The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Jurnal Belajar dan Hasil Aktivitas Belajar Biologi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by alfajrdzulfiqar, 2021-06-12 10:22:48

Portofolio Biologi Afif Dzulfiqar Al-Fajr (XI IPA 4)

Jurnal Belajar dan Hasil Aktivitas Belajar Biologi

Keywords: Portofolio

mengendalikan keseimbangan kalsium dan fosfat dalam tubuh dengan
mekanisme berikut.
o Stimulasi aktivitas osteoklas.
o Pengaktifan vitamin D.
o Stimulasi reabsorbsi kalsium dari tubulus ginjal.

4. Adrenal
Terletak di kutub atas ginjal, bewarna kuning, dan tertanam pada jaringan
diaposa.

Kelenjar adrenal bagian medula
o Adrenalin

Meningkatkan frekuensi jantung, metabolisme, dan konsumsi oksigen.
o Noradrenalin

Meningkatkan tekanan darah dan menstimulasi otot jantung.

Kelenjar adrenal bagian korteks
o Aldosteron

Mengatur keseimbangan air dan elektrolit melalui pengendalian kadar
natrium dalam darah.
o Glukokortikoid
Memengaruhi metabolisme glukosa, protein, lemak, serta menjaga
membran lisosom sehingga mencegah kerusakan jaringan.
o Gonadokortikoid
Sebagai prekursor pengubahan testosteron dan esterogen oleh jaringan
lain.
5. Pankreas
Organ berbentuk pipih terletak di bagian bawah lambung. Pankreas sebagai
endokirin menghasilkan hormon sebagai berikut

196

o Glukagon
Dihasilkan oleh sel alfa. Berfungsi sebagai meningkatkan penguraian
glikogen hati menjadi glukosa.

o Insulin
Dihasilkan oleh sel beta. Berfungsi menurunkan metabolisme lemak dan
protein, menurunkan kadar gula darah, serta meningkatkan sintesis protein
dan lemak.

o Somastostatin
Dihasilkan oleh sel delta. Berfungsi sebagai penghalang hormon
pertumbuhan dan penghambat sekresi glukagon dan insulin.

o Polipeptida pankreas
Merupakan hormon pencernaan yang dilepaskan setelah makan.

6. Pineal
o Terletak di langit-langit otak
o Menghasilkan melatonin (untuk pelepasan gonadotropin dan menghambat
produksi melanin.

7. Timus
o Terdiri atas 2 lobus bewarna kemerah-merahan
o Terletak di bagian posterior teraks di atas jantung
o Menghasilkan timosin untuk pengendalian perkembangan sistem imunitas

8. Ovarium
o Menghasilkan hormon esterogen dan progesteron
o Testis menghasilkan testosteron
o Plasenta menghasilkan gonadotropin korion, esterogen, progesteron, dan
somatotropin.

197

ABNORMALITAS
1. Abnormalitas sekresi GH (growth hormone)

➢ Kerdil (Dwarfism)
➢ Gigantisme
➢ Akromegali
2. Abnormalitas sekesi tiroid
➢ Hipotiroidisme
➢ Hipertiroidisme
3. Abnormalitas sekresi PTH
➢ Hiperparatiriodisme
➢ Hipoparatiriodisme
4. Abnormalitas sekresi kelenjar adrenal
➢ Hiposekresi
➢ Hipersekresi
5. Abnormalitas sekresi kelenjar pankreas
Definisi insulin menyebabkan diabetes militus. Diabetes militus dapat disebabkan oleh
faktor genetik, obesitas, penyakit autoimun, virus, lingkungan, ekonomi, dan budaya.

198

2.10 BAB X SISTEM REPRODUKSI
A. JURNAL

Nama : Afif Dzulfiqar Al-Fajr

Kelas : XI IPA 4

Materi : Sistem pertahanan tubuh

Jurnal :

Tamggal 5 mei 2021, pada pertemuan kali ini, Bu Puspa memulai dengan membahas nilai
ulangan pada materi sebelumnya, lalu setelah itu Bu Puspa melanjutkan materi BAB yang baru
yaitu sistem reproduksi. Dengan menggunakakan PPT Bu Puspa membahas mulai dari alat
kelamin pria dan wanita hingga proses fertilisasi yaitu bertemunya sperma dengan ovum.

