PORTOFOLIO
BIOLOGI KELAS XI
Oleh
FANIA AZZAHRA
Kelas XI IPA 2
Guru Mata Pelajaran: Puspani, M.Pd
PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMA NEGERI 1 BALIKPAPAN
TAHUN 2021
LEMBAR PENGESAHAN
Judul : Portofolio Biologi
Oleh : Fania Azzahra
Kelas : XI IPA 2
Mengetahui, Balikpapan, 14 Juni 2021
Guru Mata Pelajaran,
Fania Azzahra
NIS. 19884 Puspani, M. Pd.
NIP. 19731010 200012 2003
1
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-
Nya sehingga penulis dapat dapat menyelesaikan Portofolio Biologi Kelas XI ini tepat pada
waktu yang telah ditentukan. Tak lupa pula penulis haturkan shalawat serta salam kepada
junjungan Rasulullah Muhammad SAW. Semoga syafaatnya mengalir pada kita di hari akhir
kelak.
Tujuan penulisan portofolio ini dibuat adalah untuk memenuhi tugas mata pelaajran
Biologi yang di bimbing oleh Ibu Puspani, M. Pd. Selain itu, portofolio ini juga bertujuan
menambah wawasan siswa dan merekap materi – materi maupun tugas – tugas yang diberikan
selama pembelajaran kelas 11. Penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada Kepala Sekolah
SMAN 1 Balikpapan yaitu Daliva, S.Pd, M. M. Pd. dan Guru Mata Pelajaran Biologi yaitu Ibu
Puspani, M. Pd. Atas bimbingannya dalam pembuatan portofolio ini hingga selesai pada
waktunya.
Penulis berharap portofolio ini dapat berguna untuk menyerap banyak ilmu yang terpapar
pada Portofolio Biologi Kelas 11 ini. Serta berharap portofolio ini dapat membantu pembaca
dalam menemukan informasi baru atau menambah wawasan pembaca. Penulis dengan
kerendahan hati meminta maaf jika terdapat kesalahan dalam menulis.
Balikpapan, 14 Juni 2021
Fania Azzahra
2
DAFTAR ISI
Hal
LEMBAR PENGESAHAN ………………………………………………………… i
KATA PENGANTAR ……………………………………………………………… ii
DAFTAR ISI ………………………………………………………………………... iii
BAB I STRUKTUR DAN FUNGSI SEL …………………………………………... 1
1
A. Jurnal Belajar …………………………………………………………….. 7
B. Tugas-Tugas …………………………………………………………….. 16
BAB II STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN…………………... 16
A. Jurnal Belajar…………………………………………………………….... 23
B. Tugas-Tugas………………………………………………………………. 39
BAB III STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN HEWAN………………………. 39
A. Jurnal Belajar…………………………………………………………….. 47
B. Tugas-Tugas…………………………………………………………….... 67
BAB IV SISTEM GERAK…………………………………………………………… 67
A. Jurnal Belajar…………………………………………………………….. 73
B. Tugas-Tugas……………………………………………………………… 76
BAB V SISTEM SIRKULASI………………………………………………………. 76
A. Tugas-Tugas……………………………………………………………… 81
BAB VI MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN MAKANAN………………. 81
A. Jurnal Belajar…………………………………………………………….. 91
B. Tugas-Tugas……………………………………………………………… 111
BAB VII SISTEM PERNAPASAN…………………………………………………. 111
A. Jurnal Belajar…………………………………………………………….. 120
B. Tugas-Tugas……………………………………………………………… 126
BAB VIII SISTEM EKSKRESI……………………………………………………… 126
A. Jurnal Belajar…………………………………………………………….. 138
B. Tugas-Tugas……………………………………………………………... 144
BAB IX SISTEM KOORDINASI…………………………………………………... 144
A. Jurnal Belajar……………………………………………………………. 149
B. Tugas-Tugas……………………………………………………………… 157
BAB X SISTEM REPRODUKSI……………………………………………………. 157
A. Jurnal Belajar…………………………………………………………….. 159
BAB XI SISTEM PERTAHANAN TUBUH ………………………………………... 159
A, Jurnal Belajar ……………………………………………………………. 161
REFLEKSI……………………………………………………………………………
3
ISI PORTOFOLIO
BAB I STRUKTUR DAN MEMBRAN SEL
A. Jurnal Belajar
Kamis, 23 Juli 2020
1. Jadi hari ini adalah hari Kamis, yaitu hari pertama belajar Biologi di Kelas XI.
Tetapi karena pandemi Covid-19 jadi kami harus belajar secara daring/online.
Pembelajaran Biologi ini dibimbing oleh Ibu Guru Puspa yaitu guru biologi. Hari
ini di mulai dengan perkenalan antara guru dengan murid lalu mulai belajar.
Untuk pembahasan pertama Ibu Puspa menjelaskan tentang Rincian Penilaian
Biologi yaitu kehadiran siswa ketika jam pelajaran online, tugas saat pelajaran
Biologi berlangsung, hasil pengerjaan dan lainnya. Untuk durasi pembelajaran
online via handphone/laptop hanya 15-30 menit agar kesehatan mata kita tidak
rusak akibat menatap layar handphone/laptop terlalu lama. Pembelajaran biologi
ini menggunakan portofolio. Kemudian Ibu Puspa mulai menjelaskan materi
pembelajaran secara singkat dan jelas. Materi Biologi Kelas XI yang dipelajari
hari ini yaitu Struktur dan Fungsi Sel. Yang pertama dipelajari adalah pengertian
sel yaitu unit terkecil kehidupan atau kumpulan materi paling sederhana yang
dapay hidup, kemudian Sel terdiri dari beberapa fungsi yaitu respirasi, ekskresi,
transportasi, sintesis, reproduksi, sekresi, respon dan unit hereditas. Untuk
sejarah, sel juga memiliki beberapa sejarah yang diungkapkan oleh beberapa
tokoh yaitu A. V. Leeuwenhoek (1665), Robert Hooke (1666), Robert
Brown(1831), Felix Durjadin(1835), Schleiden dan Schwann (1838-1839), Max
Schultze dan Thomas Huxley, Johanes Purkinje(1839), Rudolf Virchow(1858),
dan terakhir yaitu W. Flemming dan Eduard Strasbourg. Sel terdiri dari dua
macam yaitu Sel Prokariotik dan Sel Eukariotik, dua sel ini memiliki 5 pembeda
yaitu Membran inti, Asal kata, Nukleus, DNA, Ukuran dan Organisasi seluler.
Selanjutnya membahas Membran Plasma, Membran Plasma memili 3 struktur
yaitu pertama bagian terluar sel yang melindungi protoplasma, kedua bersifat
selektif permeabel (glukosa, asam amino, gilserol, dan berbagai ion), ketiga
1
tersusun dari lipid bilayer, yaitu lapisan fosfolipid dengan protein yang menempel
atau terbenam di antara lapisan tersebut.
2. Kesan dari pembelajaran online mata pelajaran Biologi ini adalah cukup
memahami materi tentang Struktur dan Fungsi Sel walaupun tidak seefektif
pembelajaran offline, tetapi cara menjelaskan Ibu Puspa sangat memuaskan dan
mudah di mengerti, Untuk pesan, semoga pandemi Covid-19 ini dapat segera
berakhir agar kita semua dapat melakukan aktivitas di luar rumah kembali serta
belajar di sekolah agar lebih efektif.
Selasa, 28 Juli 2020
2
1. Pada hari ini yaitu hari Selasa tanggal 28 Juli 2020 murid dan guru membahas
materi baru yaitu tentang Perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan.
Perbedaan antara sel hewan dan tumbuhan sangatlah banyak terutama pada
ukuran, untuk ukuran sel tumbuhan lebih besar dari sel hewan. Perbedaan antara
kedua sel tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pergerakannya, hewan
merupakan makhluk hidup yang bergerak sangat aktif sedangkan tumbuhan
merupakan makhluk hidup yang bergerak pasif(tidak berpindah tempat).
