satu tempat ke tempat yang lainnya. Ini ditujukan sebagai time in
transit dalam pengangkutan serta ketepatan jasa. Jika suatu produk
tidak tersedia saat dibutuhkan akan terjadi kerugian dalam jumlah
yang besar, seperti ketidakpuasan konsumen, kehilangan penjualan,
keterlambatan produksi, hingga kehilangan kepercayaan dari
pelaggan.
Transportasi merupakan komponen utama berfungsinya
suatu kegiatan masyarakat. Transportasi berkaitan dengan pola
kehidupan masyarakat, local serta daerah layanan. Transportasi
mempunyai pengaruh terhadap aktivitasaktivitas produksi dan
sosial, serta barang-barang dan jasa yang dapat dikonsumsi oleh
masyarakat. Kehidupan masyarakat yang maju ditandai dengan
mobilitas yang tinggi akibat tersedianya fasilitas transportasi yang
cukup. Sebaliknya, daerah yang kurang baik sistem transportasinya
mengakibatkan keadaan ekonomi masyarakatnya berada dalam
keadaan statis atau dalam tahap immobilitas.
Berikut adalah beberapa peranan transportasi:
a. Peranan ekonomi dalam transportasi
1) Peluaskan daerah cukupan barang atau jasa yang dapat
dikonsumsi disuatu wilayah. Hal ini memungkinkan
pemanfaatan sumber-sumber yang lebih murah atau
berkualitas yang lebih tinggi.
2) Penggunaan sumber bahan secara lebih efisien
memungkinkan terjadinya spesialisasi atau pembagian,
pekerjaan. Hal ini mengakibatkan peningkatan jumlah
maupun kualitas barang-barang untuk dikonsumsi dan
terkonsentasinya aktivitas produksi pada sejumlah
tempat tertentu. Dan ini menimbulkan ”economies of
scale dan agglomeration economies”.
3) Penyediaan fasilitas transportasi memungkinkan
persediaan bahan untuk produksi tidak terbatas pada
suatu daerah dan dapat diperoleh daerah-daerah lainnya.
Hal ini memberikan peluang untuk berproduksi lebih
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 87
BISNIS PELAYARAN
banyak tanpa hambatan yang disebabkan oleh
kekurangan bahan untuk kegiatan berproduksi.
Ekonomi sangat berhubungan dengan produksi, distribusi,
serta konsumi barang dan jasa yang mempunyai nilai
terhadap manusia dan kekayaan. Penduduk harus dapat
menggunakan sumber daya alam untuk memenuhi
kebutuhan hidup, seperti menyediakan makanan, pakaian,
dan tempat tinggal.
b. Peranan social transportasi
1) Memungkinkan pola spesialisasi dari aktivitas manusia.
Hal ini, memberikan pilihan-pilihan lokasi yang lebih
banyak bagi tempat-tempat bermukim dan tempat
melakukan berbagai kegiatan, sesuai dengan keinginan
atau kebutuhan manusia itu sendiri.
2) Memberikan pilihan-pilihan bagi manusia tentang pola
dan tempat mereka bermukim untuk melakukan
aktivitasnya, apakah mengelompok dengan kepadatan
tinggi atau menyebar. Selanjutnya, memberikan
kebebasan dalam memilih gaya hidup maupun cara-
caranya melakukan kegiatan.
c. Peranan politis transportasi
1) Transportasi dan komunikasi memungkinkan
pelaksanaan pemerintahan suatu wilayah lebih luas
dapat dilakukan oleh pemerintah.
2) Transportasi dan komunikasi juga memungkinkan
penyeragaman hukum dan peraturan/perundang-
undangan.
3) Transportasi dalam masyarakat dan ini sangat
mempengaruhi struktur ekonomi, social maupun politik
dari masyarakat tersebut.
d. Peranan transportasi dalam lingkungan
88 Endra Winarni, S.E., M.M
1) Umumnya dapat dianggap bahwa peranan ini adalah
sebagai negatif seperti halnya penggunaan sumber-
sumber alam dan pencemaran lingkungan.
2) Dilain pihak transportasi memungkinkan pula manusia
untuk melakukan perjalanan untuk menikmati
lingkungan alamiah.
3) Kemampuan manusia untuk melakukan perjalanan
dengan sistem transportasi yang menunjang, dapat
memberi kesempatan untuk melakukan pilihan-pilihan
terhadap tindakan dan memasukan sebagai faktor
pertimbangan dalam pelestarian dan pengamanan
terhadap lingkungan alamiah.
5.4 Moda Transportasi
Moda transportasi adalah sebuah istilah yang digunakan
untuk menjelaskan tentang alat angkut yang digunakan sebagai
sarana transportasi untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
Pengangkutan berfungsi sebagai sarana penunjang dan dorongan
dalam pembangunan (the promoting sector) serta pemberi jasa (the
service sector) bagi perkembangan ekonomi.
Moda Transportasi terdiri dari dua kata yaitu kata moda dan
transportasi. Moda adalah bentuk atau jenis. Sedangkan transpotasi
secara umum adalah suatu kegiatan memindahkan sesuatu (orang
atau barang) dari satu tempat ke tempat lain baik dengan atau tanpa
sarana. Jadi pengertian dari Moda Transportasi adalah jenis atau
bentuk angkutan yang digunakan untuk memindahkan orang dan
atau barang dari satu tempat ketempat lain.
Sistem Transportasi Nasional (Sistranas) adalah suatu
tatanan transportasi yang terorganisasi secara sistematis dan terdiri
dari transportasi jalan, transportasi kereta api, transportasi sungai,
transportasi danau, transportasi laut dan transportasi pipa. Masing-
masing transportasi terdiri dari sarana dan prasarana, kecuali pipa
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 89
BISNIS PELAYARAN
yang saling berinteraksi dengan dukungan perangkat lunak
(software) yang membentuk suatu sistem pelayanan jasa
transportasi yang efektif dan efisien. Berfungsi melayani
perpindahan orang dan atau barang, yang terus berkembang secara
dinamis.
5.4.1 Jenis-Jenis Moda Transportasi
Moda transportasi yang biasa digunakan dapat
dikelompokan menjadi beberapa moda, yaitu moda darat, laut dan
udara. Jaringan transportasi dapat dibentuk oleh moda transportasi
yang terlibat dan saling berhubungan secara berantai dalam Sistem
Transportasi Nasional (Sistranas). Masing-masing moda
transportasi memiliki karakteristik teknis yang berbeda dan
pemanfaatannya disesuaikan dengan kondisi geografis daerah
layanan.
Berikut ini adalah beberapa jenis moda transportasi:
1. Moda Transportasi Darat
Moda transportasi darat terdiri dari:
a. Jalan
Moda transportasi jalan merupakan moda yang sangat
umum digunakan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Kelebihannya, moda ini mempunyai fleksibilitas yang
tinggi selama ada dukungan dari jaringan infrastruktur.
Moda jalan dapat dikelompokkan menjadi dua
kelompok, yaitu moda kendaraan bermotor dan moda
kendaraan tidak bermotor. Pengelompokan lain dari
moda jalan terdiri dari moda kendaraan pribadi dan
moda kendaraan umum. Selanjutnya moda angkutan
umum masih dikelompokan menjadi moda angkutan
umum dalam trayek dan moda angkutan umum tidak
dalam trayek.
90 Endra Winarni, S.E., M.M
b. Kereta api
Moda transportasi kereta api merupakan moda
transportasi rel yang terdiri dari serangkaian kendaraan
yang ditarik sepanjang jalur untuk mengangkut orang
atau barang. Gaya gerak terjadi dari lokomotif yang
terpisah atau motor individu dalam beberapa unit.
Bentuk-bentuk modern yang paling umum adalah mesin
diesel dan listrik lokomotif, yang disediakan oleh kabel
overhead atau rel tambahan dengan sejumlah monorel
dan guideways maglev dalam campuran.
c. Pipa
Moda tranportasi pipa umumnya digunakan untuk bahan
berbentuk cair atau pun gas, pipa digelar diatas tanah,
ditanam pada kedalaman tertentu di tanah atau pun
digelar melalui dasar laut. Penggunaan angkutan pipa
yang paling besar adalah untuk transportasi minyak
mentah, minyak hasil pengolahan (refinery), gas alam
ataupun untuk angkutan air perumahan atau kebutuhan
industri.
2. Moda Transportasi Laut
Dalam Undang-undang No. 17 tahun 2008 tentang
Pelayaran, Kapal didefinisikan sebagai kendaraan air
dengan bentuk dan jenis tertentu, yang digerakkan dengan
tenaga angin, tenaga mekanik dan energi lainnya. Ditarik
atau ditunda, termasuk kendaraan yang berdaya dukung
dinamis, kendaraan di bawah permukaan air, serta alat
apung dan bangunan terapung yang tidak berpindah-pindah.
Berdasarkan sifat fisik air yang mampu mengangkut daya
apung dengan gesekan yang terbatas, maka pelayaran
merupakan moda angkutan yang paling efektif untuk
angkutan barang jarak jauh dalam jumlah yang besar.
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 91
BISNIS PELAYARAN
Pelayaran dapat berupa pelayaran antar pulau, pelayaran
samudera ataupun pelayaran pedalaman melalui sungai atau
pelayaran di danau. Didalam pelayaran biaya terminal dan
perawatan alur merupakan komponen biaya paling tinggi,
sedangkan biaya pelayarannya rendah. Ukuran kapal
cenderung semakin besar pada koridor-koridor pelayaran
utama, dimana pada tahun 1960an ukuran kapal yang paling
besar mencapai 100.000 dwt tetapi sekarang sudah mulai
digunakan kapal tangker MV Knock Nevis 650 ribu ton
dengan panjang 458 meter, draft 24,6 meter.
3. Moda Transportasi Udara
Moda transportasi udara mempunyai karakteristik dalam
kecepatan tinggi dan dapat melakukan penetrasi sampai
keseluruh wilayah yang tidak bisa dijangkau oleh moda
transportasi lain.
Sebelumnya moda udara diatur telah dengan dasar
ketentuan dalam Undang-Undang Republik Indonesia
Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, dimana
Penerbangan didefinisikan sebagai satu kesatuan sistem
yang terdiri atas pemanfaatan wilayah udara, pesawat udara,
bandar udara, angkutan udara, navigasi penerbangan,
keselamatan dan keamanan, lingkungan hidup, serta fasilitas
penunjang dan fasilitas umum lainnya. Moda Udara yang
dinyatakan sebagai pesawat udara didefinisikan sebagai
setiap mesin atau alat yang dapat terbang di atmosfer karena
gaya angkat dari reaksi udara, tetapi bukan karena reaksi
udara terhadap permukaan bumi yang digunakan untuk
penerbangan.
