The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Stop Mengeluh- Siap Kerja, Kerja dan Kerja (Indonesian -- Jubilee Enterprise -- ( WeLib.org )

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by PERPUSTAKAAN BINA ILMU SMPN 5 MADIUN, 2025-11-18 22:24:49

Stop Mengeluh- Siap Kerja, Kerja dan Kerja (Indonesian -- Jubilee Enterprise -- ( WeLib.org )

Stop Mengeluh- Siap Kerja, Kerja dan Kerja (Indonesian -- Jubilee Enterprise -- ( WeLib.org )

Sukses dari FtembantuSecara naluriah, orang-orang yang memiliki bayaran mahal untuk sekali seminar pasti akan meraup keuntungan sebanyak-banyaknya dari keahliannya itu. Tapi Jim Collins adalah sebuah pengecualian. la membatasi diri dengan hanya menerima 18 tawaran berbicara dalam setahun! Kalau sudah begini, berapa kali ia menolak tawaran untuk menjadi “host\" seminar? Pasti sangat banyak. Mengapa?Supaya ia bisa “m enghabiskan\" hidupnya untuk satu pekerjaan yang paling ia senangi, yaitu berpikir, meneliti sesuatu, dan menulis. Menurut pengakuannya, dalam seluruh hidupnya 53% dihabiskan untuk berpikir kreatif. Mengajar— termasuk berbicara dalam seminar— mengambil porsi kira-kira 28%. Itulah mengapa, ia lebih “m enaksir” kegiatan menulis dibanding mengajar.Menolak banyak tawaran merupakan aktivitas yang gampang-gampang susah. Sekarang ini, pepatah “banyak teman umumnya juga banyak rezeki” masih berlaku. Tapi banyak teman sering kali juga banyak acara yang harus dikunjungi, termasuk tawaran makan siang, membicarakan bisnis, menjadi “ratu pesta” di acara ulang tahun, dan sebagainya. Apabila kegiatan tambahan itu terjadi nyaris setiap hari, begitulah sumber daya paling berharga di dunia, yaitu waktu, dihabiskan.Oleh karena itu, agar mencapai produktivitas tertinggi, Anda harus punya keahlian “seni berkata ‘tidak”'.


Stop MengeluhCaranya? Jim Collins punya saran terbaik. Di awal tahun baru di saat-saat kita membuat resolusi, janganlah buat “To-Do List”. Sebaliknya, ciptakanlah atau susunlah “Stop-Doing List”. Catat apapun yang tak ingin Anda lakukan sepanjang satu tahun ke depan. Ingat, Anda punya harta yang sama besarnya dengan konglomerat paling kaya sedunia. Apa itu? Waktu! Jadi, pilihlah daftardaftar kegiatan yang tak ingin Anda lakukan dalam satu tahun ke depan.Ada perbedaan yang mendasar, kata Jim Collins, antara menjadi orang yang “hidupnya sangat sibuk” dan “hidupnya sangat disiplin”. Keduanya bisa jadi memiliki intensitas kerja yang tinggi. Tapi orang yang sibuk memiliki banyak “acara” yang tak produktif. Sedangkan orang yang disiplin, punya agenda jelas untuk tetap fokus pada produktivitas.Lantas, bagaimana caranya memilah kegiatankegiatan yang pantas untuk dijawab dengan kata “Tidak!”? Berikut saran-sarannya.TENTUKAN DULU APA YANG INGIN ANDA CAPAIApakah “menghadiri acara ulang tahun pemilik media penerbitan” termasuk acara buang-buang waktu yang patut diberi jawaban “Tidak!”? Tergantung. Kalau Anda ingin menjadi penulis besar, menghadiri acara seperti itu sangatlah menguntungkan masa depan Anda. Tapi jika


n X © □ -<il ■Sukses dari Ftembantuminat Anda di bidang yang lain, acara seperti itu bisa Anda abaikan. Jadi, tentukan apa saja yang ingin Anda capai, baik dalam jangka pendek (short-term) seperti minggu ini atau bulan ini sampai jangka panjang (long-term) hingga 5 tahun ke depan. Kalau Anda sudah \"merangkai” target-target yang ingin dicapai, maka sekarang tinggal katakan \"Tidak!\" pada kegiatan, agenda, tawaran, atau \"wasting-time party” lainnya yang tak mendukung target-target tersebut.MENGABAIKAN IDE-IDE BARUIde-ide baru Sering kali \"menampakkan diri” bak seorang putri yang cantik-rupawan. Mereka punya daya pikat. Tapi jangan lupa, Sering kali ide-ide baru membawa \"setetes atau dua tetes” racun yang mematikan. Maksudnya? Seorang pelari sprint akan menatap tajam ke depan, ke garis finish dengan disiplin. Jika ia menengok ke kanan serta ke kiri, ia pun bisa \"terjegal”. Sama seperti pelari sprint, ada godaan untuk menerima ide-ide atau tawaran dari orang lain apabila dibumbui dengan kata-kata \"investasi untung besar tanpa ada resiko rugi”. Cobalah untuk mengabaikan ide-ide atau tawaran baru yang bisa membelokkan target Anda. Katakan \"Tidak!” ketika \"putri yang menawan tapi beracun” itu mendekat.21:30


n X © □ - d i ■Stop MengeluhEVALUASI LANGKAH-LANGKAHYANG PERNAH ANDA LAKUKANSering kali, Anda tak akan pernah tahu mana yang pantas dijawab “Ya” dan yang layak diganjar dengan jawaban “Tidak” apabila Anda belum mengalaminya. Mengikuti seminar “Cara Cepat Menjadi Kaya yang Tak Terbantahkan” mungkin merupakan langkah tepat. Tapi bisa juga tidak dan Anda tahu persis tentang hal ini. Oleh karena itu, evaluasi langkah-langkah yang pernah Anda lakukan sebelumnya. “Pangkas” langkah-langkah salah yang pernah Anda lakukan supaya jika kesempatan kedua datang, Anda tahu apakah ingin menjawab “Ya” atau “Tidak”.INSPIRASI UNTUK DUNIA KERJASering kali, kita menjawab “Ya” agar kita tampak sopan dalam komunitas bisnis. Tapi tampak sopan di mata rekan bisnis membuat kita mengorbankan “misi hidup” yang lebih berharga, yaitu produktivitas. Mempertimbangkan mana yang perlu untuk direspons positif dan mana yang tidak menjadi perbedaan yang tipis antara produktivitas dan buang-buang waktu.INSPIRASI UNTUK DUNIA SEKOLAHMenjawab “Tidak” Sering kali membawa konsekuensi “mengerikan”: dikucilkan teman-teman! Kalau ada pesta21:30


n a © Q U lSukses dari Ftembantuulang tahun gadis atau cowok tertampan di sekolah, Anda tak diundang. Kalau ada kegiatan mahasiswa, Anda diabaikan. Jika ada berita seru seputar gosip kampus, Anda menjadi sosok yang tak boleh \"m encicipi” hangatnya berita itu. Ada banyak ancaman lainnya.Tapi, ketika teman-teman Anda sudah berhasil lulus sementara Anda— demi agar tak dikucilkan dalam pergaulan— masih bergumul dengan tugas-tugas yang tak selesai tepat waktu, maka Anda akan menjadi subjek “lelucon hidup\" yang akan Anda kenang sepanjang masa. Target tugas lebih penting dibanding yang lain karena masa depan Anda rasakan sendiri.21:31


