menunjukkan waktu (pagi hari, siang hari, sore hari, malam hari), sedangkan yang menunjukkan suasana yang dialami oleh tokoh(sedih, senang, gembira, terharu). f. Tokoh Merupakan pelaku dalam cerita. Tokoh dapat dibagi menjadi tokoh antagonis (tokoh yang jahat), tokoh protagonis (tokoh yang baik), dan tokoh tritagonis (tokoh campuran). g. Gaya bahasa Merupakan cara pengarang dalam menyajikan sebuah cerita. Khususnya terkait dengan penggunaan bahasa. Apakah banyak yang menggunakan bahasa yang bersifat konotasi atau bahasa denotasi. Unsur Ekstrinsik Unsur Ekstrinsik adalah elemen yang membangun karya sastra dari luar, seperti latar belakang penciptaan karya sastra, kisah hidup penulis, psikologi penulis, kondisi ekonomi Negara, kondisi politik Negara, serta kondisi sosial budaya. 4. Menentukan Pesan atau Amanat Cerita Pesan atau amanat adalah sebuah pesan moral dalam sebuah cerita atau karya lainnya yang ingin disampaikan oleh si penulis atau pengarang kepada para pembacanya. Menurut Waluyo (2006:29), jika tema memiliki kaitan dengan arti, maka sebuah amanat itu memiliki kaitannya dengan makna. Kemudian jikatema memiliki sifat yang sangat lugas, khusus dan objektif, maka amanat itu memiliki sifat kias, umum, dan subjektif. Pesan atau amanat dapat disampaikan secara langsung (tertulis) dan tidak langsung (tersirat). Amanat tersurat adalah amanat atau pesan yang secara jelas atau eksplisit dijabarkan melalui kata-kata dalam sebuah tulisan. Sedangkan amanat tersirat, yaitu amanat atau pesan yang dengan sengaja tidak dijabarkan secara tertulis dalam sebuah karya. Meskipun demikian, pesan ini bisa diketahui oleh pembaca dari alur cerita yang ada dalam tulisan tersebut. Jadi, amanat tersirat ini bersifat implisit atau tersembunyi, namun tetap bisa diketahui dari jalan ceritanya atau melalui dialog antartokoh cerita. Untuk menentukan amanat cerita dapat dilakukan dengan mengetahui ciri-ciri amanat sebagai berikut. 1. Amanat berisi saran, ajakan, atau imbauan. Untuk hal-hal yang baik, pembaca diajak/diimbau untuk melakukan (biasanya ditandai dengan kata kerja berpartikel –lah). Misalnya, pedulilah,bantulah, dsb. 2. Untuk hal-hal negatif, pembaca diimbau untuk tidak melakukan (biasanya ditandai dengan penggunaan kata jangan). Contoh 1. Amanat tersurat Kemudian Pak Balam menutup matanya kembali, dan memandang mencarimuka Wak Katok, dan ketika pandangan mereka bertaut, Pak Balam berkatakepada Wak Katok, “Akuilah dosa-dosamu, Wak Katok, dan sujudlah ke hadiratTuhan, mintalah ampun kepada Tuhan Yang Maha Penyayang dan MahaPengampun, akuilah dosa-dosamu, juga kalian, supaya kalian dapat selamatkeluar dari rimba ini, terjauh dari rimba ini, terjauh dari bahaya yang dibawa harimau ... biarlah aku yang jadi korban ...” (HarimauHarimau, Muchtar Lubis) Amanat yang terkandung dalam kutipan tersebut adalah “Bertaubatlah danminta ampunan atas dosa yang telah diperbuat , pasti Tuhan akan mengampuninya, dan hidupmu akan selamat.” 2. Amanat tersirat Pak Balam kemudian terdengar berkata dengan suara seperti orang mengigau, ”Awas, harimau itu dikirim oleh Tuhan untuk menghukum kita yang berdosa – awas harimau – dikirim Allah – awas harimau – akuilah dosa-dosa kalian – akuilah dosa-dosa kalian – akuilah dosa-dosa kalian.” (Harimau-Harimau, Muchtar Lubis) Amanat yang tersirat dalam kutipan tersebut adalah ... Akui dan minta ampunlah atas dosa yang telah diperbuat karena Tuhan pasti akan membalas perbuatan dosa itu.
Anak-anak hebat, bagus Kalian membaca secara cermat dan menyeluruh. Jangan hanya membaca sebagian ya, supaya Kalian tidak melewatkan informasi yang penting. Dari beberapa informasi yang telah kaliman pahami, yang akan menjadi bagian yang mendapat penekanan adalah bagian pesan atau amanat. Sesuai tuntutan kompetensi keterampilan yang akan Kalian tunjukkan adalah “Menyusun ulasan terhadap pesan dalam buku fiksi.” B. Rangkuman 1. Pengertian buku fiksi => buku yang menyajikan kejadian atau peristiwa tentang kehidupan berdasarkan hasil dari rekayasa imajinasi pengarang. Kejadian-kejadian tersebut bukanlah kejadian yang sebenarnya, namun hanya sebatas rekaan atau khayalan belaka 2. Ciri-ciri buku fiksi a. Menggunakan bahasa rekaan b. Bersifat konotatif c. Isi buku berupa cerita 3. Unsur-unsur intrinsik a. Tema b. Alur/plot c. Amanat d. Sudut pandang e. Latar f. Tokoh g. Gaya bahasa 4. Unsur ekstrinsik a. Latar belakang penulis, b. Latar belakang politik, ekonomi, sosial dari negara C. Penugasan Mandiri Anak-anak hebat, tentunya Kalian sudah mencermati dan memahami seluruh materi pada kegiatan pertama di atas. Tibalah Kalian akan mengerjakkan tugas/latihan agar pemahaman dan keterampilan Kalian maksimal. Ikuti instruksi tugas berikut dengan seksama! 1. Siapkan sebuah buku fiksi (pilih sesuai dengan minat atau ketertarikan Kalian terhadap sebuah judul buku fiksi). 2. Buku harus Kalian baca secara utuh/keseluruhan bukan hanya membaca sinopsisatau resensinya saja. Hendaknya Kalian jujur dengan apa yang Kalian lakukan. 3. Menuliskan identitas buku fiksi yang Kalian baca secara lengkap. 4. Mengidentifikasi pesan yang Kalian peroleh dalam cerita pada buku fiksi yangKalian baca. D. Latihan Soal Bacalah dengan saksama buku fiksi novel yang bisa kalian temukan di perpustakaansekolah atau unduh dari laman internet. Lalu buatlah ulasan atas novel tersebut menggunakan sistematika laporan membaca buku seperti berikut ini!
Laporan Kegiatan Membaca Buku Fiksi 1. Identitas Buku Judul : Penulis : Penerbit : Alamat penerbit : _ _ Tahun terbit : Jumlah halaman : ISBN : 2. Pesan dalam Buku Contoh Kunci jawaban Buku fiksi yang dibaca adalah sebagai berikut: 1. Identitas buku Judul : Hujan Penulis : Tere Liye Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Alamat penerbit : Gedung Gramedia Blok I, Lt.5 Jalan Palmerah Barat 29-33 Jakarta 10270 Tahun terbit 2016 Jumlah halaman : 320 halaman ISBN : 978-602-03-2478-4 2. Amanat/pesan yang terdapat dalam cerita buku fiksi berjudul “Hujan” a. Persahabatan yang terjalin antara Lail dan Maryam seharusnya menjadi contoh untuk kita semua para pembaca novel ini. Persahabatan ini digambarkan saling membantu dan saling menguatkan dalam suka maupun duka. b. Memberikan pelajaran kepada pembaca terutama siswa SMA agar tidak terlalu cepat berpacaran karena masih bersekolah dan masih terlalu muda. Hail ini yang seharusnya dicontoh oleh siswa SMA. c. Ada pelajaran sabar dan mengendalikan emosi serta menerima yang sudah digariskan oleh Tuhan, sehingga karakter tokoh bisa kita ikuti seperliLail yang tabah menjalani hidup walau telah mengalami musibah yang merenggut nyawa keluarganya. d. Ada pelajaran berharga yang ditunjukkan oleh Lail dan Esok karena walaupun telah mengalami hidup yang berat tetapi masih tetap gigih mengejar cita-citanya. e. Karakter Wali Kota yang mengadopsi Esok menunjukkan karakter peduli sesama dan rela untuk membantu kehidupan Esok yang telah kehilangan seluruh keluarganya. f. Permasalahan yang dihadapi oleh beberapa tokoh menggambarkan ketabahan dan tidak putus asa.
Berilah tanda centang (√) pada format di bawah ini sesuai dengan jawaban kalian! No. PERNYATAAN PENILAIAN Ya Tidak 1 Saya sangat senang belajar tentang menganalisis pesan buku fiksi 2 Penjelasan materi menganalisis pesan buku fiksi pada modul ini bagi saya sangat jelas. 3. Saya memahami sistematika laporan membaca buku fiksi 4. Saya mengetahui unsur-unsur yang harus dilaporkan setelah membaca buku fiksi 5. Saya dapat menganalisis pesan-pesan yang disampaikan dalam buku fiksi yang saya baca 6. Saya dapat menyelesaikan latihan/ tugas dengan semangat . 7. Latihan soal yang diberikan sangat membantu kejelasan saya dalam memahami konsep menganalisis pesan-pesan buku fiksi 8. Bahasa yang digunakan dalam modul ini sangat komunikatif. 9. Semua kegiatan pembelajaran yang diberikan pada modul tentang menganalisis pesan-pesan buku fiksi bermanfaat untuk kehidupan saya. 10. Banyak hal baru yang saya dapatkan dari belajar menganalisis pesan-pesan buku fiksi Penilaian Diri
KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 MENYUSUN ULASAN TERHADAP PESAN SEBUAH BUKUFIKSI A. Uraian Materi Teks Ulasan 1. Pengertian ulasan Teks ulasan adalah sebuah teks yang berisi sebuah tafsiran ataupun komentar dengan tujuan untuk menilai ataupun menyampaikan kritik terhadap sebuah objek (bisa buku, drama, novel, puisi, film, atau lagu). Teks ulasan ini nantinya akan diterbitkan dan dijadikan tolak ukur bagi penikmat karya tersebut. 2. Jenis-jenis teks ulasan a. Teks ulasan informatif Teks ulasan jenis ini berisi gambaran singkat, padat, dan umum suatu karya. Resensi jenis ini tidak menyampaikan isi karya secara keseluruhan, namunhanya memaparkan bagian yang penting saja dan menekankan pada kelebihan dan kekurangan karya tersebut. b. Teks ulasan deskriptif Resensi jenis ini berisi gambaran detail pada tiap bagian suatu karya. Teks ulasan ini biasanya dilakukan pada suatu karya fiksi untuk mendapat gambaran jelas tentang manfaat, pentingnya informasi, dan kekuatan argumentatif yang dituangkan penulis pada sebuah karya. c. Teks ulasan kritis Resensi jenis ini berisi ulasan suatu karya secara terperinci dengan mengacu pada metode atau pendekatan ilmu pengetahuan tertentu. Teks ulasan ditulis secara objektif dan kritis bukan berdasar pandangan subyektif dari penulis resensi. Contoh: Resensi terhadap novel dengan menggunakan pendekatan sosiologi. 3. Ciri-ciri ulasan a. Memiliki Struktur yang Tetap Teks ulasan selalu memiliki struktur penulisan yang sama. Yakni terdiri dari bagian orientasi ulasan, tafsiran ulasan, evaluasi ulasan, dan yang terakhir adalah rangkuman keseluruhan ulasan. Struktur ini tidak boleh berubah urutannya dan menjadi salah satu ciri teks ulasan yang paling menonjol. b.Memberi informasi mengenai sebuah karya sastra Teks ulasan harus selalu memberi informasi mengenai sebuah karya. Dari mulai identitas karya dan sinopsis keseluruhan karya tersebut. Biasanya, informasi yang dikeluarkan oleh pengulas didasarkan oleh sudut pandangsubjektif yang tetap memuat fakta-fakta yang ada dalam karya atau produk tersebut. c.Memberikan pandangan atau opini Hal yang paling vital dalam sebuah teks ulasan adalah adanya pandangan atauopini pengulas terhadap objek yang diulas. Syarat pandangan atau opini ini adalah harus memakai sudut pandang subjektif tetapi tetap berpegang pada fakta yang ada di dalam karya. Opini yang dikeluarkan juga harus adil dan tidak boleh dikeluarkan berdasarkan kedekatan personal dengan si pembuat karya.