2. Kesan pada pembelajaran kedua ini adalah saya cukup memahami apa yang Ibu
Puspa jelaskan, walaupun waktu sangat terbatas karena pembelajaran masih
online via Google Meet, tetapi Bu Puspa pun menjelaskan dengan jelas dan para
siswa selalu memerhatikan. Pesan saya semoga pandemi ini segera berakhir agar
kita bisa belajar di sekolah seperti biasa dan semoga kita semua diberi kesehatan
selalu sampai bertemu di waktu yang tepat nanti.
Selasa, 30 Juli 2020
3
1. Pada hari ini hari Selasa pada tanggal 30 Juli 2020 adalah pembelajaran Biologi yang di
bimbing oleh Ibu Puspa. Pada hari ini mempelajari sel tumbuhan dan hewan namun
sedikit terhambat dikarenakan jaringan sehingga tidak dapat dilakukan pembelajaran
melalui online, untuk mengatasi hal tersebut Ibu Puspa memberikan kami tugas membuat
portofolio 3 dan mempelajari tentang pengamatan sel tumbuhan dan sel hewan. Pada
pertemuan selanjutnya Ibu Puspa menerangkan tentang pengamatan sel hewan (mukosa
rongga mulut) dan sel tumbuhan (tanaman rhoeo discolor) menjelaskan alat dan bahan
apa saja yang diperlukan. Tata cara dalam mengerjakan pengamatan dan hasil dari
pengamatan yang dilakukan lalu diberikan tugas untuk mengerjakan laporan mengenai
pengamatan sel hewan dan tumbuhan.
2. Kesan pembelajaran hari ini cukup mengerti karena Bu Puspa menjelaskan sangat jelas
dan cukup mudah dimengerti. Pembelajaran pun terasa menyenangkan dan tidak
membosankan. Pesan saya semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir agar kita semua
bisa beraktivitas kembali seperti belajar di sekolah agar lebih efektif.
Selasa, 04 Agustus 2020
4
1. Pada hari ini hari Selasa pada tanggal 04 Agustus 2020 adalah pembelajaran Biologi yang
di bimbing oleh Ibu Puspa menjelaskan tentang Praktek Pengamatan Sel Hewan dan Sel
Tumbuhan menggunakan mikroskop, kaca benda/kaca objektif, pipet dan sendok.
Tumbuhan yang selnya akan diamati yaitu Rhoeo Discolor dan Bawang Merah
sedangkan sel hewan yang akan diamati yaitu Lapisan Mukosa Rongga Mulut. Dijelaskan
pula rumus Pembesar Mikroskop yaitu Lensa okuler x Lensa objektif dengan hasil
menggunakan satuan kali. Pengamatan Rhoeo discolor dimulai dengan diambil 1
daunnya kemudian dipotong dengan silet/cutter setipis mungkin dengan bentuk melintang
kemudian diletakkan di kaca benda lalu diteteskan 2 air menggunakan pipet lalu ditutup,
apabila ada kelebihan air bisa diserap menggunakan tisu agar tidak terganggu, lalu amati
menggunakan mikroskop.Kemudian pengamatan Bawang Merah yaitu Bawang Merah
dikupas dilukain sedikit lalu ditarik menggunakan tangan setipis mungkin lalu diletakkan
di kaca benda kemudian diteteskan 2 air lalu ditutup dan diamati menggunakan
mikroskop. Pada gambar hasil pengamatan Rhoeo Discolor terdapat stomata/mulut daun
dan terdapat celah yang ada saatnya terbuka/tertutup sedangkan pada gambar Lapisan
Mukosa Rongga Mulut terdapat gelembung yang disebabkan oleh kelebihan air yang
tidak diserap. Kemudian Bu Puspa memberikan Tugas Portofolio yaitu Membuat
Sistematika Laporan Praktikum.
2. Kesan pembelajaran hari ini cukup mengerti karena Bu Puspa menjelaskan praktek
sangat jelas walaupun biasanya praktek harus dilaksanakan secara langsung tatap muka
agar lebih efektif tetapi karena pandemi jadi harus lewat online. Pesan saya semoga
pandemi Covid-19 ini segera berakhir agar kita semua bisa beraktivitas kembali seperti
belajar di sekolah agar lebih efektif.
Kamis, 06 Agustus 2020
5
1. Pada hari ini yaitu hari Selasa pada tanggal 6 Agustus 2020 adalah pertemuan ke 5
pembelajaran Biologi yang dibimbing oleh Bu Puspa. Materi yang dibahas adalah
Transpor Membran. Tujuan dari pembelajaran materi ini yaitu membandingkan
mekanisme transpor pada membran (difusi, osmosis, transpor aktif, endositosis, dan
eksositosis). Transpor Membran terbagi menjadi dua yaitu, transpor pasif dan transpor
aktif. Transpor pasif terbagi menjadi dua yaitu difusi dan osmosis, kemudian difusi
tersebut terbagi lagi menjadi dua yaitu difusi sederhana dan difusi terbantu. Sedangkan
transpor aktif terbagi menjadi tiga yaitu pompa Na dan K, endositosis dan eksositosis.
Difusi adalah perpindahan zat terlarut/molekul dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi
rendah. Difusi sederhana adalah molekul atau zat dapat berdifusi secara lancar tanpa
bantuan apapun sedangkan Difusi terbantu adalah molekul atau zat berdifusi tetapi ada
yang memberi bantuan agar difusi bisa berjalan.
2. Kesan saya dalam pembelajaran ini adalah saya cukup mengerti apa yang Bu Puspa, dan
bersyukur karena cuaca pada hari ini mendukung pembelajaran Biologi sehingga tidak
mengganggu jaringan untuk pembelajaran via Google Meet. Pesan saya adalah semoga
pandemi ini segera berakhir agar kita semua bisa belajar dengan normal kembali di
sekolah agar lebih efektif.
B. Tugas – Tugas
6
1. pesan, semoga pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir agar kita semua dapat
PORTOFOLIO 1melakukan aktivitas di luar rumah kembali serta belajar di sekolah agar lebih efektif.
STRUKTUR DAN FUNGSI SEL
Kamis, 23 Juli 2020
N Bagian Struktur Fungsi Gambar
o Sel
1. Dinding Sel Sel memberi bentuk sel yang tetap
Prokariotik karena sifatnya yang kaku,sebagai
pelindung, terdapat poti-pori jalan
keluar masuknya molekul-
molekul, dan mengatur pertukaran
zat serta reproduksi
2. Membran Sel pelindung molekuler sel terhadap
Plasma Prokariotik lingkungan sekitar dan mengatur
transportasi air serta zat-zat
terlarutdari luar dan kedalam sel
3. Nukleoid Sel tempat DNA yang sel terletak
Prokariotik (tidak terselubung membran)
4. Organel Sel tempat berlangsungnya sintesa
Prokariotik protein
5. Flagela Sel Sebagai alat untuk pergerakan
Prokariotik
6. Pili(fimbriae) Sel tempat melekatkan diri pada
Prokariotik jaringan hewan ataupun
tumbuhan
7
7. Membrane Sel
Sel Eukariotik Sebagai reseptor (penerima)
rangsang dari luar, seperti hormon
dan bahan kimia lain baik dari
lingkungan luar maupun dari
bagian lain dalam organisme itu
sendiri.
8. Nukleus (inti Sel Tempat keluar masuknya molekul
sel) Eukariotik dari sitoplasma ke nukleoplasma
9. Sitoplasma Sel Tempat penyimpanan bahan-
Eukariotik bahan kimia yang berguna saat
proses metabolisme sel (seperti
protein, enzim dan lemak).