1 \\ Q M ■ 21:31Bab 20? a m Penakut


n X © □ . d i ■Stop MengeluhKamu takut tikus? Jangan khawatir sebab kamu tidak sendirian. Hampir semua orang— terutama gadis remaja—sangat jijik terhadap mahluk pengerat ini. Tapi jika ada pria dewasa yang sungguh “histeris” ketika melihat tikus, mungkin ia adalah seorang creator tokoh tikus paling terkenal di dunia, yaitu Walt Disney. Mengapa rasa takut pada tikus yang dialami Walt Disney terasa aneh? Ya karena ia adalah lelaki dewasa yang secara fisik sangat gagah dan karena ia adalah pencipta karakter Mickey Mouse yang begitu trendi itu.Terasa ganjil bukan? Mungkin. Tapi Walt Disney tidak sendirian. Ada lagi tokoh yang sebenamya merasa takut pada sesuatu tapi justru ia manfaatkan rasa takut itu untuk berkarya. Contoh lainnya adalah Stephen King, penulis spesialis cerita-cerita seru dan bergidik yang kerap dikaitkan dengan “hobinya” yang selalu membuka tirai shower kamar mandi karena ia berpikir, ada sesuatu yang mengerikan yang bersembunyi di balik tirai tersebut.Mungkin kamu terheran-heran mengapa ada orang yang takut sesuatu tapi justru menciptakan ketakutan itu dalam bentuk karya? Psikiater kondang bernama Sigmund Freud punya jawabannya. la adalah seorang neurologis yang biasa mengobati orang sakit saraf. Salah satu karya terkenalnya adalah psikoanalisa. Nah, di salah satu teorinya itu, ia menciptakan konsep yang disebut21:31


© Legend Indo ClubPara Ftenakut\"mekanisme pertahanan diri”. Sebenamya ada banyak poin di dalam “mekanisme pertahanan diri” ini. Tapi yang paling pas untuk kasus Walt Disney dan Stephen King adalah mekanisme pembentukan reaksi. Maksudnya?Artinya, mekanisme ini bekerja dengan cara mengubah dorongan yang awalnya tidak dapat diterima menjadi kebalikannya. Bahasa gaulnya, “benci jadi rindu”. Nah, si Walt Disney ini awalnya benci sama sosok tikus. Tapi untuk mengatasinya, ia mengubah rasa benci itu menjadi “rindu”. Akhirnya, lahirlah sosok Mortimer yang kemudian dikenal dengan nama Mickey Mouse. Begitu pun Stephen King. Gara-gara “benci” dengan rasa takutnya, ia mengubahnya menjadi “cinta” pada situasi yang menyeramkan.Jadi jika besok kamu menemukan dirimu benci pada sesuatu, lebih baik jangan mengeluhkan hal itu. Kamu bisa mengubahnya menjadi sesuatu yang justru kamu cintai. Benci belajar? Siapa tahu kamu malah cinta belajar. Benci matematika? Jangan khawatir. Suatu saat, lewat proses yang berkembang, kamu bisa lebih jago matematika. Begitu seterusnya. Jadi, lawan rasa takutmu itu!


n X ©Stop MengeluhIN S P IR A S I # 2 0\"BENCI PADA SESUATU? UBAHIAH MENJADI RASA CINTA.”Ha&rat untuk Hlencari“Seorang manusia menempuh perjalanan kelilingdunia untuk mencari apa yang ia butuhkan dan kembalilagi ke rumah menemukan yang ia butuhkan itu.\"—George Edward Moore“Orang yang menguasai banyak informasi, akan menguasai dunia.\"Sering kali, internet mengandung “candu”. Dan karena hampir sebagian besar pekerjaan terkait dengan internet— atau paling tidak memanfaatkan komputer yang terhubung dengan luasnya dunia maya—maka sangat penting untuk menyadari kalau internet bisa menurunkan produktivitas.Sebagai contoh, Google. Anda bisa mencari apapun di Google. Masalahnya, pada titik tertentu, Google bisa membuat Anda begitu kecanduan. Seperti digelayuti perasaan, “tak pernah merasa puas berburu informasi\"21:31


© Perwakilan RakyatPara Ftenakutbahkan hanya demi memperoleh informasi-informasi yang tidak penting sama sekali.Jaak Panksepp, seorang ahli saraf dari Universitas W ashington pernah mengadakan penelitian yang menunjukkan kalau “ m encari” adalah “nenek m oyang” sistem kehidupan manusia dan mamalia pada umumnya. Mamalia itu— termasuk orang di dalamnya— lebih suka “mencari m akanan” daripada “makanan itu disodorkan kepada mereka”. Oleh karena itu, “mencari” merupakan salah satu bagian dari kesenangan dan survival. Dalam tataran emosional, Jaak Panksepp mengatakan kalau merujuk pada sosok manusia, hasrat mencari ini tidak hanya semata-mata digunakan untuk “mencari m akan” tapi juga untuk menambah ide-ide baru, menciptakan intellectual connections, dan mencari makna terhadap sesuatu.Benar yang dikatakan oleh Nicholas Carr salah satu penulis artikel The Atlantic, la pernah menulis dalam artikelnya yang berjudul “ Is Google Making Us Stupid?” Menurutnya, kita tak bisa membuat tulisan panjang karena pikiran kita begitu “dijajah” oleh proses pemburuan informasi di internet yang tak pernah habis. Akibatnya, perhatian kita menjadi “tak berjangka panjang”. Kalau sudah begini, sulit menjamin kalau kita berhasil menciptakan tulisan yang panjang secara konstan. Mengapa? Pertama, karena pikiran Anda tiba-tiba terpecah oleh


Stop Mengeluhhasrat mencari. Baru bekerja sedikit, langsung muncul keinginan untuk cari informasi selebritis, film-film terbaru, gosip politik, status teman-teman, dan lain sebagainya. Kedua, karena pada hakekatnya kita merasa tak pernah puas dengan informasi yang berhasil kita temukan. Kita cenderung mencari informasi apapun meskipun informasi itu tak dibutuhkan. Hasilnya, selain konsentrasi terpecah belah, waktu pun terhambur percuma.Kalau sudah begini, kita membutuhkan kemampuan untuk kontrol diri yang sudah dibahas di bab lain. Kalau tidak ada kontrol diri, internetlah yang akan mengontrol hidup kita.INSPIRASI UNTUK DUNIA KERJADunia informasi kadang-kadang menyesatkan. Pepatah mengatakan, “orang yang menguasai informasi akan menguasai dunia.\" Masalahnya, manusia tak akan pernah berhenti mencari informasi baru, termasuk informasi sampah sekalipun. Kalau sudah begini, bukan Anda yang menguasai dunia, tapi dunia yang menguasai Anda. Google, Bing, Yahoo, dan situs-situs pencarian, portal, serta situs berita lainnya akan menargetkan Anda sebagai pasar yang potensial. Seharusnya, kita gunakan situs-situs itu untuk mencari uang dan bukannya mereka mengeruk uang sebanyak-banyaknya dari kita. Cobalah


Para Ftenakutketika bekerja, kontrol diri Anda untuk “m embatasi” informasi.INSPIRASI UNTUK DUNIA SEKOLAHOrang yang rajin mencari “ ilmu” belum tentu orang paling pandai di sekolah. Bisa jadi, mereka termasuk golongan orang yang paling tidak efisien. Kata kuncinya, habiskan waktu untuk mencari apapun yang relevan dengan studi. Berusaha menguasai sebanyak mungkin informasi tidak akan pernah berhasil dan membawa impact apapun. Informasi jauh lebih cepat berkembang dibanding kemampuan daya tampung pikiran manusia. Jadi, belajarlah untuk berkonsentrasi. Carilah materi yang benar-benar Anda butuhkan.