d.Dibuat untuk memberi pandangan kepada khalayak Ciri lain dari sebuah teks ulasan adalah dibuat untuk memberikan gambaran kasar kepada khalayak, apakah karya tersebut perlu dilihat atau tidak. Inilah kenapa kritik sastra atau ulasan sangat mempengaruhi eksistensi sebuah karya di pasar. Sebab, ulasan yang baik tentu akan mengundang lebih banyak orang. Sedangkan ulasan yang buruk akan membuat orang berpikir dua kali soal objek yang diulas. 4. Struktur ulasan Seperti teks jenis lain, ulasan juga memiliki struktur sebagai berikut: a. Orientasi Orientasi merupakan bagian pertama yang menjelaskan tentang gambaran umum sebuah karya baik film, drama maupun sebuah buku yang akan diulas. Bagian orientasi memberikan penjelasan kepada pembaca mengenai apa yang akan diulas. b. Tafsiran Tafsiran merupakan bagian yang berisi penjelasan detail mengenai sebuah karya yang diulas, misalnya berisi tentang bagian-bagian suatu karya, keunikan, keunggulan, kualitas, dsb. c. Evaluasi Evaluasi merupakan bagian yang berisi pandangan dari pengulas mengenai hasil karya yang diulas. Evaluasi dilakukan setelah pengulas melakukan tafsiran secara cukup terhadap hasil karya tersebut. Pada bagian evaluasi ini pengulas akan menyebutkan bagian yang bernilai atau kelebihan dari karya tersebut. Ataupun bagian yang kurang bernilai atau kekurangan dari karya tersebut. d. Rangkuman Rangkuman merupakan bagian yang berisi kesimpulan dari ulasan terhadap suatu karya. Bagian ini juga memuat komentar penulis apakah hasil karya tersebut berkualitas atau tidak untuk ditonton atau dibaca. 5. Contoh Teks Ulasan Anak-anak hebat, kalian telah menuliskan identitas buku serta pesan-pesandalam buku fiksi yang kalian baca. Sekarang pada kegiatan kedua kalian akan menyusun ulasan terhadap pesan buku fiksi yang telah kalian baca. kalian akan menyusun ulasan dengan menekankan pada pesan yang kalian temukan pada buku tersebut. Cermati contoh teks ulasan kritis berikut. Judul : Surat Kecil untuk Tuhan Nama Pengarang : Agnes Devanor Penerbit : Inandra Published, Jakarta Tebal : 232 Halaman Tahun Terbit 2008
Pesan yang terdapat pada novel Surat Kecil untuk Tuhan, antara lain; 1. Selalu berserah diri atau tawakal terhadap ketentuan yang telah Allah swt/Tuhan yang telah ditetapkan atas diri manusia. 2. Selalu memanjatkan doa untuk memohon segala sesuatu yang dibutuhkan, yang diinginkan ataupun hanya untuk menenangkan diri dari segala kesusahan. Ulasan terhadap pesan yang diperoleh dari membaca novel Surat Kecil untuk Tuhan. 1. Berserah merupakan istilah lain dari tawakal, dalam bahasa arab yang artinya bersandar. Berserah diri kepada Tuhan setelah melakukan usaha secara maksimal adalah arti dari Tawakal. Seseorang yang berusaha secara maksimal dalam menghadapi suatu keadaan, setelah itu dia menerima dengan ikhlas dan berserah diri kepada Tuhan atas apa yang akan dia dapatkan, orang seperti itu disebut bertawakal, maka ia termasuk kedalam golongan orang yang berakhlak mulia. Berserah diri merupakan salah satu bentuk iman kepada Tuhan. Berikut merupakan kutipan data yang menunjukkan tentang hal tersebut. Aku sadar kini aku mulai berserah diri kepada Tuhan untuk menjalani sisahidupku. Kutipan di atas merupakan bentuk pesan berserah diri atau tawakal Kekekepada Tuhan atas penyakit yang diberikan oleh Tuhan kepadanya. Dia berserah kepada Tuhan dengan apa yang telah dia alami dalam hidupnya. Sebelumnya dia telah berusaha untuk penyembuhan penyakitnya, dan sekarang ia serahkan semuanya kepada Tuhan, karena Keke percaya hanya kepada Tuhan ia dapat berserah setelah ia melakukan pengobatan semampu dia. Hal demikian merupakan bentuk berserah diri atau tawakal seorang manusia kepada Tuhannya. Pada dasarnya seorang individu melakukan doa untuk memohon segala sesuatu yang dibutuhkan, yang diinginkan ataupun hanya untuk menenangkan diri dari segala kesusahan, namun sebenarnya doa mempunyai fungsi dan kegunaan yang tak terhingga. Doa juga merupakan salah satu alat komunikasi manusia dengan Sang Pencipta. Dapat dikatakan bahwa setiap orang yang beragama pasti berdoa. Doa menjadibagian yang esensial dalam kehidupan manusia yang beragama akan selalu berdoa agar memperoleh keselamatan dan ketenangan. Doa merupakan peranan penting untuk kelangsungan dan perjalanan hidup manusia, untuk itu hampir disetiap perjalanan umat beragama, ia akan melakukan segala sesuatu agar ia memperoleh selamat dan sejahtera. Doa adalah permohonan kepada Tuhan. Sedangkan berdoa adalah mengucapkan doa kepada Tuhan yang disertai kerendahan hati untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan yang berada di sisi-Nya. Hal tersebut dapat dilihat pada kutipan data berikut. Kalau sudah begini aku hanya bisa berdoa semoga saja Tuhan mengabulkan permohonanku. Aku hanya bisa berdoa kepada Allah semoga yang aku khawatirkan tidak terjadi. Kutipan di atas menunjukkan bahwa tokoh aku (Keke) sangat menggantungkan dirinya kepada Sang Pencipta. Ini merupakan moral yang dapat ditiru oleh pembaca. Dia tidak pernah lupa memanjatkan doa kepada Tuhan setelah dia merasa sudah melakukan yang terbaik dalam hidupnya,karena Keke percaya bahwa apapun yang akan dia kerjakan tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa campur tangan Tuhan.
B. Rangkuman 1. Pengertian buku fiksi => buku yang menyajikan kejadian atau peristiwa tentang kehidupan berdasarkan hasil dari rekayasa imajinasi pengarang. Kejadian-kejadian tersebut bukanlah kejadian yang sebenarnya, namun hanya sebatas rekaan atau khayalan belaka 2. Ciri-ciri buku fiksi a. Menggunakan bahasa rekaan b. Bersifat konotatif c. Isi buku berupa cerita 3. Unsur-unsur intrinsic fiksi a. Tema b. Alur/plot c. Amanat d. Sudut pandang e. Latar f. Tokoh g. Gaya bahasa 4. Unsur ekstrinsik karya fiksi a. Latar belakang penulis, b. Latar belakang politik, ekonomi, dan sosial 5. Teks ulasan adalah sebuah teks yang berisi sebuah tafsiran ataupun komentar dengan tujuan untuk menilai ataupun menyampaikan kritik terhadap sebuah objek (bisa buku, drama, novel, puisi, film, atau lagu). 6. Jenis ulasan teriri atas teks ulasan informatif, teks ulasan deskriptif, dan teks ulasan kritis. 7. Ciri-ciri ulasan, antara lain; memiliki struktur yang tetap, memberi informasi mengenai sebuah karya sastra, memberikan pandangan atau opini, dibuat untuk memberi pandangan kepada khalayak. 8. Seperti teks jenis lain, ulasan juga memiliki struktur sebagai berikut: orientasi, tafsiran, evaluasi, rangkuman C. Penugasan Mandiri Anak-anak hebat, tentunya kalian sudah mencermati dan memahami seluruh materi pada kegiatan kedua di atas. Tibalah kalian akan mengerjakkan tugas agar pemahaman dan keterampilan kalian maksimal. Ikuti instruksi tugas berikut dengan seksama! 1. Siapkan hasih identifikasi identitas buku dan pesan buku fiksi yang telah Kalian kerjakan pada kegiatan kesatu. 2. Menyusun bagian-bagian penting ulasan yang akan ditulis. 3. Menyusun ulasan terhadap pesan yang kalian peroleh dalam cerita pada buku fiksi yang telah dibaca. Mengedit tulisan yang sudah kalian buat, dari segi isi, bahasa dan ejaan yang belum sesuai, sehingga menjadi tulisan yang menarik dan tepat
D. Latihan Soal Bacalah penggalan cerpen di bawah ini! Waktu Holil anak Haji Zainuri sunat, aku masih amat kecil. Di kotaku belum ada listrik. Apalagi radio dan bioskop. Hiburan satu-satunya bagi anak-anak kecil di waktu sore hari ialah menonton orang memasang lampu petromaks yang dikerek di setiap perempatan jalan dan memburu-buru gangsir atau laron bilamana musimnya tiba. (Cerpen “Sunat” oleh Jajak M.D.) 1. Nilai paling dominan yang ditunjukan dari kutipan cerpen di atas yaitu . . . . A. Nilai sosial D. Nilai pendidikan B. Nilai agama E. Nilai estetika C. Nilai moral Bacalah penggalan cerpen “Robohnya Surau Kami berikut”! “Salahkah menurut pendapatmu, kalau menyembah Tuhan di dunia?” tanya Haji Saleh. “Tidak. Kesalahan engkau karena engkau terlalu mementingkan dirimu sendiri. Kau takut masuk neraka, karena itu kau taat bersembahyang. Tapi engkau melupakan kehidupan kaummu sendiri, melupakan kehidupan anak istrimu sendiri, hingga mereka kucar-kacir selamanya. Itulah kesalahanmu yang terbesar, terlalu egoistis, padahal engkau di dunia berkaum, bersaudara, semuanya, tapi engkau tak memperdulikan mereka sedikit pun. 2. Nilai moral yang terdapat pada penggalan novel tersebut adalah . . . A. Manusia harus menghindari diri dari siksaan neraka. B. Semua manusia bersaudara jadi tidak boleh egois. C. Beribadah harus menjadi tujuan utama manusia. D. Beribadah sebuah keharusan, tetapi kehidupan keluarga jangan dilupakan. E. Anak dan istri ditinggalkan demi beribadah, itu adalah hal yang biasa. 3. Tema yang disoroti dari penggalan cerpen di atas adalah . . . . A. Tema Sosial D. Tema Jasmaniah B. Tema Ketuhanan E. Tema Organik C. Tema Egoik 4. Cermatilah penggalan novel berikut ini! Kemudian Pak Balam menutup matanya kembali, dan memandang mencari muka Wak Katok, dan ketika pandangan mereka bertaut, Pak Balam berkata kepada Wak Katok, “Akuilah dosadosamu, Wak Katok, dan sujudlah ke hadirat Tuhan, mintalah ampun kepada Tuhan Yang Maha Penyayang dan Maha Pengampun, akuilah dosa- dosamu, juga kalian, supaya kalian dapat selamat keluar dari rimba ini, terjauh dari rimba ini, terjauh dari bahaya yang dibawa harimau biarlah aku yang jadi korban . . .” (Harimau-Harimau, Muchtar Lubis) Amanat yang terkandung dalam kutipan novel tersebut adalah . . . . A. Bertaubatlah dan minta ampunan atas dosa yang diperbuat agar hidup selamat B. Semangtlah dalam menjalani hidup meski banyak cobaan yang silih-berganti C. Bersabarlah dalam menghadapi beraneka macam cobaan dalam hidup D. Saling mengingatkan antarteman apabila melakukan sebuah kesalahan E. Saling menghormati privasi orang lain yang memiliki perbedaan pandangan
Resensi novel A Resensi Novel B Terlepas dari itu semua, novel Hujan karya Tere Liye ini sangatlayak untuk dibaca oleh semua jenis umur, baik remaja, dewasa maupun orang tua, serta dapat dibaca oleh semua lapisan masyarakat. Selain penggunaan bahasa yang mudah dipahami, novel ini juga mengandung nilai-nilai yang mampu memberikan banyakpelajaran berharga bagi pembacanya. Dalam novel Perahu kertas ini, penggambaran cerita banyak menggunakan setting tempat sehingga sangat berisiko pembaca akan menjadi bingung dalam memahami latar tempat cerita tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan pemahaman dankonsentrasi tinggi untuk para pembacanya. Pada beberapa bagian cerita, terhadap cerita yang monoton sehingga timbul kesan kurang menarik dan membosankan bagi pembaca. 5. Perbedaan yang terdapat pada kedua ulasan kutipan resensi novel di atas adalah . . . A. Resensi novel A mengulas tentang kelebihan novel, sedangkan resensi novel B mengulas tentang kekurangan novel. B. Resensi novel A mengulas tentang gaya bercerita yang mudah dipahami,sedangkan novel B mengulas tentang gaya bahasa dalam penulisan novel. C. Resensi novel A mengulas tentang jalinan alur yang mudah dipahami, sedangkannovel B mengulas jalian alur yang sulit di pahami. D. Resensi pada novel A hanya menggunakan satu setting, sedangkan resensi dalamnovel B mengungkapkan banyaknya setting yang digunakan dalam novel. E. Resensi novel A mengulas tentang berbagai kelebihan novel, sedangkan resensinovel B mengulas tentang penggunaan ragam bahasa yang mudah dipahami 6.Kunci Jawaban dan Pembahasan No. Kunci Jawaban Pembahasan 1. A Nilai yang dominan pada kutipan cerpen tersebut adalah nilai sosial. Nilai sosial merupakan nilai karya sastra yang dikaitkan dengan perilaku masyarakat dan hubungan sosial antar manusia atau antarindividu dalam kehidupan bermasyarakat.Jadi jawaban yang sesuai A, pada kutipan tersebut tergambar perilaku anak-anak ketika sore hari ketika daerah tersebut belum teraliri listrik, hiburan anakanak di masyarakat tersebut melihat orang dewasa menyalakan lampu petromak. 2. D Nilai moral merupakan nilai –nilai yang mengacu pada baik buruknya tindakan manusia. Hal ini dapat dilihat dari seluruh aspek kehidupan manusia secara konkret yang teraktualisasi melalui tutur kata dan perbuatan yang dilakukan secara sadar atau mengerti lebih dulu tanpa paksaan atau tekanan dari orang lain. Nilai moral yang tampak pada kutipan teks cerita pendek tersebut adalah D yakni keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan batiniah ibadah dan tanggung jawab terhadap keluarga. Cerpen tersebut menyiratkan pesan melalui tokoh ciptaannya untuk tidak melalaikan tugasnya kepada keluarga