Siswa Teman Guru

199

B. PORTOFOLIO
Tidak ada tugas portofolio pada BAB X SISTEM REPRODUKSI
2.11 BAB XI SISTEM PERTAHANAN TUBUH

A. JURNAL
Nama : Afif Dzulfiqar Al-Fajr
Kelas : XI IPA 4
Materi : Sistem pertahanan tubuh
Jurnal :

Hari ini tanggal 7 mei 2021 merupakan jurnal terakhir. Hari ini bu puspa meminta kepada
semua murid untuk membahas apapun yang ada di bab sistem pertahanan tubuh. Semua
siswa/siswi akan mendapatkan gilirannya dengan sistem, absen pertama ipa 4 dilanjut dengan
absen pertama ipa 5 dan selanjutnya. Topik yang akan dibicarakan adalah sistem pertahanan tubuh,
serta apa yang sudah dibicarakan tidak boleh dibicarakan ulang oleh teman selanjutnya. Dimulai
dari aaliyah yang menjelaskan tentang pengertian sistem pertahanan tubuh dan diakhiri dengan
adastra dikarenakan sempat terlewati. Selanjutnya, bu puspa memberikan 10 soal untuk
mendapatkan nilai tambahan yang dapat dijawab oleh semua siswa. Diakhir meeting, bu puspa
menyampaikan penutup untuk menutup pembelajaran hari ini serta mengingatkan portofolio.

200

B. PORTOFOLIO

Menuliskan 62 kalimat yang berisi penjelasan tentang pertahanan tubuh oleh seluruh murid
kelas XI IPA 4 dan XI IPA 5 :

1. Aaliyah : Sistem imunitas adalah sistem pertahanan yang berperan dalam

mengenal, menghancurkan, serta menetralkan benda asing atau sel abnormal yang

berpotensi merugikan tubuh.

2. Albert : Fungsi sistem pertahanan tubuh yaitu adalah mempertahankan

tubuh dari pathogen incvasive (virus dan bakteri), melindungi tubuh terhadap suatu

agen dari lingkungan eksternal, menyingkirkan sel-sel yang sudah rusak, mengenali

dan menghancurkan sel abnormal.

3. Adastra : Alat yang menghalangi dalam imiunitas bawaan seperti kulit, air

mata, mukus. Mereka berfungsi untuk mencegah luka peradangan setelah terjadi luka

atau infeksi.

4. Aldinan : Mekanisme pertahanan tubuh pertahanan spesifik merupakan

sistem kompleks yang memberikan respons imun terhadap antigen yang spesifik.

5. Afif : Pertahanan nonspesifik dibagi menjadi 4, yaitu 1. Pertahanan fisik,

kimia dan mekanis terhadap agen infeksi, 2. Fagositosis, 3. Inflamasi (peradangan), 4.

Zat mikroorganisme nonspesifik yang diproduksi tubuh.

6. Aldinan : Pertahanan fisik, kimia, dan mekanis terhadap agen infeksi : kulit

yang sehat dan utuh, membrane mukosa, cairan tubuh yang mengandung zat kimia anti

mikroba, pembilasan oleh air mata, dan urin.

7. Alfonsus : Kemampuan tubuh untuk menahan atau menghilangkan benda

asing serta sel-sel abnormal disebut imunitas (kekebalan).

8. Alya Herliyani : Inflamasi adalah reaksi lokal jaringan terhadap infeksi atau cedera.

9. Alya Rahimah : Zat antimikroba nonspesifik yang diproduksi tubuh dapat bekerja

tanpa adanya interaksi antigen dan antibodu sebagai pemicu, contoh: interferon dan

komplemen.

10. Andi Ailman : komponen respons imunitas spesifik ada 2: antigen dan antibodi

11. Alya Sakila : Di dalam interaksi antibodi dan antigen, terdapat fiksasi

komplemen yaitu aktivasi sistem komplemen (protein serum) oleh antibodi, yang jika

201

terjadi infeksi, protein pertama dalam rangkaian protein komplemen diaktifkan,

kemudian memicu aktivasi protein-protein berikutnya, hasilnya merupakan virus dan

sel-sel patogen yang mengalami lisis.

12. Ashaz : Hipersensitivitas bergejala gatal-gatal, ruam, mata merah, sulit

bernapas, kram berlebihan, dll.