PORTOFOLIO 2
PERBEDAAN SEL HEWAN DAN TUMBUHAN
8
No Perbedaan Sel Tumbuhan Sel Hewan
1. Bentuk Tetap Ttidak tetap
2. Ukuran Lebih besar Lebih kecil
3. Sentriol Tidak ada Ada
4. Dinding Sel Ada Tidak ada
5. Vakuola Ada, vakuola berukuran besar Ada, vakuola berukuran kecil
6. Tingkat totipensi Sangat tinggi Rendah
7. Sitokinesis Membentuk lempeng mitosis Membentuk furrowing
8. Ketahanan tekanan Kuat karena dinding sel Lemah tanpa vuakola
kontraktil
9. Sambungan antar sel Plasmodesmata Desmosome, Tight junction
10. Pembentukan spindle Secara anastral Secara amphiastral
11. Lisosom Jarang ditemukan Umumnya banyak terdapat
dalam sel hewan.
12. Matriks ekstraselular Tidak ada Ada
13. Flagela Jarang, hanya pada sperma Sering ditemukan
tumbuhan tertentu.
14. Organel respirasi Kloroplas (plastida) dan Mitokondria
mitokondria
15. Letak inti sel Berada di pheriperal sitoplasma Berada di tengah sel
16. Plastida Ada berupa kloroplas Tidak Ada
17. Pembentukan spindle Secara anastral Secara amphiastral
PORTOFOLIO 3
A. Sel Mukosa Rongga Mulut
9
Definisi
Mukosa rongga mulut adalah jaringan yang melapisi rongga mulut, terdiri dari
dua bagian yaitu epitel dan lamina propia. Mukosa rongga mulut biasa dikenal
dengan oral mucous atau oral mucosa.
Fungsi
- Sebagai pelindung jaringan yang lebih dalam pada rongga mulut.
- Sebagai organ sensoris.
- Melindungi jaringan rongga mulut dari lingkungan eksternal.
- Sekresi yaitu mengeluarkan saliva yang dihasilkan oleh kelenjar liur yang
menjaga kelembaban rongga mulut.
Struktur
Mukosa mulut menurut letak dan strukturnya terbagi menjadi lining mucosa,
masticatory mucosa, dan specialized mucosa. Lining mucosa yang terdapat di
bukal, labial bagian dalam, muccobucal fold, ventral lidah dan bawah lidah,
serta palatum molle tersusun atas epitel skuamosa berlapis atau epitel gepeng
berlapis tanpa keratin. Masticatory mucosa yang berperan pada proses
pengunyahan, ditemukan di gingiva, palatum durum, dan linggir alveolar.
Masticatory mucosa disusun dari epitel skuamosa berlapis berkeratin dengan
keratin yang umumnya mengalami piknosis. Sedangkan specialized mucosa
terutama terdapat di dorsal lidah, membentuk berbagai papila yang pada
dasarnya tersusun atas epitel skuamosa berlapis berkeratin.
B. Lapisan Sel Tumbuhan Rhoeo discolor (Daun Adam Hawa)
10
Dinding sel : penyokong dan pelindung selaput plasma serta memelihara
keseimbangan sel dari tekanan.
Pigmen antosianin : penyebab warna merah, biru, dan violet pada daun.
Sel penutup (guard cells) : mengatur besarnya lubang yang ada di sekitarnya.
Kloroplas : tempat berlangsungnya fotosintesis.
Stomata : tempat pertukaran gas karbondioksida dan air.
PORTOFOLIO 4
LAPORAN HASIL PENGAMATAN
11
Selasa, 04 Agustus 2020
I. Judul Pengamatan
Pengamatan sel hewan dan sel tumbuhan
II. Tujuan
Saya dapat membedakan bagian-bagian sel hewan dengan sel tumbuhan secara
mikrokopis.
III. Dasar Teori
Sel adalah kumpulan materi paling sederhana yang dapat hidup dan merupakan unit
penyusun semua makhluk hidup.[1][2] Sel mampu melakukan semua aktivitas
kehidupan dan sebagian besar reaksi kimia untuk mempertahankan kehidupan
berlangsung di dalam sel.[3][4] Kebanyakan makhluk hidup tersusun atas sel tunggal,
[5] atau disebut organisme uniseluler, misalnya bakteri dan amoeba. Makhluk hidup
lainnya, termasuk tumbuhan, hewan, dan manusia, merupakan organisme
multiseluler yang terdiri dari banyak tipe sel terspesialisasi dengan fungsinya masing-
masing.[1] Tubuh manusia, misalnya, tersusun atas lebih dari 1013 sel.[5] Namun,
seluruh tubuh semua organisme berasal dari hasil pembelahan satu sel. Contohnya,
tubuh bakteri berasal dari pembelahan sel bakteri induknya, sementara
tubuh tikus berasal dari pembelahan sel telur induknya yang sudah dibuahi.
IV. Alat dan Bahan
Alat
1. Mikroskop
2. Kaca benda atau kaca objek
3. Kaca penutup atau cover glass
4. Pipet tetes
5. Gelas kimia
6. Silet
12
7. Spatula
8. Tisu
Bahan
1. Sel hewan (diambil dari sel epitel pada rongga mulut manusia)
2. Tanaman Rhoeo discolor (tanaman adam hawa)
3. Bawang merah
4. Air sebagai pelarut
V. Cara Kerja
A. Pengamatan sel hewan
1) Siapkan alat dan bahan pengamatan.
2) Mensterilkan spatula dengan cara merendam dengan merebus.
3) Setelah steril masukanlah spatula ke dalam rongga mulut kemudian ambil sel
pada bagian pipi dalam.
4) Lalu, letakkan sel tersebut diatas kaca benda/kaca objektif.
5) Kemudian, ambil air menggunakan pipet dan teteskan air tersebut kurang lebih 2
tetes ke kaca benda/kaca objektif.
6) Lalu tutup kaca benda dengan kaca penutup.
7) Apabila ada kelebihan air bisa diserap menggunakan tisu agar tidak terganggu.
8) Letakkan kaca benda/kaca objektif di mikroskop dan aturlah cahaya sefokus
mungkin.
9) Kemudian amatilah dengan teliti.
B. Pengamatan sel tumbuhan
1) Siapkan alat dan bahan pengamatan.
13
2) Kemudian potong tanaman rhoeo discolor dengan bentuk melintang
menggunakan silet secara tipis.
3) Lalu letakkan sel tanaman tersebut diatas kaca benda/kaca objektif.
4) Kemudian, ambil air menggunakan pipet dan teteskan air tersebut kurang lebih 2
tetes ke kaca benda/kaca objektif.
5) Lalu,tutup menggunakan kaca penutup.
6) Apabila ada kelebihan air bisa diserap menggunakan tisu agar tidak terganggu.
7) Letakkan kaca benda/kaca objektif di mikroskop dan aturlah cahaya sefokus
mungkin.
8) Kemudian amatilah dengan teliti.
V. Hasil Pengamatan
1. Sel mukosa rongga mulut
2. Sel rhoeo discolor
VI. PEMBAHASAN
a. Sel epitel rongga mulut
14
Didalam sel epitel rongga mulut tidak ditemukan vakuola,dinding sel dan
plastida.hal itu yang menggolongkan sel epitel rongga mulut sebagai sel hewan.
sel epitel tidak memiliki dinding sel yang berfungsi memberi bentuk yang tetap.
