Pencapaian Indikator Kinerja Program
(6)
No Sasaran Indikator Satuan %
(1) (2) (3) (4) (5)
37 Terwujudnya Kelas Indeks Indeks 83,39 Penanggulangan
pengurangan Kapasitas Bencana
kerentanan risiko Bencana
bencana Indeks Indeks 99,64 Penunjang
Demokrasi Urusan
38 Meningkatnya Pemerintahan
kesadaran dan Daerah
pemahaman Kabupaten/Kota
masyarakat
terhadap politik
dan demokrasi
Penguatan
Ideologi Pancasila
dan Karakter
Kebangsaan
Peningkatan
Peran Partai
Politik dan
Lembaga
Pendidikan
Melalui
Pendidikan Politik
dan
Pengembangan
Etika Serta
Budaya Politik
III - 2
Pencapaian Indikator KInerja Keterang
an
Indikator Satua % Realisasi (Rp) % (11)
(7) n (9) (10) (11)
(8)
Terwujudnya % 100 86,44 Tidak
pengurangan 2.266.493.856 Efisien
kerentanan
resiko bencana
Persentase % 100 2.002.461.684 68,96 Esiensi
Pemenuhan
Kebutuhan
Penunjang
Urusan
Pemerintahan
Kabupaten/Kota
Persentase % 100 35.181.000 85,27
a urusan bidang
ideologi
Pancasila dan
karakter bangsa
yang
dilaksanakan di
daerah
Persentase % 100 1.100.047.500 99,92
peran partai
politik yang
didukung
daerah
k
256
Pencapaian Indikator Kinerja Program
No Sasaran Indikator Satuan % (6)
(1) (2) (3) (4) (5) Pemberdayaan
dan Pengawasan
Organisasi
Kemasyarakatan
Pembinaan dan
Pengembangan
Ketahanan
Ekonomi, Sosial,
dan Budaya
Peningkatan
Kewaspadaan
Nasional dan
Peningkatan
Kualitas dan
Fasilitasi
Penanganan
Konflik Sosial
39 Meningkatnya Rata - rata Klpk 85,50 Pemberdayaan
pemberdayaan kader lembaga Lembaga
lembaga kemasyarakata Kemasyarakatan,
kemasyarakatan n dan kelompok Lembaga Adat
dan kelompok pelestarian dan Masyarakat
pelestarian adat adat dalam Hukum Adat
dalam pengembangan
pengembangan sosial budaya
kehidupan sosial yang aktif
budaya (mendapat
pembinaan dan
pelatihan)
III - 2
Pencapaian Indikator KInerja Keterang
an
Indikator Satua % Realisasi (Rp) % (11)
n (9) (10) (11)
(7) (8) 100 93,53
Persentase % 399.861.000
Organisasi 100 99,99
Kemasyarakatan % 42.144.400
yg dibina dan 100 63,66
mendapatkan % 186.193.900
pengawasan
Persentase
ketahanan
ekonomi sosial
masyarakat yg
dibina dan
dikembangkan
di daerah
Persentase
pelaksanaan
kualitas dan
fasilitasi
penanganan
konflik di
daerah
Rata-rata Kader % 85,50 652.986.640 95,20 Tidak
Lembaga Efektif
, Kemasyarakatan
dan kelompok
pelestarian adat
dalam
pengembangan
sosial budaya
yang aktif
(mendapat
pembinaan dan
pelatihan)
257
Pencapaian Indikator Kinerja Program
No Sasaran Indikator Satuan % (6)
Penunjang
(1) (2) (3) (4) (5) Urusan
40 Terwujudnya Indeks Indeks 100 Pemerintahan
Ketertiban Daerah
ketentraman, Masyarakat Kabupaten/Kota
ketertiban umum
dan perlindungan Peningkatan
masyarakat. Ketentraman dan
Ketertiban Umum
Penanggulangan
Bencana
41 Meningkatnya Indeks Indeks 114,99 Pencegahan,
kapasitas Pemberdayaan 86,67 Penanggulangan
perempuan, Gender (IDG) Penyelamatan
perlindungan Kebakaran dan
perempuan dan Non Kebakaran
anak
Pengarus
Utamaan Gender
dan
Pemberdayaan
Perempuan
Capaian Kelas
Kabupaten
Layak Anak
(KLA)
III - 2
Pencapaian Indikator KInerja Keterang
an
Indikator Satua % Realisasi (Rp) %
n
(7) (8) (9) (10) (11) (11)
Persentase % 84,1 6.238.882.377 87,68 Efisiensi
Pemenuhan
Kebutuhan
Penunjang
Urusan
Pemerintahan
Kabupaten/Kota
Persentase % 97,9 2.737.935.102 97,22
n peningkatan
