The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Mendeskrispsikan tentang bimbingan konseling Islami untuk memahami drama kehidupan remaja. Aspek tumbuhkembang fisik dan jiwa, potensi akal dan kecerdasan serta permasalahan dalam pergaulan remaja, narkoba, seks dan gangguan kesehatan reproduksi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nirwanijumala26, 2021-11-13 00:32:33

BUKU BIMBINGAN KONSELING

Mendeskrispsikan tentang bimbingan konseling Islami untuk memahami drama kehidupan remaja. Aspek tumbuhkembang fisik dan jiwa, potensi akal dan kecerdasan serta permasalahan dalam pergaulan remaja, narkoba, seks dan gangguan kesehatan reproduksi

Bimbingan Konseling Islami

6. Mampu mengontrol dan mengembangkan diri sendiri dalam
konteks perkembangan psikologis. Dengan kata lain
memiliki mental yang sehat.

7. Mampu mengasah kepekaan dan sensitivitas dengan cara
menjalin relasi dengan sesama.

8. Memiliki kemampuan menjalin relasi dengan makhluk fisik
lainnya seperti tumbuhan, hewan dan makhluk lainnya.

9. Membebaskan diri dari pengaruh makhluk gaib yang
memberikan janji manis dan rayuan tidak pasti seperti jin,
setan dan iblis.

Tahap berikutnya adalah fase taklif yaitu pada umur 15-40
tahun. Menurut Islam, pada tahap ini manusia sudah dianggap
dewasa dan sudah terbebani hukum. Pada masa ini umumnya
terjadi peristiwa menarche (menstruasi pertama) dan pulosio
(mimpi basah). Usia 15-19 tahun disebut sebagai masa remaja,
selanjutnya menuju masa dewasa muda yaitu umur 20-39 tahun.
Pada masa dewasa muda, seseorang sudah mulai meniti karir,
mandiri secara pribadi dan ekonomi. Pada usia ini jalinan relasi
semakin kuat, salah satu relasi penting yang diikat dengan tanggung
jawab adalah menikah. Persiapan yang telah dilakukan pada tahap
sebelumnya, memantapkannya untuk menikah dan menjalankan
fungsi reproduksi. Bahkan pada masa ini fungsi reproduksi
merupakan salah satu penentu kebahagiaan hidupnya.

Masa taklif adalah masa hadirnya kemandirian yang akan
dioptimalkan, masa setiap manusia diberikan kewajiban untuk
menjadi khalifah yang baik. Khalifah sebagai pemimpin, berarti
setiap manusia muncul sebagai sosok pemimpin minimal harus
mampu memimpin dirinya sendiri. Memimpin diri agar tidak
tergelincir kepada dosa-dosa nafsu dan syahwat. Memimpin diri
untuk melakukan kebaikan dalam bentuk apapun kepada siapapun.

Adapun sebagian manusia yang dilebihkan derajatnya oleh
Allah untuk menjadi pemimpin bagi orang lain, baik pemimpin

[23]

Bimbingan Konseling Islami

masyarakat, pemimpin agama maupun pemimpin dalam instansi
dan lembaga tertentu. Hal ini tidak menghilangkan kewajibannya
memimpin diri sendiri. Tugas kepemimpinan terhadap diri sendiri
dan orang lain yang diabaikan akan mengakibatkan rusaknya
sebuah tatanan kehidupan. Betapa banyak malapetaka kehidupan,
ketidakadilan, kezaliman, kesengsaraan, dll yang dilakukan oleh
oknum dan orang-orang yang disebut tidak bertanggung jawab.
Merekalah para taklifin yang gagal, karena menjadi makhluk Allah
yang membuat kerusakan dan menumpahkan darah di muka bumi.

Kemampuan memimpin didukung oleh kemampuan dalam
memahami berbagai masalah, memecahkannya dan menemukan
solusi. Kemampuan bertindak dan memimpin dapat diandalkan
pada masa taklif ini. Lebih dari itu, usia taklif setiap manusia telah
sanggup menjalankan hukum, melaksanakan perintah dan
meninggalkan larangan. Sanggup memahami konsekuensi atas
akhlak baik yaitu pahala, dan konsekuensi atas akhlak buruk yaitu
dosa. Pada masa inilah diharapkan seseorang sudah menjadi hamba
Allah yang taat. Tingkat kecerdasan intelektual pun sudah
mencapai puncak, bukan sekedar mampu membedakan yang baik
dan buruk, benar dan salah, tetapi mampu menganalisis berbagai
fenomena konstektual. Dengan demikian, tugas perkembangan
manusia pada fase taklif adalah:

1. Telah memiliki ilmu yang cukup tentang cara menjadi taat
dan menjalin hubungan yang erat dengan Allah.

2. Telah mantap kemampuan untuk melakukan ibadah ghairu
mahḍah.

3. Telah memiliki kesadaran akan fungsinya sebagai khalifah
yang bertanggung jawab terhadap semua makhluk. Eksis-
tensinya di dunia sebagai rahmatan lil’alamīn.

4. Telah memiliki wawasan dan ilmu yang cukup berhubungan
dengan relasi sosial dan relasi dengan alam.

[24]

Bimbingan Konseling Islami

5. Telah mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan dalam
bidang tertentu yang memiliki manfaat dalam kehidupan
bersama.

6. Telah mampu memahami diri sendiri dan orang lain.
7. Istiqomah dalam memelihara dan meningkatkan kekuatan

dan kesehatan fisik.
8. Memiliki kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual

yang seimbang.
9. Membebaskan diri dari pengaruh makhluk gaib, mampu

menjaga diri dari kerusakan iman dan kerusakan ibadahnya.

Masa amrad dan masa taklif adalah masa remaja sampai ke
masa dewasa. Masa ini adalah masa produktif dalam periode hidup
seseorang. Barangsiapa kehilangan masa ini, berarti mereka
kehilangan hampir seluruh hidupnya. Maka penting sekali untuk
memperhatikan cukup tidaknya mendapatkan porsi pendidikan
pada masa sebelumnya. Orang-orang yang gagal pada masa ini
besar kemungkinan karena gagal dalam pembentukan di masa
sebelumnya.

Sangat banyak orang yang masa ini mendulang sukses
kehidupan dunia dan karirnya, tetapi gagal dalam spiritualnya.
Namun demikian ada juga orang yang dianggap gagal dalam
kehidupan dunianya tapi mendapatkan jalan hidup spiritual. Yang
terbaik adalah sukses keduanya, yaitu bagi orang-orang yang
mencari kehidupan akhirat, tetapi tidak melupakan nasib hidupnya
di dunia (Q.S al-Qaṣaṣ: 77). Dalam hadist juga disebutkan bahwa
setiap muslim jangan mengabaikan lima hal sebelum datang yang
lima, yaitu masa muda sebelum data masa tua, masa sehat sebelum
ditimpa sakit, masa kaya sebelum mengalami miskin, masa luang
sebelum datangnya masa sempit dan kesempatan hidup sebelum
tibanya kematian. Apabila semuanya sudah berlalu, rasa menyesal
tidak akan menggantikan masa yang disia-siakan dan hilang
tersebut.

[25]

Bimbingan Konseling Islami

Adapun pada masa dewasa lanjut yaitu umur 40-59 tahun
perkembangan ditandai dengan sikap bertanggung jawab secara
pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Dalam psikologi
Islam masa ini disebut masa futuh, seseorang telah mengalami
pencerahan batin dan memperoleh futuh, yaitu keterbukaan
terhadap hal-hal spiritual. Masa ini ditandai dengan kematangan
spiritual. Dalam sejarah Islam, Nabi Muhammad Saw diutus
menjadi Rasul ketika berumur 40 tahun. Pada masa ini idealnya,
seorang muslim sudah memaksimalkan potensi hati, akal, dan
kalbunya untuk semakin dekat dengan Allah. Disisi lain, pada usia
futuh muncul suatu hasrat untuk menyempurnakan hidup dengan
cara memahami kondisi masyarakat disekitarnya. Masa ini setiap
orang cenderung ingin menjadi pembimbing untuk mengantarkan
generasi sesudahnya menjadi lebih baik.

Berbekal ilmu dan pengalaman, hati, kalbu, dan akalnya
dapat memahami realitas. Muncul kesadaran bahwa menjadi orang
baik, bukanlah baik untuk dirinya sendiri, bahagia bukan untuk
dinikmati sendiri, tetapi untuk diberikan dan dibagi dengan orang
lain. Sehingga ciri khas masa futuh ini adalah semakin kokohnya
kekuatan untuk bertindak amar ma’ruf nahi mungkar. Kemampuan
berfikir tingkat tinggi yang muncul, teraktualisasi dalam ke-
matangan fisik dan jiwanya. Inilah masa seseorang mencapai
kebijaksanaan dengan pengetahuan yang dimilikinya.

Adapun ketika sampai pada masa lanjut usia atau > 60 tahun,
kondisi fisik sudah menurun, sifat kekanak-kanakan, egosentris
muncul kembali. Perkembangan perilaku kembali ke masa awal.
Pada usia ini terjadi penurunan hampir di semua aspek fisik
maupun psikis. Secara fisik sangat rentan terkena penyakit, tenaga
berkurang, kemampuan melihat berkurang, mengalami delirium,
alzheimer, dan lain-lain.

Manusia pada awalnya dilahirkan sebagai bayi yang lemah
kemudian semakin berkembang menjadi manusia yang kuat (masa

[26]

Bimbingan Konseling Islami

remaja dan dewasa) dan kembali menjadi lemah yaitu fase lansia.
Dalam Surat ar-Rūm ayat 54 disebutkan “Allah, Dialah yang
menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan
(kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia
menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban.
Dia menciptakan apa yang dikehendakinya dan Dialah Yang Maha
Mengetahui lagi Maha Kuasa.”.

Setelah mengalami proses panjang kehidupan ini, pada
akhirnya muara kehidupan manusia berakhir dengan kematian.
Meskipun demikian banyak juga diantara manusia tidak sampai
pada ujung sejarah periode tumbuh kembangnya. Ada yang
mengalami kematian ketika masih di alam rahim, ada yang
mengalami kematian dimasa kanak-kanak, atau dimasa tamyiz, atau
dimasa amrad atau dimasa taklif atau dimasa futuh. Kehidupan
manusia pasca kematian ada tiga yaitu alam barzah, hari kiamat,
dan kehidupan abadi di surga atau neraka.

Sibling Rivalry
Salah satu permasalahan psikologi yang seharusnya dipahami

oleh orang tua dalam masa kanak-kanak menuju prapubertas adalah
sibling rivalry. Sibling rivalry adalah kompetisi antar saudara
kandung, adik dan kakak laki-laki, adik dan kakak perempuan atau
adik perempuan dengan kakak laki-laki dan sebaliknya. Sibling
rivalry dapat juga didefinisikan sebagai sikap berkompetisi,
kecemburuan, kebencian antara saudara kandung yang sering
muncul saat hadirnya saudara yang lebih muda.

Bentuk perilaku sibling rivalry diantaranya mengganggu atau
menyakiti saudaranya, rewel dan banyak maunya, selalu minta
diperhatikan agar dapat mengalihkan perhatian orang tua dari
saudaranya. Anak akan menjadi cengeng, mudah marah dan
meminta segala sesuatu yang sama dengan yang diberikan orang
tua kepada saudaranya. Menurut Hurlock ada dua macam sibling

[27]

Bimbingan Konseling Islami

rivalry yang muncul yaitu bersifat langsung dan reaksi tidak
langsung.

Perilaku sibling rivalry, secara langsung dimunculkan dalam
bentuk perilaku agresif mengarah kepada fisik seperti menggigit,
memukul, mencakar, menendang, melukai, menggertak,
mengganggu atau usaha lainnya untuk mengalahkan saingannya
seperti mengejek dan mengganggu. Sedangkan reaksi tidak
langsung bersifat lebih halus sehingga sukar untuk dikenali, seperti
mengompol, pura-pura sakit, menangis, menyendiri dan menjadi
nakal.