Dalam pengamatan sel epitel rongga mulut hamper tidak dijumpainya ruangan
antar sel.Hal ini terjadi karena sel-sel epitel terikat antara satu dengan yang
lainnya.
b. Sel rhoeo discolor
Memiliki bentuk lonjong segi enam, jarak antar dinding sel berdekatan atau
menyatu. Memiliki pigmen warna ungu.Pertumbuhan dari tanaman ini sangat
penting pada aktivitas jaringan meristem. Dan jaringannya terbagi menjadi dua
yang berdasarkan kemampuan untuk tumbuh dan memperbanyak diri yaitu
jaringan meristem dan jaringan permanen. Beberapa organel daun Rhoe discolor
yang terlihat di bawah mikroskop yaitu :
- Dinding Sel
- Epidermis
- Stomata
- Sel penjaga
BAB II STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN
15
A. Jurnal Belajar
Kamis, 13 Agustus 2020
1. Pada hari ini Kamis tanggal 13 Agustus 2020 adalah pertemuan biologi ke 6.
Materi yang dipelajari hari ini adalah Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
yang dibimbing oleh Ibu Puspa. Jaringan adalah kumpulan dari beberapa sel. Pada
satu jaringan merupakan kumpulan dari beberapa sel yang sama bentuk, struktur
dan fungsinya. Dalam perubahan sel menjadi jaringan harus melewati 3 proses
yaitu : 1. Sel harus membelah atau mengalami pembelahan sel, pembelahan sel itu
sendiri terdiri dari 2 macam yaitu pembelahan mitosis dan pembelahan meosis.
Pembelahan mitosis adalah pembelahan yang umumnya dilakukan oleh sel tubuh
sedangkan pembelahan meosis adalah pembelahan yang umumnya dilakukan oleh
sel kelamin, 2. Pembesaran sel sebagai aktivitas kambium, 3. Diferensiasi adalah
proses ketika sel kurang khusus menjadi jenis sel yang lebih khusus. Kemudian,
pada tumbuhan secara garis besar terbagi menjadi 2 macam jaringan yaitu
jaringan meristem dan jaringan permanen. Jaringan meristem adalah jaringan
yang selalu membelah atau mengalami pertumbuhan sedangkan jaringan
permanen adalah jaringan yang sudah permanen yang tidak dapat mengalami
pertumbuhan lagi dan jaringan permanen dibedakan menjadi 5 yaitu 1. Jaringan
pelindung/jaringan epidermis, jaringan yang menutupi permukaan organ
tumbuhan, 2. Jaringan parenkim, juga disebut jaringan pengisi, 3. Jaringan
penyokong merupakan jaringan yang menunjang bentuk tubuh tumbuhan yang
terbagi menjadi 2 yaitu kolenkim dan sklerenkim, 4. Jaringan pengangkut,
Jaringan ini disebut juga pembuluh dan berfungsi utama sebagai saluran utama
transportasi zat-zat hara yang diperlukan dalam proses vital tumbuhan, yang
terbagi menjadi 2 yaitu xylem dan floem, 5. Jaringan gabus merupakan jaringan
yang terdapat pada bagian tepi alat-alat pada tumbuhan dan tersusun oleh sel-sel
parenkim gabus.
2. Kesan dalam pembelajaran ini saya cukup mengerti tentang materi yang
dijelaskan Ibu Puspa. Cara Ibu Puspa menjelaskan materi sangat baik, jelas dan
cukup mudah dipahami. Pesan saya semoga pandemi Covid-19 ini akan segera
berakhir agar kita semua dapat belajar seperti biasa kembali di sekolah.
16
Selasa, 18 Agustus 2020
1. Pada hari ini yaitu hari Selasa tanggal 18 Agustus 2020 pembelajaran biologi
berlangsung. Materi yang di pelajari hari ini adalah Macam-Macam Jaringan pada
17
Tumbuhan. Jaringan pada tumbuhan dikelompokkan menjadi dua yaitu Jaringan
Meristem dan Jaringan Permanen. Jaringan Meristem dibedakan menjadi dua jenis yaitu
1. Berdasarkan asal pembentukannya : Promeristem, Meristem Primer, dan Meristem
Sekunder, 2. Berdasarkan letaknya : Meristem apikal, Meristem Interkalar, dan Meristem
Lateral. Jaringan Permanen ada 5 yaitu jaringan epidermis, jaringan parenkim, jaringan
penyokong, jaringan pengangkut dan jaringan gabus. Jaringan epidermis strukturnya
terdiri dari sel-sel hidup, berbentuk persegi panjang, sel-sel rapat dan tanpa ruang sel,
tidak memiliki klorofil, dinding sel luar tebal tetapi di dalam tipis, dan membentuk
derivat epidermis; stomata, trikomata, spina, velamen, sel kipas, sel kersik. Fungsi sel
epidermis adalah sebagai pelindung bagian dalam organ tumbuhan. Jaringan parenkim
strukturnya terdiri dari jaringan dasar(penyusun terbesar, terdapat di jaringan lain,
selubung berkas pengangkut), sel hidup besar,tipis,segienam, banyak vakuola, inti sel
mendekati dasar sel,embrional,ruang antar sel. Jaringan parenkim terdiri dari 6 fungsi
yaitu asimilasi, penimbun, air, pengangkut, penyimpan udara, san penutup luka. Jaringan
penyokong terbagi menjadi dua yaitu jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim.
Jaringan kolenkim strukturnya yaitu parenkim khusus, terdapat dibawah atau dekat
permukaan batang muda, tangkai daun muda dan sel memanjang ke arah poros panjang
organ tempatnya berada, ada sel primer tebal dan tidak berlignin. Jaringan kolenkim
berfungsi sebagai penguat tegaknya batang dan daun dan sebagai pelindung biji/embrio
sedangkan jaringan sklerenkim strukturnya yaitu jaringan penunjang pada organ
tumbuhan dewasa dan terdiri dari serabut sklerenkim dan sklereid. Jaringan pengangkut
terbagi menjadi dua yaitu jaringan xilem dan floem. Xilem berfungsi untuk menyalurkan
air dan unsur hara dari akar ke daun sedangkan floem pembuluh tapis berfungsi sebagai
pengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan. Jaringan gabus
strukturnya yaitu tersusun atas sel-sel parenkim gabus dan bentuknya memanjang
berdinding gabus.
2. Kesan dalam pembelajaran hari ini adalah saya cukup mengerti tentang materi yang
dijelaskan, Ibu Puspa menjelaskan dengan baik, jelas dan mudah dipahami.
Pesan saya semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir agar kita semua dapat belajar
di sekolah dengan efektif.
18
Selasa, 25 Agustus 2020
1. Pada hari Selasa, tanggal 25 Agustus 2020 Pembelajaran Biologi berlangsung yang di
bimbing oleh Ibu Puspa lewat Google Meet. Materi yang dibahas adalah Organ Pada
Tumbuhan. Organ tumbuhan terdiri dari organ utama dan khusus. Organ utama terdiri
19
dari akar, batang dan daun, sedangkan organ khusus terdiri dari bunga, buah dan biji.
Pertama yang dibahas adalah Akar, struktur anatomi pada akar yaitu epidermis,
korteks, endoderrmis dan stele, sedangkan struktur morfologi pada akar yaitu
leher/pangkal akar, ujung akar, batang akar, cabang-cabang akar, serabut akar, bulu-
bulu akar dan tudung akar. Akar terdiri dari dua macam yaitu akar tunggang dan akar
serabut. Fungsi akar yaitu menegakkan tumbuhan dan menyimpan makanan. Akar
juga terbagi menjadi dua macam yaitu akar dikotil dan monokotil. Kedua yang
dibahas adalah Batang, struktur anatomi pada batang yaitu epidermis, korteks,
endodermis dan stele. Fungsi batang yaitu sebagai penyokong/penopang tumbuhan
dan tempat penyimpanan cadangan makanan.Batang terdiri dari dua macam yaitu
batang dikotil dan monokotil. Ketiga yang dibahas adalah Daun, contoh morfologi
daun berdasarkan tepi daun yaitu undulate, sinuate, serrate, dentale, lobate, scalloped,
dan lainnya. Stuktur anatomi daun yaitu kutikula, epidermis atas, xilem, floem,
mesofil(sel palisade dan sel bunga karang), epidermis bawah, sel penjaga, stomata
dan ruang udara. Keempat yang dibahas adalah Bunga. Fungsi bunga yaitu sebagai
tempat berlangsungnya pernyebukan dan pembuahan yang diakhirnya dapat
dihasilkan alat-alat perkembangbiakan. Bagian-bagian bunga terdiri dari putik(kepala
putik dan tangkai putik), kepala sari, mahkota, tangkai sari, bakal buah, kelopak,
bakal biji, dasar bunga dan tangkai bunga. Kelima yang dibahas adalah Buah, buah
merupakan salah satu tempat cadangan makanan terbesar yang paling banyak
dimanfaatkan manusia. Fungsi umum buah yaitu sebagai penyimpan cadangan
makanan utama. Struktur pada buah antara lain ; kulit buah, tangkai buah, daging
buah dan biji. Keenam yang dibahas adalah Biji, biji merupakan bagian terdalam dari
buah yang didalamnya mengandung calon individu baru yang akan menjadi bakal
tanaman baru. Fungsi biji yaitu sebagai bakal calon individu tanaman baru yaitu
lembaga.Struktur pada biji antara lain; lembaga(inti biji), tali pusar, jaringan
penyimpan cadangan makanan dan kulit biji.