13. Aurelia : Interaksi antibodi dan antigen ada fiksasi komplemen, netralisasi,

aglutinasi, dan presipitasi.

14. Boeih : Jenis imunitas terhadap kekebalan tubuh Imunitas aktif dan

imunitas pasif, imunitas aktif ada alami dan buatan, imunitas pasif ada alami dan

buatan juga.

15. Brandon : Pertahanan Spesifik (Adaptif) dapat dibedakan menjadi 2 macam,

yaitu imunitas yang diperantarai oleh antibodi dan imunitas yang diperantarai oleh sel.

16. Cantika : Sel sel yg terdapat dalam respons imunitas ada sel B, sel T.

makrofag, sel pembunuh alami.

17. Candyle : Faktor yang memengaruhi sistem pertahanan tubuh yaitu Genetik

(keturunan), Fisiologis, Stress, Usia, Hormon, Olahraga, Tidur, Nutrisi, Pajanan zat

berbahaya, Racun tubuh, Penggunaan obat-obatan.

18. Deswita : mekanisme respon imunitas seluler ada 2 yaitu, ekstraseluler (jika

antigen dicerna oleh makrofag) dan intraseluler (jika antigen menginfeksi sel).

19. Dwi : tanda-tanda lokal respons inflamasi, yaitu kemerahan, panas,

pembengkakan. nyeri, atau kehilangam fungsi.

20. Dicky : Mekanisme Ekstraseluler atau jika antigen dicerna oleh makrofag:

antigen ditelan makrofag, makrofag membentuk molekul MHC kelas II, MHC kelas II

menangkap peptide antigen, Sel T penolong mengaktivasi makrofag.

21. Elvina : Makrofag dapat dibedakan menjadi 3 yaitu makrofag jaringan ikat,

makrofag dan prekursornya, dan sistem fagosit mononukleus.

22. Dina : Imunitas dibagi menjadi beberapa, Imunitas pasif adalahjika

antibody dari satu individu dipindahkan ke individu lainnya. imunitas pasif buatan

adalahmelalui injeksi antibody dalam serum yang dihasilkan orang atau hewan.

23. Engeline : Gangguan sistem pertahanan tubuh meliputi hipersensitivitas,

penyakit autoimun dan imunodefisiensi.

202

24. Faisal : fagositosis memiliki beberapa jenis makrofag, yaitu makrofag

jaringan ikat atau histiosit, makrofag dan prekusomya atau monosit, dan sistem

makrofag mononukleus.

25. Fajar Hamdan : Pertahanan non spesifik terbagi menjadi 3 yaitu pertahanan fisik

kimia dan mekanis, fagositosis, inflamasi, dan zat anti mikroba nonspesifik yang

diproduksi oleh tubuh.

26. Fani : Faktor yg mempengaruhi sistem pertahanan tubuh yaitu genetik,

fisiologis, stress, usia, hormon, olahraga, tidur, dan nutrisi.

27. Farren : Gangguan sistem pertahanan tubuh seperti hipersensitivitas,

penyakit auto imun, imunodefisiensi.

28. Gabriel : Sistem pertahanan tubuh spesifik yaitu limfosit. Limfosit ada 2

macam yaitu Limfosit B dan Limfosit T.

29. Gina : Sel sitotoksik adalah sel pembunuh aktif yang menghancurkan sel.

30. Gita : Mekanisme respon humoral melibatkan aktivasi sel B yang akan

menghasilkan antibody dalam plasma darah dan limfa.

31. Ivan : Sel pembunuh alami atau natural killer, Sel ini berperan dalam

menghancurkan sel kanker, virus, jamur, dan parasit lainnya.

32. Juan : Hipersensitivitas atau alergi adalah peningkatan sensitivitas atau

reaktivitas terhadap antigen yang pernah dipajankan atau dikenal sebelumnya, pada

umumnya terjadi pada beberapa orang saja dan tidak terlalu membahayakan tubuh.

33. Je Ivan : Penyakit auto imunitas adalah kegagalan system imunitas untuk

membedakan sel tubuh dengan sel asing sehingga system imunitas menyerang sel tbuh

sendiri.