3. C Tema adalah gagasan , ide pokok, maupun pokok persoalan yang digunakan sebagai landasan/dasar cerita. Menurut Sipley tema dibedakan menjadi lima jenis, yaitu tema jasmaniah, sosial, ketuhanan, organik, dan egoik. Tema jasmaniah merupakan tema yang berhubungan atau fokus pada masalah dan konsisi fisik manusia. Tema Perasaan cinta termasuk dalam tema ini. Tema sosial merupakan tema yang berkaitan erat dengan berbagai hal yangberbau urusan sosial, kehidupan masyarakat, interaksi manusia dengan lingkungan sekitar, dan permasalahn sosial lainnya. Tema ketuhanan merupakan tema yang berkaitan erat dengan kekuasaan Tuhan yang tampak dalam setiap aktivitas manusia. Hal-hal yang bersifat magis masuk dalam tema ini. Tema organik merupakan tema yang mencakup berbagai macam hal yang berhubungan erat dengan moral dasar manusia seperti hubungan antar pria dan wanita, nasihat, dll. Sedangkan tema egoik merupakan tema yang berkaitan dengan sifat ego manusia dalam tema ini pengarang cenderung menampilkan keserahan dan ketamakan manusia. Jadi berdasarkan teori tersebut tema kutipan cerita tersebut dapat disimpulkan termasuk tema egoik, yang tampak padakeegoisan tokoh utama sehingga dia tidak memedulikan keluarganya. Jadi jawab yang tepat C 4. A Amanat merupakan pesan –pesan moral yang dapat diteladanioleh pembaca biasanya bersifat implisit atau tersembunyi, tetapi dapat diketahui dari jalan ceritanya. Pesan moral yang terdapat dalam kutipan novel tersebut terdapat pada pernyataan A yakni bertaubatlah dan minta ampunan atas dosa yang diperbuat agar hidup selamat. 5. A Kutipan resensi bagian A membahas aspek keunggulan ceritadari aspek keterbacaan, gaya bahasa, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Berbeda halnya dengan resensi bagian B membahsa dari aspek kekurangan dari latar tempatdan alur cerita yang pada beberapa bagian monoton. Jadi, cukup jelas jawaban A Berilah tanda centang (√) pada format di bawah ini sesuai dengan jawaban kalian! No. PERNYATAAN PENILAIAN Ya Tidak 1 Saya sangat senang belajar tentang mengulas karya fiksi 2 Penjelasan materi mengulas karya fiksi pada modul Inibagi saya sangat jelas. 3. Saya memahami tentang isi dan struktur teks ulasan 4. Saya mampu menganalisis isi dalam teks ulasan Penilaian Diri
5. Saya mampu menganalisis struktur dalam teks ulasan 6. Saya dapat menyelesaikan latihan/ tugas dengansemangat . 7. Latihan soal yang diberikan sangat membantu kejelasan saya dalam memahami isi dan struktur teks ulasan 8. Bahasa yang digunakan dalam modul ini sangatkomunikatif. 9. Semua kegiatan pembelajaran yang diberikan padamodul sangat bermanfaat bagi kehidupan saya. 10. Banyak hal baru yang saya dapatkan dari belajar isi dan struktur teks ulasan Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang Kalian anggap benar! 1. Kami adalah geng yang selalu bersama, susah atau senang. Duka atau tangis. Apapun kami lakukan bersama. Banyak hal yang nyaris tidak pernah kami lakukantanpa bersama. Karena kami adalah kelompok paling ngetop dan menghebohkandi sekolah kami. Tak kalah dari geng apapun. Karena kami punya motto biar kecil tapi cabe rawit. Biar masih SMP tapi kelakuan SMU hehe. (Surat Kecil untuk Tuhan – Ages D) Amanat yang terkandung dalam penggalan fiksi di atas adalah…. A. Hendaknya kita selalu setia kawan. B. Hendaknya kita selalu bersama-sama. C. Hendaknya kita selalu berkelompok D. Hendaknya kita selalumempunyai motto. E. Hendaknya kita punya kelakuan yang lebih maju. 2. Hari indah dan harapan yang Aku nanti akhirnya telah datang. Doaku selama ini telah didengarkan oleh Tuhan. Kesabaran dan keihklasan Aku menerima semua cobaan ini telah terbayar dengan kesembuhan. Kini, Aku bisa melakukan apapun untuk hidupku yang telah hilang. Aku ingin membalas segala rasa sedih yang kualami dengan keceriaan. (Surat Kecil untuk Tuhan – Ages D) Nilai yang terkandung pada penggalan fiksi di atas adalah …. A. nilai sosial B. nilai moral C. nilai ekonomi D. nilai budayah E. nilai religius 3. Walau akhirnya ia tahu ia terserang kanker ganas, ia pasrah dan tidak marah pada siapapun yang merahasiakan penyakit maut itu padanya. Ia memberikan senyum kepada siapapun dan menunjukkan perjuangannya bahwa dengan kanker diwajahnya ia masih mampu berprestasi dan hidup normal di bangku sekolah. Tuhan menunjukkan kebesaran hati dengan memberikan nafas panjang padanya untuk lepas dari kanker itu sesaat. (Surat Kecil untuk Tuhan – Ages D) EVALUASI
Kalimat refleksi yang sesuai dengan penggalan kutipan fiksi di atas adalah … A. Aku sangat mengerti betapa kesedihan yang dialami tokoh itu. B. Selama ini aku kurang bersyukur, ternyata ada yang mempunyai beban lebihberat dariku. C. Semua yang dialami oleh manusi merupakan tanggung jawab masing-masing. D. Semoga tokoh tersebut dapat melaluihari-hariny dengan tetap bersyukur, tabah dan tetap semangat. E. Semoga Tuhan memberikan kemudahan dan kesabaran kepada tokoh penderita kanker pada cerita itu. 4. Pesawat Garuda jurusan Jakarta-Tokyo itu mendarat di Bandara Narita, pukul 11.00 waktu Tokyo. Akira menghirup napas dalam. Dirasakannya kesejukan udara tanah kelahirannya merasuk hingga ke tulang sumsum. Ia tersenyum tipissebelum akhirnya melangkah perlahan menuruni tangga pesawat (Novel Akira, Muslim Watashi Wa, Helvy Tiana Rosa). Cuplikan novel tersebut menonjolkan unsur …. A. Penokohan B. Seting waktu C. Latar tempat D. Suasana perasaan tokoh E. Kebahasaan 5. Buku yang berisi kisahan atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atauimajinasi pengarang. Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari.... A. Buku paket B. buku fiksi C. buku nonfiksi D. buku pengayaan E. buku literatur 6. Cernmati kutipan cerpen berikut! Sehabis menggendong Tamara punggungku rasanya ingin copot. Bener juga kata Tamara badannya berat. Tapi, tidak apalah dari pada sahabat aku Tamara gak pulang ke rumah. Nilai yang terkandung Dari kutipan cerpen tersebut adalah.... A. nilai pendidikan B. nilaibudaya C. nilai sosial D. nilai agama E. nilai ekonomi 7. Setiap pembaca diberi kebebasan untuk menikmati setiap karya, baik buku fiksimaupun nonfiksi yang disesuaikan dengan.... A. hobi dan ketubutuhan B. kebutuhan C. hobi D. peluang E. kesempatan dan peluang
8. Berikut merupakan kalimat yang mengungkapkan kalimat yang mengungkapkan kelemahan buku…. A. Buku ini sangat menarik, banyak sekali gambar-gambar yang menarik. Cerita yang disampaikan mudah untuk dimengerti. B. Penulis sangat enjoy menggunakan kata-kata yang digunakan dalam membuat novel sehingga memberi kesan tidak menggurui C. Kemunculan buku ini telah memperkaya pengetahuan bisnis khususnya untuk para pembisnis. D. Kekuatan novel ini tidak hanya dari covernya saja yang menarik, isi perlembar dari novel ini pun sangat menarik sehingga orang yang membacanya tidak mudah bosan E. Sayang sekali banyak sekali kata-kata yang sulit sehingga para pembaca sulit mengartikan kata. 9. Tuti dan Maria dua kakak beradik. Keduanya putri R. Wiraatmojo, mantan wedana di daerah banten. Meskipun Tuti dan Maria bersaudara, sifat mereka sangat berbeda. Tuti seorang pendiam. Ia selalu berhati-hati dalam bertindak. Ia lebih banyak menggunakan akal dan pikiran daripada perasaan. Sebaliknya, Maria gadisyang lincah dan periang mudah tertawa tapi juga mudah murung. Gadis itu lebih banyak menurutkan perasaannya. Sifat kedua kakak beradik yang berlainan menyebabkan keduanya sering tidak sependapat. (Layar Terkembang, STA) Unsur intrinsik yang paling dominan pada penggalan novel di atas adalah . . . A. alur B. setting tempat C. gaya bercerita D. penokohan E. sudut pandang 10. Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkahlaku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgamlenggok orang Belanda. Amanat dalam penggalan cerpen tersebut adalah: A. Jangan cepat menyerah pada keadaan bagaimanapun juga. B. Jangan membuang waktu selagi masih ada waktu. C. Sebaiknya kita menyesuaikan diri dengan keadaan. D. Jangan lupa diri bila menguasai bahasa orang. E. Jangan mudah dipengaruhi oleh orang lain. Kunci Jawaban: No. Kunci Jawaban 1 A 2 E 3 B 4 D 5 B 6 C 7 A 8 E 9 D 10 D
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Nama Madrasah : MA YPPI Bulukumba Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia KD : 3.12 dan 4.12 Kelas/semester : XI/Genap Pertemuan : ke-1 s.d. ke-4 Materi : Proposal Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.12 Mengidentifikasi informasi penting yang ada dalam proposal kegiatan atau penelitian yang dibaca 3.12.1 Mengidentifiksi informasi dalam teks proposal 3.12.2 Mengidentifiksi unsur-unsur dalam teks proposal 3.12.3 Mengidentifiksi isi tiap-tiap unsur proposal. 4.12 Melengkapi informasi dalam proposal secara lisan supaya lebih efektif 4.12.1 Menyunting proposal yang dibaca dengan cara melengkapi informasi yang kurang lengkap. 4.12.2 Mempresentasikan hasil kerja dalam diskusi kelas. A. Tujuan Pembelajaran B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi E. Melalui pembelajaran tatap muka, peseta didik diharapkan mampu: 1. Mengidentifiksi informasi dalam teks proposal 2. Mengidentifiksi unsur-unsur dalam teks proposal 3. Mengidentifiksi isi tiap-tiap unsur proposal. 4. Menyunting proposal yang dibaca dengan cara melengkapi informasi yang kurang lengkap. 5. Mempresentasikan hasil kerja dalam diskusi kelas. C. Materi Pembelajaran E. F. Media, Alat/Bahan, dan Sumber Belajar 1. Materi Esensial a. Pengertian proposal b. Fungsi proposal c. Jenis-jenis proposal d. Unsur-unsur proposal e. Menyunting proposal 2. Materi Remedial Menyunting proposal 3. Materi Pengayaan a. Pengertian proposal b. Fungsi proposal c. Jenis-jenis proposal d. Unsur-unsur proposal
Pertemuan ke-1 Kegiatan Deskripsi Kegiatan Pendahuluan Peserta didik memberi salam dan berdoa. Guru mengecek kehadiran peserta didik Guru mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan Guru menyampaiakn bentuk penilaian sikap dan pengetahuan. Kegiatan Inti Kegiatan Literasi Mengamati : Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, dan membaca bahan bacaan terkait materi tentang teks proposal Guru menjelaskan materi pembelajaran tentang teks proposal Menanya : Siswa bertanya jawab dan berdiskusi tentang teks proposal Berpikir Kritis Mencoba : Guru memberikan kesempatan terhadap peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin teks proposal hal yang belum dipahami Guru memberikan beberapa pertanyaaan tentang hal-hal yang berkaitan dengan teks proposal Jelaskan pengertian proposal! F. Langkah-Langkah Pembelajaran 1. Media : Visual, lembar kerja siswa, dan LCD proyektor 2. Alat/Bahan : Spidol, papan tulis, laptop, dan infocus 3. Sumber belajar : Kosasih, Engkos. 2018. Cerdas Berbahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga. Rosidi, Imran, dkk. 2012. Bahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas XI. Sidoarjo: Masmedia. Suyono. 2007. Cerdas Berpikir Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Ganeca Exact. Buku referensi yang relevan Internet D. Metode Pembelajaran d 1. Pendekatan : Scientific learning 2. Model Pembelajaran : Discovery Learning 3. Metode Pembelajaran : Ceramah, tanya jawab, diskusi , dan penugasan E. Media, Alat/Bahan, dan Sumber Belajar
Jelaskan fungsi proposal! Tuliskan jenis-jenis proposal! Jelaskan unsur-unsur proposal! Jelaskan kaidah kebahasaan proposal! Tuliskan informasi-informasi yang teerdapat dalam teks proposal yang telah Anda baca! Kerja Sama Menalar : Peserta didik mendiskusikan tentang pengertian proposal, fungsi, jenisjenis, unsur-unsur, kaidah kebahasaan proposal, dan informasi-informasi yang terdapat dalam teks proposal yang telah baca Peserta didik mengumpulkan informasi tentang pengertian proposal, fungsi, jenis-jenis, unsur-unsur, kaidah kebahasaan proposal, dan informasi-informasi yang terdapat dalam teks proposal yang telah baca Peserta didik menyajikan hasil pekerjaannya Peserta didik saling memberikan catatan saran dan tanggapan terhadap pekerjaan teman Komunikasi Menyajikan/mengomunikasikan Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan Kreativitas Menyajikan/mengomunikasikan Guru bersama peserta didik mengevakuasi dan menyimpulkan materi tentang teks proposal Peserta didik diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami tentang teks proposal Penutup Guru bersama peserta didik melakukan refleksi tentang kegiatan pembelajaran dengan memberikan pertanyaan sebagai berikut: Bagaimana kesan pembelajaran hari ini? Apa manfaat pembelajaran hari ini? Guru memberikan penilaian Guru mnginformasikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya Guru memberikan penguatan dan motivasi kepada peserta didik untuk tetap semangat belajar Guru mengajak peserta didik untuk berdoa Pertemuan ke-2 Kegiatan Deskripsi Kegiatan Pendahuluan Peserta didik memberi salam, dan berdoa. Guru mengecek kehadiran peserta didik Guru mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan Guru menyampaiakn bentuk penilaian sikap dan pengetahuan. Kegiatan Inti Kegiatan Literasi Mengamati : Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, dan membaca bahan bacaan terkait materi tentang teks proposal Guru menjelaskan materi pembelajaran tentang teks proposal Menanya : Siswa bertanya jawab dan berdiskusi tentang teks proposal Berpikir Kritis Mencoba : Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami
Guru memberikan beberapa pertanyaaan tentang hal-hal yang berkaitan dengan informasi yang terdapat dalam teks proposal Tuliskan unsur-unsur dalam teks proposal berdasarkan teks proposal yang telah Anda baca! Kerja Sama Menalar : Peserta didik mendiskusikan tentang unsur-unsur dalam teks proposal yang telah dibaca Peserta didik mengumpulkan informasi tentang unsur-unsur dalam teks proposal yang telah dibaca Peserta didik menyajikan hasil pekerjaannya Peserta didik saling memberikan catatan saran dan tanggapan terhadap pekerjaan teman Komunikasi Menyajikan/mengomunikasikan Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan Kreativitas Menyajikan/mengomunikasikan Guru bersama peserta didik mengevakuasi dan menyimpulkan materi tentang unsur-unsur dalam teks proposal Peserta didik diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami tentang unsur-unsur dalam teks proposal Penutup Guru bersama peserta didik melakukan refleksi tentang kegiatan pembelajaran dengan memberikan pertanyaan sebagai berikut: Bagaimana kesan pembelajaran hari ini? Apa manfaat pembelajaran hari ini? Guru memberikan penilaian Guru mnginformasikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya Guru memberikan penguatan dan motivasi kepada peserta didik untuk tetap semangat belajar Guru mengajak peserta didik untuk berdoa Pertemuan ke-3 Kegiatan Deskripsi Kegiatan Pendahuluan Peserta didik memberi salam, dan berdoa. Guru mengecek kehadiran peserta didik Guru mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan Guru menyampaiakn bentuk penilaian sikap dan pengetahuan Kegiatan Inti Kegiatan Literasi Mengamati : Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, dan membaca bahan bacaan terkait materi tentang teks proposal Guru menjelaskan materi pembelajaran tentang teks proposal Menanya : Siswa bertanya jawab dan berdiskusi tentang teks proposal Berpikir Kritis Mencoba : Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami
Guru memberikan beberapa pertanyaaan tentang hal-hal yang berkaitan dengan informasi yang terdapat dalam teks proposal Identifikasilah isi tiap-tiap unsur teks proposal yang telah Anda baca! Kerja Sama Menalar : Peserta didik mendiskusikan tentang isi tiap-tiap unsur teks proposal yang telah dibaca Peserta didik mengumpulkan informasi tentang isi tiap-tiap unsur teks proposal yang telah dibaca Peserta didik menyajikan hasil pekerjaannya Peserta didik saling memberikan catatan saran dan tanggapan terhadap pekerjaan teman Komunikasi Menyajikan/mengomunikasikan Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan Kreativitas Menyajikan/mengomunikasikan Guru bersama peserta didik mengevakuasi dan menyimpulkan materi tentang isi tiap-tiap unsur teks proposal Peserta didik diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami tentang isi tiap-tiap unsur teks proposal Penutup Guru bersama peserta didik melakukan refleksi tentang kegiatan pembelajaran dengan memberikan pertanyaan sebagai berikut: Bagaimana kesan pembelajaran hari ini? Apa manfaat pembelajaran hari ini? Guru memberikan penilaian Guru mnginformasikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya Guru memberikan penguatan dan motivasi kepada peserta didik untuk tetap semangat belajar Guru mengajak peserta didik untuk berdoa Pertemuan ke-4 Kegiatan Deskripsi Kegiatan Pendahuluan Peserta didik memberi salam, dan berdoa. Guru mengecek kehadiran peserta didik Guru mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan Guru menyampaiakn bentuk penilaian sikap dan pengetahuan Kegiatan Inti Kegiatan Literasi Mengamati : Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, dan membaca bahan bacaan terkait materi tentang teks proposal Guru menjelaskan materi pembelajaran tentang teks proposal Menanya : Siswa bertanya jawab dan berdiskusi tentang teks proposal Berpikir Kritis Mencoba : Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami Guru memberikan beberapa pertanyaaan tentang hal-hal yang berkaitan dengan informasi yang terdapat dalam teks proposal
Suntinglah proposal yang telah Anda baca dengan cara melengkapi informasi yang kurang lengkap! Presentasikanlah hasil kerja dalam diskusi kelas! Kerja Sama Menalar : Peserta didik mendiskusikan tentang informasi-informasi teks proposal yang kurang lengkap Peserta didik mengumpulkan informasi tentang informasi-informasi teks proposal yang kurang lengkap Peserta didik menyajikan hasil pekerjaannya Peserta didik saling memberikan catatan saran dan tanggapan terhadap pekerjaan teman Komunikasi Menyajikan/mengomunikasikan Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan Kreativitas Menyajikan/mengomunikasikan Guru bersama peserta didik mengevakuasi dan menyimpulkan materi tentang informasi-informasi teks proposal yang kurang lengkap Peserta didik diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami tentang isi tiap-tiap unsur teks proposal Penutup Guru bersama peserta didik melakukan refleksi tentang kegiatan pembelajaran dengan memberikan pertanyaan sebagai berikut: Bagaimana kesan pembelajaran hari ini? Apa manfaat pembelajaran hari ini? Guru memberikan penilaian Guru mnginformasikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya Guru memberikan penguatan dan motivasi kepada peserta didik untuk tetap semangat belajar Guru mengajak peserta didik untuk berdoa 1. Penilaian a. Sikap : Obseravasi saat pembelajaran tentang keaktifan,partisipasi, kerja sama, kemandirian, dan komunikatif b. Pengetahuan : Tes uraian dan penugasan tentang mengidentifikasi informasi penting yang ada dalam proposal kegiatan atau penelitian d. Keterampilan : Proyek berupa menyunting teks proposal yang belum lengkap G. Penilaian Hasil Pembelajaran
Bulukumba, 04 Januari 2023 Mengetahui, Kepala MA YPPI Bulukumba Guru Mata Pelajaran Ashadi Cahyadi, S.Pd., M.Pd. Musdalifa, S.Pd., M.Pd. Nip. 198101102007101001 2. Penilaian e. Sikap : Obseravasi saat pembelajaran tentang keaktifan,partisipasi, kerja sama, kemandirian, dan komunikatif f. Pengetahuan : Tes uraian dan penugasan tentang ulasan buku fiksi g. Keterampilan : Produk berupa karya peserta didik yang dinilai berdasarkan kriteria berikut. No. Aspek yang Dinilai Skor Maksimum 1. Peserta didik mengidentifikasi teks prosedur (isi, pernyataan umum dan langkah-langkah/ tahapan yang disampaikan dalam teks prosedur) secara tertulis dengan sangat lengkap dan benar 91 - 100 2. Peserta didik mengidentifikasi teks prosedur (isi, pernyataan umum dan langkah-langkah/ tahapan yang disampaikan dalam teks prosedur) secara tertulis dengan lengkap dan benar 79 - 90 3. Peserta didik mengidentifikasi teks prosedur (isi, pernyataan umum dan langkah-langkah/ tahapan yang disampaikan dalam teks prosedur) secara tertulis dengan cukup lengkap dan benar 67 - 78 4. Peserta didik mengidentifikasi teks prosedur (isi, pernyataan umum dan langkah-langkah/ tahapan yang disampaikan dalam teks prosedur) secara tertulis dengan kurang lengkap dan benar ≤ 66 No. Aspek yang Dinilai Skor Maksimum 1. Peserta didik menyunting teks proposal yang telah dibaca secara tertulis dengan sangat lengkap dan benar. 89 - 100 2. Peserta didik menyunting teks proposal yang telah dibaca secara tertulis dengan lengkap dan benar. 77 - 88 3. Peserta didik menyunting teks proposal yang dibaca dibaca secara tertulis dengan cukup lengkap dan benar. 65 - 76 4. Peserta didik menyunting teks proposal yang dibaca dibaca secara tertulis dengan kurang lengkap dan benar. ≤ 64 2. Instrumen Penilaian (terlampir) a. Pertemuan pertama b. Pertemuan kedua c. Pertemuan ketiga d. Pertemuan keempat 3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan a. Remedial Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan. b. Pengayaan 1) Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). 2) Guru memberikan soal pengayaan sesuai dengan materi pembelajaran.
KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 Bagian-Bagian ProposalKegiatan/Penelitian A. Uraian Materi Sebagaimana kalian tahu bahwa proposal merupakan suatu rancangan yang dibuat secara sistematis dan terperinci untuk kegiatan yang akan diselenggarakan. Tujuan dari pembuatan proposal kegiatan yaitu agar bisa mendapatkan persetujuan dari pihak yang berkepentingan terhadap acara untuk diajak bekerja sama melancarkan kegiatan tersebut. Selain itu, pengajuan proposal juga dapat digunakan sebagai pengajuan permohonan dana bantuan yang nantinya pihak terkait akan bekerja sama dengan penyelenggara kegiatan dengan memberikan bantuan dana. Pada pembahasan modul ini, kalian akan mempelajari bagian-bagian penting dalam proposal. Untuk menunjang pemahamanmu, perhatikanlah contoh proposal berikut ini. PROPOSAL PELAKSANAAN PENTAS SENI (PENSI) DALAM RANGKA PERPISAHANSISWA-SISWI KELAS XII SMAN 48 JAKARTA I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Seni adalah salah satu kreativitas yang patutnya kita kembangkan semakin besar, dan salah satu cara pengembangannya melalui Pentas Seni. OSIS SMAN 48 Jakarta akan mengadakan pentas drama bagi siswa di setiap kelasnya. Pentas drama tersebut dilakukan untuk meningkatkan apreasiasi siswa dalam dunia peran dan melatih rasa percaya diri yang hingga saat ini masih sangat kurang. Selain itu, dance modern juga mampu mengembangkan kreativitas siswa dalam haltarian. Dan adapula kontes band maupun penyanyi yang akan menambah kesan semangat dalam suasana. Pentas Seni ini pula diadakan untuk menghibur siswa yang sebentar lagi akan siap menjalani ujian. Selain itu, Pentas Seni ini juga dapat menjadi hiburan dalam rangka Perpisahan SiswaSiswi kelas XII. Untuk itulah, OSIS merasa perlu untuk mengadakan acara ini dengan tema “Bintang Panggung Sehari”. B. Tujuan Kegiatan Adapun tujuan kegiatan dilaksanakannya acara ini adalah : 1. Mempererat tali silaturahmi antar sesama siswa dan siswiSMA Negeri 48 Jakarta 2. Memupuk semangat untuk bekerja sama dalam satu tujuan. 3. Meningkatkan kreatifitas siswa dalam bidang seni 4. Sebagaisarana hiburan bagi siswa.
II. ISI PROPOSAL A. Tema Dalam kegiatan kali ini tema yang akan kami angkat adalah “Jadi Artis Sehari’ yang memberikan kesempatan bagi siswa untuk merasakan bagaimana rasanya bermain dalam dunia peran. B. Macam-macam Kegiatan Adapun kegiatan yang akan kami laksanakan yaitu : 1. Pentas Drama 2. Modern Dance 3. Band C. Peserta Peserta kali ini yang dapat mengikuti Pentas Seni adalah perwakilan masing- masing siswa kelas X dari tiap kelas SMAN 48 Jakarta. D. Peralatan yang Dibutuhkan 1. Panggung 2. Mikrofon 3. Speaker/pengeras suara 4. Kostum 5. Atribut 6. Spanduk E. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Adapun waktu dan tempat pelaksanaan Pentas Seni ini adalah : 1 . Pentas Drama : Tanggal Waktu Tempat Modern dance :Tanggal Waktu TempatBand Tanggal Waktu Tempat : Minggu, 23 September 2020 : Pukul 16.00 WIB –18.30 2 . : Minggu, 23 September 2020 : Pukul 19.00. WIB – 20.35 WIB : Gedung JSN 45 3 . : Minggu, 23 September 2020 : Pukul 20.55 WIB – 21.35 WIB III. SUSUNAN ACARA 1. 14.00-14.20 : Kumpul siswa di Gedung JSN 45. Koodinator : Aswar Amrul 2. 14.25-14.55 : Pembukaan di Panggung PENSI. Koordinator : Elmayulianti 3. 15.00-16.00 : Sambutan oleh Ketua Panitia, Ketua OSIS, Kepala Sekolah diPanggung Pensi. Koordinator : Elfyrah 4. 16.00-19.45 : Acara Kegiatan Pentas, Drama Modern, Dance BandKordinator : Jongwoon 5. 19.50-20.00 : Istirahat di Aula. Koordinator : Anggota 6. 20.00-sd Selesai : Penutup. Kordinator : Elmayulianti .
IV. SUSUNAN KEPANITIAN Pelindung : Drs. Ridwan M.Pd. (Kepala Sekolah) Pengarah : Surisman S.Pd. Penanggung Jawab : Muhammad Ardhan Akil (Ketua OSIS) Ketua Panitia : Sri Elfirah Munawar Sekretaris : Ria Puspita Sari Bendahara : Ihfa Khaerawaty Gau Seksi acara : Musdalifah Eka Pratiwi Seksi Dana Usaha : Khaera Tunnisa Seksi Humas : Eriska Amsari Seksi Keamanan : Heriyanto Seksi Dokumentasi : Mirnawati A Seksi Peralatan : Diliana Eka Astuti V. ANGGARAN DANA Dalam kegiatan Pensi kali ini, ada beberapa anggaran dana yang didapat maupun yang dikeluarkan agar pensi ini berjalan dengan baik. Kegiatan ini diperoleh dari dana: 1. Dana kas sekolah : Rp. 300.000,- 2. Dana partisipasi siswa : Rp. 1.000.000,- 3. Dana sponsor AXIS : Rp. 3.500.000,- 4. Dana Sponsor AS : Rp. 5.000.000,- 5. Dana pastisipasi guru : Rp. 500.000,-6. Total : Rp. 10.300.000,- Biaya pengeluaran: 1. Sewa Tempat : Rp. 3.000.000,- 2. Penyewaan Panggung : Rp. 2.500.000,,- 3. Penyewaan Alat Musik : Rp. 1.000.000,- 4. Biaya Penataan Panggung : Rp. 200.000,-5. Konsumsi : Rp. 500.000,- 6. Spanduk : Rp. 300.000,- 7. Lain – Lain : Rp. 250.000,- 8. Total : Rp. 7.750.000,- VI. PENUTUP Demikian proposal ini kami buat. Kami mengharapkan dukungan dan partisipasi dari sekolah. Semoga acara ini dapat terlaksana sebagaimana yang kita harapkan. Berdasarkan contoh tersebut dapat dirumuskan bahwa yang dimaksud dengan proposal adalah teks yang berupa permintaan kepada seseorang atau suatu lembaga untuk melakukan suatu kegiatan (penelitian). Adapun ciri-ciri dari proposal sebagaimana yang kalian lihat dari contoh di atas adalah : 1. Proposal dibuat sebagai rencana kerja dari kegiatan yang akan dilakukan. 2. Sebagai pemberitahuan pertama suatu kegiatan. 3. Berisikan latar belakang dan tujuan-tujuan kegiatan. 4. Proposal itu berupa lembaran-lembaran pemberitahuan yang telah dijilid. Selanjutnya, kita akan mempelajari struktur penulisan proposal. Dalam beberapaaspek, proposal penelitian memiliki beberapa perbedaan dengan proposal kegiatan kemasyarakatan. Namun, secara umum berikut bagian-bagian atau unsur-unsur yang sebaiknya ada di dalam proposal.