Proses transportasi pada dasarnya ditujukan untuk
mengoptimalkan faktor produksi, yaitu untuk melakukan optimasi
terhadap waktu, biaya dan kualitas. Pengiriman secara aman dan
92 Endra Winarni, S.E., M.M
tepat waktu sangat penting bagi perekonomian sebagai nilai lebih
untuk memberikan pelayanan yang dibutuhkan. Oleh karena itu
untuk bisa menyerahkan barang secara aman dan tepat waktu
diperlukan infrasruktur yang baik dari moda transportasi yang
digunakan. Dalam hal ini secara tidak langsung moda transportasi
dapat mempengaruhi tinggi rendahnya biaya dari proses
penggunaannya.
5.5 Rangkuman
Usaha pelayaran merupakan usaha industri bidang jasa
transportasi laut atau shipping industri yang memberi manfaat
sebagai berikut:
a. Place utility, yaitu barang yang di satu tempat kurang
bermanfaat dipindahkan ke tempat lain yang manfaatnya
lebih besar.
b. Time utility, yaitu barang dari satu tempat yang saat
tertentu sudah diproduksi dan membutuhkan
pengangkutan dengan kapal dapat dilakukan melalui laut,
danau, maupun sungai.
Peranan dan pentingnya transportasi laut dalam dunia perdagangan
antara lain:
a. Peranan ekonomi dalam transportasi
b. Peranan social transportasi
c. Peranan politis transportasi, dan
d. Peranan transportasi dalam lingkungan
Moda transportasi adalah sebuah istilah yang digunakan
untuk menjelaskan tentang alat angkut yang digunakan sebagai
sarana transportasi untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
Pengangkutan berfungsi sebagai sarana penunjang dan dorongan
dalam pembangunan (the promoting sector) serta pemberi jasa (the
service sector) bagi perkembangan ekonomi. Jenis-jenis moda
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 93
BISNIS PELAYARAN
transportasi terdiri dari moda transportasi darat, moda transportasi
laut dan moda transportasi udara
5.6 Tes Formatif
1. Berikut adalah alasan penggunaan angkutan laut sebagai
sarana transportasi dalam dunia perdagangan internasional,
kecuali:
a. Unit capacity kapal jauh lebih besar untuk
pengangkutan dalam jumlah besar sekaligus.
b. Biaya bongkar muatnya lebih efisien dibandingkan
melalui darat.
c. Biaya angkut per unit lebih murah karena
pengangkutannya dalam jumlah banyak.
d. Muatan ekspor dan impor yang hanya dapat
diangkut kapal
2. Usaha pelayaran merupakan usaha industri bidang jasa
transportasi laut atau shipping industri yang memberi
manfaat barang dari satu tempat yang saat tertentu sudah
diproduksi dan membutuhkan pengangkutan dengan
kapal dapat dilakukan melalui laut, danau, maupun
sungai, merupakan manfaat……
a. Place utility
b. Time Utility
c. Form Utility
d. OwnesShip Utility
3. Penyediaan fasilitas transportasi memungkinkan persediaan
bahan untuk produksi tidak terbatas pada suatu daerah dan
dapat diperoleh daerah-daerah lainnya. Hal ini memberikan
peluang untuk berproduksi lebih banyak tanpa hambatan
yang disebabkan oleh kekurangan bahan untuk kegiatan
berproduksi. Merupakan peranan transportasi………..
a. Peranan ekonomi dalam transportasi
94 Endra Winarni, S.E., M.M
b. Peranan Sosial dalam transportasi
c. Peranan politis transportasi
d. Peranan transportasi dalam lingkungan
4. Moda transportasi adalah…..
a. Jenis atau bentuk angkutan yang digunakan untuk
memindahkan orang dan atau barang dari satu tempat
ketempat lain.
b. Suatu kegiatan memindahkan sesuatu (orang atau
barang) dari satu tempat ke tempat lain baik dengan
atau tanpa sarana.
c. Suatu tatanan transportasi yang terorganisasi secara
sistematis
d. Merupakan komponen utama berfungsinya suatu
kegiatan masyarakat.
5. Moda transportasi yang mempunyai karakteristik dalam
kecepatan tinggi dan dapat melakukan penetrasi sampai
keseluruh wilayah merupakan jenis moda transportasi……
a. Moda transportasi darat
b. Moda transportasi laut
c. Moda transportasi danau
d. Moda transportasi udara
5.7 Jawaban Tes Formatif
1. D
2. B
3. A
4. A
5. D
5.8 Glosarium
1 Penetrasi : Penerobosan, penembusan, perembesan,
moda transportasi mampu menjangkau
seluruh wilayah.
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 95
BISNIS PELAYARAN
2 Immobilitas : Keadaan dimana seseorang tidak dapat
bergerak secara aktif atau bebas karena
kondisi yang mengganggu pergerakan
(aktivitas ).
5.9 Daftar Pustaka
Cargo, W. (2017, Oktober 27). Moda Transportasi. Retrieved Juni
27, 2020, from https://w3cargo.com/moda-transportasi/
Kamaludin Rustian, 1986. Ekonomi Transportasi, Penerbit Ghalia
Indonesia, Padang.
Purwosutjipto H.M.N, 2000. Pengertian Pokok Hukum Dagang
Indonesia 5, Penerbit Djambatan, Jakarta.
Muhammad Abdul Kadir, 1991. Hukum Pengangkut Darat, laut
dan Udara, Cipta Aditya Bahkti, Jakarta.
Muhammad Abdul Kadir, 1998. Hukum Pengangkutan Niaga,
Penerbit PT. Citra Aditya Bakti, Bandung
Nurhanisa. 2017. Peranan Transportasi Laut dalam Mendukung
Pemenuhan Kebutuhan Barang Logistik pada Pulau Sebatik
Provinsi Kalimantan Utara. Retrieved Juni 27, 2020, from
http://repositori.uin-alauddin.ac.id/6993/1/Nurhanisah.pdf.
Sution Usman Adji, dkk, 1991.hlm.26. Hukum Pengangkutan di
Indonesia, PT Rinka Cipta, cet.2 Jakarta
Susilo, I Basis.2015. Kemaritiman Indonesia:Problem Dasar
Strategi Maritim Indonesia. Surabaya: Cakra Studi Global
Strategis (CSGS), Departemen Hubungan Internasional
FISIP Universitas Airlangga.
Suyono, R. P (2001). Shipping-Pengangkutan Internasional Ekspor
Impor Melalui Laut (edisi revisi). Jakarta: Penerbit PPM.
Undang-Undang No. 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran Niaga.
96 Endra Winarni, S.E., M.M
BAB PBEALBABVIUHAN LAUT
VI
PELABUHAN LAUT
P6.1 Pendahuluan
elabuhan dalam aktivitasnya mempunyai peran penting dan
strategis untuk pertumbuhan industri dan perdagangan serta
merupakan segmen usaha yang dapat memberikan
kontribusi bagi pembangunan nasional. Hal ini membawa
konsekuensi terhadap pengelolaan segmen usaha pelabuhan
tersebut agar pengoperasiannya dapat dilakukan secara efektif,
efisien dan profesional sehingga pelayanan pelabuhan menjadi
lancar, aman, dan cepat dengan biaya yang terjangkau. Pada
dasarnya pelayanan yang diberikan oleh pelabuhan adalah
pelayanan terhadap kapal dan pelayanan terhadap muatan (barang
dan penumpang). Secara teoritis, sebagai bagian dari mata rantai
transportasi laut, fungsi pelabuhan adalah tempat pertemuan
(interface) dua moda angkutan atau lebih serta interface berbagai
kepentingan yang saling terkait. Barang yang diangkut dengan
kapal akan dibongkar dan dipindahkan ke moda lain seperti moda
darat (truk atau kereta api). Sebaliknya barang yang diangkut
dengan truk atau kereta api ke pelabuhan bongkar akan dimuat lagi
ke kapal. Oleh sebab itu berbagai kepentingan saling bertemu di
pelabuhan seperti perbankan, perusahaan pelayaran, bea cukai,
imigrasi, karantina, syahbandar dan pusat kegiatan lainnya. Atas
dasar inilah dapat dikatakan bahwa pelabuhan sebagai salah satu
infrastruktur transportasi, dapat membangkitkan kegiatan
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 97
BISNIS PELAYARAN
perekonomian suatu wilayah karena merupakan bagian dari mata
rantai dari sistem transportasi maupun logistik.
6.2 Pengertian Pelabuhan Laut
Undang Undang No. 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran,
menyatakan: “Pelabuhan adalah tempat yang terdiri atas daratan
dan atau perairan dengan batas batas tertentu sebagai tempat
kegiatan pemerintahan dan kegiatan pengusahaan yang di
pergunakan sebagai tempat kapal bersandar, naik turun penumpang
dan bongkar muat barang, berupa terminal dan tempat berlabuh
kapal yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan
pelayaran dan kegiatan penunjang pelabuhan serta sebagai tempat
perpindahan intra dan antar moda transportasi “.
“Kepelabuhanan adalah segala sesuatu yang berkaitan
dengan pelaksanaan fungsi pelabuhan untuk menunjang
kelancaran, kemanan dan ketertiban arus lalu lintas kapal,
penumpang atau barang, keselamatan dan keamanan berlayar,
tempat perpindahan intra atau antarmoda serta mendorong
perekonomian nasional dan daerah dengan tetap memperhatikan
tata ruang wilayah “.
Sedangkan menurut Bambang Triatmodjo (2009: 3) dalam
bukunya yang berjudul Perencanaan Pelabuhan, pelabuhan (port)
adalah daerah perairan yang terlindungi dari gelombang, yang
dilengkapi dengan fasilitas terminal laut meliputi dermaga dimana
kapal dapat bertambat untuk bongkar muat barang, kran-kran
(crane) untuk bongkar muat barang, gudang laut (transito), dan
tempat-tempat penyimpanan dimana kapal membongkar
muatannya, dan gudang-gudang dimana barang-barang dapat
disimpan dalam waktu yang lebih lama selama menunggu
pengiriman ke daerah pengiriman ke daerah tujuan atau
pengapalan.
98 Endra Winarni, S.E., M.M
Pengertian Secara Umum, Pelabuhan adalah sebuah fasilitas
di ujung samudera, sungai, atau danau untuk menerima kapal dan
memindahkan barang kargo maupun penumpang ke dalamnya.
Pelabuhan biasanya memiliki alat-alat yang dirancang khusus
untuk memuat dan membongkar muatan kapal-kapal yang
berlabuh. Crane dan gudang berpendingin juga disediakan oleh
pihak pengelola maupun pihak swasta yang berkepentingan. Sering
pula disekitarnya dibangun fasilitas penunjang seperti pengalengan
dan pemrosesan barang.