m ketentraman
dan ketertiban
umum yang
terkondisikan
Cakupan % 100 31.214.000 100,00
penanganan
bencana yang
tertangani
Persentase % 99 836.022.676 99,42
penanggulangan
kebakaran yang
tertangani
%
IPG (Indeks % 0,00 24.814.666 99,26 Efisiensi
r Pembangunan
Gender)
IDG (Indeks % 114,99
Pemberdayaan
Gender)
258
Pencapaian Indikator Kinerja Program
No Sasaran Indikator Satuan % (6)
(1) (2) (3) (4) (5) Perlindungan
Perempuan
Peningkatan
Kualitas Keluarga
Pengelolaan
Sistem Data
Gender dan Anak
42 Meningkanya Indeks Indeks 99,47 Pemenuhan Hak
kualitas layanan Kepuasan Anak (PHA)
perhubungan Layanan
Perhubungan Perlindungan
Khusus Anak
Penyelenggaraan
Lalu Lintas dan
Angkutan Jalan
(LLAJ)
43 Meningkatnya Nilai Survai Indeks 101,50 Pengelolaan Data
pelayanan Kepuasan dan Sistem
perijinan satu Masyarakat Informasi
pintu yang tepat Penanaman
waktu, tepat mutu, Modal
tepat sasaran dan
tepat manfaat
III - 2
Pencapaian Indikator KInerja Keterang
an
Indikator Satua % Realisasi (Rp) %
n
(7) (8) (9) (10) (11) (11)
Rasio kekerasan % 0,27 26.928.750 13,24
terhadap
perempuan
Rasio kekerasan % 0,27 44.999.736 100,00
a terhadap
perempuan
Persentase OPD % 100,00 12.953.436 100,00
yang mampu
k mengelola data
dan informasi
gender dan anak
yang
berkelanjutan
Tahapan % 156.675.500 99,88
Kabupaten
Layak Anak
Rasio kekerasan % 0,16 62.061.350 26,00
terhadap anak
Persentase % 151,27 2.490.117.313 96,26 Efisien
tingkat
pelayanan
infrastruktur
perhubungan
a Persentase % 101,25 80.619.000 80,62 Efisien
peningkatan
pengelolaan
data dan sistem
informasi
penanaman
modal
259
Pencapaian Indikator Kinerja Program
No Sasaran Indikator Satuan % (6)
Penunjang
(1) (2) (3) (4) (5) Urusan
44 Meningkatnya Indeks Indeks 91,50 Pemerintahan
Kepuasan Daerah
pelayanan Layanan Kabupaten/Kota
administrasi Masyarakat Pendaftaran
kependudukan Penduduk
yang berkualitas
Pencatatan Sipil
45 Pengembangan Persentase % Pengelolaan Profi
ketransmigrasian besaran Kependudukan
peningkatan 0 Pembangunan
minat Kawasan
transmigrasi Transmigrasi
Berdasarkan Tabel 3.101, untuk mengukur tingkat
realisasi pencapaian indikator kinerja sasaran dengan re
program. Apabila realiasasi pencapaian indikator kinerja s
pencapaian indikator kinerja sasaran, maka dinyatakan
III - 2
Pencapaian Indikator KInerja Keterang
an
Indikator Satua % Realisasi (Rp) %
n (9) (10) (11) (11)
(7) (8) 100,00 82,61 Tidak
Persentase % 7.288.073.726 efisien
urusan bidang 100,00 96,81
kependudukan % 586.385.920
dan pencatatan 100,00 96,37
sipil terpenuhi % 257.189.114
Persentase
pelayanan
pendaftaran
penduduk
Persentase
pelayanan
pencatatan sipil
terlayani
il Persentase % 100,00 60.525.250 94,57
pengelolaan
profil
kependudukan
Persentase % 0 21.332.100 20,32 Tidak
jumlah efisien
masyarakat
yang
disosialisasikan
terhadap
program
Trasmigrasi
t efisiensi sumber daya dengan membandingkan antara
ealisasi pencapaian serapan anggaran indikator kinerja
sasaran lebih besar daripada realisasi serapan anggaran
n efisiensi. Begitu juga sebaliknya, apabila realiasasi
260
pencapaian indikator kinerja sasaran lebih kecil daripada r
sasaran, maka dinyatakan tidak efisiensi. Atas dasar pen
sebanyak 67 indikator sasaran diperoleh hasil yang efisien
efisiensi sebanyak 8 (atau 11,94%) indikator.
