata lain yang senada dengan itu. Keputusan perang Amerika Serikat ke Irak atas isu senjata pemusnah massal bisa jadi merupakan salah satu contoh “abject failure” karena sampai sekarang tak terbukti ada senjata ganas seperti itu. Kesalahan seperti ini sangat mahal harganya karena tidak begitu saja mudah dikoreksi. Kesalahan-kesalahan fatal seperti ini juga sering dibuat


© W hatsAppStop Mengeluholeh perusahaan pertambangan yang lantas mengotori lingkungan dengan bahan berbahaya yang secara langsung “mengusir” penduduk sekitar dari rumahnya.Yang kedua adalah “Structural Failure”. Ingat kasus iPhone 4 yang memiliki masalah pada antena? Kesalahan desain pada iPhone 4 mengakibatkan sinyal kamera mudah “terjun bebas” hanya karena si pemakai salah menggenggamnya. Kesalahan seperti ini memang memalukan tapi biasanya bisa dikoreksi. Belajar dari kesalahan, Apple bisa menciptakan teknologi yang lebih baik atau meluncurkan update sistem untuk mengatasi kelemahan desain seperti itu. Walaupun tampak sederhana, pabrikan intemasional yang sangat berpengalaman pun sering mengalami kesalahan seperti ini. Di Amerika Serikat, Toyota pernah menarik Camry gara-gara ada masalah pada pedal gasnya.Yang ketiga adalah “Common Failure”. Kesalahan ini dianggap sebagai kesalahan paling manusiawi. Misal, Anda lupa memberi kartu garansi, salah mengirim barang hingga barang tertunda, miskordinasi dengan gudang, dan lain sebagainya. Kesalahan ini bersifat kecil namun seringkali merepotkan karena “rajin” terjadi. Kesalahan-kesalahan kecil seperti ini bisa merangsang perusahaan untuk membuat sistem yang lebih sempurna agar produktivitasnya meningkat. Misalnya, perusahaan kurir barang menempelkan barcode di setiap paket


Bukan Baling-Baling, tapi Lampu Pijar dari Bambuyang bisa dilacak lewat situs online agar masalah klasik seperti kehilangan barang selama pemindahan paket bisa direduksi.Yang keempat adalah “Version Failure\". Kesalahan ini biasanya “menetap” di benda-benda elektronik, piranti lunak, atau perkakas lain yang bisa mengalami kegagalan fungsi karena ada sedikit cacat di dalamnya. Kesalahan ini juga bisa dikoreksi dengan mudah. Sebagai contoh, kelemahan sistem operasi Windows XP diperbaiki dengan hadirnya W indows Vista. Kelemahan yang ada di W indows Vista, diobati lewat W indows 7. Proses upgrading ini membuat orang menjadi lebih produktif.Yang terakhir adalah “ Predicted Failure\". Kesalahan seperti ini memang sengaja dicari dan dikondisikan untuk terjadi supaya kita tahu bagian mana dalam sebuah sistem yang “bekerja\" dan bagian mana yang “tak bekerja dengan baik\". Mengetahui letak-letak kesalahan seperti itu memudahkan kita bekerja secara lebih produktif di masa depan karena kita tahu “lubanglubang” kesalahan yang harus dilewati.Kalau sudah begini, kita tahu mana kesalahan yang membuat kita lebih produktif dan mana yang berbahaya. Secara umum, kesalahan membuat kita menjadi lebih tahu terhadap faktor-faktor apa saja yang tidak bisa dipakai dalam bisnis dan faktor-faktor lain apa lagi yang bisa dimanfaatkan. Para pemula tak bisa secepat pengusaha


©4G* t Q U l ■ 2 1 : 0 0Stop Mengeluhsenior dalam hal kecepatan produksi karena secara umum para pemula belum memiliki “peta” kesalahan. Jadi gunakan pengalaman-pengalaman “serba salah” itu sebagai keuntungan kompetitif Anda.INSPIRASI UNTUK DUNIA KERJAHati-hati, tidak semua kesalahan bisa diterima. Kesalahan yang ceroboh tidak hanya membuat perusahaan kehilangan uang yang sangat banyak tapi juga menghancurkan reputasi merek. Oleh karena itu, kesalahan yang memalukan akan “memalukan” karier Anda pula. Pahami jenis-jenis tipe kesalahan di atas agar Anda tahu risiko-risiko yang akan terjadi jika mengambil kebijakan tertentu.INSPIRASI UNTUK DUNIA SEKOLAHSekolah adalah tempat untuk memetakan mana yang salah dan mana yang benar dalam situasi yang aman (resiko tidak besar). Tak ada merek yang terancam hancur reputasinya. Tidak ada uang dalam jumlah besar yang dipertaruhkan. Oleh karena itu, selama Anda memiliki guru yang hebat, ujilah pengetahuan Anda sepuas mungkin. Tujuannya, supaya Anda punya “ peta” kesalahan sehingga ketika memasuki dunia kerja Anda tahu strategi mana yang benar dan salah. Universitas Harvard sangat unggul dalam hal ini. Mereka sangat


Bukan Baling-Baling, tapi Lampu Pijar dari Bambumengandalkan sesi diskusi dengan dosen-dosen hebat sehingga para mahasiswa tahu dunia industri secara gamblang walaupun mereka bukan pekerja di salah satu perusahaan.


□ . i l l ■ 2 1 : 0 1\\ - \\ -Bab 6Filosof i KelelawaRVt n m f


Stop MengeluhMakhluk apa yang sering tersasar masuk ke rumahmu? Jika bukan dari golongan serangga, mahluk itu adalah kelelawar. Mereka bisa menyusup tanpa terdeteksi lewat atap yang bolong, cerobong asap, loteng, ventilasi, sampai jendela-jendela yang lupa ditutup pada sore hari. Walaupun sering kali tidak berbahaya, namun kelelawar bisa melukai orang— atau anak kecil—jika mereka tiba-tiba menggigit. Lantas bagaimana caranya “mengusir” si “batman” ini agar keluar dari rumah? Tidak perlu mengusir menggunakan semprotan pestisida.Sebaliknya, cukup buka seluruh pintu, jendela, atau lubang-lubang yang ada di rumah Anda dan biarkan mereka mencari jalan keluarnya sendiri. Bahkan, jika jalan keluar itu sangat sempit, seperti terali-terali besi atau kawat yang dipasang di jendela, si kelelawar tetap bisa menembus rintangan-rintangan itu tanpa masalah. Padahal, kelelawar tidak punya penglihatan yang sempurna. Lantas?Kelelawar mendeteksi adanya rintangan yang ada di depannya lewat bunyi ultrasonic yang dipancarkan lewat mulut dan hidungnya. Nanti bunyi ini akan memantul dan ditangkap oleh telinga kelelawar yang super besar dan lancip itu untuk mendeteksi adanya penghalang— termasuk mangsa-mangsa kecil seperti serangga. Proses pemantulan suara ini biasa disebut dengan istilah


Click to View FlipBook Version