Ditinjau dari sub sistem angkutan (Transport), maka
pelabuhan adalah salah satu simpul dari mata rantai kelancaran
angkutan muatan laut dan darat. Jadi secara umum pelabuhan
adalah suatu daaerah perairan yang terlindung terhadap
badai/ombak/arus, sehingga kapal dapat berputar (turning basin),
bersandar/membuang sauh, sedemikian rupa sehingga bongkar
muat atas barang dan perpindahan penumpang dapat dilaksanakan;
guna mendukung fungsi-fungsi tersebut dibangun dermaga (piers
or wharves), jalan, gudang, fasilitas penerangan, telekomunikasi
dan sebagainya, sehingga fungsi pemindahan muatan dari/ke kapal
yang bersandar di pelabuhan menuju pelabuhan selanjutnya dapat
dilaksanakan.
Secara teknis pelabuhan adalah salah satu bagian dari Ilmu
Bangunan Maritim, dimana padanya dimungkinkan kapal-kapal
berlabuh atau bersandar dan kemudian dilakukan bongkar muat.
6.2.1 Jenis Pelabuhan
Pelabuhan dapat dibedakan menjadi beberapa jenis
tergantung dari sudut pandangnya, adalah dari segi
penyelenggaraannya, pengusahaannya, fungsi dalam perdagangan
nasional dan internasional, segi kegunaan dan letak geografisnya.
Adapun beberapa jenis pelabuhan dilihat dari segi
penyelenggaraannya meliputi;
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 99
BISNIS PELAYARAN
a. Pelabuhan Umum adalah pelabuhan yang diselenggarakan
untuk kepentingan pelayanan masyarakat umum
b. Pelabuhan khusus merupakan pelabuhan yang dibangun dan
dijalankan guna menunjang kegiatan yang bersifat khusus
dan pada umumnya untuk kepentingan individu atau
kelompok tertentu
Pelabuhan dilihat dari segi pengusahaannya, terdiri dari:
a. Pelabuhan yang disusahakan, ini sengaja diusahakan untuk
memberi fasilitas-fasilitas yang diperlukan oleh kapal yang
memasuki pelabuhan untuk melakukan kegiatan bongkar
muat barang, menaik turunkan penumpang serta kegiatan
lain.
b. Pelabuhan yang tidak diusakhakan. Pelabuhan ini hanya
merupakan tempat singgah kapal, tanpafasilitas bongkar
muat, bea cukai, dan sebagainya
Pelabuhan dilihat dari fungsi perdagangan nasional dan
internasional:
a. Pelabuhan laut merupakan tempat yang digunakan untuk
melakukan pelayanan angkutan laut. Merupakan pelabuhan
utama yang dilabuhi kapal-kapal yang membawa barang
ekspor/impor secara langsung.
b. Pelabuhan pantai, ialah pelabuhan yang disediakan untuk
perdagangan dalam negeri dan bebas disinggahi oleh kapal
berbendera asing yang masuk dengan permohonan ijin
terlebih dahulu.
Pelabuhan dilihat dari segi penggunaannya:
a. Pelabuhan ikan. Berbeda dengan pelabuhan umum di mana
semua kegiatan seperti bongkar muat barang, pengisian
perbekalan, perawatan dan perbaikan ringan yang dilakukan
di dermaga yang sama, pada pelabuhan ikan sarana dermaga
disediakan secara terpisah untuk berbagai kegiatan. Hal ini
mengingat bahwa hasil tangkapan ikan adalah produk yang
mudah busuk sehingga perlu penanganan secara cepat.
100 Endra Winarni, S.E., M.M
b. Pelabuhan minyak. Untuk keamanan, pelabuhan minyak
harus diletakkan agak jauh dari keperluan umum. Pelabuhan
minyak biasanya tidak memerlukan dermaga atau pangkalan
yang harus dapat menahan muatan vertical yang besar, tetapi
cukup membuat jembatan perancah atau tambatan yang
dibuat menjorok ke laut untuk mendapatkan kedalaman air
yang cukup besar. Bongkar muat dilakukan dengan pipa-pipa
dan pompa-pompa.
c. Pelabuhan barang, di pelabuhan ini terjadi perpindahan moda
transportasi, yaitu dari angktan laut ke angkutan darat dan
sebaliknya. Barang dibongkar dari kapal dan diturunkan di
dermaga. Selanjutnya barang tersebut diangkut langsung
dengan menggunakan truk atau kereta api ke tempat tujuan,
atau disimpan di gudang atau lapangan penumpukan terbuka
sebelum dikirim ke tempat tujuan, demikian juga sebaliknya,
barang-barang dari pengirim ditempatkan di gudang atau
lapangan penumpukan sebelum dimuat ke kapal dan
diangkut ke pelabuhan tujuan.
d. Pelabuhan penumpang. Pelabuhan/terminal ini digunakan
orang yang bepergian dengan menggunakan kapal
penumpang. Pelabuhan penumpang dilengkapi dengan
stasiun penumpang dengan fasilitas seperti ruang tunggu,
kantor maskapai pelayaran, tempat penjualan tiket, tempat
ibadah, toilet, kantor imigrasi, kantor bea cukai, keamanan,
direksi pelabuhan dan sebagainya.
e. Pelabuhan campuran. Pelabuhan ini biasanya digunakan
untuk penumpang dan barang. Tetapi bagi pelabuhan kecil
atau masih dalam taraf pengembangan, keperluan untuk
bongkar muat minyak juga menggunakan dermaga atau
jembatan yang sama guna keperluan barang dan penumpang.
f. Pelabuhan Militer. Pelabuhan ini mempunyai daerah
perairan yang cukup luas untuk memungkinkan gerakan
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 101
BISNIS PELAYARAN
cepat kapal-kapal perang dan agar letak bangunan cukup
terpisah.
Pelabuhan ditinjau menurut letak geografis
a. Pelabuhan alam. Merupakan daerah perairan yang terlndungi
dari badai dan gelombang secara alami, misalnya oleh suatu
pulau, jazirah atau terletak di teluk, esturi atau muara sungai.
Contoh: pelabuhan Cilacap, Palembang, Belawan, Pontianak,
New York, San Fransisco, London, dsb.
b. Pelabuhan buatan, adalah suatu daerah perairan yang
dilindungi dari pengaruh gelombang dengan membuat
bangunan pemecah gelombang (breakwater). Pemecah
gelombang ini membuat daerah perairan tertutup dari laut dan
hanya dihubungkan oleh celah (mulut pelabuhan) untuk
keluar masuknya kapal.
c. Pelabuhan semi alam, merupakan campuran dari pelabuhan
alam dan pelabuhan buatan.
6.3 Fasilitas Pelabuhan di Darat
Pelabuhan merupakan salah satu pintu gerbang untuk masuk
ke suatu daerah tertentu dan sebagai penghubung antar daerah,
antar pulau, bahkan antar negara. Untuk membantu kegiatan di
pelabuhan, tentunya dibutuhkan beberapa fasilitas atau saran
pendukung. Fasilitas-fasilitas yang terdapat di pelabuhan terbagi
menjadi 2 yaitu fasilitas pokok dan penunjang.
6.3.1 Fasilitas pokok.
1) Alur pelayaran
Alur pelayaran berfungsi sebagai area lintasan kapal yang
akan masuk dan keluar dari kolam pelabuhan. Besaran
kedalaman alur pelayaran biasanya ditentukan dengan
formula: 1,1 draft kapal penuh + 1 m. Sedangkan lebarnya
dapat diestimasi bila satu jalur minimal 4,8 lebar kapal
sedangkan bila dua jalur minimal 7,6 lebar kapal.
102 Endra Winarni, S.E., M.M
2) Kolam pelabuhan
Kolam pelabuhan merupakan tempat dimana kapal dapat
labuh dengan kedalaman aman sekitar 1,1 draft (sarat kapal)
kapal penuh, dengan luas kolam:
x Tambatan tunggal: Lingkarang dengan jari-jari (LOA +
25 m)
x Tambatan ganda: Segiempat dengan panjang (LOA +
50 m) x lebar (LOA/2)
3) Penahan gelombang (breakwater)
Berfungsi untuk melindungi daerah perairan dari gangguan
gelombang air laut. Pada umumnya bertipe miring, tegak
(kaison) dan campuran.
4) Pelampung tambang (mooring buoy).
Berfungsi untuk mengikat kapal pada saat labuh agar tidak
terjadi pergeseran yang disebabkan oleh angin dan arus
gelombang. Selain itu mooring buoy juga dapat membantu
kapal untuk berputar.
Mooring buoy terbuat dari pelampung penambat, beton
pemberat, jangkar dan rantai antara jangkar dan pelampung.
Gambar 6.1. Mooring Buoy 103
Sumber: Mooring buoy - http://www.padstow-
harbour.co.uk/images/swinging_mooring.jpg
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran
BISNIS PELAYARAN
6.3.2 Fasilitas penunjang atau yang biasa disebut
suprastruktur.
1) Dermaga
Merupakan bangunan pelabuhan yang berfungsi untuk
merapat dan menambatkan kapal yang melakukan B/M
(bongkar/muat) barang dan naik turunnya penumpang.
Pada umumnya, dermaga memiliki tipe dengan
bentuknya yang pararel dengan pantai (tipe terdiri dari
on pile, caisson, turap) serta jetty yang bentuknya
menjorok ke laut (tipe jari, miring, kompleks dan atau
ditambah dengan mooring dolphin).
2) Gudang
Merupakan bangunan pelabuhan yang digunakan untuk
menyimpan barang-barang yang berasal dari kapal atau
yang akan dimuat ke kapal. Pada umumnya, lokasi
gudang diletakkan jauh ke sisi darat.
Gudang di pelabuhan dapat dibedakan berdasarkan
fungsi dan kegunaannya. Selain itu, gudang juga dapat
dibedakan berdasarkan jenis barang yang disimpan,
seperti:
xGudang transit barang umum (general cargo)
xGudang pendingin
xGudang untuk biji-bijian
xGudang barnag berbahaya
xGudang bijih tambang
Gudang diperlukan untuk mencegah resiko delay kapal.
Jika terjadi delay, produktivitas bongkar muat akan
menurun sehingga kapal berlabuh lebih lama dan
menyebabkan antrian kapal diluar pelabuhan. Jadi
secara umum, gudang memiliki fungsi sebagai berikut:
104 Endra Winarni, S.E., M.M
xTempat menunggu penyelesaian dokumen
xTempat mengumpulkan barang-barang yang akan
dimuat ke kapal, sehingga kapal tidak menunggu
muatan
xTempat kondolidasi, seperti sorting (mengumpulkan
dan memilih), marking (pemberian tanda), packing
(pembungkusan), weighing (penimbangan).