Menurut Sigmund Freud, tahun-tahun awal anak akan
memiliki perasaan benci pada saudaranya. Cinta saudara kandung
terkadang dilakukan melalui ekspresi kebencian yang ditekan.
Umumnya seorang anak akan merasa takut dan terancam
kehilangan dan berkurangnya kasih sayang dan perhatian orang tua
ketika saudaranya lahir. Rasa bersaing ini biasanya terjadi antara
dua anak atau lebih, yang usianya berdekatan seperti jarak 1-2
tahun dengan jenis kelamin yang sama. Ada beberapa faktor yang
mempengaruhi munculnya sibling rivalry, yaitu faktor dari orang
tua dan faktor dari dalam diri anak sendiri. Apabila dilihat dari
faktor orang tua, hal-hal yang mempengaruhinya adalah:

1. Kondisi keluarga dalam memainkan perannya masing-
masing. Seorang anak yang melihat ibunya melakukan
rutinitas sangat berat, mungkin akan bertengkar dengan
saudaranya untuk menyelesaikan kondisi tersebut. Orang tua
seharusnya mengajarkan tentang keluarga dan peran kepada
anaknya sedini mungkin. Selain itu, persoalan keteladanan
orang tua dalam menjalankan peran juga sangat penting.

2. Cara fikir orang tua bahwa pertengkaran anak dalam sebuah
keluarga adalah hal yang wajar. Kadangkala orang tua tidak
menggubris pertengkaran yang terjadi antara anak-anaknya.
Pertengkaran ringan atau terjadi terus menerus, suatu saat

[28]

Bimbingan Konseling Islami

dapat menjadi pertengkaran yang besar. Orang tua yang bijak
seharusnya mengarahkan anak-anaknya bukan malah
membiarkannya.
3. Orang tua tidak memiliki waktu untuk berbagi, berkumpul
bersama dengan anggota keluarga. Kesibukan orang tua
dengan berbagai aktivitas pekerjaan dan aktivitas pribadinya,
seringkali menjadi penyebab keributan antar anak. Mereka
luput dari pengawasan dan tidak memiliki orang tua sebagai
tempat bercerita, berbagi dan berkeluh kesah.
4. Orang tua yang mengalami stres dalam kehidupannya dan
dilampiaskan kepada anaknya. Hal ini seringkali menjadi
sebab anak tidak akur, terutama karena mereka menerima
perlakuan yang kasar dari orang tuanya. Mereka cenderung
akan membalas perilaku kasar orang tua kepada saudaranya.
5. Cara orang tua memperlakukan anak dan menangani konflik
yang terjadi antara mereka tidak tepat, misalnya
membanding-bandingkan anak.

Adapun jika dilihat dari dalam diri anak, sibling rivalry dapat
disebabkan oleh berbagai macam hal:

1. Keinginan anak untuk memposisikan diri lebih baik, lebih
hebat, lebih kuat dari saudaranya yang lain.

2. Anak kurang mendapat perhatian, kurang disiplin dan kurang
mau mendengarkan orang tua.

3. Anak tidak memahami makna ikatan persaudaraan dengan
baik.

4. Anak merasa hubungan dengan orang tua akan terancam
karena ada saudaranya yang lebih disayang.

5. Tahap perkembangan emosi anak tidak terkendalikan dengan
baik.

6. Anak bosan, letih atau frustasi, sehingga memicu pertengkar-
an dengan saudaranya.

[29]

Bimbingan Konseling Islami

7. Anak tidak mampu beradaptasi dengan baik dengan
saudaranya.

8. Anak mengalami stres dengan kehidupannya sendiri.
Akibatnya mereka melampiaskan dengan membenci atau
menyakiti saudaranya.

Keinginan anak untuk memposisikan diri lebih baik, lebih
hebat, lebih kuat dari saudaranya yang lain. Hal ini menyebabkan
anak terlihat egois, merasa diri paling benar dan selalu ingin
dianggap paling benar. Keadaan ini jika diabaikan oleh orang tua,
dapat saja menjadi nilai yang menetap dalam kepribadian anak.
Nilai tersebut akan tersirat atau tersingkap dalam kehidupan anak
periode berikutnya. Anak tetap memposisikan diri lebih hebat,
lebih kuat, lebih baik, merasa paling benar diantara teman-
temannya, diantara pasangan hidupnya, dan lain-lain. Hal yang
harus dilakukan orang tua adalah menanamkan sikap tawaḍu
(rendah hati) dan itṣar (mementingkan orang lain) sedini mungkin.

Anak kurang mendapat perhatian, kurang disiplin dan kurang
mau mendengarkan orang tua. Kadangkala sikap yang muncul pada
diri anak yang dianggap buruk oleh orang tua bukan semata-mata
kesalahan anak. Sikap ini kadangkala muncul dan tumbuh
disebabkan cara dan gaya mendidik yang diterapkan oleh orang tua
sendiri. Perilaku orang tua yang mengabaikan, tidak menggubris,
tidak menegur, tidak memberikan apresiasi atas suatu kebaikan dan
prestasi, dapat menumbuhkan sikap masa bodoh, tidak peka, tidak
disiplin, tidak bertanggung jawab, tidak mandiri, dan tidak
menghargai pada diri anak. Hal yang harus dilakukan orang tua
adalah peka terhadap segala tindak tanduk anak dan memberikan
perhatian yang cukup. Perhatian yang cukup bukan berarti
berlebihan. Perhatian yang berlebihan sama masalahnya dengan
perhatian yang kurang, justru membuat anak lebay dan manja, tidak
mengerti cara menumbuhkan sikap disiplin, peka, tanggung jawab,
mandiri, kreatif dan menghargai orang lain.

[30]

Bimbingan Konseling Islami

Anak tidak memahami makna ikatan persaudaraan dengan
baik. Kondisi ini dapat disebabkan karena nilai-nilai kebersamaan,
persatuan, musyawarah tidak pernah ditanamkan dan diberikan
keteladanan. Kadangkala anak mendapatkan kondisi yang tidak
harmonis antara kedua orang tua atau lingkungan keluarganya.
Keributan dan pertengkaran orang tua atau antar sanak keluarga
dapat menjadi pemicu anak merasa hampa terhadap persaudaraan.
Upaya yang dilakukan orang tua dan keluarga diantaranya adalah
menghindari keributan, pertengkaran dan perdebatan di depan
anak. Tunjukkan kepada anak sebuah kesan tentang sebuah
keluarga yang utuh saling menguatkan, saling mendukung. Maka
anak akan memahami berharganya silaturahmi yang terikat
hubungan nasab, anak paham cara menyayangi dan mencintai
saudaranya dengan tulus. Bahkan sikap ini akan terbawa ketika
anak masuk dalam periode berikutnya ketika berhubungan dengan
orang lain. Kemampuan memahami nilai dalam silaturahmi, juga
akan membantunya memahami nilai dalam ukhuwah. Ukhuwah
adalah ikatan persaudaraan dengan sesama manusia lainnya yang
tidak terikat nasab, baik saudara seiman, saudara sebangsa dan
seluruh saudara yang bernama umat manusia.

Anak merasa hubungan dengan orang tua akan terancam
karena ada saudaranya yang lebih disayang. Orang tua seharusnya
bersikap adil dan tidak pilih kasih diantara anak-anaknya. Namun
kadangkala anak dapat saja merasa orang tua pilih kasih dan tidak
adil, ketika ada perhatian dan pembelaan terhadap salah satu
anaknya. Tugas orang tua memberikan pemahaman kepada anak,
apabila salah seorang anak sedang sakit atau mengalami masalah
atau memiliki suatu kekurangan, sikap orang tua yang memberikan
perhatian lebih, bukanlah bermakna pilih kasih atau tidak adil,
tetapi merupakan tanggung jawab orang tua dalam mengayomi
anak-anaknya.

[31]

Bimbingan Konseling Islami

Orang tua yang bijak akan mengarahkan anaknya untuk
saling memberikan perhatian diantara sesama saudara. Hal ini akan
menanamkan sikap positif sampai anak-anaknya dewasa. Mereka
akan tetap terikat dengan nilai kasih sayang, saling mengayomi,
saling memberi perhatian, saling membantu menyelesaikan
masalah, saling membantu menutupi kekurangan diantara saudara-
saudaranya bahkan sampai mereka dewasa dan tua.

Adakalanya perkembangan emosi anak tidak terkendalikan
dengan baik. Perkembangan dan perubahan emosi anak dapat
disebabkan oleh faktor pola asuh atau perilaku anak. Diantara
perilaku anak yang mengakibatkan tidak terkendalinya emosi
adalah tantrum dan ADDH (Attention Deficit Hyperactivity
Disorder). Tantrum adalah ledakan emosi yang biasanya ditandai
dengan sikap anak keras kepala, menangis, menjerit, berteriak,
membangkang, atau marah. Tantrum biasanya dialami oleh anak
yang berusia 1-4 tahun. Umumnya, tantrum akan terjadi pada tahun
kedua kehidupan anak, karena mereka belum bisa mengatakan apa
yang mereka inginkan, rasakan, atau butuhkan dengan baik.
Tantrum cenderung berkurang seiring kemampuan bahasa.
Tantrum termasuk bagian dari perkembangan anak yang normal
karena mereka sedang berusaha menunjukkan bahwa dirinya
sedang kesal. ADHD adalah gangguan jangka panjang yang
menyerang anak-anak, yang ditandai dengan perilaku impulsif,
hiperaktif, dan sulit memusatkan perhatian. ADHD umumnya
menyerang pada masa kanak-kanak, namun gejala yang
ditimbulkan dapat menetap hingga masa remaja dan dewasa.

Anak bosan, letih atau frustasi, sehingga memicu per-
tengkaran dengan saudaranya. Bosan, letih dan frustasi dapat
disebabkan karena rutinitas tugas yang diberikan atau anak merasa
lapar. Upaya yang dilakukan orang tua adalah memberikan ruang
untuk relaks, refresh, bermain bagi anak. Orang tua tetap memiliki
kewajiban mengatur dan mengontrol rutinitas anak bahkan

[32]

Bimbingan Konseling Islami

mengatur dan mengontrol waktu dan jenis makanan yang akan
dikonsumsi anak.

Anak tidak mampu beradaptasi dengan baik dengan
saudaranya. Kemampuan beradaptasi anak dapat dipengaruhi oleh
sikap orang tua atau perilaku anak sendiri. Sikap orang tua yang
membatasi interaksi seperti melarang kakak menggendong adik,
melarang adik bermain dengan kakak karena takut jatuh, dimarahi
atau dipukul sangat tidak bijak. Orang tua memberikan kesempatan
bagi anak untuk saling berinteraksi dengan merdeka, keributan
kecil antar sesama hendaknya ditanggapi dengan bijak. Tidak
kemudian menghakimi dan menyalahkan salah satunya. Keluhan
dan ungkapan perasaan anak didengarkan dan ditanggapi dengan
baik. Disisi lain perilaku anti sosial yang terjadi pada diri anak
dapat disebabkan karena masalah dirinya seperti anak dengan
kepribadian introvert, anak dengan tantrum, anak dengan ADDH.
Anak dengan kepribadian introvert cenderung fokus kepada
pikiran, perasaan, dan suasana hati yang berasal dari dalam diri
sendirinya. anak tantrum dan ADDH cenderung tidak disukai
karena perilakunya yang tidak nyaman bagi orang lain.

Anak mengalami stres dengan kehidupannya sendiri.
Akibatnya mereka melampiaskan dengan membenci atau
menyakiti saudaranya. Stres adalah reaksi fisik maupun emosional
ketika ada tuntutan yang dibebankan pada anak, diluar
kemampuannya. Tuntutan ini dapat bersumber dari keluarga,
teman, pekerjaan, atau sekolah. Anak yang mangalami stres
ditandai dengan perubahan perilaku dan emosional. Beberapa tanda
perilaku stres adalah murung, agresi, temperamen pendek,
berbohong, melawan aturan, atau lebih manja. Anak stres juga
dapat ditandai dengan kebiasaan gugup seperti menggigit kuku,
gemetar, dan lain-lain. Anak stres juga dapat mengalami kesulitan
konsentrasi dan ketakutan seperti takut gelap, takut sendirian, atau
takut dengan orang asing. Secara fisik anak stres dapat ditunjukkan

[33]

Bimbingan Konseling Islami

dari gejala mengompol, mengisap jempol, memainkan rambut,
mengupil, bahkan mengalami masalah kesehatan seperti keluhan
sakit perut, sakit kepala, nafsu makan menurun, masalah tidur dan
mimpi buruk. Upaya yang harus dilakukan orang tua atau pendidik
adalah meluangkan waktu, mendengarkan dan mem-bicarakan
masalah yang dihadapinya dengan tenang. Jadilah teman curhat
yang baik dan menyenangkan bagi mereka.