3.4.2. Efektifitas Sumber Daya
Pengertian efektif adalah ada efe
membawa hasil; berhasil guna. Menurut [2], efek
sistem sesuai dengan keinginan pengguna. M
dengan tujuan yang ditetapkan. Efektivitas ad
Menurut Richard Steer dalam [4], efektivitas h
bukan atas dasar konsep tujuan yang maksim
sesuai dengan acuan Litbang Depdagri (1991) s
Tabe
Efektifitas S
No Rasio Efektifitas
(1) (2)
1 < 40
2 40 – 59,99
3 60 – 79,79
4 > 80
Sumber: Litbang Depdagri (1
Sehingga untuk mengukur tingkat sumb
tahun 2021 dengan mengacu Tabel 3.101 tent
Klaten Tahun 2021, dapat disajikan pada Tabel
III - 2
realisasi serapan anggaran pencapaian indikator kinerja
ngukuran tersebut, dari 45 (empat puluh lima) dengan
nsi sebanyak 59 (atau 88,06 %) indikator dan yang tidak
eknya (akibatnya, pengaruhnya, kesannya); dapat
ktivitas adalah suatu keadaan dimana kemampuan suatu
Menurut [3] efektivitas adalah kesesuaian antara output
dalah suatu keadaan yang terjadi karena dikehendaki.
harus dinilai atas dasar tujuan yang bisa dilaksanakan,
mum. Efektivitas diukur dengan menggunakan standar
seperti pada Tabel 3.102.
el 3.102
Sumber Daya
Tingkat Capaian
(3)
Sangat Tidak Efektif
Tidak Efektif
Efektif
Sangat Efektif
1991).
ber daya berdasarkan capaian indikator sasaran strategis
tang Capaian Kinerja Organisasi Pemerintah Kabupaten
l 3.103.
261
Tabel 3
Tingkat Efektifitas
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Utama
(1) (2) (3)
1 Terwujudnya pemenuhan 1.1 Prosentase sekolah dasar
kebutuhan pendidikan usia yang memenuhi Standar
dini, pendidikan dasar dan Nasional Pendidikan
pendidikan non formal
1.2 Prosentase sekolah
2 Meningkatnya Kualitas menengah pertama yang
Kesehatan Masyarakat dan memenuhi Standar Nasio
menurunnya angka Pendidikan
kematian , angka kesakitan
dan kecacatan 2.1 Kasus kematian Ibu
2.2 Angka Kematian Bayi
3 Menurunnya angka kelahiran 2.3 Angka kematian Balita
(Total Fertility Rate) ( 2.4 Prevalensi gizi buruk (BB
4 Meningkatnya pemanfaatan 3.1 Angka Kelahiran (Total
pelayanan Kerumahsakitan Fertility Rate)/TFR
oleh masyarakat dan
menurunnya angka kematian 4.1 Usia Harapan Hidup
di Rumah Sakit.