1. Latar Belakang Dalam bagian ini dikemukakan tentang kejadian, keadaan, atau hal yang melatarbelakangi pentingnya dilaksanakan suatu penelitian. Apabila kegiatan yang diusulkan itu berupa kegiatan kesehatan penduduk desa, yang kita kemukakan dalam latar belakang adalah tentang berjangkitnya penyakit menular dan sebagainya. 2. Masalah dan Tujuan Secara rinci dan spesifik kita perlu menyebutkan masalah dan tujuan-tujuan kegiatan. Rumuskanlah tujuan-tujuan itu dengan rasional dan persuasif sehingga yang membacanya tertarik pada tujuan-tujuan tersebut. 3. Ruang Lingkup Kegiatan Kegiatan yang diusulkan harus dijelaskan batas-batasnya. Membatasi ruang lingkup persoalan kegiatan, sekurang-kurangnya memberikan dua manfaat. Dapat lebih terlihat oleh pengusul duduk persoalan dari kegiatan yang akan dilakukannya. 4. Kerangka Teoretis danHipotesis Dalam hal ini dikemukakan telaah terhadap teori atau hasil-hasil penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan masalah yang dirumuskan. Telaah itu bisa berupa perbandingan, pengontrasan, dan peletakan teori-teori itu pada masalah yang akan diteliti. Teori-teori itu merupakan dasar argumentasi bagi pengusul dalam meneliti persoalan- persoalannya sehingga diperoleh jawaban yang dapat diandalkan. 5. Metode Pada bagian ini, dikemukakan metode kegiatan yang akan dilaksanakan, termasuk teknikteknik pengumpulan data. Dalam hubungan ini dapat disebutkan metode historis, deskriptif, ataupun eksperimental. Sementara itu, dalam hal teknik pengumpulan data dapat disebutkan teknik angket (kuesioner), wawancara, observasi, studi pustaka, atau tes. Dalam bagian ini harus juga dikemukakan rencana pengolahan data yang diperlukan. 6. Pelaksana Kegiatan Salah satu faktor yang turut diperhitungkan oleh penerima proposal adalah susunan personalia dari badan yang menyampaikan proposal tersebut. Sebab itu, tuliskanlah personalia yang dapat diandalkan untuk mengerjakan pekerjaan yang diusulkan itu. Bila perlu daftar personalia atau pelaksana kegiatan tersebut dilengkapi dengan pendidikan dan keahlian mereka. 7. Fasilitas Untuk mengerjakan suatu pekerjaan diperlukan pula fasilitas- fasilitas tertentu. Di pihak lain, fasilitas-fasilitas yang ada itu akan lebih menekankan biaya sehingga kalkulasi biaya yang disodorkan akan menjadi lebih murah daripada kalau harus menyewa dari pihak-pihak lain. 8. Keuntungan dan Kerugian Tentu lebih meyakinkan lagi jika dikemukakan juga keuntungan-keuntungan yang akan diperoleh dari pekerjaan itu. Hal ini bukan sesuatu yang berlebihan, tetapi untuk meyakinkan penerima usul bahwa biaya yang akan dikeluarkan tidak akan sia-sia dengan yang akan diperoleh. Akan lebih simpatik lagi apabila pengusul menyampaikan juga kerugian atau hambatan-hambatan yang akan dihadapi kelak. 9. Pembiayaan Biaya merupakan salah satu topik yang juga sangat diperhatikan penerima usul. Namun, bagi badan penerima usul yang baik reputasinya, kualitas pekerjaan merupakan hal yang lebih diutamakan. Bagaimanapun juga, perincian biaya harus benar-benar digarap dalam proposal ini sehingga dapat meyakinkan penerima usul. Yang lebih diinginkan agar semua pos pembiayaan diberikan perincian tersendiri. Perincian itu dapat dibagi untuk upah, alat perlengkapan, belanja barang, biaya umum, dan sebagainya.
B. Rangkuman 1. Proposal merupakan suatu rancangan yang dibuat secara sistematis dan terperinci. 2. Tujuan pembuatan proposal kegiatan yaitu agar bisa mendapatkan persetujuan dari pihak yang berkepentingan terhadap acara untuk diajak bekerjasama melancarkan kegiatan tersebut. 3. Bagian-bagian proposal : latar belakang, maksud dan tujuan, ruag lingkup kegiatan, kerangka teoritis, metode, pelaksanaan kegiatan, fasilitas, keuntungan dan kerugian, dan pembiayaan. Isilah tabel berikut dengan memberikan tanda centang (√)! Pernyataaan Judul Proposal Latar Belakang Tujuan Kegiatan Waktu dan Tempat Pelaksanaan Penutup Sebagai pemuda dan pemudi Indonesia, kita harus bisa mengisi dan memperingati hari kemerdekaan Indonesia dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Selain sebagai rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia dan perjuangan para pahlawan, dengan mengisi hari kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif juga bisa memupuk kreatifitas kita sebagai generasi penerus bangsa. Dan yang paling utama adalah kita sebagai pemuda bisameningkatkan rasa cinta kita kepada tanah air Indonesia melalui berbagai kegiatan yang mendidik. Menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan antar siswa dan meningkatkan rasa nasionalisme. Lomba Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-75. Demikian proposal ini kami susun sebagai acuan pelaksanaan kegiatan. Semoga dengan bantuan dan partisipasisemua pihak, kegiatan ini dapatmterselenggara sesuai harapan kita semua. Kegiatan Peringatan HUT RI ke- 74 akan diselenggarakan pada : Hari, Tanggal : Sabtu, 17 Agustus 2019 Tempat : SMA 1 SUMENEP Penugasan Mandiri
Kunci Jawaban Penugasan Mandiri Pernyataaan Judul Proposal Latar Belakang Tujuan Kegiatan Waktu dan Tempat Pelaksanaan Penutup Sebagai pemuda dan pemudi Indonesia, kita harus bisa mengisi dan memperingati hari kemerdekaan Indonesia dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Selain sebagai rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia dan perjuangan para pahlawan, dengan mengisi hari kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif juga bisa memupuk kreatifitas kita sebagai generasi penerus bangsa. Dan yang paling utama adalah kita sebagai pemuda bisa meningkatkan rasa cinta kita kepada tanah air Indonesia melalui berbagai kegiatan yang mendidik. v Menumbuhkan rasa persatuandan kesatuan antar siswa dan meningkatkan rasa nasionalisme. v Lomba Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-75. v Demikian proposal ini kami susun sebagai acuan pelaksanaan kegiatan. Semoga dengan bantuan dan partisipasi semua pihak, kegiatan ini dapat terselenggara sesuai harapan kita semua. v Kegiatan Peringatan HUT RI ke74 akan diselenggarakan pada : Hari, Tanggal : Sabtu, 17 Agustus 2019 Tempat : SMA 1 SUMENEP v A. Soal Proposal Kegiatan Futsal Sekolah 1. PENDAHULUAN Perkembangan dunia olahraga ini pada umumnya telah mengalami perkembangan pada beberapa tahun terakhir ini yang cukup memuaskan. Potensi-potensi muda telah bermunculan seiring dengan perkembangan dunia olahraga, hal ini tidak lepas dari peran serta dari beberapa pihak yang memberikan support dan ruang kepada para mahasiswa untuk mengaktualkan kreativitas dan sportivitas mereka dalam sebuah tournament/kompetisi. 2. TUJUAN KEGIATAN Untuk pengaktualisasian diri dalam proses pengembangan potensi para pemuda dalam bidang olahraga khususnya dalam bidang olahraga Futsal.
3. PELAKSANA KEGIATAN Pelaksana kegiatan ini adalah OSIS SMA Nusa Pertiwi periode tahun 2020/2021. 4. NAMA KEGIATAN Nama kegiatan ini adalah “Ecodeuphoria Futsal Tournament”. 5. TEMA KEGIATAN Tema kegiatan ini adalah “Let’s Play Together Fair Play Is Our Game”. 6. SASARAN Seluruh sekolah di Kabupaten Lebak. 7. WAKTU DAN TEMPAT Terlampir 8. ANGGARAN DANA Terlampir Cermatilah contoh proposal diatas. Berdasarkan contoh proposal di atas, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut. 1. Proposal itu diajukan oleh siapa? 2. Kepada pihak mana sajakah proposal itu sebaiknya diajukan? 3. Apakah bagian-bagian proposal itu sudah lengkap? 4. Apabila kalian berperan sebagai penerimanya, adakah isinya yang masih memerlukan penjelasan? 5. Proposal itu dapatkah dimanfaatkan juga untuk kegiatan di sekolahmu? Jelaskan! Kunci jawaban Latihan soal 1. Proposal diajukan oleh OSIS SMA Nusa Pertiwi. 2. Proposal diajukan kepada sekolah dan Dinas Olah Raga. 3. Bagian proposal sudah lengkap. 4. Waktu dan tempat pelaksanaan bisa dicantumkan dalam proposal. 5. Proposal dapat dipakai di sekolah. Rubrik penilian latihan soal No Jawaban Benar Jawaban Salah Skor 1. Proposal diajukan oleh OSIS SMA Nusa Pertiwi. 1 2. Proposal diajukan kepada sekolah dan Dinas Olah Raga. 1 3 Bagian proposal sudah lengkap. 1 4. Waktu dan tempat pelaksanaan bisa dicantumkan dalam proposal. 1
5 Proposal dapat dipakaidi sekolah. 1 Keterangan Jawaban benar nilai skor 1 Jawaban salah skor 0 Soal 2 bila semuanya benar nilai seratus B. Penilaian Diri Berilah tanda centang (√) pada format di bawah ini sesuai dengan jawaban kalian! No. Pernyataan Penilaian Ya Tidak 1 Saya sangat senang belajar tentang mengidentifikasi proposal 2 Penjelasan materi mengidentifikasi struktur/bagianbagian proposal pada modul ini bagi saya sangat jelas 3. Saya memahami tentang struktur yang terdapat dalam proposal 4. Saya mampu memahami pengertian proposal 5. Saya mampu mengidentifikasi struktur-bagianbagian proposal 6. Saya dapat menyelesaikan latihan/ tugas dengan semangat 7. Latihan soal yang diberikan sangat membantu kejelasan saya dalam memahami struktur proposal 8. Bahasa yang digunakan dalam modul ini sangat komunikatif 9. Semua kegiatan pembelajaran yang diberikan pada modul sangat bermanfaat bagi kehidupan saya 10. Banyak hal baru yang saya dapatkan dari belajar struktur proposal
KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 Informasi Penting dalam Proposal A. Uraian Materi Setelah kita mempelajari struktur/bagian-bagian dari proposal kegiatan pada Kegiatan Pembelajaran 1, sekarang kita melanjutkan untuk mempelajari hal-hal yang ada di dalam proposal. Sebagaimana kalian tahu bahwa proposal digunakan sebagai pengajuan, permohonan, atau penawaran. Dengan adanya proposal, kegiatan yang kalianrencanakan bisa terlaksana dengan baik sebab kalian akan mendapat beberapa keuntungan, misalnya mendapat izin pelaksanaan kegiatan dan mendapat bantuan dana. Kalian sudah mengenal beberapa contoh proposal, bukan? Dari proposal- proposal yang pernah kalian baca, tentu kalian memperoleh banyak manfaat. Selain penambahan ilmu pengetahuan berkaitan dengan masalah yang dikemukakan dalam proposal itu, kalian pun menjadi tahu tentang prosedur pelaksanaan suatu kegiatan termasuk arti pentingnya kegiatan itu. Misalnya, dari proposal tentang “Perlombaan Futsal di sekolah” pada kegiatan pembelajaran 1 sebelumnya, kalian menjadi mengetahui bagian-bagian dari proposal. Proposal-proposal yang kalian baca memberikan inspirasi tentang banyaknya kegiatan yang dapat kalian lakukan dan dapat pula kalian kerja samakan penyelesaiannya dengan pihak lain. Agar kalian sampai pada pemerolehan pengetahuan dan pemahaman tentang proposal, kalian perlu memahami maksud teks secara lebih baik. Kalian harus memahami makna kata, kalimat, dan keseluruhan teksnya. Jika kalian membaca dan mendengarkan penyampaian sebuah proposal dan menemukan informasinya tidak lengkap, maka kalian bisa memberikan masukan atau tambahan informasi untuk melengkapi informasi dalam proposal tersebut. Untuk menyampaikan saran dapat dilakukan secara lisan maupun tulisan. Adapun langkah-langkah untuk melengkapi informasi dalam proposal adalah sebagai berikut. a. Mencermati proposal b. Menganalisis kelengkapan proposal c. Menyampaikan saran untk melengkapi proposal d. Merancang sebuah proposal laporan kegiatan Terkait dengan isi suatu proposal, kita perlu memperhatikan aspek-aspekberikut: a. susunannya b. kelengkapannya c. kepentingannya d. kesesuaiannya, dan e. kejelasannya. Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, kita dapat melengkapi suatu proposal sehingga menjadi teks yang utuh. a. Berdasarkan susunannya, kita perlu memperhatikan bagian-bagian proposal yang perlu ditata urutannya berdasarkan ketentuan yang berlaku di dalam penyusunan proposal. b. Berdasarkan kelengkapannya, kita perlu memperhatikan bagian-bagian yang dianggap kurang dan penting untuk ditambahkan. c. Berdasarkan kepentingannya, kita perlu memperhatikan bagian-bagian yang penting untuk dinyatakan. Informasi ataupun data yang tidak penting, tidak perlu disertakan di dalam proposaL d. Berdasarkan kesesuaiannya, kita perlu memperhatikan bagian-bagian proposalyang sudah dinyatakan sebelumnya dengan harapan proposal tersebut menjadi padu; tidak bertentangan satu sama lain.
e. Berdasarkan kejelasannya, kita perlu memperhatikan bagian-bagian yang belum jelas, misalnya data yang kurang. Oleh karena itu, kita perlu melengkapi bagian tersebut dengan data yang lebih teperinci. Sebelum menulis sebuah proposal hendaknya membuat kerangka proposal terlebih dahulu seperti menentukan latar belakang, kegiatan, tempat, tujuan, peserta, sarana prasarana, anggaran sehingga ketika dalam menyusun proposal tidak terkendala oleh hal tertentu. Sebagaimana yang telah kalian ketahui pula tentang fungsi dan manfaat dari proposal, jadi bilamana kalian membuat proposal kegiatan/penelitian, kalian sudah mengetahui bahwa struktur proposal terdiri atas bagian- bagian berikut. 1. Latar Belakang 2. Masalah dan Tujuan a. Masalah b. Tujuan 3. Ruang Lingkup Kegiatan a. Objek b. Jenis-jenis kegiatan 4. Kerangka Teoretis danHipotesis a. Kerangka teoretis b. Hipotesis 5. Metode 6. Pelaksana Kegiatan a. Penanggungjawab b. Susunan personalia 7. FasilitasyangTersedia a. Sarana b. Peralatan 8. Keuntungan dan Kerugian a. Keuntungan-keuntungan b. Kemungkinan kerugian 9. Lama Waktu dan TempatPelaksanaan a. Waktu b. Tempat 10.Anggaran Biaya 11.Daftar Pustaka 12.Lampiran-Lampiran B. Rangkuman 1. Proposal digunakan sebagai pengajuan, permohonan, atau penawaran. 2. Dengan dibuatnya proposal, maka kegiatan yang direncanakan bisa terlaksanadengan baik. 3. Langkah-langkah untuk melengkapi informasi dalam proposal adalah sebagaiberikut. a. Mencermati proposal. b. Menganalisis kelengkapan proposal. c. Menyampaikan saran untk melengkapi proposal. d. Merancang sebuah proposal laporan kegiatan. 4. Aspek-aspek proposal sebagai berikut: a. susunannya b. kelengkapannya c. kepentingannya d. kesesuaiannya, dan e. kejelasannya.