Sibling rivalry juga dapat diperparah karena campur tangan
pihak luar selain orang tua. Sibling rivalry dapat di atasi dengan
memperhatikan pola pengasuhan yang tepat. Secara umum aspek-
aspek pengasuhan yang harus diperhatikan orang tua adalah
penanaman nilai-nilai agama dan norma, pemantauan perilaku,
intensitas komunikasi, metode pemberian hukuman dan metode
pembentukan disiplin bagi anak. Penting juga memperhatikan
lingkungan dimana anak tumbuh dan berkembang, agar campur
tangan pihak lain tidak merusak pola pengasuhan yang benar.

Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan
Perkembangan

Seiring dengan bertambahnya waktu dan usia, pertumbuhan
fisik dapat diukur dengan jelas melalui penambahan berat badan
dan tinggi badan. Pertumbuhan fisik akan berlangsung terus
menerus sampai umur 21 tahun. Pertumbuhan akan berjalan dengan
normal, apabila tidak ada pengaruh negatif dari faktor internal dan
faktor eksternal.

Faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan berhubungan dengan nutrisi, aktivitas fisik,
pendidikan, dan lingkungan. Kecukupan gizi berperan penting
sebagai faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembang-
an. Kekurangan nutrisi menyebabkan terhambatnya proses
pertumbuhan sedangkan nutrisi berlebihan dapat menyebabkan
masalah kesehatan. Aktivitas fisik juga penting dalam menunjang
pertumbuhan, karena apabila aktivitas fisik baik, maka kekuatan

[34]

Bimbingan Konseling Islami

otot dan massa tulang akan tumbuh dengan baik pula. Selain itu
aktivitas fisik berperan dalam meningkatkan sistem imunitas tubuh
dalam menghadapi serangan penyakit.

Pendidikan baik secara informal, nonformal maupun formal
berperan dalam menunjang perkembangan seseorang. Pendidikan
yang baik akan memberikan efek positif bagi mental, intelektual,
emosional, dan kemampuan sosial. Lingkungan juga merupakan
suatu bentuk pola asuh yang mempengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan. Lingkungan secara luas mencakup masyarakat,
kondisi geografis, kemampuan ekonomi, keluarga, kondisi rumah
tangga, dan teknologi. Lingkungan yang sehat akan berpengaruh
baik bagi pertumbuhan dan perkembangan seseorang, sebaliknya
lingkungan yang buruk akan memberikan dampak yang buruk.

Adapun faktor internal yang mempengaruhi pertumbuhan
dan perkembangan adalah pengaruh keturunan (gen dan sel), jenis
kelamin dan fungsi-fungsi hormonal. Setiap anak mewarisi gen dari
orang tuanya. Ciri fisik seperti tinggi, berat, struktur tubuh, warna
mata, warna kulit, rambut, kecerdasan, dan bakat umumnya dibawa
oleh gen. Bahkan beberapa penyakit juga dapat disebabkan oleh
gen seperti hemophilia, buta warna, diabetes, thalassemia, alopecia,
alergi, albino dan asma.

Faktor internal yang mempengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan berikutnya adalah jenis kelamin. Laki-laki dan
perempuan memiliki proses yang berbeda, baik secara fisik maupun
psikis. Faktor internal alami lainnya yang mempengaruhi
pertumbuhan adalah hormon. Fungsi tubuh akan berjalan normal
apabila kadar hormon seimbang, sebaliknya fungsi tubuh dapat
terhambat dan tidak normal apabila hormon tak seimbang.

Pertumbuhan fisik memiliki batas masa selesainya, pada usia
21 tahun tidak akan terjadi pertambahan tinggi badan walaupun
disuplai dengan zat-zat gizi terbaik. Apa yang terjadi dengan
makanan yang dikonsumsi pada usia tersebut? Apalagi jika

[35]

Bimbingan Konseling Islami

dikonsumsi secara berlebihan. Tubuh masih akan tetap membesar,
terutama pada bagian perut. Istilah yang popular adalah tumbuhnya
bukan ke atas tapi kesamping atau kedepan. Ternyata tubuh
memiliki masa dan limit untuk tumbuh. Oleh karena itu setiap
orang hendaknya menyadari bahwa ketika pertumbuhan fisik
terhenti, jiwa memberikan sinyal inilah saat untuk mengembangkan
roh. Caranya adalah dengan mengurangi jatah fisik. Setiap jatah
fisik dikurangi maka jatah rohani akan bertambah. Inilah salah satu
tujuan puasa dalam peristiwa tumbuh kembang manusia. Puasa
memberikan ketajaman kalbu dengan tumbuhnya rasa empati
sehingga ruh semakin berkembang, meskipun pertumbuhan fisik
telah berhenti.

[36]

Bimbingan Konseling Islami

MENSTRUASI DAN MIMPI BASAH

Gambar 8. Ilustrasi remaja “masa menarche dan Pulosio”
Proses Terjadinya Menstruasi

Menstruasi adalah proses pelepasan dinding rahim yang
disertai dengan pendarahan yang terjadi secara berulang setiap
bulan. Menstruasi tidak akan terjadi apabila terjadi kehamilan.
Menstruasi merupakan salah satu ciri kedewasaan perempuan.
Menstruasi merupakan perubahan secara fisiologis dalam tubuh
perempuan yang terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh
hormon reproduksi.

Menstruasi pertama yang disebut dengan menarche dialami
setiap anak perempuan dalam usia yang berbeda. Rata-rata
menarche normal terjadi pada usia 12-13 tahun, namun demikian
tidak menutup kemungkinan seorang anak perempuan sudah
mengalami menarche pada usia 9 tahun. Menarche terjadi 2 sampai
3 tahun setelah masa pubertas, yang ditandai dengan ukuran
payudara yang berubah menjadi lebih besar dan tumbuh rambut
halus di kemaluan. Menarche dini atau menarche prekok, terjadi-
nya apabila seorang anak perempuan mengalami menstruasi
sebelum umur 12 tahun, yang ditandai dengan pembesaran
payudara sebelum umur 8 tahun, timbulnya rambut pubis sebelum
memasuki usia 9 tahun. Menarche terlambat atau menarche trada,
yaitu menarche yang baru datang pada umur 14-16 tahun.

[37]

Bimbingan Konseling Islami

Menstruasi merupakan tanda pubertas sudah selesai dan
selanjutnya proses pematangan organ reproduksi terus berlangsung
sampai mengalami penyempurnaan di usia 18 tahun. Setelah
menstruasi, seorang anak perempuan tidak terlalu banyak lagi
bertambah tinggi badannya. Menstruasi merupakan siklus lepasnya
dinding rahim yang semula dipersiapkan untuk kehamilan. Setiap
bulan, sejak akhir masa pubertas, setiap perempuan mengalami
pematangan sel telur. Apabila tidak terjadi pembuahan atau
kehamilan, maka proses menstruasi akan terjadi. Umumnya darah
yang hilang akibat menstruasi adalah 10 ml perhari, tetapi biasanya
dengan rata-rata 35 ml perhari.

Proses menstruasi merupakan sebuah siklus, yang umumnya
terjadi selama 28 hari, dihitung dari hari pertama periode haid
terakhir sampai hari pertama periode haid selanjutnya. Tidak semua
perempuan memiliki panjang siklus menstruasi yang sama. Siklus
ini terkadang bisa datang lebih cepat atau justru lebih lambat,
tergantung kondisi masing-masing wanita. Proses menstruasi
dibagi ke dalam empat fase, yaitu fase menstruasi, fase proliferasi,
fase ovulasi, dan fase sekresi.

Gambar 9. Siklus menstruasi

[38]

Bimbingan Konseling Islami

Fase menstruasi terjadi apabila tidak terjadi pembuahan sel
telur oleh sperma. Lapisan dinding rahim (endometrium) yang
mengandung pembuluh darah, sel-sel dinding rahim, dan lendir
akan luruh dan keluar melalui vagina. Selain itu pada fase ini
sekresi hormone estrogen dan progesteron mulai terhenti. Fase
menstruasi dimulai sejak hari pertama siklus menstruasi dan
umumnya berlangsung selama 4–6 hari. Perempuan dapat
merasakan nyeri di perut bagian bawah dan punggung karena rahim
berkontraksi untuk membantu meluruhkan endometrium tersebut.

Fase proliferasi atau fase folikular berlangsung sejak hari
pertama menstruasi hingga memasuki fase ovulasi ditandai dengan
menurunnya hormon progesteron yang memicu kelenjar hipofisis
untuk mensekresi FSH (Follicle stimulating hormone) dan
merangsang folikel dalam ovarium, serta membuat hormon
estrogen diproduksi kembali. Ovarium atau indung telur akan
memproduksi folikel yang berisi sel telur (folikel de graaf) yang
matang dan menghasilkan hormon estrogen yang merangsang
keluarnya LH (Luteinizing hormone) dari hipofisis. Bersamaan
dengan pertumbuhan folikel di ovarium, didalam rongga rahim
terjadi penebalan dinding endometrium untuk mempersiapkan
tempat penanaman sel telur apabila dibuahi oleh sperma. Fase
folikular umumnya terjadi pada hari ke-10 dari 28 hari dalam
sebuah siklus menstruasi. Masa yang dihabiskan pada fase ini
menentukan berapa lama siklus menstruasi tersebut berlangsung.

Pada fase ovulasi, folikel yang diproduksi ovarium akan
melepaskan sel telur untuk dibuahi. Sel telur yang telah matang
akan bergerak melalui tuba fallopi dan menuju ke rahim. Sel telur
ini hanya akan bertahan selama 24 jam. Apabila tidak dibuahi
sperma, sel telur akan mati. Namun apabila sel telur dibuahi
sperma, akan terjadi kehamilan. Fase ovulasi menandai masa subur,
yang terjadi lebih kurang 2 pekan sebelum siklus menstruasi
berikutnya dimulai. Setelah ovulasi, folikel yang telah pecah dan

[39]

Bimbingan Konseling Islami

mengeluarkan sel telur akan membentuk korpus luteum untuk
memicu peningkatan hormon progesteron mempertebal lapisan
dinding rahim. Sehingga fase ini disebut juga dengan fase luteal.

Selanjutnya pasca-ovulasi, corpus luteum mengecil dan
menghilang menjadi corpus albicans yang berfungsi menghambat
sekresi hormon estrogen dan progesteron sehingga hipofisis aktif
mensekresikan FSH dan LH. Akibat terhentinya sekresi hormon
progesteron, maka penebalan kembali dinding endometrium akan
terhenti. Fase ini merupakan proses pre mestruasi yang ditandai
dengan sejumlah gejala seperti payudara membesar, muncul
jerawat, badan terasa lemas, menjadi mudah marah atau emosional.
Demikian siklus menstruasi ini terjadi secara berulang-ulang dalam
periode reproduksi setiap perempuan.

Proses menstruasi dipengaruhi oleh beberapa hormon, antara
lain hormon estrogen, progesteron, Gonadotrophin-releasing
hormone (GnRh), Follicle stimulating hormone (FSH), dan
Luteinizing hormone (LH). Hormon estrogen berperan penting
dalam pembentukan fisik dan organ reproduksi wanita, misalnya
dalam menumbuhkan kelenjar payudara dan rambut di sekitar
organ intim, memproduksi sel telur di dalam ovarium, serta
mengatur siklus menstruasi. Estrogen akan meningkat pada fase
ovulasi dan menurun pada fase luteal.

Hormon progesteron berfungsi untuk merangsang lapisan
dinding rahim agar menebal dan siap menerima sel telur yang telah
dibuahi. Kadar hormon ini sangat rendah pada fase folikular dan
akan mengalami peningkatan pada fase ovulasi. Adapun GnRh
diproduksi didalam otak bagian hipotalamus dan berfungsi
merangsang kelenjar pituitari untuk mengeluarkan FSH dan LH.
FSH berperan dalam produksi sel telur. Dalam siklus menstruasi,
kadar hormon ini akan meningkat sebelum fase ovulasi. LH
berfungsi merangsang ovarium untuk melepaskan sel telur selama
ovulasi. Jika sel telur bertemu sperma dan dibuahi, hormon ini akan

[40]

Bimbingan Konseling Islami

merangsang korpus luteum untuk memproduksi hormon
progesteron. Proses menstruasi ini terus berlangsung dan berakhir
ketika seorang perempuan memasuki masa menopause, umumnya
terjadi pada usia 40 tahun ke atas.