Jenis gudang dibedakan berdasarkan segi pabean atau
lokasi dan penggunaannya. Untuk jenis gudang
menurut pabean terbagi menjadi yaitu:
xGudang Lini I
Barang-barang yang ada dilapangan masih didalam
pengawasan bea cukai, artinya barang tersebut masih
belum diselesaikan bea masuk atau kewajiban
lainnya.
xGudang Lini II
Barang-barang yang disimpan pada gudang ini
sudah dibayar bea masuk dan persyaratan lainnya,
tinggal menunggu pengeluarannya dari pelabuhan
xVerlengstruk
Gudang ini merupakan bangunan yang berada di
daerah Lini II tetap statusnya sebagai unit I
xEnterport
Gudang ini merupakan bangunan yang berada di luar
pelabuhan tetapi statusnya sebagai gudang lini I.
Gudang masih dalam pengawasan bea cukai dan
digunakan untuk menyimpan barang-barang milik
suatu perusahaan tertentu.
Sedangkan untuk gudang menurut penggunaannya
dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 105
BISNIS PELAYARAN
xGudang umum
Merupakan bangunan yang dapat digunakan untuk
menyimpan berbagai jenis muatan kapal.
xGudang khusus
Merupakan bangunan yang digunakan untuk
menyimpan jenis barang khusus seperti barang-
barang berbahaya, barang yang mudah terbakar dan
barang yang harus dalam suhu tertentu.
xGudang CFS
Merupakan gudang yang digunakan untuk
melaksanakan proses striping dan staping dari
barang-barang yang berasa dari petikemas.
3) Lapangan Penumpukan
Lapangan penumpukan merupakan bangunan atau
tempat yang luas dan terletak didekat dermaga yang
digunakan untuk menyimpan barang-barang yang akan
dimuat atau setelah dibongkar dari kapal.
Barang-barang yang disimpan pada lapangan
penumpukan harus mempunyai ketahanan terhadap
panas matahari dan hujan. Biasanya barang-barang
yang disimpan dilapangan penumpukan berupa
kendaraan berat dan barang-barang yang terbuat dari
baja seperti tiang listrik, plat baja, baja profil, baja
beton, dan sebagainya.
Lapangan penumpukan harus mampu menerima beban
yang berat dari barang yang ditampungnya. Umumnya
konstruksi dari lapangan penumpukan menggunakan
konstruksi beton (Rigid pavement), konstruksi lentur
(Flexiable pavement), konstruksi semi kaku (Semi rigid
pavement CTB).
106 Endra Winarni, S.E., M.M
4) Terminal
Merupakan suatu tempat untuk menampung kegiatan
yang berhubungan dengan transportasi. Pada terminal
biasanya terdapat kegiatan turun naik dan bongkar
muat barang, penumpang atau petikemas yang
selanjutnya akan dipindahkan ke tempat tujuan.
Secara fungsional, terminal mempermudah pelayanan,
pengaturan dan pengawasan kegiatan bongkar muat
dan turun naik barang, penumpang, maupun petikemas.
5) Jalan
Merupakan suatu lintasan yang dapat dilalui kendaraan
maupun pejalan kaki yang menghubungkan satu tempat
dengan tempat lain. Sehingga jalan ini harus disusun
dengan konstruksi tertentu sehingga dapat menahan
beban dan kecepatan kendaraan yang direncanakan.
Selain itu, juga terdapat berupa alat bantu seperti kapal
tunda, kapal pandu, Container Crane (CC), Rubber Trade
Gantry (RTG), Top loader, Head Truck dan Chasis. Semua
fasilitas tersebut berfungsi untuk membantu kegiatan
pelabuhan baik di perairan maupun daratan.
6.3.3 Alat bantu Pelabuhan
Peralatan bantu pelabuhan ini berguna untuk melayani
kegiatan bongkar atau muat barang dari atau ke kapal, dilapangan
penumpukan dan masuk atau keluar area pelabuhan. Alat bantu
pelabuhan terbagi menjadi 2 jenis yaitu alat bantu darat dan alat
bantu apung.
x Untuk jenis alat bantu darat, biasanya terdiri dari beberapa
jenis alat seperti:
x Untuk multipurpose: mobile crane, forklift, dan truck
x Untuk petikemas: Container Crane (CC), Rubber Tyred
Gantry (RTG), Toploader Head Truck, dan chasis
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 107
BISNIS PELAYARAN
x Untuk curah kering: Conveyor, dump truck, dan hopper
Peralatan apung digunakan untuk melayani kapal yang
berlabuh/bersandar dan sebalaiknya di area pelabuhan. Sedangkan
jenis alat bantu apung yaitu:
x Kapal tunda: memberikan pelayanan kapal yang
mempunyai panjang lebih dari 70 meter
x Kapal pandu: saran transportasi laut bagi petugas pandu
untuk naik/turun ke/dari kapal yang dipandu dalam berolah
gerak di perairan wajib pandu
6.4 Fungsi Pelabuhan
Ada 4 fungsi pelabuhan, antara lain:
a. Gateway (pintu gerbang), pelabuhan berfungsi sebagai
pintu yang di lalui orang dan barang ke dalam maupun ke
luar pelabuhan yang bersangkutan. Disebut sebagai pintu
karenan pelabuhan adalah jaran atau area resmi bagi lalu
lintas perdagangan. Masuk dan keluarnya barang harus
melalui prosedur kepabeanan dan kekarantinaan, jadi ada
proses yang sudah tertata di pelabuhan. Dan jika lewat di
luar jalan resmi itu tidak dibenarkan.
b. Link (mata rantai), keberadaan pelabuhan pada hakikatnya
memfasilitasi pemindahan barang muatan antara moda
transportasi darat (inland transport) dan moda transportasi
laut (maritime transport) menyalurkan barang masuk dan
keluar daerah pabean secepat dan seefisien mungkin.
Fungsinya sebagai link ini terdapat setidaknya ada tiga
unsure penting, yaitu:
1) Meyalurkan atau memindahkan barang muatan dari
kapal kr truk.
2) Operasi pemindahan berlangsung cepat artinya
minimum delay
3) Efisien dalam arti biaya
108 Endra Winarni, S.E., M.M
c. Interface (tatap muka), yang di maksud interface di sini
adalah dalam arus distribusi suatu barang mau tidak mau
harus melewati area pelabuhan dua kali, yakni satu kali di
pelabuhan muat dan satu kali di pelabuhan bongkar. Dalam
kegiatan tersebut pastinya membutuhkan peralatan mekanis
maupun non mekanis. Peralatan untuk memindahkan
muatan menjembatani kapal dengan truk atau kereta api
atau truk dengan kapal. Pada kegiatan tersebut fungsi
pelabuhan adalah antar muka (Interface).
d. Industry Entity, dalam industry entity ini jika pelabuhan
yang diselenggarakan secara baik akan bertumbuh dan akan
mengembangkan bidang usaha lain, sehingga area
pelabuhan menjadi zona industry terkait dengan
kepelabuhanan, diantaranya akan tumbuh perusahaan
pelayaran yang bergerak di bidang, keagenan, pergudangan,
PBM, truking, dan lain sebagainya.
6.5 Pelabuhan Ditinjau dari Berbagai Aspek
Pelabuhan merupakan terminologi baku yang dipergunakan,
namun dari berbagai aspek perlu pula dipahami agar dapat
dibedakan pengertian berdasarkan fungsinya.
a. Aspek Geografis.
Secara geografis pelabuhan dapat dibagi menjadi pelabuhan
laut dan pelabuhan sengai, artinya kolam pelabuhan laut
terletak atau dibangun di sepanjang pantai atau teluk
terbentuk oleh laut, sedangkan pelabuhan sungai terletak
disepanjang sungai seperti di Palembang, Banjarmasin,
Pontianak, dan Pekanbaru. Namun demikian, walau
letaknya di tepi sungai, statusnya tetap sebagai pelabuhan
laut yang terbuka untuk perdagangan dalam dan luar negeri.
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 109
BISNIS PELAYARAN
b. Aspek Rancang Bangun
Berdasarkan rancang bangun pelabuhan, kita dapat
membedakan antara pelabuhan alam dan pelabuhan buatan.
Pelabuhan buatan adalah pelabuhan yang pemebentukannya
memang dirancang dan dibangun untuk diusahakan oleh
manusia, yang meliputi pembangunan dermaga,
pembangunan alur pelayaran, pengerukan alur dan kolam
pelabuhan, dan infrastruktur lainnya yang mendukung
pelaksanaan kegiatan bongkar muat barang, penumpang,
dan hewan di pelabuhan. Sedangkan pelabuhan alam adalah
pelabuhan yang terbentuknya melalui proses alam atau
terbentuknya secara alami, tidak diperlukan pengerukan
kolam pelabuhan atau pembuatan alur pelayaran untuk
keluar-masuk kapal secara aman.
c. Aspek Perdagangan.
Bila dikaitkan dengan perdagangan, maka pelabuhan
dikenal sebagai pelabuhan pantai dan pelabuhan laut.
Dikatakan pelabuhan laut karena pelabuhan tersebut dapat
digunakan untuk kapal-kapal yang melakukan kegiatan
perdagangan luar negeri maupun perdangan antar pulau,
sedangkan bila dipergunakan untuk perdagangan luar negeri
harus mendapat izin dari Menteri Perdagangan.
d. Aspek Pengusahaan.
Dari aspek pengusahaan pelabuhan, dapat dibedakan
menjadi pelabuhan yang diusahakan dan pelabuhan yang
tidak diusahakan. Yang dimaksud pelabuhan yang
diusahakan adalah pelabuhan oleh PT (Persero) Pelabuhan
Indonesia berdasarkan prinsip-prinsip pengelolaan
keuangan sendiri. Sedangkan pelabuhan yang tidak
diusahakan adalah pelabuhan yang dikelola oleh Unit
Pleaksana Teknis (UPT) di bawah wewenang Kakanwil
Departemen Perhubungan berdasarkan pengelolaan
110 Endra Winarni, S.E., M.M
keuangan yang didesentralisasi di kas negara dan untuk
operasionalnya menggunakan anggaran negara (APBN).
e. Aspek Pemilik
Dari aspek kepemilikan, pelabuhan dikenal sebagai
pelabuhan khusus dan pelabuhan umum. Yang dimaksud
dengan pelabuhan khusus adalah pelabuhan yang dimiliki
oleh swasta/ BUMN yang ditujukan untuk menunjang
kegiatan pokok industrinya. Pelabuhan khusus bisa berubah
statusnya menjadi pelabuhan umum tetapi harus melalui
kerja sama dengan dengan pengelola pelabuhan umum.
Sesuai dengan Undang-undang Pelayaran No. 21 Tahun
1992, pelabuhan umum merupakan pelabuhan yang
melayani kepentingan masyarakat umum yang dikelola oleh
PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I, II, III dan IV.