Carilah oleh kalian 1 contoh proposal sebuah kegiatan. Bacalah proposal tersebut, kemudian cermatilah oleh kalian proposal itu dengan melihat kelengkapan dan informasi apa saja yang bisa kalian dapatkan dari proposal itu. Struktur Proposal Kelengkapan Ada Tidak Ada Judul Proposal Latar Belakang Tujuan Kegiatan Tema Kegiatan Waktu dan tempat Kegiatan Metode Fasilitas Kelebihan dan kekurangan Anggaran biaya Informasi Penting dalam proposal : Bacalah dan cermatilah proposal kegiatan di bawah ini! Carilah informasipenting dan maksud dari proposal tersebut. A. Judul proposal : Kadar Keilmuan Tulisan Siswa SMAN 3 Tasikmalaya pada Mading Sekolah B. Pendahuluan 1. Latar Belakang Masalah Bahasa yang digunakan dalam tulisan ilmiah memiliki karakteristik dan ragam ilmiah. Oleh karena itu, tulisan ilmiah menggunakan ragam bahasa tersendiri, yaitu ragam tulis ilmiah. Bahasa tulis ilmiah merupakan suatu laras (register) dari ragam bahasa resmi baku yang harus disusun secara jelas, teratur, dan tepat makna. Ragam bahasa ilmiah yang digunakan dalam tulisan ilmiah – dalam hal ini mading ilmiah – harus memiliki ketentuan tertentu agar mampu mengomunikasikan pikiran, gagasan, dan pengertian secara lengkap, ringkas, dan tepat makna. Salah satu ciri ragam bahasa tulis ilmiah adalah lebih mengutamakan penggunaan kalimat pasif daripada aktif. Pengutamaan bentuk kalimat pasif dalam tulisan ilmiah karena tulisan ilmiah lebih cenderung bersifat impersonal, pengungkapan suatu peristiwa lebih ditonjolkan daripada pelakunya. Oleh karena itu, bentuk penulisan konstruksi kalimat pasif dalam tulisan ilmiah sering dilakukan penulisnya. ecara umum, suatu tulisan ilmiah dapat diartikan sebagai suatu hasil karya yang dipandang memiliki kadar keilmiahan tertentu serta dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya secara ilmiah pula. Karya ilmiah dapat dikomunikasikan secara tertulis dalam bentuk tulisan ilmiah. Dengan demikian, tulisan ilmiah adalah semua bentuk tulisan yang memiliki kadar ilmiah tertentu sesuai dengan bidang keilmuannya. Suatu tulisan ilmiah pada hakikatnya merupakan hasil proses berpikir ilmiah. Pola berpikir ilmiah yang digunakan dalam mengungkapkan suatu tulisan ilmiah adalah pola Penugasan Mandiri Soal
berpikir reflektif, yaitu suatu proses berpikir yang dilakukan dengan mengadakan\refleksi secara logis dan sistematis di antara kebenaran ilmiah dan kenyataan empirik dalam mencari jawaban terhadap suatu masalah. Cara berpikir induktif dan deduktif secara bersama-sama mendasari proses berpikir reflektif. Pola berpikir ilmiah sangat diperlukan untuk mencapai hasil yang dapat dijamin kebenarannya secara ilmiah. Ada tiga aspek yang diperlukan dalam menjuruskan ke dalam berpikir ilmiah tersebut. Pertama, perlu penjelasan ilmiah – dalam menghasilkan karya tulis ilmiah diperlukan adanya kemampuan untuk menjelaskan pikiran sedemikian rupa sehingga dapat dipahami secara objektif. Kedua, pengertian operasional – dalam kegiatan ilmiah setiap pengertian yang terkandung di dalamnya hendaknya bersifat operasional agar terjadi kesamaan persepsi, visi, dan penafsiran. Untuk itu, perlu dibuat rumusan yang jelas dan objektif. Jika diperlukan, beberapa pengertian dapat dibuatkan rumusan pengertiannya secara eksplisit. Ketiga, berpikir kuantitatif artinya untuk lebih menjamin objektivitas penyampaian pikiran atau keterangan. Hal ini berarti perlunya data kuantitatif sebagai pendukung terhadap segala pikiran yang akan dikemukakan. Tulisan ilmiah dikemukakan berdasarkan pemikiran, simpulan, serta pendapat/pendirian penulisyang dirumuskan setelah mengumpulkan dan mengolah berbagai informasi sebanyakbanyaknya dari berbagai sumber, baik teroretik maupun empirik. Sehubungan dengan hal itu, untuk mengetahui kadar keilmuan tulisan siswa maka perlu dilakukan kajian terhadap karya ilmiah yang dibuat siswa SMA Negeri 3 Tasikmlaya. Untuk itu, kajian atau penelitian dengan judul “Kadar Keilmuan Tulisan Siswa SMAN 3 Tasikmalaya pada Majalah Dinding (Mading) Sekolah” penting untuk dilakukan. Rencana kegiatan ini dituangkan dalam proposal penelitian ini. 2. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, masalah yang akan dijadikan fokus penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut. a. Bagaimanakah kadar keilmiahan isi tulisan para siswa SMAN 3 Tasikmalaya dalammading sekolahnya? b. Bagaimanakah kadar keilmiahan tulisan para siswa SMAN 3 Tasikmalaya dalammading sekolahnya? c. Bagaimanakah kadar keilmiahan kosakata dan istilah yang digunakan dalam tulisan para siswa SMAN 3 Tasikmalaya dalam Mading sekolahnya? d. Bagaimanakah kadar keilmiahan pengembangan bahasa yang digunakan dalam tulisan para siswa SMAN 3 Tasikmalaya dalam mading sekolahnya? e. Bagaimanakah kadar keilmiahan aspek mekanik yang digunakan dalam tulisan para siswa SMAN 3 Tasikmalaya yang disajikan dalam mading sekolahnya? 3. Kontribusi Penelitian Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi para siswa SMAN 3 Tasikmalaya dalam menambah pengetahuan dan keterampilan yang berhubungan dengan tulisan yang berkadar ilmiah. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat bermanfaat secara praktis bagi guru dalam menulis mading yang berkadar ilmiah dilihat dari aspek keilmiahan isi tulisan, organisasi, kosakata dan istilah, pengembangan bahasa, dan mekanik yang terdapat dalam tulisan mading. Hasil pendeskripsian tulisan berkadar ilmiah ini nantinya dapat dijadikan sebagai pedoman atau panduan bagi guru dalam memberikan pembelajaran menulis yang berkadar ilmiah. 4. Definisi Operasional Tulisan berkadar ilmiah adalah karangan tertulis yang menyajikan fakta umum dengan menggunakan metode ilmiah dan menggunakan aspek bahasa tulis ilmiah yang disajikan secara singkat, ringkas, jelas, dan sistematis. Tulisan berkadar ilmiah yang dimaksud dalam penelitian ini adalah tulisan para siswa SMAN 3 Tasikmalaya yang dipublikasikan pada mading sekolahnya selama tiga tahun terakhir.
C. Tinjauan Pustaka Salah satu ranah kegiatan penting yang dilakukan guru di universitas adalah kegiatan ilmiah, yakni kegiatan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (ipteks), baik yang dilakukan melalui aktivitas penelitian maupun publikasi ilmiah. Upaya pengembangan ipteks bukan merupakan kegiatan individual atau kelompok melainkan merupakan kegiatan universal yang melibatkan semua ilmuwan di seluruh dunia. Oleh karena itu, para ilmuwan – terutama yang terlibat dalam disiplin ilmu sejenis (inhouse style) perlu saling bekerja sama dan berkolaborasi untuk mengomunikasikan dan memublikasikan kegiatan ilmiah mereka. Agar kerja sama dan kolaborasi tersebut efektif dan efisien, alat komunikasi yang digunakan perlu disesuaikan dengan hakikat ilmupengetahuan serta dengan cara kerja para ilmuwan. Alat komunikasi itu adalah ragam bahasa khusus, yang oleh bahasawan mazhab Praha disebut ragam bahasa ilmiah (Davis, 1973: 229). Ciri utama ragam bahasa ilmiah adalah serba nalar/logis, lugas/padat, jelas/eksplisit, impersonal/objektif, dan berupa ragam baku (standar). Johannes (1978: 2-3) mengemukakan ihwal gaya bahasa keilmuan pada dasarnya sama pengertiannya dengan ragam bahasa fungsional baku. Yang dimaksud dengan ragam fungsional baku adalah ragam tulis yang ditandai oleh ciri-ciri sebagai berikut: (1) bahasanya adalah bahasa resmi, bukan bahasa pergaulan; (2) sifatnya formal dan objektif; (3) nadanya tidak emosional; (4) keindahan bahasanya tetap diperhatikan; (5) kemubaziran dihindari; (6) isinya lengkap, bayan, ringkas, meyakinkan, dan tepat. Harjasujana (1993: 3) menyatakan, penggunaan bahasa dalam ipteks itu khusus dan khas. Ciri dan karakteristiknya yang utama ialah lugas, lurus, monosemantik, dan ajeg. Bahasa ilmiah itu harus hemat dan cermat karena menghendaki respons yang pasti dari pembacanya. Kaidah-kaidah sintaktis dan bentukan-bentukan bahasa dan ranah penggantinya harus mudah dipahami. Kehematan penggunaan kata, kecermatan dan kejelasan sintaksis yang berpadu dengan penghapusan unsur-unsur yang bersifat pribadi dapat menghasilkan ragam bahasa ilmiah yang umum. Kelugasan, keobjektifan, dan keajegan bahasa tulis ilmiah itulah yang membedakannya dengan ragam bahasa sastra yang subjektif, halus, dan lentur sehingga intrepretasi pembaca yang satu kerap kali sangat berbeda dengan interpretasi dan apresiasi pembaca lainnya. Badudu (1992: 39) menjelaskan bahwa bahasa ilmiah merupakan suatu laras (register) bahasa yang khusus, yang memiliki coraknya sendiri. Bahasa ilmiah merupakan suatu laras dari ragam bahasa resmi baku. Sebagai bahasa dengan laras khusus, bahasa ilmiah itu harus jelas, teratur, tepat makna. Bahasa ilmiah adalah bahasa yang berfungsi untuk menyampaikan informasi dengan cacat sekecilkecilnya. Artinya, jangan sampai bahasa yang digunakan itu demikian banyak kekurangannya sehingga informasi yang akan disampaikan tidak sampai kepada sasarannya. Agar jelas, bahasa ilmiah harus teratur, lengkap, tersusun baik, teliti dalam pengungkapannya, danmembentuk satu kesatuan ide. Di samping menguasai unsur-unsur kebahasaan, penulis juga perlu menguasai unsur-unsur nonkebahasaan. Hal ini dimaksudkan agar tujuan seseorang menulis bukan hanya menghasilkan bahasa melainkan ada sesuatu yang akan diungkapkan dan dinyatakan melalui sarana bahasa tulis. Adapun unsur nonkebahasaan dalam tulisan berkadar ilmiah terdiri atas isi dan organisasi. Pertama, isi tulisan. Penulis harus memperhatikan kualitas dan ruang lingkup isi yang hendak disampaikan. Isi tulisan yang dituangkan hendaknya padat informasi, substantif, pengembangan gagasan tuntas, dan relevan dengan permasalahan yang hendak disampaikan. Dalam menyampaikan isi tulisan, penulis sebaiknya menghindari pemberian informasi yang sangat terbatas, substansi yang disampaikan kurang atau bahkan tidak ada substansi, pengembangan gagasan kurang relevan atau tidak tampak. Kedua, organisasi dalam tulisan berkadar ilmiah berkaitan dengan ekspresi atau gagasan yang akan diungkapkan oleh penulis. Agar gagasan atau ekspresi yang dimaksud penulis tersampaikan, gagasan itu perlu diungkapkan dengan jelas, lancar, padat, tertata dengan baik, urutannya logis dan kohesif. Untuk menghasilkan tulisan berkadar ilmiah yang baik dan sempurna, penulis harus menghindari penyampaian gagasan yang kacau, terpotong-potong, pengembangan yang tidak terorganisasi, dan tidak logis.