Pengelolaan Menarche dan Mentruasi
Terjadinya menstruasi pertama, merupakan peristiwa

terpenting pada masa pubertas remaja perempuan. Hal ini
menandakan, secara biologis sudah sampai pada fase kematangan
seksual, untuk menjalankan fungsinya sebagai seorang perempuan.
Menarche adalah haid yang pertama kali terjadi pada wanita, dan
merupakan ciri khas dari kedewasaan seorang wanita yang sehat
dan tidak hamil, terjadi secara periodik atau pada waktu tertentu
dan bersiklus atau berulang-ulang.

Menghadapi menarche, setiap remaja perempuan mem-
butuhkan kesiapan mental yang baik, terutama untuk memahami
bahwa dengan datangnya menstruasi, Allah telah mewajibkan
untuk melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala
larangan-Nya. Menstruasi merupakan barometer kesehatan seorang
perempuan, secara fisik, mental, spiritual maupun sosial.
Menstruasi merupakan hal penting yang berhubungan dengan
kewajiban mukallaf dan kesehatan reproduksinya.

Pengetahuan dan pemahaman yang dimiliki oleh remaja
perempuan tentang menarche merupakan informasi tentang
peristiwa dan pengalaman tentang menghadapi menstruasi pertama
kali bagi seorang remaja perempuan. Tujuannya untuk membantu
kesiapan menghadapi berbagai perubahan yang terjadi pada fisik
dan jiwanya. Beberapa remaja mengalami nyeri (dysmenorhoe),
kaget dan risih dengan keluarnya darah dari kemaluan, merasa tidak
nyaman, dan lain-lain.

Pengetahuan akan memberikan pemahaman bahwa menarche
dan mentruasi adalah peristiwa alami akan terjadi pada hampir
semua perempuan. Sesuatu yang wajar, normal dan tidak perlu

[41]

Bimbingan Konseling Islami

dikhawatirkan. Dengan demikian, menarche menjadi bagian
pengalaman hidup, sehingga disikapi dengan positif. Apabila
seorang remaja menyikapi secara negatif, maka ketidaknyamanan
menghadapi menarche menghadirkan emosi fluktuatif, merasakan
kerepotan, risih, dan kotor, sehingga aktivitas sehari-hari menjadi
terganggu.

Remaja perempuan kurang siap menghadapi menstruasi
pertama, dapat disebabkan oleh berbagai macam alasan, terutama
peran orang tua dan para pendidik. Minimnya atau bahkan tidak
memberikan pendidikan kesehatan reproduksi pada anak
perempuan, disebabkan karena rasa tabu untuk menyampaikan hal-
hal yang membahas organ seksual. Oleh karena itu, peran keluarga,
khususnya ibu sangat penting dalam mengenalkan menarche pada
remaja perempuan agar mereka siap menghadapi menarche. Ibu
sebagai wanita yang pernah mengalami menarche dapat dijadikan
sebagai pemandu tentang masalah tersebut. Di sekolah pun, guru
sudah sepatutnya memberikan memberikan gambaran yang jelas
tentang hal ini. Ketika sebagian ibu tidak mampu menjadi pemandu
bagi remaja dalam menghadapi menarche, maka sang guru sudah
selayaknya melengkapi.

Setiap remaja perempuan, bukan hanya dibekali pengetahu-
an untuk mengetahui pola dan siklus mentruasi dengan cara
mencatat waktu terjadinya menstruasi. Mereka juga harus
mengetahui cara membeda dengan darah menstruasi dengan darah
lainnya yang keluar akibat proses reproduksi wanita. Hal ini
berhubungan dengan sah tidaknya ibadah. Menstruasi sangat
berkaitan dalam kesempurnaan ibadah, terutama shalat dan puasa.

Menstruasi atau haid disebutkan dalam Alquran sebanyak
empat kali dalam dua ayat, sekali dengan kata yahiḍ dan tiga kali
dengan kata Al Mahiḍ. “Mereka bertanya kepadamu tentang haid,
katakanlah haid itu adalah kotoran. Oleh karena itu hendaklah
kamu menjauhi diri dari wanita di waktu haid dan janganlah kamu

[42]

Bimbingan Konseling Islami

mendekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci
maka campurilah mereka di tempat yang diperintahkan Allah
kepadamu, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang
taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan (Al-Baqarah:
222).

Menstruasi berarti darah kotor yang keluar sebagai indikasi
berfungsinya sistem reproduksi seorang perempuan. Dengan
demikian, kewajiban menjaga kesehatan dan kebersihan terkait
menstruasi tidak boleh diabaikan. Sebenarnya, banyak faktor yang
menyebabkan kurangnya perhatian terhadap kesehatan dan
kebersihan pada masa menstruasi. Pengetahuan tentang menstruasi
dari aspek fikih, masih terbatas pada informasi tidak boleh
menunaikan shalat, puasa, tidak boleh menyentuh mushaf, serta
mandi wajib.

Pengalaman penulis ketika sekolah di asrama, dan menjalan-
kan profesi sebagai bidan, menunjukkan bahwa belum semua
remaja perempuan dan kaum ibu memahami dengan baik antara
indikator bersih dan suci. Pakaian dalam perempuan seringkali
tidak bersih dari noda darah, meskipun telah dicuci dan disetrika
kembali. Padahal secara fikih darah menstruasi adalah najis, dan
cara membersihkannya apabila melekat pada bahan tenun yang kita
pakai adalah dicuci dengan air yang suci dan menyucikan sampai
hilang warna darah, bau darah, dan rasa darah.

Dari aspek medis, remaja masih membutuhkan bimbingan
untuk menyikapi peristiwa menstruasi. Sesungguhnya ilmu medis
tentang menstruasi tidak cukup hanya sekedar mengetahui ganti
pembalut, tetapi juga hal lain dari aspek kesehatan yang
berhubungan dengan pengelolaan menstruasi yang baik, termasuk
pemenuhan nutrisi, istirahat dan olah raga. Kesehatan reproduksi
harusnya menjadi prioritas yang harus diperhatikan. Menstruasi
merupakan barometer kesehatan seorang perempuan yang sangat
berkaitan dengan produktivitasnya. Perilaku higenis atau personal

[43]

Bimbingan Konseling Islami

hygiene, harus ditanamkan secara mendalam sejak seorang
perempuan mengalami menstruasi pertama kalinya.

Dalam tinjauan kesehatan lingkungan, rata-rata seorang
perempuan menggunakan lebih dari 11.000 pembalut selama
periode menstruasi dalam hidupnya. Pembalut tersebut akan
dibuang ke tempat pembuangan akhir, dibakar, dibuang ke sungai,
dll. Secara langsung, pembalut memberikan kontribusi bagi
pencemaran lingkungan.

Kebiasaan hidup bersih dan sehat selama periode menstruasi
juga harus menjadi perhatian semua pihak lainnya, terutama di
tempat-tempat umum seperti sekolah, mesjid, tempat wisata, rumah
sakit, stasiun, pasar dan lainnya. Akses terhadap informasi yang
tidak lengkap tentang menstruasi, kurangnya pengetahuan untuk
mengelola darah menstruasi, tidak tersedianya air, sanitasi dan
fasilitas yang tidak memadai, keyakinan sosial-budaya yang
menyesatkan serta pantangan-pantangan yang dianggap tabu,
merupakan faktor yang berdampak pada perilaku remaja dalam
masa reproduksi.

Dukungan fasilitas umum sebagaimana disebutkan di atas
sangat penting, apalagi di sekolah, terminal, pasar, universitas, dll.
Sanitasi di sekolah harusnya nyaman dan humanis. Toilet terpisah
antara anak laki-laki dan perempuan, serta memenuhi standar
sanitasi yaitu tersedianya air yang cukup, sabun, penerangan,
pertukaran udara dan tempat pembuangan pembalut. Demikian
juga dalam aspek rasio ketersediaan toilet, idealnya 1:20 untuk
peserta didik perempuan dan 1:40 untuk peserta didik laki-laki.

Tidak hanya sekedar fasilitas dan panduan tentang
kebersihan, kesehatan diri, kesehatan lingkungan, kesehatan organ
reproduksi yang harus tersedia. Bagi setiap muslimah juga
membutuhkan ilmu, panduan tentang kesucian (ṭaharah) dan
fasilitas yang suci untuk beribadah. Setiap remaja perempuan harus
paham dengan baik tentang cara pengelolaan menstruasi, karena

[44]

Bimbingan Konseling Islami

berhubungan dengan kesucian lahiriyah. Adapun penggunaan
pembalut saat menstruasi dapat dipilih dari dua jenis yaitu:

1. Pembalut sekali pakai yang mudah dibeli dimana saja, seperti
pembalut laurier, anion, softex, charm, dll

2. Pembalut kain yang dapat dibuat sendiri dan ramah
lingkungan. Pembalut dapat dipakai berulangkali setelah
dicuci, dibersihkan dan disucikan dengan benar.

Setiap remaja perempuan juga harus memahami dengan baik
cara menjaga kesehatan saluran reproduksi agar terhindar dari
penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan jamur. Setiap
buang air kecil, sebaiknya membasuhnya, mengeringkan area
sekitar organ reproduksi dan mengganti pembalut yang bersih dan
kering. Beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian remaja
perempuan sehubungan dengan pengelolaan mestruasi adalah:

1. Tidak menggunakan pembalut yang menyebabkan iritasi
organ reproduksi. Hal-hal yang menyebabkan iritasi seperti
kondisi kulit yang sensitif dan mudah alergi karena pembalut
yang kurang berkualitas atau parfum pada pembalut.

2. Mengganti pembalut setiap 4 jam atau lebih cepat apabila
darah yang keluar banyak. Demikian juga mengganti pakaian
dalam minimal 2 kali dalam sehari.

3. Tidak menggunakan pakaian dalam yang terlalu ketat.
4. Tidak melakukan hubungan seksual pada saat menstruasi

meskipun memakai kondom. Ingat!! Seluruh remaja muslim
haram melakukan hubungan seksual tanpa ikatan syar’i,
meskipun tidak dalam keadaan menstruasi. Mendekati hal-
hal yang menjerumuskan kepada perilaku seksual saja haram,
apabila melakukannya.
5. Membuang sampah pembalut dan tisu yang digunakan secara
ramah lingkungan. Pembalut tidak boleh dibuang ke dalam
lubang WC, karena akan menyumbat saluran pembuangan-

[45]

Bimbingan Konseling Islami

nya. Pembalut tidak boleh dibuang langsung ketempat
sampah, sebaiknya dibungkus di dalam kantong plastik yang
bersih dan diikat dengan baik agar tidak tercecer. Pembalut
juga tidak boleh dilempar begitu saja di pekarangan belakang
yang kosong atau dikubur dalam tanah. Pembalut sekali pakai
tidak dapat terurai di dalam tanah, sehingga mencemari
lingkungan.

Beberapa hal yang diuraikan di atas, berhubungan dengan
menjaga kebersihan dan kesehatan pada masa menstruasi. Adapun
dalam aspek fikih terdapat hal yang harus diperhatikan yaitu mandi
wajib agar sah ibadah yang dilakukan. Perhitungan wajib mandi
setelah haid adalah setelah mentruasi berhenti sesuai dengan batas
normal, yang berbeda-beda pada tiap perempuan.

Menstruasi yang telah selesai diketahui dengan cara
memasukkan kapas ke dalam farji (kemaluan) sampai pada tempat
yang tidak wajib dibasuh pada saat istinja’. Apabila darah tidak
keluar sama sekali, maka berarti menstruasi telah berhenti. Namun
apabila ketika kapas dioleskan masih ada darah walaupun sedikit,
berarti menstruasi belum selesai. Apabila sudah terlanjur mandi
wajib, maka mandi wajib tersebut hukumnya tidak sah.

Tuntunan ketika salah seorang dari para perempuan akan
mandi setelah haid, hendaknya mengambil air yang sudah dicampur
dengan perasan air bidara, lalu ia bersuci dengan sempurna. Namun
apabila saat ini, kita tidak menemukan air perasan bidara, boleh
menggunakan sesuatu yang harum, yang dapat menghilangkan
bakteri seperti shampoo, sabun, sabun vagina, dan lain-lain.
Diawali dengan membasuh kedua tangan, membersihkan tempat
keluarnya darah menstruasi, dilanjutkan dengan berwudhu. Lalu
mengguyur kepala dan memijatnya dengan pijatan yang lembut
agar air mencapai kulit kepala. Maksudnya setelah mengguyur air
ke kepala kemudian meletakkan tangan pada kedua sisi kepala dan
memijatnya sampai merasakan air menyentuh kulit kepala. Setelah

[46]

Bimbingan Konseling Islami

itu mengguyurnya dengan air mulai dari kepala sampai ke seluruh
tubuh, Kemudian mengambil sedikit kapas yang sudah dibubuhi
dengan minyak wangi lalu mensucikan kemaluannya dengan kapas
tersebut. Maksudnya membersihkan bekas tempat keluarnya darah
haid dengan kapas tersebut.