6.6 Rangkuman
Pelabuhan adalah tempat yang terdiri atas daratan dan atau
perairan dengan batas batas tertentu sebagai tempat kegiatan
pemerintahan dankegiatan pengusahaan yang di pergunakan
sebagai tempat kapal bersandar, naik turun penumpang dan
bongkar muat barang, berupa terminal dan tempat berlabuh kapal
yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan
pelayaran dan kegiatan penunjang pelabuhan serta sebagai tempat
perpindahan intra dan antar moda transportasi.
Beberapa jenis pelabuhan dilihat dari segi
penyelenggaraannya teridiri dari pelabuhan umum dan pelabuhan
khusus, pelabuhan dilihat dari segi pengusahaannya terdiri dari
pelabuhan yang diusahakan dan pelabuhan yang tidak diusahakan,
pelabuhan dilihat dari segi fungsi perdagangan nasional dan
internasional adalah pelabuhan laut dan pelabuhan pantai,
pelabuhan dilihat dari segi penggunaannya antara lain pelabuhan
ikan, pelabuhan minyak, pelabuhan barang, pelabuhan penumpang,
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 111
BISNIS PELAYARAN
pelabuhan campuran, dan pelabuhan militer, sedangkan pelabuhan
ditinjau dari letak geografis terdiri dari pelabuhan alam, pelabuhan
buatan dan pelabuhan semi alam.
Fasilitas pokok pelbuhan terdiri dari alur pelayaran, kolam
pelabuhan, penahan gelombang (breakwater) dan pelampung
tambang (moring bouy). Fasilitas penunjang atau yang biasa
disebut suprastruktur antara lain dermaga, gudang, lapangan
penumpukan, terminal, dan jalan.
Ada 4 fungsi pelabuhan yaitu: gateway (pintu gerbang), link
(mata rantai), interface (tatap muka) dan industry entity. Pelabuhan
merupakan terminologi baku yang dipergunakan, namun dari
berbagai aspek perlu pula dipahami agar dapat dibedakan
pengertian berdasarkan fungsinya. Aspek tersebut antara lain aspek
geografis, aspek rancang bangun, aspek perdagangan, aspek
pengusahaan, dan aspek pemilik.
6.7 Tes Formatif
1. Pelabuhan dapat dibedakan menjadi beberapa jenis
tergantung dari sudut pandangnya. Pelabuhan yang
diselenggarakan untuk kepentingan pelayanan masyarakat
umum adalah jenis pelabuhan yang dilihat dari segi…….
a. Segi penyelenggaraannya.
b. Segi pengusahaannya.
c. Fungsi perdagangan nasional dan internasional.
d. Segi penggunaannya.
2. Suatu daerah perairan yang dilindungi dari pengaruh
gelombang dengan membuat bangunan pemecah
gelombang (breakwater). Merupakan pelabuhan…
a. Pelabuhan alam
b. Pelabuhan buatan
c. Pelabuhan campuran
d. Pelabuhan semi alam
112 Endra Winarni, S.E., M.M
3. Fasilitas pokok pelabuhan terdiri dari……
a. Dermaga – gudang – lapangan penumpukan -
terminal
b. Alur pelayaran - kolam pelabuhan – penahan
gelombang – moring bouy
c. Jalan – gudang lini I – gudang lini II - enterport
d. Breakwater – verlengstruk – moring bouy
4. Barang-barang yang ada dilapangan masih didalam
pengawasan bea cukai, artinya barang tersebut masih belum
diselesaikan bea masuk atau kewajiban lainnya, adalah jenis
gudang…..
a. Enterport
b. Verlengstruk
c. Gudang lini I
d. Gudang lini II
5. Keberadaan pelabuhan pada hakikatnya memfasilitasi
pemindahan barang muatan antara moda transportasi darat
(inland transport) dan moda transportasi laut (maritime
transport) menyalurkan barang masuk dan keluar daerah
pabean secepat dan seefisien mungkin. Adalah fungsi …..di
pelabuhan.
a. Gateway (pintu gerbang).
b. Interface (tatap muka).
c. Industry Entity
d. Link (mata rantai).
6.8 Jawaban Tes Formatif
1. A
2. B
3. B
4. C
5. D
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 113
BISNIS PELAYARAN
6.9 Glosarium
1 Crane : Merupakan salah satu pesawat
pengangkat dan pemindah
material yang banyak di gunakan.
2 Mobile crane : Disebut juga truck crane, yaitu
tipe crane yang dipasangkan
dengan mobil truk dan memiliki
fleksibilitas untuk bergerak ke
barang yang akan diangkut.
3 Container crane : Disebut juga Portainer adalah
kran yang digunakan untuk
membongkar atau memuat peti
kemas dari dan ke dermaga ke
kapal peti kemas atau
memindahkan peti kemas dari
satu tempat ketempat lain di
dalam terminal peti kemas.
4 Rubber Tyred Gantry : Adalah mobile gantry crane yang
(RTG) digunakan dalam operasi
intermoda ke ground atau stack
container.
5 Dump truck : Alat yang digunakan untuk
memindahkan material pada jarak
menengah sampai jarak jauh (500
meter atau lebih). Lebid spefisik
Dump truck atau “trippers” adalah
truk yang digunakan untuk
mengangkut material (kerikil,
pasir, dan beberapa jenis tanah)
serta mengangkut alat berat untuk
pekerjaan konstruksi.
114 Endra Winarni, S.E., M.M
6.10 Daftar Pustaka
Asrofi, A. (2016). Pengertian, Peran, dan Fungsi Pelabuhan.
Retrieved June 07, 2020, from
https://danyonasrofi.blogspot.com/2016/01/pengertian-
peran-dan-fungsi-pelabuhan.html
Iskandar, E. A. (2017, November). Pelabuhan. Fasilitas Pokok dan
Penunjang Pelabuhan. Retrieved June 24, 2020, from
https://blogkapal.blogspot.com/2017/11/fasilitas-pokok-
dan-penunjang-pelabuhan.html.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 69 Tahun 2001
tentang Kepelabuhanan
Pradana, N (2017, November). Pelabuhan ditinjau dari berbagai
aspek. Retrieved June 21, 2020, from
https://nurulpradana.blogspot.com/2017/10/pelabuhan-
ditinjau-dari-berbagai-aspek.html
Suyono, R. P (2001). Shipping-Pengangkutan Internasional Ekspor
Impor Melalui Laut (edisi revisi). Jakarta: Penerbit PPM.
Triatmodjo, B. (2009). Perencanaan Pembangunan. Yogyakarta:
Beta Offset. ISBN: 979-8541-04
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2008
Tentang.Pelayaran
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 115
BISNIS PELAYARAN
BAB TANTTAABNNAGTBAAVNNIIGBAISNNIBSISNIS
VII
P7.1 Pendahuluan
ada perkembangan jaman sekarang ini, banyak sekali orang
berbondong-bondong untuk memulai bisnisnya sendiri. Hal
tersebut terjadi dikarenakan sudah banyak orang yang sudah
berhasil bekerja keras membangun usahanya sendiri. Terlebih lagi
di era dunia internet sekarang ini, bisnis e-commerce sudah sangat
diminati oleh banyak orang. Banyak sekali orang yang menuai
kesuksesan dari bisnis ini. Fakta sekarang ini, internet sudah
menjadi kebutuhan hidup bagi sebagian besar orang. Sehingga
menjadikan bisnis semacam ini mempunyai potensi yang besar.
Dengan adanya internet, berbagai macam kegiatan bisa dilakukan
dengan mudah. Terlebih lagi sekarang ini akses internet sudah
sangat berkembang dengan kecepatan aksesnya. Sehingga sangat
berpotensi sekali bila dimanfaatkan dalam bisnis.
Memulai sebuah bisnis bukanlah hal yang mudah, terutama
bisnis kecil yang memiliki sumber daya yang terbatas, akan
menjadi lebih sulit dibanding bisnis besar. Namun memulai bisnis
adalah hal yang luar biasa, akan menjadi tantangan bisnis tersendiri
untuk mempertahankan dan mengembangkannya. Akan ada banyak
persoalan yang dihadapi ketika berbisnis. Berikut adalah beberapa
materi dalam menghadapi tantangan bisnis.
116 Endra Winarni, S.E., M.M
7.2 Business to Business (B2B)
Digitalisasi memiliki potensi yang besar dalam
memudahkan bisnis untuk tumbuh kembang dan menggapai lebih
banyak pelanggan dengan cepat. Prosesnya juga secara umum dn
tidak sulit. Business to Business (B2B) merupakan suatu bisnis
yang menyatakan bentuk jual beli produk atau jasa yang
melibatkan dua atau lebih perusahaan dan dilakukan secara
elektronis. Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa B2B
merupakan transaksi yang dilakukan antar perusahaan.
Transaksi yang dilakukan pada B2B menggunakan EDI
(Electronic Data Interchange) dan email untuk pembelian barang
dan jasa, informasi & konsultasi. EDI itu sendiri adalah singkatan
dari Electronic Data Interchange yang merupakan sebuah metode
pertukaran dokumen bisnis antar aplikasi komputer antar
perusahaan / instansi secara elektronis dengan menggunakan
format standar yang telah disepakati oleh pihak terkait.
Perusahaan B2B adalah perusahaan yang mendukung dan
menawarkan hal-hal yang dibutuhkan bisnis lain untuk beroperasi
dan tumbuh. Ini termasuk bisnis seperti prosesor penggajian atau
pemasok industri. Ini berbeda dengan model Business to Consumer
(B2C), yang menjual langsung ke pelanggan individu atau
perorangan, dan model Consumer to Business (C2B), di mana
pengguna akhir menciptakan produk atau layanan untuk bisnis.
7.1.1 Manfaat dan Keunggulan Layanan B2B
Tentu saja manfaat Businnes to business ini sangatlah
banyak menguntungkan di era sekarang ini. Beberapa keuntungan
tersebut yang membuat bisnis ini semakin menunjukkan
peningkatan bisnis yang drastis. Di bawah ini beberapa manfaat
yang dapat dijelaskan, antara lain :
1. Hemat waktu dan praktis.
Menu dalam situs layanan B2B khusus hanya menyediakan
kebutuhan produk pelanggan terkait, tanpa harus repot
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 117
BISNIS PELAYARAN
mencarinya dalam katalog produk atau daftar kategori
produk.
Tentu saja manfaatnya yaitu dapat menghemat waktu dan
biaya perjalanan, tanpa harus mendatangi wilayah yang
menyediakan produk yang dicari. Hanya dengan
mendapatkan produk yang dicari dan cocok dengan
harganya, bisa langsung di kirim ke tujuan. Jadi tidak harus
repot-repot melakukan perjalanan untuk mendatangi
wilayah tersebut.
2. Efektif dan efisien.
Pelanggan B2B tidak perlu melewati proses negosiasi harga
yang panjang, karena sudah dilakukan pada awal
kesepakatan kerja sama.