D. Metode Penelitian Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif. Tujuannya untuk mendeskripsikan kadar keilmiahan isi tulisan, organisasi, kosakata dan istilah, pengembangan bahasa, dan aspek mekanik tulisan para siswa SMAN 3 Tasikmalaya yang dipublikasikan pada mading sekolah. Data tulisan siswa berkadar ilmiah dalam mading diambil dalam kurun waktu selama tiga tahun terakhir (2013–2016). Dalam kurun waktu itu terdapat 48 artikel yang dipublikasikan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pembacaan berulangulang dan teknik format isian. Teknik pembacaan berulang-ulang bertujuan untuk mendata tulisan yang berkadar ilmiah. Teknik format isian dimaksudkan untuk mengumpulkan data berupa tulisan berkadar ilmiah yang menjadi sasaran penelitian ini. E. Jadwal Pelaksanaan Pelaksanaan penelitian ini dijadwalkan sebagai berikut. No. Nama Kegiatan dan Bulan 1. Persiapan: penyusunan proposal, penyusunan instrumen, dan studi dokumentasi = Maret–April 2. Seminar proposal/desain penelitian = Mei 3. Pelaksanaan penelitian = Juni–Agustus 4. Analisis data = September–Oktober 5. Penyusunan laporan = November 6. Seminar hasil penelitian, penyerahan laporan = Desember F. Rencana Anggaran Terlampir Daftar Pustaka Badudu, J.S. 1992. Cakrawala Bahasa Indonesia II. Jakarta: Gramedia. Davis, P.W. 1973. Introducing Applied Linguistics. Harmondsworth: Penguin Education. Harjasujana, A.S. 1993. “Sistem Pengajaran Bahasa Indonesia Ragam Ipteks di PerguruanTinggi”, Makalah Seminar Peningkatan Mutu Pengajaran Bahasa Indonesia Ragam Ipteks di Perguruan Tinggi. Bandung: ITB. Johannes, H. 1993. “Gaya Bahasa Keilmuan”, Kertas Kerja Kongres Bahasa Indonesia III.Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Bagain-BagianProposal Informasi Penting Maksud/Tujuan a. Latarbelakang b. Perumusanmasalah c. Tujuan d. Kontribusi penelitian e. Definisi operasional f. Tinjauan pustaka Kunci Jawaban Latihan Kegiatan 2
Bagian-BagianProposal Informasi Penting Maksud/Tujuan a. Latar belakang Bahasa tulis ilmiah merupakan suatu laras (register) dari ragam bahasa resmi baku yang harus digunakan dalam tulisan ilmiah. Dalam hal ini, mading ilmiah harus memiliki ketentuan tertentu agar mampu mengomunikasikan pikiran, gagasan, dan pengertian secara lengkap, ringkas,dan tepat makna. Menjelaskan bagaimana penggunaan bahasa resmi yaitu bahasa baku dalam karyatulis seperti mading (majalah dinding) yang ada di sekolah. b. Perumusanmasalah Bagaimanakah kadar keilmiahan isi tulisan para siswa SMAN 3 Tasikmalaya dalam mading sekolah? Bagaimanakah kadar keilmiahan organisasi tulisan para siswa SMAN 3 Tasikmalaya dalam mading sekolahnya? dan sebagainya. Untuk memperoleh gambaran gambaran yang jelas dan komprehensif tentang kadar keilmiahan tulisan yang berkaitan dengan aspek kebahasaan dan konsepkonsep keilmuan dan fakta ilmiah. c. Tujuan Untuk mengetahui kadar keilmiahan isi tulisan para siswa SMAN 3 Tasikmalaya dalam mading sekolahnya? Untuk mengetahui kadar keilmiahan organisasi tulisan para siswa SMAN 3 Tasikmalaya; dan sebagainya. Untuk memperjelas arah penelitian. d. Kontribusipenelitian Hasil penelitian dapat bermanfaat secara praktis bagi guru dalam menulismading yang berkadar ilmiah dilihat dari aspek keilmiahan isi tulisan, organisasi, kosakata, dan istilah. Memberikan kontribusi bagi para siswa SMAN 3 Tasikmalaya dalam menambah pengetahuan dan keterampilan yang berhubungan dengan tulisan yang berkadar ilmiah. e. Definisi operasional Informasi Penting Tulisan berkadar ilmiah adalah karangan tertulis yang menyajikan fakta umum dengan menggunakan metode ilmiah dan menggunakan aspek bahasa tulis ilmiah yang disajikan secara singkat, ringkas, jelas, dan sistematis. Tulisan para siswa SMAN 3 Tasikmalaya yang dipublikasikan pada mading sekolahnya selama tiga tahun terakhir. f. Tinjauanpustaka ertama, kosakata dan istilah yang digunakan hendaknya memperhatikan pemanfaatan potensi kata canggih, kata dan ungkapan yang dipilih tepat makna, dan penulis sendiri perlu mengetahui pembentukan kata dan istilah. Kedua, pengembangan bahasa dalam tulisan berkadar ilmiah. Ketiga, aspek mekanik yang digunakan dalam tulisan berkadar ilmiah. Kegiatan penting yang dilakukan oleh guru di sekolah adalah kegiatan ilmiah melalui pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (ipteks). Berilah tanda centang (√) pada format di bawah ini sesuai dengan jawaban kalian! Penilaian Diri
No. Pernyataan Penilaian Ya Tidak 1 Saya sangat senang belajar tentang melengkapi informasi dalam proposal 2 Penjelasan materi melengkapi informasi dalamproposal pada modul ini bagi saya sangat jelas 3. Saya memahami tentang isi informasi penting dalam proposal 4. Saya mampu memahami susunan dalam proposal 5. Saya mampu memahami tujuan dalam proposal 6. Saya dapat menyelesaikan latihan/ tugas dengan semangat 7. Latihan soal yang diberikan sangat membantu kejelasan saya dalam memahami struktur proposal 8. Bahasa yang digunakan dalam modul ini sangat komunikatif 9. Semua kegiatan pembelajaran yang diberikan padamodul sangat bermanfaat bagi kehidupan saya 10. Banyak hal baru yang saya dapatkan dari belajarstruktur proposal EVALUASI Pilihlah A, B, C, D, atau E pada jawaban yang benar!
Bacalah paragraf berikut dengan saksama untuk soal nomor 1 dan 2! Gizi buruk pada anak sampai saat ini masih menjadi masalah di Indonesia. Hingga tahun 2017 ada sekitar satu juta anak di Indonesia yang mengalami gizi buruk. Hingga saat ini Indonesia masuk dalam lima besar untuk kasus gizi buruk. Gizi buruk akan memengaruhi banyak organ dan sistem organ yang akan merusak sistem pertahanan tubuh terhadap penyakit. Gizi buruk juga dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan mental serta penurunan IQ. Kasus gizi buruk ditemukan di Kecamatan Jakenan, tepatnya di Desa Karangrejo Lor. Di Desa Karangrejo Lor terdapat enam kasus gizi buruk pada balita. Data tersebut menunjukkan bahwa kasus gizi buruk di Desa Karangrejo Lor tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai penyebab gizi buruk pada balita, khususnya di Desa Karangrejo Lor. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mencegah dan menurunkan angka gizi buruk pada balita di Desa Karangrejo Lor. Disadur dari: http//anysws.blogspot.co.id/2015/02/makalahgizi-buruk.html, diunduh 20 juli 2017 1. Informasi yang dibahas dalam kutipan proposal di atas adalah … A. Gizi buruk di Desa Karangrejo diakibatkan akses pelayanan yang sulit dijangkauoleh masyarakat desa. B. Masyarakat Desa Karangrejo Lor kurang memperhatikan gizi anak balitanya. C. Tingginya angka kasus gizi buruk di Desa Karangrejo Lor, Kecamatan Jakenan. D. Gizi buruk yang terjadi di Desa Krangrejo Lor dapat memengaruhi pertumbuhaandan perkembangan balita di Desa Karangrejo Lor. E. Angka gizi buruk di Desa Karangrejo Lor, Kecamatan Jakenan yang sulit turun. 2. Informasi yang sesuai dengan kutipan proposal di atas adalah … A. Anak bergizi buruk akan mengalami gangguan pertumbuhan dan penurunan IQ. B. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab gizi buruk pada balita diIndonesia. C. Data angka gizi buruk di Desa Karangrejo Lor terus bertambah. D. Gizi buruk pada anak masih menjadi masalah terbesar bagi bangsa Indonesia. E. Indonesia termasuk ke dalam lima negara yang memerangi gizi buruk. 3. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut! 1) Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ”Hubungan PenurunanPopulasi Capung dan Penurunan Kualitas Air” adalah observasi. 2) Objek penelitian ini adalah capung dan kualitas air. 3) Sumber data primer diperoleh dari penelitian yang dilakukan. Sumber datasekunder atau data pelengkap diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan internet. 4) Metode pengumpulan dalam penelitian ini adalah dengan metode dokumentasi. 5) Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknikdeskripsi. Pernyatan-pernyataan tersebut merupakan bagian dari …. A. Latar Belakang B. Rumusan Masalah C. Tinjauan Pustaka D. Metodologi Penelitian E. Hipotesis 4. Kalimat yang berisi pernyataan maksud dan tujuan proposal kegiatan karya wisata kelas XI SMA Nusa Pertiwi adalah ….. A. Tujuan umum penelitian ini mencakup dua hal yaitu meningkatkan pengetahuan peserta didik terhadap materi di dalam kelas dan meningkatkan kreativitas peserta didik di luar sekolah. B. Kegiatan karya wisata bertujuan menambah ilmu pengetahuan peserta didik, membantu peserta didik dalam mengaktualisasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku sekolah, dan menggali ilmu-ilmu di luar sekolah. C. Kegiatan ekstrakulikuler dapat menjadi bekal bagi peserta didik untuk terjun di tengah
masyarakat setelah menyelesaikan studinya nanti. D. Program “Satu Hari di Desa” ini bertujuan mengajak peserta didik untuk mengenalwilayah perdesaan sekaligus sebagai karya wisata. E. Kepala sekolah beserta komite sekolah telah menetapkan kegiatan karya wisata sebagai kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh peserta didik kelas XI. 5. Perhatikan ilustrasi berikut! Warga SMA Persada akan mengadakan rehabilitasi lingkungan dalam bentuk kegiatan kerja bakti dan penanaman pohon. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 23 Juli 2020 Latar belakang proposal yang sesuai dengan ilustrasi kegiatan tersebut adalah …. A. Kebersihan lingkungan harus dijaga. Lingkungan yang bersih dan terjaga pelestariannya dapat menjaga kualitas udara. Salah satau cara menjaga kelestarian lingkungan adalah dengan merehabilitasi lingkungan. B. Kegiatan rehabilitasi lingkungan ini melibatkan seluruh warga SMA Persada Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan sikap tanggung jawab terhadap kebersiahan dan lingkungan. Rehabliatas lingkungan ini penting untuk masa depan warga SMA Persada. C. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 23 Juli 2020, di wilayah SMA Persada. Rincian kegiatan tersebut yaitu kerja bakti dan penanaman pohon. Kegiatan tersebut akan dibuka oleh kepala SMA Persada. D. Kegiatan kerja bakti dan penanaman pohon pada hari Minggu, tanggal 23 Juli 2020di SMA Persada bertujuan untuk merehabilitasi lingungan yang mulai tercemar. Kegiatan ini digagas oleh warga SMA Persada. E. Pelaksanaan kegiatan ini diserahkan kepada pengurus SMA Persada. Kesiswaan SMA Persada berharap agar kegiatan kerjabakti dan penanaman pohon ini dapat rutin diadakan. Dengan demikian, rehabilitasi lingkungan SMA Persada dapat terus berlangsung. 6. Cermati paragraf berikut! Penelitian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) terhadap Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang diproduksi oleh 21 perusahaan menemukan AMDK gelas yang tidak layak minum. Selain itu, ada yang layak minum, tetapi dengan catatan habis dicermati lagi proses produksinya. Jika tidak, ia bisa menjadi tak layak minum. Penelitian YLKI ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya AMDK gelas yang tercemar karena bocor dan ditemukannya nomor register yang berbeda-beda dalam satu dus. Bahkan, ada AMDK yang kandungan koloninya jauh melebihi SNI sementara tanggal kedaluwarsa AMDK tersebut masih satu tahun lebih. Informasi yang tidak sesuai dengan paragraf di atas adalah .... A. Standar SNI untuk AMDK gelas boleh melebihi asal batas waktu kedaluwarsanyamasih lama. B. Terdapat AMDK gelas yang tidak layak minum berdasarkan penelitian YLKI. C. Kandungan koloni jauh melebihi SNI sementara tanggal kedaluwarsa AMDKtersebut masih satu tahun lebih D. YLKI melakukan penelitian 21 perusahaan dan menemukan AMDK gelas yangtidak layak minum. E. Ditemukannya AMDK gelas yang tercemar karena bocor dan ditemukannya nomorregister yang berbeda-beda dalam satu dus. 7. Menentukan sistematika penulisan proposal. Contoh: (1) Tujuan (2) Jenis Kegiatan (3) Latar belakang (4) Landasan Kegiatan (5) Penutup (6) Anggaran Biaya Sistematika penulisan proposal kegiatan yang tepat ditandai dengan nomor…..A. (1), (3), (2), (4), (6), dan (5)
B. (1), (3), (4), (2), (6), dan (5) C. (3), (1), (4), (2), (6), dan (5) D. (4), (2), (1), (6), (3), dan (5) E. (4), (3), (2), (1), (6), dan (5) 8. Hal yang tidak termasuk isi proposal ialah …. A. pendahuluan B. tujuan C. dana yang dianggarkan D. jenis kegiatan E. honor panitia 9. Memiliki kemampuan berbicara tidaklah semudah yang dibayangkan orang. Banyak ahli terampil menuangkan gagasan nya dalam bentuk tulisan namun sering mereka kurang terampil menyajikannya secara lisan (langsung). Oleh sebab itu, perlu kiranya diadakan lomba diskusi panel untuk tingkat SMU se-DKI ini. Sebagai wadah bagi siswa berlatih berbicara dan mengeluarkan pendapat …. Penggalan proposal kegiatan di atas merupakan unsur proposal bagian …. A. pendahuluan B. sasaran C. tema D. dasar pemikiran E. perkiraan anggaran 10. Bacalah kerangka proposal kegiatan berikut! Topik Proposal: Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kertas Kerangka Proposal: (1) Latar belakang(2) ……… (3) Sasaran kegiatan (4) Tempat dan waktu kegiatan (5) Narasumber (6) Susunan Panitia (7) Jadwal kegiatan 11. Bagian yang tepat untuk melengkapi kerangka proposal tersebut adalah …. A. Rumusan Masalah B. Landasan Teori C. Tujuan Kegiatan D. Metode Pelatihan E. Angaran Kegiatan Kunci Jawaban Soal Evaluasi