5.1 Persentase penanganan
5 Meningkatnya upaya penyandang masalah
pencegahan permasalahan kesejahteraan sosial
sosial dan aksesibilitas PMKS
dalam memperoleh pelayanan 5.2 Persentase penguatan
danrehabilitasi yang kapasitas PSKS
berperspektif HAM
5.3 Persentase Penyandang
Masalah Kesejahteraan
Sosial (PMKS)
III - 2
3.103
s Sumber Daya
Satuan Target Realisasi % Tingkat
Capaian
(4) (5) (6) (7) (8)
r % 55,00 97,84 177,89 Sangat
efektif
% 95,00 88,70 93,36 Sangat
efektif
onal Kasus 14 45
B/U) per 1000 KH 10,07 10,54 321,43 Tidak efektif
per 1000 KH 1,61 1,56 104,67 Tidak efektif
0,93 96,89
% 0,7 132,86 Efektif
Indeks 2,10 1,6 Tidak efektif
Tahun 76,62 76,12 76,19
Efektif
99,35
Sangat
efektif
% 89 97,27 109,29 Sangat
efektif
% 100 100 100 Sangat
efektif
% 12,9 13,19 102,24 Tidak efektif
262
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Utama
(1) (2) (3)
6 Meningkatnya Hasil 6.1 Persentase Kenaikan Pres
Pengembangan dan Pemuda
Pembinaan Pemuda dan
Olahraga. 6.2 Persentase Kenaikan Pres
Olahraga
7 Meningkatnya Peran Serta 7.1 Persentase Kenaikan
Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pagelara
Pengembangan dan Seni dan Budaya
Pelestarian Seni Budaya
Daerah, Kawasan Cagar 7.2 Persentase Peningkatan
Budaya, Situs dan benda Benda, Situs dan Kawasa
Cagar Budaya. Cagar Budaya yang
Dilestarikan
8 Meningkatnya kunjungan 8.1 Prosentase kenaikan
masyarakat ke perpustakaan 9.1 kunjungan masyarakat
Indeks Profesionalitas AS
9 Meningkatnya 10.1
profesionalisme aparatur 11.1 Opini BPK terhadap lapor
pemerintah daerah keuangan pemerintah dae
12.1 Persentase Raperda yang
10 Meningkatnya kinerja disahkan tepat waktu
pengelolaan keuangan daerah 13.1
Tingkat Konsistensi dan
11 Meningkatnya kualitas ketepatan waktu
layanan dan akuntabilitas Perencanaan
kinerja sekretariat DPRD Prosentase kenaikan SKP
mengelola arsip secara b
12 Meningkatnya kualitas
perencanaan pembangunan
daerah
13 Meningkatnya tata kelola
arsip SKPD
14 Meningkatkan tata kelola 14.1 Prosentase penyelenggara
pemerintahan desa yang pemerintah desa yang
III - 2
stasi Satuan Target Realisasi % Tingkat
stasi (5) (6) (7) Capaian
(4) 10 17 170,00
% 5 28 560,00 (8)
Sangat
% 5 16,67 333,33 efektif
Sangat
% 10 0 0 efektif
an
Sangat
% efektif
an
Sangat tidak
efektif
% 5 -83 -1667 Sangat tidak
SN Indeks 87,36 78,06 89,35 efektif
100 Sangat
ran Opini WTP WTP 91,11 efektif
erah % (4) (4) 100
33,60 Sangat
90 81,82 100 efektif
Sangat
% 100 100 efektif
PD % 5 1,68 Sangat
baku % efektif
aan 100 100
Sangat tidak
efektif
Sangat
efektif
263
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Utama
(1) (2) 15.1 (3)
profesional, transparan dan profesional, transparan d
akuntabel akuntabel
Level Maturitas SPIP
15 Meningkatnya akuntabilitas
penyelenggaraan pemerintah 15.2 Level Kapabilitas APIP
daerah
15.3 Nilai Akuntabilitas Kinerj
16 Meningkatnya Kinerja 16.1 pemerintah
Penyelenggaraan Nilai Evaluasi Kinerja
Pemerintahan Umum dan 17.1 Penyelenggaraan
otonomi daerah 17.2 Pemerintahan Daerah
18.1 (EKPPD)
17 Meningkatnya koordinasi Persentase tercapainya
penataan peraturan 19.1 penyusunan produk huku