n a © r = l 4 G isS *t u 21:32Bab 21Sukses daRiBungkus Pizza


Stop MengeluhApa yang kamu lakukan kalau orang tuamu memberi kado gadget atau teknologi canggih seperti iPad, Apple Macintosh, atau iPod? Setelah mengucapkan terima kasih kepada orang tua, mungkin kita akan “mengubah” alat-alat itu menjadi mesin hiburan tanpa batas, mulai dari mendengar musik, membaca buku, mengintip dunia internet, dan lain sebagainya. Tapi Michael Dell punya ide lain. Saat orang tuanya memberi hadiah komputer Apple II saat ia berusia 15 tahun, ia justru membongkar komputer itu hanya untuk mencari tahu bagaimana komputer itu bekerja.Mungkin di antara kamu belum ada yang tahu siapa itu Michael Dell, la adalah salah satu orang terkaya di dunia dan bos dari perusahaan komputer Dell, Inc. Kalau kamu pergi ke toko komputer dan melihat ada komputer bermerek Dell, maka itu adalah ciptaannya. Saking kayanya, ia didaftarkan pada urutan ke-44 orang terkaya di dunia dengan penghasilan sebesar USD 14.6 miliar!Tapi tahukah kamu kalau dulu Michael Dell juga punya “laku prihatin”? Modalnya untuk berbisnis hanya $1000 saat ia berusia 19 tahun. Beda sekali dengan pengusahapengusaha muda lainnya yang umumnya mendapat modal bertubi-tubi dari orang tuanya berupa alat-alat (komputer), sewa tempat, koneksi, dan semuanya sehingga si pengusaha itu “tahu beres” saja. “Laku prihatin” Dell tidak berhenti sampai di sini. Diceritakan,


n X © r=1 4GisS it Q M ■ 21:33Sukses dari Bungkus Rzzagara-gara uangnya sangat terbatas, ia memungut kotak pembungkus pizza yang tak terpakai dari tempat sampah. Dari bungkus pizza itu ia menulis promosipromosi supaya orang mau membeli komputernya. Jadi, ia membuat iklan pertamanya lewat sebungkus kotak pizza!Pengusaha muda lainnya mungkin lebih beruntung dari Michael Dell karena bisa memasang iklan di internet atau di media massa yang lebih efisien. Tapi repotnya, walaupun saat ini sudah banyak kemudahan, tapi tetap saja kita gampang mengeluh. Padahal untuk sukses di dunia bisnis, laku prihatin tetap harus dijadikan spirit juga. Ibaratnya, kita harus jeli mencari cara agar segala kekurangan yang kita punyai bisa diatasi walaupun dengan cara yang amat sederhana. Mirip dengan Michael Dell yang hanya menemukan sebungkus kotak pizza bekas!


Stop MengeluhIN S P IR A S I\"TAK PERLU MALU DAN RAGU UNTUK iE R ’LAKU PRIHATIN\" AGAR SUKSES DI MASA D EfAN .\"Tidak fernah V u I u a“Selalu konsisten.”—Casey KasumJoe Fig aslinya adalah seorang pelukis. Tapi, salah satu buku yang ia tulis berjudul “Inside’s the Painter Studio” merupakan salah satu karya yang memberi kita perspektif baru tentang kreativitas yang berujung pada produktivitas. la mewawancarai 24 pelukis lengkap dengan foto-foto studio lukis mereka untuk mencari tahu bagaimana mereka— para artis itu— bisa begitu produktif.Ternyata jawabannya adalah “kerja yang tak putus* putus”. Salah seorang pelukis, bernama Chuck Close berkata, “Inspirasi adalah untuk para amatir, sebagian dari kita hanya datang dan bekerja.” Joe yang lahir di Long Island, New York, ini menemukan pengakuan kalau para pelukis itu bekerja selama 7 hari seminggu secara


Sukses dari Bungkus Rzzarutin. Pelukis lain bernama Eric Fischl bahkan berkata, “Saya tidak menunggu untuk datangnya inspirasi”. la juga setuju kalau produktivitasnya berasal dari kedisiplinan bekerja secara rutin. Artis lain, bernama Ross Bleckner bahkan lebih “ekstrim” dengan menggambarkan kalau ia merasa lebih bahagia dan seimbang secara psikologis saat ia mengikuti alur kerja yang sama (rutin), hari demi hari.Lantas? Kalau begini, ada beberapa kesimpulan sederhana. Pertama, produktivitas itu terkait dengan disiplin waktu dan jadwal. Rutinitas merupakan salah satu pendukung produktivitas.Kedua, inspirasi bisa datang dengan cara “memeras” otak secara rutin. Artinya, jika kita punya konsentrasi tinggi dan berusaha menyelesaikan sebuah masalah, otak kita— dengan menggabungkan informasi-informasi yang pernah direkam sebelumnya— akan menemukan jalan keluar secara ajaib. Tampak tak masuk akal? Tapi percaya atau tidak, faktanya seperti itu. Orang yang kreatif seringkali adalah orang yang tak punya banyak sumber daya, kecuali otaknya sendiri, untuk memecahkan satu masalah yang kompleks.Lantas, apa alasan yang paling gamblang untuk menjelaskan mengapa kita harus bekerja secara rutin, bahkan kalau kartu nama yang kita miliki mencantumkan jabatan “artis kreatif\"? Pablo Picasso punya jawabannya.


n X © □ -di ■Stop MengeluhSetiap hari, ia melukis 6-8 buah karya seni (sampai terakumulasi hingga 100 ribu lukisan) untuk mencari formula-formula atau cara-cara baru. Sebagai contoh, lewat pengalamannya, Picasso memiliki beberapa pantangan saat melukis, seperti tak akan menempelkan apapun di dalam kanvas, tidak boleh menggunakan imajinasinya dari karya yang lalu, dan tak boleh menggunakan objek yang dapat ditemukan sehari-hari dalam karya patungnya. Dan, karena ia bekerja terus tiada-henti, pantangan-pantangan di atas mungkin saja ia langgar lagi selama ia menemukan formula atau caracara yang lebih baru. Jadi, kerja rutin memicu munculnya cara-cara baru yang lebih produktif.INSPIRASI UNTUK DUNIA KERJASaat tugas kantor telah selesai, sebagian besar pegawai merayakannya secara tak produktif— misalnya istirahat di kantin, mengobrol, atau mencari gosip yang paling “memancarkan radiasi panas”. Sebagai salah satu bentuk relaksasi, cara seperti ini mungkin bermanfaat. Tapi membuang waktu untuk hal-hal yang tak penting juga sama berbahayanya juga. Alih-alih menghamburkan waktu, Anda tetap bisa bekerja—bekerja apapun yang bisa Anda kerjakan selama pekerjaan itu sejalan dengan jabatan dan job description Anda. Dari situ, Anda akan temukan cara-cara baru untuk mendukung kerja Anda.21:34