3. Keuntungannya besar.
Mengurangi biaya perusahaan untuk administrasi, surat
menyurat transaksi, ataupun untuk riset harga pasar.
4. Kerahasiaannya aman dan terjamin.
Sistemnya menggunakan tingkat keamanan yang tinggi
dengan protocol secure socket layer 256 bit untuk menjaga
keamanan data pelanggan.
5. Transaksi yang transparan.
6. Layanan ini mendukung good corporate governance.
Setiap transaksi mudah dipantau karena sistem selalu
memberikan rekam jejak transaksi melalui e-mail notifikasi
kepada buyer (bagian purchasing) atasan (pemberi
approval), hingga user, ataupun yang berhak mendapatkan
informasi tersebut di perusahaan sesuai dengan
kesepakatan. Ini meningkatkan kontrol perusahan terhadap
proses transaksi.
7. Meningkatkan komunikasi dan kolaborasi antara penjual
dan pembeli
8. Menciptakan pasar baru tanpa dibatasi wiayah grafis
9. Mempercepat transaksi antara penjual dan pembeli.
10. Menurunkan biaya transaksi kedua belah pihak.
118 Endra Winarni, S.E., M.M
7.1.2 Karakter B2B
Beberapa karakter B2B adalah :
a. Trading partners yang sudah diketahui dan umumnya
memiliki hubungan (relationship) yang cukup lama.
Informasi hanya dipertukarkan dengan partner tersebut.
Dikarenakan sudah mengenal lawan komunikasi, maka
jenis informasi yang dikirimkan dapat disusun sesuai
dengan kebutuhan dan kepercayaan (trust).
b. Pertukaran data (data exchange) berlangsung berulang-
ulang dan secara berkala, misalnya setiap hari, dengan
format data yang sudah disepakati bersama. Dengan kata
lain, servis yang digunakan sudah tertentu. Hal ini
memudahkan pertukaran data untuk dua entiti yang
menggunakan standar yang sama.
c. Salah satu pelaku dapat melakukan inisiatif untuk
mengirimkan data, tidak harus menunggu partnernya.
d. Model yang umum digunakan adalah peer-to-peer, dimana
processing intelligence dapat didistribusikan di kedua
pelaku bisnis.
7.3 Berbisnis Dalam Era Globalisasi
Dalam konteks pembicaraan umum, bisnis (business) tidak
terlepas dari aktivitas produksi, pembelian, penjualan, maupun
pertukaran barang dan jasa yang melibatkan orang atau perusahaan.
Aktivitas dalam bisnis pada umumnya memiliki tujuan
menghasilkan laba untuk kelangsungan hidup serta mengumpulkan
cukup dana bagi pelaksanaan kegiatan si pelaku bisnis atau
businessman itu sendiri. Dalam konteks yang lebi sempit
masyarakat awam seringkali menghubungkan bisnis dengan usaha,
perusahaan, atau suatu organisasi yang menghasilkan dan menjual
barang dan jasa. Sedangkan businessman dikaitkan dengan
pedagang, pengusaha, usahawan, atau orang yang bekerja dalam
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 119
BISNIS PELAYARAN
bisnis, serta orang yang menjalankan perusahaan atau industri
komersial.
Sedemikian eratnya kaitannya bsnis dengan perusahaan
sehingga berbicara tentang bisnis identik dengan berbicara tentang
perusahaan. Dengan demikian, untuk memahami seluk beluk bisnis
diperlukan pengetahuan, pemhaman
7.4 Menilai Peluang Membuka Usaha Baru
Peluang bisnis adalah suatu kejadian dimana sesorang atau
sekelompok mendaptkan suatu kesempatan untuk menjalankan
suatu bisnis. Sebuah peluang bisnis itu, esensinya adalah asas
manfaat. Semua kondisi yang di tawarkan kepada kita, adalah
penawaran terhadap sebuah aktifitas bisnis yang pantas untuk di
geluti dan tentu saja bisa memberikan keuntungan yang luar biasa.
Jika peluang bisnis yang dimaksud benar-benar di manfaatkan dan
di kemas sedemikian rupa sehingga bisa memberikan manfaat yang
di harapkan. Perlu juga di garis bawahi, bahwa peluang bisnis
adalah sebuah ruang kreasi yang independent dan mandiri. Dan
bukanlah sebuah kegiatan yang ikut-ikutan demi mengikuti sebuah
trend dan gaya hidup semata. Peluang bisnis adalah suatu ide
investasi atau usulan bisnis yang menarik serta memberi
kemungkinan untuk memberikan hasil bagi seseorang yang berani
mengambil resiko.
Bila Anda ingin berbisnis, bergaulah dengan entrepreneur
sukses. Janganlah bergaul dengan orang yang tidak memiliki
motivasi atau harapan. Keluarlah dari sarang mereka dan carilah
elang-elang perkasa untuk mendapatkan sedikit serpihan daging
agar Anda menjadi elang muda yang mampu mencari makan
sendiri.
120 Endra Winarni, S.E., M.M
7.4.1 Unsur-Unsur Peluang Usaha
Sebelum memulai sebuah usaha, seorang wirausahaan
haruslah memperhatikan beberapa hal. Hal-hal tersebut diantaranya
adalah:
1. Lihat karakter usaha Kita dan sesuaikan dengan karakter
pribadi Kita.
Kita perlu mengenali karakter bidang usaha kita. Tujuannya
adalah untuk melihat apakah karakter dasar kita sesuai
dengan karakter usaha kita.
2. Lihat apakah Kita menyukai bisnis tersebut
Merupakan syarat mutlak bahwa seseorang harus menyukai
usaha yang akan digelutinya. Kenyataan menunjukkan
bahwa rasa suka pada usaha akan membuat seseorang lebih
giat, tekun, dan pantang menyerah dalam menjalankannya
sehingga nantinya akan membuahkan hasil yang baik.
Disini, memulai usaha dari hobi bisa menjadi pertimbangan
Anda. Karena hobi biasanya merupakan suatu hal yang
disukai, maka hobi bisa berpotensi menjadi usaha yang
berhasil. Tentunya dengan berbagai tambahan analisa
lainnya.
3. Lihat apakah Kita mampu menjalankan usaha tersebut
Sangat penting bagi kita untuk mengukur kemampuan diri
dengan tujuan untuk melihat apakah kita mampu
menjalankan usaha tersebut. Kita bisa mengukur
kemampuan kita dengan mengadakan beberapa analisa atau
riset sederhana mengenai usaha tersebut, kemudian hasilnya
dibandingkan dengan kemampuan kita.
4. Kebutuhan akan sumber penemuan
Sebelum memulai sebuah usaha, ada baiknya kita
melakukan pengamatan tentang kebutuhan pasar terhadap
produk yang akan kita geluti. Pengamatan ini sangat
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 121
BISNIS PELAYARAN
berguna bagi panjang atau tidaknya umur usaha yang akan
digeluti.
5. Membuat inovasi baru
Hal yang sangat dan selalu perlu dilakukan oleh seorang
wirausaha adalah melakukan inovasi yang dapat dilakukan
untuk sebuah produk yang akan dijalani.
6. Sesuai keahlian
Usaha yang dilakukan berdasarkan keahlian yang dimiliki
hasilnya akan lebih memuaskan seorang usahawan.
7. Menyesuaikan dengan kebutuhan sekitar
Menyesuaikan kondisi usaha yang akan dijalani dengan
kebutuhan sekitar akan berpengaruh pada permintaan pasar,
khususnya pasar-pasar terdekat yang mudah digapai.
8. Memanfaatkan koneksi dan relasi
Koneksi dan relasi yang kita miliki juga sangat berguna,
baik dalam hal promosi maupun pengembangan usaha.
9. Mengamati kecenderungan-kecenderungan
Melakukan pengamatan terhadap kecenderungan-
kecenderungan yang terjadi pada pasar juga akan sangat
membantu untuk memperbaiki kegiatan usaha yang baru
saja dimulai.
10. Mengamati kekurangan-kekurangan produk dan jasa yang
ada
Pengamatan terhadap produk atau jasa juga adalah hal
terpenting yang harus dilakukan oleh usahawan agar
kekurangan pada produk atau jasa yang dihasilkan dapat
diperbaiki. Sehingga hasil yang memuaskan dapat
dihasilkan.
11. Pemanfaat produk dari perusahaan lain
Memanfaatkan produk dari perusahaan lain juga dapat
dilakukan untuk menjadi bahan pembantu dalam produk
atau jasa yang dihasilkan.
122 Endra Winarni, S.E., M.M
12. Usaha Warisan
Sebuah usaha juga dapat merupakan sebuah usaha yang
dilakukan secara turun temurun.
13. Ikut-ikutan
Sebuah usaha yang ditekuni oleh seorang usahawan juga
dapat merupakan joinan bersama partner. Atau usaha yang
diajak oleh partner lainnya untuk menekuninya bersama-
sama.
14. Coba-coba, Usaha juga dapat ditemui dengan coba-coba
pada mulanya.
Peluang akan menjadi prospektif (peluang emas) bila
mengandung unsur-unsur sebagai berikut (Hendro, 2005:144):
1. Sedang dibutuhkan oleh pasar
2. Memecahkan kesulitan atau masalah yang sedang dihadapi
pasar.
3. Menyempurnakan yang sebelumnya.
4. Benar-benar beda dan ada nilai tambahnya.
5. Temuan yang orisinil (inovatif).
6. Memberi keuntungan yang nyata.
7. Ada unsur yang dibanggakan oleh Anda/konsumen.
8. Yang pasti, bisa diwujudkan.
Namun, orang banyak mencari peluang emas hanya dengan
bertanya kepada orang-orang atau para pelaku bisnis. Mereka
bertanya, “Saya inginmembuka suatu usaha (menjadi entrepreneur),
tolong beri tahu, peluang apa yang menjanjikan?” Dan, jawabannya
pun biasanya adalah, “Belum ada”, “Tidak tahu”, dan lain
sebagainya. Ingatlah bahwa peluang itu harus diciptakan, dan
pebisnis itu cenderung “egois” bagi orang lain.
Dari penjelasan tentang pengertian dan unsur-unsur peluang
bisnis di atas, terdapat tiga komponen penting bagi bisnis/usaha
baru yang berhasil yaitu :
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 123
BISNIS PELAYARAN
1. Peluang
Setiap peluang yang ada harus dimanfaatkan secara baik-
baik. Harus diperhatikan, bahwa peluang yang baik tidak
akan datang yang kedua kalinya. Dalam memanfaatkan
peluang, diperlukan adanya persiapan yang mantap. Dengan
demikian maka feasibility study (studi kelayakan) yang
mendukung akan menjadi pedoman bagi langkah-langkah
yang akan dilakukan.