2. Kesan saya dalam pembelajaran ini adalah saya cukup mengerti tentang materi yang
dijelaskan, cara Ibu Puspa menjelaskan cukup mudah dipahami dan jelas. Pesan saya
adalah semoga pandemi Covid-19 ini akan segera berakhir agar kita semua dapat
belajar di sekolah kembali yang jauh lebih efektif.
20
Kamis, 27 Agustus 2020
1. Pada hari Kamis, tanggal 27 Agustus 2020 Pembelajaran Biologi berlangsung yang di
bimbing oleh Ibu Puspa lewat Google Meet. Pembahasan yang pertama adalah absensi
siswa pada jam mata pelajaran Biologi selama sebulan. Kemudian materi yang dibahas
21
adalah cara mengamati struktur morfologi pada tanaman yang dimiliki oleh masing-
masing siswa. Bagian-bagian tanaman yang diamati adalah akar, batang, daun, buah,
bunga dan biji. Hal yang perlu diperhatikan yaitu panjang, diameter, ketebalan, bentuk
dan lainnya pada tanaman yang diamati. Dan dalam laporan pengamatan disertakan foto
tanaman dengan siswa.
2. Kesan saya dalam pembelajaran ini adalah cara mengamati tanaman yang dijelaskan oleh
Ibu Puspa cukup dimengerti dan dipahami serta Ibu Puspa menjelaskan materi sangat
jelas. Pesan saya semoga pembelajaran daring ini selalu lancar dari segi jaringan ataupun
lainnya, dan semoga pandemi Covid-19 segera berakhir agar kita semua dapat belajar
disekolah kembali agar pembelajaran lebih efektif.
B. Tugas – Tugas
Portofolio I
Macam – Macam Jaringan Pada Tumbuhan
1. Jaringan Meristem
a. Stuktur Jaringan Meristem
22
- Tunas apikal
- Meristem apikal
- Meristem datar - Protoderma
- Tunas samping
- Prokambium
b. Fungsi Jaringan Meristem
Fungsi jarigan meristem antara lain :
- Jaringan yang menyokong pertumbuhan ke arah atas (meninggi) pada batang dan
memanjang pada akar.
- Jaringan yang menyokong pertumbuhan ke arah samping pada diameter batang -
Jaringan yang menyokong pertumbuhan organ perantara tanaman
Secara spesifik, jaringan meristem untuk :
- Meristem primer : mengakibatkan batang dan akar menjadi panjang.
- Meristem sekunder : mengakibatkan tubuh tumbuhan menjadi lebih besar.
- Meristem lateral : ruas menjadi panjang.
- Meristem interkalar : diameter batang meningkat.
- Meristem apikal : memperpanjang ujung.
c. Gambar Jaringan Meristem
23
2. Jaringan Permanen
Jaring Perman adal jaring ya merupak ha pembelah s merite
an en ah an ng an sil an em
l
. prim d sekun ya sud berdiferensia Jaring perman sifatn
enronmeraistemdeart tidngak ahmemsbie. ) tid tumanb d etind berkeyma bang Jaringan
ik ( n ak tif lah ak uh, a ak permanen
n terbagi menjadi
5 yaitu ;
1. Jaringan Epidermis
a. Struktur Jaringan Epidermis
- tersusun dari sel yang rapat antara satu sama lain.
- memiliki protoplas hidup serta juga bisa atau dapat menyimpan hasil metabolisme,
seperti plastid serta grana yang sedikit (itu tidak membentuk klorofil), pati, serta juga
protein, dan antosianin.
- mengandung kutin yang kemudian membentuk suatu lapisan kutikula
padapermukaan luar epidermis
- Kutikula umumnya itu tertutup oleh adanya bahan yang bersifat lilin, yang
merupakan lapisan datar atau juga berbentuk batang.
b. Fungsi Jaringan Epidermis
24
- Sebagai pelindung terhadap hilangnya air karena adanya penguapan
- Sebagai pelindung terhadap kerusakan mekanik
- Sebagai pelindung terhadap perubahan temperature - Sebagai pelindung terhadap
hilangnya zat-zat makanan
c. Gambar Jaringan Epidermis
2. Jaringan Parenkim
a. Struktur Jaringan Parenkim
- Ruang antar sel dapat terbentuk secara skizogen dan lisigen.
- Rongga kecil berkembang dan lamella tengah baru berhubungan dengan dinding
sel induknya.
- Ruang antar sel pada tangkai daun talas terbentuk atas proses lisigen karena pada
susunan sel daun talas
b. Fungsi Jaringan Parenkim
- Tempat berlangsungnya proses fotosintesis pada tumbuhan dan penyimpanan
hasilnya.
- Tempat menampung cadangan air.
- Berfungsi sebagai jaringan pengangkut.
- Tempat penyimpanan udara dalam proses respirasi sebagai akibat dari banyaknya
25
ruang antara satu sel dengan yang lainnya.
c. Gambar Jaringan Parenkim
3. Jaringan Penyokong
Jaringan penyokong merupakan jaringan yang berperan untuk menunjang bentuk
tumbuhan agar dapat berdiri dengan kokoh. Disebut juga jaringan penguat karena
memiliki dinding sel yang tebal dan kuat serta sel-selnya yang telah mengalami
spesialisasi. Jaringan penyokong terdiri dari jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim.
1) Jaringan Kolenkim
a. Struktur Jaringan Kolenkim
- Jaringan Kolenkim tersusun oleh sel-sel yang berprotoplas hidup dengan penebalan
dinding dari selulose, hemiselulose dan pektin (dengan kadar yang cukup tinggi).
- Sel kolenkim pada umumnya terdapat di daerah perifer,misalnya langsung di sebelah
dalam epidermis batang atau di daerah korteks,di sebalah dalam dari beberapa lapis
sel parenkim terluar.
- Jaringan kolenkim ini kadang-kadang membentuk lingkaran tertutup pada batang atau
berkelompok-kelompok.
b. Fungsi Jaringan Kolenkim
- Untuk memperkuat, menunjang maupun menyokong organ muda dimana sedang
tumbuh ataupun pada herba agar bisa berdiri dengan kokoh dan kuat.
26
- Mampu menyesuaikan terhadap pemanjangan organ dengan tanpa kehilangan
kekuatan.
- Memiliki sebuah kemampuan didalam peningkatan permukaan serta ketebalan
dindingnya.
b. Gambar Jaringan Kolenkim
2) Jaringan Sklerenkim
a. Stuktur Jaringan Sklerenkim
- terdiri atas sel-sel mati
- Dinding selnya sangat tebal dan kuat karena mengandung lignin (komponen utama
kayu).