n X © □ .di ■Sukses dari Bungkus PizzaINSPIRASI UNTUK DUNIA SEKOLAHApa nasihat paling kuno yang pernah kita dengar di sekolah? Nasihat itu berbunyi, belajar kapanpun tanpa harus menunggu ujian. Nasihat ini begitu menggelikan saat kita masih anak-anak. Tapi orang yang sudah dewasa menanggapi positif nasihat ini. Dengan belajar terus-menerus, pikiran kita menjadi mampu memikirkan lebih banyak perspektif untuk mengerjakan soal ujian ketika ujian itu benar-benar diselenggarakan. Ibaratnya, kita mengisi ilmu apapun setahap-demi-setahap dengan pengetahuan baru. Saat ujian itu tiba, ilmu-ilmu yang sudah melimpah itu bisa “dimuntahkan” kembali.21:34


n £ © 4 G4 t jU l ■ 21:34


Stop MengeluhApakah kamu pergi ke sekolah mengenakan sepatu Nike? Bersyukurlah kalau kamu memakai sepatu nge-top dan bergengsi itu karena hal itu membuktikan dua hal. Pertama, kamu— atau keluargamu— punya banyak rezeki yang bisa disisihkan untuk membeli sepatu asal Oregon Amerika Serikat itu. Kedua, kamu adalah orang “tokcer” secara fisik dan sporty.Nike memang identik dengan olahraga. Bintang iklannya pun dari kalangan atlet, mulai dari Michael Jordan yang pebasket, Rafael Nadal si pemain tenis, Tiger Woods pengayun tongkat golf, dan banyak lagi. Tidak heran, iklan sepatu Nike selalu muncul kalau ada pertandingan olahraga.Tapi salah satu faktor yang membuat Nike sangat terkenal adalah logonya. Pernah melihat logo sepatu Nike, bukan? Ya, bentuknya seperti tanda centang. Mereka— orang-orang yang bekerja di Nike— menyebut logo tersebut dengan istilah “swoosh” yang secara harafiah artinya “bergerak sambil menimbulkan suara yang gaduh”. Biasanya, di bawah logo ini tertera kalimat sakti berbunyi “Just Do It!”Bicara tentang “swoosh” maka kita perlu mengenal orang yang amat asing dan begitu tak dikenal di dunia. Namanya adalah Carolyn Davidson. Tidak terkenal, bukan? Tapi ia adalah si pencipta logo Nike hingga sekarang. la mendesain logo itu ketika masih sekolah


n £ © □ .dl ■“Swoosh\"di Portland State University jurusan desain gratis. Ceritanya, ia bertemu dengan Phil Knight yang saat itu merupakan dosen jurusan akuntansi. Phil Knight sendiri adalah salah satu orang pendiri Nike di bawah bendera Blue Ribbon Sports. Lantas, Phil Knight menawarinya tugas untuk mendesain logo sepatu Nike. Carolyn pun mengerjakannya dengan baik dan dari situ, muncullah logo “swoosh”. Tahu berapa bayaran Carolyn untuk mendesain logo tersebut? Hanya 35 USD!Sudah dibayar murah, Phil Knight secara pribadi tak menyukai logo hasil rancangannya tersebut. Tapi ia merasa bahwa logo itu akan membawa sukses besar! Terbukti, sampai sekarang logo itu masih dipakai secara konsisten.Ada pepatah, “sesuatu yang murah biasanya tak bertahan lama”. Dari kasus logo Nike di atas, terbukti kalau logo yang murah— dan takdisukai—justru menjadi logo yang spektakuler dan tak mudah hilang dari perkembangan jaman. Hingga awal tahun 70-an sampai tahun 2012, logo Nike masih tetap sama, swoosh. Jadi, ketika suatu saat hasil karyamu dihargai murah, janganlah lantas menyepelekan tugas itu dan membuat karya yang asal-asalan. Siapa tahu, karyamu yang termurah adalah karyamu yang terhebat!21:34


n £ © 4G4t Q M ■ 21:35Stop MengeluhIN S P IR A S I # 2 2\"KARYA YANG PALING MURAH BELUM TENTU KARYA KACANGAN. JANGAN MUDAH MENGELUH HANYA KARENA PIBAYAR MURAH UNTUK MENGERJAKAN SESUATU.\"Sdalu lebih Vagi“Berdoa adalah kunci pagi hari dan gerendel adalahkunci sore hari\"—Mohandas GandhiBenjamin Franklin pernah menulis, “Tidur lebih awal dan bangun lebih pagi membuat seseorang lebih sehat, kaya, dan bijaksana”. Ada dua alasan mengapa kata-kata Benjamin Franklin ini benar. Pertama, yang mengatakan bukanlah orang sembarangan. la adalah salah satu pendiri Amerika Serikat. la meninggal ketika usianya sangat tua, yaitu 84 tahun!Yang kedua, ada penelitian ilmiah yang mengaitkan bangun pagi dan produktivitas. Penelitian pertama dibuat oleh Universitas Heidelberg. Menurut penelitian itu, bangun pagi membuat seseorang lebih bahagia dan produktif. Lho kok bisa? Karena kalau bangun pagi hari,


'Swoosh\"kita menjadi jauh lebih bersemangat membuat targettarget harian yang ingin dicapai dalam satu hari itu. Tak heran kalau George W. Bush sudah mulai memimpin rapat pukul 6:45 di Gedung Putih. Atau, Charles Darwin yang sudah berolahraga pagi di pukul 7:00.Penelitian lainnya dirilis oleh Universitas Roehampton. Menurutnya, bangun pagi sebelum pukul 6:58 lebih menciptakan rasa bahagia dibanding mereka yang terlambat bangun hingga pukul 08.54. Bangun pagi lebih memicu rasa syukur atas hari yang baru itu. Karena umumnya pagi hari—terutama di bawah pukul 5.30 pagi— masih menjadi “jam bobo' masyarakat”, maka suasana saat itu masih begitu sunyi. Tak ada bunyi klakson, tiada suara televisi, yang ada adalah suara orangorang berbisik. Begitu nyaman dan damai. Di saat seperti itu, otak kita mudah “mem untahkan” ide-ide segar yang akan kita lakukan sepanjang hari. Jadi, produktivitas dimulai sejak pagi hari.Bangun pagi itu sulit. Terutama bagi mereka yang sudah punya ritme bangun siang tidur lebih malam (lembur). “Jam biologis” manusia tidak bisa berubah secara drastis. Oleh karena itu, ubah rutinitas secara bertahap, misalnya tidur 15-30 menit lebih awal. Lakukan secara rutin, dan jika berhasil, ulangi terus sampai pada satu titik, Anda telah berhasil memajukan jam tidur dan bangun lebih awal.