Imam Nawawi berkata: “Diantara sunnah bagi wanita yang
mandi dari haid adalah mengambil minyak wangi kemudian
menuangkannya pada kapas kain atau semacamnya. Lalu
memasukkannya ke dalam farji setelah selesai mandi” (dinukil dari
Jami’Ahkam an Nisā:117 juz:1). Syeikh Musthafa Al ‘Adawy
berkata: “Wajib bagi wanita untuk memastikan sampainya air ke
pangkal rambutnya paa waktu mandinya dari haid baik dengan
mengurai jalinan rambut atau tidak. Apabila air tidak dapat
sampai pada pangkal rambut kecuali dengan mengurai jalinan
rambut tersebut maka wanita tersebut menguraikannya agar air
dapat sampai ke pangkal rambutnya (dinukil dari Jami’Ahkam an
Nisā:121-122 juz:1). Secara rinci urutan mandi wajib setelah
menstruasi adalah:

1. Niat, sebelum mengguyur air keseluruh tubuh “saya niat
untuk menghilangkan hadast haid karena Allah Ta’ala”.

2. Membersihkan farji dan anggota tubuh lainnya yang terkena
kotoran.

3. Berwudhu sebelum mandi.
4. Menyiram air dengan rata ke seluruh tubuh dari kepala

sampai ujung kaki, tidak boleh ada sehelai rambutpun yang
tertinggal tidak tersiram air. Bagian yang tampak ataupun
tidak tampak dari tubuh harus dibersihkan. Ketika mandi
wajib seseorang juga diharuskan berkumur dan mem-
bersihkan hidungnya. Apabila dalam keadaan darurat seperti
ada luka diperban dan tidak boleh dibasuh, maka cukup
mengusap pada bagian atas perbannya.

[47]

Bimbingan Konseling Islami

Gangguan Menstruasi
Gangguan menstruasi adalah kelainan yang terjadi pada

siklus menstruasi, mulai dari darah yang terlalu sedikit atau banyak,
nyeri, hingga depresi menjelang menstruasi. Siklus menstruasi
normal terjadi setiap 21-35 hari, umumnya terjadi selama 28 hari
dengan lama menstruasi sekitar 4-7 hari. Gangguan menstruasi
yang terjadi hanya sesekali biasanya tergolong normal dan tidak
perlu dikhawatirkan. Namun jika gejala-gejalanya sering muncul
dan sudah berlangsung dalam jangka waktu yang lama, harus
diwaspadai. Diantara gangguan menstruasi adalah polymenorea,
olygomenorea, amenorrea, dysmenorrhea, PMS, menoragie dan
metroragie.

Polymenorrhea terjadi ketika siklus menstruasi lebih pendek
dari siklus normal, yaitu kurang dari 21 hari. Perdarahan kurang
lebih sama atau lebih banyak dari normal. Diantara penyebab
terjadinya gangguan menstruasi polymenorrhea adalah masalah
hormonal, endometriosis, stres, dan infeksi menular seksual.
Tingkat stres yang tidak dapat dikelola dengan baik dapat
mengakibatkan dapat memengaruhi kondisi hormon dalam tubuh.
Polymenorrhea yang disebabkan oleh stres tentunya dapat
ditangani dengan baik ketika stres terkontrol dengan baik.

Polymenorrhea dapat disebabkan oleh infeksi menular
seksual disertai gejala seperti keputihan, gatal pada area vagina,
hingga sensasi panas saat buang air kecil. Pemeriksaan dini
terhadap kondisi polymenorrhea dapat mencegah infeksi menular
seksual lebih parah. Polymenorrhea juga dapat disebabkan oleh
endometriosis yang terjadi ketika sel yang biasanya menutupi
rahim ditemukan pada bagian yang lain, seperti ovarium atau
saluran tuba.

Olygomenorrhea terjadi ketika siklus menstruasi lebih
panjang dari normal, yaitu lebih dari 35 hari, dengan perdarahan
yang sedikit. Olygomenorrhea biasanya terjadi akibat adanya

[48]

Bimbingan Konseling Islami

gangguan keseimbangan hormonal pada aksis hipotalamus-
hipofisis-ovarium. Gangguan hormon tersebut menyebabkan
menstruasi menjadi lebih jarang terjadi.

Olygomenorrhea umumnya dialami remaja pada masa awal
menstruasi, yakni sekitar 2-3 tahun setelah menarche. Namun
kondisi ini dapat dianggap wajar, sebagai dampak dari aktivitas
hormon yang tidak stabil pada masa-masa pubertas.
Olygomenorrhea juga dialami oleh perempuan yang memasuki
masa menopouse atau menggunakan kontrasepsi hormonal, seperti
pil KB atau KB suntik.

Amenorrhea adalah tidak mengalami menstruasi selama
minimal tiga bulan berturut-turut atau lebih, atau jika usia 15 tahun
belum pernah mengalami menstruasi. Amenorrhea dibagi menjadi
dua, yaitu amenorrhea primer dan amenorrhea. Amenorrhea
primer adalah kondisi ketika seorang wanita berumur 15 tahun atau
lebih tidak pernah menstruasi. Umumnya dihubungkan dengan
adanya kelainan dan faktor genetik. Adapun amenorrhea sekunder
merupakan kondisi di mana seorang wanita pernah mendapatkan
menstruasi, tetapi kemudian tidak mengalami menstruasi selama
lebih dari tiga siklus. Amenorrhea sekunder dapat disebabkan
karena gangguan gizi, metabolisme, tumor, penyakit infeksi, dan
lain-lain.

Faktor resiko amenorrhea, dapat dipengaruhi oleh riwayat
keluarga yang mengalami amenorrhea, gangguan pola makan,
seperti anoreksia atau bulimia dan olahraga dengan intensitas
tinggi. Beberapa penyebab amenorrhea, antara lain:

1. Organ reproduksi yang tidak berkembang dengan sempurna,
seperti tidak adanya uterus atau vagina, adanya penyempitan
dan penyumbatan pada leher rahim (serviks), serta vagina
yang terbagi menjadi 2 bagian (sekat vagina).

2. Perubahan hormon alami, seperti pada masa kehamilan,
menyusui, dan menopause.

[49]

Bimbingan Konseling Islami

3. Penggunaan obat tertentu seperti obat kontrasepsi.
4. Berat badan 10% lebih rendah dari berat badan normal dapat

menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang memicu
berhentinya ovulasi, seperti pada pengidap bulimia dan
anoreksia.
5. Stres yang memicu perubahan fungsi hipotalamus pada otak,
yang merupakan daerah yang mengontrol siklus menstruasi.
6. Olahraga atau aktivitas fisik yang berlebihan dapat
mengganggu siklus menstruasi.
7. Gangguan yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon,
seperti pada sindrom ovarium polikistik, gangguan tiroid,
tumor hipofisis, atau menopause dini.

Amenorrhea dapat menyebabkan komplikasi seperti
infertilitas (gangguan kesuburan), disebabkan tidak terjadi ovulasi.
Amenorrhea juga dapat menyebabkan osteoprosis, disebabkan oleh
kadar estrogen yang rendah. Secara fisiologis, amenorrhea adalah
gangguan menstruasi yang dapat terjadi sebelum masa pubertas,
masa kehamilan, masa menyusui dan setelah menopause.

Dysmenorrhea, adalah nyeri menstruasi yang memaksa
wanita untuk istirahat atau berakibat pada menurunnya kinerja dan
berkurangnya aktifitas sehari-hari. Dysmenorrhea dalam bahasa
Indonesia adalah nyeri menstruasi. Sifat dan derajat rasa nyeri ini
bervariasi, mulai dari yang ringan sampai yang berat. Keadaan yang
hebat dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, sehingga memaksa
penderita untuk istirahat dan meninggalkan pekerjaan atau cara
hidup sehari-hari untuk beberapa jam atau beberapa hari. Hampir
semua wanita mengalami rasa tidak enak pada perut bagian bawah
saat menstruasi.

Dysmenorrhea primer merupakan kondisi yang ber-
hubungan dengan siklus ovulasi. Adanya kontraksi miometrium
yang dirangsang oleh prostaglandin sehingga terasa nyeri.
Prostaglandin menginduksi kontraksi myometrium. Prostaglandin

[50]

Bimbingan Konseling Islami

diproduksi dalam jumlah banyak pada endometrium perempuan
yang mengalami dysmenorrhea. Sebagian besar prostaglandin
dilepas dalam 2 hari pertama siklus menstruasi, bersamaan dengan
bertambahnya rasa tidak enak dan tidak nyaman pada seorang
perempuan. Karena berkaitan dengan siklus ovulasi, dysmenorrhea
primer tidak menjadi masalah, sampai satu tahun atau lebih setelah
menarche.

Adapun dysmenorrhea sekunder adalah nyeri menstruasi
yang terjadi belakangan dalam kehidupan, umumnya setelah usia
25 tahun. Dysmenorrhea sekunder dapat berhubungan dengan
abnormalitas panggul seperti adenomiosis, endometriosis, penyakit
radang panggul, polip endometrium, mioma submukosa atau
interstisial (fibroid uterus), atau penggunaan alat kontrasepsi dalam
kandungan. Nyeri sering dimulai beberapa hari sebelum
menstruasi, namun hal ini dapat terjadi pada saat ovulasi dan
berlanjut selama hari-hari pertama menstruasi atau dimulai setelah
menstruasi terjadi. Berbeda dengan dysmenorrhea primer, nyeri
pada dysmenorrhea sekunder sering kali bersifat tumpul, menjalar
dari perut bagian bawal ke arah pinggang atau paha. Wanita sering
kali mengalami perasaan membengkak atau rasa penuh dalam
panggul.

Gangguan menstruasi lainnya dikenal dengan sindrom
sebelum menstruasi atau Pre-Menstrual Syndrome (PMS). Hal ini
disebabkan dengan naik turunnya kadar estrogen dan progesteron
yang terjadi selama siklus menstruasi. Estrogen berfungsi untuk
menahan cairan yang dapat menyebabkan bertambahnya berat
badan, pembengkakan jaringan, nyeri payudara, hingga perut
kembung.

PMS sering terjadi pada perempuan usia subur dengan jumlah
sekitar 70%-90%. Kondisi ini lebih sering ditemukan pada
perempuan yang berumur 20-40 tahun. Jenis dan berat gejalanya
tidak sama pada setiap perempuan, tergantung pada kesehatan dan

[51]

Bimbingan Konseling Islami

kondisi masing-masing. Gejala-gejala yang sering dialami pada
saat terjadi di PMS adalah sakit punggung, perut kembung,
payudara terasa penuh dan nyeri, perubahan nafsu makan (dapat
bertambah ataupun tidak mau makan sama sekali), sakit kepala,
pingsan, daerah panggul terasa sakit dan tertekan, kulit pada wajah
dan leher menjadi bengkak dan terasa memerah, sulit tidur, tidak
bertenaga, mual maupun muntah, serta kelelahan yang luar biasa,
dan munculnya jerawat. Selain itu, PMS juga disertai perubahan
emosional, seperti mudah marah, cemas, mudah tersinggung,
depresi, stres, sulit berkonsentrasi, dan bisa menjadi pelupa.

Menoragia atau hypermenorrhea adalah pengeluaran darah
menstruasi yang terlalu banyak dan biasanya disertai dengan pada
siklus yang teratur. Menoragia biasanya berhubungan dengan
nokturagia yaitu suatu keadaan mempengaruhi pola tidur
perempuan karena menstruasi yang mengharuskannya bangun pada
tengah malam untuk mengganti pembalut. Menoragia juga
berhubungan dengan kram selama menstruasi yang tidak bisa
dihilangkan dengan obat-obatan. Penderita juga sering merasakan
kelemahan, pusing, muntah dan mual berulang selama menstruasi.