perundang undangan serta dan penanganan perkara
bantuan hukum dan HAM 20.1 Indeks Kabupaten Peduli
20.2 HAM
18 Meningkatnya koordinasi
pelaksanaan pembangunan Persentase kesesuaian
capaian pelaksanaan
19 Terwujudnya pelayanan pembangunan (fisik dan
pengadaan barang dan jasa keuangan) dengan target
yang kredibel (rencana)
Persentase pengadaan
20 Meningkatnya fasilitasi barang dan jasa secara
koordinasi bidang elektronik yang sesuai
kehumasan dan keprotokolan regulasi
Persentase publikasi
kebijakan dan kegiatan
kepala daerah
Persentase dokumentasi
kegiatan kepala
daerah
III - 2
Satuan Target Realisasi % Tingkat
(4) (5) (6) (7) Capaian
Tingkat (8)
Tingkat
dan Angka 3 3 100 Sangat
ja Angka 100 efektif
um 3 3 88,67
% 103,58 Sangat
70 62,07 efektif
% (BB) (B)
% 3,1 Sangat
3,2109 efektif
Sangat
efektif
90 100 111,11 Sangat
efektif
90 95,7 106,33 Sangat
efektif
90 96 106,667 Sangat
efektif
% 100 100 100 Sangat
efektif
% 98 98 100 Sangat
efektif
% 100 100 100 Sangat
efektif
264
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Utama
(1) (2) 20.3 (3)
21.1 Persentase pelayanan
21 Meningkatnya fasilitasi dan keprotokolan
pengawalan kebijakan daerah kegiatan kepala daerah
bidang perekonomian Tingkat Inflasi YoY
22 Meningkatnya koordinasi 22.1 Persentase keterlibatan
kesejahteraan rakyat 23.1 stakeholder dalam
pelaksanaan pembanguna
23 Meningkatnya ketersediaan bidang kesra
Pangan Beragam, bergizi
seimbang dan meningkatnya Kontribusi sektor pertania
kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB
terhadap pertumbuhan
ekonomi daerah 24.1 Prosentase desa yang
memiliki LEM, LED dan
24 Meningkatnya peran LEM, Posyantek
LED dan pengembangan
potensi TTG di desa dalam 25.1 Persentase Peningkatan P
penanggulangan kemiskinan dari sektor Pariwisata
25 Meningkatnya Produktifitas, 26.1 Kontribusi Sektor
Nilai Tambah dan Daya Saing 26.2 Perdagangan terhadap PD
Sektor Kepariwisataan
27.1 Persentase UMKM yang
26 Meningkatnya nilai tambah, memiliki daya
produktifitas dan daya saing saing
pada Urusan Perdagangan, Prosentase inovasi yang
Koperasi dan UKM diterapkan
27 Meningkatnya penerapan
inovasi dalam pembangunan
daerah
III - 2
Satuan Target Realisasi % Tingkat
Capaian
(4) (5) (6) (7)
% 100 100 100 (8)
Sangat
efektif
% 3,5 (± 2,58 73,71 Efektif
1)
% 95 95 100 Sangat
an efektif
an % 12,6 10,87 86,27 Sangat
efektif
% 58 57,69 99,47 Sangat
efektif
%
PAD % 25 3,22 12,87 Sangat tidak
DRB % 19,38 19,98 103,10 efektif
%
15 12 80 Sangat
100 85,3 85,3 efektif
Sangat
efektif
Sangat
efektif
265
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Utama
(1) (2)
28 Meningkatnya nilai tambah, 28.1 (3)
Rasio daya serap tenaga
produktifitas dan daya saing kerja (PMDN/PMA):
sektor penanaman modal
PMDN
29 Meningkatnya nilai tambah,
produktifitas dan daya saing 28.2 PMA
sektor Ketenagakerjaan Persentase pertumbuhan
realisasi investasi
30 Meningkatnya perlindungan (PMDN/PMA):
sektor ketenagakerjaan
PMDN
31 Meningkatnya nilai tambah,
produktifitas, dan daya saing PMA
sektor Perindustrian
29.1 Rasio penduduk yang
32 Meningkatnya kualitas dan 29.2 bekerja
kuantitas infrastruktur 30.1 Angka partisipasi angkata