© FisabilillahDStop MengeluhJika cara di atas kurang manjur, gunakanlah Bedtime Affirmation. Caranya adalah sebagai berikut:MENSYUKURI HARI INI DAN BERSIAP UNTUK HARI ESOKMerasa “lelah” atau tak puas pada hari ini, akan membuat otak Anda tak bisa terlelap dengan baik jika malam tiba. Oleh karena itu, buang rasa menyesal tersebut. Yakinkan pada diri Anda sendiri kalau Anda sudah menyelesaikan semua tugas hari ini dan yang Anda lakukan “sangat dibutuhkan” untuk menjamu hari esok. Dalai Lama selalu mengucapkan syukur setiap bangun pagi. “Setiap hari, saat bangun pagi, berpikirlah ‘hari ini aku beruntung bisa bangun, aku hidup, aku adalah manusia yang berharga, aku tak akan menyia-nyiakannya.”BERJANJILAH PADA ALARM YANG ANDA PASANGSeringkali, bangun pagi harus dipicu oleh dering alarm. Masalahnya, alarm bisa dimatikan kalau Anda mau. Jadi, berjanjilah kalau alarm berbunyi, Anda langsung bangun tidur, mematikan alarm itu, dan tidak tidur kembali. Kalau perlu, janjilah mengerjakan sesuatu saat alarm berbunyi dan Anda terbangun.


n a © □ -ill\"Swoosh\"BUATLAH “JANJI” KAPAN HARUS TERLELAP DANBANGUN PAGIPunya ide untuk tidur pukul sekian dan bangun pagi beberapa jam kemudian bukanlah ide buruk selama Anda mau melakukannya. Masalahnya, Anda tak bisa mengingat \"janji” seperti ini kalau tak menuliskannya. Tuliskan, pukul berapa harus tidur dan pukul berapa harus bangun pagi. Hitung pula berapa lama Anda tertidur. Secara umum, tidur yang berkualitas membutuhkan durasi waktu 4-6 jam. Realitasnya, otak— pikiran Anda— mengendalikan kapan Anda harus bangun. Jadi, jangan biarkan pikiran Anda dikuasai pendapat “tidur lebih lama membuat hidup lebih berkualitas”. Sebaliknya, penuhi pendapat bahwa tidur lebih lama— yang artinya bangun lebih siang— membuat hidup tidak bahagia baik dalam karir maupun kehidupan sosial. “Kualitas hidup dimulai dari bangun pagi.”BUAT ALASAN MENGAPA HARUS BANGUN PAGIBuatlah alasan mengapa Anda harus bangun pagi hari (pukul 5-6). Tanpa alasan, maka bangun pagi akan terasa sebagai sebuah kewajiban. Dan umumnya, orang malas menanggapi kewajiban. Alasan yang terbaik adalah, jika bangun pagi maka Anda bisa mencapai target-target terbaik minggu ini, bulan ini, tahun ini, dan sepanjang hidup. Sadari dengan baik kalau kita bangun pagi maka21:35


t i A Q m IfQQUl ■Stop Mengeluhakan menentukan cara Anda mengatur hidup. “Bangun pagi adalah langkah awal mencapai sukses satu hari, satu minggu, satu bulan, dan seluruh hidup.”INSPIRASI UNTUK DUNIA KERJAHindari bekerja lembur. Lembur akan membuat kita ekstra kelelahan di pagi hari. Bekerja secara lembur dan lantas bangun kesiangan memiliki jumlah waktu yang sama dibanding bekerja tidak lembur tapi bangun lebih pagi. Oleh karena itu, pilihlah yang kedua sebab ada banyak penelitian tentang kemudharatan lembur. Sebaliknya, banyak penelitian yang membuktikan manfaat bangun pagi.INSPIRASI UNTUK DUNIA SEKOLAHBagaimana cara terampuh untuk bangun pagi? Buatlah alasan mengapa bangun lebih pagi. Tanpa ada alasan, maka tak ada bangun pagi. Itulah mengapa siswa dan mahasiswa lebih mudah bangun pagi karena ada alasannya, yaitu tidak datang terlambat. Tapi ini belum cukup. Jika alasannya hanya sebatas menghindari hukuman karena datang terlambat, maka alasan itu kurang “menggigit”. Gunakan bedtime affirmation seperti dijelaskan di atas agar ada alasan yang lebih hebat mengapa Anda harus bangun pagi. Misalnya, “menaklukkan semua soal ujian”.21:35iiIi


rg rBab 23Ai-RstliL' V \\ D G IIK


© Pesan dari +62 821-1725-3375 @ GEBUKSlop Mengeluhu n agaikan sayurtanpa garam!” Ini adalah salah satu D p e p a t a h paling favorit untuk menggambarkan begitu hambarnya rasa sebuah sayur tanpa ada “campur tangan” garam. Apakah kamu tahu bagaimana caranya membuat garam dari air laut hingga bertengger di dapurmu sebagai garam penyedap rasa? Temyata, “penambangan” garam dikerjakan secara tradisional menggunakan alat-alat seadanya. Pertama-tama, petani garam menciptakan reservoir atau penampung air laut, baik dalam bentuk kolam, tambak, atau danau. Jadi, air laut yang dikumpulkan di situ “aman” dari sapuan gelombang pasang air laut.Lantas, air laut itu dijemur dalam teriknya matahari. Oleh karena itu, pembuatan garam akan efisien saat musim kemarau ketika matahari sedang “galakgalaknya”. Penjemuran ini diharapkan dapat memisahkan air dan garamnya. Air akan menguap dan garam akan tertinggal di tanah. Setelah tertinggal di reservoir dan menjadi kristal, garam ini dikumpulkan menggunakan alat garuk sederhana menyerupai sapu. Kalau sudah begini, garam itu akan dibersihkan dan dicampur zat lain seperti zat “anti-gondok” yang disebut dengan istilah iodium. Lalu, garam itu bisa dijual.Tapi tahukah kamu, di balik asinnya garam itu terkandung dua zat yang ekstra berbahaya? Yang pertama adalah Sodium (Na) dan satunya lagi Chlorine


n a © Q U lDi Balik Asinnya Garam(Cl). Ayo kita bahas Sodium dulu. Apa bahayanya zat yang secara umum berwarna putih perak ini? Zat kimia ini mudah bereaksi jika dicampur dengan air dan akan menghasilkan ledakan dengan cepat. Selain itu, zat ini juga bisa terbakar dengan mudah. Hati-hati pula jika terkena larutan sodium yang sudah tercampur dengan air (biasa disebut sodium hydroxide) terutama pada kulit yang tak terproteksi oleh sarung tangan atau pakaian karena akan menimbulkan luka bakar. Sodium ini, jika dikonsumsi berlebihan dalam bentuk makanan, akan menimbulkan penyakit tertentu seperti hipertensi, tekanan darah tinggi, dan serangan jantung koroner. Oleh karena itu muncul pendapat, banyak garam membuat tekanan darah menjadi tinggi.Lantas apa bahayanya Chlorine? Zat yang ditemukan oleh “Carl Wilhelm Scheele ini sebenamya memiliki banyak fungsi, mulai dari untuk menjernihkan dan membasmi kuman dalam air sampai untuk membuat senjata mematikan. Misalnya, Jerman menciptakan gas yang terbuat dari chlorine yang disebut dengan nama bertholite yang walaupun beraroma perpaduan merica dan nanas, gas ini akan mengakibatkan iritasi fatal pada paru-paru. Di rumah, air yang mengandung banyak chlorine akan merusak ekosistem flora intestinal yang berfungsi membantu pencem aan dan kekebalan tubuh kita.21:36


Stop MengeluhTapi walaupun berbahaya, dua zat itu tetap ada di dalam garam dan menjadi salah satu pencipta rasa asin pada garam. Apa jadinya hidup kita tanpa garam? Sama seperti garam yang mengandung zat-zat yang “pahit” bagi kesehatan kita, hidup kita pun acapkali dibayangbayangi pengalaman-pengalaman pahit di masa lalu. Kalau sudah begini, tak perlu meratapi masa lalu dan tak perlu berkeluh kesah. Sering kali masa lalu yang pahit menjadi sinyal bahwa kita tak bisa mengulangi kesalahan yang sama di masa depan. Oleh karena itulah, muncul pepatah baru, “telah banyak makan asam garam kehidupan” yang artinya, sudah sering mengalami kepahitan hidup sehingga saat ini hidup dalam kebijaksanaan.\"TANPA ADA KEPAHITAN HIDUP, MANUSIA TIDAK AKAN PERNAH BELAJAR.\"fenlingnya Vaya Tahan“Daya tahan itu lebih mulia dibanding kekuatan, lebihsabar dibanding kecantikan. ”—John RuskinINSPIRASI