- Dinding selnya mengalami penebalan primer dan penebalan sekunder oleh zat
lignin.
b.Fungsi Jaringan Sklerenkim - Sebagai alat penyokong.
- Melindungi dan menguatkan bagian dalam sel.
- Memberikan kekuatan mekanik ke tubuh tanaman.
- Aktifitas sklerenkim menjaga tanaman dari streskarena faktor lingkungan.
b.Gambar Jaringan Sklerenkim
27
4. Jaringan Pengangkut
Jaringan pengangkut (vascular tissue) adalah salah satu dari tiga kelompok jaringan
permanen yang dimiliki tumbuhan hijau berpembuluh (Tracheophyta). Jaringan ini
disebut juga pembuluh dan berfungsi utama sebagai saluran utama transportasi zat-zat
hara yang diperlukan dalam proses vital tumbuhan.
Ada dua kelompok jaringan pengangkut, berdasarkan arah aliran hara. Pembuluh
kayu (xilem) mengangkut cairan menuju daun. Pembuluh tapis (floem) mengangkut hasil
fotosintesis (terutama gula sukrosa).
1) Jaringan Xilem
a. Struktur Jaringan Xilem
- Terdiri dari beberapa unsur yaitu ; trakeid, trakea, parenkim xilem, dan serabut xilem
b. Fungsi Jaringan Xilem
- Berfungsi untuk mengangkut air dan bahan mineral dari akar menuju daun.
b. Gambar Jaringan Xilem
28
2) Jaringan Floem
a. Struktur Jaringan Floem
- Terdiri dari beberapa sel yaitu ; sel buluh tapis, sel pengantar, parenkim floem dan
serabut floem.
b. Fungsi Jaringan Floem
- Berfungsi untuk mengangkut hasil fotosintesis (berupa karbohidarat) ke seluruh
bagian tumbuhan.
b. Gambar Jaringan Floem
29
5. Jaringan Gabus
a. Struktur Jaringan Gabus
- Eksodermis
- Endodermis
- Peridermis terbagi menjadi 3 : Felogen (kambium gabus), Felem (gabus), dan
Feloderm (parenkim gabus)
b. Fungsi Jaringan Gabus
- Menggantikan epidermis sebagai pelindung
- Mencegah penguapan
- Melindungi kerusakan mekanis dan infeksi patogen
c. Gambar Jaringan Gabus
30
PORTOFOLIO II
Tugas Pengamatan Portofolio
Struktur dan Jaringan Tanaman Cabai
Disusun oleh :
Nama : Fania Azzahra
Kelas : XI IPA 2
Tahun ajaran 2020/2021
Tanaman Cabai
31
Tempat Pengamatan : Di Halaman Rumah
Hari/Tanggal Pengamatan : Kamis/27 Agustus
2020
A. PENGERTIAN
Cabai merupakan salah satu jenis komoditas holtikultura yang sering digunakan
sebagai bumbu masak. Beraganjenis, warna, rasa dan bentuk cabai banyak ditemukan
di pasaran. Tanaman cabai yang banyak ditanam di Indonesia yaitu cabai merah besar,
cabai rawit, cabai keriting, dan paprika.
Di daerah tropis, cabai dibudidayakan di tegalan atau area persawahan, dataran
rendah hingga dataran tinggi. Tanah yang paling ideal untuk tanaman cabai adalah
yang cukup mengandung bahan organic dan mempunyai pH sekitar 6,0-6,5. Tanah
berupa tanah
andosol karena kaya akan bahan organic. Penambahan pupuk kandang dan kompos
saat pengolahan tanah atau sebelum penanaman dapat memperbaiki struktur tanah
serta mengatasi tanah yang kurang subur atau kurang unsure hara.
Curah hujan yang ideal untuk tanaman cabai, yaitu 600-1.250 mm/tahun atau 50-
105 mm/bulan. Curah hujan yang rendah menyebabkan tanaman kekeringan
32
sehingga tanaman cabai kurus, kerdil, layu, bahkan mati. Sebaliknya curah hujan
yang tinggi membuat lahan penanaman becek. Ini menyebabkan kelembapan
meningkat dan dapat menyebabkan tingginya intensitas serangga bakteri Ralstonia
solanacearum serta
cendawan.
Cabai dapat beradaptasi dengan baik pada suhu 24-27ºC. Suhu panas menyebabkan
penguapan tinggi sehingga bunga dan buah banyak yang rontok. Sementara itu
kelembapan yang ideal yakni antara 70-80%, terutama pada masa pembentukan
bunga dan buah. Kelembapan yang tinggi dapat dikurangi dengan mengatur jarak
tanam dan menyiangi gulma.
Tanaman cabai juga memerlukan sinar matahari untuk pertumbuhan dan produksinya.
Cabai paling ideal ditanam dengan intensitas cahaya matahari antara 60-75%. Lama
penyinaran juga turut berpengaruh. Lama penyinaran matahari untuk tanaman cabai
yang berada digaris khatulistiwa adalah 10-12 jam sehari.
B. STRUKTUR MORFOLOGI
33
Bagian-bagian utama tanaman cabai meliputi akar, batang, cabang, daun, bunga, serta buah
dan biji.
1) Akar
Akar tanaman cabai merupakan akar tunggang yang sangat kuat., terdiri atas akar
utama (primer) dan lateral (sekunder). Akar tersier merupakan serabut-serabut akar
yang keluar dari akar lateral. Panjang akar primer sekitar 35-50 cm dan akar lateral
sekitar 35-45 cm.
2) Batang
Batang cabai berwarna hijau tua dan berkayu. Panjang batang yaitu 30-35 cm
dan berdiameter 1,5- 3 cm. Jumlah cabangnya, yakni antara 5-12 per tanaman.
Panjang
cabangnya sekitar 5-7 cm dengan diameter 0,5-1 cm. Di daerah percabangan
terdapat tangkai daun dan daun. Tangkai daun berfungsi untuk menopang daun.
Ukuran tangkai daun sangat pendek yaitu 2-5 cm.
3) Daun
34
Daun cabai adalah daun tunggal. Daun muncul di tunas-tunas samping yang berurutan
di batang utama yang tersusun spiral. Umumnya berwarna hijau dan hijau tua. Bentuk
daun ada yang deltoid, ovate (oval), dan lanceolate (lanset).
4) Bunga
Bunga cabai bersifat tunggal dan muncul di ujung ruas tunas. Mahkotanya berwarna
putih, kuning muda, dan kuning. Alat kelamin jantan dan betina terletak di satu bunga
sehingga termasuk bunga sempurna. Setiap bunga cabai mempunyai satu putik. Kepala
putik berbentuk bulat. Putik bunga berukuran panjang 0,5 cm, berwarna putih dengan
kepala berwarna hijau. Jumlah benang sari antara 5-8 helai dan berbentuk lonjong.
Posisi bunga cabai ada yang menggantung, horizontal, dan tegak.
35
5) Buah
Buah cabai memiliki rongga dengan jumlah berbeda-beda sesuai dengan varietasnya.
Di dalam buahnya terdapat plasenta sebagai tempat biji melekat. Daging buah cabai
kadang- kadang lunak. Buah cabai ukurannya beragam, mulai dari pendek sampai
panjang dengan ujung runcing atau tumpul. Pada dasarnya bentuk buah cabai di
bedakan menjadi panjang, bulat, segitiga, campanulate, dan blocky. Bentuk pangkal
buah, tepi buah, dan ujung buah cabai pun juga beragam.
6) Biji
Biji cabai terdapat di dalam buah dan menempel di sepanjang plasenta. Warnanya juga
beragam, mulai dari putih hingga kuning jerami. Bagian terluarnya terdapat lapisan
keras. Biji inilah yang berperan untuk menghasilkan bibit tanaman yang baru.