publik dan sarana prasarana kerja
dasar masyrakat
Besaran pekerja/ buruh
yang menjadi peserta
program BPJS
Ketenagakerjaan
31.1 Kontribusi sektor industr
31.2 terhadap PDRB
32.1
Persentase IKM yang
memiliki daya saing
Indeks layanan infrastruk
III - 2
Satuan Target Realisasi % Tingkat
(4) (5) (6) (7) Capaian
% (8)
%
483 8 1,66 Sangat tidak
efektif
294 231 78,57 Efektif
% 2,5 97 3880,00 Sangat
efektif
% 2,55 319 12509,80 Sangat
efektif
% 1,08 0,76 70,37 Efektif
an % 69 86,94 126,00 Sangat
efektif
% 88,20 59,91 67,93 efektif
ri % 35,2 35,2 100,00 Sangat
ktur % 7,50 7,9 105,33 efektif
Indeks 40,81 40,38 98,95
Sangat
efektif
Sangat
efektif
266
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Utama
(1) (2) 33.1 (3)
Tingkat Pelayanan
33 Meningkatnya kualitas Infrastruktur Perhubunga
manajemen rekayasa lalu
lintas dan penyelenggaraan 34.1 Indeks Kualitas Perumah
angkutan dan Kawasan Pemukiman
34 Meningkatnya kualitas 35.1 Ketaatan terhadap RTRW
perumahan dan kawasan
permukiman 36.1 Indeks Kualitas Air
36.2 Indeks Kualitas Udara
35 Terkendalinya pemanfaatan
kawasan sesuai dengan
konsep tata ruang
36 Terjaganya kualitas
lingkungan hidup
37 Terwujudnya pengurangan 36.3 Indeks Tutupan Vegetasi
kerentanan resiko bencana 37.1 (lahan)
38.1 Kelas Indeks Kapasitas
38 Meningkatnya kesadaran dan 39.1 Bencana
pemahaman masyarakat Indeks Demokrasi
terhadap politik dan 40.1
demokrasi Rata - rata kader lembaga
kemasyarakatan dan
39 Meningkatnya pemberdayaan kelompok pelestarian ada
lembaga kemasyarakatan dan dalam pengembangan sos
kelompok pelestarian adat budaya yang aktif (menda
dalam pengembangan pembinaan dan pelatihan
kehidupan sosial budaya Indeks Ketertiban
Masyarakat
40 Terwujudnya ketentraman,
ketertiban umum dan
perlindungan masyarakat.
III - 2
Satuan Target Realisasi % Tingkat
Capaian
(4) (5) (6) (7) (8)
Tingkat 57,52 87,01 151,27 Sangat
an efektif
han Indeks 74,40 74,40 100 Sangat
n efektif
W % 80,00 80,50 100,63
Sangat
Indeks 40,46 55,9 138,16 efektif
Indeks 100,58
Indeks 88,46 84,95 51,07 Sangat
Indeks 83,39 efektif
Indeks 58,60 42,54 99.64 Sangat
efektif
Sedang Sedang Tidak efektif
119 99,24
75,7 75.43 Sangat
efektif
Sangat
efektif
a Klpk 100 85,50 85,50 Sangat
at Indeks efektif
sial
apat
n)
100 100 100 Sangat
efektif
267
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Utama
(1) (2) 41.1 (3)
41 Meningkatnya kapasitas 41.2
42.1 Indeks Pemberdayaan
perempuan, perlindungan 43.1 Gender (IDG)
perempuan dan anak
Capaian Kabupaten Layak
42 Meningkanya kualitas Anak (KLA)
layanan perhubungan
Indeks Kepuasan Layanan
43 Meningkatnya pelayanan Perhubungan
perijinan satu pintu yang
tepat waktu, tepat mutu, Nilai Survey Kepuasan
tepat sasaran dan tepat Masyarakat terhadap
manfaat layanan perijinan
44 Meningkatnya pelayanan 44.1 Indeks Kepuasan Layanan
administrasi kependudukan Masyarakat
yang berkualitas
45.1 Persentase Besaran
45 Pengembangan Peningkatan Minat
ketransmigrasian Transmigrasi
Berdasarkan tabel 3.103 dapat disimpulkan ting
tidak efektif sebanyak 9 (atau 13,43%), 2. Tidak efektif
dan 4. Sangat efektif sebanyak 51 (atau 76,12%).