Dalam upaya memanfaatkan peluang, seorang businessman
harus tahu secara pasti siapa calon pelanggannya dan jenis
komoditi yang diperlukan. Disamping itu, ketepatan waktu
diperlukan para pelanggan perlu diperhatikan.
2. Businessman dengan tim manajemennya yang mantap.
Apakah businessman dan tim manajemnya memiliki
pengalaman dalam industri yang sama atau mirip
dengannya. Di samping itu apakah businessman dan tim
manajemennya pernah berpengalaman dan bertanggung
jawab dalam kepemimpinan suatu manajemen. Hal itu
sangat penting dalam posisinya dalam pengambil keputusan-
keputusan yang membawa keuntungan dan atau kerugian.
Dalam hubungan ini ada sementara penulis yang
mengemukakan, bahwa tanpa pengalaman yang relevan,
nasib tidak akan berpihak pada pendatang baru di industri
manapun.
3. Sumber daya yang diperlukan
Berbagai sumber daya ekonomi:
a) Sumber daya alam
b) Sumber daya manusia
c) Modal
d) Keahlian :
x Manajerial
x Tehnologi
124 Endra Winarni, S.E., M.M
Seorang wirausahawan harus mengupayakan penggunaan
sumber daya–sumber daya yang hemat, sejalan dengan
pemanfaatan peluang sebagaimana tersebut diatas, maka
studi kelayakan yang disusun harus didukung oleh suatu
perencanaan yang baik dengan memiliki sifat-sifat :
1. Memiliki unsur tepat
2. Efektif, artinya rencana yang disusun dapat
direalisasikan.
3. Efisien, artinya atas dasar pengorbanan tertentu dapat
memperoleh hasil yang maksimal.
Sebagai suatu catatan, dalam menggunakan sumber daya-
sumber daya yang hemat dapat diberikan contoh bahwa
tidak perlu membeli apabila dapat menyewa.
7.4.2 Memanfaatkan Kesempatan Peluang Bisnis
Memenfaatkan peluang bisnis harus diberdayakan menjadi
peluang emas, yang jangan sampai ada kegagalan. Sehingga
peluang bisnis tersebut harus diberdayakan dengan cara kreatif dan
inovatif dengan melakukan cara-cara berikut:
1. Make Modification (melakukan beberapa pembeharuan)
Kita dapat melakukan pembeharuan atau modifikasi
terhadap barang atau jasa yang akan dihasilkan dari peluang
bisnis tersebut. Pembaharuan tersebut tidak harus besar atau
banyak, dengan pembaharuan yang cukup yang penting
pembaharuan tersebut beda atau belum ada di daerah
sekitar.
2. Make It Better (membuat yang lebih baik)
Kita dapat membuat peluang bisnis lebih baik lagi, setelah
melakukan uji pasar terhadap produl barang atau jasa yang
akan dihasilkan. Membuat yang lebih baik tersebut
misalnya lebih cepat, lebih kecil, lebih praktis, lebih enak,
lebih ringan dan lain-lain sebagainya.
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 125
BISNIS PELAYARAN
3. Make It Special Fist (menjadi yang pertama)
Peluang emas adalah peluang bisnis yang pertama kalai kita
lakukan sebelum orang lain melakukan atau bahkan
memikirkannya.
4. Make It Special Product (membuat produl khusus)
Dengan membuat produk khusus atau produk untuk segmen
khusus, kita dapat menjadi ahlinya. Conoth bisnis khusus
yaitu : bengkel khusu motor vespa, restoran yang khusus
menyajikan makanan dan minuman dari buah duren,
restoran yang khusus menyajikan makanan dari bebek, toko
yang khusus menjual atau menyewakan pakaian pengantin
dan lain-lain sebagainya.
5. Clonning (meniru habus tetapi merk berbeda)
Cara ini sering dilakukan oleh orang lain ketika mencari
peluang bisnis, tapi harus hati-hati mengingat da unsur
paten, HAKI (hak atas kekayaan intelektual) atau tuntutan
dari pihak yang ditiru.
6. Substitute (menjadi produk pengganti)
Cara ini efektif jika kita memulai bisnis di pasar yang sudah
cukup besar, dengan menjadi produk pengganti dari produk
pesaing yang paling besar dan menengah.
7.5 Keunggulan Kompetitif dan Strategi Bisnis
Tingkat persaingan di abad ke 21 semakin ketat sejalan
dengan diberlakukannya perdagangan bebas seperti AFTA (Asian
Free Trade Area), APEC (The Asian Pasific Economic
Cooperation), NAFTA (Nort America Free Trade Area), dan
ditandatangani berbagai persetujuan bilateral maupun multilateral
yang pada intinya mendukung terjadinya persaingan bebas dalam
perdagangan, seperti GATT (General Agreement on Tariff and
Trade), Eropa Bersatu (Europion Union), dan sebagainya.
mengantisipasi era persaingan bebas tersebut, banyak perusahaan
126 Endra Winarni, S.E., M.M
mulai menata ulang strategi persaingannya dengan melakukan
kajian terhadap tujuan strategis perusahaan yang didasarkan pada
kebutuhan pasar internasional, dengan melakukan perbandingan
dengan perusahaan yang memiliki kinerja terbaik di dunia (best
practice), dan melakukan evaluasi yang intens terhadap kompetensi
internal perusahaan itu sendiri.
Strategi bisnis (business strategy) merupakan pola atau
rencana yang mengintegrasikan tujuan utama atau kebijakan
perusahaan dengan rangkaian tindakan dalam sebuah pernyataan
yang saling mengikat. Strategi bisnis biasanya berkaitan dengan
prinsip-prinsip umum untuk mencapai misi yang telah dicanangkan
serta bagaimana organisasi/perusahaan memilih jalur yang spesifik
untuk mencapai misi tersebut (Lynch dalam Wibisono 2012)
Pentingnya perusahaan memiliki strategi bisnis adalah:
1. Strategi perusahaan melibakan semua pihak dalam
organisasi yang mencakup seluruh area dan fungsi bisnis.
2. Strategi perusahaan berkonsentrasi pada kelangsungan
hidup bisnis perusahaan sebagai tujuan minimal dan untuk
menciptakan nilai tambah sebagai tujuan maksimal
perusahaan.
3. Strategi perusahaan meliputi seluruh jangkauan dan
kedalaman aktivitas organisasi
4. Strategi perusahaan mengarahkan perubahan dan
melibatkan hubungan antara perusahaan dan lingkungannya.
5. Strategi perusahaan merupakan pusat pengembangan
keunggulan kompetitif perusahaan yang berkelanjutan.
6. Pengembangan strategi perusahaan merupakan hal yang
sangat krusial untuk memicu penjualan, keuntungan, pangsa
pasar, dan nilai saham.
Empat elemen kunci yang sebaiknya dikandung dalam
pernyataan strategi agar lebih unggul dari kompertitor:
1. Berkesinambungan (Sustainable)
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 127
BISNIS PELAYARAN
Keputusan-keputusan dalam perusahaan dapat
dijaga/dipelihara sehingga hidup perusahaan akan langgeng.
2. Mengembangkan proses untuk menyampaikan strategi.
Bagaimana mengembangkan atau memberi kesempatan
organisasi berkembang untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan.
3. Menawarkan keunggulan kompetitif.
Menawarkan keunggulan kompetitif yang berkesinam-
bungan melebihi pesaing yang ada saat ini maupun yang
berpotensi menjadi pesaing.
4. Mengeksploitasi keterkaitan antara organisasi perusahaan
dan lingkungannya.
Strategi harus mengeksploitasi berbagai keterkaitan antara
organisasi dengan lingkungannya: pemasok, pelanggan,
kompetitor, dan pemerintah.
Ahli strategi terkenal, Profesor Michael Porter dari Harvard
University Business School, menjelaskan bahwa
mengetahui siklus hidup industri dan di mana posisi
perusahaan dalam siklus tersebut sangat penting untuk
menentukan strategi perusahaan yang tepat. Hipotesis dasar
yang dikemukakan adalah bahwa industri atau segmen pasar
dalam industri berjalan dalam empat fase dasar
pengembanagan yang berimplikasi pada strategi
perusahaan, yaitu fase pengenalan produk (introduction),
pengembangan (growth), matang (maturity), dan
kemunduran (decline).
7.6 Langkah Sukses Memanfaatkan Peluang Bisnis
Peluang bisnis ada dimana-mana, tergantung kita mampu
menangkapnya atau tidak. Apapun yang kita lihat, dengar dan
rasakan sebenarnya merupakan peluang bisnis. Tetapi, ini
128 Endra Winarni, S.E., M.M
membutuhkan kejelian kita dalam memandang dan selanjutnya
memanfaatkan peluang tersebut. Nah, bagaimana langkahnya agar
peluang bisnis yang ada dihadapan kita menjadi sebuah langkah
menuju sukses?
Berikut 5 langkah sukses memanfaatkan peluang bisnis.
a. Ide, merupakan sesuatu yang kita pikirkan untuk memulai
bisnis dapat berupa produk barang atau jasa apa yang akan
kita ambil untuk bisnis kita.
b. First Step Business, Ide bisnis yang menarik saja, bukan
jaminan bisa sukses berbisnis. Hal penting lain yang harus
kita ketahui adalah bagaimana mengelola ide bisnis dan
tahapan-tahapan berikutnya dalam berbisnis.
c. Pemasaran, Pemasaran merupakan ujung tombak dari
sebuah bisnis yang dijalankan. Siapapun yang membangun
bisnis pasti menginginkan tingkat penjualan yang tinggi.
Tanpa penjualan, sebuah bisnis tentu akan mengalami
kehancuran.
d. Sistem, Sesederhana apapun bisnis, memerlukan sebuah
sistem yang mengaturnya untuk memudahkan bisnis
berjalan dengan sehat, stabil dan berkembang. Semakin
besar sebuah usaha maka semakin kompleks juga sistem
yang dibuat.
e. Jaringan, Bagi seorang pebisnis, jaringan sangat penting
untuk mempeluas pemasaran dan tentu saja meningkatkan
penjualan.
7.7 Inspirasi Entrepreneur Sukses
Kesuksesan bukanlah suatu hal yang mudah untuk
didapatkan. Dalam mendapatkan apa yang dinamakan sukses itu
diperlukan suatu perjuangan yang sangat besar. Perjuangan itu
dapat berupa pikiran, tenaga, waktu, modal, serta kegigihan dalam
meraih sukses.