Di Balik Asinnya GaramMengapa orang produktif minum kopi? Alasannya, kafein bisa membantu seseorang mendapatkan “perisai” daya tahan. Tidak mengantuk, tidak merasakan lelah, dan selalu “awas”. Oleh karena itu tak heran, kopi dijadikan “shortcut\" atau “jalan pintas\" bagi mereka yang tidak rajin berolah raga.Bagaimana ingin produktif gila-gilaan jika Anda tak mampu menyokong tubuh Anda sendiri. Benar yang dikatakan Haruki Murakami, “bakat tidak ada apa-apanya tanpa fokus dan daya tahan”. Baru-baru ini, penulis novel “ Kafka on the Shore” ini merilis buku paling anyar berjudul “W hat I Talk About W hen I Talk About Running” yang diterbitkan oleh Vintage International. Dalam buku itu ia menulis, “setelah fokus, hal terpenting selanjutnya untuk menjadi seorang novelis adalah daya tahan.” la melanjutkan, “jika Anda berkonsentrasi saat menulis tiga atau empat jam per hari dan merasa kelelahan setelah seminggu melakukan rutinitas tersebut, Anda tidak akan bisa menulis dalam jangka panjang”. Pendapatnya benar. Tidak ada daya tahan, tidak banyak tugas yang bisa selesai.Haruki Murakami sendiri adalah seorang novelis setelah ia memutuskan untuk “menutup” jazz barnya di Tokyo. Tapi selain menjadi seorang novelis, ia sendiri adalah atlet yang memulai kariernya sebagai pelari marathon dan kemudian “naik kelas” menjadi


© SahabatNetraAndroid...!!!Stop Mengeluhultra marathon, dan yang terakhir triathlon. Aktivitas atletiknya inilah yang membuat ia punya daya tahan tubuh yang ekstra besar.INSPIRASI UNTUK DUNIA KERJA“Kafein” yang ada dalam segelas kopi sering dijadikan \"kambing putih” untuk membantu meningkatkan daya tahan. Wajar saja, semakin sibuk seseorang semakin sedikit waktu untuk berolah raga. Namun, karena aktivitas bisnis terkait dengan fisik walaupun dalam konteks yang paling sederhana, misalnya duduk seharian di depan komputer, daya tahan fisik yang tak tergantung oleh kafein juga patut diperhitungkan. Olah raga kecil seperti lari atau treadmill bisa dijadikan alternatif. Tujuannya hanya satu. Kalau badan sehat, daya tahan tubuh pun meningkat. Kalau sudah begini, target-target besar siap diraih.INSPIRASI UNTUK DUNIA SEKOLAHOtak yang cemerlang tak bisa berbicara banyak kalau tubuh loyo. Tak ada perusahaan yang ingin mempekerjakan pegawai loyo walaupun isi otak mereka hampir menyerupai satu aula perpustakaan. Berjalanjalan keliling kampus di masa senggang atau memilih naik


Di Balik Asinnya Garamtangga daripada lift bisa menjadi solusi meningkatkan daya tahan.


Bab 24Rasa SakitHang Disengaja


n X © r=1 4G isS it Q M ■ 21:37Stop MengeluhKalau kamu dilahirkan sebagai penghibur, acara apa yang ingin kamu buat? Lawak ala Tukul atau sulap kartu ala Demian Show? Mungkin kamu harus memikirkan acara lain jika ternyata kamu tidak “setampan” Tukul Arwana atau tidak segesit jari-jari tangan Demian Aditya. Sebagai contoh, mungkin kamu bisa meniru acara show yang digelar oleh seorang Amerika Serikat bernama Robert Craig Knievel. Acaranya tidak tanggung-tanggung dan beresiko tinggi “melawan” kematian. Acara itu disebut dengan nama “Daredevil show” dimana ia akan melompati gedung, deretan mobil, jurang, dan rintangan lainnya menggunakan motocross. Disiarkan langsung oleh channel ABC, Robert Knievel pernah meloncati air terjun di Caesars Palace yang lokasinya ada di Las Vegas. Saat itu, lelaki yang kemudian menjuluki dirinya sendiri dengan nama Evel Knievel ini menjadi sangat nge-hits di kalangan anak muda.Atraksi lainnya yang mengagumkan sekaligus mengerikan ia selenggarakan pada tahun 1976 saat ia tampil di Chicago. Terinspirasi oleh film The Jaws yang menceritakan tentang serangan hiu-hiu “busung lapar” yang ganas, ia bersama tim kerjanya menyiapkan tangki berukuran besar dan mengisinya dengan hiu-hiu agresif yang kelaparan. Targetnya, dengan mengendarai motor, ia akan melompati tangki itu. Jika gagal, bisa jadi ia menjadi “kudapan istimewa” bagi para hiu. Namun


Rasa Sakit yang Diseng^asayang, acara ini gagal ditayangkan karena saat latihan, ia mengalami cedera dan melukai seorang cameramen yang kebetulan mengabadikan latihan tersebut.Walaupun demikian, Evel Knievel dinobatkan sebagai “atlet nekad” oleh Guinness Book of Record sebagai orang yang mampu bertahan hidup setelah mengalami patah tulang sebanyak 433 kali!Sukses acapkali diiringi oleh rasa sakit. Bahkan, kalau kita kerja kantoran pun yang jauh dari kesan “membanting tulang dan tubuh di atas beton”, risiko sakit tetap merupakan konsekwensi logis yang harus diterima kalau kita bekerja sangat keras. Bahkan, orang bijak mengatakan kalau kamu belum sakit, maka kamu belum bekerja keras secara total. Mungkin, kamu merasa bahwa kamu sudah 100% bekerja keras. Tapi, kerja keras 100% belumlah cukup. Harus 110% agar hasilnya benarbenar optimal. Nah, supaya kamu tahu bahwa kerjamu memang sudah 110%, maka tubuh akan memberi sinyal tertentu, yaitu sinyal rasa sakit. Dengan kata lain, kalau belum sakit maka kamu belum bekerja 110%.Oleh karena itu, bekerja setengah-setengah atau bekerja tidak optimal tampak begitu memalukan kalau kita melihat bagaimana kerja Evel Knievel yang sudah membanting tulang dalam arti sebenarnya! Jadi, lebih baik kerjakan pekerjaan kita semaksimal mungkin agar kita tidak malu dengan si pelompat maut itu.


n £ © r=1 4G isS it Q U l ■ 21:38Stop MengeluhIN S P IR A S I # 2 4\"SALAH SATU IHDIKATOR KALAU KITA SUDAH HELAKUKAN USAHA HINCCA 110 ADALAH: TIMBULHYA RASA SAKIT!”Qrandma&ter!“Aku bersungguh-sungguh dan tak takut apa pun.”—Audre LordeSitus TheArtWolf.Com merilis 10 lukisan termahal di dunia. Tiga diantaranya dibuat oleh orang yang sama. Pablo Picasso. Lukisan berjudul “Nude, Green Leaves and Bust” yang dibuat tahun 1932 laku terjual senilai 106.5 juta USD. Tak jelas siapa yang membeli lukisan wanita gendut tanpa busana dengan hijau daun dan patung kepala orang di atasnya itu. Lukisan kedua berjudul “Garcon a la Pipe”. Terjual senilai 104.1 juta USD yang dibuat tahun 1904. Sedangkan lukisan ketiga berjudul “Dora Maar au chat” yang dibuat tahun 1941. Dijual senilai 95.2 juta USD.Kesannya, Pablo Picasso adalah tokoh yang super kaya karena mampu menghasilkan begitu banyak “emas dan permata” hanya bermodal 3 buah lukisan saja. Tapi pendapat ini salah. Di bab lain, Anda mengenal sosok