36
C. TAKSONOMI
Tanaman cabai yang selama ini dikenal oleh masyarakat Indonesia adalah jenis cabai
besar (Capsicum annuum) dan cabai rawit (Capsicum frutescens). Dalam kerajaan
tumbuhan, cabai digolongkan sebagai Spermatophyta karena dapat menghasilkan biji.
Berikut ini klasifikasi cabai.
- Kerajaan : Plantae
- Divisi : Spermatophyta
- Kelas : Angiospermae
- Ordo : Tubiflorae
- Family : Solanaceae
- Genus : Capsicum
- Spesies : Capsicum annum L., Capsicum frutescens,
Capsicum chinense, Capsicum pubescens, Capsicum
baccatum.
D. MANFAAT
Cabai pun juga dimanfaatkan para pecinta burung ocehan dan burung hias. Rupanya,
kandungan capsaicin mampu mempertajam lidah burung ocehan dan memperindah
bulu burung hias. Bubuk cabai yang dicampurkan ke pakan ayam, bisa merangsang
ayam yang enggan bertelur menjadi rajin bertelur.
Selain mengandung capsaicin,cabai pun mengandung semacam minyak asiri, yaitu
capsicol. Minyak asiri ini dapat dimanfaatkan untuk menggantikan fungsi minyak kayu
putih. Konon minyak ini dapat mengurangi rasa pegal, rematik, sesak napas, dan gatal
gatal. Sedangkan
capsaicin tidak hanya membuat cabai pedas rasanya melainkan juga memiliki efek
37
anti penumbuhan sel kanker.
Berikut manfaat mengonsumsi cabai bagi kesehatan tubuh :
1. Membunuh sel kanker
2. Melancarkan pencernaan
3. Meningkatkan kinerja otak
4. Menghilangkan stres
5. Mencegah obesitas dan membantu menurunkan berat badan
6. Membantu pembentukan sel darah merah
7. Bersifat antiradang
8. Mengobati panas dalam, terutama sariawan
9. Mengatasi hidung tersumbat akibat flu atau pilek
10. Memelihara kesehatan mata
11. Mengurangi pusing, migrain, atau sakit kepala
12. Mencegah bau napas
13. Menjaga kesehatan jantung
14. Meredakan nyeri sendi
15. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
16. Mengatasi Psoriasis atau gatal dan bercak pada kulit
38
17. Mencegah infeksi jamur
18. Bantu detoks racun
19. Mencegah penuaan dini dan bikin awet muda
20. Menjaga kesehatan dan kekuatan rambut
39
BAB III STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN HEWAN
A. Jurnal Belajar
Kamis, 03 September 2020
1. Pada hari ini yaitu hari selasa tanggal 03 september pelajaran biologi berlangsung melalui
Google Meet. Pembelajaran ini dibimbing oleh Ibu Puspani. Pembelajaran masih
menggunakan daring karena pandemic Covid 19 yang belum berakhir. Pembelajaran
ini diikuti oleh dua kelas yaitu XI IPA 1 dan XI IPA 2. Seperti biasa sebelum
pembelajaran di mulai kita semua berdoa terlebih dahulu agar diberi kemudahan serta
kelancaran. Pembahasan yang mulai di bicarakan oleh Ibu Puspa adalah ulangan yang
baru saja dilaksanakan beberapa hari lalu. Terdapat beberapa siswa yang remedial
yaitu 13 siswa dari XI IPA 1 dan 19 siswa dari XI IPA 2. Untuk remedialnya Ibu Puspa
memberi tugas membuat power point tentang Jaringan Pada Hewan. Setiap siswa
diminta untuk mempresentasikan hasil power pointnya di pertemuan selanjutnya
dimulai dari jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot, jaringan syaraf dan organ
system organ.
2. Kesan saya dalam pembelajaran ini cukup paham dengan apa yang ditugaskan Ibu
Puspa. Ibu Puspa menjelaskan dengan tepat, padat serta jelas. Pesan saya dalam
pembelajaran ini adalah semoga pandemic Covid 19 ini akan segera berakhir agar kita
semua dapat beraktivitas kembali seprti belajar di sekolah yang jauh lebih efektif.
Selasa, 08 September 2920
1. Pada tanggal 8 September 2020, yaitu hari selasa pembelajaran Biologi
berlangsung. Pembelajaran Biologi ini dibimbing oleh Ibu Puspani. Seperti biasa
pembelajaran Biologi ini dilakukan secara daring atau online yang bb diikuti oleh
40
dua kelas yaitu XI IPA 1 dan XI IPA 2. Sebelum pembelajaran berlangsung kita
semua melakukan doa Bersama agar diberi kemudahan serta kelancaran dalam
pembelajaran Biologi ini. Pada pembelajaran Biologi hari ini kita membahas
tentang beberapa power point yang sudah dibuat oleh 32 siswa. Pembuatan power
point ini dikarenakan nilai ulangan siswa tersebut tidak memenuhi kkm , maka
diberi remedial membuat power point. Ibu Puspani sangat memapresiasi siswa
yang sudah menyelesaikan power pointnya.
2. Kesan saya dalam pembelajaran ini adalah cukup baik. Power point yang
ditampilkan teman – teman saya sangat bagus. Jaringan internet pada pembelajarn
hari ini pun sangat lancar sehingga tidak menghalangi atau membatasi
pembelajaran pada hari ini. Pesan saya adalah semoga virus covid-19 segera hilang
dan pandemic ini segera berakhir agar kita semua dapat melakukan pembelajaran
offline disekolah yang jauh lebih efektif.
Kamis, 10 September 2020
1. Pada hari ini yaitu hari Kamis tanggal 10 September 2020 pelajaran BIologi
berlangsung. Seperti biasa karena pandemi akibat Covid-19 maka pembelajaran
dilakukan secara daring atau online melalui Google Meet. Pembelajaran ini
dibimbing oleh Ibu Puspani selaku guru biologi dan pembelajaran ini diikuti oleh 2
kelas yakni, XI IPA 1 dan XI IPA 2. Sebelum pembelajaran berlangsung seperti
biasa kita semua berdoa agar diberi kelncaran serta kemudahan dalam belajar. Pada
41
pembelajaran hari ini kita masih membahas tentang Bab 3 yaitu “Struktur dan
Fungsi Jaringan Hewan”. Awal pembelajaran dimulai dengan membahas Jaringan
Epitel yang dipresentasikan oleh Zaky. Kesimpulan dari power point yang
dijelaskan oleh Zaky adalah salah satu jenis jaringan epitel yaitu jaringan
transisional, jaringan transisional adalah peralihan dari epitel berlapis banyak lalu
berubah menjadi epitel silindris berlapis banyak. Itulah kesimpulan dari presentasi
Zaky mengenai jaringan epitel.
2. Kesan saya dalam pembelajaran Biologi ini adalah cukup mudah dimengerti
karena power pointnya cukup jelas dan jaringan pada hari ini sangat baik
sehingga tidak mengganggu proses pembelajaran Biologi berlangsung.
Pesan saya adalah semoga pandemi karena Covid 19 ini segera berakhir agar kita
semua dapat melakukan aktivitas diluar rumah seperti dahulu misalnya sekolah
offline agar pembelajaran berlangsung menjadi lebih efektif
Selasa, 15 September 2020
1. Pada hari Selasa tepatnya tanggal 15 September 2020 pembelajaran Biologi pun
berlangsung. Pembelajaran ini dibimbing langsung oleh Ibu Puspani melalui
Google Meet. Pembelajaran ini diikuti oleh du akelas yakni, XI IPA 1 dan XI IPA
2. Pada pembelajaran hari ini masih membahas tentang Jaringan Pada Hewan yaitu
yang dibahas hari ini jaringan ikat. Jaringan Ikat ini pun dijelaskan oleh Lukman
melalui power pointnya yang akan dipresentasikan. Pada power pointnya Lukman
menjelaskan sangat detail seperti pengertian, jenis, ciri-ciri maupun sel penyusun
dari jaringan ikat itu sendiri. Setelah selesai mempresentasikan Ibu Puspa memberi
42
kesempatan bertanya kepada Lukman dari murid yang menyaksikan power point
tersebut terutama yang remedial ulangan agar mendapat nilai tambahan. Kemudian
ada yang bertanya lalu dijawab kemudian diskusi selesai.