34. Louis : Imunodefisiensi, adalh kondisi menurunnya keefektifan sistem

imunitas atau ketidakmampuan sistem imunitas untuk merespon antigen. Contoh:

defisiensi imun kongenital dan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome).

35. Khanza : Sindrom sistem johnson, penyakit kulit dan mukosa yang

berbahaya dan dapat mengakibatkan kematian. Sel-sel kulit bagian epidermis

mengelupas dan memisahkan diri dari dermis dengan gejala bercak kemerahan.

203

36. Marcell : Imunisasi polio merupakan vaksin yang digunakan untuk

melindungi tubuh dari gangguan poliomyelitis atau infeksi polio. Vaksin polio ini

sangat penting untuk upaya mencegah penularan.

37. Madinah : Jenis imunisasi dan penyakit yg dicegah.

38. Modestine : Tujuan akhir inflamasi adalah untuk mengisolasi, menghancurkan,

menginaktifkan agen penyerang, membersihkan sel-sel debris, serta mempersiapkan

proses penyembuhan dan perbaikan jaringan.

39. Andri : Memiliki jumlah paling banyak

40. Salman : Antigen adalah zat yang merangsang respons imunitas, terutama

dalam menghasilkan antibody. Terdiri atas determinan antigen dan hapten.

41. Fawwaz : salah satu faktor yg mempengaruhi yaitu tidur. Jika kurang,

menyebabkan perubahan pada jaringan sitokin yang dapat menurunkan imunitas

seluler, kekebalan tubuh melemah.

42. Oasis : imunisasi DPT yaitu imunisasi untuk difteri, pertusis (batuk rejan),

dan tetanus Yg diberikan pada bayi usia 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan. Pemberian yang

ke-4 adalah pada usia 18 bulan, dan pemberian yang terakhir pada usia 5 tahun. Dosis

yang diberikan yakni satu kali suntikan setiap jadwal imunisasi.

43. Rafli : Salah satu gangguan sistem pertahanan tubuh adalah defisiensi

imun, tidak memiliki sel B dan sel T sejak lahir. Penderita harus tinggal di tempat yg

streril.

44. Oriza : kekebalan tubuh ada dua. Aktif: kekebalan yg dihasilkan oleh

tubuh sendiri dimana jika seseorang sakit karna terinfeksi patogen, tubuh akan

membuat antibodi. Pasif: kekebalan yang diperoleh setelah mendapat antibodi dari luar

contohnya kekebalan tubuh bayi yang didapat dari air susu ibu.

45. Rafli Dwi : magnesium diketahui dapat mendukung sistem kekebalan tubuh

yang sehat. selain itu, magnesium juga dapat membantu menjaga otot normal dan

fungsi saraf, menjaga irama jantung agar tetap stabil, menjaga tulang yang kuat,

mengatur tingkat gula darah, mengatur tekanan darah.

46. Zinedine : Respons kekebalan humoral melibatkan aktivasi sel B yang akan

menghasilkan antibodi dalam plasma darah dan limfa.

204

47. Raisya : Imuno defisiensi adalah salah satu penyakit sistem pertahanan

tubuh Yaitu kondisi menurunnya keefektifan sistem imunitas atau ketidakmampuan

sistem imunitas untuk merespomn antigen. Ada 2 jenis imuno defisiensi, yaitu

defisiensi imun kongenital dan AIDS.

48. Nadia : Vaksin adalah patogen yg mati atau dilemahkan atau toksin yg

telah diubah.

49. Rania : Imunisasi PCV yaitu untuk mencegah penyakit radang selaput

otak, infeksi darah, dan radang paru-paru.

50. Nanda : Salah satu faktor yg memengaruhi adalah nutrisi seperti vitamin

dan mineral yang diperlukan dalam pengaturan system imunitas. DHA dan asam

arakidonat mempengaruhi maturase atau pematangan sel T. Protein diperlukan dalam

pembentukan immunoglobulin dan komplemen.

51. Naura : Pencegahan terbaik untuk stevens johnson adalah tidak

mengonsumsi oabt2an sembarangan dan lebih baik memberitahukan kepada dokter

jika memiliki alergi terhadap suatu jenis obat, makanan, atau bahan-bahan kimia

tertentu.

52. Ruth : Salah satu program imnusisasi adalah Hep A untuk mencehmgah

Hep A. Hep A adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Hep A.