Rasa Sakit yang Disengajapelukis Spanyol yang pernah membakar lukisannya hanya agar tak terserang badai salju ini sebagai “pencetak” 10 ribu lukisan, 100 ribu karya cetak, 34 ribu ilustrasi, dan ratusan karya patung serta puisi. Dari banyaknya lukisan yang ia ciptakan di atas kanvas, hanya beberapa saja yang benar-benar bernilai selangit.Lantas? Pada tahun 2005, beberapa orang peneliti bemama Neil Cham ess, Michael Tuffiash, Ralf Krampe, dan teman-temannya membuat jurnal penelitian berjudul “The Role of Deliberate Practice in Chess Expertise\". Mereka mewawancari beberapa pemain catur hebat dan meneliti mengapa mereka begitu jenius. Hasilnya, para pemain catur yang hebat (hingga dijuluki Grandmaster) mencurahkan 5000 jam belajar secara serius yang artinya, hampir lima kali jumlahnya, dibandingkan para pemain catur yang tingkatannya lebih rendah dari mereka. Jika rata-rata setiap minggu para pemain catur itu bermain 20 jam, maka mereka belajar dengan sangat tekun selama 5 tahunan.Tiga tahun kemudian, Malcolm Gladwell mengarang buku berjudul Outliers. Di situ, penulis The New Yorker berambut keriting ini menulis salah satu “hukum” yang kira-kira mirip dengan penelitian sebelumnya, yaitu hukum “10.000 jam ”. Kalau dirata-rata, itu artinya 10 tahun atau dua kali dari waktu sebelumnya. Malcolm Gladwell menulis, ia menemukan fakta kalau ingin


Stop Mengeluhmenjadi “master” di bidangnya, siapapun harus berlatih kira-kira 10.000 jam. Dalam buku itu, yang diambil contoh adalah The Beatles hingga Steve Jobs. The Beatles mencapai puncak ketenaran sekitar tahun 1962 hingga 1970. Tapi “karir” dan kerja keras mereka sudah dimulai sejak menjadi band-tanpa-bayaran 10 tahun sebelumnya.Kata kuncinya ada dua. Pertama, untuk menjadi ahli harus ada faktor “belajar tekun” yang diistilahkan oleh para peneliti itu dengan kata “deliberate practice”. Yang kedua, belajar tekun itu membutuhkan waktu yang lama, tidak instant, sekitar 5 hingga 10 tahun.Kembali lagi ke Pablo Picasso. Jumlah lukisan yang terjual memang sedikit tapi nilainya luar biasa. Inilah alasan mengapa produktivitasnya termasuk ekstrem. Bagaimana Pablo Picasso sampai pada produktivitas yang ekstrem? Karena ia berlatih dengan sangat keras. Puluhan ribu lukisan yang ia ciptakan sepanjang hidupnya menjadi tampak jelas hubungannya sekarang. la, yang melukis rata-rata 6-8 lukisan tiap hari, berlatih sangat keras setiap hari. Kebiasaan melukis sebanyak itu per hari sangat kontras keadaannya dengan pandangan yang berlaku secara umum kalau seniman biasanya mood-mood-an (produktif kalau punya niat).Latihannya yang “keras” itulah yang membuat Pablo Picasso menjadi “grandm aster” di dunia lukisan. la mampu menjadi seorang pelukis yang ekstrem jika dilihat


Rasa Sakit yang Diseng^adari sudut pandang produksi. Bahkan saat belum terkenal pun, ia terbiasa melukis sampai malam hari dan rela membakar ratusan lukisannya untuk menghangatkan diri ketika musim dingin menyerang Perancis.Jadi kalau sudah begini, ada hubungan yang nyata antara produktivitas ekstrem dan belajar yang tekun dalam jangka waktu lama! Latihan yang intens dalam rentang waktu yang lama (5-10 tahun) membuat keahlian seseorang meningkat drastis dan oleh karena itu, produktivitasnya pun meningkat secara tajam!INSPIRASI UNTUK DUNIA KERJAMengapa ada pepatah “life begins at forty”? Karena saat seorang pegawai memulai kariernya, ia berada di posisi usia 30 tahunan. Sepuluh tahun kemudian saat ia berusia 40 tahun, ia dianggap ahli oleh para pemimpinnya yang lain sehingga tak heran, ia bisa menduduki jabatan bergaji tinggi. Di saat itulah, ia mencapai puncak karier. Di tengah produk “serba instan” yang semerbak seperti saat ini, pameo lama tetap masih berlaku— dan menang— yaitu “practice makes perfect!” Jangan abaikan waktu dan latihan karena Anda tak bisa menipu keduanya.INSPIRASI UNTUK DUNIA SEKOLAHIngin karier cepat menanjak ketika lulus sekolah? Gampang saja. Kuliah merupakan tempat paling ideal


© Pesan dari +62 812-6262-8882 @ Dl.HijrahStop Mengeluhuntuk langkah awal menuju 5000 atau 10.000 jam latihan serius. Idealnya setiap orang lulus setelah 5 tahun belajar. Jika dijalani secara sungguh-sungguh, 5 tahun belajar itu akan memberi efek yang sangat besar. Ketika lulus kuliah, Anda sudah siap-pakai dan matang dalam pikiran dan keahlian sehingga begitu masuk ke industri kerja, Anda akan begitu diperhitungkan dan karier Anda akan lebih cerah dibanding menghabiskan 8 tahun kuliah secara asal-asalan.


n X © r= l 4G isS it ■ 21:52


n £ © 4 G* t ■ 21:52Stop MengeluhCatur adalah permainan strategi. Oleh karena itu, banyak ahli perang mengawali “kariernya” dengan bermain catur. Mau tahu siapa salah satu si ahli perang itu? Adolf Hitler, si penguasa Jerman saat perang dunia kedua. Saat senggangnya, atau sewaktu ia ingin melancarkan serangan mautnya ke negara lain, ia mengawali ritualnya dengan bermain catur. Uniknya, ia selalu memainkan bidak-bidak catur berwarna putih! la tak akan pernah mau memilih bidak berwarna hitam atau gelap. Begitu getolnya Hitler akan permainan catur sampai-sampai guru seninya yang bernama Emma Lowenstramm melukis Hitler bermain catur bersama Lenin, penguasa Uni Sovyet— sebuah negara yang nanti akan mengalahkan Jerman!Catur itu sendiri adalah perang strategi. Target utamanya adalah menghabisi raja lawan. Atau jika dibalik, target pertahanan yang harus kamu lakukan adalah melindungi raja bagaimana pun caranya. Kalau kamu berhasil membidik raja, maka kamu akan berteriak “Checkmate” atau dalam bahasa sehari-hari di Indonesia adalah “skak!”. Nah, kata “checkm ate” itu sendiri kabarnya berasal dari Bahasa Persia “Shah M at” yang artinya “raja sudah mati!” W ajar saja, jika raja sudah berhasil dibidik maka raja itu pun akan mati dan game berakhir.