III - 2
Satuan Target Realisasi % Tingkat
Capaian
(4) (5) (6) (7) (8)
Indeks 60,37 69,42 114,99 Sangat
efektif
k Kelas Nidya Madya 86,67 Sangat
750 650 efektif
n Indeks 81,08 80,65 99,47 Sangat
efektif
Indeks 80 81,2 101,50 Sangat
efektif
n Indeks Sdh 91,5 91,5 Sangat
efektif
% 42,00 0 0 Sangat tidak
efektif
gkat efektifitas sumber daya, dengan perincian: 1. Sangat
f sebanyak 1 (1,49%), 3. Efektif sebanyak 6 (atau 8,96%),
268
BAB IV
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP)
Kabupaten Klaten Tahun 2021 disusun berdasarkan
Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang
Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah,
Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, Instruksi
Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan
Pemberantasan Korupsi, serta Peraturan Menteri
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis
Penyusunan Perjanjian Kinerja dan Review Atas Laporan
Kinerja.
Sehingga LKjIP Kabupaten Klaten Tahun 2021
secara umum merupakan gambaran penyelenggaraan
pemerintah berazaskan: tanggung jawab, kesinambungan
dan keberlanjutan, keserasian dan keseimbangan,
keterpaduan, manfaat, kehati-hatian, keadilan,
partisipatif, kearifan lokal dan tata kelola pemerintahan
yang baik.
Berdasarkan hasil pengukuran kinerja terhadap
45 (empat puluh lima) sasaran strategis dengan Indikator
Kinerja Sasaran 67 (enam puluh tujuh) yang terdiri dari:
60 (enam puluh) indikator yang sifatnya progresif, dan 7
(tujuh) indikator yang sifatnya regresif. Dari masing-
masing indikator diperoleh hasil:
A. Indikator Progresif, dengan hasil :
a. Sebanyak 42 (empat puluh dua) indikator kinerja
sasaran atau sebanyak 62,69% dengan Kriteria
Sangat Tinggi;
b. Sebanyak 9 (sembilan) atau sebanyak 13,43%
dengan Kriteria Tinggi;
c. Sebanyak 3 (tiga) indikator kinerja sasaran atau
sebanyak 4,48% dengan kriteria Sedang;
d. Sebanyak 0 (nol) indikator kinerja sasaran atau
sebanyak 0% dengan kriteria Rendah; dan
e. Sebanyak 6 (enam) Indikator Kinerja Sasaran atau
sebanyak 8,96% dengan Kriteria Sangat Rendah.
IV - 1
B. Indikator Regresif, dengan hasil :
Indikator regresif dengan Kriteria Penilaian
Realisasi Kinerja dengan Kriteria Tercapai (Berhasil
Menekan), atau interval nilai realisasi kinerja skala
99,9 ≤ sebanyak 3 (tiga) indikator kinerja sasaran
atau sebanyak 4,48%, diantaranya:
1. Angka Kematian Balita;
2. Tingkat Inflasi YoY; dan
3. Angka Kelahiran (Total Fertility Rate)/TFR.
Sedangkan yang Tidak Tercapai, atau interval nilai
realisasi kinerja skala ≥ 100 sebanyak 4 (empat)
indikator kinerja sasaran atau sebanyak 5,97%,
diantaranya:
1. Kasus kematian Ibu;
2. Angka Kematian Bayi; dan
3. Prevalensi gizi buruk (BB/U); dan
4. Persentase penyandang masalah kesejahteraan
sosial (PMKS).
Selanjutnya untuk mengimplementasikan sasaran
jangka menengah Daerah, telah ditetapkan pula Rencana
Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten Tahun
berkenaan, dan ditindaklanjuti dengan penetapan APBD
tahun 2021 dengan sebanyak 330 program (berdasarkan
jumlah program yang ada OPD) dengan 700 kegiatan dan
sub kegiatan 1777. Realisasi fisik tercapai 96% dari
target rencana 98%. Dukungan dana untuk melaksanakan
pembangunan dianggarkan sebanyak
Rp.2.949.643.677.710,- dan terserap sebesar Rp.