53. Patricia maulina : Program dan jenis imunisasi yaitu Campak untuk mencegah

terjadinya penyakit campak. Tifoid untuk mencegah penyakit tifus, dan Varisela untuk

mencegah penyakit cacar.

54. Samuel : Patogen dapat dengan cepat

55. Raina : Contoh alergen yaitu spora kapang, serbuk sari, rambut hewan,

kotoran serangga, karet lateks, obat-obatan, dan bahan makanan (telur, susu, kacang,

udang, dan kerang).

56. Raisha : Salah satu faktor yang mempengaruhi sistem pertahanan tubuh

adalah pajanan zat berbahaya seperti bahan radioaktif, pestisida, rokok, minuman

beralkohol, dan bahan pembersih kimia yang dapat menurunkan imunitas.

57. Skylenn : Dalam pertahanan spesifik adaptif terdapat sel-sel yang terlibat

dalam respons imunitas salah satunya adalah Makrofag, Makrofag adalah sel fagosit

205

besar dalam jaringan, yang berasal dari perkembangan sel darah putih, dan berfungsi

untuk menelan antigen atau bakteri untuk dihancurkan secara enzimatik.

58. Sakhi : Presipitasi/Pengendapan adalah pengikatan silang molekul-

molekul antigen yang terlarut dalam cairan tubuh.

59. Jason : Cara meningkatkan imunitas tubuh adalah perbanyak makan buah

dan sayur, berolahraga, istirahat cukup, hindari rokok dan alkohol, hindari stress.

60. Thezar : pada beberapa kasus stevens johnson disebabkan beberapa obat-

obatan seperti, penisilin, streptomisin, sulfonamida, tetrasiklin, metamizole, antalgin,

parasetamol, klorpromazin, karbamazepin, dan turunannya.

61. Wahyu : Struktur antibodi tersusun atas dua macam rantai polipeptida yang

identik dimana terdapat dua rantai ringan dan dua rantai berat. Keempat rantai pada

molekul antibodi dihubungkan oleh ikatan disulfida dan bentuk molekulnya

menyerupai huruf Y.

62. Yuniar : hormon bergantung pada jenis kelamin wanita memproduksi

hormon estrogen yang meningkatkan sintesis igGdan igA sehingga menjadi lebih

kebal terhadap infeksi daripada pria.

206

REFLEKSI

• PERISTIWA
Dalam pelajaran biologi diwajibkan untuk menulis jurnal dan membuat portofolio. Jurnal
biologi berisikan tetang apa yang terjadi/dibahas selama pembelajaran berlangsung dengan cara
diketik ataupun ditulis dengan tangan. Lalu portofolio merupakan tugas yang diberikan agar siswa
lebih memahami materi yang telah diberikan. Portofolio berisikan rangkuman dari materi yang
dibahas selama 1 bab tersebut. Portofolio dapat dibuat se-kreatif mungkin dengan menggunakan
Powerpoint, Word, Canva, dan bentuk presentasi lainnya.
• PERASAAN
Selama kegiatan pelajaran biologi ini beserta pembuatan jurnal dan portofolio, kegiatan ini
mempermudah kami para siswa untuk mempelajari materi yang telah diberikan pada saat KBM.
Saya sendiri merasa senang dikarenakan Bu Puspa mengajari kita untuk menulis apa yang telah
dilakukan untuk mempermudah mengingat.
• PEMBELAJARAN
Banyak hal yang dapat dijadikan pelajaran setelah belajar biologi 2 semester serta menulis
jurnal dan portofolio. Jurnal yang membantu saya mengingat karena berisi tentang apa yang terjadi
selama pembelajaran terjadi. Jurnal juga melatih kemampuan saya untuk menulis dan melatih
kemampuan saya dalam mengingat. Portofolio juga membantu saya untuk melatih kreativitas serta
memahami lebih dalam materi yang telah diberikan.
• PERUBAHAN
Saya merasakan perubahan disiplin dalam mengerjakan suatu hal, terlebih yang berkaitan
dengan pembelajaran. Saya diharuskan untuk tidak menunda pekerjaan dan mencari dengan teliti
apabila mencari di internet. Penggunaan Bahasa Indonesia yang tepat juga bermanfaat dalam
pembuatan portofolio ini.

207


Click to View FlipBook Version