Katakan \"Checkmate!\"Dalam dunia catur, pion merupakan sosok yang paling tak punya kekuatan. la hanya bisa bergerak satu langkah demi satu langkah (kecuali langkah pertama dimana mereka bisa melompat dua langkah ke depan), la pun hanya bisa memakan dengan cara menggeserkan badannya ke kanan atau kin atas. Tapi jika pion-pion ini bisa menembus area lawan, ia bisa berubah menjadi ksatria (benteng), uskup/menteri, atau ratu. Jadi yang dulunya kelas bawah tiba-tiba bisa menjadi kelas paling mentereng dan berkuasa. Tapi sekali lagi, untuk menjadi sosok paling berkuasa, si pion ini harus selamat sampai di area lawan. Jika mati di tengah jalan, ia tetaplah sesosok pion yang tak berdaya.Ide “cerita” di balik permainan catur sebenarnya sangat sederhana dan realistis. Kita semua pada dasarnya hanyalah sesosok pion yang “nggak penting”. Tak punya daya, pendidikan ala kadarnya, dan mungkin juga penampilan fisik seadanya. Keadaan inilah yang sering kali kita keluhkan. Tapi kalau kamu punya cita-cita tinggi dan berhasil “menerobos area lawan” yang diartikan secara harafiah artinya, memenangkan persaingan hidup entah dalam pekerjaan atau bisnis, maka derajatmu pun menjadi naik. Yang dulu adalah korban bullying (kekerasan di sekolah), sekarang sudah menjadi direktur di sebuah perusahaan. Yang dulu naik sepeda onthel dan sering dianugerahi jabatan “ndeso”, sekarang mungkin


Stop Mengeluhsudah berhasil menyetir Ferrari! Ini semua bukanlah mimpi. Siapapun yang bisa “menerobos” getirnya hidup berhak menyandang status yang lebih wahid!'P10N YANG TAK BERDAYA ADALAH GAMBARAN KITA SEMUA YANG BERJUANG UNTUK MENEMBUS GETIRNYA HIDUF DEMI MASA DEFAN YANG LEBIH CERAH.”ftklarikan Diri\"Aku biasanya pergi ke suatu tempat dalam semingguuntuk menjernihkan masalah\"—Albert EinsteinSering kali, salah satu cara untuk mencapai produktivitas ekstrim adalah dengan \"tidak memproduksi” sama sekali. Lari dari rutinitas. Pergi ke suatu tempat yang jauh. Oleh karena itu tak heran jika Stefan Sagmeister, seorang desainer grafis yang merancang sampul album The Rolling Stones sampai Aerosmith, punya dua tempat \"sakral”. Satu ada di New York yang berfungsi sebagaiIN S P IR A S I


n £ © 4G Q U l ■ 21:53Katakan “Checkmate!\"ruang kerja resminya. Satunya lagi ada di Bali tempat ia “bertapa”. Saat jenuh dan ingin mencari inspirasi baru, Stefan “pulang kampung” ke Bali yang jauh dari hiruk pikuk kesibukan dunia.Jonah Lehrer, seorang kolumnis di harian Guardian, pernah menulis bahwa ada beberapa penelitian yang menunjukkan kalau pergi ke suatu tempat— tidak peduli pergi kemana— adalah salah satu kebiasaan penting untuk berpikir secara efektif. Stefan Sagmeister tidak sendirian. Banyak orang-orang kreatif yang “menarik diri” ke tempat-tempat yang asing seperti Ernest Hemmingway, Pablo Picasso, Handel, dan banyak lagi. Mengapa kita harus pergi ke suatu tempat? Apa hubungannya?Di tempat-tempat yang baru, Anda akan temukan kebudayaan, cara hidup, gaya hidup, tingkah laku, dan kebiasaan-kebiasaan yang sama sekali baru. Semua ini memicu otak kita mencari terobosan-terobosan baru yang mungkin kita ciptakan untuk membantu mengatasi masalah kerja sehari-hari. Sebagai contoh, orang Indonesia yang pernah berkunjung ke Singapura pulang dengan ide bahwa hidup tertib itu penting dan mendesak untuk dipraktikkan. Orang yang pulang dari Prancis mungkin lebih sentimental cara bicaranya dan lebih lembut saat memperlakukan orang lain. Begitu seterusnya.


n £ © r=1 4G isS it Q U l ■ 21:53Stop MengeluhGagasan-gagasan baru ini dibawa dari satu tempat ke tempat lain tidak hanya berhenti sebagai pengalaman pribadi saja tapi bisa mengubah cara hidup dan berpikir si pelaku. Oleh karena itu tak heran jika orang yang baru pulang dari suatu tempat yang asing datang dengan membawa gagasan yang melimpah. Gagasan itulah yang memengaruhi produktivitas kerjanya. Bukan hanya sekedar mempunyai informasi yang bisa dipraktikkan di kampung halamannya tapi juga memiliki ide-ide baru bagaimana mengatasi masalah. Contoh klasik tentang hal ini adalah studi banding anggota parlemen di sebuah negara. Tapi, dalam skala kecil kita bisa “melacak” bagaimana orang lain di negeri seberang mengatasi masalah yang bagi kita tampak rumit.Misalnya, Thomas Kalak, seorang fotografer dari negara modem dan canggih seperti Munich Jerman, begitu tertegun melihat bagaimana orang-orang Thailand “merekayasa” kain yang mereka jemur tetap berada di tempatnya (tidak “terbang” terbawa angin). Alih-alih menjepit kain menggunakan jepitan modern, salah satu orang Thailand mengikat kain itu dengan sebotol kaleng Coca Cola kosong yang diisi air. “Pemandangan” yang mirip bisa kita lihat di Indonesia. Di sini, pemilik warung warteg mengikat sudut-sudut spanduk warung mereka dengan sebotol air mineral atau batu bata agar spanduk itu tidak berkibar-kibar.


© Pesan dari +62 812-6262-8882 @ Dl.HijrahKatakan \"Checkmate!\"Jadi pergi ke tempat-tempat yang baru tidak hanya membuat otak kita menjadi segar kembali tapi juga membantu kita menemukan cara-cara baru, mulai dari yang modern sampai nyentrik, untuk mengatasi masalah produktivitas.INSPIRASI UNTUK DUNIA KERJA“ Dinas Luar Kota” dan cuti merupakan dua kata kunci untuk “menarik diri” dari rutinitas dan kembali dengan semangat yang produktif. Oleh karena itu, tidak cukup kalau Anda pergi ke luar daerah hanya untuk menghirup udara sawah yang penuh kebebasan. Lebih dari itu, pelajari budaya-budaya dan cara pikir masyarakat setempat khususnya yang berkaitan dengan problem solving. Tindakan ini akan membantu Anda menemukan banyak sekali inspirasi yang bisa dibawa pulang ke kantor.INSPIRASI UNTUK DUNIA SEKOLAHJangan segan-segan untuk berwisata. Dosen, guru, dan teman-teman akan merasa segan dengan orang yang punya banyak informasi seputar tempat-tempat asing. Menceritakan pengalaman-pengalaman seru saat Anda berada di suatu tempat bisa menguntungkan Anda dalam banyak hal. Pertama, Anda akan dikagumi karena seorang traveler selalu berhasil memikat orang, terutama lawan jenis. Kedua, Anda akan jauh lebih terbuka terhadap


Stop Mengeluhdatangnya ide-ide baru. Semangat keterbukaan seperti ini membantu Anda menjadi lebih produktif karena Anda punya banyak cara baru untuk menyelesaikan masalah.


Click to View FlipBook Version