Adapun metroragia adalah perdarahan dari vagina yang tidak
berhubungan dengan siklus menstruasi. Perdarahan ovulatori
terjadi pada pertengahan siklus sebagai suatu spotting atau bercak
darah. Penyebabnya adalah kelainan organik seperti polip
endometrium, karsinoma endometrium, karsinoma serviks,
kelainan fungsional dan penggunaan estrogen eksogen.

Gambar 10. Polip Endometrium
[52]

Bimbingan Konseling Islami

Polip endometrium atau polip rahim adalah pertumbuhan
jaringan yang tidak normal di lapisan dinding rahim
(endometrium). Sebagian besar polip rahim bersifat jinak, meski
beberapa di antaranya dapat berkembang menjadi ganas atau
kanker. Polip rahim dapat berbentuk bulat atau lonjong, dengan
ukuran mulai dari sebesar biji wijen hingga sebesar bola golf.
Benjolan ini dapat bertangkai sehingga terlihat menggantung atau
tumbuh melebar pada dinding rahim. Polip endometrium lebih
sering dialami oleh wanita yang telah memasuki masa menopause.

Gambar 11. Karsinoma Endometrium

Karsinoma endometrium adalah suatu jenis kanker yang
dimulai pada lapisan rahim (uterus). Tanda utama berupa
perdarahan vagina abnormal. Gejala lainnya adalah nyeri panggul
dan nyeri saat berhubungan seks. Meskipun demikian, sebagian
wanita tidak mengalami gejala sama sekali. Perawatan yang
dilakukan dapat berupa operasi untuk mengangkat rahim, radiasi,
terapi hormon, dan kemoterapi.

[53]

Bimbingan Konseling Islami

Gambar 12. Karsinoma Serviks

Karsinoma serviks merupakan kanker ganas pada leher
rahim, yaitu bagian paling bawah pada uterus. Pencegahannya
dilakukan dengan pemindaian PAP smear dan vaksin HPV.
Beberapa penderita tidak mengalami gejala, namun dalam beberapa
kasus, disertai perdarahan yang tidak teratur atau rasa sakit.
Perawatan dan pengobatan dilakukan dengan cara operasi, radiasi,
dan kemoterapi

Gambar 13. Endometriosis

Endometriosis adalah suatu gangguan pada jaringan yang
biasanya melapisi rahim tumbuh di luar rahim. Jaringan
endometriosis dapat ditemukan di indung telur, saluran telur, atau
usus. Gejala yang paling dari penderita endometriosis adalah rasa
nyeri dan menstruasi tidak teratur. Perawatan dan pengobatan
dilakukan dengan cara terapi hormon dan pembedahan eksisi.

[54]

Bimbingan Konseling Islami

Gambar 14. Adenomiosis

Adenomiosis adalah jaringan endometrium tumbuh ke
dalam dinding uterus. Adenomiosis paling sering terjadi terlambat
pada tahun-tahun produktif dan umumnya menghilang setelah
menopause. Adenomiosis dapat menyebabkan pendarahan
menstruasi yang sangat banyak atau berkepanjangan, kram parah,
nyeri saat hubungan seksual, atau darah beku yang keluar selama
masa menstruasi. Obat-obatan dapat membantu meringankan rasa
sakit atau mengurangi perdarahan berat. Salah satu tindakan
penyembuhannya adalah pengangkatan rahim (histerektomi).

Mimpi Basah
Pubertas pada anak laki-laki umumnya menginjak usia 12

tahun, ditandai terjadinya pembesaran testis, penis mulai
berkembang dan memanjang, tumbuhnya bulu-bulu halus dan
jakun membesar. Selain itu, pada masa ini pula remaja laki-laki
umumnya akan mengalami perubahan suara dan pertumbuhan
massa otot. Setelah 3-4 tahun akhir pubertas, anak laki-laki akan
bertambah pesat tinggi badannya. Tinggi badannya bertambah
sekitar 7–8 cm pertahun.

Sebagaimana halnya menstruasi pada anak perempuan,
setelah 2 tahun sejak munculnya gejala pubertas, maka tanda
pubertas akhir bagi anak laki-laki adalah mimpi basah atau mimpi
erotis. Mimpi basah disebut juga pulosio atau nocturnal emission
adalah terjadinya ejakulasi pada saat seorang laki-laki dalam
keadaan tidur tanpa adanya rangsangan seksual. Ejakulasi
seharusnya terjadi ketika seorang laki-laki mendapatkan

[55]

Bimbingan Konseling Islami

rangsangan seksual, baik saat melakukan hubungan intim atau
onani.

Dalam ajaran Islam, mimpi basah disebut dengan istilah
iḥtilam, menjadi penanda seorang laki-laki sudah baligh (dewasa)
dan dikenai kewajiban (taklif) sebagai seorang muslim yang
mukallaf. Syekh Imam Abu Muhammad dalam kitab Qurratul
Uyun menyebutkan ada tiga macam mimpi basah berdasarkan
sebab dan kejadiannya.

1. Iḥtilām ni’mah, yaitu mimpi basah yang terjadi tanpa mimpi
apapun, tiba-tiba bangun sudah keluar mani. Mimpi basah
yang seperti ini tetap diwajibkan mandi, walaupun tidak
mimpi apapun.

2. Iḥtilām ‘uqubah, yaitu mimpi basah yang disebabkan mimpi
bersetubuh dengan orang yang tidak dihalalkan atau dengan
cara yang terlarang. Misalnya mimpi bersetubuh dengan
perempuan lain, dengan teman, artis, mimpi bersetubuh lewat
dubur, dan lain-lain. Mimpi basah semacam ini diakibatkan
karena sering berkhayal sesuatu yang diharamkan atau sering
melihat hal-hal yang terlarang, misalnya menonton film
porno dan lain sebagainya. Mimpi basah seperti ini juga tetap
diwajibkan mandi.

3. Iḥtilām karāmah adalah mimpi bersetubuh dengan orang
yang diperbolehkan secara syariah yaitu istri, dengan cara
yang dibenarkan oleh syariah. Mimpi basah dalam kategori
ini juga diwajibkan mandi wajib.

Ketiga macam mimpi ini tidak ada hukum halal ataupun
haram, karena pada saat bermimpi, seseorang sedang dalam
keadaan tidak terbebani hukum. Namun demikian kegiatan
sebelum tidur seperti menonton video porno, melihat gambar-
gambar erotis, pacaran dan hal-hal lain yang dilarang, maka itu
dihukum haram. Intensitas atau sering tidaknya seorang anak laki-
laki mengalami mengalami mimpi basah sangat bervariasi.

[56]

Bimbingan Konseling Islami

Meski mimpi basah merupakan hal yang alamiah dialami
oleh laki-laki, berhubungan erat dengan perkembangan seksualitas
laki-laki. Namun kadangkala terdapat juga laki-laki yang jarang
mengalami mimpi basah, walaupun sudah memasuki usia
produktif. Mimpi basah berhubungan dengan dimulainya tubuh
laki-laki memproduksi hormon testosteron yang akan
memproduksi sperma (sel benih laki-laki). Mimpi basah yang
menyebabkan ejakulasi ini tidaklah berbahaya bagi tubuh. Remaja
laki-laki tidak bisa mencegah mengalami ejakulasi ketika mimpi
basah. Ereksi, penetrasi, ejakulasi dalam mimpi basah adalah
normal, yang berarti anak laki-laki akan menjadi dewasa. Ketika
mimpi basah dan terjadi ejakulasi, maka penis mengeluarkan air
mani. Air mani adalah cairan semen bercampur sel sperma. Apabila
sudah mengalami mimpi basah berarti laki-laki sudah mampu
membuat perempuan baligh hamil, melalui hubungan seksual.

Mimpi basah merupakan respons normal dan alami tubuh
terhadap perubahan hormonal. Mimpi basah tidak memiliki risiko
kesehatan maupun gangguan kesuburan. Meskipun demikian,
mimpi basah yang dialami pertama kali oleh anak laki-laki
kadangkala memicu rasa malu, bingung, atau perasaan tidak
nyaman. Oleh karena itu, orang tua atau pendidik perlu untuk
memberikan informasi seputar mimpi basah kepada remaja laki-
laki. Mimpi basah juga dapat dialami oleh wanita, namun jarang
terjadi dan tidak selalu berujung dengan keluarnya cairan dari
kelamin layaknya ejakulasi.

Menurut penelitian, laki-laki dalam usia produktif yaitu sejak
remaja sampai menikah, frekuensi mimpi basah dapat lebih sering
dialaminya. Faktor yang menjadi pemicu mimpi basah adalah
minimnya aktivitas seksual. Hal ini tidak berarti bahwa untuk
mengurangi frekuensi mimpi basah seorang remaja laki-laki boleh
melakukan aktivitas seksual di luar nikah. Aktivitas seksual di luar
nikah disebut dengan zina, dan hukumnya adalah haram.

[57]

Bimbingan Konseling Islami

Agama Islam telah mengajarkan dengan sangat detil akan hal
ini. Seorang remaja muslim harus sudah memahami batas-batas
ikhtilāṭ atau batas bergaul laki-laki dan perempuan apabila sudah
mencapai usia baligh. Bukan saja dengan yang bukan mahramnya,
saudara sekandungpun harus dipisahkan tempat tidurnya (hadist).
Ajaran Islam bukan hanya melarang hubungan seks bebas, bahkan
mendekatinya saja dihukum haram. Pacaran sebagai pintu zina
ditegaskan dalam Alquran sebagai sebuah jalan tercela yang harus
dihindari oleh setiap remaja muslim laki-laki dan perempuan. “Dan
janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah
suatu perbuatan yang keji dan jalan yang buruk“(Q.S Al-Isra: 32).

Setiap muslim harus mampu menjaga diri dari hal tersebut.
Berzina adalah perbuatan yang buruk dan merugikan diri sendiri
dan lingkungan sekitar. Alquran menjelaskan dengan detil tentang
ganjaran dosa dan hukuman bagi pelaku zina “Dan orang-orang
yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak
membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali
dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang
melakukan yang demikian itu, niscaya Dia mendapat (pembalasan)
dosa(nya)” (Q.S al-Furqan: 68-70).

Selanjutnya dalam surat an-Nur: 2-3, Allah berfirman,
“Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka
deralah tiap-tiap satu dari keduanya dengan seratus kali deraan.
Dan janganlah kamu belas kasihan kepada keduanya didalam
menjalankan (ketentuan) agama Allah yaitu jika kamu beriman
kepada Allah dan hari akhir. Dan hendaklah (dalam
melaksanakan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan
orang-orang yang beriman “(Q.S an-Nur:2). “Laki-laki yang
berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau
perempuan yang musyrik dan perempuan yang berzina tidak
dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki

[58]

Bimbingan Konseling Islami

musyrik dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang
beriman” “(Q.S an-Nur:3).

Zina pada hakikatnya adalah melakukan hubungan seksual
atau penetrasi penis ke dalam vagina. Namun demikian untuk
menjaga kesucian diri, harus dipahami bahwa ajaran Islam bukan
hanya melakukan zina, mendekati zinapun sudah dihukum haram
sebagaimana isi kandungan dari ayat di atas. Zina dapat dibagi
kepada tiga jenis yaitu zina laman, zina muhsan dan zina ghairu
muhsan.

Zina laman adalah zina dengan menggunakan panca indera,
misalnya melihat gambar, video porno yang memancing keinginan
seksual disebut dengan zina mata. Membacakan, mendengarkan,
melantunkan syair, nyanyian, rayuan dan sebagai yang memancing
hasrat seksual adalah zina telinga. Menyentuh, meraba adalah zina
tangan. Melangkah, menuju, mendatangi tempat yang memancing
syahwat adalah zina kaki. Menghayal, membayangkan, mengingat,
menghalusinasikan dalam pikiran adalah zina hati.

Zina muhsan adalah berselingkuh atau zina yang dilakukan
seseorang yang sudah menikah dengan bukan istri/suaminya,
karena tidak mampu menjaga diri. Adapun zina ghairu muhsan
adalah zina yang dilakukan oleh seseorang yang belum pernah
menikah. Hal inilah yang harus diwaspadai oleh remaja agar tidak
terjerumus ke dalam nistanya perbuatan zina.

Periode baligh yang berarti organ reproduksi perempuan dan
laki-laki sudah mencapai kematangan, ditandai dengan menstruasi
dan mimpi basah, maka hubungan seksual pada masa ini sangat
berisiko menyebabkan kehamilan. Edukasi seks dini, sudah
selayaknya dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada anak
yang sudah beranjak remaja tentang bahaya hubungan seks bebas.