No. Kunci Jawaban 1. C 2. A 3. D 4. B 5. A 6. A 7. C 8. E 9. D 10. C RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Nama Madrasah : MA YPPI Bulukumba Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia KD : 3.13 dan 4.13 Kelas/semester : XI/Genap Pertemuan : ke-1 s.d. ke-4 Materi : Isi, Sistematika, Kebahasaan, dan Rancangan Teks Proposal Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.13 Menganalisis isi, sistematika, dan kebahasaan suatu proposal 3.13.1 Menganalisis isi dan sistematika teks proposal. 3.13.2 Menganalisis kaidah kebahasaan teks proposal 4.13 Merancang sebuah proposal karya ilmiah dengan memerhatikan informasi, tujuan, dan esensi karya ilmiah yang diperlukan 4.13.1 Merancang kerangka proposal karya ilmiah 4.13.2 Memyusun proposal karya ilmiah berdasarkan unsur-unsur proposal, pendahuluan, latar belakang masalah, metode, pelaksanaan (tempat, waktu, biaya, , dan pelaksana) dengan memperhati-kan isi dan kebahasaannya 4.13.3 Mempresentasikan,menanggapi, dan merevisi hasil kerja dalam diskusi kelas A. Tujuan Pembelajaran B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi G. Melalui pembelajaran tatap muka, peserta didik diharapkan mampu: 1. Menganalisis isi dan sistematika teks proposal. 2. Menganalisis kaidah kebahasaan teks proposal 3. Merancang kerangka proposal karya ilmiah 4. Memyusun proposal karya ilmiah berdasarkan unsur-unsur proposal, pendahuluan, latar belakang masalah, metode, pelaksanaan (tempat, waktu, biaya, , dan pelaksana) dengan memperhati-kan isi dan kebahasaannya 5. Mempresentasikan,menanggapi, dan merevisi hasil kerja dalam diskusi kelas C. Materi Pembelajaran F. H. Media, Alat/Bahan, dan Sumber Belajar 1. Materi Esensial a. Pengertian proposal b. Tujuan proposal c. Isi proposal d. Sistematika proposal e. Kaidah kebahasaan proposal f. Merancang proposal karya ilimiah g. Menyusun proposal karya ilmiah 2. Materi Remedial Menyusun proposal karya ilmiah 3. Materi Pengayaan a. Pengertian proposal b. Tujuan proposal c. Isi proposal d. Sistematika proposal e. Kaidah kebahasaan proposal f. Merancang proposal karya ilimiah D. Metode Pembelajaran d
Pertemuan ke-1 Kegiatan Deskripsi Kegiatan Pendahuluan Peserta didik memberi salam, dan berdoa. Guru mengecek kehadiran peserta didik Guru mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan Guru menyampaiakn bentuk penilaian sikap dan pengetahuan. Kegiatan Inti Kegiatan Literasi Mengamati : Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, dan membaca bahan bacaan terkait materi tentang teks proposal Guru menjelaskan materi pembelajaran tentang isi dan sistematika teks proposal Menanya : Siswa bertanya jawab dan berdiskusi tentang teks proposal Berpikir Kritis Mencoba : Guru memberikan kesempatan terhadap peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin teks proposal hal yang belum dipahami Guru memberikan beberapa pertanyaaan tentang hal-hal yang berkaitan dengan teks proposal Analisislah isi teks proposal yang yang telah Anda baca! Analisislah sistematika teks proposal yang yang telah Anda baca! F. Langkah-Langkah Pembelajaran 1. Media : Visual, lembar kerja siswa, dan LCD proyektor 2. Alat/Bahan : Spidol, papan tulis, laptop, dan infocus 3. Sumber belajar : Kosasih, Engkos. 2018. Cerdas Berbahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga. Rosidi, Imran, dkk. 2012. Bahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas XI. Sidoarjo: Masmedia. Suyono. 2007. Cerdas Berpikir Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Ganeca Exact. Buku referensi yang relevan Internet 1. Pendekatan : Scientific learning 2. Model Pembelajaran : Discovery Learning 3. Metode Pembelajaran : Ceramah, tanya jawab, diskusi , dan penugasan E. Media, Alat/Bahan, dan Sumber Belajar
Kerja Sama Menalar : Peserta didik mendiskusikan tentang isi dan sistematika yang terdapat dalam teks proposal yang telah dibaca Peserta didik mengumpulkan informasi tentang isi dan sistematika yang terdapat dalam teks proposal yang telah baca Peserta didik menyajikan hasil pekerjaannya Peserta didik saling memberikan catatan saran dan tanggapan terhadap pekerjaan teman Komunikasi Menyajikan/mengomunikasikan Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan Kreativitas Menyajikan/mengomunikasikan Guru bersama peserta didik mengevakuasi dan menyimpulkan materi tentang isi dan sistematika teks proposal Peserta didik diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami tentang isi dan sistematika teks proposal Penutup Guru bersama peserta didik melakukan refleksi tentang kegiatan pembelajaran dengan memberikan pertanyaan sebagai berikut: Bagaimana kesan pembelajaran hari ini? Apa manfaat pembelajaran hari ini? Guru memberikan penilaian Guru mnginformasikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya Guru memberikan penguatan dan motivasi kepada peserta didik untuk tetap semangat belajar Guru mengajak peserta didik untuk berdoa Pertemuan ke-2 Kegiatan Deskripsi Kegiatan Pendahuluan Peserta didik memberi salam, dan berdoa. Guru mengecek kehadiran peserta didik Guru mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan Guru menyampaiakn bentuk penilaian sikap dan pengetahuan. Kegiatan Inti Kegiatan Literasi Mengamati : Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, dan membaca bahan bacaan terkait materi tentang teks proposal Guru menjelaskan materi pembelajaran tentang kaidah kebaahasaan teks proposal Menanya : Siswa bertanya jawab dan berdiskusi tentang kaidah kebahasaan teks proposal Berpikir Kritis Mencoba : Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami Guru memberikan beberapa pertanyaaan tentang hal-hal yang berkaitan dengan informasi yang terdapat dalam teks proposal Analisislah kaidah kebahasaan teks proposal berdasarkan teks proposal yang telah Anda baca!
Kerja Sama Menalar : Peserta didik mendiskusikan tentang unsur-unsur dalam kaidah kebahasaan teks proposal yang telah dibaca Peserta didik mengumpulkan informasi tentang kaidah kebahasaan yang terdapat dalam teks proposal yang telah dibaca Peserta didik menyajikan hasil pekerjaannya Peserta didik saling memberikan catatan saran dan tanggapan terhadap pekerjaan teman Komunikasi Menyajikan/mengomunikasikan Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan Kreativitas Menyajikan/mengomunikasikan Guru bersama peserta didik mengevakuasi dan menyimpulkan materi tentang kaidah kebahasaan dalam teks proposal Peserta didik diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami tentang kaidah kebahasaan dalam teks proposal Penutup Guru bersama peserta didik melakukan refleksi tentang kegiatan pembelajaran dengan memberikan pertanyaan sebagai berikut: Bagaimana kesan pembelajaran hari ini? Apa manfaat pembelajaran hari ini? Guru memberikan penilaian Guru mnginformasikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya Guru memberikan penguatan dan motivasi kepada peserta didik untuk tetap semangat belajar Guru mengajak peserta didik untuk berdoa Pertemuan ke-3 Kegiatan Deskripsi Kegiatan Pendahuluan Peserta didik memberi salam, dan berdoa. Guru mengecek kehadiran peserta didik Guru mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan Guru menyampaiakn bentuk penilaian sikap dan pengetahuan. Kegiatan Inti Kegiatan Literasi Mengamati : Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, dan membaca bahan bacaan terkait materi tentang teks proposal Guru menjelaskan materi pembelajaran tentang teks proposal Menanya : Siswa bertanya jawab dan berdiskusi tentang teks proposal Berpikir Kritis Mencoba : Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami Guru memberikan beberapa pertanyaaan tentang hal-hal yang berkaitan dengan informasi yang terdapat dalam teks proposal Rancanglah teks proposal karya tulis ilmiah!
Kerja Sama Menalar : Peserta didik mendiskusikan tentang langkah-langkah dalam merancang kerangka teks proposal karya ilmiah Peserta didik mengumpulkan informasi tentang langkah-langkah dalam merancang kerangka teks proposal karya ilmiah yang telah dibaca Peserta didik menyajikan hasil pekerjaannya Peserta didik saling memberikan catatan saran dan tanggapan terhadap pekerjaan teman Komunikasi Menyajikan/mengomunikasikan Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan Kreativitas Menyajikan/mengomunikasikan Guru bersama peserta didik mengevakuasi dan menyimpulkan materi tentang langkah-langkah dalam merancang kerangka teks proposal karya ilmiah Peserta didik diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami tentang langkah-langkah dalam merancang kerangka teks proposal karya ilmiah Penutup Guru bersama peserta didik melakukan refleksi tentang kegiatan pembelajaran dengan memberikan pertanyaan sebagai berikut: Bagaimana kesan pembelajaran hari ini? Apa manfaat pembelajaran hari ini? Guru memberikan penilaian Guru mnginformasikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya Guru memberikan penguatan dan motivasi kepada peserta didik untuk tetap semangat belajar Guru mengajak peserta didik untuk berdoa Pertemuan ke-4 Kegiatan Deskripsi Kegiatan Pendahuluan Peserta didik memberi salam, dan berdoa. Guru mengecek kehadiran peserta didik Guru mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan Guru menyampaiakn bentuk penilaian sikap dan pengetahuan. Kegiatan Inti Kegiatan Literasi Mengamati : Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, dan membaca bahan bacaan terkait materi tentang teks proposal Guru menjelaskan materi pembelajaran tentang teks proposal Menanya : Siswa bertanya jawab dan berdiskusi tentang teks proposal Berpikir Kritis Mencoba : Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami Guru memberikan beberapa pertanyaaan tentang hal-hal yang berkaitan dengan informasi yang terdapat dalam teks proposal
Susunlah proposal karya ilmiah berdasarkan kerangka proposal yang telah Anda buat dengan memerhatikan informasi, tujuan, dan esensi karya ilmiah yang diperlukan! Kerja Sama Menalar : Peserta didik mendiskusikan tentang teks proposal karya ilmiah yang telah disusun Peserta didik mengumpulkan informasi tentang teks proposal karya ilmiah yang telah disusun Peserta didik menyajikan hasil pekerjaannya Peserta didik saling memberikan catatan saran dan tanggapan terhadap pekerjaan teman Komunikasi Menyajikan/mengomunikasikan Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan Kreativitas Menyajikan/mengomunikasikan Guru bersama peserta didik mengevakuasi dan menyimpulkan materi tentang teks proposal karya ilmiah yang telah disusun Peserta didik diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami tentang teks proposal karya ilmiah yang telah disusun Penutup Guru bersama peserta didik melakukan refleksi tentang kegiatan pembelajaran dengan memberikan pertanyaan sebagai berikut: Bagaimana kesan pembelajaran hari ini? Apa manfaat pembelajaran hari ini? Guru memberikan penilaian Guru mnginformasikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya Guru memberikan penguatan dan motivasi kepada peserta didik untuk tetap semangat belajar Guru mengajak peserta didik untuk berdoa 1. Penilaian a. Sikap : Obseravasi saat pembelajaran tentang keaktifan,partisipasi, kerja sama, kemandirian, dan komunikatif b. Pengetahuan : Tes uraian dan penugasan tentang menganalisis isi, sistematika, dan kaidah kebahasaan teks proposal karya ilmiah c. Keterampilan : Produk berupa teks proposal G. Penilaian Hasil Pembelajaran
Bulukumba, 04 Januari 2023 Mengetahui, Kepala MA YPPI Bulukumba Guru Mata Pelajaran Ashadi Cahyadi, S.Pd., M.Pd. Musdalifa, S.Pd., M.Pd. Nip. 198101102007101001 No. Aspek yang Dinilai Skor Maksimum 1. Peserta didik menrancang dan menyusun teks proposal dengan sangat lengkap dan benar. 89 - 100 2. Peserta didik menrancang dan menyusun teks proposal dengan lengkap dan benar. 77 - 88 3. Peserta didik menrancang dan menyusun teks proposal dengan cukup lengkap dan benar. 65 - 76 4. Peserta didik menrancang dan menyusun teks proposal dengan kurang lengkap dan benar. ≤ 64 2. Instrumen Penilaian (terlampir) a. Pertemuan pertama b. Pertemuan kedua c. Pertemuan ketiga d. Pertemuan keempat 3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan a. Remedial Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan. b. Pengayaan 1) Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). 2) Guru memberikan soal pengayaan sesuai dengan materi pembelajaran.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Nama Madrasah : MA YPPI Bulukumba Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia KD : 3.14 dan 4.14 Kelas/semester : XI/Genap Pertemuan : ke-1 s.d. ke-4 Materi : Karya Ilmiah Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.14 Mengidentifikasi informasi, tujuan dan esensi sebuah karya ilmiah yang dibaca 3.14.1 Menentukan informasi, tujuan dan esensi sebuah karya ilmiah yang dibaca 3.14.2 Menentukan unsur-unsur karya ilmiah yang dibaca 4.14 Merancang informasi, tujuan, dan esensi yang harus disajikan dalam karya ilmiah 4.14.1 Merancang karya ilmiah sesuai dengan unsurunsur dan isi karya ilmiah. 4.14.2 Mempresentasikan, menanggapi, dan merevisi hasil kerja dalam diskusi kelas A. Tujuan Pembelajaran B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi I. Melalui pembelajaran tatap muka, peserta didik diharapkan mampu: 1. Menentukan informasi, tujuan dan esensi sebuah karya ilmiah yang dibaca 2. Menentukan unsur-unsur karya ilmiah yang dibaca 3. Merancang karya ilmiah sesuai dengan unsur-unsur dan isi karya ilmiah. 4. Mempresentasikan, menanggapi, dan merevisi hasil kerja dalam diskusi kelas C. Materi Pembelajaran G. 1. Materi Esensial a. Esensi karya ilmiah h. Tujuan penulisan karya ilmiah i. Fungsi karya ilmiah j. Bentuk penyajian karya ilmiah k. Bagian-bagian karya ilmiah l. Teknik penulisan karya ilmiah m. Merancang karya ilimiah 2. Materi Remedial Merancang karya ilmiah 3. Materi Pengayaan a. Esensi karya ilmiah b. Tujuan penulisan karya ilmiah c. Bentuk penyajian karya ilmiah d. Bagian-bagian karya ilmiah e. Teknik penulisan karya ilmiah
Pertemuan ke-1 Kegiatan Deskripsi Kegiatan Pendahuluan Peserta didik memberi salam, dan berdoa. Guru mengecek kehadiran peserta didik Guru mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan Guru menyampaiakn bentuk penilaian sikap dan pengetahuan. Kegiatan Inti Kegiatan Literasi Mengamati : Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, dan membaca bahan bacaan terkait materi tentang karya tulis ilmiah Guru menjelaskan materi pembelajaran tentang karya tulis ilmiah Menanya : Siswa bertanya jawab dan berdiskusi tentang karya tulis ilmiah F. Langkah-Langkah Pembelajaran 1. Media : Visual, lembar kerja siswa, dan LCD proyektor 2. Alat/Bahan : Spidol, papan tulis, laptop, dan infocus 3. Sumber belajar : Kosasih, Engkos. 2018. Cerdas Berbahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga. Rosidi, Imran, dkk. 2012. Bahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas XI. Sidoarjo: Masmedia. Suyono. 2007. Cerdas Berpikir Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Ganeca Exact. Buku referensi yang relevan Internet D. Metode Pembelajaran d 1. Pendekatan : Scientific learning 2. Model Pembelajaran : Discovery Learning 3. Metode Pembelajaran : Ceramah, tanya jawab, diskusi , dan penugasan E. Media, Alat/Bahan, dan Sumber Belajar