2. Kesan saya dalam pembelajaran hari ini sangat menyenagkan karena materi yang
dipaparkan sangat ringkas namun jelas dan materi yang dipresentasikanpun cukup
detail. Pesan saya adalah semoga pandemic Covid 19 ini akan segera berakhir agar
kita semua bias beraktivitas kembali seperti belajar di sekolah yang jauh lebih
efektif.
Kamis, 17 September 2020
1. Pada hari ini yaitu hari Kamis tanggal 17 September 2020 pelajaran BIologi
berlangsung. Seperti biasa karena pandemi akibat Covid-19 maka pembelajaran
dilakukan secara daring atau online melalui Google Meet. Pembelajaran ini
dibimbing oleh Ibu Puspani selaku guru biologi dan pembelajaran ini diikuti oleh 2
kelas yakni, XI IPA 1 dan XI IPA 2. Sebelum pembelajaran berlangsung seperti
biasa kita semua berdoa agar diberi kelncaran serta kemudahan dalam belajar.
Pertama tama membahas dasar tentang Jaringan Ikat. Jaringan Ikat yaitu berupa
letak matriks jaringan ikat pada organ tubuh. Kemudian setelah membahas Jaringan
Ikat secara dasar Anggita pun melanjutkan materi Jaringan Otot melalui power
point yang lebih detail. Kesimpulan dari presentasi Anggita yaitu Anggita
menunjukkan macam – macam jaringan otot yaitu otot polos, otot lurik atau otot
rangka dan otot jantung dengan menunjukkan gambar-gambar setiap otot tersebut,
kemudian Anggita menjelaskan ciri-ciri dari setiap otot. Terakhir sebelum
43
presentasi berakhir Anggita menjelaskan tentang perbedaan dari tiga otot tersebut.
Selanjutnya penampilan power point dari Aurel. Aurel menjelaskan tentang
Jaringan Saraf. Kesimpulan dari presentasi Aurel yaitu Jaringan Saraf adalah
jaringan yang terdapat pada makhluk hidup sebagai mengantarkan implus yang
diterima system saraf tepi menuju system saraf pusat, dan sebaliknya. Struktur
jaringan saraf terdiri dari badan sel, inti sel, sitoplasma, dendrit, akson, sel
schwann, dan sinapsis. Kemudian, sel saraf terdiri dari beberapa jenis yaitu neuron
sensori, neuron intermediat, dan neuron motor.
2. Kesan saya dalam pembelajaran Biologi ini adalah power point yang
ditampilkan sangat menarik dan materi yang dipresentasikan pun cukup mudah
dipahami serta jelas. Pembelajaran Biologi inipun terasa menyenangkan karena
materi yang dipaparkan sangat jelas dan lengkap serta jaringan internet sangat
mendukung.
Selasa, 22 September 2020
1. Pada hari Selasa tanggal 22 September 2020 pelajaran Biologi berlangsung.
Pembelajaran ini dibimbing oleh Ibu Puspani selaku guru mata pelajaran Biologi.
Pembelajaran ini juga diikuti oleh du akelas yakni XI IPA 1 dan XI IPA 2 melalui
via Google Meet. Seperti biasa sebelum memulai pembelajaran kita semua berdoa
sejenak agar diberi kelancaran dalam belajar. Pada pertemuan ini kita membahas
Organ dan Sistem Organ. Pertama tama Ilham mempresentasikan tentang Organ dan
system organ melalui Power Point. Ilham menjelaskan tentang pengertian Organ, Organ
adalah sekumpulan jaringan yang memiliki tujuan dan fungsi yang sama untuk
melaksanakan suatu fungsi tertentu dalam tubuh dan juga menjelaskan bahwa Sistem
Organ Hewan terdiri atas beberapa organ hewan yang bekerja sama menjalankan suatu
proses yang bekerja sama melakukan suatu proses yang menunjang kehidupan seluruh
system-sistem organ yang lain. Contoh system organ yaitu Sistem pencernaan makanan
hewan, Sistem pernafasan hewan, Sistem reproduksi hewan, Sistem sirkulasi hewan.
Kemudian contoh system organ dilanjutkan oleh Cindy melalui power pointnya yaitu
44
Sistem gerak hewan(rangka dan otot), Sistem ekskresi hewan, Sistem saraf hewan dan
Sistem indera hewan.
2. Kesan saya dalam pembelajaran Biologi hari ini adalah menyenangkan,
beberapa siswa sangat antusias untuk memberikan pendapat/tambahan maupun
tanya jawab. Presentasi dari Ilham dan Cindy pun jelas dan cukup dimengerti.
Pesan saya adalah semoga pandemic Covid 19 ini akan segera berakhir agar kita
semua bisa kembali sekolah secara offline agar pembelajaran pun lebih efektif.
Kamis, 24 September 2020
1. Pada hari ini adalah jadwal pembelajaran Biologi. Tetapi pembelajaran ini tidak
melalui Google Meet seperti biasanya, namun hanya menggunakan Whatsapp.
Ibu Puspani selaku guru mata pelajaran Biologi memerintahkan untuk absen di
grup Whatsapp Biologi dan juga memberi tugas untuk pertemuan hari ini yaitu
Menyelesaikan semua jurnal belajar pada bab Jaringan Hewan dan Meminta ke teman
– teman yang remedial power point tentang jaringan pada hewan lengkap bebas minta
ke siapa saja. Kedua tugas tersebut diminta Bu Puspani untuk dikumpulkan di
Classroom setelah Ibu membuka kelas di classroom. Kemudian para siswa-siswi pun
bergantian mengisi absen hingga pelajaran Biologi berakhir.
2. Kesan saya dalam pembelajaran ini adalah menyenangkan jika tidak belajar
melalui Google Meet karena jaringan saya juga sedikit kurang baik pada hari ini.
Pesan saya adalah semoga pandemic Covid-19 ini akan segera berakhir agar kita
semua bias beraktivitas seperti biasa kembali dan bias belajar di sekolah lagi
45
yang pastinya jauh lebih efektif.
Selasa, 29 September 2020
1. Pada hari ini pembelajaran Biologi berlangsung yang dipimpin oleh Ibu Puspani
selaku guru mata pelajaran Biologi melalui Google Meet. Seperti biasa sebelum
melakukan pembelajaran kita semua terlebih dahulu berdoa menurut kepercayaan
dan keyakinan masing – masing agar diberika kemudahan serta kelancaran selama
pembelajaran berlangsung. Pembahasan diawali dengan Ibu Puspa meminta siswa
yang remedial ulangan untuk menjelaskan materi power pointnya untuk mendapat
nilai tambahan. Ada beberapa siswa yang memberanikan diri untuk menjelaskan
Jaringan Hewan dan ada juga beberapa siswa yang ditunjuk oleh Ibu Puspa.
Beberapa anak tersebut antara lain : Mirna, Jonathan, Yuan dan lainnya. Kebetulan
mereka menjelaskan jenis Jaringan pada Hewan yang sama yaitu Jaringan Saraf.
Mereka menjelaskan tentang pengertian jaringan saraf, struktur jaringan saraf, sel
penyusun jaringan saraf dan lainnya yang berhubungan dengan Jaringan Saraf.
Kemudian setelah mereka menjelaskan tentang Jaringan Saraf ada beberapa siswa
yang memberikan pendapat mereka, siswa siswa sangat antusias dalam pertemuan
ini. Setelah saling memberikan pendapat tak terasa jam pembelajaran Biologi pun
46