[59]

Bimbingan Konseling Islami
[60]

Bimbingan Konseling Islami

OTAK, AKAL DAN KECERDASAN MANUSIA

Gambar 15. Bagian-bagian otak manusia

Otak dan Akal
Otak adalah pusat pengatur yang memerintah dan mengatur

seluruh fungsi dan aktivitas tubuh. Pertumbuhan otak yang normal
berpengaruh positif bagi perkembangan aspek-aspek lainnya,
seperti keterampilan motorik, intelektual, emosional, sosial, moral
maupun kepribadian. Otak adalah organ tubuh manusia yang
posisinya ditempatkan Tuhan secara terhormat di bagian atas tubuh
manusia dan terlindungi dengan kokoh di bagian dalam tengkorak
atau batok kepala.

Otak merupakan organ yang paling kompleks yang pernah
dikenal di alam semesta ini. Ia adalah satu-satunya bagian tubuh
yang paling berkembang dan secara otomatis dapat mempelajari
dirinya sendiri. Organ otak apabila dirawat, dijaga dan dipelihara
dengan tepat, teratur dan serius, dapat bertahan sampai lebih dari
seratus tahun. Tidak sama seperti organ tubuh lainnya yang
semakin tua akan semakin aus dan rusak. Otak justru semakin tua
semakin menunjukkan fungsi yang semakin luas, semakin dalam
dan semakin hebat. Semakin tua interkoneksi antar sel saraf otak
semakin baik, karena informasi, pengalaman hidup makin banyak
dan makin padat dalam otak.

[61]

Bimbingan Konseling Islami

Cara kerja otak berbeda dengan organ lain, apabila paru-paru,
jantung, ginjal, hati, usus, pangkreas dan lain-lain bekerja dengan
cara yang sama sejak diciptakan sampai rusak dan hancur, hal ini
berbeda dengan otak. Otak akan berubah dan bekerja dengan cara
yang berbeda pada setiap jam, menit dan detik. Dan ini terjadi
secara molekuler melalui kegiatan yang bernama belajar. Hebatnya
otak bisa belajar seumur hidup, pada belajar itulah letaknya
kekuatan otak. Sehingga jika dikatakan reformasi otak maka artinya
reformasi belajar. Orang berprinsip tuntutlah ilmu dari buaian
sampai liang kubur atau long life education adalah orang yang
menggunakan kemampuan otaknya secara maksimal.

Posisi otak ini merupakan simbol yang menunjukkan bahwa
manusia lebih mulia terhadap makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Ada
hewan yang lokasi dan posisi otaknya sejajar dengan bagian
tubuhnya. Ada hewan yang tempat menyimpan dan mengeluarkan
kotoran dan otaknya sama. Bahkan ada hewan atau tumbuhan yang
tidak mempunyai otak dan tidak diketahui dimana posisi otaknya.

Otak adalah organ tubuh terpenting yang ada di kepala
manusia. Harun Nasution menyatakan bahwa otak dalam
pengertian Islam bukanlah akal. Akal merupakan daya berfikir
yang terdapat dalam jiwa manusia. Akal merupakan daya untuk
memperoleh pengetahuan dengan memperhatikan seluruh unsur
penciptaan baik dalam diri manusia maupun alam sekitarnya.
Ketika salah satu bagian otak bekerja berarti manusia sedang
berpikir. Otak yang bekerja atau berfungsi disebut akal. Orang yang
tidak berakal adalah orang yang tidak berfungsi otaknya atau tidak
menggunakan otaknya untuk berpikir. Dalam surat al-’Alaq: 15-16,
Allah berfirman, “ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti
(berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya. (yaitu)
ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka”.

Otak yang berfungsi yang disebut akal inilah yang
membedakan manusia dengan binatang dan membedakan derajat

[62]

Bimbingan Konseling Islami

kemanusiaan seseorang. Manusia adalah hewan yang berpikir,
dalam surat al-Anfāl: 22, Allah berfirman: “Sesungguhnya makhluk
bergerak yang bernyawa yang paling buruk dalam pandangan
Allah ialah mereka yang tuli dan bisu (tidak mendengar dan
memahami kebenaran), yaitu orang-orang yang tidak mengerti”.
Dengan demikian, kelebihan manusia dengan binatang dan
makhluk Allah lainnya terletak pada berfungsi atau tidaknya otak
untuk berpikir.

Sosiolog muslim pertama yaitu Ibnu Khaldun (1332-1406 H),
yang sangat terkenal dan fenomenal dengan karyanya
Muqaddimah, berpendapat bahwa manusia berbeda dengan hewan
lainnya dalam hal kesanggupan berpikir. Kemampuan berfikir bagi
manusia merupakan sumber dari segala kesempurnaan, dan puncak
dari segala kemuliaan dan ketinggian di atas lain-lain makhluk.
Hewan menyadari hal-hal yang ada diluar dirinya melalui perantara
indera pendengaran, indera penglihatan, indera pembauan, indera
perasa dan indera peraba yang diberikan Allah kepadanya.

Manusia juga memiliki panca indera tersebut. Telinga
merupakan alat indera yang berfungsi untuk mendengar suara yang
ada disekitarnya. Mata adalah indera yang yang fungsinya untuk
melihat lingkungan sekitarnya dalam bentuk gambar, sehingga kita
mampu mengenali benda-benda yang ada disekitar dengan cepat.
Hidung merupakan indera yang akan digunakan untuk mengenali
sesuatu dari aroma yang dihasilkan. Lidah adalah indera berfungsi
untuk merasakan rangsangan rasa dari makanan yang masuk ke
dalam mulut seperti rasa manis, rasa pahit, rasa asam dan rasa asin.
Adapun kulit merupakan alat indera yang memiliki reseptor
sehingga peka terhadap rangsangan fisik (mekanoreseptor). Kulit
mampu untuk mendeteksi dan menerima rangsangan temperatur
suhu, sentuhan, rasa sakit, tekanan, tekstur, dan lain sebagainya.

[63]

Bimbingan Konseling Islami

Gambar 16. Anatomi panca indera manusia

Manusia mampu menggunakan kekuatan akal untuk
memahami terhadap apa yang ada diluar dirinya melalui
perantaraan pikirannya yang ada dibalik panca inderanya. Pikiran
yang bekerja dengan perantaraan kekuatan yang ada ditengah-
tengah otak tersebut, memberi kemampuan untuk menangkap
bayangan benda-benda yang diterima oleh panca indera.
Selanjutnya mengembalikan benda-benda itu dalam ingatan sambil
meringkas, membedakannya dengan bayangan-bayangan lain.
Refleksi terhadap eksistensi bayangan-bayangan ini berada dibalik
perasaan. Akal mampu memecah atau menghimpun bayangan-
bayangan itu untuk membentuk bayangan-bayangan lain.

Menurut Imam Al Ghazali (1058-1111 M), seorang pemikir
besar Islam, dengan mengacu pada pengertian kerja atau fungsi
akal menyatakan bahwa akal itu tidak bertempat, baik didalam
maupun diluar badan manusia, bersifat immaterial, dan tidak
terbagi bagi. Akal berhubungan dengan badan dalam bentuk muqbil
ala al-badan (menghadap badan), mufīd lahu (memberi
keuntungan), dan mufīd alaih (mengalir kepadanya). Tiga bentuk
ini menitikberatkan pada fungsi, proses atau kegiatan akal. Akal
sebagai organ yang mengikat dan menahan adalah organ yang aktif
dan sadar. Ini menunjukkan pada fakta yang sama dan bermakna
sama dari apa yang ditunjuk oleh kata qalb, rūh, dan nafs.

[64]

Bimbingan Konseling Islami

Kesemuanya menunjukkan realitas yang bertingkat-tingkat
(marātib al-wujūd).

Pada masa pra Islam, akal hanya berarti kecerdasan praktis
yang ditunjukkan seseorang dalam situasi yang berubah-ubah,
sehingga akal berhubungan dengan pemecahan masalah. Menurut
istilah psikologi kognitif, akal berarti problem solving capacity atau
kemampuan untuk memecahkan masalah dan menemukan jalan
keluar dalam situasi apapun juga. Al-Shanfara, seorang penyair
pra-Islam memaknai akal secara praktis sebagaimana disebutkan di
atas. Dalam syairnya disebutkan bahwa, “selama seseorang
menggunakan kecerdasannya, maka tidak akan terjadi peristiwa
yang memalukan ketika ia tidak tahu apa yang harus dilakukan,
entah ketika ia berada di jalan yang akan ia tuju, atau tergesa
melepaskan diri dari sesuatu yang dibencinya”.

Hal ini berarti akal adalah istilah yang sudah sangat tua,
sehingga termasuk dalam kata tradisional pra Islam. Akal yang
terkait dengan kecerdasan berarti kecerdasan praktis atau penalaran
logis yang mengandalkan fakta dan langkah-langkah rasional
sebagaimana dipakai oleh orang Arab pra-Islam. Akal disebut juga
dengan reason (Inggris), rasio (Latin), verstand (Jerman), dan
dianoia (Yunani). Berdasarkan prosedur kerjanya, kata akal cocok
untuk menyebut cara kerja otak kiri yang berpikir secara vertikal.
Menurut pendapat Toshihiko Izutsu dan Ibnu Khaldun, akal itu
kerja otak secara kognitif dan imajinatif. Dalam surat al-Anfāl: 22
disebutkan bahwa “Sesungguh makhluk yang bergerak yang
bernyawa yang paling buruk dalam pandangan Allah adalah
mereka yang tuli dan bisu (tidak mendengar dan memahami
kebenaran) yaitu orang-orang yang tidak mengerti”

Selanjutnya dalam Surah al-A’rāf: 179 “Dan sungguh, akan
Kami isi neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia.
Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk
memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata, tetapi

[65]

Bimbingan Konseling Islami

tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan
Allah), dan mereka memiliki telinga, tetapi tidak dipergunakannya
untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan
ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang
lengah”.

Dengan demikian bahwa akal itu adalah fungsi otak, apabila
otak tersebut bekerja, maka manusia akan berpikir. Dalam surat al-
Anfāl: 22 mengarahkan fungsi otak untuk memotivasi manusia agar
memperhatikan dirinya yaitu menggunakan otaknya untuk
memahami, mendengarkan, memperhatikan, merenungi dan
meneliti agar menemukan kebenaran. Dalam pandangan lain,
seperti pendapat Harun Nasution, Imam al Ghazali, Naquib al
Attas, mereka membedakan dan memisahkan definisi otak dan
akal. Definisi akal menyiratkan bahwa akal itu adalah kerja jiwa
qalb, rūh dan nafs.

Setiap manusia seharusnya memaksimalkan otak untuk
mentafakkuri dan mentadabburi ayat-ayat Allah baik yang tertulis
dalam Alquran maupun yang tidak tertulis dengan cara
menjadikannya sebagai obyek penelitian, pengamatan dan
penjelajahan otak manusia. Dalam Surat Ali-‘Imran ayat (190-195),
Allah berfirman ”Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi
dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda kebesaran
Allah bagi orang-orang yang berakal (190) Yaitu orang-orang
yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan
berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan
bumi (seraya berkata):”Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau
menciptakan semua ini sia-sia, Maha suci Engkau, lindungilah
kami dari azab neraka (191) Ya Tuhan kami, sesungguhnya orang
yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh, Engkau
telah menghinakannya , dan tidak ada seorang penolong pun bagi
orang yang zalim (192) Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami
mendengar orang yang menyeru kepada iman, (yaitu)” berimanlah

[66]

Bimbingan Konseling Islami

kamu kepada Tuhanmu”, maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami,
ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan
kami, dan matikan kami bersama orang-orang yang berbakti (193)
Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan
kepada kami melalui rasul-rasul-Mu. Dan janganlah Engkau
hinakan kami di hari kiamat. Sungguh Engkau tidak pernah
mengingkari janji (194) maka Tuhan mereka memperkenankan
permohonannya (dengan berfirman), “sesungguhnya Aku tidak
menyia-nyiakan amal orang yang beramal diantara kamu, baik
laki-laki maupun perempuan, (karena) sebagian kamu adalah
(keturunan) dari sebagian yang lain. Maka orang berhijrah, yang
diusir dari kampong halamannya, yang disakiti pada jalan-ku,
yang berperang dan yang terbunuh, pasti akan Aku hapus
kesalahan mereka dan pasti Aku masukkan mereka ke dalam surge-
surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai, sebagai pahala
dari Allah. Dan disisi Allah ada pahala yang baik (195).