2.493.406.881.542,- (atau 84,53%).
Evaluasi atas data pendukung beserta berbagai
permasalahan yang muncul dari setiap sasaran
strategis perlu diantisipasi. Sebagaimana hasil
menunjukkan berdasar tingkat efisiensi sumber daya
diperoleh hasil: Jumlah sasaran strategis yang memiliki
tingkat efisiensi tinggi sebanyak 28 sasaran (atau 62,22%
dari sebanyak 45 (empat puluh lima) dengan sebanyak 67
indikator sasaran diperoleh hasil yang efisiensi sebanyak
IV - 2
LAMPIRAN I
Penghargaan dan Piagam Penghargaan
Kabupaten Klaten Tahun 2021
1. Piagam Penghargaan dari PT Pertamina (Persero) RU IV Cilacap kepada
Damkar Kabupaten Klaten sebagai Juara I Firefighting Video
Competition. (27/02/2021)
2. Piagam Penghargaan Becus Award 2021 kepada Pemerintah Kabupaten
Klaten sebagai Pemerintah Daerah dengan Penyampaian Laporan
Pemanfaatan DBHCHT paling Tertib. (25/03/2021)
3. Piagam Penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah kepada Dinas Arsip
dan Perpustakaan Kabupaten Klaten dengan Inovasi TITIP BANDAKU
(titip Berkas Arsip Digitalku) sebagai TOP 10 Kompetisi Inovasi
Pelayanan Publik Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020.
4. Penghargaan dari Arsip Nasional Republik Indonesia kepada Pemerintah
kabupaten Klaten sebagai Peringkat VII Tingtat Pemerintah Daerah
Kabupaten/Kota berdasarkan Hasil Pengawasan Kearsipan Tahun 2020
Kategori “Sangat Memuaskan”. (18/05/2021)
5. Piagam Penghargaan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan
Pertanahan Nasional kepada Satuan Polisi Pamong Praja Klaten atas
Kesigapan Dalam Penanganan dan Pengamanan Bencana Kebakaran
Kantor Pertanahan Kabupaten Klaten. (28/06/2021)
6. Piagam Penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah kepada SMP Negeri 2
Klaten Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten sebagai Sekolah
Adiwiyata Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021. (04/10/2021)
7. Piagam Penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah kepada SMP Negeri 1
Prambanan Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten sebagai Sekolah
Adiwiyata Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021. (04/10/2021)
8. Piagam Penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah kepada SMP Negeri 2
Karangnongko Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten sebagai
Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021. (04/10/2021)
9. Piagam Penghargaan dari Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa
Tengah kepada Satpol PP Kabupaten Klaten sebagai Juara III Lomba
Inovasi Satpol PP. (29/10/2021)
10. Piagam Penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah kepada Dinas Arsip
dan Perpustakaan Kabupaten Klaten sebagai Juara II Pemilihan
Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten/Kota Terbaik Tingkat Provinsi
jawa Tengah tahun 2021. (01/11/2021)
11. Piagam Penghargaan dari Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Jawa
Tengah kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten sebagai Juara 1
Lomba Film Edukasi Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021
Dalam Rangka Hari Kesehatan Nasional Ke 57 Judul Film : Kebal Virus.
(12/11/2021).
12. Piagam Penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Dinas
Ketahanan Pangan kepada Kabupaten Klaten sebagai Juara III Lomba
Kreasi Pangan Lokal Tahun 2021. (29/11/2021).
13. Piagam Penghargaan dari Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan
Pariwisata Provinsi Jawa Tengah kepada Kabupaten Klaten sebagai
Peyaji Terbaik I pada Kegiatan Fasilitasi Forum Pengembangan Destinasi
Pariwisata di Kabupaten/Kota (Kawasan) dan Wilayah KSPP melalui
event Bersama “SOLO RAYA”.
14. Sertifikat dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Republik Indonesia menetapkan Lurik Klaten sebagai Warisan Budaya
Takbenda Indonesia. (07/12/2021)
15. Natamukti Award 2021 Glady Presented to Kabupaten Klaten from
Indonesia Council for Small Business