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 129
BISNIS PELAYARAN
Dalam melakukan usaha ada beberapa kiat yang harus
dilakukan oleh seseorang yang ingin melakukan usaha. Kiat
tersebut adalah:
a. Start with a dream
Seorang yang sukses harus berani bermimpi untuk menjadi
sukses. Semua berawal dari mimpi dan yakinkan akan
produk yang akan kita tawarkan. Seorang pemimpi selalu
menciptakan dan membuat trobosan dalam produk, cara
pelayanan, jasa ataupun ide yang laku dipasarkan. Mereka
tidak mengenal kata “tidak bisa”ataupun “tidak mungkin”.
b. Love the products or service
Dalam berusaha kita harus mencintai produk yang kita buat.
Kecintaan pada produk kita dapat memberikan sebuah
keyakinan kepada pelanggan kita dan menjadikan beban
kerja yang berat menjadi ringan. Antusiasme dan keuletan
sebagai pertanda cinta dan keyakinan akan menjadi tulang
punggung keberhasilan sebuah usaha yang baru.
c. Learn the basics of business
Sebelum melakukan usaha, langkah awal harus mempelajari
dasar-dasar berbisnis. Karena di dunia ini tidak ada sukses
tanpa adanya sebuah pengetahuan dasar untuk bisnis yang
baik, belajar sambal bekerja turut kerja dahulu selama 1-2
tahun untuk dapat menguasai dasar-dasar usaha. Dengan
memiliki pengetahuan berbisnis dapat membantu usaha kita
berjalan dengan baik.
d. Willing to take calcauatet risks
Seorang pengusaha harus berani mengambil risiko. Dalam
mengambil risiko harus diperhitungkan dengan matang akan
lebih banyak memberikan kemungkinan berhasil. Hal inilah
yang membedakan “entrepreneur”dengan “manager”.
Entrepreneur akan lebih dibutuhkan pada tahap awal
pengembanagan dari usaha. Sedangkan manager dibutuhkan
untuk mengatur perusahaan
130 Endra Winarni, S.E., M.M
e. Seek advice, bud a follow your belief
Keberhasilan dalam usaha ditentukan dengan komunikasi
yang baik dan kepiawaian menjual. Kepiawaian menjual
merupakan kunci sukses dalam usaha. Jadi dalam hal ini,
setiap melakukan usaha harus memiliki kemampuan
memahami dan menguasai hubungan dengan pelanggan
dengan baik. Hubungan yang baik dengan pelanggan dapat
mengantarkan kesuksesan dari usaha yang kita lakukan.
f. Work hard, 7 day a week, 18 hours a day
Kerja keras. Etos kerja sering dianggap sebagai mimpi kuno
dan seharusnya diganti, tapi kerja keras dan kerja cerdas
tidak dapat dipisahkan lagi. Seorang entrepreneur ssejati
tidak bisa lepas dari usaha yang dilakukan, bahkan dalam
melamun dan bermimpi pun tentang pekerjaannya. Oleh
sebab itulah kerja keras dan kerja cerdas dalam usaha tidak
dapat dipisahkan.
g. Make friends as much as possible
Bagunlah jaringan perkawanan seluas-luasnya, sejak usia
masih muda. We never know what future we will have. Tapi
bersiaplah, bergaullah seluas-luasnya, buka kesempatan
dengan mengenal semakin banyak orang di kalangan yang
beragam. Teman akan membantu mengembangkan usaha
kita, memberi nasehat, membantu menolong pada masa
sulit.
7.8 Rangkuman
Jenis Business to Business (B2B) lebih menekankan fokus
mereka kepada kualitas dari produk dan jasa yang ditawarkan.
Kepercayaan dari pelanggan merupakan prioritas utama karena
jenis Business to Business mementingkan konsep kerjasama yang
berkelanjutan (retainer) dengan para pelanggannya.
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 131
BISNIS PELAYARAN
Unsur-unsur dalam menilai peluang bisnis dapat dilihat dari
2 segi yaitu :
1. Dilihat dari Bisnis itu sendiri, apakah sebuah bisnis tersebut
ke depannya bisa baik yang kemudian memberikan laba.
Dengan memperhatikan segala yang berkaitan dengan
bisnis tersebut dan segala kemungkinan yang akan terjadi.
2. Dilihat dari diri kita sendiri, apakah nantinya kita bisa
menjalankan suatu bisnis tersebut dengan baik. Faktor-
faktornya yaitu kesukaan, keahlian, keterampilan,
kekreatifan.
Beberapa factor yang perlu dipertimbangkan dalam mencari
peluang emas, yaitu:
1. Pasar: Apakah inspirasi Anda mampu diserap pasar?
Seberapa besar daya serapnya? Seberapa lama
kontinyuitasnya? Dan masih banyak lagi.
2. Persaingan: Apakah inspirasi tersebut mudah dilakukan oleh
orang lain? Apakah tren perubahannya sangat cepat?
Apakah factor size (modal) sangat menentukan keberhasilan
peluang untuk tetap bertahan? Apakah Anda mampu
mengatasi kelemahan-kelemahan dari peluang yang akan
Anda sempurnakan?
3. Individu: Apakah Anda mampu membuatnya? Apakah
Anda bisa memenuhi factor-faktor di atas? Galilah semua
keunggulan dan kelemahan yang Anda miliki untuk
mewujudkan peluang itu.
Langkah sukses dalam memanfaatkan peluang bisnis terdiri
dari: ide, first step business, pemasaran, sistem dan jaringan. Dalam
melakukan usaha ada beberapa kiat yang harus dilakukan oleh
seseorang yang ingin melakukan usaha. Kiat tersebut adalah: Start
with a dream, Love the products or service, Learn the basics of
business, Willing to take calcauatet risks, Seek advice, bud a follow
132 Endra Winarni, S.E., M.M
your belief, Work hard, 7 day a week, 18 hours a day, Make friends
as much as possible.
7.9 Tes Formatif
1. Kegiatan bisnis atau jasa yang berkaitan erat dengan
konsumen, manufaktur, ISP dan pedagang perantara
denganmenggunakan media elektronik disebut:
a. E-Banking
b. E-Commerce
c. E-Payment
d. E-Government
2. Sistem komunikasi bisnis antar pelaku bisnis dengan
konsumen untuk memenuhi kebutuhan tertentu pada saat
tertentu disebut:
a. B2C
b. C2B
c. G2C
d. C2G
e. C2B
3. Dibawah ini merupakan manfaat dan keunggulan B2B bagi
perusahaan, kecuali
a. Hemat waktu dan praktis
b. Efectif dan efisien
c. Keterbatasan SDM
d. Keuntungan besar
4. B2B mempunyai beberapa karakter, antara lain ……..
a. Trading partners
b. Pertukaran data (data exchange)
c. Salah satu pelaku dapat melakukan inisiatif untuk
mengirimkan data
d. Betul semua
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 133
BISNIS PELAYARAN
5. Dibawah ini beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan
dalam mencari peluang emas, kecuali
a. Pasar
b. Pesaing
c. Individu
d. Modal
7.10 Jawaban Tes Formatif
1. B
2. A
3. C
4. D
5. D
7.11 Glosarium
1 e-commerce : Electronic commerce atau ecommerce
adalah segala aktivitas jual beli yang
dilakukan melalui media elektronik.
2 good corporate : Prinsip perusahaan yang perlu
governance diterapkan dalam pengelolaan
perusahaan yang dilaksanakan semata-
mata demi menjaga kepentingan
perusahaan dalam rangka mencapai
maksud dan tujuan perusahaan.
3 Purchasing : Kata purchasing itu sendiri berasal dari
Bahasa Inggris, namun jika
diterjemahkan secara langsung artinya
adalah pembelian. Pengertian
purchasing adalah suatu proses
pencarian sumber, pemesanan dan
pembelian barang atau jasa untuk
kegiatan produksi dalam suatu
134 Endra Winarni, S.E., M.M
4 Peer-to-peer perusahaan atau sebuah usaha.
: Untuk memenuhi tingginya permintaan,
kini produk kredit atau pinjaman
semakin bervariasi.
7.12 Daftar Pustaka
Arofah (2019, Desember 5). B2B (Business To Business):
Pengertian, Contoh, Jenis Nya. Retrieved Juni 28, 2020,
from http://arofah.com/business-to-business-b2b-
pengertian-contoh-jenis-nya/
Hendro (2005). Haw to Become A Smart Entrepreneur and to Start
A New Business. (Setiawan, E, Ed). Jakarta: Andi offset
Ibrahim, E. (2019). Spirit Kewirausahan (Susilo, Ed) Jakarta: Loka
Aksara
Kurnaedi, A. A. (2012, Agustus 17). Menilai Peluang Bagi Usaha
Baru. Retrieved Juni 28, 2020, from
https://abahanomkurnaedi.blogspot.com/2012/08/menilai-
peluang-bagi-usaha-baru.html
Ramadhan (2013, Desember 24). B2B (Business to Business).
Retrieved Juni 28, 2020, from
https://catatandhan.blogspot.com/2013/12/business-to-
business-b2b.html
Wibisono, D. (2012). How to Create a World Class Company-
Panduan Bagi Manajer dan Direktur. Jakarta: PT.
Gramedia Pustaka Utama
Wibawa, F. A. (2015, April 27). Menilai Peluang Bisnis, Sistem
Informasi Bisnis dan Memanfaatkan Kesempatan Peluang
Bisnis. Retrieved Juni, 28, 2020, from
https://fajriarifwibawa.blogspot.com/2015/04/makalah-
menilai-peluang-bisnis-sistem.html.
Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran 135
BISNIS PELAYARAN
BAB KOMKUOBNMAIKBUAVNSIIIIKIBAISSNI IBSISNIS
VIII
K8.1 Pendahuluan
omunikasi merupakan elemen terpenting yang
dianugerahkan Tuhan kepada manusia, karena dengan
komunikasi kita menjadi mahluk hidup yang bisa
menghidupkan nyawa sosial yang menjadi harapan kita untuk tetap
berperan sebagai manusia.
Untuk memenuhi kebutuhan dan hasrat hidup kita sebagai
manusia, selain komunikasi ada juga faktor penting yang harus kita
lakukan, yaitu bisnis, karena dengan bisnis kita bisa menghasilkan
simbiosis mutualisme. Bisnis dan komunikasi sebagai satu proses
sosial, kita akan sampai pada kesimpulan bahwa komunikasi adalah
bisnis dan sebaliknya, bisnis adalah komunikasi.
Kemajuan di bidang transformasi informasi (TI komunikasi)
juga berlangsung sangat pesat, sehingga informasi tentang keadaan
tertentu dapat disampaikan tanpa tergantung jarak geografis.
Kemajuan dibidang komunikasi (media massa) telah
mempengaruhi pola-pola bisnis antar manusia.
Setelah pembelajaran materi Komunikasi Bisnis.
Diharapkan para peserta atau mahasiswa dapat mengenal
(cognetive), memahami (affective), dan mampu
mengimplementasikan (psychomotor) berupa jenis-jenis
komunikasi bisnis.
136 Endra Winarni, S.E., M.M