Akal dan pikiran adalah produk dari organ otak. Ketika orang
mengatakan “akal pikiran”, berarti otak yang berpikir menandakan
otaknya berfungsi dan menunjukkan eksistensi akal atau pikiran.
Filosuf Yunani, Plato mengatakan bahwa bahwa bepikir itu
berpusat di kepala. Rene Descartes mengatakan bahwa pusat jiwa
ada di kelenjar pineal otak, maka cogito ergo sum (aku berpikir,
sebab itu aku ada). Michael Persinger dan Vilyanur Ramachandran,
ahli bedah otak dari Amerika pada dekade akhir abad 20 ini dalam
penelitiannya tentang otak menyimpulkan ada fenomena God Spot
dalam lobus temporalis (sekitar pelipis) di otak manusia.

Filsuf muslim, Ibnu Sina (980-1037 M), berpendapat bahwa
manusia mempunyai tujuh kemampuan, yaitu makan, tumbuh,
berkembang biak, pengamatan pada hal-hal yang istimewa,
pergerakan di bawah kekuasaan, mengetahui dari hal-hal yang
umum dan memiliki kehendak memilih yang bebas. Tumbuh-
tumbuhan hanya memiliki kemampuan makan, tumbuh dan

[67]

Bimbingan Konseling Islami

berkembang biak. Hewan memiliki kemampuan makan, tumbuh,
pengamatan, pergerakan di bawah kekuasaan, mengetahui dari hal-
hal yang umum dan memiliki kehendak memilih yang bebas.

Kemampuan mengetahui dari hal-hal yang umum dan
memiliki kehendak memilih yang bebas inilah yang mengfungsikan
daya otak untuk berfikir yang tidak dimiliki oleh hewan lain
makhluk ciptaan Allah lainnya. Daya otak ini juga yang
membedakan antar sesama manusia dan membedakan manusia dari
hewan lainnya. Ketika manusia tidak mau mempergunakan otaknya
untuk berfikir, maka sama dengan hewan, bahkan kedudukan
manusia yang tidak mau mempergunakan otaknya untuk berpikir
lebih rendah, lebih hina dari binatang ternak.

Sejak tahun 1990-2000 M, melalui penemuan Moleculer
Biology of Cognition (MBC), manusia telah mampu
mengilustrasikan kemampuan kerja organ otak sebagai keajaiban
ciptaan Tuhan yang melampaui apa yang diketahui manusia selama
ini. Ternyata otak berhubungan dengan hal-hal kejiwaan manusia
seperti berpikir, merasa, emosi, ingatan dan persepsi. Otak
memiliki berat kurang dari 1,5 kg, namun kemampuannya berjuta
kali lebih hebat dari komputer manapun yang ada dan terhebat di
dunia. CPU (Central Processing Unit) pada komputer bekerja
dengan meniru sistem otak manusia.

Apabila dihubungkan antara otak dan akal, dapat
diilustrasikan dengan kalimat “Setiap yang punya akal pasti punya
otak, tetapi setiap orang yang punya otak belum tentu punya akal”
Akal sebagai makna kemampuan mengaitkan sesuatu dengan
sesuatu yang lain secara kuat, berarti akal mampu menyambungkan
dengan sesuatu untuk memberikan reaksi-reaksi. Ketika fungsi itu
benar ditempatkan sesuai tempatnya maka akal itu benar,
sebaliknya jika akal digunakan untuk merepon dan memberikan
reaksi tidak benar maka hasil yang difikirkan juga akan menjadi
salah.

[68]

Bimbingan Konseling Islami

Ketika seseorang menerima suatu kebaikan, maka akal akan
menangkapnya dan merespon untuk melakukannya. Namun ketika
mendapat sesuatu kebaikan dan tidak ada respon maka fungsi
akalnya sedang bermasalah. Dalam surat Al-Baqarah:44,
disebutkan bahwa, “mengapakah kamu menyuruh orang lain
mengerjakan kebaikan, sedangkan kamu melupakan dirimu
sendiri, padahal kamu membaca kitab, tidakkah kamu mengerti?”

Otak sebagai salah satu organ vital dalam tubuh manusia
lebih kepada keadaan fisik, sedangkan fungsi-fungsi untuk
menyambungkan atau memberi reaksi disebut dengan akal. Fungsi
otak untuk menyimpulkan apakah seseorang tersebut masih respon
atau tidak atau masih hidup atau tidak. Ketika perkataan dan
permainan logika digunakan, maka akal akan berperan untuk
memahami dan menafsirkannya. Pola-pola orientalis sering
menggunakan logika untuk mengaburkan pemahaman akal. “Dan
diantara manusia ada yang pembicaraannya tentang kehidupan
dunia mengagumkan engkau (Muhammad) dan dia bersaksi
kepada Allah mengenai isi hatinya, padahal dia adalah penentang
yang paling keras” (Al-Baqarah: 204)

Masa dalam Kandungan Sampai Masa Kanak-Kanak
Otak manusia terbentuk sejak dalam kandungan. Pada umur

kehamilan tiga pekan, embrio yang sedang berkembang telah
membentuk alur saraf, yang merupakan fondasi bagi struktur otak.
Pekan keempat setelah terjadinya pembuahan tabung saraf
menutup. Tabung saraf adalah jaringan saraf yang paling pertama
terbentuk sejak pembuahan, berbentuk seperti cacing tanah yang
membentang sepanjang bagian belakang embrio.

Otak manusia kemudian terus berkembang seiring usia
kehamilan, ditandai dengan munculnya sel-sel saraf (neuron) yang
membentuk struktur dan fungsi baru pada otak. Setiap neuron akan
terhubung dengan neuron lainnya untuk membentuk sistem saraf
dengan bantuan serat yang disebut dendrit dan akson. Ahli saraf

[69]

Bimbingan Konseling Islami

bernama David Perlmutter, MD., mengatakan bahwa pertumbuhan
sel otak selama masih dalam kandungan adalah sekitar 250.000 sel
otak baru permenit.

Pada saat bayi dilahirkan, terdapat sekitar 100 miliar neuron
yang terbentuk, sehingga ukuran otak bayi sudah mencapai 60%
dari ukuran otak dewasa. Myelin atau zat lemak yang melindungi
akson pada otak serta membantu impuls untuk bergerak lebih cepat
juga sudah diproduksi oleh otak yang berada didekat sumsum
tulang belakang. Bagian otak tersebut bertugas untuk mengatur
fungsi-fungsi dasar, seperti bernapas, makan, dan mengendalikan
detak jantung.

Perkembangan intelektual anak terjadi sangat pesat pada
tahun-tahun awal kehidupannya. Pada usia tiga tahun, ukuran otak
manusia membesar menjadi 80% dari ukuran otak utuh saat
dewasa. Pada usia ini, otak sudah memiliki lebih dari 200 persen
sinaps. Sinaps adalah hubungan antara akson dengan sel saraf yang
memungkinkan informasi mengalir diantara keduanya. Dalam
masa tumbuh kembang anak, otak mulai memecah sinaps yang
dianggap tidak penting sehingga otak menjadi lebih fokus hanya
pada koneksi yang penting saja.

Sekitar 50% variabilitas kecerdasan orang dewasa sudah
terjadi ketika anak berusia 4 tahun. Peningkatan 30% berikutnya
terjadi pada usia 8 tahun dan 20% sisanya pada pertengahan atau
akhir dasawarsa kedua. Ketika mencapai usia lima tahun,
perkembangan otak menjadi lebih tajam. Setiap pengalaman yang
dirasakan anak akan membentuk sinaps. Hal inilah yang
menyebabkan pentingnya rangsangan positif dari lingkungan bagi
perkembangan otak anak. Pada saat anak mendapatkan pengalaman
negatif, maka akan otak akan membentuk trauma dan ingatan
negatif berkat sinaps yang terbentuk. Pemulihan trauma dan
ingatan negatif pada usia ini lebih efektif dilakukan daripada di usia
yang lebih tua.

[70]

Bimbingan Konseling Islami

Masa Remaja
Ukuran dan berat otak remaja tidak berbeda jauh dengan

orang dewasa, tapi belum sepenuhnya berkembang matang. Pada
usia ini, myelin yang sudah dihasilkan pada saat dilahirkan
memiliki rangkaian yang lebih kompleks. Rangkaian akhir myelin
tersebut berada dibagian lobus frontal, tepatnya di belakang dahi.
Myelin berfungsi untuk mengambil keputusan, mengontrol impuls,
dan empati.

Meskipun demikian fungsi tersebut belum mantap layaknya
orang dewasa. Oleh karena itu, salah satu masalah yang akan
dialami oleh remaja adalah galau atau emosi yang labil. Masa ini
adalah masa memasuki periode trozt kedua. Upaya mengatasi
berbagai masalah dan konflik dalam kehidupan remaja tersebut,
sangat diperlukan peran dari orang tua dan guru. Remaja perlu
mendapatkan bimbingan dan arahan ketika mengambil sesuatu
dalam hidupnya. Hal ini untuk menghindari jatuhnya pilihan
kepada hal-hal yang buruk. Dari sinilah alasan mengapa seorang
remaja membutuhkan pendidikan yang benar untuk melahirkan
pribadi beradab. Namun lebih penting dari itu, remaja harus
diarahkan menjadi ahli ibadah untuk melahirkan pribadi berakhlak.

Perkembangan otak pada lobus frontal selesai pada usia 20
tahun, terutama pada kemampuan penilaian. Hal inilah yang
menjadi alasan seseorang mampu mengambil keputusan terbaik
sejak usia 25 tahun. Selanjutnya perkembangan otak akan mulai
menurun secara perlahan. Tubuh dengan sendirinya akan
membentuk sekaligus menghilangkan sel saraf dan sel otak.
Namun demikian, sel otak dan sinaps tetap dibentuk, akan tetapi
prosesnya terjadi dalam waktu yang lebih lambat. Bahkan ketika
memasuki usia 30 tahun, pemecahan sinaps menjadi lebih sulit. Hal
inilah yang menjadi alasan mengapa orang dewasa mengalami
kesulitan untuk fokus dalam mempelajari suatu hal baru. Beberapa
penyakit mental mungkin akan melemahkan perkembangan fungsi

[71]

Bimbingan Konseling Islami

lobus frontal otak. Berbagai masalah seperti gangguan kecemasan
dan depresi paling rentan terjadi pada masa dewasa muda ini.

Masa Usia Lanjut
Pada saat mencapai usia 50 tahun, ingatan mulai menjadi

lebih pendek. Seseorang menjadi lebih mudah melupakan sesuatu.
Hal ini disebabkan terjadinya proses penuaan alami yang
mengubah ukuran dan fungsi otak. Berkurangnya kemampuan otak
sepenuhnya disebabkan oleh kematian sel-sel otak dan sinaps. Otak
menjadi menyusut, sehingga resiko berbagai penyakit terkait
dengan otak akan terus meningkat.

Kemampuan kognitif yang menurun secara linier atau seiring
dengan proses penuaan terjadi pada daya ingat (memori), berupa
penurunan kemampuan penamaan (naming) dan kecepatan mencari
kembali informasi yang telah tersimpan dalam pusat memori (speed
of information retrieval from memory). Secara umum gangguan
kognitif yang paling ringan berupa mudah lupa (forgetfulness)
diperkirakan dikeluhkan oleh 39% lanjut usia berusia 50-59 tahun.
Selanjutnya semakin meningkat menjadi lebih dari 85% pada usia
lebih dari 80 tahun. Mudah lupa ini dapat berlanjut menjadi
gangguan kognitif ringan sampai demensia sebagai bentuk klinis
yang paling berat. Demensia adalah suatu kemunduran intelektual
berat dan progresif yang mengganggu fungsi sosial, pekerjaan dan
aktivitas harian seseorang.

Penurunan fungsi kognitif pada usia lanjut merupakan
penyebab terbesar terjadinya ketidakmampuan dalam melakukan
aktifitas normal dalam kehidupan sehari-hari. Pada masa ini akan
mulai terjadi kembali ketergantungan terhadap orang lain untuk
membantu menyelesaikan aktivitas dan kebutuhannya. Penurunan
fungsi otak bagian kanan pada usia lanjut dapat berakibat pada
kesulitan dalam komunikasi non verbal, pemecahan masalah,
mengenal wajah orang, serta kesulitan dalam pemusatan perhatian
dan konsentrasi.

[72]


Click to View FlipBook Version